Issuu on Google+

# 09 08

Newsletter - 'youngsters in touch, beginning from exotic little BALI’

Masa remaja adalah masa Yang paling menyenangkan........ Saat untuk mengungkapkan apa yang dirasakan... Saat untuk mengekspresikan diri... Saat untuk tergerak melakukan sesuatu... Saat untuk menambah ilmu dan skill... Saat untuk mencari teman dan komunitas...

Salam hangat ...... Bermula dari keinginan agar pendapat remaja Bali dapat terdengarkan melalaui sebuah media dan bermula pula dari keinginan agar remaja Bali tidak lagi berbudaya 'koh ngomong', maka kamipun membuat media yang dapat menampung aspirasi sekaligus kreativitas bagi komunitas & remaja Bali. “The Youth Corner Bali” adalah sebuah media komunitas bagi remaja di Bali, yang juga dibentuk oleh beberapa remaja dengan visi yang sama. Visi kami adalah menjadi wadah informasi terpadu bagi segala hal dan kegiatan yang terjadi di dunia remaja di Bali, baik dalam bidang musik, pendidikan dan edukasi, budaya, lingkungan, dan beragam kegiatan lainnya yang mencerminkan ciri khas dan karakteristik remaja Bali.

Newz Buzz...!!! Virus Blackberry; Nggak gaul kalo gak pake BB Booming Facebook lama-lama juga merambah dunia telekomunikasi secara luas. Maksudnya, sekarang provider handphone kalo promosi internet pake embel-embel 'Facebook, Messenger, browsing'. Dulu, mana ada promosi 'Friendster, MiRC, Google'?! Lama-lama munculah fenomena Blackberry (BB) di kalangan selebritis. Di sinetron-sinetron, aktris dan aktornya pada pegang BB yang warna silikonnya beda-beda. Dan ternyata Fenomena ini merambah juga ke generasi muda Bali dan jadi gengsi tersendiri. Katanya sie… Nggak punya BB, nggak eksis. "Aku pake BB udah tentu nambah gengsi lah. coba aja liat, di sekolah-sekolah dan di tempattempat nongkrong, anak-anak gaulnya semua paka ponsel canggih," ujar Crisnawati Sugana.

So, let's your thought be heard yaaah…. ^_^

Pengamat inovasi teknologi, Pranoto Effendi, B.Eng., M.S.M., dosen Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB), dalam sebuah tulisannya mengatakan fenomena mengadopsi teknologi baru bisa disebut sebagai fenomena innovativeness. Remaja sendiri menurut Pak Pranoto sebenarnya mungkin sangat sedikit yang inovatif sehingga mampu mengadaptasi teknologi baru dengan cepat. Surya Intari (21) sebagai mahasiswi yang jam terbang kuliahnya padat, dengan BB ia bisa nge-net dimana-mana tanpa repot-repot bawa kabel. Dan emang menurut Surya HP BB ini lg trend sekarang. Realita yang menjadi fenomena, Blackberry yang syarat akan teknologi ini secara tidak langsung telah menjangkiti pola gaya hidup anak muda yang haus akan hal-hal yang baru dan trend dan bukannya haus akan fitur yang disediakan oleh teknologi tersebut, khususnya handphone. Angrey More article click:

www.youthcorner.org


theYC NewsLetter

Sastra juga mesti gaul, sayang...

Youth Citizen Journalist

Transformasi penggiat sastra & teater remaja di Denpasar Kumel, gondrong, nggak mandi berhari-hari, kesannya gak punya duit terus, pake baju itu-itu aja, selalu ngomong yang idealis dan susah dimengerti... Mungkin itu gambaran penampilan para penggiat teater yang dulu kita kenal. Bahkan pada saat SMA jaman dodol pun mereka-mereka yang ikut ekstra teater cenderung terkesan 'freak' alias nyeleneh dan aneh. Tapi gak gitu bro dengan apa yang terjadi sekarang. Terutama lagi semenjak kegiatan teater mulai bangun setelah sejak tahun 90an sempat agak-agak mati suri. Lima tahun ke belakang ini kegiatan remaja terutama di sekolahsekolah dan Universitas di Denpasar sudah mulai bangkit lagi... pun fenomena penampilan fisik mereka yang juga mulai bertransformasi. Pencil jeans bibeh Coba deh tengok Fakultas Sastra dan Forrest Club di Hayam Wuruk. Tiap kali mereka mengadakan acara sastra dan atau teater, pastinya bukan orang kumel-kumel yang bakal kamu lihat melainkan sosoksosok remaja yang gaul, fungky, harum, dengan celana pensil mereka. Pun bukan idealisme lagi yang bakal mereka perbincangkan melainkan gadget dan gossip terbaru. Meminjam istilah Moch Satrio Welang, inilah yang disebut dengan 'sastra wangi' alias makhluk berjenis sastrawan jenis abad 21.

