Issuu on Google+

1

EDISI 20, Minggu III JUNI 2013

http://majalah.batampos.co.id

Entrepreneur Harus Kuasai 5 aspek ini Menjadi Manajer Muda handal

Mactans, Pembunuh Perangkat Apple EDISI 20, Minggu III juni 2013


2

EDISI 20, Minggu III juni 2013


indeks 3

edisi 19, minggu II - Juni 2013

history

07 fokus peristiwa Sejak otonomi daerah diberlakukan, ada dua institusi yang berkuasa di Batam: Otorita Batam (kini BP Batam) dan Pemerintah Kota Batam. Konflik kewenangan antar dua lembaga ini seperti tak ada ujung. Sama-sama memiliki dasar hukum yang kuat. Masyarakat jadi korban.

25 karikata

Ketika kekuatan cinta mengalahkan kecintaan terhadap kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian.

46 khutubkhana

Inilah manuskrip sekaligus arsip yang separuh isinya adalah laporan dan catatan tentang sejumlah peristiwa politik penting di Riau-Lingga tahun 1819, yang mendahului Traktat London antara Belanda dan Inggris tahun 1824.

55 digistyle

Bagi Anda pengguna perangkat iOS perlu hati-hati. Tim peneliti dari Georgia Institute of Technology telah mengumpulkan prototipe pengisi daya atau charger yang mampu menginstal malware (piranti lunak berbahaya) ke iPhone.

Desain Cover : Xocu Foto Cover : 123rf.com EDISI 20, Minggu III juni 2013

77

Sepakbola adalah olahraga paling populer di dunia. Namun, hingga hari ini, tak ada dokumentasi yang benarbenar dianggap valid untuk memastikan kapan sebenarnya sepakbola pertama kali ditemukan.

trend 32

Hot pants atau celana pendek memang banyak dipilih untuk acara yang bersifat casual misalnya hang out, shopping, dan liburan. Selain nyaman dan hot pants sangat mungkin dipadu padan dengan pakaian lain. Berikut beberapa tips contekannya agar hotpants tidak terkesan vulgar.

tourism

56

Sekilas, posisi bangunan hotel ini memang terlihat janggal. Berada di bibir sebuah tebing dan diapit oleh dua ruas jalan yang berbeda, yakni Seraya Asas dan Yos Sudarso. Namun dengan keunikan yang dimilikinya, King's hotel dapat memanjakan Anda layaknya raja dan ratu.

gadagadu 71

Ayu Ting-Ting tegang di catwalk, Demi Lovato-sahabat di kala susah, Elle Macpherson bosan berbikini, Emma Watson seperti inderella, dan 100 Kostum Hudson-Jessica.


4 edisi 19, minggu II - Juni 2013

creatrep 37

indeks 75 tips101

Pernah bikin salon tapi bangkrut. Mau bikin usaha kuliner, malah ditipu. Etty Yahtini kini sukses dengan usaha jasa house cleaning dan cleaning service.

Anda, para wanita, bisa menjadikan tubuh yang kurang proporsional menjadi ideal hanya dengan memadu-padankan busana. Busana yang tepat bisa membuat Anda tampak ramping dan sempurna.

otomotif 60

41 pix

Performance. Agility. Fuel Efficiency. All in One Car. Itulah tagline yang dengung-dengungkan untuk All-New Mazda CX-5. Untuk menguji, kami test driving All-New Mazda CX-5 Touring, pekan lalu.

Tanjungpinang, ibukota Provinsi Kepulaua Riau tak sekadar pusat pemerintahan, tapi juga salah satu dfestinasi wisata di Kepri. Keindahan alamnya menjadi daya tarik tersendiri. Seperti di Tepi laut, Madong, Senggarang dan Bintan.

52 kiprah Tak hanya melukis di kanvas, ia juga melukis di atas seng.

media 30

Sudah banyak buku yang membahas begitu perkasanya komik sebagai salah satu media komunikasi. Misalnya buku Graphic Storytelling karangan Will Eisner, atau Understanding Comics yang ditulis Scott Mc Cloud, atau di Indonesia ada buku 14 Jurus Membuat Komik karya Toni Masdiono.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


spash

5

sedia payung sebelum hujan

Y

ung-Fa Chang lahir tahun 1927 di Penghu, sebuah pulau kecil dekat Selat Taiwan, dengan penduduk mayoritas adalah nelayan. Tetapi, perjalanan hidup Chang yang sebenarnya baru dimulai pada 1 September 1968, ketika sebuah kapal kargo bekas berumur 15 tahun bernama Ever Trust bertolak dari Pelabuhan Taipe menuju Tokyo. Pelayaran perdana Ever Trust adalah tonggak awal lahirnya salah satu perusahaan ekspedisi terbesar dunia, Evergreen Marine Corporation. Setelah 45 tahun sejak peristiwa monumental itu, Evergreen kini memiliki armada lebih dari 200 unit kapal kargo, 220 kantor cabang di seluruh dunia, dan 27 ribu tenaga kerja. Majalah Forbes edisi Maret 2013 menyebut kekayaan Chang saat ini mencapai 974 miliar dolar. Chang, seperti nama perusahaannya -evergreen berarti pohon yang selalu berdaun hijau, adalah sosok yang teduh. Ia bukan tipikal manusia yang lupa pada masa lalunya setelah tumbuh jadi kaya. Chang meyakini kaya artinya berbagi dan memberi kepada mereka yang belum sanggup bertopang di atas kaki sendiri. Ia tak ingin tampak rimbun dan hijau sendiri di tengah orang-orang yang gersang secara ekonomi. Di dalam perusahaan, kesejahteraan dan kenyamanan karyawan adalah prioritas utama. Atas komitmennya itu, pada 2003, Evergreen diganjar penghargaan Lloyd’s List Maritime Excellence Award for Commitment to Training and Education. Di luar, dengan bendera Chang Yung-fa Foundation, yang didirikan pada 1985, ia terjun membantu dunia kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan. Majalah Forbes mencatat, pada 2012 lalu, Chang merogoh koceknya 10 juta dolar untuk membantu korban gempa di China. Dengan prinsip tumbuh besar karena memberi dan berbagi, Evergreen tak hanya jadi pohon tempat berteduh karyawan sendiri, tapi sebuah perusahaan yang punya arti bagi hidup orang banyak di muka bumi.

Muhammad Iqbal Pemimpin Redaksi

EDISI 20, Minggu III juni 2013


6

EDISI 20, Minggu III juni 2013

kartop KARTUN OPINI


fokus

7

p e ri s ti w a

foto: dok. Batampos

Soerya Respationo (tengah) mengangkat tangan Ketua BP Batam Mustofa Widjaja (kiri) dan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, sebagai upaya harmonisasi hubungan kedua penguasa Batam itu, saat Seorya masih menjabat ketua DPRD Batam.

Satu Kapal Dua Nakhoda Editor: YERMIA RIEZKY

Sejak otonomi daerah diberlakukan, ada dua institusi yang berkuasa di Batam: Otorita Batam (kini BP Batam) dan Pemerintah Kota Batam. Konflik kewenangan antar dua lembaga ini seperti tak ada ujung. Sama-sama memiliki dasar hukum yang kuat. Masyarakat jadi korban.

email : majalah@batampos.co.id

H EDISI 20, Minggu III juni 2013

ari mulai sore, tapi suasana di kampung tua Tanjung Bemban, Nongsa, Batam, masih sepi, Kamis akhir Mei lalu. Hanya ada dua wanita muda duduk di tepi pantai sambil menikmati kelapa muda. Pandangan mereka tertuju pada ombak yang berkejar-kejaran menggapai bibir pantai. Juga menyaksikan lalu lalang kapal asing yang berlayar di perairan

Editor: M. Nur email : majalah@batampos.co.id

perbatasan Batam, Malaysia, dan Singapura. “Hei, ke sini.” Tiba-tiba suara itu terdengar dari atas panggung permanen di atas lahan seluas lapangan bola voli. Jaraknya sekitar 15 meter dari bibir pantai. Pria itu lantas bergegas turun sambil memperbaiki kancing bajunya, menuju pondok kecil di seberang jalan. “Sudah lama saya ingin ke kantor Anda, tapi tidak ada waktu,” ujarnya, sambil menyalami wartawan Batam


8

fokus p e ri s ti w a

Pos, yang sore itu melihat-lihat pantai kamwarga atau badan usaha yang memperoleh pung tua yang sering mendapat kiriman PL. limbah hasil tank cleaning ilegal kapalAkibat membersihkan lahan itulah, Tumpang tindih urusan kapal asing. Raja dan warga lainnya di kampung lahan di Batam terjadi Lelaki paruh baya itu adalah Raja itu dipolisikan pemilik perusahaan. karena ada dua lembaga Ahmad, tokoh masyarakat kamRaja bahkan sudah beberapa kali dipemerintah yang memiliki pung tua Tanjung Bemban. Sambil periksa penyidik Polresta Barelang. kewenangan dan kekuasaan mempersilakan duduk di pondok “Ke penyidik saya bilang, yang dengan dasar hukum sepakecil itu, Raja langsung mengeluarkami bersihkan itu kampung tua. dan kuatnya. kan unek-uneknya. “Kami dipolisikan Sudah di SK-kan Wali Kota. Kok didengan tuduhan penyerobotan lahan,” tuduh menyerobot. Justru lahan kami ujarnya, mengarahkan telunjuk dan panyang diserobot,” ujarnya. Ia mengaku, dangan ke sepetak lahan di samping pemakawarga di kampung itu sudah tinggal turun man kampung tua itu. Luas lahan itu kurang lebih lima temurun sejak ratusan tahun yang lalu. “Itu buktinya, hektare. makam datuk kami.” Menurut Raja, lahan tersebut masuk kampung tua Raja tak habis pikir, kawasan kampung tua yang sudah Tanjung Bemban berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota di-SK-kan kepala daerah masih juga dialokasikan oleh Batam Nomor: KPTS 105/HK/III/2004. Namun belakanBP Batam. Raja mengaku sudah mengadukan hal ini ke gan, warga baru tahu lahan yang mereka bersihkan dari DPRD Batam dan sempat digelar rapat dengar pendapat. semak belukar itu adalah milik salah satu perusahaan Namun pihak BP Batam tak pernah hadir. di Batam. “Mereka mengaku sudah punya PL dari BP Tumpang tindih urusan lahan di Batam terjadi karena foto: arrazy aditya Batam,” ujar Raja. “Juga sudah bayar UWTO.” PL adalah ada dua lembaga pemerintah yang memiliki kewenanKantor BP penetapan lokasi. UWTO adalah uang wajib tahunan gan yang nyaris sama, serta kekuasaan dengan dasar Batam di otorita. Semacam retribusi yang harus dibayarkan oleh hukum yang sepadan kuatnya. Batam Centre.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


9 Pemerintah Kota Batam bergerak berdasarkan Undang-Undang Pemerintah Daerah. Di sisi lain, Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja berlandaskan UndangUndang Kawasan Perdagangan Bebas. Hanya saja, meski berstatus daerah otonom penuh, sebagaimana layaknya kota dan kabupaten lain di Indonesia, Pemko Batam tidak berkuasa atas lahan di Pulau Batam. Pasalnya, Hak Pengelolaan Lahan (HPL) dipegang BP, yang dulu bernama Otorita Batam. Akibatnya, Pemko yang ingin menjalankan fungsi pembangunan sebagaimana umumnya pemerintah daerah, kerap terhadang masalah lahan. Misalnya saja pembangunan sekolah. Di dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah dana pembangunan telah dianggarkan, tapi sering gagal diwujudkan karena setelah diajukan ke BP, lahan tak tersedia. Akibatnya, pembangunan gedung sekolah baru mesti tertunda menunggu alokasi dari BP. Menurut Dinas Pendidikan Kota Batam, itu sebabnya sejumlah sekolah negeri di mulai dari tingkat dasar (SD), menegah pertama (SMP), hingga atas (SMA/SMK), terpaksa menumpang di sekolah-sekolah yang telah ada. Bahkan ada yang sudah menerima siswa hingga tahun kedua, tapi belum memiliki gedung sendiri. Padahal dana pembangunan gedung sudah dianggarkan jauh

EDISI 20, Minggu III juni 2013

fokus p e ri s ti w a

sebelumnya. Sebagai kawasan yang penduduknya mayoritas berusia produktif, angka kelahiran di Batam cukup tinggi. Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, setiap bulannya rata-rata 2.750 bayi lahir di Batam, atau sekitar 91 bayi setiap hari. “Tiga tahun terakhir meningkat tajam. Tahun 2010 ada 25.905 bayi lahir, tahun 2011 ada 31.779 bayi dan tahun 2012 lahir 33.105 bayi. Tahun 2013 ini bisa lebih tinggi dari 2012,” kata Sadri Khairuddin, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, pekan lalu. Akibat tingginya angka kelahiran itu, maka jumlah anak usia sekolah setiap tahun juga terus bertambah. Tahun ajaran 2013 ini saja, Dinas Pendidikan mencatat yang berusia 7 tahun plus mencapai 15.000 anak. Sementara daya tampung SD negeri di Batam hanya untuk 13.000 anak. Selama ini, Pemko melalui Dinas Pendidikan mencari solusi dengan memadatkan jumlah siswa per kelas. Jika normalnya maksimal 25 anak, dipaksakan hingga 40 anak. Bahkan ada yang 45 anak per kelas. “Hasilnya tidak foto: arrazy aditya bagus,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, MusKantor Pemko lim Bidin, pekan lalu. Batam di “Penambahan ruang kelas baru terus kita lakukan, tapi Batam Centre.


10

fokus p e ri s ti w a

tetap saja tidak cukup. Harus ada penambahan sekona satu-satunya ruang terbuka hijau di Batam lah baru,” kata Muslim. saat ini adalah Dataran Engku Putri. KePada 2014 Pemko berencana membangun bun raya nanti akan jadi ruang terbuka 23 sekolah baru. Enam belas SD dan tuhijau,” kata Dahlan. Rencana Pemko memjuh SMP dengan anggaran Rp77 miliar. Namun Dahlan memastikan bangun 23 sekolah baru Namun Muslim pesimistis rencana hubungannya dengan Ketua BP 2014 anggaran Rp77 itu terealisasi di 2014 karena hingga Batam Mustofa Widjaja, baik-baik miliar terancam karena saat ini, mereka belum mendapatkan saja. “Kita sering komunikasi. belum mendapat lahan alokasi lahan dari BP selaku pemegang Masalah-masalah yang ada di dari BP Batam. HPL di Pulau Batam. “Rencana ini bakal lapangan sejauh ini bisa diselesaimenjadi angan-angan saja kalau tak ada kan,” katanya. lahan,” ujar Muslim. *** Wali Kota Batam Ahmad Dahlan menMerunut ke belakang, BP -dulu bernagakui kesulitan itu. Pemko tidak serta merta bisa ma Otorita Batam (OB)- memang lebih dulu memanfaatkan lahan yang ada karena memang HPL ada ada. Dan, menurut pengamat hukum, Ampuan Situdi tangan BP. meang, jauh sebelum otonomi daerah lahir, OB sudah “Meskipun itu masih debatable karena Pemko sebememiliki kekuasaan besar, khususnya di bidang pertanarnya juga punya hak dengan UU otonomi daerahnya, nahan. Hal itu bisa dilihat dari sejarah pembangunan termasuk di wilayah reklamasi pantai. Tapi secara umum Batam. Diawali keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) begitu. HPL di tangan BP,” kata Dahlan, Rabu pekan lalu. 65 Tahun 1970 yang menjadi tonggak dasar pengembanNamun Dahlan tidak menyalahkan BP Batam. Karena gan Pulau Batam. BP, kata dia, hanya melaksanakan tugas yang diberikan Kemudian pada 26 Oktober 1971, keluar lagi Keppres pemerintah pusat. ‘’Justru salah jika BP tidak melaksana74 tentang Pembentukan Badan Pimpinan Daerah Induskannya.’’ tri yakni OB yang bertanggung jawab langsung kepada Sejauh ini, ia menambahkan, Pemko harus menerima Presiden. Dua tahun kemudian keluar Keppres 41 yang kenyataan itu. ‘’Saya wali kota yang tak punya tanah atau menetapkan seluruh Pulau Batam sebagai daerah induslahan. Yang punya BP Batam. Mulai dari Pulau Batam dan tri. pulau-pulau yang terhubung jembatan seperti diatur di Saat OB dipimpin Prof. Dr. Soemarlin, keluar KeputuPP 46 tahun 2007,” kata Dahlan. san Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 1977. “SK Membangun apapun di Kota Batam, Pemko tidak Mendagri itu mengukuhkan Otorita Batam sebagai penbisa langsung mewujudkannya. Meski di kawasan yang gelola dan pengguna tanah di Pulau Batam,” dianggap paling strategis, paling layak, paling indah dari ujar Ampuan, Rabu pekan lalu. foto: dok. Batampos sisi tata kota, dan paling mendesak sekalipun. Pemko Sejak Keppres 41/1973 dan tetap harus menunggu rekomendasi BP, apakah lahan Kepmendagri 43/1977 keluar, Wali Kota Batam Ahmad yang diinginkan sudah dialokasikan atau belum. maka saat itulah kekuasan Dahlan. “Tapi kalau kebun raya Batam, saya memang ngotot. penuh OB terhadap tanah di KareBatam dimulai. Mereka

EDISI 20, Minggu III juni 2013


11 memiliki kewenangan perencanaan peruntukan tanah, termasuk menyerahkan ke pihak ketiga. Tentunya harus sesuai ketentuan Undang-Undang Pokok Agraria. Dari pemberian ke pihak ketiga itu, OB juga berhak menerima uang pengganti atau lebih dikenal dengan nama uang wajib tahunan otorita (UWTO). Kekuasan OB kian bertambah setelah 14 Mei 1977 keluar Surat Keputusan Menteri Perdagangan No.147/ Kpb/V/1977; Surat Keputusan Menteri Keuangan No.150/ LML/1977, dan Surat Keputusan Menteri Perhubungan No.KM.119/0/Phb/1977 tentang Pengembangan Lalu lintas Perdagangan di Batam. Wewenang pengendalian diberikan ke OB. Kurang dari setahun, tepatnya 7 Februari 1978, keluar Surat Keputusan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 1 tentang Pelimpahan Wewenang Pengurusan dan Penilaian Permohonan Penanaman Modal di Pulau Batam kepada OB. Pelimpahan kewenangan terus berlanjut. Pada 7 Juni 1980, Menteri Kehakiman mengeluarkan keputusan No. M.01-PW-10-01-83 yang menjadikan Batam sebagai daerah khusus di bidang keimigrasian. Menyusul Keputusan Menteri Perdagangan dan Koperasi No.70/ KP/I/1983 pada 19 Januari 1983 yang melimpahkan kewenangan di bidang perdagangan dan koperasi ke OB.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

fokus p e ri s ti w a

Bahkan, pada 9 Maret 1983, keluar Keppres Nomor 15 yang menetapkan Batam sebagai pintu masuk wisatawan luar negeri. Pemerintah pusat pun memberikan keleluasan pada OB untuk mengembangkan pariwisata di Batam. Termasuk menarik investor untuk sektor pariwisata. Maka dimulailah pembangunan pelabuhan laut dan udara. Sejak itu pula, periode penanaman modal, industri, dan pengembangannya dimulai. OB gencar memasarkan Batam secara luas ke berbagai negara. OB juga membuka kantor perwakilan di beberapa negara. Hasilnya, investor terus berdatangan menanamkan modalnya di Batam. Apalagi pada 1984, pemerintah menetapkan semua wilayah Pulau Batam ditambah pulau Janda Berias, Tanjungsauh, Ngenang, Kasem, dan Moi-moi sebagai kawasan berikat (bonded area). Di saat pembangunan mulai pesat, lahirlah Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1983 tentang Pembentukan Kotamadya Batam. Wilayah pemerintahannya meliputi Kecamatan Belakangpadang, Batam Barat, dan Batam Timur. “Saat itulah mulai muncul dualisme kepemimpifoto: yusuf hidayat nan di Batam,� kata Ampuan. Namun, agar penyelenggaraan pemerintahan bisa ber- Ketua BP jalan bersama, Presiden mengeluarkan Keppres Nomor Batam Mustofa Widjaja. 7 Tahun 1984 yang mengatur hubungan kerja antara


