Page 1

TRAGEDI DI BALIK PETI ○

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


DAFTAR ISI TRAGEDI DI BALIK PETI ○

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014 ○

DAERAH >>

KUANSINGTERKINI.COM

LIPUTAN UTAMA

Ombudsman Terima 162 Laporan BARU EUFORIA SISTEM, BELUM AKTOR SELAMA tahun 2013, Ombusdsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau telah menerima 162 laporan dari masyarakat. Laporan itu terkait pelayanan di 94 instansi pemerintah daerah dan 30 di antaranya adalah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kota Pekanbaru.

TRAGEDI DI BALIK PETI Bahaya mengerikan mengintai di balik aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Penggunaan bahan kimia yang sama, pernah menimbulkan tragedi Minamata.

SENI BUDAYA >>

FOTO: TRAGEDI MINAMATA/INTERNET

Helat Seni Menjunjung Negeri 2013 JANGAN SEKEDAR PEMBUKA KRAN Film: Transcendence TRAGET UTAMA EKSTREMIS ANTI TEKNOLOGI Komunitas Anak Minyak Riau United DARI MIGAS KE SEPAKBOLA

KIM KARDHASIAN

Pemimpin Redaksi: Purnimasari Wakil Pemimpin Redaksi: Furqon LW Redaksi: Amzar, Hasan Hanafi, Eriyanto Hadi, Syamsul Bahri Samin, Menrizal Nurdin, Andi Noviriyanti, Kunni Masrohanti Layout: Wan Sarudin Online: Ilva Yulianto Kontak Iklan: Bagian Iklan Riau Pos, Telp (62-761) 64638 Presiden Komisaris: Rida K Liamsi Presiden Direktur: Makmur General Manager: Zulmanysah Sekedang Wakil General Manager: Asnida Syukur Group Head Editor: Raja Isyam Azwar Alamat Redaksi: Gedung Riau Pos, Jalan HR Subrantas KM 10,5 Pekanbaru, Telp (62-761) 64633, Fax (62-761) 64640, e-mail: majalah_riaupos@yahoo.com EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

SATU 17 JANUARI 2014 ini, genap setahun kami hadir menemani Anda. Selama 2013, bertambah pula kisah suratkabar yang telah dijual. Yang paling mengejutkan tentu saja tentang suratkabar legendaris, The Washington Post. Koran yang terkenal mengungkap skandal Watergate di AS, dibeli oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos senilai 250 juta dolar AS atau sekitar Rp2,57 triliun. Selain The Washington Post, pada 2013, harian Boston Globe juga merupakan salah satu suratkabar yang dijual oleh induk usahanya, The New York Times Co. Hal serupa pun berlaku pada Los Angeles Times, Chicago Tribune dan Baltimore Sun yang bersama lima suratkabar lainnya juga dijual oleh induk usahanya, Tribune Co. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Hebatnya, dua dari tiga pemilik tablet menggunakannya untuk aplikasi berita.

Mengutip BBC, penjualan berita internet kini kian laku. Menurut penelitian Reuters Institute for the Study of Journalism, rata-rata, 10 persen orang telah membayar untuk berita dalam bentuk digital. Ini naik sepertiga dari tahun 2012. Persentase pengguna internet yang membaca berita berbayar naik lebih dari dua kali lipat menjadi 9 persen selama 10 bulan terakhir. Ini terjadi di Inggris, Amerika Serikat, Prancis dan Jerman. Sebanyak 11.000 orang di sembilan negara berpartisipasi dalam survei ini. Internet kini telah menjadi dunia baru di mana orang bisa melakukan banyak hal. Pada 2012, sebanyak 2,27 miliar atau 33 persen dari populasi dunia telah menjadi pengakses internet. Tahun 2012, di Indonesia, 55 juta warganya telah menjadi pengguna internet atau 22,1 persen penduduk. Dunia online kita telah melaju sangat pesat dan perkembangannya sungguh tak terbayangkan bisa terjadi hanya dalam satu dasawarsa. Pada 2002, internet masih barang mahal dan hanya mainan kaum elit. Tahun 2002, hanya ada 4,5 juta pengguna internet di Indonesia atau 4,24 persen dari jumlah penduduk. Sementara untuk skala dunia, pada 2002, baru ada 569 juta pengguna internet atau 9,1 persen dari populasi dunia. Jika pada 2002 baru ada 3 juta situs web, maka pada 2012 angka telah melonjak menjadi 555 juta. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Dijualnya beberapa harian ternama adalah bukti kerasnya perjuangan suratkabar di tengah era digital.

Di jagad maya, tak hanya berita yang bersaing. Perang musik dan game di pasar online pun tak kalah sengitnya. Apalagi, internet telah memungkinkan produsen menjual produknya lebih efisien. Kepemilikan ponsel pintar telah mendorong hal ini. iPad dan tablet kini telah ada di kamar tidur kita. Peningkatan kepemilikan tablet meningkat 282 persen sejak 2011. Tahun 2013, sudah ada 268 juta tablet yang dijual. Hebatnya, dua dari tiga pemilik tablet menggunakannya untuk aplikasi berita. Era digital kini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis media. Apalagi setelah penghasilan dari versi cetak merosot akibat berkurangnya jumlah pelanggan dan pemasang iklan. Dijualnya beberapa harian ternama adalah bukti kerasnya perjuangan suratkabar di tengah era digital. Ironisnya, suratkabar yang pernah melegenda itu terpaksa diobral dan hanya laku dijual sepersepuluh dari nilai mereka pada 10 atau 20 tahun yang lalu. Tren berbayar (paywall) di situs media pun kini kian marak setelah The Wall Street Journal menjadi suratkabar pertama yang menerapkan konsep ini pada 1997. Pembaca, usia satu tahun tentu belumlah apaapa —jika keberhasilan dihitung dalam parameter umur. Tetapi kami senantiasa berikhtiar untuk menyajikan yang terbaik untuk Anda. Kami ingin EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

belajar dari pengakuan Presiden Direktur Washington Post Co, Graham, bahwa saat ini industri koran sedang menghadapi tantangan berkembangnya informasi lewat internet. Tapi, kami juga ingin merenungi perkataan salah seorang jenius di bisnis dan teknologi, Jeff Bezos, bahwa internet mengubah hampir semua elemen di dunia bisnis berita. ‘’Kami membutuhkan inovasi dan memerlukan sedikit eksperimen,’’ ujar Bezos, sang CEO Amazon. Di usia satu tahun ini, kami mengikuti perkataan Bezos dengan membuat inovasi dalam bentuk perwajahan dan rubrikasi. Namun satu yang pasti, kami bangga menjadi teman pilihan Anda mengisi hari. Salam! (purnimasari)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

TRAGEDI DI BALIK

PETI REPORTER: DESRIADI CANDRA (TELUK KUANTAN), ABU KASIM & GEMA SETARA (PEKANBARU)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

BAHAYA MENGERIKAN MENGINTAI DI BALIK AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI). PENGGUNAAN BAHAN KIMIA YANG SAMA, PERNAH MENIMBULKAN TRAGEDI MINAMATA.

S

IAPAPUN tentu cemas jika tragedi Minamata di Jepang yang mengerikan dan menggemparkan dunia itu terulang di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, tempat berlangsungnya banyak aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Rasa khawatir itu tentu bukan tanpa alasan, mengingat salah satu faktor penyebab terjadinya tragedi Minamata adalah tercemarnya perairan oleh bahan merkuri. Bahan kimia yang dikenal sebagai air raksa itu, juga digunakan dalam kegiatan PETI. Memang, sejarah mengerikan terkait kasus

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

WIKIPEDIA.ORG

Teluk Minamata, Jepang.

penambangan dengan pencemaran air sungai berdampak yang luar biasa ini pernah terjadi di Jepang, sekitar tahun 1959. Kisah pilu yang mengenaskan itu terjadi di Teluk Minamata di Kota Minamata, Perfektur Kumamoto, Jepang, sehingga terkenal dengan tragedi Minamata. Saat itu laporan mengenai penyakit aneh di Minamata —yang merupakan daerah perikanan andalan—, sangat banyak masuk pada pemerintah daerah Kumamoto. Pasien menderita kejangkejang, tidak bisa bicara dengan jelas, berjalan dengan terhuyung-huyung, lumpuh, koordinasi gerakan terganggu dan gangguan fungsi kerja Aktivitas PETI di Batang Kuantan. PEBRIZON-TEST.BLOGSPOT.COM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Korban tragedi Minamata. MINAMATA- PROJECTPRO.CO.ZA

Lebih parahnya adalah ketika anakanak yang lahir dengan berbagai gejala, kelumpuhan, cacat, keterbelakangan mental, bahkan ada yang meninggal beberapa hari setelah lahir.

sistem syaraf lainnya. Ketika diamati lingkungan sekitar, kucing juga menjadi gila, berjalan berputar-putar, terhuyunghuyung, bahkan diceritakan sampai ada yang melompat ke laut. Tidak hanya itu, juga burung camar dan gagak yang mati dan terlihat di sepanjang Teluk Minamata. Lebih parahnya adalah ketika anak-anak yang lahir dengan berbagai gejala, kelumpuhan, cacat, keterbelakangan mental, bahkan ada yang meninggal beberapa hari setelah lahir. Padahal orangtua sang bayi dalam keadaan sehat, tanpa menunjukkan gejala-gejala tertentu. Hal ini menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah lokal dan pusat. Apa penyebab terjadinya penyakit aneh ini. Sampai akhirnya para peneliti dari Universitas Kumamoto (medical study group) dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang melaporkan bahwa di Teluk Minamata telah terjadi pencemaran methyl-mercury. Seluruh ikan dan hewan laut lainnya di Teluk Minamata juga sudah tercemar. Hal inilah penyebab utama penduduk mengalami gangguan pada sistem syaraf. Umumnya penduduk Minamata mengonsumsi ikan rata-rata sebanyak 3 Kg per harinya, sehingga hal ini menyebabkan bioakumalasi pada penderita.

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Pencari emas menggunakan mesin dongfeng untuk menyedot pasir. ROHULNEWS.COM

MENGANCAM KUANSING Siklus yang terjadi di Minamata ini, mirip dengan apa yang berproses sekarang di Kabupaten Kuansing, yakni penambangan emas tanpa izin dengan merkuri dibuang ke Batang Kuantan dan Batang Singingi. Belum lagi di beberapa anak sungai yang menggali potensi sumber daya alam itu. Tragedi ini bukan tidak mungkin mengancam ratusan ribu masyarakat Kuansing dalam jangka panjang. Apalagi ada indikasi ikan-ikan di sepanjang Batang Kuantan dan Singingi diperkirakan sudah tercemar dan tidak sehat. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Ini diperkuat dengan keluarnya surat dari Pemkab Kuansing Nomor 660.31/Ekbang/737 tertanggal 24 Juni 2013, perihal pencemaran Sungai Kuantan dan Singingi. Surat yang ditandatangani Bupati Kuansing, Sukarmis, itu dikeluarkan dari hasil uji labor yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuansing. Dalam surat ini disebutkan, kondisi sungai di sana semakin lama kian memperihatinkan, khususnya dari segi kerusakan lingkungan. Maraknya aktivitas PETI di sepanjang aliran Batang Kuantan dan Singingi merupakan salah satu penyebab utamanya. Dalam surat itu tercantum enam poin imbauan yang ditujukan Pemkab Kuantan Singingi pada masyarakat. Pertama, air Batang Kuantan dan Singingi berdasarkan hasil penelitian labor Badan Tenda-tenda penambang emas. KUANTANRIVERBANK.BLOGSPOT.COM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Air sungai dimaksud sudah tercemar dan tidak layak diminum. Begitu pula organisme atau makhluk hidup yang ada di dalamnya, sudah tercemar oleh merkuri.

Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Kesehatan Kuansing menunjukkan bahwa unsur fisika, kimia organik dan anorganik dari air sungai seluruhnya telah melebihi ambang baku mutu yang dipersyaratkan PP Nomor 82/2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Air sungai dimaksud sudah tercemar dan tidak layak diminum. Begitu pula organisme atau makhluk hidup yang ada di dalamnya, sudah tercemar oleh merkuri. Jika dikonsumsi menyebabkan kerusakan organ ginjal, mengganggu sistem kerja paru-paru, timbulnya benjolan di beberapa bagian tubuh, merusak sistem syaraf secara perlahan, menimbulkan gangguan kelenjar tiroid dan dapat mengakibatkan kematian jika terakumulasi dalam jumlah banyak di dalam tubuh

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Aktivitas penambangan emas telah banyak menghancurkan lingkungan. KUANTANRIVERBANK.BLOGSPOT.COM

Dari hasil uji labor itu, air Sungai Kuantan memang sudah tercemar, namun belum begitu membahayakan.

manusia. Kedua, menginformasikan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk sementara tidak mengonsumsi air sungai serta organisme yang ada di dalamnya seperti ikan, siput, lokan, udang dan sebagainya, sampai hasil uji labor menyatakan kondisi air sungai normal kembali. Ketiga, kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuang sampah beracun ke dalam sungai. Keempat, Pemkab berkomitmen memberantas para pelaku PETI yang melakukan kegiatan penambangan di seluruh wilayah Kuansing sampai kapanpun. Kelima, akan dilakukannya pendataan pemilik PETI dan melarang aktivitasnya. Keenam, apabila terdapat PNS, guru dan pegawai kontrak yang melakukan aktivitas PETI, segera dilaporkan untuk EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Warga mencari ikan di Batang Kuantan. Kini, ikan di sana tak lagi aman dikonsumsi. RIAU POS

diambil tindakan tegas. “Dari hasil uji labor itu, air Sungai Kuantan memang sudah tercemar, namun belum begitu membahayakan. Apabila kondisi ini terus terjadi, tentu kondisinya akan lebih parah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kuansing, dr Reza Tjahyadi. Dijelaskannya, sesuai hasil uji labor yang dilakukan UPT Laboratorium Kesehatan dan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, air Sungai Kuantan positif tercemar oleh air raksa atau zat merkuri yang diduga dilakukan oleh pelaku PETI di sepanjang sungai ini. Laporan hasil uji (LHU) Nomor 0624/03590361/LHU/LKL-PR/II/2013 menerangkan, kalau air Sungai Kuantan sudah tercemar oleh air raksa, namun belum membahayakan. Apabila kondisi ini dibiarkan, tentu akan lebih membahayakan bagi kesehatan jiwa dan mental masyarakat serta keturunan yang akan dilahirkan akan terancam cacat. Ada tiga sampel yang diuji. Masing-masing air bersih di Cerenti, air bersih di Teluk Kuantan dan air bersih di Lubuk Ambacang. Dari hasil itu, memang belum sampai pada nilai batas toleransi. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Aktivitas PETI kini telah merambah ke anak-anak sungai. INTERNET

Misalkan air bersih di Cerenti, nilai rujukannya adalah 0,01. Dari hasil uji, diperoleh nilai bahwa kadar air raksa itu mencapai 0,001 mg/L, dan nilai yang sama juga terdapat pada hasil uji labor air bersih di Teluk Kuantan. Sedangkan di Lubuk Ambacang, hasil ujinya mencapai 0,002 mg/L. Dicatat, bahwa hasil uji ini hanya berlaku untuk sampel yang diuji. Apabila air Sungai Kuantan sudah tercemar, menurutnya, ini akan berdampak terhadap makhluk yang ada di sungai tersebut, seperti ikan, kerang dan sebagainya. “Jangankan airnya, ikan yang ada di air juga sangat membahayakan bagi kesehatan manusia. Kalau sudah tercemar oleh air raksa, memang tak EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Merkuri alias air raksa. KASKUS.CO,ID

Jangankan airnya, ikan yang ada di air juga sangat membahayakan bagi kesehatan manusia. Kalau sudah tercemar oleh air raksa, memang tak bisa lagi dikonsumsi oleh manusia.

bisa lagi dikonsumsi oleh manusia,” jelasnya. Ditambahkannya, zat ini terlebih dahulu akan berakumulasi dalam jaringan tubuh manusia sehingga dampaknya baru akan dirasakan beberapa tahun ke depan. ”Kalau kita melihat dari tingkat kekeruhan air Sungai Kuantan memang sudah sangat membahayakan, ini pengaruhnya terhadap keturunan kita yang bisa cacat dan menderita autisme. Ini adalah pengaruh air raksa yang digunakan para penambang,” timpal Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, Mira Setiana SKM. Terkait surat itu, lanjut dr Reza Tjahyadi, pihaknya sudah menyosialisasikannya pada masyarakat melalui Puskesmas. Pihak Puskesmas yang ada di Kabupaten Kuansing datang ke desadesa menyampaikan kalau hasil uji labor Batang Kuantan dan Singingi telah tercemar. Akibat pencemaran itu, untuk sementara waktu dianjurkan tidak mengonsumsi ikan yang dihasilkan dari dua sungai ini. Selain itu, pihak Dinas Kesehatan menempelkan imbauan tersebut pada kantor kecamatankecamatan. ‘’Mudah-mudahan ini bisa mencegah terjadinya dampak kesehatan yang tidak diinginkan pada masyarakat,’’ ungkapnya. MASYARAKAT TIDAK TAHU Sayangnya, imbauan ini belum tersosialisasi EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Merkuri yang digunakan untuk memisahkan biji emas. MANGURI WORDPRESS.COM

Kami tidak tahu itu. Lagi pula saya dan keluarga sejak kecil memang paling suka makan ikan Sungai Kuantan. Karena rasanya yang manis dan segar.

maksimal. Hanya sebagian kecil yang tahu dan acaman yang ditimbulkannya. Kami coba bertanya pada Iyul, warga Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah. Ibu rumahtangga ini mengaku tidak tahu adanya surat larangan dan imbauan yang dikeluarkan Pemkab Kuansing tersebut. Kebetulan, dia dan keluarganya memang sudah lama tidak mengonsumsi ikan Batang Kuantan dan Singingi. Itu dia lakukan sejak maraknya aktivitas PETI di kedua sungai tersebut. ‘’Jadi bukan karena adanya imbauan,’’ paparnya. Iyul sendiri sudah melihat, aktivitas PETI telah membuat air sungai keruh dan itu menandakan telah terjadinya pencemaran. ‘’Biasanya kalau kondisi seperti itu pasti kurang baik, jadi dihindari saja,’’ ujarnya. Hal serupa juga dikatakan Ilas. Perempuan yang berprofesi sebagai guru di Kecamatan Kuantan Mudik itu baru tahu adanya larangan itu baru-baru ini. Sebelumnya dia mengaku mengonsumsi ikan sungai yang dibelinya di pasar. Ilas bahkan sempat kaget ketika dipaparkan tentang bahaya yang bisa ditimbulkan akibat mengkonsumsi ikan yang hidup di air sungai yang tercemar merkuri. ‘’Kami tidak tahu itu. Lagi pula saya dan keluarga sejak kecil memang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

paling suka makan ikan Sungai Kuantan. Karena rasanya yang manis dan segar dibanding ikan budidaya kolam,’’ tuturnya. Mak Long, warga Desa Beringin Teluk Kuantan, mengungkapkan hal yang sama. Hingga saat ini dia dan keluarganya masih mengonsumsi ikan dari Batang Kuantan. Bahkan suaminya, selalu memancing di Batang Kuantan. Ketika air sungai surut, biasanya ikan banyak. ‘’Kalau dampaknya seperti itu, seharusnya segera ditertibkan. Jangan dibiarkan berlarut-larut seperti ini,’’ ujarnya. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Koloni penambang emas di Batang Kuantan. RIAUHEADLINECOM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Lubang-lubang menganga di bekas penambangan emas tanpa izin (PETI). KUANTANRIVERBANK.BLOGSPOT.COM

BLH bersama Distamben dan instansi terkait meminta masyarakat untuk saat ini menghindari aktivitas di dua sungai besar ini, termasuk mengonsumsi ikannya.

