Issuu on Google+

ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


DIPAKSA, DAFTARALAMISI ○

BENCANA TIBA

EDISI 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014

DAERAH >>

RIAU POS

LIPUTAN UTAMA

ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA Bencana yang ditimbulkannya terus datang, berulang-ulang dan makin garang. Namun, perusakan alam secara paksa oleh manusia tak pernah berhenti. Malah menjadi-jadi.

FOTO: JPNN

SENI BUDAYA >> Pentas Keliling STSR KETUKAN PINTU DARI ORANG DEKAT Film: Noah BAHTERA NUH DAN AIR BAH Komunitas Rhesus Negatif Indonesia Wilayah Riau KETERGANTUNGAN TINGGI SOAL TRANSFUSI

Bara Pusat di Lima Desa MALU, JIKA TAK LAKU LIMA desa yang dipersengketakan Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kampar masing-masing Desa Intan Jaya, Muara Intan dan Tanah Datar, Desa Rimba Jaya dan Desa Rimba Makmur. Kedua kabupaten punya landasan hukum tersendiri memperebutkan lima desa ini. Sementara, upaya penyelesaian dari pihak ketiga dalam hal ini pemerintah pusat atau pemerintah Provinsi Riau, belum menemui titik terang.

KESEHATAN >> AZIMAT UNTUK PROSTAT SEIRING bertambahnya usia pria, gangguan prostat bisa saja terjadi, termasuk risiko kanker prostat. Meski begitu, kanker prostat bisa dicegah dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat. Inilah satu di antara azimat alias penangkal penyakit prostat. Salah satunya adalah makan lebih banyak tomat dan mengurangi konsumsi daging merah.

Pemimpin Redaksi: Purnimasari Wakil Pemimpin Redaksi: Furqon LW Redaksi: Amzar, Hasan Hanafi, Eriyanto Hadi, Syamsul Bahri Samin, Menrizal Nurdin, Andi Noviriyanti, Kunni Masrohanti Layout: Wan Sarudin Online: Ilva Yulianto Kontak Iklan: Bagian Iklan Riau Pos, Telp (62-761) 64638 Presiden Komisaris: Rida K Liamsi Presiden Direktur: Makmur General Manager: Zulmanysah Sekedang Wakil General Manager: Asnida Syukur Group Head Editor: Raja Isyam Azwar Alamat Redaksi: Gedung Riau Pos, Jalan HR Subrantas KM 10,5 Pekanbaru, Telp (62-761) 64633, Fax (62-761) 64640, e-mail: majalah_riaupos@yahoo.com 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, PUNGGUR KALAMBENCANA TIBA ○

W

Menuai Badai AJAH alam adalah wujud tingkahlaku manusia yang paling hakiki. Alam yang lestari membuktikan bahwa manusia yang menempati wilayah itu memiliki budi pekerti yang baik pula. Alam, pada hakikatnya, bisa dijadikan parameter untuk mengukur tingkat peradaban suatu bangsa. Maka berkaca lah pada alam kita hari ini. Catatan perjalanan menunjukkan bahwa pada puncak ingarbingar politik 1998-2000, justru Indonesia mengalami laju puncak tertinggi kerusakan hutan. Yakni 3,8 juta hektare per tahun. Bandingkan dengan rata-rata kerusakan hutan tahun 1985 hingga 1997 yang mencapai 2 juta hektare per tahun. Sebab itu, bisa dimaklumi jika kita kini telah mengalami siksaan akibat perubahan iklim global. Itu masih belum seberapa jika dibandingkan dengan masalah kesejahteraan masyarakat lokal yang kini kian melarat karena hutan tanah mereka telah dirampas. Mengutip pena UU Hamidy dalam bukunya Rimba Kepungan Sialang, sistem hutan tanah Melayu umumnya terbagi atas tiga: rimba peladangan, rimba 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, PUNGGUR KALAMBENCANA TIBA ○

Rimba ditebang, diganti rimba. Pohon ditebang, diganti pohon. Tebas tidak merusak, tebang tidak membinasakan.

simpanan dan rimba kepungan sialang. Pemanfataatannya dipagar oleh ikat kata: ‘’rimba ditebang, diganti rimba. Pohon ditebang, diganti pohon. Tebas tidak merusak, tebang tidak membinasakan’’. Jika seseorang atau suatu pihak telah mendapat izin mengambil hasil hutan seperti kayu, dia membayar semacam pajak yang disebut pancung alas. Kata pancung alas sudah memberi arti memotong atau menebang kayu. Pancung alas adalah pajak bagi orang yang mengambil (memancung) kayu di hutan (alas). Dengan adanya pajak ini, diharapkan akan ada semacam pembatasan dalam pengambilan kayu, sebab semua kegiatan itu selalu sepengetahuan dan dalam pengamatan pembesar adat di tempat itu. Dalam menentukan kayu apa yang dapat diambil, beberapa daerah Melayu tidak memberikan patokan. Tetapi pihak kerajaan Riau Lingga pernah membatasi penebangan kayu dengan menentukan batas ukuran tertentu. Dalam perdagangan kayu ke Singapura, maka kayu yang akan bisa dibawa dari Riau ke pulau itu hanya diizinkan kayu yang berukuran 20 dem dengan panjang 20 kaki. Posisi rimba kepungan sialang berada di tengahtengah ladang. Posisinya yang demikian telah memberi suatu peranan baginya sebagai alat pengatur keseimbangan dalam sistem ekologi di kawasan itu. Dengan adanya bagian-bagian hutan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM PUNGGUR DIPAKSA, KALAMBENCANA TIBA ○

Padahal dahulu, dengan nilai-nilai adat yang cukup sederhana, namun melalui kepemimpinan ‘’batin’’ yang relatif bersih dan berwibawa, pemakaian hutan tanah itu sedikit banyak dapat diawasi.

berupa rimba kepungan sialang di antara ladangladang pesukuan Petalangan, rimba ini berperan sebagai sumber air di tempat itu. Sistem eding (hutan pemisah) telah dilakukan oleh masyarakat Petalangan untuk menjaga kelestarian hutan atau ekologi. Dengan posisi serupa itu, rimba kepungan sialang (serta eding) juga akan mempercepat penghutanan kembali. Sebab bibit-bibit kayu dari rimba kepungan sialang, juga akan jatuh dan bertebaran ke daerah bekas peladangan yang telah ditinggalkan setiap selesai dipakai saban tahun. Jadi, rimba kepungan sialang di samping diakui sebagai hutan yang dilindungi oleh adat, sebenarnya juga memberikan perlindungan dalam batas-batas tertentu kepada hutan tanah di sekitarnya. Peraturan agraria dari pemerintah, pada realitasnya memberi bukti bahwa sistem nilai yang dibuat itu belum mampu membenahi tata pemakaian hutan sebagaimana mestinya. Padahal dahulu, dengan nilai-nilai adat yang cukup sederhana, namun melalui kepemimpinan ‘’batin’’ yang relatif bersih dan berwibawa, pemakaian hutan tanah itu sedikit banyak dapat diawasi. Rimba kepungan sialang jatuh kepada Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang tidak memperhatikan kebutuhan penduduk di pinggir hutan tersebut, bagaimana ketergantungan hidup mereka akan hutan tanah tersebut. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, PUNGGUR KALAMBENCANA TIBA ○

Manusia hari ini, adalah manusia yang kian tercerabut dari akarnya. Kita hampir tak pernah lagi memikirkan bahwa alam lah yang telah menyediakan berbagai jenis keperluan pokok kita. Hal ini kian diperparah karena sumber-sumber itu kini kian jauh datangnya. Kita makan beras dari Vietnam, gula dari Thailand, buah-buahan dari China dan masih banyak lagi produk-produk luar negeri yang sekarang kian menjajah meja makan kita. Pada suatu ketika nanti, saat alam semakin murka dan mengeluarkan wajah paling bengisnya, maka ingatlah pada kata-kata: siapa menabur angin, dia menuai badai... (purnimasari)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA REPORTER: ABU KASIM, EKA GUSMADI PUTRA, AGUSTIAR & GEMA SETARA (PEKANBARU)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

BENCANA YANG DITIMBULKANNYA TERUS DATANG, BERULANG-ULANG DAN MAKIN GARANG. NAMUN, PERUSAKAN ALAM SECARA PAKSA OLEH MANUSIA TAK PERNAH BERHENTI. MALAH MENJADIJADI.

K

IAN garangnya bencana yang datang, dapat dilihat dari kawasan yang disasarnya. Tak lagi hanya di wilayah yang topografinya rendah. Lihat saja di sekitar Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, yang merupakan daerah dengan posisi cukup tinggi, tak luput terkena bencana banjir. Itu terjadi menjelang akhir 2013 lalu. Kawasan ini, bersama sejumlah wilayah lain di Riau kembali

Rumah warga Desa Muara Bungkal Kecamatan Sei Mandau terendam banjir. DOK RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Akibatnya, masyarakat di desa-desa tersebut menjadi rawan pangan. Putusnya akses jalan dan jembatan membuat keperluan bahan pangan yang selama ini dipasok dari luar daerah oleh para pedagang juga terputus. Masyarakat pun jadi sengsara. Mereka tak bisa berbuat banyak selain mengharap bantuan pemerintah.

diterjang banjir. Sejumlah sarana seperti jalan, jembatan dan sebagainya hancur. Di Kabupaten Kampar, di beberapa desa akses jalan terputus. Kian diperparah karena rubuhnya sejumlah jembatan yang menjadi urat nadi penghubung desa. Akibatnya, masyarakat di desa-desa tersebut menjadi rawan pangan. Putusnya akses jalan dan jembatan membuat keperluan bahan pangan yang selama ini dipasok dari luar daerah oleh para pedagang juga terputus. Masyarakat pun jadi sengsara. Mereka tak bisa berbuat banyak selain mengharap bantuan pemerintah. Memang, pemerintah daerah Kampar bertindak cepat. Mereka segera menyalurkan bantuan yang sangat diperlukan masyarakat di sana. Sayangnya, sudah lah lokasi desa yang harus didatangi cukup jauh, ditambah lagi dengan kondisi jalan akses yang sangat buruk. Akibatnya, bantuan yang diberikan sedikit terhambat. Petugasnya pun terpaksa memutar arah melalui provinsi tetangga. Itulah cara yang lebih cepat untuk sampai ke desa tersebut. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar harus melintasi jalan berlumpur dengan medan ekstrem dan curam untuk bisa melihat kondisi warga di desa yang terancam rawan pangan akibat terisolasi karena banjir. Parahnya lagi, tim yang berangkat dari Bangkinang ini menempuh perjalanan selama tujuh jam, karena harus melalui Kabupaten Limapuluh 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Riau khususnya di Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu seakan pengulangan dari kejadian serupa tahun-tahun sebelumnya.

Banjir di Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau. DOK RIAU POS

Kota, Sumatera Barat (Sumbar). Itu pun baru bisa sampai di Desa Kebun Tinggi. Belum lagi bila menuju tiga desa lainnya, Desa Pangkalan Kapas, Desa Tanjung Permai dan Desa Lubuk Bigau. Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Riau khususnya di Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu seakan pengulangan dari kejadian serupa tahuntahun sebelumnya. Artinya, saban tahun banjir dipastikan akan melanda seluruh wilayah Riau, termasuk Pekanbaru. Hujan sekejap saja, sejumlah wilayahnya berkuah air. TAK JERA BABAT PENYANGGA Bencana banjir dan longsor yang semakin ganas dan meluas ini, secara umum disebabkan ulah manusia juga, yang semenamena dan enggan menjaga keseimbangan alam, khususnya hutan sebagai daerah penyangga air. ‘’Sekarang ini kondisi hutan kita sudah sangat mengkhawatirkan, baik di hulu maupun hilir, sudah gundul dan rusak, sehingga ketika musim hujan datang terjadi banjir dan longsor. Saat kemarau malah terjadi bencana asap yang setiap tahunnya belum mampu teratasi oleh pemerintah,’’ tegas Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Riau, Riko Kurniawan. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Banjir di Kuntu Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Riau mengenangi halaman rumah penduduk. DOK RIAU POS

Dikatakannya, dari luas hutan Riau yang ada, hampir 160 ribu hektare rusak dan botak. Agak utuh, tersisa hanya 980 ribu hektare. Ini pun sudah menjadi incaran para pengusaha dan juga masyarakat untuk ditebang. Artinya, jika hutan yang tersisa ini kebijakan penggunaannya tidak dikelola secara bijak, maka sisa hutan yang ada bakal rusak. Ia mengingatkan, kerusakan hutan yang terjadi di hulu, seperti di daerah Kampar, Rokan Hulu serta daerah Riau bagian darat, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Apalagi, seperti disinggung di awal tadi, kawasan Kampar Kiri yang semula tak terlalu dicemaskan karena merupakan daerah yang cukup tinggi, kini malah ikut tersentuh bencana banjir. Ini artinya, kondisi wilayah itu sangat parah, khususnya hutan yang sudah tak berfungsi lagi akibat aktivitas penebangan. Apalagi di daerah hulu ini merupakan topografi tanah jenis mineral yang potensinya sangat baik untuk pemanfaatan kawasan perkebunan. Ini yang 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

RIKO KURNIAWAN Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Riau

Wilayah Kampar Kiri terendam banjir, akibat sungai di wilayah tersebut meluap.

menjadi sebab kenapa daerah hulu menjadi incaran para pengusaha dan masyarakat untuk membuka perkebunan kelapa sawit. Di wilayah hilir, seperti di Riau bagian pesisir, kondisinya nyaris sama. Hutannya yang dirambah dan ditebang secara liar, menjadi gundul. Padahal di wilayah pesisir ini topografi tanahnya pada umumnya gambut, yang sifat menyerap airnya cukup besar. Namun karena hutan penyangganya digunduli, air yang disimpan di kedalaman gambut juga mudah kering. ‘’Ini hanya sebagian kecil penyebab kerusakan hutan dan lingkungan yang mengakibatkan daerah

DIDIK/RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Ini hanya sebagian kecil penyebab kerusakan hutan dan lingkungan yang mengakibatkan daerah ini banjir. Tentu ini harus menjadi catatan penting bagi semua pihak untuk berpikir agar tidak semena-mena terhadap penebangan hutan.

���

ini banjir. Tentu ini harus menjadi catatan penting bagi semua pihak untuk berpikir agar tidak semenamena terhadap penebangan hutan,’’ ujarnya. Menurut Riko, akibat hutan gundul serta banyaknya kawasan hutan yang berubah fungsi, juga menyebabkan aliran sungai menjadi dangkal. Karena setiap hujan turun dan menyebabkan banjir tentu akan bermuara ke kawasan sungai. Sampah-sampah yang hanyut akan mengendap di dasar sungai dan pada akhirnya ketika hujan terjadi lagi, kemampuan sungai untuk menampung air hujan sudah berkurang. Dengan kondisi itu, kata Riko, tentu saja air sungai akan meluap dan menyebabkan terjadinya banjir, bahkan hingga ke kawasan pemukiman penduduk, serta kawasan lain. Apalagi, wilayah Riau merupakan daerah hilir penerima aliran air sungai dari arah Sumatera Barat. Sedangkan di daerah sana juga mengalami kerusakan hutan yang luar biasa, sehingga ketika terjadi bencana di wilayah Sumatera Barat, praktis akan bermuara ke Riau. Seperti kasus longsor dan banjir yang terjadi di penghujung 2013 di mana jalan menuju ke Sumbar maupun sebaliknya terputus. Ditambah lagi, di kawasan Sumbar juga selalu mengalami longsor yang luar biasa, semuanya akibat hutannya sudah gundul. Tentu peran pemerintah dalam menanggulangi persoalan ini sangat diharapkan. Terutama pemerintah pusat yang memiliki wewenang penuh 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Warga memanfaatkan air banjir untuk mencuci kendaraan bermotor mereka di Kecamatan Kampar. DOK RIASU POS

dalam mengelola dan tata kelola hutan. Karena kebijakan pengelolaan hutan secara umum memang dilakukan oleh masing-masing daerah, tapi persoalan yang krusial adalah masalah perizinan, yang selama ini umumnya diberikan oleh pemerintah pusat kepada sejumlah pengusaha. ‘’Pusat harus menghentikan pemberian izin penebangan kawasan hutan dalam bentuk apapun. Karena yang terjadi setelah izin itu dikantongi pengusaha, mereka semena-mena menjarah hutan tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkan dari aktivitas mereka menebang hutan untuk kepentingan usaha, seperti pembukaan kawasan perkebunan kelapa sawit,’’ tegasnya. Menurut Riko, Walhi juga menilai pemerintah sudah gagal mengatasi sebagian besar kerusakan hutan dan lahan di provinsi. Itu terjadi di areal perusahaan perkebunan dan hutan tanaman industri (HTI). Izin pengelolaan kawasan tersebut diberikan oleh pemerintah tanpa melihat langsung ke lapangan.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Pusat harus menghentikan pemberian izin penebangan kawasan hutan dalam bentuk apapun. Karena yang terjadi setelah izin itu dikantongi pengusaha, mereka semena-mena menjarah hutan tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkan dari aktivitas mereka menebang hutan untuk kepentingan usaha, seperti pembukaan kawasan perkebunan kelapa sawit.

HENTIKAN RAMBAH HUTAN Riko juga melihat perlunya pengawasan dan kebijakan pembatasan perambahan kawasan hutan. Misalnya melalui moratorium hutan, yakni kesepakatan untuk penundaan sementara penebangan hutan. Penerapannya akan membantu mengurangi deforestasi dan degradasi hutan primer, menekan emisi karbon dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki tata kelola hutan agar tidak terjadi tumpang-tindih perizinan usaha. Juga menghindarkan konflik agraria dan penafian atas hak-hak masyarakat. Menurutnya, kebijakan moratorium hutan yang berlaku selama ini sangat lemah untuk melindungi kawasan hutan. Karena hanya terbatas pada penundaan penerbitan izin baru dan waktu berlakunya pun hanya dua tahun. Ini terlalu singkat, sehingga sulit untuk berharap lebih atas perbaikan hutan. Perlu ada perubahan paradigma kebijakan moratorium menjadi lebih berbasis pada capaian, terutama seberapa besar masalah tata kelola hutan terselesaikan. Artinya, perlu disusun berbagai indikator capaian seperti tata batas kawasan hutan, peninjauan kembali izin-izin kehutanan sampai dengan solusi pemecahan atas berbagai konflik kehutanan. Selain itu perlu adanya percepatan integrasi satu peta sebagai basis semua perizinan kehutanan untuk meminimalisir penyalahgunaan wewenang 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Tentunya regulasi ini ada di tangan pemerintah. Jika pemerintah benar-benar menghendaki alam ini tidak timbul bencana lagi, maka tindakan tegas harus benarbenar dilakukan.

perizinan oleh kepala daerah. Ke depannya diharapkan moratorium hutan memberikan dampak positif terhadap penurunan jumlah konflik lahan, kriminalisasi massa dan terdapat pengakuan terhadap hak kelola rakyat. ‘’Tentunya regulasi ini ada di tangan pemerintah. Jika pemerintah benar-benar menghendaki alam ini tidak timbul bencana lagi, maka tindakan tegas harus benar-benar dilakukan. Karena dalam pelaksanaan moratorium hutan yang berlangsung selama ini, banyak ditemui modus-modus pelanggaran tersembunyi untuk mengangkangi moratorium,’’ ujarnya. Walhi sendiri menemukan adanya upaya dari beberapa pemerintah daerah untuk menyiasati penerapan moratorium dengan mengajukan penerbitan izin alih fungsi hutan untuk wilayah pemukiman. ‘’Ada langkah-langkah lain yang dapat kita lakukan untuk berpartisipasi melestarikan hutam melalui reboisasi. Ini adalah istilah yang paling terkenal, reboisasi atau penghijauan kembali. Kita menanam kembali pohon sesuai jumlah pohon yang ditebang. Ini dapat dilakukan di hutan-hutan yang telah mengalami kerusakan ataupun di lingkungan sekitar rumah,’’ ujarnya. Banyak produk hasil dari hutan, sebut saja kayu dan kertas. Memang, keduanya berperan penting bagi manusia. Namun di sisi lain, kerusakan hutan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Terpaksa mengungsi akibat banjir. DOK RIAU POS

secara cepat salah satunya disebabkan oleh kedua industri ini. Untuk itu harus bijak dalam menggunakan produk hasil hutan. Selain itu, kata Riko, ada langkah pelestarian hutan dengan sistem tebang pilih, tebang tanam, dan penebangan konservatif. Semua merujuk pada cara penebangan hutan yang tidak sembarangan, penghentian pembalakan liar (illegal logging), pengetatan izin industri kehutanan dan penegakan hukum.Tidak membuang puntung rokok sembarangan dan berhati-hati dengan api unggun juga harus diperhatikan, untuk meminimalisir potensi penyebab kebakaran hutan. Artinya, upaya moratorium yang akan dilakukan seharusnya menjadi titik awal bagi pemulihan lingkungan hidup Indonesia, khususnya di Riau. Sehingga pembangunan yang berkelanjutan antargenerasi hendaknya menjadi dasar bagi perbaikan mutu lingkungan dan keberlanjutan hutan alam di Indonesia dengan lebih menitikberatkan pada penghentian pembukaan kawasan hutan untuk industri-industri perkebunan skala besar dan pertambangan. Juga melakukan redistribusi lahan kepada petani dan mengukuhkan kawasan kelola masyarakat, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Para murid terpaksa menyeberang memakai ‘jembatan’ darurat untuk sampai ke sekolah.

menghentikan dan mencabut izin-izin perusahaan yang telah melakukan aktivitas di kawasan hutan tanpa memperhatikan kaidah lingkungan dan keberlanjutan hutan alam Indonesia, serta pemerintah hendaknya menolak segala bentuk offset karbon dan tawaran pasar karbon yang justru menghilangkan bentuk kedaulatan bangsa. ‘’Kami melihat, hak rakyat atas lingkungan dan sumberdaya alam tidak diperhatikan oleh pemerintah sepanjang tahun berjalan. Terlalu menggampangkan permasalahan lingkungan dan masih menjadikan isu lingkungan hanya sebagai imbuhan dalam setiap kebijakan. Sementara sangat

DOK RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

lemah dalam implementasi dan kebijakan,’’ ujarnya.

