Page 6

BANDAR

rabu, 25 juni 2014 LAMPUNG POST

Yusran Effendi (Kadispenda Bandar Lampung)

LAMPUNG

“(Peraturan) Ini masih dibahas, salah satunya akan mengatur secara detail tentang ketentuan zona bebas rokok.”

6

Gubernur Ajak KNPI Membangun Lampung GUBERNUR Lampung M. Ridho Ficardo berharap kepengurusan baru Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung bersinergi dengan pemerin­tah dalam membangun Lampung. Di acara pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Provinsi Lampung, di Balai Keratun, Senin (24/6), Ridho juga meminta pengurus KNPI periode 2014—2017 segera menyusun program nyata untuk masyarakat. “Pertama saya ucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Segera susun program nyata. Jangan sampai terjebak diskusi berkepanjangan yang menghabiskan waktu dan tenaga. KNPI harus menjadi garda terdepan untuk mendukung program pemerintah di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ridho. Ketua Dewan Pimpinan Pusat KNPI Taufan Eko Nugroho melantik pengurus baru DPD KNPI Lampung, yaitu Teguh Wibowo (ketua), Mislamuddin (sekretaris), Misgustini (bendahara), serta pengurus lainnya. Dalam sambutannya, Taufan berharap kepada pengurus DPD KNPI Provinsi Lampung bisa mendukung program Pemprov Lampung dalam memajukan masyarakat. “Saya juga menyematkan baju KNPI kepada Gubernur, ini sebagai simbol kehormatan. Beliau merupakan gubernur termuda di Asia Tenggara ini bisa menjadi inspirasi bagi pemuda di Lampung,” ujarnya. Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung Teguh Wibowo me­ ngatakan kepengurusannya siap mendukung program pemerintah. “Kami pengurus DPD KNPI akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, tapi tetap kritis menjaga independensi untuk membangun pemuda di Lampung ini,” kata dia. (AMR/K1)

SELINTAS Jasa Raharja Bayarkan Santunan Rp50 Juta PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung membayarkan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban kecelakaan kakak beradik, Frengky Sihotang dan Novianti Sesilia Sihotang. Pemberian santunan dilakukan di kediaman rumah ahli waris korban di Perumahan Bukit Kemi­ ling Permai Blok K No. 63, LK III RT 034, Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (24/6). Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Lampung Triyugara, diwakili Kepala Bagian Operasional Uray Shied­ qie, mengatakan pembayaran santunan tersebut diterima langsung orang tua korban, Redi Serafinus Sitanggang, dengan metode pemindahbukuan ke rekening tabungan yang terdaftar di BRI Cabang Tanjungkarang. Menurutnya, pembayaran santunan itu dapat terlaksana dengan cepat berkat kerja sama yang baik dengan pihak Satlantas Polres Lampung Selatan dan dukungan masyarakat yang memberikan informasi secara cepat. “Santunan kami berikan hanya dalam waktu satu hari. Ini sebagai perwujudan komitmen pelayanan Jasa Raharja terhadap prinsip PRIME, yaitu proaktif, ramah, ikhlas, mudah, dan empati,” kata Triyugara, melalui siaran pers, kemarin. (YAR/K1)

PMII Gelar Pelatihan Kader Se-Sumatera n LAMPUNG POST/DOK. KOMINFO PROVINSI LAMPUNG

RIDHO KUNJUNGI LP RAJABASA. Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo (dua kanan) berbincang dengan penghuni LP Rajabasa yang juga mantan Bupati Lampung Selatan Wendy Melfa, di LP Rajabasa, Senin (23/6) malam. Wendy divonis penjara 4 tahun karena tersandung perkara korupsi pengadaan tanah PLTU Sebalang Lampung Selatan.

