Issuu on Google+

±

±

CMYK

Iklan: (0721) 774111 SMS: 0815 4098 5000 Redaksi (0721) 773888 SMS: 0812 7200 999

Terbit Sejak 1974 Harga Eceran Rp3.000/Eks Sirkulasi: (0721) 788999 Layanan Umum: (0721) 783693

Hlm. 2

Hlm. 10

Ibu dan anak tewas tersambar lokomotif.

±

±

CMYK

Hal. 18

Menjelajahi menu bebek goreng dan bebek gila.

www.lampungpost.com

Manfaatkan balkon dan atap untuk taman.

±

minggu, 2 OKTOBER 2011 | No.12218 | TAHUN XXXVii | 20 HALAMAN

DINAMIKA MASYARAKAT LAMPUNG

Kloter Pertama Berangkat ke Tanah Suci

BURAS H. BAMBANG EKA WIJAYA

Buntut Konflik Pilkada 3 DOB! “KECUALI Tulangbawang Barat yang tak ada masalah menonjol selesai pencoblosan dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB), Pringsewu dan Mesuji justru berbuntut konflik!” ujar Umar. “Pringsewu konfliknya tentang rekap suara di PPS dan PPK! Sedang di Mesuji bertolak dari putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang membatalkan dukungan partai kepada calon pemenang!” “Kasus Pringsewu, meskipun terkesan ‘panas’, kunci penyelesaiannya masih dalam kewenangan KPUD! Yakni dengan penghitung­ an manual semua kotak suara, seperti sedang dikerjakan!” sambut Amir. “Hasil penghitungan manual itulah yang menjadi hasil akhir pilkada, dengan berita acaranya menjadi dasar penerbitan SK KPUD menetapkan siapa pemenangnya! Secara formal keputusan KPUD itu bersifat final! Jika ada gugatan ke pengadilan atau MK, pertimbangan buat pelaksanaan putusan lain itu oleh KPUD diteruskan ke Pemerintah Pusat—Kemendagri! Terserah Kemendagri, putusan mana yang dipakai atau siapa yang dilantik! Itu terjadi pada kasus Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah!” “Lain hal kasus Mesuji, KPUD justru manjadi pesakitan (terhukum)

±

dalam vonis PTUN!” tegas Umar. “KPUD harus melakukan perlawan­ an di Pengadilan Tinggi TUN (PT TUN) sembari menyelesaikan kewajibannya menghitung manual suara hasil pilkada! Berita acara hasil penghitungan suara bukan langsung dijadikan dasar menetapkan pemenang--apalagi dukungan parpol yang dicabut PTUN itu dari calon pemenang! KPUD kabupaten menyerahkan hasil penghitungan suara ke KPUD Provinsi yang bersama KPU Pusat mengambil putusan! Bisa jadi putusannya menunggu hasil PTTUN—yang telah berkekuatan hukum tetap!” “Perlu dipahami, apa yang terjadi di Pringsewu maupun Mesuji merupakan proses demokrasi, suatu usaha penyelesaian secara damai konflik politik dengan tarik-menarik kepentingan berbagai pihak yang bertentangan!” timpal Amir. “Untuk itu, pada setiap dimensi dan tahap ada pewenang—kekuasaan yang menentukan! Jadi, beri waktu semua bekerja semestinya dalam kawalan rakyat yang tenang dan kondusif!” “Itu makna demokrasi dalam skala luas, tata kelola negara berorientasi kepentingan rakyat yang dijalankan secara damai! Artinya, silakan para pewenang menentukan demi yang terbaik bagi rakyat!” tegas Umar. “Bukan berarti tak ada korban, khususnya di antara calon—toh dasarnya slogan, siap tarung harus siap menjadi korban!” ***

OASis

Wortel Perangi Kolesterol

±

Selain baik untuk mata, jus wortel mujarab memerangi kolesterol jahat dalam darah. Wortel merupakan sumber yang kaya antioksidan, dari betakaroten hingga anthocyanindin. Kandungan nutrisi inilah yang membuat wortel memiliki efek menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) atau dikenal sebagai kolesterol jahat. Para ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization di Australia menemukan mengonsumsi jus wortel setiap hari selama tiga minggu dapat menurunkan oksidasi kolesterol jahat LDL. Penemuan ini dipu­blikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (1-10). Menurut penelitian di University of Valladolid, Spanyol, wortel penuh dengan serat larut yang dapat mengurangi kolesterol jahat. LDL adalah jenis kolesterol penting bagi kesehatan jaringan. Namun, jika terlalu besar, dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. (U-1)

n ANTARA

Sejumlah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Hasanuddin mendengarkan bimbingan panitia di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (1-10). Calon haji di embarkasi lain, seperti Jakarta dan Surabaya juga masuk asrama kemarin, sebelum diberangkatkan hari ini (2-10).

Pilkada Mesuji Runyam

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Proses Pilkada Kabupaten Mesuji semakin runyam. KPU Pusat menyarankan KPUD Mesuji untuk tidak banding atas putusan PTUN Tanjungkarang yang meminta KPUD Mesuji mencabut penetapan KhamamikIsmail Ishak sebagai calon kepala daerah Mesuji. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat pleno KPU Pusat di Jakarta, Sabtu (1-10) sore. KPU Pusat mem­ inta KPUD Mesuji tetap melanjutkan tahapan Pilkada Mesuji, termasuk pleno hasil Pilkada Mesuji yang digelar Senin (3-10). “Pilkada ini tidak mungkin set back (kembali ke belakang, red). Jadi KPU harus menjalankan prosedur yang berjalan,” kata Saut yang dihubungi melalui telepon di Jakarta. Sebelumnya, Jumat (30-9), PTUN Tanjungkarang mengabulkan gugatan DPD PDIP Lampung atas keputusan KPU Mesuji yang menetapkan Khama­ mik-Ismail Hasan. Menurut Saut, setelah hasil pleno pilkada ditetapkan, “bola” ada di Mah­

kamah Konstitusi (MK). “Nanti MK yang memutuskan apakah pencalonan itu dianulir atau tidak. MK juga yang memutuskan apakah pilkada ini di­ ulang atau tidak,” kata Saut. Merujuk pada Pilkada Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang juga digugat PDIP, MK memutuskan mengulang pilkada dengan calon yang direko­ mendasikan DPP PDIP. Saat dijelaskan calon yang direkomendasikan DPP PDIP Ruswandi Hasan meninggal dunia sehingga otomatis gugur, Saut enggan berkomentar. Jika KPU menerima putusan MK pilkada diulang, berarti KhamamikIsmail Ishak tidak ikut, karena tidak direkomendasikan DPP PDIP. Di sisi lain, calon yang diusung dan

direkomendasikan DPP PDIP yakni Ruswandi Hasan, wafat pada 15 Sep­ tember 2011. Dengan demikian, tak ada calon PDIP, karena KPUD Mesuji otomotis membatalkan pasangan Ruswandi Hasan-Sariaman. “Yurisprudensinya ada. Kami ikuti prosedur dan yuris­ prudensi. Waktu Pilkada Pati, KPU juga tidak banding,” kata Saut Sirait. Tetap Banding Namun, kuasa hukum pasangan Khamamik-Ismail Ishak, Abi Hasan Muan, mengatakan tetap banding atas putusan itu ke PTUN tingkat tinggi di Medan, Sumatera Utara. Menurut Abi, ada beberapa kejanggalan dari putusan tersebut. Dalam pertimbangannya, hakim me­ nyebutkan pasangan Khamamik-Ismail memenuhi syarat formal. Namun, pada poin lainnya, hakim menyebutkan un­ tuk rekomendasi partai harus dari DPP. Padahal, dalam perundang-undangan jelas disebutkan yang mendaftarkan

AKSESORI

Berlian Perlambang Cinta dan Status Sosial

n LAMPUNGPOST/MG3

PAMERAN RUTIN. Supervisor Diamond House, Veronika, menunjukkan berlian yang dipamerakan di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (1-10). Lampung menjadi lokasi pameran rutin Diamond House karena peminatnya relatif tinggi.

BANDAR LAMPUNG—Berlian bukan sekadar perhiasan. Bagi sebagian orang, kemilau dan keindahannya dijadikan simbol ikatan cinta sejati. Sebagian lagi menjadikannya sebagai simbol status sosial. Apapun alasannya, kini ber­ lian menjadi salah satu per­ hiasan paling diburu. Sejumlah produsen silih berganti mengge­ lar pameran di hotel berbintang, dan tak pernah sepi dari pe­ ngunjung. Lampung memang pasar empuk bagi produsen berlian. Tak hanya pameran, di Ban­ dar Lampung juga terdapat toko khusus berlian, yakni Julia

±

CMYK

Jewellry, di Plaza Central Bandar Lampung. “Pembeli selalu ada meski tidak bisa ditebak kapan waktunya. Kadang bisa seharian kami hanya berdiri tanpa ada pembeli. Kadang juga sampai lelah melayani pembeli,” ujar SPG Julia Jewellry, Maria, Sabtu (1-10). Tingginya minat pembeli di Lampung dibenarkan Supervi­ sor Diamond House, Veronica, yang kini menggelar pameran di Hotel Novotel Lampung. Menurut dia, Diamond House rutin menggelar pameran dua kali dalam setahun. Meskipun tidak menyebutkan angka pasti, menurut Veronica,

±

transaksi yang dicatat selama pameran empat hari mencapai ratusan juta rupiah. Biasanya konsumen membeli cincin de­ ngan harga rata-rata Rp10 juta hingga Rp50 juta. Perhiasan merupakan pe­ lengkap vital, khususnya bagi perempuan. Perhiasan bahkan merupakan salah satu pakaian yang ditonjolkan untuk me­ nentukan status sosial. Namun, menurut desainer Aan Ibrahim, bukan berarti semua perhiasan harus dipakai dan terkesan glamor. “Harus disesuaikan dengan pakaian dan situasi,” kata Aan Ibrahim. (KIM/NOV/U-1) PENJUALAN BERLIAN Hlm. 2

adalah pengurus partai setempat. Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Ferdy Gunsan mengatakan pihaknya belum akan me­ nyelamatkan Khamamik dari keputusan PTUN Tanjungkarang tersebut. Menu­ rut Ferdy Gunsan, sampai kini PDIP masih tetap pada pendirian awal bahwa calon bupati Mesuji yang didukung PDIP adalah Ruswandi Hasan. Saat Ruswandi meninggal dan Khamamik unggul perolehan suara, kata Ferdy, PDIP tidak serta merta mengalihkan dukungan ke Khamamik. “Kami tetap menegakkan wibawa partai dong. Kalau persoalan PTUN, itu mekanisme hukum yang harus di­ ikuti,” kata Ferdy melalui ponselnya. Calon bupati Mesuji Khamamik mengatakan putusan PTUN ini aneh. Dia menuturkan dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 disebutkan keputusan KPU soal penetapan calon bersifat final dan mengikat. Dengan demikian, yang menjadi keputusan KPU tidak bisa diganggu gugat. (LIN/KIS/U-1)

±

MUSIBAH CASA 212-200

Seluruh Korban Tewas, Evakuasi Sulit

MEDAN (Lampost): Seluruh penumpang dan kru pesawat Casa 212-200 milik PT Nusan­ tara Buana Air (NBA) yang berjumlah 18 orang dipastikan tewas. Meskipun dapat men­ capai lokasi jatuhnya pesawat di Gunung Kapur, Kabupaten Langkat, Medan, Sumatera Utara, regu penolong Badan Search and Rescue (SAR) belum bisa mengevakuasi korban. Seluruh penumpang me­ ninggal masih dalam posisi di tempat duduk masing-masing. Pintu pesawat tidak terbuka. Artinya, seluruh penumpang dan awak pesawat tidak ada yang sempat menyelamatkan diri. Saat ditemukan, pesawat tidak terbakar, tapi rusak di beberapa bagian, antara lain bagian hidung, sisi kiri, kanan pesawat, dan bagian atas. Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryat­ mo, Sabtu (1-10), mengatakan proses evakuasi dilakukan hari ini dengan catatan cuaca mendukung. “Andai kata cuaca cerah, tidak dipenuhi awan atau angin kencang yang menyebabkan turbu­ lensi, evakuasi dapat dilaku­ kan pada hari Minggu (hari ini, red),” kata Daryatmo.

Evakuasi korban dilakukan helikopter tambahan yang didatangkan dari Tanjung Pinang, Riau, dan Jakarta. Un­ tuk mempermudah heli men­ darat, angkatan udara dan tim lain membangun tempat pendaratan atau helipad. Pesawat beregister PKTLF itu terbang dari Bandar Udara Polonia, Medan, dengan tu­ juan Bandar Udara Alas Leu­ ser, Kutacane, Aceh Tenggara, Kamis (29-9). Pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia ta­ hun 1989 tersebut ditemukan pada ketinggian gunung seki­ tar 3.000 meter. “Dugaan sementara selu­ ruh penumpang meninggal akibat benturan keras saat pesawat jatuh. Apalagi kece­ patan pesawat jenis Cassa ini bisa mencapai 140 knot,” kata Daryatmo. Namun, dia meminta se­ mua pihak tidak terlalu ce­ pat mengambil kesimpulan penyebab tewasnya seluruh penumpang dan kru pesawat tersebut. Untuk memastikan penyebab kematian mereka masih perlu penyelidikan le­ bih lanjut dari pihak berkom­ peten, yaitu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). (U-1)