Bagaimana air mau meresap, jika semuanya sudah disemen beton dan batu. Ditambah lagi setiap kali ada pemberian izin bangunan baru, sang pemilik bukan memikirkan terlebih dulu membangun drainase. Malah drainase menjadi bagian terakhir.

LEMAH PENGAWASAN DI KOTA Lantas, bagaimana dengan banjir yang kini juga rutin melanda perkotaan, seperti Pekanbaru? Lagilagi, ini tidak terlepas dari peran pemerintah dalam mengelola lingkungan serta tata ruang yang tidak sesuai dengan rencana yang dibuat selama ini. ‘’Terutama pengawasan yang dilakukan pemerintah, sangat lemah. Khususnya dalam pemberian izin mendirikan bangunan. Karena selalu tidak diikuti dengan pengawasan yang baik, sehingga bangunan berdiri tanpa memikirkan lingkungannya,’’ ujar Riko. Menurutnya, banjir yang terjadi di Pekanbaru juga disebabkan minimnya kawasan hutan kota dan kawasan resapan air. Sehingga ketika hujan tiba, selalu terjadi banjir. Sekarang bisa dilihat secara kasat mata, semua kawasan perumahan dan juga bangunan kawasan perdagangan semuanya menggunakan sistem semenisasi pada areal kawasan. ‘’Bagaimana air mau meresap, jika semuanya sudah disemen beton dan batu. Ditambah lagi setiap kali ada pemberian izin bangunan baru, sang pemilik bukan memikirkan terlebih dulu membangun drainase. Malah drainase menjadi bagian terakhir,’’ ungkapnya. Dengan kondisi itu, ketika hujan, terjadi genangan air dan banjir. Yang menerima akibat dan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Pemerintah, pengusaha dan juga masyarakat, harusnya samasama menjaga lingkungan. Semua kalangan bertanggung jawab dengan kondisi alam yang kita tempati ini. Jika salah satunya saja cuek terhadap lingkungan, maka tunggu saja apa yang akan terjadi. Bencana lebih dahsyat lagi bakal terjadi.

dampaknya adalah masyarakat. Karena bangunan yang sudah selesai ternyata tak dilengkapi drainase di sekelilingnya. Makanya pemerintah harus benar-benar mengawasi setiap pembangunan, baik yang dilakukan pengusaha maupun masyarakat. Khususnya di kawasan yang rawan banjir. Jika ini tidak diperbaiki, maka boleh jadi setiap tahun Pekanbaru akan rutin kebanjiran. Riko juga mencermati masih terjadinya banjir di kawasan aliran Sungai Siak, padahal kondisi curah hujan kategori sedang. Diduga, ini disebabkan kawasan sungai sudah mengalami pendangkalan berat oleh endapan sampah, bebatuan serta benda lainnya. Sehingga ketika volume air sungai tinggi dan tidak tertampung lagi, banjir pun menimpa masyarakat. ‘’Pemerintah, pengusaha dan juga masyarakat, harusnya sama-sama menjaga lingkungan. Semua kalangan bertanggung jawab dengan kondisi alam yang kita tempati ini. Jika salah satunya saja cuek terhadap lingkungan, maka tunggu saja apa yang akan terjadi. Bencana lebih dahsyat lagi bakal terjadi,’’ katanya mengingatkan. (amzar)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Hutan Secebis Terancam Habis KERUSAKAN HUTAN ADALAH PUNCA UTAMA PEMICU BENCANA. TEGAKANNYA YANG DULU RIMBUN BERBARIS, KINI TINGGAL SECEBIS. KIAN TERANCAM KARENA PEMINATNYA TAK PERNAH TINGGAL DIAM.

B

UKAN persoalan yang begitu mustahak ketika ada perbedaan tentang angka luasan hutan tersisa, yang menurut Walhi Riau hanya 980 ribu hektare. Justru yang membimbangkan adalah tidak berkurangnya ancaman untuk habis-habisan mengeksploitasinya. ‘’Sekarang hutan kita tinggal 1,2 juta hektare dan hutan yang tinggal ini juga menjadi kawasan hutan yang bakal habis. Karena di kawasan hutan yang

DOK RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Banjir menggenangi rumah warga. DOK RIAU POS

tersisa ini juga terjadi penjarahan dan pemberian izin dari pemerintah pusat. Makanya ini menjadi tanggung jawab kita untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai kawasan penyangga air,’’ tegas Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Riau, Zulkifli Yusuf. Menurutnya, banjir tak terkendali di hulu sungai, akibat hutan di hulunya rusak. Untuk di Riau, Sungai Siak sebagai sungai mengatur kondisi air, harus dijaga dengan baik. Makanya di sepanjang aliran Sungai Siak dilarang dilakukan penebangan pohon maupun berkebun sawit. Karena ini berisiko memperparah abrasi Sungai Siak membuatnya cepat mendangkal. Zulkifli mengatakan, bencana banjir yang terjadi di daerah ini bukan semata-mata datangnya dari Riau saja. Juga pengaruh dari hulunya nun di Provinsi Sumatera Barat. Karena di daerah hulu ini juga mengalami kerusakan hutan yang cukup parah. Di sisi lain, kerusakan hutan ini juga disebabkan oleh banyaknya keinginan masyarakat untuk menjadikannya sebagai kawasan perkebunan, khususnya kelapa sawit. Sehingga ribuan hektare kawasan hutan yang sudah ditebang secara liar, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

ZULKIFLI YUSUF Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Riau

Harus ada tanaman tumpang sarinya, bukan semuanya ditanami sawit. Dan yang lebih baik itu adalah tanaman keras seperti tanaman karet. Tanaman keras ini sangat baik dalam menjaga ekosistem dan kelestarian alam kita.

sekarang sudah menjadi daerah perkebunan sawit. Makanya, dalam membuka kawasan perkebunan seharusnya tidak melulu ditanami sawit. Harus ada tanaman keras lainnya, sehingga kawasan itu ada penyangga airnya. Namun itulah yang kini diabaikan. Padahal fungsinya akan terasa saat hujan, di mana air tidak langsung mengalir ke tempat rendah, namun terserap dan berhenti di dalam tanah yang ada hutannya. ‘’Harus ada tanaman tumpang sarinya, bukan semuanya ditanami sawit. Dan yang lebih baik itu adalah tanaman keras seperti tanaman karet. Tanaman keras ini sangat baik dalam menjaga ekosistem dan kelestarian alam kita,’’ ujarnya. Untuk pengelola dan yang memanfaatkan hutan, apa yang terjadi saat ini harus dihadapi bersama dan tidak dibebankan kepada satu institusi untuk memperbaiki kondisi hutan yang sudah rusak. Semua pihak harus sama-sama mengembalikan fungsi hutan dengan baik. Semua kalangan, terutama perusahaan, agar betul-betul menjaga daerah aliran sungai. Jangan pernah ada perusahaan menanam sawit sampai ke bibir sungai. Sebab, sesuai aturan, ada penetapan jarak aman sungai dari aksi penebangan. Sepanjang 25 meter dari sungai-sungai kecil dan 100 meter dari sungai-sungai besar adalah kawasan yang tidak boleh diganggu.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Makanya perlu satu persepsi yang kuat untuk menyelamatkan hutan dari aksi perambahan atau penebangan liar. Agar alam kita ini tetap dalam keseimbangan dan bencana banjir maupun asap di musim kemarau dapat diatasi bersamasama.

IZIN DIKUASAI PUSAT Kadishut Riau menegaskan, ke depan, pemerintah harus mendudukkan dulu tata ruang. Gunanya, dengan adanya tata ruang ini, akan tahu siapa bertindak untuk apa dan jelas mana tanggung jawab mereka. Inilah yang sekarang masih campuraduk. Semuanya tidak mau tahu tentang kondisi lingkungan, terutama masalah hutan yang sudah rusak. Masing-masing pihak pun, harus tahu cara memandang hutan bagi kepentingan masing-masing. Masyarakat misalnya, mengidentikkan hutan sebagai sumber kehidupan. Sedangkan pengusaha atau perusahaan memandang hutan itu sebagai sumber ekonomi yang bisa diolah. Tentu keduanya juga memikirkan dampak yang dihasilkan oleh aktivitas masing-masing. ‘’Makanya perlu satu persepsi yang kuat untuk menyelamatkan hutan dari aksi perambahan atau penebangan liar. Agar alam kita ini tetap dalam keseimbangan dan bencana banjir maupun asap di musim kemarau dapat diatasi bersama-sama,’’ ujarnya. Menurutnya, ada beberapa fungsi hutan bagi penyangga kehidupan manusia. Salah satunya adalah konservasi yang menjadi tanggung jawab Kementerian Kehutanan. Institusi ini harus benarbenar selektif dalam hal pemberian izin. Kalau disepelekan, dapat berakibat fatal. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Perumahan Witayu di Pesisir Rumbai, Kota Pekanbaru selalu menjadi langganan banjir, bisa mencapai pinggang orang dewasa. Banjir melanda hampir setiap tahun. TEGUH PRIHATNA RIAU POS

Karena, pemegang izin yang hanya mengambil kayu hutan, boleh jadi kurang memperhatikan kawasan hutan yang sudah ditebang. Alpa dalam penanaman kembali dan akhirnya menimbulkan bencana. Bencana itu tidak semata masalah banjir, juga bencana perebutan kawasan, baik antar masyarakat maupun masyarakat dengan perusahaan. Fungsi hutan yang lain adalah hutan sebagai pelindung atau hutan lindung, yang secara normatif pengawasannya menjadi tanggung jawab bupati. Kalau hutan lindung itu berada di lintas kabupaten, tanggung jawabnya ada di bupati bersama gubernur. Demikian juga hutan produksi, yang bertanggung jawab untuk memeliharanya adalah perusahaan yang diberi amanah, berupa izin pengelolaan hutan. ‘’Namun yang jadi masalah, wewenangnya ada di daerah, tapi perizinan ada di pusat. Jadi kewenangan yang diberikan ke daerah serba tanggung. Sehingga daerah tidak mampu berbuat banyak untuk menyelamatkan hutan di Riau,’’ ujarnya. Apalagi hutan di Riau yang tersisa hanya 1,2 juta hektare, dan inilah setiap tahun termasuk sasaran penanaman satu miliar pohon. Ini merupakan salah 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Kami mengimbau masyarakat agar jangan fokus menebang hutan atau kayu alam saja, tapi cobalah menanam kembali di kawasan yang sudah ditebang. Kalau bisa yang menghasilkan, seperti tanaman karet dan tanaman lain yang bisa menyimpan air.

DOK RIAU POS

satu upaya untuk mengembalikan kawasan hutan yang gundul agar ditanami kembali dan tidak menimbulkan bencana. ‘’Kami mengimbau masyarakat agar jangan fokus menebang hutan atau kayu alam saja, tapi cobalah menanam kembali di kawasan yang sudah ditebang. Kalau bisa yang menghasilkan, seperti tanaman karet dan tanaman lain yang bisa menyimpan air,’’ harapnya. DIPEREBUTKAN Kondisi hutan Riau yang kritis saat ini disebabkan oleh banyak faktor dan sarat kepentingan, baik pemerintah, pengusaha,juga masyarakat. Sengketa kepemilikan kawasan hutan antara ketiganya, berkelindan di tengah mulai terjadinya tanda-tanda bencana alam dan perubahan iklim akibat kerusakan hutan. Lantas, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Banjir rendam rumah penduduk di Desa Babussalam. DOK RIAU POS

mengapa laju kehancuran hutan di Riau terjadi dalam skala luas dan siapa yang harus bertanggung jawab? ‘’Tentu kita semua harus bertanggung jawab dengan kondisi hutan kita saat ini. Karena akibat kerusakannya berdampak sangat luas bagi kelangsungan kehidupan masyarakat dan makhluk yang ada. Makanya butuh penanggulangan serius untuk mengembalikan fungsi hutan secara baik dan benar,’’ tambah Zulkifli. Ia menyatakan, kondisi hutan Riau yang hancur saat ini merupakan warisan kebijakan masa lalu. Pemerintah sebelumnya meninggalkan banyak problem kehutanan, terutama dengan penerbitan izin pengusahaan dan penguasaan hutan kepada sejumlah perusahaan, misalnya dalam bentuk Hak Pengusahaan Hutan (HPH). “Bukan kita mau lepas tanggung jawab, tapi problem kebijakan masa lalu bebannya harus ditanggung oleh pemangku kebijakan saat ini, dan inilah yang menjadi pekerjaan berat untuk memulihkan kondisi hutan kita,” jelasnya. Ia mengungkapkan, hampir seluruh kawasan hutan yang bermasalah yakni berada di area eks 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus dan rombongan arungi banjir saat meninjau banjir di Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pesisir. DOK RIAU POS

hutan produksi. Misalnya, kawasan bekas HPH yang ditinggalkan begitu saja menjadi ladang perebutan oleh kelompok tertentu. “Kawasan eks HPH ini rata-rata menjadi masalah. Ada yang ditinggalkan begitu saja. Batas-batasnya tidak jelas di lapangan. Ini yang menjadi celah banyak pihak untuk mengklaimnya,” tegas Zulkifli. Dijelaskannya, dulu proses penerbitan area HPH ditentukan tidak berdasarkan data lapangan yang riil. Bahkan, di dalam area itu tidak sedikit yang sudah digarap oleh masyarakat tertentu. “Sehingga, seiring perjalanan waktu, konflik terus terjadi. Perusahaan punya hak, masyarakat juga mengklaim punya hak. Ini yang terus berbenturan,” kata Zulkifli. Masalah makin parah ketika masa izin konsesi HPH sudah habis. Perusahaan pemegang hak kebanyakan meninggalkan begitu saja kawasan yang dikelolanya. Padahal, serah terima kawasan yang sudah habis hak pakai itu harus diawali oleh audit kawasan hutan. ‘’Ya misalnya saja apakah di kawasan itu sudah terjadi pendudukan oleh masyarakat. Makanya eks 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Salah satu sekolah dasar yang terendam banjir. DOK RIAU POS

Kita patut bersyukur karena dikaruniai sumber daya hutan yang luas. Selain itu hutan di Riau ini juga dikenal kaya akan sumber daya alamnya, berbagai flora dan fauna, juga beragam tipe ekosistem.

HPH banyak meninggalkan penyakit yang ditanggung oleh pemerintahan saat ini. Mulai dari konflik hutan dan kerusakan yang kompleks,” terangnya. Karena itu, upaya penanaman pohon kembali tidak hanya akan memulihkan kondisi alam dan lingkungan, tapi juga akan membawa banyak rezeki yang diwariskan ke anak dan cucu. ‘’Kita patut bersyukur karena dikaruniai sumber daya hutan yang luas. Selain itu hutan di Riau ini juga dikenal kaya akan sumber daya alamnya, berbagai flora dan fauna, juga beragam tipe ekosistem. Hutan tropis seperti yang ada di Riau ini jarang ditemui di belahan bumi lainnya serta mempunyai peran penting dalam sistem penyangga kehidupan,’’ ucapnya. Dikatakannya, Indonesia memiliki luas hutan tropis terbesar ketiga di dunia, sekitar 138 juta hektare dengan kekayaan alam yang luar biasa besarnya dan dianggap sebagai paru-paru dunia. Juga memiliki persoalan besar, di antaranya degradasi hutan dan lahan, deforestasi yang disebabkan oleh pembalakan liar, alih fungsi lahan dan kebakaran hutan turut andil dalam terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Kota Pekanbaru pun tak luput dilanda banjir. DOK RIAU POS

Dikatakan Zulkifli, dari hasil penelitian para ahli, deforestasi menyumbang 18 persen dari emisi gas rumah kaca total dunia. Di mana 75 persen berasal dari negara berkembang. Untuk mengantisipasi pemanasan global tersebut, Indonesia berkomitmen untuk melakukan penurunan emisi sebesar 26-41 persen pada tahun 2020, yang dicanangkan oleh Presiden RI pada KTT Perubahan Iklim di Copenhagen, Denmark, Desember 2009 lalu. Kerusakan hutan, lanjutnya, tak hanya terjadi pada hutan produksi, juga pada hutan lindung dan kawasan konservasi. Itu disebabkan pemanfaatan hutan yang tidak terkendali sehingga memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan sistem 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Berdasarkan keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008, setiap 28 November kita peringati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan pada Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN). Ini harus terus kita galakkan.

penyangga kehidupan seperti rusaknya daerah aliran sungai (DAS), erosi tanah, gangguan terhadap margasatwa, longsor dan meluasnya lahan kritis, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. ‘’Sehingga terjadi berbagai tragedi seperti banjir yang melanda Provinsi Riau, hampir setiap tahun,’’ sebutnya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memulihkan dan mengurangi laju deforestasi melalui berbagai kegiatan gerakan nasional rehabilitasi hutan dan lahan (gerhan), Inpres reboisasi pembangunan hutan tanaman industri (HTI), pembangunan hutan taman rakyat (HTR), kampanye Indonesia menanam one man one tree dan berbagai bentuk kegiatan lainnya. ‘’Berdasarkan keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008, setiap 28 November kita peringati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan pada Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN). Ini harus terus kita galakkan. Sehingga hutan Riau masih tetap berfungsi untuk menyangga kehidupan masyarakat dalam menangkal bencana yang terus melanda daerah ini,’’ harapnya. (amzar)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Banjir rendam rumah penduduk di Desa Babussalam. DOK RIAU POS

HUJAN MASIH MENGGUYUR, NAMUN TAK SEGARANG BULAN LALU. SEJUMLAH WILAYAH MASIH AKAN BERBASAHBASAH. PEMERINTAH TIAP DAERAH DIMINTA LEBIH PEKA DAN TETAP SIAGA.

Sedikit Reda, Tetap Siaga

B

ADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan prakiraan lega. Bahwa, secara keseluruhan untuk Riau saat ini, kondisi cuacanya normal. Hanya saja dari pantauan satelit di atas provinsi ini terjadi belokan angin yang kemungkinan berpengaruh terhadap cuaca. Hujan masih akan terjadi, namun intensitasnya mulai menurun sedikit. ‘’Tetap masih ada hujan, untuk Januari ini,’’ ujar 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Badai tropis Christine ini menyebabkan hujannya lebih awet karena dia berasal dari awan menengah. Dari badai ini juga menyebabkan pola angin tepatnya di wilayah Riau terjadi konvergen, jadi uap airnya numpuk semua. Dari pantauan citra satelitnya, dari pagi tadi hingga sore malah semakin banyak.

