Page 1

CMYK

CMYK

JUMAT 21 MARET 2014

Jet Coaster TKL Makan Korban Macet di Atas Saat Beroperasi MAGELANG - Wahana permainan jetcoaster di Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang, nyaris membahayakan nyawa 24 siswa SD Negeri 1 Plawangan, Kabupaten Rembang, Kamis (20/3). Wahana yang sudah berusia puluhan tahun itu saat melaju kencang di tengah-tengah, tiba-tiba berhenti mendadak. Puluhan anak-anak ini pun mengalami beberapa luka karena terjepit papan pengaman yang ada di kursi jetcoaster tersebut. Isnaeni (45) saksi mata menceritakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu dirinya sedang duduk di sekitar jetcoaster menunggu anaknya yang juga akan naik wahana uji nyali tersebut. ke hal 3

Benda Diduga Puing MH370 Ditemukan

foto : wiwid arif/magelang ekspres

RUSAK. Wahana jet coaster di Taman Kyai Langgeng tiba-tiba tidak berfungsi dan membahayakan saat sejumlah siswa tengah menungganginya, Kamis(20/3).

PIHAK Australia masih bekerja keras mencari dua benda besar yang tertangkap satelit dan diduga puing Malaysia Airlines MH370. Namun, pemerintah Negeri Kanguru itu mengaku tidak mudah untuk mencapai lokasi tersebut. Ya, dua benda itu ditangkap satelit pencitraan milik Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) Kamis (20/ 3) di Samudera Hindia. “Lokasi ditemukannya dua objek itu ekstrem dan sangat sulit untuk mencapainya,” kata Perdana Menteri Australia Tony Abbott seperti dilansir AP.

sidang yang akan datang heboh-heboh yang mulia, barangkali sampai malam,” kata JPU KPK, Supardi dalam sidang Maria di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (20/3). Ketika ditemui usai sidang, Supardi menjelaskan yang dimaksud dengan saksi-saksi menghebohkan itu karena punya posisi penting. Di antaranya,

JAKARTA - Majelis Permusyawaran Rakyat (MPR) RI kemarin menggelar rapat konsultasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara lainnya. Agenda rapat konsultasi yang digelar di di Gedung Nusantara V DPR/MPR Jakarta itu adalah membahas persiapan pelaksanaan Pemiu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014. Sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir antara lain Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD

ke hal 3

ke hal 3

ke hal 3

JPU Bakal Hadirkan Petinggi PKS Dalam Kasus Dugaan Korupsi Daging Sapi JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK akan kembali menghadirkan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin, dan mantan Presiden PKS

Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Selasa (25/3) pekan depan. Ketiganya akan dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi terkait penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan), dengan terdakwa Bos PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. “Saksi yang akan kami hadirkan dalam

Sepakat Pemilu Jurdil

Wahana Tua Taman Kyai Langgeng Berbahaya

Tak Layak, Kerap Berhenti Saat Dioperasikan MUTIARA JUMAT Kiai atau Ustadz? (2)

Muhtadi Kadi, LC

MALAM ini tak seperti biasanya. Walau bintang-bintang menyembunyikan senyumnya dilangit sana, itu tak mengapa, yang penting tidak hujan. Sebelum berangkat, ada kekhawatirke hal 3

Waduh kok iso, kudune nek wis tua dipensiunke

WIWID ARIF, Magelang PUBLIK begitu tercengang dengan kabar 24 siswa sekolah dasar asal Rembang harus menjadi korban jetcoaster di TKL. Padahal selama ini, TKL adalah satusatunya tempat wisata andalan

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

CMYK

JET COASTER TKL MACET DI ATAS

Anjloknya jet coaster di Taman Kyai Langgeng (TKL) Magelang, diduga karena usia wahana tersebut yang sudah lebih dari 17 tahun. Banyak pula yang menduga peristiwa itu terjadi karena permainan beberapa bagian wahana sudah rusak dan tidak layak dioperasikan. Peristiwa itu tidak hanya terjadi sekali ini karena pada tahun 2013 lalu, jetcoaster juga pernah berhenti mendadak.

di Kota Sejuta Bunga ini. Perisitiwa kecelakaan jetcoaster dikhawatirkan akan menurunkan jumlah pengunjung di wahana wisata Kota Magelang tersebut. ke hal 3

KAMPANYE BIKIN MACET JALAN

foto : wiwid arif/magelang ekspres

OLAH TKP. Petugas kepolisian dari Polres Magelang Kota saat melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) di sekitar kawasan permainan jetcoaster di TKL, Kota Magelang, kemarin.

Ganti sistme ojo konvoi seng gawe dalam macet. ke hal 3

Web: magelangekspres.com, E-mail: redaksi@magelangekspres.com, iklanmglekspres@gmail.com

CMYK


CMYK

CMYK

MAGELANG EKSPRES

JUMAT 21 MARET 2014

4

Bisnis Komputer Merangkak Naik MAGELANG – Kebutuhan masyarakat terhadap komputer yang semakin meningkat, berdampak positif pada pertumbuhan bisnis komputer di tahun 2013. Para pebisnis pun memperkirakan, di tahun 2014 ini pasar akan terus bergeliat seiring taraf perekonomian masyarakat yang tumbuh pesat. Pemilik Top Komputer, Gideon mengatakan, selama tahun 2013 lalu, pihaknya mampu menjual sekitar 3.000-3.600 unit komputer semua merek. Angka penjualan tersebut naik 30 persen dari tahun 2012, merek Lenovo mendominasi penjualan yang disusul Asus serta Samsung. “Pasar selalu tumbuh dan berkembang baik. Tidak lain karena kebutuhan masyarakat akan komputer meningkat. Terutama komputer jenis laptop atau notebook yang makin hari makin diminati dibanding netbook dan tablet,” ujarnya, kemarin. Ia menuturkan, melihat pasar ke depan pihaknya optimis akan terus berkembang dan bisnis tumbuh positif. Meskipun memang memasuki bulan ketiga ini penjualan agak seret dibanding bulan Januari dan Februari. “Awal tahun penjualan sangat bagus. Saat itu kita adakan doble program, yakni end years sale dan new years sale sekaligus yang hasilnya lumayan bagus. Tapi, bulan Maret ini penjualan agak turun dan kami perkirakan akan berlangsung sampai akhir April,” katanya. Technical Support Top Komputer, Ikhwan menambahkan, pasar Maret-April memang dirasakan menurun dibanding bulan sebelumnya. Meski begitu, penurunan tidak terlalu signifikan dan diperkirakan bulan Mei penjualan kembali bergairah. “Penurunan penjualan ini bukan karena tengah panasnya suhu politik tanah air atau Magelang. Tapi, memang seperti sudah siklus tahunan di bulan-bulan ini selalu turun. Biasanya, mulai bulan Mei penjualan akan kenceng lagi,” paparnya. Meski penjualan tengah menurun, kata Ikhwan pihaknya belum mengeluarkan program toko atau produk guna mendongkrak lagi penjualan. Di saat sepi seperti ini, penjualan setiap hari hanya berkisar 5-7 unit semua merek. (imr)

Tri Handoko Keliling Luar Negeri SEBAGAIMANA diketahui, posisi marketing adalah posisi yang penuh dengan tekanan dan target-target setiap bulan. Namun jangan salah, di sisi lain bekerja di posisi marketing memiliki banyak hal menyenangkan. Tri Hardoko, Senior Marketing Toyota Nasmoco Magelang, telah membuktikan sendiri betapa menyenangkannya jadi marketing. Selama dua belas tahun bekerja, hampir setiap enam bulan ia menikmati reward-nya jalan-jalan ke luar negeri. Sebagian besar negara di Asia. Bahkan Eropa sudah ia kelilingi. Ia mengaku, tak ada biaya yang dikeluarkan secara pribadi karena semua itu ditanggung perusahaan. “Saya sering dapat reward karena dinilai mampu memenuhi persyaratan. Syaratnya, selain minimal sudah tiga tahun bekerja juga harus bisa memperoleh penjualan minimal 8 unit mobil per bulan. Memang tidak semua bisa, tapi itulah enaknya jadi marketing,” kata Hardoko yang mengaku sangat s e n a n g menjadi marketing. (imr)

foto : nur imron rosadi/magelang ekspres

foto : nur imron rosadi/magelang ekspres

MENINGKAT. Penjualan komputer selama tahun 2013 di Top Komputer terjual 3.000-3.600 unit. Merek yang paling digandrungi adalah Lenovo disusul Asus dan Samsung.

