Issuu on Google+

 Alamat Redaksi :

Jl.Ratu Dibalau (Jl.Suparman) No. 33A Kelurahan Tanjung Seneng, Kecamatan Tanjung Seneng, Bandar Lampung

 Telp/Fax : (0721) 8050252  e-mail : swaralampung@yahoo.com  add on Harian Swara Lampung  follow on @SwaraLampung

HARGA ECERAN : Rp 4000,No. 064 Pendiri : Hendri Std

Kamis, 16 FebRuari 2017

Hasil Hitungan Pilkada 5 Kabupaten di Lampung Hingga pukul 19.13 WIB: Kabupaten Pringsewu

1

Ardian Saputra Dewi Arimbi

34,57%

Sujadi Fauzi

47,31%

Siti Rahma Edi Agus Yanto

3

18,13%

Data masuk 100% Partisipasi pemilih 68,66%

Kabupaten Mesuji Febrina M. Adam Ishak

28,91%

Khamami Saply

71,09%

Data masuk 92,86% Partisipasi pemilih 76,14%

Kabupaten Lampung Barat Parosil Mabsus Mad Hasnuri

59,00%

Edy Irawan Arief Ulul Azmi Soltiansa

41,00%

TIGA PETAHANA AMAN HANDOYO JEBLOK

Tiga dari empat calon petahana, Umar Ahmad, Khamami, dan Sujadi, untuk sementara unggul dalam perolehan suara Pilkada Serentak berdasarkan hitung cepat Rakata Institute. Sementara pasangan Handoyo, di luar dugaan jeblok, jauh di bawah perolehan suara pasangan Winanti-Hendriwansa.

Pasangan calon tunggal Pilkada Tulangbwang Barat, Umar Ahmad – Fauzi unggul 96,6 persen melawan kotak kosong. Pasangan ini sukses mendulang suara, sekaligus menaikkan partisipasi pemilih hingga 88.9 persen yang ikut

menjadi konsen tim pasangan ini saat kampanye lalu. Sementara pasangan Khamami - Saply unggul telak atas pasangan Febrina Lesisie Tantina - M. Adam Ishak pada pilkada Kabupaten Mesuji. Pasangan yang

Diduga Website KPUD Lambar Diretas

Kabupaten Tulangbawang Syarnubi Soliha

10,20%

Hanan A Razak Heri Wardoyo

39.99%

Winarti Hendriwansa

49,81%

Bandarlampung (Lentera SL): Kapolda Lampung, Irjen Pol Soedjarno melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih menyatakan, Pilkada

Pasangan cabup Lampung Barat Parosil-Mad unggul sementara 55,55 persen mengalahkan pasangan Edy-Ulul yang meraih 44,46 persen dalam hitung cepat Rakata Institute. Namun, komposisi perolehan su-

Data masuk 98.18% Partisipasi pemilih 66,31%

Kabupaten Tulangbawang Barat Umar Ahmad Fauzi Hasan

97,62%

Handoyo Optimis Menang Optimis Menang Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tu-

Kotak Kosong 2,38% Data masuk 85,71% Partisipasi pemilih 88,99%

C M Y K

Kombes Sulistyaningsih, Rabu (15/2). Namun, untuk memastikan keadaan tetap kondusif paska pencoblosan, tim gabungan TNI/ Polri masih tetap

Manual dan Rakata Institut Sujadi-Fauzi Unggul

langbawang petahana, Hanan A RozakPaslon Bupati dan Wakil BuHeri Wardoyo (Handoyo) mengaku pati Tulangbawang petahana, dari hasil hitung sementara secara Hananyang A Rozak-Heri Wardoyo manual dilakukan pihaknya, (Handoyo) mengaku dari mereka lebih unggul dari Paslonhasil lain. hitung sementara secara manual Menurut Ketua Tim Pemenandilakukan pihaknya, ganyang Handoyo, Kirnali, jagoanmerpieka lebih unggul dari Paslon lain. haknya unggul tipis dengan Palon e n3uWin-Hendri. r u t K e t u“Ini a Thasil im nomorM urut P e m e n a n g a n H a n d o y o, dari hitungan sementara kami, dan

Berdasarkan perhitungan sementara secara manual dan Rakata Institute, calon petahana Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu (Sujadi-Fauzi) unggul di Pilkada serentak yang digelar, Rabu (15/2) kemarin.  Baca II Manual II HAL 7

Sudah Banyak Menerima Ucapan Selamat Calon Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengakui telah menerima banyak ucapan selamat dari para koleganya, baik langsung

Pejabat Ketar-ketir

 Baca II Sudah II HAL 7

Umar-Fauzi Melenggang

Versi kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tulangbawang, pasangan nomor urut 3 Winarti-Hendriwansyah (WinHendri) sukses mengungguli petahana Hanan A Rozak - Heri Wardoyo (Handoyo) dan

Hendri Std

Kemarin, pemilihan kepala daerah di wilayah Provinsi Lampung berlangsung pada 5 kabupaten. Kelimanya adalah Kabupaten Lampung Barat, Pringsewu, Mesuji, Tulangbawang dan Tulangbawang Barat. Meski hasil penghitungan resmi belum dikalkulasi oleh KPU selaku penyelenggara pemilu, namun melalui hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa pihak telah dapat diketahui hasil yang akurasinya diklaim mendekati hasil penghitungan suara secara manual kelak. Dengan kata lain publik sudah dapat mengetahui siapa gerangan pasangan calon peserta pilkada di kelima tempat itu, yang hampir dapat dipastikan muncul sebagai pengumpul suara terbanyak. Demikian pula dengan para paslon itu sendiri, terutama yang disebut-sebut keluar sebagai pemenang, dalam kontestasi demokrasi tersebut. Gampang diduga, tentu hati pasangan kelima kandidat yang ‘dikatakan’ menang saat ini sedang berbunga-bunga. Penuh suka cita seraya ditingkahi semarak senda gurau dari tim sukses yang wajah-wajahnya juga terlihat sumringah. Penulis mencoba menyelami momen riang gembira ini, seraya berandaiandai bila menjadi salah satu dari kandidat yang sebentar lagi bakal menjadi bupati itu. Penulis berkhayal jika sedang berada dalam situasi tersebut, tentu disela-sela kegembiraan tadi, diam-diam penulis akan menyelinap  Baca II Hore II HAL 7

Oh Ya ? Ibu Tolak Asuh Bayinya yang Mirip Alien Priyanka Kumari enggan menyusui bayi yang baru ia lahirkan. Penyebabnya karena dia menganggap putri mungilnya mirip alien. Masih menurut Priyanka, kondisi fisik bayinya memang terlihat aneh. Kepalanya membesar dan ada gelembung di beberapa bagian. Ditambah lagi kedua kelopak matanya membengkak. Mendapati berita ini, tak pelak kediaman warga India tersebut, banyak didatangi warga yang ingin mendoakan, sekaligus memastikan wajah si bayi bukan seperti alien, melainkan justru dianggap se Baca II Ibu II HAL 7

Kandidat tunggal Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad-Fauzi Hasan, dipastikan telah melenggang dan kembali menduduki  Baca II Umar II HAL 7

 Baca II Pejabat II HAL 7

laf

Bila Masih Diberi Hidup Mohon Diberi Jalan Keluar

Usai melafalkan syahadat, Simon Abdurachman merasa lega. Karena ibadah sholat wajib dan Jumatan yang dia lakukan sebelumnya, sekarang akan menjadi sah dan

serentak yang digelar lima kabupaten di Lampung berlangsung aman. “Alhamdulillah, pilkada berjalan lancar dan aman. Kita harus syukuri kondisi ini,” ujar

 Baca II Kapolda II HAL 7

 Baca II Diduga II HAL 7

Mu

pasangan Ardian Saputra Dewi Arimbi 34,57 persen, Siti Rahma - Edi Agus Yanto 18,13 persen. Yang mengagetkan adalah jebloknya suara pasangan Handoyo di Pilkada Tulangbawang. Pasangan petahana ini untuk sementara berada di posisi kedua 39,9 persen, di bawah pasangan yang dijagokan PDI Perjuangan Winarti - Hendriwansa 49,81 persen. Sementara pasangan perseorangan Syarnubi - Soliha 10,20 persen. (iwp)

Kapolda: Alhamdulillah, Pilkada Aman

 Baca II Optimis II HAL 7 Data masuk 100% Partisipasi pemilih 76,16%

sempat menjadi tersangka ini, untuk sementara mendulang suara 71,09 persen, sementara pasangan Febrina Lesisie 28,91 persen. Sudah dapat dipastikan, Khamami akan kembali menjadi bupati untuk periode keduanya, mengingat data masuk yang dihimpun Rakata Instute sudah mencapai 92,86 persen. Sedangkan calon petahana Kabupaten Pringsewu Sujadi - Fauzi unggul sementara dengan perolehan suara 47,31 persen, meninggalkan

CHoreee...Aku eloteh Menang!

afdol. Namun bukan berarti ia tengah melintasi ‘gerbang tol’ yang jalannya bebas hambatan. Justru sebaliknya Simon seakan sedang menapaki jalan

Ada banyak cara Allah untuk memberi hidayah kepada ciptaan-Nya. Termasuk hidayah Islam terhadap para mualaf. Reni Puspitasari menemui banyak mualaf untuk menggali dan menghimpun kisah “pembuka hati’ untuk kemudian disajikan secara bersambung kepada pembaca Lentera Swara Lampung. ()

Simon Abdurrahman

Ajak Umroh Pengasuh Baby Baru-baru ini pasangan Anang Hermansyah dan Ashanty bertandang ke Tanah Suci. Keberangkatan keluarga yang telah dikaruniai dua orang putera dan puteri ini untuk melaksanakan ibadah umrah. “Umrah ini salah satu n a­z a r s a y a se­t elah ibu meninggal,” kata Ashanty, Rabu (15/2).  Baca II Ajak II HAL 7

 Baca II Bila II HAL 7

www.lenteraswaralampung.com


2

Kamis, 16 Februari 2017

DINSOS LAMPUNG INTENSIFKAN KONSOLIDASI DENGAN MITRA KERJA

Bandarlampung (Lentera SL): Sebagai upaya melakukan percepatan pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung terus meningkatkan konsolidasi dengan mitra kerja. Kepala Dinsos Lampung, Sumarju Saeni mengungkapkan, mitra kerja sosial tersebut seperti Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), Karang Taruna, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial

(LKKS), Save the Children, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Kementerian Sosial RI. “Saya sudah diamanatkan oleh Pak Gubernur, untuk segera melakukan koordinasi dan konsolidasi kepada lembaga-lembaga sosial. Hal tersebut untuk me-

nyatukan visi, misi, koordinasi, dan sinkronisasi dalam percepatan pembangunan kesejahteraan sosial di Provinsi Lampung,” kata Sumarju, kemarin. Ia menguraikan, sebagaimana Permensos RI No. 01 Tahun 2012 bahwa PSM yang berkedudukan di desa/kelurahan dalam pelaksanaan kegiatannya, memiliki konsentrasi terhadap keberfungsian sosial (social functioning) baik secara individu maupun kolektif. Dengan kata lain fokus intervensi pekerjaan sosial adalah interaksi

perilaku manusia dengan lingkungan sosialnya. “Dalam hal ini PSM mencoba membantu orang yang tidak atau kurang mampu berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, sehingga bisa melaksanakan tugas-tugas dalam kehidupannya, memecahkan permasalahannya ataupun memenuhi kebutuhannya,” jelasnya. Sumarju memaparkan, hal tersebut telah dibuktikan dengan upaya melakukan koordinasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),

Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Kadis Sosial Kabupaten/ Kota se-Provinsi Lampung. “Pertemuan ini disamping menjalin silaturahmi juga penyampaian informasi kebijakan pembangunan Pemprov Lampung, dan juga kebijakan Kementerian Sosial RI. Keberadaan PSM sebagai relawan sosial ini sudah sejak tahun 1980, dan sampai sekarang masih aktif. Adapun jumlah personil yang masih aktif sebanyak 2.991 orang,” tandasnya. (Virgo)

