Issuu on Google+

www.lampost.co

facebook.com/ lampungpost

TERUJI TEPERCAYA

l

No. 13577 TAHUN XLl

l Terbit Sejak 1974 l Rp3.000 l sabtu, 19 september 2015 l 24 Hlm.

Pertaruhan Momentum di Derby London LAGA big match tersaji pada pekan keenam Liga Primer saat Chelsea menjamu Arsenal di Stamford Bridge, malam nanti. Kedua tim memperta­ ruhkan momentum pada derby ke-156 London itu. Awan kelabu tengah me­ naungi sang juara bertahan yang terjun bebas ke bibir zona degradasi akibat kalah pada dua laga ter­a khir. Na­ mun, malam nanti justru jadi saat yang tepat bagi The Blues mengingat di tempat yang sama membantai Maccabi Tel Aviv 4-0 pada pembukaan Liga Champions, Kamis (17/9). Mereka pun menjadi tim satusatunya asal Liga Primer yang menyegel tiga angka setelah Arsenal, Manchester City, dan Manchester United tumbang. Namun, dalam laga nanti, Jose Mourinho harus memper­ hatikan lini belakang. Sejauh ini, tak kurang dari 12 gol sudah bersarang ke jala yang dijaga Thibaut Courtois kemu­ dian Asmir Begovic. Selain itu, Willian dan Pedro juga bakal absen karena cedera. Persoalan lain yang mengemuka ialah kondisi mental Eden Ha­ zard seusai gagal mengeksekusi penalti di Tel Aviv lalu. Pemain Belgia ini tampaknya memiliki masalah dengan kepercayaan diri, terlihat ketika enggan mengambil penalti kedua yang akhirnya dieksekusi Oscar. Misi yang sama juga diapung­ kan The Gunners. Tim tamu ­ingin memanfaatkan momen­ tum keterpurukan London Biru di pentas domestik untuk mem­ bawa pulang kemenangan. Tak pernah kebobolan dalam tiga laga menjadi berita baik bagi pasukan Arsene Wenger. Sayangnya, catatan itu menjadi hambar karena mereka kalah dari Dynamo Zagreb 1-2 di Liga Champions kemarin. Sejarah mencatat Arsenal tak pernah menang dalam enam pertemuan terakhir de­ ngan calon tuan rumah malam nanti. Tiga laga berakhir im­ bang, sisanya diborong Si Biru, termasuk musim lalu ketika Eden Hazard dan Diego Costa mempersembahkan skor 2-0 untuk timnya. (MI/O1)

Rossa Ogah Berpakaian Seksi...Hlm.16

@lampostonline @buraslampost

TAJUK

Runtuhnya Keadilan Hukum

Siaran langsung beIN Sport 3, Sabtu (19/9) Pukul 18.00 WIB Rekor Pertemuan

� AFP

Olivier Giroud

Arsenal (4-5-1)

2 Agu 2015

Community Shield

Arsenal 1–0 Chelsea

26 Apr 2015

Liga Primer

Arsenal 0–0 Chelsea

5 Okt 2014

Liga Primer

Chelsea 2–0 Arsenal

22 Mar 2014

Liga Primer

Chelsea 6–0 Arsenal

24 Des 2013

Liga Primer

Arsenal 0–0 Chelsea

33-Cech, 2-Debuchy, 6-Koscielny, 4-Mertesacker, 18-Monreal, 8-Arteta, 19-Cazorla, 11-Ozil, 17-Sanchez, 15-Oxlade-Chamberlain, 12-Giroud

2

1-Begovic, 2-Ivanovic, 5-Zouma, 24-Cahill, 28-Azpilicueta, 21-Matic, 4-Fabregas, 8-Oscar, 10-Hazard, 7-Ramires, 19-Costa

17

Pelatih:

33

Arsene Wenger

4 18

19

1

10 4

19 8

Chelsea (4-2-3-1)

5

21 12

15

� AFP

2

7

11 6

Diego Costa

24

8

Pelatih:

Jose Mourinho

28

Kartel Sapi Diancam Rp1 T Menguatnya dolar sangat berpengaruh pada kondisi pasar ekonomi dan makin gencar praktik monopoli. MUSTAAN BASRAN

K

ARTEL atau sindikat pengusaha yang ber­ aksi memengaruhi pasar dengan melakukan mo­ nopoli perdagangan diancam denda sebesar Rp1 triliun. Hal itu menjadi salah satu upaya dalam reformasi pasar dan persaingan usaha. Untuk itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tetap berkomitmen memasukkan amendemen UU No. 5/1999 tentang Larangan Praktik Mo­ nopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Amendemen ini terkait ter­ ungkapnya kartel sapi impor yang dilakukan 32 perusahaan penggemukan sapi (feedloter) yang sempat mengungkit harga daging sapi mencapai Rp14 ribu per kilogramnya. Dari 32 feedloter itu, 11 di antaranya ada di Lampung yang terjerat dalam kartel saat mereka me­ nyuplai daging ke Jakarta.

“Ada lima hal penting da­ lam yang menjadi pointer revisi aturan di regulasi itu. Kelimanya untuk mendukung kinerja profesional. Pertama, mendorong kinerja pelaku usaha. Kedua, memperkuat status kepegawaian di KPPU demi menghadapi masyarakat ekonomi Asia, dan ketiga no­ tifikasi merger,” kata Ketua KPPU Syarkawi, saat mengisi Sekolah Jumat di kantor Media Group (grup Lampung Post), Jakarta, Jumat (18/9). Kemudian, menurut Syarkawi, yang keempat perlu juga menaikkan besaran denda bagi pelanggar senilai Rp1 triliun. Terakhir adalah liniasi program. “Besaran denda seka­ rang hanya Rp20 miliar. Saya kira ini tidak akan memberi­ kan efek jera sehingga kami mendorong agar dinaikkan menjadi Rp1 triliun,” kata dia. KPPU pun telah menyam­ paikan lima hal utama ke Komisi VI DPR. “Tentu saja,

kami akan memperjuangkan ini agar reformasi sesungguh­ nya terjadi,” kata Syarkawi. Menguatnya dolar akhir-­akhir ini juga sangat berpenga­ruh pada kondisi pasar ekonomi. Hal itu mengakibatkan barang di pasaran tinggi. “Kenaikan kurs asing mengakibatkan mo­ nopoli pun lebih gencar terjadi. Itu dikarenakan ada pesaing barang impor,” ujarnya.

Untung terbesar ada di pascapotong, sedangkan di penggemukan untungnya berkurang sedikit. Sebelumnya, Kepala Dinas Pe­ ternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Lam­ pung Dessy Romas mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi 11 feedloter yang teridentifikasi menjadi kartel sesuai hasil in­ vestigasi KPPU. Dessy meminta

ke-11 feedloter membuat surat sanggahan jika memang tidak menjadi bagian kartel. “Selain itu juga harus meng­ hadirkan saksi ahli untuk membuktikan mereka bukan­ lah kartel,” katanya.

Subsidi Breeding Pengamat pertanian, Siswono Yudo Husodo, mengungkapkan perlu adanya subsidi khusus bagi petani yang melakukan breeding (pengembangbiak­an) sapi untuk penguatan swasem­ bada daging sapi nasional. Pasalnya, dari seluruh rangkai­ an bisnis sapi, kegiatan breeding yang memang paling tidak menguntungkan. “Untung terbesar ada di pascapotong, sedangkan di penggemukan untungnya hanya berkurang sedikit dan paling tidak menguntungkan ya di breeding sapi,” kata Sis­ wono pada seminar bertema Peningkatkan kesejahteraan petani Indonesia yang digelar Partai NasDem di Jakarta, kemarin. (R3) mustaan@lampungpost.co.id

STATUS sebagai negara hukum tampaknya baru menjadi slogan di republik ini. Harapan warga masyarakat atas terciptanya ke­ hidupan berperikeadilan masih­ lah jauh panggang dari api. Kita semua sepakat, esensi penegakan hukum bukanlah sekadar mewujudkan ketertiban masyarakat semata. Lebih tinggi dari itu, hukum sejatinya menjadi instrumen utama penegak keadilan di tengah masyarakat. Kenyataannya, alih-alih menciptakan keadilan, hukum justru kerap menusuk dan merobek-robek rasa keadilan masyarakat secara jelas dan terang benderang. Sebab, dengan mudahnya hukum terbeli dan dipermainkan. Lantaran kerap terbeli dan dipermainkan, hukum kemudian menjadi tumpul, berat sebelah, tebang pilih, tajam ke atas seka­ ligus tumpul ke bawah, hingga menghempaskan, meruntuhkan harapan keadilan pada palung terdalam kesadaran publik. Persoalan penegakan hukum tanpa keadilan itulah yang mengemuka tatkala Pemerintah Kota Bandar Lampung me­ mutuskan untuk menutup salah satu tempat bisnis kebugaran lantaran didapati terjadi perbuatan mesum di lokasi tersebut. Pertanyaan paling mendasar dalam konteks perlakuan sama di hadapan hukum, apakah rumah sakit umum dae­ rah harus ditutup lantaran oknum di sana secara sengaja menelan­tarkan atau bahkan hingga membuang pasiennya? Apakah sekolah ataupun universitas harus ditutup lan­ taran siswanya atau mahasiswanya didapati menyimpan narkoba atau menggunakan narkoba? Jawaban publik atas pertanyaan-pernyataan itu pastilah jelas dan tegas. Tidak! Mengapa tidak? Karena teramat jelas dan terang benderang pula penegakan hukum seperti itu hanya mengedepankan asas ketertiban masyarakat tanpa mempertimbangkan asas keadilan yang sepatutnya turut menjadi junjungan bagi instrumen hukum. Kita semua paham, izin atas beroperasinya bisnis tempat hiburan atau kebugaran merupakan otoritas Pemerintah Kota Bandar Lampung. Namun, setiap kebijakan pencabutan izin usaha hiburan atau kebugaran itu sepatutnya penuh pertimbangan, terutama terkait dampaknya. Dampak paling nyata akan hal itu bagi bisnis hiburan dan kebugaran penunjang pariwisata di Kota Tapis Berseri adalah ketidakpastian serta tiadanya perlakuan sama di hadapan hukum hingga situasi yang teramat sangat meresahkan. Bisa dibayangkan, jika kita menggunakan logika berpikir yang sama dengan Pemerintah Kota saat ini, kelak mestinya seluruh tempat bisnis hiburan, kebugaran, kafe, perhotelan, di kota ini harus ditutup jika terjadi tindak kriminalitas se­ rupa ataupun lainnya. Publik tentu menyadari, pemberantasan tindak kriminalitas apa pun bentuknya merupakan kewajiban penyelenggara negara. Namun, patutlah dipikirkan. Jangan sampai atas kewa­ jiban itu lantas menyisihkan kewajiban lainnya, seperti halnya memberi jaminan serta kedudukan sama di muka hukum. Menutup suatu bisnis usaha atas dasar suatu perbuatan kriminal ibarat membunuh lalat dengan granat. Demikian pula jika negara menegakkan hukum tanpa asas keadilan, justru yang akan tampil ke permukaan adalah wajah kekua­ saan dalam rupa kesewenang-wenangan. n

oasis

Sejuta Manfaat Senyum TERSENYUMLAH untuk mengawali hari yang indah. Hasil penelitian ilmiah menyebutkan tersenyum dan tertawa memiliki efek positif bagi kebahagiaan Anda. Menurut penelitian, ekspresi wajah dapat memengaruhi perasaan. Misalnya, cemberut menginduksi perasaan negatif yang lebih besar, sedangkan tersenyum akan memperkuat perasaan bahagia. Ada sebuah penelitian terbaru yang di­ lakukan di University of Cardiff yang menunjukkan bahwa orang-orang yang jarang mengerutkan kening rata-rata akan lebih bahagia. Bahkan, meskipun senyum dipaksakan, tetap membuat Anda merasa lebih bahagia dari sebelumnya. Sebab, senyum meningkatkan emosi positif dan menghilangkan emosi negatif dari wajah yang artinya suasana hati seseorang akan cenderung selaras dengan emosi wajah mereka. (MI/U1)

Aparat Lamsel Langgar Administrasi

Paryanto Dilantik Pj Bupati Pesawaran Besok

PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lampung Selatan menyimpulkan terjadi pelang­ garan administrasi dalam ka­ sus pengumpulan aparat desa di kantor PDIP dan undangan kepala desa ke gedung MPR. “Semua dugaan pelanggaran pemilukada di Lampung Sela­ tan merupakan pelanggaran administrasi. Tidak ditemukan pelanggaran pidana ataupun pelanggaran lainnya,” kata Ketua Panwaslu Lampung Selatan Sahbudin Usman, usai menggelar rapat pleno ber­ sama komisioner serta tim ahli hukum, Jumat (18/9). Menurut dia, ada lima temuan dugaan pelanggaran pemilu­ kada yang dibahas dalam pleno

MENGINGAT Pesawaran ter­ masuk zona merah dalam pelaksanaan pemilukada, Paryanto, staf ahli Bidang Pemerintahan Pemprov Lam­ pung, berkomitmen untuk menjaga netralitas PNS setelah dilantik sebagai penjabat (pj) bupati Pesawaran. Menurut rencana, Paryanto akan dilantik sebagai pj bupati Pesawaran pada Minggu (20/9). Kepastian pelantikan Paryanto sesuai dengan Surat Keputus­ an (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 131.18-5118 tahun 2015, tang­ gal 14 September 2015. Untuk mutasi atau rolling, kata Paryanto, ada pertimbang­ an serta melihat apa kekurang­

Panwaslu. Namun, semuanya hanya pelanggaran adminis­ trasi, termasuk undangan ketua MPR kepada kepala desa untuk datang ke gedung MPR. Dia menjelaskan lembagan­ ya memberikan catatan khusus ke Badan Pengawas Pemilu Lampung terkait perangkat desa yang diundang ke kantor PDIP Lampung serta ke Negeri Baru Resort (NBR). “Dari lima pelanggaran itu, kami hanya berikan catatan khusus atas pelanggaran perangkat desa ke PDIP dan NBR,” ujarnya. Menurutnya, pengumpulan aparat desa tersebut dimobili­ sasi secara terstruktur dan terorganisasi oleh ketua Aso­ siasi Perangkat Desa Seluruh

Indonesia (Apdesi) Lampung. Para aparatur desa dikum­ pulkan di dua tempat itu, meskipun di dalamnya tidak ditemukan ajakan memilih calon tertentu. “Dasarnya ha­ sil klarifikasi kepala desa yang kami panggil memberikan keterangan,” kata Sahbudin. Mengenai pelanggaran stiker PBB bergambar calon bupati Rycko Menoza, kata dia, pihaknya meminta agar stiker itu ditarik. Stiker ini dipasang di rumah warga pada Juni lalu atau saat Rycko menjabat seba­ gai bupati. “Kami merekomen­ dasi agar stiker tersebut ditarik dari peredarannya serta yang sudah terpasang agar dicabut,” kata dia. (*3/U1)

n LAMPUNG POST/DOK.

Paryanto an dan kelemahan. “Kami harus tahu dulu ke dalam, kabag atau staf masih mau melanjutkan tugasnya dan mendukung pemerintahan kami atau tidak? Kami lihat dulu kinerja dan dedikasinya

nanti,” kata Paryanto, usai ge­ ladi bersih pelantikan di Balai Keratun, lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (18/9). Paryanto juga mengatakan tak menyangka ditunjuk se­ bagai pj bupati Pesawaran. “Ya, hanya mendengar rumorrumor sebelumnya, malah ada yang ngomong bukan saya. Karena, memang ini sifatnya sangat rahasia. Baru Kamis kemarin, ketika diberitahu ada undangan untuk mengikuti geladi bersih, saya baru yakin dan percaya,” ujarnya. Untuk serah terima jabatan dengan Bupati Pesawaran periode 2010—2015, ren­ cananya akan dilakukan pada

Senin (21/9) siang. “Setelah pelantikan, kalau belum serti­ jab kan belum bisa melak­ sanakan tugas itu. Pak Aries tadi (kemarin, red) telepon, dia bilang Sabtu saja. Tapi, kata tim Asisten I enggak bisa lewat dari Senin sertijab­ nya karena akan melanggar undang-undang. Jadi Senin siang, pukul 14.00 di aula Pemkab Pesawaran sertijab­ nya,” kata Paryanto. Sebelumnya, Kepala Biro Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Lampung Chandri mengatakan kepastian peng­ angkatan Paryanto sebagai pj bupati Pesawaran saat ditemui di sela-sela geladi bersih, ke­ marin. (MAN/WIR/D1)


sabtu, 19 september 2015

8 lampung memilih

LAMPUNG POST

2

Kecamatan Paling Rawan Kecurangan Perputaran suara kuncinya di kecamatan. PADLI RAMDAN

M

ENTERI Dalam Ne­ geri Tjahjo Kumolo menyatakan tempat paling rawan praktik curang dalam pemilukada adalah di kecamatan, sehingga perlu perhatian dan bimbingan lebih besar kepada camat. “Saya cukup pengalaman enam kali pemilu. Perputaran suara kuncinya di kecamatan,” kata Tjahjo usai memimpin apel camat seluruh Indonesia dalam persiapan pemilukada di Batam, Jumat (18/9). Camat adalah koordinator dari desa atau kelurahan se­ hingga seluruh permasalah­an merupakan tanggung jawab pejabat itu. Karena itu, ia meminta kepada seluruh ca­ mat untuk bersikap netral dan adil dalam pelaksanaan pemilukada. Pemerintah akan mengatur kembali sanksi yang akan diberikan kepada camat yang dinilai tidak netral. “Bila tidak netral, akan diatur lebih detail. Yang jelas, pejabat daerah yang terang-terangan dengan pakai­ an dinas mendukung, dalam jangka pendek akan diskors,” kata Menteri. Bahkan, pemerintah tidak akan segan memberhentikan

jabatannya. Menurut dia, konf­ lik yang terjadi di suatu daerah juga berawal dari tingkat keca­ matan sehingga perlu pengua­ tan koordinasi antarlembaga di kecamatan. “Di kota tidak masalah. Con­ toh di Ambon masalah tole­ ransi tidak ada masalah, begitu satu RT di kecamatan berkelahi memicu seluruh kecamatan,

Kami ingin memastikan di setiap daerah persiapannya lancar. dan seterusnya,” ujarnya. Dia meminta camat terus berkoor­ dinasi dengan aparat kepoli­ sian dan TNI yang berada di tingkat kecamatan. Mendagri juga meminta pen­ jabat gubernur untuk melaku­ kan tugasnya mengoordinasi­ kan Satuan Polisi Pamong Praja dalam mengawal camat dalam melaksanakan tugasnya. Kementerian Dalam Ne­geri mengadakan apel diikuti ca­ mat dari 269 kabupaten kota yang menyelenggarakan pemi­ lukada serentak 2015. “Ini mewakili camat yang akan

mengikuti pemilukada. Untuk membangun sinergitas, meng­ antisipasi pemilukada ini ber­ langsung aman,” kata dia. Sementara itu, Dewan Kehor­ matan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyosialisasikan berbagai hal terkait penegak­ an kode etik penyelenggara pemilu kepada jajaran KPU dan panitia pengawas pemilih di Bali. “Dengan acara seperti ini, kami ingin memastikan di setiap daerah persiapannya lancar dan para calon serta calon pemilih mendapatkan pelayanan yang sebaik-baik­ nya. Intinya, supaya tidak ada yang merasa tidak puas dilayani,” kata Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie di Bali, di Denpasar, kemarin. Dia berharap mutu pelayan­ an kepada pemilih dalam pemilukada serentak 9 Desem­ ber 2015 dapat ditingkatkan. Begitu juga integritas penye­ lenggara pemilu agar dijamin sehingga hasil pemilukada benar-benar bisa dipercaya. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menambah­ kan sampai saat ini pihaknya ­sudah menerima sekitar 100 pengaduan dari seluruh Indo­ nesia terkait tahapan pemilu­ kada serentak. (ANT/U1) padliramdan@gmail.com

KPU Minta Laporan Tidak Terlambat KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Metro mengingatkan pasangan calon kepala daerah dan wakilnya untuk tidak ter­ lambat menyerahkan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye (LPPDK) pada 6 Desember 2015. Keterlam­ batan penyerahan laporan akan dikenakan sanksi tegas pembatalan calon. “Memang waktu pelaporan masih cukup lama, tetapi KPU mengingatkan kepada calon untuk tidak terlambat melapor­ kan LPPDK. Sanksinya sudah diatur dalam PKPU No. 8 Tahun 2015, yaitu pembatalan sebagai

calon,” kata komisioner KPU Pokja Audit Dana Kampanye, Nova Hadiyanto, kepada Lampung Post, Kamis (17/9). Ia menuturkan laporan pe­ nerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) diterima paling lambat oleh KPU pada 16 Oktober dan diumumkan 17 Oktober 2015. Sementara penyerahan LPPDK paling lambat 6 Desember 2015. Menurut dia, KPU belum mengetahui berapa total sum­ bangan dana kampanye yang diterima tiap calon. Dana kam­ panye calon akan diumumkan ke publik setelah kandidat

menyerahkan LPSDK. Dia juga meminta calon tidak melanggar pembatasan dana kampanye yang telah ditetapkan sebesar Rp13,5 mil­ iar. “Jangan sampai calon me­ lewati batas waktu pe­nyerahan LPPDK dan melanggar batasan dana kampanye yang sudah ditentukan. Kedua sanksinya sama-sama pembatalan seba­ gai calon,” ujar dia. Nova berharap semua calon dapat mengisi LPSDK dan LPPDK sesuai dengan format yang telah ditentukan dalam PKPU No. 8 Tahun 2015 tentang Dana Kampanye. (CAN/U1).

n ANTARA/DIDIK SUHARTONO

AJAKAN SUKSESKAN PEMILUKADA 2015. Siswi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya menunjukkan stiker ‘Buktikan Cintamu pada Surabaya-Ayo Sukseskan Pilkada 2015’ yang dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9). Kegiatan tersebut untuk mengajak masyarakat turut serta dalam menyuksekan Pemilukada 2015.

PPL Harus Kawal Perbaikan DPS PANITIA Pengawas Keca­ matan (Panwascam) Palas, Kabupaten Lampung Selatan, menginstruksikan petugas pengawas lapangan (PPL) untuk turun langsung meng­ awasi perbaikkan daftar pemilih sementara (DPS) di masing-masing desa. Ketua Panwascam Palas Ketut Purne mengatakan pihaknya telah menginstruksikan PPL di 21 desa se-Kecamatan Palas untuk turun langsung ke tiap dusun, RT, atau TPS meng­ awasi DPS karena di­d uga banyak pemilih ganda. “Kami telah mengcek DPS di setiap desa. Berdasar teknologi komputer, kami

menemukan banyak pemilih yang diduga ganda. Untuk itu, kami instruksikan PPL masing-masing desa agar mengeceknya langsung di tingkat bawah,” kata dia saat ditemui di Sekretariat Pan­ wascam Palas, Jumat (18/9). Dia mengaku menemu­ kan nama yang sama, tetapi tempat tanggal lahir berbeda dalam DPS. Ada juga nama sama, tetapi tempat pemun­ gutan suara berbeda. “Saya contohkan ada nama ganda di Desa Palaspasemah atas nama Armansyah, tetapi NIK, tanggal lahir, alamat, dan TPS berbeda. Nama tersebut boleh dicurigai, tetapi harus dibuk­

tikan secara langsung. Apa benar nama tersebut memang ada dua orang,” kata dia. Purne juga mengatakan banyak kemungkinan yang menjadi penyebab adanya pemilih ganda. Misalnya, petu­ gas pemutakhiran data pemilih yang tidak terjun langsung, op­ erator salah dalam melakukan input data di tingkat kelurahan dan kecamatan. “Yang jelas, kami meng­ inginkan sebelum DPS terse­ but ditetapkan menjadi DPT harus bebas dari kecurangan apa pun. Kami berharap ke­ pada PPL agar benar-benar jeli untuk mengawasi perbaik­ kan DPS,” kata dia. (*2/U1)

n ANTARA/FIQMAN SUNANDAR

KALAH SENGKETA PEMILU. Bakal calon wakil Gubernur Sulut, David Bobihoe Akib, meninggalkan ruang sidang usai putusan sengketa pemilu di kantor Bawaslu Sulut, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (16/9) malam. Bawaslu memutuskan menggugurkan pasangan bakal calon calon gubernur, Elly Engelbert Lasut, karena tidak memenuhi syarat yang berstatus tahanan, sedangkan bakal calon wakil Gubernur Sulut, David Bobihoe Akib, masih diberikan hak konstitusional sesuai UUD 1945 untuk mengajukan bakal calon lain dalam kurun waktu tujuh hari penetapan sengketa pemilu.

APK Ilegal di Lamsel Masih Marak BADAN Pengawas Pemilu (Ba­ waslu) Lampung menyoroti alat peraga kampanye (APK) ilegal yang masih terpasang di Kabupaten Lampung Se­ latan. Lembaga pengawas juga menemukan sisa baliho program calon bupati pe ­ tahana Rycko Menoza yang masih terpasang dan atribut kampanye calon bupati Zai­ nuddin Hasan. Anggota Bawaslu Ali Sidik mengatakan ada banyak alat sosialisasi yang masih ter­ pajang di beberapa daerah, seperti di Hajimena dan Jatia­ gung. Seharusnya saat masuk tahapan kampanye pada 27 Agustus, semua atribut kam­ panye calon harus dibersihkan oleh masing-masing liaison officer (LO). “Semua atribut ilegal itu saya lihat saat supervisi ke Lampung Selatan. Kami in­ struksikan Panwaslu, panwas­ cam, dan PPL untuk bersinergi dengan Pemkab untuk menu­ runkan APK ilegal,” kata dia, Rabu (16/9). Ketua Panwaslu Lampung S e l at a n S a h b u d i n Us m a n menerangkan pihaknya masih menemukan atribut kampanye ilegal yang ter­ sebar di beberapa kecamatan di Lampung Selatan. “Kami akan terus melakukan pen­ ertiban alat sosialisasi calon,” ujar dia. (*10/U1)

Tobroni-Nizar Tatap Muka, Herman Konsolidasi Partai CALON wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung Tobroni Harun-Komaru Nizar memprioritaskan pertemuan terbatas dan tatap muka de­ ngan warga.

Liaison officer (LO) To ­ broni-Nizar, Rajiman Jamal, mengatakan pasangan calon nomor urut 3 belum me ­ netapkan jadwal kampanye akbar atau rapat umum.

“Saat ini kami lebih mengu­ tamakan kampanye terbatas dan kampanye dialogis, se­ bab ini lebih efektif. Ka­ lau kampanye akbar masih dirancang waktunya,” kata

dia, kepada Lampung Post, Kamis (17/9). Menurutnya, pekan ini kami belum ada agenda kampanye terbatas. Kampanye timnya baru sebatas pertemuan in­ formal partai dan menghadiri undangan-undangan pesta dari masyarakat saja. LO calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lam­ pung Herman HN-Yusuf Ko­ har, Rakhmat Husein, men­ gatakan Herman dan Yusuf akan menghadiri undangan konsolidasi Partai Demokrat, Sabtu (19/9), dan dilanjutkan dengan menghadiri kon­ solidasi Partai Kebangkitan Bangsa dan memenuhi un­ dangan Partai NasDem di Kemiling. Rakhmat menambahkan Herman-Yusuf direncanakan menghadiri konsolidasi kader Partai Keadilan Sejahtera di Rumah Makan Kampung Bambu. Herman juga akan menghadiri acara konsolidasi Partai Gerindra di Tanjung­ senang. (*9/U1)


sabtu, 19 september 2015

8 lampung memilih

KOMISI Pemilihan Umum Pesawaran telah meng­hapus sebanyak 8.000 pemilih di Kecamatan Negerikaton. Penghapusan ini dilakukan terhadap pemilih ganda, pemilih yang sudah mening­ gal atau pindah. Ketua KPU Pesawaran Amin Udin mengatakan berdasar hasil pengawasan di Negeri­ katon, terdapat pengurangan daftar pemilih sementara (DPS) hingga 8.000. Pemilih dicoret di antaranya karena data pemilih ganda, meninggal, dan pindah. “Itu belum final, baru beberapa sampel. Yang pasti kami akan validasi secara cermat DPS di 11 kecamatan di Pesawaran,” kata dia, kemarin. Dia menerangkan DPS pemi­ lukada yang telah ditempel di 925 tempat pemungutan suara (TPS) masih bisa mengalami pengurangan. Lembaganya

n MI/BARY FATHAHILAH

SIDANG PENGUJIAN UU PARPOL. Ketua Majelis Hakim Konsitusi Arief Hidayat (kiri), didampingi Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul (tengah) dan I Dewa Gede Palguna (kanan), mendengarkan keterangan saksi dari pemerintah, Mauarar Siahaan, dalam sidang pengujian materiil undang-undang tentang partai politik di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (17/9).

sudah meminta ketua pokja untuk meng­awasi jajarannya yang bekerja melakukan per­ baikan DPS. Menurut dia, pihaknya kembali mengecek DPS yang sudah diumumkan ke masyarakat. Hal ini dilaku­ kan supaya pemilih yang terdata memang mendekati data sebenarnya. Disinggung mengenai alat peraga kampanye (APK) yang sudah terpasang tetapi meng­ alami kerusakan, dia mengata­ kan semua pihak harus bekerja sama melakukan pengawasan atribut. Pengawasan APK di­ lakukan oleh KPU, Panwaslu, dan LO calon kepala daerah. “Sesuai kesepakatan de­ ngan masing-masing LO, jatah perbaikan APK sebanyak dua kali. Menjadi tanggung jawab kita bersama turut menjaga APK,” katanya.(CK10/U1)

Pernyataan Aries Sandi Dinilai Menyesatkan Aturannya sangat terang dan jelas bahwa PNS tidak boleh berpolitik praktis. SETIAJI B PAMUNGKAS

P

engamat politik Uni­ versitas Lampung, Roby Cahyadi, menilai pernyataan Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra seba­ gai calon petahana bisa me­ nyesatkan. Pernyataan Aries Sandi bisa menjadi polemik karena orang akan mengang­ gap bahwa PNS boleh dan legal mendukung pasangan calon. “Kami hormati karena penda­ pat pribadi, tetapi harus ada dasarnya. Dalam UU Aparatur Sipil Negara No. 5 Tahun 2014 sudah jelas dikatakan PNS dilarang untuk melakukan politik praktis,” kata Roby saat dihubungi, Jumat (18/9). Menurut dia, PNS bertugas melayani negara, bukan me­ layani pemerintah. Kepala dae­ rah adalah jabatan politis, bu­ kan jabatan struktural, karena di pemerintahan daerah jabatan tertinggi PNS adalah sekretaris daerah, bukan bupati.

Anggota Bawaslu Lampung, Ali Sidik, juga menyayangkan pernyataan Aries Sandi yang me­ nyebut PNS boleh mendukung salah satu calon kepala daerah. “Kalau pernyataan itu memang benar, kami menyayangkan pernyataan Bupati yang terke­ san sangat arogan itu,” kata dia di ruang kerjanya, kemarin. Menurut Ali, status PNS me­ lekat walaupun di luar jam kerja dan tidak menggunakan sera­ gam. Pernyataan Bupati yang juga calon petahana ini menye­ satkan kalau ditelan mentahmentah oleh PNS Pesawaran. Aturan sangat jelas dan terang serta tegas bahwa PNS dilarang terlibat politik praktis,” kata dia. Pernyataan PNS boleh men­ dukung salah satu calon di­ sampaikan Bupati Aries Sandi dalam acara ramah tamah di Gedung Serbaguna Pemkab Pesawaran, Kamis (17/9). Sebelumnya, Panwaslu Pe­ sawaran sempat memper­ masalahkan sejumlah PNS

yang hadir saat pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di kantor KPU. Panwaslu sem­ pat memanggil beberapa PNS, seperti camat dan kepala satu­ an kerja perangkat daerah.

Kalau pernyataan itu memang benar, kami menyayangkan pernyataan Bupati yang terkesan sangat arogan itu. Ketua Panwaslu Pesawaran Munzir mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan panitia pengawas kecamat­ an untuk terus memantau dan melakukan pengawasan Pemilukada Pesawaran. “Sesuai arahan dari Bawas­ lu, pernyataan Bupati Aries Sandi kami anggap ketidakpa­ hamannya saja,” kata Munzir, Jumat (18/9). Ketua tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati Pe­

sawaran Aries Sandi Darma Pu­ tra-M Yusuf, Edi Natamanggala, menilai Panwaslu tidak ber­ imbang dalam melakukan pen­ gawasan terhadap pihaknya. “Kami melihat ada ketidak­ berimbangan Panwaslu dalam melakukan pengawasan ter­ hadap pasangan calon, khusus­ nya terhadap pasangan kami,” kata Edi saat ditemui Lampung Post, Jumat (18/9). (CK8/AMR/U1) setiaji@lampungpost.co.id

Berita Duka Cita TELAH MENINGGAL DUNIA DENGAN TENANG PADA HARI JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 PUKUL 09.09 WIB, MAMA, MAMA MERTUA, NENEK, BUYUT KAMI YANG TERCINTA:

PROFIL

Lebih Panas Pemilu Legislatif KEINGINAN untuk ikut mem­ bantu KPU menyukseskan semua tahapan pemilu mem­ bawa Rudi Ranggas menjadi ketua Panitia Pemilihan Keca­ matan (PPK) Enggal, Bandar Lampung. Rudi sudah banyak makan asam garam sebagai penye­ lengara pemilu di tingkat keca­ matan. Dia sudah dua periode menjadi PPK Enggal. Dia mengatakan ada keingin­ an memberikan sumbangsih untuk negara ini, dengan ikut andil dalam menyukseskan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Bandar Lam­ pung. Menurut dia, pengalaman

menjadi anggota PPK pada pemilihan legislatif, pemilihan gubernur, dan pemilihan pre­ siden tahun lalu membuatnya mengerti seluk beluk tahapan pemilu. Menjadi PPK tahun ini dan tahun lalu sangat berbeda. “Tahun lalu suasananya lebih panas dibanding tahun ini,” kata dia, kepada Lampung Post, kemarin. Dia menjelaskan pemilihan legislatif, pemilihan gubernur, dan pilpres banyak lobi-lobi politik. Saat pemilihan anggota DPR/DPRD, ada yang menawar­ kan kontrak politik dengan calon untuk menambah jumlah suara dan pesanan dari calon untuk memenangkannya.

Rudi Ranggas “Kami secara tegas meno­ laknya. Kami enggak berani melakukan pelanggaran hu­ kum itu. Karena kami memiliki tanggung jawab yang besar untuk masyarakat banyak,” kata dia. Dia mengaku tidak ka­get lagi ketika menemukan banyak

masalah. Intinya bagaimana menyikapi dengan bijak meng­ hadapi masalah. Jika ber­ masalah dengan KPU maupun tim sukses, pihaknya akan menyelesaikan dengan meli­ hat peraturan yang berlaku seperti peraturan KPU. PPK bekerja dengan etika dan se­ suai aturan. Rudi menambahkan ada kendala dalam pendataan pemilih sementara. Sebe ­ lum ditetapkan menjadi daf­ tar pemilih tetap, kami harus bekerja ekstra untuk mem­ perbaiki. Pihaknya selalu berkoordinasi dengan KPU berkaitan dengan penyeleng­ garaan pemilukada. (*9/U1)

Ketua Panwaslu Jadi Korban Ketidakakuratan DPS KETUA Panitia Pengawas Pemi­ lu Bandar Lampung Ade Asy’ari menjadi korban ketidakcermat­ an dalam pendataan pemilih. Di daftar pemilih sementara (DPS) yang telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum, Ade dan istrinya tercatat di dua tem­ pat pemungutan suara (TPS), Rawalaut dan Sukarame. Menurut Ade, dia dan istrinya tercantum di TPS 5 Rawalaut dan TPS 1 Korpri Jaya, Sukarame. “Padahal sekarang saya ting­ gal di Sukarame,” kata dia saat dihubungi, Jumat (18/9).