Puteri Pariwisata Isi Talk Show di Artos Mall MAGELANG - Puteri Pariwisata Indonesia 2014, Estelita Liana, bakal menyapa warga dan masyarakat Kota Lereng Tidar di acara yang digelar Carrefour di Artos Mall, Minggu (23/3) mendatang. Mahasiswi Fakultas Kedokteran UGM itu rencana akan berbagi ilmu dalam acara talkshow bertajuk “Semakin Cantik dengan Bertambahnya Usia”. Selain menyampaikan kampanye tentang keanekaragaman budaya dan pariwisata, Lily (sapaan akrabnya) juga bakal membahas potensi-potensi wisata yang ada di wilayah Magelang. “Magelang merupakan kota yang kaya destinasi wisata. Nanti dia (Lily, red) juga akan mengkampanyekan Magelangnya

dan akan dikenalkannya ke dunia luar,” kata Senior Store Manager Carrefour Magelang, Zamzam Nurzaman, di kantornya, kemarin. Gelaran ini, diselenggarakan oleh Carrefour Regional Jateng bekerjasama dengan Mustika Ratu dan Artos Mall sebagai penyedia tempat. Dikemas dalam dalam bentuk Beuaty Class dan Talk Show, acara terbuka untuk umum. Lebih lanjut Zamzam menuturkan, sebagai mana diketahui, Puteri Indonesia Pariwisata bertugas mempromosikan pariwisata di Indonesia. Diharapkan, melalui kegiatan ini ada potensi wisata Magelang yang turut dipromosikan. “Warga Magelang dan sekitarnya bisa langsung

melihat dan terlibat interaksi dengan Lily di Atrium. Masyarakat juga bisa berinteraksi dengan Putri Indonesia Jawa Tengah 2014, Rakhmi Wijiharti yang ikut mendampingi,” tuturnya. Selama di Magelang, Lily, Rakhmi, dan juga Duta Wisata Kab/Kota Magelang 2014 akan mengikuti sejumlah kegiatan. Di antaranya, senam bersama Kalbe Nutrition dan fashion show batik bersama top model Jogjakarta dengan busana koleksi House of Narayas. Asisten GM Artos Mall Magelang, Fransisca Adi menambahkan, selain bisa menyaksikan dan berinteraksi dengan Puteri Indonesia, masyarakat juga bisa ikut

Model Batik Competition 2014. Kompetisi terbagi kategori A (3-7 tahun), B (812 tahun), dan C (13-22 tahun). “Busana batik bebas dan lomba ini bersifat prestasi. Tiap kategori akan dipilih juara 1, 2, dan 3 dengan hadiah trofi, piagam, dan uang pembinaan. Kita juga akan dimeriahkan Chintya dan perform spesial boyband Mario Bross,” paparnya. Sebagai acara tambahan, akan ditampilkan juga pentas karawitan dan dayakan dari kreasi para karyawan Carrefour Magelang. “Inti semua kegiatan ini adalah mempromosikan pariwisata Magelang dan sang Putri bisa mempromosikan potensi kita ke luar sana,” imbuhnya. (imr)

Layanan Rental Mobil Java Surya 24 Jam TEMANGGUNG - Java Surya Rent Car, usaha yang bergerak di bidang persewaan mobil ini memberikan layanan 24 jam non stop setiap harinya kepada masyarakat. Hal ini dilakukan usaha yang beralamat di Kios Terminal Baru, Jalan Suwandi-Suwardi Temanggung ini untuk memberikan kepuasan dan kepercayaan. “Untuk pemesanan mobil, Anda bisa datang ke kantor atau cukup dengan telepon ke nomor kami 081392115300. Maka akan kami berikan apa yang Anda pesankan,” kata Kris Singgih, pengelola, Kamis (20/3). Untuk rental ataupun persewaan mobil sendiri, disediakan beberapa jenis mobil yang memang tengah menjadi tren dan kegemaran pada saat ini. Antara lain, All New Avanza, Avanza biasa, Grand Livina, Agia, Luxio, dan Xenia. Bagi para konsumen baru yang masih belum mengetahui dari segi harga yang harus dibayar, tak perlu khawatir, karena harga yang ditawarkan cenderung bersaing. “Untuk tarif sewa kita bagi menjadi dua, baik biasa atau all new. Untuk setiap 12 jam sewa, kita kenakan tarif antara Rp 200.000 hingga Rp 250.000. Sedangkan untuk sewa selama 24 jam, kita tawarkan harga mulai Rp 300.000 sampai sekitar Rp

350.000,” sambungnya. Jika sewaktu-waktu konsumen ingin menggunakan jasa mobil-mobil tersebut, lanjutnya, di kantornya terdapat karyawan yang stand by, meski malam atau pun tengah malam sekalipun. Di sni juga menyediakan jasa supir, baik untuk jarak jauh ataupun jarak jarak terdekat. Ini juga menjadi suatu keunggulan tersendiri karena masih banyak orang yang hendak menyewa tapi tidak bisa menyetir, atau hanya sekedar merasa lelah untuk mengendalikan laju roda berputar. “Harga sopirnya, baik 12 jam ataupun 24 jam, kami berikan harga pada kisaran Rp 150.000 sampai Rp 250.000. Tergantung jarak yang akan ditempuh,” akunya lagi. Katanya, untuk jarak dekat rutenya antara Temanggung menuju wilayah sekitarnya seperti Jogjakarta dan Semarang. Sedang kan terjauh adalah luar pulau. Di tempat rental ini, disediakan 10 buah mobil yang penyewanya didominasi oleh kalangan keluarga, meski tak menutup kalangan

lain untuk berlangganan. “Yang paling sering terpakai keluar itu Avanza dan Grand Livina, setelah dipakaipun, kami

beri layanan recleaning seat. Ditambah dengan sopir yang telah teruji kehandalannya,” pungkasnya. (cr3)

foto : n ma

KOMUNIKASI OJK Ingin Edukasi Masyarakat Daerah JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan bahwa pihaknya akan memperkuat perwakilan lembaganya di daerah. OJK akan meningkatkan komunikasi dengan kepala daerah seputar program prioritasnya. Hal ini dikatakan Muliaman dalam Seminar Nasional dengan tema “Peran OJK Dalam Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Daerah” yang diselenggarakan oleh Bening Institute bekerjasama dengan IKA UNDIP, di Hotel Crowne Plaza, Semarang, Kamis (20/3). “Kehadiran OJK di daerah akan kita perkuat. Tentu saja nanti akan dominan OJK di daerah untuk edukasi,” kata Muliaman melalui siaran pers, kemarin Menurutnya, akses masyarakat ke perbankan masih sangat minim. Salah satu faktor adalah adanya agunan yang diterapkan oleh bank.(jpnn)

Tentang Perbankan

CMYK

foto : rizal ifan/temanggung ekspres.

EKSTRA. Seorang warga saat memesan mobil rental di Java Surya Rent Car.

CMYK


CMYK

CMYK

JUMAT 21 MARET 2014

DPT Kota Berkurang Dari 92.389 Menjadi 92.032 Per 19 Maret MAGELANG TENGAH- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menggelar rapat pleno rekapitulasi penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD tahun 2014 tingkat Kota Magelang, Rabu (19/3) dengan bertempat di kantor sekretariat KPU. Dalam rapat pleno yang dihadiri oleh partai politik peserta Pemilu2014 Kota Magelang, Panwaslu Kota Magelang, dan PPS tersebut, menetapkan, bahwa jumlah pemilih per 1819 Maret 2014 menjadi 92.032 orang,

berbah dari sebelumnya jumlah DPT per 17-18 Januari yaitu 92.389 orang. Anggota KPU Kota Magelang, Divisi Pantarlih, Iwan Dono Indarto, menga takan, perubahan tersebut dikarenakan adanya kategori data pemilih yang dihapus, untuk Kota Magelang sendiri dikarenakan meninggal dunia sebanyak 147 orang dan pindah domisili 210 orang. “Dari 92.389 DPT per 17-18 Januari menjadi 92.032 per 18-19 Maret, dikarenakan adanya pemilih yang meninggal dunia dan pindah domisili. Sedangkan untuk pemilih pindah status ke TNI/Polri, belum cukup umur, tidak dikenal/fiktif, pemilih ganda, dan hilang ingatan atau terganggu jiwanya tidak di-

temukan,” ucap Iwan. Meski demikian DPT by name tetap memakai data per 17-18 Januari, dikarenakan jumlah surat suara dan keperluan lainnya yang dikirim dari pusat telah dalam jumlah tersebut. “Nantinya tetap akan memakai DPT per Januari, karena jumlah surat suara yang telah dikirim dari pusat dalam jumlah itu. Adapun pelaksanaan Pemilu, seperti pemberian undangan kepada pemilih memakai data per 18-19 Maret. Untuk pemilih yang meninggal dunia dan pindah domisili, akan diberi keterangan, dan nantinya tidak diundang saat pelaksanaan Pemilu,” terang Iwan. ke hal 11

