Issuu on Google+

www.lampost.co

minggu, 4 MEI 2014

T E R U J I T E PERC AYA

@lampostonline, @buraslampost

facebook.com/lampungpost

TKI

No. 13131

i TAHUN XXXIX

Terbit Sejak 1974

Rp.3000

Hal. 18 KELUARGA

Jemput Harapan

Kala Edukasi Jadi Motivasi Tertinggi.

Longsor Afghanistan Kubur 2.700 Orang

Ada sekitar 17 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Lampung yang mengadu nasib menjadi pekerja di sektor informal di negeri asing. Meza Swastika

T

ERAS rumah itu kontras dengan dinding rumah yang masih setengah bata. Lantai rumah dengan keramik putih dengan pilar-pilar teras bermotif bunga itu lebih mentereng dan agak berbeda dengan rumah-rumah lain yang mengapitnya di Desa Hanura, Padangcermin. Di dalam ruang tamu, salah satu sisi dinding diisi beberapa bingkai foto dua perempuan muda yang berlatar gedunggedung menjulang di Taiwan. Ismanto (60) dengan gurat-gurat rasa bangga menyebut “kemewahan” tempat tinggalnya itu adalah hasil jerih dari dua anaknya yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan. “Baru setahun kerja, rumah sudah direhab begini. Bulan kemarin kirim uang untuk modal buka warung,” ujar Isman yang sesekali menarik ponsel buatan Tiongkok dan memicingmicingkan mata melihat layar ponselnya. “Saya ini enggak bisa mainin hape tapi disuruh pake hape,” kata dia. Anak pertamanya, Nurhayati berhasil sukses menjadi TKW. Kisah suksesnya menyebar dan membius warga lainnya, termasuk Desi adiknya pun terbuai. Tahun lalu, Desi ikut bertolak menuju Taiwan meski disana keduanya hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ada sekitar 17 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Lampung yang mengadu nasib menjadi pekerja di sektor informal di negeri asing. Jumlah TKI ini bahkan diperkirakan jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan TKI ilegal. Mereka berharap mengubah nasib melalui jalur-jalur “tikus” perusahaan jasa tenaga kerja bodong yang mengiming-imingi mereka dengan cara cepat kaya. Meskipun risikonya terbilang besar pula. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenagakerja Lampung, Fahrizal mengatakan dari tahun ke tahun jumlah TKI Lampung terus bertambah. Hal ini, menurutnya, bukanlah suatu indikator yang baik. “Justru bagaimana kita berupaya menekan laju TKI ini dengan menciptakan lapangan-lapangan kerja baru. Karena pada kenyataannya TKI kita bekerja di sektor informal karena minimnya keahlian,” jelas Fahrizal. Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja, M. Zulkarnain Mursyd menilai selama ini daerah masih minim kewenangan terhadap penanganan para TKI. Regulasi sepenuhnya menyerahkan kewenangan kepada pusat. “Daerah baru menjadi sorotan setelah ada kasus-kasus kekerasan terhadap TKI padahal jalur koordinasinya terputus dengan pusat karena regulasinya memang mengatur seperti itu,” kata Zulkarnain. Karenanya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tengah membenahi beberapa balai latihan kerja untuk menguatkan kompetensi para tenaga kerja agar tak melulu bekerja di sektor informal. “Sebelum mereka berangkat menjadi TKI, mereka sudah memiliki bekal keahlian sehingga mereka memiliki posisi tawar termasuk juga kepastian penghasilan mereka juga”. Sosiolog Unila, Barthoven Pipit menyebut pola pikir masyarakat khususnya yang ada di perdesaan sudah terlanjur terstigma tentang cerita-cerita sukses para TKI di luar negeri. “Mereka rasional dan perbaikkan terhadap kehidupan ekonomi mereka menjadi prioritas utama ketimbang hal lain,” kata Barthoven Pipit. (M1)

FOKUS... Hlm. 14

24 Hal.

meza@lampungpost.co.id

n

ANTARA/WIDODO S. JUSUF

JOKOWI BERTEMU KHOFIFAH. Calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (kiri), mendapat sambutan dari Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (kanan) setibanya di kediaman Khofifah, di kawasan Jemur Sari, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/5). Joko Widodo menunjuk Khofifah sebagai salah seorang juru bicara (jubir) pemenangan pemilu presiden (pilpres) sekaligus bersilaturahmi dengan para Muslimat NU.

Cawapres Jokowi Diumumkan Pekan Depan TIM kampanye nasional calon presiden (capres) koalisi PDI Perjuangan dan Partai NasDem Joko Widodo bergerak cepat. Kemarin (3/5), Jokowi melakukan kunjungan ke berbagai tokoh nasional dan pemuka agama di Yogyakarta dan Jawa Timur untuk meminta doa restu. Pada kunjungannya ke Perguruan Taman Siswa Yogyakarta, Jokowi menegaskan nama cawapres akan diumumkan sepekan mendatang. Ia meminta publik bersabar menunggu pengumuman cawapres yang akan mendampinginya maju dalam Pilpres 2014. Dalam kunjungan itu, Jokowi ditemani Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Ja’far. Rombongan pertama kali mengunjungi kediaman mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif di Yogyakarta. Selanjutnya bergerak me­

nuju Jawa Timur mengunjungi politikus PKB Khofifah Indar Parawansa, lalu ke Pondok Pesantren Pacul Gowang yang dipimpin Ketua Dewan Syuro PKB K.H. Abud Aziz Mansyur di Jombang. Pada kesempatan itu, Jokowi juga menunjuk Khofifah Indar Parawansa sebagai juru bicaranya.

B

ergabungnya PKB dalam koalisi PDIP, makin menguatkan posisi JK sebagai cawapres. Sebelum bertolak ke Yogyakarta, Jokowi bertemu Jusuf Kalla di Bandara Halim Perdanakusumah. Direktur Political Institute Polcomm Institute Heri Budianto mengatakan pertemuan itu merupakan pesan politik yang dapat dimaknai bahwa keduanya akan berpasangan dalam pilpres

mendatang. Menurut dosen komunikasi politik Universitas Mercu Buana tersebut, hal itu bukan tanpa alasan. Bila dicermati dari realitas politik selama dua hari kemarin, saat Jokowi menyambangi markas Partai NasDem kemudian sinyal yang diberikan petinggi PDIP dan NasDem bahwa cawapres bagi Jokowi sudah ada satu nama, itu kuat mengarah pada sosok JK. Apalagi bergabungnya PKB dalam koalisi PDIP, makin menguatkan posisi JK sebagai cawapres. Sebab, PKB termasuk partai yang mencalonkan JK sebagai capres. “Saya kira ketika PKB merapat ke PDIP itu dapat juga dibaca bahwa duet ini semakin kuat,” ujar dia. Pengamat politik, Sukardi Rinakit, mengatakan sosok JK merupakan cawapres yang pas untuk mendampingi Jokowi. (MI/R6)

UPAYA pencarian korban yang terkubur tanah longsor di Desa Hobo Barik, Distrik Argo, Provinsi Badakhshan, Afghanistan, dihentikan, Sabtu (3/5). Gubernur Badakhshan, Shah Waliullah Adeeb, menyatakan area yang tertutup lumpur itu sebagai kuburan massal. Longsor permukaan bukit yang disebabkan hujan lebat itu, kata Adeeb, mengubur 2.700 orang dan 300 rumah atau sekitar sepertiga dari jumlah hunian di Hobo Barik, sebuah permukiman terpencil di timur laut Afghanistan. “Angka itu berdasarkan pada jumlah rumah yang dihuni, para tamu undangan acara pernikahan, dan orang- orang yang sebe narnya datang untuk menolong tetapi kemudian malah ikut terkubur,” ujar Adeeb seperti dikutip CNN. Longsor terjadi pada Jumat (2/5) pagi waktu setempat dan berulang beberapa jam kemudian. Longsor pertama terjadi dan mengubur beberapa rumah saja. Orang-orang lantas berdatangan untuk membantu.

Di saat itulah, pada sekitar pukul 11.00, longsor yang lebih besar menerjang dan mengubur ratusan rumah berikut ribuan penghuninya. Termasuk para warga yang tengah menghadiri sebuah acara pernikahan di sana. H i n g g a ke m a r i n , 3 5 0 jenazah sudah ditemukan. Namun, pencarian lantas dihentikan karena dirasa tak mungkin lagi menemukan warga yang selamat dalam timbunan lumpur setinggi hingga 60 meter. Juru bicara misi bantuan PBB di Afghanistan, Ari Gaitanis, menyatakan bahwa prioritas ditujukan pada lebih dari 4.000 warga yang harus dipindahkan. Mereka termasuk warga yang selamat dari longsor, juga warga dari desa sekitar, karena longsor dikhawatirkan bisa terjadi lagi. Warga membutuhkan air bersih, obat-obatan, makanan, dan tempat tinggal darurat. Pada malam setelah longsor terjadi, mereka tidur di tenda-tenda darurat di sekitar desa. “Sekarang ini kami hanya bisa berfokus untuk membantu warga yang harus dipindahkan. (MI/U2)

OAS IS

Hidup Dimulai pada Usia 45 BERTAMBAH tua nyatanya bukan berarti semakin lesu. Survei membuktikan bahwa orang-orang yang berusia lebih­ dari 45 tahun merasa lebih puas dan bahagia ketimbang yang lebih muda. Survei yang dilakukan Yougov, firma riset pasar berbasis internet di Inggris, tahun ini, melibatkan 2.000 responden berusia 25—65 tahun. Mereka diminta menilai kualitas hidup dalam beberapa poin, termasuk kesehatan, keuangan, juga apresiasi akan seni. Hasilnya, 61% responden berusia lebih dari 45 tahun mengaku puas akan hidup mereka dan 83% responden yang sama merasa punya relasi yang kukuh dengan ke­luarga dan teman-teman. Jumlah itu lebih banyak ketimbang responden yang berusia kurang dari 45 tahun. Dalam survei terpisah yang dikhususkan buat laki-­laki berusia lebih dari 55 tahun, responden pun merasa hidup jauh lebih bermakna sejak usia mereka menginjak 45 tahun. (MI/R6)

KMP Ditabrak Kapal Kargo di Bakauheni

n LAMPUNG POST/AAN KRIDOLAKSONO

DIDORONG TUGBOAT. KMP Marisa Nusantara yang ringsek haluan bagian depannya akibat ditabrak kapal kargo Qi Hang berbendera Kamboja sedang didorong kapal tugboat ke dermaga plengsengan Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (3/5), untuk diperbaiki.

KAPAL Motor Penumpang (KMP) Marisa Nusantara ditabrak kapal kargo Qi Hang berbendera Kamboja di perairan Pulau Rimaubalak atau sekitar 3 mil dari Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (3/5), sekitar pukul 02.25. Akibatnya, kapal yang mengangkut 85 penumpang dan 57 kendaraan berbagai jenis mengalami kerusakan di bagian depan. Selain itu, para penumpang panik dan 24 kendaraan campuran, seperti sepeda motor, mobil pribadi, bus, dan truk, mengalami kerusakan ringan hingga berat. Lokasi kecelakaan itu tidak jauh dari lokasi tenggelamnya KMP Bahuga Jaya setelah ditabrak kapal tanker Norgas Chantika, September 2012 lalu. “Saat ditabrak, posisi kapal kami sudah setop (mati) mesin karena berada di alur tunggu sebelum kapal merapat ke dermaga Pelabuhan Bakauheni,” kata nakhoda KMP

Marisa Nusantara, di sela-sela pemeriksaan tim marine dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bakauheni, kemarin. Dalam kondisi darurat, nakhoda bersama kru kapal mengimbau agar penumpang tidak panik. Dengan kondisi kemiringan 20 derajat dan dikawal kapal tunda Merak, kapal nahas milik PT Jembatan Madura itu pun berhasil sandar di Dermaga V Pelabuhan Bakauheni, sekitar pukul 04.30. Setelah seluruh penumpang dan kendaraan keluar, kapal tersebut menjauh sekitar 1 mil dari Dermaga V untuk docking. Sementara kapal kargo berbendera negara Kamboja tersebut melaju ke arah Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Heru Purwanto mengatakan belum ada laporan korban jiwa. Akan tetapi, laporan kerusa-

kan kendaraan sudah ia terima. “Dua unit sepeda motor dan 22 kendaraan roda empat ke atas dari berbagai jenis mengalami rusak, baik berat, sedang maupun ringan,” katanya. Heru menjelaskan kerusakan kendaraan tersebut akan ditanggung PT Jasa Raharja. “Kalau masuk kapalnya membeli tiket, kerusakan kendaraan ditanggung oleh pihak Jasa Raharja.” Pelaksana Harian KSOP Bakauheni Iskandar mengatakan kapal Marisa ditabrak saat mati mesin karena berada di jalur tunggu, sebelum masuk ke dermaga sandar di Pelabuhan Bakauheni. Setiap kapal ro-ro sebelum masuk alur untuk bersandar di dermaga Pelabuhan Bakauheni, berada di posisi jalur tunggu yang terletak di perairan sebelah timur Pulau Rimaubalak yang berjarak 3 mil dari Pelabuhan Bakauheni. (KRI/D1)


±

minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

CMYK

±

CMYK

±

BANDAR LAMPUNG 2

BURAS

Pilgub Lampung Disidang MK!

H. Bambang Eka Wijaya

n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

Jalan BERLUBANG. Sejumlah kendaraan melintasi jalan berlubang di Jalan Pramuka, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu (3/5). Jalan rusak yang berdekatan dengan trotoar tersebut tidak hanya membahayakan kendaraan, tapi juga pejalan kaki.

Penganiaya Anak Kandung Kabur ke Luar Lampung SATUAN Reskrim Polresta Bandar Lampung telah membentuk tim khusus untuk menangkap orang tua Siauping (11) yang menganiaya Siauping hingga mengalami luka lepuh dan memar di sekujur tubuh. Namun, sejak dibentuk dua minggu lalu, tim khusus ini belum berhasil menangkap kedua pelaku. Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan diduga ayah kandung dan ibu tiri Siauping bersembunyi di luar Lampung karena selama ini petugas telah memeriksa beberapa lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian pelaku, tapi gagal ditemukan. “Petugas sedang melakukan penyelidikan di lapangan. Diduga terlapor dan istrinya sudah tidak berada di wilayah Lampung. Tapi, ke mana larinya tidak bisa disebutkan dan diinformasikan kepada publik karena masih dalam proses pengejaran petugas,” kata Dery Agung Wijaya, Sabtu (3/5). Menurut Dery, kedua orang tua Siauping terbukti kuat melakukan penganiayaan hingga menyebabkan anaknya tidak bisa berjalan dan harus dirawat intensif di rumah sakit. Tim penyidik sudah mengumpulkan bukti visum dan keterangan korban serta beberapa saksi. Siauping yang juga akrab disapa Pingping diduga dianiaya selama tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya di wilayah Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Pingping sering dipukul menggunakan rotan dan disiram air panas. Bocah ini hanya diberi makan satu kali sehari tanpa lauk dan sayur. Penganiayaan ini terungkap saat paman Siauping, Sihombing (59), berkunjung dan melihat Siuping yang mengeluh kesakitan. Ketika diperiksa, sekujur tubuhnya terdapat bekas luka siraman air panas dan luka memar. (AMR/K1)

Tiga Kepala Sekolah Melapor ke Ombudsman Ombudsman Perwakilan Lampung segera membentuk tim dan menginvestigasi pemberhentian kepala sekolah di Lampung Tengah yang diduga tidak sesuai prosedur. Wandi Barboy

T

IGA kepala sekolah dari Lampung Tengah, yaitu Kepala SMPN 1 Trimurjo Syamhudi, Kepala SDN 1 Bandarjaya Timur Kemala Dewi, dan satu kepala sekolah yang merahasiakan identitasnya, mendatangi kantor Ombudsman Lampung pada Jumat (2/5). Kepala Perwakilan Ombudsman Lampung Zulhelmi mengatakan ketiga kepala sekolah ini sudah membuat laporan atas pemberhentian mereka yang tidak sesuai prosedur. “Kami analisis dulu apakah lapor­ an sudah memenuhi syarat formil dan substantif. Kami pelajari dulu, jika ini masuk wewenang Ombudsman, kami segera membentuk tim untuk menindaklanjuti kasus ini,” kata Zulhelmi, Sabtu (3/5). Menurut dia, pelapor mengeluhkan

kebijakan Bupati Lampung Tengah yang tidak sesuai prosedur karena pelapor tidak pernah melakukan kesalahan dan tidak mengetahui ­alasan pemberhentian mereka sebagai kepala sekolah. Menurut salah satu pelapor, pemberhentiannya sebagai kepala sekolah hanya disampaikan lewat pesan pendek. Surat pemberhentian itu tidak dikirimkan ke sekolah. Setelah mengecek ke Badan Kepegawaian Daerah, dia baru mendapatkan surat pemberhentian tertanggal 28 Maret 2014. Ketiga kepala sekolah ini juga mengaku sebelumnya tidak pernah mendapat surat peringatan ataupun teguran dari pejabat berwenang atas kinerja mereka selama ini. Menurut Zulhelmi, Ombudsman akan mengirimkan surat klarifikasi kepada pejabat berwenang yang

dilaporkan terkait kebenaran pengaduan masyarakat tersebut. Selain melapor ke Ombudsman, ketiga kepala sekolah itu juga mendatangi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung untuk meminta pendampingan secara hukum. Anggota LBH Bandar Lampung, Dwi Putri Melati, mengatakan dari tiga kepala sekolah yang melapor ke LBH, hanya satu yang akan mengajukan gugatan ke PTUN. Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2010, kata Putri , setidaknya ada batas waktu 4 tahun bagi seorang kepala sekolah untuk tidak bisa diberhentikan tanpa alasan yang kuat. “Setelah mendalami dan memverifikasi berkas, kami akan memberikan somasi dan selanjutnya upaya hukum hingga ke PTUN,” ujar Putri, saat dihubungi, Sabtu (3/5). Menurut dia, sebenarnya ada 14 sekolah yang mengalami kasus yang sama, tapi baru tiga kepala sekolah ini yang berani melapor ke Ombudsman dan LBH Bandar Lampung. (K1)

wandibarboy@lampungpost.co.id

n LAMPUNG POST/ IKHSAN DWI NUR SATRIO

RUANG TERBUKA HIJAU. Suasana ruang terbuka hijau (RTH) Kalpataru, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu (3/5). Luas RTH di Kota Bandar Lampung sekarang masih di bawah 20 persen, padahal Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Penyediaan Ruang Terbuka Hijau mengamanatkan luas RTH minimal 30 persen dari luas suatu daerah.

“PILGUB—pemilihan gubernur—Lampung 9 April 2014 disidang Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan pasangan Manzada agar kemenangan pasangan Ridho Ficardo-Bactiar Basri (Ridho Berbakti) dibatalkan majelis!” ujar Umar. “Tribunnews.com (1/5) melaporkan, gugatan itu beralasan karena pasang­ an Ridho Berbakti dituduh melakukan kampanye terselubung dibiayai Sugar Group Company (SGC).” “Pengacara Ridho Berbakti, Yusril Ihza Mahendra, menolak tuduhan kliennya melakukan kampanya terselubung yang dibiayai SGC!” timpal Amir. “Namun, kata Yusril, kami mengakui Ridho Ficardo merupakan anak kandung Fauzi Toha yang menjabat sebagai site director SGC. Kami tidak menyangkalnya. Tapi, pertalian darah antara anak dan ayah ini tidak bisa dinilai secara politis. Fauzi tidak bisa disalahkan kalau memberi sejumlah uang kepada Ridho atas nama hubungan baik antara ayah dan anak.” “Kalaupun uang pemberian Fauzi itu digunakan Ridho untuk kepentingan politik terkait pilkada, lanjut Yusril, juga tidak bisa dipersoalkan secara hukum!” tukas Umar.

“Pasalnya, tegas Yusril, pemberian uang oleh perseorang­ an kepada peserta pilkada dibolehkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah.” “Terkait sejumlah acara hiburan yang disertai pemberian hadiah undian dan dikaitkan dengan Ridho Berbakti, kata Yusril, itu tak bisa dinilai sebagai kampanye terselubung,” lanjut Amir. “Sebab acara itu belum masuk masa kampanye pilkada. Itu terjadi medio 2013, belum kampanye, masih tahap sosialisasi. Apalagi saat itu belum ada kejelasan soal pelaksanaan pilkada sehingga acara itu tak bisa dikategorikan kampanye terselubung!” “Kutipan materi sidang MK itu informasi bagi rakyat pemilih!” tegas Umar. “De­ ngan informasi itu pemilih bisa menilai sendiri proses sidang, semisal, seberapa berat masalahnya sehingga berujung pada gugatan pembatalan hasil pilgub. Tentu, putusan akhir sepenuhnya pada MK!” “Dalam bahasa awam yang menarik kata ‘terselubung’ dipakai gugatan untuk acara keramaian yang diikuti ratusan sampai ribuan orang itu!” tukas Amir. “Seperti pergelaran wayang kulit dalang Ki Enthus, atau jalan sehat di PKOR Way Halim, semua di­selenggarakan secara terbuka, dengan iklan di koran, tanpa selubung!” “Gugatan itu pakai bahasa hukum!” tegas Umar. “Bukan bahasa awam! Jadi, awam jangan cerewet!” ***

Terminal Rajabasa Terbaik Kedua di Indonesia TERMINAL Induk Rajabasa, Bandar Lampung, telah berbenah. Terminal yang dulu terkenal rawan ini mendapat perhargaan Wahana Tata Laksana dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, sebagai terminal penumpang terbaik kedua se-Indonesia untuk kategori kota metropolitan. Terminal penumpang terbaik pertama diraih oleh Terminal Rawamangun, Jakarta, dan terbaik ketiga Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. “Ya, pekan lalu pada pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat di Batam, Rabu, 23 April, Terminal Induk Rajabasa mendapat penghargaan terbaik kedua untuk ka­ tegori kota metropolitan,” kata Kepala Dishub Rifa’i, Senin lalu, di ruang kerjanya. Rifa’i mengatakan kategori terminal terbaik tersebut berdasarkan pada empat kriteria penilaian, yakni kebersihan,

ketertiban, koordinasi antarinstansi, dan administrasi pelaporan. Empat kriteria tersebut dinilai pada 2013 lalu pada kegiatan Wahana Tata Laksana yang dilakukan pada tahun yang sama. “Kami tidak tahu kalau kami dinilai. Tiba-tiba saat mengikuti pertemuan di Batam, Terminal Induk Rajabasa diumumkan sebagai terminal terbaik kedua. Jadi ini hal yang mengejutkan, dan untuk pertama kalinya Terminal Induk Rajabasa mendapat penghargaan,” ujar Rifa’i. Penghargaan ini, menurut Rifa’i, langsung diberikan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso. Penghargaan juga sebagai pembuktian bahwa penilaian tentang Terminal Rajabasa yang menyeramkan dan rawan tindakan kriminal berangsur hilang. (RIC/K1)


CMYK

±

CMYK

±

±

DAERAH minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

3

Panen Serentak, Petani Sulit Cari Penuai

n LAMPUNG POST/YON PISOMA

BUS SEKOLAH. Bus sekolah milik Pemkab Pesisir Barat terparkir di depan jalan raya setempat dengan rute SMAN 1 Pesisir Tengah—Pekon Gunungkemala, Kecamatan Way Krui, yang berjarak sekitar 8 kilometer, Sabtu (3/5). Bus sekolah menunggu para siswa sekolah yang hendak pulang.

Mes PT Silva

Dirusak Massa

Penyerangan tersebut diduga akibat ditangkapnya dua warga Talanggunung oleh pihak PT Silva karena mencuri getah karet di perkebunan PT Silva. Ridwan Anas

S

EDIKITNYA 30 orang yang diduga berasal dari Dusun Talanggunung, Kecamatan Mesuji Timur, merusak mes manajer dan pos satpam milik PT Silva Inhutani Lampung di Alba I Kawasan Hutan Register 45, Sungaibuaya, Kabupaten Mesuji, pada Jumat (2/5), sekitar pukul 20.30. Diduga pemicu penyerangan tersebut akibat ditangkapnya dua warga Talanggunung oleh pihak PT Silva karena mencuri getah karet di perkebunan PT Silva pada pukul 17.00 pada hari yang sama.

A

khirnya disepakati massa membubarkan diri dengan syarat pelaku pencurian yang infonya ditangkap sekitar empat hari lalu dibebaskan. “Sebelumnya telah tertangkap tangan dua orang pencuri getah karet dari Dusun Talanggunung oleh PAM internal PT Silva. Lalu kedua tersangka atas nama Joko Santoso dan Hasan kabarnya langsung di bawa ke Polda Lampung oleh Satuan Brimob Polda,” ujar saksi mata yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (3/5). Atas kejadian tersebut, lanjut saksi, warga Talanggunung merasa tidak terima dan mendatangi kantor PT Silva di Alba I. Mereka berjumlah sekitar 30 orang dan datang dengan menggunakan sepeda motor. “Mereka merusak dengan cara memecahkan kaca jendela rumah dinas manajer serta pos satpam. Akibat kejadian tersebut, kaca jendela mes manajer dan kaca pos

satpam pecah. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sedangkan massa meninggalkan lokasi kejadian sekitar pukul 21.15,” kata saksi mata. Saat ini lokasi perusakan dijaga dua peleton anggota Dalmas Polres Mesuji. Selain itu, Komandan Kodim 0426/ Tulangbawang Letkol Yana Susana langsung terjun ke lokasi kejadian untuk meninjau situasi. Beberapa waktu lalu, sekitar 500 warga bersenjata golok dan senjata api dari kelompok perambah Karyajaya dan Dusun Talanggunung mendatangi kantor PT Silva Inhutani di Alba I. Mereka mendesak agar salah satu rekan mereka yang ditangkap karena mencuri karet dibebaskan dari Polres Tulangbawang. Massa mengancam merusak kantor PT Silva jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Dari kelompok massa sempat terdengar letusan senjata api sekitar 30 kali. Pihak kepolisian kemudian mengajak massa berunding. Akhirnya disepakati massa membubarkan diri dengan s ya r at p e l a k u p e n c u r i a n yang infonya ditangkap sekitar empat hari lalu dibebaskan. Tak lama kemudian, situasi sempat memanas ketika sejumlah warga merusak mes karyawan PT Silva. Massa dan aparat sempat berhadaphadapan. Situasi baru mencair ketika pihak kepolisian yang berjumlah 81 orang dibantu TNI serta satpam perusahaan memilih mundur. Massa lalu membubarkan diri setelah perwakilan mereka berangkat ke Polres Tulangbawang untuk mengupayakan pembebasan pelaku pencuri karet. (D1)

ridwananas@lampungpost.co.id

Perampok Jarah Uang Singkong PENGUSAHA lapak singkong kembali jadi sasaran kawanan rampok bersenjata api, Senin (28/4), sekitar pukul 05.00. Uang sisa pembelian singkong Rp60 juta dijarah. Tiga perampok bersenjata pistol beraksi di lapak singkong Kampung Sulusuban, Seputihagung, saat petugas keamanan pulang usai berjaga, Rabu (30/4), sekitar pukul 05.00. Pagi itu dua pegawai lapak singkong yang juga suami istri dikejutkan dengan masuknya dua pria ke kantor yang juga sekaligus kamar mereka. Aan (35) dan Lia (30) hanya bisa pasrah begitu dua pelaku berpistol itu meminta ditunjukkan lokasi penyimpanan uang. Aan akhirnya menunjuk-

kan lemari plastik tempat uang sisa pembelian singkong Rp60 juta. Belum puas dengan hasil tersebut, dua pelaku merampas tas dan dompet keduanya yang bertugas sebagai kasir dan pengawas lapak. Saat akan kabur, kedua pelaku bermaksud mengunci Aan dan Lia dalam kamar dan akan membakar kantor. Mendengar itu, Aan dan Lia menolak dan berjanji tidak akan teriak. Akhirnya kedua pelaku kabur dari lokasi lapak dengan cara melompati pagar setinggi 2,5 meter. Begitu mendengar suara sepeda motor menjauh, Aan dan Lia langsung keluar dan berteriak minta tolong. Aparat Polsek Terbanggibesar yang mendapat laporan

menuju lokasi kejadian. Hasil penyelidikan sementara, diduga kedua pelaku masuk ke kantor dengan mencopot empat keping kaca nako. Chandra (40), warga Kota Metro pemilik lapak singkong, meminta aparat kepolisian mengungkap peristiwa itu. Pasalnya, beberapa tahun lalu awak truknya juga menjadi sasaran pelaku saat membawa uang Rp100 juta untuk pembelian singkong. Empat pelaku bersepeda motor mencegat Amat (45) yang membawa uang di jalur lingkar Bandarjaya. “Saya berharap kepolisian bisa mengungkap perampokan ini. Dulu sopir truk kami pernah dirampok Rp100 juta ludes dan tak terungkap,” ujar dia. (DRA/D1)

n LAMPUNG POST/PERDHANA WIBYSONO

SIAPKAN AMBULANS. Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Lampung Selatan, sudah menyiapkan ambulans dan sopirnya untuk melayani para pasien. Selama ini pelayanan tersebut banyak dikeluhkan masyarakat setempat. Foto dibidik Sabtu (3/5).

