Issuu on Google+


Sekapur Sirih

Syi’ar Maulud: ‘‘Solusi Problematika Umat’’ ........................... 4 Kolom Utama Membangun Kultur Sabilillah ............................................. 5 Ekonomi Islam Kenapa Kita Mesti Berbisnis? .................................... 6 Minuril Islam Businessman Yang Dijamin Masuk Surga ................... 7 Program Amanah Keluarga Sehat, Ibadah Kuat, Ekonomi Hebat .......... 8 Sabilillah News Penyakit Muncul dari Perbuatan Kita Sendiri ............ 9 Potret Kegiatan ................................................................. 10-11 Renungan Releksi Diri .......................................................................... 12 Kisah Teladan Tak Ada Keberhasilan tanpa Perjuangan 2 (Habis) .................................................................................. 13 Konsultasi Konsultasi Agama, Kesehatan, Psikologi Parenting ............ 14-15 Ulasan Lembaga Kinerja Keuangan LAZIS ...................................................... 16 Profil Santunan Kami seperti Punya Keluarga Sendiri ......................... 17 Laporan Keuangan Periode Bulan Desember 2012 ............................................... 18

PENASEHAT

: Prof Dr KH M Tholchah Hasan, KH Mas’ud Ali, MAg

PENANGGUNG JAWAB : Prof. Dr. M. Mas’ud Said, MM PIMRED & REDPEL

: Khoirul Anwar, Mochammad Sholeh

Sidang Redaksi

: Agus Syamsuddin, Anas Basori, Sulaiman

Distribusi & Iklan

: Heru Pratikno, Yosman Ardiansyah, Mafaza

Berkorban Demi Perubahan “BUKAN yang paling kuat yang bisa berta­h an hidup, bukan pula yang paling pintar. Yang pa­ ling bi­s a ber­t ahan hidup adalah yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan.” (Charles Darwin) Sahabat semua, untuk bertumbuh, kita perlu melakukan perubahan. Suatu perubahan selalu menuntut pengor­ banan. Baik itu keuangan, waktu, energi atau kreativitas. Kenyataannya, perubahan tanpa pe­ngorba­nan bu­­kanlah perubahan yang sebenarnya! S e ­b a g i a n o r a n g a d a yang menganggap bahwa p e r u ­b a h a n a d a l a h p e r­ tumbuhan, sebagian lagi ada yang beranggapan pe­ rubahan adalah penderitaan. Jika Anda memandang peru­ bahan itu sebagai pertum­ buhan, apapun itu pengorba­ nannya, walaupun membuat Anda lebih sedikit menderita, ingat saja pada hasil akhirnya. Seekor ulat harus berjuang dalam kepompong sebelum menjadi kupu-kupu cantik. Se­buah mutiara pun dihasilkan dari pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang yang halus. Dan, untuk menghasilkan mutiara cantik yang berharga ini, sebuah kerang harus menahan sakit yang luar biasa. Jika Anda ingin merombak keadaan yang telah mapan, pakar manajemen Tom Peters memberikan nasihatnya, “Jangan guncang perahunya. Tapi tenggelamkan dan mu­ lailah bangun yang baru.” Kadang-kadang Anda harus ke­luar dari zona aman dan memusnahkan yang lama untuk mendapatkan sesuatu yang baru dan lebih baik. Mari kita songsong perubahan yg lebih baik!! Kita kenang 2012 sebagai pelajaran dan kenangan manis. Selamat tahun baru 2013, sukses dan semangat!! Bukit Ledug, Prigen, Pasuruan (31-12-2012)


Syi’ar

MAULID: ”SOLUSI PROBLEMATIKA UMAT” TANGGAL 24 januari 2013 ini kita akan memperingati Mau­ lid Nabi Muhammad Saw. Umat Islam di seluruh dunia memper­ siapkan diri guna menyambut dan memperingati hari lahir Manusia Sempurna & Mulia Saw. tersebut. Pada umumnya, umat Islam akan berkumpul untuk membacakan solawat dan pujian-pujian yang menceritakan perjalanan hidup Beliau saw. Tapi, pernahkan kita merenung sejenak ? dan mengajukan pertan­ yaan pada diri kita masing-masing : 1. Berapa banyak perayaan maulid yang kita hadiri hingga saat ini yang memberikan pe­ rubahan positif pada kehidupan sosial kita? 2. Apakah maulid yang kita rayakan telah menjadikan kita individu yang rela berkorban untuk kemajuan dan kemulyaan umat Islam? 3. Apakah maulid yang kita lakukan setiap tahun mampu me­ didik ego, nafsu dan pikiran kita menjadi “seperti” ego, nafsu dan pikiran kekasih kita Nabi Mu­ hammad saw? Ego, nafsu dan pikiran yang mencintai persatuan membenci perpecahan, mencintai kemulyaan membenci kehinaan, mencintai kemajuan membenci ket­ erbelakangan, mencintai kebebasan membenci keterjajahan, mencintai keilmuan membenci kebodohan. Tiga pertanyaan itu sengaja diajukan untuk menghilangkan penyakit “disorientasi”1 dan pe­ nyakit “dislokasi”2 pada konteks perayaan Maulid Nabi Muham­ mad Saw. Agar kita umat Islam tidak terjebak pada seremoni dan rutinitas tahunan ketika mem­ peringati maulid. Tapi lebih fokus ada hakekat, tujuan, fungsi dan gerakan sosialnya. Untuk men­ jawab 3 pertanyaan di atas, mari kita lihat sejarah singkat lahirnya gerakan peringatan maulid serta tujuan dan hikmah diadakannya. SEJARAH SINGKAT PERINGATAN MAULID Terdapat 3 pendapat yang menengarai awal munculnya

4

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas

tradisi Maulid. Pertama. Al Maqrizy (seorang ahli sejarah islam) dalam bukunya “Al Khutath” menjelaskan bahwa tradisi Maulid pertama kali diada­ kan oleh khalifah Mu’iz li Dinil­ lah, salah seorang khalifah dinasti Fathimiyyah di Mesir yang hidup pada tahun 341 Hijriyah. Kemudi­ an, perayaan Maulid dilarang oleh Al-Afdhal bin Amir al-Juyusy dan kembali marak pada masa Amir li Ahkamillah tahun 524 H. Pendapat ini juga dikemukakan oleh Al Sakhawi (w. 902 H), walau dia tidak mencantumkan dengan jelas tentang siapa yang memprakarsai peringatan Maulid saat itu. Kedua. Dalam catatan historis, Perayaan ini dilaksanakan atas usulan panglima perang, Shala­ huddin al-Ayyubi (1137M-1193 M), kepada khalifah agar men­ gadakan peringatan hari kelahiran Muhammad. Guna membangkit­ kan kembali – melalui maulid Nabi Saw – semangat juang umat Islam yang kala itu sedang diserang oleh tentara salib. Ketiga. Maulid diadakan oleh khalifah Mudhaffar Abu Said pada tahun 630 H yang mengadakan acara Maulid besar-besaran. Saat itu, Mudhaffar sedang berpikir ten­ tang cara bagaimana negerinya bisa selamat dari kekejaman Temujin yang dikenal dengan nama Jengiz Khan (1167-1227 M.) dari Mongol. TUJUAN PERINGATAN MAULID Terlepas dari mana yang benar dari 3 pendapat di atas, kita me­ lihat satu kesamaan dalam tujuan diadakannya peringatan maulid kala itu. Kesamaan tujuan terse­ but adalah : 1. Mengembalikan semangat juang kaum muslimin 2. Membangkitkan semangat umat Islam untuk melawan serangan besar-besaran tentara Salib dari daratan Eropa 3. Upaya untuk mengenal kete­ ladanan Muhammad Saw. 4. Mempertebal kecintaan umat Islam kepada Nabi Muham­ mad Saw.

dak mampu? Adakah yang salah dengan cara kita mem­peringati maulid? Tidak ada yang salah dengan apa yang telah kita laku­ kan selama ini, tapi, kita perlu melakukan hal-hal baru yang lebih terkoordinir dan terorganisir dalam hal menggerakkan potensi perayaan maulid Nabi guna me­ nyelesaikan masalah kita bersama dan musuh kita bersama.

Oleh: Yuanda Kusuma 5. Melahirkan semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercipta masyara­ kat islami. KESAMAAN PROBLEM Problematika umat Islam pada 3 pendapat awal peringatan maulid di atas memiliki kesamaan dengan probematika umat Islam saat ini. Mereka mengalami perpecahan, pertikaian baik dalam aliran fiqh, aliran pemikiran, aliran tasawuf dan kita pun mengalami hal yang persis sama. Mereka mengalami serangan dan penjajahan dari bangsa lain, kitapun mengalaminya bahkan lebih parah karena bentuk se­ rangan dan keterjajahan kita lebih beragam, mulai dari serangan bu­ daya, pemikiran, ekonomi, politik bahkan serangan fisik seperti yang dialami oleh saudara-saudara kita di palestina. Intinya, kita memiliki masalah bersama (common problem) dan musuh bersama (common enemy) yang identik dengan apa yang di alami oleh umat Islam dahulu. Apabila kita simpulkan, masalah bersama dan musuh bersama tersebut adalah: 1. Pecahnya persatuan dan kes­ atuan antar umat Islam 2. Semangat juang yang melemah 3. Kebodohan 4. Kemiskinan 5. Keterjajahan Umat Islam dahulu, dengan peringatan maulid Nabi Saw. sanggup menyelesaikan masalah bersama dan terbukti mampu mengalahkan musuh bersama mereka. Kenapa kita saat ini ti­

BAGAIMANAKAH KITA SEHARUSNYA MEMPERI­NGATI MAULID? Pertama. Pimpinan majlis maulid menyadarkan, mem­ bimbing serta mengajak umatnya untuk menyepakati bahwa kita semua sedang memiliki musuh dan masalah bersama seperti yang tertera di atas. Kedua. Pimpinan majlis maulid mengajak umatnya untuk memilih salah satu dari lima hal di atas untuk diselesaikan dengan cara mengam­ bil satu teladan dari akhlak mulia Nabi Muhammad Saw. ambil satu contoh masalah kemiskinan. Maka akhlak mulia Nabi yang diteladani untuk memerangi masalah tersebut adalah gemar bersedah dan berin­ faq di jalan Allah. Umat yang ha­ dir pada peringatan Maulid diajak untuk langsung meneladani dalam bentuk aksi sedekah dan infak saat itu juga. Setelah terkumpul dana sedekah dan infaq, pimpinan majlis maulid bekerjasama dengan lembaga amil zakat yang terpercaya guna menyalurkan dana tersebut. Ketiga. Pembacaan Solawat dan Doa sebagaimana yang biasa kita lakukan. Menurut hemat kami, jika seluruh majlis maulid melaku­ kan hal tersebut, niscaya tingkat kemiskinan akan segera menurun dan kesejahteraan akan segara dapat terwujud di Indonesia. Dan masalah lemahnya persatuan dan kesatuan, lemahnya semangat juang dan masalah-masalah sosial umat Islam lainnya akan dapat segera teratasi. Semoga kita semua mendapat­ kan berkah dan syafa’at Nabi Muhammad Saw.