Lili Marlina Grogi di Depan Kamera BERPOSE di depan kamera menjadi kegiatan lain Lili Marlina, di luar jam kerjanya sebagai seorang pramuniaga. Kegiatan itupun telah ia geluti selama kurang lebih satu tahun dan menjadi salah satu aktivitas kegema rannya. ”Jujur, saya memang suka difoto, karena bisa bebas bermain ekpresi, baik dari wajah ataupun bahasa tubuh,” katanya. Meski begitu, tak selamanya ke giatan tersebut bisa ia lakukan secara mulus. Sebab, ia mengaku kerap merasa grogi dan kurang percaya diri ketika berpose di depan kamera. Lili, sapaan akrabnya, mengaku hal itu kerap dialami, terutama apabila moodnya dalam kondisi kurang baik.

KOTA KITA Kampanye Simpatik Banyak cara parpol dalam musim kampanye terbuka, diantaranya adalah kampanye simpatik yaitu turun langsung ke masyarakat. Sekarang memang lagi zamannya kampanye simpatik, masyarakat sudah jenuh dengan yang bising dan membuat lingkungan kurang nyaman serta lalu lintas macet.

SALEH, SWASTA, MAGELANG Kampanye bising hanya untuk pemuda tanggung atau ABG, tapi sasaran pemilih adalah masyarakat yang sudah dewasa, jadi kampanye simpatik akan lebih merebut hati dari pada kampanye bising.(mg1). WAHYU,MAHASISWA, MAGELANG.

CMYK

ke hal 11 foto : chandra yoga kusuma/magelang ekspres

KUNJUNGAN. Siswa SMP IT Ihsanul Fikri foto bersama di depan mesin cetakdalam acara kunjungan ke Kantor Redaksi Harian Umum Magelang Ekspres, Kamis(20/3).

SMP IT Ihsanul Fikri Kunjungi ME

Kagum Lihat Mesin Cetak Koran MAGELANG UTARA- SMP IT Ihsanul Fikri Mungkid Magelang melakukan kunjungan ke Kantor Redaksi Harian Umum Magelang Ekspres. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka pembelajaran jurnalistik, Kamis (20/3). Dalam kesempatan tersebut siswa kelas 7 dan 8 menerima penjelasan proses produksi media cetak, mulai dari pencarian dan penulisan berita, penataan berita lay out dan proses cetak Koran. Selain menerima informasi tersebut para siswa SMP IT Ihsanul Fikri Mungkid juga berkesempatan melihat secara langsung mesin cetak Magelang Ekspres yang terdapat di kompleks kantor redaksi

harian tersebut. Waka Kesiswaan SMP IT Ihsanul Fikri, Pamela Maher Wijaya Ssos I MSi, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan jurnalistik yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Sekitar dua minggu yang lalu kami telah melaksanakan pelatihan jurnalistik dengan menggundang pembicara dari Magelang Ekspres. Dan kunjungan ini untuk melengkapi pelatihan tersebut, dimana pelatihan kemarin mendapat materi penulisan berita dan foto jurnalistik, dan kunjungan sekarang terfokus pada proses produksi media cetak,” ucap Pamela. Pamela menerangkan, sangat

penting membekali siswanya ke hal 11

CMYK


(1,1) -1- PURWOREJO.indd 20/03/2014 22:30:59

HARIAN PURWOREJO Korane Wong Purworejo

JUMAT 21 MARET 2014

Eceran Rp 2.000

Pedagang Baledono Beda Paham Soal Pengampu Pembangunan Pasar PURWOREJO - Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) yang ditunjuk Pemkab Purworejo untuk membuat ketetapan hukum terkait masalah Pasar Baledono, memanggil sejumlah perwakilan paguyuban pedagang. Pedagang sendiri memiliki pendapat berbeda terkait siapa yang bertanggung jawab untuk membangun Pasar Baledono setelah terbakar pertengahan tahun 2013. Silang pendapat antar pedagang tersebut di antaranya ada pedagang yang menginginkan pasar dibangun PT Karsa Bayu sebagai pembangun pasar sebelum kebakaran. Tetapi ada yang menginginkan pasar dibangun secepatnya asalkan pedagang bisa kembali menempati secara gratis. Mediasi antar pedagang ini ditempuh pihak JPN untuk mengetahui kehendak para pedagang sehingga JPN selaku tim yang diberi kuasa oleh Pemkab Purworejo dapat segera mengambil keputusan. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Sekda Purworejo Drs Tri Handoyo MM, Asisten 1 Sekda Drs Murwanto, ketua tim JPN Nila Andriyani SH MH, Kepala Diskopperindagpar Purworejo Dra Suhartini MM

tersebut, tim mendengarkan aspirasi dari pedagang. Selain itu, tim juga menjelaskan status hukum dalam proses pembangunan kembali pasar terbesar di Purworejo tersebut. Dalam pemaparannya, Nila mengungkapkan, saat ini Hak Guna Bangunan (HGB) berada di tangan PT Karsa Bayu selaku pihak yang membangun pasar pada 1996. Untuk membuat Pemkab bisa melakukan pembangunan, HGB harus dikembalikan ke Pemkab. Kalaupun tidak, alternatif lain adalah pasar dibangun kembali oleh PT Karsa Bayu sendiri. “Pemkab tidak mungkin membangun tanpa memiliki HGB tersebut,” kata Nila. Sementara itu, dalam pernyataan pendapat pedagang muncul pernyataan bahwa PT Karsa Bayu berniat merenovasi dan bukannya membangun kembali pasar secara total. Hal itu didasarkan pada hasil penelitian lab yang telah dilakukan PT Karsa Bayu. Hanya saja, dalam proses pembangunannya, pedagang dilibatkan untuk mendukung pendanaan. Salah seorang perwakilan, Daromi Irjas mengatakan, pihaknya ingin mengetahui apakah dalam proses pengerjaannya nanti pasar direnovasi atau dibongkar dan dibangun kembali. “Kami harapkan pemda melakukan uji lab.

foto: lukman hakim/harian purworejo

AUDIENSI. Perwakilan pedagang saat melakukan audiensi dengan pihak JPN dan Pemkab Purworejo untuk menyamakan persepsi terkait membangun pasar.

Kalau bisa direnovasi, tentunya pasar bisa dibangun lebih cepat,” katanya. Menanggapi hal tersebut, Nila menegaskan pihaknya belum menerima hasil uji lab yang telah dilakukan. Namun, ia ti-

dak menutup kemungkinan Pemkab juga akan melakukan uji lab. hasil uji lab tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk langkah selanjutnya. “Yang terpenting saat ini, ia mendorong pedagang untuk

memiliki satu suara, apakah akan meminta PT Karsa Bayu membangun, atau meminta HGB dari PT Karsa Bayu diserahkan ke Pemkab. Ketika HGB telah diserahkan ke Pemkab, maka Pemkab bisa melakukan

kan hal-hal negatif di dalam warnet pemiliknya sudah sanggup untuk memperbaikinya waktu itu,” terangMujono saat dimintai konfirmasi Harian Purworejo, Kamis (20/3). Mudjono menambahkan, dalam operasi tersebut pihaknya juga menemukan adanya pasangan remaja yang berada di bilik warnet. Saat itu mereka diberikan arahan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Selain itu juga, pihak sekolah tempat sang remaja belajar juga diberikan pemberitahuan agar melakukan pembinaan kepada anak-anak tersebut. Terpisah, Kepala Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (KPMPT) Purworejo, Tjatur Priyo Utomo SSos di kantornya, mengisyarakat tidak menutup kemungkinan pihaknya menarikan izin yang dimiliki pemiliknya. “Meski Warnet itu sudah mengantongi izin sebagai badan usaha yang bergerak dibidang layanan internet. Tapi kalau memang meresahkan dan tidak bisa diperingatkan ya bisa saja ditarik ijinny,” katanya .(cr2)