Inna Eight Hotel Rayakan HUT ke-3 Inna Eight Hotel Lampung, Ani Priani mengatakan, rangkaian acara dimulai dari tanggal 1214 Februari 2 0 1 4 . “Untuk

Bandarlampung (Lentera SL): Merayakan ulangtahun yang ke-3, Inna Eight Hotel Lampung, menggelar berbagai

kegiatan. Dari aksi bakti sosial, general cleaning hingga road show. Sales Banquet Executive

April, Material e-KTP Ditaksir Tiba di Lampung Bandarlampung (Lentera SL): Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh mengungkapkan, kebutuhan material untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ditaksir bakal tiba di Lampung pada April mendatang. Menurut Saefulloh, tingginya pengaduan dari masyarakat tentang terhambatnya proses pembuatan e-KTP, menuai respon dari gubernur Lampung dan mengintruksikan agar pihaknya fokus melakukan percepatan penyelesaian. “Instruksi dari gubernur Lampung agar ada penyelesaian masalah pengaduan masyarakat terhadap pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di kabupaten/kota. Salah satunya adalah percepatan pencetakan e-KTP,” ujar Saefulloh, kemarin. Lebih lanjut, mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung ini mengatakan, pihaknya sudah menetapkan evaluasi target kepala dinas kependudukan

dan catatan sipil dengan lima indikator. “Peningkatan cakupan akte kelahiran, penerapaan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) versi V, pemanfaatan data forum kependudukan sebagai basis data, dan pelaksanaan pelayanan tanpa biaya,” ungkapnya. Bagi masyarakat yang belum mempunyai e-KTP namun sudah merekam sejak 2016, kata Saefulloh, tidak perlu merasa cemas karena masih dapat melanjutkan prosesnya dengan pendataan kembali, pencatatan dan pencetakan KTP, namun sebelumnya masyarakat akan diberikan surat tanda bukti sementara yang dapat difungsikan sebagai data diri untuk keperluan pengurusan suratsurat penting. “Surat itu fungsinya tanda bukti. Seperti masyarakat yang ingin membuat kartu ATM di bank, pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Keluarga (KK), dan lainnya. Bisa menujukan surat tersebut berlaku selama 6 bulan, namun bisa di perpanjang,” tutupnya. (Virgo)

ac­a ra donor da­r ah diikuti oleh seluruh kar­ yawan kita dan be­b erapa patner. Kemudian general cleaning kita gelar di seputaran lingkungan hotel,” ujarnya, Selasa (14/2). Untuk road show, dilak­ sanakan di seputaran Tugu Adipura, Bandarlampung, se­ kaligus untuk mengenalkan Inna Eight kepada masyarakat. Nah, diacara ceremony yakni ditanggal 14 Februari Inna Eight mengundang anak yatim piatu. “Jadi kita merayakan ulangtahun

ini juga dengan berbagi kepada sesama,” tambahnya. Inna Eight Hotel Lampung, terletak di Jalan Ikan Hiu No.1, Telukbetung Utara, loka­ sinya sangat strategis di Kota Bandarlampung yang hanya 0.6 kilometer dari pusat kota dan 27.8 kilometer dari bandara, ho­ tel bintang 3 ini menarik per­ hatian banyak wisatawan setiap tahun. Hotel bintang 3 ini, hadir sejak April 2014 ini memiliki 102 kamar guna memenuhi segmen kor­ porat, pemerintah, keluarga, dan umum di Kota Bandar Lampung. Memiliki sejumlah tipe kamar yang bisa anda pilih mulai dari tipe standard dan superior yang cocok bagi para wisatawan. Hingga tipe deluxe, junior suite dan suite yang kerap digunakan oleh kalangan korporat dan keluarga. Fasilitas yang ditawarkan

adalah akses internet yang me­ njadi salah satu keutamaan yang diberikan manajemen kepada pelanggan selama 24 jam. Di luar itu masing-masing kamar telah dilengkapi jaringan saluran TV internasional dan nasional sebagai hiburan selama di kamar. Bagian kamar mandi, an­ da akan dimanjakan dengan fasilitas yang cukup terjaga kebersihannya. Handuk bersih, air hangat dan dingin, toilet duduk, wastafel semua dikelola dengan baik oleh manajemen yang selalu melakukan kontrol kamar setiap harinya. Sementara, bagi anda yang enggan beranjak dari kamar dan membutuhkan pakaian yang bersih dan asupan makanan lezat, hotel juga menyediakan fasilitas laundry serta layanan makan selama 24 jam. Restoran hotel ini juga menyediakan sejumlah pilihan makanan seperti menu Asia, Eropa dan sajian nusantara. (Pipit)

Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga Bandarlampung (Lentera SL): Salah satu rumah warga Jalan Ikan Mujair, Kelurahan Talang, Telukbetung Selatan (TbS), rusak berat akibat tertimpa pohon. Akibatnya rumah tersebut mengalami rusak berat, diperkirakan korban mengalami kerugian mencapai Rp30 juta. “Pohon kedondong ukuran besar itu, berada di tengah permukiman warga, tadinya pohon itu ada dua, namun satunya telah kami potong. Ketika kami ingin memotong satu pohon lagi, ada angin yang

lebat lalu seketika mengakibatkan pohon tua itu tumbang dan mengakibatkan satu rumah warga rusak berat,” ujar Tomi, salah satu saksi mata, Rabu (15/2). Dan dibantu dengan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung berhasil melakukan evakuasi. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiap-siagaan BPBD Kota Bandarlampung, Rizky, berharap kedepannya semoga tidak ada kejadian yang seperti ini dan dia

juga mengimbau agar masyarakat langsung sigap melaporkan kepihak kelurahan setempat atau dapat langsung melaporkannya ke pihak BPBD Kota Bandarlampung, bila ada kejadian serupa. “Kedepan, apabila terdapat kejadian yang sama warga harus dapat langsung melaporkannya ke RT atau kelurahan setempat dan bisa juga langsung menghubungi pihak BPBD agar kami dapat langsung turun kelokasi dan mengevakuasinya,” kata Rizky.(Aji)

Lurah Belum Dicopot Warga Ancam Terus Demo Bandarlampung (Lentera SL): Warga Gunung Sari, akan terus melakukan demonstrasi, kalau Lurah Gunung Sari, Nur Jannah, tidak dicopot dari jabatanya. Hal ini diungkapkan RT 09, Kecamatan Gunung Sari, Somad. “Semua warga saya akan terus melakukan demo kalau Lurah Nur Jannah tidak dicopot jabatannya. Kami demo bukannya di kantor Kecamatan, melainkan di kantor Walikota, sebab lurah itu sudah meresahkan warga, karena sering lakukan pungli,” ujarnya, Rabu (15/2). Selain itu, ia mengatakan Nur Jannah melakukan pungli terhadap warganya telah memasuki empat tahun lamanya. “Nur Jannah telah

melakukan pungli sudah empat tahun lamanya, kami masih belum berani untuk menuntut, karena yang menjadi korbanya masih sedikit. Namun, kalau sekarang kami berani, karena yang telah menjadi korban sudah puluhan,” imbuhnya. Menurut dia, warga Gunung Sari hanya meminta ke pihak Pemerintah Kota Bandarlampung agar memberikan tindak tegas. Karena kalau kasus ini masih belum terselesaikan maka pihak warga Gunung Sari akan terus melakukan demonstrasi. Terpisah, salah seorang warga yang pernah menjadi korban pungli Nur Jannah, RT 12, Kecamatan Gunung Sari, Kustini mengatakan,

drinya pernah dimintai uang sebesar Rp300 ribu untuk biaya administrasi surat keterangan perceraian. Selain Kustini, yang telah menjadi korbanya ialah warga asal RT 10, Heru. Dirinya mengaku bahwa harus membayar uang Rp50 ribu untuk mengurus perpindahan anaknya. “Saya bingun, kenapa kalau hendak membuat atau mengurusi surat-surat harus membayar, setahu saya untuk membuat E-KTP saja gratis, masa mau buat kaya ginian bayar,” kata Heru. Namun, Somad tak mengelak kalau ada kinerja Nur Jannah pandai berbaur dengan warga. Kalau ada kegiatan dikampung tersebut maka lurah akan hadir.(Aji)

Pelayanan KB Gratis

Diprediksi Ramaikan HUT Lampung 2017 Bandarlampung (Lentera SL): Pelayanan KB gratis diprediksi bakal ikut meramaikan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung ke-53 tahun 2017 tepat pada 18 Maret mendatang. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Sutono. “Beberapa kegiatan antara lain Pelayanan KB gratis, simposium/seminar, jalan sehata dan olahraga tradisional, tabligh akbar, pertandingan futsal, pertandingan bola voly, donor darah, bhakti sosial, dan lainnya, termasuk malam syukuran dengan pesta rakyat yang dimeriahkan artis-artis ibukota,” ujar Sutono, usai rapat persiapan HUT ke-53 Provinsi Lampung di Gedung Balai Keratun, kemarin. Menurut Sutono, peringatan hari jadi Provinsi Lampung merupakan acara rutin yang bersifat dinamis, tapi harus ada nilai lebih dari setiap kegiatan yang pernah dilaksanakan sebelumnya. Untuk itu dalam pelaksanaan seminar nanti, akan dihadirkan seorang motivator. “Untuk pelaksanaan simposium/seminar, Pemerintah Provinsi Lampung berencana menghadirkan beberapa tokoh motivator level nasional,” kata dia. Ditempat yang sama Kepala Biro Umum, Isron Fadtricar yang juga menjadi Sekretaris Umum Panitia HUT ke-53 Provinsi Lampung menambahkan, rangkaian acara kegiatan itu telah mengacu tahun sebelumnya. “Pelaksanaan hiburan dan pesta rakyat tahun ini mengacu saja dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Provinsi Lampung berencana akan mendatangkan beberapa alternatif artis terkenal seperti group kotak, armada atau ahmad albar. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat Lampung mampu merasakan serta menikmati pesta rakyat,” terangnya. (Virgo)

Nomor Telepon Penting Nama Instansi/Perusahaan

Nomor Telepon

1. Hotline Polisi

: 110

2. Polda Lampung

: 0721 486841

3. Polsekta Kedaton

: 0721 7691110

4. Polsekta Sukarame

: 0721 7624250

5. Dirpolair

: 0721 31310

6. ULPK BPPOM

: 0721 254888

7. Poltabes Bandarlampung

: 0721 254110

8. Polsekta Tanjungkarang Timur

: 0721 253783

9. Polsekta Tanjungkarang Barat

: 0721 255015

10. Polsekta Telukbetung Utara

: 0721 482083

11. Polsekta Telukbetung Selatan

: 0721 481283

12. Polsekta Telukbetung Barat

: 0721 485383

13. Polsekta Panjang

: 0721 31383

14. RSUD Abdul Moeloek

: 0721 702455, 703312

15. Ambulans

: 118

16. PMI

: 0721 253452

17. Pemadam Kebakaran

: 113, 0721 252741

18. PDAM

: 0721 483855

19. Gangguan PLN

: 0721 263206

20. Pemprov Lampung

: 0721 481166

21. Pemkot Bandarlampung

: 0721 252041

22. Kejari Bandarlampung

: 0721 473576

23. Kejati Lampung

: 0721 482409

24. Bandara Raden Intan II

: 0721 91114

25. Terminal Rajabasa

: 0721 706239

26. LBH Bandarlampung

: 0721 7478795

27. Pelabuhan Bakauheni

: 0721 331032/331040

Pemimpin Umum / Pimpinan Perusahaan : Hendri Setiadi, SP  Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab: Reci Purwana  Redaktur Pelaksana : Ilwadi Perkasa,  Redaktur : Pipit  Kota Bandar lampung : Ardiansyah, Reni Puspitasari, Satria Aji Prasetyo, Rudi Hartono, Novela Endang Tri Utami, Anggun Anggraini, Sekretaris Redaksi /Bendahara : Irma Yunita  Kabupaten Pesawaran: M.Soheh (Kabiro)  Kabupaten Pringsewu : David Dinata (Kabiro)  Kota Metro: Revaldi M (Kabiro),  Kabupaten Lampung Selatan: Marhadan (Kabiro),  Kabupaten Tanggamus: Arapik Junaidi (Kabiro), Jeni Hevi, Sunaidi  Kabupaten Lampung Timur: Chandra Zakaria (Kabiro), Iskandar Jayadi  Kabupaten Lampung Utara: Defri Zan (Kabiro), Fahmi Fidin, M. Usni  Kabupaten Lampung Barat: Iwan Setiawan (Kabiro),  Kabupaten Tulang Bawang : Armadan (Kabiro)  Kabupaten Tulang Bawang Barat : Shobari (Kabiro), Amin Paijo, Syaiful Muthofi  Kabupaten Way Kanan : M Shaleh (Kabiro)  Kabupaten Lampung Tengah: Febir Yadi (Kabiro), Ricky Nova Setiawan  Kabupaten Mesuji : -  Kabupaten Pesisir Barat : Agustiawan (Kabiro)  Design Grafis/Lay Out : M Irvan A.S, Supri  Staf Iklan : Rahma Diana Putri  Sirkulasi : Aria Suprika, Maulana Riansah Ansyori  Alamat Redaksi : JL. Ratu Dibalau (Jl. Suparman No. 33 A ) Kecamatan Tanjung Seneng, Kelurahan Tanjung Seneng, Bandarlampung  Telp. (0721) 8050252  Email: beritaswaralampung@yahoo.com, Penerbit: PT. Lentera Timur Abadi  Rekening:  Percetakan: PT. Subur Jaya Nirwana (Isi diluar tanggungjawab Percetakan). 

