Issuu on Google+

Edisi 11 - Minggu IV - Mei 2011

Terbit: Sabtu, 28 Mei 2011

TIM PASTORES:

Pst. Y.D. Widyasuhardjo, OSC. Pst. Ign. Putranto, OSC. Pst. Sangker Sihotang, OSC. Fr. Lucius Sinurat, OSC. Penanggung jawab: Pst. Y.D. Widyasuhardjo, OSC. (Pastor Kepala Paroki)

Koordinator: MM. Siswati Supribadio (Ketua Bidang I DPP)

Pemimpin Redaksi: PH. Cahyo Budihadmoko Tim Redaksi: Ancella, Kristanto, J. Krisnomo, Yosef, Willy, Lucy, Dibyo, Fr. Lucius OSC. Alamat Redaksi: Ruang Komsos GKP Lt. 1 Paroki St. Ignatius Cimahi Jl. Baros No. 8 Cimahi Telp. (022) 6654052-6640693 Email : gempar.ignatius@gmail.com

JADWAL MISA Harian: Pkl 06.00 (di Paroki) Mingguan: Sabtu, pkl 17.00 (di Agustinus) Minggu, pkl 05.30; 07.30; 09.30; 17.00 (di Paroki) Minggu, pkl 17.00 (di Batujajar) Jumat Pertama, pkl 18.00 (di Paroki)

Pelantikan dan Pemberkatan Pengurus Lingkungan St. Don Bosco Tani Mulya, Wil. XI oleh Pst. Widyasuhardjo OSC (Selasa, 17/05/2011) Berita di Halaman 4

MARIA IMMACULATA & MARIA ASUMTA

M

Pembaca Gempar yang terkasih !

ARIA Dikandung Tanpa Noda Dosa Asal dan Diangkat ke Surga adalah tema katekese edisi GEMPAR di penghujung bulan Mei ini. Maria, sebagai Bunda Allah, sudah selayaknya memperoleh penghormatan, devosi dan penghargaan yang sangat tinggi. Salah satu dogma Gereja Katolik mengenai Bunda Maria adalah Dogma Dikandung Tanpa Noda Dosa. Pestanya dirayakan setiap tanggal 8 Desember. Masih banyak umat yang lupa bahkan belum paham benar mengenai dogma ini. Dengan mengangkat tema ini kiranya kita diingatkan kembali. Sajian lain, GEMPAR edisi ini juga memuat berita Pelantikan Pengurus lingkungan Don Bosco Tani Mulya dan Ziarah Legio Maria ke Goa Maria Cisantana. Selamat membaca !

Redaksi

Edisi 11 - Minggu IV - Mei 2011

1


GEMA KATEKESE MARIA DIKANDUNG TANPA NODA DOSA ASAL DAN DIANGKAT KE SURGA Dikandung Tanpa Dosa (Immaculate Conception) adalah dogma yang menyatakan bahwa Bunda Maria dikandung dalam rahim ibunya, Santa Anna, tanpa dosa asal.

B

UNDA Maria adalah satusatunya manusia yang dianugerahi karunia ini. Bunda Maria memperoleh keistimewaan ini karena ia akan menjadi bejana yang kudus dimana Yesus, Putera Allah, akan datang ke dunia melaluinya. Oleh karena itu, Bunda Maria sendiri harus dihindarkan dari dosa asal. Ketika Tuhan hendak mengutus Putera-Nya, Yesus, ke dunia untuk menyelamatkan kita, Tuhan memerlukan kesediaan seorang perempuan yang kudus untuk mengandung Yesus dalam rahimnya. Tuhan memutuskan bahwa perempuan ini harus dibebaskan dari dosa asal Adam dan Hawa. Ia juga memutuskan bahwa perempuan ini haruslah seseorang yang istimewa serta amat suci dan kudus. Demikian juga Tuhan tidak ingin Putera Tunggal-Nya itu ditempatkan dalam rahim seorang perempuan berdosa. Oleh karena itulah, Tuhan membebaskan Maria dari dosa asal sejak Maria hadir dalam rahim ibunya, yaitu Santa Anna. Inilah yang disebut Dogma Dikandung Tanpa Dosa. Memang istilah yang sulit, tetapi artinya ialah Maria tidak mewarisi dosa Adam dan Hawa, sehingga Maria dapat menjadi seorang bunda yang kudus yang mengandung Yesus dalam rahimnya. Dikandung Tanpa Noda secara resmi dinyatakan sebagai sebuah dogma oleh Paus Pius IX melalui konstitusi apostolicnya, Inffabilis Deus, pada tanggal 8 Desember 1854. Gereja Katolik Roma percaya bahwa dogma ini didukung oleh Kitab Suci (misalnya Maria disapa oleh Malaikat

