Page 1

LAMPUNG TENGAH

L

Plt. Bupati Loekman Buka Operasi Bhakti TNI AL di Bandar Agung

ampung Tengah- Plt. Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto bersama Aspotmar Mabes AL Mayor Jendral Gatot Riswanto membuka Operasi Bhakti TNI AL di Kampung Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Senin (26/2/2018). Aspotmar Mayor Jendral Gatot Riswan-

to menjelaskan, kegiatan Operasi Bakti TNI AL merupakan pelaksanaan konsep pengabdian masyarakat dan kemanunggalan TNI bersama rakyat di dalam menerapkan konsep strategi pembangunan manusia di Indonesia. “Bhakti TNI AL juga merupakan wujud nyata keikut sertaan tentara dalam men-

sukseskan upaya pemerintah dalam program pembangunan, yang sasaran nya akan di prioritaskan langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya. Mayor Jendral Gatot Riswanto mengatakan, program TNI AL merupakan kegiatan bersama-sama TNI dan masyarakat dengan nama kegiatan sentuhan mari-

tim. “Saya harap kegiatan ini ada generasi muda yang mendarmabaktikan pada Angkatan Laut. Selain di Bandar Agung, kegiatan ini juga kita buka di Prokimal Lampung Utara.” ungkapnya.  Dikesempatan yang sama Plt. Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoem-


LAMPUNG TENGAH

arto menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak terkait yang senantiasa menggelar kegiatan Bhakti TNI AL yang bertujuan membangun berbagai macam kegiatan pembangunan jalan dan Normalisasi sungai di wilayah Bandar Agung. “Saya atas nama Pemkab Lamteng mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait. Saya minta masyarakat Bandar Agung juga selalu ikut serta dalam kegiatan Bhakti TNI AL kedepannya.” harap orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini.   Sementara Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol menambahkan, kegiatan Bahkti TNI AL sangat baik dan positif manfaatnya untuk dilakukan.” TNI sangat dekat dengan masyarakat. Kita juga sebagai unsur keamanan, Polri dan TNI akan selalu bersinergi menciptakan keamanan diwilayah ini,” ujarnya. (ADV) 


LAMPUNG TENGAH

Percantik Wajah Kabupaten, Bupati Mustafa Bangun Sejumlah Icon Khas Daerah Lamteng

L

ampung Tengah – Sebagai upaya pelestarian budaya serta mempercantik perwajahan Kabupaten Lampung Tengah, bupati setempat membangun sejumlah icon daerah khas Lampung Tengah, seperti Tugu Gajah, Tugu Canang, Balai Adat, Masjid Istiqlal dan sejumlah icon lainnya. Hal ini diungkapkan Bupati Mustafa usai meresmikan Masjid Istiqlal Bandarjaya, Jumat, 02/02/2018. Menurutnya pembangunan-pembangunan yang bersifat ikonik bertujuan untuk mengenalkan kebudayaan atau

tagline-tagline khas Lampung Tengah. “Kita sudah punya Tugu Pepadun yang menggambar singgasana raja khas Lampung pepadun, tugu kopiah emas merupakan ciri khas mahkota pengantin pria. Sekarang kita bangun Tugu Gajah yang menggambarkan 9 kebuayan yang ada di Lampung Tengah, tugu canang yang mengambarkan keseimbangan dan kesenian khas Lampung,� jelasnya. Dia berharap dengan membangun icon-icon Lampung Tengah, masyarakat tidak melupa-

kan sejarah dan lebih mengenal kebudayaan-kebudayaan Lampung. Karena dibalik icon yang

dibangun, selalu ada filosofi dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.


LAMPUNG TENGAH Upaya pelestarian kebudayaan juga dilakukan Mustafa dengan membangun 34 balai adat dari 9 kebuayan yang ada, yakni kebuayan Nunyai, Unyie,  Subing, Nuban, Beliuk, Selagai, Anak Tuha,  Nyerupo dan Pubian. Balai adat berperan sebagai laboratorium pengembangan kesenian dan kebudayaan yang ada di Lampung Tengah. Tak hanya itu, upaya memperindah ibu kota kabupaten, tahun ini Mustafa juga Pemkab Lampung Tengah bakal membangun taman bermain dan ruang terbuka hijau (RTH) di Gunungsugih.  Rencananya sarana ini akan dilengkapi dengan public space mulai dari food court, taman rekreasi, olahraga dan sarana penunjang lainnya. “Akan kita garap Februari dan Insya Allah bisa diselesaikan pada Desember tahun ini, dakan saja,” pungkasnya. Resmikan Masjid Istiqlal, Mustafa: You Can Pray, You Can Buy Lokasi yang berdekatan dengan Plaza Bandarjaya, Bupati Mustafa berharap

revitalisasi masjid Istiqlal Bandarjaya bisa menciptakan tempat ibadah dan rumah persinggahan yang nyaman bagi pengunjung. “Konsepnya adalah you can pray dan you can buy, anda tak hanya bisa beribadah disini tetapi juga berbelanja. Karena masjid berdampingan dengan Plaza Bandarjaya. Kedepan akan ada rehab jilid 3, yakni pagar dipercantik dan akan dibangun rumah bersama,” ungkap Mustafa. Mustafa berharap kedepan Masjid Istiqlal Bandarjaya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun pengendara yang melintasi kabupaten ini. “Kita akan jadikan Masjid ini Masjid Agung, dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Tengah,” tandasnya.  Sementara itu Ketua masjid istiqlal Hi. Sofyanudin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat atas bantuan yang digulirkan. Dengan ada rehab dan pembangunan, diharapkan semakin meningkatkan kenyamanan para jamaah. (ADV) 