Belum Bertindak, Begal Dibekuk KEDAPATAN membawa senjata api (senpi), Aris Kuswantoro (32), warga Dusun Bandarputih, Anakratu Aji, Lampung Tengah, ditangkap polisi di jalan lintas Sumate­ ra (Jalinsum) Km 91 Dusun Umbulbeduk, Blambangan Pagar, Sabtu (3/5), sekitar pukul 06.30. Sepeda motor Yamaha Vega R tanpa pelat nomor, lima butir peluru, dan dua kunci leter T milik tersangka juga diamankan. Sementara dua rekan tersangka kabur. Kasat Lantas AKP Edhie Pratama, mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Helmy Santika, mengatakan pihaknya hanya menangkap

seorang tersangka berikut barang bukti. Dua rekan tersangka yang diduga membawa senpi berhasil kabur. Diduga komplotan ini hendak melakukan pembegalan. Penangkapan dilakukan saat anggotanya berjaga di pos Satlantas Blambang­ an Pagar. Saat itu melintas sepeda motor Yamaha Vega R tanpa nomor polisi yang tumpangi tiga pemuda. Dua anggota Satlantas Polres Lampung Utara langsung melakukan pengejaran. Polisi berhasil menghentikan mereka di Dusun Umbulbeduk. ”Seorang pengendara ber-

hasil ditangkap dan dua rekannya yang dibonceng berhasil melarikan diri ke arah semak belukar daerah itu,” ujar Kasat Lantas. Saat digeledah ditemukan senjata api rakitan berikut lima butir peluru serta dua kunci liter T yang disembunyikan di balik pingang dan dalam saku celanan. Tersangka lalu digelandang ke Polres Lampung Utara. Saat diperiksa, dia mengakui hendak membegal bersama dua rekannya. Namun, belum sempat bertindak sudah ditangkap polisi. Tersangka diserahkan ke Satreskrim untuk dikembangkan kasusnya. (HAR/D1)

PARA petani padi sawah beririgasi teknis di bilangan Kecamatan Punggur dan Kotagajah, Lampung Tengah, dan Kedaton, Bumiratu Nuban, kesulitan memanen hasil tanamannya. Sebab, panen di wilayah tersebut relatif berbarengan, ditambah lagi harus segera mengolah tanahnya karena mendapat jatah tanam gaduh. “Saya sudah lima hari mencari tukang bawon (penjual jasa tuai padi, red) di desa ini dan sekitarnya, tapi enggak ada yang mau,” ujar Parman, petani di bilangan Kampung Srisawahan, Punggur. Menurut dia, para penuai yang ditemui sudah lebih dulu dikontrak petani lain, ada juga yang justru kesulitan mencari kawan untuk memanen padi sendiri. Nasib serupa juga dialami Anton. Menurut petani di bilangan Kedaton, Bumiratu Nuban, Lampung Timur itu, selain mencari sendiri, dia juga meminta bantuan sejumlah kawan untuk mencarikan jasa penuai. Menurut dia, untuk bisa mendapatkan jasa itu dia ha­ rus rela antre hingga lima hari. Akibatnya, usia padi menjadi terlalu tua untuk dipanen. Penelusuran Lampung Post, sulitnya mencari jasa pemanen disebabkan para penjual jasa tersebut lebih mendahulukan

memanen padi sendiri dan segera menggarap sawahnya. Sebab, musim tanam gaduh sudah tiba dan khawatir jika terlambat akan kekurangan air sehingga mengakibatkan tanamannya kekeringan hingga mati. Selain itu, para penuai lebih memilih pada jasa mengolah lahan. Alasannya, meskipun dalam sekali panen bisa mengumpulkan 50—100 kg padi atau kalau diuangkan sekitar Rp125 ribu—Rp250 ribu, jumlah itu tidak lebih banyak dibanding menjual jasa olah lahan. Untuk mengolah lahan, seorang penjual jasa bisa mengumpulkan uang antara Rp200 ribu dan Rp360 ribu untuk beberapa hari. “Menggarap lahan bisa delapan sampai 10 hari, tentu hasilnya lebih banyak. Apalagi, capeknya juga tidak seberapa dibanding mbawon,” ujar Santoso, penjual jasa tuai padi di bilangan Sritejo Kencono, Kotagajah. Jangankan petani, Warno, petani kecil di bilangan Saptomulyo, Kotagajah, yang lebih mengandalkan penghasilannya dari jual jasa pertanian— mulai dari mengolah lahan, me­nyiangi, hingga memanen— juga kesulitan memanen tanaman padinya seluas 0,25 hektare. Sebab, sejumlah temannya juga bernasib sama. (NUD/D1)

Puskesmas Sidomulyo Tingkatkan Pelayanan DEMI meningkatkan pe layanan kesehatan kepada masyarakat, Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Lampung Selatan, menyiapkan tenaga sopir ambulans. Sejak mulai beroperasi dua tahun yang lalu, pelayanan puskesmas dikeluhkan masyarakat setempat karena tidak ada supir ambulans. Jika membawa pasien untuk dirujuk ke rumah sakit lain, pasien harus menggunakan mobil sendiri karena ambulans tidak memiliki sopir. Kepala Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Darmawan, mengakui belum ada petugas khusus sopir ambulans. Selama ini untuk mengantar pasien rujukan menggunakan te naga s taf dan perawat. Masalah timbul jika di waktu bersamaan dibutuhkan sopir, sedangkan petugas sedang melakukan pekerjaannya. Jika itu terjadi, terpaksa pasien menggunakan kendaraan sendiri. Apalagi jika pasien rujukan malam hari, dipastikan tidak ada yang membawa ambulans. Pada akhir 2013 lalu, puskesmas sempat disidak anggota DPRD Lampung Se-

latan dari Komisi D terkait pelayanan, khususnya ambulans. Namun, kenyataannya memang belum ada petugas khusus yang menjadi sopir mobil tersebut. Agar hal itu tidak terulang lagi, sejak April pihak puskesmas telah menyiapkan sopir ambulans. Dengan adanya sopir tersebut, pasien rujukan siap diantar 1 x 24 jam tanpa ada permasalahan lagi. “Sejak bulan ini sudah ada sopir yang siap mengantar pasien,” kata Darmawan, Sabtu (3/5). Selanjutnya, ia mengatakan di puskesmas ini hanya ada satu ambulans dan satu mobil puskesmas keliling (pusling) yang fungsinya sudah jelas. Kebanyakan pasien juga belum mengerti jika ambulans tidak ada, mereka ingin menggunakan mobil pusling, padahal peruntukannya berbeda. “Tapi jika rujukan pasien sifatnya darurat, tetap kami antar.” Penggunaan ambulans untuk pasien rujukan tidak dipungut biaya apa pun. Namun, apabila mengantar jenazah dipungut bayaran sesuai dengan jarak tempuh, karena itu sudah di­ atur oleh pemerintah. (*3/D1)

n LAMPUNG POST/HARI SUPRIYONO

DITANGKAP POLISI. Pengendara sepeda motor tanpa pelat nomor ditangkap polisi karena kedapatan membawa senjata api. Tersangka Aris Kuswantoro (32) berikut sepeda motornya diamankan petugas Satlantas Polres Lampung Utara, Sabtu (3/5).


PARIWARA

minggu, 4 MEI 2014

4

LAMPUNG POST

pariwara AC Rental AC & mustccol jual beli AC baru, second, serv,cuci AC,mesin cuci,kulkas,dispenser. WINDA AC 0721-7174.866, 0852.7992.465, 0812.7921.648, 0897.9993.969 Pin BB 2569BDCE Minggu buka Bukit Salju AC. Termurah !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp, Samsung dll. Service Center,rental, standying flour/mistycool. Hub. 0721-778519 / 0812.7813.0048. Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Te­ rima cuci, repair (Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470. CV Prisma Utama Tehnik servis AC bngkr/psng cuci, sparepart, jual beli bru & second.Hub. 0721472180 /082125427103/085769583316 PIN 2996BCE1.

AIRLINES TIKET Tiket murah Garuda, Sriwijaya, Merpati, Lion, Air Asia, Sky Aviation tiket diantar hub.GEMA TNT (0721) 486100, 7467967 SMS booking 081274777959 TIKET PESAWAT Plus antar-jemput bandara by phone AS 082307343430 atau M3 085664339506 atau BB 7D2C230D alamat : merah batin, natar

BADUT Sewa badut ultah karakter DISNEY asli ILUNG BADUT hub. 0853.5708.0000

BIRO JASA JASA ANGKUTAN TAXI PICK UP Sofia Melayani: Angkutan barang, pindahan rumah, pindahan kost dll anda tlpn kami datang hub: 081379624766, 085788265911

KURSUS STIR MOBIL Belajar mobil ADILA diantar jemput 360rb/paket, drop Bandara 95rb. Hub.07219369661, 081379640519

BARANG BEKAS Jual beli barang bekas, kardus, besi, plastik dll hrg bagus, timbangan jujur, Jl. Kamboja 38 HP.0821.81049676.

BIBIT tanaman BIBIT SAWIT Menjual segala bibit sawit Asli PPKS medan (diakui BP2MB) Lampung hub.0813.6943.0003

BIBIT SINGKONG Jual Bibit Singkong Gajah Potensi hasil 100 Ton/Ha (sdh prnh nyampe 137 Ton)

hub.0812.7913.2723, 0857.6407.0530 (maaf tlp saja)

BUKA AURA Mandi aura buka aura mahar Rp. 888 rb/Rp.1,5 jt, hub.Ibu Eva 0821.8182.9773 tdk menerima sms

BUS WISATA Sewa bus wisata, keselamatan penumpang tujuan kami, driver pengalaman,seat 33 yang baru 2014. www.busdarmaduta.com. tall me 0815.4019.822

CATRIDGE Dibeli catridge yg blm di isi ulang/ msh ori. Type canon 810/811, 40/41, hp 21/22, 60rb & toner laserjet type 85a, 12a, 35a dll. Anda telp kami siap jmpt. 085383568882

DANA CEPAT ANDA BUTUH DANA CEPAT ANDA BUTUH DANA CEPAT RP. 2 JT-3 M U/ JAMINAN BPKB MBL-MTR/ TAKE OVER-DANA TALANGAN/JUAL BELI MBL PILIHAN SNDRI CASHCREDIT/POS RESMI PENJUALAN MTR HONDA-YAMAHA-SUZUKI-KAWASAKI HUB.0811.721452

foto copy LAMPUNG FC, jilid hard cover/soft cover, spiral kawat, Jl. Wr. Monginsidi 23 B T.Karang, Bandar Lampung telp. 0721-256053, 08127272602, email : lampung_fotocopy@yahoo.co.id

GORDYN Supri Gordyn terima pesanan gordyn vitrase import & lokal, kasa nyamuk, vertikal blind,herizontal blind dll , harga bersaing. Hub. 0858.5142.7293 Jl. RA Basyid Psr Untung Lb Dalam

INDEKOST Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590 Terima kos’an putri daerah Way Halim. Hubungi: 0812.7914.4626. Terima kost harian,bulanan,fasilitas lkp,AC,T V,ada wifi,kmr mandi dlm,tmpt strtgs,parkir luas Jl. Kartini No.45 Apotek K24 Kartini hub.0853.7960.6228, 0721252414 Trm kost wisma badar, blnan/mgguan/hrian Jl. Perintis kemerdekaan no.18/24 tjg gading (akmelindo) tlp. (0721) 253967, 081298697777 Rumah Kost “Menteru Satu” Khusus karyawan, fasilitas AC, TV, Cuci setrika, kamar mandi dalam JL. Menteru No.1 Bandar Lampung Telp. 262138

INTERIOR Safira Interior spesialis membuat kitchenset, pantry lmr pjng, kmr set, minibar, meja ktr dll hub. (0721) 7164443, 081379337474

JASA ANGKUTAN Melayani jasa angkutan, armada L 300. Hub: 0821.7832.8328.

KAMBING AQIQAH Kambing Aqiqah, dr hrg 1 juta, masak aneka menu gratis. Potong, antar & sertifikat aqiqah. Tlp.7448380, 081272354984, 081540802586. www. aqiqahlampung.com

Kehilangan STNK BE 3552 BN, Nk. MH1JFD222­ DK450567, Ns. JFD2E-247DD03, an. Ir. William Ibrahim, M.T STNK BE 58818 PR, NOKAM H1JF5116AK357268, NOSIN JF51 E1359232, AN. JALALUDIN STNK B E 3 3 7 8 O R , Noka. M H 4 K R 1 5 0 L E K P 9 1 4 1 3 , No s i n . KR150LEPD2999, An. Jumeno STNK BE 4122 EO, Noka. MH33KA124K651825, Nosin. 3KA-626150, An. Wasis

kursus MENJAHIT Top di Jakarta kini di Bandar Lampung kursus menjahit Juliana Jaya Jl.Kiwi No.5 Kedaton tlp.0721-701677 /0815.40876997 diskon 30% s/d 50% lbh dari 25 cab.

TEHNISI HP Nvuponsel service & kursus hp Jln. ZA Pagar Alam No.2 gdg meneng, bk kls mahir psti bs smua merk hp grnsi uang kembali Hub.0856.6977.7966

LABORATORIUM Animo Chemical & Lab: menjual bahan kimia industri & laboratorium, harga terjangkau Jl.Pemuda 126 dpn Chandra, HP.0812.7289997.

LAUNDRY Simply Fresh Laundry menerima cuci kiloan, satuan express 4 jam siap, bisa antar jemput Jl.Cut Nyak Dien No.6 Palapa Durian Payung (sebelah Pegadaian) HP.0813.7358.5757.

KESEHATAN tan

mesin-mesin

PIJAT TRADISIONAL

MESIN FOTO COPY

Shinta urut keluarga pria & wanita, u rut,bekam,refleksi,keseleo,kerikan,lul ur,masuk angin,Jl. Sultan Agung No.59 (dekat SMA Srwijaya) siap panggil 24 Jam dlm kota Hub.0813.69372811 Pijat tradisional asli Solo 3 in 1, 80rb/ pijat,P/W buka setiap hari dr Jam 09.00-20.00. hub.0823.7717.7377 Jl.Rd Saleh No.25 Durian Payung blk RS Bumi Waras. Ahlinya urut kejepit, sakit pinggang 10th 3x pijat sembuh 100 rb urut 1 kaki, stroke, skpi, URUT PASUTRI 70TH, kurus kmbli stel body wakt.kcil baru trasa umr 40 th. Bsa nambah. Hub. 0823.7622.9770 IinMassage & lulur siap panggil. Hubungi. 0812.7990.1117, 0853.8111.7403

KOMPUTER LAPTOP Dibeli Laptop note book, computer, segala kondisi hidup mati harga tinggi. Hub. 0812.34563136 PIN BB 22F51538

KOLAM RENANG Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, ob at-2 an, perala­ tan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721-7444567 CV Lampung Pool spesialis pembuatan kolam renang & water boom,buat pribadi, sekolah % umum. HP.0813.6914.4878 PIN BB 21810105

KONSULTASI Darul Taqwa Konseling dgn konsep Al Qur’an, bagaimana bisa ditolong Allah agar bisa bayar hutang, dpt jodoh sholeh/sholeha, membina keluarga sakinah mawadah warohmah. SMS dulu/hari 3 org hub. 0857.67177701.

PRIVAT

PT Buana Citra Abadi, copy machie salesl/rental/service mesin foto copy & spartpart. Hub. 0821-2805754, 0823.7269.0599 CV Mitra Abadi. Jual sewa perbaikan suku cadang tinta foto copy hub.08127909898, 0721-7505050 Jual/sewa/kerjasama mesin foto copy, harga mulai 5 Jtan. Hub. 0852.6822.1083

MESIN JAHIT Msin jahit Fortable, multi dipneylur khusus SINGER cbang wil.Lampung hnya minggu ini sja promo mnrik+hadiah di Hypermart Lt Dsar Mthari Central Plaza Jl.Raden Intan No.85. tlp. 0721-3650.014 Balam

musik peralatan musik ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

PASANG PARABOLA Berlangganan Indovision, OK Vision, TOP TV, harga 150 ribu untuk awal apsang. HP. 0813.7361.7111

PENDIDIKAN Yayasan Perguruan Setia Budi, menyelenggarakan pnddkn TK-SDSMP-SMK JL.Yos Sudarso Gg. Ikan Nila No.41 telp.0721481220 T.Betung Stimulasi otak agar pintar & jenius Garansi bisa umur 1-40 thn Terbukti ratusan orang berprestasi setelah di stimulasi. Hub: 0853.8033.6599 Kuliah cepat S1,S2,S3 Kedokteran juga SMA, resmi dan terakreditasi jurusan lengkap Kampus Jakarta. Hub. 0853.8033.6599

Privat Sahabat Edukasi, semua pelajaran TK,SD,SMP,SMA,Umum, mengaji, Guru datang ke rumah, siap Un & Semester. 5 orang gratis 1. Hub.07217511559, 0812.6919.9569 Privat Al-Ghani. Guru datang ke rmh, smua pljran,Calistung & Mengaji utk pra sekolah TK,SD,SMP & SMA/ SMK,diskon 20% u/ privat 2 orang atau lbh. Hub. 0823.0656.0038. PRIVAT LAA TANSA. Guru dtg kermh semua pelajaran TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji & Bhs Arab Hub.085279800177/PIN :2A13DD66 Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji, guru dtg ke rmh, professional & sabar, siap UN, semester. hub. 07213667558, 0813 69 277 269 

PELUANG USAHA KERJASAMA. Kami mempunyai lahan + 10.000 m2 di Jl.Hasanudin Metro, kerjasama bagi hasil untuk rumah makan khas daerah. Dapat hub: 0813.7957.5162, 0815.4077.476.

Anda butuh dana cepat Kerja sama dana pinjaman untuk pembisnis dll. Kami siapkan sistim, siap cair. Hub. 0853.8427.2262 Dagang burger & roti bakar di fasilitasi gorbak alumunium area Lampung, Gg. Garuda sebelah Pasar Gintung T.Karang. Hub. 0823.7295.6538 Dicari mitra untuk pemasangan kangen water, wanita usia 25- 35 th berdomisili di Bandar Lampung komisi 50% dri penjualan. Hub. 0853.8231.4236

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 95.000/hari, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PARKIR LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888

PENGOBATAN Sakit kulit & kelamin: gatalgatal, herves, go,. Kutil, l.syahwat,kanker dll. Hub. 0878.2300.6200

OBAT TELAT BULAN Anda telat bulan ? Solusi cepat & tepat u/ melancarkan haid secara teratur dlm jangka 3 jam dijamin lancar 100% Garansi & tnp efek samping. Hub.082333794444, 087857427544

PHOTO STUDIO Mau photo preweding, pribadi company, profile, grup,food promo kenufar photo. www.andreyesta.carbonmade. com, 0896.5433.5456

RACUN API CV. Cahaya Abadi. Menjual berbagai apar +pengisian ulang jl. Yos Sudarso No. 138 C (depan Budi Wahana Motor). Hub. 07217520099, 081278001238

RUMAH MADU Rumah madu spesial promo madu sehat beli 2 gratis 1(madu Sumbawa) juga tersedia madu hutan Riau I,madu ternak,madu arab,madu balita,madu anak dll,madu murni & berkualitas teruji di lab: FREE ANTAR hub.0852.6963.2517 Pin BB 7419891A FB:Rumah Madu-Ku. ZA. Pagar Alam

RUPA - RUPA ATASI KEBOCORAN Mengatasi kebocoran, rembes, retak/ pecah pd bangunan anda,seperti kamar mandi, dak, talang,karpus, basement, terowongan, bak limbah, dpt kami atasi dgn grouting/injeksi beton, couting,waterpro-ning, renov bangunan, spesialis pengecatan crant contaner/tower telkom, gypsum, polis marmer. Hub.0813.7991.8592, 0721-7520154.

ATASI MAMPET Mobil sedot wc dan atasi wc mampet luar dan dalam kota 24 jam. Hub. 0821.8080.233

SUSU KAMBING Jual Susu Bubuk Kambing Etawa organik, 1 dus isi 200 gr hrg 35 rb, ada 4 mcm rasa, beli banyak ada diskon hub. 081369701503, 081540832646

SALON “DUNIA SALON” terima rias pengantin, massage, pnggilan lulur, pelamina, organ. HUB.0823.7908.0004 Maria

SANGGAR BUNGA LYDIA FLORIS menerima pesanan bunga papan sewa/lepas u/ pernikahan, sukses, duka cita, ultah, rias mobil pengantin dll hub. 0821.8168.4111 Pin 227EF318

service AWI TV, Servis, TV, LCD, Kulkas, Jual Beli tukar tambah. Hub. 0853.78060125 Menerima service panggilan dan pembuatan sumur bor tersedia alat master dan Rig harga

AIR MINUM terapi Jual Kangen Water Air minum terapi, kesehatan,membantu penyembuhan berbagai mcam penyakit @50rb/galon, agen diskon 20%. Hub. 0853.8231.4236

BAU BAU..? AIR: sumur, parit, kolam. LIMBAH: ayam, burung, sapi, babi. UDARA: asap, plastik. Tersedia penanggulangannya dgn biaya terjangkau. Hub. 0721-488976/08111118135

HIPNOTIS

SERVICE PARABOLA Star Matrik, jual parabola + service parabola dll. HUB. 082376222292

ELEKTRONIK Teknik Jaya Elektrik Servis dan jual beli AC, kulkas,msn cuci,pompa air,dispenser,water heater dll terima servis panggil Jl. Imam Bonjol No.355 hub. 0812.7249.646, 0819.29833390 Darmin Service Elektronik, terima servis panggil TV,DVD, speaker aktif, k.angin, mesin cuci, dll. (bisa tukar tambah). Hub. 0821.84364724, 0878.99506812

SOUND SYSTEM KAMI MENYEWAKAN SOUND SYSTEM & ORGEN TUNGGAL U/ ACARA PERNIKAHAN, SUNATAN,ULTAH DLL. SEGALA MCM MUSIK DR POP,TEMBANG KENANGAN,DANGDUT DLL. HUB. 0896.9995.9099, 0721.739035

SPESIALIS CANOPY Canopy *pagar* teralis dll murah & bergaransi chandra canopy hub. 085208332414, 085378008111 Canopy & Stainless, sgala jenis canopy, pagar, teralis dll, murah & bergaransi. Chandra Canopy hub. 085208332414, 085378008111 Maju Makmur, jual canopy, besi, stenlis, kusen folding gate, krey, Jl. P. Morotai No. 69. Hub. 0721-7471238773500.

SUMUR BOR Restu Ibnu Bor. Melayani pmbtn sumur bor, R. tangga, hotel, K.renang hub.0821.7832.8328 Sukir Bor, terima service dan pembuatan sumur bor alat master dan rig harga. Hub. 082181071091

TENDA Menyewakan tenda hajatan 125rb/ unit diskon untuk pemasangan minimal 15 unit. Hub. 0813.668821110

LOWONGAN PT. Planet Natar mbutuhkan tenaga sales electronic & furniture tdk dibatasi pnddkn/usia mau krja keras cri uang hub.081363676345, 081540982345

Dicari SPG dengan produk ke-sehatan dengan gaji 3 juta/ b u l a n . H u b. 0 8 1 3 . 7 9 2 7 . 2 9 9 5 , 0819.2797.5789

Dbthkn sopir barang & krwn toko, diutamakn memiliki kendaraan roda 2 sndri, lmrn ditujukan ke: Lampung Diesel Jln Raden Intan No.15/91 telp.0721.263777 T.Karang maksimal 3 hr stlh tggl terbit

Raih kebebasan waktu & uang. Jadilah Sales/Sales Manager Perctkan yg mengutamakan pelayanan, syarat berpengalaman. Hub. 0811.7232.254 Dicari beberapa karyawan u/ dididik jd Teknisi AC & CCTV, pdk tdk

House of Succes “Pusat Pelatihan Hipnotis, Hipnoterapi, Fingerprint Counsulting & Multiple Intellegence. CP.0811.727150, 0721-712029

mutlak, asal mau kerja keras, gaji, u. makan & komisi. Lmrn ke CV Timmy Electrindo Jl.A.Yani No.7 dpn Christ Bakery up Bp Fery Ph.7444470. Dicari agen r o ko k herbal Kec-Kab Lpg, serius berminat Hub: 082110889546 Dibthkn Tng Administrasi menguasai komputer. Lmrn dikirim lsg ke Jl. Ikan Kakap No.35 Wihara That Hin Bio. Hub. 482708 DIBUTUHKAN Kami perusahaan yang sedang berkembang membutuhkan profesional untuk posisi : 1. Bag. HRD (Min SMA/SMK/Sederajat) 2. Bag. Accounting (Min s1) 3. Bag. Gudang (Min SMK) 4. Administrasi (Min SMK) 5. Office Boy

NUGGET Az Zahra Nugget, aneka nugget ayam, udang,daging sapi, tanpa msg & pengawet, Jl. Imam Bonjol 175 Bdl. HP.0896.8659.3129 Pin 7545DAB6

Dengan Kualifikasi : ~ Pria/Wanita Max 27 tahun ~ Menguasai Komputer (Microsoft Office) ~ Berpengalaman Min 1 thn / Fresh Graduate ~ Bersedia bekerja dalam tim Kirimkan Lamaran beserta CV Anda ke: PO BOX atau Email ke : hrd.yyz@gmail.com (Max File size 2 MB)

SEDOT WC Sedot WC & Atasi mampet “Clean Care” 4 unit dlm & luar bdl, berpengalaman sejak’08 pionir di lpg 07217400060, 081252711000 Sedot wc mampet sal. air dll luar dlm kota, stand by 24 jam. Hub. 0813.6606.0300, 0857.8843.4389 SEDOTWC & ATASI WC MAMPETSALURAN AIR, WASHTAFEL DLL, MELAYANI DLM & LUAR KOTA BY 24 JAM. HUB.0721-7905.006, 0853.7766.9976 Sedot WC dan atasi mampet standby 24 Jam. Hubungi. 07217971.222, 0821.79924000

PROPERTI ARSITEKTUR G.ARSITEK, 3D, asa arsitek, pemborong, rab, market,bangunan, pembentukan taman dll 0823.1091.9901

bahan bangunan Bimo Sarana Teknik menjual peralatan & perlengkapan tekhnik las, pertukangan, perlengkapan depot air minum isi ulang, aneka mur & baut dll Jl. Untung Suropati No. 66A (dekat St Kereta Api Labuhan Ratu Bdl) 07217911190 www.bimosaranateknik. blogspot.com

PAGAR PANEL BERON Pagar panel beton sistem knock down. Ready Stock. Hub. 07217182903, 0852.6607.5888

KEBUN DIJUAL Jual tanah kebun 6000 m2 harga 250 rb (lokasi dpn Bumi Kedaton) & jual tanah kebun jati harga 150 rb/m2 lokasi Batuputu. Hub. 0812.7919.1001. Jual tanah kebun 600 m2 di Jl. Gunung Koton Sukarame TBB, harga 70.000/m2 nego pinggir jalan lokasi. Hub. 0812.7919.1001.

KEBUN KARET Dijual kebun karet usia 6 thn di Blambangan Umpu lokasi dkt jln bisa msuk ke lahan, luas 2 hektar, hrg 250 jta nego !! Hub.0821.37007711 AJB

KEBUN SAWIT Dijual cepat kebun sawit, Ls 6 Ha buah pasir,hrg 150Jt/Ha nego, surat AJB, Dsn Kenihai Desa Sukatani Kec.Kalianda Kab. Lam-Sel. Hub. 0812.7934212, 0821.79849941 Dijual cpt kbn sawit di Bunga Mayang Lampura LS 10.5 Ha, hub. 08127901445 Jual kebun sawit 4 hektar, sertifikat, sudah panen 500 juta. Hub. 0823.7904.6175

PERUMAHAN Perum blkg Unila stok terbatas 3 unit rmh type 54 & 45, 2 ruko hub Tarno : 082183120844, Wawan : 081271533995

Rumah BARU (Komplek Perumahan) dari type 36/72+160 jt tipe 40,45,56,66 dll bisa kpr/cash bertahap gambar selera konsumen lokasi 1 km dr polda/kantor Gub. Hub. 0853.8460.9011. Andalucia Residence Jl. Perum Polri Rajabasa by pass Bandar Lampung rumah modern berkelas di lokasi strategis tersedia type 45-58 DP 25 Jtan bisa dicicil angsuran 2Jtan gratis biaya proses. Hub. 0823.7218.8870

KONTRAKAN Kontrakan putri bangunan baru dekat SMAN 9 Jl.P.Polim Gang Randu 14 tlp. 0812.7232.8928 /0812.7965.1820

RumaH DIJUAL Rmh dijual harga nego luas bangunan : 250 m2, luas tanah : 600 m2 sertifikat hak milik+IMB berminat hub: 085269040801, 081540937000 Dijual Rumah, blkg tgkt, SHM, 6KT, 4KM, Jl. WR. Supratman Gg. Abdul Muis, blkg asrama Polda, T.B Utara hrg 500 Jt/Ng Hub : 082186062232, 082183081973 TP. Dijual rmh LB : 100 M2, LT : 126 M2, SHM, Di desa Way Hui kec. Jati Agung Jl.P.Sari Rp.450 jt nego hub.081369767650, 081281825173 Rmh dijual 600 jt/di kntrkn 30 jt 2TH LT.460/LB.112 AJB 5KT Grasi terb 6 mbl L.300 2 jlr pengaja­ran KP.SK MANDI T.Bet utara HB.081317533467, 085379411000 LB 112 M2, LT 816 M2, SHM, 450 Jt nego bisa pakai dana pinjaman lokasi Kemiling. Hub. 0853.8427.2262 Tanpa Perantara.