12

fokus p e ri s ti w a

Kotamadya Batam dengan OB. yang telah diubah dengan UU 13 Tahun 2000 Pasal 2 Keppres itu menyebutkan, Walikotentang Penetapan Kota Batam jadi daerah tamadya Batam -yang saat itu dijabat Usotonom penuh. Kewenangannya pun man Draman, adalah penguasa tunggal sama seperti daerah otonom lainnya Pasal 21 ayat 1 UU 53/1999 di bidang pemerintahan. Tugasnya di Indonesia. menyebutkan, Pemerintah membina kehidupan masyarakat di Menariknya, pasal 21 ayat 1 UU Kota Batam dalam penyeKotamadya Batam di semua bidang. 53/1999 menyebutkan, Pemerintah lenggaraan pemerintahan Juga bertugas mengkoordinasikan Kota Batam dalam penyelenggaraan dan pembangunan di daerbantuan dan dukungan pembangupemerintahan dan pembangunan ahnya mengikutsertakan nan industri Pulau Batam. di daerahnya mengikutsertakan Pasal 3 huruf f Keppres tersebut juga Otorita Batam. Kata ‘’mengikutsertaOtorita Batam. memerintahkan Walikotamadya Batam kan’’ bisa berarti OB berada di bawah bersama OB secara periodik mengadaPemko Batam, tapi kenyataannya tidak. kan rapat koordinasi dengan instansi-instansi Sejak itulah, perebutan kewenangan atas pemerintahan lainnya. Supaya ada sinkronisasi prowilayah Batam antara OB dan Pemko dimulai. gram mereka. “Sekaligus evaluasi pelaksanaannya,” kata Untuk meredam gesekan itu, Wali Kota Batam yang Ampuan. saat itu dijabat Nazief Soesila Dharma, mengeluarkan Meski terjadi dualisme kelembagaan, kekuasan OB SK bersama dengan Ketua Otorita Batam tentang Pemsaat itu tak tergerus. Bahkan, pada 1992, keluar Keppres bentukan dan Susunan Tim Perancang Draft Peraturan 28 yang menambah wilayah kerja OB hingga Rempang, Pemerintah (PP) Pengaturan Hubungan Kerja PemerinGalang, Galang Baru, dan pulau-pulau sekitarnya. Luas tah Kota Batam dengan Otorita Batam. wilayah Batam pun bertambah menjadi 715 kilometer. SKB itu sejalan dengan amanah pasal 21 ayat 3 UU 53 Sekitar 15 persen lebih luas dari Singapura, kala itu. yang menyebutkan, hubungan kerja antara Pemerintah Saat ketua OB dipegang Ismeth Abdullah sejak 1998, Kota Batam dan Otorita Batam diatur lebih lanjut dengan pembangunan Batam lebih diprioritaskan pada prasaraperaturan pemerintah (PP). Lalu di ayat 4 disebutkan, na dan penanaman modal lanjutan. Titik beratnya pada PP tersebut harus diterbitkan selambat-lambatnya dua kesejahteraan masyarakat dan perbaikan iklim investasi. belas bulan sejak tanggal diresmikannya Kota Batam. Namun setahun kemudian, keluar UU 53 Tahun 1999 “Tapi PP itu tidak pernah terbit hingga saat ini. Jadi ada

EDISI 20, Minggu III juni 2013

foto: arrazy aditya

Bandara Internasional Hang Nadim yang dikelola BP Batam.


13 andil pusat terhadap keruwetan yang terjadi di Batam,” ungkap Ampuan. Lama ditunggu, justru bukan PP soal hubungan Pemko-OB yang terbit, malah Keppres 2 Tahun 2005 yang makin menguatkan peran OB. Puncaknya ketika terbit UU 44 Tahun 2007 dan PP 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas Batam. Status OB berubah menjadi Badan Pengusahaan Kawasan (BP Batam) dengan masa kerja 70 tahun sejak PP 46/2007 diteken. Di PP 46 juga disebutkan wilayah kerja BP Pulau Batam, Tonton, Setokok, Rempang, Galang, dan Pulau Galang Baru (Batam dan yang terhubung dengan jembatan). “Kedudukan BP Batam dan Pemko Batam pun jadi sama-sama kuat. Dasar hukumnya kini sama-sama undang-undang,” kata Ampuan. Karena itu, PP yang mengatur hubungan Pemko dan BP masih diperlukan. Namun Ampuan menilai, UU yang menjadi acuan perlu kajian mendalam karena OB sudah beralih menjadi BP berdasarkan UU 44/2007. “Yang diamanatkan dalam pasal 21 UU 53 tahun 1999 yang jadi dasar pembentukan Batam sebagai daerah otonom kan dengan Otorita Batam, bukan dengan BP Batam, sehingga di sini ada kendala teknis,” ujarnya. Dengan status baru, BP Batam mendapatkan kewenan-

EDISI 20, Minggu III juni 2013

fokus p e ri s ti w a

gan luar biasa dari pemerintah pusat. Khususnya yang menjadi kewenangan Departemen Perdagangan untuk mengeluarkan perizinan lalu lintas keluar masuk barang. Sebelumnya, saat masih bernama Otorita Batam, BP sudah mendapat pelimpahan perizinan dari pusat, antara lain; perizinan alokasi lahan, perizinan fatwa planologi, perizinan cut and fill, perizinan titik-titik lokasi reklame, SK BKPM tentang registrasi perusahaan di Indonesia, izin usaha tetap (IUT), dan angka pengenal impor terbatas (APIT). Kewenangan BP Batam yang selangit memantik “kecemburuan” Pemko Batam. Berbagai upaya untuk mendapatkan kewenangan sesuai otonomi daerah gencar dilakukan. Masing-masing pihak sering bergerilya ke pusat, baik kementerian maupun DPR, untuk mengamankan kepentingan masing-masing. Pemko pernah berusaha keras merebut izin pemberian titik reklame. Bahkan dengan dukungan DPRD. Namun gagal total. Hingga kini, mereka hanya bisa memungut pajak reklame. Pada 2008, Pemko mencoba mengambil kendali atas pelabuhan laut, dengan harapan bisa mendulang pendapatan dari retribusi penumpang. Merasa salah satu

foto: arrazy aditya

Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre yang pengelolaannya di bawah koordinasi BP Batam.


14 lumbung uangnya bakal digerogoti, BP tak kalah gesit bergerak. Alhasil, Pemko kembali gigit jari. Perang pernyataan di media massa tak terhindarkan. Wakil Wali Kota Batam (2001-2005) Asman Abnur, saat masih menjabat, pernah melontarkan pernyataan, BP harus dibubarkan. Demonstrasi massa yang ditengarai dibekingi masing-masing institusi untuk saling menjatuhkan wibawa ‘’lawan’’ juga kerap berlangsung. Saling lempar tanggung jawab juga sering terjadi. Ketika banjir misalnya, telunjuk masyarakat mengarah ke Pemko sebagai pemerintah yang bertanggung jawab terhadap nasib warga dan kota. Tapi, Pemko tak mau disalahkan. Pasalnya, kewenangan pengalokasian lahan untuk properti dan usaha -yang kerap dituding sebagai penyebab banjir- ada di tangan BP. Kisruh juga terjadi soal status tempat pembuangan akhir (TPA) Telaga Punggur, yang ternyata masih milik BP. Pemko selaku pengelola sampah di Batam, setiap dua tahun harus memperpanjang izin ke BP, agar TPA tersebut bisa terus digunakan. “Pihak ketiga yang akan mengelola sampah di TPA juga menjadi ragu berinvestasi di sana karena status lahan bukan milik Pemko, tapi milik BP Batam,” kata Aris Hardy Halim, wakil ketua DPRD Batam, Selasa pekan lalu. Di bidang lain, dualisme kekuasaan di Batam juga berakibat saling lempar tanggungjawab. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kepri, Cahya, mencontohkan makin ruwetnya izin impor buah dan produk hortikulutra lainnya. Begitu juga dengan izin pemasukan handphone, hingga saat ini kran impor belum dibuka. Begitupun kewenangan importasi sembilan bahan pokok yang tak kunjung dilimpahkan ke daerah. Padahal, Batam bukan produsen sembako, sehingga sangat bergantung pada impor. Karena menyangkut impor, Pemko hanya bisa berharap diselesaikan oleh BP, mengingat perannya sebagai pelaksana kawasan perdagangan bebas. Padahal, yang menderita adalah masyarakat yang dinaungi Pemko. “Mestinya berjuang bersama,’’ kata Cahya. Jika dualisme kepemimpinan di Batam ini tak bisa dilebur menjadi satu, Minimal kompak dan satu suara, satu visi, satu komitmen melayani masyarakat. Mulai dari tingkat elit hingga yang paling bawah. Jika tidak, Cahya menilai, potensi Batam tersia-siakan. Apalagi pemberian status kawasan perdagangan bebas atau FTZ oleh pemerintah pusat terkesan setengah hati.

Idealnya, dualisme kepemimpinan di Batam diakhiri saja. Jauh lebih baik jika satu lembaga saja.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

fokus p e ri s ti w a

“Kepala dilepas, tapi ekor ditarik. Pelan-pelan keistimewaan Batam dicabut satu-satu,” kata Cahya. “Kita pun jadi bingung, siapa yang mau memperjuangkan. Pemko, BP, dan Dewan Kawasan akhirnya sama-sama berharap.” Idealnya, kata Cahya, dualisme kepemimpinan di Batam diakhiri saja. Jauh lebih baik jika satu lembaga saja. Namun memang tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi, keputusan ada di tangan pemerintah pusat. *** Potensi benturan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Batam memang besar. Pemko Batam dalam membangun mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2004 tentang RTRW 2004-2014. Perda ini sudah direvisi sejak lima tahun lalu, namun hingga saat ini belum diteken Menteri Dalam Negeri. Sementara, BP Batam dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Di Perpres itu sudah jelas diatur kawasan-kawasan

foto: arrazy aditya

Perbaikan jalan utama dari arah Punggur ke Simpang Kabil oleh BP Batam.


15

fokus p e ri s ti w a

pembangunan. Mulai dari kawasan industri, kawasan khusus diatur dalam Peraturan Pemerbisnis, pelabuhan, pariwisata, alih kapal, intah. shipyard, pendidikan, hingga ke perso“FTZ Batam diatur dalam UU 44 Tahun alan jalan. 2007 dan penetapannya diatur dalam Harmoni yang terjalin “Kalau ingin peruntukan lahan di PP 46 Tahun 2007. Faktanya begitu antara Pemko dan BP luar dari yang ada di Perpres itu, dan semestinya tidak perlu dipolememang susah karena melabrak mikkan,” katanya. Batam hanya di kulit Perpres,” kata Dwi Djoko Wiwoho, Berangkat dari aturan itu, BP saja. Disharmoni di Direktur Pelayanan Terpadu Satu Batam diberi kewenangan pengeloPintu dan Hubungan Masyarakat BP laan lahan, mengalokasikan ke pihak tingkat isi. Batam, Kamis pekan lalu. ketiga, menerima uang wajib tahunan Wali Kota Dahlan sendiri mengatadari para pihak yang mendapat alokasi kan, BP Batam sebelum menetapkan atau lahan, menetapkan peruntukan satu kamemberi izin pembangunan suatu kawasan, wasan, dan lainnya. biasanya menyampaikan pemberitahuan ke Pemko Itu sebabnya, saat Pemko Batam meminta lahan unagar tidak berbenturan dengan perencanaan yang dibuat tuk membangun sekolah, puskesmas, dan fasilitas publik Pemko. lainnya, tidak bisa serta merta. Apalagi jika mendadak. Namun fakta di lapangan, banyak kawasan di Batam Bisa jadi lahan yang diinginkan sudah dialokasikan ke yang telah dialokasikan oleh BP tak kunjung dibangun. pihak ketiga. Sementara, bagi Pemko kondisi itu menjadikan Batam “Kalau lahan yang tersisa itu tinggal yang curam, itukurang indah dari sisi estetika kota. Namun Pemko tidak lah yang bisa dimanfaatkan. Kalau curam, tentu secara bisa berbuat apa-apa, karena alokasi lahan mutlak weteknis harus ditimbun dulu. Kalau langsung dibangun ya wenang BP. bisa terendam banjir,” kata Djoko. SMPN 28 Taman Raya Menanggapi berbagai persoalan itu, Djoko menegassalah satu contohnya. kan, BP dalam membangun Kota Batam tetap berpegang Jika Pemko ingin mendapatkan lahan yang sudah mapada Perpres Nomor 8 Tahun 2011 tentang RTRW BBK. tang dan sudah dialokasikan ke pihak ketiga, kata Djoko, Begitupun pengalokasikan lahan di sekitar kampung bisa saja. “Lakukan pembebasan lahan. Di daerah lain tua pada pihak ketiga atau investor. “Kalau dikatakan di luar Batam juga begitu. Pemda kalau mau pakai lamasuk kampung tua, tunjukkan titik koordinatnya. Samhan warga ya bebaskan, tentu ada hitung-hitungannya,” pai saat ini kan belum ditetapkan. Baru dua yang luasankatanya. nya telah ditetapkan,” kata Djoko. Soal rencana Pemko membangun 23 sekolah di 2014 Bisa jadi lahan yang disebutkan masuk kampung terancam batal karena belum mendapatkan lahan dari tua, tapi ternyata nantinya berada di luar titik koordiBP, Djoko belum bisa berkomentar banyak. Ia belum nat kampung tua. Apalagi titik koordinat bentuknya tahu apakah pengajuan dari Pemko itu sudah masuk ke bervariasi. Sampai saat ini tim pengukur kampung tua bagian lahan BP atau belum. “Nanti saya cek,” katanya. masih bekerja untuk menetapkan titik koordinat dan *** luasan kawasan yang disepakati jadi kampung tua. Panasnya hubungan dua institusi ini pernah coba Khusus pengelolaan lahan, Djoko menegaskan BP didinginkan oleh DPRD Batam pada 2006, ketika diketBatam hanya menjalankan tugas yang diamanahkan peuai Soerya Respationo, yang kini menjabat Wakil Gubermerintah pusat. Karena di PP 46 Tahun 2007 disebutkan nur Kepulauan Riau. Namun, kesepakatan yang diteken wilayah kerja BP Batam itu meliputi Pulau Batam dan kedua pihak, kerap dilupakan ketika keduanya adu cepat pulau-pulau sekitarnya yang terhubung dengan jemmengamankan kepentingan masing-masing. Soerya, batan. yang dihubungi pekan lalu, membenarkan kedua pihak Djoko juga mengungkapkan, status FTZ Batam diahanya sepakat di atas kertas. ‘’Harmoni yang terjalin komodir di UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah antara Pemko dan BP Batam hanya di kulit saja. DisharDaerah. Di pasal 9 disebutkan: untuk menyelengarakan moni di tingkat isi,” katanya. fungsi pemerintahan tertentu yang bersifat khusus bagi Soerya juga menilai, masing-masing pihak, baik BP kepentingan nasional, Pemerintah dapat menetapkan maupun Pemko Batam masih mengedepankan ego kawasan khusus dalam wilayah provinsi dan atau sektoral. Pemko Batam dengan UU Otonomi Daerahkabupaten/kota. Fungsi pemerintahan tertentu itu nya menilai posisinya lebih kuat. Begitupun BP Batam untuk perdagangan bebas dan atau pelabuhan bebas dengan UU tentang FTZ -yang punya kewenangan luas ditetapkan dengan undang-undang. Tata cara penetapan dalam pertanahan dan kewenangan berbagai perizinan EDISI 20, Minggu III juni 2013


16

fokus p e ri s ti w a

dari pusat, juga merasa kuat. Batam bisa menjadi polisi lalulintas antara BP dan Soerya yakin, baik Pemko maupun BP Pemko Batam. Bukan malah memihak ke sangat paham ruh dan jiwa UU yang salah satu institusi. mendasari keberadaan kedua institusi “Memang bukan tupoksi utamanya. Satu kapal dua mesin turbo itu. Sehingga seharusnya persoalan Tapi ingat, kalau BP dan Pemko berkalau bergerak sama-sama apapun bisa diselesaikan. tahan dengan ego masing-masing, akan kencang. Tapi kalau “Tapi dua-duanya pura-pura tidak maka yang jadi korban masyarakat. bergerak ke arah berbeda, tahu. Itu tadi, mengedepankan Dewan kan wakil rakyat, seharusego sektoral masing-masing,” kata kapal bisa pecah, lalu nya nge-bloknya ke kepentingan Soerya. “Akibat ego sektoral masingmasyarakat,” kata Soerya. “Yang karam, dan penumpangnya masing, masyarakat yang dirugikan.” diinginkan masyarakat Batam, Dewan jadi korban. Soerya menilai, ada andil pemerinitu berani jemput bola, proaktif.” tah pusat terhadap keruwetan yang ada Sedari awal, kata dia, harapan di Batam selama ini. Karena, setelah Batam masyarakat dengan adanya dua lembaga itu, ditetapkan sebagai daerah otonom dengan UU benar-benar bisa menjadi mesin turbo untuk perce53/1999, seharusnya ada PP yang mengatur hubungan patan pembangunan di Batam. dan pembagian tugas antara Pemko dengan BP yang saat “Satu kapal dengan dua mesin turbo kalau bergerak itu masih bernama Otorita Batam. Apalagi di UU tersebut sama-sama kan kencang. Tapi kalau satu kapal mesinnya disebutkan, PP yang mengatur hubungan keduanya akan satu dipasang di depan dan satu di belakang lalu dua nakeluar paling lambat satu tahun setelah UU tersebut diskhoda menggerakkan ke arah bertolak belakang, pecahlahkan. Namun PP itu tidak pernah keluar hingga saat ini. ah kapal itu. Kalau kapal pecah, pasti karam, penumpang Meski begitu, kata dia, setelah Otorita Batam bertransjadi korban,” kata Soerya. formasi menjadi BP Batam maka aturan itu sudah bisa Ketua BP Batam Mustofa Widjaja menilai wajar jika menjadi rujukan untuk mengakurkan kedua lembaga ini. ada gesekan kecil antara Pemko Batam dan BP Batam. “Ketemu, duduk bersama, bedah isi masing-masing “Dalam rumah tangga saja kadang-kadang ada perselisiUU, lalu apa yang bisa dikerjasamakan dilakukan secara han. Apalagi dalam keluarga besar seperti Batam ini. sunguh-sungguh. Jangan hanya formalitas,” ujarnya. Yang penting kan semua bisa diatasi dengan baik,” kata Soerya juga menilai, lembaga DPRD Batam saat ini Mustofa, dua pekan lalu. kurang memaksimalkan perannya. Semestinya, DPRD

EDISI 20, Minggu III juni 2013

foto: arrazy aditya

Perbaikan jalan utama di Nagoya oleh BP Batam.


