Page 1

±

±

CMYK

± facebook.com/lampungpost @lampostonline @buraslampost

24 Hal. MInggU, 6 OkTObeR 2013

T E R U J I T E PERC AYA

www.lampost.co

No. 12927

i TAHUN XXXIX

terbit sejak 1974

Rp.3000

±

± Ridho Ficardo Ketua DPD Partai Demokrat Lampung n Lampung post.DoK

Wawancara dengan Nadjib Riphat Kesoema membuka Program Studi HI mulai tahun ini... Hlm. 10

Sentuhan bros bermata batu swarosky semakin menambah kesan glamor...Hlm. 17

n Lampung post.DoK

n Lampung post/IKHsan

Waria Juga Ingin Berdaya � AP

� REUTERS

Robinho

Carlos Tevez

5 Laga Terakhir Milan

Meza Swastika

B

5 Laga Terakhir Juventus

2 Okt 2013 Liga Champions Ajax 1-1 Milan 29 Sep 2013 Seri A Milan 1-0 Sampdoria 26 Sep 2013 Seri A Bologna 3-3 Milan 23 Sep 2013 Seri A Milan 1-2 Napoli 19 Sep 2013 Liga Champions Milan 2-0 Celtic

Liga Champions 3 Okt 2013 Juventus 2-2 Galatasaray Seri A 29 Sep 2013 Torino 0-1 Juventus Seri A 26 Sep 2013 Chievo 1-2 Juventus Seri A 22 Sep 2013 Juventus 2-1 Verona Liga Champions 18 Sep 2013 Copenhagen 1-1 Juventus

Siaran langsung

TVRI Senin (7/10) Pukul 01.45 WIB

Milan (4-3-1-2)

±

KOMUNITAS waria di Pringsewu namanya Ratu Sewu. Lampung Tengah ada Plate, Pelangi Lampung Tengah. Lampung Selatan ada Pelangi Sedap Malam.

Juventus (3-5-2)

32-Abbiati, 81-Zaccardo, 17–Zapata, 5–Mexes, 21–Constant, 16-Poli, 34–de Jong, 4–Muntari, 18-Montolivo, 9-Matri, 7–Robinho

1-Buffon, 15-Barzagli, 19–Bonucci, 3–Chiellini, 6-Pogba, 23–Vidal, 21–Pirlo, 8–Marchisio, 22–Asamoah, 10-Tevez, 27–Quagliarella

Massimiliano Allegri

Antonio Conte

Rekor Pertemuan 22 Apr 2013 10 Jan 2013 26 Nov 2012 21 Mar 2012 26 Feb 2012

Seri A Coppa Italia Seri A AC Coppa Italia Seri A AC

Juventus 1-0 AC Milan Juventus 2-1 AC Milan Milan 1-0 Juventus Juventus 2-2 AC Milan Milan 1-1 Juventus grafis FaHmI

Milan Hadapi Tantangan Sulit JUVENTUS yang mencatat sukses besar di dua musim terakhir Liga Italia dipastikan akan tampil agresif dan ber­ bahaya saat menghadapi AC Milan, Senin (7/10) dini hari. Meski demikian, Milan tidak akan menyerah begitu saja. Gelandang AC Milan, Riccar­ do Montolivo, mengatakan Juventus tampak belum puas dengan kemenangan yang diraihnya. Oleh karena itu, AC Milan akan menghadapi tantangan sulit karena harus bertandang ke kandang Ju­ ventus. Selain karena cedera yang di­ alami beberapa pemain asuhan Massimiliano Alegri, striker

±

andalan Mario Balotelli juga tidak bisa bermain. “Aku pikir mereka belum puas. Mereka menunjukkannya melawan Galatasaray,” ujar Montolivo kepada Tuttosport, seperti di­ kutip Football Italia. Milan dipastikan tidak bisa menurunkan sejumlah pemain intinya dalam laga Grande Partita kontra Juve. Striker anda­ lan Mario Balotelli masih harus menjalani sanksi larangan bermain, sementara pemain kunci lainnya masih berkutat dengan cedera. Absennya Balotelli membuat Alessandro Matri berpeluang besar menjadi starter di lini depan I Rossoneri, bersama

dengan Robinho. Pengalam­ an Matri saat membela Ju­ ventus di musim lalu sangat dibutuhkan Milan untuk bisa mencuri angka dari sang juara bertahan. Milan memang membutuh­ kan angka di pertandingan nanti demi memperbaiki posisi di klasemen. Seperti diketahui, saat ini Milan masih tercecer di urutan 9 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin, terpaut 10 angka dari AS Roma di puncak klasemen. Juve dan Milan akan saling berhadapan di Juventus Sta­ dium. Juve saat ini ada di urut­ an tiga klasemen dengan 16 poin dari enam laga. (MTVN/O2)

uku matematika kelas tiga SD itu dibiarkan tergeletak di pinggiran dipan. Rumus­ rumus yang rumit tak bisa dicerna sama sekali oleh Vio malam itu. Dalam gundah, bocah lelaki itu me­ maksa matanya pejam meski tidak mengantuk. Dalam setengah sadar, Vio merasa tubuhnya di balik oleh seseorang, lalu dipeluk. Orang itu adalah kakak sepu­ punya, sesama lelaki yang umurnya sedikit lebih banyak. Canda­canda dengan sentuhan fisik itu semula hal biasa. Namun, intensitas yang kerap diawali oleh kakak iparnya itu mulai dinikmati Vio. Vio merasakan ada bagian dari jiwanya yang bereaksi. Sejak itu, ia mulai menyukai lelaki tampan, meski ia juga laki­laki. Kebiasaan dua insan sesama jenis itu tak mendapat perhatian orang tuanya. Bahkan, lingkungan seperti semakin menguatkan dia. Ibu kerap mendandaninya seperti perempuan. Demikian juga dengan lima sau­ daranya yang terus mencandainya dengan boneka­boneka mainan. Perubahan itu mulai benar­benar ter­ jadi saat ia beranjak kelas dua sekolah menengah kejuruan tata boga. Saat itu,

ia mulai memilih untuk benar­benar menjadi seorang waria. Berkumpul bersama teman sekolah perempuan dan lebih menyukai teman pria.

eksistensi Kisah itu adalah awal mula seorang laki­laki tulen, kemudian terperang­ kap ke dalam jiwa perempuan. Meta­ morfosis itu berkembang sedemikian rupa dan bermula dari pengalaman seksual hingga ketersiksaan batin. Pada akhirnya mereka menghalal­ kan segala cara bahkan menerjang tabu, termasuk menikah dengan sesama jenis. Meskipun demikian, mereka bisa berdaya, kreatif, termasuk menjadi tulang punggung keluarga. Rendi Yusliandi menilai tak ada yang salah pada kaum waria. Hanya saja masyarakat dan negara yang belum bisa menerima keberadaan mereka. “Bagaimana mereka harus menga­ lah saat di KTP­nya tertulis jenis kelaminnya adalah laki­laki. Atau ba­ gaimana ketika mereka terpaksa me­ makai pakaian pria di tempat kuliah karena kampus mereka melarang pria memakai pakaian wanita,” kata pegawai honorer di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung ini. Koordinator LSM Gaya Lentera Muda Lampung ini justru menyebut sejumlah keberhasilan yang telah dicapai oleh kaum waria di Lampung. Bahkan, mere­

ka sudah berhimpun dalam wadah­ wadah komunitas yang produktif. “Di Pringsewu, ada komunitas waria namanya Ratu Sewu. Di Lam­ pung Tengah ada Plate, singkatan dari Pelangi Lampung Tengah. Di Lampung Selatan juga ada, namanya Pelangi Sedap Malam,” ujar Rendi. Anggota tim supervisi Program Management Development Goal’s (MDG’s) untuk isu HIV/AIDS wilayah Indonesia dan Timor Leste ini bahkan menyebut jika kebanyakan kaum waria adalah tulang punggung bagi keluarganya. “Selama ini, merekalah yang mencari nafkah dan menghidu­ pi keluarganya.” Psikolog Universitas Muhammadiyah Lampung, Renyep Proborini, berpenda­ pat lain. Ia menganggap perilaku trans­ gender adalah perilaku abnormal se­ hingga harus ada upaya penanganan. “Dalam hidup, harus mengacu pada norma­norma, tidak bisa bebas. Ada aturan yang harus ditaati untuk kepentingan bersama,” kata Renyep Proborini. Fenomena waria ini, menurutnya, se­ makin menguat dan berkembang kare­ na kaum waria umumnya berhimpun membuat semacam penguatan sosial. Melalui komunitas waria yang diben­ tuk, mereka membentuk jaringan yang bertujuan menguatkan eksistensinya sebagai waria. n Meza Swastika

mezaswastika@lampungpost.co.id

FOkUS... Hlm. 14

n mI/usman IsKanDaR

WARIA IkUT MAY DAY Sejumlah waria bergabung dengan massa dari berbagai organisasi buruh saat memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Istana Negara, Jakarta, Minggu (1/5). Para transgender tersebut menyebut diri mereka sebagai pekerja atau buruh yang juga ingin berdaya.

±

OASI S

Depresi dan Memori

Presiden berhentikan Sementara ketua Mk

MESKI sejak lama diakui bahwa depresi memengaruhi memori, selama ini belum diketa­ hui persis bagaimana hal itu bisa terjadi. Penelitian terbaru tim peneliti dari Universitas Brigham Young, Utah, AS, menemukan alas­ an ingatan bisa terganggu saat depresi karena kondisi mental itu mengganggu proses “pemilahan pola” dalam otak. Mekanisme “pemilahan pola” itu ber­ peran dalam menyusun memori berdasarkan kesamaan dan kemiripannya dengan ingatan lain. Karena itu, semakin depresi seseorang, semakin sulit bagi dia untuk membedakan ingatannya dengan pengalaman se­ rupa di masa lalu. Alhasil, bukanlah hal yang mengejutkan bila orang yang depresi kesulitan mengingat hal­hal kecil, seperti di mana mereka memarkir kendaraan ataupun un­ tuk mengingat kepada teman atau anggota keluarga mana dia telah berbagai cerita tentang hal­hal personal. “Orang dengan depresi tidak mengalami amnesia, mere­ ka hanya tidak mampu mengingat detail­detailnya,” kata Brock Kirwan, profesor psikologi dan ilmu saraf di Univer­ sitas Brigham Young. (MI/R5)

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono memberhentikan sementara Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dari jabatannya. Hal itu di­ lakukan Presiden menyusul tertangkapnya Akil dalam kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. “Saya dengan kewenangan yang saya miliki, memberhen­ tikan sementara saudara Ketua MK Akil Mochtar dari jabatan­ nya sebagai hakim konstitusi,” kata Presiden dalam keterang­ an persnya usai rapat konsul­ tasi dengan pimpinan lembaga tinggi negara di Kantor Presi­ den, Jakarta, kemarin. Dalam rapat konsultasi terse­ but, Presiden berencana men­ gajukan peraturan pemerin­

±

±

CMYK

Lima Butir Kesepakatan Hasil Rapat Konsultasi Presiden SBY dengan Pemimpin Lembaga Negara Terkait Penyelamatan MK

1. Dalam peradilan MK, Presiden dan para pimpinan lembaga negara berharap dijalankan sangat hati-hati dan jangan ada penyimpangan baru.

2. Presiden dan pimpinan lembaga negara berharap penegakan hukum yang dilaksanakan oleh KPK dapat dilaksanakan lebih cepat dan konklusif. 3. Presiden berencana menyiapkan perppu yang antara lain akan mengatur persyaratan, aturan, dan seleksi hakim MK. 4. Dalam perppu, perlu juga diatur proses peradilan di MK. Menurut Presiden, dirinya dan para pemimpin lembaga negara juga berpendapat, Komisi Yudisial diberikan kepercayaan untuk melakukan pengawasan terhadap Hakim Konstitusi.

5.

Dalam fase konsolidasi yang dilakukan MK saat ini, MK juga melakukan audit internalnya. Juga perlu dilakukan audit eksternal oleh lembaga yang memiliki kewenangan itu. tah pengganti undang­undang (perppu) kepada DPR yang antara lain mengatur syarat, aturan, dan mekanisme pemili­ han hakim MK. Perppu tersebut

±

disusun berdasarkan masukan Presiden, DPR, dan Mahkamah Agung, sesuai dengan yang dia­ tur dalam UUD 1945. “Saya berharap apabila perp­

pu nantinya diberlakukan, tidak akan mudah di­judicial review, lalu dibatalkan atau digugur­ kan oleh MK sendiri. Kalau itu terjadi, tidak akan pernah ada yang bisa kita lakukan untuk perbaikan,” katanya. Dalam perppu tersebut, Presi­ den menganggap perlu un­ tuk diatur pengawasan proses peradilan di MK. Menurut SBY, Komisi Yudisial pantas diberi kewenangan tersebut seba­ gaimana yang dilakukan KY dalam pengawasan hakim dari lembaga peradilan lainnya. Pertemuan konsultasi Presi den yang membahas langkah­langkah penyelamat­ an MK tersebut dituangkan dalam lima butir kesepakat­ an. (Lihat grafis)

Di lain pihak, Ketua MK periode 2008—2013 Mahfud M.D. menga­ takan perlu ada pembenahan di tubuh MK pascaperistiwa penang­ kapan Akil Muchtar, yakni dengan mengubah sistem seleksi calon ketua MK, dengan tidak memer­ cayakannya kepada DPR. “Sudah banyak usul dari masyarakat untuk MK se ­ perti apa. Kalau menurut saya sistem seleksi harus diubah, supaya tidak dipercayakan kepada DPR,” kata Mahfud di Jawa Barat, Sabtu (5/10). Mahfud mengatakan dirinya sudah lama menyampaikan agar calon hakim konstitusi yang dari DPR diseleksi tim independen yang dibentuk oleh masyarakat. (MI/R5)

RATU ATUT… HLM. 6

±


CMYK

±

minggu, 6 oktober 2013 LAMPUNG POST

±

CMYK

±

BANDAR LAMPUNG 2

Kegiatan PT JPP Dinilai Ilegal Warga kesal karena tongkang sudah merusak Sungai Sekampung. Ikan mati, pohon mangrove mati, dan buaya sampai naik ke darat karena habitatnya dirusak. Wandi Barboy

W

ALHI Lampung menilai kegiatan pengerukan pasir oleh PT Jaya Pasifik Properpindo (PT JPP) di Sungai Sekampung, Lampung Selatan, ilegal. Pemerintah daerah diminta cepat bertindak karena aktivitas PT JPP merugikan warga setempat. Direktur Eksekutif Walhi Lampung Bejoe Dewangga mengatakan lembaganya telah meminta keterangan dari Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Lampung terkait operasional PT JPP di Sungai Sekampung. Menurut BPLHD, kata Bejoe, izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) perusahaan ini sudah dibekukan. “Jadi selama ini kegiatan PT JPP ilegal. Kami segera menyurati kembali BPLHD agar persoalan ini cepat selesai dan masyarakat tidak dirugikan,” kata Bejoe saat menerima kunjung­ an masyarakat sekitar Way Sekampung, Lampung Selatan, di Sekretariat Walhi Lampung, Sabtu (5/10).

BURAS Restorasi, Perbarui Wajah Pemimpin! “KLIMAKS demoralisasi bangsa dengan Ketua MK ditangkap KPK saat menerima suap layak dijadikan akhir pembusukan negara dan membuatnya sebagai titik tolak momentum perbaikan moral dengan restorasi!” ujar Umar. “Seperti restorasi Borobudur memperbarui setiap relief wajah yang rusak, restorasi bangsa memperbarui wajah pimpinan semua tingkat! Pemilu jadi bagian penting momentum itu!” “Kalau reformasi menata ulang kelembagaan negara, melahirkan Senat (DPD), MK, beraneka Komisi dari KPK

sampai KY, restorasi menjadi proses audisi memilih aktor yang tepat pada fungsi dan peran setiap lembaga negara dan pemerintahan!” timpal Amir. “Audisi untuk restorasi itu dilakukan langsung oleh rakyat lewat pemilu. Lalu, mereka yang terpilih melakukan audisi lanjutan menyusun barisan pemimpin lembaga negara dan pemerintahan! Semua audisi pemimpin bangsa itu bertujuan memperbarui relief wajah moral bangsa!” “Restorasi Meiji di Jepang (1866—1869) secara prinsip jadi proses penggantian aktor

H. Bambang Eka Wijaya dalam kepemimpinan bangsanya, dari keshogunan Tokugawa yang militeristik dengan kelas samurai, dikembalikan kepada Kaisar yang mengalihkan orientasi sosial-ekonominya ke sistem pasar dan membangun industri!” tegas Amir. “Dengan industrinya itu pula Kaisar Meiji membangun militer yang kuat sehingga pada 1905 me­

Sementara itu, sebelum berkunjung ke Sekretariat Walhi, ratusan warga dari tiga dusun di sekitar Way Sekampung, yakni Sumberjaya, Umbul Besar, serta Kualajaya, kembali menahan tongkang pengangkut pasir, kemarin siang. Mereka mengaku kesal karena tongkang terus beroperasi, sementara lingkungan sungai rusak dan hasil tangkapan nelayan berkurang. Aharudin, salah satu warga, mengatakan tongkang mulai melakukan pendalaman alur sejak 2011. Warga heran karena areal tambak dan sungai yang awalnya hanya memiliki kedalaman 1,5—2,5 meter, bisa dilalui tongkang yang hanya bisa melintas di kedalaman minimal 4,5 meter. “Ikan jadi pada mati. Buaya naik ke daratan dan rumah warga. Belum lagi suara tongkang itu bising dan terdengar dari kejauhan 4 kilometer. Habis sudah lingkungan kami diacak­acak,” kata Aharudin. Padahal, lanjutnya, warga di sana sudah mendapat rekomendasi pemerintah untuk menjalankan program ekonomi biru (blue economy) yang berbasis ramah lingkungan. Tapi yang terjadi sekarang, ujar dia, air lumpur naik ke permukaan sungai. Hal ini menyebabkan sungai keruh dan tidak bisa dimanfaatkan warga. “Dulu dari hasil ikan di sini bisa dapat 10 juta per tiga bulan. Tapi sekarang setelah lingkungan kami dirusak, mana bisa lagi dapat segitu,” ujarnya. (K3)

wandibarboy@lampungpost.co.id

ngalahkan tentara Rusia! Ini menjadi ilham negara­megara Asia yang dijajah bangsa Eropa untuk bangkit melawan dan merdeka!” “Restorasi bisa menjadi ko­ reksi yang tepat buat kegagalan reformasi akibat lembaga­lembaga negara dan pemerintahan saja yang dirombak, sedang aktor pemerannya mayoritas tetap aktor dari Orde Baru yang berpraktik pembusukan lebih buruk!” tukas Amir. “Kalau di Jepang peralihan kekuasaan dari para jagoan (samurai) ke Kaisar, dalam Restorasi

Indonesia kekuasaan ‘samurai reformasi’ yang terbukti gagal akibat terinfeksi korupsi itu harus ditarik kembali oleh rakyat lewat pemilu!” “Jelas harus ada gerakan sosial yang efektif menyadarkan rakyat dengan kekuasaannya lewat pemilu menarik mandat mereka dari wajah lama dan menyerahkannya ke wajah baru sebagai aktualisasi sebuah restorasi!” timpal Umar. “Jadi, sejauh mana keefektifan gerakan menyadarkan rakyat untuk itu jadi penentu sukses restorasi Indonesia!” ***

Add on: facebook.com/buraslampost

±

Follow on: @buraslampost

Ajang Prajurit Unjuk Kekuatan

Tahan Tongkang

±

±

n LAMPUNG POST/HENDRIVAN GUMAY

HUT KE-68 TNI. Salah satu anggota TNI melakukan atraksi memecahkan beton dengan kaki pada peringatan HUT ke-68 TNI di lapangan Saburai, Bandar Lampung, Sabtu (5/10).

SABTU (5/10) pagi, lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, dipenuhi ratusan pria berbadan tegap yang berbaris membentuk formasi. Ada yang berseragam loreng hijau, putih, ada juga yang biru muda. Semuanya kompak mengenakan baret sebagai penutup kepala. Para tentara itu tampak bersiap mengikuti upacara pe r­ ingatan hari ulang tahun (HUT) ke­68 Tentara Nasional Indo­ nesia (TNI). Tak lama kemudian, sekitar pukul 08.00, upacara dimulai dan dihadiri Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P., Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko, Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kolonel Inf. Irwan Sihar Marpaung, Komandan Pangkal­ an Angkatan Laut (Danlanal) Kolonel Laut Fery Sidjaja, Dan Brigif 3 Marinir Piabung Kolonel Mar. Edi Juardi, Danlanud Astra Ksetra M. Satriyo U., dan undangan lainnya. Usai upacara, berbagai atraksi unjuk kekuatan ditampilkan para prajurit. Ada atraksi bela diri Merpati Putih dan ada juga atraksi yang memeragakan betapa kuat dan terlatihnya tubuh prajurit. Prajurit berpangkat sersan hingga letnan dari berbagai angkatan menggunakan kekuat-

an tubuh mereka, baik kaki, tangan, jari, betis, paha, sampai kepala untuk mematahkan kayu dan memecahkan balok es serta beton cor. Berbagai atraksi ini meng­ undang decak kagum dan tepuk tangan dari peserta upacara maupun warga yang sengaja datang untuk menyaksikan pe­ rayaan HUT TNI tahun ini. “Saya sangat kagum dengan mereka. Hebat­hebat dan kuat ya,” kata Katrin, warga yang menonton atraksi ini. Selain unjuk kekuatan, para prajurit juga menampilkan kekompakan dalam defile pasukan. Derap langkah terdengar seragam dalam defile ini. Tak hanya itu, peringatan HUT TNI ini juga diisi dengan atraksi tentara cilik dan goyangan para istri tentara dalam tarian poco­ poco. Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. berharap berbagai kegiatan dalam perayaan HUT TNI tahun ini bisa meningkatkan semangat prajurit dalam membela dan mengamankan Tanah Air. Selain itu, dia juga meminta seluruh prajurit bisa menjalin kebersamaan dan kekompakan dengan anggota Polri dalam menjaga keamanan di Lampung. (K3) n Wandi Barboy

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

DAERAH minggu, 6 oktober 2013 LAMPUNG POST

3

Soal Pabrik Semen

±

±

Belum Tuntas

Rapat yang membahas keberatan warga atas pembangunan pabrik semen gagal menemui jalan keluar karena salah satu pihak tidak hadir. Juwantoro n LAMPUNG POST/jUwANTOrO

BAHAS KEBERATAN WARGA. Terkait surat keberatan warga Desa Ranggai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, terhadap pembangunan pabrik Semen Padang dan Holcim Indonesia di desa setempat, Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Lamsel Ali Husnan menggelar rapat di ruang Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab setempat, Jumat (4/10). Namun, rapat gagal menemukan jalan keluar setelah salah satu pihak yang melayangkan surat keberatan, yakni pihak Hotel Mini II, tidak hadir dalam rapat untuk dimintai keterangan.

