Issuu on Google+

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI

JOGYA-BALI LUTFI SAYID AKBAR X RPL 1


BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sekolah Menengah kejuruan perlu diadakanya kunjungan Industri ( SMK N 1 Depok) mengadakan kunjungan industri bagi siswa kelas X untuk semua kejuruan , pada kesempatan ini kami mengunjungi AKRB Yogyakarta, PEMKAB Jembrana dan SMKN 1 NEGARA. Latar belakang diadakanya kunjungan industri ini agar siswa mengenal dunia kerja. Selain itu siswa dapat mengetahui lebih jauh tentang cara kerja, kedisiplinan, tata tertib kerja , mesin – mesin industri yang lebih memadai, dll. Siswa juga diharapkan tidak menganggap kunjungan industri sebagi rekreasi, tapi menganggap kunjungan industri sebagai sarana belajar dengan cara mendatangi industri secara langsung, dan melihat urutan – urutan proses kerja di industri tersebut. B. Tujuan Kegiatan Kunjungan Industri Tujuan kegiatan kunjungan industri adalah sebagai berikut : - Memperluas pengatahuan siswa dalam lingkungan dunia kerja. - Mendorong siswa agar mempunyai minat bekerja di perusahaan. - Memberi informasi tentang cara kerja dan tenaga kerja perusahaan. - Mendorong siswa agar mempunyai rasa kedisiplinan dan tanggung jawab. - Membantu siswa melaksanakan program diklat. C. Waktu dan Tempat pelaksanaan - AKRB Yogyakarta = 21 April 2014 (Yogyakarta) - PEMKAB Jembrana = 23 April 2014 (Bali) - SMKN 1 NEGARA = 23 April 2014 (Bali)


BAB II PROFILE INDUSTRI Profile AKRB Tentang AKRB

Trend ekonomi nasional yang saat ini mengarah pada perkembangan yang pesat terutama dalam industri dan bisnis media, menjadi alasan dan semangat awal dari pendiri yayasan Radya Binatama untuk menciptakan institusi pendidikan di bidang Ilmu Komunikasi. Sebuah institusi pendidikan yang mencoba menjawab tantangan perkembangan industri dan bisnis media tersebut dengan menciptakan tenagatenaga ahli dan profesional di bidang Ilmu pengetahuan dan teknologi Komunikasi. Dengan berbekal pertimbangan diatas, maka yayasan Radya Binatama pada tahun 1999 mendirikan Akademi Komunikasi Radya Binatama atau yang kemudian dikenal dengan AKRB. Didirikan pertama kali oleh Aris Yudanto SH dan Dra Mirsawati, M.Si wiraswastawan media di Yogyakarta, dengan akta Notaris Silvia Veronica SH, nomor 28 tertanggal 12 Maret 1991 dan akta perubahan nomor 21 tertanggal 9 September 1999 dengan Notaris Soemi Sajogjo Moedito Mardjikoen SH. Pertama kalinya AKRB berkantor pusat di jalan Purwanggan nomor 7. Kepentingan pengembangan institusi untuk kemudian berpengaruh pada kepengurusan yayasan ini, dimana saat ini AKRB dijalankan dalam satu manajemen dengan STMIK AMIKOM Yogyakarta, dibawah Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. H.M Suyanto, MM. Berkantor pusat di jalan Janti nomor 3/47 Karangjambe Sayap Barat Jembatan Layang Janti Yogyakarta.