Kepala Stasiun BMKG, melalui staf analisa Sanya Gautami di kantornya, stasiun Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Menurutnya, kondisi hujan potensial terjadi lebih di Riau bagian Utara dan Tengah. Sedangkan untuk SANYA GAUTAMI Staf Analisa bagian Selatan mulai cerah. Wilayah Stasiun BMKG yang masih terjadi hujan itu adalah Siak dan Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir serta Dumai. ‘’Intensitas curah hujan di sini ringan sampai sedang,’’ jelasnya. Terkait banjir yang cukup luas di penghujung tahun lalu, menurutnya, ikut dipengaruhi oleh cuaca buruk di provinsi tetangga. Hal lain yang ketika itu mempengaruhi adalah terjadinya badai tropis Christine yang mengakibatkan curah hujan yang turun itu awet serta mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Riau. Gangguan ketika itu juga terjadi di sebelah utara perairan Australia yang menyebabkan pertumbuhan awan konvergen (awan hujan). ’’Badai tropis Christine ini menyebabkan hujannya lebih awet karena dia berasal dari awan menengah. Dari badai ini juga menyebabkan pola angin tepatnya di wilayah Riau terjadi konvergen, jadi uap airnya numpuk semua. Dari pantauan citra satelitnya, dari pagi tadi hingga sore malah semakin banyak,’’ ujarnya. Dijelaskannya, saat ini untuk wilayah Pekanbaru 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

dan Riau secara keseluruhan masih dalam musim penghujan. ‘’Januari, Februari, Maret sampai April masih ada hujan. Februari kalau tidak ada gangguan, bisa berkurang. Tapi naik lagi di April menjadi puncak hujan pertama, Mei turun lagi, masuk kepada musim kemarau,’’ bebernya. Banjir di Kelurahan Langgam. DOK RIAU POS

LEBIH PEKA, TETAP SIAGA Bagi pemerintah daerah, banjir yang bukan sekali ini terjadi, tetap memerlukan penanggulangan serius. Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Djohermansyah Johan sendiri sudah meminta masing-masing pemerintah daerah memprioritaskan bantuan bagi masyarakat yang terkena banjir. Juga menginstruksikan instansi dan pihak terkait agar memaksimalkan penanggulangan. “Yang perlu diutamakan dalam langkah penyelamatan jika bencana banjir sudah terjadi adalah korbannya. Namun saya tetap berharap penanggulangan lebih kepada langkah-langkah sebelum terjadinya banjir,” katanya. Selain itu, unsur pimpinan di tingkat kabupaten/ kota juga diminta peka dengan kondisi cuaca sangat 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Karena kejadian banjir sering tidak terduga, namun prediksi tetap bisa dilakukan. Karena itu anggaran yang stand by harus bisa dimanfaatkan masing-masing daerah jika kejadian banjir terjadi.

ekstrem yang kerap melanda sekarang ini. Utamanya Provinsi Riau. Karena dengan demikian, langkah antisipatif dapat terlaksana sebelum banjir melanda. Beberapa wilayah di Provinsi Riau diakui Dirjen Otda Kemendagri tersebut, yang sering terkena banjir seperti di wilayah Kampar, Rokan Hulu, Siak, Kuantan Singingi dan beberapa daerah di Pekanbaru. “Karena kejadian banjir sering tidak terduga, namun prediksi tetap bisa dilakukan. Karena itu anggaran yang stand by harus bisa dimanfaatkan masing-masing daerah jika kejadian banjir terjadi,” tegasnya. Melalui BPBD juga sudah disiapkan tim, baik SDM maupun peralatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu korban banjir. Seperti perahu karet maupun lainnya. “BPBD sebagai perpanjangan tangan pemerintah provinsi harus benarbenar melakukan langkah penanganan terhadap korban dan wilayah yang terkena banjir,” ungkapnya. Selain itu, Pj Gubri juga meminta peran serta dan dukungan seluruh masyarakat agar menjaga hal-hal yang mengakibatkan terjadinya banjir. Seperti di wilayah perkotaan, dengan menjaga kebersihan. Sementara di pinggir kota, dengan menjaga aliran sungai dan kawasan hutan. “Sosialisasi juga harus terus ditingkatkan agar bencana banjir tidak berlarut dan meluas,” tuturnya. (amzar) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Alam Sempurna, Kita Merusaknya ALAM YANG SEMPURNA, PERLU DIJAGA KESEIMBANGANNYA. KETIKA KITA MERUSAKNYA, DAMPAKNYA TERASA. ANEHNYA, MANUSIA TAK JERA-JERA,. PADAHAL BENCANA LEBIH MENGHEBAT DARI BIASANYA.

M

ENURUT Sekretaris Pascasarjana Universitas Riau (Unri), Prof Dr Ir Thamrin MSc, banjir yang terjadi di Riau memang sejak dulu sudah terjadi. Tetapi kalau dilihat sekarang ini, bila dibandingkan beberapa tahun yang lalu, itu tidak separah saat sekarang. Bagaimana tidak, dalam hitungan jam saja hujan turun, sudah menyebabkan banjir besar. ‘’Penyebab terjadinya banjir tersebut, memang DOK RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Penyebab terjadinya banjir tersebut, memang oleh ulah manusia itu sendiri, seperti penebangan hutan secara liar untuk pembukaan lahan perkebunan.

oleh ulah manusia itu sendiri, seperti penebangan hutan secara liar untuk pembukaan lahan perkebunan,’’ katanya. Ia memberi contoh meluasnya penanaman kelapa sawit. Padahal sawit tidak menyerap air ketika terjadi musim penghujan. Apabila intensitasnya tinggi, sudah tidak ada lagi hutan yang bisa menahannya, karena sudah gundul. Artinya, kondisi hutan yang gundul menyebabkan erosi tanah. Karena air hujan akan mengalir deras di atas permukaan tanah tanpa terjadi resapan. Ia juga menyebut beberapa perilaku lain manusia yang ikut memicu terjadinya banjir seperti membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air. Juga menyebabkan terjadinya pendangkalan di setiap sungai yang berdampak banjirnya daerah dataran rendah. Faktor lainnya adalah kurangnya pengawasan terhadap peraturan pembuatan sumur resapan di daerah perkotaan. Menurut Thamrin, pemerintah yang punya hak penegakan hukum harus membuat arah kebijakan DOK RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Warga melakukan orasi damai akibat banjir. DOK RIAU POS

yang jelas tentang Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satunya dengan Perda Pengelolaan DAS dan memberikan sanksi kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan atau melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan terjadinya banjir. ‘’Selama ini, pemerintah tidak bersikap tegas terkait hal ini,’’ katanya. Kalau banjirnya sudah terjadi? Menurutnya, diatasi dengan melakukan pengerukan sungai yang dangkal, serta melakukan penghijauan kembali. ‘’Memang tidak serta merta itu dengan cepat bisa mengatasi banjir. Semua itu butuh proses dan waktu yang lama. Namun yang terpenting adalah kesadaran kita sebagai manusia dalam menjaga lingkungan,’’ katanya. Ia mengingatkan pihak-pihak terkait untuk tidak hanya meraup keuntungan semata tanpa memikirkan efek buruk di kemudian hari. ‘’Memang kalau kita lihat kesadaran manusia sangat kurang, terutama pemerintah yang mempunyai Perda, tidak tegas,’’ ujarnya. Thamrin sependapat dengan pernyataan bahwa manusia lah penyebab utama terjadinya bencana. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ALAM DIPAKSA, BENCANA TIBA ○

Jadi, harus dilakukan perburuan terhadap pelaku perambahan hutan secara ilegal dan memperbaiki hutan dengan penghijauan. Penghijauan adalah bagian dari upaya-upaya penyelamatan ekosistem yang sudah mulai rusak.

Menurutnya, perambahan hutan secara ilegal di Riau menyebabkan datangnya bencana seperti banjir dan pemanasan global. Ia mengambil contoh di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, yang sudah mengalami kerusakan hutan akibat dari aksi perambahan secara ilegal hingga mengakibatkan banjir di wilayah sekitarnya saat musim hujan. ‘’Jadi, harus dilakukan perburuan terhadap pelaku perambahan hutan secara ilegal dan memperbaiki hutan dengan penghijauan. Penghijauan adalah bagian dari upaya-upaya penyelamatan ekosistem yang sudah mulai rusak,’’ bebernya. Menurutnya, banjir terjadi semata-mata bukan disebabkan oleh bencana alam. Tetapi lebih karena perbuatan manusia, seperti penggundulan hutan, pendangkalan sungai, perubahan peruntukan bantaran sungai, tak berfungsinya saluran pembuangan air dan hilangnya lahan terbuka. ‘’Karena manusia yang bersama-sama menjadi penyebab terjadinya masalah banjir, jadi manusialah yang bersama-sama menanggulanginya. Tidak hanya tanggung jawab pemerintah,’’ kata Thamrin. (amzar)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


BARA PUSAT DI LIMA DESA SENGKETA

SULUT EMOSI DUA SAUDARA LIMA DESA YANG DIPERSENGKETAKAN KABUPATEN ROKAN HULU DAN SAUDARA TUANYA KABUPATEN KAMPAR MASING-MASING DESA INTAN JAYA, MUARA INTAN DAN TANAH DATAR, DESA RIMBA JAYA DAN DESA RIMBA MAKMUR. KEDUA KABUPATEN PUNYA LANDASAN HUKUM TERSENDIRI MEMPEREBUTKAN LIMA DESA INI. SEMENTARA, UPAYA PENYELESAIAN DARI PIHAK KETIGA DALAM HAL INI PEMERINTAH PUSAT ATAU PEMERINTAH PROVINSI RIAU, BELUM MENEMUI TITIK TERANG.

051/TAHUN 051/TAHUN IIII z z99 -- 15 15 JANUARI JANUARI 2014 2014


T ○

Lima desa yang bersengketa ini, oleh pemerintah Kabupaten Rokan Hulu masuk dalam dua kecamatan. Desa Intan Jaya, Muara Intan dan Tanah Datar berada dalam wilayah Kecamatan Kunto Darussalam. Sedangkan dua desa lainnya yakni Desa Rimba Jaya dan Rimba Makmur berada di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam.

ERBARU, upaya penyelesaiannya dengan memanggil kedua kepala daerah bersengketa secara terpisah. Bupati Kampar, Jefry Noer, sudah dipanggil, sementara Bupati Rokan Hulu, Achmad, baru akan dipanggil pekan ini. Lima desa yang bersengketa ini, oleh pemerintah Kabupaten Rokan Hulu masuk dalam dua kecamatan. Desa Intan Jaya, Muara Intan dan Tanah Datar berada dalam wilayah Kecamatan Kunto Darussalam. Sedangkan dua desa lainnya yakni Desa Rimba Jaya dan Rimba Makmur berada di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam. Kepemilikan Rokan Hulu atas lima desa ini berdasarkan Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Namun, status kepemilikan yang diklaim Rokan Hulu ini diprotes Kampar dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung.

Lima orang kepala desa dari lima desa yang berada di Kabupaten Kampar melaporkan tindakan pengrusakan oleh Satpol PP Kabupaten Rokan Hulu ke Polda Riau. DEFIZAL/RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Sementara, Kabupaten Kampar berpegang pada keputusan terbaru Mahkamah Agung RI Nomor 395 K/ TUN/2011 yang intinya memerintahkan Mendagri mencabut Surat Keputusan Nomor 135.6/ 824/SJ tanggal 2 Maret 2010 tentang Penegasan Status Wilayah lima desa.

Satpol PP Rokan Hulu mencabut plang nama desa di lima desa yang masih dalam sengketa. DOK RIAU POS

Sementara, Kabupaten Kampar berpegang pada keputusan terbaru Mahkamah Agung RI Nomor 395 K/TUN/2011 yang intinya memerintahkan Mendagri mencabut Surat Keputusan Nomor 135.6/824/SJ tanggal 2 Maret 2010 tentang Penegasan Status Wilayah lima desa. Kondisi di lapangan, Mendagri belum melaksanakan perintah MA tersebut sebelum mendapatkan tapal batas yang pas antara kedua kabupaten. Mendagri pun memerintahkan Gubernur Riau untuk menyelesaikan tapal batas ke dua daerah ini. Persoalan penetapan tapal batas inilah yang berlarut-larut hingga detik ini belum selesai. Sebab, kedua belah pihak belum dapat kata sepakat. Dalam kondisi status menggantung ini, Rokan Hulu yang merasa punya dasar hukum yang kuat terhadap lima desa terus melakukan pembangunan. Bagi Rokan Hulu, setidaknya ada tiga pertimbangan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ACHMAD Bupati Rokan Hulu

Secara de jure ada Undangundang Nomor 53 Tahun 1999 tentang pemekaran Rokan Hulu dari Kabupaten Kampar, termasuk kabupaten lainnya. Keberadaan Rokan Hulu di lima desa sah, bahkan undangundang tentang pemekaran itu pun belum dihapus sampai saat ini.

meyakinkan lima desa ini milik Rokan Hulu. Tiga alasan ini masing-masing alasan hukum, alasan fakta lapangan dan diakui masyarakat. Bupati Rokan Hulu, Achmad, menegaskan, secara administrasi, Rokan Hulu memiliki kepada desa (kades) resmi di lima desa dan semua kades dipilih masyarakat. Seluruh infrastruktur masyarakat di lima desa dibangun atas nama Pemkab Rokan Hulu. Selain itu, keberadaan Kabupaten Rokan Hulu di lima desa diakui masyarakat. ‘’Secara de jure ada Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999 tentang pemekaran Rokan Hulu dari Kabupaten Kampar, termasuk kabupaten lainnya. Keberadaan Rokan Hulu di lima desa sah, bahkan undang-undang tentang pemekaran itu pun belum dihapus sampai saat ini. Selain itu, Mendagri pun belum memberikan keputusan terkait lima desa dan hanya memerintahkan Gubernur Riau untuk menyelesaikan sengketa tersebut,” tegas Achmad. Atas dasar itu pula, jelasnya, Satpol PP Rokan Hulu melakukan pembongkaran terhadap adanya plang desa ilegal yang dipasang di lima desa. Menurut Achmad, langkah ini dilakukan untuk menjaga otoritas daerah karena dalam satu desa ataupun daerah, hanya boleh ada satu pemerintahan. Selain itu, penertiban yang dilakukan karena plang nama yang dipasang itu bertentangan dengan Perda Rokan Hulu mengenai reklame dan papan nama. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


JEFRY NOER Bupati Kampar

Kejadian ini menggambarkan Bupati Rohul tak taat hukum. Kami akan laporkan Bupati Rohul karena membiarkan peristiwa pengrusakan itu dan juga Satpol PP yang melakukan pengrusakan.

Kepala Satpol PP Rokan Hulu, Roy Roberto, menegaskan, penyitaan lima plang kantor desa versi Kampar di lima desa oleh tiga orang PNS Satpol PP, telah sesuai dengan protap. Dalam penegakan Perda Perizinan Reklame, sudah menjadi tugas kewenangan Satpol PP. ‘’Jadi yang menyita plang nama kantor lima desa versi Kampar adalah penyidik Satpol PP Rohul. Penyidik meminta bantuan dari 70 personel Satpol PP Rohul yang turun untuk mengangkat plang kantor desa itu untuk diamankan di Kantor Satpol PP,” tegasnya. Tindakan inilah yang tidak bisa diterima Pemkab Kampar. Bupati Kampar Jefry Noer meradang mendengar informasi adanya pencabutan plang nama lima desa yang menurutnya sudah resmi menjadi milik Kabupaten Kampar. Jefry sempat menyampaikan kekesalannya dengan meminta Bupati Rokan Hulu, Achmad untuk mematuhi aturan hukum dan tidak menggunakan cara-cara mirip preman. Jefry Noer yang mengetahui peristiwa itu mengintruksikan kepada camat agar tak melakukan perlawanan di lapangan. Cukup foto dan kumpul kan barang bukti, lalu buat laporan ke bupati. ‘’Kejadian ini menggambarkan Bupati Rohul tak taat hukum. Kami akan laporkan Bupati Rohul karena membiarkan peristiwa pengrusakan itu dan juga Satpol PP yang melakukan pengrusakan,” 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Aksi Satpol PP Rokan Hulu mencabut plang nama inilah yang diadukan oleh Pemkab Kampar. DOK RIAU POS

Kalau dasar mereka mencabut plang itu UU 53/ 1999, itu kan isinya bahwa lima desa tadi justru berada di Kabupaten Kampar. Kok nggak ngerti mereka aturan hukum.

tegasnya. Menurut Jefry, sudah lama lima desa di Tapung Hulu bermasalah dengan Rokan Hulu. Tapi tiga tahun lalu, Mahkamah Agung sudah memutuskan bahwa lima desa tersebut kembali ke Kabupaten Kampar. Begitu juga dengan Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Riau. ‘’Kalau dasar mereka mencabut plang itu UU 53/ 1999, itu kan isinya bahwa lima desa tadi justru berada di Kabupaten Kampar. Kok nggak ngerti mereka aturan hukum,” ucap Jefry. Atas dasar lima desa sudah kembali ke Kampar, tambah Jefry, awal tahun 2014, Pemkab Kampar sudah akan mengurus lima desa itu. ‘’Awal tahun depan (2014, red), kami sudah menjalankan sepenuhnya putusan Mahkamah Agung itu,” kata Jefry. Tak berapa hari usai pencabutan plang desa berselang, Bupati Kampar Jefry Noer pun mendampingi kades lima desa menyampaikan laporan ke Polda Riau soal keberatan atas tindakan yang dilakukan Pemkab Rokan Hulu di lima desa. Atas laporan itu, Bupati Rokan Hulu, Achmad, menyatakan siap menghadapi laporan yang disampaikan. Sebab, katanya, apa yang dilakukan Rokan Hulu dalam wilayah yang sah milik Rokan Hulu sehingga tak ada yang perlu diragukan. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Karena simbolsimbol yang ada di lima desa yang diklaim Kampar, itu kita anggap ilegal dan meresahkan masyarakat, maka kita tertibkan. Kalau mereka keberatan dan melaporkan, silakan saja, kita siap.

Menurut Achmad, dalam pemerintahan, sesuatu yang tidak legal tak boleh dibiarkan. Apalagi sampai ada dua pemerintahan Satpol PP Rokan Hulu mengaku siap menghadapi dalam satu desa, keberatan setelah aksi pencabutan plang nama desa di lima desa yang masih dalam sengketa. akan sangat berbahaya. ‘’Karena simbol-simbol yang ada di lima desa yang diklaim Kampar, itu kita anggap ilegal dan meresahkan masyarakat, maka kita tertibkan. Kalau mereka keberatan dan melaporkan, silakan saja, kita siap,” jelas Achmad. Kakan Satpol PP Rokan Hulu, Roy Roberto, pun mengaku penyidik Satpol PP Rohul siap menghadapi laporan kades lima desa di Kampar atas pembongkaran dan penyitaan plang nama kantor desa versi Kampar yang dianggap melanggar Perda Rokan Hulu. ‘’Silakan saja melapor ke jalur hukum, tak ada persoalan. Kita hadapi, yang jelas kita menjalankan tugas sesuai dengan protap,” terangnya. Walaupun lima desa dalam kondisi konflik level elit, kondisi masyarakat lima desa tetap aman. ‘’Kondisi masyarakat lima desa, biasa-bisa saja. Sengketa aparat daerah itu, bukan ranahnya Polri namun itu kewenangan pemerintah. Tidak ada DOK RIAU POS

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


DJOHERMANSYAH DJOHAN Penjabat Gubernur Riau

Sebelum memanggil kedua bupati (Kampar dan Rohul, red), saya rapat internal Pemprov dulu untuk mengintensifkan pembahasan.

kaitannya dengan kepolisian. Harapan kita masalah ini segera dituntaskan dengan cepat oleh pemerintah,” tutur Kapolres Rokan Hulu, AKBP Onny Trimurti Nugroho SE SIK MH. Onny berharap masyarakat di lima desa tiak terpancing isu-isu yang bisa menimbulkan konflik massa, yang akhirnya mengarah tindakan anarkis, yang tentunya akan masuk ke dalam tindak pidana sehingga akan merugikan masyarakat. Ia mengimbau masyarakat di lima desa tetap menjaga situasi daerah agar aman. Masyarakat bisa saling menahan diri menyikapi persoalan yang masih dalam proses penyelesaian antara Rokan Hulu dengan Kampar yang difasilitasi Pemprov Riau. Menyikapi permasalahan ini, Penjabat Gubernur Riau Djohermansyah Djohan meminta Pemkab Kampar dan Rohul serta warga kedua daerah bersabar. Ia pun berencana memanggil kedua bupati tersebut. ‘’Sebelum memanggil kedua bupati (Kampar dan Rohul, red), saya rapat internal Pemprov dulu untuk mengintensifkan pembahasan,” ujarnya, Kamis (26/12/2013). Djohermansyah juga berharap kedua wilayah dapat menahan diri. Selain itu tentu mematuhi aturan. Ia mengingatkan warga di lima desa atau yang berdekatan supaya dapat lebih tenang jika ada perihal yang menyulut terjadinya konflik. ‘’Jangan mudah terpancing,” imbaunya. Pemerintah Provinsi Riau telah pernah 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Bupati Rokan Hulu, Achmad saat meninjau proses Pemilukada di lima desa. DOK RIAU POS

Kami ingin mengedepankan cara-cara kepemerintahan, tanpa menyalahi aturan. Yang penting seluruh mekanisme dilalui secara benar.

mengagendakan mempertemukan dua kepala daerah bersengketa ini pada Senin (30/12/2013). Namun, pertemuan itu tak terlaksana dan akhirnya diputuskan untuk mengundang terpisah. Djoherman optimis, permasalahan batas lima desa tersebut idealnya dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik. ‘’Kami ingin mengedepankan cara-cara kepemerintahan, tanpa menyalahi aturan. Yang penting seluruh mekanisme dilalui secara benar,” jelasnya. Meski demikian, Djohermansyah tak menampik, jika persoalan perebutan lima desa ini menjadi perhatian serius dan potensi menimbulkan konflik berkepanjangan. Sehingga, perlu sinergitas dan koordinasi guna mengeliminir berbagai kemungkinan negatif. Di internal Pemprov Riau, Gubri menegaskan, akan membahas serius bersama jajaran untuk ditemukan solusinya. ‘’Akan kami bahas pada internal pemerintah terlebih dahulu untuk dilakukan langkah-langkah penyelesaian,” ungkapnya. Terlepas dari semua upaya itu, konflik lima desa terjadi sebagai akibat ketidaktegasan adiministrasi pemerintahan, baik di tingkat lokal, provinsi maupun nasional yang seringkali memicu konflik. (syamsul bahri samin/rpg) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


POLEMIK KENAIKAN ELPIJI 12 KG

Bau Gas di Ranah Politik SEDANG ASYIK-ASYIKNYA MASYARAKAT MERAYAKAN TAHUN BARU 2014, TIBATIBA, MULAI 1 JANUARI HARGA GAS ELPIJI 12 KILOGRAM NAIK MENCAPAI 68 PERSEN. BAUNYA PUN MENYENGAT HINGGA KE RANAH POLITIK.

