Page 1

1

Terry Putri

Sering Ditawari Peran Esek-Esek

Alim, Pemilik Central Auto Galery

Modifikasi Nissan Juke EDISI 11, Minggu III april 2013

http://majalah.batampos.co.id

5

Jangan Cemas File Terhapus

Langkah Menjalankan Usaha Roti i Hotel

Favorit Para Long Stayers Tempat Wisata, Tempat Memuja Agama

+

Untung Berlapis dari Kue Lapis

Menari adalah Panggilan Hidup Busana ‘Flowing’ Kaum Muslimah

Kartini, Merry Riana lalu Siapa?

MURAH untuk yang Kakap Berebut Kursi Ketua DK EDISI 11, Minggu IiI april 2013


2 edisi 11, minggu III - April 2013

creatrep 35

indeks

Awalnya Li Lun iseng-iseng membuat kue lapis legit dan membagikannya kepada keluarga dan teman. Setelah itu, ia justru kebanjiran pesanan. Kini omsetnya mencapai Rp360 juta sebulan.

digistyle 58

Pengguna komputer seringkali tidak sengaja menghapus file-file yang mereka simpan karena serangan virus atau bug, lalu bingung memulihkan file-file itu.

kutubkhanah 48

Di Riau beberapa tempat di alam Melayu, menjelang akhir abad ke 19, fungsi syair telah melangkah lebih maju.

gadagadu

77

Atiqah Hasiholan belum terlalu serius memikirkan pernikahan meski sudah dilamar Rio Dewanto, akhir Maret lalu. Bintang film Berbagi Suami dan Hello Goodbye ini baru punya bayangan kasar seperti apa hari-H kelak.

history 83

Celana jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia pada tahun 1560-an. Celana ini biasa dipakai oleh angkatan laut setempat. Orang Prancis menyebut celana jenis ini dengan istilah ‘bleu de Génes’, yang berarti celana biru dari Genoa. Ini pula yang jadi asal muasal istilah ‘blue jeans’.

fokus peristiwa 06

Seluruh barang konsumtif yang masuk ke wilayah perdagangan bebas (free trade zone/ FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) bebas bea masuk, cukai, pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Namun faktanya, semua serba mahal, khususnya sembako. Masyarakat belum merasakan keistimewaan FTZ itu.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


3 kiprah 54

Mengajarkan menari kepada para pelajar. Kini, Sanggar Duta Santarina yang didirikan Wahyuji Andayani punya 28 penari. Hampir tiap dua hari sekali mereka dapat panggilan tampil.

tips101

81

Mengelola gaji agar hidup hemat memang tak mudah karena begitu banyak godaan, saat uang ada di tangan. Kerap kali, banyak di antara kita, sudah mengeluh kehabisan uang, hanya dua pekan setelah gajian.

pix

Di Ipoh, Negara Bagian Perak, Malaysia ada sebuah gua bernama Gua Kek Look Tong yang patut Anda kunjungi. Gua Kek Look Tong ini berada di satu lokasi dengan luas 12 hektare. Gua ini terkenal karena kecantikannya.

edisi 11, minggu III - April 2013

indeks

tourism

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

41

61

Namanya memang unik. Satu huruf saja yaitu i Hotel. Namun siapa sangka di balik bersahajanya nama hotel tersebut, banyak turis mancanegara yang berburu kamar di hotel ini.

media 24

Sejarah jurnalistik sebelum ditemukan media tulis sagat mudah. Bermula dari budaya tulis di zaman keemasan Mesir Kuno jelang New Kingdom.

matabola

51

Bila mendengar kata PSPS Pekanbaru, dada saya berdegup kencang, bulu kuduk berdiri. Apatah lagi, bila kata itu bersambung dengan kondisinya yang memprihatinkan.

trend 29

Trend baju ‘flowing’ atau pakaian ringan saat ini bisa menginspirasi bagi Anda yang muslimah.

otomotif 67

Bagi Alim, keluar banyak uang untuk memodifikasi kendaraan, bukan masalah. Yang penting, katanya, ia mendapatkan kepuasan dari proses itu.


4

spash

Mercatus B

AHASA Latin merangkum makna perdagangan, penjualan dan pembelian, berdagang, dan pasar ke dalam satu kata, yaitu “mercatus”. Dari situlah kata “market” berasal. Pada awal abad ke-12, kata “market” itu sudah dipakai untuk menyebutkan peristiwa “pertemuan pada satu waktu untuk membeli dan menjual hewan ternak dan bahan pangan”. Jadi, yang penting dalam makna kata ini, pada awalnya, adalah “saat pertemuan”, bukanlah “tempat pertemuan”. Tentu saja, tempat pertemuan itu kelak menjadi penting, dan justru itulah yang kemudian terabadikan dalam kata “pasar”, di mana unsur “tempat” menjadi jauh lebih penting daripada “waktu”. Di beberapa tempat di dunia, saat ini, di mana volume jual beli tak terlalu besar, peristiwa “pasar” digilir, sehingga dikenal hari pasar. Pedagang yang sama, berpindah-pindah tempat, mengejar hari pasar di mana mereka menggelar dagangannya. Pasar sebagai peristiwa kini menjelma menjadi berbagai macam kata: pameran produk, expo komoditas, bursa jasa, yang pada intinya sama: mempertemukan penjual dan pembeli, dan memungkinkan terjadinya peristiwa jual-beli. Pasar sebagai tempat kini pun menjelma menjadi berbagai wujud: kedai, kios, konter, gerai, hingga mal, plasa, dan hipermarket. Membeli, tak lagi menjadi sesederhana pengertian awalnya. Pilihan di mana seseorang memilih tempat membeli menjadi semacam upaya menunjukkan identitas kelas sosial.

Hasan Aspahani Pemimpin Umum

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


5

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

kartop KARTUN OPINI


fokus

6

p e r i s t i w a

Bebas Pajak,

kok Mahal Editor: M. Nur email : majalah@batampos.co.id

W

Seluruh barang konsumtif yang masuk ke wilayah perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) bebas bea masuk, cukai, pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Namun faktanya, semua serba mahal, khususnya sembako. Masyarakat belum merasakan keistimewaan FTZ itu.

Editor: YERMIA RIEZKY email : majalah@batampos.co.id

Harapan itu semakin besar karena yang meresmikan anita muda itu bergegas masuk ke Pasar FTZ ini adalah orang nomor satu di Indonesia, yakni Mega Legenda, Batam Centre, Rabu pagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Peresmian di pekan lalu. Tidak sampai 15 meawal 2009 itu juga dihadiri Menko Perekononit ia sudah keluar dengan mian Hatta Rajasa dan belasan menteri menjinjing satu kantong Kabinet Indonesia bersatu. Tidak ada plastik ukuran sedang Seluruh barang konsumtif yang menyangkal keseriusan pemerinberisi sayuran dan yang masuk ke wilayah tah pusat itu. ikan. FTZ BBK bebas bea masuk, Bagi pengusaha, jangankan pem"Tak ada lagi bebasan semua barang konsumtif, cukai, pajak pertambayang murah. pembebasan pajak, bea masuk, dan Semuanya serba han nilai (PPN), dan pajak cukai untuk semua barang-barang mahal. Uang Rp50 pertambahan nilai barang kebutuhan industri saja, ribu tak ada artinya. mewah (PPnBM). sudah cukup memKatanya FTZ, semua buat mereka berbebas, tapi semua gairah. Apalagi serba mahal. Heran," setelah keluar ujarnya pada rekan prianya yang Peraturan Pemerinsetia menunggu di atas sepeda motor tah (PP) Nomor 10 miliknya. Mereka kemudian berlalu Tahun 2012 tentang meninggalkan pasar tersebut. lalulintas barang ke Sedari awal, FTZ BBK memang didan dari kawasan gadang-gadang sebagai fasilitas yang FTZ BBK. Tidak ada benar-benar diharapkan bisa memberi lagi jalur merah, manfaat besar bagi masyarakat, khusussemua jalur hijau. nya di Batam, Bintan dan Karimun. Arus barang menjadi

Suasana bongkar muat di pelabuhan Batuampar. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

foto: arrazi aditya


77

fokus p e r i s t i w a

Pusat perbelanjaan Nagoya Hill, Batam. foto: arrazi aditya

lebih cepat. Di pasal 14 PP tersebut disebutkan; Pemasukan barang ke Kawasan Bebas dari luar Daerah Pabean diberikan pembebasan bea masuk, pembebasan PPN, tidak dipungut Pajak Penghasilan Pasal 22 Undang-Undang Pajak Penghasilan, dan/atau pembebasan cukai. Hanya barang berbahaya seperti senjata, bom, narkoba, dan barang berbahaya lainnya yang dilarang masuk. Itupun masih longgar, karena jalur hijau dan tidak adanya pemeriksaan ketat di pelabuhan pada setiap kontainer yang masuk, memungkinkan pengusaha nakal memasok barang yang dilarang itu. PP 10 itu benar-benar menjadi angin surga bagi pengusaha. Pasal-pasalnya indah dan memberi banyak harapan. Bahkan, masyarakat BBK juga menaruh harapan besar. Terbayang barang-barang konsumtif, mulai dari barang kebutuhan pokok (sembako), elektronik, hingga barang-barang mewah, seperti mobil, bisa diperoleh dengan harga murah. Bagi masyarakat umum, harapan terbesarnya adalah bisa membeli bahan kebutuhan pokok, khususnya sembako, dengan harga yang murah. Namun harapan itu jauh panggang dari api. Sejak FTZ BBK efektif diberlakukan lima tahun lalu, masyarakat tak merasakan manfaat pembebasan masuk semua

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

barang konsumtif itu. Bahkan ada yang berani menyebut, pembebasan pajak, cukai dan bea masuk semua barang konsumtif ke wilayah FTZ hanya menguntungkan pengusaha-pengusaha tertentu dan oknum-oknum pejabat korup. Faktanya, harga-harga kebutuhan pokok di BBK, khususnya Batam jauh lebih mahal dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia yang bersatus non FTZ. Padahal, lebih dari 50 persen barang kebutuhan pokok di Batam diimpor. Semuanya bebas pajak, cukai, dan bea masuk. Logika sederhananya, jika semua bebas pajak, cukai, dan bea masuk, maka harga-harga menjadi lebih murah. Namun faktanya justru sebaliknya. Harga-harga kebutuhan pokok jauh lebih mahal. Bahkan harga barangbarang elektronik yang selama ini terkesan murah, tidak jauh beda dengan barang-barang elektronik yang ada di Glodok, Jakarta. Kalaupun lebih murah dari Glodok, hanya produk telepon selular, tablet dan sejenisnya. Itupun barang black market (BM) yang rata-rata dipasok ke Batam dengan cara diselundupkan. Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam menunjukkan, sejak Januari-Maret 2013, hampir semua komoditi mengalami kenaikan. Daging sapi segar con-


88

fokus p e r i s t i w a

Pekerja menyusun beras di gedung Bulog, Batam. foto: arrazi aditya

tohnya, dari Rp90 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram. cumi, rokok putih, upah pembantu rumah tangga, keTelur ayam ras dari Rp1.000 per butir menjadi piting atau rajungan, telur ayam ras, mobil, ikan Rp1.200 per butir. Daging ayam ras dari Rp30 tongkol, dan kentang. ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Jika komoditi yang harganya melonjak Sayur-sayuran juga naik. Bayam dan hingga mendorong laju inflasi di Batam Inflasi yang melonjak kangkung naik menjadi Rp1.500 hampir mencapai satu digit itu di awal tahun bukan hanya per kilogram. Sebelumnya hanya dikelompokkan, maka persentase terjadi di awal 2013, tapi suRp1.000. Cabe merah keriting dari kenaikan kelompok bahan makanan harga Rp24 ribu naik menjadi Rp32 mencapai 2,01 persen. Kelompok dah menjadi tren (kecendribu per kilogram. Komoditi hasil makanan jadi, minuman, rokok dan erungan) di Batam setiap laut juga naik. Ikan tuna, tenggiri, tembakau 1,19 persen. awal tahun. dan sejenisnya rata-rata naik Rp2.000 Kelompok kenaikan harga lainnya hingga Rp3.000 per kilogram. yang mendorong laju inflasi tersebut: Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri juga perumahan, air, listrik, gas, dan bahan mencatat, pada Januari 2013, terjadi perubabakar sebesar 1,14 persen; kelompok sandang han harga pada 79 komoditi kebutuhan masyarakat. sebesar 0,08 persen; kelompok kesehatan sebesar Kenaikan itu memicu kenaikan indeks harga konsumen 0,18 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi dan (IHK) dari 127,82 pada Desember 2012 menjadi 129,02 olahraga sebesar 0,09 persen. Laju inflasi 'year on year' pada Januari 2013. Artinya, terjadi inflasi sebesar 0,94 (Januari 2013 dibandingkan Januari 2012) di Kota Batam persen di bulan tersebut. Indeks harga konsumen adalah sebesar 2,47 persen. indeks yang mengukur harga rata-rata barang dan jasa Inflasi yang melonjak di awal tahun bukan hanya teryang dikonsumsi oleh rumah tangga (household). jadi di awal 2013, tapi sudah menjadi tren (kecenderunKomoditi yang mengalami kenaikan itu antara lain, gan) di Batam setiap awal tahun. ketimun, cabe merah, kembang kol, nangka muda, tomat Bagaimana dengan Februari 2013. Masih berdasarkan sayur, cabe rawit, terong panjang, dencis, kubis, cumidata BPS Kepri, lagi-lagi indeks harga konsumen naik

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


9 dari 129,02 pada Januari 2013 menjadi 129,72. Dengan kata lain terjadi inflasi sebesar 0,54 persen. Laju inflasi tahun kalender (Januari - Februari) 2013 sebesar 1,49 persen dan laju inflasi 'year on year' (Februari 2013 dibanding dengan Februari 2012) sebesar 3,50 persen. Inflasi itu dipicu perubahan harga pada 97 komoditi kebutuhan masyarakat. Sedikitnya 74 komoditi/jasa di antaranya mengalami kenaikan harga. Antara lain: cabe merah, udang basah, tomat sayur, telur ayam ras, beras, cabe rawit, kentang, jeruk, tomat buah, ikan tongkol, dencis, kangkung, dan ikan selar. Angkutan udara, pasir, dan ongkos bidan, juga ikut berperan. Di bulan Maret 2013, Batam memang terjadi deflasi. Namun jika dicermati data BPS, masih ada 79 dari 105 komoditi yang mengalami kenaikan harga. Antara lain: rokok kretek filter, beras, ayam goreng, rokok kretek, kangkung, bahan bakar rumah tangga, biskuit, cabe rawit, apel, anggur, bawang putih, rokok putih, lele, bensin, sotong, nangka muda, pisang, sepeda motor, sate, jeruk, soto, dan minuman ringan. Laju inflasi tahun kalender (Januari-Maret) 2013 sebesar 1,21 persen dan laju inflasi 'year on year' (Maret 2013 dibanding dengan Maret 2012) sebesar 3,02 persen. Jika dilihat laju inflasi Batam enam tahun terakhir, yakni: 2007 (2,32 persen), 2008 (8,39 persen), 2009 (1,88 persen), 2010 (7,40 persen), 2011 (3,76 persen, dan

fokus p e r i s t i w a

2012 (2,02 persen), memang berfluktuasi. Bahkan, 2012 bisa dibilang terendah kedua setelah tahun 2009. Namun jika dicermati dari 7 kelompok pengeluaran yang mempengaruhi, kelompok bahan makanan dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau menyumbang cukup besar. Bahan makanan misalnya, pada 2007 menyumbang inflasi 2,39 persen, 2008 (13,50 persen), 2009 (1,13 persen), 2010 (12,08 persen), 2011 (5,20 persen), dan 2012 (1,95 persen). Sementara kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada 2007 menyumbang inflasi sebesar 0,23 persen, 2008 (7,54 persen), 2009 (7,65 persen), 2010 (11,75 persen), 2011 (3,08 persen), dan 2012 (2,83 persen). Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar menyumbang inflasi 3,16 persen pada 2007, pada 2008 (8,09 persen), 2009 (0,81 persen), 2010 (4,49 persen), 2011 (2,88 persen), dan 2012 (0,81 persen). Kelompok Sandang; 2007 (9,69 persen), 2008 (13,94 persen), 2009 (9,00 persen), 2010 (11,37 persen), 2011 (3,21 persen), dan 2012 (3,69 persen). Kelompok kesehatan; 2007 (0,69 persen), 2008 (8,44 persen), 2009 (3,74 persen), 2010 (2,87 persen), 2011 (3,81 persen), dan 2012 (1,66 persen). Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga; 2007 (5,43 persen), 2008 (4,19 persen), 2009 (0,78 persen), 2010 (7,35 persen), 2011 (9,95 persen), dan 2012 (3,25

Buruh pelabuhan membongkar telur impor di Batuampar. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

foto: arrazi aditya


10

fokus p e r i s t i w a

persen). Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa (UIB) Dr Mohammad Gita Indrawan menyebut, keterkeuangan; 2007 (0,21 persen), 2008 (3,22 persen), 2009 gantungan produk impor di Batam untuk kebutuhan (-3,16 persen), 2010 (0,83 persen), 2011 (1,92 persen), sehari-hari, khususnya Sembako, mencapai 70 persen. dan 2012 (1,99 persen). "Semuanya bebas pajak, sehingga semestinya harganya Khusus untuk 2012, lanju inflasi Kota Batam berdasarlebih murah," kata Gita, pekan lalu. kan kelompok pengeluaran, lagi-lagi kelompok bahan Data Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) makanan dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok menyebutkan, volume impor produk hortikultura setdan tembakau menjadi penyumbang utama. Masingiap tahunnya terus meningkat. Tahun 2012 saja, volume masing menyumbang 0,48 persen dan 0,49 persen. impor tertinggi adalah kedelai--mencapai 7.700 ton Sisanya Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan per tahun. Disusul bawang merah 7.300 ton, apel 4.100 bakar 0,19 persen; sandang 0,28 persen; kesehatan ton, dan bawang putih 3.700 ton, wortel 3.560 ton, 0,07 persen; Kelompok pendidikan, rekreasi kentang 3.260 ton, kacang tanah 2.600 ton, dan olahraga 0,19 persen, dan Kelomkentang beku 1.900 ton, jahe 1.600 ton, pok transportasi, komunikasi dan jasa jeruk mandarin 1.600 ton, pir 1.450 ton, keuangan 0,32 persen. bawang bombai 1.200 ton, brokoli Kelompok bahan makaData-data tersebut, memberi 935 ton, cabai kering 886 ton, buah nan dan kelompok makagambaran bahwa barang-barang kelengkeng 856,3 ton, kubis 625,6 nan jadi, minuman, rokok kebutuhan di Batam harganya cendton, dan berbagai jenis sayuran serta dan tembakau menjadi erung terus meningkat dan menjadi produk hortikultura lainya. penyumbang utama inpenyumbang inflasi. Namun kenai*** flasi di Batam 2012. kan upah minimum kota (UMK) seMenjadikan UMK dan cuaca bulalu menjadi kambing hitam. Bahkan, ruk di daerah produsen sebagai "terkenaikan UMK Batam dari Rp1.402.000 tuduh" atas mahalnya barang konsumtif (2012) menjadi Rp2.040.000 (2013) dituddi Batam, khususnya sembako, terlalu dini. ing sebagai penyebab mahalnya harga kebutuhan Apalagi pasokan kebutuhan hidup di Batam pokok di Batam. mayoritas impor yang tidak tergantung cuaca dan UMK. Permainan sejumlah pengusaha bisa jadi penyebab utaFaktor cuaca buruk di sejumlah wilayah produsen di manya. Indonesia yang memasok kebutuhan Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pengusaha Indonesia sembako ke Batam, juga disebut (Apindo) Kepri dan Batam, Abidin Hasibuan, tak menafiikut menyumbang kenaikan kan ada oknum-oknum pengusaha nakal. "Barang diharga. Padahal, porsi impor tahan sehingga langka, lalu dilepas dengan harga sesuka komoditi tersebut di Batam hatinya," ungkapnya, Rabu pekan lalu. masih menempati urutan Namun Abidin enggan menyebut nama importir yang tertinggi. Pasokan tidak ada suka memainkan harga kebutuhan pokok di Batam. kendala, bahkan berapapun Menurutnya, jumlahnya tidak banyak sehingga tak jumlahnya bisa dipenuhi terlalu sulit mengatasinya. negara produsen seperti MaAbidin menilai, laysia, China, dan negara di Asia lainnya. Ekonom dari Universitas Internasional Batam

foto: arrazi aditya

Abidin Hasibuan, Ketua Dewan Pembina Apindo Kepri. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