Visi, Misi dan Tujuan AKRB Sebagaimana sebuah institusi pendidikan, Akademi Komunikasi Radya Binatama mengorganisasikan dirinya berdasarkan visi misi yang jelas. Visi AKRB “Menjadi Perguruan Tinggi Unggulan Dalam Mencetak Tenaga Profesional Di Bidang Komunikasi di Indonesia tahun 2020â€? Misi AKRB 1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan terbaik di bidang komunikasi dan kepenyiaran berbasis Creativepreneur, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang komunikasi dan penyiaran untuk kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat. 3. Menjalin kerjasama dengan industri atau dunia usaha sebagai masukan dalam mengasah kemampuan membuat karya-karya di bidang kepenyiaran. Tujuan AKRB 1. Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pelatihan di bidang komunikasi dan kepenyiaran, sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Memberikan layanan yang profesional serta menghasilkan lulusan yang sesuai dengan standar dunia kerja. 3. Menciptakan suasana akademik yang kondusif dengan orientasi Student Centered Learningsehingga menghasilkan lulusan yang profesional dan mampu berkarya di industri komunikasi. 4. Menghasilkan karya-karya yang diakui secara nasional. 5. Menghasilkan lulusan yang mampu mengaplikasikan keahliannya di bidang komunikasi dan kepenyiaran. Visi Program Studi Penyiaran AKRB â€?Menjadi program studi unggulan di Indonesia dalam menghasilkan tenaga profesional yang kompeten di bidang penyiaran, siap pakai, beretika dan berdaya saing pada tahun 2020″ Misi Program Studi Penyiaran AKRB Untuk mewujudkan Visi Program Studi Penyiaran AKRB Yogyakarta, maka ditetapkan misi sebagai berikut :

1. Menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompeten secara akademis, manajemen profesional, berjiwa wirausaha dan berwawasan dibidang penyiaran. 2. Menyajikan kurikulum yang terstruktur, efektif dan efesien serta relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penyiaran. 3. Menyelenggarakan kegiatan seminar, pendidikan dan pelatihan atau workshop guna pengembangan diri dan wawasan agar siap kerja, beretika dan kompetitif 4. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Penyiaran untuk kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat 5. Menjalin kerjasama dengan industri atau dunia usaha sebagai masukan dan umpan balik kualitas lulusan serta mengetahui apa yang dibutuhkan dunia usaha.


Tujuan Program Studi Penyiaran AKRB Tujuan yang ingin dicapai Program Studi Penyiaran AKRB Yogyakarta adalah sebagai berikut : 1. Menghasilkan lulusan Ahli Madya yang kompeten, beretika dan profesional dalam menerapkan ilmu pengetahuan komunikasi dan penyiaran, serta ahli dan terampil dalam pengembangan kreativitas bagi kebutuhan dunia industri penyiaran di masa kini dan masa yang akan datang. 2. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi penyiaran serta penerapannya dalam kerangka pengembangan dan pembangunan masyarakat ke arah masa depan. 3. Memiliki sertifikasi yang diakui secara nasional serta dirancang untuk memiliki kompetensi utama yang telah ditetapkan 4. Memberikan pelatihan jangka pendek bagi masyarakat, instansi maupun dunia industri.

Tenaga Pengajar Tenaga Pengajar (Dosen) di AKRB diampu oleh dosen yang berkualitas dari Praktisi dan Akademi yang berpengalaman dan ahli di bidangnya yang terdiri dari Dosen Tetap, Dosen Luar Biasa dan Dosen Tamu. Dalam kegiatan proses belajar mengajar dosen bersikap familiar dan tanggungjawab sehingga mahasiswa dapat menyerap materi kuliah dengan baik. Hal ini dilakukan AKRB dalam tujuannya memberi bekal bagi mahasiswanya tidak hanya secara teoritis saja melainkan kemampuan-kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam dunia industri media yang sebenarnya.

Sarana dan Prasarana Dalam menunjang kegiatan proses belajar mengajar, Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) Yogyakarta menyediakan beberapa fasilitas, sarana maupun prasarana, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Ruang Kelas yang nyaman, ber-AC, dan dilengkapi LCD. Laboratorium : Editing, Radio, Fotografi, Komputer Grafis & Animasi Ruang tunggu mahasiswa Mushola Free Hotspot Lab Dunia Kerja RBTV, tiap minggu memproduksi acara TV “Pelangi Jogja� Perpustakaan


