Page 1

Money&I Entrepreneurship Magazine

Vol. 42 Juli 2013

Chef Juna A MAN OF STEEL IN CULINARY INDUSTRY Find out, how he started his career as a successful chef

Bisnis Kuliner RESEP RAHASIA KESUKSESAN BISNIS KULINER Rp. 25.000

ISSN: 2087-5975

www.the-mni.com

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

1


2

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

3


FROM THE EDITOR

Arif Rahman Managing Editor Money & I Magazine

CONSUMO ERGO SUM “Bunda, waktu memasak tinggal 5 menit lagi, 5..4..3..2..1”, kontan saja, sang bunda makin gerak cepat menyelesaikan omelet untuk sarapan si kecil yang sudah memberikan ‘ultimatum’. Itulah sekelumit kejadian yang berlangsung

Dalam dunia bisnis, ini adalah peluang bagi

kuliner yang tangguh yakni bebek tepi sawah,

di rumah gara-gara tontonan sukses Master

mereka yang jeli, melihat kebiasaan baru

dan mencari tahu apa kiat-kiat nya hingga

Chef di salah satu TV Swasta. Tontonan yang

masyarakat yang gemar dengan dunia kuliner,

sesukses sekarang. Consumo Ergo Sum, aku

mempengaruhi saya dan keluarga, termasuk

maka sejumlah perusahaan terjun di bisnis

mengkonsumsi, maka aku ada. Dan selama

bocah yang ikut-ikutan bak para juri Master

ini, dari restoran sampai tayangan realty

itulah peluang bisnis kuliner akan tetap

Chef. Kejadian menggelikan ini adalah muara

show, walaupun tidak mudah, dan juga tidak

terbuka.

dari terangkatnya profesi juru masak, masakan

murah, namun pelan tapi pasti genre bisnis

dan warung makan modern yang saat ini

ini menemukan ‘jodohnya’, pasar menyambut

Kami juga melakukan interview dengan Chef

tengah mengalami revolusi.

dengan gembira. Menariknya, para pemegang

kelas nasional Juna, bagaimana profesinya

kendali bukan hanya bisnis kelas internasional

saat ini tengah digandrungi, dan bukan lagi

Jauh sebelumnya -lebih dari 20 tahun yang

macam McDonalds,Pizza Hut atau KFC,

jadi profesi kelas marginal. Dan apa yang kami

lalu- Richard Robinson dan David Goodman

namun juga mendapat perlawanan kuat dari

petik dari penelusuran kami, semoga bisa

memproyeksi masa depan Asia lewat risalah

pemain lokal yang militan.

menjadi alternatif wacana bagi Anda untuk berjibaku di bisnis ini.

mereka The New Rich of Asia: Mobile Phones, McDonalds and Middle Class Revolution. Dan

Radar kami di meja redaksi menangkap sinyal

bak wizzards, apa yang diramalkan saat ini

yang sama, bahwa peluang bisnis kuliner,

Pada edisi kali ini, kami juga menghadirkan

hidup menjadi nyata. Segala hal yang terkait

dan sekarang berkembang dengan berbagai

suplemen baru terkait dengan financial plan

dengan kebutuhan mulai digeser dengan

derivatifnya, telah menjadi pelengkap dari

dan sejumlah photo dari ajang Triathlon

keinginan, masyarakat tengah melakukan

revolusi kelas menengah. Kami melakukan

2013. Semoga liputan kami ini inspiratif dan

revolusi gaya hidup.

wawancara dengan salah satu pebisnis sektor

membangun. Selamat membaca.

4

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

5


CONTENT 26 SPECIAL FEATURE Bisnis Kuliner Resep Rahasia Suksesnya Usaha Kuliner Bisnis kuliner memang merupakan usaha tradisional yang tak lekang oleh jaman, namun fase yang berbeda, membawa kategori bisnis ini terus mengalami pergeseran. Sejumlah tips untuk menang dipersaingan yang ketat di bisnis ini kami kupas untuk Anda. 04 From the Editor 16 Event : Arisan Lestari : Parenting Through Character 18 Note From a Friend Goal Setting 24 Note from the Guru Membangun Brand Dunia 38 Lestari First : Bebek Tepi Sawah

20

34

SPECIAL REPORT : Bali International Triathlon 2013

INTERVIEW Chef Juna

44 Smart Family The First Rule Of Investment, Pay Yourself First 46 Insight : The Indonesian Dream 48 Fitness : Tubuh Butuh Alasan Untuk Menambah Berat Badan

NEXT GENERATION youth, woman & netizen

61

Socialita Putu Evie Suyadnyani

Di saat orang-orang Bali semakin gandrung dengan seni tradisi yang bersifat kontemporer, Bersama suaminya berdarah New Zealand Vaughan Hatch, perempuan berkulit eksotis ini

50 Literature : Fight Like a Tiger Win Like a Champion 52 Movie : Despicable Me 2 54 Growth Strategies If You Want Something, Go Get It 56 Inspiration : The Innovative Design

mendirikan sanggar seni bernama Mekar Bhuana. Disni wanita berkulit eksotis ini bercerita.

6

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

57 Easy Plan : Secret of The Ages

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

7


Follow Me

KONTRIBUTOR Alex P Chandra Alex P Chandra adalah Chairman BPR Lestari dan juga publisher majalah M&I, memulai karir

Hermawan Kartajaya

@inyomanindrawan

Merupakan Asia’s Leading Marketing Strategiest

Apakah time schedule untuk eksekusi suatu penawaran itu penting ya pak, atau ada solusi lain?

dan juga CEO Of Mark Plus. Inc. Pria yang

sebagai profesional banker di BCA selama 8

sering disebut sebagai bapak pemasaran

tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk

Indonesia ini mencermati perkembangan

@alex_lestari

mendirikan bisnisnya sendiri BPR Lestari,

global saat ini yang bertumpu pada Net

Prinsipnya..to make things happen. Orangnya, rencana kerjanya, resource-nya, pengukurannya

perusahaan yang dibawanya menjadi BPR

Woman & Netizen. Ide-ide nya dituangkan

harus tepat, kalau salah target marketnya, sehebat apapun nilai tambah yang kita berikan

dalam rubrik Notes From a Guru.

dalam penawaran akan percuma. Jangan salah target market, misalkan jual Mercy lewat

terbesar di Bali dalam waktu 5 tahun.

BCA Prioritas, jual seminar dalam event seminar, jual Tupperware di arisan ibu-ibu, marketing Denny Santoso, SAC. Dip., CSN., CHt. Adalah seorang ahli diet, nutrisi, dan fitnes. Denny Santoso aktif menyebarkan cara diet sehat dan berolahraga yang benar melalui www.PanduanDiet.com, twitter @

Yuswohady Merupakan penulis dari sekitar 40 buku mengenai pemasaran. Pernah bekerja selama

@st_andrego

12 tahun di MarkPlus Inc dengan posisi

Saya fresh graduate, pengen bisnis, tapi selalu bingung sama apa yg mau dibisniskan, ada advice

terakhir sebagai Chief Executive. Di bidang

dennysantoso, serta Buku Rahasia Diet.

keorganisasian Yuswohady pernah menjadi

Denny Santoso juga meluncurkan www.

Sekretaris Jendral Indonesia Marketing

SixReps.com, satu-satunya jejaring sosial bagi

Association (IMA).

untuk menentukan bisnis apayang harus saya jalankan? @alex_lestari Anda passionnya apa? Di awal harus fokus lhoo, harus jadi ahli dulu di satu bidang, Berikutnya baru bisa diversifikasi, jadi keep your passion, be smart dan cari pengalaman

para fitness mania di Indonesia. Pribadi Budiono

is about creativity. Selamat berkreasi

Suzana Chandra

Ulasannya tentang wacana dari para penulis

Smart Family adalah rubrik yang diasuh oleh

dan pemikir besar dan di adopsinya dalam

Managing Director - Lestari Living ini. Wanita

dulu, bangun network, simpan sedikit kapital. At least, itu yg saya kerjakan. Kabar baiknya 70%, bisnis yang dibangun oleh orang yang berpengalaman berhasil. Kata kuncinya berpengalaman

rubrik Literature. Direktur Utama BPR

yang pernah menimba pengalaman hidup

Lestari ini mengintrepretasikan dengan

di Australia ini dengan lugas memaparkan

@bungmei

bagaimana kiat cerdik untuk mengelola

Bagaimana cara membuat nilai tambah dengan biaya semurah-murahnya ya pak?

kritis dan memberikan alternatif solusi pada permasalahan yang kerap dihadapi bangsa ini

keuangan dan investasi khususnya di property.

khususnya yang ada di Bali. @alex_lestari I Made Wenten B. Perannya sebagai Direktur Operasional di BPR Lestari membawanya dekat dengan human resource & development. Pengetahuannya akan hal tersebut dipaparkan dalam rubrik Growth Strategies, bagaimana membangun karir dan kompeten dalam dunia kerja.

Samantha Chandra Menjadi blogger aktif sejak tahun 2008, pelajar yang kerap dipanggil Sammy ini menuliskan rekaan imajinasinya di www.adriannaandevan. blogspot.com. Hingga saat ini telah lebih mayanya tersebut. Sejak edisi ke 37, majalah berkala dalam rubrik Teenlit Corner.

Publisher Alex P. Chandra (PT. BPR Sri Artha Lestari); Chief Operations Arif Rahman; Public Relation Wahyu Sari Pande; Head of Contents Arif Rahman; Regular Contributor Putera Adnyana; Designer Hendrikus Toby; Marketing & Circulation Aan Evarudin; Photographer I.B. Baruna Luhur. Money & I Magazine is published monthly by PT. BPR Sri Artha Lestari, Jalan Teuku Umar 110 Denpasar, Bali, Indonesia. Tel: +62 361 246-706; Fax: +62 361 246-705. No part of this publication may be reproduced or transmitted in any form or by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording or any information storage or retrieval system without permission in writing from PT. BPR Sri Artha Lestari. While the editors do their utmost to verify information published, they do not accept responsibility for its absolute accuracy. Editorial & Advertising E-mail: redaksi@money-and-i.com; Supported by:

8

marcomm@bprlestari.com; Tel: +62 361 784-3244.

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

bukannya nilai tambah, melainkan nilai standar. Membuat nilai tambah itu terhadap diri sendiri dengan cara belajar, problem pada kita, banyak yang kemudian berhenti belajar, jadi berhenti tumbuh. Ikut seminar, baca buku. Kalau kagak punya duit, minjem buku teman... hahaha. tapi ingat..harus praktek dan latihan. To know but not to do is not yet to know.

dari 30 episode direkamnya dalam catatan ini menayangkan ceritanya per episode secara

www.money-and-i.com

Konsep Nilai Tambah artinya ‘lebih’ dibandingkan dengan yang ada di pasar. Kalau sama,

TWEEPS Dapatkan buku “Interview With The Millionaire” bagi kicauan kalian yang terbaik. Selamat kepada @NormaAstyari atas kicauannya

W FOLLO

ME

ITTER

ON TW

i

estar l _ x e l a @

yang kami nilai terbaik pada vol. 41 dan berhak atas 1 buah buku Interview With The Millionaire Vol. 42 | Juni - Juli 2013

9


Traveller’s Note

Gili by. Gusde Mahendra Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa dan merupakan Gili [pulau] terbesar dari tiga gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan memiliki nuansa “pesta� , karena banyaknya pesta yang kerap digelar sepanjang malam. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di sini adalah scuba diving, snorkeling, bermain kayak dan berselancar. Di pulau ini, tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.

10

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

11


Traveller’s Note

Tanah Lot by. Gusde Mahendra

‘Tanah Lot’ adalah merupakan salah satu objek wisata tradisional yang berada di Bali. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah Pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan Pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.

12

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

13


PIN UP

seven

DEADLY SINS Wealth without work Pleasure without conscience Science without humanity Knowledge without character Politics without principle Commerce without morality Worship without sacrifice. MAHATMA GANDHI

“Alangkah bermutu demokrasi kita bila kelas menengah kita juga punya pandangan bermutu tentang soal-soal toleransi, etika publik dan keadilan. Dengan cara itu demokrasi memperoleh landasan “sektor riil” yang kukuh.” Rocky Gerung - Pengajar Filsafat Universitas Indonesia “Analis yang skeptis menilai, cepat atau lambat, dominasi konsumsi domestik akan melemah. Namun saya melihat, dalam 10 tahun ke depan, konsumsi masyarakat Indonesia akan tetap dominan karena peran sektor keuangan… di Indonesia utang masyarakat justru masih rendah dan bisa dipompa untuk menggerakkan perekonomian.” Fauzi Ichsan - Pengamat Ekonomi “Sejarah ekonomi kita memang menunjukkan akumulasi kapital mereka [kelas menengah. red] terjadi sebagai akibat dari kekuasaan. Akibatnya, kelas menengah yang muncul adalah kelas menengah yang bergantung pada negara, sehingga lebih merupakan kelas konsumen ketimbang kelas menengah yang menjadi ujung tombak perubahan politik.” Muhammad Chatib Basri - Pendiri Creco Research Institute, saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan

14

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

15


EVENT

EVENT

Arisan Lestari Periode Juni 2013

Networking

Parenting Through Character “Mengenal dan Mengetahui Potensi serta Bakat Anak”

Banjir hadiah Program Arisan Lestari juga tak hanya membanjiri peserta dengan doorprize yang menggiurkan, tetapi juga menjadi ajang membangun networking

Sekitar 300 wanita Bali dari segala profesi tampak harap-harap cemas menanti pengocokan undian Arisan Lestari yang diselenggarakan pada Rabu, 28 Juni 2013 lalu.

Made Katon Seminar berdurasi dua jam dengan tema “Mengenal dan Mengetahui Potensi serta Bakat Anak” menggunakan teknik Foto Karakter

character’; tentang bagaimana mengenali kepribadian buah hati sejak dini, sehingga dapat dengan mudah mendidik dan membaca passion mereka. Wahyu Sari Pande selaku Public Relation Manager BPR Lestari menuturkan program Arisan Lestari juga tak hanya membanjiri peserta dengan doorprize yang menggiurkan, tetapi juga menjadi ajang membangun networking antar sesama perempuan Bali sekaligus memberikan banyak asupan informasi dan edukasi. “Di sini kami juga menyediakan booth kecil bagi mereka yang ingin mempromosikan usaha mereka,” pungkasnya. Belum terlambat untuk gabung di kocokan Arisan Lestari berikutnya. Yuk!

B

ertempat di Harris Hotel &

begitu eksklusif yakni sebuah tas Gucci. Dan

yang disematkan dalam gelaran Arisan Lestari

Residence Sunset Road, Arisan

peserta arisan yang beruntung saat itu adalah

pun senantiasa menyisipkan seminar-seminar

Lestari untuk pertengahan 2013 ini

Susana Sukarto. “Ini kali pertama saya ikutan

mini di dalamnya. Kali ini Arisan Lestari

kembali menawarkan hadiah-hadiah

Arisan Lestari. Nggak nyangka baru ikutan

menggandeng seorang praktisi dan konsultan

sudah dapet tas Gucci, senang sekali!” akunya.

kepribadian, Made Katon, CBC dari Foto

arisan menarik dari sponsor seperti Regeant

Karakter Center. Lewat seminar berdurasi

Bali, Harris Hotel Sunset Road, Lady Bazar, Eden Hotel, Bali Tangi, Rumah Sakit Kasih

Tak sekadar pengundian arisan, BPR Lestari

dua jam yang mengambil tema “Mengenal

Ibu, hingga Erhaclinic. Tidak hanya itu seluruh

benar-benar mengemas acara Arisan Lestari

dan Mengetahui Potensi serta Bakat Anak”

peserta Arisan Lestari juga berkesempatan

ini dengan nuansa edukatif dan informatif.

ini, Made Katon memberikan informasi

untuk memperebutkan hadiah utama yang

Sesuai dengan tagline “Empowering Woman”

serta wawasannya terkait ‘parenting through

16

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

17


NOTES FROM A FRIEND

Alex P. Chandra

NOTES FROM A FRIEND

Publisher of Money & I Magazine

@alex_lestari

Dengan men-set goal kita menjadi bagian-bagian yang kecil, maka tanpa terasa, kita semakin mendekat kepada cita-cita yang besar tadi. Di BPR Lestari pun demikian. Kita punya cita-cita besar, Go National. Namun kita bagi pencapaian tujuannya menjadi goal-goal jangka pendek.

seperti ketika saya berada di depan, menjadi pace maker tanpa goal yang jelas. “Beranilah bermimpi,” demikian kata orangorang bijaksana. “Gantungkanlah cita-citamu setinggi bintangbintang di langit,” kata Soekarno. Namun, bagilah cita-cita kita yang tinggi tadi menjadi miles-stone-miles-stone yang achieve-

Goal Setting

able. Yang pendek-pendek dan bisa dicapai. muda untuk berlari 10 km, menginstruksikan

terkejar, bikin goal setting baru untuk mengejar

Sama seperti kita berlari, kejar dulu yang baju

agar saya mengikuti pace-nya saja. Dan akan

yang kaos coklat. Demikian seterusnya.

kuning, setelah terkejar barulah kejar yang

konsisten menjaga staminanya.

kaos coklat, dan demikian seterusnya. Tanpa

Andy Murray setelah mejuarai Wimbledon

terasa nanti jarak 10 km akan terlampaui.

akan beristirahat sebentar. Namun kemudian

memberi tahu jika jarak 5 km sudah tercapai, sehingga saya boleh berhenti.

Kalau tidak ada pelari di depan yang harus

sudah harus mempersiapkan diri untuk

dikejar, pikirkan pohon atau tiang listrik atau “Bagaimana caranya makan gajah ?

Awalnya gampang, Saya berlari dibelakang

apapun; yang penting ada goal setting terdekat

Dengan men-set goal kita menjadi bagian-

menghadapi US Open. Setelah US Open ada

Sedikit demi sedikit...”

mereka, mengikuti kecepatan mereka.

yang perlu dikejar. Dengan demikian, jarak

bagian yang kecil, maka tanpa terasa, kita

Australia Terbuka, kemudian French Open.

-Alex P Chandra

Yang penting jangan terlalu jauh tertinggal.

5 km ternyata tidak terlalu jauh. Karena kita

semakin mendekat kepada cita-cita yang besar

S

Kesulitan mulai muncul, ketika saya diminta di

mencapainya sedikit demi sedikit.

tadi. Di BPR Lestari pun demikian. Kita punya

Demikian seterusnya. Para atlet pro itu terus

cita-cita besar, Go National. Namun kita bagi

menerus meningkatkan performance-nya

Saya bahkan berlari sampai 7 km dengan cara

pencapaian tujuannya menjadi goal-goal jangka

dengan tujuan-tujuan jangka pendeknya.

Saya tidak tahu apakah saya berlari terlalu

demikian. Dan kalau mau, sebenarnya 10

pendek. Mencapai 1Triliun dulu, kemudian

cepat atau kah terlalu lambat. Jika terlalu

km pun sanggup saya tempuh. Namun saya

tahun ini (2103) cari 2 Triliun, dan demikian

Hmm, kemarin Tim Triathlon BPR Lestari

pendek. Sementara yang bersiap half marathon

cepat, nanti stamina saya akan habis sebelum

memaksakan diri berhenti, tidak mau terlalu

seterusnya.

mencapai posisi ke-6 dari 42 peserta. Not bad

akan berlari 17 km.

tujuan. Namun apabila terlalu lambat, target

memaksa. Nanti cedera lagi.

aya sedang berlatih lari untuk

berlari bersama-sama dengan mereka yang

triathlon. Target waktu saya

bersiap-siap buat half marathon. Bobby, pelatih

adalah 25 menit untuk 5 km.

saya tidak memberitahu saya bahwa the track

Latihan saya agak terlambat. Back

akan mencapai 10 km, untuk yang paling

saya cedera, sehingga selama

proses penyembuhan tidak boleh berlari dulu. Baru kemarin mencoba berlari.

depan menjadi pace maker.

Setiap pencapaian mile-stone kita analisa, apa

ternyata diikuti oleh para atlet beneran yang

Saya pikir, in life pun demikian. Dalam

yang kurang dan apa-apa saja yang sudah

disponsori oleh salah satu perusahaan swasta.

waktunya nanti tidak tercapai. Kalau tahu, saya tidak akan ikut mereka. I will

buat tim amatiran, karena kelas relay sprint

Saya berlari bersama dengan klub running

not run that far. Saya harus memperhatikan

Namun kemudian, Bobby mengatakan bahwa

merancang hidup kita, apakah itu bisnis,

berhasil. Namun segera setelah sebuah

3V, gym saya di Kerobokan. Mereka sedang

back saya. Jangan sampai cedera lagi. Target

ketika berlari, kita harus selalu mempunyai

keuangan ataupun kesehatan, jika tidak ada

miles-stone tercapai, buatlah target-target

Sekarang saya sudah pasang target baru.

mempersiapkan diri untuk half marathon.

saya cuma berlari 5 km saja. Bobby, pelatih

goal setting. Capai atau kejar destinasi yang

tujuan yang jelas, tentunya akan membuat kita

baru. Demikian seterusnya. Itulah yang juga

Berlatih untuk Urbanathlon di bulan

Sebenarnya saya tidak menyangka akan

saya yang juga sedang melatih seorang ibu

terdekat dulu. Kejar yang baju kuning, setelah

berjalan tanpa arah. Kita akan kesulitan, sama

membuat para atlet profesional terus bisa

September.