Rahmad Paling Mirip WR Supratman PURWOREJO - Kegiatan Peringatan Hari Lahir WR Supratman, pencipta lagu Indonesia Raya yang digelar Pemkab Purworejo ternyata sangat kreatif, yaitu lomba mirip sang komponis. Dalam lomba tersebut, Rahmad Herdyan warga Tambakrejo meraih juara karena dianggap paling mirip tokoh nasional asal Dusun Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Lomba mirip WR Supratman yang diikuti oleh 8 peserta tersebut berlangsung di  dekat pintu masuk menuju memorial house Desa Somongari Kaligesing, Minggu (16/3). Untuk juara II diraih Dwi Rahmat Pambudi dari SMAN 2 Kutoarjo, dan juara III oleh Rofik Munajar dari  SMAN 6

Purworejo. Kepala Dikoperidagpar, Suhartini menjelaskan, selain lomba mirip WR Supratman, kegiatan lain dalam rangka mengenang hari lahir WR Supratman adalah  lomba Festival Musik Akustik non elektrik yang diikuti 15 peserta.  “Disamping itu, acara ini juga untuk menanamkan rasa bangga terhadap tokoh musik sebagai pahlawan bangsa, serta membangkitkan kemauan untuk mewarisi nilai nilai kepahlawannya,” katanya. Wakil Bupati Purworejo, Suhar, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, ini merupakan salah satu upaya untuk memeriahkan sekaligus mengukuhkan keberadaan WR Supratman sebagai pahlawan kelahiran Purworejo. (cr4)

kesepakatan bersama. Dalam minggu ini juga ia berharap sudah ada keputusan.”Sebabnya, awal pekan depan kami akan kembali melakukan pertemuan dengan PT Karsa Bayu,” tandasnya. (cr2)

CSR Kesos Bedah Rumah

Warnet Extreme Terancam Ditutup Total PURWOREJO - Warnet Extreme di Jalan WR Supratman yang diindikasi sering disalah gunakan oleh pengunjungnya, untuk melakukan perbuatan mesum terancam ditutup permanen. Pasalnya keberadaan warnet tersebut sudah meresahkan warga. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Purworejo, Tri Joko Pranoto melalui Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Mujono SH mengatakan, Warnet Extreme memang menjadi salah satu warnet yang ada dalam pantauan Satpol PP. Dalam sebuah operasi penertiban yang melibatkan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Bidang Sosial Dinsosnakertrans serta kepolisian, pihaknya sudah pernah mengingatkan pemilik untuk memperbaiki bilik utamanya pintunya lebih dipendekkan. “Kami sudah berkali-kali melakukan razia ditempat tersebut sebelum digerebek oleh aparat kepolisian. Saat diminta untuk merenovasi bilik agar pengunjung tidak melaku-

pembangunan menggunakan uang negara karena status hukumnya jelas,” ujarnya. Kepada para wartawan setelah pertemuan Nila mengatakan, pihaknya berharap pedagang bisa segera memiliki

foto: lukman hakim/harian purworejo

MANGKRAK. Taman Kota terlihat mangkrak dan tidak terurus. Bahkan sebagian besar bangunannya mengalami kerusakan.

Taman Senilai Rp800 Juta Tak Terurus Disinyalir Jadi Tempat Mesum PURWOREJO- Taman Kota Geger Menjangan yang berada tepat di sebelah timur kolam renang Artha Tirta di kelurahan Baledono Kecamatan Purwoejo, Kabupaten Purworejo kondisinya kini memprihatinkan. Meski baru saja selesai dibangun dengan menggunakan anggaran Rp800 juta dari bantuan pemerintah pusat tahun 2013. Namun, sejumlah bangunan terlihat sudah rusak dan terancam mangkrak. Pantauan Harian Purworejo beberapa bagian bangunan kondisinya mulai mengalami kerusakan. Seperti paving blok mengalami kerusakan di beberapa titik, tempat sampah yang sudah roboh, bangku di gasebo yang dipenuhi coretcoretan, serta rumput ilalang yang tumbuh memperjelek pemandangan di kompleks taman. Kondisi lain yang cukup memprihatinkan, beberapa kolam yang semestinya mem-

percantik pemandangan taman ternyata tidak terisi air. Selain itu, fasilitas umum seperti WC tidak bisa difungsikan karena airnya tidak ada. Justru di kompleks taman tersebut baunya sangat tidak enak karena banyak pengunjung yang kencing di sembarang tempat. Kasi Konservasi dan Tata Lingkungan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Purworejo, Jatiningsih ST menjelaskan, saat ini taman kota Geger Menjangan masih dalam masa perawatan pihak rekanan. Meksi demikian, pihaknya sudah melaporkan kerusakan fasilitas tersebut. “Rekanan berjanji akan memperbaiki kerusakan karena sekarang masih dalam masa pemeliharaan hingga 30 April 2014,” kata Jatiningsih, kemarin. Sementara itu, Rahmat Riyanto (36) warga setempat mengaku, selain kondisinya yang mengalami kerusakan cukup parah di beberapa bagian, lokasi tersebut kini malah justru sering dimanfaatkan untuk hal-hal negatif bagi para pelajar.

“Saya sering melihat anak sekolah pada saat jam sekolah malah justru bergerombol di depan atau di dalam taman. Beberapa kali sempat diingatkan, namun lama kelamaan juga males sendiri saking banyaknya yang mbolos. Mungkin akan lebih tertib dan pas kalau yang mengingatkan aparat pemerintah seperti satpol PP maupun pihak sekolah,” tandasnya. Selain itu, sambung Rahmat kawasan ini sekarang menjadi area untuk berpacaran bagi anak-anak muda. Bahkan kadang ia melihat tingkah anak-anak muda itu sudah di luar batas kewajaran. “Kawasan ini memang sering dijadikan tempat pasangan muda-mudi memadu kasih. Terkadang mereka melakukan perbuatan di luar batas kewajaran. Bahkan kadang malam hari juga ada beberapa pasang yang melakukan tindakan mesum didalam taman. Mungkin karena gelap, tidak ada yang jaga dan dari jalan tidak kelihatan. Maka dengan leluasa mereka melakukan perbuatan asusila tersebut,” tandasnya. (cr2)

PURWOREJO-Untuk meringankan beban masyarakat, Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kesos Jawa Tengah, membantu perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Semawung, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Bantuan secara langsung diberikan Ketua Umum CSR Kesos Jateng Ferry Firmawan ST MT. Salah satu penerima bantuan adalah pasangan suami istri Supriyanto dan Siti kholifah warga RT 1 RW 7 desa setempat. Mereka mendapat bantuan uang senilai Rp10 juta dan sejumlah perabotan rumah tangga. ”Kami bersyukur mendapatkan bantuan rehap rumah, “kata Supriyanto. Penyerahan bantuan di posko penerima bantuan diterima langsung oleh kepala desa setempat dengan disaksikan Kapolsek Purworejo, Dinas Sosial Purworejo, Dinas Sosial Jateng. Supriyanto berharap bantuan yang diterimanya dapat bermanfaat, sehingga rumah sudah bisa layak dihuni. Sementara itu, Ferry mengakuai rumah mereka masih beralas tanah, dinding bambu, satu rumah dengan hewan ternak (sapi). “Kondisi rumah tidak layak untuk tempat tinggal, apalagi berdekatan dengan hewan ternak, akan mengganggu kesehatan mereka,”terangnya. Sehari-hari Supriyanto bekerja sebagai buruh memelihara sapi dengan sistem bagi hasil

bersama pemilik ternak. Sebagai tempat dimulainya hampir segala bentuk aktivitas, sebuah rumah yang layak secara kondisi fisik maupun situasi di dalamnya menjadi salah satu elemen penting dalam pembangunan pribadi penghuninya. “Program CSR ini, menjadi komitmen bagi perusahaannya untuk turut mendukung terciptanya keluarga berkualitas melalui penyediaan hunian layak tinggal, dengan memperhatikan kaedah kelayakan serta kesehatan,”kata Ferry. Apalagi CSR fokus pada permasalahan sosial di Jawa Tengah dan berusaha membangun sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan organisasi sosial untuk menjadikan kepedulian sosial ini menjadi sebuah gaya hidup. “CSR Kesos Jawa Tengah secara bersama-sama dengan pemerintah dan komponen masyarakat lainnya khususnya pelaku dunia usaha bermaksud berpartisipasi dalam penanggulangan berbagai masalah kesejahteraan sosial bersama dengan Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah ,”jelasnya. Kegiatannya berupa bulan Bakti Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah berupa rangkaian kegiatan sosial meliputi kegiatan Bedah Rumah, Penghijauan & Pengobatan Gratis, Bantuan Alat Bantu Pendengaran, Bantuan Kursi Roda dan Bantuan beasiswa. (hen)

foto: ist

SERAHKAN. Ketua Umum CSR Kesos, Ferry Firmawan menyerahkan bantuan kepada penerima bantuan, kemarin. Iklan dan Pemasaran: Jl. Kolonel Sugiyono No.94 Purworejo Telp: (0275) 322594