Rmah Jl. Pramuka Rajabasa Bdl (BAP Estate/blkng SMPN 2) SHM LT 197 m2, 290 jt nego. Hub. 0852.7951.9000

Tnh dijual di Pusat Kota Tjg Karang lks sgt strategis, SHM. 1400 m2. Hb. 0812.730.53.900

Jual cpt tnh/rmh, shm L.1328 M2 cck u/ usaha dipasar Tlg Padang Tanggamus nego hub.0813.7928.5245

Tnh 740 m2 di Bandar Agung, SHM, dkt Perum Citra Persada (jl aspal 5 m) belakangnya ada kali. Hrg. Rp175Jt Hub. segera HP.0853.6705.3258

Dijual rmh 7x13 4KT, 2KM, Keramik samua, kusen kayu merbo LT 1200 m2 hrg 825 jt nego a/tanah min 600 m, SHM Jl.Pensiun dkt SMP 7 dpn Perumahan Gedong Air Hub. 087899295824, 085267559371 TP Rmh Jl. Bintara 2 No. 96, Skrame T/B:361/250,SHM,4 KT,3 KM Rp.700 Jt, pemilik 081369394417 (lingk. Elit) Jual cpt tnh/rmh SHM, L. 1.328 M2 cck u/ usaha dipasar TALANG. PADANG, Tanggamus nego HB. 081379285245

dikontrakkan Dikontrakan perumahan Palem Asri way kandis 1,2,3 tirtayasa, kedamaian kemiling kalianda metro dapat menghubungi 085269002976, 0721.48631

RUMAH OVER KREDIT Over kredit rmh tipe 21/100 m, desa serdang Tanjung Bintang hub.0721267821, 081389198020

RUKO DIJUAL Ruko 3 pintu plong 31/2Lt Jl. P.Antasari 27, LT 188 m2, harga 2,1 M nego. LB 12m, P=15m. hub. 0821.8282.2669

TANAH DIJUAL Tanah 1500 m2, SHM Metro strategis u/ usaha dekat stadion arah terminal hub. 0811811069

Rmh LT/LB 400m2/150m, 5KT, 2KM, 6RS, S.Bor, SHM, JL.Ratu Dibalau Gg.cempaka III T.Seneng BL hub.085319243573, 085366716622 TP hrg 398jt/ng

Jual tanah pekarangan luas 9.600 m, lokasi cukup strategis, cocok untuk apa saja, JL.Raya Pekalongan pinggir jalan, 500 m dari pasar pekalongan dekat pom bensin dari kota metro 6 km, hub: 08112531707, 081369103963, 0811258245

Rumah t.39 harga 105 minimalis belakang Puskesman Karang Anyar Jati Agung, nego. Hub. 0821.8537.7717 Hj. Joko

BU. Dijual segera tanah Ls.537 m2 Jl. KH. Anwar Palapa 2 jalur Bdl, cck u/ kost2-an, hrg 1 Jt/M, Hub. Bp. Dani 0878.9980.7218 (tdk sms)

Jual tnh 2 Ha (Ada Kbn Karet) Tanjung Bulan, Sawojajar, Kotabumi Lampung Utara 021-96833033 Tnh 3 Ha (tnh bukit), 150 m dr Jl. Ry Hanura DS. SK Jaya Hanura (dkt TPI) Rp. 450 Jt. HP. 0812.721.2000

TANAH KAVLING dijual Tnh kavling dkt kantor baru gubernur lampung ukur 10x15=15 m2 hrg 25 jt trma AJB cash & tempo lok Kec. Jati Agung dkt margodadi hub: 082398633343, 085383023558 Dijual tanah kav 15 x 20 m, 75 Jt nego. Jl.Komarudin Gg. Senen (blk Polinela, masuk gg. Mobil). Hub. Wita 0821.7890.5550. Dijual kav di Kota Baru Bandar Negara untuk rumah, ruko & investasi. Minat hub: Awan 0821.3394.7417 Dijual tanah kavling di Kota Baru Bandar Negara untuk rumah, ruko & investasi. Minat hub. Awan 0821.3394.7417 Tanah kavling: saatnya investasi kavling Jati Agung dkt Renc. Kantor Gubernur tnpa DP angs 240rb. Hub. 0899.4264.333 sms aja PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Riduan 0853.8106.9900, Agus 0823.7975.0099

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Anto 0852.6825.0030, Noval 0853.7795.3434

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Heni 0822.8043.8838, Syerly 0821.8401.6439

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Rajiv 0813.6644.0080, Evi 0813.6991.4367

PT Patok Emas.. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Yuli Astra 0812.7226.8111

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Lili 0819.5729.2900, Beno 0853.7741.1372

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Dion 0852.6736.3370/Yanto 0821.8504.7325

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Ika 0823.7594.9899, Kino 0812.7984.890

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Dodot 0812.7906.310

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. M. Kurniawan 0821.3394,7417, Triono 0813.7936.8227

PT Patok Emas.. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/ kav. minat hub. Agus Herlambang 0819.9685.3338, Hermawan 0823.7916,9957

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Fikri 0821.8616.3212.

Dijual tnh kav, ruko, RT. Patok Emas bs kredit hub. Gushendri : 0823.8057.2116

Dijual tanah kavling di Kota Baru Bandar Negara utk rmh, ruko & hunian bs cash/angsur. Minat hub. Awan 0821.3394.7417

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Iwan 0813.7332.5487, Ade 0823. 7372.2333

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Hardy 0852.6871.3752, Imam 0813.9154.5771 PT Patok Emas.. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Tresno 0853.8310.1018, Bowo 0853.8463.9116 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Haris 0821.8104.0078, Mardi 0853.8051.8688 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Huda 0812.7192.7380, Budi 0852.6796.4898

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Hartono 0813. 6966.1782, Edy 0823.0608.8969

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Nirwana 0812.7953.0133, Iqbal 0822.7810.7666

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Kamto 0821.8217.1761, Mimi 0813.6968.8977

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Amran 0852.6908.5345, Edi Efendy 0853.6947.9399

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Aulia 0812.8270.5566, Murti 0853.8033.8985 PT Patok Emas.. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Rohim 0823.7946.7265, Amir 0821.8683.9749 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Siti 0852.6944,8389, Redo 0858.4107.6779 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Ismail 0853.6789.2977, Anin 0823.7219.0889 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Yono 0853.7875.5750, Mustakim 0896.4917.9284 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Kaisar 0853.7926.7171, Mega 0821.8604.3774.

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Herli 0852.5294.3316, Habat 0852.6934.9619. PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Kusnadi 0821.7704.0998/Yudi 0853.7732.2946 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Puji 0823.0601.5414.,Edi 0812.7800.4240 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a/kav. minat hub. Agus Handoko 0812.7222.5005, Erna 0812.79512992. PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Chandra 0852. 7978.7894, Saptono 0812. 7953.8888

PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Sesilia 0815.4000.6009, Putri 0821.8604.8753. PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Aisyah 0821.8270.3596, Novi 0857.6687.8480 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Dedi 0852.7921.2288, Bambang 0857.0918.6144 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Rosa 0813.3325.6439, Herli 0852.5294.3316. PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Erwin 0896.3822.0966, Angga 0853.8090.4653.

PT Patok Emas.. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Rustam 0821.7986.7283/Wagimin 0821.8326.3133 PT Patok Emas. Dijual kav, perum, ruko & property, di Kota Bandar Baru Lampung dkt kntor Gubernur Baru 25 Jt’a,/kav. minat hub. Adi 0853.6845.4191, Rahmadi 0823.7509.6604.

TOKO CAT Toko Cat Cipta Karya Mandiri, oplos warna cat mbl/mtr menjual: cat duco, cat pu, chandy, xiralic, syntetic dll hub. Afrin 085377383777, 085268232220 (siap antar) PIN 2A9B030E

TOKO DIJUAL Dijual cepat toko 2 pintu uk 8 x 12 m, LT 200 m, SHM, IMB,(satu lantai/konstruksi ruko) Pasar Unit 2 Tulangbawang No.SMS hub.0813.8461.8350

METRO RUMAH DIKONTRAKAN Dikontrakan rmh tinggal, 3KT, Kmr utama ac, telp, sanyo/tower, pgr keliling, kichen set Jl. Tawes Metro hub.0725-42419, 081369035344


PARIWARA

minggu, 4 MEI 2014

5

LAMPUNG POST

otomotif OPLOS CAT Toko Cat Cipta Karya Mandiri. Mnrima oplos warna cat mobil, motor, macam-2 cat: duco,pv,chandy ,xeralic,syintetic,poxci,dempul dll Jl.Raya Km 16 Srimulyo Natar Lamsel 085377383777

MICROBUS Mitsubishi PS 110 Th’10 Microbus, AC, jokstel 14 set, hrg 215 Jta & Isuzu ELF Microbus Th’10 AC, jokstel 12 set hrg 210 Jta. Hub. 0812.2160.1122

mobil DIsewaKAN **** ALFAN RENTCAR ***** Avanza, Innova, Xenia, Sedan Pengantin. Hub. 0852.67268999, 0853.66908998. ***** Azzam Rencar ***** menyewakan mbl Innova, Avanza, Xenia, Sedan utk pengantin. Hub. 0823.75292647

MOBIL PENGANTIN Disewakan mobil pengantin khusus dalam kota. Hub. 0811.7988.57/0821.8377.7755 Disewakan mobil pengantin+driver: Mercy C200, Nissan March dll. Hub. 0813.6974.3338, 0852.7955.5555

mobil dijual DAIHATSU Grandmax mini’08, hitam, BE mulus siap pakai hub.081379986809

hino Dijual Mobil Hino Lohan Tronton 6x2 tahun 2008, mulus, siap kerja, No.Pol. BE, hub. HP.0812.720.2035

HONDA Honda Jazz IDSI AT th’07, silver stone, BE kodya, tgn 1, full ori, nopol cantik, 123 juta nego hub.085210020123 Honda Civic 2008 Vtec 1,8 Jok kulit,plat B, abu-abu,mls, nego 081366395588 / 087876550232 H. Jazz i SI051/2005 merah, mulus, pakaian wanita An. Sendiri, plat B Hub: Hp: 081314219666.

isuzu Panther LS’2001, BE Lamtim, cat Silver mulus, interior,jok,pajak baru, 115Jt nego. Hub. 0823.7673.7788

MITSUBISHI Mitsubishi fuso TR Tangki ex pertamina 6x2 th 2006/07, 2 unit @365 jt/ng hub.0811720573

INNOVA 2010, hitam tipe G ban 5 baru mobil bagus hub.0821.8539.1999 Dijual VIOS’2004, Hitam, Plat B, sudah bayar pajak, manual. Hub. Ibu Chairil Anwar 0853.7779.4343 Kijang Super ’89, BE Kodya, 5 Speed, Ac dingin, orisinil, siap pakai, harga nego. Hub. 0813.6936.3298 MB Kijang 88 Astrea BE kota An. Pribadi H.39 Jt dmai S.pkai Jl. 08127937256 / 07217553110

POWER STERING Ahli servis/psng power stering semua jenis mobil. Hub. @wing Motor 085269566067, 089631633102 Jl. Z.A. Pagar Alam 46 Lb Ratu sbrng Sekolah Darma Bangsa.

VARIASI MOBIL poles kaca baret (akibat wiper), cuci lampu mobil, salon mobil, AC mobil, jl. Arif Rahman Hakim No.A 15 BTN II, 0853.5754.9342

Pajero Sport Exeed 2011, BE Kodya, ng hub.082186039775

NISSAN Nissan X-Trail, warna silver, 2004, hrg nego, hub. 0813.7949.2222.

SUZUKI Futura PU’12 akhir, hitam, BE hub.0813799868 09

TOYOTA Kijang Krista Diesel 98 mobil bagus ban bagus semua hub.082185391999

JUAL ACCU MOBIL MEREK MASSIV/AXIS/IMCHOE DR PABRIK HG TT NS 70 = 450 RB N 120 = 850 RB SLHKAN CB HUB : 0812.9182.0718 www.wsbattery.blogspot.com


NASIONAL

INTERNASIONAL

minggu, 4 mei 2014

6

LAMPUNG POST

Korban

S ELIN TAS

Sodomi Harus

Petani Minta Impor Bawang Dihentikan PETANI di daerah pantura Kabupaten Cirebon dan Indra­ mayu, Jawa Barat, meminta pemerintah menghentikan impor bawang merah. Pasalnya, hasil panen serentak di daerahnya melimpah dan melebihi kebutuhan nasional. “Hasil panen musim tanam 2014 produksi bawang merah melimpah sehingga kebutuhan lokal akan terpenuhi bahkan siap melayani pasar ekspor,” kata Riwad, petani bawang merah di Cirebon, Sabtu (3/5). Ia menuturkan lahan tanam bawang merah 1 hektare dengan perawatan maksimal bisa menghasilkan sekitar 15 ton, kini Kabupaten Cirebon menanam seluas 2.000 hektare, belum Majalengka, Indramayu, dan Kuningan. Menurut Mudatsir, manajer Koperasi Nusantara Jaya, yang menjadi salah satu pengelola petani bawang merah di Cirebon, persediaan bawang merah melebih permintaan pasar. Dia menambahkan harga bawang merah tersebut rendah hingga di bawah modal tanam petani yang kini hanya dijual Rp7.000 per kilogram, eceran di pasar tradisional kisaran Rp12 ribu per kilogram. (ANT/U2)

Disembuhkan Pedofilia bisa disembuhkan. Tapi tidak mudah karena ini menyangkut harga diri. Dian Wahyu Kusuma

A

NAK-ANAK korban pelecehan seksual harus disembuhkan psikologisnya. Pasalnya, banyak penderita pedofilia awalnya korban dan di saat d e wa s a m e n j a d i p e l a k u sodomi. Kasi Pelayanan Medik Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung Retno Riani mengatakan penyembuhan psikologi anak korban pelecehan seksual sangat penting dilakukan. Sebab, mayoritas anak ber­usia 8—13 tahun yang menjadi korban sangat rentan kembali menjadi korban serupa. Penderita pedofilia, lanjutnya, umumnya adalah korban sodomi. “Rata-rata penderitanya pernah di­sodomi,” ujarnya, Sabtu (3/5). Alumnus Magister Psikologi UGM ini menambahkan ka­rena merasa malu dan de­ndam, korban sodomi tadi ketika dewasa akan melampiaskan hal yang sama pada anak-anak sehingga yang awalnya korban menjadi pelaku sodomi. Untuk itu, dia berharap anak yang menjadi korban harus diterapi dengan baik. Hal itu dilakukan untuk me­ ningkatkan kualitas hidupnya, dan berpikir bahwa sodomi itu seks yang tidak sehat karena sifatnya memaksa. “Seks yang sehat itu tidak memaksa,” kata Retno. Menurut dia, pedofilia bisa disembuhkan meski tidak mudah karena ini menyangkut harga diri. Wanita

kelahiran 1969 di Jepara, Jawa Tengah, ini menilai penderita pedofilia melakukan hubungan seks dengan anak secara sadar. Berdasar logika, pelaku sodomi masih bisa membedakan mana yang baik dan buruk sehingga pelaku bisa ditindak hukum atas perbuatannya. “Pelaku pedofilia tetap bisa dihukum karena di sini logikanya masih berjalan,” kata Retno. 55 Anak Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh AS di Sukabumi, Jawa Barat, bertambah menjadi 55 orang. Sekretaris Jendral KPAI Erlinda, Sabtu (3/5), mengatakan pihaknya menduga jumlah pelaku peleceh­ an seksual kepada anak lakilaki tersebut dilakukan lebih dari satu orang. Pihaknya juga merasa tercengang de­ ngan jumlah korban yang sangat banyak ini. Untuk ke depannya pihaknya akan mencoba membantu pemulihan psikologis anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual ini. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Hari Santoso mengatakan dari pemeriksaan sementara ada 51 anak yang menjadi korban AS, dan saat ini sudah 21 anak yang menjalani proses pemeriksaan kesehatannya. (ANT/U2)

dianwahyu@lampungpost.co.id

n MI/BARY FATHAHILAH

CCTV PEMANTAU DISTRIBUSI SOAL UN. Petugas polisi melihat CCTV pemantau distribusi soal ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP di SMPN 3 Depok, Depok, Jawa Barat, Sabtu (3/5). CCTV tersebut berfungsi memantau kegiatan distribusi soal UN dari dugaan adanya bocoran soal dan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Suara Lampung I Belum Final n REUTERS/STRINGER AFGHANISTAN

TANAH LONGSOR. Penduduk desa berkumpul di lokasi tanah longsor di Badakhshan Argo, Afghanistan, Sabtu (3/5). Setidaknya 2.700 warga tewas tertimbun longsor. Saat ini bantuan difokuskan pada lebih dari 4.000 orang yang mengungsi.

Jemaah Umrah Tak Terpengaruh MERS ASOSIASI Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) memastikan animo jemaah umrah Indonesia tetap tinggi meski wabah virus MERS-CoV sedang terjadi Arab Saudi. “Jemaah umrah kita tidak terpengaruh dan aktivitas umrah di mesjid Nabawi Madinah dan Masjidil Haram di Mekah tetap berjalan seperti biasa. Apalagi Pemerintah Arab Saudi dan pemerintah kita belum mengeluarkan warning,” kata Ketua Umum Amphuri, Joko Asmoro, Sabtu (3/5). Dia mengimbau seluruh jemaah calon umrah menjaga kesehatan dan mewaspadai wabah virus MERS-CoV. Sebagai

langkah preventif, lanjutnya, pihaknya melakukan suntikan rutin meningitis ditambah influenza. “Namun terlebih penting lagi kita semua tetap menjaga kesehatan bersama, baik selama di Tanah Air maupun ketika beraktivitas umrah di Tanah Suci,” kata Presiden Direktur Alia Travel ini. Sejumlah langkah preventif atau pencegahan yang perlu dilakukan selama beraktivitas umrah di kawasan Madinah dan Mekah di Arab Saudi, antara lain dengan menggunakan masker. Lalu mencuci tangan dan berwudu, meminum air zam-zam dan menjaga makanan. Hingga saat ini, lanjut dia, tidak ada larangan perjalanan

ke Arab Saudi, baik dari WHO, Arab Saudi, maupun dari pemerintah Indonesia. Sementara itu, Center for Disease Control and Prevention (CDC), badan pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, Jumat (2/5), mengonfirmasi kasus infeksi virus MERS pertama di AS. Seorang laki-laki pekerja medis asal AS terinfeksi virus MERS setelah kembali dari Arab Saudi. Nama dan identitasnya dirahasiakan CDC. Data CDC menyatakan, termasuk kasus pertama di AS itu, sudah ada 401 kasus infeksi MERS di 12 negara sejauh ini dengan 93 meninggal dunia. Virus MERS pertama kali dideteksi di Arab Saudi pada 2012. (MI/U2)

MK Diminta Jeli Petakan Perkara JELANG pengumuman rekapitulasi suara secara resmi dari KPU, 9 Mei mendatang, peserta pemilu telah bersiap menggugat hasil pemilu legislatif di Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk itu, MK diminta jeli dan bertindak tegas mengadili sengketa pemilu yang pasti akan membeludak. Pengamat hukum tata ne­ gara, Refly Harun, mengatakan MK sebenarnya bukan tempat untuk mencari kursi yang diperebutkan caleg peserta pemilu. Dengan membeludaknya perkara di MK, kata Refly, bisa saja itu dimanfaatkan karena kelalaian MK sendiri. “Sengketa hasil pemilu di

MK untuk membenarkan yang salah, untuk meluruskan yang bengkok. Bisa saja kasus yang meledak ini dimanfaatkan ka­ rena kelalaian MK. Dimanfaatkan bagi yang tidak berintegritas,” ujarnya, Jumat (2/5). Refly berharap MK bisa bertindak tegas dalam mengadili segala sengketa mengenai pileg yang pasti akan membeludak. “MK harus tegas, kalau memang menemukan bukti yang kuat terhadap caleg-caleg yang curang berani mendiskualifikasi mereka, kecurangan tidak boleh ditoleransi,” kata dia. Namun, lanjutnya, perlu juga diwaspadai, pascakasus tertang-

kapnya mantan Ketua MK Akil Mochtar dalam berbagai suap gugatan pemilukada di MK. Bukan tidak mungkin penanganan sengketa pemilukada dan sengketa pemilu itu akan sama. Apalagi pada sengketa pileg ini akan banyak gugatan yang masuk ke MK dalam waktu satu bulan untuk diselesaikan. Ditambah oleh para pemohon yang merupakan peserta pemilu yang terus dihantui rasa tidak puas atas keputusan yang dikeluarkan oleh KPU. Mereka berusaha mencari-cari cara untuk bisa lolos ke kursi parlemen, termasuk melalui gerbang terakhir, yakni MK. (MI/U2)

KPU Lampung telah menyelesaikan pleno ulang rekapitulasi suara untuk DPD dan DPR RI, khusus daerah pemilihan Lampung II, Sabtu (3/5). Sementara untuk Lampung I masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu Lampung. “Ya kalau untuk Lampung II beres untuk DPD dan yang lainnya. Sedang untuk Lampung I masih harus menunggu rekomendasi dari Bawaslu Lampung dalam 1 x 24 jam,” ujar komisioner KPU Lampung, Edwin Hanibal, saat dihubungi, Sabtu (3/5). Rekomendasi dari Bawaslu untuk Lampung I dibutuhkan karena adanya protes dari Partai NasDem. Setelah dilaporkan ke KPU Pusat, lanjut Edwin, selanjutnya KPU Lampung tinggal menetapkan hasil pleno yang terjadwal, 7—9 Mei. Komisioner Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menjelaskan saat ini Bawaslu Lampung tengah merumuskan rekomendasi yang diminta Partai NasDem. “Ya ini masih kami rumuskan. Data yang diminta Partai NasDem itu berbedabeda. Kami masih merumuskan kesimpulan rekomendasinya seperti apa. Masih ada waktu 1 x 24 jam,” ujar Fatikhatul, saat dihubungi, Sabtu (3/5). (BOY/U2)

Kebakaran Odessa Tewaskan 38 Jiwa SETIDAKNYA 38 orang tewas karena bentrokan dan terjebak dalam kebakaran di satu bangunan serikat pekerja di kota Ukraina selatan, Odessa, Jumat (3/5). Orang-orang tersebut meninggal akibat bentrokan antara orang-orang bersenjata pro-Ukraina dan pro-Rusia di Kiev. Kementerian luar negeri Rusia mengatakan dalam satu pernyataan bahwa para pengunjuk rasa di Kota Slavyansk sepakat untuk melepaskan pengamat dari Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), yang diculik dan ditahan di Slavyansk dalam sepekan terakhir. Pernyataan itu mencatat Utusan Khusus Presiden Rusia Vladimir Putin, Vladimir Lukin, setuju dengan para pengunjuk rasa untuk melepaskan para pengamat, menunjukkan bahwa militer Ukraina yang mengepung kota harus memungkinkan mereka meninggalkan daerah itu. Presiden AS Barack Obama menyatakan cemas atas penangkapan para pengamat itu dan meminta Rusia untuk membebaskan mereka. (ANT/U2)

Tim SAR Kolombia Tak Hilang Harapan TIM penyelamat Kolombia masih terus mencari 13 penambang yang hilang saat tambang emas ilegal runtuh di Kota Santander de Quilichao, Rabu (30/4). “Tim penyelamat tidak kehilangan harapan untuk menemukan ke-13 penambang yang hilang,” ujar Eduardo Grijalba, wali kota Santander de Quilichao, sebuah kota kecil di bagian barat daya Kolombia. Upaya pencarian ke-13 penambang dilanjutkan sejak Jumat (2/5) pagi. Wali Kota yang juga seorang insinyur tersebut berharap tim SAR segera menemukan 13 penambang dalam keadaan selamat. Meskipun ia juga berkata bahwa hampir mustahil untuk bertahan hidup begitu lama saat terperangkap di bawah tanah sedalam 20 meter ditambah tertimbun runtuhan puing-puing. (AP/U2)


±

±

CMYK

CMYK

±

OLAHRAGA minggu, 4 mei 2014

7

LAMPUNG POST

Mavericks Menangi

S ELIN TAS Indra Sjafri Kembali Pulangkan Pemain PELATIH Tim Nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri kembali memulangkan pemain. Pemulangan pemain terjadi atas pe­ main yang sudah bergabung sebelumnya, dan pemain yang baru diseleksi dari hasil pemantauan Tur Nusantara tahap pertama. Demikian rilis Badan Tim Nasional, Sabtu (3/5). Indra Sjafri mengatakan dari tiga pemain yang diseleksi dari Tur Nusantara tahap pertama, masing-masing Martinus asal PraPON DIY, Sukarno Andi Wijaya asal Persewangi, dan M. Hamdan Zamzani dari PSS Sleman, hanya Martinus yang diberi kesempat­ an untuk diperpanjang masa pemantauannya. Sementara dua pemain lainnya harus pulang. “Sedangkan dari skuat sebelumnya, tim pelatih memulangkan Reza Pahlevi Sitorus,” kata Indra. Pemulangan pemain kali ini sama dengan pemulangan pemain sebelumnya. Tolok ukur yang digunakan tim pelatih adalah aspek teknis dan mental. (MI/O2)

Game Keenam Unggulan teratas Wilayah Barat, San Antonio Spurs, harus memainkan game ketujuh setelah kalah dari Dallas Mavericks. Soni Elwina

D

ALLAS Mavericks sukses memenangi game ke­ enam menghadapi San Antonio Spurs dengan skor 113-111. Spurs terpaksa harus memainkan game ketujuh. Bertanding di America Air­ lines Center, Sabtu (3/5) pagi WIB, Mavericks butuh keme­ nangan demi menahan laju Spurs yang sudah memimpin 3-2 di sistem best of seven. Di babak pertama, Mavericks sem­ pat merepotkan Spurs. Namun, di kuarter ketiga Spurs bangkit dan mencetak 29 poin berban­ ding 18 untuk balik unggul. Di kuarter empat, Mave­ ricks unggul setelah Monta Ellis menyumbang 12 poin dan menjaga peluang lolos ke semifinal play-off Wilayah Barat usai menang 113-111. Game ketujuh akan digelar dua hari mendatang di AT&T Center, kandang Spurs. Ellis menjadi top performer de­ ngan 29 poin, 2 rebound, dan 2 assist. Sementara Tim Dun­ can jadi pemain Spurs paling menonjol dengan 16 poin, 9 rebound, dan 4 assist. Mavericks memiliki rekor bagus saat main di game ketu­ juh, mereka memenangi em­ pat dari lima kali memainkan game ini. Satu game lagi yang harus dituntaskan hingga game ketujuh adalah Toronto Raptors dan Brooklyn Nets karena Nets memenangi game keenam dengan 97-83. Game seru terjadi di Moda Center at The Rose Quarter,

saat tembakan tiga angka Damien Lillard ketika waktu tersisa 0,09 detik membawa Portland Trail Blazers menang 98-99 atas Houston Rockets. Hasil ini membawa Blazers lolos ke semifinal usai menang dengan skor 4-2 dan LaMarcus Aldridge jadi penampil terbaik dengan 30 poin, 13 rebound, dan 2 assist. Sumbangan 34 poin, 4 rebound, dan 6 assist James Harden tak mampu membawa timnya menang. Sementara itu, Memphis Grizzlies mendapatkan puku­ lan telak saat NBA, Jumat (2/5), mengumumkan bahwa Zach Randolph dilarang tampil di game ketujuh laga putaran pertama play-off melawan Oklahoma City Thunder pada Sabtu (3/5). Randolph digan­ jar skorsing satu laga tanpa bayaran karena memukul ra­ hang center Thunder, Steven Adams, di kuarter keempat game 6 saat Grizzlies kalah 104-84, Kamis (1/5). Selama berhadapan dengan Thunder di play-off, Randolph membukukan raihan rata-rata 18,2 poin dan 8,7 rebound per pertandingan. Untuk mengisi posisi Randolph, Grizzlies akan mengandalkan trio power forward James Johnson, Ed Davis, dan Jon Leuer. Pemenang laga antara Grizzlies dan Thunder akan berhadapan dengan pemenang laga antara Los An­ geles Clippers dan Golden State Warriors di putaran kedua play-off NBA. (MTVN/O2)

elwina@lampungpost.co.id

Cilegon United Tahan Imbang PSBL KEHILANGAN satu pemain membuat laga menghadapi Cilegon United terlihat berat. PSBL harus puas dengan skor imbang 1-1. Dengan 10 pemain, PSBL harus berjuang keras me­ menangkan pertandingan. Sayang, meski bermain di kandang PSBL ternyata tidak menyurutkan permainan pe­ main-pemain Cilegon United untuk tampil bagus dan me­ nyamakan kedudukan 1-1, pada babak pendahuluan Di­ visi I PSSI Grup D, di Stadion Way Halim, Sabtu (3/5). PSBL kecolongan di babak pertama, setelah pada menit ke32 Afriansyah menjebol gawang PSBL. Tertinggal 1-0 membuat pemain PSBL bermain keras. Beberapa kali pelanggaran dilakukan para pemain PSBL. Sepuluh menit setelah gol, Budi Sutrisno melakukan pelanggar­ an dan harus keluar lapangan karena diganjar kartu merah oleh wasit. Memasuki babak kedua, dengan 10 pemain membuat pertahanan PSBL sedikit ke­ dodoran. Namun, PSBL tidak

kehilangan semangat dan te­rus berupaya menjebol gawang Ci­ legon United. Kerja keras PSBL tidak sia-sia, pada menit ke64 Saiful Anas menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang tersebut ber­ tahan hingga akhir pertan­ dingan. Dengan hasil ini, Cile­ gon United tetap menduduki puncak klasemen berkat ke­ unggulan agresivitas gol den­ gan raihan 7 poin. Sedang­kan PSBL di posisi kedua dengan perolehan poin sama dengan Cilegon United. “Hasil ini merupakan mo­dal penting PSBL pada putaran selanjutnya, mengingat kami sudah meraih poin 7,” kata asisten pelatih PSBL, Ayatullah Khomeini, Sabtu (3/5). Sementara itu, di pertanding­ an pertama, Persilat Lampung Tengah unggul 2-0 atas Persib­ abar. Gol Joko Prasetyo pada menit ke-28 dan Samsudin (60’) mengantarkan Persilat unggul. Persilat berada di urutan ketiga klasemen dengan perolehan 3 poin, sedangkan Persibabar menjadi juru kunci. (WIN/O2)

Klasemen Grup D Cilegon United PSBL Persilat Persibabar

M M 3 2 3 2 3 1 3 0

S 1 1 0 0

K 0 0 2 3

K-M 6-1 4-1 2-6 0-3

N 7 7 3 0

Angkat Besi Tidak Dipertandingkan CABANG angkat besi dipastikan tidak dipertandingkan dalam SEA Games 2015 di Singapura. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Djoko Pramono mengungkapkan hal itu di selasela Seleksi Nasional Youth Olympic Games II & Tes Prestasi Asian Games XVII, di Jakarta, Sabtu (3/5). Dia mengatakan pihaknya telah menemui pihak penyeleng­ gara SEA Games Singapura untuk mempertanyakan hal ini. “Mereka bilang kalau organisasi angkat besi Singapura tidak kondusif. Mereka enggak punya atlet,” katanya. Menurut Djoko, ketiadaan perwakilan atlet seharusnya bukan menjadi alasan untuk mencoret cabang olahraga dari SEA Games karena sebagai penyelenggara seharusnya tetap menyelenggarakan cabang tersebut. (ANT/O2)

Eks Mekanik Ferrari Tewas Kecelakaan

n AP/GREG WAHL

CETAK POIN. Pemain Portland Trail Blazer, Robin Lopez, mencetak skor dan berusaha dihadang pemain Houston Rockets, Omer Asik, James Harden (13), dan Dwight Howard (12), pada pertandingan keenam play-off basket NBA di Portland, Oregon, Jumat (2/5). The Trail Blazers memenangkan seri 4-2 dalam kemenangan 99-98.

