Page 1

HARGA ECERAN : Rp 4000,No. 064 Pendiri : Hendri Std

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018

Yustin Pamit, Fokus Temani Suami Kampanye

A

da rasa haru ketika seorang Yustin Ridho Ficardo sampaikan pamit mundur dari aktivitas di PKK, Dekranasda dan IWAPI.  HABIB

Bandarlampung (Lentera SL): Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Yustin Ridho Ficardo mengatakan, dirinya sangat bangga terhadap keberhasilan yang telah dicapai oleh wanitawanita pengusaha di Provinsi Lampung. “Saya bangga kepada ibu-ibu semua, karena sampai saat ini ibu-ibu sudah berhasil meningkatkan perekonomian di dalam rumah tangga maupun di Provinsi Lampung. Sesuai dengan tema kita saat ini, konsisten berperan, me ningkatkan pemberdaya an ekonomi perempuan untuk kesejahteraan keluarga, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Yustin, saat menghadiri acara perayaan ulang tahun IWAPI ke-43 DPD Provinsi Lampung di ruang  Baca II Yustin II HAL 7

Herman Target 60 Ribu Sambungan PDAM Terpasang  AGIS Bandarlampung (Lentera SL): Walikota Bandarlampung, Herman HN, targetkan 60 ribu sambungan pipa air atas kerjasama pemerintah dengan Ba dan Usaha (KPBU) Sistem Penyedian Air Minum (SPAM), rampung pada awal 2019 mendatang. Hal tersebut disampaikannya

usai penandatanganan kerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Kota Bandarlampung, PT Adhya Tirta Lampung, dan PT Penjamin Infrastruktur Indonesia, di Hotel Emersia, Rabu (14/2). Dalam sambutannya Herman HN meyakini, perjanjian kerjasama tersebut bisa berjalan dengan baik dan tidak meleset. “Harapannya akan terealisasi. Ada sekitar 60 ribu sambungan segera

Keempat Cagub Bubuhkan Cap Telapak Tangan  YUNDI Bandarlampung (Lentera SL): Badan pengawas pemilu mengadakan deklarsi tolak dan lawan politik uang serta politisasi isu SARA pada Pemilukada mendatang. Hadir pada kegiatan tersebut empat pasangan calon (paslon)

Chusnunia Berpesan, Lamtim Mesti Raih WTP  NAINGGOLAN

gubernur dan wakil gubernur Lampung, serta lima pasangan calon bupati dan wakil bupati dari kabupaten Lampung Utara dan Tanggamus, di lapangan Garuda Hitam (Gatam) Saburai, Rabu (14/2). Namun, dari empat pasangan

 Baca II Herman II HAL 7

calon gubernur tidak seluruhnya didampingi oleh wakilnya, seperti pasangan calon Mustofa dari nomor urut 4 tidak didampingi  Baca II Keempat II HAL 7

Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan”.(QS. Yunus: 41)

INDEKS Rayakan World Hijab Day Hijup Ajak Muslimah Berolahraga Hlm 4

Ibnu Batutah Lampaui Marcopolo Keliling Dunia

Hlm 8

L

ampung Timur (Lentera SL): Bupati Lampung Timur, Chusnunia, meminta agar seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur dapat mewujudkan penerimaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di tahun 2018. Hal itu disampaikan pada saat memberikan arahan pada rapat koordinasi tugas-tugas pemerintah, pembangunan, kemasyarakatan dan sekaligus temu pamit atas cutinya Chusnunia sebagai Bupati Lampung Timur, berkenaan dengan keikutsertaannya dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pada Juni 2018 mendatang. Acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin

Korupsi Dana Desa Kaur Pembangunan Pekon Parerejo Ditahan

Hlm 3

Putera beserta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), itu dilangsungkan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Rabu (14/2). Pada kesempatan tersebut Chusnunia juga meminta agar berbagai program kerja yang telah direncanakan agar dapat dilaksanakan tepat waktu. “Kemudian program-program yang telah kita rencanakan, baik yang sudah berjalan atau sudah direncanakan dan yang akan dilaksanakan, agar dilaksanakan sesuai aturan dan tepat waktu,” ungkap Calon Wakil Gubernur Lampung tersebut. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari berjanji selaku pelaksana  Baca II Chusnunia II HAL 7

www.lenteraswaralampung.com


2 Rabu, 14 Februari 2018

Bachtiar Resmi Dilantik Sebagai Ketua HKTI Lampung

B

andarlampung (Lentera SL): Bachtiar Basri secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampun. Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar dilantik oleh Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing, mewakili Ketua Umum HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Pemkot tak Naikkan Target PAD l AGIS

l HABIB

Bachtiar mengatakan, HKTI Lampung akan berupaya meningkatkan pendapatan, kesejahteraan insan tani, penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya. “Pengurus HKTI Lampung bisa mencintai Petani, dengan harapan produksi bahan pangan bisa meningka,” ujar Bachtiar di Swissbell-Hotel, Rabu (14/2). “Saya ingin para pengurus mencintai dan dicintai petani. Kami selalu pengurus akan menyentuh kepentingan petani melalui programprogram yang ada kedepan. Dengan harapan Lampung menjadi penghasil bahan pangan urutan pertama,” kata Bachtiar. Menurtnya, terdapat 3 program yang dicanangkan Ketua Umum HKTI dan telah diterapkan di Provinsi

Lampung, yakni penyaluran pupuk bersubsidi, irigasi air tanpa listrik, serta peningkatan produksi komoditas padi. Selanjutnya Bachtiar menyatakan, akan mendorong pemberdayaan kelompok tani dan komoditas pertanian Lampung. Sekaligus menjadikan sektor pertanian sebagai basis pembangunan. “Yang perlu digaris bawahi adalah HKTI Provinsi Lampung siap untuk melaksanakan program nasional HKTI yang akan dilaksanakan di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum HKTI, Erwin TPL Tobing mengatakan, Provinsi Lampung sangatlah besar. Pasalnya, Lampung menjadi salah satu wilayah yang bidang pertaniannya maju. Bahkan, memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan di Indonesia. “Lampung menjadi nomor 4 dalam hal produksi pangan. Mudah-mudahan dengan dipimpin langsung oleh beliau, petani Lampung menjadi semakin baik dan maju,” tutupnya. n

Wiyadi Ingin Lihat Kepemimpinan Yusuf Kofar l AGIS Bandarlampung (Lentera SL): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung, mengharapkan Yusuf Kohar dapat menjalin sinergisitas dengan DPRD dan unsur pimpinan daerah yang lain, seperti Polresta dan Kejari. “Ya kan pak Walikota Herman HN mulai besok (hari ini) sudah cuti, Plt kan Yusuf Kohar, sudah saatnya dia membuktikan kepemimpinan dengan bersinergi bersama unsur Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah), sehingga tercipta pembangunan yang sesuai dengan keinginan masyarakat,” ujar Wiyadi saat dihubungi kemarin, Rabu (14/2). Selain itu, Wiyadi juga minta Yusuf Kohar untuk menjaga keserasian dan netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam menjelang pelaksanaan pemilihan

gubernur (pilgub) 27 Juni 2018. “Harus itu, dia sebagai pembina ASN wajib menjaga netralitas agar aparatur negara tidak ada yang terlibat politik praktis, ASN harus tetap netral demi menjaga keamanan dan kenyamanan pilgub,” terangnya. Nah, jika sebelumnya Yusuf Kohar tidak harmonis dalam menjalankan pemerintahan bersama Herman HN, lanjut dia, maka saat ini silahkan buktikan jika dia mampu dalam memimpin. “Ini saatnya dia buktikan, tapi himbauan kami tetap bersinergi dengan lembaga DPRD, supaya semua program pembangunan berjalan dengan baik dan juga jalin kerjasama dengan satuan kerja baik kepala badan dan dinas, supaya semua bisa berjalan sesuai koridor yang ada,” imbuhnya. Sebelumnya, Yusuf Kohar mengaku, jika ia enggan

menempati rumah dinas Walikota Bandarlampung yang terletak di Jalan Gatot Subroto, No 161, Garuntang dan lebih memilih tinggal di rumah pribadi. “Kan ada rumah sendiri. Ribet mau pindah ke rumah dinas, empat bulan pindah lagi. Saya lebih memilih tinggal di rumah saya di Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Wayhalim. Rumah Dinas Walikota untuk terima tamu saja di sana, untuk makan juga kalau ada jamuan. Jadi mungkin nanti bolak-balik saja,” ujarnya. Terkait dengan kegiatanya yang akan menjadi Walikota nanti, ia mengatakan akan melakukan sidak dan kunjungan ke Dinas, Puskesmas, dan Sekolah setiap harinya. “Tetap itu, malahan lebih meningkat lagi. Saya waktu jadi Wakil saja sering ke Kantor pemerintahan, apalagi nanti,” tutupnya. n

n 4 Tahun Yunna Hotel Lampung

‘Team Work’ Kunci Sukses

l PIPIT Bandarlampung (Lentera SL): Empat tahun sudah Yunna Hotel hadir di Lampung. Dan tepat tanggal 14 Februari, Yunna Hotel Lampung merayakan hari jadinya. “Team Work is Key of Succes” menjadi tema dalam perayaan HUT tahun 2018 ini. General Manager Yunna Hotel Lampung,

