Page 1


Pengantar Redaksi

D

FUTURESMONTHLY | Special Edition

WHAT’S INSIDE? National Holiday Schedule

h. 02

Artikel Pengantar From Desk of CEO Monex

h. 03

Editor Focus Eropa Kian Terpuruk?

h. 04

Forex Market Outlook “Betapa Berat Beban Euro”

h. 07

Stock Index Market Outlook Pasar Rentan Koreksi

h. 11

Gold Outlook New Year, New Target

h. 18

Commodity Focus Realitas Vs Optimisme

h. 20

Market Outlook Special Edition 2011 Market Outlook & Trading Tips Prospek Emas Tetap Bagus Jika Naik Kelas Indonesia Banjir Uang

h. 22

Artikel Khusus Special Edition 2011 Kaleidoskop 2010 Fundamental Analisis Produk Multilateral Monex Education Program

h. 31

CFD’s Strategy Citigroup & Baidu Saham Unggulan Awal Tahun

h. 41

Woman’s Investment Observe, Set & Relax

h. 44

Highlight Indonesia Welcome to Indonesia!

h. 46

Trading Strategy Profit With 123 System

h. 48

Automatic Trading Membangun EA dari Software EA Generator

h. 50

Investment Clinic Sudahkah Trading Menggunakan R3?

h. 52

Central Banks Interest Rate Outlook

h. 54

Global Economic Calendar

h. 56

inamika pasar keuangan tahun 2010 telah berakhir. Periode baru kini hadir dengan membawa karakteristik tersendiri yang patut dicermati. Pada Futures Monthly edisi khusus 2011, Kami menyajikan outlook dari beberapa pakar ekonomi untuk memandu Anda selama satu tahun ke depan. Professor Roy Sembel Ph.D akan memaparkan pandangannya tentang prospek ekonomi dan mata uang Indonesia. Bagi yang tertarik dengan prospek major currencies dan indeks saham, Kami sajikan outlook dari Mr. Dar Wong, seorang professional trader yang sangat berpengalaman memprediksi harga. Bapak Professor Adler Manurung, SE, M.Com, ME, SH juga tidak ketinggalan memberi proyeksi saham, kiat investasi, currency war dan lain-lain. Kami yakin Anda pasti tidak ingin melewatkan informasi tersebut begitu saja. Maka simak artikel Market Outlook di FM Januari 2011 Edisi Khusus. Kolom Menarik lainnya :

04

Editor Focus

07

Forex Market Outlook

Zona Euro menjadi fokus utama pasar global karena masalah hutang yang makin hari kian tak terduga. Kesehatan kredit anggota zona Euro terus diawasi oleh si pemeringkat rating. Hasil penilaian menjadi parameter seberapa sehat keuangan suatu negara. Negara mana yang berpotensi mengalami penurunan rating berikutnya? Simak jawabannya di artikel : “Eropa Kian Terpuruk?”

Euro terus menderita akibat masalah hutang negara. Prospek USD tak kunjung menentu pasca QE II dan pemotongan pajak. Bagaimana dengan Aussie? Mampukah AUD mencetak rekor baru lagi di 2011? “Betapa Berat Beban Euro” akan mengulas masa depan mata uang utama dunia.

18

Gold Outlook

33

Fundamental Analysis

Salah satu komoditi paling hot di tahun 2010 adalah emas, sempat terkoreksi namun tak berarti karena menjadi peluang beli bagi investor. Emas diprediksi masih akan melanjutkan rally di 2011, namun bukan berarti pergerakannya tanpa kendala. Cermati pergerakan harga logam kuning di “New Year, New Target”.

Setiap hari berita fundamental diumumkan dan menjadi perhatian investor. Namun, apakah Anda sudah mengetahui secara detail data fundamental yang dinanti? Atau hanya garis besarnya saja? Dalam FM 2011 menyajikan data fundamental ekonomi secara lebih mendalam beserta dampaknya di pasar keuangan. Sektor Tenaga Kerja adalah data fundamental pertama yang Kami ulas.

DISCLAIMER: Isi artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi. Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun berdasarkan isi dari artikel di majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi.


DARI REDAKSI

National Holiday Schedule Januari 2011 Monday, Jan 03, 2011 New Year Day Country : Japan, China, UK, Australia, New Zealand

Monday, Jan 17, 2011 Martin Luther King, Jr. Day Country : United States of America

Tuesday, Jan 04, 2011 New Year Day Country : New Zealand

Wednesday, Jan 26, 2011 Australia Day Country : Australia

Monday, Jan 10, 2011 Coming of Age Day Country : Japan

Apa kabar, pembaca setia Futures Monthly? Tanpa terasa, Kami sudah menemani Anda selama 4 tahun terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, Kami menerima banyak saran, kritik maupun pujian dari berbagai pihak. Segala masukan berharga kian memperkuat komitmen Futures Monthly untuk tampil lebih inovatif setiap waktu. Majalah yang khusus membahas berita dan analisa seputar pasar keuangan kini tampil dengan wajah baru. Simak sajian istimewa mengenai produk Commodity, Stock Index, dan Forex pada edisi spesial 2011. Semoga kehadirannya dapat membawa penyegaran dalam aktifitas investasi Anda.

SUSUNAN REDAKSI Pendiri PT Monex Investindo Futures Pemimpin Umum Ferhad Annas Pemimpin Redaksi Johannes Ginting Editor Ariston Tjendra Kontributor Tim Research & Analyst Tim Education Koord. Promosi Evi Pane Desain Grafis Frendy Khouw Sekretariat Redaksi & Sirkulasi Lanny Blankers & Amelia Kharisma Dewi Menara Ravindo, Lt. 8 Jl. Kebon Sirih Kav. 75 Jakarta 10340 Telp. 021 315 0607 E-mail: futuresmonthly@mifx.com Layout & Percetakan Mahameru Printing - Jakarta

Akhir kata, segenap jajaran redaksi Futures Monthly mengucapkan:

FUTURESMONTHLY

SELAMAT TAHUN BARU 2011 !

4

Tim Redaksi Futures Monthly *(Ki-Ka) : Frendy Khouw, Ariston Tjendra, Johannes Ginting, Ferhad Annas, Amelia KD, Lanny Blankers, Evi Pane


FROM THE DESK OF CEO MONEX

“Melalui majalah Futures Monthly ini, Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh nasabah yang telah memilih Monex sebagai mitra bisnis. Sebagai perusahaan pialang yang memiliki motto “Your No. 1 Financial Partner”, Monex berkomitmen untuk selalu memberi pelayanan terbaik. Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh nasabah.”

FROM THE DESK OF CEO MONEX

S

etelah menyediakan edukasi kepada investor dan masyarakat melalui berbagai seminar dan training, Monex tetap konsisten memacu inovasi baru. Semua dilakukan semata untuk memberi kemudahan transaksi bagi nasabah, secara lebih cepat dan praktis.

Demi mewujudkan cita-cita tersebut, maka di tahun 2011 ini Monex memperkenalkan suatu layanan mutakhir yang dipersiapkan khusus untuk para nasabah. Dengan perangkat dan teknologi yang telah dirancang sedemikian rupa, kini transaksi online terasa jauh lebih mudah.

Program terbaru yang Kami dedikasikan bagi para nasabah di tahun 2011 antara lain :

Monexnews Launcher Kami kembali mengukuhkan diri sebagai penyedia informasi, analisa dan harga tercepat melalui Monexnews. Portal berita finansial terdepan kini dapat diunduh pada smart phone berbasis Blackberry, Android maupun java. Blackberry Application Dirancang khusus agar para nasabah dapat melakukan transaksi secara online. Semua aktifitas trading kini berada dalam genggaman. Online trading melalui iPad dan gadget lain. Akses transaksi online via berbagai gadget terbaru. Pengembangan terus dilakukan agar semua gadget mendukung platform Monex.

Monex Web Trader Nasabah dapat melakukan transaksi online via web tanpa perlu mengunduh meta trader.

Pada akhirnya, Kami berharap rangkaian program ini serta adanya transparency of trading akan membuat nasabah lebih nyaman dalam bertransaksi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Semoga tahun 2011 membawa kesuksesan bagi Kita semua! Salam hangat, Anil Bahirwani CEO Monex


Ariston Tjendra Senior Research and Analyst Monex

Eropa Kian Terpuruk? Kisah krisis hutang Eropa masih belum usai. Seperti episode tanpa akhir, berita seputar krisis Eropa terus bermunculan. Negaranegara di Eropa, terutama mereka pemakai mata uang euro seakan-akan menyimpan bom waktu yang siap meledak.

S FUTURESMONTHLY

udah ada dua negara euro yang menggunakan dana bailout dari Uni Eropa dan IMF, yaitu Yunani dan Irlandia pada tahun 2010 lalu. Namun, beberapa negara tetangga terindikasi akan mengalami nasib serupa. Peringatan akan penurunan peringkat bermunculan dari beberapa lembaga rating kredit dunia, seperti S&P, Moody’s dan Fitch.

6

Para investor menyoroti beberapa negara dengan potensi masalah besar yang dikenal dengan istilah PIIGS (Portugal, Italy, Ireland, Greece, Spain). Sebagaimana telah diutarakan di atas, dua di antara negara PIIGS tersebut telah mendapat bailout. Portugal, Italia dan Spanyol diperkirakan

segera menyusul bila ketiganya tidak lekas memperbaiki kondisi keuangan masingmasing. Rumor yang beredar menyebut Portugal tak lama lagi mengajukan proposal bantuan ke Uni Eropa dan IMF. Beban hutang Portugal yang mencapai 76,8% dari GDP, membuat investor khawatir. November 2010 lalu, pemerintah negara ini telah mengajukan program pengetatan anggaran untuk menaikkan kemampuan bayar. Akan tetapi masalah belum selesai sampai di situ, implementasi dari program pengetatan menimbulkan kecaman dari warga Portugal sendiri. Hal ini justru berpeluang memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Sementara Spanyol, negara dengan kapitalisasi ekonomi terbesar ke-5 di Uni Eropa, rawan tenggelam dalam krisis hutang yang dapat memicu dampak besar ke seluruh kawasan Eropa. Perbankan Spanyol sedang dihantam limpahan kredit macet, terutama dari sektor perumahan. Demikian halnya dengan Amerika Serikat, Spanyol juga sedang mengalami gelembung properti. Harga-harga rumah berjatuhan dan warga tidak mampu membayar kredit hunian akibat kesulitan ekonomi. Tingkat pengangguran Spanyol merupakan yang tertinggi di Eropa, 20,5%. Lembaga pemeringkat Moody’s bahkan sudah memperingatkan potensi penurunan peringkat hutang perbankan Spanyol.


Pertumbuhan GDP 2010 (yoy)

Pengangguran

Rasio Hutang Publik Terhadap GDP

Defisit Anggaran

Portugal

1,5%

10,7%

76,8%

-9,50%

Spanyol

-0.2%

20,5%

52,2%

-8,03%

Italia

1.0%

8,2%

115,8%

-5,09%

Tabel 1: Data ekonomi PIS

Adapun Italia sedang menghadapi perlambatan ekonomi yang mulai membahayakan kondisi neraca keuangannya. Tingkat pertumbuhan GDP Italia tahun 2009 sekitar minus 5,1%, sementara rasio hutang publik berbanding GDP sebesar 115,8%, alias pengeluaran lebih besar dari pendapatan negara. Meskipun demikian, pemerintah memiliki kemampuan dalam mengelola hutangnya sehingga tidak satu pun lembaga pemeringkat dunia memberi outlook negatif terhadap Italia. Sumber masalah Eropa ternyata tidak hanya berasal dari 5 negara PIIGS. Pada daftar negara Eropa dengan rasio hutang terhadap GDP tertinggi, Belgia, Hungaria,

Sumber: CIA, Wikipedia, tradingeconomics

Perancis, dan Austria termasuk dalam kategori negara yang patut diwaspadai. Pada Desember 2010 lalu, peringkat kredit Hungaria telah diturunkan sebanyak dua tingkat oleh Moody’s, atau mendekati level “sampah”. Rasio hutang negara ini cukup tinggi, yakni sebesar 79% dari GDP dengan defisit anggaran yang melambung hingga minus 7%. Pemerintah kesulitan untuk merencanakan pemangkasan defisit lebih ketat, IMF pun tidak bersedia menyuntik likuiditas tambahan berdasarkan alasan tersebut. Penurunan peringkat kredit makin mempersulit Hungaria untuk mendapat dana pembayaran hutangnya.

Potensi kebangkrutan Hongaria tentunya ditanggapi dengan negatif oleh pasar, karena hal ini akan menimbulkan efek sangat buruk bagi negara-negara lain yang sudah memberi pinjaman ke Hungaria. Tercatat ada 8 bank negara Eropa dan 1 bank Asia telah mengucurkan miliaran dollar AS kepada negara ini. Belgia dengan rasio hutang yang mendekati 100% GDP dan defisit anggaran yang melebihi 7%, juga menyimpan potensi terimbas krisis hutang. S&P telah menurunkan outlook Belgia dari “stabil” menjadi “negatif”. Bila dalam 6 bulan ke depan Belgia belum melakukan perbaikan berarti, maka kemungkinan penurunan


Besar Pinjaman (miliar dollar AS) Spanyol

1,2

Inggris

2,1

Belanda

3,5

Perancis

11,1

Belgia

17,2

Italia

25,0

Jerman

31,9

Austria

37,0

Jepang

1,7

Belgia, Hungaria, Perancis, dan Austria termasuk dalam kategori negara yang patut diwaspadai.

Tabel 2: Pinjaman 9 negara ke Hongaria Sumber: BNP Paribas via businessinsider

peringkat lebih dalam sangat terbuka. Tahun ini, Belgia akan menghadapi jatuh tempo obligasinya yang bernilai sekitar 65 miliar euro. Implikasinya tentu akan semakin buruk pada iklim investasi dan sumber pembiayaan Belgia jika negara gagal membayar hutang sebelum jatuh tempo. Sejak Juni 2010 lalu, Belgia dirundung krisis politik sehingga sampai saat ini pemerintah baru belum juga terbentuk. Faktor ini membuat Belgia kesulitan merumuskan kebijakan ekonominya, padahal negara ini sedang menghadapi problem ekonomi yang luar biasa rumit. Perancis, negara ekonomi terbesar ke-tiga Eropa, tidak luput dari potensi krisis. Perancis bermasalah dengan besarnya belanja publik, yang menyebabkan negara tersebut mengalami defisit anggaran tinggi yaitu sebesar 9,6% dan rasio hutang publik yang besar yakni 77,6%. Berbagai rancangan kebijakan pemerintah Sarkozy untuk memperketat anggaran pun tidak berjalan mulus. Rancangan kebijakan ini memicu protes besar-besaran dari warganya terutama kaum pekerja. Lembaga pemeringkat Moody’s pernah memperingatkan bahwa Perancis berpeluang diturunkan peringkatnya jika tidak mampu menyelesaikan program pengetatan dan defisit anggaran. Austria, meskipun memiliki rasio

hutang yang cukup besar (66,4%), masih relatif stabil perekonomiannya. Resiko utama bagi Austria terdapat pada sektor perbankan. Bank-bank di Austria telah memberi pinjaman sangat besar ke negara-negara Eropa Tengah dan Timur, dimana pinjaman tersebut berpotensi gagal bayar sehingga secara tidak langsung akan membebani kondisi keuangan negara. Seperti yang tampak pada tabel 2, terlihat adanya potensi efek domino akibat kebangkrutan salah satu negara Eropa. Pinjaman-pinjaman yang lumayan besar tersebut akan berbalik menjadi beban bagi negara pemberi pinjaman seperti Jerman dan Inggris. Oleh karena itu, kisah krisis kawasan belum akan usai, tahun 2011 ini kita masih akan menyaksikan berita-berita buruk bermunculan seputar Eropa. Gambaran yang terlihat sekarang ini membuat investor waspada terhadap instrumeninstrumen keuangan yang berkaitan dengan Eropa. Isu-isu negatif akan langsung memberi dampak pelemahan terhadap instrumen tersebut.


Johannes Ginting Head of Research & Analyst Monex

Betapa Berat Beban Euro Tahun 2010 menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi negara ekonomi maju. Sebagai negara perekonomian terbesar dunia, Amerika Serikat (AS) masih berjuang mempercepat pemulihan dan menekan tingkat pengangguran. Pemerintah (melalui the Fed) mengambil langkah quantitative easing atau pelonggaran kebijakan dengan kucuran stimulus $600 miliar untuk memompa dana ke sistem keuangan.


FOREX MARKET OUTLOOK

D

i belahan benua Eropa, masalah hutang layaknya virus yang sulit dimatikan. Satu problem di perbaiki, tak lama muncul problem yang

kembali memupus prospek cerah pada nilai tukar Euro. Setelah sempat menyentuh level tinggi $1.42, mata uang tunggal akhirnya terbenam ke titik rendah $1.29 di

terendah dalam 15 tahun terakhir ke level 80 per Dollar AS. Faktor intervensi dan beralihnya pilihan lindung nilai ke USD menjauhkan Yen dari level terkuatnya. Nasib mata uang Franc Swiss juga tidak berbeda jauh, karena penguatan CHF hanya berlangsung sesaat. Sementara Sterling sulit melaju, terhadang kondisi ekonomi yang masih tak menentu. Bahkan merebak kekhawatiran munculnya pelonggaran kuantitatif dari Bank Inggris. Di bawah ini adalah performa major currencies berdasarkan titik penutupan Penutupan Euro (20/12/10) berada di level 1,3118 di bawah closing 2009 (1,3978). Sterling (20/12/10) di level 1.5510, di bawah 2009 (1.6154). Aussie (20/12/10) di level 0.9933, lebih tinggi dibandingkan 2009 (0.8972). Yen (20/12/10) ditutup pada 83.73 (20/12/10), menguat dibandingkan 2009 (92.90). Swiss Franc (20/12/10) di tutup pada 0.9650, menguat dibandingkan 2009 (1.0335).