Kuansing, Indra Suandy ST MT, menilai kalau aktivitas penambangan emas ilegal ini sangat mengganggu karena sangat merusak dan mencemari lingkungan. Air Batang Kuantan dan Singingi dari hasil pengujian labor memang sudah tercemar, tidak bisa dimanfaatkan lagi. ‘’BLH bersama Distamben dan instansi terkait meminta masyarakat untuk saat ini menghindari aktivitas di dua sungai besar ini, termasuk mengonsumsi ikannya,’’ ujarnya. Pemkab Kuansing pernah berupaya menghentikan aktivitas penambangan ilegal ini. Jangankan jera, aktivitas penambangan semakin menjadi-jadi. ‘’Bagi Pemkab Kuansing, aktivitas PETI sudah tidak bisa ditoleransi. Penambangan ini harus dibasmi tuntas, ditertibkan tanpa pandang bulu,’’ katanya. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Lanskap indah Kuantan Singingi. Kini negeri itu menanti bom waktu akibat penambangan emas ilegal. NORDENETTO.BLOGSPOT.COM

PETI BELUM MATI Peringatan oleh Pemkab Kuansing memang seakan hanya garang di atas kertas. Pelaku PETI tetap saja meneruskan aktivitas. Seperti yang kami temui Sabtu (7/12) pagi di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi. Berada di ujung wilayah Kabupaten Kuansing, Desa Tanjung Pauh berbatasan langsung dengan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Suasana masih sepi. Sejauh tatapan mata, yang terlihat hanyalah pemandangan miris. Betapa tidak, sungai yang dulu menjadi sumber kehidupan masyarakat, sekarang mengalir keruh. Lubanglubang besar pun terlihat menganga di manamana. Tak jauh dari pinggir sungai, terlihat satu unit kapal penambangan emas. Di

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

kejauhan, terlihat pula lima unit kapal-kapal PETI lainnya. Mungkin karena masih pagi, kapal-kapal itu belum beraktivitas. Begitu juga para pekerja, belum terlihat seorang pun. Di sekitar kawasan hanya terlihat kerusakan lingkungan. Aktivitas PETI inilah yang menyebabkan semuanya berubah dan luluh lantak. Pernah, di sepanjang aliran sungai ini

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Anak sungai pun tak luput dari para penambang emas.

BELANGSUMATRA .WORDPRESS.COM

Perahu-perahu penambang emas di Batang Kuantan yang masih marak sampai kini.

hampir seribuan kapal PETI melakukan aktivitas penjarahan kandungan emas yang ada di dalam sungai. Sebagian mereka sudah berpindah ke anak-anak sungai. Sebagian lainnya menambang di darat pada areal kebun-kebun milik mereka. Pemandangan serupa terlihat di Desa Sungai Paku, Koto Baru, Muara Lembu hingga ke hulu Sungai Singingi di Desa Logas Kecamatan Singingi. Semuanya sudah punah ranah. Penelusuran kami ke lokasi-lokasi penambangan PETI dilakukan sejak Desember 2013 hingga Januari 2014. Penelusuran dilakukan hingga ke Desa Pulau Komang dan Desa Koto Sentajo. Tepatnya di arena pacu jalur tingkat Kecamatan Sentajo Raya. Jaraknya dari Kota Teluk Kuantan yang menjadi ibu Kota Kabupaten EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Polisi merazia PETI. KUANSINGTERKINI.COM

Kuansing, hanya sekitar 20 kilometer. Setelah melakukan penelusuran melalui jalan poros dan sedikit masuk jalan tanah, raung mesin dongfeng terdengar keras. Ini bukti bahwa aktivitas PETI tak pernah mati. Mereka melakukannya persis di tengah Batang Kuantan yang menjadi arena pacu jalur tingkat Kecamatan Sentajo Raya. Semua orang yang melintasi jalan di tepi Batang Kuantan di Desa Pulau Komang pasti bisa melihat dan mendengar bising suara mesin dongfeng. Penelusuran di Desa Koto Sentajo, jumlah kapal yang sedang melakukan aktivitas cukup banyak, setidaknya ada 14 unit. Penambangan juga EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Setelah melakukan penelusuran melalui jalan poros dan sedikit masuk jalan tanah, raung mesin dongfeng terdengar keras. Ini bukti bahwa aktivitas PETI tak pernah mati.

Mesin penyedot pasir untuk mengambil biji emas. RIAUTERKINI.COM

dilakukan di tengah Batang Kuantan yang menjadi sungai utama bagi masyarakat Kabupaten Kuansing dan menjadi tempat menggantungkan hidup masyarakat tempatan. Beberapa orang warga yang kebetulan melihat kami sepertinya menaruh curiga, namun akhirnya mereka tidak peduli dan berlalu. Saat itulah, dari tempat yang dirasa aman untuk mengabadikan sejumlah aktivitas penambangan, kami mengambil beberapa petik foto. Dari kejauhan, sekitar 20-30 orang pekerja tambang tengah bekerja, beberapa di antaranya hanya mengenakan celana pendek tanpa baju. Bahkan ada yang hanya mengenakan celana dalam. Tubuh mereka berlumpur yang terbawa sedotan mesin dari dasar Batang Kuantan. Kepulan asap dari mesin dongfeng mengambang ke angkasa. Selang dan pipa yang diperkirakan sebesar tiang listrik dimasukkan ke dalam sungai. Air yang keluar dari mesin penyaring terlihat kotor dan sangat keruh itu, mengalir ke mana-mana. Padahal sebagian masyarakat Kuansing masih memanfaatkan air sungai ini untuk berbagai keperluan. Gambaran seperti ini tidak berbeda dengan kecamatan-kecamatan lainnya di pinggir Batang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Aktivitas PETI di Kuansing telah berlangsung sejak tujuh tahun terakhir. Entah siapa yang memulainya, namun yang jelas aktivitas itu sudah menjalar dan merambah hingga ke semua kecamatan.

Kuantan dan Batang Singingi. Begitu juga pada anak-anak sungai, aktivitas penambangan serupa dengan mudah terlihat, plus kerusakan lingkungannya. Aktivitas PETI di Kuansing telah berlangsung sejak tujuh tahun terakhir. Entah siapa yang memulainya, namun yang jelas aktivitas itu sudah menjalar dan merambah hingga ke semua kecamatan. Data Pemkab Kuansing, jumlah PETI mencapai 1.150 kapal. Hampir 850 kapal melakukan aktivitasnya di Batang Kuantan yang didiami masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Benai, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Kecamatan Cerenti. Sementara di sepanjang aliran Batang Singingi ada sekitar 400 kapal PETI. Aliran sungai ini melewati Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir. Hanya Kecamatan Logas Tanah Darat dan Pucuk Rantau yang tidak teraliri dua sungai besar ini. Tapi, bukan berarti masyarakat daerah ini aman dari ancaman aktivitas PETI. Karena di beberapa titik, aktivitas juga terjadi di beberapa anak sungai yang ada di perkampungan, namun tidak separah aktivitas PETI di Batang Kuantan dan Singingi. Sungai besar yang menjadi simbol nama Kabupaten Kuansing memang menjadi sumber EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Akibat PETI, air sungai kian keruh, dangkal dan tercemar. PEBRIZON-TEST.BLOGSPOT.COM

kehidupan bagi masyarakat sejak dulu, seperti mandi, mencuci pakaian, minum dan mencari ikan. Tapi kini, semuanya hilang karena kondisi sungai yang tercemar, airnya keruh dan dangkal, tanaman yang ada di bantaran sungai bertumbangan. Belum lagi biota air tawarnya, ikut terancam kehidupannya atau bahkan punah sama sekali. Cerita masyarakat, aktivitas PETI menggunakan merkuri sebagai pembilas emas. Kendati dalam kadar yang tidak banyak, namun kalau semua kapal-kapal PETI menggunakannya, jumlahnya menjadi banyak dalam hitungan hari, bulan dan tahun. Imbauan bahaya yang sudah disebarluaskan oleh Pemkab Kuansing, sepertinya tidak dihiraukan oleh mereka yang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Razia PETI. Tak mempan diberantas. KUANSING-TERKINI.BLOGSPOT.COM

mengandalkan penghidupan dari penambangan emas. Sekarang yang terlihat hanya luluh lantaknya bantaran sungai. Lokasi-lokasi penambangan di sungai ditinggalkan begitu saja oleh para pelaku, untuk kemudian berpindah ke daratan. Ini selain karena potensi emasnya sudah berkurang, juga guna menghindari sergapan aparat yang sering melakukan operasi penertiban secara mendadak. TERUS BERKURANG Di Kecamatan Kuantan Mudik, kami menemui dua penambang yang minta namanya cukup ditulis Amis dan Wali saja. Amis sendiri mengaku, mulai melakukan penambangan emas di Batang Kuantan pada 2007 lalu. Ketika itu tujuannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga serta membiayai EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Sekarang yang terlihat hanya luluh lantaknya bantaran sungai. Lokasi-lokasi penambangan di sungai ditinggalkan begitu saja oleh para pelaku, untuk kemudian berpindah ke daratan.

pendidikan anak-anaknya. Tak cukup jika ia dan istrinya hanya berharap dari penghasilan sebagai penakik getah seluas dua hektare. ‘’Ketika itu, belum ada penambangan di sini. Penambangan dengan mesin donfeng hanya ada di hulu sungai, tepatnya di Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan,’’ tuturnya. Hasil yang didapat lumayan. Namun, karena pekerjanya banyak dan jarak terlalu jauh, hasil yang didapat tidak begitu maksimal. Lamakelamaan, aktivitas penambangan emas mulai muncul di beberapa titik lainnya seperti di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Tanjung. Warga melakukan penambangan di tengah Batang Kuantan dan hasilnya cukup besar. ‘’Ini membuat saya tertarik untuk mencobanya. Di awal-awal tahun 2007, saya membuat kapal tambang dengan mesin dongfeng,’’ ujarnya. Amis bercerita, untuk membuat satu unit kapal PETI ketika itu dirinya harus mengeluarkan biaya Rp90 juta, di antaranya untuk pembelian mesin keong (mesin dongfeng, red) ukuran 12 yang harga jualnya mencapai Rp20 juta. Belum lagi pipa, selang, dan papan untuk membuat kapal dan sebagainya. Peralatannya masih harus dicari sampai ke Sumatera Barat. Sekarang, harga satu kapal PETI siap pakai sudah sangat murah, berkisar Rp65 juta sampai Rp70 juta. Peralatan mesin pun sudah banyak EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Deretan kapal penambang PETI.

Ketika dirazia kami berhenti, sudah aman kami melakukan aktivitas kembali.

dijual di Kuansing. ‘’Ketika itu saya membuat tiga kapal dan satu di antaranya milik bersama dengan warga lain. Modal yang saya keluarkan ketika itu cukup besar hingga ratusan juta. Sebagiannya pinjaman,’’ kenangnya. Awal-awal ia melakukan penambangan, hasilnya lumayan besar. Sehari bisa mendapatkan 10 emas (sekitar 25 gram). Ketika itu, harganya jual kepada penampung Rp650.000 per emasnya. Sekarang harga jualnya bisa mencapai Rp1 juta per emas. Walaupun hasil penambangan cukup banyak namun harga jualnya masih rendah. Sekarang, hasil menambang sedikit harga jualnya lumayan tinggi. Dulu, lanjutnya, rata-rata pendapatannya mencapai Rp10 juta per hari. Itu pendapatan bersih setelah dikeluarkan dana untuk operasional Rp2 juta dan upah pekerja. Satu kapal, minimal ia menggunakan pekerja enam orang dan maksimal 10 orang. Modal ratusan juta yang ia EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Mapolres Kuansing menggunakan heli ketika merazia PETI. IWAKUSI.BLOGSPOT.COM

keluarkan untuk membuat empat unit kapal PETI, dalam tempo tiga bulan sudah balik modal. ‘’Emas itu kadang kami jual ke Pekanbaru dan Sumatera Barat dua minggu sekali,’’ ujarnya. Ia menyebutkan, pernah beberapa kali dirazia aparat kepolisian setempat. Ada kapalnya yang dibongkar, dibakar dan diporak-porandakan. Namun itu tidak membuat jera. ‘’Ketika dirazia kami berhenti, sudah aman kami melakukan aktivitas kembali,’’ ujarnya. Itu dulu. Sekarang kondisinya jauh berbeda. Banyak penambang mengeluh hasil yang diperoleh tak seberapa, sementara aparat gencar melakukan penertiban. Bahkan dari empat unit kapal PETI miliknya dan warga sekitar, sejak Idul Fitri lalu tidak beroperasi lagi. ‘’Hasilnya tak sebanding dengan uang operasional yang harus dikeluarkan,’’ ujarnya. Sekarang, sehari kadang hanya dapat dua gram emas, paling tinggi empat gram. Hasil minim itu hanya cukup untuk keperluan operasional, bahkan terkadang tekor. ‘’Tapi ada juga anggota EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Kapal PETI yang dimusnahkan petugas ketika melakukan razia di Pucuk Rantau, Batang Kuantan. KUANSINGTERKINI.COM

Menambang emas di sungai berisiko tinggi bisa menyebabkan kematian jika tidak berhati-hati.

saya yang memang tidak punya uang lagi, mau menambang, saya persilakan. Tapi minyak dan lainnya siapkan sendiri,’’ ujarnya. Terkait hasil pengujian sampel air Batang Kuantan dan Sungai Singingi yang tercemar merkuri dan tidak sehat, Amis berdalih belum tahu, karena tak ada pemberitahuan dari desa. Tapi, ia memahami bahwa kerjanya berisiko. ‘’Menambang emas di sungai berisiko tinggi bisa menyebabkan kematian jika tidak berhati-hati,’’ ujarnya. Dengan alasan risiko besar itulah, Amis memutuskan tidak lagi melakukan aktivitas penambangan. Sebab, tidak sebanding dengan hasil EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Biji emas. INTERNET

yang diperoleh. Kini, dirinya lebih fokus berkebun. Terpisah, pelaku penambang lainnya, Wali mengungkapkan hal serupa. ‘’Dulu memang menambang, tapi sudah enam bulan ini saya berhenti,’’ ujarnya. Wali juga beralasan karena hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan. Dahulu hasilnya masih turun naik. Namun kini sudah minim dan tidak memadai lagi hasilnya. Ia pun lebih memilih berkebun. Wali memiliki lima unit kapal PETI. Semuanya dibuat secara kongsi dengan beberapa warga. Kendati begitu, Wali tidak pernah turun menambang secara langsung. Menyerahkan semuanya pada rekan-rekannya, ia hanya menerima pembagian keuntungan bersih. Juga soal penjualan emas, diserahkan seutuhnya pada kelompoknya. “Saya hanya menerima hasilnya,’’ ujarnya. Ia juga merasa kurang nyaman dengan warga dan tetangga sekitarnya yang selalu membeberkan kejelekan PETI. Padahal, tujuannya hanya untuk mencari nafkah. Begitu juga dengan warga lainnya yang memiliki kapal-kapal PETI, sudah banyak yang berhenti melakukan penambangan di kawasan ini. ‘’Entah kalau di daerah lain,’’ ucapnya. Berhentinya aktivitas penambangan yang dilakukan Wali bersama kelompoknya bukan karena jera atau takut razia yang dilakukan aparat ataupun karena hasil uji sampel air Batang Kuantan EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

EDYANUS HERMAN HALIM Datuk Bisai Urang Godang Limo Koto di Tongah, Kenegerian Teluk Kuantan.

Di depan kami para Datuk Penghulu mereka bilang ya, di belakang kenyataannya lain...

yang disebutkan tercemar. Tetapi lebih pada minimnya hasil yang diperoleh. Soal hasil pengujian sampel air itu, mereka mudahnya menjawab. ‘’Hanya ada mendengarnya, tapi entah iya entah tidak, kami tidak tahu. Karena tidak ada sampai ke kami,’’ ujarnya. ABAIKAN IMBAUAN Semula, harapan untuk menghentikan aksi penambangan yang umumnya dilakukan anak kemenakan anak di ranah kenegerian masingmasing, bisa dilakukan melalui peran datuk penghulu dan ninik mamak. Nyatanya, datuk penghulu dan ninik mamak nagori tidak mampu berbuat banyak dan tak mampu menghentikan aksi para pelaku PETI. ‘’Di depan kami para Datuk Penghulu mereka bilang ya, di belakang kenyataannya lain,’’ sebut Datuk Bisai Urang Godang Limo Koto di Tongah, Kenegerian Teluk Kuantan, Edyanus Herman Halim. Tapi bukan berarti ia maupun kalangan datuk penghulu kenegerian berpangku tangan dan menutup mata. Apalagi yang terlibat menjadi pelaku penambangan mayoritas adalah anak kemenakan sendiri. Secara persukuan, sebagai datuk penghulu maupun selaku ninik mamak, pihaknya sudah menganjurkan agar aktivitas penambangan ilegal ini dihentikan. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Pemusnahan kapal PETI yang tertangkap razia. NEWS.DETIK.COM

Sebab bila berurusan dengan aparat keamanan, tentu sedikit banyak mereka akan mengadu ke datuk penghulu atau ninik mamak. ‘’Kami datuk penghulu ini tidak berdaya, tidak mempunyai kuasa apa-apa. Yang bisa kami lakukan hanyalah sebatas anjuran dan imbauan tentang mudarat yang ditimbulkan dari aktivitas penambangan,’’ papar Edyanus. Bahkan dalam berbagai kesempatan menjadi pembicara, ia selalu menyampaikan agar PETI di Kuansing segera diberantas. Karena lebih banyak

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Penambang emas tradisional SITARO.WORDPRESS.COM

mudaratnya dari pada manfaatnya. ‘’Memang aktivitas mencari emas di Sungai Kuantan ini sudah lama, tapi yang dilakukan masyarakat tempo dulu tidak merusak lingkungan,’’ ujarnya. Yang paling utama, lanjut Edyanus, pencarian emas yang dilakukan masyarakat ketika itu, bukan sebagai mata pencarian utama, hanya sekedar tambahan. Ini yang berbeda dengan sekarang. Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam (SDA) boleh saja dilakukan. Tapi dengan cara-cara yang legal, tetap menjaga alam dan lingkungan sekitarnya, seperti yang tertuang dalam tali adat Kabupaten Kuansing: ‘’Ka rimbo ba bungo kayu, ka lauik ba bungo pasiar’’. Artinya, potensi sumber daya alam yang dimanfaatkan itu disisihkan untuk masyarakat adat, untuk pelestarian nilai-nilai ada bukan untuk individu. Pengamat Ekonomi dari Universitas Riau (Unri) ini menambahkan, yang memiliki kewenangan untuk menertibkan dan membasmi, ada di tangan aparat. Aparat harus konsisten melakukannya, tidak tebang pilih. Upaya lain, dengan cara persuasif. Cari tahu EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Razia PETI di desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kuantan Singingi. KUANTAN.TERKINI.COM

Para pelaku PETI jangan bersikukuh untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya saja. Pertimbangkan juga kepentingan orang banyak.

siapa pemiliknya, lakukan pendekatan. Sehingga timbul kesadaran menjaga alam lingkungan sekitarnya sebagai warisan negeri. BLH Kuansing juga, tambahnya, harus gencar melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat terkait dampaknya. “Tibo pek mato jan dipiciangkan, tibo pek poruik jan dikempuikan.’’ Pepatah adat ini mengandung arti, para pelaku PETI jangan bersikukuh untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya saja. Pertimbangkan juga kepentingan orang banyak. (amzar)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

PELAKU PETI

MEMBELA DIRI MEREKA TAK TERIMA DIPOSISIKAN SEBAGAI PIHAK YANG PALING DISALAHKAN KETIKA PETI DISOROT TAJAM. JUSTRU MERASA TAK PERNAH DIBIMBING. KALAU DITUDING, MALAH SERING.