LintAS

Maling Gasak Harta Ismanto

DAK Pendidikan Disosialisasikan

ISMANTO, warga Desa Wirabangun, Kecamatan Sim­ pangpematang, Kabupaten Mesuji, harus merelakan dua sepeda motor, tiga ponsel, serta satu laptop karena digondol maling. Para pencuri diduga masuk ke rumah pada Sabtu (5/10), sekitar pukul 01.00, dengan cara mendongkel jendela depan rumah. Kepada Desa Wirabangun, Hasan, yang rumahnya bersebelahan dengan korban, menjelaskan istri kor­ ban yang pertama kali mengetahui rumahnya dibobol maling. “Istri korban terbangun sekitar pukul 02.00 dan mendapati rumahnya sudah berantakan diacak­ acak maling. Satu sepeda motor Yamaha Vixion, satu Honda Supra, tiga ponsel serta satu laptop raib. Malam itu juga kami langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Simpangpematang,” kata Hasan.(CK6/D3)

DANA alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan Kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2013 disosialisasikan, Ju­ mat (4/10). Sosialisasi dibuka Asisten II Gunawan Rasyid di Aula Aeki, Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, dan dihadiri para guru serta komite sekolah se­Lampung Barat. Gunawan mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjalankan program pemerintah wajib belajar dan bentuk dukungan pemerintah di bidang pendidikan. Dengan begitu, akan tercipta pengelolaan pendidikan yang transparan, profesional, akuntabel, serta melibatkan masyarakat secara aktif, baik dalam pengawasan maupun pelaksanaan pendidikan. “Karena itu, saya mengingatkan para kepala sekolah penerima dan pelaksana DAK agar dalam melaksanakan pekerjaan DAK disesuaikan dengan petunjuk pelaksanaannya,” ujarnya. (ELI/D3)

H

INGGA kini persoalan keberatan warga terhadap pembangunan pabrik PT Semen Padang dan PT Holcim In­ donesia belum tuntas. Pasalnya, pihak Hotel Mini II yang berlokasi di Desa Ranggai Tritunggal, Kecamatan Kati­ bung, Lampung Selatan, sebagai pihak yang melayangkan surat keberatan warga terhadap pembangunan kedua pabrik semen tersebut belum dapat dimintai keterangan oleh Pem­ kab Lampung Selatan. Hal ini terungkap dalam rapat pembahasan tentang keberatan warga Dusun Cadassari, Desa Ranggai Tritunggal, terhadap pembang­ unan pabrik PT Semen Padang dan PT Holcim Indonesia, Jumat (4/10), di ruang Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Lampung Selatan. “Sampai sekarang, pihak Pemkab Lampung Selatan belum tahu apa yang menjadi ke­ beratan warga Dusun Cadassari, Katibung, ter­ utama dari pihak Hotel Mini II. Sebab, dalam rapat pembahasan ini pihak Hotel Mini II tidak hadir,” ujar Asisten Bidang Pemerintahan Ali Husnan kemarin. Dalam kesempatan itu, Ali Husnan menyata­

kan sepulang dari Pemkab Lampung Selatan, dia akan langsung menemui pihak Hotel Mini II. Ini dilakukan untuk mengetahui apa yang menjadi persoalan pihak Hotel Mini II merasa keberatan terhadap pembangunan pabrik Se­ men Padang dan Holcim Indonesia. “Pulang dari kantor, saya akan mampir ke Hotel Mini II di Desa Cadassari, Desa Ranggai Tritunggal, Katibung, Lampung Selatan. Sebab, pihak Hotel Mini II tidak hadir dalam rapat pembahasan ini sehingga belum bisa dimintai keterangan,” katanya. Sementara itu, perwakilan Badan Perenca­ naan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lam­ pung Selatan, Apriadi, menjelaskan pembang­ unan pabrik PT Semen Padang dan PT Holcim Indonesia di Dusun Cadassari, Desa Ranggai Tritunggal, sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 15/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dengan dasar itu, PT Semen Padang telah mendapatkan persetujuan prinsip pemanfaatan ruang dan izin lokasi dari Bupati Lampung Selatan. Sedangkan untuk PT Holcim Indonesia baru mendapatkan persetujuan prinsip pemanfaat­ an ruang dari Bupati. Untuk izin lokasinya masih dalam proses. Selain itu, kata Apriadi, PT Semen Padang dan PT Holcim Indonesia juga telah me­ ngajukan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) melalui Badan Lingkung­ an Hidup Daerah (BLHD) Lampung Selatan. “Artinya, PT Semen Padang dan PT Holcim Indonesia sudah melengkapi semua/sebagian perizinan yang diperlukan sesuai dengan ke­ tentuan peraturan perundang­undangan yang berlaku,” kata dia. (D3)

juwantoro@lampungpost.co.id

±

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


minggu, 6 OKTOber 2013

PARIWARA

LAMPUNG POST

4

PARIWARA AC Service AC...AC...AC...perbaikan penjualan, rental AC, Mysticool, segala jenis hub. Anugrah Teknik Mandiri 7199155,087899310100 Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470

AIRLINES TIKET TIKET MURAh Garuda, Sriwijaya, Merpati, Lion, Air Asia, Sky Aviation tiket diantar hub.GEMA TNT (0721) 486100, 7467967 SMS booking 081274777959

AhLI GIGI RAMA DENTAL ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. JL. Urip S. Smpng Tiga Pejajaran hub.087899516746, 0812.7945122

AKI home Accu, menjual berbagai aki br & second, tukar tmbh, membeli aki bekas, siap antar Jl.Pulau Legundi No.318 Sukarame BDL HP: 085379238828 Pin BB: 267C6F5E

BIRO JASA KURSUS STIR MOBIL Belajar mobil ADILA diantar jemput 360rb/paket, drop Bandara 95rb. Hub.07219369661, 081379640519

BIRO PERJALANAN TOUR & TRAVLE Revanda Tour & Travel mlyni tiket pesawat,Kereta Api,umroh&haji plus,paket tour, Jl.Panglima Polim No.1 (ruko perempatan PU) TKB, HP.0899.2252037 Pin BB: 33079092

BUS WISATA Sewa bus wisata DARMADUTA seat 32 Keselamatan penumpang tujuan kami, please call me 08154019822 www.busdarmaduta.com

ELEKTRONIK DIGITAL PARABOLA Digital Parabola system distribusi sales dan service sedia indovision, top TV, dll. Hub. 475331, 0811722855

ES CREAM Agung Jaya Es Cream trm pesanan es cream, aneka rasa duren, nangka, alpukat, strowberry, susu, dll hrg terjangkau siap antar di tmpt hub.081379740205.

fOTO COPY LAMPUNG fC, jilid hard cover/soft cover, spiral kawat, Jl. Wr. Monginsidi 23 B T.Karang, Bandar Lampung telp.0721256053, 08127272602, email: lampung_fotocopy@yahoo.co.id

fURNITURE Minimalis Produksi, interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern, Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166

GORDYN RN JAYA GORDYN trm pesanan grordyn,vitrace,vertical blind, horizontal blind, harga terjangkau Jl.Panglima Polim 15/22 HP.0852.0855.5556 AzIzAh GORDYN trm pesanan,aneka model gordyn,vertical & horizontal blind,dll. u/ rmh & perkantoran Jl.Ki Maja dpn Gg.Al-Ikhlas(Gg.kedua) Way Halim. Hub.0813.7950.1632. SUPRI GORDYN terima pesanan gordyn vitrase import & lokal, kasa nyamuk, vertikal blind,herizontal blind dll , harga bersaing. Hub.0858.5142. 7293

INDEKOST Terima Kost NURUL fasilitas lengkap, Jl. Perintis Kemerdekaan No.18/24 Tanjung Gading hub. 0721-253967 Kost karyawan/ti, fas. Lengkap,parkir luas,lok. Enggal Hub : 0811791229 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590 Terima kost pria di Kampung Baru Unila. Hub. 0852.6973.3699, 0857.6993.0153.

INTERIOR SAfIRA INTERIOR, Spesial membuat kitchen set, pantry, lemari pnjg, kmr set, minibar, d.partisi, meja kantor, counter bank, hub.07217164443,081379337474 NADIA INTERIOR, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 0811792863 KEhILANGAN

STNK BE 3217 EF, Noka. MH35D9002AJ824298, Nosin. 5D9-824409, An. Milawati STNK BE 3890 ES, Noka. MH88G410ABJ514327, Nosin. G420-ID574520, An. Nawawi STNK B E 4 8 7 7 E X , Noka. M31DY002CJ03516, Nosin. 1DY035332, An. I Made Summer

KESEhATAN Grosir/eceran herbal termurah, psn antar, xamton propolis dll. Hub. 0852.69728466 OBAT TELAT BULAN anda telat bln & lncr haid..?? kini ada solusi cpt & tpt ckp 1xpakai dlm wkt 3 jam d’jamin lgsg lncr 100% tuntas aman tnp efek smpg, OBAT BERGARANSI smpai tuntas hp.082169071222

PIJAT REfLEKSI Anto Urut Refleksi, lulur dua jalur Way Halim dkt SMA Sriwijaya No.59 Siap panggil hub.081382214630 PIJAT TRADISIONAL PIJAT PANGGIL : keseleo, deeptisue, hernia, capek, swedis, wilayah Bandar Lampung ALI 085381567837 NISA MASSAGE Urat, terapi pengobatan, perawatan, bias dipgl hub.082181823301

KOLAM RENANG Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, ob at-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

KURSUS TEhNISI hP NVU ponsel service & kursus hp Jln. ZA Pagar Alam No.2 gdg meneng, bk kls mahir psti bs smua merk hp grnsi uang kembali Hub.0856.6977.7966

LAUNDRY Avica Laundry, cuci brsh 2 hr jd menerima, pakaian, badcover, gordyn & ambal, aman rapi higienis Cuma R p.4.000 antar jemput hub.085768120396

MESIN -MESIN MESIN CETAK Dua mesin cetak offset TOKO 910 & computer langsung Lincah Store Jl.Pemuda No.94 Tj Karang seberang Ramayana.

MESIN fOTO COPY PT Buana Citra Abadi copy machie sales/rental/service mesin foto copy dan prlkpn, jual Toner digital Cuma 70.000/kg.hb. 0721-7144481, 085269405389 CV. Mitra Abadi jual, sewa, perbaikan, suku cdg, tinta, foto copy, msn Analog & Digital. Hub. 7505050, 0812. 7909898

MUSIK

PELUANG USAhA

Sinarta Musik Ent sedia musik tradisional Tapanuli u/ Resepsi nikah,ultah,b. taon srtua. Hub. 085216105475 E. Sinurat, M.Kes, Jl.RA.Basyid,Jl.Kapt. Subh No.21 Lb Dlm Bdl.

PERALATAN MUSIK ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

PERCETAKAN REIhAN JAPUNG CREATION trm cetak & foto copy, undangan pernikahan, Yasin,banner,brosur,nota, memo, kop surat/amplop,krt nama, piagam, sampul rapor/ijazah,dll,hrg terjangkau. Hb. 0852.6963.7951.

PhOTO STUDIO Asmoro Color Photo Studio & Shooting. Trm cetak foto, panggilan resepsi pernikahan, wisudawan, khitanan,ultah dll jual alat listrik & sembako Jl.Untung Suropati 67 Lb Ratu HP.085357260870

PELATIhAN hIPNOTIS PELATIHAN & PRIVAT HIPNOTIS. G A R A N S I B I M B I N G A N MA H I R . HUB.0857.68627777

PENDIDIKAN

Anda memiliki perusahaan namun belum memiliki website, segera hub. Enggo: 085766755571 kami akan melayani anda dengan baik.

DANA TUNAI Dana 1M-500M, proyek, krjsama,take over,syr t mdh, prs cpt, No BI ckng,trm agen. 081318127285, 082113082182, 082113082184, 081288680807,082113082185, 082113082184

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 85 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PARKIR LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888

PENGOBATAN Sakit kulit & kelamin, gatal-2, herver, go, kutil, lemah syahwat, kanker dll. Hub.0878.23006200.

RUPA - RUPA ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rembes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Limbah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. hELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

ATASI MAMPET

PRIVAT

LOWONGAN STEAM STEAM MOTOR ELfITARA trm steam mtr hidrolik,cpt brsh,wangi,mngkilap spti baru,hrg trjngkau, Jl. Untung Suropati 74 Lb Ratu, 0812.71647979

STIKER

Maju Makmur jual canopi, besi, stenlis, kusen, folding gate, krey Jl.P.Morotai No.69. Hb. 7471238, 773500 Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

CANOPY SPESIALIS Canopi, pagar, tralis dll, bergaransi, harga bersaing. Hub. 0852.08332414, 0853.78008111.

BAhAN BANGUNAN MARMER CV Aneka Marmer Dist marmer & granit lokal import. Trm pasang lantai, dinding, meja, tangga dll. Ruko P. Antasari 153 i dpn Giant. Hb.0812.72224222

PAGAR PANEL BETON CV.SAMPOERNA KARYA (Bentuk Pagar Sistem Join nat/Laki,Perempuan hub.08117216900, 085369958999

KIOS DIKONTRAKAN Dikontrakan Kios ada kamar mandi, Jl. Tupai/Bhakti 21 Kedaton, istimewa. Hub. 0721-786891

RUMAh DIJUAL Dijual 2unit rmh @T/B=128/80M, SHM,3KT,2KM,parkir 2 bml,Jl. Aster No. 5 Rawa Laut Enggal 100% baru Hp: 082372194569 Rmh SHM,T/B 136/80, 3KT, 2KM, List 900 w, S.bor, RM,RT, RK, RS, DP, Jl.P. Singkep, Sukabumi BDL hb.082373964443,085381560039 hrg 180 jt ng Dijual cpt 2 Rumah,LT/LB 361/108 & LT/LB 213/216, Jl. W. Monginsidi Gg.Murai 26 T.Betung,garasi luas,SHM. Hub:0821-81050309,0721-273348 Jual rmh LT 1530 m2, LB 425 m2, Jl. St. Badarudin dpn SMPN 7 Gdg Air Bdl, hrg 2 M. Hub. 0812.7202460. Dijual rumah SHm LT/LB 110/110 m2, 5KT, Jl. WR. Supratman dekat Polda Lpg. Hub. 0812.7272.8422

DIKONTRAKKAN

kaca film dll Jl.Imam Bonjol 123

No.154. hub.0812.7224546/0721-

Hub.0823.72272728

735838.

SANGGAR BUNGA

Warung makan khas Nusantara trm

bunga papan sewa/lepas u/ pernika-

psnn nasi kotak/bungkus,catering, hrg

han, sukses, duka cita dll. Dpn SMU

terjangkau Jl.Bumi Manti 29 KP Baru

Arjuna Enggal. Hub. 0821.81684111.

HP.082131321112, PIN BB 32E18095

SALON SALON hELDEN’S 1 & 2, perawatan rambut, kecantikan, kuku, badan dll Jl.P.Legundi No.235 C + Jl.Diponegoro Gg.Langgar TB, HP.0813.66426959 INTAN SALON. Pootong rambut, Blok 2. Hub. 0897.1034343 JAYA MUDA terima sambung rambut mulai 150rb perkepala dll, Jl. Narada Jgbaya I hub.085267962200

SERVICE Irwan Jaya Teknik trm service msn cuci,tv,genset,pompa air,kipas angin & trm servis panggilan, bisa

SEDOT WC & atasi MAMPET stndby 24 jam hub.0721-7971-222, 08217992-4000

“CENTRAL SERVICE” kompor gas semua

Rmh dikntrkn Jl. Mawar No. 52 Enggal Bdl, 4KT, 2KT, listk, air Jetpam, 081369341616, 081996836226 Rmh JL.Basuki Rahmat No.45/45 smpg apotik nova/fas lgkp, tlp, pam, lstrk, (bs u/ dagang) hb.484266,481196, 08127953091,08127913140 Rmh dikontrakan, akses pusat kota, 12 Lt, 4KT, 2KM, carford. Hub. 0821.81050309 Ali Lahadar. Rumah baru renov di VILLA CITRA 2 , 3KT + 3AC 1 KP 3KM-Water Heater hub. 08154061111 Terima sewa bedeng /rumah. Hubungi. 0821.8502006, 0721-7171006

RUKO DIJUAL Dijual Ruko Jl. Tengku Umar / Kedaton Tanjung Karang (depan Korem) Hub : 08127984788

DIKONTRAKAN Dikontrakan RUKO 2 lantai, berikut rumah tempat tinggal dibelakangnya, JL. P. M Noor No. 28B, fas list, telp, pam. Hub. 0721848266/481196, 08127953091/08127915140

Tnh 4500m: 2,1 Ha;2,2 Ha;1,1 Ha,semua tepi Jl. Ry Trans Sumatra Kalianda, cocok u/ SPBU Hub: 085369480372 Tnh 740 M2,ShM, Jl Bandar Agung (Jl.A. Salim atas dkt Villa Lamban Gunung) Kaliawi Jl Aspal 4m Rp.150 Jt Hp.085367053258 Tnh LT. 2635 m2 di Jl. P.Singkep’ Gg. Teratai kel.Sukabumi skrme blkg, Perum Permata Biru H. 300rb/m. 08115203762, 0816698172 Dijual tanah, SHM, luas ± 1.7 HA, di Jl.Bhayangkara Kel. R.Basa Raya B.Lampung tanpa perantara hrg Rp.350.000/m2 hub.082176423976, 081369777035 Tnh ls 720m2 lb muka 22m,shm,pgr jln, Jl.Sisingamangaraja Bdl. Hb.Asep 0721-9350726-Desy 087899161691 Tnh KEBUN 2.1 HA, 2 Km dr Ir.Sutami Palputih simpang arah Kp Bringin kebun PTPN BERGEN isi jati,kelapa,coklat, sirsak, alpukat,durian,pinang,sdh

rb/m nego hub.0811722018 Jual tanah, SHM 600 m, Jl. Tirtayasa blkg rm dua family 300 mtr, harga Rp.350 Jt nego. Hub.0811722018 Jual tnh, SHM, 2.000 M2+bangunan diatasnya 322 m2, lstrk PLN, air pompa, Jl.Lintas Sumatra km 52 G.Royong G.Sugih 08197901059, 081928061029

TANAh DIJUAL/DIKONTRAKAN Tnh + bngnan diatasnya,SHM, Luas 388 m2, fas lgkp listk,pam,tlp, Jl.MS. Batubara No. 137 (dpn Macan Putih) Kupang Teba BDL. Hub. (0721) 484266/481196, 08127953091, 08127915140

Dibthkn SALES OLI yg brpnglmn minimal 2 thn diutamakan yg byk relasi bs kerja partime, gaji+bonus penjualan hub.081540888370, 0721483963

Dbthkn PR&KS, P&W Mx 25th, pdkn SMA maintanance, pria mx 25th pdkn SMK all jur Helper pria mx 25 th pdkn SMK-SMA lmrn lgkp dtg lgsg Jl.Tembesu No 8 Campang Raya BDL Dibutuhkan segera : Tehnisi Listrik yg berpengalaman & waitres antar lgs ke Tanaka Karaoke Jl. Yos Sudarso No. 272 – telp. 0721482304

Dibthkan lls SMU/sdrjt u/ diddk & dijdkan guru TK/Paud Hub: Mitra husada Jl. P. Antasari 45 Telp.07217389481,085768322244

Bth cpt PRT, baby sitter, pegawai toko, dan restoran u/ jkt batam, gj 1 jt s/d 3 jt, lsg kerja hub.081225085900

LOWONGAN

DIBUTUhKAN SEGERA :

PESISIR BARAT hOTEL hOTEL KRUI SYARIh Kab. Pesisir Barat blkamg SD Psr Krui, bersih, > 3 hr/romb. disc. Hub. 0813.8009.9255, 0728.51632.

Perusahaan City Courier, Cargo, Domestic, International & Logistic dalam rangka pengembangan usaha membutuhkan karyawan untuk posisi :

Sales / CRO & Telemarketing

Persyaratan : ~ Pria/Wanita, Pendidikan Min D3 Semua Jurusan. ~ Berpenampilan Menarik. ~ Mamapu mengoperasikan komputer min Microsoft Office & Internet. ~ Memiliki pemikiran stategis, kreatif, dan inovativ, serta dapat mewujudkan ide-ide baru ~ Memiliki keahlian berkomunikasi, negosiasi dan analisa pasar yang baik ~ Memiliki integritas tinggi, loyal, ulet dan berdedikasi tinggi ~ Mampu bekerja dibawah tekanan ; disiplin dan bertanggung jawab Mendapatkan fasilitas : Gaji, Komisi/Insentif penjualan dan bonus tahunan Jamsostek (JKK, JK, JHT dan JPK) Lamaran lengkap beserta pas foto terbaru dikirim ke : PT Nusantara Card Semesta Cabang Lampung Jl. Kh. Mas Mansyur No.107 Rawalaut Bandar Lampung Telp.0721 7477119

1. 2. 3. 4.

KASIR (L/P) PRAMUNIAGA (L/P) PENGAWAS OPERASIONAL (L) MARKETING (L)

Kualifikasi sebagai berikut : l Pengalaman Khusus Bid. HELM/ SPAREPART l Pendidikan Min. SLTA (MARKETING Minimal D3) l Lokasi : Kedaton l Supel, Komunikatif, Tim Work Lamaran lengkap, CV, Copy KTP & IJAZAH, PHOTO 4X6 Kirim via email : myharvest88@yahoo.com

bonding, spa, lulur dll, Jl. P. Senopati

Privat Sahabat Edukasi : guru dtg kerumah semua pljrn TK, SD, SMP, SMA, Umum & mengaji 5 org gratis 1 hub.0721-7511559, 081279199569

panen & ada DEPOSIT SILIKA Rp. 75

PT. PLANET NATAR, membthkn tenaga penagih khusus & tenaga sales usia, pdkn & target tdk dibatasi hub. 081540982345, 08127966834

WARUNG MAKAN

LYDIA fLORIST menerima pesana

TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin,

TANAh DIJUAL

HP.0853.66776222

kantor Jl.Hayam Wuruk Kedamaian

Hub.085669964499. DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil strika dll (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812

merk,garansi 1 th. Hb.0823.7511.8477

SUMUR BOR Untung Sumur Bor, menerima jasa pembuatan sumur bor pakai mesin utk slrh Lampung hrg nego hub.082178224555, 085769957841

TAILOR Berlian Tailor trm pesanan jahitan pria & wnt, seragam kantor,lapang

PROPERTI ALUMINIUM

Hamdani Palapa 5 Lb Ratu No.05

sticker khs motor & mbl, psg

Ahli Atasi Mampet Saluran Air, WC, Westafel dll, tanpa bongkar garansi hub. 082178790789

SEDOT TINJA/WC pakai mbl tangki & atasi mampet slrn tnp bkr, dlm & luar kota, bs sewa toilet portable. 07217400060, 085377528233

psh, pdh/seragam kantor, Jl.Sukardi

& eceran,pemasangan,pemesanan

Privat Al-Ghani semua pelajaran SD, SMP, SMA & mengaji. Guru datang ke rumah. Hub. 0853.80402139

SEDOT WC

Penjahit DUKIN trm pesanan jas, psr,

MAWAR TAILOR trm pesanan jas pen-

tkr tmbh dll Jl.Samratulangi 77

Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji, guru dtg ke rmh, professional & sabar, siap UN, semester. hub. 0721 3667558, 0813 69 277 269

169 HP.0853.7775007

gantn, beskap psr, psh,pdh & seragam

SEDOT WC, LIMBAH DAN ATASI MAMPET, STNBY 24 JAM 0721-7905006 / 0853.77669976.

Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:07217481330, 0857-68003557

bahan halus & kasar Jl.Imam Bonjol

N2 CUTTING STICKER trm grosir

Guru krmh smw Pljrn SD,SMP,SMA, Ngaji SMPOA 7503131, 081369152541

Spesialis Atasi Mampet Sal. Air, Wastafel, WC dll, tanpa bongkar garansi, bisa kuras sumur. Hub. 082180803233.

an,jas,safari,busana muslim,sedia

TANAh KAVLING Dijual cepat Kav. Komplek Perumahan cck u/ villa atau hunian, view laut, di Tanjung Karang Timur Ls 1000 m2. Minat. 0813.17733669, 0817.6692.277 Dijual tanah kapling, ada 25 kapling alamat Badran Sari, Pekalongan Hub.081379678234

PUSAT hERBAL “hENDRA” (Aman & Terbukti) Menjual Suplemen : ~ Tambah Tinggi ~ Tambah Gemuk ~ Langsing Sertifikasi : BPOM, RI, DEPKES, MUI, dll.

Hub : 081977901801

(Pin : 24C79770) *terbuka u/ agent

PROMO DISKON 10%


minggu, 6 OKTOber 2013

LAMPUNG POST

PARIWARA 5

otomotif AC mobil bengAwAn AC: trm serviec AC Bis & mobil, pasang baru & seken, bergaransi, Jl. Soekarno Hatta No.007, HP.0852.69012323.

bAUT empu Jaya baut jual anekajenis baut berbagai ukuran, Jl. Raya Hajimena No. 17 Lamsel. Hub. 0812.78.883440

oli oli Chevoil tekhnologi Amerika kwalitas terjamin beli 1 dus bns 40 point, jenis hylux sintetic bns 80 point dpt 200 point bns HP Cross, 2600 point bns blackberry curve 9230, 4000 point sepeda sport/TV LCD 32, 13.600 Point motor honda vario off the road, 156.000 point mobil new avanza 1.3 EM/T off the Road hub.Distributor chevoil lampung Jl. Yos Sudarso 130 telp.483963, 081540888370

mobil DisewAKAn APRi RenT CAR, sewakan sedan pengantin, innova, avanza, xenia, hub. 081379897400, 081279456659, 082375292647

Joni niAgA RenT CAR: Inova, Kijang Capsul, Avanza, Xenia, APV, Altis, ALphard. Hub. 7403700, 7692086, 0812.7264905 ****** oonK RenTAl CAR ****** Sewakan Sedan Pengantin, Innova, Avanza, Xenia. Hub: 0721-7471813, 0811.799813 n AlvAn Rent Car menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan. Hub. 0853.66908998, 0852.67268999.

mobil DiJUAl DAiHATsU espass Pu’04, hitam, 33 jt nego hub.081379766664 XeniA 1.0 DlX li Family vvti 2007 & 2008, hitam met hub. 0858.8530.4345, 0857.1085.9313 XeniA 1,3 DlX Xi Family vvti 2008, hitam met hub. 0858.8530.4345, 0857.1085.9313

HonDA CRv 05 AT/2.0,jok klt,TV,Var,Ex Dox,BE Kdy,KM 69 rb,mls,Hub. 081369040485 TP. CRv 2.0 AT Th.2006. Silver Stone. BE (Kodya). Harga 165 (nego). Hub. 081271119803 (SMS & telepon).

