Page 1

Harga Eceran : Rp 8000,- L. Pulau Tambah Ongkos Kirim

LEMBAGA PENGAWAS KORUPSI & PENEGAK HUKUM INDONESIA

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

ULAH OKNUM PETUGAS SPBU NAKAL BENSIN DAN SOLAR DI DESA SOTABER HABIS

Baca BacaHal. Hal.6 3

PELAKSANAAN PROYEK Hal. 7 JALAN LINGKARBaca TIMUR SUMENEP TERKESAN ASAL-ASALAN Baca Hal. 7

BALAI DUSUN KETAPANG MANGKRAK

HOTLINE : 087850000, 085230202077

Menguak Pungli di UPTD Uji Kir Wiyung, Tanpa KTP Yess Baca Hal. 3

Baca Hal. 6

Proyek Terminal Kedung Cowek ◙ Gagal Konstruksi, dan Tidak Sesuai Bestek ◙ “PPTK” Ada Main Mata Dengan Kontraktor

Surabaya, LN - Pembangunan proyek terminal Kedung Cowek Surabaya seluas 3000 meter persegi, menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012-2013 dengan nilai kurang lebih sebesar Rp. 4 miliyar dikerjakan oleh pihak PT.

Risma Jaya Abadi. Sedangkan, tembok atap dan genteng persisnya diruangan sholat, yang disanggah beberapa tiang kayu itu nampaknya terkesan gagal konstruksi (jebol, govalonnya mluntir dan retak), kalau dilihat besi ulir biasa bukan standar SNI

serta besi beton neser polosnya campuran. Apalagi, jawaban dari pihak Pranowo selaku PPTKnya ketika dikonfirmasi koran ini, terkesan kongkalikong dengan pihak kontraktor PT tersebut.

Selengkapnya baca Hal. 11

Konstruksi pembangunan Terminal Kedung Cowek yang memakai Besi Cor Ulir tidak berstandar SNI

Penuh Kejanggalan Namun Tetap Ditahan

MISS WORLD DI P. BALI

Banyuwangi, LN - Pulau Bali adalah pulau wisata yang sudah dikenal di seantero dunia, dengan demikian Pulau Bali menjadi pilihan untuk ajang Miss World (Kontes Kecantikan Dunia). Dengan adanya kontes kecantikan kelas Dunia (Miss World) yang diadakan di Pulau Bali, maka MUI (Majelis Ulama Indonesia) melalui fatwanya melarang diadakannya kontes kecantikan tersebut di Indonesia (P. Bali). Dengan adanya fatwa tersebut, maka FPI (Front Pembela Islam )

Jaksa Penuntut Umum, Ismunadi SH MH Advokat Gst.A.I.Dwi Mulya SH dan Suhadi SH MHum Surabaya, LN - Na’as bagi Saefudin cs yang diadili di Pengadilan Negeri Surabaya yang dituduh Jaksa Penuntut Umum(JPU) Ismunadi SH MH., bahwa Saefudin cs telah melanggar tindak pidana tentang narkotika. Setelah beberapa kali sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Ny.Hj.Dedeh Suryani, SH.MH, Saefudin cs, dijatuhi hukuman masing-masing 8 bulan penjara potong tahanan. “Terdakwa Saefudin, Wahyudi,

Selengkapnya baca Hal. 11

BSM JANGAN DIPOTONG SAMPANG. LN - Di samping itu, Heri juga akan berkoordinasi deng an Inspektorat, terkait pemanggilan itu. ”Sece patnya akan kami tin dak lanjuti dan kami akan lakukan kroscek,” tegasnya. BSM yang di berikan oleh pemerin tah, khusus siswa mis kin tidak boleh sedikit pun dipotong dengan alasan apapun termasuk alasan pemerataan penerima BSM dan pembuatan seragam sekolah. Lebih lanjut dia menuturkan, BSM murni diberikan pada siswa miskin

Selengkapnya baca Hal. 11

FPI. TOLAK KERAS

Selengkapnya baca Hal. 11

KA. BANDARA : Sejengkal Tanah Bandara Juata Tarakan Tidak Aku Berikan Tarakan, FN – Perkara tanah bandara sejak dua tahun terakhir ini belum dapat digunakan untuk membangun lantaran ma sih dalam perkara, yang tercata dengan No. 01/ PDT.6/2011/ PN Tarakan di pengadilan negeri Tarakan. Menurut kepala bandara Juata Tarakan saat ditemui

oleh tim media Samsul Banri mengemukakan, “ta nah bandara yang mana masuk dalam perkara ini seperti tersandra sekitar kurang lebih dua tahun tidak dapat digunakan untuk membangun infra stuktur, padahal jelas se cara hokum dan saya orang hukum”.

Ditambahkan Samsul se laku kepala bandara, bah wa tanah tersebut memi liki dua sertifikat yaitu No. 174 dan No 175, dan itu jelas ada dasar hukumnya, kalau itu dianggap tidak benar maka KA Bandara akan menggugat kepala

Selengkapnya baca Hal. 11

Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Sumber Memprihatinkan Probolinggo, LN - Gerak pem bangunan disegala sektor seperti yang digaungkan Pemerintah se lama ini ternyata belum sepenuhnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai sisi negatif

pelaksanaan pembangunan ke rap tidak mengindahkan aspek ke pentingan yang sangat erat deng an kebutuhan masyarakat. Se perti akses jalan yang berada di Selengkapnya baca Hal. 11

Jalan di Kecamatan Sumber yang dikeluhkan masyarakat

Email : lensa_nasional@yahoo.co.id dan lensanasional@forumnusantaranews.com, Rekening : BRI No. 0394-01-012-563-500 An. Moh Hasan, Telp. 031-33333125


METROPOLIS

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

2

Kadis Kesehatan Pemkot Surabaya “Terima Upeti” Kepala Puskesmas Simomulyo SURABAYA- LN, Kepala Dinas Surabaya Febrry, ketika dikonfirmasi koran ini melalui seluler Hp, me ngatakan, silahkan anda datang ke kantor saya saja mas. Ketika wartawan koran ini meluncur menujuh kantor Dinas Kesehatan, anehnya sekertarisnya mengatakan ibu kadis dari tadi keluar mas mungkin tidak akan kembali lagi. “apa mas ini sudah ada janjian sama bu kadis, biasa nya kalau ada informasi harus membawa data ke mudian kasikan pada saya saja pasti saya sampaikan,’’ kata sekertaris dengan mimik penuh ke bohongan. Terkait berita koran ini. di bawah kepemimpinan drg. Dharmawati Zahara puskesmas Simomulyo. Justru dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi melalu vasilatas obat yang ada di puskesmas Simo Mulyo, Kelurahan Simo Mulyo, Kecamatan, Sukomanunggal Bil Qis (2 tahun) warga Petemon, yang orang tua sehariharinya jualan koran. “Anak saya sakit, entah sakitnya apa saya kurang tau. Karena beberapa obat sudah saya berikan. Biasanya aku ber bodrexin untuk penurun panas lang

drg. Dharmawati Zahara dan Kartu Jamkesmas sung sembuh, tapi ini justru sebaliknya, panas, makin mengigil, langsung akau bawa di puskesmas Simo Mulyo karena dekat dari rumah,”aku orang tua yang namanya jangan dikorankan Atas desakan orang tua Bil Qis agar di rujuk pada rumah sakit BDH Benowo dengan mempergunakan kartu JAMKESMAS, de ngan tangan terbuka lebar RS BDH menerima. Hingga sembuh. Hasil informasi ilapanga dari koran ini bahwa pus kemas Simomulyo se ring

melakukan penarikan hingga ratusan juta rupiah. Anehnya kepala puskesmas masih juga bertengger. “Wah. Hebat benar mas kepala puskes mas Simomulyo drg. Dhar mawati Zahara, meskipun dia melakakukan penarikan terbukti tidak bergeser sedikitpun dari jabatannya, dianya (Dharmawan Zahar a,red) sering kepusat ‘Ya’ pasti setor pada kepala dinas, supaya aman,” kata sumber yang mewanti-wanti namanya disembunyikan. (Yan)

Diterbitkan Oleh :

PT. Media Forum Nusantara Group.

SIUP : 503/2977.A/436.6.11/2012 NPWP : 31.492.205.5-611.000. SKT No : PEM - 00000113ER/WP.J.11/KP.0903/2012 Notaris : Sjamsuriaman, S.H, M.kn Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Penetapan PT Media Forum Nusantara : Kep Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-45511.AH.01.01 Tahun 2012 Bekerja sama dengan : LPKP2HI NPWP : 02.791.13.53.-611.000. Dewan Penasehat : H. Bukhori Imron, H. Rahmatullah, KH. Mohammad Bakir. Konsultasi Hukum : H. Mohammad Dawam. Direktur Utama : Moch Hasan. Direktur Pengembangan : Rini Suciati, Direktur Pemberitaan : Farid Hidayatulah. Wakil Direktur Pemberitaan : - Sekretaris : Rini S. Redaktur Pelaksana : Agus Yantomo, Koordinator Liputan Jatim : Moh Yusuf Amd. Manager Iklan : Aldi Pranaja Hidayatullah. Bendahara : Rini S. Tata Letak : Nur Hayati Staf Redaksi : Hasan, Rini S, Judi Tanto, Dawam, Agus Yantomo, Budi Yudha, Siti Kustidjah. Alamat Redaksi : Jl. Simpang Dukuh No. 1 Surabaya. Telp/ fax : (031) 40278777 - (031) 33333125 Hot Line : 0878500000125 (031)70800125, Pokja Pemprop : M. Hasan. Perwakilan Jawa Barat : Galih Susanto Kurniawan (kepala), Jono, Aceng, Ali Sadikin, Kurniawan, Iskandar, Didi Syarif Hidayat. Perwakilan Jakarta : Jl. Danau Agung II Blok E13 No. 1B, Sunter Agung Podomoro Jakarta Utara : Azam Khan (kepala). Perwakilan Batam : Sultan, Biro Metro Lampung : Solikhin. Wartawan NTB : M. Muhasim, A. Hasbi. Tarakan Raya : Edy Adha. Perwakilan Kalimantan Selatan/Tengah : Riyadie Safitri (Hp : 0852 5164 6669 Flexi : 05117646669), Zefnat Ratiaw, M. Mahyuni, SH. Balikpapan : Fauzi Hermanto. Samarinda : Jhones. Malang Raya : M. Arif, Agus. Biro Blitar Raya : Kessy (Kepala). Gresik : Sugiarto. Bondowoso : Edi Heriyanto W (Kabiro), Johan Efendi. Probolinggo : Yasin, Jokowaluyo Wijoyo. Banyuwangi : Erwin (Kabiro), Bagio. Kepala Perwakilan Bali: Yudi Pribadi. Dewan Penasehat : Suharto. Biro Bangkalan : Mohammad Hasan (kabiro). Biro Sampang : Suharto (kabiro), H. Moh Yusuf Amd, Harianto HP 087850698871, Fauzih. Sumenep : A Zuhri (Kabiro). Pamekasan : K. Bakir (Kepala), Abd. Rahem, Rustamaji, Taufik, Sutimah. Pulau Bawean : Samsul Johan (kabiro), Edi Iswanto. (Percetakan Forum Nusantara Group menerima cetak Koran, Majalah, Tabloid, Buku).

Wartawan Lensa Nasional namanya tercantum di box redaksi dan dibekali surat tugas atau ID card, dan dilarang meminta sesuatu apapun

TARIF IKLAN

HALAMAN DEPAN FULL COLOUR (FC) IKLAN 1/3 Halaman ¼ Halaman 1/8 Halaman

UKURAN 32,5 X 19 cm 32 X 13 cm 16 X 13 cm

HARGA 8.500.000,00 6.500.000,00 4.500.000,00

HALAMAN BELAKANG & DALAM IKLAN 1 Halaman 1/2 Halaman ¼ Halaman 1/8 Halamam

UKURAN 32,5 X 53 cm 32,5 X 27 cm 16 X 27 cm 16 X 13 cm

HARGA F/C 17.000.000,00 12.000.000,00 6.000.000,00 2.500.000,00

HARGA B/W 9.000.000,00 4.000.000,00 2.500.000,00 1.000.000,00

Catatan : - Materi iklan disediakan pemesan - Redaksi membantu Desainer sederhana - Harga sewaktu-waktu bisa berubah sesuai kesepakatan - Iklan kontrak Diskon 50 %

LP3I Surabaya Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia, Raja Bohong SURABAYA-LN, Gedung yang bertuliskan LP3I beralamatkan Manyar 43, daerah kawasan di depan kebun bibit Bratang terkesan mewah, sekilas mata memandang. Perlu adanya extra hati-hati apabila masuk, apalgi masuk untuk mendaftarkan putra-putrinya. Jangan tergiur janji-janji manis yang akan di suguhkanoleh jajaran pegawai LP3I. Pada prinsipnya ratarata- para stafnya memang terkesan sudah di godok atau dididik oleh pimpinan pusat Jakarta untuk bagaimana meraup uang atau ke untungan sebanyak-banyaknya yang penting untuk kepentingan LP3I, meski murid belum sempat mengenyam pendidikan kursus. Eka Agustiningrum warga Kupang Gunung Jaya 5 Surabaya, tumbal LP3I, karena janji-janji manis melebihi semanis madu, “ niat saya ingin belajar untuk mengejar ilmu setinggi langit, tapi kenyataanya saya mendaftrkan di LP3I (|Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia), pengetesannya tidak cocok, lantas kami mengundurkan diri. Masih kata Eka Agustiningrum, bisah dibayangkan, kalau di tekuni di LP3I, yang kemudian lulus, Bisa di bilang tak akan terampil bekerja secara professional, kesannya LP3I itu mencari keuntungan untuk kepentingan jajaran LP3i sendiri Saya mengundurkan diri dari LP3I ini, harapan saya uang yang sudah terlanjur masuk untuk kas bias ditarik atau saya minta kemnbali meskipun saya di potong 30%, saya terima, kenyataannya sesenpun uang pendaftaran-uang kas- uang kesediaan pembayaran pendidikan lenyap. Kelihatan kan!!!! “Mengenai orang tua saya dipangil ataupun diundang untuk hadir di LP3I Jalam Manyar 43 a Surabaya, itu semua bohong mas, ” Imbuh Eka Agustiningrum dengan nada penuh penyesalan yang amat dalam.