Rapat Kerja LAZIS 2012 - 2013, Berjalan dengan suasana santai dan hangat. Tampak Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said memimnpin langsung jalannya rapat

Kolom Utama

Membangun Kultur Sabilillah BEBERAPA hari sebelum tahun 2012 ditutup, tepatnya di minggu terakhir Desember lalu personel LAZIS mengadakan pertemuan penting. Dikatakan penting, karena baru hari itu personnel LAZIS bisa berkumpul bersama dalam jumlah yang besar, bahkan yang paling lengkap sejak LAZIS berdiri 6 tahun lalu. Pertemuan itu serasa istimewa karena rombongan menggagas sebuah pertemuan: perombakan organisasi dan penancapan kultur organisasi. Pertemuan itu serasa istimewa, karena bertempat di property milik pengurus LAZIS yang selama ini kita tidak pernah tahu. Bertempat di Villa milik orang LAZIS dengan hidangan dan view yang sangat istimewa serasa berada di luar negeri atau serasa menjadi turis Belanda yang dulu suka mencari tempat yang tinggi di lereng gunung dengan suhu udara dan air yang dingin serta bersih-, membuat peserta sangat kerasan melakukan pembahasan secara marathon. Iklim dan tempat pertemuan yang kondusif itu turut mendorong membuncahnya tekad untuk mencari sesuatu: Kultur organisasi yang positif yang berciri LAZIS Sabilillah dan bercitra Sa­b ilillah. Pertemuan itu sesungguhnya mencari jati diri. Sekaligus mencari jalan yang terbaik dengan memba­ ngun kebersamaan, membangun Standard Operating Procedures dan peningkatan capaian kongkrit dimasa uyang akan datang. Dan al hasil pertemuan itu akhirnya menemukan siapa LAZIS, harus kemanakah LAZIS dengan cara apa dan target apa saja yang bisa dan harus dicapai LAZIS Sabilillah pada tahun 2013 dan seterusnya. Selama ini, keberadaan LAZIS dalam struktur bidang III Yayasan

Prof. Dr. M. Mas’ud Said, MM (Ketua Bidang III Yayasan Sabilillah)

Sabilillah sebetulnya adalah “seorang anak”. LAZIS adalah anak tertua yang sedang tumbuh. Anak dari Yayasan Sabilillah Bidang III. Saudara saudaranya ialah SMS (Sabilillah Medical Services), Koperasi Sabilillah, Unit Penitipan Anak Sabilillah, Madrasatul Qur’an Sabilillah dan unit lain dibawah Yayasan Bidang III. Karena perhatian yang kuat dari pengurus Yayasan Bidang III dan pertumbuhannya yang cukup pesat, dan aset asetnya maka dia seakan menjelma “anak yang dianggap sebagai bapak”, atau ranting yang dianggap sebagai batang. Sesungguhnya, tidak ada yang salah kalau LAZIS seakan identik dengan bidang III Yayasan Sabilillah, sebab ia menghidupi dirinya sendiri sekaligus menghidupi sub sub bidang yang lain, saudara saudaranya yang lain di bidang Sosial Ekonomi Sabilillah. Bahkan sinerginya serta personelnya ikut memperkuat Yayasan di bidang lain. Ia menjadi team work yang memperkuat atau mengisi kekurangan kekurangan di bidang lain yang juga sedang tumbuh. Dengan kata lain, LAZIS dan personel LAZIS adalah pengembara yang saleh. Memberi siapa saja yang butuh air, sambil ia sendiri mencari air untuk minum. Maka dalam pertemuan penting itu posisi LAZIS ditemukan, LAZIS menemukan jatidirinya bahwa ia adalah mentor bagi saudara saudaranya lain yang sedang tumbuh dan akan menjadi bagian penting dari Lembaga Sosial Ekonomi Sabilillah. Maa Huwa Lembaga Sosial Ekonomi Sabilillah atau LSE Sabilillah ?. Ia tak lain dan tak bukan adalah Yayasan Bidang III yang

secara organisasional menjadi bagian dari Payung Yayasan Sabilillah setara dengan Ketakmiran dan LPI Sabilillah. LSE Sabilillah adalah induk LAZIS. LSE lah yang bertanggung jawab atas kemajuan unit unit di bidang masing masing. Untuk mengemban tugas yang berat dan besar. Untuk tugas ke depan yang tidak ringan maka LSE dan LAZIS harus bekerja ekstra keras dengan kesungguhan, progresifitas tinggi dan keiklasan bak malaikat dan kesanggupan untuk mengantisipasi masa depan khususnya tuntutan pasar dan persaingan yang amat ketat. Dibutuhkan kultur Sabilillah: kultur perjuangan dan kejuangan yang agung, kultur kerja keras dengan standard dan capaian yang terukur. Kultur kemajuan, anti kemandegan, anti kejumudan berfikir. Kultur pengabdian yang kuat terhadap organisasi dan visi misi organisasi Sabilillah. Kultur Sabilillah ini bisa dilihat dalam sosok beberapa tokoh sentral Sabilillah seperti KH Masjkur, KH. M. Tholchah Hasan dan tim beliau saat masa masa sulit mendirikan masjid secara fisik. Bagaimana mengorbankan kepentingan pribadinya untuk kemaslahatan yang lebih luas, tentang cerita bagaimana surat surat berharga mereka “digadaikan” untuk bisa meminjam uang di bank agar pembangunan masjid Sabilillah tidak berhenti. Bagaimana hari hari, minggu dan beberapa usia beliau diluangkan untuk meyakinkan masyarakat bahwa yang beliau beliau bangun ini akan berarti bagi generasi berikutnya. Kultur Sabilillah yaitu semangat kejuangan, budaya memberi, semangat berkontribusi, kecintaan

diri untuk menyumbang, budaya positif membangun dan mengembangkan diri itu sudah harus menyertai diri orang orang dalam Yayasan dan juga menjadi kultur organisasi. Tokoh ahli organisasi bernama Warren Bennis mengisyaratkan bahwa “organisasi bakal tumbuh dan survive manakala pemimpin dan pengelola organisasi menganggap dirinya nahkoda kapal”. Nahkoda, menurut Warren Bennis harus tahu dimana posisi kapalnya, harus paham kemana arah angin dan juga bagaimana karakteristik penumpang dan kemana arah kapal ini akan terus dan terus berlayar” . Tasyakkur Alalllah: pada pertemuan akhir Desember itu kami sudah dan sedang mempelajari kekurangan dan potensi diri LAZIS Sabilillah. Kami sudah mengakui ada sesuatu yang harus diperjuangkan untuk dikerjakan. Menangisi sesuatu kekurangan tiada guna. Bergunjing itu tak ada manfaatnya, ayo kita kerjakan. Tasyakkur Alallah kami sedang menuliskan ghirah dalam berbagai naskah, termasuk panduan Zakat, Infaq Sadaqoh Sabilillah. Belasan surat dan kertas kerja akan me­ ngawal kultur Sabilillah. Karena tanpa “panduan berlayar” kita akan terobang ambing ditengah lautan. Namun panduan saja tidak cukup. Kertas kerja tak aka ada gunanya. Harus dengan kerja keras, dan kerja cerdas, serta kerja ikhlas. Jangan menggerutu, jangan keluh kesah. Laa tahzan, Innallaha maana. Toh, dengan model kepemimpinan sebelumnya LAZIS survive dan ada positif progress selama 6 tahun berturut turut. Tapi kita ingin lebih baik lagi. Kita ingin lebih maju lagi. Semoga. (*2013) Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

5


Ekonomi Islam

Kenapa Kita Mesti Berbisnis? ASSALAMUALAIKUM wr. Wb. Saya seorang pebisnis yang akhir-akhir ini mulai belajar agama Islam beserta pokok-pokok ajarannya. Yang masih mengganjal saya, selama dalam proses belajar ini yang saya peroleh banyak hal tentang kewajiban manusia untuk beribadah yang pokok, seperti sholat lima waktu, haji dan lain sebagainya. Padahal saya juga ingin mencari pandangan atas usaha yang telah saya lakukan selama ini. Terima kasih sebelumnya atas jawaban yang diberikan. Wassalamualaikum wr. Wb. Supandi – Malang. Bapak Supandi yang saya hormati. Sungguh saya bahagia dan bangga kepada Bapak yang ingin belajar banyak tentang ajaran Islam, disaat banyak yang sudah merasa cukup dengan apa yang diketahuinya. Bahkan terkadang merasa cukup juga ibadahnya, sehingga tidak merasa perlu meningkatkan amal ibadah yang dilakukan. Padahal ilmu Allah swt sangatlah luas. Semakin didalami, makin jauh kedalamannya, bahkan tak terbatas. Begitu juga semakin kita fahami, makin merasa kecil kita dihadapan Allah swt. Ibarat setitik air yang dimasukkan ke hamparan laut, pasti tidak akan terasa dampaknya. Berkaitan dengan usaha, ada banyak firman Allah swt yang mengajarkan “Dihalalkan jual beli dan diharamkan riba”. Dalam bahasa Arab “bai’” berarti “jual”, akan tetapi ini dimaknai “jual beli”. Ini berarti sejak dulu telah digambarkan, bahwa ‘perekonomian akan jalan kalau ada jual beli’ atau dalam bahasa lain perekonomian akan dapat berjalan dengan baik, kalau terjadi transaksi antara penjual dan pembeli. Banyak pula hadits Rasulullah yang mencontohkan dan menjelaskan amal usaha yang baik yang bermanfaat bagi semua fihak yang bertransaksi. Rasulullah saw melarang