CMYK

±

±


±

±

CMYK

±

CMYK

Minggu I 2 Oktober 2011

Lampung Post I 2

BANDAR LAMPUNG INFO PUBLIK

±

DARURAT Ambulans

118

PMI

0721 - 253452

Pemadam Kebakaran

0721 - 252741

Gangguan Telepon

Ibu dan Anak Tersambar Lokomotif

±

115.117

Gangguan PAM

0721 - 483855

Gangguan PLN

0721 - 263206 0721 - 242901

TELEPON PENTING Denpom Lampung

0721 - 482931

Polda Lampung

0721 - 486841

Poltabes Bandar Lampung

0721 - 255110

Brimobda Lampung

0721 - 252772

Polsekta Kedaton

0721 - 703110

KESEHATAN

Calon Haji Diminta Waspadai Dehidrasi

±

±

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Jemaah calon haji asal Lampung diminta mengantisipasi serangan dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh se­ tibanya di Tanah Suci. Saat ini di Arab Saudi te­ ngah terjadi peralihan musim dari musim panas ke musim dingin. Kondisi ini menyebabkan cuaca di sana bisa sangat panas di siang hari, dan sangat dingin di malam hari. Menurut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Akhmad Djuhari, suhu udara siang hari di Mekah beberapa hari terakhir mencapai 35 derajat Celsius. Sementara itu, di Madinah, suhunya mencapai 37 derajat Celsius. “Dengan cauca yang panas seperti itu, jemaah sangat rentan terkena dehidrasi. Jadi harus diantisipasi sebelum berangkat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, melalui ponselnya, Sabtu (1-10). Reihana menjelaskan dehidrasi dapat dihindari jemaah calon haji dengan memperbanyak minum air putih atau mengonsumsi buah-buahan yang kaya air, seperti jeruk dan apel. De­ ngan melakukan hal tersebut, ujar dia, cairan tubuh yang hilang akibat panas dan berbagai aktivitas di sana bisa cepat tergantikan. “Air putih dan buah-buahan harus selalu tersedia. Air zam-zam juga kan banyak tersedia di mana. Jadi harus banyak minum,” ujarnya. Jika tubuh kekurangan cairan dan terjadi dehidrasi, kata Reihana, fungsi tubuh yang lain bisa terganggu dan menyebabkan kondisi fisik jemaah menurun. Jemaah bisa menjadi sangat

lemas dan tentu saja mengganggu jalannya seluruh rangkaian ibadah haji. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung itu juga menjelaskan sebelum berangkat ke Tanah Suci, jemaah khususnya yang punya riwayat sakit tertentu untuk tidak lupa membawa obat-obatannya. Sementara itu, jemaah calon haji yang tidak punya riwayat penyakit, mulai sekarang juga diminta menjaga kesehatannya agar tetap fit saat akan berangkat sampai pulang ke rumah masing-masing. Jemaah calon haji Lampung di Arab Saudi akan didampingi dokter dan tenaga medis meskipun jumlahnya sangat terbatas. Satu kelompok terbang yang terdiri dari 450 jemaah calon haji hanya didampingi satu dokter dan dua perawat. Secara nasional, Kepala Subbidang Perbekalan Ke­ sehatan PPIH Rahbudi Agus mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan hampir 10 ton obatobatan selama musim haji tahun ini. Obat-obatan itu didistribusikan di tiga daerah kerja melalui dokter- dokter kloter. Saat ini, ada sekitar 501 dokter kloter yang tersebar di maktab-maktab jamaah. “Para dokter kloter ini akan membawa koper khusus yang berisi obat-obatan bagi para jamaah,” kata dia. Pria yang sehari-hari bertugas di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan itu mengatakan ada sekitar 50 jenis obat yang disiapkan dalam koper setiap dokter kloter. (LIN/K-3)

n LAMPUNG POST/MG3

KORBAN KERETA API. Anggota polantas dan warga mengevakuasi jenazah Nining Sugiarti (30), warga Jalan Pulau Buton, Jagabaya II, Bandar Lampung, korban tewas yang tertabrak kereta api, Sabtu (1-10).

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Ibu dan anak tewas setelah disambar sebuah lokomotif di perlintasan liar di Jalan Pahlawan, Kelurahan Jagabaya II, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (1-10), sekitar pukul 12.00. Nining Sugiarti (35), warga Jalan Pulau Buton, Bandar Lampung, meninggal di tem­ pat kejadian, sedangkan pu­ tranya, Faldi Bayu Wiranata (9), menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek sekitar 3,5 jam setelah kejadian, atau sekitar pukul 15.30. Berdasarkan visum di RSU­ DAM Bandar Lampung, Nining mengalami luka di bagian kanan tubuhnya, mulai dari pipi, bahu,

dada, hingga lututnya. Kedua buah gigi korban ikut tanggal. Selain itu, korban mengalami pendarahan dari mulut, hidung, dan kedua telinganya. Bahkan, ia mengalami patah tulang rahang kanan dan tulang tungkai. Peristiwa yang merenggut dua nyawa itu terjadi ketika Nining dalam perjalanan me­ ngantar anaknya ke sekolah naik sepeda dayung. “Ibu itu (korban, red) memang biasa mengantar anaknya ke seko­

lah yang sekolah di SD naik sepeda,” kata San, warga seki­ tar lokasi kejadian. Siang itu Nining yang meng­ gayuh sepedanya terlihat se­ perti terburu buru karena su­ dah siang. Faldi masuk sekolah sekitar pukul 13.00. Sewaktu sepeda yang diken­ darai korban dari arah Gang Balai hendak melinasi rel kereta api, sebuah lokomotif yang me­ luncur dari arah Rajabasa menu­ ju stasiun Tanjungkarang men­ dadak sudah di dekat Nining. Tak pelak Nining yang nyaris menyeberangi rel lokomotif itu terpelanting beberapa meter dan bersimbah darah. Menurut warga, Nining tak bergerak lagi, sedangkan Faldi pingsan.

PANGAN

Beras Impor Vietnam segera Tiba BANDAR LAMPUNG (Lampost): Impor beras dari Vietnam sebanyak 21 ribu ton yang dilakukan Bulog Divre Lampung melalui Pelabuhan Panjang akan tiba dalam beberapa hari lagi. Pada tahap pertama impor beras, 13 September 2011, sebanyak 13.100 ton sudah lebih dahulu tiba di Lampung. Kepala Humas Bulog Lampung Maaruf mengatakan kapal pengangkut beras dari Vietnam masih dalam perjalanan menuju Lampung. Tidak lama lagi, ujar dia, kapal sudah ber­ ada di Pelabuhan Panjang dan bisa merapat saat pengurusan administrasinya selesai. “Mungkin tidak langsung dibongkar karena harus diurus dulu surat-suratnya, perti izin bongkar-muat, pembayaran PPn, dan lainnya. Jika semuanya sudah selesai, kapal baru bisa bersandar dan beras bisa di­

bongkar untuk dibawa ke gudang Bulog,” kata Maaruf melalui ponselnya, Sabtu (1-10). Impor beras dari Vietnam ke Lampung ini akan terus dilakukan Bulog hingga Februari 2012. Impor menjadi pilihan Bulog karena perusahaan pelat merah ini khawatir tidak maksimal dalam menyerap beras petani Lampung. Impor beras sebanyak 60 ribu ton harus dilakukan untuk mengamankan cadangan sampai tiga bulan pertama 2012. “Impor dilakukan bertahap sampai Februari tahun depan. Pembelian beras petani kemungkinan hanya sedikit ka­ rena kondisi cuaca yang tidak normal seperti sekarang,” kata Kepala Bulog Lampung Bakri beberapa waktu lalu. Menurut dia, sesuai prediksi BMKG yang menyebutkan hujan baru turun November

mendatang, waktu tanam pun diprediksi mundur. Jika waktu tanam mundur, masa panen juga mundur dan Bulog bisa kesulitan mendapat beras dari petani Lampung. “Kami memang harus menghitung stok dari jauh hari ka­ rena jika memang harus impor, persiapannya harus dilakukan dari sekarang. Dengan melihat kondisi yang tidak normal se­ perti sekarang, bisa saja akan ada penambahan lagi,” ujar Bakri. Banyaknya jumlah beras impor yang akan masuk ke Lampung, menurut Bakri, tidak perlu dikhawatirkan petani yang takut berasnya tidak terserap. Jika ada petani yang menjual berasnya di bawah harga maksimal pembelian Bulog, yakni Rp6.100/kg, dengan kadar air maksimal 20%, beras tersebut dipastikan akan diserap Bulog. (LIN/K-3)

AKSESORI

Penjualan Berlian Lampung Terbaik di Sumatera BANDAR LAMPUNG—Meliput pameran berlian ternyata harus pilih momen yang tepat. Salah-salah, kedatangan wartawan justru membuat pengunjung urung membeli. Seorang wanita pengunjung pameran berlian Hotel Novotel, Sabtu (1-10), terlihat mencoba beberapa perhiasan. Namun, dia menghindar ketika akan diabadikan gambarnya oleh juru foto. “Saya jangan difoto. Perhiasannya saja,” kata dia. Bahkan, beberapa perhiasan dilarang difoto karena khawatir modelnya ditiru. “Ada pengalaman model berlian difoto media, ternyata dijadikan bahan untuk membuat tiruan. Ini untuk mencegah agar tidak terjadi hal serupa,” kata Veronika, SPG pameran berlian Diamond House. Ini merupakan gambaran bah-

±

wa tak semua pembeli berlian ­ingin berhias, karena sebagian juga ingin diinvestasikan. Menurut Veronika, pembeli berlian memang tertutup, tapi pangsa pasar Lampung sangat menjanjikan. Untuk di Sumatera, Lampung menjadi daerah yang penjualan berlian sangat bagus. Diamond House tidak memiliki toko atau outlet penjualan. Penjualan berlian dilakukan malalui pameran. Orang hanya bisa membeli saat pameran. “Dibandingkan daerah besar lain di Sumatera, Lampung paling bagus pangsa pasarnya,” kata Veronika. Dia menilai minat warga Lampung membeli berlian sa­ ngat besar. Hal ini bukan karena faktor ekonomi. Di daerah lain banyak orang mampu membeli berlian, tapi tetap saja pangsa pasarya sedikit. Pembelian ber-

CMYK

n LAMPUNG POST/MG3

TOKO BERLIAN. Tiga pengunjung berbicara kepada pegawai toko Julia Jewellry untuk berkonsultasi mengenai berlian di Bandar Lampung, Sabtu (1-10). Penjualan berlian di Lampung termasuk yang paling bagus di wilayah Sumatera.

lian ini dipengaruhi selera. “Lampung sangat dekat de­ ngan Jakarta. Masyarakatnya lebih menyukai mode karena pengaruh Jakarta. Ini mungkin yang menjadi

pemicu orang di Lampung lebih suka berlian,” ujar dia. Di daerah lain, seperti Palembang dan Medan, letaknya cukup jauh dari Jakarta sehingga

±

masyarakatnya tidak terlalu tertarik pada mode. Benarkah demikian? Desainer Raswan menilai tren mode di Lampung memang berkembang pesat. Perhiasan bahkan menjadi pelengkap vital dalam berbusana. Di setiap level masyarakat, perhiasan selalu hadir dalam berbagai bentuk dan nilai. Misalnya, kalangan bawah perhiasan umumnya imitasi, baik dalam bentuk kalung, gelang, dan cincin. Namun, bagi mereka yang bertatus sosial menengah ke atas, umumnya menggunakan perhiasan mahal. “Umumnya menggunakan perhiasan emas kuning. Sedangkan mereka yang kelas atas menggunakan emas putih, dengan kombinasi intan, berlian, atau batu permata,” kata Raswan. (KIM/NOV/MG2/U-1)

Warga lalu menghubungi Polsek Tanjungkarang Pusat. Tak lama kemudian, Tim Identifikasi Polresta Bandar Lampung bersa­ ma Kasat Lantas Kompol Abdul Waras, SIK, dan anggota Polsek Tanjungkarang Pusat tiba di lokasi kejadian. Rupanya Nining meninggal di tempat kejadian, sedangkan Faldi yang tidak sadarkan diri akibat luka parah bagian kepalanya. Keduanya lalu dilarikan ke RSUDAM. Menurut warga, perlintasan di Jalan Pahlawan tersebut sudah sering memakan korban jiwa. Namun, sejauh ini belum ada upaya dari Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk membuat pintu perlintasan. “Bahkan di sana tidak ada

rambu atau lampu peringatan. Padahal, perlintasan ini ramai dilalui warga, terutama anak sekolah,” kata Atik. Untuk mengantisipasi ter­ ulangnya peristiwa maut itu, Kasat Lantas mengimbau warga agar lebih berhati-hati ketika melintasi perlintasan rel kereta api ilegal, karena di sana tidak ada penjaga pintu perlintasan. Setidaknya warga harus berhen­ ti terlebih dulu dan melihat kon­ disi sebelum menyeberang. Sekitar pukul 18.00 kedua korban kereta api itu dimakam­ kan di permakaman umum setempat. Malam harinya di rumah duka digelar tahlilan yang dihadiri warga dan kera­ bat korban. (MG6/MG7/K-3)

±

Peringati Tragedi UBL

n LAMPUNG POST/MG3

Gabungan lembaga kemahasiswaan di Bandar Lampung menggelar aksi teatrikal, Sabtu (1-10), untuk mengenang Tragedi UBL Berdarah pada 28 September 1999. Mereka mengingatkan pemerintah dan masyarakat terkait dengan adanya pelanggaran HAM dalam peristiwa tersebut.

PRASARANA

Disbertam Ajukan Penambahan 10 Truk BANDAR LAMPUNG (Lampost): Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Bandar Lampung berencana mengajukan kembali pembelian mobil truk pengangkut sampah pada tahun anggaran 2012. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Bandar Lampung Budiman, Sabtu (1-10). Dia mengatakan truk yang akan dibeli pada 2012 sebanyak 10 unit. Harga per unitnya diperkirakan mencapai Rp350 juta. Penambahan truk tersebut sa­ ngat diperlukan untuk menunjang pelayanan pengangkutan sampah, karena armada sampah yang ada masih kurang. Selain pengadaan truk, Disbertam juga akan meng­ alokasikan dana untuk pembelian tempat sampah fiber yang akan ditempatkan di jalan-jalan protokol. “Ada anggaran sebesar Rp750 juta yang akan dipakai untuk membeli

tempat sampah,” kata dia. Ia mengimbau agar rukoruko yang berada di jalan protokol mematuhi waktu pembuangan sampah. Hal ini penting agar semua sampah terangkut tepat pada waktunya. Keterlambatan pemilik ruko meletakkan sampah bisa membuat sampah menumpuk dan tidak terangkut. “Akan disebarkan surat edaran kepada pemilik ruko agar mematuhi aturan pembuangan sampah setiap hari­ nya,” kata mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Bandar Lampung ini. Para supir angkot, kata dia, juga diimbau untuk menyiapkan tempat sampah agar para penumpang tidak membuang sampah sembarangan. Petugas parkir juga diminta untuk mengimbau kepada pemilik ruko dan pengguna ken­daraan untuk tidak membuang sampah sembarangan. (MG2/K-3)

CMYK

±

±


Lampung Post I 3

Minggu I 2 Oktober 2011

LINTAS

ORGANISASI

Ormas dan Partai Nasdem Berbeda

UPTD Menara Siger Sambut FK XXI

BAKAUHENI—Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Menara Siger menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan Festival Krakatau (FK) XXI, di antaranya parade layang-layang dan lomba kreativitas branding banner (umbul-umbul) perusahaan se-Lampung. Menara Siger Bakauheni sendiri akan disinggahi para peserta tur keliling Krakatau, termasuk sejumlah duta besar (dubes), Minggu (16-10). Selain itu, Kepala UPTD Menara Siger Bakauheni Taufik Hidayat mengatakan agar FK tahun ini gaungnya lebih mendunia, pihaknya akan mendatangkan DJ dari Jakarta pada malam sebelum puncak FK, Minggu (16-9). “Sekitar 4.000-an anggota penggemar Vespa se-Indonesia akan datang ke ikon Lampung (Menara Siger, red) ini,” ujarnya, Kamis (29-9). (KRI/D-3)

PENIPUAN

Petugas Tangkap Pengganda Uang S U N G K A I S E L ATA N (Lam­post): Polsek Sungkai Selatan, Lampung Utara, mengamankan M. Rijki ­Anugrah Agung (48), di Desa Kubuhitu, Sungkai Barat, Sabtu (1-10), sekitar pukul 11.00. Warga Kampung Kopi, Kecamatan Maja, Kabupten Lebak, Banten, itu diduga menipu dengan modus bisa menggandakan uang. Selain mengamankan tersangka, petugas menyita barang bukti uang Rp10 juta dan sehelai kaus putih serta 33 lembar daun sirih. Tersangka kini ditahan di Polsek guna penyidikan kasus tersebut. Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Suharto, kemarin, mengatakan kasus itu terungkap setelah pihaknya mendapatkan laporan warga yang curiga dengan aksi tersangka. “Beruntung, tersangka belum kabur dari rumah warga yang

ditumpanginya.” Suharto menjelaskan awalnya Hamdan (40), warga setempat, berkenalan dengan tersangka di Merak, Banten, sebulan lalu. Tiga hari lalu, Rijki bertandang ke rumah Hamdan. Rusmanto (39), tetangga Hamdan, berkenalan dengan tersangka dan tergiur ceritanya yang mengaku bisa menggandakan uang Rp10 juta menjadi Rp1 miliar. Korban lalu menyerahkan uang Rp10 juta kepada tersangka, Jumat (30-9), sekitar pukul 01.00. Malam itu, korban ikut menggali lubang di kamar Hamdan. Tersangka lalu menyuruh korban dan Hamdan mengu­bur buntalan kain putih yang isinya tidak diketahui ke­duanya. “Menurut tersangka, isi buntalan itu nantinya berubah menjadi uang setelah 21 hari,” ujar Kapolsek. (HAR/D-3)

n DOKUMENTASI HUMAS NASDEM METRO�

PENUH KEAKRABAN. Para pengurus Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) se-Lampung larut dalam keakraban pada acara halalbihalal di kediaman rumah Ketua Nasdem Lampung Lukman Hakim, Jalan Arwana, Metro Timur, Kota Metro, Sabtu (1-10). Pertemuan itu untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus konsolidasi dan koordinasi antarpengurus.

