Issuu on Google+

Ketika Sistem Penanggulangan Keadaan Darurat Diuji


Check IN

Menatap 2014 dengan Spirit Baru  

Assalamu Alaikum Wr.Wb Alhamdulillah….tak terasa Majalah SHIAM telah memasuki edisi ke-4 pada Desember 2013. Tentu saja kami tak lupa mengucapkan rasa syukur. Sejak terbitan edisi ke-3 bulan November lalu, kami telah berupaya menyajikan profil para mitra usaha yang selama ini hadir di terminal Bandara Sultan Hasanuddin. Tentu saja kedepan kami berharap melalui majalah SHIAM ini bisa menjadi semacam ‘jembatan informasi’ bagi para mitra usaha kami tersebut dengan masyarakat terutama para pengguna jasa bandara. Perbaikan konten Majalah SHIAM menjadi keniscayaan bagi kami, sebagai respon para pembaca selama ini. Oleh karena itu, rubrikasinya pun kian beragam sesuai dengan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Tujuannya tak lain demi memuaskan hasrat publik terhadap informasi yang mereka butuhkan.  

  Memang, sebagaimana misi awal, kami berharap dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang berbagai aktivitas PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara SHIAM. Dengan demikian diharapkan publik bisa lebih mengetahui dan memahami segala program yang dijalankan oleh kami dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan. Di penghujung tahun 2013 ini, tak lupa kami melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap berbagai program dan pencapaian kinerja kami selama setahun ini, dalam rangka menyongsong tahun 2014 dengan harapan dan spirit baru.   Akhirnya, selamat membaca dan sampai jumpa di tahun 2014. *** Rachman Syafrie General Manager

Daftar Isi | Contents

03 Lalu Lintas Pesawat yang 04 Pengatur Sering Dilupakan 05 “SHIAM Penutup Latihan PKD Tahun Ini” Sistem Penanggulangan Keadaan 06-07 Ketika Darurat Diuji Atas Jalan Kampong Cedde 08 Runway di dan Underpass di Simpang 5 Bandara SHIAM SHIAM, Tak Sekedar Hadir

Makassar Air Traffic Service Center (MATSC)

Yushan Sayuti, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero)

Blue Sky Executive Lounge

09 Café kopi Starbucks

Melayani dan Manjakan Tamu Sampai 24 Jam Hadir Manjakan Tamu Bandara Sultan Hasanuddin

Pengarah General manager PT Angkasa Pura I (Persero) Pemimpin Umum Shared Service Departement Head Pemimpin Redaksi Sales Departement Head, Communication and Legal Section Head Redaktur Pelaksana Anis Didipu Pemasaran Eko Hardono, Lawansuka Yacob, Sigit Setyanggono, Iswahyudi, Andi Amiruddin, Hendrik Ressa, M.Nisyar, Anthony F.C. Sekretariat Redaksi & Tim Kreatif Septarina Dwi Nastia, Lia Analia, Yusran, Syahrul Ramadhan, M.Yusuf, Minda Aviani, Citra Utia Latif Desain & tata Letak Yusran, Andrianto Sinaga, Tim Majalah Panakkukang Fotografer Rezki, Tim Majalah Panakukkang Kontributor Section and Departement di PT. Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Majalah Panakkukang Distributor General Affair Section Head, Majalah Panakkukang

COVER STORY Komisaris, Direksi dan Top Management PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar berfoto bersama dalam acara Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat ke-47 yang diadakan pada Tgl. 27 Nov 2013 lalu.

Alamat Redaksi PT.Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Jl.Airport Mandai, Makassar 90552 Telp.(0411) 550123 Fax (0411) 553183 Website: www.Hasanuddin-Airport.com, email: Humas@hasanuddin-airport.com.


BOARDING

SHIAM, Tak Sekedar Hadir!