6

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas

transaksi yang spekulatif, karetidak akan datang dengan sendiri. na dapat berakibat merugikan Harus ada upaya untuk memsalah satu fihak. Misalnya laperolehnya, harus ada gerakan rangan transaksi tanah dengan untuk memanfaatkannya. Surat Al cara melempar batu, larangan Jumu’ah ayat sepuluh (10) bahkan menghambat informasi salah secara tegas memerintah-kan satu fihak sebelum masuk manusia untuk berusaha “Setelah pasar, dan lain sebagainya. ditunaikan sholat jum’at, maka Pada zaman Rasulullah saw, bersegeralah menyebar di muka orang biasa berbelanja setelah bumi ini dan carilah karunia Allah sholat di Masjid, sehingga tiswt”. Tentu dengan cara masingdak heran kalau di sekitarnya masing orang mencari karunia AlOLEH: ada pasar kaget setelah sholat lah swt. Ada yang bekerja sebagai jama’ah fardlu.. Bahkan sampai karyawan, ada yang jadi petani, NOOR SHODIQ sekarangpun kebiasaan terseada yang jadi guru atau dosen dan ASKANDAR but masih terlihat di sekitar ada juga yang jadi pengusaha. DEKAN FAK. EKONOMI Masjid Al Haram di Makkah dan UNISMA Ketiga, setelah melakukan Masjid Al Nabawi di Madinah upaya secara optimal, kita harus Al Munawwaroh. Para Ulama’  tahu bahwa hakekat manusia adalah berusaha dalam menyebarkan ajaran Islam, juga banyak dan Allah swt jualah yang akan menentukan melalui jalur perdagangan, seperti yang dilakukeberhasilan / ketidakberhasilan. Tetapi kita kan oleh wali songo. Hal lain, dalam berusaha  juga tidak perlu takut, karena Allah swt juga terdapat beberapa ayat Al Qur’an yang secara telah menjanjikan ‘bahwa barang siapa yang sederhana dapat kita jadikan rujukan kenapa bertawakkal kepada Allah swt, maka Allah kita mesti berbisnis. swt juga yang akan mencukupi segala kePertama, ayat yang menunjukkan bahwa butuhannya’. Atas ini tidak beralasan, kalau ‘bumi, laut dan segala isinya diperuntukkan kita gagal mesti menyalahkan dzat pencipta, bagi sebesar-besarnya kemakmuran ummat dan baru merasa bersyukur kalau usaha yang manusia’. Ayat lain juga menggambarkan janji  dilakukan memperoleh sebagaimana yang Allah swt “bahwa segala yang melata di muka diinginkan. bumi ini telah ditentukan oleh Allah swt rizqinya Mas Supandi yang saya hormati, semoga masing-masing”. Dengan demikian, seharusnya ini semua menjadi pembelajar bagi kita. Islam tidak ada yang kelaparan, tidak ada yang tidak adalah agama yang lengkap dan sempurna memperoleh rizqi dari Allah swt. dalam memberikan pedoman hidup (aqidah, Kedua, Allah swt telah berfirman “bahwa syari’ah dan ahlaq). Dalam ajaran Syari’ah ada sesungguhnya Allah swt tidak akan merubah pembahasan tentang mua’malah dan dalam nasib suatu kaum, kecuali kaum itu mau mu’amalah pula terdapat ajaran tentang bisnis. merubahnya”. Ini merupakan peringatan, Semoga ini bermanfaat menambah pengetabahwa walaupun rizqi sudah dijanjikan, tetapi huan kita semua, amin. Wallohua’lam bissowab


Minuril Islam

Businessman Yang Dijamin

O l e h :

Masuk Surga

M. Anas Basori

ACAPKALI ketika kita membaca tentang seorang tokoh bisnis, otak kita mengarah kepada nama-nama seperti  Donald Trump, Bill Gates, Warren Buffet, Syed al Bukhari ,Tan Sri Azman Hashim dan banyak lagi. Kita tahu seperti Donald Trump terkenal dengan kebijaksanaannya dalam berbisnes, tetapi kita tahu pula dia terkenal dengan keegoannya. Mari kita melihat sejenak sosok Businessman Muslim pada masa Rasulullah yang begitu banyak seperti kita tahu nama Khalifah Umar bin Khattab, seorang saudagar nomor 1 di zamannya, termasuk Abdurrahman bin Auf. Abdurrahman bin Auf bin Harits, termasuk kelompok delapan sahabat yang mula-mula masuk Islam. Ia termasuk sepuluh orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh Rasululah. Selain itu, ia juga termasuk enam orang sahabat yang bermusyawarah dalam pemilihan khalifah menggantikan Umar bin Khaththab. Ia adalah seorang mufti yang dipercaya Rasulullah untuk berfatwa di Madinah. Abdurrahman bin Auf masuk Islam sebelum Rasulullah SAW melakukan pembinaan di rumah Arqam bin Abil Arqam, kira-kira dua hari setelah Abu Bakar masuk Islam. Ketika hijrah ke Madinah, Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan dengan Sa’ad bin Rabi’ Al-Anshari, salah seorang kaya yang pemurah di Madinah. Abdurrahman pernah ditawari Sa’ad untuk memilih salah satu dari dua kebunnya yang luas. Tapi, Abdurrahman menolaknya. Ia hanya minta kepada Sa’ad ditunjuki lokasi pasar di Madinah. Sejak itu, Abdurahman bin Auf berprofesi sebagai pedagang dan memperoleh keuntungan yang cukup besar. Omset dagangannya pun makin besar, sehingga ia dikenal sebagai pedagang yang sukses. Tapi, kesuksesan itu tak membuatnya lupa diri. Ia tak pernah

ABDURRAHMAN BIN AUF

absen dalam setiap peperangan yang dipimpin Rasulullah. Suatu hari, Rasulullah SAW berpidato membangkitakn semangat jihad dan pengorbanan kaum Muslimin. Beliau berkata, “Bersedekahlah kalian, karena saya akan mengirim pasukan ke medan perang.” Mendengar ucapan itu, Abdurrahman bin Auf bergegas pulang dan segera kembali ke hadapan Rasulullah. “Ya, Rasulullah, saya mempunyai uang empat ribu. Dua ribu saya pinjamkan kepada Allah, dan sisanya saya tinggalkan untuk keluarga saya,” ucap Abdurrahman. Lalu Rasulullah mendoakannya agar diberi keberkahan oleh Allah SWT. Ketika Rasulullah SAW membutuhkan banyak dana untuk menghadapi tentara Rum dalam perang Tabuk, Abdurrahman bin Auf menjadi salah satu pelopor dalam menyumbangkan dana. Ia menyerahkan dua ratus uqiyah emas. Melihat hal itu, Umar bin Khathab berbisik kepada Rasulullah SAW, “Agaknya Abdurrahman berdosa, dia tidak meninggalkan uang belanja sedikit pun untuk keluarganya.” Maka, Rasulullah pun bertanya kepada Abdurrahman,

“Adakah engkau tinggalkan uang belanja untuk keluargamu?” Abdurrahman menjawab, “Ada, ya Rasulullah. Mereka saya tinggalkan lebih banyak dan lebih baik daripada yang saya sumbangkan.”   “Berapa?” Tanya Rasulullah.   Abdurrahman menjawab, “Sebanyak rizki, kebaikan, dan upah yang dijanjikan Allah. ” Subhanallah. Sejak itu, rizki yang dijanjikan Allah terus mengalir bagaikan aliran sungai yang deras. Abdurrahman bin Auf kini telah menjadi orang terkaya di Madinah. Suatu hari, iring-iringan kafilah dagang Abdurrahman bin Auf yang terdiri dari 700 ekor unta yang dimuati bahan pangan, sandang, dan barang-barang kebutuhan penduduk tiba di Madinah. Terdengar suara gemuruh dan hiruk-pikuk, sehingga Sayyidah Aisyah (istri Rasulillah) bertanya kepada seseorang, “Suara apakah itu?”  Orang itu menjawab, “Iring-iringan kafilah dagang Abdurrahman.” Sayyidah Aisyah berkata, “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepada Abdurrahman di dunia dan akhirat. Saya mendengar Rasulullah bersabda bahwa Abdurrahman bin Auf masuk surga dengan merang-

kak.” Orang itu langsung menemui Abdurrahman bin Auf dan menceritakan apa yang didengarnya dari Sayyidah Aisyah. Mendengar hal itu, ia pun bergegas menemui Sayyidah Aisyah. “Wahai Ummul Mukminin, apakah ibu mendengar sendiri ucapan itu dari Rasulullah?”   “Ya,” jawab Sayyidah Aisyah. “Seandainya aku sanggup, aku ingin memasuki surga dengan berjalan. Sudilah ibu menyaksikan, kafilah ini dengan seluruh kendaraan dan muatannya kuserahkan untuk jihad fi sabilillah.” Sejak mendengar bahwa dirinya dijamin masuk surga, semangat berinfak dan bersedekahnya makin meningkat. Tak kurang dari 40.000 dirham perak, 40.000 dirham emas, 500 ekor kuda perang, dan 1.500 ekor unta ia sumbangan untuk peruangan menegakkan panji-panji Islam di muka bumi. Mendengar hal itu, Sayyidah Aisyah mendoakan, “Semoga Allah memberinya minum dengan air dari telaga Salsabil (nama sebuah telaga di surga).” Menjelang akhir hayatnya, Abdurrahman pernah disuguhi makanan oleh seseorang — padahal ia sedang berpuasa. Sambil melihat makanan itu, ia berkata, “Mush’ab bin Umair syahid di medan perang. Dia lebih baik daripada saya. Waktu dikafan, jika kepalanya ditutup, maka kakinya terbuka. Dan jika kakinya ditutup, kepalanya terbuka. Kemudian Allah membentangkan dunia ini bagi kita seluas-luasnya. Sungguh, saya amat takut kalau-kalau pahala untuk kita di­s egerakan Allah di dunia ini.” Setelah itu, ia menangis tersedu-sedu. Abdurrahman bin Auf wafat dengan membawa amalnya yang banyak. Saat pemakamannya, Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib berkata, “Anda telah mendapat kasih sayang Allah, dan anda telah berhasil menundukan kepalsuan dunia. Semoga Allah senantiasa merahmati anda. Amin.” Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

7


Program Amanah

Susu gratis diberikan setiap bulan kepada adek-adek asuh

Program Nutrisi dan Gizi Tambahan Lazis Sabilillah

Keluarga Sehat, Ibadah Kuat, Ekonomi Hebat DAYA tahan tubuh, daya fikir otak, dan kecerdasan ditentukan banyaknya asupan gizi dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Pun juga tidak dipungkiri latar belakang se­ buah keluarga, pendapatan sehari-hari dari keluarga juga berpengaruh dengan apa yang dapat diperoleh dan dimakan oleh anggota keluarga tersebut, termasuk anak-anak yang ada di dalamnya. Permasalahan inilah yang coba dilihat LAZIS Sabilillah sebagai lembaga sosial yang di dalamnya juga memberikan pembinaan secara rutin kepada anak-anak asuh serta keluarganya. LAZIS Sabilillah menilai sangat perlu sekali adanya pen­ ingkatan dari berbagai sisi. Peningkatan sisi ekonomi keluarga, sisi kecerdasan, serta pola pikir anak, sisi keagamaan dan peribadatan keluarga. Pada masa ini, dari tiga sisi tersebut diharapkan dengan meningkatnya pola kecerdasan dapat menarik serta me­ ngangkat pula sisi peribadatan maupun ekonomi keluarga. Namun tidak terlepas

