Page 1

CMYK

CMYK

RABU 26 MARET 2014

Dewan Soroti Insiden TKL Manajemen Diminta Segera Perbaiki MAGELANG - Peristiwa kecelakaan wahana permainan jet coaster di Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang pekan lalu, mendapat sorotan Komisi B

DPRD Kota Magelang. Pihak Manajemen TKL diminta menjadikan kecelakaan itu sebagai pelajaran untuk memperbaiki segala kekurangan selama ini. Ketua Komisi B DPRD Kota Magelang, Yudhi Ismono menilai sejauh ini manajemen TKL hanya me-

lakukan pengawasan secara teknis. Sedangkan, pengecekan kelayakan tidak dilakukan hingga wahana jet coaster tersebut diketahui sudah mengalami pelapukan. Bahkan, insiden anjloknya jet coaster dari relnya ini tidak terjadi sekali saja. Tahun 2013 ke hal 3

foto : wiwid arif/magelang ekspres

TINJAU. Ketua Komisi B Yudhi Ismono meninjau langsung lokasi wahana jet coaster di area TKL Kota Magelang, kemarin. Ia membenarkan bahwa kondisi besi pengopang dan relnya sudah berkarat dan banyak yang dilas.

Fathanah – LHI Muncul di Tipikor JAKARTA - Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Ishaaq kembali muncul di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (25/3). Dua pria yang bersahabat itu dihadirkan sebagai saksi pada persidangan atas bos PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth

Tak Berkualitas, PNS Didepak

Jadi Saksi Bos Indaguna Utama

ke hal 3

sampai ke pemerintahan? Ada nggak (keluarga saya) yang ngikut? Kan nggak ada keluarga besar saya yang ikut dalam proyek. Nggak ada,” tegas Jokowi di luar pagar Balai Kota, Jalan Medan Merdeka

JAKARTA - Adanya UU Aparatur Sipil Negara (ASN) berimbas pada pemberlakuan pensiun dini. Ini sebagai konsekuensi dari penambahan batas usia pensiun (BUP) bagi ASN. “UU No 5 Tahun 2012 tentang ASN salah satu pointnya memang menambah usia pensiun. Nah, penambahan BUP ini konsekuensinya adalah harus meningkatkan kompetensi. Kalau tidak bisa ditingkatkan, mendingan pensiun dini saja,” tegas Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo di kantornya, Selasa (25/3).

ke hal 3

ke hal 3

foto:jpnn

SAKSI. Sejumlah tokoh PKS menjadi saksi kasus dugaan korupsi daging sapi dengan terdakwa Bos Indoguna Utama Maria Elizabeth di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Jokowi Jamin Keluarganya “Bersih” Tak Ikut Bermain Proyek Pemerintah JAKARTA - Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) menjamin tidak ada ang-

gota keluarganya yang terlibat dalam proyek-proyek pemerintah. Jokowi berjanji dirinya akan menjaga komitmen itu ketika nanti duduk di kursi RI 1. ”Ya tanya saja dari Solo sampai di Jakarta, ada nggak keluarga saya ikut

Hafidz, si Bocah Ganti Hati Akhirnya Meninggal

Dengar Kabar, Dahlan Iskan Merasa Berduka Julia Perez Digosipkan Putus MESKI sudah melangsungkan proses lamaran yang disiarkan live oleh sebuah stasiun televis beberapa waktu lalu, pasangan kekasih Julia Perez dan Gaston Castano kerap kali memundurkan jadwal pernikahanfoto:ist

ke hal 3

Tepat sebulan pascamenjalani operasi transplantasi hati di Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Bogor, yakni pada 24 Februari 2014, Muhammad Sayid Hafidz meninggal dunia. Bocah berusia delapan tahun itu meninggal Senin (24/3) malam. “TELAH berpulang ke rahmatullah M. Sayid Hafidz. Meninggal semalam, tanggal 24 Maret sekitar pukul 23.45 WIB,” ujar Humas RS Pertamedika Sentul City Astri Wijayanti kepada JPNN, Selasa (25/3). Sejauh ini, dikatakan Astri, pihak rumah

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

CMYK

foto:jpnn

DIMAKAMKAN. Hafidz, si bocah ganti hati akhirnya meninggal dunia setelah sebulan menjalankan operasi transplantasi hati di Rumah Sakit Pertamidika Sentul.

sakit beserta tim yang menangani Hafidz sudah menjaga sebaik mungkin. Namun akhirnya Tuhan berkehendak lain. “Kami mohon doanya semoga Hafidz tenang di sisi Tuhan,” terang dia. Untuk proses transplantasi hati itu sendiri ditegaskan Astri, sudah berhasil, bahkan fungsi hati Hafidz sudah berjalan normal. “Tapi Tuhan berkehendak lain, kami sudah berusaha semaksimal mungkin menjaga Hafidz sebelum maupun pascaoperasi,” ulas dia. Mengenai penyebab meninggalnya Hafidz, dia belum mau berkomentar terlalu jauh. Hal itu baru akan disampaikan oleh tim yang menangani Hafidz, besok. “Informasi lengkapnya akan kami sampaikan

DEWAN SOROTI INSIDEN TKL

Usut tuntas, sopo seng salah kudu dihukum

JOKOWI JAMIN KELUARGANYA BERSIH KKN

Moga-moga iso terus istikomah.

ke hal 3

Web: magelangekspres.com, E-mail: redaksi@magelangekspres.com, iklanmglekspres@gmail.com

CMYK


CMYK

CMYK

MAGELANG EKSPRES

RABU 26 MARET 2014

4

Tabungan BTN Cermat Merakyat MAGELANG - PT Bank Tabungan Negara (BTN) masih terus memperkenalkan program terbaru Tabungan BTN Cermat. Tabungan BTN Cer mat atau singkatan dari ‘Mencerdaskan Masyarakat’, merupakan tabungan untuk membantu masyarakat berpengasilan rendah (MBR), yang kurang memiliki akses perbankan. Kepala Wilayah 2 (Jateng) Bank BTN, Nasril mengemukakan, selama ini MBR kebanyakan takut berhubungan dengan bank. Dengan tabungan BTN Cermat diharap menjadi upaya atraktif bagaimana mereka mau berhubungan dengan bank. “Tabungan ini untuk mengajarkan masyarakat agar bisa berhubungan dengan bank. Selain itu juga sebagai sarana edukasi untuk mereka merencanakan keuangan,” ungkap Nasril disela kegiatan Rapat Pokja BTN Regoinal Office 2 dan dan PT Pos Indonesia Wilayah Jateng dan DIJ di Grand Artos Aerowisata Hotel, kemarin. Lebih lanjut, Nasril menyampaikan, di tahun 2014 ini, pihaknya menargetkan penambahan nasabah baru Tabungan BTN Cermat sebanyak 1 juta. Sehingga pada akhir tahun nanti jumlah nasabah akan meningkat hingga sebanyak 2 juta, ditambah dengan 1 juta nasabah lama yang sudah ada hingga saat ini. “Sasaran sementara nasabah yang selama ini belum pernah bersentuhan dengan bank,” ujarnya. Meski disadari akan banyak kendala, namun pihaknya akan tetap terus melakukan berbagai upaya sosialisasi. Untuk wilayah Jateng pihaknya mengaku sudah melakukan kerjasama dengan ibuibu PKK yang diharap dapat berperan membantu dalam mensosialisasikan menabung itu penting. “Kenapa harus ibu-ibu? Karena biasanya ibu-ibu itu tugasnya mengatur keuangan rumah tangga. Jadi diharap mereka bisa lebih faham bagaimana mengajak masyarakat untuk menabung,” terangnya. Nasril menjelaskan, Tabungan cermat memiliki teknologi terkini yang penarikannya hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kartu. Kartu dapat berfungsi layaknya ATM, selain untuk penarikan tunai juga bisa digunakan untuk berbelanja dengan mesin EDC (electronic data capture) yang sudah tersebar sebanyak 526 di Kantor Pos dan pusat perbelanjaan Jateng dan DIJ. Tabungan BTN Cermat memiliki jaringan ATM sendiri sebanyak 2.000 unit dan 40 ribu jaringan ATM bank lain termasuk dengan BCA Prima. “BTN Cermat adalah peremajaan dari Tabanas Batara yang kemudian di online kan sejak 2005 menjadi E-Batara,” jelasnya. Ditambahkan, perkembangan Tabungan BTN Cermat sejak tiga tahun lalu tumbuh signifikan dan hingga tahun 2012 mampu mencapai 800 persen dengan jumlah nasabah sebanyak 1 juta. “BTN Cermat sementara hanya ada di wilayah Jateng dan DIJ, namun ke depan akan diperluas hingga mencakup ke tingkat nasional,” imbuhnya. (imr)

foto : nur imron rosadi/magelang ekspres

TUNJUKAN. Karyawan Grand Artos Aerowisata Hotel & Cnvention (GAAHC) Magelang menunjukan masakan yang diolah dari ikan Salmon, kemarin (25/3).