3

KPU Pesawaran Hapus 8.000 Pemilih di DPS

Panwascam Temukan Perbedaan Data Pemilih ADA perbedaan data antara hasil pencocokan dan pene­ litian petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dengan data pemilih yang ada di Komisi Pemilihan Umum. Daftar pemilih sementara (DPS) kerap menjadi perso­ alan pemilukada, apalagi di beberapa wilayah Kabupaten Pesisir Barat terdapat permu­ kiman warga yang terbilang jauh dari jalan besar dan ter­ batasnya akses jalan untuk menjangkaunya. Ketua Panitia Pengawas Kecamatan Pesisir Selatan Insan Sukri mengatakan salah satu persoalan utama di wilayahnya adalah jumlah pemilih. “Memang ada petugas pe­ mutakhiran data pemilih (PPDP) dari rumah ke rumah melakukan pendataan. Ke­ tika data disetorkan, jumlah pemilih kembali berubah. Ada juga dalam satu keluarga tapi beda TPS,” kata dia saat ditemui di Sekretariat Pan­ wascam, Jumat (18/9) . Dia menjelaskan di Ke ­ c a m at a n P e s i s i r S e l at a n , khususnya di Pemangku Ko­ tajawa dan Pemangku Pura, Pekon Pakunegara, memiliki sekitar 600 pemilih, semen­ tara di Pemangku Usang­ pulau di Pekon Marang ada 300 pemilih. Akses ke beberapa tempat tersebut cukup jauh, seki­ tar 10 kilometer dari jalan utama. “Sekarang masih bisa dilalui mobil. Kalau musim hujan, motor juga sulit masuk ke sana,” ujar Insan. Insan menerangkan jum­ lah pemilih di Kecamatan Pe­ sisir Selatan sebanyak 17.960 orang. Saat ini jumlah DPS tersebut sedang diverifikasi ke pekon-pekon. Panwas­ cam akan melakukan pe ­ mantauan dan pengawasan secara intensif untuk memas­ tikan daftar pemilih tersebut akurat. Dia menambahkan verifikasi DPS menjadi acuan daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Pesisir Barat, k h u su s nya d i Ke c a m at a n Pesisir Selatan. Jumlah pemi­ lih di Pesisir Selatan cukup banyak dibandingkan daerah lain. (YON/U1)

LAMPUNG POST

Panwaslu, kata dia, meminta panitia pemungutan suara (PPS) untuk mencoret salah satu namanya di TPS. PPS juga harus mengonfirmasi kepada pihak yang bersangkutan un­ tuk mencoret salah satunya data di TPS. Kesalahan data dalam DPS juga dialami anggota Panwaslu Bandar Lampung, Nur Rakhman Yusuf. Menurut Rakhman, dia sudah pernah didata petugas pe­ mutakhiran data pemilih (PPD), tapi setelah diperiksa ternyata namanya tidak masuk daftar

pemilih sementara. “Saya sudah merasa dicocok­ kan, tapi ketika saya cek ke DPS, ternyata tidak masuk,” kata dia. Yusuf berdomisili di TPS 3 Kelurahan Gedungme­ neng, Kecamatan Rajabasa. Sebelumnya, anggota Panitia Pengawas Kecamatan atau Panwascam Tanjungkarang Pusat, Chandra Iswandi, tidak tercantum dalam DPS. Chandra mengaku sudah didata oleh PPDP. Namun, setelah dicek dalam DPS yang tertempel di Kelurahan Palapa,

namanya tidak tercantum. Dia menerangkan namanya tidak tercantum di DPS, tapi alamat rumahnya digunakan enam pemilih berbeda dalam daftar pemilih sementara. “Saya kaget kok nama saya tidak ada, tapi alamatnya ada dan digunakan enam orang bernama Nazar Kurnia Datam, Rosmiah, Ilham Su­ hada, Syakhril, Alamsyah Pu­ tra Rangkuti, Suwarni,” kata dia, di Sekretariat Panwascam Tanjungkarang Pusat, Kamis (17/9). (*10/U1)

TJIE LAN JIN DALAM USIA 88 TAHUN

LAHIR : 15 – 12 – 1929 (IMLEK BULAN 8 TGL 14.) WAFAT : JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 (IMLEK BULAN 8 TGL. 6) JENAZAH DISEMAYAMKAN DI RUMAH DUKA SUTENG, YAYASAN METTA SARANA TELUK BETUNG, BANDAR LAMPUNG. DAN AKAN DIKREMASI PADA HARI SENIN, 21 SEPTEMBER 2015 DI KREMATORIUM YAYASAN BODHISATTVA LEMPASING, BANDAR LAMPUNG, BERANGKAT DARI RUMAH DUKA PUKUL 13.00 WIB.

Kam� Yan� Mengasih�: ANAK : -

TJIA JUN FEN / CHAYA FILIANTO (AFIE) TJIA JUN FONG (+) TJIA NJUK LAN (ANJUK) TJIA NJUK JUN (YUNI) (+) TJIA NJUK TJHIU TJIA NJUK L I TJIA NJUK TJHIN (ANENG)

MENANTU :

-

LIE NJUK LING/ELLINA RUSLI (ALING)

LIM PENG SAN (+) HU TEK CUN / TANTAWI SUSANTO SIM KHIUN HOEI / KUNNAFI HO TJE WU

CUCU :

MENANTU CUCU :

- TJIA MING FENG / DHANNY XIE - LIM THIEN SIN / BUDI UTAMA - LIM MEI CING / RUDY SUSANTO

- NAOMI MARSELLA - WU SHAN NI/SANNY - SUNG LI CU/LENY

- HU CHE CHIANG / ANDI - HU CHE HUNG / TONI - HU CHE SIUNG / HENRY

- NENNY - CEN YE LI / JENNY - PAI SIANG ING / HANY

- HU CHE WEI / WILLY - HU CHE YUNG / ALEX - SIM HUI YI / DEWI JANUARI

- MARIA - CHEN NI MAN/ DANIEL SURYAKANTO

-

- CHRISTINA - IRSAN -

- TJIA LI SE/LISE - TJIA YI CHING/VONNY

- ZHENG JI CAI/FRENKY MULYANTO THE

SIM JI HUA / FRANKY SIM SIM JI KUO / NICO KOSIM HO CEN YU / JUNIWATI HARJANTO HO CEN LUK / STEPHANUS HARJANTO

CICIT: -

LI JIE XIN/PHOEBE LEE ZHENG AN YI/OLIVER RYAN THE ZHENG YOU YI/SHAWN RYAN THE XIE HE WANG / MAXWELL GERALD XIE LIM SE SE / ERIKA LIM PHING PHING/CHELSEA CELINE YO SEPHINE SUSANTO HU HUI NI / JILL VINCA HU SIANG YEN / LIONELL OLIVIA DAVIN CHEN YI LING / DARLENE RAFAELA S CHEN YI CING / DOMINIQUE SOPHIE S KIMBERLY CRYSTAL SIM / SIM LIE CING

BESERTA SEGENAP KELUARGA BESAR


sabtu, 19 september 2015

8 lampung memilih

LAMPUNG POST

4

Alat Peraga Kampanye Rentan Rusak Alat peraga tidak bisa sembarangan karena ada standarnya yang harus kuat dipasang terkena hujan atau panas. PADLI RAMDAN

K

OMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan alat peraga kampanye (APK) yang dibutuhkan pasangan calon sudah dipasang KPUD. Kendati demikian, dia tidak menampik lamanya tahapan kampanye yang berlangsung 27 Agustus hingga 5 Desember membuat APK yang terpasang terlalu lama berisiko mengalami kerusakan. “APK sudah tersedia dan dipasang di mana-mana. Cuma sekarang ada kendala baru, ada beberapa APK yang rusak,” ujar Arief saat ditemui di kantor KPU Pusat, Jakarta, kemarin. Meski tidak menjelaskan secara perinci APK di daerah mana saja yang telah mengalami kerusakan, Arief mengatakan kerusakan itu didominasi faktor alam dam cuaca yang ekstrem. Selain karena faktor cuaca, dia juga membenarkan ada APK yang sengaja dirusak pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kerusakan APK karena faktor alam seperti cuaca panas maupun angin kencang. Ada juga yang sengaja dirusak pihak yang tidak bertanggung jawab. Jadi, itu harus dicari jalan keluarnya,” kata dia. Sejumlah APK yang meng­ alami kerusakan, ujarnya, mayoritas berbentuk umbul-umbul dan spanduk. Meski sudah rusak, Arief mengatakan KPU tidak bisa mengganti APK tersebut lantaran keterbatasan anggar­ an KPU dan tidak tersedianya cadangan APK. “Harus liat dulu

anggarannya. Kalau ada, ya kami produksi kembali. Kalau tidak ada, ya tidak bisa,” ujar Arief. Meski APK rusak, KPU tetap mengimbau pasangan calon untuk sementara ini tidak diperkenankan mengganti sendiri APK tersebut. KPU telah mengatur dalam PKPU No. 7 Tahun 2015 tentang Kampanye, bahwa setiap kandidat dilarang untuk memproduksi atau memasang APK sendiri. “Sampai

APK sudah tersedia dan dipasang di mana-mana. hari ini iya, tapi lihat situasi. Karena kami harus mengikuti perkembangan,” kata dia. Sementara itu, politikus PDIP, Arif Wibowo, mengatakan KPU wajib memgganti APK yang telah rusak tersebut. Rusaknya APK merugikan kesempatan pasang­ an calon utnuk berkampanye. “Membuat alat peraga itu tidak bisa sembarangan, ka­ rena memang ada standarnya yang harus kuat dipasang terkena hujan atau panas selama sekian minggu,” ujarnya. Mudah rusaknya APK yang disediakan KPUD patut dicurigai penyediaan APK tersebut yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ia curiga ada oknum KPU yang bermain dengan penyediaan APK tersebut. (MI/U2) padliramdan@lampungpost.co.id

PDIP Ingatkan Pj Kepala Daerah untuk Netral SEKRETARIS DPD PDIP Lampung Mingrum Gumay meminta penjabat (Pj) bupati/wali kota agar tetap netral tidak memihak kepada salah satu calon. “Saya ingatkan kepada seluruh penjabat bupati/wali kota yang sudah dilantik agar tetap netral dan tidak memihak ke salah satu calon sesuai UU Aparatur Sipil Negara,” kata Mingrum Gumay, saat ditemui di gedung DPRD Lampung, Jumat (18/9). Anggota Komisi II DPRD Lampung ini mengancam PDIP akan memerkarakan hingga ke jalur hukum bila kedapatan ada Pj bupati/wali kota yang coba-coba bermain mata de­ ngan salah satu calon. “Kalau mereka (Pj bupati/wali kota) main-main dan tidak netral, PDIP tidak segan-segan akan memerkarakannya ke jalur hu-

kum, sebab hal ini sudah masuk ranah pidana,” kata dia. Menurut Mingrum, sebagai partai pemenang pemilu, PDIP memiliki presiden dan menteri dalam negeri yang punya kewenangan terkait kebijakan birokrat. “Tolong dicatat dan diingat selain memiliki presiden dan mentri dalam negeri, PDIP adalah partai besar di Lampung,” ujarnya. Dia juga mengatakan Pj kepala daerah harus memperlakukan secara adil ma­ sing-masing calon. Penjabat bupati atau wali kota jangan coba-coba melakukan hal yang menyimpang. Dia meminta Pj kepala daerah untuk bekerja profesional se­ suai tugas pokok dan fungsinya. Kinerja Pj kepala daerahya akan diawasi semua pihak, termasuk partai politik. (WIR/U1)

n LAMPUNG POST / PERDHANA WIBISONO

DPS. Pengumuman daftar pemilih sementara (DPS) untuk perbaikan sudah terpasang di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, sejak pekan lalu, Jumat (18/9). Kepala Desa Sidomulyo Sutanto berharap masyarakat berperan aktif untuk ikut memperbaiki DPS agar mendapatkan hak untuk memilih pada Pemilukada Lampung Selatan 9 Desember mendatang.

1.380 Peserta Meriahkan Parade Demokrasi KOMISI Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung siap menggelar Parade Demokrasi bertajuk Gerakan Antigolput dan Money Politics. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Merah Enggal, Sabtu (19/9), ini akan diramaikan 1.380 peserta. Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Fery Triadmojo, mengatakan peserta Parade Demokrasi terdiri dari seluruh penyelenggara pemilu di Bandar Lampung, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, liaison officer (LO) calon, simpatis­ an, masyarakat. Menurut dia, pihaknya m e n g a d a k a n p e r te mu a n bersama panitia pemilihan kecamatan (PPK) se -Bandar Lampung, LO calon,

o r g a n i s a s i m a s ya r a k a t , m a h a s i swa , p e l a j a r d a n duta demokrasi, untuk rapat akhir persiapan Parade Demokrasi, Jumat (18/9). “Kami mendata sekitar 1.380 peserta, terdiri dari penyelenggara pemilu, LO calon, simpatisan calon, organisasi masyarakat, mahasiswa, dan pelajar se-Bandar Lampung. Kami berharap jumlah massa yang hadir bisa lebih dari itu. Kami menyiapkan sekitar 2.500 kupon undian,” kata Feri di aula KPU Kota Bandar Lampung, kemarin. Jalan sehat Parade D e m o k r a s i d i mu l a i d a r i Lapangan Enggal menuju Jalan Jenderal Sudirman— Jalan Jenderal Ahmad Yani—Jalan RA Kartini—

Jalan Katamso—Jalan Raden Intan—Jalan Sriwijaya, dan finis di Lapangan Enggal. “Saat berjalan bersama kelompoknya, setiap peserta a k a n m e m b awa s i m b o l , gambar, dan poster ajakan untuk tidak golput dalam Pemilukada Bandar Lampung 9 Desember 2015,” kata Fery. Dia menambahkan Parade Demokrasi terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Panitia pelaksana sudah menyiapkan sejumlah hadiah menarik untuk para peserta. KPU juga memanfaatkan momen Parade Demokrasi untuk menggelar penandatangan deklarasi damai pemilihan wali kota dan wakil wali kota tahun 2015. (*9/U1)

KPU Siap Hadapi Sengketa Hasil Pemilukada PENGAJUAN sengketa hasil pemilukada serentak ke Mahkamah Konstitusi (MK) diprediksi tidak akan sedikit. Hal ini mengingat pelaksana­a n pemilukada yang diselenggarakan secara serentak langsung di 265 daerah pada 9 Desember. Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan pihaknya telah ber­ koordinasi dengan MK terkait penanganan sengketa hasil yang kemungkinan besar banyak diajukan ke MK. Koordinasi tersebut berbentuk penyamaan persepsi soal hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh KPU selaku termohon dalam pengajuan sengketa hasil pascahari pemungutan suara mendatang.

“Kami diberikan pemaham­ an dan pandangan terkait proses sengketa di Mk nanti. Pemahaman tersebut terkait dengan apa saja yang harus KPU siapkan selaku termohon nantinya,” ujar Ferry, di kantor KPU pusat, Jakarta, kemarin. Adapun Ferry melanjutkan hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh KPU ialah terkait dengan alat bukti yang dibutuhkan selama penyelesaian sengketa terjadi. Kesiapan KPU dalam mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan selama MK melakukan proses persidangan sengketa hasil akan berpengaruh langsung terhadap cepat atau lambatnya MK memutus perkara tersebut. (MI/U1)

Polda Jatim Siapkan 32.271 Senjata Amankan Pemilukada

n LAMPUNG POST/ISTIMEWA

SUKARELAWAN DEMOKRASI. Untuk memasifkan sosialisasi dalam program pendidikan pemilih cerdas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Way Kanan Provinsi Lampung mengukuhkan 15 sukarelawan demokrasi yang terdiri dari organisasi mahasiswa, OKP, dan pemuda potensial dalam penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2015, Kamis (17/9).

KEPOLISIAN Daerah Jawa Timur menyiapkan 32.271 pucuk senjata api untuk pengamanan pemilihan umum kepala daerah se­ rentak yang dijadwalkan berlangsung 9 Desember 2015. “Senjata api hanya untuk ansitipasi pengamanan di pemilukada serentak yang digelar di 19 kabupaten/kota di Jatim,” ujar Wakapolda Jatim Brigjen Eddy Hariyanto di seminar bertema Pemilukada serentak di Jawa Timur berintegritas dan bermartabat di Hotel Inna Simpang Surabaya, kemarin. Ia memerinci, selain disiapkan sebanyak 32.271 pucuk senjata api, juga didukung sejumlah peralatan lainnya,

seperti kapal 32 unit, helikopter 1 unit, dan kendaraan bermotor roda dua sebanyak 8.418 unit, roda empat 2.712 unit, dan roda enam 347 unit. Selain itu, lanjut dia, di­ tambah sejumlah peralatan khusus lainnya, seperti tingkat 6.500 unit, tameng 6.187 unit, helm Dalmas 6.150 unit, pelindung tangan 6.150 unit, dan alat komunikasi seba­ nyak 4.500 Unit. Pihaknya juga menyiagakan 21.143 personel Polda Jatim dan jajaran se-Jawa Timur, serta mendapat bantuan dari satuan tugas instansi pemerintah, seperti personel Linmas. (ANT/U1)


global

sabtu, 19 september 2015

LAMPUNG POST

5

Operasi Pembebasan Sandera WNI 4 Jam Pemerintah membantah membayar uang tebusan. PADLI RAMDAN

P

EMBEBASAN dua WNI d a r i p e n ya n d e r a a n ke­l ompok bersenjata hanya butuh waktu empat jam sejak komunikasi lewat sam­ bungan telepon antara Presi­ den Joko Widodo dan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neil. Operasi itu dilakukan tanpa penebusan dengan se­ jumlah uang. Jokowi menceritakan sejak kasus ini terjadi, ia sudah memerintahkan Menteri Koor­ dinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Pan­ djaitan untuk mengoordinasi upaya pembebasan yang di­ lakukan bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kapolri Badrodin Haiti, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Kepala BIN Sutiyoso. “Mereka bekerja senyap, enggak banyak bicara, tetapi mempersiapkan. Sampai detik terakhir kemarin, saya hanya perintahkan menunggu perin­ tah dari Panglima Tertinggi,” ujar dia, saat baru tiba di Ban­ dara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (18/9). Rupanya ia menelepon lebih dahulu PM Papua Nugini, Kamis (17/9), sekitar pukul 16.00. Jokowi menyampai­

kan kesiapan pihaknya untuk membantu penuh PNG dalam masalah penyanderaan itu. “Itu jam empat sore kemarin saya telepon. Alhamdulillah, empat jam setelah itu, setelah kami telepon, jam delapan malam, saya dikabarin lagi (sandera) sudah bisa bebas dan (penyanderaan) sudah

Karena itu (penyandera) adalah DPO dari polisi. Untuk itu, masalah ini melibatkan polisi. bisa diselesaikan. Tetapi, saat itu memang (sandera) masih di hutan, sehingga kami belum menyampaikan (perkembang­ annya),” katanya. Jokowi enggan menyam­ paikan secara detail proses pembebasan penyanderaan itu. Ia cuma menyebut san­ dera kini dalam keadaan sehat di Jayapura, Papua, setelah sebelumnya berada Konsulat Jenderal RI di Vanimo, PNG. Dia juga mengaku belum me­ mastikan soal identitas kelom­ pok penyandera serta motif penyanderaan itu.

Tatkala ditanya soal dugaan adanya pemberian uang tebusan dalam pembebasan itu, Presiden menepisnya. Bagi dia, negara tak berkompromi dengan penyan­ dera. “Tidak ada sama sekali. Tidak ada kompromi masalah itu. Enggak boleh kita kom­ promi. Apalagi apa, deal dengan menyerahkan uang. Enggak ada. Saya sudah tekankan itu sejak awal,” kata Jokowi. Menko Polhukam Luhut Panjaitan menyebut penyan­ dera dua WNI di Bumi Cen­ derawasih itu bukan Organ­ isasi Papua Merdeka (OPM). “Kalau dari kacamata kami tidak begitu,” kata Luhut di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (18/9). Dia mengatakan penyandera­ an yang dilakukan kepada dua WNI, Ladiri Sudirman dan Badar, dilakukan oleh buronan kepolisian. Karena itu, Pemerintah Indonesia melibatkan Polri. “Karena itu (penyandera) adalah DPO dari polisi. Untuk itu, masalah ini melibatkan polisi,” ujarnya. Selain itu, Luhut juga me­ negaskan dua WNI yang dis­ andera merupakan tukang kayu, bukan Intel yang selama ini disebut-sebut. “Enggaklah, mereka (dua WNI) tukang kayu,” kata dia. (MI/U2) padliramdan@lampungpost.co.id

Semangat Tinggi Bawa SMA Fransiskus Jawara SEMANGAT disiplin dan rajin latihan, komitmen itulah yang mengantarkan SMA Fransiskus Bandar Lampung merebut juara umum Kejuaraan Renang Rek­ tor Universitas Lampung (Unila) Cup Provinsi Lampung 2015 da­ lam rangka dies natalis pergu­ ruan tinggi tersebut, beberapa waktu lalu. Sebuah prestasi luar biasa yang disumbangkan delapan siswanya dengan total meraih 22 piala. Terdiri 19 piala dari kategori umum dan 3 piala sebagai perenang terbaik. Masing-masing sebagai pe­ renang terbaik untuk kategori putra kelompok umur I atas nama Andreas Jodi, siswa kelas XI IPA dengan 4 emas. Kemudi­ an terbaik putri kelompok umur

I atas nama Maria ­Angelina Djo­ han, siswi kelas XII IPA dengan 4 emas. Kemudian perenang terbaik kelompok umur II atas nama Danny Fareza, siswa kelas X IPA dengan 4 emas. “Jadi total siswa kami mengantongi 12 emas, 7 perak, dan 3 perunggu,” kata guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) yang juga pembina ekstrakurikuler renang SMA Fransiskus Bandar Lampung, Martinus Ryan, barubaru ini, sambil menyebutkan mereka meraih juara renang dalam 4 gaya, yakni gaya kupukupu, bebas, punggung, dan dada. Ia mengakui untuk memper­ oleh prestasi tersebut tidaklah mudah. Perlu kerja sama yang

baik antarpembina dengan sesama atlet, juga disiplin yang tinggi saat latihan. “Jika mau jadi juara, kuncinya adalah terus semangat, berjuang terus, dan rajin latihan,” kata Martinus. Ia menjelaskan untuk meraih prestasi, siswanya sudah mem­ persiapkan secara matang dengan latihan rutin dua kali seminggu. Apalagi selain ekskul renang di sekolah, mereka juga belajar sendiri ataupun mengi­ kuti klub. “Anak-anak kami memang sudah terlatih. Jadi sekolah tinggal memantangkan saja. Kami hanya latihan tiga minggu sebelum perlombaan,” ujarnya sambil menjelaskan jika siswanya memang sudah berbakat. (AST/D1)

n ANTARA/INDRAYADI

SANDERA WNI DIBEBASKAN. Salah satu sandera bernama Badar (tengah) tiba di Skouw, Kota Jayapura, Papua, Jumat (18/9). Dua sandera WNI, Sudirman dan Badar, dibebaskan dari kelompok bersenjata kepada pihak militer PNG, Kamis (17/9), sekitar pukul 22.00 waktu PNG.

Bawa Senpi, Warga Lampung Ditangkap di Bekasi ALWIN Kamaludin, warga asal Lampung, ditangkap anggota Buru dan Sergap (Buser) Polres Kota Bekasi, Jumat (18/9) siang. Pasalnya, Alwin kedapatan membawa senjata rakitan di balik baju yang ia kenakan. Kepala Subbagian Humas Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo mengata­ kan awalnya penangkapan ini bermula dari laporan warga sekitar yang curiga dengan ton­ jolan di balik baju pelaku sebe­ lah kiri. Saat itu, Alwin sedang makan siang di rumah makan Apartemen Centre Point, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Beberapa warga ada yang mengaku sekilas benda di ba­ lik baju pelaku seperti gagang pistol. Takut menjadi korban kejahatan, warga sekitar lalu melaporkan kejadian ini ke polisi. Berbekal informasi itu, tim Buru Sergap (Buser) langsung menuju lokasi. “Saat digeledah, benar saja polisi menemukan sepucuk senpi rakitan jenis revolver beserta empat butir peluru,” ujarnya, Jumat (18/9) petang.

Menurut Siswo, pemuda 21 tahun itu mengaku ter­ paksa membawa senjata api tersebut untuk melindungi diri dari tindak kejahatan. Meskipun demikian, polisi tak percaya begitu saja dan langsung membawa Alwin ke kantor untuk diinterogasi. “Katanya untuk melindungi diri, dan dia baru saja tiba dari Lampung,” kata dia. Siswo menyatakan hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut. Pihaknya pun tengah mencari tahu apa­ kah Alwin berkaitan dengan ­j aringan pembegalan dan perampokan yang biasa be­ raksi di Kota Bekasi. “Masih kami selidiki, apakah pelaku merupakan bagian dari me­ reka,” ujarnya. Sebetulnya, kata Siswo, tidak ada larangan kepemi­ likan senjata api bagi warga sipil. Namun, pihak yang ber­ sangkutan melewati prose­ dur yang berlaku. Hal ini mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 82 Tahun 2004 tentang Siapa Saja yang Boleh Memiliki Senjata Api di Kalangan Sipil. (MI/U1)

Ledakan Bom di Thailand Tewaskan Tiga Orang

n DOKUMENTASI LAMPUNG POST

REBUT 22 PIALA. Para siswa bersama Kepala SMA Fransiskus Bandar Lampung Sr M Pauli, FSGM serta guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) Martinus Ryan usai menerima 22 piala dalam kejuaraan renang Rektor Unila Cup 2015, beberapa waktu lalu.

Mayat Perempuan Gegerkan Way Kanan WARGA Kecamatan Banjit, Ka­ bupaten Way Kanan, digeger­ kan dengan penemuan mayat perempuan, Paijem (70), yang merupakan warga Kampung Sumbersari. Kapolres Way Kanan AKBP Harseno, didampingi Kapolsek Banjit AKP Paison, menerang­ kan mayat ditemukan Kasman (45), warga Kampung Kemu, Banjit, saat sedang mencari rumput untuk pakan ternak, Jumat (18/9). Ketika sedang memotong rumput, saksi mencium bau busuk kemudian ia mencari asal bau tersebut. Kasman pun terkejut melihat ada mayat yang

tergeletak di kebun singkong dengan jenis kelamin perem­ puan dengan kondisi mayat sudah dipenuhi belatung. Kasman langsung melapor­ kan kejadian tersebut kepada kepala kampung dan langsung melaporkan kejadian itu ke­ pada aparat kepolisian sektor setempat. Baru kemudian iden­ titas mayat pun terungkap. Berdasarkan keterangan ke­ luarga, korban meninggalkan rumah dari Kamis (10/9), pukul 17.00, tanpa pamit. “Keterangan keluarga, korban diperkirakan sudah pikun dan sering lupa jalan pulang,” ujar dia. Pada bagian lain, pelajar

SMAN 1 Kotabumi, Lampung Utara, menjadi aksi pembe­ galan dua pemuda tak dikenal bersenjata golok di Jalan Raya Desa Kalicinta, Kotabumi, Jumat (18/9), sekitar pukul 06.15. Akibat kejadian ini, sepada mo­ tor Honda Supra X 125 merah BE7713-JE berhasil dibawa kabur para pelaku dan kasus ter­sebut kini tengah ditangani aparat ke­ polisian Polsek setempat. Menurut Dita (16), warga Desa Papanrejo, Abung Timur, Lampung Utara, sebelum ke­ jadian dirinya mengendarai sepeda motor seorang diri dari rumah hendak menuju ke sekolah. (CK4/HAR/D3)

TIGA orang tewas dan 14 lain­ nya luka-luka setelah sebuah bom yang disembunyikan di sebuah sepeda motor me­ ledak di Rangae, Provinsi Narathiwat, wilayah paling selatan Thailand, yang meru­ pakan perbatasan de­n gan Malaysia, Kamis (18/9). Menurut kepolisian setem­ pat, bom tersebut merupa­ kan salah satu dari lima bom yang meledak di provinsi yang sama pada hari yang sama. Seperti dilansir Bangkok Post, bom pertama merupa­ kan sebuah pengalihan agar warga yang panik mendekati lokasi di mana bom kedua dan ketiga akan meledak, dan melukai warga yang berkumpul. Sementara bom keempat meledak di depan sebuah gedung perkantoran. “Bom ketiga merupakan bom yang disembunyikan di sepeda motor dan meledak keti­ ka petugas tengah menuju lokasi ledakan dua bom pertama,” ujar Kepala Ke­

polisian setempat Phakdi Preechachol. Preechachol mengatakan sepeda motor berisi bom tersebut diparkir di depan sebuah kuil. “Semua korban dan kerusakan parah meru­ pakan yang berada di dekat bom motor tersebut,” kata dia. “Pasar di pusat kota, Wat Sanghasittharam, kantor pos Rangae, dan bar karoke meru­ pakan beberapa tempat lain­ nya yang menjadi target.” Satu bom lainnya, kata Preechachol, meledak di Tanyongmas, salah satu sub­ distrik Narathiwat. Tetapi, bom tersebut tidak menim­ bulkan korban jiwa ataupun luka. Ia juga mengatakan tiga perangkat bom lainnya yang belum meledak ditemukan di sekitar wilayah tersebut. Preechachol mengatakan yang menjadi korban tewas ledakan tersebut adalah seorang tentara, dan dua warga sipil. “Dua warga sipil itu terdiri dari satu lakilaki dan satu perempuan,” ujarnya. (MI/U1)

selintas

Pertamina Luncurkan Elpiji 5,5 Kg PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan produk elpiji nonsubsidi ukuran 5,5 kg pada akhir Oktober nanti. Hal tersebut dikonfirmasi Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang saat dihubungi, Jumat (18/9). Nantinya elpiji nonsubsidi tersebut akan menyasar pasaran kelas menengah yang saat ini masih ada yang masuk kelompok pengguna elpiji 3 kg. Target pasar dari elpiji baru tersebut akan membidik para penghuni apartemen yang tidak memiliki jaringan pipa gas. “Kalau membawa 12 kg kan berat, sedangkan 3 kg kan bukan kelasnya. Selain itu, pesaing kami blue gas untuk ukuran 5,5 kg kan mahal. Ini juga untuk menarik pengguna 3 kg dari kelas yang agak mampu,” kata Bambang. (MI/U1)

Anak Pengemudi Gojek Membaik ALDO (8), anak pasangan pengemudi Gojek Gunawan (44) dan Lilis (36), kini sudah membaik usai menjalani operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Namun, setelah membaik, kini dia harus menghadapi kenyataan kedua orang tuanya tewas pascakecelakaan yang menimpanya. Salah satu tetangga korban warga Kalibata Pela, Amel, mengatakan kondisi Aldo sudah membaik dan telah siuman setelah menjalani operasi di RSCM. Aldo pun telah mengetahui kondisi kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia pada Rabu (16/9) lalu. Menurutnya, saat mengetahui keadaan orang tuanya, Aldo sempat menangis. Namun, menurutnya, Aldo mampu menerima kenyataan tersebut. (MI/U1)

Rute Imigran Menuju Eropa Utara Ditutup RUTE jalan dan jalur kereta api yang menuju ke Eropa Utara dari Balkan ditutup untuk para migran, Jumat (18/9). Langkah itu menyusul keputusan sejumlah negara Eropa yang menutup akses perbatasan mereka untuk membendung arus pengungsi dari kawasan Timur Tengah dan Afrika. Menurut angka baru yang dirilis di Brussels, Belgia, Uni Eropa (UE) menyatakan hampir seperempat juta orang mengajukan permohonan suaka di Uni Eropa antara April dan Juni. Krisis pengungsi yang membanjiri Benua Biru juga telah menguji reputasi tanggap kemanusiaan UE hingga harus menggelar pertemuan puncak dari ke-28 negara anggotanya pekan depan. (MI/U1)

Peras Turis, Kapolsek Dicopot KAPOLDA Bali Irjen Sugeng Priyanto mencopot Kompol Ida Bagus Deddy Januartha dari jabatan Kapolsek Kuta. Pencopotan Deddy terkait dengan dugaan pemerasan terhadap belasan turis asal Australia. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto mengatakan Deddy kini bertugas di bagian staf Biro Operasional Polda Bali. Ia masih menunggu pelaksanaan sidang disiplin terkait dugaan tersebut. “Dia (Deddy) di-nonjob-kan dulu,” kata Hery di Denpasar, Bali, Jumat (18/9). Hery menegaskan pencopotan Deddy lantaran yang bersangkutan melakukan pelanggaran. Ia dianggap mencederai semangat reformasi Polri. “Pencopotan ini terkait dengan dugaan pemerasan itu. Walau dia tidak menerima, yang bersangkutan adalah Kapolsek sehingga harus bertanggung jawab atas kejadian itu. Makanya, dia dicopot meski hasil keputusan sidangnya belum ada,” ujarnya. (MTVN/U1)

Fadli Serahkan Topi Trump ke KPK SETELAH sempat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ikut campur, Wakil Ketua DPR memutuskan untuk menyerahkan topi dan dasi pemberian bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada pimpinan KPK. “Ya, topi dan dasi sudah diserahkan oleh staf saya ke KPK,” ujar Fadli, saat dikonfirmasi, Jumat (18/9). Ia membantah sempat menolak untuk memberikannya kepada KPK. Fadli mengaku lupa menaruh suvenir dari Trump tersebut. “Bukannya menolak, barangnya saja tidak tahu di mana. Setelah KPK tanya, ya saya cari,” kata dia. (MI/U1)


Sabtu, 19 September 2015

BANDAR LAMPUNG

LAMPUNG POST

6

Perluasan RSUD

Dadi Tjokrodipo Tahun 2017 Aulia menambahkan untuk operasional gedung empat lantai tersebut akan dilakukan pada 2016. FEBI HERUMANIKA

P

ERLUASAN Rumah Sakit Umum Daerah A Dadi Tjokrodipo (RSUDADT) dipastikan 2017. Hal itu disam­ paikan Penjabat (Pj) Wali Kota Bandar Lampung Sulpakar. Saat ini, katanya, perluasan RSUDADT tengah diproses ber­ sama Pemerintahan Provinsi Lampung. “Benar akan diper­ luas RSUDADT ini. Sejauh ini, usulan sudah sampai ke Pak Gubernur dan dia juga sudah tau. Selagi untuk kepentingan rakyat, provinsi akan ikut menaunginya,” ujar Sulpakar saat sidak ke RSUDADT, Jumat (18/9). Ia mengatakan Pemkot dan Pemprov telah melakukan proses untuk perluasan pem­ bangunan RSUDDT. Sejauh ini, menurutnya, rencana pem­ bangunan masih dalam tahap

proses dan segera mendapat persetujuan. Sulpakar menambahkan perluasan pembangunan be­ lum dapat dipastikan tereali­ sasi pada tahun ini karena APBD 2016 telah disahkan belum lama ini. Sementara APBD Perubahan tidak mungkin menjangkau untuk kegiatan yang besar seperti pembangunan rumah sakit. “Perluasan perlu pen­ gusulan dana di APBD 2017, jadi terealisasinya kemungki­ nan pada 2017,” kata dia. Di sisi lain, Direktur RSU­ DADT Indrasari Aulia men­ jelaskan untuk perluasan pem­ bangunan rumah sakit selama ini pihaknya mengandalkan anggaran dari Pemerintah Pusat. Ia tidak mengetahui persis kedatangan Sulpakar yang sidak ke rumah sakit naungannya karena Aulia

berada di Jakarta. “Saya lagi di Jakarta. Kalau untuk perluasan pembangunan, kami dananya langsung dari Pemerintah Pusat,” kata Aulia melalui telepon, tadi malam. Ia juga menerangkan ber­ dasarkan koordinasi dengan anak buahnya di Lampung, kedatangan Sulpakar justru untuk meninjau pembangunan gedung empat lantai khusus ra­ wat inap untuk kelas III. Gedung yang terletak di bagian belakang RSUDAT itu akan diselesaikan pada akhir 2015. “Akan ada 100 tempat tidur. Setiap lantainya itu ada 25 kamar tidur,” ujarnya. Aulia menambahkan untuk operasional gedung empat lantai tersebut akan dilakukan pada 2016, termasuk menyiap­ kan berbagai sarana-prasara­ na, fasilitas, termasuk sumber daya manusia (SDM)-nya.

