Issuu on Google+

MagazineOfMaestro#1/edisIApril-2014

5

TIPS MENGHA-

DAPI CO-ASS HEADLINE

quotes about co-ass

SI KECIL

YANG BERDAMPAK BESAR

HEADLINE What is “Co-Ass”? Syarat dan Stase Co-Ass Quotes about Co-Ass

World Health Day : Vector-Borne Disease maestrofkums.com @MaestroUMS MAESTRO FK UMS maestrofkums


e n i z a mag esoftro ma General Manager Muhammad Apriyanda Project Leader Dhanista Hastinata Sukarna Putra Project Assistant Ryan Budi Gunawan Chintya Nur Faizah Karsa Lugi Yuwono Baiq Yunita Design and Layout Widya Pintaka Septa Graha Aprinal Alpajri Budi Fajar Writer and Editor Iwan Mariono Jumiatul Yazizah Teguh Hadinata Yudwari Irwanto Muhamad Ilham Vega Ramadhani Wiguna Zulkar Adi Gumawang Nur Aziqin Photographer Tauk Adi Susilo Naufal Faruq Willy Rizal Publisher Ryan Yusmadri Haidzar Fathin Ferdi Arif Fadhilah maestrofkums.com @MaestroUMS MAESTRO FK UMS maestrofkums

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Ofce Jl. A Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta 57102 Telp. 717417

Talent : Manal Ali Sungkar Photographer : Widya Pintaka


ne magaezsoiftro ma

MOM say HAI APRIL!

Assalamu'alaykum Wr.Wb

Pembaca yang budiman, “Alhamdulillah” kata yang paling tepat untuk menggambarkan

perasaan kami. Dengan kekompakan seluruh tim penyusun majalah membuat penerbitan sesuai dengan waktu yang ditargetkan. Edisi kali ini tampak lebih spesial karena merupakan launching dari pergantian nama yang majalah baru dari “Maestro” menjadi “Magazine of Maestro”. Dikemas lebih menarik dengan penambahan rubrik, isi berkualitas dan permainan desain.

Di Edisi MOM kali ini, kami memang ingin tampil berbeda. Dengan mengambil tema dunia

Co-Ass diharapkan agar pembaca akan tertarik untuk membaca halaman demi halaman. Ada rubrik mengenai tips dan trik sukses didunia Co-Ass, alumni menyapa tentang Co-Ass, artikel tentang dunia kesehatan terkini dan masih banyak lagi. Pada penerbitan kali ini tentu sah-sah saja jika tampil tak sempurna. Karena itu, partisipasi anda dalam bentuk apapun ( kritik, saran dan kiriman artikel) sangat kita harapkan sehingga MOM akan selalu dihati para pembacanya. Kirimkan segera karya- karya terbaik anda kepada redaksi untuk kami seleksi terlebih dahulu sebelum diterbitkan di MOM. Email : maestro kums@gmail.com. Salam hangat dari pimpinan redaksi. Wassalamu'alaykum Wr.Wb

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

2


CONTENTS LIST MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

12 01

20

08

A P R I L 06 16

HELLO APRIL! MOM ARMY CONTENTS LIST HEADLINE What is “Co-Ass”? Syarat dan Stase Co-Ass Quotes about Co-Ass

15

TIPS AND TRICKS ALUMNI MENYAPA Enjoy aja menghadapi dunia Co-Ass TEROPONG ISLAM SHARE ILMU KEDOKTERAN MEDICAL UPDATE World Health Day : Vector-Borne Disease CAMPUS NEWS KARIKATUR HAPPY PHOTOGRAPHY

18

11

2014


IKBAR.ARDIANSAH

HAPPY PHOTOGRAPHY


karikatur

doc.haidazar fathin

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014


HEADLINE

quotes about co-ass

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Asisten dokter, dan melakukan praktek untuk mencapai propesi dokter,yang kita lakukan ya sama seperti dokter, dan kepanjangan dari COAS adalah co assistant. Zul ikar Adi Gumawang

Co-Ass itu capek,ngerjain tugas, di marahin tidurnya kayak pindang dan sambil duduk sama kayak kuliah kalau udah libur enak banget, saya tidak tau apa itu kepanjangan dari kata Co-Ass. Manal Ali S feat Junia Astri

CO-ASS ITU merupakan tahapan lanjutan bagi mahasiwa kedokteran, agar kamu bias menjadi dokter dan bias praktek dan terjun kelapangan,dan di coas itu ada beberapa stase, dan saya tidak tau apa itu kepanjangan dari kata Co-Ass. Raden Sakya Pradipta

Co-Ass itu salah satu, apaaa yaa‌ Salah satu jenjang sebelum menjadi dokter, koas lebih bnyak ke prakteknya.

Vega Ramadhani


HEADLINE

WHAT IS CO-ASS? Koas adalah istilah populer di dunia medis, khususnya Fakultas Kedokteran

Pertanyaannya sekarang, kenapa mahasiswa FK wajib mengikuti Koass dan menjadi menjadi syarat wajib untuk menjadi dokter? Jelas, ini untuk melatih skill sekaligus pengetahuan yang sudah mereka dapatkan selama kuliah atau yang kita sebut dengan masa pre-klinik. Inilah masa klinik mereka yang pertama. Karena kemampuan teori harus dibarengi dengan praktek, maka Koass menjadi hal yang wajib dijalani oleh mahasiswa FK sebelum menjadi dokter nantinya.Ada banyak pengalaman yang bisa mereka dapatkan k e t i k a Ko a s s , ya n g t i d a k m e r e k a dapatkan- ketika kuliah ataupun dalam skripsi. Salahsatunya adalah pengalaman menghadapi pasien secara langsung, walaupun itu bukan pasien kita, karena status yang masih magang, haha. Tapi setidaknya, dengan seringnya berhadapan langsung dengan masyarakat, akan semakin mengasah skill kita saat nanti-

menjadi dokter yang sesungguhnya dan di tempatkan di daerah-daerah yang terpencil. Rumah sakit tempat mereka m e n j a l a n i K o a s s j u g a t e r n y a t a menentukan pengalaman setiap peserta Koass, RS yang merupakan tempat rujukan banyak pasien dengan berbagai macam penyakit menjadi tempat 'magang' yang baik bagi peserta Koass. Kalau kita amati berdasarkan lokasi, RSUD Ponorogo (Jawa Timur) adalah salah satu tempat ya n g b a g u s u n t u k m e n g g e m b l a n g kemampuan skill mahasiswa. Ponorogo, yang merupakan daerah endemis di pulau jawa dimana penyakit seperti malaria dapat kita jumpai disana. Ini sangat langka, mengingat pulau jawa secara mayoritas sebenarnya sudah terbebas dari endemis, daerah dimana nyamuk- anopheles berkembang biak.

