Page 1

CMYK

CMYK

SELASA 11 MARET 2014

Andi Mallarangeng Diancam 20 Tahun Penjara

EKSEPSI. Terdakwa kasus dugaan korupsi Proyek Hambalang Andi Mallarangeng berkonsultasi dengan penasehat hukumnya sesaat setelah pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum.

JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng akhirnya duduk di persidangan sebagai terdakwa. Pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (10/3), Andi didakwa melakukan atau turut serta korupsi proyek pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Andi selaku Menpora eri Pemuda dan Olahraga bersama-sama dengan Deddy Kusdinar, Teuku Bagus Mokhamad Noor, Machfud Suroso, Wafid Muharam, Andi Zulkarnain ke hal 3

foto:jpnn

Sekat Masih Belum Beres dari pasar penampungan di Magersari, Magelang Selatan. Koordinator Perwakilan Pedagang Rejowinangun Magelang (PPRM) Nasirudin Hadi mengatakan, dari 460 pedagang yang meminta jasa pemasangan sekat jenis folding darinya, baru sekitar 90 sekat saja yang sudah selesai. Selain itu, ratusan para pedagang yang memesan folding ini, rata-rata juga baru membayarkan uang muka saja. Untuk mendapatkan kunci

Pindahan Pedagang Terhambat MAGELANG - Proses penyekatan Pasar Rejowinangun yang belum sepenuhnya tuntas dibangun menjadi kendala bagi para pedagang. Hingga saat ini, pedagang yang menjadi korban kebakaran pada tahun 2008 silam itu, belum dapat berpindah

pintu los, para pedagang disyaratkan melunasi biaya yang dipatok Rp5 juta. Sebab, khusus jasa folding dirinya tidak memberikan kebijakan kredit kepada pedagang. ”Kami masih ngejar-ngejar pihak ketiga yang membuat sekat supaya cepat diselesaikan karena Rabu (12/3) nanti rencananya los-los sudah mau dipindahkan dari pasar penampungan. Harapan saya, jadwal itu bisa dituruti ke hal 3

Warga Tutup Akses Jalan Penambangan mengungkapkan, warga terpaksa melakukan aksi tersebut karena pengoperasian alat berat untuk menambang pasir di kawasan sekitar sangat merugikan warga.”Alat berat membuat penambangan manual resah karena tersisih. Tidak hanya merusak lingkungan, alat berat juga membuat penghasilan para penambang manual berkurang,” kata Sutriyono. Berdasarkan informasi warga, sejak beberapa waktu yang lalu,

Tolak Alat Berat Beroperasi SRUMBUNG - Penambangan menggunakan alat berat kembali menuai protes dari warga masyarakat. Senin (10/3), puluhan warga yang juga berprofesi sebagai penambang manual menutup akses jalan menuju kawasan Bego Pendem di Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung. Koordinator aksi, Sutriyono

ke hal 3

Angka Golput Diprediksi Meningkat

SEMENTARA ITU Gempa, Gunung Slamet Masuk Level Waspada JAKARTA - Aktivitas gempa di Gunung Slamet terus meningkat. Karenanya status gunung itu pun naik. Gunung Slamet kini di level waspada. ”Sejak tanggal 10 Maret pukul 21.00 WIB status aktivitas G. Slamet dinaikkan dari level ke hal 3

Terry Putri Betah Menjanda DUA tahun sudah Terry Putri menjanda. Sepertinya, perempuan kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 1 Desember 1979 itu belum bisa move on dari Rully Johan. Buktinya, dia belum menggandeng pria lain yang diakui pacar, terlebih calon suami. Terry membantah belum bisa melupakan mantan ke hal 3 foto:ist

JAKARTA – kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mensinyalir partisipasi pemilih pemula pada pemilihan umum (Pemilu) April 2014 tidak akan menggunakan hak suaranya atau Golput. Diperkirakan Golput pada pesta rakyat kali ini akan meningkat. Berdasarkan data Kominfo jumlah pemilih pemula di Indonesia mencapai 52 juta orang. Ini terdiri atas anak-anak berusia 17 tahun ke atas, kaum difabel, masyarakat marginal dan pensiunan TNI. Jika kelompok

masyarakat ini bersikap apatis terhadap Pemilu dikhawatirkan akan menambah angka Golput yang terus meningkat. Mantan Putri Ayu Indonesia tahun 1993 Nonny Chirilda menilai banyaknya anak muda yang tidak menggunakan hak suaranya karena di Indonesia pembelajaran mengenai politik tidak masuk dalam pendidikan sekolah. “Jika anak-anak muda tidak didekatkan dengan politik, mereka tidak akan pernah peduli dengan pesta politik yang bangsa ini kerjakan dan akhirnya me-

milih golput,” paparnya. Nonny menambahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pemerintah harus bekerja keras untuk memberikan kesadaran kepada pemilih pemula tentang arti penting datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) dan menentukan pilihan mereka. “Selain pemerintah dan KPU, ini juga merupakan tugas partai politik peserta pemilu melakukan sosialisasi, memberi pemahaman dan kesadaran kepada anak muda dan seluruh eleman ke hal 3

Tarif Masuk Bromo Diprotes MALANG - Gerakan Masyarakat Peduli Pariwisata Indonesia meluruk Kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Mereka memprotes kenaikan harga tiket kawasan taman nasional diberlakukan sejak Mei 2014. ”Kami menolak kenaikan tarif karena sangat merugikan kami,” ujar koordinator aksi Indra Brewok dalam orasinya, Senin (10/3). Kenaikan berdasarkan Peratu-

ran Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dianggap sebagai komersialisasi alam. ”Kebijakan ini sangat mencederai kepemimpinan SBY di akhir jabatannya,” tegasnya. Selain itu, lanjut dia, dengan berlakunya tarif ini maka kawasan taman nasional hanya dapat dinikmati oleh masyarakat ke hal 3

TNI AL Kirim Casa 212 Bantu Pencarian Pesawat Malaysia MEDAN - Pihak TNI membantu mencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang kontak dalam penerbangan Kuala Lumpur - Beijing. Salah satu pesawat pencari berangkat dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Soewondo di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pesawat pencari itu yang dikerahkan dari Medan itu yakni pesawat nomor U-621 milik TNI Angkatan Laut. Pesawat jenis Casa C-212 itu sudah beberapa kali terbang pada Senin (10/3). Penerbangan pertama pada Senin pagi, sementara penerbangan kedua berlangsung siang hari.