18

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

19


SPECIAL REPORT

SPECIAL REPORT

Gowes

Biznet Bali International Triathlon 2013

Swim Strong, Cycle Fast and Run To Win

Untuk tahun ini, BPR Lestari kembali turut berpartisipasi, namun berbeda dengan tahun lalu yang hanya mengirimkan 1 tim, kali ini BPR Lestari mengikuti 3 kategori kelas sekaligus

Untuk ketujuh kalinya, gelaran olahraga bertaraf Internasional bertajuk Biznet Bali Internasional Triathlon kembali digelar pada 23 Juni 2013 lalu. Bertempat di Pantai Jimbaran dengan main venue penyelenggaraan persis di halaman Hotel Intercontinental tersebut masih menerapkan konsep kompetisi yang menggabungkan tiga cabang olahraga yakni renang, lari dan sepeda.

Actions Ajang triathlon cenderung menuntut ketangguhan, kecepatan, dan kehandalan para peserta untuk bisa merebut posisi juara

terbesar di kawasan regional Asia tersebut. Untuk tahun ini, BPR Lestari kembali turut berpartisipasi, namun berbeda dengan tahun lalu yang hanya mengirimkan 1 tim, kali ini BPR Lestari mengikuti 3 kategori kelas sekaligus. Untuk kategori Sprint Relay, diwakili oleh oleh Alex P Chandra [Lari], Dylan Christopher [Renang] dan Eric Surya Chandra [Sepeda]. Sementara kategori 5K Fun Run diwakili oleh Pribadi Budiono, Wayan Suweta, Agung Antareja dan Samantha Chandra. Semua peserta berhasil menyelesaikan lintasan dengan catatan waktu yang cukup baik, sekalipun belum mengantarkan mereka naik podium sebagaimana torehan tahun lalu. Bahkan untuk kategori Sprint Distance di level team, bisa meraih peringkat 6 dari 42 tim peserta.

K

etiga tantangan tersebut

selaku pihak penyelenggara. Ada tiga kelas

ringan untuk sekedar senang-senang seperti

harus mampu ditaklukan

yang dipertandingkan di ajang Biznet Bali

5K Fun Run. Beda dengan kompetisi olahraga

oleh para peserta yang

Internasional Triathlon, yakni kelas Sprint

lainnya, ajang triathlon cenderung menuntut

datang dari berbagai

dan Olympic. Untuk kelas Sprint peserta

ketangguhan, kecepatan, dan kehandalan

negara, termasuk

harus menerima tantangan seperti renang

para peserta untuk bisa merebut posisi juara.

beberapa atlet nasional

500 meter, sepeda 20 kilometer, dan lari

Tampak atlet-atlet papan atas dunia seperti

dan Internasional. Tercatat

5 kilometer. Sementara kelas Olympic

juara Triathlon tiga kali yang berasal dari

sekitar 1.347 peserta dari total enam negara

terdiri dari renang 1,5 kilometer, sepeda 40

Amerika Serikat, Chris Lieto serta mantan

berpartisipasi dalam ajang yang disponsori

kilometer, dan lari 10 kilometer. Selain dua

perenang nasional, Richard Sam Bera juga

oleh Biznet Networks dengan Bali Discovery

kategori serius tersebut, ada pula kategori

terlihat berpartisipasi dalam ajang tahunan

20

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

21


SPECIAL REPORT Event yang dibuka secara resmi oleh Bupati Badung, AA Gde Agung ini pun berhasil mendapatkan para juaranya. Juara pertama untuk kelas Olympic jatuh pada Michel Bucek, atlet asal Slovenia dengan catatan waktu 2 jam, 7 menit, dan 43 detik. Sementara atlet dari Indonesia, Andy Wibowo berhasil meraih peringkat kedua. Untuk juara ketiga diraih oleh Assad Attamimi dengan catatan waktu 2 jam 23 menit dan 25 detik. Bagi Pribadi Budiono [CEO BPR Lestari] dan Alex P Chandra [Chaiman BPR Lestari], raihan ajang Triathlon kemarin adalah pemanasan untuk target selanjutnya yang lebih besar, “Kalau tidak ada kendala, maka target kita berikutnya adalah Boston 10K,” ujar Pribadi Budiono selepas finish dengan torehan waktu 35 menit. “Kalau perlu sekaligus London 10K,” sambung Alex P Chandra setengah berkelakar. Tapi apapun itu, spirit kedua orang yang menjadi ujung tombak BPR Lestari ini layak diacungi jempol mengingat usia yang tak lagi muda. Selamat untuk para pemenang, selamat untuk spirit yang tinggi bagi tim BPR Lestari, and Boston 10K! Here we come …

22

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

23


Hermawan Kartajaya

NOTE FROM THE GURU

Asia’s Leading Marketing Strategiest & CEO of Markplus Inc

sana, deretan kafe di sepanjang pantai ada di

Cikar Dokar Motor. Disebut begitu supaya

dekatnya.

keren, padahal dokar biasa. Sudah ada tarif baku dari satu titik ke titik lain. Tidak perlu

Orang bilang bahwa hanya orang Bali yang

ditawar karena tarifnya sama rata pada semua

bisa open-minded pada turis. Di Gili Trawangan,

Cidomo.

orang lokal yang muslim membuktikan bahwa mereka bisa membuat turis yang sangat

Pertama saya naik Cidomo kaget karena lagu

berbeda itu kerasan. Kunci suksesnya, semua

yang diputar lagu-lagu party. Hampir setiap

lapisan masyarakat sudah sepakat bahwa

Cidomo dilengkapi sound system kecil supaya

pariwisata adalah sektor terpenting.

bisa menghibur penumpangnya. Karena itu, banyak juga yang menjuluki Cidomo sebagai

Pariwisata adalah kehidupan semua orang.

Ferari Gili Trawangan. Kalau tidak mau naik

Karena itu, turis asing harus merasa nyaman

Cidomo, alternatifnya sewa sepeda atau jalan

dan aman di pulau kecil itu. Konon kabarnya,

kaki.

“

NOTE FROM THE GURU

Saya merencanakan untuk memberikan award atas nama Badan Promosi Pariwisata Indonesia atau BPPI untuk Kepala Desa Gili. Pertama, dari aspek nature and culture, Gili is nothing compared to Bali.

Setiap bulan purnama, perkumpulan remaja

ada orang yang mencuri dan ketangkap masyarakat. Langsung saja dikeroyok ramai-

Di sepanjang jalan mengelilingi pulau, ada

lokal di sana malah menyelanggarakan full

ramai. Dipotong tangan dan diusir dari sana.

banyak kafe dan resort karena penduduk lokal

moon party di tepi pantai. Waktu itu, turis dari

banyak tinggal di kawasan tengah. Juga ada

Gili Meno dan Gili Ayer datang untuk ikut

Sejak saat itu, sudah tidak ada lagi yang seperti

beberapa toko buku dan butik yang dimiliki

party karena di dua pulau itu memang tidak

itu. Saya pun ketinggalan iPhone selama tiga

oleh beberapa bule yang sudah kerasan tinggal

ada party.

jam dan menemukan kembali di tempat yang

di sana. Sebagian malah sudah menikahi orang

sama. Uniknya lagi, di situ tidak ada polisi.

lokal. Buku banyak dibeli karena merupakan

Gili Meno lebih alamiah dan tenang. Di sana,

Yang ada hanya island security atau satpam

teman rileks dan pakaian yang dijual adalah

ada sebuah taman burung yang dibangun oleh

pulau. Mereka diangkat oleh kepala desa.

pakaian pantai.

orang bule juga. Sedang Gili Ayer lebih indah pantainya. Ikan pun bisa mendekat ke pantai

Juga tidak ada polusi karena tidak ada

Hampir tiap malam ada party sampai subuh.

sehingga bisa dinikmati dengan mudah dengan

mobil dan motor boleh beroperasi di situ.

Tapi supaya tertib, diselenggarakan secara

ber-snorkeling di pinggir pantai.

Transportasi umum disebut Cidomo atau

bergantian oleh berbagai tempat clubbing. Saya merencanakan untuk memberikan award atas nama Badan Promosi Pariwisata Indonesia atau BPPI untuk Kepala Desa Gili. Pertama, dari aspek nature and culture, Gili is nothing compared to Bali.

Membangun Brand Dunia

Kedua, dari aspek akses, Gili tidak punya penerbangan langsung dari luar negeri. Ketiga,

Anda sudah ke Gili Trawangan? Ini adalah satu dari the Gilis yang terdiri dari tiga

dari aspek masyarakat, dulunya mereka bukan

pulau Gili dekat Lombok.

A

masyarakat yang tourism-oriented. Tapi, tiga hal yang biasanya sangat krusial untuk industri pariwisata itu tidak

da juga Gili Meno dan Gili Ayer di dekatnya. Tapi, pusat keramaian turis mancanegara ada di Trawangan. Lima belas menit dengan boat kecil dari Lombok. Tapi, dua jam dengan fast boat dari Padang Bai, Bali. Buat saya, Gili Trawangan merupakan sebuah model Creative Tourism 3.0. Disebut kampung bule, karena situasinya seperti di

The Gilis Dari aspek nature and culture, Gili is nothing compared to Bali.

menghalangi untuk membuat Gili Trawangan menjadi sebuah Brand Dunia. Horizontal, Inklusif, dan Sosial.

luar negeri namun kenyataannya masih di dalam negeri. Kalau tinggal di Villa Ombak yang masih merupakan villa paling bagus di

24

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

25


SPECIAL FEATURE

SPECIAL FEATURE

RESEP SUKSES

BISNIS

KULINER

U

saha warung makan adalah bisnis yang tidak akan ada matinya, setiap hari manusia butuh mengkonsumsi makanan, “consumo ergo sum, aku mengkonsumsi maka aku ada”. Namun tidak semua warung makan bisa bertahan, bahkan untuk kategori restoran atau kafe,

paling lambat baru bisa menghasilkan ROI [Return On Investment]adalah 2 tahun, namun tidak sedikit pula yang bisa meroket dengan cepat. Ada pula usaha-usaha yang lokasinya jauh terpencil “di pedalaman” gang-gang sempit, bisa diserbu pengunjung. Bisnis kuliner memang merupakan usaha tradisional yang tak lekang oleh jaman, namun fase jaman yang berbeda, membawa kategori bisnis ini terus mengalami pergeseran. Nama Bondan Winarno mungkin satu-satunya yang populer di Indonesia sebagai penikmat kuliner, muncul di awal reformasi, menawarkan bentuk yang berbeda dari bagaimana seharusnya kita menikmati sajian berselera lewat wisata. Walaupun latar belakangnya adalah wartawan, kemampuannya mengintrepretasikan masakan dan pengetahuannya yang luas soal bumbu dan masakan, membawa nama Pak Bondan kian mentereng. Pelantun kata “maknyuss” tersebut menjadi pioner dari sejumlah perubahan di bisnis kuliner, dan mengangkat martabat usaha makanan yang dulunya biasa, -karena merupakan kebutuhan utama manusiamenjadi luar biasa. Sebuah warung kaki lima misalkan, bisa naik kelas setelah di review masakannya oleh Pak Bondan, yang biasa mengajak selebriti wanita

sebagai ‘pemanis’ tayangan. Alhasil, genre bisnis ini, dengan berbagai “gimmickgimmick” yang dibangun disekitarnya, tengah meroket tajam 5 tahun terakhir. Special feature kali ini, menyuguhkan menu utama soal “bisnis kuliner”. Bagaimana sesungguhnya peluang dan kesempatan di usaha penikmat lidah ini, dan inspirasi apa yang bisa Anda dapatkan dari pebisnis yang telah lebih dulu sukses.

26

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

27


SPECIAL FEATURE

SPECIAL FEATURE Lalapan, Sambal Terasi, dan olahan kentang khas Sunda. Sebagai dessert, Es Goyobod sudah disiapkan. Semua adalah makanan rumahan dan kokinya saat itu adalah Ibu Rita yang notabene ibu rumah tangga biasa. Penyelenggaranya sendiri bahkan pernah menggelar Underground Secret Dining (USD) di tengah kuburan Cina di Petamburan Jakarta Barat, bahkan terpikirkan untuk menggelarnya di penjara, yang pasti, lokasi yang unik juga menjadi nilai plus bagaimana orang berbondong-bondong mengikuti program ini, sudah lebih dari 1800 orang pernah mengikuti program ini. USD memang idenya tidak pure dari Indonesia, awalnya

“Some say, it is the black of the uplands. Believe it or not, their cuisines do not use coconut milk as many others Indonesian Food. It is because they live so

tahun 1970an, kemudian menjalar ke Rio De

up above the ground, between heaven, earth, and the underworld.”

J

berkembang di Kuba -Amerika latin – pada Jeneiro, London, New York, Hongkong, Sydney

ika Anda pernah menerima surat elektronik dengan copywrite di atas, boleh jadi Anda

termasuk salah satu yang tengah diajak berpetualang untuk memecahkan teka teki soal resep masakan, dengan mentransfer sejumlah dana,

BISNIS “Maknyuss”

maka Anda akan diajak untuk berwisata kuliner dan mencari tahu apa jawaban

PEMIKAT LIDAH

dari teka teki surat elektronik

ditempatkan dalam peralatan

dan kemudian Indonesia.

memasak tradisional. Sembari menunggu, peserta

Program ini menciptakan customer experience

diajak berkenalan dengan

yang berbeda, sehingga selalu mendapat

layang-layang dari seluruh

respon dari penikmat kuliner, dan inilah yang

nusantara yang di pajang di

menjadi kunci akan suksesnya sebuah usaha

museum. Kemudian mereka

kuliner. Ditengah pola hidup kelas menengah

disuguhi film dokumenter

yang padat, maka alternatif makan di luar

tentang layang-layang,

adalah solusi paling praktis, namun bukan

diajak berkeliling ke ruang

hanya warung makan biasa yang mampu

pameran. Puas berkeliling,

menampung selera makan kalangan yang

para peserta menuju pendapa

sebagian urban tersebut, namun experience

utama bangunan museum

yang berbeda adalah poin yang memberikan

yang berbentuk joglo. Di situ

nilai tambah. Pak Bondan sendiri, saat ini

telah siap kertas, gunting,

memiliki sejumlah kedai Kopitiam Oey yang

datang. Nilai unik lainnya adalah galeri

memahami bahwa produk utamanya ikan Lele

kegiatan langka, menarik, unik dan saat ini

Inilah konsep perjamuan makan yang tak

lem, krayon, dan tentu saja kerangka layang-

tersebar diseluruh Indonesia, customer

seni yang terkoneksi dengan ruang makan,

yang secara fisik menyeramkan, maka Rangga

tengah booming sebagai salah satu pelepas

biasa. Mulai lokasi hingga menu, semuanya

layang yang berbentuk berlian. Mereka diajari

experience-nya adalah konsep kedainya

dengan menampung hampir 1000 koleksi dari

berinovasi dengan sejumlah produk Lele

penat plus. Tajuknya adalah Underground Secret

menyajikan sesuatu yang berbeda dan

membuat layang-layang oleh para instruktur.

yang ‘tempo doeloe’, satu kedainya yang

berbagai seniman, menjadikan warung bebek

yang difillet, sehingga customer tidak melihat

Dining, penyelenggaranya adalah Azanaya,

rahasia. Kokinya pun, tidak harus dari

Sekitar pukul 12.30, barulah acara makan

paling ramai bisa dikunjungi hingga 250

ini menjadi berbeda, dimana wisatawan bisa

bentuk asli dari ikan Lele yang menyeramkan

pesertanya setiap sesi dibatasi hanya 40 orang

kalangan profesional, tidak jarang ibu rumah

siang dimulai. Para peserta berbinar saat

orang per hari. Demikian pula dengan Bebek

mendapatkan dua keuntungan dalam satu kali

tersebut. Berbagai nilai tambah tersebut

saja –bahkan terkadang lebih sedikit-, dan

tangga yang memiliki resep “top markotop”

membuka penutup makanan di meja. Masakan

Tepi Sawah, yang menghadirkan hamparan

kunjungan.

menjadi kunci keberhasilan sejumlah warung

untuk menciptakan efek surprise, maka mereka

bisa menjadi chef nya. Program ini juga

yang tersaji tampak mengundang selera.

sawah sebagai “menu” pelengkapnya bagi

yang mengikuti program ini hanya mengetahui

dikombinasi dengan sejumlah “fitur plus”

Sebagian besar jarang dijumpai di restoran

konsumen. Dengan kapasitas yang mampu

Rangga Umara pemilik pecel Lele Lela

tersebut maka kemampuan bisnis kuliner akan

lokasi dan jam makan dua hari sebelumnya,

semisal yang digelar di kompleks Museum

atau pun warung makan pada umumnya.

menampung 100 orang, hampir setiap hari

memberikan inspirasi yang berbeda.

sulit berkompetisi di tengah persaingan yang

dan baru mengetahui menu yang akan

Layang-Layang Indonesia, dengan menu yang

Seperti Nasi Liwet Sunda, Bobotok Daun Labu,

Bebek tepi Sawah selalu penuh, bahkan

Menurutnya, bisnis kuliner akan semakin

ketat.

disantap sesaat setelah di lokasi tiba.

disajikan delapan jenis masakan Sunda yang

Tumis Genjer, Ayam Bekakak, Pepes Ikan,

terkadang hingga menolak pesanan yang

menarik jika memiliki produk yang inovatif,

tersebut. Yang pasti, ini adalah

28

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

kuliner modern saat ini. Tanpa keunikan

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

29


SPECIAL FEATURE

SPECIAL FEATURE

Sukses Mengarungi

SAMUDERA MERAH

Bisnis kuliner memang bukan mainan baru, boleh jadi salah satu yang paling tua dalam sejarah bisnis didunia.

N

amun tidak terhitung seberapa banyak orang yang gagal di kelompok usaha yang satu ini, mulai dari kendala modal, sampai dengan produk. Bahkan

sejumlah praktisi manajemen menyebutkan, bahwa bisnis kuliner termasuk salah satu yang paling lama dalam pengembalian

Holycow. Untuk mengoptimalkan pemasaran

nuansa alam pedesaan serta hidangannya yang

nilai investasinya, belum lagi tingkat risiko

online yang dijalankan, pihak Holycow

ramah dengan lidah lokal kita, menggunakan

kegagalannya yang rata-rata lebih tinggi di

memberikan satu porsi tiramisu gratis bagi

bale-bale dimana arsitektur dan interiornya

atas usaha lainnya, mengingat persaingan di

setiap pelanggan yang menyebut (mention) @

mengawinkan unsur Sunda dan Bali sebagai

bisnis ini yang demikian ketat. Namun di satu

holycowsteak pada tweet yang mereka buat.

sebuah kolaborasi apik. Terdapat kolam ikan

sisi, dengan perubahan gaya hidup saat ini,

Terbukti, strategi ini sangat efektif sehingga

yang sangat luas, dimana hampir menyerupai

sejumlah metode untuk sukses mulai terlihat

banyak konsumen yang rela mempromosikan

sebuah danau yang penuh ketenangan. Hal

dari berbagai pattern yang ditinggalkan para

Steak Holycow baik melalui twitter maupun

yang sama dilakukan oleh Warung Subak dan

pelaku bisnis kuliner yang telah lebih dulu

pemasaran word of mouth (dari mulut ke

Bebek Tepi Sawah yang mempertahankan

mendulang rupiah.

mulut).

view hamparan sawah sebagai pesona yang

Dari sisi produk misalkan, hampir sebagian

Kunci ketiga adalah tempat yang nyaman

Warung Subak bahkan membeli sejumlah

khas, dan sulit dijumpai di restoran lainnya. dengan berbagai fasilitas seperti Wifi, Kedai

lahan agar tetap difungsikan sebagai sawah

adalah mereka yang menawarkan menu utama

fokus pada hidangan satu produk utama, maka

Warung Subak mengawali promosinya melalui

warung bebeknya, tentu saja dengan sejumlah

Kopi Tiam memberikan suasana tempo

untuk menjaga nilai tambahnya tersebut.

yang spesifik. Berbeda dengan warung makan

proses branding yang diciptakan pun semakin

jaringan komunitas pemancing, Pecel Lele

tips/komisi sebagai biaya promosi yang

dulu sebagai pemikat untuk konsumen

tradisional yang menyediakan segalanya,

mudah dan terarah.

Lela lebih tak kalah ‘gilanya’, mengundang

diberikan kepada mereka yang mengajak tamu

yang ingin bernostalgia, termasuk dengan

Sejumlah kiat dan inovasi unik itulah yang

besar warung makan modern yang sukses

tetangga-tetangganya untuk makan gratis

datang. Sementara Steak Hotel by Holycow

berbagai menu yang tidak biasa seperti Soto

menjadikan usaha kuliner tersebut tetap

mengedepankan satu amunisi sebagai produk

Kunci kedua adalah promosi dan pemasaran

diberlakukan saat outlet-nya dibuka, tentu

memasarkan bisnisnya melalui jejaring

Tangkar Pipi Sapi, Mie Kepiting Pontianak,

menang di tengah persaingan yang ketat.

utama untuk berjualan, Pecel Lele Lela dengan

yang atraktif, Underground Secret Dining

saja dilakukan hanya berlaku di jam-jam

sosial Twitter. Hampir 95% pelanggannya

dan Teh Tarik Semenanjung. Kedai ini juga

Jika Anda tertarik terjun ke samudra merah,

Lelenya, Bebek Tepi Sawah dengan bebeknya,

misalkan yang menawarkan konsep unik

tertentu saja. Bebek Tepi Sawah punya kiat

mengetahui Steak Holycow dari percakapan

mengenalkan moto yang merakyat, “Koffie

maka kenali medannya dengan baik, ciptakan

Warung Subak dengan menu Seafood-nya,

dengan lokasi makan “di antah berantah”,

yang berbeda, menggandeng para guide, sopir

di akun twitter. Sang owner mengajak

Mantap, Harganya Djodjoer”. Sementara Bale

customer experience, maka seberapa ketatnya

Holicow dengan Steak-nya, dan Bale Udang

berbagai kejutan dan misteri teka teki

taksi dan pelaku industri pariwisata lainnya

masyarakat umum untuk saling berinteraksi

Udang Mang Engking menawarkan alternatif

pasar, bukan sesuatu yang layak untuk

Mang Engking dengan udangnya. Dengan

menjadi daya tarik yang memikat. Sementara

untuk mengajak tamu mereka singgah di

dan berkomunikasi langsung dengan pihak

pengalaman berkuliner dengan menonjolkan

ditakutkan.

maka di warung makan modern cenderung

30

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

31


SPECIAL FEATURE

SPECIAL FEATURE

Pecel Lele Lela • Menu utama Lele

Bebek Tepi Sawah

• Melakukan Inovasi produk, ikan lele

• Menu Utama Bebek

disuguhkan dengan tampilan fillet dan bentuk lainnya yang memikat • Makan gratis untuk tetangga terdekat dengan durasi dan lama waktu yang telah ditentukan Warung Subak • Menu utama seafood • Lokasi Warung Subak ketika pertama kali berdiri adalah hamparan sawah yang asri • Dipromosikan lewat komunitas memancing oleh owner-nya

• Ide didapatkan dari warung pecel lele kebanyakan yang berkonsep kaki lima,

• Bekerjasama dengan sejumlah pelaku

• Ada teka teki yang harus dipecahkan untuk menambah rasa ketertarikan • Memberikan sejumlah pengetahuan dan wawasan baru di setiap programnya

asri • Mengkombinasikannya dengan galeri lukisan.