17

fokus p e ri s ti w a

Mustofa juga mengatakan, MoU yang pernah Khusus Batam sebaiknya dituangkan dulu diteken bersama Pemko dan DPRD Batam dalam satu naskah akademik, agar semua masih tetap dipertahankan. Termasuk pihak dapat mengkaji dan meneliti lebih MoU pengelolaan bersama Rempangjauh. Termasuk menyerap aspirasi di Yang terjadi saat ini Galang. Hanya saja, status hutan masyarakat dan meminta pendapat bukan koflik dualisme buru Rempang-Galang menjadi pemerintah pusat. kepemimpinan, tapi kendala untuk pengembangan “Lagian ini ranah politik, kalau konflik norma hukum kawasan itu. ada kemauan politik maka akan ada akibat tindakan adminMenurut Wakil Ketua DPRD konsensus, kalau sudah menjadi istrasi negara yang tidak Batam, Aris Hardy Halim, solusi konsensus politik, apa saja bisa diateratur. terbaik adalah mengubah status tur dan disetujui bersama oleh semua Batam menjadi Provinsi Khusus Batam. pemangku kepentingan,” kata Ampuan. Kekhususannya dilihat dari aspek ekonoPersoalannya, kata dia, perlu ada penmi. Dengan begitu, seluruh pegawai BP Batam gaturan dalam menjalankan praktek hukum otomatis menjadi pegawai Provinsi Khusus Batam. administrasi negara. Saat ini saja, dua otonomi di Batam Konsepnya, gubenur ditunjuk oleh presiden dan tidak oleh dua lembaga sudah membuat pusing. Satu otoada DPRD provinsi. Yang ada hanya kota dan kabupaten nomi fungsional, satu lagi otonomi daerah atau wilayah. yang dilengkapi perangkat DPRD masing-masing. Ironisnya, tidak ada aturan hubungan kerja yang jelas. “Batam bisa saja dibagi tiga. Kota Batam Timur, Kota Maka, jika ingin Provinsi Khusus Batam, harus diBatam Barat, dan satu kabupaten, kabupaten Batam topang regulasi yang kuat dan jelas. Jika tidak, ujungKepulauan,” kata Aris. ujungnya sama saja dengan kondisi sekarang. Tidak ada Dengan konsep itu, maka gubernur memiliki kekepastian hukum. Korbannya masyarakat. wenangan menunjuk pimpinan imigrasi, bea cukai, “Yang terjadi saat ini sebenarnya bukan koflik dualkepolisian, dan instansi lainnya. “Koordinasinya menjadi isme kepemimpinan, tapi konflik norma hukum sebagai foto: wijaya satria mudah dan pasti Batam akan cepat maju,” kata politisi akibat tindakan administrasi negara yang tidak teratur Kawasan bisnis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. yang berdampak pada pelaksanaan kewenangan antara Jodoh, Batam. Pengamat hukum Ampuan menilai, usulah Provinsi BP dengan Pemko Batam,” kata Ampuan. ***

EDISI 20, Minggu III juni 2013


fokus

18

p e ri s ti w a

foto: wijaya Satria

Satu Atap Beda Pintu

Pusat pelayanan terpadu di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Centre, Batam.

Meski berada di satu gedung, proses pengurusan izin usaha di BP Batam dan Pemko Batam, tetap terpisah-pisah. Biaya tinggi bagi pengusaha.

L

antai dua gedung Sumatera Expo Centre di Batam Centre ramai pengunjung, Kamis pekan lalu. Satu demi satu mereka memasuki gedung berlantai granit kecoklatan itu, kemudian masuk ke lift yang mengantar ke lantai tiga. Di sanalah lokasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam). Di dalam PTSP, sejumlah loket menjadi tujuan pengunjung. Loket-loket tersebut antara lain berupa pelayanan izin pematangan lahan, izin reklame, fatwa planologi, hukum, hingga imigrasi. Pengusaha yang ingin mengajukan permohonan iizin

EDISI 20, Minggu III juni 2013

usaha, khususnya yang menggunakan lahan di Batam seperti pembangunan pabrik, properti, dan reklame wajib mengajukan izin melalui PTSP BP Batam. Saat izin lahan di tangan, pengusaha akan mengajukan izin yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha di atas lahan yang sudah mereka dapatkan ke Pemerintah Kota Batam. Misalnya pembayaran pajak reklame atau izin mendirikan bangunan (IMB). Pengajuan izin di Pemerintah Kota Batam dimasukkan melalui loket Badan Penanaman Modal (BPM) yang berlokasi di lantai dua gedung yang sama. Sejak awal 2013, Pemko Batam menetapkan penguru-


19

fokus p e ri s ti w a

san seluruh izin yang menjadi wewenang mereka melaBisa dibilang, industri ini salah satu yang paling berlui BPM. Peluncuran loket BPM ini didasarkan pada Peragairah. Hampir tak ada satu ruas jalan umum di Batam turan Wali Kota Batam Nomor 71 Tahun 2012 tentang absen diisi papan reklame atau baliho berbagai jenis. Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Langkah Iwan menyebutkan jumlah perusahaan biro reklame ini diharap mempercepat perizinan usaha di Batam. saat ini sekitar 130, baik yang bermain partai besar Hanya saja, langkah itu belum benar-benar mengefekdan partai kecil. Dari jumlah itu, baru 17 yang masuk tifkan perizinan. Pasalnya dualisme kekuasaan di keanggotaan APPKB. Kota Batam membuat sebagian izin harus Iwan menjelaskan, banyaknya jumlah perudiurus di dua loket berbeda: BP Batam sahaan membuat persaingan di industri dan Pemko Batam. Pengusaha propreklame Batam makin ketat, sehingga Umumnya pengurusan erti perlu mengurus fatwa planologi efektivitas perizinan sangat mempenatau Izin pematangan lahan ke BP garuhi pemasukan mereka. izin reklame memakan Batam sebelum mengurus izin "Tuntutan pasar dan klien cukup waktu 10 hari. Tapi di selanjutnya di Pemko Batam di ketat. Kami ingin memberikan peBatam bisa menjadi dua antaranya IMB. Untuk pengusaha layanan baik pada klien. Kalau klien bulan, bahkan bisa samreklame, memulai izinnya dengan tidak mendapat waktu pemasangan pai enam bulan. mengajukan Izin titik konstruksi reklame, mereka mencari yang lain," reklame di BP Batam sebelum menkata Iwan. gurus pajak reklame ke Pemko Batam. Ternyata, perpindahan klien seperti ini Akibatnya, proses perizinan usaha mememberi dampak yang serius. Sejumlah biro makan waktu lebih lama dibanding daerah lain. iklan menawarkan pemasangan yang cepat dan Ketua Asosiasi Pengusaha Periklanan Kota Batam (APmurah. Iwan mengungkapkan, produk murah seperti PKB), Iwan Krisnawan menyebutkan, umumnya penguitu bisa jadi disebabkan karena mengurangi sejumlah rusan izin reklame hanya memakan waktu 10 hari. "Tapi komponen pada rangka atau tidak mengurus izin di BP di Batam bisa menjadi dua bulan, bahkan jika ada peraBatam atau Pemko Batam. lihan pejabat di BP Batam bisa sampai enam bulan," kata "Itulah sebabnya banyak papan reklame yang tumIwan, Rabu pekan lalu. bang saat diterpa angin. Kalau seperti itu, membahayaIndustri reklame memang tumbuh subur di Batam. kan warga dan mengganggu reputasi industri reklame,"

EDISI 20, Minggu III juni 2013

foto: istimewa

MoU PTSP oleh Ketua BP Batam Mustofa Widjaja (kiri) dan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan (meneken) disaksikan Mendagri Gamawan Fauzi (kanan) dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (tengah) di gedung SPC.


fokus

20

foto: dok

Direktur PTSP Dwi Djoko Wiwoho.

p e ri s ti w a

ujar pria yang sudah 13 tahun berkecimpung di industri reklame ini. Perizinan yang panjang menjadi momok bagi pengusaha reklame. Iwan menjelaskan, saat mereka mengajukan izin, mereka belum mendapatkan uang muka dari klien. Modal yang mereka keluarkan sebelum proses perizinan bisa mencapai ratusan juta. Untuk baliho ukuran 5 x 10 meter saja, pembangunan rangka dan konstruksi bisa mencapai Rp 80 juta. Perizinan lahan dan pajak reklame yang harus disetor ke BP Batam dan Pemko totalnya lebih dari Rp 20 juta. Itu belum termasuk jaminan bongkar sesuai Perwako 41 Tahun 2012 yang besarnya 20 persen dari nilai pajak terutang. Pengeluaran bertambah besar dengan kewajiban pengusaha membayar asuransi reklame. Ia mengakui, lamanya perizinan karena dua instansi melakukan survei secara terpisah. BP melakukan analisa kelayakan. Setelah mendapat alokasi lahan, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendapatan Daerah juga melakukan survei lokasi untuk mengetahui pajak reklame.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

Menurut dia, sistem PTSP yang diterapkan di gedung Sumatera Expo Centre belum berjalan. "Karena tidak berjalan baik, banyak yang akhirnya lari sendiri ke BP Batam atau Dispenda," tambah dia. Menurutnya, one stop service baru sebatas nama. Namun ada dua loket di dalamnya: loket BP Batam dan Pemko Batam. Sudah begitu, baik BP maupun Pemko mengatakan mereka memiliki loket yang akan meningkatkan pelayanan. "Kalau seperti itu, one stop service sudah tidak berjalan," seru Iwan. "Harapan kami, perizinan ini harus sinkron. Jangan ada dualisme. Jangan birokrasi menjadi ruwet," ujar dia. Meski merepotkan, kondisi saat ini lebih teratur ketimbang yang terjadi beberapa tahun lalu saat dua instansi itu berebut wewenang menentukan titik lokasi reklame. "Sekitar dua atau tiga tahun lalu mereka pernah berebut titik lokasi. (Perebutan) itu bikin kacau," kenang Iwan. "Kalau tidak sinkron, pengusaha yang kena masalah." *** Yang dialami pengusaha reklame setali tiga uang dengan pengusaha properti. Mereka perlu berbulan-bulan untuk dapat kepastian setelah pengajuan pengalokasian

foto: wenny c prihandina

Petugas PTSP melayani warga yang sedang mengurus izin.


21

fokus p e ri s ti w a

lahan. dak membangun. Pengusaha harus mengurus Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estat fatwa planologi yang di wilayah lain dikenal Indonesia Khusus Batam Djaja Roeslim sebagai site plan. Isi dokumen tersebut mengatakan, pengurusan lahan di berupa rencana pembangunan propPelayanan satu atap, Batam jauh lebih lama dibanding erti. Fatwa ini yang kemudian dibawa hanya atapnya saja daerah lain di Indonesia. Jika umuntuk pengurusan IMB. yang satu. Di dalamumnya di Indonesia pengurusan Urusan IMB dulunya diajukan ke hanya memakan waktu sekitar Dinas Tata Kota Batam. Sejak awal nya tetap masih bantiga bulan dari pembelian hingga 2013, pengajuan izin termasuk IMB yak pintu yang harus keluarnya sertifikat, di Batam, kata harus melalui BPM. Namun, bagi dilalui. Djaja, bisa mencapai satu tahun. "Penpengusaha properti, proses ini bagai gurusan Lahan di BP Batam sendiri bisa mimpi buruk. sampai enam bulan," kata Djaja. "Ini masalah besar," terang Djaja. "Saat Kendati perizinan dua instansi berkuasa di ini sebagian pengurusan IMB macet." Batam telah bernaung di bawah satu atap, itu belum Badan Penanaman Modal, kata Djaja, bukan instansi efektif. teknis. "Pelayanan satu atap, atapnya saja yang satu. Di da"Bagaimana orang-orang yang tidak mengerti teknis lamnya tetap sekian banyak pintu," ungkapnya. harus mengurusi dokumen teknis?" tanya dia. Djaja mengungkapkan, sejumlah izin harus mereka Menurutnya, ini memperlama pengurusan IMB di urus di tahap awal yang disebutnya izin prinsip. Setelah Kota Batam. Apalagi mereka harus melengkapi dengan itu, BP Batam akan mengeluarkan faktur tagihan uang Analisa Mengenai Dampak Lalu Lintas (Amdalalin) dan wajib tahunan otorita (UWTO). Di bagian ujung, penguAnalisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) unsaha akan mendapat izin Pengalokasian Lahan (PL). tuk lahan lebih luas dari 20 hektare. Yang lebih kecil "Itu baru satu seri urusan di Otorita (BP Batam, red). dari luasan itu berupa Surat Pernyataan Kesanggupan Setelah itu baru bisa ditingkatkan ke sertifikat," kata Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) Djaja. ataudokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Dalam hal sertifikat, urusan dengan BP Batam belum Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup). selesai. Pengusaha harus mengantongi rekomendasi Djaja mengaku, petugas di BPM kerap bingung denpenerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), barulah gan dokumen yang masuk. "Mereka tidak tahu mana Badan Pertanahan Nasional bisa mengukur dan meneryang harus dilengkapi," ujarnya. bitkan sertifikat HGB. Proses selanjutnya serupa dengan di daerah lain yakni terbitnya sertifikat induk yang Sebelumnya, melalui loket IMB Dinas Tata Kota, jika dipecah persil dan proses balik nama saat penjualan. dokumen yang diajukan lengkap, IMB bisa didapat Izin BP Batam lagi-lagi tak bisa di pinggirkan saat henhanya dalam satu bulan. "Sekarang berkas masuk, tiga

EDISI 20, Minggu III juni 2013

foto: wijaya Satria

Sosialisasi PTSP bidang pelayanan penanaman modal.


22

fokus p e ri s ti w a

bulan bisa tak jelas. Ini terjadi sejak tahun ini," sendiri ke instansi ketimbang menunggu ujar Djaja. dokumennya," ungkap Djaja. Kepala BPM Kota Batam Gustian Riau Iwan Krisnawan berharap ketegasan Dalam waktu dekat, menolak jika instansi yang dipimpinkhususnya dari BPM. "Kalau memang nya jadi penghambat aneka izin bisa, bilang bisa. Kalau tidak bilang sistem pelayanan terusaha di Batam. Ia mengatakan, BPM tidak. Kalau memang terlambat, bipadu satu pintu akan berpatokan pada tenggat waktu. lang terlambat. Misalnya terkendala "Bahkan untuk SIUP (Surat Izin Usasumberdaya manusia. Tapi harus diubah menjadi single ha Pedagangan) dan IUP (Izin Usaha cepat agar tidak menimbulkan perwindow online. Pertambangan) bisa selesai satu hari," saingan yang tidak sehat di antara kata Gustian ketika dihubungi Jumat perusahaan reklame," ujar Iwan. pekan lalu. Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Izin yang bisa selesai dalam sehari adalah dan Hubungan Masyarakat Badan Penguizin yang tidak perlu melibatkan tim teknis unsahaan Batam Dwi Djoko Wiwoho membenartuk memeriksa dokumen yang dibutuhkan atau survei. kan saat ini sistem pelayanan terpadu masih banyak Meski demikian, Gustian tetap membekali BPM dengan kekurangan. "Memang baru satu atap, tapi pintunya tenaga teknis dari berbagai instansi Pemko Batam. "Selumasih beda-beda," katanya. ruhnya ada 91 tim teknis," tegasnya. Namun dalam waktu dekat, sedang diupayakan sistem Tim teknis itu berperan melakukan survei lapangan pelayanan terpadu satu pintu (single window) dengan terkait izin yang harus diajukan. sistem online. Semua pihak terkait sudah sepakat, terLamanya pengurusan, kata Gustian, disebabkan banmasuk Pemko Batam. yaknya data yang belum lengkap dan tidak semua lokasi "Jadi yang mengurus izin tidak perlu datang langsung, sesuai dengan peruntukan. Menurut dia, pelayanan yang kecuali diperlukan untuk pengesahan dokumen terdiberikan oleh petugas BPM layaknya perbankan. tentu," kata Djoko pekan lalu. Cara ini diyakini jauh lebih "Kami menyediakan layanan informasi sehubungan cepat, efektif, dan afisien. dengan kelengkapan dokumen. Kalau memang ada yang Soal lamanya pengurusan yang dikeluhkan oleh penbelum lengkap, kami tolak," kata dia. Ia menambahkan, gusaha selama ini, baik pengusaha properti maupun ketidaktahuan pihak pemohon karena yang datang adareklame, Djoko mengatakan, tergantung pada standar lah pihak ketiga. "Orang suruhan, bukan pengusahanya pelayanan minimum (SPM) masing-mising pemberi langsung." izin. Juga tergantung kelengkapan dokumen yang jadi foto: wijaya Satria Terlepas dari kinerja BPM, Djaja menilai, praktek di persyaratan. "Kalau SPM-nya lama dan berkasnya tidak Pelayanan perizinan yang harus melalui dua instansi merugikan lengkap, sudah pasti lama. Begitupun sebaliknya," kata terpadu satu pengusaha. Pengusaha baru bisa mendapat hasil dari pintu di SPC. Djoko. (yermia riezki & muhammad nur) lahannya paling cepat sembilan bulan hingga satu tahun. Tergantung keluarnya izin dari kedua instansi. Panjangnya perizinan berimbas pada pembeli properti. Selain harga tanah dan bangunan yang meningkat, ongkos perizinan akan dibebankan pada harga jual. Bebannya sangat terasa pada rumah sederhana atau setara dengan tipe 36 dan yang lebih kecil. "Di seluruh Indonesia, 20 persen dari harga jual rumah RS adalah ongkos perizinan. Kalau di Batam, bisa membengkak jadi 25 persen," terang Djaja. Untuk memotong birokrasi panjang itu, Djaja berharap adanya loket perizinan yang mampu menuntaskan perizinan usaha properti, baik izin BP Batam dan Pemko dalam waktu lebih singkat. Tidak seperti yang berlangsung saat ini. "Yang ada saat ini, untuk proses masih harus dibawa ke instansi yang berwenang. Lebih cepat kita jalan

EDISI 20, Minggu III juni 2013


fokus

23

p e ri s ti w a

Dr Syarif Hidayat Peneliti Senior LIPI

Harus Ada Pembagian Wewenang Dualisme kekuasaan di Batam (BP Batam dan Pemko Batam) sering melahirkan ketegangan yang ujungujungnya merugikan masyarakat. Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengendorkan tarik tegang dua lembaga itu? Berikut perbincangan Batam Pos dengan Dr Syarif Hidayat, Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang mendalami otonomi daerah dan politik lokal.

# Bagaimana Anda melihat dualisme kekuasaan di Batam? Dalam pemerintahan daerah tidak mengenal dualisme. Tidak boleh ada dua matahari. Ini mutlak. Dalam konteks Batam, Pemerintah daerah ya hanya Pemko Batam. Bukan BP Batam. Saya melihat BP Batam tak lebih dari sebuah lembaga adhoc yang hadir dalam konteks pelaksanaan free trade zone (FTZ) di Batam.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

Kalau daerah baru ditetapkan sebagai kawasan khusus, maka BP-nya itu ibarat ukuran rumah tipe 36. Karena tipe kecil, harus diisi pasangan keluarga dengan maksimal tiga anak. Namun BP Batam, ibarat rumah tipe 90 ke a t a s . A n g -gotanya banyak, anak-anaknya banyak. Tapi d i p a ksakan menghuni rumah tipe 36. Jadinya berdesak-desakan dan akhirnya gontok-gontokan. Harusnya ukuran dan struktur BP itu kecil. Namun BP Batam sudah terlanjur besar. Karena BP Batam itu peleburan paksa dari Otorita Batam. foto: yusuf hidayat

DR. Syarif Hidayat, peneliti senior LIPI.


24 # Kedudukannya saat ini sama-sama kuat. Pemko Batam dengan UU otonomi daerahnya, sedangkan BP Batam dengan UU 44/2007 dan PP 46/2007 tentang FTZ. Tapi regulasi yang mengatur pembangian tugas antar keduanya tidak ada? Nah, itu dia sumber masalahnya. Mestinya pemerintah pusat sedari awal mengeluarkan PP yang mengatur hubungan dan pembagian tugas dua lembaga ini. UU dibuat kan supaya tidak menimbulkan konflik. Tapi karena tidak turun-turun PP itu hingga OB bertransformasi menjadi BP Batam, maka di sinilah dibutuhkan peran dari gubernur. Gubernur harusnya jadi penengah, supaya persoalan yang muncul antara kedua lembaga ini bisa diatasi. Apalagi gubernur merangkap Ketua Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan, Karimun (BBK), lebih mudah lagi mengkomunikasikan berbagai persoalan yang muncul ke pemerintah pusat. Jadi jangan hanya ceramah saja.

