Issuu on Google+

!"#2 FEBRUARI 2011

Fakta tentang

Hal-Hal Gaib

JUGA: APAKAH ALKITAB SELARAS DENGAN SAINS? HALAMAN 22


!"#2 RATA-RATA PENCETAKAN 39.913.000 DITERBITKAN DALAM 83 BAHASA

Fakta tentang Hal-Hal Gaib 3

Apa yang Membuat Orang Tertarik pada Hal-Hal Gaib?

4

Siapa Sebenarnya di Balik Ilmu Gaib?

7

Sumber Andal untuk Bimbingan dan Harapan

8

Kebenaran Alkitab Memerdekakan Mereka

10

Kaum Muda Bertanya Kenapa Aku Tidak Boleh Bersenang-senang?

24

Apakah Ini Dirancang? Flagela Bakteri

13

Tips Pengamanan bagi Para Lansia

25

Kehidupan Saya Sangat Memuaskan

16

Buku yang Dapat Anda Percayai Bagian 4—Media-Persia dalam Sejarah Alkitab

28

Apakah Tujuan-Tujuan Anda Realistis?

29

Mengamati Dunia

19

Berburu Emas, Akhirnya Menetap

22

Pandangan Alkitab Apakah Alkitab Selaras dengan Sains?

30

Untuk Tinjauan Keluarga

32

Tidak Terlalu Kecil


Apa yang Membuat Orang Tertarik pada

Hal-Hal Gaib? atas pertanyaan itu banyak berganJjugaAWABAN tung pada daerah tempat tinggal seseorang, keyakinan agama dan latar belakang kebudayaannya. Di daerah Anda, apa yang membuat orang tertarik pada hal-hal gaib? Barangkali, mereka terpikat karena salah satu dari hal-hal berikut. ˘ Rasa ingin tahu Rasa ingin tahu itu kodrat manusia, dan hal gaib berbau misteri. Jadi, beberapa orang penasaran apakah ada kekuatan tersembunyi di balik hal gaib. Yang lain mungkin mencoba-coba jelangkung atau membaca horoskop untuk melihat apakah ramalannya terjadi. Yang lainnya lagi menghadiri upacara pemanggilan arwah atau berkonsultasi dengan paranormal. ˘ Hiburan Belakangan ini, ada lonjakan hiburan—buku, film, game komputer—bertemakan hal gaib dan takhayul agama kafir kuno. Sebagian dari hiburan ini juga berisi keberingasan dan seks yang gamblang. ˘ Kekhawatiran akan hari esok Alkitab menubuatkan, ”Pada hari-hari terakhir akan datang masa kritis yang sulit dihadapi.” (2 Timotius 3:1) Kita memang sedang menghadapi masa yang sukar, dan banyak yang berkonsultasi dengan orang yang mempraktekkan ilmu gaib—seperti astrolog, peramal, penafsir garis tangan, dan paranormal —untuk minta petunjuk. ”Inilah salah satu dari sejumlah kecil bisnis yang tidak terimbas resesi,” kata seorang paranormal. ”Orang-orang biasanya tidak datang kalau lagi senang.” Seorang peramal di Kanada menyatakan, ”Tiba-tiba saya sering dihubungi secara diam-diam oleh para eksekutif melalui telepon pribadi di kantor atau ponsel mereka sambil berbisik.” Dia menambahkan, ”Mereka adalah orang-orang yang dulu biasanya skeptis dan tidak begitu nyaman berkonsultasi dengan paranormal.”

˘ Penyakit jasmani Di beberapa negeri, orang-orang yang sakit keras sering tidak mau lagi ke dokter dan beralih ke tabib tradisional yang menggunakan metode ilmu gaib. Santet dan guna-guna mungkin dianggap sebagai penyebab penyakit mereka. Agar terlepas dari guna-guna, teman atau kerabat si sakit mungkin meminta pertolongan orang pintar, atau dukun, yang bisa jadi menuntut bayaran yang besar. ˘ Ingin mendapat perlindungan dan peruntungan Di beberapa wilayah di Afrika, penduduk

desa mengupah seorang ”nabi” dari gereja karismatik untuk mengusir roh-roh jahat dari komunitas mereka. Ritual mencakup minum ramuan dan ”air suci”. Di tempat lain, orang-orang berkonsultasi dengan para medium untuk memohon peruntungan atas rumah baru atau kuburan. ˘ Keselamatan anak terancam Di Papua Nugini, seorang ibu tidak mau keluar rumah malam-malam dengan anaknya yang baru lahir. Mengapa? Dia takut kalau-kalau roh jahat mencelakai bayinya. Di Uganda, ibu-ibu biasa mengikatkan benang, kadang dengan manik-manik dan kerang, di pergelangan tangan dan kaki bayi mereka agar terlindung dari celaka. ˘ Kehilangan orang tersayang Penulis Inggris Sir Arthur Conan Doyle kehilangan putra, adik, ipar, dan kemenakan laki-laki pada Perang Dunia I. Karena galau dan putus asa, Doyle dan istrinya menghadiri upacara pemanggilan arwah, berharap untuk berbicara dengan mendiang putra mereka. Dewasa ini pun, banyak orang mendatangi para cenayang dalam upaya untuk berbicara dengan mendiang orang-orang tersayang. Di beberapa negeri, agama tradisional dan gereja yang mengaku Kristen mengajarkan bahwa kematian adalah akibat tindakan jahat roh-roh yang marah. Beberapa ritual yang mahal boleh jadi Sedarlah! Februari 2011

3


diwajibkan untuk mencegah kematian beruntun di sebuah komunitas. ˘ Takut pada orang mati Kepercayaan tentang kematian dan orang mati amat memengaruhi manusia. Karena itu, di banyak negeri, orang-orang melakukan segala jenis ritual, termasuk melukai diri sendiri, untuk menenangkan orang mati atau untuk ”membuktikan” kasih kepada mereka. Di beberapa masyarakat Kepulauan Pasifik, janda dan duda dipaksa memakai baju hitam dan berkabung selama berbulan-bulan, di-

sekap dalam sebuah rumah tempat mereka tidak boleh makan makanan kesukaan almarhum. Orang-orang yang mempraktekkan kebiasaan ini bisa menjadi depresi atau sakit karena kelaparan atau bahkan meninggal. Jelaslah, ada banyak umpan yang memikat orang-orang pada hal-hal gaib. Maka, betapa pentingnya memahami sumber yang sebenarnya dari ilmu gaib! Untuk itu, mari kita selidiki Alkitab, satu-satunya buku yang memberi kita gambaran lengkap.

Siapa Sebenarnya di Balik

Ilmu Gaib? ENGENAI Pencipta kita, Alkitab mengaM takan, ”Allah adalah terang dan tidak ada kegelapan dalam persatuan dengan dia.” (1 Yohanes 1:5) Itu khususnya benar dalam pengertian rohani. Jadi, mungkinkah Allah yang benar adalah kuasa di balik hal-hal gaib? Atau adakah kekuatan menyeramkan yang terlibat? Praktek ilmu gaib yang paling utama adalah tenung dan spiritisme, yang mencakup astrologi, numerologi, ilmu rajah tangan, dan sihir, serta komunikasi dengan ”orang mati” dan santet. Praktek-praktek ini mempunyai sejarah yang sangat panjang, kebanyakan berasal dari Babilon

!"#2

kuno, yang reruntuhannya terletak di Irak. (Yesaya 47:1, 12, 13) Dari Babilon, ilmu gaib menyebar ke seantero dunia kuno lalu berurat berakar dalam banyak kebudayaan dan peradaban. Perhatikan suatu peristiwa yang terjadi di kota Filipi di Makedonia kuno. Di sana, sekelompok kecil rohaniwan Kristen, termasuk rasul Paulus dan dokter Lukas, berjumpa dengan seorang gadis yang memiliki kuasa gaib. Perhatikan bagaimana penulis Alkitab Lukas menyingkapkan sumber rahasia kuasanya. Ia menulis, ”Kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai suatu roh, suatu

JURNAL INI DITERBITKAN untuk memberikan penyuluhan kepada seluruh keluarga. Majalah ini memperlihatkan cara menanggulangi problem-problem dewasa ini. Majalah ini melaporkan berita, menceritakan kehidupan orang di berbagai negeri, memeriksa ilmu pengetahuan dan agama. Namun, bukan itu saja. Majalah ini juga mengkaji dan menunjukkan makna sesungguhnya di balik peristiwa-peristiwa terkini, tetapi tetap netral secara politik dan tidak mengunggulkan ras tertentu. Yang terpenting, majalah ini membina keyakinan akan janji sang Pencipta tentang suatu dunia baru yang aman dan sentosa yang segera menggantikan sistem sekarang yang fasik dan yang melanggar hukum.

4

Sedarlah! Februari 2011

Publikasi ini tidak diperjualbelikan, dan disediakan sebagai bagian dari pekerjaan pendidikan Alkitab sedunia yang ditunjang oleh sumbangan sukarela. Kecuali disebutkan sumbernya, semua kutipan ayat diambil dari Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru. Awake! (ISSN 0005-237X) is published monthly by Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc.; M. H. Larson, President; G. F. Simonis, Secretary-Treasurer; 25 Columbia Heights, Brooklyn, NY 11201-2483, and in Indonesia by SaksiSaksi Yehuwa Indonesia; PO Box 2105, Jakarta 10001. Periodicals Postage Paid at Brooklyn, N.Y., and at additional mailing offices. 5 2011 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. Hak cipta dilindungi. Printed in Japan. Vol. 92, No. 2 Monthly INDONESIAN


hantu tenung. Ia biasa memberi majikan-majikannya banyak keuntungan dengan mempraktekkan ilmu ramal.”—Kisah 16:16-18. Ya, kuasa gadis ini tidak berasal dari Allah yang benar, Yehuwa, tetapi dari suatu hantu, suatu roh jahat. Maka, Paulus dan teman-temannya menolak mendengarkan dia. Barangkali Anda kini bertanya-tanya, ’Siapakah hantu-hantu itu? Dan, dari mana mereka?’ Sekali lagi, perhatikan jawaban Alkitab. Siapakah Hantu-Hantu?

Lama sebelum Yehuwa membentuk manusia, Ia menciptakan tak terhitung banyaknya makhluk roh yang cerdas, ’putra-putra Allah’ di surga. (Ayub 38:4, 7) Seperti manusia, mereka adalah makhluk bermoral dengan kebebasan memilih, dan untuk waktu yang lama, mereka semua tetap loyal kepada Allah. Tetapi, situasi bahagia itu tiba-tiba berakhir. Bagaimana? Setelah Allah menciptakan manusia, satu makhluk roh mulai mengidam-idamkan sesuatu yang bukan haknya—ibadat. Dengan menggunakan ular seperti ahli suara perut menggunakan boneka, malaikat fasik ini membujuk wanita pertama, Hawa, agar tidak menaati Penciptanya. (Kejadian 3:1-6) Alkitab menjuluki malaikat pemberontak itu ”ular yang semula, yang disebut Iblis dan Setan”. (Penyingkapan [Wahyu] 12:9) Yesus menggambarkannya sebagai ”pembunuh manusia” yang ”tidak berdiri kukuh dalam kebenaran” dan menambahkan, ”Apabila dia berkata dusta, dia berkata menurut wataknya sendiri, karena dia adalah pendusta dan bapak dusta.”—Yohanes 8:44. Belakangan, makhluk-makhluk roh lainnya, ”putra-putra dari Allah yang benar”, ikut dalam Bahasa: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Belanda,67 Bislama, Bulgar, Cebuano, Cheska,7 Chichewa, Chitonga, Cibemba, Cina (Disederhanakan), Cina (Tradisional)7 (hanya audio Mandarin), Dansk,7 Esti, Ewe, Fiji, Georgia, Gujarati, Hiligaynon, Hindi, Ibrani, Igbo, Iloko, Indonesia, Inggris,67 Islan, Italia,67 Jepang,67 Jerman,67 Kannada, Kinyarwanda, Kirghiz, Korea,67 Kroat, Latvi, Lingala, Lituavi, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Myanmar, Norsk,67 Polski,67 Portugis,687 Prancis,687 Punjabi, Rarotonga, Rumania, Rundi, Rusia,67 Samoa, Sepedi, Serb, Sesotho, Shona, Silozi, Sinhala, Slovak, Sloven, Spanyol,67 Suomi,7 Swahili, Swensk,7 Tagalog, Tamil, Thai, Tok Pisin, Tonga, Tsonga, Tswana, Turki, Ukraina, Urdu, Vietnam, Xhosa, Yoruba, Yunani, Zulu 6 CD juga tersedia. 8 MP3 CD-ROM juga tersedia. 7 Rekaman audio juga tersedia di www.jw.org.

pemberontakan Setan. (Kejadian 6:1, 2) Mereka kemudian disebut ”malaikat-malaikat yang berbuat dosa” dan ”malaikat-malaikat yang tidak mempertahankan kedudukan mereka yang semula tetapi meninggalkan tempat tinggal mereka sendiri yang cocok”, atau tempat yang ditetapkan bagi mereka di surga. (2 Petrus 2:4; Yudas 6) Mereka akhirnya disebut hantu-hantu. (Yakobus 2:19) Selain itu, mereka bertekad memalingkan sebanyak mungkin manusia dari ibadat sejati, seperti yang mereka lakukan terhadap banyak orang Israel di zaman Alkitab. (Ulangan 32:16, 17) Dewasa ini, seperti di masa silam, Setan dan hantu-hantu dengan cerdik memanfaatkan dusta agama.—2 Korintus 11:14, 15. Lindungi Diri Anda!