8

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas

pula sisi kesehatan yang paling utama. Oleh karenanya, penambahan gizi dan nutrisi dapat berefek pada beberapa hal yang jadi incaran utama untuk dapat ditingkatkan serta diperbaiki. Awalnya, Program Pemberian Nutrisi dan Gizi tambahan kepada sekitar 120’an anak-anak asuh lembaga hanya difokus­ kan kepada anak – anak saja. Namun me­ lihat manfaat serta fungsinya yang dapat dilihat, maka seluruh peserta kajian dan pembinaan rutin juga mendapatkan nutrisi dan gizi tambahan tersebut. Beraneka ragam nutrisi yang dibagi­ kan diantaranya bubur kacang hijau, sup sehat, maupun susu murni. Selain pembe­ rian nutrisi dan gizi tambahan terkadang juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada anak-anak asuh dan orang tua wali asuh. Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan secara periodik 2 atau 3 bu­ lanan. Dengan mendatangkan dokter ahli gizi dan dokter umum bagi pemeriksaan kesehatan secara umum.

Program ini digagas sejak tahun 2008 silam. Yang pelaksanaannya dilakukan ber­ samaan dengan dilaksanakannya program Pembinaan serta Kajian Keluarga Mandiri rutin pada setiap bulan. “Setiap bulan kita setidaknya menyiapkan sekitar 70 liter susu murni yang mana kita bagikan secara gratis kepada keluarga binaan dan anak – anak asuh” Sofian Arief, selaku Koordinator Pendayagunaan menyampaikan. Anak – anak asuh yatim dan dhuafa yang kadang kala juga datang bersama dengan orang tua atau wali asuh me­reka. Hampir sekitar 200’an anak beserta orang tua mereka rutin mengikuti acara pembinaan ini. Dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali. Selain memperoleh nutrisi dan gizi tambahan. Biasanya acara pembi­ naan dilangsungan dengan mendatangkan pembicara dari berbagai latar belakang. Dengan harapan, berbagai permasalahan dan polemik di rumah keluarga binaan dapat terpecahkan. (Mad*)


Sabilillah News Tampak Ust. Danu dikerumuni oleh para jama’ah sesaat sebelum beliau memulai tausiyah.

Ir Djoko Ismanu Herlambang alias Ustadz Danu:

Penyakit Muncul dari Perbuatan Kita Sendiri MASJID Sabilillah, 17 Desember 2012, pukul 19.00. Masyarakat Dalam Alqur’an banyak dijelaskan bahwa penyakit atau musibah umum dan jama’ah muslimin-muslimat berbondong-bondong menuju itu karena ulah dari manusia itu sendiri, seperti dijelaskan dalam Al ke ke masjid di Jl A. Yani ini. Mulai dari pukul 17.00 sebagian jama’ah Qur’an. “Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang sudah hadir, khususnya yang berasal dari luar kota. munafik) ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan Sungguh semangat yang luar biasa. Mermereka sendiri”. (An Nisa’ 4) eka hadir dalam doa bersama dan tausiyah “Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat oleh Ir Djoko Ismanu Herlambang atau yang kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan lebih akrab dengan panggilan Ustadz Danu. rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa suatu Dan apa saja musibah Ustadz sekaligus pengasuh Majelis Bengkel musibah (bahaya) disebabkan kesalahan yang Hati yang selalu on air di salah satu stasiun telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, tibayang menimpa kamu maka televisi swasta pada setiap hari Minggu pagi. tiba mereka itu berputus asa”. (Ar Ruum 36) adalah disebabkan Ustad Danu banyak mendapatkan tempat “Dan apa saja musibah yang menimpa oleh perbuatan tanganmu di hati sekian banyak jama’ah karena memkamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan pelajari dan mendalami Al Qur’an yang erat ta­nganmu sendiri, dan Allah memaafkan se­ sendiri, dan Allah memaafkan kaitannya dengan penyakit, kesehatan serta bagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)”. sebagian besar akhlak manusia. Khususnya hati. (Asy Syuuro 30) (dari kesalahan-kesalahanmu). Pada malam itu, dari ratusan jama’ah ”Maka mereka merasakan akibat yang buruk yang hadir secara langsung untuk dapat dari perbuatannya, dan adalah akibat perbuatan berkonsultasi dengan beliau setidaknya mereka kerugian yang besar”. (Ath Thalaaq 9) hampir 20’an orang yang mendapat ke­ Jadi kalau kita sakit, atau ada musibah dari sempatan pada saat beliau bertausyiyah di Allah yang diberikan kita, kita hendaknya introAsy Syuuro 30 dalam Masjid Sabilillah. Mulai dari penyakitpeksi diri apa yang sudah kita lakukan. Apa ada penyakit ringan, masalah penyakit kulit, penyakit pusing kepala, kesalahan – kesalahan yang kita perbuat, apa ada kita menyakiti hingga pasangan yang belum mempunyai keturunan dan penderita orang lain, apa ada hati kita selalu jengkel terhadap seseorang terukelumpuhan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh solusi tama keluarga kita, anak kita, istri, suami, orang tua. tentang masalah-masalah dan penyakit tersebut. ’’Awal tumbuh penyakit itu karena kita sering jengkel, emosi, selalu Menurut Ustad Danu, sehat adalah salah satu nikmat Allah yang tidak cocok, iri, dengki. Dari kejengkelan dan emosi yang dipendam diberikan pada manusia. Sehat adalah modal utama untuk beribadah itulah muncul bermacam- macam penyakit karena hati kita sudah kepada Allah, maka sehat bernilai tak terhingga dibanding isi dunia. sakit,’’ paparnya. Bagaimana kita bisa sholat kalau kepala sakit, bagaimana kita bisa Acara selesai pada pukul 23.40 WIB ditutup dengan doa bersama nyaman beribadah kalau badan kita sakit. dan istighfar. (*) Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

9


Ratusan jama’ah memadatai masjid Sabilillah untuk mengikuti tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Danu.

Ustad Danu yang juga biasanya menjadi pembicara pada Majelis Bengkel Hati, tampak memberikan tausiyah.

Masjid Raya Sabilillah, masjid dengan lokasi yang sangat strategis menjadikan segala kegiatan yang dilaksanakan selalu mendapatkan apresiasi tinggi dari pada jama’ah dan warga malang raya pada umumnya Berikut salah satu kegiatan yang diliput oleh redaksi:

Pembacaan doa dan istighfar dipimpin oleh Ustad Danu mengakhiri acara pada malam itu.

Banyak dari para jama’ah bertanya dan Konsultasi secara langsung masalah kesehatan keluarga mereka.

Bergiliran satu persatu dari para jama’ah mendapatkan jawaban dari Ustad Danu.

Dan Allah Telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; Karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat (Qs. An Nahl: 112)

10

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas


Menjelang tahun 2013 lalu, pengurus harian dan struktural LAZIS Sabilillah melakukan Rapat Kerja dengan sejumlah agenda demi pengembangan dan kemajuan Lembaga Berikut dokumentasinya:

Lesehan, dengan kondisi yang santai rapat dilaksanakan diluar Kantor agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal

Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said, saat menyampaikan sambutan serta ulasan diawal Rapat

Pada sesi berikutnya disampaikan pembahasan mengenai penataan struktual serta keorganisasian lembaga

Pada sesi pengembangan banyak hal tersampaikan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said, MM

Pembahasan berjalan dengan gayeng dimulai oleh Komisi Fatwa yang dipimpin oleh Gus Anas Basori

Raker diakhiri dengan sholat Maghrib berjama’ah

Keluarga Besar LAZIS Sabilillah

Mengucapkan Selamat Atas Kelahiran

SABRINA AISYAH MALAHATI Putri Pertama dari Bpk Yosman A. dan Ibu Endang

Pada Hari Selasa, 8 Januari 2013 Semoga menjadi anak yang sholihah Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

11


Renungan

Oleh: Ust Hasan Basri

Releksi Diri HIDUP umpama sebuah buku, maka tiap masa akan berganti goresan dalam lembaran-lembaran hidup. Awal tahun adalah pergan­ tian bab dalam cerita buku Anda.  Awal pergantian tahun meru­ pakan momen penting untuk bisa merubah alur hidup yang mungkin sebelumnya membosankan untuk dijalani. Tahun baru adalah waktu tepat untuk merefleksi diri agar ses­ eorang dapat mengetahui perjalanan hidupnya selama setahunyang sudah dilalui, baik sukses maupun gagal. Dalam pergantian waktu ini, agar kita tidak termasuk manusia yang merugi maka senantiasalah menjaga keimanan, tetap beramal sholeh dan saling menasehati dalam hal ke­

12

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas

benaran serta kesabaran. Keimanan merupakan pondasi dan prasyarat diterimanya amal seorang hamba. Tentunya iman dan amal pun harus disertai dengan ilmu yang diamalkan melalui kegiatan sehari-hari untuk saling menasehati, dan inipun meng­ hasilkan hubungan yang baik antar sesama manusia karena tercipta ko­ munikasi yang baik dengan beramal sholeh dan melakukan amal yang ada keterkaitannya  dengan perilaku saling menasehati semoga di tahun baru ini, dengan semangat hijrah menuju ke pergerakan nilai-nilai positip yang didasari keimanan dan ketaqwaan, maka sebagai  Hamba Allah swt akan menggapai prestasi dunia dan akherat .

“Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki mau­ pun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami Berikan kepadanya kehidupan yang baik  **dan akan Kami Beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”    **Ditekankan dalam ayat ini bah­ wa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat paha-la yang sama dan bahwa amal kebajikan harus disertai iman.