No more poems, no more drama Kalo dulu para sastrawan dan penggiat teater di Universitas dan sekolahan bakal terlihat aksinya dari kehebatan mereka membuat puisi, naskah teater dan drama yang mungkin sekelas Teater panggung di Eropa (cieh), namun tampaknya selera remaja Denpasar sudah mulai berubah tentang apa yang lebih 'enak' untuk ditampilkan. Kalau boleh diibaratkan, 'Puisi? Hari gini? Aduh, siapa juga yang mau denger..'. Bukan berarti mereka gak lagi buat puisi dan berteater seperti dulu, hanya saja bentuknya yang mulai berubah. Sekarang mereka lebih suka ke musikalisasi puisi dan teatrikalisasi dan atau drmatisasi puisi. Duh ribet ya nyebutnya? Intinya teater, drama dan puisi kawin dengan musik. Secara remaja sekarang kan lagi gila-gilanya dengan musik, so mungkin aja salah satu cara supaya puisi dan drama teater gak begitu aja lenyap adalah dengan mengkombinasikan dengan musik. Semua mulai seneng dan suka ber'muspus', bentuk transformasi lainnya untuk kegiatan teater dan sastra remaja di Denpasar. Eka

More info click:

www.kerandaemas.blogspot.com www.youthcorner.org

Hot Spot...... Nge net gratis di Waroeng BATAVIA Waroeng Batavia, salah satu pilihan buat kita yang ingin menikmati fasilitas free wi-fi dengan speed rata-rata 512 KBPS dan dapatkan juga fasilitas library e-book dan software disana. Tak hanya itu, bagi kita-kita nie yang ga punya computer jinjing alias laptop tak perlu takut, karena warung yang sering menjadi tempat nongkrongnya komunitas muda Bali dan jurnalis juga menyediakan 2 fasilitas computer gratis lo…. So, buat kamu yang ngerasa berkantong tipis, pengen surfing internet seharian, atau pengen kenal n deket dengan komunitaskomunitas remaja Bali, bahkan pengen nitip info tentang komunitasmu, jangan ragu lagi kawan…… Kunjungi aja warung ini di Jl. Tukad Yeh Aya 98C dan NIKMATI FASILITAS-nya HANYA DENGAN membeli kopi (Rp 2rb) atau menikmati nasi goreng (Rp 8rb) ala Waroeng Batavia dan berbagai menu menarik lainnya. Anggre

Citizen Journalist merupakan berita yang diberitakan dari masyarakat dan untuk masyarakat. Siapapun dapat membuat berita, baik mengenai kegiatannya komunitas/kelompoknya sendiri, dirinya maupun tentang berita yang ia lihat dan ketahui meski ia bukanlah seorang jurnalis atau wartawan resmi. Kebutuhan akan berita yang cepat, tepat dan akurat semakin meningkat dan tak ada matinya.... So, youth citizen journalist bisa dibilang adalah berita ataupun informasi yang diinfokan langsung dari, oleh dan untuk anak muda. Melalui portal media “The Youth Corner”, kalian bisa sharing informasi seputaran anak muda di Bali, profil - profil tentang komunitas kalian ataupun profil kalian maupun teman kalian atas suatu prestasi, yang bisa jadi dapat menginspirasi serta memberi semangat bagi orang lain. Info maupun artikel pendek dari kalian bisa dikirim ke theYC dengan berbagai cara. Bisa via Email, Facebook, twitter, ataupun jejaring sosial lainnya dan bahkan bisa juga melalui SMS. Menculik istilah dari tagline event BBC, bahwa ‘berbagi tak pernah rugi’. So, tunggu apa lagi..?? Biarkan dunia mendengar ‘suara’mu dan mengetahui kegiatan positif kalian.... Ada banyak kreativitas anak muda di Bali yang belum terekspose dan mendapat apresiasi. Ditunggu ya kiriman info, artikel maupun profil tentang kalian......... TheYC

