Page 1

Pungli Besar-besaran di SMPN 2 Talun, Kel. Kendal Rejo - Kec. Talun (1) Kepsek SMPN 2 untuk Memperkaya Diri

MEDIA NASIONAL

Cermin Kepribadian Bangsa Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Website : wwwberitalensa.com Email : lensa_nasional@yahoo.co.id

BLITAR-LN. Ada puluhan Surat kaleng yang masuk di Redaksi Media LENSA NUSANTARA dari Masyarakat Talun Kecamatan Wlingi, Kabupaten BLITR Intinya ebagai berikut: Du nia Pendidikan di Kabupaten Blitar kecamatan Wlingi, Kel Talum tepatnya di SMP Negeri 2 Talun dibuat ajang bisnis guna memperkaaya jajaran dan Kepala se kolah SMP Negeri 2 Talun bahkan UPTD terkesan ada main mata. “seluruh indonesi soal pemba ngunan gedung pemerintah yang membengun di ambil dari APBN-APND, lha kenapa anak saya sekolah di SMPN Talun pada saat diterima kls 7, diwajibkan memba yar uang gedung, apa seperti ini saya memang orang tidak mampu, dan rata-rata kehidupan di desa ya tidak mampu. Masi kata Soni sumber bukan nama senenarnya, lantas orang tidak mampu dan miskin dengan kehidpan pas-pasan harus dibodohi oleh para pendidik (guru) Pungli . . . ke hlm 11

Program Bongkar Ratoon Ajang Korupsi Diduga Dinas Terkait Terlibat

Jakarta - LN. Kendaraan rakyat kecil seperti sepeda onthel, becak dan bajaj menjadi alat untuk mengangkat citra calon pemimpin jelang Pilpres 2014. Calon pemimpin rela menggunakan tiga jenis kendaraan tersebut meski kehidupan mereka sehari-hari belum tentu seperti itu.

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing mengkritisi strategi pencitraan seperti itu. Dia menilai seharusnya pasangan capres dan cawapres lebih realistis.

"Tidak perlu menggunakan kendaraan rakyat kecil padahal kehidupan keseharian keluarganya mewah, makanan sehari-hari di rumahnya kualitas satu, atau Capres . . . ke hlm 11

Abdurrahman Ditangkap Kronologis Berdirinya Kelompok Tani Serumpun dan Penguasaan Lahan 110 Ha

Sampang- LN. Ach Rifai mengatakan, penahanan kliennya adalah wewenang tim penyidik kejaksaan. Dirinya hanya bisa membantu saat per sidangan.”Penahanan sudah menjadi kapasitas jaksa, karena pengakuan jaksa sudah cukup bukti melakukan penahanan, kalau saya mungkin bisanya setelah persidangan,”jelasnya. Abdurrahman .

. . ke hlm 11

Kelompok Tani Serumpun ( KTS )

Tarakan – LN, Sungai be ngawan Rt I Kelurahan Juata Permai Kota Tarakan Alamat

: Jln Bhayangkara Rt 66 No. 14 Kelurahan Karang Anyar Kota TarKronologis. . . ke hlm 11

Oknum Guru Agama Cabuli Tujuh Bocah SD Siswi Didiknya

Guru agama pelaku pencabulan ini termasuk orang nyeleneh karena menganggap tindakannya mencabuli siswinya sebagai resep awet muda

Surabaya, LN - M Ali Syarif (60) warga Jl Gunung Sari yang menjadi guru agama di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di kawasan Surabaya Utara, tega mencabuli siswinya sendiri. Bahkan kakek tiga cucu ini diduga kuat telah melakukan tindak pencabulan itu sejak setahun lalu. Parahnya, dalam pemeriksaan Unit PPA Polrestabes Surabaya, oknum guru agama yang semestinya menjadi panutan ini malah mengaku aksi pencabulan yang dilakukannya sebagai syarat agar bisa awet muda. “Saya khilaf, tapi saya melakukan ini agar bisa tetap awet muda,” cerocosnya tak karuan. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono Oknum . . . ke hlm 11

Malang FN. Dalam rangka untuk memenuhi swasembada gula nasional pemerintah pusat melalui APBN meluncurkan program bongkar ratoon pada tahun anggaran 2013 dan khususnya untuk Provinsi Jawa Timur mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 304,907 miliar. Dalam pelaksanaanya terbagi dalam 2 pola yaitu pola 1 dengan time schedule Juli sampai September dan pola 2, Okto ber sampai Desember di bawah Satuan Kerja Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur, yang dipimpin oleh Ir H Moch Samsul Arifien, MMA sebagai Kepala Dinas. Program . . . ke hlm 10

Merasa Tak Berdosa

Kasun Desa Paguan “Terlantarkan Anak Kandung” Bondowoso, LN - Kasun merupakan jabatan yang pada saat ini sedang dilirik oleh sebagian besar ma syarakat, mengapa demikian disamping adanya insentif yang mengiurkan kasun juga tergolong tokoh di wilayah tersebut. Wiwik Mantan Istri dari Budi Akan tetapi bagai Kasun Paleran yang merasa anaknya ditelantarkan mana seandainya ada salah satu Kasun ( Kepala Dusun ) yang pada sa at ini sedang terindikasi menelantarkan seorang Merasa . . . ke hlm 11

Pembuang Sampah Medis Akan Ditindak Tegas PonorogoLN. Setelah ditutup sementara untuk beberapa waktu lamanya, aktivitas di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Illustrasi sampah medis Jalan Sekar Putih, Tonatan, Ponorogo, kembali normal. Hal tersebut Ini tak lepas adanya jaminan dari PemkPembuang . . . ke hlm 10


Opini

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Pembangunan, Tugas Bagi Sang Pemimpin

P

ertarungan Pilpres akan dimulai kurang dari 45 hari lagi. Kedua pasangan Capres – Cawapres telah menuliskan visi misinya dan siap berorasi di seluruh penjuru nusantara. Banyak hal yang menjadi perhatian para Capres, se perti mengenai pengelolaan Sumber Daya Alam, pendidikan , penegakan hukum, kesejahteraan masyarakat, hingga pembangunan.Penyosialisasian program-program tersebut diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi masyarakat untuk memilih pasangan Capres pada 9 Juli mendatang. Meski pendeklarasian visi misi Capres memberi aroma segar pada masyarakat, tapi masih ada setelintir pihak yang tidak antusias mendengar pemaparan visi misi tersebut. Hal ini disebabkan oleh perasaan kecewa terhadap pemerintahan sebelumnya yang dirasa hanya bisa menngobral janji dan kemudian mendapat ‘amnesia dadakan’ketika telah terpilih. Bagi pihak yang perpikir positif, adanya visi misi yang disampaikan oleh pasangan Capres – Cawapres ini merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu, karena melalui visi misi tersebut masyarakat menjadi lebih mengenal sosok dan tipe kepemimpinan Capres. Lebih dari pada itu, visi misi ini akan menjadi pegangan masyarakat untuk menuntut Capres terpilih jika pada masa jabatannya tidak ada upaya realisasi visi misi tersebut. Diantara berbagai program yang direncanakan oleh pasangan Capres – Cawapres, salah satu program yang menarik perhatian adalah pembangunan. Dalam kemerdekaan yang hampir memasuki usia 69 tahun, pembangunan di Indonesia masih dirasakan tidak seimbang, antara pusat dan daerah, dimana pusat (Jakarta) masih menjadi tujuan utama pembangunan, padahal sumber dana pembangunan Jakarta salah satunya berasal dari daerah. Hal ini semakin menjauhkan jarak sosial yang terjadi antara daerah dan pusat. Penetapan otonomi daerah yang diharapkan mampu memberikan keleluasaan bagi daerah agar lebih berkembangpun nyatanya tidak banyak menolong. Rumitnya adminstrasi serta munculnya raja-raja kecil yang sibuk memperkaya diri sendiri menjadi penyebab utamanya. Hla ini dirasakan hampir di seluruh daerah, khususnya daerah terpencil seperti wilayah terluar Nusantara. Melihat profil garis batas Nusantara, baik melalui pembe ritaan media (TV/koran), serta melalui film yang mengang kat tema di perbatasan sungguh sangat memperihatinkan. Hampir di seluruh wilayah terluar belum terasa dampak pem bangunan. Daerah tersebut cenderung tertingal. Saat ini gambaran mengenai wilayah terluar Indonesia cukup jelas antara lain minimnnya tempat pengobatan, sekolah, bahkan tenaga pengajar sekalipun. Di wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, harga produk lokal pun cenderung lebih mahal dari buatan luar negeri, dan yang lebih parah adalah beberapa kalangan masyarakat justru menggunakan mata uang luar negeri sebagai alat tukarnya. Tidak heran jika akhrinya ada masyarakat yang memilih hengkang dari Indonesia dan berpindah kewarganegaraan. Pembangunan memiliki hubungan yang erat dengan kesejahteraan. Pembangunan yang merata akan memperluas lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesempatan kerja dan memperbesar kemungkinan rakyat menjadi lebih sejahtera. Untuk dapat mewujudkan pembangunan yang merata di segala sektor, diperlukan pemimpin yang peka terhadap lingkungan dan berwawasan yang luas. *

Cermin Kepribadian Bangsa

2

Perempuan dan Partisipasi Politik I

ndonesia sebetulnya dapat di masukkan sebagai negara dan perempuan paling maju dalam menerapkan hak-hal politik bagi kaum perempuan, utamanya dalam hak memilih dan dipilih dalam pemilu. Hal itu mungkin jauh lebih maju bila dibandingkan dengan Swiss yang baru memberikan hak bagi perempuan pada dasawarsa tujjuhpuluhan di abad 20. Sementara , di Indonesia hak untuk me milih dan dipilih yang setara antara laki-laki dan perempuan sudah berlaku sejak Pemilu 1955 sampai sekarang. Perempuan telah memiliki peran yang aktif untuk berkecimpung dalam dunia politik dalam arti luas sejak Republik Indonesia berdiri. Kesempatan tersebut dalam kenya taannya tidak seperti yang diharapkan. Hambatan sosio-kultural dan budaya patriarki yang kuat, sedikit banyak menghambat keterlibat an perempuan dalam politik. Depolitisasi pasca 1965, secara tidak langsung telah menggiring perempuan kembali ke urusanurusan domestik belaka. Perempuan lebih diposisikan di belakang laki-laki. Partsipasi perempuan dalam politik dimaknai tidak lebih dari sekadar penggunaan hak pilih atau pemberian suara pada pemilu. Hal itupun sebenarnya lebih banyak sebagai partisipasi yang dimobilisasi (mobilized participation) ketimbang partisipasi yang bersifat otonom (autonomous participation) yang mencerminkan keleluasaan hak politik kaum perempuan dalam arti yang lebih luas. Pemosisian perempuan secara adikodrati sebagai pendamping –bukan setara– telah menjadikan perempuan terjebak pada isu-isu domestik, kesehatan reproduksi, perbaikan gizi rumah tangga dan sebagainya. Tidak hanya itu program Millenium Development Goals (MDGs) pada sisi pemberdayaan perempuan juga tidak membahas peran dan kedudukannya dalam relasi kekuasaan, meskipun isu tentang kesetaraan dan pengarusutamaan gender mendapat porsi yang luas. Keberadaan Kementerian Ne gara Urusan Wanita pada dasawar-

sa kedua pemerintahan Soeharto, yang kini pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga tidak memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga yang memfasilitasi perempuan dalam arti perluasan peran dan partisipasinya dalam relasi kekuasaan. Kebijakan affirmative action yang memberi kemudahaan bagi perempuan untuk berpartisipasi lebih luas bagi perempuan sejak Pemilu 2004 juga tidak berjalan mulus. Pemberlakuan kuota 30% bagi perempuan dan berdasar no mur urut secara berselang-seling pada dan kabupaten pada daftar caleg juga digugat ke Mahkamah Konstitusi dan ketentuannya diganti dengan perolehan suara terbanyak di daerah pemilihan. Hal tersebut sangat merugikan kaum perempuan, karena sistem demokrasi elektoral yang demikian akan menguntungkan bagi calon yang memiliki modal berlebih. Hal tersebut sama saja memberi peluang bagi penguatan oligarki (kekuatan di tangan segelintir orang) maupun plutokrasi (pemerintahan di tangan orangorang kaya) yang jauh dari prinsip keterwakilan dalam pemerintahan atau penyelenggaraan negara. Pada Pemilu 2014 yang akan datang ruang partisipasi politik yang lebih luas bagi perempuan kembali dibuka melalui kuota se besar 30% keanggotaan pada lem baga penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) maupun calon ang gota lembaga legisltatif di tingkat nasional maupun provinsi dan ka bupaten/kota. Namun praktik pada pengisian melalui seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu di daerah banyak terjadi distorsi mau pun penyimpangan, sehingga ke terwakilan perempuan menjadi tidak terpenuhi. Hal itu terjadi karena beberapa sebab antara lain : 1. Pengisian panitia seleksi yang sembrono dan sembarang tanpa memperhatikan kompetensi, kapasitas, kapabilitas, dan tidak memiliki kemampuan pengetahuan tentang kepemiluan yang memadai. 2. Masih kuatnya ikatan primordial (primordial attachment)

yang sangat mewarnai kultur di daerah tertentu, sehingga kelulusan seseorang tidak didasarkan pada prinsip-prinsip meritokrasi dan affirmative action, tetapi lebih pada preferensi SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). 3. Belum dipahaminya prinsip -prinsip affirmative action adalah bagian tak terpisahkan dari demokrasi melalui pemberian ke mudahan bagi kaum perempuan, kelompok marginal,maupun mereka yang terpinggirkan. 4. Pengabaian laporan masya rakat sebagai masukan penentuan komisioner KPU Kab/Kota se-Sumatera Utara dan diduga sarat KKN Belakangan terdengar suara tokoh perempuan seorang komisoner KPU Provinsi Sumatera Utara, yang menyatakan bahwa paling adil adalah mengedepankan prinsip-prinsip meritokrasi sehingga mereka yang terpilih menjadi anggota lembaga penyelenggara pemilu adalah orangorang yang berkualitas bukan ka rena alokasi kuota berdasar gender. Sikap dan pendapat itu memang secara logika benar, tetapi merupakan pencerminan arogansi inte lektual sekaligus mendelegitmasi dan melecehkan affirmative action yang menjadi bagian integral pengarusutamaan gender. Kami meyakini dalam mene tapkan komisioner lima orang komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara pihak komisioner KPU Pusat juga merujuk UU Nomor 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu yang mensyaratkan keterwakilan perempuan 30%, dalam UU Nomor 15/2011, Pasal 6 ayat 5 menyebutkan komposisi keanggotaan KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/ Kota memperhatikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30%. Aturan tersebut dipertegas dalam Peraturan KPU Nomor 2/ 2013 tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota, ma ka selain kompetensi ada dasar hukum lainnya yang mendukung terpilihnya komisioner perempuan. Sayangnya apa yang dilakukan oleh KPU tidak serta merta Perempuan . . . ke hlm 11