• Pesertanya dibatasi

diadopsi dengan tampilan warung modern yang nyaman dan menarik • Promosi yang tidak biasa, memberikan voucher makan gratis kepada mereka yang bernama Lela pada saat berulang tahun.

Khrisna Wisata Kuliner

Bale Udang Mang Engking

• Menggandeng brand-brand besar dari

• Menu Utama Udang • Menawarkan alternatif pengalaman berkuliner dengan menonjolkan nuansa

dulu sukses

alam pedesaan serta hidangannya yang

• Menghubungkannya dengan usaha oleh-

ramah dengan lidah lokal kita

oleh yang lokasinya berdekatan dibawah bendera grup yang sama • Mengajak sejumlah artis nasional sebagai founder dari beberapa brand kuliner yang

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

• Pemandangan berupa hamparan sawah yang

• Lokasi, menu dan jam makan yang rahasia

sejumlah usaha kuliner yang sudah lebih

32

pariwisata seperti sopir taksi dan guide

Underground Secret Dining

Steak Hotel By Holicow • Promosi yang menarik melalui media sosial • Menggunakan jargon unik seperti “TKP”

• Menggunakan bale-bale dimana arsitektur dan interiornya mengawinkan unsur Sunda dan Bali sebagai sebuah kolaborasi apik. • Terdapat kolam ikan yang sangat luas,

diajak bekerjasama, sehingga mendapatkan

atau “Tempat Karnivora Pesta” untuk lokasi

dampak promosi yang luas melalui artis-artis

tempat dimana Holicow berada. Termasuk

dimana hampir menyerupai sebuah danau

tersebut

domain web : www.hellocarnivores.com

yang penuh ketenangan

Kedai Kopi Tiam Oey • Konsep Tempoe Doeloe • Menu unik seperti Soto Tangkar Pipi Sapi, Mie Kepiting Pontianak, Teh Tarik Semenanjung • Moto merakyat “Koffie Mantap, Harganya Djodjoer Vol. 42 | Juni - Juli 2013

33


INTERVIEW

“A Man of Steel� in Professional Culinary Industry

M

emperkenalkan diri ke calon mertua sebagai orang yang berprofesi

Program pencarian bakat chef terbaik di seluruh Indonesia

sebagai koki adalah hal yang oleh sebagian orang dirasa memalukan,

itu pun makin meroket karena imej sang chef. Namun siapa

kurang gengsi dan kalah kelas, tapi itu dulu.. sekarang, profesi juru

sangka sebelum menjadi seorang professional chef, Juna

masak bahkan ibarat juru selamat untuk sejumlah masyarakat,

harus menghadapi pahitnya kehidupan. Pengalaman serta

kalau perlu diburu hingga ke ujung negeri sekalipun. Bangkitnya kelas menengah

permasalahan lah yang menempa mental bajanya untuk

dan industri modern kuliner adalah sebagian kecil dari faktor pendongkraknya. So,

dapat terus bertahan melanjutkan hidup. Pria yang lahir

saat ini profesi juru masak sudah setingkat dengan profesi berkelas lainnya, bahkan

dan besar di Bali ini tak ingin terlalu banyak menguak masa

hingga dibayar mahal mengalahkan profesional eksekutif, salah satu juru masak

lalunya. Namun sedikitnya, ia tak pernah menampik bahwa

yang punya ciri khas dan pesona adalah Chef Juna.

dulu ia pernah menjadi ‘bad boy’ dan terseret ke dunia yang gelap. Beruntunglah di suatu pagi penuh renungan, usai ia

Di program pencarian bakat chef yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi

membasuh air mukanya, Juna menemukan pencerahan. Ia

nasional, nama Chef Juna menjadi buah bibir. Pria kelahiran 20 Juli 1975 ini didaulat

pun nekat merantau ke Amerika demi membangun hidup

sebagai salah satu juri yang dikenal kerap kali memberikan kritikan pedas kepada

yang lebih baik. Ingin tahu lebih lengkap tentang lika-liku

para kontestan acara tersebut. Raut wajah yang selalu serius serta menyiratkan

perjalanan pria yang sempat mengambil jurusan Teknik

pribadi yang keras menjadi impresi yang akrab melekat pada sosok bernama

Perminyakan di Universitas Trisakti tersebut? Berikut

lengkap Juna Rorimpandey. Apalagi Juna menawarkan sisi yang lain dari penampilan

wawancara eksklusif M&I Magazine bersama Chef Juna

seorang chef. Bak seorang model, badannya yang tinggi tegap dengan tato disekujur

saat ditemui di sela-sela aktivitasnya mengisi gelaran

tubuh serta ditunjang dengan wajah tampan justru membuat Juna digilai oleh

Arisan Lestari.

banyak wanita Indonesia.

Bagaimana ceritanya tertarik terjun ke dunia kuliner? Saya lebih senang menyebut ini sebagai kecelakaan. Saya dulu di Amerika itu sempet ikut sekolah penerbangan, kemudian juga ngambil kerja part-time. Tapi di perjalanan malah saya nggak bisa melanjutkan sekolah itu lagi, karena uang saya sudah habis di USA. Untuk bisa bertahan hidup di sana, saya memilih untuk fokus kerja. Saat itu, saya kerja di sebuah restoran Jepang. It’s like something good ya, lambat laun kinerja saya dilirik cukup bagus dan mendapat pujian dari chef setempat, sehingga cepat untuk saya naik jabatan serta tanggung jawab pun semakin bertambah. Karena itu juga, saya bisa mendapatkan sponsor green card untuk permanent resident di sana. Untuk mendapatkan itu kan nggak gampang, apalagi melalui pekerjaan, berarti kan diakui oleh pemerintah di sana. Semua yang saya lakukan di USA, seingat saya saat masih berusia 22 tahun. Memang dulu itu saya bandel, pergi ke Amerika pun dengan modal nekat. Dengan umur segini sekarang, apalagi yang saya bisa lakukan kalau tidak di bidang kuliner. Saya cuma punya ijazah SMA, ya jadi saya pilih untuk melanjutkan semua ini. Sudah terlanjur basah, ya sudah sekalian aja nyemplung.

34

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

35


INTERVIEW

INTERVIEW

Bagaimana caranya beradaptasi dengan

Bisa ceritakan bagaimana Anda bisa terpilih

Pernahkah Anda mendapatkan pandangan

kalau saya itu sombong banget di TV. Katanya

lingkungan kerja yang diluar ekspektasi

sebagai juri untuk kontes chef fenomenal di

yang sinis lantaran sikap Anda yang cukup

saya tengil pas mengomentari para peserta

tersebut?

salah satu stasiun televisi nasional tersebut?

keras terhadap para peserta dalam kompetisi

kompetisi Chef tersebut. Tapi uniknya, si

Intinya saya ngomong ke diri sendiri, like I have

Saya terkenal di industri kuliner Jakarta

memasak tersebut?

bapak ini malah ujung-ujungnya bilang kalau

no choice what else I can do! Saya bukan orang

sebagai orang yang memiliki disiplin keras,

Bagi yang tidak mengerti dunia saya, pasti

dia kagum dengan sikap keras dan disiplin

yang pandai komputer, apalagi melek dengan

tapi saya tetap fair jika menilai kinerja

langsung judge negatif dengan sikap saya

saya itu. Usut punya usut, si bapak ini baru

yang namanya melukis. Saya nggak punya

sesorang. Buat saya sendiri, satu tim kitchen

yang seperti itu di TV. Untungnya selama

ngaku kalau ia bergelut dalam dunia militer

bakat apa-apa. Mau nggak mau harus mau

itu saya ibaratkan sebagai satu unit army.

saya bertemu dengan mereka, nggak ada

dan prinsip keras seperti itu sangat baik untuk

beradaptasi dengan bidang yang mungkin saya

Termasuk saya sendiri, hingga tukang cuci

tuh opini negatif di masyarakat, Semuanya

menempa disiplin dan mental. Saya kaget juga

nggak ekspektasi sebelumnya. Mumpung saya

piring sekalipun adalah satu unit army. Jadi

baik-baik saja. Bahkan Indonesian Chef

setelah mendengar komentar beliau.

berada di bawah bimbingan yang baik saat itu,

Saya ini orangnya

nggak ada yang boleh pulang duluan, sebelum

Association, dimana saya juga termasuk salah

berada di lingkungan chef yang memberikan

agak ribet dan

semua bersih dan kerjaan kelar, nggak peduli

satu anggota di dalamnya, cukup bangga

Sejak kapan sudah mulai kecanduan tato?

banyak ilmu dan pengalaman. Nggak butuh

suka tantangan.

pangkat mereka apa. Jadi dalam satu unit ini

dengan apa yang telah saya lakukan di depan

Saya sudah tatoan sejak umur 16 kalau nggak

waktu yang lama untuk beradaptasi. Karena

Jadi untuk running

semuanya sama, meski punya tanggung jawab

publik Indonesia. Karena akhirnya ada chef

salah. Dan sekarang masih tetap kecanduan

saya tipe orang yang survivor, mau ditaruh di

kitchen itu semuanya

masing-masing, kita salling mengisi. Saya

seperti saya yang mampu mengkomunikasikan

tato.

lingkungan di mana pun, saya cepat dengan

pun harus perfect,

juga belajar banyak dari mereka, mereka pun

ke masyarakat umum perihal kehidupan

mudah beradaptasi. Kembali lagi ke mental

bersih, terorganisir,

sebaliknya. Kita membuat semua makanan

professional kitchen itu seperti apa. Saya bisa

Di dunia professional chef seperti itu, apakah

personal. Kalau saya bilang harus kerja

dan dikerjakan

dari nol, semuanya dimaksimalkan, nggak

mentransfer informasi ke khalayak dengan

hanya Anda yang bertato?

ya harus kerja. Inilah yang membuat saya

bergelombang. Itu kan

ada yang namanya setengah-setengah. Tentu

berbagai statement saya bahwa kehidupan

Banyak banget kok yang punya tato!

bertahan dalam lingkungan baru seperti itu.

tantangan tersendiri..

pengalaman seperti ini sangat bagus untuk

professional kitchen itu keras lho. Saya sangat

mereka yang notabene koki-koki baru. Di

bersyukur secara tidak langsung mendapatkan

Apakah pernah risih dengan opini orang

Jakarta khususnya dalam jaringan kuliner

kesempatan untuk itu.

tentang Chef yang bertato?

Sejauh ini kesan seperti apa yang Anda asalkan bumbunya tepat dan nggak gosong

Jika Anda berkaca pada masa lalu, kemudian

profesional, ada semacam gelaran industry

Secara umum di Asia, khususnya Indonesia,

ya. Tantangannya justru dalam professional

membandingkannya dengan segala

night begitu. Ketika crew saya datang, tak

Ada pengalaman lucu mungkin?

pernah ambil pusing. Balik lagi ke mereka apa

kebanyakan pekerjaan memasak itu selalu

kitchen itu sendiri. Saya ini orangnya agak

pencapaian yang Anda raih sekarang.

sedikit yang memberi standing applause

Pernah ada seorang bapak menghampiri saya

mereka hanya mementingkan your looks or

identik dengan wanita. Ya kan, kalau di

ribet dan suka tantangan. Jadi untuk running

Bagaimana perasaan Anda?

lantaran mereka tahu bagaimana kapabilitas,

dengan tampangnya yang sangar terus bilang

your skills!

rumah yang lebih sering di dapur kan ibu atau

kitchen itu semuanya pun harus perfect, bersih,

Gimana ya‌, mungkin orang yang kenal

kinerja serta karya dari kru ini. Mereka lihat

nenek Anda. Sebaliknya, di dunia kuliner,

terorganisir, dan dikerjakan bergelombang. Itu

saya dulu tahu gimana bobrok dan hancur-

bagaimana satu army tersebut datang dengan

Harapan Anda ke depan?

apalagi untuk professional restaurant di hotel

kan tantangan tersendiri.

hancurnya saya di masa lalu. Tapi itu masa

presentasi yang berdasarkan unity of equal

Saya ingin bangun affordable restaurant yang

lalu, saya nggak mau bahas lagi. Yang saya

yang tidak mentoleransi any non-perfect things.

benar-benar punya ciri khas dan berkualitas,

Boleh tahu masakan pertama Anda?

hadapi sekarang adalah masa depan. Saya pun

Dari situ, stasiun televisi yang menayangkan

nggak mesti fine dining tapi mampu menjadi

juga ya kalau saya komentar tentang apa

Saya memang pertama kali mendalami

mendapatkan banyak hikmah dan pengalaman

program reality show chef itu pun datang ke

landmark sekaligus benchmark buat kuliner

sih enaknya berkecimpung di dunia kuliner,

Japanese food karena ya itu, tempat kerja saya

ketika merantau di Amerika sana. Saya itu

kitchen saya untuk bertemu. Saat itu pula

Indonesia. Hopefully, dengan partner yang

karena segala hal yang saya lakukan di bidang

yang pertama di Amerika kan restoran Jepang,

melarat sekali di sana, apalagi nggak punya

mereka menginterview saya dengan video

tepat akan terwujud. Untuk sekarang dan

ini semata-mata tuntutan profesi. Memang

kususnya untuk Sushi atau pun Sasimi seperti

sanak saudara dan teman dari Indonesia.

cam, entahlah dari sana mungkin mereka

seterusnya semoga saya tetap bisa fokus

itu.

Selama 13 tahun, saya survive sendiri di sana

tertarik lalu menawarkan saya untuk menjadi

menjadi seorang chef, yakni bisa berkreatifitas

sampai akhirnya saya pulang ke Indonesia

juri di kompetisi Chef tersebut. Setelah saya

semaksimal mungkin dengan menu-menu

Kalau kuliner kesukaan?

tahun 2009.

dipilih, barulah mereka melakukan audisi

makanan yang Anda ciptakan.

Kalau dulu selama di Amerika saya sangat suka

temukan dari dunia kuliner?

bintang lima seperti itu, pasti yang memegang jabatan chef kebanyakan adalah pria. Sulit

betul ada kemewahan tersendiri ketika Anda

lainnya untuk dipasangkan dengan saya dalam

masakan Mexican. Kalau nyari di Indonesia

Apa yang membuat Anda survive saat itu?

program tersebut. Saya sampai 15 kali mesti

susah juga ya terutama di Jakarta, untungnya

Kunci untuk bertahan di sana saat itu adalah

mondar-mandir ke stasiun TV demi test camera

Sebenarnya saya di sini lebih menekankan

di Bali bisa nemu restoran Mexican. Tapi pada

disiplin dan mental tinggi. Dalam pikiran saya

face dengan peserta audisi lainnya. Pokoknya

running kitchen-nya ketimbang memasak.

dasarnya saya itu gampang suka sama kuliner

saat itu adalah kerja dan kerja. Nggak ada yang

mereka cari juri chef yang bisa klop dengan

apa saja kok, bahkan warteg sekalipun.

namanya main-main.

saya di depan kamera.

Apa tantangan terbesarnya?

Memasak mah gampang hehehehe‌

36

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Terserah sih orang bilang apa, tapi saya nggak

“Terserah sih orang bilang apa, tapi saya nggak pernah ambil pusing. Balik lagi ke mereka apa mereka hanya mementingkan your looks or your skills!�

terus di dunia kuliner. Meski akhirnya sempat jatuh juga ke entertain, tapi itu pun harus tetap nyerempet-nyerempet masalah kuliner. Saya tidak ingin jauh dari dunia ini. Well chef, thanks a lot for your time.

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

37


LESTARI FIRST

LESTARI FIRST

Even the Duck Can Fly Barangkali sedikit yang mengetahui otak di balik kesuksesan sebuah brand rumah makan lokal paling populer di Ubud sekaligus di Bali yang bernama khas Bebek Tepi Sawah itu. Adalah I Nyoman Sumerta, sesosok pria berdarah Ubud tersebut berhasil membangun ‘kerajaan’ kulinernya dari titik paling minus

K

esuksesan yang kini ia terima berkat

dengan kerja keras sedari remaja. Kini dengan omset

ide revolusioner kuliner Bebek tepi

ratusan juta setiap bulan dengan gerai-gerai yang

Sawah tersebut sebanding dengan

berekspansi hingga ke luar daerah membuat suami

perjuangannya yang harus tertatih-

dari seorang penari Bali, Ni Nyoman Sulasih ini mampu

tatih terlebih dahulu dalam mengeruk berbagai

menjadi salah satu pengusaha kuliner Bali tersukses

macam pengalaman hidup. Terlahir di sebuah

saat ini. Meski usaha kulinernya tersebut telah

keluarga kecil dan sederhana, Nyoman begitu

diwariskan pada kedua putranya, Putu Gede Suarsana

sapaan akrabnya tak punya modal apalagi

dan Ketut Suarjaya, pria kelahiran 23 Februari 1957

kekayaan yang melimpah. Semuanya ia bangun

ini tetap memantau perkembangan Bebek Tepi Sawah, bahkan berbagai macam ide dan rencana kedepan pun telah dipersiapkannya demi kemajuan restoran yang populer dengan hidangan bebek serta pemandangan sawahnya tersebut. Kepada

Money

&

Bisa ceritakan bagaimana pengalaman

mau keliling Bali. Biasanya saya dapat tamu itu

sebagai sopir taksi. Kalau tidak salah, itu

hidup Anda yang berkontribusi penuh dalam

dari Puri Saren Ubud. Lantas pada tahun 1975,

bertahan hingga 2 tahun.

membangun insting bisnis Anda saat ini?

bapak saya coba pinjam uang di Bank agar bisa

Boleh dikata semua yang saya raih sekarang

beli bemo. Saat itu harga bemo cukup mahal

Apa yang dapat Anda petik dari sana?

ini, salah satunya berkat faktor orangtua.

pada zamannya sekitar Rp 2.225.000. Jam 4

Kehidupan yang mengajarkan saya untuk

Dari kecil saya sudah akrab dengan yang

pagi biasanya saya sudah bersiap-siap untuk

punya mimpi yang lebih besar. Saya selalu

namanya berdagang. Waktu itu, saya sering

‘nambang’ penumpang. Cari penumpang di

menanamkan kerja keras dalam diri saya

bantu ibu yang kesehariannya memang

Ubud, kemudian ngambil rute ke Denpasar,

maupun kepada anak-anak saya. Kerja keras

berprofesi sebagai pedagang. Saya masih

dan bahkan ada yang sampai Padang Bai. Dan

tersebut juga harus dilandasi dengan bhakti

ingat bagaimana warung kami dulu itu kecil

kira-kira tahun 1979, baru saya merambah

kepada-Nya. Selain itu, disiplin, respek dan

sekali. Saya biasanya bantu beliau dengan menjual es lilin ke kantin sekolah. Pernah juga jualan kacang dan kopi. Kalau ibu sedang

I

Magazine,

Nyoman

pun

mengutarakan rencana-rencanya tersebut sambil membagi sekelumit pengalaman hidupnya yang sangat inspiratif. Berikut petikan wawancaranya!

ke pasar, pasti saya bantu beliau membawa belanjaannya seperti gula dan beras yang berkilo-kilo itu. Saat remaja sekitar umur 14 tahun, saya mulai menawarkan jasa tukar dollar, waktu itu saya mesti bolak-balik UbudKintamani. Berbekal sepeda motor dari Ubud, saya bawa rupiah untuk turis-turis yang ada di Kintamani. Belum habis sampai disitu, saya juga pernah bantu jadi guide turis-turis yang

38

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

39


LESTARI FIRST

LESTARI FIRST melewati Desa Mas dan Ubud, juga akan Khusus untuk masakan Bali nya, seluruh racikannya merupakan resep keluarga. Saya bukan seseorang yang suka meniru, jadi resep yang saya coba sajikan disini pun merupakan hasil kreasi saya dan keluarga sendiri.

melalui Obyek Wisata Goa Gajah. Prediksinya kan sudah pasti kunjungan wisatawan akan terus ramai. Tapi kok tidak ada restoran lainnya selain Bebek Tepi Sawah yang masih bertahan. Nah jawabannya sekali lagi terletak pada kekuatan networking. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa guide, sopir taksi dan rekanan itu pula yang berkontribusi dalam mendatangkan pengunjung kemari. Selain itu saya juga mengajarkan para karyawan bagaimana membangun hospitality yang baik di mata para customer. Sehingga mampu mengangkat image Bebek Tepi Sawah dan tanpa ditunggu pun, pengunjung datang silih berganti. Sebelumnya Anda sempat mengatakan juga fokus terhadap galeri seni yang Anda kelola. Sejak kapan Anda tertarik dengan dunia seni?