Pemkot Larang Reklame Rokok Kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung melarang pendirian reklame rokok akan mengakibatkan banyak pengusaha periklanan gulung tikar. Ricky Marly

P

IHAK Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bandar Lampung melarang pendirian reklame rokok di Kota Tapis Berseri. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengan­dung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Ke depan, Kota Bandar Lampung akan menjadi zona bebas rokok. “Kami sudah melarang pihak advertising memasang reklame rokok di sejumlah jalan utama

dan protokol, hal ini sesuai dengan PP Nomor 109 Tahun 2012,” kata Kepala Dispenda Kota Bandar Lampung Yusran Effendi, Selasa (24/6), melalui sambungan telepon. Menurut Yusran, pihaknya j u g a su d a h m e n u r u n k a n dan membongkar beberapa reklame iklan rokok, tetapi masih ada beberapa yang dibiarkan karena kontraknya belum habis. “Setelah kontrak habis, iklannya harus dicabut dan pihak advertising tidak boleh lagi memasang iklan rokok,” ujarnya. Kini, pihaknya bersama Bappeda, Dinas Kesehatan,

serta Badan Penanaman Modal dan Perizinan tengah membahas Peraturan Wali Kota tentang Pengendalian Zoba Bebas Rokok. Peraturan ini akan membahas detail ketentuan zona bebas rokok yang akan diberlakukan di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung. “Ini masih dibahas, salah

S

etelah kontrak habis, iklannya harus dicabut dan pihak advertising tidak boleh lagi memasang iklan rokok. satunya akan mengatur secara detail tentang ketentuan zona bebas rokok,” katanya. Terancam Gulung Tikar Wakil Ketua Kadin Lampung Bidang Perdagangan, Perindus-

trian, dan Media Promosi Roland Nurfa mengatakan kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang melarang pendirian reklame rokok bakal mengancam kegiatan bisnis perusahaan periklanan (advertising). Menurut dia, hampir 60% pendapatan dari perusahaan periklanan di Lampung saat ini berasal dari iklan rokok. “Kalau kebijakan itu diterapkan, pengusaha advertising di Lampung habis karena bakal banyak yang gulung tikar,” kata Roland, melalui telepon, tadi malam. Roland meminta Pemkot untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut. Menurut dia, pendapatan pajak daerah yang bersumber dari reklame rokok sangat besar. Pasalnya, ketentuan nilai pajaknya jauh lebih tinggi dibandingkan iklan lainnya. (YAR/K1)

rickymarly@lampungpost.co.id

n a pas kota

Saya Bersyukur atas Rezeki Hari ini PEREMPUAN berkerudung itu sibuk melayani pembelinya di depan Mapolda Lampung, Selasa (24/6). Dia didampingi adik iparnya saat melayani konsumen yang didominasi anak muda. Ahadiati, namanya, seharihari akrab disapa Titi. Sudah dua tahun Titi berjualan di depan markas Polda. Di depan markas Polda, Titi menjual bakso bakar, usus bakar, dan sosis bakar. Sambil menusuk bakso, dia tampak membolak-balik bakso yang tengah dibakar dan dikipas oleh adik iparnya. Mereka ramah melayani dan mela­

deni pembelinya. “Dua usus dan satu bakso ya, Bu,” pesan seorang bocah perempuan. Segera saja Titi mengambil yang dipesankan oleh bocah sambil tersenyum. Senyum tulus Titi hadir dari hati yang selalu bersyukur. Setiap hari, Titi bekerja mulai pukul 15.00 sampai 21.30. Dia ingin membantu meringankan beban suami yang bekerja sebagai buruh bangunan. “Alhamdulillah dengan semua rezeki yang sudah didapatkan hari ini,” ujar ibu satu anak in. Titi menjual tiga jenis camilan, yaitu bakso bakar, sosis bakar, dan usus bakar, yang dijual

n LAMPUNG POST/WANDY BARBOY

Titi (37) yang sudah dua tahun berjualan bakso bakar di depan markas Polda, Selasa (24/6) sore, melayani bocah perempuan. Ibu satu anak ini membantu suami karena tidak ingin berdiam diri di rumah. Rp1.000 per tusuk. Pengalaman menyedihkan yang pernah di­ alami Titi saat berjualan adalah

saat kondisi hujan. Dia pernah memaksakan diri berjualan di tengah hujan

deras. Tiba-tiba payung yang dia pegang terbang ditiup angin kencang, sementara dagangannya basah semua. “Payungnya terbang saya sampai tangis karena usaha jadi bubar,” kata dia. Perempuan berusia 37 tahun itu mengaku pada akhir minggu bisa menjual 1.000 tusuk, sedangkan pada hari-hari biasa menghabiskan 700 tusuk. “Alhamdulillah, pendapatan bersih bisa Rp100 ribu—Rp200 ribu sehari,” ujarnya. Titi bersyukur karena suami dan adik iparnya mau mendukung dirinya yang berjualan usaha ini. (K1) n Wandi Barboy