Satu Hari, 2 Pembegalan KOTABUMI (Lampost): Dalam sehari, Sabtu (1-10), terjadi dua pembegalan sepeda motor di wilayah hukum Lampung Utara. Pelaku merampas sepeda motor para korban setelah mengancam dengan senjata api dan golok. Kejadian petama dialami dua siswa SMPN 10 Kotabumi, Lampung Utara, Della Pratiwi (12) dan Randy (12), yang berboncengan mengendaraoi sepeda motor. Keduanya dibegal lima pemuda bersenjata api (senpi) dan sebilah golok di perempatan jalan raya Perumnas Tulung Mili, Kotabumi, kemarin, sekitar pukul 11.00.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor Honda Revo BE-6920-JY warna hitam dan kasusnya kini di­ tanga­ni aparat Polres Lampung Utara. Menurut Della, warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, sebelum kejadian ia mengendarai sepeda motor bersama temannya, Randy (12), hendak bertandang ke rumah

teman sekelasnya di daerah Perumnas Tulungmili. Tiba di perempatan jalan raya Perumnas Tulungmili, ia dihadang lima pemuda yang mengendarai tiga sepeda motor dan memakai helm tertutup (full face) Para pelaku tersebut langsung menodongkan senjata api dan sebilah golok sambil mengancam akan melukai korban. “Cepat kamu orang turun dan serahkan sepeda motor kalau tidak kamu saya tembak,” ujar Della menirukan perkataan para pelaku itu. Karena takut dilukai, korban terpaksa menyerahkan sepeda motor dan para pelaku langsung kabur ke daerah KBA, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara. “Beruntung saya dan teman saya tidak dilukai pelaku,” ujar dia lagi. Kedua korban ditemani keluargnya lalu melaporkan kejadian itu ke Polres Lampung Utara. Pada jam yang sama, di lokasi berbeda, kejadian serupa juga menimpa Stefanus Paryogo (34), seorang pedagang keli­ ling. Pelaku berjumlah empat orang bersenjata api beraksi di jalan raya di tengah kebun karet daerah Desa Margorejo, Kotabumi Utara.

Selain merampas Honda Revo BE-7522-JV warna perak, para pelaku juga merampas tas warna kuning berisi uang Rp1 juta, sebuah ponsel, dan surat-surat berharga, seperti STNK, KTP serta buku tagihan para pelanggan korban. Korban Stefanus, warga Dusun Margodadi, Kotabumi Ilir, Kotabumi, sempat shock akibat kejadian itu. Dia menjelaskan saat itu sedang mengendarai sepeda motor sendirian dari rumah hendak mengampas manis­an ke daerah Papanrejo, Bungamayang. Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba dari arah belakang dia dikejar empat pemuda yang mengendarai tiga sepeda motor. Para pelaku berhasil menya­ lip korban dan selanjutnya menghadang sambil menodongkan senjata api, golok, dan badik. “Karena ditodong dan diancam akan ditembak, saya terpaksa menyerahkan sepeda motor dan tas,” ujar korban. Usai mendapatkan barang berharga milik korban, para pelaku langsung tancap gas. Sedangkan korban dan barang dagangannya ditinggalkan begitu saja. (HAR/D-3)

METRO (Lampost): Ketua Ormas Nasdem Lukman Hakim menegaskan ormasnya berbeda dengan Partai Nasional Demokrat, begitu juga dengan karakternya. “Kalaupun ada kesamaan, hanya pada isinya, yakni restorasi Indonesia. Itu saja,” kata dia saat halalbihalal di kediaman pribadinya, di Metro, Sabtu (1-10). Acara dihadiri pengurus ormas Nasdem se-Lampung. Hadir juga Ketua Partai Nasional Demokrat Lampung Zamzami Yasin dan Sekretaris Nasional Demokrat Fury, serta Sekretaris Ormas Nasdem ­Djadjat Sudradjat. Lukman menjelaskan sebagai ormas, Nasdem memiliki berbagai program berorientasi kemasyarakatan dan beberapa di antaranya sudah terealisasi, seperti donor darah dan kegiatan terkait penyelamatan saat terjadi bencana (badan rescue).Ormas Nasdem memiliki anggota de­ ngan latar belakang beragam, termasuk berbagai anggota partai. “Program-program kemanusiaan ini akan terus kami kembangkan,” kata Lukman. Dia meminta seluruh jajaran Nasdem benar-benar mewujudkan jargonjargon yang selalu didengungkan dalam bentuk kegiatan dan perilaku nyata keseharian. Pernyataan senada juga dikemukakaan Zamzami Yasin. “Walaupun secara legal formal status kami masih calon partai, karena menunggu verifikasi, kami sudah memiliki cabang di seluruh Lampung.” Sedangkan Djadjat Sudradjat membantah isu Ormas Nasdem dan Partai Nasdem saling menjatuhkan. Bahkan, keduanya justru saling mengingatkan untuk melaksanakan tujuan masing-masing sesuai dengan karakternya. Djadjat mengingatkan para pengurus Nasdem dan Partai Nasdem harus mengedepankan nilai-nilai kejujuran, termasuk dalam berpolitik. (HES/CAN/D-3)

Kunjungi Kejari Menggala

n LAMPUNG POST/RIAN PRANATA

Ketua Tim Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Lili Pintauli Siregar, bersama anggotanya mengunjungi Kejari Menggala dan diterima Kajari Rustam Gaus, Jumat (30-9). Kujungan itu untuk mengoordinasikan fungsi dan peran LPSK dalam melindungi 16 saksi kasus korban penembakan Anton dan Sahab dalam sidang perkara tersebut.�

KRIMINALITAS

Rampok Gasak Pemborong Singkong CANDRAKENCANA (Lampost): Warga Kampung Candrakencana, Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat, resah dengan seringnya terjadi perampokan di seputaran Jembatan Kalimiring. Nasib nahas kali ini menimpa Soiman (29), warga setempat, yang dirampok tiga lelaki dan uang Rp14 juta miliknya dibawa kabur, Jumat (30-9) malam. Soiman, pemborong singkong, mengatakan Jumat siang itu baru saja menjual singkong ke salah satu lapak dan dibayar dengan cek senilai Rp14 juta. Sore harinya, korban meng­ uangkan cek itu di pabrik singkong BW, Kampung Mulyoasri,

dan menyimpannya dalam tas hitam. Sekitar pukul 20.00, korban pulang ke rumahnya di RK-4, Candrakencana, mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, tepatnya di tikungan tajam Jembatan Kalimiring, korban dihadang tiga pelaku. Ketiga pelaku langsung memukuli Soiman hingga pingsan. Korban baru tersadar sudah berada di siring berikut sepeda motornya. Sedangkan tas hitam berisi uang Rp14 juta raib dibawa kabur perampok. Soiman lalu bergegas melaporkan kejadian ke beberapa penduduk sekitar

lokasi kejadian. Namun, usaha pengejaran warga sia-sia karena perampok kabur ke arah perladangan Kampung Wonokerto. Sampai kemarin (1-10), warga bersama anggota Polsek Tulangbawang Tengah masih mengejar pelaku. Menurut Kus, tokoh masya­ rakat setempat, di tikungan tajam Jembatan Kalimiring yang menghubungkan RK-5 dan RK-6 itu sejak dahulu dikenal sangat rawan tindak kejahatan. Daerahnya sepi dan jarang terdapat rumah penduduk sehingga kerap dijadikan lokasi strategis pelaku beraksi baik siang ataupun malam. (UNA/D-3)


CMYK

±

CMYK

±

Minggu I 2 Oktober 2011

±

± Lampung Post I 4

Sulam Usus Ikon Kota Bandar Lampung

±

DI sekolah kita sudah belajar tentang bahasa dan budaya Lampung. Salah satu kain khas Lampung yang merupakan warisan budaya Lampung adalah kain tapis. Kain ini sudah dikenal masyarakat dunia. Tapi, ada satu lagi kain khas Lampung yang harus kita perkenalkan kepada dunia, yaitu kain sulam usus. Menurut Ketua Dekranasda Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Herman H.N., pembuatan kain sulam usus ini cukup rumit. Namun, di Bandar Lampung, para perajin sulam usus mampu menyelesaikan pembuatannya dalam waktu yang cepat dan kualitas sulam­ annya bagus. “Makanya, Bunda mengangkat sulam usus sebagai ikon Kota Bandar Lampung,” kata Bunda Eva kepada kami, Cindi Kholifah Millenia (SDN 2 Branti Raya, Natar), Nadia Miranti (SDN 4 Natar), dan Luwira Virtuoso (SDN Bumisari, Natar), saat kami wawancarai di ruang kerjanya, Kantor Dekranasda Kota Bandar Lampung, Jalan Majapahit Nomor18, Enggal, Rabu (28-9). Teman-teman, sulam usus itu hanya salah satu produk yang dihasilkan oleh perajin yang tergabung dalam Dekranasda Bandar Lam­ pung. Selain sulam usus, masih banyak produk kerajinan lainnya, seperti batik khas Lampung, suvenir gajah, tas tapis, tas manik-manik, asbak gajah, pokoknya banyak deh. Teman-teman bisa melihat semua hasil kerajinan ini di galeri yang ada di ruangan bawah gedung PKK Ban­ dar Lampung. Nah, teman-teman tentunya ingin tahu kan apa saja upaya yang dilakukan Bunda Eva untuk memperkenalkan hasil-hasil kerajinan ini ke seluruh masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia. Makanya, baca hasil wawancara kami, sampai selesai. Selamat siang Bunda. Perkenalkan Bunda, kami reporter cilik Lampung Post. Kami ingin bertanya tentang tugas Bunda sebagai ketua Dekranasda dan PKK. Boleh Bunda? Boleh dong. Apa yang mau ditanyakan? Eh iya Bunda, tapi sebelumnya kami punya yel-yel nih Bunda. Bunda mau mendengar yel-yel kami? Mau sekali. Silakan..silakan.

±

Kami reporter cilik Lampung berani bertanya untuk memberitahu dunia. Yes! (de­ ngan suara lantang sambil berdiri, red) Wah, hebat..hebat.. S ekarang , kami lanjutkan wawancaranya ya, Bunda. Pertama, kami ingintahu dulu, apa kepanjangan Dekranasda itu Bunda? Iya, Dekranasda itu Dewan Kerajinan Nasional Daerah. Tugas-tugas Bunda di Dekranasda apa saja? Promo si p ar iw isat a d an kerajin­a n. Misalnya Bandar Lampung belum punya ikon. Nah, Bunda sedang mengangkat sulam usus sebagai ikon Kota Bandar Lampung. Jadi, Bunda bersama pengurus mengusahakan bagaimana caranya agar sulam usus ini dikenal semua orang, kalau bisa sampai ke tingat dunia Bagaimana caranya Bunda? Melalui pameran-pameran, kunjungan-kun­ jungan, semua pengurus Dekranasda be­kerja sama memperkenalkan kerajinan-kerajinan khas Kota Bandar Lampung. Kalau tapis itu kan sudah ada di semua daerah di Lampung. Nah, kalau sulam usus itu perajinnya banyak di Bandar Lampung. Jadi, Dekranasda sekaligus

±

Ketua Dekranasda Eva Dwiana Herman H.N. menunjukkan salah satu busana sulam usus kepada reporter cilik.

Pemkot Bandar Lampung mengangkat sulam usus sebagai ikon Kota Bandar Lampung. Sulam usus itu terbuat dari apa? Dari kain, digunting, dijahit, ditusuk pakai lidi, jadi pajang kayak usus-usus gitu. Setelah itu, baru dirangkai menjadi bentuk-bentuk tertentu, misalnya tembung manuk (karena mirip pantat ayam, red), obat nyamuk (melingkar-lingkar mirip obat nyamuk bakar, red), dan lain seba­ gainya. Selanjutnya kain sulam usus ini didesain dan dijahit menjadi busana wanita dan pria. Bahkan, ada juga untuk busana anak-anak. Harganya mahal enggak , Bunda?