Kisah Teladan

H. Abdul Hamid Iskandar, Sosok dan Perjuangannya Bangun Sabilillah

Tak Ada Keberhasilan tanpa Perjuangan Bagian 2 (Habis)

SEJARAH LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SABILILLAH MALANG DENGAN berdirinya MAsjid Sabilillah pada tahun 1980, akhirnya menjadikan Masjid Sabilillah saat menjadi pusat pembinaan Islam modern di bawah kepemimpinan H. Abdul Hamid Iskandar beserta anggota pengurus dan dukungan dari semua pihak di Kota Malang. Termasuk berdirinya Taman kanak-Kanak Islam Modern yaitu TK Sabilillah yang merupakan awal cikal bakal Pendidikan Islam Sabilillah modern di Kota Malang saat itu. Dengan adanya himbauan pemerintah saat itu untuk Wajib Belajar 9 tahun, mendorong Alm H. Abdul Hamid Iskandar menggagas pe­ mekaran Sekolah menjadi SD Islam Sa­bilillah dan SMP Islam Sabilillah guna mendukung himbauan pemerintah saat itu. Beliau saat itu memberanikan diri untuk memohon kepada Walikota Malang saat itu yaitu Bapak Tom Uripan untuk meminta tanah sebelah selatan Masjid Sa­bilillah yaitu eks Terminal Bemo, untuk dijadikan Pusat Pendidikan Islam Sabilillah hingga SMP. Setelah memohon petunjuk dan restu dari Alm. KH. Masykur, Beliau menemui Walikota. Yang tidak disangka menemui halangan dengan adanya syarat Pihak Yayasan Masjid Sabi­lillah boleh memiliki tanah tersebut tapi harus mengganti dengan biaya Rp. 1,5 Milyar ( suatu jumlah yang sangat besar saat itu). Bisa dibayangkan betapa berdukanya Beliau saat itu karena sekali lagi Sabilillah tidak mempunyai dana sebesar itu, apalagi pasca membangun Masjid waktu itu, hamper-hampir dana yang ada hanya cukup untuk perawatan Masjid saja saat itu. Akhirnya setelah berkonsultasi dengan Alm.KH.Masykur dan para anggota pengurus Yayasan, disepakati KH. Masykur menjaminkan sertifikat tanah Beliau dan sertifikat tanah milik Alm H. Abdul Hamid

ke Bank Bumi Daya Jalan Merdeka Kota Malang (sekarang Bank Mandiri Merdeka Kota Malang) yang kebetulan Kepalanya saat itu sahabat Alm H. Abdul Hamid Iskandar yaitu Alm. H. Syachranie. Akhirnya dana dikabulkan Pihak Bank pada waktu itu. Dana akhirnya dibawa ke Walikota Tom Uripan sebagai ganti kompensasi tanah sebelah selatan. Siapa nyana, Walikota tidak memenuhi janji dengan berbagai alas an yang tidak masuk akal. Sekali lagi dapat dibayangkan betapa berdukanya Beliau akibat keingkaran Walikota yang berkuasa saat itu. Tapi Allah Maha Adil dan Maha Penyayang. Lewat ketekunan, kegigihan, ketidak­putusasaan, serta keyakinan keras bahwa suatu perjuangan untuk Kemajuan Islam pasti akan tercapai lewat berbagai pengorbanan baik materi, tenaga maupun batin, akhirnya pada tahun 1992, permohonan kepemilikan tanah di sebelah selatan Masjid Sabilillah dikabulkan (saat itu di bawah kepemimpinan Walikota Alm. Soesamto). Saat itu Beliau berhasil melobi Alm H. Rudinie yang saat itu menjabat sebagai Mentri Dalam Negeri, yang dulu adalah teman semasa SMA Beliau sekaligus Senior Kemiliteran Beliau. Alhamdulillah, pada tahun 1992 tanah diserahkan ke Yayasan Sabilillah Malang, langsung oleh Walikota Soesamto kepada Alm H. Abdul Hamid Iskandar selaku Ketua Umum Yayasan, dengan pesan agar segera dibangun Sekolah Pendidikan Islam di atas tanah tersebut dan sebagian dari tanah tersebut diserahkan kepada Pihak PT Telkom Malang untuk dibangun Kantor Pusat Telkom Malang. Beliau tidak keberatan selama di samping itu adalah akan dibangun gedung untuk pelayanan masyarakat umum. Dengan himbauan Walikota, akhirnya dimulailah pembangunan Sd Islam Sabilillah perlahan-lahan dengan bantuan berbagai

pihak termasuk 100 Santri dari Murid Alm. Gus KH. Mahfud Yusuf, untuk memfondamen gedung SDIS. Hingga pembangunan gedung berlangsung 40 %. Sayang manusia hanya dapat berencana, tetapi Allah menghendaki lain. Pada tanggal 7 Februari 1994, H. Abdul Hamid Iskandar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. Hingga akhir hayatnya Beliau selalu memikirkan kemajuan Masjid Sabilillah. Bahkan lewat kesaksian putri tunggal beliau, Beliau berpesan bahwa Beliau Mencintai Masjid Sabilillah melebihi nyawa Beliau dan berpesan agar Generasi selanjutnya harus melanjutkan estafet kepemimpinan Beliau dengan niat ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apa-apa., serta harus menjunjung tinggi nilai-nilai Kejujuran dan KeIslaman tanpa membeda-bedakan kalangan, juga menghormati sesama termasuk menghormati pemeluk agama lainnya. Serta berani mengatakan TIDAK kepada hal-hal yang batil dan bertentangan dengan syariat agama Islam. Ada satu nasehat Beliau yang tak kalah penting yaitu : “Di Dunia Ini Tidak Ada Sesuatu Pun Yang tidak Mungkin, Apabila Kita Berusaha Mencapainya Dengan Ridho Allah SWT dengan Perjuangan Keras Tanpa Kenal Putus Asa. Semuanya Berawal Dari Suatu Impian dan Rebutlah Impian Tersebut Dengan Berani Tanpa Kenal Lelah , Tanpa Meninggalkan NormaNorma Islam, Dan Selalu Atas Nama Allah SWT dan Rasulullah SAW. “ Demikian Sekelumit Perjalanan dari Alm. H. Abdul Hamid Iskandar Salah Satu Tokoh Perintis Masjid Sabilillah Malang. Semoga menjadi teladan buat generasi penerus Sabilillah selanjutnya. Kiranya tidak ada kalimat yang dapat menyimpulkan tentang Beliau….. karena Beliau adalah Pejuang Sabilillah. Dan Pejuang tersebut bernama H. Abdul Hamid Iskandar. Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

13


Konsultasi Konsultasi Agama Konsultasi Agama Konsultasi Agama Diasuh Oleh:

KH. Mas’ud Ali, M.Ag Ketua Yayasan Sabilillah

Hukum Memotong Rambut atau Kuku Pada Saat Haid Hukum Shalat Dzuhur Setelah Shalat Jum’at Pertanyaan Assalamualaikum Wr. Wb. Pak Yai saya mau bertanya, hari Jum’at yang lalu ketika shalat Jum’at secara tidak sengaja saya memperhatikan salah satu jamaah di sebelah saya, usai shalat Jum’at ia melakukan sholat lagi. Semula saya kira ia mengerjakan shalat sunah, namun ternyata tidak, ia melakukan shalat empat rakaat. Kemudian saya memberanikan diri bertanya pada orang tersebut, iapun menjawab “ saya shalat dzhuhur “. Dalam hati saya sangat terkejut dan hanya berkata oh ya.. pada orang tersebut. Dari itu saya ingin bertanya yai, sebenarnya apa hukumnya shalat dzhuhur setelah shalat Jum’at?. Santoso Hadi – PBI Jawaban. Pada dasarnya tidak ada shalat dzhuhur setelah shalat Jum’at. Hal ini berdasarkan Firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Al Jum’ah ayat 9 :

‫ﯾﺎ أﯾﮭﺎ اﻟﺬﯾﻦ أﻣﻨﻮا اذا ﻧﻮدي ﻟﻠﺼﻼة ﻣﻦ ﯾﻮم اﻟﺠﻤﻌﺔ‬ ‫ﻓﺎﺳﻌﻮا اﻟﻰ ذﻛﺮ اﷲ وذروا اﻟﺒﯿﻊ ذﻟﻜﻢ ﺧﯿﺮ ﻟﻜﻢ ان‬ .‫ﻛﻨﺘﻢ ﺗﻌﻠﻤﻮن‬ Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at maka bersegeralah kepada mengingat ‫ واﺟﺒﺔ‬dan ‫اﻟﺠﻤﻌﺔ اﻣﺎ‬ ‫ﺻﻼة اﻟﻈﮭﺮ ﺑﻌﺪ‬ ‫اﯾﻀﺎ أن‬ ‫واﻋﻠﻢ‬ Allah tinggalkanlah jual beli ( pekerjaan duniawi demikian ‫ﻓﯿﻤﺎ اذ‬ ‫)ﻣﺴﺘﺤﺒﺔ‬.‫أم‬Yang ‫ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻣﺮ‬ ‫ﻓﻲ ﻣﺼﺮ‬itu‫ﻛﻤﺎ‬lebih ‫ﻛﺎن‬

‫اﻟﺘﻌﺪد ﺑﻘﺪر اﻟﺤﺎﺟﺔ ﻓﻘﺪ او زاﺋﺪا ﻋﻠﯿﮭﺎ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ‬ ‫اﻟﺼﻮر ﻛﻤﺎ ﻣﺮ أﯾﻀﺎ أو ﺣﺮام ﻓﯿﻤﺎ اذا‬ .‫ﻛﺎن ﻓﻲ اﻟﺒﻠﺪ ﺟﻤﻌﺔ واﺣﺪة ﻓﻘﺪ ﻛﺒﻌﺾ ﻗﺮى اﻻرﯾﺎ ف‬

baik bagimu jika kamu mengetahui. Akan tetapi apabila ada illat atau sebab-sebab tertentu, hukum shalat dzhuhur shalat ‫ﯾﻮم اﻟﺠﻤﻌﺔ‬setelah ‫ﻟﻠﺼﻼة ﻣﻦ‬ ‫ ﻧﻮدي‬jum’at ‫أﻣﻨﻮا اذا‬bisa ‫ اﻟﺬﯾﻦ‬men‫ﯾﺎ أﯾﮭﺎ‬ jadi ‫ ان‬wajib, ‫ ﺧﯿﺮ ﻟﻜﻢ‬sunah ‫اﻟﺒﯿﻊ ذﻟﻜﻢ‬atau ‫وذروا‬haram. ‫ﻓﺎﺳﻌﻮا اﻟﻰ ذﻛﺮ اﷲ‬ Hal ini bisa kita lihat dalam Kitab .‫ﺗﻌﻠﻤﻮن‬ ‫ﻛﻨﺘﻢ‬ Hasyiatusy Syarqawi ‘Alat Tahrieri sebagai berikut :