Walau roh-roh fasik punya kuasa adimanusiawi, dengan bantuan Allah kita dapat ’menentang mereka’ dan menjadi pemenang. (1 Petrus 5:9) Namun, agar dapat memperoleh bantuan itu, kita perlu mempelajari tuntutan Allah dan menjalankannya. Mengenai orang Kristen di zamannya, rasul Paulus menulis, ”Kami tidak henti-hentinya berdoa bagimu dan meminta supaya kamu dipenuhi dengan pengetahuan yang saksama tentang kehendaknya dengan segala hikmat dan pemahaman rohani, agar kamu berjalan dengan layak di hadapan Yehuwa untuk menyenangkan dia sepenuhnya.”—Kolose 1:9, 10. Mereka yang mendapatkan ”pengetahuan yang saksama” itu antara lain sejumlah orang di kota Efesus yang mempraktekkan ilmu gaib. Perhatikan bagaimana pengetahuan tentang kebenaran memengaruhi mereka. Alkitab menyatakan, ”Cukup banyak dari antara mereka yang mempraktekkan ilmu gaib mengumpulkan

Inginkah Anda mendapatkan lebih banyak informasi atau pelajaran Alkitab di rumah secara cuma-cuma? Silakan menulis surat kepada Saksi-Saksi Yehuwa dengan menggunakan salah satu alamat di bawah ini. Untuk daftar alamat yang lengkap, lihat www.watchtower.org/address. Amerika Serikat: 25 Columbia Heights, Brooklyn, NY 112012483. Australia: PO Box 280, Ingleburn, NSW 1890. Belanda: Noordbargerstraat 77, NL-7812 AA Emmen. Filipina, Republik: PO Box 2044, 1060 Manila. Hong Kong: 4 Kent Road, Kowloon Tong. Indonesia: PO Box 2105, Jakarta 10001. Inggris: The Ridgeway, London NW7 1RN. Jepang: 4-7-1 Nakashinden, Ebina City, Kanagawa-Pref, 243-0496. Kanada: PO Box 4100, Georgetown, ON L7G 4Y4. Malaysia: Peti Surat No. 580, 75760 Melaka. Thailand: PO Box 7 Klongchan, Bangkok 10 240. Timor Timur: Box 248, Dili.

Sedarlah! Februari 2011

5


buku-buku mereka dan membakarnya habis di hadapan semua orang.” Nah, nilai buku-buku itu ”lima puluh ribu keping perak”, jumlah yang tidak sedikit! (Kisah 19:17-19) Teladan keberanian ini dicatat demi faedah kita.—2 Timotius 3:16. Prinsip-Prinsip yang Melindungi

Ada hal-hal lain yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri dari hantu-hantu. Perhatikan pedoman Alkitab berikut ini. ”Janganlah percaya kepada setiap pernyataan terilham, tetapi ujilah pernyataan-pernyataan terilham itu untuk melihat apakah itu berasal dari Allah.” (1 Yohanes 4:1) Beberapa pernyataan para astrolog, paranormal, medium, dan dukun boleh jadi benar. Misalnya, gadis berhantu di Filipi itu mengatakan hal yang benar tentang Paulus dan teman-temannya, ”Pria-pria ini adalah budak Allah Yang Mahatinggi, yang memberitakan kepadamu jalan keselamatan.” (Kisah 16:17) Meskipun demikian, Paulus dan temantemannya tidak menyambut dia sebagai kawan. Sebaliknya, Paulus memerintahkan roh jahat itu keluar dari dia. Ujilah pernyataan yang bersifat religius, bandingkanlah itu dengan apa yang Alkitab katakan.—Kisah 17:11. ”Tunduklah kepada Allah; tetapi lawanlah Iblis, dan ia akan lari darimu.” (Yakobus 4:7) Para hantu itu musuh Allah dan musuh Anda juga. Jangan justru menjadi penasaran dengan jalan gelap mereka. Sebaliknya, tunduklah kepada Allah dengan mengindahkan perintah-Nya yang pengasih, yang tidak membebani. (1 Yohanes 5:3) Misalnya, Allah berfirman kepada bangsa Israel kuno, ”Jangan didapati di antaramu seorang pun yang [menjadi] . . . penenung, orang yang mempraktekkan ilmu gaib, orang yang mencari pertanda, seorang tukang sihir, orang yang mengenakan jampi pada orang lain, orang yang meminta nasihat cenayang, seorang juru ramal peristiwa, ataupun orang yang bertanya kepada orang mati. Sebab setiap orang yang melakukan perkara-perkara ini memuakkan bagi Yehuwa.” (Ulangan 18:10-12) Pandangan Allah belum berubah.—Galatia 5:19, 20. ”Tidak ada jampi pembawa celaka melawan [hamba-hamba Yehuwa].” (Bilangan 23:23) Se6

Sedarlah! Februari 2011

mua yang ingin menyenangkan Allah tidak perlu takut kepada para hantu. Sesungguhnya, rohroh fasik itu ”gentar” di hadapan Allah; mereka sadar bahwa kuasa-Nya hebat, yang akhirnya akan Ia gunakan untuk membinasakan mereka. (Yakobus 2:19) Allah akan ”memperlihatkan kekuatannya demi kepentingan orang-orang yang sepenuh hati terhadapnya”, dan Ia ”tidak akan pernah membiarkan orang adil-benar goyah”. —2 Tawarikh 16:9; Mazmur 55:22. ”Yang hidup sadar bahwa mereka akan mati; tetapi orang mati, mereka sama sekali tidak sadar akan apa pun.” (Pengkhotbah 9:5) Firman Allah mengajarkan bahwa orang mati ya mati! Mereka tidak perlu ditakuti karena mereka tidak bisa lagi mencelakai siapa pun. (Yesaya 26:14) Untuk mengelabui orang-orang, para hantu kadang-kadang menyamar sebagai roh orang mati; itu sebabnya, ”roh” itu mungkin kelihatan tidak seperti orang baik yang selama ini mereka kenal. ”Kamu tidak dapat mengambil bagian dari ’meja Yehuwa’ dan juga meja hantu-hantu.” (1 Korintus 10:21, 22) Semua yang sungguhsungguh mengasihi Yehuwa akan menjauhkan diri dari buku, film, dan game komputer yang bertemakan hal-hal gaib atau yang mempromosikan praktek dan kepercayaan ilmu gaib.1 ”Aku tidak akan menaruh di depan mataku perkara yang tidak berguna,” kata Mazmur 101:3. Apalagi hiburan berbau gaib kerap memuja kekerasan dan amoralitas, yang menjijikkan bagi ”orang-orang yang mengasihi Yehuwa”. —Mazmur 97:10. Para hantu selalu berupaya menyembunyikan sifat aslinya dari manusia. Tetapi, mereka tidak sepenuhnya berhasil. Melalui Alkitab, Yehuwa telah membeberkan siapa mereka sebenarnya—pendusta keji dan musuh bengis umat manusia. Betapa kontrasnya dengan Pencipta kita, Allah Yehuwa! Sebagaimana ditunjukkan artikel berikut, Ia mengasihi kita, selalu memberi tahu kita kebenaran, dan ingin kita hidup bahagia selamanya.—Yohanes 3:16; 17:17. 1 Kepekaan hati nurani tiap orang berbeda, bergantung pada latar belakang agama dan kematangan rohaninya. Yang penting adalah menjaga hati nurani yang bersih di hadapan Allah dan tidak menyakiti hati nurani orang lain, termasuk anggota keluarga. ”Kita semua akan berdiri di hadapan kursi penghakiman Allah,” kata Roma 14:10, 12.


Sumber Andal untuk

Bimbingan dan Harapan

IDAK seperti hantu-hantu, Allah Yehuwa mahaarif dan mahakuasa. Ia juga personifikasi kasih itu sendiri. (1 Yohanes 4:8) NasihatNya selalu baik, tanpa bayaran, dan demi kebaikan kita. Betapa kontrasnya dengan nasihat dari peramal dan paranormal! ”Hai, semua orang yang haus [secara rohani]!” kata Allah. ”Datanglah, di sini ada air. Dan semua orang yang tidak mempunyai uang! Marilah, belilah dan makanlah. Ya, marilah, belilah anggur dan susu tanpa uang dan dengan cuma-cuma. Mengapa kamu sekalian terus mengeluarkan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan mengapa kamu berjerih lelah untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkan aku baik-baik, dan makanlah apa yang baik, dan biarlah jiwamu mendapatkan kesenangan besar dari apa yang berlemak.”—Yesaya 55:1, 2. Karena ayat itu diilhamkan oleh Pencipta kita yang pengasih, Alkitab memberi kita harapan, perlindungan rohani, tujuan hidup, dan prinsip terbaik untuk dijalankan. Mari, renungkanlah sejenak pertanyaan-pertanyaan berikut serta ayat Alkitab yang terkait.

T

˘ Bagaimana saya bisa menemukan kedamaian batin yang sejati? Alkitab menyatakan, ”Inilah firman Yehuwa, Pribadi Yang Membelimu Kembali, Pribadi Kudus Israel, ’Aku, Yehuwa, adalah Allahmu, Pribadi yang mengajarkan halhal yang bermanfaat bagimu, Pribadi yang membuat engkau melangkah di jalan yang harus kautempuh. Oh, seandainya saja engkau mau memperhatikan perintah-perintahku! Maka damaimu akan menjadi seperti sungai, dan keadilbenaranmu seperti gelombang-gelombang laut.’”—Yesaya 48:17, 18. ˘ Apakah kejahatan akan selalu ada? ”Orang yang lurus hatilah yang akan berdiam di bumi, dan orang yang tidak bercelalah yang akan disisakan di situ. Sedangkan orang fasik, mereka akan dimusnahkan dari bumi; dan mengenai pengkhianat, mereka akan direnggut dari situ.” (Amsal 2:21, 22) Ya, manusia yang fasik, juga malaikat yang fasik, akan dibinasakan selamalamanya, seolah-olah dengan api.—Penyingkapan 20:10, 14. ˘ Apakah penyakit dan penderitaan akan berakhir? ”Lihat! Kemah Allah ada di tengah-tengah umat manusia, dan ia akan berdiam bersama mereka, dan mereka akan menjadi umatnya. Dan Allah akan ada bersama mereka. Dan ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan kematian tidak akan ada lagi, juga tidak akan ada lagi perkabungan atau jeritan atau rasa sakit. Perkara-perkara yang terdahulu [banyak problem dewasa ini] telah berlalu.”—Penyingkapan 21:3, 4. Tidak seperti hantu-hantu, Allah tidak pernah berdusta. Malah, Ia ”tidak dapat berdusta”. (Titus 1:2) Selain itu, sebagaimana akan ditunjukkan di artikel terakhir dalam seri ini, kebenaran-Nya memerdekakan dan memberi kehidupan.—Yohanes 8:32; 17:3.

Sedarlah! Februari 2011

7


Kebenaran Alkitab Memerdekakan Mereka ESUS KRISTUS berkata kepada sekelompok pendengarnya, ”Kamu akan mengetahui keY benaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yohanes 8:32) Sebagaimana ditunjukkan contoh-contoh berikut, itu mencakup terbebas dari hantu-hantu, pendusta dan penipu di balik hal-hal gaib.—Yohanes 8:44. Setiap pengalaman menonjolkan kuasa kebenaran Alkitab yang membebaskan. Ya, hanya itulah yang benar-benar memerdekakan orang-orang. Silakan selidiki Alkitab. Anda tidak akan dikecewakan. Foto bukan yang sebenarnya

˘ Timothy, yang tinggal di Afrika Barat, tuli dan bisu.1 Karena para dokterbiasa tidak dapat menolongnya, ia pergi ke para penyembuh iman, tetapi tidak sembuh. ”Saya sangat kecewa karena merasa ditipu,” tulisnya. Timothy lalu belajar Alkitab dengan Saksi-Saksi Yehuwa, yang menjelaskan kepadanya maksud-tujuan Allah untuk menyingkirkan segala penyakit dan cacat fisik. Timothy berkata, ”Saya sangat menantinantikan dunia baru Allah saat ’telinga orang tuli akan dibuka penyumbatnya . . . dan lidah orang bisu akan bersoraksorai’.” (Yesaya 35:1-6) Sementara itu, ia senang menggunakan pemutar DVD portabel untuk menyampaikan kebenaran Alkitab kepada orang tunarungu lainnya, membantu mereka menemukan kemerdekaan sejati.