LAMPUNG TENGAH

Lewat Ronda Bupati Mustafa Sosialisasikan Program Smart Netizen

L

ampung Tengah- Ronda di sejumlah kampung di Kecamatan Anak Tuha, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menyosialisasikan program Smart Netizen dan aplikasi ronda yang sebentar lagi bisa dinikmati masyarakat. Dijelaskan bupati, Smart Netizen dan Aplikasi Ronda sudah berjalan 95 persen. Diperkirakan bisa diimplementasikan akhir bulan Januari ini. Kedua layanan tersebut menawarkan berbagai macam kemudahan, mulai dari informasi kampung, surat menyurat, pengaduan atau laporan,

pelayanan administratif, dan ronda. “ Semua terintegrasi dalam satu titik di command centre yang sudah kami siapkan. Lewat Smart Netizen semua birokrasi bisa lebih cepat dan efisien. Seperti membuat KTP atau laporan surat kehilangan, warga tak perlu jauh-jauh ke Disdukcapil atau ke Polres, bisa dilakukan di kampung masing-masing melalui operator kampung yang telah disiapkan,” ungkapnya.    Lebih jauh dia menambahkan, Program Smart Netizen dicanangkan tidak terlepas dari upaya Pemkab Lamteng dalam


LAMPUNG TENGAH memberikan pelayanan prima. Menurutnya dengan kondisi Lampung Tengah yang terdiri dari 311 kampung, jarak yang jauh dan tersebar di 28 kecamatan, dibutuhkan layanan khusus untuk memudahkan masyarakat. “ Lampung Tengah kabupaten terbesar di Lampung, terdiri dari 311 kampung/kelurahan dan 28 kecamatan. Jika saat ini pelayanan masih terintegrasi di ibukota kabupaten, dengan Smart Netizen semua bisa dilaksanakan di masing-masing kampung. Sudah kami siapkan websitenya, blangko yang bisa didownload langsung, pengaduan yang bisa disampaikan langsung lalu diteruskan ke SKPD-SKPD terkait,” papar Mustafa. Sementara aplikasi ronda, dikatakan Mustafa yang dikenal sebagai bupati ronda ini, aplikasi tersebut dibuat untuk memaksimalkan pengamanan dan memudahkan monitoring aktivitas ronda ditiap kampung. Dengan aplikasi ronda, seluruh petugas ronda bisa berinteraksi dan terkoneksi satu sama lain. Sehingga informasi ditiap-tiap kampung bisa lebih cepat terakses. Aplikasi ronda sudah bisa didownload di App Store untuk handphone Android. Beberapa konten yang disajikan diantaranya yakni Panic Botton, dimana warga/petugas ronda bisa melaporkan secara online posisi mereka dan bisa diketahui langsung oleh bupati. Warga juga

bisa melaporkan kondisi yang berlangsung di wilayahnya masing-masing. Selain itu ada layanan koordinasi dengan Kesbangpol, untuk mengetahui penempatan petugas Linmas Kampung, Polmas, dan Babinkantibmas. Jika ada kejadian genting atau urgent, warga/petugas ronda bisa langsung menyampaikan laporan dengan mengklik tanda kentongan yang notifikasinya dapat diterima seluruh user (pengguna aplikasi ronda). “ Layanan Smart Netizen dan Aplikasi Ronda ini On 24 jam. Laporan apapun bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan akurat. Mudah-mudahan Februari tahun ini bisa diimpelemntasikan secara maksimal. Meski level kabupaten, kami akan terus berupaya mewujudkan pemerintahan berbasis teknologi,” tandasnya. Ditingkat Kabupaten, Lampung Tengah Menjadi Satu-Satunya di Indonesia Kabid Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Lampung Tengah, Andreas Sinung Priambudi, ST. MM., mendampingi Kadis Kominfo Sarjito menerangkan, progres Smart Netizen sudah berjalan 95 persen tinggal menunggu input data dari masing-masing operator terkait infromasi kampung. Ada 4 layanan yang ditawarkan dan terintegrasi di command centre Pemkab Lamteng, yakni ronda online, DesaID, Smart Netizen dan Gif/Map.