Iya, memang su­ lam ususnya ini agak mahal, tapi sekarang Dekranasda sedang mengombinasikan sulam usus ini dengan kain lain, agar harganya bisa dijangkau oleh semua masyarakat. Jadi, sekarang harganya tidak mahal lagi. Selain sulam usus, kerajinan di Kota Bandar Lampung ini apa lagi? Sebenarnya banyak ya, ada tas dari manikmanik, sovenir patung gajah yang dibuat

dari kayu jati dan mahoni, kerajinan kerang, gantungan kunci, juga ada makanan kuliner keripik pisang rasa keju, dan lain sebagainya. Semuanya itu akan dibawa dan dipamerkan ke semua daerah di Indonesia yang sedang ada kegiatan pameran seni dan budayanya, termasuk sulam usus ini. Sulam usus akan kita tampilkan di pameran agar semua orang tahu bahwa sulam usus ini asalahnya dari Bandar Lampung. Soalnya, sekarang sudah banyak orang yang menyontek sulam usus ini. Nah, kalau sudah ada hak patennya nanti, kan sudah tidak ada lagi yang meniru-niru . Kerajinan-kerajinan ini dijual ke mana saja? Ada galeri, gerai, dan kan­ tor Bunda menjadi satu di sini. Selain dipamerankan di dijual melalu galeri ini, juga melalui pameran. Kemarin Bunda mengirim perajin ke Batam, keliling Indonesia, dan dunia untuk memamerkan ha­ sil kerajinan-kerajinan kita. Kerajinan apa yang paling diminati? Yang murah, ba­ gus, hehehe. Banyak sekali yang diminati pengunjung, di sini ada tapis, sulam usus, dan suvenir. Nah, untuk tapis, Bunda pernah ngasih tapis ke Ibu Menteri, ke Ibu SBY, Ibu Boedino. Alhamduliilah, Bunda suka ngasih supaya dilihat bahwa tapis Lampung itu bagus, tidak berat, dan eksklusif. Bunda salut dengan para perajin-perajin tapis yang ada di Lampung ini. Ada batik Lampung juga yang dikombinasi dengan tapis. Itu juga bagus-bagus. Salut. Anggota Dekranasda Bandar Lampung ini ada berapa, Bunda? 35 orang Susah tidak membina para perajin Dekranasda? Alhamdulillah, kalau Kota Bandar Lampung perajin-perajinnya kompak. Misalnya Bunda dapat infromasi, ada pameran di sini lo, semua bersiap, menyiapkan barang-barangnya, orang yang dibutuhkan berapa? Mereka selalu kom­ pak, kalau ada kegiatan pameran, kita semua bekerja sama dengan kompak. Semoga dengan pameran-pameran itu, hasil-hasil kerajinan Kota Bandar Lampung di kenal dan dibeli orang.

Bunda Eva menunjukkan piala-piala yang pernah diraih para perajin Dekranasda Bandar Lampung.

±

CMYK

Bunda sudah berapa lama menjadi Ketua Dekranasda? Kalau ketua Dekranasda sudah setahun. Tapi kalau pengurus Dekranasda Provinsi sudah lama. Jadi, pengalaman dan ilmu yang Bunda dapatkan selama menjadi pengurus Dekranasda Provinsi, Bunda terapkan di sini. Pengalamaan itu adalah guru yang paling baik, yang bagus-bagus kita terapkan, yang tidak bagus kita perbaiki, itu menjadi kunci sukses Bunda.

±

±

Reporter cilik mewawancarai Bunda Eva di ruang kerjanya, kantor Dekranasda, Enggal, Bandar Lampung, Rabu (28-9).

Apa tugas yang paling berat sebagai ketua Dekranasda? Yang paling berat? Tidak ada ya. Kalau semua dilakukan dengan ikhlas, insya Allah gampanggampang aja sih. Apalagi Bunda ini orangnya enjoy. Seberat apa pun kalau dilakukan secara bersama-sama, doa masyarakat, teman-teman, insya Allah ringan.

mendoakan mama papanya agar selalu sehat.

Oh iya, Bunda kan juga ketua PKK Kota Bandar Lampung? Tugasnya apa saja, Bunda? Banyak. Bunda harus datang ke kelurahankelurahan, ke kecamatan-kecamatan untuk memberikan penyuluhan, hidup sehat itu seperti apa, menjaga anak balita itu seperti apa. Kalau ibu sehat, anak sehat, bapaknya se­ hat, semua warga Kota Bandar Lampung akan menjadi sehat. Dengan diberi penyuluhan itu, semoga semua menjadi sehat. Apalagi program Pak Herman semua harus bersih. Semua jalanjalan dan selokan, gorong-gorong diperbaiki supaya tidak bajir lagi. Kalau kota kita ini banjir, kan nanti banyak penyakitnya. Nah, dengan perbaikan selokan, gorong-gorong, diharapkan nanti kota Bandar Lampung kalau pas musim hujan tidak banjir lagi, jadi tidak ada lagi diare, muntaber, DBD, dan penyakit lainnya. Semua bersih, semua sehat!

Pantasan Bunda awet muda, hehehe Hahaha, Bunda kan ABG, usianya baru 17 tahun, tapi lebihnya banyak, hahaha. Selain di Dekranasda dan PKK, Bunda juga punya majelis taklim yang besar, namanya Majalis Taklim Rah­ mat Hidayat. Itu diambil dari nama anak Bunda, sekarang sudah almarhum. Alhamdulillah, majelis ini sudah didengar sampai nasional, mendapat doa restu dari Menteri Agama, ustaz-ustaz kondang dan masyarakat Kota Bandar Lampung. Berkat doa semua anggota majelis taklim ini, Bunda bisa melaksanakan tugas-tugas Bunda dengan baik.

Wah, Bunda sibuk sekali, ya. Lalu, bagaimana cara membagi waktu untuk keluarga? Kalau sibuk sih enggak juga ya, ini buktinya anak Bunda yang bungsu, Bunda memanggilnya si Jepang, sering Bunda bawa-bawa ke tempat kerja. Kalau anak Bunda yang satu lagi, si Kakak, sekarang sekolah di SMA. Kalau Bunda ada kegiatan ke luar kota selama 3 hari, di Jepang dibawa, kalau si Kakak lihat keadaan, soalnya Kakak kan sekolah. Bunda sering berkomunikasi dengan keluarga, terutama sama Bapak. Komu­ nikasi itu penting, lo. Permasalahan sekecil apa pun dan seberat apa pun dengan komunikasi yang baik bisa diselesaikan. Misalnya si Kakak, Bunda suka telepon sudah makan belum? Kalau Kakak di kamar, Bunda datangi, Bunda tanya tadi di sekolah belajar apa? Bunda sangat ber­ syukur karena punya anak yang luar biasa, selalu

Bunda cita-citanya apa? Jadi ibu yang baik dan istri yang baik. Hobinya? Masak. Kalau olahraga bulu tangkis dan tenis meja.

Terakhir nih, Bunda. Apa pesan-pesan Bunda untuk para pelajar Lampung? Untuk siswa SMA, SMP, dan SD, pertama harus rajin belajar. Dan, yang paling utama harus takwa, iman kita harus kuat. Kalau iman kita kuat, tadinya enggak rajin belajar pasti akan rajin belajar dan menjadi anak yang cerdas. Ingat dengan pengorbanan orang tua, sudah susah menyekolahkan kita. Jadi, sekolahnya harus benar-benar. Tidak boleh tawuran, masalah apa pun sebaiknya diselesaikan dengan musyawarah, komunikasikan dengan baik. Kepada anak-anak reporter cilik, Bunda juga minta doanya ya, agar Bunda dan Bapak bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Bandar Lampung. Amin. Baik Bunda, terima kasih atas wawancaranya. Semoga bermanfaat untuk semua. Sama-sama, Bunda juga terima kasih sekali bisa bertemu dan diwawancarai reporter cilik. Kalian pintar-pintar dan cerdas-cerdas. Semoga nanti menjadi orang sukses, ya. (M-2) Pewawancara : Cindi, Nadia, Luwira Foto : Ikhsan Dwi Nur Satrio

CMYK

±

±


CMYK

±

±

CMYK

Lampung Post I 5

Minggu I 2 Oktober 2011

Tahukah kamu

cerita anak ±

±

Kecerobohan Ando

Ini Kadal atau Ular?

±

Oleh: Widya Rosanti

±

ANDO melempar seragam dan dasinya lantai. Kemudian membuka sepatunya lalu meninggalkannya begitu saja di lantai tanpa ditata di rak sepatu. Tas sekolah ia letakkan sembarangan di kursi ruang tamu. Lalu Ando langsung makan siang, setelah itu ia segera masuk kamar, merebahkan diri di tempat tidur, tanpa mencuci kaki tangan terlebih dahulu. Selanjutnya Ando tertidur. Ando memang ceroboh dan suka meremehkan hal-hal sepele. Seringkali ibu mengingatkannya agar membereskan kembali barangbarang yang telah ia pakai. Namun, Ando sama sekali tak peduli. Nasihat Ibu tak ia pedulikan. Ibu merasa jengkel. Sejak saat itulah ibu berniat tak akan membantu membereskan barang-barang Ando, supaya Ando menjadi jera. Suatu hari, Ando akan mengikuti ujian semester kenaikan kelas. Tadi malam setelah belajar Ando lupa membereskan peralatan sekolahnya. Ketika hendak berangkat sekolah Ando kebingungan. Ia mencaricari pensil 2B juga penghapusnya. Padahal jam masuk sekolah kurang lima belas menit lagi. “Bu!! Pensilku mana??” teriak Ando panik. “Lho? Kok tanya Ibu? Ibu sama sekali tidak menyentuh peralatan sekolahmu,” balas ibu tak acuh. “Biasanya kan Ibu yang beresin?” lanjut Ando tak puas. “Kan ibu sudah kapok beresin barang-barangmu. Enggak selesaiselesai. Lagian kamu sudah besar begitu, masak enggak bisa beres-beres sendiri,” ujar ibu tak mau kalah. Ando tak menjawab. Ia mengacak-acak buku-bukunya yang berserakan di atas meja belajar. Tapi pensil dan penghapusnya belum ketemu juga. “Ando!! Ayo cepat!! Kamu hampir terlambat!!”teriak Ayah dari luar rumah. Ayah sudah siap di atas motor, hendak mengantar Ando ke sekolah. “Sebentar!!!” balas Ando. Ibu mulai kasihan melihat Ando kebingungan. Akhirnya mau tak mau ibu pun ikut mencari pensil dan penghapus milik

Ando. Satu per satu buku-buku di atas meja belajar ibu bereskan. Ibu juga belum menemukan pensil dan penghapus Ando. Sementara Ando sudah hampir menangis karena kebingungan. Ibu melongok ke bawah meja belajar. Ternyata ketemu. Pensil dan penghapus Ando rupanya terjatuh. “Ini. Makanya lain kali barang-barangmu di bereskan lagi setelah digunakan,” ujar ibu pada Ando sambil menjulurkan pensil dan penghapus. “Iya iya… Ando berangkat”jawab Ando sekenanya. Ibu hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah Ando. Tak lama kemudian deru motor Ayah

flora

“Ketemu!” seru Ando. Ia mengambil kartu ujian berwarna hijau dari salah satu buku catatannya. “Sekarang tinggal dasi. Kamu simpan di mana kemarin Ando?” tanya Ibu. “Ya… campur sama seragam kemarin. Ando masukkan ke kantongnya” sahut Ando. “Astaga!! Baju seragammu yang kemarin sekarang sedang ibu rendam di mesin cuci!!” pekik Ibu. Ibu segera berlari ke dapur, mengambil seragam Ando yang masih basah. Ibu merogoh tiaptiap kantong seragam tersebut satu per satu. “Ini dia. Masih basah. Biar Ibu setrika dulu” ujar Ibu tergesagesa. Sementara itu, waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 lebih sepuluh menit. Berarti Ando terlambat mengikuti ujian selama empat puluh menit. Ando mulai ketakutan. Ia tak bisa membayangkan bila dia tidak bisa mengikuti ujian. Bisa fatal akibatnya. Ando khawatir tidak dapat naik kelas. “Nih, cepat pakai! Terus cepat berangkat!” seru Ibu. “Makanya, lain kali jangan suka lalai membereskan barangbarangmu. Begini jadinya. Kacau. n FERIAL Yang rugi kamu sendiri” lanjut ayah. Ando diam. Dalam hati ia kembali terdengar di halaman depan. Ibu membenarkan perkataan ayah. Ando keluar membuka pintu. Alangkah terke- benar-benar menyesal. jutnya ibu melihat Ando pulang lagi. Sesampai di sekolah, waktu ujian “Ada apa lagi?” tanya Ibu panik. kurang dua puluh lima menit lagi. Set“Bu, Ando lupa tidak pakai dasi dan elah meminta maaf pada guru penjaga membawa kartu ujian” jawab Ando. ujian karena datang terlambat, Ando “Ya ampun!! Kamu itu sudah terlam- segera mengerjakan soal-soal ujiannya. bat!! Ayo cepat cari!!” bentak Ibu marah. Untunglah Ando bisa mengerjakannya Ayah, ibu, dan Ando segera mencari dengan baik. kartu ujian juga dasi Ando. Ibu meneliti Sayang, ketika Ando kurang tujuh soal satu per satu tiap kantong yang ada di lagi, bel tanda ujian selesai sudah berbutas Ando. Ando membuka-buka masing- nyi. Mau tak mau Ando menyerahkan masing bukunya, khawatir kartu ujiannya lembar jawabannya. Tujuh soal terpaksa terselip. Sementara ayah mencari dasi di tidak Ando jawab. Ando benar-benar tumpukan baju-baju kotor Ando yang di- menyesal. Dalam hati, ia berjanji tak akan geletakkan begitu saja di sudut kamar. mengulangi kebiasaan buruknya lagi. n

n DOK.LAMPUNG POST

BARU-BARU ini kita dihebohkan dengan penemuan ular berkaki empat. Wah, jangan-jangan ular ini anaknya naga nih, hahaha. Adik-adik, ular naga yang di­ ceritakan mitos China itu belum ada buktinya secara ilmiah. Jadi, ular berkaki empat yang sempat menghebohkan warga Tulungagung, Jawa Timur, Senin (29-8), itu adalah sejenis kadal ular atau Lygosoma quadrupes. Ular berkaki itu ditemukan Anis Tustiyani, warga Dusun Bantengan, Desa Mulyasari, Kecamatan Pagersiwo, Tulungagung, Jawa Timur. Binatang itu masuk ke rumah dan ditangkap dengan sapu. Setelah diamati, ternyata hewan yang mirip ular itu memiliki empat kaki. Penemuan binatang menyerupai ular tapi berkaki empat itu sebelumnya juga pernah terjadi di Dusun Tritihrejo, Desa Tumpangtalun, Blitar, Kampung Beton Jebres, Surakarta, Bogor, Sukabumi, Riau, serta Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seperti dilansir wikipedia, binatang itu tergolong jenis Lygosoma quadrupes atau kadal ular. Sejenis kadal kecil bertubuh mirip ular yang menyebar di Asia Tenggara. Kadal ini sering disebut secara tidak tepat sebagai ular berkaki atau ular berkaki empat. Padahal, aslinya hewan ini adalah kadal. Reptil ini bertubuh kecil-panjang, hampir silindris, panjang keseluruhan hingga sekitar 192 mm dengan ekor kira-kira set-

engahnya atau kurang sedikit. Punggung berwarna cokelat terang, keabu-abuan, kemerah­ an, atau agak keunguan dengan garis-garis memanjang berwarna gelap hingga ke ekor. Sisi atas kepala berwarna lebih gelap, dengan pelupuk mata bagian bawah putih kekuningan dan bibir atas yang berwarna gelap. Sisi bawah tubuh keputihan atau cokelat terang keputihan bergaris-garis. Kaki amat kecil dan pendek. Di tengah badan melintang deret sisik halus dan membujur sisik di atas tulang punggung. Binatang ini bisa keluar pada waktu remang-remang. Pada siang hari kadal ini bersembunyi di bawah bebatuan, kayu rebah, atau menelusup di pasir atau sela-sela tanah yang rapuh. Kadal ular itu bisa ditemukan baik di hutan maupun di lahan pertanian. Hewan ini memburu mangsanya saat senja, yakni berupa aneka artropoda kecil, terutama rayap dan tempayaknya. Seperti namanya, kadal ini berjalan dengan meliuk-liukkan tubuhnya seperti ular, terutama ketika bergerak cepat menyusup di antara serasah, rerumputan, atau tumpukan tanah berpasir. Kakinya yang pendek baru berguna ketika berjalan lambat. Selain di Indonesia, kadal ini juga pernah ditemukan oleh masyarakat di Thailand,Vietnam, Kamboja, Laos, China Selatan, Hong Kong, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, dan Filipina. (DBS/M-2)