Aerowisata Sajikan Salmon Sensation Bulan April MAGELANG – Grand Artos Aerowisata Hotel & Cnvention (GAAHC) Magelang kembali mengeluarkan promo terbaru makanan untuk bulan April dengan tema Salmon Sensation. Berbagai sajian makanan terbuat dari bahan ikan salmon dihidangkan dengan bentuk dan cara masak yang beragam. Di antaranya Salmon Crispy, Salmon Bakar Sauce Balado, Salmon Au Gratin dan Tom Yam Salmon. Setiap jenis makanannya ditawarkan hanya Rp125 ribu nett per porsi kepada setiap tamu dan pengunujung yang datang. Executive Chef GAAHC Magelang, Rahdian menuturkan, semua makanan berbahan ikan salmon ini khusus disediakan untuk para tamu selama bulan April mendatang. “Bahan dasarnya hanya satu yakni ikan salmon. Tetapi khusus untuk

memanjakan tamu di bulan April kami buatkan dengan ragam dan bentuk berbeda-beda,” tuturnya, kemarin. Dijelaskan, salmon crispy adalah jenis makanan ringan. Meskipun ada daging panggang di dalamnya, namun bukan dalam kategori makanan utama. Diatas daging terdapat kulit ikan yang digoreng dengan tepung lalu dihiasi garnis sayuran. Salmon crispy dihidangkan dengan salad dan sauce balsami yang rasanya sedikit asam cocok untuk hidangan camilan. Lalu Salmon Bakar Sauce Balado yang rasanya pas untuk masyarakat lokal. “Balado terbuat dari cabe yang ditumbuk dengan bawang merah, dicampur sayur dan kacang merah dalam penyajiannya,” jelas Rahdian. Selain dua makanan tadi, ada Salmon

Mayoritas Daerah Berkapasitas Fiskal Rendah foto : nur imron rosadi/magelang ekspres

MEMPERKENALKAN. Dua Pegawai BTN tengah menunjukan kartu untuk penarikan uang.

JAKARTA - Upaya penguatan kapasitas fiskal daerah melalui desentralisasi fiskal, tampaknya belum membuahkan hasil menggembirakan. Hal itu terlihat dari banyaknya daerah yang kapasitas fiskalnya termasuk kategori rendah. Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan, mulai tahun ini Kementerian

Keuangan (Kemenkeu) menerbitkan peta kapasitas fiskal daerah untuk melihat kemampuan keuangan masingmasing daerah. “Kapasitas itu dicerminkan dalam penerimaan umum APBD,” katanya, kemarin. Berdasar data Kemenkeu, kapasitas fiskal suatu daerah dihitung berdasar

Au Gratin. Untuk makanan ini, daging salmon yang sebelumnya sudah dipanggang disiram dengan saus besamel (saus susu dan tepung). Makanan ini terasa beda dengan jenis sama lainnya karena cara pemanggangannya digriatin dengan api dari atas. Disajikan dengan sauce chapers, dan cincangan tumis yang dicampur lime jus sampai kental sehingga baunya terasa lebih harum. Untuk tambahan karbohidrat, Salmon Au Gratin dihidangkan dengan mise potato. Sementara satu lagi makanan yang tak kalah menarik, yakni Tom Yam Salmon yang merupakan khas negeri Thailand. Tom yam salmon disajikan dengan kuah atau gule dengan rasa sedikit pedas beraroma ikan dan udang. Sebagai tambahan, tom yam dikombinasikan dengan

jumlah penerimaan asli daerah (PAD) ditambah transfer bersifat umum seperti dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH), serta dana otonomi khusus (DOK), lalu ditambah pendapatan lainlain. Jumlah itu lantas dikurangi dengan total belanja pegawai. Hasilnya lalu dibagi dengan jumlah penduduk miskin. Menurut Chatib, peta kapasitas fiskal penting dibuat karena bisa digunakan sebagai usul pemda yang menjadi penerima hibah, penilaian atas usul pinjaman daerah, penentuan besaran dana pendamping, maupun hal-hal lain yang diatur dalam perundang-undangan.

butiran tahu sutra dan jamur. Adapun minumannya, makanan berbahan ikan salmon cocok dihidangnkan dengan Ginger Punch. Assistance Food & Beverage Manager GAAHC Magelang, Edi Saputra menjelaskan, ginger punch memiliki rasa perpaduan dari buah nanas, strawbery, dan mangga. Jika diminum rasanya hangat ditubuh karena didalamnya terdapat jahe dan madu. “Minuman ini sebagai penetral ikan salmon yang per gelasnya ditawarkan hanya Rp25 ribu,” terangnya. Selain Ginger Punch, GAAHC juga memiliki menu minuman lain, yakni TST (teh, susu, telor) yang juga berfungsi sebagai penertralisir aroma ikan. Minuman ini juga ditawarkan Rp25 ribu setiap gelasnya. (imr)

“Peta kapasitas fiskal ini meliputi provinsi dan kabupaten/kota,” katanya. Bagaimana hasilnya? Dengan basis perhitungan APBD 2012, di antara 33 provinsi, hanya dua provinsi yang memiliki fiskal berkapasitas sangat tinggi, yakni DKI Jakarta dan Kalimantan Timur. Lalu, delapan provinsi berkapasitas fiskal tinggi, yakni Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Se latan, Bali, Maluku Utara, dan Papua Barat. Selanjutnya, enam provinsi masuk kategori kapasitas fiskal sedang, yakni Aceh, Jambi, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Papua. (owi/c5/agm)

Disporabudpar Sosialisasikan PP 52/2012

Sertifikasi Penting untuk Pelaku Usaha Pariwisata MAGELANG – Pentingnya sertifikasi kompetensi dan sertifikasi usaha bidang pariwisata, Disporabudpar Kota Magelang mengelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 Tahun 2012, kemarin. PP ini menuntun para pekerja atau pemilik usaha untuk mendapatkan sertifikat kompetensi. Bertempat di Hotel Puri Asri, para peserta dari berbagai usaha hotel, restoran, dan hiburan mendapatkan materi PP itu. Asesor bidang pariwisata dari STIEPARI Semarang, Chaliq Juniarso dipanggil sebagai narasumber. Sekretaris Disporabudpar Kota Magelang, Catur Sahwahyo mengatakan, sertifikasi sudah begitu penting bagi pelaku usaha pariwisata di Kota Sejuta Bunga.

Tidak lain agar mampu menghadapi era pasar bebas yang diprediksi akan banyak tenaga asing masuk ke tanah air. “Kalau tidak dibentengi dengan sertifikasi kompetensi, kita hanya akan menjadi penonton di rumah sendiri. Sertifikasi ini penting sebagai acuan kalau kita memang kompeten di bidangnya dan mampu bersaing dengan tenaga asing,” ujarnya usai membuka sosialisasi. Ia menekankan, para pekerja dan usaha bidang pariwisata bisa segera memiliki sertifikat kompetensi. Sejauh ini belum banyak yang memiliki sertifikat itu dan diharap adanya sosialisasi ini dapat mendorong me-

reka untuk segera bersertifikat. “Harapannya jelas agar semua pekerja dan suatu memiliki sertifikat kompetensi,” tandasnya. Chaliq Juniarso sepakat kalau sertifikasi ini penting adanya. Kepala LPPM STIEPARI Semarang itu menjelaskan, ada empat jenis kompetensi, yakni kompetensi biro perjalanan wisata, kepemanduan umum, kepemanduan ekowisata, dan

kompetensi MICE. “Sejak tahun 2012 lalu mulai berjalan sertifikasi ini dan sudah cukup banyak yang memiliki sertifikat kompetensi itu meski belum semua. Sertifikasi ini mengacu pada SKKNI yang dikeluarkan BNSP dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) sebagai pelaksana,” paparnya. (imr)

foto : nur imron rosadi/magelang ekspres

PAPARAN. Sekretaris Disporabudpar Kota Magelang Catur Sawahyo saat memberikan pemaparan pada acara sosialisasi PP No 52 Tahun 2012.