Wartawan Swara Lampung selalu dibekali kartu pers. Wartawan Swara Lampung tidak boleh menerima atau meminta sesuatu apapun dari narasumber dengan alasan apapun. Jika menjumpai pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, diharap untuk dapat kiranya menghubungi redaksi ke nomor 0853 6960 9909


3

Kamis, 16 Februari 2017

Polda Lampung Sita 50 Ribu Sparepart Palsu Asal China

Bandarlampung (Lentera SL): Petugas Subdit I Industri Perdagangan dan investasi (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, menyita 50 ribu sparepart sepeda motor impor palsu berbagai merek asal China senilai Rp500 juta. Sparepart impor palsu tersebut, disita dari gudang milik tersangka berinisal RJP (35) di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras. Kasubdit I Industri, perdagangan dan investasi (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus, AKBP Budiman Sulaksono mengatakan, pengungkapan kasus pengemasan ulang sparepart sepeda motor impor palsu asal China tersebut, berdasar atas informasi masyarakat. Dari informasi itu dilakukan penyelidikan, alhasil menangkap RJP selaku pemilik barang dan modal. “Tersangka RJP, kami tangkap di rumahnya di Jalan Yos Sudarso,

Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras,” ujarnya saat konpers di Rumah penyimpanan benda sitaan negara (Rumbasan) kelas I Bandarlampung, kemarin. Dari penangkapan tersangka RJP, petugas menyita barang bukti sekitar 50 ribu pcs sparepart sepeda motor impor palsu berbagai merek senilai Rp 500 juta. Lalu ribuan kertas dan hologram merek Honda, Yamaha, Suzuki, Kross dan Dragon, ribuan hologram, lalu ratusan plastik mika polos dan

Preman Tukang Palak Ditangkap Polisi Bandarlampung (Lentera SL) : Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308, Polsek Natar Lampung Selatan, meringkus seorang preman jalanan yang kerap memalak pengguna jalan raya di sekitar Bandara Radin Inten II, kemarin. Preman jalanan itu yakni, Ibnu Soraya (26), warga Desa Rulung Helok Natar ini, dibekuk petugas saat tengah menunggu korbannya, di sekitar Jalan Raya Branti Natar. Kapolsek Natar, Kompol Eko Nugroho menjelaskan, pelaku ditangkap petugas berdasarkan laporan korban Dwi Yulianto (24), warga Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah, yang saat itu sedang menunggu rekannya di sekitar Bandara Radin Inten II, pada Minggu sore (12/2). “Tiba-tiba pelaku mendekati korban, dan langsung meminta sepeda motor dan ponsel milik

korban. Karena korban melawan, kemudian pelaku mengancam akan melukai korban dengan sebilah golok,” kata Eko, Rabu (15/2). Karena korban melawan, tutur Eko, kemudian pelaku langsung menaiki sepeda motor korban. Namun korban berontak sehingga keduanya terjatuh dari sepeda motor. Saat keduanya terjatuh dari sepeda motor, kesempatan itu yang dijadikan pelaku untuk memeras korban kembali, dengan meminta sejumlah uang,” bebernya. Eko mengungkapkan, pelaku kemudian mengambil paksa uang korban sebesar Rp90 ribu. Kini uang itu, dan sebilah golok sudah diamankan petugas sebagai barang bukti. “Pelaku melanggar pasal 365 KUHP, dan terancam hukuman sembilan tahun penjara,” paparnya. (Ardiansyah)

kardus. Barang bukti lainnya yang disita, mesin pres mika, mesin pres plastik, straples, printer, note book dan stampel untuk jenis kendaraan. “Ribuan sparepart impor palsu asal China tersebut, dikemas ulang oleh tersangka RJP dengan mesin pres sendiri dan menggunakan merk ternama seperti Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki,” ungkapnya

Budiman mengutarakan, hasil pemeriksaan tersangka, barang bukti ribuan sparepart impor palsu tanpa merk tersebut, berasal dari China lalu dirimkan ke Indonesia menuju Jakarta. Selanjutnya, sparepart palsu tersebut dikirimkan oleh pemasok lainnya melalui Pelabuhan Bakauheni. Modusnya, kata Budiman, sebelum diedarkan, sparepart impor

palsu itu dimasukkan ke dalam kemasan dan di pres dengan mesin pres. Selanjutnya, di kemas pakai kardus masing-masing merk ternama dengan isi rata-rata 25 Pcs. “Produk sparepart impor palsu hasil kemasan tersangka RJP tersebut, dipasarkan di beberapa Kabupaten di Provinsi Lampung. Bahkan tersangka juga menjualnya, hingga di luar Provinsi Lampung,”

terangnya. Menurutnya, dalam sehari melakukan pengemasan sparepart impor palsu tersebut, tersangka RJP mampu menghasilkan 700 Pcs. Sehingga dalam satu bulan hasil pengemasan menggunakan merek dagang Honda, Yamaha, Suzuki, Kross, Kawasaki dan Dragon yang dilakukan tersangka RJP mencapai 14 ribu Pcs.

“Kegiatan usaha yang dilakukan tersangka RJP, sudah berjalan sejak satu tahun terakhir (2016). Dari hasil menjual sparepart palsu tersebut, tersangka meraup keuntungan hingga miliaran rupiah,” jelasnya. Kasus ini masih terus dikembangkan penyidik untuk mengungkap pemasoknya yang berada di Jakarta. (Ardiansyah)

Kondisi Rumbasan Kelas 1 Butuh Perhatian

Bandarlampung (Lentera SL): Kondisi Rumbasan Kelas I Bandar Lampung dnilai sangat kurang layak untuk kantor sebuah intansi pemerintahah. Kondisinya sangat kumuh dan becek akibat limbah BBM dan

air. Selain itu, kantor ini juga kekurangan pegawai. Ini harus menjadi perhatian Kanwil Kemenhumham Lampung. Kantor ini perlu perbaikkan, bahkan membutuhkan penambahan gedung untuk tem-

pat dan pemeliharaan barang bukti. Menurut Kepala Rumbasan Kelas I Bandar Lampung, Al Kautsar didampingi Kepala Seksi Administrasi dan Pemeliharaan Rumbasan Kelas I Kota Bandar Lampung, Faisal, kantor Rumbasan Kelas I Bandar membutukan masih banyak pegawai dan perbaikkan gedung. “Jumlah pegawai saat ini cuma 23 orang. Idealnya 50 pegawai,” kata Al Kautsar saat di Rumbasan Kelas I Bandar Lampung, pada Rabu (14/2) siang.

Dikatakannya, Rumbasan Kelas I Bandar Lampung juga butuh penambahan gedung untuk tempat dan pemeliharaan barang bukti hasil sitaan dari pihak kepolisian dan kejaksaan. Sebab berbagai jenis barang sitaan yang ada di Rumbasan Kelas I Bandar lampung diantaranya ada yang berbahaya dan ada yang mencemari lingkungan. “Barang hasil sitaan itu ada yang berbahaya dan bisa mencemari lingkungan, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain bisa mengakibatkan kebakaran juga bisa mencemari lingkungan

di sekitar Rumbasan Kelas I Bandar Lampung,” ujarnya. Dengan penambahan gedung, tambah Al Kautsar, akan lebih menjamin barang bukti dalam kondisi utuh atau tidak rusak. “Tidak seperti saat ini. Ada bangunan penyimpanan barang bukti pupuk yang beratap, namun tidak ada dinding. Ditambah lagi halaman yang becek, akibat genangan air dan BBM yang bocor dari drum penampungan karena ditaruh di halaman tanpa bangunan. Ini sangat berbahaya,” tegasnya. (Ardiansyah)

PILKADA SERENTAK 2017 PILKADA JAKARTA

Lanjut Putaran Kedua, Agus-Silvy Tersisih HITUNG cepat versi Saiful Mujani Research Center menempatkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat unggul sementara 43, 13 persen, mengungguli pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Data Saiful Mujani Research Center merilis, suara yang masuk hingga Rabu pukul 17.42 WIB mencapai 97,60 persen. Pasangan AgusSylvi memperoleh suara 16,71 persen, Ahok-Djarot 43,13 persen dan Anies-Sandi 40,16 persen. Perolehan suara AhokDjarot dan Anies-Sandi terus berkejar-kejaran, dan sepertinya mustahil terkejar oleh pasangan Agus-Silvy. Juru bicara Partai Demokrat (PD) menyebut pihaknya menemukan sejumlah kecurangan. “Sudah ada yang masuk, tetapi belum kita kumpulkan. Di grup kita, sudah lihat beberapa,” ungkap juru bicara PD Dede Yusuf di posko pemenangan Agus-Sylvi, Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (15/2). Koalisi Apakah pengusung Agus akan gabung ke salah satu dari

Terlalu dini. Kita tunggu saja perkembangan. Kalau kita komen untuk hal yang belum clear, kalau ada orang lain gimana-gimana. Itu kan orang lain. dua pasangan calon lainnya? “Terlalu dini. Kita tunggu saja perkembangan. Kalau kita komen untuk hal yang belum clear, kalau ada orang lain gimana-gimana. Itu kan orang lain,” ungkap Jubir Partai Demokrat, Ramadhan Pohan. Pohan menyatakan pihaknya masih menunggu hasil penghitungan internal mereka. “Kita belum bisa bilang apaapa juga. Masih berlangsung. Nantilah kita lihat. Perkembangannya tunggu saja,” kata Pohan.(dbs/iwp)

40,16 %

43,13 %

Agus Terima Kekalahan LENTERA SL: Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, secara kesatria mengakui kekalahannya dalam Pilkada DKI Jakarta. “Hari ini secara kesatria, saya menerima kekalahan,” ujar Agus dalam konferensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/2) malam. Agus juga memberikan selamat kepada dua pasangan calon Pilkada DKI,

Basuki Tjahaja PurnamaDjarot Syaiful Hidayat serta pasangan Anies BaswedanSandiaga Uno yang lolos ke putaran kedua. “Saya dan bu Sylvi sekali lagi mengucapkan selamat kepada pasangan calon dua dan tiga,” tambah anak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini. Agus mengaku telah menghubungi kedua pasang calon tersebut untuk mem-

berikan selamat. “Tadi saya telepon pak Ahok langsung dan saya juga sudah coba hubungi Anies dan pak Sandi tapi beliau masih ada kegiatan. Tujuan kami untuk secara langsung memberikan selamatkan,” ungkap Agus. Seperti diketahui sejak dirilisnya hasil hitung cepat oleh beberapa lembaga survei, pasangan Agus-Sylvi berada di posisi buncit.(ist)