±

mewarnai

‘Baobab’, Pohon Terbalik

±

APAKAH adik-adik pernah mendengar pohon baobab? Nama latinnya Adansonia digitata.Ya pohon ini mungkin asing di telinga adik-adik karena pohon ini bukan tanaman asli Indonesia. Pohon ini banyak tumbuh di dataran rendah di Afrika dan Australia. Baobab dikenal dengan pohon aneh karena seperti pohon yang tumbuh terbalik. Cabang-cabang pohon Baobab seperti mencuat ke udara, dan pohon ini hanya memiliki sedikit daun. Baobab ini banyak manfaatnya. Orang Afrika memanfaatkan hampir semua bagian pohon. Selain diambil kayunya, batang-batang berongga pohon ini juga untuk tempat berlindung, penyimpanan biji-bijian, atau sebagai waduk penampung air. Beberapa produk yang paling penting berasal dari kulit pohonnya yang mengandung serat yang digunakan untuk membuat jaring ikan, tali, karung, dan pakaian. Kulit kayunya juga dapat menjadi bubuk untuk aroma makanan. Daun baobab secara tradisional juga digunakan untuk ragi, tetapi bisa juga digunakan sebagai sayuran. Buah-buahan dan bijinya juga dimakan bagi manusia dan hewan. Isi dari buah yang di­ keringkan konon dapat dicampur dengan air, dan membuat minuman yang rasanya mirip dengan limun.

±

± n int

Baobab dapat tumbuh mencapai ketinggian 5 sampai 30 meter dan memiliki diameter batang 7 sampai 11 meter. Satu baobab di Provinsi Limpopo, Afrika Selatan, sering dianggap sebagai contoh pohon baobab terbesar yang masih hidup hingga kini. Pohon itu memiliki keliling 47 meter dengan diameternya diperkirakan sekitar 15,9 meter. Pohon baobab ini juga dapat mencapai usia ribuan tahun. Penasaran ingin melihat langsung baobab? Adik-adik tidak usah menyebrangi benua ke Afrika ataupun Australia, cukup datang ke Universitas Indonesia di sana terdapat pohon boubab yang ditanam di depan perpustakaan baru kampus tersebut. Penanaman pohon baobab itu diresmikan sejak empat bulan lalu. (DBS/M-2)

CMYK

KETENTUAN: - Masukkan gambar kalian ke sehelai amplop yang sudah ditempeli kupon Mari Mewarnai Lampung Post. - Sertakan juga data diri secara lengkap (nama, alamat, sekolah, tanggal lahir, dan nomor telepon) termasuk foto ukuran 3R terbaru. - Kirim ke bagian promosi Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Bandar Lampung paling lambat 4 hari dari tanggal terbit - Disediakan bingkisan cantik untuk tiga ­pemenang.

±

CMYK

±


Minggu 2 Oktober 2011

Lampung Post 6

Nana : 0813 6934 2793 Arum : 0857 6999 6141 Jimmi : 0819 9758 8874


±

±

CMYK

Minggu I 2 Oktober 2011

CMYK

± Lampung Post I 7

NASIONAL & INTERNASIONAL Kesaktian Pancasila

LINTAS Pembunuh Gubernur Punjab Pakistan Dihukum Mati

± RAWALPINDI—Pengadilan Pakistan, Sabtu (1-10), memvonis mati

±

Mumtaz Qadri, pembunuh Gubernur Punjab Salmen Tasser, pada 4 Januari lalu. “Dia (Mumtaz Qadri) divonis mati,” kata penasihat hukumnya, Shuja-ur-Rehman, kemarin. Qadri adalah salah seorang pengawal Salman Tasser yang menjadi gubernur provinsi terbesar di Pakistan. Saat membunuh Tasser, Qadri beralasan membunuh penghina Tuhan. Tasser adalah seorang pengkritik keras undang-undang penghinaan terhadap Tuhan, yang menetapkan hukuman mati dan sering digunakan di daerah-daerah perdesaan yang miskin. Ia membela kasus seorang wanita Kristen yang dihukum mati dalam satu kasus penghinaan terhadap, yang menimbulkan satu sengketa lokal. Taseer mengatakan undang-undang itu disalahgunakan dan harus direformasi. (ANT/U-3)

Bom Mobil di Irak Tewaskan 10 Orang

BAGDAD—Satu pengeboman dengan menggunakan mobil yang ditujukan ke proses pemakaman orang Syekh menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 40 orang lagi di kota Hilla, Irak selatan, Jumat (30-9) larut malam. Sumber polisi setempat mengatakan bom itu meledak di antara orang yang berduka dan sedang berjalan menuju tenda untuk menghadiri acara pemakaman di dekat satu masjid, Jumat malam, kata sumber yang tak ingin disebutkan jati dirinya kepada Xinhua, yang dipantau Antara, di Jakarta, Sabtu pagi. Sumber tersebut mengatakan 10 orang tewas dan 40 orang cedera dalam ledakan itu. Ia menambahkan bom tersebut mungkin diledakkan dengan menggunakan kendali jarak jauh. (ANT/U-3)

Setengah Miliar Penduduk China Mudik

BEIJING—lebih dari 530 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan mudik saat libur di China yang dimulai 1 hingga 8 Oktober. Jumlah ini naik hampir 10% dibandingkan tahun lalu. Juru Bicara Kementerian Transportasi China He Jianzhong mengatakan perusahaan penerbang­ an, kereta, dan angkutan jalan raya di China siap melayani rata-rata 75,6 juta pelancong setiap hari selama liburan dari 1 sampai 7 Oktober. Mereka diperkirakan sangat sibuk pada hari pertama dan terakhir liburan, ketika orang pergi dari dan pulang ke kampung mereka, demikian laporan Xinhua, Sabtu. Ia mengatakan lebih dari 830 ribu bus dengan 20 juta kursi akan di­operasikan selama liburan tersebut. Sementara itu, 21 ribu kapal de­ ngan hampir 900 ribu kursi juga siap dioperasikan secara penuh. Beberapa sumber dari Kementerian Kereta Api mengatakan kementerian tersebut telah melakukan upaya besar untuk memudahkan orang yang bepergian. (ANT/U-3)

Terima ‘Award’ Perdamaian

±

n ANTARA/DOKUMENTASI-JK�

Mantan Wapres Jusuf Kalla yang juga ketua umum PMI, bersama Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu (kanan), menerima penghargaan Tokoh Perdamaian Dunia dalam Forum Pemuda Dunia untuk Perdamaian di Maluku, Ambon, Sabtu (1-10). Jusuf Kalla mendapat penghargaan karena jasanya dalam mendamaikan konflik di Ambon, Poso, dan Aceh.

TERORISME

Al Awlaki Tewas, Perekrut Andal Hilang

±

WASHINGTON (Lampost): Tewasnya salah satu tokoh Al Qaeda, Anwar al Awlaki, dalam serangan pesawat tak berawak (drone) Amerika Serikat, Jumat (30-9), meru­ pakan kehilangan besar bagi jaringan Al Qaeda cabang Ya­ man. Pria kelahiran Amerika Serikat ini dikenal sebagai perekrut dan ahli propa­ ganda andal. Kemampuan Al Awlaki menjangkau dunia Barat menjadikan jaringan ini se­ bagai ancaman paling serius bagi AS. Dari persembunyian­ nya di balik Pegunungan Ya­ man, Al Awlaki menyebarkan propaganda dalam bahasa Inggris melalui internet. Di antara rekrutmennya, termasuk seorang pemuda Nigeria yang mencoba men­ jatuhkan sebuah pesawat jet AS pada 2009. Ada juga pemuda Pakistan-Amerika yang mencoba meledak­ kan bom mobil di Times Square, New York, AS, pada 2010. Kedua upaya tersebut berhasil digagalkan aparat keamanan. Serangan terhadap Al Aw­ laki terjadi pagi hari di kota Khashef, Provinsi Al Jawf,

±

sekitar 140 km dari ibu kota Yaman, Sanaa. Al Awlaki diserang tatkala dalam per­ jalanan di dalam mobil ber­ sama rombongannya. Bersama Al Awlaki tewas juga empat orang Al Qaeda lainnya. Di antaranya ahli komputer Al Qaeda berke­ warganegaraan Pakistan-AS, Samir Khan. Samir Khan dike­ nal sebagai editor situs dalam jaringan (daring) Al Qaeda. Dua pejabat AS membocor­ kan informasi bahwa intelijen telah mengidentifikasi korban lainnya, yakni pembuat bom utama Ibrahim al Asiri. Presiden AS Barack Obama mengatakan serangan itu me­ rupakan pukulan besar bagi jaringan operasi Al Qaeda yang paling aktif. Dia menyebut Al Awlaki sebagai pemimpin operasi eksternal kelompok yang dipimpin mendiang Osama bin Laden itu. “Dia memimpin perencanaan dan pengaturan untuk membunuh warga Amerika,” kata Obama, di Washington, kemarin. Pemerintahan Obama me­ masukkan Al Awlaki dalam daftar buruan yang harus ditangkap atau dibunuh sejak 2010. (MI/U-3)�

CMYK

n ANTARA/Widodo S. Jusuf�

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) dan Wakil Presiden Boediono (kanan) tiba di lapangan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1-10). Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober merupakan peringatan untuk seluruh elemen masyarakat Indonesia dalam rangka menggali dan memaknai Pancasila sebagai ideologi bangsa, dasar hukum, dan pandangan hidup.

Marzuki Tuding KPK Sumber Masalah JAKARTA (Lampost): Ketua DPR Marzuki Alie gemar membuat pernyataan kontroversial. Di saat dua pemimpin Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung (Fraksi PKS) dan Olly Dondokambey (Fraksi PDIP) menyatakan siap memenuhi panggilan KPK pada Senin (3-10), dia malah meminta KPK menunda pemeriksaan pimpinan Banang. Seusai mengikuti peringat­ an Hari Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, kemarin, Marzuki menga­ takan demi kelancaran pem­ bahasan RAPBN 2012, KPK perlu menunda pemanggilan pimpinan Banang terkait den­ gan kasus dugaan suap di Kemenakertrans. “Ini hampir Rp1.300 triliun (RAPBN 2012), apalah arti KPK hanya mengejar beberapa mi­liar,” ujar Marzuki. Pemba­ hasan RAPBN 2012 dijadwal­ kan berakhir 25 Oktober. Terkait dengan Banang mo­ gok membahas RAPBN 2012, Marzuki enggan DPR disalah­ kan. Dia justru menuding KPK sebagai sumber masalah. “Ka­ rena KPK memanggil saat DPR sedang fokus menyelesaikan RAPBN. Harusnya dipahami, kita kawal dahulu RAPBN 2012 karena tinggal 30 hari,” kata dia. Banang mogok membahas RAPBN 2012 sejak Rabu (21-9), sehari setelah KPK meme­ Priksa empat pemimpinnya, yakni Melchias Markus Me­ keng (ketua) serta Wakil Ketua Tamsil Linrung, Olly Don­ dokambey, serta Mirwan Amir (Demokrat). Mereka keberatan dengan pemeriksaan itu karena KPK menanyakan soal proses pembahasan APBN, bukan soal

dugaan korupsi. Padahal, menurut KPK, pimpinan Banang diperiksa terkait dengan dugaan suap proyek percepatan pembangun­ an infrastruktur daerah (PPID) Transmigrasi Kemenakertrans di 19 kabupaten dengan nilai total Rp500 miliar.

Ketua DPR tidak paham etika. Dia sudah melakukan intervensi terhadap proses penyidikan. Menanggapi Marzuki, pe­ neliti Divisi Korupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) Ab­ dullah Dahlan menilai Ketua DPR itu telah mengintervensi KPK. Tindakan itu dipandang sebagai bentuk ketidakpatutan pejabat negara. “Ketua DPR tidak paham etika. Dia sudah melakukan intervensi terhadap proses penyidikan,” kata dia. Pada kesempatan terpisah Mekeng mengatakan Banang akan ngebut membahas RAPBN 2012 agar selesai sesuai dengan jadwal. Saat ini Banang sedang menggelar rapat di Wisma DPR

Kopo, Puncak, Jawa Barat, hingga Selasa (4-10), dengan agenda membahas asumsi makro ekonomi. 5.000 Laporan Di sisi lain, KPK menjadi lembaga pemberantas korupsi yang masih dipercaya penuh masyarakat. Sebanyak 55 ribu laporan kasus korupsi diterima KPK hingga hari ini. “Agak geli juga ketika ada yang mengata­ kan KPK tidak perlu perwakil­ an di daerah nanti menjadi superpower. KPK perlu paling tidak memenuhi 80% ekspek­ tasi masyarakat, karena pe­ ngaduan masyarakat sampai hari ini sampai 55 ribu,” kata Juru Bucara KPK Johan Budi, dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, kemarin. Salah satunya bahkan ka­ sus kecil di desa. Ini sangat menyedihkan melihat fakta DPR yang justru terkesan melemahkan KPK. “Korupsi di KUD yang ditilep oleh lu­ rahnya saja minta diusut oleh KPK. Paling tidak, mereka berharap pada KPK. Yang penting KPK melaksanakan fungsinya,” ujarnya. Johan mengakui banyak serangan ke KPK. Sebab itu, KPK berharap masyarakat, LSM, mendukung upaya KPK dalam pemberantasan korup­ si. “Ketika KPK melaksanakan tugas memang seolah ada counter kepada KPK. KPK berusaha memenuhi harapan masyarakat dalam penegakan hukum. KPK tidak merasa superpower memberantas ko­ rupsi sendirian tanpa du­ kungan banyak pihak,” kata Johan. (U-3)�

Pesawat Jatuh Di Wahana Permainan

n REUTERS/Rimian Perkins

Anak-anak terjebak di wahana bermain bianglala sesaat setelah sebuah pesawat ultraringan jatuh dan menimpa wahana permainan itu di Taree, Australia, Sabtu (1-10). Sebanyak empat orang terjebak saat kecelakan itu terjadi.