Bambang Suhendri, bersyukur atas pertumbuhan dan perkembangan Yunna Hotel selama 4 tahun ini. Pertumbuhan pengunjung, setiap tahun meningkat. Dan tahun ini peningkatannya mencapai 5,6 persen. Ia pun berterima kasih kepada seluruh karyawan dan tim yang sudah bekerja keras sebaik mungkin. “Harapan saya kedepan seluruh karyawan dan

tim tetap semangat dan saling bahu membahu memberikan pelayanan lebih baik lagi. Harapan ini wajib kita genggam dan juga kita wujudkan bersama-sama,” kata Bambang, disela-sela syukuran HUT Yunna Hotel Lampung, Rabu (14/2). Adapun rangkaian perayaan HUT Yunna Hotel Lampung, telah dilaksanakan sebelumnya. Diantaranya, donor darah, bakti sosial, dan bersih-bersih. n

Bandarlampung (Lentera SL): Pada tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung tidak merubah target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tak jauh berbeda dengan tahun 2017, pemkot hanya memasng target Rp700 miliar. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Trisno Andreas mengatakan, untuk target pencapaian PAD 2018, pihaknya hanya mematok Rp 700 miliar. Dia menjelasakan, untuk saat ini target PAD pemkot masih sama dengan 2017, lantaran keuangan yang masih belum stabil. Walaupun tak menaikkan target, Trisno optimis target tersebut dapat tercapai. “Kita pastinya optimis, sebab tahun lalu saja target itu bisa tercapai,” ujar Trisno, saat dihubungi kemarin, Rabu (14/2). Ia pun mengapresiasi Raperda tentang Sistem Pembayaran Pajak e-billing dan Izin Penyelenggaraan Rumah Kos, atas usul inisiatif DPRD. Menurutnya, dua raperda itu dapat mendongkrak PAD Pemkot Bandarlampung. S e b e l u m nya d i b e r i ta ka n , Wa l i ko ta Bandarlampung, Herman HN menilai usulan rancangan peraturan daerah (raperda) yang diusulkan DPRD Kota Bandarlampung, sejalan dengan komitmennya. “Iya saya menilai, tujuan raperda itu sesuai dengan komitmen saya ketika memimpin Bandarlampung,” tutupnya. n

Nomor Telepon Penting Nama Instansi/Perusahaan

Nomor Telepon

1. Hotline Polisi

: 110

2. Polda Lampung

: 0721 486841

3. Polsekta Kedaton

: 0721 7691110

4. Polsekta Sukarame

: 0721 7624250

5. Dirpolair

: 0721 31310

6. ULPK BPPOM

: 0721 254888

7. Poltabes Bandarlampung

: 0721 254110

8. Polsekta Tanjungkarang Timur

: 0721 253783

9. Polsekta Tanjungkarang Barat

: 0721 255015

10. Polsekta Telukbetung Utara

: 0721 482083

11. Polsekta Telukbetung Selatan

: 0721 481283

12. Polsekta Telukbetung Barat

: 0721 485383

13. Polsekta Panjang

: 0721 31383

14. RSUD Abdul Moeloek

: 0721 702455, 703312

15. Ambulans

: 118

16. PMI

: 0721 253452

17. Pemadam Kebakaran

: 113, 0721 252741

18. PDAM

: 0721 483855

19. Gangguan PLN

: 0721 263206

20. Pemprov Lampung

: 0721 481166

21. Pemkot Bandarlampung

: 0721 252041

22. Kejari Bandarlampung

: 0721 473576

23. Kejati Lampung

: 0721 482409

24. Bandara Raden Intan II

: 0721 91114

25. Terminal Rajabasa

: 0721 706239

26. LBH Bandarlampung

: 0721 7478795

27. Pelabuhan Bakauheni

: 0721 331032/331040

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Hendri Setiadi, SP n Pimpinan Perusahaan: A. Zahriansyah n Redaktur Pelaksana : - n Redaktur : Pipit n Kota Bandar lampung : Ardiansyah, Reni Puspitasari, Agis Dwi Prakoso, Cut Habibi, Rudi Hartono, Yundi Esa n Sekretaris Redaksi /Bendahara : Reni Puspita n Kabupaten Pesawaran: M.Soheh (Kabiro) n Kabupaten Pringsewu : Darma Winada (Kabiro) n Kota Metro: Rivaldi Mardiansyah (Kabiro), Komarudin Sonny n Kabupaten Lampung Selatan: Eko (Kabiro) n Kabupaten Tanggamus: Arapik Junaidi (Kabiro), Jeni Hevi, Sunaidi n Kabupaten Lampung Timur: Nainggolan (Kabiro)n Kabupaten Lampung Utara: - n Kabupaten Lampung Barat: Iwan Setiawan (Kabiro) n Kabupaten Tulang Bawang : Armadan (Kabiro) n Kabupaten Tulang Bawang Barat : Shobari (Kabiro), Syaiful Muthofi n Kabupaten Way Kanan : Ludi Wardana (Kabiro) n Kabupaten Lampung Tengah: Febir (Kabiro) n Kabupaten Mesuji : - n Kabupaten Pesisir Barat : - n Design Grafis/Lay Out : M Irvan A.S, Supri n Staf Iklan : Rahma Diana Putri n Sirkulasi : Aria Suprika, Maulana Riansah Ansyori n Alamat Redaksi : JL. Ratu Dibalau (Jl. Suparman No. 33 A ) Kecamatan Tanjung Seneng, Kelurahan Tanjung Seneng, Bandarlampung n Telp. (0721) 8050252 n Email: beritaswaralampung@yahoo.com,n Penerbit: PT. Lentera Timur Abadi n Rekening: n Percetakan: CV. KARYA MANDIRI (Isi diluar tanggungjawab Percetakan). n

Wartawan Swara Lampung selalu dibekali kartu pers. Wartawan Swara Lampung tidak boleh menerima atau meminta sesuatu apapun dari narasumber dengan alasan apapun. Jika menjumpai pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, diharap untuk dapat kiranya menghubungi redaksi ke nomor 085368521707


3 Rabu, 14 Februari 2018

 Korupsi Dana Desa

Kaur Pembangunan Ditahan

P

ringsewu (Lentera SL): Kepala urusan pembangunan di Pekon Parerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu. Penetapan AM sebagai tersangka, setelah tim dari Kejari Pringsewu melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi pada penggunaan Alokasi Dana Pekon (ADP) dan Dana Desa (DD) tahun 2016.

PDIP Hadirkan Mega untuk Kader Lampung  YUNDI

 DARMA

Pelaksana tugas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pringsewu, Asep Sontani Sumarna mengatakan, AM akan ditahan selama 20 hari. “Penahanan terhadap tersangka AM selama 20 hari, terhitung mulai hari ini,” terang Asep di kantornya, Rabu (14/02). Asep menambahkan, dugaan kasus korupsi dana desa ini telah merugikan negera sebesar Rp200 juta. “Dana yang sudah di korupsi yakni ADP dan Dana Desa, ini sudah merugikan Negara sebesar Rp.200 juta. Sampai saat ini dugaan

tersangka masih tertuju pada AM. Untuk tersangka lainnya, saat ini kami masih terus melakukan pengembangan penyelidikan,” sebut Asep. Dengan menggunakan kendaraan tahanan

milik Kejari Pringsewu, AM dalam kondisi kedua tangannya diborgol, masuk kedalam mobil tahanan dan langsung dibawa menuju tahanan Kejari Kotaagung. 

Pringsewu Adakan Musrembang Maraton  DARMA Pringsewu (Lentera SL): Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kecamatan merupakan salah satu tahapan dari proses perencanaan pembangunan daerah sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Permendagri 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP No.8/2008 Tentang Tahapan Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. “Musrenbang juga sebagai media untuk menampung dan menyerap berbagai aspirasi masyarakat melalui usulan-usulan kebutuhan

pembangunan, demi menciptakan kesejahteraan masyarakat,”ungkap Bupati Pringsewu, Sujadi dalam memberikan sambutan saat menghadiri Musrembang tingkat kecamatan yang digelar

Pemerintah Kabupaten Pringsewu di GSG kecamatan Pagelaran, Rabu (14/2) Pada kesempatan musrenbang itu, tampak hadir jajaran pemkab dan muspida, DPRD Pringsewu dan jajaran uspika kecamatan setempat. Untuk diketahui, Pemkab Pringsewu secara meraton menggelar Musrembang tingkat kecamatan keliling di 9 kecamatan di Bumi Jejama Secancanan. Diawali di Kecamatan Ambarawa (8/2), kemudian dilanjutkan di Kecamatan Gadingrejo dan Pardasuka (12/2), Kecamatan Sukoharjo dan Adiluwih (13/2), Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran (14/2), serta di Kecamatan Pagelaran Utara dan Banyumas pada Kamis (15/2).