11 justru penyebab utama mahalnya harga-harga barang konsumtif di Batam, Bintan dan Karimun, akibat lahirnya beberapa peraturan menteri (permen) yang mengebiri keistimewaan FTZ BBK. Juga masih banyaknya kewenangan perizinan dan kuota importasi barang yang belum dilimpahkan ke BP Batam. Abidin mencontohkan kebijakan impor buah-buahan dan produk hortikultura lainnya. Sampai saat ini, Balai Karantina Pertanian Batam tetap bersikukuh menjalankan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 30/M-DAG/ PER/5/2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 03/Permentan/OT.140/I/2012 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Di peraturan tersebut, ada kewajiban importir memperhatikan aspek keamanan pangan produk hortikultura, standar mutu, aspek keamanan dan perlindungan terhadap kesehatan manusia, hewan, tumbuhan dan lingkungan. Selain itu, importir buah-buahan dan produk hortikultura lainnya harus mengantongi izin, kuota dan ketentuan lain di dua kementerian. Yakni Kementerian Perdagangan dan Pertanian. "Izin-izin itu mana ada yang gratis. Rantai birokrasinya panjang. Pengusaha kadang-kadang terpaksa menyogok agar prosesnya cepat," ungkap Abidin. Semua biaya yang dikeluarkan pengusaha itu akan dimasukkan dalam komponen biaya produksi agar

fokus p e r i s t i w a

tidak rugi. Akibatnya, harga menjadi mahal. "Yang rugi memang masyarakat, mereka harus bayar mahal buah dan hortikultura yang seharusnya murah karena bebas pajak," beber Abidin. Yang membuat mantan Ketua Apindo Kepri dan Batam ini heran, pemerintah pusat sudah tahu bahwa di BBK ada UU 44 Tahun 2007 tentang FTZ dan PP 10 Tahun 2012 tentang lalulintas barang dan jasa dari dan ke kawasan FTZ. Namun masih juga mengeluarkan regulasi yang bertentang dengan kedua aturan itu. Tidak hanya komoditi buah dan hortikultura lainnya, tapi juga barang konsumtif lainnya. "Permen itu kan dibuat menteri, pembantunya presiden. Statusnya lebih rendah dari UU dan PP. PP kan diteken presiden," katanya. Memang, pada 18 Maret lalu, Dewan Kawasan (DK) Kepri telah mengeluarkan tiga peraturan, yakni Peraturan Ketua DK Nomor 01/2013 tentang Tata Cara Pengurusan Angka Pengenal Impor (API), Peraturan Ketua DK Nomor 02/2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemasukan Produk Holtikultura dari Luar Daerah Pabean ke Kawasan FTZ BBK, dan Peraturan Ketua DK No.03/2013 tentang Tata Cara Importasi produk-produk tertentu. "Ini memangkas rantai birokrasi perizinan," kata Sekretaris DK Jon Arizal, pekan lalu. Namun Abidin menyebut, peraturan DK itu belum berjalan efektif. Perizinan dan pengaturan kuota masih dipegang pusat. Bahkan masih harus mengantongi

Suasana di salah satu pasar tradisional di Karimun. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

foto: tri agus


12 12

fokus p e r i s t i w a

Sayuran impor di salah satu pasar tradisional di Batam. foto: wijaya satria

rekomendasi dari Mentan. "Ini yang membuat ekonomi juga satu suara dengan Abidin dan Cahya. Menurutnya berbiaya tinggi," katanya. harga-harga barang konsumtif di Batam, Bintan, dan Ketua Apindo Kepri, Cahya, senada dengan Abidin. Karimun lebih mahal karena FTZ belum berjalan sep"Permen-permen itu juga kadang jadi alat petugas untuk enuhnya. melakukan pungli (pungutan liar)," kata Cahya, Jadi menilai, dengan status FTZ dimana pekan lalu. barang konsumtif impor bebas pajak, bea Ia sepakat jika buah dan produk hortimasuk, dan cukai, serta jarak tempuh kultura impor harus memenuhi stanbarang impor dari Singapura ke BBK Banyak peraturan mendar kesehatan, namun prosesnya yang pendek, mestinya, semua teri yang mengebiri keismestinya cukup di Balai POM Kepri barang konsumtif lebih murah timewaan FTZ BBK dan di Batam. "Kalau pengujian samdari daerah manapun di Indonesia. menjadi alat petugas di pel di luar Batam dan butuh waktu Namun faktanya tidak, barang konberhari-hari, buah dan hortikultura sumtif tetap mahal karena regulasi lapangan melakukan impor itu bisa busuk," katanya. tumpang tindih dan dikungkung pungutan liar. Cahya membenarkan biaya-biaya "sibiaya-biaya siluman. luman" yang harus dikeluarkan importir "Ini juga akibat lemahnya Dewan barang kosumtif itu dimasukkan dalam Kawasan dan Badan Pengusahaan di BBK. komponen biaya yang pada gilirannya dibeMestinya harga bisa ditekan karena mereka bankan ke konsumen -yang ditandai dengan tingginya yang mengatur kuota barang konsumtif," katanya, pekan harga barang-barang konsumtif itu. lalu. Ia menilai, UU FTZ 44 Tahun 2007 dan PP 10 Tahun *** 2012 sangat bagus. Namun tak sebagus dan tak seindah Hasil kajian Kantor Perwakilan BI Batam, harga bapelaksanaanya. "Kalau pelaksanaan FTZ itu benar-benar rang konsumsi tidak langsung dipengaruhi oleh status sesuai UU FTZ dan PP 10, saya yakin harga-harga barang FTZ. "Banyak faktor lain yang lebih signifikan ketimbang konsumtif jauh lebih murah. Tidak ada alasan pengusaha faktor FTZ itu sendiri," kata Manajer Analis BI Adhinanto menaikkan harga," ujar Cahya. Cahyono. Wakil Ketua Umum bidang Investasi dan Promosi, KaAda dua hal yang menjadi pembentuk harga. Permar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Jadi Raja Guguk, tama, permintaan masyarakat. Kedua, harga produksi. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


fokus

13

p e r i s t i w a

ara tersebut makin kecil. Bahkan, menurut Emi, khusus produk-produk hortikultura yang tidak diolah dibebaskan dari PPN. Hal ini membuat perbedaan harga dengan Batam makin sempit. "Jadi kalau dihitung-hitung perbedaannya tinggal 10 persen saja," ujar Emi Ludiyanto, Kepala seksi Bimbingan Kepatuhan Kantor Pelayanan Bea cukai Tipe B Batam. Perbedaan itu berasal dari nilai PPN. Barang-barang dari daerah lain di Indonesia yang masuk ke Batam dibebaskan dari PPN. Selisih itu pun bisa tergerus dengan biaya transportasi ke Batam. Salah satu contoh adalah harga barang-barang yang dijual oleh jaringan toko elektronik nasional Oke Shop. Sales Support Oke Shop Batam, Emma, mengungkapkan tidak ada perbedaan harga antara produk yang dijual di Jakarta dengan Batam. "Dari pusat sudah ditentukan harga jual di Batam sama dengan Jakarta, kecuali ada promo," kata Emma. Wanita berkerudung itu tidak menafikan jika seharusnya produk Oke Shop tidak dikenakan PPN 10 persen. Selain karena biaya pengiriman, pernambahan biaya bisa terjadi di pelabuhan. Hal ini terkait jika ada dokumen-dokumen impor yang bermasalah. Ini membuat importir harus membayar tambahan biaya sewa pada pengelola pelabuhan karena barang mereka harus menetap lebih lama sampai urusan dokumen rampung. Solusi dari semua persoalan tersebut, salah satunya, FTZ BBK harus benar-benar berjalan 100 persen seperti tertuang di UU FTZ dan PP 10. "DK, BP, Gubernur, DPRD harus berani dan cepat bertindak jika ada regulasi baru yang mengebiri FTZ BBK," ujarnya. ***

Barang-barang elektronik impor di pusat perbelanjaan Nagoya Hill.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

foto: arrazi aditia

Termasuk dalam harga produksi antara lain biaya-biaya untuk bahan baku, tenaga kerja, produksi. Selain itu, di lapangan, importir juga menghadapi persoalan birokrasi pemerintah yang kadang menakutkan investor karena berliku dan berbiaya mahal. Belum lagi harus berurusan dengan manajemen ketenagakerjaan yang rumit dan persoalan transportasi. "Akses dan transportasi membuat investor mikir-mikir untuk berinvestasi di Indonesia," ujar Adhinanto. Analis BI itu menyimpulkan, penentuan harga sangat bergantung pada perilaku masyarakat sebagai konsumen dan pengusaha sendiri. Kalau permintaan tinggi, otomatis hukum pasar berlaku, harga bisa naik. Begitupun kalau pengusaha dibebankan dengan rantai birokrasi yang panjang dan berbiaya mahal, maka semua itu akan masuk ke komponen produksi yang pada akhirnya pengusaha menaikkan harga, dan masyarakat harus membayar mahal. "Jadi FTZ tidak banyak menolong (menurunkan harga)," terangnya. Sementara itu di daerah lain, bea masuk diturunkan melalui Skema Free Trade Area. Skema ini merupakan kesepakan antara negara-negara ASEAN dengan beberapa negera industri maju. Skema kesepakatan tersebut adalah antar negara-negara ASEAN (Common Effective Preferential Tariff / CEPT), negara ASEAN dengan China (ASEAN - China Free Trade Area / ACFTA), ASEAN dengan Korea Selatan (ASEAN - Korea Free Trade Area / AKFTA), dan Indonesia dengan Jepang (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement/IJ-EPA). Kesepakatan-kesepakatan itu menekan bea masuk sampai 0 persen. Kebijakan itu membuat biaya impor dari negara-neg-


14

fokus p e r i s t i w a

Pintu masuk kawasan industri Batamindo.

MURAH untuk yang Kakap Fasilitas kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ)di Batam baru dinikmati industri besar dan orang berduit. Hanya bahan baku industri dan mobil CBU yang harganya "murah".

S

tatus Free Trade Zone (FTZ) yang disandang Batam, Bintan dan Karimun (BBK) memang tidak banyak berpengaruh pada harga kebutuhan konsumtif. Meski semua jenis barang konsumtif yang masuk ke BBK bebas bea masuk, cukai, PPN, dan PPnBM. Fasilitas FTZ itu lebih banyak mendongkrak ekspor dan impor Batam. Data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Batam menunjukkan, pada 2012 ekspor barang keluar Batam mencapai 9,467 miliar dolar AS (USD) sedangkan impornya senilai 11,173 miliar dolar. Nilai tersebut, menurut Manajer Analis Kantor Perwakilan BI Batam Adhinanto Cahyono, terhitung besar untuk sebuah pulau seluas

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

Batam. Sebagai gambaran, data ekspor yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik menyebutkan, di wilayah Sumatera pada 2012, ekspor Batam lebih tinggi ketimbang Aceh (USD 1,272 miliar), Sumatera Barat (USD 2,008 miliar), Jambi (USD 4,139 miliar), Sumatera Selatan (USD 4,341 miliar), Bangka Belitung (USD 2,695 miliar), Bengkulu (USD 447 juta), dan Lampung (USD 3,727 miliar). "Dalam hal ekspor dan impor, Batam berkontribusi sebesar 80 persen pada Provinsi Kepulauan Riau. Nilai ekspor impor itu tidak tercapai jika tanpa fasilitas FTZ," kata Adhinanto, Kamis pekan lalu. Gambaran tersebut, kata Adhinanto, belum menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Batam. Dalam rumus pertumbuhan ekonomi, selisih ekspor dan impor hanya salah satu faktor. Faktor lain adalah konsumsi masyarakat, investasi, dan belanja pemerintah. Perpad-

foto: arrazi aditya


15 uan faktor-faktor itu pada tahun 2012 membuat pertumbuhan ekonomi Batam mendekati delapan persen. Adhinanto membenarkan, meski berpengaruh pada ekspor impor di Batam, fasilitas FTZ tidak dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Batam. Pasalnya, meningkatnya impor hanya terjadi pada barang-barang pendukung sektor industri. Impor barang-barang konsumsi sendiri belum menekan harga-harga di tingkat konsumen. Padahal, fasilitas FTZ menghapus semua pajak dan bea masuk yang dibebankan pada barang-barang impor. Ini bisa diamati dari perbandingan harga rata-rata komoditas yang beredar di Batam dengan harga ratarata nasional maupun daerah lain di Indonesia. Harga di Batam cenderung lebih mahal dibanding di tempat lain. Dengan Tanjungpinang misalnya. BPS Kepri dalam Kepri Dalam Angka 2012 menyebutkan pada 2011 harga beras rata-rata di Batam Rp 8.900 berbanding Rp 8.673 di Tanjungpinang. Gula pasir di Batam lebih mahal Rp 1.000 per kg. Tepung terigu juga lebih mahal, Rp 8.250 berbanding Rp 6.833 per kg. Memang, ada juga beberapa komoditas yang harganya lebih murah. Bawang putih misalnya. Jika harga ratarata per kilogram di Batam Rp 6.700, di Tanjungpinang mencapai Rp 15 ribu pada waktu yang sama. Impor cukup menekan harga bawang putih di Batam. Ketika harga bawang putih melonjak mencapai Rp 50 ribu di Pulau Jawa karena sukar didapat di pasar, harga di Batam hanya naik hingga Rp 20 ribu. Namun itu satu dari kelompok kecil komoditi di Batam yang harganya lebih murah ketimbang harga pasar. "Diskon" besar yang didapat dari faslitas FTZ dirasakan pada produk-produk yang tergolong mewah. Mobilmobil Completely Built Up (CBU) bisa masuk ke Batam dengan potongan harga sebesar hampir 90 persen dari harga yang beredar di Indonesia. Mobil-mobil mewah dari Jepang, Eropa dan Amerika ini banyak dipajang di berbagai showroom, dan seiring meningkatnya perekonomian di Batam, orang-orang kaya mulai mengoleksi mobil-mobil mewah. Aneka jenis barang elektronik khususnya kamera, lap-

fokus p e r i s t i w a

top, telepon genggam, dan komputer tablet juga bebas dari Bea Masuk (BM) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Barang lain yang juga dikenal warga memiliki harga murah di Batam jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia adalah tas-tas bermerek. Kebanyakan diimpor dari China, tas-tas imitasi dengan beragam kualitas, harganya lebih murah ketimbang di daerah lain. Kepala seksi Bimbingan Kepatuhan Kantor Pelayanan Bea Cukai Tipe B Batam, Emi Ludiyanto mengungkapkan, kebanyakan barang-barang elektronik diimpor ke Batam berasal dari Singapura. Barang-barang tersebut yang banyak ditemui di pusat perdagangan elektronik di Lucky Plaza, Nagoya. "Para importir Batam banyak mengambil barang dari Singapura, tapi tidak dalam jumlah besar," kata Emi, pekan lalu. Menurut Emi, kebanyakan importir barang elektronik di Batam yang menjual barangnya di Lucky Plaza skalanya tidak sebesar importir di wilayah lain, khususnya di Jakarta. Terlebih dengan berlakunya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet. Mengacu pada aturan itu, importir di luar Batam tidak bisa menjual gadget yang diimpornya. Importir minimal memiliki tiga distributor untuk memasarkan produk yang diimpor. Selain itu, untuk mengimpor harus ada rekomendasi dari agen. "Kalau di Batam, importir membeli dari Singapura dalam jumlah sedikit untuk masing-masing tipe. Kalau jumlahnya kecil, pabrik tidak akan memberikan rekomendasi," ujar Emi. Hanya saja, mendapat barang yang lebih murah ada risikonya. Gadget yang rusak tidak mendapat garansi selain ke toko penjual. Untuk mobil, mobil-mobil CBU yang dibebaskan dari pajak dan bea masuk tidak bisa dibawa keluar Batam. Sales Supervisor Agung Automall Batuampar, Danny, mengungkapkan mobil-mobil CBU tidak mendapat garansi suku cadang bengkel resmi. (yermia riezky)

Mobil-mobil mewah yang harganya miring di Batam. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

foto: iman wahyudi


fokus

16

p e r i s t i w a

Berebut Kursi

Ketua DK

Sejumlah pengusaha menolak Gubernur Kepri Muhammad Sani jadi Ketua Dewan Kawasan FTZ. Dianggap kurang efektif bekerja.

S

abtu 16 Maret 2013 lalu, suasana di Barelang Seafood riuh. Suara canda tawa pengusaha sayup-sayup terdengar dari kejauhan. Alunan musik menambah hidup suasana. Di beberapa meja, duduk sejumlah pengusaha dari berbagai daerah di Kepri. Rata-rata mereka tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri. Hadir juga para pengurus Kadin kota/kabupaten seKepri. Mereka yang hadir antara lain, Ketua Kadin Kepri Johanes Kennedy, Ketua Kadin Batam Ahmad Ma'ruf Maulana, Ketua Kadin Tanjunginang Bobby Jayanto, dan sejumlah pengurus Kadin lainnya. Hadir juga Ketua Apindo Kepri, Cahya. Malam itu, Ketua Kadin Kepri Johanes Kennedy memang sengaja mengundang seluruh pengurus Kadin Kepri, Kadin kota/kabupaten se-Kepri, dan Apindo. Pertemuan itu dikemas dalam makan malam bersama. Ini sebagai salah satu bentuk silaturahmi untuk memperkokoh keberadaan organisasi pengusaha itu, sekaligus menjadi ajang menjaring aspirasi dari anggotanya. Usai makan malam, masing-masing pengurus Kadin diberi kesempatan menyampaikan uneg-unegnya. Bobby Jayanto salah satu yang tampil. Ia mengkritisi kinerja Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan, dan Karimun (BK) yang dinilai lemah. "Selama ini kita dinina-bobokkan oleh angka pertumbuhan. Kenyataannya, pemerintah dan pengusaha di Kepri berjalan sendirisendiri. Kita tidak bisa begini terus. Harus ada perubahan," kata Ketua Kadin Tanjunginang itu.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

HM Sani, Gubernur Kepri. foto: yusnadi

Mendengar dan melihat Bobby berbicara lantang, pengusaha lainnya yang hadir memberi dukungan. Cahya dari Apindo pun ikut angkat bicara. Ia menyebut angka pertumbuhan ekonomi yang selama ini dibanggabanggakan Kepri, bagi pengusaha hanya angka-angka yang tak begitu berarti alias semu. "FTZ belum berjalan seperti yang sesungguhnya," kata Cahya. Pertumbuhan ekonomi yang diraih Kepri 2012 dengan status FTZ di BBK-nya sebesar 7,6 persen, ternyata masih


17 17

fokus p e r i s t i w a

Mahasiswa menggelar unjuk rasa di Jakarta menolak pencalonan HM Sani jadi ketua DK periode kedua. foto: istimewa/Kadin

tertinggal jauh dari Riau dan Makassar yang tak memiliki gai salah satu figur profesional swasta yang dinilai layak FTZ. Pertumbuhan ekonomi Riau 2012 mencapai 7,82 menjadi Ketua DK. Bahkan beberapa kali Ma'ruf meneripersen, dan Makassar lebih dari 9 persen. Bahkan dalam akkan nama Johanes Kennedy yang disambut anggukan lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi dan kepalan tangan oleh pengusaha yang hadir. "Kita Makassar 9 persen. dorong Pak John Kennedy jadi Ketua DK," teriak Ma'ruf. Mestinya, dengan status FTZ di BBK, Kepri bisa tumbuh Nama Ibnu Arif, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kedua digit. Apalagi setelah PP 10 tahun 2012 tenpri, juga sempat disebut sebagai salah satu figur tang lalulintas barang ke dan dari kawasan yang punya potensi memimpin DK. Ma'ruf FTZ, tak ada lagi masterlist dan semua menilai, sudah saatnya DK dipimpin kabarang konsumtif tidak dikenakan bea langan profesional. "Kita capek kalau Kalangan profesional masuk, cukai, pajak pertambahan kondisinya terus begini," kata Ma'ruf. swasta lebih nilai (PPN), dan pajak penjualan Johanes Kennedy sendiri malam mengerti apa yang dibarang mewah (PPnBM). Bahkan itu menyampaikan bahwa Kadin Keinginkan pengusaha masyarakat belum merasakan pri telah menyurati Presiden Susilo manfaat FTZ karena fakta di lapanBambang Yudhoyono. Di surat itu, daripada pemerintah. gan, harga-harga kebutuhan jauh Kadin meminta Presiden untuk menlebih mahal. gevaluasi kembali organisasi Dewan Para pengusaha menilai, hal ini tak Kawasan agar FTZ di BBK menjadi lebih terlepas dari lemahnya kinerja Dewan Kamaju. Bos Panbil Grup ini bahkan mengawasan yang dipimpin oleh Gubernur Kepri HM takan, DK perlu diisi orang-orang profesional, Sani. Sampai-sampai malam itu muncul ide agar Ketua bukan pemerintah. "Kalangan profesional swasta lebih DK sebaiknya diisi oleh kalangan profesional swasta, mengerti apa yang diinginkan pengusaha," katanya. bukan pemerintahan. Johanes sempat menyinggung soal berkurangnya Ketua Kadin Batam Ahmad Ma'ruf dengan lantang mekerjasama investasi antara pengusaha domestik dennyebut nama Ketua Kadin Kepri Johanes Kennedy sebagan investor asing, khususnya pengusaha di kawasan