HARUS diakui, potensi kandungan emas yang sekarang ditambang oleh masyarakat Kuansing, di satu sisi berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan. Juga meningkatkan daya beli dan peredaran uang di tengah masyarakat.

INTERNET

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Lubanglubang menganga akibat PETI.

METRONEWS.TV.COM

Kalau kita kalikan sekarang itu ada 1.000 kapal PETI di Sungai Kuantan dan Singingi. Masingmasing menggunakan lima pekerja, berarti ada 5.000 orang masyarakat Kuansing bekerja. Kalau ini diberantas, mereka akan jadi pengangguran.

Secara fisik, rumah-rumah mereka yang dulunya hanya berbahan papan sederhana, sudah berganti rumah permanen. Bahkan di antaranya, ada yang sudah berbentuk rumah mewah dengan bangunan dua lantai. Semua itu, buah dari penambangan emas yang mereka lakukan. Selain itu, terjadi penyerapan tenaga kerja. Mereka yang dulunya menganggur dan tidak punya pekerjaan serta penghasilan, sekarang sudah punya pekerjaan dengan pendapatan yang cukup memadai. Sekretaris Pekerja Penambangan Rakyat Kuansing, Andi Nurbai SP yang kami temui, bercerita panjang lebar tentang efek positif dari penambangan emas yang dilakukan masyarakat. ‘’Kalau kita kalikan sekarang itu ada 1.000 kapal PETI di Sungai Kuantan dan Singingi. Masingmasing menggunakan lima pekerja, berarti ada 5.000 orang masyarakat Kuansing bekerja. Kalau EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Kapal PETI yang dimusnahkan petugas. KUANSINGTERKINI.COM

Semua terjadi karena pemerintah tidak membimbing para penambang rakyat.

ini diberantas, mereka akan jadi pengangguran,’’ ujarnya. Sementara, pemerintah tidak mampu menyediakan lapangan pekerjaan buat mereka untuk kehidupan yang layak. Seperti bisa menafkahi dan menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ‘’Itulah yang tertanam di kalangan penambangan. Sebuah peningkatan ekonomi dan penghidupan yang layak dan hasilnya sudah nampak,” ujarnya. Apa yang dilakukan masyarakat saat ini dianggap sebuah pemanfaatan sumberdaya alam di Kuansing sendiri untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi mereka. Ia juga tidak menafikan ada dampak yang timbul akibat penambangan emas rakyat ini. Misalnya, air sungai keruh, terjadi pendangkalan, tanah berlubang-lubang besar, pohonpohon dan tanaman tumbang dan rusak. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Menurutnya, itu semua terjadi karena pemerintah tidak membimbing para penambang rakyat. Sebab, kalau sedari awal pelaku penambangan rakyat ini dibimbing dan dibina teknis penambangannya, diyakini lingkungan tidak akan rusak seperti saat ini. Usulan untuk itu, diakuinya sudah lama disampaikan pada pemerintah dengan melibatkan instansi terkait dan aparat kepolisian. Tapi, upaya mereka agar penambangan rakyat ini dilegalkan dengan dibimbing pemerintah, tidak diterima. Untuk menjaga lingkungan tidak rusak, air tidak keruh dan tercemar serta mengganggu kesehatan, pemerintah cukup melakukan pemetaan kawasan tambang dan mendata berapa jumlahnya. Artinya, Kerusakan alam akibat PETI. M.ADATERUS.COM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Meski pencemaran kian parah, PETI terus beraktivitas tanpa ada penyelesaian masalah. FHAJARAHMAD.BLOGSPOT.COM

penambangan emas rakyat ini hanya boleh dilakukan di kawasan tambang rakyat yang sudah dipetakan dengan pengelolaannya dibimbing dinas teknis. Sehingga, lingkungan tetap terjaga. ‘’Bagi yang melakukan penambangan di luar dari kawasan silakan diberantas dan ditangkap,” tegas Andi Nurbai. Ia juga tidak setuju aktivitas penambangan di dalam sungai atau bersentuhan langsung dengan bibir sungai. Di sinilah peran dinas teknis, misalnya aktivitasnya minimal berjarak 100 meter dari sungai atau boleh dilakukan di lahan milik mereka. Sehingga ada kesadaran dan tanggung jawab mereka untuk memperbaiki lahan mereka sendiri. Selain itu, pemerintah bisa memungut retribusinya untuk pendapatan asli daerah (PAD). Tapi usulan itu tidak diterima. ‘’Pemerintah tetap dengan keputusannya, melakukan EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Masyarakat penambang emas itu harus disentuh hatinya, didekati secara manusiawi.

penertiban terus menerus, mengejar-ngejar penambang, membakar kapal-kapal tambang mereka. Sementara penambang tetap dengan sikapnya, saat operasi lari dan berhenti menambang,tapi saat tidak ada operasi, aktivitas penambangan kembali dilakukan. Begitulah yang terjadi saat ini, tanpa ada penyelesaian,’’ tuturnya. Pola seperti itu, lanjutnya, tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Sebab, pola ini tidak menyentuh hati, tetapi bertentangan dengan keinginan para pelaku penambang. Masyarakat penambang emas itu harus disentuh hatinya, didekati secara manusiawi. ‘’Kalau ini dilakukan, saya yakin masyarakat akan menerima. Karena mereka punya hati,’’ ujarnya. Selain itu, penertiban jangan tebang pilih. Di satu sisi masyarakat ditertibkan. Tapi ada perusahaan tambang yang melakukan aktivitas serupa dibiarkan, malah diberi izin belasan ribu hektare. ’’Kapan izinnya dikeluarkan, masyarakat tidak tahu. Sementara perusahaan ini punya dampak lebih besar, karena melakukan aktivitas penambangan emas skala besar,’’ ujarnya. Soal air Batang Singingi dan Kuantan yang disebutkan tercemar merkuri, Andi Nurbai tidak tahu pasti apakah para penambang menggunakan merkuri untuk membilas emas atau tidak. Akan tetapi, soal kondisi air sungai masih layak atau tidak dan tercemar, ini sudah menjadi tugas dari EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

dinas terkait. ‘’Kalau memang tercemar hingga ikan-ikannya tidak layak dikonsumsi, pemerintah memang harus segera memberitahukan pada masyarakat agar tidak terjadi dampak yang buruk,’’ ujarnya. Tapi soal tudingan kalau itu diakibatkan penambangan yang dilakukan masyarakat, Andi Nurbai menegaskan, kesimpulan itu harus dianalisis lebih dalam lagi, sehingga tidak asal tuding. Sebab, di Batang Singingi misalnya, aktivitas penambangan emas sudah dilakukan saat zaman Jepang dengan skala besar. Berarti, sudah sangat lama berlangsung. (amzar)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

KUANSINGTERKINI.COM

BUPATI SUKARMIS PUN

TAK DIGUBRIS KERUSAKAN NYATA TERLIHAT DAN TRAGEDI YANG BAKAL TERJADI, SUDAH DIPUBLIKASI, PLUS RAZIA BERKALI-KALI. PELAKU PETI TETAP BERKERAS HATI. TAK MENGGUBRIS IMBAUAN BUPATI SUKARMIS.

SEJAK jauh hari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing bertekad menertibkan PETI. Karena aktivitasnya telah merusak lingkungan sekitar. Namun, upaya itu tidak membuat para pelaku

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Kami tidak sanggup lagi memberantasnya. Bantu kami menertibkan dan mencarikan solusi persoalan ini.

Penambang dan aparat terus kucing-kucingan.

penambangan jera. Mereka seperti main kucingkucingan dengan aparat. Saat dirazia, pelaku menghilang sesaat. Ketika intensitas razia reda, penambang liar muncul lagi. Malah diprediksi aktivitasnya semakin marak. Tidak hanya melakukan mengaduk-aduk Batang Kuantan dan Singingi, tapi sudah merambah ke anak-anak sungai lainnya, seperti di Sungai Kukok, Kecamatan Benai, anak sungai di Kecamatan Pucuk Rantau, Kecamatan Gunung Toar, Kuantan Tengah serta kecamatan lainnya. Pemkab Kuansing beberapa kali mendatangkan personel dari Polda Riau untuk memberantasnya. Mesin-mesin kapal PETI milik penambang dibongkar dan dibakar. Tapi hasilnya tetap tak maksimal. Malah, kerap terjadi perlawanan terhadap tim yang turun.

RIAUTRUST.COM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Kapal PETI yang dihanyutkan oleh Upika Inuman. RIAUTERKINI.COM

Dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakorpimda) baru-baru ini, Bupati Kuansing, Sukarmis menyampaikan persoalan pelik ini. Bupati meminta solusi terhadap persoalan PETI di daerahnya. Pasalnya, aktivitas yang merusak lingkungan ini sudah sangat marak dan perhatian dari Pemprov Riau untuk menyelesaikan persoalan ini sangat diperlukan. ‘’Kami tidak sanggup lagi memberantasnya. Bantu kami menertibkan dan mencarikan solusi persoalan ini,’’ kata Sukarmis di hadapan Penjabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan serta Muspida dan kepala daerah lainnya se-Riau. Menurut Bupati, upaya penertiban yang dilakukan pihaknya sudah maksimal. Mulai dari mengimbau secara lisan, tulisan, pendekatan persuasif hingga melakukan tindakan keras, EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Dirazia, disegel, dibakar, dihanyutkan, PETI tetap ada. POLRI.GO.ID

seperti membakar, mengusir dan menenggelamkan kapal-kapal yang digunakan untuk aktivitas ilegal tersebut. Ia mencontohkan, seperti saat penertiban PETI di wilayah Hulu Kuantan. Pihaknya bersama aparat saat itu melakukan penertiban dengan cara membakar, justru mendapat perlawan. ‘’Sekarang kami minta solusinya seperti apa. Aktivitas PETI sudah luar biasa, kami sendiri kehilangan akal untuk memberantasnya, namun kami terus bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk memberantasnya,’’ ujar bupati. Dalam memberantas PETI ini, tambah Ketua DPD II Golkar Kuansing tersebut, pihaknya berharap aparat tidak tebang pilih. ”Dan jangan ada anak tiri atau anak kandung,’’ tambah bupati. Aparat diminta kompak, sehingga pemberantasan PETI bisa dilakukan dengan maksimal dan tepat sasaran. Nyatanya, kendati upaya yang dilakukan Pemda sudah maksimal, aktivitas PETI tak kunjung berhenti. Diakuinya, kalau aktivitas PETI menjanjikan secara ekonomis, yang mampu menghasilkan banyak uang dalam sesaat. Namun menurutnya, itu hanya dinikmati oleh pribadi-pribadi yang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Penambang berdalih, jika tak ada PETI mereka akan jadi penganggur. RIAUTRUST.COM

bermodal yang memanfaatkan masyarakat kecil. Karenanya, ia mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk menyadari betapa tidak bagusnya dampak PETI terhadap keberlangsungan kehidupan bermasyarakat nantinya. ’’Secara ekonomi memang bagus, tapi itu hanya untuk perorangan bukan untuk masyarakat banyak,’’ ujarnya. Akibat dari aktivitas penambangan emas ilegal ini, penduduk Kuansing di sepanjang Batang Kuantan dalam ancaman terbesar, terutama di segi kesehatan. ’’Ada ratusan ribu warga kita yang kesehatannya terancam akibat zat yang digunakan para penambang. Mudah-mudahan masyarakat mengerti kerusakan yang terjadi akibat PETI,’’ kata Bupati Sukarmis. Ia sama sekali tidak membenarkan warga Kuansing melakukan aktivitas ilegal ini. Diharapkan aparat kepolisian tidak segan-segan menangkap para pelaku yang merusak lingkungan EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

ini. Kini, air Batang Kuantan sangat keruh dan tidak layak lagi dikonsumsi oleh manusia. Kalau terus dibiarkan, dipastikan kerusakan lingkungan akan bertambah parah. ’’Ada ratusan ribu masyarakat Kuansing yang mengandalkan Sungai Kuantan. Sekarang mereka tak bisa lagi mandi dan minum di sungai yang dulu menjadi tempat bermain. Mengapa ini terjadi, semuanya akibat ulah manusia, ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan lingkungannya,’’ tegas Sukarmis. (amzar)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

PANORAMIO COM.JPG

BOM WAKTU KINI

TERSIMPAN DI PETI PENGGUNAAN LOGAM BERAT PADA SALAH SATU PROSES DALAM AKTIVITAS PETI DI KAWASAN SUNGAI, MENGANCAM KESEHATAN BANYAK ORANG. BAGAI BOM WAKTU, SIAP MELEDAK DI SAAT TERTENTU.

PENGAJAR ilmu lingkungan pada Program Pasca Sarjana Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Bintal Amin MSc mengungkapkan, penggunaan bahan berbahaya, khususnya merkuri perlu disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya pekerja tambang mengenai dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan. Lebih khusus lagi adalah kesadaran terhadap bahaya zat kimia merkuri bagi kehidupan manusia. ‘’Ini tanggung jawab kita semua dan pemerintah harus peduli terhadap penggunaan logam berat ini, karena dampaknya kepada biota air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Prof Dr Ir Bintal Amin MSc Pengajar ilmu lingkungan pada Program Pasca Sarjana Universitas Riau (Unri)

Ya umumnya sistem saraf janin lebih rentan terhadap paparan merkuri dibanding saraf orang dewasa. Karenanya ibu hamil sangat dianjurkan memilih konsumsi makanan yang tepat.

akan menjadi rusak. Jika biota air seperti ikan yang sudah tercemar merkuri dan dikonsumsi manusia, lambat laun juga akan membahayakan nyawa manusia,’’ ujarnya. Menurutnya, merkuri (Hg) atau yang dikenal dengan air raksa, merupakan logam yang berbentuk cair dalam suhu kamar mudah menguap dan persisten. Emisi merkuri juga dapat dihasilkan dari kegiatan industri yang menggunakan bahan bakar batubara, misalnya di industri pembangkit. Asia Timur dan Tenggara merupakan penyumbang 40 persen emisi merkuri ke udara. Efek dari penggunaan merkuri dapat menyebabkan gangguan perkembangan saraf (neurologis) pada janin, bayi dan anak-anak. Sedangkan dampak lainnya adalah mengganggu kemampuan kognitif, memori, perhatian, bahasa, motorik halus dan kemampuan visual spasial. ‘’Ya umumnya sistem saraf janin lebih rentan terhadap paparan merkuri dibanding saraf orang dewasa. Karenanya ibu hamil sangat dianjurkan memilih konsumsi makanan yang tepat, khususnya tidak mengandung zat kimia merkuri. Karena sangat berbahaya bagi janinnya,’’ paparnya. Ia menyontohkan, tragedi Minamata akibat keracunan merkuri menyerang sistem saraf, tidak hanya menyebabkan penderitaan dan kematian korban. Tetapi juga mewariskan dampak kepada EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

anak-anak yang dilahirkan dalam keadaan cacat. Makanya di Indonesia disarankan mengurangi bahkan menghilangkan penggunaan merkuri pada kegiatan industri, termasuk yang digunakan pada pertambangan emas skala kecil. “Apalagi, sejak beberapa tahun terakhir pertambangan emas skala kecil yang menggunakan merkuri semakin marak di Indonesia, seperti di Kabupaten Kuantan Singingi dan daerah tetangga kita Sumatera Barat,” ungkapnya. Ia menjelaskan, tragedi Minamata merupakan pelajaran yang berharga bagi pengelolaan lingkungan dan kesehatan manusia akibat ketidakhati-hatian industri dan pemerintah. Pencemaran merkuri akibat air limbah dari pabrik kimia telah mengubah kehidupan di sana. Tragedi ini terjadi akibat masyarakat yang mengonsumsi hasil laut (ikan dan kerang) yang mengandung metil merkuri yang dapat menyebabkan penyakit,

KUANSINGTERKINI.COM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Tragedi Minamata kini terancam terjadi di Kuantan Singingi. KUANSINGTERKINI.COM

akibat akumulasi metil merkuri di dalam tubuh. Bintal Amin juga menyontohkan kasus pencemaran lingkungan yang menggunakan merkuri di Teluk Buyat dan tambang Freeport, dan tidak menutup kemungkinan kasus Minamata bisa saja terjadi di Indonesia. Namun untuk kasus di Kuansing, karena air sungainya terus mengalir, tentu zat kimianya tergantung pada pengendapan di sana. Juga untuk dampaknya kepada manusia, karena merkuri masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, tentu harus dilihat berapa banyak konsumsi ikan oleh masyarakat. Sebab, mekuri akan masuk ke tubuh melalui makanan. Kalau masyarakatnya tidak banyak mungkin agak lama. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Para penambang emas tradisional menggunakan merkuri untuk menangkap dan memisahkan butirbutir emas dari butir-butir batuan.

