Page 1

 Alamat Redaksi :

Jl.Ratu Dibalau (Jl.Suparman) No. 33A Kelurahan Tanjung Seneng, Kecamatan Tanjung Seneng, Bandar Lampung

 Telp/Fax : (0721) 8050252  e-mail : swaralampung@yahoo.com  add on Harian Swara Lampung  follow on @SwaraLampung

HARGA ECERAN : Rp 4000,No. 065 Pendiri : Hendri Std

Jumat, 17 FebRuari 2017

Banyak Menara Telekomunikasi Ogah Bayar PBB

BPPRD METRO KOK BARU ‘NGEH’ SEKARANG SELAMA INI NGAPAIN AJA?

Metro (Lentera SL): Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, tampaknya paham betul jumlah menara telekomunikasi yang telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebanyak 44. Ironisnya, hanya 13 yang mempunyai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan baru dua yang melunasi selama tiga tahun. Pertanyaanya, kok baru ngeh sekarang, selama ini ngapain aja?

Kepala BPPRD, Arif Joko Arwono mengaku dalam waktu dekat baru akan mendata secara keseluruhan menara telekomu­ nikasi di Kota Metro. Setelah itu, pihak bakal mendatangi pemiliknya untuk mengirimkan surat penagihan PBB yang belum

terbayar. “Jika tidak juga membayar setelah kita kirimkan surat penag­ ihan, kita akan kirim surat perin­ gatan sampai tiga kali. Berikut­ nya, ya mau tidak mau kita segel jika tetap tidak membayar PBB,” tegasnya, usai hearing bersama

Komisi I dan III di DPRD Metro, Kamis (16/2). Ia menguraikan, per tahun yang harus dibayar pihak mana­ jemen menara telekomunikasi yakni kisaran Rp200 hingga Rp400 ribu. “Di sesuaikan den­ gan ketinggian menara. Memang

tidak banyak, tetapi pendapatan terbesar kita dari pajak dan re­ triusi ini,” ungkap Arif. Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa pihaknya akan melakukan penilaian individu terhadap men­  Baca II Banyak II HAL 7

Ratusan Pendukung PM-MH Botak Massal

Liwa (Lentera SL): Cara unik dilakoni para pendukung pasan­ gan calon bupati dan wakil bupati Lampung Barat, Parosil MabsusMad Hasnurin (PM-MH), untuk mensyukuri atas kepercayaan masyarakat memilih pemimpin lima tahun kedepan. Salah satu­ nya dengan melakukan potong rambut hingga plontos. Setelah meyakini kemenan­ gan dalam Pilkada yang dihelat, Rabu (15/2) kemarin, sekitar pukul 16.00 ratusan relawan PM-MH berkumpul di kantor DPC PDI Perjuangan, kemudian secara serempak memanjatkan doa syukur, lalu diteruskan den­ gan melakukan pawai simpatik di daerah Kecamatan Balikbukit. Sementara, kemarin sebagai rasa syukur dan ungkapan baha­ gia, ratusan simpatisan dan para pendukung pasangan calon bu­ pati nomor urut satu Parosil Mab­

Alhamdulillah, meskipun penetapan di KPU belum dilaksanakan tetapi calon kita sudah menang.

 Baca II Ratusan II HAL 7

Honorer Pemrov

Bandarlampung (Lentera SL): Sejak Januari 2017 kemarin hingga kini (dua bulan), honorer di lingkun­ gan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung belum menerima gaji. Hal itu terungkap berdasarkan pengakuan staf dari salah satu biro, Kamis (16/2). Menurut sumber yang namanya enggan dikutip dalam pemberitaan tersebut, mandegnya gaji mereka disebabkan berbagai faktor mulai dari sesaknya beragam agenda pem­ prov, dampak rolling (mutasi) para

Ditresnarkoba Ciduk Mahasiswa Pemasok Tembakau Gorila

Pelaku Aldo ditangkap ber dasarkan hasil dari pengembangan dua tersangka Apriansyah (19) warga Jalan I Barat, Kelurahan Kebun Baru, Tebet, Jakarta Selatan dan Agung Riki Rianto (29) warga Jalan Pulau Bacan, Jagabaya II, Sukabumi, Bandar Lampung. Ia kami tangkap saat makan bubur

Andika: Tak Ada yang Mukul, Saya hanya Menepis Bandarlampung (Lentera SL): Vokalis Kangen Band, Andika, kemarin datang memenuhi panggilan unit Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Ban­ darlampung, untuk menjalani pemeriksan terkait laporan penganiayaan ia lakukan pada istrinya, Chairunnisa alias Caca. Kepada wartawan usai keluar dari ruangan Unit PPA, Andika mengaku  Baca II Diperiksa II HAL 7

Bandarlampung (Lentera SL): Sukses! Bandar besar peredaran narkotika jenis tembakau gorila, akhirnya digaruk petugas Di­ rektorat Reserse Narkoba Polda Lampung. Tersangka Aldo, di­ tangkap saat makan bubur di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Pelaku memang sudah lama

diincar petugas. Diduga, maha­ siswa semester 4 Universitas Tri­ sakti ini pemasok tembakau gorila ke Lampung. Ia masuk dalam radar perburuan buser narkoba di Lampung sejak namanya disebutsebut oleh seorang pengedar yang  Baca II Ditresnarkoba II HAL 7

Stabilkan Harga Komoditi

Akan Ada Toilet Bintang V Kabar baru datang dari Daerah Istimewa Yog­ yakarta (DIY) bahwasannya di kawasan Malioboro akan dilengkapi dengan fasilitas toilet bintang V. Toilet ini disiapkan tak lain untuk memfasilitasi turis-turis asing yang datang dan menikmati ka­ wasan pedestrian Malioboro. “Saat ini DIY sudah tak lagi bicara lokal tetapi sudah saatnya berbicara Internasional. Keberadaan Bandara Kulonprogo, New Yogyakarta Internasi­ onal Airport (NYIA) menjadi tonggak baru DIY yang memasuki kancah Internasional. Sebab, ren­ cananya bandara ini akan dibangun dengan desain yang mampu menampung pesawat berbadan besar,”

Berkarya di Negeri Sakura

Bandarlampung (Lentera SL): Melalui gebrakan program Gerakan Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pertanian (GPLPP), diyakini bakal mendatangkan dampak cepat di masyarakat untuk menstabilkan harga komoditi di pasar. Ketua Forum Petani Peternak Lampung (FP2L), Untung Suharyo­ no mengatakan, untuk mewujud­ kan secara utuh

Meski tak lagi aktif di industri musik Indone­ sia, Sherina Munaf ternyata tetap mampu berkarya di negara Sakura. Pelantun lagu ‘Pergilah Kau’ tersebut rupanya ikut penyumbangkan suaranya dalam sebuah iklan di Jepang. Hal itu ia ung­ kapkan dalam sebuah unggahan di Instagram  Baca II Berkaya II HAL 7

 Baca II Stabilkan II HAL 7

Mu

Oh Ya ?

 Baca II Akan II HAL 7

FP2L Makin Getol Tuntun Warga Lewat Program GPLPP

 Baca II Honorer II HAL 7

Diperiksa sebagai Saksi

Dua Bulan Belum Gajian

sus, melakukan potong rambut hingga plontos. Bahkan Parosil Mabsus sendiri melakukan cukur rambut secara simbolis di salah satu posko yang ada di Kelurahan Way Mengaku, Balikbukit. Dari hasil pantauan, aksi cu­ kur rambut hingga botak selain dilaksanakan di salah satu posko tim pemenangan Kelurahan Way­ mengaku, Kecamatan Balikbukit, aksi serupa juga digelar di sek­

laf

Ada banyak cara Allah untuk memberi hidayah kepada ciptaan-Nya. Termasuk hidayah Islam terhadap para mualaf. Reni Puspitasari menemui banyak mualaf untuk menggali dan menghimpun kisah “pembuka hati’ untuk kemudian disajikan secara bersambung kepada dua melewati pembaca Lentera waktu buat Swara temu kangen. Lampung. ()

Diberangkatkan Umroh oleh Wagub Bachtiar Permohonan Simon Ab­ durachman melalui doa-do­ anya usai tahajud nyatanya diijabah Allah. Seingatnya, selang seminggu kemudian ada seorang teman lama menghubunginya. “Ada salah seorang te­

C M Y K

man di Jakarta menelepon. Awalnya dia mengerjai saya. Dia marah-marah lantaran saya pergi ke Lampung tanpa mengabarinya. Dalam pem­ bicaaran kami, dia meminta saya untuk menemuinya di Jakarta. Saya terus terang ke

dia, saya bilang saja enggak ada duit buat ongkos. Dia memaksa tetap minta saya ke Jakarta. Saya disuruh pinjam duit ke tetangga nanti dia bayar,” ungkap Simon. Sesampainya di ibukota, sambungnya, mereka ber­

Sampai kemu­ dian Simon kembali lagi ke Bandarlampung, Setelah beberapa waktu berlalu rekan­

 Baca II Diberangkatkan II HAL 7

www.lenteraswaralampung.com


2

Jumat, 17 Februari 2017

Curah Hujan Sedang Tinggi

Masyarakat 6 Wilayah di Balam Dimohon Lebih Waspada

Bandarlampung (Lentera SL): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai curah hujan yang sedang tinggi, khususnya di enam wilayah kecamatan rawan bencana banjir.

“Ada enam wilayah yang masuk rawan banjir yakni Tanjungkarang Barat (TkB), Tanjungkarang Timur (TkT), Bumi Waras, Pajang, Penengahan, dan Pelita,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandarlampung, Rizky, Kamis (16/2). Sebagai langkah antisipasi, sambung dia, pihaknya akan melakukan pengecekkan ke semua sungai di Bandarlampung yang berpotensi banjir. “Setiap seminggu sekali kami akan melakukan pengecekkan ke titik-titik yang diduga dapat menyebabkan banjir,” imbuhnya. Adapun penyebab terjadinya bencana banjir di Kota Bandarlampung, lanjut Rizky, tak

lain karena menumpuknya sampah di aliran sungai, belum lagi kurangnya kesadaran masyara-

dan minimnya luas drainase air, penyebab terjadinya banjir juga diakibatkan karena penggerusan

bukit dan pembuangan sampah ke beberapa titik sungai,” jelasnya. (Aji)

Faktor Bencana Versi BMKG Terpisah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung, mengaku akan melakukan larangan untuk beralih fungsi lahan hijau menjadi perumahan. Karena hal itu dinilai sebagai salah satu penyebab minimnya serapan air, dan dampaknya mengaki-

DPRD Bakal Akomodir Inisiasi Raperda PRT Bandarlampung (Lentera SL): DPRD Provinsi Lampung berencana akan mengakomodir usulan dari Lembaga Advokasi Perempuan Damar, terkait pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT). Anggota Komisi I DPRD Lampung, Aprilianti mengatakan, pihaknya akan mengajak Lembaga Advokasi Perempuan Damar duduk bersama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta instansi terkati lainnya. Hal itu guna merumuskan setiap gambaran konten yang nantinya bisa dimasukkan ke dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2018. “Dalam waktu dekat ini kita agendakan Prolegda untuk tahun 2018. Jadi ketika sudah dirumuskan dan ada kerangka yang jelas, untuk mewujudkan Raperda dari usulan legislatif atau eksekutif. Jadi tidak lagi meraba-raba keuntungannya apa dan perlindungannya bagaimana. Artinya kami menyambut baik inisiasi ini dan kedepan kita bisa bersinergi kepada Damar yang konsen dalam perlindungan perempuan dan instansi lainnya,” kata Aprilianti, Kamis (16/2). Menurutnya, Perda ini nantinya akan menjadi payung hukum bagi para PRT dari ancaman ekspoitasi dan penyiksaan terhadap majikannya, namun usulan ini masih harus dikaji lebih dalam karena menyangkut hak dan kewajiban PRT juga majikannya. Karena, disamping hak PRT yang sangat kurang diperhatikan seperti upah kecil dan tidak sesuai dengan durasi delapan jam kerja, serta kontrak kerja antara PRT dan majikan belum jelas.