FUTURESMONTHLY

lain. Setelah bail-out Yunani, Irlandia datang memohon bantuan. Negara Eropa lain yang sudah masuk daftar tunggu, antara lain Portugal dan Spanyol. Namun pemangkasan rating kredit kedua negara oleh Fitch dan Moody’s, tidak sedalam Irlandia, yang baru menerima pemangkasan tajam sebanyak 5 tingkat, dari Aa2 menjadi Baa1. Epidemi hutang

10

Sumber Monex Trader

penghujung 2010. Sementara itu, mata uang Australia mencatat sejarah pasca melampaui paritas terhadap US Dollar. Faktor fundamental ekonomi dan tingginya harga komoditas berhasil mengangkat Aussie, meski akhirnya terkoreksi. Sedangkan peran Yen Jepang sebagai media safe haven kian terancam pasca menembus titik

(closing price), disertai perbandingan antara tahun 2009 dan 2010.

Prospek Major Currencies Tahun 2011

US Dollar Meski pemulihan ekonomi berlanjut, perekonomian AS masih tampak lambat. Pekerjaan rumah terbesar


FOREX MARKET OUTLOOK

Sumber Monex Trader

Penurunan rating akan terus menghantui zona Euro dalam beberapa waktu ke depan.

Euro Sepertinya sulit untuk mendapati Euro bertengger pada level tinggi 2010 ($1.42) dalam waktu dekat, terutama di tengah masalah hutang. Dampak penurunan rating akan terus menghantui zona Euro dalam beberapa waktu ke depan. Negara yang sedang diawasi oleh pemeringkat rating Moody’s dan Fitch adalah Perancis dan Belgia. Kekhawatiran hutang menciptakan prospek bearish bagi Euro,

meski pemerintah mendukung upaya dari Uni Eropa. Mata uang tunggal diperkirakan bisa menyentuh level $1.25, bahkan lebih rendah sampai $1.20.

Sterling Inggris masih berkonsentrasi mengatasi defisit sehingga investor meragukan kemampuan negara untuk memenuhi target pemangkasan. Selain itu, sektor perbankan beresiko besar terseret masalah hutang Eropa, mengingat aset bank Inggris terkait erat dengan Irlandia. Jika masalah Eropa memburuk maka secara umum akan berefek negatif bagi Sterling. Prospek pertumbuhan 2011 kurang bersinar karena Confederation British Industry (CBI) memangkas forecast GDP lebih rendah di kuartal pertama 2011. Namun Suku bunga diperkirakan naik di musim semi karena inflasi meningkat.

Aussie Ekonomi Australia dianggap terkuat di

dunia karena sanggup menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup besar. Adapun tingkat suku bunga 4.75% dianggap sudah tepat dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan survey, 60% responden memperkirakan tingkat suku bunga akan kembali dinaikkan ke 5% sebelum Juni. Mata uang berbasis komoditi ini juga akan ditopang harga komoditas yang terus merangkak naik. Tidak tertutup kemungkinan Aussie mencetak rekor baru di 2011. Level 0.95 masih menjadi support kuat dengan level tinggi di area 1.0170-an sebagai resistance.

Yen Beberapa sektor ekonomi masih lemah, seperti hasil produksi dan sentimen bisnis sehingga perlu diberi stimulus tambahan. Penguatan Yen membuat sektor ekspor memburuk dan Jepang sulit mendorong pertumbuhan lebih lanjut. Pemerintah sudah menunjukkan ketidaknyamanan dalam wujud intervensi, sehingga

FUTURESMONTHLY

adalah krisis sektor tenaga kerja dan belanja masyarakat yang belum pulih sepenuhnya. Suku bunga rendah tampaknya belum cukup menopang kedua sektor ini, sehingga the Fed harus mengeluarkan stimulus $600 miliar (bahkan lebih). Dari sisi suku bunga, penetapan level rendah dalam waktu lama tidak mendukung penguatan US Dollar. Namun, situasi ekonomi yang mulai membaik dan prospek suram Eropa mendorong pasar lebih memilih USD.

11


FOREX MARKET OUTLOOK

Sumber Monex Meta Trader

Tidak tertutup kemungkinan Aussie mencetak rekor baru di 2011. penguatan Yen akan sangat terbatas dan cenderung menjauh dari level kuat tahun 2010 di area 80. Sedangkan level 86 dan 87 akan menjadi target Yen selanjutnya. Predikat safe haven bisa membendung pelemahan Yen lebih jauh.

FUTURESMONTHLY

Swiss Franc

12

Meski ekonomi Swiss cerah namun Bank Sentral Swiss (SNB) tampaknya akan tetap mempertahankan suku bunga untuk waktu lama. Penguatan salah satu safe haven ini sudah menghambat ekspor yang menjadi basis pendapatan negara. SNB telah meredakan penguatan Franc dengan intervensi sebesar 200 miliar Franc pada bulan Juni. Mayoritas responden dalam survei memperkirakan kenaikan suku bunga terjadi di kuartal III 2011. Level terkuat 2010 di 0.9468 akan menjadi support penting, resistance di 0.98 sampai 1.0000.

Analisa Teknikal EUR/USD Chart Weekly mengindikasikan Euro dalam posisi bearish (di bawah MA 100 dan 200). Jika Euro terus melemah

menembus level 1.29 maka berpotensi sentuh 1.26/1.25. Level ini akan menjadi kunci prospek Euro selanjutnya. Jika bertahan maka terbuka peluang kembali mendekati 1.29/1.30 namun jika gagal bisa semakin rendah ke 1.20 sampai level terendah 2010 di 1.1875 Analisa Teknikal GBP/USD : Sterling dalam posisi tertekan dengan support di 1.53. Support ini akan menjadi level penting untuk arah selanjutnya. Posisi ranging terbuka dengan level 1.53 – 1.59 (MA 100) pada Sterling jika bertahan di support tersebut. Jika support 1.53 tembus, maka Sterling akan menuju Support 2 di 1.50 sampai support 3 di 1.48. Analisa Teknikal AUD/USD : Aussie dalam posisi bullish menuju level di atas paritas (setara dengan USD). Area 1.0170 an akan menjadi resistance utama karena merupakan level tertinggi sepanjang sejarah. Aussie berpeluang cetak sejarah lagi di 2011. Level 0.95 akan menjadi support tangguh bagi Aussie. Jika level ini tembus maka Aussie bisa berada di bawah 0.93.


STOCK INDEX MARKET OUTLOOK Daru Wibisono Senior Research & Analyst Monex

Grafik Indeks Dow Jones, Sumber Monex Trader

Pasar Rentan Koreksi

M

eski demikian, pelaku pasar Wall Street tidak terlihat gentar untuk mengambil posisi di pasar saham. Indeks Dow Jones sudah bangkit dari koreksinya pada bulan November 2010. Pasar masih meyakini akan adanya rally lanjutan karena secara umum, sejumlah indikator ekonomi AS terpantau positif, antara lain data produksi industri,

penjualan ritel, perumahan serta bursa tenaga kerja. Rangkaian parameter ekonomi tersebut menjadi sinyal akhir tahun bahwa pemulihan ekonomi AS bertambah cepat sehingga resiko resesi double-dip menyusut. Analisa Teknikal Dow : Meski akan terkonsolidasi, secara teknikal indeks Dow Jones memiliki momentum penguatan seiring indikator stochastic dan MACD

masih menunjukkan pola bullish-nya. Tahanan resisten terdekat pertama berada di 11580. Jika sukses menembus level ini, indeks akan rebound menuju 11720 hingga 11870 (level tertinggi Agustus 2008), meski level 12000 masih terus di lirik oleh indeks Dow. Apabila gagal menguat di atas 111580, indeks akan berubah bearish reversal menuju support 11200, 10900 dan 10700 (Level MA-25 dan Fibonacci 38.2%).

FUTURESMONTHLY

Sentimen terbesar bagi bursa saham Asia tahun 2011 belum beranjak dari wilayah Amerika Serikat (AS), Eropa dan China. Kebijakan Quantitative Easing (QE) senilai $600 miliar yang diusung the Fed memang berdampak pada kenaikan yield obligasi. Akan tetapi, langkah tersebut langsung melukai saham sektor finansial. Pasar keuangan global sendiri belum terlepas dari efek krisis hutang negara Eropa. Kondisi kawasan kian diperburuk oleh keputusan lembaga pemeringkat Moody’s, yang kembali menurunkan rating hutang Spanyol. Kecemasan terhadap langkah pengetatan moneter dari pemerintah China juga belum pudar. Spekulasi bahwa Beijing segera menaikkan suku bunga, berpotensi memicu aksi jual aset beresiko. Kebijakan tersebut dapat membatasi permintaan China terhadap komoditi dan produk impor lainnya.

13


STOCK INDEX MARKET OUTLOOK

Grafik Indeks Nikkei, Sumber Monex Trader

FUTURESMONTHLY

Indeks Nikkei – Jepang Pasca meraih rekor tertinggi 7-bulan di akhir tahun lalu, Nikkei akan mengawali tahun baru dengan konsolidasi. Dua faktor pendukung gerakan indeks Jepang tak lain adalah optimisme investor terhadap kesehatan perusahaan-perusahaan Jepang dan penguatan mata uang USD versus Yen. Sedangkan tekanan yang patut diwaspadai adalah aksi profit taking tibatiba, khususnya setelah indeks benchmark ini mencapai level penutupan tertinggi. Penguatan Yen juga berpeluang menggoda investor untuk membukukan laba pasca lonjakan gain indeks hingga 12% sejak awal November 2010. Di samping itu, sentimen manufaktur terpantau memburuk untuk kali pertama dalam tujuh kuartal terakhir, sehingga laba korporasi rentan penurunan. Adapun sentimen eksternal yang harus dicermati tak lain adalah isu kenaikan bunga China.

14

Analisa Teknikal Nikkei : Nikkei terlihat akan konsolidasi seiring indikator stochastic menunjukkan sideways di level overbought. Akan tetapi, MACD masih menunjukkan potensi naik. Tembus di atas level 10370 (Fibonacci 61.8%), indeks akan meneruskan rebound-nya ke resisten 10550 dan 10800. Jika berhasil melampaui titik 10800, tidak menutup kemungkinan

indeks kembali ke harga tertinggi bulan Maret 2010 pada 11385. Sementara koreksi Nikkei ke support terdekat menuju kisaran 10060 (Fibo 50%) dan berlanjut ke 9745 (Level MA-13 dan Fibo 38.2%). Apabila profit taking terus mewarnai pasar, indeks anjlok kembali ke level 9480 (Pertemuan MA-13 dan MA-26), meski tahanan kuat masih berada di level 23.6% dari Fibonacci di 9355. Indeks Hang Seng – Hong Kong Secara umum, indeks Hang Seng (HSI) tetap memiliki potensi penguatan berkat penundaan kenaikan suku bunga oleh otoritas Beijing. Bank sentral justru menambah rasio cadangan modal minimum bank guna menyerap likuiditas berlebih di pasar. Optimisme bahwa pemerintah China sudah tidak terlalu agresif memperlambat pertumbuhan ekonomi akan membuat sentimen lebih solid. Sejatinya, HSI takkan kesulitan bertahan di level tinggi. Di samping itu, bursa saham juga didukung oleh indikator fundamental Hong Kong, seperti angka GDP, indeks produksi dan laporan akitifitas manufaktur (PMI) yang terakhir kali dirilis positif. Satu-satunya kendala bagi indeks Hang Seng adalah isu pengetatan moneter oleh China.

Analisa Teknikal Hang Seng : Indeks Hang Seng masih berpeluang menguat, setidaknya ke area 23600. Namun penguatan terbatas seiring indikator MACD yang cenderung berkutat dalam tren penurunan. Bila indeks gagal rebound di atas kisaran 23000 (perpotongan antara MA-7 dan MA-14), HSI akan mengalami fase bearish lanjutan ke level 21750. Pecah kisaran ini, akan membawa target ke 21000 (tertinggi Juni 2010), kemudian ke support kuat 20200 (terendah Agustus 2010). Sementara stochastic yang telah jenuh, bersiap untuk bullish reversal dan mengantarkan Hang Seng ke resisten pertama 22800 (terendah November 2010). Sukses melewati tahanan ini akan memicu bullish lanjutan ke area 23600 (kisaran 23.6% dari Fibonacci). Dan terakhir, indeks akan dihadang oleh resisten terkuatnya pada 24940 (tertinggi November 2010). Indeks KOSPI – Korea Selatan Di penghujung 2010 lalu, laju indeks KOSPI tak terbendung hingga melampaui titik psikologis signifikan (level 2,000). KOSPI berhasil mencatat level tinggi baru dalam 37-bulan terakhir. Sementara indeks KOSPI berjangka juga melejit sampai kisaran 264.00. Secara umum, indeks masih terus dimotivasi oleh ekspektasi kelanjutan quantitative easing dari Amerika Serikat


STOCK INDEX MARKET OUTLOOK

Grafik Indeks Hang Seng, Sumber Monex Trader

serta rencana perpanjangan pemotongan pajak era-Bush oleh Obama. Sementara kuatnya data penjualan ritel dan produksi industri AS berperan sebagai sentimen tambahan.

Menginjak tahun 2011, indeks saham dunia akan melangkah penuh hati-hati. Terutama setelah Federal Reserve Bank kembali memberi pernyataan bernada negatif seputar ekonomi Amerika Serikat.

Menurut penuturan Lee Kyoung-su, analis pasar Taurus Investment & Securities, pencapaian indeks ke rekor tinggi ini baru permulaan. Indeks utama KOSPI akan berkonsolidasi pada titik support-nya di 2,000, lalu melanjutkan penguatan hingga semester II 2011, dimana indeks diprediksi bisa meraih level 2,400. Isu penting yang ditakutkan pelaku pasar Korea Selatan adalah isu pengetatan moneter China dan ketegangan di semenanjung Korea. Dua sentimen tersebut berpeluang untuk membatasi momentum kenaikan.

FUTURESMONTHLY

Menginjak tahun 2011, indeks saham dunia akan melangkah penuh hati-hati. Terutama setelah Federal Reserve Bank kembali memberi pernyataan bernada negatif seputar ekonomi Amerika Serikat.

15


Corporate Social Responsibility

16


Corporate Social Responsibility


FUTURESMONTHLY

Corporate Social Responsibility

18


FUTURESMONTHLY

Corporate Social Responsibility

19


GOLD OUTLOOK Zulfirman Basir Senior Research & Analyst Monex

New Year, New Target Rally emas tidak terhentikan sepanjang tahun 2010. Logam mulia andalan investor tidak hanya berhasil menembus rekor denominasi Dollar AS per ons ($1430), namun bergejolak dalam satuan valuta utama lain seperti Euro (_1070), Sterling (ÂŁ906) dan Yen (_117.541). Pelemahan USD, penyebaran krisis hutang zona-Euro serta naiknya tekanan inflasi akan menambah daya tarik emas untuk waktu lebih lama. Penurunan sepertinya hanya bersifat koreksi sesaat seiring tingginya permintaan emas sebagai instrumen pelindung kekayaan investor.

FUTURESMONTHLY

SITUASI EKONOMI AS DAN EROPA Emas sangat terbantu oleh sentimen pelemahan Dollar tahun lalu. The Greenback sendiri tertekan oleh program pembelian obligasi pemerintah lanjutan ala the Fed. Gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS), Ben Bernanke, bahkan masih membuka peluang penambahan jumlah pembelian obligasi apabila diperlukan. Hingga akhir 2010 lalu, pertumbuhan ekonomi AS masih belum mencapai 2%. Sementara tingkat pengangguran masih berkutat di level tinggi 9,8%, tidak berbeda jauh dibandingkan setahun lalu, 10,2%. Bernanke telah menegaskan bahwa pemulihan masih rapuh sehingga butuh waktu 5 tahun untuk mengikis tingkat pengangguran ke level ideal.

