Page 20

±

±

CMYK

±

CMYK M.S. Hidayat (Menteri Perindustrian) “Untuk menarik investasi, pemerintah harus bisa melakukan negoisasi secara bisnis tanpa melanggar ketentuan hukum yang berlaku agar investor merasa nyaman. Sebab, untuk investasi di sektor strategis, Indonesia tidak boleh ragu.”

Rabu, 25 juni 2014 LAMPUNG POST

20

Pergelaran Piala Dunia Sedot Penjualan Antena

n ANTARA/ERIC IRENG

PONSEL PINTAR ANTIMALING. LG Mobile Communications Indonesia meluncurkan smartphone yang memiliki berbagai fitur terbaru, di antaranya content lock (menyembunyikan berkas), kill switch (antipencurian), dan quick selfie (mengambil gambar selfie tanpa menekan tombol apa pun). Head of Mobile Communications PT LG Electronics Indonesia, Chorung Cho (dua dari kanan), dan National Sales Head Mobile Communication Division, Dony Friawan (dua dari kiri), menunjukkan seri terbaru smartphone LG G3, di Surabaya, Senin (23/6).

Samsung Digadang Bangun Pabrik Ponsel Samsung diharapkan kembali membangun pabrik ponsel di Indonesia, sebab selama ini sudah ada pabrik DVD player, set top box, air conditioner (AC), dan peralatan audio video yang dibangun di RI. Sri Agustina

D

IREKTUR Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan kini Kemenperin melakukan pendekatan dengan Samsung. Tujuannya, Samsung mau membangun pabrik telepon seluler di Indonesia. Budi mengungkapkan Kemenperin melakukan pendekatan dengan mempertemukan investor dengan industri komponen dalam negeri. Pasalnya, pertanyaan yang kerap muncul adalah ketersediaan industri komponen.

Ia memastikan hampir semua komponen bisa dibuat kecuali cip. “Hampir semua bisa buat, hanya cip saja. Ada 16 industri komponen dan ada beberapa yang lakukan pendekatan. Sudah ada empat yang buat di sini, Axio, Polytron, Evercross, Smartfren, dan Mito juga mau bikin di sini,” ujarnya. Selain itu, pemerintah juga memakai pendekatan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 untuk barang impor. Berdasarkan buku tarif kepabeanan Indonesia (BKTI), kenaikan PPh barang impor ini naik dari 2,5% mencapai 7,5%. Barang elektronik dan telepon seluler masuk ke kelompok barang

yang terkena penaikan pajak. “Kalau barang jadi 7,5% kan lebih enak bikin di sini. Orang jualan HP untungnya kecil. Jadi kami sampaikan ke semua orang jangan imporlah, mending bikin di sini,” kata dia. Budi mengungkapkan pemerintah menawarkan industri komponen dan pasar kepada Samsung dan sejauh ini respons yang diberikan positif. Jika terealisasi, ini akan menjadi investasi yang menjanjikan, sebab di Vietnam kapasitas produksinya mencapai 200 juta unit. Indonesia sendiri dalam setahun mengimpor sekitar 10 juta unit telepon seluler Samsung. Dengaan porsi impor tersebut, ia berkeyakinan Samsung berpeluang membangun pabrik. Di sisi lain, Budi mengatakan Samsung sudah membangun pabrik di Indonesia. Pabrik tersebut antara lain memproduksi DVD player, set top box, air conditioner (AC), dan peralatan audio video. “Indonesia tuh juga banyak, ekspornya di atas 1 miliar dolar

AS,” ujarnya. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengungkapkan untuk menarik investasi pemerintah harus bisa melakukan negoisasi secara bisnis tanpa melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Tujuannya, investor merasa nyaman sebab untuk investasi di sektor strategis Indonesia tidak boleh ragu. Bukan berarti pemerintah mengikuti Vietnam yang mempunyai ketentuan tax holiday hingga 30 tahun. “Saya tidak pernah menganjurkan kita mengikuti kehendak orang menaikkan tax holiday menjadi 30 tahun. Kalau mereka masuk, akan bisa langsung menekan impor, ada multiplier effect, mereka juga bayar pajak jadi jangan kaku. Anda juga jangan isukan Samsung, nanti jual mahal. Biarlah berjalan, market kita lagi pada menarik soalnya,” kata dia. (MI/E1)