kat untuk membuang sampah di tempatnya menambah potensi banjir terjadi. “Selain sampah

“Masyarakat pengguna jasa rumah tangga terkadang dikeluhkan, karena mereka bekerja hanya tiga bulan, satu bulan terus hilang. Sehingga menghubungi penyalur lagi. Hal ini disebabkan tak ada kontrak kerja yang jelas. Maka perlu juga ada perlindungan kepada majikan, jadi ada keseimbangan. Kadang majikan sudah memberi kewajinbannya, namun dalam beberapa waktu PRT sudah tak lagi bekerja. Dalam Perda itu harus ada muatan hak dan kewajiban antara majikan dan pekerjanya. Kontrak kerja jelas apa itu satu tahun,” paparnya. Terpisah Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan Damar, Sely Fitriani mengatakan, pihaknya gagal beraudiensi terkait perlindungan PRT dengan pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Provinsi Lampung. Hal tersebut dikarenakan surat audiensi belum didisposisikan oleh Kadis Disnakertrans Sumiarti Somad, sehingga Disnakertrans meminta penjadwalan ulang audiensi. Sedangkan Sumiarti saat dikonfirmasi melalui telepon dan pesan singkat ponselnya tidak aktif. “Kami dikabarkan oleh staf Disnakertrans, audiensi yang semestinya hari ini ditunda dan belum ditentukan kapan, karena belum didisposisi ke Kadisnya,” katanya. Pihaknya juga mendorong agar profesi itu sama haknya dengan pekerja sektor formal, mendapat upah layak, kontrak kerja, dan libur. Kemudian berharap semua PRT di Lampung bisa terdata, bekerja sama dengan stakeholder paling bawah, mulai dari RT sampai pemprov dan pemkot/pemkab agar PRT bisa terdata, terawasi kerjanya agar lebih manusiawi. (Virgo)

batkan banjir. “Banyak faktor bencana seperti perubahan lahan hijau menjadi perumahan, serta penggerusan-penggerusan bukit dan juga penyempitan sungai,” kata Kepala Seksi Data BMKG Lampung, Rudi Hariyanto, kemarin. Ia menambahkan, dalam

kondisi curah hujan tinggi seperti sekarang ini, apalagi ditambah dengan angin kencang, masyarakat Lampung ada baiknya sesegera mungkin merapihkan pepohonan yang sudah menua, serta bangunan rumah yang tidak memadai. “Iya untuk masyarakat kami minta supaya dapat

merapihkan pepohonan yang sudah tua serta banguan rumah yang tidak memadai, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya,” terang Rudi, seraya mengimbau agar para nelayan juga lebih mewaspadai angin kencang yang mengakibatkan gelombang laut meningkat. (Aji)

Mesin Cetak e-KTP Masih Terbatas Banyak yang Rusak Pula

Bandarlampung (Lentera SL): Dinas Adminsitrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Disadminduk) Provinsi Lampung masih menunggu data laporan jumlah mesin pencetakan EKTP yang sudah rusak dari masing-masing kabupaten/kota untuk dilaporkan ke pusat. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh mengatakan, bahwa saat ini mesin pencetakan data e-KTP di seluruh kabupaten/kota masih terbatas. “Mesinnya masih kurang, sebenarnya datanya masih saya pelajari, karena ini juga belum optimal, tapi kalau tidak salah untuk mesin pencetakan E-KTP tiap kabupaten ada 5 unit, ada juga yang 6 unit, rata-rata mesin perekaman,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/2). Selain kurangnya unit mesin cetak dan perekaman data e-KTP, disisi lain ada beberapa mesin di kabupaten/kota yang mengalami kerusakan, hal ini

telah disampaikan oleh pihak terkait, namun belum ada tanggapan dari pusat, karena pusat masih memfokuskan blangko E-KTP yang akan dikirim ke seluruh Indonesia. “Dari laporan yang kami terima, gak lebih dari 3 kabupaten yang akan melaporkan rusak, secara prosedur mesin-mesin yang rusak itu akan dikembalikan ke pusat, dan akan diperiksa,” ungkapnya. Achmad menambahkan, untuk saat ini tiap kabupaten/kota di Lampung memiliki 5 sampai 6 unit mesin cetak E-KTP serta 2 sampai 3 unit mesin perekaman data penduduk, sudah ada beberapa kabupaten yang sudah mengajukan penambahan alat perekaman data penduduk. “Mesin perekaman 2 sampai 3 punya kabupaten. Perekaman itu untuk mendata, sidik jari, dan retina mata. unitnya masih terbatas, teman-teman dikabupaten kota sudah melaporkan hal ini saat rakornas lalu, namun sampai sekarang belum ada informasi bahwa alat perekam akan ditambah, karena pusat masih memfokuskan blangko

E-KTPnya dulu,” paparnya. Mantan Kepala Satuan Pol PP Provinsi Lampung itu, mengharapkan dari masingmasing kecamatan dapat memiliki unit mesin perekaman data dan pencetakan E-KTP untuk memudahkan mempersingkat petugas dalam menangani proses pendataan hingga pencetakan penduduk. “Yang paling ideal ditiap kecamatan itu mempunyai alat perekaman, bila perlu dengan Mobile Operational lapangan, jadi kita yang jemput bola, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor kecamatan,” ucapnya. Ditanya terkait blangko e-KTP yang belum kunjung datang, Achmad menjanjikan pada awal bulan April, blangko untuk seluruh kabuaten/kota sudah hadir di Lampung dan bisa segera diproses sampai selesai dengan waktu yang singkat. “Insya Allah akan diusahakan diawal April ini, dari Kemendagri si begitu, jadi kita tinggal jemput bola. Dan untuk penduduk yang sudah melakukan perekaman data, kurang lebih sudah 80 persen, bagi yang belum merekam karena alat di kecamatannya rusak, bisa merekam data di kecamatan lain yang memilikinya, selama itu masih dalam wilayah kabupatennya. Jika perekaman data diri sudah ada, tinggal cek data dan mencetak blangkonya. Karena proses pengerjaan ini cepat, kami beri slogan salam 12 menit,” tandasnya. (Virgo)

MENTAN

Serahkan Bantuan 495 Ribu Ton Bibit Jagung

Bandarlampung (Lentera SL): Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan 495 ribu ton benih jagung hibrida beserta 9 unit alat perontok (pemipil), kepada masyarakat Lampung Selatan. Penyerahan tersebut dilakukan pada acara Panen Raya Jagung Petani Mitra Vasham bersama GPMT, dalam upaya mendukung program akselerasi jagung di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ketibung, Lampung Selatan, Kamis (16/2). Menurut Andi, produksi jagung di Lampung kedepan dapat lebih ditingkatkan, mengingat lahan yang masih luas untuk dimanfaatkan. Ia pun berharap supaya pengusaha dan petani bisa bersinergi untuk mengembangkan produksi jagung, sehingga keuntungan pengusaha dan kesejahteraan petani meningkat. Sementara Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Sutono menyampai ucapan terimakasih atas bantuan dan dukungan dari Menteri Pertanian itu. Ia mengatakan Pemprov Lampung berharap pembatasan impor jagung nol persen dapat diwujudkan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Lampung. Berdasarkan informasi dari Kabag Humas Pemprov Lampung, Heriyansyah. Acara tersebut dihadiri anggota DPR RI Komisi IV Sudin, anggota DPD RI Anang Prihantoro, tim pakar upaya khusus Sam Herodian dan Farid Bahar, anggota fokorpimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, dan lainnya. (Virgo)

Nomor Telepon Penting Nama Instansi/Perusahaan

Nomor Telepon

1. Hotline Polisi

: 110

2. Polda Lampung

: 0721 486841

3. Polsekta Kedaton

: 0721 7691110

4. Polsekta Sukarame

: 0721 7624250

5. Dirpolair

: 0721 31310

6. ULPK BPPOM

: 0721 254888

7. Poltabes Bandarlampung

: 0721 254110

8. Polsekta Tanjungkarang Timur

: 0721 253783

9. Polsekta Tanjungkarang Barat

: 0721 255015

10. Polsekta Telukbetung Utara

: 0721 482083

11. Polsekta Telukbetung Selatan

: 0721 481283

12. Polsekta Telukbetung Barat

: 0721 485383

13. Polsekta Panjang

: 0721 31383

14. RSUD Abdul Moeloek

: 0721 702455, 703312

15. Ambulans

: 118

16. PMI

: 0721 253452

17. Pemadam Kebakaran

: 113, 0721 252741

18. PDAM

: 0721 483855

19. Gangguan PLN

: 0721 263206

20. Pemprov Lampung

: 0721 481166

21. Pemkot Bandarlampung

: 0721 252041

22. Kejari Bandarlampung

: 0721 473576

23. Kejati Lampung

: 0721 482409

Pemimpin Umum / Pimpinan Perusahaan : Hendri Setiadi, SP  Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab: Reci Purwana  Redaktur Pelaksana : Ilwadi Perkasa,  Redaktur : Pipit  Kota Bandar lampung : Ardiansyah, Reni Puspitasari, Satria Aji Prasetyo, Rudi Hartono, Novela Endang Tri Utami, Anggun Anggraini, Sekretaris Redaksi /Bendahara : Irma Yunita  Kabupaten Pesawaran: M.Soheh (Kabiro)  Kabupaten Pringsewu : David Dinata (Kabiro)  Kota Metro: Revaldi M (Kabiro),  Kabupaten Lampung Selatan: Marhadan (Kabiro),  Kabupaten Tanggamus: Arapik Junaidi (Kabiro), Jeni Hevi, Sunaidi  Kabupaten Lampung Timur: Chandra Zakaria (Kabiro), Iskandar Jayadi  Kabupaten Lampung Utara: Defri Zan (Kabiro), Fahmi Fidin, M. Usni  Kabupaten Lampung Barat: Iwan Setiawan (Kabiro),  Kabupaten Tulang Bawang : Armadan (Kabiro)  Kabupaten Tulang Bawang Barat : Shobari (Kabiro), Amin Paijo, Syaiful Muthofi  Kabupaten Way Kanan : M Shaleh (Kabiro)  Kabupaten Lampung Tengah: Febir Yadi (Kabiro), Ricky Nova Setiawan  Kabupaten Mesuji : -  Kabupaten Pesisir Barat : Agustiawan (Kabiro)  Design Grafis/Lay Out : M Irvan A.S, Supri  Staf Iklan : Rahma Diana Putri  Sirkulasi : Aria Suprika, Maulana Riansah Ansyori  Alamat Redaksi : JL. Ratu Dibalau (Jl. Suparman No. 33 A ) Kecamatan Tanjung Seneng, Kelurahan Tanjung Seneng, Bandarlampung  Telp. (0721) 8050252  Email: beritaswaralampung@yahoo.com, Penerbit: PT. Lentera Timur Abadi  Rekening:  Percetakan: PT. Subur Jaya Nirwana (Isi diluar tanggungjawab Percetakan). 