CMYK

10

KAB. MAGELANG

JUMAT 21 MARET 2014

MAGELANG EKSPRES

Talud Kali Pabelan Ambrol Diterjang Banjir Lahar Dingin SAWANGAN - Setelah sempat dipenuhi material pada banjir lahar hujan Rabu (5/3) lalu, talud saluran irigasi di alur Kali Pabelan, tepatnya Desa Krogowanan Kecamatan Sawangan ambrol akibat diterjang banjir lahar kedua kalinya, Selasa (18/3) kemarin. Dampaknya, lahan pertanian seluas sekitar 400 hektar di Desa Krogowanan dan Gondowangi Kecamatan Sawangan terancam tidak teraliri air. Salah satu petani, Juwarno menduga, talud tidak kuat menahan terjangan banjir lahar dingin. Sehingga, pondasi talud amblas dan ambrol. “Mungkin karena tidak kuat menahan arus banjir lahar, kemudan ambrol,” ujar Juwarno, kemarin. Bangunan talud itu sendiri memiliki tinggi 10 meter dan panjang 20 meter. Juwarno mengaku khawatir dengan kondisi lahan pertaniannya pasca musibah tersebut. ”Semoga saja pemerintah segera memperbaiki talud sehingga tidak mengancam saluran irigasi,” imbuhnya. Sejauh ini, bangunan saluran irigasi dengan alur kali Pabelan jaraknya kurang dari 1 meter. Kondisi tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan, terutama jika banjir lahar hujan

terjadi kembali. Selain saluran irigasi, pipa saluran air bersih untuk warga Desa Krogowanan yang berada di sisi saluran irigasi juga terancam putus . Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Joko Sudibyo mengaku sudah melaporkan ambrolnya talud ke BBWSSO. Pihaknya juga telah meninjau lokasi. “Kami sudah berkoordinasi dengan BBWSSO dan saat ini masih dalam kajian,” ujarnya. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana. Mengingat saat musim hujan ini, ancaman bencana angin kencang, longsor, dan banjir masih ada. “Kemungkinan musim hujan seperti ini akan terus berlangsung hingga akhir bulan (Maret),” jelasnya. Terpisah, bencana angin kencang juga sempat melanda wilayah Kabupaten Magelang Kamis (20/3) kemarin. Terutama Kecamatan Ngablak dan Sawangan. Terdapat 6 rumah warga Desa Genikan Kecamatan Ngablak mengalami rusak ringan. Genteng rumah warga dan bangunan balai desa saling berterbangan. Di Desa Krogowanan, Sawangan angin kencang mengakibatkan pohon kelapa roboh dan menimpa sebuah toko serta sepeda motor. (amb)

FKR Ramaikan Ruwat Rawat Borobudur BOROBUDUR – Ruwat Rawat Borobudur tahun 2014 ini akan diramaikan dengan Festival Kesenian Rakyat (FKR). Acara tersebut bertujuan untuk mencari kesenian unggulan atau yang menjadi favorit masyarakat Magelang sejauh ini. Ketua panitia, Sucoro mengatakan, dari beberapa kali even Ruwat Rawat Borobudur yang digelar oleh Warung

foto:solikhah ambar p/magelang ekspres

AMBROL. Talud saluran irigasi di alur Kali Pabelan, tepatnya di Desa Krogowanan Kecamatan Sawangan ambrol dan mengancam saluran irigasi.

Info Jagad Cleguk, baru tahun ini ada FKR. Dikatakannya, tujuan dari FKR tidak terlepas dari upaya untuk mengetahui seberapa jauh keterbukaan seniman dan budayawan terhadap penilaian, masukan, dan pengembangan dari semua pihak. “Kesenian adalah keterbukaan dalam menerima dan mengembangkan sebuah ide dan rasa. Diharapkan dengan adanya FKR ini akan menambah khasanah kebudayaan,” katanya. Dia menyebutkan, FKR akan dilaksanakan dalam dua bagian. Yaitu hari Sabtu (10, 11, 12 Mei 2014) di Halaman Parkir Bus Taman Wisata Candi Borobudur. Dan bagian kedua pada Jumat - Selasa (23-27 Mei 2014) di

tempat yang sama. “Setiap tim yang menjadi peserta FKR terdiri dari maksimal 40 orang (boleh campuran/sejenis), sudah termasuk penari, pemain musik termasuk 2 official,” ujar Sucoro. Terkait persyaratan lainnya, dia mengaku akan memberikan pengarahan kepada para peserta dalam technical meeting hari Sabtu (26/4) mendatang di sekretariat Warung Info Jagad Cleguk. ”FKR lebih bersifat kekerabatan yang nantinya bertujuan memilih jenis kesenian yang menjadi favorit masyarakat tahun 2014-2015. Terdapat beberapa pennghargaan yang akan diterima pemenang nantinya, termasuk uang pembinaan,” katanya. (amb)

Peringatan HUT Kota Mungkid Lebih Sederhana Bersamaan dengan Kampanye Pileg MUNGKID - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mungkid ke 30 tahun ini diselenggarakan lebih sederhana dibanding tahun lalu. Selain persiapan yang lebih singkat, momen HUT Kota Mungkid juga bersamaan dengan masa kampanye Pemilu Legislatif (Pileg). ”Untuk konsep tahun ini dibuat lebih sederhana karena mendekati Pemilu. Kita menjaga agar keadaan tetap kondusif,” kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin usai jumpa pers peringatan HUT Kota Mungkid, kemarin (20/3). Terkait dengan pelaksanaan, Bupati mengatakan tetap se-

suai dengan jadwal yang direncanakan oleh panitia.”Pelaksanaan tidak mundur, tetap sesuai jadwal. Rangkaian peringatan juga sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu, bersamaan jalan santai Minggu (21/ 3),” imbuh Bupati. Meski dilaksanakan sederhana, lanjutnya, di HUT yang ke30 tahun ini Kota Mungkid diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi kota yang semakin ideal. Serta dapat mengakomodasi berbagai kepentingan dan layanan masyarakat Kabupaten Magelang tanpa meninggalkan ciri khas sebagai pusat pemerintahan yang bernuansa pedesaan serta teguh dalam mempertahankan budaya adiluhung bangsa Indonesia. ”Semoga ke depan Kota Mu-

ngkid dapat menjadi sumber ide bagi upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Magelang yang semakin sejahtera, maju, dan amanah,” kata Bupati. Plt Sekretaris Daerah, Agung Trijaya menambahkan, tema peringatan HUT Kota Mungkid ke 30 yaitu mari jadikan Kota Mungkid semakin sejahtera, maju, dan amanah. Adapun rangkaian peringatan antara lain kegiatan olahraga berupa jalan santai bersamaan dengan pengundian tabungan Bank Bapas 69, Minggu (21/ 3). Kegiatan sosial berupa gerakan kebersihan setiap Jumat selama bulan Maret selain tanggal 21 Maret 2014, donor darah, dan terakhir kegiatan seremonial seperti malam tirakatan dan upacara bendera

Pelaksanaan tidak mundur, tetap sesuai jadwal. Rangkaian peringatan juga sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu, bersamaan jalan santai Minggu (21/3). Zaenal Arifin

pada 22 Maret 2014. ”Rangkaian peringatan akan ditutup dengan parade keroncong di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang dilanjutkan tribute to Roechani, maestro keroncong Kabupaten Magelang,” jelasnya. (amb)