CMYK

CMYK


CMYK

CMYK

RABU 26 MARET 2014

KOTA KITA Pelanggaran Kampanye foto : chandra yoga kusuma/magelang ekspres

TERTIB LALULINTAS. Polresta Magelang menghimbau agar parpol peserta kampanye utamakan keselamatan, ketertiban berlalulintas sebagai kebutuhan

Minimalisir Pelanggaran Lalin Kampanye Saksi Dinilai Belum Rata

Fakhrul Rofiana D Jalani Bisnis Online MENJALANI kesibukan sebagai mahasiswi di Universitas Tidar Magelang (UTM) tak membuat perempuan yang satu ini mengabaikan kegemarannya berbisnis. Meski tergolong sederhana, Fakhrul Rofiana Dewi mencoba mengaplikasikan kepawaiannya dalam berbisnis lewat usaha buktik online yang tengah ia lakoni. Bagi Dewi sapaan akrabnya, berbekal dari banyak teman dan jalinan komunikasi yang kompleks di dunia maya, membuat inspirasinya untuk dapat menjalankan usaha. Da ri situ ia peroleh tanggapan menyenangkan, mulai dari kalangan seumurannya hingga kalangan yang lebih tua. ”Nggak sedikit ada temen yang tertarik busana yang aku tawarkan lewat internet. Ternyata, pemasaran di dunia maya, cukup banyak peminatnya. Karena prosesnya pun tergolong m u d a h ,” kata

ke hal 11

MAGELANG TENGAH- Polres Magelang Kota terus laksanakan penertiban kepada simpatisan parpol yang kedapatan melanggar ketertiban lalulintas pada musim kampanye terbuka sudah berjalan lebih dari satu pekan ini. Kepala Polres Magelang Kota AKBP Tommy Aria melalui Kepala Satuan Lalulintas AKP Yayuk Sulaemi, mengatakan, setiap pelanggaran yang ditemui akan mendapat tindakan. “Bila ada pelanggaran lalulintas di dalam Kota Magelang akan mendapat tindakan dari petugas, karena hal tersebut akan menggangu keamanan dalam ber-

kendara dan mengurangi kenyamanan bagi lingkungan sekitar,” ucap Yayuk saat diwawancarai di ruang kerjanya. Namun untuk dapat memberi tindakan harus menyesuaikan dengan kondisi dan situasi, mengingat dalam operasi penertiban kampanye ini melibatkan 214 anggota, jumlah tersebut tentu saja kalah dengan jumlah peserta konvoi kampanye parpol besar tertentu. “Jumlah anggota kami terbatas, oleh sebab itu dalam member tindakan kami juga harus melihat situasi, karena jumlah masa yang banyak akan lebih sulit dalam pengaturannya, dan berpotensi menjadi kerusuhan,” terang Yayuk. Oleh sebab itu pihak Yayuk mengguna-

kan pendekatan lain yaitu memberi tahu aturan main berlalulintas yang baik bagi peserta konvoi kampanye, dengan cara jemput bola di titik kumpul masa kampanye. “Dengan jemput bola di titik kumpul masa, atau titik awal star konvoi diharapkan akan meminimalisir jumlah pelanggaran yang terjadi. Demikian juga dengan peserta konvoi kampanye yang masih berlalu-lalang di jalan-jalan utama, dengan pelengkapan lalulintas yang tidak komplet, padahal kegiatan kampanye sudah usai, hal itu juga tetap kami tindak,” tandas dia.

Pihak kepolisian melakukan pengawasan dan penindakan kepada peserta kampanye yang terbukti melanggar atu ran dan mengganggu kenyamanan warga.

Harus tegas karena jalanan tidak hanya milik peserta kampanye tapi juga masyarakat, jika membahayakan yang tilang saja. NILA, SWASTA, MAGELANG

Polisi harus lebih berani, jangan hanya karena banyak massa kemudian pelanggaran dibiarkan saja, minimal ada efek jera. (bay) ANDI, SWASTA, MAGELANG

ke hal 11

Bobot US Sama dengan UN MAGELANG TENGAH- Ujian Nasional untuk tingkat Sekolah Dasar sederajat tahun 2014 ini berubah menjadi ujian sekolah. Kendati berubah nama, ujian sekolah mempunyai bobot yang sama dengan ujian nasional. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Sumardi, mengatakan, perubahan tersebut merupakan hasil revisi dari standard pelayanan minimal. “Perubahan itu merupakan hasil dari penghapusan UN di tingkat SD dan MI ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2012. Dalam PP itu dijelaskannya bahwa pelaksanaan ujian sekolah pengganti UN diserahkan

kepada masing-masing provinsi,” ucap Sumardi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (25/3). Untuk pembuatan soal ujian masih ditentukan secara nasional oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Hanya dalam muatan materi soal komposisi tetap menganut sistem 25 persen bahan dari pusat dan 75 persen dibuat masing-masing daerah. Adapun soal untuk ujian sekolah dikoordinatori oleh tingkat provinsi, dengan cara mengumpul kan soal dari guru sekolah dasar yang telah dipilih di lingkup atau dalam satu provinsi. “Soal ujian sekolah terdapat 25% dari pusat dan 75% dari provinsi, untuk soal dari provinsi dibuat oleh

guru-guru dari sekolah dasar terpilih. Jadi meskipun namany ujian sekolah tidak sekolah sendiri yang membuatnya melainkan langsung dari provinsi.” terang Sumardi. Selain itu persamaan lainnya dengan ujuan nasional adalah ujian sekolah mempunyai resiko tidak lulus, meskipun demikian standard minimal kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah, jadi setiap sekolah mempunyai standar kelulusan yang berbeda-beda. “Siswa bisa saja tidak lulus sama seperti pelaksanaan ujian sekolah, namun yang membedaka adalah standar kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah. ke hal 11

foto : wiwid arif setyoko/magelang ekspres

CMYK

CMYK


CMYK

CMYK

RABU 26 MARET 2014

Humas Antisipasi Pemerasan

PEMILU

Sebar Surat ke SKPD TEMANGGUNG - Banyaknya oknum yang mengatasnamakan wartawan untuk memeras pejabat di lingkungan Pemkab Temanggung membuat bagian Humas Setda setempat mengambil tin-

dakan dengan membuat surat edaran ke semua lembaga pemerintahan. Kasubbag Analisis Media, Bagian Humas, Setda Temanggung, Hendro Supriyanto mengatakan, dalam edaran tersebut disampaikan, peringatan waspada

dini terhadap aksi penipuan yang mengatasnamankan sebagai wartawan. “Beberapa minggu ini kami mendapatkan masukan bahwa sejumlah pejabat telah dilakukan upaya tindak penipuan oleh oknum yang mengaku wartawan.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, kami segera membuat surat edaran,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Ia mengatakan, surat edaran tersebut selanjutnya didistribusikan kepada semua satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) un-

tuk menjadi kontrol apabila modus serupa terjadi. Dalam edaran tersebut juga dicantumkan nama-nama pewarta yang bertugas di Temanggung sehingga diharapkan seluruh SKPD bisa mengetahui wartawan yang

Foto:set

ke hal 11

PKL Penutup Tulisan Taman Pengayoman Pindah TEMANGGUNG – Salah satu pedagang yang pernah berjualan tepat di pintu masuk Taman Pengayoman, kini telah menggeserkan posisi dan letak dagangnya. Dari pengamatan Temanggung Ekspres, beberapa saat lalu, salah satu pedagang ini meletakkan kiosnya tepat berada di pintu masuk taman. Akibatnya, hal ini mengganggu pemandangan dan tulisan taman tersebut. Pemindahan dilakukan setelah terjadi penertiban oleh aparat penegak Perda dan Perbub, Satpol PP beberapa waktu silam. Cukup Sudaryo, Kasi Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP mengatakan bahwa letak berdagang dari salah satu PKL itu sangat mengganggu pemandangan. “Hal ini selain mengganggu kenyamanan pengunjung dan pemandangan, juga melanggar Perda No 12 Tahun 2010 tentang K4. Hal ini hendaknya menjadi pelajaran dan acuan pedagang. Karena tempat ini bukan milik perseorangan,”

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

DITILANG. Sejumlah simpatisan PKS yang menggunakan bak terbuka saat konvoi pada tanggal 18 maret lalu ditilang polisi.

Panwaslu Rekomendasikan Pelanggaran PKS TEMANGGUNG – Selama jalannya kampanye terbuka sejak 16 Maret 2014, Panwaslu Kabupaten Temanggung hanya mencatat satu pelanggaran kampanye yang dilakukan partai politik (parpol) peserta pemilu tahun ini. Ketua Panwaslu Temanggung Murti Anggono menyebutkan, parpol yang melakukan pelanggaran yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sesuai jadwal saat melakukan kampanye terbuka 18 Maret 2014. Dikatakan, jika dilihat dari sisi jadwal PKS memang tidak melanggar peraturan. Namun, sayangnya saat mengadakan kampake hal 11

SUARA WARGA Usut Dugaan Jaring Paku di Jalan

ujarnya, Selasa (25/3). Ditambahkan ancaman PKL yang bersikeras menentang aturan akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang ada. Jika tetap tidak ada tindakan setelah adanya teguran, maka petugas tidak segan-segan untuk menindak secara tegas. “Beberapa waktu lalu, kami telah lakukan penertiban, dan akan kami pantau secara berkesinambungan aktivitas mereka. Laporan dari masyarakat masih sangat kami butuhkan sebagai kontrol kami,” tambahnya. Ancaman sanksi tegas sesuai Perda dan Perbup sendiri adalah sebesar Rp50 Juta sebagai denda ataupun sanksi kurungan selama maksimal 3 bulan. “Sekiranya hal ini mampu menjadi peringatan para PKL yang masih membandel. Kami tidak segan-segan untuk mengangkut lapak dagangan mereka,” tegasnya. Sebelumnya, petugas penjaga kebersihan Taman pengayoman, ke hal 11

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

BICARA. Danramil Kandangan Kapten Arm Muhaimin memberikan pengarahan soal wawasan kebangasaan di SMP Negeri 1 Kandangan, Kabupaten Temanggung, kemarin (25/3).