±

KOMITE ETIK

Kuasa Hukum Nazaruddin Tantang Konfrontasi KPK JAKARTA (Lampost): Inde­ pendensi Komite Etik Komi­ si Pemberantasan Korupsi (KPK) kian diragukan karena tidak mau transparan dalam pemeriksaannya terhadap sejumlah pimpinan KPK. Komite yang diketuai Abdullah Hehamahua itu dinilai hanya berupaya me­ lindungi para pejabat KPK dari semua tuduhan yang disampaikan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Na­ zaruddin. Buktinya, menurut kuasa hukum Nazaruddin, O.C. Kaligis, KPK hingga kini tak kunjung mau melulus­ kan permintaan Nazarud­ din untuk mempertemukan­ nya dengan semua pejabat KPK yang disebutnya ter­ libat dalam rekayasa kasus Wisma Atlet. “Kami minta konfrontasi karena mereka (KPK) bohong. Pernyataanpernyataannya bohong. Pe­ meriksaan di Komite Etik

seharusnya diputar semua, jangan dipotong-potong,” kata O.C. Kaligis saat di­ hubungi, Sabtu (1-10). Dia menegaskan selain minta dikonfrontasi dengan Ketua KPK Busyro Muqod­ das, kliennya juga minta dikonfrontasikan dengan Chandra M. Hamzah (wakil ketua KPK), M. Jasin (wakil ketua KPK), Ade Rahardja (Deputi Penindakan KPK), dan Johan Budi (juru bicara KPK). “Lalu kenapa mer­ eka takut? Kan jadi kelihatan bohongnya. Konfrontasi ini juga untuk menunjukkan konsistensi cerita itu ada,” kata Kaligis. Senada dengan Kaligis, kuasa hukum Nazaruddin lainnya, Afrian Bondjol, men­ gatakan konfrontasi perlu dilakukan agar publik tahu fakta yang selama ini ditutupi KPK. Fakta yang dimaksud Afrian, yakni soal adanya pertemuan antara Chandra dan Nazaruddin. (MI/U-3)�

±

KEBEBASAN BERAGAMA

GP Ansor Dukung Jemaat GKI Yasmin BOGOR (Lampost): Ratusan jemaat Gereja Kristen In­ donesia (GKI) Yasmin yang dibantu puluhan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Sabtu (1-10), mencoba mem­ buka paksa segel gerbang gedung GKI Yasmin, agar bisa beribadah hari ini. Ketua Umum GP Ansor Nus­ ron Wahid yang memimpin langsung anggotanya, bahkan sempat adu mulut dengan aparat kepolisian. Ketegangan tak terelakkan saat polisi ber­ keras diri mempertahankan keputusan Wali Kota Bogor Diani Budiarto, yang men­ cabut Izin Mendirikan Bangu­ nan (IMB) GKI Yasmin. “Ini adalah pelanggaran ter­ hadap nilai-nilai Pancasila yang tidak bisa ditoleransi. Anda sebagai aparat pemerintah se­ harusnya mengerti hal ini,” kata Nusron di hadapan aparat. Dalam aksi itu, Nusron yang juga menjadi anggota DPR di Komisi XI ditemani koleganya di DPR, Maruarar Sirait, dan putri almarhum K.H. Abdur­ rahman Wahid atau Gus Dur, Anitta Hayatunufus. “Pemerintah Kota Bogor harus tunduk dan patuh ter­ hadap keputusan Mahkamah Agung (MA) dan konstitusi.

Indonesia ini negara hukum, bukan negara preman. Ne­ gara tidak boleh dikalahkan preman yang mengatasnama­ kan agama, dengan dalih apa pun,” kata Nusron. MA telah mengeluarkan putusan untuk membuka se­ gel GKI Yasmin, agar jemaat­ nya segera bisa beribadah. Maruarar yang turut berde­ bat dengan polisi juga me­ nyatakan sangat tidak setuju akan sikap Wali Kota yang dinilainya telah melanggar hukum karena tidak mengin­ dahkan putusan MA itu. “Penyegelan ini tidak bisa dibenarkan. Ini melanggar hu­ kum karena kasus ini kan sudah dimenangkan oleh GKI Yasmin di MA. Ini sudah menodai nilai-nilai Pancasila. Kebebasan beragama juga sudah diatur da­ lam konstitusi,” ujar Maruarar. Hal senada juga diung­ kapkan Anitta Hayatunufus. “Pemimpin harusnya menjamin setiap hak warga negara dalam hal kebebasan hidup beragama. Apalagi kasus ini sudah sampai MA. Karena ini tidak juga bisa diselesaikan, kami meminta Pemerintah Pusat, dalam hal ini Presiden, menjamin terlaksana­ nya nilai-nilai Pancasila yang luhur,” ujarnya. (MI/U-3)�

CMYK

±

±


±

±

CMYK

±

CMYK

Lampung Post I 8

Minggu I 2 Oktober 2011

OLAHRAGA Angkat Besi Berjaya di Popnas

±

varia sport

PEKANBARU (Lampost): Cabang angkat besi Lampung berjaya di Popnas XI Pekanbaru. Dari empat kelas yang dipertandingkan, Lampung meraih 3 emas dan 1 perak pada hari pertama perlombaan cabang angkat besi yang digelar di Aula Mahkota, Hotel Ratu Mayang, Pekanbaru, Riau, Sabtu (1-10).

KONI Ubah Aturan PON

SURABAYA—Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat mengubah regulasi penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan pada PON 2016 untuk menghindari munculnya protes dari KONI Provinsi. Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat Ngatino, di Surabaya, Sabtu (1-10), mengemukakan perubahan regulasi itu akan dituangkan dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi yang kini sedang dibahas. “Salah satu pasal dalam AD/ART yang diubah adalah soal penyelenggaraan PON, termasuk penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingannya,” katanya. Menurut Ngatino, penetapan tuan rumah PON, jumlah cabang olahraga, dan nomor pertandingan diserahkan sepenuhnya kepada KONI Provinsi yang diputuskan melalui forum rakernas atau munas. (ANT/O-1)

Ketiga emas masing-masing disumbangkan Abdan yang turun di kelas 50 kg putra, Uli Fatma Sari di kelas 48 kg putri, dan Rengga Bayu Pratama yang bertanding di kelas 56 kg putra. Sedangkan perak diraih Indriyawati yang ber­ saing di kelas 44 kg putri. Khusus untuk Uli Fatma

‘Venue’ Renang SEAG Dilengkapi

PALEMBANG—Konsultan pembangunan kolam renang SEA Games Lukman Niode menyatakan untuk venue kolam renang di kawasan Jakabaring Palembang dibangun menggunakan bahan dari Italia dengan dilengkapi alat pengukur waktu dari Omega. “Untuk pengisian air kolam renang SEA Games di Jakabaring Palembang ini dilaksanakan secepat mungkin karena dalam waktu dekat ini dilaksanakan kejuaraan renang internasional,” katanya di Palembang, Sabtu (1-10). Menurut dia, pihaknya sudah melaporkan kepada Sekporv Sumsel Yusri Effendi mengenai pengisian kolam renang tersebut. (ANT/O-1)

Gerrard Enggan Memaksakan Diri

n REUTERS/PHIL NOBLE

LIVERPOOL—Steven Gerrard sudah kembali beraksi setelah absen lama karena cedera. Namun, kapten Liverpool itu enggan terlalu memaksakan diri untuk bermain penuh, karena merasa kondisinya belum sepenuhnya fit. Sejak Maret lalu, Gerrard menepi akibat cedera pangkal paha yang dideritanya dan ia pun harus menjalani operasi. Alhasil, enam bulan ia tak bisa membela Liverpool. Kini Gerrard sudah pulih dan kapten tim 31 tahun itu sudah turun di dua laga terakhir Liverpool, yakni kontra Brighton dan Wolverhampton. Namun, ia hanya bermain selama kurang lebih 15 menit di dua laga tersebut. (DTC/O-1)

Kontingen Popnas 5 Provinsi Protes

±

PEKANBARU—Kontingen perserta Popnas XI dari lima provinsi mengeluhkan soal penginapan para atlet mereka. Ini sehubungan dengan diinapkannya para atlet pelajar itu oleh panitia pelaksana Dispora Riau di hotel yang banyak terdapat PSK. Lima kontingen yang diinapkan di hotel esek-esek itu selain Bengkulu, ada Sumatera Barat, Kepuluan Riau, Bangka Belitung, dan Sulawesi Utara. Kelima kontingen ini khusus pada cabang atletik. “Masak anak didik kami diberikan fasilitas hotel yang isinya tiap malam banyak perempuan nakalnya,” kata ofisial dari Kontingen Provinsi Bengkulu, Aswandi, kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (1-10). (DTC/O-1)

Stoner Raih Waktu Tercepat

MOTEGI—Untuk ke-10 kalinya Casey Stoner berhasil start di posisi terdepan, kali ini di seri MotoGP Jepang. Rider asal Australia itu mengungguli rival terberatnya, Jorge Lorenzo. Dalam sesi kualifikasi yang dihelat di Sirkuit Motegi, Sabtu (1-10) siang, Stoner meraih pole position dengan catatan waktu tercepat 1 menit 45,267 detik. Catatan ini nyaris saja dikalahkan Lorenzo yang start dari posisi kedua dengan raihan waktu 0,256 detik lebih lambat. Rekan Stoner di Repsol Honda, Andrea Dovizioso, akan memulai lomba dari posisi ketiga dan disusul Dani Pedrosa di urutan keempat. Ben Spies yang mencatatkan waktu 0,775 detik lebih lambat dari Stoner melengkapi posisi lima besar. (DTC/O-1)

DIKELUARKAN. Pemain Everton Jack Rodwell diganjar kartu merah oleh wasit Martin Atkinson setelah menjatuhkan pemain Liverpool, Luis Suarez, saat pertandingan English Premier League di Goodison Park di Liverpool, Inggris, Minggu (1-10). Dalam pertandingan itu, Liverpoll menang 2-0 atas Everton.

LIGA INGGRIS

Duet Striker Jadi Pahlawan Liverpool LIVERPOOL (Dtc/AFP/Lampost): Liverpool berhasil memenangi derby Merseyside kontra Everton dengan skor 2-0. Pahlawan The Reds ialah duet strikernya, Andy Carroll dan Luis Suarez. Pada menit ke-8 Luis Suarez membuat peluang pertama lewat tandukan memanfaatkan crossing Dirk Kuyt. Namun, bola masih tepat di pelukan Tim Howard. Semenit setelahnya, crossing Seamus Coleman ke tiang jauh disambut tandukan Tim Cahill yang melewati Jamie Carrag­ her, tapi Pepe Reina masih bisa menepisnya. Sepakkan Sylvain Distin dari kotak penalti pada menit 10 pun masih melayang di atas mistar. Begitu juga tendangan Louis Saha dari jarak 20 yard di menit

14 yang masih melebar. Wasit Martin Atkinson membuat keputusan kontroversial saat mengeluarkan Jack Rodwell di menit 22 karena menekel Suarez dengan keras. Dalam tayangan ulang, Rodwell sebenarnya terlihat menekel dengan satu kaki. Tiga menit sebelum babak pertama usai Liverpool mempunyai peluang memimpin. Sayang sepakan 12 pas Kuyt berhasil ditepis Tim Howard. Ini menyusul pelanggaran Phil Jagielka terhadap Suarez. Pada menit kedua masa injury time, Charlie Adam melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tapi masih menerpa mistar gawang Howard. Hingga turun minum skor pun masih tetap 0-0. Saat pertandingan memasuki

menit ke-70, Liverpool akhirnya mampu memecah kebuntuan. Diawali pergerakan Craig Bellamy yang menyodorkan bola ke Jose Enrique. Kemudian, crossing rendah Enrique ke depan gawang berhasil disambut tembakan kaki kiri Carroll yang menembus jala Howard. Pada menit 81, giliran Sua­ rez yang membobol gawang Howard. Kegagalan Distin dalam menyapu bola di kotak penalti membuat Suarez de­ ngan mudah mendapat bola dan melepaskan sepakan kaki kiri yang bersarang di jala tuan rumah. Liverpool 2-0 Everton. Pada masa injury time babak kedua Kuyt nyaris mencetak gol ketiga Liverpool andaikan tembakannya yang meneruskan sepak pojok Suarez tak mengenai tiang gawang. (O-1)

ULI FATMA SARI LAGA UJI COBA

Timnas U-23 Kalahkan Persikab Bandung 3-1

±

BANDUNG (Dtc/Lampost): Timnas U-23 kembali berhasil meraih kemenangan dalam laga uji coba. Kali ini Persikab Bandung disikat Garuda Muda dengan skor 3-1. Dalam laga yang dihelat di Stadion Jalak Harupat, Sabtu (1-10) sore, timnas unggul cepat pada menit ke-2 setelah Ferdinand Sinaga menjebol gawang Persikab lewat sebuah sontekan meneruskan umpan Ramdhani Lestaluhu. Tak butuh waktu lama bagi timnas untuk menambah keunggulan. Pada menit ke-7 umpan terukur Irfan Bachdim dari sayap kanan berhasil menemui Ferdinand di mulut gawang. Dengan mudah bola diceploskannya ke jala lawan. Setelahnya timnas U-23 masih sedikit lebih dominan de­n gan beberapa kali melakukan serangan ke gawang lawan, buruknya penyelesaian akhir membuat gol tak kunjung tiba hingga berakhirnya babak pertama. Pada babak kedua, Rahmad Darmawan mengganti banyak pemainnya dan memasuk-

±

kan nama-nama seperti Oktovianus Maniani, Johan Juansyah, Yongki Aribowo, Andik Virmansyah, dan kiper cadangan Rivki Mokodompit. Banyaknya pergantian sempat membuat permainan timnas sedikit mengendur. Hal itu dimanfaatkan Persikab untuk mencetak gol pada menit 63 lewat titik putih, menyusul pelanggaran Rivki kepada pemain lawan di kotak penalti. Cahya Sumirat yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh penjaga gawang. Skor pun menjadi 1-2, tetap untuk keunggulan timnas. Namun, pada menit ke-76, tendangan bebas Johan dari sisi kanan pertahanan Persikab meluncur deras ke gawang tanpa mampu dihadang kiper dan membuat skor menjadi 3-1. Kedudukan itu pun bertahan hingga akhir pertandingan. Setelah melawan Persikab, Egi Melgiansyah dkk. akan bertolak ke Padang untuk melakoni uji coba kontra Semen Padang, Selasa (4-10), dalam rangka persiapan SEA Games 2011. (O-1)