Anak Merapi Pentaskan Misteri Siung Buto DUKUN-Anak-anak yang tinggal di lereng Merapi, Kabupaten Magelang akan menggelar pentas teater boneka dengan mengusung lakon Misteri Siung Buto Sabtu (22/3) di Desa Sumber, Kecamatan Dukun. Cerita tersebut dikembangkan anak-anak Merapi berdasarkan referensi keseharian mereka menggunakan boneka ukuran kecil sampai super besar. Dimainkan dalam arena luas yang menyatu dengan penonton. Karya teater boneka ini merupakan presentasi dari hasil lokakarya (workshop) yang melibatkan 70 anak-anak hingga dewasa pada 12-21 Maret 2014, yang difasilitasi seniman teater, tari, musik, komik dari Merapi, Jogja dan Australia. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh anak-anak dusun yang menarikan reog Ponorogo dan kuda lumping. Kini anak-anak di Merapi sedang mempersiapkan pentas tersebut. Termasuk membuat berbagai macam topeng dan kostum yang akan dikenakan saat pentas. Pentas kali ini diselenggarakan oleh Tlatah Bocah, Merapi bersama Teater Boneka Papermoon, Jogja, dan Polyglot Theatre, Aus-

CMYK

foto: ist

BUAT TOPENG. Anak-anak Merapi sedang membuat topeng yang akan digunakan dalam pentas teater boneka Sabtu (22/3) besok di Desa Sumber, Kecamatan Dukun.

tralia. Juga melibatkan Padepokan Seni Tjipta Boedaja,Tutup Ngisor, Sanggar Bangun Budaya, Sumber, Komunitas Seni Bangun

Jiwo, Gejiwan, Komunitas Seni Berut, Berut, Omah Ngisor, Sambak Bocah Ilalang, Bebengan dan Reog Singo Dilogo,Gumuk. (oko)

Bupati Dapat Masukan Banyak Soal APBD MUNGKID - Bupati Magelang mendapat banyak masukan terkait rancangan peraturan daerah (raperda) APBD 2014 dalam rapat paripurna persetujuan Raperda tentang APBD 2014 di Gedung DPRD, kemarin (20/3). Terdapat sedikitnya 23 masukan yang disampaikan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Magelang, Arif Rohman Imam. Salah satu permasalahan penting yang harus mendapat perhatiann adalah terkait dunia pendidikan. Tidak terserapnya anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan yang akibat beberapa permasalahan menyebabkan semakin banyaknya kondisi sekolah di Kabupaten Magelang yang memprihatinkan. ”Dari hasil pendataan yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora), saat ini terdapat 16 sekolah darurat,” kata Sekretaris Komisi D tersebut. Kondisi ke-16 sekolah itu, kata dia, perlu mendapat perlakuan khusus untuk segera dilakukan pembangunan atau rehab di 2014. Sehingga, untuk menjamin kelangsungan rencana pembangunan sekolah yang tidak layak tersebut diperlukan anggaran dari APBD Rp 5.746.732.000. “Hal ini agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Dia juga meminta Pemkab Magelang untuk meningkatkan perhatian ke para guru tidak tetap (GTT). Selama ini para GTT dinilai tidak mendapatkan kesejahteraan yang maksimal. Untuk itu dengan terbitnya

Perbup 15/2013 yang mengatur pelaksanaan Bosda di Kabupaten Magelang, maka kesejahteraan dapat diberikan melalui pintu Bosda yang dibiayai APBD. Dijelaskan, sesuai hasil verivikasi Disdikpora bahwa pada 2014 ini GTT yang belum mendapatkan insentif terdapat 3.271 GTT. Insentif yang dimaksud baik dari APBN, APBD I maupun APBD II. “Pada 2014 ini, untuk mencukupi kebutuhan insentif GTT di APBD diperlukan anggaran Rp5.888.606.000. Harapanya semoga hal ini tidak ada kendala dan pada tahun yang akan datang bisa terpenuhi,” ungkap anggota Badan anggaran ini. Sementara itu, Bupati Ma-

geang Zaenal Arifin menyatakan pada APBD 2014 ini merencanakan pendapatan sebesar Rp1.464.755.469.550, belanja daerah Rp1.824.743.223.423. Sementara untuk penerimaan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp415. 782.753.873. “Dari total pembiayaan daerah terdapat pembiayaan netto sebesar Rp359.987.753.873 yang selanjutnya seluruhnya digunakan untuk menutup deficit anggaran. Sehingga tidak ada lagi kekurangan dalam pengeluaran daerah. Selanjutnya RAPBD yang disetujui bersama, akan segera dikirimkan ke Gubernur Jateng untuk mendapatkan evaluasi,” jelasnya. (amb)


CMYK MAGELANG EKSPRES

MENUJU GEDUNG DEWAN

7

JUMAT 21 MARET 2014

DPT Pileg Berkurang 2.704 Orang Masih Banyak TNI/ Polri Masuk DPT MUNGKID-Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Magelang dalam Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 kembali berkurang sebanyak 2. 704 orang . Jumlah ini diperoleh dari proses progress penyempurnaan DPT oleh KPU Kabupaten Magelang sejak Januari hingga Maret 2014.

Ketua KPU Kabupaten Magelang Afiffuddin SAg, mengatakan hingga saat ini proses progress penyempurnaaan DPT masih terus dilakukan untuk menyaring pemilih yang tidak memenuhi syarat masuk dalam DPT. “Dari 2.704 jiwa yang tercoret dari DPT masing-masing dari TNI/Polri sebanyak 18 orang, belum cukup umur sebanyak 3 orang, Nama fiktif atau tidak dikenal sebanyak 20 orang, pemilih ganda ada 117 orang, terganggu jiwanya sebanyak 8 orang,

meninggal dunia sebanyak 1.623, serta pindah domisili sejumlah 915 orang,” ungkap Afiffuddin. Di katakan Afif lebih lanjut, kini Jumlah DPT Kabupaten Magelang per 19 Maret 2014 adalah pemilih laki-laki sebanyak 471.089 dan jumlah pemi lih perempuan sebanyak 476.901 atau jumlah keseluruhan 947.990, dari jumlah semula sebanyak 950.694 orang (DPT per 18 Januari 2014). Terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Magelang yang membi-

dangi Divisi Pemutakhiran Daftar Pemilih, Dwi Endys Mindarwoko SE, mengatakan rekapitulasi jumlah DPT hasil progress terkini ini telah dituangkan dalam Berita Acara Perbaikan Daftar Pemilih per Rabu (19/3) melalui rapat pleno terbuka di ruang rapat Kantor KPU Kabupaten Magelang , yang juga dihadiri anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu 2014 di Kabupaten Magelang.

Sesuai jadual kerja pemutakhiran daftar pemilih KPU, berita acara perbaikan daftar pemilih tetap ini selanjutnya dilaporkan ke KPU Provinsi tanggal 20 - 21 Maret 2014, sedang ke tingkat KPU RI pada 23-24 Maret 2014. Untuk dapat diketahui, Jumlah DPT Kabupaten Magelang tersebut tersebar di 21 kecamatan serta 372 desa, dan nantinya mereka akan menggunakan hak pilihnya di 3.340 tempat pemungutan suara (TPS). (oko)

CALEG KITA Pulang Kampung Bangun Purworejo MESKI menjadi keponakan Ibu Ani Yudhoyono yang merupakan istri dari Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Nur Cahyo Anggoro Jati tak bisa bersantai menghadapi pemilihan umum legislative (Pileg) 9 April mendatang. Sebagai caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI yang meliputi Purworejo, Kabupatan/Kota Magelang, Temanggung dan Wonosobo, dirinya tetap bekerja keras untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya agar bisa lolos ke Gedung Senayan. ”Setiap hari saya berkeliling ke daerah-daerah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Sebagai caleg DPR RI membutuhkan kerja keras dan semangat yang tinggi karena hubungan persaudaraan dengan Bu Ani bukanlah jaminan untuk bisa menjadi anggota DPR RI,” terang Yoyo panggilan Nur Cahyo yang kini masih menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI ini saat berbincang dengan Harian Purworejo pada kegiatan konsolidasi Partai Demokrat di Gedung Centra Pemuda Tjokro Negoro Butuh, Kamis (20/3). Saat Pemilu Legislatif tahun periode 2009 lalu dirinya maju melalui Daerah Pemilihan DKI II. Namun karena semangatnya yang tinggi untuk membangun daerah asal, ia memutuskan untuk maju kembali pada pencalegan melalui Dapil Jateng VI. Meskipun berat, namun ia berharapa agar pad Pileg tahun ini ia bisa lolos dan dipilih masyarakat sehingga dapat andil untuk ikut serta membangun daerahnya. ”Kebetulan nenek moyang dan keluarga saya berasal dari wilayah kedu sini daerah Wonosobo, Magelang dan Purworejo dan sekitarnya. Atas dasar itulah, saya sangat bersemangat untuk bisa membangun Kedu dan sekitarnya ini melalui pencalonan sebagai Anggota DPR RI mewakili Dapil Jateng VI ini. Jika hanya ingin jadi anggota DPR RI, saya akan lebih mudah kalau maju lewat Dapil DKI II karena jaringan saya sudah mapan disana. Namun karena niat saya ingin membangun daerah, jadi saya tekadkan untuk maju lewat sini,” tandas cucu Pahlawan Nasional asal Purworejo, Almarhum Jenderal Sarwo Edi Wibowo ini. (cr1)

Foto: rizal ifan/temanggung ekspres.

