Page 9

˘ Evelyn di Estonia mendalami ilmu gaib. Karena Yesus pernah menyembuhkan orangorang, dia ingin seperti itu. Dia khususnya ingin menolong ibunya yang sakit kronis. Maka, agar dapat mendiagnosis dan mengobati penyakit serius, dia belajar cara menggunakan pendulum. Belakangan, dia menyelidiki Alkitab. Hasilnya? ”Saya akhirnya mengerti bahwa saya ditipu habis-habisan,” katanya. ”Maka, saya membakar literatur dan pendulum spiritisme saya.” Dia kini mengajar orang lain kebenaran Alkitab yang membebaskan.

˘ Mary dibesarkan di salah satu pulau di Papua Nugini, di mana orang-orang takut akan orang mati. Bila seseorang di desanya meninggal, Mary biasanya tidur di kolong ranjang orang lain karena takut roh orang yang meninggal itu akan mengganggunya kalau dia sendirian. Kemudian, dia belajar dari Alkitab bahwa orang mati itu tidur—dalam kuburan, menunggu kebangkitan untuk hidup di Firdaus di bumi. (Lukas 23:43; Yohanes 11:11-14) Alhasil, dia tidak takut lagi akan orang mati.

˘ Alicia, yang dibesarkan dalam keluarga Kristen Saksi Yehuwa di Amerika Serikat, menaruh minat pada buku dan film tentang hal-hal gaib. Kemudian, dia mulai memikirkan dengan serius kebenaran Alkitab yang pernah dia pelajari. Karena menyadari bahwa dia sebenarnya telah mencoba ’ambil bagian dari meja Yehuwa dan juga meja hantu-hantu’, dia mengubah haluannya dan kini memiliki hati nurani yang bersih di hadapan Allah.—1 Korintus 10:21.

9

SEDARLAH  
SEDARLAH  

JURNAL INI DITERBITKAN untuk memberikan penyuluhan kepada seluruh keluarga. Majalah ini memperlihatkan cara menanggulangi problem-problem de...

Advertisement