Yani salah satu staf dari LP3I yang ternyata Korlap Internal saat ditemui Koran ini, mengatakan, mengenai murid yang mendaftarkan disini lantas dia tidak mau melanjudkan, mengenai keuangan bias untuk di ambil Lain Halnya dengan staf LP3I yang mengaku merangkap sebagai humas mengatakan maaf mas kalau mengenai murid yang ter lanjur mengeluarkan duit untuk pendaftaran dan kemudian diterima di LP3I , orang tua murid pasti di panggil di kantor untuk dimintai keterangan. Mengenai hal-hal anaknya berserta syarat-syaratnya yang harus di penuhi di LP3I Supri selaku orang tua Eka Agustiningrum saat ditemuin di jalan pada saat sedang mengayun becaknya mengatakan, kalau saya dipanggil oleh LP3I itu hasil keterangan sampean mas (Koran ini-red) itu bohong besar. Bisa di bayangkan kalu ditekuni di LP3I, apa jadinya anak saya, Bisa jadi raja bohong nantinya, Bisah disinyalir Lembaga pembohongan 3 Indonesia (yan)


METROPOLIS

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

3

Menguak Pungli di UPTD Uji Kir Wiyung, Tanpa KTP Yess

Ilustrasi, Salah satu kendaraan yang sedang diuji kir Surabaya-LN,Meskipun masih dalam pengawasan dari Polda Jatim, tetapi pungli masih tetap merajalela dan makin tumbuh subur di UPTD Pengujian Kenda raan Bermotor Wiyung. Pungli terjadi dikarenakan masih bobrok nya para oknum petugas UPTD

uji kir Wiyung yang berkerja sama dengan para biro jasa berseragam atau calo yang berkedok badan hukum CV untuk jasa pengurusan uji kir. Alhasil dihiyung per minggu harus setor. Sumber informasi di lapangn mengatakan, untuk menuji kir-

kan kendaraan bermotor di UPTD Wiyung , kalau untuk biaya resmi saja biayanya sekitar Rp 80 ribu. Rinciannya antara lain, Rp 65 ribu untuk biaya retribusi, Rp 10 ribu untuk biaya pembelian formulir dan Rp 5 ribu untuk biaya kertas gesek. Sedangkan untuk kondisi mobil mengalami kerusakan, agar uji kir ini bisa berjalan lancar dan lulus uji kir, maka pemilik mobil dikenakan biaya tambahan lagi sekitar Rp 25 – 30 ribu. “Ini tidak masuk ke kas negara untuk pendapatan anggaran daerah (PAD) Kota Surabaya, alias masuk kantong pribadi,” kata Subahdi salah satu pengurus jasa uji kir di UPTD Wiyung. Apalagi soal KTP mati itu bisa diatur yang pnting sediakan uang Rp 25 ribu, beres sudah. Fungsi Dibentuknya biro jasa berseragam, maka segala pengurusan di UPTD uji kir Wiyung diharuskan melalui calo. Lantas

berkas si pemohon di daftarkan ketua CV tersebut dan langsung membayar uang retribusi sebesar Rp.175.000. “Mas, dengan uang restribusi sudah pasti beres, dan langsung lolos tanpa kendala, Cukup satu jam, pengujian lang sung cepat selesai,” ujar sumber. Menurut sumber calo yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa pengurusan kalau melalui CV, biaya untuk uji kir sebesar Rp 130 ribu dan apabila KTP mati cukup menambah Rp 25 ribu. Dengan rincian, Rp 65 ribu untuk biaya retribusi resmi, Rp 10 ribu untuk biaya pembelian formulir dan Rp 5 ribu untuk biaya kertas gesek. Anehnya lagi, masih ada biaya tambahan yang disetor ke UPTD pengujian kendaraan bermotor sebesar Rp 35 ribu plus apabila KTP mati atau pokoknya YES. Tanpa KTP pun bisa Rp 25 ribu. “Sedangkan sisanya Rp 15 ribu untuk biaya jasa yang diterimah

Ruddy: Akan Saya Cabut Ijin SMK “Pawiyatan”

S U R A B AYA - L E N S A , Kurang bersyukurnya SMK Pawiyatan atas bantuan pemerintah. SMK Pawiyata berulah, melakukan pena rikan pengabilan ijasah dll. Jajaran Dinas Pendididkan Pemkot Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Su

rabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM- yang diwakili Kabid. Dikmenjur Dispendik Sura baya Dr. Ruddy Winarko, MBA, mengatakan, kepala sekolah SMK Pawiyata akan saya panggil untuk diminta keterangan, apa benar melakukan penarika

untuk pengambilan ijasah. Walaupun hanya legalisir tau dll. Tapi usai membaca dan melihat fotonya koran LENSA ini sepertinya nyata. Kalau benar adanya saya cabut ijin-nya khusus SMK-nya Pawiyatan “Dikiranya Diknas main-

main atau omong kosong, panjenangan lihat nanti tgl mainnya. Pasti saya cabut. Koran ini sebagai bukti untuk laporan di kepala dinas. Ketimbang jajaran Diknas dipanggil oleh DPRD kota Surabaya, Lebih baik kami dahului untuk ijin pencabutan ijinnya khusus SMK Pawi yatan ini,’’ imbuh Ruddy Ditempat terpisah kepala sekolah SMK Pawiyatan saat ditemui diruang kerja nya salah satu sumber mengatakan bapak kepala sekolah SMK Pawiyatan ini jarang NGANTOR, kerjanya katanya rapat ke diknas, rapat diknas propinsi dll Menilik komentar be rita LENSA “Bantuan pe merintah soal Boda kurang

Bukan Rahasia Umum, Pungli Rutan Kelas 1 Medaeng Tetap Berlangsung

Suasana Rutan medaeng ketika sore hari nampak sepi

SURABAYA, LN Pungli yang ada didalam mungkin bukan rahasia umum bagi masyarat luas. Meskipun pungli itu dilarang, masuk kategori korupsi, namun oknum petugas jaga jelas-jelas kerap melakukannya. Mulai dari jual beli kamar tahanan hingga membayar agar tidak dikirim ke Lembaga

Permasyarakatan (Lapas) lainnya, seperi Porong, Ma diun, atau Lapas dikota lain. “Sejak anak saya dilimpahkan di kejaksaan, kemudian dikirim di Rutan Medaeng Kls 1 Surabaya, raut muka anak saya lain., setelah saya desak baru bicara terus terang, bu, entar siapkan Rp 500.000,- untuk kamar di rutan medaeng sini

agar saya bisah nyaman tidur dan tenang,” kata bu Nanik saat membesuk anaknya yang terkenak kasus Toto Gelap (Togel) Medaeng ini lanjut Nanik menirukan cerita anakmya, tempat menggais rejeki dan itu kerap dilakukan didalam Rutan Kelas 1 Medaeng. Nge’dek kamar tahanan agar tidak dilayar dilapas lain perorang wa jib setoran Rp 500 ribu perbulan. “Itu uang masuk mana terus mas”, katanya saat membesuk sumber di kantin lantai 2 Rutan Medaeng. Masih kata Nanik, Be rarti kalau keluarga tak mampu, langsung diten dang. Artinya dilayar di pindahkan usai putusan dari pak hakim. Patah di jawa ini benar adanya ya , ada uang abang disayang,

tak ada uang terpidana dilempar atau disisihkaan. Bisa dibayangkan, padahal mereka terpidana tidak se mua penjahat kakap atau penjahat kambuhan, di da lam Rutan Medeng, Ditempat terpisah Kepala Rutan Medaeng Kls 1 Sura baya, saat di konfirmasi Koran ini, salah seorang petugas mengatakan, bapak sedang tidak ada di tempat, sebaliknya petugas member masukan sebaiknya bapak temuin ketua Pokja Rutan Medaeng kls 1 Suarabaya Lepas dari itu semua, ternyata oknum petugas jaga lebih sadis dari pada terpidana sebenarnya. Mengandalkan simbiosis mutualisme, atau saling menguntungkan, para oknum memanfaatkan harta para keluarga terpidana, ibarat sudah jatuh tertimpah tangga lagi (yan)

oleh biro jasa,” tutur sumber. Lanjutnya, tiap minggunya ju ga harus setor ke CV sebesar Rp 35 ribu. Kalau dia sendiri menda patkan 183 mobil, berarti dia harus setor ke CV sebesar Rp 6,405 juta. Padahal, jasa uji kir yang ada saat ini cukup banyak.”Memang benar mas, Setahu saya, biaya dari para CV tiap munggunya, katanya untuk seteron ke Kepala UPTD Wiyung dan Dinas Perhubungan Pemkot,” ujar sumber. Dengan banyaknya jasa uji kir yang ada di UPTD Wiyung, maka uang yang nantinya akan diberikan ke UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung dan Dinas Perhubungan Pemkot cukup besar bisa mencapai milyaran rupiah tiap bulannya. Sementara itu, Manaf Kepala UPTD Kir Wiyung saat ditemui wartawan koran ini, engan menemui, sebab takut belangnya ketauan (Ay)

mencukupi untuk sekolah kami di pawiyatan, dana setiap bulanya Rp 10 juta yang harus dikeluarkan oleh pihak sekolah khusus SMK Pawiyatan. Soal pe ngambilan ijasah kami tidak pernah memaksa.

Bisa gratis apa bila me makai keterangan SKTM/ Jamkesmas. Rp 200.000,untuk biaya map sampul ijasah–sertifikat uji kompen tensi- foto copi – legalisir –SKHUN – Raport, sahut Erna selaku keuangan (Ay)

SDN SENTOL I Kec. PADEMAWU

MENGUCAPKAN SELAMAT MERAIH JUARA III LOMBA LARI CEPAT Dalam Rangka HORNAS & MURIDX Di-Kabupaten Pamekasan SALEH HADI, M.Mpd Kapsek

Anda ingin membuat Website ?? Bisnis Online (Toko Online) Profil Sekolah / Perumahan Profil Pribadi (Caleg) Portal Berita Dll KAMI AHLINYA Hub : 087850000125, 082338888125


JAWA TIMUR

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

4

BALAI DUSUN KETAPANG MANGKRAK Banyuwangi, LN - Balai Dusun Desa Ketapang Banyuwangi sam pai sekarang bangunannya be lum dise lesaikan. Yang perlu kita tanyakan kemana dana ADD tahun 2012 maupun dana yang lain. Begitu ma syarakat dusun krajan se lalu bertanya kepada Ka dus (Wawan) atau mantan Kades (Slamet Utomo) ti dak ada respon atau jawa ban sama sekali. Sedangkan Balai Dusun ter sebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat atau yang lain. Seha rusnya Balai Dusun tersebut 2 tahun yang lalu sudah selesai, tapi sampai sekarang Balai Dusun terebut belum terselesaikan. Bah kan banunanya sudah banyak yang rusak. Setelah dikonfirmasi oleh Pi hak LSM maupun wartawan pada

Kadusnya katanya sebelum bulan Agustus 2012 sudah selesai atau sudah rampung, ternyata sampai sekarang belum terselesaikan. Balai Dusun tersebut belum tersentuh sama sekali masyara kat sekitarpun bertanya tanya sampai kapan Balai Dusun ter sebut selesai. Kalau masalah ini berlarut-larut masyarakat akan mengadukan ke Kantor Camat Kalipuro sehingga hal ini mencerminkan kalau kepemimpinan Kades lama beserta kroninya tidak mampu menjalankan tugasnya. Sehingga menurut masyarakat bukan hanya Kadesnya yang di ganti mudah - mudahan dengan Kades ya ng baru menjadi perhatian yang serius agar bias ber manfaat bagi masyarat. (WIN)