Terminal Menanggapi aset Terminal Rajabasa yang rencana diambil pusat, mantan Karo Perlengka­ pan dan Aset Provinsi Lampung itu mengatakan tidak mem­ persoalkannya selagi untuk kepentingan pembangunan. Pemkot akan memberikan aset tersebut. “Pada prinsipnya kan untuk pembangunan, jadi tidak ada persoalan akan kami se­ rahkan ke pusat aset tersebut,” kata Sulpakar. (BOY/U1) febiherumanika@lampungpost.co.id

MENGGANTI REL. Petugas membongkar aspal di sekitar rel untuk mempermudah pengangkatan rangkaian rel yang akan diganti dengan rel yang baru di Jalan Gajah Mada, Bandar Lampung, Jumat (18/9). Rel yang sudah tidak layak dan akan diganti dengan yang baru sepanjang 25 meter.

n LAMPUNG POST/MG2

Pengajuan DAK Tidak Cair, Alkes RSUD Kurang

Pemprov Jajaki Kerja Sama dengan Pengusaha AS

DINAS Kesehatan (Diskes) Bandar Lampung hingga kini belum mendapatkan dana yang diusulkan ke Pe­ merintahan Pusat, akibatnya beberapa alat kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah A Dadi Tjokro Dipo (RSUDADT) mengalami kekurangan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Bandar Lampung Amran. Amran mengatakan untuk fasilitas tempat tidur dan peralatan ruangan sejauh ini mencukupi dan saat ini pihak RSUDADT tengah menyelesai­ kan pembangunan gedung empat lantai dengan kapasitas 100 ruang rawat inap kelas III. “Nanti akan ada tambahan ruangan lagi karena sekarang lagi menyelesaikan pemba­ ngunan gedung berlantai 4,” kata Amran, ditemui di RSU­ DADT, Jumat (18/9).

P E M E R I N TA H P r o v i n s i (Pemprov) Lampung melalui Badan Perencanaan Pem­ bangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung menja­ jaki jalinan kerja sama dan merintis peluang investasi antara pelaku usaha Amer­ ika Serikat (AS) dan pelaku usaha di Lampung. Hal itu dikatakan Kepala Bappeda Provinsi Lampung Taufik Hidayat yang meng­ gelar seminar bekerja sama dengan konsulat Amerika. “Kerja sama ini dimulai dengan mendengarkan pen­ galaman negara AS di bidang transportasi yang berguna sebagai pembelajaran untuk kita bagaimana caranya m e m b a n g u n . D a n n a nt i akan dilakukan pertemuan ramah tamah antara pelaku usaha AS dan pelaku usaha di Provinsi Lampung,” kata

Ia juga menjelaskan untuk peralatan kesehatan pihaknya masih kekurangan karena usulan dana alokasi khusus (DAK) ke Pemerintahan Pusat hingga kini belum juga tereal­ isasi. “Masih ada yang kurang karena dana DAK tambahan belum dicairkan Pemerintah Pusat,” ujar Amran. Di sisi lain, Wali Kota Bandar Lampung Sulpakar berharap un­ tuk tenaga medis terus melayani dengan sepenuh hati. Karena dengan pelayanan sepenuh hati, menurut Sulpakar, pasien akan merasa senang. “Semua kan su­ dah melihat sendiri, para pasien tidak mau pindah ke rumah sakit lain karena pelayanan me­ dis di sini bagus, saya berharap pelayanan terus ditingkatkan sehingga semua akan menjadi lebih baik lagi, terus ditingkat­ kan pelayanan seperti ini,” kata dia. (*14/K3)

Lampung Motor Show Tawarkan Kendaraan Impian

G-Box Juara Modern Dance Competition

Para peserta diler terbantu dengan diselenggarakannya pameran otomotif tersebut. ADI SUNARYO

P

AMERAN otomotif Lam­ pung Motor Show di Lampung Fair 2015, PKOR Way Halim, memamer­ kan berbagai merek dan jenis kendaraan impian mulai dari mobil, sepeda motor, dan ­a ksesori kendaraan. Tidak hanya itu, diler peserta pame­ ran pun memberikan promosi menarik berupa uang muka (down payment) ringan dan angsuran ringan, serta door­ prize hadiah menarik. Koordinator pameran, Shin­ ta P Rumampuk, mengatakan pameran otomotif yang digelar sejak 5 Septemper lalu hingga 20 September di pameran Lampung Fair mengenalkan berbagai produk baru dari berbagai diler kendaraan, juga penawaran harga spesial. Beberapa diler kendaraan di Lampung tersebut, seperti Mit­ subishi, Tata Motors, Toyota,

Nissan, Datsun, Suzuki Motor, TVS, Yamaha, serta komunitas dan perlengkapan berkendara, seperti Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), helm, dan jaket. “Ayo segera kunjungi pa­ meran Lampung Motor Show, dan dapatkan kendaraan impian dan juga hadiah­ nya,” kata Shinta di pameran Lampung Fair, Rabu (16/9) malam. Shinta mengatakan bukan hanya menampilkan berbagai kendaraan, Lampung Mo ­ tor Show juga menyuguhkan hiburan di setiap malamnya dengan pertunjukan musik akustik. “Ada juga kontes Pemi­ lihan Miss Lampung Motor Show 2015 dengan grand fi­ nal yang akan digelar pada 19 Se­p tember 2015, dan se­ tiap malam Minggu akan ada hiburan penampilan disjoki yang menampilkan DJ Moski Love,” ujarnya.

n LAMPUNG POST/*6

KONTES. Para peserta menampilkan kemampuannya dalam ajang Pemilihan Miss Lampung Motor Show di arena Lampung Fair 2015, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (16/9).

Omzet Meningkat Di sisi lain, koordinator pe­ serta pameran, Andi Nendi, mengatakan dengan diseleng­ garakan pameran otomotif ini, para diler peserta pameran mengaku omzet penjualan mereka naik dibandingkan

dengan penjualan di hari biasa pada diler. “Semua peserta dapat mem­ promosikan program promosi unggulan mereka setiap hari di panggung hiburan yang telah disediakan panitia. Selain itu setiap hari pada panggung

Taufik, usai seminar di Ru­ ang Sungkai, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (18/9). Acara yang bertemakan Perencanaan transportasi terpadu itu dihadiri Asis­ ten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Pemprov Lampung Ade ­ ham dan konsulat Amerika Robert Ewing sebagai nara­ sumber. Taufik juga menjelaskan konsulat Amerika yang ada di Medan, Sumatera Utara, itu berencana menjalin kerja sama untuk investa­ si pembangunan Bandar Lampung menjadi smart city (kota cerdas). Dengan konsep kota modern ini, manajemen pengelolaan kota akan menjadi sangat efisien, andal, dan produk­ tif. (MAN/K3)

hiburan juga menampilkan live music sehingga lebih mem­ berikan daya tarik kepada pengunjung untuk masuk dan melihat pameran kendaraan ini,” kata dia. (K3) adisunaryo@lampungpost.co.id

PERGELARAN Modern Dance Competition dalam rangka HUT ke-11 Batalion Infanteri (Yonif)-9 Marinir yang digelar di panggung utama Lampung Fair, PKOR Way Halim, Kamis (17/9) malam, dijuarai tim mo­ dern dance dari SMA YP Unila, G-Box, dengan menyisihkan 18 tim lainnya. Pada babak final tiga besar, G-Box menjadi yang terbaik dengan raihan poin 1.885 dan berhak atas trofi Marinir Dance Competition serta uang tunai Rp4 juta. Juara II diraih tim Crowded dengan raihan poin 1.860, berhak atas trofi dan uang tunai Rp3 juta. Peringkat ketiga diraih tim SBC yang didominasi siswi SD dengan raihan poin 1.820. SBC berhak atas trofi dan uang tunai Rp2 juta. Komandan Batalion Infan­ teri (Danyonif) Brigif-9-Marinir Letkol (Mar) Datuk Sinaga mengatakan acara digelar untuk meramaikan Lampung Fair sekaligus merayakan ulang tahun yang ke-11 Yonif 9 Marinir. “Memang sengaja Batalion 9 mencoba bersama meningkat­ kan bakat seni tari anak muda.

Untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat, karena marinir adalah bagian dari masyarakat dan harus dikenal masyarakat.” kata Datuk Sinaga seusai menye­ rahkan hadiah kepada peme­ nang, Kamis (17/9). Sebelumnya, pada Agus­ tus, korps dengan semboyan Bhumcaya Jalesu Jayamahe (di darat dan di laut kita jaya) ini melakukan konservasi pe­ meliharaan terumbu karang dengan metode transplan­ tasi di sepanjang pantai pesisir Lampung. “Kami akan terus lanjutkan program ini serentak se-Indonesia, sesuai instruksi Presiden untuk menjaga keles­ tarian perairan Indonesia,” ujar Letkol (Mar) Datuk Sinaga. Juri lomba, Shinta, mengata­ kan marinir mendekatkan diri ke masyarakat dengan memfasilitasi penyaluran hobi positif anak muda, dan sebe­ lumnya sudah digelar di Sim­ pur Centre lomba band. “Tadi juga kami bagikan doorprize gratis berupa merchandise dari marinir seperti baju dan topi. Untuk pendaftaran lomba modern dance memang tidak dipungut biaya dengan peserta 18 tim,” ujar Shinta. (MAN/K3)

Lamteng Siap Pasarkan Mobil Karya SMK

n LAMPUNG POST/MG2

KREATIVITAS REMAJA. Salah satu inovasi yang dipamerkan anjungan Pesisir Barat adalah kreativitas para remaja melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat yang menciptakan pengirit bahan bakar dengan media air dan media aki basah, di Lampung Fair 2015, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (17/9).

ANJUNGAN Lampung Tengah siap memproduksi secara mas­ sal mobil buatan anak negeri sendiri. Mobil jenis minibus bermerek Esemka ini dibuat para siswa Sekolah Mene­ ngah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Terbanggibesar, Lampung Tengah. Staf Anjungan Lampung Tengah yang menjaga stan mobil, Iyan, menjelaskan mo­ bil tersebut diproduksi siswa

SMKN 2 Terbanggibesar pada 2014. Kelebihan dari mobil Esemka ini adalah memiliki kekuatan yang besar dan irit bahan bakar. “Mobil ini CC-nya besar, yaitu 1.600, bahan ba­ karnya irit, dan sudah anti-lock braking system (ABS),” ujarnya ditemui di anjungan setempat, PKOR Way Halim, Bandar Lam­ pung, kemarin. Ia menambahkan ABS ada­ lah sistem pengereman pada

sebuah mobil agar tidak terjadi penguncian roda ketika terjadi pengereman secara mendadak atau keras. Dengan mengguna­ kan ABS ini, mobil akan lebih cepat melakukan pengereman daripada sistem biasa dan lebih stabil apabila terjadi suatu pengereman mendadak, tetapi tidak membuat mobil kehilangan pengendalian sebe­ sar 5%—30%. Dengan keunggulan terse­

but, menurut Iyan, mobil itu siap dipasarkan dengan harga Rp155 juta. Kami juga meng­ undang investor untuk dapat turut menanamkan modalnya dalam memasarkan produk karya Kabupaten Lampung Tengah ini. “Saat ini belum dipasarkan, harganya Rp185 juta, tetapi untuk ke depan mobil ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp155 juta. Pemerintah

Kabupaten Lampung Tengah juga ikut mengundang inves­ tor, baik dalam maupun luar negeri,” ujarnya. Dia melanjutkan jika mobil tersebut di produksi, target pasar sementara yang diarah­ kan adalah pasar dalam negeri. Iyan melanjutkan untuk saat ini produk jurusan Teknik SMKN 2 Terbanggibesar itu telah di­ sebarkan ke beberapa sekolah di Lampung tengah. (*12/K3)


sabtu, 19 september 2015

BANDAR LAMPUNG

LAMPUNG POST

Polisi dan LP Belum Koordinasi soal Ganja 41 Kg

Denpom II Lampung Usut Keterlibatan Prada Dadi

Pihaknya berkomitmen untuk memberantas narkoba dan mempersilakan jika kepolisian datang ke LP Way Huwi kapan pun waktunya. DENI ZULNIYADI

P

ENGUNGKAPAN ganja 41 Kg senilai Rp126 juta yang diduga jaringan narkoba Aceh oleh Polda Lam­ pung, beberapa hari lalu, di­ curigai dikendalikan seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika Way Huwi. Namun, sejauh ini belum ada koordina­ si antara kepolisian dan pihak LP terkait hal tersebut. Kasubdit III Direktorat Re­ serse Narkoba Polda Lampung AKBP Ahmad Zulfikar menga­ takan tersangka SI mengaku mendapatkan akses jaringan Aceh melalui seorang napi yang juga seorang bandar

Kalau sudah di LP tidak ada bandar, pemakai, kurir, semua kami perlakukan sama. besar dari Aceh dan masih mendekam di LP Way Huwi. Ternyata SI merupakan residi­ vis kasus yang sama dan dihu­ kum selama 7 tahun penjara. “Jadi pengakuan SI ini mendapatkan akses ke Aceh dari Zul, yang saat ini masih menjalani hukuman. SI juga sebelumnya pernah menjalani hukuman sejak 2007 sam­ pai 2014 dengan kasus yang sama,” kata Zulfikar di Direk­ torat Reserse Narkoba Polda Lampung, Jumat (18/9). Saat itu, kata Zulfikar, SI ter­ bukti membawa ganja seba­nyak 70 kilogram dari jaringan Aceh. SI dihukum di LP Way Huwi. Selesai menjalani hukum­an pada 2014, ternyata SI kembali melakukan bisnis ini. “Semen­ tara hasil pemeriksaan, akses pengirimannya melalui jalur darat, yakni mobil.” Zulfikar mengungkapkan setelah diperiksa SI mengaku 41 kilogram ganja kering terse­ but sebagian besar rencana­ nya akan diedarkan di Bandar

Lampung. Selain itu, ganja tersebut hanya sebagian yang dikirimkan dari Aceh karena masih ada ganja dalam jumlah besar yang dikirim bersama 41 kilogram itu, tetapi dibagi kepada beberapa orang. “Kami masih mengembang­ kan, karena SI ini mengaku masih ada yang lebih besar lagi gudang penyimpanan ganja kiri­ man dari Aceh,” kata Zulfikar.

n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

EKSPOS NARKOBA. Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menunjukkan 41 kg ganja kering dalam ekspos penangkapan narkotika golongan I (daun ganja) di kantor direkotrat setempat, Jumat (18/9).

Belum Koordinasi Di sisi lain, Kepala LP Narko­ tika Way Huwi Edy Prayitno mengungkapkan sejauh ini belum ada koordinasi dari Polda Lampung terkait adanya napi yang diduga bandar be­ sar dan mendekam di LP Way Huwi. Pihaknya berkomitmen untuk memberantas narkoba dan mempersilakan jika ke­ polisian datang ke LP Way Huwi kapan pun. “Kami sangat terbuka jika me­ mang ada yang terbukti di LP ini. Tapi, kami tidak bisa mendugaduga siapa orangnya. Sudah jadi komitmen kami untuk sikat habis narkoba ini,” kata Edy melalui telepon, tadi malam. Ia juga tidak bisa memastikan siapa bandar besar narkoba dari Aceh yang masih mendekam di LP Way Huwi. Terkait napi asal Aceh, Edy juga mengatakan banyak napi asal Aceh yang mendekam di LP Way Huwi. “Yang tahu kalau bandar be­ sar itu kan polisi. Kalau kami sangat terbuka jika memang ada polisi yang datang kapan pun kepada kami. Kalau su­ dah di LP tidak ada bandar, pemakai, kurir, semua kami perlakukan sama,” ujar dia. Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Pol­ da Lampung kembali mengung­ kap peredaran narkoba jaringan Aceh. Sebanyak 41 kilogram ganja disita dari kurir berinisial RA (22). Polisi membekuk dua tersangka dalam kasus ini, RA (22) dan wanita berinisial SI (43), ke­duanya dibekuk di tempat dan waktu yang berbeda, Rabu (16/9). (BOY/U1) denizulniyadi@lampungpost.co.id

7

Kejati Kembalikan Berkas Mafia Pajak Kendaraan KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Lampung mengembalikan berkas kedelapan tersangka praktik pemalsuan notice pajak dan penggelapan uang wajib pajak untuk proses bea balik nama (BBN) 1 dan muta­ si kendaraan ke luar daerah di Kantor Samsat Gunungsugih, Lampung Tengah, ke penyidik Polda Lampung. Hal itu disampaikan Kasi Pen­ kum Kejati Lampung Yadi Ra­ chmat. Ia membenarkan pihak kejaksaan pernah me­nerima berkas penggelapan uang nega­

ra dan pemalsuan notice pajak, beberapa waktu lalu. “Berkas memang sudah kami terima. Namun, setelah dilakukan penelitian, berkas tersebut belum lengkap,” kata Yadi, dihubungi melalui telepon, Jumat (18/9). Ia juga menjelaskan berkas yang telah dikembalikan itu disertai petunjuk dari jaksa peneliti. Di sisi lain, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan sejauh

ini belum menerima laporan terkait telah dikembalikannya berkas tersebut oleh jaksa pe­ neliti. Namun, sambung Ruli, jika memang dikembalikan itu sudah biasa dalam proses penyidikan. “Kalaupun dikembalikan, itu sudah sewajarnya proses penyidikan, yang mana pasti ada hal-hal yang kurang leng­ kap menurut jaksa. Jika ada petunjuk dalam berkas terse­ but untuk dilengkapi, pasti akan diikuti oleh penyidik untuk melengkapinya,” kata

Ruli, melalui pesan pendek, kemarin. Sebelumnya, Polda Lam­ pung berkomitmen member­ antas mafia pajak kendaraan. Kapolda Lampung Brigjen Ed­ ward Syah Pernong memben­ tuk tim khusus lintas sektoral, di antaranya Ditreskrimum, Ditreskrimsus, dan Ditlantas Polda Lmapung. Sejauh ini Polda Lampung masih mengungkap kedela­ pan tersangka yang sudah ditangkap beberapa waktu lalu. (BOY/U1)

Polda Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba POLDA Lampung memberikan penyuluhan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta kenakalan remaja ke­ pada karyawan Octopuss, di Octopuss Lampung, Jalan Ikan Hiu No. 1 Telukbetung Selatan, Kamis (17/9). Kasi Bintibluh (Pembinaan Penertiban dan Penyuluhan) Ditbinmas Polda Lampung Kompol Syahrudin Lubis me­ ngatakan kegiatan ini meru­ pakan ragkaian pokok tugas Direktorat Binmas Polda Lam­ pung. “Pembinaan, penyuluh­ an bahaya narkoba bagi masyarakat umum, karena banyaknya narkoba ke pelosok masyarakat, jenis sabu-sabu dan ekstasi dan ganja,” kata dia, usai memberikan materi pada penyuluhan tersebut di Octopuss, kemarin.

Hal ini, kata Syahrudin Lubis, diharapkan para kar­ yawan, khususnya karyawan Octopuss, dapat menyadari bahayanya narkoba. “Di­ harapkan karyawan di sini tidak terimbas tamu-tamu dan dapat melaksanakan tugas seperti apa yang ditentukan perusahaan,” ujarnya. Meskipun belum terindikasi adanya narkoba di tempat ini, kata Lubis, dengan langkah seperti ini diharapkan dapat mencegah hal tersebut. “Di sini belum terindikasi narkoba, namun kami mencegah dengan mendatangi sesuai program Ka­ polda, Anjau Silau,” kata dia. Ke depan, kata Lubis, Pol­ da Lampung bersama BNN kota dan BNN provinsi akan melakukan hal serupa di tem­ pat hiburan ataupun tempat

keramaian lainnya di Bandar Lampung. “Ke depan, bersama dengan BNNK dan BNNP akan mendatangi tempat hiburan lain, seperti karoke, hiburan masyarakat, taman hiburan rakyat, pantai, dan lainnya, terutama sekolah dan pesan­ tren,” ujarnya. Operasional Manager Octo­ puss Lampung Martin menga­ takan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di Octopuss Lampung untuk menghindari narkoba dan kenakalan remaja yang tidak diinginkan. “Memang kegiat­ an rutinitas yang dijalankan ini yang kesekian kalinya, kegiatan penyuluhan bahaya narkoba dan kenakalan re­ maja,” kata dia. (DEN/K2) Karyawan Octopuss, kata Martin, sebelum bekerja ha­

rus menandatangani fakta integritas, yakni kesepakatan bahwa tidak ada kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan narkoba. “Di sini, me­ nandatangani fakta integritas, kesepakatan yang dijalankan, melarang kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan narko­ ba, itu yang ada dalam fakta integritas kami, SOP kami,” ujarnya. Selain itu, untuk mencegah hal tersebut, kata Martin, pihaknya secara rutinitas memberikan sosialisasi se­ perti ini. “Ini untuk mengin­ gatkan kembali hal-hal yang awal telah ditandatangani harus dijalankan dengan baik. Ini dilaksanakan setiap bulan dari akhir 2014 lalu, dan sela­ lu melibatkan kepolisian dan BNN,” kata dia. (DEN/K2)

KOMANDAN Datasemen Polisi Militer II Lampung Mayor (CPM) Dony Tri Windiarto mengatakan akan mengusut kasus pembunuhan yang me­ nimpa oknum TNI Angkatan Darat. Dony mengatakan pihaknya saat ini bekerja keras ber­ sama Polda Lampung dan Pol­ resta Bandar Lampung guna mengungkap kejelasan kasus pembunuhan yang terjadi di kontrakan Kamelia, Kelurahan Sumurputri, Telukbetung Sela­ tan, Jumat lalu (11/9). “Polisi sudah melangkah lebih dulu dengan olah TKP, prarekonstruksi dan seba­ gainya, karena itu dari kami pun bekerja keras mena­ ngani kasus ini karena sudah kalah cepat. Kami sementara ini sudah melakukan olah TKP. Kami juga sudah me­ ngumpulkan para saksi un­ tuk selanjutnya melakukan pemeriksaan saksi,” kata Dony, melalui sambungan telepon, Jumat (18/9). Setelah Kamelia dan Praju­ rit Dua (Prada) Ahmad Dadi Sucipto tertangkap petugas Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung di Karawang, Jawa Barat, kini Denpom II Lampung bekerja keras untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum anggota TNI AD dalam kasus terbunuhnya Kepala Per­ sonalia Unversitas Malahayati M Sofyan. Dia melanjutkan Denpom saat ini bergerak ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk melakukan penyelidikan atas hasil visum dokter ahli fo­ rensik. “Hari ini anggota sudah ke RSUDAM untuk mendapat­ kan hasil visum korban dan keterangan para ahli tentang kondisi mayat korban tersebut. Jadi saat ini pihak Denpom sedang mendalami sampai di mana keterlibatan ADP dalam kasus penemuan mayat Sofyan yang diduga keras sementara ini pelakunya adalah saudari Kamella,” ujarnya. Terkait status Prada Dadi yang merupakan anggota TNI AD itu, Dony membenarkan Prada Dadi yang menjadi ang­ gota TNI AD kesatuan Kompi C Yonif 143/Banyuurip, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Dony menambahkan Prada Dadi sudah lari dari kesatuan sejak sekitar dua bulan lalu dari kesatuan dan terlibat hubungan percintaan dengan Kamelia. (*12/K3)


±

±

CMYK

±

RAGAM

sabtu, 19 September 2015

LAMPUNG POST

8

BURAS

Ups, Tunjangan Anggota DPR Naik!

±

KUMPUL AKBAR WIRAUSAHA PIKAP. Ratusan konsumen setia Suzuki Lampung menghadiri kumpul akbar wirausaha yang diadakan diler PT Persada Lampung Raya di 7th Hotel Bandar Lampung, Jumat (18/9) malam. Acara ini juga memperkenalkan produk Suzuki Carry pikap yang terbaru. n LAMPUNG POST/ ZAINUDDIN

114 Perusahaan Diduga Penyebab Kebakaran Hutan Area kebakaran seluas di atas 20 ha dan area dalam kawasan HGU nantinya diambil alih negara untuk restorasi. IYAR JARKASIH

K

±

EMENTERIAN Lingkung­ an Hidup dan Kehutanan (LHK) menyebutkan ada 114 perusahaan dari total 286 perusahaan yang berada pada kawasan hutan terindikasi menyebabkan kebakaran pada lahan yang di­ kelolanya. Sebanyak 114 perusahaan tersebut berasal dari delapan provinsi di Sumatera dan Kalimantan. Terba­ nyak berada di Kalimantan Tengah, yaitu 28 perusahaan, Riau (24), dan Sumatera Selatan (18). “Itu semuanya kalau yang berat akan kami paralelkan dengan pidana dan tidak harus ke polisi karena di KLHK juga ada penyidik. Kami juga sudah konsultasi dengan Kejaksaan Agung,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya, saat konferensi pers di Kementerian Kehutanan, Jumat (18/9). Menurutnya, pemberian sanksi administrasi juga segera diberikan Kementerian LHK kepada pengelola lahan yang terbukti

sengaja membakar hutan atau lahan yang dikelolanya paling lambat ditargetkan selesai Desember mendatang. Perusahaan atau konsesi yang terbukti nantinya akan dipertimbangkan untuk diblacklist dan izin pengelolaannya dicabut. “Kami sudah melakukan pengaturan siaga darurat. Selain itu, kami juga akan melakukan berbagai tindakan hukum, seperti multidoor dan second layer law enforcement,” ujarnya.

Itu semuanya kalau yang berat akan kami paralelkan dengan pidana. Diambil Negara Siti menambahkan area kebakaran seluas di atas 20 hektare (ha) nantinya diambil alih negara untuk restorasi. Area dalam kawasan HGU juga akan disampaikan kepada BPN dengan permohonan untuk diambil alih negara. Dalam pemberian sanksi administratif, terdapat tiga kelas berdasarkan tingkat keparahan

pelanggaran. Kategori ringan, yakni area yang terbakar kurang dari 100 ha dan akan diberikan sanksi tertulis dan melakukan rehabilitasi. Ketegori moderat, area yang terbakar antara 100 ha dan 500 ha akan diberikan sanksi pembekuan izin selama enam bulan, kewajiban merehabilitasi area, dan lahan ekskebakaran diambil alih negara. Sementara kelas berat, area yang terbakar lebih dari 500 ha, izin lingkungan akan dicabut serta akan dibawa ke ranah pidana dan perdata. “Ini sesuai perintah Presiden untuk menindak tegas siapa saja yang terbukti menjadi pelaku pembakaran,” kata dia. Sekjen Kemenkes Untung Suseno, yang juga hadir dalam acara tersebut, mengatakan kondisi asap di berbagai wilayah Sumatera dan Kalimantan masih pada tahap tidak sehat. Bahkan akibatnya hingga 17 September 2015, tercatat telah terjadi 14.566 kasus ISPA di Riau, 12.864 kasus di Jambi, 22.855 kasus di Sumsel, 19.219 kasus di Kalbar, 2.710 kasus di Kalteng, dan 40 ribu kasus ISPA di Kalteng. (MI/O1) iyar@lampungpost.co.id

Apresiasi Konsumen,

Suzuki Tampilkan New Ertiga

PENJUALAN mobil Carry yang diproduksi Suzuki sejak 1980-an menunjukkan tren positif. Secara nasional pada periode Januari—Agustus tercatat penjualan 41.934 unit dengan marketshare 41%. Untuk Lampung sendiri, penjualannya mampu menembus 40% dari target nasional. Sebagai wujud apresiasi terhadap konsumen, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyelenggarakan acara kumpul akbar wirausaha pikap dengan 125 pelanggannya di Lampung di 7th Hotel Bandar Lampung, Jumat (18/9). Deputy GM PT Suzuki Indomobil Sales Permata Islam mengatakan pihaknya memberikan penghargaan kepada pemilik mobil Suzuki Carry terbanyak. Pemilik kendaraan mendapat plakat dan hadiah dari Suzuki. Kumpul wirausaha ini merupakan program kedua kalinya dilakukan di Lampung, yang diikuti 30 kota se-Indonesia. Permata menambahkan tepat pada kumpul akbar juga dipajang New Ertiga yang baru diluncurkan di Jakarta. “New Ertiga ini baru ada di Lampung, bersamaan dengan launching di Jakarta, tapi launching di Lampung akan dilakukan bulan ini juga,” katanya. GM PT Persada Lampung Raya Hendra Perdana Kusuma menerangkan pada acara kumpul akbar wirausaha ini Suzuki memberi program spesial, yakni hanya dengan uang muka Rp7 juta pelanggan sudah bisa membeli Suzuki Carry. Selain itu, ada potongan harga sampai Rp19,5 juta khusus konsumen yang melakukan transaksi tadi malam. Menurut dia, bengkel Suzuki mulai bisa melayani pelanggannya selama tujuh hari seminggu atau tetap membuka bengkel pada hari Minggu. Kemudian, pelanggan Suzuki yang ingin menggunakan jasa bengkel bisa reservasi terlebih dulu supaya tidak antre. Bengkel Suzuki juga memberi potongan jasa bengkel 25% dan 10% untuk sparepart. (IAN/D3)

HAJI 2015

Info Santunan Korban Crane Hanya Satu Pintu

±

INFORMASI tentang rencana pemberian santunan dari Raja Salman bin Abdul Aziz dari Arab Saudi hanya satu pintu di Indonesia. Ke l u a rg a ko r b a n dan ahli waris diharap hanya bertanya ke pemerintah Iskak Susanto terkait hal itu untuk menghindari aksi penipuan. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta keluarga menahan diri dan

hanya berhubungan dengan Pemerintah Indonesia dalam mengurus pencairan rencana santunan itu. “Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama akan bahu-membahu dalam menindaklanjuti pencairan atau realisasi dari santunan ini,” kata Menag, seperti dilansir situs kemenag.go.id, kemarin (18/9). Menag mengimbau keluarga korban untuk tidak melayani pihak mana pun juga yang mencoba memanfaatkan informasi adanya santunan ini untuk tujuan yang justru bisa merugikan para keluarga korban itu sendiri. “Kasus

indeks minggu

dimakamkan,” kata Kepala Daker Mekah Arsyad Hidayat, kemarin. Laporan wartawan Lampung Post Iskak Susanto, suasana Masjidil Haram makin padat. Namun, tidak mengurangi jemaah untuk pergi umrah sembari menunggu waktu wukuf yang tinggal beberapa hari lagi. “Memang kami harus hati-hati memilih angkutan, tidak semuanya mau mengantar jika maktabnya jauh, se­ perti kami,” kata Irfan Setiawan, calhaj kloter 15/JKG asal Tejosari, Kota Metro, kemarin. (R6)

Jaksa Agung Tegaskan Kasus BW Lanjut

REPORTER CILIK. Hlm. 13

Wow... Metro SIap Jadi Kota Cerdas! Kali ini repcil ingin mengajak sahabat jalan-jalan ke Kota Metro, daerah yang terkenal dengan sebutan kota pendidikan. Empat repcil dari Kota Metro berkesempatan mewawancarai Pejabat Wali Kota Metro Bapak Achmad Chrisna Putra di kantornya.

KELUARGA. Hlm. 18

ISPA Merebak Saat Kemarau KEMARAU belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Setiap saat kita menyaksikan debu bertebaran dibawa angin. Debudebu itu bukan hanya kita lihat, melainkan kita hirup yang akhirnya masuk ke saluran pernapasan.

±

penipuan dalam peristiwa seperti ini harus diwaspadai. Pemerintah berharap mudah-mudahan korban hanya berhubungan dengan Pemerintah Indonesia yang resmi, yaitu melalui Kementerian Luar Negeri atau Kementerian Agama,” kata Menag. Pada bagian lain, sembilan jemaah yang menjadi korban crane terjungkal sudah dimakamkan di Pemakaman Saraya, Mekah, Arab Saudi. Dua jena­ zah jemaah lainnya masih dalam proses untuk dimakamkan oleh maktab. “Sembilan dari 11 jemaah yang wafat sudah

CMYK

JAKSA Agung Muhammad Prasetyo menegaskan tetap melanjutkan proses hukum perkara mantan pemimpin nonaktif Komisi Pemberatasan Korupsi, Bambang Widjojanto. Jumat (18/9), Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri melimpahkan berkas tahap dua kasus tersebut ke jaksa sebelum dilimpahkan ke pengadilan. “Kalau memang sudah akan dilimpahkan oleh penyidik Polri akan kami terima, setelah dinyatakan lengkap berkas perkaranya ditindaklanjuti untuk disusun dakwaannya,” kata Prasetyo di Jakarta, kemarin.

Penyidik menyerahkan tersangka dan barang buktinya pada pelimpahan berkas tahap dua ini. Perihal kemungkinan adanya proses mengesampingkan perkara (deponering), Prasetyo sebelumnya mengatakan bahwa deponering itu hanya bisa dilakukan atas pertimbangan kepentingan umum. Menurutnya, terdapat dua pertimbangan jaksa untuk memutuskan menahan atau tidak Bambang. “Kami lihat urgensinya penahanan seperti apa. Akan ada pertimbangan objektif dan subjektif jaksa,” ujar Prasetyo.

±

Bambang telah ditetap kan menjadi tersangka oleh Bareskrim Polri atas dugaan rekayasa saksi sidang sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, di Mahkamah Konstitusi (MK) 2010. Kuasa hukum Bambang Widjojanto, Abdul Fikar Hajar, menyatakan kliennya tetap merupakan penegak hukum walaupun telah dinyatakan nonaktif sebagai wakil ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut disampaikan ketika Bambang tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, kemarin. (MI/L2)

MULAI Oktober juga diberikan unnanti tunjangan tuk lembaga lain, anggota Dewan KPK, KY, KPU, dan Perwakilan Rakyat BPK. (Kompas.com, (DPR) akan naik. 17/9) Kenaikan itu telah Namun, untuk disetujui Menteri kenaikan tunjanKeuangan Bamgan anggota DPR bang Brodjone itu, ada sejumlah H. Bambang Eka Wijaya lembaga politik goro, antara lain tunjangan kehordan anggota DPR matan, tunjangan komunika- yang tidak setuju. Alasan si intensif, tunjangan pen- mereka, rakyat sedang meningkatan fungsi pengawasan derita menghadapi kesulitan dan anggaran, serta bantuan ekonomi, tidak tepat jika tunlangganan listrik dan tele- jangan wakil rakyat justru pon. (detiknews, 17/9) dinaikkan. Besarnya kenaikan itu luSalah satunya dikemukamayan. Untuk ketua badan/ kan Wakil Ketua Umum Parkomisi, tunjangan kehorma- tai Demokrat Syarief Hasan, tan semula Rp4.460.000, di- anggota DPR seharusnya usulkan Rp11.150.000 (lebih prihatin terhadap kondisi dua kali lipat), disetujui jadi ekonomi saat ini. Bukan Rp6.690.000 (naik sekitar sebaliknya, di tengah ke50%). Tunjangan komunikasi sulitan masyarakat dalam intensif, semula Rp14.140.000 memenuhi kebutuhan hidup, diusulkan Rp18.192.000, dis- DPR justru meminta kenaik­ etujui jadi Rp16.468.000. Tun- an tunjangan. “Sekarang pengangguran jangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran nambah. Rakyat enggak semula Rp3,5 juta, diusul- bisa beli barang kebutuh­ kan Rp7 juta, disetujui jadi an, inflasi tinggi. Rakyat itu Rp5.250.000. Lalu bantuan untuk makan saja susah. langganan listrik dan telepon DPR harus prihatin,” tegas semula Rp5,5 juta, diusulkan Syarief Hasan. Ia menegasRp11 juta, disetujui menjadi kan Demokrat tidak setuju dengan kenaikan tunjangan Rp7,7 juta. Dari empat jenis tunjangan DPR itu. (Kompas.com, 17/9) Dalam realitas politik Indoitu, semula sekitar Rp27,5 juta, naik menjadi sekitar Rp35 nesia, penerimaan anggota juta. Jadi bertambah sekitar DPR yang kini sekitar Rp65 Rp7,5 juta. Untuk anggota, juta per bulan sebenarnya penerimaan sedikit di bawah tak bisa dilihat dari kebutuh­ an operasional yang normal. ketua badan/komisi tersebut. Menteri Keuangan mengata­ “Investasi” mereka cukup kan kenaikan tunjangan besar saat kampanye, ada anggota DPR suatu hal yang yang mengaku habis lebih wajar. Kenaikan itu telah dise- Rp5 miliar. Jadi, kalau selama suaikan dengan kebutuhan lima tahun mereka jadi angdan ketersediaan anggaran gota DPR bisa kembali modal, negara. Kenaikan tunjangan sudah lumayan. ***

Add on: facebook.com/buraslampost

Follow on: @buraslampost

±

±

SIAPA MENGAPA

Ibadah SEMUA aktivitas yang dilakukan memang harus diniatkan ibadah sehingga akan terbuka wawasan untuk mengembangkan gerak langkah. Motivasi itu yang menjadi bahan untuk dibagikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tulangbawang Heri Wardoyo saat peringatan HUT ke-70 PMI, beberapa waktu lalu. Heri yang juga Wakil Bupati Tulangbawang itu mengatakan PMI adalah ajang pengabdiannya untuk kemanusiaan. Walaupun organisasi nirlaba, tetap saja PMI harus terus meningkatkan sumber daya. n DOK. LAMPUNG POST “Pengembangan kapasitas personel dengan peningkatan pengetahuan serta keterampilan, menjadi sebuah keharusan,” kata mantan wartawan Lampung Post itu. Selama ini, kata dia, PMI dikenal hanya penyedia stok darah. Padahal banyak juga kegiatan dalam operasioperasi kemanusiaan. “PMI harus menjadi pendorong kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana, seperti gerakan bersih lingkungan,” katanya. (ATA/R6)

±

WAT-WAT GAWOH

Gara-gara Cinta Ditolak SEORANG mahasiswi berinisial LT (23) melaporkan Gilang Cahya Khrisna, teman pria yang baru dikenalnya belum lama ini di jejaring sosial, ke pihak berwajib. Gilang dilaporkan karena menyebarkan foto-foto bugil LT ke media sosial. Akibat teknologei kak kelewat canggih, sanak modow mak pandai lagei adat n FERIAL budayow. (Ini akibat teknologi kian canggih, dan generasi penerus kian lupa adat dan budaya Timur). Saat melapor, LT mengaku kejadian itu pertama kali diketahui justru dari sejumlah rekan-rekannya di kampus. Foto telanjang itu diduga diambil pelaku saat melakukan komunikasi video call jejaring sosial Line pada akhir Maret 2015. Diduga Gilang tega menyebar foto-foto bugil LT karena cintanya ditolak. Tahan bitung ngejajowken badan walauw lak nikah. Ulun tohow harus pandai ngejagow anak, ajarken ngajei sembahyang supaya wat iman, pandai ngejagow direi. (Sanggup telanjang meskipun belum menikah. Orang tua harus pandai menjaga anak, ajarkan salat dan mengaji supaya kuat imannya). (MI/D3)

±


sabtu, 19 september 2015

BISNIS KORPORASI

LAMPUNG POST

9

Diskon Besar-besaran di All Day Sale Informa Berbagai kebutuhan ruangan rumah, kantor, restoran, kafe, hotel, dan perlengkapan furnitur lainnya dapat dimiliki dengan harga spesial.

bagi customer untuk mendapatkan produk menarik di Informa.”