4

Kamis, 16 Februari 2017

Lampung Selatan

Zainudin Minta Pelayanan BPJS Lebih Baik Kalianda (Lentera SL): Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kantor cabang utama Bandarlampung, di ruang rapat bupati Pemda setempat, Selasa (14/2). Dalam audensi tersebut, bupati dan BPJS membahas kelanjutan perjanjian kerjasama tahun 2017. Bupati meminta, agar kerjasama dapat terjalin dengan baik perlu diperhatikan beberapa hal. Pertama, tujuan BPJS harus jelas, kedua, setiap orang yang sakit menggunakan BPJS segera dilayani dengan baik. Ketiga, keluhan masyarakat tentang BPJS agar diperhatikan. “Keempat, pegawai Puskesmas atau rumah sakit yang menangani BPJS harus ditraining terlebih dahulu supaya santun, lembut, dan murah senyum dalam melayani orang berobat yang menggunakan BPJS,” tegasnya.(Marhadan)

Pringsewu

Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan dan Kepala Kejaksaan Negeri Kalianda, Sri Indarti, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, yang berlangsung di Aula Krakatau, Selasa (14/2).(foto.Marhadan)

Belum Genap 4 Bulan Rampung

Ribuan Personil Turun Amankan Pilkada

Jalan Desa Merambung Kembali Rusak

Kotabumi (Lentera SL): Pekerjaan jalan lapen di Desa Merambung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menuju Desa Sinar Jaya, diduga dikerjakan asalan. Sebab, proyek tahun anggaran 2016 tersebut kini sudah rusak pada beberapa titik. Padahal, arus lalu lintas kendaraan tidak seberapa . “Ruas jalan ini jarang dilalui kendaraan, namun aspalnya sudah terbongkar di beberapa titik. Kualitas pekerjaan sangat tidak bagus,” Kata Kepala Desa Merambung,

Susan Hilal, Rabu (14/2). Dia menjelaskan, jalan aspal tersebut dikerjakan tahun 2016 baru selesai sekitar 4 bulan yang lalu, namun belum apa-apa kini sudah rusak, aspal

Lamteng akan Kembangkan Natural Black Garlic Lampung Tengah (Lentera SL): Setelah mengembangkan inovasi beras singkong, Pemkab setempat juga akan mengembangkan Natural Black Garlic atau bawang tunggal. Bawang tunggal, banyak juga warga yang menyebutkan dengan bawang lanang ini akan dikembangkan dengan membentuk klaster di beberapa Kecamatan di Lampung Tengah. Bupati Lampung Te­ ngah, Mustafa menuturkan, pengembangan varietas jenis tanaman ini merupakan strategi dalam menambah nilai ekonomis potensi pertanian di Lampung Tengah. Selain itu juga bermanfaat untuk stabilitas harga komoditas pertanian. Menurutnya, solusi anjloknya harga singkong tidak hanya berhenti dengan menaikan harga, tetapi mencari upaya agar harga komoditas pertanian stabil. “Harus ada inovasi dan strategi baru guna mencegah inflasi komoditas pertanian. Kita akan mengembangkan alternatif tanaman agar tidak ada over produksi, one village one cluster. Dengan ini stabilitas harga pertanian dapat dijaga,” ungkapnya, Selasa (14/2). Mustafa sendiri mengaku mengkonsumsi Natural Black Garlic untuk kesehatan dan kebugaran tubuhnya berencana mengembangkan ramuan ini. Sementara itu, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Balai Besar Teknologi Pati (BPPT-B2TP)

di Kampung Negarabumi Ilir, Kecamatan Anaktuha, dr. Aton Yulianto menegaskan, pihaknha siap mengembangkan Natural Black Garlic. Natural Black Garlic ini baik untuk kesehatan tubuh. Menurutnya, sekarang ini Natural Black Garlic yang berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit masih diproduksi BPPT Jakarta. “Sementara ini masih diproduksi BPPT Jakarta. Kalau di sini belum karena tidak tersedianya bahan baku,” katanya. Meski demikian, kata Aton, BPPT-B2TP siap bekerja sama dengan Pemkab Lamteng untuk memproduksi Natural Black Garlic. “Kita siap memproduksi kalau bahan bakunya bisa tersedia di Lamteng,” ujarnya. Natural Black Garlic, kata Aton, adalah bawang hitam yang berasal dari bawang putih. “Prosesnya, bawang putih difermentasi pada suhu tertentu dan waktu yang lama selama 30 hari. Hasi proses fermentasi tanpa bahan tambahan apa pun ini menghasilkan senyawa baru yang mempunyai efek farmakologis. Rasanya manis, bertekstur lembut, dan tidak meninggalkan bau mulut,” katanya. Khasiatnya, kata Aton, untuk menjaga kesehatan tubuh. “Baik untuk kesehatan jika dikonsumsi. Ramuan ini bisa embantu menurunkan gula darah, asam urat, kolestrol, tekanan darah tinggi, dan memperlancar sirkulasi darah,” ungkapnya.(Febir)

terbongkar.Padahal katanya, ruas jalan menuju Desa Sinar Jaya, Kecamatan Tanjung Raja termasuk jarang dilalui kendaraan kecuali sepeda motor. Itupun jumlahnya tidak seberapa. Kepala Desa Sinar Jaya, Abas Zen Manggarai me­ ngatakan, pihaknya juga bingung. Apalagi proyek lapen tersebut tidak pamit kepada dua desa yang dibangun, “Saya meminta kepada Dinas

PU Lampura untuk mengecek kondisi riil ruas jalan yang sudah rusak tersebut. Proyek tersebut dikerjakan pihak rekanan asal jadi,” tambahnya. Mereka pun mengaku tidak mengetahui berapa pagu untuk pengerjaan jalan tersebut. Sementara, tokoh masyarakat, Jhoni berharap, bupati tidak memakai lagi kontraktor yang kerjanya tidak benar. “Secara pribadi

kami sebagai masyarakat tidak terima dengan proyek yang asal jadi, tolonglah kalo masuk proyek yang mengerjakan jangan asal-asalan,” imbuhnya, Sampai diterbitkannya berita ini belum ada kontraktor yangbisa dimintai keterangannya. Sekretaris PU Lampura, Susilo, yang dicoba dikonfirmasi melalui pesan singkat via BBM tidak membalas.(Defri)

Satu Tahun Kantor Bupati Pesibar Kelar Dibangun

Krui (Lentera SL): Pembangunan kantor Bupati Pesisir Barat (Pesibar), ditargetkan kelar dalam jangka waktu satu tahun. Dan Selasa (14/2), dihadapan Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, dilaksanakan pemaparan dan ekspose dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta konsultan perencanaan teknis pembangunan kantor bupati Pesisir Barat. Dalam kesempatan tersebut, LKPP diminta untuk menjelaskan tentang pelaksanaan land clearing areal pembangunan komplek perkantoran apakah bisa dilaksanakan secara swakelola karena apabila dilaksanakan dengan swakelola

anggaran biaya bisa lebih minimal. LKPP memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat, yang telah memberikan support dalam bentuk bervariasi seperti kesediaan LKPP dalam pendampingan dan sebagai konsultan mulai dari proses awal hingga pelaksanan pekerjaan. Lebih lanjut pihak LKPP menjelaskan, bahwa anggaran pembangunan kantor bupati harus tersedia secara pasti sedangkan proses pelaksanaan lelang benarbenar dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.Bupati meminta, pihak LKPP dan konsultan agar memberikan pendamping

dalam masalah penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat. “Saya minta agar semua SKPD serius dalam mengikuti acara tersebut sehingga dalam melaksanakan tugas fungsi dan tata kerja masing-masing SKPD akan berjalan dengan optimal,” kata Agus. Dan yang lebih penting sebelum proses lelang pembangunan kantor bupati pesisir barat yang segera akan dilaksanakan, maka terlebih dahulu harus dibentuk Tim Pengkajian,Pemantau Pelaksanaan Pembangunan Daerah (TP4D) de­ngan melibatkan pihak-pihak terkait. (Agustiawan)

Personil Dua Sub Sektor Disiapkan Pesawaran (Lentera SL): Kapolres Pesawaran, AKBP Syarhan, akan segera mempersiapkan personil yang akan ditempatkan di Sub Sektor Kepolisian Kecamatan Waylima dan Sub Sektor Punduh Pendada, yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. “Walaupun tidak secara masimal kita akan segera siapkan personilnya, untuk pengisian anggota di Sub Sektor Waylima dan punduh Pedada,” kata Syarhan belum lama ini. Dijelaskannya, personil yang akan ditempatkan tersebut akan mengambil dari anggota personil yang ada di Polres Pesawaran. “Kita

tidak akan ambil anggota dari luar Pesawaran. Namun kita manfaatkan personil yang ada di Polres Pesawaran saja, meskipun kurang maksimal,” jelasnya. Sementara itu, saat ditanya mengenai kapan status sub polsek tersebut bakal meningkat statusnya menjadi Polsek, AKBP Syarhan mengaku, belum bisa memastikan kapan status akan dinaikkan. “Yang jelas dengan adanya pembanguan sub sektor ini, kita akan laporkan dulu ke Polda Lampung yang nantinya akan dilakukan peninjauan dan di analisa. Hasilnya kemudian dilaporkan ke

Mabes Polri, jadi kita belum bisa memastikan kapan sub polsek ini akan meningkat statusnya menjadi Polsek,” pungkasnya. Dengan adanya pembangunan dua sub sektor yang ada tersebut, pihaknya sangat berterima kasih sekali kepada warga yang sudah menghibahkan tanah dan juga sekaligus membangunnya.”Mudahmudahan dengan adanya sub sektor ini masyarakat bisa terjamin rasa keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman. Namun, kami juga minta kepada masyarakat untuk kerjasamannya terkait informasi,” pintanya. (Soheh)

Pringsewu (Lentera SL): Pemerintah Kabupaten Pringsewu, menyiapkan ribuan personel dari pihak terkait, untuk keamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Pringsewu, tahun 2017. Terdiri dari 481 personel polisi dari kepolisian resor setempat, 86 petugas satpol PP, serta 1.642 anggota satuan perlindungan masyarakat, ditambah personel TNI dari Kodim 0424. Petugas keamanan tersebut ditempatkan di 821 TPS yang tersebar di 131 desa dan kelurahan di 9 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu. Saat menerima kunjungan kerja anggota DPD RI, di aula utama kantor sekretariat pemkab setempat, Penjabat Bupati Pringsewu, Yuda Setiawan mengungkapkan, jumlah pemilih tetap pemilukada Pringsewu 2017 berdasarkan data KPUD Pringsewu sebanyak 315.046 mata pilih, terdiri 161.216 laki-laki dan 153.830 perempuan. “Pilkada Pringsewu 2017 diikuti 3 pasangan calon kada, yakni pasangan Ardian Saputra, SH dan Ir.Hj.Dewi Arimbi, kemudian pasangan petahana Hi.Sujadi dan Dr.Hi.Fauzi, SE, M.Kom, Akt., serta pasangan Siti Rahma, SE dan Edi Agus Yanto, S.IP “, katanya, Selasa (14/2). Sementara, anggota DPD RI asal Lampung, Anang Prihantoro menjelaskan, tujuan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu adalah dalam rangka mengawasi pelaksanaan pemilukada serentak 2017, dimana Pringsewu merupakan salah satu dari 76 kabupaten dan 18 kota serta 7 provinsi yang menyelenggarakan pilkada serentak 25 Februari 2017. “Di Provinsi Lampung ada 5 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada 2017 ini. Pringsewu dipilih karena daerah ini luar biasa. Selain juga diikuti calon petahana, Pringsewu sangat strategis baik ditinjau dari letak wilayah maupun ditinjau dari berbagai sudut. Pringsewu memiliki banyak potensi, baik alam yang bagus maupun SDM yang mumpuni. Saya berharap pilkada Pringsewu dapat berjalan sukses,” harapnya.(David)

pesibar

Mau Diperiksa Polisi Pejabat Diminta Tenang Krui (Lentera SL): Sekretaris daerah Pesisir Barat (Pesibar), Azhari, angkat bicara terkait merebaknya isu akan adanya pejabat eselon II di Pesisir Barat (Pesibar) yang akan dipanggil oleh aparat penegak hukum. Azhari menghimbau, agar pejabat tidak gelisah dan tetap bekerja dengan baik sesuai aturan perundang-undangan. ”Kalau ada isu ada pejabat eselon dua akan dipanggil atau ditangkap penegak hukum kita tidak akan menghalanginya.Kalau memang ada bukti si pejabat itu bersalah silahkan dipanggil atau diperiksa kita mendukung penegakan hukum,” terang Azhari, di ruang tunggu bupati Selasa (14/2). Kalaupun nanti ada pejabat yang ditangkap, sebagai ASN tetap akan ada pembelaan dari pemkab setempat. ”Pembelaan sah-sah saja, sebab sebelum diputuskan oleh pengadilan si pejabat itu belum tentu bersalah. Jadi, kalaupun kita bela itu adalah sebagai bentuk rasa solidaritas. Sekali lagi, kepada pejabat yang bekerja di lingkumgam Pemerintah Pesisir Barat tidak perlu cemas dan khawatir saat menerima panggilan dan pemeriksaan dari aparat penegak hukum,” pungkas Sekda.(Agustiawan)