20

Kabar stimulus the Fed kemudian disusul oleh persetujuan Presiden Barack Obama ihwal perpanjangan masa insentif pajak Bush. Dengan demikian, pendapatan pemerintah segara berkurang dan defisit anggaran AS, yang telah mencapai $1,3

triliun dollar, akan terus membengkak. Partai Demokrat sendiri tidak berniat mengurangi anggaran belanja negara. Artinya, lebih banyak surat hutang akan diterbitkan Obama untuk menutupi kekurangan income AS. Kondisi tidak kondusif juga terlihat di kawasan Eropa saat bailout Yunani dan Irlandia gagal meredam kepanikan. Yield obligasi pemerintah Portugal, Spanyol dan Belgia juga terus melonjak. Pemimpin Eropa masih belum berhasil mencapai mufakat tentang mekanisme terbaik pemecahan krisis. Isu hutang sepertinya konsisten menghantui pasar di tahun 2011. Apabila dibiarkan berlarut, maka integritas Eropa benar-benar terancam. Perbankan Eropa juga masih bergantung kepada bank sentral untuk memenuhi kebutuhan dana. Untuk menenangkan pasar, Bank Sentral Eropa (ECB) bahkan sampai harus memperpanjang fasilitas dana daruratnya. Meski belum menerapkan Quantitative Easing (QE),

ECB sudah membeli obligasi pemerintah zona Euro senilai _72 miliar. Bank sentral tidak mungkin berpangku tangan melihat krisis menggerogoti performa ekonomi kawasan. Gubernur bank sentral Jerman, Axel Weber, membuka kemungkinan adanya stimulus moneter ekstra jika situasi terus memburuk, seperti yang dilakukan the Fed, namun langkah itu sama dengan mempertaruhkan reputasi Euro. Investor bisa memandang mata uang tunggal Eropa sebelah mata dan berpaling ke emas sebagai alternatif currency untuk melindungi kekayaannya. ANCAMAN INFLASI NEGARA MAJU Catatan tingkat inflasi AS tahun lalu masih tergolong rendah, akan tetapi tekanan terus meningkat. Indeks harga produsen tumbuh 0,8%, sedangkan yield Treasury (indikator ekspektasi inflasi) juga mulai naik. Di China, inflasi negara perekonomian terbesar ke-dua dunia setelah AS ini melonjak sampai 5,1%. Sementara inflasi Inggris masih berada


GOLD OUTLOOK

di atas target Bank of England, 3,3%. Adapun inflasi zona Euro jauh lebih baik dibandingkan Inggris, sebesar 1,9% atau mendekati target ECB. Ancaman inflasi kian jelas terutama di tengah pergerakan harga minyak yang stabil di kisaran $85 per barel. Tekanan inflasi hanya dapat dikendalikan dengan pengetatan moneter, suatu hal yang belum bisa dilakukan pemerintah negara mapan. Bank sentral AS dan Eropa masih harus menyuntik stimulus demi pemulihan. Demikian pula dengan Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ) yang mengalami kesulitan untuk menaikkan suku bunga kala outlook ekonomi diliputi ketidakpastian. People Bank of China bahkan setengah hati memperketat kebijakan, tampak dari kenaikan giro wajib minimum perbankan tanpa dibarengi kenaikan suku bunga. Cukup jelas, ada ancaman inflasi di tingkat global sehingga investor membutuhkan emas sebagai instrumen pelindung. PROSPEK EMAS FISIK World Gold Council memprediksi permintaan India dan Cina (konsumen terbesar pertama dan ke-dua dunia) akan terus meningkat di tahun 2011. Limpahan minat emas dari China merupakan efek pelonggaran syarat impor dan transaksi emas oleh bank. Konsumen sepertinya tidak begitu terpengaruh dengan tingginya

harga karena mulai terbiasa, apalagi imbal hasil dari kenaikan harga cukup menarik. Tidak hanya itu, demand dari bank sentral terpantau tinggi, khususnya di masa program diversifikasi cadangan devisa masing-masing negara. India, Bangladesh, Sri lanka dan Rusia telah memborong emas dari tangan Dana Moneter Internasional (IMF). Krisis hutang Eropa membuat bank sentral harus berpikir ulang untuk menambah porsi Euro. Sedangkah US Dollar kurang menarik untuk dikoleksi karena volume aset USD di Asia sudah terlampau tinggi ditambah oleh faktor imbal hasil AS yang rendah. Bank sentral tidak mempunyai banyak pilihan selain melirik emas sebagai alternatif cadangan devisanya. Outlook emas tahun 2011 terbilang cemerlang, dengan target utama di level $1500. Goldman Sachs optimis logam mulia mampu memecah $1690 dalam 12 bulan. Sementara UBS memprediksi level harga $1550, tidak berbeda jauh dengan estimasi Barclays dan BofA-Merril Lynch yang memperkirakan reli hingga $1500 pada 2011.

Analisa Teknikal:

Outlook emas tahun 2011 terbilang cemerlang, dengan target utama di level $1500.

mengisyaratkan koreksi untuk sementara waktu. Penurunan di dekat batas bawah channel merupakan peluang untuk kembali masuk. Level 1407 dan 1430 (harga tertinggi 14 Desember dan 7 Desember 2010) merupakan resisten. Sementara level 1330 dan 1315 (harga terendah 16 November dan 22 Oktober 2010) akan menjadi support. Adapun titik 1500 (level Fibonacci 161.8% dari lembah 22 Oktober hingga puncak 7 Desember 2010) menjadi target bullish di 2011.

Pada grafik mingguan, penguatan emas masih terjaga seiring harga diperdagangkan dalam channel bullish di atas Moving Average 50-100-200. Namun, turunnya indikator RSI

FUTURESMONTHLY

Sumber Gold Chart: Monex Trader

21


COMMODITY FOCUS Ariana Nur Akbar Research & Analyst Monex

Realitas vs Optimisme Harga minyak mentah dunia sempat bertahan di level $88 per barel pada akhir tahun lalu. Penguatan tersebut merupakan imbas dari limpahan faktor yang hadir secara serentak. Sentimen penunjang antara lain datang dari laporan persediaan dan produksi dari dua badan administrasi energi, EIA dan OPEC. Akan tetapi, kenaikan lebih lanjut terjegal oleh aksi profit taking sehingga harga tertahan di level $80. Langkah ambil untung investor langsung menggusur minyak dari level tertinggi dalam 26 bulan terakhir, $90,76 per barel.

FUTURESMONTHLY

P

22

ergerakan crude oil sepanjang 2010 terlihat lebih dinamis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Motor penggerak harga kini tidak mengacu pada komponen produksi dan permintaan semata, namun mulai dipengaruhi oleh kepentingan politik antar negara hingga kekuatan militer. Sentimen fundamental utama berasal dari kebijakan impor minyak China. Lonjakan volume minyak masuk ke negara ini merupakan implikasi dari pesatnya geliat industri nasional. Momentum impor China sontak mendorong harga minyak hingga level $87 per barel. Pada pertengahan tahun, Presiden Barack Obama menyerukan independensi energi

dengan membuka keran peluang bagi perusahaan minyak untuk meng-eksplorasi lahan potensial dalam negeri. Pemerintah Amerika Serikat (AS) juga melarang keras produsen besar untuk beroperasi di Iran. Kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai bentuk kecaman terhadap proyek nuklir pemerintah Ahmadinejad. Selama masa perang dingin AS-Iran berlangsung, minyak berputar di kisaran tinggi, $80-90 per barel. Beragam isu lain yang mempengaruhi pasar komoditi antara lain, angin topan di Teluk Meksiko, ledakan kilang China, kebocoran saluran pipa AS-Kanada, perang Nigeria serta bencana gunung meletus di Eropa. Di awal tahun ini, kedatangan musim dingin dan pelemahan USD memang mendukung pergerakan crude oil. Akan tetapi, sulit

bagi minyak untuk mengulang momen indah di atas kisaran $90. Masih tingginya angka pengangguran di AS dan prospek penguatan kurs Dollar memberi tekanan besar bagi minyak. Potensi penurunan permintaan kian mengemuka pasca the Fed menyatakan pertumbuhan ekonomi AS berjalan lambat. Benturan antara realitas dan optimisme telah mencuatkan pertanyaan baru, mungkinkah harga akan mencapai atau bahkan melampaui $100 per barel pada 2011?

Pertumbuhan Ekonomi Cina Hingga akhir 2010, harga minyak mentah cenderung bertahan di level $88-$90 per barel. Peran krusial minyak sebagai penggerak ekonomi di daratan China


COMMODITY FOCUS

Sumber Chart – Monex Trader

Memasuki tahun investasi 2011, nilai jual minyak mentah masih akan berkisar di >$90. Pertimbangan utamanya adalah ekspektasi

bahwa ekonomi global masih terseokseok, ditambah dengan aksi spekulan komoditi yang menanti momen kenaikan ke level $100. Akan tetapi, estimasi harga tersebut bisa terbukti dengan catatan bahwa tidak ada isu pengetatan signifikan dari beberapa negara besar

seperti tahun lalu. Kebijakan moneter ketat lazim dinilai sebagai sentimen negatif, sehingga penguatan ‘emas hitam’ bisa terhenti di area $80-85 per barel. OPEC dan Persediaan Sentimen penting bagi stabilitas harga minyak berasal dari kesepakatan anggota OPEC untuk mempertahankan tingkat produksi untuk tahun 2011. Keputusan tersebut lahir saat pertemuan di Quito, Ekuador tahun lalu. Dengan demikian, sentimen menyangkut produksi OPEC masih akan berlangsung, mengingat level harga $88-90 per barel merupakan zona ideal bagi pos pendapatan negara-negara anggota. Kebijakan OPEC sejatinya menjadi dukungan penting bagi pasar komoditi minyak. Pasar juga tidak boleh mengabaikan kemungkinan turunnya persediaan di AS. Dengan asumsi bahwa negara perekonomian terbesar dunia ini sedang memasuki fase pemulihan, harga minyak di level idaman $100 per barel bukanlah hal yang mustahil terwujud. Sumber Chart – Monex Trader Analisa Teknikal CO-LS : Sampai pertengahan Desember 2010, minyak stabil dalam kisaran $88-90 per barel. Namun secara teknikal, kecenderungan harga untuk turun masih kuat (lihat grafik harga per 4 jam di atas). Indikasi ini diperkuat juga oleh

Benturan antara realitas dan optimisme telah mencuatkan pertanyaan baru, mungkinkah harga akan mencapai atau bahkan melampaui $100 per barel pada 2011?

pergerakan MACD dan Stochastic yang lebih mencerminkan teknis pergerakan bearish daripada bullish. Koreksi diyakini akan mencapai level S1 dan S2 secara berturut-turut untuk menembus level $87.40 dan $85.74. Aliran harga pada level S2 harus segera diwaspadai karena menjadi indikasi kuat bahwa harga akan bertahan untuk kemudian berbalik arah. Sebaliknya, apabila harga kembali menguat, tahanan atas akan diwakili oleh R1 dan R2 yang masing-masing menempatkan $89.82 dan $90.76 sebagai tahanan kuat. Sementara posisi harga indikator naik dan turun terdekat diwakili oleh R1 dan S1, pada level harga masing-masing $89.82 dan $87.40.

FUTURESMONTHLY

menggiring harga untuk terus solid di kisaran tinggi. Pertumbuhan negeri tirai bambu memang lebih pesat dibandingkan negara-negara lain di dunia. Performa ini berbanding lurus dengan tingkat permintaan minyak sebagai penopang aktifitas industri negara. Akan tetapi, kecemasan terhadap potensi ledakan ekonomi justru memberi tekanan pada pemerintah untuk membendung laju pertumbuhan. Salah satu caranya yaitu memperketat kebijakan moneter dengan menaikkan syarat di sektor permodalan. Di samping itu, mencuat isu bahwa bank sentral China akan mengangkat suku bunga acuan lebih dini. Lonjakan interest rate pasti berdampak signifikan terhadap volume permintaan minyak mentah. Apabila skenarionya seperti ini, maka traders dipaksa mewaspadai penurunan demand yang berimbas pada koreksi harga.

23


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Dar Wong Market Outlook & Trading Tips Pada Futures Monthly edisi Desember, Kami sudah mengulas outlook khusus mengenai komoditi emas dari Dar Wong, seorang professional trader terkemuka. Edisi kali ini akan mengulas proyeksi beberapa produk berjangka yang lazim ditransaksikan oleh investor, antara lain indeks Dow Jones, Nikkei, Hang Seng serta aset mata uang. Tidak ketinggalan pula tips-tips trading yang pasti bermanfaat untuk di terapkan.

FUTURESMONTHLY

D

24

alam sebuah seminarnya, Dar Wong mengatakan bahwa investor sedang kesulitan untuk mencetak uang atau memaksimalkan keuntungan. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka justru kehilangan modal investasinya. Menurutnya, dalam dunia trading semua orang pernah kehilangan dana, termasuk George Soros dan Warren Buffet sekali pun. Oleh karena itu, satu hal yang perlu dipelajari investor adalah bagaimana memangkas kerugian (cut loss) dan memaksimalkan keuntungan.

Beberapa tips menarik dari Dar Wong : • Terdapat perbedaan sangat kontras antara trader berpengalaman dan pemula. Trader berpengalaman adalah mereka yang melihat kesalahan dan berbalik memperbaiki dengan cepat. Sedangkan trader pemula hanya berpangku tangan saat terjadi kesalahan hingga akhirnya merugi. • Technical Forecast tidak hanya dipelajari untuk sekedar melihat

indikator, kemudian trading. Langkah yang perlu dilakukan pertama kali adalah menentukan tren harga. Hanya ada 3 tren harga yang terbentuk selama 1 tahun terakhir yaitu flat, channel formation (pola yang bergerak naik-turun atau mendatar) dan harga yang menembus garis atas atau garis bawah, di sebut extension. • Pola pergerakan sideways atau disebut konsolidasi pada major currencies seperti Euro, Pound, dan Yen sering terjadi dalam 7 sampai


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Seandainya China mengendalikan inflasi dengan kenaikan suku bunga, maka saham global akan mengalami penurunan

11 hari atau bahkan lebih pendek. Mengambil kesempatan pada kondisi ini bisa menghasilkan kerugian jika tidak memahami kapan saat menjual di titik atas dan membeli di titik bawah. Lakukanlah transaksi intraday, bukan overnight. • Jika harga menembus titik atas atau titik bawah, itulah saatnya melakukan cut loss. Banyak investor lebih menyukai average daripada cut loss, hal ini sangat berbahaya karena berpotensi melawan arah pasar.

• Tempatkan cut loss sebesar 2% dari posisi entry, rasio tersebut sudah cukup besar. Katakanlah Anda punya posisi Euro di 1.42, maka cut loss 2% dari posisi tersebut adalah 1.39. Market Outlook Suku bunga Amerika Serikat (AS) masih akan bertahan di level mendekati nol persen karena pertumbuhan di negara ini sedang melambat. Ditandai oleh potret negatif pada data pengangguran, sektor perumahan dan manufaktur. Suku bunga rendah AS akan mendorong pelaku pasar masuk ke aset saham, yang dapat memberi dividen sebesar 4% atau bahkan 8% hingga 10% per tahun. Pelemahan USD akan mendorong industri AS, terutama melalui sektor ekspor.

paling berpengaruh adalah AS dan China. Berikut ini adalah outlook yang disampaikan Dar Wong di 2011 yang sangat dipengaruhi kedua negara : Apabila AS berhasil mengimplementasikan Weak Dollar Policy (pelonggaran kuantitatif), maka hargaharga saham akan lebih tinggi. Indeks Dow bisa di atas 11.000, jika pecah level 11.450 berpeluang menuju 11.700. •

Seandainya China mengendalikan inflasi dengan kenaikan suku bunga, maka saham global akan mengalami penurunan. Termasuk indeks Dow Jones, Asia maupun Indonesia.

Khusus untuk outlook Hang Seng, jika indeks break 24.000, maka target selanjutnya adalah 26.000. Apabila gagal tembus, maka indeks akan terkoreksi sebesar 15% ke 18.200 (lihat chart). Indeks Hang Seng banyak bergantung pada bursa saham China. Peluang koreksi ke level 21.000 sangat terbuka.

Di tahun 2011, pasar melihat dua negara

FUTURESMONTHLY

• Tentukan Risk Reward Ratio. Banyak investor menggunakan ratio 1:1, artinya perbandingan antara keuntungan dan kerugian sama besar. Cara ini tidak terlalu efektif karena dalam jangka panjang bisa menimbulkan kerugian. Ibarat melempar koin, berapa banyak Anda bisa menebak dengan benar? Adapun Risk Reward Ratio yang efektif adalah 1:3. Kalkulasinya, jika Anda transaksi 10 kali, 5 eksekusi benar dan 5 lainnya salah, itu berarti Anda merugi $5 dan untung $15. Setiap kali Anda rugi $1, Anda

mendapat untung $3. • Pemahaman terhadap berita fundamental sangat penting. Jika tren teknikal dan fundamental positif, harga akan terdorong semakin tinggi. Maka, manfaatkan berita fundamental yang terkait dengan pasar keuangan.

Chart Hang Seng

25


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Indeks Nikkei terlihat sering mengalami rangebound. Resistance Nikkei berada di level 11.400 dengan support pada area 8.750.

berpeluang mengalami koreksi, sebelum menguat kembali di tahun 2011. Support berada di 0.9100– 0.9450.

Dollar Australia diperkirakan akan kembali menguat di 2011, Alasannya sangat sederhana, fundamental negara ini sangat bagus dan suku bunga mendukung untuk investasi. Nilai tukar mata uang Australia sangat bergantung pada data fundamental. AUD

Chart di bawah ini dapat memperjelas outlook indeks Dow Jones, Hang Seng dan mata uang Euro.

Chart Dow Jones

FUTURESMONTHLY

Chart Euro

26

Dirangkum oleh Johannes Ginting (Head of Research & Analyst Monex)


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Prof. Dr. Adler Haymans Manurung

“Prospek Emas Tetap Bagus� Berikut wawancara dengan pengamat pasar modal Prof. Dr. Adler Haymans Manurung, M.Com., ME., SH., ChFC, RFC, CLU, RMCP, President Director PT. Finansial Bisnis Informasi dan Professor of Investment, Capital Market, Finance and Banking. Graduate Student Director of ABFI Institute Perbanas. Editor in Chief Finance and Banking Journal. saham Indonesia? Iklim investasi Indonesia lebih baik jika dibandingkan negara satu regional lainnya seperti Thailand, Malaysia dan Filipina. Sayangnya, pemasukan dari pasar finansial belum dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah. Pengeluaran pemerintah sampai Desember ini baru sekitar 30-40% saja. Seandainya spending pemerintah bisa lebih cepat, growth Indonesia bisa lebih dari 6%. Kini banyak kalangan (termasuk asing) meminta pemerintah untuk menaikkan suku bunga supaya aliran dana tidak keluar. Menurut Saya, kondisi Indonesia masih menarik bagi investor dilihat dari dua faktor. Pertama adalah perbandingan suku bunga Amerika Serikat dan Indonesia yang masih terlampau jauh. Spread suku bunga kedua negara sekitar

6%, masih menggiurkan bagi investor. Faktor ke-dua adalah situasi politik yang stable. Konflik-konflik kecil tidak berpengaruh ke makroekonomi, sehingga pemodal terus mempercayai Indonesia. Di samping itu, pemerintahan sangat kuat karena didukung 60% rakyat pada pemilu lalu. Trend dan instrumen investasi apa yang paling menarik tahun ini? Untuk tahun 2011, ada dua investasi yang paling menarik: obligasi dan saham. Salah satu kehebatan pasar Indonesia adalah tingkat yield obligasi tinggi, 9-10%. Sebaiknya pilih obligasi pemerintah, seandainya tergiur obligasi swasta, pilih perusahaan dengan performa bagus.