Apalagi, masyarakat di sana hanya mengandalkan air sungai untuk kegiatan rumahtangga. Prof Bintal menyebutkan, para penambang emas tradisional menggunakan merkuri untuk menangkap dan memisahkan butir-butir emas dari butir-butir batuan. Endapan Hg ini disaring menggunakan kain untuk mendapatkan sisa emas. Endapan yang tersaring kemudian diremas-remas dengan tangan. Tentunya air sisa-sisa penambangan yang mengandung Hg dibiarkan mengalir ke sungai. Merkuri dapat terakumulasi di lingkungan dan dapat meracuni hewan, tumbuhan, serta mikroorganisme. Acidic permukaan air dapat mengandung raksa dalam jumlah kentara. Bila nilai pH adalah antara lima dan tujuh, maka konsentrasi raksa di dalam air akan meningkat karena mobilisasi raksa dari dalam tanah. Setelah raksa mencapai permukaan air atau tanah dan bersenyawa dengan karbon, akan membentuk senyawa Hg organik oleh mikroorganisme (bakteri) di air dan tanah. ‘’Senyawa Hg organik yang paling umum adalah methyl mercury, suatu zat yang dapat diserap oleh sebagian besar organisme dengan cepat dan diketahui berpotensi menyebabkan toksisitas terhadap sistem saraf pusat manusia,’’ terang alumnus Faperi Unri ini. ‘’Logam berat yang dihasilkan melalui aktivitas EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

INTERNET

penambangan ini sangat mencemari lingkungan. Logam yang terlarut ini, akan larut di biota-biota air sungai dan di penambangan ini banyak sekali partikel-partikel lumpur yang menempel. Makanya dalam satu sedimen yang kecil akan menjadi tempat merkuri terkurung,’’ ujarnya. Kandungan merkuri pada hewan terdapat pada jenis biota laut seperti kerang-kerangan dan jenis ini lebih berbahaya dari ikan. Kerang bisa mengakumulasi merkuri sangat banyak. Bila dikonsumsi manusia, maka merkuri dalam tubuh akan bereaksi, dan ini sangat berbaha bagi tubuh. Bintal menilai, aktivtas penambangan emas ilegal di Kuansing ini akan menjadi bom waktu yang berdampak terhadap lingkungan. Makanya, ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya penggunaan merkuri bagi lingkungan. Seharusnya penggunaan merkuri ini tidak langsung dibuang ke lingkungan dan harus dikelola dengan baik, karena ada tumbuhan yang mampu menyerap logam berat Hg, seperti enceng gondok. (amzar)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

SUNGAI TIDAK DIURUS SERIUS,

BUDAYA TERGERUS SUNGAI BAGI MASYARAKAT MELAYU RIAU SEAKAN NADI KEHIDUPAN DAN LAMAN BERMAIN. MEMBIARKANNYA RUSAK DAN TAK DIURUS SERIUS, BERAGAM BUDAYA DI SANA AKAN HABIS TERGERUS

MENURUT budayawan yang juga Tim Peneliti Ekspedisi Kebudayaan Empat Sungai di Riau, Elmustian Rahman, sungai atau disebut juga “batang” bagi masyarakat Melayu adalah tempat berlangsungnya berbagai inisiasi budaya Melayu. Misalnya perahu Baganduang dan Menjemput Limau di hulu Kuantan, serta proses merendam anakanak sebelum bersunat. Juga aktivitas ekonomi seperti mengambil batu pasir dan sumber protein, mencari Pemandangan Kuantan Singingi. Sungai telah menjadi sumber kehidupan masyarakat di sana. NORDENETTO.BLOGSPOT.COM

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

ELMUSTIAN RAHMAN Budayawan, Tim Peneliti Ekspedisi Kebudayaan Empat Sungai di Riau.

pelbagai jenis ikan. Di beberapa rantau, sungai dijadikan tempat peristiwa adat memanen ikan sekali setahun. ‘’Istilah rantau itu bermakna ruas sungai yang lurus. Ikan yang dipanen tesebut dipelihara di sungai larangan dan danau larangan,’’ katanya. Ada empat sungai besar di Riau. Di keempat sungai itu, selain berlangsung peristiwa dari satu identitas ke identitas lain, dan peristiwa adat istiadat masyarakat Melayu, juga berdiri pelbagai kerajaan besar dan kerajaan kuno Nusantara. Di Batang Kuantan atau Sungai Indragiri, berdiri kerajaan yang paling tua sebelum masehi yang bernama Kandis. Kemudian berdiri Kerajaan Keritang yang berlanjut dengan Kerajaan Indragiri. Menurut Elmustian, suku-suku proto Malay (Melayu tua) juga melakukan istiadat ritual kepercayaan mereka di sungai dan anak-anak sungai. Mereka hidup di tepi sungai, seperti suku Sakai dan Utan di tebing Sungai Siak, suku Bonai di Rokan, Suku Laut atau Duanu di muara Sungai Indragiri, Petalangan di Kampar, Talang Mamak di Sungai Indragiri. Dalam saujana (landskap) alam Melayu, dikenal arah mata angin purba masyarakat Melayu disebut Darat, Baruh, Hulu dan Hilir. Dalam pemikiran masyarakat Melayu seperti itu, sungai menjadi sentral kehidupan masyarakat EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Ada empat sungai besar di Riau. Di keempat sungai itu, selain berlangsung peristiwa dari satu identitas ke identitas lain, dan peristiwa adat istiadat masyarakat Melayu, juga berdiri pelbagai kerajaan besar dan kerajaan kuno Nusantara.

Melayu. Berbagai mitos ‘sengaja’ ditanamkan pada arus sungai tersebut. ‘’Pelabuhan atau pelantar di sepanjang sungai di Batang Kuantan, menjadi semacam pusat silaturahmi masyarakat, karena proses awal inisiasi adat perkawinan masyarakat Melayu dimulai di air, ketika ibu-ibu yang ditakdirkan senang berbualbual menjodohkan anak kemenakannya,’’ kata Elmustian. Berdasarkan pemikiran seperti itu, maka jadilah sungai sebagai wilayah bermain dan sarang budaya masyarakat Melayu. Kata Elmustian, masyarakat Melayu menjaga sungai dalam berbagai kearifan lokal, seperti yang terdapat dalam tunjuk ajar Melayu yang dinukilkan Tenas Effendy: ‘’apabila suku tak berhutan tanah samalah artinya bagai orang dagang yang hidup menumpang di rimba orang, bernaung di suak sungai orang. menanti belas kasihan orang, menunggu ladang dan belukar orang.’’ Elmustian sendiri prihatin melihat kegiatan penambangan emas ilegal (PETI) di Batang Kuantan dan Sungai Indragiri, karena merusak tatanan masyarakat. Dalam pengamatannya, sudah menjadi gurita. Di Kecamataan Peranap dan Batang Peranap, bahkan sudah bekerja sama dengan oknum SPBU di Peranap. Berbagai pedagang mendistribusikannya ke ponton atau dompeng, mesin pengeruk batu pasir pengurai emas. EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

INTERNET

‘’Dalam perspektif adat istiadat, PETI menjadi malapetaka keberlangsungan inisiasi kebudayaan Melayu di sepanjang sungai,’’ ujar Elmustian. Dikatakannya, nilai-nilai kebenaran dalam masyarakat sudah ikut rusak. Mereka sudah pada tingkat pemahaman yang salah kaprah. Ketika dijelaskan bagaimana pendistribusian yang salah tersebut berakibat pada ekonomi biaya tinggi, banyak tokoh masyarakat yang diam, bahkan sebaliknya mendukung SPBU yang menjual ke pembeli eceran. ‘’Persoalan sungai bukan hanya didominasi PETI, tetapi juga sikap pemerintah kita. Belum ada skenario besar dari pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah pusat. Pemerintah DKI saja di depan hidung pemerintah pusat masih terseok-seok mengelola sungai,’’ bebernya. Ia menyebut, kerugian yang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Dalam perspektif adat istiadat, PETI menjadi malapetaka keberlangsungan inisiasi kebudayaan Melayu di sepanjang sungai,’

Sungai adalah urat nadi kehidupan. Jika sungai binasa, banyak kebudayaan yang akan ikut hilang.

paling besar dari tercemarnya kawasan sungai akan bisa menghilangkan berbagai macam kebudayaan di kawasan tersebut. Di antara kerugiannya, hilangnya ekosistem dasar sungai. Berbagai jenis kura-kura yang bertelur di pasir pulau dan menjadi sumber protein masyarakat hingga tahun 1980-an, menjadi masa lalu masyarakat. ‘’Dulu ada musim ikan mudik, patin mudik, tapah mudik di Sungai Indragiri, saat ini sudah tidak ada lagi,’’ ucapnya. Ia juga mengulas berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan antara lain gejala gatal-gatal akibat pemakaian merkuri yang bisa berpengaruh kepada ibu hamil dan sperma bagi laki-laki usia produktif yang mengonsumsi air yang tercemar raksa tersebut. ‘’Meski ini opini masyarakat, namun akan lebih baik menjadi penggesa bagi para akademisi untuk menelitinya. Universitas harus turun tangan secepatnya,’’ katanya. Selain itu, lanjutnya, juga ancaman krisis air atau sebaliknya malapetaka, ketika sewaktu-waktu debit curah hujan lebih banyak atau tengkujuh, akan ada banjir bandang. ‘’Tengkujuh atau banjir bandang ini akan sering terjadi karena dasar sungai sudah tidak merata oleh mesin PETI. Saat ini, tidak akan ada siapapun yang bisa menghentikan PETI, termasuk pihak kepolisian, kecuali hati nurani,’’ ulasnya. Bagaimana sebaiknya pemerintah bersikap EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Pemandangan Batang Kuantan bagian hulu. KUANTANRIVERBANK.BLOGSPOT.COM.

terkait maraknya PETI? Menurutnya, pemerintah labil. Dulu dibuatkan rencana induk Riau 2020, membangun Riau dengan menjadikan sungai sebagai episentrum. Tetapi oleh gubernur berikutnya sudah dibuang entah ke mana rencana induk tersebut. ‘’Pemerintah kita mesti meniru Jepang yang meski pembangunannya tidak berkilblat ke sungai, tetapi sungai dijadikan wilayah ‘suci’ mereka. Masyarakatnya menghormati sungai dengan tidak dijadikan sebagai tempat pelimbahan,’’ urainya. Ia menyarankan disusunnya skenario besar mengembalikan atau memulangkan adat istiadat kepada tempatnya yang asli. Memulangkan semangat dan ruh kebudayaan Melayu. Terutama struktur pranata adat, dibicarakan lebih lanjut. ‘’Riau punya prospek untuk itu karena Undang-undang Desa yang baru disusun oleh pemerintah pusat,’’ katanya. (amzar)

EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Muchid Albintani (kanan) dan Ahmad Fitri (kedua dari kanan) membahas kinerja Ombudsman RI Perwakilan Riau. OMBUDSMAN PERWAKILAN RIAU FOR MAJALAH RIAU POS

OMBUDSMAN TERIMA 162 LAPORAN

BARU EUFORIA SISTEM, BELUM AKTOR SELAMA TAHUN 2013, OMBUSDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN PROVINSI RIAU TELAH MENERIMA 162 LAPORAN DARI MASYARAKAT. LAPORAN ITU TERKAIT PELAYANAN DI 94 INSTANSI PEMERINTAH DAERAH DAN 30 DI ANTARANYA ADALAH SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) DI KOTA PEKANBARU. 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


OMBUDSMAN PERWAKILAN RIAU FOR MAJALAH RIAU POS

M

ENURUT data, Ombudsman telah mencatat dan memproses laporan pengaduan masyarakat berdasarkan asal daerah pelapor di tingkat kabupaten/ kota. Sepanjang tahun 2013, untuk Pekanbaru menerima sebanyak 87 atau sekitar 53,7 persen laporan dari masyarakat, Kampar sebanyak 24 atau 14,8 persen, Bengkalis sebanyak 12 atau 7,4 persen, Rokan Hulu sebanyak 8 atau 4,9 persen, Indragiri Hilir sebanyak 8 atau 4,9 persen, Kuantan Singingi sebanyak 6 atau 3,7 persen, 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


AHMAD FITRI SE Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Riau

Jadi total jumlah pengaduan masyarakat berdasarkan asal daerah pelapor di tahun 2013 dari 12 kabupaten/ kota di Riau berjumlah 162 laporan pengaduan masyarakat.

Indragiri Hulu sebanyak 6 atau 3,7 persen, Dumai sebanyak 4 atau 2,5 persen, Rokan Hilir sebanyak 4 atau 2,5 persen, Kepulauan Meranti sebanyak 2 atau 1,2 persen, Siak sebanyak 1 atau 0,6 persen dan Pelalawan 0 atau 0,0 persen. ‘’Jadi total jumlah pengaduan masyarakat berdasarkan asal daerah pelapor di tahun 2013 dari 12 kabupaten/kota di Riau berjumlah 162 laporan pengaduan masyarakat,’’ ujar Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Riau, Ahmad Fitri SE, Rabu (8/01) dalam acara diskusi publik. Turut hadir, asisten Ombudsman RI Perwakilan Riau, Bambang Pratama SH, Dasuki SSos dan pengamat sosial politik yang juga staf pengajar di FISIP Universitas Riau, Dr Muchid Albintani MPhil. Sementara itu, lanjut Ahmad, jumlah laporan pengaduan masyarakat berdasarkan pemerintah daerah yang dilaporkan untuk Pekanbaru ada 30 instansi, Kampar ada 7 instansi, Bengkalis ada 8 intansi, Rokan Hulu ada 5 instansi, Indragiri Hilir ada 7 instansi, Kuantan Singingi ada 3 instansi, Indragiri Hulu ada 3 instansi, Dumai ada 3 instansi, Rokan Hilir ada 3 instansi, Kepulauan Meranti ada 5 instansi, Siak ada 2 instansi dan Pelalawan nol. ‘’SKPD Kota Pekanbaru yang dilaporkan adalah Dinas Pendidikan, lurah, Disdukcapil, camat, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Badan Pelayanan

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Ombudsman Perwakilan Riau mengawasi pendistribusian soal dari percetakan ke daerah untuk ujian seleksi CPNS, 2 November 2013. OMBUDSMAN PERWAKILAN RIAU FOR MAJALAH RIAU POS

Total jumlah SKPD di Kota Pekanbaru yang dilaporkan berjumlah 30 SKPD. Ini dalam tahap proses dan beberapa ada juga yang sudah selesai diproses.

Terpadu, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Total jumlah SKPD di Kota Pekanbaru yang dilaporkan berjumlah 30 SKPD. Ini dalam tahap proses dan beberapa ada juga yang sudah selesai diproses,’’ ungkap Ahmad. Diskusi publik yang ditaja Ombudsman bertajuk ‘’Peran Ombudsman RI dalam Pengawasan Pelayanan Publik’’ terutama di Provinsi Riau. Menurut Ahmad, terdapat kontradiksi antara keberadaan Ombudsman dengan realitas kehidupan demokrasi yang sedang berlangsung. Keberadaan lembaga pengawas pelayanan publik (Ombudsman) adalah untuk mengawasi lembaga pemerintahan yang fungsinya pelayanan adalah bagian dari praktik nyata demokrasi. Praktik nyata demokrasi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Hanya saja dalam konteks keberadaannya, lembaga ini kehadirannya belum direspon secara euforia oleh masyarakatnya terutama di Riau. Jadi yang euforia baru sistemnya saja, sementara para aktornya belum.

ini berlangsung dalam tingkatan antara lembaga negara yang saling kontrol atau mengawasi (check and balances). Demokrasi memungkinkan dan memberikan, atau bahkan terjerumus dalam kebebasan adalah bagian lain dari merepresentasikan keberadaan lembaga ini. ‘’Hanya saja dalam konteks keberadaannya, lembaga ini kehadirannya belum direspon secara euforia oleh masyarakatnya terutama di Riau. Jadi yang euforia baru sistemnya saja, sementara para aktornya belum,’’ ungkapnya. Dikatakan Ahmad, sesuai pasal 1 UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, Ombudsman adalah lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, baik yang diselenggarakan oleh penyelengara negara dan pemerintahan termasuk yang diselenggarakan oleh BUMN, BUMD dan BHMN serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN atau APBD. Berdasarkan argumentasi, timbul tiga pertanyaan. Pertama, mengapa lembaga yang melakukan peran sebagai pelayanan publik perlu diawasi oleh sebuah lembaga yang melakukan peran sebagai pelayanan publik perlu diawasi oleh sebuah lembaga pula? Kedua, mampukah lembaga pengawas (Ombudsman) memperjuangkan dan

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Ombudsman Perwakilan Riau mengawasi seleksi CPNS Kanwil Kumham Riau di SPN Pekanbaru, Oktober 2013. OMBUDSMAN PERWAKILAN RIAU FOR MAJALAH RIAU POS

mengakomodir kepentingan publik? Ketiga, faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghemat keberadaan lembaga pengwas dalam pelayanan publik tersebut? Menjawab tiga hal tersebut, Ahmad mengatakan, pertama, pengawasan antara lembaga negara sebagai upaya saling mengawasi dalam melakukan pelayanan publik, belum saling terintegrasi antara aktor dan struktur. Artinya, pengertian saling mengawasi hanya dalam ruang lingkup struktur, belum pada level aktor (masyarakat) penggunanya. Kedua, harapan euforia terhadap kehadiran lembaga pengawas pelayanan publik sesungguhnya menunjukkan ketidaksanggupan lembaga ini yang disebut sebagai pengawas. ‘’Yang menurut hemat saya lebih praktisnya menjadi lembaga pengadil pelayanan publik,’’ tutur Ahmad. Ketiga, faktor masyarakat (individu) sebagai pengguna adalah penghemat sementara berjalannya lembaga pengawasan pelayanan publik, berbanding faktor strukturnya (lembaganya). ‘’Realita ini menunjukkan bahwa keberadaan lembaga ini terinspirasi baru sebatas pada level 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Akan tetapi kami mempunyai semangat yang tinggi dengan kondisi seperti ini agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik dalam memproses pengaduanpengaduan dari masyarakat.

struktur negara, bukan pada aspirasi demokrasi,’’ ungkapnya. Berdasarkan tugasnya, Ombudsman menerima atas dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik, melakukan pemeriksaan substansi atas laporan, menindaklanjuti laporan yang tercakup dalam ruang lingkup kewenangan Ombudsman dan melakukan investigasi atas prakarsa sendiri terhadap dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Juga melakukan kerja sama dan koordinasi dengan lembaga negara atau lembaga pemerintahan lainnya serta lembaga kemasyarakatan dan perseorangan, membangun jaringan kerja, melakukan upaya pencegahan maladmisnistrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan melakukan tugas lain yang diberikan undang-undang. Ahmad minta maaf apabila ada pengaduan masyarakat yang belum dapat diproses karena minimnya keterbatasan anggota Ombudsman sehingga menyebabkan pelayanan Ombudsman kepada masyarakat belum memuaskan. ‘’Akan tetapi kami mempunyai semangat yang tinggi dengan kondisi seperti ini agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik dalam memproses pengaduan-pengaduan dari masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik agar intansi tersebut bisa memberikan