5

Kamis, 16 Februari 2017

LAMTENG

Mustafa Menari Bersama Tokoh Adat Lampung

Banjir menggenang perumahan RT 27 RW 06, Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Kelurahan ini menjadi langganan banjir bila musim penghujan datang.(foto.Rival)

Musim Hujan Hadimulyo Barat Langganan Banjir

Metro (Lentera SL): Jalan Lukman Tanjung, tepatnya lingkungan RT 27 RW 06 Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, menjadi salah satu wilayah yang langganan banjir.

Adam, salah seorang warga setempat menuturkan, bila hujan turun dengan deras dan sampai kurang lebih 2 jam dapat menjadi banjir. “Iya Mas, lihat aja saat ini lagi hujan dan lumayan deras, kalau sampai terus hujan bisa men-

capai Lutut kaki orang dewasa dan sampai masuk kedalam rumah” ujarnya saat di temui di rumahnya, Rabu (15/2). “Kalau tahun-tahun sebelumnya, nggak sampai masuk dalam rumah, ini di karenakan perumahan makin

padat, dengan daerah yang berdataran rendah dan saluran irigasi yang berada di belakang rumah kami tidak dapat menampung banyaknya debit air yang begitu banyak,” katanya. Lina, yang juga warga setempat menambahkan, ia meminta kepada pemerintah Kota Metro untuk dapat memperhatikan lingkungannya tempat tinggalnya. Pemkot

Pejabat Tinggali Rumah Sendiri Rumdis Jadi Terbengkalai

Kotaagung (Lentera SL): Beberapa perumahan dinas pejabat Kabupaten Tanggamus yang berlokasi dekat rumah dinas (rumdis) Wakil Bupati Tanggamus, terbengkalai. Menurut Arul (38) salah seorang warga Kotaagung, tak jauh dari rumah dinas Wakil Bupati Tanggamus tersebut ada dua perumahan dinas yang terbengkalai dan kumuh, karena banyak sarana bangunan perumahan yang sudah rusak, bahkan rubuh. Adapun kondisi memprihatinkan dari perumahan dinas tersebut, lantaran lama tidak ditempati, sehingga fasilitas publik yang dibangun melalui APBD Tanggamus tersebut,

kondisinya kini rusak dan mengganggu keindahan wajah Ibukota Kabupaten yang berjuluk Bumi Begawi Jejama ini. “Coba lihat bang kondisi perumahan-perumahan dinas tersebut, sudah kosong, kotor, tumbuh semak rumput, kondisi bangunan juga sudah rusak berat, seperti perumahan pas disebelah rumah dinas wabup, bahkan perumahan yang lokasinya sekitar 30 meter sebelah utara rumah dinas wabup, pendopo terasnya sudah rubuh, ya seperti rumah hantu aja,” katanya, Rabu (15/2). Kondisi tersebut juga menarik komentar warga lainnya,

seperti yang dikatakan Arpan salah seorang tokoh masyarakat Kotaagung Timur. Menurutnya, banyaknya perumahan dinas yang terbengkalai dan rusak, ini karena keengganan para pejabat setempat menempati perumahan. Bahkan banyak pejabat yang rumahnya masih di Tanggamus, memilih pulang kerumah masing-masing. Padahal seharusnya sebagai pelayan publik, para pejabat ini harus berdiam di Ibu Kota Kabupaten, yaitu Kotaagung. “Banyak sekali perumahan dinas yang tidak didiami pejabat, seperti rumah dinas ketua DPRD juga dibiarkan kosong, harusnya walaupun rumah ketua masih di Tanggamus, mestinya dijadwalkan juga mendiami rumah dinas terebut, jadi ada kesempatan masyarakat jika ingin menyampaikan aspirasinya, kemudian jika memang tidak ditunggu karena alasan tertentu, harusnya pemkab, menyuruh orang menjaga dan merawat rumah-rumah dinas itu, jangan dibiarkan saja, seperti tidak peduli, kan malu kalau ada pejabat luar Tanggamus yang bertamu ke rumdis wabup, disebelahnya rumah kosong, kumuh,” tukasnya. (Nai/Rapik)

diminta cari solusi menanggulangi banjir. “Kita sebagai masyarakat di sini, mohon kiranya kepada pemerintah kota Metro untuk dapat mengatasi permasalahan banjir yang selalu menghantui kami,” ujarnya. Ditambah lagi dengan tidak lagi dikeruknya irigasi di belakang rumah beberapa tahun terakhir ini, menjadikan semakin dangkal dan tidak mampu

lagi menampung banyaknya debit air yang masuk ke saluran irigasi. “Biasanya setiap tahun irigasi di keruk, itu sudah lama sekali dan saat ini belum ada pengerukan kembali, kami mohon kepada pemerintah atau dinas yang terkait untuk dapat membantu kami dalam menangani masalah banjir yang selalu kami hadapai setiap datangnya hujan,” ujarnya.(Rival)

Lampung Tengah (Lentera SL): Upaya melestarikan adat istiadat dan kebudayaan Lampung, terus dilakukan Bupati Lampung Tengah, Mustafa. Bahkan pada kesempatan tertentu, bupati muda ini tidak sungkan untuk menari bersama para tokoh adat Lampung. Seperti yang terlihat di perayaan begawi di Bandar Buyut Lampung Tengah (Lamteng), belum lama ini. Bersama sejumlah tokoh adat lainnya, Mustafa menari Kebandaran yang merupakan tarian kehormatan untuk marga daerah Bandar, yakni Bandar Mataram, Bandar Suarabaya, Bandar Buyut, dan Bandar Terbanggi. Mustafa terlihat lihai melakukan gerakangerakan tarian tersebut. Dengan mengenakan pakaian adat kebesaran Lampung, pasangan dari Loekman Djojosoemarto ini menari dalam acara pemberian adat salah satu tokoh masyarakat setempat, Juanda “Kita harus bangga dengan adat istiadat yang kita miliki. Kebudayaan yang sudah ada harus terus kita lestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi? Jangan sampai adat istiadat kita punah karena karena minimnya kepedulian kita,” ungkapnya. Dia menambahkan, ditengah panasnya dunia perpolitikan Indonesia saat ini, dibutuhkan upaya pelestarian budaya yang nantinya diharapkan bisa menjadi alat pemersatu bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan perbedaan atau keberagaman sebagai potensi yang perlu dilestarikan, bukan sebagai alasan untuk memecah belah persatuan. Pelestarian budaya penting dilakukan, untuk mewujudkan masyarakat yang beradab, beradat dan bangga dengan budayanya sendiri. Lampung Tengah sendiri, kata dia, merupakan kabupaten dengan nilai historis yang tinggi. Asal muasal pemerintahan Lampung dimulai dari kabupaten yang dikenal dengan Jejamo Wawai ini.(Febir)

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Mengucapkan Selamat dan Sukses ATAS PENGAMBILAN SUMPAH JANJI JABTAN DAN PELANTIKAN PENGGANTI ANTAR WAKTU ANGGOTA DPRD LAMPUNG BARAT MASA JABTAN 2014-2019

JAFAR SHODIQ. S.Ag., M.Si Semoga Mampu Mengemban Amanah Rakyat Untuk Kemajuan Lampung Barat Dimasa Yang Akan Datang

Diskon Jurus Jitu Dongkrak PAD Kotaagung (Lentera SL): Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus, mengaku mempunyai jurus jitu untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 dari sektor perizinan, salah satunya yakni dengan memberikan diskon kepada masyarakat yang mengajukan pembuatan izin mendirikan bangunan (IMB). Kepala DPMPTSP Tanggamus, Aswien Dasmi mengatakan, diskon untuk memberikan rangsangan bagi masyarakat agar membuat IMB. Dimana selama ini dirasa masih banyak bangunan yang mengabaikan IMB.” Untuk diskonnya rencananya 30 persen. Dengan adanya diskon itu kami

berharap ada gairah dimasyarakat dalam mengurus IMB,” kata Dasmisapaan akrabnya, kemarin (15/7). Dasmi menyatakan pihaknya akan belajar dulu dengan Pemkot Bandarlampung yang sudah lebih dulu menerapkan.”Kita akan belajar mengenai aturan hukumnya dan konsep ke Pemkot Bandar Lampung, yang jelas tahun ini juga akan diterapkan,” katanya. Menurut Dasmi, ada banyak manfaat dari bangunan yang sudah mengantongi IMB, yakni mendapat kepastian hukum jelas serta bisa menjadi syarat apabila bangunan hendak dijadikan jaminan untuk peminjaman uang di bank. Jika dokumen IMB hanya untuk

bangunan baru, cukup satu kali dibuat dan tidak perlu melakukan perpanjangan ditahun berikutnya. “Ya, hanya sekali tidak ada retribusi bulanan lagi, kecuali jika bangunan tersebut berubah fungsi, misal dari rumah menjadi rumah toko (ruko) maka harus buat IMB baru,” tambahnya. Saat ini, terusnya, kesadaran para pelaku usaha pemilik ruko di Tanggamus dalam hal perizinan, masih sangat rendah.” Di Tanggamus ini, kesadaran masyarakat untuk mengurus IMB masih sangat rendah. Jangankan bangunan ruko, bangunan tempat tinggal saja dari 20 kecamatan di 299 pekon dan 3 kelurahan se-Tanggamus belum mencapai 50 persen” pungkas Dasmi. (Rapik)

SUTIKNO Wakil Ketua I

EDI NOVIAL, S.Kom Ketua

YOHANSYAH AKMAL, SH Ketua Komisi I AZWAR EFENDI Ketua Komisi II SW. SUNDARI Ketua Komisi III

SAIFUL ABADI, SE Wakil Ketua II RUDI RAHMADIAN , S.Sos,. M.Si Kabag Risalah Dan Persidangan

SUDIRMAN, S.Sos, MM

MULIONO, SH Sekretaris

Kabag Umum dan Kehumasan

AGUSTINA HANDAYANI, S.Sos Kabag Keuangan


6

Kamis, 16 Februari 2017

Umat Mesti Rapatkan Barisan Hadapi Provokasi Organisasi Terlarang

Baru-baru ini Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengingatkan umat Islam agar mewaspadai munculnya simbol palu arit di berbagai tempat.