Foto : Armin Sulfikar Yahya

Sejak pertama kali diterbitkan pada September 2013, majalah SHIAM terus  memantapkan langkahnya. Sambutan publik juga menggembirakan. Itu yang menambah semangat majalah ini untuk terus memberikan sajian terbaik. Lahirnya majalah ini tak lepas dari peran berbagai pihak, terutama pihak PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin yang sudah lama menginginkan adanya layanan informasi seputar bandara kepada para calon penumpang maupun publik. “Kami berharap majalah SHIAM ini tidak sekedar hadir saja, tetapi dapat memberi arti. Sehingga pembaca merasa kebutuhan dan layanan informasi bisa

didapatkan melalui majalah SHIAM,” ujar Rachman Syafrie, GM PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin pada saat penandatanganan MOU (Memorandum of Understanding) antara manajemen PT

Kami berharap majalah SHIAM tidak sekedar hadir, tetapi memberi arti. Sehingga pembaca merasa kebutuhan dan layanan informasi bisa didapatkan melalui majalah ini.

SHIAM | Edisi 04 | Desember 2013

Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin dengan Majalah Panakkukang, Rabu 6 November 2013 di restoran Sunachi Hotel Grand Clarion Makassar. Hadir pada acara itu, jajaran manajemen PT Angkasa Pura Bandara Sultan Hasanuddin dan Pimpinan Umum Majalah Panakkukang, Maryono beserta staf, pengasuh/penulis rubrik, konsultan hukum, model majalah,dan undangan mitra usaha. Oleh karena itu, tambah Maryono, majalah SHIAM selain menghadirkan tulisan soal bandara, juga beberapa rubriknya menampilkan artikel sarana pendukung, fasilitas layanan, akomodasi, transportasi,  kuliner obyek wisata, culture dan lainlainnya. *** (rus).

3


CHECK IN Makassar Air Traffic Service Center (MATSC)

Pengatur Lalu Lintas Pesawat yang Sering Dilupakan  

setiap hari mengatur lalu lintas pergerakan pesawat, terutama agar tidak terjadi antrean pada saat jam-jam sibuk,” tutur Bambang Rianto, Pts. GM MATSC dan Deputy GM Of ATS Operation menyambut Majalah SHIAM, pada Kamis (21/11) siang. Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) sendiri adalah organisasi dibawah manajemen Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau lebih populer disebut Airnav Indonesia. Menurut Bambang, saat ini wilayah pengawasan MATSC adalah duapertiga wilayah udara Indonesia dibagian timur, mulai dari wilayah udara diatas Semarang/ Banjarmasin/Balikpapan sampai dengan wilayah udara diatas Papua. Adapun dengan jumlah lalulintas penerbangan yang dilayani oleh MATSC per hari  mencapai 2.796 pergerakan pesawat. “Untuk menata pergerakan pesawat tersebut, maka kami membagi wilayah udara menjadi 9 sektor dan kedepan diharapkan menjadi 14 sektor. SElain itu, agar kegiatan operasional pengendalian lalu lintas penerbangan berjalan dengan baik maka setiap saat kami mengupdate peralatan pendukung yang modern dan canggih,” jelasnya.

Jumlah lalu lintas penerbangan yang dilayani oleh MATSC per hari  mencapai 2.796 pergerakan pesawat. 4

Foto : Taufiq HD & Armin Sulfikar Yahya

“Inilah kantor kami. Dari sinilah kami

Dengan mencermati tugas MATSC, kami pun tahu peranananya sangat stategis dan penting. Tapi, selama ini keberadaan MATSC seperti ‘terlupakan’? ”He..he..kami memang sudah siap bekerja untuk tidak populer, karena memang tidak berhadapan langsung dengan masyarakat pengguna jasa bandara. Itulah namanya pengabdian…,” ungkap Bambang.       Kedepan, lanjut Bambang, seiring dengan kemajuan teknologi, regulasi pemerintah maupun ICAO, dan tuntutan pelanggan, manajemen MATSC berupaya SHIAM | Edisi 04 | Desember 2013

meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengoptimalkan peralatan, memperbaharui prosedur kerja, serta  memberikan pelatihan kepada karyawan. Selain itu, pembuatan resektorisasi ruang udara di wilayah Upper Ujungpandang yang sebelumnya dari 5 sektor menjadi 10 sektor ruang udara. Hal ini dibuat untuk mengantisipasi semakin meningkatnya pergerakan pesawat udara yang beroperasi, khususnya di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. *** (rusman madjulekka).