Kondisi Balai Dusun Desa Ketapang yang mangkrak

Kesehatan Jadi Tema MPS2 Kali Ini Probolinggo, LN - Bertempat di depan rumah dinas Walikota Probolinggo, seremonial Morning on Palinglima Sudirman Street (MPS2) dibuka. Acara yang dibuka oleh walikota HM Buchori Minggu (8/9), pukul 05.30 WIB, bertempat (Morning on Panglima Sudirman Street) Episode 3 Tahun 2013. Selain Walikota beserta istri, tampak hadir dalam acara tersebut Walikota Probolinggo, HM. Buchori, SH. M.Si, beserta istri, Wakil Walikota Bandyk Soetrisno,anggota Forum Koordi nasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sek dakot Johny Haryanto dan para kepala satker. Dengan tema “Dengan Mempe ringati Hari Jadi Kota Proboling go

PT. MEDIA FORUM NUSANTARA GROUP Mengucapkan SELAMAT & SUKSES HUT BPN KE 52 TH

Ke-654 Ta hun 2013 Kita Tingkatkan Perekonomian Kerakyatan Me nuju Masyarakat Probolinggo yang Sehat Sejahtera” acara dibuka dengan kesenian dugdug SBR dari Sampang Madura, dengan menampilkan tari Panen Garam. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan roda perekonomian, sektor wisata dan untuk pember dayaan UKM ini, kali ini melibatkan 456 peserta, dengan rincian: 19 peserta dari SKPD dan BUMN, 110 UMKM dan 250 PKL dengan total 550 stan.   “MPS berjalan hampir tujuh tahun. Dan kali ini MPS dilaksana kan dalam rangka mem peringati HUT RI ke-68 dan Hari Jadi Kota

Probolinggo ke-654. Acara ini terbilang sukses karena secara umum dapat meningkatkan roda perekonomian kerakyatan. Dan semoga siapapun pemimpinnya nanti MPS2 bisa terus ada,” ujar Walikota Buchori saat memberi sambutan di hadapan para un dangan dan masyarakat. “Terkait dengan masalah kese hatan yang menjadi tema MPS2 kali ini, insyaAllah, tahun depan Pemkot juga akan menerima dana dari APBN senilai 125M. Dan dana ini akan kami gunakan untuk merelokasi rumah sakit. Agar masyarakat tidak perlu ke luar kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan”, pungkasnya.(Yasin)

PT. ARMINA REKA PERDANA PROGRAM UMROH MURAH BAHKAN GRATIS !!! ANDA INGIN UMROH ... ??? Hanya Dengan DP 3,5 Juta Anda Bisa Berangkat Umroh

Semoga BPN semakin Profesional

Anda akan mendapatkan penghasilan tambahan JUTATAN RUPIAH ..... !!!!!

MOH. HASAN Direktur Utama

BERLAKU UNTUK SELURUH INDONESIA

SONY SLAMET R FORUM NUSANTARA Biro Bali

YUDI PRIBADI LENSA NASIONAL Perwakilan Bali

Minat Hub : 031 33333 125 0878 50000 125 (XL) 0823 8888 125 (AS) 085 746 8888 25 (IM3)


JAWA TIMUR

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

5

Syahbandar Probolinggo Fasilitasi Sosialisasi Pembangunan Pelabuhan Oleh Dishub dan LLAJ Probolinggo, LN – Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Mayangan, Kota Pro bolinggo yang tergusur proyek jalan akses pelabuhan dipastikan tidak bisa mendapatkan ganti rugi. Pemprop Jatim selaku pemilik proyek jalan akses ke Pelabuhan Tanjung Tembaga itu hanya me nyiapkan uang pengganti ba ngunan dan urugan. Hal itu terungkap dalam sosialisasi yang digelar Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jatim di ruang pertemuan kantor Syahbandar dan Otoritas Kepelabuhan Probolinggo, Senin (16/9). Sosialisasi diikuti 11 warga yang memiliki 17 bangunan dari total 36 bangunan yang akan digusur proyek jalan akses pelabuhan. “Untuk sementara, bangunan nomor 1-17 ini yang terkena proyek jalan akses pelabuhan pada tahun 2013 ini. Sisanya, bangunan nomor 18-36 terkena proyek tahun berikutnya,” ujar Achmad Fadil, staf Bidang Per hubungan Laut pada Dishub dan

LLAJ Jatim. Selain Fadil, sebanyak empat narasumber lainnya secara ber gantian menyampaikan presen tasinya di hadapan 11 warga warga Mayangan, Muspika, Pol resta, Kodim 0820, dan Pemkot Probolinggo. Yakni, Bambang Sugiarto (Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhan Probolinggo), Sa nuri (Badan Pertanahan Nasional/ BPN Kota Probolinggo), Miko Prasetyo (PT Sucofindo), dan M. Syukur (Lurah Mayangan). Fadil menegaskan, Pemprop Jatim tidak mungkin memberikan ganti rugi kepada 36 KK yang rumahnya tergusur. Soalnya, me reka menempati tanah negara tanpa izin. “Kami sudah konsultasi ke Biro Hukum Pemprop juga ke BPK. Intinya tidak ada ganti rugi, tidak ada ganti kesantunan,” ujarnya. Hanya saja warga sebatas menerima apa yang dinamakan uang bongkar-pindah. Besarnya ditentukan dari nilai tanah uruk (reklamasi) dan nilai bangunan, yang ditaksir oleh PT Sucofindo.

MALANG-LN. -Perjudian di daerah kabupaten Malang masih tetap tumbuh dengan subur. Selama ini dalam membrantas praktek perjudian di kabupaten Malang pihak kepolisian baik Polda Jatim maupun Polres hanya sebatas yang kecil-kcil saja, sedangkan para bandarnya sengaja tumbuh dengan subur. Ada Apa? Makin suburnya praktek per judian seperti togel atau toto gelap di daerah kabupaten Malang bagaikan tumbuhnya jamur di musim penghujan. Dari penulusuran Koran ini di kabupaten Malang, praktek

perjudian ini telah menyebar hingga pada masyarakat di kalangan remaja bahkan siswa sekolah uang saku pemberian dari orang tua ikut terkuras di Togel yang menjanjikan uang besar. Praktek perjudian di daerah Kabupaten Malang di kuasai oleh dua bandar besar yang beromset milyaran rupiah tiap bulannya. Diduga dua bandar besar tersebut, salah satunya Gofur yang merupakan anak manja Polres Kabupaten Malang. Sehingga dalam menjalankan prektek perjudian di daerah kabupaten Malang, terasa aman-aman saja

Dishub dan LLAJ saat melakukan sosialisasi pada warga Kelurahan Mayangan kota Probolinggo “Kawasan yang dulu ditem pati warga adalah wilayah pe rairan, kemudian direklamasi,” ujar Bambang. Sebelumnya wi layah perairan itu dikuasai PT Pelindo III, dan setelah 1999 lalu di bawah kesyahbandaran. Penegasan bahwa tidak seorang pun warga yang tinggal di kawasan pelabuhan itu memiliki

sertifikat tanah juga diungkapkan Sanuri dari BPN. “Hingga kini belum satu pun warga yang pernah mengajukan permohonan atas tanah itu. Sehingga bisa disimpulkan, tidak ada satu pun warga yang mengantongi sertifikat,” ujarnya. Dalam dialog terungkap, 36 KK yang kini tinggal di wilayah

Pelabuhan Tanjung Tembaga, awalnya merupakan korban peng gusuran. “Kami ini warga miskin yang sering digusur. Dulu terkena proyek jalan (Jalan Lingkar Utara/ JLU, Red., sekarang mau terkena proyek jalan pelabuhan,” ujar Abdul Rohman, warga Mayangan.

tanpa adanya gangguan alias tak tersentuh oleh pihak penegak hukum baik Porestabes ataupun dari jajaran Polda Jatim . Gofur merupakan bandar besar di Kabupaten Malang yang tinggal tidak jauh   dari daerah pasar Kepanjen justru bersebelah dengan Polres Kabupaten Ma lang. Gofur yang menguasai tiga wilayah di daerah Kabupaten Malang, memiliki ratusan penge pul dan pengecer togel. “Wah, kalau bicara tentang bos togel Gofur, semua daerah kabupaten Malang pada tau, siapa yang berani menangkap mereka,

Gofur orang kuat mas, lihat saja kalau para pengecer pada setor di jaga ketat, tapi masyarakat sini bias berbuat apa. Masyarakat disini sebetulnya pada resah, ‘’ kata Ani Penelusuran dari koran ini dilapangan, hampir tiap minggu 5 kali Senin, Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu, para pengepul menyetorkan rekapan nomer togel dan uang dari pengecer ke Bandar Gofur. Akan tetapi sungguh amat disayangkan  aparat kepolisian setempat justru berjaga-jaga seolah akan mengamankan ke datangan Buupati yang mau

datang anehnya justru tidak ada tindakan apapun terkait keberadaan praktek perjudian togel di Kabupaten Malang, Didu ga ada main mata. Secuilpun gerakan atau tin dakan dari aparat kepolisian se tempat untuk menangkap Bandar Togel tersebut, dan di indikasikan adanya upeti tiap bulannya ke para oknum pejabat kepolisian. Sehingga para pengepul dan bandarnya, sama sekali tak tersentuh. Sementara itu menurut Kapol res Malang, ketika dikonfirmasi sedang tidak ada ditempat. (Ay)

(Yasin)

Kapolres Malang Tak Bernyali, Bos Togel Tertawa

Lurah Medokan Ayu Lakukan Jual-Beli Bawa Tangan ● Camat Rungkut Ridwan: Silakan Tulis dan Tantang Walikota SURABAYA, LN - Walaupun sudah ada intruksi dari walikota. Ir. Tri Rismaharini, MT. Surabaya, bahwa jual-beli tanah/waris/ hibah sebaik nya melalui PPAT, Lurah Medokanayu, Bambang di jajaran kalangan IPDN, lurah termuda. Nekad bermain-main memperjual-belikan tanah di bawa tangan melalui dia se laku lurah alias siluman, arti nya BPHTB dikaburkan dan merugikan pendapatan Negara. “maaf mas saya khilaf”, jawab Bambang klasik-singkat, Usai ditunjukan data copian oleh wartawan koran ini. Kebocoran data. Bambang

selaku lurah Medokan ayu langsung boro-boro meminta perlindungan kepihak Camat Rungkut, Drs. Ridwan Muba run, MSi. yang mencoba me nengarai permasalahan ter sebut. yang di main lurah oleh pihak koran ini. Perlu diketahui jual beli ini atas nama Artharisma Fransiscawan Tam bunan sebagai pihak pertama selaku penjual [1] belum di paraf dan Sujadi pihak kedua [2] selaku pembeli sudah menandatangani yang sudah ada materai melekat dan pihak Lurah Bambang H.E, S, STP, langsung menandatangani dan

langsung memberikan stempel alhasil rek dengan sengaja dikosongkan ironisnya tidak dimasukan/tercatat dalam buku agenda pernyataan persaksian Hak Atas Tanah Bekas Yasan. Nomor : 593/………/436.11.15.6/2013. Tanggal ;………………….. Kohir/C nomor :…………Percil Nomor :…………… Luas :………….m2, dihalaman : ………………. surat jual beli tanah bekas yasan, yang terdaftar dibuku C Nomor Kohir/C 778 Persil 101. Klas Tanah D-II luas kurang lebih 126 m2. NOP : 35.78.040.006.015-

0020.0 tanah tersebut terletak di Medokan Ayu Kav. 84 A, tertanggal : 3 Juni 2012. Lurah Medokan Ayu Bam bang H.E, S, STP berkali-kali melontarkan kata-kata khilaf serta bergegas memanggil staf-stafnya termasuk sek retaris lurah Koeswari, SE Menilik UU Peralihan Hak Atas Tanah dan Biaya Jual Tanah, pada pasal. 19 PP. 10/1961. Pelaksana perali han hak atas tanah atau penguasaan hak atas tanah itu tugas PPAT [Camat yang sudah ber PPAT atau Notaris yang ber-PPAT] sedangkan

kepala desa atau lurah] tidak boleh melaksanakan peralihan hak atas tanah Drs.Ridwan Mubarun, MSi, di Kecamatan. Rungkut.Me rasa adik kelasnya pihak Lurah. Bambang H. E, S, STP membackup mati-ma tian meskipun anak buah telah melakukan kesalahan yang amat vatal. ? Ridwa Bahkan menantang silahkan di terbitkan di koran dan saya tidak takut sama Walikota Surabaya, kami tidak takut. Saya akan tuntut sesuai hukum. (Ay)