sriagustina@lampungpost.co.id

MUSIM Piala Dunia gaungnya memang mendunia, termasuk masyarakat di Lampung yang banyak menggemari tayangan sepak bola bergengsi ini di televisi. Alhasil, tontonan pertandingan banyak ditunggu dan tentu saja agar menyaksikannya bisa nyaman dan seru, butuh antena televisi yang mampu memberikan gambar cemerlang. Hal ini mendongkrak penjualan antena televisi. Juni Saputra (30), pengelola Toko Cemerlang di Jalan Pemuda, Tanjungkarang, mengatakan penjualan antena mengalami peningkatan pada momen Piala Dunia. Dari sebelumnya satu hari paling banyak menjual 5 unit, pada acara ajang pertandingan bola dunia, penjualannya bisa 7 unit per hari. Menurut Juni, antena paling laris di kisaran harga Rp75 ribu merek AVR, antena PV digital seharga Rp130 ribu, dan Sanex berikut remot untuk mengatur saluran TV Rp95 ribu. Ia mengatakan meningkatnya penjualan antena karena momen sepak bola, pelanggan antena parabola tidak bisa menyaksikan pertandingan karena stasiun TV yang menayangkan pertandingan bola diacak atau di-blacklist. “Banyak pembeli dari luar kota karena antena parabola enggak bisa nonton bola, jadi pakai antena analog UHF,” kata dia, Senin (23/6). Sementara untuk penjualan parabola masih standar berkisar 1—2 unit tiap harinya. Untuk parabola LNB 2 dengan 50 saluran dijual dengan harga Rp1 juta, dan parabola LNB 4 dengan 150 saluran Rp1,2 juta sudah termasuk pemasangan untuk dalam kota. Untuk di luar kota ada tambah biaya angkutan, sedangkan untuk parabola 2 TV jual dengan harga Rp1,6 juta. Di tokonya juga menjual kabel antena 20 meter Rp35 ribu, dan Rp5.000 untuk analog penghubung ke TV. “Untuk antena tidak ada garansi,” kata dia. Tjong (45), pemilik Toko Elektronik Tjong Makmur Abadi di Jalan Pemuda, Tanjungkarang, mengatakan penjualan antenanya mengalami peningkatan saat menjelang Piala Dunia. Dalam sehari ia bisa menjual 1—5 dus (1 dus berisi 24 unit). Tjong menjual antena di kisaran harga Rp30 ribu— Rp150 ribu. “Harga Rp80 ribu lebih ramai yang beli, tiap momen Piala Dunia, penjualan antena pasti meningkat,” ujarnya. Totong (32), warga Palapa, ini juga membeli antena untuk di rumah supaya saluran TV lebih bagus. Ia membeli antena seharga Rp80 ribu. (CR6/E1)

n ANTARA/AUDY ALWI

APLIKASI LAYANAN DIABETES. Medical Affairs Director MSD Indonesia Surya Nataatmaja (kanan) menunjukkan aplikasi pada smartphone, Jakarta, Senin (23/6). Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia bagian dari penyedia layanan kesehatan global, meluncurkan program Ramadan Diabetes and Me berupa aplikasi smartphone untuk informasi penderita diabetes tipe 2 yang memilih berpuasa selama Ramadhan.

21 Toko Online Beri Diskon Besar-besaran

n ANTARA/YUDHI MAHATMA

EUFORIA GAME WORLD CUP 2014. Pengunjung bermain game virtual dengan tema World Cup-superhuman team di stan Samsung, Mall Central Park, Jakarta, Jumat (20/6). Euforia penyelenggaraan World Cup 2014 di Brasil telah merambah ke dunia permainan virtual sepak bola, yang dikembangkan PT Samsung Electronics Indonesia, dengan menghadirkan karakter Superhuman Team G11, yang terdiri dari Christiano Ronaldo, Lionel Messi, Rooney, serta pemain kelas dunia lainnya dalam varian terbaru Samsung Galaxi S5.

SEBANYAK 21 toko online (e-commerce) menggelar diskon besarbesaran yang dikemas dalam program Jakarta Great Online Sale sejak Jumat (20/6) hingga Senin (30/6). Program ini digelar untuk memperingati hari ulang tahun ke-487 DKI Jakarta. Founder Bilna.com, Jason Lamud, menjelaskan 21 toko online yang terlibat pada program ini antara lain Berrybenka.com, Bilna Link, Berrykitchen, Bobobobo, Damniloveindonesia.com, Hotelquickly, Lazada, Lojai, Luxola, Maskoolin, Q0010, Qraved, Reebonz, Getscopp, Shopdeca, Sribu, Tiket, Toko Edukasi, Traveloka, dan Zalora. Event ini didukung pula oleh BNI, Line, dan Yahoo. Berbagai toko online itu mem-

berikan diskon menarik bahkan hingga 90%. Ada juga penawaran lain yang memanjakan pelanggan. Menurut Jason, selain turut memeriahkan ulang tahun Jakarta, acara ini juga digelar untuk menyosialisasikan kemudahan dan keamanan belanja online kepada masyarakat. “Kini tak hanya masyarakat Jakarta yang bisa menikmati program tahunan ulang tahun Jakarta, tetapi juga masyarakat luar kota bahkan luar negeri. Tidak ada batasan dalam berbelanja online dan inilah keunggulan ecommerce,” kata Jason di Jakarta, Selasa (24/6). Jason optimistis pergelaran tahun ini lebih sukses dibandingkan tahun lalu karena partisipasi

konsumen pada e-commerce saat ini meningkat. Sementara itu, Ferry Tenka, founder Bilna.com, menambahkan tren customer saat ini semakin nyaman dan percaya untuk berbelanja online. “Ini terbukti dengan tingginya antusiasme customer terhadap beberapa online campaign yang dilakukan oleh banyak website e-commerce,” ujar Ferry. Apalagi, kata Ferry, peserta Jakarta Great Online Sale bertambah dari 11 e-commerce pada tahun lalu menjadi 21 e-commerce tahun ini. “Saya yakin kemeriahan dan feedback dari Jakarta Great Online Sale tahun ini akan jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya,” kata Ferry. (HES/E2)

:: LAMPUNG POST :: Rabu, 25 Juni 2014  
:: LAMPUNG POST :: Rabu, 25 Juni 2014  
Advertisement