Jl. Pulau Sabesi Samping Alfamart, Perum Prasanti II Sukarame, Bandarlampung

KARYA MANDIRI KUALITAS DAPAT DIPERCAYA

MENGERJAKAN PESANAN : GERBANG PAGAR CANOPY TRALIS BAJA RINGAN PLAVON PVC/ GYPSUM FOLDING GATE DLL DODI 0821 8589 7674

Bandarlampung (Lentera SL): Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai PDIP, Megawati Soekarno Putri akan turun ke Lampung, untuk mempertegas gerakan kader PDIP di wilayah Lampung, dalam pemenangan Herman-Sutono pada Pilgub Lampung Juni mendatang. Dalam rapat konsonsolidasi internal partai PDIP, Sekretaris tim penjaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP provinsi Lampung,Yanuar Irawan mengaku, pihaknya akan mengundang. Ketua, sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) seProvinsi Lampung, pengurus DPC, DPD, serta sayapsayap partai, untuk menghadiri rapat konsolidasi internal partai PDIP dalam menyiapkan strategi pemenangan Herman-Sutono. Yanuar Irawan menjelaskan, terkait kedatangan Megawati ke Lampung, adalah sebagai motivasi kader yang ada diwilayah Lampung, dan penegas saat rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus), Kamis (15/2) yang rencananya akan diadakan di Hotel Novotel. ”Ya, harapakan kita dengan kedatangan ibu Mega dapat memotivasi, dan kader-kader dapat mendengar langsung perintah dari ketua umum,”ujarnya saat di wawancara Lentera Swara Lampung di ruang kerjanya, Rabu (14/2). Ia menambahkan, bila setelah rakerdasus masih terdapat kader yang tidak fokus dalam pemenangan Herman-Sotono apalagi membelot, maka akan ditindak tegas oleh partai sesuai dengan aturan partai. ”Ketika besok sudah rakerdasus, saya harap tidak ada lagi kader yang ragu-ragu, apalagi sampai membelot dan main sana-sini, baik tentang kinerja, maupun program yang akan dilakukan. Jika kami menemukan hal tersebut, maka kami akan tindak tegas,” tegasnya. Yanuar juga mengharapkan, ajang pilkada serentak 2018 mendatang dapat berjalan dengan damai tanpa ada kecurangan.”Harapan kita pasti sama, dengan adanya regulasi baru yang ada di Komisi Pemilihan Umum dan dengan kewenangan Panitia Pengawas Pemilu yang sangat besar, semoga dapat mencegah kecurangan yang sering terjadi seperti sebelumnya,” tandasnya. 


4 Kamis, 15 Februari 2018

Penyerangan Agama, Masyarakat Perlu Waspada

Ust. Khalid Basalamah Jangan Ragu Meninggalkan Sesuatu Karena Allah Yakinlah dengan hadist Nabi yang berbunyi ‘Tidak ada orang meninggalkan yang haram lalu Allah buat menderita’. Keyakinan harus diikuti dalam hati. Kata Nabi SAW dalam hadist riwayat Muslim ‘Yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah akan gantikan yang lebih baik untuknya’. Kita harus yakin dengan hal itu. semut saja Allah berikan rezeki, maka jangan takut meninggalkan yang haram. Misal, jika kita terlilit hutang hiduplah apa adanya, mintalah tenggang waktu carilah jalan keluar ketimbang harus melakukan riba lagi. Satu dirham riba lebih berat dari pada tiga puluh enam kali berzina. Kalau kita meninggal apa yang akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah. Segala sesuatu yang tidak baik harus ditinggalkan, dengan ijin Allah harus diikuti dengan keyakinan. Dan jika kita ingin berubah menjadi lebih baik. Pertama, jangan tinggalkan majelis ilmu. Semua majelis ilmu yang sesuai dengan sunnah dan Alquran akan mengubah dan menambah keimanan kita. Iman ini kalau sudah ada didiri kita semua akan berubah. Yang tadinya penakut dia akan jadi pemberani, yang lemah jadi kuat, yang bodoh jadi pintar, yang ragu menjadi yakin. Semua berubah.

Kata Nabi dalam hadist lain ‘Telah beruntung orang-orang yang telah melakukannya’. Para sahabat bertanya ‘Apa ya Rasulullah’. Nabi menjawab ‘Perbanyak dzikirullah’. Maksudnya orang yang luar biasa yang selalu mengingat Allah dalam keadaan apapun.

A

wal 2018 menjadi tahun muram bagi kehidupan beragama di Tanah Air. Sejumlah ulama, ustaz, dan pendeta beserta sarana ibadahnya diserang oleh orang gila.

Kondisi itu menyebabkan Ustaz Muhammad Arifin Ilham merasa prihatin. Ia pun meminta umat beragama tetap waspada menghadapi kejadian yang beruntun tersebut. Sebab, ia menduga, ada unsur skenario yang terstruktur untuk menghancurkan bangsa ini. “Semua harus waspada tidak hanya soal penyerangan ini saja, setiap momentum siap siaga. Ini jelas provokatif sekali, terstruktur punya agenda yang luar biasa menghancurkan negeri ini,” ujarnya, Rabu (14/2).

terkonfirmasi dalam tiga pekan terakhir ini. Serangan pertama menimpa Pengasuh Pondok Pesantren al-Hiadayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Emon Umar Basyri, Sabtu (27/1). Serangan kedua terjadi pada 1 Februari 2018 dengan korban Ustaz Prawoto, Komandan Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto meninggal dunia oleh serangan yang dilakukan oknum tetangga yang diduga alami gangguan kejiwaan. Kemudian ada serangan terhadap seorang santri dari Pesantren Al-Futuhat Garut oleh enam orang tak dikenal. Ada juga seorang pria yang bermasalah dengan kejiwaannya bersembunyi di atas Masjid At Tawakkal Kota Bandung mengacungacungkan pisau. Dan pada Minggu (11/2) lalu, pendeta dan jemaat Gereja Santa Lidwina, Kabupaten Sleman, DIY, diserang. Empat jemaat lukaluka dan pendeta yang memimpin ibadah pun terluka akibat serangan menggunakan pedang. (ist)

Kendati demikian, ia menghimbau, kepada masyarakat tidak mudah terprovokasi terhadap hal-hal yang belum terkonfirmasi secara benar. Sebab, apabila dilakukan secara masing-masing umat justru akan menimbulkan kegaduhan. “Kesiapan itu yang belum disadari. Mudah-mudahan momentum ini menjadi waspada dan siap terus. Sebagaimana siap menghadap Allah, siap perang, siap apapun dalam syariat Nabi Muhammad,” ucapnya. Arifin juga meminta pemerintah dan kepolisian secara kompak dapat menyelesaikan kasus tersebut secara tuntas. Sehingga tidak menimbulkan kecurigaan terhadap publik. “Perbanyak tabayun, mendengarkan ulama, pemerintah dan kepolisian tidak juga diam. Ini dilakukan bukan hanya di tahun politik saja, semua diolah agar menjadi negeri yang damai,” ungkapnya. Seperti diketahui, setidaknya ada empat serangan terhadap ulama dan ustaz yang

Isu Internasionalisasi Ibadah Haji Ditolak Saudi Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan penolakannya terhadap isu ‘politisasi’atau ‘internasionalisasi’ ibadah haji. Isu tersebut menunjukkan bahwa negara-negara tertentu mengikuti jejak Iran yang sebelumnya mencoba untuk mempromosikan gagasan yang disebut merendahkan Saudi. Demikian ditegaskan Duta Besar Riyadh untuk Liga Arab, Ahmed Qattan. “Upaya untuk menginternasionalisasi Tempat Suci Makkah dan Madinah adalah bagian dari konspirasi yang lebih luas,” kata Qattan, yang juga menjabat

sebagai duta besar Saudi untuk Mesir itu, dilansir dari Anadolu Agency, Rabu (14/2). Dia menegaskan, politisasi maupun internasionalisasi situs suci Arab Saudi adalah ‘jalur merah’ yang sama artinya dengan ‘bunuh diri politik’. Dalam beberapa tahun terakhir, Iran disebut-sebut telah melontarkan gagasan mendirikan ‘pemerintahan internasional’ untuk mengelola ibadah haji tahunan umat Muslim. Namun, Saudi dengan keras menolak gagasan itu. Arab Saudi memutuskan hubungan-

nya dengan Iran pada awal 2016, setelah para demonstran Iran menggeledah dua misi diplomatik Saudi di Teheran dan Masyhad. Musim panas lalu, Arab Saudi dan tiga negara Arab yakni Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, secara kolektif memutuskan hubungan dengan Qatar. Mereka menuduh Doha mendukung terorisme dan berdiri terlalu dekat dengan Iran. Qatar menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa upaya untuk mengisolasinya oleh negara-negara Teluk lainnya merupakan pelanggaran hukum internasional. (dbs)

Negara Luar Monitor Perkembangan BPJPH Indonesia Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Sukoso mengatakan, perkembangan kinerja badan yang dipimpinnya ini, dimonitor banyak negara. Menurutnya, mereka ingin tahu dan bersinergi dalam pengembangan industri halal di Indonesia. “Negara-negara luar terus memonitor perkembangn BPJPH. Mereka ingin tahu dan apa yang bisa mereka bantu. Kita harus punya prospek untuk melindungi kepentingan kita,” ujar Sukoso, baru-baru ini. Dia berharap, RPP tentang pelaksana an UU Jaminan Produk Halal segera terbit sehingga bisa menjadi pedoman kerja BPJPH. Menurutnya, untuk dapat bekerja secara teknis, BPJPH memerlukan regulasi sebagai acuan. “Perdagangan produk halal antar negara membutuhkan landasan hukum dan itu baru bisa bergerak jika ada RPPnya sudah ada,” tuturnya. Dikatakan Sukoso, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sudah mengirimkan surat kepada Presiden Joko

Widodo terkait harmonisasi RPP tentang Undang undang Jaminan Produk Halal. Sukoso berharap, RPP itu bisa segera ditandatangani oleh Presiden. “Mari kita pahami bersama bahwa BPJPH ini adalah institusi yang ditunggu,

bukan hanya dari dalam tetapi juga dari luar negara dan mari kita bangkitkan kepercayaan diri Bangsa Indonesia, bangun Indonesia serta jangan jadikan Indonesia sebagai target market produk halal negara lain,” ucapnya. (ist)