Pencarian itu dilakukan di sekitar perairan Selat Malaka. Pesawat yang diterbangkan Mayor (P) Bambang Edi Saputro ini terbang sekitar 100 menit di ketinggian 1.000 hingga 1.500 kaki, dan melakukan pencarian dengan bantuan radar dan foto ini yang ada di bagian depan pesawat. ”Kita melakukan pencarian hingga radius seratus dua puluh lima mil laut dari Medan, hingga ke wilayah perbatasan laut Thailand, Malaysia dan Indonesia,” kata Bambang Bambang kepada wartawan di Lanud Soewondo seusai penerbangan. Pesawat Casa C-212 yang melakukan pencarian ini merupakan bagian dari pesawat Wing ke hal 3

Penantian Karyawan Merpati yang Tak Kunjung Jelas

Belum Digaji, Bertahan Hidup dengan Berbagai Cara jangan hari raya tahun 2013 atau bahkan pesangon. Sebagian dari mereka ada yang sudah mencari tempat kerja baru untuk menghidupi keluarganya. Namun, tak sedikit pula karyawan yang masih bertahan. Beragam cara pun dilakukan para karyawan perusahaan BUMN itu demi menyambung hidup. “Ya macem-macem, ada yang sampai jual harta bendanya. Kalau saya pakai uang tabungan, alhamdulillah masih ada sisa,” kata Ketua Asosiasi Pilot Merpati (APM), Captain Sardjito saat ditemui JPNN YESSY ARTADA, Jakarta foto:jpnn beberapa waktu lalu. BULAN ini genap tiga bulan ratu- MENUNGGU.Sejumlah karyawan Merpati Nusantara Airlines harus Ditemui secara terpisah, salah san pegawai Merpati belum mene- berjuang untuk memertahankan hidup setelah perusahaan milik negara ke hal 3 rima hak mereka seperti gaji, tun- tersebut dililit utang yang telah mencapai trilyunan.

Malang benar nasib pegawai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Di tengah lilitan utang perseroan yang sudah mencapai Rp 7,3 triliun dan berhentinya operasional penerbangan, Merpati kini makin tak berdaya. Lantas bagaimana nasib para pegawainya?

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

CMYK

terdapat sedikitnya dua alat berat beroperasi di alur sungai Bebeng itu. Sutriyono mengaku tidak mengetahui operator penambangan alat berat tersebut. “Kami tidak tahu alat berat itu milik siapa, sekarang masih bisa kita tolerir. Namun mereka harus pergi. Penambang tradisional merasa terancam,” tegasnya. Sementara itu, dalam aksi kemarin, belasan truk pasir terpaksa berhenti di pinggir jalan

foto : Muhammad Firman / Malang Post

TOLAK KENAIKAN TNBS. Para pelaku wisata melakukan demo menolak kenaikan tarif masuk TNBTS (Taman Nasional BromoTengger-Semeru) sebesar 300 persen di kantor TNBTS, Malang.

ANGKA GOLPUT DIPREDIKSI NAIK

Kudu lewih giat meneh sosialisasine

PASAR MASIH BELUM BERES

Nek kaya ngene kapan arep golek rejekine ?

Web: magelangekspres.com, E-mail: redaksi@magelangekspres.com, iklanmglekspres@gmail.com

CMYK

xx


CMYK

CMYK

MAGELANG EKSPRES

SELASA 11 MARET 2014

4

Mbah Gugel Padukan Menu Tradisional dan Modern

foto : wiwid arif/magelang ekspres

TAMPIL. Peserta fashion show unjuk kebolehan dalam acara yang digagas Artos Mall Magelang dalam rangkaian acaraa Pameran Trend Mode baru-baru ini.

Pameran Trend Mode Purna MAGELANG - Armada Town Square (Artos) Magelang kembali menggelar lomba fashion show, baru-baru ini. Lomba yang berlangsung di Atrium Artos ini diikuti dari berbagai kalangan. Mulai anak-anak hingga remaja dan dewasa. Promotion & Advertising di Armada Town Square (Artos) Mall Magelang, Elizabeth mengatakan, penyelenggaraan fashion show ini dilakukan untuk menutup Pameran Trend Mode yang telah digelar, sebelum pameran

Teknologi Terapan yang baru akan diadakan pada 14 Maret hingga 22 Maret mendatang. ”Para pengunjung sangat antusias menyaksikan lomba dan menikmati show rancangan fashion baju casual dan pengantin. Ternyata jumlah pengunjungnya sangat ramai,” katanya, kemarin. Dia menambahkan, selain diadakan lomba model busana casual, Artos Mall juga menyuguhkan baju pengantin oleh sanggar rias Misella. Acara itu menampilkan ber-

bagai rancangan dan perancang kebaya ternama di skala nasional maupun internasional. ”Perancang lain yang berpartisipasi adalah Jimmi Candra, dengan berbagai rancangan gaun pengantin dengan tema internasionalnya,” katanya. Menurut Elizabeth, pameran ini juga mewakili keikut sertaan masyarakat secara umum dengan jenjang usia yang berbeda dan multi cultural. Hal itu terlihat dari berbagai gaya fashion, baik yang digunakan oleh pe-

serta lomba, maupun oleh perancang busananya di dalam event tersebut. ”Para pemenang lomba mendapat hadiah dan piagam dari panitia,” turur dia. Sementara itu, salah satu pengunjung Wahyu mengaku tertarik untuk menyaksikan fashion show dari berbagai usia ini. Ia berharap, event semacam ini sering diadakan, agar anak-anak yang memiliki bakat modelling, punya wadah untuk menunjukkan prestasinya. (wid)

TEMANGGUNG – Meski tergolong baru, namun tempat usaha kuliner yang satu ini telah mulai hangat menjadi perbincangan banyak orang, terutama kawula muda. Banyak hal yang mampu menjadi daya tarik dari tempat ini. Mulai konsep dan fasilitas baru yang selama ini dirindukan oleh berbagai kalangan. “Cafe dan Angkringan Mbah Gugel”, begitu namanya. Terdapat di Jalan Gadjah Mada 51, Maron, umur cafe ini masih tergolong semenjana, namun potensi yang ada untuk proyeksi bisnis ke depan bisa dikatakan masif. “Tanpa promo saja kami sudah sering kali kualahan dengan pengunjung yang ada. Bahkan pernah kami tolak kedatangan mereka lantaran tempatnya tak mencukupi,” ujar Pemilik Cafe dan Angkringan Mbah Gugel, Zaenul, Senin (10/3). Pria asli Pemalang ini memadukan konsep makanan tradisional berupa makanan angkringan atau sering disebut sego kucing, dengan menu-menu lain yang lazim berada di daftar menu kafe modern. Banyak fasilitas yang dapat dinikmati di tempat ini. Selain sajian makanan yang dijamin berbeda, juga terdapat fasilitas wifi, layar besar LCD, ataupun ruangan yang lumayan besar. “Di sini kami punya salah satu langganan yang memang selalu hadir, baik acara kelompok mereka ataupun hanya sekedar menghabiskan waktu mereka untuk mengoperasikan internet,” lanjutnya.