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Dr MUCHID ALBINTANI MPhil

Keberadaan Ombudsman merupakan refleksi nyata dari praktik penyelenggaraan demokrasi. Esensi dari demokrasi yang sesungguhnya adalah sikap memegang teguh hukum dan saling menghargai.

pelayanan yang baik kepada masyarakat sesuai undang-undang. Ini untuk menciptakan pemerintahan yang baik, bersih dan efisien terhadap penyalahgunaan wewenang oleh aparatur penyelenggara negara dan pemerintah. Oleh sebab itu dalam hal ini peran penting masyarakat, media sangat dibutuhkan dalam mendapatkan informasi-informasi,’’ bebernya. Dr Muchid Albintani MPhil menambahkan, pasal 1 UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI harus diperkuat lagi. ‘’Agar dalam pelaksanaannya dapat dipatuhi oleh instansi terkait. Saya melihat UU tersebut harus diperkuat lagi,’’ katanya. Menurut Muchid, kehadiran lembaga negara seperti Ombudsman yang bertugas mengawasi pelayanan publik sangat diperlukan. ‘’Keberadaan Ombudsman merupakan refleksi nyata dari praktik penyelenggaraan demokrasi. Esensi dari demokrasi yang sesungguhnya adalah sikap memegang teguh hukum dan saling menghargai,’’ ujarnya. (cr1)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


PENGADUAN MASYARAKAT KE OMBUDSMAN: Pekanbaru: 87 laporan atau 53,7 persen Kampar: 24 laporan atau 14,8 persen Bengkalis: 12 laporan atau 7,4 persen Rokan Hulu: 8 laporan atau 4,9 persen Indragiri Hilir: 8 laporan atau 4,9 persen Kuantan Singingi: 6 laporan atau 3,7 persen Indragiri Hulu: 6 laporan atau 3,7 persen Dumai: 4 laporan atau 2,5 persen Rokan Hilir: 4 laporan atau 2,5 persen Kepulauan Meranti: 2 laporan atau 1,2 persen Siak: 1 laporan atau 0,6 persen Pelalawan: 0 laporan Total: 162 laporan PENGADUAN BERDASARKAN INSTANSI: Pekanbaru: 30 instansi Kampar: 7 instansi Bengkalis: 8 intansi Rokan Hulu: 5 instansi Indragiri Hilir: 7 instansi Kuantan Singingi: 3 instansi Indragiri Hulu: 3 instansi Dumai: 3 instansi Rokan Hilir: 3 instansi Kepulauan Meranti: 5 instansi Siak: 2 instansi Pelalawan: nol

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


Eddie Baskoro Yudhoyono bersama Anas Urbaningrum. POLITIK.KOMPASIANA.COM

DI ATAS SEGALANYA TENTU SAYA TERIMA KASIH YANG BESAR KEPADA PAK SBY (SUSILO BAMBANG YUDHOYONO). MUDAH-MUDAHAN PERISTIWA INI PUNYA ARTI, PUNYA MAKNA DAN MENJADI HADIAH TAHUN BARU 2014.’’

A

NAS Urbaningrum resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 10 Januari 2014. Seperti perjalanan jauh, mantan ketua Demokrat itu akhirnya terhenti juga. Meski terali besi menantinya untuk kasus hukum, namun publik sangat yakin bahwa perjalanan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini tidak semata-mata kasus hukum, tapi mengandung unsur politis yang sangat kuat. Ini terbambar dari kicauan Anas sesaat akan ditahan. Tak hanya ketika itu, jauh hari sejak ditetapkan sebagai tersangka, Anas kerap menyampaikan tudingan berbau politis kepada Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Demokrat sendiri.

052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


ANAS URBANINGRUM NEWS.LIPUTAN6.COM

Yang lain-lain, nanti saja. Yang saya yakin adalah bahwa ketika kita berjuang tentang kebenaran dan keadilan, saya yakin betul ujungnya kebenaran akan menang.

Anas tidak begitu saja lunak menuruti perintah KPK untuk memakai jaket tahanan. ‘’Yang lain-lain, nanti saja. Yang saya yakin adalah bahwa ketika kita berjuang tentang kebenaran dan keadilan, saya yakin betul ujungnya kebenaran akan menang.’’ Begitu yakinkah Anas? Apakah ia tak ingat dengan pernyataannya 9 Maret 2012 bahwa ‘’Kalau ada satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas.’’ Ucapan terima kasih Anas kepada SBY, dinilai sarat bermakna politis. Anas diduga tengah mengirimkan pesan kepada publik dan SBY. Menurut Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, Anas diduga hendak menyatakan bahwa penahanan dirinya oleh KPK adalah berkat ‘jasa’ SBY. ‘’SBY-lah yang menurutnya (Anas) menyebabkan dia kini ditahan oleh KPK. Anas ingin publik menyadari hal itu,’’ ujarnya di Jakarta. Penyebutan nama SBY, menurut Said, dimaksudkan agar publik selalu ingat bahwa dalam kasus dugaan korupsi yang melilitnya, ada peran SBY. Karena itu, atas ‘jasa’ SBY itulah Anas mengucapkan ‘terima kasih’. ‘’Kira-kira dia ingin mengatakan bahwa Anda (SBY) boleh merasa menang sekarang. Anggaplah ini kado tahun baru untuk Anda. Tetapi dari peristiwa ini, saya akan berjuang dan pada gilirannya akan menang melawan Anda,’’ katanya. 052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


ANAS URBANINGRUM

Boleh jadi Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) yang saat ini menjabat Sekjen Demokrat, akan menjadi TO (target operasi) pertama Anas.

Karena kini sudah berada di dalam tahanan, Said menduga Anas kelak akan membuka ‘’halaman dua, tiga dan seterusnya’’ terkait aib SBY, Demokrat dan kroni Cikeas. ‘’Boleh jadi Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) yang saat ini menjabat Sekjen Demokrat, akan menjadi TO (target operasi) pertama Anas. Jika ocehan Anas nantinya disertai bukti atau indikasi yang kuat, maka sudah barang tentu pemilih akan menjauh dari Demokrat,’’ katanya. Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia, Effendi Gazali, menilai ucapan terima kasih kepada SBY itu adalah salah satu sinyal sindiran Anas yang tersembunyi. Menurutnya, tak hanya sekali ini Anas mengungkapkan sinyal sindiran terkait permasalahan kasus yang menjeratnya. Sindiran ini sudah dimulai dari penulisan status BBM-nya seperti ‘’politik para Sengkuni’’, ‘’nabok nyilih tangan’’, dan lain-lain. Yang lebih dramatis adalah Anas menolak makanan dari KPK. ‘’Ini sebenarnya sinyal sindiran,’’ kata Effendi. Dalam ilmu komunikasi politik, sinyal itu menunjukkan Anas ingin mengungkapkan sesuatu yang ia ketahui dan diharapkan dapat ditangkap sinyal itu oleh masyarakat dan KPK. Meski demikian, Effendi berpendapat apapun yang diketahui Anas, tidak akan ia ungkap dalam waktu dekat. Anas dalam hal ini dianggap sudah menyatakan 052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


Anas Urbaningrum saat ditahan KPK pada Jumat Keramat (10 Januari 2014). INTERNET

‘perang’ terhadap SBY. Tetapi, Anas memiliki kejelian dalam melihat waktu yang tepat. ‘’Selama menunggu, ia tak ingin didiamkan. Dalam konstelasi yang ada, menurut saya, Anas belum akan mengungkapkan karena belum cukup materinya,’’ sambungnya. Ia menilai Anas menunggu waktu yang tepat untuk membongkar semuanya. Itu diperkirakan terjadi saat Pemilu Legislatif pada 9 April 2014. Jika suara Demokrat turun, maka di situ momen yang tepat bagi Anas untuk mengungkapkan sejumlah rahasia dalam kasus Hambalang. ‘’Ini soal pembacaan waktu saja,’’ tegas Effendi. Apa tanggapan loyalis Anas soal ini? ‘’Ini kan belum pengadilan, jadi belum terbukti Mas Anas bersalah atau tidak, itu kan harus dibuktikan di pengadilan,’’ kata pengurus Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Tri Dianto. Bagaimana seandainya Anas dinyatakan bersalah di pengadilan? ‘’Kalau Mas Anas nanti terbukti bersalah, saya akan berhenti berpolitik dan mundur dari fungsionaris PPI,’’ jawab Tri. Proses yang tidak adil, menurut loyalis Anas, Deny Hariyatna, besar kemungkinan akan membuat Anas tidak akan buka-bukaan seperti Nazaruddin. ‘’Jangan berharap Anas akan jadi em052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


Dalam praperadilan Anggodo dan hakim Syarifuddin, dikabulkan. Dalam sejarah KPK, lembaga ini pernah salah.

Anas Urbaningrum memberi hormat sebelum masuk ke ruang KPK untuk diperiksa. INTERNET

ber (banyak omong),’’ tegasnya. Kuasa hukum Anas, Patra M Zen mengatakan kalau pihaknya siap melakukan gugatan praperadilan dan yakin pihaknya bisa menang. ‘’Dalam praperadilan Anggodo dan hakim Syarifuddin, dikabulkan. Dalam sejarah KPK, lembaga ini pernah salah,’’ tuturnya. Sementara itu, juru bicara KPK, Johan Budi, menegaskan kalau pihaknya terbuka dengan upaya praperadilan yang dilakukan pihak Anas. KPK tak tertarik dengan tudingan-tudingan yang mengatakan kalau KPK berpolitik dalam kasus Anas. Pihaknya memilih untuk konsentrasi menyelesaikan berkas perkara Anas. Sebab, sejak dijebloskan, batas akhir penyelesaian berkas berjalan. KPK harus segera menyelesaikan atau tenggat waktu penahanan 120 hari habis. Kalau tidak kunjung selesai, maka Anas harus dibebaskan demi hukum. Johan tidak tahu kapan berkas selesai. ‘’Tentu tidak lama lagi kasus ini bisa dibawa ke penuntutan,’’ ujarnya. Johan mengisyaratkan perkara Anas sudah mendekati rampung. ‘’Penetapan tersangka AU kan sudah sekitar sembilan bulan lalu,’’ katanya. Lantas apakah perkara Hambalang akan berhenti pada Anas? Johan menjawab itu semua 052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


Pasek saat mendampingi Anas mendeklarasikan Ormas PPI. NASIONAL.NEWS.VIVA.CO.ID

Soal saudara Eddie Baskoro, sejauh mana AU memberi keterangan pada penyidik. Kalau keterangannya memang ada kaitan dan didukung bukti pendukung, ya pasti yang bersangkutan (Ibas, red) akan dimintai keterangan.

tergantung Anas saat diperiksa. Termasuk juga soal status Eddie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, putra bungsu SBY, yang kerap dicatut Anas. ‘’Soal saudara Eddie Baskoro, sejauh mana AU memberi keterangan pada penyidik. Kalau keterangannya memang ada kaitan dan didukung bukti pendukung, ya pasti yang bersangkutan (Ibas, red) akan dimintai keterangan,’’ jelasnya. Johan juga menjawab terkait pernyataan keluarga Anas yang menyatakan mantan Ketua KPU itu tidak akan diperbolehkan makan dan minum yang disediakan Rutan KPK. ‘’Ya tidak bisa begitu, pemberian makanan dan minuman itu ada aturannya,’’ papar Johan. Penahanan Anas disambut baik oleh politikus Demokrat, Ruhut Sitompul, karena ia menilai, telah mengurangi beban Demokrat selama ini. Sebab kasus korupsi yang menyeret Anas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi elektabilitas partai berlambang segitiga mercy itu. ‘’Jangankan beban kami berkurang, rating kami juga anjlok, itu kan fakta,’’ ujar Ruhut. Yang jelas, publik sedang menanti Anas membuka lembaran berikutnya, seperti yang pernah dijanjikan. Adakah itu mengacu ke Cikeas? (menrizal nurdin/jpnn)

052/TAHUN II z 16 - 22 JANUARI 2014


PTNNT.CO.ID

PEMBERLAKUAN UU MINERBA

MINERAL MENTAH HARUS DIOLAH DULU KIAMAT TAMPAKNYA BENAR-BENAR MENIMPA PARA PEMILIK TAMBANG MENENGAH DAN KECIL. PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) AKHIRNYA MENEKEN PERATURAN PEMERINTAH (PP) NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG (UU) MINERBA NOMOR 4 TAHUN 2009. SABTU (11/1) KEMARIN, MENKO PEREKONOMIAN HATTA RAJASA MENGUMUMKAN ATURAN PELARANGAN EKSPOR MINERAL MENTAH ATAU ORE SESUAI PERINTAH UU MINERBA, PUKUL 00.00. 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


‘’

P

ADA dasarnya, PP tersebut pertama menjalankan UUtersebut. Tentu saja, yang kedua, sesuai jiwa UU meningkatkan nilai tambah. Oleh sebab itu, 12 Januari 2014 pukul 00.00 ini tidak lagi dibenarkan mineral mentah atau ore untuk kita ekspor. Dalam arti bahwa harus dilakukan pengolahan dan pemurnian ini poin pentingnya,’’ jelas Hatta. Hal tersebut dibenarkan Menteri ESDM, Jero Wacik. Menurutnya, tujuan dari pemberlakuan aturan tersebut disamping menaikkan nilai tambah, di situ juga ada nilai ekonomi serta penciptaan lapangan kerja. Karena itu, dalam pembahasan PP tersebut, pemerintah benar-benar mempertimbangkan faktor tenaga kerja.

RIMANEWS.COM

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


JERO WACIK Menteri ESDM

Tentu ini akan mendapatkan kesempatan mengekspor yang sudah diolah. Nanti pada Permen ESDM itu akan akan dimuat.

‘’Jadi jangan sampai tenaga kerja yang sudah kita ciptakan terus terjadi PHK besar-besaran. Ini adalah salah satu pertimbangan,’’ ujarnya. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan ekonomi daerah. Pemerintah mengupayakan agar dampak dari pemberlakuan PP tersebut tidak memberatkan pembangunan ekonomi daerah. Selanjutnya, pemerintah juga mengupayakan akan sejumlah perusahaan dalam negeri tetap bisa menjalankan operasinya. ‘’Bagi yang sudah dan akan melakukan pengolahan,’’ katanya. Jero memaparkan, aturan lebih detail terkait perusahaan-perusahaan yang terlanjur melakukan pengolahan, akan dicantumkan dalam Permen ESDM. Sebab, saat ini tercatat sudah ada 66 perusahaan telah mengajukan untuk membangun smelter. Di antaranya jumlah tersebut, sudah rampung melakukan pembangunan smelter. Menurut Jero, perusahaan-perusahaan tersebut akan mendapatkan kesempatan mengekspor mineral mentah yang telah diolah. ‘’Tentu ini akan mendapatkan kesempatan mengekspor yang sudah diolah. Nanti pada Permen ESDM itu akan akan dimuat. Pengolahannya, persyaratannya, sehingga nanti mendorong seluruh smelter itu akan lakukan pengolahan dan pemurnian,’’ imbuhnya. (hasan hanafi/jpnn)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


KSO TAGIH UTANG PEMPROV RIAU

S

TADION Utama Riau di Pekanbaru salah satu arena yang dibangun KSO PT Adhi karya, PT PP dan PT Wijsaya Karya. Pembayarannya belum dilunasi oleh Dispora Riau/Pemprov Riau. foto

istimewa Stadion Utama Riau. TEGUH PRIHATNA RIAU POS

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Perwakilan KSO yang datang menagih utang piutang Pemprov Riau itu terdiri dari PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan (PT PP).

Sejumlah perusahaan kerja sama operasi (KSO) yang membangun arena PON XVIII Riau berupaya menagih utang piutang Pemprov Riau, Jumat (10/1). Mereka berupaya berjumpa dengan Penjabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan, di kantor Gubernur Riau. Namun belum berhasil bertemu Penjabat Gubri tersebut. Perwakilan KSO yang datang menagih utang piutang Pemprov Riau itu terdiri dari PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan (PT PP). Menurut Project Manager PT Adhi Karya, Ahmad Syamsu, mereka sangat prihatin karena tahun anggaran 2014 ini Pemprov Riau tidak mengalokasikan dana untuk membayar utang piutang tersebut. Sebelumnya Penjabat Gubri, Djohermansyah Djohan, melalui Kabiro Humas Pemprov Riau, Fahmi, menjelaskan bahwa pihak Pemprov Riau tetap akan membayar utang piutang pembangunan arena PON itu tapi sekarang sedang menunggu hasil audit independen oleh auditor independen. Jika hasil audit independen ini sudah keluar dan ada perintah membayar utang piutang itu, maka Pemprov Riau pasti akan membayarnya. Menanggapi pernyataan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, bahwa besarnya utang piutang Pemprov Riau itu sekitar Rp630 miliar, menurut Fahmi angka itu boleh-boleh saja dari pihak 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Bagi kami KSO adalah berpegang kepada kontrak yang sudah diteken bersama antara KSO dan Dispora Riau/Pemprov Riau.