Honda City iDsi Th’2004 Manual, Gold Met, Plat B, mobil bagus & terawat. Hub. 0812.7221250.

isUzU Panther new Hi grede, wrn hijau’2000, 87 jt, hub. 0852.7980.5927. Panther new Hi grade th’98 kodya, pajak panjang juni, Ban baru semua, radial, central lock ac double blower hrg 87 jt ng, hub.085269794627

miTsUbisHi

nissan march’2011, hitam, pjk panjang,terawat, pakai sendiri harga nego hub.0811722709

sUzUKi Aminity’91, ac dingin, pjk baru, bodi mulus, mesin halus, hrg 35 jt, kodya hub.081369104124 Futura Realvan’04, biru, 50 jt nego hub.081379766664 suzuki Jimni th 2002 BE Kodya &

lancer eX 2.0, th 2010, hitam,

suzuki siera th 1983 BE Kodya Hub

barang bagus & mls, ex wanita. hb.

: 0812-72244455

0813.6955.5520. Kuda super exced’01, solar, merah, ACDB, PS ,PR, RT, Be Kodya, Orisinil 78 jt nego hub.0821.8539.0876 mitshubisi lancer evo 3 GLXi, wrn hijau’96, over kredit 20 jt, hub. 0852.7980.5927.

nissAn nissAn mARCH ’20011 AT, pjk pjg, terawat sekali, pakai sendiri, harga nego. Hubungi 0811.722709 nissan X-Trail, warna silver, 2004, hrg nego, hub. 0813.7949.2222.

TimoR TimoR DoHC, wrn hijau’97, over kredit 25 jt hub. 0852.7980.5927. TimoR’98 SOHC, Pribadi, B, AC, CL, RT, remote, PS, Hitam, Rp 37 Jt . Hub. 0821.11469913.

ToYoTA

innova type g ’07, Silver, pajak panjang, full variasi. Hub. HP.0813.79671991 Kj mb grand Rover 94, BE, ACBD, PS, VR, BR, DVD, Rmt mls L/D S.pkai 50 Jt/ Ng 08127937256, 07217553110 Kijang pick up’96, hitam, siap bekerja, 50 jt nego hub.081379766664 Rush s’08 A/T, plat B, pjk pjg, silver met, mbil bgs & terawat hub. 08127221250 vios limo’08 silver, orisinil, siap pakai, hrg nego hub.081379766664 s g X’97 hijau met 90 jt nego hub.081379766664 Hilux DC Type g’10 akhir, tgn 1 dr baru, KF V-Cool, servis rutin toyota, bbm irit, acc.toyota(turbo timer, spion kcl,tnduk dpn), 260Jt. Hb.081379264444

Kijang PU TH 2002 plat B, hitam, orsl

Kijang inova tipe g, full orisinil TV,

70 jt nego hub.082185390876

tangan I ban baru 0821.8539.1999

innova type v, euro 2008, solar,

Rush s’08, BE, silver, kondisi is-

hitam, sangat terawat, tidak kecewa,

timewa, pemakai wanita, nego

Hp. 0811799188, 082179177333

hub.082178224555, 085769957841


CMYK

±

CMYK

±

±

NASIONAL

INTERNASIONAL minggu, 6 OktOber 2013 LAMPUNG POST

±

6

L i n ta s

±

Pendukung Berlian ‘Blusukan’ BARISAN Muda Menangkan (BM2) Berlian Tihang dan Srikandi Provinsi Lampung menarik simpati dengan turun langsung menyambangi rumah warga di Karanganyar, Lampung Selatan, Sabtu (5/10). Pendukung calon gubernur Lampung Berlian Tihang ini juga membagikan 1.000 paket sembako bagi warga. Ketua BM2 Kiki mengatakan turun langsung ke tengah masyarakat (blusukan) menjadi upaya pihaknya mendekatkan diri ke masyarakat. Dia menilai blusukan sangat tepat karena dapat menyentuh semua kalangan dari kalangan bawah hingga atas. Menurutnya, cara seperti ini telah sering dilakukan calon gubernur terpilih, salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). “Cara ini sangat ampuh untuk menarik simpati masyarakat dan cara jitu untuk memperoleh suara. Daripada menghambur-hamburkan dana tidak jelas, lebih baik membagikan sembako dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata dia. (VER/R5)

iPB Dorong Kemandirian Pangan INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) menggelar Reuni Emas 50 Tahun IPB, Sabtu (5/10), di Jakarta. Dengan tema Bersama membangun kemandirian pangan, hampir 5.000 orang alumnus IPB hadir memenuhi acara yang digelar sejak siang hingga malam hari tersebut. Ketua Umum Himpunan Alumni IPB Bambang Hendroyono mengatakan himpunan alumni berkomitmen berkumpul dan berkonsolidasi untuk membangun jaringan dan kerja sama dalam berbagai bidang, khususnya pertanian. “Kemandirian pangan sangat penting untuk diwujudkan mengingat sumber daya alam Indonesia yang melimpah sangat memungkin menyediakan kebutuhan pangan rakyatnya,” ujarnya. (MI/U2)

iduladha Ditetapkan 15 Oktober

±

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menetapkan tanggal 1 Zulhijah jatuh pada 6 Oktober 2013 sehingga ditetapkan pula Iduladha yang jatuh pada 10 Zulhijah akan berlangsung pada 15 Oktober 2013. Keputusan ini didapatkan dari Sidang Isbat penetapan awal bulan Zulhijah 1434 H pada Sabtu (5/10). Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Abdul Djamil mengatakan penetapan didasarkan pada laporan dari beberapa titik pemantauan rukyat di Indonesia. Lalu pemaparan tim hisab Kemenag yang sesuai dengan kriteria penetapan awal bulan Hijriah, yaitu kriteria Imkanur rukyat dua derajat. Hasil pengamatan atau rukyat ini memperkuat perhitungan kalender atau hisab yang dilakukan sebelumnya. Di Pelabuhan Ratu, misalnya, tinggi hilal hasil perhitungan adalah 3,30 derajat dengan usia 10 jam 12 menit 36 detik. Abdul Djamil mengemukakan hasil rukyat dan hisab sudah melampaui kriteria, yakni tinggi hilal 2 derajat dan umur bulan 8 jam. Berbeda dengan awal Idulfitri yang jatuh pada 1 Syawal. Jatuhnya Iduladha pada Selasa, 15 Oktober 2013, adalah karena perhitungan Hari Raya jatuh pada 10 Zulhijah atau sepuluh hari setelah awal Zulhijah ditetapkan. Ditetapkannya Iduladha sudah sesuai kriteria yang telah disepakati di wilayah Mabins (Malaysia, Brunei, Indonesia, dan Singapura). (MI/U2)

n REUTERS/EdgaR SU

inDOnEsia-aPEC. Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani tiba di Bandara Ngurai Rai, Denpasar, Bali, Minggu (5/10), untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

Ratu Atut Kembali Mangkir Tugas Sepengetahuan saya Gubernur Banten sakit dan tidak terkait dengan pencekalan. Kita doakan semoga lekas sembuh dan bisa melaksanakan tugas pemerintahan. Vera Aglisa

G

UBERNUR Banten Ratu Atut Chosiyah kembali tidak menghadiri agenda pentingnya. Setelah mangkir tanpa alasan pada sidang paripurna HUT ke-13 Banten di DPRD Banten, Jumat (4/10), Atut kembali tidak hadir pada peringatan HUT ke-68 TNI, Sabtu (5/10). “Ibu tidak bisa menghadiri acara peringatan HUT TNI di Alun-alun Barat Kota Serang karena masih sakit flu,” kata Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Sabtu (5/10). Menurutnya, ketidakhadiran Ratu Atut

Chosiyah tidak terkait dengan pencekalan oleh KPK menyusul adiknya terlibat dugaan suap pada Ketua MK Akil Mochtar. “Sepengetahuan saya Gubernur Banten sakit dan tidak terkait dengan pencekalan. Kita doakan semoga lekas sembuh dan bisa melaksanakan tugas pemerintahan,” katanya. Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo menambahkan Rano Karno tidak mengetahui alasan pencekalan Ratu Atut. Tjahjo mengatakan terkait dicekalnya Ratu Atut lantaran akan dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap Akil dalam sengketa Pemilukada Lebak, tidak akan memengaruhi kinerja Rano sebagai wakil. “Rano sebagai wakil gubernur kader PDIP tetap menjalankan tugasnya dengan baik kalau ada penugasan dari Gubernur Atut,” ujarnya. PDIP pun menekankan asas praduga tak bersalah. Mengenai pencekalan Atut dan adanya dugaan suap di pemerintahan Provinsi Banten, PDIP akan menunggu hasil penyidikan KPK. “Karena penanganan KPK yang profesional, kami menunggu saja

proses dari KPK.” Ratu Atut dicegah untuk bepergian ke luar negeri karena kemungkinan KPK akan memeriksanya untuk dugaan suap terkait sengketa Pemilukada Lebak. KPK telah mengajukan kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk mengeluarkan pencegahan terhadap Ratu Atut Choisiyah bepergian ke luar negeri. Atut dicegah bersama enam tersangka, yakni Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, anggota DPR dari F-PG Chairun Nisa, Hambith Bintih, Cornelius Nalau, Tubagus Chaery Wardhana, dan Tuti Sur Andayani. Sementara itu, ratusan mahasiswa di depan kampus IAIN Sunan Maulana Hasanudin, Kota Serang, melakukan aksi unjuk rasa menuntut Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mundur dari jabatannya. “Kami meminta KPK segera memeriksa kekayaan Gubernur Banten juga keterlibatan suap Pemilukada Lebak,” kata Sobari, perwakilan mahasiswa, dalam orasinya. (R5)

±

veraaglisa@lampungpost.co.id

aDVERtORiaL

n LaMPUNg POST/dOK

±

‘ROADSHOW’. Sekretaris DPD Partai Demokrat Fajrun Najah Ahmad (kiri), yang juga caleg DPRD Lampung DP III, memberikan atribut partai dan kampanye secara simbolis kepada pengurus ranting di Kabupaten Pesawaran, Sabtu (5/10). Atribut partai diserahkan dalam roadshow DPD Partai Demokrat yang digelar rutin ke seluruh daerah di Lampung.

±

‘Roadshow’ Demokrat Disambut Positif AGENDA konsolidasi yang dikemas dalam rangkaian roadshow pengurus DPD Partai Demokrat (PD) Lampung mendapat sambutan positif dari pengurus PD se-Lampung. Tim roadshow dipimpin Wakil Ketua II DPD PD Lampung M. Yusuf Kohar. Tim menggelar konsolidasi di DPAC dan Ranting Way Lima dan Kedondong, Pesawaran, Sabtu (5/10). Rombongan DPD PD yang dipimpin Yusuf Kohar, didampingi Sekretaris DPD PD Fajrun Najah Ahmad, disambut antusiasme kader, pengurus, dan calon anggota legislatif (caleg) setempat. “Kami disambut antusiasme pengurus. Ini bukti jika roadshow ini disambut positif,” kata Fajar (sapaan Fajrun Najah), Sabtu (5/10). Kegiatan juga dihadiri caleg DPRD Lampung Haris Fadilah, Fajri Astuti, dan caleg DPR Iwan Rinaldo Syarief. Menurut Fajar, pengurus PD Way Lima dan Kedondong secepatnya sudah harus merampungkan pembentukan kepengurusan di tingkat dusun (anak ranting). Lalu membuat program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat sekitar. (U10)

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

OLAHRAGA

minggu, 6 oktober 2013

7

LAMPUNG POST

VARIA SPORT Heat Coba Pertahankan Trofi

±

±

MIAMI Heat kembali mencoba mempertahankan trofi NBA dengan melakukan perbaikan di sektor pertahanan. LeBron James dkk. pada awal musim lalu membiarkan lawan mencetak 100,6 poin per game dan menempati peringkat 23 dengan pertahanan terbaik setelah 17 pertandingan. Setelah itu, 65 pertandingan kompetisi regular NBA berikutnya LeBron James dkk. membiarkan lawan membuat 93,6 poin setiap pertandingan. Heat menempati peringkat empat dengan pertahanan terbaik. Bermain bertahan lebih baik dari awal musim merupakan tujuan utama untuk Heat, yang meninggalkan Bahamas setelah melakukan pemusatan latihan. Selama latihan di sana, Spoelstra terlihat menginstruksikan pasukannya untuk bertahan lebih ketat lagi. (MTVN/O2)

India Gagal Gelar MotoGP SETELAH sukses masuk kalendar Formula Satu sejak 2011 lalu, Buddh International Circuit (BIC) berharap bisa menggandeng pihak Dorna untuk menghelat pacuan kuda besi MotoGP. Sedianya, semenjak tahun lalu mereka sudah mengajukan diri, tapi hingga kini belum juga terwujud. Sirkuit yang bertempat di kawasan utara India itu sudah sempat mengusulkan diri ke Dorna untuk bisa menggelar MotoGP 2013 atau musim ini. Tahun ini mereka kembali mengajukan diri ke CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, dan sudah mendapat tanggapan positif. Tapi lagi-lagi lantaran ada beberapa hal yang tak bisa mereka penuhi, sirkuit yang memakan biaya 10 miliar rupee itu batal lagi menggelar MotoGP musim 2014 mendatang. (MTVN/O2)

Nishikori Tersingkir di Jepang BINTANG tuan rumah Kei Nishikori yang merupakan juara bertahan tenis Jepang Terbuka harus tersingkir. Sementara unggulan teratas, Juan Martin del Potro dan Milos Raonic, maju ke semifinal Jepang Terbuka, Jumat (5/10). Mantan juara AS Terbuka, Del Potro, mengalahkan petenis Ukraina, Alexandr Dolgopolov, 4-6, 6-4, dan 6-2. Sementara unggulan ketiga, Raonic, menyisihkan petenis Slowakia, Lukas Lacko, 6-3 dan 6-3, untuk mencapai empat besar turnamen berhadiah total 1,43 juta dolar AS di Tokyo. Penonton yang mencapai hampir 9.000 itu langsung terdiam saat 10 kemenangan beruntun Nishikori di lapangan keras Ariake dalam turnamen Jepang Terbuka dan kompetisi Piala Davis itu berakhir. (ANT/O2)

±

Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal

±

INDONESIA meloloskan tiga wakilnya ke babak semifinal London Grand Prix Gold 2013. Wakil pertama yang lolos adalah ganda campuran pasangan Irfan Fadhilah/ Weni Anggraini. Pasangan tersebut melaju ke semifinal setelah menaklukkan pasangan Irlandia, Sam Magee/Chloe Magee, Sabtu (5/10). Keduanya menang dengan skor 21-19 dan 2-15 dalam laga yang berlangsung selama 38 menit. Dua wakil Indonesia yang juga lolos ke semifinal dari nomor ganda putra. Pasangan Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi mampu mengalahkan wakil Denmark, Mads Conrad/Mads Pieler, lewat skor 21-15 dan 23-21. Ganda putra lainnya yang juga lolos adalah Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/ Ade Yusuf. Unggulan keempat ini mengalahkan Po Jui Huang/Ching Yao Lu dari China dalam pertarungan dua set 21-18 dan 21-19. “Penampilan Wahyu/Ade bisa dibilang baik sekali. Apalagi dengan kondisi di mana servis Wahyu dinyatakan fault sebanyak lima kali, di saat-saat kritis pula,

di poin-poin akhir,” ujar Aryono Miranat, asisten pelatih ganda putra di situs PBSI. Meskipun lawan berada di peringkat yang jauh di bawah Wahyu/Ade, yaitu ranking 179 dunia, menurut Aryono, permainan pasangan Taiwan tersebut cukup membahayakan. Sementara itu, Suci Rizki Andini/Jenna Gozali harus kandas di babak perempat final. Keduanya dikalahkan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen 14-21 dan 19-21. Suci/Jena mengaku sering membuat kesalahan sendiri dalam laga ini. Juhl/Pedersen terus menekan sepanjang pertandingan. Hal ini membuat Suci/Jenna kewalahan. Hasilnya, ganda putri asal Denmark itu berhasil merebut kemenangan. Suci/Jenna yang merupakan peringkat 94 dunia, sepertinya juga masih kalah kelas dibanding unggulan pertama tersebut. Juhl/Pedersen yang merupakan juara ganda putri di Malaysia Open Super Series 2012, secara pengalaman dan peringkat juga lebih diunggulkan. Mereka kini berada di ranking tiga dunia. (ANT/O2)

n REUTERS/KIM KYUNG HOON

CHINA TERBUKA. Petenis Serbia, Novak Djokovic, mengembalikan bola saat melawan Richard Gasquet pada laga semifinal China Terbuka, Sabtu (5/10). Djokovic unggul 6-4 dan 6-2.

Nadal Petenis Nomor Satu Dunia Setelah melalui perjuangan panjang, memenangi 10 gelar juara pada musim ini, akhirnya Rafael Nadal kembali merebut gelar sebagai petenis nomor satu dunia. Soni Elwina RAFAEL Nadal dipastikan menjadi petenis nomor satu dunia yang baru. Nadal merebut gelar tersebut setelah mencapai final turnamen tenis China Terbuka 2013. Peringkat nomor satu dunia ini resmi akan dikeluarkan ATP pada Senin (7/10). Nadal berhasil meraih 13 kali tiket final dari 14 turnamen. Nadal melenggang ke final China Terbuka setelah pada semifinal petenis Republik Ceko, Tomas Berdych, menyatakan mundur. Berdych mundur pada kedudukan 4-2 untuk keunggulan Nadal di set pertama semifinal di Beijing, Sabtu (5/10).

“Saya merasa senang sepanjang musim setiap kali saya masuk ke lapangan,” kata Nadal. Sebelumnya, Nadal pernah merajai peringkat pertama dunia sektor tunggal putra selama 102 pekan. Nadal menjadi petenis nomor satu pada 18 Agustus selama 46 pekan. Ia merebutnya dari Roger Federer pada 7 Juni 2010. Namun, setelah menjalani sebagai petenis teratas selama 56 pekan, Nadal harus rela tergusur usai posisinya direbut Djokovic pada 4 Juli 2011. Sejak kembali dari cedera lutut yang membuatnya absen selama tujuh bulan, Nadal membuat rekor menakjubkan 65-3 musim ini.

n AP/LEE JIN MAN

PEMBALAP Red Bull Racing, Sebastian Vettel, menempati posisi terdepan di kualifikasi GP Korea di Yeongam, Sabtu (5-10). Dengan demikian, Vettel telah tiga kali mendapatkan pole position dan akan memulai start terdepan pada kualifikasi GP Korea, Minggu (6-10). Vettel mengalahkan pem-

CMYK

J

elena Jankovic menuju final setelah pada pertandingan semifinal lainnya menyingkirkan Petra Kvitova.

Jankovic Vs Serena Pada partai final tunggal putri, petenis peringkat satu dunia, Serena Williams, akan berhadapan dengan Jelena Jankovic. Masuknya Serena ke final

merupakan yang ke-12 kalinya dalam turnamen tahun ini. Petenis asal Amerika Serikat itu mendapatkan tiket partai puncak setelah menyisihkan petenis asal Polandia, Agnieszka Radwanska, 6-2 dan 6-2. Jelena Jankovic menuju final setelah pada pertandingan semifinal lainnya menyingkirkan Petra Kvitova. Duel ketat terjadi pada set pertama. Namun, Jankovic harus mengakui keunggulan Kvitova setelah kalah lewat babak tie break 6-7 (7/9). Dua set berikutnya giliran Jankovic yang mendominasi. Petenis asal Serbia itu tidak memberikan kesempatan kepada Kvitova untuk berkembang. Akhirnya, Jankovic yang menempati unggulan kedelapan meraih tiket ke partai puncak dengan skor 6-1 dan 6-1. (ANT/R5)

±

elwina@lampungpost.co.id

Vettel Raih ‘Pole Position’ Ketiga di GP Korea

F1 GP KOREA. Pembalap Red Bull, Sebastian Vettel (tengah), meraih pole position terdepan di Grand Prix Korea, di Sirkuit Internasional Yeongam, Korea Selatan, Sabtu (5/10). Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton (kiri), menjadi yang tercepat kedua dan pembalap Red Bull, Mark Webber dari Australia, tercepat ketiga.

±

Petenis kidal 27 tahun ini sudah memenangi 10 gelar juara dari 12 kali partai final yang diikutinya, termasuk gelar AS Terbuka dengan mengalahkan Djokovic. Di final, Nadal akan berhadapan dengan Novac Djokovic yang melaju ke final setelah menundukkan Richard Gasquet 6-4 dan 6-2.

balap Mercedes, Lewis Hamilton, di sesi kualifikasi dengan catatan waktu 1 menit 37,202 detik. Torehan waktu tersebut hanya selisih 0,218 detik dari Hamilton yang menempati posisi kedua. Padahal, pada beberapa sesi latihan, Hamilton selalu berhasil mengalahkan Vettel. Bagi Vettel, kemenangan ini adalah pole ketiga beruntunnya sejak

±

di Italia dan Singapura lalu, juga yang kelima di musim ini. Hamilton sendiri sudah mendapatkan lima pole di musim ini. Vettel mengaku pembalap Mercedes merupakan saingan yang sulit dikalahkan. Ia berkata dirinya beruntung karena bisa menguasai putaran pertama dan cukup menjadi bekal hingga garis finis. “Seperti yang kami prediksi, Mercedes sangat kuat dan mereka terlihat nyaman di sektor tengah. Sedangkan kami (Red Bull) bagus di sektor satu. Saya tidak benar-benar senang dengan keseimbangan mobil kemarin, tapi sekarang sudah dibetulkan dan kami gembira dengan hasilnya,” ujar Vettel seperti yang dilansir Crashnet. Meski ramalan cuaca menyebut kemungkinan hujan di Sirkuit Yeongnam besok, Vettel tidak terlalu ambil pusing. Sementara itu, posisi ketiga diduduki pembalap Red Bull Renault, Mark Webber, dengan waktu 1 menit 37,464 detik. (MI/O2)

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

SEPAK BOLA minggu, 6 oktober 2013 LAMPUNG POST

±

±

8

Liverpool Bungkam Palace 3-1

Empat Pemain Napoli Absen MENGHADAPI Livorno pada Liga Italia Seri A, Minggu (6/10), Napoli tidak akan diperkuat empat pemainnya, termasuk striker Gonzalo Higuain. Hal ini ditegaskan manajer Napoli Rafael Be­ nitez, Sabtu (5/10). Selain Higuain, Napoli juga tidak akan diperkuat Juan Zuninga, Raul Albiol, dan Christian Maggio. “Kami mempunyai tiga pemain yang terseleksi masuk timnas mereka, di mana mereka tidak bisa mengelak dan meninggalkan timnas. Mereka adalah Higuain, Juan Zuniga, dan Raul Albiol, serta Christian Maggio,” ujar Benitez dalam konferensi pers. Lebih lanjut Benitez menjelaskan Maggio baru akan kembali ke klub tersebut pascaistirahat dari pertandingan internasionalnya. Setelah itu ia harus menjalani operasi pada lutut kirinya. Napoli harus kecewa setelah dalam pertan­ dingan Liga Champions ditaklukkan Arsenal 2­0 pada Selasa lalu, ketika mereka berlaga tanpa penyerang asal Argentina, Higuain, yang terpaksa menepi karena mengalami cedera. Sementara itu, sempat ditaksir beberapa klub besar Italia, Zuniga kemudian memilih memper­ panjang kontraknya bersama Napoli. Ini dilaku­ kan Zuniga karena ia merasa nyaman bermain di klub asal Kota Naples. Kontrak Zuniga sejatinya berakhir musim panas tahun depan dan mandeknya pembicaraan soal kon­ trak baru membuat masa depannya dispekulasikan. Pemain internasional Kolombia itu disebut akan dibawa Walter Mazzarri ke Inter Milan yang memang adalah pelatih yang menaikkan na­ manya. Tak hanya Inter, Juventus dan Barce­ lona juga tertarik mendatangkan pemain yang fasih di posisi bek kiri. Tapi sete­ lah melalui negosiasi yang alot, Zuniga dan Napoli menca­ pai kesepakatan terkait kontrak barunya yang ber­ durasi hingga Juni 2018. (MTVN/O2)

n REUTERS

Gonzalo Higuain

±

Liverpool menduduki peringkat pertama klasemen Liga Primer setelah menundukkan Crystal Palace 3-1. Kemenangan ini membuahkan 16 poin dari tujuh pertandingan, unggul satu poin atas Arsenal. Soni Elwina

L

IVERPOOL menunjukkan per­ mainan cemerlang dengan menundukkan Crystal Palace pada laga di Anfield, Sabtu (5/10) malam WIB. Tiga gol The Reds disum­ bang Luis Suarez, Daniel Sturridge, dan Steven Gerrard. Sejak awal babak pertama, Liver­ pool menguasai jalannya pertan­ dingan. Pada menit ke­11, peluang pertama diperoleh Liverpool melalui umpan silang Jose Enrique kepada Victor Moses di kotak penalti. Sayang­ nya, Moses tak segera menembak sehingga bola lebih dulu disergap kiper lawan. Dua menit kemudian, Luis Suarez membuat seisi Anfield bergelora. Dia mencetak gol dan membawa Liverpool unggul 1­0. Pada menit ke­17, Li­ verpool menggandakan keunggulan. Sturridge melakukan aksi indi­ vidu di kotak penalti Palace dan tembakan­ nya dari sudut sempit tak bisa dihentikan kiper Speroni. Palace bukannya tanpa peluang. Mereka mengan­ cam gawang Liverpool pada menit ke ­25 lewat ak­ selerasi Jimmy Kebe. Tapi, ten­ dangan Kebe yang mengarah ke gawang disapu Kolo Toure. Tak

n REUTERS/DARREN STAPLES

UNGGUL. Pemain Manchester City, Pablo Zabaleta, saat berebut bola dengan pemain Everton, Romelu Lukaku (kanan), pada pertandingan Liga Primer di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (5/10). City menang atas Everton dengan skor 3-1.

berselang lama, Simon Mig­ nolet membendung sepakan Kebe yang sempat berbelok arah. Wasit menunjuk titik putih pada menit ke­36 setelah Dean Moxey menjatuhkan Raheem Ster­ ling di kotak penalti Palace. Ger­ rard sang eksekutor tak membuat kesalahan mengeksekusi tendangan

12 pas dan membawa Liverpool memimpin 3­0. Kedudukan terse­ but bertahan hingga akhir babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Crystal Palace memperkecil keterting­ galan dari Liverpool menjadi 3­1. Berawal dari tendangan bebas Jose Campana, Gayle membelokkan bola dengan kepalanya untuk menggetar­

kan gawang Liverpool. Sturridge nyaris mencetak gol lagi pada menit ke­85. Dia menyambar umpan Suarez dengan tembakan keras, tapi bola masih menghantam tiang. Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan yang tercipta. Liverpool menang 3­1. (MTVN/R5)

±

elwina@lampungpost.co.id

City Taklukkan Everton

n REUTERS/PHIL NOBLE

±

PUNCAK KLASEMEN. Pemain Liverpool, Victor Moses (kiri), saat menghadapi pemain Crystal Palace, Joel Ward, pada pertandingan Liga Primer, Sabtu (5/10). Liverpool menang 3-1 dan duduk di puncak klasemen.

