Page 1

(1,1) -1- MAGELANG EKSPRES.indd 4/19/2014 1:13:49 AM

CMYK

SABTU 19 APRIL 2014

E-KTP Masih Mubazir Belum Didukung Card Reader

MAGELANG - Sejak empat bulan lalu, KTP elektronik (e-KTP) sudah diberlakukan. Namun hingga kini belum ada satu pun instansi maupun perusahaan

yang menyediakan alat pembaca chip dalam e-KTP. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang RM Andi Devananda. Ternyata meskipun sudah diterapkan mengganti KTP lama, e-KTP belum mendapat dukungan alat pembaca

chip atau card reader. ”Untuk instansi pemerintahan belum ada karena Kemendagri belum memberikan. Untuk perusahaan swasta barangkali masih menunggu, karena memang harga card reader tidak murah,” katanya, belum lama ini. Kebanyakan yang membutuhkan ad-

ministrasi e-KTP adalah Samsat, Kantor Disdukcapil, perusahaan maupun perbankan. Namun demikian, saat ini masih banyak instansi dan perusahaan menghalalkan fotokopi e-KTP. Memang mestinya, e-KTP tidak diperuntukan untuk fotokopi seperti KTP ke hal 3

Gelar Adipura Terancam Hilang MAGELANG - Predikat Magelang sebagai kota terbersih dipertanyakan. Hal ini lantaran di jelang penilaian Adipura tahun 2014 akan segera dilaksanakan ada beberapa sektor yang belum juga digarap secara matang. Seperti halnya kebersihan Sungai Kalibening yang melintas di sekitar

Sungai Kalibening Masih Kotor

ke hal 3

Jogja Digoyang Gempa 5,3 SR

foto : jpnn

DUKUNGAN. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mendampingi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali saat mengumumkan sikap partai tersebut yang resmi berkoalisi dalam pemilihan presiden.

PPP Resmi Dukung Gerindra JAKATRTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) menyatakan partainya siap menjalin koalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya

(Gerindra). Hal ini dikatakan jelang kedatangan Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, ke Kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (18/4) sore.

JOGJAKARTA - Gempa kembali terjadi di Gunungkidul, Yogyakarta. Kali ini kekuatannya 5,3 skala richter (SR). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir gempa terjadi pukul 22.07 WIB, Jumat (18/4).  Posisinya di 138 km baratdaya Gunung Kidul di 9.19 LS - 110.38 BT d e n ga n k e d a l a ma n 4 0 k m.  Sebelumnya gempa terjadi pada pukul 20.33 dengan lokasi sama yakni baratdaya Gunungkidul-DIJ. ke hal 3

“Koalisi sudah semakin mengkristal. Ketua umum bersama sejumlah pengurus DPP PPP sepakat untuk berkoalisi dengan Pak Prabowo. Pak Prabowo ke hal 3

Golkar Bakal Kehilangan 2 Legislator WONOSOBO - Penurunan suara Partai Golkar di kabupaten pengunungan ini pada pilihan legislatif 2014 menjadi pukulan cukup berat bagi jajaran Pimpinan DPD Golkar Kabupaten Wonosobo. Pasalnya partai berlambang beringin ini diprediksikan bakal kehilangan dua kursi wakilnya di gedung DPRD Wonosobo.

Saat dikonfirmasi Wonosobo Ekspres, kemarin (17/4) di kediamannya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Wonosobo mengakui ada penurunan suara cukup signifikan pada pemilu legislatif tahun 2014 ini. “Ada penurunan suara partai kami pada pileg 2014, diperkirakan kami hanya

punya wakil 4 orang dari dapil 1, dapil, dapil 2, dapil 3, dan dapil 6, sedangkan dua dapil yaitu dapil 4 dan dapil 5 tidak berhasil meraih kursi,” bebernya. Menurutnya suara partai golkar berkisar 47 ribu, dimana dapil 1 memperoleh suara kurang lebih 7400, dapil ke hal 3

Jokowi Bakal Beberkan Visi-Misi JAKARTA - Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan menyampaikan visi dan misi sebagai capres pasca pileg. Namun hal tersebut urung dilakukan oleh Jokowi. “Rencananya kan minggu ini, tapi kan sekarang libur,” jawab Jokowi saat ditanya visi dan misi oleh wartawan di kediamannya, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/4).

Rencananya visi dan misi tersebut akan disampaikan bertahap setiap pekannya. Setiap satu pekan akan ada satu tema yang disampaikan. “Saya nggak mau sampaikan sekarang, nanti takut ditiru yang lain,” kelakar dia di depan pintu rumahnya. Sebelumnya Jokowi menyatakan telah menyiapkan tim ahli yang akan memke hal 3

foto : jpnn

MUNDUR.Pengurus DPW PPP Sumatera Selatan meminta kepada ketua umum Surya Dharma Alin untuk mengundurkan diri.

SDA : Konfilk Sudah Selesai JAKARTA - Konflik internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) makin meruncing. Namun, Ketum PPP Suryadharma Ali (SDA) menyatakan, konflik sudah selesai.   “Saya tidak mau bicara soal konflik. Konflik sudah selesai,” tegas SDA usai mengantar capres dari Partai Gerindra,  Prabowo Subianto meninggalkan kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (18/4). ke hal 3

SBY Tantang KPU Gelar Debat Capres

Agar Komunikasi dengan Rakyat Bisa Berjalan Panas dan Kejang SELAMAT pagi pengasuh rubrik konsultasi yang terhormat, saya punya buah hati berusia 16 bulan. Kondisi saat ini dalam perkembangannya adalah si anak belum dapat duduk dan berjalan. Leher sedikit lemas, kadang seluruh badan kencang tapi kondisi sadar, kaki belum bisa napak masih jinjit. Motorik belum ada,tetapi komunikasi dengan orang sudah bisa. Saat umur 7 bulan anak sempat panas dan kejang kurang lebih 15 menit dan dirawat ICU selama 7 hari. Sebelum sakit kondisi anak ke hal 3

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meyakini debat calon presiden (capres) merupakan instrumen penting yang perlu dilakukan saat ini. Menuju perhelatan pemilihan presiden (pilpres) 9 Juni nanti, presiden berharap komunikasi antara rakyat dan calon pemimpinnya lima tahun mendatang bisa terjalin dengan kegiatan debat tersebut.

saatnya para capres sampaikan visi, solusi, dan kebijakan yang ditawarkan. Saatnya pula rakyat mendengar,” kata Presiden SBY dalam akun resminya di twitter kemarin (17/4). Menurut dia, ramai-ramai soal lobi-lobi politik membangun koalisi dan mencari calon wapres yang lebih mendominasi wacana publik belakangan tetap sesuatu yang penting. Namun, dia mengingatkan kalau ada hal yang lebih penting untuk pula tidak ditinggalkan. “Para capres jangan tinggalkan rakyat, berkomunikasilah,” ingatnya. foto:jpnn Karena itu, meski tidak menyebut DEBAT. Presiden SBY meminta para capres untuk mendekatkan diri pada masyarakat dengan difasilitasi oleh KPU melalui debat agar kualitas langsung institusi yang dimaksud,

“Pemilu legislatif telah usai, kini calon pemimpin dapat diketahui.