051/TAHUN 051/TAHUN II II z z 99 -- 15 15 JANUARI JANUARI 2014 2014


S ○

ANGAT wajar, ketika Pertamina mengumumkan kenaikan harga gal elpiji 12 kilogram, membuat masyarakat menjerit. Efek domino yang ditimbulkan terjadi sangat kencang, menerjang ke mana-mana. Pemerintah yang tahun ini sudah harus siap dengan energi besar untuk menjalankan pesta demokrasi di tahun politik ini, akhirnya menjadi sasaran. Tak pelak pejabat-pejabat yang berkait kelindan dengan kebijakan kenaikan gas itu, terutama dari partai Demokrat menjadi sasaran protes. Berbagai dugaan, hingga tudingan pun mengalir, terutama ke BISNIS-JABAR.COM

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


RAY RANGKUTI Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) ANTARASUMBAR.COM

Target pertama dan minimal adalah menjadikan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai sasaran tembak, yakni menjadikan nama Dahlan tercemar di mata masyarakat luas, khususnya kelas menengah dan bawah.

Demokrat yang sedang memegang tampuk pemerintahan. Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, secara terangterangan menilai kenaikan harga gas elpiji 12 Kg dapat juga dilihat sebagai sebuah skenario politik dengan dua target sekaligus. ‘’Target pertama dan minimal adalah menjadikan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai sasaran tembak, yakni menjadikan nama Dahlan tercemar di mata masyarakat luas, khususnya kelas menengah dan bawah,’’ kata Ray, di Jakarta, 5 Januari 2014. Ia mengatakan, ini tentu tak lepas dari makin kokohnya nama Dahlan Iskan sebagai pemuncak dalam berbagai survei kandidat calon presiden Demokrat. Sementara nama yang digadang-gadang tampaknya tak jua menuai kesan postif di masyarakat. ‘’Bila nama Dahlan dibuat buruk di masyarakat, maka ada kemungkinan nama-nama yang diinginkan terpilih dalam konvensi akan makin mudah dinominasikan,’’ ujarnya. Ray pun menyebutkan target kedua, yaitu menjadikan partai-partai koalisi sebagai pahlawan untuk menaikkan tingkat keterpilihan (elektabilitas) partai-partai koalisi. ‘’Sejak awal kemungkinan memang dibuat skenario untuk menaikkan harga elpiji, tetapi sekaligus begitu diumumkan Pertamina, akan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Dalam hal ini terlihat sangat dominan menolak adalah Demokrat dan PAN. Padahal sebelumnya, dua partai ini kalau tak disebut mendukung (kebijakan), seolah membiarkan Pertamina mengambil sendiri kesimpulan menaikkan atau menurunkan harga gas elpiji.

dibatalkan oleh partai-partai yang sebelumnya mendukung,’’ katanya. Target dari skenario ini menurut Ray, agar partai koalisi terlihat pro rakyat, peduli pada kesulitan dan sensitif terhadap kehendak publik. Dengan begitu pula, sedikit banyak diharapkan akan dapat menaikkan baik popularitas maupun elektabilitas partai. ‘’Dalam hal ini terlihat sangat dominan menolak adalah Demokrat dan PAN. Padahal sebelumnya, dua partai ini kalau tak disebut mendukung (kebijakan), seolah membiarkan Pertamina mengambil sendiri kesimpulan menaikkan atau menurunkan harga gas elpiji,’’ ungkapnya. Kini setelah dinaikkan dan terlihat ada amarah masyarakat, dua partai politik ini buru-buru balik badan seolah tak mendukung sama sekali. Mereka menurut Ray, bahkan mengecam Pertamina seolah tak sensitif dengan beban masyarakat. ‘’Inilah tampaknya dua target yang hendak dicapai dalam skenario kenaikan harga gas elpiji. Kita tunggu skenario dan permainan berikutnya,’’ kata Ray. Pendapat seperti Ray pun diungkapkan pengamat kebijakan publik, Ichsanuddin Noorsy. Analisanya lebih pada faktor ekonomi politik yang terjadi di sekitar kenaikan harga gas elpiji 12 Kg. Ia menyatakan, patut diduga ada dana politik di balik kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 Kg. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


PENAONE.COM

“Kecurigaan ini tak bisa dihindari!” tegasnya. Pasalnya, lanjut Noorsy, institusi keuangan yang diawasi dan diaudit dengan ketat saja bisa mendanai kampanye, apalagi industri migas yang sarat dengan rekayasa transaksi dan akuntansi. Kondisi ini yang membuat makin sulitnya publik percaya pada lembaga politik dan BUMN. Untuk menyegarkan ingatan publik, Noorsy pun menyinggung kembali kasus suap SKK Migas dengan tersangka Rudi Rubiandini (Ketua SKK Migas), Simon Gunawan (Kernell Oil PL) dan menyeret Menteri ESDM, Sekjen ESDM dan Dirut Pertamina diperiksa KPK. Sementara beberapa pihak yang dicurigai terlibat kini tak jelas di mana keberadaannya. “Dua alasan itulah yang membuat banyak pihak purbasangka adanya dana politik di balik kenaikan LPG 12 Kg,” ujar Noorsy. Noorsy juga menegaskan pernyataan bahwa Pertamina merugi menjual LPG 12 Kg berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 26/2009 merupakan gambaran kuatnya tekad pemerintah memberlakukan mekanisme pasar bebas pada komoditas hajat hidup orang banyak, khususnya energi termasuk gas elpiji. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


METROTVNEWS.COM

“Penjelasan merugi ini disebabkan Pertamina berpatokan pada harga minyak mentah dari Saudi Arabia America Company,” katanya. Atas patokan ini Pertamina menghitung bahwa harga pembelian LPG adalah Rp13.000 per Kg. Jika harga akhir di pasar untuk 12 Kg bergerak antara Rp122.500 hingga Rp145.000, Ali Mundakir, Humas Pertamina mengatakan, Pertamina masih merugi. Padahal impor dari Saudi Arabia dan Qatar memasok kebutuhan nasional 57 persen. Kontraktor migas asing yang menghisap migas Indonesia memasok 31 persen, dan Pertamina hanya memasok 12-13 persen. Para kontrak production sharing (KPS) itu tentu mengikuti harga internasional, yang berarti patuh pada impor. Sementara Pertamina mengikuti Kepmen ESDM bahwa LPG 12 kilogram mengikuti keputusan pemerintah. Ali Mundakir menerjemahkan sebagai quasi komoditas hajat hidup orang banyak. “Bagi kita, persoalannya justru terletak pada struktur biaya pokok produksi yang dihasilkan KPS — karena ada cost recovery— dan yang diproduk oleh 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Bagi kita, persoalannya justru terletak pada struktur biaya pokok produksi yang dihasilkan KPS — karena ada cost recovery— dan yang diproduk oleh Pertamina.

Pertamina,” ujarnya. Masalah lainnya adalah soal keharusan Pertamina mendapat untung secara finansial karena UU Migas 22/2001 dan UU BUMN. Keharusan memperoleh laba ditambah dengan tidak jelasnya biaya pokok produksi dari impor dan dari KPS berujung pada kenyataan, betapa empuknya mendikte konsumen gas di Indonesia. “Jelas, ketahanan energi Indonesia sangat rapuh,” simpul Noorsy. Yang menarik adalah, pemerintah melihat kebijakan Pertamina itu sebagai aksi korporasi dan merasa perlu meminta Pertamina untuk transparan. Menurut Noorsy, itu ironi, karena pemerintah lah yang menyetujui siapa KPS yang beroperasi di belahan bumi Indonesia dan memilih siapa direksi dan komisaris Pertamina. Sebagai pelaksana kedaulatan rakyat termasuk penegak kedaulatan energi, sikap itu sekedar memberi bukti tambahan bahwa pemerintah menjalankan prinsip ekonomi pasar bebas walau tidak dalam keadaan mampu membangun ketahanan ekonomi, termasuk ketahanan energi. Dalam posisi konsumen Indonesia terdikte itu, pemerintah sendiri belanja impor migas Rp472-475 triliun per tahun. Bayangkan jika dari transaksi itu ada fee sebesar 1-2,5 persen —yang dalam bisnis memang disebut sebagai biaya transaksi. “Dampaknya, publik pun kehilangan kebanggaan pada pemimpinnya karena kepemimpinan diraih 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


BAMBANG SOESATYO Politisi Golkar ANTARASUMBAR.COM

Kalau Presiden dan Menko Perekonomian mengatakan naiknya harga elpiji 12 kilogram sebagai aksi korporasi Pertamina, pernyataan ini sarat kebohongan. Kenaikan harga itu tidak mendadak, melainkan sudah direncanakan dan diketahui pemerintah.

dengan cara-cara tidak jujur. Tapi itulah mekanisme pasar bebas yang sarat dengan informasi asimetri sebagai cikal bakal korupsi,” ungkapnya. Meskipun dua pengamat itu menduga ada skenario politik yang dialamatkan untuk kepentingan Demokrat, namun perdebatan politik antara partai politk di parlemen tak dapat dihindarkan. Golkar dengan terang-terangan menyatakan bahwa kenaikan harga elpiji adalah politik pencitraan SBY. Politisi Golkar Bambang Soesatyo menilai, Presiden SBY pura-pura tidak mengetahui rencana Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kilogram. Sebab, sebagai badan usaha milik negara (BUMN), segala kegiatan dan keputusan Pertamina seharusnya diketahui pemerintah. ‘’Kalau Presiden dan Menko Perekonomian mengatakan naiknya harga elpiji 12 kilogram sebagai aksi korporasi Pertamina, pernyataan ini sarat kebohongan. Kenaikan harga itu tidak mendadak, melainkan sudah direncanakan dan diketahui pemerintah,’’ ujar Wakil Bendahara Umum Golkar ini, di Jakarta, 5 Januari 2014. Pertamina, sebut Bambang, telah melaporkan rencana kebijakan perubahan harga elpiji 12 kilogram kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik. Mekanisme pelaporan ini sesuai Pasal 25 Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


EPOKLIK.COM

Elpiji. ‘’Karena kenaikan harga elpiji berdampak sangat luas dan signifikan terhadap kehidupan rakyat, Jero Wacik pasti tidak berani bertindak sendirian. Dia akan berkoordinasi dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa,’’ ujar politisi yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia ini. Keputusan menaikkan harga elpiji ini, lanjut Bambang, juga harus dikonsultasikan dengan Presiden SBY sebelum memberi masukan final pada Pertamina. Menurut Bambang, sebagai BUMN, Pertamina harus tetap tunduk pada pemerintah. Apalagi, Pertamina mengelola komoditas yang memengaruhi hajat hidup orang banyak. ‘’Jadi, kalau tidak disetujui SBY, Pertamina tidak akan berani menaikkan harga gas elpiji,’’ kata Bambang. Ia menilai, instruksi Presiden SBY pada Wapres 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Boediono agar mengadakan rapat koordinasi dengan para pihak terkait untuk menyikapi kenaikan harga gas elpiji hanya kamuflase. ‘’Ini sebagai kebohongan dan kepura-puraan belaka,’’ ujar Bambang. Ia menduga, kenaikan elpiji ini sebagai bagian dari strategi politik menjelang Pemilu 2014. Presiden SBY, sebut Bambang, seolah bertindak layaknya pahlawan. ‘’Ini modus menaikkan, pura-pura kaget dan marah. Lalu menurunkan, untuk pencitraan,’’ katanya. Sementara itu, politisi PKS Indra, mengatakan kenaikan harga elpiji 12 Kg menimbulkan dampak yang besar terhadap masyarakat, memberikan efek domino naiknya harga-harga barang dan memicu inflasi. ‘’Tiba-tiba Presiden SBY tanpa rasa berdosa menyatakan penolakannya atas kenaikan gas elpiji 12 Kg,’’ ungkapnya Indra pun mengaku tak mengerti apakah SBY sedang cuci tangan atas kebijakan pemerintahannya yang tidak pro rakyat atau presiden sudah tidak dianggap lagi oleh para pembantunya. ‘’Sehingga pembantunya membuat kebijakan yang bertentangan dengan kemauan sang presiden, ataukah ini bukti bahwa pemerintahan SBY tidak efektif lagi. Begitu menyedihkannya pemerintahan kita ini,’’ ujarnya. Ia pun mendesak pemerintah agar jangan hanya 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


M ROMAHURMUZIY Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ANTARNEWS.COM

Kalaupun Pertamina berlindung pada ‘unsur kerugian negara’ adalah tidak tepat karena Pertamina 5 tahun terakhir membukukan keuntungan sebagai korporasi. Pertamina mencatatkan laba bersih terbesar dalam sejarah pada 2012 sebesar Rp25,89 triliun.

basa-basi dan melakukan evaluasi sesegera mungkin. ‘’Serta segera menghentikan semua dagelan tersebut,’’ imbuh anggota Komisi IX DPR itu. Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy menilai sangat aneh Menteri ESDM, Jero Wacik justru menyatakan tak tahu rencana Pertamina menaikkan harga elpiji 12 Kg. Apalagi, dirjen-dirjennya menjabat komisaris di Pertamina. “Kalaupun Pertamina berlindung pada ‘unsur kerugian negara’ adalah tidak tepat karena Pertamina 5 tahun terakhir membukukan keuntungan sebagai korporasi. Pertamina mencatatkan laba bersih terbesar dalam sejarah pada 2012 sebesar Rp25,89 triliun. BUMN itu bukan hanya mencari untung, tapi dia ada fungsi pelayanan hajat orang banyak. Jangan membandingkannya an sich dengan swasta murni,” ujar Romahurmuziy yang kerap disapa Romi, 5 Januari 2014. Ia menilai keengganan bertindak Menteri ESDM ini sejak dini akan berdampak pada migrasi besarbesaran ke LPG 3 Kg, bagi pengguna LPG 12 Kg yang merasa tidak mampu. Akibatnya, elpiji 3 Kg yang biasanya hanya digunakan masyarakat ekonomi lemah akan mengalami kenaikan. “Kalau terjadi migrasi ini secara besar-besaran dan itu pasti akan terjadi kalau keputusan kenaikan elpiji 3 Kg terus dilakukan maka itu akan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


SINDIKASI.NET

menambah signifikan besaran subsidi gas dalam APBN,” ujar Romahurmuziy. Dampak ini yang nampaknya tak dipertimbangkan Pertamina sebelum mengambil putusan soal harga elpiji 12 Kg, sehingga Pertamina tidak bisa bersikap seolah negara dalam negara hanya atas dasar formalitas diberikannya kewenangan soal itu oleh Peraturan Menteri. ‘’Untuk itu PPP meminta penundaan kenaikan harga LPG 12 Kg sampai dengan adanya perhitungan dampak migrasi ke 3 Kg,” katanya. Kisruh soal elpiji ini memang terkesan cepat ditanggapi SBY dengan mengutus Wapres Boediono yang diperintahkan untuk segera mengatasi masalah. Usai rapat mendadak di kantor Wapres, Boediono mengatakan, rapat digelar secara mendalam. ‘’Kita bahas secara mendalam, ketersediaan, hambatan di lapangan dan sistem distribusi. Kami juga mendengar laporan-laporan dari lapangan, kami juga mengecek segi pandangan para menteri. Kita bahas secara mendalam, ketersediaan, hambatan di lapangan, dan sistem distribusi. Kami juga mendengar laporan-laporan dari lapangan, kami juga mengecek segi pandangan para menteri,’’ kata 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Kita bahas secara mendalam, ketersediaan, hambatan di lapangan dan sistem distribusi. Kami juga mendengar laporanlaporan dari lapangan, kami juga mengecek segi pandangan para menteri. Kita bahas secara mendalam, ketersediaan, hambatan di lapangan, dan sistem distribusi. Kami juga mendengar laporan-laporan dari lapangan, kami juga mengecek segi pandangan para menteri.

Boediono. Namun sayang, lima hari berlalu, tidak ada keputusan dari Wapres, sehingga Presiden SBY pun menggelar rapat kabinet mendadak dan terbatas. Presiden pun memerintahkan Pertamina meninjau kembali kenaikan harga itu. ‘’Saya harapkan tetap melalui prosedur dan undang-undang,’’ ujar Presiden. Presiden juga mengundang Badan Pemeriksa Keuangan untuk berkonsultasi dengan pemerintah dan Pertamina membahas masalah harga elpiji sesuai dengan hasil audit dan rekomendasi BPK. Presiden menyatakan pemerintah menginginkan kebijakan harga elpiji 12 Kg ini tidak merugikan Pertamina dan maupun negara. Namun penyesuaian atau kenaikan harga dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan daya beli masyarakat. Di Jakarta, gas elpiji 12 Kg yang sebelumnya seharga Rp78.000 naik menjadi Rp138.000. Kenaikan ini mencapai 68 persen. Akibatnya, beberapa masyarakat beralih ke tabung gas elpiji 3 Kg yang disubdisi pemerintah. Banyaknya masyarakat yang beralih ini membuat tabung gas elpiji 3 Kg semakin sulit ditemukan di pasar. Pertamina berdalih terpaksa menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram sebagai akibat dari bisnis yang terus merugi. Untuk tahun 2013 saja, Pertamina mengklaim kerugian hingga sekitar Rp7 triliun. Kerugian ini ditemukan oleh Badan Pemeriksa 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Keuangan yang akhirnya ditindaklanjuti Pertamina dengan menaikkan harga gas non-subsidi tersebut. Di sisi lain, Pertamina mengungkapkan, kondisi bahan baku elpiji di pasaran sudah mencapai Rp10.700 per Kg. Beban Pertamina semakin bertambah saat kurs dolar AS semakin menekan nilai tukar rupiah. PARPOL MENOLAK Kebijakan kenaikan harga elpiji 12 kilogram memiliki posisi yang lemah secara politik. Bukan hanya mayoritas partai-partai di parlemen yang telah ramai-ramai menolak, Demokrat sebagai partai utama pemerintah juga turut serta. ‘’Demokrat tidak setuju dan menolak kenaikan harga elpiji 12 Kg oleh Pertamina. Ini kebijakan korporat (Pertamina) dan kami yakin rencana kenaikan harga elpiji ini tidak dilaporkan kepada presiden,’’ kata Sekjen DPP Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di Jakarta. Juru bicara DPP Demokrat, M Ikhsan Modjo khawatir kebijakan ini akan semakin meningkatkan disparitas harga elpiji 12 Kg dan elpiji 3 Kg. Ujungujungnya, berpotensi munculnya kelangkaan dan ketidakterjangkauan harga kedua jenis elpiji tersebut oleh masyarakat. ‘’Semakin banyak pula kecurangan dan upaya melakukan kecurangan dalam distribusi elpiji di masyarakat nantinya,’’ kata Ikhsan. Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso juga 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Termasuk komersial dan warung-warung. Ini terkena dampak langsung maupun tidak langsung, mereka yang makan siang di warung, dampak makro sangat besar.

memberikan pernyataan keras. Kebijakan menaikkan harga elpiji ketika DPR sedang menjalani masa reses, sangat tidak etis. ‘’Kebijakan elpiji merupakan keputusan yang kurang ajar. Kali ini, Pertamina perlu diaudit,’’ ujarnya. Partai Amanat Nasional (PAN) meminta pembatalan harga elpiji 12 Kg. Meskipun PAN mengakui harga tersebut merupakan keputusan korporasi yakni Pertamina. Pengguna elpiji 12 Kg tidak hanya kalangan menengah keatas melainkan seluruh kalangan. ‘’Termasuk komersial dan warung-warung. Ini terkena dampak langsung maupun tidak langsung, mereka yang makan siang di warung, dampak makro sangat besar,’’ kata Wakil Ketua Umum PAN, Drajad Wibowo. “Kami sudah kehabisan kata-kata melihat kebijakan pemerintah yang seperti ini. Entah apa maunya pemerintah dengan menaikkan harga elpiji 12 Kg saat masyarakat miskin makin susah mencari pekerjaan, pengangguran meningkat dan biaya hidup yang makin tinggi,” ungkap Ketua Fraksi Hanura DPR, Sarifuddin Sudding. “Saya tidak habis mengerti dengan pola pikir pemerintahan SBY-Boediono. Mereka menganggap elpiji sebagai barang komersial, sehingga menggunakan hitung-hitungan untung rugi. Padahal elpiji ini kan hajat hidup orang banyak, sehingga tidak boleh dimainkan harganya seenak sendiri,” 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


katanya. Kepala Departemen Komunikasi Korporat Perusahaan Gas Negara (PGN) Ridha Ababil membantah pihaknya mengambil margin yang tinggi. Menurutnya, harga jual PGN ke konsumen terdiri dari harga beli gas dari hulu plus biaya transmisi dan biaya distribusi. “Ini semua selalu dilaporkan ke Pemerintah. Saat ini ada lebih dari 55 broker gas di Indonesia dan saya ragu apakah margin dan harga jual mereka ke konsumen juga dilaporkan ke pemerintah sebagaimana halnya PGN,” ujarnya. Berkaca dari kasus kenaikan harga beli gas di hulu beberapa waktu lalu, di mana harga beli gas naik 200 persen karena alasan keekonomian operasional lapangan, PGN akan menaikkan harga jual ke konsumen sebesar 50 persen. Logikanya, bila keekonomian investasi dan operasional lapangan di hulu perlu diperbaiki, maka keekonomian hilir juga harus diperbaiki. Dikatakannya, PGN harus membangun pipa transmisi SSWJ sepanjang 1.200 Km dan pipa distribusi sepanjang 2.400 Km berikut pembebasan lahan ratusan kilometer untuk membawa dan mendistribusikan gas dari Sumatera Selatan ke Jawa Barat. “Itu semua tidak gratis atau muncul begitu saja. Belum lagi ditambah risiko take or pay yang harus dibayar PGN,” kata Ridha. (menrizal nurdin/jpnn) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Jalan Berliku untuk Toll Fee