˘ Susanna adalah seorang imam di Brasil. Dia ingin menggunakan kekuatan paranormalnya untuk menolong orang miskin. Selain itu, dia senang ”berbicara dengan mendiang ibunya”. Tetapi belakangan, ”ibu”-nya memohon agar dia bunuh diri dan tinggal bersamanya di dunia roh. Ini membuat Susanna tersiksa dan dihantui mimpi buruk. Kemudian, Susanna dan suaminya mulai belajar Alkitab dengan Saksi-Saksi Yehuwa. Mereka berjuang keras ’melawan Iblis’, dan pada akhirnya ’ia lari dari mereka’. (Yakobus 4:7) Kini, mereka menikmati kedamaian, dan Susanna tidak lagi dihantui mimpi buruk. ”Ada banyak alasan bagi saya untuk berterima kasih kepada Yehuwa,” tulisnya, ”tapi yang paling saya syukuri, Ia membawa kami keluar dari kegelapan rohani.” 1 Beberapa nama telah diubah.


˘ Evelyn di Estonia mendalami ilmu gaib. Karena Yesus pernah menyembuhkan orangorang, dia ingin seperti itu. Dia khususnya ingin menolong ibunya yang sakit kronis. Maka, agar dapat mendiagnosis dan mengobati penyakit serius, dia belajar cara menggunakan pendulum. Belakangan, dia menyelidiki Alkitab. Hasilnya? ”Saya akhirnya mengerti bahwa saya ditipu habis-habisan,” katanya. ”Maka, saya membakar literatur dan pendulum spiritisme saya.” Dia kini mengajar orang lain kebenaran Alkitab yang membebaskan.

˘ Mary dibesarkan di salah satu pulau di Papua Nugini, di mana orang-orang takut akan orang mati. Bila seseorang di desanya meninggal, Mary biasanya tidur di kolong ranjang orang lain karena takut roh orang yang meninggal itu akan mengganggunya kalau dia sendirian. Kemudian, dia belajar dari Alkitab bahwa orang mati itu tidur—dalam kuburan, menunggu kebangkitan untuk hidup di Firdaus di bumi. (Lukas 23:43; Yohanes 11:11-14) Alhasil, dia tidak takut lagi akan orang mati.

˘ Alicia, yang dibesarkan dalam keluarga Kristen Saksi Yehuwa di Amerika Serikat, menaruh minat pada buku dan film tentang hal-hal gaib. Kemudian, dia mulai memikirkan dengan serius kebenaran Alkitab yang pernah dia pelajari. Karena menyadari bahwa dia sebenarnya telah mencoba ’ambil bagian dari meja Yehuwa dan juga meja hantu-hantu’, dia mengubah haluannya dan kini memiliki hati nurani yang bersih di hadapan Allah.—1 Korintus 10:21.

9


KAUM MUDA BERTANYA

Kenapa aku tidak boleh bersenang-senang? Bagi Allison,1 seorang remaja di Australia, Senin pagi di sekolah bikin stres seperti biasanya. ”Semua pada cerita tentang apa yang mereka lakukan di akhir pekan,” katanya. ”Kedengarannya seru banget, misalnya, berapa banyak pesta yang mereka ikuti dan berapa banyak anak laki-laki yang mereka cium —bahkan tentang lari dari kejaran polisi . . . Seram banget, tapi asyik! Mereka pulang jam lima subuh, dan orang tua mereka tidak peduli. Aku harus sudah tidur bahkan sebelum mereka memulai acara! ”Nah, setelah menceritakan akhir pekan yang heboh itu, mereka nanya gimana dengan aku. Tapi, apa yang aku lakukan? Aku pergi ke pertemuan Kristen. Ikut menginjil. Rasanya aku enggak pernah bisa bersenang-bersenang. Jadi, biasanya aku cuma bilang enggak ada yang aku lakukan. Mereka lalu bilang kenapa aku enggak ikut mereka saja. ”Begitu lewat hari Senin, jangan dikira situasinya bakal lebih mudah. Hari Selasa, semua pada ngobrol tentang akhir pekan berikutnya! Aku biasanya duduk dan cuma mendengarkan. Aku merasa sangat tersisih!” 1 Nama telah diubah.

PAKAH kamu pun begitu pada Senin pagi di sekolah? Sepertinya di luar sana ada dunia yang asyik, tetapi orang tua melarangmu keluar—atau kamu seolah berada di taman hiburan tetapi tidak diperbolehkan ikut permainan apa pun. Kamu bukannya mau melakukan segala yang dilakukan teman-temanmu. Kamu cuma ingin sesekali bersenang-senang! Misalnya, rekreasi mana yang paling kamu inginkan di akhir pekan nanti?

A

M menari M lihat konser musik M nonton film M berpesta M yang lain ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ ˝ 10

Sedarlah! Februari 2011

Kamu butuh rekreasi. (Pengkhotbah 3:1, 4) Bahkan, Pencipta-mu ingin kamu menikmati masa muda. (Pengkhotbah 11:9) Dan, meski kamu kadang mungkin meragukannya, orang tuamu juga ingin kamu bersenang-senang. Tetapi, kemungkinan besar orang tuamu punya dua kekhawatiran yang beralasan: (1) apa yang akan kamu lakukan dan (2) dengan siapa. Namun, bagaimana jika teman-temanmu mengajakmu pergi, sedangkan kamu tidak tahu pasti bagaimana reaksi orang tuamu? Kalau kamu harus mengambil keputusan, Alkitab menganjurkanmu untuk memikirkan opsiopsi yang kamu miliki, yang baik dan yang buruk, dan untuk menimbang konsekuensinya.


(Ulangan 32:29; Amsal 7:6-23) Soal ajakan teman-temanmu itu, apa saja opsimu? OPSI A: TAK USAH TANYA—LANGSUNG PERGI. Mengapa kamu mungkin mempertimbangkan opsi ini: Kamu ingin membuat teman-teman

Orang tuaku percaya sama aku terutama karena aku terbukti bertanggung jawab. Aku terbuka kepada mereka tentang teman-temanku. Aku juga tidak takut meninggalkan acara kalau aku merasa tidak nyaman dengan apa berlangsung di sana.

terkesan betapa mandirinya kamu. Kamu merasa bahwa kamu lebih tahu daripada orang tuamu, atau kamu kurang merespek penilaian mereka.—Amsal 15:5. Konsekuensinya: Teman-teman jadi tahu sesuatu tentang kamu—kamu bisa tidak jujur. Kalau kepada orang tuamu saja kamu tidak juKimberly jur, apalagi kepada teman-temanmu. Jika orang tuamu sampai tahu, mereka akan sakit hati dan merasa dikhianati, dan kamu bakal dihukum tidak boleh ke mana-mana! Tidak menaati Dan, jika mereka menganggap permintaanmu orang tua dan langsung pergi adalah opsi yang masuk akal, mereka bisa jadi mengiyakan. bodoh.—Amsal 12:15. Mengapa Orang Tua Bisa Jadi Bilang Tidak Nah, bagaimana jika orang tuamu bilang tiOPSI B: TIDAK USAH TANYA—TIDAK PERGI. dak? Itu bisa mengesalkan. Tetapi, dengan meMengapa kamu mungkin mempertimbangkan mahami sudut pandang mereka, kamu bisa opsi ini: Kamu memikirkan ajakan itu dan melebih menerima pembatasan itu. Misalnya, menyimpulkan bahwa kegiatannya tidak sesuai dereka bisa jadi bilang tidak karena salah satu ngan prinsipmu atau bahwa beberapa yang diatau beberapa alasan berikut. ajak bukan kawan yang baik. (1 Korintus 15:33; Lebih berpengetahuan dan berpengalaman. Filipi 4:8) Di pihak lain, kamu mungkin ingin Jika ada pilihan, kemungkinan besar kamu pergi tetapi tidak berani tanya orang tua. akan lebih memilih berenang di pantai yang Konsekuensinya: Jika kamu tidak mau perdiawasi para penjaga pantai. Mengapa? Karegi karena kamu tahu itu bukan ide yang bana selagi bersenang-senang di air, kamu kurang gus, kamu akan lebih yakin sewaktu memberisadar akan bahaya. Tetapi, para penjaga pankan jawaban kepada teman-teman. Tetapi, jika tai berada pada posisi yang lebih baik untuk kamu tidak pergi hanya karena kurang berani melihat ancaman. meminta izin orang tua, ujung-ujungnya kamu Begitu pula, karena lebih berpengetahuan akan duduk mengasihani diri, merasa bahwa dan berpengalaman, orang tuamu bisa jadi sakamu orang paling malang yang tidak bisa dar akan bahaya yang tidak kamu lihat. Sebersenang-senang. perti para penjaga pantai, tujuan orang tuamu OPSI C: TANYA—DAN TUNGGU. bukan untuk merusak kesenanganmu, melainMengapa kamu mungkin mempertimbangkan kan agar kamu terhindar dari bahaya yang bisa opsi ini: Kamu mengakui wewenang orang tua- merampas kenikmatan hidupmu. mu dan merespek penilaian mereka. (KoloMengasihi kamu. Orang tuamu memiliki hasse 3:20) Kamu menyayangi orang tuamu dan rat kuat untuk melindungi kamu. Kasih mengtidak ingin menyakiti mereka dengan pergi be- gerakkan mereka untuk bilang ya kalau bisa tegitu saja. (Amsal 10:1) Kamu juga memiliki tapi tidak kalau harus. Sewaktu kamu meminta kesempatan untuk menjelaskan masalahmu. izin melakukan sesuatu, mereka bertanya Konsekuensinya: Orang tuamu merasa bah- kepada diri sendiri apakah mereka bisa mengawa kamu menyayangi dan merespek mereka. bulkannya dan siap dengan konsekuensinya.

Sedarlah! Februari 2011

11


Seperti para penjaga pantai, orang tuamu berada pada posisi yang lebih baik untuk memperingatkan kamu akan bahaya yang dapat terjadi

Mereka hanya akan bilang ya kepada diri sendiri—dan kepada kamu—kalau mereka cukup yakin bahwa kamu tidak akan celaka. Kurangnya informasi. Orang tua yang pengasih tidak mau ambil risiko. Jika mereka tidak memahami apa yang kamu minta atau jika mereka merasa kamu tidak memberikan fakta-fakta penting, kemungkinan mereka akan bilang tidak. Cara Memperbesar Peluang Dapat Jawaban Ya

Ada empat faktor yang tersangkut. Kejujuran: Pertama-tama, jawablah dengan jujur: ’Mengapa aku ingin sekali pergi? Apakah itu kegiatan yang paling aku senangi, atau apakah aku cuma ingin diterima oleh temanteman? Apakah karena orang yang aku taksir juga ikut?’ Lalu, jujurlah kepada orang tuamu. Mereka pernah muda, dan sangat mengenal kamu. Bagaimanapun juga, mereka bakal tahu motifmu yang sebenarnya. Mereka akan menghargai keterusteranganmu, dan kamu akan memetik manfaat dari hikmat mereka. (Amsal 7:1, 2) Di pihak lain, kalau kamu tidak jujur, kepercayaan orang tuamu dan peluangmu mendapat jawaban ya akan berkurang. Waktu yang cocok: Jangan merengek kepada orang tuamu saat mereka baru pulang kerja atau ketika mereka sedang memusatkan pikiran pada masalah lain. Coba dekati mereka sewaktu mereka lebih santai. Tetapi, jangan tunggu hingga menit-menit terakhir lalu memaksa 12

Sedarlah! Februari 2011

mereka menjawab. Orang tuamu tidak akan suka membuat keputusan yang terburu-buru. Mintalah izin jauh-jauh hari, dan orang tuamu akan menghargainya. Isi permintaan: Jangan mengambang. Jelaskan apa persisnya yang ingin kamu lakukan. Orang tua tidak merasa nyaman dengan jawaban ”aku enggak tahu”, apalagi sewaktu mereka bertanya, ”Siapa saja yang pergi?” ”Apakah ada orang dewasa yang bertanggung jawab?” atau ”Kapan acaranya selesai?” Sikap: Jangan pandang orang tuamu sebagai musuh. Pandanglah mereka sebagai bagian dari tim—karena dari semua yang sudah dibahas, memang seperti itulah mereka. Jika kamu memandang orang tuamu sebagai mitra, kamu tidak akan cenderung bernada menyerang dan mereka akan cenderung bekerja sama. Kalau mereka bilang tidak, dengan respek tanyakan alasannya. Misalnya, jika mereka tidak mengizinkan kamu pergi ke sebuah konser, cobalah cari tahu mengapa mereka khawatir. Apakah mereka merisaukan artisnya? lokasinya? orang yang menemanimu? harga karcisnya? Hindari pernyataan seperti ”Papa Mama tidak percaya aku,” ”Semua orang juga pergi kok,” atau ”Orang tua lain kasih izin!” Tunjukkan kepada orang tuamu bahwa kamu cukup matang untuk menerima keputusan mereka dan merespeknya. Dengan demikian, mereka akan merespekmu. Dan, kali lain mereka mungkin lebih mau mencari cara-cara untuk mengatakan ya. TANYAILAH ORANG TUAMU