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

(FK) di seluruh Indonesia. Kalau dalam bahasa sehari-hari, boleh dibilang seperti magang, KKN, PKLP dan sejenisnya gitulah. Koass sendiri merupakan singkatan dari CoAssistan, bisa diartikan pembantu di Rumah Sakit. Bisa juga assistan dokter atau perawat. Yang jelas Koass sifatnya adalah dokter muda yang belajar praktek di Rumah Sakit, atau kalau mau diartikan secara kasar sebagai mana yang tertulis berarti pembantunya pembantu. Hehehe..

Doc.Google.com

08


Doc.Google.com

APA

09

CO-ASS?

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

HEADLINE

H ITU

Selain rumah sakit, teman-teman pergaulan juga sangat menentukan kesuksesan peserta. Karena sesungguhnya teman sharing-lah yang menjadi tempat dimana kita banyak mengumpulkan informasi. Dengan seringnya berkumpul dengan orang atau komunitas yang memang rajin belajar, rajin menggali informasi dari narasumber, akan mempengaruhi kita untuk melakukan hal yang sama. Ada hal menarik juga yang sebenarnya tidak berhubungan dengan dunia kedokteran, tapi merupakan tantangan yang harus dihadapi setiap peserta. Adalah tantangan dengan lawan jenis. Mungkin akan menjadi satu tema tersendiri atau menjadi buku tersendiri kalau kita bahas masalah tersebut di sini. Intinya hanya mengingatkan kepada pembaca sekalian, khususnya yang belum menikah agar benarbenar menguatkan keimanan ketika menjalani Koass. Banyak tantangan yang sebenarnya datang di luar kendali kiita. Nah, karena sekedar just to know, maka pesan ini juga sebenarnya menjadi penting buat pembaca untuk mengenal apa sih sebenarnya koass itu, ada apa aja di sana dan bagaimana rasanya? Selamat menikmati pahit-manisnya dunia koass bagi mereka yang sudah dan sedang menjalaninya. Juga, selamat menanti bagi yang belum atau baru akan menjalaninya. Jadi, sebagai calon dokter yang baik, tidak ada cara lain untuk mengembangkan ilmu yang sudah kita dapatkan semenjak di bangku kuliah kecuali mempraktekkannya langsung di lapangan, atau yang lebih kita kenal dengan Koass. Untuk lebih jelasnya, edisi MOM (Magazine of Maestro) kali ini akan mengupas tuntas seputar Koass. Selamat membaca.

Doc.Iwan Mariono


MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

HEADLINE

syarat dan stase co-ass Bagi mahasiswa kedokteran pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Co-Ass (Co-Assistan) atau koas. Nah sekarang yang menjadi pertanyaan kita adalah apakah Co-Ass itu? Co-Ass yang merupakan kepanjangan dari Co Assistant itu adalah masa kepanitraan klinik di Rumah Sakit yang harus dijalani oleh mahasiswa/i kedokteran yang telah lulus dalam program pendidikan kedokteran atau sarjana kedokteran. Ini merupakan syarat wajib bagi mahasiswa kedokteran sebelum menjadi dokter yang handal dan kompeten nantinya. Co-Ass merupakan praktik nyata dari apa yang didapatkan selama kuliah kurang lebih 3,5tahun (pre-klinik). U M S s e n d i r i m e m i l i k i P o n o r o g o , S u k o h a r j o , d a n b e b e ra p a sya ra t ya n g h a r u s Surakarta. Delapan Rumah Sakit dipenuhi sebelum menjalani Co- Ass. Syarat tersebut meliputi Surat tersebut adalah RSUD Sukoharjo, Keterangan Lulus (SKL), serti ikat R S U D K a r a n g a n y a r, R S U D l u l u s s k i l l l a b , s u r a t b e b a s Ponorogo, RSJ Puri Waluyo, RSUD t a n g g u n g a n p i n j a m a n Moewardi, RS Orthopaedi, BPPKM p e r p u s t a k a a n U M S , b a i k i t u (RS Paru), RS PKU Muhammadiyah perpustakaan Universitas maupun Solo. Dan satu-satunya Dinas F a k u l t a s , m e n y e l e s a i k a n Kesehatan yang menjadi tempat administrasi keuangan, telah Co-Ass adalah Dinas Kesehatan menjalani skripsi, dan telah Sukoharjo yang tersebar dalam 12 menjalani yudisium (pengumuman P u s k e s m a s . P e n e m p a t a n hasil ujian pre-klinik), untuk mahasiswa Co-Ass di Rumah Sakit m e n d a p a t k a n g e l a r S a r j a n a ini berdasarkan aturan KKI (Konsil Kedokteran (S.Ked). Mahasiswa FK Kedokteran Indonesia) yang UMS yang menjalani Co-Ass akan menyatakan bahwa 1 pembimbing ditempatkan di 8 tempat dan satu m a k s i m a l m e n g a m p u 5 dinas kesehatan yang tersebar di 4 mahasiswa Co-Ass. d a e r a h y a k n i K a r a n g a n y a r,

10


MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

11

headline

syarat dan stase co-ass

Doc.Google.com

Co-Ass di FK UMS terdiri dari 15 stase yang dibagi menjadi 3 kriteria yakni stase besar, stase sedang dan stase kecil. 1. Stase besar, terdiri dari Stase Anak, Stase Penyakit Dalam, Stase Obgyn, Stase Bedah. 2. Stase sedang, terdiri dari Stase THT, Stase Syaraf, Stase Kulit dan Kelamin, Stase Mata, Stase Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Stase Paru, dan Stase Jiwa. 3. Stase kecil, terdiri dari Stase Forensik, Stase Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, Stase Anastesi, dan Stase Radiologi. Di FK UMS juga terdapat satu stase tambahan yang akan dijalani pada akhir Co-Ass yaitu Stase Baitul Insan Kamil (stase pembinaan kedokteran islam yang berbasis kemuhammadiyahan) yang dilaksanakan pada akhir stase. Setelah menjalani kepaniteraan klinik, mahasiswa FK UMS selanjutnya melaksanakan Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) untuk menguji kompetensi yang telah dibekali selama Co-Ass, yang meliputi ujian tulis dan ujian OSCE Nasional. Setelah lulus dan menjalani sumpah dokter, seperti mahasiswa fakultas kedokteran pada umumnya, mahasiswa FK UMS wajib menjalani internship atau praktek magang di RS selama 2 tahun. Doc.Yudwari Adhicha Nuredis, Baiq Yunita Haptia


ALUMNI MENYAPA

RUBRIK

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Biodata Nama TTL Pendidikan Sekarang Alamat Hobi

: dr. Emika Prasetyan : Putussibau, 29 Mei 1986 : PPDS 1 Obstetri dan Ginekologi FK UGM : Jln. HM Suwignyo 68TS, Pontianak, Kalimantan Barat : Membaca