Ada fasilitas untuk kegiatan pengunjung, selain wifi, kami juga berikan peralatan sound sistem dan proyektor. Semua gratis, ZAENUL Di tempat ini memang dijadikan ajang nobar atau nonton bareng pertandingan-pertandingan akbar sepak bola yang melibatkan beberapa suporter fanatiknya untuk berkumpul dan mendukung klub mereka bersama anggota-anggota resmi. Di antaranya pecinta Liverpool FC, Barcelona FC, Manchester United FC, dan juga Juventini (juklukan fans klub Juventus). Selain agenda itu, masih banyak daya tarik lain sebagai hiburan bagi para pengunjung, Live Music dan Dance Competition menjadi contoh. Siap sedia selama 24 jam operasional, tempat ini juga familiar untuk digunakan sebagai tempat arisan, gathering, dan reuni. Muatan bangunan ini sendiri mampu mencapai hingga 100 an orang. “Ada fasilitas untuk pengunjung, selain wifi, kami juga berikan peralatan sound sistem dan proyektor. Semua gratis,” ujarnya. (cr3)

Merek Ternama Terpajang di Freddy Outlet TEMANGGUNG – Freddy Outlet merupakan suatu tempat bisnis yang menyediakan produk-produk distro. Berbagai jenis fashion dengan desain sporty tersedia di tempat yang beralamat di Lingkungan Kayogan, Sido rejo, Maron, Temanggung ini. Yang tersedia mulai dari jenis sepatu, pakaian olahraga baik sepak bola ataupun basket, tas sporty, bahkan aksesoris lainnya. “Selain jenis sporty, saya juga menyediakan berbagai jenis sepatu model distro yang ramai diburu pembeli. Saya ambil ini dari luar kota, seperti Bandung dan Jakarta,” ujar pemilik

outlet tersebut, Freddi, Senin (10/3). Beberapa merek ternama, terpapampang jelas di deretan etalase toko yang sudah berdiri selama sembilan tahun dan sempar dua kali berpindah lokasi ini. Mulai dari merek Converse, DC, New Ballance, dan Black Master. Sedangkan untuk perlengkapan model pakaian sporty, ia memilih produk Nike dan Adidas untuk bersanding di gerainya. “Dari dulu saya jual seperti ini, di sini termasuk lokasi baru, dan empat tahun sudah saya berpindah di Lingkungan Kayogan ini (lokasi baru). Bagi pecinta olahraga, baik bas-

ket maupun sepak bola, kami menyediakan jersey tim-tim kesayangan mereka,” lanjutnya. Ia mengaku awalnya berjualan secara door to door, namun setelah mengintip celah peluang, akhirnya ia mulai membuka outlet. Dan hasilnya dirasa lumayan. Mayoritas pembeli berasal dari dalam kota, namun saat ini ia merasa persaingan sudah memasuki babak paling ketat di antara pengusaha produk sejenis. Buka dari pukul 9.00-20.00 WIB, di sini juga tersedia produk yang asli dan juga yang kualitas di bawahnya, atau kerap disebut KW. “Yang original harganya mulai Rp

200 ribu hingga Rp 400 ribu, sedang yang KW kita mulai dari harga Rp 85 ribu dan ada yang mencapai Rp 150 ribu juga,” sambungnya lagi. Pangsa pasar terbesar outlet ini adalah para pelajar yang laris manis menyerbu sepatu distro bermerek All Star ataupun DC yang memang telah mendunia. Terdapat pula salah satu kotak yang khusus menyediakan produk cuci gudang, dimana harga yang ditawarkan lebih murah dengan yang terpajang di etalase. “Kalau ini produk yang lama dan belum terjual, harganya sesuai harga saya beli saja lah,” pungkasnya. (cr3)

Foto: rizal ifan/temanggung ekspres

UNIK. Zaenul, pemilik cafe dan angkringan “Mbah Gugel” bangga dengan keramaian yang ada di tempat usahanya sekarang.

Dyah Dirikan Klinik Berkonsep Murah KESIBUKAN Dyah Hestu Lestari S.Sos M.Si sebagai dosen di Universitas Pembangunan Nasional(UPN) Jakarta, tak menghalanginya untuk bisa merambah ke dunia kesehatan. Berangkat dari kakeknya, Muhammad Amin, yang semasa hidupnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis dengan motif untuk menolong, perempuan kelahiran Magelang 22 Februari 1977 ini terdorong mendirikan klinik. “Inspirasi itu muncul dari eyang kakung. Dulu eyang jadi mantri. Dan eyang memberikan pelayanan secara cuma-cuma,” katanya, kemarin. Klinik yang didirikannya adalah Klinik VIDI MEDIKO FARMA. Nama ini diambil dari nama dirinya dan kakaknya,

CMYK

Vita. Karena itu oleh Dyah, yang pernah masuk dalam semi finalist for Putri Indonesia DKI Jakarta disingkat VIDI (Vita-Dyah). "Saya lahir dua bersaudara dari orang tua saya (Prof. Djumarno dan Dwi Ekarsi)," singkatnya. Mengingat aktivitasnya selama ini ada di Ibu Kota Negara, sebelum merambah ke daerah lain, untuk sementara waktu, klinik VIDI yang eksis sejak tahun 2013 ada di Pondok Labu, Cilobak, Jakarta Selatan. Dalam klinik itu, terdapat apotek, termasuk pelayanan dokter umum, dokter spesialis

kandungan dan dokter spesialis gigi. “Ini seperti rumah sakit mini,” tandas Caleg DPR RI nomor urut 3 dari PAN untuk Dapil VI yang melingkupi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Temanggung, Purworejo ini. Dyah selaku owner menyuguhkan klinik untuk memberikan pelayanan yang lebih kepada masyarakat. Biaya periksa hingga obat yang ada di klinik tersebut di bawah harga pelayanan kesehatan secara umum. “Di era hidup kesehatan itu mahal. Saya ingin memberikan pelayanan ke masyarakat, bahwa sehat itu tidak mahal,” terangnya. Karena dia berasal dari Kota Magelang dengan alamat Jambon Gesikan RT3 RW4 Cacaban, Magelang Tengah, Dyah dalam waktu dekat ini, akan mendirikan Klinik VIDI MEDIKO FARMA di kota kelahirannya. Di klinik tersebut, perempuan berparas cantik yang pernah bekerja di Kementerian Koodinator bidang Perekonomian untuk EITI ini, ingin berusaha selalu memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik. "Intinya klinik ini untuk meningkatkan layananan kesehatan masyarakat. Memberikan fasilitas yang baik, dokter yang kompeten, dan peduli akan kesehatan dengan harga terjangkau untuk masyarakat tidak mampu," pungkasnya. Dyah saat menjadi pelajar dulu pernah mengikuti Kejuaraan Tennis antar sekolah di McLean High School USA. Selama ini dia juga pernah meraih Juara 2 Tennis PORDA Indonesia. Termasuk menjadi Pengurus Kejuaraan Tennis YBTA. Dia berkecimpung di olahraga tennis, karena tennis sudah menjadi hobinya sejak kecil. (adv)

foto : n ma

CMYK


CMYK

CMYK

Baby B SELASA 11 MARET 2014 foto : wiwid arif/magelang ekspres

LARANGAN. Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang Joko Mei Budi bersama beberapa pedagang asongan, pengamen dan awak angkutan saat menunjukkan papan larangang yang terpasang di terminal