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


18

fokus p e r i s t i w a

Singapura Johor dan Riau. Pemerintah Singapura dan HM Sani, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, dan Malaysia terus bekerjasama mengembangkan proyekKetua DPRD Kepri Nur Syafriadi. Masa jabatan Ketua DK proyek raksasa. Sementara Kepri terkesan ditinggalkan. sendiri akan berakhir 7 Mei 2013. "Padahal dulu kawasan ini berkembang karena adanJohanes Kennedy menilai perlu ada perubahan dalam ya Sijori yang disebut Indonesia-Malaysia-Singapore penentuan Ketua DK. Perlu fit and proper test supaya Growth Triangle (IMS-GT). Sekarang tak terdengar ketua DK ke depan benar-benar mengerti tugas lagi," kata John. dan fungsinya, fokus dan profesional. Sani Selain itu, banyak persoalan ekonomi dinilai tidak maksimal menjalankan tudan tumpang tindihnya regulasi yang gasnya sebagai ketua DK selama ini. UU 44 Tahun 2007 tenharus dicarikan solusi, namun seSurat Kadin ke Presiden SBY ini tang FTZ dan PP 10/2012 lama ini terkesan dibiarkan. UU 44 sempat membuat Sani, Soerya dan tentang arus barang Tahun 2007 tentang FTZ dan PP 10 Nur Syafriadi, panas. Apalagi penoTahun 2012 tentang arus barang lakan Kadin itu diikuti dengan demo dari dan ke FTZ BBK sandari dan ke FTZ BBK sudah sangat sejumlah mahasiwa di bundaran gat bagus, namun belum bagus, namun realisasinya di lapanHotel Indonesiam Jakarta yang juga berjalan dengan baik. gan banyak kekurangan. Bahkan saat menolak Sani maju kembali sebagai ini, lahir peraturan-peraturan menteri Ketua DK. yang pelan tapi pasti terus mengebiri UU Sani mengatakan, dirinya tetap maju karFTZ dan PP 10 tersebut. ena tidak ada larangan. Bahkan di Bab III pasal Akibatnya, perekonomian di Kepri, khususnya 6 ayat 1, 2, dan 3 UU 44 Tahun 2007 tentang FTZ disebutBatam terkesan stagnan. Hanya kinerja ekspor dan impor kan, Presiden menetapkan Dewan Kawasan Perdagangan yang cukup baik, sementara pertumbuhan investasi Bebas dan Pelabuhan Bebas di daerah atas usul Gubernur cenderung jalan di tempat. bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Berangkat dari kondisi itulah, Kadin Kepri menyurati "Kalau Kadin Kepri menolak, itu hak dia. Tapi saya SBY ketika gubernur dan ketua DPRD Kepri merekomentetap maju mencalonkan diri. Surat rekomendasi sudah dasikan tiga nama untuk kembali duduk di kursi ketua di tangan Presiden," kata Sani, beberapa waktu lalu. DK periode 2013-2018. Tiga nama itu, Gubernur Kepri Sani mengaku ingin menuntaskan tugasnya, agar FTZ

Ketua Kadin Kepri Johanes Kennedy (kiri), Ketum Kadin, Menteri Perindustrian RI MS Hidayat, dan Gubernur Kepri HM Sani. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


19 benar-benar berjalan sesuai dengan yang diatur UU FTZ dan PP 10/2012. Sekretaris DK Jon Arizal membenarkan di UU FTZ, Ketua DK direkomendasikan Gubernur bersama DPRD Provinsi. Gubernur sendiri menyadari posisinya bukan sebagai ex-Officio Ketua DK. "Jadi memang tidak otomatis ketua DK dipegang Kepala Daerah," katanya. "Kalau di kawasan ekonomi khusus, Gubernur otomatis menjadi Ketua DK." Pro kontra Ketua DK ini membuat Ketua Dewan Pembina Apindo Kepri dan Batam, Abidin Hasibuan, angkat bicara. Ia menyarankan, posisi Ketua DK sebaiknya diserahkan ke Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo untuk periode mendatang. "Jadi ada pembagian tugas yang jelas. Soerya bisa fokus mengurus DK. Sani fokus mengurus pemerintahan," saran Abidin. Bos PT Sat Nusapersada Tbk ini juga tak sependapat jika pengusaha mengisi posisi Ketua DK BBK. Menurutnya, selain tidak lazim, juga kontraproduktif. Bagaimanapun, ada UU No.32/2004 tentang Otonomi Daerah yang tidak boleh diabaikan. Juga ada UU No.44/2007 tentang FTZ dan PP 10 tahun 2012 tentang arus barang dari dan ke kawasan FTZ. Jika pelaksananya gubernur atau Wakil Gubernur, Abi-

Suasana bongkar muat barang di pelabuhan Batuampar.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

fokus p e r i s t i w a

din menilai lebih fleksibel karena mereka bisa menselaraskan pelaksanaan UU dan PP tersebut. "Kalau pengusaha masuk di DK, pasti berantem. Konflik kepentingan. Yang pusing pengusaha juga," kata Abidin. "Jadi pengusaha lebih baik tetap jadi wasit yang baik." Dualisme kepemimpinan di Batam saja (Pemko dan BP Batam, red), sudah membuat investor pusing. "Apalagi kalau pengusaha ikut-ikutan masuk di dalamnya, makin pusing," katanya. Kadin Kepri melalui Wakil Ketua Umum bidang Investasi dan Promosi, Jadi Raja Guguk, dan Penasehat Hukum Kadin Kepri Ampuan Situmeang, mengatakan pada dasarnya Kadin menyurati Presiden agar mekanisme fit and proper test dipakai dalam menentukan ketua DK BBK ke depan. Supaya ketua DK ke depan benar-benar memiliki kapabilitas. selain itu, posisi Ketua Badan Pengusahaan di Karimun dan Bintan, juga lebih baik dipegang dari kalangan non SKPD. Hal ini juga penting supaya ketua BP bisa fokus. Jadi membantah Kadin berseteru dengan Gubernur Kepri HM Sani. "Tidak ada perseteruan itu. Kadin hanya ingin ada perubahan ke depan, supaya FTZ BBK benarbenar berjalan sesuai dengan harapan," tegasnya, Rabu pekan lalu. (muhammad nur)


20

karikata

“Kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda” -Albert Einstein-

"Tujuh dosa sosial manusia adalah: politik tanpa prinsip, kekayaan tanpa kerja, kesenangan tanpa nurani, pengetahuan tanpa karakter, perdagangan tanpa moralitas, ilmu pengetahuan tanpa kemanusiaan, dan ibadah tanpa pengorbanan" -Mahatma Gandhi-

“Saya suka argumen, saya suka berdebat. Saya memang tidak mengharap orang lain cuma duduk saja dan setuju dengan semua sikap saya, itu bukan tugas mereka” -Margaret Thatcher-

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

“Makin korup sebuah negara, makin banyak aturan hukumnya” -Gaius Cornelius Tacitus-


21

sekilas

Akal Bulus

Pegawai foto : reuters

P

Pajak

Lion Air Nyemplung ke Laut esawat Boing 737-800 NG milik Lion Air jurusan Bandung-Denpasar mendarat darurat di laut di ujung landasan Bandara Ngurah Rai Bali, Sabtu, 14 April 2013 pukul 15.35 pekan lalu. Meski pesawat patah, namun 101 penumpang dan delapan kru selamat. Berikut kronologi nyemplungnya Lion Air:

Pukul 12.48: - Pesawat take off dari bandara di Bandung menuju Ngurah Rai Bali. - Jumlah penumpang 101 (95 dewasa dan 5 anak-anak, 1 bayi) plus tujuh kru. - Pesawat dipiloti M Ghazali.

Pukul 15.35: - Pesawat bernomor penerbangan JT 904 gagal mendarat di landasan. - Pesawat ini sebenarnya berasal dari Banjarmasin Kalsel. Di Bandung transit. - Pesawat melaju dan mendarat darurat di bibir pantai di ujung landasan. - Tidak ada korban jiwa, tapi ekitar 50 penumpang lukaluka ringan. - Badan masih terlihat utuh, namun bagian belakang tampak patah. - Kokpit pilot atau bagian depan sedikit terangkat. - Separuh badan pesawat berada di air. Sayap dan bagian depan di atas air. - Seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh petugas bendara dan warga. - Penyebab kecelakaan masih diselidiki. (m.nur)

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

foto : JPNN

S

Satu lagi pegawai Pajak ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia Pargono Riadi. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka karena memeras mantan pembalap yang kini jadi pengusaha, Asep Hendro.

Berikut Kronologi Penangkapan Pargono: - Pargono yang menangani pajak Asep menyebut pajak Asep bermasalah. - Pargono mengancam akan menjerat Asep pasal pajak. - Pargono tidak akan mempermasalahkan jika diberi uang Rp600 juta. - Pargono menurunkan tawaran menjadi Rp125 juta. - Asep sempat mempertanyakan letak kesalahannya. - Karena terus diteror dan dipaksa, akhirnya Asep bersedia memberikan uang. - Selasa 9 April 2013, uang diberikan namun KPK langsung menangkap Pargono. - Asep, mantan pebalap motorcross di era 90-an juga ikut diamankan bersama Rukimin Tjahjanto, konsultan pajak berinisial S, dan W manajer perusahaan Asep. - Namun KPK melepas mereka karena tidak bersalah. - Hanya Pargono Riyadi yang menjadi tersangka. - Pargono dikenakan Pasal 12 e, atau pasal 23 UU Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 421 KUHP. - Pargono yang sudah memasuki usia 59 tahun dan diambang pensiun itu pun bakal menghabiskan sisa hidupnya di penjara. - Tertangkapnya Pargono menambah daftar pegawai pajak terjerat kasus. Ia menyusul Gayus Tambunan, Dhana Widyatmika, dan Tommy Hindratno. (m.nur)


22

sekilas

Si Wanita Besi Tutup Usia

W

anita pertama yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher, tutup usia, Senin, 8 April 2013. Wanita yang dijuluki Iron Lady atau wanita besi ini meninggal di usia 87 tahun karena serangan stroke. Wanita kelahiran 13 Oktober 1925 di Grantham ini, menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris pada tahun 1979-1990. Sebagai Perdana Menteri, ia dikenal menerapkan kebijakan-kebijakan Konservatif yang disebut sebagai Thatcherisme. Berikut Riwayat Singkat si Wanita Besi: - Margaret Hilda Roberts adalah anak pemilik toko kelontong Alfred Roberts dan istrinya Beatrice. - Tahun 1947 dia sekolah di fakultas kimia di kampus Somerville, Oxford. - Tahun 1951 dia menikah dengan duda pengusaha bernama Denis Thatcher yang otomatis mengubah namanya jadi Margaret Thatcher. - Terjun dalam dunia politik di partai Konservatif, wanita yang akrab disapa Maggie ini berkali-kali kalah dalam perebutan kursi parlemen pada 1951. - Tahun 1959, dia terpilih jadi anggota parlemen untuk Finchley, London Utara. - Saat Konservatif berkuasa tahun 1970, Thatcher diangkat menjadi menteri pendidikan. - Salah satu kebijakannya yang kontroversial, meniadakan susu gratis bagi anak sekolah. - Itulah sebabnya ia dijuluki “Maggie Thatcher, Milk Snatcher� (Maggie Thatcher, si perebut susu). - Tahun 1979, koran Soviet Red Star menjuluki Thatcher sebagai “Wanita Besi� karena kepemimpinannya yang tegas dan tidak pandang bulu. - Julukan itu dianggap Maggie sebagai pujian. - Thatcher menjadi perdana menteri wanita pertama dan satu-satunya Inggris tahun 1979 saat partainya memenangkan kursi mayoritas di parlemen. - Di sinilah Thatcher mulai membuat kebijakan-kebijakan yang kontroversial. - Selama menjabat 11 tahun PM Inggris, Thatcher kerap cekcok dengan Uni Eropa. - Dia menyetujui dikembalikannya Hongkong pada China setelah 156 tahun. - Berperang dengan Argentina memperebutkan pulau Falkland. - Dia juga menjalin hubungan yang baik dengan Presiden AS Ronald Reagan pada Perang Dingin. - AS dan Inggris kala itu menjalin aliansi yang kuat melaEDISI 11, Minggu IiI april 2013

wan komunisme dan blok Timur. - Namun di sisi lain, Thatcher bersahabat dengan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev dan menyebutnya pria yang bisa diandalkan. - Dia dikecam lantaran menentang sanksi pada Afrika Selatan yang dimaksudkan untuk menghentikan paham apartheid di negara itu. - Dia juga mendukung kepemimpinan Augusto Pinocher, diktator Chile. - Thatcher juga dikenal sebagai sosok tangguh dan blakblakan menerapkan reformasi radikal di Inggris. - Prinsip ekonominya yang mengedepankan kompetisi, kepemilikan swasta, dan kemandirian, disebut pengamat dengan nama Thatcherisme. - Salah satu kebijakannya yang kontroversial adalah menjual perusahaan-perusahaan vital milik negara ke swasta. - Di antaranya adalah perusahaan gas, minyak, besi, telepon, bandara, dan maskapai penerbangan. - Menurutnya, kepemilikan oleh negara membuat industri menurun dan pemasukan pajak berkurang. - Setelah 11 tahun menjabat, popularitas Thatcher kembali turun berkat kebijakan pajak lokalnya yang memicu kerusuhan. - November 1990 ia mengundurkan diri. (viva/m.nur)


23

mataair

Belajar dari Pelawak yang Paling Dikagumi oleh Sule S

IAPA pelawak yang paling dikagumi oleh Sule alias Entis Sutisna? Ayahnya! Si ayah adalah penjual bakso dengan gerobak dorong. Sule kecil selalu ikut kemana pun ayahnya menjajakan dagangannya itu. Si Ayah meracik bakso, Sule kecil yang mengantarkan ke pembeli. Si ayah dikenal Sule sebagai orang yang ramah, itu membuat ia disukai orang. Si Ayah dikenang Sule suka melucu dan itu membuat bakso yang ia jual laris. Jika ada waktu luang, si Ayah akan mengajak Sule kecil menyaksikan pertunjukan seni, apa saja yang ada. Itu yang membuat minat seni muncul dalam diri Sule. Dalam perkembangannya ia menunjukkan bakat besar dan oleh ayahnya, Sule dimasukkan di sekolah seni. Pelajarannya adalah: jika kita seorang ayah, berilah contoh dengan perbuatan, bukan dengan kata. Sedapat mungkin, libatkan anak kita untuk mengambil tanggung-jawab sesusai kemampuannya. Kenalkan anak kita pada hal-hal yang memungkinkan dia melihat potensi dirinya, bermimpi besar dengan potensi itu, dan beri dia jalan untuk mewujudkan mimpi besarnya.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


24

media

Dilema

Fotografer S

ampul surat kabar New York Post edisi Selasa 4 Desember 2012 memicu kontroversi. Foto utama media di bawah naungan News Corporation itu memperlihatkan seseorang yang terperosok di rel kereta bawah tanah New York, yang sesaat kemudian tewas ditabrak kereta. Korban bernama Ki Suk Han (58). New York Post menyebutkan, Suk Han bisa terperosok di rel karena didorong seseorang, yang belakangan diketahui bernama Naeem Davis. Itu tergambar dari judul berita: Pushed on the Subway Track, This Man is about to Die. DOOMED. Kontan saja para pembaca bereaksi usai melihat foto itu. Mereka mempertanyakan ‘nurani’ sang fotografer, Umar Abassi. Kenapa Umar lebih mendahulukan kepentingan untuk mendapatkan foto yang hebat dan dramatis, ketimbang menolong orang yang nyawanya sedang terancam.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

Umar adalah fotografer lepas yang kerap menjual hasil jepretannya ke New York Post. Umar mengatakan, saat melihat kejadian tersebut, ia sudah berusaha lari sambil terus menyalakan flash untuk memperingatkan masinis kereta. Tapi, upaya itu sia-sia. “Ini adalah peristiwa yang paling mengerikan dalam hidup saya, melihat seorang pria mati di hadapan saya. Saya sama sekali tak menyadari memotret kejadian tersebut dengan sangat detil. Saya benar-benar tak menginginkannya,” kata Umar, seperti dikutip huffingtonpost.com. Namun, pembaca tetap ‘menyalahkan’ Umar. “Dilema seorang fotografer ketika melihat momen sedramatis itu. Melewatkannya dengan memberi pertolongan, atau mengabadikannya,” tulis seorang pembaca.


25 Umar Abassi seperti mengulang kisah Kevin Carter, fotografer asal Afrika Selatan. Pada 11 Maret 1993, Carter ikut rombongan Perserikatan Bangsa-Bangsa membagikan makanan untuk rakyat Sudan yang tengah dilanda kelaparan. Setelah mengambil gambar pembagian makanan, Carter pergi melihat-lihat keadaan. Sekitar satu kilometer berjalan, di Desa Ayod, ia berpapasan dengan gadis kecil, berumur 8 tahun, yang tertatih-tatih menuju ke tempat pembagian makanan. Tulang kakinya yang kecil tak kuat menyangga kepalanya yang besar dan perutnya yang buncit. Angin berdesau. Ia terhuyung. Lalu, ambruk. Saat hendak bangkit, tiba-tiba seekor burung pemakan bangkai hinggap. Sebuah adalah momen yang sangat bagus untuk seorang fotografer. Carter masih menunggu adegan yang lebih dramatis. Akan tetapi, setelah dinanti hingga 20 menit, burung tersebut tak kunjung mengepakkan sayap. Maka ia pun menjepretnya.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

media

Foto tersebut dimuat di The New York Times 26 Maret 1993. Dunia heboh. Setahun kemudian Carter memperoleh hadiah Pulitzer untuk kategori foto feature. ‘’Ini penghargaan tertinggi sepanjang karier saya,” kata Carter. Namun, kontroversi meruyak dimana-mana. “Mengambil gambar saat seorang anak diincar maut, sama predatornya dengan burung pemakan bangkai,’’ tulis pembaca. Carter dihantui perasaan berdosa. Mengapa ia tega meninggalkan anak itu sendirian. Yang paling membuatnya tertekan, bagaimana jika hal itu terjadi pada Megan, anaknya. Tanggal 27 Juli 1994, Carter tak kuasa lagi memikul beban pikiran dan perasaan. Di kampung halamannya, Johannesburg, ia mengakhiri hidup dengan cara menutup diri di dalam mobil pikupnya dan mengalirkan gas knalpot ke dalamnya. Ironisnya, bocah Sudan yang menjadi obyek foto Carter, belakangan diketahui masih hidup. Ia ditemukan di sebuah kamp pengungsian di Sudan. (muhammad iqbal)


26

media

Jurnalistik dari Amenhotep ke Batavia Sejarah jurnalistik sebelum ditemukan media tulis sagat mudah. Bermula dari budaya tulis di zaman keemasan Mesir Kuno jelang New Kingdom. Adalah Firaun Menhotep III (1405-1367) yang telah melakukan proses itu. Dia mencari, mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan informasi secara kontinyu untuk membuka jalur-jalur komunikasi baru.

EDISI 11, Minggu IiI III april 2013


27

media

T

entu yang menyebarkan berita bukan Firaun yang naik takhta pada usia 15 tahun tersebut. Dia mengutus ratusan “wartawan” untuk membawa “surat berita” pada seluruh pejabat provinsi. Langkah Amenhotep III ini disebut sebagai cikal bakal jurnalistik. Mengapa? Dalam tulisannya di ensiklopedi The New Book of Knowledge, Leslie G Moeller dari Universitas Iowa, Amerika Serikat, tak menjelaskan mengapa. Tapi kita bisa mengambil kesimpulan, bila ditilik berdasarkan yang dibawa utusan Amenhotep itu adalah “berita tertulis” atau “surat yang memberi kabar”, maka ada kesamaan dengan profesi wartawan saat ini. Tentu saja praktik atau pola jurnalistik yang terjadi 3.400 tahun lalu itu, tak secanggih saat ini. Namun mampu memjadi inspirasi kerajaankerajaan lain. Sejarah Sriwijaya dan Majapahit juga mengenal hal tersebut. Mereka disebut kurir. Mungkin hal ini ada hubungannya pula, mengapa para tokoh pers kita di era kemerdekaan memilih kata “wartawan” sebagai ganti kata “jurnalistik” yang lazim dipakai saat masa-masa kolonial Belanda. Sekadar diketahui, jurnalistik Eropa telah merambah ke negaranegara jajahannya, termasuk Indonesia. Adalah Gubernur Jenderal Belanda Jan Peterzoon Coen (1587-1629) yang memprakarsai penerbitan news letter bernama Memorie der Nouvelles, 1615. Dicetak terbatas, hanya 30 eksemplar, bentuknya hampir mirip dengan “koran” Amenhotep III, yakni surat dengan tulisan tangan berisi berita-berita dari Nederland dan disebarkan dari Batavia untuk pejabat-pejabat penting VOC (Perkumpulan Dagang India Timur) hingga yang tinggal di Ambon. Hingga 200 tahun kemudian, tepatnya 7 Agustus 1744, Bataviasche Nouvelles en Politique Raisonnementen (Berita dan Penalaran Politik Batavia), surat kabar pertama di Indonesia, terbit. Kali ini sudah benar-benar koran. Dicetak dalam ukuran kertas folio. Adalah Jan Erdman Jordens yang menerbitkannya, dengan masa kontrak tiga tahun. Keinginan menerbitkan koran di Indonesia sebenarnya sudah lama ada, namun selalu dihambat VOC. Abdurrachman Surjomihardjo, dalam Beberapa Segi Perkembangan Pers di Indonesia, menulis, keinginan itu baru terwujud setelah VOC dipimpin Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron dan Imhoff yang terkenal moderat. Terbitan koran ini langsung dikirim ke Belanda, pada pimpinan pusat VOC, De Heeren Zeventien. Perjalanan ke Belanda saat itu dengan kapal laut selama tujuh bulan. Kontan saja, Zeventien pun melarang. Surat perintahnya dikirim pada November 1745, baru sampai 20 Juni 1746. Surat kabar ini pun tutup, setelah sempat beredar dua tahun. Dari tinjauan ini, jelas sudah bahwa jurnalistik sudah ada sejak zaman Belanda. Hingga kemudian, sebutannya diganti “wartawan” sampai sekarang. “Wartawan” sendiri berasal dari kata Sansekerta, “wrtta”, artinya

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


28

media

digerakkan, terjadi, lalu, lewat, soal, peristiwa, tindakan, tingkah laku, atau bisa juga berarti berita. (PJ Zoetmulder, kamus Bahasa Jawa Kuna-Indonesia). Namun tak semua istilah dari zaman baheula itu diganti. “Reporter”, misalnya. Istilah ini diambil dari dunia birokrat abad 15, yang tulisannya terkenal rapi, jelas, bagus, jujur dan obyektif. Jadi kira-kira maksudnya, diharapkan “reporter” atau wartawan lapangan tersebut bisa meneladani semangat kerja para birokrat Eropa itu. Hal sama yang masih dipakai hingga saat ini adalah istilah “pers” itu sendiri. Pers (bahasa Belanda) atau press (bahasa Inggris) muncul dari kinerja mesin cetak yang pertama kali di temukan Johannes Gutenbergh pada 1450. Ceritanya, mesin cetak itu bekerja dengan cara menekan berulang-ulang huruf ke kertas. Maka yang dihasilkan mesin cetak itu disebut pers (persen) atau press yang artinya tekan. Ceritanya, Gutenbergh yang tinggal di tepian sungai Rhein, Kota Mainz, Jerman itu telah 10 tahun lamanya merintis pembuatan mesin cetak. Sayangnya, tak mudah mencari jenis kayu agar mampu digunakan mengukir huruf dan kuat dipakai mencetak banyak dan tahan untuk ditekan (press) berulang-ulang. Entah mengapa dalam perkembangannya, istilah “press” ini dipakai juga pada wartawan radio dan televisi yang tak menggunakan mesin cetak. Apanya yang ditekan ya? Sedikit mengulas, awalnya mesin cetak itu hanya dipakai membuat selebaran tentang suatu peristiwa atau pengumuman. Dari awal ditemukan hingga kemudian koran pertama terbit, memakan waktu 169 tahun. Avisa Relation Oder Zeitung, surat kabar pertama (mingguan) tersebut terbit 15 Januari 1609 di Augsburgh, Jerman. Hanya inilah yang paling teratur dan bentuknya jelas. Beda dengan koran-koran sebelumnya yang terbit tak teratur dan bentuknya lebih mirip pamflet. Orang mulai sadar pentingnya surat kabar ini ketika Colombus “menemukan” India Barat 1492, dalam misi mencari emas dan rempah-rempah ke Asia. Sejak itu banyak yang ingin mengikuti jejaknya. Pelabuhan pun ramai, lalu bermunculanlah kedai kopi. Di kedai kopi ini banyak orang betukar informasi, baik jadwal kapal, maupun tragedi. Informasi ini kemudian ada yang menulis dan diedarkan ke kedai kopi lain. Dari sinilah cikal bakal koran bermula.