FUTURESMONTHLY

Bagaimana perkembangan dunia investasi Indonesia sepanjang 2010? Sepanjang 2010, investasi paling menarik di Indonesia adalah saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah mencatat kenaikan hingga 41% sepanjang tahun ini (tertinggi di dunia). Kenaikan likuiditas di pasar saham didorong oleh kuatnya arus dana masuk ke pasar. Secara teori, kalau bursa ingin naik, maka aliran uang juga harus besar. Ketika IHSG berkisar di 2,700, market cap tercatat sebanyak 2000 triliun. Saat indeks berada di 1,100, Kapitalisasi pasar hanya Rp. 900 triliun. Sekarang, indeks sudah tembus ke 3,000 dengan nilai kapitalisasi mencapai lebih dari Rp 2.200 triliun bahkan kapitalisasi pasar ini akan meningkat bila IHSG mengalami kenaikan dari level 3.000. Mengapa investor asing berminat pada

27


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Dalam APBN terbaru, alokasi untuk Tarif Dasar Listrik sudah tercantum. Adanya TDL berarti lonjakan inflasi Indonesia yang akan disusul oleh kenaikan suku bunga. Kalau tingkat bunga naik, maka pilihan investasi tepat jatuh pada bond. Sementara untuk saham Indonesia, pertumbuhan 15% saja sebenarnya sudah melampaui target pemain asing. Kalau indeks tinggi, semakin besar pula keuntungan yang mereka peroleh. Apalagi investor besar hanya mengambil posisi pada saham-saham besar sehingga portofolionya tetap berkualitas.

Dollar sebenarnya tidak harus merugikan perusahaan lokal dan menyenangkan importir. Semua tergantung bagaimana eksportir me-manage perusahannya, mereka harus ubah cost pembelian dengan memakai kurs yang baru. Jadi, mereka tidak perlu rugi karena pembayaran sesuai dengan kurs yang berlaku saat itu. Tahun ini, harga emas sangat cemerlang. Prospeknya tahun depan? Masalah yang sekarang ada di negara Eropa dan AS saat ini adalah ‘trust. Sudah tidak ada lagi kepercayaan investor

stabil, demikian pula dengan earningsnya. Pendapatan perusahaan pasti naik dibandingkan tahun sebelumnya, meski tidak terlalu cepat. Bagaimana Anda memandang isu ‘Currency War’? Isu perang mata uang adalah ulah dari Amerika Serikat sendiri. Sudah dari dulu China menggunakan nilai tukar rendah murah dalam kebijakannya. Sekarang, hampir semua negara mengimpor barangbarang dari China karena begitu murah. Jadi, kalau dibilang sedang terjadi

Sekali saja the Fed menaikkan suku bunga, selalu ada kemungkinan penarikan dana dari Indonesia dengan tiba-tiba.

FUTURESMONTHLY

Kondisi pasar 2011 sulit diprediksi karena segala hal bisa terjadi dengan cepat, misalnya kebijakan-kebijakan dari pemerintah AS. Sekali saja the Fed menaikkan suku bunga, selalu ada kemungkinan penarikan dana dari Indonesia dengan tiba-tiba. Ancaman bubble di pasar modal Indonesia terjadi karena kepemilikan modal didominasi oleh investor asing. Perlambatan growth perusahaan-perusahaan Amerika mendorong investor mencari pelarian ke emerging markets yang menjanjikan likuiditas lebih tinggi. Indonesia adalah salah satu negara yang diuntungkan oleh perubahan di AS. Akan tetapi, Kita belum mempergunakan momentum ini untuk berkembang lebih maju karena kapabilitas pemerintah belum sesuai yang diharapkan.

28

Bagaimana dengan pergerakan Rupiah di tahun 2011? Saya lihat akhir-akhir ini, pergerakan Rupiah bergerak agak ‘aneh’. Waktu currencies negara lain menguat terhadap USD, kurs Rupiah justru biasa-biasa saja. Tampaknya ada ‘something wrong’ dengan manajemen ekonomi Indonesia. Ditengarai ada beberapa pihak yang tidak mau IDR menguat terlalu tinggi. Penguatan

terhadap kepastian ekonomi di sana. Mata uang seperti USD sulit dijadikan pilihan investasi aman. Sedangkan dari seluruh komponen komoditi, hanya emas yang dikenal memiliki prospek bagus dan tidak kekurangan permintaan. Jalan pintas paling mudah yang dikenal dan mempunyai bentuk fisik hanyalah emas. Sedangkan properti juga belum bisa menjadi alternatif, sebab terkendala persoalan legalitas, kecepatan beli dan pajak. Apakah emas juga mengharuskan persyaratan itu? Tidak! Belum ada PPN atau pungutan lain untuk bertransaksi emas. Jadi, prospek gold tetap bagus, kecuali ada alternatif komoditi lain yang bisa mengalahkan daya tariknya.

‘currency war’, itu bukanlah ‘war’. Amerika sudah kewalahan mengelola kebijakan ekonominya. Jadi, mau tidak mau pemerintahnya harus menyalahkan negara lain. Istilahnya, ‘to kill or to be killed’, daripada terbunuh lebih baik Amerika menghantam China lebih dulu.

Lalu, bagaimana dengan perekonomian AS dan kurs USD? Perekonomian AS sudah terpuruk dalam sehingga langkah stimulus dan pencetakan uang kembali justru makin melemahkan ekonomi. Jika mereka berhasil mencapai growth 1-3% saja di tahun 2011, kinerja pemerintah AS terbilang bagus. Amerika tidak akan mampu bangkit secara cepat, situasi 2011 tidak akan berbeda jauh dibanding 2010. Saham Amerika akan semakin membaik karena ekonomi lebih

Khusus untuk pasar berjangka, pilihan investasi apa yang Anda sarankan? Cuma ada dua investasi terbaik, yaitu forex dan komoditi. Selama pengelolaannya benar, investasi akan menguntungkan. Pilihlah komponen komoditi yang bagus, seperti emas, atau CPO. Saya melihat sektor komoditi akan bergerak lebih stabil di tahun 2011, tidak naik turun seperti tahun lalu. Kalau bicara soal keuntungan sangat tergantung pada daya kelola investor itu sendiri. Sementara

Pilihan mata uang apa yang layak dikoleksi tahun ini? Pilihan belum berubah, investor pasti tetap memegang mata uang utama seperti USD, JPY, EUR, dan GBP. Tidak ada currencies di luar itu yang bisa berbicara banyak. Kalaupun ada investor masuk ke valuta emerging, itu hanya untuk mencari keuntungan sesaat.


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Selama pengelolaannya benar, investasi akan menguntungkan.

Bagaimana pandangan A nda terhadap prospek investasi di produk berjangka? Orang selalu beranggapan bursa berjangka itu negatif. Dari dulu selalu lebih banyak terdengar cerita kerugian investor yang bermain di bursa berjangka, Padahal kerugian itu terjadi karena kesalahan mereka sendiri. Perbaikan image negatif inilah yang menjadi tanggung jawab pejabat Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Bisakah Anda berbagi sedikit kiat dalam berinvestasi saham? Kalau bermain saham di bursa domestik, jangan pernah melawan market, istilahnya ‘trend is a friend’. Namun Saya perhatikan ada trend yang berbeda dalam 3 bulan terakhir 2010 di pasar modal Indonesia. Kalau biasanya spekulan leluasa memainkan harga (naik dan turun), sekarang mereka tidak bisa lagi. Pelaku pasar saham saat ini tidak mudah dipengaruhi, sehingga sulit bagi spekulan melakukan short-sell. Kalau dulu spekulan bisa untung miliaran rupiah dalam satu

hari, sekarang susah dipraktekkan karena semua saham cenderung naik. Pihak yang diuntungkan dari hal ini adalah pemain marjin. Mereka bisa meraih laba dari trend kenaikan harga-harga saham.

mendapatkannya di beberapa tempat umum, seperti kafe dan restoran.

Bagaimana cara yang tepat untuk meminimalisasi kerugian? Caranya cuma satu, lakukanlah hedging di setiap portofolio yang Kita kelola. Kecuali portofolio yang kita kelola itu terukur seperti reksadana. Pada portofolio berjangka, hedging harus benar-benar diterapkan. Dari total investasi 100%, batas kerugian maksimum adalah 5%. Dengan asumsi bahwa dari return 15%, investor masih bisa dapat 10% dan mentoleransi sisanya. Menurut pengalaman empiris, cost hedging dari produk itu sendiri sebesar 5%. Bagaimana pendapat Anda terhadap Futures Monthly, majalah bulanan berjangka pertama di Indonesia? Saya lihat isinya cukup bagus dan menarik untuk dibaca, terutama penampilan chart-nya, karena chart itu sendiri adalah komponen penting dari indeks, forex dan komoditi. Futures Monthly juga mudah didapat, karena Saya pernah

Dirangkum oleh Dimas Reza Adithya (Research & Analyst Monex)

FUTURESMONTHLY

untuk forex, Dollar Australia bisa dipertimbangkan. Fundamental currency ini cukup bagus saat ini.

29


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

FUTURESMONTHLY

Prof. Roy Sembel Ph.D

30

“Jika Naik Kelas, Indonesia Banjir Uang”


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Tidak banyak cendekiawan Indonesia yang memiliki reputasi mumpuni dalam sektor keuangan. Khususnya jika berbicara mengenai kemampuan analisa pasar finansial, baik dari sudut pandang teori praktis maupun akademis. Figur Prof. Roy Sembel Ph.D mungkin satu dari segelintir tokoh yang bisa mewakili dua kriteria tersebut. Sosoknya sudah dikenal luas oleh para pelaku pasar modal tanah air, terutama setelah menjabat sebagai Direktur Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).

P

ada acara Monex Investor Club. ‘Market Movers 2011’ di Shangrila, Jakarta akhir tahun lalu, Prof. Roy Sembel didaulat menjadi salah satu panelis. Ia banyak berbagi pandangan terhadap prospek ekonomi domestik dan pergerakan nilai tukar Rupiah di tahun 2011. Peraih predikat Cum Laude jurusan statistik ini juga menaruh perhatian khusus terhadap komoditi emas.

- PROSPEK PASAR INVESTASI DAN PRODUK BERJANGKA DI TAHUN 2011

Berikut ini adalah intisari pandangan Prof. Roy Sembel Ph.D yang dikutip oleh Futures Monthly: - PROYEKSI FUNDAMENTAL DAN STRATEGI INVESTASI Kombinasi antara strategi yang disesuaikan dengan faktor fundamental dapat menjadi kunci keberhasilan investasi. Prof. Roy Sembel memberi catatan khusus tentang perkembangan dunia investasi terkini beserta kiat untuk menghadapinya.

guncangan ekonomi.

berinvestasi yang tepat sangat menentukan

Strategy trading Investor bisa memanfaatkan Arbitrage pada produk emas di bursa berjangka. Khususnya dalam melihat pergerakan satu dengan lainnya yang tidak sejalan atau inline, karena dalam jangka pendek atau menengah akan segera menyesuaikan diri. Dari tiga produk yang diperdagangkan di BBJ (emas rupiah, USD dan kontrak indeks emas), cermati bagian mana yang harganya tidak sesuai, baik terlalu tinggi maupun terlampau rendah. Jika terlalu tinggi, lakukan short (jual) dan apabila terlalu rendah, lakukan long (beli). Arbitrage juga bisa diterapkan memakai produk lain, seperti hubungan emas dan minyak mentah. Double Dip Crisis Dalam dinamika ekonomi, selalu

\Fokus perhatian investor tertuju pada limpahan dana yang beredar di sektor keuangan Indonesia akhir-akhir ini. Berikut ini adalah proyeksi Prof. Roy Sembel mengenai pasar finansial Indonesia, sekaligus prospek produk investasi berjangka di tahun 2011. •

Prospek arus modal masuk ke Indonesia Saat ini, Indonesia kebanjiran dana dari luar negeri karena faktor rating kredit yang cukup bagus, yaitu BB+. Peringkat rating dimulai dari AAA, AA, A, kemudian BBB, BB, B dan seterusnya. Biasanya, negara yang masuk dalam radar screen investor memiliki rating BBB ke atas karena level tersebut mencerminkan investment grade (layak investasi). Indonesia

Adapun tahun 2011, rating kredit Indonesia diperkirakan naik menjadi BBB, sehingga arus modal masuk lebih deras lagi.

1. 2.

3.

Komponen penting dalam investasi Berbicara mengenai investasi, terdapat tiga faktor penting yang patut diperhatikan dan dipahami : Instrumen investasi – produk yang ingin dijadikan pilihan investasi Lingkungan investasi – indikator yang harus diamati ketika berinvestasi di Indonesia adalah pertumbuhan ekonomi (GDP) dan tingkat inflasi Kesiapan investor – Strategi dalam

saja ada keputusan yang berlebihan. Sebuah kebijakan longgar seringkali terlalu longgar dan kebijakan ketat, diterapkan terlalu ketat, sehingga timbul gejolak ekonomi. Banyak yang beranggapan krisis tahun 2007 terjadi akibat kebijakan yang diberlakukan tahun 2002-2006 terlalu longgar. Meski demikian, asumsi ini masih bisa diperdebatkan. Begitu pula dengan saat ini, tampak kecenderungan kalau kebijakan yang diambil terlampau longgar sehingga ada kemungkinan

sekarang berada di BB+ atau tepat di di ambang batas (border line). Sebagian besar institutional investor yang hanya boleh masuk ke negara dengan predikat investment grade, belum merambah Indonesia. Mengingat Indonesia harus terlebih dahulu memenuhi syarat kenaikan kelas dari BB+ menjadi BBB. Belum masuk grade BBB saja uang yang masuk ke Indonesia sudah luar biasa banyak. Cadangan devisa akhir

FUTURESMONTHLY

31


MARKET OUTLOOK SPECIAL EDITION 2011

Sumber gambar : Koran Jakarta

•

FUTURESMONTHLY

•

32

tahun lalu mencapai US$93,1 miliar, dengan akumulasi dana masuk satu tahun terakhir sekitar US$15-20 miliar. Di dalamnya belum termasuk dana institutional investor high class. Adapun tahun 2011, rating kredit Indonesia diperkirakan naik menjadi BBB, sehingga arus modal masuk lebih deras lagi. Pilihan produk investasi Terkait dengan instrumen investasi, investor bisa memanfaatkan produk emas dan pergerakan kurs pada major currencies. Bursa Berjangka menyediakan transaksi emas dalam tiga kategori, yakni emas berdenominasi Rupiah, emas berdenominasi USD dan emas berbentuk kontrak atau Kontrak Indeks Emas (KIE). Nilai KIE merupakan perbandingan antara nilai emas USD dan nilai emas Rupiah dan sebaliknya (USD/IDR). Pergerakan nilai tukar Rupiah Tren USD dalam jangka menengah terlihat menurun karena kebijakan longgar the Fed yang dibarengi oleh tren lokal, Dengan demikian, Rupiah mempunyai double momentum untuk menguat terhadap USD. Bank Indonesia (BI) sudah kewalahan melakukan intervensi untuk membendung kenaikan nilai tukar IDR yang terlalu tajam. Bahkan untuk menahan Rupiah di 8.900 saja,

BI harus berjuang ekstra keras. Hal yang perlu dicermati tahun ini adalah peluang kenaikan kelas Indonesia dari BB+ menjadi BBB. •

Trend pergerakan produk Emas Ketika ada kecenderungan USD melemah, maka sebagian negara akan mengubah cadangan devisa ke dalam bentuk emas. Tren tersebut sudah mulai tampak beberapa bulan terakhir, sebagaimana dilakukan oleh China yang memiliki cadangan

devisa US$2,6 triliun. Jika dikonversi sebagian saja (asumsikan 5%), permintaan emas akan luar biasa besar, sehingga aset logam mulia ini berpeluang naik dalam jangka menengah.