Wartawan Swara Lampung selalu dibekali kartu pers. Wartawan Swara Lampung tidak boleh menerima atau meminta sesuatu apapun dari narasumber dengan alasan apapun. Jika menjumpai pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, diharap untuk dapat kiranya menghubungi redaksi ke nomor 0853 6960 9909


3

Jumat, 17 Februari 2017

‘Pecah Telor’, Kasat Anton Ciduk Langsung Tangkapan Pertamanya Polresta Ungkap 81 Kasus Curat Paling Banyak

Pulang Panggung (Lentera SL): Baru saja menjabat sebagai Kasatres Narkoba di Polres Tanggamus, Iptu. Anton Saputra langsung memburu pelaku pengguna sabu. Dan ‘pecah telor’, satu pelaku berhasil ditangkap. “Itu adalah penangkapan pertama saya setelah lima hari bertugas di satresnarkoba,” ujar Anton tersipu-sipu, kemarin.

Pelaku yang menjadi buruannya adalah Yas (40), warga Pulaupanggung. Ia diciduk sesaat setelah mengisap serbuk amfetamin itu,

Rabu (15/2). Penangkapan langsung dipimpin Anton Saputra bersama beberapa anak buahnya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil memperoleh barang bukti, berupa kaca pirex bekas pakai, plastik klip bekas pakai, dompet warna hitam, tiga unit handphone, sebuah baskom, dan sobekan kertas

struk bukti transfer. “Hasil tes urine tersangka positif mengandung amfetamin. Untuk pengembangan penyidikan, saat ini tersangka dalam pemeriksaan intensif penyidik Sat Narkoba dan ditahan di Mapolres Tanggamus,” ujar Anton, kemarin (16/2). Sementara itu Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad

Mamora menerangkan, tersangka ditangkap berdasarkan LP/99/II/2017/POLDA LPG tanggal 16 Februari 2017. “Tersangka ditangkap di Kecamatan Pulaupanggung berdasarkan informasi masyarakat,” ujar Ahmad Mamora didampingi Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan. (Rapik)

Lagi-lagi Sabu, Dua Pemuda Kotabumi Diamankan Bandarlampung (Lentera SL): Polresta Bandarlampung mengungkap 81 kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor (C3) selama Operasi Sikat Krakatau 2017. Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, angka pengungkapan itu jauh melampaui targetnya dari 10 kasus yang ditetapkan, berhasil diungkap 81 kasus. Diantaranya adalah, 44 kasus curat, 28 curas, 8 curanmor dan satu kasus kepemilikan senjata api. “Kasus yang paling banyak diungkap, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 44 kasus dengan 27 orang tersangka,” kata Murbani saat menggelar eskpos kasus tersebut, Kamis (16/2/2017). Menurutnya, salah satu kasus curat yang diungkap adalah pencurian aki/baterry tower milik PT Telkom. “Selain kasus curat, curas dan curanmor, kami juga men-

gungkap kasus kepemilikan senjata api ilegal beserta amunisinya dengan satu tersangka,” ungkapnya. Dari pengungkapan 81 kasus dengan 45 tersangka tersebut, jelas Murbani, berhasil disita barang bukti satu unit mobil, 10 unit sepeda motor, empat pucuk senjata api rakitan, empat bilah senjata tajam, empat set kunci letter T, empat butir peluru aktif, satu unit laptop, 52 unit aki tower Telkom, satu buah linggis, satu set perhiasan dan uang tunai Rp7,5 juta. Rata-rata, tersangka yang ditangkap sudah menjadi target operasi (TO). Beberapa orang diantaranya terpaksa ditembak karena melawan saat akan ditangkap. “Tujuan Operasi Sikat tidak hanya mengungkap para pelakunya saja, melainkan untuk memberikan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Bandarlampung. Sehingga tercipta rasa aman, yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” terangnya. (Ardiansyah)

Kotabumi (Lentera SL): Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara mengamankan dua terduga pelaku penyalahgunaanan narkotika, Rabu (15/2). Kedua pelaku warga Kotabumi, ditangkap di Jalan Persilu (samping Samsat), Tanjung Aman. Kepala Satresnarkoba Polres Lampura Iptu Andri Gustami SIK menjelaskan, pelaku bernama Andika (21), warga Kotabumi Udik dan Syahrial Sanjaya (21), warga Kelurahan Kota Gapura, Kotabumi. Pelaku ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan

dan informasi dari informan yang menyebutkan bahwa tersangka kerap menggunakan narkoba jenis sabu di rumah kontrakannya di Jalan Persilu. Atas informasi itu, petugas satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan menggeledah rumah dan badan tersangka. Petugas sudah mengantongo barang bukti satu paket kecil kristal putih diduga sabu, satu buah bong, pirex kaca, centong, dan jarum. Saat ini tersangka) berikut barang bukti (BB) diamankan di Satresnarkoba Polres Lampung Utara guna penyidikan lebih lanjut. (Defri)

Kasus Penipuan Proyek 14 M Berakhir Damai Bandarlampung (Lentera SL): Kasus dugaan penipuan proyek yang melibatkan adik kandung ketua MPRRI, Hazizi berujung damai. Demi Dinata, putra sulung Syahruddin akhirnya men­ cabut laporannya ke Polresta Bandarlampung. Sebelumnya, Syahrudin yang menjadi korban penipuan itu melaporkan Hazizi, anggota

De­wan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung ke Polresta Bandarlampung karena merasa ditipu Rp14 miliar. “Korban sudah mencabut laporannya, Rabu (15/2) ke­ marin. Selanjutnya perkara hukumnya ditentukan pe­nyi­ dik, apakah punya saksi untuk kasus ini. Kalau tak saksi penyidik pasti akan merasa

kesulitan,” ujar Kapolresta di Bandarlampung, Kamis (16/2/2017). Murbani mengakui, sejak ditetapkan sebagai tersangka, terlapor politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu belum pernah memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk di­la­ ku­kan pemeriksaan. “Kita belum tetapkan dia (M Hazizi) sebagai Daftar

Pencarian Orang (DPO),” ujar Murbani. Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol De­ den Heksaputra mengatakan, antara korban dan terlapor sudah berdamai dan ya­n g terlapor juga sudah meng­ e­m balikan total kerugian pelapor. Deden melanjutkan, de­ ngan adanya pencabutan la­

po­ran nanti pihaknya akan melakukan gelar perkara lagi untuk mengetahui bagaimana dampak pencabutannya. Sebelumnya, Unit Reskrim Pol­resta Bandarlampung su­ dah menetapkan adik kandung Ketua MPR RI, Zulkifli Ha­san dan Bupati Lampung Se­latan Zainudin Hasan itu sebagai tersangka, namun belum sampai tahap DPO. (Ardiansyah)

PILKADA SERENTAK 2017

Mentan: 2017 Tak Ada Impor Komoditas Pangan Pesawaran (Lentera SL): Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaku pernah dihujat dan bully oleh masyarakat saat harga jagung anjlok hingga Rp700 per kilogram. “Waktu itu saya habishabisan dibully dan dihujat. Tapi enggal apa-apa, saya tetap cinta,” katanya saat menghadiri launching jual beli jagung antara Gapoktan (Gemahripah) dan GPMT, di Kecamatan Tegineneng Pesawaran,Kamis (16/2). Kini, katanya, kondisi sudah jauh lebih baik. Kementeriannya berhasil mengatasi krisis harga pangan. “Sekarang ini saya minta kepada tengkulak agar dapat membeli jagung basah Rp2.500 hingga 2.600 per kilo. Kalau yang kering lebih tinggi lagi Rp3.100 per kilo. Mudah-mudahan dengan harga tersebut petani jagung sejahtera semua,” ungkapnya. Amran memastikan , di tengah mulai membaiknya harga semua komoditas pangan, tidak ada lagi impor. “Sekarang impor enggak boleh masuk lagi. Karena impor itu membunuh petani kita. Tak ada impor jagung, singkong, dan komoditas pangan lain. Semuanya dari petani kita sendiri. Indonesia harus menjadi lumbung pangan dunia,” tegasnya.

Sekarang ini saya minta kepada tengkulak agar dapat membeli jagung basah Rp2.500 hingga 2.600 per kilo. Kalau yang kering lebih tinggi lagi Rp3.100 per kilo. Mudah-mudahan dengan harga tersebut petani jagung sejahtera semua. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian memberikan bantuan 4 traktor besar roda empat senilai Rp2 miliar kepada petani jagung di Kecamatan Tegineneng. (soheh)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri launching jual beli jagung antara Gapoktan (Gemahripah) dan GPMT,di Kecamatan Tegineneng Pesawaran, Kamis (16/2).

PPK Mulai Lakukan Rapat Pleno Liwa (Lentera SL): Sebanyak 14 dari 15 kecamatan di Lampung Barat serentak melaksanakan rapat pleno penetapan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2017-2022, kemarin (16/2). Sementara untuk Kecamatan Balikbukit akan diplenokah hari ini, Jumat (17/2). Pelaksanaan pleno kemarin, sempat diwarnai keti-

dakhadiran saksi dari pasangan calon nomor urut dua Edy Irawan Arief-Ulul Azmi Soltiansa (Edy-Pai) hingga harus dilakukan penundaan selama beberapa jam. Penundaan terjadi di Kecamatan Gedungsurian, Airhitam, Batuketulis dan sejumlah kecamatan lainnya. Namun beberapa saat setelah pleno dimulai, saksi dari paslon dimaksud mulai hadir.