“ Untuk Desa ID, setiap kampung di seluruh Lamteng kini sudah memiliki website masing-masing yang menampilkan informasi terkait kampung dan layanan publik yang disiapkan. Setiap web disertakan alamat, email dan nomor telfon untuk memudahkan masyarakat. Ditingkat kabupaten, Lampung Tengah menjadi satu-satunya di Indonesia yang desanya telah memiliki website aktif dan terintegrasi,” ujar dia. Begitu juga aplikasi ronda untuk keamanan. Dikatakan Sinung, Lampung Tengah menjadi kabupaten satu-satunya di Indonesia yang memanfaatkan aplikasi online untuk peningkatan keamanan di kampung-kampung. Menurutnya ditengah keterbatasan perangkat yang ada, Pemkab Lampung Tengah terus berupaya mewujudkan pemerintahan e-government. “ Sejauh ini kami bersyukur karena tidak menemukan kendala yang berarti. Terkait signal, memang beberapa wilayah masih terkendala, namun akan kita upayakan agar signal dapat terakses. Bisa kerjasama dengan provider atau menggandeng tower instansi tertentu. Sesuai dengan arahan pak bupati, program Smart Netizen dan Aplikasi Ronda akan kita kenalkan ke seluruh masyarakat. Kita juga akan buat buku-buku atau video panduannya. Mudah-mudahan dapat terimplementasi dengan baik,” ucap Sinung. (ADV)


LAMPUNG TENGAH

Bupati Mustafa Terus Gulirkan Layanan Prima di Sektor Kesehatan

L

ampung Tengah – Layanan prima di sektor kesehatan terus digulirkan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa. Mengusung tagline “Jemput Sakit Pulang Sehat”, Bupati Mustafa mencoba memberikan layanan kesehatan sebaik-baiknya untuk masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik. Dari sisi infrastuktur, Pemk-

ab Lamteng telah menyulap rumah sakit daerah Demang Sepulau Raya menjadi rumah sakit yang lebih modern. Mulai dari perwajahan, kelengkapan sarana prasarana kesehatan dan penunjang, semua dilengkapi. Tak heran, di era kepemimpinan Bupati Mustafa, RS Demang akhirnya mendapatkan akreditasi paripurna bintang lima, menjadi satu-satunya rumah sakit tipe C di Lampung yang mendapatkan


LAMPUNG TENGAH predikat tersebut. Akreditasi Paripurna menjadi indikasi bahwa RS Demang telah memenuhi standar terbaik. “Karenanya warga tak perlu ragu lagi berobat di RS Demang Sepulau Raya, karena predikat paripurna adalah predikat terbaik untuk rumah sakit. Saya sendiri sudah merasakan langsung, ketika saya sakit, saya tidak berobat kemana-mana, tetapi ke Demang. Alhamdulillah lancar dan pelayanan baik,” ungkapnya, Kamis, 25/1/2018. Layanan ‘Jemput Sakit Pulang Sehat’ ditunjang dengan layanan ambulan gratis di tiap-tiap puskesmas dan rumah sakit. “Program ambulan gratis sudah kami launching, tinggal masyarakat memanfaatkannya. Saya juga su-

dah instruksikan agar tenaga kesehatan tidak mempersulit proses apapun yang menyangkut kebutuhan kesehatan, yang penting sudah prosedur,” imbuh Mustafa. Tak hanya dari segi pelayanan dan perbaikan infrastruktur kesehatan, Mustafa yang dikenal dengan bupati ronda ini juga memberikan pengobatan gratis untuk seluruh masyarakat Lampung Tengah. Mulai tahun ini, baik pemilik BPJS ataupun tidak, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas maupun rumah sakit daerah (RS Demang). “Ini adalah salah satu upaya kami meningkatkan pelayanan kesehatan. Jika biasanya gratis identik dengan BPJS, maka mulai tahun semuanya bisa gratis. Punya atau tidak punya

BPJS, berobat di Lampung Tengah gratis,” ungkap Mustafa. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah Khairul menuturkan, program pengobatan gratis telah dilaksanakan per 1 Januari 2018. Program ini digulirkan menggunakan anggaran APBD Lampung Tengah dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan warga Lamteng. “Sesuai dengan arahan Pak Bupati, tahun ini kita tidak hanya melayani pengobatan gratis untuk BPJS. Yang tidak punya, tetap bisa berobat gratis. Namun nantinya pasien tetap kita arahkan untuk mendaftar BPJS. Untuk fasilitas ambulan, bisa hubungi puskesmas masing-masing, ini sudah kita gratiskan,” jelas khairul. (ADV) 


LAMPUNG TENGAH

Plt. Bupati Loekman Minta Jamaah Umroh Doakan Bupati non aktif Mustafa

L

ampung Tengah- Pelaksana ugas (Plt) Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, meminta jamah umroh yang akan berangkat ke Tanah Suci, untuk mendoakan Bupati non aktif Mustafa, yang saat ini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Setiba nya di Tanah Suci nanti, saya minta jamaah umroh doakan pak Mustafa, agar urusannya di permudah dan masalah yang di hadapinya cepat selesai dengan baik,” seru Loekman saat melepas 147 jamaah umroh, di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Kamis (8/3/2018) sekira pukul 06:00 WIB.   Dihadapan ratusan jamaah

umroh juga Loekman berpesan, agar hendaknya dapat menjaga ke kompakan, kedispilinan dan kesehatan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Kepada seluruh jamah umroh juga saya harap, agar selalu mendoakan Kabupaten Lampung Tengah aman, tentram dan terhindar dari segala musibah,” harapnya. Selain melepas 174 jamaah umroh ke Tanah Suci, Loekman Djoyosoemarto juga memberikan bantuan uang saku sebesar 500.000 per-orang. “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kita (Pemkab Lamteng). Walau tidak besar, namun sedikit banyak bisa membantu para jamaah umroh disana.” pungkasnya. (ADV)