Dirangkum oleh Johannes Ginting (Head of Research & Analyst Monex)


KALEIDOSKOP 2010 Zulfirman Basir Research & Analyst Monex

Kaleidoskop 2010 Berikut ini beberapa peristiwa penting selama tahun 2010 : •

12 Januari, PBoC naikkan giro wajib minimum (GWM) perbankan 50 bps menjadi 16% 14 Januari, Yunani umumkan Program Stabilitas Pertumbuhan demi pangkas defisit 18 Januari, Abu Dhabi salurkan dana bantuan $5 M kepada Dubai; jumlahnya hanya setengah dari komitmen awal $10 M. Japan Airlines nyatakan kebangkrutan 24 Januari, Toyota mulai tarik kendaraan-nya di AS; ini merupakan awal dari serangkaian penarikan merek kendaraan yang diproduksi Toyota 27 Januari, Fed kembali pertahankan suku bunga di level rendah, namun Fed’s Hoenig utarakan keinginan agar Fed segera naikkan suku bunga 29 Januari, AS catatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam enam tahun terakhir. GDP naik 5.7% di Q4 2009 01 Februari, Fed akhiri sebagian fasilitas daruratnya seperti

• •

• •

• • • •

Commercial Paper Funding Facility, Asset-Backed Commercial Paper Money Market Mutual Fund Liquidity Facility, Primary Dealer Credit Facility, Term Securities Lending Facility, Currency Swaps Programs 11 Februari, Penyaluran kredit perbankan China naik 3 kali lipat menjadi 1.39 triliun Yuan 12 Februari, PBoC naikkan GWM perbankan 50 bps menjadi 16,5% 18 Februari, Fed naikkan suku bunga diskonto 25 bps menjadi 0,75%; namun tetap pertahankan fed fund rate di kisaran nol hingga 0,25% 02 Maret, RBA naikkan suku bunga 25 bps menjadi 4% 23 Maret, Presiden Obama tandatangani UU Reformasi Sistem Kesehatan AS 25 Maret, ECB perlunak jaminan obligasi untuk gunakan fasilitas dana daruratnya 30 Maret, Inggris keluar dari resesi; ekonomi tumbuh 0,4% di Q4 2009 06 April, RBA naikkan suku bunga menjadi 25 bps menjadi 4,25% 15 April, China catatkan pertumbuhan terkuat dalam 3 tahun; GDP tahunan

• •

• • •

naik 11,9% 16 April, SEC ajukan gugatan kepada Goldman Sachs 27 April, S&P pangkas peringkat Yunani menjadi junk dan potong peringkat Portugal ke A28 April, BP laporkan kebocoran di kilang minyak Teluk Meksiko; S&P pangkas peringkat Spanyol menjadi AA30 April, PBoC naikkan GWM 50 bps menjadi 17%; Ekonomi AS tumbuh 3,2% di Q1 2010 02 Mei, Eropa/IMF sepakat berikan €110 miliar untuk bailout Yunani. Australia umumkan rencana kenaikan pajak sektor pertambangan menjadi 40% 04 Mei, RBA naikkan bunga 25 bps menjadi 4,50% 05 Mei, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani mengundurkan diri 06 Mei, Inggris langsungkan pemilu. Dow sempat anjlok 1000 poin akibat error system 09 Mei, Fed aktifkan kembali program currency swap dengan BoC, BoE, ECB, SNB, dan BoJ

FUTURESMONTHLY

Memasuki tahun 2010, aktivitas ekonomi begerak cukup baik. Namun kecemasan penyebaran krisis zonaeuro membuat investor mulai pertanyakan status mata uang tunggal Eropa. Namun, Tekanan inflasi mulai terasa terutama di negara berkembang (emerging market) sehingga memaksa adanya pengetatan moneter. Tetapi pemulihan global masih rapuh sehingga dukungan pemerintah masih dibutuhkan.

33


KALEIDOSKOP 2010

• •

• • • • • •

• • •

FUTURESMONTHLY

34

10 Mei, Dibentuknya Fasilitas Stabilitas Eropa senilai 750 M; ECB mulai beli obligasi pemerintah zonaeuro dalam jumlah kecil. 11 Mei, David Cameron dilantik sebagai Perdana Menteri Inggris 18 Mei, Jerman melarang naked short selling terhadap 10 institusi keuangan, obligasi pemerintah zona-euro dan credit default swaps tertentu; Inflasi Inggris melejit 3,7% 28 Mei, Fitch turunkan peringkat Spanyol dari AAA menjadi AA+ 03 Juni, Naoto Kan dilantik sebagai Perdana Menteri Jepang 14 Juni, Moody’s pangkas peringkat kredit Yunani menjadi junk 17 Juni, SNB isyaratkan tidak akan intervensi franc lagi di pasar valas 19 Juni, China akhiri mematok Yuan terhadap US Dollar 23 Juni, BoE’s Sentance utarakan keinginan naikkan suku bunga 25 bps menjadi 0.75% 24 Juni, Kevin Rudd mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Australia dan Julia Gilliard terpilih sebagai Perdana Menteri wanita pertama di Australia 01 Juli, Australia revisi kebijakan pajak; hanya komoditas biji besi dan batu bara yang dikenakan pajak sebanyak 30%; turun dari rencana semula 40% 07 Juli, BI wajibkan investor asing untuk tempatkan dananya di domestik minimal 1 bulan 13 Juli, Moody’s pangkas peringkat Portugal menjadi A1 15 Juli, Goldman berdamai dengan SEC dan bayar denda $550 juta 19 Juli, Moody’s pangkas peringkat Irlandia menjadi Aa2 dari Aa1 21 Juli, Presiden Obama tandatangani UU reformasi sektor keuangan AS

• • •

• • • •

• •

23 Juli, Publikasi hasil uji perbankan Eropa; 7 gagal dari 91 perbankan yang dites 04 Agustus, BP berhasil hentikan tumpahan minyak di Teluk Meksiko 10 Agustus, Fed putuskan untuk investasikan kembali obligasi kredit perumahan yang sudah jatuh tempo ke dalam obligasi pemerintah AS 13 Agustus, Pertumbuhan ekonomi Jerman naik 2,2%, terbaik dalam 20 tahun terakhir 16 Agustus, Ekonomi Jepang hanya tumbuh 0,1% di Q2 2010. China resmi menjadi ekonomi terbesar kedua dunia, menggantikan posisi Jepang dan diprediksi salip AS pada 2030 25 Agustus, BI ajukan rencana redenominasi rupiah. S&P pangkas peringkat Irlandia menjadi AA- dari AA. Penjualan rumah baru AS jatuh ke level terendah sejak 1963 30 Agustus, BoJ tambah program pinjaman perbankan menjadi ¥30 triliun 03 September, BI tahan suku bunga di level 6,5% tapi naikkan GWM menjadi 8% 12 September, Regulator global umumkan peraturan perbankan Basel III 15 September, Jepang intervensi Yen untuk kali pertama dalam enam tahun terakhir 28 September, BoE’s Posen utarakan keinginan penambahan jumlah pembelian aset 05 Oktober, BoJ pangkas suku bunga menjadi 0,0-0,1% dari 0,1% dan umumkan program pembelian aset ¥5 triliun 06 Oktober, Fitch pangkas peringkat kredit Irlandia menjadi A+ dari AA13 Oktober, 50 negara bagian AS ajukan penyelidikan terhadap industri kredit perumahan 19 Oktober, China naikkan suku bunga 25 bps untuk pertama kalinya sejak 2007. Suku bunga deposito menjadi

2,25%, suku bunga pinjaman menjadi 5,56%, dan GWM menjadi 17,5% • 20 Oktober, Inggris publikasi rincian pemangkasan anggaran senilai £81 miliar hingga 2015 • 21 Oktober, Ekonomi China melambat di Q3 2010, tumbuh 9,6% dari 10,3%. • 26 Oktober, Gempa 7,7 skala richter picu tsunami di Mentawai. Gunung Merapi meletus • 29 Oktober, Pertumbuhan ekonomi AS melambat di Q3 2010, hanya tumbuh 2,0% • 02 November, RBA naikkan suku bunga 25 bps menjadi 4,75% • 03 November, Fed umumkan tambahan pembelian obligasi pemerintah AS senilai $600 juta; Partai Republik menangkan pemilu AS dengan dominasi Kongres dan menambah perwakilannya di Senat. Partai Demokrat masih dominasi Senat • 10 November, China umumkan kenaikan GWM 50 bps menjadi 18% • 17 November, China subsidi pangan dan rencanakan kendali harga untuk pangkas inflasi • 19 November, China naikkan GWM 50 bps menjadi 18,5% • 23 November, Korea Utara bombardir pulau Yeonpyeong milik Korea Selatan • 28 November, Uni Eropa/IMF setuju berikan Irlandia bantuan keuangan sebesar €85 miliar • 06 Desember, Fed’s Bernanke isyaratkan penambahan jumlah pembelian obligasi • 07 Desember, Presiden AS Obama sepakat perpanjang insentif pajak Bush untuk 2 tahun • 09 Desember, Fitch pangkas peringkat kredit Irlandia menjadi BBB+ dari A+ • 10 Desember, IMF tunda persetujuan penyaluran bailout Irlandia akibat kisruh politik di parlemen Irlandia. PBOC naikkan GWM 50 bps menjadi 19% Memasuki tahun 2011, investor cukup berhati-hati hadapi kebijakan moneter bank sentral. Bank Sentral AS (the Fed) mungkin akan menambah jumlah pembelian obligasi. Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Inggris (BOE) diperkirakan akan ikuti jejak Quantitative Easing Fed. Bank Jepang (BOJ) dan Bank Nasional Swiss (SNB) mungkin kembali intervensi Franc Swiss. Bank China (PBOC) dan Bank Sentral Australia (RBA) diperkirakan akan lanjutkan pengetatan.


FUNDAMENTAL ANALISYS Azhar Fauzi Noor Research & Analyst Monex Medan

Peran Vital Sektor Tenaga Kerja

Peran dan Dampak Indikator Sentimen Market : Sangat tinggi Poin Penting : Berita sangat dinanti karena mencerminkan daya serap tenaga kerja suatu negara

PENTING! Berita seputar dunia tenaga kerja adalah indikator krusial yang patut diperhatikan semua pelaku pasar. Mengapa? Jika dibandingkan dengan indikator ekonomi lain, berita ini memberi

efek terbesar terhadap pergerakan harga di pasar saham dan obligasi. Keterkaitannya berawal dari tingkat pendapatan orang per orang dalam satuan masyarakat terkecil, kemudian rumah tangga, hingga wilayah dan negara. Informasi tenaga kerja bisa membantu proyeksi tingkat aktivitas ekonomi suatu negara di masa yang akan datang. Jika berbicara mengenai pendapatan pekerja, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat upah dan gaji pekerja, maka daya konsumsi juga kian meningkat. Begitu

pula sebaliknya, minimnya ladang pekerjaan mengindikasikan penurunan pengeluaran konsumsi publik dan bisnis. Sebagaimana telah Kita ketahui, pengeluaran belanja rumah tangga memiliki rasio kontribusi sebesar 2/3 dari total output komponen konsumsi nasional. Tidak heran, indikator tenaga kerja sangat dicermati oleh pelaku pasar investasi. Kali ini, Kami memfokuskan ulasan pada data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang memiliki pengaruh besar

FUTURESMONTHLY

Pendahuluan Setiap bidang studi memiliki jargon tersendiri, dimana setiap macam kata, istilah atau frase haruslah dipahami dan dimengerti dengan jelas maksud serta tujuannya. Demikian juga halnya dengan istilahistilah dalam dunia keuangan, bagi seorang trader, pemahaman terhadap indikator ekonomi sangatlah penting dalam menentukan keputusan posisi jual-beli di market. Demi memenuhi kebutuhan Anda, Kami sajikan analisa dan ulasan fundamental perdana bertema ‘Kondisi dan Situasi Tingkat Tenaga Kerja’. Semoga bisa membantu Anda dalam mengambil keputusan terhadap portofolio trading secara tepat. Good Luck!

35


FUNDAMENTAL ANALISYS

bagi sektor finansial global. Laporan tingkat pengangguran AS dikategorikan ke dalam 2 macam data, yaitu Survei Rumah Tangga dan Survei Perusahaan (Payroll). Hasil data keduanya menggambarkan perkembangan bursa tenaga kerja secara khusus dan kemakmuran ekonomi secara umum. PROSES PERHITUNGAN Survei Rumah Tangga Setiap bulan, rata-rata tidak kurang dari 60.000 rumah tangga disurvei untuk mendata jumlah populasi individu yang bekerja, baik dalam bidang pertanian, bisnis dan perkantoran serta kalangan profesional. Termasuk di dalamnya adalah warga yang bekerja dan berdomisili di luar negeri. Umumnya, tingkat partisipasi pada survei rumah tangga mencapai angka 97% dari total populasi. Artinya, jika rumah tangga yang disurvei sebanyak 60.000, maka sekitar 57.000 di antaranya memberi jawaban akurat. Sementara sisanya berjumlah 3.000 mencerminkan tingkat signifikansi di bawah 50%. Berdasarkan informasi ini, dapat dibuat kalkulasi berapa banyak orang yang memiliki pekerjaan saat ini, dengan memakai rumusan sederhana sebagai berikut : Jumlah orang tidak bekerja (usia > 16 thn) = unemployment rate Jumlah orang yang bekerja (usia > 16 thn) Contoh sederhana: jika jumlah usia produktif bekerja sebanyak 100 juta jiwa dan yang tidak bekerja berjumlah 5 juta jiwa, maka angka persentase unemployment rate = 5%.

FUTURESMONTHLY

Survey Perusahaan (Payroll)

36

Pengumpulan informasi data berikutnya ditujukan pada pelaku bisnis dan pengusaha yang bergerak di jenis usaha penyerap individu pencari kerja. Kualitas data dari survei ini lebih bersifat selektif, mengingat banyak pemilik usaha yang enggan untuk disurvei karena menyangkut rahasia usaha masingmasing. Biro yang bertugas mendata

payroll AS memasukkan jumlah ratarata data populasi dari sekitar 400.000 perusahaan. Estimasi jumlah mencakup 40 juta jiwa, dengan target dari total populasi pekerja minimal 45%, di luar pekerja sektor pertanian. Proses dan perhitungan survei terbilang fantastis, terutama jika diamati dari akurasi polling 400 ribu perusahaan terhadap 40 juta pekerja dalam waktu cepat. Apalagi semua korespondensi dilakukan melalui telepon dan surat elektronik. Selanjutnya, data tersebut diproses oleh para ahli dan pakar ilmu statistik dan ekonomi dengan tingkat signifikansi dari kualitas data dipertaruhkan 80%. Pengolahan laporan bertujuan untuk memenuhi keingintahuan investor mengenai taksiran biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar upah. Informasi ini juga berguna untuk melihat berapa banyak tenaga murah yang bisa diserap demi azas efektif dan efesiensi biaya. Kesimpulannya, ‘Kondisi dan Situasi Tenaga Kerja’ atau Employment Situation memberikan satu informasi penting bagi pelaku bisnis dan investasi, bahkan hingga kalangan speculator traders.

MARKET IMPACT Mata Uang

Terbukanya lapangan kerja baru memberi dampak positif bagi mata uang negara bersangkutan. Mengingat akselerasi perputaran mata uang lokal ditentukan oleh jumlah uang tunai yang dipakai untuk membayar upah dan gaji pekerja. Di mata spekulan, mata uang tersebut akan mempunyai daya tarik karena sirkulasinya bisa mendorong bank-bank untuk menaikkan tingkat suku bunga di masa mendatang. Dengan demikian, para pemilik modal berpeluang mendapat imbal bunga dari bunga bank. Mengapa pihak bank harus menyesuaikan suku bunga? Jawabannya, bank harus mengimbangi sirkulasi dan volume peredaran uang dengan menaikkan suku bunga. Langkah ini bertujuan untuk menarik minat deposan dan penabung. Di

sinilah letak proses money funding berlangsung. Saham (Stock) Berita ihwal kenaikan angka pekerjaan juga berakibat positif pada bursa ekuitas. Lazimnya, para investor akan bereaksi dengan menahan sahamsaham tertentu. Alasan ini cukup logis karena kenaikan jumlah lapangan kerja akan memicu konsumsi tinggi. Ekspektasi penjualan ritel pun akan meningkat sehingga target profit/laba perusahaan tercapai. Namun patut diingat jika kondisi ekonomi tidak dalam kondisi overheating, maka konsep ini mutlak berlaku. Tapi sebaliknya, dalam kondisi overheating, suku bunga bisa sangat tinggi dan inflasi akan membengkak. Konsekuensinya, tingkat bunga pinjaman ritel ikut naik, hingga membebani perusahaan dalam upaya melunasi pinjaman hutang ke bank yang berbuntut pada degradasi harga saham perusahaan. Employment ↑ = Currency ↑ = interest rate ↑ = TreasurySecurity ↑ = Stock ↑


FUTURESMONTHLY

TITLE

37


FUTURESMONTHLY

MONEXNEWS

38


MONEXNEWS Johannes Ginting Head of Reseach & Analyst Monex

MONEXNEWS.COM Perkembangan pasar keuangan global berlangsung dinamis dari waktu ke waktu. Harga-harga bergerak tanpa henti di saat berita dan rumor datang silih berganti. Perubahan tidak lagi terjadi dalam hitungan menit, setiap detik kini memiliki arti. Jika terlambat mengantisipasinya, Anda dapat kapan saja kehilangan peluang, bahkan uang.

Rangkaian konten penting dalam monexnews.com, antara lain: •

Foreign Exchange – Informasi seputar pasar valuta asing, seperti Euro, US Dollar, Yen Jepang, Dollar Australia bahkan mata uang Rupiah. Stocks Index – Berita pergerakan indeks saham global, mulai dari Nikkei Jepang, Hang Seng Hong Kong, KOSPI Korea hingga Indeks Dow Jones di Wall Street. Commodity – Kabar terkini mengenai pasar komoditi, khususnya pergerakan harga serta kabar produk investasi emas dan minyak mentah. Market Outlook – Proyeksi

pergerakan valuta asing, indeks saham dan komoditi. Tidak ketinggalan di dalamnya informasi fundamental yang dapat mempengaruhi pasar finansial. Global Economy – Referensi penting mengenai dinamika ekonomi dunia terkini yang dibahas secara akurat dan mendalam. CFD (Contracts for Difference) – Ulasan komprehensif terhadap saham-saham individu di bursa Amerika Serikat dan Asia. Dar Wong Analysis – Analisa terkini dari Dar Wong, seorang professional trader terkemuka dengan pengalaman puluhan tahun di pasar keuangan. Pandangan dan kiat dari sang pakar bisa dijadikan pengetahuan berharga bagi investor. Apa Kata Analyst – Mengupas forecast dari analis-analis ternama dunia, seperti George Soros, Jim Rogers, Roubini dan analis ternama lainnya. Today Analysis – Berbagai model analisa teknikal yang disajikan untuk membantu investor menangkap peluang di pasar valuta asing, indeks dan komoditi 5 Hal Penting Sebelum Masuk Pasar - 5 catatan khusus yang akan membantu investor sebelum

mengambil posisi di pasar. Anda juga bisa meng-update rilis berita Monexnews melalui berbagai situs jejaring sosial ternama. Hanya dengan menambah akun Monexnews, Anda sudah bisa memantau perkembangan terbaru atau bahkan berbagi berita kepada rekan dan kerabat. Silakan masukkan Monexnews dengan mengetik alamat di bawah ini pada browser Anda: Twitter - http://twitter.com/monexnews Facebook – http://facebook/monexnews Tidak hanya itu, Monexnews kini bisa diakses kapan dan dimana saja via ponsel dan smartphone multi-platform. Silakan unduh launcher Monexnews.com melalui tautan di bawah ini: http://bb.monexnews.com http://android.monexnews.com http://java.monexnews.com. Khusus bagi pengguna blackberry, Anda bisa mendapatkan info market review dan breaking news setelah menambah nomor PIN Blackberry service Monexnews berikut ini: PIN BB : 22074647

FUTURESMONTHLY

M

onex memahami benar kebutuhan investasi Anda. Sebagai bentuk komitmen kepada nasabah, Kami meluncurkan ‘Monexnews.com’. Segala informasi yang Anda butuhkan kini hadir dalam sebuah portal keuangan terlengkap dan tercepat di Indonesia. Temukan berbagai informasi seputar pasar keuangan, analisa dan opini yang diolah secara mendalam. Tim Riset dan Analis Monex menyajikannya langsung dan eksklusif ke hadapan Anda!