TEMANGGUNG – Warga sekitar Jalan Gadjah Mada, Maron mendesak dinas terkait mengambil tindakan dan juga pengecekan atas dugaan disebarnya paku di sekitar tersebut. Meski hanya sebatas dugaan sementara, namun banyaknya pengendara, khususnya sepeda motor yang mengalami kebocoran ban di sekitar jalan ini, menguatkan dugaan warga. “Dugaan kami ini tak hanya sebatas dugaan, karena kami menemukan banyak fakta para pengendara yang sering bocor ban di jalan ini, baik siang maupun malam, jadi ini sangat meresahkan,” ujar Rudyatmo, Selasa (25/3). Penuturan ini juga diperkuat dengan hal senada dari warga lain, ia bahkan meminta dengan sangat untuk proses penindakan, atau paling tidak penelusuran dari dinas

Bentengi Diri dari Budaya Asing

ke hal 11

ke hal 11

KANDANGAN – Menanamkan jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air kepada generasi penerus bangsa ini harus dilakukan sejak dini. Karena di era modern ini banyak generasi pemuda, terutama kalangan pelajar yang terpengaruh budaya asing. Hal tersebut dikatakan Danramil Kandangan Kapten Arm Muhaimin saat memberikan wawasan kebangsaan di SMP Negeri I Kandangan kemarin. Menurutnya, kalangan pelajar menjadi sasaran empuk bagi budaya-budaya asing yang masuk ke negeri ini. Untuk itu pelajar harus mam-

pu membentengi diri dengan ilmu, baik ilmu agama, sosial masyarakat dan ilmu yang didapat dari bangku sekolah. “Jangan mudah terpengaruh, sebagai pelajar harus mampu memberikan dan menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa pelajar masih berpegang pada disiplin ketimuran,” pesannya. Ia mengatakan, generasi muda pada umumnya adalah tulang punggung bangsa yang bisa membuat bangsa ini menjadi selangkah lebih maju dari bangsa lain. Dan, mampu membawa perubahan bangsa ini menjadi

lebih baik dari kondisi saat ini. “Masa depan bangsa ini ada di tangan pemuda, jangan sampai sia-siakan berbuatlah yang terbaik bagi bangsa ini jangan sampai membawa nama bangsa ini menjadi lebih terpuruk,” tegasnya. Ia menyampaikan, untuk menanamkan jiwa nasionalisame dan cinta tanah air kepada generasi muda khususnya kalangan pelajar, harus dilakukan kegiatankegiatan yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan dan bela negara.

foto: rizal ifan/temanggung ekspres.

GESER. Salah satu kios pedagang kaki lima di pintu masuk Taman Pengayoman telah menggeser lokasi dagangannya.

Mengikuti Proses Pembuatan Pupuk Kompos di Rumah Kompos

Digunakan Pupuk Taman, Bila Over Dijual Tumpukan sampah sisa pembersihan perawatan taman-taman dan pohon peneduh oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU), ternyata masih mampu diolah dan menghasilkan produk baru yang bermanfaat. RIZAL IFAN, Temanggung SEPERTI yang terlihat di salah satu sudut tempat yang mungkin tak pernah menarik bagi warga. Yakni “ Rumah Kompos” yang terletak di kompleks tempat pembuangan sampah sementara Seklontong. Di tempat yang operasional sejak 1 Februari 2014 ini, terlihat tumpukan kayu, daun, dan

juga rerumputan yang siap diproses menjadi kompos. Terdapat beberapa tahap harus dilalui untuk bisa mengolah sampah ini. “Kita menggunakan sisa pembersihan taman-taman yang ada di seluruh Temanggung dan sisa hasil perawatan ke hal 11

foto: rizal ifan/temanggung ekspres

PENGOLAHAN. Salah satu petugas dari pertamanan tengah mengolah dedaunan untuk dijadikan pupuk kompos.

Hari H Pileg, KPU Tetap Sosialisasi TEMANGGUNG – Menghasilkan suara sah pada Pileg 2014 mejadi salah satu tujuan dari gencarnya sosialisasi KPU Kabupaten Temanggung menjelang dilaksanakan ajang demokrasi lima tahunan ini. foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres Komisioner KPU Temanggung Divisi SosiaSOSIALISASI. Komisioner KPU Temanggung lisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ari Ari Murti Hendrowardani memberikan ke hal 11

sosialisasi tata cara pencoblosan.

Iklan dan Pemasaran : Jl. Gerilya Lingkungan Bebengan RT 4 RW 5, Kertosari, Temanggung Telp: (0293) 5526271

XX


CMYK MAGELANG EKSPRES

MENUJU GEDUNG DEWAN

RABU 26 MARET 2014

7

Langgar Aturan, Patung Tjatur Diusir Dijadikan Sebagai Sarana Kampanye PURWOREJO - Alat Peraga Kampanye (APK) berupa sosok patung dari papan kayu dan diberi gambar wajah Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah VI Tjatur Sapto Edy ‘diusir’ paksa oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purworejo, Selasa (25/3). Selain mengenakan atribut lengkap partai, APK canggih ini juga dapat melakukan orasi berisi ajakan untuk memilih dirinya pada Pileg 9 April mendatang. Dari pantauan Harian Purworejo, ada dua buah APK yang masing-masing dipasang di simpang empat BRI Purworejo di sudut utara alun-alun Purworejo (Jalan Oerip Soemohardjo) dan simpang empat Koplak (Jln Jend Soedirman). APK tersebut dipasang di tepi jalan dan mengeluarkan suara cukup keras yang menyita perhatian pengguna jalan. Diperkirakan keduanya dipasang sebelum tengah hari. Sekitar pukul 13.00, Ketua KPU Purworejo Drs Dulrokhim dan Ketua Panwaslu Purworejo Gunarwan SE mendatangi dua lokasi tersebut. Kepada beberapa pemuda yang mengawasi keberadaan APK elektrik tersebut, KPU dan Panwaslu meminta pemasangan APK tidak dilakukan di jalan protokol. Gunarwan mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan penggunaan APK elektrik yang cukup unik tersebut. Hanya saja pihaknya menyayangkan pemasangannya yang berada di jalan protokol Purworejo. ”Berdasarkan Peraturan Bupati Purworejo nomor 8 tahun 2012, pemasangan APK tidak boleh berada di jalan protokol. Karena itu, kami meminta tim kampanye caleg yang bersangkutan untuk memindahkan lokasinya,” katanya. Sementara itu, tim kampanye caleg tersebut, Santo mengatakan, pihaknya belum mengetahui adanya larangan tersebut.

CALEG KITA

Abdul Kadir Karding

13 Tahun Puasa Senin-Kamis WONOSOBO – Tak ada yang menduga, di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat yang duduk di DPR RI, Abdul Kadir Karding masih menyempatkan diri untuk berpuasa Senin-Kamis. Tak hanya itu, pada hari kelahirannya pun Karding juga selalu menyempatkan berpuasa. “Alhamdulilah sejak 2001 saya bisa istiqomah berpuasa Senin-Kamis. Selain itu, setiap hari Kelahirannya juga tak pernah meninggalkan untuk berpuasa,” terang pria kelahiran Donggala, 25 Maret 1973 Kepada Wonosobo Ekspres di tengah-tengah perjalananya sowan pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Darul Ishlah KH Abdul Khalim Al Hafidz, Selasa (25/3). Alumnus Fakultas Perikanan Universitas Diponegoro tahun 1997 ini mengaku, rutinitas puasa yang dilakukan sudah hampir 13 tahun itu dilakukan karena mencoba untuk mengikuti sunnah rosul. “Hanya mengikuti sunnah rosul saja. Sebab, setiap ibadah yang baik itu akan mendapatkan pahala,” ujarnya merendahnya ketika ditanya mengenai alasan dirinya tetap melaksanakan puasa sunnah. Alhasil, kebiasan baik yang dilakukannya pun berdampak pada ketenangan jiwa. Sebab, dengan rutin melaksanakan puasa hatinya terasa tenang. “Pengaruhnya ada, karena dengan puasa maka hati semakin tenang,” tambah pria yang mudah akrab dengan orang yang baru saja dikenalnya. (mg2)

Foto: lukman hakim/purworejo ekspres

MELANGGAR. KPU bersama Panwaslu Kabupaten Purworejo saat menegur pengguna APK canggih milik salah satu caleg DPR RI yang dipasang di jalan protokol Purworejo.

“Kami hanya menjalankan tugas, sesuai jadwal hari ini kami berkampanye. Karena kami berasal dari Magelang, kami tidak tahu kalau tidak boleh masang APK Elektrik di sini. Setelah mendapat teguran ini kami segera memindahkan APK Elektrik tersebut,” katanya.