menghargai kerja keras seseorang, jika kita

kudapan ringan bagi tamu yang tengah

bagaimana standar lidah orang Bali terhadap

mampu bekerja dengan ketulusan, niscaya

berkunjung ke galeri. Saat itu saya menjual

masakan saya.

akan diberi jalan untuk meraih mimpi-

kudapan alakadarnya seperti jus, kopi, hingga

mimpi besar, bahkan yang telah lama kita

pisang goreng. Hal itu saya lakukan demi

Mengapa Anda memilih Bebek sebagai sajian

perjuangkan.

menyokong pemasukan untuk membayar

utama?

gaji para karyawan galeri. Perlu diketahui,

Ya simpel saja, karena itu adalah makanan

waktu itu lagi zamannya krisis moneter, paska

yang saya suka. Rata-rata seluruh hidangan

yang Anda pernah geluti terbilang banyak.

kejatuhan Soeharto, kunjungan wisatawan

yang disajikan di Bebek Tepi Sawah adalah

Sebenarnya usaha apa yang menjadi fokus

pun anjlok secara drastis. Awal mula

makanan favorit yang sering saya santap.

utama Anda?

berdirinya Bebek Tepi Sawah itu sendiri juga

Begitu pun saat ada penambahan menu untuk

Saya memang tipe orang yang suka mencoba

dilatarbelakangi oleh hobi saya yang doyan

mix seafood maupun beef ribs, tidak hanya

hal-hal baru. Saya pernah coba untuk usaha

makan dan memasak, khususnya masakan Bali.

sebagai penarik perhatian wisatawan asing

garmen, travel agen (Bali Taksu Tour & Travel)

Di keluarga besar, mungkin hanya saya yang

melainkan juga berawal dari ketertarikan saya

bahkan hingga produksi wig. Tapi kini, saya

punya hasrat tinggi dalam bidang kuliner.

terhadap makanan tersebut. Nah, kebetulan

Melihat dari rekam jejak Anda, usaha

menu bebek ini yang memang sering dipesan

lebih fokus dengan bisnis restoran, vila dan Bagaimana Anda menciptakan ke-otentikan

galeri saja.

oleh para pengunjung.

dari cita rasa Bebek Tepi Sawah itu sendiri? Bagaimana sebenarnya ide Bebek tepi Sawah

Khusus untuk masakan Bali nya, seluruh

Bagaimana Anda bisa memaksimalkan

itu bisa tercetus?

racikannya merupakan resep keluarga. Saya

potensi Bebek tepi Sawah dengan lokasi yang

Bebek Tepi Sawah ini dulunya hanya restoran

bukan seseorang yang suka meniru, jadi resep

menjorok kedalam seperti ini?

kecil. Malah belum ada yang namanya menu

yang saya coba sajikan disini pun merupakan

Dulu saya sempat berpikir seperti itu, lokasi

bebek crispy itu sebagai primadona seperti

hasil kreasi saya dan keluarga sendiri. Karena

bebek tepi Sawah ini kan juga termasuk

sekarang. Kami dulu hanya menjual semacam

saya orang Bali, sehingga saya tahu persis

jalur pariwisata yang strategis karena selain

40

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Dari dulu saya memang sudah suka seni, mulai dari seni lukis, patung hingga seni tari. Sederhananya begini, di saat anak-anak sebaya saya biasanya pergi main ke sawah, saya justru malah lebih tertarik untuk menikmati dan mempelajari seni itu sendiri. Bahkan di umur 8 tahun, saya sudah mulai

bermimpi untuk punya sanggar sendiri atau

Raya Mas Ubud, tapi sekarang sudah tutup

menikmati pertunjukan tari dan gamelan

pun sebuah galeri seni. Pertimbangan saya

karena masa kontrak habis. Untuk sekarang

di Sanggar AA. Gede Mandra (alm) di Puri

begini waktu itu; kebetulan saya memang

yang masih bertahan hanya Nyoman Sumerta

Kaleran Peliatan Ubud. Telinga saya ini

bisa melukis dan punya banyak teman yang

Gallery, dimana kini menampung hampir lebih

selalu terhipnotis tiap kali mendengar suara

juga pintar melukis, tidak ada salahnya

kurang 500 koleksi baik koleksi pribadi saya

gamelan. Begitu pula dengan melukis, saya

untuk membuat sebuah galeri seni pribadi.

maupun koleksi beberapa rekan seniman.

belajar banyak dengan seniman-seniman di

Kebetulan juga saya punya banyak kenalan

Sanggar seni yang saya kelola tersebut

daerah Pengosekan yaitu di rumah Pelukis I

guide yang bisa membawa tamu-tamunya

seyogyanya mengemban misi mulia dalam

Gusti Ketut Kobot (alm).

untuk berkunjung ke galeri saya. Bukankah

pelestarian kesenian Bali klasik, seperti fokus

ini juga bisa jadi peluang bisnis? Maka dengan

kami terhadap permainan gamelan Semara

Jadi mana yang lebih dahulu Anda cetuskan,

berbekal modal pinjaman di Bank pada

Pegulingan serta Tari Legong.

usaha kuliner atau galeri dan sanggar seni

tahun 1981 saya mendirikan Gallery kecil di

tersebut?

rumah keluarga di Banjar Kalah Peliatan, dan

Sebagai seorang pelukis, apakah Anda pernah

Sanggar Dewi Sri yang saya bina sekaligus

selanjutnya tahun 1989 saya pun akhirnya

ikut turut serta dalam sebuah ajang pameran

art-gallery di restoran ini bahkan sudah ada

mantap untuk membuka galeri seni yaitu

seni rupa di luar dari galeri seni yang Anda

terlebih dahulu sebelum Bebek Tepi Sawah

Nyoman Sumerta Fine Art Gallery di banjar

miliki?

didirikan. Ketertarikan saya yang berlebih

Teges Peliatan Ubud . Pada tahun 1992 saya

Pernah, beberapa kali sempat di Jakarta ,

terhadap dunia seni, selalu membuat saya

membuka Gallery Patung & Furniture di Jalan

Hongkong, Jepang dan Singapura

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

41


LESTARI FIRST

itulah yang membuat bisnis ini semakin berkembang. Apa target Anda ke depan untuk usaha Kembali lagi bicara tentang Bebek Tepi

bagi saya untuk membangun banyak relasi

kuliner maupun usaha-usaha Anda lainnya?

Sawah, apa sesungguhnya kunci kesuksesan

dengan orang-orang yang cukup berpengaruh.

Tidak cuma saya, siapapun pasti punya

usaha kuliner Anda ini?

Sehingga melalui networking tersebut

mimpi terbesar dalam dirinya untuk menjadi

Seperti yang saya katakan sebelumnya, intinya

terjalinlah pertemanan yang ternyata juga

seseorang yang sukses. Saya pun punya mimpi

adalah networking. Saya itu tipikal orang yang

berpengaruh terhadap perkembangan bisnis

untuk melebarkan sayap Bebek Tepi Sawah

gampang bergaul dengan siapapun. Rekan-

kuliner yang saya geluti saat ini. Bisa saya

hingga ke seluruh Indonesia. Mei 2012 lalu,

rekan mengenal saya sebagai pribadi yang

contohkan juga seperti salah satunya saya

Bebek Tepi Sawah telah sukses membuka

ramah dan sopan. Bagaimana kita mampu

pernah ikut serta dalam pameran lukisan yang

gerai pertamanya di luar Bali yakni di daerah

menjalin hubungan yang baik dengan para

diselenggarakan oleh Yayasan Tiara Indah

Tangerang. Untuk tahun ini kami berencana

guide maupun sopir taksi. Karena merekalah

milik Bu Tutut ( Putri Sulung Bapak Soeharto

membuka lagi di daerah Surabaya, Batam,

yang nantinya akan mengantarkan sekaligus

Presiden RI-2). Di sanalah, akhirnya saya

dan Balikpapan. Semuanya memang saya

merekomendasikan kepada tamu-tamunya

mendapatkan banyak relasi dan membangun

targetkan untuk dikelola secara franchise. Di

untuk singgah ke Bebek Tepi Sawah. Maka dari

pertemanan dengan orang-orang penting.

Bali sendiri, Bebek Tepi Sawah tidak hanya

itu kita tidak terlalu banyak menghabiskan

Mereka pun tanpa segan menghubungi saya

bermain dalam lingkup Ubud saja, tetapi juga

biaya untuk promosi. Saya percaya bahwa

kalau datang ke Bali. Jika mereka kemari, pasti

menyasar wilayah Jalan Raya Tuban, Jalan

rekomendasi dari mulut ke mulut itu punya

saya selalu ajak untuk mencicipi hidangan di

Kartika Plaza Kuta dan sekaligus daerah Batu

kontribusi yang cukup kuat untuk Bebek Tepi

restoran ini. Bahkan salah satu dari mereka

Belig. Selain fokus dengan pengembangan

Sawah. Jika bisa saya hubungkan dengan

yang juga memotivasi saya untuk fokus

Bebek Tepi Sawah Restaurant, saya juga

ketertarikan saya terhadap seni, hal ini

menekuni bisnis kuliner ini. Ya kembali lagi ke

berencana ingin mengembangkan Bebek Tepi

ternyata juga mampu membukakan pintu

kekuatan rekomendasi dari mulut ke mulut

Sawah Villas & Spa.

42

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

43


SMART FAMILY

SMART FAMILY

Suzana Chandra Managing Director, Lestari Living

THE FIRST RULE OF INVESTMENT, PAY YOURSELF FIRST

Jadi benar sekali kalau nasehat mengatakan “think positive”. Kembali kepada chapter yang saya baca tentang solusi sepuluh persen dengan “pay yourself first”. Di situ dijelaskan dengan gamblang bahwa dengan menyisihkan 10% dari penghasilan kita setiap bulannya, investasikan ke dalam TRUST FUND (di Indonesia disebut Reksadana). Dengan “bunga

Pada saat gajian, langsung ambil 10%-nya untuk dimasukkan ke Reksadana, bukan menunggu sisanya

menjadi sekitar 4 M sampai 5 M. Tanpa banyak pikir dan banyak belajar investasi. Time dan bunga majemuk adalah magic! Sesuai dengan kharakteristiknya, semakin awal kita memulai, semakin besar pula hasil yang akan didapat. Bagaimana kalau kita sudah di usia 40 tahun atau 50 tahun? Apa kita masih mendapatkan benefit? Seperti yang dikatakan orang bijak, “the best time to plan an

majemuk” dan waktu investasi jangka panjang, maka setiap orang bisa menjadi billionaires.

tahun yang akan datang angka tersebut akan

“gaji”. Mintalah fasilitas direct debet, sehingga

Oak tree is 20 years ago. But the second Best time

pengambilan dana tersebut akan dilakukan

to plan is now.”

Logikanya adalah, pertama kita tidak

secara otomatis, pada tanggal yang sudah kita

akan “merasa kehilangan “, kalau uang kita

setujui.

Hmm….saya juga agak menyesal kenapa saya tidak disiplin dengan rencana yang sudah saya

disisihkan sejumlah 10% . Lifestyle kita tidak akan terpengaruh banyak. Artinya, sekolah

WARNING, jangan menyisihkan 10% ini

buat dua tahun yang lalu. Well, penyesalan

anak-anak masih akan terbayar, cicilan rumah

“di belakang” setelah biaya rumah tangga,

tidak ada gunanya. Jadi, saran saya, mulailah

dan investasi lain masih terbayar. Dan kalau

shopping, dan lain-lain. Karena, hampir bisa

dari sekarang, karena yang sudah terjadikan

tadinya ada dana untuk holiday, tetap masih

dipastikan, kalau penyisihan dana dilakukan di

tidak bisa kita ganggu gugat lagi. Daripada

bisa dilaksanakan. Mungkin jatah “starbuck

belakang, tidak ada yang akan tersisa. Ini yang

cari-cari alasan, yang tidak kita lakukan

dan cha cha time“ sedikit dikurangi. Tetapi

dimaksud dengan rule “Pay Yourself First”. Pada

dari dulu, lakukan saja sekarang. Coba

secara keseluruhan, 10% yang kita sisihkan

saat gajian, langsung ambil 10%-nya untuk

mulai dengan tanya si Mr. Google tentang

untuk reksadana tidak akan mengurangi

dimasukkan ke Reksadana, bukan menunggu

“reksadana”. Jadi, mau jadi miliuner? Gampang

kualitas hidup kita.

sisanya.

kok, ikuti saja 4 aturan di atas dengan disiplin. Dijamin, kita semua menjadi billionaires. Ayo

Langsung saja, saya mengirim email ke

Kedua, sebesar 10% dana ini harus

Keempat, ini adalah The Power of Bunga

menyapa, setelah tidak bertemu 2 tahun lamanya. Beliau merupakan orang yang saya ajak

officer yang dulu membantu saya dengan

diinvestasikan reguler tidak tergantung

Majemuk” atau bunga berbunga. Tabungan

berdiskusi masalah “reguler investasi” di Reksadana dua tahun yang lalu. Dengan tersenyum

pembukaan rekening Reksadana. Dan

pada harga unit reksadana yang naik atau

dalam bentuk reksadana ini adalah untuk

malu saya menjawab “hadeeeuuuh……belum saya apa-apain tuh reksadananya”. Beliau hanya

ternyata, beliau pun pada pagi hari itu (di

turun. Sehingga dalam periode yang panjang,

investasi jangka panjang dan bukan

tersenyum balik dan mengatakan, “you have to pay yourself first, it’s no.1 rule in investment.”

hari saat saya mengirimkan email), terpikir

risiko naik turun tidak menjadi signifikan.

untuk konsumsi jangka pendek. Dengan

Ide yang direncanakan dua tahun lalu tersebut adalah untuk menabung dalam bentuk investasi.

untuk menghubungi saya karena ada fasilitas

Disini diperlukan kedisiplinan. Fasilitas direct

berjalannya waktu nilai investasi dan dividen

Caranya dengan menginvestasikan sejumlah dana dalam bentuk reksadana, kemudian di “top up”

“top up” dengan direct debet langsung dari

debet dari rekening atau pun credit card, akan

yang dimasukan balik kepada investasi

rekening, seperti yang saya minta dua tahun

membantu orang-orang seperti “saya” yang

dimultiplikasikan dengan keuntungan bunga

yang lalu.

terkadang lupa. Istilahnya, kita tidak perlu

majemuk (bunga berbunga). Disini, waktu

memikirkan bagaimana indeksnya, pokoknya

adalah teman kita dan akan membantu dalam

beli saja setiap bulannya.

penciptaan “Wealth”.

“Eh…. bagaimana dengan reksadananya, sudah bagus dong portfolio-nya,” sahabat lama saya

setiap bulannya dengan sejumlah uang. Hal ini sama dengan menabung , tetapi daripada menabung di bank dengan bunga yang relatif kecil, uang yang kita tabung di reksadana memiliki kemampuan untuk menghasilkan ‘return” yang

Apakah semua ini “kebetulan”? Saya pikir

lebih besar. Alasannya karena dana tersebut diakumulasikan dengan dana-dana investor lain dan

“mungkin” ini ada hubungannya dengan energi

dibelikan unit investasi untuk portfolio yang kita pilih.

yang tercipta dari pemikiran dan niat yang ada.

Ketiga, pay your self first. Faktor ini yang

Contohnya, kalau pada usia 20 tahun kita

Makanya berhati-hatilah dalam “berpikir dan

“terlupa” oleh saya selama 2 tahun terakhir.

mulai menyisihkan sejumlah 350 ribu rupiah

berniat”, karena energi yang tersalurkan baik

Seharusnya, dana sejumlah 10% diambil “di

per bulan (sekitar 11 ribu per hari), dengan

buku “Wealthy Barber” oleh David Chilton, seorang Canadian writer, yaitu mengenai solusi

positif ataupun negatif akan terpancar dan

depan” dan di simpan di reksadana di awal

asumsi average return 10% Pa , maka 40

“sepuluh persen” dengan rule “pay Yourself First”. Ini seperti “wake up calling” buat saya.

“sampai” kepada orang yang bersangkutan.

bulan atau pada saat kita mendapatkan

Lucunya, kejadian diatas terjadi bersamaan pada saat saya sedang membaca chapter keempat

44

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

mulai dari sekarang!

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

45


INSIGHT

INSIGHT

Yuswohady Praktisi Pemasaran dan ex. Sekjen Indonesia Marketing Association

The Indonesian Dream

Mark Zuckerberg selalu mengiang-ngiang, menggoda otak dan sanubari

hari. Di situ kita temui gerai tersebut penuh sesak orang-orang yang

mereka.

sibuk bekerja: ada yang bersibuk ria dengan laptopnya, ada yang sedang meeting, atau ada yang mendiskusikan pekerjaan atau bisnis dengan

Peluang ekonomi luar biasa yang muncul akibat era keemasan Cina

kolega.

“The American Dream” adalah sebuah ungkapan sangat populer yang menggambarkan etos

menjadikan masyarakat di Negeri Panda ini tak mau kehilangan

bangsa Amerika dalam melakukan mobilitas sosial untuk menggapai puncak kesuksesan

momentum berharga untuk mendongkrak status sosial ekonomi.

Karena itu saya berharap, seperti halnya yang terjadi di Amerika dan

terlepas dari kelas, kasta, ras, agama, atau dari etnik mana mereka berasal. Dalam karya

Mereka yang menjadi profesional bekerja keras hingga larut malam

Cina, obsesi The Indonesian Dream ini akan menjadi “lokomotif” dari

klasiknya Epic of America (1931), penulis James Truslow Adams mendefinisikan The American

untuk mendapatkan promosi dan kenaikan gaji. Sementara mereka

kemajuan ekonomi Indonesia di tengah momentum revolusi kelas

Dream sebagai berikut: “Life should be better and richer and fuller for everyone, with opportunity

yang membangun usaha berjuang keras untuk mencari peluang-peluang

menengah dan bonus demografi beberapa tahun ke depan. Ketika

for each according to ability or achievement, regardless of social class or circumstances of birth.”

agar bisnisnya mereka maju pesat. Hanya satu “agama” mereka, yaitu:

semua orang berpikir untuk melakukan mobilitas sosial untuk menaikan

“s-u-k-s-e-s”.

kualitas hidupnya, maka daya kreasi, inovasi, kewirausahaan, dan etos kerja keras akan tumbuh subur di negeri ini. Ketika semua orang di

pertumbuhan yang luar biasa. Kalau pada

Obsesi Kaya Raya

negeri ini optimis dan percaya diri bahwa kehidupan mereka akan lebih

tahun 1995 pendapatan perkapitanya hanya

Nah, melihat perkembangan ekonomi Indonesia yang luar biasa sejak

baik di masa depan, maka itu merupakan “bahan bakar” yang luar biasa

sekitar $600, tahun lalu telah naik hingga

5 tahun terakhir, saya mengamati, The American Dream rupanya tak

bagi negeri ini untuk menggulirkan ekonomi lebih kencang lagi.