PROFILE PEMKAB JEMBRANA Pemkab Jembrana Kabupaten Jembrana berbatasan dengan Kabupaten Buleleng disebelah utara, Samudra Hindia disebelah selatan, Selat Bali disebelah barat, dan Kabupaten Tambana disebelah timur.Secara administratif Kabupaten Jambrana terbagi atas 4 kecamatan dengan luas wilayah 841,80 km2. Perekonomian Kabupaten Jembrana banyak didukung oleh pertanian, perdagangan, hotel dan restoran. Kabupaten yang berbatasan dengan Samudra Hindia dan didukung oleh luas pantai 999 mil dan panjang pantai 76 kilometer ini membentang dari Gilimanuk sampai Desa Pengargogan. Produksi perikanan di kabupaten ini adalah yang terbesar di Pulau Bali. Komoditas perikanan laut mengandalkan pada produksi ikan lemuru. Produksi perikanan laut Jembrana tentunya tidak hanya lemuru saja tetapi masih banyak lagi seperti tongkol, layang, kuwe, kerapu, kakap, dan ikan laut lainnya. Potensi perikanan laut memicu munculnya industri pengolahan ikan dan industri pendukung seperti pabrik es.

Sebagai pendukung kegiatan perekonomian, Kabupaten Jembrana memiliki beberapa sarana dan prasarana penunjang diantaranya pelabuhan Gilimanuk. Pemasaran komoditas hasil industri pengolahan ikan tidak hanya untuk dalam negeri saja, tetapi juga luar negeri. dengan negara tujuan Srilangka, Amerika, Eropa, Hongkong dan Malaysia. Pada sektor lainnya pertanian merupakan andalan Jembrana dengan pertanian tanaman pangan sebagai yang utama. Diluar dari sektor diatas Jembrana juga tidak meninggalkan perannya sebagai daerah wisata di Pulau Bali. Meskipun belum bisa mengandalkan pariwisata sebagai denyut perekonomian, industri kerajinan rakyat sebagai pendukung pariwisata telah cukup berkembang. Letaknya yang ada diujung barat Pulau Bali, menjadikan kabupaten ini sebagai pintu gerbang Bali bahagian barat. Pelabuhan Gilimanuk sebagai pelabuhan penyeberangan dari Pulau Jawa ada diwilayah ini. Fasilitas-fasilitas pendukung pariwisata disekitar Pelabuhan Gilimanuk seperti toko-toko souvenir khas Bali sudah dibangun. Diharapkan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh wisatawan yang belum sempat membeli souvenir di wilayah Bali lainnya.


PROFILE SMKN NEGERI 1 NEGARA

SMK Negeri 1 Negara adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuaran di Kabupaten Jembrana yang beralamat, di Jalan Tanjung Raya, Baler Bale Agung, Negara. Sekolah ini berdiri pada tanggal 02 Agustus 1972. SMK Negeri 1 Negara terkenal akan bidang-bidang keahliannya, yaitu : Bisnis dan Manajemen juga Teknologi Informasi dan Komunikasi serta terdiri atas 3 jurusan yaitu : Akuntansi, RPL dan Pemasaran. SMK Negeri 1 Negara, sekolah menengah yang siap menciptakan kader-kader ekonomi yang tangguh yang akan terjun langsung ke lapangan kerja dengan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) sesuai dengan Visi dan Misinya. Visi : Menciptakan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan pembangunan di era globalisasi Misi :

1. Memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja 2. Mampu mandiri yang dilandasi jiwa kewirausahaan 3. Mampu mengembangkan kualitas diri dan lingkungan secara berkelanjutan Motto pendidikan : Solidarity Can Get All Well Done. Letak Smk n 1 Negara

Kesenian SMKN 1 Negara :


Lampiran :


1. Brosur AKRB

2. Penyambutan pihak AKRB dalam ruangan.


3. Komputer di AKRB

4. Situasi di aula PEMKAB JEMBRANA


BAB III PENUTUP Kesimpulan Dengan melakukan kunjungan Industri ke AKRB, Pemkab Jembrana dan SMKN 1 Negara saya mendapat pengalaman baru tentang industri, lebih mengerti dunia kerja industri, dapat membandingkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan dunia kerja industri. Observasi yang dilakukan secara nyata dan langsung pengembangan atas tugas yang diemban oleh siswa yang pada akhirnya sebagai bekal untuk tekun terjun di masyarakat ataupun di dunia kerja.

Saran Saran dari kegiatan ini seharusnya bisa diseimbangkan antara kunjungan industri dan karya wisata.


Makalah