Page 17

EKO NOM I

LAMPUNG POST

BISNIS

“Pemerintah akan memprioritaskan sektor pertanian dalam APBD karena sektor ini memberikan dampak besar pada perekonomian Lampung.”

17

Inflasi Lampung di Bawah Nasional

Indeks VALUTA ASING

DOLLAR AUSTRALIA (AUD)

YEN JEPANG (JPY) 100

KURS JUAL

KURS BELI

KURS JUAL

KURS BELI

11.371,37

11.252,26

11.838,62

11.717,37

DOLLAR KANADA (CAD) KURS JUAL

KURS BELI

11.245,80

11.132,87

DOLLAR SINGAPURA (SGD)

DOLLAR NEW ZEALAND (NZD) KURS JUAL

10.511,50 per Selasa, 24 Juni 2014

KURS JUAL

KURS BELI

9.653,41

9.555,82

EURO (EUR)

DOLLAR AMERIKA (USD) KURS JUAL

KURS BELI

12.060,00

11.940,00

DOLLAR HONGKONG (HKD) KURS JUAL

KURS BELI

1.555,83

1.540,25

POUNDSTERLING INGGRIS (GBP)

KURS BELI

KURS JUAL

KURS BELI

10.399,74

16.396,78

16.232,43

KURS JUAL

KURS BELI

20.526,12

20.320,69

KOMODITAS

Indeks KOMODITAS

rabu, 25 juni 2014

M. Ridho Ficardo (Gubernur Lampung)

CPO Minyak kelapa Kakao Kopi arabika Kopi robusta Karet TSR 20 Lada hitam Lada putih Jagung (kering) per Selasa, 24 Juni 2014

� Sumber Bank Indonesia

LOKASI SENTRA

HARGA (Rp/Kg)

Medan Bitung Makassar Medan Lampung Palembang Lampung Pangkalpinang Lampung

9.761 15.877 30.912 55.451 21.027 19.386 78.435 127.477 1.751

� Bappebti-Kementerian Perdagangan www.bappebti.go.id

Inflasi Lampung masih tergolong aman di bawah angka nasional berkat adanya tim pemantau inflasi daerah. Dian Wahyu Kusuma

M

ESKIPUN pertum­ buhan ekonomi Lampung pada tri­ wulan pertama 2014 berada di posisi 5,3% atau mengalami penurunan tajam dibanding­ kan pada sebelumnya, inflasi Lampung yang berada di posisi 6,61% masih terbilang aman karena berada di bawah angka Sumatera dan nasional, yakni 6,69% dan 7,32%. “Inflasi di Lampung masih di bawah nasional. Inflasi ini bisa dikendalikan karena ada tim inflasi daerah di kabu­ paten dan kota,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Lampung M. Emil Akbar, saat presentasi makroekono­

I

nflasi yang terjadi banyak disumbang pergolakan harga beragam kebutuhan, terutama sektor pertanian dan harga komoditas.

mi Lampung bertema Potret Lampung hari ini, di aula per­ temuan Bank Indonesia lantai IV, Selasa (24/6). Menurut Emil, inflasi tert­ inggi di Sumatera justru terjadi di Metro (12,58%), diikuti Tan­ jung Pandan (12,02%), Tembi­ lahan (10,71%), dan Bandar Lampung (5,55%). Inflasi yang terjadi banyak disumbang pergolakan harga beragam kebutuhan, terutama sektor pertanian dan harga komoditas.