JAWA TIMUR

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

6

Bupati Tantri Halal Bihalal di PT. HM. Sampoerna Probolinggo, LN - Ha lal bihalal yang identik dengan saling maaf-me maafkan tidak hanya ber langsung di bulan Syawal saja. Kapanpun, saling memaafkan dengan sesa ma manusia itu dapat dilakukan. Seperti yang telah dilakukan oleh sa lah satu peruhasaan ro kok di Kabupaten Probo linggo Pabrik Sigaret Kretek Tangan PT. HM. Sampoerna, Tbk yang berlokasi di Kecamatan Kraksaan. Selain dihadiri oleh ja jaran Direksi Pabrik Sigaret Kretek Tangan PT. HM. Sampoerna, Tbk serta karyawan dan karyawati, acara yang berlangsung di halaman depan tersebut juga diikuti oleh pelaku UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di Kabupaten Probolinggo, PCNU Kota Kraksaan serta Lurah seKota Kraksaan. Menariknya, halal bihalal itu juga dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Ahmad Badawi serta Wakil Ketua DPRD Wahid Nurrahman dan Suhud. Mengawali acara terse but, perwa kilan dari PT. HM. Sampoerna menu turkan bahwa momentum

halal bihalal yang digelar itu selain sebagai ajang saling maaf-memaafkan, juga se bagai sarana silaturahim antara pihak pe rusahaan dengan komunitas pelaku usaha serta juga dengan masyarakat sekitar dan Pe merintah Kabupaten Prob olinggo. Menurutnya, bagi PT. HM. Sam poerna dengan dilangsungkannya acara ter sabut pihaknya atas nama pimpinan perusahaan me ngucapkan mohon maaf lahir dan batin. Melalui momentum halal bihalal yang menga ngkat tema “Dengan Hubungan Yang Baik Akan Meningkatkan Keber samaan” ini nan tinya akan dapat mempere rat tali silaturahim dan meningkatkan hubungan yang baik antara peru sahaan dan ma syarakat serta dengan Pemerintah Daerah. “Semo gamelalui momen ini dapat mening katkan hubungan yang baik yang telah kita bina selama ini,” harapnya singkat. Sementara Bupati Probo linggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam sambutannya menuturkan, maaf-mema afkan bukan hanya dila kukan di bulan Syawal saja. Memohon maaf dan memaafkan dengan sesama dapat dilakukan setiap saat. “Saling me

HUMAS POLRES BANYUWANGI BERI PENGARAHAN PEDAGANG ASONGAN PELABUHAN

Banyuwangi Lensa Nasional, Pada tanggal 11 September 2013 Kanit Humas Polres Banyuwangi Bapak H. Moch. Nur beserta Bapak Nanang mengadakan pengarahan atau sosialisasi kepada para pedagang asongan Pelabuahan A.S.D.P Ketapang yang di ketuai oleh Bapak Sunyoto. Pengarahan tersebut mengenai ketertiban atau menjaga asset milik Pelabuhan A.S.D.P ataupun milik pemakai jasa, dan yang terpenting selalu menjaga kebersihan juga keamanan dan kenyamanan pemakai jasa. Atas himbauan tersebut Bapak Sumaryata selaku Wakapolsek KPPP Tanjung Wangi kepada Ketua Asongan ( Sunoto ) maupun anak buahnya yang berjumlah kerang lebih 100 orang, pengarahan tersebut gunanya untuk menghindari dari hal-hal yang tidak di inginkan misalnya memakai narkoba, bermain judi, atau mabuk-mabukan di area Pelabuhan. Hal tersebut akan membuat para pemakai jasa merasa tidak nyaman dan merasa terganggu keamanannya, kalau terjadi hal-hal yang demikian harus segera melapor ke petugas keamanan Pelabuhan A.S.D.P. ( ERWIN )

maafkan dan silaturahim dapat dilakukan kapan saja. Jadi bukan hanya di bulan Syawal. Wajib kita saling memaafkan setiap saat dalam kehidupan ber masyarakat,” ungkap Bu pati Tantri. Lebih lanjut orang no mor satu di Kabupaten Probolinggo ini menjelas kan bahwa diakui atau tidak keberadaan PT. HM. Sampoerna di Kota Kraksaan ini sangat mengun tungkan masyarakat Ka bupaten Probolinggo, ter lebih bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, dengan berdiri nya perusahaan ini juga meningkatkan pere konomian masyarakat. “Selain itu yang dapat dirasakan langsung dapat menyerap tenaga kerja sehingga juga mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo. Karena ada sekitar 4.500 tenaga kerja masyarakat Kabupaten Probolinggo yang mayoritas kaum perempuan,” jelas Bupati Tantri. Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri mengajak kepada masyarakat, terutama ya ng mengais rejeki di pe rusahaan ini dapat men jaga kepercayaan yang telah diberikan oleh pihak perusahaan. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh PT. HM. Sampoerna,

Bupati Tantri saat berhala bihalal di PT.HM Sampoerna perusahaan ini sudah ber buat di tengah-tengah ma syarakat Kabu paten Pro bolinggo, utamanya Kota Kraksaan. Oleh karenanya para pekerja dapat me ningkatkan kuantitas dan kualitasnya. “Kepada masyarakat yang mengais rejeki di perusahaan ini, jadi kan sebuah amanah keper cayaan itu dengan sebaik mungkin. Artinya dengan meningkatkan kinerjanya. Jangan kecewakan pemberi amanah, imbangi etos kerja yang tinggi, tanamkan rasa disiplin dan kejujuran,” harap Bupati Tantri.

Sedikit berbeda deng an Ketua DPRD Kabupa ten Probolinggo Ah mad Badawi. Dalam sambutan singkatnya Memed, demikian pang gilan akrabnya, banyak bercerita sekilas ten tang arti halal bihalal. Selain itu, bagaimana cara menanamkan nilainilai keimanan terhadap generasi muda dengan sentuhan-sentuhan langsung terhadap ma syarakat, khususnya gene rasi muda. Selain itu, tidak kalah pentingnya juga penanaman kebiasaan ba gaimana cara bekerja yang

baik terhadap karyawan juga diberikan kultum siraman rohani. “Selain memberikan mo tivasi bagaimana bekerja yang baik kepada karyawan dan karyawati, pemberian kultum siraman rohani ini juga penting, baik kepada warga perusahaan maupun terhadap masyarakat se kitar,” tuturnya singkat. Diakhir acara, Bupati Tantri beserta pimpinan DPRD serta jajaran Direksi PT. HM. Sampoerna me ngunjungi Poliklinik yang berada di areal perusahaan tersebut. (Yasin)

ULAH PETUGAS SPBU NAKAL BBM DI SOTABER HABIS Pamekasan, LN - Ulah petugas SPBU yang ada di Desa Sotaber banyak meresahkan masyarakat, akibat dari main borong BBM yang dilakukan oleh warga dibantu oleh petugas SPBU BBM jenis solar dan bensin sering habis dari pasaran,sehingga banyak para pengendara motor maupun mobil kahabisan bahan bakarnya. Mengetahui hal tersebut diatas terkesan aparat pe merintah terkesan diam dan membiarkan hal ini sering terjadi . Menurut UU migas seha rusnya lebih mengede pankan para pengen dara motor atau mobil, namun kenyataannya berbeda jauh dengan apa yang telah menjadi UU dan acuan pemerintah. Mengetahui hal terse but langkah dari dinas perdangangan atau peme rintah pamekasan sendiri bagaimana ? Apakah hal ini terus dibiarkan lalu dimana

kewibawaan pemerintah !! Rupanya pemandangan seperti ini sudah sering terjadi bahkan sudah men jadi kebiasaan yang salah dan sangat membudaya di Negara tercinta ini.

Berdasarkan hasil pene lusuran wartawan lensa ke tika menemui hal tersebut dilapangan, mereka (petu gas SPBU) enggan bicara bahkan terkesan ada yang ditutup tutupi.

Jika kejadian yang se ring terulang dinegeri ini berkembang dan tumbuh subur mau jadi apa bangsa ini,mengatasi hal kecil saja sudah tidak mampu. (Biro Pamekasan)

Foto : Ulah SPBU nakal, Warga yang sedang memborong BBM di SPBU yang ada di Desa Sotaber kec. Pasean


MADURA RAYA

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

7

PELAKSANAAN PROYEK JALAN LINGKAR TIMUR SUMENEP TERKESAN ASAL-ASALAN

Kondisi jalan lingkar timur Sumenep yang rusak Sumenep, LN - Pemeli haraan berkala jalan ling kar 1 kecamatan kota sumenep, sepanjang kurang lebih 1200 M itu rusak parah pada hal baru selesai di kerjakan, menyikapi persoalan ini war ga kecamatan kota meni lai pekerjaannya terkesan asalasalan, dan membuang ba nyak anggaran,

Menurut hasil penelusuran wartawan lensa nasional, menemukan adanya kea nehan, dana anggaran yang diberikan langsung oleh Dinas PU Bina Marga sumenep berupa dana pagudana sebesar Rp.880.000.000 yang diper untukkan untuk jalan lingkar 1 kecamatan kota sumenep,

namun karena lemahnya pengawasan sehingga terjadinya pelengseran ang garan, katanya kemarin Kata dia untuk pelaksa naan jalan Hotmix, tidak mungkin sampai mengha biskan anggaran seba nyak itu, sementara pelak sanaan tambal sulam juga terkesan amburadul, dalam hal ini, sudah jelas ada dugaan banyak angga ran yang ditilep, agar tidak terjadi pelengseran anggaran selanjutnya ma ka, diharapkan kepada dinas terkait untuk lebih teliti didalam mengawasi pekerjaan yang diberikan kepada CV. ( Kontraktor ) Jika tetap dibiarkan CV yang kurang layak didalam menangani ten der, maka pekerjaan dida lam penanganan akan amburadul. Seharusnya

dinas terkait membeleklis CV yang sudah jelas melakukan pelengseran da na anggaran yang dianggap cukup besar. tegasnya PU Bina Marga sumenep dianggap kurang teliti di dalam memberikan proyek kepada CV. Seharusnya, pemeliharaan berkala jalan lingkar ini tidak akan terjadi pelengseran anggaran, apa bila dalam teknis peker jaannya benar-benar dalam pengawasan yang serius oleh dinas terkait. Secara terpisah, ketua komisi C DPRD Sumenep Hari Ponto mengatakan, pihaknya akan turba lang sung kelapangan, Menurut Hari, PU Bina Marga ha rus teliti memberikan pro yek kepada CV yang me menangkan tender di saat pelelangan terjadi. Pungkasnya (biro sumenep)

BKD SAMPANG JADI PELAYANAN PUBLIK TINGKAT JATIM

Sampang, LN – Menyangkut dalam pelayanan Badan Kepegawaian Dae rah Kabupaten Sampang, dijumpai oleh tim penilayan tingkat profinsi Jawa Timur. Dalam kunjungnanya ke BKD Kabupaten Sampang dalam hasil kinirja pelayanan sesuai dengan kebutuhan. BKD Kabupaten Sampang telah menyusun, menetapkan stan dart pelayanan public yang mengacu pada UU nomor 25 tahun 2009. Maka gak heran apabila BKD dapat dikunjungi dari tim Provinsi Jawa Timur. Dikarnakan Kabupaten Sampang. Dapat membuktikan secara

tingkat pelayanan antar kantor Dinas dan kantor Badan, BKD dapat meraih piala bergilir dari Bupati Sampang. Hal ini dinilai dari indek kepuasan pelayanan dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing – masing Kedatang tim penilai dari provinsi Jawa Timur ini, pertama kali dijumpai langsung oleh tim penilai dikarnakan kantor BKD dapat sorotan penting dalam indek kepuasan public dari masyarakat. Dalam hal ini indicator penilayan meliputi dari Bagian – bagian diantaranya : 1. Bidang Mutasi meliputi 7 katagori penilayan yakni : Kenikan Pangakat PNS, Pensiun PNS, Ke naikan gaji berkala. Mutasi Luar Kabupaten. Penambahan masa kerja, engangkatan dan penyesuaian dalam jabatan fingsional serta, Mutasi antar instansi antar kabupaten. 2. Bidang Pembinaan dan Kese jahteraan pajak meliputi 7 katagori penilayannya adalah : Penerbitan ijin cerai, Penerbitan SK hukuman disiplin, Pemprosesan kartu Taspen, Pemprosesan kartu pegawai. Pem prosesan kartu istri (karis) dan kartu suami (karsu),

Pemprosesan kartu pegawai secara elektronik serta. Penghargaan Satya lancana Karya Satiya. 3. Bidang Diklat meliputi 4 katagori penilayannya adalah : Diklat Prajabatan, Seleksi CPNS calon IPDN, Seleksi dan penetapan PNS belajar. serta, Dikalat PIM II, III, dan IV, Bidang Pengembangan Karir meliputi 2 katagori penilayannya adalah : (Surat ijin belajar, Perpan jangan SK tenaga Honorer). Dari hasil beberapa Bidang tersebut sudah sesuai dengan adanya visi dan misi BKD Kabupatens Sampang serta memakai selokan “CEPAT, TEPAT, AKURAT”. Dari hasil tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah H. Slamet Ter bang menuturkan. Bagi kami semua serta staf penghargaan bukanlah tu juan kami. Melainkan adalah tindak kepuasan masyarakat dalam segi pelayanan kami harus betul – betul mengabdi. Jika PNS merasa jadi Bos itu salah besar, malaikan sebagai abdi masyarakat yang selalu siap malayani permintaan masyarakat, sesuai peraturan serta perundang – undangan yang berlaku. Supaya tidak keluar dari ril aturan yang berlaku. Pungkasnya. (suf/ryy)

PONDOK PESANTREN AL-FALAH SIAP MENCETAK PEMIMPIN BANGSA Pamekasan, LN - Pondok Pesantren Al- Falah yang ada di Desa Dempu Barat Pasean kabupaten Pamekasan ini jauh dari keramaian kota , bahkan tergolong Desa pinggiran .Tapi jangan dikira pondok pesantren yang satu ini ternyata sudah banyak mencetak ilmuwan yang siap memimpin bangsa ini . Di tangan sesepuh pesantren yaitu KH.Komaruddin Burhan, pondok Pesantren yang saat ini berkembang sangat pesat sekali tak lepas dari kegigihan beliau dalam mendidik dan mensyiarkan islam tanpa kenal lelah. Pondok Pesantren Al-falah ini sudah mempunyai sekolah mulai dari tingkat dasar yaitu RA, SDI, MD, MTS, SMK DAN ALIYAH dengan total siswa sebanyak 1.500 siswa .Bahkan ada yang mondok disana sekitar 900 orang santri , laki-laki dan perempuan . Untuk memenuhi kewajiban bagi guru yang mengajar disitu KH. Komarudin mengeluarkan dana sekitar Rp.