MANCHESTER City menunduk­ kan Everton dengan skor 3­1 di Etihad Stadium, Sabtu (5/10). Dengan ke­ menangan tersebut, City memiliki 13 poin dari tujuh partai dan se­ mentara menduduki posisi tiga di klasemen. Sementara bagi Everton, ini adalah kekalahan pertama mere­ ka di liga musim ini. Mereka kini menduduki posisi kelima klase­ men dengan 12 poin. Tuan rumah langsung mengge­ brak lima menit awal pertan­ dingan. Yaya Toure melepaskan

sebuah tendangan mendatar ke arah gawang Everton. Namun, ten­ dangan gelandang City itu masih bisa dimentahkan kiper Howard. Pendukung City sempat dibuat terdiam oleh tim tamu pada menit 16. Memanfaatkan umpan lambung, Romelu Lukaku ber­ hasil melewati pemain bertahan The Citizens sebelum melepaskan tendangan yang tidak mampu di­ halau Hart. City tertinggal 0­1. Beruntung, tidak lama berse­ lang City dapat membalas gol le­ wat kaki penyerang anyar Alvaro Negredo. Malapetaka buat para penggemar Manchester Biru. Vincent Kompany harus ditarik

keluar karena mengalami cedera. Pellegrini menggantikan bek asal Belgia itu dengan Nastasic untuk menjaga jantung pertahanan tim tuan rumah. Setelah berkali­kali mencoba, Aguero berhasil mencetak gol seka­ ligus membuat City memimpin 2­1 di babak pertama. Memasuki babak kedua, Ague­ ro dkk. langsung menyerang. City kembali harus kehilangan pemain belakang lagi. Kepala Ko­ larov berdarah setelah bertabra­ kan dengan Nastasic. Posisinya digantikan Clichy. Everton melakukan pergantian untuk menambah daya dobrak

dengan memainkan Gibson dan Deulefeu. Usaha tim tuan rumah untuk menambah keunggulan mem­ buahkan hasil. Tim yang menge­ nakan jersey warna biru langit ini mendapatkan tendangan penalti setelah Pablo Zabaleta dijatuhkan Coleman. Aguero yang ditunjuk menjadi eksekutor melepaskan tendangan. Howard sempat menebak ten­ dangan mantan penyerang Atle­ tico Madrid itu. Sial, bola yang sudah diblok mengenai tiang dan masuk setelah menyentuh badan Howard. Skor 3­1 bertahan hingga laga usai. (MTVN/R5)

OFFSIDE Reina Berpeluang ke ‘Barca’

Garcia Tak Sabar Hadapi Inter

Osvaldo Berniat ke Argentina

KIPER Napoli, Pepe Reina, menegaskan dirinya menyambut gembira peluang untuk kembali ke Barcelona musim depan, meskipun hal itu masih belum dapat dipastikan. Se­ perti yang diketahui, Reina yang saat ini memperkuat Napoli dengan status pinjaman, sudah tidak lagi memiliki posisi reguler di Liverpool menyusul datangnya Simon Mignolet. Pemain berusia 31 tahun terus diru­ morkan akan kembali ke klub masa kecilnya, Barcelona, musim depan, dengan habisnya kontrak Victor Valdes di pengujung musim ini. “Ini akan sangat luar biasa dapat kembali ke Barcelona. Saya sangat gembira mendengar nama saya d isebut kan,” ujar Reina kepada Catalunya Radio. (MTVN/O2)

SA NG pemuncak k lasemen Serie A musim ini, AS Roma, melakoni tan­ tangan berat kala dijamu Inter Milan, dalam lanjutan Serie A gionarta 7, Minggu (6/10) dini hari tadi. Pelatih tim Serigala, Rudi Garcia, mengaku antusias menjelang laga tersebut. Hal itu dikarenakan sosok pelatih tim lawan, Walter Mazzarri, yang disebutnya menerapkan sepak bola indah. Ia berharap jika partai klasik ini akan berlangsung seru dan menghibur. “Inter­Mazzarri meru­ pakan tim yang bagus dengan materi pemain muda yang he­ bat. Mereka juga akan bermain di kandang sendiri (Giuseppe Meazza) sehingga jadi keuntungan buat mereka,” ujar Garcia, seperti dikutip Goal Italia. (MTVN/O2)

STRIKER Pablo Osvaldo telah menyatakan Southampton mungkin bukanlah klub terakhirnya. Dalam sebuah keterangan kepada Telenoche, pemain kelahiran Argentina itu pun ingin bermain bagi klub asal kota kelahirannya, Boca Juniors. “Impian saya adalah bermain di Boca seke­ tika saya kembali ke A rgent i na,” ujar Os­ valdo. Pemain 27 tahun itu baru saja merapat ke St. Mary’s dari Roma di bursa transfer musim panas kemarin. Sejauh ini ia baru mencetak satu gol dari lima pertanding­ an yang dijalaninya di Liga Primer. (MTVN/O2) n REUTERS/STEFANO RELLANDINI

n REUTERS/ALESSANDRO GAROFALO

±

CMYK

±

n REUTERS/JONATHAN ERNST

CMYK

±

±


CMYK

CMYK

HIBURAN MINGGU, 6 OKTOBER 2013 LAMPUNG POST

9

INFO MUSIK

Rita Nasution

Diana Pribadi yang Baik

Karmin Janji Bikin Penonton Soulnation Senang DUO asal Amerika, Karmin, akan memulai aksinya di Java Soulnation Festival 2013 (JSF) di Istora Senayan, Jakarta. Duo Amy Heidemann dan Nicholas Noonan ini terkesan dengan Indonesia karena negara ini merupakan basis fan terbesar mereka. “Melihat dari media sosial, fan Karmin itu paling banyak di Indonesia dan Filipina,” ujar Amy Heidemann saat konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (4/10).

Dengan jumlah fan yang banyak tersebut, sudah tentu pelantun Acapella ini akan menampilkan penampilan terbaiknya di JSF 2013 ini. Bahkan, mereka berencana membawa trombone untuk pentas. “Nanti malam akan sangat menyenangkan. Kami akan juga membawa trombone untuk penampilan kita nanti,” ujar Nick memberi bocoran. Saat ini JSF 2013 tengah berlangsung dan ribuan

pencinta musik sudah memadati Istora Senayan, Jakarta. Harga tiket dipatok antara Rp320 ribu untuk harian dan Rp760 ribu untuk tiket terusan.

R

ITA Nasution dan Diana Nasution sempat berjaya dengan grup musik mereka di era ‘70-an. Selain sebagai adik dan partner bermusik, Rita memiliki kesan mendalam pada mendiang Diana. “Adik yang paling baik , orang yang enggak pernah marah. Masalah baju kalau duet harus sama. Sangat baik, sangat menyenangkan, tapi dia terus mau mengalah,” kata Rita sambil menahan haru kemarin. Menurut Rita, Diana tetap semangat sambil berjuang melawan penyakit kanker sejak lima tahun lalu. Jarang sekali mengeluh, apalagi menyusahkan orang lain. Selama 10 bulan terakhir, Rita juga selalu menemani Diana di kala sakit dan menjalani perawatan. “Dia enggak pernah frustrasi karena enggak bisa nyanyi lagi. Dia pandai sekali me-

(S2)

Bantah Berhenti Akting DANIEL Radcliffe dikabarkan bersiap untuk berhenti dari dunia akting. Pasalnya, dia sempat mengungkapkan keinginannya berlibur setelah menyelesaikan syuting film Kill Your Darlings. Namun, bintang Harry Potter tersebut menegaskan dirinya tidak akan pensiun sebagai aktor. Daniel hanya ingin liburan selama dua minggu. “Aku mengambil liburan dua minggu. Itulah maksudnya. Aku pernah bilang di sebuah wawancara bahwa setelah syuting The Cripple of Inishmaan, aku mungkin akan menghilang. Tapi tidak dalam waktu yang lama,” kata dia. Setelah liburan, Daniel akan menjalani syuting untuk proyek terbarunya pada 13 November. Dia mengaku tidak sabar kembali berakting dengan lawan mainnya, James McAvoy. Demikian seperti dilansir Femalefirst, Sabtu (5/10). “Aku mulai mengerjakan pekerjaan selanjutnya, Frankenstein, November mendatang. Jadi aku tidak akan mengambil liburan. Aku bermain sebagai Igor, seorang asisten yang bungkuk. Aku sangat bersemangat dan James McAvoy berperan sebagai dokter. Itu akan menyenangkan aku rasa,” ujar Daniel. (S2)

nyembunyikan perasaannya untuk membuat senang orang lain,” ujar Rita. Saat sakit, Diana ingin tetap tampil cantik seperti saat dirinya sehat seperti dulu. Sang kakak juga sempat mendandani Diana. “Saat dia sakit gue bilangin, ‘lu nanti didandanin yang cantik enggak boleh orang lihat lu botak’. Dia memang selalu minta ‘Orang harus lihat gue seperti gue dulu sehat.’ saya bilang oke.

Dekornya nanti juga gue pilihin yang terbagus, petinya juga paling oke,” kata Rita. Menurut Rita, Diana mengalami gangguan lambung karena mengonsumsi obat-obatan dalam waktu yang panjang. “Makannya enggak seimbang sama obat-obatan,” ujarnya. Diana Nasution meninggal dunia pada usia 55 tahun, Jumat (4/10) dini hari. Ibunda dari penyanyi Ello itu akan dimakamkan hari ini (6/10). (S2)

Sadar Sulit Punya Anak MESKI tak dapat menutupi hasratnya untuk memiliki buah hati, Bella Saphira menyadari usianya yang hampir menyentuh 40 tahun cukup sulit untuk dikaruniai seorang anak. Namun, dia tetap akan berusaha untuk memiliki anak dalam rumah tangga yang baru dibinanya. “Berapa ya? Ya dengan usia segini saya ikutin saja, dijalani, saya tetap berusaha,” kata Bella ditemui di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, kemarin. Namun, dia berharap diberikan kesempatan untuk menjadi seorang ibu. Menurutnya, pekerjaan seorang ibu merupakan pekerjaan yang mulia. Bella dinikahi Mayjen Agus Surya Bakti pada 30 Agustus lalu. Meski tidak mendapat restu dari orang tuanya, Bella tetap menjalani keputusannya menikah dengan jenderal bintang dua itu. “Saya hanya minta sama Tuhan ber i l a h s aya kesempatan untuk menjadi ibu. Ibu a da l a h ke r jaan tendensi, sosok yang mulia,” katanya. (S2)

 MI

Daniel Radcliffe

CMYK

Bella Saphira

CMYK

 MI


CMYK

±

refLeksi

±

±

DJADJAT SUDRADJAT

Lidah

10

“MAKIN banyak hukum, makin sedikit keadilan.” (Marcus Tullius Cicero, negarawan Roma). *** “BERJUANG tiada akhir.” Itulah moto hidup Muhammad Akil Mochtar. Ia terapkan dengan sungguh moto itu. Ia mendaki dari bawah, berpuluh tahun kemudian Akil sampai ke puncak. Ia berdiri pada ketinggian posisi. Sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil termasuk 10 pejabat negara paling penting di negeri ini. Tapi, kehormatan dan kemuliaan itu ia hempaskan begitu rupa. Saya masih ingat sesumbarnya yang amat nyaring ketika ikut uji kelayakan dan kepatutan di DPR lima tahun silam. Jika lolos, ia tak akan tunduk pada kepentingan apa pun, kecuali kepentingan keadilan. Lidahnya licin belaka. Juga, tentu saja ketika bersumpah jabatan menjadi anggota DPR selama dua periode, menjadi hakim Mahkamah Konstitusi, dan menjadi nakhoda di institusi itu. Di situ Tuhan dibawa untuk mengafirmasi sebuah kesungguhan, bahwa ia tak akan berkhia­ nat. Tuhan menjadi amat penting diucapkan dalam seremoni, tapi ajarannya diingkari. Beribu penyelenggara negara dan pejabat publik bersumpah, beribu orang berkhianat. Ia juga enteng ketika mengomentari korupsi yang kian tumbuh subur. Akil punya ide potong satu jari dan pemiskinan para koruptor merespons banyak pendapat tentang hukuman mati dan pemiskinan bagi koruptor. “Itu murni ide saya,” katanya. Dengan penekanan “murni ide saya”, bisa jadi Akil ingin publik mengapresiasinya (?) Akun Twitter-nya juga ringan berkicau mengomentari kasus Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini. “Quo vadis SKK Migas? Menyedihkan sekaligus mempermalukan bangsa.” Karena itu saya tak terkejut ketika sang Ketua Mahkamah Konstitusi itu ditangkap KPK di rumah dinasnya, Rabu (2/10) malam. Selain sering mendengar dari banyak pihak siapa Akil, saya telah membuang rasa kaget, marah, dan malu setelah beberapa tokoh yang kita nilai serupa “malaikat”, juga dicokok KPK. Bisa jadi yang belum muncul di ruang publik jauh lebih besar. Begitu banyak orang mengutuk, tapi beberapa yang mengutuk juga kini jadi yang terkutuk. Lembaga tinggi negara manakah yang bebas korupsi? Aparat hukum manakah yang tak bisa dibeli? Partai manakah yang politikusnya di parlemen bebas korupsi? Terlalu banyak “orang baik” jadi orang rantai. Kini kita memang hidup pada periode sampah (garbage era). Era ketika yang buruk dan yang busuk tengah menyebar, membuat kita mual, bahkan nyaris pingsan. Mereka yang menebarkan bau busuk itu datang dari rupa-rupa strata dari rupa-rupa agama, rupa-rupa partai, rupa-rupa institusi. Laki-laki, perempuan, tua, muda, sama saja. Dari yang amat terpelajar hingga yang amat bebal, yang santun hingga yang banal. Menilik biografinya, Akil lahir dari keluarga bersahaja di Putus­ sibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, 53 tahun silam. Ketika SMP ia pindah ke Singkawang. Untuk melanjutkan SMA ia pindah ke Pontianak. Ia hampir tak bisa melanjutkan SMA karena tak ada biaya. Ia menjadi loper koran, tukang semir sepatu, sopir angkot, calo, untuk menamatkan sekolahnya. Di kota ini pula ia menyelesaikan S-1-nya. S-2 dan S-3 ia selesaikan di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung. Mula-mula ia menjadi pengacara, sebelum masuk Partai Golkar. Ia terpilih sebagai anggota DPR selama dua periode (1999—2004 dan 2004—2009. Ia mencoba peruntungan, berkompetisi sebagai calon gubernur Kalimantan Barat pada 2007, tapi gagal. Pada 2008, ia masuk Mahkamah Konstitusi, hingga menjadi ketua pada April silam menggantikan Mahfud M.D. Kini perjalanan hidup Akil agaknya akan berakhir di penjara. Aroma suap miliaran rupiah menyengat dalam urusan yang ditanganinya: pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gunungmas, Kalimantan Tengah, dan Kabupaten Lebak, Banten. Saya tak tahu implementasi “perjuangan tiada akhir” yang jadi moto hidupnya untuk menghadapi kasusnya yang amat berat itu. Kemarahan publik menghendaki ia dihukum seberat-beratnya. Bahkan, kalau bisa hukuman mati. Atau ia akan memotong jari tangannya dan memiskinkan diri sendiri seperti “ide murni” yang keluar dari lidahnya? ***

Member of Media Group Direktur Utama: Raphael Udik Yunianto Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Gaudensius Suhardi. Wakil Pemimpin Redaksi: Iskandar Zulkarnain Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryopratomo, Toeti Adhitama, Usman Kansong. Redaktur Pelaksana: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Asisten Redaktur Pelaksana: D. Widodo, Umar Bakti

±

Redaktur: Hesma Eryani, Lukman Hakim, Muharam Chandra Lugina, Musta’an Basran, Nova Lidarni, Sri Agustina, Sudarmono, Trihadi Joko, Wiwik Hastuti, Zulkarnain Zubairi. Asisten Redaktur: Abdul Gofur, Aris Susanto, Isnovan Djamaludin, Iyar Jarkasih, Fadli Ramdan, Rinda Mulyani, Rizki Elinda Sary, Sri Wahyuni, Sony Elwina Asrap, Susilowati, Vera Aglisa. Liputan Bandar Lampung: Agus Hermanto, Ahmad Amri, Delima Napitupulu, Fathul Mu’in, Ricky P. Marly, Meza Swastika, Karlina April Sita, Surya Bakara, Wandi Barboy. LAMPOST.CO Redaktur: Kristianto Asisten Redaktur: Adian Saputra, Sulaiman. COnTenT enRiChMenT Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Kurniawan, Aldianta. Foto: Hendrivan Gumay (Asisten Redaktur), Ikhsan Dwi Satrio, Zainuddin. Dokumentasi dan Perpustakaan: Syaifulloh (Asisten Redaktur), Yuli Apriyanti. Desain Grafis Redaktur: DP. Raharjo, Dedi Kuspendi. Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Sumaryono. Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah, Buchairi Aidi, Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto. Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. Lutfi, M. Wahyuning Pamungkas, Sudirman, Suprayogi. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata.

±

±

wawancara Australia Bukan Sekadar Tetangga

mINGGU, 6 oktober 2013 LAMPUNG POST

CMYK

±

Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Sayuti (Kabiro), Abu Umarly, Erlian, Mif Sulaiman, Widodo, Heru Zulkarnain. Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Kepala Departemen Marcomm: Amiruddin Sormin Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim). Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan iklan: Gedung PWi: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. DALAM MeLAKSAnAKAn TUGAS JURnALiSTiK, WARTAWAn LAMPUnG POST DiLenGKAPi KARTU PeRS DAn TiDAK DiPeRKenAnKAn MeneRiMA ATAU MeMinTA iMBALAn DenGAn ALASAn APA PUn.

CMYK

F

Nadjib riphat kesoema

Duta Besar Indonesia untuk Australia dan Vanuatu

INDONESIA-Australia adalah relasi yang intens sejak lama. Namun, hubungan tidak selalu mutualis. Beberapa kali dua negera ini berseteru cukup panas.

BiODATA Nama Kelahiran Agama Istri Anak

: Nadjib Riphat Kesoema : Medan, 23 Maret 1953 : Islam : Nino Nasution Riphat : Dua

Pendidikan dan Pelatihan - Sarjana Muda Psikologi, Fakultas Psikologi Unpad (1977) - Sarjana Psikologi, Jurusan Psikologi Sosial; Pendalaman Psikologi Politik, Fakultas Psikologi Unpad (1980) - Diklat Sekolah Dinas Luar Negeri–Departemen Luar Negeri (1983) - Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri Tingkat Madya–Departemen Luar Negeri (1990) - Diklat Sekolah Staf Pimpinan Dinas Luar Negeri Departemen Luar Negeri (1997)

akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila membuka Program Studi Hubungan Internasional (HI) mulai tahun ini. Sebagai pembuka wawasan internasional, jurusan baru ini mendatangkan Nadjib Riphat Kesoema, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Australia dan Republik Vanuatu, untuk memberi kuliah umum. Dalam stadium general 2 Oktober 2013 di Unila itu, Nadjib yang putra Lampung itu membeberkan soal peran Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Berikut pemaparan duta besar yang masuk buku 100 Tokoh Terkemuka Lampung terbitan Lampung Post 2010 yang diolah dengan format tanya jawab.

Soal daya saing pada era global? Saat ini Indonesia telah menjadi anggota G20 dan menjadi negara ekonomi terbesar ke-16 dunia. Kemudian 70% dari total penduduknya berada di usia muda yang produktif. Singapura saja hanya memiliki penduduk usia produktif 30%. Tapi mereka mampu mempertahankan stabilitas negaranya. Kita seharusnya bisa lebih dari itu. Selain itu, adanya pergeseran geopolitik dan geoekonomi di Eropa saat ini telah menciptakan orientasi dan ekspektasi baru masyarakat dunia. Stabilitas perekonomian Eropa kini goyah sehingga terjadi krisis yang menuntun masyarakat dunia berharap pada kawasan Asia, termasuk Indonesia.

Indonesia kini menuju negara cukup maju di kawasan Asia Pasifik. Apa komentar Anda? Secara geopolitik, kita yang berada di sekitar Samudera Hindia dan Samudera Pasifik tak lepas dari apa yang terjadi di sekitarnya. Konflik India­Pakistan, Korea Utara­Korea Selatan, konflik Laut China Selatan, dan sebagainya, kita pasti terkena dampak. Kawasan ini mengalami perkembangan signifikan. Bangkitnya kekuatan China dan peranan Amerika Serikat yang lebih besar menjadi ancaman sekaligus kekuatan. Tetapi saya pikir, kunci kekuatan Indonesia adalah komit dan fokus menjaga kestabilan kawasan ASEAN. Sebab, ASEAN kini makin diperkuat melalui forum East Asia Summit (EAS) yang melibatkan partisipasi 18 negara, termasuk AS dan Rusia.

Pengaruh dunia sudah nyata dan memaksa Indonesia masuk perdagangan bebas. Menurut Anda, kita siap? Inilah tantangan pemerintah, ini konteksnya global. Menurut saya tidak masalah, komoditas pertanian itu datang dari mana saja, kita sekarang sudah menjadi bagian dari masyarakat global. Kalau banyak petani cabai yang katanya menjerit karena cabai thailand, ya bagaimana pemerintah menemukan komoditas pertanian yang bisa diunggulkan. Ini tantangan. Dari konsumsi daging sapi, misalnya. Indonesia perkapita hanya 2,3 kg per tahun. Itu pun kita tidak bisa memenuhi pasokan lokal. Australia perkapita konsumsi daging 40 kg, tetapi dia ekspor sapi ke kita. Sekali lagi, ini tantangan. Negara tetangga kita saja perkapitanya 20 kg.