ON TIME TAKE OFF Yushan Sayuti, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero)

Pihak manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) yang membawahi 13 bandar udara utama di kawasan timur Indonesia telah menggelar beberapa kali latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) pada beberapa bandar udara sepanjang tahun 2013. “Alhamdulillah…di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM) merupakan latihan PKD ke-74 sekaligus menjadi  penutup kegiatan PKD pada tahun ini,” tutur Yushan Sayuti, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero) saat membuka secara resmi pelatihan PKD yang diberinama ‘Dirgantara Raharja ke-74” tahun 2013 di areal kantor PKP-PK baru Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (27/11) di Makassar.

   Adapun dasar pelaksanaan latihan (PKD) ini, kata Yushan adalah mengacu kepada Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan dan peraturan lainnya. Lebih jauh Yushan menjelaskan bahwa tujuan latihan PKD dan Security Exercise ini untuk menguji kehandalan fasilitas Airport Fire Fighting & Rescue (AFFR) dan fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar instansi terkait serta melatih dan menguji kemampuan personil sesuai dengan bidang tugas dalam menanggulangi keadaan darurat penerbangan dan gangguan keamanan di bandar udara.     “Bagi kami, kegiatan ini merupakan

SHIAM | Edisi 04 | Desember 2013

bagian dari target prioritas yang tidak bisa ditawar apalagi ini sejalan dengan komitmen pelayanan kami yakni pelayanan terhadap aspek safety, security, service dan compliances,” jelasnya. Kedepan, tambahnya, operasional bandara utama dibawah PT Angkasa Pura, termasuk Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin akan terus  dilengkapi sarana dan peralatannya yang berkaitan dengan upaya peningkatan keselamatan dan keamanan bandara serta penerbangan. “Hal itu mutlak dilakukan dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan keselamatan penerbangan di semua bandara dilingkup PT Angkasa Pura I,” ujar Yushan yang diamini oleh anggota komisaris PT Angkasa Pura I, Hakamudin Djamal. *** (rus).     

Foto : Armin Sulfikar Yahya

“SHIAM Penutup Latihan PKD Tahun Ini”

5


ON TIME

“Bum..bum..bum…” suara ledakan keras berasal dari sayap kanan pesawat berlabel ‘Bantimurung Air’ mengejutkan warga di sekitar bandara lama Sultan Hasanuddin, Rabu (27/11) pagi. Asap mengepul. Penumpang panik dan dievakuasi satu persatu keluar dari badan pesawat. Tak lebih 3 menit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi insiden berupaya memadamkan api. Mobil unit ambulance hilir mudik mengantar para korban yang luka meninggalkan areal lokasi kejadian tersebut. Tapi jangan kaget dulu, karena itu bagian dari latihan dan simulasi Penanggulangan Keadaaan Darurat (PKD) dan Security Exercise yang diadakan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar

6

yang diberinama “Dirgantara Raharja” ke -74 tahun 2013. “Kami mencoba menghadirkan kondisi riil sehingga bisa menguji tingkat respons teman-teman sesuai dengan beberapa standar operating procedure (SOP) masingmasing. Di latihan ini lah kami mencoba meningkatkan lagi fungsi komando, koordinasi dan komunikasi sehingga bisa lebih menjamin layanan keselamatan dan keamanan di areal bandara,” ujar Rachman Syafrie, General Manager (GM) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, seusai memimpin koordinasi kegiatan PKD tersebut. Latihan rutin yang digelar sekali dalam dua tahun tersebut melibatkan 714 personil dari 13 instansi terkait, yang ditandai