BUMN. Tapi Pemprov Riau tak serta merta akan membayar sebesar itu. ‘’Harus ada dulu audit independen. Setelah itu ada perintah bayar dari lembaga resmi, baru kami bayar. Kami tak ingin ada permasalahan hukum di belakang hari,’’ tegas Fahmi. Menanggapi hal ini, Project Manager PT Adhi Karya, Ahmad Syamsu, menyatakan tak peduli dengan audit independen ini. ‘’Bagi kami KSO adalah berpegang pada kontrak yang sudah diteken bersama antara KSO dan Dispora Riau/ Pemprov Riau. Karena sesuai Undang-undang Konstruksi tak ada menyebutkan masalah audit independen. Secara hukum yang kuat itu adalah kontrak,’’ tegas Ahmad. (hasan hanafi/rpg)

Stadion Utama Riau saat malam hari. DEFIZAL RIAU POS

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Kantor Asian Agri TEMPO.CO

PENYELEWENGAN PAJAK ASIAN AGRI

TOLAK BAYAR DENDA, ASET DIKELOLA BUMN

K

EJAKSAAN Agung segera mengeksekusi hukuman denda penyelewengan pajak bagi Asian Agri Group (AAG) sebesar Rp2,5 triliun. Sesuai putusan Mahkamah Agung, batas waktu pembayaran denda tersebut berakhir 1 Februari mendatang. Jika tidak dilunasi sampai batas akhir, sita aset akan diberlakukan. Untuk membuktikan ancamannya, Kejagung 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


BASRIEF ARIEF Jaksa Agung ANTARANEWS.COM

Putusan baru disampaikan kepada yang bersangkutan pada 1 Februari 2013, oleh kare-nanya kurun waktu satu tahun itu dihitung sejak Februari 2013.

menggandeng Kementerian BUMN untuk ikut andil dalam sita aset tersebut. BUMN diminta untuk mengelola aset-aset tersebut jika nanti jadi disita. Terutama, aset yang bersifat produktif. Jaksa Agung Basrief Arief menyatakan, eksekusi itu didasarkan pada putusan MA Nomor: 2239 K/ PID.SUS/2012 tertanggal 18 Desember 2012. Dalam putusan tersebut, MA mengganjar mantan manajer pajak AAG, Suwir Laut, hukuman penjara dua tahun dengan masa percobaan tiga tahun. Hukuman percobaan itu diberikan dengan syarat 14 perusahaan yang tergabung dalam AAG membayar denda yang totalnya mencapai Rp2.519.955.391.304. Jumlah tersebut dua kali lipat kewajiban pajak 14 perusahaan itu. ‘’Putusan baru disampaikan kepada yang bersangkutan pada 1 Februari 2013, oleh karenanya kurun waktu satu tahun itu dihitung sejak Februari 2013,’’ ujar Basrief di kantor Kejagung. Ia menuturkan, Kejari Jakpus selaku eksekutor sudah menindaklanjuti putusan tersebut dengan memanggil 14 perusahaan pada Maret 2013. Namun, tidak satupun yang bersedia memenuhi panggilan. Kemudian, panggilan kedua dilakukan Rabu (8/1) lalu. Kali ini, yang datang adalah penasihat hukum perusahaan. Ia menyatakan jika ke-14 perusahaan itu merasa keberatan untuk membayar. Selain itu, AAG sedang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


DAHLAN ISKAN Menteri BUMN SATUNEGERI.COM

Agar karyawannya tetap bekerja, manajemennya tetap bekerja, kemudian kenbunkebun yang plasma tetap bekerja, pabrik-pabrik kelapa sawit tetap bekerja.

tersebut. Keberatan itu tentu saja ditolak oleh Kejagung. Menurut Basrief, PK tidak akan mempengaruhi jalannya eksekusi. Jika pihak AAG tak bisa membayar secara tunai, maka aset akan disita sebagai pengganti. Saat ini, Kejagung membidik sejumlah aset AAG berupa lahan yang akan disita. Di antaranya lahan seluas 37.848,98 hektare di Sumatera Utara, 31.448,291 hektare di Jambi, dan 98.209,69 hektare di Riau. Kemudian, 19 pabrik pengolahan sawit di tiga provinsi itu, plus 14 bangunan kantor perusahaan. ‘’Kami perkirakan nilainya sekitar Rp5,3 triliun,’’ lanjutnya. Selain itu, bulan ini juga Kejagung akan mengirimkan tim ke London untuk melacak asetaset AAG. Informasinya, aset-aset tersebut diagunkan ke bank Swiss. Sementara itu, Menteri BUMN, Dahlan Iskan, yang hadir bersama Basrief menyatakan, pihaknya diminta untuk menjaga aset AAG yang akan disita. Tujuannya, aset sitaan itu tidak terlantar dan kelangsungan pekerjaan di lahan perkebunan tetap terjaga. ‘’Agar karyawannya tetap bekerja, manajemennya tetap bekerja, kemudian kenbunkebun yang plasma tetap bekerja, pabrik-pabrik kelapa sawit tetap bekerja,’’ ujarnya. Untuk mengelola lahan tersebut, BUMN akan mengerahkan beberapa PTPN yang berada di ketiga provinsi itu. Dahlan mengatakan, PTPN

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Selama ini, yang sering terjadi adalah kejaksaan mengelola sitaan sementara waktu sampai adanya proses lelang. Akibatnya, tidak sedikit barang maupun aset yang disita rusak.

tidak akan melakukan perubahan apapun terhadap lahan maupun pengelolaannya. Pihaknya hanya menjaga agar aktivitas di lahan tersebut tetap berjalan normal, karena yang diambil alih hanya status kepemilikannya. Menurut Dahlan, pihaknya sebenarnya berharap AAG bersedia membayar denda secara tunai seperti yang tertulis di putusan MA. Namun, jika ternyata akhirnya Kejaksaan menyita lahan sebagai pengganti dan pengelolaan diserahkan kepada pihaknya, maka itu akan menjadi terobosan baru. Selama ini, yang sering terjadi adalah kejaksaan mengelola sitaan sementara waktu sampai adanya proses lelang. Akibatnya, tidak sedikit barang maupun aset yang disita rusak. Berbeda halnya jika pengelolaan barang sitaan diserahkan ke pihak yang membidangi. Karena dengan demikian barang-barang sitaan itu tidak akan rusak, tidak akan merosot (nilainya), hilang, dan seterusnya, tapi akan terjaga dengan baik. (hasan hanafi/jpnn)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


S

ERINGKALI seseorang merasa terlalu takut untuk memeriksakan nyeri yang dialaminya ke dokter atau justru terlalu menyepelekan. Padahal ada beberapa jenis nyeri yang menandakan gejala penyakit serius dan perlu diberikan pengobatan sesegera mungkin. Sebab itu, Anda perlu teliti soal nyeri. Berikut tujuh jenis nyeri yang sebaiknya segera Anda periksakan ke dokter: 1. Nyeri mendadak pada pangkal paha Kondisi: Kemungkinannya disebut sebagai torsi testis. Umumnya testis seorang pria melekat pada tubuh dalam dua cara, yaitu dengan spermatic

L.YIMG.COM

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


HEALTHMEUP COM

Jika segera diatasi oleh dokter dalam jangka waktu 4 hingga 6 jam, testis masih bisa diselamatkan.

cords (yang tersambung sampai ke dalam perut) dan sebuah struktur berdaging dekat skrotum. Namun kadang-kadang dalam kondisi cacat bawaan yang juga sering terjadi, struktur ini menghilang. Hal ini memungkinkan salah satu dari spermatic cords menjadi bengkok dan memotong aliran darah ke testis. ‘’Jika segera diatasi oleh dokter dalam jangka waktu 4 hingga 6 jam, testis masih bisa diselamatkan. Tapi setelah 12 hingga 4 jam, kecil kemungkinan testis Anda bisa terselamatkan,’’ kata seorang urolog di University of Minnesota, Jon Pryor MD, seperti dilansir laman Men’s Health. Kemungkinan lain: Infeksi pada epididimis (tempat penyimpanan sperma). Diagnostik: Pemeriksaan fisik, USG, pemberian antibiotik untuk menahan infeksi. 2. Nyeri punggung Kondisi: ‘’Jika kondisi ini terjadi tidak setelah Anda berolahraga, maka bisa menjadi tanda dari aneurisma,’’ kata Sigfried Kra MD, seorang profesor di Yale School of Medicine. Menurut Sigfried, yang paling mengganggu adalah aneurisma perut, yang terjadi ketika aorta tepat di atas ginjal melemah.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


I.HUFFPOST.COM4

Kemungkinan lain: Batu ginjal Diagnostik: CT scan menggunakan intravena radiopaque dye untuk mengungkap ukuran dan bentuk aneurisma. Setelah dimensi ditentukan, dokter akan mengobatinya dengan obat tekanan darah atau operasi. 3. Nyeri kaki atau tulang kering Kondisi: Bisa jadi merupakan tanda fraktur akibat stres pada tulang. Sama seperti semua jaringan lain di dalam tubuh, tulang terus-menerus beregenerasi sendiri. ‘’Jika Anda melatihnya terlalu keras, tulang tidak memiliki kesempatan untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan pada akhirnya menimbulkan fraktur stres,’’ kata Andrew Feldman, MD, seorang dokter di New York Rangers. Pada akhirnya, tulang kemudian bisa melemah secara permanen. Diagnostik: Dokter akan menganjurkan Anda untuk melakukan x-ray. Setelah ditemukan masalahnya, dokter akan memberikan pengobatan dan biasanya Anda akan diminta untuk tidak berlari terlebih dahulu. Pada kasus SPECIALISTPAINPHYSIO.COM

Jika Anda melatihnya terlalu keras, tulang tidak memiliki kesempatan untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan pada akhirnya menimbulkan fraktur stres.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


terburuk, Anda mungkin akan digips selama beberapa pekan.

TIPSTIMES.COM

Jika rasa sakit tersebut berada di posisi perut kanan bawah dan jumlah kadar sel darah putih Anda meningkat, maka kemungkinan nyeri tersebut muncul akibat radang usus buntu.

4. Nyeri perut Kondisi: Rasa sakit di perut bisa menjadi gejala dari appendicitis (radang usus buntu), pancreatitis (radang pankreas), atau radang kandung empedu. Tiga kondisi tersebut penyebabnya sama, yaitu adanya sesuatu yang telah memblokir organ-organ tersebut. Pemblokiran ini kemudian mengakibatkan infeksi fatal. Diagnostik: Jika rasa sakit tersebut berada di posisi perut kanan bawah dan jumlah kadar sel darah putih Anda meningkat, maka kemungkinan nyeri tersebut muncul akibat radang usus buntu. Jika nyeri tersebut berada di posisi perut bagian atas dan disertai juga dengan peningkatan sel darah putih maka kemungkinan terjadi radang kantong empedu. Dan jika nyerinya terjadi di bawah tulang dada dan enzim tertentu dalam darah meningkat, maka pankreatitis (radang pankreas) mungkin menjadi penyebabnya.

I.HUFFPOST.COM2

5. Nyeri dada Kondisi: Ini bisa muncul akibat gangguan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Seringkali, hal pertama yang Anda mungkin lakukan adalah menggosok-gosok kaki. Padahal itu justru merupakan hal terburuk

MEDIA4.ONSUGAR.COM

pencernaan atau masalah pada jantung. ‘’Bahkan jika durasinya sangat pendek, tetap bisa menjadi tanda sesuatu yang serius,’’ kata John Stamatos, MD, direktur medis North Shore Services, Long Island. Pembekuan darah mungkin telah bersarang di bagian menyempit dari arteri koroner Anda, sehingga menghambat aliran darah ke salah satu bagian jantung. Lima puluh persen dari kematian akibat serangan jantung terjadi dalam waktu 3 hingga 4 jam gejala awal. Periksakan segera jika terjadi nyeri di dada. Diagnostik: Dilakukan pemeriksaan tes darah untuk penanda jaringan jantung yang rusak. Untuk pengobatan biasanya akan dilakukan angioplasti atau bedah bypass, bergantung pada diagnosis dokter. 6. Nyeri kaki disertai pembengkakan Kondisi: Duduk di satu tempat selama 6 jam atau lebih akan membuat darah menggumpal di kaki bagian bawah (disebut juga trombosis vena atau DVT). Jika sudah parah, gumpalan yang cukup besar mampu menghambat pembuluh darah di betis, menghasilkan rasa nyeri dan pembengkakan. Seringkali, hal pertama yang Anda mungkin lakukan adalah menggosok-gosok kaki. Padahal itu justru merupakan hal terburuk. ‘’Menggosok051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


gosok kaki dapat membuat gumpalan besar tersebut beralih ke paru-paru dan menjadi sangat membahayakan,’’ kata Stamatos. Diagnostik: Dilakukan venogram dan diperiksa dengan x-ray merupakan cara yang pasti untuk mendiagnosis DVT. BLOG.WOMENSHEALTHMAG.COM

7. Nyeri saat buang air kecil Kondisi: ‘’Kemungkinan terburuk dari nyeri saat buang air kecil adalah kanker kandung kemih,’’ kata Joseph A Smith MD, Ketua Departemen Bedah Urologi di Vanderbilt University. Merokok merupakan faktor risiko terbesar dari kanker ini. Jika dideteksi sedini mungkin, ada kemungkinan 90 persen bisa diatasi dengan baik. Diagnostik: Tumor akan diobati dengan pembedahan, radiasi atau kemoterapi. (purnimasari/jpnn)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


GANTI KASUR HINGGA DENGAR MUSIK BANGUN tidur seharusnya jadi saat yang paling menyegarkan bagi tubuh karena telah beristirahat. Namun bila kasur Anda sudah lama tak diganti, bisa jadi bukan kesegaran tubuh yang dirasakan, melainkan nyeri leher dan punggung yang menyakitkan.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Para ahli mengatakan kasur sebaiknya diganti setiap 7 tahun sekali. Namun data yang ada justru menunjukkan, 1 dari 3 orang mengganti kasurnya kurang dari sekali dalam 10 tahun, meskipun pegasnya terasa sudah renggang.

SLEEPOPTIONSMATTRESS.FILES.WORDPRESS.COM

Sebuah studi yang dilakukan The British Chiropractic Association (BCA) menemukan, 1 dari 3 orang terbangun dengan nyeri di leher di punggung atau leher. Tak hanya sekadar nyeri biasa, 2 dari 5 orang bahkan merasakan nyeri yang sangat hebat dan nyeri tersebut akan terus berlangsung sepanjang hari. Menurut BCA, kondisi ini ditimbulkan oleh kasur yang terlalu lama tak diganti. Para ahli mengatakan kasur sebaiknya diganti setiap 7 tahun sekali. Namun data yang ada justru menunjukkan, 1 dari 3 orang mengganti kasurnya kurang dari sekali dalam 10 tahun, meskipun pegasnya terasa sudah renggang. BCA mengimbau masyarakat untuk memeriksa secara rutin keadaan kasurnya, apakah memang masih layak digunakan atau sudah harus diganti. Juru bicara dari BCA, Tim Hutchful, mengatakan, seberapa sering Anda harus mengganti kasur tergantung pada beberapa faktor, di antaranya berat badan Anda dan seberapa baik Anda telah merawat kasur selama beberapa tahun menggunakannya. ‘’Tapi begitu kasur sudah terlalu lama dan tidak lagi menyangga tulang punggung dan leher dengan baik, maka sangat penting untuk langsung menggantinya dengan yang baru. Kesalahan jika orang berpikir semakin lama maka kasur akan semakin baik,’’ kata Tim, seperti dilansir laman

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Mirror. Para ahli menganjurkan segera ganti kasur jika setiap pagi bangun merasakan nyeri di leher dan punggung. Selain itu, mereka juga menyarankan untuk tidur dalam posisi telentang daripada tidur dengan posisi tengkurap atau menyamping.

Empat dari sepuluh orang yang menderita nyeri kronis mengaku, mendengarkan musik bisa membantu meredakan gejala nyeri yang dialaminya...

AVANTAJE.RO

REDAKAN DENGAN MUSIK POP Baru-baru ini, sebuah studi baru memastikan jika mendengarkan musik juga dapat mengurangi nyeri fisik yang dialami seseorang. Empat dari sepuluh orang yang menderita nyeri kronis mengaku, mendengarkan musik bisa membantu meredakan gejala nyeri yang dialaminya. Survei itu melibatkan 1.500 orang berusia 16 tahun hingga 24 tahun. Dari survei yang digelar perusahaan farmasi asal Amerika, LloydsPharmacy, dapat disimpulkan bahwa pop merupakan genre musik yang paling populer digunakan partisipan untuk meredakan nyerinya (21 persen). Diikuti dengan musik klasik sebesar 17 persen dan musik rock maupun indie yang dimanfaatkan 16 persen partisipan. Sedangkan dari para partisipan yang mengaku sering memanfatkan musik untuk meredakan nyeri fisik yang dirasakannya, sepertiga di antaranya mengatakan mereka melakukannya sesering mungkin. Namun 40 persen lainnya mengaku hanya mendengarkan musik di malam 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014

THENUTRITIONPOST.COM

hari. Sebelumnya sejumlah studi lain telah menemukan bahwa stres dan kegelisahan dapat memperburuk nyeri yang dirasakan seseorang. Untuk itu segala hal yang bisa membantu seseorang agar merasa rileks juga disinyalir dapat membantu meredakan nyeri yang dialaminya. ‘’Orang-orang yang menderita nyeri tertentu memang seharusnya mencari aktivitas yang bisa mereka geluti sepenuhnya. Salah satunya adalah mendengarkan musik favorit karena dapat melibatkan pemikiran maupun perasaan,’’ kata Research Assistant Professor dari University of Utah Pain Management Centre, AS, David Bradshaw, seperti dilansir laman Today. ‘’Tak peduli seberapa kronis nyeri yang Anda rasakan, jika Anda bisa terhanyut dalam musik maka ini akan membantu Anda mengatasi nyeri. Pilih musik yang Anda suka, kalau perlu bersenandung atau nyanyikan sekalian karena ini juga bisa mengalihkan perhatian Anda dari si nyeri,’’ ungkapnya. (purnimasari/jpnn)


M

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

BAYI MENGERTI SAAT DIBOHONGI

UNGKIN beberapa orang suka pura-pura menangis untuk mengambil perhatian seorang bayi. Ketahuilah, ternyata mereka tahu jika Anda sedang berpura-pura dan membohonginya. Menurut sebuah studi baru dari Concordia Unversity, seperti orang dewasa, bayi bisa menangkap sesuatu ketika berhubungan dengan emosi dan sikap. Diterbitkan dalam jurnal bayi The Official Journal of the International Society of Infant Studies, sebuah studi baru menunjukkan bahwa bayi yang berumur 18 bulan dapat memahami hubungan antara ekspresi dan pengalaman. Jauh sebelum mereka dapat berbicara dengan sempurna, anak-anak memahami aturan-aturan dasar komunikasi, dengan demikian dapat melihat orang dewasa berpura-pura dengan mudah. Menurut co-penulis Diane Poulin Dubois, penemuan ini mungkin bisa membantu pengasuh dan orangtua menyadari bahwa bayi mereka tidak mudah tertipu karena mereka dapat melihatnya. ‘’Penelitian kami menunjukkan bahwa bayi tidak dapat tertipu dan percaya sesuatu yang disebabkan oleh rasa nyeri yang

dihasilkan kesenangan. Orang dewas mencoba untuk menghibur bayi den menunjukkan wajah bahagia setelah pengalaman negatif. Tapi bayi tahu kebenarannya, dalam usia 18 bulan m secara implisit dapat memahami emo anda rasakan,” kata Diane, seperti d laman Medical Daily. Menurut co-penulis S Chiarella, perkembangan pemahaman ini dapat be sebagai pemeriksa reaks terhadap kesedihan dan rangsangan negatif. ‘’Kemampuan untuk medeteksi kesedihan dan kemudian langsung bereaksi memiliki implikasi evolusioner. Namun untuk berfungsi secara efektif dalam dunia sosial, anak-anak perlu mengembangkan kemampuan untuk memahami perilaku orang lain dengan menyimpulkan apa yang terjadi di internal untuk disekelilingi mereka,” ungkap Sabrina. (purnimasari/jpnn)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


sa sering ngan

mereka osi yang dilansir

abrina n awal erfungsi i insting

i

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


J JOGLOSEMAR.CO

IKA Anda melihat ada bagian kuning yang melekat di bagian pangkal sela-sela gigi Anda, maka itulah karang gigi. Ia awalnya terbentuk dari sisa makanan yang tak dibersihkan. Sisa makanan yang bercampur bakteri itu kemudian membentuk plak putih yang menempel. Jika plak putih itu tak dibersihkan, maka lama kelamaan karena bercampur air ludah yang mengandung mineral maka terjadi proses mineralisasi. Lama-lama ia pun mengeras dan jadi karang gigi. Kalau masih tak dibersihkan maka karang gigi akan semakin tebal. Hati-hati dengan karang gigi. Pasalnya karang gigi menjadi penyebab kedua terbesar hilangnya gigi setelah gigi berlubang (karies). Karang gigi menjadi tempat melekatnya bakteri yang dapat menimbulkan berbagai penyakit gusi. Misalnya radang gusi (gingivitis). Cirinya gusi berwarna merah mengkilat, licin,

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


BLOGTABIB.BLOGSPOT.COM

Jika karang gigi sudah muncul, maka tak bisa lagi dibersihkan dengan cara menggosok gigi. Tapi harus sudah menggunakan alat-alat kedokteran gigi.

agak bengkak dan sering berdarah saat gosok gigi. Bila tak dirawat, maka akan menyebar ke jaringan penyangga gigi lain (periodontitis). Di tahap itu akan muncul keluhan nyeri dan tidak nyaman saat menggigit. Lalu gigi menjadi goyah dan akhirnya bila dibiarkan akan lepas sendiri. Tak hanya itu, karang gigi juga menyebabkan bau mulut dan mengganggu penampilan saat tertawa. Karena gigi dengan plak kuning akan terlihat. Pada kasus yang lebih parah karang gigi dapat memicu penyakit jantung. Itu karena bakteri dari karang gigi akan membuat bakteri dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan sistem kekebalan tubuh terganggu. Jika karang gigi sudah muncul, maka tak bisa lagi dibersihkan dengan cara menggosok gigi. Tapi harus sudah menggunakan alat-alat kedokteran gigi. Jangan pernah nekat membersihkan karang gigi sendiri, seperti menggunakan batu, pisau atau logam lainnya. Itu karena bisa jadi yang terkikis bukan karang gigi, tetapi email gigi yang sangat penting. Setelah karang gigi bersih, maka lakukanlah kiat berikut, agar Anda sukses mengusir pergi si karang gigi. FORUM.JALAN2.COM

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


HASBIHTC.COM

Pastikan seluruh bagian gigi disikat, baik bagian luar samping, atas dan bawah, gigi depan dan bagian belakang yang sulit dijangkau.