Apakah kamu ingin tahu pendapat orang tuamu tentang persoalan yang diketengahkan dalam artikel ini? Satu-satunya cara adalah menanyai mereka! Bila waktunya tepat, bukalah pembicaraan mengenai kekhawatiran mereka soal kesenangan yang ingin kamu nikmati. Pikirkan sebuah pertanyaan yang ingin kamu ajukan kepada mereka, dan tuliskanlah di bawah ini. ˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝ ˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝ ˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝


TIPS PENGAMANAN bagi Para Lansia

EORANG gadis sedang berseluncur di areS na es. Tiba-tiba, ia tergelincir dan jatuh. Beberapa detik kemudian, ia sudah berdiri dan tidak lagi merasa sakit, hanya agak malu. Seorang wanita lansia tersandung dan jatuh di rumahnya, dan pinggulnya retak. Ia dioperasi dan menjalani rehabilitasi selama berbulan-bulan. Kini, ia semakin takut jatuh sehingga menghindari kegiatan fisik, dan menjadi semakin lemah. Di salah satu negeri Barat, setiap tahunnya lebih dari sepertiga orang berusia 65-an jatuh. Yang lebih parah lagi, kematian dalam kelompok usia itu terutama disebabkan oleh cedera akibat jatuh. Tidak heran, Alkitab mengatakan tentang para lansia, ”Mereka takut akan ketinggian, dan ada kegentaran di jalan.”—Pengkhotbah 12:5. Meski usia lanjut sering mendatangkan kesulitan fisik, Anda bisa mengambil langkah-langkah praktis untuk meningkatkan keamanan diri Anda dan mutu kehidupan Anda. Salah satu caranya, Anda bisa berupaya menjaga kesehatan dan kekuatan yang masuk akal. Cara lain, Anda bisa membuat rumah Anda lebih aman. Jaga Kesehatan dan Kekuatan Anda

Seraya usia bertambah, koordinasi tubuh kita terpengaruh dan kita mungkin mengalami problem dengan penglihatan dan keseimbangan. Kita mungkin juga menjadi lebih ringkih seraya otot dan tulang kita melemah. Namun, kegiatan fisik

yang rutin dan kebiasaan makan yang baik bisa memperlambat kemerosotan ini. ”Penting untuk melakukan latihan yang memperbaiki keseimbangan, postur tubuh, kekuatan, dan fleksibilitas,” kata Nita, ahli terapi fisik. Sebuah publikasi dari Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS menyatakan, ”Tidak soal kesehatan dan kesanggupan fisik mereka, para lansia dapat memperoleh banyak manfaat dengan tetap aktif secara fisik. Bahkan jika sulit bagi Anda untuk berdiri atau berjalan, Anda tetap bisa melakukan gerak badan dan mendapatkan manfaatnya. Malah, dalam kebanyakan kasus, lebih banyak ruginya jika Anda tidak melakukan apa-apa.”1 Antara lain, kegiatan fisik dapat membantu Anda memerangi penyakit jantung, nyeri pada sendi, osteoporosis, dan depresi. Hal itu dapat memperbaiki sirkulasi, pencernaan, dan tidur Anda, dan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kewaspadaan. Jika Anda tidak terbiasa melakukan gerak badan, sebaiknya Anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, konsultasikan dengannya jika Anda merasa limbung atau mengalami nyeri di dada sewaktu bergerak badan. Malah, dalam keadaan demikian, sebaiknya Anda menghubungi nomor telepon darurat. Jangan anggap enteng gejala penanda bahaya 1 Terbitan Sedarlah! 22 Mei 2005 mengulas dengan lebih terperinci berbagai manfaat dari gerak badan yang teratur.

Sedarlah! Februari 2011

13


seperti itu! Dan, Anda dianjurkan pergi ke dokter mata setahun sekali. Sehubungan dengan diet, hindari makanan yang kurang vitamin dan mineral, walaupun mungkin mudah dimasak. Para lansia khususnya membutuhkan makanan yang kaya vitamin D dan kalsium, yang bisa membantu mempertahankan kepadatan tulang atau setidaknya memperlambat pengeroposan tulang. Maka, cobalah menyantap makanan yang mencakup biji-bijian, produk susu rendah lemak, dan buah-buahan serta sayuran segar. Bicarakan dengan dokter Anda sebelum membuat perubahan besar dalam kebiasaan makan. Mungkin ia bisa menyarankan pilihan makanan yang berfaedah atau makanan yang perlu dihindari karena faktor-faktor kesehatan tertentu. Selain itu, berupayalah untuk tidak kekurangan cairan dalam tubuh. Dehidrasi, yang umum terjadi pada kalangan lansia, khususnya mereka yang tinggal sendirian atau di panti wreda, membuat orang cenderung jatuh, bingung, sembelit, kurangnya kelenturan kulit, infeksi, dan bahkan kematian. Buatlah Rumah Anda Lebih Aman

Kebanyakan orang jatuh di rumah. Namun, dengan mengambil beberapa tindakan pengamanan yang praktis, Anda bisa banyak mengurangi risiko itu. Pikirkan rumah Anda seraya membaca keterangan berikut. Kamar Mandi:

˘ Lantai harus tidak licin sewaktu basah. ˘ Di lantai kamar mandi atau di bak mandi (tub) harus ada alas antiselip; dan kursi mandi, kalau ada, harus dekat dengan keran. Selain itu, bagus juga kalau ada pancuran-air genggam supaya Anda bisa tetap duduk sewaktu mandi. ˘ Sebaiknya ada palang untuk pegangan sewaktu Anda masuk atau keluar dari tempat mandi atau sewaktu menggunakan toilet. Pegangan ini harus kokoh dan terpasang kuat. Selain itu, pastikan bahwa dudukan toilet cukup tinggi supaya Anda bisa duduk dan bangkit berdiri dengan mudah. ˘ Lampu malam harus tetap menyala, atau gunakan senter. 14

Sedarlah! Februari 2011

Tangga:

˘ Tangga harus bebas dari benda-benda yang berserakan, dalam keadaan baik, dan cukup penerangan. ˘ Tangga harus memiliki pegangan yang stabil, jika mungkin di kedua sisinya; anak tangga juga harus memiliki pijakan antiselip dan sakelar lampu di puncak tangga maupun di dasar. ˘ Berjalan naik turun tangga bisa membantu para lansia menjaga kaki tetap kuat. Namun, jika Anda ada masalah dengan keseimbangan, janganlah naik turun tangga sendirian. Kamar Tidur:

˘ Sediakan cukup ruang gerak di sekeliling tempat tidur dan perabotan lainnya agar Anda dapat bergerak dengan aman. ˘ Sediakan kursi agar Anda dapat duduk sewaktu berganti pakaian. ˘ Sediakan lampu atau senter yang mudah dijangkau sewaktu Anda berada di tempat tidur. Dapur:

˘ Meja-meja hendaknya tidak berantakan supaya Anda bisa dengan leluasa menaruh belanjaan dan barang-barang lain di atasnya. ˘ Lantai dapur harus antiselip dan tidak mengilap. ˘ Barang di lemari hendaknya tidak ditaruh terlalu tinggi atau terlalu rendah agar mudah diambil tanpa bantuan orang lain. Untuk menjangkau barang, upayakan untuk tidak naik di atas bangku, dan jangan pernah berdiri di atas kursi! Hal-Hal Umum:

˘ Sediakan lampu malam yang menerangi jalan ke kamar mandi dan ke tempat lain pada waktu malam. ˘ Ada baiknya menggunakan tongkat atau walker untuk berjalan pada waktu malam, ketika Anda belum benar-benar terbangun atau sadar. ˘ Kursi-kursi Anda hendaknya stabil (tanpa roda), memiliki sandaran lengan, dan tingginya pas agar mempermudah Anda untuk duduk dan bangkit berdiri. ˘ Agar tidak tersandung, karpet yang koyak, atau ubin yang pecah hendaknya diperbaiki,


diganti, atau disingkirkan. Semua kabel listrik hendaknya merapat ke tembok dan tidak melintas di lantai. ˘ Keset bisa membuat orang tersandung dan harus disingkirkan dari lantai karpet. Jika ditaruh di atas lantai licin, misalnya di atas ubin tegel atau kayu, keset harus diberi alas antiselip. ˘ Jangan memakai sandal yang kebesaran atau sudah lapuk atau tidak memiliki sol antiselip. Dan, jangan memakai sandal atau sepatu berhak tinggi. ˘ Beberapa obat bisa membuat orang merasa limbung atau tidak stabil. Jika Anda pernah merasakan hal itu setelah minum obat, jangan lupa memberi tahu dokter. Ia mungkin akan mengubah dosisnya atau mengganti obatnya. Jika ada sesuatu yang perlu diperbaiki dan Anda tidak bisa melakukannya tanpa membahayakan diri, mintalah bantuan anggota keluarga, teman, atau bagian perawatan gedung! Dan, jangan menunda-nunda.

(Imamat 19:32) Ya, respek kepada para lansia sebenarnya mencerminkan perasaan takut yang sehat kepada Allah! Selanjutnya, sewaktu para lansia dengan tulus menyatakan penghargaan atas bantuan yang diberikan, mereka membuat orang lain teranjurkan untuk memberi mereka perhatian yang penuh kasih dan respek. Memberikan bantuan kepada mereka hendaknya tidak dianggap sebagai kewajiban. Itu adalah suatu kesenangan!

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Lain

Jika Anda mempunyai orang tua, kakek-nenek, atau teman yang lansia, apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu agar mereka tidak celaka karena jatuh? Antara lain, Anda bisa dengan bijaksana membahas bersama mereka daftar di atas dan membantu agar bagian-bagian tertentu bisa diperbaiki. Bergantung pada kebutuhan, Anda mungkin bisa menyiapkan hidangan yang sehat bagi mereka satu atau dua kali seminggu. Para lansia juga perlu melakukan gerak badan secara rutin. Dapatkah Anda mengajak mereka berjalan kaki, mungkin bersamaan dengan kegiatan Anda yang lain? Banyak lansia senang untuk keluar rumah jika ditemani orang yang mereka percayai. Di beberapa negeri, pemerintah menawarkan bantuan dalam hal perawatan rumah, terapi fisik atau terapi kerja, dan keamanan rumah. Dokter Anda semestinya bisa memberi tahu tentang cara mendapatkan layanan demikian. Pencipta kita, yang disebut ”Pribadi Yang Lanjut Usia”, meminta kita untuk memperlihatkan respek kepada para lansia, teristimewa ayah ibu yang sudah lansia. (Daniel 7:9) ”Hormatilah bapakmu dan ibumu,” perintah-Nya. (Keluaran 20:12) Ia juga memerintahkan, ”Di hadapan orang beruban haruslah engkau bangkit berdiri, dan haruslah engkau memperlihatkan pertimbangan bagi orang yang sudah tua, dan engkau harus takut akan Allahmu.”

BANTUAN ALAT ELEKTRONIK UNTUK KEADAAN DARURAT Di beberapa negeri, para lansia bisa memperoleh alat elektronik kecil yang dapat mereka gunakan dalam keadaan darurat, misalnya ketika jatuh dan cedera, untuk memanggil bantuan dengan menekan tombol. Alat ini bisa digantungkan pada leher atau diikatkan pada pergelangan tangan. Apabila layanan ini tersedia di daerah Anda, mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya—khususnya jika Anda tinggal sendirian.


BUKU YANG DAPAT ANDA PERCAYAI

Bagian 4

Media-Persia dalam Sejarah Alkitab Inilah artikel keempat dari seri tujuh artikel yang terbit secara berurutan dalam ”Sedarlah!” yang membahas tentang ketujuh kuasa dunia dalam sejarah Alkitab. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bahwa Alkitab dapat dipercaya serta diilhamkan Allah dan bahwa beritanya memberikan harapan akan berakhirnya penderitaan akibat kekejaman manusia dalam menguasai sesamanya.

ERUNTUHAN istana dan makam kerajaan itu hanyalah gambaran sekilas tentang kemegahan, keperkasaan, dan kekayaan imperium kembar Media dan Persia kuno. Sebelum kedua kerajaan itu bergabung, kerajaan yang dominan adalah Media. Namun, pada 550 SM, bangsa Media berhasil dikuasai oleh raja Persia, Kores II, yang setelah itu memerintah atas Kerajaan Media-Persia. Wilayah kekuasaannya yang sangat besar, yang semula berpusat di sebelah utara Teluk Persia, akhirnya membentang dari Laut Aegea hingga Mesir terus sampai ke bagian baratlaut India, termasuk Yudea. Media-Persia berkuasa atas bangsa Yahudi selama lebih dari 200 tahun—sejak digulingkannya Babilon pada 539 SM hingga Media-Persia sendiri dikalahkan oleh Yunani pada 331 SM. Banyak buku dalam Alkitab menyebutkan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi selama periode itu.

