Page 1


Berbagilah seperti matahari bersinar tanpa kondisi memberi tanpa pretensi Sebelumnya, mereka tidak berani bicara di depan orang. Masalah keluarga dianggap sebagai aib yang tidak bisa diceritakan ke orang banyak, berkesempatan belajar banyak hal baru di Sikola Mombine bersama para anggota Balai Belajar lainnya. Perempuan pemimpin mampu berbicara di di depan orang dan lebih percaya diri Padahal mereka banyak yang tidak sekolah tinggi, hanya lulus SD dan SMP, bahkan tidak tamat SD, minimal berhasil menamatkan bangku SMA, meski keluarga tak mengizinkannya melanjutkan sekolah, namun keterbatasan mereka tidak membuat mereka berhenti untuk menggali potensi pada diri mereka.


“Pohon pengetahuan, padamu kugantungkan anganku”

“Belajar bersama, berbagi pengetahuan”

“Tidak ada kata terlambat untuk belajar”


Belajar itu indah

Berapapun usiamu belajar tidak akan pernah sia-sia. Karena ilmu pengetahuan adalah milik siapapun.


Mengembangkan kapasitas kolektif perempuan

Noviyanti sebagai Community Organizer di kelurahan Buluri memulai paparannya dengan membahas pengetahuan dasar Memberdayakan perempuan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dalam kegiatan Balai Belajar.


“semua perempuan adalah manusia hebat, beri ia sedikit ruang maka kemampuannya akan terlihat jelas�


“Angkat tanganmu, kalahkan rasa takutmu, tertawalah lepas bersamaku, aku bersama mimpimu”

“sejenak melepaskan beban, karena hidup perempuan tidak hanya sebatas urusan dapur”


Hal hebat tercipta dari rangkaian hal kecil yang di susun bersama-sama. Noviyanti sebagai Community Organizer di kelurahan Buluri memulai paparannya dengan membahas pengetahuan dasar Memberdayakan perempuan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dalam kegiatan Balai Belajar.


“ilmu adalah pemberian yang tidak akan pernahilang manfaatnya�


“Teruslah menulis, bukankah kartini mampu memperjuangkan hak perempuan dengan bermodlkan surat-suratnya�


Perempuan mampu menjadi pemimpin

Perempuan yang tergabung dalam Balai Belajar Kampung di Kecamatan Ulujadi mengikuti proses Balai Belajar. Keterbatasan mereka tak mengurangi antusiasisme mereka untuk belajar .


Statement yang mengubah dunia Penyintas Jangan melihat dari berapa lama mentorship itu, atau bahkan tidak perlu minta waktu untuk mentorship. Cukup minta waktu untuk ngobrol santai dengan salah seorang yang kita inginkan jadi mentor karena yang terpenting adalah sengatan-sengatan statement yang bisa jadi mengubah duniamu. Bisa jadi mengubah sudut pandangmu menjadi lebih positif.

“keceriaan menghancurkan dinding kebisuan�


“pendidikan terbaik adalah pendidikan dari orang terdidik, oleh sebab itu perempuan wajib terdidik karena perempuan adalah sekolah pertama untuk anak-anaknya�


“setiap anak adalah seniman�


“Lembar demi lembar menuju masa depan yang cerah”

“Jadikan dunia ini tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak” “Menggambar menuju gerbang dunia”


“jika ingin mengubah dunia, ambil penamu dan menulislah�


“Membangun rumah, bagkit dengannya�


“Tumbuh dan berkembanglah generasiku, aku bersamamu�


“Berlarilah… kejar dan capai mimpi-mimpimu”


“senyumku adalah bukti keramahan tuhan�


Perjuangan untuk membongkar kebisuan perempuan penyintas Bencana Perjuangan community Organizer mendorong perempuan mendapatkan pengakuan warga maupun pemerintah dengan merubah paradigma, merubah perspektif, dan mendidik perempuan sebagai aktor perubahan sosial politik serta mempersiapkan perempuan menempati posisi strategis di masyarakat awalnya memang sulit dengan konstruksi sosial masyarakat yang ada namun, dengan kegigihan dan kesabaran kini perempuan penyintas keluar dari kebisuan dan menjadi lebih percaya diri menerabas tradisi yang mengabaikan kepentingan perempuan.


“Meracik cinta, aku dan cerita kita hari ini�


“bagian terbaik dari sebuah masakan adalah keikhlasan dalam proses pembuatannya�


“racikan untuk makanan dengan rasa tanpa batas”

“mutual cooperation, kerjasama itu menyenangkan”


Profile for Lucky Arie

Draft 1 photobook  

Draft 1 photobook  

Advertisement