ENJOY AJALAH MENGHADAPI DUNIA CO-ASS Apabila kita mendengar kata Co-Ass, apa yang terlintas dipikiran kita? Mungkin kita berpikiran bahwa d u n i a C o - A s s i t u m e n a k u t k a n , mengerikan atau bahkan sesuatu hal ya n g m e nye n a n g k a n . I t u s e m u a t e r g a n t u n g p a d a d i r i k i t a ya n g menyikapinya. Sahabat MOM tercinta, dalam edisi kali ini akan mengorek tentang dunia Co-Ass dari sudut pandang alumni FK UMS. Mengingat para alumni FK UMS telah tersebar merata di seluruh penjuru nusantara. Mari kita simak pengalaman Co-Ass dari seseorang dokter yang inspiratif, punya tekad kuat dan penuh semangat. Dokter Emika Prasetyan nama lengkapnya, merupakan angkatan pertama di FK UMS. Beliau yang biasa akrab dipanggil dokter Emika, merupakan salah satu yang pernah merasakan pahit manisnya kehidupan pada saat Co-Ass. Apalagi FK UMS baru saja berdiri tentu saja kualitas

lulusannya akan menjadi sorotan oleh khalayak. Tetapi itu semua tidak dijadikan sebagai beban moral oleh dr. Emika. Bermodalkan doa dan motivasi yang tinggi membuat dr. Emika enjoy dalam menggarungi dunia Co-Ass. Tak jauh berbeda dengan kita dalam perjuangan mewujudkan mimpi sebagai dokter berkualitas, memang penuh tantangan. Sebenarnya musuh terbesar itu datang dari diri kita sendiri. Yakni, rasa malas, motivasi yang menurun, bosan dan masih banyak lagi. Maka kita harus melawan hal itu jika ingin sukses. Kini dokter Emika sukses membuktikan bahwa lulusan FK UMS mampu bersaing dengan lulusan dari Fakultas Kedokteran yang lain. Sejak dua tahun yang lalu dokter Emika telah melanjutkan studi spesialis di PPDS1 Obsteri dan Ginekologi FK UGM di RS Sardjito, Yogyakarta.

12


13

Dalam meraih sukses di dunia Co-Ass dr. Emika Prasetyan memberikan sedikit tips kepada mahasiswa FK UMS, antara lain: 1. Sejak awal harus punya passion untuk sukses dan enjoy saja saat menghadapi Co-Ass. 2. Buatlah target IPK yang tinggi, karena kita adalah Institusi swasta jadi IPK juga perlu diperhatikan. Target ini akan memotivasi mahasiswa dalam mengarungi dunia pendidikan pre klinik maupun klinik. 3. Jadikanlah membaca sebagai kebiasaan, mulai sekarang biasakan minimal satu jam dalam sehari untuk membaca. Sehingga pada saat Co-Ass nanti kita tidak akan kesulitan dalam menguasai ilmunya. 4. Hilangkan sifat egois antar sesama teman, karena sistem pembelajaran saat Co-Ass dibentuk kelompok kecil (seperti skill lab) maka saling membantu satu sama lain. 5. Saling memotivasi sesama anggota kelompok Co-Ass. Rutinitas yang melelahkan pada saat Co-Ass akan membuat mood luktuatif sehingga perlu memberi motivasi satu sama lain. 6. Team Work, dengan menjaga kekompakan dan kerjasama antar sesama anggota kelompok Co-Ass akan membuat beban terasa ringan. 7. Berdoa kepada Allah SWT, dengan berdoa segala urusan kita didunawi akan dimudahkan oleh NYA. Selain tips – tips di atas, ada sedikit pesan dari dr. Emika Prasetyan kepada adik-adik mahasiswa FK UMS. “Banggalah dengan almamater kita, buktikanlah bahwa FK UMS mampu bersaing dengan Fakultas Kedokteran yang lain. Dengan cara meningkatkan kualitas diri maka membuat diri kita lebih maju untuk sukses�.

Doc.Google.com

ALUMNI MENYAPA

RUBRIK

Doc.Dhanista HSP


headline

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Pelantikan dan janji dokter muda

Bertempat di kampus 4 Fakultas Kedokteran UMS, digelar acara Pelantikan dan Janji Dokter Muda (Sabtu, 26 April 2014). Sebanyak 87 peserta mengikuti Pelantikan dan Janji Dokter Muda ini, yang mana para dokter muda ini nantinya akan melaksanakan pendidikan klinis di Rumah Sakit. Hadir sebagai saksi D e k a n F a k u l t a s K e d o k t e r a n U n i v e r s i t a s Muhammadiyah Surakarta Prof. Dr. Bambang Subagyo, dr., Sp. A (K) beserta Wakil Dekan, serta tamu undangan yang turut serta menghadiri acara janji dokter muda kali ini. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Bambang Subagyo, dr., Sp. A(K) menyampaikan agar para dokter muda yang akan diambil janji ini bisa menjunjung nama baik FK UMS dan mengutarakan bahwa Attitude, Knowledge, dan Skill adalah pegangan yang harus selalu diemban para calon dokter muda. Begitu pula sambutan yang diberikan saksi-saksi yang sempat hadir, selain pesan kepada calon dokter muda yang akan diambil janji ini, tentunya adalah ucapan selamat karena telah memasuki fase baru dalam proses pendidikan dokter mereka. Dalam waktu dekat para dokter muda akan segera bergelut dengan dunia klinis di Rumah Sakit.


Acara yang dimulai dari pukul 9 pagi ini diakhiri dengan penandatanganan janji dokter muda satu persatu oleh Dekan Fakultas Kedokteran UMS setelah sebelumnya dilakukan pengucapan janji dokter muda yang dipimpin oleh salah seorang mahasiswa, Hasmeinda dan Nia. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan ucapan hamdallah. Disela-sela waktu setelah acara Pelantikan dan Janji Dokter Muda, Achmad Nur Ansyah, salah satu peserta yang kami temui mengutarakan bahwa acara yang belangsung dengan khidmat ini menjadi pemacu motivasi kedepannya. “Melalui acara janji dokter muda kali ini semoga bisa memberikan motivasi agar nanti saat menajalani Co-Ass bias menerapkan ilmu, pesan, dan amanah yang telah di jalani selama belajar di kampus.� Ungkap A'an (panggilan akrab Achmad). Doc.Muhammad Apriyanda

headline

Pelantikan dan janji dokter muda


MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Doc.Google.com

"Jagalah Attitude" Mungkin ini tips yang simple, tetapi saat koass sikap atauy attitude adalah masalah utama yang harus diperhatikan. Bisa saja kamu orang yang pandai, tetapi jika kamu tidak punya attitude yang baik akan bermasalah, baik itu dari teman sejawat, perawat, konsulen atau dari pasien. Maka, sebelum menjalankan koass sebaiknya perbaiki diri sendiri dahulu. Mulai dari tata krama. Kalau bisa sih menyesuaikan dengan budaya setempat. Jangan samakan budaya di Pulau Jawa dengan budaya di Sulawesi atau Kalimantan. Jelas beda. "Siapkan alat tempur" Alat tempur yang dimaksud adalah peralatan yang nantinya diperlukan dalam menjalankan koass seperti : stetoskop, termometer, buku (buku tulis maupun teksbook panduan koass), pulpen dan lain-lain. Usahakan memiliki stetoskop yang kualitasnya lumayan baik, ini sangat membantu saat kita disuruh dokter untuk memeriksa kondisi isik pasien. Pulpen sangat diperlukan dalam menulis status pasien dan lainnya, kan tidak lucu jika kita harus pinjam pulpen ke pasien. Hehehe..