LAMPUNG TENGAH

Kepada seluruh jamah umroh juga saya harap, agar selalu mendoakan Kabupaten Lampung Tengah aman, tentram dan terhindar dari segala musibah�


LAMPUNG TENGAH

Plt. Bupati Loekman Tunjuk Edrin Jabat Kadis Bina Marga Lamteng

L

ampung Tengah- Berdasarkan hasil musyawarah antara pimpinan dan pejabat Pemerintah Daerah Lampung Tengah, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., menunjuk Edrin Indra Putra, sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Bina Marga setempat. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di dinas tersebut. “Penunjukan ini sudah melalui musyawarah dengan para pejabat Pemda Lamteng. Dimaksudkan untuk mem-

percepat pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah,� ujar Loekman saat menyerahkan SK kepada Plt. Kepala Dinas Bina Marga Lamteng, Senin (5/3/2018). Loekman mengatakan, penunjukan pelaksana tugas di dinas tersebut sangatlah penting. Sebab, Dinas Bina Marga merupakan dinas penyerap anggaran untuk pembangunan terbesar, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. “Penunjukan jabatan Dinas Bina Marga


LAMPUNG TENGAH

yang sempat kosong beberapa waktu lalu harus segera di sikapi. Jika tidak, pembangunan di Kabupaten

Lampung Tengah akan terbengkalai. Karena Dinas Bina Marga banyak permasalahan yang harus di tangani

secara konferhensif.” ungkapnya. Loekman berharap, Plt. Kepala Dinas Bina Marga Edrin, dapat

segera melakukan pembenahan ditempat kerjanya. Sehingga apa yang sudah di rencanakan, dan perencanaan yang tertunda dapat segera di lanjutkan. “Edrin kita percaya bisa mengemban amanah ini, karena dia bukan pejabat baru di Pemda Lamteng. Dia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR,” imbuhnya. Edrin yang ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah menyampaikan, akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.”Karena ini merupakan amanah, insya allah akan saya jalankan sebaik mungkin,” ungkapnya. Dia mengatakan, akan berkoordinasi dengan staf Bina Marga, agar kegiatan yang ada segera berjalan.”Segala sesuatunya juga akan kita koordinasikan dengan Sekda dan pak Bupati. Artinya

dengan penunjukan ini saya siap menjalankan tugas.” tandasnya. Sementara Sekertaris Daerah Lampung Tengah, Adi Erlansyah, S.E, MM, menambahkan, jika kegiatan di Dinas Bina Marga lambat, maka penyerapan anggaran yang ada di dinas tersebut juga akan terhambat. Oleh karena itu diharapkan, Plt. Kepala Dinas baru dan jajarannya, bisa segera berkoordinasi dengan Bappeda dan BPKAD setempat. Karena saat ini sudah mulai proses Musrenbang kecamatan. “Saya minta Dinas Bina Marga bisa segera menginfentarisir kegiatan yang sudah muncul di tingkat kecamatan. Sehingga pada saat Musrenbang tingkat kabupaten, aspirasi masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian, sudah bisa di akomodir. Dan penyusunan ini harus di kawal juga.” pungkasnya.(ADV) 


LAMPUNG TENGAH

Pemkab Lampung Tengah Salurkan Bantuan Pada Korban Banjir

L

ampung Tengan- Usai lakukan pendataan bencana banjir, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng), memberikan bantuan sembako kepada warga di Kampung Cabang Kecamatan Bandar Surabaya. Bantuan sembako tersebut diserahkan oleh Plaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, Jum’at (2/3/2018). Jenis bantuan yang diserahkan  berupa beras sebanyak 7.540 Kg, beberapa dus mie instan, minyak goreng dan keperluan memasak Iainnya.  Sebelum membagikan paket

sembako, Plt. Bupati Loekman, yang datang bersama Ketua Bappeda Abdulhak, Asisten I A. Azhar, Kasat Pol-PP dan beberapa kepala dinas terkait, menyapa dan berdialog dengan warga. Dalam dialog tersebut, Loekman meminta maaf atas keterlambatan bantuan yang diserahkan, karena pemerintah daerah masih menunggu Iaporan dari kampung dan kecamatan terkait jumlah korban banjir.  Dengan alasan, agar bantuan yang disalurkan kepada warga, sesuai dengan jumlah data yang ada. Karena bantuan tersebut menggunakan anggaran APBD


LAMPUNG TENGAH Lamteng yang sistem penyelurannya harus sesuai mekanisme dan aturan yang ada. “Kami mohon maaf, kalau bantuan ini agak terlambat, karena kita masih menunggu data yang disampaikan oleh kepala kampung dan camat,” katanya.  Plt. Bupati berpesan, tim Tagana dan tim dapur umum dari Dinas Sosial (Dinsos) Lamteng, untuk sementara tetap stand bye dilokasi banjir, hingga situasinya dipastikan sudah aman.  Camat Bandar Surabaya, Wahyu menyampaikan, jumlah warga korban banjir di Kampung Cabang, sebanyak 629 kepala keluarga (KK), dan tidak ada korban jiwa, untuk kerugian materi, saat ini sedang dilakukan pendataan.  “Untuk jumlah warga korban banjir, yang rumahnya terendam air, semua sudah kita sampaikan kepada pak bupati. Korban jiwa atau meninggal tidak ada, mengenai kerugian harta, sekarang kita sedang Iakukan pendataan.” jelasnya.  Setelah memberikan bantuan di Kampung Cabang Kecamatan Bandar Surabaya, Plt Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto juga memberikan bantuan beras sebayak 6648 kg, kepada warga korban banjir di Kecamatan Bekri, Anak Tuha dan Bumiratu Nuban, Sabtu (3/3). Untuk Kecamatan Bekri, bantuan beras disalurkan di Kampung Goras Jaya sebanyak 3312 kg, Kampung Sinar Banten seban-