B RRI.CO.ID

ICARA soal kenaikan harga gas, tak terlepas dari masalah biaya toll fee. Direktur Gas Bumi BPH Migas, Hendra Fadli mengatakan, penetapan toll fee diatur dalam Peraturan BPH Migas Nomor 16/2008. “Penetapan tarif itu ada formulanya, makanya bisa berbeda dan bergantung pada panjang pipa distribusi, investasi dan tahun pembuatan,” ujarnya. Pipa yang digunakan untuk open access tarifnya ditentukan oleh BPH Migas secara akuntabel, transparan dan adil. Penentuan harga toll fee dilakukan BPH Migas berdasarkan capital expenditure (capex) dan operational expenditure (opex) dibagi volume yang akan mengalir. Sedangkan, harga di tingkat konsumen, tambah Hendra, ditentukan dari harga hulu, margin PGN dan biaya distribusi. “Pembangunan infrastruktur gas itu tidak murah. Saat ini memang sudah 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


PGN mengharapkan pihak terkait bersamasama menata kembali bisnis yang sudah karutmarut ini. Saat ini, ada puluhan investor di sisi hulu sedangkan investor di sisi hilir gas sangat minim, banyak yang berjanji akan membangun pipa tapi sampai saat ini belum ada yang terealisasi.

mendesak pembangunan infrastruktur gas, namun banyak terkendala oleh ketersediaan gas,” ungkapnya. Hendra mendesak perbaikan tata kelola industri gas nasional. Untuk itu, ia menyarankan pihak-pihak yang berkepentingan untuk ikut memikirkan hal itu, seperti SKK Migas, BPH Migas, BGN, konsumen dan industri. Dalam situs BPH Migas tertera toll fee pipa SSWJ yang beroperasi sejak 2008 membentang dari Grissik, Sumatera Selatan, sampai Muara Bekasi, Jawa Barat, sepanjang 629 Km dengan biaya sebesar 1,47 dolar AS per juta metrik kaki kubik (mmscf). Sementara, pipa milik Pertagas yang mulai beroperasi sejak 1974 membentang dari SKG Mundu, Jawa Barat, sampai Cilegon, Banten, sepanjang 493 Km dikenakan toll fee sebesar 3,26 dolar AS per mmscf. PGN mengharapkan pihak terkait bersama-sama menata kembali bisnis yang sudah karut-marut ini. Saat ini, ada puluhan investor di sisi hulu sedangkan investor di sisi hilir gas sangat minim, banyak yang berjanji akan membangun pipa tapi sampai saat ini belum ada yang terealisasi. Jika ditelaah, Kepmen ESDM Nomor 2700 Tahun 2012 terlihat bahwa ada sekitar 61.000 Km panjang pipa yang terdaftar dalam Kepmen tersebut. Dari jumlah itu, sebesar 20 persen atau 11.800 Km adalah pipa eksisting, atau yang sudah beroperasi. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


DEPOKLIK.COM

Sedangkan, sebesar 80 persen atau 49.200 Km masih berupa rencana. Dari 11.800 Km pipa yang sudah beroperasi, 47 persen dibangun oleh KKKS dengan penjaminan investasi berupa cost recovery, 48 persen dibangun oleh PGN dan 5 persen dibangun oleh para penjual gas. Jaringan pipa gas, baik yang dibangun KKKS maupun PGN, umumnya untuk memperluas cakupan pasar dan untuk memperluas pemanfaatan gas bagi konsumen energi yang masih menggunakan BBM. Sedangkan jaringan pipa yang dibangun oleh penjual gas hampir semuanya berkutat di pasar eksisting atau tidak memperluas pasar. Hal yang menarik, seluruh pipa gas tersebut dibangun dengan skema bundled, di mana pada saat dilakukannya pembangunan pipa pihak yang membangun bertindak sebagai trader maupun transporter. Pipa gas milik Pertamina yang umumnya mulai beroperasi sejak era 1970-an kemudian diserahkan ke Pertagas, karena adanya aturan unbundling, sedangkan pipa milik KKKS lain dan milik PGN sampai saat ini masih bundled. Masih berdasarkan Kepmen tersebut, dari 49.200 Km panjang pipa yang masih berupa rencana, 91 persen atau sekitar 44.772 Km akan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Terkait tudingan Kepala Divisi BBM dan Gas PLN, Suryadi Mardjoeki bahwa PGN mengambil margin sebesar 40 perseb dan tidak mengikuti aturan toll fee yang ditetapkan oleh BPH Migas, menurut Ridha persepsi itu muncul mungkin karena PLN tak mau dibebani biaya distribusi terhadap gas yang dialihkan dari Industri ke PLN.

dibangun dengan skema open access dan unbundling. Eksekusi pelaksanaannya sudah dilakukan sejak 2006, yaitu ketika lelang ruas transmisi KalimantanJawa, Gresik-Semarang dan Semarang-Cirebon, namun sampai dengan saat ini belum ada satu pun yang terealisasi. RANTAI BISNIS Selain berakibat macetnya pengembangan infrastruktur gas domestik, agak sulit diterima dengan akal sehat bagaimana skema unbundling dapat menurunkan harga jual. Karena secara logika munculnya pemain baru pasti akan memperpanjang rantai bisnis yang tentu akan menambah biaya yang membebani konsumen. Terkait tudingan Kepala Divisi BBM dan Gas PLN, Suryadi Mardjoeki bahwa PGN mengambil margin sebesar 40 perseb dan tidak mengikuti aturan toll fee yang ditetapkan oleh BPH Migas, menurut Ridha persepsi itu muncul mungkin karena PLN tak mau dibebani biaya distribusi terhadap gas yang dialihkan dari Industri ke PLN. Pada 2004, PLN menolak gas dari ConocoPhillips karena saat itu harga BBM masih disubsidi. Sehingga, PGN diminta pemerintah untuk membeli gas tersebut serta membangun pipa transmisi dan distribusi ke konsumen industri. Untuk itu, PGN telah melakukan investasi pembangunan pipa gas dan mengikat kontrak 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


FAJRIFM.COM

dengan konsumen industri. “Namun, seiring pengetatan subsidi ke PLN pada tahun 2008 dan menimbang beban subsidi pemerintah akibat terlambatnya program pembangkit batubara PLN, terpaksa sebagian gas yang sudah terkontrak dengan industri dialihkan ke PLN. Tapi, terhadap pasokan gas baru yang dialokasikan langsung ke PLN seperti gas dari Jambi Merang, PGN tetap memberi kemudahan ke PLN untuk menerima gas tersebut tanpa terbebani biaya distribusi,” ungkap Ridha. Penjelasan PGN dapat diterima, mengingat PLN pun menerapkan skema yang sama. Artinya, baik pelanggan listrik yang lokasinya jauh dari pembangkit maupun yang dekat dengan pembangkit dikenakan tarif dasar listrik yang sama. Beban transmisi dan distribusi ditanggung renteng oleh semua pengguna listrik. Apapun kompleksitas kebijakan dan pelaksanaan kegiatan operasi gas bumi, konsumen dan semua pihak mengharapkan, Indonesia layak menikmati energi yang dihasilkan dari perut Bumi Pertiwi. Kalau bisa lebih murah, kenapa harus mahal untuk rakyat sendiri? (menrizal nurdin/jpnn) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Menteri BUMN, Dahlan Iskan bersama Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan. PORTALKBR.COM

AKHIRNYA ELPIJI TURUN HARGA

Demi Gas, Dahlan Rela Pasang Badan PT PERTAMINA AKHIRNYA MENURUNKAN BESARAN KENAIKAN HARGA ELPIJI KEMASAN 12 KG. SEMULA, KENAIKAN RP3.959 PER KG, MENJADI RP1.000 PER KG. DENGAN DEMIKIAN, ELPIJI 12 KG NAIK HARGA SEBESAR RP12 RIBU. KEPUTUSAN INI BERLAKU MULAI SELASA (7/1). HAL INI DIPUTUSKAN SETELAH PEMERINTAH MENDENGAR REKOMENDASI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN (BPK) DAN MERAPATKANNYA BERSAMA DIRUT PERTAMINA, KAREN AGUSTIAWAN. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


‘’Kenaikan jadi 1.000 per Kg menyesuaikan dengan daya beli masyarakat, mempertimbangkan harga perolehan Pertamina dan mempertimbangkan kelangsungan hidup penyalurannya. Ini tadi sesuai rekomendasi BPK,’’ ujar Menteri BUMN, Dahlan Iskan, Senin (6/1) lalu. Menurut Dahlan, jika mengacu pada keuntungan dari penjualan elpiji 12 Kg, harga sebesar Rp3.959 per Kg dirasa masih kurang tinggi. ‘’Dari segi kemampuan masa depan Pertamina di bidang elpiji, maka (kenaikan) menjadi Rp3.959 itupun masih merugi Pertamina. Tapi kalau dilihat dari kemampuan ekonomi masyarakat, harga segitu masih berat,’’ sebutnya. Dalam Pasal 25 Peraturan Menteri ESDM Nomor: 26/2009 yang mengatur tentang harga jual elpiji, pada ayat 1 disebutkan bahwa harga jual elpiji untuk pengguna elpiji umum ditetapkan oleh badan usaha dengan berpedoman pada harga patokan, kemampuan daya beli konsumen dalam negeri dan kesinambungan penyediaan dan pendistribusian. Sedang di ayat berikutnya tegas dinyatakan kalau penetapan harga jual elpiji sebagaimana dimaksud ayat sebelumnya wajib dilaporkan pada menteri. Menteri ESDM Jero Wacik mengelak bahwa dirinya telah diberi tahu soal rencana Pertamina menaikkan harga elpiji. Artinya, saat Pertamina menaikkan harga elpiji, Jero mengaku belum mengetahuinya. ‘’Saya baru terima suratnya tadi,’’ 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


‘’Sudahlah, semua yang salah itu saya, enggak apaapa, pokoknya semua saya yang salah,’’ kata Dahlan.

ungkap Jero sesaat sebelum rapat terbatas. Meski tak menyebut secara jelas, ia menyatakan kalau ada pihak pemerintah yang mengetahui hal tersebut. Hal itu mengingat posisi Pertamina yang merupakan perusahaan BUMN. ‘’Tapi, ini keputusan korporat, Pertamina ada (koordinasi, red) pemerintahannya juga,’’ katanya. Hal senada juga disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Ia juga mengaku baru mengetahui rencana kebijakan itu pada 31 Desember 2013. Menurutnya, saat itu pihaknya sempat meminta agar menunda kenaikan tersebut. ‘’Tapi, mereka (Pertamina, red) bilang tidak bisa karena ini keputusan RUPS (rapat umum pemegang saham, red),’’ kata Hatta. Ia kemudian justru mengatakan bahwa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan lah yang mengetahui rencana menaikkan harga elpiji tersebut. ‘’Pertamina itu bersifat pemberitahuan (ke pemerintah, red). Pak Wacik (Jero Wacik) baru terima suratnya tanggal 2 Januari. Tapi itu kan melalui RUPS, artinya BUMN sudah tahu,’’ ujar Ketua Umum DPP PAN tersebut. Menteri BUMN, Dahlan Iskan enggan menanggapi panjang lebar terkait sikap sejumlah menteri yang terkesan tidak tahu adanya kenaikan harga itu. Dahlan pun rela pasang badan demi gas. ‘’Sudahlah, semua yang salah itu saya, enggak apaapa, pokoknya semua saya yang salah,’’ kata Dahlan. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), sebenarnya harga BBM tak lagi menjadi kewenangan pelaku usaha termasuk Pertamina. Pola persaingan dan penetapan harga elpiji sebagaimana bahan bakar minyak dan gas lainnya tunduk pada UU Nomor: 2/2001 tentang minyak dan gas bumi (UU Migas), sebagaimana diubah dengan Putusan MK Nomor: 002/PUU-I/ 2003 tanggal 15 Desember 2004 yang menyatakan tidak mengikat Pasal 28 UU Migas tersebut. Pasal 28 UU Migas semula menentukan bahwa harga BBM atau gas bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar. MK dalam putusannya menyatakan tidak mengikat pasal ini dan menetapkan bahwa campur tangan pemerintah dalam kebijakan penentuan harga haruslah menjadi kewenangan yang diutamakan untuk cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup rakyat banyak seperti BBM dan gas bumi. Oleh karena itu, MK berpendapat bahwa penentuan atau penetapan harga BBM tetap di tangan pemerintah. Selain itu, dalam putusan tersebut MK tidak membedakan BBM subsidi atau nonsubsidi sehingga putusan ini sebenarnya mencakup pula penetapan atau penentuan harga elpiji yang menurut definisi pasal 1 angka 2 dan 3 UU Migas merupakan bagian dari produk BBM dan gas bumi. (hasan hanafi/jpnn) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Petani Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu menumpuk cabai usai dipanen. RIAUPOS.CO

PANEN CABAI PETANI KAMPAR

Untung Bersih Rp18 Juta per Bulan

B

UDIDAYA tanaman cabai yang dilakukan Muslim (32), yang juga alum nus Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Kubang Jaya, Siak Hulu bersama tujuh orang rekannya, kembali membuahkan hasil dan

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


mendatangkan keuntungan besar. Baru 10 kali panen, sudah 20 ton cabai merah yang mereka petik dari lahan seluas 6 hektare. Cabai itu dijual ke pengumpul dengan harga rata-rata Rp25 ribu per kilogram. Belakangan, harga jual melonjak naik di angka Rp30 ribu per kilogram. ‘’Masih ada masa panen 13 kali lagi. Persis di bulan Februari, masa panen baru akan berakhir. Insya Allah, hasil yang akan kami dapat maksimal 45 ton. Kalau dirata-ratakan, hasil per pohon itu hanya 1 kilogram. Hasil ini masih lebih rendah dibanding periode pertama tanam Agustus lalu. Waktu itu kami bisa menghasilkan 48 ton cabai merah dari 30 ribu batang,’’ ucap Muslim. Hitung-hitungan warga Dusun V, Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau itu, dari hasil panen periode kedua ini, ia dan kawan-kawan hanya bisa mengantongi untung sekitar Rp100 juta per orang. Beda dengan untung di periode pertama lalu yang mencapai Rp1,2 miliar untuk 6 orang. Kalau saja tak dilanda banjir, kata Muslim, 48 ribu batang cabai merah jenis kopay dan lado F1 yang mereka tanam akhir September lalu, mungkin bisa hidup semua. Tapi karena banjir yang merendam berhari-hari, 5 ribu batang cabai tadi mati. Di Dusun I di desa yang sama, Ajirman dan kawan-kawan baru akan panen pada akhir bulan ini. Lelaki ini juga Kepala Desa Danau Lancang ini, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Bulan ini kami sudah akan menanam 80 ribu batang di atas lahan 8 hektare. Lalu bulan Maret kami juga akan menanam 40 ribu batang di atas lahan 3 hektare. Biar cabai tak putus dari desa ini. Sejak kami menanam cabai merah, kendala teknis tak ada. Persoalan yang kami hadapi hanya banjir. Itu pun lantaran kami memang menanam cabai merah ini pas di cuaca yang ekstrem.

bersama warga sekitar menanam 25 ribu batang cabai di atas lahan seluas dua hektare. Nasib cabai Ajirman dan kawan-kawan sama saja. ‘’Ada satu hektare yang stres gara-gara kena banjir. Tapi yang hidup cuma 25 ribu batang,’’ cerita Ajirman. Meski tanaman kali ini hasilnya kurang memuaskan, Muslim mengaku tak patah semangat. Ia malah bertekad membuat Desa Danau Lancang menjadi sentra cabai merah di Kampar, bahkan di Riau. ‘’Bulan ini kami sudah akan menanam 80 ribu batang di atas lahan 8 hektare. Lalu bulan Maret kami juga akan menanam 40 ribu batang di atas lahan 3 hektare. Biar cabai tak putus dari desa ini. Sejak kami menanam cabai merah, kendala teknis tak ada. Persoalan yang kami hadapi hanya banjir. Itu pun lantaran kami memang menanam cabai merah ini pas di cuaca yang ekstrem,’’ ujarnya. Bagi Muslim, bertanam cabai merah justru masih sangat menjanjikan. Jauh lebih menjanjikan dari pada bertanam kelapa sawit. ‘’Kalau 1.000 batang, modalnya baru Rp6 juta. Jika tak kena banjir kayak sekarang, hasil per batang cabai itu mencapai 1,5 kilogram. Kalau dijual Rp10 ribu per kilogram saja, hasil per pohon sudah Rp15 ribu. Berarti untung yang kita dapat masih ada Rp9 ribu per pohon cabai. Tapi, sepanjang kami bertanam cabai, harga termurah yang kami jual baru sekitar Rp20 ribu per kilogram,’’ ujarnya. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Kalau dalam tempo 6 bulan mereka bisa berpenghasilan bersih Rp100 juta, itu berarti sudah Rp18 jutaan penghasilan bersih mereka per bulan. Gaji siapa Rp18 juta per bulan.

Asal tahu saja, kata Muslim, dari untung bersih periode pertama tanaman cabai, Muslim bisa membeli mobil Xenia baru plus lahan untuk rumah. Lima rekannya yang lain bisa membeli lahan kelapa sawit, lahan rumah dan sepeda motor baru. Bupati Kampar Jefry Noer yang mendengar hasil tanaman cabai Muslim dan kawan-kawan di periode kedua itu, mengaku sangat senang. ‘’Kalau dalam tempo 6 bulan mereka bisa berpenghasilan bersih Rp100 juta, itu berarti sudah Rp18 jutaan penghasilan bersih mereka per bulan. Gaji siapa Rp18 juta per bulan,’’ ujar Jefry. Penghasilan yang diperoleh Muslim dan kawankawan tadi kata Jefry, sudah jauh di atas standar miskin yang dibuat Pemkab Kampar. ‘’Kita membuat kategori, bahwa orang miskin di Kampar itu adalah mereka yang punya anak 2 dengan penghasilan Rp1,3 juta per bulan. Kalau Muslim dan kawankawan, sudah masuk kategori mapan lah,’’ katanya sembari tertawa. Jefry juga sangat mendukung rencana Muslim untuk menjadikan Desa Danau Lancang menjadi sentra cabai merah. Ini berarti sudah dua komoditas unggul tumbuh di Kampar. Bawang merah di Desa Sei Geringging dan cabai merah di Desa Danau Lancang. (hasan hanafi/rpg)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


TPA Benowo. RAFIANTI WIJAYANTO FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

APA YANG ANDA BAYANGKAN TENTANG TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH? GAMBARAM UMUMNYA PASTILAH TEMPAT DENGAN GUNUNGAN SAMPAH YANG MENGELUARKAN BAU BUSUK. TAPI TIDAK SEMUA TPA DEMIKIAN. ADA JUGA TPA YANG JUSTRU JADI TEMPAT WISATA EDUKASI DAN TEMPAT ASYIK UNTUK BERFOTO. DI ANTARANYA TPA MANGGAR BALIKPAPAN DAN TPA BENOWO SURABAYA.

B

UKAN bau busuk atau gunungan sampah yang menyapa awal para pengunjung di TPA Manggar. TPA yang terletak di Jalan Proklamasi, RT 036, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur tersebut menyapa pengunjung dengan keindahan tamannya. Lengkap di dalamnya ada pemandangan

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Setiap tamu yang mengunjungi TPA ini, pasti menikmati kuliner ringan yang disediakan seperti jagung dan pisang rebus. Ditambah dengan kopi dan teh hangat.