SHIAM | Edisi 04 | Desember 2013

dengan penyematan dan pemasangan rompi oleh Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero) Yushan Sayuti kepada Rachman Syafrie selaku koordinator pelatihan PKD dan disaksikan anggota komisaris PT Angkasa Pura I, Hakamuddin Djamal. Rachman menyadari, selaku pengelola Bandar udara pihaknya tidak mungkin dapat melakukan tanggung jawab soal keselamatan dan keamanan itu sendirian, tapi perlu dukungan dari masyarakat dan berbagai unsur di luar bandara. “Kolaborasi dan kesadaran semua pihak akan aspek keamanan dan keselamatan di bandar udara dan penerbangan sangat penting dipahami dalam diri kita secara bersama,” tandasnya. *** (rus).

Foto : Armin Sulfikar Yahya & Taufiq HD

Ketika Sistem Penanggulangan Keadaan Darurat Diuji


Simulasi penanggulangan ancaman bom oleh pasukan gegana polri.

Simulasi terjadimya keadaan darurat.

Simulasi tindakan penyelamatan terhadap para korban dan pemadaman api.

Semua instansi terkait mulai dari Kepolisian, TNI, SAR, Institusi Kesehatan, dll. siap setiap saat ikut membantu pihak pihak Angkasa Pura I apabila terjadi keadaan darurat.

Hadirin dan masyarakat sekitar yang meyaksikan jalannya acara simulasi .

7


LANDING

Sebuah terobosan digagas oleh Menteri Perhubungan, EE Mangindaan untuk konsep pengembangan bandara SHIAM (Sultan Hasanuddin International Airport Makassar). Ia berinisiatif memperpanjang runway bandara yang merupakan pintu gerbang kawasan timur Indonesia tersebut  tanpa harus ada pembebasan lahan. Saat berada di Makassar beberapa waktu lalu, Mangindaan menginginkan runway lama dihidupkan kembali. "Underpass (jalan bawah tanah), runway di atas. Jadilah dua runway representatif, ribuan meter," katanya saat menyampaikan sambutan pada ground breaking kampus terpadu Kementerian Perhubungan di kelurahan Untia, kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (10/5). Peningkatan kapasitas runway 13-31 ini, nanti akan melayang di atas Jalan Poros  Makassar-Maros, tepatnya sekitar kampung

8

Konsep runway di atas jalan ini sudah banyak diterapkan di bandara kualifikasi internasional di Amerika, Eropa, Australia, Sydney, dan termasuk di Changi Airport, Singapura Cedde, antara Mandai dan Batang Ase, Kecamatan Mandai, Maros. Konsep runway di atas jalan ini sudah banyak diterapkan di bandara kualifikasi internasional di Amerika, Eropa, Australia, Sydney, dan termasuk di Changi Airport, Singapura.  Sementara itu, Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional VI Makassar, SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Makassar sedang melakukan

SHIAM | Edisi 04 | Desember 2013

tender pembangunan untuk memulai pembangunan jalan bawah tanah (underpass) depan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pada tahap awal ini akan dilakukan pelebaran jalan dan pematangan lahan. Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum menggelontorkan anggaran Rp 20 miliar untuk proyek ini. Berikut alasan kenapa pembangunan jalan itu menjadi penting? • Atasi kemacetan di simpang 5 hingga 50% • Simpang 5 jalur terpadat di Indonesia timur • di JTS4 (Jl Tol) sehari 23 ribu 25 ribu kendaraan (Akhir pekan bisa 30 ribu) melintas di jalan sepanjang 11,7 km  • Di lintas Jl P Kemerdekaan sehari mencapai 200 ribu hingga 250 ribu unit R2 dan R4 .  • Jalur back bone ini menghubungkan Makassar dengan 16 kabupaten/kota di utara  dan tenggara Sulsel  (*/rus).