Emil menambahkan data pada 2012 penduduk Lampung sebesar 7,77 juta jiwa dengan pendapatan per kapita Rp5,60 juta/tahun, jumlah penduduk miskin 1,25 juta jiwa, dan ting­ kat kemiskinan 16,18%. Dengan data tersebut, menu­ rut Emil Akbar, Lampung masih harus bekerja lebih keras lagi. Selain itu, kuali­ tas pembangunan manusia dan pemerataan pendapatan masih perlu diperbaiki. Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, yang hadir dalam keg­ iatan ekspos, mengatakan akan berupaya membangun sistem yang lebih baik, termasuk men­ jaga inflasi supaya masyarakat Lampung sejahtera. Pemerintah juga akan mem­ prioritaskan sektor pertanian dalam APBD karena sektor ini dinilai memberikan dampak besar pada perekonomian Lampung, termasuk menyum­ bang inflasi. “Tugas kita ber­ sama untuk menjaga sistem produksi pertanian,” ujarnya. Sektor yang digarap serius oleh Pemprov Lampung, se­ perti pemerataan ekonomi di Lampung dan sektor pari­ wisata di Tanggamus dan Pe­ sisir Barat. Menurut Gubernur, saran dan masukan di forum de­ ngan dinas, pengusaha, dan pengamat ekonomi bisa men­ jadi langkah kebijakannya da­ lam memimpin Lampung lima tahun ke depan. Ridho menga­ takan kegiatan mendatang akan dilakukan perumusan RPJMD selama tiga hari yang melibatkan banyak pihak. (E1)

dianwahyu@lampungpost.co.id

n LAMPUNG POST/DIAN WAHYU KUSUMA

PEREKONOMIAN LAMPUNG. Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo memberikan respons setelah mendengarkan paparan dari Bank Indonesia Lampung tentang anjloknya pertumbuhan ekonomi Lampung kuatral I 2014 di posisi 5,3% dari 6,4% pada kuartal sebelumnya, di aula pertemuan kantor BI Lampung, kemarin (24/6).

Tarif KA Ekonomi Diupayakan Tidak Naik KEMENTERIAN Perhubungan masih berupaya mendapatkan dana tambahan agar subsidi kereta api kelas ekonomi tetap bisa diberikan penuh dan tarifnya tidak jadi naik. Menu­ rut Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan J.A. Barata, upaya ini terus dilakukan karena kereta api public service obligation (PSO) kelas ekonomi ini merupakan kebutuhan masyarakat dalam transportasi.

“Apa pun pembahasan yang sedang berlangsung, kami akan terus berikhtiar terkait dana PSO tersebut. Lagi pula yang menetapkan tarif kereta PSO itu tetap kami,” kata Ba­ rata, di Jakarta, Selasa (24/6). Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan kemente­ riannya tidak memiliki dana lagi untuk menambah ang­ garan PSO. Menurut Chatib, dana yang sudah pasti ada di APBNP untuk kereta PSO

adalah Rp800 miliar. Anggar­ an PSO ini dipangkas karena memang tidak ada dana lagi untuk menambahnya. Sebelumnya, pemerintah memangkas sejumlah belanja kementerian/lembaga pada APBN Perubahan 2014. Salah satu yang terkena potongan adalah Kementerian Per­ hubungan. Akibat pemotongan ini, anggaran subsidi kereta api berkurang dari Rp1,2 triliun menjadi Rp871 miliar. (MI/E2)

n LAMPUNG POST/SRI AGUSTINA

BAZAR RAMADAN. Para pengurus Yayasan Sosial Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Lampung beserta pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung yang juga anggota DPRD Lampung, Hartato Lojaya (tengah), foto bersama di arena bazar menyambut Ramadan dan donor darah, di Gedung Pertemuan Metta Sarana, Telukbetung, Minggu (22/6).

IBI Darmajaya Bantu UKM Perajin Lidi INSTITUT Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya ber­ upaya meningkatkan ke ­ mampuan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) perajin lidi Budiarum di Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan. Upaya ini dilakukan de­n gan memberi bantuan dua unit laptop serta pelatih­ an pemasaran dan pelaporan keuangan. Ketua Lembaga Pengem­ bangan, Pembelajaran, Pe­ nelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP4M) IBI Darm­ ajaya Abshor Marantika men­ jelaskan pemberian dua unit laptop itu untuk memudah­ kan langkah produksi dan promosi perajin. Laptop yang diberikan, ujar dia, dilengkapi dengan modem dan aplikasi yang dapat menunjang pemasaran berbasis online. Sebelumnya, dosen IBI Darmajaya juga