CMYK

±

Cetak Rekor Tiga Angkatan LIFTER putri Lampung Uli Fatma Sari seolah tidak dapat menyembunyikan perasaan bahagianya. Senyum simpul dengan mimik ceria tergambar jelas saat putri bungsu pasangan Sudiono dan Munjaya ini berhasil menaklukkan angkatan clean and jerk seberat 90 kg pada cabang angkat besi kelas 48 kg di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI yang digelar di aula Hotel Ratu Mayang Garden, Pekanbaru, Sabtu (1-10). Dengan angkat­ an terbaik clean and jerk yang ditorehkan dara manis kelahiran Pringsewu, 5 Juli 1997 tersebut, secara otomatis mengantarkan Uli menjadi yang terbaik di kelasnya sekaligus menyumbangkan emas bagi kontingen Lampung. Tidak hanya membawa harum nama Sai Bumi Ruwa Jurai di pentas cabang angkat besi Popnas XI, siswi kelas II MTS YKU Podomoro, Pringsewu, ini

sekaligus mengabadikan namanya di jajaran lifter terbaik di Tanah Air dengan menorehkan rekor baru di ajang Popnas yang sebelumnya dipegang atlet Jawa tengah, Siti Nafsiah, pada Popnas X tahun 2009 di Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, Uli

LAMPUNGPOST /DOK

±

mencetak rekor di tiga angkatan sekaligus, yakni snatch dengan angkatan 72 kg, lalu clean and jerk 90 kg, dan total angkatan terbaik seberat 162 kg. “Pada popnas dua tahun lalu saya tidak meraih prestasi apa pun. Dan pada popnas tahun ini alhamdulillah saya bisa memberi yang terbaik untuk pelatih, padepokan Gajah Lampung, dan tentunya untuk Lampung sebagai daerah kebanggaan saya,” kata Uli saat ditemui Lampung Post usai pertandingan. Uli mengatakan pada Popnas XI di Pekanbaru ini dia memang bertekad memperbaiki prestasinya yang belum maksimal dalam ajang serupa tahun 2009. “Saya hanya mau membuktikan jika semua yang kita harapkan sebenarnya dapat diwujudkan jika memang kita mau berlatih keras, tetap semangat, dan tidak berputus asa.” Uli mengaku senang dengan prestasi yang diraihnya ini, terlebih dengan gelar sebagai pencetak rekor nasional yang baru pertama kali diraihnya itu. (IYAR JARKASIH/O-1)

Uli meruntuhkan rekor yang dibuat Siti Nafsiah dari Jawa Tengah yang dicetak pada Popnas X 2009 di Yogyakarta. Sari, selain meraih medali emas, lifter putri Lampung ini juga memecahkan tiga rekor popnas sekaligus, yakni untuk angkatan snatch, clean and jerk, serta total angkatan terbaik. Dia meruntuhkan rekor yang dibuat Siti Nafsiah dari Jawa Tengah yang dicetak pada Popnas X 2009 Yogyakarta. Dengan perolehan medali ini, dipastikan posisi Lampung di daftar klasemen akan terdongkrak dari sebe­ lumnya yang hanya berada di peringkat 15. Di kelas 50 kg putra yang merupakan penyumbang medali emas pertama untuk kontingen Lampung, angkatan terbaik Abdan untuk snatch maupun clean and jerk relatif sulit disaingi lifter dari daerah lainnya. Di angkatan snatch, lifter Lampung ini mencatat angkatan terbaik seberat 75 kg. Sedangkan untuk clean and jerk, angkatan terbaik Abdan 102 kg. Total angkatan terbaik yang ditorehkan Abdan yakni 181 kg atau selisih 17 kg dari total angkatan terbaik Nurohmansyah, lifter

asal Banten yang berada di posisi kedua. Pemandangan serupa juga terjadi di kelas 48 kg putri. Uli unggul di seluruh angkatan baik snatch atau clean and jerk dari lifter lainnya. Pada angkatan snatch, Uli mampu mengangkat beban seberat 72 kg. Sedangkan pada angkatan clean and jerk, Uli bahkan dua kali mencetak rekor setelah sebelumnya mampu mengangkat beban seberat 85 kg dan kemudian kembali memperbaikinya di angkatan ketiga menjadi 90 kg. Total angkatan terbaik yang dicetak Uli yakni 162 kg atau selisih sekitar 22 kg dari lifter putri asal Jawa Barat yakni Sri Wahyuni yang merebut perak. Cukup Berat Perjuangan cukup berat terjadi di kelas 56 kg putra. Lifter Lampung Rengga Bayu Pratama bersaing ketat dengan lifter Jawa Tengah, Bagus Danu. Tertinggal di angkatan snatch dengan selisih 2 kg, Rengga kemudian bangkit pada angkatan clean and jerk. Total angkatan terbaik Rengga, baik dari snatch maupun clean and jerk, yakni 224 kg atau selisih 1 kg dari lifter Jawa Tengah yang hanya seberat 223 kg. Sementara di kelas 44 kg putri, Indriyawati harus puas merebut perak. Lifter Lampung ini hanya kurang beruntung karena perebutan emas ditentukan melalui berat badan. Total angkatan terbaik Indriyawati, yakni 126 kg, sama dengan angkatan terbaik yang diraih lifter DKI Jakarta Lisa Indriyani yang kemudian merebut emas. Hanya saja, dalam timbangan berat badan, Indriyawati memiliki bobot 43,50 kg, sedangkan Lisa Indriyani 42,30 kg. Perburuan medali di cabang angkat besi masih akan berlanjut pada hari ini (2-10). (YAR/O-1)

±

INDONESIA GRAND PRIX GOLD 2011

Tunggal Putra Sudah Pasti Milik Indonesia SAMARINDA (Dtc/Lampost): Indonesia berhasil memastikan satu gelar di nomor tunggal putra Indonesia Grand Prix Gold 2011 setelah Tommy Sugiarto melaju ke final dan akan menantang Dionysius Hayom Rumbaka. Dalam laga semifinal yang digelar, Sabtu (1-10), di GOR Bulu Tangkis Kompleks Stadion Utama Kaltim, Palaran, Samarinda, Tommy mengalahkan seniornya, Taufik Hidayat, dua set langsung, 21-10 dan 21-15. Ditemui wartawan usai pertandingan, tidak banyak komentar yang dilontarkan Taufik Hidayat terkait dengan kekalahannya melawan Tommy. Saat melawan Tommy, Taufik terkesan mengalah. “Ya, berikan kesempatan kepada yang muda-muda,” ujar Taufik di ruang pers. Peluang gelar lain bagi Indonesia datang dari nomor ganda putra yang ditentukan melalui pertarungan di babak final

antara Bona Septano/Mohammad Ahsan melawan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. Pada partai semifinal lainnya di nomor ganda campuran, wa­kil Indonesia Nova Widianto/Vita Marissa harus menelan kekalah­ an dalam laga yang berlangsung rubber set melawan pasangan China, Chen Xu/Jin Ma, dengan 17-21 21-16 dan 13-21. Peluang Indonesia lainnya yang harus kandas di semifinal adalah kekalahan yang diderita pasangan ganda putra Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan saat melawan ganda putra unggulan ketujuh Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, dengan 16-21 dan 18-21. Hasil pertandingan semifinal lainnya, pebulu tangkis tunggal putri China Xiao Jia Chen meraih tiket ke final setelah mengkandaskan Ai Goto asal Jepang dengan 21-11 dan 21-13. (O-1)

CMYK

±

±


±

CMYK

CMYK

±

Minggu I 2 Oktober 2011

± Lampung Post I 9

waWANCARA refleksi

±

DJADJAT SUDRADJAT

Palestina

±

±

SETIAP kusebut namamu, Palestina, ada yang menyesak di dada. Bangsa yang malang dan teraniaya, negeri yang wilayahnya terus bergerak menyempit, bukan melebar, karena pendudukan Israel tentu saja. Di abad yang kian berlari (me­ minjam Afrizal Malna), kemerdekaan negeri ini justru seperti terlarang. Adakah yang bernama demokrasi di situ jika esensi yang bernama kemerdekaan selalu direnggut? Perenggutan kemerdekaan itu memang menjadi keren dan elegan, sebab selalu dibungkus aneka tata cara dunia. Jalan diplomasi. Supaya negeri-negeri patron itu tampak terus berjasa. Namun, kita menangkap semua di balik bungkus yang indah itu, nasib Palestina tak juga beranjak dari nasib buruknya. Bagi Israel dan tentu saja Amerika, Palestina serupa Adam dan Hawa. Sejoli yang terkutuk karena memakan buah kuldi dan terusir dari Surga. Amsal yang tak terlalu tepat memang, tetapi begitulah nasib buruk Palestina. Di mata kedua negara itu Palestina seperti telah ditentukan nasibnya. Palestina hanya untuk terus dibicarakan, tapi tak akan diselesaikan. Sebuah bangsa yang dipaksa untuk terus bergantung kepada “mereka”, bukan kepada diri sendiri. Seluruh argumen apa pun selama itu dari sudut pandang Palestina, ia salah belaka. Padahal, kekejaman Israel sudah tak terbilang kali. Dua tahun lalu, misalnya, ketika Gaza dibombardir dan lebih dari seribu seribu warga, umumnya penduduk sipil dan anak-anak, tewas. Bahkan, para penggiat kemanusian yang mengirimkan bantuan makanan tak lepas dari pembantaian. Buku Budi Santoso, Kisah-Kisah Kekejaman Israel di Palestina (2011), dan Ghassan Kanafani, Palestine’s Children (2011), adalah duka yang dalam anak-anak Palestina itu. Out of Place karya Edward W. Said dan I Sawa Ramallah karya sastrawan Mourid Borghouti juga cerita mereka yang terusir dari tanahnya sendiri. Dunia tak akan lupa tragedi 16 Maret 2003 di Gaza. Tanpa iba sedikit pun, tentara Israel melindas seorang aktivis kemanusiaan, Rachel Corrie, yang berdiri menghalangi buldoser Yahudi untuk bergerak menghancurkan rumah-rumah warga Palestina. Corrie, mahasiswi pemberani 23 tahun, yang selalu meneriakkan tolerensi dan perdamaian menjadi martir mengagumkan bagi Palestina. Dunia mengecamnya, tapi Amerika teguh di sampingnya (Israel). Akumulasi pelanggaran Israel sesungguhnya amatlah layak disebut sebagai penjahat kemanusiaan, melanggar HAM berat. Akan tetapi, seluruh hukum dan pranata internasional menjadi tumpul untuk menghukum negeri Yahudi itu. Sepuluh resolusi PBB, yang harus dipatuhi Israel, semuanya diingkari. Bahkan, kian hari kian bertambah kejahatannya. Palestina paham. Betapa nasib buruk tak mungkin berubah tanpa sikap teguh dan sabar menghadapinya. Tak terbilang kali perundingan digelar, selama berpuluh tahun, tapi pula Israel selalu ingkar. Kita tahu betapa Jasser Arafat, yang lebih dari separuh hidupnya habis di meja perundingan, mati sebelum negerinya merdeka. *** ITULAH sebabnya dunia terpesona ketika Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas, pengganti Arafat, tampil di panggung PBB di New York beberapa hari silam. Ia meninggalkan diplomasi gaya lama, berunding dengan Israel, yang kerap buntu itu. Dengan cerdik, Abbas mencari jalan pintas, mengajukan proposal permohonan sebagai anggota PBB, pintu menuju merdeka. Amerika dan Israel pun panik. “Tak ada jalan pintas bagi Palestina untuk merdeka,” gertak Barack Obama menjelang sidang PBB dua pekan silam. Astaga! Bagaimana mungkin negeri yang berpuluh tahun berjuang, menempuh jalan yang benar, disebut jalan pintas? Obama jelas tengah mematahkan janjinya sendiri. Kita masih mencatat dengan jelas pidatonya yang disambut gemuruh tepuk tangan dalam kunjungan pertamanya sebagai presiden di Mesir, Juni 2009. “Sudah terlalu banyak air mata dan darah mengalir. Amerika Serikat tidak akan berpaling untuk mendukung Palestina.” Sebagai presiden kulit hitam pertama di Amerika, itu memang tengah menyihir dunia. Dan sihir itu pula ditunjukkan secara langsung di Mesir. Tetapi dunia mahfum. Dalam soal Palestina, Amerika serupa ular berkepala dua. Setinggi apa pun Obama bicara Palestina, ia tetap berpikir dan bertindak dalam konstruksi politik luar negeri Amerika yang tak mungkin bergeser dari komitmennya untuk terus membela Israel. Amerika pun menggeretak akan menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB jika separuh lebih anggotanya mendukung Palestina. Tak hanya itu, Amerika juga menekan anggota PBB yang mendukung Palestina. Jimmy Carter bahkan meminta negerinya tak memveto Palestina, tapi ia bukan presiden Amerika lagi, bukan? Abbas, sosok tua yang tampak lelah, tapi strateginya matang dan sikapnya teguh. Ia tak reaktif menghadapi Israel dan Amerika yang menekan dan meneror. Ia tak minta pengakuan atas negerinya buru-buru dikabulkan. “Silakan dipelajari,” katanya tenang. Ia tahu jalan masih panjang. Selain harus diterima 2/3 anggota PBB yang berjumlah 193 negara, juga harus didukung sedikitnya 9 dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB tanpa veto Amerika. Agak muskil, tapi bukan tak mungkin. Abbas memilih momentum yang tapat untuk mengajukan proposal itu. Ia tahu ketika Mesir dan Turki juga tengah tak akur dengan negeri Yahudi itu. Penyebabnya sama, pembunuhan semena-mena. Pembunuh­ an beberapa aktivis kemanusiaan Turki di kapal Mavi Marmara dan lima tentara Mesir tak lama berselang. Selama ini Turki dan Mesir, sebagai sekutu Amerika, juga tak pernah bersuara lain terhadap Israel. Kini suara anti-Israel dari kedua negara itu tengah menyemarakkan “Musim Semi Timur Tengah”. Adakah tampilnya Abbas di New York secercah harapan bagi Palestina? Setidaknya Abbas seperti memenangi diplomasi di situ. Ketika Obama berpidato penuh semangat, pemimpin berambut putih itu menutup matanya dengan tangan kanan, kepalanya agak menunduk. Ia seperti tak peduli. Ia seolah berkata, “Pidato Anda sudah tak punya tuah apa pun, Obama.” Dunia pun jatuh hati kepada Abbas. Meskipun veto Amerika akan meruntuhkan semuanya, tapi dunia jadi tahu Amerika tak lagi segalanya. Pusat di mana-mana memang tengah meluruh. Palestina mestinya menikmati berkah ini. Kemerdekaan akan memulihkan semangat dan harga diri. Ia akan mengurangi rasa sakit hati anak-anak Palestina—yang berpotensi menjadi dendam abadi—karena terus terzalimi. ***