Morning Sale RIZKI ELINDA SARY

M

E M A N JA K A N p e langgan setianya, Informa Furnishing Lampung menggelar promosi menarik bertajuk All Day Sale. Pada promosi ini, Informa menyiapkan diskon besarbesaran hingga hingga Minggu (20/9). Store Manager Informa Furnishing Lampung Andreas Fauzi menjelaskan pada promosi ini berbagai kebutuh­ an ruangan rumah, kantor, restoran, kafe, hotel, dan perlengkapan furnitur lainnya dapat dimiliki dengan harga spesial. Ada penawaran diskon up to 50% dan diskon 15% untuk semua produk harga normal dengan minimal belanja Rp6 juta. Customer yang berbelanja Rp6 juta juga bisa mendapatkan potongan harga sebesar Rp900 ribu. Promosi ini, menurut Andreas, tidak dibatasi jumlah belanjanya, tetapi berlaku hanya untuk customer member Informa. “Jangan sampai kelewatan promosi ini karena hanya diadakan beberapa kali dalam setahun. Kemudian All Day Sale kali ini merupakan yang ke-2 di tahun ini,” kata Andreas di Informa Furnishing Lampung, Jalan Jenderal

Sudirman, Bandar Lampung, Jumat (18/9). Untuk menjadi member Informa, kata Andreas, caranya cukup mudah. Customer bisa mengunjungi customer service Informa Lampung dan membayar Rp100 ribu. “Customer yang membuat member bisa langsung mendapatkan promosi All Day Sale ini,” ujar dia.

Jangan sampai kelewatan promosi ini karena hanya diadakan beberapa kali saja dalam setahun. Selain itu, dalam masa promosi All Day sale, customer yang membuat member Informa juga berhak mengikuti lucky dip untuk mendapatkan hadiah berupa voucer belanja up to Rp200 ribu dan poin sampai dengan 40. Selain itu, pada periode promosi ini, customer bisa mendapatkan fasilitas cicilan 0% selama enam bulan menggunakan kartu kredit Mandiri, Cimb Niaga, HSBC, Citibank dan BNI. “Tentunya hal ini akan memberi kemudahan

BRI Beri Pinjaman Rp1,3 Triliun PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan pinjaman sebesar Rp1,3 triliun kepada PT Petrokimia Gresik, BUMN yang begerak di bidang pupuk. Penandatanganan MoU pinjaman tersebut dilaksanakan di ruangan Britama BRI, Jakarta, Jumat (18/9). Dirut Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman mengatakan pihaknya sudah lama melengkapi persyaratan pinjaman untuk menyelesaikan pembangunan proyek amonia II dan urea, tetapi baru kini terlaksana. Saat ini pihaknya masih mengimpor amonia dan urea. Dengan pembangunan pabrik ini, mereka merencanakan akan memproduksi urea sebesar 570 ribu ton/tahun. Dengan memproduksi sen­ diri, kata dia, kebutuhan pupuk tidak saja terpenuhi tetapi juga penting untuk menciptakan ketahanan pa­ ngan. “Pembangunan pabrik merupakan prioritas industri-

lisasi pupuk,” katanya. Selain memberi pinjaman, BRI juga memfasiltasi pembangunan instalasi penjernihan air di pabrik tersebut. “Kami berterima kasih kepada BRI yang sudah mendanai proyek pembangunan kami,” kata Hidayat. Sementara itu, Direktur Kelembagaan BRI Kuswiyoto mengatakan ini bukanlah bantuan atau kerja sama yang pertama antara kedua pihak. BRI, menurut dia, memang cukup concern dengan program-program UMKM dan upaya mencapai keta­ hanan pangan. Corporate Secretary BRI Budi Satria menambahkan fasilitas Rp1,3 triliun yang di­s alurkan kepada Petrokimia, terdiri atas kredit investasi sebesar Rp1 triliun untuk membangun pabrik amonia dan urea, serta Rp300 miliar untuk pembangunan instalasi pipa air Gunungsari. (HES/E1)

Sementara itu, Informa juga menggelar Morning Sale pada Minggu (20/9), di halaman parkir Informa Lampung. Menurut Andreas, kegiatan ini digelar untuk pengunjung yang suka berbelanja di pagi hari. Pada kegiatan ini, Informa menyiapkan berbagai promosi menarik mulai pukul 06.00. “Kami akan suguhkan bazar produk-produk dengan promosi menarik di area tersebut. Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan berbagai demo menggunakan produk-produk yang dijual di Informa Lampung,” kata dia. Untuk diketahui, Informa merupakan pusat perdagang­ an one stop shopping untuk kebutuhan furnishing dengan suasana yang nyaman, lengkap, dan luas. Ada beragam produk yang bisa ditemui di gerai ini, se­ perti home decor, commercial tables dan chairs, home textile, office, household, kept concept, living, kids, bedroom, mattress, dining, dan kitchen. “Jadi segera penuhi kebutuhan rumah Anda dengan menjadikan Informa sebagai salah satu tujuan berbelanja,” kata Andreas. (E2) elindasary@lampungpost.co.id

n DOKUMENTASI INFORMA

ALL DAY SALE INFORMA. Karyawan Informa merapikan furnitur yang bisa dibeli dengan diskon spesial melalui program All Day Sale di Informa Furnishing Lampung, Jalan Jenderal Sudirman, Bandar Lampung, Jumat (18/9).


±

±

CMYK

sabtu, 19 september 2015

±

bisnis korporasi

LAMPUNG POST

10

±

±

Barbeku di Emersia Mulai Rp150 Ribu Emersia menyediakan berbagai olahan daging sapi, udang, dan ikan pada barbeku setiap Sabtu malam. DIAN WAHYU KUSUMA

M

EMANJAKAN tamu setianya, Hotel Em­ ersia menghadirkan barbeku spesial setiap Sabtu malam mulai pukul 19.00—20.00. Barbeku dengan konsep all you can eat ini bisa dinikmati tamu hanya dengan Rp150 ribu/paket. “Barbeku ini bisa dinikmati di Rubby Emersia dengan peman­ dangan hamparan laut. Bila tamu ingin di pool atau pinggir kolam renang juga bisa,” kata Excecutive Chef Emersia Asep Iswanto di hotel tersebut, Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Kamis (17/9). Asep mengatakan pada malam barbeku di Emersia, tersedia olahan daging sapi, udang, dan ikan. Ada juga live cooking oleh koki Emersia se­

hingga pengunjung bisa meli­ hat langsung proses memasak berbagai menu.

Diskon Breakfast Selain menghadirkan bar­ beku dengan harga spesial, Emersia juga menyiapkan pro­ mosi diskon breakfast sebesar 50% setiap Sabtu dan Minggu untuk tamu luar hotel. Director of Sales and Marketing Hotel Emersia Rafizon Chaniago men­ jelaskan breakfast dimulai pu­ kul 06.00—10.00 dengan menu lengkap, mulai dari makanan tradisional Indonesia sampai makanan internasional. “Nah, sekarang kami beri kemudahan. Warga Bandar Lampung yang ingin sarapan di Emersia bisa menikmati diskon 50%,” kata Rafizon. Menu sarapan lengkap terse­

but disajikan melalui lima corner, seperti traditional corner, egg corner, main buffet corner, dessert cake corner, dan tea corner. Di traditional corner, beragam ku­ liner asli dari Indonesia bergan­ tian hadir setiap harinya, mulai kentang balado, gudeg nangka, urap sayur, dan nasi uduk. Em­ ersia juga menyiapkan bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, bubur ayam, dan lontong sayur, dan siomay Bandung. Selanjutnya, pada egg corner disiapkan staf khusus yang langsung memasak di tempat, jenis menu berbahan telur sesuai pesanan tamu. Se­ perti telur dadar, omelet, telur orak-arik atau direbus dengan request waktu perebusan. “Corner ini juga menyediakan waffle, pancake, kue pancong, dan sandwich dengan beragam topping,” kata dia. (E1) dianwahyu@lampungpost.co.id

DISKON MENARIK. Pengunjung memilih koleksi busana di Department Store Matahari Lampung, Jalan RA Kartini, Bandar Lampung, Jumat (18/9). Matahari memberikan diskon menarik untuk aneka koleksi busana sampai 20 September 2015. n LAMPUNG POST/*6

Matahari Beri Diskon hingga 70 Persen DEPARTMENT Store Matahari menyiapkan diskon spesial hingga 70% untuk koleksi busa­ na pria, wanita, maupun anakanak. Promosi ini berlangsung hingga 20 September 2015. Manager On Duty Depart­ ment Store Matahari Lampung Susy Friska mengatakan diskon diberikan untuk berbagai me­ rek, seperti busana pria merek The Executive sebesar 50%, lalu Carloff diskon hingga 70%. Untuk koleksi busana remaja

putra, seperti busana merek USED dan Oto Ono diberikan diskon mulai dari 30% hingga 50%. Lalu, HSP diberikan harga spesial mulai dari Rp129.900. Selain itu, setiap pembelian produk Wrangler Denim Per­ formance, konsumen berhak mendapatkan diskon 50% untuk pembelian kedua produk kaus. Kemudian, setiap pembelian produk Tira Jeans, konsumen berhak mendapatkan diskon 20% untuk pembelian kaus dan

celana pendek Tira Jeans. “Lalu, setiap pembelian prosuk busana dari Osela 1 pieces diberikan diskon 20% dan beli 2 pieces dis­ kon 30%,” kata Susy di Bandar Lampung, kemarin. Selain itu, untuk koleksi busana remaja putri, seperti busana merek Exit, Graphis, dan Dust, diberikan diskon hingga 70%. Produk busana Ro­ deo beli 2 pieces hanya Rp100 ribu. Untuk busana wanita lain­ nya, seperti merek Executive,

setiap pembelanjaan senilai Rp250 ribu akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp50 ribu dan untuk pembelanjaan Rp400 ribu akan mendapatkan potongan sebesar Rp100 ribu. Tidak hanya untuk dewasa, koleksi busana anak-anak, seperti Cubitus, Snoopy, Prin­ cess, Baby Popeye, Cool Boy, juga diberikan diskon 70%. Koleksi busana anak lainnya, seperti Baby Snoopy diskon hingga 70% plus 20%. (*6/E1)

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


±

±

CMYK

sabtu, 19 september 2015

±

CMYK

EKONOMI

LAMPUNG POST

11

38 Perizinan Ekspor Impor Dipangkas Pemangkasan perizinan itu bertujuan memperlancar arus barang ekspor impor dan meningkatkan distribusi barang dalam negeri. RIZKI ELINDA SARY

S

n ANTARA/M N KANWA

PERIZINAN EKSPOR IMPOR. Aktivitas bongkar muat peti kemas produk ekspor impor di Pelabuhan Batuampar Batam, Kepulauan Riau, Jumat (18/9). Kementerian Perdagangan akan memangkas 38 perizinan ekspor impor dari total 121 perizinan demi memperlancar arus barang dan meningkatkan distribusi barang dalam negeri.

Stok Beras Aman hingga Desember BADAN Urusan Logistik (Bulog) memastikan stok beras bulog cukup sampai akhir tahun. “Al­ hamdulilah kalau bicara beras sampai Desember tahun ini aman. Posisi stok hari ini kami punya sekitar 1,7 ton, kami terus bergerak,” kata Djarot Kusumayakti usai menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Ja­ karta Pusat, Jumat (18/9). Djarot berharap hujan segera turun agar panen raya tidak mundur. Sebab, kemunduran panen membuat pe­nyerapan terhadap beras sedikit mere­

potkan. Jika tidak hujan, panen akan mundur, yang mengakibatkan efek berantai dengan mun­ durnya panen tahun depan. Dengan mundurnya panen, Bulog harus menyiapkan stok beras yang cukup besar ­akhir tahun ini untuk menutup kekurangan yang ada. “Ini tentu problem, samasama kita berdoa semoga hu­ jan cepat datang supaya petani cepat menggarap sawah. Kalau September—Oktober sudah bisa tanam kan berarti Januari atau Februari sudah bisa panen, berarti meringankan. Namun,

kalau sampai hujan mundur, tentu agak berat,” ujar Djarot. Selain berbicara soal beras, dia dan JK kemarin juga berbicara masalah daging. Djarot menyebut Wapres meminta Bulog hadir jika terdapat masalah pangan di tengah masyarakat. Wapres pun meminta Bulog da­pat memper­ siapkan ketersediaan pangan menjelang Iduladha. Sementara itu, Djarot memas­ tikan pihaknya telah memulai kajian pembangunan fasilitas pendingin (cold storage) dengan ukuran luar biasa, seperti yang ia lihat di beberapa negara Timur Tengah. Bulog, kata dia,

tengah mengkaji kapasitas dan area yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas pendingin ini. Selain itu, Bulog juga melihat sumber produksi, pergerakan barang, jarak antara sumber produksi dan lokasi fasilitas pendingin, serta pendukung lainnya. Bulog berharap pemba­ ngunan fasilitas pendingin ukuran besar ini dapat dimulai tahun depan dengan ang­ garan yang dimiliki Bulog. Namun, Bulog tetap berharap ada bantuan pihak lain untuk bergabung dalam pendanaan pembangunan ini. (MI/E1)

EBANYAK 38 perizinan ekspor impor dari total 121 perizinan yang ada di Kementerian Perdagangan akan dihapuskan. Hal ini merupakan tindak lanjut atas dikeluarkan­ nya paket kebijakan ekonomi edisi pertama sebagai respons atas melesunya kondisi pereko­ nomian. Salah satu poin da­ lam paket kebijakan tersebut merupakan deregulasi atau penyederhanaan aturan. “Kalau ditotal dari persentase perizinan yang ada, per­izinan yang terpang­ kas sekitar 31,4%,” kata Ketua Tim Deregulasi Kementerian Perdagangan Arlinda Imbang Jaya di Kementerian Perda­ gangan, Jakarta, Jumat (18/9). Arlinda menjelaskan pe­ mangkasan perizinan itu ber­ tujuan memperlancar arus barang ekspor impor dan me­ ningkatkan distribusi barang dalam negeri. “Selain itu, untuk meningkatkan iklim usaha yang berdaya saing,” kata dia.

Dua Minggu Menurut Arlinda, pemang­ kasan perizinan tersebut akan terealisasi paling lambat dalam rentang waktu dua minggu ke

depan. Kemudian, untuk me­ ningkatkan efisiensi birokrasi dalam pelayanan perizinan, telah diperkuat sistem Indo­ nesia National Single Window (INSW), yang merupakan pe­ layanan loket elektronik tung­ gal dalam penyelesaian proses ekspor impor. Dia menjelaskan meka­nisme perizinan impor untuk be­

Kalau ditotal dari persentase perizinan yang ada, perizinan yang terpangkas sekitar 31,4%. berapa komoditas strategis tertentu tidak lagi memerlukan rekomendasi dari kementerian terkait. Dia mengumpamakan untuk mengimpor komoditas tertentu, seperti garam, tidak perlu lagi memerlukan reko­ mendasi lintas sektoral dari Kementerian Perindustrian. Selain garam, komodi­ tas strategis lainnya yang direncanakan bebas rekomen­ dasi impor, yaitu komoditas beras, gula, hortikultura, dan besi baja. Dia mengungkap­

kan kementerian lain, seperti Kementerian Perindustrian, sudah bersedia untuk meng­ hapus rekomendasi impor komoditas garam. Pembebasan rekomendasi impor juga dibarengi dengan penghapusan kewajiban im­ portir terdaftar dan importir produsen. “Sehingga yang ada hanya angka pengenal importir (API) produsen. Mekanisme­ nya, dengan memberikan surat persetujuan impor (SPI) dan menghapuskan persyaratan NPWP, serta persyaratan reko­ mendasi impor,” ujar Arlinda. Meski demikian, dia men­ jelaskan alokasi volume impor masih akan ditentukan mela­ lui rapat koordinasi terbatas. Sejumlah instansi yang akan membahas alokasi impor da­ lam rapat koordinasi terbatas tersebut antara lain Kementeri­ an Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kemente­ rian Kelautan, dan Perikanan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Penghapusan rekomendasi impor komoditas strategis me­ rupakan bagian dari deregula­ si dan debirokratisasi di tubuh Kementerian Perdagangan. Menurut Arlinda, tidak kurang dari 24 kebijakan mengalami debirokratisasi, sedangkan delapan kebijakan lain akan diberlakukan deregulasi. (E2) elindasary@lampungpost.co.id

Rupiah Menguat Setelah The Fed Tahan Suku Bunga SETELAH terus terpuruk se­ jak awal bulan ini, nilai tukar rupiah mulai menguat setelah Bank Sentral Amerika Serikat menyampaikan suku bunga acuan atau Fed fund rate tetap di posisi 0%—0,25%. Pada penutupan kemarin sore, nilai tukar rupiah berada di level Rp14.374/dolar AS. Se­ mentara menurut data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.353/dolar AS. Penguatan nilai tukar rupiah ini sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabung­an (IHSG). Pada penutupan perdagangan di akhir pekan ini, IHSG terpantau menguat tipis sebesar 1,94 poin

atau setara 0,0% ke posisi 4.380. Transaksi volume perdagang­ an saham kemarin sore ditutup sebanyak 4,3 miliar lembar sa­ ham senilai Rp4,9 triliun. Se­ banyak 150 saham menguat, 137 saham melemah, 80 saham stagnan, dan 188 saham tidak ada perdagangan. Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Denni Puspa Purbasari, menilai keputus­an Fed fund rate memang mencip­ takan ketidakpastian di pasar berlanjut. Namun, secara jang­ ka pendek, kebijakan tersebut diperkirakannya bakal mem­ perkuat rupiah. “Di satu sisi memang ini

akan memperpanjang ketidak­ pastian. Namun, dalam jangka pendek, barangkali rupiah dapat sedikit me­nguat,” kata Denni di Jakarta, Jumat (18/9). Gubernur BI Agus Martowar­ dojo justru menilai tekanan terhadap rupiah bakal tetap ada pascapenetapan Fed fund rate. “Selama Indonesia masih ada defisit transaksi berjalan, penggunaan rupiah yang belum meluas, kewajiban karena ada utang dan bunga yang cukup banyak, memang ada tekanan ter­hadap rupiah, termasuk ketika di pasar modal ada dana yang keluar,” kata Agus di kantor pusat BI, kemarin. (MI/ANT/E1)

Wartawan Antusias Ikuti Fun Bike Telkomsel PULUHAN jurnalis dari tiga wilayah Sumatera antusias mengikuti Fun Bike yang merupakan rangkaian press gathering Telkomsel, Kamis (17/9). Trek sepanjang 8 km di Drak Bike Park, Mega Le­genda, Batam, Kepulauan Riau, men­ jadi lokasi perjalanan ber­ sepeda para awak media. Meski menembus ilalang, perkebunan, dan hutan tidak menyurutkan wartawan un­ tuk mengayuh sepeda de­ngan santai. Teguh dari Kurnia Bike,

yang memandu peserta, me­ ngatakan rute yang dijelajahi cukup menantang peserta. Jalan bergelombang, menurun, dan menanjak dihadapi seluruh peserta. Fun Bike dimulai dari Kurnia Bike, di Mega Legenda. Setelah 5 km perjalanan, peserta istirahat menikmati camilan ringan di Pondok Pak Edi yang berada di pinggir Dam Duriangkang. Suasana sekitar Dam Duriangkang menjadi pengobat lelah, bahkan pe­ serta memanfaatkan momen

ini untuk berfoto selfie. Dam Duriangkang merupa­ kan dam terbesar di Batam yang menjadi sumber air banyak warga kota itu. Meski cukup melelahkan, banyak peserta yang mengaku me­ nikmati kegiatan itu. Yulya, wartawan Babel Pos, mengatakan kegiatan itu menjadi hiburan tersendiri dan tentunya menyehatkan. Terutama bagi dia yang sudah lama tidak mencoba mengen­ darai sepeda. (VER/E1)


OPINI

sabtu, 19 september 2015

LAMPUNG POST

12

PAK DE PAK HO

Kebakaran hutan tahunan harus dituntaskan.

Semoga hutan kita bisa lebih terlindungi ya, Pak Ho.

n FERIAL

Pojok

n FERIAL

Pengusaha penggemukan sapi ditantang membuat sanggahan. Kalau enggak salah tinggal sanggah sajalah. n Banyak data tidak akurat di DPS. Namanya daftar sementara, jadi maklum saja.

Lagi-Lagi Berebut Desa Riduan Situmorang Konsultan Bahasa Prosus Inten, Pegiat Sastra dan Budaya

D

ESA kini menjadi bahan rebutan. Setidaknya, itulah kenyataan yang sudah pernah tecermin dari tarik ulur antara dua kementerian era Jokowi, yaitu Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDDT). Ulah tak etis kedua kementerian ini tentu masih membekas di kepala kita ketika mereka memperebutkan keberadaan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Saya sebut ini tak etis karena sekilas hal ini bisa dipelesetkan sebagai kese­ ngajaan oleh negara untuk mengubah urusan teknis menjadi urusan bisnis dan politis, terutama karena kedua petinggi kementerian itu berasal dari partai politik. Hal itu masuk akal ka­ rena dana untuk desa bukanlah angka yang kecil dan sangat menggiurkan, terutama bagi mereka yang belum menggeluti revolusi mental.

Memperhatikan Proses Ya, kini desa sudah strategis dan sangat strategis. Beda sekali dengan periode sebelumnya yang menganggap kampung atau desa sebagai bahan ejekan dan ledekan sehingga lahirlah ungkapan ndeso, kampungan, dan udik yang semuanya menyasar pada kampung dan desa. Alhasil, semua yang dari kampung dan desa dikonotasikan sebagai hal-hal yang negatif, termasuk orangnya. Hal itu semakin menegaskan bahwa kampung dan desa tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kota. Hal itu meluber ke mana-mana sehingga kampung dan desa dimaknai sebagai negasi bentuk dari prestasi dan kemenangan. Padahal, seperti kata Romo Mangunwijaya, sebenarnya kampung merupakan ibunya kota. Logis saja, tidak mungkin sebuah kota tercipta begitu saja secara simsalabim. Semuanya mengalami proses dan proses. Proses awalnya adalah kampung, atau bahkan hutan. Celakanya, sering orang kota meniadakan dan menghilangkan proses yang sedang berlangsung tersebut. Semua dilahap untuk kota dan oleh orang kota. Kalaupun masih ada

PARTISIPASI OPINI

yang tersisa ke desa, hal itu ha­nyalah apakah kita akan mempertahankan tetesan yang kebetulan berhasil me­ kesenjangan kota dengan kampung rembes. di antara Indonesia bagian yang satu Celakanya lagi, derita itu makin dan bagian yang lain? lengkap ketika kemudian pemerintah Saya pikir, siapa pun orangnya kita selama ini selalu saja mengha- (yang pasti kalau mereka masih biskan waktunya di kota. Mereka waras), pastilah tersentuh hatinya unjarang di dan ke pinggiran. Padahal, tuk memperbaiki kesemrawutan dan di pinggiran inilah mereka harusnya kesenjangan ini. Masalahnya, apakah hadir karena di sini, kampung sedang masih ada yang waras? Kalau masih berproses yang apabila tidak diperha- ada, bagaimana mereka menerjemahtikan, mereka akan lahir prematur, kan kewarasan itu, apakah dengan mati tanpa lahir, atau malah terping- langkah yang waras atau malah tidak girkan begitu saja. waras? Maaf, saya terpaksa mengguHasilnya sudah jamak terlihat. Se- nakan diksi “waras” di sini. bagai contoh misalnya, ada kampung Percayalah, kata ini tidak berarti seyang ala kadarnya, sulit ditempuh, cara leksikal. Kata ini hanya perwakibahkan masih ada kampung yang lan dari kegeraman publik, terutama sama sekali belum disentuh listrik. mereka yang kini tinggal di kampung Contoh yang seperti ini banyak kita yang luput dari perhatian pemerintemui di Indonesia bagian timur, pada- tah dari rezim ke rezim. Mulai dari hal, Indonesia bagian pemerintah yang lahir ini merupakan sumdari rezim penjajahan, ber devisa Indonesia otoriter, dan demokradari segi SDA. Maka, si, semua sama saja Pada klimaksnya, wajarlah kiranya apabelum memberikan bila masyarakat dari desa dan kampung hasil maksimal pada sini bergolak karena pemberdayaan desa. akan saling mereka diperlakukan Yang ada, desa malah menghidupi dan berbeda dari Indonedieksploitasi dan disia bagian lain. Jarberdenyut sehingga anggap sebagai ruang gon mereka begini, rawan sehingga Orde tidak lagi harus “matahari terbit dari Baru menerapkan timur, tetapi di Indone- berkiblat ke Jakarta. Babinsa. sia kok terbenam?” Sementara itu, peSebenarnya, bukan tidak ada kam- merintahan yang lahir dari demokrasi pung yang ala kadarnya di pusat kota. menganggap desa sebagai tempat Banyak malah! Pramudya Ananta yang dikunjungi pada pemilu saja. Toer mengatakannya begini, ”... Selesai pemilu, mereka akan diabaiJakarta ini bukanlah kota dalam kan begitu saja. Belakangan memang, pengertian sosiologis dan ekonomis. muncul Undang-Undang No. 6 Tahun Jakarta baru merupakan tumpukan 2014 tentang Desa. Tapi nahas, UU ini desa-desa dan kampung yang dipaksa menjadi bahan peraup massa yang berfungsi sebagai kota dalam segi-segi dilakukan oleh Prabowo dan Jokowi. sosiologis dan ekonomis. Perkosaan Masing-masing mengatakan bahwa ini terjadi tiap hari sejak berdirinya desa harus dimaksimalkan. Jakarta sebagai pemerintah Hindia Ada yang mengatakan diberi dana Rp1 miliar dan ada pula yang me­ Belanda hingga dewasa ini…”. Bedanya adalah bahwa kampung di ngatakan ekonomi kreatifnya akan pusat kota relatif masih diperhatikan digugah. Sekilas, timbul kecerahan pemerintah. Kalaupun tidak diperha- dalam hati, tetapi tak terbantahkan, tikan, kampung di sini terjadi karena ada peluang bahwa janji seperti ini kecelakaan ekonomi dan sosial. Se- hanya kata-kata normatif sebagai pe­ mentara kampung yang di kampung raup massa seperti yang sudah jamak terjadi bukan karena kecelakaan, kita saksikan. tetapi justru terjadi karena pencelakaan dan pembiaran. Nah kalau Sejarah dan Kita akan Mencatat Akan tetapi, begitu pun ada baik­ demikian halnya, apakah kita akan membiarkannya sedemikian rupa? nya kita mengujinya terlebih dahulu Pertanyaan yang paling kritis adalah, sebelum pada akhirnya mengevalu-

asinya nanti di ujung pemerintahan. Adalah Jokowi-JK sebagai pemerintah terpilih telah menerjemahkan desa sebagai sesuatu yang baru. Hal itu tecermin dari Nawa Citanya yang ketiga. Begini bunyi Nawa Cita itu, “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.” Dari situ, praktis kita ketahui bahwa pemerintah pimpinan Joko WidodoJusuf Kalla (Jokowi-JK) akan memberi ruang bagi kampung untuk melakukan akselerasi. Kampung tidak lagi dimaknai sebagai lumbung ekonomi dan politik, tapi memiliki hak untuk dianggap penting sebagai penopang pemerintahan, bahkan kampung menjadi fokus utama. Di tangan Jokowi, kampung-kampung akan disulap menjadi ruang yang nyaman untuk melahirkan sumber daya manusia kreatif, dan basis produksi kerajinan, agraria, serta ekonomi kreatif. Bahkan, di awal pemerintahannya, Jokowi telah mencanangkan akan mengadakan blusukan pada seribu desa kampung nelayan. Fokus pemerintah tidak lagi merembes dari kota ke desa, tetapi bergerak dari pinggiran dengan wajah pemerataan. Dengan begitu, kampung dan desa tidak lagi hanya dimaknai sebagai sistem administratif. Di sana bukan lagi tempat berkumpulnya orang-orang kampungan yang udik, melainkan ruang bagi ide-ide inovatif dan basis produksi kerajinan kreatif dan budaya. Singkatnya, kampung dan desa bukan lagi beban, melainkan tantangan dan kesempatan. Jokowi lebih sering menyebut kampung untuk memberi tekanan pentingnya aspek kultural dan penghormatan atas hukum adat. Pada klimaksnya, desa dan kampung akan saling menghidupi dan berdenyut sehingga tidak lagi harus berkiblat ke Jakarta. Begitulah gambaran idealnya. Akan tetapi, bisakah Jokowi membumikan Nawa Cita ketiga ini? Sejarah dan kitalah yang akan menyaksikannya! Sejauh ini yang saya tangkap, maaf dan mudah-mudahan ini salah tangkap, bahwa desa telah kembali menjadi rebutan. Jika dulu tempat rebutan suara, sekarang menjadi rebutan jatah materi! n

nuansa

Mental Penakut!

H

AMPIR saban hari, saat membaca koran maupun menonton televisi, selalu ada saja kasus-kasus kejahatan yang terjadi di Lampung. Mulai dari pembegalan, perampokan, hingga pembunuhan seolah menjadi peristiwa harian yang kondisinya semakin menakutkan. n LAMPOST/hendrivan Ada pelajar SMP yang melakukan Iyar Jarkasih pembegalan dan tega menghabisi nyawa Wartawan Lampung Post korbannya hanya untuk sekadar menda­ patkan tambahan uang jajan. Adapula seorang wanita yang tega melakukan pembunuhan dengan cara sadis. Astagfirullah! Saya terkadang sering tidak habis pikir. Alangkah murahnya nyawa seseorang yang harus dikorbankan demi untuk sekadar hal-hal sepele. Saya membayangkan, alangkah lebih indahnya jika apa pun persoalannya bisa diselesaikan dengan hati nurani atau lewat cara-cara yang lebih santun. Jika alasannya karena uang, tentu tidak juga harus serta-merta dilakukan dengan cara instan, apalagi sampai gelap mata dengan menghilangkan nyawa orang lain. Bukankah akan lebih nikmat, biarpun sedikit tapi diperoleh lewat kerja keras dan perasan keringat. Jujur, secara pribadi—bukan bermaksud membanggakan diri sendiri—saya bukanlah orang yang terlahir dengan bergelimang harta. Kehidupan ekonomi kami sekeluarga sangat sederhana. Saya bahkan pertama kali menapaki karier sebagai seorang cleaning service. Bisa dibilang, saat itu untuk mencari nafkah, kaki jadi kepala dan kepala menjadi kaki. Saya masih ingat, saat istri saya mengandung anak pertama sekitar awal 2007, sisa gaji yang saya bawa pulang saat itu hanya Rp50 ribu. Sisanya, habis untuk bayar utang menutupi biaya keperluan sehari-hari. Hampir saban hari pula, menu makanan yang tersaji saat pulang ke rumah tidak jauh-jauh dari mi instan dan tempe goreng. Beruntungnya, saat itu saya diberikan mental seorang penakut. Jangankan untuk menyakiti fisik orang lain, bahkan untuk sekadar menatap mata orang lain pun saya tidak berani. Alhamdulillah, sampai saat ini pekerjaan yang saya tekuni selalu diberikan jalan dan perlindungan dari Allah. Teman, yakinlah selama kita mau bekerja keras dan tidak malu mengerjakan pekerjaan yang baik, Allah akan selalu membukakan pintu rezekinya. Bukan bermaksud memberikan ceramah, melainkan pahit getirnya hidup karena tuntutan ekonomi sudah pernah kami sekeluarga rasakan. Tapi paling tidak, sampai saat ini, alhamdulillah rezeki yang kami dapatkan tidak didapat dari melukai orang lain. Nabi Muhammad saw berkata, “Kau takkan bisa memuaskan orang dengan hartamu. Tapi bisa menyenangkannya dengan wajah ceria dan akhlak yang baik.” Renungkanlah, teman. Semoga bermanfaat! n

Lampung Post menerima opini orisinal dan tidak dikirim ke media lain, tak lebih dari 5.000 karakter. Kirim via e-mail ke redaksi@lampungpost.co.id dan redaksilampost@yahoo.com dengan mencantumkan nomor kontak dan rekening bank. Kami mengutamakan tulisan yang mengkaji fenomena aktual di lingkungan masyarakat Lampung. Setiap artikel/tulisan, foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Lampung Post dapat dipublikasikan atau dialihwujudkan kembali dalam format digital dan atau nondigital tetap merupakan bagian dari harian ini.

Direktur Utama: Raphael Udik Yunianto. Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Iskandar Zulkarnain. Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Gaudensius Suhardi, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Najwa Shihab, Putra Nababan, Rahni Lowhur Schad, Saur Hutabarat, Suryopratomo, Usman Kansong. Kepala Divisi Pemberitaan: D. Widodo. Kepala Divisi Content Enrichment: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Kepala Divisi Radio: Iwan Marliansyah. Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Nova Lidarni, Musta’an Basran, Umar Bakti. Sekretariat Redaksi: Nani Hasnia.

Redaktur: Lukman Hakim, Muharam Candra Lugina, Padli Ramdan, Rinda Mulyani, Rizki Elinda Sary, Sri Agustina, Vera Aglisa, Wiwik Hastutii.

Desain Grafis/Foto Redaktur: Hendrivan Gumala, Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Nurul Fahmi, Ridwansyah.

Asisten Redaktur: Abdul Gofur, Aris Susanto, Delima Natalia Napitupulu, Eka Setiawan, Fathul Mu’in, Iyar Jarkasih, Susilowati, Wandi Barboy.

Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah (Asisten Kabiro), Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto, Candra Putra Wijaya.