Bagaimana potensi Indonesia? Indonesia sangat strategis yang memiliki peluang besar mengembangkan politik dan perekonomian bangsa. Indonesia menargetkan akan menjadi 7 besar dunia dalam bidang ekonomi, bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia. GDP Australia dan Indonesia itu sama dengan Indonesia, yaitu 5.000 dolar per tahun. Bedanya, penduduk Indonesia berapa kali lipat dari Australia. Potensi Indonesia jelas sangat luar biasa. Ekonomi negara kita terbesar ke-16 di antara anggota G20 dan terbesar di Asia Tenggara. Jumlah kelas menengah terus meningkat. Penduduk usia muda atau produktif yang besar, sekitar 100 juta hingga 150 juta. Penanda itu bisa dilihat dari pengguna media sosial terbesar. Pengguna Facebook di Jakarta lebih besar dibanding New York. Jakarta juga disebut Twitter City. Kita juga negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan Asia Tenggara, ada harmonisasi antara demokrasi, Islam, dan pluralisme.

±

±

Anda duta besar di Australia. Bagaimana kerja samanya? Namun, tantangannya adalah memperbaiki dan meningkatkan kerja sama di tingkat masyarakat. Warga Australia dan Indonesia masih menyimpan kecurigaan. Ini akibat ketidaktahuan soal budaya masing-masing. Indonesia dan Australia itu jaraknya sangat dekat, tetapi latar belakang sejarah dan budaya itu sangat berbeda jauh sehingga jika dua tetangga sangat dekat tetapi sangat berbeda, sering terjadi salah pengertian, maka itu harus ada saling pemahaman antarmasyarakat dua negara. Presiden SBY di depan Parlemen Australia pernah mengatakan “We are not just neighbors, we are not just friends, We are strategic partners.” Sementara PM Tony Abbott baru-baru ini menyatakan, “Our relationship with Indonesia is our most important overall relationship…I want the relationship to be a stronger, deeper, broader in the future than it has been the past.” Ini modal komitmen besar. n Sudarmono

sudarmono@lampungpost.co.id

Dari Lampung Menjelajah 64 Negara MENYAMPAIKAN materi kuliah umum di Prodi Hubungan Internasional FISIP Unila, pekan lalu, Nadjib Riphat Kesoema terlihat amat enjoy. Selain menyampaikan pokok-pokok pikirannya, ia kerap menyelipkan statement nostalgianya di Lampung. Maklum, pria 60 tahun ini orang Lampung asli, masa kecilnya di Lampung, meskipun lahirnya di Medan. Kariernya Nadjib memang moncer. Mengawali kerja sebagai pegawai di Kementerian Luar Negeri di Jakarta usai menyelesaikan studi S-1 Psikologi di Unpad Bandung, ia mendapat kesempatan keliling dunia. “Sudah 64 negara saya kunjungi,” kata Riphat seraya mendapat applaus dari hadirin. Mengabdi pertama kali pada 1981, Nadjib berusaha memahami tantangan yang ada di setiap negara yang disinggahinya. “Saya sangat menikmati pertemuan dengan masyarakat dunia. Kita bisa face to face, berbicara dari hati, dan brainstorming dengan masyarakat tentang apa pun yang sekiranya bisa kita sumbangkan untuk negara,” ujarnya. Melalui kuliah umumnya, ia mengajak mahasiswa belajar dan mengembangkan keterampilan melalui pendidikan. “Seluruh mahasiswa harus berpikir luas dan terbuka agar bisa memahami dinamika yang terjadi di tingkat lokal maupun internasional.”

±

Sejak 2012, Nadjib bertugas sebagai duta besar luar biasa dan berkuasa penuh RI untuk Australia dan Republik Vanuatu. Sebelumnya, dia adalah duta besar dan berkuasa penuh RI untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa. Nadjib mengatakan tugas pertama ke luar negerinya pada 1986. Dia ditempatkan di Kedutaan Besar RI untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia berkedudukan di Oslo dengan jabatan kepala Subbidang Penerangan dan Sosial Budaya serta merangkap sebagai staf bidang ekonomi. Tahun 1992, Nadjib Riphat ditempatkan di KBRI untuk Takhta Suci Vatikan di Roma sebagai kepala Bidang Politik, Sosial, Budaya, dan Penerangan. Selama bertugas, baik di Norwegia dan Vatikan, dia mengembangkan kerja sama dengan pemerintahan, surat kabar, dan berbagai LSM yang terkait. Selama empat tahun di sana, dia ditunjuk sebagai ketua delegasi RI pada International Conference on Interreligious Dialogue tahun 1992, 1993, 1994, 1995, dan 1996 yang diselenggarakan di berbagai kota di Eropa. Nadjib menjadi anggota delegasi dalam beberapa kali pertemuan bilateral RI-Takhta Suci. Pada April 1999, dia ditempatkan di KBRI CanberraAustralia sebagai kepala Bidang Politik.

Selama mengabdi di negeri orang, Nadjib mengaku Lampung tetap hadir sebagai kenangan. Ia tak bisa lupakan menyantap seruit dengan sambal terasi tomat, ikan baung, dan aneka sayuran. Maka itulah, jika kembali ke Tanah Air dia selalu menyempatkan pulang ke Lampung. Pria kelahiran Medan, 23 Maret 1953, ini dahulu memperdalam pengetahuan agama di kampung halamannya, Kedaton dan Tanjungseneng. “Dulu saya sering berenang di Sungai Blau di Telukbetung dan sungai di Kedamaian. Tapi, sayang sungai itu kini tercemar dan airnya mengalir tersendat,” kata dia dalam buku 100 Tokoh Terkemuka Lampung yang diterbitkan Lampung Post. Lampung, kata dia, merupakan tanah kaya. Dikelilingi laut yang berlimpah hartanya. Hal yang harus dilakukan masyarakat Lampung, pemerintah, legislatif, kaum cerdik pandai, dan swasta adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk bisa bersaing dengan negara lain. Alumnus SMAN 1 Tanjungkarang tahun 1971 ini mengatakan Lampung harus segera berbenah diri, mengorientasikan ekonomi tidak hanya jangka pendek, tetapi merambah mancanegara. Dengan kemajuan yang dicapai kini, Lampung harus lebih banyak membangun infrastruktur seperti jalan. Sudarmono

CMYK

±

±


CMYK

±

±

CMYK

±

ILMU mINGGU, 6 oktoBER 2013

LAMPUNG POST

TEKNOLOGI 11

Kompor Gasifikasi

±

±

ala Agus Haryanto SILINDER kaleng itu berdebu dan berkarat. Jika tidak diperhatikan baik-baik, sulit untuk mengetahui fungsi dari silinder kaleng yang tersimpan di sudut ruang kerja Agus Haryanto, dosen Teknik Pertanian Universitas Lampung. “Ini kompor gasifikasi,” ujar Agus saat ditanya Lampung Post, Senin (30/9), tentang pajangan itu. Menurut Agus, kompor gasifikasi ini merupakan hasil penelitiannya pada 2011 lalu. Agus mengatakan saat ini sumber energi alternatif terus dikembangkan, tetapi dia memiliki pemikiran lain. Agus menawarkan solusi kembali ke alam dengan kemajuan (back to nature with improvement). “Masyarakat desa sudah terbiasa menggunakan kompor dan tungku kayu. Mau dipaksa pakai tabung gas pun, beberapa masyarakat memilih untuk kembali ke kompor,” ujar doktor lulusan Mississippi State University, Amerika, ini. Kondisi inilah yang membuat Agus tertarik melakukan penelitian tentang kompor ini. Selama dua tahun, Agus mengkaji kompor yang hemat dalam penggunaan kayu bakar sampai akhirnya Agus me­ nemukan kompor gasifikasi biomassa. Alat yang digunakan sangat simpel. Sifatnya sama seperti kompor minyak, tapi bahan bakarnya menggunakan kayu. Dia menjelaskan gasifikasi merupakan proses pembakaran sempurna yang menghasilkan gas karbonmonoksida (CO) dan H2 (hidrogen). “Prinsipnya hampir sama dengan kompor minyak, tetapi kompor ini hanya menggunakan kayu berukuran kecil saja,” kata Agus. Bagian­bagian kompor gasifikasi terdiri dari silinder luar dan pintu udara, tabung pembakaran (ruang gasifikasi), dan dudukan panci. Agus hanya menghabiskan satu kayu bakar kecil untuk mendidih­ kan 5 liter air. Uji pembanding yang dilakukan terhadap tungku biasa menunjukkan kebutuhan bahan bakar yang jauh lebih sedikit dibandingkan tungku biasa. Kompor gasifikasi membutuhkan 689,5 gram kayu bakar, sementara tungku biasa membutuhkan 856,5 gram bahan bakar. Waktu mendidih air juga lebih cepat, yaitu 14,5 menit, dibandingkan tungku biasa yang membutuhkan waktu 34,9 menit. Hal itu disebabkan daya input yang lebih besar, yaitu 12,12 watt, sementara tungku biasa hanya 5,79 watt. “Kalau tungku biasa asapnya hitam dan kotor, maka kompor gasifikasi ini asapnya lebih sedikit,” ujar alumnus Magister Teknik Pertanian UGM ini. Namun, Agus mengakui masih ada beberapa kelemahan dari hasil penelitiannya ini, yaitu api yang dihasilkan masih merah serta kompor ini tidak bisa bekerja dengan bahan bakar berukuran sangat kecil, seperti sekam dan serbuk gergaji. Untuk itu, dia menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan menggunakan sistem penambahan bahan bakar rasio (perbandingan) tinggi dan diameter ruang bakar. Juga penyempurnaan bentuk, tampilan, dan bahan. Menurut Agus, penelitian ini menggunakan dana hibah dari Dirjen Dikti. Dia berharap produk­produk penelitian yang didanai pemerintah ini tidak mubazir begitu saja. Jika kompor gasifikasi ini ditindaklanjuti dan didistribusikan kepada masyarakat, manfaatnya akan lebih terasa. “Peneliti hanya meneliti, tindak lanjut dan distribusi diserahkan kepada pemerintah,” ujarnya. (DIAN WAHYU KUSUMA/M2)

±

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


 

CMYK CMYK

 

CMYK CMYK

 

DUNIA MINGGU, 6 OKTOBER 2013 LAMPUNG POST

ANAK 12

 CERITA ANAK

Putri Aurel dan Kupu-kupu Keemasan

I

STANA Timika terkenal dengan keindahan dan keasrian tamannya. Aneka kupu-kupu dan kumbang membuat pemandangan di taman tersebut semakin memesona. Tapi akhir-akhir ini, taman itu menjadi sepi. Semua itu ulah Putri Aurel yang sangat suka mengoleksi serangga, terutama kupu-kupu dan kumbang. Akibatnya, tak ada lagi kupu-kupu dan kumbang yang berani memperlihatkan diri di taman istana Timika. “Apa kau tidak kasihan melihat serangga-serangga itu?” tanya Ratu Letucia sambil menunjuk koleksi kupu-kupu dan kumbang Putri Aurel. Seranggaserangga itu dimasukkan toples-toples yang dipajang di lemari kaca. Di dalam sebuah toples, seekor kupu-kupu terlihat sedang kepayahan karena salah satu sayapnya patah. “Tenanglah, Ibunda Ratu. Mereka tidak apa-apa. Lihatlah, sayap kupukupu ini sebentar lagi akan membaik,” ujar Putri Aurel. Ratu Letucia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Ia sangat memahami putrinya. Jika sudah punya keinginan, Putri Aurel sangat sulit untuk diingatkan. Suatu hari, Putri Aurel melihat seekor kupu-kupu bersayap keemasan terbang di taman. Betapa senangnya dia. Dia mengajak dua dayangnya untuk menangkap kupu-kupu itu. Putri Aurel berjalan mengendap-endap. Jaring di tangannya siap terayun ke arah kupukupu itu. Tapi tiba-tiba, Putri Aurel merasakan kepalanya sangat pusing dan bumi seperti berputar. Ia memanggil kedua dayangnya untuk mengajak mereka kembali ke istana. Namun… “Hei, apa yang kalian lakukan?” teriak Putri Aurel. Ia heran melihat dayang istana malah mengarahkan jaring penangkap serangga padanya. Putri Aurel berlari menjauh. Tapi betapa terkejutnya Putri Aurel ketika menyadari bahwa ia tidak sedang berlari, tetapi terbang! “Oh, ini tidak mungkin!” pekik Putri Aurel. Kedua tangannya kini telah berubah menjadi sepasang sayap ber-

warna keemasan. Putri Aurel menjelma menjadi seekor kupu-kupu! Salah seorang dayang dengan cepat mengayunkan jaring ke arah Putri Aurel. Putri Aurel berusaha menghindar. Tapi sungguh malang, salah satu sayapnya robek terkena jaring! Putri Aurel kehilangan keseimbangan. Tubuhnya meluncur cepat seperti pesawat yang siap jatuh ke tanah. “Tolooong!” Teriak Putri Aurel Panik. Di saat itulah, tiba-tiba sebuah jaring terbentang dan menyelamatkan Putri Aurel. Putri Aurel membuka matanya. Seekor labalaba berkacamata tersenyum padanya. “Syukurlah kau selamat,” ujar laba-laba. Ia kemudian berbalik dan mulai berjalan. “Ayo, cepat ikuti aku!” katanya. Putri Aurel mengerutkan alisnya. “Ke mana? Hei, tunggu!” Bukannya menjawab, laba-laba itu malah mempercepat langkahnya m e n u j u s e b u a h lubang besar di celah bebatuan. Dengan susah payah, Putri Aurel mengikuti langkah labalaba itu. Sesampainya di l u b a n g , P u t r i Au r e l terpana melihat pe mandangan di hadapannya. Di dalamnya, beberapa serangga te n g a h te r b a r i n g d i atas tandu-tandu yang dibuat dari kelopak-kelopak bunga. Kondisi mereka sangat menyedihkan. Ada kupu-kupu yang sayapnya robek dan sungutnya tinggal sebelah, juga ada beberapa kumbang yang kakinya patah.

Para kupu-kupu tampak sibuk merawat serangga-serangga itu. Sementara kumbang-kumbang memikul guci-guci berisi persediaan nektar bunga dan meletakkannya di pojok ruangan. “Siapa mereka?” tanya Putri Aurel pada laba-laba. “Mereka adalah

para penghuni taman istana Timika. “Apa yang terjadi pada mereka?” Laba-laba menghela napas. “Mereka adalah korban Putri Aurel dan dayang-dayangnya!” Putri Aurel terperangah.

“Putri Aurel begitu kejam! Ia menyakiti serangga dengan jaringnya dan mengurung mereka yang berhasil ditangkapnya,” ujarnya sambil mengepalkan tangan. Wajah Putri Aurel berubah pucat. Ia tidak menyangka perbuatan-

nya membuat hidup banyak serangga menjadi menderita. “Para serangga tak ada lagi yang berani mengisap bunga di taman istana Timika. Mereka takut Putri Aurel akan mencelakakan mereka. Kau lihat? Mere-

ka sekarang kekurangan makanan. Para kumbang yang pemberani mencoba mengumpulkan sedikit demi sedikit nektar bunga. Meski mereka mengambilnya secara sembunyi-sembunyi, tapi tak jarang mereka juga tertangkap.” Laba-laba itu tertunduk sedih. Perlahan, ia berpaling ke arah Putri Aurel. “Kasihan kau,” ujarnya sambil memerhatikan sayap Putri Aurel. “Kau juga menjadi korban Putri Aurel.” Tangis Putri Aurel pun pecah. Ia menutupkan sayap ke wajahnya dan mulai terisak. “Maafkan aku…” bisiknya lirih. “Apa?” “Maafkan aku… Akulah penyebab semua ini… Aku benar-benar menyesal…. Maafkan akuuuu!” teriak Putri Aurel histeris. Ia menggelenggelengkan kepalanya dengan keras. Kepalanya mendadak pusing sekali. Bruk! Putri Aurel pingsan. “Putri, Putri…” Putri Aurel membuka matanya. Dayang istana menatapnya cemas. “ Tuan Putri sepertinya pusing. Mungkin sebaiknya kita kembali ke istana,” ujar dayang. Putri Aurel mengerjapkan-ngerjapkan mata. Ia masih di taman istana. Kepalanya tak lagi pusing. Dan ketika ia memandang ke sekeliling, matanya terpaku pada sesosok kupu-kupu. Kupu-kupu berwarna bersayap keemasan itu tengah asik mengisap nektar bunga di taman.  FERIAL Keesokan harinya, aneka kupu-kupu dan kumbang berterbangan di taman istana Timika. Putri Aurel telah melepaskan semua koleksi serangga yang pernah ditangkapnya. Ia berjanji tak akan menangkapi serangga lagi.  IZZAH ANNISA

 SAHABAT KITA

Si Cantik Kaya Prestasi SAHABAT kita yang ini namanya Riznatia Nur’afifah Dewi. Biasa dipanggil Tia. Tia punya cita-cita mulia lo teman-teman, dia ingin menjadi guru kalau sudah besar nanti. Anak pasangan Fahrurizal dan Dewi Andayani ini punya banyak prestasi. Seperti juara II fotogenik G5 SMA 5 Bandar Lampung tahun 2009, juara II Busana Kasual Sekolah Bintang Indonesia. Pernah juga menjadi juara I Kartini Days Yamaha Pringsewu 2011, juara I Foto Ceria Mom and Kids Johnson n Johnson 2011, dan juara III Model Lampung Fair 2012. Sekarang Tia duduk di kelas III Sekolah Dasar Negeri 2 Sukarame. Yang mau kenal lebih dekat sama Tia bisa datang ke Pondok Permata Biru Blok 11 No. 7, Sukarame, Bandar Lampung. Oh iya, saat ditanya tentang hobinya, ini jawaban Tia. “Saya suka jalan-jalan, menari, dan main air,” katanya sambil tertawa memperlihatkan barisan giginya yang putih dan rapi. (KAK DIAN/M2)

 

CMYK CMYK

KETENTUAN: - Masukkan gambar kalian ke sehelai amplop yang sudah ditempeli kupon Mari Mewarnai Lampung Post. - Sertakan juga data diri secara lengkap (nama, alamat, sekolah, tanggal lahir, dan nomor telepon) termasuk foto ukuran 3R terbaru. - Kirim ke bagian promosi Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Bandar Lampung paling lambat 4 hari dari tanggal terbit - Disediakan bingkisan untuk tiga pemenang berupa : a. Orikids b. Komik Kreative c. Kotak pensil creative d. Oil Pastel Pascola (Standard).

 

CMYK CMYK

 


CMYK

CMYK

REPORTER

MINGGU, 6 OKTOBER 2013 LAMPUNG POST

CILIK 13

Di Sini, Teknologi

Budi Daya Ikan Laut

A

DIK-ADIK pastinya sudah sering melihat ikan-ikan air tawar dibudidayakan. Biasanya ikan air tawar dibudidayakan di kolam-kolam besar. Tapi, sudah pada tahu belum? Ikan-ikan laut juga bisa dibudidayakan lo! Tentu saja mengembangbiakkan ikan laut jauh lebih sulit dibandingkan ikan air tawar, kenapa? Karena ikan-ikan inikan hidupnya di laut, jadi belum banyak orang yang tahu tentang proses perkembangbiakannya. Nah, di Lampung ini ada Balai Besar Pengembangan Budi Daya Laut (BBPBL) namanya. Tugasnya mencari teknologi-teknologi budi daya ikan-ikan laut. Misalnya, bagaimana cara ikan laut kawin, bagaimana anakannya, apa saja penyakit yang kerap menyerang ikan laut, bagaimana tingkat keasinan airnya. Pokoknya semua deh yang berkaitan dengan kehidupan ikan-ikan laut. Biar lebih jelas, kami mewawancarai Kepala BBPBL Lampung Ibu Tati Sriparyanti, Kamis (3/10). Berikut petikan wawancaranya.

Apa saja tugas Ibu sebagai kepala Balai Besar Pengembangan Budi Daya Laut? Oh iya, di antaranya memimpin 145 karyawan yang ada di sini. Ibu baru tiga bulan bekerja di sini, sejak Juli kemarin. Sebelumnya di Jakarta, 29 tahun Ibu bekerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sudah tua ini Ibu malah dipindah ke Lampung, tapi Ibu senang karena bertemu dengan ikan-ikan laut yang banyak dibudidayakan di sini. Ibu bisa lihat ikan kerapu, cobia, kakap merah, kakap putih, dan ikan-ikan hias. Dibudidayakan itu apa maksudnya, Bu? Dibudidayakan itu dikembangbiakkan. Biasakannya kan ikan-ikan laut itu ditangkap nelayan dari laut. Walau perairan kita ini sangat luas, kalau ikan-ikan yang ada di dalam laut ditangkap terus, lama-lama akan habis. Makanya, kami di sini mengoleksi ikan-ikan laut dan mencari teknologi untuk mengembangbiakkannya. Bagaimana cara ikan itu kawin, bertelur, ma-

CMYK

Dikembangkan

kanannya apa saja supaya sehat. Bagaimana agar tidak mudah kena penyakit dan mati. Teknologi-teknologi ini yang dicari di sini. Setiap ikan itu beda-beda perlakuannya. Makanya petugas di sini suka pergi ke tengah laut, mengoleksi ikan-ikan laut dan dicari teknologi untuk budi dayanya. Apa sih Bu tujuan budi daya ikan laut ini? Salah satu tujuannya adalah untuk melestarikan sumber daya ikan yang ada di perairan kita. Kalau ditangkap terus-menerus, nanti ikan-ikan di lautnya habis. Iya kan? Nah, dengan budi daya ini, beberapa jenis ikan laut yang sudah dibudidayakan, tidak usah ditangkap lagi di laut, cukup beli dari pembudidaya di keramba-keramba tengah pantai. Di sini kami melakukan budi daya pada beberapa jenis ikan laut. Untuk ikan-ikan yang dibudidayakan ini, penangkapannya di laut sudah mulai menurun. Apa saja jenis ikan yang dibudidayakan di sini? Ada kerapu bebek, kerapu macam, cobia, kakap merah, kakap putih, dan aneka ikan hias. Nanti anak-anak bisa keliling melihat proses pembenihan ikan. Di sini ada induk ikan, besar, ada yang sampai 86 kilogram. Kalau mau lihat di keramba tengah laut sana, hehehe. Induk ini akan mengeluarkan telur dan ada anakannya. Anaknya kami pelihara sekitar 3 bulan, ukurannya sekitar 5—7 cm. Anakan ikan-ikan laut inilah yang kami jual ke pembudidaya ikan. Pembudidaya ikan itu adalah bapak-bapak yang membesarkan ikan-ikan laut di keramba-keramba tengah pantai. Kalau sudah besar, baru dijual. Misalnya kerapu bebek, itu satu ekornya beratnya bisa mencapai setengah kilogram, dan harga 1 kilonya sekitar Rp450 ribu. Berapa benih ikan yang dihasilkan dalam satu bulan? Banyak. Untuk benih kerapu bisa 5.000 ekor per bulan. Benih kakap 10 ribu ekor per bulan. Sedangkan ikan hias dalam sebulannya bisa lebih dari 100 ekor. Benih cobia, ikan laut yang mirip ikan gabus itu juga banyak. Oh iya Bu, ikan-ikan ini dikasih makan apa ya? Kalau benih-benih itu dikasih pakan alami, yaitu phytoplankton dan zooplankton. Kalau sudah besar kami kasih makan pelet dan ikan rucah, yaitu ikan-ikan yang dibeli dari nelayan dan dipotong kecil-kecil. Tapi, sekarang

Reporter cilik melihat anakan ikan cobia (gabus laut).