# Berdasarkan UU 44/2007 dan PP 46/2007 tentang FTZ, BP Batam justru memiliki kekuasaan lebih besar. Hak pengelolaan lahan misalnya, seluruh Pulau Batam dan pulau-pulau yang dirangkai oleh jembatan. Pemko yang jadi mataharinya malah tak punya kekuasaan seluas itu? Ini memang yang belum clear. Apalagi wilayah yang dilingkupi FTZ itu masih wilayah administrasi Pemerintah Kota Batam. Ini perlu dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat. Namun jalan terbaik saat ini adalah melakukan harmonisasi undang-undang. BP Batam dan Pemko Batam perlu duduk bersama. Identifikasi semua hal yang berpotensi konflik, lalu bahas bersama. Buat kesepakatan bersama, mana yang bisa dikerjasamakan, mana yang tidak. Yang bisa dikejasaEDISI 20, Minggu III juni 2013

fokus p e ri s ti w a

makan dituangkan dalam bentuk MoU yang diketahui oleh Gubernur. Misalnya dalam hal pengelolaan lahan. Karena hak itu dipegang oleh BP Batam, maka bisa saja dicari jalan tengah. Bentuknya pembagian hasil dari pengalokasikan lahan itu ke Pemko Batam. Persentasenya ditentukan bersama, sepanjang tidak bertentangan dengan aturan yang ada. Dulu kan begitu. Saat Soerya Respationo Ketua DPRD Batam. Sempat ada MoU terhadap berbagai persoalan. Harusnya diteruskan dan dilanjutkan pada hal-hal lain yang bisa dikerjasamakan.

# Persoalannya, karena masing-masing merasa punya kekuasaan, maka masing-masing mengedepankan ego sektoral. Saran Anda? Nah, ini juga biang masalah. Meski memiliki kekuasaan yang lebih besar di bidang pengelolaan lahan dan pengembangan Batam serta perizinan, BP Batam tetap tidak boleh melangkahi Pemko Batam. Ingat, mataharinya Pemko Batam. Begitupun Pemko Batam. Jangan mentangmentang jadi matahari, seenaknya terhadap BP Batam. Hargai juga keberadaan dan kewenangan BP Batam. Stop ego sektoral.

# Soal usulan peleburan jadi satu lembaga atau pembentukan Provinsi Khusus Batam, atau pembubaran salah satu lembaga. Pandangan Anda? Itu sudah masuk ranah politik. Segala sesuatunya tidak ada yang tidak mungkin. Tapi perlu kajian mendalam. Menurut saya yang terpenting saat ini harmonisasi itu tadi. Karena bagaimanapun, saya melihat BP Batam dan Pemko Batam masih dibutuhkan masyarakat Batam. Saya yakin kalau keduanya harmonis, Batam jauh lebih maju dari yang sekarang ini. (muhammad nur)


25

karikata

-Jimmy Hendrix-

‘’Ketika kekuatan cinta mengalahkan kecintaan terhadap kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian.’’

-Aishwarya Rai-

“Saya selalu percaya bahwa kebisuan saya dalam beberapa hal akan menjadi nilai tambah untuk jangka panjang.”

EDISI 20, Minggu III juni 2013

-Wolfgang Amadeus Mozart-

-Muhammad Ali-

‘’Berbicara dengan baik dan fasih adalah seni yang hebat, tapi mengetahui saat yang tepat untuk berhenti berbicara juga tindakan yang hebat.’’

‘’Persahabatan adalah sesuatu yang paling susah dijelaskan di dunia. Ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda pelajari di sekolah. Tapi jika Anda tidak belajar arti persahabatan, Anda sesungguhnya tidak belajar apapun.’’


sekilas

26

p e ri s ti w a

S

Akhirnya Gubernur Riau

Ditahan

S

etelah dua kali lolos Jumat keramat, Gubernur aktif Provinsi Riau, Rusli Zainal akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama dua puluh hari ke depan politisi Partai Golkar itu akan mendekam di Rutan Jakarta Timur cabang KPK. Dia harus membiasakan diri untuk tinggal di penjara karena dakwaannya bakal kumulatif. Rusli Zainal dikenakan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Korupsi jo 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. Berikut Kasus yang Membelit Rusli Zainal: 1. Menjadi tersangka dugaan korupsi pembahasan Perda 6/2010 soal PON Riau. Dia juga diduga menjadi dalang dari suap ke sejumlah anggota DPRD Provinsi Riau saat membahas perda itu. 2. KPK juga menjadikannya tersangka atas dugaan melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan, Riau, pada 2001 sampai 2006. (muhammad nur)

EDISI 20, Minggu III juni 2013


sekilas

27

p e ri s ti w a

Intel Pimpin Polda Kepri

P

ucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepri berganti. Brigjend Pol Yotje Mende yang menjabat 1,3 tahun digantikan Brigjend Pol Endjang Sudrajat. Endjang sebelumnya menjabat sebagai Dirsosbud Baintelkam Mabes Polri. Mutasi Yotje berdasarkan Telegram Rahasia bernomor ST/1194/VI/2013 yang diterbitkan pada Jumat 7 Juni 2013 lalu. Yotje akan menduduki jabatan sebagai Kasespimti Sespim Polri di Lemdikpol. Pelantikan Kapolda baru itu digelar 12 Juni 2013 lalu di Mabes Polri. Pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Kapolri Jendral Timur Pradopo. Sementara upacara pisah sambut Kapolda Kepri digelar Kamis, 13 Juni 2013 pakan lalu di lapangan Mapolda Kepri. Endjang memiliki tugas berat menegakkan hukum di Kepri yang berbatasan langsung dengan negara maju Singapura dan Malaysia. Tantangannya berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. (muhammad nur)

EDISI 20, Minggu III juni 2013


28

sekilas p e ri s ti w a

Obat HIV/AIDS dari Batam L

embaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bogor melakukan eksplorasi perdana ke sejumlah hutan lindung di Batam selama dua puluh hari, terhitung sejak Selasa (28/5) lalu. Eksplorasi ini dilakukan sebagai persiapan awal menuju pembuatan Kebun Raya Batam tahun 2014 mendatang. Dalam eksplorasi tersebut, tim mengambil sampel 294 jenis tanaman dengan jumlah spesimen sebanyak 1.400. Dari jumlah tersebut, ada beberapa penemuan tanaman langka. Salah satunya adalah pohon bintangor (Calophyllum) spesies Calophyllum lanigerum. Calophyllum lanigerum merupakan spesies spesial lantaran mampu memproduksi senyawa Calanolide A. Menurut laman www.natural-medicinal-herbs.com , senyawa tersebut dapat menghambat berbagai serangan HIV-1, serangan yang resistan terhadap obat, dan penyakit HIV dalam berbagai tahap. Laman www.wildsingapore.com menambahkan, senyawa Calanolide A ditemukan sangat efektif dalam mengontrol virus AIDS. “Calanolide A, that was found highly effective in controlling the AIDS virus in the laboratory,� sebut laman tersebut. Spesies ini jarang ditemukan di Indonesia. Penelitian terakhir menyebutkan tanaman tersebut hanya dapat ditemukan di Malaysia dan Singapura. Namun, di Singapura, tanaman ini sudah masuk dalam daftar merah tanaman terancam dengan status Critically Endangered (CR). Status CR merupakan status yang beresiko tinggi terhadap kepunahan. Tanaman dengan status ini berada dua tingkat lagi menuju kepunahan. (wenny/muhammad nur)

EDISI 20, Minggu III juni 2013


29

mataair

Bahagia itu Sederhana

S

AYA kira kita manusia ini ahlinya dalam hal tidak berbahagia. Kita tahu persis bahwa kita sedang tidak berbahagia. Selalu ada alasan untuk mengeluhkan hidup kita dan dunia tempat kita hidup ini. Alasan untuk Berbahagia Kita sangat ingin bahagia. Tapi banyak dari kita tak tahu bagaimana caranya. Ada yang lantas mencoba memahami apakah arti bahagia dan bagaimana caranya berbahagia. Apa yang mereka temukan? Mereka makin jauh dari bahagia dan makin sadar bahwa mereka tidak berbahagia. “Anda tak akan pernah menjadi bahagia kalau terus mencari kebahagian itu terdiri dari apa saja. Anda tak pernah hidup kalau Anda terus mencari arti kehidupan,� kata Albert Camus. Jadi, jangan memberi beban persyaratan untuk berbahagia. Jangan mencari alasan untuk bahagia. Bahagia itu sederhana: bersyukur. Merasa cukup dengan apa yang telah kita punya. Kalau pun kita tidak punya apa-apa, bukankah kita punya hidup? Dan itu alasan terbesar kita untuk berbahagia. Gunung Djiwa

EDISI 20, Minggu III juni 2013


30

media

S

B

udah banyak buku yang membahas begitu perkasanya komik sebagai salah satu media komunikasi. Misalnya buku Graphic Storytelling karangan Will Eisner, atau Understanding Comics yang ditulis Scott Mc Cloud, atau di Indonesia ada buku 14 Jurus Membuat Komik karya Toni Masdiono. Pakar komunikasi McLuhan mengatakan, "Medium is message", dan setiap media memiliki pesonanya sendiri. Bahasa bulenya, "Each medium has its own magic." Misalnya novel, meski tak bergambar (hanya vignet), namun saat membacanya kita diajak menjelajah dunia kata yang tertulis. Pesona kalimatnya mampu membuat kita berempati bahkan berimajinasi tanpa batas. Kata-katanya mempu memicu rasa, pesona, bahkan melahirkan penafsiran sehingga muncul rasa haru, geram bahkan tertawa. Inilah yang disebut the magic of written words. Selain novel, ada media pentas di mana pesonanya ada di gerak dan laku para pemainnya di atas panggung, serta kata-kata yang disuarakan. Inilah yang disebut the magic of act and spoken. Selanjutnya ada media televisi, film, koran, majalah yang masing-masing memiliki pesona berbeda, tapi memiliki pengaruh yang serupa. Dalam komik atau cerita bergambar, memiliki pesona penggabungan dari gambar-gambar diam dan kata-kata serta suara yang tertulis. Sekali lagi, "gambar diam", karena gerak dalam komik adalah ilusi. Namun bila gambar tersebut bergerak, itu bukan komik lagi namanya, namun animasi. Ada empat elemen utama sesuatu itu bisa di sebut komik. 1) Sosok gambar atau ilustrasi. 2) Unsur tulisan

EDISI 20, Minggu III juni 2013

atau teks, baik itu monolog, dialog, narasi dan efek suara. 3) Ada unsur kotak (frame) atau disebut juga dengan ruang pengadeganan. 4) Balon kata (balloon) tempat ruang menaruh teks narasi atau juga manampilkan kata-kata kutipan yang ringkas. Kalau Dwi Koendoro mengatakan, ada enam elemen yang banyak membantunya menyelesaikan pembuatan komik Panji Koming, karyanya yang terkenal itu. 1). Kedalaman Observasi, senantiasa mengamati dan belajar dari apapun. 2). Keluasan Orientasi. Meninjau segala aspek kehidupan, melihat persoalan dari beragam sisi. 3). Penataan Proses Manajemen. Deadline, mood, semua harus ditata sedemikian mungkin. 4). Meningkatkan Iluminasi. Meningkatkan kreativitas, erat kaitannya dengan observasi dan orientasi.


31

media 5). Penajaman Verifikasi. Pengujian hasil karya, dimulai dari teman atau keluarga. 6). Bersikap Konsisten. Bersikap tetap, tapi harus meningkat dalam hal kreativitas dan teknis. Komik merupakan kebudayaan tertua manusia. Dimulai sejak zaman Peleolithic yang ditorehkan di gua Lascaux, Prancis Selatan, 17 ribu tahun lalu. Kemudian ditemukan juga pada kebudayaan Yunani tahun 579 SM. Hal yang sama juga ditemukan di kebudayaan Mesir kuno, Assiria, Syiria, dan Persia yang digambar di papirus. Di Indonesia komik muncul pertama kali lewat relief di Candi Borobudur di abad ke 8 dan di Candi Prambanan. Semua ini menambah khasanah budaya (local genius) negeri ini. Hingga di awal abad 20 komik Indonesia menyita perhatian Marcel Boneff yang membuat disertasi tentang komik Indonesia yang kemudian dipertahankannya pada tahun 1972 di Prancis. "Komik Indonesia berisi warisan yang kaya dan beragam, dan sekaligus memberikan sumbangan berarti. Namun komik juga terjebak pada haru biru transformasi yang dialami negeri ini. Oleh karena itu, harus mampu berkembang untuk menjawab tuntutantuntutan baru," tulis Boneff di disertasinya yang diberi judul Les Bandes Dessineas Indonesiennes. Hingga tahun 1931 komik mulai muncul di surat kabar Sin Po, karya komikus muda Kho Wang Gie atau Sopoiku dengan tokohnya bernama Put On yang sangat digandrungi pembaca. Kemudian dari Solo, Jawa Tengah, mingguan Ratu Timur muncul komik strip Mantjari Poetri Hidjau, karya Nasrun AS, kala itu awal perang dunia II, tepatnya tahun 1940. Disusul harian Sinar Matahari di Yogyakarta ada komik strip, Pak Loeloer. Juga ada komik Roro Mendoet karya B Margono. 10 tahun kemudian, pelopor komik Indonesia muncul Abdoel Salam yang karyanya, Jaka Tingkir, Kisah Pendudukan Yogyakarta, dan Pemberontakan Pangeran Diponegoro, dimuat di Harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta. Di awal tahun 1950-an juga muncul komik tenar kisah pendekar China, Sie Djin Koei, karya komikus Siauw Tik Kwie. Komik ini dangat disukai, sehingga di Tanah Air, mampu mengalahkan komik luar negeri, sekelas Flash Gordon (Mac Raboy dan On Moore) dan Tarzan (Burne Hogarth).

EDISI 20, Minggu III juni 2013

Dari sinilah kemudian memicu beberapa pelukis Indonesia yang mulanya terpengaruh superhero luar, menjadi melirik budaya sendiri. Adalah RA Kosasih yang pertama kali membuat komik tentang superhero Indonesia dalam bentuk buku. Judulnya Sri Asih. Komik ini segera menggusur dominasi komik luar, seperti Phantom, Mandrake dan lain-lain. Dari sinilah Kosasih disebut ''bapak komik Indonesia''. Tak hanya itu, Kosasih juga menjadi "dalang" utama komik wayang yang membuka mata bangsa di era 19501960-an dengan kisah agung Mahabarata dan Ramayana. Komik Indonesia terus muncul dan mencapai masa keemasan di awal 1970-an. Muncullah kemudian kisah-kisah silat remaja, ada Jan Mintaraga (roman remaja), Ganes TH (kisah silat, yang paling tenar hingga difilmkan adalah, Si Buta dari Gua Hantu). Komikus Indonesia kian tumbuh, dengan kisah beragam. Ada Indri Doedono (serial komik lucu Gareng Petruk), Djair Warni (Jaka Sembung), Wied NS (superhero Godam), serta Hasmi (kisah superhero yang hingga kini masih dikenal, Gundala Putra Petir). Di Sumatera juga tak kalah seru. Ada Zam Nuldyn, Taguan Hardjo (Batas Firdaus), Bahzar, dan Djaz. Namun di era 1990-an, dunia komik Indonesia seolah tenggelam dalam kesunyian, terkalahkan oleh film dan TV, sampai-sampai di tahun 1993 Dirjen Kebudayaan Depdikbud Edi Sedyawati, menggelar Sayembara Komik Indonesia. Ajang ini terus bergulir, bahkan Edi ingin membawa gaweannya ke ajang Kongres Kesenian Nasional 1995. Setelah beraudisi dengan Presiden Soeharto di Istana Negara, Edi Sedyawati mengajak penulis merancang Pekan Komik Nasional. Di sinilah unsur animasi dimasukkan, sehingga namanya diganti Pekan Komik dan Animasi Nasional, yang perhelatan perdananya terselenggara pada Februari 1998. Dari sinilah, bermunculan lebih dari seratus komikus baru dengan gaya bervariasi, termasuk gaya Jepang, gaya yang baru dianut setelah meledaknya komik-komik dan animasi dari negara Sakura tersebut di sini. Kini, gaung komik tak lagi gempita. Kabar baiknya, animator-animator kita mulai berjaya, mereka berkiprah di Malaysia, hingga Hollywood. Tampaknya perlu digagas lagi kesadaran untuk "berkomik" untuk menggali kekayaan cerlang budaya kita. (m riza fahlevi)


32

Hot pants atau celana pendek memang banyak dipilih untuk acara yang bersifat casual misalnya hang out, shopping, dan liburan. Selain nyaman dan hot pants sangat mungkin dipadu padan dengan pakaian lain. Berikut beberapa tips contekannya agar hotpants tidak terkesan vulgar. EDISI 20, Minggu III juni 2013

trend

Oleh: Fenny Ambaratih


33

trend Dengan menggabungkan jaket kulit dan sepatu kets ini, penampilan akan terlihat sangat edgy. Warna bisa dibuat senada atau mungkin gradasi. Anda siap untuk bertualang dan menghadapi situasi apapun!

EDISI 20, Minggu III juni 2013


34

trend Siapa bilang hotpants tidak cocok digabungkan dengan rompi?. Dengan rompi bermotif ‘stripes ini penampilan Anda akan terlihat lebih stylish. Gaya ini bisa Anda contek untuk menghadiri ‘bachelor party’atau acara bersenang-senang lainnya.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


35

trend

Untuk acara yang lebih santai lagi, Anda juga bisa memadukan hotpants dengan baju berbahan denim pupus ini. Its still okay, karena dengan atasan yang sedikit longgar, aktifitas Anda seharian akan tetap nyaman.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


36

Fotografer : Taufik Hidayatullah Model : Krisna, tasya, Risya, putri utami Busana : Koleksi Pribadi

EDISI 20, Minggu III juni 2013

trend

Jaket kulit dan high heel memang bukan padanan busana yan biasa. Namun jika Anda percaya diri, sahsah aja kok. Tapi ingat, untuk alas kaki hindari sepatu yan berhak lebih dari 7 senti.


37

creatrep creativity & entrepreneur

Editor: Ahmadi

email : majalah@batampos.co.id

Pernah bikin salon tapi bangkrut. Mau bikin usaha kuliner, malah ditipu. Etty Yahtini kini sukses dengan usaha jasa house cleaning dan cleaning service.