10 kali lipat di atas $6000. Dalam kurun

hanya mempengaruhi Cina, tapi juga mulai merasuki masyarakat kelas

waktu yang sama proporsi masyarakat kelas

menengah Indonesia. Spirit masyarakat kelas menengah kita untuk

Tapi segala sesuatu selalu ada sisi gelapnya. Barangkali korupsi adalah

menengahnya (dengan pengeluaran rata-

berjuang menaikkan status sosial kini sedang hot-hot nya. Mereka

sisi gelap dari The Indonesian Dream. Terus terang saya curiga, kenapa

rata sehari sebesar $2-20) meroket dari 55%

berlomba-lomba bekerja keras untuk mewujudkan mimpi mencapai

para koruptor kita selalu punya semangat baja pantang-menyerah

menjadi di atas 90%.

kemapanan ekonomi. Mereka terobsesi untuk mewujudkan “The

untuk mengkorupsi harta negara. Saya juga heran kenapa para koruptor

Indonesian Dream”.

itu tak kunjung punya budaya malu menyunat uang rakyat, padahal sudah puluhan bahkan ratusan koruptor dijebloskan ke penjara dan

Kemajuan ekonomi luar biasa itu mendorong

diekspos di TV besar-besaran.

rakyat Cina memiliki obsesi mobilitas sosial

Tak mengherankan jika hasil survei terhadap konsumen kelas

persis seperti yang terjadi di Amerika. “The

menengah yang saya lakukan akhir tahun lalu menghasilkan temuan

Chinese Dream” dalam bentuk obsesi untuk

yang mengkonfirmasi hal ini. Dari delapan segmen konsumen kelas

Kesimpulan sementara saya hanya satu: barangkali budaya malu itu

menjadi kaya raya kini melanda masyarakat

menengah yang saya identifikasi, dua segmen dengan ukuran terbesar

terkalahkan oleh obsesi The Indonesian Dream yang begitu membara

Cina. Dalam bukunya, The Chinese Dream,

yaitu climber (21,5%) dan performer (18%) adalah kelompok masyarakat

di dada para koruptor. Obsesi untuk punya rumah besar, mobil mewah,

Dengan spirit “all men are created equal” setiap rakyat Amerika, apapun latar belakang mereka,

Helen Wang menemukan bahwa kalangan

yang berorientasi menaikan status sosial dan kesuksesan ekonomi.

rekening gendut, hidup bergelimang harta. Uppsss…

punya kesempatan yang sama untuk menjadi miliarder, bintang Hollywood yang moncer di

kelas menengah Cina kini banyak yang

Mereka terobsesi oleh The Indonesian Dream: rumah besar, mobil

seluruh jagad, atau tokoh politik yang berlimpah kekuasaan. Karena itu The American Dream

terobsesi oleh apa yang ia sebut “The Chinese

mewah, rekening gendut, hidup bergelimang harta.

kemudian menjadi sebuah obsesi bagi setiap rakyat Amerika dalam berjuang melakukan

Dream” yang menjadi simbolisasi masyarakat

mobilitas sosial. Obsesi ini mulai menjadi populer setelah Great Depression tahun 1930-an

mengenai kesuksesan yang ideal: memiliki

Saya punya contoh gampang betapa obsesi The Indonesian Dream itu

dan mencapai critical mass menyusul berakhirnya Perang Dunia II yang kemudian diikuti boom

rumah besar, mobil mewah, rekening gendut,

telah merasuki masyarakat kita. Pertama adalah seminar. Coba buka

ekonomi Amerika.

dan hidup bergelimang harta.

koran, lalu cari apa saja jenis seminar yang sedang hot dan diminati

Komposisi Konsumen Kelas Menengah Indonesia

masyarakat? Pasti Anda akan mendapati bahwa yang diminati Sosok-sosok “rakyat jelata” yang berjuang dari nol hingga menjadi tokoh sukses (from zero to

Tak heran jika kelas menengah Cina sangat

masyarakat tak jauh-jauh dari seminar motivasi dan workshop yang

hero) biasanya didapuk sebagai ikon dari The American Dream. Sebut saja tokoh-tokoh hebat

American-minded. Ujar Helen Wang, “Many

memberikan trik-trik jitu untuk menjadi kaya-raya. Bisa melalui jual beli

seperti Sam Walton, Elvis Presley, Bill Gates, Steve Jobs, Donald Trump, Barrack Obama,

middle class Chinese are influenced by the

saham, investasi emas (ups… banyak yang tertipu!?!) atau tentu yang

Oprah Winfrey, hingga Mark Zuckerberg. Mereka sering disebut sebagai ikon-ikon yang sukses

American way of life. They are bombarded by

paling hot adalah melalui jual-beli properti.

mewujudkan The American Dream karena kerja keras sampai titik darah penghabisan.

many material temptations and proliferating

The Chinese Dream.

choices. TV commercials, the Internet, and

Yang paling ideal tentu adalah obsesi menjadi kaya raya diwujudkan

LOW RESOURCES

Hollywood movies give them a rosy picture of the

melalui kerja keras dan ketekunan. Dan itulah yang juga saya lihat kini

Seiring dengan munculnya keajaiban ekonomi Cina, ide The American Dream pun kemudian

American middle class.” Sosok-sosok sukses

terjadi di Indonesia. Setidaknya di Jakarta, coba saja lihat di gerai-gerai

diekspor ke negeri Tirai Bambu ini. Seperti kita tahu, selama 15 tahun terakhir Cina menikmati

bergelimang harta seperti Bill Gates atau

Starbucks, McCafe, atau 7-Eleven pada pukul 12 malam atau 1 dini

46

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

HIGH RESOURCES

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

47


Denny Santoso

FITNESS

FITNESS

Praktisi Kesehatan dan Kebugaran

Tubuh Butuh Alasan Untuk Menambah Berat Badan Ideal Saya mencoba memposting pertanyaan ini di twitter saya @dennysantoso, tapi kayaknya belum ada yang berhasil menjawabnya. Pertanyaan saya adalah “Buat yang kurus, coba pikir dari sudut pandang tubuh, kenapa tubuh mau menambah berat badannya?�

Ada 2 hal pasti yang akan muncul di pikiran orang, yang satu adalah orang yang belum mengerti dan berpikir naik berat badan berarti

Berlatih fitness dan makan yang lebih banyak

lemak yang bertambah, dan jadi bingung

bahwa kalau mesin mobil Anda memiliki cc

dengan pertanyaan saya. Yang kedua, bagi

yang lebih besar, artinya bensinnya lebih

Berlatih fitness dan makan yang lebih banyak

yang sudah mengerti bahwa menaikkan berat

boros. Anda butuh bensin lebih banyak tiap

(bukan junk food) akan memberikan otot

badan ideal adalah menaikkan jumlah otot di

kilometer yang dilalui dan lebih boros duit.

dalam tubuh, tetapi tetap bingung dan tidak

Satu-satunya jalan agar tubuh mau menuruti

melakukan olahraga angkat beban atau

satunya jalan menambah berat badan Anda

bisa menjawab pertanyaan saya.

kehendak Anda dalam menaikkan berat

fitness, otot Anda akan rusak (makanya pegal

secara ideal baik cewek maupun cowok.

badan adalah memberinya alasan yang

pegal sepulangnya), dan tubuh akan mulai

Kalau dipikir lagi, naik berat badan ideal

lebih kuat daripada berpikir mengenai

berpikir lain, yaitu kalau dengan ukuran yang

adalah naiknya massa otot tubuh kita, baik

pemborosan kalori dan harus makan lebih

sekarang saja rusak dan sakit semua, maka

cewek maupun cowok. Dan naiknya berat

banyak. Tubuh baru akan menuruti Anda

saya harus memperkuat otot-otot saya. Ini

badan, meskipun di cermin kelihatan keren,

ketika Anda memberikan dua hal ini. Pertama

adalah alasan paling kuat bagi otot untuk

berisi, dan sebagainya, tapi hal tersebut

adalah stress/kerusakan otot. Ketika Anda

menambah massanya.

Anda alasan untuk berkembang, dan itu satu-

Alasan kedua adalah, Anda harus memberinya cukup kalori dengan makan lebih sering dan lebih banyak. Kalau Anda menyuruh

membebani tubuh. Dengan bertambahnya

otot menambah massa otot tetapi Anda

massa otot maka tubuh akan membuang-

pelit kalori, maka otot masih berpikir Anda

buang energi (baca: kalori) lebih banyak setiap

bermain-main dan dia tidak akan merespon

harinya. Hal ini tentu bagus untuk Anda yang

Anda sepenuhnya. Berlatih fitness dan

gemuk, tetapi buat Anda yang kurus? Biasanya

makan yang lebih banyak (bukan junk food)

Anda jarang makan, kurus, dan tahu tahu

akan memberikan otot Anda alasan untuk

tubuh harus memboroskan energi lagi. Tubuh

berkembang, dan itu satu-satunya jalan

akan berpikir, hal tersebut sangatlah mubasir

menambah berat badan Anda secara ideal baik

dilakukan kecuali ada alasan yang lebih kuat.

cewek maupun cowok.

Menambah massa otot untuk menaikkan

Semoga tulisan saya ini bisa memberikan

berat badan ideal sama saja dengan mengganti

sudut pandang yang baru tentang bagaimana

mesin mobil Anda dari 1000cc menjadi

tubuh kita berpikir ketika Anda menghendaki

2000cc. Dan seperti yang kita semua ketahui,

sesuatu untuk mengubahnya.

48

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

49


Pribadi Budiono

LITERATURE

LITERATURE

Direktur Utama BPR Lestari

Fight Like A Tiger Win Like A Champion Darmadi Darmawangsa & Imam Munadi

Anda lakukan. Mereka tidak mempunyai

tersebut sejuk. Ingat! Anda dapat mengatasi

keping-keping yang kecil. Selanjutnya akan

masalah sama sekali. Tak satu pun. Akan

gunung besar kesulitan dengan berpikir

mudah. Anda akan menemukan pola teratur

tetapi, mereka mati. Apakah Anda segera

melebihi tingginya gunung itu. Jangan biarkan

pada kepingan-kepingan itu. Dan Anda akan

menginginkan tempat seperti ini?

keadaan mengalahkan Anda. Dengan pikiran,

menemukan jawabannya. Jawaban tersebut

Anda kendalikan keadaan. Anda pasti bisa, bila

terbukti merupakan solusi yang baik.

Anda pikir Anda bisa.

Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadi

Masalah Adalah Tanda Kehidupan Hanya orang hidup yang mempunyai masalah.

dalam bukunya “Fight Like A Tiger, Win Like A

Masalah merupakan tanda kehidupan.

Berpikirlah. Posisikan pola pikir anda. Gagasan

Champion�, memberi Anda langkah-langkah

Semakin banyak masalah yang Anda miliki,

yang berhasil selalu ada dalam benak Anda.

utama dalam memujudkan hidup yang

semakin hidup Anda jadinya. Orang yang

Lalu, temukan tempat lunak dan lemah di

berkualitas menuju performa puncak.

mempunyai misalnya sepuluh masalah

dalam masalah ini. Uraikan masalahnya dalam

besar sekaligus sulit. Berarti dua kali lebih hidup dibandingkan orang yang apatis dan menderita. Jika Anda tidak mempunyai masalah sama sekali. Saya peringatkan Anda.Anda berada dalam bahaya besar. Anda berada dalam jalan keluar dan Anda

K

etika Anda mengalami masalah,

Sementara sebaliknya, suatu masalah mungkin

masalah besar dan kecil. Keluarga broken

yaitu masalah yang amat sulit dan

biasanya memang baik.

home, ketergantungan alkohol daan obat-obat terlarang, sakit yang tak kunjung sembuh,

menyusahkan, barangkali sangat Jika Tuhan ingin memberi Anda sesuatu yang

bisnis bangkrut dan lainnya. Seakan-akan

dasar untuk diterapkan dan terus diterapkan.

berharga. Bagaimanakah Ia melakukan-Nya?

hidup itu sulit dan berat. Hampir semua orang

Prinsip ini adalah jangan pernah berhenti

Apakah Ia membungkusnya dalam kemasan

mendambakan kehidupan tanpa masalah.

atau menyerah. Menyerah sama juga dengan

yang mewah dan canggih. Menyerahkannya

Namun kenyataannya berbeda, banyak sekali

mengundang kekalahan total. Ini tidak

kepada Anda di atas piring emas? TIDAK. Ia

masalah dan ini harus dihadapi

hanya menyangkut persoalan yang dihadapi.

terlalu bijaksana untuk itu. Lebih mungkin

Menyerah menunjang kekalahan pribadi.

Anda dibenamkan pada inti masalah yang sulit

Sebagian besar orang tampaknya merasa

Menyerah cenderung mengembangkan

dan besar. Kadangkala banyak orang merasa

bukankah hidup akan menjadi benar-benar

psikologi kekalahan.

tidak bisa dan mampu untuk menanggung

menyenangkan seandainya ada masalah yang

masalah yang begitu besar.

lebih mudah dan lebih sedikit atau tanpa

mengecilkan hati, ada satu prinsip

masalah sama sekali. Seandainya ada tempat

Hadapi masalah dengan cara lain jika metode yang Anda gunakan tidak berhasil. Jika

Dicari, Kehidupan Tanpa Masalah

dan solusi bagi orang yang tidak menginginkan

pendekatan baru tersebut gagal berjalan

Hidup identik dengan masalah. Tidak bisa

masalah. Hampir semuanya menginginkan

dengan baik, maka dekati dengan cara lain.

dilepaskan dengan masalah. Setiap negara

tempat dan solusi tersebut, walaupun saya

Sampai Anda benar-benar menemukan kunci.

mempunyai masalah, bahkan masalah

ragu bahwa mereka akan menyukainya.

Karena kunci itu memang ada, selalu ada.

yang dihadapi sangat berat, seperti Suriah,

Tempat yang saya maksud adalah kuburan.

Afganistan, Irak bahkan negara kita Indonesia.

Dan itulah kenyataannya. Tak seorang pun di

Tugas Anda adalah untuk menemukannya.

Korporasi seperti Merpati juga menghadapi

kuburan tersebut mempunyai masalah. Bagi

Setiap masalah mengandung benih

hal yang sama. Partai politik seperti PKS

mereka demam kegelisahan kehidupan telah

pemecahannya sendiri. Hampir selalu orang

sedang menghadapi prahara yang tidak kecil.

berlalu. Mereka beristirahat dari kerja mereka.

mengasumsikan bahwa masalah itu buruk.

Bahkan setiap orang mempunyai aneka ragam

Mereka tidak dapat peduli dengan apa yang

50

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

tidak mengetahuinya. Bergembiralah bagi Anda yang mempunyai masalah. Masalah merupakan pembelajaran untuk naik kelas. Anak sebelum naik kelas selalu diuji oleh guru. Demikian dalam kehidupan, selalu ada ujian dalam bentuk kesulitan dan masalah. Kita tidak mengharapkan ada masalah. Namun jika ada, kita tidak boleh lari. Harus dihadapi. Kalau lari, suatu saat ada masalah yang sama dipastikan kita tidak mampu untuk menyelesaikannya. Seperti pahitnya minum obat, namun pasien tetap hidup. Dibalik setiap kesulitan selalu ada jalan keluarnya. Seperti apa? Bagaimana untuk mencarinya? Ada tempat lunak di dalam setiap masalah. Yang perlu Anda lakukan ialah tetap mencarinya hingga ketemu. Dapatkan semua pengetahuan mengenai masalah Anda. Pengetahuan tentang masalah adalah kunci bagi solusi yang berhasil. Jika masalah datang, jangan bereaksi secara emosional. Tetaplah tenang. Pikiran tidak berfungsi ketika panas. Pikiran mau berfungsi hanya jika pikiran

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

51


Hary Susanto

MOVIE

Despicable Me

J

MOVIE

Movie reviewer, horror & thirller mania

2

ika kamu bisa membuat dua kenapa

mana sebagai karkater pendukung mempunyai

ketika duet penulis naskah Cinco Paul dan

dalam berbicara soal kualitas animasi, tetapi

harus satu. Seperti hampir yang

pesona lebih besar ketimbang karakter

Ken Daurio memberikan lebih banyak cinta

mereka punya senjata rahasia yang kali ini

dilakukan semua film-film laris,

utamanya, dan ini jelas bagus sebagai modal

di dalamnya atau kehadiran nama-nama baru

kapasitasnya dinaikan ke level yang lebih

sekuel adalah keharusan yang wajib,

untuk sekuel, trilogi atau bahkan spin off dan

macam Kristen Wigg atau Benjamin Bratt

tinggi dan lebih “mematikan”. Ya, senjata itu

termasuk untuk animasi dari studio

tentu saja di sisi bisnis lain: berjualan mainan

yang menggantikan Al Pacino yang mundur

adalah para Minion menggemaskan yang

dan merchandise.

karena perbedaan pandangan. Kecuali kamu

lagi-lagi berhasil dieksploitasi habis-habisan

adalah bocah enam tahun seperti Agnes atau

oleh Coffin dan Renaud. Jika di film pertama

“kecil” asal Perancis yang baru menelurkan 4 film: Illumination Entertainment. Seperti yang kita tahu, 2010 lalu Despicable Me di

Jadi tentu saja akan ada lebih banyak

setidaknya masih punya pikiran yang sama

para antek-antek Gru hanya tampil sebagai

luar dugaan sukses membawa pulang pundi-

Minion di seri kedunya ini, bukan hanya dari

dengan Agnes, joke-joke di dalamnya tidak

“hiasan”, kini mereka nyaris mendominasi

pundi Dollar sampai setengah milliar lebih

jumlahnya, namun juga porsi mereka yang

benar-benar lucu.

semuanya dengan banjir warna kuning.

dari peredarannya di seluruh dunia buat

lebih signifikan ketika harus mendampingi

Illumination dan Universal Pictures, padahal

Gru (Steve Carell) yang sudah bertobat paska

Namun di sini lihainya Coffin dan Renaud.

yang juga mengisi suara para Minion juga

jika ditilik lebih dalam konsep menarik tentang

pertemuannya dengan trio yatim piatu Margo,

Keduanya jelas tahu bahwa mereka tidak

menambahkan Evil Minion ungu untuk

seorang supervillain yang mencuri bulan

Edith dan Agnes (Miranda Cosgrove, Dana

bisa menandingi apa yang sudah dilakukan

menambah kemeriahan pesta yang dibuat

sebenarnya tidak dieksekusi terlalu bagus

Gaier, Elsie Fisher). Misi Gru kali ini bukan lagi

rivalnya, baik Pixar maupun Dreamworks

Illumination Entertainment dan kamu tahu, itu

oleh duo Pierre Coffin dan Chris Renaud,

menjadi penjahat terhebat di dunia, sebaliknya

dan segala efek eye-popping 3D-nya yang ceria

beruntung Despicable Me punya penyelamat

ia diminta bantuannya oleh Liga Anti-Penjahat

nan colorfull berhasil secara tidak langsung

besar bernama Minion, karakter-karakter

pimpinan Silas Ramsbottom (Steve Coogan)

menghipnotis sebagian besar penontonnya

mahkluk kuning pendek super unyu ini punya

untuk mendampingi agen mereka, Lucy Wilde

untuk mendadak melupakan betapa garingnya

nasib sebaik scrat-nya franchise Ice Age, di

(Kristen Wigg) guna melacak keberadaan

joke-joke tanpa Minnon-nya dan kualitas

supervillain baru misterius yang meresahkan.

naskah yang lemah atau beberapa karakternya

Tidak cukup hanya itu, Coffin dan Renaud

yang annoying (baca: Lucy Wilde). Konsepnya kali ini bergeser dari penjahat yang ingin menguasai dunia menjadi mantan

Tidak lebih bagus dari seri pertamanya, tetapi

penjahat yang menyelamatkan dunia, dan

sepertinya tidak ada yang terlalu peduli

juga ayah penyayang buat tiga putrinya

soal kualitas animasinya terlebih ketika para

manisnya yang beranjak gede. Premisnya jelas

Minion kuning menggemaskan itu mulai

mengalami penurunan dari pendahulunya

kembali menyerbu dengan segala pesona

yang punya konsep jauh lebih menarik

kelucuan yang menggemaskan dengan porsi

begitu juga secara keseluruhan narasinya,

kegilaan yang lebih besar, plus efek 3D-nya

Despicable Me 2 sesungguhnya masih sama

masih sama memukaunya dengan Despicable

saja payahnya dalam hal bercerita tidak peduli

Me yang pernah kamu kenal. Jadi tidak mengherankan jika di masa depan kamu masih akan bertemu dengan franchise terbesar Illumination Entertainment ini baik dalam bentuk sekuel atau spin-off dan tentu saja mainan-mainan dan merchandise yang konon kabarnya laris manis di pasaran.

52

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

53


GROWTH STRATEGIES

I Made Wenten

GROWTH STRATEGIES

Direktur Operasional BPR Lestari

(ngempu) anak laki-laki yang dicintainya. Karena dia homeless setelah diusir oleh bapak kost-nya, maka selama masa tersebut si bapak dan anaknya pun tidur di sembarang tempat. Dari tempat penginapan umum untuk orang gembel, kemudian tidur di toilet stasiun kereta sampai pura-pura lembur untuk bisa tidur di kantor. Dalam kehidupan berat tersebut, si bapak berusaha membesarkan hati anaknya dengan memberi nasehat “You got a dream, you gotta protect it… if you want something, go get it. berupa semangat dan motivasi untuk mau

Period.”

belajar dan berusaha mencapai tujuan. Arti bebasnya kurang lebih begini “Kalau kita Jadi untuk memberikan inspirasi maka movie

memiliki cita-cita, pegang kuatlah cita-cita

thriller dari film Pursuit The Happines pun saya

tersebut. Jangan sampai cita-cita tersebut

masukan ke slide.

lenyap tak berbekas. Kalau kita menginginkan sesuatu, perjuangkan sendiri sampai berhasil.”

Ada yang pernah nonton film ini? Kalau ada

B

eberapa waktu lalu, saya

Wah langsung senewen saya, mana sempat

yang belum, saya akan ceritakan sedikit. Film

Sangat mendalam nasehat si bapak, dan benar

ini bercerita tentang seorang laki-laki yang

sekali. Kalau kita mencita-citakan sesuatu

bernama Chris Gardner, seorang ayah satu

untuk masa depan kita, maka kita harus

Kenapa movie thriller dari film Pursuit

anak yang hidupnya berkesusahan, hingga

memperjuangkan sendiri cita-cita tersebut

istrinya pun meminta cerai darinya.

sampai berhasil. Tidak akan ada orang yang

diminta oleh staff HRD untuk

bikin materi dengan waktu yang terbilang

The Happines saya masukan ke materi?

memberikan training bagi rekan-

singkat seperti itu. Saking kepepetnya, saya

Berdasarkan bocoran dan Manajer yang

mampu memberikan masa depan kepada kita,

rekan Sahabat Lestari Mebanjar,

pun memutuskan untuk melancarkan jurus

bertanggung jawab terhadap program Sahabat

Terinspirasi oleh seorang pria bersemangat

mereka adalah partner-partner

pamungkas, yakni saya akhirnya mengambil

Lestari Mebanjar (SLM), bahwa rekan-rekan

bermuka cerah yang baru turun dari Ferrari

termasuk orang yang sangat mencintai kita. Kita yang membangun sendiri.

BPRLestari dari lingkungan banjar di sekitar

slide presentasi yang ditulis Pak Alex. [Alex P

SLM berasal dari latar belakang yang beragam.

merah, dia mengikuti tes untuk menjadi

kantor BPR Lestari yang berfungsi sebagai

Chandra.red] He..he..he…!

Tetapi mereka memiliki tujuan yang sama,

seorang pialang saham. Dia ingin mengubah

Nasehat si bapak selanjutnya “Banyak

mendapatkan tambahan pendapatan atau

nasibnya dari seorang yang melarat menjadi

orang diluar sana yang akan mengatakan

manfaat lain dengan cara mencoba belajar

orang yang berpenghasilan $80 ribu dolar

bahwa Anda tidak bisa. Jangan ambil pusing.

untuk menjual produk perbankan.

per bulan, seperti pria yang turun dari Ferrari

Berbaliklah pada mereka dan katakan: Lihat

tesebut.

saja nanti!”

mediator untuk penyaluran kredit ke masyarakat.