Web: magelangekspres.com,

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

CMYK

GELAR ADIPURA TERANCAM DICABUT Kudune ono perhatian serius ben iso memertahankan.

E KTP MASIH MUBAZIR Lah kok iso, piye nek ngerencanake kok ora mateng.

ke hal 3

E-mail: magelangekspres@yahoo.co.id, iklanmglekspres@gmail.com


CMYK

CMYK

MAGELANG EKSPRES

SABTU 19 APRIL 2014

MENDENGAR istilah berbagai sosial media seperti Facebook, Twitter, BBM (Blackberry Messenger), Instagram dll, jelas udah nggak asing lagi dong buat sobat Xpresi. Dari yang disebutkan tadi, tentu banyak diantara sobat Xpresi yang memiliki salah satunya, atau bahkan mungkin semuanya. Ya, social media alias media sosial merupakan salah satu dampak dari arus globalisasi sehingga banyak bermunculan berbagai macam media sosial di dunia maya. Seperti penuturan sobat Xpresi kita yang satu ini Aisyah Nabila. “Aku sih pake media sosial ya buat hiburan, update status, nge like, sama upload foto,” Tuturnya kepada tim Xpresi. berbeda lagi dengan sobat Xpresi, Rina Puji Lestari. “Kalau aku sih lebih sering pake sosmed buat cari informasi, ngobrol sama teman, supaya bisa tukar pengalaman,” Tutur cewek berkulit putih ini. Namun, dari sekian banyak kelebihan yang bisa didapatkan, baik yang bermanfaat atau pun tidak, rupanya masih ada beberapa sobat Xpresi yang “anti” dengan yang namanya media sosial. Misalnya aja sobat Xpresi kita yang satu ini, Annisa Astri Hermantyo. Sobat Xpresi yang satu ini tidak mau menggunakan media sosial lantaran takut mengganggu pelajaran, dan membuat ketagihan. “Aku nggak mau pake media sosial karena takut ganggu pelajaran, udah gitu nggak di bolehin orang tua juga. Takutnya malah ketagihan jadi mainan terus,” Jelas cewek yang akrab di sapa Nisa ini. Namun semua itu kembali kepada kita masing-masing sobat Xpresi, sah-sah aja buat menggunakan media sosial asalkan kita mampu dan dapat membentengi diri dengan iman. Sehingga kita dapat memanfaatkan sosial media dengan baik dan tidak akan di perdaya oleh arus globalisasi yang luar biasa perkembangannya di dunia maya. sosial media dapat diibaratkan seperti pisau, yang akan bermanfaat jika kita bisa memanfaatkannya namun akan sangat berbahaya jika tidak mampu menggunakannya dengan benar.(ella)

MODEL:ANDINI REZA SAFITRI SMA NEGERI 1 GRABAG

Facebook lebih bermanfaat daripada sosmed lain, “Sosmed yang aku pake itu Facebook dan Instagram. Di Facebook aku bisa dapetin informasi dari fan page bermanfaat.” Ujarnya. (mia)

SARAS Lebih memilih Twitter daripada yang lainnya, “Aku sering pake Twitter, karena sistemnya timeline, jadi update banget berita, selain itu lebih ringan buat loadingnya dibanding sosmed lain.” Ungkapnya. (mia)

TOMMY BAGUS Mengaku memiliki berbagai sosial media, “Aku pake Twitter dan Whatsapp karena banyak temen yang jadi pengguna sosmed tersebut. Selain itu, aku juga pake Instagram sebagai wadah ekspresi diri.” Tuturnya. (mia)

BAGUS AJI

CMYK

Gaptek Kalo Nggak Pake Sosmed SOSIAL media atau yang lebih dikenal dengan sosmed memang sudah menjadi kebutuhan saat ini terutama di kalangan anak muda, dari anak sekolahan sampai anak jalanan mengenal apa itu sosmed. Bisa di katakan gaptek (Gagap Teknologi) apabila jaman sekarang tidak mengenal yang namanya sosmed. Seperti salah satu sobat Xpresi yang satu ini, bernama Setiawan Nugraha, mengaku jika dirinya gila dengan yang namanya sosial media “Aku memang gila sosmed, hampir semua sosmed aku punya,” Ungkap cowok yang kerap disapa peyek ini. Menurutnya sosmed bisa menjadi media untuk bersilaturahim dan dapat mempunyai teman jarak jauh dan di sosmed ia juga bisa sharing bersama temanteman mayanya. Di sosmed Setiawan juga mengaku bisa melakukan berbagai kreasi “Ketika main sosmed aku bisa nyalurin ide krea tif aku dan bisa meningkatkan kreatifitasku dengan membuat animasi keren dan mem buat tema-tema yang lucu.” Tambahnya. Selain itu Setiawan

juga memanfaatkan sosmed sebagai media berbagi informasi kepada sesama netter (pengguna internet). Senada dengan Setiawan, Eni juga mengaku sosmed sudah menjadi kebutuhan baginya, kesehariannya tidak pernah jauh dari sosmed “Setiap ada waktu pasti aku manfaatkan untuk surfing di internet,” Terang Eni. Ketika bermain sosmed Eni mengaku bisa mendapatkan banyak manfaat dan hal-hal baru, ia bisa berteman dengan orang yang beda wilayah bahkan berbeda Negara dan bisa saling tukar informasi dan ia mengaku lebih nyaman berteman di sosmed daripada di dunia nyata “Lebih asik berteman di sosmed, bisa saling sharing dan nggak harus ketemu langsung, asik deh pokoknya,” Ujarnya sambil tersenyum. Ketika ditanya mengenai te-

12

mannya yang bisa dibilang anti dengan perkembangan jaman, Eni menganggap bahwa orang tersebut termasuk Gaptek, “Gaptek tuh orang kalo nggak mau pake sosmed, nggak ngikutin perkembangan jaman aja.” Tambahnya. Pendapat yang bertolak belakang datang dari Muhamad Rouf, baginya sosmed belum menjadi prio ritas karena menurutnya sosmed itu belum begitu bermanfaat bagi dirinya. “Memang sosmed sedang booming sa at ini namun bagiku hal itu tidak menarik karena manfaatnya nggak begitu terasa,” Ungkapnya kepada tim Xpresi. Walaupun sering dibilang gaptek oleh teman-temannya, Rouf tidak begitu menghiraukan ejekan tersebut, “Meski sering dibilang Gaptek, bagiku itu nggak masalah biarin mereka mau ngomong apa,”.(Rokhim)