R

Sejarah yang Dapat Dipercaya

Alkitab memberi tahu kita bahwa Raja Kores II membebaskan orang Yahudi yang ditawan di Babilon, dengan mengizinkan mereka pulang ke Yerusalem dan membangun kembali bait Allah, yang dihancurkan oleh pasukan Babilonia pada 607 SM. (Ezra 1:1-7; 6:3-5) Catatan ini diteguhkan oleh dokumen tanah liat yang dikenal sebagai Silinder Kores, yang ditemukan pada 16

Sedarlah! Februari 2011

1879 di antara puing-puing Babilon kuno. Tulisan di atasnya menyebutkan nama Kores dan menguraikan kebijakannya untuk memulangkan bangsa yang sebelumnya ditawan serta barang-barang keagamaan mereka ke negeri asal mereka. Penulis Alkitab Yesaya mencatat kata-kata nubuat Yehuwa mengenai Kores, ” ’Segala sesuatu yang aku sukai akan ia laksanakan sepenuhnya’; bahkan firmanku mengenai Yerusalem, ’Ia akan dibangun kembali’, dan mengenai bait, ’Fondasimu akan diletakkan’. ”—Yesaya 44:28. Kores bahkan memerintahkan agar dana untuk pembangunan kembali bait ”diambil dari rumah raja”, demikian kata Ezra 6:3, 4. Pernyataan


´ Page 16, top, time line: Egyptian wall relief and bust of Nero: Photograph taken by courtesy of the British Museum; Persian wall relief: Musee du Louvre, Paris; bottom, Cyrus Cylinder: Photograph taken by courtesy of the British Museum; page 17, Cyrus’ tomb: 5 Richard Ashworth/age fotostock

yang mengherankan ini selaras dengan sejarah sekuler. Menurut buku Persia and the Bible, ”Raja-raja Persia memiliki kebijakan yang konsisten untuk membantu memulihkan tempat-tempat suci di imperium mereka.” Alkitab memberi tahu kita bahwa para penentang orang Yahudi belakangan menyurati Darius Agung (juga disebut Darius I) untuk menggugat pengakuan orang Yahudi bahwa Kores telah mengesahkan pembangunan kembali bait. Darius memerintahkan orang untuk mencari dekret tertulis yang asli. Hasilnya? Sebuah gulungan berisi dekret Kores ditemukan di Ekbatana, ibu kota Media. Sebagai tanggapan, Darius menulis, ”Aku, Darius, mengeluarkan perintah. Hendaklah itu [pembangunan kembali bait] segera dilakukan.” Maka, tentangan atas pekerjaan itu berhenti.1—Ezra 6:2, 7, 12, 13. Sejarah sekuler mendukung perincian ini. Antara lain, Ekbatana adalah tempat tinggal Kores selama musim panas, dan bisa jadi ia mengeluarkan dekretnya dari sana. Selain itu, temuan arkeologis memperlihatkan bahwa raja-raja Media-Persia sangat berminat pada masalah keagamaan yang memengaruhi wilayah kekuasaan mereka dan menulis surat untuk menyelesaikan pertikaian. Nubuat yang Dapat Dipercaya

Dalam mimpi yang diilhamkan Allah, nabi Daniel melihat empat ekor binatang yang keluar dari laut, masing-masing melambangkan kuasa dunia yang silih berganti. Binatang per-

tama, singa yang bersayap, melambangkan Babilon. Yang kedua ”seperti beruang”. Catatan itu selanjutnya berbunyi, ”Inilah yang dikatakan kepadanya, ’Bangun, makanlah banyak daging.’ ” (Daniel 7:5) Beruang yang menakutkan itu menggambarkan Media-Persia. Tepat seperti dinubuatkan Daniel, Media-Persia memperlihatkan kerakusan akan wilayah taklukan. Tidak lama setelah Daniel mendapat penglihatan itu, Kores mengalahkan Media, lalu berperang melawan negara-negara tetangganya, Lidia dan Babilon. Putranya, Kambises II menaklukkan Mesir. Belakangan, para penguasa Media-Persia meluaskan imperium itu hingga wilayah-wilayah yang lebih jauh lagi. Bagaimana kita dapat memastikan kebenaran penjelasan ini? Dalam sebuah penglihatan yang terpisah tetapi masih ada kaitannya, Daniel melihat seekor domba jantan ”menyeruduk ke barat dan ke utara dan ke selatan”. Nubuat itu tergenap ketika Media-Persia ”menyeruduk” bangsabangsa lain, termasuk Babilon yang perkasa. Malaikat Allah menjelaskan penglihatan ini dengan mengatakan kepada Daniel, ”Domba jantan yang kaulihat mempunyai dua tanduk itu menggambarkan raja-raja Media dan Persia.”—Daniel 8:3, 4, 20. Selanjutnya, kira-kira dua abad sebelum kekalahan Babilon, nabi Yesaya menubuatkan nama raja Persia yang akan menaklukkannya—yang belum lahir—dan strateginya untuk merebut

1 Nama Darius digunakan untuk sedikitnya tiga raja.

Silinder Kores menguraikan kebijakan memulangkan tawanan ke tanah air mereka

Makam Kores masih bisa dilihat di antara reruntuhan Pasargade kuno di Iran modern


Babilon. Yesaya menulis, ”Inilah firman Yehuwa kepada orang yang diurapinya, kepada Kores, yang tangan kanannya kupegang, untuk menaklukkan bangsa-bangsa di hadapannya, . . . untuk membuka di hadapannya pintu-pintu berdaun dua, supaya pintu-pintu gerbang tidak tertutup.” (Yesaya 45:1) Yesaya maupun Yeremia menubuatkan bahwa parit pelindung kota, yaitu ’sungai-sungai’ Babilon, atau kanal-kanalnya yang mendapat air dari Sungai Efrat, akan menjadi kering. (Yesaya 44:27; Yeremia 50:38) Sejarawan Yunani Herodotus dan Xenofon meneguhkan keakuratan nubuat Alkitab, termasuk fakta bahwa orang Babilonia sedang berpesta pora pada malam ketika Kores merebut kota itu. (Yesaya 21: 5, 9; Daniel 5:1-4, 30) Setelah mengalihkan air Sungai Efrat, pasukan Kores memasuki kota melalui gerbang-gerbang yang terbuka di sepanjang sungai tanpa mendapat perlawanan yang berarti. Dalam satu malam, Babilon yang perkasa jatuh! Selanjutnya, dengan adanya peristiwa ini, sebuah nubuat lain tergenap secara menakjubkan. Sebelum itu, nabi Yeremia menubuatkan bahwa umat Allah akan dibuang di Babilon selama 70 tahun. (Yeremia 25:11, 12; 29:10) Nubuat itu tergenap tepat waktu, dan orang-orang buangan diizinkan kembali ke tanah air mereka. Harapan yang Dapat Anda Percayai

Tidak lama setelah Media-Persia menaklukkan Babilon, Daniel mencatat nubuat yang membantu kita memahami suatu peristiwa yang paling penting dalam pelaksanaan maksud-tujuan Allah bagi umat manusia. Malaikat Gabriel memberi tahu Daniel kapan persisnya Mesias —’benih’ yang dijanjikan di Kejadian 3:15—akan muncul! Malaikat Allah berkata, ”Sejak keluarnya firman untuk memulihkan dan membangun kembali Yerusalem sampai datangnya Mesias,

sang Pemimpin, akan ada tujuh minggu, juga enam puluh dua minggu,” yaitu total 69 minggu. (Daniel 9:25) Kapan mulainya periode dalam nubuat ini? Walaupun Kores mengizinkan orang Yahudi pulang ke negeri mereka segera setelah kejatuhan Babilon, selama bertahun-tahun setelah itu Yerusalem beserta tembok-temboknya masih belum diperbaiki. Pada 455 SM, Raja Artahsasta memberikan izin kepada Nehemia, orang Yahudi yang menjadi juru minumannya, untuk kembali ke Yerusalem dan memimpin pekerjaan restorasi. (Nehemia 2:1-6) Hal ini menandai awal ke-69 minggu. Tetapi, ke-69 minggu itu bukan minggu harfiah yang terdiri dari tujuh hari melainkan minggu tahun, yaitu satu minggu terdiri dari tujuh tahun. Malah, ada penerjemah Alkitab yang langsung mengalihbahasakan kata ”minggu” menjadi ”tujuh tahun”.1 (Daniel 9:24, 25) Sang Mesias akan muncul setelah periode 69 ”minggu” yang masing-masing terdiri dari 7 tahun—seluruhnya 483 tahun. Nubuat itu tergenap pada 29 M ketika Yesus dibaptis, tepat 483 tahun sejak 455 SM.2 Dengan tergenapnya nubuat Daniel secara akurat, ada semakin banyak bukti yang meneguhkan identitas Yesus. Bukti ini juga meneguhkan harapan kita akan masa depan. Yesus, sebagai Raja dari Kerajaan surgawi Allah, akan mengakhiri pemerintahan manusia yang kejam. Setelah itu, ia akan menggenapi lebih banyak nubuat Alkitab, termasuk yang menyebutkan tentang kebangkitan orang mati kelak hingga kehidupan yang tak berkesudahan dalam Firdaus di bumi. —Daniel 12:2; Yohanes 5:28, 29; Penyingkapan (Wahyu) 21:3-5. 1 Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini. 2 Untuk pembahasan yang terperinci tentang nubuat itu, termasuk diagram yang menguraikan ke-69 minggu tahun, lihat halaman 197-199 dalam buku Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan?

455 SM

29 M

Saat perintah diberikan untuk membangun kembali Yerusalem hingga munculnya Mesias lamanya tepat 483 tahun


BERBURU EMAS, AKHIRNYA MENETAP ECINAN, atau Chinatown. Kata ini memP bangkitkan gambaran yang dinamis tentang toko-toko dan restoran-restoran Cina, perayaan dan tarian naga mereka. Meskipun terdapat di banyak kota di seputar dunia, setiap Pecinan mempunyai sejarahnya sendiri. Yang kini ada di Australia bermula dari kedatangan generasi-generasi awal para imigran yang gigih dari Cina ke pantai selatan ini, karena mendambakan kekayaan dari tambang emas yang baru ditemukan di sana.

¨ Sydney Chinatown: 5 ARCO/G M uller/age fotostock; gold miner: John Oxley Library, Image 60526, State Library of Queensland

Gunung Emas Baru

Pada mulanya, hanya ada segelintir orang Cina yang bermigrasi ke Australia tetapi sejak ditemukannya emas pada 1851, mereka datang berbondong-bondong. Ribuan pria meninggalkan Delta Sungai Zhu di Provinsi Guangdong, Cina, untuk mengadakan pelayaran yang berat ke selatan. Sebelumnya, emas ditemukan di Kalifornia, AS, dan orang Cina berbahasa Kanton menyebut tambang emas itu Gunung Emas. Karena itu, tambang emas di Australia disebut Gunung Emas Baru. Pria-pria itu meninggalkan kampung halaman bukan hanya karena ingin berburu emas. Cina telah dilanda bencana alam, kemiskinan, dan

Orang Cina penambang emas, pada 1860-an

perang sipil, yang menimbulkan banyak kesukaran. Tragisnya, di antara orang-orang yang merintis jalan ini ada yang tidak sempat melihat pantai Australia. Mereka tewas karena penyakit yang merajalela di kapal-kapal yang penuh sesak pada pelayaran jarak jauh tersebut. Bagi yang akhirnya tiba dengan selamat, kehidupan di negeri baru sama sekali tidak mudah. Banting Tulang Berburu Emas

Kesepian segera melanda, karena tradisi mengharuskan istri dan anak tetap tinggal di Cina untuk mempertahankan tempat mereka dalam garis keturunan keluarga leluhur. Pada 1861, ada lebih dari 38.000 pria Cina yang tinggal di Australia tetapi hanya ada 11 wanita Cina. Namun, sedikit saja yang bermaksud menetap. Kebanyakan Sedarlah! Februari 2011

19


Image H17071, State Library of Victoria

LEBIH JAUH DARIPADA YANG MEREKA SANGKA Untuk menghindari biaya, atau pajak, pelabuhan, orangorang Cina turun di pesisir Australia, jauh dari pelabuhan besar dan ratusan kilometer dari tambang emas. Robe, di Australia Selatan, menjadi salah satu tempat berlabuh. Robe, yang jumlah penduduknya antara 100 dan 200 orang, dalam kurun waktu lima bulan saja pada 1857, telah dilalui oleh sedikitnya 12.000 orang Cina.

