Page 1

Edisi 03/Januari 2013 Badan Koordinasi Pengendalian dan Komunikasi Program

PSKBI Galang Aksi Peduli Banjir Jakarta Bencana banjir dahsyat yang melanda ibukota Jakarta, beberapa hari lalu, menimbulkan kepriha nan sejumlah pihak dikarenakan banyaknya korban yang akhirnya harus hidup di pengungsian dan serba kekurangan. Untuk itu, Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBI) ITS berencana melakukan aksi kemanusiaan Peduli Banjir Jakarta. Untuk mendukung aksi tersebut, PSKBI menggalang pengumpulan kebutuhan bagi korban banjir. Kebutuhan tersebut seper obat-obatan, pakaian layak pakai, kebutuhan khusus wanita, uang, dan lain-lainnya yang sekiranya sangat dibutuhkan para korban di tempat pengungsian saat ini. Aksi ini dilakukan bersama-sama dengan sivitas lain yang kebetulan juga sedang menggalang aksi yang sama, di antaranya dengan sejumlah organisasi mahasiswa di lingkungan ITS seper BEM ITS. Diharapkan seluruh sivitas akademika ITS memiliki kepedulian yang nggi terhadap para korban, sehingga turut mendukung aksi kemanusiaan ini dengan menyumbangkan berbagai kebutuhan tersebut. Selama masih terlihat cukup layak, berbagai sumbangan yang diberikan nan nya akan sangat berar bagi para korban bencana banjir di pengungsian ini. Karena mereka saat ini benar-benar membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seharihari. Bagi sivitas yang berkenan untuk membantu menyumbang bisa langsung menyerahkan kepada Ketua PSKBI ITS Dr Amien Widodo yang dipusatkan di Perumahan ITS Blok J-23 Surabaya. Atau bagi yang ingin menyumbangkan dalam bentuk uang bisa menyalurkannya melalui rekening BNI nomor 0049798660 atas nama Amien Widodo Ir. Untuk penyaluran sumbangan ini akan diterima hingga hari Minggu, 27 Januari 2013. Rencananya, pada hari Senin tanggal 28 Januari sudah bisa dikirimkan lewat jasa pengiriman. Untuk memudahkan pengirimannya, juga dibutuhkan sejumlah relawan pada hari Minggu untuk memilah-milah jenis sumbangan dan membungkusnya dengan rapi. (*)


ITS Siapkan KKN Tematik Setelah cukup lama di adakan, Ins tut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bakal kembali mengadakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat dari para mahasiswa ITS. Namun, KKN yang akan dilakukan kali ini berbeda dengan sebelumnya, yaitu berupa KKN yang tema k atau bertema tertentu sesuai kebutuhan. Sebelumnya, ITS juga pernah mengikutsertakan mahasiswanya dalam KKN Tema k. Mahasiswa diterjunkan ke SMK untuk memperbaiki infrastruktur kurikulum SMK baik hard maupun so . Kegiatan ini memang bermanfaat bagi SMK tersebut, namun belum berdampak langsung kepada masyarakat Diadakannya KKN tema k ini juga berdasarkan hasil pertemuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA dengan para rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seIndonesia belum lama ini. Dari hasil pertemuan tersebut, diinstruksikan agar se ap PTN membuat KKN tema k dengan membantu pembangunan suatu desa atau kampung di sekitarnya secara tuntas. Pada sisi lain, Kementerian Sosmas dan Ristek BEM ITS juga sudah memiliki program yang hampir serupa, yakni social development, ITS Educa on Care Center (IECC) dan ITS Bangun Desa. Demikian pula dengan BEM Fakultas dan Himpunan Mahasiswa Jurusan juga telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Namun belum terintegrasi dan terkoordinasi secara terpusat sehingga diperlukan model KKN baru yang tepat guna, tepat sasaran, sinergis, terintegrasi dan berkesinambungan. Untuk itu, ITS melalui Badan Pembinaan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni saat ini menyusun format yang tepat untuk mengadakan KKN tema k tersebut. Untuk pelaksanaan KKN tema k ini, berkoordinasi dengan Badan Ekseku f Mahasiswa (BEM) ITS yang diwakilkan pada Kementerian Sosial Masyarakat (Sosmas). Bedanya dengan KKN sebelumnya yang pernah dilaksanakan, materi pelaksanaan KKN tema k ini disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitarnya yang dibantu. Karena itu, nan nya pelaksanaannya diserahkan oleh masing-masing jurusan sesuai bidang ilmu yang dibutuhkan. Namun tetap akan di bawah koordinasi Kementerian Sosmas. Di ITS, KKN ini rencananya sudah bisa diterapkan pelaksanaannya pada semester genap tahun 2013 ini. Sudah dilakukan survei ke lima kelurahan di sekitar kampus ITS Sukolilo. Dari hasil survei tersebut, sementara yang sudah ditetapkan sebagai sasaran awal KKN tema k ini adalah Kelurahan Tempurejo kecamatan Mulyorejo yang merupakan kampung nelayan. Permasalahan utama yang akan dibantu di wilayah ini adalah mengembangkan nilai jual hasil produksi masyarakat setempat, pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakata. Selain juga membantu penyelesaian masalah lainnya seper pengolahan sampah, pendidikan, dan lain-lain. Proposal penyelenggaraan KKN tema k ini diharapkan sudah bisa selesai pada akhir bulan ini. Sehingga bisa segera dikirimkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dik ) Kemdikbud RI. Nan nya, KKN ini diusulkan untuk bisa dimasukkan sebagai bagian dari SKS dengan bobot 2 SKS. Dilaksanakan selama satu semester, dan sudah bisa diiku mahasiswa mulai dari semester 6 (bagi mahasiswa program sarjana) dan semester 4 (bagi mahasiswa program diploma). Nan nya juga ada dosen pembimbing yang akan mendampingi, dan akan diusulkan sebagai Beban Kerja Dosen (BKD) kelompok pengabdian masyarakat. (*)


Pemasangan spanduk yang berisi kronologi sejarah lahirnya mobil listrik ITS.

Baliho acara peluncuran Mobil Listrik ITS di bundaran pintu masuk ITS

Kalender 2013 telah siap untuk dibagikan ke seluruh unit-unit di ITS.

Puskominfo BKPKP ITS Humas: Indah Tri Sukmawa HP. 081231157772 PIN. 2A3E4F2C Telp : 031-5927012 e-mail : humas@its.ac.id itshumas@gmail.com

Taman sekitar masjid yang mulai dilakukan perubahan, dengan membuat taman yang baru, yang diharapkan dapat memberikan suasana baru.

Beranda ITS Edisi 04  

Newsletter ITS Edisi 4

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you