yak 1932kg, Kampung Kusuma Jaya sebanyak144 kg, dan Kampung Kusuma Dadi sebanyak 108 kg. Kemudian Kecamatan Anak Tuha beras dibagikan di Kampung Jaya Sakti sebanyak 876 kg, dan di Kecamatan Bumiratu Nuban sebanyak 276 kg. “Bantuan beras ini langsung kita berikan pada masyarakat yang terkena banjir. Namun kita fokuskan di Kecamatan Bekri karena yang paling banyak terkena dampak banjir, kurang lebih ada 448 KK. Kalau Kecamatan Bumiratu Nuban hanya 23 KK, dan Anak Tuha 73 KK. Untuk Kecamatan yang belum menerima bantuan akan menyusul sesuai daftar yang kita terima.” ujarnya.  Kepada Dinas Sosial maupun Camat, Loekman meminta agar jangan main-main dengan beras yang akan diberikan pada masyarakat yang terkena dampak banjir. Sesuai daftar yang ada pada pemerintah daerah, sebanyak 1934 KK yang tersebar di 15 titik, akan diberikan bantuan beras secara bertahap selama enam hari.  “Saya minta Kadis Sosial dan Camat membagikan bantuan beras secara merata pada warga. Jangan sampai beras bantuan pemerintah ini diselewengakan. Oleh karena itu saya minta masyarakat juga ikut mengawasi. Bila ada kecurangan dalam pembagian beras ini segera lapor, saya akan tindak tegas oknumnya,” tegasnya. 

Loekman menyatakan, tidak ada kata terlambat dalam penanganan bencana banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Lampung Tengah. Namun, dalam menyalurkan bantuan pada masyarakat yang terkena banjir, ada mekanisme yang harus dilalui pemerintah. “Gak ada kata terlambat dalam penanganan bencana banjir. Hanya saja ada mekanisme yang harus kita lewati. Saya minta warga agar bersabar dalam cobaan ini. Mungkin Allah SWT sedang menguji kita semua, dan kita harus koreksi diri masing-masing atas cobaan ini. Ayo kita sama-sama berdoa agar musibah banjir ini bisa terlewati.” ungkapnya.  Sementara Kadis Sosial Lamteng, Kusuma Riyadi menyatakan, akan menjamin bantuan beras tersebut sampai di wilayah pendistribusian dengan benar dan sesuai dengan rab laporan yang ada pada pemerintah daerah. “Saya pastikan beras akan sampai pada warga dan tidak ada kecurangan. Terhitung sejak tanggal 2-3 Maret 2018, kita sudah kirim beras pada warga di Kecamatan Bandar Surabaya, Bekri, Anak Tuha dan Bumiratu Nuban. Selanjutnya bantuan beras akan kita berikan pada warga di Kecamtan Terbanggi Besar, Way Pengubuan, Bandar Mataram, Seputih Agung dan Seputih Banyak.” pungkasnya. (ADV)


LAMPUNG TENGAH

Lewat Teknologi Running Text, Pemkab Lamteng Informasikan Harga Sembako Pada Masyarakat

L

ampung Tengah- Terobosan baru terus dilakukan oleh setiap dinas dan badan di Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi. Tahun ini, Dinas Perdagangan Lamteng akan memanfaatkan teknologi running text menginformasikan harga sembilan pokok (sembako) secara uptodate.  Kepala Dinas Perdagangan Lamteng

Syarief Kusen, harga sembako akan diinformasikan di tiga titik lokasi tahun ini, yakni Pasar Bandarjaya, Kalirejo, dan Kotagajah. “ Selain sebagai media informasi, pemanfaatan running text bertujuan untuk menjaga stabilitas harga. Jadi nanti tidak ada pedagang yang menjual sembako melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan,” katanya, 10 Janu-

ari 2018. Sistem pemerintahan berbasis IT memang selaras dengan arahan Bupati Lamteng Mustafa. Pemanfaatan teknologi bertujuan untuk mempermudah dan mempersingkat rentang kendali dan membuat efektif dan efisiensi di pemerintahan. “ Lewat running text. Informasi harga sembako akan selalu update setiap hari.