‫واﻋﻠﻢ اﯾﻀﺎ أن ﺻﻼة اﻟﻈﮭﺮ ﺑﻌﺪ اﻟﺠﻤﻌﺔ اﻣﺎ واﺟﺒﺔ‬ ‫ﻛﺎن ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﻣﺼﺮ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻣﺮ أم ﻣﺴﺘﺤﺒﺔ ﻓﯿﻤﺎ اذ‬ ‫اﻟﺘﻌﺪد ﺑﻘﺪر اﻟﺤﺎﺟﺔ ﻓﻘﺪ او زاﺋﺪا ﻋﻠﯿﮭﺎ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ‬ ‫اﻟﺼﻮر ﻛﻤﺎ ﻣﺮ أﯾﻀﺎ أو ﺣﺮام ﻓﯿﻤﺎ اذا‬ .‫ﻛﺎن ﻓﻲ اﻟﺒﻠﺪ ﺟﻤﻌﺔ واﺣﺪة ﻓﻘﺪ ﻛﺒﻌﺾ ﻗﺮى اﻻرﯾﺎ ف‬ Dan ketahuilah pula bahwa shalat dzhuhur sesudah shalat jum’at ada ‫أو ﻇﻔﺮا وﻛﺬا‬ ‫اﻟﻐﺴﻞ ﺷﻌﺮا‬ ‫ان ﻻ ﯾﺰﯾﻠﻮا ﻗﺒﻞ‬ ‫و‬ kalanya wajib, sebagaimana di ‫ﯾﻨﺒﻐﻲ‬ Mesir menurut apa ‫ﺟﻨﺒﺎ‬ yang tyelah Atau ‫اﻻﺧﺮة‬ ‫ﯾﺮد ﻓﻲ‬lalu. ‫ﻻن ذﻟﻚ‬ ‫دﻣﺎ‬ sunah, apabila ada ta’addud (ada beberapa pelaksanaan shalat jum’at dalam satu desa) menurut satu keperluan atau lebih pada sebagian gambaran yang lalu, atau haram apabila dalam satu desa pelaksanaan shalat jum’atnya hanya satu.

Pertanyaan: ‫اﻟﺠﻤﻌﺔ‬ ‫ﯾﺎ أﯾﮭﺎ اﻟﺬﯾﻦ أﻣﻨﻮا اذا ﻧﻮدي ﻟﻠﺼﻼة ﻣﻦ ﯾﻮم‬ ‫ﻓﺎﺳﻌﻮا اﻟﻰ ذﻛﺮ اﷲ وذروا اﻟﺒﯿﻊ ذﻟﻜﻢ ﺧﯿﺮ ﻟﻜﻢ ان‬ Assalamualaaiku. Wr. Wb. .‫ﺗﻌﻠﻤﻮن‬rambut ‫ﻛﻨﺘﻢ‬ Yai, bagaimana hukumnya memotong

atau kuku pada saat haid? Sebab ada pernah yang mengatakan pada saya, rambut atau kuku yang dipotong semasa haid maka harus dicuci juga pada saat bersuci. Mohon penjelasan Yai, ‫واﻋﻠﻢ اﯾﻀﺎ أن ﺻﻼة اﻟﻈﮭﺮ ﺑﻌﺪ اﻟﺠﻤﻌﺔ اﻣﺎ واﺟﺒﺔ‬ matur nuwun. ‫أم ﻣﺴﺘﺤﺒﺔ ﻓﯿﻤﺎ اذ‬Wassalamualaikum ‫ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﻣﺼﺮ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻣﺮ‬ Wr.‫ﻛﺎن‬ Wb.

‫اﻟﺘﻌﺪد ﺑﻘﺪر اﻟﺤﺎﺟﺔ ﻓﻘﺪ او زاﺋﺪا ﻋﻠﯿﮭﺎ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ‬ ‫اﻟﺼﻮر ﻛﻤﺎ ﻣﺮ أﯾﻀﺎ أو ﺣﺮام ﻓﯿﻤﺎ‬ .‫ﻛﺎن ﻓﻲ اﻟﺒﻠﺪ ﺟﻤﻌﺔ واﺣﺪة ﻓﻘﺪ ﻛﺒﻌﺾ ﻗﺮى اﻻرﯾﺎ ف‬ Jawaban: ‫اذا‬

Hukum memotong rambut atau kuku pada saat haid adalah makruh, sebagaimana diterangkan dalam kitab Fathul Mu’in :

‫و ﯾﻨﺒﻐﻲ ان ﻻ ﯾﺰﯾﻠﻮا ﻗﺒﻞ اﻟﻐﺴﻞ ﺷﻌﺮا أو ﻇﻔﺮا وﻛﺬا‬ ‫دﻣﺎ ﻻن ذﻟﻚ ﯾﺮد ﻓﻲ اﻻﺧﺮة ﺟﻨﺒﺎ‬ Dan sebaiknya ( orang-orang yang junub, haid atau nifas ) sebelum mandi tidak menghilangkan rambut atau kuku , demikian pula darah karena yang demikian itu akan mengembalikan junub di akhirat. Sedangkan hal-hal yang diharamkan bagi wanita yang sedang haid adalah shalat, puasa, membaca Al Qur’an, menyentuh/membawa Al Qur’an, masuk masjid. Thawaf, hubungan sex dan istimta.’

Dalam kitab yang lain, shalat dzhuhur setelah shalat jum’at juga wajib apabila jumlah jamaah shalat jum’at kurang dari 40 orang muqimin atau ada ta’addud jum’at dalam satu desa tanpa ada keperluan/hajat syar’i, sedangkan pelaksanaannya belakangan.

Redaksi menerima pertanyaan dari jamaah, donatur, muzaki dan sahabat Sabilillah yang berkaitan dengan permasalahan -permasalahan keagamaan atau ibadah, kesehatan maupun psikologis parenting. Pertanyaan bisa dikirim melalui nomor-nomor SMS centre yang ada, melalui web http://sabilillahmalang.org, akun FB dan email: lazissabilillah@gmail.com atau diserahkan secara langsung ke kantor masjid Sabilillah setiap hari pada jam kerja.

‫و ﯾﻨﺒﻐﻲ ان ﻻ ﯾﺰﯾﻠﻮا ﻗﺒﻞ اﻟﻐﺴﻞ ﺷﻌﺮا أو ﻇﻔﺮا وﻛﺬا‬ ‫دﻣﺎ ﻻن ذﻟﻚ ﯾﺮد ﻓﻲ اﻻﺧﺮة ﺟﻨﺒﺎ‬

14

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas


Konsultasi Diasuh Oleh:

Konsultasi Kesehatan

dr. Fitri Ayu Rahmawati Dokter Sabilillah Medical Sevice

Obat Sakit Kepala di Pasaran Kurang Aman Bagi Ibu Hamil Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dokter saya ibu yang baru hamil tiga bulan. Ini kehamilan pertama bagi saya. Tapi akhir- akhir ini saya sering sakit kepala. Dok apakah boleh saya minum obat sakit kepala biasa yang ada di pasaran? +6281616xxxxxx Jawab: Sakit kepala (sefalgia) pada kehamilan merupakan hal yang umum terjadi sebagai respon terhadap peningkatan kadar hormon dan perubahan aliran darah selama

kehamilan, namun jika hal tersebut sangat menggangu maka ibu mengkomsumsi obat. Namun umumnya obat sakit kepala yang ada dipasaran kurang begitu aman untuk kehamilan, kami rekomendasikan ibu bisa minum obat sakit kepala yang mengandung golongan Paracetamol saja. Ta p i a n ­ j u r a n k a m i

Nama pengasuh:

Dr. Yulia Sholichatun,M.Si

(Dosen Psikologi Klinis di UIN Maliki Malang)

selama kehamilan istirahatlah yang cukup dan hindari kebiasaan merubah posisi secara tiba-tiba (misalnya dari baring langsung berdiri) karena ini akan menyebabkan perubahan aliran darah dalam tubuh menjadi kurang seimbang. Demikian Semoga bermanfaat..

Psikologi Parenting

Anak Sedih Karena Sering Diolok-olok (Bagian 2) KEDUA, bantu anak untuk melihat potensi-potensi atau kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Hal ini penting agar anak bisa kembali menguatkan kepercayaan dirinya. ketiga, dorong anak untuk berpikir merumuskan penyelesaian masalahnya. Terutama bagi anak yang sudah mampu berpikir meski secara sederhana terhadap masalahnya, mereka perlu didampingi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Orangtua dapat mendorong anak untuk memikirkan beberapa alternatif penyelesaian dan peluangpeluang keberhasilannya. Selanjutnya berikan motivasi untuk berani me­ nerapkan penyelesaian itu termasuk untuk membicarakan masalah itu de­ ngan teman yang mengolok-oloknya. Bila satu alternatif gagal memperoleh hasil yang diharapkan, dapat mencoba alternative lain. Dengan demikian ka-

sus bully yang dihadapi anak sekaligus dapat menjadi sebuah media untuk mempelajari penyelesaian masalah. Keempat, orangtua perlu memantau sejauhmana penyelesaian masalah anak. Apabila ternyata kasus itu terus berulang, disarankan agar orangtua

segera menyampaikan kepada pihak sekolah akan adanya masalah tersebut. Diharapkan dengan adanya komunikasi orangtua bersama sekolah, peristiwa tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan korban lebih lanjut. (*) Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

15


Ulasan Lembaga

Kinerja Keuangan LAZIS Penggunaan Dana 2012

Bedah Rumah Penitipan SMS Pengembangan Masjid Inventaris kantor Adm Bank Amilin Operasional Umum PHBI Santunan Wakaf Produktif Bina Usaha Kesehatan Publikasi dan Dakwah Masjid/ Musolla Pembinaan Pendidikan

Penggunaan Dana 2012

11,512,000 60,367,250

-

SEBAGAI bentuk pertanggung jawa149,000,000 24,759,000 ban Lembaga Zakat2,247,844 kepada para donatur/muzaki sepantasnya jika 90,567,750 Lembaga 56,614,050 memberikan laporan17,416,300 tentang apa yang di kerjakan maupun berapa donasi 85,360,500yang didapat maupun yang di sampaikan 13,265,000 kepada yang berhak12,630,000 menerima (mustahiq). Sebagai Lembaga yang105,012,000 amanah 36,974,750 Penggunaan Dana 2012 Lembaga juga wajib menerima 47,570,000 usul, sa119,798,350 ran, bahkan dari para donaturnya, Bedah Rumah kritik 11,512,000 Penitipan 60,367,250 karena hakekat Zakat adalah SMS - Lembaga 100,000,000 200,000,000 Pengembangan Masjid 149,000,000 hanya mewakili donatur atau muzaki Inventaris kantor 24,759,000 Adm Bank 2,247,844 untuk menyampaikan amanah足nya keAmilin 90,567,750 Operasional Umum PHBI Santunan 450,000,000 Wakaf Produktif Bina Usaha 400,000,000 Kesehatan Publikasi dan Dakwah Masjid/ Musolla 350,000,000 Pembinaan Bedah Rumah Pendidikan