Marquez Raih Pole MotoGP Spanyol MARC Marquez akan berada di posisi terdepan pada ke­ juaraan MotoGP di Sirkuit Jerez, Spanyol, setelah men­ jadi yang tercepat pada sesi kualifikasi, Sabtu (3/5). Rekan setimnya yang juga pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, berada di posisi ketiga men­ gapit pembalap Yamaha Jorde Lorenzo di urutan kedua. Marquez mencatat waktu 1 menit 38,120 detik. Catatan tersebut sekaligus menjadi rekor lap baru di Jerez, mele­ wati catatan waktu lap 1 menit 38,189 detik milik Lorenzo dalam sesi kualifikasi MotoGP 2008 silam. Marquez mencatat­ kan waktu ini di saat-saat akhir

sesi kualifikasi, untuk mele­ wati catatan waktu Lorenzo yang berada di posisi dua. Hasil itu membuat Marquez berhasil meraih pole di em­ pat seri balapan musim 2014. Lorenzo sendiri pada prosesnya harus puas berada di posisi dua dengan catatan 1 menit 38,541 detik, mengungguli Pedrosa yang berada di posisi tiga. Sementara itu, Valentino Rossi, rekan setim Lorenzo, mencatatkan waktu terbaik keempat, diikuti Aleix Espar­ garo (Forward Racing) dan Andrea Dovizioso dari Ducati. Stefan Bradl (LCR Honda), Pol Espargaro dan Bradley Smith dari Monster Yamaha Tech 3,

dan Alvaro Bautista yang mem­ bela Go&Fun Honda Gresini melengkapi posisi 10 besar. Sementara itu, pada latihan bebas ketiga, Dani Pedrosa mencatat waktu tercepat den­ gan waktu 1 menit 38,769 detik setelah melahap 20 lap. Ia ung­ gul 0,149 detik dari rider Mo­ vistar Yamaha, Jorge Lorenzo, di posisi kedua dan 0,238 detik dari rekan setimnya di Repsol Honda, Marquez. Posisi lima besar dilengkapi Valentino Rossi dan Colin Ed­ wards. Stefan Bradl, Espar­ garo, Andre Dovizioso, Pol Espargaro, dan Bradley Smith melengkapi urutan enam hing­ ga sepuluh. (MTVN/O2)

n AP/MIGUEL ANGEL MORENATTI

START TERDEPAN. Pembalap Yamaha asal Spanyol, Jorge Lorenzo, menguntit pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada babak kualifikasi MotoGP di Sirkuit Jerez, Spanyol, Sabtu (3/5).

Mayweather Siap Pukul KO Maidana FLOYD Mayweather Jr. siap memukul KO petinju Argenti­ na, Marcos “Elchino” Maidana, pada perebutan sabuk juara kelas menengah WBC. Duel sengit antara kedua petinju itu akan tersaji di MGM Grand, Las Vegas, Minggu (4/5). Keduanya merupakan jawara versi berbeda, Mayweather ada­ lah pendominasi versi WBC, sedangkan Maidana juara WBA. Kedua petinju yang sama-sama memulai dari amatir bertekad untuk mengawinkan kedua ge­ lar versi tersebut. Dengan gaya

masing-masing, Mayweather dan Maidana akan bentrok untuk pertama kalinya di atas ring. Mayweather adalah petinju yang lekat dengan kemampuan membuat KO lawannya dan memilki rekor mentereng den­ gan 45 pertandingan tak terka­ lahkan. Namun, Mayweath­ er banyak mendapat cibiran orang-orang yang menyebutnya pengecut karena tidak memilih untuk bertarung melawan Man­ ny Pacquiao atau Amir Khan. Meski dari rekor dan pengala­ man lebih unggul, Mayweather

tetap menganggap sosok Mai­ dana sangat patut diwaspadai. Ia adalah pemutus rekor tak terkalahkan Adrien Broner, Desember tahun lalu. Pretty Boy, julukan Mayweather, men­ gatakan dirinya akan bertarung dengan cara yang berbeda dari saat big match melawan Robert Guerrero ataupun Saul Alvarez di tahun lalu. Berstatus petinju dengan ba­ yaran termahal, Mayweather mengaku siap meladeni Mai­ dana yang berhasrat untuk membuatnya KO. (MI/O2)

EKS mekanik top Ferrari, Nigel Stepney, meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Stepney yang sedang mengemudikan mobil VW Caddy mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol di dekat Ashford, Kent, Inggris, Jumat (2/5) pagi waktu setempat. Stepney adalah salah satu mekanik andal di F1 bersama Ferrari setelah sebelumnya sempat bekerja di Shadow, Lotus, dan Benetton. Bersama Ferrari, pria yang meninggal dunia di usia 56 tahun itu mengantarkan Michael Schumacher men­ dominasi balapan jet darat itu dengan lima titel juara dunia secara beruntun. (MTVN/O2)

Tim Piala Thomas dan Uber Siap Bertanding MENGHADAPI Piala Thomas dan Uber seluruh pemain terus melakukan persiapan intensif. Selain menjaga kekompakan dengan melakukan outing, tim juga mengikuti kejuaraan bulu tangkis di New Delhi, India. Semua pemain termasuk pelatih dan ofisial yang sebe­ lumnya menjalani karantina di GOR PB Djarum Kudus serta pertandingan simulasi di Solo, bergabung mengikuti rangka­ ian persiapan yang ditetapkan PBSI. Sesuai dengan rencana, Tim Thomas-Uber Indonesia akan bertolak ke New Delhi pada 15 Mei nanti. Pada ke­ juaraan yang berlangsung 18—25 Mei ini, tim beregu asal Indonesia diharapkan mampu meraih hasil terbaik. Untuk menghadapi Piala Thomas dan Uber, PBSI telah menetapkan 20 pemain yang terdiri 10 putra dan putri. Pemain itu terbagi atas empat pemain tunggal dan enam pemain ganda.

Tim Thomas Indonesia ter­ diri Tommy Sugiarto, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Ihsan Maulana, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Rian Agung Saputro/ Angga Pratama, dan pasangan Berry/Ricky Karanda. Tim Uber terdiri dari Linda Weni­ fanetri, Bellaetrix Manuputy, Maria Febe, Ardianti Firdasari, Pia Zebadiah/Rizky, Greysia Polii/Nitya, dan Tiara /Suci. Sementara itu, pemain ter­ muda di Tim Piala Thomas Indonesia, Ihsan Maulana, mengaku beban yang saat ini dipikul akan dijadikan motivasi pada pertandingan bergengsi beregu dua tahunan di New Delhi. “Beban pasti ada. Cuma saya berpikir balik. Beban saya jadikan motivasi. Memang ban­ yak yang enggak percaya, tapi akan saya buktikan jika diberi kesempatan,” kata Ihsan di sela outing tim Thomnas-Uber di Rumah Air Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/5). (ANT/O2)


SEPAK BOLA minggu, 4 mei 2014

8

LAMPUNG POST

SELINTAS Kualitas Pelatih Penting bagi Atlet

n REUTERS/DARREN STAPLES

TERJATUH. Pemain Manchester United, Phil Jones (kiri), terjatuh saat berebut bola dengan pemain Sunderland, Fabio Borini, pada pertandingan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Manchester, Sabtu (3/5).

Sunderland Unggul di Kandang MU Manchester United tidak mampu memanfaatkan peluang bermain di depan publik sendiri. Dikalahkan Sunderland, MU kini berada di urutan ketujuh klasemen. Soni Elwina

M

ANCHESTER United kem­ bali menelan kekalahan di kandang sendiri. Bertan­ ding menghadapi Sunderland, Setan Merah kalah 0-1. MU pun tersendat di urutan ketujuh klasemen dengan koleksi nilai 60. Sementara Sunderland ada di urutan ke-17 dengan koleksi nilai 35. Dua kemenangan di Stam­ ford Bridge dan Old Trafford da­ lam beberapa pekan terakhir ini setidaknya memberikan suntikan besar buat mereka untuk lolos dari jerat degradasi.

Bertanding di Old Trafford, Sabtu (3/5), MU tidak mampu menembus pertahanan Sunder­ land yang bermain cukup disi­ plin. Justru, The Black Cats yang mampu mencuri gol melalui aksi Sebastian Larsson. Babak pertama dimulai, kedua tim terlihat bermain lebih hatihati. Memanfaatkan kelincahan Luis Nani dan Ashley Young, MU mencoba membangun serangan dari sektor sayap. Peluang juga diperoleh Juan Mata. Sayang, sepak­a n keras pemain interna­ sional Spanyol itu melebar dari gawang Sunderland.

Tim tamu juga tidak ingin di­ serang terus. Beberapa upaya terus dilancarkan Sunderland guna mendapatkan gol. Melalui aksi Larsson pada menit ke-30, yang mendapat bola dari Connor Wickham, Larsson dengan tenang meneruskan bola ke gawang De Gea dan kedudukan berubah 1-0. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 1-0 untuk Sunder­ land. Memasuki babak kedua, Ryan G i g g s m e l a k u k a n p e rg a nt i a n pemain dengan menarik Nani dan memasukkan Adnan Janu­ zaj. Januzaj beberapa kali mere­ potkan pertahanan Sunderland l e wat ke r j a s a m a nya d e n g a n Patrice Evra dan tusukannya dari sisi kiri. Namun, barisan pertahan­a n Sunderland selalu berhasil menghalau serangan.

Gerrard Kembali Dikontrak Liverpool

Sunderland kembali men­ gancam pada menit ke-72. Um­ pan Jozy Altidore dari sisi ka­ nan disambar Emmanuele Gi­ accherini. Sial buat Giaccherini, tendangan­n ya dari dalam kotak penalti masih membentur mistar gawang. Bola muntahan kemu­ dian disambar oleh Jack Colback, tetapi tendangannya masih me­ nyamping. Pa d a m e n i t k e - 8 0 , p e l u a n g d at a n g l a g i b u at M U. Ump a n datar yang dilepaskan Evra dari sisi kiri disambar Hernandez. Pertandingan kemudian berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Su n d e rl a n d . B u at Un i te d , i n i adalah kekalahan ke-12 mereka musim ini dan kekalahan ketujuh di Old Trafford. (ANT/O2)

elwina@lampungpost.co.id

Atletico Madrid Optimistis Menang PERTARUNGAN Atletico Ma­ drid dengan Levante akan menjadi momok tersendiri bagi Levante. Meski bertand­ ing sebagai tim tamu, Atletico Madrid lebih diunggulkan. Apalagi Atletico mencatatkan empat kemenangan dan satu kali seri saat melawan Chelsea di leg pertama semifinal Liga Champions. Laga seru antara kedua tim akan berlangsung di Stadium Ciudad de Valencia, Minggu (4/5). Meski demikian, bermain di depan pendukung sendiri

tentunya Levante ingin meraih poin penuh. Di sisa laga Levante ingin meraih poin demi poin untuk menutup Liga Spanyol dengan kemenangan. Gelandang Portugal Tiago Mendes memberikan apresiasi tinggi kepada pelatihnya yang semakin mendekatkan Atletico meraih gelar ganda di musim ini. Ia menggarisbawahi peran Diego Simeone sebagai faktor utama di balik penampilan impresif Los Rojiblancos di Liga Champions dan juga di La

Liga Spanyol. Final akan dilangsungkan di Estadio da Luz pada 24 Mei mendatang, Atletico akan ditantang Real Madrid. Kini, mereka yang harus kembali berkonsentrasi di tiga laga sisa La Liga Spanyol guna mem­ pertahankan posisi puncak klasemen. Dari lima laga terakhir Le­ vante mencatatkan dua kali kalah, dua seri, dan satu ke­ menangan. Saat ini Levante berada di peringkat 11 dengan mengemas 42 poin. (O2)

Levante Lima Pertandingan Terakhir Levante 26 Apr 2014 Elche 1–1 Levante 19 Apr 2014 Levante 0–0 Getafe 12 Apr 2014 Villarreal 1–0 Levante 8 Apr 2014 Levante 1–2 Athletic Bilbao 1 Apr 2014 Granada 0–2 Levante

Atletico Madrid Lima Pertandingan Terakhir Atletico: 1 Mei 2014 Chelsea 1–3 Atletico 27 Apr 2014 Valencia 0–1 Atletico 23 Apr 2014 Atletico 0–0 Chelsea 19 Apr 2014 Atletico 2–0 Elche 14 Apr 2014 Getafe 0–2 Atletico

poin. Hal itu membuat posisi mereka belum aman karena ada Manchester United di posisi tujuh dengan 60 poin dari 35 pertandingan—maksimal 69 poin—dan punya selisih gol jauh lebih baik atas Spurs, yakni +20 ber­ banding +1. Sementara itu, tambahan tiga angka di laga ini membuat West Ham telah mengoleksi 40 poin dari 37 laga untuk duduk di posisi 12 papan klasemen Liga Primer. West Ham pun dipastikan bertahan di kasta teratas Liga Inggris

itu karena tak lagi bisa disalip oleh tim yang menempati posisi teratas zona merah, yakni Norwich City, yang punya 32 poin dari 36 pertandingan. Bertanding di Upton Park, Sabtu (3/5), Spurs harus bermain minus satu pe­ main sejak menit ke-25 karena Younes Kaboul mendapat kartu merah. Me­ nyusul kartu merah tersebut, West Ham mendapatkan tendangan bebas yang masih bisa diantisipasi Hugo Lloris. Namun, sejenak kemudian gawang Spurs benar-benar bergetar se­telah sun­

PERAN Steven Gerrard bagi Liverpool masih penting sehingga Liverpool akan memberi kontrak baru di akhir musim. Gerrard masih punya sisa kontrak 12 bulan setelah dua musim lalu meneken kontrak baru. Sempat dicap “sudah habis”, nya­ tanya Gerrard membuktikan musim ini bahwa dirinya masih ada. Adanya Liverpool di trek persaingan menuju trofi Liga Primer tak lepas dari

n. A/KIRSTY WIGGLESWORTH

kepemimpinannya di lapangan plus performa apiknya. Musim ini Gerrard sudah memberikan 13 gol serta 10 assist. Atas dasar itu, manajemen klub melalui sang manajer Brendan Rodgers berencana menahan Gerrard lebih lama lagi berseragam Si Merah, dengan menyodorkan kontrak baru ketika musim 2013—2014 tuntas. “Saya yakin Steven akan masih bermain setelah tahun 2015. Dia adalah pemain yang memperlihatkan kuali­ tasnya musim ini,” kata Rodgers. (O2)

Masa Depan Milito Belum Tuntas

LFP

n. AP/NICK POTTS

West Ham Bertahan di Liga Primer WEST Ham United memastikan ber­ tahan di Liga Primer Ing­ gris setelah mengalahkan Tottenham Hotspurs 2-0. Sedangkan posisi Spurs yang harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain tersebut di zona Eropa belum aman. Hasil itu membuat Spurs terpaku di posisi enam, zona terakhir ke kom­ petisi Eropa, dengan 66 poin dari 37 pertandingan dan maksimal menun­ taskan musim ini dengan raihan 69

KEDEKATAN pelatih dan pemain menjadi faktor penting bagi pengembangan pemain usia muda. Demikian diungkapkan pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, saat menga­ diri konferensi pers Coaching Clinic Aqua Danone Na­ tion Cup, kemarin (3/5). Menurut­ nya, pemaham­ an tersebut masih kurang dipahami oleh pelatihpelatih kelom­ pok umur di Indonesia. P e l at i h a n n. MI/PANCA SYURKANI pemain usia muda pun tidak seharusnya hanya soal beban target juara di setiap kompetisi dan pengembang­an teknik individual semata. Tapi bagaimana anak ditanamkan untuk mencintai sepak bola terlebih dahulu. Konsep sepak bola yang mengedepankan pendekatan psikologis kepada anak ini yang belum banyak diterap­ kan di sistem kepelatihan kelompok umur di Indonesia. Untuk itu, melalui kesempatan Coaching Clinic Aqua Danone Nation Cup (AQUADNC), Jacksen ingin bertukar pikiran dan pengalaman kepada 16 pelatih tim perwakil­ an regional dari masing-masing daerah. Event ini akan berlangsung di GOR Pertamina Simprug Jakarta pada 3-4 Mei 2014. (MI/O2)

dulan Andy Carroll mengenai kepala Kane dan masuk ke gawangnya sendiri, dari sebuah situasi sepak pojok. Semenit jelang turun mi­ num West Ham memperbesar keunggulannya. Tendangan bebas Stewart Downing meluncur mulus melewati pagar pemain lawan dan tak kuasa dihentikan Lloris. Lima menit me­ masuki babak kedua, Lloris memperli­ hatkan penyelamatan apik dari usaha Mohamed Diame yang meneruskan operan dari Downing. (MTVN/O2)

PENYERANG Inter Milan Diego Milito belum memutus­ kan masa depannya mengingat saat ini ia masih berkonsentrasi untuk menghadapi derby Milan. Sejak musim lalu, Milito tak bisa banyak beraksi di atas lapang­ an hijau karena terus-menerus diganggu cedera. Dia baru tampil 15 kali untuk Inter pada musim ini dan menyumbangkan dua gol. Dengan kontraknya yang akan habis pada akhir musim ini, Milito dikabarkan segera pulang ke Argen­ tina. Klub pertama Milito, Racing Avellaneda, tertarik untuk merekrut striker 34 tahun itu. Namun, sampai saat ini Milito belum membuat keputusan akan bermain di mana pada musim depan. Dia baru akan bi­ cara dengan Inter setelah Serie A musim ini tuntas. (O2)

n AP/MARCO VASINI


HIBURAN minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

9

Jazz, Musik yang Bebas USAI mengajak para pengunjung bergabung di atas panggung, Cahaya Kemilau melanjutkan pertunjukan. Membawakan beberapa lagu, sebelum menutup penampilan hari itu dengan lagu Franki Valli berjudul Don,t Take My Eyes yang mendapat tepuk tangan dari para pengunjung Mal Kartini siang itu.

D

i belakang panggung, Lampung Post sempat berkenalan dengan seluruh personel Cahaya Kemilau. Sang vokalis, Wiwik, meski usai menyanyikan puluhan lagu, masih sangat antusias berbincang ditemani empat personel lainnya. Didit, sang pemain bass, memperkenalkan personelnya yang terdiri dari Etto (keyboardist), Banu (gitaris), dan Tri (penggebuk drum). Didit menjelaskan siang itu band yang namanya memang diambil dengan harapan kelak akan bersinar kemilau bak cahaya itu tidak lengkap. Vera, sang vokalis utama, dan Akew, pemain perkusi, tengah absen manggung. Didit juga mengungkapkan grup band yang memang baru terbentuk 2013 lalu itu memilih aliran jazz. “Kami ingin membumikan musik jazz di Lampung,” ujarnya. Didit pun merasa beruntung, dia dan rekan-rekan mendapat kes -

empatan untuk tampil pada Rabu hingga Kamis setiap minggunya di Mal Kartini. Ia mengakui perkembangan musik jazz di Lampung belum begitu pesat seperti kota-kota besar lain, seperti Jakarta dan Bandung. Menurut Didit, anggapan orang musik jazz itu adalah musik kalangan high class. Sesungguhnya, menurut dia, tidaklah seperti itu. “Jazz itu musik yang bebas, tapi tak begitu mementingkan ketenaran.” Didit juga menjelaskan Cahaya Kemilau telah beberapa kali tampil dalam ajang festival musik jazz nasional, seperti Java Jazz. Mereka termasuk penggadang Lampung Jazz Festival yang sukses digelar perdana 2013 silam di Bandar Lampung. Meski baru terbentuk satu tahun lalu, personel Cahaya Kemilau adalah para pemusik senior. Salah satunya Didit, yang juga telah memainkan berbagai aliran musik sejak duduk di bangku SMP hingga akhirnya

melabuhkan pilihan pada musik jazz. Sebagai band lokal, Didit mengaku grup yang bermarkas di Kompleks Way Halim Permai No. 49, Bandar

Lampung, ini beberapa kali telah membuat album jazz khusus lagu Lampung. Tanah Lado dan Ngehkam jadi lagu andalan. Beberapa kali juga Cahaya Kemilau

membawakan lagu itu dalam festival jazz di Indonesia. Sebagai bukti keseriusan Cahaya Kemilau mengenalkan bumi Lampung dengan memilih musik jazz sebagai medianya. (S2) n Rudiyansyah

Online hari ini Demi Lovato

LAMPOST.co

Dua Pembalap Indonesia Tampil di Formula Masters China

Unggah Foto Seksi di Twitter

DUA pembalap muda Indonesia, Darma Mangkuluhur Hutomo dan Yasuo Senna Iriawan, memastikan diri akan berlaga di Formula Maters China yang mulai dihelat 9 Mei mendatang. Keduanya akan membawa bendera Humpuss Junior Racing Team yang merupakan tim yang baru terbentuk. Darma dan Senna rencananya akan mengikuti seluruh rangkaian Formula Masters China yang terdiri dari 6 seri. Keduanya bersaing dengan pembalap dari tujuh negara lain. Formula Masters China merupakan ajang balap yang baru

Para selebritas Hollywood seakan berlomba-lomba untuk pamer foto berbikini mereka di media sosial. Kali ini giliran Demi Lovato yang mengunggah foto mengenakan bikini di Twitter. foto yang diunggah pada Kamis (1/5) lalu itu menunjukkan gaya sang pelantun hits Heart Attack tersebut saat berbaring hanya dengan berbalut bikini bercorak hitam putih. Demi kala itu tetap terlihat cantik walaupun tampil dengan make-up yang sangat tipis. Foto tersebut diambil saat penyanyi yang merangkap sebagai aktris itu berlibur ke Brasil. “Ketika di Brasil,” demikian kicau Demi bersamaan dengan foto yang diunggah. Tak hanya foto berbikini, Demi juga mengunggah sebuah foto lainnya yang memperlihatkan kecantikan laut Brasil. “Betapa indahnya Rio?? #NEONLIGHTSTOURSA,” tulisnya. Saat ini Demi Lovato sedang disibukkan dengan konsernya yang bertajuk Neon Lights Tour. Tur tersebut diselenggarakan dalam rangka promosi album keempatnya, Demi. (S2)

diumulai pada 2013 sebagai bentuk untuk mengembangkan talenta pembalap muda di dunia. (MNTV/S2) Tetapi pembicaraan itu terputus pada tahun lalu karena ketidakstabilan politik setelah militer menggulingkan presiden terpilih Mohammed Morsi dari Ikhwanul Muslimin. Arab Saudi baru-baru ini mengumumkan paket dukungan 5 miliar dolar AS untuk Mesir sebelum negara itu menyelenggarakan pemilu pada 26-27 Mei. Pensiunan panglima militer Abdel Fattah al-Sisi berusaha untuk menjadi presiden. (ANT/L3)

BACAAN FAVORIT

1 2

n MI

SEJUMLAH pimpinan partai politik meminta KPU Pusat mengambil alih kisruh pemilu di Lampung. Caranya dengan mengganti komisioner yang baru serta melakukan penghitungan ulang. (politik) HARAPAN masyarakat Kabupaten Pesisir Barat akan adanya tambahan mobil pemadam kebakaran belum jelas. Pasalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat tidak bisa memastikan apakah tahun 2014 ini ada penambahan mobil damkar. (pemerintahan)


±

CMYK

±

CMYK

±

wawancara minggu, 4 mei 2014

10

LAMPUNG POST

refleksi

Perjalanan (12)

saya sebagai wartawan yang terbiasa hidup dalam pergumulan fakta-fakta, juga kehidupan keagamaan saya yang jauh dari lingkaran “kiai”, atau lebih tepatnya beragama secara “sederhana”, membuat saya tak tertarik ajakan itu. Ini juga bukan karena saya merasa sok menjadi manusia “modern”. Tetapi, kemudian, justru didorong rasa penasaran dan keiingintahuan khas wartawan, juga agar perjalanan politik saya punya “warna Indonesia”, saya terima ajakan seorang sahabat yang membantu saya. Tentu saya tanyakan dulu hal ihwal kiai ini. Sahabat saya menjelaskan, sang kiai hanya membantu doa, tak ada “jalan aneh”, lagi pula sama sekali tak ada syarat uang. (Maaf saya “sensitif” soal duit). Suatu malam di bulan September tahun lalu, kami   pergi ke seseorang kiai yang memang sudah lama mengenal sahabat saya itu. Rumahnya di sebuah kabupaten di Lampung. Agar “mantap” saya ajak istri. Sahabat saya menasihati, kalau nanti sang kiai mengatakan jangan meneruskan pencalegan, saya sebaiknya juga membatalkannya.  (Tentu ini sulit karena saya sudah ditetapkan masuk daftar calon tetap anggota legislatif. Sahabat saya juga tegang menung-

DI tengah kian banyak terungkapnya berbagai kejahatan politik pemilu legislatif,  saya ingin bercerita tentang   yang satu ini. Tentang dunia spiritualitas kita,   alam kebatinan yang hidup di tengah umumnya masyarakat Indonesia. Inilah “dunia dalam” kita. Alam pikir yang dibangun dari kehidupan keberagamaan masyarakat yang memeluk kebudayaan ekspresif. Yakni kepercayaan pada mereka yang dianggap punya “kelebihan” melihat “dunia dalam”: “kiai”, “guru”,  “orang pintar”, dan berbagai sebutan lain. Hampir setiap hajatan penting yang yang menyangkut posisi “penting” seseorang di negeri ini, jasa mereka umumnya dibutuhkan.  Dan, saya tahu dari banyak cerita, pejabat-pejabat penting di negeri ini dan kaum selebritas, punya keterikatan seperti itu. Pantas bisnis “dunia dalam” seperti ini di Indonesia kian subur. Bahkan, ada yang terang-terangan pasang tarif tinggi. Saya juga mendapat berbagai masukan, anjuran, tawaran, dan ajakan untuk bertemu dengan mereka.  Tapi, latar belakang

DJADJAT SUDRADJAT gu “rekomendasi” sang kiai itu). Sebaliknya jika sang kiai memberi “lampu hijau”. Saya terus maju. Setelah sahabat saya menjelaskan maksud kedatangan kami dan sang tuan rumah menjawab “siap membantu”,  kami mengobrol santai. Seorang kiai yang ramah, bersahaja, dan berpembawaan santai. Usianya sekitar 50-an tahun. Sekitar 15 menit kami berbincang, sang kiai mengajak saya masuk ke ruangan khusus. Sinar lampunya agak temaram. Istri dan sahabat saya menunggu di ruang tamu.