”Beberapa kali dilakukan penundaan, tetapi atas rekomendasi Panwaslu, rapat pleno akhirnya tetap dilaksanakan. Pada saat pleno berlangsung, saksi dari pasangan nomor urut dua mulai berdatangan. Alhamdulillah, dari laporan sementara, pelaksanaan pleno di kecamatan berjalan lancar,” ujar Ketua KPU Lambar Imtizal. Dijelaskannya, KPU

Lambar sudah menerima data masuk 100 persen berdasarakan C-1, dimana seluruh data itu bisa diakses di situs resmi KPU Lambar di www.kpud-lampungbaratkab.go.id. Sementara pleno tingkat kabupaten akan dilaksanakan 22 Februari 2017. Hasil pleno ini akan menjadi ketetapan final yang menjadi dasar bagi KPUD mene-

tapkan pemenang pilkada Lambar. ”Harapan kami semua tahapan pleno berjalan lancar seperti tahapan,-tahapan yang sudah dilaksanakan selama ini. Kami juga mengucapkan terimakasih mengingat pelaksanaan pilkada serentak di Lambar berlangsung sukses tanpa adanya gesekan maupun gangguan keamanan,” tutupnya. (Wan)


4

Jumat, 17 Februari 2017

Tulang Bawang

Kota Menggala akan Ditata Sampai 100 Persen

Wakil Bupati Way Kanan, Edward Antony, menyaksikan penandatangan SK pelantikkan salah seorang pejabat yang terkena rolling, Kamis (16/2). (foto. Saleh)

Perubahan Nama RSU DSR Langgar Perda

Lampung Tengah (Lentera SL): Perubahan nama Rumah Sakit Umum Demang Sepulau Raya (RSU DSR) menjadi ‎RS Umum Daerah Lampung Tengah (Lamteng), dipertanyakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Perubahan ini disinyalir melanggar Peraturan Daerah (Perda) yang ada. Sebagaimana diungkapkan oleh anggota Ko­m isi I DPRD Lamteng, Fir­ daus Ali, bahwa Direktur RS tersebut tidak tahu

aturan dalam menentukan sikap.”Kebijakan yang di­k eluarkan Direktur RS Daerah Lamteng dalam per­u bahan nama RS itu

Target Partisipasi Pemilih Pilkada Tidak Tercapai Liwa (Lentera SL): Target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), soal partisipasi pemilih pada pemilihan bupati dan wakil bupati 15 Februari 2017, yakni sebesar 77,05 persen tidak tercapai. Ketua KPU Lambar, Imtizal mengatakan, target nasional untuk pilkada serentak 2017 adalah 77,05 persen, dan di Lambar hanya tercapai sekitar 75,04 persen minus delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang belum masuk KPU setempat. ”Dari total data TPS yang sudah masuk, yakni 98,09 persen. Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat 158 ribu orang. Dengan dimikian, masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya 60 ribuan orang,” ujarnya, Kamis (16/2). Menurut dia, tingginya jumlah masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya dikarenakan beberapa faktor, antara lain pemilih telah meninggal dunia, pindah domisili, memilih tidak hadir atau golput (golongan putih) dan saat penyebaran C-6 atau undangan pemilih, nama

yang ada tidak ditemukan. ”Jadi tidak hanya golput, tapi banyak juga yang namanya tidak ditemukan, sudah pindah dan meninggal dunia. Tapi, meski tidak mencapai target, partisifasi pemilih di Lambar sudah cukup memuaskan,” ujar mantan kasat Pol-PP Lambar tersebut. Dijelaskannya, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Lampung Barat sebanyak 214.648 orang, terdiri dari 112.829 laki-laki dan 101.819 perempuan. Mata pilih itu tersebar di 131 pekon dan lima kelurahan di 15 kecamatan. Dengan sistem data pemilih (sidalih) tentunya masih ada potensi data ganda. ”Karena ketika ada kesalahan sedikit saja, bisa saja muncul data lain. Imbasnya saat petugas akan membagikan C-6 ternyata tidak ada orangnya, dan sejauh ini untuk kasus itu cukup banyak ditemukan. Dan untuk sosialisasi kepada pemilih maupun ajakanajakan untuk menggunakan hak pilih di TPS sudah kami lakukan dengan maksimal, baik secara langsung maupun sosialisasi melalui media masa,” pungkasnya. (Wan)

‎ada pelanggaran Perda, sehingga kami pertanyakan,” ujarnya. ‎ S eharusnya, kata dia, sebelum dirubahnya nama, pihak RS harus merubah terlebih dahulu Perda yang mengacu pada hal tersebut, sehingga tidak melanggar aturan yang ada.”‎Pihak eksekutif harusnya menjadi penegak peraturan bukannya pelanggar peraturan,”

tuturnya. Dalam perubahan nama RS ini juga, imbuhnya, pihak eksekutif harusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan Legislatif agar tidak melanggar aturan dalam mengeluarkan kebijakan. “Diangkat jadi Kepala bukan berarti sudah hebat. Jangan hantem kromo dong, harus tahu aturan, Direktur keblinger itu kalau gak tau

aturan,” ucap Politisi Partai Gerindra ini. Jika permasalahan ini tidak segera dibenahi, wakil Rakyat yang duduk dikursi DPRD Lamteng ini dengan tegas akan mengambil tindakan.”Kalau tidak segera di benahi akan saya Ptun kan. Sebab ini sudah jelas melanggar Perda. Jadi kami (DPRD Lamteng-red) akan meluruskan pesoalanya,” tutupnya (Febir)

LAMpung SELatan

Bupati Buka Rembuk Daerah Pendidikan

meminta biaya. Apalagi ini program dari pemerintah pusat. Seluruh biayanya akan tercover melalui dana APBD Kabupaten Lampura dan APBN. Demikian diungkapkan Muslim Suryadi, salah satu pejabat di BPN, yang menambahkan bahwa Prona tahun 2017 sudah digantikan dengan PTSL. Dia membenar-

Lampung Selatan

Musrenbang Kecamatan Dibuka

Kalianda (Lentera SL): Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kalianda, di Desa Pauh Tanjung Iman, Kamis (16/2). Bupati mengajak sepaham dan sepakat membangun Kecamatan Kalianda sebagai Ibu Kota Kabupaten Lampung Selatan ini menjadi kota yang lebih maju. “Untuk itu camat dan para kepala desa agar transparan dalam musyawarah kepada seluruh tokoh, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, maupun tokoh pemuda tentang dana-dana yang dikelola di desa,” katanya. Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Ir. Fredy SM, Wakil Ketua lll DPRD Lampung Selatan Hj. Roslina, para anggota DPRD Lamsel, para kepala Dinas, badan, asissten, staf ahli bupati, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda.(Marhadan)

Way Kanan

Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Zainudin Hasan membuka rembuk daerah pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, di Gedung Serba Guna (GSG) Kalianda, Kamis. (Foto-Marhadan)

Kalianda (Lentera SL): Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan, membuka rembuk daerah pendidikan Kabupaten Lampung Selatan tahun 2017, di Gedung Serba Guna (GSG) Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (16/2). Dalam sambutannya, Zainudin Hasan mengatakan, pendidikan sudah digratiskan, tidak ada lagi pungutan-pungutan dan guru tidak boleh mengeluh tentang keadaan

ini, bekarja dan mengajarlah dengan iklhas, karena ini merupakan resiko bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya guru. Dikatakan, guru mempunyai tugas yang mulia menjadikan anak-anak pintar, sehingga jasanya sangat besar untuk mencerdaskan bangsa. “Tapi guru tidak boleh mengeluh,” tegasnya. Selanjutnya Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan

mengharapkan, dalam rembuk daerah pendidikan ini perlu dikancah bagaimana meningkatkan IPM di Kabupaten Lampung Selatan menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung. “Perlu dikancah bagaimana meningkatkan IPM di Kabupaten Lampung Selatan sehingga menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung ini,” tegas adik kandung Ketua MPR RI Zulkifli Hasan itu. (Marhadan)

Pengurusan PTSL Gratis Kotabumi (Lentera SL): Untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), tidak dipungut biaya alias gratis. Pemohon dibebaskan dari seluruh biaya mulai proses administrasi, biaya pendaftaran, pengukuran hingga sertifikat jadi. Jadi, jangan mau membayar bila ada oknum kepala desa atau oknum BPN yang

Tulang Bawang (Lentera SL): Tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tulang Bawang (Tuba), akan segera melakukan penataan lingkungan di seluruh Kota Menggala, hingga 100. Kepala DLHD Tuba, Indra Bangsawan mengatakan, pihaknya akan fokus terhadap program penataan lingkungan disetiap sudut Kota Menggala. “Mengingat juga hampir seluruh aset-aset yang tersedia di lingkungan Kota Menggala kita ini sudah tidak rapih dan jauh dari kata standar lingkungan yang layak,” katanya, Kamis (16/2). Indra mencontohkan, aset lingkungan daerah Kota Menggala berupa pepohonan baik yang berada di setiap sudud Kota Menggala. “Semua keadaanya sudah sangat tidak layak lagi, karena selain kondisi pohon-pohon yang sudah besar dan sangat membahayakan masyarakat, pepohonan di setiap taman - taman Kota Menggala juga sudah melebihi kapasitas dari tempat yang disediakan,” jelasnya. Termasuk juga dengan lampu-lampu dan bungabunga yang ada di sepanjang Kota Menggala. “Keadaanya juga sudah banyak yang rusak dan tidak enak lagi untuk dipandang, bahkan kalau malam hari Kota Menggala kita ini sangat gelap sekali dikarenakan pohon-pohon yang sudah besar namun lampu jalanya tidak ada,” terangnya. Selain itu, Kota Menggala diharapkan menjadi kota percontohan dan menjadi salah satu kota yang sukses, bersih, nyaman dan bebas dari segala bahaya.(Armadan)

kan kalau biaya ditanggung pemerintah,”Pemohon bisa mengurusnya tanpa mengeluarkan sedikit pun,” ujar Muslim, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/2). Namun, berbeda halnya kalau memang masyarakat memberikan dengan sukarela atau atas kesepakatan bersama, selama masyarakat tidak ke-

beratan berati sah-sah saja asal tidak ada yang dirugikan. Menurutnya, Prona atau PTSL yang akan diluncurkan untuk dua kecamatan dan 2 desa di Lampura. Ini ditujukan bagi masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah dengan harapan agar tanah yang dimilikinya mendapat ketetapan hukum tetap hak-hak mereka.

Untuk biaya balik nama, hibah itu, kata dia tanggung jawab pemohon,Pemda lampura hanya mengalokasikan anggaran dana pendamping Prona atau PTSL dari BPN. Seperti biaya-biaya yang berkaitan dengan alat bukti perolehan/ penguasaan tanah, patok batas, materai menjadi tanggung jawab Pemda Lampura.(Defri)

Eselon III dan IV Dirolling Way Kanan (Lentera SL): Pejabat Pemerintah Kabupaten Way Kanan, kembali dirotasi. Giliran pejabat eselon III (Adminstrator) dan Eselon IV (pengawas) Pemkab Way Kanan yang di rolling. Wakil Bupati Way Kanan, Edward Antony mengatakan, pelantikan merupakan hal rutin yang terus berjalan sampai kapan pun sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena mutasi pejabat ini merupakan kebutuhan. “Jangan ada yang mengartikan mutasi ini sebagai sanksi keberpihakan, apalagi dianggap sebagai hadiah. Semua ini merupakan upaya penyegaran dan regenerasi yang tujuannya menghadirkan suasana, tantangan dan kenerja yang baru,” ujarnya di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Kamis (16/2). Rotasi pejabat ini sudah melalui proses dan prosedur yang benar, sehingga rotasi ini merupakan keputusan promosi dan mutasi ini pilihan yang terbaik. Sebagai ASN sejati tentu siap menerima keputusan sesuai dengan sumpah jabatan sebagai amanah. Untuk mewujudkan visi dan misi way kanan maju berdaya saing 2021, tentu program prioritas pembangunan yang kesemuanya membutuhkan kerja keras bersama. Oleh karenanya, kita harus banyak bersentuhan dengan lapangan agar merasakan sesungguhnya apa yang terjadi di masyarakat. “Kita optimalkan segala sumber daya yang dimiliki agar setiap program kerja dapat dilaksanakan secara konsesten,” pungkas Edwar. (Saleh)


5

Jumat, 17 Februari 2017

TANGGAMUS

PAUD Wadah Pembentukkan Karakter

Bupati Lampung Utara (Lampura), Agung Ilmu Mangkunegara memimpin rakor kecamatan, Kamis (16/2). Dalam rakor bupati membeberkan kekecewaaan terhadap pejabatnya yang malas turun ke lapangan.(foto.Defri)

Bupati Kecewa Pejabatnya ‘Malas-malas’

Kotabumi (Lentera SL): Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, menyesalkan pejabatnya yang enggan turun ke langsung untuk melihat kondisi di lapangan. Jangankan mau turun siang dan malam untuk mengecek kondisi, turun ke lapangan saja enggan.