5

TIPS MENGHA-

DAPI CO-ASS Tidak sedikit anak koas yang gagal koass. Nah, setelah membahas apa s a j a k e g i a t a n y a n g d i l a ku ka n s a a t ko a s s , sekarang kita akan berbagi b e b e r a p a t i p s u n t u k selamat koass.

16

"Usahakan tersenyum" Seorang pasien pasti akan merasa lebih baik jika dokter yang merawatnya tersenyum dan ramah, bayangkan saja jika kalian tidak mandi pasti pasien juga risih. Ingat selalu, 5M, senyum, salam, sapa, sopan, santun. "Mintalah jurus rahasia ke seniormu" Nah, ini merupakan sebuah ilmu yang biasanya berguna saat koass, jurus tersebut bisa berupa catatan, resep-resep terapi dan berbagai ilmu yang kadang-kadang tanpa dasar teori. So, jangan malu untuk bertanya, karena malu bertanya, ketinggalan jaman. Eh, salah, maksudnya, sesat di jalan. "Berdoa" Selain beberapa tips yang telah disebutkan di atas, ini yang sangat penting. Berdoalah untuk bisa menyerap ilmu dengan baik sehingga dapat berguna bagi pasien, berdoalah agar konsulen baik hati saat ujian, dan berdoalah agar pasien segera sembuh. Itulah beberapa tips yang mungkin nantinya akan berguna saat menjalankan koass, semoga berhasil. Good luck ! (/Rbg)


KARIKATUR

Doc.Haidzar

MagazineOfMaestro#1/edisIApril-2014


SI KECIL

YANG BERDAMPAK BESAR MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Banyak hal yang kadang tidak terduga oleh kebanyakan orang, jika sesuatu yang kecil bisa berdampak besar. Perkenalkan si kecil yang dimaksud adalah nyamuk. Penyakit apa saja yang dapat ditimbulkan dari gigitan/tusukan nyamuk ini? Seberapa besar dampaknya? Sebenarnya, besar ataupun kecilnya dampak ditentukan oleh seberapa cepat penyakit tersebut mendapatkan penanganan. Penyakit primadona yang disebabkan oleh si kecil ini adalah Malaria dan DBD. Selama ini yang banyak diketahui masyarakat pada umumnya, penyakit ini hanya disebabnya oleh nyamuk. Apakah benar hanya nyamuk saja? Mari kita bahas bersama-sama.

Doc.Google.com

18

Sebenarnya malaria disebabkan oleh parasit (seperti cacing) dari genus Plasmodium yang termasuk pada golongan protozoa. Sampai sekarang, penyakit ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan pada masyarakat dunia, penyebaran atau epidemiologinya di berbagai Negara, terutama kawasan Asia, Afrika dan Amerika latin (khususnya yang kawasan endemik). Penyakit ini dapat menyebabkan kematian, dengan kelompok risiko tinggi yaitu pada bayi, anak balita, dan ibu hamil. Setelah mengenal sekilas dengan penyakitnya, lantas agen-agen dari penyakit ini siapa saja? Ada 4 agen utama penyebab penyakit ini, yakni plasmodium Falciparum, plasmodium Vivax, plasmodium Malariae, dan Plasmodium Ovale. Terdapat berbagai cara penularan penyakit malaria, yakni dengan penularan secara alamiah dan bawaan. Penularan alamiah diperankan oleh gigitan langsung dari nyamuk anopheles, sedangkan penularan bawaan (congenital) itu terjadi akibat diturunkan dari orang tua, seperti pada bayi yang baru dilahirkan dari ibu yang terkena malaria, penularannya kadang melalui plasenta atau melalui transfusi darah. Gejala klinis yang ditimbulkan juga bisa bermacam-macam seperti badan terasa lemas, pucat karena anemia, nafsu makan menurun, mual-mual (kadang disertai muntah), serta sakit kepala yang terus menerus. Pada keadaan kronis bisa disertai pembesaran limpa. Terdapat tiga stadium klasik dari malaria atau yang kita kenal dengan istilah trias malaria, yakni stadium dingin stadium demam stadium berkeringat.


si kecil yang bedampak BESAR

1. Pertama stadium dingin, dimana penderita merasakan dingin dan mulai menggigil, nadi terasa cepat tapi lemah, kulit kering dan pucat. Stadium ini berlangsung antara 15 menit – 1 jam. 2. Kedua stadium demam, dimana penderita merasakan kepanasan, muka memerah, kulit kering, sakit kepala yang menjadi-jadi, kadang disertai muntah, suhu badan bisa mencapai 41oC atau lebih, stadium ini disebabkan oleh pecahnya schizon darah yang telah matang dan merozoit masuk dalam aliran darah, ini berlangsung antara 2-4 jam. 3. Kemudian stadium terakhir yakni stadium berkeringat. Pada stadium ini penderita akan berkeringat banyak, suhu badan bisa meningkat, dan penderita dapat tidur dengan nyenyak. stadium ini berlangsung antara 2 sampai 4 jam. Gejala-gejala yang disebutkan diatas tidak selalu sama pada setiap penderita, tergantung pada species parasit dan umur dari penderita, gejala klinis yang berat biasanya terjadi pada malaria tropika yang disebabkan oleh plasmodium falciparum. Hal ini disebabkan oleh adanya kecenderungan parasit (bentuk trofosoit dan scizon) berkumpul pada pembuluh darah organ tubuh seperti otak, hati dan ginjal sehingga menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah pada organ-organ tubuh tersebut. Untuk pencegahan dari penyakit malaria yang pertama adalah proteksi pribadi, seseorang seharusnya menghindari dari gigtan nyamuk dengan menggunakan pakaian lengkap, tidur menggunakan kelambu, dan menghindari untuk mengunjungi lokasi yang rawan malaria. Kedua, edukasi adalah faktor terpenting pencegahan malaria yang harus diberikan kepada setiap pelancong atau petugas yang akan bekerja didaerah endemis, serta modi ikasi perilaku berupa mengurangi aktivitas di luar rumah mulai senja sampai subuh disaat nyamuk anopheles umumnya mengigit. Adapun tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk adalah mengendalikan vector, misalnya dengan mengeringkan genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Termasuk dalam pengendalian ini adalah mengurangi kontak nyamuk dengan manusia, misalnya memberi kawat nyamuk pada jendela dan jalan angin lainnya. Semoga dari sedikit informasi yang telah dipaparkan di atas, kita semua bisa mencegah (preventif) mulai dari hal kecil yang ada pada diri kita maupun pada lingkungan sekitar. (Cnf)