Dengan ketekunan dan kerja sama yang luar biasa, ratusan pria berjalan melintasi daerah yang jarang penduduknya menuju tambang emas. Namun, tambang itu ternyata lebih jauh daripada yang mereka sangka, dan perjalanan itu memakan waktu hingga lima minggu. Untuk bekal di jalan, para imigran memanen rumput laut dan selama perjalanan mereka memakan kanguru dan wombat.

bercita-cita untuk kembali ke kampung halaman dan keluarga mereka sambil membawa kekayaan dan kehormatan. Ambisi inilah yang mendorong mereka berburu emas. Para penambang tinggal di tenda-tenda dan bekerja banting tulang selama berjam-jam di bawah sinar matahari yang terik. Paling tidak pada awalnya, ada yang takut menambang di bawah tanah karena takhayul tertentu. Maka, mereka mulai menggali dan mendulang emas yang ada di lapisan atas, menggunakan baki kayu untuk melimbang, atau membilasnya. Jerih lelah mereka membuahkan hasil. Menurut catatan, antara 1854 dan 1862, sekitar 18.662 kilogram emas yang 20

Sedarlah! Februari 2011

Mereka juga menggali sumursumur dan meninggalkan jalur untuk diikuti oleh rombongan yang datang belakangan. Pria-pria ini, yang rambutnya berkucir dan mengenakan topi kuli tradisional, sering berlarilari kecil dalam satu baris sambil bernyanyi-nyanyi. Di sepanjang rute itu telah ditemukan koin Cina. Para pendatang baru itu membuang uang logam tersebut ketika menyadari bahwa uang itu tidak laku di Australia.

ditemukan di negara bagian Victoria dikirimkan ke Cina. Sayangnya, sebagian dari kekayaan yang baru ditemukan ini ludes akibat perjudian dan kecanduan opium—kebejatan yang sering memakan korban di antara orang-orang yang kesepian. Sering kali, hal ini mengakibatkan rusaknya kesehatan dan lenyapnya penghasilan serta harapan untuk bisa pulang kampung. Ada yang dibantu oleh perkumpulan-perkumpulan Cina dan para dermawan, tetapi yang lain-lain tidak panjang umur, jatuh miskin, dan kesepian. Orang-orang Cina ini juga harus menghadapi kecemburuan dan kecurigaan para penambang


non-Cina, yang menganggap para pendatang ini sebagai komunitas penambang saingan yang sangat kompak dan sukses. Perasaan antipati ini menimbulkan kerusuhan dan serangan terhadap orang Cina. Emas mereka dijarah, dan tenda-tenda serta perbekalan mereka dibakar. Akhirnya, permusuhan ini reda. Namun, sekitar 50 tahun setelah emas ditemukan, keluarlah Peraturan Pembatasan Keimigrasian tahun 1901, yang menutup pintu bagi imigran Asia untuk memasuki Australia—pintu yang baru dibuka kembali pada 1973. Sewaktu Emas Habis

Pada waktu tambang-tambang itu tidak menghasilkan emas lagi, beberapa orang Cina memilih untuk menetap di Australia. Maka, di kota-kota yang lahir karena demam emas bermunculan penatu, restoran, dan perkebunan sayuran milik orang Cina. Mereka juga mulai terkenal sebagai pembuat perabot dan pedagang buah serta sayuran segar. Alhasil, menjelang akhir abad ke-19, komunitas Cina, atau Pecinan, bisa dijumpai di banyak kota di Australia, antara lain di Atherton, Brisbane, Broome, Cairns, Darwin, Melbourne, Sydney, dan Townsville. Karena hanya sedikit perempuan kelahiran Cina yang datang ke Australia, kebanyakan prianya tetap melajang. Tetapi, ada beberapa yang menikahi wanita Australia, meskipun perkawinan seperti itu menimbulkan prasangka penduduk setempat. Belakangan, keturunan hasil perkawinan campuran ini menjadi bagian integral dari masyarakat Australia. Dewasa ini, lebih banyak orang Cina bermigrasi ke Australia dibanding sebelumnya. Kebanyakan datang untuk mencari pendidikan yang lebih tinggi dan peluang bisnis. Yang menarik, banyak di antara para imigran itu justru kaum wanita. Dan anehnya, akibat perubahan ekonomi dunia, banyak pria pencari nafkah, setelah membantu keluarga mereka menetap di Australia, terbang kembali ke Asia untuk bekerja di Cina, Hong Kong, Singapura, atau Taiwan. Ya, zaman telah berubah. Tetapi, bagi para imigran dari seluruh dunia, tujuan dasarnya masih tetap sama—mencari keamanan dan kesuksesan di negeri asing.

SESUATU YANG LEBIH BAIK DARIPADA EMAS Wayne Qu bekerja sebagai ilmuwan lingkungan hidup untuk Akademi Sains di Cina. Demi meningkatkan kariernya, ia bersama istrinya, Sue, berangkat ke Eropa pada 1990-an, di mana Wayne mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Di sana, pasangan ini bertemu dengan Saksi-Saksi Yehuwa dan membahas Alkitab bersama. Pada 2000, Wayne dan Sue pindah ke Australia, di mana mereka berdua melanjutkan studi mereka—Sue dalam bidang biologi molekuler. Mereka juga melanjutkan pelajaran Alkitab mereka. Wayne menjelaskan, ”Kami telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk mendapatkan gelar universitas yang lebih tinggi. Namun, saya berkata kepada diri sendiri, ’Akhirnya, kita toh menjadi tua, sakit, dan meninggal. Itukah tujuan hidup ini?’ Tampaknya semua sia-sia. Namun, Alkitab memberi saya dan Sue jawaban yang logis dan memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan yang paling penting tentang kehidupan. ”Pelajaran Alkitab juga mendorong kami untuk memeriksa konsep yang sebelumnya tidak pernah kami pikirkan—eksistensi Sang Pencipta. Saya membaca publikasi Saksi-Saksi yang berjudul Kehidupan—Bagaimana Asal Mulanya? Melalui Evolusi atau Penciptaan? dan juga karya Charles Darwin tentang evolusi. Pembacaan ini, beserta riset sains yang saya lakukan, meyakinkan saya bahwa ada Pencipta. Sue juga mendapat kesimpulan yang sama. ”Hal lain yang meyakinkan saya bahwa Allah itu ada ialah kuasa Alkitab untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Ya, buku yang menakjubkan ini telah memberi kami bukan saja harapan untuk masa depan melainkan juga sahabat-sahabat sejati, dan ikatan perkawinan kami bertambah kuat. Saya dan Sue dibaptis pada 2005, dan merasa sangat senang karena telah menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada pendidikan tinggi dan ’emas yang dapat binasa’.”—1 Petrus 1:7.


PANDANGAN ALKITAB

Apakah Alkitab Selaras dengan Sains?

”Sains menjadi berarti dan menyenangkan pada saat-saat saya menemukan sesuatu yang baru dan berkata kepada diri sendiri, ’Oh, jadi begitu Tuhan membuatnya!’ ” —HENRY SCHAEFER, PROFESOR KIMIA.

AINS banyak membantu kita memahami S alam, menyingkapkan suatu tingkat keteraturan, presisi, dan kecanggihan yang, bagi banyak orang, menunjuk kepada suatu Allah yang tidak terbatas kecerdasan serta kekuasaan-Nya. Dalam pandangan mereka, sains tidak hanya menyingkapkan perincian dalam alam tetapi juga berbagai aspek dari pikiran Allah. Ada banyak bukti dalam Alkitab yang mendukung sudut pandang itu. Menurut Roma 1:20, ”Sifat-sifat [Allah] yang tidak kelihatan, yaitu kuasanya yang kekal dan Keilahiannya, jelas terlihat sejak penciptaan dunia, karena sifat-sifat tersebut dipahami melalui perkara-perkara yang diciptakan.” Demikian pula, Mazmur 19:1, 2 menyatakan, ”Langit menyatakan kemuliaan Allah; dan angkasa menceritakan pekerjaan tangannya. Hari yang satu dan hari yang lainnya meluapkan ucapan, malam yang satu dan malam yang lainnya memperlihatkan pengetahuan.” Namun, sekalipun dipenuhi begitu banyak hal yang luar biasa, alam hanya menyingkapkan beberapa aspek saja tentang Pencipta kita. Dalam Hal Apa Sains Terbatas

Banyak kebenaran tentang Allah tidak dapat diselidiki sains. Sebagai ilustrasi, seorang ilmuwan bisa menguraikan setiap molekul dalam sebuah kue cokelat, tetapi apakah analisisnya menyingkapkan alasan dibuatnya kue itu atau untuk siapa? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti itu—yang dianggap lebih penting oleh kebanyakan orang—perlu ia dapatkan dari si pembuat kue. Demikian pula, sains ”memberikan banyak informasi faktual”, tulis fisikawan dan penerima ha-¨ diah Nobel dari Austria bernama Erwin Schro22

Sedarlah! Februari 2011

dinger, ”tetapi bungkam seribu bahasa tentang semua hal . . . yang benar-benar dekat di hati kita, yang benar-benar penting bagi kita”. Ini termasuk, ”Allah dan kekekalan”, katanya. Misalnya, hanya Allah yang dapat menjawab pertanyaan seperti yang berikut ini: Mengapa ada alam semesta? Mengapa di planet kita ada banyak kehidupan, termasuk kehidupan yang cerdas? Jika Allah benarbenar mahakuasa, mengapa Ia mengizinkan kejahatan dan penderitaan? Dan, apakah ada harapan setelah kematian? Apakah Allah sudah menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut? Ya, dalam Alkitab. (2 Timotius 3:16) Anda mungkin bertanya, ’Tetapi, bagaimana saya bisa memastikan bahwa Alkitab benar-benar dari Allah?’ Dari sudut pandang ilmiah, apa yang Alkitab katakan tentang dunia di sekitar kita harus selaras dengan fakta sains, karena Allah tidak bertentangan dengan diriNya. Apakah Alkitab mencerminkan keselarasan demikian? Perhatikan beberapa contoh. Secara Ilmiah, Lebih Maju Daripada Zamannya

Ketika Alkitab sedang ditulis, banyak orang percaya bahwa para dewa menghuni dunia ini dan bahwa dewa-dewa itu, dan bukan hukum alam, yang mengendalikan matahari, bulan, cuaca, kesuburan, dan lain sebagainya. Namun, tidak demikian halnya dengan nabi-nabi Ibrani dari Allah pada masa lampau. Tentu saja, mereka tahu bahwa Allah Yehuwa dapat secara langsung mengendalikan alam dan bahwa Ia melakukan hal itu pada peristiwa-peristiwa tertentu. (Yosua 10: 12-14; 2 Raja 20:9-11) Meskipun demikian, John Lennox, profesor matematika di University of


Alam semesta diatur oleh hukum-hukum yang cermat—”ketetapan tentang langit dan bumi”.—YEREMIA 33:25

Oxford, Inggris, menyatakan bahwa nabi-nabi tersebut ”tidak perlu berhenti percaya bahwa dewadewa [dalam mitos] mengendalikan alam semesta mereka . . . , karena alasan yang sederhana, yaitu bahwa mereka memang tidak pernah percaya kepada dewa-dewa. Mereka tidak termakan takhayul tersebut karena mereka percaya kepada Satu Allah yang Benar, Pencipta langit dan bumi”. Bagaimana kepercayaan itu melindungi mereka dari takhayul? Antara lain, Allah yang benar menyingkapkan kepada mereka bahwa Dia mengatur alam semesta melalui hukum-hukum, atau ketetapan-ketetapan, yang cermat. Misalnya, lebih dari 3.500 tahun yang lalu, Allah Yehuwa bertanya kepada hamba-Nya Ayub, ”Sudahkah engkau mengetahui ketetapan bagi langit?” (Ayub 38:33) Pada abad ketujuh SM, nabi Yeremia menulis mengenai ”ketetapan tentang langit dan bumi”. —Yeremia 33:25. Maka, semua yang hidup pada zaman dahulu dan beriman pada tulisan para nabi dalam Alkitab dapat mengetahui bahwa alam semesta diatur, bukan oleh dewa-dewa mitos yang bertemperamen buruk, melainkan oleh hukum-hukum yang dapat dipelajari dan dipahami manusia. Alhasil, orangorang yang takut akan Allah itu tidak membungkuk di depan benda-benda ciptaan, seperti matahari, bulan, atau bintang-bintang, dan mereka juga tidak memiliki sikap yang dipengaruhi takhayul terhadap benda-benda langit tersebut. (Ulangan 4:15-19) Sebaliknya, mereka melihat hasil karya Allah sebagai objek penelitian yang menyingkapkan hikmat, kuasa, serta sifat-sifat-Nya yang lain. —Mazmur 8:3-9; Amsal 3:19, 20.

Selaras dengan pandangan banyak ilmuwan dewasa ini, orang-orang Ibrani zaman dahulu juga percaya bahwa alam semesta memiliki awal. ”Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi,” kata Kejadian 1:1. Selain itu, sekitar 3.500 tahun yang lalu, Allah menyingkapkan kepada hamba-Nya Ayub bahwa bumi ini ’menggantung pada ketiadaan’, atau menggantung di ruang angkasa. (Ayub 26:7) Dan akhirnya, lebih dari 2.500 tahun yang lalu, nabi Yesaya menulis bahwa bumi berbentuk lingkaran atau bola.—Yesaya 40:22.1 Ya, Alkitab memang selaras dengan kebenaran sains tentang alam. Malah, kedua bidang yang dipelajari itu tidak hanya sekadar sejalan—keduanya dengan indah saling melengkapi. Mengabaikan salah satunya berarti tidak membuka satu pintu menuju pengetahuan tentang Allah.—Mazmur 119:105; Yesaya 40:26. 1 Untuk pembahasan lebih mendalam tentang keberadaan Allah dan keakuratan Alkitab, silakan baca brosur Benarkah Kehidupan Diciptakan? dan buku Apakah Ada Pencipta yang Mempedulikan Anda? yang diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa.