Kami duduk di lantai, saling berhadapan. Ia menyalami saya, berdoa, menatap wajah saya sebentar, dan ia mengatakan “aura” saya untuk nyaleg bagus. Sangat bagus. “Insya Allah Anda duduk sebagai wakil rakyat,” katanya. Saya mengamini.   Ia menganjurkan saya sering membaca doa tertentu. Doa sederhana yang mudah. Sang kiai mengatakan, bahwa upaya yang ia lakukan bukanlah keniscayaan, hanya sebuah ikhtiar manusia. “Kepastian hanya milik Sang Ilahi Robbi. Anggap saja ini semacam motivasi atau upaya untuk membangun sugesti,” katanya lagi. “Bukankah sugesti dalam psikologi juga amat penting?” Saya membatin. Jujur saya akui ada motivasi baru untuk kerja politik sepulang dari  rumah pak kiai. Saya juga belajar doa-doa dengan agak tertib. Beberapa sukarelawan saya yang lain, baik secara diam-diam maupun minta izin ke saya, juga berupaya bertanya kepada  “kiai”.  Hampir semua hasil “konsultasi” mereka, saya punya peluang amat besar terpilih sebagi wakil rakyat.  Ada juga beberapa “orang pintar” yang langsung menghubungi saya berkali-kali lewat telepon. Salah satunya mengatakan, “ilmunya” ia simpan hanya untuk saya, meski telah diminta oleh caleg

lain. Terima kasih. Dengan segala kerendahan hati, saya minta  maaf, pada mereka yang berniat tulus membantu, tapi saya tak bisa memenuhi permintaan untuk hadir. Seseorang dari sebuah komunitas spiritual keagamaan juga pernah menemui saya di rumah untuk menyampaikan doa dan dukungannya. Menurut mereka dari baliho saya yang mereka lihat di sebuah tempat,  saya pantas duduk sebagai anggota DPR RI. “Menurut kami setelah melihat wajah Bapak, Bapak orang yang  berhak duduk di DPR. Kami mendoakan dengan cara kami untuk Bapak.” Tentu saya mengucapkan banyak terima kasih. Kini KPU Pusat memang belum melakukan pleno penghitungan suara secara nasional. Tapi, dari pleno di berbagai kabupaten di daerah pemilihan saya, Lampung 1, hampir pasti tak mendapat kursi. Politik uang yang “brutal”, meminjam istilah rekan saya Akbar Faisal, dan berbagai kejahatan politik yang lain, merontokkan semua asumsi dan  prediksi. Doa-doa dan jalan spiritualtas lainnya, juga bernasib sama. Rontok! Entahlah nanti jika Tuhan Yang Mahatahu dan Maha Berkehendak, mengubah semua yang sudah ditetapkan manusia. ***

Doktor itu dari Langit ke Bumi Universitas Lampung (Unila) diberi mandat Direktorat Ditjen Dikti untuk membuka program doktor tahun ini. Dua program studi, yakni S-3 ilmu pertanian dan ilmu ekonomi, mulai menerima mahasiswa.

M

ANDAT ini adalah hasil perjalanan selama sembilan tahun dalam memperoleh perizinannya. Tak tanggung-tanggung, menyusul dua program studi itu, program doktor ilmu hukum, ilmu pendidikan, MIPA, dan FISIP segera hadir. Program doktoral di Unila lahir bersama mulai maraknya gelar doktor yang diperoleh para intelektual Lampung. Gelar doktor tidak lagi dominasi para akademisi. Bahkan, para birokrat daerah juga berlomba menyematkan gelar Dr. untuk melengkapi prestise namanya. Bagaimana program doktor di Unila ini lahir? Dan bagaimana orientasi serta visinya untuk pembangunan bangsa ini? Berikut petikan wawancara wartawan Lampung Post R. Insan Ares dengan Direktur Pascasarjana Unila Prof. Dr. Sudjarwo, M.S., usai peluncuran program doktoral Unila, Rabu (30/4), di rektorat kampus itu.

Banyak orang skeptis dengan gelar amat tinggi tetapi kinerja dan intelektual sama saja. Apa pentingnya program doktor bagi bangsa ini? Program doktor ini merupakan program lanjutan sarjana ke arah lebih tinggi. Program S-3 jadi syarat kita untuk memasuki persaingan pasar bebas dan globalisasi. Yang terdekat menghadapi persaingan ASEAN Free Trade Area (AFTA) dan pasar bebas ASEAN Economic Community (AEC). Keduanya pada 2015.

Apakah program S-3 Unila ini punya model khusus sebagai bagian dari diferensiasi? Kami mencontoh setiap negaranegara yang maju dan berkembang di dunia pendidikan. Kalau mau contoh yang dekat, program ini bersandar dari India. Berdasarkan sensus penduduk dunia jumlah doktor (S3) di Indonesia baru sebanyak 75 ribu orang, Tiongkok memiliki 500 ribu orang, dan India 501 ribu orang. Kenapa

Member of Media Group

Direktur Utama: Raphael Udik Yunianto. Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Gaudensius Suhardi. Wakil Pemimpin Redaksi: Iskandar Zulkarnain. Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryopratomo, Toeti Adhitama, Usman Kansong. Kepala Divisi Pemberitaan: D. Widodo, Kepala Divisi Content Enrichment: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti, Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Nova Lidarni, Umar Bakti, Sekretaris Redaksi: M. Natsir.

±

mencontoh India karena kemerdekaannya tidak jauh dari kita. Tapi kenapa, di negara itu perkembangan lulusan S-3 pesat. Mereka berpandangan semakin tinggi gelar semakin tinggi titel jabatan. Bila gelarnya rendah, akan otomatis tereleminasi.

Apa dasar Unila membuka program S-3? Kami berpatokan pada peran dan usaha yang dibangun pemerintah dengan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 8/1961, Lembaran Negara Nomor 207/1961. Dan Tambahan Lembaran Negara Nomor 2270/1961 tentang Wajib Kerja Sarjana. Bahkan pemerintah sudah punya alur ke depan pada 2040 gelar S-3 jadi kebutuhan terendah. Bahkan, kepala SMA harus bergelar doktor. Unila dan Lampung harus siap menyongsong itu, kalau tidak bakal ketinggalan.

Apakah ada korelasi antara jumlah doktor dan indeks pembangunan manusia? Oya, tentu ada dan sangat berkorelasi. Di dunia kampus saja tuntutan mengajar, membimbing hingga meluluskan mahasiswa (S-1 dan S-2) minimal doktor (S3). Dengan mendapat S-3, dia harus membimbing para binaan di bawahnya. Tentu dia harus punya konsep pembinaan, pembinaan hingga role model pembangunan mahasiswa agar menjadi manusia seutuhnya sebagai insan intelektual secara akademik maupun nonakademik. Itu makanya peran (doktor) itu sangat penting dalam sistem pendidikan tinggi.

Hari ini, doktor tidak lagi menjadi gelar elite karena sudah mulai banyak yang mengobral gelar itu. Apa bedanya dengan lulusan doktor Unila? Memang, sekarang (doktor) jadi gelar sarjana yang bukan menjadi barang mewah, tapi keharusan. Namun, nyatanya ada kampus yang mengobral gelar honoris causa (H.C.)/gelar hehormatan adalah sebuah gelar ke-

Redaktur: Hesma Eryani, Lukman Hakim, Muharam Chandra Lugina, Musta’an Basran, Rinda Mulyani, Sri Agustina, Sudarmono, Trihadi Joko, Wiwik Hastuti, Zulkarnain Zubairi. Asisten Redaktur: Abdul Gofur, Adian Saputra, Aris Susanto, Isnovan Djamaludin, Iyar Jarkasih, Fadli Ramdan, Rizki Elinda Sary, Sri Wahyuni, Sony Elwina Asrap, Susilowati, Vera Aglisa. Liputan Bandar Lampung: Agus Hermanto, Ahmad Amri, Fathul Mu’in, Ricky P. Marly, Meza Swastika, Wandi Barboy. Liputan Jakarta: Inge Olivia Beatrix Mangkoe. LAMPOST. CO. Redaktur: Kristianto. Asisten Redaktur: Delima Napitupulu, Sulaiman. Content enrichment Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Kurniawan, Aldianta. Foto: Hendrivan Gumay (Asisten Redaktur), Ikhsan Dwi Satrio, Zainuddin.0 Dokumentasi dan Perpustakaan: Syaifulloh (Asisten Redaktur), Yuli Apriyanti. Desain Grafis redaktur: DP. Raharjo. Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Sumaryono. Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way

CMYK

sarjanaan. Tapi perlu dicatat gelar itu hanya gelar apresiasi, bukan gelar yang akademik dan bisa dijadikan acuan akademik di tingkat kampus. Beda dengan doktor Unila, mendapatkan itu tidak mudah. Kami mengutamakan kualitas SDM mengacu implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kenapa Unila hanya membuka doktor ilmu Ekonomi dan ilmu pertanian? Kenapa juga baru kedua program itu? Itu tidak kami pilih, tapi ditunjuk Kemendikbud. Mereka bersama Ditjen Dikti menilai kesiapan kami. Ada peran juga dari program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) itu secara makro. Unila hanya menawarkan berbagai program yang dicalonkan agar lolos buka kelas S-3. Mereka nilai ilmu ekonomi dan ilmu pertanian yang memenuhi syarat. Jadi dibuka duluan.

Biasanya seorang doktor dengan ilmunya tidak lagi membumi, apa lulusan doktor Unila akan seperti itu? Kalau dulu, kesannya memang begitu. Tetapi sekarang tidak bisa. Seorang doktor memang ilmunya harus melangit, tetapi dia harus tetap bersentuhan dan kakinya berpijak di bumi. Intinya, seorang doktor itu harus bisa mengurus urusan langit sampai mengimplementasikan di bumi. Kami mewajibkan dan menuntut doktor harus serendah mungkin mendekatkan ilmunya membumi atau memasyarakat. Seorang doktor kan harus meneliti, mengabdi, mengimplementasi ilmu ke ranah publik, concern membangun pola tatanan hidup masyarakat jadi tidak bisa seperti menara gading. Memang 10 sampai 20 tahun lalu begitu karena barang langka. Jadi kesannya agak sombong. Sekarang kebutuhan, ditambah aturan ketat sumber ilmu bersumber dari publik, jadi mereka (S-3) tidak bisa seenaknya tidak bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagaimana progres pembangunan gedung pascasarjana S-3 Unila? Pembangunan gedung baru direalisasikan 30%, pembangunannya se-

Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah, Buchairi Aidi, Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto. Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. Lutfi, M. Wahyuning Pamungkas, Sudirman, Suprayogi. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata. Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Widodo (Kabiro), Abu Umarly, Erlian, Mif Sulaiman, Heru Zulkarnain. Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Kepala Departemen Marcomm: Amiruddin Sormin. Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin. Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Asisten Manager Iklan Biro: Siti

±

Sudjarwo Direktur Program Pascasarjana Unila

cara bertahap dalam 4 lantai. Proses pembangunan dilakukan mandiri oleh Unila atas insiatif rektor Unila. Pembangunannya itu dibantu dana SPI tiap mahasiswa S-3 yang membayar pendaftaran ulang Rp2,5 juta. Hal itu sesuai UU 15/2004 tentang Akuntabilitas Keuangan, dana itu dipegang dan dikoordinasikan rektor Unila.

Kami melihat mahasiswa S-3 pada kualitas dibanding kuantitas. Itu terlihat pada efisiensi kegiatannya pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Tenaga pengajar S-3 Unila ada 29 guru besar yang berada di Unila.

Untuk proses penerimaan mahasiswa, bagaimana prosesnya?

Pihak pascasarjana memberlakukan kapasitas pendidikan 3 setengah tahun kalau indeks prestasi yang diimpelementasikan dari Tridarma Perguruan Tinggi tidak tercapai, otomatis drop out (DO). Selain itu, bagi para guru besar hanya berhak merekomendasi satu calon mahasiswa S-3 untuk personal garansi. Tak hanya itu, keistimewaan lain, mulai dari masuk hingga disertasi maupun penetapan DO-nya juga tergantung keputusan guru besar perekomendasi tersebut. (M1)

Kami ada dua jalur penerimaan yang satu reguler, yakni daftar lewat akses online ke laman http://pasca. unila.ac.id, lalu buat proposal awal dan disertai wawancara hak mutlak yang dibentuk tim penilai dari pasca dan satunya ditentukan fakultas, yakni personal garansi hasil rekomendasi dari guru besar.

Apa syarat menjadi mahasiswa S-3 Unila dan berapa jumlah staf dosen S-3?

Bagaimana korelasi mahasiswa S-3 dengan dosen guru besarnya?

Fatimah. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampost.co e-mail: redaksi@ lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Gedung PWI: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kota­ agung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl.

Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim).

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, ­WARTAWAN LAMPUNG POST DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU ­M EMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN.

CMYK

±


komunitas Minggu, 4 mei 2014

LAMPUNG POST

11

Giving Friday for Everyday Filantropi atau kedermawanan sosial memang kita butuhkan. Dari situlah, esensi seorang manusia mengejawantah dalam bentuk sikap dan perilaku. Giving Friday telah memulakannya. Bagaimana dengan kita? Tri Sujarwo

P

AGI itu, suasana di sebuah panti asuhan di bilangan Kecamatan Kemiling ramai. Beberapa orang membawa sembako yang dikemas apik. Tergurat senyum di puluhan wajah anak berusia belasan tahun yang dikunjunginya. Mata mereka berbinar. Terang. Tak lama, bingkisan bahan pokok itu berpindah tangan ke pengelola Panti Miftahul Falah, Lempasing, Pesawaran. Itulah secuil aktivitas komunitas Giving Friday saban pekan. Giving Friday, sesuai namanya, komunitas ini merupakan komunitas yang memberikan berbagai bantuan mulai dari sarapan pagi, kudapan, sembako hingga bantuan dana untuk kaum duafa pada Jumat. Komunitas ini terbentuk atas dasar keikhlasan dan pengabdian kepada masyarakat. Komunitas ini bisa diterima warga dari berbagai lapisan masyarakat. Hingga kini lembaga ini eksis dan aktif di Lampung. Awalnya, komunitas ini berasal dari Jakarta. Berawal dari Komunitas Peduli Anak Yatim yang didirikan Sandy. Kemudian terbentuklah komunitas Giving Friday. Hingga kini komunitas ini telah terbentuk di berbagai daerah, seperti Depok, Jakarta, Makassar, Solo, Cimanggis, Ciledug, dan Lampung. Menurut Nita Susanti, salah satu anggota komunitas, komunitas ini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. “Lampung menjadi salah satu daerah di Indonesia yang cukup aktif menjalan kegiatan-kegiatan sosial,” kata dia. Awalnya, Noval, Rahardian Ferdi, Diah Anggraini, dan Nita Susanti berkumpul untuk membagikan sarapan pagi kepada para tukang sapu jalanan, pengemis, gelandangan, dan tukang parkir. Lama-kelamaan banyak masyarakat yang tertarik dan bergabung dengan komunitas ini. Hingga kini tercatat sekitar 30 sukarelawan yang bergabung. Namun, dalam setiap kegiatan, sekitar 15—20 anggota yang bisa hadir. Walaupun tidak hadir, tak jarang pengurus tetap aktif memberikan donasi. Giving Friday menyasar lembaga semacam panti asuhan, rumah yatim, hingga kaum duafa untuk diberi bantuan. Tak sebatas memberikan kudapan dan sarapan semata, tetapi komunitas ini juga memberikan bantuan dana kepada orang-orang yang membutuhkan. “Ya, beberapa waktu lalu, kami juga membantu dana untuk bayi Aqila yang mengalami jantung bocor,” kata Nita. Adapun dana yang digunakan untuk acara

ini sepenuhnya dari pengurus dan donatur. Mereka juga tidak meminta-minta dalam bentuk proposal. Para pengurus bahumembahu dan mengumpulkan rupiah untuk kemudian disumbangkan kepada warga yang membutuhkan. Anggota komunitas ini pun beragam, dari mulai mahasiswa, kaum pekerja, aktivis, hingga ibu rumah tangga. Walaupun berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka berusaha untuk menjaga kekompakan pengurus. Mereka menjalankan semua aktivitas ini tanpa iming-iming apa pun. Mereka benarbenar ingin membantu masyarakat Lampung. “Kami hanya membantu sesama,” kata dia. Sudah dua tahun komunitas ini terus bekerja untuk Indonesia. Mereka tidak pernah berpikir mendapatkan penghargaan. Konstribusi mereka nyata. Tak heran, jika banyak orang yang menjadi donatur. Rata-rata donatur tertarik melihat kegiatan mereka yang dilakukan secara riil. Kegiatan yang mereka lakukan juga bisa dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat kecil. ”Kami berbuat dengan penuh keyakinan,” kata Diah, salah satu pengurus. Komunitas Giving Friday untuk wilayah Lampung didirikan pada 11 Maret 2012. Selama dua tahun itu pula, saban pekan, tepatnya setiap Jumat, mereka berbagi kepada masyarakat Lampung tanpa putus. Terkadang pengurus juga mendapatkan dana dari penjualan kaus hingga aksesori komunitas ini. Tak jarang para pembeli juga menyumbangkan bantuan mereka. “Kami membuat sekitar 50 kaus, semuanya habis terjual, untungnya untuk kas komunitas ini,” kata Nita. Walaupun baru berjalan selama dua tahun, komunitas tetap eksis. Kuncinya. mereka mengatur jadwal pertemuan dengan fleksibel. Rata-rata pengurusnya adalah kaum pekerja, terkadang susah mencocokkan jadwal pertemuan. Melihat kondisi ini, Giving Friday kerap bertemu selain Jumat. Mereka saling menjaga komunikasi yang erat antarpengurus. Mereka kerap mengadakan pertemuan di pusat-pusat keramaian, seperti PKOR Way Halim, GOR Saburai, hingga Stadion Pahoman. Di sanalah mereka terkadang mendiskusikan berbagai hal terkait komunitas sosial ini. Terkadang ide-ide mereka muncul lewat diskusi-diskusi ringan. Lewat pertemuan itu, keakraban antarpengurus terjalin dengan baik. “Kami seperti keluarga sendiri,” kata Nita. (M2)

trisujarwo@lampungpost.co.id

Dok. Giving Friday


DUNIA Minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

ANAK 12

n Cerita Anak

Kode Rahasia Dika

A

KU sudah berjanji dengan ibuku, kalau ada orang yang menjemputku di sekolah, di tempat bermain, dan orang itu bukan ayah dan ibuku, aku tak akan mau. Sungguh. aku tahu, sekarang ini sedang banyak berita tentang anak TK yang dijahati. Entahlah, yang jelas ayah dan ibuku bilang, kalau ke toilet, kita harus mengunci pintu rapat-rapat, kemudian pastikan tidak ke toilet sendirian. Aku, ayah, dan ibu sudah sepakat pula, ada suatu kode rahasia antara aku, ayah, dan ibu. Jadi kata ibu, kalau mereka berhalangan menjemputku pulang sekolah, dan yang menjemput bukan keduanya, mereka harus thau kode rahasia kami bertiga. Kalau kode rahasianya salah, berarti aku tak boleh ikut dengan siapa pun itu. Suatu ketika ada seorang nenek datang, dia mendatangiku dengan wajah khas seorang nenek. Nenek itu mendatangiku dengan wajah tersenyum, semakin dekat dan mendekat.. aku ketakutan.. ada apa nenek ini mendatangiku? Aku lihat ke belakang, tak ada anak yang berada di belakangku. Aku memundurkan langkah. Siapa nenek ini? Aku tak kenal! Aku membayangkan wajah nenek ini akan berubah jadi monster kemudian mencekikku, aku takuuut! Hei, kaki ku sangat kaku, badanku tak bisa bergerak. “Dika....” sapa si nenek tersenyum. Haah dia tahu namaku? Siapa nenek ini?? “I..iya.. Nenek siapa ya?” “Ini nenekmu, nenek sengaja menjemputmu dari sekolah... yuk kita pulang..” Aku masih diam, aku tak mau ikut bersamanya. “Apa kode rahasianya, Nek?” “Kode rahasia apa?” “Kode rahasia.. Aku, ibu, dan ayah ada kode rahasia bagi setiap orang yang akan menjemputku, kalau kode rahasianya salah berarti aku enggak mau ikut, nanti aku bisa diculik lagi.” Si Nenek malah tertawa. “Yang aku tahu, kamu anak Wira, anakku. Terakhir nenek ketemu kamu saat usia 3 tahun, sekarang kamu sudah sekolah TK ya.. ayo kita pulang.” “Tidak. Aku tak mau pulang dengan nenek, karena nenek tak bisa menyebutkan kode rahasianya, aku tak mau pulang dengan nenek.”

n mewarnai

n YONO

Kemudian si nenek pergi sebentar, kemudian datang kembali membawa cokelat, makanan, dan permen, ternyata ada sopir yang menunggu di dalam mobil. Aah aku membulatkan tekad, ini adalah cara dari para penculik, si nenek ini tak tahu kode rahasianya, dan ia membawa makanan dan cokelat supaya aku menurut, uh enak saja, aku tak mau, aku takkan tergoda! “Ini ambil saja.. ini cokelat dan makanan untuk mu, Cu..” Aku tak mau, aku tak mau menyentuhnya. “Kriuuk,” duh perutku berbunyi, ini adalah jam tepat saat perut di puncak lapar. “Tuh, perutmu sudah bunyi, yuk kita pulang lalu kita makan siang bersama..” “Aku tak mau!” Aku masih menegaskan diri, supaya tidak diculik. Kemudian aku melihat si Nenek dan sopir mobilnya berbisik.. tiba-tiba si Nenek tertawa.

“Oh iya.. kenapa tak kepikiran ya?” “Nah Dika, sekarang nenek sudah tahu kode rahasianya, tunggu sebentar ya,” tutur si Nenek sambil menelepon seseorang. “Nah.. ini bicaralah, dari telepon ini dia akan bilang kode rahasianya,” ujar si Nenek sambil memberikan telepon genggamnya ke telingaku. Suara ibu!! Aku mendengar ibu tertawa, tawanya sangat bahagia, kemudian ibu menyatakan kode rahasianya. Ternyata si Nenek memang nenekku yang baru saja datang dari Surabaya. Nenek yang paling menyayangiku. “Oo.. Nenek Uti!” “Iya Cu, kan sudah nenek bilang... Aah Dika, cucu kesayangan nenek, sini nenek peluk,” kemudian aku memeluk Nenek yang sudah lama tak aku jumpai. Aku sangat lupa wajah Nenek, saat itu usiaku baru 3 tahun. Sesampainya di rumah, sudah ada ibu dan ayah. Ibu menceritakan kepada Nenek tentang

peraturan yang ibu dan ayah tetapkan jika ada orang yang ingin menjemputku dari sekolah, mereka harus tahu kode rahasianya. Di sisi lain, ternyata ayah dan ibu tak memarahiku karena tak mengenal nenekku sendiri, mereka justru bangga padaku karena aku tetap kukuh dengan pengamananku yang memberlakukan kode rahasia itu. “Iya, maaf ya Mi, ini supaya menghindari Dika dari kejahatan orang asing, Ummi tahu sendiri kan, berita yang sedang heboh saat ini,” tutur Ibu, dan Nenek juga tak merasa tersinggung akan hal itu, Nenek malah mendukung cara ini. “Jadi kalau ada yang menjemput Dika, dan Dika tak kenal, Dika akan bilang apa?” tanya Ayah mengujiku. “Kode rahasianya apa, Om?” jawabku polos. Disusul tawaan Ibu, Ayah, dan Nenek bersamaan. nRinta Wulandari

n sahabat

Okta Ingin Jadi Perawat

HALO kawan-kawanku, assalamualaikum. Kenalkan sobat, namaku Okta. Ini nama panggilan ya. Nama lengkapku Nisrina Okta Athaya. Aku adalah anak kedua dari Papa Hanapi dan Mama Susan Saputri. Aku punya kakak perempuan yang cantik lo teman-teman. Namanya Shofi Salsabila. Sekarang aku sekolah di TK/RA Alquran Kotaagung. Sekolahku dekat dengan rumah. Kalau teman-teman ke Kotaagung, main ya. Alamat lengkapku di Jalan Minakjung Nomor 95, Terbaya, Kotaagung, Tanggamus. Aku sudah pandai mengaji lo. Kalau ditanya cita-cita, apa ya? Hehehe. Aku mau jadi perawat teman-teman. Aku ingin merawat orang sakit. Pekerjaan itu mulai sekali. Sekarang aku paling suka menjawab telepon dari nenekku yang tinggal di Bandar Lampung. Kalau Mama atau Teteh Shofi yang ditelepon, pasti ponselnya aku ambil. Aku rebut. Soalnya, aku suka banget mengobrol sama nenek. Sekian dulu teman-teman. Selamat berhari Minggu. (M2)


REPORTER

Minggu, 4 mei 2014

LAMPUNG POST

CILIK 13

Yuk, Cintai Dunia Pertanian! Hortikultura asal Lampung ternyata potensial. Sayangnya, pengetahuan untuk mengembangkan ini belum banyak dipahami. Maka itu, peran Balai Pelatihan Pertanian menjadi penting.

I

NDONESIA itu ternyata kaya lo dengan produk pertanian. Wajar ya, sebab kita kan negara agraris. Namun, pengetahuan masyarakat kita terhadap dunia pertanian masih minim. Nah, supaya pengetahuan kita bertambah soal ini, reporter cilik kali ini berkunjung ke kantor Balai Pelatihan Pertanian (BPP) di Hajimena, Natar, Lampung Selatan. Kali ini, teman-teman reporter cilik dari SD Tri Sukses, Desa Serbajadi, Natar, Lampung Selatan, yang didapuk bertugas. Oh iya, kenalkan kami bertiga: Kiyutt Angelicca Firdaus, Indrie Tarisa Putri, dan Muhammad Zauro Azwabi. Kami didampingi guru Ibu Erni Sinaga. Di sini kami diterima Kepala Balai Pelatihan Pertanian Bapak Muhamad Syarip, ditemani seorang widyaiswara, Kakak Ahmad Suryanto. Berikut hasil wawancara kami. Disimak ya temanteman.

Pak, mohon diceritakan sejarah dari Balai Pelatihan Pertanian ini? Balai ini berdiri pada 1984. Awalnya lembaga ini menginduk ke Departemen Pertanian. Lalu kewenangannya diambil pihak Pemerintah Provinsi Lampung. Sekarang kembali lagi menjadi kewenangan Pemerintah Pusat di bawah kendali Kementerian Pertanian. Luas kantor ini hampir 9 hektare.

Apa fungsi dan tugas dari Balai Pelatihan Pertanian ini? Kami bertugas melatih penyuluh pertanian. Nantinya penyuluh ini bertugas memberikan pengetahuan kepada petani agar hasil pertanian dan perkebunannya meningkat. Yang akan diberi tahu oleh penyuluh kepada petani ialah cara menanam yang baik, cara memanen yang tepat, cara mengolah hasil panen sehingga mutunya meningkat. Penyuluh di sini terdiri dari pegawai negeri sipil dan ada juga petani sukses yang kami jadikan penyuluh untuk petani lainnya.

Berapa jumlah karyawan di sini dan apa saja aktivitasnya, Pak? Jumlah karyawan di sini ada 67 orang. Mereka semua bertugas melayani masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan pelatihan pertanian. Di sini ada yang namanya widyaiswara atau guru. Kalau di bidang pertanian lebih dikenal dengan nama kaji widya. Kami tidak melakukan penelitian. Hanya bertugas melatih penyuluh juga mengembangkan tanaman agar bisa

dikembangkan oleh para petani. Yang diberikan ke penyuluh agar hasil penelitian. Artinya, kalau sudah berhasil, baru informasinya diberikan kepada penyuluh melalui kaji widya tadi.

Produk unggulan apa yang pernah dikembangkan di sini, Pak? Produk unggulan yang sedang kami kembangkan ialah hortikultura. Misalnya cabai merah, melon kuning, buah naga, kelengkeng, manggis, jambu kristal. Produk inilah yang sedang dikembangkan. Nanti, j i k a h a s i l nya bagus, informasi bagaimana mengembangkan tanaman t a di a k a n di informasikan kepada penyuluh melalui kaji widya. Kami juga sedang berupaya mengembangkan produk perkebunan, seperti kopi, cokelat, dan kelapa muda.