Foto : Ist.

Runway di Atas Jalan Kampong Cedde dan Underpass di Simpang 5 Bandara SHIAM


ON CORNER LOUNGE TIME Blue Sky Executive Lounge

Melayani dan Manjakan Tamu Sampai 24 Jam Untuk mendukung operasional 24 jam tersebut, kata Subair, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 34 karyawan yang dibagi dalam tiga shift. Dengan interior yang menarik, Blue Sky Lounge juga manjakan para tamunya dengan berbagai fasilitas seperti toilet, musholla, colokan HP, PC dan wifi, meeting room, VIP room, smoking room, service bantuan jasa layanan check-in, bagasi atas permintaan tamu dan lainnya. “Saya cukup nyaman dan enak selama berada di Blue Sky Lounge,” ujar Nurfitriyani, seorang tamu. Sekarang tak perlu kuatir datang kepagian atau transit kemalaman. Ada Blue

Sky Executive Lounge siap melayani dan manjakan Anda…! ***

Foto : Rezki

Kalau anda berangkat pagi sekali atau transit kemalaman di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Blue Sky Executive Lounge menjadi pilihan anda. Sebab lounge yang hadir sejak 20 08 ini beroperasi melayani tamunya secara penuh sampai 24 jam. “Kami tak mau melayani para tamu kami setengah-tengah. Oleh karena itu sejak setahun lalu kami telah memperpanjang waktu operasi kami hingga 24 jam. Alhamdulillah…sambutan para penumpang cukup baik dan antusias,” ujar Muh.Subair Amd Par,SE Manager Blue Sky Lounge Bandara Sultan Hasanuddin kepada Majalah SHIAM, Kamis (21/11). Menurut Subair, upaya tersebut merupakan bagian dari strateginya untuk lebih mengoptimalkan pelayanan dan membuat para tamu betah dan nyaman berada di Blue Sky Lounge. Selain itu, tambahnya, pihaknya juga menyajikan menu dengan aneka variasi namun tetap memperhatikan menu rasa khas lokal. “Soal harga saya kira sifatnya relatif. Yang penting, para tamu menginginkan kenyamanan selama menunggu waktu boarding,” tuturnya.

Café kopi Starbucks

Hadir Manjakan Tamu Bandara Sultan Hasanuddin  

menangani 120 gerai di seluruh Indonesia. Tak heran café kopi Starbucks kian ekspansif, termasuk pada 19 April 2013, café kopi raksasa asal Negara Uwak Sam ini hadir di Bandara Internasional Sultan

Foto : Armin Sulfikar Yahya

Berkembangnya gaya hidup masyarakat di Indonesia mendorong kinerja bisnis café kopi Starbucks. Di Indonesia, Starbucks yang dikelola oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yang saat ini

SHIAM | Edisi 04 | Desember 2013

Hasanuddin, Makassar. Kehadiran café kopi tersebut diresmikan oleh General Manager PT Angkasa Pura I cabang Bandara Sultan Hasanuddin, Rachman Syafrie sekaligus melengkapi fasilitas dalam gedung terminal bandara tersebut. Gerai Starbucks di Bandara Sultan Hasanuddin ini memiliki 64 tempat duduk. Dan setidaknya, menurut Rachman, hadirnya gerai Starbucks di kawasan bandara AP I itu diharapkan bisa meningkatkan pelayanan bandara. “Bagus dong, kehadiran Starbucks di sini bisa memuaskan kerinduan penikmat kopi yang kebetulan lagi berada di Bandara Sultan Hasanuddin,” tutur Iwan Purnomo, salahseorang pengunjung Starbucks.   Setelah Makassar, Starbucks berniat merambah kota kedua lainnya, seperti Balikpapan, Manado, Batam, dan Semarang. Harapannya, tahun ini café kopi Starbucks bisa bertambah 30 gerai lagi. ***

9


SHIAM Magazine Edisi 04 | Desember 2013