KOMPAK. Siti Maskanah tampak begitu kompak didampingi suaminya, Amin Wastoni. Kemana pun perginya, mereka senantiasa berdua.

Bukan karena Iming-iming Uang

Masyarakat akan Memilih dengan Hati TEMANGGUNG- Seiring dengan dimulainya kampanye terbuka jelang Pemilu Legislatif, para calon legislatif saling berlomba untuk menomorsatukan dirinya merebut hati masyarakat demi meraup suara untuk kemenanganya. Berbagai keinginan yang melandasi mereka untuk nyaleg dengan menggunakan kendaraan partai politik. Ada satu nama di antara banyaknya calon legislatif Temanggung dari Dapil III yang memilih menggunakan panggilan hati melihat situasi yang saat ini berkembang di tengah masyarakat. Dia adalah Siti Markonah, SAg

dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dengan semboyan “Aspiratif dan Komunikatif adalah Kunci Keberhasilan Kita”, caleg nomor urut 3 ini berusaha mendengar apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat, khususnya di wilayahnya Tretep, Wonoboyo, Bejen, dan Candiroto. Anggota partai berlambang Kakbah ini mengaku lebih menyoroti masalah pendidikan masyarakat di tingkat dasar. “Saya prihatin sekali, pada saat ini masih banyak anak-anak putus sekolah, dan hanya mampu menamatkan tingkat dasar. Padahal demi majunya mereka sendiri. Pen-

didikan itu sangat penting sekali,” katanya saat disambangi di rumahnya, Kamis (20/3). Sangat berlasan, jika pendidikan yang diangkat menjadi fokus utamanya. Sebab, saat ini, wanita yang merupakan anak ketujuh dari sembilan bersaudara ini memang berprofesi sebagai guru. Ia mengajar mulai dari tahun 1996 hingga saat ini menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di SDN Rejosari, Kecamatan Wonoboyo. “Karena itulah, saya tahu sekali seperti apa pendidikan masyarakat pinggiran, kebanyakan dari mereka belum menyadari pentingnya arti sebuah ilmu,”

tambahnya. Menanggapi maraknya dana kampanye jor-joran yang digunakan oleh beberapa pasang calon, istri dari Amin Wastoni yang saat ini merupakan Sekretaris Majelis Pakar PPP, dan pernah menjabat sebagai anggota dewan tahun 1999 lalu tersebut, menegaskan hal itu tidak menjamin seorang caleg bisa terpilih sebagai wakil rakyat. Ia menceritakan, cara dirinya memperkenalkan kepada publik Dapilnya pun sangat sederhana, yakni hanya bermodal stiker sebagai tanda pengenal nomor urut yang bisa diketahui oleh warga.“Saya itu guru biasa yang sudah

mengabdi selama hampir 20 tahun, dan gaji saya saat ini hanya Rp300.000, mana mungkin saya mau hambur-hamburkan uang untuk saya bagi. Saya yakin, anggota dewan yang terpilih adalah orang yang punya niat tulus, ikhlas, dan yang utama adalah pasti sudah menjadi kehendak Allah,” tambah jebolan STAINU Temanggung ini. Untuk lebih mengetahui keluhan masyarakat yang ada di tingkat bawah, ia lebih memiluh cara silahturahim dari rumah ke rumah warga lain.“Saya yakin masyarakat akan memilih dengan hati, bukan iming-iming janji,” tegasnya. (cr3)

CMYK


CMYK

CMYK

JUMAT 21 MARET 2014

Nasdem Curigai Dana Hibah

PEMILU Caleg Pendiam Patut Dicurigai

Dicair Sebelum Pemilu 2014

WONOSOBO - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Wonosobo mencurigai gerak-gerik calon anggota legislatif yang tidak melakukan apa-apa dalam menghadapi pemilu legislatif tahun 2014. Sebab diam bisa diindikasikan akan melakukan politik uang.“Caleg pendiam ini pantas kita curiga, bisa jadi mereka sedang menyiapkan politik uang jelang pencoblosan nanti,” ungkap anggota Panwaslu Divisi Hubla dan Pengawasan Mahfud Djunaedi kepada Wonosobo Ekspres kemarin (20/3) usai menjadi moderator dalam acara bintek relawan pengawas di RM Sarirasa.

WONOSOBO - Seiring dengan penyerahan bantuan hibah dan sosial senilai Rp3,151 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo, belum lama ini, mengundang kekawatiran beberapa pihak. Sebab, pencairan dana dari APBD Wonosobo ber-

Gunakan Money Politic

ke hal 15

samaan dengan masa kampanye. Sekretaris DPD Partai Nasdem Wonosobo, Ir Sarwanto Priadhi, mensinyalir pencairan dana hibah dan sosial itu tidak terlepas dari desakan para anggota dewan yang berkepentingan bertarung lagi dalam Pemilu 2014. Apalagi dana tersebut berasal APBD tahun 2013. ke hal 15

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

PERESMIAN. Ketua TP PKK Aina Lisa menggunting pita menandai peresmian proyek tahun 2013 di Taman Makam Pahlawan Wiropati Wonosobo kemarin (20/3).

KRIMINAL

689 Proyek 2013 Tidak Rampung

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

TANGKAP. Jajaran Satuan Reskrim Polres Wonosobo berhasil menangkap pelaku pencurian mobil yang terjadi di sebuah karaoke di Jalan S Parman Wonosobo pada awal Maret silam.

Polisi Tembak Residivis Curanmor

WONOSOBO - Sebanyak 689 kegiatan proyek tahun 2013 senilai Rp99 miliar lebih, tidak digarap dan menjadi luncuran tahun 2014. Hal tersebut terungkap dalam peresmian proyek tahun 2013 di Taman Makam Pahlawan Wiropati Wonosobo ke-

marin (20/3).Pemerintah Kabupaten Wonosobo hanya berhasil menyelesaikan 2.092 kegiatan pembangunan. Dengan total anggaran yang terserap mencapai Rp426,5 miliar. Asisten Setda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eko Yuwono menyebut

sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2013, berasal dari APBD Kabupaten Wonosobo sebesar Rp227,3 miliar, APBD Provinsi Jawa Tengah (Bantuan Keuangan kepada kake hal 15

WONOSOBO - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Wonosobo melontarkan rasa kecewa dalam rapat paripurna kemarin (20/3) ke hal 15

ke hal 15

FPDIP Kecewa terhadap Pergantian Ketua Dewan

ke hal 15

Tak Berizin, Atribut Caleg Dicopot MOJOTENGAH - Tim gabungan yang terdiri dari Panwascam, Polsek serta Trantib Kecamatan Mojotengah, menertibkan sebanyak 86 atribut atau alat peraga kampanye calon anggota legislatif (caleg)di sepanjang jalan raya Kalibeber, Andongsili, Mudal, Manggisan, Blederan, Bundalem, Serang, Dero Nduwur, Mojosari hingga Pungangan. Penertiban itu dilakukan karena dalam pemasangan atribut dan alat peraga kampanye sudah melanggar peraturan pemasangan sebagai

Pimpinan Dewan "Mbulet"

WONOSOBO - Jajaran Satuan Reskrim Polres Wonosobo berhasil menangkap pelaku pencurian mobil yang terjadi di sebuah karaoke di Jalan S Parman Wonosobo pada awal Maret silam. Tersangka ditangkap saat menggadaikan mobil hasil curian di Kecamatan Weleri, Kendal. Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto melalui Kasatreskrim Polres Wonosob AKP Sunarto kepada Wonosobo Ekspres

foto: jamil/wonosobo ekspres

BALIHO. Tim gabungan yang terdiri dari Panwascam Mojotengah, Polsek serta Trantib Kecamatan Mojotengah sedang menertibkan baliho yang tak berizin dan dipasang di pohon-pohon pinggir jalan,.