Di slide presentasi hasil ‘culikan’ dari karya Pak Alex tersebut, saya tambahkan movie thriller

Penugasan untuk mengisi sesi training

dari film Pursuit The Happines-nya Will Smith.

tersebut memang sudah dari jauh hari

Plus ditambah satu slide berisi quotes yang

Hal ini tentu bukan hal yang mudah buat

diberitahukan kepada saya. Sayangnya,

diambil dari dialog film tersebut. Slide beres,

rekan SLM yang tidak semuanya memiliki

Sambil terus menjalani profesi sebelumnya

Dan ini kalimat pamungkas si Chris Gardner kepada anaknya “It can be done, but you have to make it happen.” Wowwwww, keren abissssss !

reminder penugasan itu kembali hanya

tinggal nulis script untuk bahan contekan nanti

pemahaman perbankan. Jadi hal yang perlu

sebagai sales alat medis, dia mengikuti training

beberapa hari sebelum jadwal training.

ngomong apa saja :)

didapatkan rekan-rekan SLM adalah support

untuk menjadi pialang dan tetap menjaga

54

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

55


INSPIRATION

BUILDING WEALTH THROUGH SAVING & INVESTMENT

THE INNOVATIVE DESIGN OF LED DRESS BY CUTECIRCUIT

Gaun futuristik ini sendiri sempat dipamerkan

EasyPlan

di Chicago Museum of Science and Industry sebagai bagian eksibisi FastForward: Inventing the Future Exhibit. Galaxy Dress ini menggunakan lampu LED yang pipih seperti kertas dengan ukuran hanya 2 mm dengan bagian komponen LED yang ektra tipis akan tetapi gaun ini tetap fleksibel serta tambahan bordiran tangan pada lapisan sutra sehingga gaun ini tampak indah ringan dan simpel. Gaun ini juga memiliki empat lapis sutra sifon dan sutra organza crinoline yang makin memperkuat kesan mewah dan elegan saat memakainya. Cutecircuit terus melakukan pengembangan terhadap konsep desain gaun LED mereka. Pada tahun 2012 lalu, mereka juga sempat mengeluarkan satu koleksi serupa yang diberi tajuk Aurora Dress. Aurora Dress ini

K

reatifitas fashion memang tiada batas.

khawatir jika lampu LED dimatikan, karena

terinspirasi dari warna-warna indah fenomena

Seperti halnya sebuah lukisan, fashion

gaun tetap akan menunjukan kemewahannya

Aurora Borealis. Gaun unik dengan lampu

pun adalah seni yang hadir dengan

melalui binaran kristal-kristal tersebut.

LED yang dibuat dari bahan sifon lembut

beragam gaya dan kemasan. Seperti yang

Uniknya lagi, tenaga untuk lampu dari gaun

ini, dirancang dengan pola warna lampu

dilakukan sebuah biro desainer asal London

ini sendiri berasal dari baterai iPod ukuran

berbeda, maksud dan tujuannya adalah agar

bernama CuteCircuit. Pada tahun 2009 silam,

kecil, yang seketika membuat gaun unik ini

banyak yang mengingat warna dari Aurora

dua perancang dari agensi tersebut Francesca

bisa menyala untuk satu jam. Baterai tersebut

Borealis. Gaun ini mampu memancarkan kesan

Rossella dan Ryan Genz memperkenalkan

diletakkan di bagian crinoline yang mampu

romantis dan feminis dengan impresi yang

sebuah rancangan revolusioner dengan

bertahan dari 30 menit hingga 1 jam.

begitu eksperimental.

mengambil ide dari lampu-lampu jenis LED. Gaun rancangan tersebut diberi nama Galaxy Dress, dimana keunikannnya terletak pada lampu-lampu LED yang menjadi desain utama gaun itu sendiri. Galaxy Dress ini ditempeli oleh 24.000 lampu LED full color serta taburan 4.000 kristal Swarovski yang mewah. Kristal Swarovski yang digunakan pun mulai dari warna yang bening hingga merah muda nan manis. Dengan

Ages THE SECRET OF THE

adanya kristal-kristal tersbut, Anda tak perlu

56

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

57


BUILDING WEALTH THROUGH SAVING & INVESTMENT

Financial Lifecycle Perhitungan bank dunia [2011] menunjukkan persentase penduduk dengan pengeluaran per kapita diatas US$ 4 per hari meningkat dari 5% [2003] menjadi 18% [2010], itu artinya dalam waktu tujuh tahun terakhir terjadi tambahan sebesar 30 juta

pendapatan untuk sektor jasa juga sangat

menjadikan apa yang seharusnya prioritas,

masih mendapatkan ‘subsidi’ dari orang

tinggi, kenaikan pendapatan perkapita akan

kemudian digeser dengan hasrat konsumsi

tuanya.

meningkatkan permintaan terhadap jasa jauh

yang masif. Alhasil, data bahwa 78% manula

lebih cepat dibandingkan sektor manufaktur,

masih harus bekerja setelah menjalani masa

Fase produktif, setelah mulai bekerja, maka

dan ini terlihat dengan permintaan akan jasa

pensiun karena mereka baru merencanakan

seseorang masuk dalam fase produktif,

pendidikan, kesehatan, rekreasi dan industri

setelah berusia 50 tahun terjadi. Ini artinya,

di awal fase ini, menjadi sangat penting

kreatif terus mengalami peningkatan. Dan saat

kebanyakan masyarakat kita tidak memiliki

untuk digunakan sebagai wadah dalam hal

ini, konsumsi domestik kita telah membawa

alokasi penghasilan yang disisihkan untuk

pembelajaran financial. Pengetahuan yang

Indonesia masuk dalam kelompok G20.

tabungan, dan gaji bulan ini, akan habis dibulan

baik soal pengelolaan keuangan dan investasi

Jika menelisik lebih jauh berdasar fakta

ini juga, padahal disatu sisi, penghasilan

adalah awal untuk merencanakan pensiun

yang terjadi selama 5 tahun terakhir ini,

mereka mengalami peningkatan. Mari kita

yang mapan. Umumnya usia pensiun adalah

maka fenomena diatas menunjukkan

telaah lebih jauh, setiap orang memiliki 3 fase

55 tahun.

bagaimana masyarakat kita bereaksi terhadap

dalam kehidupannya, yakni: Fase pensiun, baru kemudian setelah pensiun,

pendapatan mereka yang meningkat, yakni

orang yang naik kelas menjadi konsumen kelas menengah baru.

J

BUILDING WEALTH THROUGH SAVING & INVESTMENT

dengan konsumsi yang tinggi. Bayangkan,

Fase ketergantungan finansial, dengan range

seseorang bisa memperoleh return dari

sebuah survey menyebutkan bahwa rata-rata

waktu 0 tahun hingga 18 tahun, batas usia ini

hasil investasinya, disinilah periode dimana

orang Indonesia mengganti handphonenya 4

memang disetiap negara berbeda, di negara-

seseorang sudah tidak cukup cakap lagi dalam

bulan sekali dan sepeda motor 4 tahun sekali,

negara maju misalkan, usia 18 tahun adalah

bekerja, dan saatnya mengambil hasil investasi

padahal umur ekonomis handphone maupun

usia rata-rata anak-anak mulai mandiri,

yang ditanamkan selama ini ketika masih aktif

motor bisa hingga lebih dari 5 tahun bahkan

dan mulai bekerja sekalipun part time. Di

bekerja. Jika hasil investasinya cukup besar,

hingga 10 tahun.

Indonesia, menjadi 2 kelompok, satu kelompok

maka masa pensiun bisa menjadi fase yang

yang sudah mulai bekerja di bawah usia 18

paling menyenangkan dan bahkan mungkin

Mengapa demikian?

tahun, dan terjadi pada kelompok masyarakat

indah, karena tidak harus bekerja, namun

Citra, status dan konsumsi adalah produk

bawah, dan satu kelompok lainnya diatas usia

memiliki uang yang bisa digunakan untuk

kebudayaan massa, menggoda selera memang

22 tahun, usia rata-rata lulus kuliah. Namun

liburan dan bersenang-senang. Sudah siapkah

dan memicu hasrat conspicuous consumption,

di range usia inilah seorang anak umumnya

Anda dengan dana pensiun?

ika ditotal untuk melengkapi jumlah kelas menengah yang sudah ada sebelumnya, maka saat ini diperkirakan ada sekitar 50 juta orang kelas menengah di Indonesia. Jika mengkomparasikan fakta ini dengan hukum Engle bahwa elastisitas pendapatan terhadap permintaan

non makanan lebih besar dari satu, maka kenaikan pendapatan per kapita sebesar 1 persen akan meningkatkan permintaan non makanan lebih dari 1 persen. Karena seiring dengan peningkatan pendapatan perkapita, konsumsi akan bergeser dari ‘kebutuhan’ ke ‘keinginan’, inilah yang menjadi jawaban

CFP Board USA

CFP Board Indonesia

50% manula masih harus bekerja setelah menjalani masa pensiun karena mereka baru mulai merencanakan keuangan setelah berusia 40 tahun [mendekati pensiun]

78% manula masih harus bekerja setelah menjalani masa pensiun karena mereka baru merencanakan setelah berusia 50 tahun [mendekati pensiun].

mengapa penjualan mobil, sepeda motor, gadget dan property mengalami kenaikan yang demikian tajam. Selain itu, elastisitas

58

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

59


BUILDING WEALTH THROUGH SAVING & INVESTMENT

Menurut Robert Collier dalam bukunya The Secret of the Ages [yang dikutip kontributor kami Pribadi Budiono untuk majalah ini dengan judul artikel yang sama].

D

ari setiap 100 orang berusia 25

diatas berarti 193.050 orang akan hidup

kita jumpai pekerja tua pria dan wanita yang

tahun, 66 diantaranya akan hidup

sampai 65 tahun.

bekerja di bandara Changi, hotel atau mal-mal.

sampai usia 65 tahun.

Sembilan puluh persen jumlah penduduk

Pemerintah Singapore mewajibkan corporasi

“Dari 66 orang ini, hanya satu

yang usia diatas 65 tahun, hidupnya masih

besar untuk memperkerjakan para orang

yang akan menjadi kaya”.

harus bekerja dan tergantung sama orang lain,

tua. Sebagian besar bekerja sebagai tenaga

“Empat (4) akan cukup kaya”.

mereka tidak bisa berdiri sendiri. Mereka akan

kebersihan. Saya pernah bertanya langsung

“Lima (5) akan masih harus mencari nafkah

bergantung keluarga mereka, para orang tua

pada mereka yang bekerja di Hotel Peninsula

sampai usia 65 tahun”.

yang setiap bulannya harus menunggu kiriman

di bagian room service, kebetulan sedang

“Dan 56 (85%) sisanya akan bergantung

dari anaknya hanya untuk membeli makanan.

membersihkan kamar. Seorang ibu yang

pada keluarga mereka, atau pensiun mereka,

Sebagian ada yang menumpang pada adiknya,

berusia 75 tahun. Saya bertanya, mengapa

atau masyarakat, atau jaminan sosial untuk

kakaknya, saudaranya, atau mereka tinggal di

ibu di usia 75 tahun masih harus bekerja?

mendapatkan beras”.

panti-panti jompo.

Ibu ini bercerita bahwa suami si ibu sudah

Jumlah penduduk Bali pada tahun 2011

Ini terjadi tidak hanya di Bali atau di Indonesia

tua dan sering sakit. Di masa tua, hidup

sebesar 3.600.000 (tiga juta enam ratus ribu)

saja, namun hampir menyebar di seluruh dunia

suami ditanggung oleh istri, sehingga si Ibu

orang. Sedangkan yang berusia 25 tahun

termasuk negara maju. Kalau kita bepergian

yang berusia 75 tahun harus bekerja untuk

tidak bisa bekerja lagi karena sudah terlalu

Ages

sebanyak 292.500 orang. Merujuk dari data

ke Singapore, salah satu negara maju, banyak

memenuhi kebutuhan sehari-hari yang yang serba mahal.

Ini sama dengan negara kita Indonesia termasuk Bali, begitu banyak orang-orang yang berusia 65 tahun harus bekerja dan kalaupun tidak bekerja, hidupnya bergantung pada keluarganya. Yang membedakan antara

THE SECRET OF THE

60

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Mulailah dengan merencanakan masa pensiun Anda sejak dini, carilah instrumen investasi yang bisa memberikan imbal hasil yang signifikan untuk masa pensiun Anda. negara kita dengan negara maju hanya income

dari orang lain dengan menerima BLT dari

Mulailah dengan merencanakan masa pensiun

yang dibawa pulang. Mereka bekerja bukan

pemerintah? Setiap orang bisa memilih

Anda sejak dini, carilah instrumen investasi

semata-mata untuk mengisi waktu namun

sendiri, namun dalam kenyataannya mereka

yang bisa memberikan imbal hasil yang

“lebih” dari itu, yakni untuk bertahan hidup.

tidak memilih, mereka hidup mengalir saja,

signifikan untuk masa pensiun Anda, program

sehingga banyak orang terperangkap dalam

force saving di perbankan bisa menjadi salah

Kalau kita membaca cerita diatas, bisa

data statistik 90% orang diatas 65 tahun yang

satu yang efektif mengingat suku bunga yang

merefleksikan diri kita, bahwa termasuk

hidupnya masih harus bekerja atau tergantung

ditawarkan cukup baik untuk memberikan

golongan manakah kita dalam 10, 20, 30 tahun

pada orang lain, sehingga mereka menjalani

return lewat compounding. Pilih yang terbaik,

yang akan datang? Apakah menjadi kaya,

hidup dalam kemiskinan dan penderitaan,

dan pilihlah dengan cerdas.

cukup kaya atau masih mencari nafkah sampai

dalam sakit dan keputusasaan?

usia 65 tahun. Atau bahkan hidup tergantung

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

61


Putu Evie Suyadnyani

Back To Classic

I Putu Adhi Kerta Mahendra

BalaBali, The Energy of My Passion and Dedication

NEXT GENERATION youth, woman & netizen

Teenage Corner Call us to find out more:

(0361) 246706 62

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

www.bprlestari.com

Episode 6 :

Out In The Cold Night Vol. 42 | Juni - Juli 2013

63


socialita

Saya dan Vaughan mengarahkan Mekar Bhuana sebagai pusat rekontruksi dan dokumentasi untuk kesenian Bali klasik, dimana memfokuskan pada seni musik dan tari klasiknya itu sendiri

Putu Evie Suyadnyani

BACK TO CLASSIC “ Ada sensasi yang lebih, ketika saya membawakan Legong klasik. Hal itu terutama bisa saya rasakan saat pentas dengan diiringi musik gamelan klasik Bali yang bernama Semara Pegulingan atau pun Pelegongan�. �

D

klasik. Melalui Sanggar Mekar Bhuana, putri

bangkitkan kembali, meski dengan materi

gandrung dengan seni tradisi

dari pasangan I Gede Suyadnya dan Ni Wayan

seadanya. Dari satu banjar ke banjar lain, dari

yang bersifat kontemporer, Putu

Sukerti ini mencoba merekontruksi kembali

satu panggung festival ke festival lainnya

Evie Suyadnyani memilih untuk

beberapa jenis tari legong klasik yang hampir

pula, Evie dan Vaughan seolah tak pernah

menekuni kesenian Bali klasik. Bersama

jarang dipentaskan di Pulau Dewata semisal

patah arang dalam memberi inspirasi serta

suaminya berdarah New Zealand Vaughan

Tari Legong Jobog dan Sisya Calonarang

memperkenalkan kembali kesenian Bali klasik

Hatch, perempuan berkulit eksotis ini

(diiringi gending Ngalap Base gaya Kuta).

kepada masyarakat Bali kini.

mendirikan sanggar seni bernama Mekar

Tak hanya itu, ia juga membagi wawasan seni

Bhuana. Bukan seperti sanggar seni pada

tarinya dengan mengajari orang-orang asing

Reporter M&I Magazine, Putra Adnyana

umumnya, Mekar Bhuana mengawal misi

yang ingin mengenal tari Bali itu sendiri.

mencoba menggali lebih dalam terhadap

khusus dalam hal pelestarian, rekonstruksi

Evie juga terjun membantu suaminya yang

kontribusi serta sepak terjang Evie Hatch

sekaligus dokumentasi terhadap seni tari dan

akrab dipanggil Von itu dalam meneliti serta

dalam mengembangkan Sanggar Mekar

gamelan klasik Bali yang hampir punah.

merekontruksi seni musik Bali klasik seperti

Bhuana hingga mampu menjadi sumber

Evie, begitu sapaan akrab perempuan

Semara Pegulingan, Pelegongan, Gender

penghidupan bagi mereka dan pekerja

kelahiran 20 Mei 1982 ini telah cukup lama

Wayang dan Selonding. Beberapa komposisi

seni di dalamnya. Berikut petikan panjang

akrab dengan dunia tari, terutama Tari Legong

yang terbilang langka pun coba mereka

wawancaranya!

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

saya begitu luwes dan penuh penjiwaan ketika

suami ini, saya bisa berbagi pengetahuan

terhadap kesenian Bali klasik yang bersifat

menarikan Legong. Legong mengajarkan

tentang tari Bali dengan orang-orang dari

tradisi?

saya untuk menari lebih ekspresif. Sama

berbagai belahan dunia. Kini, saya memang

Sebelum saya terjun ke dunia seni musik

halnya dengan seni musik klasik Bali mampu

fokus dengan pelestarian kesenian Bali klasik

Bali klasik, saya terlebih dahulu jatuh hati

membuat saya mengenali berbagai macam

yang salah satunya adalah tarian. Dengan

dengan seni tari. Tapi pada dasarnya sih sama

rasa ketika merasuk ke dalam permainannya.

memberikan pengenalan sekaligus workshop, saya harap bisa melestarikan seni tari klasik

saja, karena toh dulu saya memang lebih

i saat orang-orang Bali semakin

64

Bisa ceritakan awal ketertarikan Anda

sering menarikan tari-tarian klasik, seperti

Sejak kapan Anda mulai belajar menari Bali?

Legong. Bagi saya, menarikan Tari Legong

Saya sudah menari sejak umur 3 tahun.

Kraton adalah fase puncak dimana saya bisa

Saat itu, tante saya yang pertama kali

Apakah kecintaan Anda hanya terbatas pada

menemukan hakekat dari keindahan seni tari

memperkenalkan seni tari Bali itu sendiri

seni tari dan seni musik yang bersifat tradisi

itu sendiri. Ada sensasi yang lebih, ketika saya

kepada saya. Saya belajar banyak dari beliau.

saja?

membawakan Legong klasik. Hal itu terutama

Bahkan di umur saya yang baru menginjak

Nggak tahu kenapa dari kecil hingga sekarang,

bisa saya rasakan saat pentas dengan diiringi

4 tahun sudah diajak dan dipercayakan

saya selalu mengaitkan segala suatu hal

musik gamelan klasik Bali yang bernama

oleh tante saya untuk ikut pentas dari

dengan seni. Tidak hanya seni tari dan seni

Semara Pegulingan atau pun Pelegongan.

satu panggung hotel ke hotel lainnya. Dari

musik, saya juga sempat mencicipi seni sastra

Beda ketika diiringi dengan iringan gamelan

sana saya belajar untuk menjadi penari

dan macepat. Saya pernah juara satu baca puisi

seperti Gong Kebyar yang tengah trend

professional. Masih ingat waktu kecil,

dan juara macepat gending pupuh dalam ajang

digunakan, nuansa klasik Semara Pegulingan

walaupun hanya dibayar seribu hingga dua

Utsawa Dharma Gita saat masih di bangku SD

atau Pelegongan begitu memikat. Saya juga

ribu rupiah, saya sudah cukup puas dan bangga

dan SMP. Aneh, padahal saat itu saya sangat

tidak mengerti apakah ini semata-mata hanya

mendapatkan pengalaman tersebut. Passion

pesimis untuk mengikuti kompetisi apalagi

pengaruh atmosfer klasik itu sendiri atau ada

ini pun akhirnya terbawa hingga sekarang.

mewakili sekolah. Namun guru saya saat SD

faktor lain yang mampu membuat pembawaan

Di Mekar Bhuana yang saya kelola bersama

merayu saya agar mau dan berjanji untuk

yang ada di Bali.

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

65


socialita

socialita

itu ada latihan rutin grup Pelegongan di yayasan dan dia sedang meneliti kesenian yang ada di sana. Semenjak pertemuan itu, kami pun saling membantu dan melengkapi. Saya kagum dengan Vaughan yang menaruh perhatian terhadap seni klasik Bali. Tidak sekadar memainkan saja, tapi juga melakukan penelitian terkait musik Bali klasik. Kemudian, bisa dibilang saya pun secara tak sengaja ikut akhirnya terlibat dalam membantu Vaughan untuk mengurus segala keperluan grup Mekar Bhuana saat itu. Dari kelompok musik gamelan yang kecil membina, katanya seorang penari itu biasanya

bisa di-manage menjadi ruang berkesenian

bersuara bagus dan juga harus pintar mupuh

secara professional seperti sekarang, bahkan

atau nembang. Karena saya memang suka

menjadi sumber penghidupan. Boleh tahu

mempelajari hal baru, maka hal itu secara

bagaimana prosesnya?

bagaimana kalian bisa hidup dengan

tidak langsung menjadi motivasi untuk saya.

Mesti saya akui bahwa hidup dari berkesenian

Waktu zaman kuliah, saya juga kecemplung di dunia tarik suara. Saya mengambil kerja

Lantas bagaimana tanggapan keluarga besar

dapat saya kembangkan bersama suami di sini.

dengan jalan yang kalian pilih sekarang?

Tercetuslah ide untuk membuat mekarbhuana.