Tentang adanya hambatan menerbitkan koran, memang bukan hal baru dan di Indonesia saja. Di Amerika, Gubernur Massachusetts membredel koran pertama di AS, Public Occurances Both Foreign and Domestic, yang diterbitkan Benjamin Harris pada tahun 1690. Kekuatan media massa dalam mempengaruhi dan mengubah opini pembaca/pemirsanya, menjadi alasan utama kasus-kasus pembredelan media. Inilah mengapa wartawan juga dijuluki “ratu dunia”. Hal ini pulalah yang mendorong Inggris di abad ke 16, memberlakukan hukum yang keras. Sebelum terbit harus disensor terlebih dahulu oleh pejabat Istana. Maka itu kantor pers harus dekat istana. Sanksinya juga cukup berat. Bila dirasa merugikan, pemimpin redaksi-nya bisa dipotong lidah, atau paling berat dipancung! Inilah yang kemudian disebut sistem pers otoritarian. Banyak lagi sikap pemerintah dalam memandang pers, sehingga menimbulkan sebuah sistem baru. Di antaranya, totalitarian yang terjadi di Uni Soviet. Di mana pers hanya menjadi alat propaganda pemerintah. Kira-kira mirip TVRI zaman Orde Baru. Atau mirip kondisi pers Singapura saat ini. Selain itu ada Libertarian yang lahir setelah Revolusi Prancis dan kemerdekaan Amerika Serikat 200 tahun lalu. Sistem ini menjunjung kebebasan pers. Sistem ini ujung-ujungnya memunculkan konglomerasi media. Siapa yang punya uang dia bisa jadi raja media. Hingga muncul apa yang dikatakan Marshall Mc Luhan, bahwa siapa yang menguasai informasi maka akan menguasai dunia. Dengan demikian, pers hanya berpihak pada kepentingan pemilik modal yang adakalanya sering berbenturan dengan kepentingan masyarakat. Lalu kepada siapakah pers berpihak? Bukankah media sebagai pilar demokrasi yang membela kepentingan publik. Maka muncullah kemudian sistem baru, sistem tanggung jawab sosial yang harus bersandar pada kepentingan umum. Sistem ini kini dianut di Indonesia. Sebuah sistem yang muncul dari pasang surutnya kebebasan pers. Sistem yang muncul setelah pers mengalami masa-masa kelam, dengan mengorbankan jiwa dan raga pekerjanya. Setelah dua setengah abad berlalu, kebebasan pers di Indonesia terjadi. UU No 40 1999 terbit yang mencabut Surat Izin Usaha Penerbitan Pers. pembredelan dilarang? (m riza fahlevi)

Tepat 7 Agustus 1744, Bataviasche Nouvelles en Politique Raisonnementen (Berita dan Penalaran Politik Batavia), surat kabar pertama di Indonesia, terbit.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


29

trend

Busana 'Flowing' Kaum Muslimah Editor: Fenny Ambaratih email : majalah@batampos.co.id

M

enutup seluruh badan dan menyisakan wajah serta telapak tangan merupakan kewajiban setiap muslimah. Namun menjaga penampilan agar tetap modis dan stylish, itu baru tantangan. Trend baju ‘flowing’ atau pakaian ringan saat ini bisa menginspirasi bagi Anda yang muslimah.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


30

trend

Bordir memang sering digunakan pada kebaya yang terkesan rumit. Namun bordir juga bisa digunakan untuk gaun muslimah sehingga kesan mewah tercipta pada pakaian Anda. Untuk gaun berbordir ini, Anda tidak usah bersusah payah menambahkan asesoris, cukup gunakan belt rantai dan jilbab yang senada. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


creatrep trend

31

creativity & entrepreneur

Kaftan memang tidak pernah ada matinya. Busana yang awalnya dipopulerkan oleh peyanyi nyentrik Syahrini dengan sukses menjadi banyak inspirasi para muslimah di Indonesia. Kaftan memiliki keunikan pada potongan lengan ini memang pas digunakan untuk berbagai kesempatan. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


32

creatrep trend creativity & entrepreneur

Bunga merupakan ikon yang banyak menginspirasi para desainer fashion dalam menciptakan trend. Bunga-bunga ini tampil dalam motif yang ramai dan ceria. Bahan sutera atau silk dengan sukses menambah keanggunan busana Anda. Gunakan kombinasi warna ungun dan hijau untuk jilbab. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


creatrep trend

33

creativity & entrepreneur

Pakaian serba putih tidak selalu menggambarkan suasana lebaran. Anda bisa menggunakan pakaian serba putih kapanpun Anda mau. Agar tidak terlalu kaku, kombinasikan warna putih dengan warna-warna ceria seperti pink. Untuk jilbab, sesuaikan dengan warna baju, putih atau pink. Penampilan Anda pun terlihat lebih cheerful. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


34

creatrep trend creativity & entrepreneur

Blazer memang identik digunakan untuk busana kerja. Namun dengan potongan zigzag, pakaian ini menjadi lebih casual dan bisa digunakan untuk acara-acara santai. Kombinasikan dengan gaun berlengan pendek dengan warna senada atau warna gradasi. Untuk jilbab Anda bisa menggunakan warna-warna netral seperti putih atau hitam.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


creatrep

35

creativity & entrepreneur

Li Lun Pemilik Batam Layer Cakes

Untung Berlapis dari

Kue Lapis

Editor: Ahmadi

email : majalah@batampos.co.id

Awalnya Li Lun isengiseng membuat kue lapis legit dan membagikannya kepada keluarga dan teman. Setelah itu, ia justru kebanjiran pesanan. Kini omsetnya mencapai Rp360 juta sebulan.

I

de bisnis bisa datang dari mana saja. Iseng-iseng membuat kue bisa saja menjadi ladang bisnis yang mendatangkan uang. Ketika diseriusi, keuntungannya pun berlapis-lapis. Begitulah pengalaman Li Lun, pemilik Batam Layer Cakes, ketika merintis bisnis kue lapis (layer cake) yang terkenal di kalangan turis Singapura.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


36 Batam Layer Cakes awalnya adalah usaha rumahan. Ya, bisnis kecil-kecilan dan belum punya nama seperti sekarang ini. Bisa dikatakan bisnis sampingan Li Lun yang sebelumnya sudah eksis dengan usaha penjualan AC. Semua itu bermula dari hobi membuat kue lima tahun lalu. Li Lun mengaku iseng-iseng membuat kue lapis dan membagikannya kepada saudara-saudara dan temannya. Tak disangka, pesanan datang dari mereka. ‘’Saya memang hobi bikin kue. Iseng-iseng saya buat kue lapis dan diminta buat lagi. Kemudian saudara dan teman saya sering pesan. Tetapi waktu itu belum dijadikan bisnis,’’ ungkap Li Lun di outlet sekaligus tempat produksi Batam Layer Cakes di Golden Prawn, Bengkong, Rabu (10/4). Pesanan terus berdatangan karena promosi dari mulut ke mulut. Kue lapis buatan Li Lun dinilai enak dan legit. Akhirnya ia mulai berpikir bisnis. Usaha ini dirintis di rumahnya di Orchid Park, Batam Centre. Ia menerima pesanan dan hanya dibuat saat ada orderan saja karena Li Lun fokus pada bisnis penjualan AC. Kalau tidak ada orderan, ia tidak membuatnya, sehingga tidak ada kerugian. Promosi dari mulut ke mulut semakin menyebar hingga ke Singapura, sehingga pesanan meningkat. Meski tanpa merek kala itu, turis-turis dari Singapura juga mulai mencari dan memesan. Ia

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

creatrep creativity & entrepreneur

lantas membuka outlet di rumah. ‘’Rumah saya buat jadi outlet dan mulai tahun 2010 itu saya lebih serius dengan memberikan merek. Saya beri merek Batam Layer Cakes, supaya orang tahu kue lapis ini dari Batam,’’ katanya. Meski outletnya di perumahan, turis datang mencari dengan bantuan supir taksi atau dengan petunjuk kartu nama yang sebelumnya disebarkan Li Lun. Dengan harga Rp180 ribu per kotak ukuran 20 senti meter persegi, kue lapis Li Lun tidak pernah tersisa. Kala itu ia membuat lima varian rasa kue lapis. ‘’Selalu habis karena memang saya buat berdasarkan pesanan,’’ ujarnya. Pada tahun ketiga, ia ditawari membuka outlet dan tempat produksi di Restoran Golden Prawn, Bengkong. Ia ditawari istri Abi, pemilik Golden Prawn. Karena masih gamang soal bisnis kue, ia sempat bingung saat mendapat tawaran itu. Setelah diyakinkan, ia akhirnya membuka outlet sekaligus tempat produksi di Golden Prawn. Tepatnya di samping pintu masuk. Di tempat inilah, Li Lun membuat bisnisnya semakin besar dan dikenal.

Ide bisnis bisa datang dari mana saja. Seperti Li Lun, pemilik Batam Layer Cakes, ia merintis bisnis kue lapis berawal dari iseng membuat kue.


creatrep

37

creativity & entrepreneur

Fitri), musim libur Juni di Singapura, Natal dan Imlek. Karyawan sampai lembur,’’ ungkap Li Lun. Penjualan bisa sebanyak itu, menurut Li Lun, karena pola promosinya yang tidak biasa. Selain terbantu dengan promosi dari mulut ke mulut, ia membagi-bagikan kartu nama kepada setiap orang yang ditemuinya. Tak terkecuali supir taksi. Supir taksi kerap membawa turis ke rumahnya atau langsung ke outlet di Golden Prawn. Para turis juga sering memesan dari hotel dan minta diantarkan ke hotel atau ke mall. Bahkan ada yang memesan menjelang pulang kemudian minta diantarkan ke pelabuhan. Li Lun tak hanya pintar berjualan, ia juga pintar melihat peluang. Begitu kue lapis buatannya banyak diminati, ia menawarkan paket factory tour kepada turis. Tour ini kerjasama dengan agen travel sehingga turis dikenakan biaya. Turis tidak hanya melihat cara pembuatan tetapi mereka juga bisa ikut membuat kue yang legit ini. ‘’Factory tour kami layani pada hari biasa, Senin sampai Jumat. Kalau akhir pekan tidak bisa karena pesanan kue banyak. Kami sibuk,’’ katanya.***

Ketika di rumah ia hanya membuat lima rasa, di Golden Prawn ia membuat 12 rasa. Di antaranya rasa original, moka, kejua, pandan, cokelat, kopi, rempah, kismis, cempedak, dan rasa prunes. ‘’Harga per kotak ada yang Rp200 ribu dan Rp235 ribu. Paling laris rasa original, rempah, dan prunes,’’ beber Li Lun. Ketika masih di rumah, Li Lun hanya membuat berdasarkan pesanan dalam jumlah puluhan. Setelah di outlet baru yang ditempati sejak April 2011, produksi tiap hari. Dengan 20 karyawan, produksi dan penjualan kue lapis per bulannya rata-rata antara 1.800-3.000. Kalau per hari bisa 420 kotak, seperti saat Majalah Batam Pos mendatangi outlet Batam Layer Cakes, Rabu. Dengan harga minimal Rp200 ribu dan penjualan paling sedikit 1.800 kotak, setidaknya Li Lun meraih omset Rp360 juta per bulan. ‘’Ya penjualan paling sedikit itu 1.800, paling banyak 3.000 kotak. Penjualan paling ramai saat hari raya (Idul EDISI 11, Minggu IiI april 2013


creatrep

38

creativity & entrepreneur

5

Langkah

Menjalankan Usaha Roti

T

oko roti memberikan layanan berbeda tergantung pada jenis makanan yang dijual. Kue, cupcake, pai, brownies, roti tawar dan kaserol merupakan beberapa jenis makanan yang biasa dijual di sebuah toko roti. Toko roti rumahan biasanya tidak memerlukan izin tertulis dari Departemen Kesehatan atau BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), meski akan lebih baik jika memilikinya. Menjalankan sebuah bisnis toko roti termasuk menantang apalagi bagi orang yang terbiasa bekerja di kantor karena bekerja di rumah akan terasa sangat berbeda. Berikut ini ialah beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam memulai dan menjalankan bisnis roti di rumah: 1. Pertimbangkan apakah dapur Anda di rumah bisa digunakan untuk membuat roti dalam jumlah besar. Biasanya dapur di rumah tidak terlalu besar namun lebih bisa dijaga kebersihannya dibanding dapur berukuran lebih besar di bangunan yang bukan rumah. 2. Buatlah daftar bahan-bahan yang digunakan untuk proses produksi roti. Tepung terigu/ gandum, gula, mentega, telur, dan cokelat adalah beberapa bahan yang sering digunakan untuk pembuatan roti dan bisa digunakan secara aman untuk jangka panjang dan tidak membutuhkan persetujuan atau izin dari Depkes/ BPOM.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

3. Tentukan secara umum apa saja layanan yang akan diberikan toko roti Anda. Untuk itu Anda harus tahu konsep toko roti seperti apakah yang Anda ingin jalankan, apakah akan menjadi sebuah toko roti serba ada atau toko roti yang lebih berfokus pada pemesanan untuk acara-acara tertentu. 4. Pasarkan roti buatan Anda dengan membagikannya pada teman, kolega, teman dari teman, dan utamanya keluarga untuk rekomendasi dari mulut ke mulut. Jangan lupa untuk beriklan di koran setempat atau situs komunitas penggemar roti, misalnya. Buat sebuah situs yang representatif untuk memperkenalkan usaha roti Anda. Buatlah sesederhana mungkin sehingga pengunjung tidak bingung untuk melihat apa saja yang Anda tawarkan dan bagaimana mereka bisa menghubungi Anda untuk membeli. 5. Catat semua transaksi keuangan dengan baik dan rapi. Simpan resep-resep pembuatan roti sehingga kelak jika dibutuhkan akan bisa diakses dengan mudah. Pantau dengan teliti jumlah pengeluaran yang berkaitan dengan karyawan dan jumlah pemasukan yang dihasilkan. Ini akan memudahkan Anda jika keuangan usaha harus diaudit kelak. (ciputraentrepreneurship)


creatrep

39

creativity & entrepreneur

Kartini, Merry Riana lalu Siapa?

OLEH : Lisya Anggraini GM Batam Pos Entrepeneur School

Perempuan berkiprah atau menjalankan peran publik bukan barang asing lagi. Juga dalam dunia bisnis. Kita mengenal nama Marta Tilaar yang terbukti mampu menjadi komandan dari bisnis yang dikelolanya. Ia menguasai pasar kosmetik di dalam negeri maupun mancanegara. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


creatrep

40

J

creativity & entrepreneur

uga beberapa deretan perempuan muda, seperti Merry Riana yang masih berusia 24 tahun sudah berhasil menjadi miliuner. Dia memiliki bisnis konsultan, Merry Riana Organization dan menjadi Duta Produk LG Asia. Perempuan muda lainnya, Diane Keng. Ia bisa merintis bisnis dan menjadi pengusaha sejak masih di bangku SMA. Bersama kakaknya, meluncurkan website MyWeboo.com. Web itu berguna membantu remaja mengatur situs jejaring sosial mereka ke dalam satu wadah. Diane Berstatus sebagai founder sekaligus direktur pemasaran/marketing. Ada juga Riana Bismarak. Ia berhasil membuat terobosoan untuk tampil cantik tidak melulu harus merogoh kantong dalam-dalam. “Tak selamanya baju bagus harus mahal. Bahkan, baju yang indah bisa didapatkan dengan harga ‘below cepek’ alias di bawah Rp 100.000 saja,� katanya. Nah, merek bisnisnya diberi nama Below Cepek memang menyediakan solusi itu. Untuk memberi peluang bagi para konsumen untuk tetap gaya tanpa perlu keluar banyak uang. Baju-baju itu dijualnya di online Below Cepek. Hasilnya hebat! Kantong usahanya berhasil mengumpulkan pendapatan untuk mengembangkan bisnisnya. Di Batam, kita mengenal Silvi, bersama suaminya Denny Delyandri. Mereka membesarkan bisnis makanan oleh oleh Kek Pisang Villa. Kini mereka merajai bisnis oleh oleh di Kepri dan melebarkan sayap di Riau, Sumatera Barat serta Kalimantan. Namun, jumlah perempuan yang seperti ini masih terbilang minim dibandingkan laki-laki. Buktinya sangat jelas, penelitian yang dilakukan Mc Kinsey dan Majalah Femina pada tahun 2012 lalu. Persentase perempuan Indonesia yang berhasil menduduki top level manajemen sebagai dewan direksi. Apalagi setingkat Chief Executif Officer (CEO), hanya 6 persen dari jumlah perempuan yang bekerja. Dan lebih banyak menduduki peran sebagai midsenior management, yakni 20 persen. Dan lebih ramai lagi di entry level yang jumlahnya mencapai

47 persen, dari total jumlah wanita bekerja. Peran yang lebih strategis memang lebih banyak dipegang laki-laki. Dan minimalnya jumlah perempuan di level top manajemen sesungguhnya bukan hanya terjadi di Indonesia. Negara semaju Amerika Serikat pun berlaku ketimpangan itu. Meskipun tidak separah di Indonesia. Di dunia ini, persentase perempuan yang berada di top level manajemen hanya 10 persen. Dan Asia, termasuk Indonesia, memang menjadi negara yang memiliki persentase terendah. Apakah kenyatan itu disebabkan laki-laki lebih hebat? Mari kita sandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Credit Suisse di 2.000 perusahaan di seluruh dunia. Kesimpulan dari penelitiannya menghasilkan temuan, perusahaan yang memiliki perempuan di dewan direksinya, memiliki kinerja yang jauh lebih baik, dibandingkan perusahaan yang dewan direksinya hanya lakilaki saja. Kenapa? Karena perempuan itu detil. Ketika akan mengambil keputusan strategis, ia akan memiliki pertanyaan yang lebih detil dalam beberapa kasus, dan barangkali lebih banyak dialog. Jadi pendekatan yang berbeda dibandingkan pola yang dilakukan laki-laki. Helen Fisher, yang ahli di bidang antropologi juga terdorong melakukan survei mengenai hal ini. Profesor dari Rutgers University ini mengatakan, perempuan memiliki sifat-sifat dasar yang sangat penting dimiliki untuk pemimpin dan berkarir. Sikap itu berupa kesabaran, empati, dan multitasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus. Dan keunggulan berupa bakat alami untuk bernegosiasi. Meskipun laki-laki juga memiliki sikap-sikap tersebut, namun perempuan cenderung lebih sering menjalankannya. Namun, keunggulan ini, harus mendapat tantangan, yang disebut prasangka bisnis, bahwa laki-laki masih dilihat lebih tepat. Dan perempuan tengah menghadapi jalan panjang untuk menembus prasangka ini. ***