Doc. Cintya Nur Faizah

Doc.Google.com

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

19


Ginjal Ginjal mempunyai tugas yang sangat vital dalam tubuh kita. Salah satunya adalah menyaring darah. Darah hasil metabolisme tubuh akan disaring oleh ginjal melalui 'instumen' yang ada di dalamnya bernama Nefron. Lebih spesi ik lagi, di dalam Nefron itu ada 'alat' yang m e m a n g b e r t u g a s k h u s u s u n t u k menyaring darah bernama Glomerulus. Anggap saja Nefron itu adalah pasukan batalion terbesar. Maka tidak kurang 1 juta pasukan saat ini menjaga keamanan di perbatasan, menyaring makhluk-makhluk ilegal yang tidak berguna bahkan bisa membahayakan keamanan 'negara' atau 'kerajaan besar' bernama Ginjal. Inilah pasukan batalion yang bernama Nefron itu. Saya tidak tahu berapakali pembesaran sampai kita bisa melihat si mas Nefron ini, yang jelas jumlahnya tidak kurang dari 1 juta pasukan dalam tubuh kita.

Inilah pasukan batalion yang bernama

Nefron itu. Saya tidak tahu berapakali pembesaran sampai kita bisa melihat si mas Nefron ini, yang jelas jumlahnya tidak kurang dari 1 juta pasukan dalam tubuh kita.

Mari kita berterimakasih kepada

mereka, pasukan penyaring dan penjaga keamanan, yang karenanya setiap hari kita b i s a m e m b u a n g u r i n . U r i n t e r s e b u t mengandung bahan-bahan kimia yang apabila dibiarkan dalam jumlah besar bisa menjadi toksik bagi tubuh kita sendiri. Contohnya; ureum, kreatinin dan asam urat. Secara 'geogra is', markas pasukan batalion kebanggaan kita berada dalam lingkaran merah yang bisa kalian lihat pada 'peta' di samping. Satu lingkaran tersebut mampu menampung ratusan ribu pasukan Nefron, maka jangan heran jika 'negara' Ginjal memiliki jutaan pasukan Nefron. *Semoga pemilik 'negara' ini, dimanapun dia berada tidak lupa untuk selalu bersyukur dan menjaganya dengan baik. :)

Doc.Iwan Mariono


MEDICAL UPDATE WORLD HEALTH DAY

21

Doc.Google.com

VECTOR-BORNE DISEASES Tahukan kalian pada tanggal 7 April 2014 kemarin kita baru saja merayakan hari kesehatan atau yang dikenal dengan World Health Day (WHD). WHD sendiri adalah salah satu bentuk perayaan akbar untuk hari kesehatan international, karena pada tanggal tersebut merupakan hari berdirinya WHO (World Health Organization) pada tahun 1948. Setiap tahunnya, topik WHD yang dipilih tentu berbeda-beda dengan fokusnya kesehatan masyarakat. Pada tahun 2014 ini WHD mengambil topik Vector-Borne Diseases : Small Bite Big Threats. Apa itu Vector-Borne Disease? Vector-Borne Disease adalah penyakit yang disebabkan patogen dan parasit yang dibawa oleh organisme tertentu dan ditularkan kepada manusia. Biasanya penyakit ini ditemukan di negara-negara tropis dan tempattempat yang memiliki permasalahan sanitasi. B ag aiman a Vecto r- Bo r n e D is ea s e d i Indonesia? Berdasarkan WHO Regional OfďŹ ce for the South East Asia (SEARO) telah dipilih beberapa fokus penyakit untuk wilayah Asia Tenggara antaralain Malaria, Dengue, Chikungunya, Lymphatic Filariasis, Japanese Encephalitis, Schistosomiasis, Kala-azar, dll. Dikarenan Kala-azar sangat jarang di Indonesia maka fokus penyakit ditetapkan pada poin 1 hingga 6. Tujuan dari WHD tahun ini adalah meningkatkan perhatian terhadap Vektor dan penyakit yang dibawa oleh vektor tersebut serta untuk meningkatkan perhatian masyarakat untuk melindungi dirinya sendiri. Perlindungan diri ini tidak hanya diperuntukkan kepada masyarakat pada suatu daerah saja tetapi juga kepada traveller untuk dapat melindungi dirinya dan tahu keadaan daerah atau negara yang akan dikunjunginya. Info lebih lanjut silahkan kunjungi; www.who.int/wolrdhealth-day Doc.Karsa Lugi MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014


MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

Doc.Google.com

orang cerdas

selalu ingat mati Siapa yang paling dekat dengan malaikat Izrail ? Co-Ass S i a p a ya n g s e r i n g m e ra m a l a k a n datangnya kematian pasien-pasien bangsal? Co-Ass Siapa sebenarnya malaikat pencabut nyawa? Co-Ass, lho? Hehehehe Co-ass salah satu pahlawan ketika keluarga pasien teriak-teriak. Dia datang dengan badan yang dekil, jas putih yang dekil pula dan mata sayu dengan langkah yang cepat. Koass termasuk komunitas yang paling banyak ditemukan di lorong – lorong rumah sakit. Dia sering sekali berada disamping malaikat Izrail ketika pasien yang sedang ditanganinya dalam keadaan sekarat. Lantas sudah berapa banyak kah pengalaman mereka t e r h a d a p k e m a t i a n ? S e b e r a p a berkesannya kematian bagi kita? Dan seberapa pedulinya kita akan kematian?

Teringat akan perkataan seorang kawan yang sudah koass, “pertamakali menghadapi pasien meninggal, rasanya luar biasa sedih dan menyesakkan. Tetapi pasien kedua, ketiga, dan berikutnya terasa lebih mudah. Bahkan setelah setahun koass biasanya kita dengan mudah mengatakan; “ p a s i e n i n i n d a k l a m a l a g i m u n g k i n meninggal”. Tanpa ekspresi kesedihan maupun beban. Apakah ini sesuatu yang salah? D a l a m d u n i a k o a s s , m e l i h a t kematian itu rasanya semakin biasa, tidak sakral lagi, semakin tidak berkesan. Pada akhirnya, kematian hanya seperti bunyi bising motor modi ikasi, berisik, keras, menyakitkan sebentar, lalu wuss……. Hilang. Padahal, ada banyak sekali yang bisa kita ambil pelajaran dari setiap kematian yang terlihat di depan mata.