Contributor Team

* Lindia Palupi * Anggre Astari * Putu Eka Dharmartha TheYC sub division of


theYC NewsLetter

Opini

Ada apa dengan.... Remaja Bali ??? Ada apa dengan remaja Bali...??? Hmm... Pertanyaan yang sangat ambigu, disatu sisi bernada postif dan disisi lain terkesan sebagai sindiran. ‘Koh ngomong’.... Hmm, sosok remaja yang aktif dan selalu enerjik bahkan yang selalu berani untuk bicara (mengeluarkan pendapatnya secara kritis), ternyata jaraaaang sekali ditemui pada osok-sosok remaja Bali. Bukan berarti pesimis terhadap karakteristik remaja Bali, namun kenyataan berkata demikian... T_T Lingkungan dan budaya Bali yang ortodok mengajarkan remajanya untuk hanya diam dan melihat apa yang terjadi. Akseptasi global remaja Bali hanya terkukung pada fashion dan entertainment. Budaya mengikuti trend yang tengah digandrungi secara massal pun (terutama oleh sebagian besar kalangan remaja di Bali) turut memperkuat sikap ‘koh ngomong’ yang kemudian berkembang pada sikap dan tindakan acuh tak acuh. Mungkin hal inilah yang menyebabkan pola pikir remaja Bali kurang ‘kritis’ ketimbang remaja di daerah lain.....??? Well, apa benar demikian adanya..........????? Apa yang sebenarnya terjadi pada remaja Bali.....??? So, let’s speak up guys.....

Youth Opinion..... Q

Teman-teman, tanggal 12 Agustus adalah Hari Remaja Sedunia… kasi pendapatmu donk “Bagaimana sih geliat remaja di Bali saat ini…?” dan “Apa yang lagi trend di dunia remaja di Bali…?” Thanks

A

Nining Palupi (Aktivis & jurnalis remaja/kampus) Sebagian remaja Bali masih berkutat dalam kongkowkongkow santai. Aktivitas produktif masih belum banget keliatan. So, trendynya adalah pop culture, dugem, fashion, gradag-grudug. Kelompok study club/komunitas hobi positif belum terbentuk… Ni Made Intansari Tri Buana (OSIS SMAN 6 Dps) Amburadul… Remaja sekarang cenderung mementingkan seneng-seneng. Tapi bagusnya remaja sekarang selalu berusaha dapetin yang dia mau n' gak pernah putus asa. Yang lagi ngetrend sekarang 'facebook'. Sam Anindito (Remaja Bali) Wah agak susah di Bali ini. Paling-paling ya musik. Ada juga kewajiban mereka di komunitas banjar untuk group seni Jegog (Gamelan). Remaja disini cuma nongkrong, minum ma pacaran….. Saylow Alrite (Designer, Bali Blogger Community) Bergerombol naik motor jam 3 pagi saat weekend tiba nggak ada tempat buat menampung mereka. Kalau saja Bali punya Midnight Race Circuit buat mereka track-trackan. Karma Toku hmmm....kyknya mslh moral yg plg menonjol....hampir gak ada gunanya ada norma2 d msyrakat, krn smua udh dilnggar...kebiasaan k mnum2 keras berlebihan, nongkrong d kafe, prostitusi, dsb...pergaulan bebas dlm klngn anak muda bali jga perlu dtindak...nb : aku jga prnah lepas kontrol, tp hbungan yg dekat dgn Tuhan, mnjdikan kita cepat tersadar...suksma...