Menurutnya pemunculan simbol komunis itu tampak seperti sengaja, sistematis, dan makin hari makin meluas. “Saya menyerukan kepada warga, simpatisan dan pendukung Partai Bulan Bintang khususnya, dan umat Islam umumnya agar berhati-hati dan waspada,” kata Yusril. Simbol palu arit yang merupakan lambang komunis dan Partai Komunis Indonesia (PKI), belum lama ini secara tiba-tiba muncul di Madura, dekat pondok pesantren yang besar dan berpengaruh, Pesantren Banyu Anyar dan Darut Tauhid. Sementara di

daerah-daerah lain, kata Yusril, simbol komunis itu sering pula dimunculkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia mengatakan, munculnya simbol komunis itu bisa benar-benar dilakukan oleh anak cucu dan simpatisan PKI zaman dahulu. Namun, kata dia, bisa pula aksi pancingan agar ada keresahan dan kemudian reaksi dari umat Islam. “Dalam sejarah politik di negeri kita, warga Bulan Bintang atau keluarga Masyumi adalah sasaran utama PKI untuk dihabisi,” katanya. Pembunuhan dan pembantaian

terhadap keluarga Masyumi, kata dia, mulai terjadi sejak Peristiwa Madiun pada 1948. Pembunuhan terus berlanjut secara sporadis sampai Masyumi dibubarkan pada 1960, yang salah satu penyebabnya adalah sikap anti-komunis dan antinasakom yang dipaksakan untuk diterima di zaman itu. Bangsa Indonesia, kata Yusril, sedang diuji dan diobok-obok dimulai dengan keresahan dan menumbuhkan rasa curiga satu sama lain. Kecurigaan ini, lama kelamaan bisa memancing bentrokan. “Inilah yang dinamakan konflik sosial yang mendorong terjadinya perang saudara. Kalau bangsa ini terpecah belah, dengan mudah negara jatuh pada kekuatankekuatan asing,” katanya.

Sejalan dengan amanat ketetapan MPRS tahun 1966 yang hingga kini masih berlaku, sambung Yusril, pemerintah seharusnya bersikap tegas menindak penyebar simbol-simbol komunisme yang meresahkan masyarakat. Arahan seperti itu, seharusnya datang dari Presiden dan dilaksanakan secara konsisten oleh aparat penegak hukum di seluruh Tanah Air. “Jangan keadaan seperti ini dibiarkan berkembang dalam masyarakat kita,” katanya. Dirinya juga Yusril menyebut, dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan serta keyakinan kepada ajaran Islam, umat Islam dapat menghindari provokasi yang bertujuan memecah belah masyarakat. Begitu juga dengan pemahaman

yang sungguh terhadap makna Pancasila, bangsa Indonesia akan terhindar dari provokasi PKI. “Pancasila dapat menyatukan seluruh komponen bangsa, sebaliknya komunisme tidak mendapat tempat di negara yang berlandaskan kepada Pancasila,” pungkasnya. Sebelumnya ramai diberitakan TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, Jawa Timur, menemukan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI) berupa palu dan arit. Lambang organisasi terlarang itu terpasang di sekitar lingkungan pondok pesantren. “Petugas gabungan dari unsur TNI dan polisi telah membersihkan lambang PKI berupa palu arit itu,” kata Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki.

Lambang organisasi terlarang ini ditemukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Proppo dan Kecamatan Palengaan. Di Kecamatan Proppo, lambang PKI ditemukan terpajang di kamar mandi masjid di Desa Bilaan dan jembatan, tak jauh dari Pondok Pesantren Darut Tauhid asuhan KH Ali Karrar Shinhaji. Sedangkan di Kecamatan Palengaan, lambang PKI secara tibatiba ditemukan terpajang di sekitar Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan. Selain petugas gabungan, pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid KH Ali Karrar juga ikut membersihkan lambang PKI yang dipasang di kamar mandi masjid dan di jembatan jalan umum di desa itu. (dbs)

Kehilangan Mengajarkan Makna Kehidupan Setiap manusia pasti memiliki yang namanya masa lalu. Begitu pula dengan Prisca Previa Dewi. Dulu saat remaja dirinya merupakan sosok perempuan yang aktif dalam bidang tari, ngeband dan menyanyi. Kata Prisca, saap akrabnya, keadaan itu hanya berlangsung saat dia duduk di bangku SMP. Ketika di SMA semuanya secara perlahan berubah. Perasaan untuk menggunakan hijab mulai menyapa hatinya. “Aku ingat sekali tepatnya tahun 2008 aku menggenakan hijab. Iya masih hijab gaul dan tak pernah konsisten. Masih teringat jelas di fikiranku iyalah rasa malu. Malu lantaran tak berhijab. Ditambah dengan melihat kakak kelas yang berhijab timbul perasaan kagum terhadapnya,” kenang dia, Rabu (15/2). Kendati belum mampu istiqomah, perempuan 23 tahun ini tak henti-hentinya memanjatkan doa kepada Allah agar dia selalu diberikan yang terbaik. Gayung pun bersambut, apa yang diharapkan ternyata dikabulkan. Allah memberikan dia jalan untuk aktif dalam kegiatan keagamaan. “Aku aktif dalam kegiatan tahsin dan Alahamdulilah dapat mentor yang luar biasa baik,” imbuhnya. Selain itu, Prisca pun menuturkan, ada suatu hal yang membuatnya berubah, yaitu rasa kehilanga. Setelah ditinggal oleh kakak tercinta rasa kehilangan selalu menyelimuti hatinya. Kakak yang selama ini dekat dengannya harus pergi menghadap Illahi. “Kehilangan mengajarkan kita untuk banyak mengingat kematian. Sejak saat itu aku mulai bertanya-tanya pada diri sendiri, apa sebenarnya yang aku cari di dunia ini. Aku juga selalu mengingat akan dosadosa yang telah aku lakukan,” cerita dia kepada Lentera Swara Lampung. Setelah apa yang dia lalui, rupanya Allah memberinya hadiah berupa jaminan pendidikan. “Allah kasih aku kesempatan buat kuliah di Bandung. Aku masuk tanpa harus tes serta mendapatkan beasiswa sampai lulus kuliah. Di lingkungan baruku lagi-lagi Allah tunjukan kasih sayangnya. Aku diberikan kesempatan untuk aktif dalam kegiatan keagamaan dan di sanalah aku memutuskan un-

Prisca Previa Dewi tuk hijrah menggenakan hijab syar’i,” papar Prisca. Setelah berhijab syar ’i dirinya selalu berusaha istiqomah. Bahkan dengan perempuan yang beragama non-Muslim sekali pun di tak mau melepas hijabnya. Mulai menjaga jarak dengan lawan jenis itulah yang dia lakukan saat ini. Saat disinggung adakah hal tersulit yang dia alami saat berhijab, perempuan yang doyan motret ini mengatakan, enggak ada sama sekali. Hal ini lantaran hijab lebar di lingkungan kampusnya merupakan hal lumrah. Justru polemik muncul ketika dia kembali ke kampung halaman. Sempat di anggap sebagai teroris dan ikut aliran sesat itulah hal yang dia rasakan di dalam lingkungan keluarga. Tak pernah menyerah dengan cibiran yang dia terima, akhirnya, Prisca pun memeberikan pemahaman kepada seluruh anggota keluarganya. Bahwa hijab lebar merupakan salah satu perintah Allah yang sesuai dengan syari’at Islam. Secara perlahan, diakuinya, saat ini semua telah memahami dengan apa yang dia pilih. “Aku berharap ini bisa menjadi kado bagi ayah di akhirat kelak. Dan perubahan yang aku rasakan setelah hijrah, mereka lebih menghargai aku terutama bagi kaum adam. Alhamdulilah hidupku saat ini lebih tenang,” timpal perempaun yang bekerja sebagai Apoteker ITB ini. Walau keluarga belum ada yang mengikuti langkahnya tapi Prisca tetap bangga lantaran Allah telah memberinya sebuah hidayah. Kata dia, hidayah itu harganya tak ternilai, segerakan melangkah menuju kebaikan sebab hidayah bukanlah ditunggu melainkan dikejar. (Reni Puspitasari)

Masjid Nasional Ghaddafi, Kampala, Relatif baru dibandingkan dengan masjid yang lain, masjid ini terletak di Kampala Bukit dan selesai dibangun pada tahun 2006. Faktanya, dibangunnya masjid ini adalah instruksi almarhum legendaris Presiden Libya Muammar Ghaddafi. Ini merupakan hadiah untuk negara Uganda dan juga memajukan populasi muslim. Hal ini pula yang mendasari mesjid tersebut dikenal sebagai Masjid Nasional Uganda.

Parfum Berperan Penting dalam Peradaban Islam Parfum, dianggap sebagai komoditas mewah yang hanya bisa didapatkan masyarakat kelas atas. Parfum yang berasal dari wewangian sari bunga itu, bisa diproduksi secara lokal. Ketersediaannya juga terjamin dan harganya menjadi lebih murah. Wewangian yang berasal dari musk, ambergris, dan kamper (kanfur) ini, menjadi jenis-jenis parfum yang dianggap cukup berharga dan tersedia di pasaran bagi masyarakat Islam di abad pertengahan. Aroma musk dianggap sebagai aroma parfum terbaik. Musk memiliki aroma manis yang berasal dari kalenjar sekresi rusa jantan musk (Moschus moschiferus L., Cervidae). Bersama dengan ambergris, musk sering kali diasosiasikan dengan penguasa atau kaum elite. Ambergris berasal dari sekresi usus paus sperma yang ditemukan mengapung di laut. Ambergris mempunyai wangi yang serupa dengan musk, mudah terbakar dengan nyala yang terang, dan karena itu dihargai sama dengan musk. Sedangkan kamper didapatkan dari resin tanaman kamper (Cinnamomum camphora dan

Dryobalanops aromatica) yang didapatkan di Asia Timur dan Indonesia. Berdasarkan pengamatan Marco Polo, kamper yang berasal dari Indonesia sama berharganya dengan emas. Pernyataan Marco Polo tersebut juga menggambarkan betapa pentingnya parfum dalam perekonomian abad pertengahan. Literatur yang dibuat ketika dan mengenai peradaban Islam abad pertengahan menggambarkan status parfum sebagai hadiah yang cocok diberikan kepada kalangan kerajaan. Kalangan istana pada periode Abbasiyah di abad ke-10 juga memberikan perhatian khusus pada parfum. Mereka memakai parfum di seluruh tubuh dan di lingkungan sekitar mereka dengan menggunakan dupa. Beberapa jenis parfum dipilih berdasarkan jenis kelamin pemakainya dan atau jenis kelas sosial tertentu. Misalnya, wewangian yang dibuat dari musk yang berasal dari luwak (dalam bahasa Arab disebut zabad atau ghaliya) dipakai oleh anak-anak atau budak perempuan. Musk dan parfum yang tidak berharga mahal ini, digunakan untuk membersihkan tangan dan mulut

sebelum dan sesudah menyantap makanan. Para tamu yang datang ke suatu pesta juga diusap dengan parfum untuk menyenangkan mereka. Parfum juga memainkan peran penting dalam budaya dunia kuliner Islam abad pertengahan. Wewangian ini digunakan untuk membersihkan peralatan memasak sebelum menyiapkan makanan. Parfum juga dipakai sebagai bumbu, penambah aroma masakan atau pewarna makanan dan minuman. Dalam dunia kedokteran, parfum memiliki peran kunci sehingga penjual parfum atau rempah-rempah (attar), bahkan mempunyai kedudukan yang sama dengan ahli obat dan ahli kimia. Teks farmakologis menjelaskan, efek wewangian tertentu terhadap bagian-bagian tubuh juga menunjukkan keampuhan wewangian dalam mengobati penyakit. Ambergris dan musk dipercaya dapat menstimulasi dan menguatkan otak, jantung, hati dan meningkatkan kemampuan panca indera. Sedangkan, kamper digunakan untuk mengobati hati, peradangan mulut, demam, dan sakit kepala. (ist)