Kedua, amalkan ilmu. Ini sangat penting. Karena banyak yang sudah mengaji namun aplikasinya sangat sedikit. Untuk apa kita datang ke majelis ilmu dan sudah tahu kalau puasa Senin-Kamis itu baik tapi tidak dilaksanakan. Paksakan diri, kalau tidak dipaksakan sampai kapan kita tidak puasa? Setan mau kita sampai mati tidak melakukan itu. Puasalah, kenikmatannya dibayar pada saat kita minum seteguk air saat berbuka. Dan ketika waktu sudah berlalu tidak akan bisa terulang. Sampai kapan kita mau lalai, segera selamatkan diri kita. Rasulullah bersabda ‘Segera, segera, segera’. Kata Nabi dalam hadist lain ‘Telah beruntung orangorang yang telah melakukannya’. Para sahabat bertanya ‘Apa ya Rasulullah’. Nabi menjawab ‘Perbanyak dzikirullah’. Maksudnya orang yang luar biasa yang selalu mengingat Allah dalam keadaan apapun. Ketiga, bentuklah komunitas. Putuskanlah semua hubungan dengan teman yang buruk. Boleh kenal, ucapkan salam tidak masalah tapi tidak untuk bersahabat. Insya Allah dengan cara begitu kita bisa komitmen. (Sumber Youtube)

Rayakan World Hijab Day Hijup Ajak Muslimah Berolahraga

Ada banyak cara merayakan World Hijab Day atau Hari Hijab Sedunia. Tahun ini, e-commercemodest fashion muslim Hijup menyambut perayaan tersebut dengan menggelar olahraga bersama para muslimah di Jakarta. Acara bertema ‘Hijab Celebration Daya 2018’ tersebut berlangsung di Bintaro Jaya Xchange Park, Jakarta Selatan. Chief Executive Officer (CEO) Hijup Diaeng Listari mengatakan, antusiasme muslimah menyambut hari hijab sedunia tersebut cukup tinggi. Hijup mencoba mengajak muslimah berpartisipasi dalam Fun Run berjarak 5K, dan target peserta lebih dari 500 orang. Aktivitas olahraga juga dilanjutkan dengan Yoga bersama. “Tumbuhnya tren busana muslim menjadi lambang kembangkitan identitas muslimah di dunia, perayaan hari hijab diharapkan bisa menciptakan dampak positif bagi banyak orang,” ujar Diajeng, belum lama ini. Meski berhijab tidak menutup seorang muslimah beraktivitas, termasuk olahraga. Identitas hijab tidak lagi menjadi penghalang bagi muslimah dalam pekerjaan atau bersosialisasi. World Hijab Day merupakan sebuah gerakan yang diciptakan oleh Nazma Khan, seorang muslimah asal New York, Amerika Serikat (AS). Gerakan tersebut lahir setelah tragedi 9/11 yang menimbulkan banyak diskriminasi terhadap muslimah berhijab di AS. Awalnya, Khan membuat gerakan bertujuan untuk meningkatkan solidaritas dan kekuatan muslimah pada saat itu. Tanpa disadari, World Hijab Day kini ramai dirayakan oleh muslimah di seluruh dunia setiap tahunnya. (ist)


Suplemen Kalam

5 Kamis, 15 Februari 2018

Ibnu Batutah Lampaui Marcopolo Keliling Dunia L

ebih dari separuh usia ia habiskan untuk menempuh perjalanan. Hampir seluruh dunia Islam pernah ia kunjungi. Catatan perjalanannya pun menjadi rujukan sejarah hingga kini. Ialah Muhammad Abu Abdullah bin Muhammad Al Lawati Al Tanjawi Ibn Batutah atau yang terkenal dengan nama Ibnu Batutah.

Dia lahir di Tangier, Maroko, 24 Februari 1304. Keluarganya berasal dari etnis Berber yang banyak berkiprah menjadi seorang hakim (qadhi). Tapi, Ibnu Batutah keluar dari tradisi. Setelah belajar hukum Islam, ia enggan menjadi hakin, tapi memilih menjadi petualang. Ibnu Batutah yang juga dikenal sebagai Shams Ad-Din rupanya sangat berjiwa petualang. Terbukti dari kemandiriannya dalam menjelajah dunia. Dia selalu selamat dari segala marabahaya yang menghadang di sepanjang jalan. Perjalanan pertamanya tertuju pada Haramain. Di usia yang masih sangat belia yakni 21 tahun, Ibnu Batutah menempuh perjalanan seorang diri ke Tanah Suci untuk mengunjungi Baitullah dan makam Rasulullah. “Aku berangkat sendirian, tak memiliki teman perjalanan yang dapat menghibur, tidak pula menjadi bagian dari para pelancong. Terpengaruh oleh keinginan yang tak kuasa dibendung diri, yakni untuk mengunjungi tempat-tempat suci, aku pun meninggalkan teman-teman dan meninggalkan rumah,” ujar Ibnu Batutah dalam catatan perjalanannya. Sejak meninggalkan Tangier untuk pergi ke Tanah Suci pada 14 Juni 1325, Ibnu Batutah tak kembali lagi ke kota kelahirannya itu hingga 24 tahun lamanya. Berawal dengan ke Tanah Suci, ia kemudian melakukan rihlah (perjalanan) keliling dunia dari Afrika Utara, Afrika Barat, Eropa Selatan, Eropa Timur, Timur Tengah, India, Asia Tengah, Cina, Asia Timur, hingga Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Jarak perjalanan Ibnu Batutah ini melampaui rekor para penjelajah Eropa di masa itu. Seorang sejarawan barat, George Sarton, bahkan mengatakan, perjalanan Ibnu Batutah melampaui jarak perjalanan Marcopolo. Ibnu Batutah telah melakukan perjalanan darat dan laut sejauh 120 ribu kilometer. Jarak tersebut merupakan pencapaian seorang penjelajah yang luar bisa dan tak tertandingi saat itu. Setelah mengarungi perjalanan yang panjang, Ibnu Batutah kembali ke Maroko. Ia menjadi seorang hakim di negerinya sendiri. Saat bertemu Sultan Maroko, Ibnu Batutah diminta mengisahkan perjalanannya itu. Seorang juru tulis sultan pun diutus untuk membantunya mendokumentasikan perjalanan yang sarat pengalaman dan pengetahuan tentang dunia Islam tersebut. Maka, ditulislah perjalanan selama hampir 30 tahun Ibnu Batutah oleh Ibnu Juzay, sang juru tulis Maroko. Judul asli buku tersebut Nuzzhar fi Ghara’ib al-Amshar wa ‘Aja’ib al-Asfar atau persembahan mengenai kota-kota asing dan perjalanan yang mengagumkan. Buku yang sering kali disebut “Rihlah Ibnu Batutah” tersebut kemudian menjadi legendaris dan sarat catatan sejarah. Tak hanya di Timur Tengah dan kalangan Muslim, buku tersebut pun menjadi rujukan bangsa Barat. Buku karangannya kemudian diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Dalam bahasa Inggris, buku bertajuk Ibn Battuta, Travels in Asia and Africa 1325-1354 diterbitkan oleh penerbit ternama Routledge dan Kegan Paul. Rujukan Barat Buku Ibnu Battah tak sekadar catatan perjalanan, tapi juga rujukan sejarah dunia Islam di seluruh penjuru dunia. Ia menceritakan dengan jelas bagaimana kondisi Islam di setiap daerah yang ia kunjungi. Ia juga menggambarkan perkembangan Islam di Tanah Suci karena beberapa kali melakukan perjalanan menunaikan ibadah haji. Bahkan, di Indonesia, Ibnu Batutah pun berjasa dalam menguak sejarah kerajaan Islam tua di nusantara, Samudra Pasai. Setelah meninggalkan karya legendaris itu, Ibnu Batutah menemui ajalnya. Ia meninggal pada 1368 di kota kelahirannya, Tangier Maroko. Hingga kini, nama Ibnu Batutah sangat terkenal tak hanya di kalangan Muslimin, tapi juga sejarawan barat. Ia merupakan salah satu cendekiawan Muslim di abad ke-14. Ia telah memberikan banyak pengetahuan dan pelajaran bagi Muslimin sepanjang zaman melalui perjalanannya tersebut.(rol)

Khutbah dan Wa’zh Dalam sejarah peradaban Islam, pemikiran tentang moral berkembang melalui beberapa tahapan dan memadukan berbagai unsur pemikiran. Dua arus pemikiran penting yaitu pemikiran moral Persia dan filsafat etika Yunani, telah ikut ambil bagian dalam perkembangannya. Ajaran keduanya dapat ditemukan dalam literatur peradaban umat Islam. Namun, arus pemikiran yang paling besar pengaruhnya adalah ajaran Islam itu sendiri, terutama yang didukung tradisi tasawuf. Di antara inovasi-inovasi kaum tradisionalis, selain mazhab fikih, lembaga pendidikan tinggi hukum (fikih), kurikulum yang eksklusif, dan sertifikat kewenangan mengajar, ada satu lagi yang mereka perkenalkan dalam bidang filsafat moral. Hal itu adalah ceramah (wa’zh) untuk menyampaikan wejangan dan nasihat. Secara umum, seni berpidato di depan umum dibedakan menjadi dua jenis, yaitu khotbah dan wa’zh. Khotbah dilakukan pada Jumat, disampaikan seorang khatib yang diangkat oleh khalifah. Sedangkan wa’zh disampaikan seorang ulama otonom, yaitu ahli hukum Islam, sufi, penghafal Alquran, atau seorang ahli hadis. Penyampaiannya bisa dilakukan di masjid, surau, atau madrasah. Ceramah atau propaganda semacam ini disampaikan sebagai suatu mata pelajaran. Pada kesempatan lain, itu sebagai nasihat atau teguran kepada pejabat pemerintahan dalam bentuk surat atau disampaikan secara terbuka di hadapan massa.