Razy Bintang Argian (Penulis teenlit) Remaja di Bali saat ini seperti remaja-remaja di tahuntahun dan dekade-dekade yang lalu. Tetap terseret zaman dalam arti positif dan negatifnya. Keadaan psikis manusia entah muda atau tua akan tetap begitu-begitu saja di dunia. Remaja khususnya akan selalu ingin membuat kreasi dalam bersosialisasi tapi tetap saja tergantung pribadi. Ada yang jadi mutiara, ada yang jadi parasit… tapi dalam usia remaja ada yang menonjol yang tidak pernah lepas dari masa ke masa, haus kebebasan dan keingintahuan dan keinginan berkreasi… hehehe… gitu kali.. Yang tren remaja di Bali adalah modernisasi yang bentrok sama budaya atau kalo pake bahasa yang lebih halus.. moderenisasi yang harmoni dengan budaya… Rahaji Saja selapas jam orang berolah raga di Renon, gelap malam menemani remaja memadu kasih tanpa temaram lampu diseputaran rlapangan, seandainya ada sex education yg cukup di setiap lini, rumah maupun sekolah bagi remaja kita, tentu mereka tidak memilih "cari tahu sendiri" tanpa padu padan panduan yang cukup. Rey Noldy Nggadas Menjelang minggu pagi aq naik motor disekitaran depan kampus unud, Puluhan remaja berjejer disisi kanan & kiri ruas jln duduk diatas mtr. Yg memprihatinkn ternyata mrk sdg beradu kcptn mtr di jln itu. Inilah yg sdg trjd dgn remaja kt di bali, bakatnya diarahkn ke tmpt yg salah!! Dan justru membahayakan keselamatan orang lain!! Opini-opini lainnya bisa dilihat di: www.youthcorner.org


theYC NewsLetter

Up & Coming Jalan Kehidupan Sekolah Kehidupanku

Event

‘Apresiasi film pendek’

Rabu, 12 Agustus ‘09 Mulai jam 7 pm Yayasan Anak Tangguh Guwang - Gianyar GRATIS

Jalan Remaja 1208 adalah program dari remaja Indonesia untuk remaja di seluruh Indonesia. Tahun ini Jalan Remaja 1208 mengusung tema "Sekolah Kehidupanku", sebuah ajakan untuk kita semua, agar dapat belajar pada kehidupan dari siapapun dan dimanapun. Sekitar 21 film pendek mengenai isuisu remaja dari berbagai daerah akan diputar.... www.anaktangguh.wordpress.com

RADAR BALI MUSIK AWARD Jangan Ngaku Anak Band Kalo Gak dateng

Jumat, 21 Agustus ‘09 Mulai jam 6 pm Ardha Candra (Art Centre) Jl.nusa indah - Denpasar GRATIS

Merupakan penghargaan bagi insan musik di Bali. Yang meliputi penghargaan bagi: Musik Bali; Musik indie Bali; Musik Bali anak-anak; Spesial award Info lebih lanjut dapt menghubungi: Phone: 081936680086, atau Email: dekadi182@gmail.com

International Surf Film Festival 19 - 22 Agustus ‘09 Discovery Kartika Plza Hotel Kuta - Bali www.ombakbali.com info@ombakbali.com

Ombak Bali Surf Film Festival diselenggarakan untuk kedua kalinya. Ombak Bali akan mengubah Kuta menjadi sebuah panggung sinema selancar dengan memutarkan beberapa karya film selancar terbaik dunia dan membawa gaya hidup selancar Bali selangkah lebih maju. Film-film yang akan diputar bukanlah film-film surfing seperti umumnya.... Tapi juga kisah dibalik kehidupan surfing dan para surfer itu sendiri... Dijamin seru deeeh

Youth Community event di KUTA KARNIVAL 2009 The Youth Corner dan beberapa komunitas anak muda di Bali sedang mempersiapkan untuk berpartisipasi dalam event berskala internasional KUTA KARNIVAL. Beberapa event seperti: Youth Race, Graffiti Cartoon Expose, T-Shirt Cartoon Competition, Mini Cartoon Exhibition, Kuta Movie Screening, Barong Reptile Show, Kuta Young Architect, Raremotion Artist Series, Street Art & Sand Sculpture, Bali Blogger Community bakal meraiakan acara yang bertagline Celebration of Life ini. Info lebih lengkap dapat menghubungi the Youth Corner Bali www.theyouthcorner-bali.blogspot.com, phone: +62 361 857 4545

19 - 27 September ‘09

More info event click: www.youthcorner.org

Contact Us..... Ingin event mu dipromosikan...? Ingin tulisanmu dimuat di portal media theYC...? Ingin profil komunitasmu diekspose...? Langsung aja hubungi team theYC untuk berbagi informasi......... ^_^

www.youthcorner.org e/IM. theyouthcorner.bali@gmail.com e/IM. theyouthcorner.bali@yahoo.com p. +62 361 857 4545 sms. +62 8180 5570 169 fb. Yowana Bali fs. The Youth Corner twitter. youthcornerbali


zine youthcorner agustus 2009