Liputan Bandar Lampung: Deni Zulniadi, Dian Wahyu Kusuma, Firman Luqmanul Hakim, Ikhsan Dwi Satrio, Meza Swastika, Nur Jannah, R. Insan Ares Prameswara, Umar Wira Hadi Kusuma, Zainuddin. Liputan Jakarta: Hesma Eryani. Radio SAI-LAMPOST.CO. Redaktur: Isnovan Djamaludin. Asisten Redaktur: Ricky P. Marly, Sulaiman, Gesa Vitara. Publishing (Tabloid, Majalah, Buku): Sudarmono (Redaktur), Rahmat Hidayat, Djadi Satmiko. Content Enrichment Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Kurniawan, Aldianta.

Staf Khusus Biro Daerah: M. Natsir (Koordinator).

Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), M. Wahyuning Pamungkas (Asisten Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. M. Lutfi, Suprayogi, Musannif Effendi Y. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata. Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Widodo (Kabiro), Abu Umarali, Mif Sulaiman, Sudiono, Heru Zulkarnain, Ahmad Amri.

Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Business Development: Amiruddin Sormin. Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin. Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Asisten Manager Iklan Biro: Siti Fatimah. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampost.co e-mail: redaksi@ lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewan-

tara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim).

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WARTAWAN LAMPUNG POST DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU MEMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN. Member of Media Group


LAMPUNG POST

13 79 JT NEGO

89 JT NEGO

99 JT NEGO

119 JT NEGO

110 JT NEGO

110 JT NEGO

45 JT NEGO SUZUKI CARRY ST150 PICKUP THN 2009 HUB: PUTRA 0818 711125

105 JT NEGO

BAZAR MOBIL SECOND LAMPUNG POST

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

ISUZU ENGKEL BOK NHR THN 2009 HUB: PUTRA 0818 711125

ISUZU ENGKEL BAK NHR55 THN 2009 HUB: PUTRA 0818 711125

ISUZU ELF ENGKEL BOK THN 2009 HUB: PUTRA 0818 711125

ISUZU ELF DOBEL THN 2008 HUB: PUTRA 0818 711125

DIJUAL MURAH L300 BOX TH 2002, PLAT BE, PJK HDP, KNDISI PRIMA, HUB. 0812.7960.7819

Kijang SGX 1997, bensin, hrg 80 jt nego Hub. 0813-6753-3331

Grand Livina 2009, type SU, abu2 metalik, hrg 115 jt nego Hub. 0813-6753-3331

Nissan Terano granroad hitam,2002, BE, Manual, hrg 110 jt Hub. 0856-5875-7775

CIVIC 2004 115 Jt, Nego/082182000318

Mitsubishi triton, putih, 2011, plat BD, Nego Hub. 0812-7415-6117

Mitsubishi TS, hitam, 2012, BE, Nego Hub. 0812-7415-6117

AVANZA G 08 BE MT 112 Jt, Nego/081272199150

Timor Dohc th 2000, htm,BE kodya,AC,PW,PS, Rp. 40 Jt/Ng Hub : 0858-3800-0800

Timor Sohc th 99,biru,BE kodya, AC,PW, PS,CL,remot Rp. 36 Jt/Ng Hub: 0858-3800-0800

Daihatsu Feroza th 94,htm,plat B, AC,PW,PS,siap pakai Rp.47 Jt/Ng Hub: 0858-3800-0800

AVANZA G 2008/BE/MT 118 Jt, Nego/Hp : 081379788382

Kijang LGX 2003 125 Jt, Nego/Hp : 0813 69530999

Avanza Velloz 2012/ BE/AT 155 Jt, Nego/Hp : 081369630999

Jimny 2000 62 Jt, Nego/Hp : 0813 69530999

STRARLET 1990 crem,mlus,gres,ac,pr,sonsis, hub.0813.6969.5555

KIJANG 92,biru met ac,pr,rt,siap pke hub.0852.7900.7272

KUDA silver

CARY PICK UP,2006

INOVA 2007

ac,pr,siap pke,bsa tuker tambah hub.0813.6969.5555 2001

mesin sases,body mulus, siap kerja,hub.0852.7900.7272

type G silver,bensin,gres siap pke bs tker tambah.HP.0813.6969.5552

YARIS HITAM

KATANA 2009

type j ,th 2008 posisi d kalianda lampung selatan,085658779202

power strering,hijau,fulfar,ac,flek resing, ban besar,hub.0813.6969.5555

SUZUKI AURIO 2003 hitam ,bensin, siap pke 60 jta ngo hub. 0852.7900.7272

Terios 08 135 jt/081369530999

BALENO 2001 B MT 75 JT, Nego/0811723457

TAFT GT 4X4 1995 65 JT, Nego/0812722380

GRAND INOVA B G. 2.5 MT 2013 240 JT, Nego/081279200444

HONDA CITY 1996 /MT 57 JT, Nego/081279200444

KIJANG KRISTA DIESEL 2000 B MT 97.5 JT, Nego/HP 081279200444

HONDA ACCORD B/2002/VTI 90JT, Nego/HP 081279200444

ALL NEW CIVIC 2009 BE MT BALIK DP 85 JT, Nego/081379700700

FREED PSD 2010 175 JT, Nego/081379700700

BMW 318I AT LIMITED EDISION 2000 110 JT, Nego/081379700700

FORTUNER 2.7 2005 170 Jt, Nego/081379788382

XENIA XI DELUXE 2010 105 JT, Nego/081274664617

Innova E 2006/BE/MT 115 JT, Nego/081274664617

GRANDMAX 2011 BE 1.3 65 JT, Nego/085279911893

GRANDMAX 2013 BE 1.3 75 JT, Nego/085279911893

Terios TS 2010 BE MT 135 Jt, Nego/081279200444

Terrios TX 2008/BE/AT 135 Jt, Nego/Hp : 0813 69530999

Honda CRV 2005/BE/AT 125 Jt, Nego/Hp : 0821 81312930

Honda CRV 2008/AT 188 Jt, Nego/Hp : 0821 81711978

Avanza G 2012/BE/MT 148 Jt, Nego/Hp : 0853 77389999

Honda City VTEC 2007 125 Jt, Nego/Hp : 0853 77389999

Avanza 2012/AT/Jok Kulit 157 Jt, Nego/Hp : 0813 69530999

Fortuner VNT 2012 B/MT 350 Jt, Nego/Hp : 0853 77389999

COROLLA 1997 TV AC Nego/082372506999

Inova G 2008/B/MT 160 Jt, Nego/Hp : 0812 31380818

Avanza G 2012/BE/AT/50 RB 145 Jt, Nego / Hp : 0853 77389999

Suzuki SX 4 2009/B/AT 115 Jt, Nego/Hp : 0821 81711978

Avanza G 2011/BE/AT 125 Jt, Nego/Hp : 0813 79788382

Nissan March 2012 BE/MT 115 Jt, Nego/Hp : 0813 79788382

Kijang LX/BE/MT/PW/DB 75 Jt, Nego/Hp : 0853 77389999

Honda Jazz 2004 BE/AT 110 Jt, Nego/Hp : 0853 77389999

Jimni 4x4 trepes 82 45 jt 081369530999

Honda Jazz 2004/BE/AT + Audio 99 Jt, Nego/Hp : 0852 73836499

Inova G 2011/BE/MT/Hitam 173 Jt, Nego/Hp : 085273836499

Honda CRV 2001/BE/AT 95 Juta, Nego/Hp : 0823 77180502

Jimny 4x4 Offroad 88 Juta, Nego/Hp : 0853 77389999

AVANZA E 2012 B MT 135 JT, Nego/082182000318

BMW 328I M40 1990 MT 45 JT, Nego/ 082282000318

BMW 318 MT 28 JT, Nego/082182000318

JAZZ TRIPTONIK 2008. PJK BARU KM RENDAH, Nego/085273836499

KARIMUN GX 2005 BE MT 72 Jt, Nego/085669605480

XENIA Xi FAMILY 2011 BE MT Nego/110 082114082388

FORTUNER DIESEL VNT 2012 BE KM 18 RB 330 Jt, Nego/085669605480

KRISTA DIESEL 2002 115 Jt/0856609605480

CL FREED 09 163 Jt, Nego/081377689090

INOVA SOLAR 2012 225 Jt, Nego/081377689090

MEA HYUNDAY ACCENT 45 Jt, Nego/081377689090

HONDA CITY MT 2008 BE KOTA Nego/081379203099

VIOS 2004 AT/ BE 1013 AR 95 Jt, Nego

BMW 320MT 1995 58 Jt, Nego/082182000318

ALTIS G 2005 MT 135 Jt, Nego/082176808888

L300 2008 105 Jt, Nego/082176808888

HONDA CITY TYPE 7 2001 BE 85 Jt, Nego/08117223835

INOVA NEW MODEL 2011 B PJK PANJANG DP 45 Jt/ANG 4, 730 JT X 47 081357097888

INNOVA V 2006 m/t Bensin, BE 444 DI, km 125rb, Hub. 0812-10592000

Xenia 2012, type M 1000 Cc, putih mutiara, 118 jt nego, 0813-6753-3331

HONDA CITY VTECH TH’2004, PLAT B, WARNA CHAMPAGE, HRG 95 JT NEGO. SAMPAI JADI. HUB. 0813.6953.0999

LUXIO TYPE X TH’2010, SILVER, PLAT BE, HARGA110 JT NEGO. SAMPAI JADI. HUB. 0813.6953.0999

HONDA JAZZ VTEC’2005, PLAT BE, MERAH TRIPTONIC, MATIC, HARGA 105 JT NEGO SAMPAI JADI. HUB. 0813.6953.0999

DAIHATSU TERIOS TX ADVANTURE TH’2011, HITAM, MATIC, 155 JUTA NEGO SAMPAI JADI. HUB. 0813.6953.0999

JIMNY’87 FULL OFFROAD 4 X 4, AC, POWER STERING, BAN KOMODO, PLAT H, HRG 80 JT NEGO. HUB. 0813.6953.0999

DAIHATSU GRAND MAX’2011 TYPE O OPTIMA MINIBUS, PLAT BE KODYA, SILVER, HARGA 90 JT NEGO. HUB. 0813.6953.0999

APV TYPE GL’2012, HITAM, PLAT BE, HARGA 105 JUTA NEGO. HUB. 0813.6953.0999

INNOVA THN 2006 TYPE G, 2000CC, NEGO. HUB.081369086655

TOYOTA ALTIS G BE MT 175 Jt, Nego/081271846218

Espass 1.3 2003 BE 55 Jt, Nego/08117223835

FORTUNER 2.7 BENSIN 2OO5 IST 275 Jt, Nego/081379788382

FANTHER BOX 2008 Nego/082379203099

GRAND LIVINA XV 2011/12 BE MT KM 20 RB 135 Jt, Nego/085377389999

HONDA CRV 2.0 MT 2002 BE KM RENDAH 110JT 08117223835

HONDA STEAM 2002 Nego/081272846281

DAIHATSU GRAND MAX BV MINIBUS THN 2011 HUB: PUTRA 0818 711125

DAIHATSU GRAND MAX BOK THN 2010 HUB: PUTRA 0818 711125

55 JT NEGO

DAIHATSU GRAN MAX MINIBUS THN 2012 HUB: PUTRA 0818 711125

FORTUNER 2011 BE MT KM 60 290 Jt, Nego/085377389999

KIJANG LSX DIESEL 2001 79 JT 081367939779


Sabtu, 19 September 2015

HUMANIORA

Pakar transportasi asal Amerika S erikat, J a m e s F Cha rlie r, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa IBI Darmajaya di kampus setempat, Kamis (17/9). Kegiatan tersebut wujud kerja sama IBI Darmajaya dengan Konsulat Amerika Serikat di Indonesia.

Para mahasiswa baru ini akan direhabilitasi selama tiga bulan, jika masih mengonsumsi narkoba akan di-DO. RUDIYANSYAH

P

n LAMPUNG POST/ RUDIYANSYAH

Konsultan Internasional Beri Kuliah di IBI Darmajaya Se­r ikat untuk Sumatera, Y ­Robert Ewing, beserta Staf Ahli Politik dan Ekonomi Konsulat Amerika di Medan, Rachma Jaurinata. “Transportasi yang baik akan mendukung perkem­ bangan daerah, baik dari sek­ tor perdagangan, infrastruk­ tur, tata kota, maupun aspek lainnya. Perencanaan trans­ portasi sangat penting guna meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar James. Ia menjelaskan salah satu model transportasi yang ideal dikembangkan di negara-ne­ gara padat penduduk, seperti Amerika Serikat dan Indo­

nesia, adalah menyediakan jalur sepeda dan memba­ ngun moda transportasi yang terintegrasi. Hal itu efektif mengurangi kemacetan dan polusi udara. Hal senada diungkapkan Rektor IBI Darmajaya Andi Desfiandi. Menurut dia, Indo­ nesia, khususnya Lampung, membutuhkan sistem trans­ portasi terintegrasi. “Di beberapa negara maju, pelabuhan lautnya dilengka­ pi dengan stasiun kereta api dan bus. Itu memudahkan dan mempercepat perpindahan manusia dan barang, yang akan bermuara pada peningkatan per­

ekonomian daerah,” kata Andi. I a m e n g at a k a n k u l i a h umum tersebut merupakan wujud upaya kampus mem­ berikan wawasan global bagi mahasiswa. Tidak hanya mempelajari teori dan prak­ tik, mahasiswa disuguhi kon­ disi nyata tentang sistem ke­ hidupan negara-negara lain. “Mahasiswa harus terbiasa berpikir sistematis dan ter­ struktur. Melalui sharing informasi dari konsultan internasional ini, diharap­ kan mahasiswa bisa meng­ adaptasi terobosan-terobosan negara lain demi kemajuan bangsa,” ujarnya. (IMA/S1)

15 Tahun Mengabdi, Mardiyati Berharap Diangkat PNS

Mardiyati PAGI-PAGI, begitu datang ke sekolah, Mardiyati, guru ho­ norer di SMPN 2 Tanjungraja, Lampung Utara, langsung mencari koran. Dia sudah tidak sabar melihat pengumum­an kelulusan CPNSD. Mardiyati bergegas menuju bangkunya di ruang guru, setelah duduk, dia membuka lembaran koran. Telunjuknya menyisir satu persatu nomor dan nama untuk CPNSD guru IPA di daerah Tanggamus. Na­

14

Mahasiswa Unila Pemakai Narkoba Terancam DO

KULIAH UMUM

AHLI perencanaan transpor­ tasi dari Colorado, Amerika Serikat, James F Charlier, ber­ bagi ilmu dan pengetahuan tentang transportasi kepada mahasiswa IBI Darmajaya. Kuliah umum tersebut bertu­ juan memperluas wawasan mahasiswa dan tenaga pen­ didik tentang transportasi yang berdampak pada kema­ juan suatu negara. Kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa itu meru­ pakan bentuk kerja sama IBI Darmajaya dengan kon­ sulat Amerika Serikat untuk Sumatera. Kegiatan itu tu­ rut dihadiri Konsul Amerika

LAMPUNG POST

manya tidak ditemukan. Ibu dua anak ini kembali menelisik satu persatu nama dan nomor di lembar pengu­ muman itu. Namanya memang tidak tercantum di sana. “Saya sudah lebih dari tiga kali ikut tes CPNSD, bahkan kemarin saya coba mengambil formasi guru di daerah Tanggamus, siapa tahu bisa lolos, tetapi ya mungkin belum nasib, belum diterima PNS,” ujar sarjana lulus­an Seko­ lah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ma’arif Metro ini saat meng­isahkan suka dukanya menjadi guru honorer kepada Lampung Post, Kamis (17/9). Menurut Mardiyati, dia su­ dah mulai mengajar sejak masih kuliah di STAIN pada 17 Juli 2000, dan profesi mulia itu ditekuni hingga kini. Ketika itu, Mardiyati dibayar Rp7.500/ jam mengajar, setelah 15 tahun

kemudian, kenaikan uang jam mengajar tidak signifikan, dia hanya digaji Rp15 ribu/jam. Itu pun, dirapel selama tiga bulan menunggu dana bantuan ope­ rasional siswa (BOS) cair. “Ya kalau bukan karena panggilan jiwa, tidak mungkin bisa bertahan, apalagi guru honorer, kesejahte­r aannya masih jauh dari yang diharap­ kan,” ujar dia. Mardiyati mengaku senang bisa memanfaatkan ilmu yang dia peroleh selama duduk di bangku kuliah. Walau masih guru honorer, dia merasa perjuanganya meraih ijazah sarjana tidak sia-sia. “Senangnya, bisa manfaatin ilmu dan ijazah yang pernah saya dapatkan, ilmunya tidak dipendam. Kalau pas lagi pemberkasan senang lihat ijazah, orang tua tidak sia-sia

menyekolahkan tinggi-tinggi, walaupun masih honorer.” Mardiyati memang bukan kepala keluarga, dia hanya membantu suaminya me­ nyokong perekonomian kelu­ arga. Namun, dia tetap beru­ paya membantu semaksimal mungkin. Untuk itu, dia men­ cari jam tambahanan menga­ jar di salah satu madrasah di dekat tempat tinggalnya. “Alhamdulillah, suami juga punya usaha, kalau me­ ngandalkan gaji guru, masih jauh,” kata perempuan yang menikah pada 2007 itu. Dia berharap kepada peme­ rintah semua K2 yang belum lulus untuk dapat segera di­ angkat sebagai PNS. “Mudahmudahan tidak perlu tes lagi, sehingga untuk K2 ini tidak ada lagi yang tertinggal,” ujarnya. n (S1) Nur Jannah

ULUHAN mahasiswa baru Universitas Lam­ pung (Unila) yang di­ nyatakan positif mengonsumsi psikotropika jenis amfetamina terancam dikeluarkan atau drop out (DO). Unila bekerja sama dengan BNN selama enam hari memeriksa urine 6.257 mahasiswa baru Unila. Tes Urine ini upaya mencegah mahasiswa Unila terlibat pe­ nyalahgunaan narkoba. Dari hasil tes tersebut, tes urine pu­ luhan mahasiswa baru positif mengandung narkoba. Wakil Rektor Bidang Akade­ mik Unila Hasriadi Mat Akin mengatakan ancaman DO ini berlaku bagi mahasiswa yang masuk kategori kasus berat. Sementara mahasiswa yang dinyatakan masuk kategori ringan akan direhabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung. “Kami lihat dulu kasusnya, kalau memang masih ringan akan diupayakan rehabilitasi. Kami juga akan memanggil orang tua mereka untuk me­ minta komitmen penyembu­ han anak-anak mereka. Kalau

memang sudah berat, ya tidak bisa kami terima dan bisa dikeluarkan,” kata rektor Unila terpilih periode 2015—2019 ini, saat dihubungi Lampung Post, Kemarin Jumat (18/9). Menurut Hasriadi, hingga kini Unila masih menunggu data resmi dari BNN dan segera merapatkan dengan para

Kalau memang sudah berat, ya tidak bisa kami terima dan bisa dikeluarkan. pimpinan tentang upaya-upaya yang akan dilakukan. “Kami be­ lum bahas itu, mungkin nanti akan ada rapat pimpinan, WR III (Bidang Kemahasiswaan) yang lebih tepat menangani­ nya,” ujar Hasriadi. Kasubbag Registrasi dan Statis­ tik Unila Ainul Hudzni mengata­ kan mahasiswa yang dinyatakan positif narkoba akan diproses lebih lanjut. Menurut dia, secara prosedur, para mahasiswa terse­ but akan direhabilitasi selama tiga bulan. “Jika dalam waktu

itu mereka masih mengunakan narkoba, tindakan tegas yang kami lakukan DO. Namun, jika ada yang menjadi pengedar, itu masuk ranah hukum,” kata Ainul, kemarin. Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Lampung Ahmad Alam­ syah ditemui di kantornya, Ju­ mat (18/9), mengatakan temuan puluhan mahasiswa baru yang terindikasi narkoba dari ribuan itu merupakan hal yang wajar. “Menurut kami malah aneh kalau dari 6.000 mahasiswa semuanya negatif, itu malah seperti ada rekayasa. Ini wajar kalau dari 6.000 cuma sepuluh yang positif,” kata dia. Menurut dia, meski positif menggandung zat amfetamina, belum tentu pengguna pemakai narkoba karena ada beberapa obat yang mengandung zat terse­ but, salah satunya obat batuk. “Jadi zat amfetamina ini me­ mang kandungan yang ada pada narkoba jenis sabu-sabu dan ek­ stasi, tetapi belum tentu mereka pemakai, bisa jadi mereka habis minum obat,” ujarnya. Dia menyatakan siap jika diminta lebih lanjut oleh pihak kampus untuk menangani masalah ini. (NUR/S1) rudiyansyah@lampungpost.co.id

PSMTI Lampung Gelar Angkon Muakhi BRIGJEN Edward Syah Pernong sebagai Sultan Sekala Brak yang Dipertuan ke-23 akan mengukuh­ kan angkon muakhi dengan Pa­ guyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung. Acara adat pengakuan saudara dari pemegang kekuasaan ter­ tinggi adat Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak ini akan digelar di gedung serbaguna (GSG) Paho­ man, Jalan Way Ngarip, No. 10 C, Bandar Lampung, Senin (21/9). Juru Bicara Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Kepaksian Pernong, Seem R Canggu Raja Duta Perbangsa, mengatakan se­telah acara angkon muakhi ini, PSMTI Lampung akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan

dari Kepaksian Pernong. Seluruh pengurus dan anggotanya akan memiliki ikatan persaudaraan dengan Pangeran Edward Syah Pernong dan seluruh masyarakat adat Kepaksian Pernong. “Ada keinginan saudarasaudara kita dari Paguyuban Tionghoa ingin berbaur de­ngan masyarakat Lampung agar diakui sebagai masyarakat Lampung. Keingin­an me­reka diakomodasi,” ujar Seem, Kamis (17/9). Dia menjelaskan adat Saiba­ tin menganut sistem geologis dan teritorial. Kedudukan seseorang dalam adat dapat diberikan berdasar dua hal, yakni yang utama berdasar zu­ riah atau garis keturunan, atau

berdasar wilayah teritorial. “Ketulusan hati PSMTI itu, tentu kami sambut baik, untuk membangun emosional yang baik, akan dikukuhkan da­ lam adat yang disebut angkon muakhi,” ujarnya. Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Tarmizi Tan­ jungan mengatakan etnis Tiong­ hoa, khususnya yang tergabung di PSMTI, mengajukan angkon muakhi karena ingin menjadi bagian dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak. “PSMTI sangat bangga dan bahagia bisa diang­ kat saudara oleh Kesultanan Sekala Brak. Hal ini sesuai de­ ngan visi-misi PSMTI Lampung,” ujar Tarmizi. (DEN/S1)


sabtu, 19 September 2015

HUMANIORA

Teknokrat Buktikan

n DOK LAMPUNG POST

ANTUSIAS BERTANYA. Belasan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Teknokrat antusias bertanya kepada Kasi Pers Korem 043/Gatam Mayor Kav Adri Nurcahyo tentang nasionalisme, di sela-sela pekan orientasi perguruan tinggi setempat, Jumat (18/9).

DELIMA NAPITUPULU

P

ERJUANGAN para pahlawan telah me ­ ngantarkan Indonesia pada kemerdekaan. Nilai-nilai perjuangan itu harus terus dipakai mahasiswa mengisi kemerdekaan demi kemajuan bangsa. Kasi Pers Korem 043/Gatam Mayor Kav Adri Nurcahyo mengatakan salah satu nilai perjuangan adalah nasiona­ lisme. Rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi muda kini mengalami degradasi. Hal itu terlihat dari banyaknya pe­ muda yang terjerat penyalah­ gunaan narkoba, begal, hingga pelaku bom bunuh diri. “Perjuangan harus dimulai dari diri sendiri. Perjuangan di era modern dilakukan dengan menjadi insan produktif dan berprestasi demi kemajuan bangsa,” kata Adri saat mem­ berikan kuliah umum sesi pertama di pekan orientasi Perguruan Tinggi Teknokrat hari kedua, Jumat (18/9). Ribuan mahasiswa yang

baru saja bergabung di kam­ pus berjulukan Sang Juara itu ditantang membuktikan nasionalismenya melalui toreh­an prestasi. Ia menye­ butkan beberapa pemuda, di antara­n ya Johny Setiawan, astronom asal Indonesia yang berhasil menemukan delapan planet asing, dan Chris John, pe­tinju yang memecahkan re­ kor sebagai juara dunia kelas bulu pertama yang berasal dari Indonesia. Prestasi yang mengharumkan nama bangsa itu menjadi bukti nyata nasio­ nalisme di era kemerdekaan. “Jangan jadi mahasiswa me­ lempem. Milikilah kecerdasan dan kreativitas,” ujar dia. Ia meminta mahasiswa ber­ pikir bijaksana sekaligus kri­ tis. Mahasiswa diharapkan membuat kajian-kajian ilmiah dalam rangka menjalankan fungsi sebagai pemberi solusi dan agen perubahan. Kuliah umum sesi kedua dibawakan Wakil Ketua Kadin Lampung Yuria Putra. Pada kesempatan itu, Yuria mema­ parkan tantangan yang harus

15

Mahasiswa Biling IAIN Melebihi Kapasitas

Nasionalisme lewat Prestasi

Prestasi yang mengharumkan nama bangsa itu menjadi bukti nyata nasionalisme di era kemerdekaan.

LAMPUNG POST

dihadapi generasi muda di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku mulai akhir tahun ini. Yuria mengata­ kan salah satu kunci keberhasil­ an dalam MEA adalah pengua­ saan bahasa Inggris, minimal percakapan. Selain itu, Yuria juga memacu semangat maha­ siswa menjadi pengusaha. “Jangan berorientasi menjadi pencari kerja. PNS sudah mora­ torium beberapa tahun, tetapi kesempatan menjadi pengusaha selalu terbuka,” kata Yuria. Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Teknokrat Mahathir Mu­ hammad menyoroti perilaku sebagian kalangan generasi muda di era sosial media saat ini. Menurut dia, ada kalangan pemuda yang hanya meman­ faatkan sosial media sebagai sarana protes dan mencaci maki pemimpin bangsa, tetapi tidak memberikan solusi. Kualitas ma­ hasiswa akan menentukan akse­ lerasi pembangunan bangsa. “Saya menantang maha­ siswa membuktikan nasion­ alismenya melalui kuliah yang tekun, jujur, dan tanpa me­ nyontek,” ujar Mahathir. (S1) delima@lampungpost.co.id

n LAMPUNG POST/MG2

FOTO BERSAMA. Peserta pelatihan penulisan opini dan kehumasan berfoto bersama usai berakhirnya kegiatan hari terakhir yang diselenggarakan di ruang rapat Lampung Post, yang diikuti 10 peserta, Jumat (18/9). Pada hari terakhir peserta mendapat pelatihan membuat opini dan membuat siaran pers.

MAHASISWA program bina lingkungan (biling) di In­ stitut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung yang diterima melampaui kuota yang telah ditetapkan, yaitu 50 orang. Staf Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Raden In­ tan, Aas Safitri, mengatakan mahasiswa biling yang di­ terima tahun ini sebanyak 110 mahasiswa. Menurut dia, jumlah ter­ sebut kemungkinan masih

bisa bertambah. Aas men­ jelaskan biaya kuliah maha­ siswa biling hingga lulus dari IAIN sebesar Rp1.178.400. Biaya kuliah yang cukup terjangkau, ditengarai se­ bagai salah satu pemicu banyaknya mahasiswa biling yang memilih IAIN. Rata-rata SPP mahasiswa IAIN berkisar dari Rp1,2 juta—Rp1,5 juta. Berdasar data yang diper­ oleh, sebanyak 75% maha­ siswa biling melalui jalur undangan. Sisanya melalui

jalur tertulis, potensi minat dan bakat (PMB), dan ujian mandiri (UM). Fa k u l t a s y a n g p a l i n g ­b a n ya k d i m i n a t i a d a l a h ­T a r b iya h , E ko n o m i , d a n Bisnis Islam. “Jurusan yang paling favorit, yaitu Matema­ tika, Biologi, dan Ekonomi,” ujar dia. Pihaknya rutin memantau perkembangan mahasiswa biling dalam bidang aka­ demik tiap semester. “Me­ reka harus melaporkan nilai

ujia­n ya tiap semester. Jika nilainya menurun, tentu akan kami tegur,” ujar dia. Kepala Bagian Keuangan IAIN Raden Intan Martin mengaku belum mendapat laporan terkait pelunasan biaya kuliah mahasiswa bi­ ling yang dibebankan kepada Disdikbud. “Informasi yang kami ter­ ima akan dibayarkan akhir Agustus, tetapi sampai seka­ rang belum ada tindak lanjut­ nya,” ujar Martin. (NUR/S2)


sabtu, 19 September 2015

hiburan

LAMPUNG POST

Kencan Istimewa Maudy Ayunda

Dengan posisi tubuh menyamping, Maudy memegang busur dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanan menarik anak panah. RUDIYANYSAH

S

ATU sore di halaman pendopo Ambarrukmo, Yogyakarta, Maudy Ayunda ceria di antara penggemarnya yang kompak berkaus merah cabai bertuliskan “Mana Indonesiamu” di dadanya. Sejenak riuh mereka berfoto dan mengobrol. Maudy lalu duduk bersila di lantai depan pendopo. Di samping kanan kirinya, para Maudears, sebutan untuk fan Maudy, menirunya duduk bersila. Mereka bersiap menjajal olahraga gaya Mataraman, jemparingan. Jenis olahraga ini kerap dimainkan para raja Mataram, mulai dari Sultan Hamengkubuwono I hingga Sultan Hamengkubuwono X. Seorang pria bersurjan, busana khas Yogyakarta, menyodorkan busur dan anak panah. Dengan posisi tubuh menyamping, Maudy memegang busur dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanan menarik anak panah. Meski anak panah melesat menjauhi titik sasaran, Maudy senang-senang saja dengan sesekali tertawa dan mengomentari gayanya saat memanah atau menyemangati Maudears yang juga belajar memanah. “Wah ternyata enggak mudah ya jemparingan. Padahal sudah dikasih busur dan panah yang paling ringan, tetapi itu pun saya masih merasa kesulitan,” kata Maudy. Setelah beberapa kali memanah dan berfoto dengan anggota-anggota klub jemparingan, Maudy mengajak

1

16

BRI Beri Pinjaman Rp1,3 Triliun kepada PT Petrokimia Gresik PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan pin­ jaman sebesar Rp1,3 triliun kepada PT Petrokimia Gresik, BUMN yang bergerak di bidang pupuk. Pen­ andatanganan MoU dilaksanakan di ruangan Britama BRI, Jakarta, Jumat (18/9), oleh Direktur Kelem­ bagaan UMKM BRI M Irfan dan Dirut Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman, dan disaksikan Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia Holding Company (induk per­ usahaan Petrokimia Gresik) Ahmad Fadhil, Komisaris Utama Petrokimia Gresik Gatot Irianto, dan Direktur Komersial T Nugroho Purwanto. (EKBIS)

para fan menikmati potehan, jamuan minum teh ala para raja Mataram. Di pendopo Ambarrukmo, dulu Pesanggrahan Arjapurna dan tempat peristirahatan Sultan Hamengkubuwono VI, telah siap enam meja lesehan berukir motif bunga. Beberapa set piring kecil, gula batu, hiasan bunga, dan jajanan tradi­sional tersaji di sana, ketika Maudy dan teman-teman barunya duduk bersila. Tidak lama kemudian, dari arah seberang pendopo lima perempuan berbusana abdi dalem keraton mendekati mereka. Tanpa alas kaki, mereka berjalan membawa minuman tea yang diletakkan di atas nampan. Adalah 10 remaja yang beruntung mendapat kesempatan bertatap muka dengan Maudy. Mereka terpilih menemani Maudy melalui sebuah sayembara, Secret Date with Maudy atau kencan rahasia bersama Maudy, yang digelar suatu rumah produksi. Bagi Maudy sendiri, pertemuan dua hari satu malam bersama Maudears adalah kesempatan sangat langka. Di tengah kesibukannya menyelesaikan kuliah di Universitas Oxford, Inggris, liburan singkat seperti ini sangat berarti. “Senang sekali bisa ke Yogyakarta. Pas banget lagi libur kuliah dan sekalian juga ketemu fan karena sejak sibuk kuliah di Inggris jarang bisa sama-sama mereka,” katanya. (ANT/S2)

n MI

2

Satgas Anti-Pembajakan Minta Situs Film Bajakan Ditindak DALAM upaya menangani masalah pembajakan hak cipta di industri musik dan perfilman pada 5 Agustus 2015, Badan Ekonomi Kreatif membentuk Satuan Tu­ gas Penanganan Pengaduan Pembajakan Karya Musik dan Film (Satgas Anti-Pembajakan). Satgas AntiPembajakan dibentuk guna mendampingi pengaduan pembajakan, memonitor tindak lanjut pengaduan, dan melakukan edukasi publik untuk meningkatkan apresiasi publik terhadap karya orisinal. (HIBURAN)

3

Hamilton Cuma Ingin Menang di Singapura PEMBALAP Mercedes, Lewis Hamilton, tidak terlalu me­ mikirkan untuk mengejar rekor idolanya, Ayrton Senna. Ia lebih memikirannya bagaimana bisa menang di Sirkuit Marina Bay, pada GP Singapura akhir pekan ini. Seperti diketahui, Hamilton hanya butuh kemenang­ an sekali untuk menyamai rekor Senna, yang telah mengemas 41 kemenangan. Atau di belakang legenda lainnya, seperti Alain Pross dengan 51 kemenangan dan Michael Schumacher yang telah mengemas 91 kemenangan. (OLAHRAGA)

rudiyansyah@lampungpost.co.id

Program Siaran (Sabtu)

n MI

Rossa Ogah Berpakaian Seksi

n MI

PENYANYI Rossa mengubah penampilannya usai menunaikan ibadah haji. Meski belum berhijab, penyanyi asal Sumedang itu risi jika harus berpakaian seksi dan serbaterbuka. “Masa-masa memakai baju terbuka sudah lewat. Kalau dulu buka sana, buka sini, sekarang lebih tertutup.

Sekarang malah enggak nyaman pakai baju terbuka,” ujarnya di Kemang Village, Jakarta Selatan, Rabu (16/9). Tiga tahun telah berlalu sejak menunaikan haji, Rossa sudah kangen. Ia ingin kembali lagi ke Mekah. “Sebenarnya mau ibadah haji lagi, tapi ditunda. Biarlah kasih kesempatan sama yang belum pernah. Saya malah selalu

merindukan umrah. Niatnya tahun depan,” kata dia. Perempuan yang akrab disapa Ocha ini menyampaikan simpati atas tragedi jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekah, yang terjadi pada Jumat (11/9). “Ibadah haji tahun ini dapat cobaan berat, ya. Tapi itu semua sudah menjadi kehendak-Nya. Semoga semua korban diberikan surga,” kata Rossa. (MTVN/S2)


±

±

CMYK

±

SEPAK BOLA

sabtu, 19 september 2015

LAMPUNG POST

17

±

±

Liverpool Belum Memuaskan Imbang

n AFP/IAN KINGTON

CERDIK. Gelandang Tottenham Hotspur, Erik Lamela (tengah), mencetak gol dengan mengelabui hadangan kiper Qarabag, Ibrahim Sehic, pada penyisihan Grup J Liga Eropa di White Hart Lane, London, Jumat (18/9) dini hari WIB. Tottenham memetik kemenangan 3-1 dalam laga itu.

Hasil imbang belum mampu membayar hasil buruk Liverpool di dua laga sebelumnya di Liga Primer.