Jarak perjalanan Ibnu Batutah ini melampaui rekor para penjelajah Eropa di masa itu. Seorang sejarawan barat, George Sarton, bahkan mengatakan, perjalanan Ibnu Batutah melampaui jarak perjalanan Marcopolo. Ibnu Batutah telah melakukan perjalanan darat dan laut sejauh 120 ribu kilometer. Jarak tersebut merupakan pencapaian seorang penjelajah yang luar bisa dan tak tertandingi saat itu.

Berbeda dengan seorang khatib yang diangkat penguasa, status seorang wa’zh tidak ditetapkan penguasa. Pun tidak seperti khatib, seorang penceramah menggunakan pidatonya untuk menegur, memperingatkan, dan mengkritik penguasa. Wa’zh cukup sulit dibedakan dari qashash (kisah) dan tadzkir (peringatan). Wa’zh disampaikan di forum resmi. Qashash atau ceramah umum disampaikan di jalan perkotaan. Penyampainya disebut qashsh (juru kisah) atau mudzakkir (pemberi peringatan). Kekeliruan penggunaan istilah tersebut diulas Ibn al-Jawzi (597 H/1200 M). Tradisi Berceramah Tanda-tanda pertama kemunculan tradisi berceramah dapat dilihat dari aktivitas beberapa tokoh kalangan tradisionalis yang cukup termasyhur. Barbahari (329 H/941 M) meski tidak dianggap sebagai seorang penceramah, ia dikenal sebagai aktivis yang mengembangkan seni berceramah di abad ke-11. Satu-satunya warisan intelektual Barbahari adalah karyanya tentang akidah, Syarh Kitab al-Sunnah (Uraian Seputar Kitab Sunah). Dalam buku itu ia mencela keras gerakan politik keagamaan (teologi filsafat atau kalam yang ia anggap bertentangan dengan ajaran yang murni).

Ulama besar pertama dalam seni ceramah di kalangan pengikut Hanbali adalah Abu al-Husayn Ibn Sam’un (300387 H/912-997 M). Khotbahnya sering dikumpulkan, tapi yang masih ada saat ini hanya berupa penggalan naskah. C e ra m a h - c e ra m a h n y a t e n t a n g keutamaan moral yang disampaikan di Baghdad dihadiri ulama-ulama besar. Berkat Ibn Sa’’un, seni berceramah mendapat pijakan kuat sebagai suatu kajian dan mata pelajaran khusus yang diajarkan di Masjid Jami, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan sejenis. Seorang ulama fikih serba bisa bermazhab Hanbali, Ibn Aqil, menyebutkan ceramah merupakan salah satu bidang garapannya. Karya-karya Ibn Aqil berpengaruh besar terhadap garis pemikiran Ibn al-Jawzi. Ibn al-Jawzi mempelajari seni berceramah dari sahabat Ibn Aqil, al-Zaghuni (527 H/1132 M), yang meninggal saat al-Jawzi berusia 15 tahun. Bisa dikatakan dalam tradisi ceramah yang berkembang di antara pengikut Hanbali, terdapat proses pewarisan dan pengaruh seorang tokoh ke tokoh lain pada generasi berikutnya. Proses semacam itu berlangsung dari abad ke-10 sampai ke-12. Pada setiap abad muncul berturut-turut penulis besar tentang ceramah, yakni Ibn Sam’un, Ibn Aqil, dan Ibn al-Jawzi. (rol)


6 Rabu, 14 Februari 2018

Tanpa Plang, Proyek BPBD Dipertanyakan

P

esawaran (Lentera SL): Sejumlah proyek milik Badan Penanggulangan Bencana Daeatan (BPBD) Kabupaten Pesawaran di tiga desa di Kecamatan Waylima, mendapat sorotan dari LSM Gerakan Pemberantasan Korupsi (GPK). Ini lantaran pekerjaan bangunan �isik tersebut lamban dan juga tanpa disertai pemasangan plang papan nama proyek.

 SOHEH

Ketua GPK Pesawaran, Nurul Ikhwan, mengatakan beberapa proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan tanggul dan penahan banjir di Desa Padang manis senilai Rp5.080.000.000,pemenang tender PT Karya Kamefada Wijaya Indonesia. Selanjutnya pembangunan penahan tanggul dan banjir di desa kota dalam Rp3.880.000.000 pemenang tender PT Bumi Perkasa Kalipancur kemudian penahan tanggul dan banjir Desa Baturaja Rp4.000.000.000 pemenang tender Benteng Kharisma karya. “Sesuai aturan, seharusnya saat mulai dikerjakan harus dipasang plang papan nama proyek. Agar masyarakat mengetahui jumlah anggaran dan ikut mengawasi,” kata Nurul, Rabu (14/2)

Kewajiban memasang plang papan nama tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek.”Papan nama tersebut di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek,” ungkapnya. Namun, dengan tidak terpasangnya plang papan nama pada sejumlah proyek tersebut bukan hanya bertentang dengan perpres. Tetapi juga tidak sesusai dengan semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik. Sementara itu, Mustari, Kepala Badan

Penanggulangan Bencana Kabupaten Pesawaran mengatakan, proyek tersebut itu bukan didanai dari APBD Pesawaran, melainkan dari dana hibah pusat yang proses pengerjaannya satu tahun bukan satu tahun anggaran . “Ada anggaran namanya anggaran tahun jamak anggarannya untuk 1 tahun bukan 1 tahun anggaran. Itu dananya dana hibah dari pusat yang kita ajukan pada tahun 2016 lalu dan terbit ditahun 2017 yang diperuntukan untuk pembangunan reteningwols tanggul penahan air kenapa dibangun diwilayah Kecamatan Waylima karena didaerah itu terjadi rawan bencana banjir,” imbuhnya. Dijelaskan Mustari, mengenai proyek tersebut pihak BPBD Pesawaran selain sebatas selaku pengguna anggaran juga hanya bertugas melakukan pengawasan. “Anggarannya hibah dari pusat yang kami terima itu semua masuk melalui kas daearah yang sudah melalui verifikasi pusat. Jadi kami di sini tinggal menjalankan saja sedangkan terkait papan plang proyek yang belum terpasang itu mungkin hanya keselipan pemborongnya saja, karena sebelumnya memang sudah kita sarankan itu harus dipasang. Bahkan mereka juga saya sarankan agar sebelum melakukan pelaksanaan pekerjaan sebaiknya izin dulu kepada pemilik wilyah seperti camat kades dan masyatakat setempat,” tegasnya. 

Pemkab Hibahkan Lahan untuk Mako Brimob

 RAPIK Kotaagung (Lentera SL): Pemerintah Kabupaten Tanggamus, serahkan hibah lahan seluas 40.163 meter persegi, kepada Polda Lampung. Lahan ini berlokasi di pekon Gunung Doh kecamatan Bandar Negeri Semuong, yang akan di pergunakan untuk Markas Komando Brigade Mobile (Brimob). Penyerahan yang dilakukan secara simbolis diserahkan langsung Bupati Tanggamus, Samsul Hadi, yang diterima oleh perwakilan Kapolda melalui Kapolres Tanggamus diwakili oleh Wakapolres Tanggamus, Kompol Budhi Setiadi. Penyerahan dilakukan disela-sela akhir masa jabatan dalam kegiatan temu pamit atas berakhirnya masa jabatan Samsul Hadi sebagai bupati Tanggamus periode 20132018 yang akan berakhir pada 15 Februari 2018 di halaman rumah dinas Bupati, Rabu (14/2). “Kita berharap, pembangunan Mako Brimob dapat segera terwujud, sehingga keberadaannya dapat berdampak pada peningkatan keamanan masyarakat Tanggamus dan sekitarnya,” kata Samsul Hadi Rabu(14/2), seraya berharap jika memungkinkan, diakhir tahun 2018 ini sudah mulai proses awal pembangunan dilakukan. Sementara itu, Atas nama Kapolres Tanggamus, Wakapolres, Kompol Budhi Setiyadi menghaturkan terimakasihnya kepada Masyarakat Tanggamus melalui Pemda, atas dihibahkannya lahan tersebut. “Kebijakan untuk pembangunan Mako Brimob sebetulnya adalah kewenangan Mabes Polri melalui Polda Lampung. Namun sesuai dengan wacana selama ini, mudah mudahan dalam waktu dekat, pembangunan itu akan segera terwujud, disamping itu, keberadaan Mako Brimob ini juga berfungsi untuk menjaga keamanan wilayah Tanggamus dan Kqbupaten Pesisir Barat.”ujar Wakapolres mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Alfis Suhaili. 

KP2KP BANDARJAYA

Inilah proyek milik Badan Penanggulangan Bencana Daeatan (BPBD) Pesawaran, yang menjadi sorotan lantaran tidak dilengkapi dengan papan nama proyek.(foto. Soheh)

Di Lambar, Zakat Profesi Sudah Berjalan 4 Tahun  IWAN Liwa (Lentera SL): Rencana menteri agama RI yang akan mengenakan zakat profesi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), ditanggapi dingin oleh ASN di lingkungan Pemkab Lampung Barat (Lambar). Ini lantaran Lambar, telah menerapkan program tersebut sejak tahun 2013 lalu. Salah satu ASN yang dikonfirmasi Lentera Swara Lampung mengaku, di Lambar zakat profesi sudah berjalan lebih kurang empat tahun, dan sebagian besar ASN menerima program tersebut. “Memang tidak ada kata diwajibkan terhadap ASN untuk gajinya di potong zakat profesi, tetapi setahu saya sebagian besar menerima,” kata sumber yang minta namanya dirahasiakan, Rabu (14/2). Menurut sumber ini, pihaknya tidak keberatan dengan pemotongan gaji untuk zakat profesi

sepanjang pengelolaannya transparan serta sesuai dengan syariat yang berlaku. “Kami hanya minta pengelolaan zakat profesi dikelola dengan baik dan transparan, sehingga kami sebagai obyek zakat tahu kemana saja uang zakat itu disalurkan,” harapnya. Sumber ini juga berharap, pengelolaan zakat profesi dikelola langsung oleh ASN bukan lembaga lain, sehingga kemana dan buat apa uang yang terkumpul lebih jelas, dan juga diharapkan kedepan ada pertanggungjawaban dari pengelola. “Sepertinya saat ini dana zakat profesi ASN di kelola oleh pihak ketiga, dan kami sangat menyayangkan selama ini belum pernah ada laporan pertanggungjawaban baik secara tertulis maupun lisan,” sesalnya, seraya menambahkan sangat menyesalkan kalau ada sebagian uang zakat tersebut untuk membayar honor pengelola. 