PERNAHKAH ANDA BERTANYA-TANYA?

˘ Apa yang bisa diceritakan karya ciptaan tentang Allah?—Roma 1:20. ˘ Kebenaran apa saja tentang Allah yang tidak terjangkau oleh sains?—2 Timotius 3:16. ˘ Mengapa para nabi Allah zaman dahulu tidak memiliki pandangan yang bersifat takhayul tentang ciptaan?—Yeremia 33:25.

Sedarlah! Februari 2011

23


APAKAH INI DIRANCANG?

Flagela Bakteri Gambar bakteri yang diperbesar Flagela

Pendorong

Sambungan universal

Cincin

Rotor

˘ Bahkan di bawah mikroskop yang canggih, ia tampak sangat kecil dan tak berarti, ibarat motor tempel yang kuat pada sebuah perahu. Apa flagela bakteri itu? Ada banyak jenis flagela (bahasa Latin, ”cambuk”), tetapi flagela bakteri mungkin yang paling banyak diteliti. Ia menempel pada dinding sel bakteri dan berputar, sehingga bakteri atau mikroorganisme itu dapat bergerak maju, berhenti, mundur, dan berubah arah. Diperkirakan bahwa separuh dari jumlah semua bakteri yang dikenal dilengkapi dengan berbagai macam flagela. DNA dalam bakteri memuat ”cetak biru” flagela dan unit pendorongnya. Seluruh flagela terdiri dari 40 protein, yang dapat disamakan dengan suku cadang mesin. Yang luar biasa, semuanya terakit sendiri hanya dalam waktu 20 menit! Publikasi The Evolution Controversy menyatakan, ”Flagela bakteri memiliki motor rotari yang berputar dengan kecepatan 6.000 sampai 17.000 r.p.m. Yang lebih mengagumkan, ia dapat berbelok dengan sangat cepat lalu berputar lagi ke arah tersebut dengan kecepatan 17.000 r.p.m.” Majalah New Scientist menyebut flagela bakteri sebagai ”contoh terunggul dari sistem molekuler yang kompleks—sebuah mesin-nano yang rumit yang tidak mampu diciptakan oleh seorang ahli mesin seterampil apa pun.” Para ilmuwan terheran-heran bagaimana flagela bakteri yang sangat kecil itu dapat merakit dirinya sendiri dengan urutan yang tepat, yang perlu agar seluruh 40 bagian itu terpasang dan berfungsi dengan baik. Bagaimana menurut Anda? Apakah flagela bakteri muncul secara kebetulan, atau apakah ini dirancang? Bacterium inset: 5 Scientifica/Visuals Unlimited, Inc.; flagellum diagram: Art source courtesy of www.arn.org


Danau Toba Borneo

Padang Sumatra

I JAKARTA

N

D

O

Cirebon Jawa

N

E

S

I

A PAPUA NUGINI Daru

PORT MORESBY

Kehidupan Saya Sangat Memuaskan

KEPULAUAN SOLOMON

SEBAGAIMANA DICERITAKAN OLEH HERAWATI NEUHARDT

Saya lahir di Cirebon, Indonesia, sebuah kota yang terkenal dengan kain batiknya yang bermotif indah dan berwarna terang yang dikerjakan dengan tangan. Dalam beberapa segi, kehidupan saya sebagai utusan injil mirip dengan batik itu—kaya dengan pengalaman yang penuh warna dari berbagai kebudayaan di Asia Tenggara dan Pasifik Selatan. Mari saya ceritakan.

ADA 1962, ketika saya berusia sepuluh tahun, ibu saya mulai belajar Alkitab dengan SaksiSaksi Yehuwa. Belakangan, ibu dan ayah saya, yang adalah keturunan Cina kelahiran Indonesia, serta lima anak mereka, termasuk saya, menjadi Saksi. Rumah kami selalu terbuka bagi para utusan injil dan pengawas keliling, yang mengunjungi sidang kami untuk memberikan anjuran rohani. Teladan mereka yang bagus dan percakapan yang membina sangat berkesan bagi saya. Pada usia 19 tahun, saya memutuskan untuk terjun dalam pelayanan Kristen sepenuh waktu. Kira-kira satu tahun kemudian, saya menikah dengan Josef Neuhardt, seorang utusan injil Jerman yang datang ke Indonesia pada 1968. Setelah berbulan madu, kami pindah ke Sumatra, pulau terbesar kedua di antara lebih dari 17.000 pulau di Indonesia. Di sana, saya ikut dengan Josef dalam pelayanannya sebagai pengawas keliling, mengunjungi sidang-sidang Saksi-Saksi Yehuwa.

P

Mengabar di Sumatra

Daerah tugas kami membentang dari kota Padang yang panas dan ramai di Sumatra Barat, hingga Danau Toba yang indah, sebuah danau vulkanis besar yang terletak di dataran tinggi Sumatra Utara. Belakangan, kami ditugasi untuk bekerja di bagian selatan pulau itu. Kami terus berpindah-pindah dengan VW Kodok kami yang tua, menempuh jalan yang berlubang-lubang menembus hutan, menyeberangi jembatan reyot yang terbuat dari batang pohon kelapa, dan menyusuri sisi gunung-gunung yang menjulang tinggi—ada yang aktif, ada yang tidak. Pada malam hari, kami tidur di lantai pondok yang sederhana, tanpa listrik, air ledeng, atau kamar mandi. Kami mandi dan mencuci pakaian di danau dan sungai. Kehidupan di daerah itu sederhana, dan kami mengasihi orang-orangnya. Mereka dengan hangat menyambut dan memberi kami makan, dan banyak yang memperlihatkan minat pada Alkitab. Di sekitar Padang, orang Minangkabau, yang kebanyakan Muslim, merasa heran dan senang Sedarlah! Februari 2011

25


sewaktu kami memperlihatkan dari Alkitab bahwa Allah itu esa—bukan suatu Tritunggal, sebagaimana dinyatakan oleh gereja-gereja Susunan Kristen. (Ulangan 6:4) Banyak orang senang menerima majalah Menara Pengawal dan Sedarlah!, dan beberapa peminat belakangan membuat kemajuan rohani yang bagus. Di daerah Danau Toba, orang Batak, yang kebanyakan mengaku Kristen, mengetahui nama Allah, Yehuwa, karena membacanya dalam Alkitab Batak mereka. (Mazmur 83:18) Namun, mereka memerlukan pemahaman yang lebih jelas tentang Allah dan maksud-tujuan-Nya bagi umat manusia. Banyak di antara mereka menerima pelajaran Alkitab dan belakangan menjadi penginjil Kristen yang bersemangat. Menyampaikan Harapan di Jawa

Pada 1973, saya dan Josef ditugasi ke Jawa, pulau yang luasnya setengah ukuran Inggris Raya, dengan penduduk 80 juta lebih.1 Kami menyampaikan kabar baik kepada orang Jawa, Sunda, dan kelompok etnik Cina. Karena dibesarkan sebagai orang Indonesia keturunan Cina, saya menguasai beberapa bahasa, termasuk Jawa, Sunda, Indonesia, dan juga Inggris. Alhasil, saya menikmati banyak diskusi Alkitab yang menarik dengan orang-orang menggunakan bahasa asli mereka. 1 Sekarang, penduduk Pulau Jawa sudah lebih dari 120 juta.

Di Jakarta, ibu kota Indonesia yang terletak di Jawa, saya menyampaikan harapan kehidupan abadi dalam Firdaus di bumi kepada seorang gadis berusia 19 tahun yang tampak murung. Ketika saya membacakan ayat-ayat dari Alkitab, ia tidak bisa menahan air matanya. ”Tante, terima kasih sudah memberi tahu saya tentang hal ini,” katanya, dengan menggunakan panggilan akrab yang penuh respek. Ia menambahkan, ”Besok, saya memerlukan 1,5 juta rupiah lagi untuk biaya kuliah, dan saya berencana menjual kegadisan saya untuk mendapatkan uang itu. Sebelum Tante datang, saya berdoa memohon bimbingan. Sekarang, saya tahu jawabannya. Saya memutuskan untuk menunda kuliah saya dan tetap bersih secara moral.” Gadis ini senang sekali menerima bantuan rohani lebih lanjut. Sejak perjumpaan itu, ada lebih banyak lagi orang Jawa, juga orang Sunda dan Cina, yang menyelaraskan kehidupan mereka dengan standarstandar yang bermanfaat dalam Firman Allah. Selanjutnya, hal ini telah memberi mereka kedamaian dan kebahagiaan batin yang sejati, sebagaimana dijanjikan Allah.—Yesaya 48:17, 18. Kalimantan—Kampung Halaman Orang Dayak

Dari Jawa, saya dan Josef pindah ke Kalimantan, wilayah Indonesia di Borneo, pulau terbesar ketiga di dunia (setelah Grinlandia dan Nugini).

Herawati bersama para pelajar Alkitab di Kepulauan Solomon

Bersama Josef di Belanda, beberapa waktu sebelum ia meninggal tahun 2005


Di Borneo terdapat banyak hutan lebat, gunung yang terjal, dan sungai yang sangat besar; pulau itu dihuni oleh orang Cina, orang Melayu Muslim, dan orang Dayak—penduduk asli yang sebagian besar memadati daerah sungai, dan yang dahulu terkenal garang sebagai pemburu kepala manusia. Untuk menjangkau komunitas Dayak di pedalaman, kami biasanya naik perahu atau kano, menelusuri sungai-sungai yang belum tercemar menembus hutan rimba. Buaya-buaya besar berjemur di bantaran sungai, monyet-monyet menatap kami dari pohon, dan burung-burung memamerkan bulu mereka yang beraneka warna. Ya, dinas utusan injil sungguh penuh petualangan! Kebanyakan keluarga Dayak tinggal di rumah panggung yang terbuat dari bahan-bahan di hutan. Ada pondok-pondok kecil; ada juga rumahrumah panjang yang menampung beberapa keluarga. Banyak orang belum pernah melihat orang bule, maka Josef menjadi terkenal. Anakanak berlarian di desa sambil berseru, ”Pastor! Pastor!” Semua orang berdatangan untuk mendengar apa yang akan dikatakan rohaniwan berkulit putih itu. Josef berbicara melalui penerjemah Saksi setempat, yang kemudian mengatur untuk memandu pelajaran Alkitab dengan banyak peminat. Berangkat ke Papua Nugini

Karena tekanan para penentang dari kalangan agama kian memuncak, pemerintah Indonesia melarang kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa pada Desember 1976. Maka, saya dan Josef ditugasi ke Papua Nugini. Setibanya di ibu kota, Port Moresby, kami menyelesaikan kursus dua bulan untuk mempelajari bahasa Hiri Motu, bahasa niaga setempat. Lalu, kami pindah ke Daru, pulau kecil di provinsi bagian barat yang terpencil. Di sana saya berjumpa dengan Eunice, seorang wanita yang besar, kuat, menyenangkan, dan giginya hitam kemerahan karena kebiasaan mengunyah buah pinang selama bertahun-tahun. Ketika Eunice belajar bahwa Allah ingin agar hamba-hamba-Nya bersih secara fisik, moral, serta rohani, ia meninggalkan kebiasaannya yang mencandu, lalu menjadi orang Kristen yang setia. (2 Korintus 7:1) Setiap kali kami melihat orang rendah hati seperti itu yang menerapkan kebenaran Alkitab, kami semakin meng-

hargai kata-kata di Mazmur 34:8, ”Kecaplah dan lihatlah bahwa Yehuwa itu baik.” Kemudian, Josef meneruskan pelayanan sebagai pengawas keliling, dan kami mengunjungi hampir semua bagian dari Papua Nugini, suatu bangsa dengan 820 bahasa. Supaya kami dapat berbicara kepada lebih banyak orang, kami menambahkan satu bahasa lagi ke perbendaharaan kami—Tok Pisin, bahasa setempat yang umum digunakan. Untuk mencapai berbagai kota kecil dan desa, kami berjalan kaki, naik mobil, perahu, kano, dan kapal terbang kecil di bawah udara panas yang menyengat, diganggu nyamuk serta serangan malaria yang rutin. Kemudian, pada 1985, kami menerima tugas utusan injil lain lagi—ke Kepulauan Solomon, sebelah timur Papua Nugini. Di sana kami bekerja di kantor cabang Saksi-Saksi Yehuwa setempat dan mengadakan perjalanan di seluruh kepulauan itu untuk menganjurkan sidang-sidang dan menghadiri Kebaktian Kristen. Sekali lagi, kami harus mempelajari bahasa yang baru—kali ini, Pijin Kepulauan Solomon. Tetapi, sungguh senang dapat bercakap-cakap dengan penduduk Kepulauan Solomon yang mengasihi Alkitab! Perjalanan Hidup Saya yang Paling Sulit