KOTA KITA Perpusda Pindah Perpustakaan Daerah dipindah ke Gedung Kyai Sepanjang, lokasi baru ini mempunyai berbagai fasilitas seperti lebih luas dan ber – AC

Semoga dengan pindahnya perpustakaan pelayanan dan jumlah buku akan terus ditambah sehingga menarik minat masyarakat untuk berkunjung,

Ofi Rizky Pratiwi Jaga Kesabaran PROFESI staf Front Office (FO) dianggap Ofi Rizky Pratiwi sebagai suatu pekerjaan yang memiliki banyak tantangan. Satu tantangan terbesar seorang FO menurutnya adalah kemampuan untuk bersikap ramah dan menjaga kesabaran. Hal itu bukan tanpa alasan. Menurut dara yang akrab disapa Ofi ini, seorang staf

INTAN, SWASTA, MAGELANG

Pemkot Cueki Protes Pengamen

ke ha

Gedung baru, semangat baru semoga lebih banyak program yang diadakan oleh perpustakaan untuk menarik minat baca pengunjung terutama siswa sekolah.(bay) MIFTAH, SWASTA, MAGELANG

Soal Larangan Beroperasi di Terminal

ke hal 11 foto :chandra yoga kusuma /magelang ekspres

RELOKASI PKL

foto : wiwid arif/magelang ekspres

PEMETAAN. Kasi Penataan PKL DPP, Marjinugroho bersama dengan beberapa ketua kelompok PKL Pecinan melakukan pemetaan relokasi di komplek Pasar Rejowinangun, kemarin.

Ratusan PKL Pecinan Bakal Dipindahkan MAGELANG SELATAN - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pemuda Kota Magelang bakal dipindahkan secara serentak ke Pasar Rejowinangun, Minggu (16/3) mendatang. Ini menyusul program relokasi Pemkot Magelang melalui Dinas Pengelola Pasar (DPP) yang dicanangkan untuk membersihkan PKL yang hingga kini masih berada di trotoar jalan protokol. Kasi Pemberdayaan dan Penataan PKL, DPP Kota Magelang, Marjinugroho mengatakan, pihaknya bersama dengan ketua kelompok PKL di Jalan Pemuda

MAGELANG SELATAN – Pemkot Magelang menilai protes yang disampaikan pedagang asongan dan pengamen di Terminal Tidar Kota Magelang soal pelarangan mereka berada di kawasan terminal adalah hal yang wajar. Hal ini karena pemasangan papan larangan mereka beroperasi di terminal masih sebatas sosialisasi. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikà (Dishubkominfo) Kota Magelang, Suko Tri Cahyo membenarkan bahwa pihaknya yang memasang papan larangan itu sejak sepekan lalu. Namun penempatan papan tersebut adalah bagian dari sosialisasi yang pihaknya lakukan. Larangan yang berisi poin-poin dari Pasal 52 ayat 1-4 Perda Kota Magelang No 6 Tahun 2013 itu adalah pemberitahuan layaknya terhadap setiap orang dilarang bertempat tinggal atau menetap di terminal. ”Termasuk juga yang mengemis, mengamen, meminta sumbangan, dan memulung di terminal,” ujarnya saat dihubungi, kemarin. Pedagang asongan, kata dia, dilarang menjajakan dagangannya di dalam kendaraan angkutan umum lingkungan terminal. Selain pengamen dan pedagang asongan, larangan juga berlaku bagi calo, larangan bertindak asusila, berjudi, minum-minuman keras, serta konsumsi atau mengedarkan

Supaya terminal ini nyaman bagi penumpang dan masyarakat umum. Kalau sudah nyaman, ka mi yakin penumpang yang datang akan bertambah banyak dan ak tivitas di terminal ramai kembali,

SUKO TRI C narkoba di terminal. ”Perda itu kan perlu disosialisasikan ke mereka yang bersangkutan. Salah satu caranya dengan memasang papan larangan itu,” ucapnya. Ia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke perwakilan pengamen dan pengasong. Adanya larangan itu, lanjut dia, sebenarnya memiliki maksud positif agar lingkungan terminal dapat tertata dengan baik mulai dari pedagang, pengamen, hingga sistem yang ada di dalamnya. ”Supaya terminal ini nyaman bagi penumpang dan masyarakat umum.

k

ke hal 11

ke hal 11

CMYK

CMYK


CMYK

CMYK

SELASA 11 MARET 2014

LINGKUNGAN

Separuh Rumah Utomo ‘Terjun Bebas’

Hutan Kota akan Ditambah Tanaman TEMANGGUNG – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Temanggung tengah mempersiapkan realisasi rencana penambahan tanaman vegetasi demi keragaman hayati. Penambahan itu sendiri akan terpusat di beberapa titik, salah satunya adalah Hutan Kota Seceme yang terletak di tepi Kali Progo, Kranggan, sebagai persiapan pembangunan proyek Taman Kali Progo ke depannya. “Kelak kami akan adakan penanaman berbagai jenis tanaman yang telah mulai langka keberadaannya, seperti tanaman buah kepel dan sawo kecik,” kata Kepala Bidang Konservasi SDA BLH Supriyonggo melalui stafnya, Sumiyono, Senin (10/3). Waktu pelaksanaannya sendiri, lanjutnya, jelang musim penghujan pada tahun ini atau sekitar bulan Oktober 2014, agar tidak ke hal 11

KETERTIBAN

Akibat Kemakan Tanah Longsor CANDIROTO - Hujan yang mengguyur Dusun Candi Mendongan, Desa Muntung, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung Sabtu dan Minggu (9/ 3) lalu. Mengakibatkan tanggul rumah milik Utomo (25) warga setempat longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun Utomo bersama keluarganya harus mengungsi ke rumah orang tuanya dan menderita kerugian hingga Rp15 juta. Selain itu, timbunan tanah longsoran tersebut juga mengakibatkan satu-satunya akses

LONGSOR. Warga Dusun Candi Mendongan, Desa Muntung, Kecamatan Candiroto kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan rumah Utomo.

ke hal 11 foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

Gedung DPRD Nyaris Lumpuh Ditinggal Dewan Bimtek foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

DITERTIBKAN. Satpol PP menertibkan sejumlah lapak di taman Pengayoman kemarin (10/3).

