Issuu on Google+

Badan Koordinasi Pengendalian dan Komunikasi Program

Media Diseminasi Kebijakan dan Prestasi

Edisi 18/Mei 2014

Beri Beasiswa Pascasarjana untuk Dosen dan Tendik Terapkan SIMAS, Aset ITS Lebih Terintegrasi Galeri Foto


ilustasi : google

Beri Beasiswa Pascasarjana untuk Dosen dan Tendik Sebagai upaya untuk meningkatkan kualifikasi akademik pendidik dan tenaga pendidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali membuka pendaftaran beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri (BPP-DN) untuk alokasi tahun 2014. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi para dosen tetap pada perguruan tinggi di lingkungan Kemdikbud, tenaga pendidikan tetap pada perguruan tinggi negeri di lingkungan Kemdikbud, PNS kantor Kopertis, dan PNS kantor pusat Ditjen Dikti Kemdikbud. Proses seleksi B P P-D N untuk dosen tidak diperlukan lagi penetapan status oleh perguruan tinggi negeri/Kopertis pemilik dosen. Namun demikian, dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi negeri tetap harus mendapat izin tugas belajar dari pemimpin perguruan tinggi negeri/Kopertis asal. Sementara untuk PNS kantor Kopertis dan kantor pusat Ditjen Dikti harus mendapat izin tugas belajar dari sekurang-

kurangnya pejabat eselon 2 pada institusi asal PNS yang bersangkutan. Untuk mahasiswa baru tahun akademik 2014/2015, BPP-DN tahun 2014 ini hanya diberikan kepada mereka yang memulai perkuliahannya pada semester ganjil atau bulan September 2014. Bagi dosen tetap dimohon agar segera memastikan daftar riwayat pendidikan pada database PDPT (forlap.dikti.go.id) telah terisi dengan lengkap sebelum melakukan proses pendaftaran secara online. Untuk itu, diharapkan agar hal tersebut segera diinformasikan oleh masing-masing perguruan tinggi, termasuk ITS, kepada para dosen tetap dan tenaga kependidikan untuk segera mendaftar BPPDN tahun 2014 ini. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id/bppdn mulai 31 Maret sampai dengan 30 Mei 2014. Pedoman BPP-DN tersebut bisa diunduh di laman yang sama dan di http://studi.dikti.go.id. (*)


Terapkan SIMAS, Aset ITS Lebih Terintegrasi

Tidak terintegrasinya manajemen aset yang dimilki ITS, ternyata cukup menyulitkan Biro Keuangan, Sarana dan Prasarana (BKSP) ITS dalam mengatur dan melaporkan Barang Milik Negara (BMN). Agar penatausahaan BMN lebih tertib, BKSP pun menyosialisasikan sistem baru Sistem Informasi Manajemen Aset ITS (SIMAS). Setiap tahunnya, BKSP memilki tanggung jawab dalam melaporkan BMN kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Seluruh aset yang dimilki ITS harus dilakukan inventarisasi. Oleh karena itu, membuat sistem keuangan yang terintegrasi terasa begitu penting. Selama ini, manajemen aset yang diterapkan ITS tidak terpusat pada BKSP, melainkan diserahkan ke masing-masing unit dan jurusan. Sehingga, pengelolaannya kurang terkontrol dengan baik. Misalnya ada unit yang mengajukan belanja modal gedung, tetapi realisasinya hanya perbaikan gedung, sehingga tidak sesuai. Dalam sistem yang baru ini, semua unit akan disatukan dalam sebuah sistem terintegrasi. Apabila

ada unit yang mengusulkan belanja modal gedung atau pun perbaikan aset, operator pusat di BKSP akan melakukan verifikasi terlebih dahulu. Sehingga nantinya realisasi akan sesuai dengan apa yang diusulkan. Apabila yang diusulkan tidak sesuai dengan data inventaris yang ada, secara otomatis akan tertolak. Tidak hanya komputerisasi inventaris aset saja yang dilakukan, tetapi juga memberikan label pada seluruh aset yang dimiliki ITS seperti meja, laptop, dan seluruh barang milik negara, akan diberi label. Nantinya, seluruh ruangan di ITS juga memiliki data inventaris yang ditempel di dinding. Masing-masing barang juga ada penanggungjawabnya. Dalam sosialisasinya, selain memberikan gambaran SIMAS dan Sistem Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN), juga dijelaskan mekanisme input data dan installing sistem. Diharapkan adanya sistem baru ini dapat mempermudah kinerja BKSP dalam mengontrol dan menyusun laporan keuangan di ITS. Selain itu, dengan sistem ini, semua aset dapat tercatat dan data yang ada lebih akurat. (*)


GALERI ITS Dr. H. Soekarwo, SH, Mhum ditemani Wakil Rektor I ITS Prof Dr Ing Ir Herman Sasongko, me-launching kapal tenaga surya (Solar Boat) ITS yang diberi nama Jalapatih, sekaligus memberi semangat pada Tim Marine Solar Boat yang akan bertanding di ajang Dong Energy Challenge 2014 di Belanda.

I T S berpartisipasi dalam Parade Budaya dan Bunga 2014 yang diadakan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-721 tahun, di mana ITS mengangkat tema tentang Eco Campus.

Mobil Listrik Nasional (Molina) ITS akhirnya tiba di Surabaya dan menuju Tugu Pahlawan untuk disambut secara langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini, setelah sukses menjalani uji coba dalam Tour de Java 2014 dari Jakarta menuju Surabaya.

Rektor ITS Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA (tengah) bersama dua guru besar ITS yang baru dikukuhan sebagai guru besar ke-109 dan 110 yaitu Prof Dr Suminar Pratapa M Sc dan Prof Dr Didik Prasetyoko S Si M Sc

Puskominfo BKPKP ITS, Humas : Indah Tri Sukmawati, HP. 081231157772, PIN. 2A3E4F2C Office : 031-5927012, Email : humas@its.ac.id, itshumas@gmail.com


Beranda its edisi 18 2014