MEDIA NASIONAL

Diterbitkan Oleh : PT Media Forum Nusantara Group. SIUP : 503/2977.A/436.6.11/2012 NPWP : 31.492.205.5611.000. SKT NO : PEM - 00000113ER/WP.J.11/KP.0903/2012 Notaris : Sjamsuriaman, S.H. M.Kn Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Penetapan PT Media Forum Nusantara : Kep. Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-45511.AH 01.01 Tahun 2012 No. TDP : 13.01.1.51.26190 Penanggung Jawab : M. Hasan. Pemimpin Cermin Kepribadian Bangsa Umum : Dr.H.S.Adi Suparo, MPd. Dewan Penasehat : Suharto Pemimpin Redaksi : M. Hasan. Konsultan Hukum : H. Dawam. Redaktur Pelaksana : Yantomo. Koordinator Wartawan : Andri Lesmana. Staf Redaksi : M. Hasan, Rini Suciati, Farid Hidayatulah., Hengky Chandra. SPd.I. Wartawan Surabaya : Ardi. SH, Hengki Chandra. SAg. Biro Gresik : Ladri. Biro Sidoarjo : Nurcholis, Tatik Umayani, SE . Biro Pasuruan : Cholis. AM. Biro Malang : Ach. Dahri, M. Arif , Kholis Ali Mu’min. Biro Probolinggo : Yasin. Biro Bondowoso : Johan Efendi. Biro Jember : Romli. Biro Banyuwangi : Fauzi, Bagio, Biro Bali : Yudi Pribadi. Biro Blitar : Abdi, Ayu. Biro Madiun : Salemun, Guntur. Biro Tulungagung : Eva Kalimantan Selatan / Tengah : Riyadie. S (Kepala. Perwk), Ardiansyah. Perwakilan Kaltara : Edy Adha. Biro Balikpapan : Jones. Biro Bangkalan : Agus Sairi (Kabiro), Fitriadi. Biro Sampang : H. M. Yusuf, AmPd, Hariyanto, H. Fauzi Biro Pamekasan : Halili. Biro Bone : Muhadi. Bank : Mandiri Syariah. Rek : 7071110057 a/n Moh. Hasan. BCA Rek : 1010760786 a/n Moh. Hasan. Hotline : 087850000125 - 082338888125 - 031 70800125 Alamat Redaksi : Jl. Simpang Dukuh No. 1 Surabaya Website : www.beritalensa.com Wartawan Media Nasional LENSA dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dibekali kartu Pers dan namanya tercantum dalam Box Redaksi


Metropolis

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Cermin Kepribadian Bangsa

Bos POM Bensin V Bos SUZUKI Lakukan Kecurangan

Karaoke My Friend’s ‘Tak Kantongi Ijin’ Meski Lama Sudah Beroperasi Surabaya-LN. Rumah Karaoke My Friend dikawasan Rungkut meski sudah lama beroperasional diduga belum mengantongi perijinan operasional dari dinas terkait maupun perijinan lainnya yang termasuk dalam pendirian RHU (Rumah Hiburan Umum). Seperti yang diungkapkan sum ber dilapangan bahwa syarat-syarat pendirian tempat karaoke My Friend’s belum lengkap. Namun keberadaan karaoke tersebut sudah operasional hampir satu tahun. “Pernah ada surat teguran dari pemkot untuk memberhentikan operasional karena belum me ngantongi ijin resmi,”ungkap seorang sumber.

Selain itu, masih lanjut sumber dilapangan tentang status rumah karaoke yang belum jelas. Apa masuk karaoke keluarga atau dewasa. Pasalnya, karaoke My Friend’s juga menyediakan para purel. Purel-purel ini tidak berse ragam pada umumnya tapi berpakaian bebas. Purel-purel itu di duga sengaja untuk menyamarkan status My Friend’s sebagai rumah karaoke keluarga atau dewasa. Selain menyediakan para purel, tambah sumber itu, karaoke My friend’s juga menjual berba gai minuman keras dari luar seperti vodka, chivas, jack daniel dll. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini seperti dilansir Republika

online mengatakan, hanya tempat tertentu yang boleh memperjual-belikan miras. Langkah tersebut diambil agar pemantauan terhadap peredaran jenis minuman itu dapat terus terpantau. “Kalau toko kecil tidak boleh menjual miras, karena kami sulit memantau, dan korbannya nanti bisa menjangkau anak-anak serta pelajar,” ujar dia. Mengacu pada Perpres Nomor 74/2014, Kemendagri mengarahkan para Walikota/Bupati untuk membuat perda miras. Seba gian Kota/Kabupaten di Indonesia sudah memiliki Perda Miras, tapi Kota Surabaya masih belum digedok. (YAN)

3

Big Bos Pom Bensin-Bos SUZUKI Kunjang diduga ada main mata, Kabupaten Wates-Kediri melakukan Kencing ratusan Drum yang angkut roda empat ber nomor pol AG 9785 AB berlambang (Logo S) SUZUKI. Untuk kepentingan dan keuntungan perusahaan. Ada apa (yan)

Sentra PKL Ikan Hias Gunungsari

Diduga Beredar Karcis Parkir Palsu

Surabaya-LN. Beredar karcis parkir palsu di kawasan Sentra PKL Ikan Hias Gunungsari. Karcis palsu bertuliskan Dinas Perhubungan Pemkot Surabaya ini, sudah lama beredar. Anehnya justru jajaran dinas perhubungan tutup mata seolah ada kongkalikong antara jajaran dinas perhungan dengan para jukir yang ada dilapangan. “Betapa kagetnya saat saya masuk langsung dihadang jukir harus bayar parkir sepeda motor Rp 2000,- dan anehnya karcis parkir dari dinas perhubungan terterah Rp 500,- di coret oleh jukir dengan spidol diganti 2000,-,” terang Agus. Padahal penarikan restribusi parkir sudah diatur perda tahun 2012, No. 9, Tentang restribusi penarikan parkir khusus roda

2 (kendaraan sepeda motor atau sepeda) Rp 500,- lha koq berani jukir mencoret Rp 500,dengan spidol men jadi Rp 2000,- anehnya saat protes ini sudah naik mas, imbuh Tomo Masih kata To mo, penarikan restribusi parki di area ikan hias gunungsari sudah lama naik. Kami kerja sama dengan dinas perhubungan juga setor apalagi diharuskan habis 1 bendel. Di tempat terpisah wartawan Koran ini bertendang di kantor dinas perhubungan di jajaran hendak klariikasi temuan pemalsuan karcis parkir semua kasubid parkir kosong bagitu juga kepala dinas perhubungan Edi salah satu staf mengatakan bapak ada rapat di pusat di pemkot Surabaya Sementara LSM Pagar Jati Fadli SH, mengatakan pencoretan karcis parkir yang dilakukan dengan unsu sengajaan hal ini bisah dipidanakan. Dan restrubusi parkir kan sudah jelas bisah di buka perda tahun 2012 no:9, restrubusi penarikan sepada motor Rp 500,- lha koq di coret diganti menjadi Rp 2000,- Dan tidak mung Beginilah Tempat isap rokok di dinas koperasi Propinsi Jatim layaknya kandang sapi, diduga menelan dana ratusan juta rupiah, Perlu di dipertanyakan dengan pem bangunan tempat isap rokok dengan dana sebesar itu. Baca berita selengkapnya minggu depan(foto-Yanto)

kin kalau tidak ada yang menyuruh Kejadian hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Harus diusut tuntas siapa yang memerintahkan untuk mencoret Rp 500,menjadi Rp 2000,-. Jikalau tidak, Kadishub Edi harus bertanggung jawb, Dan saya akan berunjuk rasa di depan kantor walikota Surabaya, agar kadishub Edi Turun (yan)

Jajaran Kanwil Depag Jawa Timur hamper bias dibilang Tiap pagi sekitar jam 09.00-10.00, selalu sarapan pagi. Inilah wajahwajah suka pencuri waktu alias termasuk korupsi kecil. (tim)

MUSLICH HARIADI S. Sos Camat Sawahan

SOLIKIN. S. Sos. M.Si Lurah Tambaksari

ACHMAD ZAINI S. Sos Camat Tambaksari

I MADE SARJA. B, SE Lurah Kertajaya

SOEDIBYO SH, MSi Camat Gayungan

JOKO SUTRISNO. S. Sos Lurah Dukuh Setro

EDY PURNOMO SH, MM Camat Benowo

HERI SUMARHO. SE Lurah Sememi

Drs. AGUS SETYOKO Camat Pakal


Pendidikan

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Dra. Dyah Tyas Asih, Kepsek SDN Ajung 04

“Canangkan 5 Program Utama untuk Kemajuan Sekolah”

Jember - LN. Dipercaya menjadi seorang Kepala dilembaga SDN tidaklah semudah membalikaan telapak tangan, namun dituntut suatu kemampuan untuk memajukan dan mengembangkan pola pembelajaran agar anak didiknya mampu meraih prestasi sebagaimana harapan orang tua murid. Untuk itulah, sebagai seorang Manajer harus piawai mencari terobosan dan inovasi-inovasi baru dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar para siswa-siswinya mampu bersaing dalam meraih prestasi, baik ditingkat Kecamatan sam pai tingkat Nasional. Seperti kita ketahui bersama melalui pemberitaan media cetak maupun media elektronik bahwa banyak putraputri Indonesia yang berhasil me raih medali emas, perak maupun perunggu di tingkat Internasional dalam Olimpiade Matematika, MIPA serta bidang study lainnya. Kami optimis anak didik kami pasti bisa meraih prestasi tersebut asalkan mau berusaha dan belajar, dasarnya setiap manusia yang di lahirkan kedunia ini sama-sama diberi kecerdasan oleh Allah SWT,

“Ujar Dra. Dyah Tyas saat menga wali perbincangan dengan Lensa dikantornya kemarin. Menurut Dra. Dyah Tyas , untuk memajukan lembaga dan anak didiknya dirinya mempunyai 5 program utama diantaranya : 1)Meningkatkan mutu poendidikan. 2)Menjalin kerjasama dengan wali murid guru dan masyarakat. 3)Menertibkan administrasi sekolah. 4)Memberdayakan koperasi sekolah. 5)Memberdayakan perpustakaan sebagai gudang ilmu. Untuk melaksanakan semua program itu jelas Dra. Diah Tias pihaknya menuangkan dalam visi dan misi sekolah dengan pengembangannya agar bisa di laksanakan dan dipatuhi baik oleh guru dan murid. Diantaranya mengoptimalkan daya kreativitas anak didik yang mengacu pada untuk berlandaskan iman dan taqwa sehinnga bisa meraih prestasi. Menjawab pertanyaan Lensa Dra. Dyah Tyas menyatakan, Lembaganya SDN Ajungg 04 mempunyai moto, “Bersih, bening dan Benar” dalam artian bersih dalam menggapai prestasi. Tanpa

BLITAR, LN - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Nglegok kian memantapkan visi dan misi. Itu sebagai sekolah ke juruan yang seimbang antara konstruksi karakter keilmuan dan

lapangan. Di purnawiyata yang digelar Sabtu (31/5) lalu yang telah me luluskan 100 persen siswanya, sekolah ini melepas sebanyak 338 siswa yang sudah siap mengarungi

4

SMPN 1 WATAMPONE Kembangkan Minat dan Bakat Siswa BONE SUL-SEL LN; Tiap pendidik berkeinginan mengembangkan minat dan bakat siswanya agar dapat berfikir kritis,berahlakul karimah yang dlandasi iman dan taqwa termasuk di SMPN 1 WATAMPONE KAB.BONE Kepala sekolah Drs.HASYIM,M.Pd mengatakan tugas berat memang harus dilaksanakan untuk merealisasikan harapan yang mulia itu.bahwa tanggung jawab sekaligus tugas untuk mencetak generasi penerus,khususnya memberikan pendidikan anak di jenjang sekolah tingkat pertama adalah konsikuensi yang tak dapat di tawar tawar lagi .kemajuan ilmu tehno logi yang sedemikian peserta memerlukan inovasi kalang an pendidik untuk,menstransper ilmu kepada anak didik nya. Namun dengan tekad yang tinggi serta motivasi memaukan dunia pendidikan SMPN 1 WATAMPONE berhasil meraih beberapa prestasi oleh peserta didiknya.diantaranya pada bulan april berhasil meraih juara 4 dalam lomba sanitasi dan juara 1 lomba senitari tingkat profinsi mewakili kab.Bone.hal ini tidak luput pula dari peran serta guru pembimbing HJ.ROSDIANDA,S.Pd.sekarangpun kami mempersiapkan dan melatih siswa siswi kami dalam mengikuti Festifal Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N ) untuk persiapan di tingkat Nasional ( MUHADI)

Dra. Dyah Tyas Asih

adanya rekayasa, bening didalam menerima pembelajaran dan benar yang diterapkan anak didik dengan motto ini, kami bersama dewan guru dan komite sekolah optimis dapat meningkatkan prestasi anak didik dari tahun ke tahun,” Katanya serius. Menyinggung masalah karir pribadi Mukhlis Spd mengatakan, terjun dalam dunia pendidikan sejak tahun 1983 mejadi guru SDN Patempuran 02 sampai tahun 1985 Kemudian tahun 1985 menjadi guru di SDN Ajung 06 sampai tahun 1986, tahun 1986 – 1988mejadi guru di SDN Sebanen 02 ke mudian tahun 1988 – 2000 menjadi guru di SDN Sebanen 01, pada tahun 2000 menjadi guru di SDN Ajung 04 sampai tahun 2012, pertengahan tahun 2012 diangkat mejadi Kepala SDN Kalisat 04 sampai tahun 2013 kemudian per tengahan tahun 2013 di mutasi menjadi Kepala SDN Ajung 04 hingga sekarang. (ROMLI MZ)