Santo yang bertugas mengawasi APK Elektrik di simpang empat BRI Purworejo tersebut mengatakan, dalam kampanye caleg tersebut setiap kabupaten mendapat dua unit APK Elektrik yang diawasi 2-3 orang per unitnya. Setiap harinya ia harus mengoperasikan

Rp2,25 M untuk Wisata Ziarah Gunung Tidar MAGELANG- Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi menyempatkan diri untuk mengunjungi Gunung Tidar Kota Magelang Senin (25/3). Pria yang kembali menjadi caleg PDIP nomer urut 2 dari dapil VI Jateng didampingi oleh caleg DPRD Dapil Magelang Selatan nomer urut 6 Stin Sahyutri Soekisno serta Dengan semakin sejumlah kader ramainya pendukung mekunjungan reka. Hadir pula, wisatawan pejabat dari Diotomatis banyak nas Pekerjaan memberikan Umum dan Diskesempatan kerja p r o r a b u d p a r dan meningkatkan Kota Magelang. kesejahteraan bagi K u n j u n g a n penduduk kota Sudjadi ke GuMagelang,” nung Tidar sekaligus memeSUDJADI riksa kesiapan tempat tersebut untuk dijadikan kawasan wisata ziarah. Sebagai anggota Komisi V yang berasal dari dapil Magelang, Purworejo, Temanggung dan Wonosobo, Sudjadi telah memperjuangan anggaran dari pemerintah pusat. Menurut Sudjadi, nilai anggaran pembangunan tempat wisata ziarah Gunung Tidar sebesar Rp2,25 miliar. Nanti

APK tersebut di titik keramaian sedikitnya 3-4 jam. ”Ini hari pertama kami di Purworejo. Ternyata ada aturan ini, maka kami akan lebih hati-hati. Selanjutnya kami akan berkeliling ke Wonosobo, Temanggung dan Magelang,” katanya. (cr2)

Golkar Siapkan 1.881 Saksi Pileg

foto : ist

MEJENG. Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi didampingi Sin Sahyutri Soekisno berpose bersama pejebat DPU, Disporobudpar dan para pendukungnya di Gunung Tidar.

akan dibangun beberapa fasilitas untuk para peziarah seperti jalan , paseban, tempat transit dan tempat penjualan cindera mata. Dengan pembangunan kawasan wisata ziarah Gunung Tidar itu diharapkan dapat meningkatkan kunju-

ngan wisatawan. “Dengan semakin ramainya kunjungan wisatawan otomatis banyak memberikan kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan bagi penduduk kota Magelang,” ujarnya. (rls)

TEMANGGUNG - Berbeda dengan partai-partai lainnya, Partai Golkar Kabupaten Temanggung, memanfaatkan jatah kampanye terbukanya untuk memberi pembekalan pada saksi-saksi yang akan duduk di tempat pemunggutan suara (TPS) sebagai saksi pada 9 April 2014. Tidak tanggung-tanggung dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung. Dalam kesempatan tersebut ia mengatakan, partainya menarget kemenangan untuk Pemilu Legislatif secara nasional sebanyak 30 persen. ”Target nasional 30 persen atau sekitar 170 kursi, itulah yang akan kami perjuangkan melalui pemilu ini,” ujarnya ditemui usai menghadiri acara pembekalan saksi Partai Golkar di Temanggung, Selasa (25/ 3). Untuk itu, dia meminta kepada seluruh kader partai agar merapatkan barisan demi kemenangan. Kader Golkar seluruh Indonesia harus membulatkan tekad bersamasama untuk kemenangan, melalui dukungan rakyat.”Oleh karena itu kita harus juga harus memperjuangkan agar rakyat memberi dukungan pada Golkar,” katanya. Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Temanggung, Tunggul Purnomo menambahkan, jadwal kampanye terbuka sengaja dimanfaatkan untuk memberikan pembekalan kepada saksi dari partainya yang akan duduk di 1.881 TPS. ”Kami lebih memilih untuk melakukan pembekalan saksi Partai Golkar.”tuturnya (set)

CMYK


CMYK

10

KAB. MAGELANG

RABU 26 MARET 2014

MAGELANG EKSPRES

Pengemudi Mobdin Mangkir Panwaslu Kembali Layangkan Panggilan Kedua

foto:solikhah ambar p/magelang ekspre

MENARI. Siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Muntilan mengenakan kostum yang terbuat dari aneka sampah saat mengikuti ujian praktik seni kemarin.

Wajib Kenakan Kostum dari Sampah Siswa Ikuti Ujian Praktik Seni MUNTILAN - SMA Muhammadiyah 1 Muntilan menggelar ujian praktik seni budaya bagi siswa kelas XII Selasa (25/3). Uniknya, selain dilaksanakan di lapangan Monumen Bambu Runcing Muntilan, ujian kesenian itu juga memanfaatkan limbah anorganik. Kepala SMA Muhammadiyah I Muntilan, Yanto Siswoyo mengungkapkan, ujian tersebut mewajibkan setiap siswa yang sudah dibagi da-

lam enam kelompok untuk menampilkan kesenian dengan atribut yang terbuat dari sampah atau limbah anorganik.”Ada 169 siswa yang ikut ujian ini. Diharapkan mereka nantinya dapat turut melestarikan budaya tradisional melalui ujian kesenian yang rutin diselenggarakan sekolah,” ujar Yanto. Dikatakannya, ujian tersebut juga merupakan sarana pendidikan budi pekerti untuk membentuk karakter kemandirian siswa sebelum menghadapi ujian nasional. Dengan pementasan itu diharapkan dapat menghinda-

ri kejenuhan para siswa sebelum menghadapi ujian nasional. “Adapun penggunaan kostum berbahan limbah merupakan kreativitas anak untuk peduli terhadap lingkungan,” imbuhnya. Dalam ujian kesenian kemarin, masing- masing siswa mayoritas mengenakan pakaian yang terbuat dari sampah bekas bungkus mie instan, detergen, sabun, biskuit, bungkus kopi, dan lain sebagainya. Sebagai pelengkap, siswa juga mengenakan topi dari limbah botol air mineral. Bahkan, terlihat topeng ba-

rongan yang dibuat oleh siswa dari limbah rumah tangga tersebut. Setiap kelompok diminta untuk menampilkan salah satu kesenian tradisional khas Magelang dengan diiringi musik paduan tradisional dan modern. Salah satu siswa, Ayik Anugraheni (18) mengaku sempat malu dan aneh saat akan membuat kostum kesenian berbahan baku limbah rumah tangga. Namun demikian, dia akhirnya nyaman dan merasa tertarik dengan kostum yang dibuatnya itu.“Selain aneh,

ternyata kostum dengan bahan limbah ini malah menjadi menarik. Jadi, saya tidak malu untuk memakainya,” katanya. Ayik mengatakan, limbah rumah tangga yang dibuatnya menjadi baju tersebut berasal dari bungkus makanan ringan yang dibelinya dari kantin sekolah. Sementara, dia juga mengaku mengumpulkan bungkus lainnya dari sampah rumah tangga di rumahnya. “Ada juga bungkus plastik yang saya pungut di jalan. Kemudian saya rangkai menjadi kostum,” ujarnya. (amb)

PT MAJ Klaim PHK Sesuai Aturan Karyawan Tuding Menyalahi

foto-foto:solikhah ambar p/magelang ekspres

PENGHARGAAN. Plt Sekda Kabupaten Magelang Agung Trijaya menyerahkan penghargaan kepada Alm Roechani yg diterima Anang Sancoko dan Putra Almarhum, Koko Thole (berpeci).

Musik Keroncong Jati Diri Bangsa Indonesia Rewo-Rewo Menangi Parade Keroncong MUNGKID - Grup Orkes Keroncong “Rewo Rewo” dari Tidar Krajan Magelang terpilih menjadi pemenang pada parade musik keroncong dalam rangka HUT Kota Mungkid ke-30 Kabupaten Magelang. Grup pimpinan Blandong itu mampu mengalahkan puluhan grup keroncong lain yang turut berpartisipasi. Ketua Dewan Pembina KOKI (Komunitas Keroncong Indonesia) pusat, Soekardi mengatakan, KOKI lahir karena tuntutan jaman. Selama ini komunitas keroncong di seluruh Indonesia menginginkan agar musik keroncong memiliki jati diri sebagai musik bangsa Indonesia. “Musik keroncong adalah warisan leluhur, tapi kita sebagai pecinta, pemerhati serta pelaku sejarah musik keroncong, harus mengembangkan, mengkaderisasi agar tidak statis dan dapat menghasilkan musisi-musisi yang handal,” kata Soekardi. Sementara, Bupati Magelang Zaenal Arifin melalui Plt Sekda Agung Trijaya menambahkan, Kabupaten Magelang me-

CMYK

nyimpan potensi yang cukup besar dibidang seni dan budaya. Hal itu dibuktikan dengan adanya 992 kelompok sanggar budaya dengan jumlah anggota 59 ribu. Pentas kesenian dan festival kesenian dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan frekuensi. “Kita berharap keberadaan kesenian semakin diterima masyarakat serta bisa diandalkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sehingga akan memberikan dampak yang ganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat “ ujarnya. Dalam parade keroncong kemarin, Pemerintah Kabupaten Magelang juga menyerahkan penghargaan kepada Roechani (alm) dari Muntilan, Rejo (alm) dari Borobudur dan Ashuri dari Grabag sebagai tokoh, penggiat keroncong di Kabupaten Magelang serta Mas Koko Thole sebagai Inovator Keroncong di Kabupaten Magelang. Selain itu, dilakukan pula pengukuhan pengurus Komunitas Keroncong Indonesia ( KOKI ) Magelang periode 2014-2017. Fajar Hastowo terpilih sebagai Ketua Pengurus KOKI Magelang. (amb)