2 Edisi 11 - Minggu IV - Mei 2011

Gabriel sebagai yang "penuh rahmat" atau yang "sangat dicintai"). Teologi Katolik menyatakan bahwa, oleh karena Yesus menjadi daging di dalam tubuh Sang Perawan Maria, adalah suatu hal yang masuk akal apabila Maria bebas dari segala dosa sehingga ia bisa menyatakan penyerahan dirinya atas kehendak Ilahi. Bagi Gereja Katolik Roma, dogma Dikandung Tanpa Noda menjadi semakin penting setelah penampakannya di Lourdes pada tahun 1858. Di Lourdes seorang gadis berusia 14 tahun, Bernadette Soubirous, menyatakan bahwa seorang wanita cantik muncul di hadapannya. Wanita tersebut memperkenalkan dirinya sebagai "Yang Dikandung Tanpa Noda" dan para umat percaya bahwa wanita tersebut adalah Perawan Suci Maria. Dogma Santa Perawan Maria diangkat ke surga dirayakan untuk menghormati suatu kebenaran, yaitu bahwa setelah akhir hidupnya di dunia, Maria diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya. Dalam Kitab Kejadian 5:24 dan 2 Raja-raja 2:1-12 Kitab Suci menceritakan bagaimana tubuh Henokh dan Elia diangkat ke surga. Jadi hal diangkat ke surga bukanlah hal baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita mengetahui lokasi di mana Yesus dilahirkan, lokasi penyaliban, lokasi Yesus naik ke surga, serta banyak tempat lainnya yang berhubungan dengan kehidupan Kristus. Kita dapat mengenali tempattempat tersebut karena Gereja Perdana meneruskan informasi tersebut kepada kita melalui Tradisi.


GEMA KATEGORIAL Kita tidak tahu dimana Bunda Maria dimakamkan. Umat Katolik percaya bahwa Maria diberi keistimewaan untuk lebih dulu diangkat ke surga. Dan mengapakah ia tidak boleh menerima keistimewaan seperti itu, tubuhnya - yang merupakan bejana kudus bagi bayi Yesus - dihindarkan dari kerusakan duniawi. Tuhan menciptakan Maria dalam rahim ibunya, Santa Anna, tanpa noda dosa asal. Tuhan menghendaki demikian supaya Maria dapat mengandung Yesus, yang adalah Putera Allah. Pada akhir hidup Maria di dunia, Tuhan memutuskan untuk melakukan sesuatu yang istimewa baginya. Tubuhnya tidak dimakamkan, tetapi Tuhan mengangkat tubuhnya ke surga. Inilah yang disebut Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Bunda Maria diangkat jiwa dan raganya ke surga agar ia dapat senantiasa bersama dengan Yesus. Sungguh suatu karunia yang amat istimewa yang dianugerahkan Tuhan kepada Maria, karena Tuhan amat mengasihinya. Sekarang Maria adalah Ratu Surga dan Bumi. Pesta Maria diangkat ke surga menjadi pesta mengenai janji masa depan kita semua. Pengangkatan Maria ke surga mengangkat hati dan masa depan kita menuju ke surga. Sebab di sanalah Bunda Maria menantikan kita untuk bersatu dengan Anaknya. ……………………. (selesai)

LIPUTAN ZIARAH LEGIO KE GUA MARIA SAWER RAHMAT - CISANTANA Selasa, 17 Mei 2011 lalu, gabungan Legioner usia remaja dari Paroki St. Ignatius Cimahi dan sebagian dari Paroki St. Mikael Waringin melakukan ziarah bersama ke Gua Maria Sawer Rahmat - Cisantana. Pagi itu, tepatnya pukul 6 rombongan sebanyak 59 orang memulai perjalanannya dengan kendaraan bus. Ziarah saat itu sungguh terasa lengkap karena didampingi oleh Pastor Stevanus Sukrisno Widodo SMM, Diakon Paulus Budi Yunianto SSCC, Sr. Alberta OP, dan Sr. Patrisia PI. Pastor Widodo, selama perjalanan mengajak peserta untuk berdoa Rosario, dan renungan singkat. Peserta diajak untuk saling peka mendengarkan dan mensharingkan pengalaman imannya dengan teman

KESEMPATAN BERKARIER Bank Swasta Nasional membutuhkan segera : profesi

B. TELLER

 Wanita, usia maks. 25 tahun  Fresh Graduate min.D3 (semua jurusan)  Tinggi min. 160 cm,  Berat badan maks. 47 kg.  Menguasai Bahasa Inggris Aktif Kirimkan lamaran lengkap berikut CV , Cantumkan Kode lamaran dengan no telepon yang dapat dihubungi, pasfoto berwarna terbaru (4X6) di alamatkan :

URUSAN SUMBER DAYA MANUSIA PT. BANK ARTOS INDONESIA JL. OTISTA NO. 18 BANDUNG

sebangku. Selanjutnya, Sdri. Madam dan Sdr. Daniel mengajak untuk bernyanyi bersama, sehingga perjalanan yang hampir 5 jam itu menjadi tak terasa jauh. Sekitar pkl. 11 rombongan tiba di Cisantana. Segera, setelah tiba di Cisantana, acara diawali dengan jalan salib yang dipandu oleh para rohaniwan dan asistennya. Setelah merasa cukup keberadaannya di Gua Maria, rombongan akhirnya turun untuk menikmati makan siang bersama. Acara dilanjutkan bersama-sama dengan para — > Edisi 11 - Minggu IV - Mei 2011 3