Lulus 100 Persen, Siap Ciptakan Lapangan Kerja

Saat wisuda

Cermin Kepribadian Bangsa

dunia kewirausahaan. Berbagai prestasi baik akademik maupun nonakademik serta kerjasama yang telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran menjadi fokus sekolah dalam menatap berbagai potensi yang ada. Kegiatan yang berlangsung semarak ini, proses purnawiyata siswa ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Dis dik) Kabupaten Blitar Totok Subi handono, didampingi oleh Kepala Sekolah SMKN I Nglegok Supriyono, ada pula pengawas SMK Eddy Trijana. Acara perpisahan ini dihadiri juga segenap komite dan ratusan wali murid sekolah de ngan enam jurusan. Yakni Tekhnik Kendaraan Ringan (TKR), Pema saran, Jasa Boga, Komputer Jaring an, dan yang paling anyar adLulus . . . ke hlm 10

SDN GLAGAHWERO 01

Tekankan Kekompakan dan Prestasi

Gedung sekolah (inzet) Kepala Sekolah SDN Glagahwero 01 Mukhlis, S.Pd

Jember - LN. Guna menunjang terciptanya pendidikan yang berkarakter dan bisa tercapai standar pendidikan nasional di perlukan kekompakan dari seluruh element baik dari tenaga pendidik maupun dari element masyarakat yang peduli kependidikan anak bangsa tidak kalah penting lagi adalah sarana dan prasarana yang memadai. Demikian harapan dari pengelola pendidikan yang ada di SDN Glagahwero 01 Kecamatan Kalisat, Kab. Jember, berada disebelah barat Kecamatan Kalisat tepatnya di desa Glagahwero, yang menjadi ciri khasnya SDN Glagahwero 01 adalah kekompakan dan kebersamaan., tenaga di dik dan tenaga pendidik untuk men cerdaskan anak bangsa. Dibutuhkan dengan berbagai prestasi baik Akademik maupun Non Akademik. Pada tahun 2013/ 2014 baik di tingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten. Berkat tangan dingin Kepala Sekolah SDN Glagahwero 01 Mukhlis, S.Pd banyak sekali

perubahan yang telah dilakukan, mulai menjabat Kepala Sekolah di Sekolah SDN Glagahwero 01. Salah satu perubahan yang sangat signifikan peningkatan prestasi siswa, kekompakan dan kebersamaan tenaga didik dan tenaga pendidik untuk meningkatkan prestasi para siswa. SDN Glagahwero 01 didukung oleh 22 tenaga didik dan pendidik dengan 331 siswa, bisa dikatakan SD favorit di desa Glagahwero mengingat jumlah siswa yang cukup besar. Menjawab pertanyaan Wartawan LENSA Kepala Sekolah SDN Glagahwero 01 Mukhlis, S.Pd ini semua berkat dukungan dari teman-teman guru dan Wali Murid juga Komite Sekolah SDN Glagahwero 01, saat disinggung terkait bantuan dana bos dan BSM kami telah melaksanakan sesuai dengan JUKLAK dan JUKNIS. Atas nama masyarakat dan dewan guru SDN Glagahwero 01 kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, Ucapnya kalem. (ROMLI MZ)


Daerah GALINDRA MEMINTA MAAF Mengakui Kesalahannya Dan Membuat Pernyataan sesuai dengan hasil musyawarah jajaran pengurus harian ormas Oi Magetan, meminta kepada Senja Galindra untuk membuat surat pernyataan dan permintaan maaf secara tertulis bermatrei yang disaksikan oleh seluruh pengurus ha rian ormas Oi Mage tan. Galindra dan Sifaul Anam SPdI “ hal ini untuk mengantisipasi agar Magetan,LN,- Kasus pence- pencatutan nama ormas Oi maran nama baik yang dilaku- Magetan dan anggotanya tidak kan Senja Galindra, mantan ketua diulang lagi. Kita berusaha seBPK (Badan Pengurus Kota) Oi maksimal mungkin untuk menMagetan yang mancatut nama jaga nama baik ormas Oi dari Sifaul Anam S,Pdi dan ormas Oi tindakan yang mementingkan kemenemui babak baru. Setelah pentingan pribadi,” terang Sifaul menghilang beberapa saat hingga Anam. Seperti yang diberitakan seberjalanya proses hukum di Polres Magetan, Kamis 5/6, Senja Galin belumnya, ormas Oi Magetan me dra tiba tiba muncul di Markas nggelar rapat pleno khusus. Dan Oi di Jl. Ahmad Yani, No, 36 desa sesuai surat putusan Nomor SK/ RPK/01/BPKOIMAGETAN/05/ Malang Magetan. Kedatangan Senja Galindra 2014 memberhentikan secara tidak yang dengan didampingi kelu- hormat Senja Galindra dari penarganya sudah lama di tunggu gurus dan keanggotaan ormas jajaran pengurus Oi Magetan untuk Oi Magetan karena telah melakukan menyelesaikan permasalahan yang pelanggaran dan mengatas namenyangkut ormas Oi dan mem- makan ormas. “Secara pribadi saya telah bersihkan nama Sifaul Anam S,Pdi yang sering dugunakan oleh Senja memaafkan Senja, sedangkan Galindra dalam melakukan be- proses hukum dari perbuatanberapa kali aksinya sejak tahun nya kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib,” lanjut 2013. Dari informasi yang berha- Anam. Selain itu, Senja Galindra di sil dihimpun Media Lensa Nasional, kedatangan Senja Galin- duga telah melakukan intimidadra untuk menemui dan mem- si dan pemerasan sejak tahun 2013 inta maaf kepada Sifaul Anam kepada seorang wanita bernadan seluruh jajaran pengurus Oi ma SLT, warga desa/kecamatan Magetan. Dalam kesempatan Senja Barat Magetan. Dengan dalih ingin juga menyatakan penyesalan dan membantu SLT agar gambar nya mengakui semua aksinya yang tidak disebarluaskan. SLT dimin mengatas namakan Oi dan men- tai uang sebesar 25 juta rupiah. “Terpaksa saya penuhi secatut nama Sifaul Anam S,Pdi sebagai Ketua Pengurus Harian mua keinginan dia mas, karena sekaligus pendiri ormas Oi Magetan saya tidak ingin gambar saya dimediakan dan sebenarnya saya untuk memperlancar aksinya. Tidak ingin tertipu Senja Ga sangat tertekan dengan permasalah lindra untuk yang kesekian kalinya, an saya ini,” ujarnya.(Lem)

Tidak Menyerobot Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Surabaya - LN. Bertempat di Hotel Weta Jalan Gentengkali 202 Surabaya, Kadishub Provinsi Jatim, Ir. Wahid Wahyudi, MT, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian. Kegiatan ini diadakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Jawa Timur Chairul Djaelani, narasumber yang terdiri dari PT.KAI yang diwakili oleh GM Operasional Jawa Timur, Dir PAM Obvit Polda

Jatim dan Jasa Raharja Cabang Jawa Timur. Para peserta yang terdiri dari perwakilan Mahasiswa baik dari perguruan tinggi Negeri maupun swasta yang ada di surabaya, pelajar SMA dan perwakilan pengemudi dari beberapa PO yang ada di Jawa Timur. Dalam sambutan pembukaannya Kadishub Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keselamatan terutama masyarakat yang sedang melintas

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Cermin Kepribadian Bangsa

5

Pertandingan Ricuh, Petugas Keamanan Arogan

Polisi Gasak Dua Wartawan, Tiga Suporter Dilarikan Ke Rumah Sakit

Madiun, LN,- – Sikap arogan polisi yang bertugas mengamankan pertandingan derby antara Perseman Manokwari dan Madiun Putra FC (MPFC) pada laga lanjutan kompetisi Divisi Utama di Stadion Wilis Madiun, Rabu (4/6), dinilai berlebihan dan terkesan berlebihan dalam pengamanan sebuah pertandingan. Pengunaan Water cannon untuk membubarkan suporter usai pertan dingan mengakibatkan tiga suporter MPFC mengalami luka serius dan harus dibawa ke rumah sakit.

Tindakan petugas keamanan ini sangat disesalkan oleh Bayu Erik Bastian, Kordinator suporter ber juluk "The Mad Mania". Karena saat water cannon diarahkan ke penonton masih banyak anak kecil dan wanita. “Sangat disesalkan tindakan aparat yang sangat berlebihan, kita diprovokasi oleh aparat dengan melepari kami, jika kita tidak diprovokasi kita tidak mungkin melakukan aksi, apalagi pengunaan Water cannon untuk membubarkan kami padahal masih banyak anak kecil dan wanita ,” katanya, Rabu

(4/6). Bukan hanya supporter, tindakan arogan polisi juga me nimpa dua wartawan yang sedang mela kukan liputan pertandingan tersebut. Ws Hendro, fotografer Jawa Pos Radar Madiun dan Fikri Yusuf fotografer Kantor Berita Antara juga dihalang-halangi oleh petugas kepolisian saat melakukan tugas jurnalistiknya. Bahkan Ws Hendro sempat didorong-dorong oleh pe tugas. “Para petugas itu menyuruh wartawan mingir dan tidak mem perbolehkan saya untuk mengambil gambar, bahkan ada yang mendorong saya,” ucap Hendro. Sementara itu Kasubag Bin Ops Polres Madiun Kota,AKP Sudarno, mengatakan tidak tahu siapa yang memerintah pengunaan Water cannon untuk membubarkan suporter. “ Saya tidak tau, mungkin itu inisiatif anggota sendiri untuk membubarkan suporter kita juga juga tidak tahu,” katanya. Bahkan dia juga mengaku tidak tahu menahu jika ada angotanya yang menghalang-halangi war tawan ketika melakukan peliputan. “Saya juga belum tahu keadaanya gimana tadi,” pungkasnya.(Lem)

Pembukaan Lahan Pertanian Baru di Badung Mangupura, LN -Pembukaan lahan pertanian baru seluas 100 hektare lebih di Subak Pangsut Sari Desa Belok Sidan Kecamatan Petang ,menja wab kekhawatiran berbagai ka langan mengenai alih fungsi lahan pertanian akibat dampak dari pesatnya pembangunan sarana dan prasarana pariwisata. “Keberhasilan pembuatan terowongan tradisional sepanjang 7.966 meter ini merupakan wujud konkret terbangunnya sinergitas lingkup SKPD seperti Dinas Bina marga dan Pengairan,Dinas Pertanian serta masyarakat Subak pangsut Sari dalam upaya pembangunan sektor pertanian berkelanjutan di Kabupaten Badung”, ucap Bupati Badung Anak Agung Gde Agung seusai melaspas sekaligus peresmian Pura Ulunsui dan Terowongan Pangsut Sari di Desa Belok Sidan Kecamatan Petang selasa (13/5).Bupati Gde Agung juga mengatakan untuk segenap SKPD di lingkungan Kabupa ten Badung untuk terus berinovasi dalam

menjawab maupun meres pon dinamika pembangunan de ngan program yang konkret yang berorentansi pada hasil diberba gai bidang,salah satu contohnya sektor pertanian.Dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, selain dengan intensifikasi pihaknya juga berupaya dengan cara ekstensifikasi di bidang pertanian, salah satunya dengan mem buka lahan pertanian baru.Upaya yang dilakukan Kabupaten Badung ini juga dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN)diatas 5%.Kabupaten Badung sendiri secara ber turut –turut telah berhasil meraih penghargaan P2BN sejak tahun 2009. Upacara Pamelaspas dipuput oleh Ida Pedanda Gde Da ngin dari Gria Gede Carangsari, turut hadir dalam acara tersebut Jro Mangku Gde Duuran pemangku Pura Ulun Batur,Jro Mangku Gde Pura Pucak mangu, Kadis Bina Marga dan Pe

ngairan Ida Bagus Surya Suam ba, Kabid Pengairan A.A Gde Dalem,Kabid Persubakan Dispenda Nyoman Gede,Kabid Pengolahan Lahan dan Air Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Badung serta Camat Petang Ngurah Ariawan. Sementara itu Kabid Bina Marga Ida Bagus Surya Suamba didampingi Kabid Pengairan Pembukaan . . . ke hlm 11

atapun masyarakat yang tinggal disekitar rel Kereta Api . Jumlah masyarakat yang menjadi korban kecelakaan di perlintasan dari waktu ke waktu semakin meningkat sehingga diperlukan kesadaran masyarakat untuk mentaati aturan-aturan keselamatan terutama aturan perkeretaapian. Kasubag SW, Humas dan Hu kum, H. Totok Ery S, yang menjadi narasumber menyampaikan tugas pokok Jasa Raharja selaku

pelaksana UU No 33 tahun 1964 dan UU No 34 Tahun 1964, hak dan kewajiban masyarakat terhadap kedua undang-undang tersebut, serta prosedur dan persyaratan pengurusan santunan. Dalam kesempatan tersebut juga memberikan himbauan untuk mentaati aturan- aturan berlalulintas terutama dalam hal perlintasan Kereta Api untuk tidak menyerobot palang pintu. Peserta sangat antusias mengi

kuti kegiatan sosialisasi tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan kepada narasumber. Hal ini menunjukkan bahwa sudah banyak dari peserta yang sadar akan pentingnya fungsi palang pintu di perlintasan kereta api yang harus ada di setiap perlintasan KA. Bahkan salah seorang narasumber dari BEM salah satu univer sitas mengharapkan untuk lebih sering diadakan kegiatan seperti ini (Hjs/YAN)

Kabid Pengairan Dinas PU Kab.Badung, A.A. Dalem


Daerah

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Terjaring razia

Sempat Dibuang Ke Toilet, Petugas Amankan Lima Liter Arjo

Ponorogo, LN,- Kembali tempat hiburan malam karaoke dirazia oleh petugas ketertiban dari Polres Ponorogo. Kali ini sasarannya bukan tempat hiburan karaoke yang ada di pusat kota, namun tempat hiburan karaoke yang ada dipinggiran kota atau di desa yang semakin marak tumbuh dikabupaten ponorogo. Sejumlah tempat hiburan ma lam karaoke satu persatu didatangi oleh petugas gabungan dari unit reskrim,narkoba. Dalam ke giatan ini sempat membuat kaget sejumlah pemilik maupun manager karaoke. Petugas mulai me nyisir tempat karaoke yang ada di Selatan Kota. Di tempat karaoke HBI yang berada dikecamatan

Siman petugas ngaplo karena tidak nampak ada pengunjung. Di HBI yang dulunya di kenal dengan penginapan dan rumah makan tersebut tidak membuahkan hasil, kemudian razia dilanjutkan di tempat karaoke Galaxi yang ada di Kecamatan Balong. Disini petugas langsung mendapati pengunjung yang sedang menegak minuman keras jenis Arjo ( Arak Jowo ) dan lansung diamankan petugas. Hal yang sama juga terjadi di tempat karaoke Ervans yang terletak dikecamatan Kauman. Di tempat karaoke Ervans, petugas mengamankan pengunjung yang sedang berpesta miras dengan didampingi seorang pemandu lagu. Bahkan ditempat karaoke Ervans,

pengunjung yang mengetahui ada razia sempat membuang sebagian Arjo ke toilet. Namu diketahui oleh putagas dan langsung di amankan beserta barang buktinya. Dari razia tempat hiburan malam dan karaoke yang di pimpin lansung oleh Kasat Narkoba Polres Ponorogo berhasil menyita Lima liter Arjo ( Arak Jowo ) dan mengamankan Enam orang dan Satu penjual miras. “ hasil razia di empat lokasi hiburan malam, kita berhasil menyita barang bukti Lima liter Arjo dan mengamankan enam orang dan satu penjual miras,” terang AKP Agung P. Gelar oprasi dan razia gencar dilakukan oleh Polres Ponorogo menjelang Pilpres (Pemilihan Presiden) yang akan dilaksanakan bulan Juli 2014. Dengan sasaran tempat hiburan malam, karaoke, dan tempat-tempat lainnya yang dimungkinkan sebagai tempat maksiat. Sementara barang bukti dan tuju orang yang berhasil diamankan langsung diserahkan ke Polsek masing masing untuk dilakukan proses hokum. “ Oprasi ini merupakan kegi atan untuk pengamanan menjelang Pilpres yang akan dilaksanak bulan Juli mendatang. Dan untuk menjaga keamanan diwilayah hukum Polres ponorogo aman terkendali,” pungkasnya.(Lem)

Cermin Kepribadian Bangsa

6

Pungli Marak Di TPS (1) Terminal Peti Kemas Surabaya menjadi gate bagi eksporter melakukan kegiatan eksport di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Karena sebagai terminal mengirim komoditi ke negara lain itulah, sirkulasi rupiah yang beredar sangat tinggi. Tak terkecuali adanya pungutan liar yang dilakukan oknum petugas lapangan.