Kekecewaan Agung dilontarkan dalam rapat koordinasi (rakor) bulan Februari tingkat kabupaten, di Ruang Tapis Pemkab Lampung Utara (Lampura), Kamis (16/2). “Jangan sampai masyarakat tidak mengetahui program pemerintah karena kepala SKPD nya tidak pernah turun kebawah untuk menjelaskan,” tegas bupati. Dalam rakor bupati juga

menyinggung camat, yang disarankan bila ada masalah sekecil apapun harus segera dicarikan jalan keluarnya, misalnya seperti bila ada lampu jalan yang mati agar segera dilaporkan, agar penerangan terus berjalan, karena dengan lampu jalan mati akan menimbulkan tindak kejahatan di malah hari. Menurutnya, dalam membangun Lampura yang paling susah adalah merubah mindset

Bupati Tulangbawang Barat terpilih, Umar Ahmad, foto bersama usai bersilaturahmi dengan pengurus PWI Tulangbawang Barat, Kamis (16/2).(foto. Arie)

Pers Diminta Dorong Pembangunan Tulangbawang Barat (Lentera SL): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) terpilih Periode 2017-2022 Umar Ahmad, mengajak seluruh insan pers di kabupaten setempat untuk terus menjaga kebersamaan dalam mendorong kemajuan pembangunan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai itu. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada awak media yang telah berperan aktif dalam mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilkada) Tubaba yang berlangsung, Rabu (15/2) lalu. Dia menilai, sosialisasi, pemberitaan, dan penyampaian pesan-pesan tentang betapa pentingnya pilkada juga ikut mendongkrak partisipasi pemilih pada Pilkada Tubaba.”Bukan soal hasil, tetapi partisipasi yang hampir 90 persen ini tentunya juga berkat kerja keras kawan-kawan yang bergelut dalam bidang media massa,”ujar Umar. Terkait perolehan suara sementara, Umar tidak berkomentar banyak. Menurutnya, kepastian hasil suara yang resmi ada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, yang nantinya secara terang-terangan akan diplenokan oleh penyelenggara pilkada tersebut.”Soal hasil masih dalam proses, kita masih menunggu KPU, tapi tentunya hasilnya nanti adalah sebagai cerminan kebersamaan masyarakat di Tubaba,”

ungkap Umar Ahmad saat berbincang-bincang dengan wartawan di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tubaba di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (16/2) kemarin. Ia berharap, kebersamaan yang terjalin semasa pra Pilkada sampai pelaksanaan Pilkada kemarin dapat terus terjalin selama dirinya dan Fauzi Hasan kembali memimpin di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai lima tahun kedepan.”Kedepan, harapan saya kebersamaan ini bukan hanya kebersamaan pada 15 Februari 2017 itu saja, tetapi berlanjut sampai pembangunan Kabupaten Tubaba kedepan. Selama Kabupaten Tubaba ini ada, kebersamaan kita harus selalu terjalin,”pintanya. Disinggung mengenai Program Kerja Umar Ahmad - Fauzi Hasan setelah menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tubaba sampai lima tahun kedepan nanti, Umar menegaskan bahwa, programprogram yang diusung yaitu program lanjutan yang mana telah tersusun rapih pada saat mereka berdua menjabat pada periode yang lalu.”Program masih dalam skala prioritas yaitu program Infrastruktur jalan dan jembatan, kesehatan, pendidikan, pertanian, kemudian program pilihan lain yaitu seni budaya dan yang tak kalah penting adalah sektor industri,”tukasnya.(Arie)

baik pejabat maupun masyarakat. Maka dari itu, bupati menegaskan perubahan yang besar dimulai dari perubahan yang kecil. “Ayo bergerak bersamasama untuk merubah Lampung Utara menjadi lebih baik,” kata bupati. Kebijakan dibuat untuk mensejahterakan masyarakat bukan untuk menyengsarakan rakyat dan harus berdasarkan kenyataan yang dirasakan masyarakat. Kepada camat agar dapat bermalam di kecamatannya agar dapat mengetahui situasi yang terjadi di kecamatannya masing-masing. “Jangan saling menghujat, menjelek-jelekan, terus

jaga kekompakkan, terus jaga kesatuan, semua aset yang kita miliki merupakan titipan rakyat. Jaga terus sumpah jabatan dengan menjaga rahasia negara.” Pesan Bupati Rakor ini bertujuan untuk menekankan kekompakkan, karena Lampung Utara tidak akan maju jika para pejabat dan masyarakatnya tidak saling kompak, serta aset tentang pelayanan publik. Mudahmudahan apa yang sudah disampaikan tadi akan ada perubahan yang lebih baik lagi untuk melayani masyarakat. Sementara, Wakil Bupati Lampura, Sri Widodo, menuntut pejabatnya untuk bertang-

gung jawab atas jabatan yang telah terima karena itu merupakan sebuah amanah yang harus dijalani dengan sebaikbaiknya. Widodo juga menyinggung masalah kebersihan yang harus ditingkatkan. Selain itu, Widodo juga bahwa penjabaran dari kegiatan-kegiatan baik harian maupun bulanan, masih minim dan belum didapati para SKPD menguasai tufoksi masing-masing. Untuk dinas pendapatan agar dapat memberikan aturan dan target yang jelas, bagi SKPD yang merasa beban diharapkan dapat berkoordinasi agar mengetahui jalan keluarnya.(Defri)

Solusi Banjir Hadimulyo Barat DPRD: Pemkot Bisa Gunakan APBD Metro (Lentera SL): DPRD Kota Metro meninjau warga Jalan Lukman Tanjung, RT 27/ RW 06, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, yang dilanda banjir. Kunjungan dari gabungan komisi I,II, dan III DPRD. Tampak Ketua Ketua Komisi I Basuki, Ketua Komisi III Hendri Susanto dan Anggota Komisi II Alizar, ikut meninjau langsung lokasi. Ketua Komisi III DPRD Metro, Hendri Susanto mengatakan, jika kondisinya mendesak maka pemkot bisa menggunakan dana APBD Kota Metro. Namun terlebih dahulu harus melayangkan surat ke Dinas PU Provinsi untuk melakukan normalisasi saluran irigasi. Ini karena terjadi pendangkalan pada saluran irigasi yang pengelolaannya menjadi tanggungjawab Dinas PU Provinsi Lampung. ”Untuk aliran air seperti talut dapat diselesaikan dan dilakukan perbaikan oleh Dinas PU Cipta Karya Kota Metro dengan menggunakan

anggaran perubahan 2017. Tapi karena ini kondisinya mendesak, pemkot bisa menggunakan dana APBD dulu,” ujarnya, Kamis (16/2). Masyarakat juga dapat dilibatkan untuk melakukan normalisasi saluran irigasi tersebut, dengan anggaran pemerintah. ”Masyarakat yang menjadi tenaga kerjanya, namun dengan anggaran pemerintah. Baru ini sama-sama bisa berjalan sukses,” tambahnya. Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PU Kota Metro Robby Kurniawan menjelaskan, pihaknya akan menindaklanjuti usulan DPRD tersebut.”Jika dilihat kasat mata, memang kondisinya mendesak. Karenanya nanti kita akan usulkan melalui dana APBD perubahan,” ungkapnya. Meski begitu, pihaknya juga akan melayangkan surat terlebih dahulu ke Dinas PU Provinsi Lampung. Karena mengenai pengelolaan saluran irigasi menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi Lampung. ”Kami akan laporkan terlebih dahulu. Nanti

hasilnya akan ditindaklanjuti. Apalagi ini kondisinya mendesak,” tambahnya. Di tempat yang sama, Davit warga setempat mengatakan, normalisasi aliran irigasi tersebut sudah dilakukan pada tahun 2010 lalu oleh warga setempat. Namun mengingat kondisi saluran irigasi yang memang sudah terjadi pendangkalan, pihaknya berharap pemerintah dapat kembali menganggarkan dana untuk normalisasi saluran irigasi tersebut. Karena dampak akibat pendangkalan ini juga cukup besar yang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir. ”Kami berharap normalisasi saluran irigasi ini dapat segera dilakukan. Sehingga warga tidak lagi mengalami kebanjiran. Apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi, jika tidak segera dilakukan normalisasi dikhawatirkan akan mengakibatkan dampak yang cukup besar. Karena banyaknya rumah dam perabotan warga yang rusak,” tukasnya.(Rival)

Bocah Tewas Tenggelam di Irigasi

Metro (Lentera SL): Naas, menimpa Nizam bin Abdurahman alias Aceng, bocah usia 4 tahun warga Jalan Hanafiah

Kelurahan Imopuro, Metro Pusat ini tewas tenggelam di irigasi ledeng tidak jauh dari rumahnya, Kamis (16/2).

Rivaldi, warga setempat menceritakan, kejadian berawal saat Nizam bersama Jalil, kawan korban tengah bermain di pinggir Jembatan Diponegoro sekitar pukul 16.15 Wib. Saat itu, korban terpeleset dan kemudian tenggelam di irigasi tersebut. Saat dilakukan pencarian, Jalil berhasil diselamatkan sedangkan Nizam sudah tidak dapat tertolong. Hingga berita diturunkan, jenazah Nizam telah berada di rumah duka dan hari ini akan dikebumikan.(Rival)

Semaka (Lentera SL): Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tanggamus, Samsul Hadi, secara resmi membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat pekon se-Kecamatan Semaka tahun 2017. Samsul Hadi mengatakan, PAUD merupakan wadah pembinaan dan pembentukkan karakter anak sedini mungkin. Diharapkan, dalam PAUD anak-anak mendapatkan rangsangan pendidikan guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, sehingga anak memiliki kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut. “Tentunya dengan pola yang disesuaikan, artinya pengajarannya tidak mesti dilaksanakan secara klasikal di dalam kelas, tetapi kegiatankegiatan di luar kelas juga amat penting untuk dilakukan. Hal ini merujuk pada peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan nomor 137 tahun 2013, yang menyebutkan bahwa pelaksanaan PAUD, dalam proses pembelajarannya dengan menggunakan pendekatan Saintipic atau anak dibawa kepada pengalaman yang nyata,” kata Samsul, Kamis (16/2). Sementara, data yang dihimpun Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus, sampai dengan saat ini lembaga PAUD (TK/ RA/Ba/KB/TPA/SPS) di Kabupaten Tanggamus berjumlah 465 lembaga, dengan jumlah murid sebanyak 14.183 anak dan 1.338 guru. Sedangkan untuk di Kecamatan Semaka, sendiri terdapat sebanyak 29 lembaga PAUD yang keseluruhannya dikelola oleh swasta dengan jumlah murid 1.175 anak dan 106 guru. “Hal ini tentunya, berdampak pada peningkatan angka partisipasi kasar (APK) PAUD, yang pada akhirnya akan membangun pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini atau pada masa usia emas (Golden Age),” terang Samsul. Selain dihadiri Unsur pimpinan kecamatan (Uspika) acara gebyar PAUD ini turut dihadiri Afillah, Ketua Himpunan pendidikan anak usia dini (Himpaudi) Kab. Tanggamus, Camat Semaka, para Kepala Pekon, KUPT serta jajaran Dinas Pendidikan, para guru PAUD, murid dan para wali murid serta Himpaudi Kec. Semaka. (Rapik)