Rafianti di TPA Benowo. RAFIANTI WIJAYANTO FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

burung bangau putih (Bubulcus ibis) yang terbang kian kemari. Burung ini sesekali singgah di tumpukan sampah mencari makanannya lalu terbang ke pohon-pohon yang ada di sekitarnya. Tak hanya itu, di dalam taman tersebut juga ada kafe yang siap menyediakan makan-minum bagi pengunjung. Kafe itu diberi nama Cafe Methane karena memang bahan bakarnya berasal dari gas methane yang dihasilkan dari pengolahan sampah di TPA itu. Apakah orang bisa menikmati makan dan minum di kafe yang berada di areal TPA? Status Facebook Rafianti Wijayanto, salah seorang pengunjung TPA tersebut bisa menjawab pertanyaan itu. Paramameter TPA sudah beroperasi dengan baik adalah ketika pengunjung asyik makan dan minum di kawasan tanpa bau. Di dalam berbagai foto yang diunggahnya, tampak dia dan rekanannya asyik duduk dan makan di kafe tersebut. Cafe Methane bisa jadi tempat makan yang asyik juga diungkapkan oleh Dolvie JR Lumintang dari Jawa Pos Group (JPG) yang pernah melakukan kunjungan ke TPA tersebut. Di TPA tersebut, rombongan JPG dijamu menikmati jagung dan pisang rebus hangat. Sekaligus minumannya berupa kopi dan teh hangat.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


“Setiap tamu yang mengunjungi TPA ini, pasti menikmati kuliner ringan yang disediakan seperti jagung dan pisang rebus. Ditambah dengan kopi dan teh hangat,” ujar Kepala UPT TPA Sampah Manggar, Syukur Effendi kepada JPG. Tak hanya menikmati kuliner di kafe tersebut, para pengunjung juga bisa menikmati wisata edukasi. Misalnya melihat proses pengangkutan sampah, pengomposan hingga bermain flying fox dan jembatan gantung. Untuk mengelilingi TPA seluas 27,1 hektare tersebut, para pengunjung bisa menggunakan all terrain vehicle (ATV). Kendaraan itu seperti sepeda motor yang memiliki roda empat, hanya rodanya lebih besar dan tinggi. TPA Sampah Manggar memang menjadi TPA percontohan bagi Indonesia bagian timur.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Alat berat tengah beroperasi di TPA Benowo. RAFIANTI WIJAYANTO FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

TPA tersebut dinilai berhasil mengolah sampah menjadi bahan ekonomi produktif seperti kerajinan tangan, mengolah sampah menjadi kompos dan membangun sarana hiburan serta menghasilkan gas methane untuk bahan bakar.

Keberadaan TPA yang dikelola dengan baik ini, menjadi poin penting dalam mengantar Kota Balikpapan meraih Adipura Kencana. Adipura Kencana merupakan level tertinggi dalam penilaian kota terbersih. Selain itu, TPA Manggar juga mendapatkan anugerah Otonomi Award dari Jawa Pos Institute of Pro Otonomi (JPIP). TPA tersebut dinilai berhasil mengolah sampah menjadi bahan ekonomi produktif seperti kerajinan tangan, mengolah sampah menjadi kompos dan membangun sarana hiburan serta menghasilkan gas methane untuk bahan bakar. TPA yang berdiri sejak tahun 2002 itu bisa tidak menyebarkan bau busuk karena dikelola dengan sistem sanitary landfill. Sanitary landfill adalah sistem pembuangan akhir sampah yang dilakukan dengan cara sampah ditimbun di TPA sampah yang sudah 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


TPA Benowo yang cukup asri. RAFIANTI WIJAYANTO FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

Kafe Methane di TPA Manggar. RAFIANTI WIJAYANTO FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

disiapkan sebelumnya dan telah memenuhi syarat teknis. Setelah ditimbun lalu dipadatkan dengan menggunakan alat berat seperti buldozer maupun truck loader. Kemudian ditutup dengan tanah sebagi lapisan penutup setiap hari pada setiap akhir kegiatan. Hal itu terus dilakukan secara terus menerus secara berlapis-lapis sesuai rencana. Bahkan, TPA Manggar sudah masuk dalam kategori Improved Sanitary Landfill. TPA itu sudah dilengkapi instalasi pemipaan sehingga air sampah atau leachate dapat dialirkan dan ditampung untuk diolah sehingga tidak mencemari lingkungan. TPA ini sudah dilengkapi pula dengan fasilitas pengelolaan gas yang dihasilkan oleh proses dekomposisi sampah di TPA. Itu sebabnya TPA ini mampu mengalirkan gas methane ke 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Jalan menuju TPA Benowo ditanami pepohonan. RAFIANTI WIJAYANTO FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

sekitar 60 rumah warga di sekitarnya sebagai bahan bakar. TPA lainnya yang juga menggunakan sistem sanitary landfill adalah TPA Benowo Surabaya. TPA tersebut baru satu tahun ini dikelola oleh pihak swasta yakni PT Sumber Organik. Meskipun belum terlihat sangat hijau, namun sudah terlihat banyak perbaikan dalam pengelolaan sampah tersebut. Sampah-sampah yang masuk ditimbun dengan tanah kemudian ditutup dengan plastik. TPA tersebut terlihat seperti perbukitan. Kiri kanan jalan menuju penumpukan sampah juga diberi berbagai tanaman penghijauan. Sehingga, menurut Rafianti, bisa dijadikan tempat yang asyik untuk berfoto. Semoga lebih banyak lagi TPA sampah tanpa bau busuk di Indonesia. (andi noviriyanti)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


SEIRING BERTAMBAHNYA USIA PRIA, GANGGUAN PROSTAT BISA SAJA TERJADI, TERMASUK RISIKO KANKER PROSTAT. MESKI BEGITU, KANKER PROSTAT BISA DICEGAH DENGAN MENERAPKAN KEBIASAAN-KEBIASAAN SEHAT. INILAH SATU DI ANTARA AZIMAT ALIAS PENANGKAL PENYAKIT PROSTAT. SALAH SATUNYA ADALAH MAKAN LEBIH BANYAK TOMAT DAN MENGURANGI KONSUMSI DAGING MERAH.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


B ○

ERDASARKAN sebuah studi, peneliti menganalisis informasi yang dikumpulkan dari hampir 46.000 pria selama 25 tahun. Mereka yang melakukan lima atau enam dari kebiasaan itu berisiko 39 persen lebih rendah terkena kanker prostat yang mematikan, dibanding mereka yang melakukan satu kebiasaan atau tidak sama sekali. Hasil temuan ini disajikan di European Cancer Congress di Amsterdam. Studi lain yang melibatkan

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


21.000 pria menemukan penurunan risiko kanker hingga 47 persen. Enam kebiasaan yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat adalah: 1. Makan lebih banyak tomat 2. Mengurangi asupan daging merah 3. Tidak merokok 4. Olahraga 5. Makan ikan berdaging 6. Memiliki indeks massa tubuh di bawah 30

Mendorong pria melakukan enam kebiasaan itu akan meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan dan mudah-mudahan menurunkan risiko kanker prostat.

Tapi, menurut Stacey Kenfield dari University of California, San Francisco yang mempresentasikan hasil studi, efek penerapan keenam hal itu belum dipelajari sebelumnya. Ia mengatakan bahwa ilmuwan tengah mempelajari unsur-unsur yang berperan penting dalam mengurangi risiko kanker. ‘’Mendorong pria melakukan enam kebiasaan itu akan meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan dan mudah-mudahan menurunkan risiko kanker prostat. Data kami menunjukkan bahwa mengadopsi kebiasaan ini bisa mencegah sebagian besar kanker prostat yang mematikan,” kata Kenfield, seperti dilansir laman Newsmaxhealth. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Gen bisa diibaratkan pistol sedangkan gaya hidup adalah pelatuknya. Pasti ada dampak dari diet terhadap perkembangan kanker prostat itu.

Menurut American Cancer Society, ada 2,5 juta orang yang tinggal di AS terkena kanker prostat. Terkait konsumsi tomat, buah berwarna merah itu mengandung lycopene yakni antioksidan yang bisa menghambat aksi radikal bebas yang merusak sel. Satu dari dua studi mengatakan pria yang melakukan diet berisiko 27 persen lebih rendah. Pada penelitian lain, penurunan risiko hingga 48 persen. ‘’Gen bisa diibaratkan pistol sedangkan gaya hidup adalah pelatuknya. Pasti ada dampak dari diet terhadap perkembangan kanker prostat itu,” kata Axel Heidenreich, direktur urologi di University Hospital Aachen, Jerman. Pria dengan kanker prostat stadium awal bisa hidup lebih lama jika mereka mengonsumsi diet kaya kacang untuk menyehatkan jantungnya, minyak sayur, biji-bijian, serta alpukat. Hasil analisis menunjukkan, 4.577 orang yang melaporkan mengonsumsi lemak nabati lebih rendah untuk 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


mengembangkan tumor berbahaya atau meninggal akibat penyebab lain ketimbang yang melakukan diet tinggi lemak hewani dan karbohidrat. Studi terpisah menemukan bahwa tes yang biasa digunakan untuk mendeteksi kanker prostat tidak lebih berbahaya. Setiap 1.000 pria yang melakukan prostate-specific antigen test atau tes PSA bisa mencegah satu kematian, 12 kasus impotensi, dan tiga inkontinensia yang disebabkan operasi yang tidak perlu. Hal itu dikatakan Mathieu Boniol, direktur riset di Prevention Research Institute di Lyon, Perancis. The American Urological Association juga merekomendasikan pria berusia di atas 40 tahun harus mempertimbangkan untuk melakukan tes PSA. Lemak Nabati Kurangi Peradangan Sementara itu, pria yang mengidap kanker prostat secara kentara dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup mereka. Caranya dengan menambahkan lemak nabati yang sehat ke dalam diet yang mereka jalani. Dengan mengganti lemak hewani ke lemak nabati yang sehat, seperti minyak zaitun, kanola, kacang-kacangan, biji-bijian dan alpukat, pria yang memiliki kanker prostat diyakini dapat mengurangi insulin dan peradangan. ‘’Konsumsi minyak sehat dan kacang, mampu 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


meningkatkan antioksidan plasma dan mengurangi insulin dan peradangan, yang dapat mencegah perkembangan kanker prostat,” kata pemimpin penulis dari University of California, San Francisco, Erin Richman, seperti dilansir laman Lifestyle.Iafrica. Studi ini mengkaji asupan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda serta lemak dari hewani dan nabati. Data berasal dari Health Professionals Follow-up yang dimulai pada tahun 1986. Penelitian asupan lemak melibatkan 4,577 pria yang telah didiagnosis dengan kanker prostat nonmetastatik antara tahun 1986 dan 2010. Selama jangka waktu penelitian, 1.064 orang meninggal, terutama akibat penyakit kardiovaskuler (31 persen), kanker prostat (21 persen) dan kanker lainnya (hampir 21 persen). Para peneliti kemudian menemukan hal yang mencolok, pria yang mengganti 10 persen dari total kalori harian mereka, dari karbohidrat dengan lemak nabati yang sehat, memiliki risiko lebih kecil terkena kanker prostat sebesar 29 persen dan memiliki risiko kematian lebih rendah sebesar 26 persen. ‘’Secara keseluruhan, temuan kami mendukung pria yang memiliki kanker prostat untuk mengikuti diet jantung sehat, di mana kalori karbohidrat diganti dengan minyak tak jenuh dan kacang-kacangan untuk mengurangi semua risiko penyebab kematian,” ungkapnya. (purnimasari/jpnn) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


IPTEK

INTERNET

KENDALIKAN ROBOT LEWAT

AIR SENI

ILMUAN ROBOT DI JEPANG TELAH MENCIPTAKAN ROBOT YANG DAPAT DIKENDALIKAN MELALUI PIKIRAN MANUSIA. TEKNOLOGI TERBARU YANG DIMASUKKAN KE DALAM ROBOT TERSEBUT ADALAH BRAIN COMPUTER INTERFACE (BCI), YAITU SEBUAH ALAT SEPERTI TOPI YANG AKAN MENERIMA SINYAL DARI OTAK MANUSIA DAN DITERIMA SEBAGAI PENGENDALI ROBOT.

S

ENSOR di alat itu akan menerima aktivitas otak ketika si pengendali memfokuskan pandangan kepada beberapa titik panel yang ada di layar komputer. Ketika si pengendali fokus

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


IPTEK

INTERNET

Sukses dengan uji coba tersebut, menunjukkan bahwa teknik pengendalian robot menggunakan pikiran dapat meningkatkan kualitas hidup banyak warga yang menderita cacat motorik.

kepada satu warna, maka robot akan membacanya sebagai perintah ke objek tersebut. Teknologi sejenis juga telah dikembangkan oleh ilmuwan asal Jerman, Jorn Vogel, pada Mei 2013. Robot berbentuk tangan itu bahkan dapat digerakkan melalui pikiran seseorang yang menderita cacat motorik. Vogel mendemokan robot itu terhadap seorang warga Amerika Serikat, Cathy Hutchinson (58) yang lumpuh akibat serangan stroke. Hutchinson hanya bisa berkomunikasi menggunakan gerak matanya. Dalam uji coba itu, dia melakukan enam kali percobaan, dan pada percobaan yang keempat kali dia berhasil mengangkat gelas kopi ke mulutnya. Sukses dengan uji coba tersebut, menunjukkan bahwa teknik pengendalian robot menggunakan pikiran dapat meningkatkan kualitas hidup banyak warga yang menderita cacat motorik. Salah seorang peneliti, Professor Patrick van der Smagt mengatakan, dirinya yakin sistem robotika itu dapat diterapkan pada hampir semua pasien yang menderita lumpuh. Tapi ia menekankan, risetnya masih berada pada tahap awal. Demikian seperti dikutip dari Neurobotics. Yang tak kalah menakjubkan, sekelompok ilmuwan dari London Shadow Robot Co, Inggris, mengembangkan manusia bionik yang memiliki or051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


IPTEK

Manusia bionik ini dibangun dengan biaya 1 juta dolar AS atau sekitar Rp12 miliar, dengan suku cadang yang merupakan bagian tubuh manusia buatan.

gan tubuh sintetis manusia. Robot bernama Frank ini memiliki wajah dan kemampuan seperti manusia, mulai dari berjalan, mendengar, berbicara dan bernafas. Dilaporkan Reuters, robot dengan tinggi 1,83 meter dan berat 77 kilogram ini dilengkapi 28 bagian tubuh manusia buatan, seperti pankreas, paru-paru, limpa, sistem peredaran darah dan lainnya. Namun Frank belum memiliki tangan seperti manusia. ‘’Manusia bionik ini dibangun dengan biaya 1 juta dolar AS atau sekitar Rp12 miliar, dengan suku cadang yang merupakan bagian tubuh manusia buatan,” kata Bertolt Meyer, psikolog sosial dari University of Zurich, Swiss. Sementara itu menurut Daily Mail, robot ini dilengkapi 200 prosesor. Selain memiliki jantung yang berdetak, kulit dari robot ini ditanami jutaan sensor yang bisa mendeteksi sentuhan dan perubahan suhu di sekitarnya. INTERNET

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


IPTEK

Kelebihan dengan menggunakan air seni adalah lebih mudah dipompa, daripada cairan dari limbah lumpur. Namun itu tetap saja rentan terhadap penyumbatan dan kegagalan mekanik.

Belum lama ini sekelompok peneliti di Inggris pun mengembangkan sebuah robot unik yaitu robot dengan bahan bakar dari air seni. Meniru cara kerja jantung manusia, inovasi baru ini memadukan kinerja pompa jantung dengan otot buatan guna mensuplai air seni sebagai bahan bakar ke robot tersebut. Robot ini diberi nama Ecobot IV, yang dibuat di Bristol Robotics Laboratory, hasil kerjasama antara University of Bristol dan University of the West of England (UWE). Generasi Ecobot sebelumnya, dibuat selama hampir 12 tahun, yang mampu berjalan menggunakan air limbah serta sayuran dan buah-buahan busuk. ‘’Kelebihan dengan menggunakan air seni adalah lebih mudah dipompa, daripada cairan dari limbah lumpur. Namun itu tetap saja rentan terhadap penyumbatan dan kegagalan mekanik,’’ kata seorang peneliti UWE, Dr Peter Walters, seperti dikutip dari Gizmag. Ke depannya, Ecobot IV bisa mengisi ulang daya dari air seni yang dikumpulkan dari toilet umum atau dari limbah peternakan di daerah-daerah terpencil. (crl)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


ORGANIZEDCHAOSONLINE.COM

P

ERTAMA-tama, kenali tentang jenis-jenis nyamuk. Pertama, jenis nyamuk Mansonia (nyamuk kebun) dan Culex (nyamuk got). Sesuai namanya, kedua jenis nyamuk itu hidup di kebun dan got-got yang airnya tidak mengalir. Ia paling banyak beraksi pada malam hari. Biasanya dikenali dengan bunyi berdenging seperti “nging-nging”. Kedua, jenis nyamuk Aedes atau nyamuk belang. Ia aktif di siang hari dan gemar hidup di tempat gelap dan gantungan baju. Ia dikenal sebagai nyamuk yang menyebarkan berbagai penyakit mematikan, seperti Aedes aegypti, penyebab demam berdarah. Nyamuk tersebut juga ada yang jenis Aedes albopictus si penyebab penyakit chikungunya. Selain itu bisa juga 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


menyebabkan penyakit Japanese Encephalitis, sejenis infeksi pada otak. Ketiga, jenis nyamuk Anopheles. Ia dikenal sebagai nyamuk malaria. Sesuai namanya, ia memang si pembawa penyakit malaria. Ia aktif di malam hari dan mulai mengigit mulai dari senja sampai subuh. Tempat berkembang biaknya macam-macam. Bisa di sawah, pantai, pegunungan, aliran sungai lambat maupun cepat. Biasanya hinggap di dinding papan atau bambu. Kehadiran ketiga jenis nyamuk itu bisa dicegah dari rumah. Simak kiatnya:

Pakai obat nyamuk semprot yang aman di kulit. DAILYMAIL.CO.UK

BEBASKAN RUMAH DARI AIR TERGENANG Air selalu menjadi media tempat berkembangnya nyamuk. Nyamuk dewasa akan menyimpan telurnya di air, baik itu air cekungan, rawa, pohon, daun, ember dan lain sebagainya. Telur itu kemudian berkembang menjadi jentik, pupa, siap terbang dan menjadi nyamuk dewasa. Oleh karena itu, jika ingin memberantas nyamuk, mulailah dengan cara membebaskan rumah dari air tergenang. Tetapi jika Anda berencana memiliki kolam, upayakanlah kolam tersebut airnya mengalir. Masukkan juga berbagai jenis ikan yang bisa memakan jentik nyamuk. Misalnya ikan mas atau ikan-ikan kecil lainnya. TANAM SI PENGUSIR NYAMUK Ada beberapa tanaman yang tidak disukai 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Geranium DAVESGARDEN.COM

Tanaman zodia dalam pot. ALAMENDAH.COM

Lavender LAVENDERCONNECTION.COM

nyamuk. Bahkan dengan menanamnya saja, bisa membuat nyamuk menjauh dari rumah. Tetapi ada beberapa yang harus diekstrak terlebih dahulu dan digosok-gosokkan. Tananaman pengusir nyamuk tersebut adalah geranium, zodia, lavender, serai wangi dan rosemary. Geranium atau tapak dara (Pelagornium citrosa) mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkannya adalah dengan menanamnya di tempat yang terkena tiupan angin. Aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan. Tanaman lain yang juga bisa mengusir nyamuk karena aroma wanginya tertiup angin adalah zodia (Evadia suaveolens). Namun bedanya dengan geranium yang bisa ditanam di luar (outdoor) atau terkena cahaya matahari langsung, sementara zodia tidak tahan panas. Jika ingin menanam zodia maka tempatkanlah ia di dalam rumah (indoor). Misalnya dekat jendela atau ventilasi ruangan. Tanaman yang berasal dari Papua itu memiliki daun pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung di dalam tanaman tersebut tidak disukai nyamuk. Sementara itu, lavender dan rosemary harus digosok-gosokkan dulu ke kulit. Lavender yang digosokkan adalah bunganya sementara rosemary adalah daunnya. Bunga lavender yang berwarna ungu merupakan tanaman yang sudah dikenal 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Serai wangi yang ditanam di taman.

umum sebagai lotion pengusir nyamuk. Rosemary tidak disukai nyamuk karena aromanya mirip minyak kayu putih. Aroma itu mengacaukan penciuman nyamuk. Untuk serai wangi (Cymbopogon nardus), zat yang tidak disukai nyamuk adalah zat geraniol dan sitronelal yang terdapat di dalamnya. Tanaman yang termasuk bangsa rumput-rumputan ini biasanya diekstrak terlebih dahulu kemudian baru dimanfaatkan sebagai lotion nyamuk.

GARDENINGWITHWILSON.COM

Serai yang dipotong. BUZZLE.COM

BEBASKAN DARI GANTUNGAN BAJU Rumah yang dipenuhi dengan gantungan baju bisa menjadi tempat favorit nyamuk. Apalagi nyamuk sangat tertarik dengan aroma tubuh. Maka ia pun menjadikan baju-baju yang digantung sebagai tempat persembunyiannya. Tak hanya baju, barangbarang yang menumpuk terutama berwarna hitam juga sering menjadi tempat persembunyiannya. PASANG KASA NYAMUK Di ventilasi pintu dan jendela pasanglah kasa atau kawat nyamuk. Tutuplah pintu dan jendela pada sore hari menjelang malam atau sekitar pukul 17.00 s/d 19.00 WIB. Jangan pula buka pintu dan jendela di pagi hari sebelum matahari bersinar atau sekitar pukul 04.00 s/d 05.00. Jam-jam tersebut merupakan jam yang nyamuk mulai beraksi masuk rumah. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Namun jika Anda terbiasa membuka pintu pada jam-jam tersebut maka pasanglah pintu tambahan. Berupa pintu teralis yang dapat dipasang kasa nyamuk. Dengan demikian nyamuk tidak bisa masuk.