39


PRODUK MULTILATERAL Ariana Nur Akbar Research & Analyst Monex

MARI KENALI

CPO

Minyak kelapa sawit, yang populer dengan singkatan CPO (Crude Palm Oil), dapat ditemukan di hampir semua supermarket maupun pasar tradisional. Produk berbahan kelapa sawit terdapat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sabun dan shampoo hingga makanan olahan. Minyak ini dihasilkan melalui beberapa proses sampai berbentuk setengah jadi untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat. Akan tetapi, tidak semua orang mengetahui bahwa komoditi ini juga mempunyai daya tarik besar di ranah investasi.

FUTURESMONTHLY

S 40

ejatinya, Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar dunia, namun negara paling berpengaruh di pasar CPO dunia saat ini justru diduduki oleh Malaysia. Analis global menjadikan tingkat produksi kedua negara sebagai acuan neraca perdagangan pasar komoditi, sehingga tinggi atau rendahnya harga CPO banyak bergantung di tangan Malaysia dan Indonesia. Pasar berjangka CPO terbesar berpusat di Malaysia, karena pemerintahnya memiliki keseriusan terhadap perkembangan pasar domestik. Kontrak Berjangka Crude Palm Oil (CPOTR) Investor tentu sudah familiar dengan produk-produk derivatif seperti forex,

index dan commodity futures. Rangkaian produk tersebut dikenal baik oleh kalangan investasi karena mengedepankan segala kemudahan transaksi. Masing-masing trading platform diterapkan secara online, termasuk di dalamnya adalah rangkaian produk derivatif berbasis rupiah.

memang dikenal luas oleh masyarakat awam, namun tidak demikian dengan instrumen derivatif yang mewakilinya. Berkaca pada kenyataan ini, peluang investasi baru pada komponen CPO bagi perusahaan dan investor kian terbuka lebar.

Harga CPO terkait erat dengan pergerakan pada pasar keuangan dan komoditi lain. Indikator-indikator pada market tertentu berimbas cukup besar ke pasar komoditi kelapa sawit. Bagi para investor yang mengenal seluk beluk derivatif dengan baik, tentu tidak akan kesulitan untuk bertransaksi CPO. Produk nabati ini memiliki kemiripan dengan komoditi lain, yang membedakannya hanyalah pada varian produk. Bahan kelapa sawit

CPOTR adalah kontrak CPO berdenominasi Rupiah yang harganya mengacu pada CPO FOB (free on board) yang ada di Dumai dan Belawan. Kontrak minyak kelapa sawit ini diperdagangkan secara multilateral di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) dengan masa kontrak 12 bulan. Settlement-nya dapat dieksekusi dalam bentuk tunai maupun pengiriman.


PRODUK MULTILATERAL

Sumber: CME Group

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pergerakan harga

Kontrak minyak kelapa sawit ini diperdagangkan secara multilateral di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) dengan masa kontrak 12 bulan.

Pada 21 Mei 2010, BKDI (atau dikenal juga dengan ICDX) telah mengeluarkan transaksi kontrak berjangka minyak kelapa sawit mentah berdenominasi Rupiah. Penerbitan ini bertujuan untuk memberi kemudahan bagi pemodal yang ingin berinvestasi tanpa harus melakukan transaksi secara fisik. Kontrak CPO makin melengkapi jajaran produk derivatif yang telah hadir lebih dulu sehingga nasabah perusahaan pialang memiliki banyak pilihan investasi prospektif. Akhir-akhir ini, banyak perusahaan telah mengajukan diri sebagai pialang yang memfasilitasi transaksi CPOTR. Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Utama BKDI, Megain Wijaya, yang menyatakan bahwa sebanyak 20 perusahaan telah terdaftar sebagai anggota BKDI, salah satunya di antaranya adalah PT Monex Investindo Futures. Harga CPO telah naik lebih dari 200% dalam beberapa tahun terakhir. Daya tarik itulah yang membuka jalan bagi komoditi kelapa sawit untuk diperdagangkan secara

berjangka melalui sistem elektronik. Perkembangan tersebut menjadi cikal bakal lahirnya kontrak berjangka minyak kelapa sawit, CPOTR. Pergerakan harga CPO dipengaruhi oleh berbagai aspek, antara lain biaya pemeliharaan bahan bakar, produksi dan distribusi. Tidak ketinggalan harga pupuk dalam negeri yang sudah melambung sampai 80% per tahun. Kebutuhan pupuk dan transportasi menghabiskan biaya sebesar 10% dan 30% dari total beban produksi. Tidak hanya itu, harga CPO

sedikit banyak juga dipengaruhi oleh harga minyak kedelai (soybean oil) dan minyak jagung (corn oil). Kedua produk minyak ini bersifat substitutif (pengganti) komoditi CPO, sehingga bila harga minyak sawit sudah terlampau tinggi, maka pilihan akan jatuh pada minyak kedelai dan jagung. Dalam dua tahun terakhir, harga komoditi agrikultural juga terkait erat dengan pergerakan harga minyak mentah. Oleh karena itu, pelemahan harga minyak mentah cenderung ikut menjatuhkan harga CPO sendiri.

FUTURESMONTHLY

Berikut ini adalah salah satu contoh bagian detail dalam kontrak perdagangan CPO*:

41


MONEX EDUCATION PROGRAM

PRASETYA MULYA Business School , BSD City Edutown 15 Desember 2010

Monex Goes To Campus Prasetya Mulya menggelar Investor Club Campus (SAC). Acara yang berlangsung di Prasetya Mulya Business School BSD City Edutown, Jakarta pada 15 Desember 2010 mengusung tema ‘Market Movers 2011’. Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh 200 peserta dari berbagai angkatan, baik mahasiswa S 1 maupun S 2. Respon positif mereka tampak dari setiap pertanyaan yang dilontarkan kepada pembicara Market Strategist dari PT Monex Investindo Futures, Vicky Amarnani. Kesempatan istimewa tersebut akhirnya ditutup oleh Rinto Ateng dari Business Development In-house Monex atas bimbingan Chief Marketing In House, Apelles R.T Kawengian.

MATERI PEMBAHASAN SEMINAR

FUTURESMONTHLY

Di awal seminar, para peserta dibekali gambaran umum mengenai financial market sebagai sarana investasi menjanjikan di masa depan. Sang pembicara memperkenalkan berbagai produk pada industri berjangka yang kini lazim disebut ‘bisnis modern’. Pengenalan seluk beluk pasar keuangan bertujuan agar generasi muda tidak hanya memahami bagaimana cara mendapatkan uang. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu menghasilkan keuntungan dari dana simpanan yang dimiliki.

42

Dalam ulasannya, Vicky Amarnani berbagi pandangan tentang nilai uang dan aspek-aspek yang terkait dengan transaksi di pasar keuangan. Ia menilai bahwa transaksi di pasar keuangan

merupakan alternatif tepat untuk berinvestasi. Mengingat transaksi semacam ini bukan barang baru bagi negara maju. Di Asia, Singapura misalnya, mayoritas masyarakatnya sangat mengenal bisnis modern ini. Pada sesi selanjutnya, para peserta memiliki kesempatan berharga untuk mengetahui berbagai kiat dan tips berinvestasi. Termasuk di dalamnya adalah cara memilih instrumen investasi yang baik, dari segi imbal hasil maupun kepribadian masing-masing individu. Kaum mahasiswa nantinya diharapkan mampu mengelola uang secara benar dan menguntungkan. Tidak tanggung-tanggung, PT Monex Investindo Futures juga memperkenalkan empat aspek penting saving & investment.

Mulai dari analisa fundamental, analisa teknikal hingga money management dan tata cara pembuatan rencana investasi yang jelas. Para peserta berusia muda dipersilakan mempelajari platform Monex Trader secara live, sehingga mereka dapat langsung berhadapan dengan tantangan yang terjadi di lapangan. Seminar diakhiri dengan pembekalan mengenai teori di pasar finansial serta prospek produk investasi di tahun 2011. Sebuah pengalaman berharga berhasil dipetik semua peserta hanya dalam satu hari. Suatu wujud tanggung jawab telah terlaksana, namun komitmen PT Monex Investindo Futures terhadap program edukasi masih akan berlanjut.


CFD STRATEGY Amrit Melwani Head of Education Monex

Citigroup & Baidu Futures Monthly perdana tahun ini akan membahas prospek dua saham beda sektor yang sedang mencetak high baru, yakni Citigroup dan Baidu. Namun sebelum memulai pembahasan, terlebih dahulu Kami kilas balik berita dan outlook indikator ekonomi makro terbaru. Dari Amerika Serikat (AS), Dow Jones sudah berada di level 11,400 pada penghujung tahun 2010. Sedangkan S&P sempat membentuk high 2-tahun dan masih meningkat perlahan. Kabar Quantitative Easing (QE) pemerintah jilid II senilai $600 miliar masih memotivasi indeks AS. Beragam rilis data yang mendukung rally indeks saham, antara lain laporan US housing starts serta tingkat kepercayaan konsumen. Kabar positif lainnya datang dari lini keuangan korporasi, seperti AIG. GE dan Citigroup (yang akan menjadi topik pembahasan untuk edisi ini). Rangkaian faktor tersebut cukup mendukung indeks Dow Jones untuk kembali rally.

FUTURESMONTHLY

Saham Unggulan Awal Tahun

43


CFD STRATEGY

Citigroup (NYSE: C) Saham Citigroup (Citi) telah mengalami kenaikan 40% sepanjang tahun lalu, separuh dari peningkatan tersebut dicetak dalam 3 bulan terakhir 2010. Citigroup sempat meraih high ($4.84) yang terlihat terakhir kali pada April 2010 atau sebelum krisis Eropa muncul. Saham Citigroup diperdagangkan pada harga $4.58 saat pertengahan Desember. Pada pekan ke-dua bulan yang sama, Citigroup mengalami kenaikan tinggi sebanyak 7,4% akibat kabar pelepasan saham oleh pemerintah senilai $7,7 miliar ($4.35 per saham). Dalam penjualan tersebut, pemerintah meraih laba $12 miliar. Keputusan pemerintah adalah peluang bagi investor dan fund

(EPS) secara progresif, yaitu 8 sen per saham untuk kuartal IV 2010. Adapun untuk 2011, EPS diharapkan sebesar 45 sen, kemudian mencapai 56 sen pada 2012. Alasan ke-dua untuk melirik saham/ CFD Citigroup adalah exposure terhadap emerging markets. Peningkatan outlook ekonomi di negara emerging turut mendukung potensi pertumbuhan Citigroup. Perusahaan sudah beroperasi di 150 kota, termasuk negara China, Brazil, Indonesia dan India. Kota-kota ekspansi Citi merupakan wilayah dimana 30% GDP dunia berasal. Proporsi pendapatan dari negara emerging adalah 50% dari seluruh keuntungan perusahaan. Oleh karena itu,

memiliki nilai lebih karena telah melewati koreksi dari high yang terbentuk minggu lalu, lalu diperdagangkan pada harga $4.58 atau level koreksi Fibonacci 61,8% (Gambar 1). Citigroup diperkirakan mampu melesat ke level $5.00 dalam 2-3 bulan ke depan. Investor berkarakter agresif dapat langsung membeli saham/CFD Citigroup pada harga terkini, sementara mereka yang pasif dapat menunggu koreksi lebih dalam ke level $4.32-$4.34, letak dimana Citigroup memiliki resistance kuat. Level pemasangan stop ideal untuk posisi Citigroup adalah di harga $4.00 (level psikologis kritis). Untuk posisi likuidasi Citigroup, Kami rekomendasikan pada harga $5.00 dengan

Gambar 1: Pergerakan Citigroup dalam grafik H4

FUTURESMONTHLY

managers untuk memulai perburuan saham Citigroup, karena umumnya perbankan besar akan menarik keuntungan lebih tanpa keterlibatan pemerintah. Dengan demikian, potensi kenaikan dividen juga ikut bertambah.

44

Beberapa broker asing Wall Street kini mulai memberi rating positif untuk Citigroup, seperti ISI yang memperkirakan saham akan diperdagangkan pada kisaran $5.00-$5.50. Sementara Barron’s (sebuah perusahaan riset independen) menyatakan kenaikan kualitas kredit cadangan ekstra dapat menambah nilai Earnings Per Share

Kami menganggap Citigroup memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang lebih baik dibandingkan pesaingnya. Faktor ke-tiga adalah potensi keuntungan bagi investor institusi dengan mempertimbangkan nilai saham yang masih rendah dibandingkan nilai buku (Price/Book ratio). Nilai buku Citigroup adalah $5.60 dan saham diperdagangkan pada $4.58, yaitu kelipatan 0.82 dari nilai bukunya. Pada medio Desember, saham Citigroup

beberapa alasan. Pertama adalah aksi profittaking yang akan mengakibatkan koreksi sebelum high baru tercapai. Alasan kedua adalah bahwa Citigroup diperkirakan akan mengembalikan keuntungan kepada para pemegang saham secepatnya pada akhir 2011, sehingga penguatannya terbatas. Sedangkan manajemen diperkirakan baru mengembalikan modal senilai $15 miliar pada tahun 2012 dan 2013, oleh karena itu tidak direkomendasikan mengoleksi saham untuk jangka panjang agar modal tidak terkunci dalam waktu terlalu lama (opportunity cost untuk saham/biaya


CFD STRATEGY

overnight untuk CFD). Alasan ke-tiga adalah rasio capital Tier-1 berdasarkan peraturan Basel-3 yang hanya 6% (dibandingkan 7% yang dibutuhkan untuk Basel-3). Namun rasio tersebut diprediksi akan mengembang ke level 8,3% sebelum akhir 2011, yang berarti Citigroup tetap tumbuh walaupun perlahan. 3.

Beberapa broker asing Wall Street kini mulai memberi rating positif untuk Citigroup

– Baidu mengumumkan jumlah penghasilan kuartal ke-tiga yang luar biasa, yaitu RMB 1,047 miliar ($156,4 juta) atau naik 101% dibandingkan periode sama tahun 2009. Penjualan pada kuartal III sebesar $337,2 juta, tumbuh 76% dibandingkan satu tahun sebelumnya. Produk dan pelayanan baru – Baidu memiliki inisiasi produk baru yang berkelanjutan. Konsep baru Box Computing (program pengembangan yang terintegrasi dengan kotak box pencari) akan turut meningkatkan keuntungan dari sisi marketing

Gambar 2: Grafik H4 saham Baidu

4.

online. Fundamental kuat – Alur kas bebas (free cash flow) Baidu bernilai positif dan telah mengalami pertumbuhan 419% sejak 2006 hingga 2009. Demikian juga rasio hutang, yang berada dalam kondisi tumbuh sehat.

Kami melihat saham Baidu saat ini layak untuk dibeli pada harga $99.00, karena sudah terkoreksi di bursa saham Hong Kong. Alasan teknikal yang mendukung reversal saham/CFD Baidu adalah terbentuknya sebuah pola harga hammer yang memberikan indikasi reversal jika dilihat pada grafik H4. Saham berpeluang membentuk rekor baru di $130 ($1,300, mengacu pada harga sebelum reversestock split) dalam 3 bulan ke depan. Level

tersebut merupakan kenaikan 30% tanpa menggunakan leverage. Para pemain CFD dan traders jangka pendek dapat memanfaatkan fasilitas marjin sebesar 50% (MII menyediakan serendah 10% untuk CFD) dan menunggu harga $115.00 untuk melakukan likuidasi lebih cepat sehingga tetap menghasilkan ROI 30% dari modal awal. Stop loss untuk posisi tersebut dapat dipasang $5.00 di bawah harga beli yaitu $94.00. Posisi tersebut akan menghasilkan risk/reward ratio yang menarik, yaitu 3:1. Jika ada pertanyaan kirim email ke: education@mifx.com

FUTURESMONTHLY

Baidu (NASDAQ: BIDU) Saham berikutnya yang Kami rekomendasikan adalah Baidu. Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi, khususnya mesin pencari dengan market terbesar di China. Beberapa alasan untuk membeli saham/CFD Baidu adalah sebagai berikut: 1. Pemimpin pasar – Akibat mundurnya Google dari wilayah China, Baidu kini menguasai 72,8% pangsa pasar pada kuartal ke-tiga 2010 (yaitu kenaikan 2,5% dibandingkan kuartal sebelumnya). Baidu bisa meningkatkan pertumbuhan, mengingat angka pengguna internet China baru 31.6% sehingga potensi pasar masih bisa digali seiring growth ekonomi dan sektor tenaga kerja. 2. Pertumbuhan pendapatan kuat

45


WOMAN’S INVESTMENT Vicky Amarnani Market Strategist Monex

Observe, Set & Relax Seperti telah dibahas pada Futures Monthly akhir tahun lalu, koreksi pada harga emas adalah kesempatan untuk membeli. Proyeksi ini terbukti pada 7 Desember 2010, saat emas membentuk rekor baru ke level $1430.90 setelah sempat terkoreksi ke $1329.75 per ons. Pasca tembus rekor baru, harga emas menurun akibat ‘profit taking’ karena Dollar AS berada dalam momentum penguatan. Saat ini, emas masih bergerak dalam uptrend, dengan koreksi terakhir ($1329.75) menjadi support yang kuat sebelum kembali mencetak rekor tertinggi.