S SHARE D AP AN YYANG ANG JAUH APAAT MENDEK MENDEKAATK TKAN

SOSIAL media mungkin sudah menjadi hal yang wajib diketahui oleh kawula muda seperti remaja sekarang ini. Bahkan mereka bisa mengatakan Gaptek (Gagap Teknologi) jika tidak mengetahui sosial media yang sedang nge-trend saat ini. Seperti sobat Xpresi yang satu ini, Febri Dewi adalah salah satu anak muda yang menggandrungi sosial media. Cewek yang akrab dipanggil Febri ini merupakan anggota aktif sosial media Facebook dan Instagram. “Kalo Facebook biasanya buat mencari info-info, misal fan page yang bermanfaat,” Papar cewek yang mengenakan jilbab ini. Febri juga mengaku bahwa sosial media mendekatkan jarak yang jauh. “Aku dulu tinggal di Boyolali dan sekarang di Magelang. Sosmed jadi tempat komunikasi sama tementemen di Boyolali,” Ungkap cewek manis ini. Selain karena akses sosmed yang praktis, bisa langsung berkomunikasi dua arah sehingga persaudaraan tetap terjaga. jadi jaman sekarang jarak bukanlah alasan untuk tetap bisa saling berhubungan dan bersilaturahmi.(Mia)

CMYK


CMYK

CMYK

SABTU

11

19 APRIL 2014

3

MAGELANG EKSPRES

PPSM Main Umpan Pendek Saat Hadapi Persitema MAGELANG UTARA - Strategi permainan bola-bola pendek akan menjadi jurus utama PPSM Sakti Magelang saat menghadapi tamunya Persitema Temanggung di Stadion Madya, Kota Magelang, hari ini. Dalam pertandingan lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia tersebut, selain bola pendek tim anak asuhan M Hasan direncanakan akan menerapkan umpan diagonal. Pelatih Kepala PPSM Magelang,

M Hasan mengatakan, kondisi anak asuhnya saat ini tengah pada kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mencuri poin di Stadion Manahan, melawan Persis Solo dengan skor imbang 2-2. Usai laga tersebut skuadnya langsung menggenjot latihan mulai, Kamis (14/4). ”Kami akan terapkan bola-bola pendek cepat dan umpan-umpan diagonal saat menjamu Persitema,” katanya, kemarin. Strategi itu, diharapkan dapat membongkar pertahanan calon lawannya. Ia

menyebut, permainan Pesitema sudah cukup bisa ditebak. Apalagi kekalahan telak saat melawan Persip Pekalongan dengan skor 1-3 pada laga perdana lalu, dapat menurunkan mental tim berjuluk Laskar Bambu Runcing itu. ”Kekuatan lawan sudah sedikit kita ketahui dari pantauan laga perdana mereka,” tandas Hasan. Berada di grup empat, PPSM Magelang setelah berhasil menahan Persis Solo,

kini tim berjuluk skuad Macan Tidar tersebut bertengger di posisi tiga klasemen sementara grup Divisi Utama PT Liga Indonesia. Sedangkan berada di atas PPSM adalah Persip Pekalongan dan PSIS Semarang. ”Klasemen tiga sementara tetap kita syukuri karena anak-anak sudah tampil maksimal. Meskipun targetnya, bisa meraih poin penuh kala lawan Persis kemarin,” tambahnya. ke hal 11

KOTA KITA Semangat PPSM Tim kebanggan Magelang PPSM kini tengah berlaga di Divisi Utama PSSI, banyak harapan dari warga agar tim Macan Tidar ini terus melaju ke babak final.

Saya dan teman-teman bangga dengan prestasi PPSM, semoga kemena ngan demi kemenangan bisa diraih sehingga apa yang diharapkan bisa tercapai. DYAH, SWASTA, MAGELANG.

Jika PPSM menang maka nama Magelang akan terbawa dan makin dikenal, sehingga masyara kat bisa tahu jika di kota ini ada tim sepakbola yang tangguh. (bay) ANDRY, SWASTA, MAGELANG.

foto : nur imron rosadi/magelang ekspres

KONSISTEN.Seniman wayang Ki Manteb Soedharsono menyatakan tidak akan masuk dunia politik walau banyak partai yang menawarinya untuk bergabung.

TAK TERTARIK DUNIA POLITIK MAGELANG SELATAN - Bagi dalang senior, Ki Manteb Soedharsono, dunia politik bukan hal baru. Hampir disetiap pementasan wayang kulitnya, ia selalu membawakan lakon-lakon yang menceritakan tentang kehidupan politik. Bahkan, selama puluhan tahun menjadi dalang,

dirinya sering diminta untuk pentas oleh berbagai partai politik. Namun dalang asal Sukoharjo, Jawa Tengah itu, mengaku tidak tertarik untuk terjun ke dunia tersebut. Seperti halnya dilakukan oleh sejumlah seniman yang memutuskan untuk “nyambi” menjadi po-

litikus. “Saya sering sekali diminta mendalang sama banyak partail. Saya juga punya hubungan baik dengan para petinggi parpol. Seperti bu Megawati. Tapi saya tetap jadi dalang saja,” ucap Ki Manteb ditemui sebelum pementasan wayang kulit dalam rangka HUT ke 1108 Kota Mage-

lang, di Hotel Atria, Kamis (17/4). Ia pun tidak menampik, banyak partai yang sudah menawarinya untuk duduk di berbagai jabatan politik atau sekedar menjadi kader partai tersebut. ke hal 11

Promosikan Produk Lokal KEINGINAN untuk memperkenalkan busana daerah menjadi motivasi tersendiri bagi seorang model. Terutama salah satu busana tradisional, yakni batik dianggap memiliki corak dan kekhasan unik bagi Yuni Kartika. Dia mengaku menjadi model di atas catwalk adalah pengalaman yang tak tergambarkan. Menjadi model catwalk di acara budaya daerah, juga menjadi kebanggan bagi dara berumur 19 tahun itu. Menurutnya, dunia modelling di Magelang sudah sangat berkembang. Bahkan dengan tata busana yang semakin maju, Magelang dapat dikenal di masyarakat luas. Juara I Top Model

CMYK

2010 ini menceritakan, hobinya menjadi model sudah dilakoninya sejak kelas 6 Sekolah Dasar. Ia mengaku sering mengikuti fashion show dan kontes model. ”Aku memang ingin menjadi model professional. Karena memang didukung oleh orangtua,” jelas perempuan kelahiran 18 Juni 1995 ini. Menurut Yuni, menjaga tubuh ideal menjadi prioritas. Ia mengaku rutin mengonsumsi makanan yang sehat dan mengurangi makanan yang pedas dan berminyak. ke hal 11

foto :

YUNI KARTIKA foto : wiwid arif/magelang ekspres

CMYK

In


CMYK

CMYK

SABTU 19 APRIL 2014

Dana TPAPD Mandeg Empat Bulan Khawatir Kinerja Turun

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

ANTRE. Petugas penyeleksi calon anggota Polri di Mapolres Temanggung tengah memeriksa berkas kelengkapan sebagai syarat pendaftaran.