Jadi kalau ada pedagang yang jual di atas HET, bisa dilaporkan dan akan diberikan sanksi. Sanksi bisa ditutup. Kita akan melibatkan Satpol PP untuk melakukan penertibannya,” imbuh Syarif. Sementara itu Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menuturkan, secara bertahap segala pelayanan dan birokrasi di Lampung Tengah mulai mengarah pada teknologi. Ini bagian dari bentuk pe-


LAMPUNG TENGAH layanan prima yang ingin diberikan Pemkab kepada masyarakat. “ Kita sudah terapkan Mulai dari SIM ASN online di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM). Projek kita selanjutnya akan ada E-planning, E-Paymen, E-Budgeting, smart netizen dan konsultasi hukum online (Kumline),” papar Mustafa.  Dia berharap dengan pemanfaatan teknologi, maka pelayanan ke masyarakat bisa lebih cepat, akurat dan efisien. “Suka atau tidak suka, pemanfaatan teknologi di institusi pemerintahan harus mulai diterapkan. Kita pangkas birokrasi yang kerap jadi keluhan warga, lalu kita tingkatkan pelayanan sebaik-baiknya,” tegas bupati.(ADV) 

Lewat running text. Informasi harga sembako akan selalu update setiap hari. Jadi kalau ada pedagang yang jual di atas HET, bisa dilaporkan dan akan diberikan sanksi. Sanksi bisa ditutup. Kita akan melibatkan Satpol PP untuk melakukan penertibannya.


DPRD LAMPUNG TENGAH

DPRD Lampung Tengah Gelar Paripurna Pengesahan Raperda 2018

L

ampung Tengah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah menggelar rapat Paripurna Istimewa tentang Pengesahan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah, dan Pengesahan Lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lamteng tahun 2018. Rapat yang digelar digedung dewan setempat, Senin 12 Maret 2018, dipimpin langsung Ket-

ua DPRD Lamteng Hi. A. Junaidi Sunardi, yang didampingi Wakil Ketua II Riagus Ria, Wakil Ketua III Hi. Joni Hardito, 35 anggota dari 50 anggota DPRD, dan Sekertaris DPRD Lamteng Syamsi Roli. Nampak hadir pula Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng Hi. Loekman Djoyosoemarto S. sos, Sekertaris Daerah Adi Erlansyah, para Asisten dan Stap Ahli dilingkungan Pemkab Lamteng, para Kepala Dinas, Badan dan

Bagian, serta jajaran Forkopimda Lamteng. Ketua DPRD Lamteng Hi. Junaidi memaparkan, bahwa dalam rapat paripurna kali ini pihaknya membahas Peraturan Daerah Tahun 2018 dan Lima Raperda. Pertama Raperda tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah. Kedua Raperda tentang pelayana informasi publik lingkungan pemerintah daerah. Ketiga Raperda tentang perlindungan dan pember-


DPRD LAMPUNG TENGAH

dayaan usaha perikanan dan nelayan. Keempat Raperda irigasi, dan Kelima, Raperda tentang perlindungan hak buruh atas upah. “Saya atas nama DPRD Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besar nya kepada Bupati Lamteng dan rekanrekan Ekskutif atas kerjasama nya. Semoga apa yang telah kita

sepakti bersama, Raperda ini dapat berjalan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Lamteng.” ucapnya. Dikesempatan yang sama, Plt. Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyampaikan ucapan terimakasih kepada masing-masing Fraksi DPRD yang telah mencapaikan pandangan umum terhadap Raperda pokopokok pengelolaan keuangan

daerah. “Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan banyak terima kasih atas inisiatif DPRD Kabupaten Lampung Tengah yang telah menyusun 4 Raperda sebagaimana yang telah disampaikan.” ucapnya.  Sehungungan dengan 4 Raperda inisiatif DPRD akan disampaikan dengan hal-hal sebagai berikut. Terkait dengan Raperda tentang palayanan informasi public dilingkungan pemerintah daerah, ini sebagai pedoman pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi publik dalam rangka perlindungan.  Kemudian Raperda pelindungan dan pemberdayaan usaha perikanan dan nelayan, ini mestinya sebagai pedoman pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam upaya memberikan perlindungan dan pemberdayaan usaha perikanan dan nelayan, guna menunjang pembangunan perikan dalam rangka perluasan kesempatan kerja, peningkatan tarap hidup untuk pembudidaya ikan dan nelayan serata demi melestarikan sumber daya ikan. Terkait Raperda tentang irigasi, ini nantinya sebagai dasar dalam pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi dengan mengedepankan partisipasi masyarakat para petani baik yang tergabung dalam per-

kumpulan petani pemakai air maupun petani yang belum tergabung dalam perkumpulan petani pemakai air. Terkait Raperda pelindungan hak pekerja atau buruh atau upah, hal ini sebagai salah satunya dalam rangka menjamin upah yang layak bagi tenaga kerja. Dimana dengan upah yang layak ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Lampung Tengah. “Marilah kita memulai untuk bermitra secara baik dengan pengalaman-pengalaman yang lalu, agar dijadikan pelajaran untuk melangkah pelaksanaan tugas kedepan. Mudah-mudahan dengan niat baik kita bersama, semua permasalahan yang ada di Lampung Tengah ini akan kita selesaikan dengan baik.”harap Loekman.  “Menyangkut masalah anggaran, kami juga akan siapkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga semua Raperda

yang telah kita bahas pada hari ini dapat kita setujui bersama dan kedepan dapat bermanfaat untuk kemajuan kabupaten Lampung Tengah.”ungkapnya. Sebagai tambahan informasi, lanjut Loekman, bahwa mulai hari ini di Lampung Tengah terdapat angkutan perintis dari Bandar Jaya ke Kalirejo via Seputih Agung-Selusuban, yang merupakan program dari Kementrian Perhubungan. Kemudian bus sekolah dengan jalur atau rute Gunung Sugih-Anak Tuha, ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat pelajar. “Karena kita melihat bahwa setiap jam pulang sekolah angkutan-angkutan kota itu sangat memperihatinkan karena anakanak sekolah naik di atas kap mobil. Untuk antisipasi kecelakaan yang kita tidak inginkan maka pada kesempatan ini jalur angkutan anak sekolah itu diarahkan kearah Gunung Sugih-Anak Tuha. Untuk itu kami mohon dungungan dari rekan-rekan Legislatif.” pungkasnya. (ADV) 


