Page 45

benar-benar tak ingin melewatkan momen “mencintai dan setia” tersebut. Wait, wait, wait.. isi tulisan saya selanjutnya tak akan membahas pertandingan final tersebut ya. Saya rasa review partai final tersebut sudah banyak yang membahasnya, bahkan dalam hitungan menit setelah peluit akhir ditiupkan situs berita dunia maya sudah dibanjiri oleh kehebatan Diego Milito pada malam tersebut. Oke, lanjut. Kebetulan beberapa Interisti memercayai saya untuk menjadi salah satu pengurus Inter Club Indonesia. (ICI) Sebuah organisasi fans klub sepakbola ini tengah tumbuh menjadi besar seiring prestasi yang diraih Inter musim ini. Betapa bahagianya saya mendapati ribuan Interisti yang bergabung pada organisasi yang kami beri nama Inter Club Indonesia ini tanpa malu-malu mengeksprsesikan gairahnya terhadap inter. Puncak dari hajatan ICI musim

ini adalah menggelar acara nonton bareng final Liga Champions. Rekan saya Bobo, yang bertindak sebagai sekjen ICI melakukan banyak tugas hebat untuk menggelar acara ini, tak lupa juga para pengurus lainnya.

Kekompakan yang terjalin demi suksesnya acara seakan menjadi kontrak tak tertulis di antara pengrus, sehingga asas gotong royong kami rasakan manfaatnya. Venue acara puncak ini

This is Our

Happy Ending T

ak ada kata yang dapat menggambarkan betapa bahagianya seluruh elemen Internazionale FC. Mulai dari presiden klub hingga ke fans yang bertempat entah berantah pada malam 22 Mei 2010 semuanya menjadi the happiest man on earth. Sebelumnya saya mau minta maaf kepada teman-teman yang biasa mengunjungi web ini dan mendapati isinya masih itu-itu aja. Ketegangan pada laga-laga akhir Inter musim ini membuat

88 VOlume 7

unofficial digital magazine of internazionale fc from indonesia

saya “terbuai” dalam perasaan harap-harap cemas. Sehingga tak sempat mengurusi web ini (bahkan beberapa pekerjaan pun tertunda). Saya menempatkan diri sebagai “bocah” yang menunggu “sang ayah” pulang ke rumah membawa kado terindah untuk saya. Detik demi detik dalam penantian tersebut saya nikmati dengan penuh makna. Sebagai “bocah” tentunya tak ada daya-upaya yang bisa saya lakukan kala menanti kedatangan

kado dari “ayah tercinta”. Hanya doa kepada Tuhan yang terus saya panjatkan. “Ya Tuhan, saya telah menanti kado ini 15 tahun lamanya, semoga penantian ini tak berujung dengan kekecewaan,”. Begitulah kira-kira isi doanya. Segala tindak-tanduk saya (dan kita semua di Indonesia) tentunya tak akan mempunyai efek langsung kepada Inter. Yang bisa kita lakukan hanya “mencintai dan setia”. Maka dari itu dipekan-pekan terakhir penentuan tiga gelar Inter musim ini, saya

unofficial digital magazine of internazionale fc from indonesia

89 VOlume 7

INTERINA MAGAZINE  

majalah interina edisi treable winer

INTERINA MAGAZINE  

majalah interina edisi treable winer