Perempuan itu detil. Ketika akan mengambil keputusan strategis, ia akan memiliki pertanyaan yang lebih detil dalam beberapa kasus, dan barangkali lebih banyak dialog.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


pix

41

fotografia

Tempat Wisata, Tempat Memuja Agama

teks & foto : ahmadi

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


42

D

i Ipoh, Negara Bagian Perak, Malaysia ada sebuah gua bernama Gua Kek Look Tong yang patut Anda kunjungi. Gua Kek Look Tong ini berada di satu lokasi dengan luas 12 hektare. Gua ini terkenal karena kecantikannya. Di tahun 1960-an gua ini pernah dijadikan tempat penambangan sampai akhirnya dialihfungsikan menjadi tempat wisata dan ibadah. Di bagian luar gua Anda akan langsung disambut dengan papan nama bertuliskan Gua Kek Look Tong. Mulut gua tidak langsung berada di balik pintu gerbang melainkan. Perlu berjalan kaki sampai beberapa meter menaiki tangga. Sampai di pintu masuk, maka Anda akan bertemu dengan beberapa pohon bonsai yang dibentuk seperti miniatur. Beberapa bonsai tersebut terdapat patung mininya. Di kawasan sekitar gua ini ada juga kolam dengan dilengkapi patung Dewi Quan Yin yang berdiri sangat anggun. Masih di Ipoh, ada gua lainnya yang dijadikan tempat ibadah dan wisata. Namanya Sam Poh Tong. Gua ini paling terkenal yang terletak di Gunung Rapat, kira-kira 5 kilometer ke selatan Kota Ipoh. Ada yang mengatakan ini adalah kuil terbesar di Malaysia yang memamerkan hasil seni yang mengagumkan dari arca-arca Budha yang terletak di antara bongkah-bongkah stalaktit dan stalagmit dalam gua ini. Menurut legenda, gua ini ditemukan pada tahun 1890

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

pix fotografia

oleh seorang tokoh Buddha dari negeri China dalam perjalannya menuju Ipoh. Ia lalu membuat keputusan untuk menjadikan gua itu sebagai tempat tinggalnya dan tempat untuk bertapa. Bagian depan tokong kuil yang ada sekarang telah terbentuk sejak tahun 1950-an dan bagian tangga yang mempunyai 246 anak tangga ini akan membawa Anda ke sebuah gua terbuka yang mempunyai pemandangan kota Ipoh dan sekitarnya yang amat menarik. Di bagian dalam banyak patung-patung Buddha dan gambar dewi-dewi yang terlukis di dinding gua. Berbeda dengan gua-gua di Ipoh yang diperuntukkan bagi umat yang beragama Buddha, di Selangor, ada juga gua yang dijadikan tempat ibadah dan wisata, Batu Caves. Batu Caves merupakan salah satu tujuan wisata cukup populer di Selangor, yang berjarak sekitar 13 km dari Kuala Lumpur, Ibukota Malaysia. Di Batu Caves banyak terdapat kuil Hindu karena memang lokasi ini dijadikan sebagai tempat ibadah suci umat Hindu di Malaysia. Selain itu, hal menarik lainnya yakni adanya patung Dewa Murugan yang menjulang tinggi mencapai 43 meter yang konon merupakan patung Dewa Hindu yang tertinggi di dunia. Tempat yang paling menarik di sini dan biasanya kerap dijadikan lokasi berfoto oleh pengunjung ialah kuil utama yang baru bisa dicapai setelah menaiki tangga jangkung sebanak 272 anak tangga. Dari ujung tangga paling atas pula, pemandangan Kota Selangor bisa disaksikan. ***


43

EDISI 11, Minggu IiI III april 2013

pix fotografia


44

pix fotografia

Ilustrasi : Tonny. R

EDISI EDISI 11, 11, Minggu Minggu III IiI april april 2013 2013


45

EDISI 11, 11, Minggu Minggu IiI III april april 2013 2013 EDISI

pix fotografia


46 46

11, Minggu III april EDISIEDISI 11, Minggu IiI april 20132013

pix fotografia


47 47

EDISI Minggu april 2013 EDISI 11,11, Minggu IiI III april 2013

pix fotografia


48

kutubkhanah

Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing Oleh: Aswandi Syahri

Di Riau (baca: Pulau Penyengat) dan barapa tempat di alam Melayu, menjelang akhir abad ke 19, fungsi syair telah melangkah lebih maju. Menurut Dr. Ian Proudfoot (1993), bahasa dan format syair telah menjadi wahana yang ‘'efektif dalam menyampaikan informasi kepada khalayak yang lebih luas, ketimbang bentuk hikayat yang dikenal ketika itu.’'

D

alam semangat itu, meminjam pendapat Dr. Jan van der Putten (2001), kita mulai diperkenalkan dengan syairsyair Melayu yang berusaha menggambarkan realitas. Salah satunya adalah Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing di Tanjungpinang, yang akan diperkenalkan melalui tulisan ini.

Tiga Salinan Manuskrip Dari penelusuran melalui katalog, diketahui terdapat tiga salinan manuskrip syair ini. Dua buah salinan berada dalam simpanan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) di Jakarta, dan sebuah salinan menjadi koleksi Perpustakaan Universitas Leiden di Negeri Belanda. Dua naskah yang ada dalam simpanan PNRI berasal dari koleksi Herman Von de Wall, yang pernah bermastautin di Tanjungpinang sempena menyusun kamus bahasa Melayu-Belanda antara 1850-an hingga 1870. Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara Jilid 4 koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (1998) mencantumkan dua salinan manuskrip dengan dua nomor katalagus yang berbeda, dengan judul yang sedikit berbeda pula. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

Iluminasi (hiasan) floral pada bagian awal manuskrip Perkawinan Kapitan Tik Sing (ML 168) Koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta.

Namun, secara tekstual isi kedua manuskrip koleksi PNRI ini sangat identik: Manuskrip dengan nomor katalogus ML 168 judulnya adalah Perkawinan Kapitan Tik Sing, sedangkan manuskrip W 271 berjudul Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing. Kedua manuskrip koleksi PNRI ini tidak mempunyai kolofon yang menjelaskan siapa penulis dan penyalinnya, atau tarikh penyalinan dan penulisannya. Dari segi iluminasi (hiasan) dan formatnya, manuskrip ML 168 koleksi PNRI adalah sebuah manuskrip yang unik dan menarik. Merupakan satu-satunya, dari tiga manuskrip Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing yang dike-


49

kutubkhanah tahui, diberi iluminasi floral yang indah. Jika manuskrip W 271 ditulis dalam format kitab atau buku yang lazim, dengan ukuran 33 x 20 Cm dan tebal 80 halaman, maka manuskrip W 168 ditulis dalam format yang ‘tak lazim’. Ditulis pada 37 lembar kertas berukan 26 x 16 Cm, yang kemudian disambung memanjang dan diperkuat dengan kertas bekas surat kabar. Sambungan manuskrip kemudian dilipat-lipat ala akordion itu, bila direntangkan maka maka ukuran panjangnya mejadi 1.040 Cm. Adapun manuskrip ketiga, yang diberi nomor katalog KI. 180, adalah koleksi Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda. Asalnya dari koleksi H.C. Klinkert yang ia kumpulkan selama bermastautin di Tanjungpinang antara tahun 1864 hingga 1867. Sama seperti dua manuskrip koleksi PNRI, manuskrip koleksi Klinkert ini tak berjudul. Maka, oleh Klinkert, manuksrip dalam format buku berjahit dengan ukuran 21 x 13 Cm ini diberi judul Syair Kawin Tan Tik Cu. Namun, secara tekstual, sangat identik dengan dua manuskrip koleksi PNRI-Jakarta. Menurut Dr. Jan van der Puutten (2001) dan Raymond Menick (1988), Klinkert telah memberikan judul yang salah kepada manuskrip koleksinya, karena isi syair tersebut berkenaan dengan perkawinan saudara tiri Tik Cu atau Baba Tik Cu yang bernama Oei Tik sing @ Tik Sing. Sepanjang isi syair ini, nama Tik Cu hanya disebut sekali dalam sebuah bait sebagai berikut: Seorang lakilaki anak yang bungsu/ Dinamakan kapitan Baba Tik Cu/ Sangatlah comel rupanya itu/ Kasih Kapitan bukan suatu. Walau demikian, manuskrip KI. 180 memberikan informasi tambahan yang tak terdapat dalam manuskrip ML 168 dan W 271 koleksi PNRI-Jakarta. Melalui catatan Klinkert yang ditulis dalam bahasa Belanda di awal halaman manuksrip KI. 180, dapat diketahui bahwa penyusun syair ini adalah seorang Melayu dari Pulau Penyengat (Vervaardig door een Maleijer van Penjengat). Bait-bait terakhir manukrip KI. 180 juga menjelaskan nama sang pemiliknya, yaitu Encik Abdullah bin Encik di Supuk yang tinggal di Kampung Bulang, Pulau Penyengat, dan berkerja sebagai seorang penjaring tamban: Encik Abdullah konon yang punya/ Ibni Encik di Supuk konon dianya/ di Kampung Bulang ia tempatnya/ Penjaring tamban ia kerjanya. Dari kolofon di penghujung syair, dapat pula diketahui bahwa manuskrip KI. 180 selesai disalin di Kampung Bulang, Pulau Penyengat, pada pukul 9 malam Jumat tarikh 14 Zulqaidah 1288 Hijriah besamaan dengan 24 Mei 1861. Manuskrip ini telah dibuat kajian secara filologis oleh

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

Manuskrip Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing (W 271) Koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta

Ramond Menick melalui sebuah tesis M.A. berjudul Syair Perkawinan Tik Sing, yang dipertahankan di Universitas Leiden pada 1988. Kapitan Tik Sing Figur utama dalam syair ini adalah Tik Sing. Siapa sesungguhnya Tik Sing, sehingga salah satu sisi kehidupannya diabadikan dalam sebuah syair Melayu yang indah oleh seorang pengarang dari Pulau Penyengat? Nama batang tubuhnya adalah Oei Tik Sing. Lahir di Tanjungpinang sekitar 1816. Ayahnya adalah Kapitan Oei Ban Hook yang menggantikan posisi Kapitan Ta-Hoo sebagai pemimpin masyarakat Cina Hok-kien (Emoeijer) dan Canton atau Tiochiu (Kantonner), dua komunitas besar masyarakat Cina Tanjungpinang pada abad 19. Setelah ayahnya wafat pada 1843, dua kelopok besar masyarakat Cina Tanjungpinang ini dibagi dua dan dipimpin oleh dua orang Kapitan seperti sebelum tahun 1828. Tik Sing yang ketika itu berusia 27 tahun diangkat menjadi Kapitan menggantikan ayahnya, dan memimpin masyakat Cina Hok-kien (Emoeijer) yang bermukim di Kampung Cina Tanjungpinang. Sedangkan untuk kelompok masyarakat Cina Canton atau Tiochiu (Kantonner) yang bermukim di Kampong Kwanton di Pulau Senggarang, dipimpin oleh Kapitan bernama Tan-Tjiehoed. Seorang pedagang dan toke kebun gambir. Seperti ayahnya, Tik Sing juga saudagar dan pengusaha kebun gambir yang dekat dengan pemerintah Belanda di Tanjungpinang, dan keluarga diraja, terutama Engku Puteri Raja Hamidah, di Pulau Penyengat. Dalam syair ini, kedekatan hubungan antara Tik Sing dengan Engku Puteri Raja Hamidah (yang ditulis Tengku


50

kutubkhanah Puteri) digambarkan melalui pesta perkawinannya di Tanjungpinang juga dihadiri oleh ‘pemilik’ Pulau penyengat itu. Bahkan pesta pernikahannya digelar juga dengan ‘cara Melayu’ ketika ia mengunjungi Engku Puteri di Pulau Penyengat. Hal ini dimungkinkan, karena dalam bait-bait syair jelas disebutkan bahwa Engku Puteri adalah bunda angkat Oei Tik Sing: Sembahkan kepada Tengku Puteri/ Serta Yang Dipertuan empunya negeri/ Kepada tuan besar Residen bestari/ Sebarang perintah kita diri/ Kapitan mendengar kata isterinya/ Terlalu suka rasa hatinya/ Sangatlah benar barang katanya/ Karena Engku Puteri bonda angkatnya. Akhir hidup Tik Sing tragis. Tak seindah kisah pesta perkawinannya yang dilukiskan dalam Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing. Semua bermula dari persaingan bisnis. Pada malam tanggal 27 April 1854 ia tewas dalam sebuah tragedi pembunuhan di rumahnya. Kapitan TanTjiehoed yang kemudian menjadi tersangka utamanya, dibuang ke Menado pada 1862.

Nama-nama tokoh yang hadir dalam acara itu tidak fiktif, ditulis dengan jelas, dan dapat disandingkan-bandingkan dengan bahan arsip dan bahan sumber sezaman. Telihat jelas sang penulis syair mengikuti dan melihat setiap peristiwa, tokoh, dan suasana selama pesta berlangsung. Berikut ini adalah nukilan Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing, yang mengisahkan penyambutan pesta yang digelar Engku Puteri Raja Hamidah di Penyengat. Dirumikan dari ‘Syair Kawin Tan Tik Cu’, nama lain Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing, koleksi Perpustakaan Universitas Leiden: Disuruh sambut Engku Puteri/ Membesarkan adat Kapitan jauhari/ Ramainya tidak lagi terberi/ Ada yang berjalan ada yang berlari. Setelah sampai di kota istana/ Lalu berhenti sekaliannya/ Naik ke istana Sultan yang Ghana/ Hendak mengadap permai mengerna. Naiklah Tik Sing laki isteri/ Dipimpin nyoyah kanan dan kiri/ Dibawa menyembah raja bestari / Ditegur baginda manis berseri. Setelah sampai ke selasar Tengku/ Dua orang pula di situ / Banyak orang berdiri di pintu/ Segera diberi jampalan dan suku. Tik Sing pun lekas masuk ke dalam/ Mengadap baginda mahkota alam / Baginda semayam di atas tilam/ Di hadapan getaran pualam. Menyembahkan dia laki isteri/ Menjunjung duli Tengku Puteri/ Serta Tengku Besar raja bahari/ Disambut baginda manis berseri. Sudah menyembah cara Cina/ dititahkan duduk di peterakna/ Disanding-sandingkan degan isterinya/ Mengadap nasik berastakona.***

‘Syair Jurnalistik’ Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing adalah sebuah kisah ketika Kapitan dan saudagar Oei Ban Hook menyelenggarakan pernikahan anak laki-lakinya, Kapitan Oei Tik Sing dengan anak Nyonya Ku-cing dari Semarang, serta kemeriahan pesta selama acara pernikahan yang berlangsung di Tanjungpinang dan Pulau Penyengat. Latar cerita dan peristiwa dalam syair ini adalah zaman Residen A.L. Andiesse memerintah di Tanjungpinang (18391848). Ketika itu Engku Puteri Raja Hamidah serta Yamtuan Muda Riau Raja Ali Marhum Kantor bermastautin di Pulau Penyengat, dan Sultan Mahmud Muzafarsyah bersemayam di Daik, Lingga. Penulis syair ini, seperti diungkapkanya pada bait-bait awal syairnya, adalah sahabat Kapitan Oei Ban Hook atau ayah Oei Tik Sing. Ia juga menyatakan tujuannya menuliskan kisah pesta perkawinan anak sahabatnya itu sebagai berikut: Cetera Kapitan dijadikan surat/ Disuratkan oleh cendera ningrat/ Karena di empunya jadi sahabat/ Dikarangkan syair jadi peringat. Dr. Jan van der Putten (2001) menggolongkan Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing sebagai sebuah ‘syair jurnalistik’ (‘jurnalistic syair’). Atau dengan kata lain, sebuah ‘syair reportase’ yang merekam sebuah peristiwa atau realitas yang benar adanya. Dua malam pesta ’cara Cina’ dan ‘cara Belanda’ di Tanjungpinang, yang dilanjutkan dengan ‘pesta cara Melayu’ di Pulau Penyengat tiga hari kemudian, dilukiskan oleh sang penulis dengan narasi yang detail. Versi lain Syair Perkawinan Kapitan Tik Sing yang berjudul ‘Syair Kawin Tan Tik Cu’ (KI. 180) Koleksi Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


51

matabola

Harapan Terakhir yang Harus Dijalankan

oleh : Ade Adran Syahlan

J

Bila mendengar kata PSPS Pekanbaru, dada saya berdegup kencang, bulu kuduk berdiri. Apatah lagi, bila kata itu bersambung dengan kondisinya yang memprihatinkan. Seperti yang dilansir MetroTVNews.com dengan judul "PSPS Pekanbaru Bangkrut".

udul yang fantastis dibanding media lain. Berani menyimpulkan dari kondisi terkini PSPS, yang belum bisa membayar gaji pemainnya 5 sampai 6 bulan. Bahkan pelatih kepalanya, Mundari Karya mengaku tak bergaji sejak musim kompetisi tahun lalu. Lalu ketika tur ke Papua, hanya membawa 11 pemain, dua diantaranya kiper. Sehingga salah satu kiper pun dipaksa menjadi bek kanan.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

"Diambil alih" pun oleh Bupati Kampar, Jefry Noer, ternyata tidak membuat membaik. Gaji pemain tetap juga belum terselamatkan. Mundari pun kecewa, karena Jefry hanya mau membayar gaji, jika menang saja. Maka, jadilah PSPS hanya sekedar diselamatkan untuk berpindah markas tanding saja dari Pekanbaru ke Bangkinang, Kampar. Bukan diselamatkan secara keseluruhan. Memori saya pun kembali ke zaman tahun 90-an.


52

Persisnya diawali tahun 1992. Saat bersama Mohd Saleh AS (almarhum)mengangkat meja panitia kompetisi antarklub internal PSPS Pekanbaru. Kami berdua duluan datang ke Stadion Hang Tuah. Belum ada pemain, wasit apalagi pemain yang akan bertanding datang. Masa itu, PSPS masih divisi 2, yang selalu saya istilahkan di setiap pemberitaan Riau Pos, divisi kampung. Tak banyak yang "melirik" PSPS saat itu. Pak Saleh AS, yang semua "merangkap" meski jabatan sebenarnya Sekretaris Umum PSPS, harus bolak-balik ke sana kemari dengan sepeda tuanya, menemui petinggi PSPS. Ada masa petingginya Komandan Kodim, ada masa juga Wali Kota. Jika sepeda Pak Saleh parkir di kedua instansi tersebut, itu tanda beliau lagi mati-matian mengurus dana. Tapi beliau pandai menutup masalah, ketika saya konfirmasi. Namun saya tahu mengakali pemberitaannya. Tak menyebutkan, beliau sumbernya. Jadilah judulnya cara aman, "PSPS belum pastikan ikut kongres PSSI" atau "PSPS masih nunggu jadwal PSSI". Padahal, fax jadwal pertandingan telah saya lihat sendiri. Cuma, Pak Saleh belum bisa pastikan ikut atau tidak, karena dana belum ada. Jika "hasil" pemberitaan itu "berbuah", maka sehari sebelum berangkat, dihubunginyalah saya. Senang hati, dapat berita, yang berarti produktifitas saya sebagai reporter junior ada terus setiap hari untuk berita olahraga lokal Pekanbaru dan Riau. Dan jika beliau pulang dari kongres PSSI, tak lupa selembar kaos cendera mata saya dapatkan. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

matabola

Saking tak ada dananya PSPS, saya tahu diri untuk tak ikut tim ketika bertanding. Lagi pula, saya pun terbentur jadwal kuliah. Namun saat tim bermain di Muara Bungo, Jambi, saya memohon ikut. Alasannya, ingin sekalian melihat nenek yang berada di kota Jambi. Terasa saat itu, cara menghemat dananya gaya tur PSPS. Bukan hanya berangkatnya menggunakan bus, makan pun pakai nasi bungkus. Tapi saya bangga. Betapa tidak, itulah momen bisa makan bersama pemain idola yang juga dosen saya sendiri, Irmaidi. Jika di kampus saya panggil bapak, di luar saya panggil abang. Masa itu, saya tahu bedanya ikut tim PSPS dan PS Minas di kompetisi Divisi 2 tahun 1992. Saat lebih hampir dua minggu mengikuti PS Minas bermain di Cimahi. Menikmati sarapan, makan siang dan malam prasmanan di hotel. Bukan nasi bungkus. Karena pernah merasakan petualangan mengikuti kedua tim yang di zaman 90-an selalu bersaing merebut juara Riau itu, saya punya impian berkeliling Indonesia bersama PSPS. Pasti dahsyat, sampai ke Irian Jaya (saat itu belum disebut Papua). Berapa kali naik pesawatnya tu, pikir saya. Impian yang mendekati kenyataan di era 1995. Saat Iskandar Hoesin, orang gila bola asal Aceh ditugaskan jadi Kakanwil Transmigrasi Riau. Mulailah PSPS menapak Divisi 1. Tapi sayang, saat mulai terbuka peluang besar keliling Indonesia itu, saya sudah jadi orang di belakang meja. Tak jadi reporter di lapangan lagi. Jadi harus tahu diri. ****


