Issuu on Google+

WARTA Diamma

D iamma Online

Dilarang Mencabut/ Merusak, Dibuat dengan Uang Mahasiswa

d i a m m a . com Portal Berita Mahasiswa UPDM(B) J a k a r t a

Progresif Mengukir Perubahan

Berita Utama

Dosen Tua Tak Lagi Efektif

@diammamoestopo

LPM Diamma

Edisi #22 | Maret 2014

Editorial

Mahasiswa Keluhkan Dosen Tua

Ilustrasi : Ahmad Subagia

T

Keberadaan dosen berusia lanjut yang sejatinya memiliki banyak pengalaman ternyata tidak selalu dinilai baik dimata mahasiswa.

D

osen berusia lanjut yang masih mengajar memunculkan keluhan dari mahasiswa. Beberapa keluhan dilontarkan mahasiswa sebagai ungkapan diri atas apa yang dirasakan kepada dosen yang tak lagi muda itu. Agnes, mahasiswi Fikom 2011 mengungkapkan bahwa dosen yang sudah lanjut usia tidak efektif saat mengajar, “sudah nggak efektif ya dosen yang sudah berumur lanjut, penyampaian ilmunya hanya menggunakan buku, tidak sesuai keadaan zaman sekarang yang lebih komunikatif,” tandasnya.

dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, “kalau dosen muda lebih interaktif, lebih ngerti teknologi, mudah beradaptasi sama mahasiswanya,” ketus Mahasiswi FISIP 2012 tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Marissa Tifany Goeslaw, menurutnya metode mengajar yang disampaikan oleh dosen muda lebih mudah dipahami dan diterima, karena

Usmar Ismail selaku Wadek I FE UPDM(B) mengatakan bahwa setiap dosen mempunyai masa jabatan tertentu, namun selama dosen tersebut masih memiliki

Saat dikonfirmasi, Rakiman selaku Wadek III FISIP UPDM(B) mengatakan bahwa batasan usia seorang dosen untuk mengajar sudah diatur dalam Statuta universitas, “dosen S1 yang sudah berusia 60 tahun, Lektor Kepala (S2) 65 tahun, Rektor 70 tahun di FISIP sudah di pensiunkan,” ungkapnya.

Rachma Putri Utami

S

FE MOESTOPO CUP juga akan diramaikan dengan kompetisi Dance dan Fotografi tingkat SMA. Beberapa band akustik yang telah diaudisi sebelumnya juga telah disiapkan untuk mengisi kemeriahan acara. Pendaftaran telah dibuka sejak 15 Februari hingga 20 Maret 2014, untuk kompetisi Futsal tingkat SMA/SMK dikenakan biaya sebesar Rp 300.000,- tingkat FE seJabodetabek sebesar Rp 550.000,- kompetisi dance sebesar Rp 300.000,- dan Rp 150.000,untuk kompetisi fotografi. Tidak hanya itu, hadiah Rp 20 Juta, piala gubernur, dan piala menpora sudah siap menunggu anda. Tunggu apalagi, segera daftarkan tim anda dengan menghubungi : Ayra

085716075056

Amazia 081210686606

erasa tidak belajar dari pengalaman, lalainya pengawasan kamera pengintai kembali menjadi permasalahan. Alat yang diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pengamanan dan mempunyai fungsi utama sebagai pemantau setiap aktifitas, ternyata tidak berjalan sesuai dengan kapasitasnya. Keberadaan CCTV yang seharusnya membantu untuk mengurangi tindakan kejahatan seperti kehilangan barang pribadi, ternyata tidak dapat diatasi. Terbukti dari masih banyaknya mahasiswa Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang mengaku kehilangan barang pribadi mereka di beberapa area kampus, salah satunya area parkir. Seperti yang diutarakan oleh salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi 2011, dirinya merupakan salah satu korban kehilangan,“handphone gue ilang itu kejadiannya di parkiran. Posisinya itu gue ketinggalan kira-kira cuma 5 menit, gue gak sengaja taro di jok motor orang,” ungkap Isna Gati Saputri. “CCTV disini itu ditingkatkan lagi dan gak cuma jadi pajangan doang, memang ada tapi gak berfungsi sama sekali dan banyak temen-temen gue kehilangan,” tambahnya.