Surabaya - LN. Pungli di TPS Sudah lama terjadi pungutan liar yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum petugas lapangan dilingkungan kerja PT.Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS). Menurut pengakuan salah satu pengguna jasa, uang mel-mel-an ini sering diberikan pada petugas security maupun oknum supervisor. Kalau tidak diberi biasanya mereka mencari kesalahan-kesalahan pada kelengkapan dokumen-dokumen eksport, seperti PE dan IR. Pungutan tidak resmi itu bukan hanya dilakukan petugas keamanan saja, tapi juga diduga dilakukan oleh oknum supervisor dilapangan yang nilainya sebesar Rp 200 ribu/container. Seperti terjadi pada Senin (27/1), 2 container uk.20 feet dengan no. container OOLU 1588832 dan OOLU 1900690 tujuan Australia dihentikan oleh salah satu supervisor karena sopir container tidak mengunci (seel). “Kelalaian bukan kesalahan sopir tapi dari petugas Depo DSS yang tidak seel container,” terang salah satu pengguna jasa yang harus merogoh kocek karena kejadian tersebut. Diceritakan oleh Joko (samaran) salah satu pengguna jasa, 2 container dengan muatan furniture tujuan Australia itu baru saja keluar dari Depo DSS menuju TPS untuk eksport. Tapi

saat di gate eksport dihentikan supervisor karena diketahui pintu container tidak dalam keadaan ter kunci.”Masuk TPS sekitar pk.7.30 sebelum akhirnya oknum itu meminta uang Rp 200 rb,”akunya. Kejadian sama juga menimpa NN (40), Selasa (21/5), yang di palak oknum security. Ceritanya, sekitar pk.09.00 NN mengeluarkan container dari parkiran ICT untuk keperluan timbang, dengan no.container GLDU 0358649 dan SCZU 7308888, tujuan Karachi Pakistan, sudah dilengkapi dokumen PE dan IR. Tapi tiba-tiba datang oknum security berlagak memeriksa kelengkapan dokumen dengan mendatangi NN. Oknum tersebut berusaha mencaricari kesalahan pada dokumen NN agar mau mengeluarkan uang rokok. Padahal, sebelumnya telah diperiksa oleh Danton (komandan peleton) dan tidak ada masalah. “Tapi oknum tersebut tetap memaksa minta uang rokok. Saya beri Rp 10.000 tidak mau dan minta Rp 20.000,”ungkap NN. Tradisi pungli ini diduga sudah terjadi turun-temurun. Karena tidak ada yang berani melapor, membuat oknum makin giat melakukan pemalakan. “Ya, mungkin nilainya kecil mas sehingga banyak pengguna jasa yang enggan untuk melapor,”ungkap seorang sumber.(yan)

kegiatan upacara budaya akan membuat perputaran ekonomi riil bisa dirasakan masyarakat yang akh-irnya bisa meningkatkan kese-jahteraan masyarakat. Dan terakhir dalam grebeg Pancasila telah ditanamkan nilai kegotong royongan, kebersamaan, toleransi (noto roso, Among roso, sambung roso). “Sedangkan Tema Grebeg Pancasila tahun ini, yakni Dengan semangat ke-bersamaan yang dilandasi nilai- - nilai luhur Pancasila guna mewu-judkan integritas bangsa dan tegaknya NKRI,” tambahnya. Sementara itu, pelaksanaan kirab budaya menjadi kegiatan yang paling ditunggu masyara-kat sekitar. Sebab, dalam kirab tersebut ada Gunungan Lima yang dari sebagian warga diang-gap memiliki berkah tersendiri. Pasalnya gunungan lima yang terbuat

dari hasil bumi seperti kacangkacangan, terong, tomat, lombok, jeruk salak dan pare di doakan oleh pemuka agama di depan makam Bung Karno. Tak heran jika, sebelum dikelu-arkan dari pelataran Makam Bung Karno (MBK) Gunungan Lima langsung diserbu warga yang sejak pagi sudah tidak sabar men-gambil beberapa hasil bumi. Tak pelak, suasana di lokasi depan pelataran MBK riuh karena pe ngunjung saling berdesakan bere-but Gunungan Lima. Meski demikian, kondisi tetap stabil dan kondusif sebab, seusai Gunungan lima di serbu warga, seluruh pen-gunjung bersama Wali Kota Blitar dan forum pimpinan daerah (For-pimda) ikut menyantap tumpeng (kenduri Pancasila) secara bersama -sama. ( Abdi )

Grebeg Pancasila Momen Penyemangat Kebersamaan Blitar - LN. Rangkaian peringatan Grebeg Pancasila di Kota Blitar berlangsung khidmat. Seluruh insan warga kompak memperingati hari bersejarah atau yang biasa disebut dengan hari lahirnya Pancasila. Beberapa rangkaian seperti bedhol pusaka, tirakatan, upacara budaya, kirab gunungan lima, dan terakhir kenduri Pancasila. Wali Kota Blitar M. Samanhudi Anwar di sela-sela pembukaan upacara Budaya Grebeg Pancasila yang dipusatkan di Alun-alun Kota Blitar mengatakan, serangkaian kegiatan grebeg untuk mengenang lahirnya Pancasila. “Setiap tahun, Pemkot Blitar selalu mengadakan grebeg untuk memperingati hari lahirnya Pancasila dan ini sudah menjadi agenda tahunan,” ungkapnya. Grebeg Pancasila sendiri me ngingatkan kepada seluruh warga. Bahwa kelahiran Pancasila. Yakni 1 Juni dan bukan 18 Agustus, yang selama ini masih diyakini oleh sebagian kalangan dan pemerintah pusat. Dia melanjutkan, sebagai warga Blitar, dia meminta agar tidak ragu dan canggung untuk menetapkan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. Sebab, berawal dari tradisi di Blitar (grebeg Pancasila) akan membuat warga masyarakat mengetahui sebenar-benarnya. Bahwa Pancasila hanya dicetuskan oleh Bung

Karno pada 1 Juni 1945 bukan tanggal lain dan bukan oleh orang lain, Kecuali Bung Karno. Untuk itu, dengan adanya gre beg Pancasila ini, dirinya berharap agar pemerintah pusat tidak menutup mata untuk mengakui tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. Dan menetapkan 1 Juni menjadi hari libur nasional. “Selain menandakan hari kelahiran juga supaya masyarakat se – Indonesia bisa mengenang dan memperingati lahirnya pancasila,” katanya M. Samanhudi juga menjelaskan, lahirnya grebeg Pancasila sebagai cikal bakal peringatan hari kelahiran pancasila tercetus dari gagasan warga Kota Blitar untuk menggelar event berna-faskan nasionalisme di hari kelahiran Pancasila. Rangkaian grebeg Pan casila juga mengalami penambahan kegiatan. Jika di tahun 2000 hanya ada tiga ritus (ritual) yakni upacara budaya, kirab gunung an lima dan kend-uri Pancasila. Kini, menjadi lima ritus yakni ritus Bedholan, ritus Tirakatan, ritus Upacara Budaya, ritus Kirab Gu nungan Lima, dan Ritus kenduri pancasila. Sedangkan maksud diselenggarakan Grebeg Pancasila ini agar menjadikan media koreksi diri terhadap peristiwa-peristiwa akibat perilaku kita (warga) se-lama satu tahun yang diekspresikan melalui

goro-goro pada Upacara Budaya. Sekaligus seb-agai teropong untuk menatap masa depan serta menentukan arah, gerak langkah menuju tata kehidupan yang lebih baik. Hal ini diekspresikan dalam sabda kawentar. Maksud terse-but bertujuan untuk meluruskan dan memperingati hari lahirnya Pancasila, mengingatkan ma-syarakat agar tidak berpaling dalam falsafah Pancasila dan menanamkan kebersamaan, menghargai perbedaan baik suku, Agama, Ras bahkan parpol. Dalam upacara grebeg Pancasila, Gunungan Lima (Simbol lima sila dalam pancasila) di arak dari Alun-alun kota Blitar (jalan Merdeka) menuju Makam Bung Karno (Jalan Ir. Soekarno). selain mengarak gunungan limo, juga dilakukan kirab budaya seperti pasukan yang membawa rep-lica garuda (Pancasila), Teks pancasila, relief Bung kamo dan budaya serta kesenian dari se-luruh elemen masyarakat. Wali Kota Samanhudi Anwar mengatakan, ada tiga nilai strat-egis dalam upacara budaya gre-beg Pancasila. Yakni pertama, nilai politis memperingati hari lahirnya Pancasila maka mem-pertahankan nilai idiologi seb-agai dasar Negara (bukan sebagai pilar) falsafah bangsa dan tetap tegaknya NKRI. Kedua, nilai ekonomi dengan adanya


Madura

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Cermin Kepribadian Bangsa

Kajari Sampang Menyayangkan Tindakan Arogansi Oknum Pengunjuk Rasa Sampang - LN. Unjuk rasa yang dilakukan puluhan masa gabungan dari aktivis dan anggota Lembaga Swadaya Masyara kat (LSM) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Senin (26/5/2014) berlangsung ricuh. Kericuhan terjadi saat perwakilan massa yang masuk ke Kantor Kejaksaan untuk melakukan audiensi diminta menunjukan kartu anggota oleh pihakKajari. Perwakilan massa yang tidak mau mengeluarkan kartu identitas lang sung memilih keluar yang sebelumnya bersitegang dan perang argumentasi dengan Kepala Kejari. “ Kami dan LSM yang ada di Sampang merasa kecewa dengan tindakan Kepala Kejari. Karena kedatangan massa tidak lebih hanya untuk menyampaikan aspirasi “ terang Koorlap dalam orasinya Ia menjelaskan, massa tersebut bukan dari LSM ilegal kenapa ID card yang dipermasalahkan.

Massa merupakan warga Sampang yang mempunyai hak untuk menyampaikan aspirasi “ LSM kami sudah terdaftar di Bakesbangpol “ Imbuhnya Abdullah menegaskan bahwa “ Saya tetap menghormati para masyarakat yang mau menyampaikan aspirasinya sekaligus audiensi kepada saya khususnya kejari sampang, dan saya tetap mematuhi hak mereka sesuai yang tercantum di dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 untuk kebebasan berpendapat, yang sangat sa yang kan ialah saat oknum pengunjuk rasa melontarkan kata-kata yang bisa di bilang tidak sepantasnya di ucapkan, di samping itu saya juga butuh transparansi dari para perwakilan pengunjuk rasa yang masuk ke kantor kejari, jadi wajar dong kalau saya i ngin melihat kartu anggota yang mereka miliki, ditambah lagi dengan adanya oknum wartawan dari media yang tidak saya kenali, pada saat saya minta beliau untuk menunjukkan

Pers Card nya oknum tersebut seakan-akan bertindak arogansi pada saat memperlihatkan Pers Cardnya “ Pangkasnya. “ Jika hal seperti itu terusmenerus terjadi bahkan terulang kembali dan melibatkan oknumoknum yang tidak bertanggung jawab, pasti suatu saat akan men jadi Preseden buruk bagi Kalangan LSM dan Media lainnya yang sudah memenuhi standart ke legalitasan, maka dari itu peran pemda setempat juga sangat begitu pen ting dalam melakukan verifikasi terhadap media sekaligus lembaga-lembaga yang berada di wila yah nya, guna mengurangi oknumoknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan masyarakat bahkan seorang jurnalistik, padahal oknum tersebut belum tentu mempunyai basic dalam profesi yang di tekuni nya “ Imbuh M. Hasan Selaku Formas pimpinan PWL (Forum Masya rakat Pemantau Wartawan dan LSM ). (suf/rry)

Tingkat Kelulusan MA di Kabupaten Sampang

Samsuri Kasi Mampemda Kan tor Kamenterian Agama Kabupaten Sampang

Sampang - LN. Kelulusan SMA/SMK/MA, diumumkan secara serentak oleh seluruh sekolah senusantara, pada tanggal 26 Mei 2014 yaitu pada hari senin. Semua sekolah mengadakan tasakuran dengan beberapa cara

antara lain adalah, sujud syukur, berdoa bersama, serta aksi coret – coret. Itu merupakan suatu yang teradisi menjamur bagi semua kalangan lulusan SMA sedrajat. Data yang dihimpun oleh media lensa, menurut Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sampang Mudjalli melalui Kasi Mapemda Samsuri mengatakan. Tingkat Madrasah Aliah (MA) swasta maupun Negeri statusnya yang berada di Kabupaten Sampang memilik 84 Lembaga MA Swasta dan satu Negeri. Dengan jumlah total peserta Ujian Nasional 3106 siswa – siswi. Dari jumlah tersebut, yang tidak lulus hanya satu siswa, jadi tingkat kelulusan MA dikabupaten sampang ini 99% lulus. Ketidak lulusan satu siswa tersebut yang kebetulan dari jurusan IPS ini dikarnakan tidak ikut Ujian. Samsuri menjelaskan dari

tingkat kelulusan tersebut memiliki harapan agar seluruh siswa MA dapat kiranya melanjutkan ketingkat yang lebih tingga, sehingga para siswa tersebut kem bali lagi ke sampang dapat membantu terhadap program pemerintah Kabupaten ini. Supaya dapat mem buka wawasan didalam masyarakat sekelilingnya. Menurutnya. Dari tingakat prestasi tahun lalu siswa MA dapat Go Internasional prestasinya, harapan tahun ini minimal para siswa MA dikabupaten Sampang dapat berprestsi ditingkat Nasional, karna kebisaannya kalo Madrasah itu hanya meliputi Agama saja, maka opini tersut sebisanya untuk sebagai matifasi bagi para insan penga jarnya untuk selalu membawa anak didiknya tersebut memiliki prestasi dibidang Saint maupun dibidang –bidang yang lainya. Imbuhnya. (suf/ryy)

UPTD Kalisat

Melakukan Pembekalan Guru Terkait Ujian Nasional

Kepala UPTD Pendidikan Keca matan Kalisat, Rekno Tanoyo,Spd.