56,614,050 17,416,300 85,360,500

Bedah Rumah 11,512,000 pada yang berhak menerima (mustahiq). total penggunaan dana sebesar Rp Penitipan 60,367,250 SMS Sukur- sukur Lembaga dapat mengu833.094.794,- yang di salurkan sesuai Pengembangan Masjid 149,000,000 payakan mustahiq pada akan jenis dana masing-masing melalui Inventarisakhirnya kantor 24,759,000 Adm Bank 2,247,844 menjadi muzaki (orang yang menyalurprogram-program LAZIS (grafik pengAmilin 90,567,750 kan zakatnya), berarti gunaan dana). Adapun perkembangan Operasional Umum mustahiq56,614,050 Jumlah Rpyang PHBI 17,416,300 dapat meningkatkan tarafSantunan hidupnya dan LAZIS pertahun juga bisa di lihat pada 85,360,500 Jumlah Rp kesejahteraannya. Wakaf Produktif kinerja keuangan LAZIS per tahun. Bina Usaha 13,265,000 Sebagai bentuk Laporan PertangPengurus LAZIS dan seluruh manajeKesehatan 12,630,000 Publikasi dan Dakwah 105,012,000 gungjawaban LAZIS Sabilillah pada men LAZIS mengucapkan banyak teriMasjid/ Musolla 36,974,750 donatur, pada awal periode tahun makasih atas kepercayaan dan amanah Pembinaan 47,570,000 Pendidikan 119,798,350 (muzaki) yang di sampaikan 2013 ini kami sampaikan bahwa total donatur penerimaan donasi pada tahun 2012100,000,000 kepada LAZIS. Semoga amal mendapat 200,000,000 sebesar Rp 807.218.339,- adapun balasan dari Allah SWT. Amin.

Jumlah Rp

13,265,000 12,630,000

Penggunaan Dana 2012

450,000,000

105,012,000

400,000,000

36,974,750 47,570,000

11,512,000 119,798,350 60,367,250

Penitipan 300,000,000

350,000,000

SMS 100,000,000 200,000,000 Pengembangan 149,000,000 250,000,000Masjid Inventaris kantor 24,759,000 Adm Bank 2,247,844 200,000,000 Amilin 90,567,750 Operasional Umum 56,614,050 450,000,000 150,000,000 PHBI 17,416,300 400,000,000 Santunan 85,360,500 100,000,000 Wakaf Produktif 350,000,000 Bina Usaha 13,265,000 50,000,000 12,630,000 300,000,000 Kesehatan Publikasi dan Dakwah 105,012,000 250,000,000 Masjid/ Musolla 36,974,750 Pembinaan 47,570,000 200,000,000 Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Pendidikan 119,798,350

2006

150,000,000

2007

-

100,000,000

2008

100,000,000

2009

300,000,000

Dana Infaq 250,000,000 Dana Zakat 200,000,000 Dana Yatim 150,000,000

Jumlah Rp

Dana Infaq Dana Zakat Dana Yatim

100,000,000 50,000,000 Dana Infaq

Tahun 2011

2010

-

Tahun Dana Zakat 2012

Tahun 2006

Dana Yatim

200,000,000

Tahun 2007

Tahun 2008

Tahun 2009

Tahun 2010

Tahun 2011

Tahun 2012

50,000,000 Tahun 2006

450,000,000

Tahun 2007

Tahun 2008

Tahun 2012 2010

Tahun 2009

Tahun 2011

Tahun 2012

2012 Penerimaan dan Penyaluran per Tahun

Penerimaan dan Penyaluran per Tahun 400,000,000

400,000,000

400,000,000

355,743,272

350,000,000

350,000,000

2012

300,000,000

355,743,272

311,799,452

350,000,000

300,000,000

250,000,000

400,000,000

250,000,000

Dana Infaq

355,743,272

200,000,000 350,000,000

Dana Zakat

311,799,452

150,000,000 300,000,000 200,000,000

150,000,000

200,000,000

50,000,000

100,000,000

150,000,000

2012

139,675,615

250,000,000 100,000,000

833,094,794 807,218,339 615,757,003 728,874,340

2012

139,675,615

1,138,792,986 1,047,685,299

-

100,000,000 50,000,000 50,000,000

-

Tahun 2006

-

Tahun 2007

Tahun 2008

Dana Infaq

Dana Infaq

Dana Zakat

Tahun 2009

Tahun 2010

Dana Zakat

Tahun 2011

50,000,000 Tahun 2009

Tahun 2012

Dana Yatim

Dana Yatim

2012 400,000,000 350,000,000

311,799,452

800,000,000

900,000,000 800,000,000

728,874,340

743,664,491

700,000,000 500,000,000 200,000,000

400,000,000 600,000,000

139,675,615 306,089,298

500,000,000

400,000,000 100,000,000 50,000,000

728,874,340

649,685,299

2012 Total Penerimaan (Operasi)

100,000,000 -

137,109,172 99,226,076

Sabilillah Tahun TahunTotal Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Penerimaan (Operasi) Edisi 101 / Januari 2013 /2008 Thn: 06 2010 2006 2007 2009 2011 2012 Majalah Komunitas

900,000,000

99,365,533 137,109,172

Total Penerimaan

Total Penerimaan (Operasi)

32,093,750 99,226,076

800,000,000 700,000,000

-

500,000,000

600,000,000

807,218,339 743,664,491 728,874,340 1,000,000,000 1,500,000,000 649,685,299

400,000,000

306,089,298

Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun 2007 2009Zakat 2010 2011 2012 Dana Infaq 2008 Dana Dana Yatim

200,000,0002006

Tahun 2007

Dana Yatim

500,000,000

137,109,172 99,226,076

300,000,000

-

807,218,339

649,685,299

600,000,000 250,000,000

200,000,000 100,000,000

Dana Infaq 218,715,100 Dana Zakat 306,089,298

Tahun 2006 900,000,000

807,218,339

743,664,491

300,000,000 700,000,000

150,000,000 300,000,000

Total Pengeluaran

Tahun 2008

Total Penerimaan (Operasi)

355,743,272

900,000,000

532,460,866 743,664,491

-

Total Penerimaan (Operasi)

16

250,000,000 Tahun 2011 200,000,000 150,000,000 Tahun 2010 100,000,000

2012

139,675,615

Dana Yatim

311,799,452

Tahun 2012 300,000,000

Total Penerimaan (Operasi) 300,000,000

306,089,298

200,000,000 100,000,000

137,109,172 99,226,076

Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Total Penerimaan (Operasi)


Profil Santunan Mengunjungi Pak Robby yang Kena Neutropenia

Kami seperti Punya Keluarga Sendiri WAJAH Pak Robby masih tampak pucat

Sebagai wujud kepedulian LAZIS Sabilil-

saat tim LAZIS Sabilillah mengunjunginya

lah terhadap musibah yang menimpa salah

di rumah Jl Industri Timur Blimbing. Lelaki

satu anggota Program Silaturahim Pe­

yang sehari-hari menjadi penjaga pabrik

ngurus Musholla LAZIS ini, hari Jumat, 25

ini terlihat lemas setelah dua minggu ter­

Desember 2012, beberapa orang pengurus

baring di rumah sakit.

dan Tim Pendayagunaan LAZIS berkunjung

Pak Robby terkena penyakit Neutropenia (kekurangan sel darah putih). Sakitnya ini diketahui saat dua minggu lalu ia am-

ke rumah sakit dan sekaligus menyerahkan dana bantuan pengobatan kesehatan bagi kelurga tidak mampu.

bruk pingsan ketika bekerja. Oleh rekan

Ternyata kami disambut gembira. “Ke-

sekerjanya, Pak Robby dibawa ke rumah

hadiran pengurus memberikan suntikan

sakit. Dari sinilah diketahui kalau bapak

semangat kepada keluarga kami. Meskipun

dua anak ini kena neutropenia dan harus

bapak-bapak bukan keluarga dan kerabat,

menjalani perawatan di rumah sakit selama

kami serasa memiliki banyak keluarga di

dua minggu.

sini. Terima kasih,” kata pak Robby dan

Foto Bapak Robby beberapa waktu lalu sebelum sakit saat menerima bantuan untuk mushalanya.

keluarga dengan haru. Program Bantuan Kesehatan Keluarga Binaan LAZIS Sabilillah merupakan salah satu program utama. Program ini telah menjadikan LAZIS sebagai pelayan mustahik untuk lebih dekat dengan masyarakat. ‘’Program ini pun bisa semakin memperkokoh jalinan ukhuwah di lingkungan masyarakat kita. Sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang semakin harmonis,’’ kata Ustad Sulaiman, Manajer Operasional Lazis Sabilillah, yang turut serta dalam kunjungan tersebut. [ried]

Majalah Komunitas Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

17


Laporan Keuangan SUMBER PENERIMAAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT, INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE DESEMBER 2012 SUMBER PENERIMAAN

53,438,820

Donatur Warko Rekening Bank Kotak Amal Dakwah Masjid Kotak Amal Yatim MQS Lain-lain Infaq (Kerja Sama/ Promosi) Penerimaan Lain-lain

31,946,800 3,483,400 4,912,000 375,000 3,200,000 2,150,000 6,830,000 541,620

REKAPITULASI PEMANFAATAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT, INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE BULAN DESEMBER 2012 PENGELUARAN 52,434,547 Program Peduli Pendidikan Beasiswa Duafa’ 3,075,000 SPB Dhuafa’ 500,000 Beasiswa Yatim 3,000,000 Bantuan Sekolah Yatim 500,000 Perpustakaan 300,000 Program Pengajian & Pembinaan SDM Pembinaan guru TPQ 300,000 Bimbingan Baca Al-Qur’an 1,400,000 Pendidikan dan Pelatihan 50,000 Program Prasarana Tempat Ibadah Listrik Masjid Sabilillah 1,706,500 Operasional Musolla Binaan 500,000 Publikasi dan Sosialisasi Publikasi & Sosialisasi 7,705,000 Buletin Dakwah 4,500,000 Program Santunan Insentif Guru TPQ 1,000,000