TEMANGGUNG – Kepala dan Perangkat Desa di Kabupaten Temanggung mengeluh belum cairnya dana Tunjangan Aparat dan Perangkat Desa (TPAPD) selama empat bulan terakhir. Sebab TPAPD merupakan pendapatan andalan bagi para pengabdi masyarakat di tingkat desa ini untuk memenuhi kebutuhan sehariharinya. “Sudah empat bulan terakhir ini perangkat belum menerima dana itu. Padahal setiap hari mereka ngantor dan terus melayani masyarakat,” keluh Kepala Desa Putat, Kecamatan Bulu, Antok Darmanto, Jumat (18/4). Ia mengaku, tidak tahu alasan belum turunya dana tersebut. Biasanya dana tersebut turun se-

tiap bulan sekali. Namun, sampai saat ini belum dapat dicairkan. “Kalau biasanya turunnya lancar. Tiap bulan pasti ditransfer lewat rekening desa,” ujarnya. Ia berharap, agar setelah mandeg empat bulan anggaran segera diturunkan. Sebab tidak semua perangkat desa mempunyai pendapatan lainnya. “Kasihan perangkat desa yang tidak mempunyai pendapatan lain selain mengandalkan pendapatan dari TPAPD. Kalau dana ini belum turun saya takut bisa mempengaruhi kinerja dari perangkat,” katanya. Padahal, peraturan yang adan mengharuskan TPAPD untuk dicairkan setiap bulan. Pihaknya mengusulkan agar TPAPD direalisasikan sebagaike hal 11

Pendaftaran Polisi Tanpa Rupiah Butuh 7.000 Polwan, 10.075 Brigadir Polri TEMANGGUNG – Kapolres Temanggung Dwi Indra Maulana dengan tegas mengatakan, penerimaan Brigadir Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak dipunggut

biaya sepeserpun. Pendaftaran bisa dilakukan di Mapolres Temanggung. “Tidak dipunggut biaya serupiahpun. Calon pendaftar bisa langsung mengunjungi website pendaftaran atau datang langsung ke Mapolres Temanggung,” katanya, kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya akan transparan dalam perekrutan tersebut dan menghimbau kepada warga masyarakat agar jangan mempercayai akan adanya calo atau oknum yang mengaku bisa memasukan menjadi anggota Polri. “Kami menghimbau kepada semua warga masyarakat agar jangan

percaya tentang calo yang menjanjikan bisa memuluskan menjadi anggota Polri. Karena kita bersifat transparan dan terbuka,”ujarnya. Dikatakan, proses pendaftaran sendiri meliputi berbagai tahapan seleksi, di antara seleksi fisik yang meliputi pemeriksaan kesehatan, ke hal 11

PKK Kedu Melaju Tingkat Bakorwil II

PERTANIAN Petani Kwadungan Bersiap Tanam Tembakau KLEDUNG - Petani Desa Kwadungan Gundul, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung sudah bersiap-siap untuk menanam tembakau di tahun ini. Jumlahnya ada sekitar 400 kepala keluarga. “Akhir bulan ini kami akan bersiap menanam tembakau di lahan-lahan yang ada. Ini telah menjadi rutinitas para petani di sini,” kata Kepala Desa Kwadungan Gunung, Slamet Gombol, kemarin. Meski menurutnya, saat ini cuaca tengah ekstrim hujan dan panas silih berganti. Hal ini sangat tidak baik untuk pertumbuhan dan kualitas tanaman tembakau. Namun mereka akan tetap mulai musim tanam. Dari data yang ada, dari tahun ke tahun harga tembakau sendiri mengalami penurunan harga di level harga tertinggi yakni berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu. “Sekarang yang mencapai harga Rp 100 ribu per kilo sudah jarang. Kalaupun ada, paling hanya beberapa petak lahan dari sekian banyak petani yang menanam. Meski kualitas tembakau Temanggung akhir-akhir ini mengalami penurunan juga. Tapi masih menjadi jujugan pabrik-pabrik besar. Kualitas tembakau daerah sini tetap diperhitungkan,” urainya lagi.

Harga Kubis Melorot

ke hal 11

kum (Kadarkum) tingkat Bakorwil II di Magelang pada 20 Mei TEMANGGUNG – TP PKK Ke- 2014. Karena berhasil menjuacamatan Kedu berhak mewakili rai perlombaan yang sama di tiKabupaten Temanggung pada ngkat kabupaten. Setelah melalui babak penyisihan perlombaan Keluarga Sadar Hupada hari pertanggal 15 Nilai Lomba Kadarkum Babak Final tama April 2014, TP PKK Kecama1. PKK Kedu 300 tan Kedu akhir2. PKK Kranggan 190 nya menjadi juara satu da3. PKK Bansari 80 lam lomba Kadarkum tingkat 4. PKK Parakan 60 Kabupaten Te-

Lomba Kadarkum

foto: rizal ifan/temanggung ekspres

manggung. Penyisihan hari pertama dikuti dari Kecamatan Ngadirejo, Tlogomulyo, Jumo, Bulu, dan Kedu untuk kelompok satu, yang kemudian dijuarai Kecamatan Kedu dengan total nilai 510. Sedangkan untuk Kelompok dua dari Kecamatan Pringsurat, Wonoboyo, Bejen, Bansari dan Candiroto dengan juara regu dari Kecamatan Bansari dengan total nilai 580. Masing-masing juara pada penyisihan hari pertama akan maju ke babak final yang akan bertemu juara pada penyisihan

TAK SESUAI. Para pedagang masih tampak beraktifitas meski telah melewati batas waktu dalam aturan di Pasar Agro atas Kranggan.

ke hal 11

ke hal 11

Pasar Agro Hanya Berlaku Pagi KRANGGAN – Meski telah ditetapkan aturan jam berdagang, namun banyak pedagang di Pasar Agro di bagian atas tampak melalukan pelanggaran atas ketentuan tersebut. Dalam papan aturan jam berdagang yang tertempel di pintu gerbang, terlihat jam operasional pasar yang awalnya merupakan

tempat bongkar muat ini adalah pukul 3.00-8.00 WIB. Namun, saat Temanggung Ekspres menyambangi lokasi tersebut, Jumat (18/4) pada pukul 11.10 WIB, aktifitas masih tampak berjalan. Baik para pedagang ataupun pembeli masih lalu lalang di sekitar pasar.

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

HADIAH. Ketua TP-PKK Kabupaten Temanggung Hatimah Bambang Sukarno memberikan hadiah pada juara pertama Kadarkum.