 Reporter cilik Lampung Post: Anggita Liliani, Freddy Harahap, Muhammad Athaya Aqsyawijaya, dan Ibrahim Ksatria Osama Ore.

ikan rucah juga sudah susah dicari karena itu kan tangkapan nelayan dari laut. Kami sudah mencoba ikan-ikan besar agar diberi makan pelet saja. Kami di sini punya pabrik kecil untuk membuat pelet. Air untuk memelihara ikannya juga harus air laut dong Bu? Iya dong. Kalau pakai air tawar bisa mati ikannya, hehe. Untuk pengembangbiakan benih di kolam-kolam ini kita pakai air laut yang sudah difilter agar kuman dan bakteribakteri air lautnya mati. Kadar garam atau tingkat keasinan air lautnya juga harus diukur, suhunya harus dijaga agar larva-larva ikan itu bisa tumbuh besar. Terima kasih Ibu, kami mendapat banyak informasi tentang budi daya ikan laut ini. Ada pesan-pesan untuk para pelajar Lampung, Bu? Iya, giat belajar, cari pengalaman sebanyak mungkin, jangan malu bertanya. Kemudian jangan takut salah. Biasanya anak-anak itu kan takut salah ya, takut nanti diketawai temannya. Teman yang mengetawai juga takut salah itu, hehehe. Kalau enggak tahu, tanya saja. Barusan anak-anak dapat informasi banyak tentang budi daya ikan laut, itu karena kalian banyak bertanya. Terus, harus menurut sama orang tua dan guru. Beribadah sama Allah karena Allah yang membimbing kita. (M2)

Reporter cilik mewawancarai Kepala Balai Besar Pengembangan Budi Daya Laut (BBPBL) Lampung Tati Sriparyanti, Kamis (3/10).

CMYK


CMYK

±

CMYK

±

±

fokus mINGGU, 6 oktober 2013 LAMPUNG POST

MENJADI waria bukan faktor biologis, melainkan lebih karena ada trauma atau faktor lingkungan.

14

Jangan Diskriminasi Waria

P

ukul 22.00 sejatinya sudah larut bagi Bayu yang baru berumur 11 tahun. Namun, ia tetap berjalan dalam gerimis yang rapat dan membuat tubuhnya kuyup. Dari rumahnya di belakang Terminal Kemiling, ia menghampiri hampir setiap warung yang masih buka. Namun, sampai jauh ia hanya keluar masuk warung. Se­ bab, benda yang dicari, sebotol minuman fermentasi anggur bergambar lelaki kedot yang dipesan ibunya belum ia dapatkan. Jawaban tukang warung selalu kosong. Tak tahu harus mencari ke mana lagi, Bayu kelelahan. Tetapi ia takut pulang. Ka­ rena ia pasti diomeli dan dipukul ibunya. Entah sudah berapa lama ia tertidur di pinggiran trotoar itu. Ia terbangun ketika kepalanya ditendang dengan keras oleh ibunya yang mencarinya ke sana kemari. “Saya diseret dan dijenggut sampai ru­ mah, terus disuruh tidur di teras rumah. Ya Allah, begini amat nasib saya, kenapa saya dilahirkan kalau cuma mau disiksa seperti ini,” kata Bayu. Ia tak kuat lagi dengan perlakuan kasar ibunya, setiap berbuat salah ia selalu disiksa. Kisah masa kecil itu adalah trauma akut buat Bayu atau yang kini mengubah nama menjadi Ayu (25). Ia mengaku tak tahu ke­ napa ibunya bisa begitu kasar. “Mungkin ibu tidak suka melihat saya seperti banci karena sejak kecil saya memang suka jadi perempuan. Saya suka main bepe (bongkar pasang, red), main masak­masakan sama kakak­kakak saya.” Tak tahan mendapat perlakuan kasar dan kerap dibedakan dari kakak­kakaknya, Ayu melarikan diri. Ia bekerja serabutan, termasuk menjadi pekerja seks komersial di Pasar Tengah. Setelah merasa uangnya cukup, Ayu merantau ke Serang dan bekerja di rumah makan. Di sini ia mengenal sosok pria yang disebutnya begitu perhatian hingga akhirnya ia dipecat karena ketahuan ber­ perilaku sebagai waria. “Handphone saya jual, saya berangkat ke Jakarta ke tempat Bunda Dorce. Di sana saya ditampung,” kata dia. Di kediaman Dorce Gamalama itu, ber­ sama­sama sejumlah waria lainnya, Ayu diajari sejumlah keterampilan. Ia bahkan sempat menjadi sales hingga ke Manado, Kalimantan, dan Jawa Timur. Setelah punya keterampilan dan sedikit modal, Ayu kembali ke Lampung. Ia ber­ kumpul dengan kaum waria di Gaya Len­ tera Muda Lampung (GLML), LSM nirlaba berbasis komunitas yang fokus pada pen­ dampingan kaum gay, lesbian, biseksual, dan transgender (GLBT). Ia bahkan menjadi penjangkau atau relawan GLML yang terus memberikan pendidikan kesehatan kepada sesama waria. Selain itu, ia

kini tengah sibuk mendesain busana karnaval untuk Festival Krakatau mendatang. “Di sini saya bahagia. Saya menemukan keluarga saya di GLML ini, walaupun saya suka sedih tiap Lebaran. Yang lain kumpul sama keluarganya, saya malah nunggu sekred,” kata dia kemayu. Kisah Ayu sebangun dengan Violetha Anggela (23) atau biasa disapa Vio. Vio kini sudah benar­benar berubah. Rambutnya hitam panjang, bulu matanya lentik, dan berkawat gigi. Ia terlihat cantik, sifat kela­ kiannya sudah benar­benar hilang, kecuali kelaminnya. “Sebentar lagi, Vio mau nikah sama cowok keturunan Arab. Dia ada di Jember, nungguin Vio,” kata waria yang pernah mendesain pakaian panggung untuk sejumlah artis, seperti Syahrini dan Dewi Perssik ini. Waria adalah ‘Devian’ Menganalisis fenomena ini, sosiolog Uni­ la, Barthoven Pipit, menyebut keberadaan waria sebagai sebuah rekonstruksi identi­ tas, ada batas dengan gender umum. “Dalam ilmu sosiologi, umum disebut se­ bagai devian (penyimpangan). Banyak faktor yang menjadi penyebab. Bisa dari psikologi­ nya, bisa juga dari lingkungannya,” kata dia. Barthoven mengakui masyarakat belum

bisa menerima keberadaan waria sehingga membuat mereka terkesan tertutup dan da­ lam budaya, khususnya budaya Lampung, keberadaan mereka dianggap sebagai se­ suatu yang menyimpang. Meskipun demiki­ an, bagi kaum waria, mereka menganggap sebagai hal yang normal. Tapi, pendapat itu dibantah oleh Rendi Yusliadie. Sebagai pendamping kaum gay, lesbian, biseksual, dan transgender di LSM Gaya Lentera Muda Lampung, ia justru menyebut keberadaan kaum waria justru diterima di Bandar Lampung khususnya. “Kalau tak diterima, mereka tak mungkin bisa hidup dan menghidupi keluarganya. Itu semua karena masih ada klien (pelang­ gan, red), dan Bandar Lampung ini kota besar yang masyarakatnya heterogen,” kata Rendi. Meski demikian, ia melihat memang masih ada sebagian masyarakat yang me­ mandang rendah keberadaan waria. Itu karena mereka melihat ada waria yang menjajakan diri dan rentan tertular penya­ kit seperti HIV/AIDS. Kaum waria juga masih merasakan diskriminasi di sektor formal, seperti ling­ kungan pekerjaan dan pendidikan. “Sekitar 90 persen waria itu berperilaku baik, tapi sisanya yang 10 persen menjadi PSK dan

berada di jalanan. Nah, yang sedikit ini yang dilihat oleh masyarakat sehingga akhirnya dicap negatif.” Rendi menjelaskan mobilitas waria itu sangat tinggi. Di Lampung, kebanyakan waria yang berprofesi sebagai PSK justru bukan asli dari Lampung, tapi berasal dari luar seperti Palembang atau Banten. Menurut Rendi, menjadi waria bukanlah sebagai tindakan menyimpang dan bukan pula penyakit sosial. “Sejak dulu, waria su­ dah ada dan disebut sebagai wadam.” Menjadi waria itu pilihan. Karena itu, kata Rendi, pihaknya terus memberi pen­ guatan mulai dari penggunaan kondom agar terhindar dari infeksi menular sek­ sual. Termasuk juga memberi pencerahan kepada mereka tentang bahaya transeksual (mengubah kelamin, red) seperti kemung­ kinan terkena kanker, operasi plastik yang justru bisa merusak tubuh. “Sekarang, kalaupun harus menjadi transeksual, mereka hanya sebatas dada saja, sedang kelamin tidak mereka ubah. Itu karena mereka diberi pemahaman bahwa mengubah kelamin justru akan menghilangkan rasa nafsu dan tidak bisa ereksi,” kata Rendi yang sudah sejak 1995 memberi perhatian khusus terhadap kaum waria. n Meza Swastika

Trauma yang Mengubah Bayu menjadi Ayu Bayu (11) berlari pulang seperti dikejar setan dari rumah kakeknya tak jauh dari rumah ibunya, di belakang Terminal Kemiling. Ia menyadari sedang memasak air di rumah. Tetapi terlambat. Ibunya sudah keburu berada di dapur dengan muka merah padam. Bayu hanya terdiam dan hanya tertunduk. Dari jarak 2 meter, setengah panci air mendidih itu dilempar ke arah kakinya. Ia merasa kakinya seperti terbakar dan melepuh. Namun, ia matikan rasa itu dan justru menyampaikan kata maaf kepada ibunya. Lalu, dengan tertatih bu­ jang kecil itu menuju rumah kakeknya minta diobati. Peristiwa lemparan panci berisi air panas 14 tahun lalu itu masih membekas di kaki Bayu yang kini meng­ ubah namanya menjadi Ayu (25). Luka bakar itu melebar dan agak menganggu. Ayu kerap menutupinya dengan gaun panjang. Di dekat ubun­ubun kepalanya pun ada “pra­ sasti” berupa bekas jahitan Komunitas waria Bandar Lampung berkumpul di markasnya sepanjang 5 sentimeter. Rambut susah tumbuh di bekas luka dari lemparan radio oleh ibunya sehingga kepala Ayu terlihat pitak. Di pergelangan tangannya juga terlihat beberapa luka sayatan kecil­kecil yang mulai menghitam. Bagaimanapun usaha Ayu menutup semua luka itu dengan gaun panjang, gelang atau pita­pita kecil, selalu saja beberapa temannya kerap bertanya ten­ tang luka­luka itu.

±

CMYK

Ketika itu, Ayu hanya menangis. Ia masih ingat betul, bagaimana ibunya bisa begitu kejam kepada dirinya. “Sumpah, saya enggak akan pernah pulang lagi ke rumah itu,” kata Ayu. Hasilnya, dari bekerja serabutan setelah pergi dari rumah, kini membuat Ayu bisa hidup mandiri dan terbilang mapan. Sebuah smartphone Android ke­ luaran terbaru berlayar sentuh selalu ada di sisinya. “Dulu waktu tinggal dengan Bunda Dorce di Jakarta, saya sudah kebeli motor, tapi saya jual waktu pulang ke Lampung, uangnya saya tabung.” Segudang aktivitasnya, mulai dari merias pengan­ tin, mendesain baju untuk karnaval pada Festival Krakatau mendatang, semakin membuat ia mapan. Ia sudah menyelesaikan setidaknya empat busana karnaval yang diorder kepadanya untuk diperagakan pada Festival Krakatau nanti. Busana bersayap rancangannya itu terlihat megah. Ia menyisipkan unsur­unsur budaya Lampung di busana itu. Meski ibunya tak ingin melihatnya, Ayu kerap mem­ bantu saudaranya, termasuk ibunya, meski tak secara langsung. “Ibu sudah enggak mau lihat saya lagi, tapi saya masih bantu ngasih uang untuk kakak dan ibu saya.” Sebagai relawan di Gaya Lentera Muda Lampung membuatnya dikenal. Ia diminta untuk bekerja di Skala PKBI sebagai aktivis, semacam penyuluh lapan­ gan bagi waria yang memberikan pendampingan dan penguatan antarsesama waria. Ia juga kerap terlihat di Pasar Tengah, Terminal Rajabasa, atau di PKOR Way Halim. Tetapi bukan se­ dang menjajakan diri, melainkan membagi­bagikan kondom gratis kepada waria yang berprofesi sebagai PSK di sana. Perannya kepada sesama waria cukup kuat. Ia memberikan kesadaran yang serius tentang bahaya HIV/AIDS.

±

Ingin Kembali Dari hati kecilnya, Ayu mengaku ingin kem­ bali menjadi laki­laki normal. “Kalau Tuhan su­ dah menuntun saya untuk pulang, saya akan jadi laki­laki lagi,” kata dia mantap. Sekarang ia masih merasa nyaman menjadi waria, sebagai bentuk pelarian atas trauma yang dialaminya. “Saya lagi nulis pengalaman saya, siapa tahu ada yang mau buatnya jadi buku.” Demikian halnya dengan Violetha Angela. Waria yang sudah tak lagi menyerupai laki­laki ini, kini tengah menabung. Hasil kerja kerasnya sebagai perancang busana panggung untuk penyanyi, seperti Dewi Perssik dan Syahrini, dirasanya belum cukup. Vio yang tinggal di daerah Rajabasa ini ingin operasi implan pada payudaranya. Itu karena akhir tahun ini ia akan menikah dengan pria keturunan Arab di Jember. “Biar Englibet (panggilan sayang Vio untuk calon suaminya, red) seneng,” ujarnya bercanda. Waria yang juga pernah mendesain busana karnaval pada event Jember Fashion Week ini juga tengah menyelesaikan beberapa busana karnaval untuk diperagakan di Festival Krakatau 2013. Ia direkomendasikan banyak waria karena kepiawaian­ nya mendesain busana karnaval maupun busana panggung. Ia ingin menghapus pengalamannya menjadi PSK, luntang­lantung ke berbagai daerah sebagai pelarian dari tentangan ayahnya yang melarangnya menjadi waria. Ia ingin membangun keluarga bersama pria keturunan Arab idamannya itu yang disebutnya sudah resmi menjadi warga negara Indonesia. Pria itu, kata Vio, pernah datang menemui ibunya untuk melamarnya. n Meza Swastika

CMYK

±


±

minggu, 6 OKTOber 2013

LAMPUNG POST

CMYK

±

±

PARIWARA 15

±

±

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

lentera mINGGU, 6 oktoBER 2013 LAMPUNG POST

16

Jimly,

±

±

Peletak Batu Pertama MK M

embincangkan MK sulit untuk tidak menyebut Jimly Asshiddiqie. Guru be­ sar dari Universitas Indonesia itu ada­ lah orang yang berjasa besar membesarkan nama Mahkamah Konstitusi. Pada zaman dia memimpin, MK moncer namanya karena konsistensinya me­ negakkan hukum yang berkaitan dengan perundang­ undangan. Kompetensinya yang kuat di bidang hukum dan analisisnya terhadap setiap kasus yang ditangani membuat kepercayaan publik demikian tinggi. Padahal, pada masa tugasnya, yakni 2003—2008 (mengundurkan diri pada 6 Oktober 2008), sengketa konstitusi sedang pada puncaknya. Penyebabnya, euforia pemilihan kepala daerah secara langsung baru berjalan beberapa tahun. Jimly Asshiddiqie yang lahir di Palem­ bang, 17 April 1956, adalah akademisi Indonesia yang menjabat sebagai ang­ gota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 25 Januari 2010. Ia menjabat sebagai ketua MK pertama dan diakui sebagai peletak dasar bagi perkembangan gagasan modernisasi per­ adilan di Indonesia.

± KAMIS (3/10) malam menjadi antiklimaks Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia. Itu karena sang ketua lembaga negara garda utama penjaga hukum di Indonesia itu, Akil Mochtar, tertangkap tangan menerima suap. Negara pun seperti terkena gempa dahsyat hingga tatanan hukum ambruk.

J i m l y meraih gelar sarjana hukum dari Universitas In­ donesia (UI) pada 1982, kemudian me­ nyelesaikan jenjang pendidikan S­2­nya di perguruan tinggi yang sama pada 1987. Gelar doktor kemudian disandangnya dari Universitas Indonesia pada 1990. Juga mendapatkan gelar yang sama dari Van Vollenhoven Institute, serta Rechts­faculteit, Uni­ versiteit Leiden, program doctor by research dalam ilmu hukum (1990). Pada 1998, Jimly memperoleh gelar guru besar ilmu hukum tata negara FHUI. Di masa Presiden Soeharto, Jimly pernah menjabat Staf Ahli Menteri Pendidikan (1993—1998) dan kemudian di­ angkat menjadi Asisten Wakil Presiden RI B.J. Habibie. Di masa Presiden Abdurrahman Wahid dan Presiden Mega­

wati, ia kembali menjadi guru besar FHUI dan kemudian dipercaya menjadi penasihat ahli Menteri Perindustrian dan Perdagangan (2001—2003), tim ahli PAH I BP­MPR (2001—2002), dan penasihat ahli Setjen MPR dalam rang­ ka Perubahan UUD 1945 (2002—2003). Zaman Presiden B.J. Habibie, Jimly dipercaya menjadi ketua Kelompok Reformasi Hukum, sedangkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua Kelompok Kerja Re­ formasi Politik. Selain menyiapkan pelbagai bahan untuk RUU, pokja juga ditugasi untuk melakukan kajian Perubahan UUD 1945 dan kemungkinan sistem pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat. Di saat genting pascamundurnya Presiden Soeharto, ia dipercaya menjadi Sekretaris Dewan Penegakan Keaman­ an dan Sistem Hukum yang langsung diketuai oleh Presi­ den dengan Ketua Harian Menkopolkam. Jimly banyak terlibat dalam perancangan UU bidang politik dan hukum, dan terakhir ia aktif sebagai penasihat pemerintah dalam penyusunan RUU tentang Mahkamah Konstitusi. Setelah RUU mendapat persetujuan bersama pada 13 Agustus 2003, ia dipilih oleh DPR menjadi hakim konstitusi generasi pertama pada 15 Agustus 2003, dan ke­ mudian terpilih menjadi ketua pada 19 Agustus 2003. Ia dipercaya memimpin MK selama dua periode (2003— 2006 dan 2006—2008). Setelah masa tugasnya selesai, sampai masa pendaftaran ditutup oleh DPR, ia tidak men­ calonkan diri kembali sebagai hakim konstitusi. Namun, atas desakan semua partai, ia akhirnya bersedia meskipun untuk itu masa pendaftaran calon hakim terpaksa diper­ panjang dan kemudian dilantikan kembali menjadi hakim konstitusi. Namun, setelah pelantikan dan kemudian diadakan pemilihan ketua, Jimly tidak terpilih sebagai ketua untuk periode ketiga. Ia digantikan hakim baru, yaitu Mahfud M.D., yang berhenti dari DPR untuk mengabdi menjadi hakim konstitusi. Pemerintah sangat menghargai jasa­jasanya dalam membangun lembaga Mahkamah Konstitusi dengan baik. Untuk itu pada Agustus 2009, ia dianugerahi oleh Presiden Bintang Mahaputera Adipradana. Sesudah tidak lagi sebagai hakim, ia pernah diper­ caya menjadi Ketua Panitia Seleksi Penasihat KPK (2009) dan Ketua Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (2009—2010). Ia juga aktif menjadi Penasihat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (2009—sekarang). Aktivitas organisasinya, beliau pernah aktif di organisasi kepemudaan Pelajar Islam Indonesia (PII). Sekarang di samping mengajar, Jimly aktif mendirikan sekolah kepemimpinan politik dan hukum yang diberi nama Jimly School of Law and Government. n

±

sudarmono@lampungpost.co.id

Hadirnya Jiwa Sosial Rendi MALAM telah larut pertengahan 2008, di salah satu sudut GOR Saburai, Rendi menghentikan sepeda motornya. Ia menyaksikan sekumpulan anggota Satpol PP tengah menyergap seorang waria. Sementa­ ra beberapa warga yang melihat razia PSK itu hanya terpaku. Bahkan, dari mimik mukanya ada kesan mencibir mengejek waria itu. Namun, tidak dengan Rendi. Hatinya tere­ nyuh dan fisiknya bereaksi. Ia bergegas berlari mendekati kerumunan itu, berusaha membela waria yang terus meronta dan menolak diang­ kut ke dalam mobil patroli petugas Satpol PP. Tetapi tindakannya seperti tak direspons. Ia bahkan harus memaki petugas Pol. PP itu dan menarik lengan waria itu sekuat tenaganya agar tak dinaikkan ke mobil patroli. Tetapi usahanya sia­sia. Ia hanya seorang diri, sementara razia itu melibatkan banyak petugas Pol. PP. Sejak itu, Rendi melihat waria harus didam­ pingi. Mereka harus mendapat hak dan per­ lakuan yang sama dengan masyarakat lainnya. “Bahwa mereka waria, itu adalah pilihan hidup mereka. Jangan lantas dibedakan apalagi sam­ pai mendapat diskriminasi dari masyarakat, apalagi aparat,” kata Rendi yang juga dikenal dengan panggilan Rendi Arga ini. Ia membentuk lembaga swadaya masyarakat berbasis komunitas, Gaya Lentera Muda Lam­ pung. Para relawan kerap menyingkat nama wadah ini dengan sebutan Gaylam. LSM ini fokus untuk memberikan perhatian kepada kaum­kaum minoritas, seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Per­ lahan Rendi memberikan penguatan kepada mereka, termasuk memberdayakan mereka di sektor­sektor keterampilan sesuai dengan keahlian mereka.

±

±

CMYK

“Saya beserta relawan di Gaylam memberi­ kan pemahaman mereka tentang pentingnya kesehatan seksual. Saya melakukan pendam­ pingan kaum waria, lesbian, dan gay terhadap hak mereka di masyarakat.” Ia mengatakan selama ini banyak dari kaum­kaum minoritas itu mendapat per­ lakuan diskriminatif. Tetapi mereka takut melapor karena tak tahu akan haknya seba­ gai warga negara. “Mereka khawatir identitas mereka justru akan diketahui jika melapor. Di sini kami memainkan fungsi kami sebagai pendamping.” Ia mengaku miris mana kala mendengar curhat dari kaum waria yang tak bisa bebas menunjukkan eksistensinya sebagai waria di tempatnya bekerja atau di tempatnya kuliah. “Sektor formal seperti tempat kerja dan tem­ pat pendidikan masih belum bisa menerima mereka sebagai manusia yang juga memiliki hak sama. Bagaimana sakitnya mereka ke­ tika petugas kelurahan mencantumkan jenis kelamin mereka sebagai laki­laki di KTP atau bagaimana tersiksanya mereka saat harus berpakaian seperti laki­laki di sekolah atau di kampusnya. Akhirnya, hal­hal seperti ini hanya menjadi sebatas keluh kesah mereka di Gaylam, tapi kami berupaya memahaminya.” Waria, kata pegawai honorer di Dinas Pari­ wisata dan Kebudayaan Lampung ini, adalah sosok perempuan yang terperangkap dalam tubuh laki­laki. Sikap­sikap penolakan dari masyarakat yang cenderung munafik mem­ buat posisi waria kerap tersudut. “Waria itu diterima kok di masyarakat. Buktin­ ya klien (pelanggan, red) mereka tetap ada. Tidak hanya lelaki hidung belang saja, tapi juga di sek­ tor keterampilan seperti salon dan mendesain

±

busana justru peran waria yang dominan, lantas kenapa keberadaan mereka justru diingkari.” Eksistensi kaum minoritas ini di Bandar Lampung yang tergabung dalam Gaylam ini mendapat apresiasi dari kelompok pemer­ hati LGBT Filipina. Gaylam diminta untuk mengirimkan perwakilan dua waria untuk mengikuti pendidikan di Filipina selama enam bulan. “Di Filipina semua kebutuhan mere­ ka ditanggung, di sana mereka dilatih berbagai keterampilan, termasuk be­ lajar tentang organisasi, komunitas, kesehatan mereka. Setelah itu ilmu yang mereka dapat dari sana akan dibagikan kepada kaum waria yang ada di sini.” Rendi juga memberikan pe­ mahaman kepada kaum waria untuk tidak melakukan operasi plastik terhadap alat kelamin atau transeksual. Sebab, hal itu sangat membahayakan. “Akhirnya mereka sadar, bahwa menjadi waria tak harus mengubah kelamin mereka,” kata dia. Rendi mengaku akan ter­ us melakukan penguatan terhadap kaum­kaum mi­ noritas ini. Ia tak terlalu ber­ harap perhatian atau ruang yang layak dari pemerintah terhadap kaum minoritas. “Kami hanya meminta agar kami diakui, itu saja, tak lebih.”

±

Meza Swastika

CMYK

±


CMYK

CMYK

HIJAB MINGGU, 6 OKTOBER 2013 LAMPUNG POST

17

Anggun!

Kombinasi Kardigan dan ‘Dress’ Sifon

D

RESS sifon yang dipakai Desti A t i k a (23) s e mak i n cant i k dengan padu padan kardigan cokelat susu. Manis dan lembut. Kardigan berbahan kaus spandek ini longgar m i r ip mode l kele l awa r, tapi menggantung sampai pinggang. “Model ini belum banyak yang pakai, biasakan dress seperti ini sering dipadu dengan blazer. Saya memilih kardigan ini karena lebih nyaman dipakai,” ujar karyawati BNI Syariah Pringsewu ini, pekan lalu.