20.000.000 setiap bulannya . Dana tersebut berkat dana bos yang dibantu oleh pemerintah ,namun dana tersebut masih jauh dari cukup sehingga banyak juga guru – guru yang megabdi disitu untuk mencari barokahnya . Pesantren Al- falah besar seperti ini berawal dari kegiatan KH.Komaruddin yang rutin setiap malam mengadakan pengajian kemasyarakat sekitar akan pentingnya ilmu agama, sehinnga masyarakat mempercayakan putranya untuk dididik oleh beliau . Berangkat dari situlah pesantren Al-falah berkembang dan seiring perkembangan jaman saat ini , namun demikian tuntunan agama masih tetap menjadi prioritas utama untuk dijadikan modal agar menjadi manusia yang ber ahklakul karimah. KH.Komarudin berharap agar pendidikan yang bersifat keagamaan dan berahklakul karimah tetap menjadi acuan pertama dan paling utama . ( Biro Pamekasan )

3 Plt. KADIS DIAMBIL DARI STAF AHLI SAMPANG, LN - Baru sebulan dimutasi menjadi staf ahli sekretariat kabupaten (setkab), tiga pejabat pemkab harus berbagi tugas. Yakni, dengan menjadi pelaksana tugas (Plt) di SKPD yang ditinggal kepala dinas (Kadis)nya pensiun. Tiga staf ahli itu di antaranya staf ahli bidang ekonomi, bidang hukum dan bidang pembangunan. Aji Waluyo, staf ahli bidang ekonomi dan keuangan sekaligus mantan kepala disbudparpora menjadi Plt kepala BPPKB menggantikan Herman Suyono yang pensiun mulai 1 Agustus mendatang. Sri Andoyo Sudono, staf ahli bidang hukum dan politik yang sebelumnya mantan kepala BKD menjabat Plt menggantikan Burhanuddin Ridwan, Kadis DKPP yang akan pensiun pada 1 Agustus nanti. Heri Purnomo, mantan kepala dinas pendidikan menjabat staf ahli kembali ke disdik menjadi Plt Kadis Disdik. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Puthut Budi Santoso yang juga ketua badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat) menuturkan, tiga staf ahli setkab, sementara waktu memang harus berbagi tugas. Tiga staf ahli setkab itu menjadi Plt di SKPD yang ditinggalkan Kadisnya pensiun. Itu dilakukan sambil menunggu Kadis yang ditetapkan  definitif. ”Ya, sementara waktu sambil menunggu kepala dinas definitif, posisi itu diisi Plt,” ujarnya. (Suf/rry)

MEMPERERAT PERSATUAN DAN KESATUAN MELALUI HALAL BIHALAL

Bintoro, Camat Bluto saat beri sambutan acara halal bihalal di pendopo kecamatan Sumenep,LN - Melalui halal bihalal yang digelar di Kecamatan Bluto, banyak memberikan motivasi dan rasa ukhuwah islamiyah yang sangat tinggi , itu terbukti semua undangan yang hadir ditempat itu sebagian besar para kepala Desa serta jajaran Muspika hadir di pendopo kecamatan . Dalam kesempatan itu pula bapak Camat selaku kepala wilyah di Kecamatan Bluto dalam sambutannya mengatakan “ Syukuran Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 68 serta halal bihalal dimaksudkan agar kita selalu bersyukur dan berbuat yang terbaik untuk kepentingan berbangsa dan berbegara “ .tegasnya Bintoro mengatakan berhubung acara ini secara kebetulan habis lebaran maka sepantasnyalah kita tingkatkan persaudaraan serta silaturrahmi agar hubungan antar sesama tetap harmonis dan saling mengingatkan antara sesama muslim”.pungkasnya. Untuk memeriahkan moment tersebut ,sengaja pihak panitia kecamatan menyediakan hiburan elektone agar semua undangan yang hadir bisa merasakan akan arti dari sebuah kemedekaan , dengan biduanita yang menyanyikan lagu dangdut menambah semaraknya acara tersebut. Kemeriahan acara tersebut bertambah semarak karena sebagai pembuka untuk menyanyi Bpk Bintoro memulai menyanyi lebih dulu, sontak saja kepala desa yang hadir juga ikut berjoget agar tampak kebersamaan antara camat serta jajaran muspika. (Biro Sumenep)


MADURA RAYA AHIRNYA PILGUB JAWA TIMUR DI DESA CANGKRENG TERLAKSANA JUGA

Foto secretariat PPS ( Panitia Pemungutan Suara ) dan Kantor serta Ketua KPPS HOMAIDI ALI, SPdi.

Sumenep, LN - Walau sempat tersiar kabar bahwa Desa cangkreng akan tidak kundusif dalam Pilgub Jawa timur itu tidak terbukti , berkat kesigapan dari ketua KPPS yaitu HOMAIDI ALI , SPdi serta petugas yang ada di Desa itu akhirnya terlaksana dengan baik dan kundusif. Pasalnya kabar yang berembus santer terdengar bahwa tempat pemungutan suara akan di taruk di satu lokasi mulai dari TPS I sampai dengan TPS 6 namun sesuai peraturan KPU bahwa satu TPS minimal 300 pemilih , sementara di Desa Cangkreng sendiri ada 1.820 hak suara maka enam TPS yang ada disitu disebar diberbagai dusun. Walaupun Kantor yang ditempati mendadak dan instan, para petugas bisa melaksanakan tugasnya dengan baik , sehingga apa yang telah direncanakan sesuai dengan rencana . Kantor yang sebetulnya tidak layak ditempati dan numpang dirumah ketua KPPS itu menjadi sejarah penting serta kersiapan yang harus dipersiapkan selalu dikoordinasikan kepada Desa tersebut Biar tidak ada kesan kepala Desa intervensi terhadap pelaksanaan pemilu atau sebaliknya . Dari hasil pemilhan tersebut akhirnya dimenangkan oleh pasangan Pak De Karwo dan Gus Ipul.dengan lebih dari 1.500 suara .(Biro Sumenep)

GADIS BERUMUR 14 TAHUN DICABULI, DI AJAK NONTON

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

8

BPBD Serahkan Bantuan Perbaikan 4 Jembatan SAMPANG, LN - Empat jembatan yang rusak ter seret banjir bandang pada Maret 2013 lalu tak lama lagi akan menjadi layak kembali. Sebab, empat jem batan rusak yang berada di Desa Batuporo Barat, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, dan Jemba tan Tanggumong, Jembatan Pasean di sampan kota akan diperbaiki. Empat jembatan itu men dapat bantuan dana siap pakai (DSP) dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB). Bantuan sebesar Rp 120 juta diserahkan lang sung oleh BNPB melalui badan penanggulangan bencana daerah (BP BD) Sampang kepada ke pala desa dan pokmas (kelompok masyarakat) di ruang per temuan Kantor BPBD Jalan Rajawali. Hadir dalam acara pemberian bantuan tersebut, Sek kab Sampang Puthut Budi Santoso, Kepala BPBD H Wisnu Hartono, kepala desa (Kadis), dan kelompok masyarakat (pokmas) pene rima bantuan.

Dalam sambutannya, Kepala BPBD H Wisnu Hartono menyampaikan, bantuan DSP dari BNPB sebesar Rp 120 juta dibe rikan langsung kepada kepala desa dan pokmas, dalam rangka memperbaiki 4 jembatan yang rusak. Masing-masing desa men dapat bantuan sebesar Rp 30 juta. Dijelaskan, ada 4 jemba tan di dua kecamatan rusak parah akibat ban jir, dan segera butuh perbaikan. Keempat desa itu adalah Desa Batuporo, Desa Da leman di Kecamatan Ke dungdung, serta Jembatan Tanggu mong, Jembatan Pasean, yang lokasinya be rada di Sampang kota. Meskipun terkesan jauh dari angka nominal yang telah dikeluarkan masya rakat untuk memperbaiki jembatan di desanya, na mun kepala BPBD berha rap bantuan yang diberikan dapat membantu perbaikan jembatan, agar aktivitas war ga tetap lancar. ”Berapa pun bentuk bantuannya, harus

Suasan Penyerahan Bantuan di Kantor BPBD Kab. Sampang

kita syukuri, dan mudahmudahan berman faat,” kat anya di depan kepala desa dan pokmas. Sementara, Sekkab Phutut Budi Santoso dalam penyerahan bantuan, memin ta secara khusus kepa da para penerima untuk segera merealisa sikan bantuan sebagai bentuk rasa syukur. Bah kan, pihaknya berpesan untuk menghindari fitnah serta bentuk kecurigaan, sekretaris kabupaten (sek kab) meminta kepada para penerima untuk mengecek

kuitansi penerimaan sebe lum ditandatangani. ”Cek dulu sebelum di tandatangani, takut ada kekeliruan,” tuturnya di ha dapan penerima saat me lakukan penandatanganan secara terbuka. Sekkab juga berharap, bantuan pemerintah yang disalur kan bermanfaat bagi ma syarakat. ”Semoga pere alisasian di bawah nanti benar-benar bermanfaat ba gi masyarakat,” pesannya diamini penerima. (suf/rry)

PONDOK PESANTREN AL-FALAH SIAP CETAK PEMIMPIN BANGSA

Pamekasan, LN Pondok Pesantren Al- Falah yang ada di Desa Dempu Barat Pasean kabupaten Pamekasan ini jauh dari keramaian kota, bahkan tergolong Desa pinggiran .Tapi jangan dikira pondok pesantren yang satu ini ternyata sudah banyak mencetak ilmuwan yang siap memim pin bangsa ini . Di tangan sesepuh pesantren yaitu KH.Komaruddin Burhan, pondok Pe santren yang saat ini berkembang sangat pesat sekali tak lepas dari kegigihan beliau dalam mendidik dan mensyiarkan islam tanpa kenal lelah. Pondok Pesantren Al-falah ini sudah mempunyai sekolah mulai dari

tingkat dasar yaitu RA, SDI, MD, MTS, SMK DAN ALIYAH dengan total siswa sebanyak 1.500 siswa .Bahkan ada yang mondok disana sekitar 900 orang santri , laki-laki dan perempuan . Untuk memenuhi kewajiban ba gi guru yang mengajar disitu KH. Komarudin mengeluarkan dana sekitar Rp. 20.000.000 setiap bulannya . Dana tersebut berkat dana bos yang dibantu oleh pemerintah ,namun dana tersebut masih jauh dari cukup sehingga banyak juga guru – guru yang megabdi disitu untuk mencari barokahnya . Pesantren Al- falah besar seperti ini berawal dari kegiatan KH.Komaruddin

yang rutin setiap malam mengadakan pengajian kemasyarakat sekitar akan pentingnya ilmu agama, sehinnga masyarakat mempercayakan putranya untuk dididik oleh beliau . Berangkat dari situlah pesantren Al-falah berkembang dan seiring perkembangan jaman saat ini , namun demikian tuntunan agama masih tetap menjadi prioritas utama untuk dijadikan modal agar menjadi manusia yang ber ahklakul karimah. KH.Komarudin berharap agar pen didikan yang bersifat keagamaan dan berahklakul karimah tetap menjadi acuan pertama dan paling utama. (Biro Pamekasan )

Pengambilan Sumpah Jabatan & Pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sampang Yang Baru SAMPANG, LN - Mereka pura-pura mengajak Mawar (nama samara, seorang gadis berusia 14 tahun , yang tak lain tetangganya sendiri. Mawar diajak nonton orkes. Rupanya, kedua pemuda itu berniat buruk hingga menyetubuhi bunga. Ada-ada saja modus asusila belakangan ini. Seperti tindakan asusila yang dilakukan dua pemuda asal Kecamatan Robatal. Kedua pemuda itu, Misru’i 22, dan Mastur 21 warga Dusun Kasangkah, Desa gunung Rancak, Kecamatan Robatal. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB). Diantaranya, sebuah sarung dan baju berwarna merah, celana dalam dan sebuah bra warna biru putih.  ”Kedua pelaku masih dalam proses penyidikan lebih lanjut di polres Sampang” tandasnya.  Kapolres Sampang AKBP Imran Edwin Siregar melalui Kasatreskrim Polres Sampang AKP Jeni Al Jauza mengatakan, kedua pelaku dijerat UU pasal 81 Nomor 23/2002 tentang perlindungan anak. ”Minimal ancaman kurungan penjara 3 tahun dan maksimal 15 tahun,” ujarnya kepada Lensa Nasional. (Suf/rry)

Suasan pelantikan Setyawati Yun Irianti, SH SAMPANG, LN - Telah di selenggarakan acara pe ngambilan sumpah jabat an dan pelantikan wakil ketua pengadilan negeri sampan yang baru yaitu “Ibu Setyawati Yun Irianti, SH“. Wakil ketua pengadilan negeri sampan yang baru tersebut di lantik langsung oleh ketua pengadilan “ P. Purnomo Amin Tjahjo, SH”. Dan di lantik pada tanggal 4 september tahun 2013 , di mana acara pelantikan tersebut di hadiri

langsung oleh beberapa for pinda kab. Sampan, di an taranya adalah kepala kejak saan negeri sampan dan ka polres sampang. Dengan adanya pelantikan wakil ketua pengadilan ne geri sampang yang baru, yang telah di tunjuk oleh ketua mahkama agung ialah untuk mengisi ke kosongan jabatan yang telah lama di tinggalkan sekitar dua bulan oleh wakil ketua pengadilan negeri sampang yang lama.