Baru PDIP Laporkan Dana Kampanye TEMANGGUNG – Dari 12 laporan dana kampanye mepartai politik (parpol) yang ikut reka,” kata Komisioner KPU dalam perhelatan pesta demokTemanggung Yami Blumut, rasi Pileg 2014, hingga kemarin kemarin (18/4) baru PDIP yang menyeIa menyebutkan, parpol yang rahkan laporan dana kampanye sudah melakukan konsultasi ke KPU Temanggung. ke KPU antara lain, Partai HaSedangkan partai lainnya nura, Golkar, Gerindra dan baru melakukan konsultasi PKB. Sedangkan partai lainpembuatan laporan akhir danya hingga saat ini belum juga na kampanye. menyerahkan dan melakukan YAMI BLUMUT “Baru satu, partai lainnya konsultasi. baru konsultasi. Kemungkinan dalam waktu “Kami akan berikan yang terbaik, jika medekat ini semua parpol sudah menyerahkan ke hal 11 Iklan dan Pemasaran : Jl. Gerilya Lingkungan Bebengan RT 4 RW 5, Kertosari, Temanggung Telp: (0293) 5526271

Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres


(1,1) -1- WONOSOBO EKSPRES.indd 4/18/2014 11:13:20 PM

CMYK

SABTU 19 APRIL 2014

RSUD

HAN Kecamatan Kertek Meriah

Siap Tangani Penderita Thalassaemia WONOSOBO - Setelah terbentuknya perhimpunan orang tua penderita thalassaemia Indonesia (POPTI) Cabang Wonosobo pada medio Maret 2014 lalu, kini pengobatan penyakit thalassaemia dapat dilakukan di RSUD Setjonegoro. Adanya POPTI tersebut, sekaligus juga akan meringankan beban orang tua yang anaknya menderita penyakit kelainan darah tersebut. Hal ini tak lepas dari peran pemerintah pusat, yang menjamin pengobatan para penderita thalassaemia sepanjang hidupnya, melalui POPTI daerah. Demikian disampaikan Direktur RSUD Setjonegoro, dr Okie Hapsoro MKes, melalui rilis tertulis, Kamis (17/4) .

KERTEK - Dalam rangka memperingati HAN (Hari Anak Nasional) sekaligus menyambut Hari Kartini, ratusan anak PAUD se-Kecamatan Kertek berkumpul untuk mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh HIMPAUD (Himpunan Penyelenggara Anak Usia Dini) di gedung PKK Desa Krakal Santren Kertek. Raut wajah dan gerak-gerik anak-anak PAUD terlihat sangat antusias dan gembira, bukan hanya ke hal 15

CERIA. Sejumlah siswa PAUD di Kecamatan Kretek berkumpul dalam rangka Hari Anak Nasional yang digabungkan dengan Kartinian.

ke hal 15

TANAMAN

foto-foto: susy pym/ wonosobo ekspres

foto: jamil/wonosobo ekspres

PENYAKIT TUMOR. Tanaman pohon albasia terserang hama penyakit karat tumor, yang menyebabkan batang dan ranting pohon mengalami kerusakan.

Pohon Albasia Diserang Tumor WONOSOBO - Ratusan pohon albasia petani di Mojotengah dan Watumalang terserang penyakit karat tumor. Tanaman keras yang terserang penyakit karat tumor menyebabkan batang dan ranting pohon mengalami kerusakan. ke hal 15

KODIM 0707

Potensi Konflik Internal Partai MENGUAT Jelang Pleno KPU

WONOSOBO - Pemilu legislatif 2014 teryata menyimpan potensi konflik di internal partai, diataranya konflik antar caleg yang memiliki suara yang diprediksi terpaut tipis. Saling serang dalam bentuk laporan ke panwas dan juga klaim memperoleh suara terbanyak menjadi fenomena yang kerap terjadi. Percikan bara api konflik tersebut sudah mulai nampak di hampir semua partai, dan semua dapil. Dari informasi

yang berhasil himpun wonosobo ekspres dari berbagai sumber mennyebutkan konflik di dapil 2 wonosobo caleg demokrat, Chamdan dan Darmono bersaing dalam perolehan suara, dan saling klaim menang. Di dapil 3 Wonosobo, klaim suara terbanyak antara Kethut dan Amin Suwarno dari caleg Golkar menguat. Terkait dengan hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Heru Irianto mengatakan, tidak ada konflik antarcaleg, bahwa berdasarkan perhitungan partai dan hasil pleno

di masing-masing kecamatan Amin Suwarno lebih unggul. Di dapil 4 Wonosobo potensi konflik antar caleg muncul di tubuh Partai Hanura, antara Miftah Dan Fata Zaki, keduanya saling klaim mengantongi suara terbnayak, bahkan Miftah sudah melaporkan kasus politik uang yang diduga dilakukan rival satu partainya itu ke Panwaskab. Sementara itu, di dapil 5 Wonosobo, dua caleg moncong putih dikabarkan nyaris bentrok karena saling klaim jumlah peroleke hal 15

Jakilun Gabung Komunitas Green City foto: susy pym/wonosobo ekspres

DICEK.Agar mampu beroperasi secara maksimal jajaran Kodim 0707/Wonosobo melakukan pengcekan kendaraan dinas di Makodim.

Kodim 0707 Cek Motor Dinas

WONOSOBO - Salah satu pendukung mobilitas personil perlu adanya kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang baik. Kedua alat tranpsortasi tersebut sudah selayaknya mendapatkan perawatan secara maksimal agar bisa difungsikan dan tahan lama. Untuk itu perlu adanya pengecekan dan pemeriksaan kendaraan secara rutin agar dapat dipergunakan dengan aman tanpa hambatan. Seperti yang dilakukan oleh jajaran Kodim 0707/ Wonosobo. Sebanyak 30 buah motor diperiksa kondisi dan keadaannya. ke hal 15

WONOSOBO- Memperingati Hari Bumi 2014, komunitas Jakilun ( jalan kaki alun-alun ) menunjukkan komitmen untuk mendukung terwujudnya Wonosobo Kota Hijau. Bersama komunitas green city Pemkab Wonosobo, mereka turut menghijaukan Taman Kartini dengan menanam sebatang pohon flamboyan, Kamis (17/4). Penanaman tersebut sekaligus menandai keterlibatan jakilun dalam upaya merealisasikan cita-cita menjadikan Wonosobo sebagai Kota Hijau (Green City). Ketua Jakilun Wonosobo Widodo mengatakan, komunitasnya memang memiliki aktivitas rutin harian maupun mingguan di seputar alun-alun kota Wonosobo. Selain sebagai upaya menjaga kesehatan dengan jalan sehat, perkumpulan mereka juga masih aktif berdiskusi men-

WONOSOBO – Bulan dana PMI di Kabupaten Wonosobo menargetkan perolehan dana Rp. 800 juta pada tahun 2014. Potensi pendapatan akan diperoleh dari siswa dan pelajar mulai SD sampai mahasiswa perguruan tinggi, PNS melalui mekanisme potong gaji, serta sektor jasa dan pengusaha, hingga lembaga BUMN-BUMD dan swasta. Bulan Dana PMI Kabupaten Wonosobo tahun 2014, yang dimulai 8 April dan berlangsung selama tiga bulan hingga 8 Juli mendatang akan diketuai oleh Wakil Bupati