RAJIN GOSOK GIGI Menggosok gigi adalah langkah awal untuk membersihkan kotoran yang menempel di gigi penyebab plak. Upayakan menggosok gigi setiap kali makan agar tak ada kotoran yang menempel dan lengket di gigi dalam waktu lama. Terutama malam menjelang tidur dan saat bangun tidur. Namun perhatikan juga apakah cara menggosok gigi Anda sudah benar. Cara menggosok gigi yang baik adalah pegang sikat gigi dengan sudut 45 derajat, lalu sikat gigi Anda dari arah gusi ke gigi dengan gerakan vertikal atau memutar di tiap rahangnya. Pastikan juga menyikat gigi dengan tekanan ringan karena resesi gusi sering terjadi akibat terlalu keras menyikat gigi. Pastikan seluruh bagian gigi disikat, baik bagian luar samping, atas dan bawah, gigi depan dan bagian belakang yang sulit dijangkau.

VEMALE.COM

BERSIHKAN DENGAN BENANG GIGI Kadang-kadang, meskipun Anda sudah menggosok seluruh bagian gigi, ada saja CARAMEMBERSIHKAN.BLOGSPOT.COM

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


kotoran yang tidak terangkat dari sela-sela gigi. Jika Anda merasa masih ada kotoran yang tertinggal maka gunakanlah benang gigi atau dental floss yakni benang khusus pembersih sela-sela gigi.

INTELLIGENTDENTAL.COM

Minum air putih akan membantu mengurangi sisa makanan yang menempel pada gigi Anda.

KUMUR-KUMUR DENGAN CAIRAN PEMBERSIH MULUT Cairan pembersih mulut memerankan penting dalam menghilangkan kuman yang tak tercapai oleh sikat gigi dan benang gigi. Cairan pembersih juga meresap ke yang paling keras kepala dan sulit untuk mencapai celah dan sudut gigi. RAJIN MINUM AIR PUTIH SAMBIL KUMUR-KUMUR Minum air putih akan membantu mengurangi sisa makanan yang menempel pada gigi Anda. Akibatnya bisa mengurangi proses pengasaman dan pembusukan di dalam mulut sedikit berkurang karena sisa makanan yang menempel tak terlalu banyak. THECHALLENGE.COM

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


SEHATAJA.COM

RAJIN MAKAN BUAH DAN SAYUR Makan buah dan sayur juga bisa membuat gigi bersih secara alami. Pasalnya, serat buah dan sayur akan masuk ke sela-sela gigi dan membersihkannya. Beberapa buah yang sangat bagus untuk membersihkan gigi adalah apel dan strawberry. Kedua buah ini juga mampu memutihkan gigi karena kandungan vitamin C di dalamnya.

ADADISKON.COM

PERIKSA TIAP ENAM BULAN SEKALI Terakhir, jangan lupa untuk memeriksa gigi secara teratur ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Dokter gigi akan memeriksa seberapa sehat gigi Anda dan langsung memberi perawatan saat gigi dan mulut sedang tidak sehat. Termasuk akan segera membersihkan dengan sempurna saat ditemukan karang gigi dan plak. Selamat bebas dari karang gigi! (andi noviriyanti)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Birokrasi dan Ombudsman

H oleh PEBRI HUSEN NASUTION Alumni Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau

ARUS kita akui, pelayan publik di negeri ini masih jauh dari kata memuaskan. Tidak bermaksud untuk mensabotase organisasi tertentu atau bahkan melakukan tindakan kicking some one else, tapi saya melihat dari perspektif yang berbeda birokrasi di negeri ini. Seperti yang selalu digaungkan ketika memasuki tahun baru, bahwa harus ada perubahan dan pembaharuan. Sebagai pengayom publik, eksekutif mestinya melihat bagaimana proses birokrasi apakah sudah berjalan optimal dan baik? Keluhan dan keresahan masyarakat (klien organisasi) selalu terjadi, karena kurangnya evaluasi untuk meningkatkan pelayanan di masyarakat. Pernyataan dan harapan agaknya dapat tergambar dari pernyataan ini: “Negara kita ini 051/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Birokrasi adalah kultur universal yang merasuk dan ada di mana saja melebihi ideologi politik dan ekonomi. Kebanyakan kegiatan sosial berlangsung di sana.

budayanya sudah begini, di mana-mana semua dipersulit, ya kalau mau mulus urusannya semuanya harus dengan uang.’’ Sampai kapan kita mesti begini? Birokrasi adalah kultur universal yang merasuk dan ada di mana saja melebihi ideologi politik dan ekonomi. Kebanyakan kegiatan sosial berlangsung di sana. Manusia dilahirkan, bekerja, bermain serta meninggal dalam belitan birokrasi, dan setiap orang pada suatu waktu pasti mengeluhkan tentang cara berfungsinya birokrasi. Mediokritas merupakan contoh penyimpangan birokrasi yang sering dijumpai oleh masyarakat. Seorang yang menguraikan pengalamannya ketika berusaha mendapatkan Surat Izin Mengemudi, mengatakan bagaimana proses aplikasi yang berbelit-belit dan bagaimana dia disuruh datang berulang-ulang untuk mencoba melengkapi prosedur yang harus dipenuhi. Ternyata dia telah diperlakukan sewenang-wenang, juga terbukti telah melakukan tip atau uang saku kepada polisi setempat yang mengurus surat perizinan dimaksud (Benveniste, 1994). Contoh ini sangat rentan terjadi pada semua organisasi yang berhubungan dengan masyarakat secara langsung. Ketika lulus awal Juli tahun lalu, saya pun harus mengalami hal serupa. Untuk mendapatkan ijazah saja, saya mesti menunggu setengah tahun. Saya berharap pihak universitas 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


memperbaiki sistem agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Keluhan oleh klien bisa disampaikan banyak cara, bisa disampaikan melalui suratkabar. Dan yang terbaru adalah Ombudsman RI, yaitu sebuah lembaga yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan. Hanya saja, di Ombudsman RI ada ribuan laporan penyimpangan birokrasi, dan juga banyak yang tidak ditanggapi dengan serius. Di Swedia, Ombudsmennya dipilih oleh Parlemen dalam jangka 4 tahun dan hanya diberhentikan oleh Parlemen. Lembaga ini dapat melalukan inspeksi ke penjara, badan-badan pemerintahan, pengadilan dan barak-barak negara. Artinya, ia merupakan sebuah jabatan yang sarat dengan kekuasaan, setidaknya di atas kertas. Nah, bagaimana dengan Ombudsman RI? Apakah Ombudsman RI dapat melakukan inspeksi ke penjara atau menjatuhkan sanksi lain terhadap oknum/anggota organisasi yang terbukti bersalah? Atau hanya sekedar melakukan investigasi tanpa berupaya melakukan efek jera terhadap pelanggaran birokrasi? Menurut saya tepat jika anggota organisasi melakukan praktik pungli (praktik pungutan liar yang merupakan salah satu penyimpanga birokrasi) terhadap kliennya terbukti bersalah dan 051/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Mengapa begitu banyak penyimpangan yang terjadi dalam belitan birokrasi karena sifat manusia yang sebenarnya tidak pernah merasa puas hingga masyarakatlah yang menjadi korbannya.

akhirnya dipenjara. Karena praktik pungli yang dilakukan secara kontinyu jelas penghasilan yang diterima akan lebih banyak dari pada seorang yang dipenjara karena terbukti mencuri ayam tetangganya. Mengapa begitu banyak penyimpangan yang terjadi dalam belitan birokrasi karena sifat manusia yang sebenarnya tidak pernah merasa puas hingga masyarakatlah yang menjadi korbannya. Meskipun keberadaan Ombudsman RI sudah mulai eksis di masyarakat, dan keluhan terhadap birokrasi terus bermunculan, ini bukan berarti kenyaman pelayanan publik jauh dari harapan. Namun demikian, proses ini akan berjalan baik ke depan, seiring masih adanya harapan dan kepercayaan dari masyarakat, agar birokrasi masih bisa berjalan baik.***

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


U

NTUK meneguhkan seni budaya perlu pula dilakukan sejumlah tindakan nyata seperti yang dilakukan Suhaimi dan kawankawan di Bengkalis. Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), mereka menggunakan berbagai medium yang mungkin seperti melalui pengembangan sentra-sentra seni dan budaya, melalui pendidikan, penguatan tradisi dan lain sebagainya. Helat Seni nama acara yang ditaja. Dimulai dari 2006 yang lalu, helat tersebut sudah yang ke delapan kalinya dilangsungkan di Negeri Terubuk. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 16 percabangan seni diperlombakan. Di antaranya, lomba sandiwara klasik, vokal grup, tari zapin tradisi dan modern, mendongeng, berbalas pantun, penulisan 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Dengan mengapresiasi pertunjukan yang dianggap sudah jadi, tujuannya tak lain agar menjadi barometer, pemicu dan motivasi bagi peserta.

puisi, busana Melayu modifikasi, kaligrafi, langgam Melayu, melawak, syair, melukis, kompang, busana Melayu harian dan baca puisi. Ribuan siswa atau pelajar dari enam kecamatan yang ada berdatangan ke pulau Bengkalis setiap tahunnya. Selain mengikuti perlombaan, keseluruhan peserta juga berkesempatan menyaksikan berbagai kreasi seni budaya yang ditampilkan pada acara pembukaan dan penutupan. Mereka (peserta, red) akan menyaksikan ragam bentuk seni pertunjukan yang langsung dipentaskan oleh seniman-seniman ternama baik dari Bengkalis, Provinsi Riau bahkan nasional. ‘’Dengan mengapresiasi pertunjukan yang dianggap sudah jadi, tujuannya tak lain agar menjadi barometer, pemicu dan motivasi bagi peserta. Ke depannya, mereka menjadi tahu, seni budaya tradisi yang kita miliki, dipelajari, digeluti dengan sungguh-sungguh bisa mengantarkan kita menjadi orang yang patut,” jelas Suhaimi. Sebagai penaja dan pemilik gagasan awalnya,

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Suhaimi yang lebih dikenal dengan panggilan Mbok mengatakan, kerisauan lah puncanya. Kemajuan teknologi dan perkembangannya hari ini hal yang tak mungkin terbendung. Sementara itu, seni budaya juga seharusnya menjadi sesuatu yang tak kalah penting pula untuk dipelajari. Tetapi, kata Suhaimi, generasi muda terutama para pelajar hari ini boleh dikatakan hampir tidak ada minat untuk mempelajari, mendalami kekayaan seni budaya yang telah dimiliki nenek moyangnya sejak zaman berzaman. Padahal, para pelajar itu merupakan lapisan masyarakat yang sangat penting untuk diberikan perhatian dalam hal pengembangan seni dan budaya, merekalah penerus estafet itu ke depannya. ‘’Jika kepada para pelajar diberikan pemahaman tentang seni dan budaya, maka kelak mereka tumbuh sebagai pewaris negeri yang memiliki kesadaran kebudayaan yang kuat. Kami percaya, sebuah negeri yang menyimpan pewaris tanah yang tahu nilai, yang tahu adat resam serta tahu dengan segala bentuk kebudayaan yang mengasuhnya, maka negeri itu tidak akan pernah hilang 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Tentu saja helat ini terlaksana berkat perhatian pemerintah daerah. Dan memang, pencapaian kegemilangan seni budaya menjadi matlamat pembangunan kebudayaan sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

kekuatan. Inilah keyakinan dasarnya, dan inilah alasan kenapa helat ini diberi tajuk Helat Seni Menjunjung Negeri,” jelas Suhaimi panjang lebar. Di samping itu, kata Suhaimi Helat Seni digagas dan dibuat juga pada hakikatnya merupakan sebuah ikhtiar untuk membentangkan seni dan kebudayaan sebagai laman bermain bagi segenap siswa. Di laman tersebut, seluruh anak didik diajak untuk menemukan nilai-nilai seni dan kebudayaan dari semua percabangan seni yang dilombakan atau dimainkan. ‘’Tentu saja helat ini terlaksana berkat perhatian pemerintah daerah. Dan memang, pencapaian kegemilangan seni budaya menjadi matlamat pembangunan kebudayaan sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” ujarnya. Dewasa ini, pemahaman akan kebudayaan begitu penting. Apalagi bila dipandang serbuan budaya asing yang tidak sesuai dengan fitrah kemelayuan demikian gencar disuguhkan oleh berbagai media baik cetak, televisi maupun teknologi internet. Hal itu juga diakui, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Bengkalis, Drs Eduar. Menurut Eduar, jika tidak diimbangi dengan memberikan pemahaman akan seni budaya Melayu, maka dikhawatirkan para generasi muda hari ini lambat laun akan tercerabut dari akarnya.

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


‘’Karena itulah kami berpandangan bahwa kegiatan-kegiatan yang bersifat memberikan kontribusi pada pemahaman seni, budaya dan terdisi Melayu seperti Helat Seni ini patut diberikan perhatian,” jelas Eduar. Seni dan budaya suatu hal yang amat penting untuk dipelajari karena dalam prosesnya seni budaya bergerak pada pengolahan akal dan budi, memperhalus budi pekerti, bergerak pada aspek penumbuhan kesadaran spritual dan mengajak manusia untuk hidup dengan kemuliaan. Oleh karena itu, kata Eduar menanamkan nilai-nilai seni dan budaya terutama dimulai dari kalangan pelajar harus menjadi agenda penting. ‘’Apalagi di Bengkalis ini, kita ketahui memang sudah sejak zaman berzaman keberadaan seni, budaya dan adat istiadat bagaikan degup jantung dari sebuah tubuh atau sebuah instrumen yang

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Seseorang yang mencoba lari dari kebudayaannya bagaikan seorang anak yang mendurhaka kepada ibunya, menjadi seorang anak yang akan kehilangan alamat sejati, kehilangan tempat untuk kembali.

ikut menentukan seperti apa wajah tanah ini sejak masa lampau hinggalah ke masa depan,” katanya. Sastrawan Riau yang berasal dari Desa Bantan, Kabupaten Bengkalis, Syaukani al Karim menilai kegiatan Helat Seni ini merupakan agenda yang sangat penting. Jika diibaratkan Kota Bengkalis sebagai seorang perempuan, Helat Seni adalah sebuah langkah dalam upaya merias negeri Bengkalis agar tetap tampak molek dan menawan. Helat seni juga merupakan salah satu pekerjaan dalam upaya membangun peradaban seni budaya di Bengkalis dinilai agung dan ranggi dengan meletakkan seni budaya itu sendiri sebagai mahkota. Dikatakannya, seseorang tidak bisa lari dari kebudayaan yang mengasuhnya. Seni budaya bagaikan seorang ibu yang melahirkan, mengasuh dan membesarkan seorang anak. Asuhan seorang ibu itulah yang akan selalu menjadi tanda dan identitas, menjadi kekuatan yang mengukuhkan keberadaan diri seorang manusia. ‘’Seseorang yang mencoba lari dari kebudayaannya bagaikan seorang anak yang mendurhaka kepada ibunya, menjadi seorang anak yang akan kehilangan alamat sejati, kehilangan tempat untuk kembali,” kata Syaukani. Apalagi hari ini, pada zaman teknologi dan informasi, tidak dapat dimungkiri bahwa seni budaya suatu daerah perlahan-lahan terkikis dan akan digantikan dengan budaya luar yang bertolak belakang

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Untuk menangkis kenyataan itulah, kita tidak hanya meratap dan bertopang dagu saja. Diperlukan aksi dan segenap pikiran untuk membendung atau paling tidak menyaring seni budaya asing yang masuk.

dengan nilai-nilai luhur kebudayaan setempat. ‘’Untuk menangkis kenyataan itulah, kita tidak hanya meratap dan bertopang dagu saja. Diperlukan aksi dan segenap pikiran untuk membendung atau paling tidak menyaring seni budaya asing yang masuk. Salah satu alternatifnya dengan memperkenalkan seni budaya Melayu kepada generasi muda sehingga pemahaman nilai-nilai kebudayaan itu dapat menjadi bekal bagi mereka,” jelas Syaukani. Sementara itu, salah seorang dewan juri, M Nurahim Suprapto yang juga berprofesi sebagai guru di SMA N 03 Bengkalis mengatakan, Helat Seni ini terutama dapat menimbulkan gairah dan semangat siswa terhadap seni budaya. Kata Anto —sapaan akrabnya— siswa-siswa yang pernah mengikuti dan terlibat dalam acara helat seni, mereka membuat perlomban seni budaya sendiri di sekolah mereka. Lomba teater, lomba baca dan menulis puisi dan lain-lain. ‘’Artinya saya melihat anak-anak termotifasi dan memiliki gairah terhadap seni budaya yang tentu saja itu merupakan efek dari Helat Seni,” ujar Anto yang juga merupakan teaterawan Riau tersebut. Senada dengan itu, dewan juri lainnya, Musa Ismail mengatakan kegiatan Helat Seni patut mendapat apresiasi dari masyarakat. Kegiatan ini memberikan pengaruh positif terhadap perkem052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Kita patut bersyukur bahwa kegiatan yang bernilai luhur ini tetap terlaksana secara rutin tiap tahunnya.

bangan seni budaya di Kabupaten Bengkalis. ‘’Kita patut bersyukur bahwa kegiatan yang bernilai luhur ini tetap terlaksana secara rutin tiap tahunnya,” kata Musa yang juga merupakan sastrawan yang sudah banyak menghasilkan buku ini. Musa yang kesehariannya juga berprofesi sebagai guru di SMAN 03 Bengkalis menambahkan, Helat Seni sekaligus menjadi wadah ekspresi dan kreatifitas generasi muda di bidang seni budaya. Karena itu tentu saja kegiatan positif ini berdampak positif pula bagi pengembangan minat dan bakat siswa. ‘’Hanya saja yang perlu menjadi catatan penting adalah terkait dengan pembinaan seni budaya. Ini yang saya lihat belum sesuai harapan. Boleh dikatakan, kran pembinaan itu tersumbat. Gairah seni budaya terutama di kalangan generasi muda muncul hanya ketika ada sayembara seperti Helat Seni. Pembinaan secara rutin dan bertahap tidak tampak selama ini,” kata Musa.