Inspektorat Selidiki Dugaan Penyelewengan DD Setia Bumi

 ARIE Tulangbawang Barat (Lentera SL): Inspektorat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akan mendalami dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Tiyuh Setia Bumi, Kecamatan Gunung Terang tahun 2017, yang diduga dilakukan oleh kepalo tiyuh setempat. “Akan kami dalami, tetapi saat ini kami masih menunggu tugas dari Inspektur baru. Karena wacananya akan ada perubahan wilayah,” terang Inspektur Inspektorat Kabupaten Tubaba, Bustam Effendi, melalui Inspektur Pembantu, Erawan, melalui telepon selulernya, Rabu (14/2).

Erawan mengatakan, wilayah Gunung Terang merupakan wilayah kerjanya di tahun 2017, akan tetapi setelah ada inspektur yang baru dilantik beberapa waktu lalu, pihaknya akan melakukan perubahan wilayah bagi setiap Irban,”Senin depan sudah ada keputusan, kalau memang itu tetap wilayah saya, Selasa langsung saya tindaklanjuti laporan masyarakat tersebut,”paparnya. Diberitakan sebelumnya, dugaan penyalahgunaan DD ini hasil laporan masyarakat setempat kepada Joko Kuncoro selaku Ketua DPD Partai Nasdem Tubaba lantaran masyarakat takut untuk langsung melapor ke pihak terkait. Joko memaparkan dugaan dana yang dimainkan kepalo tiyuh setempat pada kegiatan pembangunan jembatan, gedung PAUD, dan jalan onderlagh menggunakan DD tahun 2017. “Menurut keterangan masyarakat, dalam RAB APBT tiyuh ada item pembangunan jembatan tetapi hanya dibuatkan gorong-gorong selebar 6 meter, dengan diameter gorong-gorong 80 cm dan nilai kegiatan ini juga infonya sangat fantastis. Saya tidak memberikan nilai pagu real karena belum melihat APBT maupun RKP tiyuh tersebut,”ungkapnya. Selain pembuatan jembatan pembangunan dugaan penyelewengan juga dilakukan diantaranya untuk pembangunan jalan onderlagh, yakni pembangunan jalan onderlagh sepanjang 2 kilo meter, yakni sepanjang 1,5 kilometer di RW 2 RT 11 dan 12, dan RW1 RT 7 sampai 25 mayoritas tidak ditimbun material pasir, dan pemasangan tidur dan jarang. Mirisnya lagi, ada gudaan kegiatan pembangunan onderlagh tersebut sepanjang 500 meter di RT 12 sampai RT 28 tidak dilaksanakan,”Padahal sudah dianggarkan dalam APBT,”paparnya. 

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan DPK HKTI Kabupaten Lampung Barat

Padang Prio Utomo, SH Sekretaris

Edi Novial, S.Kom Ketua

Bambang Kusmanto Bendahara

Semoga Mampu Mengemban Amanah dalam menjalankan tugas

SUTIKNO Wakil Ketua I

SAIFUL ABADI, SE Wakil Ketua II

MULIONO, SH Sekretaris ACEP TANGI JUNAIDI Ketua Komisi I

SELAMAT, SE Ketua Komisi II

SW. SUNDARI Ketua Komisi III

RUDI RAHMADIAN , S.Sos,. M.Si Kabag Risalah Dan Persidangan

SUDIRMAN, S.Sos, MM Kabag Umum dan Kehumasan

AGUSTINA HANDAYANI, S.Sos Kabag Keuangan


7 Kamis, 15 Februari 2018

dari hal 1

Yustin Abung, Balai Keratun, Rabu (14/2). Ia melanjutkan, industri kreatif Lampung, tidak lepas dari peran pe­ merintah Provinsi Lampung dengan meluncurkan program 1 juta nama domain. “Kita tahu pemerintah telah meluncurkan program 1 juta nama domain, hal ini dimaksudkan untuk mendorong unit kecil menengah di Lampung dalam memasarkan pro­ duknya di media online,” tambahnya. Pada kegiatan tersebut, Yustin mengucapkan terimakasih atas ban­ tuan yang diberikan selama dia men­ jabat sebagai kepala Dekranasda dan berkecimpung di Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta organisasi IWAPI. Yustin juga me­

ngutarakan salam perpisahan dan pamit, karena akan menemani suami­ nya dalam masa kampanye. “Mungkin ini acara terakhir saya dan rekan saya nyonya Bachtiar. Se­ mentara, kami akan cuti dalam ke­ giatan PKK, Dekranasda, dan IWAPI karena akan menemani suami kami dalam masa kampanye mendatang. Mudah­mudahan ini cuti sementara, “ tandasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Pim­ pinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Pro­ vinsi Lampung, Triwiyati Sunardi me ngatakan, wanita di Lampung seharusnya memberikan kontribusi dalam perkembangan perekonomian

daerah. Dan sudah semestinya, IWAPI menjadi virus untuk menebarkan semangat wirausaha kepada seluruh wanita. “IWAPI telah berperan dalam ke­ suksesan perekonomian di Provinsi Lampung, sehingga bisa menembus peringkat ke­2 dalam pertumbuhan perekonomian tertinggi di pulau Su­ matera setelah Provinsi Bengkulu,“ kata dia. Perlu diketahui, IWAPI merupakan wadah dalam berwirausaha bagi wa­ nita. Organisasi ini telah hadir dan membantu pembangunan ekonomi di Indonesia sejak tahun 1975 yang sebelumnya bernama Ikatan Pengu­ saha Wanita Indonesia (IPWI). n

dari hal 1

Herman terealisasi, pembangunan kan salah satu nawacita Jokowi, dan ini salah satu contoh lagi yang baik,” ujar Herman. Dia juga mengatakan, pem ba­ ngunan tersebut akan selesai pada awal tahun 2019, dan dapat diper­ gunakan pada pertengahan tahun 2019. “Mudah­mudahan rampung pada awal 2019 ya, dan sudah bisa dipergunakan pada pertengahan ta­ hun 2019,” kata dia. Di tempat yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pem­ biayaan dan Risiko (PPR) Kemenkeu, Luky Alfirman mengatakan, pem­

bangunan tersebut merupakan ko­ mitmen Pemkot Bandarlampung untuk memajukan infrastruktur, yang tidak hanya tergantung pada APBN dan APBD. “Ini merupakan bentuk kerjasama bagaimana melibatkan sektor swasta untuk membangun infrastruktur di Bandarlampung, khususnya infrastruktur dasar seperti penyediaan air minum buat Kota Bandarlampung,” ujar Luky. Dia menambahkan, pemerintah pusat men dukung sepenuhnya dengan meng gandeng pihak swasta, dan memastikan pembangunan tersebut berjalan sesuai jadwal yang sudah

ditentukan. “Kami dari pemerintah pusat, dari Kementerian Keuangan menyambut baik dengan memberikan dukungan termasuk fasilitas untuk memastikan proyek ini bisa berjalan baik sesuai jadwal,” katanya. Sementara itu, Direktur Utama PDAM Way Rilau, Gustimigo, me­ ngatakan, pembangunan saluran air minum dari Sungai Way Sekampung ini, PDAM akan membuat penampungan air yang akan ditaruh di belakang Mal Robinson, Rajabasa, Bandarlampung. “Nanti dapat menampung 20 ribu meter kubik,” tutupnya. n

dari hal 1

Keempat pasangannya, Ahmad Jajuli, dan dari nomor urut 1 Ridho Ficardo juga tidak didampingi wakilnya Bachtiar Basri. Menurut Khoir, selaku pe nye­ lenggara deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisi SARA, Pemi­ lukada 2018, harus berjalan sehat, dan dapat menghasilkan pemimpin yang baik dan amanah, serta mampu bekerja dengan penuh tanggung ja­ wab. “Saya berharap agar proses demokrasi ini dapat berjalan dengan baik dan sehat, agar membuahkan dan

menghasilkan pemimpin yang baik untuk kemajuan Lampung ke depan,” jelasnya. Senada dengan Kapolda Lampung, Irjen Suntana menegaskan, agar acara ini tidak dianggap sebatas ke gia­ tan formalitas saja. Tetapi harus diaplikasikan dalam perhelatan pesta demokrasi. “Saya tekankan kepada tim pemenangan masing­masjng calon untuk tidak melakukan politik uang, dan mari kita bersama­sama menggunakan cara­cara yang sehat,

santun dan bijak dalam melakukan sosialisasi,” tegasnya Usai sambutan dari ketua Bawaslu Fatikhatul Khoiriyah, Kapolda Lampung Irjen Suntana, serta anggota Bawaslu RI, kegiatan masuk dalam hal inti yakni cap telapak tangan yang dilakukan keempat calon gubernur dan 2 calon wakil gubernur. yang mana menurut pihak bawaslu cap tangan tersebut, mengandung arti pilkada 2018 akan berjalan tanpa adanya politik uang dan politisasi SARA. n

dari hal 1

Chusnunia tugas (Plt) bakal menjalankan urusan pemerintahan semasa bupati cuti, dengan sebaik­baiknya. “Saya sudah katakan kepada Ibu Bupati bahwa keputusan­keputusan yang nantinya akan saya ambil, tentunya akan saya koordinasikan terlebih