± didominasi pemain muda. Ter­ catat, hanya Kolo Toure yang WAN hitam belum men­ berusia di atas 30 tahun. jauh dari Liverpool. Eksperimen Rodgers ter­ Setelah kalah pada dua bukti tidak memberikan hasil laga terakhir di Liga Primer, maksimal. Lini depan yang The Reds kembali gagal menang dikomandoi Divock Origi ja­ usai ditahan imbang 1-1 tuan rang membahayakan perta­ rumah Bordeaux pada laga hanan dan gawang Bordeaux. penyisihan Grup B Liga Eropa, Para gelandang juga kurang Jumat (18/9) dini hari WIB. bisa mengontrol laga. Manajer The Reds, Brendan Namun, Rodgers cukup puas Rodgers, mengambil putusan dengan penampilan para pe­ berani pada laga ini. Meski main mudanya. “Saya sangat tampil di pentasgEropa,g man­ bangga dengan penampilan tan manajer Swansea City pemain muda malam ini. Saya Senin (9/3) (Kompas TV) 02.45 WIB itu menurunkan skuat yang akan selalu memberi­ Muharram Candra Lugina

A

g

Primer

Napoli vs Inter Milan

.00 WIB am

kan orang-orang muda kesem­ patan,” ujar Rodgers. “Untuk Jordan Rossiter dan Pedro (Chirivella) ini adalah pengalaman berharga dan me­ reka bermain diri dengan baik. Jordan mendapat kram di menit

baik ketika Anda melihat kinerja mereka,” katanya. Adam Lallana sempat mem­ bawa Liverpool unggul pada menit ke-66. Akan tetapi, gol Jussie pada 10 menit jelang laga usai membuat The Reds gagal menang. Ha­ sil itu membuat sang pencetak gol Lallana Hasil imbang membuat pesta kecewa karena timnya 500 laga Ajax di Amsterdam gagal menang. “Kami diprediksi hanya bisa Arena kurang meriah. meraih satu poin sebe­ lum laga dimulai. Tapi, akhir dan kemudian Cameron saya akhirnya kecewa hasil itu (Brannagan) masuk dan meng­ didapat karena seluruh pemain gantikannya,” katanya. tampil bagus. Mereka mencetak “Jordon Ibe baru berusia 19 ta­ gol balasan ketika laga memasu­ hun, Joe Gomez masih 18 tahun, ki 10 menit terakhir,” kata eks dan Anda melihat sesuatu yang playmaker Southampton itu.

Pesta Ajax Amsterdam un­ tuk merayakan pertandingan ke-500 di Amsterdam Arena kurang meriah. Pasalnya, Ajax hanya bisa meraih hasil imbang 2-2 kontra Celtic FC pada laga perdana penyisihan Grup A. Celtic mencetak gol lebih dulu melalui sepakan Nir Biton pada menit kedelapan. Ajax baru bisa membalas pada me­ nit ke-24. Gol diciptakan Viktor Fischer memanfaatkan umpan matang Davy Klaassen. Gol Fischer mendapat tepuk tangan meriah penonton ka­ rena pemain bernomor tujuh itu memasukkan bola dengan menggunakan tumit. Skor imbang membuat tuan rumah tampil lebih mendominasi. Namun, alih-alih mencetak gol kedua, gawang Ajax justru kebobolan. Dalam situasi sepak pojok, Celtic mencetak gol kedua melalui sundulan Mikael Lustig. Seolah tidak mau dibuat malu di kandang sendiri, Ajax akhirnya menyamakan skor pada menit ke-84 lewat tendan­ gan bebas Lasse Schone. Wakil Italia, Napoli, meng­ amuk setelah menuai hasil kurang bagus di Seri A. I Partenopei tampil spartan ke­ tika menjamu Club Brugge di Grup D dan menang dengan skor telak 5-0. Kemenangan dengan skor telak tentunya menjadi pelipur lara bagi pelatih Maurizio Sarri yang terus dihujani kritik usai gagal membawa Napoli tampil apik di kompetisi domestik. Jose Callejon dan Dries Mertens masing-masing menyumbang dua gol dan satu lagi milik Marek Hamsik. (MTVN/O2) lulu@lampungpost.co.id

Selasa (10/3) (Kompas TV) 01.00 WIB Lazio vs Fiorentina

FA

Gabung Dortmund Keputusan Tepat Januzaj

(beIn Sport 1) 03.00 WIB Juventus vs Sassuolo

45 WIB ding

MUSIM ini Adnan Januzaj dipin­jamkan Manchester Uni­ ted ke klub Bundesliga, Borus­ sia Dortmund. Keputusan itu dipuji pelatih Tim Nasional Belgia, Marc Wilmots. Marc percaya akan kemam­ puan Januzaj saat tampil di lapangan. Menurut dia, keputu­ san yang diambil Januzaj sangat tepat meninggalkan Old Trafford ke Signal Iduna Park sebagai status pinjaman. Pemain berusia 20 tahun tersebut dipinjamkan ke Dort­ mund pada musim ini. Pro­ ses hengkangnya pemain tersebut ke Bundesliga tidak lepas dari campur tangan

La Liga Minggu (8/3) (RCTI) 00.00 WIB Ath Bilbao vs Real Madrid

.30 WIB st Bromwich

(Fox Sports 2) 18.00 WIB Barcelona vs Vallecano

.00 WIB kburn

(Fox Sports) 01.00 WIB Villarreal vs Celta Vigo

)

.45 WIB rsenal

(RCTI) 03.00 WIB Atl Madrid vs Valencia

Bundesliga

A

±

Sabtu (7/3) (Kompas TV) 21.30 WIB Hamburg vs Dortmund

.00 WIB agliari

.45 WIB

(beIn Sport 2) 21.30 WIB Hannover vs Muenchen

.30 WIB mo

Minggu (8/3)

.00 WIB

(beIn Sport 2) 21.30 WIB Koln vs Eintracht

u-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan.

(Kompas TV) 23.30 WIB Paderborn vs Leverkusen

pelatih MU, Louis van Gaal. Namun, Wilmots percaya Januzaj akan banyak menda­ patkan pengalaman serta ke­ untungan bermain di Jerman. “Saya yakin keputusan Adnan bergabung Dortmund dengan status pinjam­an sadalah kepu­ tusan yang benar. Ini akan mem­ bantunya dalam melangkah ke depan,” ujar Wilmots. “Adnan bermain dengan jersey nomor 9 pada sayap kiri dan sayap kanan. Dia memiliki tembakan yang luar biasa. Saya belum pernah melihat pemain yang memiliki teknik membaca situasi seperti sebelumnya. Ia benar-benar memiliki tendan­

gan keras entah bagaimana dia melakukannya,” kata Wilmots. Januzaj dipinjamkan ke Dort­ mund karena dianggap kurang memberikan kontribusi bagi skuat Van Gaal. Pemain ber­ usia 20 tahun itu sempat diberi kepercayaan dengan turun sebagai starter di dua laga saat menghadapi Aston Villa dan Newcastle United. Penampilan apik diberikan Januzaj saat menghadapi Villa dengan menyumbang satu gol. Sayang, saat menghadapi New­ castle, kontribusinya kurang bagi tim, sehingga Van Gaal memutuskan meminjamkannya ke Dortmund. (MTVN/O1)

Liga Champions, Rabu (26/8) dini hari WIB Dinamo Zagreb 4-1 Skenderbeu Korc (Dinamo lolos dengan agregat 6-2) Maccabi Tel Aviv 1-1 Basel (Maccabi lolos dengan agregat 3-3, Neymar masih harus men­ unggul gol tandang)

Brasil tanpa Neymar di Dua Laga Kualifikasi laga kualifikasi Piala Dunia 2018, Oktober mendatang. Meski kehilangan pemain bin­ tang, arsitek Dunga meminta anak asuhnya tetap fokus dan belajar untuk tidak bergantung pada pemain Barcelona itu.

jalani empat sanksi usai mene­ rima kartu merah di Copa America 2015 lalu saat meng­ hadapi Kolombia. Sanksi dua laga sudah dijalani Neymar. Sisa sanksi dilanjutkan pada dua laga resmi saat Brasil melawan Cile dan Venezuela.

Skuat Brasil Kiper Bek

: Jefferson, Marcelo Grohe, Alisson : David Luiz, Miranda, Marquinhos, Gil, Fabinho, Rafinha, Filipe Luis, Marcelo Tengah : Luiz Gustavo, Fernandinho, Elias, Renato Augusto, Lucas Lima, Philippe Coutinho, Oscar, Willian, Douglas Costa Depan : Hulk, Roberto Firmino

n AFP/RODRIGO BUENDIA

Neymar

±

CMYK

Shaw akan Jalani Operasi Kedua BEK Manchester United Luke Shaw dijadwalkan akan menjalani operasi kedua pada kaki kanannya yang patah di Belanda. Ia tidak diizinkan pulang ke Inggris dan diharapkan menjalani pemulihan untuk sementara di Belanda. Shaw dilarikan ke Rumah Sakit St Anna Ziekenhuis di pinggiran Eindhoven selepas mendapat tackle brutal bek PSV Eindhoven, Hector Moreno, pada ajang Liga Champions, Rabu (16/9) dini hari WIB. Ia langsung mendapat penanganan berupa operasi awal. Dua ahli bedah ortopedi dan spesialis trauma melakukan operasi pada kaki Shaw dan mantan bek Southampton itu disarankan tetap di Belanda sebelum diizinkan pulang untuk melanjutkan pemulihan di Inggris. Pasalnya, ia akan menjalani operasi kedua dalam waktu dekat. (MTVN/O1)

±

Dunga memandang penting agar anak asuh tetap fokus pada laga yang akan dihadapi tanpa diperkuat Neymar. “Para pemain yang masuk tim harus bisa be­ kerja sama. Jangan sampai tidak adanya Neymar mengganggu konsentrasi tim,” ujarnya. Selain Neymar, nama lain yang tidak dipanggil Dunga ada­ lah Kaka dan Thiago Silva. Kaka yang bermain di Orlando City sebelumnya dipanggil saat Brasil beruji coba tapi tidak dimainkan Dunga. (ANT/AFP/O1)

±

AGENDA SIARAN LANGSUNG LIGA PRIMER Sabtu (19/9) 18.00 WIB (Live beIN Sport 3) Chelsea vs Arsenal 20.30 WIB (Live beIN Sport 1) Newcastle vs Watford 20.45 WIB (Live beIN Sport 3) Swansea vs Everton 20.55 WIB (Live beIN Sport 2) Stoke City vs Leicester 23.00 WIB (Live Indosiar, beIN Sport 1 & 3) Man City vs West Ham Minggu (20/9) 18.30 WIB (Live beIN Sport 3) Tottenham vs Crystal Palace 21.30 WIB (Live SCTV, beIN Sport 3) Southampton vs Man United 21.55 WIB (Live beIN Sport 1) Liverpool vs Norwich

SERI SERI A A

Minggu (20/9) 20.30 WIB (Live Fox Sport 3) Stuttgart vs Schalke 22.30 WIB (Live Fox Sport) Augsburg vs Hannover 22.30 WIB (Live Fox Sport 3) Dortmund vs Leverkusen Rabu (23/9) 01.00 WIB (Live Fox Sport 3) Muenchen vs Wolfsburg 01.00 WIB (Live Fox Sport 3) Ingolstadt vs Hamburg 01.00 WIB (Live Fox Sport 3) Hertha vs Koln Kamis, (24/9) 01.00 WIB (Live Fox Sport 3) Hoffenheim vs Dortmund 01.00 WIB (Live Fox Sport 3) M'Gladbach vs Augsburg

LIGUE 1 Minggu (20/9) 01.00 WIB (Live beIN Sport 2) Nice vs Bastia 22.00 WIB (Live beIN Sport 2) Saint-Etienne vs Nantes

Sabtu (20/9) 23.00 WIB (Live beIN Sport 2) Udinese vs Empoli Minggu (20/9) 01.40 WIB (Live beIN Sport 1) AC Milan vs Palermo 17.25 WIB (Live beIN Sport 1) Chievo vs Inter Milan 19.30 WIB (Live beIN Sport 1) Genoa vs Juventus 19.55 WIB (Live beIN Sport 2) AS Roma vs Sassuolo

Senin (21/9) 02.00 WIB (Live beIN Sport 1) Marseille vs Lyon

PIALA PRESIDEN Sabtu (19/9) 15.00 WIB (Live Indosiar) Mitra Kukar vs PSM Makassar 18.00 WIB (Live Indosiar) Arema Cronus vs Bali United

BUNDESLIGA Sabtu (19/9) 20.30 WIB (Live Fox Sport 3) Darmstadt vs Muenchen 20.30 WIB (Live Fox Sport) Koln vs M'Gladbach

±

Minggu (20/9) 15.00 WIB (Live Indosiar) Persebaya United vs Sriwijaya 18.00 WIB (Live Indosiar) Pusamania vs Persib Bandung

Jadwal dapat berubah sesuai dengan kewenangan masing-masing pengelola stasiun TV

Hasil leg kedua play-off

AS Monaco 2-1 Valencia (Valencia lolos dengan agregat 4-3) Shakhtar Donetsk 2-2 Rapid Vienna (Shakhtar lolos dengan agregat 3-2) TIMNAS Brasil tanpa pemain Malmo 2-0 Glasgow Celtic bintangnya Neymar (Malmo lolos dengan agregat 3-2) dalam dua

selintas

Hasil lengkap Liga Eropa, Jumat (18/9) Grup A 1 Fenerbahce vs Molde 2 Ajax vs Celtic

3 2

Grup G 1 Dnipro vs Lazio 2 Saint-Etienne vs Rosenborg

1 2

Grup B 1 Bordeaux vs Liverpool 2 Sion vs R Kazan

1 1

Grup H 1 S Lisbon vs L Moscow 0 S Korce vs Besiktas

3 1

Grup C 0 Qabala vs PAOK 2 Dortmund vs Krasnodar

0 1

Grup I 1 Fiorentina vs Basel 0 Lech Poznan vs Belenenses

2 0

Grup D 1 Midtjylland vs L Warssawa 5 Napoli vs Brugge

0 0

Grup J 1 Anderlecht vs Monaco 3 Tottenham vs Qarabag

1 1

Grup E 2 Rapid Wien vs Villareal 2 V Plzen vs D Minsk

1 0

Grup K 0 APOEL vs Schalke 1 Asteras vs S Praha

3 1

Grup F 0 S Liberec vs S Braga 0 Groningen vs Marseille

1 3

Grup L 3 Partizan vs AZ Alkmar 3 Ath Bilbao vs Augsburg

2 1

±


±

SABTU, 19 september 2015

±

±

CMYK

±

OLAHRAGA

LAMPUNG POST

18

Prestasi Lampung di Popnas Stagnan

Hamilton Bidik Kemenangan di Sirkuit Marina Bay

Cabang angkat besi masih menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Lampung di Popnas XIII dengan meraih 5 emas dan 2 perak.

PEMBALAP Formula 1 dari tim Mercedes, Lewis Hamil­ ton, mengaku tidak terlalu memikirkan mengejar rekor idolanya, Ayrton Senna. Ia lebih memikiran bagaimana bisa menang di sirkuit Ma­ rina Bay, pada GP Singapura akhir pekan ini. Hamilton sebenarnya ha­nya butuh menang sekali untuk menyamai rekor Senna yang telah mengemas 41 kemenang­ an. “Saya tidak ingin akhir pekan ini berpikir bahwa jika saya memenangkan balapan ini, saya akan menyamai re­ kornya (Senna). Itu bukan tujuan yang penting karena pada akhirnya saya akan pu­ nya rekor kemenangan yang sama seperti Ayrton (Senna),”

IYAR JARKASIH

P

RESTASI Lampung di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII 2016 di Jawa Barat tidak jauh berbeda dari perhelatan dua tahun sebelumnya. Meskipun secara peringkat naik dua setrip, dari peringkat sepuluh ke delapan, dalam perolehan medali justru relatif stagnan atau tidak banyak berubah. Pada Popnas 2015 yang mem­ perebutkan total 941 medali, Lampung berada di pering­ kat delapan dengan torehan 7 emas, 9 perak, dan 4 perunggu. Pada Popnas XII 2013 di Jakarta, Sai Bumi Ruwa Jurai terkatrol di posisi 10 dengan raihan 7 emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Untuk wilayah Sumatera, Lampung berada di posisi ke­ tiga terbaik di bawah Sumatera Barat yang berada di posisi lima besar dengan perolehan 11 emas, 7 perak, dan 24 pe­ runggu, kemudian Riau di pe­ ringkat tujuh dengan 8 emas, 16 perak, dan 15 perunggu. Juara umum Popnas XIII direbut Jawa Barat yang berhasil mengumpulkan 58 emas, 40 perak, dan 57 pe­ runggu, disusul juara ber­ tahan DKI Jakarta dengan 57 emas, 40 perak, dan 38 perunggu, serta Jawa Timur yang meraih 35 emas, 41 perak, dan 54 perunggu. Tujuh emas yang diraih kontingen Lampung pada Popnas XIII disumbangkan dari cabang olahraga angkat

besi sebanyak 5 emas, atletik (1), dan panahan (1). Sementara sembilan perak didapat dari angkat besi dan senam masing-masing dua medali, serta atletik, gulat, karate, panahan, dan sepak takraw. Lalu, empat perung­ gu disumbangkan atletik (2), gulat, dan senam.

Disambut Kadispora Prestasi kontingen Lampung di Popnas XIII disambut positif Kadispora Lampung Hanibal. Menurut dia, posisi Lampung mengalami peningkatan dari segi peringkat dibandingkan Popnas sebelumnya. Meskipun demikian, ia mengata­kan ada sejumlah ca­ bang yang mengalami penu­ runan prestasi, salah satunya senam yang biasanya merupa­ kan cabang andalan untuk meraup medali. “Pada Popnas sebelumnya, senam bisa meraih 3 emas, tetapi sekarang hanya mampu mendapat 2 perak dan 1 perunggu,” kata Hannibal melalui telepon, kemarin. Hannibal yang juga wakil ketua I KONI Lampung itu menambahkan akan melaku­ kan evaluasi terkait hasil Popnas yang diraih kontingen Lampung kali ini. “Selain peningkatan porsi latihan, sarana-prasarana, dan SDM pelatih, ke depan juga lebih spesifik mengkaji cabangcabang olahraga yang berpo­ tensi,” ujarnya. (*11/O1) iyar@lampungpost.co.id

n AFP PHOTO/MOHD RASFAN

LATIHAN BEBAS. Pembalap Mercedes asal Inggris, Lewis Hamilton, mengendarai mobilnya dalam sesi latihan bebas pertama balapan Formula 1 Grand Prix Singapura di sirkuit Marina Bay, Jumat (18/9).

Owi/Butet dan Greysia/Nitya ke Semifinal INDONESIA menempatkan dua wakilnya di babak semifinal Korea Open Super Series 2015. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi wakil kedua setelah mengalahkan pasangan Tiong­ kok, Lu Kai/Huang Yaqiong, di SK Handball Stadium, Seoul, Jumat (18/9). Owi/Butet menang dalam pertandingan ketat tiga game 16-21, 21-11, dan 21-17 dengan waktu 58 menit. Pada game pertama, Owi/Butet dipaksa menyerah 16-21 setelah tidak diberikan kesempatan mengem­ bangkan permainan. Namun, pasangan ini mampu bangkit dan membalasnya di game kedua dengan skor 21-11. Pertarungan seru terjadi di game ketiga. Sempat unggul jauh 10-5, Owi/Butet lengah. Mereka

sempat terkejar hingga skor 1817. Juara dunia 2013 ini akhirnya menutup game ketiga dengan 21-17. Di semifinal, Owi/Butet akan menghadapi pasangan suami istri asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Sebelumnya pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari, terlebih dahulu memastikan tiket empat besar usai mengan­ daskan wakil Tiongkok, Wang Xiaoli/Yu Yang. Peraih emas Asian Games 2014 ini menang mudah 21-4 di game pertama. Di game kedua meski skor sempat sama kuat 18-18, Greysia/ Nitya yang tampil taktis jelang pertandingan usai memasti­ kan tiket semifinal dengan kemenangan 21-18.

Di semifinal, Greysia/Nitya menunggu pemenang antara Eefje Muskens/Selena Piek (Belanda) melawan Luo Ying/ Luo Yu (Tiongkok). Sementara itu, ganda putra andalan Indonesia, Moham­ mad Ahsan/Hendra Setiawan, kandas di perempat final. Mereka takluk dari pasangan tuan rumah Kim Gi Jung/Kim Sa Rang. Kekalahan pasangan pe­ ringkat dua dunia tersebut menjadi kejutan yang tersaji di Korea Open Super Series 2015. Ahsan/Hendra yang menjadi unggulan di turna­ men itu justru menyerah dari pasangan peringkat 14 dunia, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang, dua game langsung 17-21 dan 15-21. (MTVN/O2)

kata Hamilton, Jumat (18/9). Hamilton juga menitik be­ ratkan kalau kemenangan yang mungkin akan diraih­ nya hanya melanjutkan tong­ kat yang pernah dipegang Senna. Senna sendiri harus menutup usia usai menga­ lami kecelakaan tragis di GP San Marino 1994. Sementara itu, pembalap Red Bull Racing Daniel Ric­ ciardo berharap torehan positif di GP Hungaria dapat berlanjut pada balapan di GP Singapura. Pembalap asal Italia tersebut bahkan mem­ perkirakan Red Bull akan berjaya di Sirkuit Marina Bay. Ia menilai sirkuit tersebut memiliki kecocokan untuk mesin mobilnya. (MTVN/O2)

±

Bridge Gagal Lolos ke PON 2016 CABANG bridge dipastikan absen membela Lampung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat tahun depan. Dari tiga kategori yang diikuti, yakni putra, putri, dan campuran, seluruhnya kandas di ajang pra-PON yang berlang­ sung di Hotel Golden View, Batam, 6—12 September 2015. Kabid Pembinaan dan Presta­ si KONI Lampung Julian Manaf mengatakan dari hasil peman­ tauan tim satuan tugas (satgas) yang berada di bawah naungan KONI, secara materi dan kuali­ tas kemampuan bridger Lam­ pung masih di bawah provinsi lainnya seperti DKI Jakarta dan Sulawesi Utara. Menurut Julian, yang juga

ketua Tim Satgas KONI, bridge bukanlah cabor unggulan dan tidak masuk skala prioritas. “Lampung butuh warna baru dalam cabang bridge. Regen­ erasi atlet baru dan penam­ bahan jam terbang sangat penting dilakukan,” katanya melalui telepon, Jumat (18/9). Menurutnya, pihaknya kini sedang melakukan monitor­ ing ke sejumlah cabor yang tengah bertanding maupun dalam persiapan pra-PON, di antaranya bridge dan bisbol. Untuk bisbol, kata Julian, sejauh ini tidak memiliki kendala. Sebagai cabang yang masuk zona medali, tim bis­ bol Lampung telah memasti­ kan tiket di PON. (*11/O2)

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


±

±

CMYK

properti

Sabtu, 19 September 2015

Holcim Tawarkan Jasa Konsultasi

Membangun Gratis

Kami akan membantu mulai dari jasa konsultasi layout desain rumah, pemilihan bahan bangunan, akses pembiayaan dari bank, hingga informasi ahli bangunan yang terlatih. ADI SUNARYO

S

OLUSI Rumah Holcim me­ nawarkan layanan konsul­ tasi gratis kepada setiap masyarakat yang ingin mem­bangun atau merenovasi rumah. Di tempat ini, Holcim menyediakan tim ahli bangunan dan konsumen dapat berkonsultasi apa saja menge­nai bangunan yang akan dibangun atau hanya direnovasi, mulai dari layout desain rumah, pemilihan bahan bangunan, hingga akses pembiayaan dari bank. ”Pelayanan yang kami berikan berupa konsultasi tanpa dipun­ gut biaya apa pun. Jadi, siapa pun yang ingin mendirikan bangunan baru atau hanya renovasi, dapat terbantu dengan datang ke tempat kami. Kami akan membantu mulai dari jasa konsultasi layout desain rumah, pemilihan bahan bangun­ an, akses pembiayaan dari bank, hingga informasi ahli bangunan yang terlatih,” kata Manajer Solusi Rumah Lampung Taufiqqurroh­ man saat ditemui di kantornya, Holcim Authorized Distributor, Jalan Raya Natar Km 16, No. 225, Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, Kamis (10/9). Menurut Taufiq, calon konsumen dapat terlibat langsung dalam pro­ ses perencanaan hingga pemilihan

n LAMPUNG POST/*6

HOLCIM SOLUSI MEMBANGUN. Manajer Solusi Rumah Holcim Lampung, Taufiqqurrohman, menunjukkan berbagai produk bahan bangunan di Holcim Authorized Distributor, Jalan Raya Natar Km 16, No. 225, Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, Kamis (10/9). Bukan hanya semen, Holcim juga memiliki bahan bangunan yang menjadi produk unggulan properti. bahan bangunan yang dibutuhkan dan dibantu tenaga ahli (arsitek/ sipil) dari tim solusi rumah. “Pembangunannya pun dapat disesuaikan dengan bujet yang di­ anggarkan konsumen. Mem­bangun rumah dengan Solusi Rumah Hol­ cim akan menghemat biaya dan bahan hingga 20%,” kata dia. Ia menjelaskan material utama Solusi Rumah Holcim adalah bata beton, yang dibuat dari beton yang menggunakan semen Holcim, yang lebih baik kualitas dan kekuatan­ nya daripada bahan dinding kon­ vensional. Komposisi campurannya, menu­ rut Taufiq, sudah ditentukan, seperti

pasir pilihan, abu batu, dan agregat kasar (kerikil atau split) yang di­ cetak menggunakan mesin dengan teknologi Solusi Rumah Holcim. Solusi Rumah merupakan salah satu core business dari Holcim, selain Holcim Semen dan Holcim Beton. Tau­ fiq juga menambahkan Solusi Rumah memiliki toko material bangunan yang memenuhi segala kebutuhan pendirian sebuah bangunan. ”Mulai dari besi beton sampai cat. Selain itu, ada bata beton untuk dinding, kolom, dan balok, genting, paving, sampai kanopi serta kosen pintu dan jendela dari beton. Juga pasir dan split dari tambang milik Holcim,” ujarnya.

Didukung Oleh :

Budi Berlian Motor

Membangun Bersama Solusi Rumah Holcim ini telah berdiri hampir dua tahun di Provinsi Lampung. Program layanan yang diberikan ini merupakan wujud konsistensi dari slogan Holcim, yakni “membangun bersama”. “Siapa pun yang ingin mem­bangun rumah atau tempat tinggal tentu mem­ butuhkan masukan atau saran dari para pakar yang memang sudah punya pengetahuan serta pengalaman di bi­ dang tersebut, sehingga tercipta keber­ samaan. Bukan sekadar mem­bangun, melainkan membangun ­dengan keber­ samaan,” kata Taufiq. (U3) adisunaryo@lampungpost.co.id

LAMPUNG POST

AROFAH TOUR

19

Bahan Bangunan Hemat di Solusi Rumah Holcim SOLUSI Rumah Holcim Lampung me­ layani pemesanan bahan bangunan bagi konsumen yang sudah memiliki desain rumah dan tenaga pengerjaan sendiri. Kepala Koordinator Solusi Rumah Holcim Lampung Hartono menjelaskan bahan-bahan bangunan yang tersedia, diantaranya Bataton U dengan harga mulai dari Rp2.150/ buah, dengan fungsi sebagai sloof, ring balok, dan balok gantung betong bertulang yang dikerjakan tanpa bekisting. Lalu, Bataton H dengan harga mulai dari Rp1.700/buah, dengan fungsi sebagai dinding penahan beban yang dapat langsung di aci tanpa di plester. Bataton kolom seharga Rp8.150/buah yang berfungsi sebagai komponen kolom beton bertulang.

Selain itu, genting mikro dengan harga Rp5.650/buah dengan ukuran lebih panjang sehingga menghemat rangka atap. Ada juga bubungan/nok seharga Rp4.200/buah, lalu kusen pintu, jendela singgel, dan jendela ganda dengan harga mulai dari Rp266 ribu/buah. Kemudian, bataton balok dengan harga mulai dari Rp85 ribu/buah. Lalu, rooster/ bukaan ventilasi seharga Rp4.250/buah, bataton lengkung Rp11.500/buah, dan paving holland ­dengan harga mulai dari Rp1.700/buah. “Kami turut memelihara dan me­ lestarikan pohon karena membangun rumah dengan menggunakan ba­ han dari Solusi Rumah Holcim dapat meminilisasi penggunaan kayu dalam pengerjaannya,” kata dia. (*6/U3)

Kemenkeu Tawarkan 75 Ha Lahan untuk Perumahan KEMENTERIAN Keuangan siap mem­ berikan lahan seluas 381 hektare (ha) dengan nilai perolehan Rp1,43 triliun, sebagai insentif untuk pro­ gram penyediaan sejuta rumah yang sedang digiatkan pemerintah. Dari jumlah itu, 75 ha di antaranya ada di Lampung. Menteri Keuangan Bambang Brod­ jonegoro mengatakan lahan tersebut merupakan bekas aset Badan Penye­ hatan Perbankan Nasional (BPPN) yang telah dikelola negara dan pe­ makaiannya nanti diserahkan otoritas yang ingin membangun perumahan rakyat. “Kami concern dengan masyarakat kelas bawah. Kami menyediakan lah­ an asalkan dibangun rusunawa,” kata Menteri Keuangan Bambang Brodjo­ negoro di Jakarta, Kamis (17/9).

HONDA LAMPUNG RAYA

PGI LAMPUNG

±

CMYK

Selain pemerintah daerah, otoritas lain seperti Perum Perumnas atau BUMN lainnya maupun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bisa ikut terlibat dalam pro­ gram yang ditawarkan Kementerian Keuangan ini. “Mungkin tidak semuanya bisa jadi rusunawa, karena ada daerah misalkan belum perlu rumah ke atas, bisa juga dibangun landed house. Tapi, intinya kami mau dukung program sejuta ru­ mah cepat berjalan,” ujar Menkeu. Terkait insentif pajak bagi sektor properti lainnya yang diberikan Ke­ menterian Keuangan, Menkeu me­ mastikan adanya penerbitan PMK No. 106/PMK.010/2015 tentang PPnBM atas hunian mewah dan revisi PP No. 41/1996 tentang Kepemilikian Properti oleh Warga Negara Asing. (ANT/E1)

RS GRAHA HUSADA

PGI LAMPUNG


PARIWARA

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

AC INDOCOOL, AC baru. Pasang Service, Sparepar t, Tir tayasa 0721-8013130.085101581133/ Antasari 085266133838 RENTAL AC & MUSTY CO OL JUAL BELI AC BARU/ SEKEN, SERVICE, CUCI AC, MSN CUCI, KULKAS, DISPENSER. WINDA AC 0721257556, 02174866 /08127921648 / 0852.79542465 PIN2A483AB9. MINGGU BUKA

ADVERTISING THE ONE ADVERTISING Advertising & e-Digiprint T : +62 721 – 56 001 56 email : one_adv@yahoo.com Bandar Lampung – Indonesia

AHLI GIGI RAMA DENTAL psng gigi palsu, psng kawat gigi Jl. Antasari dpn bioskop sinar & Jl. Urip Sumoharjo no.104 bdl Hub. 0812.7945122

ASPAL Jual Aspal Druman, Murah, Jl. Soekarno Hatta Km. 3-4 Panjang, B. Lampung, Hub. 0721.33550

BOUTIQUE

HIJAB STORY BOUTIQUE mnydiakn brbgai mcm Bju Mslim dr mrk trnma,Jilbb & Accsrsnya (D’Molek, Zharifa, Mayesa dll) dgn disc. Up to 50 % s/d lbran Jl. Teuku Umar No. 13 Kedaton

DANA TUNAI BUTUH DANA TUNAI ? jmninan BPKB mbl, mulai dr thn 1995 dipmbiayaan Syariah, Hub. Khomeini 0813.6900.0960/ 0821.1961.2000

JASA Jasa tutup kar tu kredit/KTA, hanya bayar 30%, hutang lunas 100% Tinah, Hub. 0812.8153.9552

KAMBING KURBAN Kambing Kurban brbagai ukuran, Jl. Mangga 3 Way Dadi, belakang gedung, Bagas Raya BDL, Hub. Udin 0812.7288.6207

KOLAM RENANG DuniaKolam Renang mlyani prncangan kolam renang, pmbuatan, prawatan & mnydiakn pralatn & bhn2 prwatan air kolam. Jl.Hayam Wuruk komplek ruko kdamaian asri blok. i No.8 Hub.0721-7444567

KESEHATAN

PIJAT TRADISIONAL IIN MASSAGE + lulur siap pangggil. Hub: 0852.6665.6600 / 0812.7990.1117

KEHILANGAN STNK BE 4022 DL, Noka. MH35D9205DJ783110 Nosin. 5D9-1783097 an. Suharno STNK BE 2684 AZ, Noka. FE114-0398 Nosin. 4D31C9460 an. Pemerintah Provinsi STNK BE 3031 OT, Noka. MH32BJ003EJ376206 Nosin. 2BJ-376219 an. Sadimo STNK BE 3262 OK, Noka. MH32BJ0011J1244237 Nosin. 2BJ-244347 an. Mei Maya Sari STNK BE 3582 YY, Noka. MH328D40DBJ322182 Nosin. 28D-3319084 an. Agus Hardiyanto STNK BE 4596 PY, Nk. MH1JFP115FK421447, Ns. JFP1E1426363, an. Umi Salamah. STNK BE 4907 OA, Noka. MH54P20FEJ102592 Nosin. 54P-1101959 an. Asep Supriyanto STNK BE 9712 AZ, Nk. MHCNK71LY7J007237 Ns. B007237 an. Pemerintah Daerah Provinsi

KONVEKSI CV. PUTRA ANEKA mnrm psanan Kemeja, Jkt, Kaos brdir, Spnduk,Prlgkpn sklh & kntor,Prtai, Jl. Teuku Umar No.7 Kedaton (smpng Istana Buah) Tlp.0721-785479

KURSUS-KURSUS Ilmu dtgn, Uang dtng Seumur Hdp, lbh 25 cab, JULIANA JAYA Top Kursus mnjahit & mode dftr skrng byr 50%, Jl. Teuku Umar Gg. Kiwi No. 5, Hub. 0721-1701677

MUSIK ADI MUSIK jl/bl/tkr tmbh: korg i5, i3, pa50sd,pa60sd,pa80s d,pa300,pa600,pa800,psr30 00, 710,750,910,950,kn14, 24,26,exr5,e96,e86,wk1800 ,blazer,cora,beta3,huper,dbx, alesis,axl, extreme,absolute. Ph.268983/ 0813-69139529, 0813-79464256

KONSULTASI KI DAMANG Dpt mmbntu anda yg sdng mmpunyai mslh Jodoh, RT, Karir, Penglarisan, Pengobatan,Utang Piutang, Usaha & Pengasihan dll, Insya Allah puas stlh dtng, Hub. 0813.6619.6155

MESIN FOTO COPY CV. Mitra Abadi. Jual sewa perbaikan suku cadang & tinta photo copy. Hub. 0812.7909.898/ 0851.0880.5050

PENGINAPAN PONDOK PALAPA , Harga Mulai Dari 95.000/Hari, Di Pusat Kota, Fas : Ac, Tv, Km Pribadi, Breakfast, Parkir Luas, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888

PERCETAKAN CV PESONA DIGITAL PRINTING & PERCETAKAN: mengerjakan Banner, X-Banner, umbul-2, spanduk,brosur, stiker, kalender, kartu nama, majalah, kaos, mug, PIN, Jl. ZA Pagar Alam No. 34 D Gd Meneg hub. 0858.4116.8180.

PELUANG USAHA Dijual Lok. Kripik Pisang Lampung Jl. Pagar Alam Gg. PU, Lt. 650 m, Lb. 16 x 12 m, Hub. 0823.6044.4777 Seminar Peluang Usaha Travel Agent,Pulsa,PPOB, Sabtu 5 Sept diHotel AMALIA Raden Intan, Daftar Sms Nama ke 0817-0907791

PROPERTY ATAP RANGKA BAJA RATU TRUSS trm pmsangan atp rmh, gdng, kntor, garasi dll dgn kwalitas tinggi & kokoh. Hub. Desi (0823.7393.7800), Deris (0853.8430.1698), Andre (0821.8499.5888), Heri (0852.7365.1979) Jl. Hayam Wuurk No. 22 Kedamaian Bdl.