TEMANGGUNG – Gedung DPRD Kabupaten Temanggung terlihat sepi dan tidak ada aktivitas yang berarti, kemarin. Sejumlah warga yang datang untuk

Dalam Penertiban PKL

Satpol PP Dinilai Tebang Pilih TEMANGGUNG – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Taman Pengayoman Temanggung mengeluhkan penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (10/3) pagi. Sebab satuan berkostum hijau tua itu tidak menertibkan semua pedagang yang ada di tempat rekreasi keluarga tersebut. “Kalau mau ditertibkan semuanya, jangan tebang pilih seperti ini,” pinta Andi (30) salah satu pedagang yang berada di tempat tersebut. Diakuinya, selama ini mayoritas pedagang mendirikan tenda dagangan sejak pagi. Padahal dalam aturannya memang tidak diperbolehkan. Namun, karena banyaknya pedagang yang mendirikan tenda secara permanen, maka sejak pagi pedagang sudah mulai berkativitas. ke hal 11

bertemu dengan anggota dewan kecele. Karena, para wakil rakyat sedang menuju ke ibu kota Jakarta untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek). “Semua anggota dewan lagi ke Jakarta untuk mengikuti bimtek.

Pagi tadi (kemarin) sudah berangkat tapi tidak berbarengan,” kata salah satu pegawai di DPRD Temanggung yang namanya enggan disebutkan, Senin (10/3). Dari pantauan koran ini, seke hal 11

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

KOSONG. Lembar absensi anggota DPRD Kabupaten Temangung.

Secuil Ulasan KH Mandhur terkait Masjid Peninggalannya

Bentuk Masih Orisinil, Kayu Penyangga Tak Bisa Diganti Kabar soal keberadaan salah satu makam yang konon terkenal hingga luar daerah mengundang rasa penasaran Temanggug Ekspres untuk mengunjungi lokasi yang dianggap agung oleh warga. Makam siapakah itu? Inilah kilasannya. RIZAL IFAN, Temanggung KABUPATEN Temanggung memiliki historis perjuangan panjang saat periode perlawanan terhadap penjajah. Hanya dengan berbekal sebilah bambu runcing, rakyat berhasil mengusir para kolonialisme.

foto: rizal ifan/temanggung ekspres

POSE. Kadus dan Juru Kunci tengah berada di makam KH Mandhur.

Alat perang tradisional ini, akhirnya menjadi salah satu simbol kabupaten. Mengherankan memang, namun itulah fakta yang ada. Ternyata, dibalik keampuhan bambu runcing sendiri terdapat nama-nama ulama sakti. Di antaranya adalah Kiai Parak Subchi dan K.H Mandhur. Nama terakhir ternyata dimakamkan di Dusun Ngebel, Desa Kedungumpul, Kandangan. Lokasi makam sendiri berada di salah satu bukit dusun tersebut. “Lokasi makam Mbah Mandhur terletak sekitar 300 meter dari Masjid At Taqwa, tepatnya ada di salah satu lokasi yang warga kerap sebut Bukitan,” kata Kepala Dusun setempat, Budi Hartono, Senin (10/3). ke hal 11

Rawan Bencana, Ketrampilan SAR Digenjot TEMANGGUNG – Temanggung yang sebagian wilayahnya berada di pegunungan menjadi daerah yang sangat rawan terjadinya bencana alam. Sehingga warga setidaknya bisa melakukan tindakan awal dalam menanggani bencana alam. Hal ini disampaikan Direktur Bina Ketenagaan Dan Permasyarakatan SAR Marsekal Pertama S.B Supriyadi. Dengan alasan tersebut, pelatihan dasar potensi SAR diselenggarakan di kabupaten penghasil tembakau ini. Diharapkan semua peserta yang ikut dalam pelatihan ini bisa menyebarkan ilmunya kepada seluruh masyarakat di Temanggung. “Memang yang ikut dalam pelatihan kali ini hanya sekitar 100 orang dari berbagai unsur dan elemen masyarakat. Nantinya kami berharap mereka yang ikut dalam pelatihan ini bisa menyebarkan ilmunya kepada seluruh masyarakat. Terutama pada masyarakat yang memiliki rawan bencana alam,” katanya usai menghadiri pembukaan latihan dasar potensi SAR di Pendopo pengayoman Temanggung, Senin (10/3). Ia mengatakan,pelatihan SAR ini merupakan bentuk pembelajaran awal yang dilakukan oleh Kantor SAR terhadap potensi SAR guna memberikan bekal pengetahuan, ketrampilan serta pembentukan mental dengan jiwa kemanusiaan yang tinggi dengan harapan setelah pelatihan ini, para peserta nantinya mampu mengaplikasikan semua ilmu yang diberikan para Instruktur baik secara teori ataupun ketrampilan tim. “Perhatikan semua pelajaran dengan baik yang instruktur

Relawan Demokrasi Diminta Bekerja Optimal TEMANGGUNG – Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung akan mengoptimalkan kinerja dari 25 relawan demokrasi. Mereka akan melakukan sosialisasi pemilu ke seluruh masyarakat. Komisioner KPU temanggung Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia Ari Murti Hendrowardani mengatakan, mereka akan

melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang ada di masyarakat. “Kurang lebih masih 29 hari menjelang pelaksanaan pemilu ini, kami minta kepada para relawan demokrasi untuk mengoptimalkan sosialisasi ke hal 11

Ari Murti Hendrowardani

ke hal 11 Iklan dan Pemasaran : Jl. Gerilya Lingkungan Bebengan RT 4 RW 5, Kertosari, Temanggung Telp: (0293) 5526271


(1,1) -1- PURWOREJO.indd 10/03/2014 22:40:50

HARIAN PURWOREJO Korane Wong Purworejo

SELASA 11 MARET 2014

Eceran Rp 2.000

Kejari Panggil PT Karsa Bayu Terkait Pasar Baledono PURWOREJO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo melakukan upaya mediasi dengan PT Karsa Bayu Bangun Perkasa selaku pemegang Hak Pengelola Lahan (HPL) Pasar Baledono yang terbakar tahun lalu. Mediasi tersebut merupakan upaya untuk mencari jalan keluar terkait siapa yang berkewajiban membangun kembali bangunan pasar tersebut. Hal tersebut dikemukakan Kepala Kejari Purworejo, Jasri Umar SH melalui Kasi Intelijen Edwin Ignatius Beslar SH saat dimintai konfirmasi di kantornya, kemarin. Edwin mengakui pihaknya ditunjuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo untuk menjadi Jaksa Pengacara Negara guna mencari dasar hukum yang kuat sebagai pijakan pihak Pemkab dalam

mengambil keputusan. Selain itu, salah satu hasil konsultasi Pemkab kepada Kemendagri adalah Pemkab harus segera melakukan penanganan terhadap pasar yang terbakar pada pertengahan Juni tahun lalu itu. Namun sebelum melangkah, harus ada kepastian hukum dalam permasalahan ini. “Dalam situasi seperti ini, ketika HPL masih berada di pihak investor, sementara MoU antara Pemkab dan PT Karsa Bayu Bangun Perkasa pada tahun 2006 tentang aturan kontrak dan lain sebagainya yang bersifat mengikat kedua belah pihak. Menghadapi permasalahan tersebut, Pemkab meminta kami untuk menelaah MoU tersebut untuk menentukan langkah-langkah keperdataan, sehingga ketika Pemkab mengambil langkah tidak akan menimbulkan masalah hukum dikemudian hari,” kata Edwin. Edwin menambahkan, me-