Ribuan Rektor akan Gelar Pertemuan Akbar di Makassar

dahulu dengan Bupati Lampung Timur, sehingga menjadi keputusan yang terbaik,” ucapnya. Mengenai target meraih predikat WTP, dirinya mengajak seluruh jajaran untuk bisa menjalankan segala tugas dan fungsi dengan sebaik­baiknya,

sesuai dengan program yang ada pada OPD masing­masing. “Dengan demikian apa yang kita harapkan selama ini dapat tercapai, yaitu men­ dapat predikat Wajar Tanpa Pe­ nge cualian (WTP) di tahun 2018,” pungkasnya. n

Bandarlampung (Lentera SL): Fo­ rum Rektor Indonesia (FRI) akan meng­ gelar Konvensi Kampus ke­XVIII dan Temu Tahunan Rektor Indonesia ke­20 tahun 2018 di Universitas Hasanuddin, Makasar pada 15­17 Februari 2017. Perhelatan akbar tahunan ini akan diikuti ribuan rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Indonesia, baik rektor PTN maupun rektor PTS. “Kita mengundangnya berdasarkan data Kemenristekdikti ada 4.500­an perguruan tinggi. Kita undang semua itu,” ujar Ketua FRI, Prof Suyatno saat dihubungi, Rabu (14/2). Kegiatan ini sebagai wujud tang­ gungjawab akademisi dan cendiki­ awan dalam mengawal eksistensi perjalanan bangsa untuk mewujudkan cita­cita kemerdekaan bangsa Indone­ sia. Konvensi dan Temu Tahunan Rek­ tor Indonesia kali ini mengakat tema “Memperkyat Karakter Bangsa dalam Era Disrupsi Peradaban”. “Ada beberapa topik yang akan dibahas, terkait dengan kepemimpi­ nan, ekonomi, pendidikan dan segala macem. Nanti akan hasilkan rekomen­ dasi untuk pemerintah,” ucap Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) ini. Sementara ini, para peserta yang telah melakukan registrasi ulang untuk mengikuti acara ini ada sekitar 600 orang lebih. Acara FRI rencananya

akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Baruga A.P. Pettarani, Kampus UNHAS Makasar, pada Kamis (15/2) besok. “Harapannya dengan presiden hadir masukan dan rekomendasi yang disampaikan FRI menjadi bahan kebijakan yqng dapat diimplementa­ sikan dalam program pembangunan,” katanya Acara akan diawali dengan sambu­ tan dan laporan Singkat Prof Suyatno dan akan dilanjutkan dengan Pres­ iden Jokowi sebagai keynote speaker. Setelah acara pembukaan, kemudia akan dilanjutkan dengan diskusi panel dan sidang­sidang komisi. Prof Suyatno mengatakan bahwa hasil kerja FRI pada tahun 2017 telah dibukukan untuk disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan masukan dalam mengambil kebijakan pemer­ intah. Ia berharap kegiatan ini bisa berlangsung dengan lancar dan bisa memberikan masukan kepada pemer­ intah, baik secara langsung ataupun tidak langsung. “Tujuan dan harapan konvensi FRI tahun ini FRI secara aktif dan proaktif memberikan masukan kepada pemer­ intah baik langsung melalui presiden maupun kepada para menteri terkait dengan hasil­hasil kajian FRI,” kata Bendahara Umum Pumpinan Pusat Muhammadiyah ini.(Dbs)

Pasal Zina dan LGBT Dinilai tak Cukup Berupa Delik Aduan

Aparatur Pelayan Masyarakat

l IWAN Liwa (Lentera SL): Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus, meng­ hadiri sekaligus membuka pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kecamatan Pagar Dewa, yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan, Rabu (14/2). “OPD yang saya ajak ikut Mus­ renbang jangan hanya mendengar apa yang disampaikan tetapi melihat kondisi secara langsung, sehingga ke­ tika pembahasan di tingkat kabupaten

paham apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata dia. Bupati menekan semua kepala OPD untuk melaksanakan program sesuai dengan kondisi riil, bukan hanya hayalan dari data yang ada di atas meja. “Sesuai dengan mekanisme, nantinya aspirasi itu disusun dalam program prioritas OPD yang harus diselaraskan dengan pokok fikiran dan arahan Kepala Daerah yang tercantum dalam visi dan misi Kepala Daerah,” ingatnya. Disamping itu, musrenbang tingkat

pekon ini juga berfungsi sebagai fo­ rum penjaringan aspirasi masyarakat untuk menampung semua masukan masyarakat dan stakeholder, mulai dari pemangku/lingkungan yang ada di setiap pekon, akhirnya dibahas secara lebih mendalam pada forum musren­ bang tingkat kecamatan pada hari ini. “Kita ini dipilih oleh rakyat bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkwalitas, harus responsif ter­ hadap aspirasi dan kondisi yang ada, jangan sampai kita mengabaikan amanah yang telah diemban,” tandas Parosil. n

PP Penyuluhan di SDN 4 Tajimalela l EKO Lampung Selatan (Lentera SL): PT Pembangunan Perumahan (PP) mem­ peringati hari K3 (kesehatan, kesela­ matan dan kesejahteraan) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Tajimalela, Keca­ matan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam peringatan hari K3 tersebut, perusahaan yang mengerjakan mega proyek JTTS itu melakukan penyulu­ han, sosialisasi dan simulasi di sekolah dasar tersebut. “Kegiatannya penyulu­ han kesehatan seperti cuci tangan den­

gan sabun, sosialisasi alat pelindung diri, untuk mengenalkan kepada anak tentang pentingnya keamanan kerja dan simulasi siaga bencana, supaya mereka tahu apa yang harus dilakukan saat ada gempa atau bencana lainnya,” kata Manager Sefty PT PP, M. Dedy Trilaksono. PT PP beralasan, dilakukannya keg­ iatan tersebut juga akan berguna bagi anak­anak di sekolah dasar tersebut. Karena dengan adanya sosialisasi itu anak­anak sudah dapat memahami pentingnya keselamatan, baik saat bekerja maupun saat terjadi bencana.

“Dipilihnya SD, agar anak­anak tahu tentang pentingnya keselamatan kerja sejak dini,” kata dia. PT PP berharap, dengan kegiatan tersebut anak­anak yang telah diberi­ kan pengetahuan tentang keselamatan nantinya dapat mengimplementasikan apa yang mereka dapat. Selain penyuluhan, sosialisasi dan simulasi gempa, PT. PP juga memberi­ kan beberapa fasilitas penunjang di sekolah tersebut, seperti bak sampah, perbaikan fasilitas untu mencuci tan­ gan, jalur efakuasi dan juga plang titik kumpul. n

Bandarlampung (Lentera SL): Wakil Amir Majelis Mujahidin Abu Jibril menilai pasal perzinaan dan LGBT tak cukup berupa delik aduan. “Saya kira tak hanya delik aduan,” kata dia dalam konferensi pers Bedah RUU KUHP ter­ kait Masalah Keumatan di AQL Islamic Center, Jakarta, Selasa (13/2). Menurut dia, penindakan terha­ dap perzinaan dan LGBT, seharusnya bisa dilakukan kepolisian tanpa ada laporan. Sehingga, menurut dia, polisi sebagai aparat penegak hukum yang memang dituntut aktif, harus menindak apabila mengetahui adanya perzinaan dan LGBT. Ustaz Jibril kahwatir apabila pasal tersebut hanya berbentuk delik aduan tanpa ada perluasan, banyak per­ zinaan dan LGBT tak dilaporkan. Hal itu dikhawatirkan akan berdampak pada menyebar luasnya tindakan zina dan LGBT yang bertentangan dengan

ketuhanan Yang Maha Esa. “Sehingga (tindakan zina dan LGBT) tanpa diadukan, bisa dituntas­ kan persoalannya (oleh polisi),” tutur ustaz Jibril. Panja Revisi UU KUPH membi­ carakan kemungkinan menghukum para pelaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) yang memenuhi unsur­unsur pidana, akan dijerat den­ gan hukuman maksimal 9 tahun. Ang­ gota Panja revisi UU KUHP, Nasir Jamil mengatakan persoalan yang masih diperbincangkan terkait dengan LGBT adalah masalah lama hukuman untuk pelaku LGBT orang dewasa. Draft yang diusulkan pemerintah adalah pelaku LGBT yang dipidana 9 tahun adalah untuk pelaku pencabulan sesama jenis di bawah umur. Sedang pencabulan sejenis yang dilakukan orang dewasa di muka umum, hanya dipidana 1,5 tahun penjara.(Ist)