Dimana dengan harapan yang pertama ketua penga dilan negeri sampan (P.Purno mo), ialah sangat berharap dengan adanya pelantikan wakil ketua pengadilan ne geri yang baru ini bisa cepat beradaptasi dan menjalan kan tugasnya serta bisa mem bantu pimpinannya. Adapun harapan yang kedua ialah sesuai dengan visi dan misi pengadilan negeri sampang yaitu menjaga ke mandirian pada peradilan, memberikan pelayanan hu kum yang berkeadilan pada yang mencari keadilan, me ningkatkan kualitas kepemim pinan pada peradi lan, dan meningkatkan kreadibilitas dan transparansi pada pera dilan. Dan harapan yang ketiga ialah antar aparat penegak hukum bersinergi dan pelayanan publiknya harus lebih baik dari sebelumnya.

Dengan di lantiknya wakil ketua pengadilan negeri yang baru, untuk ketua pengadilan negeri sampan sendiri akan di mutasi ke pengadilan negeri kediri jawa timur. Sedangkan mengenai jabatan yang di duduki oleh P. Purnomo ialah sebagai wakil ketua pengadilan negeri Ke diri. “Dari pengalaman se bagai ketua pengadilan ne geri sampang ini, di waktu saya mengumpulkan semua hakim agar kita membuat kesepakatan tentang ke putusan, di antaranya se perti tilang, dalam arti an setiap seseorang yang su dah terkena tilang kare na melanggar peraturan berkendara motor, masya rakat sudah tau tentang berapa denda yang akan di kenainya, dan juga masih banyak pengalaman lainnya. Tuturnya. (suf/rry)


MADURA RAYA

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

9

GARA – GARA NGANGKAT TELPON, ISTRI BABAK BELUR

Korban penganiayaan di papah keluarganya di Polres Sampang SAMPANG, LN - Keja dian berawal dari bunyi

ponsel milik NR, 40, warga Desa Tanjung, Kecamatan

Camplong. Pria yang meru pakan suami Muniyah ini

ternyata mengacuhkan panggilan yang masuk keponselnya. Melihat su aminya acuh, Muniyahpun bergegas mengambil pon sel tersebut dan meng angkatnya. Ternyata, hal itu justru berujung perteng karan. Sebab, NR justru marah dan berujung pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Nasib buruk kadang da tang tanpa diduga. Hanya gara-gara mengangkat tele pon genggam yang ber dering, Muniyah, 33, harus babak belur. Perempuan

KENANG - KENGAN DI PENGADILAN NEGERI SAMPANG SELAMA 4 TAHUN SAMPANG. LN - Sosok pria setengah baya ini dia asli putra madura, demi impian dan cita – citanya, dia tempuh akan serpak terjang keadaan yang menimpa dirinya, tekanan demi tekanan yang dia hadapi, serangan demi serangan kata – kata berhaluan yang ada di hadapannya. Tapi dia menghadapinya dengan rasa lapang dada. Bermodalkan do’a, usaha, ikhtiyar, dan tawakkal yang selalu di pakai dalam menjalankan tugas mulianya seorang hakim, tak kenal panas maupun hujan yang di hadapi. Sosok pria setengah baya ini bernama lengkap “Purnomo Amin Tjahjo. SH”. Dia biasa di panggil dengan “ Purnomo”. Dia lahir di pulau madura, tepatnya di kab. Bangkalan. Dari hasil kerja kerasnya dan kesungguhannya tuhan memberikan dia tempat dan jabaan yang layak bagi dirinya. “karena sesungguhnya tuhan yang maha kuasa akan memenuhi setiap permintaan hambanya, selama hambanya tersebut bersabar serta berusaha dan berusaha. Purnomo menjabat sebagai ketua pengadilan negeri sampang. Dia menjabat sebagai ketua ketua pengadilan negeri sampang selama 4 tahun lamanya. Pertama kali dia menjabat sebagai ketua pengadilan negeri sampang tersebut di mulai semenjak tahun 2010 sampai dengan

PURNOMO AMIN TJAHJO MANTAN KEPALA PN SAMPANG

tahun 2013 ini. Betapa banyak pengalaman dan kenangan ysng dia alami serta dia rasakan dengan antar pegawai di pengadilan negeri sampang. Dengan rasa kebijaksanaan dia memimpin para pegawainya dengan rasa ramah tamah dalam melayani masyarakat. Dan selalu memerintahkan para pegawainya dalam pelayanan terhadap masyarakat dengan cara 5S, senyum, salam , sapa, sopan dan santun, yang di mana dia menyesuaikan dengan visi dan misi yang ada di pengadilan negeri sampang yaitu “menjaga kemandirian pada peradilan, memberikan

pelayanan hukum yang berkeadilan pada yang mencari keadilan, mening katkan kualitas kepemimpinan pada peradilan, dan meningkatkan kreadibilitas dan transparansi pada peradilan”. Pada detik – detik akhir jabatan yang dia duduki, betapa beratnya dia untuk meninggalkan pengadilan negeri sampang. Karena terlalu banyak kenangan yang dia punya tentang pengadilan negeri sampang dan kehidupan masyarakat sampang. Setelah 4 tahun bertugas di pengadilan negeri sampang, dia akan berpindah tugas ke pengadilan negeri kediri jatim. Di pengadilan negeri kediri tersebut pak purnomo menduduki jabatan sebagai wakil ketua pe ngadilan negeri kediri. Sebelum dia meninggalkan dan di tugaskan ke pengadilan negeri Kediri tersebut sangat berharap kepada antar aparat penegak hokum untuk bersinergi dan pelayanan publiknya harus lebih baik dari sebelumnya. Betapa banyak perubahan dan kemajuan yang ada di pengadilan negeri sampang setelah di pimpin oleh pak purnomo, semua itu semata hanya untuk terwujudnya keadilan, kesejahteraan, kemakmuran, kea ma nan, serta ketentraman masyarakat sampang. (suf/rry)

PENDIDIKAN HARUS LEBIH BAIK Biodata Nama Angkatan dinas Dimulai dari

Sampang, LN – Ditengah keterpurukan mental sang genersi penerus, maka dibutuhkan kerja keras serta ketelatenan yang mendalam bagi semua lapisan, dimulia dari para orang tua, guru, serta tokoh masyarakat dilingkungan sekitar.

:

: H. Ahmad Fariji, MM.Pd, : tahun 2003. : Guru SDN Somber 4 Tahun 2003 – 2010, Penilik PNFI UPTD Tambelangan tahun 2010 – 2013, Kepala UPTD Pendidikan Tambelangan tahun 2013

Demi memenuhinya ma ka kerja keras selalu harus ada dalam diri seo rang Laider (pemimpin). Lebih – lebih bapak dari 4 anaknya ini selaku kepala UPTD Pendidikan di Tingkat Keca matan. Dimana harus me miliki peran aktif dalam me majukan pendidikan. Kesungguhan dalam diri

harus disertai jiwa tabah serta sabar. Pria yang lahir pada tanggal 09 Juli 1968 ini. Dalam kunjungan Wartawan Lensa Nasional ini. Dengan senyuman has-nya serta kumis yang tebal yang kesehariannya dipanggil Pak Fariji. Awal pembukaan wa wancara. Pria ini sangat

bersungguh – sungguh dalam mengungkapkan ke prihatinannya yang sangat mendalam bagi para putra – putri masyarakat yang berada dalam pelosok desa. Kami harus terus menerus menyadari ma syarakat dalam duni pen didikan lebih – lebih di era globalisasi saat ini. Setelah ditanyakan ten tang. Bagai mana caranya pria ini yang dikenal santun walaupun menjadi Kepala UPTD ini. Dengan senyumnya itu. Menjawab, kalo hanya komentar kapan saya bekerja. Sekarang ini yang dibutuhkan langsung eksen kerja. Bangkit dari segala aspek. tuturnya. (suf/ryy)

tersebut menjalani visum di RSUD Sampang untuk melengkapi laporan penga niayaan yang menimpanya. Tak tanggung-tanggung, pertengkaran dalam ru mah tangga itu membuat beberapa bagian tubuh Muniyah memar. Bahkan, kepala Muniyah mengalami luka robek hingga menge luarkan banyak darah. Di duga, luka-luka tersebut akibat benda keras yang dihantamkan sang suami.

Kapolres Sampang AKBP Imran Edwin Siregar melalui Kasatreskrim Polres Sam pang AKP Jeni Al Jauza mengatakan, pihaknya te lah menindaklanjuti kasus tersebut. ”Kami masih mene rima laporan. Setelah itu menindaklanjuti jika ada unsur pidananya. Sementara ini masih me nunggu hasil visum dari kedokteran. Ka sus ini sudah ditangani Kanit II Polres Sampang,” tuturnya. (Suf/rry)

Rapat Koordinasi Tim Pemenangan AL – FALAH Bersama Bupati & Wakil Bupati Sampang

Susana dipendopo Bupati Sampang SAMPANG, LN - Mengingat dengan pemilihan kepala daerah kab. Sampan yang di laksanakan pada tanggal 12 bulan 12 tahun 2012, di mana pada pilkada tersebut yang di menangkan oleh pasangan al – falah (Fannan hasib dan Fadhilah budiono). Berjalan beberapa bulan menduduki sebagai kepala daerah sampang, bupati sampan fannan hasib beserta wakil bupati sampan fadhilah budiono menyelenggarakan acara rapat koordinasi dengan tim pemenangan al – falah, yang di selenggarakan di pendopo bupati sampang jl. wijaya kusuma . Dalam acara koordinasi tersebut yang di hadiri langsung oleh para penasehat – penasehat tim pemenangan al – falah, dan juga di hadiri oleh beberapa tokoh – tokoh ulama’, serta korkab, krcam, kordes dan relawan tim pemenangan al- falah. Tujuan di adakannya acara koordinasi tersebut agar dapat mengubah sesuatu yang tidak benar menjadi benar, seperti beberapa isu – isu yang akhir – akhir ini di dengar tidak mengenakkan bagi pasangan al – falah ini. Bahwasanya “bupati sampang dan wakilnya tidak lagi bersama kembali dalam artian berpisah dengan jalannya masing – masing”. Oleh karena itu dengan adanya isu – isu atau kabar – kabar yang tidak mengenakkan bagi pasangan al – falah , atas permintaan bupati dan wakil bupati sampang sendiri meminta untuk mempertemukan dengan tim pemenangan al- falah, dengan mengadakan acara koordinasi tersebut. Di dalam acara tersebut bupati sampang sendiri membahas inti pokok dari permasalahannya, bahwasanya isu – isu yang menerpa diri saya dan wakil bupati itu semua tidak benar, yang saya takutkan dengan adanya informasi – informasi yang tidak benar itu, semata – mata hanya untuk memisahkan dan menghancurkan antara saya dengan tim pemenangan al – falah, tapi saya berharap agar hal itu tidak akan pernah terjadi, emang benar kata wakil bupati “bahwa sampang ini lebih lebar dan luas fitnahnya dari pada daerahnya”. Saya selaku bupati sampang harus menerima dengan lapang dada, bahwasanya ini semua hanyalah sebuah fitnah belaka, dan mudah – mudahan dengan adanya informasi yang tidak benar itu, tidak akan pernah terjadi pada saya dan wakil bupati, tuturnya. (suf/rry)


NUSANTARA Terjebak Banjir di Jalan Mulawarman Tarakan

Tarakan, LN - Sejak Januari 2013 lalu, hujan terus mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Kota Tarakan. Sayangnya, dibagian kawasan jalan kelurahan Karang Anyar Pantai, tepatnya Jalan Mulawarman dan Gajah Mada, menjadi tempat lewatny air. Setiap musim hujan tiba, Karang Anyar Pantai akan mendapt kiriman banjir dari kampong bugis dalam, akibatnya banjir ini banyak yang terjebak di tengah jalan mulai roda empat sampai roda dua. Khususnya jalan mulawarman sampai jalan gajah mada, yang tidak bisa dilewati di saat banjir mengguasai jalan-jalan raya kurang lebih tiga ribu warga karang anyar resah akibat banjir.