LAMPUNG TENGAH

Tingkatkan Iklim Invetasi, Bupati Mustafa Berikan Jaminan

L

ampung Tengah– Guna meningkatkan iklim invetasi, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa memberikan jaminan kemudahan berinvestasi bagi pengusaha yang ingin menanamkan modal atau membuka usaha di Lampung Tengah.Â

Hal ini diungkapkan Mustafa saat membuka workshop pengisian tata cara pengisian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung Tengah, 6 Februari 2018.Â

Kemudahan berinvestasi dilakukan Pemkab setempat dengan memberikan izin gratis, jaminan keamanan, dan layanan cepat bagi pengusaha yang ingin berinvestasi. Sejauh ini sejumlah izin gratis telah diterbitkan bagi perusahaan-perusahaan di Lampung Tengah.


LAMPUNG TENGAH

“Kami membuka peluang bagi investor untuk menjalankan usahanya. Termasuk menggratiskan biaya perizinan bagi pemilik perusahaan. Upaya lainnya yang telah kami lakukan yakni program ronda untuk menjaga keamanan berinvestasi,” kata Bupati Mustafa. Menurutnya Iklim berinvestasi di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) sudah semakin baik. Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan jumlah investor yang cukup siginifikan dengan nilai investasi mencapai Rp 3 triliun di tahun 2017. Untuk mewujudkan iklim investasi yang baik, menurut Mustafa, perlu adanya sinergi antara perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Lamteng. Namun, tetap tidak mengabaikan kepentingan mas-

yarakat Lamteng. Karena Bupati Mustafa tetap memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.  “Artinya, perusahaan dalam menjalankan usahanya mendapatkan laba atau keuntungan, pemerintah daerah memperoleh devisa, dan lebih penting lagi masyarakat menjadi sejahtera. Oleh karena itu, perlu adanya komunikasi yang baik sehingga jika nantinya terjadi persoalan-persoalan dapat dicarikan solusi terbaik,” jelas Bupati KECe ini. Sementara Kepala DPMPTSP Lamteng Drs. A. Helmi, M.M. mengatakan, pemberian izin gratis bagi pelaku usaha sudah dilaksanakan sebelumnya sebagai tindaklanjut program Bupati Mustafa. Disamping itu, Dinas Penanaman Modal

dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu aktif turun ke perusahaan-perusahaan untuk melakukan pemantauan mengenai perizinan. “Investasi yang ada di Lamteng saat ini mengalami peningkatan. Ada lebih dari Rp3 triliun investor menanamkan modalnya di Lamteng. Hanya saja berkaitan dengan laporan keuangan perusahaan, kami merasa sulit karena ada perusahaan yang memiliki perusahaan induk di luar daerah,” ujar Helmi. Hadir pada kegiatan workshop LKPM, Direktur Wilayah I Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Agus Joko Saptono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lamteng Widodo, kepala BPJS Kesehatan Metro, dan unsur-unsur perusahaan.(ADV)


LAMPUNG TENGAH

L

Pemkab Lamteng Lakukan Pembenahan Pelayanan Publik Pada Masyarakat

ampung Tengah- Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lamteng, mulai melakukan pembenahan dalam segi pelayanan publik kepada masyarakat. Dimana dalam segi pembuatan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP), Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran sudah mulai membaik. Namun dalam segi fasilitas ruang tunggu masih sangat

minim. Demikian dikatakan Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, S. Sos, saat melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Disdukcapil, Senin (22/1/2018). “ Untuk fasilitas ini kedepan akan kita upayakan agar semua fasilitas Disdukcapil bisa terpenuhi dan maksimal,” kata Loekman. Loekman menuturkan, dalam pembuatan E-KTP yang harus di pahami masyarakat adalah peroses data. Jika

perekaman KTP sudah berbulan-bulan tidak bisa dicetak, tentunya ada kendala di lapangan. “ Kalau datanya belum masuk ke server maka belum bisa di cetak. Kalau datanya sudah masuk diserver Disdukcapil saya rasa tidak sampai sepuluh menit pembuatannya. Masuk lima menit sudah bisa dicetak untuk diterbitkan,” jelasnya.  Loekman menerangkan, bahwa alur data dari perekaman tidak langsung masuk