Ilustrasi : Ahmad Subagia

CCTV Tidak Berfungsi dengan Semestinya Foto : Dok. Panitia

T

ak bosan menelan kesuksesan, untuk yang ke-empat kalinya FE MOESTOPO CUP hadir dengan membawa semangat yang tinggi dan tetap mengedepankan nilai sportifitas mencari bibit pendulang kreatifitas yang lebih melibatkan para remaja di Jabodetabek. Dengan mengangkat tema “Methode Habits” Makes New Moment and Share on Sporty and Modern Activity, FE MOESTOPO CUP kali ini akan diselenggarakan pada 24-30 Maret 2014 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Bulungan, Jakarta Selatan. Tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, FE MOESTOPO CUP IV akan diisi dengan kompetisi Futsal antar SMA/SMK seJabodetabek, Mahasiswa FE se-Jabodetabek , Internal FE UPDM(B), dan Kelembagaan UPDM(B). Tidak hanya futsal, kemeriahan

Saat dimintai keterangan, Herry Soejitno salah satu dosen Fisip UPDM(B) yang berusia lanjut, merasa senang hati jika memang sudah harus dipensiunkan, “sebenarnya senang juga kalo dipensiunin, selama saya ngajar ya tidak ada masalah atau protes dari mahasiswa,” ujarnya pasif. Herry menyampaikan harapannya untuk dosen yang sudah berumur lanjut agar ketika mengajar dikelas harus bisa interaktif dan mengadakan tanya jawab serta diskusi. D

Liputan Khusus

Event

Debut Pendulang Kreatifitas, Junjung Nilai Sportifitas

kemampuan mengajar yang cukup baik, maka dosen tersebut akan dipertimbangkan masa baktinya. “Efektif tidaknya tergantung personalitinya ya, kalau sudah tua tapi aktif kan masih ada,” tutur Usmar saat ditemui Diamma.

ak bosan kembali mengkritisi kampus merah putih. Kali ini keluhan datang dari pihak mahasiswa terkait kinerja dosen. Beberapa dosen dianggap kurang memiliki kredibilitas dalam mengajar dikarenakan usia yang sudah lanjut. Metode pembelajaran yang dianggap sudah kuno, kerap kali dirasakan oleh mahasiswa sebagai hambatan dalam memperoleh ilmu. Cara mengajar yang tidak sesuai dengan perkembangan jaman, dilengkapi pula dengan kurang interaktifnya dosen lanjut usia ini dalam mengajar, semakin menimbulkan keluhan dari mahasiswa. Tidak hanya kinerja dosen, lagilagi mahasiswa dikecewakan oleh fasilitas kampus. Kali ini kita berbicara mengenai fasilitas keamanan, yaitu CCTV. Kerap terjadi pencurian barang-barang berharga, dan kerap kali pula pelaku tidak bisa tertangkap oleh CCTV yang diletakkan di berbagai sudut tersebut. Sayangnya bagi beberapa pihak, CCTV tersebut hanya terkesan seperti pajangan, pasalnya setiap terjadi kasus, CCTV tersebut tidak bisa menunjukkan kebenaran yang terjadi. Hal ini sungguh disesalkan karena para korban yang berharap pelakunya bisa tertangkap, pada akhirnya selalu menemukan jalan buntu dan hanya bisa pasrah pada keadaan. D

Hal serupa juga dialami oleh Fredo mahasiswa Fikom 2012 yang mengalami kehilangan ponsel di area sekitar kamar mandi. “Handphone gue ketinggalan di kamar mandi, pernah lapor ke pihak kampus, tapi gak gue urus lagi, bertele-tele orang dalamnya,” ujar Fredo. Beberapa mahasiswa sangat menyayangkan keberadaan CCTV, karena tidak dapat membantu mengurangi kejadian ini. Pasalnya ketika CCTV dibutuhkan untuk memutar kembali rekaman, justru tidak dapat berfungsi dengan baik. Berkaitan dengan hal ini, Adil selaku management building mengungkapkan bahwa mahasiswa tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada beberapa CCTV yang tidak berfungsi dengan baik, pasalnya CCTV juga memiliki batas rekam. “Kami tidak bisa bertanggung jawab seutuhnya dan kami tidak mengetahui akan hal tersebut. Mengenai CCTV yang tidak dapat merekam dikarenakan kapasitas daya tampung rekam CCTV yang sudah penuh, sehingga data yang lama akan digantikan dengan data yang baru,” tuturnya. D Eka Trisnawaty

Pemimpin Redaksi: Fitriana Hidemi, Redaktur Pelaksana: Dewi Savitri, Redaktur Warta: Edward S Baringbing, Arimbi P Ratri Kord Desain : Ahmad Subagia Layouter: Bayu Prasetyo, Pemimpin Perusahaan: Sri Rizky Gustiarini, Percetakan: Nurkolis, Reporter: Rachma Putri, Eka Trisnawaty, Alamat Redaksi: Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Pusgiwa 04, Jln. Hanglekir I/8 Kebayoran Lama Jakarta Pusat. Web: www.diamma.com Email: redaksi.diamma@gmail.com Twitter: @diammamoestopo, Facebook: LPM Diamma, Instagram : @diammamoestopo.


Warta edisi #22