KEBIJAKAN Target Retribusi Pasar Kutoarjo Naik Rp170 Juta PURWOREJO - Pemkab Purworejo tahun ini menaikkan target pendapatan dari retribusi Pasar Induk Kutoarjo. Dibanding tahun 2013 lalu, tahun ini Pemkab menaikan target pendapatan retribusi pasar itu Rp 170 juta. Langkah itu diambil Pemkab, setelah pada tahun 2013 lalu retribusi berhasil mencapai target. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, target yang ditetapkan Pemkab tidak pernah tercapai. “Tahun ini kami ditarget dari retribusi sebesar Rp 468.310.973,00. Padahal sebelumnya target kami hanya Rp 298.310.973,00. Tentu kami akan berupaya untuk mewujudkan target itu setelah pada tahun lalu kami berhasil mencapai target,” terang Kepala Pasar Kutoarjo, Susena saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (10/3). Pihaknya merasa tertantang dengan target yang dibebankan kepadanya tersebut. Berbagai upaya yang akan ia tempuh guna mewujudkan target tersebut diantaranya, melakukan sosialisasi terhadap seluruh petugas pasar, dengan melakukan penataan pasar, meningkatkan kebersihan pasar untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam berbelanja di Pasar tersebut. Meskipun begitu ia tetap menyadari bahwa penataan pasar tersebut butuh waktu dan proses yang tidak sederhana.(cr2)

PEMILU Tiga Caleg Meninggal, Satu Mundur PURWOREJO - Sedikitnya empat orang calon legislatif (caleg) yang akan berkompetisi pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April mendatang urung menjadi peserta kontestasi pesta demokrasi tersebut. Tercatat satu orang mengundurkan diri dan tiga lainnya meninggal dunia. “Dari 454 Calon angoota DPRD Kabupaten Purworejo, kini tinggal 448 peserta.Tiga dari empat caleg yang undur diri tersebut, namanya masih tercatat dalam surat suara, jika ada yang mencoblosnya, suara tetap sah namun masuk ke partai,” terang Widya Astuti SS MPar, Anggota KPU Divisi Hukum Pengawasan Pencalonan dan Kampanye saat dimintai konfirmasi, Senin (10/3). Widya menambahkan, Satu orang yang mengundurkan diri adalah Bambang Hari Widyatmoko dari Partai Demokrat nomor urut 3 di daerah pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bayan dan Banyuurip. Sedangkan caleg yang meninggal dunia tercatat ada tiga orang yakni Fitriasari Dewi di dapil 6 yang sebelumnya akan maju dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Dua orang lain adalah Bachtiar Arif dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlaga di Dapil 6 dan berada di nomor urut 1. Satu lagi adalah Sardjito dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang memiliki nomor urut 1 dan berlaga di Dapil 6.Dapil 6 ini akan memperebutkan suara di wilayah Kecamatan Bener, Loano dan Gebang” tambahnya. Widya menambahkan, Fitriasari Dewi sudah tidak tercantum di surat suara karena meninggal sebelum 10 Desember 2013. Sementara tiga caleg lain masih ada di surat suara yang akan dipergunakan untuk pencoblosan. (cr2)

nindaklanjuti perintah tersebut, pihaknya telah memanggil pihak investor untuk memberikan keterangan. Selain itu, pihak kejaksaan juga memeriksa berkas-berkas yang dibutuhkan untuk melakukan telaah lebih lanjut agar ketetapan hukum yang nantinya menjadi rekomendasi bagi Pemkab betul-betul merupakan kebaikan bersama bagi seluruh pihak. “Minggu lalu kami telah memanggil PT Karsa Bayu. Dalam mediasi awal itu hadir Direktur PT Karsa Bayu, Susilo Handoko dengan didampingi Kuasa Hukumnya. Dalam mediasi awal tersebut kami memberikan pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan kewajiban pihak investor yang telah ditunaikan. Termasuk kewajiban-kewajiban lain yang masih belum dilaksanakan. Serta memeriksa berkas-berkas yang kami butuhkan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kepastian hukum,” tambahnya.

Lebih lanjut Edwin mengungkapkan, besok (hari inired), pihaknya akan kembali melakukan mediasi yang kedua kalinya dengan PT Karsa Bayu dengan agenda melanjutkan pemerikasaan berkas yang pada mediasi minggu lalu yang belum lengkap. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum dapat memberikan keterangan kemungkinan-kemungkinan yang akan menjadi hasil dari mediasi tersebut. “Kami belum bisa memberikan komentar lebih banyak terkait permasalahan ini. Bahkan kapan masalah ini akan diselesaikan, sehingga menjadi Legal Opinion (LO) sebagai pijakan bagi Pemkab kami juga belum bisa komentar. Yang pasti secepatnya akan kami upayakan agar masyarakat terutama para pedagang pasar dan seluruh pihak lega. Yang kami harapkan adalah keputusan yang terbaik bagi semuanya,”tandasnya.

foto: lukman hakim /harian purworejo

DITUTUPI. Bangunan Pasar Baledono yang terbakar pertengahan 2013 lalu, di sampingnya ditutup seng. Hingga kini siapa yang bertanggung jawab untuk membangun belum jelas.

Sebagaimana diketahui, bahwa Pemkab Purworejo mengajukan LO ke Kejari Purworejo. Hal ini dilakukan

untuk mengetahui kejelasan secara hukum, siapa yang bertanggung jawab terhadap pembangunan Pasar Bale-

dono pasca terbakar. Karena selama ini pasar tersebut masih menjadi pengelolaan pihak ketiga. (cr2)

13 Cabor Dipertandingkan dalam Popda PURWOREJO- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SD, SMP, SMA/SMK tingkat Kabupaten Purworejo kembali digelar tahun ini. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Disdikpora setempat dibuka secara resmi oleh Bupati Purworejo, Drs H Mahsun Zain Mag, di SMAN 7 Purworejo, Senin (10/3). “Popda dan Pekan Seni merupakan wahana yang sangat sesuai untuk merekrut pelajar-pelajar yang berprestasi, baik di bidang olahraga maupun seni. Harapannya ini dapat meningkatkan kepribadian pelajar yang berkarakter,” kata Bupati dalam sambutannya. Lebih lanjut dijelaskan, dengan adanya kegiatan ini ke depan olahraga dan seni akan ditempatkan dalam prioritas pembangunan daerah. Sehingga dapat diadakan secara rutin dan terprogram. Sementara itu, Drs Surahman Iriyanto MM, Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, ada 13 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dalam Popda dan 30 cabang seni dalam Pekan Seni. “Kegiatan ini akan dimulai hari ini sampai dengan 22 Maret di tempat yang berbedabeda”, lanjutnya. 

foto: eko sutopo/harian purworejo

PUKUL.Bupati Purworejo (tengah) didampingi oleh Kepala Dinas Dikbudpora (Kanan) dan Kepala Bidang Kebudayaan (kiri) membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar Daerah SD, SMP, SMA/SMK Tingkat Kabupaten Purworejo, Senin (11/3).