Budaya Islam Kembangkan Pembuatan Parfum Jenis parfum yang paling awal adalah dupa sehingga aroma disebarkan melalui udara. Menurut Medieval Islamic Civilization: An Encyclopedia Volume I, munculnya kebudayaan Islam sejak abad ke-7 M menandai perubahan dalam pembuatan parfum modern, dengan memperkenalkan berbagai tumbuhan herbal dan rempah-rempah. Wewangian dan substansi eksotis lain, seperti melati dan jeruk, dibudidayakan di Arab jauh dari habitat aslinya di Asia. Salah satu ilmuwan Muslim al-Kindi adalah penemu industri parfum, melalui riset menyeluruh dan eksperimen dengan menggabungkan berbagai tanaman untuk menghasilkan aroma parfum yang berbeda-beda. Berbeda dengan teknik pembuatan parfum ala Mesir, masyarakat Dunia Islam mengembangkan teknik ekstraksi wewangian yang jauh lebih efektif, yaitu lewat

distilasi uap. Teknik memproduksi parfum dalam Islam dan teknologi distilasi telah menginspirasi komunitas ilmuwan di budaya Barat selama abad ke-14, terutama di Prancis. Dokter Muslim dan ahli kimia Ibnu Sina atau Avicenna adalah orang yang memperkenalkan teknik distilasi. Ia pertama kali bereksperimen dengan bunga mawar. Ilmuwan Barat kemudian mengembangkan teknik tersebut dengan penggunaan material mentah lain dan parfum berbahan dasar minyak. Inovasi modern dalam sejarah pembuatan parfum memang milik bangsa Barat, tapi konsep budaya parfum ditemukan oleh Islam. Nabi Muhammad pernah bersabda, “Mandi pada hari Jumat menjadi kewajiban bagi setiap laki-laki Muslim yang telah menginjak masa pubertas dan gunakanlah wangi-wangian jika tersedia.” (dbs)


Kamis, 16 Februari 2017

dari hal 1

Hore ke kamar dan membuka laci lemari untuk kembali melihat catatan kalkulasi duit yang sudah digelontorkan selama menjalani kampanye. Setelah memastikan jumlah totalnya, penulis akan mencoba menerka-nerka bagaimana cara agar dapat mengembalikan duit yang sudah beredar ke berbagai penjuru itu, seraya tanpa lupa menentukan target rentang waktu berapa lama modal tersebut bisa terhimpun kembali. Penentuan cara dan waktu jelas penting diperhitungkan secara masakmasak. Sebab selain dikejar target mengembalikan modal awal, penulis juga mesti bisa mengambil keuntungan dari masa jabatan selama 5 tahun ke depan.

Selain tidak mau tekor, sudah pasti penulis juga tidak mau konyol tanpa mengantungi keuntungan. Lantas bagaimana cara meraup duit pengembalian modal plus ‘bunga’ keuntungan tersebut? Tak perlu diragukan, penulis akan mengerahkan segala daya upaya, mengeluarkan berbagai trik dan strategi, hingga tujuan tercapai. Buat apa susah-susah menjadi bupati kalau mikirin kepentingan diri sendiri saja tidak mampu. Pokoknya dijamin beres! Lantas, apakah tekad untuk mengerahkan segala daya upaya demi mengembalikan modal plus keuntungan itu, termasuk juga akan menabrak aturan? Bagi penulis mudah saja menjawabnya,

manan, terutama pada daerah katagori rawan, seperti Tulangbawang, Mesuji, dan Pringsewu. Selain kapolda, Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Kolonel Inf. Hadi Basuki juga mengunjungi Kabupaten Mesuji, Rabu (15/2). Di sana, Danrem mem-

Adapun hitungan sementara Pemkab Pringsewu secara manual yakni Ardian-Arimbi meraih 75.541 suara, Sujadi-Fauzi 98.107 suara, dan Siti Rahma-Edi Agus Yanto 38. 870 suara. Semen-

tara hitungan cepat versi Rakata Institute, pasangan Sujadi-Fauzi meraih suara 48,41 persen, ArdianArimbi 34,78 persen, dan pasangan Siti Rahma-Edi Agus Yanto 16,81 persen. Hasil sementara terse-

but berdasarkan partisipasi pemilih sementara tercatat 68,78 persen. Sedangkan untuk hasil akhir akan ditetapkan melalui KPUD yang berlangsung pada 2224 Februari mendatang. (Davit)

dari hal 1

Diduga ara sementara itu berbanding terbalik dengan data yang dibeberkan Rakhmat Husein DC, aktifis Partai Rakyat Demokratik. Menurutnya, pasangan Edy Irawan Arief-Ulul Azmi Soltiansya menang tipis dibanding pasangan Parosil Mabsus - Mad Hasnurin. “Selamat untuk Edy Irawan dan Faisol (Panggilan akrab Ulul Azmi) selamat untuk tim pemenangan, partai pendukung dan rakyat Lambar. Ini hasil dari perjuangan dan ridho Allah SWT. Dengan kemenangan ini semoga rakyat Lambar kehidupannya lebih sejahtera, pembangunannya makin maju dan berkembang. Jangan ingkari janji-

janji kampanye. Terima kasih juga untuk Bapak Mukhlis Basri atas jasa-jasa dan pengabdiannya selama ini untuk Lampung Barat. Salam,” kata Rakhmat Husein. Padahal, berdasarkan hasil perhitung cepat sementara Rakata Institue dengan data masuk 100 persen, pasangan Parosil Mabsus - Mad Hasnuri memperoleh suara 59,00 persen, dan Edy Irawan Arief - Ulul Azmi Soltiansa 41,00 persen. Hoak Harian Swara Lampung menduga ada dugaan website KPUD Lampung Barat http://www.kpud-

lampungbaratkab.go.id/ diretas oleh pihak tidak bertanggungjawab. Dalam website ini tampil sebuah link https://pilkada2017. kpu.go.id/hasil/t2/lampung/ lampung_barat yang isinya melaporkan hasil realcount berdasarkan penghitungan C1 kertas suara. Dalam link itu diumumkan bahwa pasangan Edy-Pai menang hingga 52 persen mengalahkan pasangan PM-MH 48 persen. Diduga link itu hoak, atau kemungkinan websites tersebut sudah diretas. Sebab, link yang semula masih bisa dibuka hingga pukul 21.00 WIB sudah tidak bisa lagi dibuka lagi menjelang tengah malam. (iwp)

dari hal 1

Umar takhta. Hal ini berdasarkan dukungan suara 96,6 persen dengan partisipasi pemilih 89,68 persen. Berdasarkan pantau di lapangan, calon bupati Umar Ahmad bersama istrinya Kornelia Umar menyalurkan hak suara mereka di TPS 03 Tiyuh Karta, Kecamatan Tulangbawang Udik, tepat pukul 08.40 WIB. Di lokasi, Umar menyalami para warga dan saksi yang sudah menanti kehadiran calon tunggal ini. “Tanggal 15 Februari 2017 ini merupakan momentum yang sangat baik bagi ma-

syarakat Kabupaten Tulangbawang Barat, karena pada momentum ini akan ditunjukkan kekompakan dan kemenangan,” kata Umar, kemarin. Menurut Umar, Pilkada 2017 ini merupakan momen yang ditunggu masyarakat Kabupaten Tubaba, sehingga partisipasi diprediksa cukup tinggi. “Pilkada ini merupakan momen yang ditunggu masyarakat Tubaba, dan calon tunggal merupakan ruang yang diberikan negara untuk melakukan musyawarah mufakat, dalam rangka menentukan kepemimpinan di sebuah

kabupaten,” ungkapnya. Lebih lanjut, Umar pun yakin bahwa masyarakat Tubaba telah menentukan pilihan sejak dari jauh hari. “Pilih gambar ada bupatinya, pilih kotak kosong kan tidak ada paslonnya,” jelas calon pemimpin Bumi Ragem Sai Mangi Wawai itu. Sementara Calon Wakil Bupati, Fauzi Hasan melakukan pencoblosan di TPS 05 Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Kemudian Ketua Koalisi Tubaba Bersatu, Busroni di TPS 02 Tiyuh Kartaraharja, Kecamatan Tulangbawang Udik. (Arie)

dari hal 1

Ibu bagai reinkarnasi dari dewa Hindu. Ironinya, orangtua si jabang bayi tetap keukeh dengan pendapatnya semula. Keduanya tetap menganggap bayinya merupakan pengejawantahan kutukan bagi keluarga mereka. “Saya terus mengutuk diri saya atas kejadian

ini. Awal saya melihatnya saya kaget, bagaimana mungkin saya melahirkan bayi mirip alien. Saya khawatir akan masa depannya kelak,” katanya. Sementara menurut dokter, kondisi genetik langka ini, dikenal sebagai Halequin Ichthyosis.

Dewi Terima Pesanan : CP: 0812 7237 0787

YA L U

IR M

Book Saleskit U OC T S Disain Grafis E

Percetakan

Jl. Ikan Tongkol Teluk Betung

berikan arahan kepada prajurit TNI yang bertugas dalam mengamankan Pilkada Mesuji di Desa Bukoposo, Kecamatan Way Serdang, di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, dan di Markas Koramil 426-01/Mesuji. (Ardiansyah )

dari hal 1

Manual

Rumah Makan Padang

bukankah aturan dibuat untuk dilanggar. Tenang saja, pokoknya dijamin beres? Apakah upaya hantamkromo itu pun termasuk melabrak nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip keagamaan sekaligus menerjang larangan Tuhan? Ups! Untuk yang satu ini penulis angkat tangan, karena pembuat peraturannya adalah Tuhan yang maha kuasa yang tidak bisa diajak kompromi. Pokoknya nyerah deh, nggak sanggup! Makanya tak perlu heran kalau sampai saat ini penulis tidak pernah berminat menjadi kepala daerah,...ehemmm. Sebab kalau sampai itu dilakukan, sangat mungkin penulis akan masuk dalam kubangan dosa selama lima tahun menjabat! (bintangmerdeka3@gmail.com)

dari hal 1

Kapolda melakukan pengamanan khususnya daerah yang dianggap rawan. Hingga kemarin, Kapolda Lampung masih berada di Kabupaten Mesuji untuk meninjau penghitungan suara di TPS. Tim gabungan TNI/Polri akan terus melakukan penga-

7

Daerah-sambungan

T

RJl Hasanudin No. 1 T. Betung CP. 0853 84224455

Kondisi tersebut terjadi karena kasus gizi buruk akut yang menyebabkan penebalan kulit dan kelainan bentuk wajah. “Peluang hidup bagi penderita kasus seperti ini hanya satu untuk 10 juta kasus,” pungkas dokter Rajan Sinwa yang merawat bayi tersebut. (Ist)

Sudah maupun melalui sambungan telepon atas kemenangannya bersama Mad Hasnurin berdasarkan hasil sementara dari hitungan cepat. Parosil pun menyampaikan ucapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kepercayaan masyarakat Lampung Barat, untuk melanjutkan pembangunan. Ia juga mengajak kepada seluruh partai politik pengusung dan pendukungnya untuk mengawal perolehan suara. “Saya juga merasa terharu dan menyampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak, yang telah bekerja keras hingga kemenangan ini kita raih. Meskipun kepercayaan atas kemenangan ini belum sepenuhnya, sebelum penetapan dari KPUD,” kata Parosil, kemarin. Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara (riil count) Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Kabupaten Lampung Barat (Lambar), pasangan calon nomor urut 1 Parosil Mabsus-Mad Hasnurin (PM-MH) mengungguli pasangan calon nomor urut 2 Edy Irawan Arief-Ulul Azmi Soltiansa (Edy-Pai). Data yang diperoleh dari Indo Polling Network, Paslon PM-MH memperoleh suara 56,90 persen dan rivalnya Paslon Edy-Pai mendapat 43,10 persen. Kemudian berdasarkan Rakata Institut Paslon PM-MH 58,41 persen, Paslon Edy-Pai 41,59 persen dari total data masuk 94,23 persen dengan margin error 2,1 persen.

Pejabat pasangan SyarnubiSolehah (Bisa). “Iya, untuk sementara ini memang Paslon Bupati dan Wakil Bupati Win-Hendri yang menang suaranya dibanding Paslon lain,” ujar salah satu pegawai Kesbangpol Tulangbawang, seraya meminta namanya agar tidak dikutip dalam pemberitaan. Meski demikian, ia mengakui hasil itu belum seratus persen dari suara pemilih di Tulangbawang. “Memang belum final, karena ada beberapa kecamatan dan kampung yang belum selesai melakukan perhitungan,” ungkapnya.