SEMENTARA ITU Sewa Diperpanjang 3 Tahun WONOSOBO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Wonosobo menyebutkan bangunan berlantai empat yang sudah menjadi aset tetap milik pemerintah Kabupaten

Rita Pasar Raya Tetap Beroperasi

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

PARIPURNA. Rapat paripurna DPRD Wonosobo yang dihelat di ruang utama gedung setempat kemarin (20/3) menindaklanjuti rapat Senin lalu yang tidak bisa digelar lantaran jumlah peserta tidak memenuhi kuorum.

ke hal 15

Wonosobo sudah resmi di sewakan. Pihak Rita Pasa Raya dan pedagang di lantai bawah diberikan batas waktu perpanjangan hingga 3 tahun sejak 11 Maret 2014. “Untuk Rita Pasar Raya dan pertokoan di bawah Rita diperpanjang 3 tahun lagi,” terang Kepala Disperindag Sumedi melalui telepon kepada Wonosobo Ekspres, Kamis (20/3). Untuk nilai sewa yang diberlakukan kepada pihak Rita dan para pedagang, Sumedi belum bisa ke hal 15

Iklan dan Pemasaran: Jl. S Parman No 53 Prajuritan Bawah,Wonosobo. Telp. 0286 323632

CMYK

CMYK

TA Ek m pr ke da pr Ta Pa W (2


CMYK

CMYK

JUMAT 21 MARET 2014

BPJS Ngutang Rp3 M Jamkesmas Nunggak Rp6,5 M TEMANGGUNG – Peralihan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) ke program kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ter-

nyata belum membawa dampak yang cukup bagus. Hal tersebut terlihat dari tunggakan pembayaran kedua program kesehatan gratis yang digulirkan pemerintah kepada RSUD DJojonegoro Temanggung. Hingga saat ini pembayaran tagihan untuk BPJS dari RSUD setempat senilai Rp 3

miliar. Sementara untuk tunggakan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) sebesar Rp6,5 miliar. “Sampai saat ini belum dibayar. Padahal kebutuhan RSUD untuk satu bulan sebesar Rp3 miliar,” kata Direktur RSUD Djojonegoro Temanggung, Dr Artiono, kemarin.

Ia menjelaskan, tunggakan pembayaran tagihan BPJS tersebut untuk bulan Februari 2014 senilai Rp 3 miliar, sedangkan untuk bulan Januari sudah dibayarkan. Sedangkan untuk Jamkesmas sejak dari akhir tahun 2013 lalu belum terbayarkan hingga saat ini.

Foto:setyo w ANTRI. Sejum

“Tunggakan sebesar Rp3 miliar ini hanya untuk bulan Febuari saja. Kalau untuk bulan-bulan sebelumnya sudah terbayar semua,” katanya. Ia mengatakan, untuk menalangi tunggakan dari BPJS, pihaknya masih mempunyai dana take hal 11

XX

PARPOL

ke h

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

MANCING. Ratusan simpatisan Partai Gerindra mengikuti lomba mancing di saluran irigasi Dusun Kebumen Desa.

Kampanye Terbuka Gerindra Diisi Mancing PRINGSURAT – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Temanggung memanfaatkan waktu kampanye terbukanya dengan menggelar mancing bersama di saluran irigasi Dusun Kebumen, Desa Kaliampo, Kecamatan Prinsurat, Kabupaten Temanggung, Kamis (20/3). Kegiatan yang diprakasai oleh Sekretaris DPC Gerindra Temanggung Daniel Indra Hartoko ini, melibatkan ratusan simpatisan dari partai berlambang burung kepala garuda dari berbagai wilayah kecamatan di kabupaten setempat. ke hal 11

foto:setyo wuwuh/temanggng ekspres

ILEGAL. Akivitas galian c illegal di Dusun Liyanagn, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung masih terus berjalan hingga kemarin.

Kemendikbud Sorot Galian C Liyangan NGADIREJO – Pemerintah Kabupaten Temanggung diminta untuk bertindak tegas terhadap aktivitas galian c illegal di Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. Karena ditakutkan akan merusak lingkungan. “Kecuali untuk aktivitas penggalian yang ada di sekitar penemuan situs Liyangan. Karena itu membantu ekskavasi, bukan

murni untuk galian c,” kata Wakil Menteri Bidang Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud), Wiendu Nuryanti beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Temanggung. Ia mengatakan, penemuan situs Liyangan jangan sampai dijadikan alasan bagi sejumlah oknum untuk melakukan penggalian pasir. Karena menurutnya,

penggalian yang dilakukan hanya untuk membantu petugas penelitian untuk membuka situs tersebut. “Pemerintah harus tegas, dengan alasan apapun tidak boleh. Karena tim ahli sudah memperkirakan luasan situs ini. Jadi di luar itu galian c harus ditutup. Ini wewenang pemerintah daerah jadi harus segera di lakukan. Jangan sampai meluas karena nan-

tinya akan merusak alam dan lingkungan di sekitar situs ini,” pintanya lagi. Ia mengatakan, berdasarkan data dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah, tahun 2014 ini pihaknya telah merencanakan pembebasan tanah Situs Liyangan seluas 8.000 meter dengan anggaran Rp772.452.000. Selain itu akan dilakukan eskavasi tahap keempat de-

ngan anggaran Rp361.759.000. “Di luar luasan ini tidak boleh ada aktivitas galian c. Jadi semua aktivitas galian c di luar penanganan tim ahli harus segera ditutup,”tegasnya. Selain alasan tersebut, kata Wamen, pada tahun ini di sekitar lokasi tersebut akan dibangun museum hidup. Untuk kajian pembentukan museum hidup tahun ke hal 11

Tugu Bangjo Kodim yang Telah Rata dengan Tanah

Pernah Dijadikan Tanda, Pengguna Jalan Tak Paham Zaman yang semakin maju menuntut masyarakat harus lebih memiliki keunggulan. Mobilisasi yang tinggi menjadi penanda runtuhnya era tradisional. Begitu pula dengan transportasi yang semakin canggih, dan semakin banyak menjejali jalan raya. RIZAL IFAN, Temanggung MUNGKIN itu juga yang menjadi pertimbangan dibongkarnya salah satu simbol atau tetenger yang berada di wilayah perkotaan Temanggung. Salah satunya di perempatan depan Kodim Temanggung. Dahulu, bangunan ini begitu terkenal hingga menjadi suatu pertanda suatu wilayah. Yakni Tugu Bangjo Kodim. Sejatinya bangunan ini adalah traffict light atau lampu lalu lintas jalan. Kini disadari atau tidak oleh masyarakat, bangunan ini telah ke hal 11

foto: rizal ifan/temanggung ekspres

BERUBAH. Dahulu tepat di tengah-tengah perempatan jalan tersebut, pernah berdiri satu tugu traffict light.

RUU Pertembakauan Butuh Didukung Steakholder PARAKAN – Untuk mempertahankan keberadaan tembakau nasional dan RUU pertembakauan dibutuhkan dukungan dari seluruh steakholder pelaku pertembakauan di Indonesia. Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Abdul Kadir Karding saat memberikan sosialisasi undang undang pertembakauan untuk petani tembakau Temanggung di Gudang Tembakau di Kecamatan Kedu kemarin. “Lima bulan ini setelah saya di balai legislative. Sudah berubah nama menjadi RUU pertembakauan. Tapi untuk bisa mempertahankan saya butuh dukungan dari semua pelaku pertembakauan. Karena ini bukan pertempuke hal 11

Berbagai Kekurangan Logistik Belum Dikirim TEMANGGUNG - 20 hari menjelang pelaksanaan pemilu legislatif 2014, KPU Kabupaten Temanggung masih kekurangan logistik untuk kebutuhan Pemilu 9 April mendatang. Ketua KPU Temanggung Sudjatmiko menyebutkan, logistik yang masih ada kekurangan di antaranya, tinta, template untuk surat suara foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres DPD, dan sejumlah formulir untuk DPRD. DIKEMAS. Segel kotak suara sedang ”Untuk formulir C6 sudah kami distribusi- dikemas oleh pelajar yang sedang meke hal 11

lakukan kerja praktek di KPU Temanggung. Iklan dan Pemasaran : Jl. Gerilya Lingkungan Bebengan RT 4 RW 5, Kertosari, Temanggung Telp: (0293) 5526271

Magelang ekspres edisi 21 maret 2014