METRO

Diduga Korsleting Gudang Plastik Terbakar Metro (Lentera SL): Gudang plastik milik aguan di Jalan Murai, RT.44, RW.10 Kelurahan Banjarsari Metro Utara dilalap si jago merah. Diduga, kebakaran ini akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting). Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 Wib, Kamis (16/2). Dari pantauan dilokasi kebakaran, 2 unit mobil damkar, 2 unit mobil tangki milik dinas Tata Kota Metro dan 1 unit mobil PDAM setempat diterjunkan untuk memadamkan api. Dan warga sekitar pun berusaha mengevakuasi barang yang masih berada didalam gudang. Baru sekitar pukul 18.00 Wib, api berhasil dipadamkan. Penjaga gudang, Siswoharjo mengatakan, dirinya baru mengetahui terjadinya kebakaran setelah kuli bongkar muat berteriak dan meminta tolong melihat kepulan asap muncul dari dalam gudang. Dirinya yang sedang di rumah dan mengetahui kejadian tersebut bergegas kelokasi kebakaran dan benar saja api sudah membesar. Hal serupa disampaikan warga sekitar gudang menuturkan, awalnya mereka mengira munculnya asap dan api ada warga sekitar mereka membakar sampah. Tidak lama kemudian, mereka mendengar kuli yang akan memuat barang di gudang berteriak meminta tolong. “Kami kira awalnya warga membakar sampah mas, biasa warga sini kan sering bakar sampah dan berbau plastik. Tak lama kemudian ada suara teriakan, yah kami warga sini terkejut dan langsung ke lokasi” ujar Dewi, warga disekitar gudang. Sementara pemilik gudang, Aguan mengaku belum dapat menaksir besaran kerugian yang dideritanya. Tampak sepertiga bagian gudang dan barang yang tersimpan hangus dilumat api. (Rival)


6

Jumat, 17 Februari 2017

Fondasi Ka’bah Pernah Ditinggikan Ibrahim

Al-Azraqi seperti dikutip dalam Atlas Sejarah Nabi dan Rasul (2007) menyebutkan, “Posisi Ka’bah telah samar dan terkubur pada masa banjir besar.” Posisi Baitullah menurut Al-Azraqi hanya ditandai sebuah gundukan atau bukit kecil berwarna merah yang tidak terjangkau air atau banjir. Orang-orang pada saat itu hanya tahu bahwa ada sebuah tempat yang bernilai di sana, tanpa bisa memastikan posisinya.

Menakar Keutamaan Zikir kepada Allah

Salah satu topik bahasan dalam kitab Riyadh al-Shalihin karya Imam Nawawi adalah keutamaan berzikir kepada Allah SWT bagi seorang manusia. Sebagaimana diketahui, hampir seluruh bab (masingmasing topik bahasan) dalam kitab ini selalu dimulai dengan ayat Alquran. Pun demikian halnya pada bab tentang keutamaan berzikir. Imam Nawawi mengawalinya dengan mencantumkan surah Al-Ankabut ayat 45. ‘’Dan, sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya) dibandingkan ibadah lainnya.’’ (AlAnkabut 45). Lalu, dilanjutkan lagi dengan tambahan beberapa ayat lain sebagai penguatnya (taukid). “Dan, berzikirlah (ingatlah) kamu kepada-Ku, niscaya aku akan senantiasa mengingat kalian.” (QS Albaqarah: 152). “Dan, sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Al-A’raf: 205). “Dan, ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Aljumuah: 10). “Sesungguhnya, laki-laki dan perempuan yang Muslim, laki-laki dan perempuan yang Mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, lakilaki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al-Ahzab: 35). Dan, masih banyak lagi ayat lainnya tentang keutamaan berzikir. Setelah memulai pembahasan dengan ayat-ayat tersebut, pada bab tentang keutamaan berzikir ini, Imam Nawawi mengawalinya dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda, “Dua kalimat yang ringan diucapkan, namun berat dalam timbangan serta dicintai Allah yang Maha Penyayang adalah Subhanallah wa bihamdihi, subhanallah al-Azhim.” (Muttafaqun ‘Alaihi disepakati oleh para ahli hadis). Hadis serupa juga diriwayatkan Muslim dari Abu Malik Al-Asy’arie yang maknanya adalah kebersihan itu separuh dari iman dan Alhamdulillah itu memberatkan timbangan, sedangkan Subhanalllah walhamdulillah didengar oleh mereka yang ada di langit dan bumi. Juga, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Subhanallah (tasbih), walhamdulillah (tahmid), wa laailaha illa Allah (tahlil), dan Allahu Akbar (takbir), lebih aku sukai.” (HR Muslim). Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengucapkan Laa ilaha Illa Allah wahdahu laa syarika lah, lahu al-Mulku, walahu al-Hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir setiap hari 100 kali, maka baginya akan ditulis 10 keadilan, dicatat 100 kebajikan dan dihapuskan 100 kemiskinan. Dan, barang siapa yang membaca Subhanallah Wabihamdihi setiap hari sebanyak 100 kali, maka baginya akan dihapuskan segala dosa walaupun dosanya itu laksana buih di lautan.” (Muttafaq alaih). Dari Abu Dzar RA, Rasulullah SAW berkata kepadaku, “Maukah aku kabarkan kepadamu sebuah kalimat yang disukai Allah? Kalimat itu adalah Subhanallah wa bihamdihi.” (HR Muslim). (ist)

Nabi Ibrahimlah yang kemudian diperintahkan Allah untuk meninggikan fondasi Ka’bah, bangunan yang jauh sebelumnya telah dibangun Nabi Adam. Perintah tersebut datang ketika Ibrahim selalu pulang pergi Hebron-Makkah

untuk menjenguk anak dan istrinya, Hajar dan Ismail. Ketika perintah itu datang Ibrahim berangkat ke Makkah dan menyaksikan Ismail sedang meruncingkan tombak di dekat sumur zamzam. Mereka bersalaman, berpelukan satu sama

lain, dan Ibrahim segera menyampaikan perintah Allah yang diterimanya. Hal itu dijawab Ismail dengan berkata, “Laksanakanlah apa yang diperintahkan Tuhanmu dan aku akan membantumu dalam tugas yang agung ini.”

Mulailah Ibrahim membangun Ka’bah dengan dibantu Ismail. Saat itu sekitar 1892 SM. Ketika bangunan sudah semakin tinggi, Ibrahim yang telah tua itu tak berdaya mengangkat batu ke atasnya sehingga ia harus berdiri di atas sebuah batu, yakni maqam

Ibrahim, untuk dapat menyelesaikan bangunan tersebut. Setelah itu, Allah memerintahkan kepada Ibrahim agar menyeru kepada manusia untuk mengerjakan ibadah haji. Perintah tersebut termaktub dalam surah alHajj ayat 27-29. (ist)

Telisik Jejak Khalifah Allah

Allah SWT berfirman, “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah bahwa Dia lah Yang Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.” (QS al-An’am: 95). Begitulah, alam semesta diciptakan dan ditundukkan oleh Allah SWT bagi manusia, agar manusia membangunnya dan menjadi khalifah di muka bumi. Sami bin Abdullah menjelaskan dalam Atlas Sejarah Nabi dan Rasul (2007), bahwa setelah Allah Azza wa Jalla bersemayam di Arsy, Dia menundukkan

matahari dan bulan sehingga masing-masing bergerak dalam batas yang ditentukan. Kemudian Allah menciptakan para malaikat, makhluk berbakti yang menempati tempat tertinggi (al-mala al-a’la), kemudian menciptakan jin dan menempatkan mereka di muka bumi. Para jin itu berbuat kerusakan, menumpahkan darah, membunuh satu sama lain. Maka, setelah itu kebijaksanaan-Nya berlaku pada penciptaan Adam. Allah menciptakan pula Hawa dan menempatkan keduanya di surga. Namun, pelanggaran yang mereka lakukan terhadap larangan Allah berbuah sanksi penurunan mereka ke bumi, seperti difirmankan Allah dalam QS

al-Baqarah ayat 35-36. Turunnya Adam dan Hawa di bumi menjadi awal sejarah manusia dan peradaban Islam di bumi. Ia menjadi khalifah sekaligus nabi pertama yang diperintahkan untuk mengajak anak cucunya me nyembah Allah. Setelah Adam, muncul nabi-nabi lain yang diutus untuk tujuan yang sama, sebagian di antara mereka bergelar Rasul serta Ulul Azmi. Sejarah yang mereka ukir melahirkan peradaban Islam yang terus berkembang hingga sekarang. Para nabi dan rasul dipilih langsung oleh Allah. Mereka menjadi pemimpin kebenaran dan tonggak ketakwaan. Kehidupan mereka

menggambarkan bentuk-bentuk keimanan yang sebenar-benarnya berupa kesabaran, keberanian, pengorbanan, dan kerelaan. Allah berfirman da lam surah Yusuf ayat 111 bahwa kisah-kisah mereka mengandung pengajaran bagi orang-orang yang berakal. Keluarnya gelombang besar manusia dari Semenanjung Arab, munculnya Dinasti Firaun, banjir besar yang melanda umat Nabi Nuh, pembinasaan penduduk Kota Sodom dan Amora, serta pembangunan fondasi Ka’bah adalah beberapa contoh peristiwa penting yang membantu kita menelusuri jejak para khalifah pilihan Allah yang disebutkan dalam Alquran. (ist) Masjid Agung di Kota Djenne, Mali, Masjid ini telah menarik imajinasi orang Eropa selama berabadabad. Masjid yang terletak di Djenne, sebuah kota kecil di pusat Mali, Afrika Barat, merupakan sebuah warisan arsitektur dunia karena dibangun seluruhnya dengan lumpur dan kayu. Sisi luar dari masjid dibentuk dari plaster lumpur, kayu-kayu yang menjorok keluar dari bangunan seperti jarumjarum tersebut, digunakan sebagai penyangga dan juga sebagai perancah jika akan ada perbaikan.