F

okus edisi kali ini tertuju pada sistem trading emas di tengah momen berita penting. Patut diingat bahwa salah satu keunggulan trading emas online adalah ‘two way opportunity’, yaitu Anda dapat mengambil profit, baik ketika harga emas naik maupun turun. Sistem ini akan mengikuti posisi berdasarkan pergerakan dari berita penting. Agar lebih mudah memahaminya, silakan cermati ilustrasi berikut:

Pada tanggal 10 Desember 2010, muncul laporan penting ‘U.S Trade Balance’ (Neraca perdagangan Amerika Serikat (AS)) pada pukul 20:30 WIB. Pertama, Anda buka grafik 1 menit di Monex Trader lalu perhatikan titik tertinggi dan terendah antara 8 candle (satu menit per candle) dari jam 20:21 sampai 20:28 WIB (atau jam 14:21 – 14:28 jam Zurich). Mengingat semua trader sedang menunggu hasil beritanya muncul, maka harga akan bergerak dalam range sangat kecil.

FUTURESMONTHLY

Pasang Stop buy di $1390.80 Take Profit $1395.80/Stop $1.388.80

46

Pasang Stop Sell di $1388.10 Take Profit $1383.10/Stop $1389.10

Gambar 1: Ilustrasi Sistem Trading News

Sumber: Monex Trader


WOMAN’S INVESTMENT

Gambar 2: Hasil Berita Trade Balance 10 Desember 2010, pukul 20:30 WIB

Sumber: Monex Trader

Anda masih memiliki dua menit sampai berita U.S Trade Balance keluar. Namun sebelum itu, Anda pasang stop buy $1 di atas titik tertinggi, yaitu level $1,390.80 dan stop sell $1 di bawah titik terendah, yaitu pada level $1,388.10. Dengan menggunakan strategi ini, Anda tidak perlu khawatir hasil news tersebut baik atau buruk. Hal yang terpenting adalah saat berita dirilis, harganya bergerak satu arah. Cara observasi serta menentukan level beli dan jual terlihat pada gambar 1. Sebelum berita, Anda juga bisa memasang level take profit dengan target $5.00 dan stop loss $2.00.

Pada pukul 20:30 WIB, hasil berita neraca perdagangan AS dirilis positif (lebih rendah) pada -$38,7 miliar dibandingkan ekspektasi pasar sebesar -$43,5 miliar. Hasil laporan tersebut berdampak baik bagi US Dollar, sehingga harga emas turun dan posisi stop sell pada level $1388.10 tereksekusi. Kemudian penurunan harga berlanjut dan Anda mendapat profit $5.00 dalam waktu satu jam lebih sedikit (lihat gambar 2). Ketika stop sell tereksekusi, jangan lupa cancel order buy atau pasang order OCO (One Cancels Other), dimana jika satu posisi sudah aktif, maka posisi pasangannya akan ter-cancel secara otomatis.

Review: Peraturan Sistem News Trading Step 1 : 10 menit sebelum berita penting, Anda buka grafik 1 menit. Step 2 : Perhatikan high dan low 8 candle. Kemudian pasang stop buy $1 di atas high dan stop sell $1 di bawah low dengan limit $5.00 dan stop loss $2.00. Jangan lupa membuat order OCO agar saat satu order sudah aktif, yang lainnya akan ter-cancel secara otomatis. Step 3 : Check Hasil. Dengan rencana trading yang jelas, sederhana dan risk to reward menarik, Anda bisa mengontrol emosi supaya lebih berhasil dalam trading. Good luck Ladies! Kirimkan tanggapan Anda ke email:

education@mifx.com.

FUTURESMONTHLY

Dengan menggunakan strategi ini, Anda tidak perlu khawatir hasil news tersebut baik atau buruk.

47


HIGHLIGHT INDONESIA Dimas Reza Adithya Research and Analyst Monex

Welcome to Indonesia!

FUTURESMONTHLY

Tidak bisa dipungkiri, performa pasar ekuitas Indonesia adalah yang terbaik di kawasan sepanjang 2010. Dari sekian banyak indeks saham, IHSG meraup kenaikan year-to-date tertinggi hingga 46%. Masa kejayaan Indonesia Stock Exchange belum memperlihatkan tanda segera berakhir. Waktunya bagi pasar mengucapkan selamat datang bagi limpahan dana baru.

48

Daya tahan pasar finansial Indonesia sudah teruji dalam 1 tahun terakhir. Rangkaian sentimen negatif tidak mampu memudarkan pesona negeri ini di mata investor global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan berhasil survive di terjang kisruh hutang Eropa, stagnasi Amerika Serikat (AS) hingga perang dua Korea. Tak hanya itu, indeks sempat mencicipi all-time high 3,788.565 di penghujung tahun. Namun siapa berani menjamin kinerja cemerlang bursa saham Indonesia bisa terulang pada 2011? Outlook IHSG Memasuki tahun baru, proyeksi pasar secara umum menunjukkan optimisme besar, mengacu pada bagusnya indikator ekonomi

dalam negeri. Beberapa alasan penting berikut ini bisa menggambarkan iklim investasi saham Indonesia untuk satu tahun ke depan: Pertumbuhan Ekonomi Kondisi makroekonomi Indonesia relatif bagus, dengan proyeksi pertumbuhan 2011 sebesar 6,2%. Padahal rata-rata growth dunia diprediksi hanya sekitar 3%, sementara negara kaya tampaknya hanya mampu meraih 2%-2,5% kenaikan. Outlook ekonomi Indonesia tersebut lebih dari cukup untuk menggiring masuk limpahan dana baru.


HIGHLIGHT INDONESIA

investasi Indonesia berpeluang dinaikkan lagi ke level tersebut pada awal tahun ini. Apabila harapan ini terwujud, maka posisi Indonesia sejajar dengan emerging market lain, seperti Brazil, Rusia, India dan China (BRIC). Dengan demikian, tak ada alasan bagi pemodal asing untuk alergi terhadap pasar Indonesia. Investasi Asing Meski volume dana asing yang masuk ke emerging market cukup fantastis, Indonesia baru mendapat sebagian kecil dana. Perputaran uang investor luar di pasar saham belum mencapai $1 miliar per hari, atau kurang dari separuh peredaran dana di bursa Singapura. Artinya, masih banyak jatah modal masuk emerging market yang belum sampai di Indonesia Stock Exchange. Survei Deutsche Bank menghasilkan opini bahwa 46% investor institusi siap menambah eksposur di bursa saham Indonesia. Sementara 26% lainnya ingin stay di obligasi, hanya sebagian kecil dari mereka merencanakan hengkang.

Apabila tidak ada guncangan ekonomi hebat, para analis meramalkan IHSG bisa tembus 5,500 (bahkan lebih).

Peringkat Kredit Indonesia berhasil mengikis rasio hutang terhadap GDP, dari 80% pada tahun 2001 menjadi 27% saja akhir tahun lalu. Indikator kesehatan moneter tersebut merupakan alasan utama penilaian lembaga rating dunia. Salah satunya adalah agen pemeringkat Fitch, yang pada tahun lalu telah menaikkan Indonesia ke level satu tingkat di bawah investment grade (layak investasi). Ranking

Initial Public Offering (IPO) Baru Tahun ini, pemerintah akan ‘menghadiahi’ pasar dengan IPO saham empat BUMN. Masih ditambah dengan pelepasan saham beberapa perusahaan mapan, seperti Garuda Indonesia. Sebagai catatan, investor asing sangat meminati portofolio BUMN. Contoh nyata dapat dilihat dari aksi borong asing terhadap saham Krakatau Steel tahun lalu. Tak urung, indeks hanya tinggal menunggu waktu untuk bergeliat lebih tinggi tahun ini. Apabila tidak ada guncangan ekonomi hebat, para analis meramalkan IHSG bisa tembus 5,500 (bahkan lebih). “Dengan asumsi price earnings ratio (PER) IHSG 2011 sekitar 17-20 kali, indeks diperkirakan berada di range 4.675-5.500 atau naik 25,8-48%,� kata Muhammad Reza, sekjen Asosiasi Analis Efek Indonesia di Jakarta. Perhitungan tersebut sedikit banyak bisa mewakili optimisme praktisi pasar modal tanah air. Lebih jauh, pelaku pasar harus tetap mewaspadai perkembangan isu-isu ekonomi global terbaru. Wall Street dan bursa regional juga masih berperan dalam menentukan arah indeks domestik. FUTURESMONTHLY

Kinerja Emiten Peta kekuatan emiten tampaknya belum akan berubah tahun ini. Saham-saham sektor pertambangan, energi dan crude palm oil (CPO) sejatinya masih jadi primadona investor. Pergerakan harga komponen komoditi biasanya lebih leluasa pasca kuartal I, saat siklus cuaca jauh lebih stabil. Untuk jangka panjang, nilai saham tetap didukung oleh tingginya harga komoditi dunia. Sementara itu, sektor perbankan dan properti masih berpeluang meraih laba, meski diyakini tidak sebaik tahun lalu. Mengingat penampilan dua sektor ini sangat tergantung pada kebijakan otoritas moneter. Komponen bursa yang patut dikoleksi untuk 2011 adalah sektor consumer goods. Tingginya daya beli masyarakat serta segmen pasar variatif adalah indikasi kemajuan sektor konsumen di masa datang. IHSG juga masih akan menikmati suntikan gain dari portofolio telekomunikasi dan otomotif, meski kenaikannya terbatas. Kendala terbesar bagi emiten multi-sektoral adalah ancaman inflasi. Apabila lonjakannya terlalu tinggi, maka konsumsi masyarakat rawan terkikis hingga menggerus pendapatan dan laba usaha.

49


TRADING STRATEGY Ariston Tjendra Senior Research and Analyst Monex

Profit with

123

SYSTEM

FUTURESMONTHLY

Keberadaan suatu sistem sangat diperlukan untuk memperoleh hasil trading yang maksimal. Sistem trading harus dibuat sesederhana mungkin sehingga dapat digunakan secara konsisten oleh pemakainya. Melalui riset mendalam, Kami menelusuri sistem trading yang terbilang simple dan mudah diaplikasikan. Kami akan bahas sistem ini lebih jauh untuk memperkaya wawasan investasi Anda.

50


TRADING STRATEGY

Teknik ini juga ampuh dalam upaya mencari kemungkinan pembalikan tren

titik 1, maka titik 3 tersebut sudah valid. Setelah Anda mendapatkan titik 123, tunggu harga menembus ke atas titik 2 untuk dijadikan level masuk beli (di kisaran level 1.5767 – entry point). Level stop loss beberapa pips di bawah titik 3 (di kisaran level 1.5716 – SL1) dan samakan besaran target profit dengan jarak antara titik 2 dan 3, kemudian didapat di level 1.5814 – TP1.

Grafik 3 : Stop Loss 2

Pertanyaan yang mungkin muncul adalah bagaimana cara menentukan titik 1, 2, dan 3. Ketika pergerakan harga sedang trending lalu mengalami koreksi yang dalam, titik awal koreksi tersebut Anda jadikan titik 1. Sedangkan ujung dari level koreksi, yaitu level harga terkonsolidasi, merupakan titik 2. Titik 3 ditentukan dengan melihat kondisi pergerakan harga yang memenuhi kriteria retracement Fibonacci 61.8% dari titik 1 dan 2 atau lebih, namun tidak melewati titik 1. Selanjutnya, level masuk diletakkan pada saat harga melewati titik 2, dengan menempatkan level stop loss di bawah

titik 3 untuk posisi beli atau di atas titik 3 untuk posisi jual. Apabila harga bergerak sangat fluktuaktif, Anda bisa menempatkan level stop loss di bawah/atas titik 1. Kemudian jarak pips antara titik 2 dan 3 Anda jadikan besaran target profit. Cukup mudah bukan? Anda bahkan tidak perlu menggunakan indikator teknikal lainnya. Sebagai contoh adalah pergerakan 15 menit GBP/USD pada tanggal 13 Desember 2010. Pada pukul 15.20 WIB, harga berada di level 1.5793, kemudian berangsur turun hingga mulai koreksi di level 1.5718 pada pukul 17.15 WIB. Anda tetapkan level ini sebagai titik 1. Titik 2 Anda peroleh pada pukul 19.15 WIB di 1.5765, saat pergerakan koreksi mulai tertahan. Gunakan Fibonacci retracement untuk mengukur kemungkinan titik 3 berada. Melalui pengukuran retracement 61.8% antara titik 1 dan 2, diperoleh titik 3 (kira-kira di level 1.5736). Harga ternyata melebihi level tersebut, namun tidak melampaui

Anda dapat menerapkan risk management dengan membuka 2 lot. Keluarkan lot pertama saat TP1 tercapai. Kemudian naikkan SL1 ke sl2, sehingga lot ke-2 ini bebas resiko. Lalu keluarkan lot ke-dua di tp2. Sistem tersebut sangat cocok digunakan pada sesi perdagangan dengan volatilitas harga besar, yaitu mulai dari sesi perdagangan Eropa dan Amerika. Semoga kiat ini berguna bagi pengetahuan Anda. Apabila memiliki pertanyaan, silakan hubungi email kami:

research_monex@mifx.com

FUTURESMONTHLY

S

istem ini memakai teknik 123 yang lazim diterapkan di pasar keuangan. Teknik 123 adalah semacam teknik yang menghitung gelombang pergerakan harga sehingga berguna untuk memprediksi pergerakan arah selanjutnya. Teknik ini juga ampuh dalam upaya mencari kemungkinan pembalikan tren (trend reversal).

51


AUTOMATIC TRADING Albertus Christian Senior Research and Analyst Monex

FUTURESMONTHLY

Membangun EA dari Software EA Generator

52

Pada MetaTrader 4, terdapat sebuah fungsi yang disebut “Expert Advisor� atau biasa disingkat EA. Fungsi robot ini berguna untuk memerintahkan komputer untuk menganalisa chart secara otomatis, kemudian user bisa mulai trading berdasarkan hasil analisa tersebut. Supaya komputer dapat melaksanakan perintah secara otomatis, Si pengguna perlu menyediakan rules atau aturan-aturan sehingga komputer mampu menerjemahkan keinginan dan strategi trading yang dikehendaki.


AUTOMATIC TRADING

maka komputer akan membuka posisi buy dan sell sendiri tanpa Anda perlu meng-klik tombol apapun

P

ada artikel kali ini, Kami berikan link khusus untuk men-download software yang dapat membuat program Expert Advisor secara otomatis, tanpa perlu memahami bahasa program terlebih dahulu. Bahkan Kita bisa sekaligus mempelajari coding EA dengan menggunakan software EA generator ini. Untuk mempermudah pemahaman, silakan simak ilustrasi berikut:

* Anda ingin membuka sell, setiap harga turun menembus titik terendah dalam 5 jam terakhir * Aturan jelas tersebut dapat Anda terjemahkan ke dalam sebuah kode pemrograman. Kemudian membuat EA sendiri melalui Forex Expert Advisor Generator (link website: http://www. forexgenerator.com/) * Setelah source code-nya jadi, Anda tinggal mengkonversi ke mql4 dengan menggunakan MQL Editor yang sudah disediakan saat meng-install MetaTrader 4. * Setelah EA siap (di-compile) menjadi EX4, Anda cukup memasang file tersebut pada timeframe H1, maka komputer akan membuka posisi buy dan sell sendiri tanpa Anda perlu meng-klik tombol apapun. Dengan demikian, tentu memudahkan trader karena analisa dan momen apapun tidak akan terlewatkan. Anda juga tidak perlu duduk di depan komputer berjam-jam menanti sinyal untuk membuka posisi. Untuk lebih menguasai penggunaan software EA Generator ini, pembaca dapat langsung donwload tutorial yang tersedia pada alamat situs di bawah ini:

Software EA Generator ini dapat didownload di : http://www.4shared.com/file/HPSI_jnB/fxgenerator_v104.html

http://www.forexgenerator.com/down.htm Adapun tutorial & manual software ini dapat dipelajari setelah Anda melakukan instalasi software tersebut. Penggunaannya cukup mudah, diawali dengan pengisian diagram yang disediakan pada software, kemudian software akan mengeluarkan kode program robot trading untuk eksekusi. Langkah selanjutnya, software akan menghasilkan program EA yang baru.

MQL4 adalah source file untuk konsumsi programmer. Setelah di-compile menjadi EX4, dapat digunakan untuk konsumsi mesin.

Selamat mencoba!

FUTURESMONTHLY

* Anda trading EUR/USD dengan timeframe H1. * Anda ingin membuka buy, setiap harga naik menembus titik tertinggi dalam 5 jam terakhir.

53


INVESTMENT CLINIC Iswardi Lingga Education Monex

Sudahkah Trading Menggunakan R3? Kita, biasanya jika berhadapan dengan floating loss (posisi rugi) cenderung akan mempertahankannya hingga besar kerugian tersebut membengkak beberapa ratus poin. Ini bukan karena tuntutan trading sistem, tetapi lebih karena ketidaksiapan kita dalam menerima kerugian, sekecil apapun itu.