PERGERAKAAN Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) se-Sumatera mulai 20—27 Juni 2014 di Aula KNPI Bandar Lampung. Acara ini diikuti 51 peserta dari berbagai cabang PMII di Sumatera. Selain 12 pengurus cabang PMII di Lampung, acara juga dihadiri PMII dari cabang Jambi, Palembang, OKI Timur, OKI Induk, Sarolangun, dan Baturaja. Riswan, selaku ketua pelaksana, mengatakan agenda pelatihan kali ini merupakan lanjutan dari proses kaderisasi formal PMII dan selanjutnya mengikuti Pelatihan Kaderisasi Lanjutan. Para peserta mendapatkan berbagai materi untuk bekal mengurus organisasi dan melanjutkan estafet kepemimpinan. Acara diisi pembicara yang berkompeten di bidangnya, seperti K.H. Khoiruddin Tahmid. Rencananya PMII akan terus mengadakan berbagai kegiatan-kegiatan keislaman agar moral mahasiswa Islam sejalan dengan Alquran dan sunah. (*7/K1)

Optimalkan Penyuluhan Pajak WAKIL Ketua Komisi I DPRD Lampung Hartarto Lojaya mengapresiasi kebijakan Wali Kota Bandar Lampung Herman H.N. menurun­ kan nilai PBB 20%. Namun, ujarnya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, tidak cukup de­ ngan kebijakan memangkas nilai pajak. Dia mengimbau pihak Pemkot dan instansi yang terkait untuk mengoptimalkan penyuluhan tentang pajak ke masyarakat. “Sebenarnya, masalah pokoknya bukan pada nilai pajak yang harus dibayar. Jadi, mau dinaikkan atau diturunkan, kalau kesadaran masyarakat tidak ada, tetap saja banyak yang nunggak. Intinya, bagaimana menanam­ kan kesadaran membayar pajak ini kepada masyarakat,” kata politikus Partai Demokrat ini, Selasa (23/6). Menurut dia, persoalan pajak ini mirip dengan BBM, yang kebijakan menaikkan atau menurunkan harganya disosialisasikan jauh-jauh hari. Begitu juga dengan pajak, pihak Pemkot harus gencar menyosialisasikan kebijakan-kebijakan terkait pajak ini. Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kanwil Direktorat Jenderal Pa-

jak Bengkulu dan Lampung Eny Suryani mengatakan pihaknya rutin melakukan kegiatan penyuluhan pajak, baik kepada wajib pajak maupun calon wajib pajak. Salah satu upaya menanam­ kan kesadaran sejak dini kepada para calon wajib pajak adalah dengan memberikan penyuluhan kepada para mahasiswa dan pelajar di Lampung. “Sebelumnya kami memiliki program Tax to Campus. Nah, tahun ini kami menyasar para pelajar SMA,” ujarnya beberapa waktu lalu saat melaksanakan ke­ giatan Tax to School di SMA Alkautsar. Menurut Eny, penyuluhan pajak sejak dini itu penting untuk menumbuhkan kesadaran membayar pajak sejak dini pada para calon wajib pajak. Dengan kesadaran itu, diharapkan saat sudah bekerja dan memiliki penghasilan, mereka menjadi wajib pajak yang taat membayar pajak. S e l a i n i t u , k a t a E n y, p i h a k nya j u g a m e n e k a nkan manfaat pajak bagi masyarakat. Sebab, pajak merupakan salah satu sumber anggaran pendapatan negara yang nantinya digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (VER/K1)

:: LAMPUNG POST :: Rabu, 25 Juni 2014  
:: LAMPUNG POST :: Rabu, 25 Juni 2014  
Advertisement