Tahun 2001, pelarangan atas Saksi-Saksi Yehuwa di Indonesia dicabut; saya dan Josef kembali ke Jakarta. Namun, tak lama setelah itu, suami saya tercinta didiagnosis mengidap melanoma ganas, jenis kanker kulit yang agresif. Kami berangkat ke negeri asal Josef, Jerman, untuk pengobatan. Namun sungguh menyedihkan, pada tahun 2005, tepat pada ulang tahun perkawinan kami yang ke-33, Josef tidur dalam kematian, menantikan kebangkitan untuk hidup di Firdaus dalam dunia baru. (Yohanes 11:11-14) Ia berusia 62 tahun dan selama 40 tahun melayani dalam dinas sepenuh waktu. Saya tetap tinggal di Jakarta, dan terus melayani sebagai utusan injil. Saya sangat kehilangan suami saya. Tetapi dengan mengajar orang lain tentang kebenaran yang berharga dari Firman Allah, saya lebih kuat mengatasi perasaan itu, karena pelayanan memberi saya kepuasan yang dalam dan makna dalam kehidupan. Ya, dengan penuh keyakinan saya dapat mengatakan bahwa Yehuwa telah memberi saya kehidupan yang penuh warna dan sangat memuaskan. Sedarlah! Februari 2011

27


Apakah Tujuan-Tujuan Anda Realistis? ˘ Apa yang Anda inginkan dari kehidupan? Apakah Anda memiliki harapan yang masuk akal, atau apakah Anda berkhayal tentang hal-hal yang mungkin di luar kesanggupan atau kemampuan Anda? Seorang pengamat watak manusia yang jeli memberikan nasihat bijak ini, ”Lebih baik puas dengan apa yang ada di depan matamu daripada memberi kebebasan kepada keinginan; ini pun kehampaan dan mengejar angin.”—Pengkhotbah 6:9, The New English Bible. ”Apa yang ada di depan mata [kita]” memaksudkan kenyataan serta keadaan kita yang sekarang. Tentu saja, tidak ada salahnya berupaya meningkatkan kehidupan. Tetapi, yang dimaksudkan Alkitab adalah bahwa orang bijak tidak mengejar tujuan-tujuan yang tidak realistis. Ini mungkin mencakup ketenaran, kekayaan, teman hidup yang ideal, atau kesehatan yang sempurna. Selain itu, orang-orang yang mencapai tujuan tertentu, seperti kekayaan materi, bisa jadi masih menginginkan lebih banyak. ”Orang yang mencintai perak tidak akan dipuaskan dengan perak, demiki-

1. Pembaringan. 2. Meja. 3. Kursi. 4. 2.000. 5. A. JAWABAN UNTUK HALAMAN 30 DAN 31

28

Sedarlah! Februari 2011

an pula orang yang mencintai kekayaan tidak akan dipuaskan dengan penghasilan. Ini pun kesia-siaan,” kata Alkitab dengan terus terang. (Pengkhotbah 5: 10) Karena itu, orang yang bijaksana secara rohani berupaya untuk puas dengan apa yang mereka miliki, ”apa yang ada di depan mata [mereka]”. Ya, mereka mengakui kebenaran ini, ”Kita tidak membawa apa pun ke dalam dunia, dan kita juga tidak dapat membawa apa pun ke luar.”—1 Timotius 6:7. Pada dasarnya, manusia bisa menikmati kebahagiaan terbesar apabila kebutuhan rohaninya dipuaskan. (Matius 5:3) Bagaimana caranya? Yesus Kristus berkata, ”Manusia harus hidup, bukan dari roti saja, tetapi dari setiap ucapan yang keluar melalui mulut Yehuwa.” (Matius 4:4) Ucapan-ucapan yang berharga itu terdapat dalam Alkitab, dan dapat diperoleh dengan cuma-cuma. Salah satu contohnya terdapat di Mazmur 37:4, yang bunyinya, ”Perolehlah kesenangan yang luar biasa akan Yehuwa, dan ia akan memberikan kepadamu permohonan hatimu.” Sebagai Allah Yang Mahakuasa, Yehuwa akan mengaruniakan kepada para penyembah-Nya yang setia hal-hal yang tidak dapat diberikan manusia mana pun: kesehatan yang sempurna, keamanan dalam hal materi, dan kehidupan abadi dalam Firdaus di bumi. (Lukas 23: 43; Penyingkapan [Wahyu] 21:3, 4) Memercayai kata-kata itu bukanlah tidak realistis.


MENGAMATI DUNIA

Sahabat Sejati Langka ”Orang Inggris pada umumnya hanya mempunyai tiga sahabat sejati yang dapat ia andalkan,” kata Daily Telegraph di London. Menurut suatu penelitian, alasan orang kehilangan kontak ”dengan rata-rata 36 sahabat seraya tahun-tahun berlalu” antara lain adalah ”gaya hidup yang sibuk”, ’renggang tanpa sebab’ dan, dalam 43 persen kasus orang-orang yang disurvei, ”perselisihan . . . dan keputusan untuk tidak mau berbicara lagi”. Hampir seperlimanya mencurahkan isi hati kepada kolega, karena ”tidak tahu harus meminta pendapat siapa”. Juru bicara suatu jajak pendapat berkomentar, ”Dibutuhkan sesuatu yang istimewa agar dapat dipercaya dan diandalkan.” Kapal Semiselam Penyelundup Narkoba Metode yang digunakan para pengedar narkoba Kolombia untuk menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat, Amerika Tengah, dan Meksiko semakin canggih. Sejak 1993, sedikitnya 42 kapal semiselam penyelundup narkoba telah dicegat dan ditangkap oleh aparat Kolombia. Sejumlah bengkel tempat perakitan kapal-kapal seperti itu juga telah ditemukan. Walau tidak da-

Kurang dari seperempat jumlah orang Jerman di bawah umur 40 tahun senang berdoa bersama anak-anak setiap hari, dan di antara para anggota gereja hanya 4 dari 10 yang menganggapnya penting.—APOTHEKEN UMSCHAU, JERMAN. Seorang donor sperma dengan penyimpangan genetis yang tak terdeteksi yang terkait de-

ngan penyakit jantung meneruskan kondisi serupa ke 9 dari 24 anak yang diketahui sebagai keturunannya. Salah satu di antaranya meninggal akibat gagal jantung pada usia dua tahun. —JAMA, Amerika Serikat.

”Lebih dari 50% orang Rusia menganggap korupsi tak terelakkan dan merupakan fakta kehidupan yang permanen.”—RIA NOVOSTI, RUSIA.

pat menyelam, kapal-kapal bermesin diesel ini sangat sulit terdeteksi radar. Ada yang dapat pergi sejauh 3.200 kilometer dan sanggup mengangkut enam sampai sepuluh ton kokain, dan biaya pembuatannya mungkin mencapai 1 juta dolar AS.

Manfaat Makan Bersama Keluarga Kurang dari separuh jumlah remaja Finlandia usia 14 sampai 16 tahun yang diwawancarai dalam survei baru-baru ini makan bersama keluarga mereka. Penelitian itu menyingkapkan bahwa sebenarnya di banyak rumah tidak tersedia makanan. Namun, kaum muda mendambakan saat-saat santai yang rutin seperti itu bersama keluarga mereka. Sewaktu ditanya apa yang mereka inginkan dari orang tua mereka, pesannya jelas, ”Masakan olahan rumah, makan bersama sebagai satu keluarga, dan seseorang yang mau mendengarkan dan meluangkan waktu untuk kami,” lapor surat kabar Helsingin Sanomat. Makan bersama keluarga amat besar pengaruhnya bagi kesehatan mental anak muda. Menurut artikel itu, ”kaum muda yang makan bersama keluarga biasanya berprestasi di sekolah, jarang merokok, minum minuman keras, atau menggunakan narkoba, dan mereka jarang depresi”.


UNTUK TINJAUAN KELUARGA

Apa yang Kurang dari Gambar Ini?

UNTUK DIBAHAS: Kebaikan hati apa yang diperlihatkan wanita ini? Bagaimana Yehuwa memberkati tindakannya yang baik hati dalam mendukung nabi-Nya? PETUNJUK: Baca 2 Raja 4:32-37. Bagaimana kamu bisa memperlihatkan kebaikan hati kepada hamba-hamba Yehuwa dewasa ini? PETUNJUK: Baca Roma 12:13; Galatia 6:10.

Baca 2 Raja 4:8-10. Lalu, perhatikan gambar. Apa saja yang tidak ada? Tulis jawabanmu di bawah ini. Hubungkan titik-titik untuk melengkapi gambarnya, lalu warnailah.

1˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝ 2˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝

KEGIATAN KELUARGA: Tanpa berbicara, seorang anggota keluarga bisa memerankan salah satu tokoh dalam kisah Alkitab di atas. Anggota keluarga lain hendaknya berupaya menebak siapa tokoh yang dimaksud.

3˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝˝ ˘ Jawaban untuk halaman 30 dan 31 di halaman 28

AWAL

1

2

4 3

5

37 43

42

AKHIR 36

11

41

12

13

6

10

40

7

9 22 38 14 39 35

17

27 23

32

21

18

24 31

28 25

34

33

26

30

30

29

16

Sedarlah! Februari 2011 19 20

15

8


Koleksi dan Pelajari

K A RTU A L K I TA B

DANIEL

Hidup sekitar 600-an SM

1M

98 M

Buku terakhir dalam Alkitab ditulis

Gunting, lipat dua, dan simpan

PERTANYAAN A. Mengapa Daniel dilemparkan ke lubang singa?

2

C. Di bawah dua kuasa asing mana Daniel melayani?

Adam diciptakan

4026 SM

B. Apa nama Ibrani ketiga teman Daniel?

Babilon Yerusalem Dibawa dari Yerusalem ke Babilon

D A N I E L PROFIL Bisa jadi, seorang pangeran, lahir dari suku Yehuda. Ia adalah nabi setia yang diilhami untuk menulis buku yang menyandang namanya. Daniel mungkin masih remaja sewaktu ia dan para anggota keluarga kerajaan lain serta para bangsawan ditawan Nebukhadnezar dan dipindahkan ke Babilon.

JAWABAN A. Ia berdoa kepada Yehuwa meski dilarang.—Daniel 6:6-17. B. Hanania, Misyael, Azaria. —Daniel 1:6, 7. C. Babilon dan Media-Persia. —Daniel 5:30; 6:8.

Bangsa dan Negeri 4. Nama kami adalah Jorge, Nicolas, dan Priscilian. Kami tinggal di Belize, yang terletak di Amerika Tengah. Kirakira berapa jumlah Saksi-Saksi Yehuwa di Belize? Apakah 600, 2.000, atau 3.500? 5. Lingkari titik yang menunjukkan tempat kami tinggal. Buat titik yang menunjukkan di mana kamu tinggal, dan lihat seberapa jauh dari Belize.

Ayo, Cari Gambar

B

Di halaman berapa gambar ini muncul? Coba ceritakan bagaimana peristiwanya. A

C

D


Tidak Terlalu Kecil ˘ Itulah yang ditulis seorang ibu dari Kalifornia, AS, mengenai masalah yang dibahas dalam buku Belajarlah dari sang Guru Agung. Ia menjelaskan, ”Baru minggu lalu ketika putra saya Javan, usia 3 tahun, pergi ke dokter spesialis anak, sang dokter menanyakan apakah saya dan suami sudah membahas dengannya tentang penggunaan yang patut dari bagian-bagian tubuhnya yang bersifat pribadi. Saya senang sekali dapat memberi tahu dia tentang buku Guru, yang menjelaskan bahwa orang lain tidak boleh mempermainkan bagian tubuh seseorang yang bersifat pribadi. Sang dokter sangat terkesan bahwa kami sudah membahas hal ini.” Ibu ini menambahkan, ”Buku ini membahas hal-hal itu dengan cara yang sangat bagus.” Pasal yang dimaksudkan oleh ibu itu berjudul ”Bagaimana Yesus Dilindungi”. Pasal itu menguraikan bagaimana Bapak surgawi Yesus melindungi Putra-Nya agar tidak dicelakai oleh Raja Herodes yang fasik ketika Yesus masih terlalu kecil untuk melindungi diri. (Matius 2:7-23) Buku itu kemudian memperlihatkan bagaimana bahkan anak-anak yang masih kecil dapat diajar untuk melindungi diri apabila ada orang yang berupaya menganiaya mereka secara seksual. Anda bisa memesan satu buku setebal 256 halaman dengan gambar-gambar indah, yang ukuran halamannya sebesar majalah ini. Isilah kupon terlampir, dan kirimkan ke alamat yang tercantum atau ke alamat yang cocok yang tertera di halaman 5 majalah ini.

Q Tanpa kewajiban apa pun, saya memesan satu buku ini.

Nama

Alamat

Bahasa

Q Saya berminat mendapatkan pelajaran Alkitab di rumah secara cuma-cuma.

Kota

BELAJARLAH DARI SANG

GURU AGUNG

Provinsi

Kode Pos

www.watchtower.org

g11 02-IN


SEDARLAH