Page 55

Episode Hujan

Langit mengabarkan ricik air akan datang Meneteslah kata menetaslah segala kegalauan Di rumah-rumah yang Tuannya sedang bercengkrama dengan kesibukan Malam mengantuk binar udara yang meredup padahal Waktunya menjaga semesta dari Tetesan hujan itu mengantar gigil menyelimutkan kehangatan Lelah yang berkeliaran mendekap tanpa sekat Suara adzan dan langkah di depan rumah berpadu Mengadu pada pemilik semesta untuk Menghentikan rahmat yang tak dipinta Sebab air hujan akan mencuri keindahan buku-buku Buku-buku di ransel yang mendesah Dan tak ada kaki-kaki penghuni surga Mengisi masjid dengan rentetan doa Rajawana, 2015

halaman 53

Profile for Majalah sagang

Edisi207  

Edisi207  

Advertisement