Menurut Desti, dia membel i dress it u d i sebua h m a l d i L a mpu n g. D e s t i ter tar i k denga n cora k bat i k nya yang u n i k dan angg un. Gad is i ni kerap meng g u na k a n nya saat bersantai bersama temantemannya. Desti memilih pashmina warna kuning cerah untuk mengimbangi warna dress yang natural. Pilihan warna jilbab ini membuat Desti tampil fresh. “Busana ini juga bisa dipakai ke pesta juga kok, tinggal jilbabnya d i bi k i n lebi h rame aja ,” ujarnya. (IKHSAN/M2)

FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/IKHSAN

‘Turban Glitter’

Bercahaya di Pesta MODELNYA biasa, tapi pilihan bahan pashmina tile glitter membuat penampilan Vina Melly (24) menjadi mewah. Sentuhan bros bermata batu swarosky semakin menambah kesan glamor. Vina menggunakan busana ini ke pesta. “Ini kreasi saya sendiri, saya memang suka bikin-bikin model jilbab sendiri,” ujar karyawati BRI Syariah Unit Jatimulyo ini, pekan lalu. Turban layer kreasi Vina ini dipadukan dengan busana brown lady berbahan satin lembut. Glitter pada hijab memang menjadi daya tarik tersendiri. Pilihan hijab dan busana dengan garis-garis horizontal ini menjadikan Vina primadona pesat. Beberapa teman dan ibu-ibu yang tertarik dengan gaya berhijab Vina tidak sungkan-sungkan memujinya. “Alhamdulillah, banyak yang suka dengan kreasi jilbab saya, jadi senang,” kata dia. Hmmm, ingin menjadi primadona pesta? Coba trik hijab ala Vina ini! (IKHSAN/M2)

FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/IKHSAN

CMYK

CMYK


CMYK

±

CMYK

±

±

KEluarga mINGGU, 6 oktoBER 2013 LAMPUNG POST

18

‘Kami Saling Membantu di rumah’

±

±

TANGAN laki-laki muda itu lincah mengaduk bumbu rempah di wajan ukuran sedang. Setelah beberapa kali membolak-balik tumisan bumbu itu, David Ikhsanudin (28) meminta semangkuk air kepada istrinya.

W

usshh, asap membubung tinggi dari jendela dapur sebuah rumah di Jalan R.A. Basyid RT 6/RW 2 Labuhandalam, Bandar Lampung. Tercium aroma masakan yang menggoda selera. Pagi itu, Rabu (2/10), David memasak makanan kesukaan keluarganya, pindang ikan, jamur crispy, dan sambal terasi. “Dulu, saya indekos waktu kuliah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, jadi sudah biasa masak-masak,” ujar suami dari Vera Nova ini. Kepiawaian dalam masak-memasak terpakai hingga kini. Tidak ada kata malu atau tabu bagi David untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Jika si istri kelihatan lelah sehari semalam mengurus anak mereka, Adzkia Shatia Shanum (1), David tidak perlu berbasa-basi menawarkan bantuan. Dengan cekatan, dia langsung mengeksplorasi keterampilannya di dapur. “Sambal terung ungu bikinan saya makanan paling enak sedunia, haha,” kata David tanpa sungkan memuji kepiawaiannya dalam memasak. Ini pun diakui oleh sang Istri. Vera mengaku masakan suaminya lebih disukai anaknya daripada masakannya sendiri. Jika Kia, panggilan sayang untuk anak mereka, mulai rewel disuruh makan, maka saatnya sang suami meluangkan waktu khusus untuk membuat masakan untuk Kia. “Enggak tahu kenapa, kalau Abinya yang masak, dia banyak makannya,” ujar alumnus jurusan Bahasa Inggris Universitas Lampung ini. Menurut Vera, pintar memasak adalah salah satu keistimewaan suaminya. Dan, yang membuat Vera merasa sangat beruntung adalah kemauan suami untuk melakukan pekerjaan rumah tangga secara bersama-sama. “Alhamdulillah, suami saya mau bantu-bantu pekerjaan rumah. Kalau Ayah saya enggak mau bantu-bantu Ibu di dapur, hehe,” kata pemilik bisnis online Rumah Kurma ini. Sudah sekitar tiga tahun, pasangan muda ini mengelola Bimbingan Belajar Rumah Cahaya. Lokasinya tidak jauh dari rumah mereka. Bimbingan belajar ini baru buka pada pukul 13.30 sampai pukul 21.00. Usaha bimbingan belajar ini mereka kelola berdua. Sebelum berangkat ke tempat usaha, mereka juga bersama-sama menyelesaikan pekerjaan rumah. Menurut Vera, dia dan suami memang sudah sepakat untuk mengerjakan pekerjaan rumah bersama-sama karena itu mereka tidak menggaji pembantu. Pagi-pagi, Vera bertugas mengasuh Kia, mulai dari memandikan dan menyuapi makan. Sementara suaminya membantu membersihkan rumah atau memasak. “Tidak ada pembagian tugas yang jelas, fleksibel saja, kami saling bantu di rumah” kata Vera.

±

±

Tergantung Kesepakatan Dosen psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Renyep Proborini, mengatakan era modern memang memberi ruang yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk bekerja. Sehingga, seharusnya paradigma bahwa mengurus rumah secara total adalah tanggung jawab istri harus diubah. Seorang suami harus membuang pandangan konvensional ini. Lebih baik semua peran dalam kehidupan berumah tangga dibicarakan secara terbuka, baik itu peran domestik, mencari nafkah, ataupun peran sosial di tengah masyarakat. Untuk urusan rumah tangga, ujar Rini, ada skala prioritas. Misalnya, ketika suami dan istri dua-duanya bekerja pada sebuah perusahaan yang cukup ketat dalam waktu, jika tidak sanggup memasak bisa membeli sayur di luar. “Jangan dipaksakan harus istri yang masak, padahal istri juga capek dan sama-sama bekerja di luar rumah,” kata Wakil Dekan Fakultas Psikologi UML ini. Kecuali, lanjutnya, pasangan itu sanggup menggaji pembantu rumah tangga untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah. Maka, secara otomatis, beban mengurus rumah tangga berkurang. Jika tidak ada pembantu rumah tangga, suami dan istri harus membuat kesepakatan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga secara bersama-sama. “Kalau kebetulan dapat istri yang superwoman, bisa bekerja sekaligus mengurus semua pekerjaan rumah, ya tidak masalah. Tapi, ada juga wanita yang capek dengan pekerjaannya. Ya, lihat kondisi istrilah, takutnya istri kelelahan malah anak-anak yang dimarahi. Intinya semua harus dibicarakan secara terbuka,” kata Kepala Biro Lembaga Psikologi Harmoni Bandar Lampung ini. (DIAN

±

±

WAHYU KUSUMA/M2)

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

CMYK

FOTO MINGGU, 6 OKTOBER 2013 LAMPUNG POST

19

Yogi sedang membersihkan sampah dari jaring nelayan yang diupah dengan hasil ikan para nelayan.

Bocah-Bocah Berkiprah

Anak-anak be

rebut dengan

T

menyortir orang dewasa

ANGAN kecil Yogi menari lincah membuang sampah yang menyangkut di jaring payang nelayan di pantai Teluk Lampung, Sukaraja, Telukbetung Selatan, pekan lalu. Bujang kecil yang masih SD ini bersama teman-temannya sesekali membantu nelayan untuk membersihkan sampah yang tersangkut di jaring atau sekadar menggulung tali yang berserakan. Dari sini Yogi dan kawankawan mendapatkan upah ikan dari nelayan. Selanjutnya, ikan ini mereka jual kepada pengunjung dan hasilnya digunakan untuk menambah uang jajan mereka di sekolah. Tak beda nasib dengan Yogi, Mar, gadis kecil di Tegineneng,

A Bakung. sampah di TP

ini juga harus merelakan waktu bermainnya untuk sekadar membantu orang tua. Jari-jari lentiknya gesit memainkan pisau untuk mengupas kulit singkong yang akan dijadikan gaplek. Bedanya, Mar hanya membantu orang tuanya yang buruh membuat gaplek. Masih banyak bocah-bocah yang setali tiga uang dengan Yogi dan Mar. Seperti di tempat pembuangan akhir sampah Kecamatan Bakung, Telukbetung Barat. Pemandangan anakanak berbaur bahkan berebut sampah untuk memilih dan memilah barang yang masih bisa laku dijual. Bau menyengat dan uap dari sampah, ditambah panasnya cuaca, tak mereka hiraukan.

Dengan lincah mereka mengumpulkan sampah yang dapat mereka jual kepada pengumpul yang setiap saat siap menerima setoran hasil jerih payang mereka. Di perempatan jalan di Bandar Lampung, pemandan miris, yakni anak-anak berkiprah mencari nafkah cukup banyak. Bocah-bocah itu mengamen, menawarkan koran, dan bahkan mengemis. Bocah bocah pencari rupiah ini tak ragu dan selalu tampil riang. Ia bersama teman seperjuangan tak menghiraukan letih di kala sedang berjuang untuk menghasilkan uang recehan untuk uang jajan, bahkan membantu menafkahi orang tuanya.  TEKS DAN FOTO: LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

 Mar sedang membantu ibunya mengupas singkong untuk dijadikan gaplek.

Seorang boca

h sedang mem inta uang kepa

da pengendara

a mobil.

Seorang anak beristirahat di bawah rongsokan sampah di TPA Bakung.

CMYK

CMYK


CMYK

±

CMYK

±

±

sastra mINGGU, 6 oktoBER 2013 LAMPUNG POST

20

CERPEN

Insiden Sebuah Kaleng

±

±

Tjak S. Parlan

A

KU seperti melupakan sesuatu hari ini. Aku menjelaskan gejalanya sejak seperempat jam lalu dengan gerak gerik ringan seorang yang sedang gelisah. Seingatku, aku pernah menaruhnya di tempat itu. Pasti masih di sana, terlindung dari tangan siapa pun yang akan menjamahnya. Hanya ada aku di tempat ini: dijamin semua rahasia akan terjaga. Tapi ada Joan. Ah, betapa aku nyaris melupakannya. Hanya saja jika kemungkinan itu ada, pastilah sangat tipis. Apa mungkin Joan yang melakukannya? Menurutku Joan bukanlah tipe seperti itu. Bahkan pemalas itu kadang begitu lamban memenuhi aktivitas di rumah ini. Memang, sekali waktu saat aku mulai kurang memberi perhatian padanya, Joan akan berjingkat-jingkat menyusulku ke dalam kamar. Sebentar saja biasanya. Hanya sebatas mengelus-elus kepalanya yang hangat, seolah-olah aku ingin mengatakan padanya bahwa aku begitu sibuk beberapa hari itu sehingga aku tak sempat menyapanya. Sesudahnya, Joan akan pergi dengan tatapan mata bahagia, meringkuk di kehangatan sofa ruang tamu, melanjutkan mimpinya bersantap senampan dengan Macarena. Jangan-jangan Macarena. Siapa tahu, ketika aku sedang tidak di sini, Macarena bersijingkat menuju kamarku dan langsung membuka brankas yang tak pernah terkunci itu. Ini tidak dilakukannya sendiri. Mungkin Macarena bersekongkol dengan Joan. Bukankah mereka sudah begitu dekat? Jika itu benar adanya, Macarena pasti telah menebarkan rencana busuk itu melalui pesona ekor belangnya yang menawan. Bukankah itu membuat Joan cukup tergoda menuruti kemauannya? Apalagi, bersamaku Joan belum bisa sepenuhnya memenuhi hasratnya. Menurutku, satu-satunya yang membuatnya betah tinggal di tempat ini hanya karena aku membebaskannya melakukan apa saja. Aku juga kerap menduga, mungkin saja karena ia bisa sering-sering bertemu Macarena. Ah, Macarena memang menggoda. Ia bersih dan sintal. Liuk ekornya ketika berjalan, menerbitkan keinginan setiap orang untuk memilikinya. Aku sendiri bahkan pernah mengurungnya selama berhari-hari di loteng dengan harapan ia cepat melupakan rumahnya. Kalau itu yang terjadi, kesimpulanku sangat sederhana: Joan sudah tak setia lagi padaku. Ini bisa terlihat dari sifat main belakangnya. Diam-diam Joan telah berani menelikungku di tengah-tengah kondisi terpuruk yang belakangan menyerangku. Kalau tahu begitu, aku tak akan pernah merelakan sekaleng makanan ringan pada sebuah malam dengan hujan membabi buta yang membuat cacing-cacing liar dalam perutku menggeliat-geliat. Waktu itu, saat tepergok tatap matanya yang suram berlendir itu, aku merasa harus berbagi setengah kaleng dengannya. Sejak kejadian itulah, matanya terus-terusan mengusikku. Di kemudian hari, aku

±

±

mulai sering berbagi apa saja dengannya. Berbagi tempat tidur, berbagi makan sekaleng berdua, berbagi tongkol, berbagi ikan asin. Kehadiaran Joan juga sering membuatku terbangun oleh suara-suara ribut di ruang tamu: suara sepasang itu, Joan dan Macarena, tengah merayakan musim kawin yang dingin. Selanjutnya aku sering melihat mereka jalan-jalan berdua. Mengingat kejadian-kejadian kecil yang menghubungkan Joan dengan aktivitasnya, membuatku semakin curiga saja. Kondisiku secara mental dan fisik, dengan rumah terbengkalai ini, membuatku cenderung menyalahkan secara serampangan. Hanya ada dua pihak yang bertanggung jawab di rumah tua ini. Pihak pertama tentunya aku. Pihak kedua, siapa lagi kalau bukan Joan? Artinya, jika terjadi apa-apa dengan salah satu di antara kami, harus ada yang bertanggung jawab. Selama kejadian-kejadian itu terjadi di areal ini, aku akan melibatkan yang paling dekat. Sekali lagi, dalam kondisiku yang serba menurun belakangan ini, Joan adalah pihak paling dekat yang memiliki peluang besar untuk disalahkan! Aku akan minta maaf, jika nyatanya Joan tak memiliki andil dalam kasusku ini. Tapi melihat keakrabannya dengan Macarena, itu membuatku terinspirasi untuk menjadikan dua nama ini sebagai penyebabnya. (Ingat saudara-saudara, ini sebuah persekongkolan, dan aku memiliki peluang melibatkan kedua-duanya!)

Kunci utama ada pada Joan. Tapi sekarang Joan ada di mana? Mengapa justru ketika aku mengalami kondisi seburuk ini, ia tidak bersamaku? Pasti ia sedang berpesta kepala-kepala tongkol itu bersama Macarena di rumah Tante Laura. Aku tahu, Joan sebenarnya paling suka makanan yang diawetkan. Mungkin karena ia mampu mengendus sugesti yang dihembuskan oleh aroma kaleng itu sepertiku. Atau bisa saja: Joan bersamaku menang kenangan. Ingat, dari sekaleng ikan itulah, kami pernah dipertemukan. Itu menjadi kenangan terus menerus. Artinya, aku sebenarnya tidak perlu kawatir betapa pun Tante Laura—majikan Macarena itu— telah memanjakannya dengan berlusinlusin jenis makanan lain. Joan akan tetap memiliki insting kegemarannya. Ia akan kembali bergairah saat kusisakan aroma yang menggoda itu di hadapannya. Joan belum juga datang. Beberapa asumsi positif yang kubangun tentang dirinya, perlahan-lahan mulai berguguran. Berangsur-angsur lenyap bersama daya tahan fisik dan psikologisku yang terus melemah. Tapi aku belum menyerah. Aku yakin pernah menaruhnyabahkan menyimpannya di tempat yang aman. Di dalam sana, di sebuah lemari kayu yang tak pernah terkunci. * Empat buah tas usang itu selalu berada di sana. Di dalamnya adalah

helai-helai kertas berisi catatan harian, nota tagihan, kartu perpustakaan, kartu kesehatan, kuitansi, sobekan halaman majalah adventure, kaus kaki kotor, sarung tangan, foto kawan lama dengan pose menggelikan, foto masa gemilang dengan potongan rambut yang memaksa siapa pun yang melihatnya hari ini akan menggelandangku ke tukang cukur, bungkus makanan ringan yang ketinggalan dan lain-lain. Beberapa yang bisa dibawa ke manamana adalah penghuni utama, tak lain sekadar buku, sepotong dua baju pengganti, sikat gigi, odol, sabun dan pencukur kumis. Maklum, nyatanya aku pernah lebih suka menghabiskan waktu di luar rumah. Sekali waktu, jika aku kembali ke rumah ini, aku merasa tak perlu memindahkan semua isi di dalam tas ke dalam bagian lain di sebuah lemari tua itu. Aku sengaja membiarkannya, betapa pun dan bagaimanapun isinya. Jari-jariku terus men FERIAL nyisir sampah-sampah peninggalan masa lalu itu. Mengembara, dari tas satu ke tas lainnya. Di saat aku mulai menjamah punggungnya, aroma gunung tercium. Segar kulit kayu pinus membuatku merasakan penetrasi hutan perawan. Daun-daun cemara, pucukpucuknya menjulang mengingatkanku pada kenangan. Selalu dengan cokelat susu, mi rebus, kretek yang meledakkan jantung dan gumpalan protein dalam kemasan kaleng kesukaanku. Aku terus menyusuri dari satu ceruk ke ceruk lainnya. Jari-jariku menangkap apa saja dari sisa-sisa yang tertinggal yang terus menggiringku ke arah nostalgia tertentu—yang hari ini terasa seperti perihnya luka bertabur garam. Tapi aku belum menyerah juga, bahkan ketika jari-jariku tuntas merogoh seluruh isi perut tas itu. Justru tiba-tiba aku semakin yakin bahwa hari ini aku hanya melupakan sesuatu. ”Sebentar lagi, setelah aku berhasil menguasai keadaan aku akan cepat-cepat mampu mengingatnya. Mungkin aku perlu sedikit ketenangan. Aku kira, tempat dan ruang yang berbeda akan bisa membantuku,” batinku. Di sofa tempat biasa Joan bermalasan, aku berusaha tenang memikirkan sesuatu. Mengingat kembali setiap kejadian yang akan menuntunku menemukan apa yang kucari. ”Duh, ” gumamku. Aku tidak bangun pagi hari ini. Tidak seperti kemarin-kemarin ketika aku masih punya semangat

untuk mengetuk setiap pintu, menawarkan sedikit keahlianku. Tapi sayang, pintupintu yang senantiasa terbuka itu ternyata tidak membutuhkan orang sepertiku. Aku hanya menerima kata permakluman dengan lebih banyak bumbu-bumbu halus permintaan maaf. Kalimat-kalimat yang berbeda-beda tapi intinya tetap bermuara pada satu kesimpulan: mereka tak pernah menginginkanku.” Aku mengingat semua itu hingga hari ini tiba. Hari di mana aku telah benarbenar kehabisan amunisi di seluruh tubuh dan pikiranku. Ah, sudahlah. Rumah ini bahkan terlalu besar untuk orang yang didera persoalan perut sepertiku. Lapar, sebelumnya hanya masalah waktu bagiku. Tapi saat ini sudah menjadi persoalan rumit. Membayangkan sepiring nasi, sebatang rokok, secangkir kopi, telah membuatku tak bisa mengingat di mana pernah kutaruh kaleng terakhir yang akan membuatku sedikit memiliki tenaga untuk menemui seseorang yang bisa membantuku di luar sana. Aku sudah mencarinya di seluruh isi rumah ini dan tak kutemukan apa-apa. Padahal, aku pernah terbiasa membukanya tiap pagi, menghangatkannya dan menghibur perutku dengan beberapa potong yang mengandung protein itu bersama Joan. Bagaimanapun Joan telah menjadikan rumah ini memiliki tandatanda kehidupan, jadi aku tak punya alasan untuk tidak berbagi dengannya. Dari sofa itu, sudah sampai di mana jarak yang ditempuh pikiranku? Jam berlalu, aku makin terasa lebih ringan dan mengapung. Cacing-cacing liar bermain akrobat dalam perutku. Bahkan, kini perih gigitannya menebar ke seluruh anggota tubuh, menjadi getar di lututku, menjadi ribuan kunang-kunang di mataku. Menjadi peluh dingin di kening, menjadi warna pucat tisu pada wajahku. Menjadi langkah-langkah kecil yang terseret ke arah pintu. Menjadi kesadaran samar-samar ketika aku mulai menangkap suara-suara mendekat. Aku tahu, pengaruh rasa lapar ini masih tak bisa membuatku lupa terhadap suarasuara yang kukenal. Suara nyaring yang mengiris-iris perutku itu adalah suara kaleng yang terseret sembarangan. Dan benar, Joan si pembawa suara itu kini tepat di depanku. Wajahnya tersentak sewaktu mata itu tepergok mataku. Seolah ingin melindungi hasil buruannya, Joan tak bisa menutupi sifat rakusnya. Ia menyantap apa saja yang muntah dari dalam kaleng itu sambil sekali-kali menatapku. Sayatan-sayatan giginya telah mengubah gumpalan-gumpalan daging itu menjadi karut-marut kecil yang menyedihkan. Sayatan-sayatan giginya dalam sekejap telah menyayati nasibku juga. Ketika semua itu terjadi aku benar-benar mencium aroma yang amat kukenal: aroma segar gairah yang dihembuskan dari meja makan siang. Aku tahu, meja makan itu kini sedang terhampar luas di depanku. Ada lantai ubin berdebu, seekor kucing yang pergi dari tuannya dan kembali memamerkan hasil buruannya. ”Bangsat kau, Jo... makin lapar saja aku,” geramku sambil berlalu. n

SAJAK-SAJAK

±

RESToE PRAWiRoNEgoRo iBRAhiM Tentang Wanita, Surga Siang dan Malam Jangan katakan wanita sekadar bunga sebuah taman ia yang berubah surga saat dikunjungi: siang dan malam di atas taman ada langit keterbukaan menelan letih deritamu di tengah taman ada sungai : menderaskan arus gairahmu saat bercakap melunasi utang sepi panjangmu, Jangan katakan wanita sekadar bumi sebuah semesta ia yang berubah surga

±

±

saat disentuh lewat tangan dan batinmu Di luar semesta ada zikir panjang dan menyatu dengan tarikan napas dan penciptaan yang belum selesai : ciptakan juga ketenteramanmu dengan penyatuan Di tengah semesta ada gerak, melibat-libat kehendak mengaduk-aduk harapan dan kecemasan dan meliuk-liukkan waktumu. Jangan katakan wanita sekadar sepi sebuah matahari ia yang berubah surga saat dipuji lewat senyuman sehabis tugasnya usai.

Di sekeliling matahari banyak matahari memanaskan ruang agar segalanya mampu hidup dan tumbuh bersama kehadiranmu Jangan katakan wanita sekadar daging sebuah roh suci yang mengajakmu mengembara ke seluruh surganya surga ketika kau aku haknya. Jakarta, Saung – Sastra Kalimalang Bekasi, 15 Agustus 2013

Tentang Kita Kita telah akrab bersahaja menekuri hari-hari impian yang datang dan pergi jauh. Kita sudah tak lagi punya kecewa karena kita telah lepas dari bahagia. Kita tidak lagi punya harap

CMYK

±

sebab selalu datang yang hampa. Kita tidak lagi punya tempat di mana semua ruang telah padat. Kita tidak lagi punya cinta karena cinta telah merata. Kita besok akan pergi tinggalkan waktu mencari damai yang hilang. Kita besok akan tinggalkan rasa untuk berlari mencari rasa. Tapi jangan lagi kita bertanya-tanya tentang arti dan warna-warna rupa namun kita telah lebur ke dalamnya Kepada roh-roh yang bicara berilah makan kami sepotong roti buat konsumsi di hari jadi kami. Dan satukan kami dalam napas-napas yang lepas Jakarta, Saung – Sastra Kalimalang Bekasi, 15 Agustus 2013

Restoe Prawironegoro Ibrahim, penyair yang lahir dari Surabaya kini aktif di SK-Bekasi. Karya-karyanya cerpen, esai, dan lainnya menghiasi media lokal dan nasional.

CMYK

±


CMYK

±

mINGGU, 6 oktoBER 2013

LAMPUNG POST

k o m e n TA r

CMYK

±

±

apresiasi Membongkar Penghancuran Buku 21

beberapa Peserta bincang buku.