53 "Sporter jln terakhir utk menyelamatkan tim ini tp hrs mencontoh AREMANIA yg malu nonton gratis&minta hrg tiket dinaikan saat Arema krisis". Itu status twitter Tharjaki Lubis, @TharjakiLubis pada 8 April 2013. Dia mantan kiper PSPS di era berjuang di Divisi 1. Asli anak Pekanbaru. Yang terus mentradisikan bahwa kiper PSPS mulai dari Irmaidi, Indra Surya hingga dirinya adalah kiper lokal. Kini Tharjaki Lubis, asisten pelatih kiper PSPS. "Spt jack mania, minta dukungan ke penguasa negeri/ perusahaan di riau agr turut peduli secara langsung,no anarkis,mrk diam jk kita diam." Begitu lanjutan statusnya di hari yang sama. Sebuah keprihatinan, dari melihat tak ada satu pun pemimpin di Pekanbaru peduli lagi pada kondisi PSPS. Termasuk wali kotanya Firdaus MT. Jadi, harapan itu hanya pada suporter. Hmm, meski sekarang dana APBD tak boleh dikucurkan untuk klub profesional, seorang walikota memang selayaknya memperhatikan tim sepak bola yang telah mampu merekatkan berbagai budaya di Pekanbaru, untuk satu dukungan ke PSPS. Meski juga sekarang, PSPS telah berbentuk sebuah Perseroan Terbatas (PT), rasanya, tetap harus ada kepedulian. Apalagi, Firdaus pernah terucap janji politiknya untuk membangkitkan PSPS saat dia mencalonkan diri jadi wali kota.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

matabola Selayaknya, Firdaus "memanfaatkan" PSPS untuk mendongkrak dan memelihara terus kebanggaan atas produk kotanya. Jangan lagi kembali seperti era PSPS belum ada apa-apanya. Apalagi ketika bertanding dengan tim Sumatera Barat, suporter lebih banyak dari pihak lawan, malah tim PSPS disoraki sendiri oleh warga Pekanbaru. Coba lihat kini, siapapun lawannya, dan apapun kondisi PSPS, pendudukung tetap setia. Bahkan, terbentuk banyak perkumpulan suporter. Tak selayaknya pula, saya mengajari Firdaus untuk "menyiasati" penyelamatan PSPS dengan kebijakannya. Tentu sebagai seorang pemimpin pemerintahan, dia tahu apa yang bisa dimanfaatkan dari potensi ekonomi daerahnya. Dan tahu juga, apa isi hati masyarakat Pekanbaru, baik yang suka dengan PSPS atau pun yang tak suka. Mereka semuanya prihatin dengan keadaan PSPS. Bagaimanapun, karena PSPS bisa menembus level tertinggi sepak bola nasional-lah, maka perkembangan olahraga secara umum di Riau makin semarak. Sehingga ada juga klub basket yang disponsori, hingga puncaknya berani menjadi tuan rumah PON 2012, yang sekaligus membangkitkan semua cabang olahraga. PSPS sebagai salah satu tim perserikatan yang berada di Liga Super Indonesia (LSI), adalah salah satu tim yang konsisten melahirkan pemain bintang yang berasal dari Riau sendiri. Untuk posisi kiper, setelah era Tarjaki, ada Fance Haryanto. Belum habis era Fance, telah muncul pula Susanto, yang ternyata juga bisa jadi bek kanan itu. Lalu ada nama Ambrizal yang sekarang kapten, yang meneruskan tradisi abang sekampungnya, Miskardi. Lalu ada Isnaini, yang mampu bersaing dengan striker asing. Bandingkanlah dengan satu tim Sumatera lainnya yang juga bermain di LSI, Sriwijaya FC. Memang tim penuh juara. Tapi tak ada melahirkan pemain lokal asli Sumatera Selatan. Melihat tradisi seperti itulah, ribuan anak-anak SSB di Riau termasuk di Kepri, berharap juga bisa masuk PSPS. Tentulah akan tumpah tangisan mereka, bila PSPS akhirnya makin pindah jauh dari Riau karena bertukar kepemilikannya. Ayo suporter, jalankan harapan terakhir menyelamatkan PSPS! ***


54

kiprah

Menari adalah Panggilan Hidup Wahyuji Andayani Penari dan Pemilik Sanggar Duta Santarina

Editor: Agnes Dhamayanti email : majalah@batampos.co.id

Mengajarkan menari kepada para pelajar. Kini, Sanggar Duta Santarina yang didirikan Wahyuji Andayani punya 28 penari. Hampir tiap dua hari sekali mereka dapat panggilan tampil. EDISI 11, Minggu IiI III april 2013


55

B

louse on merah terang itu disapukan pada tulang pipi kanan dan kirinya. Setelah terlihat merona, ia akhiri tata rias wajahnya dengan lipstik merah menyala. Sekejap saja, bibir tipisnya berubah menjadi sensual. Di depan kaca besar di lantai dua Sanggar Tari Duta Santarina di Hang Kesturi, Legenda Malaka, Batam, Wahyuji Andayani asyik menghias wajah. Rambutnya lebih dulu selesai ditata dengan sebuah konde kecil. Siang itu, Wahyuji, pemilik sanggar, hanya ditemani Ninik, salah seorang penarinya. ‘’Anak-anak masih sekolah. Sebentar lagi juga datang,’’ katanya menyebut para penarinya. Tak lama kemudian, satu per satu penarinya datang. Dua orang gadis belia, Yani dan Dela, tiba-tiba muncul dari tangga. Siswa kelas 2 SMKN 2 ini baru saja pulang sekolah. Mereka masih mengenakan seragam juga membawa tas sekolah. Tanpa diberitahu yang harus dikerjakan, Yani dan Dela bergegas mengganti pakaian sekolah mereka dan merias wajah di depan kaca. Kamis siang pekan lalu itu, Wahyuji bersama anak asuhnya di Sanggar Duta Santarina, bersiap mengisi dua acara. Pukul 14.00 WIB mengisi sebuah pameran di BCS

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

kiprah Mall. Ia akan tampil dengan tarian Nusantara. Tarian hasil kreasi Wahyuji ini merupakan kombinasi tiga tarian yaitu tari Melayu, Jawa, dan Kalimantan. Sedangkan pukul 19.00 WIB, Wahyuji diminta tampil oleh Bank Riau Kepri untuk mengisi acaranya di Hotel Planet Holiday. Di sana mereka membawakan tiga tarian, joget lambak (joget bersama tamu), tari persembahan, dendang dangkong, dan serampang 12. Sanggar Duta Santarina berdiri tahun 2009. Wahyuji sendiri pernah belajar teknik mengajar tari untuk anak usia TK hingga SD di Lembaga Seni Budaya Candra Wilya Tikta di Surabaya. Sanggar Duta Santarina kini punya 28 orang penari. Wahyuji sempat berkeluh kesah soal cemoohan orangorang tentang penarinya yang kebanyakan pelajar. Namun, ia mengaku tak mempedulikan. Bahkan ia sangat bangga karena sanggarnya bisa eksis. ‘’Coba kalau penarinya pekerja. Pasti susah mencocokkan waktunya. Dan tidak bisa setiap saat menerima tawaran manggung,’’ tutur wanita 42 tahun kelahiran Blitar, Jawa Timur ini. Dari 28 penari, hanya tiga orang yang bekerja. Sisanya adalah para pelajar. Baru-baru ini sanggar Tari Duta Santarina menerima


56

penghargaan tarian terbaik dalam Parade Tari Kota Batam 2013. Tari berjudul Berbatas Nasi Oh Pulau Sugi itu, kata Wahyuji, dibuat seorang koreografer tari. ‘’Saya membelinya. Demikian juga musiknya. Namun untuk musik saya yang mengarahkan. Karena Pulau Sugi dekat dengan Pontianak yang penduduknya 80 persen Tionghoa, saya minta ada nuansa Chinanya yaitu ada bunyi sitarnya,” kata Wahyuji. Ia lantas minta si pencipta musik untuk memejamkan mata dan membayangkan dia ada di pulau sendirian. Lalu datang tentara Viking hendak membunuhnya. “Pasti seram. Pokoknya musiknya itu seperti sountrack film perang China atau kolosal,’’ tuturnya. Kostumnya juga didesain sendiri oleh Wahyuji. Ia membuat songket modern berwarna hijau menjadi sebuah blouse ala Syahrini. Ada lekukan-lekukan di bagian pinggang. Lalu ada dandang-dandang besar yang dipesan khusus. Kini dandang penanak nasi itu terongok berderet di dalam sanggar. Meski sanggar sudah berumur empat tahun, Wahyuji masih menangani semua kebutuhan sendirian. Ia juga menari dan mengurusi administrasi, marketing, melatih, bahkan menjadi supir yang membawa penari-penarinya.

EDISI 11, Minggu IiI III april 2013

kiprah

Wahyuji mengaku sering bangun sejak subuh jika ada panggilan manggung. Ia harus bermakeup, memakai sanggul, juga berpakaian. ‘’Sudah sering dilihatin orang kalau lagi berhenti di lampu merah. Mereka heran, kok ada supir lengkap dengan makeup, sanggul juga baju tari. Tapi ada yang memberi simbol jempol. Katanya mantap,’’ tutur Wahyuji. Ia mengaku setiap dua hari sekali, grup tarinya dapat undangan tampil. ‘’Bahkan kami pernah menari selama tiga minggu berturut-turut. Biasanya ada satu hari libur. Tapi waktu itu kami benar-benar tak ada istirahat,’’ cerita wanita yang pernah menjadi penari di sanggar tari Jakarta dari tahun 1990. Wahyuji mengenang, saat-saat awal sanggarnya berdiri, ia benar-benar berjuang untuk memperkenalkan kepada khalayak. Masuk dari satu perusahaan ke perusahaan lain di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning. Selain itu, ia juga mendekati usaha katering. ‘’Alhamdulillah, job pertama datang dari katering. Mereka minta tari Palembang untuk acara pengantin;’’ kata istri pengusaha ini. Sejak itu, kata Wahyuji, sanggar tarinya mulai dikenal. ‘’Bahkan proposal yang kami berikan tahun 2008, baru di-follow up tahun 2011. Karena mereka melihat sendiri penampilan kami di Palm Spring saat event olahraga bola voli pantai tingkat Asia-Pasifik. Kini, Turi Beach selalu memanggil kami untuk mengisi acara di sana,” katanya.


57

Wahyuji mengaku, tak pernah berpikir sebelumnya akan membuat sanggar tari. Sejak menikah, selama lima tahun, ia memilih membantu bisnis suaminya dan bekerja sebagai marketing properti. Suatu ketika, temantemannya minta dibuatkan sanggar tari untuk anak-anak mereka. Selain itu, Wahyuji mulai terpikir untuk menjaga anak di rumah. Jadilah, ia mengambil keputusan mundur dari tempat kerjanya dan fokus untuk rencana bisnis barunya. Kini, ia bersyukur sanggar tarinya sangat diminati. Beberapa pihak tampaknya senang bekerjasama dengan Wahyuji. Salah satunya Abi, pemilik Restoran Golden Prawn. Wahyuji disediakan satu panggung di Golden Prawn yang wajib dipakai setiap Sabtu dan Minggu. Wahyuji wajib menampilkan tarian Nusantara. Kini Wahyuji tak lagi membawa proposal kemana-mana. Karena sanggar tarinya sudah dikenal dan ada yang menjadi konsumen tetap. *** EDISI 11, Minggu IiI april 2013

kiprah


58

digistyle data recovery

Jangan Cemas File Terhapus P

engguna komputer seringkali tidak sengaja menghapus file-file yang mereka simpan karena serangan virus atau bug, lalu bingung memulihkan file-file itu. “Tak perlu panik. Ada kemungkinan file-file Anda masih utuh, di suatu tempat di cakram (data). Dan jika Anda bertindak cepat maka Anda mungkin dapat memulihkan semuanya,� kata Mike Williams dari TechRadar. Berikut 10 aplikasi pemulih file-file yang telah terhapus di hard-disk:

Recuva Free Aplikasi ini tersedia dalam versi portable. Aplikasi itu akan bertanya jenis file apa yang dicari dan di mana harus dicari sebelum memindai sistem komputer secara menyeluruh.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


digistyle

59

data recovery

MiniTool Partition Recovery Aplikasi pemulih file biasa mungkin cocok untuk memulihkan sejumlah file, tapi jika pengguna kehilangan seluruh partisi hard-disk, MiniTool Partition Recovery dapat menjadi alat berguna.

Undelete 360 Aplikasi gratis ini tidak mempunyai sejumlah fitur bermanfaat seperti penyaring file, penampil file, dan lainnya. Tapi, Undelete 360 tidak membatasi jumlah file yang dapat dipulihkan.

Wise Data Recovery Pengguna yang lebih memilih aplikasi sederhana untuk memulihkan file-file terhapus dapat memanfaatkan aplikasi ini. Tapi, Wise Data Recovery tidak dapat menjangkau tipe file berbasis FAT selain pemulihan data di penyimpanan USB.

PhotoRec Aplikasi gratis ini dapat beroperasi hampir di seluruh sistem komputer seperti DOS, Windows, Linux, serta OS X. PhotoRec juga dapat memulihkan lebih dari 200 jenis file. Sayang, aplikasi ini memiliki tampilan pengguna antar-muka berbasis DOS yang kurang menarik.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


digistyle

60

data recovery

FreeUndelete Meski gratis untuk penggunaan pribadi, aplikasi ini termasuk lambat dan tidak mampu memulihkan file di penyimpanan FAT. Tapi, FreeUndelete sangat berjalan baik di penyimpanan berbasis NTFS dengan menampilkan file-file yang telah terhapus.

Pandora Recovery Aplikasi ini bukan hanya memindai filefile yang terhapus dan menampilkan dalam daftar, melainkan juga menampilkan dalam format menyerupai Explorer yang memudahkan pengguna.

Paragon Rescue Kit Free Kemampuan utama aplikasi ini yaitu mampu memulihkan file-file yang bahkan telah terhapus sama sekali dan komputer tak mampu menyala (boot).

Glary Undelete Aplikasi ini mampu memulihkan file-file terhapus di hard-disk FAT dan NTFS. Pengguna juga dapat menyaring file itu berdasarkan nama atau folder.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

PC Inspector File Recovery Sebagaimana aplikasi-aplikasi sebelumnya, PC Inspector File Recovery mampu memulihkan file-file dari hard-disk FAT dan NTFS serta menampilkannya berdasarkan folder. Walaupun dapat menampilkan file teks, aplikasi ini tidak dapat menampilkan file berformat JPEG. (antara)


61

tourism where & out

i Hotel

Favorit Para Long Stayers Namanya memang unik. Satu huruf saja yaitu i Hotel. Namun siapa sangka di balik bersahajanya nama hotel tersebut, banyak turis mancanegara yang berburu kamar di hotel ini. Apa kelebihannya? Simak liputan berikut ini. Editor: Fenny Ambaratih email : majalah@batampos.co.id

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


62

P

ernah mendengar kata homestay? Ya, homestay memang identik dengan pertukaran pelajar ke luar negeri. Dengan catatan selama proses pembelajaran, ia akan mendapat keluarga yang bersedia menampungnya hingga program selesai. Keluarga yang menampung pelajar tersebut biasa disebut dengan keluarga homestay. i Hotel tak ubahnya sebuah keluarga homestay yang hangat bagi para tamunya. Dengan berbagai fasilitas yang memanjakan, banyak turis yang menetap dalam jangka waktu yang lama di hotel ini.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

tourism where & out

"Hotel kami banyak dihuni oleh orang-orang luar seperti Amerika, Jepang, Cina, dan India," ujar Rondes, Assistant Food & Beverage Manager i hotel. Lama mereka menginap bervariasi. Ada yang dalam hitungan minggu sampai hitungan tahun. Apa saja fasilitas yang memanjakan para tamu hotel? Pertama, tim Majalah Batam Pos dibawa ke restoran hotel yang bernama Cinnamon. Mereka menghidangkan menu masakan Italia, yakni beef lasagna, chicken parmesan, dan trance de pesce. "Menu hidangan di restoran ini foto-foto : arrazi aditya


63 diatur sedemikian rupa, kami menyediakan semua menu yang ada di dunia sehingga para tamu menjadi betah," ujar Ade Sofyan, Executive Chief i Hotel. Chef asal Bandung ini menerangkan bahan-bahan yang digunakan untuk memasak menu hidangan tersebut. Cita rasa masakan dibuat sesuai dengan lidah orang Barat, sehingga mereka merasa di rumah sendiri. Misalnya untuk membuat trance de pesce ini ia menggunakan ikan salmon, mozarella cheese, dan asparagus yang diimport langsung dari negaranya.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

tourism where & out

Uniknya, hotel ini memberikan makan malam gratis bagi semua tamu hotel. "Mungkin Anda sudah terbiasa mendengar hotel memberikan sarapan pagi gratis. Tapi hanya kami yang bisa memberikan makan malam gratis," ujar Rondes. Untuk melengkapi jamuan gratis tersebut, pihak hotel juga mengadakan live music yang mengiringi tamu bersantap. Beranjak dari


64

tourism where & out

restoran, kami menuju kolam renang hotel yang berkonsep open sky pool. Kolam renang setinggi 1,2 meter ini terletak di lantai 2 hotel. Tak jauh dari kolam renang terdapat sebuah jacuzzi berukuran sedang. Pada lantai yang sama, terdapat sebuah gymnastic. Seorang wanita asing sedang menikmati latihannya di atas tread mill yang dilengkapi dengan fasilitas TV. Kebugaran sepertinya menjadi perhatian khusus di hotel ini. Sebuah studio senam juga terdapat di samping gymnastic tersebut. "Kami menyediakan kelas yoga, pilates, dan aerobic di studio," ujar Rondes. Untuk menjadi member senam, pihak hotel tidak membatasi para tamu hotel saja, orang luar hotel pun juga diperbolehkan.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


65

tourism where & out

Setelah itu, kami menuju spa hotel yang bernama Devata. Sesuai dengan namanya, spa ini memiliki nuansa Pulau Dewata Bali. Ruang pijat di spa ini tidak terlalu banyak. Satu ruang ada yang diperuntukkan bagi individual atau pasangan. Namun demikian, setiap ruang memiliki bath tub yang terbuat dari batu alam yang mewah. Musik Bali pun mengalun dengan lembut hingga membuat suasana menjadi sangat santai.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


66

Terakhir, i Hotel memiliki tiga ruang pertemuan yang sering disewakan untuk acara-acara perusahaan. Ruangan pertemuan itu adalah Halia, Basil, dan Sabron. Jika digabung, ruang pertemuan tersebut bisa menampung puluhan round table atau sekitar 300 orang. Tak jauh di ruang pertemuan, terdapat sebuah ruang kecil yang disebut business center. Ruangan tersebut memiliki fasilitasfasilitas kantor seperti telepon, faksimili, internet, hingga mesin fotokopi.***

EDISI 11, Minggu IiI III april 2013

tourism where & out


67

otomotif t o y o t a

Alim

Pemilik Central Auto Galery

Modifikasi Nissan Juke

Bagi Alim, keluar banyak uang untuk memodifikasi kendaraan, bukan masalah. Yang penting, katanya, ia mendapatkan kepuasan dari proses itu.

N EDISI 11, Minggu IiI III april 2013

issan Juke 1.500 cc, keluaran tahun 2011, milik Alim tampak lebih jantan ketimbang tampilan original mobil produksi Nissan Company ini. Ia merombak sebagian besar bagian luar dan dalam mobil. Velg, ban, knalpot, lampu stopled kiri dan kanan, dan audio, semua sudah berganti. Alim, pemilik Central Auto Galery di Central Sukajadi, Batam, ini rela merogoh kocek sekitar Rp90 juta untuk mendapatkan tampilan mobil yang diinginkannya. "Prosesnya sekitar dua minggu," kata Alim. Kecintaan Alim terhadap dunia otomotif sudah tumbuh sejak duduk di bangku SMA. Dulu, kata dia, untuk memodifikasi mobilnya ia rela menyisihkan uang jajan yang diberi orang tua. "Sejak SMA saya sudah cinta dunia otomotif dan suka memodifikasi mobil sampai sekarang. Tidak masalah uang banyak keluar yang penting

Editor: ARRAZI ADITYA

email : majalah@batampos.co.id


68

otomotif t o y o t a

Pemasangan knalpot racing Superprince berbahan stainless membuat suara mobil saat berjalan nyaris tidak terdengar.

ada kepuasaan tersendiri, ketika saya bisa memodifikasi mobil milik saya," katanya. Kecintaan Alim terhadap dunia otomotif membawa keberuntungan baginya. Berkat hobinya itu kini ia memiliki sebuah bengkel modifikasi. Nissan Juke miliknya kini dipasangi velg racing depan berwarna hitam lebar 8,5 R 20 Inc. Ban 225 lebar 235- R 35. Bagian belakang velg lebar 10 R 20 Inc, ban 245- 35 R. Dengan perubahan ini, tampilan mobil jadi lebih kokoh dan garang. "Dengan ukuran velg dan ban seperti ini, kemaanan saat berkendara lebih terjaga, terutama saat memasuki area tikungan tajam dan licin," kata Alim. Keberadaan sokbreker Joustuble di depan dan belakang yang dapat disetel tinggi rendahnya dan keras lembutnya saat berkendara, terasa lebih nyaman di jalan terjal dan berlubang. Pemasangan knalpot racing Superprince berbahan stainless membuat suara mobil saat berjalan nyaris tidak terdengar. Bagian dalam mobil juga dimodifikasi. Jok diganti dengan Embitech berbahan kulit warna kuning bercampur merah, membuat mobil tanpak lebih bergengsi. Jok ini lebih mudah dibersihkan.

