Page 1

Badan Koordinasi Pengendalian dan Komunikasi Program

Edisi 47/Desember 2013

Media Diseminasi Kebijakan dan Prestasi

ITS Apresiasi Para Purna Tugas dengan Beri Tali Asih Mobil Dinas ITS Siap Gunakan Bahan Bakar Gas Bebaskan Sampah Plastik, Dukung Gerakan 10.000 Tumbler Dosen ITS Diimbau Segera Lengkapi SIPKD PRESTASI ITS


ITS Apresiasi Para Purna Tugas dengan Beri Tali Asih

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali melepas 44 orang yang telah memasuki masa purna tugas di kampus ITS. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian mereka, ITS pun memberikan penghargaan serta tali asih kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) ITS Purna Tugas dan janda/duda/ahli waris PNS yang telah meninggal dunia tersebut. Untuk PNS yang purna tugas karena sudah memasuki masa pensiun, tali asih yang diberikan berupa pin emas yang berlogo ITS sebesar 10 gram dan uang tunai. Sedangkan untuk janda/duda/ahli waris PNS yang telah meninggal dunia sebelum masa pensiun, diberikan tali asih berupa uang tunai. Dalam kesempatan ini, Rektor ITS Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA mewakili sivitas akademika ITS mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesarbesarnya atas peran dan pengabdian yang telah

diberikan oleh para tenaga pendidik serta karyawan yang purna tugas tersebut kepada institusi ITS selama ini. Saat ini I T S dinilai masih defisit dalam pemenuhan tenaga pendidik. Jumlah tenaga yang purna tugas masih jauh lebih banyak dibandingkan tenaga baru yang masuk. Tahun lalu ada 78 orang yang purna tugas, dan tenaga baru yang masuk hanya 24 orang. Ketidakseimbangan tersebut dikhawatirkan nantinya akan menjadi masalah. ITS saat ini berusaha untuk bisa mempertahankan rasio antara dosen dan mahasiswa sebanyak 1:20. Saat ini, ITS memiliki 908 dosen sehingga sejauh ini rasio dapat dipertahankan. Namun, apabila jumlah keluar selalu lebih besar dibandingkan jumlah yang masuk, dikhawatirkan rasio tidak bertahan. (*)


Mobil Dinas ITS Siap Gunakan Bahan Bakar Gas

Perubahan dari penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Bahan Bakar Gas (BBG) menjadi pekerjaan rumah yang sulit bagi pemerintah Indonesia saat ini untuk diterapkan di masyarakat. Untuk itu, PT Nusantara Turbin dan Propulsi (NTP) yang ditunjuk oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai pelaksana pengembangan dan pembagian converter kit BBG untuk transportasi menggelar sosialisasi di kampus ITS, Jumat (6/12). Sosialisasi ini ditujukan kepada para pimpinan di lingkungan ITS dan perwakilan perguruan tinggi seSurabaya baik negeri maupun swasta. Pasalnya, ke depan seluruh mobil dinas di lingkungan ITS diproyeksikan wajib menggunakan BBG. Sehingga mendukung program ITS Eco Campus, dengan membantu mengurangi polusi udara dan penghematan konsumsi BBM. Paradigma yang muncul di masyarakat saat ini masih terus mengarah pada penggunaan BBM. Padahal, Indonesia adalah penghasil LNG terbesar di dunia. Namun, faktanya sebagian besar penduduk Indonesia justru masih menggunakan BBM. Tujuan konversi energi ini di antaranya untuk mengendalikan subsidi BBM serta mengurangi beban biaya bahan bakar pemilik kendaraan. Karena penggunaan BBG jauh lebih murah jika dibandingkan BBM, baik premium maupun pertamax. Selain itu juga dapat mengendalikan lingkungan dari polusi udara. Seberapa besar tekad pemerintah, jika tidak diikuti oleh komitmen dari penggunanya, maka tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Untuk itu, ke depannya NTP ingin mendirikan sebuah Stasiun Pengisian Bahan bakar Gas (SPBG) di kampus, dengan meletakkan sebuah Mobile Refueling Unit (MRU) di kampus ITS. Harapannya nanti dapat tercipta diskusi kecil di kampus yang dapat membantu mengubah budaya masyarakat, sedikit demi sedikit. Sebelum dibangun sebuah MRU, sebelumnya, pemerintah yang digawangi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memberikan converter kit untuk mobil dinas ITS. Converter kit yakni sebuah alat yang dapat membuat mobil menjadi menggunakan dua bahan bakar, yakni BBM dan BBG. “Mobil yang sebelumnya hanya minum bensin, akan bisa menghirup gas juga,� jelasnya. Tahun 2013 ini, Kementerian ESDM telah menerapkan sejumlah 3.000 converter kit untuk mobil dinas pemerintah, maupun perguruan tinggi. Untuk di ITS, setidaknya akan ada 43 mobil dinas yang akan dipasang dengan alat ini secara gratis untuk bis amenggunakan BBG sebagai bahan bakar. Pemasangannya hanya membutuhkan waktu enam hingga delapan jam, dan benar-benar tidak dipungut biaya sama sekali. (*)