Memakmurkan Bumi Termasuk Ibadah Allah menciptakan alam beserta isinya untuk dipergunakan dan diambil manfaatnya oleh manusia. Alam itu merupakan ruang hidup yang teratur dalam bentuk yang serasi dan selaras dengan kepentingan mereka. Namun, manusia memiliki kecenderungan merusak ekosistem alam. Kerusakan yang terjadi pada alam hakikatnya akibat ulah manusia yang telah merusak keseimbangan itu. “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut di sebabkan oleh perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS ar-Ruum [30]: 41). Padahal, semestinya keserasian dan keselarasan itulah yang perlu terus dipelihara agar tercipta apa yang diistilahkan Alquran dengan keseimbangan (al mizan). Konsistensi dan komitmen memelihara alam itu agar terhindar dari bencana di jagat raya. Allah SWT berfirman, “Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.” (QS ar-Rahman [55]: 7-9). Dalam buku Ensiklopedi Muhammad disebutkan, Rasulullah menunjukkan kesadaran cara pandang terhadap alam

Pesan Rasulullah tentang Menjaga Alam

ini dalam banyak bentuk. Nabi pernah menyatakan sebuah ungkapan rasa perhatian terhadap Gunung Uhud sebagai salah satu bagian kecil dari alam: innahu yuhibunna wu nuhibbuhu, sesungguhnya ia (Uhud) mencintai kita, begitu pula sesungguhnya kita mencintainya. Pendidikan lingkungan telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Adalah Abu Darda, sahabat yang pernah dijuluki sebagai prajurit berkuda terbaik di Perang Uhud oleh Ra sulullah itu, pernah menceritakan bagaimana para sahabat mendapatkan pelajaran dan pendidikan tentang pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam. Rasulullah menekankan agar bercocok tanam dan menghijaukan kembali tanahtanah mati. Oleh tokoh ulama

terkemuka masa kini, Syekh Yusuf al-Qaradhawi, ikhtiar penghijauan tersebut dikategorikan sebagai amalan yang mendatangkan pahala. Dan memakmurkan bumi adalah ibadah mulia di sisi-Nya. Dalam kitab monumentalnya, Muqaddimah, Ibnu Khaldun mengatakan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan kini menjadi keharusan tak terelakkan bagi segenap umat manusia di muka bumi. Bila alam terjaga dan terpelihara, maka secara langsung akan memberikan dampak positif bagi kelangsungan dan keseimbangan hidup. Hal inilah yang mendorong Umar bin Khattab mengeluarkan ketetapan tentang pengelolaan lahan mati. Keputusan yang ia ambil tersebut merujuk pada hadis-hadis terkait penghidupan kembali lahan mati (ihya’ al mawat). (ist)

Bila ditelusuri teks-teks hadis Rasulullah, akan didapati sejumlah riwayat yang memuat perintah menjaga alam dan melarang perusakan lingkungan. Hadis itu di antaranya hemat menggunakan air. Anjuran berhemat air ini antara lain terlihat dalam penggunaan air untuk bersuci dari hadas, baik kecil mau pun besar. Rasulullah meminta agar tidak boros air saat wudhu, cukup satu mud (1,5 liter menurut takaran Hijaz dan dua liter sesuai ukuran orang Irak). (HR Mutta faq’alaih). Sedangkan, mandi hendaknya tak lebih dari lima mud. Kedua, jangan mengotori dan merusak tempat umum atau alam yang dibutuhkan banyak orang seperti air, udara, dan tanah. Larangan ini sebagaimana tertuang di hadis riwayat Ahmad dan Abu Dawud. Kedua riwayat itu menyatakan, Rasulullah meminta berhati-hati terhadap dua kutukan (riwayat lainnya menyebut tiga), yaitu membuang hajat di tengah jalan atau di tempat orang yang berteduh. Riwayat lain menyebut tempat sumber air. Ketiga, hendaknya tidak merusak tanaman dengan memotong dahannya tanpa manfaat dan atau menoreh kulit batangnya. Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang memotong pohon bidadara,

maka Allah akan membenamkan kepalanya dalam neraka.” (HR Abu Dawud). Pohon bidadara itu merupakan jenis pepohonan besar dan rindang. Selain berguna sebagai penyerap air, bidadara juga bermanfaat untuk berteduh. Dalam konteks kekinian, perusakan tanaman yang memiliki kriteria serupa bisa dianalogikan, misalnya, dengan aktivitas perusakan hutan atau daerah resapan air. Contohnya, membangun vila atau tempat tinggal di kawasan hijau dan resapan air. Keempat, menggalakkan reboisasi atau penghijauan kembali lahan tandus. Kegiatan tersebut akan mendatangkan banyak manfaat. Penanaman kembali pohon-pohon di tanah kosong berguna untuk kelangsungan ekosistem. Dengan menaman pepohonan itu, maka bermanfaat meresap air dan mengurangi risiko banjir dan tanah longsor. Bukan mustahil bila dikelola secara baik bisa meraup hasil yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menghidupkan tanah mati, maka dengannya ia mendapatkan pahala. Dan apa yang dimakan oleh binatang liar, maka dengannya ia mendapatkan pahala.” (HR Ahmad). (dbs)


Jumat, 17 Februari 2017

dari hal 1

Banyak ara telekomunikasi yang belum mempunyai Nilai Objek Pajak (NOP). Kemudian selanjutnya bakal dilakukan pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dari pemilik tanah dengan bangunan menara. “Nah, kebanyakan SPPT menara itu masih jadi satu dengan rumah pemilik tanah. Karena dalam perjanjian kerja yang mereka buat, tanggungjawab membayar PBB itu dibebankan kepada pihak pertama. Tetapi persoalannya saat pembayaran PBB itu menunggak yang nilainya tidak sedikit, pemilik rumah tidak mau mem-

bayar. Strateginya nanti akan kami panggil pemilik untuk tidak membebankan PBB itu kepada pemilik tanah dengan pemecahan SPPT ini,” jelas dia. Sementara Ketua Komisi I DPRD Kota Metro, Basuki meminta BPPRD dapat segera menagih tunggakan PBB menara telekomunikasi. Dengan berpatokan pada ketentuan yang berlaku. “Penagihan PBB ini harus sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ada kesalahan. Kita sudah mempunyai perdanya, tetapi juga harus mengacu pada peraturan yang lebih tinggi,” pesannya.

rambut tim secara simbolis,” tambahnya. Sementara Vicky F menambahkan, kemenangan yang telah diraih sudah selayaknya dirayakan secara suka cita oleh simpatisan dan para pendukung. Terlebih kemenangan yang diraih PM-MH terlampau jauh dari pesaingnya. “Sebagai pendukung tentunya kebahagiaan yang luar biasa dengan peraihan suara terbanyak bagi PMMH pada Pilkada serentak di Lambar 15 Februari kemarin. Karena itu sebagai wujud syukur dan rasa bahagia tersebut kami sebagai pendukung sepakat untuk memotong rambut hingga botak,” kata dia. Abdul Rosyid, simpatisan lainnya juga mengaku memotong rambutnya sebagai wujud kebahagiaan menyambut pemimpin muda menuju Lampung Barat Hebat. “Seumurumur baru pertama saya botak, tapi ini adalah bentuk kebahagiaan kita sebagai simpatisan dan pendukung setelah beberapa bulan bekerja siang dan malam, dan akhirnya membuahkan kemenangan,” ujarnya.

sudah lebih dulu ditangkap beberapa hari lalu. “Pelaku Aldo ditangkap berdasarkan hasil dari pengembangan dua tersangka Apriansyah (19) warga Jalan I Barat, Kelurahan Kebun Baru, Tebet, Jakarta Selatan dan Agung Riki Rianto (29) warga Jalan Pulau Bacan, Jagabaya II,

Sukabumi, Bandar Lampung. Ia kami tangkap saat makan bubur,” jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Abrar Tuntalanai, Kamis (16/2). Dari keterangan tersangka, Aldo mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang yang tidak ia kenal melalui Instagram. Untuk bertrans-

aksi Mr. X itu selalu menyuruh orang lain. Sedangkan sistem pembayarannya melalui transfer rekening. Sayang, petugas gagal mendapatkan barang bukti tembakau gorila dari tangan Aldo. Petugas hanya mendapatkan tanda bukti transfer uang masuk saja. (Ardiansyah)

dari hal 1

Stabilkan program GPLPP se-Provinsi Lampung, pemerintah ada baiknya segera merespon melalui instansi terkait dengan memberikan bantuan kepada kelompok tani. “FP2L bicara seperti ini bukan serta merta, tapi karena kami telah bergerak dengan bersentuhan langsung kepada masyarakat di berbagai pekon. Bersosialisasi mari bertani dan beternak supaya negeri tercinta ini makmur,” ujar Untung, didampingi Ketua FP2L Kabupaten Pringsewu, Su-

parman saat melakukan gebrak GPLPP di Pekon Sukoharjo 1, Kecamatan Sukoharjo, Kamis (16/2). Menurut Untung, di lokasi tersebut lebih dari 10.000 polybag sudah terisi atau ditanami cabe, terong, sawi, dan lainnya. “Ini akan terus dilakukan jajaran FP2L untuk menstabilkan harga komoditi seperti cabe dan lainnya. Lebih-lebih kita akan menghadapi bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya. Ia menguraikan, dalam

kesempatan itu FP2L juga melakukan dialog langsung dengan para ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT). “Mereka mengeluhkan mahalnya harga komoditi cabe. Saya mengajak ibu dan masyarakat untuk memperbanyak tanam sayur mayur di pekarangan. Selain untuk kebutuhan, juga bisa ditata sebagai taman sayur di pekarangan,” jelas Untung, seraya menambahkan program ini juga diiringi pembesaran ternak bebek 20 ekor per kepala rumah tangga. (Aji)

dari hal 1

Akan kata Gubernur Sri Sultan HB X, kemarin. Selain itu, demi memperlancar rencana tersebut, pihaknya akan

membangun toilet kualitas bintang V. Untuk tahap awal, toilet tersebut akan dibangun di depan Taman Pintar. Jadi, sambung dia,

Dewi Percetakan

Jl. Ikan Tongkol Teluk Betung

Sementara Parosil Mabsus mengakui, dirinya telah menyempatkan diri untuk mengunjungi pokso-posko tim pemenangan dan juga posko partai koalisi, serta melihat langsung proses kerja petugas BSPN di sekretariat PDIP Lambar. “Saya datang mengucapkan terimakasih atas kemenangan ini. Saya sudah mengunjungi beberapa posko tim pemenangan, termasuk posko partai koalisi dan melihat proses rekapitulasi oleh BSPN di sekretariat PDIP,” imbuhnya. Parosil juga mengajak seluruh simpatisan dan pendukungnya untuk melanjutkan kerja keras, serta tetap menjaga kondisi Lambar tetap aman dan kondusif. Untuk itu dirinya berharap jangan sampai merayakan kemenangan dengan berlebihan, serta agar tidak mengganggu ketertiban umum. “Tugas kita bersama untuk menjaga Lambar tetap aman dan damai. Jadi untuk seluruh tim agar tidak mengganggu ketertiban umum, dan menjaga amanah rakyat bersama-sama,” pesan Parosil. (Wan)

dari hal 1

Ditresnarkoba

Rumah Makan Padang

Pihaknya juga menyarankan supaya BPPRD kembali melakukan pendataan terhadap jumlah menara di Kota Metro. Sebab berdasarkan pengamatan komisi I, ada kemungkinan penambahan jumlah dari yang selama ini terdata. “Di data kami itu ada 44 menara. Sedangkan dari pantauan di lapangan lebih dari itu. Nah, yang di luar 44 itu statusnya seperti apa. Mereka berdiri di sini tentu harus memberikan kontribusi untuk Kota Metro. Karena itu komisi I meminta agar dilakukan pendataan kembali,” tutupnya. (Rival)

dari hal 1

Ratusan retariat DPC PDIP Lambar. Tampak sejumlah kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut memangkas rambut hingga plontos. “Alhamdulillah, meskipun penetapan di KPU belum dilaksanakan tetapi calon kita sudah menang. Itu berdasarkan hasil hitung cepat (quickcopun) dari beberapa lembaga survey, termasuk rekapitulasi perolehan suara oleh badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Lambar. Belum lagi sumber data lain seperti desk Pilkada dan juga website resmi KPU yang menyatakan kemenangan untuk kita,” ungkap salah seorang simpatisan PMMH, Bambang Kusmanto, kemarin. Karena itu, lanjut dia, sebagai bentuk syukur dan wujud kebahagiaan para simpatisan dan pendukung maka salah satu cara merayakannya yakni dengan memangkas rambut secara massal, dalam eufhoria tersebut semua tampak antusias. “Kami juga mengundang Pakcik (sapaan untuk Parosil) untuk hadir guna memotong

Terima Pesanan : CP: 0812 7237 0787

7

Daerah-sambungan

YL A U

IR M Book

T

Saleskit OC TS U E Disain Grafis

RJl Hasanudin No. 1 T. Betung CP. 0853 84224455

masyarakat jangan terkejut bila ada toilet berkualitas bintang V di area Malioboro. Karena hal ini memang sudah saatnya diterapkan.(Ist)

Indonesia Diprediksi Impor Gas pada 2019 Kepala Divisi Komersialisasi Gas Bumi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sampe L Purba memprediksi Indonesia mengimpor gas untuk keperluan dalam negeri pada 2019. Ia memperhitungkan hal itu sesuai permintaan dan pasokan saat ini.