EDISI 11, Minggu IiI III april 2013

Audio Hide Unit Pioneer AVH 60,50 dan Hide Res Monitor merek Champion siap memanjakan siapa saja yang menaiki mobil tersebut. Penumpang akan sangat nyaman saat mendengarkan musik atau menonton. Suara dari perangkat audio sama sekali tidak terdengar keluar walaupun disetel dengan voleme tinggi. Nissan Juke dilengkapi dengan spesifikasi mesin berkode HR15DE. Merupakan pengembangan dari mesin HR15 yang sekarang dipakai pada Livina Family 1.5 . Sebuah mesin yang tak asing bagi konsumen otomotif Indonesia karena hampir 4 tahun lalu lalang di Nusantara. Dengan double CVTC dan dual injection system yang ditanam di mesin ini, mobil lebih irit. Sedangkan soal power, Nissan adalah produsen otomotif dunia pemuja tenaga besar. ***


69

D

ahulu kala, ada sebuah negara yang semua penduduknya memiliki profesi sebagai pencuri. Setiap malam, masing-masing penduduk pergi keluar rumah membawa sebentuk linggis dan sebuah lampu petromaks—lalu merampok rumah tetangga mereka. Ketika mereka kembali ke rumah masing-masing di saat subuh, seraya menggotong hasil curian, mereka akan menemukan bahwa rumah mereka sudah habis dirampok. Dengan begitu semua orang hidup secara harmonis, tidak ada warga yang terlampau miskin—karena satu orang merampok orang lain, dan orang itu merampok orang lain lagi, dan begitu terus sampai seluruh warga melakukan hal yang sama. Di negara ini, bisnis dan penipuan adalah suatu kesatuan. Posisi penjual dan pembeli sama bejatnya. Pemerintahan di negara ini juga dibentuk oleh organisasi kriminal yang sengaja dirancang untuk mencurangi rakyatnya. Sementara rakyat menghabiskan waktunya mencurangi pemerintah. Maka hidup berlangsung tanpa ada masalah—dan rakyat di negara ini tak ada yang kaya ataupun miskin.

EDISI 11, 10, Minggu Minggu IiI II april april 2013 2013

tekstasi c e r p e n

Namun suatu hari—entah bagaimana—seorang jujur muncul di negara itu. Di malam hari, saat warga lain sibuk merampok para tetangga, orang itu justru berdiam di rumah sambil merokok dan membaca novel. Ketika sekelompok perampok tiba di rumahnya, mereka terkejut mendapati rumah itu dalam keadaan terang-benderang. Akhirnya mereka pergi diam-diam. Tentu saja, keadaan ini menciptakan ketimpangan. Si orang jujur ditegur dan diberi nasihat bahwa keengganan dia untuk merampok membuat orang lain kehilangan mata pencaharian. Karena bila dia tidak berpartisipasi dan keluar dari rumahnya di malam hari, maka akan selalu ada keluarga yang terpaksa kelaparan keesokan harinya. Si orang jujur tidak bisa membela diri. Maka ia setuju untuk keluar dari rumahnya setiap malam dan kembali di waktu subuh; tapi tetap saja dia tidak mau mencuri. Dia adalah orang jujur, dan hal itu tidak bisa diubah. Setiap malam, dia berjalan ke arah jembatan dan memandangi aliran air di bawahnya. Setelah itu, dia akan pulang dan menemukan rumahnya sudah dirampok.


70

tekstasi c e r p e n

akhirnya jatuh miskin. Ia tidak punya uang dan rumahnya habis dirampok. Tak ada makanan sama sekali. Tapi ini salah dia sendiri. Gara-gara dia ingin hidup jujur, sistem yang selama ini sanggup menopang kehidupan masyarakat sekarang jadi berantakan. Si orang jujur telah membiarkan dirinya dirampok habis-habisan, tanpa balas merampok orang lain; maka setiap subuh, selalu ada keluarga yang seisi rumahnya masih utuh—yang seharusnya dirampok oleh si orang jujur malam sebelumnya. Nah, oleh sebab itu, keluarga yang rumahnya tidak dirampok akhirnya jadi lebih kaya dari yang lain. Hal ini menyebabkan mereka berhenti mencuri. Sementara keluarga yang mendapat giliran merampok rumah si orang jujur terpaksa pulang ke rumah dengan tangan kosong—dan karenanya jadi miskin. Setiap malam, mereka yang sudah kaya mengikuti kebiasaan si orang jujur untuk berdiri di atas jembatan seraya memandangi aliran air di bawah mereka sampai subuh tiba. Hal ini menambah kacau suasana—karena orang kaya semakin banyak, dan orang miskin juga semakin banyak. Sekarang para warga yang sudah kaya sadar bahwa jika mereka menghabiskan waktu di atas jembatan setiap malam, lama-lama mereka juga akan jatuh miskin. Lantas, mereka berpikir: “Bagaimana kalau kita bayar orang-orang miskin agar mencuri untuk kita setiap malam?” Maka dibuatlah kontrak kerja, lengkap dengan persetujuan gaji dan bonus persenan (tetap dengan tipuan ini-itu dari kedua belah pihak: mereka tetap memiliki mental pencuri). Hingga pada akhirnya: yang kaya jadi semakin kaya, sementara yang miskin semakin miskin. Mereka yang kaya hidup dengan sangat berlimpah hingga tidak perlu lagi mencuri atau membayar orang agar mencuri untuk mereka. Tapi jika mereka berhenti mencuri, mereka akan jatuh miskin: hal ini tidak bisa dielakkan. Warga yang miskin pasti akan merampok mereka habis-habisan. Tidak hilang akal, warga yang kaya menawarkan upah bagi warga yang sangat miskin untuk melindungi rumah mereka dari warga miskin yang lain. Maka dibentuklah kesatuan polisi, dan dibangunlah penjara. Begitulah—beberapa tahun setelah munculnya si orang jujur, tak ada lagi warga yang membicarakan masalah merampok atau dirampok: hanya tentang kekayaan dan kemiskinan. Meski begitu, mereka tetap bersikap seperti pencuri. Hanya ada satu orang jujur di negara itu, namun hidupnya tak lama: karena dalam waktu singkat dia mati kelaparan. Catatan: EDISI 11, Minggu IiI april 2013

>> Cerita ini berjudul “La Pecora Nera” karya Italo Calvino dan pertama kali terbit pada tahun 1993 dalam koleksi cerita pendek berjudul Prima che tu dica ‘Pronto’. >> Itali Calvino adalah seorang jurnalis, novelis dan cerpenis berkebangsaan Italia yang telah menghasilkan lebih dari 20 buku, baik itu fiksi maupun non-fiksi. Ia tergolong sebagai salah satu penulis asal Italia yang paling dikenal di dunia. >>Diterjemahkan Maggie Tiojakin dan ditampilkan di fiksi lotus. 2012 © Fiksi Lotus dan Italo Calvino. Tidak untuk dijual, digandakan, atau ditukar.


71

tekstasi p u i s i

Tagore Rabindranath

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


72 Awan dan

Ombak

Ibu, mereka yang tinggal di atas awan memanggil-manggil namaku kesana -“Kita bermain, sejak saat kita bangun, hingga ujung hari, hingga berakhir hari. Kita bermain dengan fajar keemasan, kita bermain dengan bulan keperakan.”

tekstasi p u i s i

Bunga Champa

Tapi aku bertanya, “Bagaimana aku bisa sampai ke sana? Dan mereka menjawab, “Datanglah ke ujung bumi, kembangkan kedua tanganmu ke langit, dan engkau akan terangkat hingga sampai ke awan.”

Katakan saja aku menjelma jadi bunga champa, ini sekadar kelakar, tapi akulah bunga yang tumbuh di dahan pohon tinggi, berayun lambai di lalu angin, tertawa dan menari di atas pucuk-pucuk daunan, tahukah kau adalah itu aku, ibu?

“Tapi ibuku menantiku di rumah,” kataku. “Bagaimana bisa aku meninggalkannya?”

Kau akan berseru, “Sayangku, dimana kau, anakku?” Aha, aku tergelak sendiri tapi tetap diam sembunyi.

Lalu mereka tersenyum melayah menjauh.

Aku akan memekarkan mahkotaku, perlahan tersipu, dan menyaksikan engkau, ibu, sibuk dengan kerjamu.

Tapi, aku tahu permainan yang lebih asyik daripada permainan tadi, Ibu. Aku jadi awan, engkau jadi bulan. Aku akan selumuti engkau dengan kedua tanganku, bumbung rumah kita langitnya. Mereka yang tinggal di gerak ombak-ombak--berseru memanggil-manggil namaku ke sana. “Kita bernyanyi-nyanyi pagi hingga petang hari; kau di punggungku, kita bergian tanpa tahu tuju.” Tapi aku bertanya, “Bagaimana aku bergabung denganmu?” Kata mereka, “Datanglah ke ujung pantai dan berdiri di sana dengan mata rapat mengatup, dan engkau dibawa ke atas ombak.” Tapi kataku, “Ibuku selalu ingin aku ada di rumah setiap petang--bagaimana aku bisa pergi darinya?” Lalu mereka tersenyum, berdansa dan berlalu. Tapi aku tahu ada permainan yang lebih baik. Aku akan jadi ombak dan engkau pantai asing. Aku akan bergulung dan bergulung, menghempas dalam pangkuanmu dengan riang dengan tertawa. Dan tak ada seorang pun di dunia yang tahu dimana ada kita berdua. EDISI 11, Minggu IiI april 2013

Usai mandi, rambutmu basah terurai di bahumu, kau melangkah di bawah bayang pohon champa, ke sudut halaman di mana kau lafalkan doa-doa, kau nikmati aroma bunga, wangiku yang tak kau tahu. Lalu setelah makan tengah hari berlalu, kau duduk di jendela membaca Ramayana, dan tedung bayang pohon menyentuh rambut dan pangkuanmu, musti kujatuhkan juga mungil bayanganku di halaman bukumu, pada huruf-huruf halaman yang kau baca. Kau duga, ibu? Bayang kecil itu bocah cilikmu? Lalu di malam hari, kau menengok kandang sapi, di tanganmu nyala lentera, aku tiba-tiba menjatuhkan diri ke bumi, dan menjelma kembali bocah kecilmu, dan memohon engkau mendongengkan cerita. “Dari mana saja, kau anak nakal?” “Aha, tak akan kuberi tahu, ibu.” Begitulah kataku dan begitulah juga katamu, kelak kemudian, kan?


73

tekstasi p u i s i

Ketika

Hujan

Awan murung berangkulan berlalu lekas melintasi pinggir batas gelapnya hutan. O anak, jangan beranjak keluar rumah! Pohon palma yang berbaris di sisi telaga menyentakan kepala ke langit muram; gagak dengan sayapnya yang terdekap bungkam di dahan-dahan pohon asam, dan sisi sungai di arah timur dicekam oleh kemurungan yang semakin dalam. Nyaring lenguh sapi, tertambat di pagar. O anak, tunggu di sini, kubawa dia ke kandang. Orang-orang berkerumun di lapangan tergenang menangkapi ikan yang lepas dari kolam banjir; air hujan mengalir deras ke anak sungai, lewati jalan kecil, bagai bocah tergelak yang berlarian mengelak menjauhi ibunya, mengusik hati ibunya. Hei dengar, ada yang berseru kepada sang tukang perahu di penyeberangan. O anak, terang hari telah jadi kelam, dan penyeberangan pelabuhan telah pula tutup. Langit seperti menunggangi lekas hujan yang turun lebat-hebat; air di sungai nyaring bergemuruh bergegas tak sabar; perempuan telah bersegera pulang dari sungai Gangga dengan kendi-kendi yang penuh berisi. Lampu-lampu malam harus segera dinyalakan. O anak, jangan beranjak ke luar rumah! Jalan ke pasar sudah terputus, jalan kecil ke sungai pun betapa licin. Angin mengaum meronta-ronta di cecabang bambu, bagai binatang buas terjaring di perangkap.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

Negeri Dongeng

Jikalau ada yang datang bertanya, ingin tahu istana rajaku di mana, jawabnya: dia menghilang lenyap bersembunyi ke dalam udara. Dinding-dindingnya adalah warna putih perak dan bubungnya adalah kemilau sinar emas. Sang Ratu tinggal di dalam istana dengan tujuh bentang halamannya, dan dia mengenakan permata seharga seluruh harta tujuh kerajaan. Tapi biarkan kuberita tahu engkau, Ibu, dalam bisik saja dimanakah dia istana rajaku berada. Dia ada di pojok beranda rumah kita, di mana perdu tanaman tulsi tegak berada di sana. Sang Putri berbaring, terlelap di pantai jauh pantai dari tujuh samudera yang tak terlayari. Tak ada, tak siapapun juga bisa menemuinya di sana, kecuali aku saja yang bisa. Dia memakai gelang di lengannya dan beruntai mutiaran di telinganya; rambutnya menyentuh lantai. Dia akan terjaga bila kusentuh dia dengan tongkat ajaib, dan permata akan berlepasan dari bibirnya bila ada tersungging senyum di sana. Tapi biarkan aku berbisik di telingamu, Ibu; dia ada di sudut beranda rumah kita, dimana perdu tanaman tulis tegak berada di sana. Bila tiba waktunya engkau mandi turun ke sungai, mendekatlah ke beranda di bawah atap rumah kita. Aku duduk di sudut di mana bayangan dinding bertemu. Hanya kucing yang boleh datang, karena dia tahu dimana si tukang cukur dalam dongeng itu berada. Tapi biarkan aku berbisik, Ibu, di telingamu, di mana si tukang cukur dalam dongeng itu berada. Dia ada di sudut beranda rumah kita, di mana pot perdu tulsi tegak berada di sana.


74

Tanah Peng-

asingan Ibu, ada cahaya jadi kelabu di langit; tapi sekarang sudah pukul berapa, aku tak tahu. Permainanku tak asyik lagi, maka biar saja aku datang padamu. Ini hari Sabtu, liburnya kita. Tinggalkan dulu kerjamu, ibu, duduk di sini bersisi jendela lalu ceritakan padaku di mana padang pasir Tepantar dalam dongeng itu? Bayang-bayang hujan itu menutupi rapat mendekap hari dari akhir hingga akhir. Halilintar menyambar mencakar langit dengan tajam jari-jari di tangannya. Ketika awan gaduh dan hari dikepung badai aku suka takut di hatiku, berpeluk padamu. Ketika lebat hujan berderai berbilang jam di daun-daun bambu, dan jendela rumah kita berguncang, tersebab kencang hembus angin, aku suka duduk sendiri di kamar, ibu, denganmu,

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

tekstasi p u i s i

dan menyimak ceritamu: tentang padang pasir Tepantar dalam dongeng itu. Di manakah gurun itu, ibu? Di pantai laut apakah? Di kaki bukit apakah? Di kerajaan siapa rajanya? Tak ada pagar yang menanda batas ladang, tak ada jalan setapak supaya orang desa bisa pulang ketika sudah tiba malam, atau perempuan dari hutan memikul kayu bakar ke pasar. Ada petak-petak rumput kuning di pasir dan hanya sebatang pohon di mana sepasang burung tua membuat sarangnya, di padang pasir Tepantar. Tak bisa kukhayalkan, bagaimana di hari mendung itu putra belia raja memacu kuda abu-abu, sendiri menempuhi gurun, mencari putri yang terkurung di istana gergasi, di seberang bentangan air yang entah. Ketika kabut hujan datang dari langit jauh, dan halilintar mulai menyambar bagai sakit yang tiba-tiba terasa, ingatkah dia pada ibunya yang gundah, ditinggalkan raja, menyapu kandang lembu, dan menyeka air matanya, sementara dia sang putra memacu kuda di padang pasir Tepantar? Lihatlah, ibu, hari nyaris gelap nyaris malam, tak lagi ada musafir nun di jalan pedusunan. Bocah gembala pulang lekas dari padang rumput, dan lelaki meninggalkan ladang pulang, lalu duduk beralas tikar di gubuk, melihat awan merengut. Ibu, sudah kusimpan semua buku pelajaran di rak, jangan dulu menyuruhku belajar lagi sekarang ini. Nanti kalau aku besar seperti ayah, aku akan pelajari semua yang memang harus dipelajari. Tapi, mohon untuk hari ini saja, beri tahu aku, ibu, di mana gurun Tepantar dalam dongeng itu?


75

segantang minda

Bukan Madu tapi Diracun Oleh: Muchid Albintani

EDISI EDISI 11, 11, Minggu Minggu IiI III april april 2013 2013

Seorang rekan, aktivis perempuan, berusaha mengkritisi -bahkan menurut saya, menggugat persoalan kata atau konsep soal ‘’madu’’ yang menurutnya amat bias gender (merugikan perempuan). Bagi saya sikap kritisnya sangat luar biasa. Memang ada yang kurang pas dalam penggunaan istilah atau konsep madu dalam jalinan dan tatanan kehidupan kita.


76

segantang minda

S

aya teringat era 1980-an, ketika Arie Wibowo mempopulerkan lagu Madu dan Racun. Syair lagu: madu di tangan kanan, racun di tangan kiri, mana yang harus dipilih mendistorsi (mengaburkan) seolah-olah racun adalah negatif dan madu adalah positif. Hanya orang ‘bodoh’ dalam konteks syair tersebut yang memilih racun. Sementara dalam kehidupan, kata madu selalu diasosiasikan (diumpamakan) dengan yang indah-indah, manis, penuh kenangan, termasuk istilah bulan madu (honeymoon). Persoalannya menjadi penting untuk disadari bahwa filosofis (hal yang mendasar) antara madu dan racun sesungguhnya adalah seirama bahkan konkruen (sama dan sebangun). Bukankah sesungguhnya, ‘’dimadu’’ itu sama dengan ‘’diracun’’? Yang dipersoalkan oleh rekan saya adalah kesalahan tafsir selama ini pada konsep dimadu. Ia berargumen, proporsionalnya (cara pandang adil) adalah menempatkan konsep ‘’dimadu’’ pada yang lebih berimbang antara kepentingan patriakat (ke-bapakan atau kelakilakian, cara pandang lelaki) dan matriakat (ke-ibuan cara pandang perempuan atau kewanitaan). Selama ini kata ‘’dimadu’’ yang terkesan indah (manis seperti madu), sesungguhnya adalah bias gender dan terlalu patriakat (pro lelaki). Sehingga kata ‘’dimadu’’ yang terbangun sebagai prasangka buruk (streotipe) terhadap agama tertentu. Sebab, para lelaki pemburu ‘’madu’’ selalu menggunakan agama sebagai basis legitimasinya. Kata madu dalam perspektif (sudut pandang) kelakian identik dalam hal ‘’kenafsuan’’ (yang berbau nafsu atau seksi). Yang sangat disayangkan, kata ‘’dimadu’’ yang sesungguhnya (padahal) ‘’diracun’’ menjadi salah tafsir karena melibatkan agama sebagai pembenarnya. Realitas inilah yang menurut rekan saya harus diluruskan (tak elok dibelok-belokan). Ia menggagas, mengapa tidak dicoba mendekatkan kata madu dalam konteks ke-ibuan, tapi bukan feminisme (sikap yang terlalu membela perempuan)? Sebab, kata madu dapat memberikan makna sakral

EDISI EDISI 11, 11, Minggu Minggu IiI III april april 2013 2013

berkaitan dengan kata lebah yang menjadi nama surat dalam kitab suci. Serangga (lebah) ini menempati posisi penting dibanding serangga lainnya. Surat ke-16 (An Nahl) yang berarti Lebah memberikan referensi positif terhadap azas kemanfaatannya, khususnya bagi manusia karena memproduksi madu. Di dalam kitab suci dijelaskan bahwa, ”.. Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacammacam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kebesaran-Nya) bagi orang-orang yang memikirkan...” Sebagai koreksi total sekaligus gugatan terhadap konsep “dimadu” tersebut, rekan tadi menegaskan kepada kaum hawa, jangan lagi menerima penggunaan kata “dimadu”. Ganti saja dengan kata “diracun”. Merespon gugatan tersebut, saya meyakini (termasuk Anda barangkali) jika Segantang Minda ini memberikan jalan bahwa perspektif “dimadu” bertendensi bias gender (merugikan perempuan) dan pro lelaki itu berafiliasi (menuju) pada tiga pertanyaan yang memang agak muskil (uniklah begitu). Pertama, mengapa tidak ada nabi (rasul) yang seorang perempuan? Kedua, mengapa para fuqaha (ahli hukum atau fiqih) atau imam mazhab, belum ada yang perempuan? Ketiga, mengapa syirik (menduakan) Allah adalah dosa besar yang tak terampuni? Bagi saya, pertanyaan kedua ada banyak argumentasi untuk menjawabnya. Di antara yang paling populer adalah khusus bagi para ‘’ulama’’, kyai, tokoh agama atau apalah namanya yang selalu menggunakan ayat suci untuk mendukung tindakan berpoligami (persoalan ‘’madu’’). Seandainya ada fuqaha perempuan, tentu akan melarangnya! Yang menjadi persoalan adalah pertanyaan pertama, mungkin saja para pemburu ‘’madu’’, tahu jawabannya: Mengapa? Sedangkan pertanyaan ketiga, menjadi penting sebagai pedoman jika sunatullahnya perempuan itu tidak akan pernah mau ‘’dimadu’’ (diduakan), eh… ‘’Diracun’’! Suai! ***


77

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Atiqah Hasiholan

Mau Nikah yang Gampang

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

A

tiqah Hasiholan belum terlalu serius memikirkan pernikahan meski sudah dilamar Rio Dewanto, akhir Maret lalu. Bintang film Berbagi Suami dan Hello Goodbye ini baru punya bayangan kasar seperti apa hari-H kelak. “Yang pasti sederhana, kan dasarnya simple. Aku mau kelihatan elegan tapi juga simple. Simple yang elegan, intim,” ungkap Atiqah. Bahkan soal akad dan resepsi pernikahan, Atiqah belum bisa memastikannya. Yang jelas, ia berpegang pada lamaran yang telah dilaluinya sebagai bukti keseriusan hubungan cinta mereka. “Kan saya sudah lamaran ya, kalau tanggalnya sebenarnya kami belum tahu kapan. Tapi sudah lamaran pasti ada tujuan ke sana,” imbuh putri aktivis Ratna Sarumpaet ini. Atiqah tidak mau ambil pusing tentang detil pernikahan. Dalam arti lain, semuanya sudah di-handle oleh Rio. “Nah, enakan ngomongnya tuh sama Rio karena dia itu lebih rumpi dari aku,” katanya. Atiqah mengakui sendiri dirinya ingin santai-santai saja. “Eh nggak tahu deh, tanya saja ama Rio. Kan dia yang melamar, masa tanya aku,” selorohnya. “Aku nggak bohong tapi detilnya aku memang nggak tahu apa-apa, ya bukannya nggak menyiapkan apa-apa," ujar sambil tertawa. (jpnn)