Etty Yahtini Pemilik Ummy Haniya House Cleaning and Cleaning Service

Rezeki Bersih dari Bisnis Bersih--Bersih EDISI 20, Minggu III juni 2013


38

creatrep creativity & entrepreneur

U

EDISI 20, Minggu III juni 2013

mmi Haniya adalah usaha jasa yang memiliki beragam layanan yang terintegrasi di bidang house cleaning. Di bawah naungan PT Haniya Delpin Sukses, perusahaan di bawah kendali Etty Yahtini, 35, ini berkembang pesat. Kantornya di Ruko Mega Legenda Blok B2 No.33 A, Batam Centre, selalu didatangi calon pelanggan baru atau pun melalui telepon. Dari kantor ini pula, setiap hari 79 karyawannya, berangkat menuju rumah pelanggan atau instansi untuk melayani jasa house cleaning dan cleaning service. Menurut Etty Yahtini atau biasa disapa Tria, karyawan tersebut dibagi dua. Untuk melayani house cleaning dalam bulan ini ia mengerahkan 57 orang. Sementara di instansi atau perusahaan swasta ia menurunkan 22 orang karyawannya. ''Kami melayani jasa cleaning harian, mingguan, dan bulanan. Kalau butuhnya cuma sehari, ya bisa sehari saja. Misalnya cleaning renovasi rumah,'' ujar Etty Yahtini di kantor Ummi Haniya, Rabu lalu. Jasa cleaning house atau pun celaning service ini, lanjut Etty Yahtini, meliputi pembersihan lantai rumah atau kantor, perabotan,

karpet, cuci piring, pembersihan tirai, bak mandi, kaca, hingga peralatan elektronik. Baik area dalam rumah maupun luar rumah. Jasa Ummi Haniya, banyak digunakan pemilik rumah kalangan menengah ke atas di antaranya di perumahan Bella Vista, Perumahan Bonavista, KDA Junction, Sentral Sukajadi, Villa Kota Mas Baloi, dan Perumahan Mediterania. Kemudian instansi atau perusahaan swasta di antaranya PT Wahana Karya Jasa, RSIA Nuruddiniyah, dan Bank BRI. ''Dari tahun ke tahun, konsumen bertambah dan begitu pun pendapatan. Sekarang kami mencoba mengarah ke perusahaan besar dengan mengajukan proposal,''


39

creatrep creativity & entrepreneur

ungkapnya. Dengan jumlah pelanggan yang terus bertambah, omset Ummi Haniya kini sudah Rp200an juta per bulan. Peningkatan pelanggan yang diikuti peningkatan omset itu, kata Etty Yahtini, bisa terwujud karena kerja keras dan dibarengi kesabaran. Namun secara kongkrit ia mengungkapkan, pelayanan yang baik dan penghargaan kepada karyawan menjadi kunci pesatnya perkembangan bisnisnya. Karyawan yang baru selalu diberi pelatihan sebelum terjun ke lapangan. Setiap hari hingga benar-benar terampil dan siap melayani. Karyawan lama pun selalu dilatih setiap hari. Kemudian pekerjaan karyawan selalu dipantau oleh leader dan supervisor. Sementara untuk mengetahui kinerja karyawannya, Etty Yahtini mengaudit hasil kerja dengan menemui pelanggannya setiap bulan. ''Kami juga memberikan penghargaan bagi karyawan terbaik setiap tiga bulan, ada pin emas bagi karyawan terbaik dan hadiah blackberry,'' katanya menjelaskan kiat-kiatnya. Sementara untuk promosi, Ummi Haniya selalu menekankan pengenalan brand dengan mendatangi langsung calon konsumen. Kemudian berpromosi melalui sosial media, baik Facebook maupun Twitter. ''Banyak juga yang tahu Ummi Haniya melalui online,'' ujar alumni Batam Pos Entrepreneur School (BPES) ini. Bisnis jasa house cleaning dan cleaning service ini dirintis Etty Yahtini tiga tahun yang lalu. Ia terinspirasi membuka usaha ini setelah melihatnya di Singapura. Rata-rata keluarga yang sibuk memilih meminta jasa cleaning service harian untuk membersihkan rumah. Atau keluarga yang membutuhkan tenaga pada momen-

EDISI 20, Minggu III juni 2013

momen tertentu seperti Lebaran dan pesta. ''Saya lihat di Batam belum ada dan saya pikir ini peluang. Sasaran kami ya perumahan menengah ke atas dan usaha kecil menengah,'' ujar Etty. Untuk memenuhi kebutuhan klien, Umi Haniya, menyediakan tenaga yang sudah terlatih. Kebanyakan ibuibu rumah tangga yang tidak punya kesibukan. Sekira 20-an tenaga siap melayani klien yang membutuhkan jasa Umi Haniya. Semua usaha ini dirintis Etty Yahtini setelah melalui perjuangan. Ia pernah bangkrut dan ditipu. Selama sebelas tahun ia mengelola tujuh salon. Namun bangkrut karena salah manajemen. ''Bangkrut karena saya hanya kuasai bidang stylist, tapi tidak kuasai manajemen. Saya kemudian masuk BPES,'' tuturnya. Sempat stres karena bangkrut, Etty Yahtini memulai usaha lagi setelah ikut BPES. Ia mencoba peruntungan di bidang kuliner. Ia membeli waralaba salah satu restoran, tapi malah ditipu. Undangan sudah datang tapi restorannya tidak jadi dibuka. ''Saya sangat malu dan stres, tapi saya tidak mau larut dan ingin bangkit lagi. Makanya saya buka usaha ini (Umi Haniya),'' katanya.***


40

creatrep creativity & entrepreneur

Entrepreneur Harus Kuasai

5 Aspek Ini K

ini kita makin sadar bahwa kebanyakan pengusaha sukses juga mirip dengan pemain olahraga yang harus cerdas, lincah dan cepat tanggap. Tentu saja, alat-alat untuk berwirausaha berbeda dari olahraga, namun mereka masih harus sangat berbakat dan terampil dalam setidaknya lima bidang:

2 4

1 3 5

Pengetahuan dan wawasan yang luas Entrepreneur sukses hampir selalu memiliki pemahaman yang baik dan jelas mengenai produk atau jasa yang mereka jual dan pasar tempat mereka menjual produk atau jasa. Mereka mengerti, mungkin lebih baik dari siapa pun, lansekap persaingan yang ada sehingga mereka dapat mengembangkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif.

Passion Meskipun sering dikatakan bahwa orangorang sukses harus memiliki gaya hidup yang seimbang, kita sering melihat entrepreneur dengan passion yang meluap-luap. Mereka sangat peduli dengan pelanggan, karyawan, dan mitra. Mereka intens, percaya diri, bermotivasi tinggi, dan benar-benar berkomitmen untuk bisnis mereka. Yang juga tak kalah penting, mereka tidak segan bahkan bersemangat untuk menjual.

Kemampuan untuk mendengarkan Kualitas apa yang benar-benar penting bagi setiap pengusaha? Kemampuan mendengar adalah yang utama. Ada begitu banyak kesempatan di luar sana, tapi sangat mudah untuk melewatkan kesempatan ini jika kepekaan entrepreneur tidak benar-benar terasah. Seperti pernyataan Stephen Covey, "mari kita memahami lebih dulu, kemudian meminta untuk dipahami."

Mental juara Para pengusaha paling sukses hanya tahu mereka akan berhasil. Tidak hanya itu, mereka tidak akan membiarkan apa pun menghalangi mereka. Ini adalah kualitas yang karyawan dapat saksikan dan teladani, dan demikian juga para pelanggan. Mental pemenang bukanlah sesuatu yang Anda ungkapkan belaka, itu adalah sesuatu yang Anda mewujudkan setiap hari.

Ketekunan Masing-masing dari 4 poin yang disebutkan di atas harus digunakan dalam hubungannya dengan kemampuan untuk bertahan dalam tantangan. Dunia bisnis itu brutal. Sukses tidak pernah mudah, dan setiap pengusaha sukses memiliki kemampuan bawaan untuk menahan masalah-masalah sehari-hari dan tantangan yang tak henti menghadang dan terus bergerak ke arah yang benar.***

EDISI 20, Minggu III juni 2013


pix

41

fotografia

Narasi dan foto : Yusnadi

Tanjungpinang, ibukota Provinsi Kepulaua Riau tak sekadar pusat pemerintahan, tapi juga salah satu dfestinasi wisata di Kepri. Keindahan alamnya menjadi daya tarik tersendiri. Seperti di Tepi laut, Madong, Senggarang dan Bintan.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


42

pix fotografia

Kawasan Tugu Pensil dan tepi Laut hingga jalan Hang Tuah depan Gedung Daerah Tanjungpinang sangat istimewa karena berada di pinggir pantai. Saat sore hari, siapapun bisa menikmati indahnya sunset atau matahari tenggelam dari tempat itu.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


43

Keindahannya juga bisa menjadi objek wisata fotografi bagi para fotografer yang hobi memotret pemandangan dan berburu sunset. Seperti yang dilakukan banyak fotografer yang sengaja datang ke Tepi Laut di kawasan Tugu Pensil hampir tiap sore.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

pix fotografia


44

pix fotografia

Tempat lain untuk menikmati sunset adalah di kawasan Puncak Bukit Cermin. Dari bukit yang bisa dilalui dengan kendaraan pribadi, kita bisa melihat hamparan laut sambil menikmati tenggelamnya matahari.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


pix

45

fotografia

Selain itu, Batu Licin dan di daerah Kijang serta pantai Trikora Bintan juga menjadi salah satu pilihan untuk menikmati dan mengabadikan sunset dan sunrise. Namun Akses menuju ke Batu licin memang lumayan jauh, tapi akan sebanding dengan hasil jepretan yang di dapat dan indahnya sunset.***

EDISI 20, Minggu III juni 2013


46

kutubkhanah

Pasal Ketiga Koleksi UB Leiden

I Oleh: Aswandi Syahri

EDISI 20, Minggu III juni 2013

nilah manuskrip sekaligus arsip yang separuh isinya adalah laporan dan catatan tentang sejumlah peristiwa politik penting di Riau-Lingga tahun 1819, yang mendahului Traktat London antara Belanda dan Inggris tahun 1824. Ditulis oleh seorang pelaku, sekaligus saksi mata dari kalangan istana Johor di Lingga dan Riau, bernama Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi, yang juga dekat dengan tampuk kekuasaan di Batavia. Dalam katalogus menuskrip Melayu dan inventaris arsip, dikenal sebagai Surat Ingatan Tengku Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi; Rapport of the Riouw’s Situation tahun 1819; atau Rapport mengenai keadaan Riouw kepada v.d. Capleen.


47

kutubkhanah Dua Manuskrip Hingga kini, hanya diketahui dua manuskrip Surat Ingatan Tengku Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi (selanjutnya, Surat Ingatan). Manuskrip pertama berada dan di Jakarta, dan yang kedua jauh di Leiden, Negeri Belanda. Manuskrip yang berada di Jakarta tersimpan di Arsip Nasip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dan bagian dari inventaris arsip Keresidenan Riouw dengan judul Rapport of the Riouw’s Situation tahun 1819. Surat Ingatan koleksi ANRI, tampaknya, merupakan manusrip asli (asal) karena inilah satu-satu manusrip Surat Ingatan yang dibubuhi cap (stempel) Said Muhammad Zain al-Qudsi pada akhir bagian penutup narasinya, dan sebuah cap berbentuk oval tarikh 1218 Hijriah (1803 M) di halaman pertamanya. Surat Ingatan ini ditulis menggunakan huru Arab Melayu yang kemas pada dua kolom. Manuskrip kedua yang berada di Leiden, tersimpan di perpustakaan Koninklijk Instituut voor Taal-, Land-en Volkenkunde (KITLV). Oleh kurator perpustakaan KITLV, manuskrip yang ditulis dalam satu kitab bersama manuskrip Hikayat Nakhoda Muda ini, diberi judul Surat Ingatan Tengku Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi, dengan nomor katalogus Cod.Or. 1763: manuskrip Surat Ingatan ditulis pada halaman 121 hingga 271. Diperkirakan, manuskrip Surat Ingatan Koleksi KITLV yang ditulis pada lembaran kertas Eropa degan tanda air HARRIS dan VAN GELDER ini, diyakini sebegai hasil

Halaman terakhir Surat Ingatan Said Muhammad Zain Koleksi ANRI Jakarta EDISI 20, Minggu III juni 2013

salinan atas manuskrip yang kini berada dalam simpnan ANRI oleh Algemeene Secretarie (Sekrteriat Negara) Hindia Belanda di Batavia yang diterima dari Koninkelijk Akademie Delf pada 1864 Selain dua manuskrip tersebut, Surat Ingatan ini juga ditemukan dalam bentuk manuskkrip terjemahan kedalam bahasa Belanda oleh Christian van Angelbeek, dan dicatat sebagai manuskrip H 493 dalam koleksi KITLV, Leiden. Disamping itu, terdapat pula sebuah sebuah edisi cetak huruf rumi hasil alih-aksara koleksi ANRI yang kemudian diterbitkan lembaga itu dalam, Surat-Surat Perdjanjian Antara Kesultanan Riau Dngan Pemerintahan2 V.O.C. dan Hindia Belanda 1784-1909 (1970: 303-352). Sayang, banyak kesalahan penulisan, terutama nama orang, dalam edisi alih-aksara ini.

Tengku Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi Penulis manuskip ini adalah seorang keturunan Arab. Namanya Tengku Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi. Menurut catatan Resident Riouw, L.C. von Ranzow dalam, Korte genealogie vorstelijke familie van het rijk van Djohor (Silsilah singkat keluarga diraja kerajaan Johor, 1827), ia lahir di Palembang. Ayahnya adalah adalah seorang Arab bernama Sayyid Abdulrachman al-Qudsi yang bundanya adalah seorang perempuan Siam yang berasal dari Pandelingen. Masa muda Tengku Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi dihabiskan dengan berdagang di Daik-Lingga. Disini, atas restu Sultan Mahmud Ri’ayatsyah, ia menikah dengan Tengku Syarifah Halimah binti Sayyid Husin bin Syekh, yang bundanya adalah Tengku Hitam keponakan Sultan Mahmud Ri’ayatsyah, dan cucu Daeng Celak. Setelah Tengku Syarifah Halimah mangkat, ia menikah dengan saudara tiri istrinya yang bernama Tengku Syarifah Alawiyah. Nama Sayyid Muhammad Zaid al-Qudsi banyak disebut dalam Tuhfat a-Nafis karya Raja Ali, dalam kaitannya dengan peristiwa-peristiwa penting di kerajaan Johor –Riau-Lingga-Pahang sejak peristiwa kemangkatan Sultan Mahmud Ri’ayatsyah pada 1812. Ia banyak dicatat dalam arsip-arsip Belanda. Dan banyak meninggalkan arsip surat yang kini tersimpan di Belanda, Inggris, dan Amerika. Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi dicatat memainkan peran yang penting dalam peristiwa suksesi politik istana Johor di Lingga menyusul kemangkatan Sultan Mahmud Ri’ayatsyah. Terlibat peristiwa ‘perebutan’ regalia dan tahta Johor antara Tengku Husin dan Tengku Abdulrahman yang melibatkan Inggris dan Belanda. Sebagai wakil Yamtuan Muda di Penyengat ketika Raja Jakfar bertolak ke Daik-Lingga pada 1819, beliaulah yang


48

kutubkhanah

Bahan Sumber Sejarah

Halaman pertama edisi cetak yyang diterbitkan ANRI Jakarta 1970

berdepan-depan menyelesaikan pemberontakan Arung Bilawa terhadap Belanda di Tanjungpinang. Bersama Raja Ahmad, ayahanda Raja Ali Haji, Sayyid Mummad Zain memimpin rombongan di Raja Riau dari Penyengat yang diutus oleh Yamtuan Muda Raja Jakafar mengadap dan mengantar surat Gubernur Jenderal Godert Alexander Gerard Philip Baron van der Capellen ke Batavian pada 1822. Menurut von Ranzow, Said Muhammad Zain al-Qudsi dan keluarganya banyak tinggal menetap di Daik-Lingga dan Pulau Penyengat. EDISI 20, Minggu III juni 2013

Manuskrip Surat Ingatan ini mulai ditulis di Belitung pada tempat berna Sungai Jerujiwa pada pukul 2 siang tanggal 17 Syakban 1239 AH, bersamaan dengan 17 Apri 1824 CE. Selesai ditulis di laut pelabuhan Betawi (Jakarta) pada 12 Ramadhan 1239 AH bersamaan dengan 11 Mei 1824 CE. Surat Ingat ini sesungguhnya adalah sebuah ‘memorandum’ Sayyid Muhammad Zain al-Qudsi. Sebuah ‘laporan pribadi’ kepada Gubernur Jenderal van der Capelen sebagai tampuk pemerintahan Belada yang berpusat di Batavia. Seperti diungkapkannya dalam pengantar Surat Inggatan, penulisannya dilakukan “…sebab sangat2 cintah dengan tulus ikhlas serta dengan putih hati hendak berbuat kebaktian kebawah hadrat yang maha mulia dan maha bangsawan yaitu Sri Paduka Tuan Besar Godart Inkandar Gerard Philip Baron van der Capellen Gurnadur Jenderal Nederland dan India..” Adapaun tujuannya adalah sebagai ucapan terimakasih karena pada masa-masa sebelumnya ia telah, “…menerima kasih sayang dan kasihan serta bela pelihara Gubernemen…” Selain sebuah ‘pengatar’, narasi uatama Surat Ingatan ini ditulis dalam dua belas (12) pasal, dan sebuah catatan tambahan (postcrib) pada bagian akhir manuskrip yang berisikan sebuah catatan tentang informasi yang diperoleh di Kuala Betawi (mungkin, muara Sungai Ciliwung), dan dicatat pada 14 Ramadhan 12 39 AH bersaman dengan 13 Mei 1824 CE. Pasal Yang Pertama (1) hingga Pasal Yang Keenam (6) manuskrip ini berisikan catatan dan uraian tentang peristiwa sosial-politik yang terjadi di Riau-Lingga (DaikPenyengat, dan Tanjungpinang) pada tahun 1819. Sedangkan Pasal Yang Ketujuh (7) hingga Pasal Yang Kedua Belas (12) berisikan catatan dan deskripsi tentang peristiwa sosial politik di Belitung dan Palembang yang dialamai, diketahui, penulisnya serta berkait kelindan denga istana Johor di Daik-Lingga. Khusus pada bagian pasal-pasal yang berkenaan dengan pristiwa sosial-politik di Riau-Lingga, peristiwa penting yang dicatat dalam manuskrip ini antara lain adalah: masalah susksesi politik dan ‘perebutan’ regalia serta tahta istana Johor sepeninggal Sultan Mahmud Ri’ayatsyah; dan sebab-sebab serta dampak sosial-politik pemberontakan (opstand) orang-orang Bugis dibawah pimpinan Arung Bilawa terhadap Belanda di Tanjungpinang pada 1819. Manuskrip Surat Ingatan adalah bahan sumber yang kaya dan penting untuk rujukan bagi penulisan sejarah sosial-politik kerajaan Johor-Riau-Lingga-dan Pahang sebelum traktat London 1824.***


49

matabola

Kemenangan yang Telah Direkayasa Dua Tahun "Indonesia have surprised Holland and me with their 1st half"

oleh : Ade Adran Syahlan

P

Penampilan Indonesia di babak pertama mengejutkan Belanda dan saya. Begitulah terjemahan bebas tweet bek Manchester United, Rio Ferdinand di akun twitternya @rioferdy5. Tweetnya muncul beberapa saat usai timnas Indonesia jumpa Belanda, Jumat 7 Juni 2013 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

ujian lain datang dari Brazil. Media setempat mengulas khusus penampilan timnas kita yang kali ini dipimpin pelatih berkebangsaan negeri samba itu, Jacksen F Tiago. “Belanda mengalahkan Indonesia di babak kedua,” tulis Gazeta Esportiva, di halaman utamanya. “Pelatih Luis Van Gaal harus mengubah strategi di babak kedua untuk mengalahkan tim tuan rumah,” tambah Gazeta Esportiva. Pertandingan bersejarah yang disiarkan ke lebih 10 negara itu memang menjadi perhatian penikmat bola dunia. Sebuah media di Inggris, Skysport, bahkan

EDISI 20, Minggu III juni 2013

menyebutkan dua gol Siem De Jong dan satu gol Arjen Robben menyelamatkan Belanda, setelah sepanjang pertandingan dipaksa bekerja keras. Bahkan pelatih Timnas Indonesia Jacksen F. Tiago mengaku mendapatkan ucapan selamat dari temanteman dan keluarganya di kampungnya. “Mereka kagum dengan pertahanan timnas di babak pertama dan menyampaikan wajar jika stamina pemain kami kalah,” katanya. Jacksen bahkan dihubungi salah satu televisi Brazil agar mengirimkan materi untuk program khusus televisi