telah memberikan pelatihan e-commerce dan manajemen usaha kepada UKM perajin setempat. “Menyempurnakan pelatih­ an tersebut, kami juga mem­ berikan bantuan dua unit laptop dan modem, dengan harapan akan memudahkan mereka dalam mengaplikasi­ kan,” kata Abshor di kan­ tornya, kemarin (23/6). Abshor menambahkan IBI Darmajaya juga akan membekali perajin dengan kemampuan pencatatan keuangan praktis, dengan harapan mereka bisa mem­ buat pelaporan keuangan yang sesuai dengan prosedur operasional standar. Dengan adanya pelaporan keuangan sesuai prosedur ini, pelaku UKM diharap­ kan mendapat kemudahan saat mengajukan kredit per­ bankan maupun menggaet investor. (CR13/E2)

Pemerintah Jaga Harga Daging Tidak Mencapai Rp100 Ribu

n ANTARA/SENO

KREDIT USAHA MIKRO BTPN. Perajin menata genting di Desa Tamansari, Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Selasa (24/6). Melalui program Daya, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) memberikan kredit kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, dan secara nasional di triwulan I tahun 2014 BTPN telah menyelenggarakan 46.233 aktivitas Daya atau tumbuh 194% dari periode yang sama tahun 2013.

±

CMYK

PEMERINTAH berupaya men­ jaga harga daging agar tidak menembus Rp100 ribu. Men­ teri Perdagangan Muhammad Lutfi optimistis misi ini akan berhasil dengan melihat stok sapi yang melimpah. Sebelum Lebaran, kata Lutfi, akan ada pasokan sapi bakalan 145 ribu ekor, sapi siap potong 18.900 ekor, dan sapi lokal sebanyak 3.037 ekor. Adapun daging sapi dari persetujuan impor 43.613,49 ton, sebanyak

8.316 sudah direalisasikan. “Tendensinya menurun. Kalau ditanya bisa naik, rasa­ nya sulit sekali karena stok banyak,” ujar Lutfi, usai rapat koordinasi pangan di Jakarta, Selasa (24/6). Lutfi mengungkapkan da­ ging sapi beku untuk keper­ luan hotel, restoran, dan ka­ tering (horeka) berada di kisa­ ran Rp75 ribu—Rp80 ribu/kg. Sementara harga daging sapi di pasar tradisional dan toko

±

modern seharusnya menuju Rp88 ribu/kg sebab harga di tingkat feedloter (penggemu­ kan sapi) sudah berada di kisaran Rp34 ribu/kg. “Kalau lihat secara spesifik di Jakarta sebagai barometer besar konsumsi, daging sapi frozen impor antara Rp75 ribu—Rp80 ribu. Kemudian, harga daging sapi fresh yang dipotong dari bakalan menuju Rp88 ribu dari Rp93 ribu— Rp95 ribu di Jakarta,” kata dia.

Bahkan, setelah Idulfitri, kata Lutfi, harga daging sapi bisa mengarah ke Rp86 ribu/kg. Direktur Perdagangan Da­ lam Negeri Kemendag Srie Agustina mengatakan struktur harga daging sapi seharusnya berada di kisaran Rp92 ribu/ kg. Ini berdasarkan hitungan harga bobot sapi hidup di pengusaha feedloter (pengge­ mukan sapi) sebesar Rp34 ribu/kg. Sementara Wakil Menteri

Pertanian Rusman Heriawan mengatakan kenaikan harga daging sapi disebabkan feedloter yang menahan untuk melepas sapinya. Alhasil, men­ jelang Ramadan harga daging sapi belum juga turun. “Tetapi nanti semua mereka concern pada persiapan puasa dan Lebaran hingga nanti sapi siap potong dilepas dan dipotong sehingga tidak ada kelangkaan dan harga stabil,” ujarnya. (MI/E2)

CMYK

±

:: LAMPUNG POST :: Rabu, 25 Juni 2014  
:: LAMPUNG POST :: Rabu, 25 Juni 2014  
Advertisement