Upacara pembukaan yang sedikitnya dihadiri oleh 800

pelajar SD, SMP, dan SMA serta kepala sekolah se-Ka-

bupaten Purworejo tersebut diakhiri dengan kemeriahan

eksibisi Senam SKJ 2012 dan tari Dolalak kolosal. (cr4)

Panwascam Banyuurip Terapkan Piket Siaga BANYUURIP - Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Banyuurip, Kabupaten Purworejo intensifkan Piket Siaga jelang Pileg 2014. Sebanyak 80 orang Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dari 27 Desa/Kelurahan se-kecamatan setempat mulai Senin (10/3), melakukan piket  siaga di Kantor Panwascam Banyuurip. Ketua Panwascam Banyuurip, Aris menuturkan, piket siaga ini merupakan salah satu langkah pengawasan agar tahapan demi tahapan Pileg dapat berlangsung tertib, damai, dan sesuai regulasi, utamanya  pelaksanaan kampanye. “Kampanye terbuka akan dimulai 5 hari lagi. Karena itu, semua PPL kami kondisikan agar dapat aktif melakukan pengawasan , salah satunya melalui piket siaga seperti ini, ” tandasnya.

Foto: eko sutopo/harian purworejo

BERJAGA. Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) sedang piket siaga di Kantor Panwascam Banyuurip, Kabupetan Purworejo, Senin (11/3).

Lebih lanjut Aris menjelaskan dengan adanya PPL yang selalu stand by di Kantor Panwascam, masyarakat akan

lebih mudah jika ingin mendapatkan informasi seputar kepengawasan Pileg. Selain itu, apabila ada masyarakat

yang menemukan pelanggaran bisa melaporkan langsung ke kantor Panwascam . Andi Kusumo, salah satu PPL dari Desa Banyuurip mengaku merasa tidak keberatan dengan tugas piket yang harus dilaksanakan dalam satu bulan ke depan. “Saya malah merasa senang ada tugas piket seperti ini karena dapat menjalin komunikasi dengan rekan PPL dari desa lain yang sedang samasama bertugas,” ujarnya kepada Harian Purworejo. Sementara itu, PPL dari Kelurahan Kledung Karangdalem, Tri Widiarto, juga mengungkapkan hal senada. “Selain dapat menambah kepercayaan masyarakat akan kinerja PPL dalam melakukan tugas pengawasan, kami juga dapat mempererat jalinan komunikasi antar PPL. (cr4)

KESEHATAN Tunggakan Utang Jamkesmas Bermiliaran PURWOREJO - Tunggakan pembayaran tagihan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari tahun 2013 yang belum dibayarkan oleh pemerintah untuk RSUD Saras Husada Purworejo mencapai Rp 8,6 miliar. Hingga saat ini belum ada kejelasan dari Kementerian Kesehatan kapan akan dibayarkan. Apabila terlambat dikhawatirkan akan mengganggu operasional rumah sakit tersebut. Kabid Promosi dan Pembiayaan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purworejo Ekaningtyas yang dimintai konfirmasi kemarin membenarkan adanya tunggakan tersebut. “Dalam rapat evaluasi Jamkesmas beberapa waktu lalu disebutkan, akan dilakukan pelunasan secepatnya. Tahun ini sudah dianggarkan tapi diprioritaskan untuk tunggakan yang jumlahnya besar. Rata-rata memang ada tunggakan untuk rumah sakit-rumah sakit di Indonesia,” ujarnya. Disebutkan, dalam APBN tahun 2014 sebenarnya sudah dianggarkan. Namun tampaknya proses pencairan belum bisa dilakukan dalam waktu cepat lantaran banyak anggaran di Kemenkes yang masih diberikan tanda bintang oleh Kementerian Keuangan. (him) Iklan dan Pemasaran: Jl. Kolonel Sugiyono No.43 Purworejo


CMYK

CMYK

SELASA 11 MARET 2014

LALU LINTAS

Proyek P4IP Buka Akses Dusun Terisolir

Jalan A Yani Sangat Padat WONOSOBO - Kepadatan jalan kota di wonosobo sudah dalam level yang cukup mengkhawatirkan, berdasarkan hasil analisa di lapangan sebanyak 2.155 kendaraan bermotor setiap jam melintas di jalan A Yani Wonosobo. Hal itu disampikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Wono sobo Haryono kepada Wonosobo Ekspres kemarin (10/3) di kantornya. Dijelaskan olehnya, jalanan di pusat kota Wonosobo sudah sangat padat dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, dari hasil analisa dilapangan, ruas jalan utama tersebut dilalui 2000 lebih kendaraan setiap jam.

WONOSOBO - Kelurahan Pagerkukuh, Kecamatan Wonosobo berhasil membuka akses dusun terisolir melalui pembangunan betonisasi jalan proyek P4IP. Sebelumnya akses jalan ke dusun ini juga sangat sulit dan menghambat pengembangan ekonomi warga setempat. Staf Kelurahan Pagerkukuh Diah Puspitasari, Ketua penyelenggara acara, kemarin (10/3) menyampaikan, khusus Dusun Kemiri merupakan dusun yang terisolasi, meski terletak di Kecamatan

Setiap Jam, 2.155 Lebih Kendaraan Lewat

ke hal 15

foto: jamil/wonosobo ekspres

PERESMIAN. Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida pada acara merdi desa dan Peresmian Proyek Program Percepatan Dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Permukiman (P4IP) Dusun Kemiri Kelurahan Pagerkukuh ( 10/3).

ke hal 15

BUAH LOKAL

Hari ini, Sewa Rita Berakhir foto: jamil/wonosobo ekspres

DURIAN. Puluhan pedagang durian sedang menjajakan dagangan duriannya di pinggur jalan lingkar selatan penghubung WonosoboBanjarnegara, Senin (10/3).

Pedagang Durian Panen Pembeli WONOSOBO – Sejumlah pedagang durian yang membuka lapak di sepanjang jalur utama lingkar selatan penghubung Wonosobo-Banjarnegara kebanjiran para pembeli yang ramai melintasi jalur itu. Pantauan Wonosobo Ekspres di lokasi terlihat puluhan pedagang durian dipenuhi dengan para pembeli. Di setiap lapak, terlihat selalu ada tumpukan kendaraan para pengendara yang ingin menikmati buah durian bahkan membawanya pulang. Hal itu, menjadi alternatif bagi kebanyakan warga pengendara roda dua dan empat untuk beristirahat sejenak sembari menunggu kelenggangan kendaraan di jalur tersebut.