50 mengenai Timnas Indonesia. “Di program tersebut, saya akan mengenakan kostum Timnas Indonesia,” katanya. *** Usai babak pertama partai Indonesia-Belanda, saya langsung BBM-an dengan kolega yang seorang pelatih. Saya sebutkan, yakin Indonesia bakal cetak gol di babak kedua. Sedangkan sang pelatih, yakin, Indonesia kebobolan, karena bakal kalah stamina. Kenyataannya, benar. Tak cukup kuat pemain kita untuk bermain penuh 2 x 45 menit. Apalagi bagi pemain belakang, yang digempur terus menerus. Tapi secara pribadi saya bisa maklumi soal stamina ini. Pasalnya, seluruh pemain kita masih bermain di kompetisi masing-masing. Bahkan ada yang tiga hari sebelumnya, masih membela klubnya. Beda dengan seluruh pemain Belanda, di mana kompetisi Eropa sudah selesai. Tapi kesuksesan menahan 0-0 di babak pertama, sungguh suatu prestasi lumayan. Apalagi, ternyata jauh sebelum pertemuan kedua tim rupanya Belanda “sudah waspada” dengan kekuatan tim kita. Buktinya, mereka mampu menekan promotor pertandingan agar kostum yang dipakai nanti justru menguntungkan Belanda. Menguntungkan? Ya, karena Belanda “memaksa” harus memakai kostum utamanya, warna orange. Sedangkan Indonesia, terpaksa tak pakai kostum merah putih. Karena, secara sekilas, warna merah dan oranye sama. Yang nanti akan membingungkan wasit. Padahal, di setiap kebiasaan pertandingan manapun di dunia, bahkan kelas kampung sekalipun, tuan rumah atau yang disebut pertama, berhak memakai kostum utamanya. Sedangkan sang tamu, justru harus menyesuaikan diri. Tapi kubu Belanda pun beralasan sudah terjadi kesepakatan dengan promotor dua tahun lalu soal kostum. Lalu, Belanda sendiri tak membawa kostum warna lain.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

matabola

“Kami hanya menjalankan kesepakatan yang telah disampaikan promotor untuk mengenakan jersey oranye. Bukan maksud kami menghina Indonesia. Tapi promotor telah melakukan kesepakatan dan kami hanya menyetujui. Saat ini kami hanya bawa satu jersey. Kami mohon maaf, tim Indonesia tak bisa pakai jersey utamanya,” ujar Michael Van Praag, Presiden Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) Sedangkan promotor dengan enteng menyatakan, bahwa sejak dua tahun lalu, PSSI sudah tahu kostum warna apa yang akan dipakai. “Ini kesepakatan di awal. PSSI kan tahu sendiri, sejak saya deal Desember 2012. Kami sering komunikasi dengan Sekjen. Tapi Sekjennya sudah ganti tiga kali. Jadi komunikasinya tidak maksimal antara sekjen pertama kedua dan ketiga,” ungkap Arif Putra Wicaksana, CEO dari Nine Sport, promotor pertandingan. Maka sirnalah, semua keluh kesah orang PSSI, terutama La Nyalla Mataliti. Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) itu, sangat mengecam keras, “keterpaksaan” timnas berkostum putih-hijau di kandang sendiri. Katanya, sungguh sangat memprihatinkan, promotor dengan entengnya menjual murah laga ini. Dan mau saja menuruti keinginan tim Belanda, tanpa memperhitungkan kepentingan tim negeri sendiri. “Kami takut Bung Karno bangkit dari kuburnya dan memarahi kami. Karena itu, ke depan jika promotor mau dapat izin, kami akan teken kesepakatan apa yang harus dijalankan promotor untuk timnas kita,’’ tegasnya. La Nyalla membawa nama Bung Karno untuk kasus kostum itu, bolehlah. Bukan saja karena digelar di stadion GBK, tapi ternyata dalam sejarahnya, Bung Karno pernah menyemangati timnas Indonesia di tahun 1965 di Istana Negara soal pertemuan dengan Belanda. Kita semua tahu, Bung Karno sering menyampaikan


51 retorika yang menguatkan kebencian kepada Belanda. Seperti dikutip dari penulis yang berakun @aqfiazfan, terkadang sepakbola menjadi pelampiasan kebencian itu. Jika tahu hanya gara-gara urusan jersey saja timnas mengalah kepada Belanda, Soekarno mungkin akan marah betul. Wajar saja, kala itu stereotype bangsa yang pandir dan inlander goblok ingin berusaha dikikis oleh Soekarno melalui sepak bola. “Kau Gareng, lawan si Belanda itu. Dan Tunjukkan bahwa bangsa Indonesia itu bangsa yang besar. Tunjukkan bahwa kita bukan bangsa tempe!” cetus Bung Karno kepada kapten timnas, Soetjipto ‘’Gareng’’ Soentoro di Istana Negara pada suatu hari di tahun 1965. Ucapan Bung Karno itu ditanggapi semua pemain dengan manggut-manggut. “Bayangkan Bung, para pejuang kemerdekaan itu berjuang mempertaruhkan darah dan nyawa, kita cuma keringat dan air mata,” ucap Gareng kepada teman-temannya menanggapi kata-kata Soekarno. Tapi ternyata, zaman telah berubah. Untuk mendatangkan Belanda ke Indonesia, promotor memang perlu “menjual kostum”, atau kalau kasarnya “menjual martabat”. Bisa jadi orang PSSI tahu itu, namun mereka purapura tidak tahu, lalu berkoar-koar di detik-detik terakhir, ketika sudah tahu, kostum apa yang dipakai. Mungkin juga, ini salah PSSI. Asyik, ribut aja sepanjang dua tahun ini, sehingga membaca isi kesepakatan secara detil saja sudah tak sempat lagi. Termasuk untuk lebih teliti beberapa bulan atau malah seminggu sebelum

EDISI 20, Minggu III juni 2013

matabola

partai itu digelar. Setidaknya, bisa mengingatkan tim Belanda untuk bawa dua kostumnya. Bahkan, bisa ajukan keberatan ke FIFA, karena partai persahabatan ini adalah partai resmi FIFA yang juga mendapatkan poin untuk peringkat FIFA. Buktinya, ketika jumpa Cina empat hari kemudian, 11 Juni 2013, Van Persie dkk ternyata berkostum tandang mereka, putih. Jangan-jangan, karena takut dihebohkan rakyat Cina, Belanda cepat-cepat minta kirimkan kostum tandangnya ke Cina. Atau malah, mereka sebenarnya sejak awal, bawa juga kostum putih itu, tapi karena menghadapi negara bekas jajahannya, mereka tetap ingin menang sejak dari awal. Sejak memakai kostum utamanya.***


52

kiprah

Bisa Melukis di Atas Banyak Media

Yudha Angin Taofandy

Pelukis Tanjungpinang

Editor: Agnes Dhamayanti email : majalah@batampos.co.id

Langit terang berwarna biru muda. Selaras dengan warna hijau daun bakau yang dibuat rimbun. Sampansampan beratap daun rumbai berjajar di tepi hutan bakau. Seorang ibu asyik membacakan buku cerita pada putrinya di dalam sampan. Sang suami pun ikut mendengarkan sambil tangannya mendayung. Tak jauh dari sampan itu, seorang pria suku laut membuka lembaran koran dan membacanya.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


53

kiprah

K

ebiasaan membaca buku di pagi yang hening jelang berangkat melaut digambarkan Yudha Angin Taofandy, pelukis Tanjungpinang ini dengan pas. Tak heran karyanya di nilai juri layak meraih juara 1 lomba melukis yang digelar Kantor Perpustakaan Provinsi Riau pada 9 Juni 2013 lalu di lapangan Pamedan, Tanjungpinang. Bagi Andi, lukisan di atas kanvas berukuran 60x80 cm dengan tema membaca ini adalah kemenangan keduanya. Karena tahun 2012 lalu, ia juga berhasil membawa pulang piala, uang tunai untuk hadiah pemenang. Lukisan yang dikerjakan dalam waktu 5 jam ini, dinilai juri kaya dengan ide. ‘’Ide juga baru muncul ketika mulai tanding. Saya kepikiran membuat cerita tentang orangorang suku laut. Saya buat mereka tak lagi orang tertinggal. Karena mereka sudah suka membaca buku juga koran,’’ kata Andik, sapaan pria kelahiran Surabaya ini. Tak hanya mahir membuat lukisan di atas kanvas. Andy juga jago melukis di atas seng. Lukisan sepanjang 177 meter pernah dibuat Andy, Lukisan bergambar hewan-hewan laut itu adalah pagar sementara di kolam renang Hotel Sunrise (yang dulunya Hotel Bali). “Lukisan di atas seng ini terpanjang di Tanjungpinang. Belum ada yang membuat seperti ini,” kata pria yang menjadi wakil sekretaris Komunitas Perupa Tanjungpinang. Melukis di atas seng bergelombang diakui Andy sangat sulit. Untuk membuat garis, ia harus membuat titik-titik. “Karena medianya seng, kalau kena panas memantul. Makanya panasnya menjadi luar biasa. Lihat muka saya jadi hitam-hitam seperti ini, “kata pria yang dulu pernah menjadi vokalis band di Jakarta. Hasil lukisan yang lain ada di perpustakaan kota Tanjungpinang. Lukisan dengan judul Djalan Merdeka

EDISI 20, Minggu III juni 2013

(kampoeng cina) Tanjungpinang Tahun 1875 itu dipajang di dinding bersama lukisan karya pelukis lain. Sedangkan di Perpustakaan Provinsi Kepulauan Riau, ada tiga lukisan Andy. Semua lukisan itu menang dan menjadi juara I. Lukisannya yang paling terbaru, menggambarkan seorang anak yang sedang membaca buku di atas sampan ditemani ibunya. Tak jauh dari kapal, ayahnya mencari udang di laut (nyodong). Hasil-hasil karya Andik ini kebanyakan menjadi milik perpustakaan. Karena perpustakaanlah yang menjadi penyelenggara lomba melukis. Sebagai penganut realis, Andik juga berusaha membuat lukisannya semirip aslinya. Seperti ikan-ikan yang dilukis Andik di atas seng, nyaris sama. Lukisan Kampoeng Cina juga mampu dibuat Andik seperti foto aslinya. “Kalau lukisan ini bukan dilombakan, tapi saya diminta membuatkan,” kata Andik yang juga pengisi rubrik mewarnai di halaman Dunia Anak Batam Pos. Kesukaannya pada dunia melukis juga dicobakan pada patung-patung karyanya. Sebagai penganut aliran realis, Andik mengaku semua hasil karyanya harus bisa semirip mungkin dengan aslinya. “Yang paling sulit ketika buat malnya. Supaya sama dengan bentuk aslinya, saya cari gambar-gambar hewan itu. Setelah dapat jenis hewannya, saya mulai mencari replikanya. Dari replika inilah patokannya.” Andik mengaku sangat menikmati saat-saat ketika membentuk bagian tubuh patung. “Kadang sampai malam. Karena kalau ditunda sampai besok pagi, adonannya mengeras dan ngak bisa dibentuk lagi,” cerita pria yang sudah mulai membuat patung, relief juga lukisan sejak tahun 1990. Ada lagi tahap yang paling digandrunginya, yaitu ketika mengecat. Memadukan warna-warna lalu memoles-


54 kan di tubuh patung diakui Andik adalah saat-saat yang tak membosankan. Agar hasilnya sama dengan kulit aslinya, ia bisa mengulanginya beberapa kali. Patung Dinosaurus adalah patung pertama tertinggi di Tanjungpinang. Dengan tinggi sekitar 3 meter. Patung Dewi Kwan Im yang ada di klenteng dekat pasar Kota Tanjungpinang juga dibuat Andik. Patung Gajahmada di Markas Komando Angkatan Laut di Teluk Kriting juga hasil karya dia. Tak hanya patung, Andik juga bisa membuat relief. Salah satu karyanya adalah relief perjuangan yang ada didepan pintu masuk pelabuhan Sri Bintan Pura. Yang lain lagi adalah profil gapura perumahan. “Sudah banyak juga yang saya kerjakan. Ada yang minta dibuatkan seperti Kolosseum Romawi,� kata Andik yang belajar dengan cara otodidak saja.***

EDISI 20, Minggu III juni 2013

kiprah


digistyle

55

OPERA NEXT

Mactans, Pembunuh Perangkat Apple

B

agi Anda pengguna perangkat iOS perlu hatihati. Tim peneliti dari Georgia Institute of Technology telah mengumpulkan prototipe pengisi daya atau charger yang mampu menginstal malware (piranti lunak berbahaya) ke iPhone. Dilansir Forbes, 5 Juni 2013, penelitian itu lahir dari gagasan menciptakan perangkat biasa yang dapat meretas ponsel. Meski penelitian belum dipaparkan secara rinci, temuan itu sangat mengkhawatirkan. “Kendati mekanisme pertahanan di iOS berlapis, kami berhasil menyembunyikan piranti lunak secara acak dalam perangkat Apple yang menjalankan sistem operasi terbaru,” ujar peneliti itu. Pengisi daya “pembunuh” perangkat iOS itu disebut Mactans. Nama itu merupakan nama lain dari laba-laba Black Widow. Untuk menjalankan aksinya, Mactans menggunakan komputer kecil di perangkat. Pengisi daya itu dibangun dari papan

EDISI 20, Minggu III juni 2013

tunggal komputer atau dikenal BeagleBoard, yang dijual Texas Instruments. Perangkat itu dibanderol US$45, setara Rp441 ribu. Ukuran Mactans 3 inci persegi, lebih besar dari ratarata ukuran pengisi daya. Peneliti juga menambahkan, pengisi daya itu bisa membunuh perangkat iOS dalam waktu singkat, satu menit. Infeksi malware yang dihasilkan sangat susah terlihat. Pada Febuari lalu, jailberak evasi0n dirilis oleh kelompok peretas iOS. Kelompok ini melihat celah pada kecacatan sistem backup mobile iOS. Bukan itu saja, peretas juga memanfaatkan empat celah lainnya, termasuk membongkar langkahlangkah keamanan perangkat. Sebelum Apple memperbarui perangkat lunak mereka pada Maret lalu, tercatat pengguna iOS yang men-jailbreak tercatat lebih dari 18 juta kali. (jpnn)


56

tourism w h e r e & out

Tempat Peristirahatan

di atas Gemerlap Kota

19, Minggu EDISI 20, Minggu IIIIIjuni juni2013 2013


57

tourism w h e r e & out

Editor: Fenny Ambaratih email : majalah@batampos.co.id

Sekilas, posisi bangunan hotel ini memang terlihat janggal. Berada di bibir sebuah tebing dan diapit oleh dua ruas jalan yang berbeda, yakni Seraya Asas dan Yos Sudarso. Namun dengan keunikan yang dimilikinya, King's hotel dapat memanjakan Anda layaknya raja dan ratu.

H

al tersebut tidak mengada-ada. Hotel ini memang tampak mentereng dengan desain mirip istana. Tampilan hotel dari luar terlihat megah dengan beberapa kubah yang dicat dengan warna emas, serta bangunannya yang bewarna abu-abu tinggi menjulang. Tempat peristirahatan yang pas bagi Anda yang menyukai gaya hidup royal dan mewah. King's hotel yang adalah hotel bintang 4 yang baru dibangun pada tahun 2012 yang lalu. Sang pemilik seakan ingin membuat hotel ini berbeda dengan yang lainnya dengan memilih lokasi 'edge of the cliff' alias di

EDISI 20, Minggu III juni 2013


58 bibir tebing. "Kami ingin terlihat lain dari yang lain," ujar Liana, marketing manager King's hotel. Tidak bisa dibayangkan betapa rumitnya membuatnya di lokasi yang tidak biasanya ini, hotel berlantai 14 tersebut menawarkan 104 kamar hotel, cafe, lounge, ruang pertemuan, kolam renang, dan spa. Restoran di hotel ini bernama Asher Bistro and Lounge, merupakan tempat bersantap yang tenang dan nyaman. Restoran ini menyediakan aneka masakan dengan cita rasa yang spesial. Makanan tradisional hingga western di sediakan di tempat ini. Untuk camilan di sore hari, Anda bisa memesan roti isi sandwich dan es krim goreng yang lezat.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

tourism w h e r e & out


59 Kerennya, restoran yang terletak di lantai 11 tersebut memiliki dinding-dinding yang terbuat dari kaca. Dengan demikian, tamu bisa melihat aktivitas lalu lalang kota ini dari ketinggian. Pemandangan akan tampak sempurna bila malam hari tiba, yakni saat gelap datang dan yang terlihat hanya kelap kelip lampu dari kejauhan. Ruang pertemuan di King's Hotel tak kalah menariknya. Hotel ini memiliki 4 ruang pertemuan yang bernama David Chamber 1, 2, 3 dan 4. Jika digabung, terbentuklah sebuah ruang pertemuan berkapasitas lumayan besar dengan jumlah muatan sebanyak 400 orang. David Chamber memiliki design interior klasik dengan dominasi warna emas. Kings hotel memiliki 5 tipe kamar, yakni superior, deluxe, grand deluxe, junior suite dan presidential suite. "Namun saat ini, kamar yang bisa direservasi baru tipe deluxe dan superior room karena yang lain masih dalam proses pengerjaan," terang Liana sambil memperlihatkan kamar-kamar yang tersedia. Sayangnya, kolam renang dan spa juga masih dalam proses pengerjaan. Namun pihak hotel mengatakan bahwa bulan Agustus diperkirakan semua fasilitas yang ada di hotel ini akan selesai. Jadi pastikan Anda mencobanya nanti.***

EDISI 20, Minggu III juni 2013

tourism w h e r e & out


60 60

otomotif All-New Mazda CX-5

Performance. Agility. Fuel Efficiency. All in One Car. Itulah tagline yang dengung-dengungkan untuk All-New Mazda CX-5. Untuk menguji, kami test driving All-New Mazda CX-5 Touring, pekan lalu.

Editor: Ahmadi

email : majalah@batampos.co.id

EDISI 20, Minggu III juni 2013


61 61

otomotif All-New Mazda CX-5

All-New Mazda CX-5 Touring

Si Gesit yang Hemat BBM A

EDISI 20, Minggu III juni 2013

ll-New Mazda CX-5 merupakan model pertama yang secara penuh mengadopsi seluruh elemen Teknologi Skyactive yakni Skyactiv-G, Skyactive-Drive, SkyactiveBody dan Skyactive-Chassis, sehingga menghadirkan pengalaman berkendara yang hemat bahan bakar. Rancang tampilan, kinerja yang dinamis, aspek fungsional, lingkungan serta keselamatan mendapat perhatian khusus untuk menciptakan kendaraan yang stylish, memberikan pengalaman berkendara sesuai harapan


62 serta responsif, dilengkapi fitur-fitur yang bermanfaat dan dapat dinikmati untuk waktu yang lama. Untuk membuktikan semua itu, kami memulai test drive dari showrooom Mazda Batam di jalan Yos Sudarso No.1, Sei Baloi. Ditemani Yanta W Chandra, Sales Manager Mazda Batam, kami meluncur dengan Mazda CX-5 warna putih dengan tujuan Jembatan I Barelang. All New Mazda CX-5 Touring seharga Rp406 juta ini menggunakan mesin Skyactive-G 2.0 in-line 4 silinder DOHC 16 Valve dengan kapasitas 2.000 cc yang mampu mengeluarkan tenaga maksimal 153 ps di 6.000 rpm dan torsi maksimal 200 Nm di 1.600 rpm. Jika dibandingkan dengan mesin 2.000 cc port injection, mesin CX-5 15 persen lebih irit bahan bakar. Model itu mengonsumsi satu liter bahan bakar untuk 12-16 kilometer. Karena itu CX-5 dikategorikan Super Ultra-Low Emission Vehicles (SU-LEV) dengan emisi buangan 75 persen. ‘’Kalau saat ini, kita rata-rata bisa menempuh jarak 13,5 kilometer dengan satu liter bahan bakar,’’ ujar Yanta setelah melewati jalan transbarelang yang konturnya bervariasi. Teknologi Skayactive memang dirancang khusus untuk menghemat bahan bakar dan memperbaiki kualitas emisi yang dihasilkan tanpa mengurangi kenyamanan pengemudi dan penumpang. Untuk eksterior, pada Mazda CX-5 ini disematkan konsep ‘Kodo -Soul of Motion’ untuk menghadirkan SUV yang kokoh, stylish dan dinamis. Untuk interior, Mazda menyematkan fitur-fitur

EDISI 20, Minggu III juni 2013

otomotif All-New Mazda CX-5

khusus pada All-New Mazda C-X5 Touring seperti lampu HID Bi-Xenon, sunroof dan arah sorot lampu depan atau adaptive front lighting system. Fitur standar lainnya seperti power window, power steering, dan noice, vibration & harshness (NVH) yang bisa meredam suara bising dari luar, shark finn antenna dan start stop button untuk menyalakan dan mematika mesin cukup dengan satu tombol. Fitur lainnya, 9 bose speaker dan audio pilot untuk suara yang jernih dan bebas noise. Pada Mazda CX-5 ini memiliki chassis dengan desain suspensi yang inovatif dan struktur 14 persen lebih ringan, sehingga menciptakan kesatuan antara mobil dan pengemudinya. Kami yang menumpang pun bisa merasakan keuntungannya. Mobil tetap gesit pada kecepatan rendah maupun sedang, tetap stabil pada kecepatan tinggi, tetap nyaman meski melaju tinggi, dan kualitas rem yang lebih baik. Untuk fitur keamanan, All-New Mazda CX-5 dilengkapi banyak fitur seperti 6 airbags (di depan, samping, dan jendela), dynamic stability control system dan traction control system, emergency stop signal system, hill launch assist system dan tire pressure monitoring system.***