Jember - LN . Ujian Nasional sekolah dasar negeri akan di lakukan pertengahan Mei 2014, persiapan dan antisipasi pelaksanaan ujian nasional. UPTD Pen didikan Kecamatan Rambipuji jauh sebelum melakukan koordinasi langkah langkah persiapan de ngan semua pihak terutama bagaimana siswa siswi kita nanti bisa berjalan dengan baik dan sukses. Kepala UPTD Pendidikan Ke camatan Kalisat, Rekno Tanoyo, Spd. Ketika di temui di ruang

kerjanya menjelaskan, bahwa terkait dengan ujian akhir sekolah yaitu ujian nasional di UPTD Kalisat sudah melangkah terkait dengan persiapan untuk anak-anak kita untuk mensukseskan program nasional ini, karena memang seka rang kalau tidak sama tentunya tahun ini akan lebih baik. Memang di sekolah khusunya di kecamatan Kalisat tentunya terkait dengan meningkatkan prestasi anak maka di perlu kan semacam ada pelatihan yang namanya tryout sehingga mung

7

Lima Besar Hasil Perolehan Suara DPRD Jatim 2014 diraih Legislator Dapil Madura Madura - LN . Pemilihan Umum Calon Anggota Legislatif atau yang dikenal dengan istilah Caleg Tahun 2014-2019 memang telah dihelat pada 9 April 2014 lalu, dengan segala Upaya dan kekuatan dikerahkan oleh seluruh Calon Anggota legislative agar langkah mereka menuju parlemen berjalan dengan mulus sesuai dengan rencana, baik itu Calon Anggota Legislatif tingkat Kabupaten, Provinsi, DPD dan DPR RI semuanya berusaha dengan segala upaya. Kemenangan adalah tujuan utama, demi meraih suara sebanyak-banyaknyapun mereka harus mampu meyakinkan pemilih, tidak hanya itu seperti biasanya, janji-janji manis politik harus dilontarkan sebagai jurus pemikat yang ampuh. Dan hal itupun hamper belaku diseluruh Dapil, tanpa terkecuali dapil XI Madura. Sementara dari Hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur telah selesai dilaksanakan, hasilnya sungguh amat mengejutkan, dari total Hasil perolehan suara Calon Anggota DPRD dari seluruh dapil di Jawa Timur, suara lima terbanyak diraih oleh legislator Asal Dapil XI Madura , angka-angka fantastispun menghiasi perolehan mereka, mereka yang meraih suara terbanyak dari hasil perolehan di seluruh Jawa timur adalah ; 1.Badrut Tamam,S.Psi, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) inipun meraih suara tertinggi dengan perolehan 186.105, politisi muda yang juga sebagai Juru Bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPRD Jawa Timur inipun Memantapkan langkah keduanya untuk berada di Indrapura, karena perolehan suara yang didapat Politisi asal Pamekasan tersebut sangat Fantastis. 2.Syafiuddin Asmoro, Politisi

dari Partai Gerindra, meski dibilang pendatang baru dikancah perpolitikan Jawa Timur, ternyata Syai fuddin Asmoro mampu membuat namanya harus diperhitungkan, bayangkan Pria Asal Bangkalan yang berangkat dari Partai yang dipimpin Jendral Prabowo Subiyanto inipun mampu menempati suara tertinggi ke dua di Jatim, tak tanggung-tanggung suara yang diraihpun mencapai 170.793. 3.H.Hisan,SE. Pria yang satu inipun adalah pendatang baru di kancah perpolitikan Jawa Timur, pria Asal Sampang yang dikenal ramah dan murah senyum inipun mencalonkan dirinya sebagai Calon Anggota Legislatif hanya periode ini saja, namun hasilnya sungguh sangat luar biasa, melalu partai berlambang merc (Demokrat) sebagai kendaraan politiknya, dia mampu melejitkan namanya diurutan ketiga terbanyak, yakni mendapatkan suara sebanyak 151.154. 4.Achmad Iskandar, politisi Partai Demokrat, politisi yang bisa dibilang politisi incumbent ini menjadi legislator yang memiliki suara keempat terbanyak di Jawa Timur, perolehan suaranya yang mencapai 149.652 ini mampu mengantarkannya kembali ke kursi DPRD Jatim untuk Kali kedua. 5.Mahhud, Politisi dari partai PDI Perjuangan, Legislator asal Bangkalan ini juga dapat dibilang baru di Kancah politik Jawa Timur, namun hal itu bukan menjadi hambatan berarti baginya, karena terbukti pria yang berangkat dari partai moncong putih binaan Megawati Soekarno Putri inipun mampu membuktikan bahwa ia juga adalah legislator yang patut diperhitungkan, suaranya yang mencapai 127.554 itu mampu memposisikan dirinya diurutan kelima terba nyak se Jawa Timur. (suf/rry/zen).

PEMBERITAHUAN KEPADA SEMUA MASYARAKAT MULAI EDISI DEPAN LENSA MEBUKA KOLOM TANYA JAWAB SEPUTAR DUNI HUKUM DAN TIDAKAN DENGA TEMA “ MASYARAKAT BERTANYA JAKSA MENJAWAB “ FORMAT PERTANYAAN MELALUI SMS NOMOR TELPON 087806833337 ATAU MELALUI EMAIL lensa.tanya.jawab@gmail.com NAMA + SPASI + ALAMAT + PERTANYAAN DEDI YUSUF MADURA SAMPANG TAMBELANGAN NEGARA INDONESIA MENGANUT HUKUM APA? kin nanti dalam ujian nasional anakanak kita sudah punya bekal dalam menghadapi ujian nasional. Kemudian terkait dengan itu juga UPTD Kalisat melakukan pembekalan kepada guru-guru kelas VI mereka kita bekali agar mereka siap mental dalam rangka memberikan materi yang di berikan kepada anak-anak yang terkait dengan ujian nasional nanti. Sehingga baik guru kelas VI maupun kepala sekolahnya tentunya sudah siap dan materi nya

juga tidak terlalu beda dengan tahun yang lalu namun sekarang terkait dengan sistim penilaian saja kalau yang lain-lain sama saja. Karena tahun yang lalu lang sung 3 macam pelajaran namun sekarang selain 3 mata pelajaran juga da ujian sekolah jadi tinggal menunggu teknis dari propinsi jawa timur apakah itu ada ujian atau tidak jadi kita masih menunggu dari propinsi. Jadi kemungkinan besar ujian UPTD . . . ke hlm 8


Kalimantan

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Sofian Raga : Beri Saya Waktu dan Kesempatan untuk Atasi Banjir

Walikota Tarakan Sofyan Raga

Tarakan, –LN Walikota Tarakan, Sofian Raga minta kepada warga Tarakan agar diberi waktu untuk atasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi di beberapa titik saat hujan dengan durasi cukup lama.”Beri saya waktu dan beri kesempatan untuk mengurus banjir,” ujar Sofian Raga kepada Tarakan News, Senin (05/05) lalu.Karena menurutnya, kalau hanya satu hingga empat bulan kedepan belum cukup bagi diri dan stafnya untuk mengatasi hal ini, namun pihaknya telah bahas permasalahan ini dan telah ciptakan sebuah konsep untuk atasi banjir, tentunya dengan dukungan dari masyarakat itu sendiri.”Kita sedang menciptakan konsep yang besar serta saya mau ketemu dengan masyarakat untuk mebicarakan ini supaya penanganan banjir mendapat dukungan, karena

pena nganan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi penyelesaian banjir harus melibatkan kita semua,” paparnya.Sofian Raga katakan, penyebab banjir yang paling mendasar adalah adanya penyempitan aliran karena pembangunan pemukiman dibantaran sungai dan pendangkalan sungai. Terdapat beberapa sungai yang menjadi fokus untuk kurangi volu me banjir, diantaranya sungai Karang Anyar, sungai Sebengkok, sungai Selumit, sungai Karang Anyar Pantai dan beberapa aliran sungai lainya.”Terjadi pendangkalan karena memang sejak dulu sungai-sungai ini hanya bagian-bagian tertentu yang tersentuh atau disentuh, sedangkan lainnya belum,” terang nya. Dengan demikian, material yang ada di sungai ha rus digali dan menormalisasi serta ruang aliran juga harus ideal baik lebarnya maupun dalamnya, sehingga volume air yang melalui tidak sampai meluap sehingga menyebabkan banjir di daerah sekitarnya. Selain itu, harus ada antisipasi jangka panjang seperti mampu bertahan hingga 10 tahun ke depan, sehingga tidak perlu lagi penyesuaian lagi. Untuk mewujudkan itu, masyarakat harus mendukung pemerintah dengan melakukan perawatan serta kepedulian.”Tidak bisa kita membuat perencanaan dan pembangunan tanpa adanya kesadaran warga untuk ikut merawatnya, seperti tidak membuang sampah di sungai serta mem bangun rumah dibantaran sungai,” urainya.Mengatasi banjir harus dilakukan secara teknis dan saluran dibuat selancar mungkin, bagian hulu hingga sepanjang aliran sungai baik disisi kiri maupun kanan harus ada vegetasi atau penghijaun. Dengan adanya penghijauan ikut meminimalisisr lepasnya air kepermukaan, sehingga debetnya tidak besar dan daya tampung saluran mencukupi sehingga tidak meluber kemana-mana.Bila segala daya dan upaya sudah dikerahkan, namun masih terjadi banjir maka hal ini menandakan masih adanya kurang kesadaran untuk memelihara dan merawat bantaran sungai, sehingga saluran akan tersumbat dan mengakibatkan banjir lagi. Untuk menjadikan Tarakan bebas banjir memang butuh waktu karena selain membuat konsep pembangunan yang menunjang bebas banjir, juga harus membangun budaya di masyarakat untuk merawat lingkungan.Diskominfo/Edy

Wawali : Kecil dan Sederhana Tapi Lebih Bermakna

Tarakan – LN Wakil Walikota Tarakan H.Khaerudin Arief Hidayat membuka secara langsung kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang digelar oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Rabu (7/5) di Unit Pelaksana Teknis Daerah Loka Latihan Kerja (UPTD LLK) Kampung VI.Pelatih an tersebut ditandai penyematan atribut peserta Pelatihan Tagana secara simbolis oleh Wakil Walikota Tarakan. Turut hadir dalam pelatih

an Taruna Siaga Bencana anta ra lain Kepala Dinsosnaker, Agus Sutanto, S.Sos,M.Ap, Kepala BPPBD, H. Harianto, SE.M,Si , Tagana Kementerian Sosial Tenaga Kerja Ade Irawan, Yonif 613 Raja Alam, Tagana Kabupaten Bulungan serta undangan lainnya.Menurut laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Agus Sutanto, S.Sos, M.Ap mengatakan kegiatan pela tihan Tagana tersebut akan berlangsung selama tiga hari dim-

ulai (7/5) hingga (9/5) dan diikuti sebanyak 40 orang peser ta.”Saya berharap dengan adanya pelatihan ini nantinya anggota Tagana akan semakin professional. Sebab, Tagana bekerja sebagai tim penyelamat yang bisa diandalkan dan tidak diragukan lagi,” tuturnya.Wawali dalam sambutannya menyampaikan rasa apresiasi dan penghargaan setinggi – tingginya atas partisipasi dari peserta pelatihan. Tagana tersebut perlu dilakukan mengingat ke lom pok sosial melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas mampu membantu pemerintah dalam melaksanakan pemba ngunan. Untuk itu Wawali juga memberikan pandangan bagi peserta pelatihan, bahwa untuk melakukan sesuatu kegiatan sosial tidak mesti harus dimulai de ngan kegiatan yang besar. “Kecil dan sederhana tapi lebih bermakna. Tidak perlu hebat dulu lalu me lakukan sesuatu, tetapi lakukanlah sesuatu dulu untuk menjadi hebat.” Ujar Arief.Lebih lanjut Wawali juga sangat merespon dan mem-