Fakir miskin 525,000 Lansia 1,650,000 Santunan Gharim 500,000 Fisabilillah 500,000 Ibnu Sabil 105,000 PHBI 940,000 Insidentil Yatim 150,000 Operasional Perlengkapan Kantor 305,500 Transportasi 1,060,000 Biaya Perawatan Aset Tetap 294,000 Konsumsi 87,000 Jamsostek 936,300 Internet 168,000 Amilin 5,875,000 Volunteer 1,332,500 Biaya operasional lain-lain 113,000 Biaya Raker 2,745,100 Biaya Lain-lain 244,397 Investasi ke RPS 10,367,250

DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN DESEMBER 2012 No Nama Rp 1 Rek Bank Muamalat Zakat 167 2 Rek BTN Syariah infaq 171 3 Rek BTN Syariah Zakat 171 4 Rek Syariah Mandiri infaq 516 5 Rek BNI Syariah yatim 631 6 Rek. BNI Syariah infaq 777 7 Rek Syariah Mandiri Zakat 1,985 8 Rek BCA Infaq 2,396 9 Rek. Bank Muamalat yatim 2,599 10 Rek BNI Syariah Zakat 3,890 11 Rek Bank Muamalat infaq 6,332 12 Rek Mandiri (Infaq) 7,021 13 Bagi Hasil Rek. BCA Zakat 7,204 14 Ayla Azzura Maharani 10,000 17 Rizky Agita 10,000 18 Imsama Nur S 15,000 19 Aini 20,000 20 Andy Daeng Firmansyah 20,000 21 Anis 20,000 22 Dwi H. Purnomo 20,000 23 Ike Rahmawati 20,000 24 Ir. Irsyat Iffano, MT 20,000 25 M. Hanafi 20,000 26 Sugeng Hari M. (Erik) 20,000 27 Sugeng Pambudi K (BDI) 20,000 28 Sutrisna Wati 20,000 29 Widhi Handoko 20,000 30 Yosman 20,000 31 Yuzan Fitriatin Nisa 20,000 32 Listyawati 22,000 33 dr. Agoes Budijono 25,000 34 Endang Sulaeni 25,000 35 Fisma Faradila 25,000 36 H. Prambodo 25,000 37 Ismiani 25,000 38 Lukman 25,000 39 M. Muwidha 25,000

18

Sabilillah Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06 Majalah Komunitas

40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77

Mbk. Mujiati N. Yusuf Soenarto Soleh Gatot Sri Soewarni Sugeng(Ibu) Anang Djumala Anis 2 Ate Rushendi Bankris K Diah Didik Supardi,Ir Indra Kurniawan Hamba Allah (MFZ) Makali (Bp) Mira Evi Pardiana Moch. Antik Moeadi,H Sahid,H Santi Sofian Arief Sulaiman Pamudji Moch Iksan,H Hamba Allah (RK) Tutik Mahaleni Andika Irhab Maulana Endang Purwati Agus Satriadi Hamba Allah (ANK) CV.Wiratama Dwi Retna Dwi Suryanto Edra Eko Erna Kasiono(Ibu) Hamba Allah (FRD) Fuad & Akmal

25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 30,000 33,000 35,000 35,000 35,000 40,000 40,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000

78 Gatot Kisworo 79 H. Jhonny Hidayat 80 H. Riswandy 82 Hasan Alqadry 83 Hj. Dewi ZN. 84 Liliya Indra Cahyani 85 M Yunus,S.Pd,M.Pd 86 Mien (Ibu) 87 Moch. Soleh 88 Hamba Allah (NXDR) 89 Nur Aini Hanifah 90 Nursalam & Lilik 91 Reza 92 Riana (Ibu) 93 Riza 94 Slamet Riyadi,H 95 Soewardi, BA 96 Hamba Allah (SWDD) 97 Subardi (ibu) 98 Supardi 99 Taufik Hidayah 100 Taufikurrahman 101 Hamba Allah(TI) 102 Woja,Hj 103 Zamzami (Ibu) 104 Amien L Chaziem 105 Erik Kurniawan 107 Mbk. Nung 108 Nadya Nafis K 109 Amraboni 110 Wahudi 111 Ana 112 H. Buwono 113 Karbi (Bp) 114 Kunyati 115 Mico A. Chandra 116 Soewito 117 Sri Sunarjati 118 Sri Utami 119 Sugeng 120 Susilo 121 Wardoyo 122 Wawik-Indra Dwi W. 123 Hamba Allah (ANK2) 124 Bayu Santoso 125 Deddy Seyto D.S.Sos 126 Tatik 127 Hamba Allah (NYMK) 128 A. Rizal Amri 129 Ajeng Pipit 130 Aris Mazidah Collection 131 Aulia Marliana,Dr 132 Dewi A Ambarwati 133 Dewi Nurul Hidayah 134 Dr.HM. Mujab Mashudi 135 Dr.Moch.Bahrudin 136 Drs.H.Hariadi 137 Dwi Harwoko Seklrg 138 Efendi 139 Ellis 140 Ellys Indah Fajar 141 Faizal Reza 142 H. Misbahul Anam 143 H. Agus 144 Haris Fajar 145 Jose Asanto 146 Kel. Erfiet/Rr. Arintya S. 147 Kurniawati 148 M. Nouval Tsani Agil 149 M. Syafruddin 150 Mardiana 151 Nurul Widiana 152 Nunik Kartiko 153 Nurul Hidayah 154 Nusi Tristiawati 155 Panji Sapto Hadi 156 Rahayu 157 Ratriana 158 Ridwan Syam 159 Rizky Lintarta 160 Rozali 161 Sofiah - M. Wahib 162 Sri Hendrastuti 163 Suparto 164 Umi Sholikhah - Dika 165 Wiwied Agus 166 Yudi - Kartika

50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 50,000 52,000 60,000 60,000 60,000 70,000 73,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 75,000 80,000 80,000 80,000 80,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000 100,000

167 Budi Warsito 119,000 168 Aditya & Ellis 150,000 169 Aditya S Rona 150,000 170 Alfa Rizky 150,000 171 Badar 150,000 172 Bambang Budi W. 150,000 173 Dwijo (Hj) 150,000 174 Eko Ujang K. 150,000 175 Endang Sri Hayati 150,000 176 Gurnito (Ibu) 150,000 178 H. Muchlis 150,000 179 Ida 150,000 180 Ikha F. Himmah 150,000 181 Imam Ghozali 150,000 182 Irpangesti Asmaningtyas 150,000 183 Jujuk RB,dr 150,000 184 Kel. Atrix 150,000 185 Lasiman 150,000 186 Mudjiono & Dwi PA 150,000 187 Nonot Harnowo 150,000 188 Rudi - Gantini 150,000 189 Sa’adah Hj & H. Aman W. 300,000 190 Suko Wiyono 150,000 191 Hamba Allah (SLYN) 157,300 192 Rek Mandiri (Zakat) 166,653 193 Rek Mandiri (Yatim) 171,107 194 Abdurrahman Baragbah 200,000 195 Ana Chio 200,000 196 Ardhita Permana Irrene H. 200,000 197 Deliana Permatasari 200,000 198 Erna (Mayang Collection) 200,000 199 Hamba Allah (ABD) 200,000 200 Nur Julianto 200,000 201 Prof.Dr.H.M. Mas’ud Said 200,000 202 Sari Wahyuni/Andy Y. 200,000 203 Slamet Hariyanto 200,000 204 Wiwin 200,000 205 Yani 200,000 206 Toko TopMan 220,000 207 Warko Yatim 242,000 208 Achadun 250,000 209 Kantor Notaris Rosyad,SH 250,000 210 Sri Budaya 250,000 211 Ratih Indah A 259,000 212 Anita Rahmawati & M. Irfan 300,000 213 Astrid Titisari 300,000 214 Hamba Allah (LN) 300,000 215 Ida Kartini 300,000 216 Penjualan Barbeku 300,000 217 Warung Pak Kusno/Ijo 310,000 218 Misbahul Ulum 330,000 220 Yuli Supriono 350,000 221 Masjid - Infaq 375,000 222 Yudho 400,000 223 Ndaru 450,000 224 Agung Cahyono 500,000 225 Arifin 500,000 226 H. Zainul Fadli 500,000 227 Junanto Kurniawan 500,000 228 Kuswohadi 500,000 229 Prof.Dr.Hj.Utami Widiati,MA 500,000 231 Weko Wahyu W. 500,000 232 Fathul Mubin 541,500 233 Ratna Ika Putri 550,000 234 H. Didik Supriyatno 650,000 235 Ika Sumarni 650,000 236 Ririn 800,000 237 Nur Lela 850,000 238 Dr.Dian Suprodyo 1,000,000 239 Rudi 1,000,000 240 Wawan Sisworo 1,000,000 241 R. Nugroho Sekeluarga 1,150,000 242 Sri Rahayu 1,500,000 243 Hamba Allah 2,717,000 244 Achmad Sudarto 2,000,000 245 Rusdi 2,000,000 246 Robert - Roby 2,500,000 247 Warko Infaq 2,461,400 248 Masjid - Yatim 3,200,000 249 Nur Julianto 251 Imam Habibi 250 Endah

Baju Layak Pakai Handphone Sony Ericson Televisi


Pelindung: Dewan Pembina Yayasan Sabilillah, Ketua III Yayasan Sabilillah, Dewan Penasehat: Drs. H. Mas’ud Ali, M.Ag, Prof. DR. H. Ibrahim Bafadlal, Komisi Fatwa: KH. Drs. Abdul Madjid Ridwan, KH. Drs. Marzuki Mustamar, Lc, H. Anas Basori, Ketua LAZIS: Choirul Anwar, SAg. MSi, Wakil Ketua: Yuanda Kusuma, Lc, Manager Oprasional: Ust. Sulaiman AP, ST, Pengawas: Dra. Hj. Siti Munfaqiroh, MSi, Hj. Enggar Nursasi, SE, MM, Sekretaris: Mochammad Sholeh, AP, Bendahara Umum: H. Mulyono Hartono, Bendahara Harian: Mafazah, SE.Ak, Networking dan Kerjasama: H. Sutrisno, H. Rahmat Hidayat, Heru Patikno, ST, Fundrising: HM. Tukiran S., Nurul Wihandayani, Dra. Hj. Azizah, Manager Pendistribusian dan Pendayagunaan: Sofyan Arief, NM. Taufik Hidayat, H. Manan Syayudhi, Marketing Komunikasi: Yosman A. Ssos, Andy Daeng, Rizky Noorhamidinah Ssos, Faiz DZ Roini, Abdullah.



Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah edisi : Januari 2013