K

FUTURESMONTHLY

etidaksiapan ini, tanpa bermaksud menghakimi siapapun akan mengantarkan kita pada level kerugian yang sudah tidak mampu lagi kita tanggung. Dan akhirnya mempercepat proses the end dari satu episode perjalanan sejarah trading kita.

54

Demi menjaga agar perjalanan sejarah tersebut tidak mengalami nasib yang sama pada episode trading selanjutnya, maka kita perlu info sana dan sini untuk mendapatkan aplikasi terbaik dari ilmuilmu yang sudah ada.

Di bawah ini ada satu hal penting yang mungkin terlewatkan, dan ternyata bisa kita susun sebelum memulai kembali transaksi kita. Tabel 1 Transaksi

Hasil

Jumlah

Modal

1

Profit

$1,500

$11,500

2

Loss

($500)

$11,000

3

Loss

($500)

$10,500

4

Loss

($500)

$10,000

5

Loss

($500)

$9,500

6

Profit

$1,500

$11,000

7

Loss

($500)

$10,500

8

Profit

$1,500

$12,000

9

Loss

($500)

$11,500

10

Loss

($500)

$11,000

Total P/L

$1,000

Rasio risiko berbanding imbal hasil (Risk to reward ratio/ R3) Yang pertama adalah rasio perbandingan antara risiko dan imbal hasil dari transaksi instrumen finansial kita. Konsep yang sangat penting ini dikenal dengan risk to reward ratio dan untuk selanjutnya kita singkat R3. Dalam trading R3 dapat berarti seberapa besar kerugian berbanding keuntungan yang diperoleh dalam aktifitas transaksi. Orang sekarang lebih kritis dalam menghadapi sesuatu, dan bisa jadi karena tingkat kritis yang tinggi itu, banyak juga


INVESTMENT CLINIC

Mari menyimak ilustrasi R3 di bawah ini; Anggap saja kita telah depositkan dana sebesar 100 juta rupiah atau sebesar $10,000, dan telah melakukan transaksi sebanyak 10 kali dengan kondisi sebagai berikut; Setiap transaksi sebesar 1 lot dengan target keuntungan $1,500 (Rp.15 juta) dan batas kerugian (stop loss) sebesar $500 (Rp.5 juta). Dengan demikian perbandingan R3-nya berarti 3 berbanding 1. Keuntungan transaksi 3 kali lebih besar dibandingkan kerugian. Dengan aturan sesederhana itu saja, maka sekalipun sistem trading kita hanya mampu menghasilkan keuntungan 3 kali dari 10 transaksi (7 transaksi rugi) kita masih tetap mendapatkan keuntungan, sebesar $1,000 (Rp. 10 juta) (Lihat tabel 1). Dan katakanlah komisi yang dibayar untuk pialang (broker) setinggi $50 (Rp.500 ribu) per transaksi dan total untuk 10 transaksi sebesar $500 (Rp.5 juta), kitapun masih mendapatkan sisa keuntungan sebesar $500 atau 5 juta rupiah. Indah bukan? Konsep sederhana namun sangat membangun. Tapi tunggu dulu, keindahannya belum berhenti di situ. Bagaimana jika dalam kesempatan 10 transaksi lain ternyata keuntungan kita bertambah 1 kali lagi saja? Bagaimana jika, dalam 10 transaksi tersebut 4 diantaranya menghasilkan keuntungan (sebelumnya hanya 3) dan 6 sisanya masih mengalami kerugian? Mari kembali menyimak ilustrasi di bawah: Dari hasil tabel 2 tersebut, Jika dikurangi total komisi $500 maka total keuntungan

Tabel 2 Transaksi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Total P/L

Hasil Profit Loss Loss Profit Loss Profit Loss Profit Loss Loss

Jumlah $1,500 ($500) ($500) $1,500 ($500) $1,500 ($500) $1,500 ($500) ($500)

Modal $11,500 $11,000 $10,500 $12,000 $11,500 $13,000 $12,500 $14,000 $13,500 $13,000 $3,000

kita telah menjadi $2,500. Satu saja peningkatan kinerja (win loss ratio) dari sistem trading kita, membuat perbedaan yang luar biasa. Dari total keuntungan $500 menjadi $2,500. Mungkin rekan pembaca beranggapan itu kan hanya sekedar teori, bagaimana mungkin mendapatkan keuntungan dan kerugian persis seperti itu padahal kondisi pasar sangat dinamis. $1,500 berarti 150 poin untuk sebagian besar instrumen Forex, yang rata-rata pergerakannya tidak sebesar Indeks saham? Ya, jawabannya benar-benar sesederhana itu. Rata-rata range harian sangat membantu dalam menentukan R3, tetapi kita tidak harus memaksakannya, karena selain jika range hari ini tidak mencukupi masih ada range besok, metode ini juga tidak harus dipaksakan untuk diterapkan persis pada setiap transaksi. Sekali lagi, tidak harus seperti itu. Kita dapat menggunakan rata-rata kerugian dan rata-rata keuntungan dalam jumlah tertentu transaksi, dengan dasar patokan jumlah kerugian maksimal dan menggunakan trailing stop sebagai alat untuk mengubah level stop loss dan mengunci keuntungan. Misalnya, kerugian setiap transaksi tidak boleh lebih dari 10% dari modal dan itu berarti $1,000 (dari $10,000). Dan jika kita tetap menggunakan rasio 3 berbanding 1, maka target keuntungan per transaksi adalah $3,000. Kemudian, kita dapat menerapkan langkah-langkah selanjutnya sebagai berikut: 1.

2.

3.

Menempatkan level stop awal (initial stop) pada harga 100 poin di bawah posisi beli atau 100 poin di atas posisi jual. Menempatkan target likuidasi pada harga 300 poin di atas posisi beli atau 300 poin di bawah harga posisi jual. Menggunakan trailing stop dengan basis pergerakan 30 atau 50 poin. Artinya setelah mencapai keuntungan 30 atau 50 poin, level stop yang

metode ini juga tidak harus dipaksakan untuk diterapkan persis pada setiap transaksi tadinya sebesar 100 poin akan terus berkurang sesuai dengan pergerakan harga. Dengan demikian, stop kita tidak berbentuk angka pasti yang sama setiap saat, namun berubah sesuai dengan pergerakan harga. Pada kondisi yang tertentu sekali level stop 100 poin tersebut dapat terkena, namun tentunya lebih sering kurang dari 100 poin karena penggunaan trailing stop. Jika kita asumsikan saja rata-rata posisi sebesar 50 poin atau $500, dan rata-rata keuntungan sebesar 150 poin, karena 300 poin target bisa jadi sulit tercapai. Maka hasil transaksi kita akan sama dengan tabel 1 atau tabel 2 di atas. Jika sistem kita mampu menghasilkan 3 posisi untung dan 6 posisi rugi, maka rekening kita pun masih tumbuh $500 setelah dipangkas komisi. Atau jika kondisi sistem trading kita ternyata mampu menghasilkan keuntungan 4 posisi dan rugi hanya 6 posisi, maka kita juga masih tetap mendapatkan keuntungan yang sama dengan tabel 2, sebesar $2,500 setelah komisi. Tapi tunggu dulu, bagaimana jika sistem saya hanya mampu menghasilkan keuntungan dengan 2 posisi saja dan 8 posisi lagi mempersembahkan kerugian? Apakah risk to reward ratio-nya perlu di tingkatkan? Misalnya menjadi 4:1, atau lebih dari itu? Jawabannya juga sederhana. Anda tidak perlu mengubah rasio Anda. Anda hanya perlu membuang jauh-jauh sistem trading tersebut. Anda dapat mengirimkan email tanggapan dan saran ke alamat:

education@mifx.com

FUTURESMONTHLY

trader yang malah menentang penggunaan rasio ini dalam aktifitas trading.

55


GLOBAL ECONOMIC CALENDAR Dwi Aviono Research and Analyst Monex Bandung

Major Central Banks CENTRAL BANK

LAST MEETING

NEXT MEETING

3 Desember 2010/unchanged (perubahan terakhir pada 5 Agustus ‘09: 25 bps cut)

Januari 2011

Federal Reserve (The Fed) 0.0%-0.25%

14 Desember 2010/unchanged (perubahan terakhir pada 17 Desember ‘08: 75 bps cut)

26 Januari 2011

European Central Bank (ECB) 1.00%

2 Desember ‘10/unchanged (perubahan terakhir pada 7 Mei ‘09: 25 bps cut)

13 Januari 2011

9 Desember ‘10/unchanged (perubahan terakhir pada 5 Maret ‘09: 50 bps cut)

13 January 2011

Swiss National Bank (SNB) 0.25%

16 Desember 2010 / unchanged (perubahan terakhir pada 11 Desember ‘08: 50 bps cut)

16 Juni 2011

Reserve Bank of Australia (RBA) 4.75%

6 Desember 2010/25 bps hike (perubahan terakhir pada 2 November ‘10,25 bps hike)

31 Januari 2011

Bank of Japan (BOJ) 0.10%

15 November ‘10/ unchanged (perubahan terakhir pada 19 Desember ‘08: 20 bps cut)

Januari 2011

Bank of Canada (BOC) 1%

7 Desember 10/unchanged (perubahan terakhir pada 8 September 2010: 25 bps hike)

18 Januari 2011

8 Desember ‘10/Unchanged (perubahan terakhir pada 28 Juli 2010: 25 bps hike)

26 Januari 2011

Bank Indonesia (BI) 6.50%

FUTURESMONTHLY

Bank of England (BOE) 0.50%

56

Reserve Bank of New Zealand 3%


OUTLOOK Dewan Gubernur memandang BI Rate saat ini masih konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi ke depan. Suku bunga masih kondusif dalam menjaga stabilitas keuangan serta mendorong intermediasi perbankan.

The Fed diperkirakan kembali menahan tingkat suku bunga di level rendah untuk waktu yang lebih lama. Mengingat pemulihan ekonomi tidak cukup cepat untuk menurunkan tingkat pengangguran.

Sebagian besar ekonom memperkirakan ECB tidak menaikkan suku bunga sampai akhir masa pemeliharaan ke-tiga pada tanggal 12 April 2011. Beberapa analis di antaranya memprediksi suku bunga akan dinaikkan menjadi 2.25% saat waktunya tiba. Analis memprediksi bahwa Bank of England akan menahan suku bunga rendah. Bahkan terbuka kemungkinan untuk memperluas paket stimulus. Terjadinya kelesuan ekonomi pada beberapa negara zona euro akan menghambat permintaan terhadap produk dan jasa dari Inggris.

Swiss National Bank telah menargetkan suku bunga rendah 0.25% sejak Maret 2010. Kebijakan tersebut diprediksi tidak akan berubah hingga pertemuan penetapan bunga mendatang.

Dewan Gubernur menganggap tingkat perekonomian masih berada di atas rata-rata, sehingga tingkat suku bunga masih layak untuk dipertahankan.

BoJ berencana membeli obligasi pemerintah dan aset-aset lain untuk memompa likuiditas ke pasar keuangan.

Bank sentral baru akan menaikkan suku bunga sesuai dengan keadaan domestik dan global secara berhati-hati.

Gubernur Reserve Bank of New Zealand, Alan Bollard, mengatakan bahwa tingkat bunga berpotensi mengalami kenaikan secara terbatas dalam dua tahun ke depan.


CENTRAL BANKS INTEREST RATE OUTLOOK Adityawarman Assistant Research & Education Monex Surabaya

Januari 2011

FUTURESMONTHLY

DATE

58

TIME (WIB)

DATA

FORECAST

PREVIOUS

03 Januari

08.00 21.00

CNY Manufacturing PMI USD ISM Manufacturing PMI

n/a n/a

55.2 56.6

04 Januari

16.30

GBP Manufacturing PMI

n/a

58.0

05 Januari

Tentative 20.15 20.00

GBP Halifax HPI m/m USD ADP Non-Farm Employment Change USD ISM Non-Manufacturing PMI

n/a n/a n/a

-0.1 93K 55.0

06 Januari

07.30 14.00 16.30 17.00

AUD Building Approvals m/m EUR German Retail Sales m/m GBP Services PMI EUR Retail Sales m/m

n/a n/a n/a n/a

9.3% 2.3% 53.0 0.5%

07 Januari

17.00 20.30 20.30

EUR Unemployment Rate USD Non-Farm Employment Change USD Unemployment Rate

n/a n/a n/a

10.1% 39K 9.8%

10 Januari

07.30

AUD Retail Sales m/m

n/a

-1.1%

11 Januari

07.30 09.00 11.00

AUD Trade Balance CNY Industrial Production y/y CNY Trade Balance

n/a n/a n/a

2.63B 13.3% 22.9B

12 Januari

Tentative 16.30

GBP Nationwide Consumer Confidence GBP Trade Balance

n/a n/a

45 -8.5B

13 Januari

07.30 07.30 16.30 19.00 19.00 20.30 20.30

AUD Employment Change AUD Unemployment Rate GBP Manufacturing Production m/m GBP Asset Purchase Facility EUR Minimum Bid Rate USD PPI m/m USD Trade Balance

n/a n/a n/a n/a n/a n/a n/a

54.6K 5.2% 0.6% 200B 1.00% 0.8% -38.7B

14 Januari

16.30 20.30 20.30 20.30 21.55

GBP PPI Input m/m USD Core CPI m/m USD Core Retail Sales m/m USD Retail Sales m/m USD Prelim UoM Consumer Sentiment

n/a n/a n/a n/a n/a

0.9% 0.1% 1.2% 0.8% 74.2

17 Januari

07.01

GBP Rightmove HPI m/m

n/a

-0.3%

18 Januari

16.30 17.00 18.00 21.00

GBP CPI y/y EUR German ZEW Economic Sentiment GBP CBI Industrial Order Expectations USD TIC Long-Term Purchases

n/a n/a n/a n/a

3.3% 4.3 -3 27.6B

19 Januari

16.30 20.30

GBP Claimant Count Change USD Building Permits

n/a n/a

-1.2K 0.53M

20 Januari

09.00 22.00

CNY GDP q/y USD Existing Home Sales

n/a n/a

n/a n/a

21 Januari

16.00 16.30 16.30

EUR German Ifo Business Climate GBP Retail Sales m/m GBP Public Sector Net Borrowing

n/a n/a n/a

0.3% n/a

24 Januari

07.30 17.00

AUD PPI q/q EUR Industrial New Orders m/m

n/a n/a

n/a n/a

25 Januari

07.30 Tentative 16.30 18.00 21.00

AUD CPI q/q JPY BOJ Press Conference GBP Prelim GDP q/q GBP CBI Realized Sales USD Consumer Confidence

n/a n/a n/a n/a n/a

n/a n/a n/a 56 n/a

26 Januari

16.30 22.00

GBP MPC Meeting Minutes USD New Home Sales

n/a n/a

n/a

27 Januari

02.15 Tentative 17.30 20.30 22.00

USD Federal Funds Rate GBP Nationwide HPI m/m CHF KOF Economic Barometer USD Core Durable Goods Orders m/m USD Pending Home Sales m/m

n/a n/a n/a n/a n/a

0.25% n/a n/a n/a n/a

28 Januari

06.50 20.30

JPY Retail Sales y/y USD Advance GDP q/q

n/a n/a

n/a n/a

31 Januari

07.01 20.30 20.30 21.45

GBP GFK Consumer Confidence USD Core PCE Price Index m/m USD Personal Spending m/m USD Chicago PMI

n/a n/a n/a n/a

n/a n/a n/a n/a


TITLE

Monexnews Launcher Mr. Smart Investment

FUTURESMONTHLY

Text Oleh: Johannes Ginting - Head of Research & Analyst Monex

60


FUTURESMONTHLY

TITLE

61


LIPUTAN ACARA

Best Performance Marketing Team 2010 Business has only two functions: Marketing and Innovations

P

FUTURESMONTHLY

rinsip modern bidang pemasaran tersebut benarbenar dipegang teguh oleh PT Monex Investindo Futures. Monex menyadari bahwa bidang pemasaran adalah ujung tombak dari eksistensi perusahaan dalam 10 tahun terakhir. Pada acara Annual meeting Monex 2010 di Cisarua Bogor, Monex memberi penghargaan kepada tiga staf marketing yang telah menunjukkan dedikasi tinggi kepada perusahaan. Ketiga individu handal yang berperan besar dalam ekspansi perusahaan selama ini adalah: Apelles R.T Kawengian, Farhan dan Hendra Akoy. Mereka merupakan figur di balik kemajuan Monex di industri berjangka Indonesia.

62

CEO Monex, Anil Bahirwani, secara langsung mengucapkan rasa terima kasih tak terhingga kepada seluruh pihak yang berperan dalam ekspansi bisnis perusahaan. Ia merasa bangga dengan rekor pemasaran yang dicapai oleh seluruh kantor cabang. Para marketer terbaik juga berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan tantangan di industri berjangka. Ketiganya mengakui

sempat terjebak dalam masa sulit untuk meraih kepercayaan investor. Namun berkat integritas dan kerja keras, nama Monex berhasil melekat di telinga pelaku pasar investasi Indonesia. Penghargaan tersebut mencerminkan perhatian Monex kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam kemajuan perusahaan. Prestasi para individu profesional diharapkan mampu menjadi cambuk bagi kolega dan rekan sejawat agar terus berinovasi. Dengan demikian, motto ‘Your No.1 Financial Partner’ sepenuhnya mampu diemban segenap jajaran karyawan Monex .

Sukses untuk Monex!


Futures Monthly 2011  

Futures Monthly 2011. Digital Magazine...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you