63

EDISI 20, Minggu III juni 2013

tekstasi c e rp e n


64

tekstasi c e rp e n

S

uatu malam, diterpa oleh embusan angin kencang, dedaunan yang tumbuh di pohon delima itu jatuh berguguran satu demi satu. Mereka terkulai mengelilingi dasar pohon yang bundar. Kimiko terkejut melihat pola dedaunan yang mengitari dasar pohon, bertanya-tanya dalam hati bagaimana mungkin dedaunan itu bisa begitu sempurna membentuk pola memutar. Tidakkah mereka tertiup angin? Di dahan pohon hanya tinggal satu buah delima yang sudah matang. “Kemarilah dan lihat buah itu,” kata Kimiko seraya memanggil ibunya. “Ibu sampai lupa pohon ini berbuah,” kata ibunya sambil mendongakkan kepala ke arah puncak pohon sebelum melangkah kembali ke dapur. Buah delima yang masih menggantung di salah satu dahan pohon membuat Kimiko berpikir tentang kesepian dalam hidup mereka—ia dan ibunya. Buah yang menggantung di atas beranda rumahnya pun tampak kesepian dan terlupakan. Sekitar dua minggu sebelumnya, keponakan Kimiko yang berusia 7 tahun datang berkunjung dan melihat buah-buahan delima yang menggantung di pohon. Bocah itu buru-buru memanjat pohon tersebut dengan riang. Dan Kimiko merasa ia sedang menyaksikan perguliran kehidupan. “Di atas sana ada buah delima yang sangat besar,” ujar Kimiko dari beranda kepada keponakannya. “Tapi kalau aku mengambil yang besar, aku takkan bisa turun.” Benar juga, pikir Kimiko seraya tersenyum. Mustahil bagi bocah itu untuk turun dari pohon kalau kedua tangannya sibuk memegangi buah delima. Sebelum keponakannya itu datang berkunjung, baik Kimiko maupun ibunya lupa akan pohon delima yang berbuah. Dan sekarang pun mereka sudah lupa lagi. Lalu buah yang besar itu tertutup oleh dedaunan. Dan sekarang ia bisa dilihat dengan mudah karena tak ada yang menghalangi. Buah delima itu menggantung erat pada dahan pohonnya; dan ada kekuatan semu pada dedaunan yang runtuh mengitari dasar pohon. Akhirnya Kimiko mengambil sebatang bambu panjang dan menjatuhkan buah itu ke tanah. Saking matangnya, buah delima tersebut terkuak dengan sendirinya. Daging buah yang kemerahan tampak begitu segar dan mengilap saat ditempa sinar matahari. Kimiko meletakkan buah itu di beran-

EDISI 20, Minggu III juni 2013

da dan membiarkan sinar matahari memandikannya. Entah kenapa, dia menyesal. Sekitar pukul sepuluh pagi, Kimiko tengah sibuk dengan jahitannya—lalu ia mendengar suara Keikichi. Meski pintu rumahnya tidak ditutup, tapi pemuda itu nampaknya masuk lewat pintu belakang, mengitari pekarangan. Suaranya terdengar terburu-buru. “Kimiko, Kimiko!” panggil ibunya dengan antusias. “Keikichi ada di sini.” Kimiko membiarkan seutas benang lepas dari lubang jarumnya. Dengan gesit ia menusukkan jarum jaitnya ke atas bantal. “Kimiko berharap dia bisa bertemu denganmu sebelum kau pergi.” Keichi akan segera pergi kemedan perang. “Tapi kami tidak bisa menemuimu tanpa diundang, dan kau tidak datang-datang kemari. Untung kau datang hari ini.” Ibu Kimiko meminta Keikichi untuk tinggal dan menyantap makan siang bersama, sayangnya Keikichi tidak punya banyak waktu. “Kalau begitu setidaknya kau harus makan satu saja buah delima hasil tanaman kami sendiri.” Wanita itu berteriak memanggil Kimiko lagi. Keikichi menyapa Kimiko dengan tatapan, seolah hanya itu yang bisa dia lakukan. Kimiko berhenti di tangga. Ia merasakan betapa hangat tatapan Keikichi dan buah delima itu pun tergelincir dari tangan pemuda tersebut. Mereka saling bertukar tatapan dan tersenyum. Ketika Kimiko sadar Keikichi sedang tersenyum kepadanya, ia merasakan pipinya merona merah karena malu. Keikichi bangkit dari beranda. “Jaga dirimu baik-baik, Kimiko.” “Kau juga.” Keikichi membalikkan tubuh dan pamitan kepadanya. Kimiko menatap pintu gerbang pekarangan setelah pemuda itu pergi. “Buru-buru sekali,” kata ibunya. “Padahal buah delima itu sudah matang.” Keikichi meninggalkan buah tadi di beranda. Tampaknya Keikichi menjatuhkan buah tadi saat melihat Kimiko di tangga; tapi buah itu belum selesai dibelah dua. Buah tersebut terbaring menganga, memperlihatkan isinya yang ranum. Ibu Kimiko mengambil buah itu, mencucinya dan menyerahkannya kepada Kimiko. Kimiko mengerutkan dahi dan menarik diri; lalu, dengan pipi merona merah, menerima buah itu. Bingung. Sepertinya Keikichi telah mengambil beberapa potong isinya dari sudut bukaan buah. Berhubung ibu-


65

tekstasi c e rp e n

nya mengawasi, aneh rasanya kalau Kimiko tiba-tiba menolak untuk menyantap buah itu. Maka ia menggigitnya dengan setengah hati. Rasa asam segera memenuhi mulutnya. Kimiko merasa sedih, tapi bahagia— seolah buah itu merasuki tubuhnya. Tak tertarik, ibunya bangkit berdiri. Beliau duduk di depan cermin. “Lihat saja nih rambut Ibu. Bisa-bisanya Ibu pamitan kepada Keikichi dengan rambut berantakan seperti ini.” Kimiko mendengar gerusan sisir yang merapikan rambut ibunya. “Ketika ayahmu meninggal,” ujar ibunya pelan, “Ibu takut untuk menyisir rambut. Sekarang setiap Ibu sedang menyisir rambut, tiba-tiba saja Ibu lupa apa yang sedang Ibu lakukan. Saat Ibu sadar, rasanya ayahmu sedang menunggui Ibu agar cepat selesai menyisir.” Kimiko ingat kebiasaan ibunya untuk menyantap sisa-sisa makanan ayahnya. Ia merasakan ada sesuatu yang menguasai dirinya; kebahagiaan yang membuatnya ingin menangis. Bukan tak mungkin ibunya memberikan buah itu kepadanya karena tak tega membuang buah delima yang begitu ranum. Hanya karena itu. Lagipula, sudah jadi kebiasaan mereka untuk tidak sembarangan membuang makanan. Diselimuti oleh kebahagiaan yang tak terkira, Kimiko merasa malu berada di hadapan ibunya. Menurut Kimiko, perpisahan mereka dengan Keikichi berlangsung lebih baik dari perkiraan ibunya; dan ia juga bersedia menunggu sampai kapanpun hingga pemuda itu kembali. Kimiko menatap ke arah ibunya. Sinar matahari jatuh menimpa pintu kertas yang membatasi ruangan tempat beliau tengah menyisir rambut. Entah kenapa, Kimiko takut menggigit buah delima yang kini bersandar di atas lututnya.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

Catatan > Cerita ini bertajuk THE POMEGRANATE, karya Kawabata Yasunari, dan diterbitkan pertama kali pada tahun 1945, menjelang berakhirnya Perang Dunia II. > Kawabata Yasunari adalah seorang cerpenis dan novelis asal Jepang yang telah memenangkan hadiah Nobel dalam bidang sastra pada tahun 1968. Karya-karyanya dibaca oleh masyarakat luas baik di belahan dunia barat maupun timur. > Diterjemahkan Maggie Tiojakin untuk Fiksi Lotus. 2011 © Hak Cipta. Fiksi Lotus dan Kawabata Yasunari.


66

EDISI 20, Minggu III juni 2013

tekstasi s a j ak


67

tekstasi s a j ak

Rahasia Angin Fajar Sepoi angin fajar membukakan rahasia buatmu. Jangan kembali pulang, jangan tidur. Kau mesti meminta apa yang sungguh kau hendaki. Jangan kembali pulang, jangan tidur. Orang-orang pulang lalu ke seberang, ke ambang pintu : di sana dua dunia bersentuhan. Pintu berputaran dan membuka. Jangan kembali pulang, jangan tidur.

Rahasia Bukan Lagi Rahasia Cinta tak ada harus kau buat dengannya lima kesadaran dan enam arah jalan: ia hanya membawa pada datang pengalaman pertunjukan yang digelar sang Kekasih. Lalu saja, semoga saja, tangan itu membuka mempersila, tangan Tuhan: rahasia yang musti terkabarkan sampai jua dengan fasih mendekati kefahaman tentang sindiran halus yang mengecohkan. Rahasia tak berkawan dengan sesiapa kecuali dia yang tahu rahasia: pada telinga yang selalu mengaju tanya rahasia bukanlah lagi sepenuhnya rahasia. * Dari Matsnawi III, 1417-1424 Jalaluddin Rumi, Judul dari HA

EDISI 20, Minggu III juni 2013


68

tekstasi s a j ak

Rahasia Angin Fajar Rapatkan Mulut Seperti Penyelam di Laut* Kau pejam mata menandai saat tak lagi jaga Itu lelap? Bukan, itu saat musuhmu waspada. Kau tahu yang di pelupuk kami tak mengawasinya Masih bergesa mata, mabuk, alangkah, dalamnya.

Selalu Sesegar Cinta Taman Cinta hijau tak berbatas warna memberi panen seluruh buah lebih dari derita dan bahagia. Cinta melampaui seluruh musim yang ada: tanpa musim semi, tanpa musim gugur, ia selalu sesegar Cinta.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

Perlakuanmu keliru, tapi itu yang pasrah kuterima Kesalahanmu, seperti berkah Tuhan, kusambut gembira. Banyak kepala tertunduk, ketika pandang bertepuk Tersayat oleh tajam, tetes-tetes air, kau pun takluk . Duh, dua mataku badai lautan darah Dunia-dunia terhancur dalam amuk bah. Kadang darah kehausan, pesan tuhan terkabar Ada penuang piala, anggur, semerah darah segar. Anggur dan penuang piala? Jejak Tuhan jua. Tuhan hanya tahu, cintaku ini bermakna apa. Di dapur hati, anggur dan santap kita nikmati Lalu seluruh kota mengendusi isyarat wangi. Rapatkan mulutmu seperti penyelam di laut Hanya di dalam air, hidup ikan berlanjut. Dari Divani E-Sham, Jalaluddin Rumi. * Judul dari HA.


69

segantang minda

oleh: Muchid Albintani

S

ecara terus-menerus (kontinu) tak dapat disangkal jika perkataan merokok tetap saja akan dianggap sebuah aktivitas yang pro dan kontra. Bagi yang pro (si Perokok) tentu saja ini merupakan bagian dari hak beraktivitas (merokok). Sementara bagi yang kontra (si terkena dampak rokok) ialah bagian perbuatan yang merugikan. Berlatar klaim atau perdebatan terkait dengan merugikan atau tidak, semua orang (Saya, Anda, Kita dan Pembaca) pasti sepakat apabila merokok merupakan salah satu hak berkegiatan oleh warga negara yang dilindungi negara. Selanjutnya, hak ini akan semakin runyam untuk dicarikan jalan penyelesainnya bila si Perokok dan si terkena dampak Rokok saling mengaitkannya dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Sesungguhnya di sinilah mulai persoalan tersebut menyeruak.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


70

segantang minda

Segantang Minda berusaha mencoba mendiskusikan tema ini bukan karena bagian dari menyambut Hari Bebas Tembakau yang dirayakan sekitar dua minggu lalu (31 Mei 2013), melainkan aktivitas merokok dapat merefleksikan sistem politik pemerintahan yang berujung pada penciptaan karakter masyarakatnya. Meskipun para pakar sosiologis politik masih memperdebatkan, saya tetap meyakini seratus persen jika para perokok yang hidup dalam sistem pemerintahan demokrasi akan berprilaku absolut. Dan dari sini, akan semakin tampak apabila aktivitas Merokok adalah representasi dari demokrasi yang absolut (mutlak). Biar agak lebih mudah dalam hal ini, saya contohkan dengan istilah demokrasi terpimpin versi orde lama. Akal sehat akan bertanya-tanya, “Apa ada demokrasi yang terpimpin? Sama, “Apa ada demokrasi yang absolut? Jawabnya, ada, era orde lama. Jawaban yang sama, ada, bagi si Perokok. Apabila ada yang tidak setuju dengan argumen saya, silakan. Menurut hemat saya merokok bukanlah bagian dari HAM. Sudah umum dipahami suatu hak yang disebut asasi apabila tanpa hak berkenaan derajat dan

“Apa ada demokrasi yang terpimpin? Sama, “Apa ada demokrasi yang absolut? Jawabnya, ada, era orde lama. Jawaban yang sama, ada, bagi si Perokok.

martabat manusia berkurang. Maka jika sifatnya hanya tambahan, itu bukanlah HAM. Oleh karena itu merokok dapat dikategorikan hak, tapi cuma pelengkap saja (hak yang tentatif, bukan asasi). Maka jelas, merokok bukan bagian dari HAM. Ini dilandasi argumentasi apabila Anda tidak merokok, tidak akan mengurangi martabat sebagai manusia. Hanya saja, beloh jadi soal gengsi. Tak dipungkiri di tengah masyarakat hedonis (yang mengan-

EDISI 20, Minggu III juni 2013

gungkan kemewahan) muncul anggapan jika seseorang belum disebut pria sejati, kalau tidak merokok. Jangan takut, katakan pada yang membuat pendapat itu, bagaimana dengan si ‘Bencong’ yang merokok? Apakah dia juga pria sejati? Maaf hanya canda. Hanya saja ketika masuk ke dalam wilayah politik (kekuasaan), merokok menjadi sakral dengan demokrasi sebagai argumentasinya. Reformasi yang tak pernah selesai di negeri ini menjadikan merokok bagian dari hak yang harus dilindungi. Cara pandang ‘Demokrasi Perokok’ yang menyebabkan amburadulnya tatanan kenegaraan sekaligus pemerintahan yang berujung pada ketidakpastian (termasuk hukum). Dapat dibayangkan apabila Anda berbicara regulasi atau aturannya kan sudah jelas. Berdasarkan UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan di dalam pasal 115 ayat 1, menjelaskan bahwa Pemerintah menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) antara lain, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat kerja dan tempat umum serta tempat lain yang ditetapkan. Lebih lanjut dalam ayat 2 dijelaskan bahwa Pemerintah daerah wajib menetapkan kawasan tanpa rokok di wilayahnya. Pertanyaan saya yang kebetulan tidak merokok, tetapi selalu diracuni dampak si Perokok, mana tempat-tempat yang dimaksud oleh Undang-Undang Kesehatan tersebut? Pandang di sekeliling Anda, tatap di restoran, tempat makan atau kedaikedai yang memberikan ‘perlindungan’ kepada mereka yang tak Merokok? Silakan Anda menjawabnya. Oleh karena itu berdasarkan realitas yang kini lebih dari 43 juta anak Indonesia hidup serumah dengan para perokok dan terpapar asap rokok atau sebagai perokok pasif, bagaimana nasibnya ke depan? Sekali lagi Anda punya jawabannya. Maka dari itu poin penting dalam konteks ini ialah memperjelas bahwa para perokok (Rokoker) menurut hemat saya telah melakukan yang diistilahkan dengan absolutisme. Yakni sebuah karakter yang tidak memperdulikan dan bahkan menganggap orang lain (yang tidak merokok), bukan bagian dari yang disakiti. Ini disebabkan telah terbenam dalam Minda si Perokok bahwa merokok adalah bagian dari hak asasi manusia yang harus dilindungi. Dan karakter inilah yang merefleksikan prilaku para penguasa di negeri ini teristimewa era reformasi. Berdasarkan pelbagai penjelasan tersebut sesungguhnya yang perlu dipelajari dari sang perokok ialah bahwa karakter antara sang demokrat (pembela demokrasi) dan absolut (merasa diri yang paling benar) ada pada si Perokok. Percaya atau tidak, terserah. Silakan Anda membuktikan. Suai!***


71

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Ayu Ting-Ting

P

enyanyi dangdut, Ayu Ting-Ting menggunakan baju pengantin karya perancang Ivan Gunawan di atas catwalk saat membuka gelaran Grand Wedding Expo di JCC, Senayan Jakarta, Jumat. Dia menggunakan kebaya putih yang dipadu dengan kain Tenun Siak asal Pekanbaru berwarna pastel. Ayu mengaku tegang saat harus membawakan baju pengantin tersebut di atas catwalk. “Degdegan. Karena ini baju rancangan dari desainer papan atas,” kata Ayu saat ditemui di acara Grand Wedding Expo. Pelantun lagu “Salah Alamat” tersebut mengaku hanya berlatih satu kali saat gladi bersih. “Tapi saya juga tanya kanan-kiri saya harus bagaimana,” katanya. Sementara itu, sang perancang busana Ivan Gunawan menyebutkan alasannya memilih Ayu sebagai modelnya karena tidak hanya berparas cantik, Ayu dinilai memiliki proporsi tubuh yang ideal. “Meski tubuhnya tidak tinggi seperti model biasanya,” katanya. Selain itu, Ivan mengaku bahwa pemilihan Ayu juga merupakan rencananya agar pengunjung serta calon pengantin bisa melihat secara langsung saat pakaian tersebut tidak dipakai oleh model. “Kalau dipakai model yang tinggitinggi kan banyak yang masih ragu cocok atau tidak,” katanya.(ant)

EDISI 20, Minggu III juni 2013


72

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Demi Lovato

Di

EDISI 20, Minggu III juni 2013

usia belia 18 tahun, Demi Lovato harus masuk panti rehabilitasi karena masalah emosi dan fisik. Meski hanya tiga bulan menjalani perawatan tapi rasanya seperti bertahun-tahun. Beruntung, Demi yang kini kembali menjadi juri The X Factor memiliki keluarga serta teman yang bisa diandalkan. Kelurganya siap selalu diajak berbagi disaat dia sedang galau. Kejadian yang berlangsung tahun 2010 bagi gadis kelahiran 10 Agustus 1992 akan terus diingatnya. Betapa keluarga dan dua teman dekatnya yakni Selena Gomez dan Nick Jonas terus tak pernah berhenti memberi semangat di masa-masa sulit seperti itu hingga dia bisa pulih kembali seperti sekarang. “Nick khususnya. Dia selalu ada saat aku membutuhkan,” ucap Demi seperti dilansir laman Hollywoodlife, Senin (10/6). Sedangkan Selena, lanjut Demi, selalu khawatir degan kondisinya. Bekas kekasih Justin Bieber itu sering mendatanginya ke panti. Sejak itulah keduanya semakin dekat satu sama lain.Berkat dukungan mereka, rasa percaya diri wanita bernama asli Demetria Devonne Lovato ini makin bertambah bahkan lebih baik dibanding sebelumnya. Dan hasilnya, single terbaru Demi berjudul “Heart Attack” mendampat sambutan positif penggemarnya. “Bagi aku percaya diri itu seksi,” tutup Demi. (pra/jpnn)


73

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Emma Watson

A

Aktris Emma Watson merasa seperti Cinderella karena harus selalu mengembalikan kostumkostum glamor yang dipakainya usai acara pemutaran film perdana. Bintang “The Bling Ring” itu membandingkan dirinya dengan tokoh fiksi yang berubah menjadi putri cantik hanya semalam saja karena dia pun hanya dapat meminjam pakaian-pakaian yang elegan untuk pesta dan pemutaran film perdana. Kepada Daily Mail dia berkata, “Saya mungkin hanya punya paling banyak delapan pasang sepatu. Saya mendapat banyak pinjaman baju-baju yang indah, tapi rasanya agak seperti Cinderella karena mereka harus dikem-