Wonosobo, Maya Rosida. Sekretaris Daerah, Eko Sutrisno Wibowo mengatakan, sebagaimana tradisi di tahun-tahun sebelumnya, bulan dana PMI di Kabupaten Wonosobo senantiasa mencapai target yang ditetapkan. Tahun 2012, dari target yang dicanangkan sebesar Rp.500 Juta, PMI mendapat realisasi dana sebesar Rp.600 Juta, sedang tahun lalu dari target Rp. 600 juta bisa terealisasi Rp. 619 juta. Karena itulah, tahun 2014, pihaknya menetapkan target sebesar Rp. 800 Juta. ke hal 15

Fokus k Pemberdayaan b d Perempuan

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

KERJA SAMA. Komunitas Jakilun ( jalan kaki alun-alun ) menunjukkan komitmen untuk mendukung terwujudnya Wonosobo Kota Hijau dengan menanam sebatang pohon flamboyan, Kamis (17/4) di taman kartini.

genai berbagai hal, termasuk lingkungan. “ Dengan adanya ajakan dari Pemkab Wonosobo untuk

berkontribusi aktif dalam penataan ruang terbuka di seputar alun-alun, kami siap untuk tuke hal 15

KPPS Baru, Warga Heran Nyoblos Dua Kali

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

Bulan Dana PMI Targetkan Rp 800 Juta

H Sholeh Rosyadi

Melongok Pemilu Ulang di TPS13 Dusun Grenjeng Desa Kalikarung Kalibawang

REKAP DATA. KPU Wonosobo merealisasikan pemungutan suara ulang di TPS 13 dusun genjeng desa kalikarung kecamatan kalibawang kemarin ( 17/3).

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

BULAN DANA. Bupati Wonosobo Kholiq Arif menyerahkan kupon PMI secara simbolis kepada camat wonosobo menandai dimulainya bulan dana PMI tahun 2014.

KPU Wonosobo benarbenar merealisasikan pemungutan suara ulang di TPS 13 dusun genjeng desa kalikarung kecamatan kalibawang kemarin ( 17/3) . TPS “ angker” yang menjadi sorotan publik di Wonosobo lantaran di duga banyak ditemukan kecurangan dalam pilihan legislatif 9 April lalu. Namun apa yang dibayangkan bahwa tempat tersebut akan diwarnai keramaian sama sekali tidak terbukti bahkan masyrakat setem-

pat merasa heran, kenapa ada coblosan lagi. AGUS S, Kalibawang SEBUAH lorong jalan rolak batu dengan lebar 4 meter di pintu masuk Dusun Grenjeng Desa Kalikarung di tutup tratag warna biru cukup besar terpasang rapi. Dari jauh sekilas nampak seperti ada acara hajatan atau duka cita, namun setelah di dekati ternyata sejulah petugas penyelenggaran pemilu tampak sibuk mengitung suara. Selembar kertas HVS dipasang di tiang tenda bertuliskan pemungutan suara ulang TPS 13 Dusun Grenjeng Desa Kalikarung Kecamatan Kalibawang.

H SHOLEH ROSYADI, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Wonosobo asal Jaraksari, Kecamatan Wonosobo yang berpeluang menduduki kursi dewan. Sholeh yang berhasil memeroleh suara sekitar 5300 di daerah pemilihan (dapil) I (Selomerto, Wonosobo) berencana untuk fokus pada kebijakaan pemberdayaan perempuan. Hal itu, mengingat selama ini dalam penanganan pemberdayaan perempuan masih kurang fokus. Padahal, perempuan memiliki peran yang strategis, baik di keluarga maupun di masyarakat, “Rencananya penguatan kebutuhan dan pemberdayaan perempuan, karena perempuan memiliki peran yang strategis baik di keluarga maupun dimasyarakat,” Jelas H. Sholeh Kepada Wonosobo Ekspres di rumahnya, kemarin. Disebutkan dia, untuk menyuksesk a n kebijakan pemberdayaan perempuan tersebut perlu dilakukan dengan pelatihan-pelatihan. Pasca diberi pelatihan kemudian diberi model untuk ke hal 15

ke hal 15 Iklan dan Pemasaran: Jl. S Parman No 53 Prajuritan Bawah,Wonosobo. Telp. 0286 323632


(1,1) -1- PURWOREJO.indd 18/04/2014 22:52:43

HARIAN PURWOREJO Korane Wong Purworejo

SABTU 19 APRIL 2014

LIBURAN Pantai Jatimalang Dibanjiri Wisatawan PURWODADI - Libur Paskah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama sanak keluarga. Hal itu terlihat dari ramainya obyek wisata yang selalu dipadati pengunjung saat libur. Dari pantauan Harian Purworejo di Pantai Jatimalang Kecamatan Purwodadi, sejak pagi sejumlah kendaraan bernomor polisi Purworejo dan sekitarnya telihat memasuki kawasan pantai. Umi Ema Habibah (21) seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Wonosobo warga Kecamatan Kaliwiro mengaku ia besama sejumlah rekan mahasiswa sengaja berkunjung obyek wisata tersebut mengisi waktu liburan paskah. Baginya, waktu liburan kali ini cukup panjang karena pada hari Sabtu ia tidak ada jadwal kuliah. “Kami datang bersama rombongan sejak Kamis (17/4) sore dan bermalam di sini untuk camping hingga keesokan harinya. Setelah itu baru pulang ke rumah untuk liburan bersama keluarga hingga Minggu sore,” ucap Ema, Jumat (18/4) pagi. Menurut Ema, suasana Pantai Jatimalang kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Yang paling menonjol adalah keadaan pantai semakin kelihatan bersih. Sehingga wisatawan menjadi betah menikmati indahnya panorama pantai selatan tersebut. “Saya termasuk sering berkunjung ke Jatimalang ini. Namun sudah lama sekali saya tidak kesini. Terakhir ke sini sekitar setengah bulan yang lalu. Namun saat itu pantai kelihatan kotor tidak seperti sekarang ini,” tandasnya. Sementara itu, Warso, Kepala Dusun Jatimalang Warso yang kebetulan memiliki warung makan sea food mengungkapkan jika libur memang tingkat kunjungan wisatawan ke Obyek wisata Jatimalang ini meningkat hingga 100 persen dibanding hari-hari biasa. “Jika hari biasa pengunjung hanya didominasi wisatawan lokal. Namun kalau liburan seperti sekarang ini banyak juga yang berasal dari luar daerah. Terlebih liburan ini jatuh pada hari Jumat, jadi PNS yang masuk kerja lima hari, liburnya menjadi panjang sehingga banyak yang memanfaatkannya untuk berlibur ke Pantai bersama keluarga” tandasnya. (mg4)