Cermin Kepribadian Bangsa

8

Juislinda Sofian Raga : Kesejahteraan Keluarga Barometer Pembangunan Yang Sedang Dilaksanakan Tarakan,– LN Arti pembangunan nasional adalah pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya, yang akan terwujud apabila kesejahteraan keluarga dan masyarakat dapat tercapai dengan baik. Oleh karena itu, kesejahteraan keluarga menjadi salah satu tolak ukur atau barometer dalam pembangunan yang saat sedang dilaksanakan,” tutur Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tarakan, Juislinda Sofian Raga, usai lantik pengurus TP PKK masa bhakti 2014 – 2019, Sabtu (03/05) lalu.Untuk capai tujuan tersebut, lanjutnya, peran perempuan tidak dapat dikesampingkan karena keberhasilan suatu bangsa salah satunya ditentukan oleh perempuan. Perem puan memiliki andil besar dalam sebuah keluarga yang bermarta bat, lebih dari itu, perempuan juga memiliki andil besar dalam kegiatan menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan kelompok, yang di dalam PKK melakukan usaha produktif dalam rumah tangga.”Kehadiran PKK sebagai salah satu wadah di ma syarakat membuka peluang yang besar bagi kaum ibu serta ikut berperan aktif membuka dalam menentukan masa depan masyara kat dan masa depan kita. PKK merupakan suatu gerakan yang tumbuh dari bawah dengan menempatkan perempuan sebagai penggerak dan dinamisatornya dalam membangun, membina dan membentuk suatu keluarga yang merupakan sebagai unit kelompok terkecil di masyarakat,” terang nya. Kesejahteraan keluarga menja

di tujuan utama PKK, karena kelu arga berpengaruh besar kepada masyarakat. Untuk mewujudkan cita – cita tersebut PKK harus membuka peluang dan kesempatan bagi kita semua untuk berbuat sesuatu, meskipun tantangan dan halangan menghadang didepan. ”Untuk itu, para pengurus TP PKK yang baru mari raparkan barisan dan bergandengan ta ngan untuk melaksanakan dan memantapkan 10 program pokok PKK,” urainya.Sementara itu, Walikota Tarakan, Sofian Raga yang merupakan Pembina TP PKK mengatakan 10 program pokok PKK harus dibudayakan karena dapat dijadikan pilar yang kokoh, apalagi disalah satu poinnya adalah pengembangan koperasi yang dapat dijadikan sebagai dasar demokrasi ekonomi.Sofian Raga juga jelaskan, tidak kalah pentingnya PKK dapat mengembangkan strategi usaha untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, sehingga menjadi keluarga yang sejahtera dalam menuju masyarakat yang madani.”PKK dengan 10 program pokoknya akan mampu membantu pemerintah dalam pembangunan,” jelas Walikota Tarakan.Ke 10 Program PKK tersebut dijelaskan Sofian Raga, yang pertama meliputi penghayatan dan pengamalan pancasila, kedua gotong royong, ketiga pangan, keempat sandang, kelima perumahan dan tata laksana rumah tangga, keenam pendidikan dan ketrampilan, ketujuh kesehatan, kedelapan mengembangkan kehidupan koperasi, kesembilan pelestarian lingkungan hidup, dan yang kesepuluh rencana yang sehat.Diskominfo/Edy

Tugas Adalah Tanggungjawab dan Amanah Bone - LN. Dapat meluluskan siswa 100% dalam Ujian Akhir atau Ujian Nasional dengan nilai yang memuaskkan adalah harapan tiap kepala sekolah, tak terkecuali Drs.HAMZAH,kepala sekolah SMAN 1 ULAWENG KAB. BONE.menurutnya pada saat di temui diruang kerjanya point kelu lusan yang sempurna adalah pres berikan support atas berbagai ke giatan Dinsosnaker yang akan dilaksanakan. “Silahkan untuk me nganggarkan sebagai awal untuk memulai beberapa kegiatan, baik menanggulangi bencana maupun kegiatan – kegiatan sosial lainnya,”jelas Arief.Arief mengharapkan kepada para peserta dapat betah dalam mengikuti proses pelatihan Tagana selama tiga hari tersebut.”Dibutuhkan tingkat sosial yang tinggi, kerelaan hati, agar menjadi satu kesatuan yang utuh dan bisa bertahan sehingga dapat memberikan inspirasi kepada banyak orang dan dapat men jadikan suatu kebanggan dikota Tarakan ini, “pungkasnya. Diskominfo/Edy

tasi tersendiri bagi kepala sekolah, pengajar dan siswa-siswi sendiri sebab tidak mungkin datang sebuah keberhasilan tanpa di sertai kerja keras dan kemauan atau tekad yang keras pula. Sadar akan tanggung jawab dan beratnya UN yang akan di tempuh anak didiknya maka Ham zah da segenap pihak sekolah dan komite sekolah atau wali siswa ikut berpartisispasi dalam memberi kan bimbingan belajar supaya dapat menghasilkan nilai yang baik .na mun dengan tekad yang tinggi serta memajukan dunia pendidikan kita harus bekerja keras supaya kita dapat mencetak siswa – siswi yang cerdas intlektual maupun cerdas moral.sayapun sangat terha ru melihat para siswa- siwi saya yang telah telah selesai tidak men coret –coret pakaian mereka,itupun salah satu point positif bagi kami bahwa rasa social siswa-siswi atau rasa saling membantu kepada sesama telah kami rasakan soalnya pakaian mereka di kumpul di sekolah dan meminta di sumbangkan bagi pihak yang membutukan nantinya./MUHADI


Umum

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Cermin Kepribadian Bangsa

9

Kasi Wasdakim Imigrasi Kelas 1 Denpasar :

Pengawasan Warga Asing Perlu Dukungan Masyarakat

Kantor Imigrasi Denpasar

Polisi Tilang Konvoi Warga Asing Ditahan di Rumah Detensi Siswa yang Tidak Pakai Helm Sebelum Dideportasi Denpasar-LN ,Pengawasan terhadap warga asing yang masuk di wilayah Indonesia,khususnya di Bali dimulai sejak kedatangan ,mereka ke Bali maupun kegiatanya selama di Bali. Imigrasi Kelas 1 Denpasar secara terus mene rus meningkatkan fungsi penga wasan dan penegakkan hukum mencakup kegiatan warga asing yang berada di wilayah hukum Imigrasi Denpasar. Kasi Wasdakim, Kantor Imigrasi Denpasar, Usman menjelaskan, kepada Lensa diruang ker janya,Kamis (5/6), bahwa pe nga wasan keimigrasian yang mencakup penegakkan hukum Keimigrasian baik yang bersifat administrasi maupun tindak pidana Keimigrasian. Namun,lanjut

Usman, penindakkan itu dilakukan bila warga asing melakukan pelanggaran sebagaimana yang diatur dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011,khususnya Pasal 78. Untuk itu, Usman mengajak semua komponen ma syarakat, agar turut serta me nga wasi warga asing yang berada di wilayahnya. agar sedini mung kin pelanggaran warga asing dapat terdeteksi. Dikatakan, pelanggaran warga asing adalah overstay, atau tinggal diwilayah Indonesia melebihi batas waktu yang ditentukan dalam ketentuan perundang-undangan. Mengutip data yang ada pada Kan tor Imigrasi Kelas 1 Denpasar warga asing yang di deporatasi dari Januari 2014 sampai Mei

2014 sebanyak 12 orang dari ber bagai Negara. Tidak menutup kemungkinan, akan lebih banyak warga asing yang dipulangkan secara paksa karena melanggar ketentuan perundang-undangan keimigrasian, bila masyarakat Kota Denpasar turut ambil bagian dalam memberikan informasi tentang warga asing melakukan kegiatan di wilayahnya telah melanggar Pasal 78 UU Nomor 6 Tahun 2011,”ungkap Usman. Kerjasama dengan masyarakat ini sangat memungkinkan pihaknya menjalankan fungsi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku khususnya keimigrasian,”demikian Usman mengakhiri percakapannya. (yudi).

Rusaknya Jalan Provinsi Akibat Muatan Kendaraan Diatas 8 Ton

Kabid Bina Marga, Dinas PU Provinsi Bali, Ir. Nengah Riba, MT

Denpasar-LN, Betapapun perhatian pemerintah terhadap kerusakkan jalan, tanpa di didukung dengan kesadaran pengguna jalan dan pengendara, maka usia jalan tidak akan panjang. Di Provinsi Bali kerusakan jalan di sebabkan beberapa fakor antara lain, kurang kesadaran dari pengguna jalan, terutama kendaraan pengangkutan barang cenderung melebih ambang batas kekuatan jalan yang rata-rata 8 ton, juga disebabkan saluran air di tepi ja lan sering ditimbuni sampah,

sehingga waktu musim hujan air got tidak dapat menampung debit air yang begitu besar,akibatnya air naik ke permukaan badan jalan dan mengikis aspal, sehingga jalan cepat berlubang atau rusak se belum waktunya.. Yang lebih sering. Yaitu masyarakat mencuci kendaraannya di badan jalan, sehingga turut mempercepat kerusakan jalan. Kabid Bina Marga Dinas PU Provinsi Bali, Ir. Nengah Riba, MT menjelaskan hal itu di ruang kerjanya kepada Lensa Ka mis,5/6, dengan menyebutkan untuk tahun 2014 ini anggaran yang dialokasikan untuk jalan Provinsi adalah sebesar Rp 165 Miliar dengan total penanganan jalan sepanjang 70,35Km dan 1 buah jembatan di Desa Culik Karangasem. Dari jumlah panjang jalan yang mendapat penanganan terdiri dari pemeliharaan 27,01 Km dan peningkatan jalan sepanjang 43,25 Km yang tesebar di semua Kabupaten di Bali. Keterbatsan anggaran khususnya untuk membangun infrastruktur jalan, maka pihaknya lebih cer-

mat mendahulukan jalan yang kerusakannya lebih parah untuk segera di perbaiki.Beitu pula bagi jalan yang mempunyai akses ekonomi yang tinggi di tingkatkan, sehingga memperlancar arus ang kutan barang ke berbagai kabupaten, dapat berjalan dengan cepat, aman dan murah,”demikian Kabid Bina Marga.(yudi). UPTD

. . .

sambungan dari hlm 7

nasional akan di laksanakan serentak pada tanggal 19 Mei s/ d 24 Mei 2014.Hanya saya mengharap anak-anak kita jangan sampai prestasinya tidak merata harus betul-betul misalnya anak jumlahnya 40 satu kelas paling tidak yang 30 anak harus nilanya di atas 7 atau 8 jadi jangan sampai 40 anak itu pilihannya hanya 2 atau 3 anak saja tidak seperti itu kita pacu bagaimana caranya bisa merata sehinnga paling tidak ada pemerataan ada nilai yang besar dan tinggi ini kalau masuk di sekolah negeri nantinya tidak sulit tidak hanya sekolah

Denpasar,LNMeskipun sudah ada himbauan dari pihak Kepolisian Polres Denpasar dan Dinas Pendi dikan Kota Denpasar terkait kelulusan sekolah ting kat SMA sederajat untuk tidak me lakukan aksi konvoi dijalan raya yang dapat mengakibatkan terjadinya kemacetan atau kecelakaan,namun para siswa masih saja melakukan hal tersebut. Menurut pantauan Koran ini ,setelah dinyatakan lulus Ujian Nasional tahun ajaran 2013/ 2014,selasa (20/5) para siswa meluapkan kebahagiaan dengan melakukan corat-coret baju altameter dan dilanjutkan dengan aksi konvoi di beberapa ruas jalan di Denpasar.Aksi mereka sa ngat membahayakan pengguna jalan lain,terlihat jelas mereka konvoi berombongan dalam jumlah besar dengan membunyikan klakson juga knalpot yang cukup memekakkan telinga, bahkan sebagian dari rombongan tidak memakai helm. Seperti yang terlihat di pos jaga Simpang Matahari,para petugas lalu-lintas tampak sibuk melakukan mengatur lalu-lintas dan menindak rombongan konvoi yang tidak meng di Kalisat saja bisa masuk kekota. Dengan demikian terkait dengan ujian nasional tentunya semuanya mulai mempersiapkan diri termasuk persiapan sarana dan prasarana terutama kelasnya harus bersih dari segala macam tulisan-tulisan gambar-gambar dan peraga- peraga. Terus pengawas ruangan waktu dekat akan di kumpulkan dan di beri pembinaan agar dalam melaksanakan pengawasan nantinya tidak salah kalau sampai ini akibatnya fatal termasuk juga memberikan saran juga janagn samapi serem yang akibatnya anak-anak kita nanti takut sehingga mereka tidak bisa berfikir secara rasional makanya di buat bagaiman car-

gunakan helm sesuai aturan lalulintas dan berlakukan sanksi ti lang.Tercatat puluhan siswa yang di tilang polisi karena tidak me nggunakan helm,juga tidak mem bawa surat-surat kendaraan. Saat di konfirmasi ditengah kesibukannya memantau arus lalu-lintas,Kanit Patroli Iptu Ketut Mastra Budaya mengungkapkan bahwa tindakan ini bukan semata untuk mencari kesalahan,jadi seperti yang kita lihat banyak anakanak yang melakukan konvoi tidak menggunakan helm.Lagi pula di sini adalah kawasan hukum dan berlalu-lintas,jadi disini kami lakukan tindakan kepada para siswa yang tidak menggunakan helm serta melanggar lampu “trafic light”. Para siswa yang terjaring razia karena tidak memakai helm, kemudian di giring ke pos jaga untuk dilakukan tilang,”Jadi untuk tindakan ,kami berikan sanksi tilang,juga menahan STNK.Kami juga memberikan arahan serta pembinaan betapa pentingnya helm saat berkendara”pungkasnya.(yud) anya penampilannya itu apa adanya jangan di buat-buat sehinnga anak itu tidak terlalu takut dan tidak terlalu kaku. Perlu juga ada semacam perhatian kepada anak-anak kita manakala nanti mereka mengerjakan naskah ujian itu mungkin pensilnya jatuh ya harus pengawas yang mengambilkan termasuk juga masyarakat harus mendukung program ini paling tidak anakanak kita sudah di persiapkan baik mental maupun rohaninya. (ROMLI MZ)


Sambungan Lulus

. . .

sambungan dari hlm 4

alah jurusan Elektronika Industri dan Tekhnik Sepeda Motor (TSM). Kepala Dinas Pendikan Kabupaten Blitar Totok Subihandono menegaskan, peningkatan berbagai fasilitas dan mutu pendidikan SMK menjadi fokus pemerintah Kabupaten Blitar. Itu bisa dilakukan jika ada kerjasarna antara dinas dan sekolah. Terutama untuk fasili tas yang ada di sekolah. “Kerja sama untuk peningkatan mutu sekolah dan pembelajaran tergantung pada sekolah. Bagaimana melihat kondisi sehingga mampu rnelahirkan siswa-siswi yang berprestasi yang siap, siap seca ra keilmuan maupun siap membuat lapangan kerja sendiri,” jelasnya. Dia menjelaskan, peningkat Perempuan

. . .

sambungan dari hlm 2

diikuti oleh komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara yang mengesampingkan bahkan mengabaikan keterwakilan 30% perempuan sesuai amanat undangundang. Jika para komoisioner KPU Provinsi Sumatera Utara telah berani mengabaikan bahkan melanggar hukum dan perundangundangan, jelas akan berpengaruh terhadap legitimasi penyelenggaraan pemilihan umum -anggota lembaga legislatif, presiden dan wakil presiden, maupun kepala daerah -karena diselenggarakan oleh lembaga yang tidak kredibel karena telah secara terangterangan menabrak aturan dan mengangkangi hukum dan perundang-undangan yang mengatur tugas pokok dan fungsinya, sekaligus membatasi kewenangannya. Akhirnya kepada siapa lagi pe rempuan mengadu jika sesama perempuan pun sudah tidak saling berempati.(*) Program