BATU ALAM UD BATU ALAM 2 SAUDARA mnydiakn brbagai jns btu alm dgn motif mnrik utk mmprcntik rmh,kntr & kolam minimalis anda, Jl. Letjen Ryacudu No. 33, Hub. 0813.2065.0555

CANOPY & STENLIS ACS LAMPUNG menyediakan Produk Polycarbonate dgn merk twin lite, solar lite, x lite, solite. Solar tuff, solar flat, flexilon, laser cool, produksi PT. IMPARK PRATAMA Jl. P.Antasari No.84 Tj Karang telp.0721-260884, 08217622.5515 (distributor Lampung)

SPESIALIS canopy, pgar, trlis, baja rngan, polding gate, dll mrah & bergrnsi. H P. 0 8 5 3 . 7 8 0 0 . 8 1 1 1 , 0852.0833.2414

TANAH dijual Dijual tanah 280 m2, SHM, Lok. Susunan Baru B.Lampung, Hrg Nego, Hub. 0813.1688.3134 No Sms Dijual Tanah 20 x 50 = 1000m dgn Hrg. 1 Jt/m, bs Nego, SHM, tnp prntara, Jl. Lada Ujung No.3A, Gdng Meneng, R.Basa, Bdl. Minat Hub. 0822.8108.8463 Dijual tanah luas 4429 m dekat SPN ( sekolah polisi negara) Kemiling hub : 0812.7929.518 Jual cpt tnh pkrngan sndiri,Strgis,Uk.240m2, Jl. Indra Bangsawan Gg. Hi. Ibrahim Rjbasa,dkt Masjid,psr tmpel & Sd,SHM,jln aspal,sdh ramai,air mdh,bbs banjir, Hp. 0821.7781.1442 BB 2B934CD3

Dijual tanah 1000 m2, dgn bngnan Rmh 8x12m, 2 KT & 2 KM, Srt 24 kos2an dgn Kmr Mndi di Dlm, Jl. Perwira 19, R.basa, di blkng kmpus Unila, Cp: 0821.7737.4602

PRIVATE Private Profesi guru dtng krmh,Smua pljrn TK,SD,SMP ,SMA,Umum,Ngaji,Sempoa, Prfesional sabar & siap UN, Hub. 0856-58957909 / 081369152541 Mau Private Bhs Inggris ( C O N V E R S AT I O N , T O E F L & TOEIC) dgn kualitas ter¬jamin. Hub. WIDNA ENGLISH SCHOOL. Hub. 0721254184, 0899.5804.987 Pin 52367C89. Mau Private BIMBEL se¬mua mata pelajaran & PR dibantu untuk SD, SMP, SMA. WIDNA ENGLISH SCHOOLsolusinya. Hub. 0721-254184, 0899.5804.987 Pin 52367C89. KURSUS Bingung Ajari Membaca, Menulis & Berhitung, Private saja dgn kami WIDNA ENG¬LISH SCHOOL. Hub. 0721-254184, 0899.5804.987 Pin 52367C89.

RACUN API CV. Cahaya Abadi. Menjual berbagai apar+pengisian ulang Jl. Yos Sudarso 138 C(dpn Budi Wahana Motor). Hb. 07217520099, 081278001238.

SUMUR BOR RESTU IBU BOR menerima pembuatan sumur bor r umah tangga, pabrik. Hub. 0821.7832.8328. WIN JAYA BOR menerima pengeboran baru & service sumur bor jet pump & submer sible Bergaransi. Hub. 0853.6964.4488, 0812.7141.5500.

SALON

20

ABEQU TOUR & TRAVEL mmbr Atacorp mmbk pndftrn keagenan bsns Tour & Travel, jual tkt pswat/KA, Vcr Hotel, Hub. Hp/Wa 0813.7973.2007/Pin Bb 5363C49F

TRAVEL PT AERO TRAVEL melayani perjalanan Haji Umroh/Haji Plus, Tou Domestic, Tour International, Vouche Hotel dll. Hub. 0721.470069.

PARIS SALON, khusus wanita, join mmbr gr ts creambath seumur hdp Jl. Sultan Agung No. 07 Way Halim T.Karang tlp. 0815.4047.1110/BB 52208FBF

TOKO ACS LAMPUNG menyediakan Produk Polycarbonate dgn merk twin lite, solar lite, x lite, solite. Solar tuff, solar flat, flexil0n, laser coor, produksi PT IINPARK PRATAMA Jl. P.Antasari No.84 Tj Karang telp.0721-260884, 08217622.5515 (distributor Lampung). 3B Balai Buku, Balai Busana, Balai Herbal. Menjual Busana Muslim/Muslimah. Anggur, Syar ’i untuk keluarga dan buku-buku Agama Islam & obat-obatan dll Jl. Raden Intan No.11 Blok B2 Lantai 1 Pasar Bawah telp.0813.6922.9009.

TOUR & TRAVEL Dijual tanah Ls. 6 Ha, SHM, trltk di Jl. Raya Mincang desa Negri Agung kec. Talang Padang kab. Tanggamus, Lampung Hub. 0812.8377.8077

RUMAH DIJUAL Dijual rumah di Jl. M. Yamin Rawa Laut Bdl, LT + 670 m2, SHM. Hub. 0812.7212.1888 (TP). Jual Cepat Rumah di Puri Gading Hub. Andika 0878.9925.8108/ 0813.6903.5888

TANAH KAVLING Jual Tnh Kav, Ls. 150 m2, 35 jt angs 0 % SIAP BNGUN, TRM shm, tdk ada biaya tmbhn apapun Hub. Dara War uli 0852.7993.3375 Kavlingan di Jati Agung (10 x 15)m, kredit 50 bln, Dp 5 Jt, angs. 800rb/Bln, SHM, Hub. 0812.3720.649/0813.5359.9 947(Opan)

Dijual rumah Lb. 80 m2 + 36 m2, L.Hlmn. 42 m2, akses jln lbr, pssi pas di perempatan, Hrg. 300 Jt (TP) Hub. 0821.8263.3592

DiJual kavling lokasi Jl. Pramuka di belaknga Samsat , dkt kampus Malahayati, smpng SMPN 2 sebelah Bukit Alam Permai blk Mall Robinson, trima SHM. Hub. 0852.6991.6297/ 0 813.6910.4901/0823.7717.61 71/0812.7179.0711

Rumah dijual, alamat jalan karangsari indah, gg. Ganesha, desa karangsari, kec. Pagelaran, Pringsewu, ukuran tanah 600 meter persegi, rumah 6x9 harga Rp 70 juta Nego, sertifikat. 0823715954444

Dijual kavling villa view laut & pegunungan lokasi tengah kota depan plabuhan internasional, terima SHM. Hub. 0852.6991.6297/ 0813.6910.4901/ 0823.7717.6171 / 0812.7179.0711.

MEBEL SALSABILLA JAYA MEUBEL menerima brbgi meubel ukir Jepara, melayani tukar tmbh, pesanan gambar, permintaan, arisan dll, Jl. Pulau Legundi No. Sukarame telp. 07213534448.

Rumah Subsidi ready Stok typ 36/32 Hrg 115 Jt, Dp 16 Jt angs. 835rb/bln + angs. Pertama, Lok. B. Lampung, Hub. 0852.0888.3000/Pin BB 57560921

Perumahan Pualam Mulia Residence - Gunter Bdl, lingkungan Nyaman, Hub. 0821.8615.7753/ 0812.7935.9795

LOWONGAN Urgently 20 Supir, Sim B1 mx 38 th, pddkn SMP, Surveyor pria pnddkn SMA, Sim C, mngnl wlyh Lampung, dtg lsng dgn lmrn lgkp, Jl. Tembesu No.8 Campang Raya, Bdl Dbthkn tenaga penjahit um. 20 – 28 thn, llsn Smk tata busana/prnh kursus, serius, Hub. 0811.7204.154 Anthony Unin Fashion Designer Jakar ta mmbthkn tukang jahit pakaian wanita, brpglmn utk dtmptkn di B. Lampung dtmg lsmg ke Jl. Laks. Malahayati Gg. Gemini No. 23, T.Betung, Tlp. (0721) 485015/0812.8118.1221 Dibutuhkan segera Sales Executive, fas. Gj insentiv. Lamaran antar langsung ke AZA ELEKTRONIK & FURNITURE Jl. Ratu Dibalau No. 7 samping Bank BRI Tanujung Seneng Way Kandis Bdl.

Sisa 3 unit Lt/Lb (120/150) Nego, Murah, Kodya, Bandar Lampung, 0813.6838.1598 / 0878.9919.2628

Dijual Rumah (TP) LT. 2.840 m2, 60x50 m2, LB 800m, SHM Jl. Way Ngarip No. 6 Pahoman B. Lampung, Hub. 0852.6740.6176

Modal Rp. 5 Jt, bisa usaha Ayam Bakar Madu, Lezat, Gurih, Laris, boleh coba rasa, Hub. 0823.6044.4777

LAMPUNG POST

Dbthkn Pmbntu Rmh Tngga & bwt bntu Konveksi bgian Finishing, Hub. Ely Konveksi Gunter Bdl, 0813.7791.7757.

Dibutuhkan ADM Marketing, Pria llsn SMA/SMEA/Sederajat, Lmrn dkrm ke CV.2M Advertising, Jl. Arif Rahman Hakim, No.28 Bdl

Dibutuhkan pembantu rumah tangga & buat bantu konveksi bagian finishing. Hub. Ely Konveksi 0813.7791.7757

Dbthkn Krywn/ti, min. 20thn, utk pssi Mrketing Executive,Koord Mrketing Manager, pnghsln Umr+Insntif, lmrn ke Jl. Ratu Dibalau No.14A (smpng Bank Artha) T.Seneng, Hub. 0813.6965.3005

Kursus Budi Wijaya Cabang Kemiling B.Lampung membutuhkan Staf Admin (min SLTA), Tenaga Pengajar B. Inggris, MTK, IPA, B.Indo, IPS (min. D3/mhs smtr 3), usia max 28 thn. Contact: 0721-272966, 0896.5380.8498 (Ms Lydia).

Dibutuhkan Marketing FUJIRO, GP+UM+Transpor t, 4Jt/bln, dicari jg Agen utk Kb/Kota prov. Lampung, Cp. 0813.7394.6999

Dibutuhkan Admin, Marketing bangunan utk Lampung. D3 sederajat. Max 40 thn. Krm lmrn ke Jl. P. Jayakarta 46/B12. Jakarta 10730.

Dbthkn pgwai Wanita llsn SMA max 25th, Pria sbg Sopir & pgawai, bg yg brmnat bw lmrn ke Dunia Motor Jl. Hasanudin No.109 Psr Kangkung bdl

Sales Counter di tempatkan di Mall, pdk min SMA sederajat, Pria/Wanita berpenampilan menarik, gaji+bonus & komisi/bln. Antar lamaran ke SINGER LAMPUNG Jl. Teuku Umar No. 03 Kedaton Bdl 0852.0465.0014.

Dibutuhkan segera lulusan Tata Boga Pria & Wanita min umur 19 thn. Cv dikirim ke Yenni Tanjungan Perum Citra Garden Blok C5/5 Teluk Betung barat Bdl.


RUWA JURAI

sabtu, 19 september 2015

LAMPUNG POST

Ratusan Warga Tahlilan Sopir Gojek

Tiga Perangkat Desa Masuk Bui KEJAKSAAN Negeri Suka­ dana Lampung Timur men­ jebloskan tiga perangkat Desa Sukoharjo, Kecamatan Sekampung, ke jeruji besi lantaran diduga telah me­ rugikan negara hingga Rp190 juta. Ketiga perangkat desa tersebut yaitu Hermawan (Kades), Sodik (Sekdes), dan Kusen (Kaur Pembangunan). Kasi Pidsus Kejaksaan Neg­ eri Sukadana Dicky Zaha­ ruddin mengatakan modus yang digunakan ketiga pa­ mong desa itu yakni dengan tidak memberikan honor kepada 15 RT, padahal 15 RT

Akibat kejadian itu, Aldo dan Gilda kehilangan kedua orang tuanya. Si jabang bayi yang telah berumur 8 bulan pun tidak bisa diselamatkan. Armansyah

R

ATUSAN warga Desa Mekarmulya, Kecamat­ an Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (17/9) malam, memadati tahlilan untuk mendoakan Gunawan (41), sopir Gojek yang tewas bersama istrinya, Lilis (38), aki­ bat tertabrak Kopaja 612 jurus­ an Kampung Melayu—Tebet, di Warung Buncit, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (16/9), sekitar pukul 13.00. Yarmi (65), orang tua Gu­ nawan, mengapresiasi niat baik masyarakat yang turut hadir dan mendoakan almarhum anak dan menantunya itu. “Alhamdulillah, masyarakat banyak yang berdatangan un­ tuk mengikuti pengajian guna mendoakan Gunawan dan Lilis. Perkiraan jamaah haji sekitar 200 orang dari Desa Mekar­ mulya. Bahkan, ada beberapa orang dari desa lainnya,” ujar dia usai tahlilan di kediaman­ nya, Kamis (17/9) malam. Menurut istri dari Karma (alm) itu, pelaksanaan penga­ jian tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun Warasjaya (kediaman orang tua Gunawan, red) dan Dusun Karangmekar, Desa Mekarmulya (kediaman orang tua Lilis, red). Pengajian itu

meliputi salawatan, tahlil, baca Yasin, dan doa. “Dua lokasi yang berbeda karena permintaan dari kelu­ arga Lilis agar pengajian juga dilaksanakan di rumahnya. Tadinya kami mau pengajian dilaksanakan di satu lokasi, tapi permintaannya seperti itu,” kata dia. Yarmi juga berharap kepada penegak hukum agar dapat mengusut kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku. Akibat kejadian tersebut, Aldo dan Gilda kehilangan kedua orang tuanya. “Bukan hanya itu, si jabang bayi yang telah berumur de­ lapan bulan juga tidak bisa diselamatkan. Kami berharap kepada pihak kepolisian agar dapat menangkap dan mena­ han sopir mobil Kopaja terse­ but,” ujarnya. Sementara itu, Pelaksanatu­ gas Camat Palas Bibit Purwanto yang juga hadir dalam pengajian tersebut menyalurkan bantuan Pemkab Lamsel berupa tali asih dan beberapa bingkisan. “Atas nama Pemkab Lamsel turut prihatin dan berduka cita atas peristiwa yang dialami Gunawan dan Lilis. Mudahmudahan keluarga mereka dapat diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata dia. (D3) armansyah@lampungpost.co.id

21

itu fiktif adanya. Selama 2010 hingga 2013, jumlah RT yang diajukan sebanyak 36, sedangkan jum­ lah RT yang sebenarnya di Desa Sukoharjo hanya 21 RT. “Selama tiga tahun, dari 15 honor RT yang di-mark-up sebanyak Rp190 juta,” ujar Dicky di kantornya, Jumat (18/9). Mengenai peran ketiga terduga, dia belum bisa di­ jabarkan. Sebab, ketiganya masih saling menuding. “Ketiganya belum ada yang mengakui, apa peran me­ reka masing-masing,” kata Dicky. (GUS/D3)

n LAMPUNG POST/AGUS SUSANTO

MASUK PENJARA. Kepala Desa Sukoharjo, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, Hermawan digiring pegawai Kejaksaan Negeri Sukadana untuk dimasukkan ke penjara Kejaksaan Sukadana, Jumat (18/9).

Konsumen Gugat PNM Ulamm Liwa

Sodomi Anak, Buruh Divonis 12 Tahun

DUA warga di Lampung Barat mengadukan lembaga Permodal­ an Nasional Madani (PNM) Ulamm Unit Liwa ke Badan Pe­ nyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) setempat, Kamis (17/9). Langkah itu dilakukan keduanya lantaran merasa dirugikan atas lembaga keuangan itu. Konsumen pertama, Hartati, warga Serdang, Kelurah­an Way Mengaku, Balikbukit, Lam­ pung Barat, menjelaskan pihak keluarganya tidak me­minjam uang di salah satu bank di Liwa, tetapi orang tuanya, Supono, tercatat sebagai pe minjam dengan jaminan satu lembar sertifikat. “Waktu itu saya memang meminjam uang Rp10 juta di Ulamm dengan agunan serti­ fikat. Namun, ketika sertifikat mau diambil, pihak Ulamm menjelaskan bapak saya sudah meminjam lagi di salah satu

TERBUKTI menyodomi anakanak, Ahmad Husein (41), warga Perumnas Way Kan­ dis, Tanjungsenang, Bandar Lampung, divonis Majelis Ha­ kim Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, Lampung Selatan, dengan hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp5 juta. Vonis yang dijatuhkan Ma­ jelis Hakim tersebut justru ditambah hampir dua kali lipat dari tuntutan jaksa ke­ pada terdakwa. Majelis Hakim yang diketuai Siti Yuristya Akuan menyata­ kan pria yang bekerja sebagai buruh itu terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 82 Ayat (1) jo Pasal 76 E UU RI No. 35 Ta­ hun 2014 atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 Ayat (1) Ke-1 KUHP. “Atas perbuatan tersebut,

bank di Liwa dengan jaminan sama. Ini pasti data palsu, sebab bapak saya tidak tahu-menahu soal itu,” kata Hartati, kemarin. Machson, nasabah lainnya, mengatakan telah melunasi pinjamannya, tetapi agunan berupa dua lembar sertifikat tidak dikembalikan pihak Ulamm Liwa dengan alasan tak jelas, sehingga waktu pengem­ balian selalu diulur. “Seharusnya, kalau pinjam­ an sudah lunas, jaminan beru­ pa sertifikat itu wajib dikemba­ likan. Ini malah enggak jelas. Setiap ditanya, kami selalu diminta bersabar terus,” ujar Machson, didam­pingi istrinya, Rita Wati, usai prasidang di BPSK, kemarin. Atas pengaduan Hartati, BPSK Lambar, Kamis (17/9), meng­ gelar prasidang atas gugatan tersebut. Namun, pihak Ulamm tidak menghadiri undangan

prasidang yang dijawalkan BPSK tersebut tanpa penjelasan. Rencananya, BPSK akan me­ layangkan panggilan kedua untuk menindaklanjuti dengan menggelar prasidang atas kasus itu pada Senin (21/9) besok. Sidang konsumen atas nama Machson yang seharusnya dige­ lar pukul 13.00 harus tertunda karena dua petinggi Ulamm, yaitu Manajer Keuangan PNM Cabang Bandarjaya Helmi dan Manajer Ulamm Liwa Anton, baru datang satu jam kemudian, setelah sidang dinyatakan ditunda. “Kami berharap pihak PNM bisa memenuhi panggilan kedua itu tepat waktu dengan me­ ngirimkan pejabat berkompeten dan atau kuasa hukum yang diberi kewenangan penuh untuk memutuskan,” kata ketua Maje­ lis Hakim BPSK Lambar Abdul Rosid yang diamini enam hakim anggota lainnya. (ELI/D3)

kami setelah bermusyawarah menjatuhkan hukuman selama 12 tahun penjara dan denda Rp5 juta. Apabila denda tidak dibayarkan, terdakwa meng­ ganti dengan hukuman selama 3 bulan kurungan,” ujar Siti saat sidang yang digelar dan terbuka untuk umum di PN Kalianda, Rabu (16/9) lalu. Setelah mendengarkan vonis dari Majelis Hakim, terdakwa menyatakan pas­ rah dan menerima hukuman yang dijatuhkah kepadanya. Hal sama diungkapkan Jaksa Agung Malik Rahman Hakim, yang sebelumnya menuntut hukuman selama 7 tahun penjara dan denda Rp10 juta subsider 3 bulan kurungan. Menurut Siti, perbuatan ter­ dakwa awalnya dilakukan pada 2013 dengan Dan (10) di rumah kosong di Desa Way Huwi, Keca­ matan Jatiagung, Lamsel. (*2/D3)

OTOMOTIF MOBIL DISEWAKAN CV. SRIKANDI LNGKAP & NYAMAN, ALPHARD, CAMRY, MERCY, FORTUNER, PAJERO SPORT, DOUBLE CABIN, INNOVA, AVANZA, BUS WISATA, ELF. HUB.0813-69695051 /0821-82032964.

M0BIL DIJUAL Jual Avanza’2007 ’09 ’12, Terios TX II, Xenia MI II, Innova’07, Jazz RS’09 & Kijang Krista’04. Hub. Autozone (0812.7117.4091). MAZDA Mazda Vantred th.1993, wrn. Hijau Met, BE,,VR,BR,MP3,AC dgn, Mulus, pjk hdp, hrg. 30 Jt/ ngo, Hub. 0812.7926.8623 TOYOTA Kijang Innova Type G’2007, Biru, pjk baru, ors, tgn 1, plat BE, an.sndri, H 130Jt ng. Hub. 0813.69183859.

SERVICE IN AUTO 22 js crbon clean,Cci lmp,scning ecu,msn kki2,Cstm projcktor, Mdfksi,dll Jl. Morotai Gg. H. Aliun No. 3 Sukarame, Hub. 0821.8518.7776 BUDI AUTO SERVICE mnrma Tune Up, Engine Diagnosis, Scaning Timing Ignition, ABS-SRS Airbag,Oil/ Brake reset,Steering angle sensor,Remote Immobilizer Jl. Sultan Agung No. 27 Way Halim 0812.7943.961/ 0813.6992.6494

VARIASI BANDUNG MODERN VARIASI MOBIL mgrjkn flafon mbl, Jok ptn, Srng jok, Kc flm, Krpet dsr prdm, Cci lmp, Audio, dll. Jl.Gatot Subroto 139 Garuntang (dibawah Novotel Hotel). Hub. 0812.7206.1144.

JAKARTA VARIASI mngrjkn Jok Paten, Srng Jok, Plofon Mbl, Bngks Stir, Krpet dsr, Kcfilm, dll. Jl. Sultan Agung No. 34 T.karang, Hp. 0823.7183.6620

MOBIL PENGANTIN ELEGANT, NYAMAN MERCYE200, CAMRY, HONDA ACCORD, ALPHARD, ABADIKAN MOMENT ISTIMEWA ANDA DGN MNGGUNAKN MBL PNGNTIN KAMI. HB.0813.6969.5051/082182032964

POWER STERING ISTANA MOTOR spesialis Power Stering & AC Mobil, Sparepart lngkp, Brgrnsi, Jl. Arif Rahman Hakim No. 12, Hub. 0821. 7746.0825, 0821.8650.2226/ 0811.7001.288

VARIASI

CARISCO VARIASI mnr m kc flm, Audio mbl, Alarm mbl,Cntrl lock,Pwr wndow dll, Jl. Sultan Agung jlr 2 Way halim smping RM Puspa Minang 3 Hub. 0821.84890747/ 0857.68087476.

DIJUAL XENIA LI WVV, THN 2011, HUB. 0812.7020.9664 / 0813.6991.8713

HONDA FREED (PSD) 1.5L AT, THN. 2010 AKHIR, WHITE PEARL, HUB. 0812.7227.7778

JUAL SUZUKI GRAND VITARA JLX2WD, AT THN 2006, WRN. UNGU MET, AUTOMATIC, TYPE JLX, ENGINE 1995CC, AC, ORI & RPIH, LOK. LAMSEL, HUB. 0852.6730.8037


DAERAH

sabtu, 19 september 2015

LAMPUNG POST

Pemeriksaan Hewan Kurban Diperketat Pemeriksaan hewan kurban itu dilakukan secara berkala untuk memastikan apakah ternak itu layak atau tidak dijadikan sebagai hewan kurban. ELIYAH

P

ETUGAS Dinas Peternak­ an dan Kesehatan He­ wan Lampung Barat mulai mengintensifkan pemer­ iksaan kesehatan hewan yang akan dijadikan sebagai kurban pada Iduladha. “Pemeriksaan hewan kurban itu dilakukan secara berkala un­ tuk memastikan apakah ternak itu layak atau tidak dijadikan se­ bagai hewan kurban pada Hari Raya,” kata Kasi Ke­swan Dinas Peternakan Lambar Soeryono mendampingi Kadis Ruspan Anwar, Jumat (18/9).

Menurut dia, ada beberapa item yang diperiksa. Pertama, kesehatan secara menyelu­ ruh. Kemudian memastikan apakah hewan itu cacat atau tidak. Sebab, hewan yang akan dijadikan sebagai kurban tidak boleh cacat. Selain itu, umur hewan kurban sudah mencapai dua tahun atau ditandai dengan tanggalnya sepasang gigi seri (powel). Khusus untuk kam­ bing berumur 1 tahun atau ditandai dengan tanggalnya sepasang gigi serinya. Sejak pemeriksaan dilaku­ kan beberapa hari lalu, sampai

saat ini, kata Soeryono, be­ lum ditemukanya hewan yang menga­l ami cacat atau sakit dari sekitar 40 sapi dan ratusan kambing yang sudah diperiksa. Apabila pihaknya menemu­

Efektifnya tim monitoring ini bertugas mulai 21 September. kan adanya hewan yang sakit, diupayakan untuk diberi peng­ obatan terlebih dulu. “Yang pasti, hewan yang layak untuk dijadikan kurban itu adalah sehat, tidak terlalu kurus, tidak cacat, dan umurnya sudah mencukupi,” kata dia.

Imbau Warga Dari Tanggamus, tim moni­ to r i n g k e s e h a t a n h e wa n kurban mulai efektif bekerja pada 21 September. Kabid Kes­ ehatan Hewan dan Veteriner Eko Turyono mendampingi Kepala Disnakeswan Tangga­ mus Romas Yadi mengimbau kepada masyarakat atau pani­ tia yang akan menyembelih hewan kurban agar memerik­ sakan kondisi kesehatannya. Tim monitoring kesehat­ an hewan kurban, kata dia, dibenntuk oleh Disnakeswan dan terdiri dari 20 petugas, 3 dokter hewan, 3 paramedis, dan selebihnya petugas terla­ tih di bidang kesehatan hewan. Para petugas monitoring terse­ bar di setiap kecamatan, serta di empat Pusat Kesehatan He­

wan (Puskeswan) Tanggamus. “Efektifnya tim monitoring ini bertugas mulai 21 Septem­ ber. Kami mengimbau supaya warga segera memeriksakan hewan kepada petugas kami sebelum dikurbankan. Hal itu untuk mengetahui apakah kondisi hewan sehat dan layak dikonsumsi,” kata Eko, Jumat (18/9). Menurut dia, tim tersebut akan memeriksa secara antemortem dan postmortem hewan kurban. Pemeriksaan antemortem adalah peme­ riksaan bagian luar atau fisik hewan. Melalui pemeriksaan itu akan diketahui jika hewan memiliki penyakit dengan ciriciri tertentu. (ABU/D1) eliyah@lampungpost.co.id

22

Aries Sandi Resmikan Pembangunan Jembatan BUPATI Pesawaran Aries Sandi DP melakukan peleta­ kan batu pertama peresmian pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kalirejo dengan Dusun Ka­ muyan, Gedongtataan, Kamis (17/9), sekitar pukul 18.30. Pembangunan jembatan yang menghubungkan dua desa itu bersumber dari dana APBD 2015 sebesar Rp1,2 miliar. Aries mengata­ kan pembangunan jem­ batan itu sangat dirindu­ kan masyarakat di sana dan pada kepemimpinan d i r i nya j e m b at a n d a p at terealisasi. “Pembangunan jembatan itu memang sangat dirin­ dukan masyarakat setem­ pat karena sudah puluhan t a h u n m e r e k a m e n a nt i . Alhamdulillah, pembangu­ nan jembatan itu bisa diba­ ngun sekarang pada masa kepemimpinan saya,” kata Aries, Jumat (18/9). Dia menjelaskan dengan dibangunnya jembatan itu diharapkan dapat memper­ mudah akses masyarakat

dalam mendukung pereko­ nomian maupun urusan lain. Seperti menuju desa lainnya serta akses pendidikan dan kesehatan. “Rencana pembangunan jembatan itu berukuran pan­ jang 21 meter dan lebar 6 meter, dengan dana APBD 2015 sebesar Rp1,2 miliar. Target secepatnya bisa selesai dalam waktu satu bulan agar masyarakat bisa merasa­kan manfaatnya dan lancar trans­ portasinya,” kata dia. Tokoh pemuda setempat, Turino, mengatakan jem­ batan itu memang sudah lama dinantikan masyarakat karena sudah puluhan tahun dirindukan dan baru seka­ rang baru bisa dibangun. “Alhamdulillah, masyarakat sangat bangga dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Pesawaran. D e n g a n a d a nya p e m b a ­ ngunan jembatan itu, di­ pastikan sangat bermanfaat dan mempermudah akses masyarakat di sini,” ujarnya, melalui sambungan ponsel, kemarin. (AMR/D1)

Pencairan ADD Tahap Kedua Terkendala SPj

SANGAT BERBAHAYA. Podium penonton di lapangan Kuncup Harapan, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, nyaris roboh akibat kondisi bangunan yang sudah retak. Hal itu sangat membahayakan warga yang memanfaatkan fasilitas lapangan itu. Foto diambil saat turnamen Liga Santri Nusantara, Senin (16/9). n LAMPUNG POST/SUDIONO

25 Hektare Tanaman Padi di Palas Puso DAMPAK dari kemarau mem­ buat tanaman padi seluas 25 hektare di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Kabupa­ ten Lampung Selatan (Lam­ sel), mengalami puso (gagal panen). Padahal, petani se­ tempat telah mengeluarkan biaya modal jutaan rupiah. Sobari (36), warga se ­ tempat, mengatakan lahan sawah yang digarapnya se­ luas 0,5 hektare mengalami puso karena kekeringan sejak beberapa bulan ter­ akhir. “Ya, mau gimana lagi, Mas. Kami tidak bisa berbuat banyak ketika musim kering. Sebab, pasokan air tidak ada lagi. Untuk tanaman padi yang saya tanam itu telah mengeluarkan biaya lebih Rp2 juta,” kata dia, saat ditemui di desa tersebut, Rabu (16/9). Hal senada diungkapkan Rohman (32), warga Desa Pa l a s p a s e m a h , Ke c a m a ­ tan Palas. Ia mengatakan meskipun mengeluarkan modal lebih agar dapat tetap bertahan dan tidak menga­ lami kerusakan pada tana­ man padi atau gagal panen, dia memanfaatkan air dari sumur bor milik saudaranya yang tidak jauh dari lahan

sawah miliknya. “ S aya t e r u s b e r u p aya meng­a iri lahan sawah de­ ngan air sumur bor. Ya, kalau enggak begitu bisa mengalami puso. Memang dengan cara itu saya harus mengeluar­kan modal lebih agar tetap bertahan. Mudahmudahan tanaman padi yang telah berumur lebih dari satu bulan bisa bertahan hingga masa panen,” ujarnya. Kepala Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Ke­ hutanan (BP3K) Kecamatan Palas Darussalam mengata­ kan untuk wilayah Kecama­ tan Palas tanaman padi yang mengalami puso seluas 25 hektare, sedangkan tanaman padi yang terancam kekering­ an seluas 835 hektare. “Dari hasil pendataan yang dilakukan para penyuluh hingga minggu kedua Sep­ tember 2015, luas lahan sawah di Palas yang telah ditanami padi seluas 10.370 hektare dari target luas tanam seluas 10.600 hek­ tare. Kami berharap kepada petani agar dapat menganti­ sipasi kekeringan atau puso dengan cara membuat sumur bor di lahan pertanian,” kata dia. (*2/D2)

Sulit Air, Camat Diminta Lapor BPBD BADAN Penanggulangan Ben­ cana Daerah (BPBD) Kabupa­ ten Lampung Selatan meminta aparat desa dan kecamatan di seluruh kabupaten itu untuk proaktif memantau kekering­ an akibat kemarau terhadap kondisi sumber air bersih. Jika terjadi kekeringan, aparat desa dan kecamatan segera dapat melaporkan ke BPBD. Hal itu dikatakan Kepala BPBD Lamsel M Darmawan, usai meninjau kondisi sumur warga di Desa Mekarmulya, Ke­ camatan Palas, Jumat (18/9). Menurut dia, saat ini sumur warga di beberapa dusun, sep­

erti di Desa Mekarmulya mulai menga­lami kekeringan. “Kami sudah tinjau kondisi sumur war­ ga di Mekarmulya. Sejauh ini kon­ disinya belum darurat air bersih. Sebab, sumur masih bisa diambil airnya saat pagi dan sore. Kami anggap masih mencukupi untuk kebutuhan, meski harus warga harus irit air,” kata dia. Menurut Darmawan, dari seki­ tar 10 rumah di beberapa dusun di Mekarmulya, hanya ada 2—3 rumah yang kondisi sumurnya kritis. Tapi untuk mencukupi kebutuhan air, warga bisa me­ minta ke rumah tetangganya yang masih mencukupi debit

airnya. “Apalagi sekarang cukup banyak warga telah memiliki sumur bor pribadi,” kata dia. Meski belum darurat air bersih, menurut Darmawan, pihaknya telah meminta pihak kecamatan untuk memantau perkembangan kekeringan di Mekarmulya. Sebab, jika hingga akhir bulan hujan tidak juga turun, bisa dipas­ tikan akan banyak sumur warga di desa itu yang kering. “Kami sudah minta camat dan kepala desa untuk memantau perkembang­annya. Jika terjadi kekeringan segera lapor ke BPBD,” ujar dia. (*2/D1)

n LAMPUNG POST/ARIPSAH

PEMBANGUNAN TERHENTI. Gedung baru SMP Sekuting Terpadu yang dibangun pada 2014 bersumber APBD Lampung hingga saat ini tidak ada kelanjutan. Padahal, gedung baru itu sangat diperlukan untuk kegiatan belajarmengajar sekolah tersebut.