Eceran Rp 2.000

GTT-PTT Tagih Janji Ganjar Tuntut Dijadikan PNS

PURWOREJO - Ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Purworejo yang tidak masuk dalam kelompok Kategori 1 (K1) dan Kategori 2 (K2) sepakat akan menagih janji Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Orang nomor satu di Jawa Tengah ini dituntut menuntaskan seluruh tenaga honorer angkatan TMT 2005-2014 menjadi PNS tanpa tes, baik pengajar di SD, SMP hingga SMA sederajat. Hal tersebut disampaikan Ketua FK GTT-PTT Jawa Tengah Emir Toberlan SPd dalam acara Musyawarah Akbar Reformasi Sistem Perjuangan Honorer Indonesia Menggunakan Sistem terpadu bersama PGRI di Gedung PGRI Purworejo, Jumat (18/4). “Kami menagih janji Ganjar Pranowo saat kampanye pencalonan Gubernur tahun lalu. Kami juga mendesak BKD untuk mendata ulang, Validasi Non K1 dan K2 sesegara mungkin, agar GTT dan PTT bisa terselesaikan menjadi PNS seperti yang berlaku pada K1 dan K2,” ucap Emir Toberlan. Dikatakan Emir, janji Ganjar Pranowo sebagai putra daerah yang telah berhasil menjadi Gubernur Jawa tengah, untuk membantu Honorer menjadi PNS harus dibuktikan secara nyata.

“Kita sudah lama ingin duduk satu meja bersama Ganjar Pranowo, BKD, dan DPD. Namun hingga kini keinginan itu belum bisa terwujud,” lanjutnya. Lebih lanjut disampaikan, untuk mengakomodir kepentingan dan menyatukan tenaga honorer non kategori, sangat dibutuhkan suatu sistem perjuangan baru yang mampu membangun kolektifitas perjuangan honorer, yaitu dengan membentuk tim kerja prima dengan sistem terpadu. “Tim kerja ini nantinya yang akan melakukan perjuangan, komunikasi birokrasi, politis secara aktif bersama PGRI yang menjadi wakil non kategori dalam usaha memperjuangkan pengakuan organisasi,” jelasnya. Dikatakan Emir, sangat ironis jika dalam APBN telah digulirkan anggaran 20 persen untuk pendidikan, tetapi masalah honorer tak tertuntaskan. Bahkan hingga terjadi gejolak manipulasi data dilapangan. “GTT juga merupakan anak bangsa yang turut ikut mencerdaskan bangsa, yang seharusnya juga layak untuk diperjuangkan nasib kesejahteraannya,” ungkapnya. Saat ini jumlah GTT dan PTT di Kabupaten Purworejo masih berjumlah di atas 1000 orang. Variasi rata- rata sudah mengabdi 2-10 tahun dan tidak masuk dalam Kelompok Kategori,

foto: eko sutopo/harian purworejo

MUSYAWARAH. GTT-PTT Purworejo Jawa Tengah mengadakan musyawarah akbar di Gedung PGRI Purworejo, Jumat (18/4).

sedangkan mereka hanya mendapat upah 75- 150 ribu per bulannya. “Sungguh memprihatinkan, banyak guru yang nyambi jadi tukang ojek, tukang pijet dan lain- lain karena minimnya kesejahteraan dari pemerintah” pungkasnya. Heru Wuryanto, PTT yang bekerja  sebagai staf TU di SMA N 10 Purworejo, mengaku telah lebih dari 9 tahun mengabdi di sekolah itu. Namun

dirinya juga tak masuk dalam kategori CPNS. “Survai di lapangan di SMA 10 hanya ada 3 PNS TU, artinya masih kekurangan. Saya berharap orangorang seperti saya bisa diikutsertakan seperti teman- teman lain yang masuk dalam Kategori, intinya ada perhatian serius dari pemerintah, agar kita juga turut bisa menjadi PNS secra bertahap,”harapnya. (cr2)

DISKUSI Peraturan Pendukung SPPA Belum Memadai PURWOREJO – Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) yang tertuang dalam UU Nomor 11 Tahun 2012 belum memiliki kelengkapan peraturan pendukungnya. Padahal, UU tersebut akan segera diberlakukan 31 Juli 2014. Hal itu terungkap dalam acara diskusi menyongsong diberlakukannya UU No 11 Tahun 2012 tentang SPPA yang digelar Lembaga Pengabdian Hukum Yaphi Surakarta, di Aula Balai Rehabilitasi Sosial Wiloso Muda Mudi Purworejo, kemarin. Sebagai narasumbernya, yakni Putu Elvina (komisioner KPAI Bidang ABH), Endi Nurinda Putra (Hakim Pengadilan Negeri Purworejo), dan Iptu Gunardi Tejamurti SH (Kaorbinorp Reskrim Polres Purworejo) Ketua Penyelenggara, Elisabet Yulianti Raharjo mengatakan, SPPA sebagai pengganti UU No 33 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak memerlukan lembaga-lembaga khusus untuk mendukungnya. Menurutnya, diperlukan adanya Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) saat anak dalam proses persidangan dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Elisabet menambahkan, kendala yang masih dihadapi dalam pemberlakuan SPPA yakni belum adanya kelengkapan peraturan yang mengatur secara teknis, antara lain  PP serta SK menteri Hukum dan HAM. “Meski demikian, masyarakat dan penegak hukum harus tetap berperan aktif untuk menyongsong diberlakukannya undang-undang tersebut,” imbuhnya. Endi Nurindra Putra, dalam paparannya menuturkan, substansi yang paling mendasar dalam SPPA adalah pengaturan secara tegas mengenai keadilan restoratif dan diversi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari dan menjauhkan anak dari proses peradilan. Sehingga dapat menghindari stigmasi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. “Dengan demikian diharapkan anak dapat kembali ke dalam lingkungan sosial secara wajar,” jelasnya. Berkaitan dengan kesiapan penegak hukum, Iptu Gunardi menuturkan kesiapannya dalam menyongsong SPPA. Dalam hal ini, pihaknya telah menyiapkan unit khusus di Polres Purworejo yakni unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). “Polri sebagai penegak hukum akan betul-betul menyiapkan pemberlakuaan SPPA. Sebagai contoh, kami telah membentuk unit khusus PPA, meskipun dengan infrastruktur yang belum sempurna,” jelasnya. Dikatakan Gunardi, pihaknya mengaku cukup terkendala akibat belum adanya kelengkapan peraturan pendukung SPPA. (cr2)

foto: lukman hakim/harian purworejo

AKSI DAMAI. Salah satu kader PMII sedang menyampaikan sambutan dalam Aksi Damai doa untuk anggota dewan yang baru saja terpilih.