Orang Yang Cerdas = Yang Mengingat Kematian

Berdasarkan hadits tersebut orang yang paling banyak

Apa sih gunanya mengingat mati?

mengingat mati itulah yang dianggap Rasulullah S.A.W.

sebagai orang yang cerdas. Mereka itulah orang yang

Sebagai mahluk berakal, setiap orang

harusnya menyadari bahwa dia akan mati. Tetapi

tahu tujuan hidupnya. Sadar bahwa dunia ini hanya

sering kali yang terjadi adalah kebalikannya. Manusia

tempat singgah sementara.

bertingkah laku seakan-akan dia hidup selamanya di

dunia ini.

diri untuk mencapai tujuan hidupnya sebagai hamba

Islam menganjurkan kepada umatnya untuk

Orang yang cerdas pasti akan mempersiapkan

Allah. Hal tersebut juga berlaku bagi calon koass atau

sering mengingat mati (dzikrull maut).

yang sedang koass. Bahkan, yang sudah selesai koass.

Disebutkan dalam sebuah hadits,

Suasana kematian yang hampir setiap hari kita temukan

‫ ﻗﺎل ﻋﻨﮭﻤﺎ ﷲ رﺿـﻰ ﻋﻤﺮ اﺑﻦ ﻋﻦ‬: ‫ ﺷـﺮة ﻋﺎ وﺳـﻠﻢ ﻋﻠﯿﮫ ﷲ ﺻـﻠﻰ اﻟﻨﺒﻲ اﺗﯿﺖ‬

di rumah sakit seharusnya mengingatkan banyaknya

‫ ﻓﻘﺎل اﻻﻧﺼـــــﺎر ﻣﻦ رﺟﻞ ﻓﻘﺎم‬: ‫ ﻗﺎل ؟ اﻟﻨﺎس اﺣﺰم و اﻟﻨﺲ اﻛﯿﺲ ﻣﻦ‬: ‫ ھﻢ اﻛﺜﺮ‬

kesalahan dan kekhilafan. Semog Allah kelak

‫ اﺳﺘﻌﺪادا واﻛﺜﺮھﻢ ﻟﻠﻤﻮت ذﻛﺮا‬،‫ اوﻟﺌﻚ ﻟﻠﻤﻮت‬،‫ اﻟﺪﻧﯿﺎ ﺑﺸـــــﺮف ذھﺒﻮا اﻻﻛﯿﺲ‬

memanggil kita dalam keadaan khusnul khatimah.

‫اﻻﺧﺮة وﻛﺮاﻣﺔ‬.

Namun yang perlu digaris-bawahi, jangan hanya

(‫ اﻟﺴﻨﺔ ﻓﻘﮫ )ﺣﺴﻦ ﺑﺎﺳﻨﺎد اﻟﻄﺒﺮاﻧﻰ رواه‬: ٤٤∕٤

menunggu menjadi koass saja baru mengingat

kematian. Sering-seringlah dari sekarang, di mana

“Berkata Ibnu Umar r.a. : Pada suatu hari aku

datang menjumpai Rasulullah s.a.w. sedang berada di

suasana hati yang selalu ingat dengan kematian akan

tengah-tengah Sahabat-sahabat beliau yang

menghasilkan kemauan kuat untuk mengumpulkan

terkemuka. Tiba-tiba salah seorang Sahabat dari

amal ma'ruf melalui aktivitas belajar di kampus, shalat

Anshar berdiri dan bertanya kepada Rasulullah s.a.w. :

tepat pada waktunya, mengikuti mentoring dan kajian,

Ya Nabi Allah, siapakah manusia yang paling pintar dan

membaca Al-quran, dan lain sebagainya yang

siapa pula yang cerdas otaknya? (Manil akyasu ya

senantiasa memberikan inovasi serta perbaikan diri

Rasulullah?).

sebagai hamba-Nya.

Rasulullah s.a.w. lalu menjawab: Yang paling cerdas

dan yang paling banyak mengingat-ingat mati, dan

diperlambat. Ia bisa datang kapanpun dan dimanapun.

K e m a t i a n t a k b i s a d i p e r c e p a t a t a u

yang paling banyak sedia bekal untuk menghadapi mati

Datangnya tak bisa dicegah, bahkan terjadi dengan cara

(Al Akyasu aktsarukum zikram lil mauti). (H.R.

yang tak terduga. Sudah berapa banyak 'bekal' yang kita

Thabrani.)

persiapkan untuk menghadapinya?

Allahummakhtim lana bil iman. Allahummakhtim lana bil islam. Allahummakhtim lana bihusnil khotimah. Ya Allah, akhirilah umur kami dalam keadaan iman, tetap membawa Islam, dan dengan cara husnul khotimah. “Barangsiapa yang banyak mengingat kematian, ia akan dimuliakan dengan tiga perkara: bersegera dalam bertaubat, rasa qana'ah dalam hati (merasa cukup dan menerima pemberian Allah), serta semangat dalam beribadah kepada Allah.” (Ad-Daqaq)

“Dimana saja kamu berada, mati pasti akan

mati, agar kita sadar bahwa setiap makhluk yang

Demikianlah penjelasan dan guna mengingat

menjumpaimu, sekalipun kamu berada dalam Mahligai

bernyawa pasti akan mengalami mati. Lihatlah kawan,

yang kokoh kuat.”(An Nissa' 78)

bukan hanya manusia yang mengalami mati, tapi juga

“Tidak seorang manusiapun sebelumnya yang kekal

hewan dan tumbuhan. Tetapi mereka tak mempunyai

(yang Kami jadikan kekal). Maka sekiranya engkau

akal dan pikiran bahwa mereka pasti akan mati. Nah,

mati, apakah mereka akan hidup kekal? Tiap diri

teman-teman yang tidak pernah mengingat mati atau

(manusia) akan merasakan kematian. Dan Kami akan

tidak percaya akan kematian berarti kalian sama

cobai kamu (dalam kehidupan ini) dengan kesusahan

dengan mereka dong. Hehehe…….

dan kebaikan, dan kepada Kamilah kamu akhirnya akan

Be smart friends!!!!!!!!

dikembalikan.”(Al Anbiya' 34-35)