Raket nyamuk. ALIEXPRESS.COM

Mengunakan raket nyamuk di dalam rumah. RUNNINGOFFTHEREESES.COM

PAKAI OBAT NYAMUK DAN RAKET NYAMUK Jika nyamuk sudah terlanjur di dalam rumah, maka mau tak mau Anda harus memakai obat nyamuk. Bisa dalam bentuk lotion atau semprot, obat nyamuk bakar, dan elektrik. Namun penggunaan obat nyamuk tidak selamanya aman, karena selain mengganggu pernafasan manusia, nyamuk lama-lama bisa kebal. Oleh karena itu, penggunaan raket nyamuk lebih aman karena nyamuk langsung mati dan tidak mengganggu pernafasan manusia. Selamat mencoba kiatnya, dan semoga rumah Anda bebas nyamuk. (andi noviriyanti)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Pemilu 2014: Demokrasi Sepi

M oleh BAGUS SANTOSO Anggota DPRD Riau

USIM kampanye partai politik (parpol) sekaligus calon legislatif (caleg) telah tiba. Hangatnya cuaca politik sudah terasa. Namun dari pengalaman yang sudah dilewati, pesta lima tahunan Pemilu 2014 tidak sesengit masa-masa Pemilu sebelumnya. Pesta demokrasi berjalan sepi. Pertempuran parpol dan caleg terkesan sejuk, boleh jadi disebabkan faktor kontestan yang semakin sedikit yaitu tinggal 12 parpol, yang berhak mengikuti Pemilu 2014. Bandingkan dengan 3 kali Pemilu pasca tumbangnya Orde Baru. Pemilu 1999, peserta parpol 48 , 21 berhasil meraih kursi DPR RI sisanya 27 masuk kotak. Pemilu 2004, peserta 24 tiket yang berhak ke kursi Senayan hanya 16 parpol. Pemilu 2009, peserta 38 menyisakan 9 parpol peraih kursi. Jika dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Hikmah dari semakin sedikitnya peserta Pemilu, maka pertempuran parpol dan caleg, semakin beradab dan santun. Masingmasing parpol hanya agresif menggarap kaplingan pada kantung-kantung suara berpedoman data dari hasil Pemilu sebelumnya. Baik data Pemilu 2004, 2009 maupun pemilihan kepala daerah.

tahun ini boleh jadi tingkat persaingan antar parpol tak begitu panas. Irama politik tak ingar-bingar, media dalam mengulas politik juga tak seheboh Pemilu sebelumnya. Kalaupun ada berita, paling hanya soal penertiban baliho. Belum lagi jika dibedah dari sudut kurang bergairahnya rakyat menyambut pesta demokrasi. Berbagai kasus politik yang terus terungkap, membuat kepercayaan rakyat terhadap parpol terus tergerus. Rakyat semakin apatis untuk berdampingan dalam rumah politik. Akibatnya tingkat partisipasi dalam berbagai pilihan kepala daerah (Pilkada) cenderung menurun. Riau yang baru saja menggelar Pilkada, diketahui gubernur terpilih masih dikalahkan oleh angka golput yakni mencapai 50 persen lebih. Hikmah dari semakin sedikitnya peserta Pemilu, maka pertempuran parpol dan caleg, semakin beradab dan santun. Masing-masing parpol hanya agresif menggarap kaplingan pada kantung-kantung suara berpedoman data dari hasil Pemilu sebelumnya. Baik data Pemilu 2004, 2009 maupun pemilihan kepala daerah. Namun jika dikaitkan dengan prinsip demokrasi, kecilnya partisipasi rakyat ikut memilih, menandakan demokrasi juga ada gejala kurang mendapat hati. Maknanya, meski saat ini demokrasi menjadi pilihan untuk mengatur bangsa di antara sistem lainnya, tak menutup kemungkinan di balik 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


proses perjalanan zaman, tidak menjadi pilihan abadi. Kembali pada kondisi sepinya menyambut Pemilu 2014, hal yang sama juga berlaku pada caleg. Kader parpol yang diusung bertarung rata-rata memilih konsentrasi pada basis yang sudah jelas. Masing-masing parpol dan caleg punya pangsa pasar yang sudah dipupuk tinggal menanti masa panen. Di sinilah menariknya Pemilu, pemilih dan yang dipilih punya hak untuk setia atau meninggalkannya. Sejumlah pengurus parpol begitu mudah untuk menjadi kutu loncat. Begitupun banyak caleg berubah warna baju setiap jelang Pemilu, sebuah pemandangan yang tak ditabukan bahkan biasa saja. Maka, jangan salahkan pemilih jika pilihannya juga berubah setiap saat. Dapil Gemuk dan Dapil Neraka Jumlah kursi yang diperebutkan di setiap daerah pemilihan juga mempengaruhi tingkat persaingan parpol. Daerah pemilihan (dapil) yang mempunyai jumlah kursi banyak lebih tenang suhu politiknya dibanding dapil yang sedikit kursinya. Di dapil gemuk, tingkat persaingan antar parpol maupun caleg tidak sesengit di dapil yang kurus atau disebut dengan istilah dapil neraka. Pertimbangan sangat logis, dapil dengan jumlah kursi 12 lebih damai dengan perhitungan di atas kertas setiap parpol bisa mendapat jatah kursi. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Dapil yang memiliki 5 kursi, sudah diprediksi akan tetap dipertahankan oleh parpol incumbent pemenang Pemilu 2009. Terkecuali ada faktor besar yang fenomenal, sehingga parpol non incumbent atau baru dapat menggesernya. Berbalik pula dengan caleg incumbent, peluang untuk mempertahankan kursi sama dengan caleg baru.

Meski pada kenyataannya, ada parpol yang berhasil mendulang satu dapil 2 kursi, tapi pada dapil yang gemuk, setiap parpol punya peluang yang sama. Berbeda dengan dapil yang hanya memiliki jatah kursi sedikit misalnya lima. Maka persaingan antar parpol dan caleg sangat ketat. Hitungan sederhananya, lima kursi diperebutkan 12 parpol, maka akan ada 7 parpol yang tersingkir dengan 35 caleg masuk kotak, plus 4 x 5 = 20 atau total 45 karena ditambah sisa caleg yang diprediksikan dari 5 parpol yang duduk. Dengan asumsi demikian, maka bagi dapil yang memperebutkan di bawah 11 kursi, parpol dan caleg akan menghadapi persaingan lebih keras. Dapil yang memiliki 5 kursi, sudah diprediksi akan tetap dipertahankan oleh parpol incumbent pemenang Pemilu 2009. Terkecuali ada faktor besar yang fenomenal, sehingga parpol non incumbent atau baru dapat menggesernya. Berbalik pula dengan caleg incumbent, peluang untuk mempertahankan kursi sama dengan caleg baru. Mengapa? Pemilih dan yang dipilih punya ikatan yang erat, selagi ikatan itu terjaga ibarat tanaman selalu dipupuk, maka besar peluang incumbent bertahan. Hanya saja, kalau tidak terpelihara, terputus komunikasi, pemilih dengan mudah akan meninggalkan dan menjatuhkan pilihan pada yang baru. Plus minus antara caleg bertahan dengan caleg 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


wajah baru tergantung gerakan individu caleg, tidak karena pengaruh parpol. Di dapil neraka, kompetensi parpol dan caleg sangat ketat. Selain bersaing untuk merebut tiket lima besar pertai, caleg juga adu kuat di internal partai masing masing untuk meraih suara terbanyak. Di medan tempur inilah faktor kekuatan sosok caleg menjadi tolok ukur parpol. Survei menyatakan, figur caleg menjadi pertimbangan utama ketika akan menjatuhkan pilihannya. Data membuktikan, parpol mendapatkan keuntungan mendulang suara karena faktor figur caleg. Banyak pemilih yang tak suka partai, tapi akhirnya mencoblos karena ketertarikan pada sosok caleg. Kondisi ini yang membuat caleg bersaing untuk merebut hati. Pendekatan struktural partai banyak terpental, justru dengan pendekatan silaturahmi dapat mencuri hati. Pemilu 2014, Provinsi Riau menyediakan ‘lowongan’ 60 kursi. Berarti ada 5 kursi tambahan dibanding Pemilu 2014 yang hanya 55 kursi. Lowongan ini akan dikeroyok oleh 12 parpol. Data Pemilu 2009, sebanyak 50 kursi itu milik 11 parpol antara lain Golkar, Demokrat, PAN, PDIP, PPP, PKS, lalu PPRN, PKB, Gerindra, PBR dan PBB. Jumlah peserta Pemilu 2009, 38 parpol dan yang berhasil merebut kursi di DPRD Riau hanya 11 partai. Sisanya 29 harus rela tersingkir. Lalu bagaimana dengan Pemilu 2014? Silakan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


berkalkulasi dan berhitung sehingga didapat kata bulat siap bertempur atau mundur. Pemilu 2014 sistem proposanal terbuka, juaranya jelas caleg peraih suara terbanyak. Setiap parpol dan caleg punya peluang yang sama. Peluang jadi pemenang dan peluang masuk kotak. Masih ada waktu 3 bulan lagi. Selamat bertanding.***

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


A

DAKALANYA dalam keseharian yang terpepat dengan kesibukan, segala bentuk kesenian yang ada seolah terlupakan dan keberadaan televisi yang menyuguhkan berbagai bentuk hiburan, semakin menambah keterlenaan. Lalu, kesadaran akan kepemilikan terhadap ‘sesuatu’ baru terasakan ketika sesuatu datang menyentuhnya. Sentuhan itu bisa secara tidak langsung berupa cerita nostalgia atau langsung dengan menyuguhkan sepaket seni pertunjukan. Program Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) yang saat ini naik peringkat jadi Sekolah Tinggi Seni 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Program Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) yang saat ini naik peringkat jadi Sekolah Tinggi Seni Riau (STSR) mengarak karya keliling Riau membuktikan hal itu. Perjalanan yang memakan waktu empat hari tersebut seperti menjadi obat kerinduan bagi warga yang disinggahi.

Riau (STSR) Mengarak Karya Keliling Riau membuktikan hal itu. Perjalanan yang memakan waktu empat hari tersebut seperti menjadi obat kerinduan bagi warga yang disinggahi. Menjadi ‘ketukan pintu’ di mana orang-orang baru terjaga dan tersadar bahwa ada tamu yang datang. Tamu yang sebenarnya bukanlah orang asing tetapi sesuatu yang selama ini ada dan dekat sekali dengan mereka. Salah seorang seniman Dumai, Darwis Muh Saleh mengakui hal itu. Ketika tim AKMR/STSR tampil di panggung Dewan Kesenian Dumai (DKD) beberapa hari yang lalu, Darwis menyebutkan apa yang telah dipersembahkan adalah sebuah upaya mengangkat batang terendam. Menurutnya, pertunjukan seni yang dikemas tim AKMR/STSR dalam bentuk sandiwara komedi merupakan bentuk kesenian yang dulunya berkembang di Dumai namun semuanya sekarang hanya tinggal cerita. Meskipun dikemas dalam bentuk modern, diyakini dan dirasakan langsung oleh Darwis bahwa naskah lakon yang berjudul ‘’Akibat Tak Usul Periksa’’ karya Jefri al Malay itu merupakan hasil eksplorasi terhadap bentuk sandiwara bangsawan yang cukup berkembang di daerah Riau bagian pesisir. Ruh-ruh tradisinya begitu terasa hadir dalam setiap adegannya. “Yang menarik lagi, sandiwara bangsawan yang dalam pikiran kita memiliki pakem-pakem yang 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Apalagi di Dumai ini, saya yakin sekali akan mendapat sambutan luar biasa di tiaptiap kecamatan karena bentuk dan gaya bahasa yang digunakan dekat dengan masyarakat di Dumai.

ketat dan kemudian harus dipentaskan dengan set dekor yang cukup memakan biaya ternyata dapat dihadirkan dalam bentuk minimalis dan sederhana tanpa mengabaikan elemen-elemen penting dalam pertunjukannya,” jelas Darwis. Seharusnya, lanjut Darwis, beginilah pekerjaan yang dilakukan seniman teater di Dumai. Tak perlu takut untuk terus menggali potensi yang dimiliki daerah dan jangan ragu membentangkan karya yang berangkat dari kekuatan dan kearifan lokal ke permukaan. Darwis juga menegaskan, agenda mengarak karya serupa ini seharusnya tak hanya dipentaskan satu tempat di satu kabupaten. Paling tidak harus dipentaskan pada tiap-tiap kecamatan yang ada di kabupaten tersebut. “Apalagi di Dumai ini, saya yakin sekali akan mendapat sambutan luar biasa di tiap-tiap kecamatan karena bentuk dan gaya bahasa yang digunakan dekat dengan masyarakat di Dumai,”

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Dulu waktu kecil, saya selalu juga nonton sandiwara bangsawan yang datang ke kampung saya. Kalau tidak silap, mereka menggelarkan sandiwara di samping SD 021 Bukit Batu sekarang ini.

ungkapnya. Di Riau bagian pesisir dulunya, sandiwara bangsawan hadir di tengah-tengah masyarakat dengan membawa seperangkat alat-alat sandiwara dan mereka hadir dalam kurun waktu hampir sebulan di tiap-tiap kampung yang disinggahi. Di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis misalnya, menurut Pemimpin Redaksi Dumai Pos, Dawami —yang juga hadir menyaksikan pertunjukan di Dumai— seingatnya waktu masih kecil dulu, grup sandiwara dari Medan bermain dengan kelengkapan yang luar biasa banyaknya. Mulai dari tirai, kostum kerajaan, singgasana raja, backdrop yang bergambar latar belakang hutan, laut, istana, taman dan lain-lain, yang semua itu dibentangkan sebagai bagian dari pertunjukan. Bila dibandingkan dengan pergelaran sandiwara komedi yang diusung kawan-awan dari AKMR/STSR tentulah jauh berbeda tetapi seingatnya gelagat dan permainan yang disuguhkan tidaklah jauh berbeda. Itu artinya kata Dawami, beginilah sandiwara bangsawan dalam bentuk modern. Seni ini dikemas dengan sederhana dan tidak menghilangkan unsur-unsur penting yang ada di dalamnya. “Dulu waktu kecil, saya selalu juga nonton sandiwara bangsawan yang datang ke kampung saya. Kalau tidak silap, mereka menggelarkan sandiwara di samping SD 021 Bukit Batu sekarang ini. Meskipun tak begitu paham tapi seingat saya 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Apalagi kalau bisa karya serupa ini dipentaskan di sekolah-sekolah yang ada. Saya kira di samping para siswa menjadi tahu bentuk sandiwara bangsawan yang pernah ada dulunya, mereka juga akan tergelitik hatinya untuk belajar.

biasanya kumpulan itu sampai berbulan-bulan di setiap kampung yang disinggahinya. Dan setelah menyaksikan naskah lakon ‘Akibat Tak Usul Periksa’ ini, saya seperti dibawa ke masa puluhan tahun yang lalu. Dan beginilah seharusnya sandiwara Riau modern,” kata Dawami yang merupakan anak jati Bukit Batu tersebut. Dawami juga berkeyakinan, arakan karya ini bila dibawa berkeliling sampai ke kampung-kampung yang ada di Riau, pastilah kemudian seni teater menjadi suatu yang diminati masyarakat bahkan bisa mengalahkan hiburan-hiburan yang dipertontonkan dari layar kaca televisi. “Apalagi kalau bisa karya serupa ini dipentaskan di sekolah-sekolah yang ada. Saya kira di samping para siswa menjadi tahu bentuk sandiwara bangsawan yang pernah ada dulunya, mereka juga akan tergelitik hatinya untuk belajar. Pertunjukan sandiwara komedi seperti inikan bukan hanya semata hiburan, tetapi habis gelak terbekah-bekah ada pula pesan moral yang bisa dibawa pulang,” jelas Dawami. Lebih jauh dari itu, sastrawan Dumai, Ahlul Hukmi setelah mengapresiasi ragam pertunjukan seni di panggung DKD tersebut, mengatakan ada 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Kenapa tidak? Saya melihat potensi-potensi itu. AKMR dan STSR menjadi barometernya. Seni dan budaya sebagai ilmu yang dipelajari dari dasar di bangku sekolah yang kemudian dapat dilanjutkan dan dikembangkan ke sekolah tinggi seni.

banyak kekayaan seni budaya yang dimiliki Provinsi Riau. Ragam dan bentuk itu merupakan kekuatan sebuah identitas. Program AKMR/STSR keliling Riau dapat dikatakan sebagai mengusung kekuatan tersebut. Upaya itu kemudian dapat pula membahagiakan masyarakat. Tampilan yang disuguhkan ternyata sangat menghibur dalam konteks itu dikatakannya hiburan yang tidak semata-mata hiburan tapi juga sekaligus memiliki fungsi pendidikan melalui amanat dan pesan dalam cerita. Melihat keragaman seni dan budaya serta menilik eksistensi AKMR dan STSR yang menjadi barometer pasti, Ahlul Hukmi juga berpikir bagaimana pada 2014 ini seharusnya pemerintah bisa berpikir agar mendirikan SMK kesenian di serata Riau. “Kenapa tidak? Saya melihat potensi-potensi itu. AKMR dan STSR menjadi barometernya. Seni dan budaya sebagai ilmu yang dipelajari dari dasar di bangku sekolah yang kemudian dapat dilanjutkan dan dikembangkan ke sekolah tinggi seni,” katanya. Sekretaris Dewan Kesenian Dumai, Agus S Alam dalam 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


kesempatan itu menyebutkan hal serupa. Riau sebenarnya kaya sekali dengan seni dan budaya. Namun sampai hari ini tidak tergali sepenuhnya ditambah lagi peran pemerintah yang masih minim dalam hal itu. Kesenian tidak cukup hanya berupa tampilan seremoni-seremoni yang dipergelarkan di acara tertentu pada helat di setiap kabupaten. Tetapi program Mengarak Karya Keliling Riau inilah sepatutnya menjadi contoh dengan mendatangi kampung atau daerah, menggelarkan karya-karya kreatif. “Bagi saya pribadi, tampilan AKMR/STSR menjadi ‘tamparan’ bahwa ke depannya kita harus berani berekspresi dan meningkatkan kreativitas dengan tetap mengedepankan kekuatan seni-seni lokal yang dikemas dalam bentuk kekinian. Saya menilai, arakan karya ini tidak cukup diarak di Riau saja bila perlu dihidangkan sampai di tingkat nasional. Biar orang sana juga tahu bahwa jauh sebelumnya Riau sudah ada bentuk sandiwara komedi yang tak kalah menarik dari mereka,” kata Agus. Sebelum ke Dumai, tim AKMR/STSR ini sudah pentas di Kabupaten Siak tepatnya di Kelurahan Sungai Mempura dalam helat yang ditaja Dewan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Dah lama betul tak tengok pertunjukan seperti ini. Pemain-pemain tonil dulu, semuanya dah almarhum, tak ada yang meneruskan di kampung ni lagi.

Kesenian Siak (DKS), “Seniman Balik Kampung”. Selanjutnya tim yang dipimpin oleh Pembantu Ketua III, Eriyanto Hadi ini melanjutkan pentas di Kampung Sejangat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Antusias sambutan masyarakat pun sangat menggembirakan. Beramairamai mereka datang hanya untuk menyaksikan pertunjukan sandiwara komedi tersebut. Salah seorang warga Sejangat, Ros (47) menyebutkan, sandiwara yang dimainkan membuatnya teringat dengan bentuk seni pertunjukan yang sama ketika ia masih kecil. Tonil adalah sebutan pertunjukannya. Sebuah bentuk sandiwara komedi yang dulunya ditampilkan ketika hari-hari besar seperti tujuh belasan, halal bi halal. “Dah lama betul tak tengok pertunjukan seperti ini. Pemain-pemain tonil dulu, semuanya dah almarhum, tak ada yang meneruskan di kampung ni lagi,” katanya usai menyaksikan pementasan. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Macam sekarang artislah misalnya. Ada juga yang ngefans sama pelaku-pelaku tonil itu dulu. Walau main dengan lampu strong king, masyarakat pasti betah sampai habis. Kalau istilah kampung kami, betunggu tanggo.