...

sambungan dari hlm 1

Dalam pola 1, lahan tebu yang direncanakan akan dibongkar untuk seluruh Jawa Timur mencapai 12.692 Ha dan untuk pola ke 2 kebun tebu yang direncanakan menjadi sasaran program mencapai 15. 708 Ha, diharapkan pada akhir Desember luas lahan yang menjadi sasar an program mencapai 28.400 ha sesuai dengan rencana awal program bongkar ratoon ini. Di tingkat petani ternyata program ini disambut dengan antusias oleh petani pasalnya banyak tanaman tebu dari petani yang telah beberapa kali tidak dibongkar atau hanya di kepras saja hal ini akan berakibat langsung pada randemen yang menjadi sangat rendah. Bantuan dari pusat propinsi jawa timur selain bibit Tebu juga ada bantuan pupuk NPK, maje-

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Cermin Kepribadian Bangsa

an yang perlu dilakukan juga untuk jumlah jurusan. Hal ini tentunya ditentukan oleh seberapa jeli pihak sekolah dalam menangkap dinamika ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Sehingga dengan kreatifitas mampu untuk menciptakan jurusan yang sedang diminati oleh pasar. “Ini yang perlu dilakukan oleh sekolah, bisa kreatif dan cepat membaca dunia kerja. Tentunya dinas bakal membantu sekuat tenaga,” akunya. Sementara itu, Kepala SMKN 1 Nglegok Supriyono mengatakan, dengan visi sekolah menghasilkan generasi religius, berbudi pekerti luhur, berjiwa wirausaha kuat dan unggul dalam persaingan. Ini ditunjukkan oleh ke lulusan 100 persen siswa tahun ini, hal ini menunjukkan bahwa sekolah ini siap menciptakan tenaga kerja dan ilmuan yang handal. “Saya berharap setelah lulus, para siswa langsung mendapatkan peker jaan dan juga bisa membuka usaha sesuai dengan jurusan yang telah dipelajari di SMKN 1 Nglegok,” ujarnya. SMKN 1 Nglegok tidak mele pas begitu saja siswanya di lapangan. Selain adanya bursa kerja khusus (BKK) yang merupakan penghubung antara pengusaha yang mencari tenaga kerja dan lulusan, tentunya sekolah selama ini telah membangun berbagai kerja sama dengan beberapa perusahaan selama proses belajar siswa. “Ya, nanti ada yang bisa menca ri kerja di BKK. Juga beberapa siswa yang dianggap kompeten langsung diminta bekerja oleh beberapa perusahaan patrner yang tentunya sudah mengetahui kemampuan siswa,” akunya. Diakui dia, pada tahun kelulusan ini SMKN 1 Nglegok telah membuka jalur penerimaan siswa baru. Baik melalui jalur PMDK yang saat ini sudah terpenuhi hingga 60 persen kuota siswa yang dimiliki. Sedangkan sisa 40 persen akan diberikan ke pada para siswa yang siap berkom

petisi lewat jalur reguler. “Dua jalur penerimaan siswa ini dirasa sangat cukup dalam menja ring calon siswa-siswi yang berprestasi dan kompeten,” tegasnya. Di lain pihak, pengawas SMK, Eddy Trijana mengatakan, salah satu persyaratan untuk membuka jurusan baru adalah dengan sudah dipenuhinya fasilitas seperti labora torium dan juga peralatan yang mendukung pembelajaran untuk jurusan yang diinginkan. Untuk SMKN 1 Nglegok, hal itu sudah siap dilakukan. Dengan adanya jurusan baru dan juga fasilitas yang sudah disediakan maka akan lebih banyak ketrampilan yang bisa cliberikan. “Tahun ini disdik sudah menyetujui SMKN 1 Nglegok untuk membuka 2 jurusan baru, yaitu teknik sepeda motor dan teknik elektro industri. Sehingga para siswa diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru dikemudian hari,” ungkapnya. Beberapa prestasi luar biasa baik di tingkat nasional dan regional dicatat siswa. Misalnya Juara Harapan 1 lomba menulis cerpen dalam School Writing Batle Leotika 2014, antologi buku Untuk mu Indonesia antas nama Faroug Alarnsyah, juga juara menulis cer pen, Ton pendamping pasukan non TNI. Ada pula Cipta lagu Galaksi Pramuka hingga juara Olim piade Skill Restaurant Service, ada juga di bidang pencak silat, catur, jurnalistik teater, karawit an sepak bola. Beberapa guru SM KN 1 Nglegok prestasi membanggakan. Yakni Imam Wahyudi seba gai guru berprestasi tingkat provin si Jawa Timur, penulis terbaik hingga peserta diklat International Mathematic Mobile Learning. Beberapa fasilitas yang dimiliki sekolah ini. antara lain, Laboratorium perbengkelan, Laboratorium pemasaran, Lab. boga, Lab. Compu ter, Wifi clan pembelajaran meng gunakan LCD. Merniliki ekstra sepak bola, karate, badminton, Pramuka, Paskibra, PMR, Komunitas seni dan jurnalistik. (Abdi)

muk, ZA. Dan juga mendapakan Bantuan traktor per unit sehar ga 650 juta rupiah.penerima bantuan di KUD Malang ada 8 KUD Dari masing-masing KUD menerima 1 Traktor KUD malang dibingungkan oleh bantuan tersebut seperti halnya KUD Tajinan “mengatakan” pada bantuan bokar raton pola 1 tidak menerima bantuan pupuk sama sekali.hal ini sudah menunjukkan banyaknya permainan-permainan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.masing-masing KUD punya keluhan sendiri. KUD Bulu lawang “ mengakatan” kalau Traktornya kurang bagus kalau memang harganya 650 juta rupiah ini sangat tidak sesuai, dengan nada rendah. Menurut H marsirat, petani tebu asal Malang, hal ini sangat mempengaruhi randemen tebu mereka. Dengan adanya program ini, manfaatnya akan dapat dirasakan langsung maupun tidak lang-

sung, dan dari beberapa petani tebu yang diwawancarai Forum nusantara Grup di beberapa lokasi hampir seluruhnya menyambut antusias program ini karena menu rut mereka, program ini akan se cara langsung membantu petani untuk meningkatkan produktifitas mereka dan akan berdampak positif terhadap ekonomi pe tani tebu. Meskipun para petani merasa alokasi dana untuk bongkar ratoon masih sangat kurang atau terlalu sedikit, apabila dibandingkan dengan lahan yang harus dibongkar, dan dana sebesar itu hanya mampu mengkover sekitar 7% dari keseluruhan lahan. Jadi, menurut salah seorang petani di Malang Selatan, seharusnya pemerintah pusat mengalokasikan dana lebih besar lagi dana APBN untuk mensukseskan pro gram swasembada gula. Lebih jauh lagi dia menerangkan kepada Forum nusantara grup bahwa

10

Kabid SDA Dinilai Tidak Transparan Keberadaan Proyek yang Ada di Bidangnya BONE SUL-SEL LN; Berbagai cara pemerintah telah di lakukan salah satunya dengan komitmen membentuk pemerintah yang baik ( GOOD GOVERNANCE ),Dengan adanya undang – undang keterbukaan informasi fublik di harapkan pemerintah lebih trasparan dalam mengelola Anggaran Negara. Tapi lain halnya dengan Kepala Bidang dinas SDA saat di temui diruangannya mengenai proyek yang di bidangi tak Nampak dengan adanya trasparansi tersebut sehingga di nilai tanpa sadar telah melanggar undang undang keterbukaan Informasi Fublik.Bahwa pada saat ditemui di rungannya pada waktu yang lalu Askar selaku kepala Bidang mengatakan ;proyek yang ada dibidang saya kira kira ada 40 titik dan apabila ada kon traktor atau rekanan yang bekerja tidak sesuai dengan apa yang dalam aturan konstruksi maka dia akan suruh menambah voume saja.ungkapnya secara singkat. Dari hasil wawancara Kepala Pembuang

. . .

Biro media ini dinilai banyak keJanggalan bahwa keterangan Kepala Bidang tersebut terkesan tidak adanya transparansi,bahwa banyaknya kontraktor nakal yang menjadi rekanan di bidang SDA lebih leluasa melakukan tindakan dan bekerja secara asal asalan, dan sebagian besar banyak tidak memasang papan proyek seperti CV.WASPADA JAYA,dalam mengelola proyek ini pekerjaan nya diduga tidak sesuai dengan bestek pasalnya peletakan pondasi tanpa digali dan menggunakan campura 1:5 dan 1:6 yang bertentangan dengan aturan konstruksi yaitu 1:4.sehingga kualitas bangunan tidak memenuhi standard dan tak dapat di nikmai oleh masyarakat/petani dalam waktu lama dan dinilai pihak SDA tutup mata.Sehingga para penegak hukum khususnya kepolisian dan kejaksaan diminta menelusuri proyek ini.Yang di duga adanya main mata antara pihak terkait dan pihak rekanan. ( MUHADI)

ab Ponorogo tidak akan lagi sampah medis yang dibuang di lokasi tersebut. ‘’Kami sudah mendatangi pe ngelola TPST Tonatan, kami minta dibuka kembali. Sebab, sudah ada jaminan dari pemkab,’’ ujar Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wahyudi, kemarin (31/05). Dijelaskan Wahyudi, keberadaan TPST sangat penting bagi warga. Pasalnya, TPST Tonatan sangat membantu petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memilah sampah. Apalagi, jumlah sampah dalam sepekan di wilayah ponorogo cukup banyak. ‘’Hasil pembersihan yang kami lakukan di TPST Tonatan, mencapai 10 meter kubik. Bahkan kami harus mengangkutnya dengan dua kontainer,’’ katanya. Dengan di bukanya kembali TPST Tonatan, pihaknya berjanji akan lebih mengawasi pembuangan sampah medis di wilayah tersebut. Dia juga meminta warga sekitar berperan aktif untuk segera melaporkan jika ada orang-orang yang mencurigakan di sekitar TPST. ‘’Sampai saat ini pela kunya belum ditemukan, tapi sudah kami serahkan ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut,’’ jelas nya. Wahyudi yang juga anggota tim khusus penangan limbah medis bentukan Sekda Agus Pramono,

menuturkan saat ini tim yang terdiri dari beberapa satker sudah melang kah menyelidiki pembuangan lim bah medis. Dengan mengumpulkan data pembuangan sampah medis milik rumah sakit, puskemas maupun klinik. Selain itu juga mendatangi TPS di wilayah Po norogo untuk mengecek temuan limbah medis. ‘’Data-data yang terkumpul terus saja dievaluasi, kami i ngin melihat kepatuhan dari rumah sakit, puskemas maupun klinik dalam membuang sampah medisnya di RSUD dr Harjono,’’ katanya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, di TPST Tonatan be berapa kali ditemukan pembuangan sampah medis yang diduga berasal dari salah satu rumah sakit swasta yang hingga saat ini sudah ditangani pihak kepolisian ponorogo. Sementara dari kejadian tersebut sudah ada kesanggupan RSUD dr Harjono dan dinkes untuk membuat SOP pembuangan sampah medis yang baru. SOP ini penting untuk melihat keseriusan rumah sakit, puskemas ataupun klinik dalam penanganan sampah medisnya. ‘’Kami juga akan memasang papan peringatan di TPS, TPA maupun TPST di Ponorogo terkait larangan pembuangan sanmpah medis, kami juga akan menempelkan dasar hukumnya. Yang jelas, pembuang sampah medis bakal ditindak tegas,’’ pungkasnya.(Lem)

dengan adanya program ini diharapkan randemen tebu yang di panen atau ditebang pada musim yang tepat akan menjadi maksimal. program bongkar ratoon tahun 2013-2014, ini meskipun sempat terkendala cuaca, akan tetapi

dengan kemauan keras seluruh steak holder perkebunan di Jawa Timur yang tidak pernah putus asa dalam menjalankan program diharapkan akan berbuah manis, semanis gula yang akan dihasilkan dari kebun tebu mereka. Bersambung (Ales/Ary)

sambungan dari hlm 1


Sambungan H. Ahmad

...

sambungan dari hlm 1

terutama Kepsek. Ini sambung Soni, tidak sesuai dengan UUD 1945, soal pendidikan yang bunyinya mencerdaskan kehidupan bangsa. Apalagi ini sudah era reformasi Aneh, masih ada pepapatah Keadilan Pengajaran Ada Di Ujung Uang Seperti Halnya Zaman Kolonial Dulu. Apa di pedesaan di sini kalau tidak mampu, tidak bleh bersekolah dan menuntut ilmu hingga menjadi orang pintar untu penerus bangsa. “Buktinya anak kami diterima ajaran tahun 2012-2013, kelas A/J satu kelas ada 36 murid, kalau dihutung 36x9=324 murid. Uang gedung Rp 375.000,-x324= Rp Kronologis

...

sambungan dari hlm 1

akan. Kronologis berdirinya Ke lompok Tani Serta pemilik lahan 110 hektar di daerah sungai bengawan. Rt I Kelurahan Juata Permai Kota Tarakan. Tahun 1994 Desember kegiatan : terima amanah/ saran dari tokoh masyarakat bengawan Bapak H. Husan. T. kata nya ada lokasi daerah hutan sungai bengawan kamu garaplah atau bentuk kelompok tani. Keterangan : Bapak H. Husain. T toko masyarakat suku tidung dan sejak zaman jepang lahan yang dimaksud dijaga kelompok maupun dibuat menjadi perkampungan letak lokasi Rt. I Desa Juata Laut. Kecamatan Tarakan Barat Kabupaten Dati II Bulungan. Propensi Kalimantan Timur Januari 1995 : kami lakukan servey orentasi terhadap rencan lokasi untuk lahan kelompok tani. Sesuai arahan oleh Bapak H. Husain. Topografi bergelombang ringan, datar dan rawa kering serta tidak dikuasai orang la in April 1995 dilakukan perintisan rencana batas lokasi serta Capres

. . .