Perpanjangan Sewa Belum Jelas WONOSOBO - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Wonosobo belum bisa memberikan kepastian terkait kejelasan status bangunan milik Pemkab Wonosobo yang disewa oleh pihak Rita Pasar Raya yang akan berakhir pada 11 Maret 2014. “Saya belum dapat mengasih penjelasan karena masih dalam proses pembahasan,” terang Kepala Disperindag Sumedi melalui telepon, Senin (10/3).

Selain itu, saat ditanya mengenai apa saja yang sedang dibahas. Sumedi, belum bisa memberikan keterangan pasti. Untuk diketahui, sejak awal pembangunan gedung tersebut pada tahun 1993 sudah ada perjanjian dengan pihak ketiga yaitu PT Puri Bakti Semarang bahwa Pemkab Wono sobo hanya akan mempunyai hak pengelolaan bangunan berlantai tiga setelah 20 tahun terhitung sejak 1993. Jika pemerintah tak hati-hati,

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

maka dipastikan adanya bangunan yang segera menjadi aset pemerintah itu akan tetap menguntungkan pihak lain. Tentunya, bukan pemerintah Wonosobo yang dapat untung tetapi pengusaha yang akan paling diuntungkan. Sebelumnya, Kepala Bidang Akuntansi dan Aset Daerah DPKAD Kabupaten Wonosobo Muhimah pernah menyampaikan, status gedung tiga yang ke hal 15

ke hal 15

JALAN RUSAK

ULANG TAHUN. Pemkab Wonosobo menggelar upacara peringatan HUT Pemadam Kebakaran Nasional ke-95, Satuan Polisi Pamong Praja ke-64 dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat ke-52 secara bersamaan, Senin (10/3).

Damkar Harus Semakin Profesional WONOSOBO - Petugas pemadam kebakaran kabupaten wonosobo harus semakin professional melakukan penyelematan. Pasalnya meningkatnya jumlah pemukiman dan juga sektor usaha semakin meningkat resiko bahaya kebakaran. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Maya Rosida yang menjadi inspektur upacara dalam peringatan HUT Pemadam Kebakaran Nasional ke95, HUT Satuan Polisi Pamong Praja ke-64 dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat ke-52

kemarin (10/3) di halaman Pendopo Kabupaten. Menurutnya, peringatan Hari Pemadam Kebakaran Nasional tiap 1 Maret merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan pengorbanan petugas pemadam kebakaran, yang setia siap siaga sepanjang hari tak mengenal hari libur, serta sigap merespon waktu tanggap darurat kebakaran.“Melalui momentum ini kita jadikan sebagai gerakan seruan kepada seluruh anak bangsa indonesia, agar bersama ke hal 15 mencegah

Syaifur Rohman

foto: agus supriyadi/wonosobo ekspres

PERIKSA KENDARAAN. Untuk lebih meningkatkan kedisiplinan penggunaan kendaraan dinas, Kodim 0707 Wonosobo mengadakan pemeriksaan kendaraan dinas di halaman Makodim setempat , kemarin (10/3).

foto: jamil/wonosobo ekspres

BERLUBANG. Lubang jalan di bagian tengah sudah dipasang sebuah kayu untuk mengantisipasi ancaman bagi pengendra, Senin (10/3).

Lubang Jalan Ancam Pengendara Motor WONOSOBO – Pengendara roda dua dan empat yang melewati jalan pintas lingkar selatan terasa terganggu dengan adanya lubang jalan di tengah jalan. Sebab, pada malam hari, para pengendara seringkali terperosok ke dalam lubang. Pantauan Wonosobo Ekspres, lubang jalan di bagian tengah sudah dipasang dengan sebuah kayu. Pemasangan itu dimaksudkan supaya pengendara aman dari jebakan lubang. Hanya saja, pinggir jalan masih terdapat lubang yang sangat mengancam pengendara. ke hal 15

Enam Bulan Sekali, Kendaraan Dinas Kodim 0707 Diperiksa WONOSOBO - Untuk lebih meningkatkan kedisiplinan penggunaan kendaraan dinas, Kodim 0707 Wonosobo meng adakan pemeriksaan kendaraan dinas, di halaman Makodim setempat, kemarin (10/3). Pemeriksaan dilakukan oleh bengkel lapangan TNI AD Magelang. Komandan Kodim 0707 Wonosobo Letkol Inf Agus Muchlis Latif melalui Staf Humas Kodim Ahmad Ridho menjelaskan pemeriksaan kendaraan dinas, baik itu sepeda motor ataupun kendaraan roda empat,

untuk meningkatkan kedisiplinan penggunaan kendaraan, pemeriksaan dilakukan agar kendaraan dinas yang dipakai lebih terawat, sehingga bisa membantu pelaksanaan tugas keseharian prajurit Kodim di lapangan.“Pemeriksaan sendiri dilakukan tiap 6 bulan sekali, dengan melibatkan seksi perlengkapan Kodim 0707 Wonosobo dan seksi terkait, namun untuk pemeriksaan saat ini langsung dilakukan oleh Benglap TNI AD Magelang” katanya. Pemeriksaan dilakukan dengan

meneliti kelengkapan surat-surat kendaraan, seperti STNK dan SIM C, serta surat jalan atau surat tugas. Selain kelengkapan administrasi, kondisi keadaraan juga diperiksa, seperti kondisi lampu, rem, persneling, rantai, dan perlengkapan sepeda motor lainnya. ”Kondisi fisik ini ikut diperiksa, agar tidak mengganggu dan menghambat kinerja di lapangan, apalagi medan geografis Wonosobo yang berbukitbukit, kerapkali merusak kendaraan,” katanya.

Berjuang untuk Kaum Difabel ADA yang menarik dari calon tetap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wonosobo pada Pemilu Legislatif 2014. Dari ratusan calon yang lolos, ada satu di antaranya yang merupakan penyandang cacat (difabel). Sebuah spanduk berukuran 1 x 2 meter bertuliskan “Dari Difabel Menuju DPRD Wonosobo” terpampang di sebuah kios di sudut pasar Kalibeber, Kecamatan Mojotengah. Itulah cara Syaifur Rohman atau akrab dipanggil Ipunk Alphablopo, penyandang cacat (difabel) yang nyaleg di daerah pemilihan Mojotengah, Garung dan Kejajar pada Pemilu Legislatif 2014. “Saya optimis meskipun akan bersaing dengan calon-calon lainnya. ke hal 15

ke hal 15

Iklan dan Pemasaran: Jl. S Parman No 53 Prajuritan Bawah,Wonosobo. Telp. 0286 323632

CMYK

CMYK

Magelang ekspres edisi 11 maret 2014