Ajak Tersiar kabar umrah Ashanty kali ini mengajak Suwarsih yang tak lain pengasuh Arsy dan Arsyah.

dari hal 1 Selanjutnya berdasarkan data yang dihimpun dari Desk Pilkada Lambar, untuk Paslon PM-MH memperoleh 60,29 persen dengan total jumlah perolehan suara 28.093 suara atau 60,29 persen, kemudian 39,71 persen untuk Paslon Edy-Pai atau memperoleh 18.503 suara atau 39,71 persen dari 233 TPS hingga pukul 18.00. Ketua tim pemenangan PM-MH yang juga sekretaris DPC PDIP Lambar, Edy Novial mengatakan, kemenangan yang diraih tersebut merupakan kemenangan bersama yang tentunya atas jerih payah semua pihak dalam mensosialisasikan PM-MH. “Saya selaku ketua tim pemenangan dan sekretaris DPC PDIP Lambar mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh jajaran tim pemenangan, partai koalisi, dan juga organisasi-organisasi, komunitas simpatisan dan juga para sahabat Parosil yang telah bekerja keras demi kemenangan ini,” ungkapnya. Kemenangan ini, kata dia, kemenangan bersama yang diharapkan Lambar akan menjadi kabupaten yang lebih baik dan lebih hebat dengan kepemimpinan PM-MH selama lima tahun mendatang. “Kami mohon maaf jika selama tahapan kampanye kendaran-kendaraan kami membuat bising, menganggu saat melintas di pekon dan kecamatan, bahkan mungkin sering menganggu arus lalulintas, karena itu kami mohon maaf,” ungkapnya. (Wan)

dari hal 1 Berdasarkan data perolehan sementara, lanjut sumber itu, Paslon nomor urut 1 Syarnubi-Solehah (Bisa) meraih suara 7,42 persen. Disusul Paslon nomor 2 Handoyo dengan perolehan suara 43,42 persen. Sementara Paslon nomor 3 WinHendri meraih suara tertinggi sementara 49,44 persen. Sementara Kepala Kesbangpol Tulangbawang, Yendahren pada saat dimintai tanggapanya enggan memberikan komentar. “Maaf sekali ini bukan untuk konsumsi publik , jadi maaf,” kilah searaya pergi meningalkan kerumunan wartawan. (Armadan)

dari hal 1 Tak ayal tindakan yang dilakukan Istri Anang tersebut, menuai banyak pujian dari nitizen. (Ist)

Pejabat Tinggali Rumah Sendiri Rumdis Jadi Terbengkalai Kotaagung (Lentera SL): Beberapa perumahan dinas pejabat Kabupaten Tanggamus yang berlokasi dekat rumah dinas (rumdis) Wakil Bupati Tanggamus, terbengkalai. Menurut Arul (38) salah seorang warga Kotaagung, tak jauh dari rumah dinas Wakil Bupati Tanggamus tersebut ada dua perumahan dinas yang terbengkalai dan kumuh, karena banyak sarana bangunan perumahan yang sudah rusak, bahkan rubuh. Adapun kondisi memprihatinkan dari perumahan dinas tersebut, lantaran lama tidak ditempati, sehingga fasilitas publik yang dibangun melalui APBD Tanggamus tersebut, kondisinya kini rusak dan mengganggu keindahan wajah Ibukota Kabupaten yang berjuluk Bumi Begawi Jejama ini. “Coba lihat bang kondisi perumahan-perumahan dinas tersebut, sudah kosong, kotor, tumbuh semak rumput, kondisi bangunan juga sudah rusak berat, seperti perumahan pas disebelah rumah dinas wabup, bahkan perumahan yang lokasinya sekitar 30 meter sebelah utara rumah dinas wabup,

pendopo terasnya sudah rubuh, ya seperti rumah hantu aja,” katanya, Rabu (15/2). Kondisi tersebut juga menarik komentar warga lainnya, seperti yang dikatakan Arpan salah seorang tokoh masyarakat Kotaagung Timur. Menurutnya, banyaknya perumahan dinas yang terbengkalai dan rusak, ini karena keengganan para pejabat setempat menempati perumahan. Bahkan banyak pejabat yang rumahnya masih di Tanggamus, memilih pulang kerumah masing-masing. Padahal seharusnya sebagai pelayan publik, para pejabat ini harus berdiam di Ibu Kota Kabupaten, yaitu Kotaagung. “Banyak sekali perumahan dinas yang tidak didiami pejabat, seperti rumah dinas ketua DPRD juga dibiarkan kosong, harusnya walaupun rumah ketua masih di Tanggamus, mestinya dijadwalkan juga mendiami rumah dinas terebut, jadi ada kesempatan masyarakat jika ingin menyampaikan aspirasinya, kemudian jika memang tidak ditunggu karena alasan tertentu, harusnya pemkab ” tukasnya. (Nai/Rapik)

Bila berliku dan berbatu yang menguji kadar keislamannya. “Ada banyak pengalaman yang kadang saya pikir agak unik juga,” imbuh Simon yang menjadikan kepiawaiannya dalam fotografi sebagai profesi. Ia bercerita ketika memperoleh job dari seorang pastur yang pernah dikenalnya. Usai membidikkan kamera ke berbagai obyek, tuntas sudah tugasnya. Tak dinyana di akhir acara pastur tersebut mengajaknya bercengkerama. Agaknya pastur ini mengetahui sekaligus menyesali keputusan Simon yang baru saja menjadi mualaf. Di luar dugaan obrolan yang terjadi justru mengerucut ke seputar Islam. Selama menyimak ucapan lawan bicaranya Simon menganggap sudah terjadi kesalah pahaman dari si pastur dalam menilai Islam. Sesungguhnya is tidak berminat meladeni perbincangan yang berpotensi memicu debat kusir tersebut. Namun dia merasa perlu memberi penjelasan, meski dengan pengetahuan keislaman yang dimilikinya yang belum seberapa itu. Di tengah obrolan, kisah Simon, dirinya sengaja memotong ucapan pastur dengan mengajukan sebuah pertanyaan. Ketika itu ia bertanya apakah pastur tersebut tahu kalau di ruas Jalan Gajah Mada Hayam Wuruk, Jakarta, arus lalulintasnya padat sehingga kerap macet? Simon memang sengaja memberi sebuah perumpamaan yang dijawab si pastur dia tahu di jalan tersebut memang terkenal macet. Lalu Simon menyusul dengan pertanyaan berikutnya yang menanyakan dari mana pastur tahu kalau di situ sering macet. Pastur itu menjawab, selain dia dengar dari berbagai cerita, dia juga pernah lewat di sana, sehingga melihat dan merasakan langsung kemacetan di ruas Gajah Mada. Kemudian Simon mengansurkan pertanyaan selanjutnya. Dia bertanya apakah pastur tahu kondisi jalan di New York, Amerika. “Apakah di sana juga macet?” tanya Simon ketika itu. Si pastur tidak dapat menjawab dengan pasti. Penyebabnya karena dia belum pernah melihatnya secara langsung. Mendengar jawaban itu Simon segera menutup perumpamaannya dengan sebuah saran. Dia bilang pada si pastur agar jangan lekas menilai apalagi menyimpulkan segala sesuatu yang belum diketahui secara pasti. Apalagi jika sumber ceritanya berasal dari ‘katanya’. “Terakhir saya berpesan termasuk juga dalam menilai Islam. Kalau belum mengetahuinya se-

Optimis merupakan hasil hitung manual yang kami lakukan sesuai jumlah hasil di setiap TPS se-Tulangbawang. Alhamdulilah hasilnya Paslon Handoyo menang dalam Pilkada ini,” ujarnya. Ia mengatakan, keunggulan tipi situ sebesar 0,291 persen dari Paslon WinHendri. Karena dari hitunganya sementara pihaknya, Paslon Syarnubi-Sholehah mendapatkan 7,24 persen

dari hal 1 cara benar, jangan pernah langsung menilai negatif. Setelah itu saya langsung pamit pulang,” ungkap Simon mengenang pengalaman pertama ‘membela’ keislamannya. Pasca mualaf, Simon juga merasakan bagaimana Allah mendengar doa-doanya. Lelaki keturunan Tionghoa ini, berbagi kisah saat perekonomian Indonesia sedang lesu dihajar krisis moneter pada sekitar 1998 lalu. Diakuinya, dia bersama istri turut juga merasakan dampak yang memporak porandakan ekonomi keluarga mereka. Kondisi carut marut ekonomi masyarakat membuat Simon sepi job pemotretan. Celakanya krismon berlangsung lama dan membuat keuangan keluarganya kembang kempis. “Tapi hidup harus terus berjalan. Kami terpaksa menjual satu persatu barang berharga yang kami miliki untuk sekadar menyambung hidup. Kondisinya memang benar-benar berat,” keluhnya seraya mengatakan, akibat krisis yang terus mencekik penghidupan tak jarang istrinya kerap menyajikan menu sayur genjer. “Rasanya bosan juga genjer lagi, genjer lagi. Tapi mau bagaimana lagi karena tidak mampu membeli menu lainnya. Bahkan genjer itu bukan hasil beli di warung. Kami menanamnya sendiri di pekarangan belakang rumah,” senyum Simon teringat akan masamasa sulitnya dahulu. Kendati demikian Simon mengatakan masih bisa memaklumi kondisi tersebut. Namun dia merasa terpukul saat buah hati semata wayang yang masih kanak-kanak meminta sepatu untuk ke sekolah. “Saya tidak bisa memenuhi permintaannya,” ucap Simon yang mengaku hatinya seakan tercabik-cabik dan merasa gagal memenuhi tanggung jawab sebagai kepala keluarga saat itu. Ia mengaku untung telah memiliki Allah, karena menurutnya cobaan yang mendera ini kian hari dirasa makin menyesakkan dada. Dalam nyaris ketidakberdayaannya itu Simon ‘mengadu’ pada Sang Penguasa. Ia kerap mengadukan kesulitannya tersebut melalui shalat tahajud pada tiap sepertiga malam. “Masih segar dalam ingatan doa-doa yang saya panjatkan ketika itu. Saya bilang ke Allah bila memang ingin mengambil nyawa dari raga, saya pasrahkan pada kehendak-Nya. Namun jika memang masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup, saya memohon tolong diberi jalan keluar dari kesulitan ini,” kata Simon dengan mata berkaca-kaca larut dalam pengalaman batin yang pernah dilewati. (bersambung)

dari hal 1 dengan jumlah suara sebesar 14398. Sedangkan Paslon Handoyo mendapatkan 46,51 persen dengan jumlah suara sebesar 91.892. Disusul dengan Paslon Win-Hendri 46,20 persen dengan suara 91.725. “Jadi dengan begitu otomatis Paslon Handoyo yang lebih unggul, dan menang untuk sementara ini,” tegasnya. (Armadan)


8

HARGA ECERAN : Rp 4.000,-

Kamis, 16 Februari 2017

No. 064

Djabung Resort Tanjung Setia

Ada banyak resort yang merebak bak jamur di musim penghujan pada sepanjang pantai di Desa Tanjung Setia, Kabupa­ten Pesisir Barat. Namun tidak semuanya bisa menawarkan pelayanan nyaman dan memuaskan bagi wisatawan. Djabung Resort Tanjung Setia yang memiliki 12 kamar (AC dan non-

AC) termasuk tempat wisata yang men­jadikan wisatawan sebagai tamu kehormatan yang layak disuguhkan pelayanan terbaik. Dengan view pantai yang dapat dijadikan area surfing dan juga mampu menyajikan pemanda­n gan dengan ombak santai kala senja dirasa dapat me­ manjakan para pengun­jung yang bermalam di sana. Berminat menyicipi keindahan pantai dan kekokohan ombak Tanjung Setia yang namanya kondang hingga ke man­canegara? Se­gera hubungi 082182646388, 081386216181


Lentera Swara Lampung