MERTOYUDAN - Manajemen PT Mekar Armada Jaya Magelang mengklaim Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sebanyak 380 karyawan Jumat (21/3) lalu sudah sesuai aturan. Perusahaan berpegang pada pasal 140 UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan yang menyatakan bahwa aksi mogok para karyawan tersebut sebelumnya tidak sah. ”Tidak pas kalau PHK kemarin dikatakan PHK massal. Karena tindakan tersebut sudah berdasarkan tahapan. Perusahaan sebelumnya sudah memberikan surat pemberitahuan kepada karyawan yang mogok bahwa aksi itu tidak sah,” kata Kepala Divisi Personalia PT MAJ Magelang, Marthin Herry Lontoh. Selain itu, lanjutnya, perusahaan juga telah melayangkan surat panggilan kepada para karyawan sebanyak tiga kali untuk kembali masuk kerja. Karena karyawan tidak juga masuk kerja, perusahaan kemudian mengeluarkan surat pemberitahuan pelanggaran UU dan karyawan yang mogok

dianggap mengundurkan diri. “Mereka menyatakan akan melakukan aksi mogok selama 7 hari, hal ini tentu membuat rugi perusahaan. Akibat PHK itu sendiri, pihak perusahaan juga mengalami kerugian, tapi sudah diusahakan bagaimana untuk menutupi kerugian dan kekurangan dengan mencari karyawan,” imbuh Marthin. Dia juga mengatakan, para karyawan yang terkena PHK, perusahaan masih memberikan tali asih dengan besaran uang berbeda. Termasuk bonus kerja yang didapat selama mereka masih bekerja di PT MAJ. Terkait perjanjian tidak adanya PHK selama 7 hari paska pertemuan pihak manajemen PT MAJ Magelang dengan PT MAJ Tambun serta KASBI Tambun dan Magelang, Marthin mengaku bahwa ketika terjadi pertemuan, pihaknya sudah mengeluarkan keputusan PHK. Dan karyawan yang disebut dalam tidak adanya PHK selama 7 hari tersebut adalah karyawan yang habis kontrak, bukan karyawan yang mogok kerja. ”Yang masuk dalam daftar PHK ada yang memang sudah habis kontrak, tapi ada juga yang sudah diangkat harian

tetap. Terkait wacana akan dibawa ke jalur hukum, pihak perusahaan siap saja,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, lebih dari 380 karyawan PT Mekar Armada Jaya (MAJ) Magelang di-PHK (Putus serentak Jumat (21/3) lalu. Sebab mereka melakukan aksi mogok kerja yang dilakukan oleh karyawan sejak beberapa hari terakhir. Ketua Pengurus Basis Gabungan Serikan Buruh Mandiri PT Mekar Armada Jaya, Edi Sumekto mengatakan, pihak perusahaan dalam hal ini PT MAJ dengan sepihak melakukan PHK terhadap ratusan karyawan tersebut tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ratusan karyawan itu pun menunggu kejelasan penyebab tidak diperbolehkannya mereka untuk bekerja seperti biasanya. Setelah sempat menunggu beberapa lama, pihak perusahaan mengeluarkan satu lembar foto copi surat pemberitahuan nomor 098/HC/ MAJ/III/2014 yang ditujukan kepada seluruh karyawan karyawati PT Mekar Armada Jaya Peserta Mogok Kerja dengan ditanda tangani Kepala Divisi Personalia PT MAJ, Marthin Herry Lontoh.(amb)

MUNGKID - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Magelang telah memanggil dua oknum yang diketahui mengendarai mobil dinas plat merah yang ditindih plat hitam pada kampanye terbuka PKB di lapangan Kecamatan Tegalrejo Sabtu (22/3) lalu. Namun demikian, dua orang tersebut tidak memenuhi panggilan pertama Senin (24/3) tanpa alasan jelas. ”Kami sudah memanggil mereka untuk datang ke kantor Panwaslu Senin, tujuannya untuk klarifikasi. Tapi mereka tidak datang tanpa alasan apa pun,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang, Suviratno. Dia menyebutkan, dua orang yang dipanggil adalah sopir dan penumpang mobil dinas tersebut. Mereka berasal dari luar instansi dengan berinisial GY dan C. Pihak Panwaslu kemudian melayangkan surat pemanggilan kedua, Selasa (25/3).”Pemanggilan akan kami lakukan terus sampai mereka datang. Batasnya hingga Jumat (28/3), jika sampai Jumat mereka tetap tidak memenuhi panggilan, maka kasus ini akan kami bawa ke Gakkumdu untuk dikaji,” imbuh Suvi. Sejauh ini, Panwaslu telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap 3 saksi. Mereka berasal dari jajaran PPL dan Panwascam Tegalrejo.”Sesuai dengan pasal 86 ayat 4 dan pasal 299 UU nomor 8 tahun 2012 tentang pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD, penggunaan kendaraan dinas untuk berkampanye dilarang,” tegas Suvi. Seperti yang diberitakan se-

Kami sudah memanggil mereka untuk datang ke kantor Panwaslu Senin, tujuannya untuk klarifikasi. Tapi mereka tidak datang tanpa alasan apa pun. Kami kembali melayangkan panggilan kedua, kami tunggu hingga Jumat, kalau tetap tak hadir kasus ini akan dibawa ke Gakkumdu untuk dikaji. Suviratono

belumnya, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tegalrejo menemukan sebuah kendaraan dinas jenis Kijang dengan plat nomor merah yang ditutup dengan plat hitam AA 9514 QK pada kampanye terbuka PKB di Lapangan Tegalrejo. Kendaraan berada dalam satu rombongan para petinggi PKB dan musisi sekaligus jurkam Ahmad Dhani. Sementara itu, Divisi Hukum, Pengawasan, Pencalonan, dan Kampanye KPU Kabupaten Magelang, Reni Pudjiastuti yang turut hadir saat kampanye PKB mengatakan telah menerima satu laporan dari Panwaslu terkait temuan pelanggaran selama kampanye.”Sebenarnya belum berupa laporan, masih berupa surat dan formatnya masih belum berwujud rekomendasi,” kata Reni. Surat tersebut berisi tentang laporan pelanggaran yang dilakukan selama kampanye Partai Gerindra. Surat itu sendiri masih berupa foto- foto dan keterangan bahwa telah terjadi pelanggaran berupa pelibatan anak dalam kampanye. “Namun demikian, surat itu belum berisi kajian panwas, siapa yg melanggar, dan objeknya juga belum jelas,” terang Reni. (amb)


CMYK

CMYK

RABU 26 MARET 2014

SEMENTARA ITU Karding Sowan Rois Syuriah PCNU

Guru SMA Jadi Tersangka Terlibat Kampanye

WONOSOBO – Untuk mempererat tali silaturahmi serta meminta doa restu kepada tokoh ulama di Wonosobo untuk maju kembali sebagai caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding menemui Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Wonosobo KH Abdul Khalim Al Hafidz di kediamannya, Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ishlah Dusun Dusun Cawet, Desa Surengede, Kecamatan Kertek, Selasa (25/3). Kunjungan pria yang masih menjadi anggota Komisi X DPR RI tersebut disambut oleh ratusan jamaah selapanan Ponpes Darul Ishlah. Dalam kesempatan itu Karding juga bertatap muka dengan tokoh ulama, sesepuh desa serta jamaah selapanan.

WONOSOBO - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisal AH yang berprofesi sebagai guru BK (bimbingan dan konseling) di sebuah SMA Negeri di Kecamatan Sapuran ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resort Wonosobo. Status tersebut disematkan lantaran yang bersangkutan diduga terlibat aktif dalam kampanye terbuka Partai Demokrat pada (16/3) di lapangan Tanjungsari, Sapuran.

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

BERSAING. Popda diikuti tidak kurang dari 1.200 pelajar yang berasal dari SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se- Kabupaten Wonosobo. foto: jamil/wonosobo ekspres

KENDARAAN DINAS Di Atas 10 Tahun Membahayakan WONOSOBO - Sedikitnya 99 unit kendaraan dinas yang digunakan oleh Bupati dan Wakil Bupati, hingga para pejabat SKPD serta Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo, Selasa (25/3), dicek kondisi fisiknya. Pengecekan yang dilakukan di halaman pendopo kabupaten tersebut, menurut Kepala Seksi Analisa Kebutuhan dan Pemberdayaan Barang Daerah, DPPKAD, Ismi Astuti SH, merupakan bagian dari kegiatan rutin

ke hal 15

Pasangan ARB Ditentukan Paska Pileg

ke hal 15

PESAN. Anggota Komisi X DPR RI Abdul Kadir Karding sedang menyampaikan pesan kepada ratusan jamaah selapanan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ishlah Dusun Cawet, Desa Surengede, Kecamatan Kertek, Selasa (25/3).

Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto melalui Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Sunarto saat dikonfirmasi Wonosobo Ekspres kemarin ( 25/3) membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan status tersangka kepada AH, seorang PNS yang menjadi guru di SMAN 1 Sapuran. “PNS ini kita tetapkan menjadi tersangka karena berdasarkan bukti dan saksi-saksi dia ikut serta kampanye, bahkan membagikan kaos bergambar

Popda Jaring Pelajar Berprestasi Diikuti 1.200 Pelajar WONOSOBO - Dalam mengembangkan bakat olah raga di kalangan pelajar, Disdikpora Kabupaten Wonosobo menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SD/MI, SMP/ MTS, SMA/SMK/MA tingkat

Kabupaten Wonosobo tahun 2014. Kegiatan tersebut dilaksanakan yang selama 3 hari (25-27/3). Kepala Seksi Kepemudaan dan Keolahragaan Bidang PLS, Pemuda, dan Olah Raga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, Enang Basuki, selaku Ketua penyelenggara, kemari

WONOSOBO - Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung mengemukakan calon presiden dari Partai Golkar adalah ARB (Abu Rizal Bakri) sedang pendampingnya akan ditentukan setelah Pemilu Legislatif 2014. “Pendamping Pak Ical belum kami tentukan sekarang, fokus

Akbar Tanjung

ke hal 15

(25/3) mengatakan, Popda kali ini diikuti tidak kurang dari 1.200 pelajar yang berasal dari SD/MI, SMP/MTS dan SMA/ SMK/MA se-Kabupaten Wono sobo.“Kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini, dilaksanakan untuk mengembangkan bakat dan prestasi pelajar di bidang olahraga dan ke hal 15

ke hal 15

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

DICEK. Mobil dinas pimpinan dan anggota DPRD Wonosobo dicek oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika serta beberapa petugas dari Bagian Umum Setda.

Iklan dan Pemasaran: Jl. S Parman No 53 Prajuritan Bawah,Wonosobo. Telp. 0286 323632

CMYK

CMYK


(1,1) -1- PURWOREJO.indd 25/03/2014 22:22:35

HARIAN PURWOREJO Korane Wong Purworejo

RABU 26 MARET 2014

Eceran Rp 2.000

LINGKUNGAN

foto: lukman hakim/harian purworejo

ANTUSIAS. Warga terlihat antusias mengikuti pelatihan pengelolaan sampah yang digelar KLH, kemarin (25/3).

Baru Punya 5 Bank Sampah PURWOREJO - Kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dinilai masih sangat rendah. Padahal banyak sampah yang dapat dipilih agar bisa didaur ulang. Menyikapi hal tersebut, Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Purworejo berupaya membentuk bank sampah di tiap desa dan kelurahan agar permasalahan tersebut bisa teratasi. Kepala KLH Purworejo, Bambang Sugito ketika ditemui Harian Purworejo di sela acara pelatihan pengelolaan sampah di pendapa Kecamatan Purworejo, Selasa (25/3) mengatakan, dalam pelatihan ini pihaknya mengundang narasumber dari Jogjakarta. “Acara ini merupakan awal upaya kami untuk meletakkan embrio bank sampah di Purworejo. Harapannya, bank-bank sampah bisa terbentuk mandiri oleh masyarakat setelah adanya pelatihan ini. Apabila bank sampah sudah mulai muncul, kami dari KLH pun akan melakukan pembinaan agar lebih terarah,” katanya. Bambang mengungkapkan, pelatihan pengelolaan sampah di kecamatan Purworejo ini merupakan program pertama di 2014 ini. Rencananya pada 2014 ini pihaknya akan mengadakan pelatihan serupa di empat kecamatan. Selain Purworejo, kecamatan lain yang akan mendapat pelatihan adalah Purwodadi, Pituruh dan Grabag. “Berdasarkan data kami, sejauh ini di Purworejo baru ada lima bank sampah yaitu dua bank sampah di Kecamatan Purworejo, dua di Kecamatan Bayan, dan satu di Kecamatan Loano. Diharapkan, ke depannya setiap desa bisa memiliki bank sampah agar pengelolaan sampah dapat tertata baik,” katanya. Bambang memaparkan, pembentukan bank sampah ini sebenarnya cukup mendesak. Sebabnya, di Purworejo kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah masih minim. Sebagian besar wilayah berupa pedesaan membuat pola pikir masyarakat terhadap sampah masih tradisional. “Contohnya adalah masyarakat di desa masih cenderung menimbun atau membakar sampah. Mereka menginginkan cara yang instan. Padahal, kedua cara tersebut berbahaya dan berpotensi menimbulkan masalah pada kesehatan. Kami pun terus berupaya menyosialisasikan UU sampah yaitu UU no 8/2008. Namun efek jera dari sanksinya nyaris tidak ada. Hal ini sangat berbeda dengan apa yang ada di Singapura dimana persoalan sampah dianggap serius,” pungkasnya. (cr2)

MEDIASI. Tim mediator saat menjelaskan hasil klarifikasi rekomendasi dari UGM terkait pembangunan Pasar Baledono. foto: lukman hakim/harian purworejo

Dua Pihak Kecewa Sikap Pappas Pedagang dan Tim JPN

PURWOREJO- Sejumlah pedagang meminta Pemkab atau Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo bertindak tegas dengan membubarkan Paguyuban Pedagang Pasar (Pappas). Karena, paguyuban ini dinilai sudah tidak lagi mewakili kepentingan para pedagang. Hal tersebut mengemuka dalam proses mediasi lanjutan terkait persoalan Pasar Baledono antara sejumlah kelompok pedagang dengan tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) dan Pemkab Puroworejo di ruang Arahiwang, Selasa (25/3). Udin, salah seorang pedagang di Jalan Pahlawan mengaku selama ini merasa tidak terayomi oleh keberadaan Pappas. Ia mencontohkan, salah satu kebijakan Pappas yang secara langsung berimbas pada dirinya. Salah satunya, sebanyak sembilan tenaga keamanan yang saat kami masih berada di Jalan A

Yani kini seluruhnya berjaga di Pahlawan. Sementara untuk biayanya pedagang dipungut iuran sebesar seribu rupiah setiap hari bagi pedagang yang entah berjualan atau tidak. “Saya sebagai pedagang kecil tentu keberatan dengan kebijakan ini. Namun tetap saja disuruh membayar. Akhirnya saya harus berhadapan atau bahasanya diadu untuk berhadapan dengan keamanan karena saya tidak mau bayar uang keamanan,” keluhnya. Udin menambahkan, masih banyak kebijakan Pappas lainnya yang membuat para pedagang tidak nyaman, seperti penjualan besi secara sepihak, memaksa pedagang untuk ikut kehendak Pappas terkait iuran renovasi pasar dan lain sebagainya. “Kami minta ketegasan bapak-bapak yang berada di depan untuk menyikapi keadaan ini. Jangan sampai kami yang kesusahan ngurusi

jualan ini masih juga diganggu dengan kebijakan Pappas yang justru membuat keadaan semakin keruh,” tambahnya. Sementara itu, hadir selaku mediator Ketua Tim Mediator dari Kejari Nila Aldriani, Kasi Intel Kejari Ignatius Edwin Beslar, Kasi Pidus Rudy Parhusip, serta jaksa fungsional Nur Laily. Sedangkan dari jajaran Pemkab hadir Sekda Purworejo Tri Handoyo, Assek II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Gandi Budi Supriyanto, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pariwisata (Diskoperindagpar) Suhartini, dan Kabag Hukum Sri Setyowati. Menanggapi hal itu, Nila mengaku kecewa dengan pihak Pappas yang tidak hadir dalam mediasi tersebut. Sehingga pertemuan tersebut tidak bisa merumuskan kepastian atau sebuah kesepakatan antar pihak pedagang yang masih belum satu suara menyikapi persoalan Pasar Baledono.

gatasnamakan UGM,” kata Nila Lebih lanjut dijelaskan Nila mengatakan, pihak UGM justru menyayangkan surat tersebut sampai beredar karena semestinya surat itu hanyalah untuk PT Karsa Bayu Bangun Perkasa. “Lembaga UGM justru bilang kalau direnovasi hasilnya harus memiliki kekuatan yang sama dengan sebelum pasar terbakar dan minimal bisa bertahan 13 tahun sampai masa HGB selesai,” katanya menyebutkan hasil renovasi bangunan juga harus bisa memberikan jaminan keselamatan. Dalam kesempatan itu, Nila menyebutkan bahwa kuasa hukum PT Karsa Bayu Bangun Perkasa meminta agar pertemuan mediasi itu dijadwalkan ulang. Akhirnya tim mediator menyepakati mediasi lanjutan akan digelar 3 April mendatang dengan harapan semua pedagang hadir dan memiliki suara yang sama. (cr2)