Tarakan merupakan Kota Madia yang tergolong salah satu Kota terbersih di wilayah Kalimantan Timur, keberadaannya terletak disebuah pulau kecil, dihuni kurang lebih 130 jiwa. Ketika kondisi ini dikonfirmasikan kepada aparat kelurahan, sepertinya ditanggapi serius, menurut lurah karang anyar pantai Nasir SH, itu sudah di sosialisasikan ke Pemkot, hanya menunggu pelaksanaanya, tapi sayangnya belum juga terlihat tanda-tanda pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut P. Lurah Nasir, SH. Perintah Kota harus mengadakan excavator mini untuk mengeruk pasir yang ada disepanjang sungai yang dangkal guna antisipasi banjir. Tarakn /Edy

Siswa SMPN4 Tejakula Meraih Juara 1 Lomba Karikatur Buleleng Festival

Buleleng, LN - SMP Negeri 4 Tejakula kembali meraih prestasi yang cukup menggembirakan dan patut dibanggakan.Seperti yang kita ketahui bersama,sudah banyak prestasi yang berhasil di raih oleh siswa didik SMP Negeri 4 Tejakula diberbagai bidang.Prestasi terbaru yang mampu digapai oleh siswa didik SMP Negeri Tejakula 4 terukir di ajang tahunan “BULELENG FESTIVAL” lomba karikatur yang diselenggarakan beberapa waktu lalu yang dimana anak murid Gede Satria Nala kelas 8 perwakilan SMP Negeri 4 Tejakula mampu mengalahkan puluhan peserta lain dari perwakilan masing-masing SMP se-kabupaten Buleleng.Dengan kecerdasan dan pengalamannya di bidang karikatur yang diberi tema olehnya tentang “Pembangunan Buleleng” dan tema nya ini mampu meraih trophy juara 1 dan uang pembinaan sebesar 700,000 dari panitia lomba. Saat ditemui disekolahnya Gede Satria mengaku bangga atas apa yang telah diraihnya,dan Gede Satria menyatakan harapannya agar kedepan apa yang telah dia peroleh saat ini akan membawanya menjadi sukses dengan bakat dan ketrampilan yang dia miliki. Sementara itu kepala SMP Neger i 4 Tejakula Made Suarna S.Pd mengatakan perolehan prestasi ini berkat kerja sama para orang tua siswa dan para guru yang sangat antusias untuk mendidik dan memberikan support kepada semua siswa,agar lebih maju dan lebih banyak menghadirkan prestasi bagi SMP Negeri Tejakula 4.(ssr)

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

10

Sertijab Enam Pejabat Utama Polda Bali

Denpasar, LN -,Enam pejabat utama dan satu kepala satuan wilayah di jajaran Kepolisian Daerah Bali dimutasi sebagai bagian restrukturisasi organisasi. “Dari enam yang keluar (mutasi) semuanya mendapat promosi. Bahkan, satu naik go longan menjadi perwira tinggi,” ujar Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Arif Wachyunadi usai melakukan upacara serah terima jabatan di Mapolda Bali, Jumat (13/9). Mantan Kepala Polda Nusa Tenggara Barat itu membantah bahwa adanya mutasi karena beberapa di antaranya terkait dengan kasus yang melibatkan perwira tersebut. “Jangan dikait-kaitkan, tidak ada itu (mutasi karena kasus). Ini mutasi rutin di organisasi kepolisian,” tambahnya. Keenam pejabat utama dan kepala satuan wilayah yang dimutasi tersebut, yakni Kepala Polres Kota Denpasar yang sebelumnya dijabat Komisaris Besar Wayan Sunartha kini dijabat oleh AKBP Joko Hari Utomo. Kepala Biro Perencanaan

Polda Bali yang sebelumnya dijabat Komisaris Be sar I Putu Gede Ma hendra Jaya, kini digantikan oleh Komisaris Besar I Putu Gede Suas tawa. Direktur Bimbing an Masyarakat Pol da Bali Komisaris Besar I Putu Gede Suastawa kini di gantikan oleh Komisaris Besar I Gusti Putu Ngurah Gunawan. Sementara itu, Komisaris Besar Antam Novambar yang menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum mendapat promosi seba gai perwira tinggi di Mabes Polri, digantikan oleh Komisaris Besar Refi Frinandi. Komisaris Besar Eldi Azwar yang sebelumnya menjabat Direk tur Reserse Kriminal Khusus kini digantikan oleh Komisaris Besar Suryanbodo Asmoro yang beberapa waktu lalu sempat menjabat Kapolresta Denpasar. Sedangkan Direktur Intel dan Keamanan yang sebelumnya

dijabat Komisaris Besar Oman Sunarya kini digantikan Komisaris Besar I Nyoman Sumana Jaya. Lebih lanjut Arif Wachyunadi menjelaskan, meski terjadi mutasi, sejumlah kasus yang ditangani tidak akan terhenti tetapi terus dilanjutkan karena sudah ada memori serah terima dari pejabat lama kepada pejabat baru. “Kasus terus jalan terus walau pun ada mutasi. Ada memori serah terima yang diverifikasi dan diaudit tindak lanjut suatu kasus. Tidak mungkin pejabat baru tidak tahu,” pungkas jenderal dengan bintang dua di pundaknya itu. (yud)

Polisi Akan Berlakukan Sistem Buka-Tutup Jalan Saat KTT-APEC Denpasar, LN - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Bali akan memberlakukan sistem buka-tutup di setiap jalan yang dilintasi oleh sejumlah kepala negara saat berlangsungnya Kon ferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) pada Oktober 2013. “Kepala negara merupakan prioritas pengamanan. Prosedur tetapnya demikian. Pasti terjadi sistem buka-tutup” ,ujar Direktur Lalu Lintas Polda Bali Komisaris Besar Beno Louhanapessy di Denpasar, Senin (16/9). Menurut dia, sistem bukatutup itu akan diupayakan secara efektif untuk menghindari adanya kepadatan lalu lintas, khususnya dari arah Bandar Udara Interna sional Ngurah Rai menuju Nusa

Dua, Kabupaten Badung. “Kami akan lakukan efektif dan efesien karena meskipun ada prioritas bukan berarti tidak mengutamakan masyarakat,” ucapnya. Untuk menghindari kemacetan saat lalu-lalang para delegasi dan pemimpin negara APEC, pihak kepolisian selain mengerahkan petugas kepolisian juga menge rahkan rambu-rambu yang bisa dipindah untuk mengalihkan ken daraan. “Kami juga memiliki alternatif lain. Kami telah memiliki sejum lah rambu ‘portable’ untuk menga lihkan kendaraan dan itu akan diatur,” ucapnya. Ia mengungkapkan bahwa sistem buka-tutup di jalan tersebut tidak hanya berlaku bagi kepala

negara tertentu dari 21 negara APEC, melainkan semua kepala negara. Sementara itu terkait penga wasan, lanjut Beno, tidak hanya dilakukan oleh petugas kepolisian tetapi juga oleh Petugas Penga manan Presiden yang berada di ring satu. Menjelang KTT-APEC, pihak nya juga akan lebih mengin tensifkan razia kendaraan ber motor guna menjamin keter tiban dan kelancaran saat ber langsungnya kegiatan akbar itu. KTT-APEC sendiri dijadwalkan akan berlangsung mulai 1-9 Oktober 2013 yang akan dihadiri 21 pemimpin negara APEC, ribuan delegasi serta sedikitnya 2.300 awak media internasional. (yud)

RUMAH DIJUAL

Rumah tiga tingkat : Dengan luas tanah 15 x 34 meter, Dijalan Bengkirai RT.04 No.65. Gunung Lingkas, dengan 4 kamar, 3 AC, 4 kamar mandi, PDAM bersertifikat hak milik. Harga : Nego Hub Telp. 34084 / 081346332274


RAGAM

Proyek Terminal ....

Dari Hal. 1 Sebab, suatu kenyataan yang dihadapi oleh pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan ini adalah masalah untuk mening katkan pertumbuhan ekonomi, dan dapat dilakukan apabila system dapat digiatkan, yang meliputi pengolahan / pemanfaa tan sumber daya alam. Oleh sebab itu agar system produksi dapat berjalan dengan baik maka prasyarat yang berupa masukan [input] untuk penyediaan prasarana dan sarana fisik harus dapat disediakan tepat yang berupa masukan teknologi, keah lian dan ketrampilan kerja serta

kemampuan tatalaksana serta pengalaman kerja. Hasil investigasi dilapangan dan temuan koran ini secara realita, saat diklarifikasikan Pra nowo selaku PPTK mengenai kalau dilihat besi ulir biasa bukan standar SNI serta besi beton neser polosnya campuran. Dengan nada enteng menjawab, “saya tidak mengetahui dan itu tidak mungkin besi beton Tak ber SNI mungkin pengerjaanya tahap pertama”. Masih kata Pranowo, tentang mau ambrolnya atap dan genteng dari atas ruang musholah, masih dalam proses. wong gawenane menungso (lha, masih buatan manusia, red) oh, mungkin itu kesenggol orang yang kerja (tukang/kuli) (Yan)

KA. BANDARA : Sejengkal ............ BPN yang menerbitkan sertifikat tersebut dan menuntut balik. “Jika salah penerbitannya, maka secara hukum bisa dipida nakan atau dipenjarakan, dan sebaliknya kalau sertifikat terse but betul atau benar adanya maka keadaan bisa terbalik, bisa jadi selaku penggugat juga dituntut balik’. tegasnya. ”Kita bela yang benar kalau surat itu ada dasar kepemilikannya. kita cari tahu dulu kebenarannya, benar atau salah, tidak usah masuk kepengadilan yang hanya bikin masalah saja, kalau saya, satu jengkal tanah tersebut tidak akan aku berikan, karena ini bandara adalah milik orang banyak. Kedatangan dan keberangkatan semua orang yang melalui bandara ini berangkat kemanamana kalau ada masalah yang didatangi adalah kepala bandara

Dari Hal. 1

selaku pemegang kedaulatan didaerah bandara, dan berapa aset bandara yang tertanam dan itu dipakai untuk melayani keselamatan penerbangan. Secara terpisah tim media ini konfirmasi kepada selaku pengacara masyarakat yang mengklaim kepemilikan tanah bandara Robshody Roestam yang juga salah satu kandidat Calon Walikota Tarakan periode 2014 / 2019, saat ditemui dirumahnya dengan ramah dan tegas bahwa dia tidak bersedia untuk bertemu Kepala bandara yang menjabat sekarang (Samsul Banri, red), dan tidak mau berkomentar lebih jauh karena perkara ini sudah di tangani oleh hukum. “Maka biarkanlah hukum yang menjelaskan masalahnya sampai ketingkat lebih tinggi”, katanya singkat. /AS TIM

FPI. TOLAK ................

mengawal apa yang disampaikan MUI dengan mengadakan demo di Pelabuhan penyeberangan ke Pulau Bali. Namun niat tersebut dihadang oleh aparat keamanan dengan kekuatan. Satuan BRIMOB dari porong dan Kediri sekitar 200 personil dari satuan TNI YONIF 512 dan YONIF 527 sekitar 100 personil, dari POLRES Banyuwangi sekitar 100 personil dan dibantu SATPOL PP dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sekitar 50 orang. Water Canon 1 unit, pemadam kebakaran 2 unit. Demo yg awalnya diadakan do’a bersama di stasiun Ketapang Baru yang berdekatan dengan Penyeberangan ASDP, yang disertai orasi mengebu-gebu. Dengan tegas FPI menolak diadakannya Kontes Ratu Kecantikan sejagad yang diikuti 135 negara peserta tersebut.