Reporter cilik Lampung Post Kiyutt Angelicca Firdaus, Indrie Tarisa Putri, Muhammad Zauro Azwabi, (SD Tri Sukses, Natar, Lampung Selatan)

Oh iya, Pak, bagaimana kondisi secara umum pertanian di Lampung? Kondisi umum pertanian di Lampung cukup baik. Indikasinya, Lampung surplus beras, kelebihan beras. Karena itu, kita bisa mengirim pasokan beras ke daerah lain.

cara menanam, panen, dan sebagainya, boleh kok. Hasil pertanian di sini juga dijual ke konsumen. Misalnya cabai, tomat, kembang kol, hasilnya kami jual, tapi uangnya diserahkan ke kas negara. Adik-adik juga bisa mengajak teman atau keluarga ke sini. Wisata agro namanya. Dahulu kami ada paket agrowisata untuk siswa SD. Namun, karena kami padat dengan aktivitas penyuluhan, program itu ditunda dahulu.

Apa saran Bapak kepada generasi muda agar mencintai dunia pertanian?

Apakah masyarakat umum bisa menggunakan tempat ini sebagai tempat berlatih bercocok tanam? Masyarakat bisa ke sini untuk kajian, belajar. Kalau untuk bisnis enggak boleh ya, hehehe. Kalau belajar tata

Saran saya, anak-anak harus mengerti pertanian dulu. Pertanian sangat baik. Bisnis pertanian sangat prospek, strategis. Hasil pertanian pasti laku. Karena kita butuh hasil pertanian. Anak-anak harus mengerti dan punya keinginan yang kuat untuk belajar pertanian. Tanaman dari Indonesia bisa dijual ke luar negeri. Di balai kami ini ada pelatihan untuk pemuda. Namanya agriculture

training. Ada anak-anak kemah pertanian di sini. Diajarkan cara bertani dan sebagainya. Sementara untuk SMA. Di rumah, Adik-adik bisa bercocok tanam sendiri. Tanam buah di pot, bekas botol minuman. Nanti kalau sudah berbuah, tinggal dipetik. Jangan lupa setiap hari ditanam. Usai wawancara di ruangan Bapak Muhamad Syarip, kami diajak berkeliling ke areal kantor ini oleh widyaiswara Kakak Ahmad Suryanto. Kami ditunjukkan macam-macam kebun pengembangan, ada tanaman cabai, melon, paria, terung, kelapa muda, buah naga, dan kelengkeng. Kami juga sempat memetik beberapa cabai merah. Sayang, melon dan buah naganya sudah dipanen dua minggu yang lalu, jadinya kami tak mendapatkan, hehehe. Kami juga ditunjukkan pengelolaan biogas yang berasal dari kotoran sapi. Jadi, untuk keperluan energi di kantor ini, dipasok dari biogas yang dikelola sendiri. Keren ya. Kami juga diajak melihat pabrik pengolahan singkong yang produknya dijual juga ke pasar. “Kalau mau, ambil saja itu tepung singkongnya. Bisa dibikin pempek,� kata Kakak Ahmad. Kami semua hanya tersenyum. Terima kasih atas kunjungan yang menyenangkan ini. (M2)


,

, foto: Ikshan Dwi nur satrio


±

±

CMYK

CMYK

F KUS minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

14

Animo TKI Terus Melonjak Di tengah sulitnya mencari pekerjaan di dalam negeri, pilihan menjadi TKI menjadi keniscayaan. Sudah sulit, menjadi buruh juga kurang menarik karena upah yang kurang layak. Meza Swastika

S

EBUAH pesan singkat masuk ke ponsel Usman—bukan nama sebenarnya—warga Desa Cimanuk, Way Lima. Ia agak tergesa-gesa membuka ponsel itu. Beberapa detik kemudian bibirnya mengembangkan senyum. “Sudah sampai di Jakarta. Tinggal berangkat lagi ke Malaysia minggu depan,” ujarnya. Pekan lalu ia baru saja mengirim tiga perempuan atas perintah “bos” karena stok calon tenaga kerja wanita (TKW) sudah tidak ada. Sementara permintaan tinggi. Namun, ia agak gelagapan ketika ditanya nama perusahaan jasa tenaga kerja tempat ia bernaung. “Tugas saya cuma ngirim orang aja,” kata dia. Di Kecamatan Way Lima, setidaknya seperti yang diakui Usman ada empat “calo” TKI yang berkeliaran mencari calon TKW dengan iming-iming buaian cepat kaya dengan menjadi TKW. Modusnya, para calo ini umumnya mencari gadis-gadis remaja bahkan janda di pelosok-pelosok desa di daerah itu untuk dijadikan tenaga kerja wanita. “Yang enggak banyak macem, yang penting mau kerja.” Dari sini, para calo liar ini bisa meraup untung jutaan rupiah untuk satu orang tenaga kerja yang disalurkan ke Malaysia, Taiwan, termasuk ke Arab Saudi. Bahkan, tak hanya mendapat ujung dari penyalurnya, para calo ini juga tak jarang mendapat “sogokan” dari orang tua yang meminta agar anaknya bisa cepat berangkat bekerja ke luar negeri. “Tugas saya cuma sebatas ngirim orang. Kalau sudah di Jakarta bukan tanggung jawab saya lagi, sudah urusan yang di sana (Jakarta, red),” kata dia. Pekerja perempuan menjadi sasaran utama bagi calo TKI. Itu karena permintaan tenaga kerja perempuan yang lumayan tinggi. “Berapa pun asal perempuan ditampung karena cepat dapat kerjanya di sana.” Ia sesumbar, banyak warga di

desanya yang sukses, khususnya perempuan, menjadi tenaga kerja di luar negeri. “Kalau enggak sukses enggak mungkin sampai sekarang masih banyak yang nitip anaknya ke saya biar bisa kerja jadi TKW,” ujarnya. Tapi, ia juga tak menampik seorang TKW yang ia kirim babak belur dihajar majikannya. “Kalau yang seperti itu risiko, kenapa mau jadi TKW.” Animo TKI Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Fahrizal mengakui TKW cenderung lebih diminati di luar negeri karena pekerja perempuan asal Indonesia dinilai memiliki kesabaran dan tekun. “Kalau yang laki-lakinya biasanya di perkebunan,” ujarnya. Meski demikian, Fahrizal menilai selama ini sebagian besar tenaga kerja asal Lampung bekerja di sektor informal, seperti pembantu rumah tangga atau pengasuh bayi. “Mereka tidak memiliki keahlian untuk bekerja di sektor formal.” Di sisi lain, Kabid Penempatan dan Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Muhammad Zulkarnain Mursyd menyebut tingginya animo kerja di luar negeri membuat mereka cenderung nekat. Mereka melakukan berbagai cara agar bisa bekerja di luar negeri, termasuk melalui jalurjalur TKI ilegal yang selama ini menjadi celah para calo TKI. Parahnya lagi, kebanyakan calocalo liar ini tak terpantau oleh dinas. “Kami yakin jumlah TKI yang berangkat secara resmi melalui jalur PJTKI yang resmi jumlahnya jauh lebih kecil dari yang ilegal.” Proses pengiriman para tenaga kerja ini bahkan terbilang nekat melalui jalur-jalur ilegal untuk bisa lolos dari imigrasi. “Banyak jalurnya, bisa lewat Batam dan itu difasilitasi oleh jasa tenaga kerja ilegal,” kata Zulkarnain.

Berdasarkan data negara yang menjadi sasaran para pekerja ini, yakni Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Arab Saudi adalah negara-negara dengan jumlah TKI yang tinggi. Yang jadi masalah lagi, selama ini Dinas Tenaga Kerja Provinsi maupun yang ada di kabupaten/kota kesulitan melakukan pengawasan kepada para tenaga kerja. Termasuk perusahaan jasa tenaga kerja ini karena kewenangan sepenuhnya berada di pusat. Demikian halnya dengan perusahaan penyalur tenaga kerja yang banyak di daerah adalah perusahaan cabang yang hanya sebatas bertugas menyalurkan pekerja. “Regulasinya memang mengatur kewenangan berada di pusat sehingga kami kesulitan melakukan pengawasan. Tapi, ketika terjadi kekerasan

Selembar Foto di Dekapan Masni TANGAN Masni (54), warga Desa Bernung, Gedongtataan, terlihat bergetar memegang erat selembar foto usang yang sudah berdebu itu. Ia seperti enggan melepas foto Eka Murni (28), anak tertuanya yang kini hilang tak jelas rimbanya. Matanya terus menatap foto itu. Keresahan Masni kian hari kian memuncak. Sudah sembilan tahun lebih ia tak lagi bisa berhubungan dengan anaknya yang menjadi TKI di luar negeri itu. “Saya takut anak saya ada apa-apa. Saya cuma mau dia pulang, itu saja,” kata Masni sembari terus menangis. Setiap menceritakan Eka Murni, air mata Masni memang terus meleleh tak berhenti. Supar, suami Masni, pun sudah tak tahu lagi harus bagaimana. Di satu sisi ia ikut merasa kehilangan anak perempuannya itu di Malaysia, di sisi lain, ia tak kuasa melihat keadaan istrinya yang terus menangis. “Hampir setiap hari menangis, setiap lihat foto Eka Murni pasti menangis,” kata buruh

mebel ini. Ia bercerita sekitar sembilan tahun yang lalu anaknya bertolak ke Malaysia karena diminta majikannya untuk bekerja kembali sebagai pembantu rumah tangga. “Karena diminta majikannya, Eka tidak melalui jalur resmi. Karena kata anak saya jalur melalui perusahaan justru ribet dan berbelit, selain itu biayanya juga besar.” Tahun pertama bekerja, anaknya masih tetap melakukan komunikasi bahkan sempat mengirimkan uang untuknya. Namun, setelah itu, komunikasi terputus. Ia berusaha menghubungi Eka Murni melalui telepon rumah majikan anaknya, tetapi sang majikan justru menyebut jika Eka Murni sudah tak lagi bekerja di rumahnya. “Majikannya bahkan memarahi saya karena terus menghubunginya untuk menanyakan keberadaan anak saya,” ujar Masni. Masni nyaris putus harapan, ia tak tahu lagi harus berbuat apaapa. “Tolong saya, tolong anak saya

di sana diselamatkan.” Kehilangan Masni terhadap Eka Murni bukanlah kasus tunggal. Sedikitnya terdapat lima kasus TKW asal Kabupaten Pesawaran yang mengalami, mulai dari penganiayaan sampai hilang tak jelas rimbanya. Sejumlah keluarga TKW yang kehilangan keluarganya pun mengaku pasrah terhadap nasib keluarganya yang bekerja di luar negeri yang kini “hilang”. Suyoto, yang putrinya bekerja di Malaysia, juga mengakui hal yang sama. Kini dia sudah pasrah terhadap nasib Jumiati, anaknya, yang sudah empat tahun tak ada kabar. Terakhir, anaknya itu mengirim surat jika dirinya tak betah bekerja di Malaysia karena terus mendapat siksaan dan tak digaji. Istri Suyoto bahkan tiap salat kini selalu mengirimkan doa ampunan. “Setiap salat istri saya selalu berdoa agar anak saya diampuni dosanya dan diterima di sisi-Nya. Kami sudah ikhlas.” (M1)

atau ada tenaga kerja yang dianiaya hingga tewas, daerah selalu dituding dan disalahkan,” kata dia. Kini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tengah menguatkan fungsi balai latihan kerja untuk para tenaga kerja yang hendak bekerja ke luar negeri agar memiliki keahlian. “Saat ini persentase pekerja di luar negeri jauh lebih besar pekerja di sektor informal daripada formal.” Hal ini pulalah, menurutnya, membuat posisi para tenaga kerja ini tak memiliki posisi tawar di tempatnya bekerja. “Mereka tak memiliki keahlian sehingga mereka tak bisa berharap penghasilan yang besar. Selain itu, ketiadaan keahlian ini juga yang membuat para tenaga kerja kerap mendapat perlakuan yang diskriminatif dari majikannya,” ujar dia. Terlebih lagi, Zulkarnain tak me-

lihat kemungkinan jumlah tenaga kerja luar negeri menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahunnya, bahkan sebaliknya terus melonjak. Data tahun 2012, jumlah tenaga kerja asal Lampung yang bekerja di sektor informal di luar negeri mencapai 12 ribu tenaga kerja, angka ini pada 2013 melonjak hampir 50 persen dari tahun sebelumnya menjadi 17 ribu tenaga kerja dengan 80 persen pekerja adalah tenaga kerja wanita (TKW). Angka ini belum disandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang diberangkatkan secara ilegal oleh calo-calo TKI yang marak berkeliaran. “Jumlah tenaga kerjanya jika dijumlahkan antara yang resmi dan ilegal bisa lebih dari dua kali lipatnya,” kata Zulkarnain. (M1)

meza@lampungpost.co.id

±


minggu, 4 MEI 2014 LAMPUNG POST

PARIWARA 15


PARIWARA minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

15


±

CMYK

±

±

CMYK

lentera mINGGU, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

16

Elsa, Duta Pemuda Bahari Lampung Laut Indonesia yang amat luas, juga pantai-pantai indah di setiap pulau adalah anugerah Tuhan yang amat besar. Mencintai laut adalah bagian dari upaya kelestarian alam. Tri Sujarwo

A

NGIN yang bertiup kencang menerpa KRI Makassar dalam muhibah keliling Indonesia pada 2001 itu tak menggoyahkan kapal melancung. Salah satu dari penumpangnya adalah Elsa Windi Astuti. Sarjana teknologi pertanian ini sengaja menikmati belaian anakan badai itu untuk merasakan betapa dahsyatnya isi bumi ciptaan Tuhan. Laut lepas serasa tanpa batas, gejolak air yang meluap-luap tanpa henti, dan cakrawala yang hanya dibatasi oleh kemampuan indera memandang ia buktikan sebagai mahahebatnya Tuhan. “Saya saat itu adalah duta bahari yang terpilih dari Lampung untuk mengikuti ajang Kapal Pemuda Indonesia (KPN) Sail Wakatobi-Belitung. Saya beruntung bisa menikmati pelayaran keliling Indonesia itu. Saat itu, saya merasakan betul, betapa hebat dan luasnya lautan Indonesia. Sejak saat itu saya begitu cinta bahari,” kata gadis murah senyum ini. Sejak itu pula, ia begitu gigih mempromosikan wisata bahari Lampung. Beragam kegiatan kebaharian mulai tingkat lokal hingga nasional diikutinya. Pada 2011, Elsa Windi Astuti terpilih mewakili Lampung sebagai duta bahari ke Sail Wakatobi-Belitung. Hampir satu bulan ia beserta pemuda-pemuda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia mengelilingi Indonesia bagian barat menggunakan KRI Makassar. Salah satu kapal perang milik Indonesia. Menjadi seorang duta bahari, bukanlah hal yang mudah. Berbagai tahapan seleksi harus dilaluinya hingga ia bisa terpilih menjadi duta dari Lampung dalam ajang bergengsi tahunan itu. Setiap peserta dalam program ini harus bisa berenang, mampu menampilkan seni budaya daerah

hingga memiliki wawasan yang luas seputar pariwisata dan kebaharian. “Alhamdulillah, setelah berjuang keras, akhirnya saya bisa menjadi wakil Lampung beserta rekan saya, Ari Setiawan,” kata dia. Selepas pulang dari kegiatan tersebut, Elsa beserta rekan-rekannya tergabung dalam Korps Alumni Kapal Pemuda Nusantara (KA-KPN). Ia banyak melakukan kegiatan-kegiatan bahari di sekitar perairan Teluk Lampung. Ia mengambil ilmu yang begitu banyak selama pelayaran, kemudian ia terapkan di Lampung. Elsa juga ikut aktif menanam terumbu karang di sekitar Pulau Tegal. “Kami memiliki coral garden, tempat konservasi terumbu karang di sekitar Pulau Tegal,” kata dia. Atas pengabdiannya dalam bidang bahari, Elsa kembali mengikuti pelayaran pada 2012. Ia dipercaya oleh Kemenpora RI untuk menjadi pendamping dalam kegiatan pelayaran nusantara ke Indonesia bagian timur. Banyak rute yang dilalui dalam pelayaran keduanya ini, seperti Jakarta—Ambon— Sorong—Raja Ampat—Ternate—Morotai—Makassar—Jakata. “Jiwa bahari saya semakin tumbuh dalam pelayaran kedua ini. Alhamdulillah saya bisa terpilih memingikuti pelayaran bertajuk Sail Morotai 2012,” kata dia. Wanita kelahiran Bandar Lampung, 27 Desember 1991 ini memang aktif dalam berbagai kegiatan. Selain menjadi duta bahari, Elsa juga aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa Unila selama dua periode. Melalui organisasi yang diikutinya, pemikirannya semakin bertambah luas. Selain itu, jaringan dengan para pemuda berprestasi juga semakin banyak. “Saya berusaha untuk selalu menyibukkan diri dalam kegiatan yang positif, salah satunya dengan berorganisasi,” kata dia. Impian Rumah Sehat Elsa Elsa memiliki sebuah impian besar di masa mendatang, yakni rumah sehat. Impian akan rumah sehat berawal saat ia bersama teman-teman Sahabat Pulau Lampung (SPL) mengadakan kegiatan outdoor di Pulau Pahawang. Saat itu ada peserta

didiknya yang tenggelam. Sejurus kemudian para pendamping segera melakukan upaya evakuasi terhadap korban. Saat korban berhasil diselamatkan dan butuh pertolongan, tetapi dokternya tidak ada. “Saya sedih, dokter jarang ditemui di pulau ini,” kata dia. Berawal dari situlah, ia kemudian berkeinginan membuat rumah sehat. Ia berharap rumah sehat itu bisa didirikan di pesisir-pesisir Teluk Lampung yang banyak memiliki pulau-pulau terpencil. Selain digunakan sebagai balai kesehatan, Elsa juga berharap rumah sehat bisa digunakan sebagai tempat diskusi kebaharian, advokasi masyarkat pesisir hingga tempat mendidik anak-anak untuk bidang informal. Wanita yang memiliki hobi snorkling dan travelling ini berusaha semaksimal mungkin untuk terus mempromosikan wisata bahari Lampung dalam berbagai kesempatan. Menurutnya, Lampung memiliki berbagai macam objek wisata bahari yang beraneka ragam. Lampung memiliki banyak pantai yang tak kalah dengan Bali. “Wisata bahari Lampung, harus terus kita promosikan ke penjuru dunia,” kata dia. Berbagai upaya pun telah dijalankan oleh Elsa untuk pendirian rumah sehat tersebut. Ia yang kini aktif sebagai pengurus Forum Pemuda Bahari Indonesia ini, aktif menjalin kerja sama dengan pemuda-pemuda dari berbagai daerah di Indonesia yang memang fokus dengan bidang bahari. Ia juga aktif menjalin komunikasi dengan dinasdinas yang terkait kepemudaan dan kebaharian. “Jika bekerja sama dengan pemuda yang seide, itu akan mempermudah kerja kita,” ujarnya. (M1)

trisujarwo@lampungpost.co.id foto : tri sujarwo

l a m p u n g T UM B A I

Kapala Soekoe Toho

Frieda Amran Penyuka sejarah, bermukim di Belanda

K

ERN mengawali tulisannya dengan catatan mengenai pranata pengaturan organisasi sosial orang Lampung. Lelaki Belanda itu menulis: ketika orang Lampung mulai menyebar, mereka terbagi-bagi ke dalam boewaj atau kaboe-Wajari (catatan FA: perlu dijelaskan di sini bahwa dalam pelafalan bahasa Belanda, huruf –j dibaca dan dilafalkan sebagai –y). Boeway adalah kesatuan kekerabatan yang mengikuti garis keturunan lelaki dari seorang poyang. Poyang yang menjadi cikal-bakal kesatuan kekerabatan itu atau boeway itu dianggap hidup lebih dari seabad sebelumnya atau di masa lampau yang tak diketahui lagi. Bila garis kekerabatan setiap keluarga ditelusuri ke masa lalu, akhirnya akan tiba pada satu titik: satu orang yang menjadi nenek-moyang kelompok kekerabatan itu. Orang Lampung mengenal empat kelompok kekerabatan asal (disebut oerstam oleh R.A. Kern). Cikal-bakal kelompok-kelompok ini dianggap sebagai nenekmoyang, tetapi tidak dilihat sebagai pendirinya. Ketika orang Lampung mulai menyebar ke arah selatan, beberapa di antara mereka membuat permukiman di tempat-tempat yang dilalui, sementara yang lainnya meneruskan perjalanan. Kelompok yang membuat permukiman bersama itu disebut marga. Daerah permukiman dan ladang-ladang mereka pun disebut marga. Sumber informasi utama yang diacu oleh R.A. Kern adalah tulisan J.A. Du Bois, Residen Lampung yang pertama (De Lampongs dalam Tijdschrift van Nederlandsch-Indie, 1852). Sekitar dua puluhan marga yang ditinggal di sekitar Kroe diduga merupakan keturunan dari empat kelompok kekerabatan asal yang sudah ada sejak awal kekuasaan Banten di Lampung. Ada dua peristiwa besar yang diungkapkan R.A. Kern dalam kalimat di atas, yaitu 1) asal mula terbentuknya kelompok kekerabatan asal dan marga di Lampung dan, 2) kedatangan Banten di Lampung. Namun, ia

±

Pulau Pisang, dilukis oleh OGH Heldring, 1880 (KITLV, Leiden)

yakin dan menekankan bahwa kedua pranata sosial itu sudah ada di Lampung jauh sebelum masa kekuasaan Kesultanan Banten. Perpindahan dan penyebaran kelompok-kelompok kekerabatan asal itu—yang membentuk marga-marga tersendiri—akhirnya menyebabkan semakin menjauhnya hubungan kekerabatan (luas) antara marga yang satu dan yang lain. Seorang lelaki Belanda bernama H.J. Hissink, yang menulis mengenai pranata Pepadun di Lampung, mengungkapkan bahwa pada awal 1900 tak dapat lagi ditelusuri marga-marga mana saja yang tercakup dalam keboewayan yang sama. Karena itu, dapatlah disimpulkan bahwa marga merupakan kesatuan sosial yang tertinggi di Lampung. Kepala marga biasanya merupakan keturunan (mengikuti garis keturunan lelaki) poyang pendiri marga itu. Prestise sosoknya kepala marga itu

CMYK

didasarkan atas asas keturunan. Warga sebuah marga tinggal tersebar di wilayah marga itu. Mereka tinggal di dusun-dusun yang terbagi-bagi ke dalam soekoe. Istilah soekoe dapat diartikan sebagai kesatuan pertetanggaan karena memang kesatuan itu berkaitan dengan tempat tinggal yang berdekatan. Dari segi ketatanegaraan, soekoe merupakan kelompok kekerabatan yang memiliki satu poyang bersama. Anggota-anggotanya mempunyai hubungan sosial yang lebih dekat daripada anggota-anggota sebuah marga atau suku bangsa. Ikatan yang mempersatukan anggota-anggota soekoe lebih erat. Keturunan langsung pendiri soekoe itu menjadi kepala soekoe atau pemimpinnya. Soekoe-soekoe yang baru selalu terbentuk. Ini terjadi bukan karena adanya pertambahan penduduk atau perpindahan mencari lahan baru, melainkan

±

karena ada perpecahan atau pertikaian di antara anggota-anggotanya. Seabad yang lalu (maksudnya, 1823), Residen Du Bois mengungkapkan bahwa perpecahan soekoe kerap terjadi karena rasa iri adik(-adik) kepala soekoe yang tidak memiliki kemungkinan untuk menggantikan kedudukannya. Pendirian soekoe yang baru hanya dapat dilakukan dengan izin kepala soekoe dan tetua dusun setelah pejabat-pejabat itu diberi semacam upeti. Dahulu kala, kemungkinan besar para pemimpin soekoe-soekoe tertua disebut kapala soekoe toho dan pemimpin-pemimpin soekoe-soekoe baru disebut kapala soekoe. Sebagai keturunan langsung pendiri soekoe yang asli, kapala soekoe toho berperan sekaligus sebagai kepala marga, kepala dusun dan kepala soekoe. Menurut Du Bois (yang akan diolah untuk Lampung Tumbai pada saat lain), para kapala soekoe tunduk pada perintah kapala soekoe toho, pemimpin dan tetua soekoe tertua di suatu dusun. Para kapala soekoe itu menduduki jenjang kepemimpinan di bawahnya. Atau, setidaktidaknya itulah yang diharapkan sesuai norma. Sebelumnya, mereka berkedudukan di bawah kapala marga. Para kepala soekoe mempunyai kedudukan yang sama. Namun, kepala soekoe yang merupakan keturunan dari keluarga yang terkemuka menjadi kepala dusun. Primus inter pares, kata R.A. Kern. Dengan kata lain, di antara berbagai orang yang berkedudukan setara, satu orang memiliki kelebihan tertentu yang membuat dirinya mencolok. Kembali mengacu pada tulisan Du Bois: di bawah setiap marga biasa terdapat tak lebih dari sepuluh dusun; di setiap dusun, terdapat 10, 12 atau lebih soekoe; dan di dalam setiap soekoe terdapat 3, 4 atau, paling banyak 8 buah rumah. n Pustaka acuan: R.A. Kern . Over ‘t Lampoengsche Volk dalam Indisch Genootschap, Vergadering van 16 Maart 1923. ’s Gravenhage: Nijhoff. 1923.