sambungan dari hlm 1

minimal sekelas hotel bintang tiga," kata Emrus . Emrus mengaku tak mempermasalahkan jika memang kehidupan sehari-hari capres dan cawapres memang dekat dengan kendaraan rakyat miskin. "Tidak perlu melakukan sandi wara atau berpura-pura seperti kehidupan rakyat kecil. Padahal, kenyataanya memiliki kekayaan di atas belasan miliar rupiah," ucapnya. Disampaikan Emrus, kedua pasangan sudah termasuk orang yang mampu memiliki mobil mewah. Kehidupan mereka sehari-hari pun jauh di atas sopir bajaj atau tukang becak. "Lain hal kalau pasangan capres dan cawapres benar-benar sopir bajaj atau tukang becak. Itu baru ideal menggunakan bajaj atau becak. Jadi, bukan menggunakan kendaraan rakyat untuk pencitraan," tukasnya.(Tim)

121.500.000 keseluruhanya dimin ta uang gedung Rp 375.000,- sedangkan ajaran tahun 2013-2014, bagi yang diterima kelas 7 di SMPN 2, Talun membayar uang gedung Rp 400.000,- kalau muridnya sama keseluruhannya ada 324 murid x Rp 400.000,-= Rp129.600.000,. DAFTAR ULANG Naik kelas murid bagi orang tua sangat gembira. Tapi kegembiraan bagi anaknya yang naik kelas, membuat orang tua kebingungan, sebab ada penarikan lagi dengan bahasa uang daftar ulang. “Di SMPN 2 Talun kabupaten Blitar rata-rata kepala se kolahnya kejam sekali. Bayangkan dari kepala sekolah yang lama sama saja tetap ada penarikan. pembuatan pondok dilokasi sekitar 200 meter dari S. Bengawan. Dipimpin oleh Iswanto dan Suyud Lebar rintisan + 2 meter. Ukuran pondok 4m x 6m. Juli 1995 pengukuran batas lokasi dan pemancangan patok-patok batas dan diberi tanda cat. Pengukuran dilakukan dengan alat ukur T.O. juru ukur Is wanto dan Suyud, serta patok deberi tanda cat merah. Nopember 1995 menggambar peta lokasi, sesuai dengan hasil pengukuran lahan, peta digambar oleh sdr Iswanto, skala 1 : 2000 dengan hasil perhitungan luas lahan + 110 Hektar. Nopember 1995 rapat pendiri kelompok tani, serta membuat rencana kegiatan oleh, H. Husin T, Mayal H, Asran. N, dan HM Aruan, rencana kegiat an, pengurusan perijinan, serta perintis lokasi dan penebang an………… LN/Edy Abdur rahman

...

sambungan dari hlm 1

Kuasa hukum Abdurrahman, Ach Rifai pasrah atas penahanan kliennya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Senin (02/6) sekitar pukul 15.30 Wib. Penyidik Korp Adhyaksa itu mengabaikan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa Ab durrahman sedang sakit. Kejari memeriksa Abdurrahman sekitar dua jam sebelum dita han di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang, kemarin. Sebelum nya, tersangka Abdurrahman dua kali mangkir dari panggilan tim penyidik kejaksaan. “Hanya sakit pusing saja untuk tekanan darah memang tinggi, tapi tidak ada sakit lainnya, dan penyakitnya ini biasa saja,”ujar Aini, salah satu dokter UDG Sam pang yang memeriksa Abdurrahman. Kepala Kejaksaan Negeri sam pang Abdullah melalui Humas Kejari Sampang Sucipto mengatakan, pihaknya menahan tersangka untuk memudahkan pemeriksaan karena Abdurrahman dinilai tak kooperatif. Pada pemanggilan kedua, Rabu (21/5) tidak hadir dengan tanpa alasan. Pada pemanggilan ketiga, Senin (26/5) Abdurrahman tidak hadir dan melalui kuasa hukumnya mengirimkan surat

11

MEDIA NASIONAL

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Cermin Kepribadian Bangsa Katanya pemerintah sudah membiayai keseluruhan, ini kan desa mas,”ujar Yani sumber bukan nama sebenarnya. Menilik PP Tahun 2007 No:38jo-3a sekolah mempunyai fungsi salah satunya media pendidikan dengan melakukan nirlaba artinya sekolah bukan ajang cari untung. Untuk itu sekolah dilarang menjual buku lembar kerja (LKS), apalagi sekarang dana BOS sudah mengkafer masalah tersebut. (Y)

ANDA BERANI MENGHADAPI TANTANGAN DAN INGIN MENDALAMI ILMU JURNALIS BERGABUNGLAH BERSAMA KAMI, LENSA NASIONAL HUBUNGI: 087850000125 - 082338888125 - 031 70800125

Merasa

...

sambungan dari hlm 1

A.A gde Dalem saat dikonfirmasi mengatakan,bahwa pembuatan terowongan sepanjang hampir 8 km ini dimaksudkan untuk dapat menaikkan air Tukad Bangkung menuju rencana lokasi percetakan sawah baru seluas 100 hektare lebih. Surya Suamba juga menjelaskan bahwa kegiatan pembuatan terowongan ini dimulai sejak tahun 2010 yang dilakukan secara ber tahap,sedang untuk pembiayaan pembuatan terowongan ini bersumber dari penyisihan pajak hotel dan restoran (PHR) sebesar 1,25 miliar juga swadaya masyarakat sebesar 378juta lebih. Untuk tahun anggaran 2014 ini telah dirancang untuk membangun bendungan dengan anggaran 2,6 M serta saluran induk yang berfungsi membagi air ke petak sawah senilai 1,9 M sehingga diharapkan dalam akhir tahun 2014 ini sawah baru sudah bisa berproduksi. (yud)

anaknya dan memilih untuk hidup bersama istri muda. Sama halnya dengan terjadi di Desa Paguan Rt 21 Rw 04 Kecamatan Taman Krocok dusun Paleran, yaitu sebut saja, Irawan Agus Budianto alias Budi dirinya adalah seorang Kasun yang dengan sengaja menelantarkan anak kandungnya walaupun sudah ada pernyataan hitam diatas putih yang dirinya buat di hadapan Kepala Desa setempat. Budi sendiri pada saat dikonfirmasi oleh Wartawan Media ini mengelak kalau dirinya dituduh telah menelantarkan anaknya, bahkan tidak pernah mengakui telah membuat perjanjian yang isinya 50% dari gajinya diperuntukkan kepada anak semata wa yang hasil hubungan dengan Wiwik yang pada saat ini sudah resmi di cerai. “Anak saya bukan cuma satu mas, tetapi banyak sudah tidak mungkin kalau 50% gaji saya diperuntukan mereka, dan kalau mau berbicara terkait per nya taan itu semua adalah rekayasa saya supaya memuluskan proses cerai saya, “ Ungkapnya secara terang-terangan seolah-olah merasa tak berdosa. Ditempat terpisah Wiwik sendiri menuturkan kepada Wartawan Media ini bahwa dirinya mera-

permohonan perpanjangan waktu pemeriksaan karena masih dalam masa berkabung. Untuk membuktikan surat tersebut, Abdurrahman sempat diperiksa. Pihak kejari mendatangkan salah satu dokter Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Sampang. Hasilnya, tersangka ha nya terdiagnosa sedang sakit biasa yakni sakit pusing dan tekanan darah tinggi. Sebelum Abdurrahman datang ke kejari dengan didampingi kuasa hukumnya, penyidik kejari sempat mencari tersangka di rumahnya, namun tak ada. Kejari juga sempat mendatangai Kecamatan Torjun. Kabarnya, ia berada di rumah Ha nafi, saudaranya. “Memang ada kabar bahwa tersangka AB (Abdurrahman) ada di wilayah Torjun, kita selidiki ternyata memang benar ada mobil yang bersangkutan. Ketika itu se dang berada di rumah Hanafi yakni saudaranya tersangka. Tapi ketika ke sana langsung tidak ada, dan kita sempat sampaikan sama Hanafi agar tidak mempersulit atau melindungi tersangka dalam perkara ini, bisa saja saudara nya dikenakan Pasal 21 UU tindak pidana korpusi ancaman 3 tahun,” katanya. Menggapi hal itu, kuasa hukum tersangka, Ach Rifai membantah kliennya tidak koopera-

tif. “Itu keliru karena saya mengan tarkan surat setelah ada panggil an pemeriksaan, karena tersangka memang sedang ada kepentingan keluarga diluar kota termasuk saat ini bahwa sedang sa kit,”tegasnya. Keterlibatan Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian (Disperta) Sampang itu dalam dugaan korupsi pengadaan bibit bantul dan ubi kayu serta pupuk organik dan urganik Tahun Ang garan (TA) 2013senilai Rp 800 juta makin terang. Sebelumnya, kejari telah me nahan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Abdul Wahed Chairullah, Selasa (20/ 5) dalam kasus yang sama. Se mentara Rosuli Muklis, Kasi Pasca Panen Pengelolaan dan Pemasaran Tanaman Hortikultura Disperta belum ditahan sekalipun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasi Intel Kejari Sampang itu menuturkan, ketika pihaknya kem bali ke kantor yang berada di Jalan Jaksa Agung Kec/Kota Sampang, tersangka bersama kuasa hukum nya datang dengan membawa surat keterangan dokter.“Setelah kami dari saudaranya itu, tersangka sama kuasa hukumnya datang kesini bawa surat keterangan dokter, tapi kami tetap melakukan proses hukum,”tuturnya. (suf/rry/zen)

Pembukaan

. . .

sambungan dari hlm 5

sa kecewa atas ulah mantan sua minya yang dengan sengaja me ngingkari isi dari surat pernyataan tersebut. “ Padahal Surat per nya taan itu sudah bermaterai yang menurut saya pribadi dapat dipertanggung jawabkan secara hukum, “ Tuturnya. Dan masih berdasarkan penuturannya, “ persoalan ini akan saya tindak lanjuti mas demi masa depan anak saya yang saat ini sedang bersama saya, Papar nya Penuh Penyesalan. Kepala Desa sendiri saat dihubungi oleh Wartawan Media ini Memilih Bungkam, dan enggan komentar malah dengan se ngaja ketika dihubungi melalui via Telepon selulernya sama sekali tidak ada respon. ( Johan. E ) Oknum

. . .

sambungan dari hlm 1

mengatakan, awal dari pengungkapan kasus ini karena adanya laporan dari orang tua korban, yang mengeluhkan sikap anaknya agak sedikit aneh. Setelah ditanya oleh orang tuanya, korban mengaku bahwa telah digerayangi oknum guru agama. Merasa tak terima, kasus ini langsung dilaporkan ke petugas PPA Polrestabes Surabaya. Sampai saat ini yang sudah melaporkan ke Polrestabes Surabaya sudah tujuh orang, yakni SM (8), ND (7), NH (12) , AM (11), AY (11), AD (11), dan LL (7), yang merupakan siswi mulai dari kelas II hingga kelas V. ”Dari laporan kasus pencabulan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya diketahui bila tersangka sudah melakukan pencabulan terhadap anak-anak di bawah umur yang tak lain adalah siswinya sendiri,” terang AKBP Sumaryo no. Menurut AKBP Sumaryono, tersangka sudah menjadi guru selama 32 tahun dan pensiun pada April 2014 kemarin. Namun te naganya masih dibutuhkan sehingga sekolah tersebut menjadikannya guru agama yang datang seminggu sekali. Setiap melakukan aksi pencabulan, tersangka me nggunakan modus dengan duduk berdampingan dengan korbannya lalu meraba, mengelus, hingga memasukkan jarinya ke dalam alat vital korban. Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Suratmi menambahkan, tersangka selain melakukan aksi pencabulan di dalam kelas saat pelajaran, juga melakukan pelecehan di ruang Perpustakaan. “Ter sangka bukan hanya meraba tubuh korbannya saja, tapi juga memasukkan jarinya ke kelamin korban, bahkan hingga melakukan oral seks. Untuk menutupi aksinya, korban diancam sambil diberi uang untuk jajan agar tutup mulut,” ungkapnya (Tim)


z

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

DICARI MARKETING & PERWAKILAN SELURUH INDONESIA 10 PENDAFTAR PERTAMA DAPATKAN HADIAH MENARIK AL-QUR’AN SEHARGA Rp350.000,ASURANSI & VOUCER SENILAI Rp. 2,5 JUTA DLL

ANDA TIDAK CUKUP DANA BERANGKAT UMROH ?? SAATNYA BERGABUNG CUKUP DENGAN DP Rp 2.500.000,- / DP Rp.5.000.000 untuk Haji Plus (Dua tahun berangkat non kuota)

ANDA SUDAH BISA BERANGKAT UMROH DENGAN MUDAH Bisa dengan Cara : Mengangsur sesuai dengan kemampuan Anda. Atau dengan Dana Talangan Melalui Bank BPR Jatim, Bank Syariah Mandiri mengangsur setelah pulang umroh.

PR OGRAM UMR OH GRA TIS PROGRAM UMROH GRATIS

Hubungi : 0878 50000125 - 08233 8888125- 0857 46888825 PIN : 762449EA

Energi Young Spirit Untuk Pria & Wanita Salam sehat! Membaca testimonial para pengguna produk Energi ini mengingatkan penulis sebuah testimoni pengguna wanita yang menyampaikan kepuasaannya yang sangat di rasakan setelah mengkonsumsi energi beauty ini. disamping merasakan tumbuh yang kembali segar bugar, juga membuat kulit lebih lembab dan kenyal. Dan mengatakan juga ibu rumah tangga yang bersuami masih cukup muda ini menceritakan pada pesan singkatnya meraskan kepuasan saat melakukan hubungan dengan suaminya, dan hampir setiap hari minta terus sama suami syukur suaminya tidak pernah menolah. begitu terstimoni kami menyampaikan khasiat dari produk ini. Khusus Pria Dewasa Pada jaringan cell pria yang membangkitkan gairah atau selera terhadap pasangnnya di butuhkan kondisi dan keadaan asupan tubuh yang cukup guna mendapatkan hasil yang optimal dan vitalitas mampu mencapai tingkat yang di inginkan. Mendobrak stamina seksual pria (ingat organ seksual pria 100% pembuluh darah di jamin MENINGKAT, produk ini mampu menyimbangkan kebutuhan tubuh pria dalam segala aktiftas, terlebih stamina dan energi yang tentu di imbangin dengan olahraga.

Alamat: Kampus Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jl. Jokotole (belakang SMA 2 ) Pamekasan - Telp. 0324-321076 Fax. 0324-325878 ...

PENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2014 - 2015

Hj. Adi Sutrisni,SST,MM

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014  

Edisi 48 : 10 - 24 Juni 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you