BMKG Prediksi Cuaca Buruk di Perairan Lampung BADAN Meteorologi, Klima­ tologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada Jumat (18/9) hingga Sabtu (19/9) pagi kondisi cuaca buruk masih ter­ jadi di perairan Lampung. BMKG melalui prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Rifki Arief, kemarin menyampaikan prakiraan kondisi cuaca buruk itu ber­ potensi terjadi di perairan

barat Lampung dan Samudera Hindia barat Lampung. Dia juga mengatakan kondisi cuaca buruk juga diperkirakan terjadi di perairan Selat Sunda bagian selatan. Kondisi cuaca di perairan pantai barat Lam­ pung diperkirakan berawan, tinggi gelombang 1,25—2,5 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,5—3,5 meter. Serta, angin berhembus dari

tenggara dengan kecepatan 10—20 knot. Kondisi perairan Samudera Hindia barat Lampung, angin berhembus dari tenggara den­ gan kecepatan 10—25 knot, cuaca berawan, tinggi gelom­ bang 1,25—2,5 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,5—4,0 meter. “Kondisi perairan Selat Sun­ da bagian selatan, angin ber­

hembus dari tenggara dengan kecepatan 10—20 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang antara 0,75—1,25 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,0—3,5 meter,” kata Arief. Informasi cuaca di perairan pantai timur Lampung, kata Rifki, angin berhembus dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5—15 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang

0,75—1,25 meter, dan tinggi gelombang maksimum 1,25— 2,5 meter. Perairan Selat Sunda bagian utara (Merak—Bakauheni), tinggi gelombang mencapai 0,5—1,25 meter, tinggi gelom­ bang maksimum 1,25—2,5 meter, angin berhembus dari timur ke tenggara dengan ke­ cepatan 5—15 knot, dan cuaca berawan. (ANT/D1)

HINGGA Jumat (18/9), seba­ nyak enam dari 15 kecama­ tan di Lampung Barat belum menyampaikan laporan per­ tanggungjawaban (SPj) atas penggunaan alokasi dana desa (ADD) tahap satu ke­ pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah­ an Pekon (BPMPP) setempat. “Sampai hari ini pekon yang sudah menyampaikan SPj baru sekitar 70-an dari 131 pekon yang ada. SPj 70-an pekon itu kini masih dalam proses verifikasi tim BPMPP,” kata Sekretaris BPMPP Lam­ bar Darmansyah, kemarin. Sedangkan kecamatan yang belum satu pun pekonnya me­ nyampaikan SPj adalah Ban­ darnegeri Suoh, Sumberjaya, Airhitam, Way Tenong, Se­ kincau, dan Belalau. Kendala mereka menurut informasi dari camat yang bersang­ kutan, yaitu karena belum selesai menyusun SPj. Padahal, kata Darmansyah, semakin cepat SPj disam­ paikan semakin cepat juga proses verifikasinya sehingga jika SPj-nya sudah sesuai da­ pat direkomendasikan untuk pencairan tahap II. Karena keterlambatan pe­

nyampaian SPj tahap satu itu, sampai saat ini belum satu pun pekon yang sudah men­ cairkan ADD tahap kedua. Saat ini pekon yang sudah menyampaikan SPj masih dalam proses verifikasi. Padahal, permintaan pihaknya agar pekon dan kecamatan segera menyam­ paikan SPj tahap satu telah disampaikan melalui surat pada 20 Agustus lalu. Se­ bab, target pencairan ADD tahap kedua dilaksanakan pada minggu kedua Septem­ ber. Tapi, belum terlaksana karena banyak pekon ter­ lambat menyampaikan SPj tahap satu. Selain itu, dalam rangka menyukseskan pemba­ngunan yang dilaksanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) ter­ masuk di dalamnya program ADD, sejumlah petugas pelatih mengikuti pelatihan. Pelatihan itu diikuti selu­ ruh kabid di BPMPP, Kabid Sosbud Bappeda, dan Sekre­ taris Dinas Keuangan Lam­ bar. Pelatihan berlangsung secara serentak dari seluruh daerah yang berlangsung di Kemendagri. (ELI/D1)

Pelajar SMA Diberi Penyuluhan Hukum GUNA menekan angka krimi­ nalitas yang kian hari kian meningkat, Pemkab Lam­ pung Utara berkomitmen memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat, khususnya kaum pelajar. “Kegiatan penyuluhan masalah hukum itu bertu­ juan meningkatkan pemaha­ man siswa terhadap bahaya laten narkoba dan kenakalan remaja. Seperti yang dilak­ sanakan Kamis (17/9),” kata Kabag Hukum Setkab Lam­ pura Hendri, Jumat (18/9). Menurut dia, Pemkab mela­ lui Bagian Hukum telah mem­ berikan penyuluhan masalah hukum kepada siswa SMA di aula MAN 1 Kotabumi. “Tahun ini Pemkab menargetkan pa­ ling tidak ada lima kecamatan yang diberi penyuluhan, yaitu Bukitkemuning, Abung Barat, Sungkai Utara, Abungsemuli, dan Kotabumi,” kata dia. Hendri menjelaskan pe­ nyuluhan masalah hukum terkait penyalahgunaan dan kenakalan remaja kepada para siswa penting dilakukan. Hal itu guna menekan angka

kriminalitas yang saat ini cu­ kup menghawatirkan, khusus­ nya di kalangan pelajar. “Saat ini tingkat krimini­ litas di Bumi Tunas Ragom Lampung ini cukup meng­ khawatirkan. Khususnya di kalangan remaja, seperti maraknya aksi pembegalan yang diberitakan beberapa media dilakukan oleh para siswa,” ujarnya. Untuk itu, kata Hendri, pemerintah memandang perlu memberikan penyulu­ han masalah hukum. “Tu­ juannya guna menghindari kaum penerus bangsa di sini terhindar dari perbuatan melawan hukum atau ber­ buat kriminal,” kata dia. Menurut Hendri, pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan serupa, sampai se­ luruh siswa di seluruh di Lampura paham benar ten­ tang hukum yang berlaku di negeri ini. Dalam penyuluh­ an itu, Pemkab Lampura melibatkan berbagai pihak, seperti kejaksaan, dinas ke­ sehatan, serta kepemudaan seperti KNPI. (CK5/D1)


DAERAH

sabtu, 19 september 2015

Dua Korban Tewas Dapat Bantuan Pj Bupati PENJABAT Bupati Way Kanan Albar Hasan Tanjung meng­ unjungi dua rumah duka kar yawan PT Sawit Indo, ko r b a n m e n i n g g a l d u n i a akibat tersengat listrik, di Kampung Bumibaru, Keca­ matan Blambangan Umpu, Jumat (18/9). Dalam kunjungan itu, Al­ bar mengucapkan belasung­ kawa yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa dua mekanik yang tersengat listrik dan jatuh ke kolam PT Sawit Indo. Rabu (9/9), kedua korban, Hendri Dar yono (33) dan Ivan Yulianto (20), sedang memperbaiki pompa penye­ dot air pabrik di PT Sawit Indo yang berada di tengah waduk. Saat memperbaiki m e s i n i t u , ke d u a ko r b a n tersetrum sehingga jatuh d a n te n g ge l a m ke d a l a m waduk dengan kedalaman 5 meter. D a l a m ke s e mp at a n i t u , Albar memberikan san­ tunan kepada kedua ke ­ l u a r g a k o r b a n ya n g d i t ­ inggalkan. Ia menga­t akan dengan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di tengahtengah masyarakat, khusus­ nya keluarga korban, dapat mengurangi kesedihan dan meringankan beban keluar­ ga yang ditinggalkan. “Kepada kedua keluarga yang ditinggalkan mudahmudahan dapat mengikhlas­ kan kepergian korban dan semoga almarhum menda­ patkan tempat yang baik di sisi-Nya,” kata dia. S e m e nt a r a i t u , M i s i r a n (50), ayah Ivan Yulianto, me­ nyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan yang sudah berupaya untuk hadir di rumah duka ini. “Saya selaku ayah almar­ hum sangat berterima kasih atas kehadiran Bupati dan rombongan di rumah kami ini. Kami juga mengucap ­ kan terima kasih atas ban­ tuan yang diberikan,” kata dia. (CK4/D1)

23

Pemilik Ternak Sulit Mendapatkan Pakan

n LAMPUNG POST/M RIDWAN ANAS

ALAT BERAT. Semua alat berat milik Pemkab Mesuji terparkir di Workshop Mesuji dan tidak bekerja. Pembangunan di Mesuji terhenti akibat banyaknya pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap pejabat di Dinas PU Mesuji. Foto dibidik Kamis (16/9).

DPRD Minta Pengembang Utamakan Pedagang Lama Pedagang mengeluhkan oknum pengembang menarik uang muka dan angsuran ke sejumlah pedagang untuk mendapatkan kios dan hamparan. MERWAN

D

PRD Tulangbawang Barat (Tu­ baba) meminta PT Artajaya 78, pengembang Pasar Mulyoasri, dapat memprioritaskan pedagang lama dalam mendistribusikan kios dan ham­ paran yang sedang dibangun. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Tubaba Busroni, saat meninjau pembangunan pasar itu, Jumat (18/9). Saat melakukan peninjauan, Bursoni didampingi Wakil Ketua DPRD Yantoni dan Wakil Ketua Komisi C Helwanda. “Kami meminta pedagang lama dipriotaskan. Jika ada pedagang baru yang masuk jangan mengganggu kuota pedagang lama,” kata Busroni. Yantoni mengatakan sejumlah peda­ gang mengeluhkan tidak mendapatkan kios di pasar tersebut. Bahkan, pedagang juga mengeluhkan oknum pengembang telah menarik uang muka dan angsuran ke sejumlah pedagang untuk mendapat­ kan kios dan hamparan di pasar tersebut.

Bukan Pengembang

berkomitmen sesuai dengan kesepakatan awal. Namun, terkait penarikan dana yang dilaporkan, kata dia, hal itu bukan inisiatif pengembang. Tapi, dilakukan sejumlah pedagang sendiri yang menitipkan dana kepada pihaknya, dengan dalih khawatir tidak mendapatkan kios. “Dana yang dititipkan itu tidak ada paksaan. Mereka yang men­ desak kami menerima uangnya. Uang yang dititipkan itu mereka sebut uang kunci titik kios yang mereka inginkan,” kata dia. Terkait uang titip tersebut, tidak me­ mengaruhi jatah pedagang lama. Sebab, kios dan hamparan yang dibangun jumlahnya melebihi kuota pedagang di Pasar Mulyoasari. “Jumlah pedagang di pasar ini 503 pedagang, sedangkan kios dan hamparan yang kami bangun sebanyak 610 unit. Artinya, jumlah yang dibangun melebihi kuota pedagang yang ada,” kata dia. Untuk pembangunan tahap awal, kata Heri, dibangun sebanyak 305 unit. Pem­ bangunan awal dilakukan di atas lahan seluas 2 hektare eks lapangan sepak bola yang berada di samping pasar. Sisanya, 305 unit akan dibangun di atas lokasi pasar lama. (D1)

Menanggapi hal itu, Direktur PT Artajaya 78 Heri Setiadi berjanji tetap

merwan@lampungpost.co.id

Benar enggak, kios dan hamparan di pasar ini sudah habis. Kalau habis dijual dengan siapa? Kok bisa pedagang lama tidak dapat kios dan hamparan,” kata Yantoni. Dia mengatakan berdasarkan ke­ sepakatan awal, pembangunan Pasar Mulyoasri dilakukan atas persetujuan pedagang dan Pemkab. Dengan syarat,

Jumlah pedagang di pasar ini 503 pedagang, sedangkan kios dan hamparan yang kami bangun sebanyak 610 unit. pedagang lama diprioritaskan menda­ patkan jatah kios dan hamparan. Selain itu, kata dia, pengembang juga menjan­ jikan tidak ada uang muka dalam proses pembangunan. “Artinya, kesepakatan itu jangan sampai dinodai. Dan juga ada kesepakatan penarikan uang muka dilakukan setelah bangunan berdiri 100 persen,” kata dia.

Insan Pers di Lampura Siap Membangun Daerah FUNGSI pers sebagai media in­ formasi, saat ini dinilai sangat penting. Artinya, insan pers, terutama di Lampung Utara, siap membangun kabupaten tertua di Lampung itu sesuai dengan profesinya. Hal itu ikatakan perwakilan PWI Lampura, Yoel Kasim, saat memberikan sambutan dalam silaturahmi antarinsan pers dan jajaran Pemkab Lampura di Aula Tapis, Jumat (18/9). “Dalam menunaikan tugas, kami selalu mengedepankan kode etik. Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini media dituntut untuk lebih profesional dalam hal pem­ beritaan. Tentunya de­ngan mengedepankan etika kejur­ nalisan, untuk sama-sama membangun dan membesar­ kan kabupaten tercinta ini.” Melihat kesulitan yang dida­ pat awak media di lapangan, kata mantan jurnalis Lampung Post itu, hendaknya pemerin­ tah dapat memberdayakan in­ san pers dalam membangun kabupaten tertua di Lampung ini. Sebab, tidak jarang para pencari berita menemui ke­ sulitan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya. “Bila berkaca pada era 1990an, kami sering dibantu oleh pemerintah daerah dalam menunjang aktivitas di lapang­ an. Semisal, diberi tumpangan saat meninjau lapangan. Juga diberdayakan, dengan shar-

LAMPUNG POST

ing saat akan membuat suatu kegiatan, sehingga terjalinlah komunikasi yang baik antara pemerintah dan para awak media,” ujar dia. Seperti masalah kedaerahan lainnya, kata Yoel, yakni peme­ karan daerah. Kaum jurnalis di Bumi Tunas Ragom Lampung itu siap mendukung wacana pembentukan provinsi baru yang di pusatkan di Lampura. Sebab, daerah ini menjadi pusat peradaban di Lampung bagian utara. “Pada dasarnya kami siap andil dalam pe­ mekaran daerah, khususnya pembentukan provinsi baru yang dipusatkan di Kotabumi. Sebab, masyarakat telah me­ rindukan pemekaran, dan menjadikan wilayah Lampura sebagai pusat ibu kota provinsi baru tersebut,” kata dia. Pihaknya berharap kepada generasi penerus, agar jur­ nalis yang ada di kabupaten berjuluk Kotabumi Bettah ini dapat mengaktualisasikan diri dengan pemberitaan menun­ jang pelaksanaan pembangu­ nan. Kemudian, tanggap akan keadaan daerah, demi lebih memajukan daerahnya. Sementara itu, Wakil Bu­ pati Lampura Sri Widodo menerangkan pihaknya siap menjalin komunikasi intens terhadap insan pers. Agar pelaksanaan pembangunan di daerah dapat menjadi lebih baik. (CK5/D1)

DAMPAK kemarau panjang, masyarakat di Kabupaten Mesu­ ji yang memiliki ternak sapi dan kambing kesulitan mendapat­ kan rumput dan semak belu­ kar untuk pakan peliharaan mereka. “Banyak warga Mesuji yang punya ternak, jadi harus bersaing untuk mendapatkan rumput untuk pakan,” kata Nar­ di, warga Tanjungraya, Mesuji, saat ditemui sedang mencari rumput, Jumat (18/9). Kondisi kesulitan menda­ patkan rumput untuk pakan ternak itu dialami pula para pemilik ternak yang berasal dari desa lainnya, yang bi­ asanya tidak mengalami ke­ sulitan mendapatkan rumput segar saat kemarau. Kini mereka terpaksa mencari pakan ternak itu. Yahman, pemilik ternak, membenarkan dia dan warga lainnya terpaksa pergi jauh mencari rumput yang layak dikonsumsi ternak mereka. Seperti di belakang kompleks perumahan atau tepi sungai/

selokan air. Sejumlah tempat itu, ter­ utama perumahan yang mengguna­kan lahan bekas persawahan, diperkirakan rumput untuk pakan ternak masih tersedia. “Mengingat, air limbah rumah tangga ter­ buang ke belakang rumah bekas sawah, sehingga rumput dapat tumbuh,” kata Yahman. Heri, warga lainnya, men­ jelaskan selama kemarau ha­ rus menyediakan waktu dan tenaga ekstra untuk mencari rumput. Apalagi, ia sengaja memelihara puluhan ekor sapi dan kambing jantan yang akan dijual untuk hewan kurban pada Iduladha nanti. Sementara Piter, warga Simpangpematang, melaku­ kan hal serupa untuk men­ cari pakan ternak hingga ke pinggir sungai. Dia mengaku mencari rumput bersama temannya, sekaligus untuk memasok rumput pakan ter­ nak itu ke pedagang hewan kurban di Mesuji.(ANT/D1)

Bupati Ajak Warganya Biasakan Minum Kopi B U PAT I L a mp u n g B a r at Mukhlis Basri mengajak masyarakat untuk membia­ sakan minum kopi, sehingga menjadi budaya dalam kes­ eharian. “Sebagai pengha­ sil kopi, seharusnya setiap rumah tangga atau di mana pun yang disuguhkan adalah minuman kopi bukan yang lainnya,” kata dia di sela-sela Festival Kopi Liwa di Pekon Semarangjaya, Airhitam, Lampung Barat, Rabu (16/9). Menurut dia, Lampung Ba­ rat merupakan penghasil kopi jenis robusta terbesar di Indo­ nesia. Namun, belakangan ini berdasar informasi dari Dinas Perkebunan Provinsi Lam­ pung, produksi kopi dari Lam­ pung Barat cenderung menga­ lami penurunan, bahkan kalah dari Provinsi Sumatera Selatan. “Saya berharap kami bisa mengembalikan kejayaan produksi kopi di daerah ini,” kata dia. Ia juga berharap instansi terkait dapat bekerja sama dengan petani dan para ek­ sportir untuk menghidupkan kembali kejayaan komoditas kopi. “Bagaimana produksi kopi bisa seperti tanaman lain yang berbuah setiap hari

tanpa menunggu musim. Ini yang harus kami kembang­ kan sehingga bisa menunjang kesejahteraan masyarakat,” kata Mukhlis. Bupati juga menegaskan masyarakat yang minum kopi jangan takut terserang penya­ kit asam lambung. Mukhlis juga meminta para eksportir agar dapat terus mendam­ pingi petani, sehingga hasil produksi bisa meningkat. “Se­ lama meminumnya saat masih panas tentu tidak akan terjadi sakit lambung,” kata dia. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lampung Barat Rusdi mengatakan saat ini luas areal tanaman kopi robusta mencapai 82% dari total luas areal perkebunan di daerah ini. “Komoditas kopi robusta menjadi salah satu komoditas utama di daerah ini, dengan sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani kopi,” kata dia. Sementara jumlah petani kopi di Kabupaten Lampung Barat mencapai 35.706 kepala keluarga. “Pemerintah Kabu­ paten Lampung Barat se­ lalu berupaya meningkatkan produksi dan mutu tanaman kopi,” ujar dia. (RIP/ANT/D1)

3,3 Persen Masyarakat Lampura BAB di Sungai

n LAMPUNG POST/FAJAR NOFITRA

SILATURAHMI PERS-PEMKAB. Jajaran Pemkab Lampura menggelar silaturahmi dengan insan pers di kabupaten setempat, Jumat (18/9). Pertemuan itu dalam rangka meningkatkan kemitraan untuk membangun daerah ke arah lebih baik.

Umar Senam Massal Bareng Pelajar PEMERINTAH Kabupaten Tu­ langbawang Barat menggelar senam massal di lapangan Pu­ lungkencana, Tulangbawang Tengah, Jumat (18/9). Kegiatan tahunan itu dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2015. Senam massal itu diikuti seribuan peserta, mulai dari kalangan pelajar, masyarakat umum, dan para PNS. Bahkan, ikut dalam kegiatan itu Bu­ pati Umar Ahmad, Wakil Bupati Fauzi Hasan, Sekkab Herwan Sahri, Ketua DPRD Busroni, dan Wakil Ketua Yantoni. Hadir pula anggota Forkopimda dan selu­ ruh pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Tubaba.

Bupati Umar Ahmad menga­ takan kegiatan itu merupa­ kan rangkaian kegiatan mem­ peringati Haornas. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan itu sebagai lang­ kah Pemkab membudayakan olahraga kepada masyarakat dan pelajar di kabupaten. “Terbukti, kegiatan ini menda­ pat sambutan hangat dari masyarakat. Untuk itu, kegiat­ an ini akan dijadikan kegiatan rutin Pemkab,” kata dia. Dalam kegiatan itu, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olah­ raga (Dispora) Tubaba menda­ tangkan lima instruktur senam dari Bandar Lampung de ­ ngan menampilkan berbagai

gerakan senam yang sedang digemari masyarakat, salah satunya senam penguin. Bah­ kan, usai melakukan senam, para peserta disunguhkan dengan penampilan sejumlah artis lokal. Menariknya, kegiatan itu menjadi ajang selfie peserta, terutama pelajar SMA yang berdesak-desakan untuk berfoto bersama bupati. “Ayo gantian,” kata Ajudan Bupati, Feta. Sejumlah pelajar juga mengaku senang melakukan senam bareng bupati. Hal itu menunjukkan adanya kedekatan antara kepala daerah dengan warga, ter­ utama pelajar. (MER/D1)

BERDASAR data analisis se­ mentara random simple hasil study environmental health risk assessment (Ehra) di Kabupaten Lampung Utara, sekitar 3,3% warga masih membuang air besar (BAB) ke aliran sungai. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampura Prasetyo Heri di ruang kerjanya, Jumat (18/9), mengatakan dari hasil analisis sementara, selain BAB ke aliran sungai, sekitar 4,6% warga masih buang hajat di lubang tanah. Kemu­ dian, 85,6% sisanya BAB di jamban pribadi. “Selain BAB di aliran sungai, sekitar 4,6% warga masih memanfaatkan WC cemplung untuk buang hajat,” kata dia. Sementara dari 85,6% war­ ga yang BAB di jamban priba­ di, tercatat sekitar 5,5% yang menggunakan septic tank se­ suai standar kesehatan, yaitu dengan menyemen seluruh bagian wadah pembuangan, mulai dari sekeliling bagian atas sampai alas pembuan­ gan. Dengan demikian, tidak ada resapan limbah ke tanah. Sekitar 31,6% septic tank tidak di semen sempurna, yakni bagian bawah tidak di

semen untuk resapan air. “Dari pemilikan jamban pribadi, pembuangan limbah bukan hanya ke septic tank. Merujuk data, 0,5% limbah di buang ke safer, 1,9% ke drai­ nase, 0,6% ke kolanm atau sawah, dan 0,1% ke kebun,” kata dia. Guna menggugah perilaku warga tidak BAB sembaran­ gan, khususnya di sungai, Dinkes menggelar program pemicuan sanitasi total ber­ basis masyarakat (STBM) yang dilaksanakan secara bertahap, mulai dari Puskes­ mas Kotabumi I, Kotabumi II, dan Puskesmas Abung­ kunang. “Selain penyuluhan lapan­ gan, kami juga menyam­ paikan pengajaran pada masyarakat, khususnya di wilayah tepian sungai, cara membuat jamban sehat den­ gan bahan-bahan yang ter­ jangkau,” kata dia. Selain Lampura, Pemkab Mesuji juga mengadakan Program Jamban Sehat untuk masyarakatnya. Dengan jam­ ban sehat, selain lingkungan lebih bersih, derajat keseha­ tan masyarakat juga akan semakin baik. (YUD/D1)


±

±

CMYK

±

DAERAH

sabtu, 19 september 2015

LAMPUNG POST

24

Lampura Kembali Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha ±

Agung Ilmu Mangkunegara Bupati Lampura

±

TAHUN ini Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha bidang penataan transportasi dan lalu lintas untuk kategori kota kecil. Tahun sebelumnya, 2014, kabupaten ini juga menerima pengharga­ an yang sama. Kepastian mendapatkan penghargaan tersebut ter­ tuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan Nomor: KP. 402 Tahun 2015 tentang Penetapan Kota, Kabupaten, dan Provinsi sebagai penerima penghargaan Wahana Tata Nugraha. Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara kepada Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara. Prestasi yang diraih tidak terlepas dari keseriusan Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara sejak awal kepemimpinannya melakukan penataan kota, termasuk di dalamnya penataan transportasi dan sarana lalu lintas, di antaranya telah berhasil meningkatkan status Terminal Induk Simpang Propau dari tipe C menjadi tipe B. Selain itu, dilakukan pula penertiban dan penataan kelengkapan jalan berupa penataan alur transportasi, penataan angkutan kota dan angkutan pedesaan serta pengaktifan kembali Subterminal Stasiun Kotabumi. Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara mengata­kan tahun ini akan dibangun tiga palang pintu perlintasan kereta api. Sarana itu merupakan alat bantu bagi keamanan berlalu lintas di beberapa titik jalan raya yang dilalui perlintasan kereta api. Apabila penghargaan Wahana Tata Nugraha dapat dipertahankan selama lima tahun berturut-turut, tidak menutup kemungkinan Kabupaten Lampura akan memperoleh penghargaan yang lebih tinggi, yakni penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana. Dengan diterimanya penghargaan Wahana Tata Nu-

graha kali kedua ini telah menambah daftar prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Lampura, baik di tingkat Provinsi Lampung maupun di tingkat nasional untuk 2015. “Prestasi penghargaan ini adalah buah dari kerja sama serta pengabdian dari seluruh aparatur dan komponen masyarakat bagi kemajuan Kabupaten Lampung Utara,” kata bupati, Jumat (18/9). Oleh sebab itu, ia mengimbau sekaligus mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung, menjaga, dan mempertahankan kemajuan dan keberhasilan pembangunan yang telah dicapai. “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara untuk terus bahu-membahu menuju perubahan ke arah yang lebih baik lagi,” ujar bupati. (LEH/D2)

Penghargaan yang telah diraih

Kabupaten Lampura

Penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) atraksi budaya 1.000 peserta Nyubuk Majew dalam rangka HUT ke-69 Kabupaten Lampung Utara. Juara I lomba unit kegiatan sekolah (UKS) tingkat nasional 2015 atas nama SMPN 7 Kotabumi. Dokter teladan tingkat nasional 2015 atas nama Sri Haryati, kepala Puskesmas Kalibalangan. Peringkat II kelompok pertanian hutan berprestasi tingkat Provinsi Lampung 2015 atas nama Kelompok Tani Hutan (KTH) Tani Maju. Penyuluh pertanian PNS teladan tingkat nasional 2015 atas nama Fatimah Ali. Peringkat ketiga kelembagaan ekonomi pertanian berprestasi tingkat Provinsi Lampung 2015, atas nama Lembaga Keuangan Mikro Agrobisnis (LKMA) Dwi Tunggal. Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung, atas nama Kelurahan Bukitkemuning, Kecamatan Bukitkemuning. Juara II Olimpiade Olahraga dan Seni Nasional (O2SN) cabang atletik di Makassar, atas nama Defri Amon dari SMP Abungsemuli. Juara II cabang karate Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Bandung, atas nama M Geraldo Jaya Laksana Rifai. Juara I cabang karate Piala Mendagri XVIII di Banten, atas nama M Geraldo Jaya Laksana Rifai. Juara II cabang tenis lapangan Kejuaraan SPORTAMA di Jakarta, atas nama Indah Septia Putri. Juara I tari pada Festival Krakatau. Juara III aransemen parade lagu pada Festival Krakatau. Penyaji unggulan terbaik tari pada Parade Tari Nusantara tingkat nasional. Juara II yel-yel pada Parade Tari Nusantara tingkat nasional. Runner up kompetisi Tabuh Ramadan Trans 7 atas nama Siger Percussion. Yang terbaru adalah penghargaan Wahana Tata Nugraha dari presiden RI untuk bidang penataan transportasi dan lalu lintas untuk kategori kota kecil.

±

TANDA TANGANI PRASASTI. Bunda PAUD Kabupaten Lampung Utara Endah Kartika Parajawati saat meresmikan dan menandatangani prasasti PAUD, TK, dan TPQ AlKahfi, sekaligus Pengajian Sapdes rutin bulanan se-Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Jumat (18/9). n LAMPUNG POST/MAT SALEH

Warga Kenyayan Tolak Ganti Rugi Tol Dana ganti rugi yang diterima warga hanya berupa tanam tumbuh dan bangunan. AAN KRIDOLAKSONO

M

ERASA dirugikan, keluarga Raden Panji di Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, menolak menandatangani dana ganti rugi jalan tol transSumatera (JTTS) Bakauheni— Terbanggibesar, Lampung Te­ ngah, yang dipusatkan di Tugu Menara Siger, Bakauheni, Jumat (18/9). Sebab, dana ganti rugi yang mereka terima hanya berupa tanam tumbuh dan bangunan. Sementara lahan yang ditempati warga Dusun Kenyayan yang terkena proyek jalan tol diklaim sebagai milik mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP. “Kenapa ganti rugi yang kami terima hanya tanam tumbuh dan bangunan. Lalu tanahnya kok diklaim milik mantan gubernur. Padahal tanah yang kami tempati ini merupakan peninggalan almarhum Raden Panji,” kata

salah satu keturunan Raden Panji, Khairudin Raden Panji (55), di Menara Siger, Bakauheni, kemarin. Hal senada diungkapkan Yusuf Raden Panji (75). Menurut dia, secara turun-temurun telah menempati lokasi yang bakal digusur untuk pembangunan JTTS.

Dana yang diperuntukkan ganti rugi tanam tumbuh dan bangunan milik sekitar 150 warga Dusun Kenyayan mencapai Rp64 milliar. “Kami mendukung pembangunan jalan tol melintasi dusun kami. Tapi kami menolak kompensasi ganti rugi yang diberikan pemerintah karena hanya untuk tanam tumbuh dan bangunan. Padahal lahan

yang kami tempati ini sudah turun-temurun,” ujar Khairudin Raden Panji. Sementara sekitar 15 warga menerima kompensasi ganti rugi tanam tumbuh dan ba­ngunan yang disaksikan Ketua Tim Pembebasan Lahan Jalan Tol Pemkab Lamsel Firman Muntako yang juga asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Lamsel. Wa rg a ya n g m e n e r i m a kompensasi tanam tumbuh dan bangunan mendapatkan rekening Bank Mandiri. Setidaknya dana yang diperuntukkan ganti rugi tanam tumbuh dan bangunan milik 150-an warga Dusun Kenyayan mencapai Rp64 miliar. Sebelumnya, Firman Muntako menjelaskan pencairan dana ganti rugi jalan tol akan dilakukan simultan atau mana yang sudah siap akan segera dibayarkan. Daerah yang sudah siap secara administrasi untuk dilakukan ganti rugi tersebut baru ada sekitar 1% atau baru sekitar 1 kilometer. “Titik-titiknya saya lupa ka­ rena datanya di kantor, tidak saya bawa,” katanya. (*3/D2) aankridolaksono@lampungpost.co.id

±

±

Namun, ujarnya, pada Kamis pihak BRI unit Sidomulyo sudah mulai buka layanan bagi penerima BSM. Kemungkinan karena sudah masuk koran sehingga mereka melayani penerima BSM. Padahal, sebelumnya pihaknya berulang kali meminta ke pihak BRI selalu ditolak dengan alasan harus kolektif. “Mereka sudah mulai melayani hari ini, mungkin karena ada pemberitaannya,” kata dia. Petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) pencairan BSM sebenarnya bisa saja kolektif, asalkan sekolah atau siswa penerimanya sulit terjangkau. “Kalau di sini semua sekolah terjangkau, kecuali jika sekolah tersebut di kepulauan,” ujarnya. Ia berharap pihak bank yang ditunjuk untuk menyalur­kan BSM tidak menghalangi siswa yang miskin mencairkan dana dari program Pemerin­tah Pusat. Karena program tersebut untuk meringankan masyarakat miskin, mestinya dibantu agar lebih lancar. (*3/D2)

CMYK

Kherlani Minta Program Dipercepat PENJABAT (Pj) Bupati Lampung Selatan Kherlani meminta kepada jajarannya untuk dapat mempercepat program-program pembangunan tahun ini. Pasalnya, keterlambatan ekonomi yang terjadi di Lamsel ini akibat daya serap APBD masih cukup rendah dan lambat. “Oleh karena itu, saya lakukan briefing ini dalam rangka meng­ evaluasi kinerja jajaran Pemkab Lampung Selatan,” ujar Kherlani ketika ditemui usai menggelar pertemuan, Senin (14/9). Kherlani juga meminta target-target pendapatan asli daerah (PAD) dapat tercapai dengan baik. Sebab, jika PAD tidak tercapai akan berpengaruh terhadap belanja daerah yang telah diprogramkan dalam APBD Lamsel 2015. “Insya Allah apa yang saya harapkan bisa tercapai. Selain itu, APBD Lampung Selatan pada 2016 juga dapat segera diselesaikan sehingga kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) bisa cepat diserahkan kepada DPRD setempat untuk dilakukan pembahasan,” kata dia. Ketika disinggung mengenai wisata kuliner yang terbengkalai, Kherlani mengungkapkan Pemkab akan melakukan pembenahan terlebih dahulu di sektor pembangunan fisiknya. (TOR/D2)

DPRD Lamteng Desak Hentikan Izin Ritel

±

KOMISI I DPRD mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, terutama Badan Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu menghentikan izin pembangunan pasar modern (ritel) di Lamteng. Bagi yang hendak memperpanjang, harus ditolak. Hal ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Lamteng Sumarsono, Senin (14/9), di kantornya. Menurut dia, keberadaan ritel lebih banyak memberikan kerugian bagi Lamteng. Sebab, ritel-ritel tersebut membunuh usaha kecil (pedagang kelontong). Terbukti, munculnya ritel baru di sejumlah kecamatan membuat toko-toko kelontong di sekitarnya tutup karena bangkrut. “Lihat saja di Bandarjaya Barat ada dua ritel. Toko-toko kecil di sekitarnya gulung tikar. Di Bumiratu Nuban (Gotongroyong) dan banyak lagi yang lain,” kata Sumarsono. Alasan lain perizinan ritel harus dihentikan, kata dia, penyerapan tenaga kerja yang tidak signifikan. Bahkan, justru ekonomi ke­ rakyatan morat-marit. Belum lagi dari sisi pendapatan asli daerah tidak banyak terdongkrak. “PAD enggak terdongkrak, ekonomi kerakyatan mati, jadi apa untungnya juga tidak jelas.” (WAH/D2)

Aparat Dibina Kelola Dana Desa

Sumber Humas Pemkab Lampung Utara

Banyak Siswa Belum Terima BSM TERNYATA sejak 2013 lalu masih banyak siswa penerima program bantuan siswa miskin (BSM) di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel), belum bisa mencairkan dana bagi keluarga miskin tersebut. Menurut Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Sidomulyo Nurhasanah, jika masih ada sebagian siswa penerima BSM pada 2013—2014 belum bisa di­ cairkan di BRI. “Masih ada sebagian yang belum diambil karena pada waktu ke bank selalu ditolak karena harus kolektif,” kata dia, usai mengikuti rapat koordinasi di aula Kecamatan Sidomulyo, Kamis (17/9). Mengenai berapa jumlah siswa yang mendapatkan BSM di Kecamatan Sidomulyo, kata Nurhasanah, ada sekitar 400 siswa. Pencairan BSM dibagi empat tahap/tahun, hingga kini mestinya sudah tahap ketiga yang mereka terima. “Jumlah pastinya saya lupa, data ada di kantor,” ujarnya.

selintas

n LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

SAMBUTAN HANGAT. Penjabat Wali Kota Metro Achmad Chrisna Putra menyambut hangat reporter cilik (repcil) Lampung Post saat melakukan wawancara di kantornya, Jumat (18/9). Chrisna mengapresiasi program repcil Lampung Post yang telah memberikan pembelajaran dini siswa SD untuk menjadi jurnalis.

KEPALA Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Lampung Selatan Edy Firnandi menyatakan salah satu kendala dalam pengurusan dan pengelolaan administrasi alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) di wilayah Kabupaten Serambi Sumatera itu ketidakharmonisannya para perangkat desa. “Oleh karena itu, kami meminta kepada para camat untuk dapat membina para perangkat desa di wilayah kerjanya,” kata Edy, ketika ditemui di Kantor Bupati Lamsel, baru-baru ini. Menurutnya, harmonisasi antarperangkat desa sangat penting sehingga segala persoalan pemerintahan desa bisa menemui titik temu. “Ketidakharmonisan perangkat desa jadi persoalan yang cukup berat di pemerintahan desa. Tapi, kalau masalah administrasi mudah dilakukan pembenahan. Jadi, yang terpenting kuncinya di pemerintahan desa antarperangkat desa harmonis,” ujarnya. Dia menjelaskan sering terjadinya ketidakharmonisan perangkat desa, misalnya hubungan antara kepala desa (kades), Badan Perwakilan Desa (BPD), dan sekretaris desa (sekdes) serta perangkat desa lainnya. Inilah yang kerap mengganggu dan menghambat proses pemerintahan desa sehingga berdampak pada buruknya pelayanan terhadap masyarakat desa. (TOR/D2)

Pj Wali Kota Metro Apresiasi Repcil Lampung Post PENJABAT (Pj) Wali Kota Metro Ahmad Chrisna Putra meng­ apresiasi program Reporter Cilik (Repcil) Lampung Post. Sebab, program ini mampu memberikan pembelajaran tidak hanya menjadi seorang jurnalis, tetapi juga menambah wawasan dunia jurnalistik dan membentuk karakter cerdas anak bangsa. “Saya terima kasih dan senang anak-anak asal Metro bisa lolos menjadi Reporter Cilik Lampung Post,” kata

Chrisna, saat diwawancarai Repcil Lampung Post di ruang kerjanya, Jumat (18/9). Chrisna pun menyambut hangat kedatangan rombongan Repcil Lampung Post. Rombongan Repcil langsung disambut sejumlah protokol dan ajudan dan diterima Pj Wali Kota Metro Chrisna bersama Sekda Ishak. “Memang pak wali kota sudah menunggu sejak pukul 08.00 tadi,” kata Kasubbag Acara Protokol Agustian.

±

Pj wali kota mengaku terharu dengan sejumlah pertanyaan yang dilontarkan empat Repcil Lampung Post, yakni Zahwa Aulia (SDN 4 Metro Timur), Najwa Auli (SD Wahdatul Ummah), Syifa (SD Muhamdayah Metro Pusat), dan Alendra Naufal dari SDN 2 Metro. Rombongan Repcil Lampung Post dari Metro tersebut me­l ontarkan berbagai pertanyaan mengenai Metro kota pendidikan, Metro kota

berwawasan lingkungan serta kota hijau, dan lain-lain. “Pak wali kota baik banget. Orangnya ramah, lembut, dan santai. Sampai-sampai lupa mencatat omongannya,” ujar Alendra. Lain lagi Najwa, yang sempat salah sebut Pj wali kota menjadi Plt wali kota. Senada juga dirasakan Syifa yang mengaku tak sempat menulis yang ditanyakannya dirinya kepada Pj wali kota, lantaran agak gugup. Di akhir wawancara, Chrisna

berpesan kepada rombongan Repcil Lampung Post agar giat belajar nantinya menjadi anak yang cerdas dan berprestasi. “Belajar terus nak dan jadilah orang yang cerdas dan berprestasi,” kata dia. Para Repcil juga mendapat sambutan hangat Sekda Ishak. Sekda juga mengapresiasi kehadiran mereka yang lolos untuk menjadi Repcil Lampung Post yang semuanya adalah pelajar asal Kota Metro. (CAN/D2)

±

±


Lampung Post Sabtu, 19 September 2015