Page 34

Seperempat Abad Selendang

pada seperempat abad kelahiranku, dunia bertanya perihal cita-cita, cinta, dan harapan masa depan diam-diam aku bertanya pada dunia yang cerewet adakah kehidupan berjalan tanpa keyakinan? jiwaku meruncing indera-inderanya yang tumpul akal sehat terangkis dari kabut kerancuan sisi-sisi keyakinan membeningkan sinar pertama disepuh ratusan malaikat dalam diri yang agung wahai kemuliaan yang fana, tunjukkanlah padaku peta beserta sandi-sandi rumit bagi masa depan sebab kini, masa silamku menghardik daya hadup dua puluh lima tahun aku buka mata akan tuhan harmoni dan kebahagiaan yang tampak bayangan sebenarnya sebatas satu pelajaran dari kitab kehidupan 24 Februari 2014

halaman 32

Profile for Majalah sagang

Edisi207  

Edisi207  

Advertisement