Beruntung kami punya keluarga dengan

com, sebuah online store pertama di Bali

perhatian yang besar, baik keluarga

bahkan Indonesia yang khusus menjual

saya maupun keluarga suami saya yang

segala kelengkapan alat musik gamelan serta

memberikan banyak dukungan kepada kami.

kostum tari Bali bahkan juga produk-produk

Mereka mengerti dengan langkah kami dan

terkait seperti buku, CD ataupun DVD.

cukup bangga bahwa kami dapat mencari

Selain memang karena trend belanja online

penghidupan lewat passion yang tengah kami

itu sedang booming, kami awalnya memang

geluti. Bahkan mereka juga sempat ikut dalam

menargetkan pangsa pasar dari luar. Luar

salah satu pementasan kami. Seperti yang

ini bukan berarti hanya untuk pangsa pasar

pernah kami lakukan di gelaran Bali Spirit

orang asing. Karena kami melihat ada gejala

Festival 2013 lalu, dimana kami bersama

bahwa sekarang banyak orang Bali yang ketika

keluarga besar saya mementaskan permainan

menetap di luar negeri terpaksa harus menari

instrumen Selonding yang begitu langka itu di

atau memainkan gamelan Bali. Ya, bagaimana

Bali.

pun juga orang luar pasti selalu menganggap image orang Bali itu semuanya pintar menari,

Bisa ceritakan permainan musik Bali klasik

tapi kenyataannya nggak semua orang Bali

yang khas dibawakan oleh kelompok Mekar

itu bisa nari kan? Lalu masalah berikutnya

tahun 2004. Musisi memang nggak bisa hanya

melakukan hal yang seperti ini. Apalagi kalian

Bhuana setiap kali pentas?

adalah mereka harus pulang jauh-jauh ke Bali

hidup dari berkesenian saja, meski itu menjadi

itu tidaklah mudah, apalagi yang berkaitan

punya tanggungan keluarga. Tapi saya tetap

Permainan gamelan Bali khas di Mekar

untuk membeli pakaian atau perlengkapannya

passion utama mereka. Oleh karena itu saya

tentang tradisi dan klasik seperti ini. Saya dan

optimis bahwa kami bisa kok hidup dengan

Bhuana itu lebih menekankan pada classical

dan belum tentu titip dengan keluarga

sambilan sebagai penyanyi dari untuk hotel

dan suami pelan-pelan mulai mencari jalan

suami benar-benar mencurahkan dedikasi

hanya mengikuti passion kami ini. Kemudian

art form orchestra seperti Semara Pegulingan

atau teman yang dititip mengerti dan tahu

ataupun kafe dengan teman-teman band.

penghidupan dari passion ini. Saya yang lebih

kami secara penuh di Mekar Bhuana. Orang-

munculah ide untuk menata manajemen

dan Pelegongan, dimana keduanya dimainkan

dimana mencarinya. Untuk itu kami ingin

concern dalam hal manajemen, sementara

orang di sekitar saya seringkali bertanya

Mekar Bhuana agar lebih baik dan fokus pada

oleh 25 orang dalam satu orkestra. Bahkan

membantu mereka, kebetulan saya sendiri

suami lebih fokus dengan kegiatan pelestarian

permainan tersebut sempat dibawakan

dan penelitian seni klasik tersebut.

oleh tim Mekar Bhuana di Singapura. Dua

Ketertarikan saya terhadap seni tari juga tidak hanya terbatas pada seni tradisional. Sejak umur 4 tahun saya sudah menciptakan gerak

permainan tersebut, terutama Semara

tari modern bahkan diiringi lagu cinta ha ha ha. Sekarang ini, saya tengah mempelajari Tari Salsa bersama rekan-rekan saya. Bagaimana cikal bakal lahirnya Mekar Bhuana itu sendiri? Saya dan Vaughan mengarahkan Mekar Bhuana sebagai pusat rekontruksi dan dokumentasi untuk kesenian Bali klasik, dimana memfokuskan pada seni musik dan tari klasiknya itu sendiri. Sebelum kami bertemu, Mekar Bhuana hanyalah sebuah kelompok musik gamelan kecil yang didirikan oleh Vaughan bersama rekan-rekan Balinya sekitar tahun 2000. Saat itu jumlah anggotanya hanya 25 orang. Kami pertama kali bertemu di Yayasan Hotel Tanjung Sari Sanur. Saat

66

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Saya yang lebih concern dalam hal manajemen, sementara suami lebih fokus dengan kegiatan pelestarian dan penelitian seni klasik tersebut.

Namun sesungguhnya, kami saling membantu.

Pegulingan masih terbilang langka dimainkan

Kebetulan suami saya mempunyai cukup

di Bali. Karena sifatnya yang klasik dan

banyak networking, sehingga memuluskan

pembawaanya yang halus, maka perlahan-

jalan kami untuk lebih intens tampil di

lahan generasi Bali yang sekarang pun

berbagai pertunjukan seni di hotel-hotel.

meninggalkannya. Mereka lebih tertarik

Bahkan kami juga sempat pentas ke Singapura,

memainkan gamelan Gong Kebyar yang

Hongkong dan Shanghai. Kebetulan saya

terbilang lebih bebas dan mudah dimainkan.

juga punya latar belakang administrasi dan

Selain kedua jenis karawitan tersebut, kami

manajemen di bangku sekolah perhotelan,

juga tengah fokus melestarikan permainan

sehingga sedikit tidaknya mampu membantu

Selonding yang hanya dipentaskan di tempat-

saya untuk me-manage Mekar Bhuana.

tempat tertentu di Bali.

Banyak yang mungkin pesimis dengan posisi

Apakah ada terobosan lainnya yang Anda

perempuan sebagai seorang leader, namun

lakukan demi mengoptimalkan Mekar

saya tetap berkomitmen untuk bisa memimpin

Bhuana?

kelompok ini menjadi lebih baik.

Selagi muda, tentu banyak ide segar yang

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

67


socialita

tahu banyak tempat-tempat pengrajin kostum tari dan gamelan di Bali. Jadi kami juga turut memberikan kesempatan kepada para pengrajin tersebut untuk memajang karyakarya mereka di website kami. Bahkan kami memajang nama mereka di masing-masing koleksinya sebagai bentuk apreasiasi kami terhadap karya mereka tersebut. Jadi online store ini bukan untuk kepentingan kami semata, tapi kami juga ingin membuka peluang pasar yang lebih besar untuk seniman/ pengrajin Bali. Oh ya, saya masih ingat dulu ada beberapa orang asing yang memesan CD/

Saya masih optimis bahwa dedikasi kami yang seratus persen terhadap kesenian klasik Bali mampu mencukupi kehidupan kami untuk seterusnya. Kami ingin mematahkan persepsi umum yang menganggap orang tidak bisa mencari penghidupan dari berkesenian

itu. Funding bukanlah jalan satu-satunya. Seperti yang kami sebutkan di atas, kami memaksimalkan online store, workshop dan lesson untuk mendapatkan pemasukan demi kelancaran kegiatan berkesenian kami. Beberapa dana yang grup kami peroleh dari kesempatan tampil di luar negeri pun, kami manfaatkan untuk kegiatan perekonstruksian dan pendokumentasian dengan memproduksi CD dan DVD sehingga masyarakat Bali tidak hanya dengan mudah dapat menikmatinya tetapi secara tidak langsung ikut menyumbang mendanai kegiatan kami, sehingga kami pun tetap berjalan secara sustainable.

DVD Tari Bali dari kami lewat email Mekar Bhuana. Kami pun melihat ini sebagai salah

siapapun yang ingin belajar tari maupun

satu alasan untuk memulai online store ini.

gamelan Bali klasik. Nggak cuma orang asing,

Bagi beberapa orang, dokumentasi ini sangat

orang lokal pun boleh belajar kemari. Tapi

penting untuk dipelajari dan diketahui, karena

Seberapa signifikan pengaruh Mekar Bhuana

memang kebanyakan yang kesini memang

pertunjukannya pun memang masih sangat

Gamelan & Dance Online Store tersebut

belajar serius ataupun ingin mendalami.

minim ditemukan di Bali dewasa ini. Sekarang,

terhadap kegiatan berkesenian kalian?

Kami punya workshop group bagi mereka

kami juga bernaung dibawah Yayasan

Berkat adanya Mekar Bhuana Online Store ini

yang datang dengan kelompoknya seperti itu

Selonding Bebandem, dimana juga turut

juga sangat membantu dalam kelangsungan

atau pun secara private. Banyak dosen dan

mendukung hasrat kami dalam salah satu

kegiatan berkesenian kami disini. Saya anggap

seniman luar negeri yang datang kemari untuk

project pelestarian musik Selonding.

online store ini sebagai model charity, dimana

menimba ilmu. Kebanyakan dari mereka tahu

sebagian dari pemasukannya, saya dan suami

program ini dari website kami. Bahkan saya

Apa target ke depan yang ingin dicapai Evie

salurkan untuk membayar pengajar hingga

juga mengajarkan tari secara online, dimana

bersama Mekar Bhuana?

konsumsi para pemain saat latihan. Selain itu,

biasanya saya dan murid saya melakukan itu

Saya dan suami sudah berkomitmen

keberadaan online store ini juga merupakan

lewat bantuan Skype.

untuk mendirikan Mekar Bhuana demi mengeksiskan kembali kesenian Bali klasik

support untuk para pengrajin yang mungkin belum terlalu mampu untuk memperkenalkan

Sebagai sebuah wadah pelestarian seni klasik

yang sudah tidak populer lagi ke tengah

produknya lebih luas ke publik. Maka, website

Bali, apakah Anda dan suami tidak berniat

masyarakat kita. Kita berusaha untuk

kami berusaha untuk mengetalasekan karya-

mencari dana ke pihak pemerintah atau pun

melestarikan dan memperkenalkannya

karya mereka dan sekaligus mem-branding

LSM?

kembali kepada anak-anak muda Bali. Kami

nama mereka ke luar negeri. Online Store

Ya, kami juga berusaha mencari funding ke

berharap Mekar Bhuana dapat menjadi

ini baru jalan dari tahun 2010, sempet jatuh

luar, tapi memang hal tersebut bukanlah

sebuah pusat dokumentasi untuk seni musik

bangun dan akhirnya bisa maksimal hingga

prioritas utama kami. Karena untuk cari

dan tari klasik Bali yang hampir punah. Dengan

sekarang. Kita nggak punya staff, semaksimal

funding itu sangat sulit, baik dari pemerintah,

inilah kami ingin berkontribusi untuk kesenian

mungkin kami kerjakan berdua selagi kami

swasta maupun LSM. Tapi kami bersyukur

Bali. Saya pun masih optimis bahwa dedikasi

bisa. Ya kantor kami, ya di rumah kami sendiri.

karena sempat mendapatkan pendanaan

kami yang seratus persen terhadap kesenian

dari beberapa LSM, meski tak mampu untuk

klasik Bali mampu mencukupi kehidupan kami

Selain pelestarian dan rekontruksi kesenian

support kami dalam jangka panjang. Saya

untuk seterusnya. Kami ingin mematahkan

Bali klasik, apakah ada kegiatan lainnya yang

dan Von sudah berkomitmen selagi kita

persepsi umum yang menganggap orang tidak

ditawarkan oleh Mekar Bhuana?

bisa mandiri dalam melestarikan seni Bali

bisa mencari penghidupan dari berkesenian.

Di sini kami punya studio yang terbuka bagi

klasik ini, kami akan tetap berjuang untuk

68

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

NG

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

69


FULL PACK TRAINING IDR 6 Million/ Person Special Offer - IDR 3.600.000 for the first 25 members

Training & Development Program Entrepreneurship Class I Comprehensive Approach

Entrepreneurship & Learning Community

Accounting & Tax With Adi Khrisna

ABOUT M&I THE CLUB Salah satu kendala terbesar yang dihadapi oleh pengusaha adalah masalah manajemen, mulai dari pengelolaan karyawan, laporan keuangan dan perpajakan, sampai dengan bagaimana membangun system operational procedure dan pemasaran yang efektif. M&I Club adalah komunitas bagi para pengusaha untuk meningkatkan manajerial skills melalui pelatihan dan pengembangan manajemen. Pelatihan dilakukan secara berkala dalam 8 pertemuan, baik dalam bentuk workshop maupun seminar yang akan dibawakan oleh para pembicara yang expert dibidangnya (praktisi).

Alex P. Chandra

PRIBADI BUDIONO

KHRISNA MUKU

MARDI SOEMITRO

Chairman BPR Lestari

CEO BPR Lestari

Founder & Director

Founder & Owner

STIKI Indonesia

Adam & Hawa Gym

Founder Lestari Group ISWARIN

PUTU SUDIARTHA

ADI KHRISNA

Konsultan Retail &

Founder & Owner

Registered Tax

Direktur PT. Momentum

Bamboomedia

Consultant

MEMBER BENEFIT

• Semua sesi dilengkapi modul / panduan • Mendapatkan Majalah M&I sebanyak

MATERI TRAINING

12 Vol • Mendapatkan peliputan di Majalah M&I

• Start it Now, Start it Right I 96% usaha baru mengalami kegagalan, hindari faktor kegagalannya dan kenali cara untuk sukses, sesi ini mengajak kita untuk mengenal Passion, Vision, Role Model & Leverage Concept! • Change Your People Into Your Asset I To Grow your company, you have to grow your people. Kenali bagaimana cara efektif melakukan rekruitmen, pengembangan keterampilan dan menciptakan karyawan bintang. • Marketing Effective for Small Business I Dunia pemasaran terus berubah, kenali pasar dengan baik, lakukan promosi yang efektif, serta bagaimana menciptakan strategi harga yang tepat dan produk yang excellent. • Tax & Accounting Management I Sesi ini akan mengupas secara komprehensif dan praktis bagaimana cara membuat laporan keuangan meliputi Laporan Laba Rugi, Neraca, Perubahan Modal dan juga sistem perpajakan. • Selling Skills I Mengenal teknik dasar penjualan, membaca buying signal dari konsumen, membangun komunikasi yang efektif, teknik closed sales yang tepat serta bagaimana merubah keraguan konsumen menjadi pembelian. • Retail Business I Bagaimana mengelola persediaan, menetapkan harga dan program promosi, termasuk didalamnya teknik-teknik merchandising untuk merubah slow moving produk menjadi fast moving produk. • OnLine Market & Social Shopper I Populasi netizen terus bertambah, merekalah pasar yang prospektif. Pelajari bagaimana menggapai pasar didunia ini melalui strategi internet marketing yang tepat. • Personal Portfolio & How To Creating Wealth I Investasi menjadi bagian tidak terpisahkan bagi seorang pebisnis, ketahui instrumen investasi yang tepat dan ciptakan peluang melalui passive income.

WHO SHOULD ATTEND? ORGANIZED BY: 70

Program ini sesuai untuk Anda yang ingin belajar mengenai entrepreneurship dalam waktu singkat dan praktis, dengan kualitas setara program pendidikan nasional dan di bimbing mentor yang merupakan local champions dibidangnya.

MONEY & I

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

COMMUNICATION

SPONSORED BY:

Entrepreneurship & Learning Community

• Special disc untuk memasang iklan di M&I • Special disc untuk pembuatan Business Plan, Market Analisys & Corporate Identity (Logo) • Special disc untuk pembuatan website usaha • Program dirancang khusus untuk pengusaha yang bisnisnya kurang dari 10 tahun • Peluang Networking dengan member lainnya

FOR MORE INFORMATION PLEASE CONTACT:

GUNG DE 08174781065 ARIF 0361 809 29 30 WAHYU 0361 246 706

Setelah sebelumnya menggelar kelas perdana dengan topik retail bisnis bersama Bp Iswarin selaku konsultan retail, maka pada tanggal 22 Mei 2013 lalu, kelas kedua pun digelar.

D

alam workshop kali ini, topik yang diangkat adalah akuntansi dan perpajakan untuk perusahaan kecil. Itu sebabnya, 2 sesi penyampaian materi

masalah yang kerap dialami oleh para

memang para entrepreneur, mendapatkan

diberikan, pada sesi pertama berorientasi

pengusaha, mulai dari penghitungan pasal 25

sejumlah pengetahuan teknis dan detil

pada akuntansinya, dan sesi kedua berfokus

dan 29, pasal 21 yang terkait dengan tenaga

terkait dengan manajemen keuangan, dari

pada perpajakan. Workshop ini mendatangkan

kerja serta perhitungan perpajakan yang

proses awal bagaimana memulai pencatatan,

mentor Adi Khrisna dari Registered Tax

melibatkan pihak ketiga. Sepanjang workshop

membuat laporan keuangan meliputi Neraca,

Consultant Adi Khrisna dan Rekan, beliau

berlangsung, simulasi latihan menggunakan

Laporan Laba Rugi, Perubahan Modal dan

juga saat ini menjabat sebagai sekretaris

program MYOB yang memandu peserta

Arus Kas, hingga bagaimana semua transaksi

IKPI [Ikatan Konsultan Pajak Indonesia]

memahami materi dengan cara yang lebih

tersebut nantinya akan berakibat pada

untuk wilayah Bali. Untuk sesi perpajakan,

praktis, sehingga materi yang disampaikan

penilaian pajak.

Adi Khrisna banyak berfokus pada masalah-

terasa ringan dan mudah.

Para member M&I Club yang

NG

MEDIA PARTNERS: Vol. 42 | Juni - Juli 2013

71


Entrepreneurship & Learning Community

Entrepreneurship & Learning Community

or DIE GROW With Alex P Chandra

Entrepreneurship & Learning Community

Berlanjut pada hari rabu, 19 Juni 2013, Grow or Die “How To Start Make It Big And Sustaint” menjadi tema besar yang diangkat pada workshop Money & I Club seri ketiga. 72

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Dalam workshop yang lebih banyak diisi dengan sesi sharing dan diskusi ini, Alex P Chandra mengupas segala hal yang menyangkut dengan tema besar seperti How To Grow A Successful Business, Sustain Big & Getting Bigger, Choose The Right Business

B

Model, Leverage; The Ability To Do More With

erangkat dari sebuah keresahan yang banyak dirasakan oleh entrepreneur saat ini,

Less, Developing The Breadwiners Of Tomorrow,

bahwa sesungguhnya mendirikan usaha itu mudah, namun justru menghadapi

Marketing, Management & Financial Issue

tantangan terberat yakni ketika harus mengembangkannya. Karena ketika sebuah

serta Scan Over The Next Horizon. Dengan

bisnis berhenti tumbuh, maka para entrepreneur hanya akan dihadapkan oleh dua

pembawaannya yang ringan dan penuh canda,

pilihan “Grow or Die, if you’re not growing, you will be dying”. Untuk workshop yang berlangsung

Alex P Chadra mampu menyedot atensi 54

satu hari penuh ini, Alex P Chandra selaku Chairman BPR Lestari sekaligus Founder Lestari

peserta lewat trik, tips dan pengalamannya

Group hadir sebagai pembicara utama. Beliau membagi resep suksesnya yang telah membawa

dalam mengembangkan sebuah bisnis dari

BPR Lestari tumbuh eksponensial selama 15 tahun terakhir kepada para peserta workshop.

titik paling minus hingga mampu tumbuh dan

Terlebih dengan pencapaiannya kini yang telah mampu menjadi salah satu Local Champion di

bertahan hingga mencapai titik kesuksesannya

Bali.

saat ini.

NG

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

73


next generation

next generation

I Putu Adhi Kerta Mahendra

BalaBali, The Energy of My Passion and Dedication

S

Apalagi keunggulan yang kamu tawarkan pada Kalender BalaBali yang mungkin nggak didapatkan oleh orang-orang Bali kebanyakan pada kalender Bali cetak yang Kamu dulu sempat kerja di salah satu

termotivasi untuk membuat software

mereka punya?

perusahaan IT terbesar di Indonesia,

tersebut?

BalaBali Kalender punya fitur yang namanya

lantas kenapa kamu memilih untuk keluar

Seperti yang saya katakan tadi bahwa saya

event. Dalam fitur yang mirip memo ini,

dari perusahaan tersebut dan malah

ingin ilmu yang saya dapatkan di bangku

pengguna bebas mencatat segala agenda

berwirausaha sekarang?

kuliah bisa berguna untuk masyarakat Bali.

yang menyangkut perayaan (rerahinan)

Dari dulu saya memang punya cita-cita untuk

Saya pikir BalaBali Kalender ini bisa menjadi

Umat Hindu seperti Odalan di Pura atau pun

bisa buka usaha sendiri. Tiga tahun kerja

salah satu alternatif bagi masyarakat Bali

Otonan anak Anda. Cara kerjanya gampang

di sebuah perusahaan IT sudah cukup bagi

untuk mengetahui penanggalan kalender Bali

kok. Dengan menambahkan suatu event,

saya. Saya ingin keluar dari zona nyaman

melalui media yang lebih praktis. Saya kan

serta menambahkan detail-detail seperti

saya selama ini. Dulu sebagai mahasiswa,

dulu sempat kuliah di Surabaya, dimana saya

pewarigaan event bersangkutan, maka yang

saya selalu punya cita-cita bagaimana pun

melihat banyak orang Bali di rantauan itu

kamu pun akan dapat mengetahui waktu tiba

juga suatu saat nanti saya ingin berkontribusi

kebingungan untuk mengetahui penanggalan

event tersebut selamanya.

untuk masyarakat dengan ilmu yang saya

kalender Bali, karena mereka sendiri tidak

dapatkan di bangku kuliah. Bisa dibilang

memiliki kalender Bali yang cetakan di sana.

idealisme itu selalu muncul dalam diri saya.