Senada dengan itu, Eli (41) juga mengatakan kerinduannya seolah terobati dengan menyaksikan pertunjukan dari tim AKMR/STSR. Dulu sewaktu masih kecil, tonil menjadi pertunjukan yang memang dinanti-nantikan di Sejangat, apalagi belum ada televisi. Beramai-ramai orang datang menyaksikan. Beberapa pelakunya yang sekarang sudah tak ada lagi, sempat menjadi idola di kampung ini seperti alm Atan Gani, Long Mamat, dan lain-lain. “Macam sekarang artislah misalnya. Ada juga yang ngefans sama pelaku-pelaku tonil itu dulu. Walau main dengan lampu strong king, masyarakat pasti betah sampai habis. Kalau istilah kampung kami, betunggu tanggo,” jelas Eli. Ketua KNPI Kecamatan Bukit Batu, Erwin Syahputra bersama rekan-rekannya yang turut menyukseskan pementasan di Desa Sejangat mengusulkan seharusnya pementasan seperti ini dilakukan sebulan sekali. Katanya, masyarakat sudah muak menonton lawak-lawak bodoh yang disuguhkan televisi. “Tengok sajalah, antusias masyarakat walaupun pentas di lapangan terbuka dengan lighting dan sound system yang tak maksimal tapi mereka semua cukup terhibur, rela berdatang-datang, merapat duduk beralas rumput untuk menyaksikan pentas dari kawan-kawan AKMR dan STSR dan betah sampai akhir bahkan tadi saya dengar ada yang 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Tengok sajalah, antusias masyarakat walaupun pentas di lapangan terbuka dengan lighting dan sound system yang tak maksimal tapi mereka semua cukup terhibur, rela berdatangdatang, merapat duduk beralas rumput untuk menyaksikan pentas dari kawan-kawan AKMR dan STSR dan betah sampai akhir bahkan tadi saya dengar ada yang menyeletuk cepat betul habisnya.

menyeletuk cepat betul habisnya,” kata Erwin saat berbicang-bincang dengan tim AKMR/STSR usai pementasan. SAMBUTAN TAK TERDUGA Sementara itu, Pembantu Ketua III, Eriyanto Hadi menyebutkan sambutan masyarakat dari program Mengarak Karya Keliling Riau adalah hal yang tak terduga sama sekali. Begitu antusiasnya masyarakat membuatnya berpikir dan akan memperbincangkan hal ini dengan pihak kampus untuk melanjutkan program ini dengan pasukan yang lebih lengkap di 2014. Semula kata Eriyanto, program Mengarak Karya Keliling Riau ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat Riau bahwa Riau sudah memiliki kampus seni yaitu Sekolah Tinggi Seni Riau yang terbagi ke dalam tiga jurusan, musik, tari, teater dan film. Di samping itu, program ini dapat pula menjadi ajang mahasiswa untuk melatih mental untuk tampil 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Kalau kemudian ternyata mendapat sambutan yang seperti ini, tentu saja hal yang tak terduga sama sekali. Dan ini membuktikan bahwa kesenian tidak hanya perlu ditampilkan di gedung-gedung mewah tetapi ditampilkan dengan konsep sederhana di ceruk-ceruk kampung juga merupakan upaya dalam pelestarian, pengembangan terhadap kesenian itu sendiri.

di hadapan audien dan sekaligus mempersiapkan mereka dalam hal seni pertunjukan. Karya-karya yang diusung tentu saja hasil dari eksplorasi dan ilmu yang didapat selama di bangku perkuliahan. “Kalau kemudian ternyata mendapat sambutan yang seperti ini, tentu saja hal yang tak terduga sama sekali. Dan ini membuktikan bahwa kesenian tidak hanya perlu ditampilkan di gedung-gedung mewah tetapi ditampilkan dengan konsep sederhana di ceruk-ceruk kampung juga merupakan upaya dalam pelestarian, pengembangan terhadap kesenian itu sendiri, “ jelas Eriyanto. Dari hasil diskusi dengan seniman-seniman di tempat yang disinggahi, kata Eriyanto hampir semua menyatakan kerinduan akan pementasan yang serupa ini. Ketika misalnya di sebuah daerah tidak memiliki gedung pertunjukan yang layak, maka tidak berarti pertunjukan seni tidak bisa dilaksanakan. Tampil dengan konsep minimalis, merupakan salah satu upayanya. Seperti yang dilakukan tim AKMR/ STSR, kondisi apa yang ditemui di setiap daerah tidak mengurangi semangat untuk menampilkan yang terbaik. “Tampil di beberapa tempat dalam program ini terasa sekali, kesenian itu berada dekat dan akrab dengan masyarakat. Saya kira beginilah seharusnya eksistensi kesenian itu dalam sendi kehidupan,” jelas Eriyanto. Dalam program Mengarak Karya Keliling Riau ini, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Tampil di beberapa tempat dalam program ini terasa sekali, kesenian itu berada dekat dan akrab dengan masyarakat. Saya kira beginilah seharusnya eksistensi kesenian itu dalam sendi kehidupan.

AKMR/STSR terbagi dalam dua tim. Tim satu yang langsung dipimpin Eriyanto mengarak karya ke daerah Riau pesisir yakni, Kelurahan Sungai Mempura Kabupaten Siak, Desa Sejangat Kabupaten Bengkalis, Dumai dan Desa Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir. Sementara itu tim dua yang dikomandoi, Ketua Jurusan Tari, Syafmanefi Alamanda mengarak karya tari dan musik ke Riau bagian daratan, yakni Air Tiris di Kampar Kiri dan Basrah di Kuantan Singingi. Disebutkan Syafmanefi Alamanda yang akrab dipanggil Nanda itu, penampilan mereka alhamdulillah sukses. Paket karya yang terdiri dari tari tradisi Melayu berupa “Zapin Pecah 12”, “Mak Inang” dan aransmen musik “Zapin” serta tari kontemporer yang berjudul ‘’Tali Berpilin Tiga’’ mendapat sambutan baik dari masyarakat. Bahkan dinilai Nanda, kerja sama yang diberikan masyarakat sangat membantu kelancaran pertunjukan. Di Air Tiris misalnya dibantu oleh Sanggar Tuah Sakato dan Sanggar Batobo Pimpinan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Selain penampilan, kami juga memberikan sedikit workshop tentang tari dan musik untuk tari serta diskusi terkiat dengan AKMR/ STSR.

Angku Lareh dan Warniati. Di Kuantan Singingi dibantu oleh Sanggar Seni Laksemana Bukit Berbunga Basrah pimpinan Oktiber Windra sedangkan di Kebun Durian dibantu Sanggar Seni Kebun Durian pimpinan Feri dan Naim. “Selain penampilan, kami juga memberikan sedikit workshop tentang tari dan musik untuk tari serta diskusi terkiat dengan AKMR/STSR. Meskipun kegiatan diadakan di saat liburan sekolah, banyak juga siswa yang datang menyaksikan dan antusias mereka sangat tinggi. Dari kegiatan ini juga ternyata masyarakat baru tahu bahwa sudah ada sekolah seni di Riau yakni AKMR/STSR,” jelas Nanda. (fedli azis)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA Pasal 1 ayat 16: Pendaftaran adalah upaya pencatatan benda, bangunan, struktur, lokasi, dan/atau satuan ruang geografis untuk diusulkan sebagai cagar budaya kepada pemerintah kabupaten/kota atau perwakilan Indonesia di luar negeri dan selanjutnya dimasukkan dalam Register Nasional Cagar Budaya.

CERANA adalah tempat sirih pinang yang terbuat dari logam, bagian atasnya terbuka dan bagian bawahnya umumnya berkaki, ada pula yang berbentuk biduk dan tak berkaki tinggi.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


KOMUNITAS ○

KOMUNITAS RHESUS NEGATIF INDONESIA WILAYAH RIAU

KETERGANTUNGAN TINGGI SOAL TRANFUSI KEBANY AKAN DARI KIT MU MNY ADA GOLONGAN DARAH KEBANYAKAN KITAA UUMU MUMNY MNYAA HANY HANYAA PEDULI PPADA TIKAN AP AKAH SEPERTI OO,, A, B DAN AB. JARANG SEKALI YANG MEMPERHA MEMPERHATIKAN APAKAH DIA MEMILIKI RHESUS NEGA TIF ATAU POSITIF NEGATIF POSITIF.. PADAHAL, JIKA MEMILIKI N GOLONGAN DARAHNY RHESUS YANG BERBEDA, MESKIPU MESKIPUN DARAHNYAA SAMA, MAKA TIDAK BISA MENERIMA DONOR ATAU TRANFUSI DARAH.

S

ECARA umum, hampir 90 persen orang Asia dan Afrika memiliki rhesus positif atau Rh (+) sementara Eropa dan Amerika justru sebaliknya. Karena orang yang memiliki rhesus negatif di Indonesia

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


KOMUNITAS

Disamping itu juga ada kebutuhan untuk mensosialisasikan secara lebih meluas ke masyarakat tentang apa itu rhesus negatif dan mengapa kita perlu mengetahui apa rhesus kita.

tergolong langka, maka berdirilah komunitas Rhesus Negatif Indonesia. Ini adalah komunitas sosial kemasyarakatan yang dibentuk atas dasar ketergantungan yang tinggi antar sesama pemilik darah rhesus negatif, sehingga jika suatu saat ada salah seorang di antara pemiliknya membutuhkan transfusi, dapat teratasi dengan cepat. Menurut Koordinator Komunitas Rhesus Negatif Indonesia Wilayah Riau, Dony Awan, dalam perjalanannya, kebutuhan terbentuknya komunitas ini berkembang tidak hanya sekedar saling bantu antaranggota. Tetapi juga menjadi jembatan penghubung antara pemilik darah rhesus negatif lainnya yang belum tergabung di komunitas ini dengan para pendonor panggilan. ‘’Disamping itu juga ada kebutuhan untuk mensosialisasikan secara lebih meluas ke masyarakat tentang apa itu rhesus negatif dan mengapa kita perlu mengetahui apa rhesus kita,’’ ujar Dony. Dikatakannya, saat pertemuan Rhesus Negatif Indonesia pada 12 November 2011, disepakatilah sebuah bentuk komunitas non-profit dengan visi ‘’Darahmu menyelamatkan keluargamu, saudaramu, teman-temanmu, kekasihmu, bahkan dirimu sendiri’’. Misi utama mereka adalah menghimpun, 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


KOMUNITAS

Darahmu menyelamatkan keluargamu, saudaramu, teman-temanmu, kekasihmu, bahkan dirimu sendiri.

menyatukan dan mengakomodir pemilik darah rhesus negatif di seluruh Indonesia. Komunitas ini, lanjut Dony, juga menjadi media komunikasi dan informasi mengenai penelitian medis dan hal lain yang berhubungan dengan donor, tranfusi dan rhesus negatif. Mereka berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menghimpun informasi dan data pemilik rhesus negatif di seluruh Indonesia dan menjadi mediator antara pendonor, PMI dan penerima donor. Mereka tetap memegang teguh prinsip-prinsip kode etik yang berlaku dalam komunitas Rhesus Negatif Indonesia yakni menjalin solidaritas antar sesama pemilik darah rhesus negatif, meningkatkan kesadaran pengenalan rhesus darah sedini mungkin untuk meminimalisir dampakdampak yang akan ditimbulkan secara langsung maupun tidak langsung terhadap para pemiliknya. ‘’Juga mensosialisasikan pentingnya mengenali rhesus darah bagi masyarakat pada umumnya dan bagi kaum perempuan pada khususnya, dimana dalam kodratnya akan mengalami fase kehamilan yang memerlukan perhatian khusus untuk keselamatan ibu dan janinnya,’’ ungkap Dony. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


KOMUNITAS

Kondisi ini dikenal dengan erythoblastosis foetalis, dimana dapat mengakibatkan keguguran berulang maupun kematian janin. Untuk itu, penting melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan.

Rhesus sendiri adalah antigen yang diturunkan, merupakan suatu protein transmembran yang terdapat pada permukaan sel darah merah. Rhesus negatif diartikan sebagai sel darah merah yang kekurangan protein. Dalam kasus dimana terjadi pernikahan berbeda rhesus, maka yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan ketidakcocokan rhesus bayi dengan sang ibu. Kondisi ini dikenal dengan erythoblastosis foetalis, dimana dapat mengakibatkan keguguran berulang maupun kematian janin. Untuk itu, penting melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan. Dikatakan Dony, ada beberapa kegiatan yang dilakukan komunitas Rhesus Negatif Indonesia, yaitu pendampingan pasien dan keluarga pasien rhesus negatif, mendampingi proses pencarian darah rhesus negatif yang diperlukan untuk ditransfusikan ke pasien serta memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tahaptahap permintaan darah melalui PMI. ‘’Juga memberikan informasi yang dibutuhkan oleh keluarga pasien mengenai darah rhesus negatif dan dampaknya, mengajak keluarga pasien untuk sama-sama mengenali rhesusnya, dan menyebarkan 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


KOMUNITAS

Dan tentu saja mengajak bergabung dalam komunitas ini agar kelak dapat membantu keluarga lainnya yang membutuhkan.

pentingnya pemahaman tentang rhesus ini ke lingkungan sekitar mereka. Dan tentu saja mengajak bergabung dalam komunitas ini agar kelak dapat membantu keluarga lainnya yang membutuhkan,’’ ungkapnya. Upaya komunitas Rhesus Negatif Indonesia, demikian Dony, mereka telah bersosialisasi lewat sosial media seperti Facebook, Twitter, milis dan website. Tujuannya tentu agar keberadaan komunitas non-profit ini agar semakin dikenal dan meluas. Mereka memuat materi-materi yang berkaitan dengan darah rhesus negatif yang dapat diakses secara online. Mereka juga melakukan diskusi online dengan para pemilik rhesus negatif yang ingin bertanya seputar darah rhesus negatif. Bahkan menjembatani kebutuhan darah rhesus negatif secara online. Dan tentu saja selalu bekerjasama dengan komunitas lain yang beririsan dan sejalan dengan visi dan misi Rhesus Negatif Indonesia. ‘’Untuk di Riau, Rhesus Negatif Indonesia masih bekerja sama dengan PMI Kota Pekanbaru. Bagi yang ingin bergabung di komunitas Rhesus Negatif Indonesia Wilayah Riau bisa menghubungi, Dony di nomor telepon 085274718232,’’ tuturnya. 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


KOMUNITAS

Bagi Anda yang belum tahu rhesus golongan darah apa, segeralah periksa. Jika kemudian Anda dinyatakan memiliki rhesus negatif, jangan lupa segera bergabung di komunitas Rhesus Negatif Indonesia.

Untuk saat ini, jumlah anggota Rhesus Negatif Indonesia Wilayah Riau telah mencapai 15 orang. Meski tidak punya jadwal berkumpul khusus tetapi setiap bulannya Rhesus Negatif Indonesia Wilayah Riau rutin berkumpul untuk membicarakan kegiatan apa yang akan dilaksanakan. ‘’Dan terus mensosialisasikan keberadaan komunitas Rhesus Negatif Indonesia Wilayah Riau,’’ ungkapnya. Bagi Anda yang belum tahu rhesus golongan darah apa, segeralah periksa. Jika kemudian Anda dinyatakan memiliki rhesus negatif, jangan lupa segera bergabung di komunitas Rhesus Negatif Indonesia. Data diri Anda, adalah harta berharga bagi sesama pemilik rhesus negatif lainnya. Jika suatu saat nanti Anda mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, para saudara Anda sesama pemilik rhesus negatif bisa cepat membantu. Atau, justru donor darah Anda yang diharapkan oleh pemilik rhesus negatif lainnya. Mari kita bantu saling menyelamatkan dan berbagi.(crl)

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


APA & SIAPA

SUKA TIDUR SONG JI HYO

AKTRIS CANTIK SONG JI HYO DIKENAL KARENA SIKAP UUNIK NIK DAN KEBERANIANNY A. ITU KEBERANIANNYA. TERLIHA TERLIHATT DALAM PROGRAM ST ASIU N STASIU ASIUN TELEVISI. SONG JI HYO TELAH MU NCUL DI MUNCUL BANY AK MISI YANG BAHKAN BANYAK PARA PRIA KESULIT AN KESULITAN MENYELESAIKANNY A. MENYELESAIKANNYA. MISALNY BUNGEE MISALNYAA SAJA BU NGEE NG JUMPING GEDUNG JU MPING DARI GEDU PENCAKAR LANGIT UNTUK MENANGKAP AYAM.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


APA & SIAPA

R ○

AW food yang dimaksud di sini adalah menyantap makanan yang sama seperti aslinya tanpa banyak proses pengawetan. Metode pengolahan yang digunakan biasanya hanya sebatas memotong atau memblender. Lewat akun instagram pribadinya, Sophie Navita kerap mengunggah foto raw food hasil olahannya untuk keluarga. Hasilnya? Cukup menggiurkan untuk dicoba. Bekerja sama dengan Paul Risse, seorang chef raw food asal Texas, Amerika Serikat, Sophie dan Paul menyusun program detoks yang diberi nama Cleanse America Taste of Indonesia. Program ini rencananya akan dimulai pada 1-5 Januari 2014. ‘’Yuk mulai makan makanan sehat,’’ ujarnya. (crl) INTERNET

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


FILM

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


FILM

BAHTERA NUH & AIR BAH

P

INTERNET

PENULIS NASKAH: Darren Aronofsky SUTRADARA: Darren Aronofsky PRODUSEN: Paramount Pictures PEMAIN: Ray Winstone, Emma Watson, Logan Lerman, Julianne Moore, Jennifer Connelly, Douglas Booth, Russell Crowe, Anthony Hopkins JADWAL RILIS: 28 Maret 2014 (USA) JADWAL RILIS DI INDONESIA: Maret April 2014

RODUSEN Movie memproduksi dan akan merilis sebuah film petualangan dan drama bertajuk Noah. Film ini bercerita tentang banjir besar yang menghancurkan semua kehidupan di Bumi. Noah juga berkisah tentang Tuhan yang sedih pada kejahatan manusia dan mengirimkan banjir besar untuk menghancurkan semua kehidupan di Bumi. Tuhan lalu memerintahkan Nuh, seorang pria benar dalam generasinya, untuk membangun sebuah bahtera kayu dan menyimpan sisa-sisa kehidupan dari air bah. Nuh membangun bahtera, menghemat keluarga dan perwakilan dari semua hewan, dari air banjir besar yang menutupi buminya. Film yang dibintangi sederet bintang terkenal —di antaranya Emma Watson— ini akan rilis di bioskop pada Maret 2014 secara internasional. (crl) INTERNET

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


EDEN HAZARD

BAHAYA mesin PEMBUNUH

PEMAIN CHELSEA, EDEN HAZARD, TEROBSESI INGIN CETAK GOL DI SETIAP PERTANDINGAN. SEJAUH INI, HAZARD TELAH MEMBUKUKAN DELAPAN GOL DALAM 19 LAGA DI LIGA PRIMER INGGRIS.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


S

“ Sekarang saya rata-rata mencetak dua gol di setiap laga. Namun, saya juga memberikan performa bagus tanpa mencetak gol atau assist. Saya belum menjadi pemain pembunuh. Saya tengah berusaha untuk mencapai hal itu.

INTERNET

AYA mencoba untuk mencetak gol dalam setiap pertandingan,” kata Hazard kepada The Telegraph. “Saya tak menetapkan target di musim ini. Namun, tujuan saya adalah mencetak gol dan assist, serta yang paling penting adalah membawa tim meraih tiga poin.” Kini, ia tinggal membukukan satu gol dan lima assist lagi untuk menyamai torehannya di musim lalu. Pemain 22 tahun itu telah membukukan 10 gol dan enam assist di berbagai kompetisi musim ini. “Sekarang saya rata-rata mencetak dua gol di setiap laga. Namun, saya juga memberikan performa bagus tanpa mencetak gol atau assist. Saya belum menjadi pemain pembunuh. Saya tengah berusaha untuk mencapai hal itu,” ujarnya. Hazard merasa senang atas torehan satu golnya ke gawang Liverpool, akhir pekan lalu. Ia mendapat kritik bahwa dirinya hanya mampu mencetak gol ke gawang tim kecil. Sebelumnya, tujuh gol Hazard tak ada yang bersarang di gawang tim elit Liga Primer lain seperti Arsenal, Manchester City, dan Manchester United. “Sayangnya gol itu ke gawang Liverpool tak dihitung ganda karena tercipta dalam pertandingan besar.

051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


INTERNET

Kami akan mencoba untuk berada di atas klasemen bersama Arsenal dan Manchester City dan kami akan lihat di akhir Januari atau Februari, di mana kami berada.

Namun, saya berhasil membungkam mereka yang mengatakan saya hanya mampu mencetak gol ke gawang lawan yang lebih lemah,’’ katanya. ‘’Sudah menjadi tugas saya untuk mencetak gol dan saya tahu banyak orang akan mengatakan pada saya untuk terus mencetak lebih banyak gol. Saya bekerja keras di sesi latihan untuk mencetak gol di setiap laga,’’ lanjutnya pada situs resmi klub. Hazard akan melakukan apapun untuk terus bisa berada di jalur kemenangan. Untuk itu ia minta timnya untuk terus konsisten dan mendapatkan tiga angka di beberapa pertandingan ke depan. ‘’Kami akan mencoba untuk berada di atas klasemen bersama Arsenal dan Manchester City dan kami akan lihat di akhir Januari atau Februari, di mana kami berada,’’ tuturnya. ‘’Kami tahu bersama Jose Mourinho, kami akan lakukan segalanya untuk memenangkan liga. Kami adalah tim yang masih relatif baru namun memiliki kualitas yang baik,’’ ungkapnya. Semoga Hazard bisa menjadi mesin pembunuh yang berbahaya seperti arti namanya. (crl) 051/TAHUN II z 9 - 15 JANUARI 2014


Majalah Riau Pos