78

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Dina Lorenza

Jilbab Tak Merusak Karier

D

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

ahulu imej Dina Lorenza itu seorang artis ayu, berambut panjang dan terbiasa memakai pakaian seksi. Namun pesinetron Ibuku Malang Ibu Tersayang, Anugerah, dan Tukang Bubur Naik Haji The Series ini sekarang berjilbab. Dina mengaku lebih nyaman. "Saya merasa lebih tenang, nyaman, nggak perlu ketakutan. Kalau dulu saya pake baju gimana, duh takut menggoda, ngeri itu ada," ujar Dina. Yang jelas sudah hitungan tahun ia berjilbab. Sang suami, Ghatan Saleh Hilabi, dan juga anaknya sangat mendukung keputusan untuk berhijab. "Saya sudah empat tahun berhijab. memang diri saya ingin. Jadi pas Tahun Baru jam 12 malam saya berhijab. Alhamdulillah, anak juga mendukung," kata Dina. Ketika pertama kali memutuskan berhijab, Dina sempat merasa takut karir keartisannya akan terhenti. Namun ia telah membulatkan niat untuk konsisten. "Waktu awal sempat mikir ntar ada kerjaan nggak ya. Tapi saya berpikir positif, ada hikmahnya. Rezeki kan dari semua arah, bukan? Karena saya berhijab, saya bismillah. Kalau niat baik, masa Allah akan menutup rezeki kita?" katanya. Dina juga sempat mengadukan keputusannya berhijab kepada Sinemart, rumah produksi tempat ia bernaung. Terbukti, kecemasan itu sirna seiring peran yang ia dapat sebagai tokoh Riyamah dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series. Dina juga merasa senang dengan peran yang ia lakoni dalam sinetron tersebut. Pasalnya, sudah sejak lama ia merindukan main dalam sebuah sinetron yang ringan tapi mempunyai isi. "Biasanya saya kan main di drama, jarang yang ada semi komedinya," ujarnya. (jpnn)


79

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Taylor Swift

Incar Pangeran Harry L

ika-liku kisah cinta Taylor Swift sepertinya akan semakin bertambah rumit. Setelah lepas dari Harry Styles, wanita berambut blonde ini mulai mengincar Harry yang lain. Pelantun I Knew You Were Trouble dan Love Story ini ternyata sangat menggilai Pangeran Harry. Salah satu sumber mengatakan, Swift berusaha mendapatkan tiket VIP saat kunjungan Pangeran Harry ke Amerika Serikat, Mei mendatang. "Taylor berusaha keras agar namanya bisa tercantum dalam daftar bintang VIP yang akan bertemu Pangeran Harry. Taylor sangat menyukai apapun tentang Harry, terutama rambut merah dan aksen British-nya," ungkap sumber. Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa Swift mungkin juga sesuai dengan selera sang Pangeran. Pasalnya, Harry sendiri juga menyukai wanita berambut blonde. Sebelumnya, dalam sebuah acara Watch What Happens, sang diva disebut-sebut masih menjadi perawan seutuhnya. Pendapat ini dikemukakan oleh host acara tersebut, Handler Chelsea. Meski memiliki teman pria, wanita berambut pirang itu belum pernah berhubungan seks.

III april 2013 EDISI 11, Minggu IiI

"Teori saya tentang Taylor Swift adalah bahwa ia masih perawan. Pasalnya, banyak pria yang mendekati dan memacarinya dan kemudian sebegitu cepat pula meninggalkannya, " jelas Chelsea. Kesimpulan ini ia ambil karena selama ini hubungan Swift dan pacar-pacarnya tidak pernah berlangsung lama. Jika dihitung ia lebih sering memiliki hubungan yang seumur jagung. (jpnn)


80

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Terry Putri

Sering Ditawari Peran Esek-Esek

E

ntah apa yang dilihat para produser saat menawari job film kepada Terry Putri. Toh yang bersangkutan masih bingung kenapa dia kebanyakan ditawari peran wanita seksi dalam film. "Gue nggak ngerti kenapa ya, dari dulu ditawari film ada unsur seksi, horor. Gue kan bingung kenapa selalu dapat tawaran gitu," ucap Terry. Meski honor yang ditawarkan oleh produser untuk bermain film yang menonjolkan keseksian terhitung tinggi, Terry tetap tidak mau menerima tawaran tersebut. "Gue heran ya kenapa film itu bayarannya besar sekali. Padahal gue kan nggak seksi. Selama ini kan yang main film begitu mereka yang seksi-seksi, masih muda. Sedangkan gue, kelebihan gue apa? Itu satu. Kedua, takut nyokap stroke nanti," tutur pemain film Bangun Lagi Dong Lupus ini. Tak tanggung-tanggung, menurut Terry, honor yang ditawarkan untuk tampil terbuka bisa berkali-kali lipat dari honornya III april 2013 EDISI 11, Minggu IiI

bermain dalam sinetron atau film drama. "Kalau dibandingkan dengan film gue yang terakhir ini, perbandingannya bisa sepuluh kali lipat. Bisa dilihat berapa lakunya film itu masyarakat. Dibanding film yang punya peran," jelas wanita asal Banjarmasin ini. Kurang lebih sudah satu tahun presenter ini menyandang status janda. Sejak bercerai dengan Rully Johan, Terry masih menjomblo. Namun belum lama dia kepergok jalan pria misterius. Pacar? "Gue tuh sekarang pergi sama orang yang aman aja, security kali, hehehe. Gue bawa yang nggak aneh-aneh ya, yang nggak macam-macam. Itu teman yang sepuluh tahun gue kenal, udah tahu lama, dia nggak bakal aneh-aneh," tukas Terry. Kegagalan membina rumah tangga menjadi pelajaran berharga baginya. Untuk calon suami keduanya, Terry memasang kriteria. "Banyak sih kriterianya. Panjang. Baik aja banyak artinya. Baik iman, baik hati, baik penghasilannya," pungkasnya. (jpnn)


81

tips101

Pelajaran Hidup dari Bill Gates

M

ajalah Forbes selalu memasukkan namanya dalam daftar lima besar orang terkaya dunia. Namun, Bill Gates, bos Microsoft, adalah orang yang rendah hati. Bagi dia, kesuksesan dan kekayaan yang ia raih, bukan untuk ia nikmati sendiri bersama keluarga, tetapi bermanfaat sebesar-besarnya untuk orang banyak. Berikut beberapa pelajaran penting dari Bill Gates, dikutip dari BBC:

1. Kawan adalah aset berharga Dengan menempatkan kawan sebagai aset berharga, maka kita akan menghargai komitmen dan kerjasama dengan siapapun.

2. Kepercayaan adalah modal jangka panjang Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun sebuah kepercayaan dan hanya sekian detik saja untuk menghancurkannya. Maka berusahalah membina kepercayaan baik kepada siapapun.

3. Menjual dengan harga lebih tinggi dari pembelian, bukan harga tertinggi Namun berbisnis dan berusaha adalah bagaimana dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi orang lain sebesar-besarnya, tanpa mengabaikan kelayakan usaha. Nilai kebahagiaan dan keberhasilan usaha bukan pada berapa besarnya keuntungan materi, tetapi berapa banyak manfaat yang diberikan.

4. Mendengarkan kata hati Gunakan ketajaman mata hati untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan kata hati bukan berdasarkan emosi.

5. Bekerja dengan hati Mereka yang bekerja dengan hati akan selalu bersikap baik kepada siapapun.

6. Kekayaan bukan dinilai dari uang yang dimiliki Menjadi kaya bukan sekedar berhubungan dengan memiliki banyak uang. Namun kekayaan yang utama adalah seberapa besar uang yang kita dapatkan dapat digunakan untuk menolong orang lain, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

7. Berorientasi pada manfaat sebesar-besarnya Berbisnis bukan sekadar berorientasi pada profit atau keuntungan materi sebesar-besarnya, tetapi memperoleh keuntungan untuk memberikan manfaat bagi orang lain

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

sebanyak-banyaknya.

8. Fokus pada apa yang diperoleh bukan yang hilang Fokuslah memikirkan pada apa yang Anda peroleh saat ini. Biarkan kesempatan yang hilang berlalu dari Anda, karena akan ada kesempatan baru kalau kita dapat mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.

9. Gagal hanyalah sebuah proses Gagal bukanlah akhir dari segalanya, tetapi bagian dari proses untuk menghasilkan rencana-rencana baru.

10. Akui kesalahan dengan rendah hati Segera lakukan evaluasi untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.


82

Cara Sederhana Kelola Gaji

tips101

M

engelola gaji agar hidup hemat memang tak mudah karena begitu banyak godaan, saat uang ada di tangan. Kerap kali, banyak di antara kita, sudah mengeluh kehabisan uang, hanya dua pekan setelah gajian. Di sisi lain, masih banyak kebutuhan yang mesti dipenuhi dan tagihan wajib yang harus dibayarkan. Ada beberapa cara dari economictimes.com yang patut Anda terapkan agar penggunaan gaji bisa efektif dan hemat:

1. Punya anggaran Memiliki anggaran adalah keharusan. Mulailah membuat anggaran yang rapi agar pengeluaran dapat dikontrol. Bayarlah terlebih dahulu hal yang merupakan kewajiban, misalnya utang atau tagihan kartu kredit. Selanjutnya, sisihkan sebagian uang untuk ditabung dan sisanya untuk keperluan sehari-hari hingga gaji berikutnya. Dengan perencanaan keuangan yang baik, tak menutup kemungkinan Anda bisa berinvestasi untuk masa depan.

2. Kumpulkan bukti slip gaji Kumpulkan slip gaji pertama hingga bukti gaji saat ini. Hal ini untuk membaca setiap kesalahan pada setiap pengeluaran serta pendapatan. Pastikan setiap pemotongan sesuai dengan bonus, kenaikan atau insentif serta pengeluaran. Jika mengalami kesusahan dalam mengelola gaji, tak ada salahnya Anda menghubungi ahli akuntasi.

3. Dahulukan membayar tagihan Mulailah hari penggajian Anda dengan membayar tagihan terlebih dahulu, seperti tagihan listrik dan telepon. Hal itu lebih penting dibandingkan dengan memikirkan kebutuhan gaya hidup. Selanjutnya, membayarkan tagihan kartu kredit lalu sisanya dapat digunakan untuk menabung.

4. Pikirkan diri sendiri Di samping bekerja, pikirkan pula untuk kebutuhan seharihari sehingga dapat menyisihkan pengeluaran pribadi. Hal itu bisa ditempuh dengan cara menyisihkan anggaran untuk berbelanja, liburan, berpesta selama satu bulan.

5. Dana untuk investasi dan asuransi Berpikirlah untuk mulai memiliki investasi dan mengikuti asuransi atau mendepositokan uang yang bisa ditarik sesuai persetujuan. Dengan cara ini, bisa dibilang Anda sama saja menabung disiplin.

6. Buatlah tabungan darurat Kadang dalam bulan ini ada kebutuhan yang mendadak. Mulailah untuk menggunakan celengan, mungkin dalam bentuk mainan yang selalu ada di kamar agar ingat selalu untuk menabung. Setelah itu, dalam tiga bulan dapat diketahui berapa banyak uang yang sudah Anda tabung. Hal ini salah satu alternatif sederhana selain melakukan investasi maupun asuransi. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


83

history

Celana jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia pada tahun 1560-an. Celana ini biasa dipakai oleh angkatan laut setempat. Orang Prancis menyebut celana jenis ini dengan istilah ‘bleu de Génes’, yang berarti celana biru dari Genoa. Ini pula yang jadi asal muasal istilah ‘blue jeans’. EDISI 11, Minggu IiI april 2013


84

history

N

amun, revolusi jeans justru terjadi di Benua Amerika. Jeans dipopulerkan oleh Levi Strauss, anak muda Amerika yang berangkat ke San Francisco untuk berdagang kain. Ketika itu Amerika sedang dilanda demam emas. Ketika dagangannya laris, Levi Strauss menyisakan satu gulungan kain untuk bahan yang biasa dipakai mendirikan tenda. Kain itu lalu ia potong-potong dan dijahit menjadi celana. Ternyata para pekerja tambang sangat menyukai celana tersebut, karena tidak mudah sobek. Hingga kini Levi’s adalah merek jeans paling legendaris di dunia. Berikut sejarah Levi’s diambil dari http://www.levistrauss.com: 1853 Levi Strauss tiba di San Francisco dan membuka usaha grosir kain seperti pakaian, selimut, dan sapu tangan ke toko-toko kecil di seluruh Amerika bagian Barat. 1872 Jacob Davis, seorang penjahit dari Reno, Nevada, menulis surat kepada Levi Strauss, dan mengatakan tentang proses yang ditemukannya untuk memasang paku pada pojok-pojok kantong celana panjang lelaki agar membuatnya lebih kuat. Ia menyarankan agar mereka meminta paten atas proses tersebut bersama-sama, dan Levi setuju.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

1873 Levi Strauss dan Jacob Davis diberikan paten atas proses pemakuan celana panjang oleh Kantor Paten dan Merek Dagang AS pada 20 Mei. Nomor paten tersebut adalah 139.121 dan merupakan penemuan blue jeans di Amerika. Namun, produk Levi’s disebut “waist overalls”. 1886 Potongan kulit kecil merek Dua Kuda® pertama kali digunakan pada waist overalls. Tujuannya untuk menunjukkan kekuatan celana panjang tersebut serta memperkuat status Levi’s® sebagai perintis pembuatan pakaian yang menggunakan pemasangan paku yang dipatenkan. 1890 Nomor lot pertama kali diberikan kepada produk yang sedang dibuat. 501® digunakan untuk menandai waist overalls yang berkeling tembaga yang terkenal. 1901 Celana panjang –sekarang hanya disebut “overalls”– memiliki dua kantong belakang. Levi’s® menambahkan kantong ini karena permintaan konsumen atau perubahan pada mode pakaian lelaki pada saat itu. 1902 Levi Strauss meninggal dunia pada usia 73 tahun. Keponakan-keponakannya mengambil alih usa-


85 ha tersebut; keturunan mereka masih menjalankan perusahaan tersebut hingga kini. 1906 Gempa bumi dan kebakaran di San Francisco memusnahkan markas besar dan pabrik-pabrik Levi Strauss & Co. 1915 Overalls memenangkan “Penghargaan Tertinggi” di Pameran Internasional Panama-Pasifik di San Francisco. 1922 Tempat ikat pinggang ditambahkan pada overalls, namun kancing bretel masih dipertahankan. Cinch juga masih digunakan pada celana panjang, namun beberapa orang membuangnya agar dapat memakai overalls tersebut dengan ikat pinggang. Penambahan tempat ikat pinggang adalah sebagai tanggapan terhadap perubahan pada mode pakaian lelaki dan pemahaman Levi’s® tentang apa yang diinginkan oleh konsumen. 1954 Sebuah versi overalls yang menggunakan retsleting diperkenalkan dan disebut 501Z. Ini diperkenalkan setelah Levi’s® mulai menjual produk Levi’s® di Pantai Timur Amerika Serikat dan banyak orang tidak terbiasa dengan button fly (kancing) tersebut. 1950-an Leather patch (potongan kulit kecil) digantikan dengan leather patch bergambar Dua Kuda yang dibuat dari

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

history heavy-duty card stock, yang dikenal “mirip” dengan kulit. Hal ini karena perusahaan sedang menjual produk secara nasional, dan mulai menjadi lebih mahal untuk menggunakan kulit asli. Selain itu, mesin cuci otomatis yang baru sangat tidak ramah pada barang-barang yang asli. 1960 Kata “overalls” diganti dengan kata “jeans” dalam iklan dan pada kemasan. Levi’s® telah membuat produk lain di masa silam yang disebut “jeans” (khususnya celana panjang denim untuk pemuda pada tahun 1930-an) namun koleksi unggulan “overalls” Levi’s® –jean 501®– tidak disebut sebagai jeans hingga anak-anak remaja mulai menyebut produk tersebut “jeans” pada tahun 1950-an. 1961 Jeans Pre-shrunk Levi’s® diperkenalkan. 1964 Jeans tersebut menjadi bagian dari koleksi permanen Smithsonian Institution di Washington DC. 1966 Iklan televisi pertama untuk jeans Levi’s® mulai ditayangkan. 1971 Kata “Levi’s®” pada tab merah sekarang dijahitkan dengan warna putih dengan huruf besar “L” saja. 1984 Kampanye iklan televisi “501 Blues” yang terkenal diluncurkan pada Olimpiade musim panas di Los Angeles. 2013 Levi’s berumur 140 tahun. ***


86

statistika

Tinggi Gunung di Kepri

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


87 1000 Ciuman

Pujangga dan Wanita

Saat ini zaman serba susah. Harga BBM dan kebutuhan hidup naik. Akibatnya terjadi PHK di berbagai perusahaan. Salah satu yang terkena PHK adalah Paijo. Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat. Isinya demikian:

Seorang pujangga yang terkenal dengan syair-syair dan puisinya mengunjungi sebuah kota untuk kegiatan kesenian. Sebelum tampil, ia menyempatkan diri melihat-lihat keliling kota. Di sebuah jembatan di tengah kota, ia melihat seorang wanita sedang terisak, menangis di pinggir jembatan. Sang pujangga menghampiri wanita tersebut dan mulai melancarkan syair-syair mautnya. “Duhai wanita idaman, sedang apakah gerangan Dinda berdiri di sana?” “Jangan cegah saya! Saya mau bunuh diri!” sergah si wanita. “Baiklah. Saya tidak akan mencegah, namun sudilah kiranya berikan kecupan Dinda yang terakhir sebagai kenangan.” Tanpa ragu wanita itu langsung menghampiri pujangga. Dia memberikan kecupan yang sangat mesra dan bergairah di bibir Pujangga. Sang Pujangga membalas ciuman si wanita yang mulai mendesah. Setelah sekian lama berciuman, pujangga bertanya. “Dinda, sungguh lembut dan nikmat kecupanmu. Satu hal yang saya mau tanya, kenapa dinda mau bunuh diri?” “Hidupku sudah tidak berarti lagi, Bang. Kedua orang tua saya melarang saya berdandan seperti wanita. Padahal saya ingin jadi wanita .....”

Istriku Tercinta, Maafkan Kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimmu 1000 ciuman. -PaijoSeminggu kemudian Paijo mendapat surat balasan dari istrinya. Isinya: Kanda Paijo tersayang, Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu. Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga: Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah. Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya. Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan 3 kali ciuman setiap harinya.Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain, ya terpaksa Dinda berikan saja.Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah.Besok Dinda mau ke Pegadaian untuk tukerin 200 ciuman dengan uang tunai, karena yang punya Pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman ditambah bayaran lainnya dengan uang Rp650 ribu, lumayan buat ongkos sebulan.Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman. Kanda tersayang, bulan ini Dinda merasa jadi orang yang paling kaya di kampung, karena sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapanpun Dinda butuhkan.Kanda, dari Kanda masih tersisa 125 ciuman, apakah Kanda punya ide? Atau Dinda tabung saja ya? - Dinda tersayang -

EDISI 11, Minggu IiI III april 2013

(Pujangga mendadak mual-mual dan pingsan)


88

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

j’naka


89

EDISI 11, Minggu IiI april 2013


90

d facebook: majalahbatampos.co.i

twitter: @majalahBP

s.co.id email: majalah@batampo

DA R I S U D U T PA N DA N G L A I N

Diterbitkan Oleh: PT Sijori Interbintana Pers www.majalah.batampos.co.id Pemimpin umum / gm: Hasan Aspahani Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal WAKIL Pemimpin Redaksi: M. Riza Fahlevi Redaktur Pelaksana: Muhammad Nur, Helmi YS (Desain) Asisten Redaktur Pelaksana: Agnes Damayanti. Redaktur/Editor: Ahmadi, Hasanul Safri, Yermia Riezki, Feni Ambaratih, Herry Dingin Sembiring Arrazi Aditya (Fotografer), Muhammad Syahrir (Desain) Tonny Richardo (Desain) Redaktur senior : Ade Adran Syahlan Lisya Anggraini

Chairman Rida K Liamsi CEO Makmur Direktur Utama Marganas Nainggolan Wakil Dirut Socrates Pemimpin Perusahaan Usep Rahmat Saifullah

Alamat Redaksi, Pemasaran, Iklan dan EO: Gedung Graha Pena Batam, Lantai 2, telepon :(0778) 460000 (hunting), Fax (0778) 462162 dan (0778) 465111 Batam Center, Batam. Perwakilan Pekanbaru: Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang KM 10,5 Telpon (0761) 64634 Fax (0761) 64638. Perwakilan Jakarta: Gedung Indopos Lt. 6 Jl. Kebayoran 12 Jakarta Selatan, Telp. 021 - 53699560, 021-5333046. Perwakilan Tanjungpinang: Jalan Pramuka 3. Telepon (0771) 27714, 27715. Perwakilan Tanjungbalai Karimun: Jalan A Yani, Sungai Lakam, Telpon (0777) 323686, Fax (0777) 323685. Rekening PT. Sijori Interbintana Pers, NISP;090.010.011377, BPD Riau Cabang Batam Ac.00701.13.0044560.

EDISI 11, Minggu IiI april 2013

11 - Bebas Pajak, kok Mahal  

Seluruh barang konsumtif yang masuk ke wilayah perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) bebas bea masuk, cuk...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you