Doc. Jumiatul Yazizah Zahwa


OPINI MAHASISWA

Sistem pengumuman nilai dan tekanan psikis Sebenarnya sudah lama catatan ini saya buat, namun harus saya revisi berulangkali untuk mendapatkan bahasa yang bagus dan sesuai agar enak dibaca dan memberi penger an yang komprehensif. Ini setelah saya sampaikan kepada teman-teman se-kontrakan dalam bentuk aspirasi. Begini ceritanya, seharusnya hasil nilai-nilai ujian kita selama 1 semester itu dak perlu dipajang di papan mading atau di umumkan kepada khalayak, cukup pribadi masing-masing yang tahu. Yakni saat KRS-an, atau dengan sistem online, log-in nilai, atau dalam bentuk amplop, mengingat banyak hasil yang kurang memuaskan atau bahkan anjlok. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi tekanan psikis mahasiswa yang nilainya anjlok. Saat jajak pendapat seper ini, an sipasi bahwa pas ada pihak yang kurang setuju itu akan ada. Dan akhirnya memang ada. Mereka yang kurang setuju menganggap, hal tersebut akan mengurangi semangat belajar. Semangat belajar mereka akan berkurang karena dak ada komparasi atau pembanding, dak terpacu untuk bangkit, semangat belajar jadi menurun. In nya, semuanya jadi menurun karena dak adanya daya saing. Begitulah kenyataannya, sistem pendidikan modern mengajarkan kita untuk selalu bersaing dalam hal prestasi akademik. Pendidikan selalu menjadi ajang kempe si, bukan sekedar wawasan.

Alasan lain selain tergantung orangnya juga tergantung siapa pembimbing akademiknya (PA), lingkungan belajarnya, dan masih banyak lagi tanpa harus menghilangkan sistem pengumuman nilai yang memang sudah ada sejak dulu. Mari kita tampung pendapat itu, dan boleh jadi memang ada benarnya. Namun kita juga dak boleh melupakan pendapat yang berseberangan walau mungkin nilai posi fnya hanya satu, hanya mengurangi tekanan psikis, tapi cukup memberi pengaruh besar untuk masa depan banyak mahasiswa. Secara psikis, mungkin bagi yang nilainya sudah nggi itu dak menjadi masalah. Bahkan hal tersebut semakin menguatkan kepercayaan diri untuk meraih nilai yang lebih nggi lagi. Tapi bagi mereka yang nilainya berada di papan bawah, akan membuatnya sulit untuk bangkit, sulit untuk keluar dari lubang hitam. Memang dak semuanya seper itu, ada juga beberapa yang bisa bangkit lagi justru setelah melihat pengumuman tersebut. Namun kalau kita persentase-kan lagi, berdasarkan kenyataan yang ada, jelas lebih banyak lagi yang susah untuk bangkit. Apakah kita akan menyalahkan mereka karena tergantung orangnya lagi? Karena malas? Jelas boleh, bahkan sangat boleh (walau belum tentu semuanya demikian). Tapi hal tersebut bukanlah sebuah solusi, karena hanya sekedar mo vasi. Mereka tetap dak terhindar dari tekanan psikis bahwa mereka dalam hal akademi kampus termasuk kalangan bawah. Dan ini, jika dibiarkan terus-menerus, akan semakin berdampak pada kemampuan akademis mereka selanjutnya.


Sistem pengumuman nilai dan tekanan psikis

OPINI MAHASISWA

Sebagai contoh di lapangan, cobalah lihat teman-teman kita yang nilainya jelek, lantas dia mencoba bangkit dan memperbaiki diri. Namun karena image IP-nya yang sudah terlanjur rendah, atau ditambah lagi bocahnya juga memang sedikit bandel, akhirnya dia hanya akan jadi bahan ledekan alias di-bully oleh teman-teman sekelas. Cobalah perha kan ke ka dia bertanya di kelas kepada dosen saat kuliah, dak sedikit teman-teman sekelas akan menertawakannya, atau dengan senyum seper ini; “Weee..�. Saya juga ikut tertawa, bahkan saat kembali ke rumah dan mengingat kembali yang sudah terjadi, kadang membuat saya tertawa sendiri. Begitulah kehidupan sosial di lingkungan kelas pada umumnya (walau dak seluruhnya), dan kita dak bisa menghindari hal tersebut. Akhirnya, kuliah selalu dak efek f karena mahasiswa banyak yang kurang paham, namun malu untuk bertanya alias dak pe-de. Walaupun dak semuanya seper itu, namun seper itulah pada umumnya. Padahal, kalau saja boleh jujur, saya yakin ada banyak sekali pertanyaan dalam benak se ap mahasiswa. Sekali lagi, kita boleh saja berpendapat lain, tapi pendapat itu kadang justru hanya berlaku untuk diri kita sendiri, tanpa peduli dengan kenyataan sosial bahwa pendapat tersebut dak terealisasi secara mayoritas. Lantas apakah kita akan menyatakan pernyataan yang sama lagi? Tergantung orangnya. Saya rasa kita dak akan pernah benar-benar memberi solusi kecuali hanya terus menyalahkan dengan kesalahan yang sama. Jadi, kembali lagi ke pembahasan awal tadi, alangkah baiknya jika nilai itu dijadikan saja dalam bentuk privasi. Bukan karena saya pernah punya nilai rendah. Bahkan nilai nggi-pun dak akan merubah prinsip saya seper ini. Ini karena kenyataan bahwa di luar sana ada banyak sekali mahasiswa yang mungkin sejak SD sudah mendapat banyak sekali tekanan oleh karena banyaknya ujian yang harus mereka hadapi dengan standar bakunya berdasar nilai-nilai akademis yang sungguh membuat banyak anak keteteran. Kita perlu menyerukan bersama kenapa bisa demikian, dan itu, dak cukup hanya dengan satu orang. Dulu, di kampus sempat ada audiensi bersama dekanat, salahsatunya membahas masalah kurikulum pendidikan. Sebenarnya ingin sekali menyampaikan pendapat ini, tapi ada yang menurut saya kurang pas jika saya yang menyampaikan. Mungkin hal ini akan lebih mantap jika disampaikan oleh teman-teman yang secara akademik masuk dalam kategori mahasiswa cum-laude. Kenapa? Ini untuk mengan sipasi feed back seper ini; Nilaimu kan anjlok, jadi wajar kalau kamu salahsatunya yang pengen sistem pengumuman seper itu. :) Hahaha, bukan. Bukan karena itu. Prestasi yang sudah saya dapatkan sejak di bangku dasar sampai menengah dak mengajarkan saya seper itu. Bukankah, kita belajar bukan hanya untuk nilai, tapi untuk kehidupan? Dan yang terakhir, saya hanya akan berdoa, semoga dengan diberlakukan sistem seper ini, justru akan semakin membangkitkan mo vasi mahasiswa di kampus mana-pun mereka berada untuk justru semakin terpacu menjadi lebih baik dalam hal belajar (baik itu adalah baik dalam akademik, maupun dalam a tude). Sehingga, dak ada lagi kita dapatkan hal ironis; mahasiswa yang justru membenci jurusannya, yang pada akhirnya kelak, membuatnya benci dengan pekerjaannya. Salam menuntut ilmu demi kehidupan.