EDISI 20, Minggu III juni 2013

balikan saat tengah malam dan saya pulang ke rumah dengan celana jins. Lemari bajuku tidak dipenuhi dengan gaun.” Seperti dikutip laman Female First, aktris 23 tahun itu menambahkan, berpakaian dengan baju normal membuatnya tidak terlihat mencolok. “Saya tidak membawa-bawa tas buatan desainer. Saya kira orang semakin tidak mengenaliku saat saya tidak berdandan. Saya mencoba terlihat senormal mungkin saat saya tidak bekerja.” “Jika saya memakai pakaian glamor, otomatis orangorang akan memperhatikanmu. Jika itu yang ingin kamu hindari, itulah yang harus kamu atasi.(ant)


74

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Bosan Berbikini Elle Macpherson

M

eski umurnya sudah tak muda lagi, tubuh mantan supermodel asal Australia Elle Macpherson tetap memesona. Walau begitu, model yang kini berumur 49 tahun itu sangat hati-hati menerima tawaran foto. Apalagi sesi foto pakaian renang. Sekali lagi bukan karena tak seksi tapi takut orang-orang bosan melihat dia terus berbikini. “Selama bertahun-tahun fotoku selalu pakai bikini. Aku takut orang-orang berpikiran foto apa yang dilakukan Elle sekarang, oh... ternyata berbikini lagi,” ucap Elle seperti ditulis laman gosip Hollywoodlife. Agar tubuhnya tetap fit dan seksi, Elle mengaku tak punya resep khusus. Dietnya pun tak terlalu ketat. Model yang di masa jayanya dijuluki ‘’The Body’’ ini membuka harinya dengan minum espresso tiap pagi. “Aku percaya tidur delapan jam dan sedikit olahraga akan menjaga kebugaran tubuh,” ungkap pemilik tubuh 183 cm ini. Yang dijaga dari diet wanita berambut pirang itu memaksakan diri untuk tak makan gandum atau minum banyak gula. Sebagai gantinya, Elle rutin minum vitamin dan mineral. “Mungkin karena aku sudah tua. Aku jadi jarang melakuka diet dan olahraga,” akunya. (pra/jpnn)

EDISI 20, Minggu III juni 2013


75

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Hudson “Dwimuka” Pranajaya

H

EDISI 20, Minggu III juni 2013

UDSON - penyanyi dwimuka - jebolan Indonesia Mencari Bakat (IMB) angkatan Im tahun 2010, tampil mengejutkan tetamu pisah sambut Kapolda Kepri di Aula Lancang Kuning, Mapolda Kepri, kemarin. Ia muncul dari kanan panggung sebagai Hudson, dengan lagu “Semusim” yang dipopulerkan Chrisye. Hadirin belum terlalu ‘ngeh’ siapa yang sedang bernyanyi. Lalu, ketika ia berbalik sebagai Jessica, dan melanjutkan lagu yang sama dengan suara perempuan, baru ketahuan dia adalah penyanyi bernama lengkap Hudson Pranajaya. “Ini bukan yang pertama saya tampil di Batam. Sebelumnya juga sudah pernah,” kata Hudson kepada Batam Pos, di belakang panggung. Ia bahkan bahkan pernah bekerja di Batam. “Tahun 2000, saya kerja dua tahun di bagian pastry,” katanya, menyebut nama sebuah hotel di kawasan Nagoya. Batam ia tinggalkan, untuk merintis karir sebagai penghibur, sampai akhirnya namanya melejit berkat tampil di ajang pencarian bakat di sebuah stasiun televisi. Ia tampil membawa nama daerah Yogyakarta dan bertahan sampai babak empat besar. Hudson mengaku mengoleksi sekitar seratus kostum khasnya, dan semua kostumnya terbagi dua: sebelah kanan laki-laki, sebelah kiri perempuan. “Ya, supaya gak bingung, semuanya begitu, kanan Hudson, kiri Jessica,” katanya. Adapun nama Jessica, adalah nama yang diberikan oleh kawannya. Hudson kemarin membawakan empat lagu. Ia menyambung penampilannya dengan lagu kedua “I’ll be There” Mariah Carey, lalu lagu “Aku Makin Cinta” Vina Panduwinata. Terakhir di lagu The Pussycat Doll “Sway” yang populer lewat iklan rokok beberata tahun lalu, ia mengajak hadirin ikut menari samba. Dance with me, dance with me...(hah)


76

tips101 atau stiletto dengan high heels. Terutama ketika Anda mengenakan gaun itu di atas lutut.

2. Kenakan pakaian berwarna hitam Jika Anda ingin mencip-

A

nda, para wanita, bisa menjadikan tubuh yang kurang proporsional menjadi ideal hanya dengan memadupadankan busana. Busana yang tepat bisa membuat Anda tampak ramping dan sempurna. Berikut tips yang bisa ditempuh seperti dilansir magforwomen.

1. Memakai sepatu hak runcing

Tahukah Anda bahwa kaki Anda memainkan peran penting dalam membuat Anda terlihat kurus? Jika Anda memakai sepatu hak runcing, kaki Anda akan tampak kecil. Gunakan sepatu berujung terbuka

19, Minggu EDISI 20, Minggu IIIIIjuni juni2013 2013

takan efek ramping di tubuh gunakan pakaian berwarna hitam. Anda juga bisa memakai warna gelap lainnya jika tidak suka warna hitam. Sebaliknya, hindari warna pastel.

3. Kenakan pakaian dengan motif garis vertikal

Pemilihan motif yang salah bisa membuat Anda tampak lebih lebar. Gunakan motif vertikal untuk menciptakan kesan kurus. Sementara itu motif horizontal hanya akan membuat Anda tampak makin lebar.

4. Jangan memakai pakaian kulit ketat

Pakaian kulit ketat tidak tepat untuk menyembunyikan timbunan lemak pada tubuh Anda. Mereka akan menarik perhatian ke area tubuh Anda yang tidak proporsional.

5. Jangan memakai neck turtle

Baju dengan potongan neck turtle atau kerah tinggi harus dihindari untuk si chubby. Gunakan busana dengan kerah jenjang atau V-neck agar Anda terlihat ramping. Jangan pilih baju dengan model U-neck, karena akan membuat Anda makin tembem.


77

R

egenerasi kepemimpinan adalah keniscayaan. Karena perubahan waktu tak bisa dilawan. Yang tua mesti mundur, yang muda harus tampil ke depan, mengambilalih kepemimpinan. Dengan bimbingan dan pembelajaran, pemimpin muda juga bisa menjadi manajer handal. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh manajer muda seperti dilansir US News: Mencari mentor Menemukan mentor atau seseorang yang kebiasaan pemimpinnya bisa dianut menjadi saran pertama untuk manajer baru. Setelah itu, minta nasihat mereka tentang masalah kepemimpinan. Perbedaan generasi Manajer baru yang masih muda sering disepelekan oleh pegawai yang lebih tua dari mereka. Untuk mengatasi perbedaan generasi ini, berikan mereka pengertian bahwa Anda butuh orang yang cerdas, tanggap, empati, dan saling menghormati. Tunjukkan pula Anda bisa memimpin dengan baik terlepas dari betapa mudanya usia Anda. Pegawai lama Selain karyawan yang lebih tua, pegawai yang bekerja lebih lama juga sering menganggap remeh manajer baru. Maka dari itu, Anda sebaiknya bersikap rendah hati namun tetap tegas sebagai atasan mereka.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

tips101

Bergaul di luar jam kerja Anda pun bisa mengajak karyawan makan bersama di luar suatu waktu untuk mengenal mereka lebih baik. Sebab waktu yang dihabiskan di tempat kerja biasanya tidak cukup membuat Anda bergaul dengan karyawan. Menghargai perbedaan Usia, gender, ras, agama, atau perbedaan lain juga sebaiknya tidak mempengaruhi Anda dalam memimpin perusahaan. Hargai perbedaan tersebut dan tuturkan bahwa Anda menjunjung tinggi ide dari tim multikultural tersebut. Melebarkan jaringan Perkenalkan diri Anda pada petinggi di departemen lain untuk meluaskan jaringan. Pelan-pelan, Anda juga akan bisa belajar dan mereka dan meningkatkan produktivitas tim Anda sendiri. Berpikiran terbuka Biarkan karyawan tahu pola pikir Anda dalam menghadapi suatu permasalahan. Namun juga jangan membantah pendapat mereka yang berbeda dari apa yang Anda miliki. Meraih kredibilitas Keahlian tertentu Anda mungkin adalah penyebab kenapa Anda bisa diangkat menjadi manajer. Namun jangan berhenti belajar dan teruslah meraih kredibilitas yang lebih baik lagi. ilustrasi by: Tonny. R


78

history

Sepakbola

Tsu Chu, Kemari, Episkyros, Calcio Sepakbola adalah olahraga paling populer di dunia. Namun, hingga hari ini, tak ada dokumentasi yang benar-benar dianggap valid untuk memastikan kapan sebenarnya sepakbola pertama kali ditemukan. Sejumlah ahli sejarah sepakat bahwa sejumlah permainan yang mirip sepakbola telah dimainkan lebih dari 3000 tahun silam di China, Japan, Mesir, Yunani, sebelum berkembang lebih moderen di Inggris.

EDISI 20, Minggu III juni 2013


79 Berikut adalah gambaran singkat dari beberapa peristiwa yang telah membentuk permainan sepak bola sepanjang sejarah dari topendsports.com:

5000-300 SM Ditemukan bukti di China pasukan tentara masa Dinasti Han kerap memainkan sebuah permainan, yang dalam bahasa China disebut Tsu Chu. Permainan ini berupa menendang sebuah bola berbahan kulit dengan target memasukkan ke sebuah lubang. Seperti halnya sepakbola, permainan ini mengharamkan tangan.

2500 SM Kemungkinan ada sebuah versi permainan bola yang dimainkan kaum perempuan muda di Mesir pada masa Baqet III. Bukti ini bisa dilihat pada lukisan di makam Baqet III. Namun, tak banyak yang tahu apa nama permainan tersebut.

1000 SM ‘’Sepakbola’’ versi Jepang disebut Kemari. Sebuah permainan mirip modern hackysacks, yang dimainkan oleh dua hingga 12 orang dengan bola ukuran lebih besar yang terbuat dari serbuk gergaji. Untuk permainan ini juga dibuat sebuah lapangan khusus dari empat jenis pohon.

1000 SM Di zaman Yunani kuno, mereka memainkan sebuah permainan yang disebut Episkyros, dimana masing-masing tim melemparkan bola di atas kepala musuhnya. Setiap tim dibatasi sebuah garis putih di depan dan belakang mereka.

50 SM Pemain Tsu Chu dari China dan pemain Kemari dari Jepang memainkan laga internasional pertama mereka.

600-1600 Bola berbahan karet dibuat di Meksiko dan Amerika Tengah.

700 Sepakbola pertamakali dipertandingkan di Inggris oleh penduduk setempat. Pembukaan ditandai dengan penendangan kepala seorang pangeran Denmark yang dipenggal dalam sebuah perang. Pertandingan ini berakhir ricuh.

1331 Kendati pertandingan pertama ricuh, sepakbola justru makin populer di Inggris. Kegandrungan warga terhadap bola memicu Raja Edward III mengabaikan aturan hukum untuk menghentikan sepakbola. EDISI 20, Minggu III juni 2013

history


80

history 1424 Raja James I di Skotlandia juga mengabaikan aturan hukum yang melarang sepakbola.

1500 Di Italia, penduduk setempat memainkan sebuah permainan yang disebut ‘’calcio’’, di mana satu tim terdiri sekitar 27 orang. Dalam permainan ini pemain menendang bola melewati sebuah garis gawang. Pada 1580, Giovanni Bardi mempublikasikan satu paket aturan permainan calcio.

1572 Ratu Elizabeth I dari Inggris membuat peraturan hukum yang bisa memenjarakan seorang pemain sepakbola selama sepekan, berdasarkan perintah gereja.

1600 Di Alaska dan Kanada, penduduk asli Eskimo memainkan sebuah permainan yang mereka sebut aqsaqtuk, menggunakan bola berbahan rumput dan lumut. Seorang legenda Eskimo menuturkan, dua desa bertanding dengan jarak gawang masing-masing 10 mil.

1605 Sepakbola dilegalkan di Inggris.

1620 Di Amerika Utara, orang asli Indian memainkan permainan yang disebut pasuckuakohowog (mereka berkumpul untuk memainkan bola dengan kaki).

1815 Eton College di Inggris membuat satu himpunan peraturan mengenai sepakbola.

1820 Di Amerika Serikat, sepakbola dipertandingkan antara perguruan tinggi di wilayah timur laut, seperti Harvard, Princeton, Amherst, dan Brown.

1862 Klub sepakbola pertama di luar Inggris terbentuk, yaitu Oneida Football Club, di Boston, Amerika Serikat. EDISI 20, Minggu III juni 2013


81

history

1863

1888

Pada 26 Oktober, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) terbentuk dalam sebuah pertemuan di Kedai Kopi Freemason, yang dihadiri sebelas sekolah dan klub. Mereka juga menyepakati peraturan untuk diterapkan bersama. Pada 19 Desember digelar pertandingan resmi antara Barnes dan Richmond, yang berakhir 0-0.

Tendangkan penalti mulai diberlakukan.

1869

1904 FIFA didirikan oleh delegasi dari Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Spanyol, Swedia, dan Swiss dalam sebuah pertemuan di Paris tanggal 21 Mei.

1900 Sepakbola untuk pertamakali dimainkan di Olimpiade.

Peraturan FA diamendemen. Penggunaan tangan dilarang sama sekali dalam sepakbola.

1930

1872

FIFA menggelar Piala Dunia pertama di Montevideo, Uruguai, yang diikuti 13 tim.

Pertandingan resmi internasional pertama dilangsungkan antara tim nasional Skotlandia vs Inggris di Glasgow pada 30 November. Laga berakhir imbang 0-0.

1883 Empat asosiasi sepakbola di Britania Raya sepakat menyeragamkan aturan permainan dan membentuk Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional.

1885 Pertandingan internasional pertama di luar negara Britania Raya digelar, yang mempertemukan Amerika Serikat dengan Kanada. Pertandingan yang berlangsung di Newark itu dimenangkan Kanada 2-1.

EDISI 20, Minggu III juni 2013

1932 Sepakbola dikeluarkan dari cabang yang dipertandingkan di Olimpiade di Los Angeles, menyusul kontroversi antara FIFA dan IOC terkait pengertian amatir, dan banyaknya negara-negara yang kuat dalam sepakbola menolak datang ke Amerika.

1991 Piala Dunia Wanita pertama digelar di China. Amerika Serikat tampil sebagai juara.

1996 Tim sepakbola wanita Amerika memenangkan medali emas Olimpiade untuk pertama kalinya.


82

EDISI 20, Minggu III juni 2013

statistika


83 Bule Bingung Berikut sebuah wawancara per-telepon antara seorang bule dgn org Indonesia... Bule: “What is your last name?” Org Ind: “Amsori.” Bule: “You don’t have to sorry.. And what is your first name?” Org Ind: “Yudono.” Bule: “Off course I don’t know, that’s why I ask you... And your middle name?” Org Ind: “Fani...” Akhirnya bulenya marah & menutup telepon. Org Indonesia-nya kebingungan, sambil memandangi nama di KTP-nya sendiri: “Yudono Fani Amsori” wkwkwkwkwkwkwk

par lagi kuncinya ke bar. Tetap tak ada reaksi, malah mereka tertawa terbahak-bahak. Joko tak mengerti .. Udin akhirnya mendekatinya dan berbisik: Joko, kalo kau lempar kunci mobil di bar, helm motormu di buka dulu dooong...... Wkwkwkwkwwkwkwkwkwk

Ujian Ditunda Seorang guru pengawas ujian memperhatikan Joni yang dari tadi tampak mengantuk dan tak berhenti menguap. ‘’Jon, kamu kok lesu sekali, ngantuk ya?’’ ‘’Maaf, Pak, semalam saya tidak bisa tidur.’’ ‘’Kalau begitu ujian kamu ditunda saja menggu depan!’’

Tips Cari Cewek Suatu malam Joko masuk dan duduk sendirian di cafe. Tak lama kemudian Udin masuk cafe bersama 5 cewek cantik di sampingnya : Mereka duduk2 di lounge dan Udin terlihat seperti Raja yang di manjakan oleh wanita2 cantik. Joko yang duduk menyendiri dan berpikir, kapan sih nasibku bisa seperti dia? Cewek aja aku nggak punya.. Lalu Udin berjalan menuju bar dan Joko bertanya : Joko : Din, Gimana sih caranya kamu bisa dapatkan cewek2 cantik gitu? Udin : Ini aku kasih tau rahasianya untuk kamu Joko. Kalau kau besok masuk ke cafe, begitu kau duduk di bar, lemparkan kunci mobilmu di atas meja bar, pasti cewek2 datang dengan sendirinya.. Joko : tapi aku nggak punya mobil, hanya motor butut.. Udin : kau hanya butuh gantungan kuncinya saja, nih liat aku punya gantungan kunci Jaguar. Hanya itu kok taktiknya. #Esok malamnya Joko masuk ke cafe, dia melihat Udin di sudut bar dengan 3 cewek di sekelilingnya. Joko pun berjalan menuju bar dan melemparkan kunci bersama gantungan mobil Ferrari ke atas meja bar. Tapi tak ada reaksi sama sekali. Dikantongkannya ­lagi kuncinya, lalu begitu ada cewek2 cantik lewat dia lemEDISI 20, Minggu III juni 2013

‘’Lho, kenapa, Pak?’’ ‘’Tidur saja kamu nggak bisa, apalagi mengerjakan soal ujian.’’


84

EDISI 20, Minggu III juni 2013

j’naka


85

EDISI 20, Minggu III juni 2013


86

d facebook: majalahbatampos.co.i

twitter: @majalahBP

s.co.id email: majalah@batampo

DA R I S U D U T PA N DA N G L A I N

Diterbitkan Oleh: PT Sijori Interbintana Pers www.majalah.batampos.co.id Pemimpin umum / gm: Hasan Aspahani Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal WAKIL Pemimpin Redaksi: M. Riza Fahlevi Redaktur Pelaksana: Muhammad Nur, Helmi YS (Desain) Asisten Redaktur Pelaksana: Agnes Damayanti. Redaktur/Editor: Ahmadi, Hasanul Safri, Yermia Riezki, Feni Ambaratih, Herry Dingin Sembiring Arrazy Aditya (Fotografer), Muhammad Syahrir (Desain) Tonny Richardo (Desain) Redaktur senior : Ade Adran Syahlan Lisya Anggraini sekretaris redaksi : Ummy Kalsum Chairman Rida K Liamsi CEO Makmur Direktur Utama Marganas Nainggolan Wakil Dirut Socrates Pemimpin Perusahaan Usep Rahmat Saifullah manager iklan Dewi Febsuri Alamat Redaksi, Pemasaran, Iklan dan EO: Gedung Graha Pena Batam, Lantai 2, telepon :(0778) 460000 (hunting), Fax (0778) 462162 dan (0778) 465111 Batam Center, Batam. Perwakilan Pekanbaru: Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang KM 10,5 Telpon (0761) 64634 Fax (0761) 64638. Perwakilan Jakarta: Gedung Indopos Lt. 6 Jl. Kebayoran 12 Jakarta Selatan, Telp. 021 - 53699560, 021-5333046. Perwakilan Tanjungpinang: Jalan Pramuka 3. Telepon (0771) 27714, 27715. Perwakilan Tanjungbalai Karimun: Jalan A Yani, Sungai Lakam, Telpon (0777) 323686, Fax (0777) 323685. Rekening PT. Sijori Interbintana Pers, NISP;090.010.011377, BPD Riau Cabang Batam Ac.00701.13.0044560. EDISI 20, Minggu III juni 2013


20 - Konflik Tak Kunjung Padam