Bebaskan Sampah Plastik, Dukung Gerakan 10.000 Tumbler

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus berupaya menggalakkan kegiatan peduli lingkungan. Salah satunya melalui program yang sudah berturut-turut dilakukan, yakni Gugur Gunung yang kali ini sudah memasuki tahap ke-6. Kegiatan yang merupakan bagian dari program ITS Eco Campus yang akan dihelat Sabtu (7/12) ini juga menginisiasi program baru bertajuk Gerakan 10.000 Tumbler. Program ini diusung guna menjadikan ITS sebagai kampus bebas sampah plastik dengan penggunaan tumbler. Tumbler sendiri merupakan wadah minuman pengganti plastik yang lebih aman dan tahan lama. Gerakan ini mengajak mahasiswa untuk bergabung dalam program yang bertujuan mengurangi pemakaian plastik sebagai wadah minuman. Nantinya, alat ini akan digunakan mahasiswa ITS untuk meminum air mineral dari dispenser-dispenser yang tersedia di sekitar kantin ITS. Selain menginisiasi Gerakan 10.000 Tumbler, dalam Gugur Gunung 6.0 ini juga diadakan lomba creative urban farming yang diikuti oleh semua Himpunan Mahasiswa Jurusan di ITS. Urban farming sendiri merupakan suatu kegiatan pertanian di dalam perkotaan yang melibatkan keterampilan, keahlian dan inovasi dalam budidaya dan pengolahan makanan. Selama ini, ITS di bawah koordinasi Badan Koordinasi Pengendalian dan Komunikasi Program (BKPKP) telah melaksanakan program ITS Urban Farming di dalam kampus ITS. Berbagai jenis tanaman sayur ditanam secara organik (tanpa melibatkan unsur bahan kimia) di salah satu area kampus seluas 300 meter persegi. Hasil panen sayur-sayuran organik yang diberi nama Sayor (sayuran organik) ini juga telah dinikmati para sivitas akademika ITS. Seperti sebelumnya, kegiatan utama dalam Gugur Gunung 6.0 ini adalah melakukan penanaman bibit-bibit pohon untuk penghijauan di sekitar kampus ITS. Kali ini dengan menggerakkan seluruh mahasiswa baru (maba) ITS tahun 2013 sebanyak 4.800 orang untuk menanam sekitar 1.100 bibit pohon yang merupakan sumbangan dari berbagai pihak antara lain dari PT Pertamina, Semen Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI, dan IKA ITS. (*)


Dosen ITS Diimbau Segera Lengkapi SIPKD Sebagai tindak lanjut dari surat Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor: 1945/E4.1/2013 tanggal 11 November 2013, para dosen di ITS diimbau untuk segera melengkapi isian data identitas dan karya dosen selama tiga semester ke belakang dalam instrumen Sistem Informasi Pengembangan Karir Dosen (SIPKD). Menurut informasi yang ada, pengisian data ini sangat erat kaitannya dengan pencairan uang Sertifikasi Dosen pada tahun depan bagi dosen yang sudah tersertifikasi. Terutama untuk dosendosen yang masih akan atau sedang memprogramkan untuk naik pangkat, diharuskan mengisikan setiap karyanya sejak setelah naik pangkat terakhir. Selain itu, data dalam SIPKD rencananya juga digunakan untuk proses kenaikan pangkat dan penilaian Beban Kerja Dosen (BKD) secara terpusat

di Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) secara paperless. Untuk itu, diimbau kepada para dosen untuk memprioritaskan melakukan pengisian data dalam SIPKD ini. Imbauan ini juga didasarkan pada hasil rapat pimpinan ITS tanggal 29 November 2013. Formulir isian yang dapat dilengkapi secara online melalui laman http://sipkd.dikti.go.id paling lambat 15 Desember 2013 dengan akun dan password NIDN masing-masing. Surat Edaran dari Pembantu Rektor I I I untuk pengisian data ini dengan nomor 059027/IT2.III/KP.04/2013 telah diberikan melalui masing-masing ketua jurusan (kajur). Data yang perlu diisikan antara lain identitas, kepegawaian, data pendidikan, dan aktivitas Tridharma pada periode semester ganjil 2012-2013 dan semester genap 2012-2013. Informasi lebih lengkap mengenai buku pedoman SIPKD tersebut dapat diunduh melalui laman yang disebutkan tadi. (*)

PRESTASI ITS -

Kontingen ITS berhasil merebut tiga piala dalam Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) IX dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) V 2013 di Universitas Brawijaya, Malang. Yakni, juara II kategori Jembatan Busur, juara II kategori Jembatan Kayu, dan juara Terkokoh kategori Jembatan Kayu.

-

Satu tim Roboboat ITS akhirnya sukses mempertahankan gelar juara pada Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2013. Kali ini, tim Acalendra-2 yang turun di kategori 2 (remote control) mampu menundukkan lawan-lawannya.

-

Mahasiswa ITS menjadi Juara I Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (PIMPI) 2013 di Kampus IPB, Bogor dalam kategori Kompetisi Cipta Aplikatif Pertanian dengan judul Ekstrak Limbah Kayu Shorea Venulosa sebagai Biofungisida untuk Pengendalian Cendawan Schizopyllum Commune Fries pada Kayu. Untuk kategori ini Juara II diraih IPB dan Juara III oleh Unair.

-

Prestasi membanggakan berhasil diraih mahasiswa ITS (Jurusan Teknik Informatika) sebagai juara I di kejuaraan Micro Developing Competition (UMDC) 2013 yang diadakan di Jakarta, tanggal 3 Desember 2013 bertempat di Gedung National Information Centre of Techology (NICT) Ciputat , Tangerang.


Galeri Acara Sosialisasi Pemakaian Bahan Bakar Gas

Acara Sosialisasi penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) merupakan solusi hemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) utamanya BBM Bersubsidi yang penggunaannya semakin hari semakin meningkat. Selain itu, B B G juga m e r u p a k a n b a h a n b a k a r ra m a h lingkungan.

Petugas dari PT Nusantara Turbin dan Propulsi menjelaskan perubahan dengan penambahan beberapa bagian mesin mobil yang dimodifikasi sedemikian rupa sesuai fungsi untuk tenaga bahan bakar gas.

Bahan Bakar Gas (BBG) pada kendaraan bermotor terutama m o b i l d i l e ta k ka n d i b a g i a n belakang bagasi mobil.


HUT Dharma Wanita Persatuan ke-14 ITS dimeriahkan dengan berbagai lomba di antaranya adalah lomba peragaan busana batik dan lomba menghias aneka buahbuahan dan sayur-sayuran yang diikuti oleh ibu-ibu dan karyawati di lingkungan ITS.

Dosen bersama mahasiswa ITS multidisplin ilmu merancang alat sensor kesehatan bangunan yang bisa dipantau lewat handphone. Alat ini bisa digunakan pada bangunan di kawasan rawan gempa.

Panitia Gugur Gunung 6.0 ITS menggelar jumpa pers yang bertujuan mengenalkan Gerakan 10.000 Tumbler, yaitu gerakan yang mengajak untuk mengurangi pemakaian botol plastik sebagai wadah minuman, sebagai gantinya mahasiswa menggunakan tumbler yang bisa diisi ulang.

ITS kembali mengajak masyarakat lebih mengenal Mitigasi Perubahan Iklim yang bekerjasama dengan Pusat Studi Kebumian, Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBPI), LPPM ITS dan Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI).


Beranda its edisi 47 2013  
Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you