8 KAMIS, 15 FEBRUARI 2018

HARGA ECERAN : Rp 4.000,No. 064

2 Tahun Pimpin Pesawaran

Dermawan Banyak Lakukan Perubahan

Pesawaran (Lentera SL): Memasuki usai ke-11, banyak perubahan yang terjadi di Kabupaten Pesawaran. Khususnya, selama dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona- Eriawan (Dermawan), telah banyak melakukan pembangunan baik infrastruktur daerah maupun SDM. Meski begitu, masih banyak yang harus dibenahi untuk membangun Pesawaran menjadi lebih baik lagi. Karenanya, baik kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh komponen masyarakat diminta untuk ikut bahu membahu demi terwujudnya prioritas pembangunan di Pesawaran. Hal ini diungkapkan Bupati Dendi, pada acara gathering Pemerintah Kabupaten Pesawaran, bersama insan pers sekaligus ekspos dua tahun kepemimpinannya bersama Eriawan, dengan mengangkat tema “2 Tahun Dermawan Mengabdi Proses Mewujudkan Astha Cita” yang merupakan visi dan misi mereka kedepan. “Tinggal beberapa hari saja, genap dua tahun kepemimpinan kami. Sejak dilantik Tanggal 17 Februari tahun 2016 yang lalu, program-program untuk memajukan Pesawaran sudah mulai dilaksanakan,” kata Dendi, di Vila Gardenia, KecamatanTeluk Pandan pada Rabu (14/2). Pembangunan tersebut, diantaranya yaitu, peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), ketersediaan dan kemantapan infrastruktur wilayah, perwujudan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, keterjangkauan, kualitas, dan partisipasi pendidikan, perwujudan petani yang makmur dan sejahtera, perwujudan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya kreatif,

SERAHKAN MEMORI JABATAN: Bupati Tanggamus Hi Samsul Hadi menyerahkan Memori Jabatan pada Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setprov Lampung, Chandri.

optimalisasi sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat, perwujudan desa yang tangguh, memperkuat pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, yang semua itu secara bertahap telah, sedang dan akan direalisasikan. Perumusan visi Kabupaten Pesawaran mencerminkan apa yang ingin dicapai, memberikan arah dan fokus, strategi yang jelas sehingga mampu menjadi perekat seluruh komponen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam melaksanakan pembangunan daerah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera serta menjamin kesinambungan kepemimpinan daerah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, sesuai dengan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran 2016-2021 maka visi Kabupaten Pesawaran adalah “Bersama Masyarakat Pesawaran mewujudkan cita-cita luhur, mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang maju, makmur dan sejahtera. Perlu kita pahami bersama, RPJMD merupakan langkah awal dalam tahapan perencanaan pembangunan yang bersifat teknokratik,menyeluruh dan terukur. Dokumen perencanaan sebagaimana tertuang dalam RPJMD tidak akan memiliki makna apapun, apabila kita selaku perencana sekaligus pelaku tidak mampu menjabarkannya secara utuh. Dimana penyusunan dokumen RPJMD merupakan langkah awal, guna mewujudkan visi untuk kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan. Benar, apabila dokumen RPJMD dikatakan sebagai penjabaran visi Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021. “Namun demikian perlu saya tekankan, bahwa RPJMD harus dipandang sebagai cita-cita masyarakat, yang dirumuskan dalam

visi kepemimpinan, sebagaimana makna filosofis yang terkandung dalam penjelasan Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional,” tambahnya. Disisi lain, RPJMD juga memiliki korelasi dengan rencana pembangunan nasional yang dijabarkan dalam isu-isu strategis skala lokal. Atas dasar tersebut, RPJMD tidak dapat direduksi sebagai ambisi pribadi atau kepentingan bupati dan wakil bupati. “Oleh karena itu perlu saya sampaikan pada kesempatan ini, bahwa terkait implementasi RPJMD tahun 2016-2021 saya meminta kesiapan semua pihak, khususnya Jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Kami meminta kepada saudara-saudara, agar meningkatkan profesionalitas, rasionalitas, dan proporsionalitas dalam menyusun dokumen rencana kerja OPD dengan berpedoman pada RPJMD yang nantinya akan ditetapkan,” harapnya. Selain itu dalam implementasinya dirinya meminta, untuk memulainya dari perencanaan, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan, dan evaluasi program. “Pada kesempatan yang baik ini, saya berharap moment ekspose ini akan lebih menumbuh kembangkan rasa persaudaraan antara Pimpinan Kabupaten Pesawaran beserta jajarannya dan seluruh insan pers baik cetak maupun elektronik di Kabupaten Pesawaran. Saya pikir membangun komunikasi yang harmonis adalah perlu kita jalin dan alhamdulilah selama ini saya sebagai Pimpinan Kabupaten Pesawaran beserta seluruh jajaran merasakan telah terjalin dan membangun komunikasi yang sejuk dan harmonis,” pungkasnya.(Adv)

SALAM PERPISAHAN: Sekda Tanggamus Hi. Andi Wijaya (kiri) didampingi istri Ny Hj Arjuliati Syam mengucapkan salam perpisahan sekaligus memberikan cinderamata pada Bupati Hi. Samsul Hadi dan Ny Hj Af’illah yang hari ini (15/2) resmi berakshir masa jabatannya sebagai Bupati dan Ketua TP PKK Tanggamus.

T E R I M A S U R AT P L H B U PAT I : S e k d a Tanggamus Hi Andi Wijaya menerima Surat dari Pemprov Lampung sebagai Plh. Bupati Tanggamus.

Samsul Hadi Aktor Utama Dibalik Prestasi Tanggamus Kotaagung (Lentera SL): Terhitung tanggal 15 Februari 2018, Hi Samsul Hadi, M.Pd.I. resmi menanggalkan jabatannya sebagai bupati Tanggamus. Sehari sebelumnya, Rabu (14/2), Samsul Hadi, menerima apresiasi dan cinderamata dari Sekretaris Daerah Tanggamus, Hi Andi Wijaya dan seluruh kepala pekon. Rumah dinas bupati menjadi saksi acara yang dikemas dalam tema “Temu-Pamit Berakhirnya Masa Jabatan Bupati Tanggamus Periode 2013-2018”. Tak hanya Samsul Hadi, Ketua Tim Penggerak PKK Tanggamus Hj Af’illah Samsul Hadi juga turut berpamitan. Dalam acara tersebut, Bupati Tanggamus mengembalikan seluruh fasilitas kepala daerah, mulai dari rumah, kendaraan dinas, dan lainnya. Hadir pula Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setprov Lampung, Chandri. Perwakilan pemprov itu bertugas menyerahkan Surat Penugasan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tanggamus kepada Sekda, Andi Wijaya. Selanjutnya Samsul Hadi menyerahkan memori jabatan kepada Andi Wijaya dan Pemprov Lampung. Dalam sambutannya, Andi Wijaya mengapresiasi kinerja Samsul Hadi selama memimpin Tanggamus. Di bawah kepemimpinan Samsul Hadi, kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama berhasil mencetak beragam prestasi, baik tingkat provinsi maupun nasional. Selama kurun lima tahun, Samsul Hadi menjadi pimpinan di Kabupaten Tanggamus. Terhitung sejak menjabat wabup hingga bupati defenitif, telah banyak prestasi yang diraih. ”Untuk tingkat nasional, Tanggamus menjadi Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Kemudian mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) karena kelompok HKm-nya terbaik se-Indonesia. Di bawah kepemimpinan Beliau, Tanggamus juga menjadi kabupaten

BERPAMITAN: Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi dan Ketua TP PKK Ny Hj Af’illah berpamitan.

yang concern menanam pohon dan mendapatkan penghargaan nasional. Lalu di tingkat provinsi, mampu mempertahankan Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Lampung dan memperbaiki peringkat di Pekan Olahraga Provinsi, dari peringkat 14 melejit ke peringkat 8,” papar sekda. Selama kepemimpinan Samsul Hadi, lanjut Andi Wijaya, Tanggamus berkembang ke arah yang lebih baik. Di mana jumlah pekon/desa tertinggal menurun drastis. Dari 100 desa tertinggal yang sempat ada, kini tinggal 28 desa berstatus tertinggal. Lalu Indeks Prestasi Pendidikan juga meningkat, dari posisi ke-14 kini di posisi 11. ”Pak Samsul Hadi adalah sosok low profile dan penyabar. Kami

belum pernah dimarahi dengan kata-kata kasar. Semua permasalahan selalu dihadapi dengan senyuman dan Beliau juga tidak pernah menyombongkan diri,” puji Andi Wijaya. Didampingi istri tercinta, Samsul Hadi mengaku jika selama memimpin di Tanggamus tidak ada hambatan berarti. Hal ini karena adanya dukungan dari semua elemen. Tahun 2017, target pajak lunas 100 persen berhasil dicapai. ”Capaian itu menjadi prestasi sepanjang sejarah Tanggamus. Saya juga ucapkan terimakasih kepada para guru yang sudah bekerjakeras karena berhasil menaikkan Indeks Prestasi Pendidikan dari poisis 14 ke posisi 11. Posisi tersebut masih bisa terus diperbaiki, jadi marilah terus bekerja dengan baik,” ungkap Samsul Hadi. Bupati juga meminta maaf kepada seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Tanggamus, jika selama menjadi pemimpin berbuat kesalahan.” Maaf atas segala kekurangan saya. Saya bukan yang terbaik, tapi ingin selalu berbuat baik. Saya juga mohon maaf kalau istri saya marah- marah sama Ibu-ini PKK. Tapi percayalah, niat kami untuk kebaikan Tanggamus,” tutur Samsul Hadi mengakhiri sambutannya. Sementara itu, Chandri meminta agar Aparatur Sipil Negaera di Tanggamus, bersedia mematuhi, mendukung, dan bersinergi dengan Plh Bupati Tanggamus Andi Wijaya, sehingga roda pemerintahan bisa tetap berjalan baik. “Pemprov Lampung juga mengapresiasi program yang sudah dijalankan oleh Bupati Samsul Hadi beserta jajarannya. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Terimakasih atas karya bakti dan pengabdian bagi masyarakat Tanggamus khususnya dan Lampung umumnya,” tandas Chandri. (adv)

Lentera Swara Lampung  

Kamis, 15 Februari 2018

Lentera Swara Lampung  

Kamis, 15 Februari 2018

Advertisement