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

Dari Hal. 1

Dan setelah orasi dilanjutkan dengan Long March akan menuju pelabuhan Penyeberangan ASDP untuk menyeberang ke Gilimanuk. Sementara itu info dari DPW FPI Propinsi Jatim melalui Sekjen FPI, DPW Banyuwangi Yudo Prayitno mengatakan bahwa peserta demo : 1. FPI dari Madura = 1 Bus, 2. FPI dari Mojokerto / Jember = 13 Bus, 3. FPI Pasuruan = 1 Bus, 4. FPI Surabaya / Sidoarjo / Gresik = 5 Bus, 5. FPI Bondowoso = 125 orang, 6. FPI Situbondo = 2 unit mobil Namun kenyataan yang ada dilapangan ternyata yang hadir dalam demo tersebut ± 400 orang. Itupun dari berbagai daerah seluruh Jawa Timur. Dari kenyataan tersebut diatas demo berjalan dengan aman, damai dan terkendali. (ER,BE,BG)

BSM JANGAN DIPOTONG secara personal agar supaya siswa bisa mengenyam pendidi kan sama rata dengan siswa mampu. Kasus dugaan pemotong an bantuan siswa miskin (BSM) di SDN Omben 1 menuai protes. Salah satunya dari Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Heri Purnomo, ”BSM jangan dipo tong denganalasan apa pun,” katanya.  Heri menegaskan, dalih untuk sumbangan biaya seragam SDN Omben 1 dengan memotong BSM sudah tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis). Untuk itu, Heri berjanji segera memanggil Kepala SDN Omben 1 untuk diklarifikasi. Sedangkan untuk kegiatan

buat salah seorang tokoh masya rakat Kecamatan tersebut mera sa prihatin. “Sarana jalan ini merupakan kebutuhan vital yang harusnya mendapat perhatian dari pemerintah, mengingat ma ta pencaharian masyarakat si ni (Sumber-red) kata petani sa yur. Untuk mendistribusikan ha sil pertanian ini, mereka meng gunakan jalan. Kalau sarana jalan seperti ini jelas akan menghambat roda perekonomia. Apalagi musin

sekolah, pemerintah telah menye diakan bantuan operasional sekolah (BOS). ”BSM itu untuk personal, siswa tidak boleh dipotong un tuk kegiatan apa pun. Apalagi demi kepentingan sekolah,” tan dasnya. Ketua Lembaga Swa daya Masyarakat (LSM) Madura. Development Watch (MDW) Tam sul mengatakan, pemotongan BSM tidak hanya di Kecamatan Omben, di sekolah lainnya juga terjadi hal serupa. ”Banyak sekolah melaku kan pemotongan dengan berke dok sumbangan pembuatan se ragam yang telah disepakati antara wali murid dengan pi hak sekolah dan komite seko lah,”ucapnya. Selaku LSM,

pihaknya juga pernah melaporkan kejadian serupa hingga kepolisian dan kejaksaan. Namun tindak lan jut pengusutan terhadap oknumoknum yang merugikan warga miskin itu diakuinya terkesan diremehkan, lantaran kasus pemotongan yang dilakukan jumlah nominalnya kecil, berkisar Rp 100200 ribu. Oleh sebab itu, MDW mendesak aparat hukum un tuk segera bertindak. Mela kukan penyelidikan pada kasus tersebut, agar persoalan serupa tidak akan terulang dan dijadikan kebiasaan. ”Saya berharap, penegak hukum peka terhadap kasus kecil seperti pemotongan BSM. Supaya tidak dibiasakan oleh oknum sekolah,” harapnya. (Suf/rry)

Penuh Kejanggalan Namun Tetap Ditahan Kuswinariyanto dan Bambang Sunardi telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, dengan sengaja tidak melapor telah terjadi tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 112,” tandasnya dalam sidang putusan 4 Juli 2013 Pertimbangan hukumnya, kata hakim, bahwa empat ter dakwa tidak terbukti pada dak waan pertama dan kedua sehing ga harus dibebaskan. Para Ter dakwa terbukti pada dakwaan ketiga, yakni mengetahui ada perbuatan tindak pidana namun tidak melapor yang ancaman hukumannya 9 bulan penjara. Hakim yang memvonis 8 bulan penjara ternyata tidak membuat para terdakwa merasa mendapat hukuman yang ringan. Sebaliknya JPU yang menuntut hukuman 4 tahun penjara lang sung menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. September 2013 lalu, JPU mengajukan memori banding ke PT lewat Pengadilan Nege ri Surabaya. Selain itu menga jukan permohonan ke PT agar terdakwa tetap ditahan dan PT mengabulkan sampai ada putusan dari Pengadilan Tinggi lebih lanjut. Penetapan PT no.179/Pen. Pid/2013/PT.SBY tanggal 11 Juli 2013 yang isinya, tetap menahan para terdakwa, membuat Advokat Gst.A.I.Dwi Mulya dan Advokat Suhadi SH MHum membuat pro tes keras melalui suratnya nomor 001/revisi/08/2013 tanggal 19 Agustus 2013. Isinya, mohon kepada Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, merevisi Penetapan no.179/ Pen.Pid/PT SBY. Hendaknya merevisi Penetapan yang semula menetapkan para terdakwa

DESA LENTENG BARAT SIAP MENJADI ........... Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. Hasil pantauan wartawan Lensa Nasional terhadap akses jalan baik kabupaten maupun propinsi ternyata banyak mene mukan sejumlah jalan yang rusak parah. Ironisnya kondisi ini telah berlangsung bertahun tahun, tanpa ada perhatian serius dari pihak yang berkopeten menangani permasalah tersebut. Keadaan yang demikian mem

Sambungan Dari Hal. 1

11

Dari Hal. 1

tiba.”ujar H. Mukhlas tokoh ma syarakat setempat. Bukan hal yang menjadikan kondisi serius apabila pemerintah (Kabupaten dan Propinsi) jeli dan tanggap terhadap kondisi yang demikian. Pasalnya kerusakan jalan di Kecamatan yang ter masuk dalam wilayah dataran tinggi ini sudah rusak cukup lama. Pada musim kemarau seperti saat ini,Keluhan yang paling sering diungkapkan warga

................. Dari Hal. 1

ditahan menjadi para terdakwa tidak ditahan, pinta Pembela para terdakwa yang ditolak Wakil Ketua PT Surabaya, H.A.Iswandi, SH. “Sudah tepat dan tidak perlu direvisi, berdasarkan pasal 27 ayat (1) KUHAP,” tegas Iswandi. Janggal Dua Advokat yang membela para terdakwa menilai dalam kasus tersebut penuh kejanggalan dan rekayasa. Dalam kontra memori banding tgl. 5 Agustus 2013 dan sudah dikirim pada 6 September 2013, dituturkan kejanggalan-kejanggalan mulai penangkapan hingga diadilinya para terdakwa. Para terdakwa tersebut ditang kap di Tulungagung akan tetapi diperiksa di Polda Jatim dan diadili di PN Surabaya. Rupanya cara penangkapan yang dilakukan pe nuh jebakan dan rekayasa. Wanita bernama Rina pada 13 Desember 2013,mengajak terdakwa bernama Wahyudi de ngan mobil sedan selanjutnya menuju warung kopi. Disana sudah ada terdakwa saefudin, kuswinariyanto dan Bambang Sunardi yang sedang ngopi. Salah satu terdakwa yang duduk disebelah Rina melihat sebuah pipet dekat speedometer. Ditengah perjalanan Rina meng hentikan mobilnya disuatu tempat. Sewaktu keluar Rina melemparkan bungkusan dan jatuh dekat kaki salah satu terdakwa. Ketika itulah datang 6 Polisi dan memborgol para terdakwa. Pada 14 Desember 2013 para Terdakwa dibawa ke Polda Jatim. Sebelum diperiksa oleh penyidik, para terdakwa disuguhi teh hangat untuk diminum. Satu jam kemudian mereka disuruh kencing untuk selanjutnya diki

rim ke Laboratorium pada 18 De sember 2012. Renggang waktu cukup lama tersebut bisa saja terjadi sesuatu rekayasa. Dan muncullah hasil berbeda. Pemeriksaan nomor 8510/NF/2012 tgl 27 Desember disimpulkan bahwa urine dan darah adalah benar didapatkan kandungan narkotika. Akan tetapi pemeriksaan nomor 9192, 9194 dan 9196/2012/NF berupa darah adalah benar tidak mengandung narkotika dan psikotropika. Kejanggalan lain, semua ba rang bukti, seperti pipet dan tiga poket shabu-shabu bera da dimobil Rina, akan tetapi mobil Rina tidak pernah disita sebagai barang bukti dan yang bersangkutan tidak dijadikan tersangka/terdakwa. Begitu juga mengenai banding yang diajukan JPU. “Terdakwa dibebaskan dari dakwaan kesatu dan kedua. Kalau dakwaan itu bebas upaya hukumnya kasasi, akan tetapi JPU memintakan upaya hukum banding,” tan das para Advokat tersebut mem beberkan kejanggalan-kejangga lannya. Atas dasar kenyataan tersebut dua Advokat yang membela para terdakwa, mohon agar Majelis Hakim Pengadilan Tinggi menolak banding yang diajukan JPU. Selanjutnya menyatakan mencabut Penetapan PT no.179/ Pen.Pid/2013/PT Sby, tentang penetapan perpanjangan pena hanan. Dan membebaskan membebas kan para Terdakwa dari dakwaan ketiga, serta menetapkan agar para terdakwa segera dilepaskan dari rumah tahanan Negara.-

yang mempunyai rumah disisi kiri kanan jalan. Pasalnya debu bertebaran membuat lrumah dan lingkungan menjadi sangat kotor. Belum lagi ketika musim hujan, jalanan berlumpur dan sulit dilalui kendaraan kecil sejenis sepeda motor. Kenyataan ini seharusnya se gera diatasi, karena sepanjang tahun kondisi ini masih saja terlihat. Yang jelas masyarakat Kecamatan Sumber merasa ter ganggu akibat rusaknya akses jalan tersebut. “Anak kami juga

terkena imbas rusaknya jalan ini. Yang paling parah saat musin hujan.”ungkap Martoyo warga Sumber yang ditemui Lensa Nasional beberapa waktu lalu. Sementara Kepala PU Bina Marga Kabupaten Probolinggo, Anggit yang akakn dikonfirmasi terkait parahnya kerusakan jalan di Kecamatan tersebut, hingga berita ini naik cetak belum berhasil ditemui. “Bapak masih sibuk dan tidak bisa ditemui.”ujar staf di kantor Dinas Pekerjaan Umum setempat. (Yasin)

(tim)


ADVETORIAL

Edisi 39, Tahun Ke II, 23 September 7 Oktober 2013

12

AKPER PAMEKASAN SIAP KEMBANGKAN PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN Inset, Adi Sutrisning,S.St. MM. (Direktur AKPER Pamekasan)

Pamekasan, LN - Banyaknya minat serta animo masyarakat untuk mene ruskan pendidikan putranya untuk men

jadi orang sukses AKPER Pamekasan tentunya yang menjadi pilihan , ditangan Ibu Adi Sutrisning, S.St. MM sebagai

direkturnya betul-betul sangat kompeten dalam memberikan materi kuliahnya. Akademi Keperawatan paling murah se Indonesia tahun ini, untuk masiswa baru ada 150 orang perempuan 67 laki-laki 83 sedang jumlah keseluruhan yang kuliah ada 435 mahasiswa dibentuk hanya dalam satu jurusan yaitu Program D3 Keperawatan . Selangkangkah lagi Akper ini akan mengembangkan program Studi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang tentunya Dosen dan LAB serta Kliniknya harus memenuhi syarat serta kuotanya .Rupanya Akademi ini sudah memenuhi persyaratan tersebut sehingga apa yang menjadi harapan dari masyarakat Madura akan segera terwujud. Untuk melepas anak didiknya AKPER ini sering melakukan praktekum yang tentunya

ada tahapan khusus dan berjenjang yaitu mulai semester satu dan dua yang praktek dan Labnya ditempatkan dirumah sakit hanya kebutuhan dasar,yang ketiga gawat darurat, komunitas serta beban studi 96 UKS serta yang ke empat khusus keperawatan kesehatan mental. Menurut Nining sebutan dari Ibu Sutrisning “ Sebelum mahasiswa kami lepas kemasyarakat , kami betul-betul menggembleng teori serta praktek di sekolah , karena lab serta kliniknya sudah tersedia jadi kami menyiapkan ilmu serta mental mahasiswa kami “. Tuturnya. “Semoga AKPER ini selalu mem berikan yang terbaik dan mencetak orang sukses selaras dengan perkembangan jaman “ lanjutnya. (Biro Pamekasan)

DESA LENTENG BARAT SIAP MENJADI DESA TERBAIK Sumenep, LN - Desa Lenteng Barat terus ber benah ditangan putra sang ulama kharismatik yang ada di Desa Lenteng barat kecatan lenteng Kabupa ten Sumenep ini Desa yang selama ini tergolong sangat terbelakang kini benar-benar menjadi Desa yang bisa untuk bersaing dengan Desa lain yang ada di Indonesia. Untuk mencapai hara pan dan cita-citanya, da lam sekeluarga K. Masy hurat beserta keluarga nya bahu mebahu agar Desa lenteng Barat ini menjadi Desa yang maju dan berpendidikan serta berakhlakul karimah. Desa yang satu ini selalu pro aktif dan

amanah dalam setiap kegiatan terutama bantuan yang telah dicanangkan oleh peme rintah untuk mengentaskan ke miskinan, benar-benar disalur kan kepada yang berhak mene rimanya . BLSM tahap kedua yang telah dicairkan melalui kantor pos yang ada di kecamatan kini betul-betul sudah direalisasikan dengan benar tanpa adanya pemotongan sedikitpun, bahkan penyaluran beras miskin atau Raskin kini sudah dcairkan sesuai nama dan daftar yang ada. K. Masyhurat saat ini sudah membangun Balai Desa dengan biaya sendiri tanpa adanya

cam pur tangan dari pemerintah, bahkan pembangunannya sudah mencapai 80%. Untuk pemba ngunan tersebut K Masyhurat menganggarkan hingga ratusan juta rupiah. Berdasarkan pantauan war tawan Lensa ketika bertan dang kekediamannya beliau menga takan harta yang selama ini saya milikin akan saya gunakan untuk membangun Desa dan kepentingan Masyarakat terutama rakyat miskin dan orang tidak mampu. (Biro Sumenep)

K. DARUROL (kiri), K. MASYHURAT (tengah), NYAI ZAINAB (kanan)

SELAMAT & SUKSES Atas Dilantiknya

DEWAN PENGURUS EKSEKUTIF LPK P2HI DAERAH KAB. SAMPANG Tanggal, 15 September 2013, Di Gedung Menara Fried Chicken

Lensa 39 siap jadi  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you