INFO PAROKI Legioner dari Cigugur. Gelak tawa dan sukacita mewarnai suasana saat itu. Ziarah tidak berhenti sampai disitu saja, rombongan menuju Cirebon, ke Biara Santa Maria–Suster-suster St. Dominikus. Di biara ini, rombongan diajak untuk mengenal St. Dominikus dan karya Dominikan secara langsung. Sr. Inocensia OP dan Fr. Danang OP juga tak lupa mengajak para legioner untuk bergabung dalam karya Dominikan. Ada 2 orang legioner yang menyatakan ketertarikannya menjadi suster yaitu Sdri. Monica Redhica dan Sdri. Liska Napitupulu. Mari kita doakan, dan semoga tercapai. Setelah makan malam bersama, rombongan akhirnya pulang. Perjalanan pulang juga semakin kocak karena Madam dan Daniel bermain teka-teki berhadiah. Tiba di Cimahi sekitar pukul 22.30, Pastor Widyosuhardjo OSC menyambut kehadiran kami dengan membuka pintu gerbang pastoran. Capek memang, namun sejuta kenangan indah di benak yang bisa kami sharingkan kepada yang lain. Maju terus Legio Mariae !!! (Yos)

PENGUMUMAN NOVENA ROH KUDUS: Mulai tgl 3 Juni pukul 18.00 di gereja. Mohon ujud pribadi ditulis sebelumnya di rumah. DONOR DARAH: akan dilaksanakan pada hari Minggu, 5 Juni 2011, pkl. 8.00 –11.00 di Gd. Soegiyopranoto PANTI WREDA CARITAS: Jadwal kunjungan 5 Juni 2011 dari Lingkungan St. Martinus Hujung - Wil X. REDAKSI GEMPAR MENERIMA TULISAN YANG BERSIFAT INFORMATIF, DAN MENAMBAH WAWASAN UMAT DALAM HIDUP MENGGEREJA. REDAKSI BERHAK MENGEDIT SETIAP TULISAN BILA DIPERLUKAN. SEMUA TULISAN ATAU BERITA HARUS DISERTAI IDENTITAS YANG JELAS, DAN SUDAH HARUS MASUK KE MEJA REDAKSI PALING LAMBAT HARI KAMIS SETIAP MINGGUNYA.

Tulisan bisa dikirimkan ke alamat email:

gempar.ignatius@gmail.com

4 Edisi 11 - Minggu IV - Mei 2011

PASKAH DAN PELANTIKAN PENGURUS LINGKUNGAN SANTO DON BOSCO TANI MULYA

G

ema Kebangkitan Paskah, tersirat jelas di wajah para warga lingkungan St Don Bosco - Tani Mulya, Wil. XI pada acara Paskah dan Pelantikan Pengurus 2011–2014. Misa pelantikan yang dipimpin oleh Pst. Widyasuhardjo, OSC, 17 Mei 2011, bernuansa religi dan ceria dengan iringan merdu musik campursari. Pada prinsipnya, Pastor Wid berpesan kepada para pengurus yang baru agar dalam menjalankan tugas hendaknya tidak perlu khawatir dan harus percaya akan campur tangan Tuhan dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Dan yang terpenting adalah sifat rendah hati, tidak sombong dan selalu ditanamkan sifat-sifat kebersamaan. Penyerahan tugas dari ketua lama, Bpk Petrus Padmulyasno ke ketua yang baru Bpk F.X. Sugeng disaksikan oleh Pastor dan umat, dilanjutkan dengan pengukuhan dan pemberkatan pengurus lainnya. SK Pastor Kepala Paroki No:005/SK/Pst.Kep/V/2011 mengangkat dan mengesahkan kepengurusan periode 2011–2014 sbb: Ketua, Bpk F.X. Sugeng; Sekretaris, Bpk A.Wisnu Rumono; Bendahara, Bpk Widhi Prihardiyanto; Ur. Liturgi & Pewartaan, Bp Lorensius Suwarno, Sdr Lorensius Sudarno; Ur. Bina Iman Anak, Ibu M.Ida Susilawati, Ibu Suzana Timon S; Ur. Bina Iman Remaja, Bpk F.B. Suprayitno; Ur. Mudika, Sdr D. Tommy Prahardanto dan Ur. Wanita Katolik, Ibu Christina Adiri Eta. Dipaparkan pula presentasi pencapaian program dari kepengurusan lama, lengkap dengan data statistik dan berbagai kegiatan yang dapat dijadikan pijakan bagi pengurus baru. Disela-sela makan siang yang nikmat, ditampilkan acara hiburan Tari Badut BIA dan Koor oleh BIR yang memberikan keceriaan lebih. Sukses & Selamat berkarya. (j.krisnomo)


Gempar 11