CMYK

±


±

±

CMYK

CMYK

±

HIJAB Minggu, 4 Mei 2014 LAMPUNG POST

17

Hijab Awet Muda Selain syari dan modis, penggunaan hijab yang sesuai juga membuat pemakainya tampak awet muda. Ikhsan Dwi Nur Satrio

B

ERHIJAB modis dan syari bukan hanya tren di kalangan anak muda. Wanita yang sudah berkeluar­ ga pun bisa tampil cantik dan trendi semacam itu. Selain menutupi aurat sebagai per­ lambang ketaatan, hijab yang pas pun membuat pemakai­ nya tampak awet muda. Novi Indriani, misalnya. Ibu rumah tangga yang memiliki dua anak ini ra­ jin mengkreasikan jilbab­ nya. Wanita berumur 35 tahun ini masih terlihat seperti gadis 20 tahunan karena menggunakan mo­ del hijab shawl pashmina. Ia menggunakan pashmina berbahan seperti katun se­ bagai kain utama. Ciput ninja berwarna kuning menjadi dasar. Pashmina kali ini sedikit ber­ beda dengan pashmina kebanyakan. Jenis yang di­ pakai Indri merupakan pashmina bermodel panjang. Untuk model ini diperlu­ kan pashmina seperti itu. Model ini tergolong model jilbab setengah. Pashmina tidak melilit seluruh bagian wajah, hanya menempel pada bagian kepala sebelah

kiri. Selebihnya, kain men­ juntai dan melilit bagian le­ her. Inilah mengapa disebut model shawl pashmina. Shawl pashmina termasuk hijab syari karena menutupi bagian dada. Jadi, cocok untuk wanita yang hobi berpakai­ an kaus saat kumpul bersa­ ma teman atau jalan-jalan. Enak dipakai serta gaya, membuat Indri senang meng­ gunakan model ini. Tentunya dengan bahan semikatun menjadi tidak panas. Indri sengaja menggu­ nakan warna rainbow ber­ motif bunga pada kainnya. Rupanya dia pencinta berat warna cerah. Itu yang me­ nyebabkan ia merasa jauh lebih muda. Warna ceria memancarkan keceriaan, apalagi dipadupadankan dengan model kasual. Indri tidak punya kriteria khusus dalam model hijab yang disukai. Yang terpen­ ting, model tersebut cocok dengan muka. Dengan tipikal wajah seperti Indri, yang paling oke ialah model gom­ brong. Di bagian kening, kain harus sedikit dilonggarkan untuk menutupi dahi yang agak lebar. (M2)

ikhsandwi@lampungpost.co.id

Dari Celana Pensil ke Rok Panjang

DUNIA mode terus berkembang seiring za­ man. Makin banyak desainer hijab terinspirasi dari model busana yang biasa dipakai seharihari. Transformasi celana pensil kini sudah bisa ditemukan dalam bentuk skirt alias rok panjang. Model pencil skirt bermaksud membentuk rok merunc­ ing. Dari bagian pinggang hingga mata kaki berbentuk seperti piramida terbalik. Maya Hari Agustina suka sekali dengan mo­ del ini. Terutama bahannya, twist cone. Bahan se­ perti kaus yang membentuk putaran tornado. Rok hanya cocok dipakai wanita bertubuh kurus. Ba­ han yang ketat membuat pemakai terlihat ramping. Rok ini serupa dengan span, rok panjang dengan warna tidak terang tetapi tanpa motif, lurus, yang sering dipakai untuk acara resmi. Pada setiap jengkalnya, rok pencil skirt ini di­ tanami list. Kain menggumpal berentuk garis lurus dan mengelilingi rok. List tersebut terpasang hingga bawah. Melingkar seperti membentuk tornado. Rok dipadupadankan dengan blazer. Blaz­ er motif bunga dengan warna dasar putih, cocok dengan warna tosca dari rok. Blazer biasanya dipasang hanya untuk rompi agar menut­ up bagian tangan dan kaus di dalamnya. Tetapi, mahasiswa STKIP PGRI ini sengaja menutup blazernya yang terbuat dari bahan sifon tebal sehingga menunjukkan kesan klasik. Belt sebagai bantuan untuk membuat tu­ buh Maya berbentuk sekaligus menutup blazer. Bagian dada sebenarnya terlihat bila Maya tidak me­ nyiasatinya dengan model jilbab. Warna pink semakin membuat nuansa ceria dari model ini. Maya pun siap berkumpul dengan teman-teman. Semua Maya dapat dari online shop dan model ini sedang tren di dunia maya, terutama Instragam. (IKHSAN/M2) foto-foto: lampung post/ikhsan

±

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

KEluarga minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

18

Kala Edukasi Jadi Motivasi Tertinggi

nlampung post/Tri Sujarwo

Edukasi itu nomor satu. Maka itu, apa saja lakon halal untuk menuju jenjang pendidikan yang bermartabat, dijalani dengan ikhlas. Meski untuk itu, kudu memulung sampah yang menggunung. Tri Sujarwo

L

ELAKI muda itu berlari menuju sebuah gedung di sebuah kampus di bilangan Rajabasa. Cucuran keringat membahasi tubuhnya. Pelan-pelan ia mengatur napasnya. Saat tiba di lantai II di sebuah gedung

di FISIP Unila, ia menyodorkan berkasberkas yang ditaruhnya dalam map kepada petugas yang sedang berjaga siang itu. Batinnya lega walaupun di hari terak hir pendaf taran pend id i kan Magister Ilmu Administrasi FISIP Unila yang akan ditempuhnya. Itulah Maironi S.A.B. Jalan yang penuh liku ditempuhnya atas saran orang tuanya. Di sisi lain, seorang pria paruh baya harus bergumul dengan aneka jenis sampah di sebuah gerobak usang. Kerut wajahnya bertanda ia makin menua bak menunjukkan beratnya h idup yang d ija lan i. Set iap har i ,

pria itu harus bergelut dengan terik matahari untuk memungut sampah yang menumpuk di beberapa titik di kampus Unila. Sesekali ia menyeka butir keringat di wajahnya. Tubuhnya acap kuyup akibat terpaan hujan saat ia memu­ ngut sampah. Dialah Darminto, ayah dari Maironi, yang senantiasa bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Tak mau kalah dengan perjuangan suami dan anaknya, di pojok kantin Unila, seorang wanita paruh baya, merapikan barang dagangannya. Aneka makanan ringan, bensin, hingga koran lokal dijajakannya. Ia melayani pembel i dengan ramah, berharap agar para pembeli datang kembali. Dialah Rohani, istri Darminto, ibu dari Maironi. Darminto beserta Rohani memiliki lima anak. Walaupun memiliki banyak anak, itu semua tak menyurutkan langkah kedua pasangan yang telah menikah sejak 1990 ini. Kelima anaknya, yakni Maironi, Jefri Andriyanto, Rizki Nur Fitra, Chika Deswita Rani, dan Randi Deris Febrian. Darminto dan Rohani bahu-membahu mendidik anak-anak mereka dengan penuh semangat. Bahkan, Rohani merelakan liontinnya terjual untuk membayar biaya semester anak sulungnya untuk melanjutkan S-2. “Saya tidak mau anak saya jadi bodoh,” kata Rohani. R oh a n i d a n Da r m i nto kompa k mengarahkan kelima anaknya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka rela berkorban asalkan anaknya mau sekolah dengan benar. Ia berharap cita-cita putra sulung untuk menjadi dosen bisa terwujud. “Saya akan bangga ji ka memi l i k i anak yang menjad i dosen, padahal saya hanyalah tukang sampah,” kata Darminto, diamini Rohani. Berbagai cacian pun kerap diterimanya dari orang-orang yang tidak su ka dengan mereka. A lasan nya, me­reka berasal dari kalangan bawah yang mampu menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi. Namun, semua itu tak digubris. Justru

itu menguatkan mereka untuk terus menyekolahkan anak-anak hingga perguruan tinggi. “Kami dianggap orang buta yang baru melek,” kata dia. Kini, anak kedua pasangan yang bera l a mat d i K a mpu n g L i n g s up, Rajabasa Jaya, ini tengah menanti hasil ujian SMK. Mereka berencana menyekolahkan anak keduanya ini ke perguruan tinggi. Mereka menyadari betapa susahnya menjadi kaum m i sk i n. Merek a i ng i n meng u ba h n a s i b k e l u a r g a me r e k a me l a l u i pendidikan. “Kami yak in, dengan menyekolahkan anak kami hingga perguruan tinggi, kami akan berhasil,” kata Rohani. Perjuangan keluarga Darminto untuk menyekolahkan kelima anaknya tidaklah mudah. Mereka berjuang hari demi hari. Berawal dari 1984, saat Darminto menjadi tukang sampah di Unila. Gaji per bulan Rp45 ribu. Uang itu ia gunakan sebagian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan sebagian lagi ditabung untuk masa depan anaknnya. “Dulunya gajinya masih kecil, jadi harus pandai-pandai mengatur uang,” kata Rohani. Sang Bapak bertekad terus menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi dan sukses di bidangnya masing-masing. Darminto menyadari, pekerjaannya sebagai tukang sampah cukup berat untuk menopang studi anak-anaknya. Namun, dengan tekad membaja ia akan terus menyekolahkan anaknya. Begitu pun Rohani, yang senantiasa memotivasi anak-anaknya agar terus bersekolah. “Walaupun pontang-pan­ ting cari duit, yang penting anak-anak sekolah,” kata dia. Tidak sekadar bersekolah, Rohani juga rajin memotivasi anaknya agar menjadi siswa berprestasi. Syukurnya, putra sulungnya menjadi siswa berprestasi dan berbakat saat sekolah hingga kuliah. Hal itu diikuti pula adiknya yang juga menjadi siswa berprestasi. “Jangan sampai anak-anak menjadi bodoh seperti orang tuanya,” kata dia. (M2) trisujarwo@lampungpost.co.id

Kemajuan Pendidikan Anak Butuh Kegigihan KEGIGIHAN keluarga Darm i nto d a l a m me nd id i k a na k-a na k nya seh i ng ga mencapai jenjang pendidikan tinggi patut dijadikan pelajaran. Maknanya, kegigihan seorang Darminto semestinya bisa menginspirasi keluarga lainnya da lam mend id i k ana kanak nya. Termasu k

n DOK. PRibadi

±

CMYK

±

keluarga yang secara ekonomi mampu. Psi kolog pend id i kan Un iversitas Lampu ng, Diah Utami Ni ngsi h, kepada Lampung Post, Sabtu (3/5), mengatakan ku nci dar i keluarga Dar m i nto itu ada pada kesungguhan s e mu a a n g g o t a k e l u a r ­ ga u nt u k maju. Kond i si kemiskinan dan kesulitan dalam mencari penghasilan tidak menjadi penghalang untuk maju. Justru, kondisi yang tidak ideal itu malah menjadikan keluarga ini punya semangat untuk maju. Diah menuturkan kesadaran untuk maju ini akhirnya menjadikan entitas keluarga ini punya daya tahan yang panjang dalam mencapai impian. Apa pun halangan yang mereka da­ patkan di dalam kehidupan, tidak menyurutkan langkah. Sebaliknya, cemoohan yang mereka dapat menjadikan keluarga ini makin kuat untuk maju. “Ora n g t ua pa s t i berpikiran, kondisi sekarang tidak bisa diperbaiki atau lebih baik kalau hanya mengandalkan yang sekarang. Maka itu, perlu persiapan, dalam hal ini pendidikan, agar nasib keluarga bisa tera ng k at da n bi sa bermartabat,” ujar Diah via telepon. Dia h menam ba h kan kesu ng g u ha n Da r m i nto i n i juga ter ma n i festasikan dalam cara mendidik

anak. Diah yak i n Darminto dan istri sudah menanamkan dengan benar bahwa mereka mesti kerja keras. Tanpa itu, kehidupan mereka tak bakalan berubah. “Model mendidik de­ngan berbagi pendapat dan menjelaskan secara baik, akhi r nya menjad i k a n a na k punya kesadaran edukasi ya ng t i ng g i. Ta k hera n , edukasi dalam keluarga ini bagus,” kata dia. Diah mengatakan potret keluarga k u rang berada tetapi bisa mencapai derajat pendidikan yang tinggi adalah contoh baik. Pad a ha l , ad a ju ga a na k dari keluarga kaya yang akhirnya menjadi pekerja biasa lantaran tidak punya kesadaran edu kasi yang tinggi. “Karena salah dalam mendidik, anak dari keluarga ma mpu ma la h biasa saja dalam edukasi. Alih-alih meneruskan kesuksesan orang tua, mereka m a l a h t u m b u h de n g a n k a r a k t e r y a n g l e m a h ,” kata dia. Diah mengapresiasi fragmen keluarga Dar m i nto yang bekerja keras mencapai kesuksesan anak dalam menempu h pend id i k a n. Menu r ut d ia, model ke luarga ini cukup langka. “Intinya pada kesadaran mer e k a terh ad ap n a s i b sekarang dan punya visi. Maka itu, mereka sukses. Daya tahan mereka panjang.” (ASP/M1)

CMYK

±


CMYK

±

±

FOTO Minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

19

Hari Tari Sedunia di Lampung Setiap aktivitas selalu punya keinginan untuk diakui eksistensinya. Tahun ini, International Dance Council, salah satu lembaga di bawah UNESCO, menetapkan 29 April sebagai Hari Tari Sedunia.

R

ATUSAN pelaku seni (tari) da r i selu r u h k a bupaten / kota di Provinsi Lampung memadati Bundaran Gajah, pusat K ot a Ba nd a r L a mpu n g , d a l a m rangka memperingati Hari Tari Sedu n ia ( World Dance Day), 29 April. Hari Tari ini ditetapkan oleh Internasional Dance Council yang merupakan salah satu organisasi payung di UNESCO. Keg iatan yang seyog ianya d i­ selenggarakan terpusat di Kota Solo, tepatnya di Institut Seni Surakarta, kali ini juga digelar terpisah di Provinsi Lampung. Ini adalah hasil inisiatif mahasiswa dan beberapa Teks dan Foto: LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

dosen Program Studi Pendidikan Seni Tari FKIP Unila. Dipilihnya Bundaran Gajah sebagai tempat pementasan seni tari dikarena­ kan sebagai pusat Kota Bandar Lam­ pung yang ramai dilalui masyarakat. Tujuannya, memudahkan para pelaku seni untuk menyosialisasikan bahwa 29 April merupakan peringatan Hari Tari Sedunia. Peserta yang mengikuti perge­ laran tari ini terdiri dari siswa seko­ lah, mahasiswa, dan para pelaku seni tari se-Provinsi Lampung. Tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya tari di

kalangan masyarakat umum. Juga meyakinkan pemerintah untuk me­ nyediakan tempat menari di setiap sarana pendidikan dari sekolah hing­ ga perguruan tinggi. Sebab, penting­ nya melestarikan beragam khazanah budaya yang salah satu cabang seni budaya, yakni tari-tarian. Lampung yang memiliki dua sistem penyimbangan adat, yakni Pepadun dan Saibatin, memiliki berbagai macam tarian khas daerah, antara lain tari halimbangan, piring dua be­ las, sembah, dan sigeh pengunten. Dengan menampilkan beberapa jenis tarian dalam kegiatan terse­ but, diharapkan masyarakat dapat memahami kembali karakteristik budaya Indonesia, khususnya bu­ daya lampung. Di akhir acara, para panitia menyebarkan angket guna menjaring aspirasi serta biodata para lulusan alumni program studi seni tari demi meningkatkan poin akreditasi institusi. (M1)

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

apresiasi minggu, 4 mei 2014

LAMPUNG POST

20

Ketika Puisi Berpolitik Melihat perkembangan puisi belakangan, nilai keluhuran sastra banyak yang dijungkirbalikkan. Padahal, semenjak dahulu penempatan puisi itu hal yang mulia. Khairul Mufid Jr. Persetujuan dengan Bung Karno Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu Dipanggang di atas apimu, digarami lautmu Dari mulai tanggal. 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak dan berlabuh Chairil Anwar, 1946

P

ADA awal kemerdekaan Indonesia sema­ ngat nasionalisme begitu tinggi menyengat publik. Penyair besar kelahiran Medan yang juga merupakan kemenakan Perdana Menteri Sutan Syahrir, Chairil Anwar, mencatat suasana zaman dengan salah satu sajaknya yang legendaris yang isinya seruan agar merapat dukungan kepada pemimpin bangsa saat itu. Perpecahan, kekacauan dapat dientaskan oleh sebuah sajak Chairil. Sepelintir sajak Chairil Anwar yang membakar jiwa itu, menggambarkan betapa puisi semenjak dahulu adalah pengingat atau masinis bagi kekuasaan. Karya sastra ini kadang memberikan pujian, berkeluh kesah, menyentil, tapi juga kadang “galak” pada kekuasaan. Dan, memang bila diungkit dari khazanah kesusastraan dunia, termasuk Indonesia, puisi selalu memainkan peranan penting terhadap dunia politik-kekuasaan. Pada zaman jahiliah, sebelum Nabi Muhammad saw. lahir, misalnya, penulisan puisi sekaligus pembacaannya telah dipanggungkan dalam sebuah festival yang begitu menguras emosi publik. Efek euforia kepada puisi ini terus terbawa sampai saat Rasulullah menyampaikan risalahnya. Puisi dan penyair mendapat perhatian penting, atau mejadi sorotan publik. Bahkan dalam Alquran pada surat yang menyoal mengenai puisi (syair).

Tradisi perpuisian itu terus mengekor dan mengalami perkembangan baik sampai saat ini, karena kecenderungan puisi sangat kontekstual terhadap persoalan-persoalan kehidupan, atau lebih runcingnya pada “gerak-gerik” kekuasaan. Bahkan dalam hal puisi acap menjadi alat legitimasi seseorang terhadap kekuasaan, dan ihwal tersebut banyak ditemui dalam sajak-sajak Mr. Muhammad Yamin, Chairil Anwar, W.S. Rendra, Taufik Ismail, Wiji Thukul, dan lainnya. Maka, Radhar Panca Dahana juga membenarkan ekspansi perkembangan puisi dalam dunia politik: “puisi kini memang benar-benar dipakai sebagai alat untuk mengomunikasikan pesan kepada pihak lain. Dan celaknya, yang sekarang muncul bukan penggunaan puisi dalam kategori baik, puisi tidak lagi (diperjuangkan) untuk memberikan pesan atas sebuah kebenaran ideologi, tapi lebih karena adanya kepentingan kekuasaan”. Melihat perkembangan puisi belakangan, nilai keluhuran sastra banyak yang dijungkirbalikkan. Padahal, semenjak dahulu penempatan puisi itu hal yang mulia. Namun, karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, puisi ditempatkan pada ruang gelap dan membunuh nilai-nilai keluhuran sastra. Komentar Din Syamsuddin mengenai puisi dan politik, juga berbanding lurus dengan gejala sastra mutakhir. Ia tidak habis pikir mengapa tiba-tiba media puisi menjadi alat kampanye, di samping media seni hiburan lainya yang selama ini lazim digunakan, musik dangdut dan pop, misalnya. Ia menambahkan puisi sekarang sudah benar-benar berada di tengah-tengah politik, dan tidak bisa dibayangkan masa depan sastra utamanya puisi. Sehingga TaufiQ Ismail merespons situasi politik saat ini dengan sebuah puisinya: Di Republik Rakyat Cina koruptor dipenggal Di Saudi Arabia koruptor dipotong tangannya Di Indonesia koruptor dipotong masa tahanannya… Padahal kalau bertilas pada suasana pemilu tahun 1955, saat itu pemilu Indonesia sa­ngat dihormati dunia, karena disebut sebagai pemilu yang bersih dan jujur. Tidak pernah ada perkelahian, tusuk-tusukan, tembak-tembakan,

galeri

dan berbagai jenis kebrutalan lainnya, juga tidak ada. Dan pengalaman yang tak pernah bisa dilupakan penyair Taufiq Ismail ketika bertandang ke Amerika, ia mendapat pujian karena pemilu Indonesia. Disebutkannya bahwa negara yang baru sepuluh tahun merdeka, etnisnya beragam, bisa menyelenggarakan pemilu dengan baik. Ini sungguh prestasi membanggakan, dan sekarang sudah tidak ada. Dari sekelumit prahara yang mencederai

politik dan sastra Indonesia. Selaiknya kita bergandeng tangan untuk memperbaiki, menumbuhkan, dan meluruskannya kembali. Puisi merupakan kalbu atau nurani dari kekuasaan, puisi adalah roh kekuasaan, kita harus memercayai apa yang dikatakan Jhon F. Kennedy: “bila politik kotor, puisi yang membersihkannya”. n Khairul Mufid Jr., Bergiat di Lesehan Sastra Kutub Yogyakarta (LSKY)

buku

Anak-Anak Revolusi (Buku 2) Budiman Sujatmiko Gramedia, 2014 15 x 23 cm; 594 hlm. “JIKA aku tidak bisa menari kan i ramanya, itu bukan revolusiku,” ujar Emma Goldman. Untuk itu, anak-anak revolusi p e r n a h me n g h i m p u n nyali dan massa, melawa n da n d i bu r u-bu r u penguasa diktator, jatuh cinta, bersama-sama memecahkan misteri Indonesia melalui pola dan angka, atau belajar dari pem i mpi n-pem i mpi n dunia demi revolusi yang mereka yakini. Ini adalah kisah nyata mereka, sebagaimana yang telah dialami dan disaksikan oleh Budiman Sudjatmiko. n

Rahasia-Rahasia Ali Moertopo Tim Buku Tempo KPG, 2014 16 x 23 cm, xii + 163 hlm. MENGAWALI karier mil iter s e b a g a i s e r d adu Belanda, A l i Moer topo adalah simpul penting Soeharto dan politik Orde Baru. Dia intel, aktivis, dan pol it i k us u lu ng. Ali Moertopo membuka jalan bagi kekuasaan Soeharto. Dia meremukkan demokrasi justru ketika Indonesia tengah meninggalkan otoritarianisme Bung Karno. Ia menggelar pelbagai operasi khusus: membabat partai politik untuk membesarkan Golkar, menciptakan fobia pada Islam dengan merangkul kelompok Islam radikal. Ali membuat politik tampil dalam wujud yang paling suram: kasak-kusuk dan adu domba. Menjalani hidup yang penuh misteri, Ali tersingkir di babak akhir. Ia menyerah kepada serangan jantung keempat di meja kerja. Kisah tentang Ali Moertopo merupakan jilid ketiga seri Tokoh Militer yang diangkat dari liputan khusus majalah Tempo, Oktober 2013. n

±

n ANTARA/AGUS BEBENG

PEREBUTAN KEKUASAAN. Salah satu adegan pementasan Kelompok Teater Payung Hitam berjudul Masbro dengan sutradara Rachman Sabur, adaptasi dari Machbett karya E. Ionesco, di Gedung Kesenian Sunan Ambu STSI Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/4) malam. Pementasan hasil kerja sama Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman-Kemendikbud dan Teater Payung Hitam ini menceritakan perebutan kekuasaan antara pemimpin yang dibalut dengan intrik dan skandal.

CMYK

Satire dan Sindir Syaiful Irba Tanpaka SYAIFUL Irba Tanpaka adalah seorang penyair. Namun, kali ini dia menerbitkan buku kumpulan cerpen bertitel Dunia yang Tidak Pernah Menjadi Tua yang memuat 14 cerpen yang ditulisnya dalam rentang waktu 24 tahun (1989—2013). Mengingat ini buku kumpulan cerpen pertamanya, maka kurun waktu 24 tahun dengan jumlah cerpen 14 buah mengisyaratkan bahwa Syaiful bukanlah cerpenis yang prolifik. Namun, untung saja Syaiful masih bisa menulis cerpen. Saya menduga dunia puisi yang menuntut poetika telah menyitanya sedemikian rupa sehingga tak berminat menggarap prosa, dalam hal ini cerpen. Kasus begini banyak dialami para penyair. Bahkan, latar belakangnya sebagai penyair masih amat mewarnai penulisan cerpen-cerpennya yang puitis lagi bernas. Coba perhatikan bagian dari dialog pada halaman 3 antara tokoh Aku dan Edelweis dalam cerpen Edelweis ini: “Aku seorang pengarang. Seorang yang menggunakan teknologi imajinasi, intelektual dan energi kreatif untuk menangkap nilai-nilai yang tak terjelajah awam.” “Ih, sombong deh!” “Maaf. Aku hanya ingin mengatakan bahwa dirimu merupakan misi kebudayaan dari visi kehidupan ayahmu.” Dialog dengan pemikiran berat itu keruan saja ditanggapi dengan enteng oleh Edelweis yang bukan berasal dari dunia pengarang, “Oh ya? Tapi bisa enggak omonganmu yang ringanringan saja.” Maka melalui tokoh Aku Syaiful membelokkannnya secara tajam dengan meringankan dialog, “Bisa! Berapa nomor HP kamu?” Peringanan dialog tetapi tetap efektif karena melalui jawaban atas pertanyaan itu komunikasi dapat

Dunia yang Tidak Pernah Menjadi Tua Syaiful Irba Tanpaka Siger Publisher, Desember 2013 120 hlm. terus berlangsung antara tokoh Aku dan Edelweis yang tinggal berlainan kota. Keduanya berkenalan saat tokoh Aku mengikuti sebuah pertemuan kebudayaan di sebuah kota. Edelweis adalah seorang mahasiswi yang saat itu bertugas sebagai leader officer (LO) yang memandu para peserta. Dunia gemerlap (dugem) dibidik Syaiful sebagai tema cerpen-cerpennya seperti tampak pada cerpen Dunia yang Tidak Pernah Menjadi Tua, Tubuh Kinan, Nuri yang Terbang. Tema lain adalah kebebasan berekspresi yang muncul dalam cerpen Surat, perebutan kekuasaan dalam cerpen Warahan Negeri Awan, kemiskinan dan peng­ halalan segala cara untuk bertahan hidup di metropolitan dalam cerpen Bongkot dan Rampok. Dari ke-14 cerpen yang terkuat

±

adalah Bongkot dan Rampok. Keliaran imajinasi terasa pada kedua cerpen itu sehingga bernilai sastrawi. Keliaran imajinasi itu berhasil dikendalikan Syaiful hingga membangun cerita dramatis yang enak dibaca meskipun kadangkala bergenre absurd, alih-alih realisme. Cerpen Bongkot melukiskan pertemuan tokoh Aku bernama Tangguh dan Bongkok di kota metropolitan. Keduanya bersahabat selagi tinggal di kampung 9 tahun lalu dan bekerja sebagai buruh di kebon kopi Juragan Isa. Pertemuan tak sengaja itu terjadi di depan pertokoan ketika Tangguh dikejutkan oleh seorang pengemis invalid yang memanggil namanya dengan suara cedal, “Ghrruh! Thrangghruh!” Tangguh lebih terkejut lagi saat mengetahui sosok orang yang memanggilnya. Tubuhnya invalid, matanya cuma sebelah, hidungnya ke­ rompong, daun telinganya tidak ada, tangannya yang sebelah kiri buntung, begitu juga dengan kaki sebelah kanannya. Rupanya dia sudah menjual satu per satu anggota tubuhnya kepada orang kaya di ibu kota yang suka membeli anggota tubuh manusia untuk dijadikan koleksi. Pertemuan kembali terjadi setahun kemudian di tempat yang sama. Kali ini Bongkot berwajah tampan dengan kacamata hitam yang modis, memakai jas dan dasi, serta bermobil. Tangguh tak lagi mengenalinya kecuali setelah diperlihatkan tanda hitam serupa Pulau Sumatera di dada temannya seperti yang terjadi pada pertemuan pertama. “Lihatlah aku! Lihatlah kawan! Bongkot yang sekarang bukan lagi Bongkot yang dulu. Ini metropolitan, Bung! Semua bisa terjadi di sini, ya, semuanya!” Perubahan pada diri Bongkot itu

terjadi setelah dia menjual hati nuraninya kepada seorang konglomerat yang ingin bertobat. Dengan harta kekayaan itu Bongkot membeli anggota tubuhnya yang baru dan menikmati impiannya sepuas-puasnya sebagai pengusaha kaya raya. Pada puncaknya, Tangguh menyadari temannya sudah tak punya hati nurani dan ini membuatnya mual. Tangguh meminta Bongkot menghentikan mobilnya dan segera turun dari mobil mewah itu yang sedianya akan membawa mereka ke tempat yang paling mewah di ibukota. Tak pelak lagi, Syaiful sedang menyodorkan satire lewat cerpen bagus ini. Satire adalah karya sastra yang dimaksudkan untuk mencemooh, nista, atau perasaan muak terhadap penyalahgunaan dan kebodohan manusia serta pranatanya; tujuannya mengoreksi penyelewengan dengan jalan mencetuskan kemarahan dan tawa bercampur dengan kecaman dan ketajaman pikiran. Satire juga disodokkan Syaiful dalam cerpen Rampok. Uniknya, sang perampok tidak merampok harta bendanya, tetapi merampok dirinya. Pada penutup cerpen itu Syaiful menulis: Sejak kejadian malam itu, keesokan harinya Bongkot pergi ke kantor de­n gan membawa rampok dalam dirinya. Ia siap merampok milik siapa saja. (hlm 88). Bukankah ini sindiran tajam terhadap para koruptor! Sementara itu, cerpen Dunia yang Tidak Pernah Menjadi Tua, Edelweis, dan Helma yang mengambil corak realisme hemat saya masih terkate­ gori sastra remaja (teenlit). Namun, tetap saja Syaiful menembakkan pelor sindirannya. n Iwan Nurdaya-Djafar, pembaca buku