“Berdasarkan estimasi supply dan demand, berdasarkan fasilitas exsisting dan potensi kemungkinan kebutuhan domestik, bahwa sekitar tiga tahun kita akan memerlukan impor,” kata Sampe di Gedung SKK Migas, Jakarta, Kamis (16/2). Menurut data Pertamina, seperti diungkapkan Senior Vice President Gas and Power Gas Directorate Djohardi Angga Kusumah, Indonesia membutuhkan impor gas lantaran pasokan dalam negeri berkurang. Saat ini, kebutuhan gas domestik sekitar 3.000 juta

Honorer pejabat, hingga lambatnya proses berkas yang di kirim masing-masing instansi ke Badan Keuangan Daerah (Bakud). “Yang kami tahu seperti itu alasannya,” kata sumber itu. Lebih lanjut, sumber itu mengakui bahwa mulai 2017 ini gaji honorer pemprov mengalami peningkatan sebesar Rp500 ribu dari sebelumnya di 2016 Rp1,3 juta menjadi Rp1,8 juta. “Ya Alhamdulilah naik. Gaji ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup kami, dan yang paling merasakan dampaknya pegawai yang sudah berumah tangga. Pemrov seharusnya memberikan hak honorer, karena dana itu sangat penting bagi keberlangsungan hidup keluarga. Bagaimana ini bisa maju kalau gaji aja harus ditahan,” tukasnya. Menanggapi hal itu Kepala Badan Keuangan

Diperiksa dicecar empat pertanyaan terkait pemukukan yang ia lakukan kepada Caca. Ia tetap membantah memukuli istrinya, yang dilaporkan mengalami memar pada bagian pelipis mata. “Tidak ada pemukulan. Saya hanya menepis saja,” kilah Andika didampingi Penasehat Hukumnya, Toto Ruwanto. Sedangkan terkait perselingkuhan Caca, Andika mengaku punya bukti bahwa Caca benar-benar berselingkuh. “Dia (Caca) yang selingkuh. Saya punya bukti SMS,” kata Andika lagi. Menurut Penasehat Hukum Andika, Toto Ruwanto, dalam pemanggilan

standar kaki kubik per hari (MMSCFD) hingga 3.500 MMSCFD. Kebutuhan tersebut akan bertambah empat hingga lima persen setiap tahun. Menurut Sampe, jika keadaan demikian, maka impor gas tak bisa dihindari, kecuali sumber-sumber gas mulai berproduksi. “Tetapi mohon dicatat itu berdasarkan estimasi apabila demand domestik

dari hal 1 Daerah (Bakuda), Minharin membenarkan adanya keterlambatan gaji honorer di lingkungan Pemrov Lampung. Menurutnya, hal itu dikarenakan beberapa waktu lalu sedang menunggu pelantikan pejabat eselon III dan IV. “Nah ini kan baru kemaren pelantikan, jadi habis pelantikan kita menyusun struktur lagi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK),” ujar Minhairin. Dia menambahkan, terkait persoalan gaji tersebut sebetulnya sudah tinggal menunggu pengajuan dari masing-masing SKPD. Setelah itu akan segera di proses dengan cepat, untuk dilakukan pembayaran kepada semua honorer. “Ya untuk saat ini sudah ada tiga atau empat yang mengajukan, salah satunya dari sekretariat pemda,” tutupnya. (Virgo)

dari hal 1 kemarin, Andika diperiksa sebagai saksi terlapor. “Kronologisnya sudah kami sampaikan kepada penyidik. Tidak ada pemukulan,” tegas Toto. Kasus Andika versus bininya mencuat gegara laporan Caca yang melaporkan mantan vokalis Kangen Band itu atas tuduhan melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Caca dalam laporannya, mengaku KDRT itu sudah berlangsung menahun, mulai tahun 2015 hingga 2017. Terakhir, ia menuduh Andika memukulnya pakai besi. (Ardiansyah)

itu memang sebegitu dan tingkat adalah demikian. Artinya, tak selamanya estimasi itu akan tetap seperti itu, karena sumber-sumber gas kita ada di mana-mana,” tuturnya. Pada dasarnya gas nasional sudah siap diproduksi. Namun, pada saat yang sama, belum tersedia infrastruktur yang memadai. Terutama, infrastruktur gas alam cair yang belum men-

Hijab suami melainkan atas keinginan sendiri. Enggak lama berhijab syar’i, ibu dua orang anak ini memutuskan untuk menggunakan yang namanya niqab (cadar). Tentu saja keputusannya untuk berniqab tak lantas direstui oleh semua pihak, terutama keluarga. Ayah dan ibu Ana sempat menentang habis-habisan. “Ibu takut bila aku bercadar dikira teroris dan ikut aliran sesat. Pada dasarnya memang beliau tahu apa yang dilakukan anaknya ini benar. Hanya saja enggak tega bila harus menerima cibiran dari masyarakat,” kisah dia, saat ditemui di kediamannya. Apa yang dirasakan ibu ternyata memang benar terjadi. Cibiran dari para tetangga selalu menyapa hari-harinya. Tapi Ana tetap yakin dan istiqomah bahwa langkahnya ini semata-mata hanya ingin dekat dengan Sang Khalik. “Sampai-sampai kami pindah untuk menghindari cibiran itu. Kami memilih tinggal di lingkungan yang

Diberangkatkan nya itu meneleponnya lagi. Kali ini dia tanya soal pekerjaan. Simon mengatakan dirinya sedang menganggur. Lantas temannya itu menyuruh Simon untuk memasukan lamaran di perusahaan Fuji Film. “Waktu itu kamera belum digital, masih pakai klise. Jadi saya nurut saja memasukkan lamaran ke Fuji Film di Lampung. Belakangan saya baru tahu kalau pimpinan di situ masih terhitung bawahan teman saya itu,” ucap Simon seraya tersenyum. “Atas ijin Allah akhirnya saya bekerja di sana dan mendapatkan posisi yang tepat,” imbuhnya. Dari sekian ujian yang merundung, ternyata Simon mendapatkan ‘hadiah’ yang tak terhingga dari Sang Khalik. Dia mendapatkan kesempatan menjadi tamu Allah untuk ke Tanah Suci. “Iya saya pernah umroh. Awalnya sama istri ada niat

Bekarya miliknya. “Di iklan itu saya menyanyikan sebuah lagu untuk TVC yang dikerjakan oleh Studio Ghibli dan disiarkan di Jepang. Lagunya berjudul Niwa No Chigusa,” kata dia, Kamis (16/2). Menurut Sherina, lagu ini sebelumnya merupakan lagu

jangkau seluruh wilayah tanah air. “Katakan LNG infrastruktur di tingkat yang memproduksi itu ada fasilitas produksi, bisa dikapalkan. Lalu ada terminal pemerintah, lalu dia dibawa melalui saluran transmisi dan disalurkan untuk IPP atau kelistrikan. Jadi belum dapat menjangkau keseluruhan wilayah Indonesia,” ujarnya. (ist)

dari hal 8 memang satu pemahaman serta kental dengan nuansa Islami,” imbuhnya. Banyak hal baru yang dia rasakan setelah hijrah menggunakan hijab syar’i. Dulu, sambung Ana, dirinya sangat sulit untuk mendapatkan yang namanya ketenanangn, sedangkan saat ini ketenangan itu saban hari dia rasakan. Dan tak hanya itu, semenjak berhijab syar’i kehormatannya lebih terjaga. Bila keluar rumah Ana selalu disapa dengan salam, lebih dekat dengan Allah, mengerti akan ajaran Islam, tak ketinggalan jua selalu menjaga keharmonisan dan tolong menolong antar sesama. “Alhamdulilah ibadah juga lebih meningkat. Shalat lima waktu bahkan sunahnya sudah di jalankan. Oh iya, saat ini ibu dan adik perempuanku juga sudah menggunakan hijab syar’i. Dan harapanku semoga keluargaku selalu mendapatkan berkah dunia maupun akhirat,” pungkasnya. (Reni Puspitasari)

dari hal 1 nabung untuk naik haji tapi urung. Kebetulan sekali di tahun 2013 saya pernah dapat job memfoto Pak Wakil Gubernur Bachtiar. Selesai memfoto beliau tanya apa saya sudah umroh. Saya jawab boro-boro umroh beli tanah saja enggak sanggup. Dari perbincangan itu rupanya beliau mengajak saya umroh. Saya hanya bawa badan semua sudah diurus sama beliau,” cerita Simon. Selama di Tanah Suci, Simon menemui pengalaman menarik. “Enggak tahu ya mungkin sudah di kasih jalan sama Allah. Ketika mencium hajar aswat berasa diberi kemudahan tak ada yang menarik-narik atau gangguan lainnya. Saking lancarnya saya sempat tak sadar kalau sudah persis di depan kabah,” katanya yang menegaskan tak pernah menyesali pilihannya menjadi Islam. (tamat)

dari hal 1 yang berasal dari negara Irlandia yang berjudul The Last Rose of Summer. Lagu tersebut sudah bisa didapatkan lewat sederet distribusi musik online. Dan beberapa netizen juga mengungkapkan sangat rindu bertabur gembira bisa mendengarkan kembali suara indah Sherina. (Ist)


8

HARGA ECERAN : Rp 4.000,-

Jumat, 17 Februari 2017

No. 065

Mencari Ridha Allah Bersama Suami Tak ada perubahan tanpa melalui sebuah proses. Ungkapan ini mung­kin tepat untuk meng­ gambarkan kehidupan masa lalu yang telah dialami oleh Risdiana. Sebelum hidayah menyapanya, perempuan yang kerap disapa Ana ini sempat menggunakan hijab gaul sejak tahun 2005

sampai 2008. “Meski suami telah aktif dalam bidang dakwah tapi en­ tah mengapa aku belum mau menggunakan hijab syar’i,” katanya, kemarin. Tapi siapa yang menyapa, tepatnya setelah buah hati ke­ dua lahir. Sempat terbesit di

benaknya untuk menggunakan yang namanya hijab syar’i. “Iya, lama-lama aku mi­ kir juga. Suami berjuang se­ orang diri. Masa suamiku su­ dah berpenampilan Islam aku masih seperti ini. Aku ingin mendukungnya menuju Ridha Allah,” kisahnya, seraya me­

nambahkan b a h­w a tekatnya un­­­ tuk berhijab syar’i bukan l a n­t a r a n dipaksa n BACA || hijab || Hal 7

Ibu takut bila aku bercadar dikira teroris dan ikut aliran sesat. Pada dasarnya memang beliau tahu apa yang dilakukan anaknya ini benar. Hanya saja enggak tega bila harus menerima cibiran dari masyarakat.

Lentera Swara Lampung  

Jumat, 17 Februari 2017

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you