Bupati Didorong Bertindak Cepat

PENDIDIKAN

Soal Sanksi Oknum PNS

Seminar Nasional IMM UMP Hadirkan KPK PURWOREJO – Dalam rangkaian Gebyar Milad ke-50, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) akan menggelar Seminar Nasional bertajuk “Membangun Peradaban Bangsa”, 29 Maret mendatang. Tidak tanggung-tanggung, dalam seminar yang akan diselenggarakan di Auditorium UMP tersebut, IMM menghadirkan tiga pembicara tokoh nasional, yakni Drs. Suwarsono, M.A. (Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi RI), Ganjar Pranowo, S.H. Gubernur Jawa tengah), dan Eko Prasetyo S.H. (Pengurus Social Movement Institue). Materi yang akan disampaikan oleh ketiga pembicara yakni, Pendidikan anti korupsi, mekanisme pemerintahan, dan membangun kesadaran generasi muda merespons zaman. Andi Iqbal Sidik, Ketua Panitia yang juga Koordinator Komisariat IMM UMP mengatakan, seminar tersebut diadakan oleh empat komisariat IMM UMP, yakni Ibnu Taimiyah, Ibnu Sina, AR Fachrudin, dan Buya Hamka. Tujuannya untuk membangkitkan peran aktif generasi muda dalam membangun peradaban bangsa. “Melalui seminar ini kami berharap generasi muda mendapatkan pendidikan baru dari para pembicara yang handal dan makin respons terhadap gejolak sosial, utamanya masalah korupsi yang kini makin meresahkan,” ujarnya kepada Harian Purworejo, kemarin (25/3). Andi menginformasikan kontribusi pendaftaran seminar bagi mahasiswa UMP sebesar 40 ribu, mahasiswa umum Rp 50 ribu, sedangkan untuk pendaftar umum Rp 70 ribu. Setiap peserta akan mendapatkan fasilitas antara lain alat tulis, sertifikat, snack, dan doorprizee yang menarik. “Alhamdulillah antusias pendaftar luar biasa, terutama mahasiswa. Hingga hari ini, target kami 300 peserta hampir terpenuhi. Insya-Allah target tercapai karena pendaftar umum dari luar juga sudah banyak yang konfirmasi. Jika ada yang ingin mendaftar masih kami layani sampai tanggal 27 besok di stand pendaftaran dan sekretariat IMM atau bisa menghubungi nomor panitia 08978790471,” imbuhnya. Lebih lanjut dijelaskan, seminar ini merupakan acara yang kedua dari empat rangkaian Gebyar Milad ke-50 IMM UMP. Pada 22 dan 23 Maret lalu, IMM sukses menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial dengan acara penyuluhan bencana, penanaman pohon, dan pengobatan gratis di Desa Bendungan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. “Bersamaan dengan seminar ini, kami juga akan mengadakan Lomba Dai Daiah Cilik Tingkat SD di ruang seminar kampus timur UMP.  Sebagai puncak acara, pada 30 Maret kami akan menggelar Tabligh Akbar dengan penceramah Ir. H. Muniji dari Yogyakarta”, pungkasnya. (cr4)

“Kapan persoalan ini bisa selesai kalau diundang saja tidak hadir. Kami sudah berkomitmen untuk mencarikan jalan terbaik untuk penyelesaian kasus Pasar Baledono,” kata Nila. Lebih lanjut Nila menyebutkan, pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke pihak UGM terkait dengan rekomendasi renovasi Pasar Baledono yang disodorkan kelompok Pappas ke mediator Kejari. Secara resmi lembaga UGM ternyata belum pernah mengeluarkan rekomendasi yang dihasilkan dari uji laboratorium yang oleh Pappas diklaim sebagai rekomendasi dari UGM. “Kami telah melakukan klarifikasi ke UGM terkait rekomendasi yang pada pertemuan yang lalu disodorkan Pappas kepada kami. Ternyata rekomendasi itu hanya ditandatangani oleh Profesor Sulis dari pengamatan visual saja. Jadi itu bukan keputusan UGM sebagai lembaga namun surat keputusan pribadi yang men-

foto: eko sutopo/harian purworejo

SERTIJAB. Sukusyanto (kiri) duduk bersama Sukamto (kanan) saat kegiatan serah terima jabatan di Kantor Kecamatan Purwodadi, Senin (24/3), di Kantor Kecamatan Bayan.

Sukamto Prioritaskan Program Pertanian PURWOREJO - Camat Bayan, Kabupaten Purworejo yang baru Sukamto S.Sos mengaku siap mengemban amanah yang menjadi tugasnya sebagai abdi masyarakat tersebut. Menurutnya, yang paling urgent adalah menjadi kepanjangan tangan dari program yang telah ditetapkan oleh Bupati. “Program go agriculutur vision merupakan program yang sangat cocok bagi

warga Purworejo khususnya Purwodadi. Karenanya, per tanian akan menjadi program prioritas ke depan. Selain itu, program-program yang sebelumnya telah berjalan, tentu akan saya lanjutkan sebagai upaya untuk membangun Purwodadi agar kedepan lebih maju lagi,” katanya, kemarin Dia dilantik menjadi camat menggantikan Sukusyanto MM yang telah mengabdi di

kecamatan tersebut selama 2 tahun 10 bulan. Pelantikan digelar di kantor kecamatan setempat, Senin (24/3). “Saya percaya dengan Camat yang baru ini Purwodadi akan semakin maju dan sejahtera warganya. Harapannya kepada staf di Kantor Kecamatan dapat terus membina kekeluargaan dan memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat,” kata Sukusyanto. (cr4)

PURWOREJO - Aksi main kekerasan yang dilakukan Suhermanto, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di UPT Dinas Pedidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan Bener masih mendapat tanggapan. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Purworejo, Zusron mengatakan sesuai keinginan para kepala sekolah yang ada di UPT Dikbudpora Bener, pihaknya mendorong Bupati untuk segera mengambil langkah cepat sebelum tanggal 31 Maret 2014. Sementara itu, Arbaah Mintaraga dari LSM Semesta Purworejo mengatakan, sebagai unsur aparatur negara dan abdi masyarakat, sebagai seorang PNS wajib memiliki akhlak dan budi pekerti tidak tercela. “Saat disayangkan kalau masih ada tindakan seperti itu dilakukan oleh seorang PNS. Sudah saatnya menegakkan aturan secara jelas dan baku untuk semua kegiatan yang menjadikan seorang PNS menjadi tercela, meski dengan alasan apapun,” katanya. Dalam catatan Semesta, kasus pemukulan yang dulu

pernah dilakukan saat menjabat Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Purworejo. “Dan jika sekarang itu kembali diulang, meskipun jabatan yang disandangnya berbeda, itu sudah tidak bisa ditolerir lagi,” imbuh Arbaah. Disdikbudpora Purworejo, lanjut Arbaah, seharusnya berani melangkah sendiri tanpa harus meminta bantuan dari Bupati untuk memberi sanksi. “Yang bersangkutan tidak pantas untuk menyandang predikat PNS. Lebih baik tegas dengan diberhentikan tidak hormat,’ tambahnya lagi. Seperti diketahui, penanganan masalah yang membelit Ketua K3S UPT Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kecamatan Bener ada di tangan Bupati. Disdikbudpora Kabupaten Purworejo tidak memiliki kewenangan untuk menentukan tindaklanjut kasus tersebut dan menyerahkannya kepada pimpinan daerah. “Kami sudah menyerahkan penanganan masalah itu kepada Bupati dan beliau yang akan mengeluarkan kebijakan terhadap yang bersangkutan,” kata Drs Muh Wuryanto MM, Kepala Disdikbudpora Purworejo. (cr2)

PRT Dijambret di Tempat Sepi PURWOREJO - Nasib malang dialami Siti Kotijah (51), warga Desa Gintungan RT 2 RW 8, Kecamatan Gebang yang keseharianya bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) ini menjadi korban penjambretan saat pulang dari bekerja. Peristiwa itu membuatnya menderita kerugian hingga ratusan ribu rupiah. Tidak kejahatan tersebut menimpa korban pada Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pelaku memanfaatkan lokasi persawahan buh mati Sucen Jurutengah RT 5 RW 2, Kecamatan Bayan yang sepi dari aktifitas warga untuk melancarkan aksinya. Namun, karena kesigapan warga, pelaku berhasil diringkus beserta barang bukti tindak kejahatan. Sebelumnya, warga yang geram dengan tindakan pelaku, melakukan pengejaran hingga akhirnya

berhasil meringkus dan membawa pelaku untuk diserahkan ke pihak kepolisian. Kapolres Purworejo AKBP Roma Hutajulu SIK Msi melalui Kasubag Humas Polres Purworejo AKP Suryo Sumpeno menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat korban pulang dari bekerja sebagai PRT mengendarai sepeda ontel. Sesampanya di lokasi kejadian, dari arah belakang

pelaku merampas tas yang dibawa korban. “Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MK nopol AA 4802 EP. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku kemudian kabur ke arah barat, “ ucap AKP Suryo Sumpeno, kemarin. Dikatakan, dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui bernama, Surohman (32) warga Desa Ngadisalam RT 3 RW 6, Kecamatan Sapuran, Kabupaten

Wonosobo. Pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Purworejo guna penyelidikan lebih lanjut. “Di dalam tas milik korban terdapat uang tunai sebesar Rp. 225.000. Saat dijambret korban langsung berteriak minta tolong dan dengan warga sekitar. Kemudian warga melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku,” ucapnya.(cr2)

Iklan dan Pemasaran: Jl. Kolonel Sugiyono No.94 Purworejo Telp: (0275) 322594

Magelang ekspres edisi 26 maret 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you