LAMPUNG TENGAH

ke kabupaten. Namun data dikirim terlebih dahulu ke server pusat. data server kependudukan ini ada dua tempat, yakni di Batam dan pasar minggu Jakarta. “ Nah ini yang sering mengalami kendala. Kita sudah kirim ke server pusat, kemudian pengembaliannya ke kabupaten yang suka terlambat. Kita juga tidak bisa menyalahkan mereka karena transporternya ini kan terbatas, sementara seluruh Indonesia masuknya kesitu satu tempat. Maknya disini lah kadang kadang sampai sebulan dua bulan belum bisa masuk untuk dicetak,” jelasnya.  Orang nomor dua di Lamteng ini berharap, dengan fasilitas lengkap dan peralatan memadahi tentunya akan menghilankan pungli dan calo mencalo. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan aktivitas pelayanan secara gratis.” Tapi dengan catatan masyarakat harus datang sendiri.” pungkasnya. Dikesempatan yang sama, Kadis Disdukcapil Lamteng Sugandi menerangkan,

bahwa catatan jumlah E-KTP ada sekitar 32 ribu. Sedangkan yang sudah memiliki KTP hampir delapan ratus ribu.   “ Kalau yang belum melakukan perekaman E-KTP ada sekitar sepuluh persen dari jumlah yang ada. Untuk stok blangko KTP saat ini dicapil ada sepuluh ribu. Kalaupun stok blangko tinggal dua ribu kita langsung kejakarta. Sebab dijakarta sudah mulai ada stok blangko nya,” ujarnya. Sugandi mengatakan, langkah Disdukcapil  saat ini jemput bola kekampung kampung. Dimana setiap kecamatan harus melakukan upaya jemput bola perekaman KTP ke kampung-kampung wilayah nya masing-masing. Ia pun menghimbau bagi masyarakat yang belum mencetak KTP bisa langsung ke Disdukcapil Lamteng.  “ Kalau datanya sudah masuk disini dan keadaannya normal saya kira pencetakan KTP hanya butuh waktu dibawah sepuluh menit. Dan ini gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun asalkan masyarakat datang sendiri tanpa melalui calo.” pungkasnya. (ADV) 


LAMPUNG TENGAH

Pemkab Lamteng Gandeng BKN Sosialisasikan UU Kepegawaian

L

ampung Tengah- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lampung Tengah Bersama Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat Regional V, menggelar kegiatan sosialisasi perundang-undangan bidang Kepegawaian tahun angaran 2018, digedung Bandiklat Kota Gajah, Selasa (13/3) Kepala BKPSDM Chandra Puasati mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan

pemahaman tentang peraturan di bidang kepegawaian kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya pengelola kepegawaian di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. “Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat mewujudkan PNS yang kompeten dan profesional serta sadar akan kedudukan, hak dan kewajibannya. Sehingga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tu-

gas pelayanan kepada masyarakat. Dengan begitu, hasil yang diinginkan pemerintah dapat tercapai melalui kegiatan peraturan perundang-undangan bidang kepegawaian, sehingga dapat dilaksanakan sesuai fungsinya.” terangnya. Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini juga dalam rangka mewujudkan profesionalisme kinerja aparatur sipil negara khususnya PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Dalam sosialisasi

ini, pemaparan materi akan dilakukan oleh narasumber dari BKN. “Materi yang dipaparkan yaitu, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Sedangkan yang utama adalah terkait Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.” katanya.  Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto S. sos yang membuka acara tersebut ber-


LAMPUNG TENGAH harap, dengan adanya sosialisasi ini bisa merubah sistem ASN Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, agar bekerja dengan menggunakan aturan yang ada, sehingga tercipta pegawai yang sehat dan benar. Loekman menjelaskan, dengan adanya PP no 11, banyak aturan yang di permudah seperti kenaikan pangkat tidak perlu mengurus ke BKN. Karena nantinya Bupati punya kewenangan untuk menaikan pangkat melaui kinerja pegawai yang mempunyai prestasi.  “Dengan aturan ini sudah tidak ada celah oknum-oknum pegawai untuk pungli terkait administrasi. Saya tegaskan, bahwa BKN sebagai lembaga kontrol kepegawaian masih berjalan.” ungkapnya.  Sementara Kepala Regional V BKN pusat, Istati menjelaskan, sosialisasi PP no 11 aturan yang lama sudah di cabut, namun masih ada masa transisi, karena pihak BKN diberikan waktu tiga tahun sampai aturan yang ada di BKN singkron dengan BKPSDM daerah.  “Dengan demikian nantinya pegawai tidak perlu lagi mengurus berkas kepangkatan sampai ke BKN pusat, cukup di pemerintah daerah saja. Seperti kenaikan pangkat, pensiun, sudah menjadi kewenagan PPK bukan dari BKN. Nantinya BKN hanya sebagai lembaga kontrol sesuai dengan kewenangannya,” terangnya.  Dalam pengelolaan pangkat juga, tambahnya, nanti tidak semuanya bisa naik pangkat karena ada penilaian kerajinan dan prestasi kinerja pegawai. “Pemerintah juga akan mempermudah ASN/PNS dalam administrasi yang selama ini di anggap sangat rumit dan prosesnya panjang.” pungkasnya. Kegiatan sosialisasi ini digelar selama Empat hari sejak tanggal 13-16 Maret 2018, dan diikuti oleh seluruh pejabat Eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. (ADV) 

ADV PEMDA LAMTENG 2018  
ADV PEMDA LAMTENG 2018  
Advertisement