Lalu saya kepikiran kenapa nggak bikin

Tercetuslah saat itu ide untuk membuat

aplikasi Kalender Bali secara digital. Saya

BalaBali Kalender ini

software kalender Bali digital. Software itu

bukan pionir untuk produk Kalender Bali

bisa menjadi salah

mulai saya cicil kerjakan sebelum resign dari

digital. Sebelumnya sudah ada dua orang Bali

satu alternatif bagi

perusahaan itu. Tapi baru fokus dan akhirnya

yang berinovasi membuat kalender Bali versi

masyarakat Bali

iapa sangka di usianya yang

bersistem operasi Windows, Mac OS, serta

BalaBali adalah rumah kedua yang memiliki

rampung saya kerjakan saat saya keluar dari

online artinya hanya bisa diakses di website

untuk mengetahui

berkepala dua, I Putu Adhi

Linux. Melalui perangkat lunak tersebut,

nafas multimedia di dalamnya. Ia tak hanya

perusahaan. Maklum kalau dulu mana bisa

tertentu. Saya melihat ini kurang praktis, jadi

penanggalan

Kerta Mahendra telah mampu

pemuda lulusan Teknik Informatika ITS ini pun

sekadar ingin bermain-main dengan passion-

saya mengambil pekerjaan lain diluar dari

saya mencoba untuk mengembangkannya

kalender Bali melalui

menghadirkan terobosan lewat

berharap segala ilmu yang diaplikasikannya

nya tapi juga mencari penghidupan melalui

tugas-tugas perusahaan. Kerja kreatif, salah

lebih lanjut. Saya kemudian melihat media

media yang lebih

perangkat lunak yang bertajuk

tersebut dapat berkontribusi terhadap

passion-nya tersebut. Untuk itulah BalaBali

satunya di bidang IT seperti ini selalu dituntut

desktop belum dilirik untuk pengembangan.

praktis.

BalaBali Kalender. Jika pada umumnya,

masyarakat dan budaya bali khususnya.

dilahirkan. Bahkan langkah untuk keluar dari

deadline dan deadline.

Maka tercetuslah ide BalaBali Kalender yang

kalender Bali hanya bisa ditemukan versi

Kalender Bali digital tersebut hanyalah

comfort zone-nya di salah satu perusahaan

software-nya bisa dimainkan di desktop masing-masing tanpa ribet harus online.

cetaknya dan baru-baru ini juga dikembangkan

sebagai sebuah pelatuk bagi putra dari

IT terkemuka di Indonesia pun diambilnya

Kalau sudah dapat satu project dari

ke dalam versi online-nya. Adhi begitu

pasangan I Made Sukerta dan Ni Wayan Seni

demi mengejar impiannya tersebut. Bersama

perusahaan, maka kita harus fokus dengan

Orang-orang Bali yang sibuk mobile dengan karirnya seperti sekarang tentu sangat

sapaan akrab pria kelahiran 4 Mei 1986 ini

ini untuk mulai merealisasikan mimpi-mimpi

reporter M&I Putra Adnyana, Adhi pun

satu project itu saja. Ternyata berpacu dengan

mengembangkan Kalender Bali digital ke

besarnya lagi. Selagi merampungkan aplikasi

berbicara banyak tentang motivasi dibalik

deadline itu sangat menguras tenaga, jadi

dibantu dari kehadiran Kalender Bali digital

nggak bakal bisa ngurusin proyek idealismu.

seperti ini. Nggak berakhir hanya di desktop,

tingkat yang lebih inovatif yakni dapat diinstal

kalender Bali digitalnya itu, Adhi pun mulai

langkah yang diambilnya tersebut, tentang

pada komputer desktop. Aplikasi BalaBali

menguji insting kewirausahaannya dengan

taman bermain barunya bernama BalaBali

ternyata ada orang yang juga mengembangkan

Kalender yang dirilis pada Maret 2011

mendirikan BalaBali bersama rekan karibnya

tersebut serta cita-cita yang tengah ia rajut di

Jadi Kalender Bali digital itu proyek

silam tersebut sangat kompatibel komputer

Gusti Kompyang Asmara Artha. Bagi Adhi,

dalamnya. Berikut petikan wawancaranya!

idealis pertamamu. Apa yang membuatmu

74

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

ide kalender Bali digital ini untuk bisa diaplikasikan pada perangkat Blackberry lho!

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

75


Melihat dari ranking dan grafik pengunduh setiap bulannya, kami anggap itu adalah respon yang sangat positif. Lumayan dalam sebulan kami sudah bisa mengantongi Rp 900.000.

Dari mana ide BalaBali muncul?

bulannya, kami anggap itu adalah respon

mengabadikan foto-foto pernikahan, pre-

development, karena lebih menekankan

kepentingan bisnis mereka. Mereka

wedding maupun event formal dan informal

pada desain web yang lebih praktis. Saya

sering buat yang asal-asalan, tidak bisa

yang mereka buat. Untuk arsitekturnya

nggak lagi berkutat dengan pembuatan web

memaksimalkan bujet yang ada. Tapi setelah

sendiri, kami memang lebih concern dengan

yang pada umumnya ribet, dimana segalanya

website-nya jadi, mereka tinggalkan begitu

pembuatan ilustrasi atau desain 2D dan

dimulai dari nol dalam pembuatan web.

saja. Ini termasuk tantangan kami dalam

3D bangunan arsitektur itu sendiri. Basic

Saya mengoptimalkan sebuah open source

meraih pasar lokal itu sendiri. Beda dengan

Kompyang adalah arsitek, sementara saya bisa

bernama Drupal untuk membuat web yang

orang asing, mereka tahu kalau kehadiran

diandalkan untuk desain grafis. Bisa dibilang

diminta klien saya. Dengan menyederhanakan

website sangat penting bagi kemajuan

kolaborasi kami adalah satu paket skill yang

pengerjaannya tanpa mengurangi kualitas,

usahanya. Mereka benar-benar melakukan

benar-benar bisa optimal untuk jasa arsitektur

tentu ini akan sangat efisien waktu dan tenaga.

perencanaan terlebih dahulu terhadap

ini.

Sebenarnya bisa saja sih jika ada klien yang

website mereka. Mereka selalu datang

minta web-nya dikustomisasi khusus. Biasanya

dengan konsep dan memperhatikan detil-detil

Bukankah latarbelakangmu adalah teknik

ada yang minta disisipkan fitur khusus

pekerjaan saya.

sekali pekerjaan saya juga bisa berkontribusi

Informatika, dimana berarti lebih cenderung

didalamnya. Meski pengerjaannya agak ribet,

terhadap lingkungan sekitar saya. Dulu

bermain di wilayah programming seperti

tapi tetap kami kerjakan semaksimal mungkin

Bagaimana kalian bisa mendapatkan klien-

saya sempat baca artikel di salah satu

peng-coding-an? Tapi kenapa justru kamu

sesuai dengan keinginan si klien.

klien tersebut? Bagaiman strategi promosi

media yang memberitakan pemerintah kita

lebih banyak terlibat dalam hal desain?

tengah jor-joran dalam mempromosikan Bali

Kalau boleh jujur saya bosan berkutat dengan

Biasanya klien kalian dari mana saja?

Nggak ada yang khusus kok. Kami

dengan bujet yang cukup fantastis. Aneh,

programming. Bertemu dengan yang namanya

General sih! Kalian kami berasal dari berbagai

memaksimalkan promosi melalui website,

padahal dengan cara yang sederhana dan

coding dan teman-temannya itu cukup

kalangan. Mungkin saya bicara untuk konteks

email dan jejaring sosial. Tapi memang

murah meriah pun, kita bisa kok turut serta

menguras tenaga dan pikiran. Beda dengan

klien-klien web design kami. Memang lebih

dominan hampir 90% klien kami dapatkan

mempromosikan Bali. Dengan motivasi itulah,

desain yang lebih menekankan pada estetika

banyak dari cooperate yang sering minta

berasal dari networking. Saya banyak

maka saya menciptakan desain-desain tema

dan komposisi. Tapi sebenarnya saya nggak

untuk dibuatkan website sebagai company

bekerja dengan orang yang ternyata juga

yang bermuatan ornamen-ornamen Bali

bisa lepas dari bidang pemrograman. Seperti

profile mereka. Kebanyakan perusahaan yang

merekomendasikan karya saya dengan

di dalamnya. Iya, secara tidak langsung ini

yang saya kerjakan pada Kalender Bali Digital

bergerak di bidang properti. Ya tahu sendiri,

partner-nya.

namanya ikut mempromosikan Bali, bukan?

itu kan pada dasarnya adalah pekerjaan

bisnis properti lagi booming. Tapi kita juga pernah kok menangani website sekolah dan

Begitupula dengan teman-teman saya. Kalau

BalaBali?

Kebetulan saya dan teman akrab saya Gusti

yang sangat positif. Lumayan dalam sebulan

Selain itu, saya lihat trend mengunduh tema-

pemrograman. Mungkin memang kebetulan

Kompyang Asmara Artha punya visi yang

kami sudah bisa mengantongi Rp 900.000.

tema hp itu lagi booming. Tapi ya seperti

saja sekarang job desain yang malah datang

UKM lokal. Tapi memang kecenderungan

ada proyek dari partner atau perusahaannya

lebih banyak.

klien kami adalah Internasional. Padahal

pasti saya yang direkomendasikan.

sama untuk punya usaha sendiri dan passion

Tapi ternyata kami salah prediksi waktu itu.

yang saya katakan tadi, ternyata kami tidak

kami di bidang kreatif pun tidak jauh beda.

Seharusnya kami melakukan survey terlebih

memprediksi kondisinya ke depan. Apalagi

tujuan awal dari BalaBali itu sendiri adalah

Rekomendasi dari seseorang itu sangat

concern dengan pasar lokal. Tapi kalau saya

penting dalam mencari klien-klien kita

Maka tercetuslah untuk mendirikan BalaBali

dahulu sebelum fokus mengembangkan ini

saat itu kami fokusnya hanya pada sistem

Apakah service yang kamu berikan

tersebut pada 2011 lalu. Hanya saja kami

di sistem operasi Symbian. Perkembangan

operasi Symbian.

bisa disamakan dengan konsep web

boleh berpendapat, orang-orang lokal kita

selanjutnya. Karena orang lebih percaya atas

development?

belum bisa memaksimalkan penggunaan

rekomendasi temannya, ketimbang dia harus

Lalu apa yang kalian lakukan setelah itu?

Saya menawarkan service 80% desain dan

teknologi sebagaimana mestinya. Banyak

coba-coba dengan jasa baru yang ia belum

UKM yang masih kurang ngeh bagaimana

tahu pasti kualitas pekerjaannya.

mengoptimalkan fungsi website untuk

memilih untuk bergerilya di dunia maya

teknologi itu semakin cepat. Akan ada

terlebih dahulu melalui website kami balabali.

penemuan baru dan inovasi baru lagi ke

com. Ide BalaBali ini muncul berbarengan saat

depan. Siapa sangka Nokia yang dulu merajai

Memang sempat terpikirkan untuk

20%-nya adalah development-nya itu

saya sedang menuntaskan pengerjaan aplikasi

pasar ponsel, kini disalip oleh kepopuleran

mengembangkan proyek theme template

sendiri. Saya tidak mengambil pure website

kalender Bali tersebut.

handphone dengan sistem Android dan iOS.

itu pada sistem Android dan iOS, tapi belum

Apakah itu berarti kalian merugi?

sempat kami realisasikan. Kami malah

Konsep apa yang ingin kamu tawarkan dalam

Bukan itu maksud saya. Pengembangan

fokus untuk mengoptimalkan jasa BalaBali

BalaBali?

aplikasi tema ini memang dari awal kami

dalam bidang web design, architecture dan

Sebenarnya saya ingin mengarahkan

targetkan Free alias kami tidak mencari profit

photography.

BalaBali sebagai software house, nggak cuma

dari sini. Ya kalau misalnya ada profit yang

menawarkan produk aplikasi tapi juga jasa.

masuk, alangkah bersyukurnya kami. Itu pula

Bisa ceritakan sekilas jasa seperti apa yang

Di awal-awal BalaBali berdiri, kami mulai

yang terjadi pada aplikasi Kalender BalaBali

kalian tawarkan dalam tiga bidang tersebut?

untuk membuat desain theme template untuk

digital.

Kebetulan rekan saya Kompyang memang hobi jepret-jepret, maka untuk photography

mobile phone. Tapi saat itu memang masih fokus membuat tema-tema template untuk

Kenapa kalian memilih mendesain theme

service dia yang handle. Kami melihat

handphone dengan sistem operasi Symbian.

template untuk mobil phone saat itu?

celah bahwa orang-orang Bali kini suka

Melihat ranking dan grafik pengunduh setiap

Saya sempat bilang kan kalau saya ingin

menggunakan jasa fotografer untuk

76

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

NG

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

77


78

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

79


teenage corner

teenage corner

Samantha Chandra www.adriannaandevan.blogspot.com

OUT IN THE COLD NIGHT Episode Six

I shivered, thinking about my nice, warm leather jacket--that I left in my wardrobe. Stupid me. But there was no going back now. If I go back, I might get caught by the night patrol my dad had set up to guard the castle, inside and outside, for this night. I had some money in my backpack. Well, a lot. I could buy a new jacket as soon as I reach a town. I walked slowly, trying to hide behind bushes and trees that grew in the garden. My palace was surrounded by a big garden. Beyond the wall that surrounded the garden, was the Shadow Woods. That was where I was planning to go next.

“Where are you going yourself?” I asked back, also gesturing to the backpack that slung on his shoulder. He was silent. “You’re running away,” I accused. “Well, I don’t care what you did or why you are planning to run, but I’m going to find my sister. I will be very grateful if you don’t tell my parents,” I continued with my princess courtesy. “To find your sister?” he repeated. “Yes, what’s wrong?”

Suddenly I heard footsteps behind me. Shocked and scared, I drove into the nearby bushes. For once, I was grateful that the gardener planted so many wild rose bushes. But then again, did it have to be roses? I winced as the thorns pricked my bare skin, but I stayed hidden. Smelling the sweet scent of the roses, I couldn’t help thinking about Celia. AGAIN. The rose garden was always her favorite place to daydream.

I couldn't sleep in the empty room...

H

ow could a feminine, girly girl princess like her sleep on a messy bed? I was always puzzled by that fact. I guess I won’t find out how. The tears were now pouring like a waterfall. Why didn’t I make up with her before I went into the woods? Why did I even go? If I didn’t, I might could have saved her. Or at least come with her. Why didn’t my father agree to send an army looking for her? Celia is his daughter, his jewel, like he would often say, after all. Why didn’t my father agree to search? I stared so long into the empty bed. Where Celia used to sleep. What could I do? What could I do to see my sister again? I’d do anything. Wouldn’t I? I’d do anything for her. Suddenly I knew what to do. I’m going to look for her, all by myself if I had

80

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

to. I’ve tried talking to dad but he seemed to be unresponsive. It pissed me off. Well, if he was not going to help me find my sister, I’m going to find her myself. Strong willed, I stood up, wiped off my tears from my wet cheeks, and started to gather my stuff. Flashlight, ropes, knife, all my everyday stuff that I kept in my backpack when I took off to the woods everyday was still in the bag. Good. I added some clothes and some food. And also some money, for emergencies. And then, I opened my bedroom door and slipped out of the room, into the dark corridor. No one seemed to be awake. No wonder. It was past midnight. I took a last look into my room. It was nice and tidy, except for Celia’s bed. I didn’t get the chance to clean it further after Celia found me looking at her picture and started yelling at me. My bed was ocean blue, my favorite color,

with lots of books stacked neatly on a table beside it, and Celia’s bed was green. The table next to it was covered with make-ups and her photo album. She was a very feminine person indeed, a typical princess, I thought. And nothing like me, I realized sadly. And then there were our white wooden studying desks, in the other side of the room. It was clean and tidy, as we haven’t started school yet. I didn’t get to spend much time in this room, because I’ve spared all my free times out in the woods. But surely I’ll miss it. Wouldn’t I? Adjusting my backpack, I crept silently along the corridor until I reached an emergency exit. The carpet beneath my feet that muffled my footsteps and the darkness made me feel invisible. I opened the exit and stepped outside into the garden, heart beating fast. The air outside was cold. Colder than I thought.

I peeked through the leaves. There was a tall figure, but I couldn’t quite figure his face. I saw him bending down and picked a rose. He then looked at it for a while. Well, actually for quite a long time. Then, he crumbled the rose in his fist and threw it away in such emotion. I couldn’t help but think that I was watching some kind of a sentimental breakdown.

He smiled, which surprised me. “Where are you planning to go?” I realized his smile was part of his mockery. I hissed in anger. “Well, I’m going into the Shadow Woods. And then...” my voice trailed off. It was suddenly clear to me that I was out of my head. I didn’t know where to go, how to get her back, or even a complete information about what had happened earlier this afternoon. I was mad to go out alone to find Celia. But now it’s too late to go back. I’m not backing down in front of him.

your room, little princess.” Anger bubbled inside me. I had to go with him. I had to. “It’s my sister we’re talking about, here. Let me come with you, or I’ll scream. What will people think when they found little princess Adrianna alone with a man, in the garden, at night, screaming?” I threatened, hoping wildly that my threat worked. He froze, and I could almost see him frown. “Nicely done, princess,” he finally said. He turned away, jerking his arm from my hands. “But if you want to come, take care of yourself. I have to take care of myself and I don’t want to be slowed by a spoiled little princess.” He started to walk away towards the garden gate. I ignored his insult and smiled. Thrilled, I quickly followed him into the darkness. I was no longer alone.

He seemed to notice my change of expression and laughed. “You have no idea what you’re doing, do you?” I gritted my teeth, but didn’t say a word.

He turned around and started walking away--to my relief. But that was when I noticed his walk, a kind of stiff, yet stern walk I’ve seen earlier this afternoon. It was Celia’s boyfriend--possibly ex, actually. I jumped out of my hiding and called him without thinking twice. Again, stupid me. “Hey!” I called. My voice echoed in the empty garden. He turned around in alarm, his body stiffened, ready to run. He froze at the sight of me, and examined me from head to toe. “Where are you going?” he finally said, looking at my backpack.

“Well, I’m not running away. I’m going to find your sister, too. So you better leave it to me, and go back to your safe, little room,” he said, and turned away. It hit me like a wave hit the beach. This was my chance. I might not need to go alone. I COULD GO WITH HIM. I sprung out of my feet and grabbed his arm. He jerked back defensively, like a hurt dog, looking at me in alarm. “Take me with you,” I said--no, I ordered. He looked at me and snorted. “No. Go back to

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

81


Money&I Entrepreneurship Magazine

Vol. 38 Feb -Mar 2013

BPR Lestari

Exploring New Frontiers Special Feature

Gusti Ngurah Anom Dari Raja Oleh-Oleh, Menuju Raja Kuliner Exclusive Interview ISSN: 2087-5975

www.money-and-i.com

1

Vol. 38 | Februari - Maret 2013

good marketing and

Money&I EntrEprEnEurship MagazinE

GOOD PROMOTION is the key to increasing your business sales

Vol. 39 Mar - Apr 2013

JESSICA ISKANDAR

the World of “Jessica is Jessica”

Bong Chandra TOO YOUNG TO BE A MILLIONAIRE? WHY NOT!

We Talk about Entrepreneurship, Learn More With Successful business leaders, So, Let’s Join With Us For More inspired

SUBSCRIBE NOW! SUBSCRIPTION FORM Mr/ Mrs/ Ms

...............................................................................................................................................................................

Address

...............................................................................................................................................................................

Contact

Hp .................................... Tel .................................... Fax ....................................

Email

...............................................................................................................................................................................

ISSN: 2087-5975

www.money-and-i.com

Vol. 37 | Januari - Februari 2013

1

REDAKSI M&I Lantai 2 BPR Lestari Ruko Istana Regency Lt. 2

M&I Magazine adalah media yang tepat untuk mempromosikan bisnis Anda, karena:

Jl. Diponegoro No. 677

• Terbit reguler setiap bulan

Month to Start (Bulan/ Month) ........... / (Tahun/ Year) ........... to (Bulan/ Month) ........... / (Tahun/ Year) ............

Pesanggaran

• Dibaca oleh executive & business owner

Telp. 783 5623

• Dicetak lebih 2000 eks setiap edisi • Memiliki lebih dari 70 lokasi distribusi

Informasi lebih lanjut hubungi M&I Magazine Gung De 081 747 81065

• Lebih dari 1000 eksemplar didistribusikan langsung ke nasabah BPR Lestari First • Didistribusikan kepada berbagai publik seminar atau even yang digelar oleh BPR Lestari

Date of Birth

Nationality ............................................................................................................................................................................... Profession

SO PLACE

YOUR ADS

HERE

Pembayaran dapat ditransfer melalui

(Bulan/ Month) .......... / (Tahun/ Year) ..........

...............................................................................................................................................................................

Company ...............................................................................................................................................................................

BCA No. Rek . 768 034 3 777 A/N Alex P Chandra

Setelah formulir diisi, mohon di fax / email kembali ke redaksi sebagai bukti pembayaran

Take The Mags, Get The Bonus! Half Years > 6 Issues Rp. 125.000,- [Save 15%, Free 1 x M&I Club Workshop] 1 Years > 12 Issues

Rp. 240.000,- [Save 20%, Free 2 x M&I Club Workshop]

2 Years > 24 Issues

Rp. 450.000,- [Save 25%, Free 3 x M&I Club Workshop]

INFO: GUNG DE - 08174781065 82

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

83


TABUNGAN JUMBO

SATU-SATUNYA TABUNGAN BERHADIAH YANG BERBUNGA p.a* TINGGI

7%

GRATIS * VOUCHER BELAN

10 JUTA

JA

Berhadiah Undian** KADO LESTARI 2013 • 3 Unit Kijang Innova • 15 Paket Tour DPS - JPN - DPS • 30 Yamaha Mio Soul GT

**Diundi bulan April, Agustus, dan Desember 2013 84

Vol. 42 | Juni - Juli 2013

www.bprlestari.com

M&i magz ed 42