PMII akan Kirim Petisi ke Caleg Terpilih PURWOREJO - Mayoritas calon legislatif (caleg) yang mendapat suara dan jadi anggota dewan pada Pileg 2014 ini disinyalir melakukan money politik. Keadaan tersebut tentunya menjadi penyebab terpilihnya wakil rakyat yang korup. Hal itu disampaikan sejumlah aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari empat cabang, Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Temanggung dan Magelang yang tergabung dalam region PMII Danyang Sumbing. Mereka melakukan aksi damai do’a bersama untuk anggota DPRD yang nantinya akan

duduk sebagai wakil rakyat periode 2014-2019, di depan Kantor DPRD Kabupaten Purworejo, Kamis (17/4) malam. Dalam aksi tersebut, ratusan kader PMII berkumpul di trotoar jalan protokol depan Gedung DPRD. Tepat di depan plang DPRD mereka membentuk barisan melingkar sementara di tengah-tengah barisan itu dinyalakan 54 buah lilin dan tumpeng. “Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) PMII yang ke 54. Sebelumnya juga dilaksanakan ziarah kemakam Ulama di Purworejo, dilanjut-

sebagai lokasi pengadilan. Berjarak sekitar 500 meter dari Gereja St Fransiskus Xaverius yang dijadikan sebagai Bukit Golgota, kegiatan itu dipimpin oleh Frater Adri MSc dari Paroki Purworejo. Panji Theo Nugroho, Ketua Mudika St Fransiskus Xaverius mengatakan bersama anggotanya, dirinya melakukan latihan untuk memvisualisasikan rangkaian Paskah itu selama hampir dua minggu. Setiap malam, mereka selalu berlatih di gereja yang berada di Desa Kemanukan, Bagelen, Purworejo itu. Kepala Stasi Kemaukan, Yulius Sumarmo mengatakan tujuan dari Tablo Hidup itu sebagai pesan kepada generasi muda untuk bisa merasakan bagaimana menderitanya orang yang disiksa dan dianiaya. “Tampak dalam perjalanan, Yesus itu selalu disiksa hingga mencapai Bukit Golgota dan disalib disana,” ujar Sumarmo. (mg4)

dari aktifis mahasiswa kami khawatir rakyat akan semakin sengsara,” tandasnya. Dalam aksi ini, sambung Arifin, pihaknya juga mengeluarkan petisi yang berisi empat poin tuntutan serta komitmen PMII se Danyang Sumbing untuk mengawal perjalanan tugas anggota dewan hingga lima tahun mendatang. “Empat poin petisi tersebut berisi, tuntutan DPRD untuk bekerja secara maksimal bagi masyarakat, tuntutan agar produk-produk DPRD harus pro rakyat, menetang segala bentuk tindakan Korupsi Kolusi dan Nepotisme serta

komitmen PMII untuk mengawal DPRD selama lima tahun,” tandasnya. Lebih lanjut Arifin mengatakan, petisi yang telah ditandatangani empat pimpinan cabang tersebut nantinya akan diserahkan kepada Anggota Dewan periode 2014-2019 usai mereka dilantik. Sementara itu, Saman selaku Ketua Cabang PMII Kabupaten Wonosobo dalam orasinya mengatakan, komitmen PMII untuk mengawal birokrasi tersebut merupakan ruh perjuangan dan komitmen sebagai pergerakan sebagai wujud kesetiaan terhadap rakyat. (mg4)

Jalan Raya Berlubang Ditanami Pohon Pisang

Sumarmo: Yesus Itu Selalu Disiksa PURWOREJO - Umat Gereja Katholik St Fransiskus Xaverius Kemanukan, Bagelen yang masuk Paroki Santa Perawan Maria Purworejo menggelar peringatan Jumat Agung, Jumat (18/4). Jumat Agung merupakan rangkaian Paskah yang menceritakan proses wafatnya Yesus Kristus selama ini hanya dilakukan dengan Jalan Salib. Namun untuk tahun ini hal itu divisualisasikan dengan prosesi penyaliban yang dikenal dengan nama Tablo Hidup. Ini menjadi kali pertama oleh Muda-Mudi Katholik (Mudika) St Fransiskus Xaverius. Gereja itu diresmikan oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Purworejo, Rm RD Paulus Sigit Pramudji Pr pada tahun 1995. Kurang lebih seratus jemaat dengan khusyuk mengiringi perjalanan Yesus yang diperankan oleh Antonius Teguh Wibowo dari rumah Kepala Stasi Kemanukan, Yulius Sumarmo yang diibaratkan

kan dengan aksi ini dan puncaknya refleksi Harlah di Pantai Jatimalang,” terang Koordinator Aksi, Muhamad Arifin. Arifin menambahkan, aksi di depan gedung DPRD ini dilandasi atas keprihatinan mahasiswa terhadap maraknya politik uang yang terjadi pada Pileg. Menurutnya, hampir seluruh Caleg menggunakan uang untuk membeli suara agar menang dalam Pileg lalu. “Ini sangat memperihatinkan, karena politik transaksional itu akan membuka kran korupsi bagi anggota dewan yang terpilih. Jika keadaan ini dibiarkan tanpa ada pengawalan

Purworejo Jogjakarta

foto: lukman hakim/harian purworejo

KHUSUK. Sejumlah Muda-Mudi Katholik (Mudika) St Fransiskus Xaverius saat memvisualisasikan penyaliban Yesus kristus dalam peringatan Jumat Agung.

BAGELEN - Ruas Jalan Raya Purworejo-Jogyakarta, tepatnya di utara Jembatan Bogowonto, Desa/Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan yang hampir memakan separuh jalan ini menimbulkan lubang dalam. Pantauan di lapangan, warga setempat memasang tanda peringatan dengan menanam pohon pisang untuk mengantisipasi kecelakaan. Namun demikian, upaya itu seakan sia-sia karena tanda peringatan itu selalu rusak tertabrak kendaraan. Sarwono (38), salah satu

warga setempat mengatakan, kerusakan jalan itu sudah berlangsung cukup lama. Mulanya lubang jalan akibat berukuran kecil. Namun, lambanya penanganan membuat lubang itu lama kelamaan kian melebar. Banyaknya jumlah kendaraan yang melintas semakin memperparah kerusakan jalan. “Jalan ini merupakan jalan utama penghubung kabupaten. Jadinya kendaraan yang melintas sangat banyak. Mulai dari pagi hari hingga malam tidak pernah berhenti,” ucapnya, kemarin (18/4). Sarwono menjelaskan, kerusakan jalan itu mendesak diperbaiki. Pasalnya, sudah banyak kendaraan yang menjadi korban. Mereka umumnya pengendara sepeda motor

yang terjatuh saat roda kendaraanya terperosok ke dalam lubang jalan tersebut. “Lubang itu sering membuat pengendara sepeda motor terjatuh. Seringnya terjadi saat malam hari, mungkin mereka tidak tau ada lubang sebesar itu ditengah jalan,” ucapnya. Sidiq (30), warga lainnya menyayangkan lambanya perbaikan kerusakan jalan itu. “Kalau saja cepat ditangani tidak mungkin kerusakannya bertambah parah,” ucapnya. Sebagian besar warga berharap, kerusakan jalan itu bisa segera diperbaiki sehingga tidak membuat celaka pengguna jalan. “Kasihan pengguna jalan kalau kerusakannya tidak segera diperbaiki,” tandasnya. (cr2)

Iklan dan Pemasaran: Jl. Kolonel Sugiyono No.94 Purworejo Telp: (0275) 322594

Magelang ekspres edisi 19 april 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you