Yuli Nugrahani, peserta Bincang Buku. “Membaca buku adalah kemewahan tersendiri. Buku men­ jadi harta yang paling berharga. Sangat disayang­ kan jika ada pihak yang melakukan pemusnah­ an atau pelarangan buku. Apalagi yang bisa dinikmati jika tidak ada buku hilang karena dilarang.”

Ali, penikmat buku. “Pemusnahan buku dilaku­ kan oleh kalangan terpelajar dan intelektual. Mereka yang mengetahui manfaat buku, justru melakukan pemus­ nahan karena menilai buku tersebut ber­ tentangan.”

Akbar, penyuka buku. “Tidak sepakat dengan adanya pemusnahan dan pelarangan buku. Hal itu membuat akses untuk belajar dan menimba ilmu makin terbatas.”

Aan Arizandi, mahasiswa IAIN Radin Intan Lampung. “Fernando Baez telah menu­ lis buku yang membuat kita tahu betapa mengerikannya pemberangusan buku sepanjang sejarah.”

gAleri Carrie Stephen King Oktober 2013 256 hlm. CARRIE White adalah gadis yang tidak populer, tapi dia memiliki kemampuan tersembunyi. Car­­ benda rie bisa membuat benda­benda bergerak jika dia memusatkan per­ hatiannya pada benda itu. Kemam­ puan ini membuatnya berkuasa dan menjadi sumber dosanya. Carrie hanya ingin menjadi gadis normal di sekolah, tidak diejek sebagai gadis aneh, dan... bisa pergi ke pesta dansa sekolah. Hingga seorang gadis berusaha menebus kesalahannya pada Carrie dengan memberikan semua keinginan Carrie tersebut. Kebaikan itu berubah menjadi malapetaka yang takkan pernah dilupakan teman­teman sekolahnya dan seisi kota. n

The Winner Stands Alone Sang Pemenang Berdiri Sendirian Paulo Coelho Oktober 2013 472 hlm. Dalam Sang Pemenang Berdir i Sendir ia n—T he Winner Sta nd s Paulo Coel ho kembal i kepada tema tema Alone—Paulo tema­tema penting dari Sebelas Menit—Eleven Minutes dan The Zahir. Novel yang penuh ketegangan, cerminan dunia kita saat ini, di mana kemewahan dan sukses menjadi yang paling utama sehingga kita sering menulikan telinga dari suara hati kita. Dalam novel ini, Paulo Coelho membawa kita ke Festival Film Cannes, tempat berkumpul kaum superelite—me­ reka yang telah sukses di dunia mode dan film. Beberapa bahkan telah sampai di puncak dan takut kehilangan posisi mereka yang bergengsi itu. Uang, kekuasaan, dan ketenaran dipertaruhkan—hal­ hal yang membuat sebagian besar orang rela melaku­ kan apa saja, berapa pun harga yang mesti dibayar. Di dunia semacam inilah kita bertemu Igor, si jutawan Rusia; Hamid, kaisar dunia mode dari Timur Tengah; Grabriella, aktris Amerika yang sangat ingin mendapatkan peran utama; Savoy, detektif kriminal yang ambisius dan ber­ harap bisa menguak kasus yang akan membuatnya tenar; dan Yasmine, model yang hampir meraih sukses. Siapa yang akan berhasil mengenali mimpinya sendiri dan mewujudkannya, di antara sekian banyak mimpi yang bukan miliknya? n

±

CMYK

Melarang sebuah buku untuk diterbitkan sama bahayanya dengan membakar buku. Padli Ramdan

P

ENGHANCURAN buku atau disebut bibliosida terjadi sejak zaman Yunani hingga kini. Termasuk di Indonesia, pemusnahan buku terjadi pada zaman Orde Baru. Seperti makhluk yang terus menye­ suaikan keadaan, pemberangusan buku bermetamorfosis dalam bentuk yang lebih halus. Itulah pengantar bincang buku di kantor Lampung Post, Rabu (2/10). Per­ helatan yang akan digelar rutin bulanan ini membahas buku fenomenal karya Fernando Baez Penghancuran Buku dari Masa ke Masa. Bincang buku dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari ma­ hasiswa, jurnalis, dan akademisi. Dosen IAIN Raden Inten, Damanhuri, dipercaya membedah sejarah librisida sebutan lain dari bibliosida. Daman, demikian dia biasa disapa, pun me­ nelusuri dari beberapa literatur tentang sejarah penghancuran buku. Termasuk istilah bibliosida atau librisida. Fernando Baez melakukan peneli­ tian selama belasan tahun untuk me­ lihat sejarah pemusnahan buku dari zaman dahulu, mulai dari Byzantium, Mesir, Yunani dan Romawi hingga saat ini. Fernando punya kemampuan berbahasa Arab sehingga mampu membaca manuskrip­manuskrip ten­ tang sejarah penghancuran buku dari berbagai perpustakaan dunia. Damanhuri menjelaskan penghan­ curan buku zaman dahulu dilakukan dengan membakar atau membuang buku ke laut dan sungai. Namun, seir­ ing dengan perkembangan zaman, penghancuran tidak hanya dilakukan dengan membakar atau membuang buku. Ada model penghancuran yang sama bahayanya dengan membakar buku. Misalnya melarang sebuah buku untuk diterbitkan. Di Indonesia, pelarangan buku di­ lakukan oleh pemerintah Orde Baru atas beberapa karya penulis yang di­ anggap bertentangan dengan ideologi bangsa. Misalnya pelarangan buku­ buku karya sastrawan besar Pramoedya Ananta Toer. Pada masa Orba, buku karya Pramoedya sulit ditemukan,

n LAMPUNG POST/HENDRIVAN GUMAY

Bincang Buku Lampung Post (BBL) perdana, Rabu (2/10), membahas buku karya Fernando Baez, Penghancuran Buku dari Masa ke Masa. Pada akhir acara disepakati Bincang Buku Lampung Post selanjutnya dilaksanakan pada 6 November 2013, judul buku Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi, Kumcer pilihan karya Kuntowijoyo. hanya beredar terbatas atau sembunyi­ sembunyi. “Di Indonesia pelarangan terbit sebuah buku pernah dilakukan oleh pihak kejaksaan,” kata dia. Menurut Damanhuri, cara lain pemus­ nahan buku adalah dengan melakukan penyensoran terhadap beberapa bagian dalam buku. Buku tetap dibiarkan terbit, tapi bagian tertentu yang dianggap mem­ bahayakan atau tidak sesuai dengan suara mayoritas disendor. Ketika Presiden Soeharto masih berkuasa, buku­buku sejarah yang dipelajari di sekolah hingga pergu­ ruan tinggi adalah sejarah yang dibuat versi penguasa. Buku yang beredar berisi sejarah yang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga berdampak peda penghapusan atau pengaburan fakta sejarah sebenarnya. Pemusnahan buku, kata Daman, tidak hanya dilakukan oleh penguasa atau negara. Otoritas keagamaan pun kerap melakukan pemusnahan terhadap buku­buku yang dinilai bertentangan dengan dogma agama. Termasuk pada masa kerajaan Islam, ada juga pemba­ karan buku atau penyensoran terhadap bagian buku yang dinilai melanggar kepentingan dominan. Menurut dosen IAIN ini, pelarang­ an dan penyensoran buku yang di­ lakukan negara terhadap tidak kalah berbahayanya dengan pemusnahan. Penyensoran tersebut membuat be­ berapa bagian buku yang sebetulnya penting, tidak bisa dibaca publik. Dia menilai swasensor yang dilaku­

kan oleh penulis dan penerbit tidak ka­ lah berbahayanya dengan pemusnah­ an buku. Ada penulis yang membuat kesepakatan dengan penerbit untuk menghilangkan beberapa bagian agar buku yang dibuatnya bisa terbit. Dari semua kasus pemusnahan buku, muncul pertanyaan soal siapak­ ah pihak yang berhak untuk melaku­ kan penghancuran atau pelarangan buku. Termasuk pihak yang berhak menyensor atau menilai sebuah buku berbahaya sehingga dilarang terbit. Mahasiswa IAIN Raden Intan Lam­ pung, Abdullah Amar, menolak adanya pemusnahan atau pelarangan buku. Buku menjadi akses orang untuk belajar agar lebih pintas. Adanya pemusnahan buku akan menambah kebodohan. Menurut Damanhuri tidak jarang juga penghancuran buku dilakukan oleh kalangan bukan intelektual. Buku Franz Magnis Suseno yang mengkritik soal marxisme di­sweeping oleh FPI. Padahal mereka belum membaca dan tidak mengetahui isi buku tersebut. Muncul fenomena baru terkait dengan buku. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi membuat keberadaan buku makin tergerus. Kemajuan teknologi yang memanjakan manusia membuat orang cenderung praktis. “Saya ter­ masuk yang tidak suka buku digital. Buku manual lebih mudah dibaca dan bisa dicoret­coret,” kata dia. (P2)

padliramdan@lampungpost.co.id

buku

‘Bibliosida’ dan Kita TAHUN 1258 atau tepatnya dimulai sejak 15 November 1257, kata Fernando Baez dalam Penghancuran Buku dari Masa ke Masa (2013: 118­122), Hulagu Khan, cucu Genghis Khan, serta balatentara Mongol mengaram­ kan Bagdad dalam merahnya darah dan hitamnya tinta. Sejarah pun bertutur ihwal mayat­mayat korban pembunuhan balaten­ tara beringas yang menyesaki dan membuat macet jejalanan kota. Juga tentang ribuan judul buku yang dijarah dan konon berhasil menghitamkan warna Sungai Tigris. Setahun sebelumnya, 1256, pasukan Mongol pun telah menghancurkan satu setengah juta buku koleksi perpustakaan Ismailiyah di Alamut (kawasan Selatan Laut Kaspia). Kekejian yang dilanjutkan Timur­ leng pada 1393, keturunan Genghis Khan lainnya, dengan menyerbu kembali Bagdad dan Suriah serta menghancurkan semua buku yang mereka temukan. Kebengisan ala Genghis Khan dan ketu­ runannya di atas kembali berulang pada 12 April 2003. Museum Arkeologi Bagdad dijarah dan dibumihanguskan secara sistematis oleh geng­geng yang menenteng AK­47 dan mengangkut sebagian jarahan­ nya tersebut ke Kuwait, Damaskus, Roma, London, New York, atau Berlin untuk dita­ dah para kolektor yang siap membelinya dengan harga tinggi. “Vandalisme profesional” tersebut, begitu Fernando Baez (2013: 1­6) mengis­ tilahkan, terjadi akibat penelantaran dan ketidakacuhan pasukan Amerika Serikat yang tengah menduduki Bagdad untuk melindunginya. Dan, pada 14 April 2003, sekira sejuta buku koleksi Perpustakaan

±

Nasional juga dibakar. Sejumlah perpusta­ kaan dan museum lain di Basra dan Mosul pun menerima nasib serupa. Kisah “pembantaian buku”— sebagai terjemahan dari dua istilah yang populer dalam kajian sejarah penghancuran buku: “bibliosida” dan “librisida”—yang saya cu­ plik dari karya Fernando Baez di atas tentu saja sekadar dua contoh ekstrem bagaimana warisan paling berharga umat manusia dirusak dan dilenyapkan oleh kebengisan manusia. Sebab, selain tragedi yang terjadi di Irak tujuh abad lalu maupun yang baru terjadi satu dekade lampau saat tentara Amerika Serikat melakukan invasi ke negeri 1001 malam itu, pakar perbukuan berkebang­ saan Venezuela tersebut juga mengungkai sejarah kelam bibliosida­librisida sejak 5.300 tahun lalu—saat buku pertama kali hadir di wilayah Sumeria, Mesopotamia (dulu), atau Irak selatan (kini)—sampai zaman modern yang wujudnya diwakili amuk fasisme, aneka sensor, maupun kebencian etno­religius. Wajarlah saat penulis kondang Umberto Eco menulis dalam endorsement­nya: “membacanya membikin merinding”. Praktik bibliosida­librisida seperti yang diteliti Fernando Baez boleh jadi kini kian ja­ rang terjadi. Ironisnya, merujuk Khaled Abou El­Fadl, tragedi “pembantaian buku” seolah terus berulang dengan wajah berbeda dan modus yang tak kalah lebih canggih. Sebab, jika di masa lalu pembantaian buku hanya di­ lakukan dengan membakar, menghanyutkan, atau menenggelamkannya ke palung­palung sungai; di masa kini, penghancuran tersebut bisa berbentuk pengeditan diam­diam sebuah buku atau melarangnya beredar di tengah

masyarakat. Hasilnya, menurut Abou El­Fadl dalam Musyawarah Buku: Menelusuri Keindahan Islam dari Kitab ke Kitab (2002: 123­126), buku Fatawa dan al­Jawab al­Shahih li man Baddala Diin al­Masiih karya Ibn Taymiyah yang kini beredar adalah edisi yang telah disensor. Pun buku Bihar al­Anwar yang beredar sebenarnya tanpa tiga jilid lain yang dianggap melawan arus­utama ortodoksi. Tak boleh dialpakan, “penyuntingan seme­ na­mena” sebenarnya juga menimpa tafsir masyhur The Holy Qur’an: Text, Translation and Commentary karya Abdullah Yusuf Ali. Berbeda dari teks aslinya, edisi­edisi yang belakangan diterbitkan Amana Corpora­ tion/IIIT atau Ifta/King Fahd Holy Qur’an Printing Complex, misalnya, adalah “versi baru” tanpa disertai beberapa apendiks serta penafsiran dengan perspektif tradisi mistisisme Islam. Hal yang, seperti direkam dengan baik oleh M.A. Sherif dalam biografi Yusuf Ali yang ditulisnya (Jiwa yang Resah, 1997), disesalkan banyak kalangan. Begitulah. Institusi pendidikan kita meng­ alami penurunan gairah intelektual akibat terlalu dominannya etos manajerialisme dan instrumentalisme: suatu etos yang menghar­ gai segala hal sejauh bisa melayani preferensi­ preferensi praktis­ekonomis. Dan buku, salah satu artefak kebudayaan yang tak selamanya bisa ditakar dengan standar­standar ekono­ mis itu, akhirnya terasing dan dianggap tidak (terlalu) penting. n Damanhuri, dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung

CMYK

±


CMYK

CMYK

KOMUNITAS MINGGU, 6 OKTOBER 2013

LAMPUNG POST

22

Yupas,

Setia Mengantar dan Menjemput Siswa

W

AKTU menunjukkan pukul enam pagi. Seorang sopir paruh baya berhenti di depan sebuah rumah. Seragamnya rapi dan bersih. Terdapat lambang padi, kapas, buku, dan setir di bagian depan baju. Beberapa kali dia menekan klakson cukup keras. Selanjutnya duduk tenang menunggu siswa jemputannya yang akan diantarkan ke sekolah. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Indra Gandhi yang bekerja sebagai sopir antar-jemput anak-anak sekolah. Indra Gandhi bekerja sebagai sopir abonemen sejak 2004. Ketika itu, Paguyuban Pengemudi Angkutan Sekolah (Yupas) belum berdiri. Para sopir abonemen bekerja

secara sendiri-sendiri. Sesekali mereka saling bertegur sapa. Kini, para sopir abonemen ini menghimpun diri dalam paguyuban yang diresmikan pada Desember 2008 ini. “Biar guyub dan rukun,” kata Indra Gandhi, Kamis (3/10), yang juga merupakan Sekretaris Yupas. Paguyuban ini lebih dikenal dengan abonemen mobil antar-jemput siswa. Tujuan pendirian paguyuban ini untuk pemberdayaan dan pembinaan anggota yang meliputi kegiatan sosial ekonomi, pendidikan, dan sumber daya manusia. Di Yupas ada sekitar 100 unit mobil yang siap mengantar-jemput siswa-siswa yang bersekolah di Bandar Lampung. Mobil yang disediakan mulai dari Mitsubishi

L300, Daihatsu Grand max, Xpass, semuanya minibus. Menurut Indra Gandhi, satu mobil bisa mengangkut 30—40 anak jika beroperasi mulai pagi, siang, dan sore. Beberapa siswa-siswa langganan yang kerap diantar jemput oleh sopir-sopir Yupas berasal dari sekolah Al-Kautsar, Al Azhar, Persit 3 dan beberapa sekolah lainnya di Bandar lampung. Paguyuban yang beralamat di Jalan Ryacudu No. 12, Way Dadi, Bandar Lampung, ini menyiapkan asuransi bagi sopir dan siswanya jika ada sesuatu yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan. Alumnus SMA Negeri 1 Gunungalip, Talangpadang, ini juga menjelaskan makna lambang yang ada pada seragam

sopir-sopir Yupas. Yaitu, padi dan kapas melambangkan kemakmuran, buku melambangkan pengabdian pada pendidikan, dan setir bentuk lingkaran melambangkan sopir. Menurut dia, saat ini kendala yang kerap mereka hadapi adalah kemacetan di jalan. Sementara beberapa mobil yang dimiliki anggota Yupas sudah butut. Dia berharap ada bantuan pemerintah untuk pengadaan mobil kredit atau bantuan dari Kementerian Koperasi. “Kalau mobil bagus semua, orang tua dan pihak sekolah juga akan merasa senang karena keselamatan anak-anak mereka semakin terjamin,” kata lelaki yang sejak 2004 menjalani antar-jemput abonemen ini. (M2)  DIAN WAHYU KUSUMA

CMYK

CMYK


± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±

PERJALANAN mINGGU, 6 oktober 2013 LAMPUNG POST

± ±

23

Minangkabau, Surga di Kaki Langit A NDA pernah ke Padang, Sumatera Barat. Keluar dari Bandara Minangkabau, kita sudah disuguhkan berbagai keindahan alam, laksana surga di kaki langit yang menunjukkan betapa besar keagungan Sang Maha Pencipta. Sangat disayangkan jika sudah sampai di Minangkabau, kita tidak menikmati berbagai kawasan wisata di Provinsi Urang Awak itu. Bagaimana tidak, keindahan Air Terjun Batang Anai, Ngarai Sianok, Danau Maninjau, Jam Gadang, Benteng Van The Cock, sampai Danau Singkarak membuat kita yang melihatnya akan berdecak kagum akan kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam menciptakan bumi ini. “Lampung, termasuk Kabupaten Tulangbawang, sebenarnya bisa dibangun kawasan wisata yang memesona seperti di Minangkabau. Yang pent-

± ±

± ±

ing, bagaimana infrastruktur menuju kawasan wisata itu yang harus lebih diperbaiki,” kata Ketua Dekranasda Tulangbawang Erna Suud Hanan A. Rozak, bersama sejumlah pejabat eselon II, saat menikmati keindahan alam Sumatera Barat, pekan lalu.

Air Terjun Batang Anai Menghubungkan Kota Padang dengan Kota Bukittinggi, di pinggir jalan utama poros Sumatera itu, kita sudah disuguhkan dengan keindahan Air Terjun Batang Anai. Sensasi keindahan air terjun itu sangat luar biasa, dan kita akan mengucapkan betapa indah ciptaan Tuhan. Air Terjun Batang Anai termasuk kawasan konservasi cagar alam Lembah Anai. Untuk mencapai kawasan ini kita membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan berkendaraan mobil dari Bandar Udara Minangkabau Padang. Kawasan Lembah Anai terkenal dengan bukit dan jurangnya yang terjal, penuh dengan pohon-pohon besar yang menutupi bukit barisan di sekelilingnya, serta air terjun dan sungai Batang Anai yang cantik. Air Terjun Lembah Anai dan air Sungai Batang Anai di antaranya berasal dari Gunung Singgalang yang terletak di bagian utara dan anak-anak sungai dari Gunung Merapi yang mengalir melalui Kota Padangpanjang. Airnya yang menerobos Bukit Barisan yang menjadi air terjun Lembah Anai. Batang Anai juga menampung hampir semua air yang datang dari lereng bagian barat bukit barisan. Di kawasan Lembah Anai kita akan melihat sisa peninggalan zaman penjajahan Belanda, yaitu jalur kereta api dengan rel bergerigi. Lokomotif kereta apinya juga lokomotif khusus untuk

n LaMpung post/LukMan HakiM

rel bergigi. Ini diperlukan untuk rel yang menanjak tajam seperti melewati kawasan Lembah Anai yang tinggi dan terjal. Jam Gadang Sampai di Kota Bukittinggi, kita akan melihat keindahan dan keunikan Jam Gadang. Banyak cerita mitos tentang Jam Gadang yang dibangun sejak zaman Belanda itu. Ada banyak misteri di balik kemegahan Jam Gadang. Banyak yang belum mengetahui misteri itu dan hingga saat ini belum terpecahkan. Namun, misteri itu justru membuat jam ini sangat istimewa.

Jam Gadang didirikan pada 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur, sekretaris Kota Bukittinggi saat itu. Dan ternyata mesin Jam Gadang ini memiliki kembaran di dunia, yaitu di London; Menara Big Ben yang terkenal itu. Jam Gadang menjadi saksi sejarah bangsa Indonesia. Di mana, kala itu Bukittinggi pernah menjadi ibu kota pemerintahan darurat RI saat Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda pada 1948—1949. Namun, menara puncak Jam Gadang mengalami beberapa perubahan. Pada zaman Belanda menara puncak berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan. Sedangkan pada zaman Jepang menara puncak dirubah menjadi bentuk kelenteng. Setelah Indonesia merdeka, Jam Gadang berbentuk rumah adat Minangkabau. Melihat angka-angka di Jam Gadang, kita akan melihat sedikit keanehan. Angka empat romawi yang ditulis bukan seperti lazimnya (IV), tapi dengan angka (IIII). Memang banyak misteri yang belum terungkap akan angka itu. Namun, biarlah keunikan itu tetap melekat di Jam Gadang. Karena, jam itu memang menjadi satu-satunya jam di dunia yang menggunakan angka keramat itu (IIII bukan IV). Ngarai Sianok Masih di Kota Bukitinggi, kita akan

dibuat berdecak kagum akan keindahan alam di kawasan itu. Bahkan, sangat pantas kiranya kalau Kota Bukittinggi menjadi kawasan wisata terbaik di Indonesia karena keberadaan Ngarai Sianok. Siapa pun yang berkunjung ke Bukittinggi hampir dipastikan tidak akan melewati kesempatan melihat keindahan alam Ngarai Sianok. Lokasinya yang sangat indah setelah menelusuri jalan berkelok, sangat mudah dijangkau dengan infrastruktur yang sangat bagus. Ngarai dengan lebar sekitar 200 meter, kedalaman 100 meter, dan membentang sepanjang 15 kilometer itu merupakan bagian dari Kota Bukitinggi. Banyak cerita tentang Ngarai Sianok. Ngarai itu dikatakan merupakan bagian dari patahan bumi yang ada di Pulau Sumatera. Patahan tersebut menghasilkan pahatan alam yang luar biasa megah berupa dinding curam yang nyaris tegak lurus dengan hamparan lembah hijau di tengahnya. (M1) n Lukman Hakim

± ±

± ±

± ±

± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±


CMYK

CMYK

FASHION MINGGU, 6 OKTOBER 2013 LAMPUNG POST

24

Bunga-Bunga Bermekaran di Paris Fashion Week B

EBERAPA desainer dunia di ajang Paris Fashion Week, Oktober 2013, mengusung warna-warna terang dan motif bunga besar untuk koleksi busana musim semi 2014. Sebagai kiblat fashion dunia, koleksi-koleksi yang dipamerkan di acara ini akan menjadi tren pada 2014 nanti. Desainer Prancis, Christophe Lemaire, menampilkan stelan dress dengan celana panjang. Lengan pendek dibuat longgar dan didesain mirip kelopak bunga. Busana berbahan tissue ini diramaikan

oleh corak bunga-bunga besar berwarna kuning. Busana-busana siap pakai untuk rumah mode Hermes ini juga mendesain atasan lengan pendek dengan rok pendek. Tapi, tetap saja musim semi dan musim panas pada 2014 disambut dengan warna-warna cerah dan berani. Untuk busana ini, Christophe memainkan corak-corak unik dan abstrak, tapi didominasi oleh garis-garis lengkung yang dinamis. Desainer asal Korea Selatan, Lie Sang Bong, juga memamerkan

busana siap pakai menyambut musim semi nanti. Lie juga mengusung tema bunga pada desainnya. Jika rancangan Christophe lebih diperuntukkan untuk busana santai, Lie mendesain busana semiresmi untuk wanita pekerja. Lie mendesain atasan formal berkerah, tapi kesan kaku ini diimbangi dengan ikat pinggang berbentuk pita dan rok yang dirampel di bagian tengahnya. Bunga-bunga bermekaran serta warna-warni cerah tetap menjadi pilihan corak dan warna tahun mendatang. (RINDA/M1)

 ISTIMEWA

CMYK

CMYK

Lampungpost edisi 6 oktober 2013