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Padahal menurutnya, seni budaya bukanlah suatu hal yang dapat dipelajari secara instan tetapi prosesnya itulah yang menentukan. Seseorang bisa saja dengan mudah dan dalam waktu yang relatif singkat pandai berteater, menari, menulis puisi tetapi untuk memperoleh nilai-nilai yang terkandung dalam seni budaya itu harus ditempuh atau bermain pada kedalaman lubuk kesenian dan kebudayaan itu sendiri. ‘’Itulah proses. Sehingga kecintaan generasi muda kepada seni budaya mereka memiliki landasan yang kuat, tidak sekedar bersenang-senang saja, tidak hanya memperbutkan juara. Tetapi nilai-nilai, amanahamanah dalam seni budaya itu yang patut mereka perdalamkan,” tutup Musa. HASILKAN ALUMNI POTENSIAL Helat yang berlangsung kontinu selama delapan

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Saya yakin, minat dan bakat mereka mulai terbit karena pernah mengikuti atau menjadi peserta di Helat Seni. Artinya apa, efek Helat Seni itu beriak hingga hari ini terutama bagi siswa-siswa asal Kabupaten Bengkalis.

tahun ini ternyata telah melahirkan pula alumnialumni yang potensial. Beberapa dari siswa yang pernah ikut dan terlibat secara kontinu dalam perlombaan yang ditaja, mereka melanjutkan pemahamannya dalam ilmu seni budaya ketika menamatkan palajaran di bangku sekolah. Tak jarang pula, dari perhelatan seni budaya itu kemudian banyak siswa yang tertarik untuk lebih mendalami keterampilannya masing-masing di kemudian hari. Hal itu juga menjadi catatan penting bagi Hang Kafrawi, salah seorang dewan juri atau dewan pengamat dari Pekanbaru yang memang diundang sejak Helat Seni yang pertama. Kata Kafrawi, sadar atau tidak, Helat Seni telah melahirkan alumni-alumni yang potensial hari ini. Bagi mereka yang mengikuti kegiatan helat seni ketika masih duduk di bangku sekolah, paling tidak siswa itu

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


berkesempatan mengikuti lebih kurang tiga kali lah dalam tiga tahun. Dan hari ini menurut Kafrawi, banyak di antara mereka itu kemudian berminat untuk melanjutkan studi mereka ke sekolah seni. ‘’Saya yakin, minat dan bakat mereka mulai terbit karena pernah mengikuti atau menjadi peserta di Helat Seni. Artinya apa, efek Helat Seni itu beriak hingga hari ini terutama bagi siswasiswa asal Kabupaten Bengkalis,” kata Kafrawi. Sebagai orang yang mengikuti dari awal, Kafrawi mencatat beberapa orang di antaranya yang pada hari ini memiliki potensi untuk mengembangkan bakat dan minatnya dalam bidang seni budaya ke depan. Dicontohkannya, salah seorang siswa asal SMAN 1 Bukit Batu, Ridho Fatwandi. Musisi muda Riau berbakat ini, sekarang tercatat sebagai mahasiswa di Sekolah Tinggi Seni Riau (STSR) di jurusan musik. Begitu juga dengan Adi Atong, dari alumni sekolah yang sama, saat ini dikenal sebagai musisi energik dalam bidang musik perkusi. Ricky Pranata, siswa lulusan dari SMA Negeri 2 Bengkalis yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa jurusan teater di STSR. ‘’Ada seorang lagi yang saya ingat, alumni 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Ada seorang lagi yang saya ingat, alumni SMAN 03 Bengkalis. Susi Susanti, warga Tionghoa. Meskipun dia tidak melanjutkan di perguruan tinggi seni, tapi dia adalah produk Helat Seni yang saat ini tercatat sebagai sastrawan perempuan Riau.

SMAN 03 Bengkalis. Susi Susanti, warga Tionghoa. Meskipun dia tidak melanjutkan di perguruan tinggi seni, tapi dia adalah produk Helat Seni yang saat ini tercatat sebagai sastrawan perempuan Riau,” jelas Kafrawi. Sementara itu, Ridho dan Adi Atong mengakui Helat Seni adalah merupakan pemantik awal mereka terhadap seni budaya. Kata Ridho bagaimana tidak, dulu setiap setahun sekali di sekolah, mereka diminta oleh guru pembimbing seni budaya untuk berlatih dalam mempersiapkan karya guna mengikuti acara Helat Seni. ‘’Saya masih ingat, bukan main semangat kami latihan. Jauh-jauh hari kami dah buat ancangancang seperti apa karya yang akan diikutkan dalam pertandingan. Kalau sudah dekat waktunya, kadang jam palajaran lain pun kami izin untuk latihan,” kata Ridho tersenyum. Tapi kemudian, Ridho maupun Adi mengatakan, dari Helat Seni juga, mereka berkenalan dengan seniman-seniman Riau yang kebetulan menjadi juri. Dari mereka (seniman Riau, red) jugalah didapat informasi tentang keberadaan Sekolah Tinggi Seni Riau. ‘’Setelah tahu Riau punya Sekolah Tinggi Seni, sejak itulah muncul niat akan melanjutkan sekolah di jurusan seni setamat dari sekolah,” kata Adi pula. (eriyanto hadi/jefri al malay)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA Pasal 1 ayat 17: Penetapan adalah pemberian status cagar budaya terhadap benda, bangunan, struktur, lokasi, atau satuan ruang geografis yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota berdasarkan rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya.

PURNIMASARI/MAJALAH RIAU POS

KOMPLEK ISTANA KANTOR: Istana ini dibangun oleh Raja Ali, Yang Dipertuan Muda Riau VIII. Disebut Istana Kantor karena untuk pertama kalinya dalam kerajaan Riau, istana difungsikan sebagai kantor untuk menyelenggarakan pemerintahan. Istana ini menempati areal tidak kurang dari satu hektare yang dikelilingi tembok. Kondisi bangunan yang ada pada saat ini, masih mampu memperlihatkan kemegahannya di masa lalu. 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


ANAK MINYAK RIAU UNITED

DARI MIGAS KE SEPAKBOLA SEPAKBOLA MERUPAKAN CABANG OLAHRAGA YANG PALING DIGEMARI SAAT INI, MULAI DARI KALANGAN PELAJAR HINGGA ORANG TUA. SALAH SATU BUKTINYA ADALAH KOMUNITAS PECINTA SEPAKBOLA EROPA YANG JUGA MEMBENTUK TIM SEPAKBOLANYA YANG DIBERI NAMA ANAK MINYAK RIAU UNITED (AMRU). 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


A

MRU terbentuk karena tingginya animo siswa SMK Migas Teknologi Riau dalam menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola baik yang mempertemukan antara tim sepakbola lokal Indonesia maupun klub yang berasal dari luar negeri terutama Eropa. Anggota komunitas AMRU berasal dari berbagai kalangan. Cukup mudah untuk menjadi anggota komunitas ini dan tidak ada persyaratan khusus. Yang terpenting, setiap anggota mencintai sepakbola, itu sudah cukup. Selain menggelar nonton bersama setiap pertandingan tim yang didukungnya, berbagai kegiatan juga digelar oleh komunitas ini sebagai bentuk eksistensi mereka. Salah satunya dengan menggelar berbagai pertandingan dengan sekolah lain. Menurut salah seorang pendiri AMRU, Irawadi, awal terbentuknya komunitas pencinta klub sepakbola Eropa ini bermula dari beberapa orang yang sangat ngefans dengan pemain luar. Mereka biasa nongkrong bersama serta nonton bersama di saat tim kebanggaannya bertanding. Dari sanalah akhirnya mulai tercetus ide untuk 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


membuat komunitas pecinta klub sepakbola Eropa. Akhirnya pada Oktober 2013 terbentuklah AMRU yang berjumlah 30 orang, terdiri dari pria dan wanita. ‘’Pertama kali membuat nama AMRU tersebut hanya iseng-iseng saja. Seiring dengan berjalannya waktu akhirnya nama tersebut sangat cocok,” jelasnya. AMRU berpusat di sekolah SMK Migas, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru. ‘’Setiap bulannya, Amru rutin menggelar pertemuan. Pada minggu pertama dan kedua, kami selalu ngumpul bareng. Minggu ketiga dan keempat kami mengadakan kegiatan seperti bermain bola kaki dan futsal untuk menambah kekompakan sesama anggota dan memperat tali silaturahmi,” ujarnya. Ia menambahkan, banyaknya perkumpulan fans klub sepakbola membuktikan jika olahraga ini sudah menyasar ke semua kalangan. ‘’Banyaknya bermunculan fans klub sepakbola merupakan hal yang positif di kalangan pencinta sepakbola dan banyak sisi positif yang dapat diambil. Seperti nonton bareng dan bermain bola yang bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi di antara para anggota dan klub komunitas lainnya,” ungkapnya. (crl) 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


K I M

K A R D A S H I A N

DISIPLIN

LANGSING ARTIS CANTIK KIM KARDASHIAN MEMANG SELALU TAMPIL SEKSI DI HADAPAN KAMERA. BAHKAN SETELAH MELAHIRKAN NORTH WEST BEBERAPA BULAN LALU, TUBUHNYA SUDAH KEMBALI RAMPING. NAMUN BELAKANGAN BANYAK FANS YANG MENUDUH KIM MENGGUNAKAN PHOTOSHOP UNTUK MENGEDIT BENTUK TUBUHNYA AGAR TERLIHAT LANGSING.

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Cukup menyebalkan saat orangorang berbohong soal photoshop atau mengarang cerita seputar operasi plastik saat aku sedang bekerja keras dengan disiplin!

G

ERAH menanggapi komentar mir ing tersebut, Kim menegaskan bahwa dia bekerja sangat keras untuk mengembalikan bentuk tubuhnya seperti sebelum melahirkan. Dia membocorkan rahasia bentuk tubuh seksinya. Rupanya, Kim Kardashian sengaja mengurangi asupan karbohidrat dan rajin berolahraga untuk mendapatkan kembali tubuh seksinya. Hasilnya? bisa dilihat bagaimana seksinya tubuh Kim saat ini. ‘’Cukup menyebalkan saat orang-orang berbohong soal photoshop atau mengarang cerita seputar operasi plastik saat aku sedang bekerja keras dengan disiplin!” ungkapnya, seperti dilansir oleh Aceshowbiz. ‘’Aku hanya ingin memotivasi yang lain dan menunjukkan bahwa siapapun yang berusaha menurunkan berat badan akan bisa sukses meraih apapun yang mereka inginkan asalkan mereka disiplin,” lanjutnya. Saat ditanya TMZ terkait rahasianya menurunkan berat badan, Kim mengatakan, ‘’Tak mengonsumsi karbohidrat, latihan dan dedikasi,” ungkapnya. (crl)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


TARGET UTAMA

EKSTREMIS ANTI TEKNOLOGI

P

INTERNET

RODUSEN film Warner Bros Pictures memproduksi dan akan merilis sebuah film drama fiksi ilmiah, Transcendence. Film ini dibintangi Johnny Depp yang berperan sebagai Dr Will Caster, seorang peneliti terkemuka di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Ia bekerja untuk membuat mesin hidup yang menggabungkan kecerdasan kolektif dari segala sesuatu yang pernah dikenal dengan berbagai macam emosi manusia. Eksperimen yang sangat kontroversial telah membuatnya terkenal, tapi sekaligus juga telah membuatnya menjadi target utama ekstremis anti teknologi yang akan melakukan apapun untuk menghentikannya. Dalam upaya mereka untuk menghancurkan Will, 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


INTERNET

PENULIS NASKAH: Jack Paglen SUTRADARA: Wally Pfister LAMAN RESMI: Transcendencemovie.com PEMAIN: Johnny Depp (sebagai Will), Paul Bettany (sebagai Max), Rebecca Hall (sebagai Evelyn), Kate Mara (sebagai Bree), Morgan Freeman JADWAL RILIS: 18 April 2014 JADWAL RILIS INDONESIA: Mei 2014

mereka secara tidak sengaja menjadi katalis baginya untuk berhasil menjadi peserta dalam transendensi sendiri. Untuk Evelyn (Rebecca Hall), istri dan sahabat Max Waters (Paul Bettany), baik sesama peneliti, pertanyaannya adalah bukan jika mereka bisa, tapi jika mereka harus. Ketakutan terburuk mereka terwujud. Kiprah Will untuk pengetahuan berkembang menjadi sebuah pencarian yang tampaknya di mana-mana untuk kekuasaan, untuk apa tidak diketahui. Satusatunya hal yang menjadi jelas adalah mungkin ada ada cara untuk menghentikannya. (crl)

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


T

ELUR busuk kembali mengudara. Kali ini mendarat persis di kepala AU, seorang politisi yang dijadikan tersangka oleh KPK. Saya tak ingin membahas insiden tersebut. Tapi tahukah Anda mengapa lemparan telur busuk sering digunakan sebagai ekspresi kekecewaan atau kemarahan atas sesuatu? Mengapa tidak jeruk, gelas, helm, tomat atau telur segar, misalnya? Dalam bahasa Inggris, telur busuk disebut ‘’bad egg’’. Bad egg adalah ungkapan untuk orang yang berperangai buruk atau tak dapat dipercaya. Ketika kecil, ayah saya pernah mengajarkan bagaimana membedakan apakah sebutir telur mentah dianggap masih baru, segar, atau sudah lama, atau bahkan sudah busuk. Beberapa di antaranya: - Direndam. Bila telur langsung tenggelam dan rebah, itu tandanya masih baru atau segar. Bila tenggelam tapi posisi berdiri, itu artinya sudah 1-2 minggu. Namun bila terapung, telur dipastikan telah busuk. - Dihadapkan ke sumber cahaya terang: Bila tembus cahaya, telur dipastikan masih segar. - Diguncang; bila berbunyi, telur kemungkinan sudah

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Telur Busuk

oleh Onggo IKJ

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


rusak. - Lihat kulitnya; bila permukaannya kasar berbutir-butir halus, itu tandanya masih baru. Tapi bila licin mengkilap, kemungkinan sudah tidak segar lagi. Dalam dunia politik, tanda-tanda yang mirip juga sering terlihat pada politisi Indonesia. Saat muda dan baru mulai berkiprah, dia tak tampak menonjol, rebah, jauh di dasar wadah organisasi tempatnya bernaung. Pikiran-pikirannya masih jernih. Beranjaknya waktu, ia mulai ‘gaduh’ dalam merespon dinamika di masyarakat. Baik di media atau di forum-forum. Ketika matang, ia tampak berkilau. Apakah AU telur busuk itu? Saya hanya ingin mengatakan bahwa telur busuk pun pernah menjadi telur segar. AU satu yang diambil dari selusin telur yang harus diuji. Mari berprasangka baik hingga kualitas dibuktikan.***

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


GELANDANG MANCHESTER CITY, YAYA TOURE, DINOBATKAN MENJADI PESEPAKBOLA TERBAIK OLEH KONFEDERASI SEPAKBOLA AFRIKA (CAF) TAHUN 2013. ITU MERUPAKAN GELAR KETIGA SECARA BERUNTUN BAGINYA.

T

OURE meraih tersebut usai mengalahkan rekan senegaranya yang bermain di Galatasaray, Didier Drogba, dan gelandang Nigeria dan Chelsea John Mikel Obi. Seremoni pemberian penghargaan itu dilakukan di Lagos, Nigeria. Gelar yang diraih Toure sebenarnya cukup mengejutkan. Sebab, ia tak mampu memberikan satupun gelar pada City di musim lalu. Kalau dilihat dari pencapaian tim, Drogba dan Mikel jelas lebih unggul. Drogba mengantarkan Galatasaray juara Liga Turki dan lolos ke perempat final Liga Champions. Sementara, Mikel memiliki andil besar ketika Chelsea merebut gelar juara Liga Europa. Toure menjadi pemain kedua yang meraih penghargaan resmi CAF secara tiga kali secara berturut-turut setelah penyerang Kamerun Samuel Eto’o pada periode 2003-2005 lalu. Sebelum itu juga ada Abedi Pele dari Ghana yang meraih tiga penghargaan secara beruntun sedari 1991, tetapi ketika penghargaan ketika itu masih diberikan oleh France Football. Dengan gelar itu, Toure menyejajarkan diri dengan Abedi Pele dan Samuel Eto’o yang juga sukses membukukan hattrick Pemain Terbaik Afrika. Abedi Pele membukukannya pada 19911993 silam, sementara Eto’o melakukannya pada 2003-2005 lalu. Namun, secara

INTERNET

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


keseluruhan, Toure masih kalah dibanding kedua pemain itu. Abedi Pele dan Eto’o sama-sama sudah merebut empat gelar Pemain Terbaik Afrika. Toure menyatakan tidak mudah mendapat penghargaan Pemain Terbaik di Afrika. Ia pun merasa tersanjung. ‘’Saya merasa senang mendapatkan penghargaan ini. Saya bangga dengan hari spesial ini, dan terima kasih kepada istri dan anak-anak atas dukungan yang mereka berikan,” ungkap Toure kepada laman konfederasi sepakbola Afrika (CAF).(crl)

Saya merasa senang mendapatkan penghargaan ini. Saya bangga dengan hari spesial ini, dan terima kasih kepada istri dan anakanak atas dukungan yang mereka berikan.

INTERNET

052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014


Majalah Riau Pos  

Majalah Riau Pos edisi 052 | 16 - 22 Januari 2014

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you