CAMPUS NEWS MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

IPE

Doc.Google.com

Study solid and comprÊhensif IPE (Inter Profesional Education) merupakan salah satu metode pembelajaran dengan menggabungkan beberapa fakultas menjadi dalam satu management. Tujuan dari pembelajaran ini agar kita dapat bekerja sama dalam satu profesi sebagai seorang ahli dalam bidangnya. Fakultas yang di gabungkan menjadi yaitu bergerak di bidang kesehatan seperti fakultas kedokteran, fakultas farmasi dan fakultas ilmu kesehatan (keperawatan). Fakultas tersebut bergerak di bidang emergency medis. Pembelajaran ini berlandaskan sistem problem basic learning (PBL) yang mana mahasiswa harus lebih giat untuk memperluas informasinya tentang ilmu pengetahuannya. Informasi tidak hanya di dapatkan dari dosen pengajar tetapi juga berasal dari sumber lain seperti jurnal penelitian atau dari buku buku. IPE yang di kemas menjadi keperawatan. Hasil pemaparan kelompok tutorial ini memiliki dari masing – masing fakultas ini keefektifan yang bagus. Dengan akan di presentasikan untuk sistem pembelajaran menggali mendapatkan hasil yang baik satu kasus klinis dari beberapa dalam menghadapi kasus di klinis pandangan setiap fakultas, seperti nantiknya. Kombinsi ini akan f a k u l t a s k e d o k t e r a n s e l a l u menjadi sebuah gabungan yang memaparkan tentang mekanisme solid untuk mengobati suatu p e n y a k i t d a n g e j a l a s e r t a p e n y a k i t . K o m b i n a s i d a r i nantiknya akan memberikan beberapa fakultas kesehatan ini diagnosa terhadap penyakit d a p a t s a l i n g b e r t u k a r i l m u tersebut, sedangkan fakultas pengetahuan di bidangnya masing f a r m a s i b e r k e r j a d a l a m – masing. Kombinasi juga memberi penatalaksanaan dari penyakit banyak nilai positif salah satunya terkhususnya tentang obat – kekompakan kita sebagai ahli o b a t a n d a n d i a k h i r i o l e h medis nanti. perawatan pada pasien yang di p a p a r k a n o l e h m a h a s i s w a Doc.Ryan Yusmadri


MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014

MOM TRIP

THE HOMELAND OF JAVA MAN sangiran

Sangiran, merupakan nama tempat situs peninggalan purbakala dunia yang terletak di Desa Krikilan Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen, merupakan salah satu tempat arkeolog Jerman Gustav Heinrich von Koenigswald pertama kali menemukan fosil rahang bawah Pithecantropus erecus. Menurut UNESCO, sangiran memiliki berbagai koleksi berupa fosil baik hewan ataupun manusia purba. Fosil manusia diantaranya Pithecantropus erectus, Pithecantropus mojokertensis, Meganthropus p a l e o j a v a n i c u s , H o m o s o l o e n s i s , H o m o Neanderthal, Homo sapiens, dan lain-lain. Sedangkan dari hewan terdapat Gajah purba Mastodon, Harimau Felis Paleojavanica, Badak Rhinocerus Sondaicus, Kuda Nil Hippopatamus sp. Ini merupakan situs berharga khususnya bagi penduduk asli Pulau Jawa, karena dengan ditemukannya situs purba ini menunjukkan adanya peradaban nenek moyang mereka yang sudah berlangsung lama di pulau ini. Suku jawa sendiri kental dengan peninggalan budayanya, merupakan salah satu suku dengan perabadan tertua di Indonesia. Bahkan dalam beberapa buku disebutkan, kehidupan atau peradaban di-

Pulau Jawa sudah ada sejak jaman Nabi Sulaiman AS. Sebagai salah satu objek wisata Nasional, pengelola situs purba di Sangiran terus melakukan perombakan dari tahun ke tahun. Perombakan tersebut meliputi pembenahan fasilitas yang lebih tertata dan bersih dari sebelumnya, hingga pelayanan petugasnya. Bagi anda yang ingin berkunjung ke situs ini, hanya dengan tiket masuk seharga Rp 5.000,- (untuk domestic) atau Rp 11.500,- (wisatawan asing), anda sudah bisa menikmati berbagai macam objek yang ada di dalamnya. Taman situs purba Sangiran juga menyediakan tempat untuk pemutaran ilm. Dengan tiket seharga Rp 60.000,- untuk satu rombongan, anda bisa menyaksikan pemutaran ilm tetang manusia purba dan video dokumenter pembentukan situs purbakala Sangiran. Doc. Tau ik Adi Susilo, dkk

27


MIRA.CANDRA


new R E L E A S E this 2014

Genre

: Aksi, Fiksi Ilmiah, Fantasi

Tanggal Rilis Perdana

: 23 Mei 2014 (AS)

Studio

: 20th Century Fox

Pemeran & Kru Sutradara

: Bryan Singer

Produser

: Bryan Singer, Simon Kinberg, Lauren Shuler Donner

Penulis Naskah

: Simon Kinberg, Jane Goldman

Pemain

: James McAvoy, Michael Fassbender, Jennifer Lawrence,

Hugh Jackman, Halle Berry, Nicholas Hoult, Jason Flemyng, Ian McKellen, Patrick Stewart, Anna Paquin, Ellen Page, Shawn Ashmore, Omar Sy, Fan Bingbing, Peter Dinklage Sinopsis Para jagoan X-Men bersatu untuk berperang demi kelangsungan hidup spesies di dua periode waktu dalam X-MEN: DAYS OF FUTURE PAS. Semua karakter tasli dari ilm “XMen” trilogi bergabung dengan diri mereka yang lebih muda dari “X-Men: First Class,” dalam pertempuran epik yang harus mengubah masa lalu untuk menyelamatkan masa depan kita.

Doc.Muhammad Irwanto


TITIP SALAM Titip salam buat temanteman angkatan 2012 FK UMS, masih ada beberapa blok lagi, tetap semangat! Aprinal Alpajri FK UMS

Buat teman-teman semua tambah semangat mengejar profesi dokternya. Zul ikar Adi Gumawang FK UMS

Salam buat teman-teman DNA 2013 dan semua teman sejawat kedokteran semua. Hasna FK UMS

Buat umi sama ayah di rumah dan semangat kalian teman sejawat di seluruh Indonesia. Muhhamad Ali FK UMS

MagazineOfMaestro#1/edisiApril-2014


**


e n i z a g ma esoftro ma

SELAMAT! KEPADA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ATAS AKREDITASI B YANG TELAH DIRAIH

Medical Educative Scientic Research And Info


MOM#1 Magazine of MAESTRO