CMYK

±


±

CMYK

±

CMYK

±

sastra minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

21

Suara yang Memanggil-manggil Cerpen Adi Zamzam

S

UARA itu seringnya terdengar begitu jauh sekali. Sayup-sayup, seperti berasal dari arah ujung yang paling ujung. Suara itu takkan terdengar saat telinga berada di tengah-tengah suara bising. Karena itulah pemuda ini memiliki tabiat aneh. Kadang, ia sengaja menyepi ke tengah laut hanya demi mendengar suara itu. Bahkan terbersit pula keinginan dalam hatinya untuk mencari muasal suara itu, meski harus mengarungi samudera sekalipun. Ia tidak pernah bisa mendefinisikan seperti suara apa suara itu. Suara itu terdengar begitu nikmat. Mengalahkan nikmatnya alunan musik dangdut yang paling disukai oleh para nelayan di kampung itu. Begitu halus, mampu menelusup ke yang paling dalam. Hangat. Tak terbendung. Seperti memanggil-manggil dan ingin mendekap. Setiap suara itu datang, semua masalah yang bersesakan dalam dada dan semua yang berisik di dalam kepala akan langsung mengendap. Suara itu seperti pusaran yang mampu membeningkan segala yang keruh, menenangkan segala yang riuh, dan mendinginkan segala yang api. *** Subuh benar. Sail sudah terlihat sibuk sendiri di dapur. Ia merasa perjalanan kali ini sepertinya akan lama—yang mungkin akan memakan waktu beberapa hari. Karena itulah pagi itu ia menyiapkan bekal sendiri. Dalam segala hal, Sail selalu berusaha tidak ingin membuat emaknya yang sudah janda itu kerepotan. Umurnya sudah kepala enam. Umur yang menurut Sail seharusnya sudah menjadi milik penuh si pemilik umur. “Sebenarnya apa yang kau cari, El?” tanya emak Sail yang berdiri di ambang pintu penghubung dapur dengan ruang tengah. Hanya suara kesibukan Sail yang menjawab. “Apa kau tak dengar perkataan orang-orang mengenai kelakuan anehmu itu?” Masih hanya suara kesibukan Sail yang menjawab. Dalam diamnya itu Sail berpikir, emaknya berkata demikian mungkin karena telinganya menangkap omongan semua orang. Beda dengan dirinya yang akan langsung tuli ketika suara yang memanggilmanggil itu terdengar. Telinganya hanya akan mendengar suara itu. Meski suara lain justru lebih jelas terdengar di telinga orang lain. “Bagaimana pikiran Emak bisa tenang jika dirimu seperti itu? Jangan sia-siakan umurmu, Nak. Kenapa kau tak ikut kakakmu Sarmin saja?” Sarmin adalah kakak sulung Sail yang telah menjadi sebuah cerita nelayan sukses di kampung itu. Tapi Sail tak pernah merasa menyia-nyiakan hidupnya. Ia justru merasa tersia-sia oleh hidup saat ia mengikuti jejak kakakkakaknya. Ketika suara emaknya terdengar semakin berisik saja, Sail pun gegas bangkit. Semua bekal telah siap. “Sail berangkat, Mak,” sambil menenteng semua kebutuhan yang akan dimasukkannya ke perahu. “Sebenarnya apa yang kau cari, El? Sampai kapan kamu akan seperti itu?” Sebelum pertanyaan-pertanyaan emaknya me-

manaskan isi kepala, Sail telah sampai ke perahunya yang tertambat di bawah pohon cemara laut tak jauh dari rumahnya. Perahu warisan bapaknya itu pernah hampir dijual emaknya setelah tiga kali selama tiga hari membawa Sail entah melaut ke mana. Tapi kemudian urung karena perempuan itu masih menaruh harapan bahwa suatu hari nanti Sail akan berhenti dari kebiasaan buruknya itu dan berubah menjadi seorang nelayan yang baik. Beberapa orang menyapa dengan pertanyaan basabasi ketika melihat Sail menyeret perahunya. Pertanyaan-pertanyaan remeh yang sebenarnya tak penting, namun kadang membuat Sail terus bertanya kepada dirinya sendiri. Bahkan saat ia sudah mengapung di laut. “ M au c a r i i k a n k e mana sih, El?” “Berbu r u paus ya, El?” “Kalau sudah dapat putri duyung, segera bawa pulang ya, El.” Dan keti ka Sai l telah benar-benar jauh dari daratan, mema ng ta k ada yang dilakukannya selain diam, membi a r k a n s u a r a i t u kem ba l i men g u s i k heningnya, dan lalu segera mengayuh perahu menuju suara itu, suara yang memanggil-manggil itu. *** Kisah pertama yang dialami Sail ketika mencari muasal suara itu terjadi sekitar satu setengah tahun silam. Tiga bulan persis setelah kematian bapaknya yang akibat angin duduk—sesuatu yang kerap dituduh sebagai penyebab kematian tiba-tiba di perkampungan nelayan itu. Sepeninggal bapaknya ia memang kerap seperti ini. Mengayuh keras-keras perahunya seperti orang kesetanan. Tak tahu tujuan. Lalu tiba-tiba saja ia sampai pada sebuah pulau yang mereka sebut Pulau Fakir. Di Pulau Fakir, perbedaan antara si kaya dan si miskin seperti jurang yang menganga dalam. Yang miskin, karena saking miskinnya, waktu mereka habis demi mencari uang dan uang. Yang kaya, karena saking kayanya, banyak yang berlagak bak dewa yang sering pamer kekuasaan. Tempat pelacuran dan tempat perjudian menjamur di mana-mana. Banyak si miskin yang coba mengadu nasib di tempat-tempat semacam itu. Banyak pula hartawan yang mengumbar nafsu di tempat-tempat semacam itu. Sail pernah coba tinggal di pulau kecil itu selama tiga hari tiga malam. Tentu saja sambil mencari sumber suara yang menjadi tujuannya, yang semula ia

sangka berasal dari pulau itu. Ia telah menyusuri dari ujung barat ke ujung timurnya, dari ujung selatan ke ujung utaranya. Namun suara itu justru tak terdengar lagi. Yang ada hanyalah suara kesibukan dan riuh rendah kehidupan para penghuni pulau. Di tengah-tengah bising kehidupan orang-orang Pulau Fakir itu, Sail sering dicekam kesepian. Ia sering merasa kehilangan dirinya sendiri, sama seperti ketika ia masih berada di rumah. Bukan karena ia tak nyaman dengan pemandangan kaum miskin Pulau Fakir yang begitu menyedihkan. Toh ia terlahir dari sebuah keluarga miskin juga. Keha mpaa n nya juga bu k a n disebabkan kemuakannya saat melihat kepongahan kaum kaya Pulau Fakir dalam menikmati kekayaannya. Ia hanya merasa tak menemukan sesuatu yang ia cari di pulau itu sehingga ia kemudian menjadi benarbenar bosan. Sekeluarnya dari pulau itu Sail pun kembali terombang-ambing di lautan lepas. Berkali-kali emak nya me nasihati agar kebiasaan buruk i t u

disudahi. Tapi Sai l tak peduli. Pi k ir Sai l, mu ngk i n karena emaknya memandang ha nya da r i lua r saja. Ceritanya pasti akan lain jika perempuan itu mengalami seperti apa yang tengah dialaminya. *** Pulau kedua yang pernah Sail sangka sebagai muasal dari suara yang memanggil-manggil itu adalah Pulau Sirkus. Sebuah pulau aneh yang muncul dari balik kabut. Daratan itu tiba-tiba terlihat ketika Sail merasakan kekosongan yang paling kosong. Saat itu ia kehilangan gairah hidup dan sengaja membiarkan perahu yang menampung tubuhnya bergerak mengikuti ke manapun ombak membawanya pergi. Para penghuninya semakin menguatkan keanehan pulau itu. Seluruh penduduk di pulau itu adalah para pemain sirkus. Bocah-bocah yang beranjak remaja pun sudah dipersiapkan untuk menjadi pemain tertentu. Setiap hari mereka melakukan pawai, memenuhi jalan-jalan di sepanjang pulau itu. Dengan atraksi-

atraksi yang beraneka ragam; ada yang menari-nari, ada yang berjoget liar, ada yang bertingkah seperti badut, ada yang tertawa-tawa dan senang berbicara sendiri di sepanjang jalan, ada yang senang berjalan melompat-lompat dengan satu kaki, ada yang membiarkan kedua matanya terpejam di sepanjang perjalanan, ada yang berjalan dengan mundur seperti undur-undur, ada yang koprol di sepanjang perjalanan, ada pula yang telanjang bulat meski ia tahu banyak mata melihatnya. Sail pernah bertanya kepada beberapa orang di antara mereka. “Mengapa kalian melakukan hal-hal konyol itu?” Apa yang didapat Sail selalu saja pedas, “Goblok!” Sail tidak mengerti. Mengapa ia diteriaki goblok? Benar-benar tak mengerti. Iseng, Sail pernah coba mengikuti pawai itu. Turun ke jalan, ikut berjalan di antara orang-orang konyol itu. Sail kesepian. Di sepanjang jalan Sail berusaha tetap diam dan hanya mengi kuti. Namun, bar u sebentar Sail sudah mulai bosan dan tak nyaman. Ia menggerutu sendiri, mengomentari semua yang terlihat matanya tanpa peduli ada yang menanggapi atau tak, juga kadang berteriak-teriak sendiri demi memecah sepi yang mendekap hatinya. Lama-lama ia merasa konyol. Ia bahkan sering memukul-mukul kepalanya sendiri di sepanjang jalan. Beberapa orang yang sepertinya terlihat peduli pernah menyarankan Sail untuk mengikuti apa yang mereka lakukan. Tapi Sail merasa bahwa itu bukanlah dirinya. Untunglah kemudian ia kembali sadar dan lalu memutuskan keluar dari pawai itu. Sungguh sebuah tempat yang tak ingin ia singgahi lagi. Apalagi suara merdu yang memanggil-manggil itu sirna oleh keriuhan para penduduknya. *** Suara yang memanggil-manggil itu entah dari mana datangnya, dan entah pula mengapa hanya dirinya yang bisa mendengar. Sail pernah menanyakan kepada beberapa orang yang ia jumpai di beberapa pulau yang ia singgahi. Jawaban mereka macam-macam. Ada yang bilang Sail harus berhati-hati dengan bisikanbisikan menyesatkan semacam itu, sampai ada pula yang menduga bahwa suara itu hanyalah kebohongan Sail sendiri. Tapi entah mengapa Sail sangat yakin dengan perasaannya sendiri. Ia merasa, jika kelak berhasil menemukan sumber suara itu, dirinya tak akan beranjak ke mana-mana lagi. Dan Sail merasa bahwa ia harus segera menemukan sumber suara itu. Dan kini, perahu Sail tengah terombang-ambing dalam pencarian itu. Ia tak mau memikirkan harus berapa lama lagi mencari. Tak peduli akan kesasar ke pulau-pulau aneh lagi. Yang ia ingini hanya segera memenuhi suara yang memanggil-manggil itu agar segera sampai ke sana. “Sebenarnya apa yang kamu cari, El? Sampai kapan kamu akan seperti itu?” Tak ada yang bisa mendengar suara yang terus memanggil-manggil itu. Tak ada. Selain Sail seorang diri. n Kalinyamatan – Jepara, 2013.

Sajak-sajak Robi Akbar Warahan dengarlah tabuhan cetik dan kendang ini akan aku ceritakan kepadamu sebuah kisah tentang perang saudara bukan ini bukan kisah mahabarata yang berselisih lantaran kekuasaan ini kisah tentang perang saudara yang tersulut lantaran hasut yang terlalu deras tercerap dan tanpa sadar telah membuat mata dan hati sasap hari itu kalianda berdarah kampungkampung dibakar dendam orangorang dengan parang digenggam dengan dada terbakar amarah mengayunkan kebencian rumahrumah hangus rata tanah anakanak menangisi kakak lelaki dan bapaknya yang mati perempuanperempuan muda menangisi kekasihnya seorang ibu menjadi gila anak dan suami tiada ia menjerit “hei mengapa kalian bunuh saudara sendiri” lalu tertawa geli ia tak per nah tahu apa kesalahan anak dan suaminya terakhir ia dapati dua jasad itu terbujur kaku seperti cangkul di sebelahnya darah ia mencium anyir darah bercampur lumpur dan sisa kenangan pagi

±

sebelum mereka berangkat ke sawah jangan jangan cari siapasiapa untuk dijadikan kambing hitam sebab ini bukan karena siapa salah dan siapa benar dengarlah tabuhan cetik dan kendang ini bi’14

Ingin Pulang hujan turun rintiknya yang berjatuhan memetik berjuta kenang tentang resah bayang rumah wajah emak juga abah yang selalu menuntun langkah dan keinginanku tuk pulang di kota ini selalu kusaksikan kaki-kaki peradaban berpatahan disapu angin dan kecurangan tangan-tangan menggali lubang-lubang sunyi menggali kubur bagi tradisi di sini orang-orang selalu lekas bergegas entah ke mana di setiap simpang saling tikam lorong-lorong hitam nasib semakin kelam hujan turun rintiknya yang berjatuhan mengarus di jalan-jalan

CMYK

menyusur ganggang lengang kenyataan tak pernah seindah seperti yang kita bayangkan di kota ini kalau ingin bertahan asah pikir setajam belati dan bersiaplah menikam atau ditikam jangan jangan pernah tujukan belasmu sebab itu akan membunuhmu hujan turun rintiknya yang berjatuhan menjadi bah membanjiri berbagai kisah keluh dan kesah tentang orangorang lemah yang tenggelam ditelan kecurangan nasib dan kenyataan yang semakin kelam hujan turun rintiknya yang berjatuhan menuntunku pulang bi’14

Menatap Lemari Makan Tak Berisi hari ini orang-orang akan pergi meninggalkanku entah ke mana mereka membawa entah apa setumpuk kecamuk pikir atau segumpal sakit hati aku tak tahu yang jelas dari wajah-wajah yang terlihat sekilas sebelum beranjak mengayunkan langkah pertamanya nampak perasaan kecewa entah pada apa

±

perasaan sia-sia entah karena apa di rautnya garis-garis luka malang melintang seenaknya hari ini orang-orang akan pergi dan aku seperti kanak yang menatap lemari makan tak berisi ibu mati dan bapak berniat bunuh diri bi’14

Arus yang Berbisik seperti suara bisik yang perlahan menghanyutkan waktuku arus itu meriak di batu-batu menyusur jalan yang tak pernah meninggalkan jejak baginya dibawanya seluruh bayang yang mengendap dalam ingatan tentang tanah moyang dan segala tradisinya yang semakin gersang arus yang berbisik ke muara manakah resah tujumu meliuk di setiap tikung melompat di setiap jurang lewati malam-malam berlapis kabut ke laut alirmu semakin kalut bi’14

Robi Akbar, lahir 3 Oktober 1978. Pernah bergiat di Teater Satu Lampung. Sekarang lebih memilih menulis saja.

CMYK

±


±

±

CMYK

CMYK

ILMU Minggu, 4 mei 2014

LAMPUNG POST

TEKNOLOGI 22

Menyortir Biji, Menyesap Kopi Kopi yang nikmat disesap ternyata ada rahasianya. Salah satunya di teknik penyortiran. Kalau dulu manual, kini dengan teknologi, kualitas biji kopi bisa disigi sejak awal. Dian Wahyu Kusuma

K

OPI memang bisa diminum kapan saja. Namun, kebanyakan orang me� nyesap secangkir minuman ini kala pagi. Ada efek psikologis tersendiri jika pencandu kopi sudah menikmati nikmatnya minuman ini. Namun, tahukah kita, kenikmatan minuman ini ditentukan dari kualitas biji kopi? Penyortiran biji kopi, sebagai tahap awal pen� golahan, umumnya belum efektif dilakukan. Cara yang dilakoni para pengumpul masih tra� disional. Ini butuh waktu yang lama. Adalah Imam Sofi’i, dosen Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Lampung, menemukan cara menyortir biji kopi lewat citra digital dan jar� ingan saraf tiruan. Imam mengklaim cara ini bisa memudahkan penyortiran dengan tingkat akurasi 72,6 persen. Imam menjelaskan c������������������������� ara tradisional punya ke� mungkinkan salah akibat kelelahan.  “Namun, dengan alat ini, grade alias kualitas kopi bisa ter� lihat di depan layar komputer,” kata Imam, Rabu (30/4), di ruang kerjanya. Imam bilang kopi kualitas ekspor butuh grade yang baik. Sebab, harganya memang dipatok tinggi. Kopi dengan grade yang buruk, nilai jual� nya turun.  Karena itu, ���������������������� Imam berinisiatif mem� buat alat yang bisa menyortir secara otomatis grade kopi lewat komputer melalui tesisnya pada 2005 lalu tentang penentuan mutu biji kopi ekspor menggunakan teknik pengolahan citra. Imam ingin mengidentifikasi jenis-jenis cacat dan menentukan mutu kopi dengan memanfa� atkan teknologi pengolahan citra digital dan ja� ringan saraf tiruan (JST). Caranya, gambar atau citra biji kopi diambil menggunakan kamera digital dan diolah menggunakan program pen� golah citra. Model JST dibuat menggunakan 10 parameter input. Tugasnya, mensinyalir 26 para� meter output (jenis cacat). Jenis-jenis cacat yang sudah diperoleh itu selanjutnya dipakai untuk menghitung nilai cacat dan kemudian dipakai untuk menentukan mutu berdasarkan SNI yang sudah ditetapkan. Menurut SNI Biji Kopi Nomor 01-29071999, mutu kopi dibagi menjadi tujuh tingkatan: mutu 1, mutu 2, mutu 3, mutu 4a, mutu 4b, mutu 5, dan mutu 6. Mutu tersebut ditentukan berda� sarkan jumlah nilai cacat dari contoh kopi yang dianalisis.  Jumlah nilai cacat dari kopi ditentu� kan oleh jenis cacat. Setiap jenis cacat memiliki nilai cacat tertentu. Penentuan nilai cacat dila� kukan secara visual oleh manusia yang terlatih dengan mengambil 300 gram contoh kopi untuk dianalisis. 

Penelitian Imam dilaksanakan beberapa ta� hap, di antaranya tahap persiapan, pengambilan gambar, pengolahan citra, pembuatan model JST, dan pengujian model JST dalam menentu� kan mutu biji kopi. Pada tahap persiapan, dipilih biji kopi bagus dan biji cacat sesuai dengan ketentuan SNI Biji Kopi.  Setiap jenis cacat, termasuk biji kopi ba� gus, dipilih 50 buah untuk pelatihan model JST dan 25 buah untuk pengujian model JST. Tahap selanjutnya pengambilan gambar atau citra, da� lam hal ini digunakan ukuran frame foto 320 x 240 piksel (113 x 85 mm) yang berisi gambar biji kopi sebanyak 25 buah.  Imam mengatakan ka� mera 1,3 megapiksel sudah cukup untuk menginput data. Syaratnya, jarak kamera terhadap objek biji kopi 170 mm, latar belakang objek adalah ker� tas warna putih, sedangkan untuk penerangan objek digunakan 2 buah lampu TL 20 W.  “Agar cahaya luar tidak memengaruhi objek, diguna� kan styrofoam sebagai penutup ruangan foto,” kata Ketua Jurusan Teknologi Pertanian Politek� nik Negeri Lampung ini. Setelah foto atau citra biji kopi bagus, kopi cacat, dan benda asing diperoleh, tahap selan� jutnya mengolah foto tersebut menggunakan program pengolah citra untuk mendapatkan data-data numerik  luas, panjang, roundness, compactness, indeks merah, indeks hijau, indeks biru, hue, saturasi, dan intensitas. Hasil validasi menunjukkan model JST yang dibuat memberi� kan akurasi pendugaan jenis cacat pada biji kopi sebesar 72,6%.   Tentang Kopi Kopi jenis robusta tumbuh di dataran ren� dah. Kopi jenis ini banyak terdapat di Lampung, Bengkulu, dan Sumsel. Menurut Imam, umumn� ya kopi dipanen saat warnanya hijau. Padahal, jika dipanen saat berwarna merah, mutunya le� bih bagus. Menurut Imam, banyak petani takut kopinya diambil orang jika sudah merah. Maka itu, sedari hijau sudah dipetik.  Kopi yang dipanen, lalu dijemur di atas terpal, lantai semen, atau tanah. Setelah seminggu, biji mulai kering. Kemudian kopi dipisahkan dari kulitnya menggunakan mesin pemisah. Kopi langsung dijual ke pedagang pengumpul, peda� gang besar, untuk disalurkan ke eksportir. “Bi� asanya grade kopi masih asal-asal saja, warna hitam, cokelat, pecah, keriput, kopi lubang satu dan dua, separuh pecah, ada juga yang masih campur kulit,” katanya. Petani harus memisahkan kopi berdasarkan

ukuran. “Memisahkan kopi sebanyak itu pasti capek juga, orang juga nanti tidak konsisten, lewat program ini bisa dikuantitatifkan, prin� sipnya seperti scan wajah atau mesin sidik jari,” kata lelaki kelahiran Malang, 1967 ini. Meski demikian, alat ini belum sepenuhnya diaplikasikan di masyarakat.  Imam ingin me� ningkatkan akurasi data yang dihasilkan karena masih di bawah 90%.  Alat ini sasarannya menggantikan fungsi ma� nusia di eksportir.  “Kita bisa memanfaatkan teknologi canggih. Yang penting ada kamera. Masukkan file-nya ke komputer dengan program data,” kata Magister Ilmu Keteknikan Pertanian, IPB, ini. Imam mengatakan kendala di alat ini, pengambilan gambar harus dilakukan dua arah, yakni di sisi atas dan bawah biji kopi. Alternatif ke depannya ia bisa menggunakan kaca bening supaya kopi bisa difoto dua kali pada atas dan bawah. Selain itu, akurasi pendugaan jenis cacat pada biji kopi masih 72,6%, perlu ditingkatkan lagi menjadi 90%.  Imam menyimpulkan penentuan jenis cacat biji kopi ekspor dapat dilakukan mengguna� kan kamera digital dengan teknik pengolahan citra.  Penentuan mutu tergantung dari hasil pendugaan jenis cacat oleh model JST yang dibuat. Program yang  dibuat dapat digunakan untuk menentukan mutu kopi dengan akurasi penduga­an rata-rata 72,6%. (M2)

dianwahyu@lampungpost.co.id

Biodata.

Nama: Imam Sofi’i, S.T.P., M.Si. Kelahiran: Malang, 30 Desember 1967 Email: Imam.soffii@polinela.ac.id Ponsel: 0821 3939 0868 Pendidikan: S1 Mekanisasi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang (Uji  Alat Penyiang Mekanis dan Pengolahan Tanah pada tanaman Kapas) S2 Ilmu Keteknikan Pertanian, IPB-Bogor (Pemutuan Biji Kopi menggunakan Image Prosesing dan Jaringan Syaraf Tiruan) Pekerjaan: Dosen Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Lampung Ketua Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Lampung

±


CMYK

±

CMYK

±

±

PERJALANAN Minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

23

±

±

Pentas Satwa,Wahana Baru

Lembah Hijau

Taman Wisata Lembah Hijau di Bandar Lampung kembali menghadirkan wahana baru, yakni pentas satwa. Wahana ini menghibur sekaligus mempunyai nilai edukasi.

±

Iyar Jarkasih

A

MPHITHEATRE atau tempat pertunjukan dengan luas 1.000 meter itu megah berdiri di tengah areal Taman Satwa Lembah Hijau, Bandar Lampung. Sent u han arsitek t u r menawa n seper t i ukiran tebing bebatuan dan tenda raksasa ber u k u ran 1.350 meter, mem buat lokasi yang bakal dijadikan tempat pentas berbagai satwa pintar ini menjelma layaknya sebuah wahana modern berkelas dunia. Lokasi pertunjukan yang merupakan salah satu wahana rekreasi baru di Lembah Hijau ini semakin sejuk dipandang mata. Pasalnya, nuansa alam masih terasa sangat kental. Ya, rindangnya pepohonan yang mengelilingi areal ini semakin membuat Amphitheatre pertama dan terbesar di Sumatera ini terasa semakin eksotis. “Kami sengaja membuat tempat pentas satwa ini senyaman dan seindah mungkin. Bahkan, untu k tenda penutup penonton, kami datangkan langsung dari China. Kami ingin menghadirkan rekreasi baru yang sarat edukasi sehingga bisa membuat masyarakat Lampung bangga memiliki tempat wisata seperti yang ada di sini,” kata M. Irwan Nasution, komisaris utama Taman Satwa Lembah Hijau, Minggu (27/4). A mph it heater yang konon mampu me nampung 600 pasang mata ini merupakan salah satu bagian dari wahana terbaru yang berada di areal Taman satwa Lembah Hijau seluas kurang lebih 14 hektare. Tempat pentas satwa yang rencananya bakal dibuka untuk umum pada pertengahan Mei 2014 ini nantinya menampilkan berbagai kreativitas dan kemampuan satwa yang menggemaskan. Sebut saja di antaranya burung kakaktua dan makau yang akan menunjuk kan trik bermain dadu, naik sepeda, menari hingga mengantar surat. Ada pu la l i nsang yang akan mem ber ikan hi buran seper ti bermai n bola, mendorong sepeda, membuang sampah pada tempatnya, menai k kan bendera, menari, tepu k tangan h i ng ga ber ma i n basket. Tidak hanya itu, ada juga penampilan orang utan yang akan bermain sepeda, sulap bola, naik skuter, dan kiss bye. Pentas satwa di Lembah Hijau ini juga bakal menampilkan pertunjukan dari beruang, seperti menangkap bola, bermain gitar, naik sepeda, bermain hulahop, push-up hingga mengangkat besi. “Dalam setiap pentas, durasi waktunya sekitar 45 menit. Setiap hari rencananya ada empat kali pertunjukan,” kata Irwan. Irwan mengakui konsep taman satwa ter-

±

±

CMYK

masuk pentas satwa yang bakal dihadirkan di Lembah Hijau itu dibuat dengan merujuk dari berbagai tempat wisata nasional dan internasional, seperti di Singapura. Di tempat w i sata i n i , la njut I r wa n, keberad aa n t a ma n s at wa d i bu at seper t i l ay a k ny a h a b i t at a s l i s at w a de n g a n mengedepa n k a n pr i n sip -pr i n sip a nimal welfare. Dengan begitu, satwa-satwa dapat terbebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari rasa sakit dan penyakit, bebas untuk berperilaku normal, serta bebas dari rasa takut dan tekanan. “Kehadiran taman satwa dan arena pentas ini bertujuan memberikan hiburan berbeda dengan bermuatan edukasi bagi masyarakat, terutama anak-anak. Di sini, pengunjung dapat menambah informasi tentang satwa dan bisa mengamati kehidupan satwa yang sengaja kami rawat dengan baik di Lembah Hijau,” kata Irwan. P e n a s a r a n de n g a n k e m a mp u a n p a r a satwa yang akan tampil di pentas tersebut, Lampung Post pun diberikan kesempatan untuk melihat langsung satwa-satwa tersebut dilatih. Salah satunya, kami disuguhkan penampilan burung makau dan kakaktua. Satwa-satwa ini mampu bermain sepeda, membuka kotak bertuliskan selamat datang, bahkan mampu bermain di atas bola dengan sangat lihai. Fantastis, seru dan benar-benar menggemaskan. Usai melihat para satwa berlatih, kami pun diajak berkeliling di Taman Satwa Lembah Hijau. Ternyata tidak hanya Amphitheater yang membuat kami terpukau, di tempat ini juga banyak wahana-wahana satwa lainnya yang luar biasa bagusnya. Sebut saja salah satunya taman burung. Di areal berukuran 29 x 48 meter dengan tinggi 12 meter ini berbagai aneka burung hidup dengan bebas. Suara berbagai jenis bur ung sal ing bersahutan dengan riang. Mereka terbang dengan bebas persis seperti di habitat aslinya. Hewan-hewan ini seolah tidak pernah merasa takut. Mereka bahkan tidak sungkan untuk sesekali hinggap di tangan dan di kepala para pengunjung yang datang. Menurut Irwan, hewan bersayap tersebut memang sengaja dibiasakan hidup dengan alam. Namun, naluri dan sensitifnya sebagai hewan tetap terjaga dengan baik meskipun mereka terasa lebih akrab dengan manusia. Kawasan taman burung ini merupakan salah satu arena unggulan selain Amphitheater yang menjadi bagian dari kegiatan pelestarian dan konservasi satwa yang di kembangkan Lembah Hijau. Para pengunjung taman burung, juga bisa melihat dan bercengkerama bersama satwa

±

dengan nyaman. Tekstur areal ini pun dibuat layaknya tempat wisata berkelas dunia. Selain bisa berjalan kaki di areal bawah, pengunjung bisa menikmati keindahan aneka ragam jenis burung melalui jalan khusus yang dibuat seperti jembatan dengan ketinggian sekitar 2,5 meter dari atas tanah. Selain taman burung dan Amphitheater, kami juga diajak melihat berbagai satwa unik dan langka yang ada di Taman Satwa Lembah Hijau, seperti orang hutan, burung pelikan, rusa, banteng, buaya, beruang madu, dan siamang. (M1)

±

iyar@lampungpost.co.id

FOTO-FOTO:dokumentasi

±

CMYK

±


desain Minggu, 4 mei 2014 LAMPUNG POST

24

Merawat Eksotisme

Rumah Bali di Lampung Rumah tak sekadar tempat melepas penat dan bercengkerama dengan keluarga. Nilai religiositas dan ikhtiar merawat tradisi leluhur tetap menjadi perhatian. Meza Swastika

A

RSITEKTUR rumah Bali tak semata kental dengan ukiran dan ornamen patung. Pada masyarakat Bali, ada aturan turun-temurun yang wajib ditaati oleh masyarakat dalam membangun hunian sebagai sebuah simbol. Menurut Kepala Pekon Kiluannegri, Kelumbayan, Tanggamus, Kadek Sukresna, rumah etnik ini memiliki filosofi sesuai dengan Asta Kosala Kosali. Maknanya, tata letak sebuah bangunan harus menganut tiga unsur: pawongan atau manusia, pelemahan atau lokasi, dan parahyangan. Ukiran pada bangunan, gapura candi, atau Kori Babetelan hingga ruang istirahat atau balai bengang mengandung makna syukur kepada Sang Pencipta. Pada rumah Kadek Sukresna ini, misalnya, ia tak melepas pakem tentang rumah dalam perspektif Bali. Beberapa sanggar (pura ibadah di halaman rumah) berdiri kokoh sebagai pemaknaan parahyangan sekaligus sebagai tempat beribadah kepada Sang Pencipta. Hal inilah yang menjadikan ciri khas arsitektur rumah Bali yang menjadi bagian dari tradisi, kepercayaan, dan aktivitas spiritual. “Sanggar menjadi kewajiban bagi kami dalam membangun hunian. Karena itu, menjadi simbol rasa syukur kami kepada Pencipta dan para leluhur kami. Untuk itu, setiap rumah Bali, yang utamanya adalah sanggar itu sendiri,” kata Kadek Sukresna. Uniknya, ornamen maupun ukiran di sanggar, gapura candi, maupun di bale bengang dibuat sendiri oleh pemilik rumah. Demikian halnya rumah Kadek Sukresna. Ornamen dan ukiran yang berbahan semen dibuat sendiri olehnya.

FOTO-FOTO : meza swastika

“Ini (membuat ornamen) menjadi keahlian bagi masyarakat Bali, siapa pun masyarakat Bali pasti bisa membuatnya, karena semua itu diawali dari tradisi.” Selain itu, terdapat beberapa identitas khas rumah Bali yang tak ditinggalkan Kadek Sukresna, yakni pendopo atau selasar yang menjadi titik sentral dari rumahnya sebagai tempat bercengkerama dengan keluarga maupun menerima tamu. Pendopo ini kental dengan be ragam ukiranukiran berciri Bali, termasuk ruangan-ruangan yang dipisahkan dengan anak-anak tangga berukuran kecil yang dibiarkan tetap alami. Meski demikian, kediaman Kadek Sukresna yang berhadapan langsung dengan Teluk Kiluan ini tak lagi memisah tiap-tiap ruang­a nnya layaknya rumah Bali pada umumnya. “Konsepnya sudah tidak seperti itu lagi karena sebagai masyarakat kita harus berinteraksi dengan masyarakat sekitar.” (M2)

mezaswastika@lampungpost.co.id


Lampungpost edisi 4 mei 2014