Menciptakan Atmosfer Intelektual

±

Marsanuddin

Rektor Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Lampung

Perguruan tinggi swasta (PTS) kerap dituding sebagai arena bisnis di bidang pendidikan. Pencitraan seperti itu mungkin benar. Namun, kiprah PTS untuk mengarahkan dunia pendidikan ke ranah ilmu dan intelektual masyarakat juga tak bisa dipandang sebelah mata. Berkiprah lebih dari 20 tahun, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (USBRJ) Bandar Lampung sudah menjadi ikon perguruan tinggi swasta (PTS) di Lampung. Lembaga pendidikan milik publik ini memberi warna lain dari perguruan tinggi lainnya. Perguruan itu dikenal sebagai universitas yang mahasiswanya berlatar belakang orang-orang yang sudah bekerja. Mereka berasal dari profesi yang beragam, mulai dari pekerja sektor informal hingga birokrat berpangkat tinggi. K o n s e k u e n s i n y a , p ro s e s pembelajar­a nnya dilakukan sore hingga malam hari. Selain itu, proses pembelajarannya pun relatif lebih toleran dan mengakomodasi banyak kebutuhan. Kondisi itu meng­ arahkan citra USBRJ mengarah kepada lembaga yang kurang mengedepankan kualitas pembelajaran. Bahkan, ada yang menuding ini adalah ajang bisnis dalam bidang pendidikan. Bagaimana yang sesungguhnya ada? Berikut petikan pernyataan Mar­ sanuddin, kandidat doktor di Universitas Prasada Jakarta yang baru saja dilantik menjadi rektor USBRJ kepada wartawan Lampung Post Sudarmono, Jumat (30-9). Selamat atas jabatan baru sebagai rektor USBRJ! Baik, terima kasih. Bagaimana Anda akan memimpin universitas swasta yang sudah punya nama di Lampung meskipun ada juga kesan atau citra miringnya? USBRJ ini sudah berusia 21 tahun. Nama panjangnya adalah Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai. Dulu dikenal atau disingkat dengan sebutan Unversitas Saburai atau ada yang menyingkat lagi dengan Unisab. Nah, sekarang kita gunakan kata USBRJ supaya jelas kaidah penyingkatannya. Tentang rencana ke depan, tentu saya landasi dengan niat baik untuk mengantar universitas ini agar menjadi perguruan yang lebih profesional. Tidak akan keluar dari garis kebijakan awal yayasan, yaitu visi statuta USBRJ. Artinya, kebijakan garis besarnya akan tetap sama. Ya n g b e r b e d a m u n g k i n p a d a penajam­an-penajaman program dan penguatan-penguatan instrumen yang ada. Pe­n guatan yang utama adalah menguatkan atmosfer atau suasana intelektual di kampus USBRJ. Dan yang pasti, setiap punya pemikiranpemikiran baru yang mungkin akan saya sebut dengan paradigma baru. Apa tawaran paradigma baru Anda? Saya ingin USBRJ ke depan menjadi perguruan tinggi yang citra, kualitas, dan reputasinya sama dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi swasta maju lainnya. Paradigma barunya adalah USBRJ ke depan harus menjadi tujuan kuliah untuk anak-anak lulusan SMA dan sederajat atau menjadi kampus favorit. Memang saat ini seperti apa? Begini. Kalau tadi Anda menyebut

USBRJ sebagai tempat kuliah orangorang yang sudah bekerja, waktu belajarnya menggunakan waktu tersisa, dan kesan miring lainnya, itu silakan saja orang punya pernyataan itu. Bahwa mahasiswa kami didominasi pekerja, itu memang benar. Tetapi bukan berarti proses akademisnya abai. Semua berjalan dengan atmosfer intelektual. Yang saya maksud

n DOK. Lampung post

paradigma ke depan adalah bahwa kesan itu harus mulai dikikis. Kami harus memulai mengarahkan bidikan calon mahasiswa dari fresh graduate atau lulusan baru SMA. Ini agar kesan itu tidak dominan.

mereka temukan. Intinya, tidak ada proses belajar itu yang sia-sia. Tidak ada ijazah dan gelar yang diperoleh tidak dengan ilmu meskipun tingkat penyerapan ilmunya berbeda-beda.

Standar-standar kelulusannya apa Bukankah mengambil “pasar” para saja? pegawai dan pekerja juga tujuannya Ya, Tridarma Perguruan Tinggi. Permulia? tama, ada proses pembelajaran. Kedua, Itulah, makanya saya katakan bah- ada hasil-hasil penelitian. Dan ketiga, wa pencitraan oleh kalangan luar pengabdian kepada masyarakat. kami anggap tidak memandang dari sisi lain. Padahal, kami memberi Anda ingin bawa USBRJ men­ jadi universitas favorit untuk fresh kesempat­a n belajar kepada orangorang yang sudah kehabisan waktu gradua­te. Apa langkahnya? karena sudah telanjur bekerja. Mereka Saya ingin terpilih menjadi rektor kan butuh tambahan ilmu, semen- tentu karena banyak dukungan dari tara waktu dan umur tidak mungkin senat. Senat itu perwakilan dari sua­ra dimundurkan. di kampus ini. Artinya, orang punya Selain itu, jumlah pegawai yang han- harapan besar terhadap kinerja dan ya lulusan SLTA kan terus berkurang. rencana saya ke depan. Para pegawai baru rata-rata sudah Oleh karena itu, langkah-langkah lulusan S-1. Makanya, selain empat saya ke depan yang normatif adalah fakultas yang ada, yaitu Ekonomi, Hu- memenuhi standar seluruh elemen kum, Teknik, kampus agar d a n F I S I P, sesuai dengan Biodata kami juga regulasi pemerNama : Marsanuddin, S.H., M.H. ada magister intah, yaitu UnTempat, tanggal lahir : Padang Bindu, Bengkulu, 5 Juli 1957 manejemen. dang-Undang : Meriwati, S.H. Istri Nomor 14/2005 Anak : 1. Richard Adiprasetya Konon, ma­ tentang Guru 2. Tedi Armandra hasiswa yang dan Dosen, juga 3. Ditasari Ariani kuliah di sini peraturan lainPendidikan : - SDN Padang Bindu Bengkulu (1972) hanya karena nya. - SMPN Manna, Bengkulu (1975) mau menda­ Salah satu - SMAN Manna, Bengkulu (1980) patkan ijazah peraturan yang - S-1 Universitas Atmajaya Yogyakarta (1987) dan gelar? harus segera - S-2 Unila (2000) Silakan saja dipenuhi dan - Sedang mengikuti Program Doktoral membuat sudah terus kita di Universitas Persada Jakarta pernyataan pacu adalah s e ­p e r t i i t u . kualifikasi do­ Yang pasti, semua proses perkuliah­ sen, bahwa seorang sarjana S-1 tidak an di USBRJ dilaksanakan dengan akan boleh lagi mengajar mahasiswa standar-standar yang baku. Tingkat jenjang S-1 juga. kehadiran mahasiswa juga diperhitungkan untuk menentukan boleh Bagaimana dengan kualifikasi atau tidaknya mahasiswa mengikuti dosen di USBRJ? midsemester, misalnya, dan standarAlhamdulillah, tinggal sekitar 10% standar lain. lagi yang belum S-2. Dan pada 2012, Jika ada mahasiswa yang memang saya tidak akan toleransi lagi jika ada hanya punya niat mendapat gelar, dosen yang tidak mau sekolah lagi. itu hak mereka juga. Tetapi, proses Pilihannya, keluar atau menjadi staf belajar yang dilakukan sesuai standar, adminsitratif. Sebab, itu bukan peratermasuk kehadiran dan tugas-tugas, turan saya pribadi, tetapi sudah dari tidak mungkin mereka tidak menda­ pemerintah. Nanti dosen sekolah hanya karena patkan tambahan ilmu kalau ilmu tuntutan gelar juga? yang mereka terima tidak terserap, Tidak begitu. Saya sangat menghormati paling tidak ada pengetahuan yang

syarat-syarat normatif seperti harus adanya ijazah. Tetapi, kompetensi riil­ nya harus baik, makanya ke depan di USBRJ tidak ada lagi rekrutmen tenaga dosen yang tidak melalui mekanisme standar kualifikasi yang ketat. Semua harus patuh pada satu pintu, yaitu pintu seleksi yang baik. Memang sementara ini seperti apa? Ya, tetap diseleksi, tetapi masih ada tahapan penting yang menurut saya harus dilakukan, yaitu semacam fit and proper test begitu. USBRJ sudah berumur 21 tahun. Itu artinya sudah punya kultur yang kuat, termasuk budaya dalam rekrutmen dosen. Anda yakin bisa mengubah itu? Saya kira semua orang pasti ingin maju dan berubah menjadi lebih baik. Saya melihat keinginan untuk menuju ke arah perubahan paradigma itu sangat kuat dari hampir semua elemen dalam USBRJ. Oleh karena itu, saya menyatakan yakin dan optimistis keinginan itu bisa kami capai bersama. Mahasiswa USBRJ hampir semua orang yang sudah bekerja, bahkan pejabat. Bagaimana interaksi dosen dan mahasiswa? Kami sudah sangat berpengalaman untuk itu dan tidak ada masalah. Sebab, sejak awal diterima menjadi mahasiswa di sini, begitu masuk gerbang kampus mereka kita minta melepaskan semua atribut di luar. Baik dia kepala dinas atau komandan di kesatuannya, itu tidak bisa dibawa masuk kampus. Dan alhamdulillah, proses pembelajaran tidak ada masalah meskipun dosen tidak bisa mengajar seperti kepada mahasiswa yang baru lulus SMA. Terakhir, target Anda, kapan US­ BRJ menjadi universitas favorit se­ perti yang Anda cita-citakan? Sejak saya dilantik, Sabtu, 1 Oktober 2011 ini, langkah-langkah menuju cita-cita itu akan saya jalankan dengan sepenuh kemampuan. Soal sampainya kapan, itu urusan lain. Yang pasti, kami harus membangun atmosfer intelektual di kampus ini lebih baik lagi. n

Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Wakil Pemimpin Umum: Djadjat Sudradjat. Pemimpin Redaksi: Sabam Sinaga. Wakil Pemimpin Redaksi: Heri Wardoyo. Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Dewan Redaksi Media Group: Elman Saragih (Ketua), Ana Widjaya, Andy F. Noya, Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Djafar H. Assegaff, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Saur M. Hutabarat. Sugeng Suparwoto, Suryopratomo, Toeti Adhitama. Redaktur Pelaksana: Iskandar Zulkarnain, Iskak Susanto. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Redaktur: Alhuda Muhajirin, Sri Agustina, Amiruddin Sormin, Wiwik Hastuti, Heru Zulkarnain, Zulkarnain Zubairi, Hesma Eryani, Sudarmono, Trihadi Joko, Umar Bakti, D. Widodo. Asisten Redaktur: Aris Susanto, Muharam Chandra Lugina, Musta’an, Kristianto, Nova Lidarni, Syaifulloh, Lukman Hakim. Liputan Bandar Lampung: Juniardi, Sri Wahyuni, Rinda Mulyani, Vera Aglisa, Sony Elwina Asrap, Zainuddin. Biro Lampung Utara: Buchairi Aidi (Kabiro), Ruhiman, Hari Supriyono. Lampung Barat: Henri Rosadi (Plt. Kabiro), Eliyah. Way Kanan: Yoel Lukasim (Kabiro), Warseno, Mat Saleh. Lampung Tengah: Ikhwanuddin (Kabiro), Andika Suhendra (Wakabiro), M. Lutfi, Agus Hermanto. Metro/Lampung Timur: Sudirman (Kabiro), Djoni Hartawan Jaya (Wakabiro), Chairuddin (Wakabiro), Agus Chandra, Eddy Ribut Herwanto, Suprayogi. Tulangbawang: Muhammad Guntur Taruna (Kabiro), Juan Santoso Situmeang. Tanggamus: Mif Sulaiman (Kabiro), Sudiono, Sayuti, Widodo. Lampung Selatan: Herwansyah (Plt. Kabiro), Aan Kridolaksono, Usdiman Genti. Pesawaran: Meza Swastika. Desain Grafis: DP. Raharjo, Sugeng Riyadi, Sumaryono, Sugito, Malianingsih, Ridwansyah, David Jackson, Djadi Satmiko, Ferial, Nanang B, Dede Darmawan, Nurul Fahmi. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim). Account Executive Iklan: Oki Haray, Merry Destaria, Shiera Maqhruf. Manajer Keuangan dan Akunting: Rosmawati Harahap. Manajer Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Sanggar Pramuka No. 9, Kalianda Telp/Fax: (0727) 322724. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Imam Bonjol No.1, Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan

±

CMYK

±

±

CMYK

±

±


±

±

CMYK

CMYK

± Lampung Post I 10

Minggu I 2 Oktober 2011

Keluarga Konsultasi Keluarga

±

Bagaimana Mengasah Karakter Anak lewat Gambar? Pertanyaan: Terimakasih sekali kepada Lampung Post yang sudah mengadakan rubrik Konsultasi Keluarga ini. Saya pernah mengikuti seminar Pak Bekti yang luar biasa. Waktu itu temanya tentang parenting. Ketika itu dijelaskan bahwa karakter anak-anak bisa dibangun melalui terapi menggambar. Mohon penjelasannya terapi ini seperti apa, dan bagaimana kaitannya dengan pendidikan karakter yang sedang digalakkan oleh pemerintah di sekolah-sekolah. Terima kasih. (Bandar Lampung, 08127911xxx)

Kuliner

Menjelajahi Aneka Menu Bebek TIDAK semua orang menyukai daging bebek. Namun, jika Anda menjelajahi aneka menu bebek di Rumah Makan Bebek Gila Deborah. Dijamin Anda berselera. Di sini tersedia menu bebek gila, bebek goreng, bebek banci, dan ranting bebek. Menu yang paling laris ialah menu bebek gila. “Wah, gila pedesnya.” Ungkapan itu kerap diteriakkan pelanggan sehabis makan di rumah Tante Aryani (45 tahun), begitu panggilan akrab para pengunjung kepada pemilik rumah makan ini. Karena itu, menu ini dinamakan menu bebek gila. Bebek gila adalah bebek yang difresto dengan bumbu sambal merah yang sangat pedas selama kurang lebih setengah jam. “Sisa sambal yang digunakan dalam fresto kami buang karena banyak mengandung kolesterol. Bebek disajikan dengan sambal baru yang sama pedasnya,” kata dia. Kepedasan sambal bebek ini tidak jauh berbeda dengan sambal batak. Mantap pedasnya! Bebek yang dipilih bukan bebek

Jawaban:

±

Dear Ibu, di dalam Neuro Linguistic Programs (NLP)-nya Richar Bandler dikatakan bahwa antara tubuh dan pikiran itu sangat berhubungan. Tubuh akan memengaruhi pikiran, begitu juga sebaliknya pikiran bisa memengaruhi tubuh. Demikian juga setiap gores­ an tulisan dan gambar akan Bekti Maxima memengaruhi pola-pola kepribadian tertentu. Oleh sebab itu, sampai saat ini tes menggambar masih dipakai sebagai standar psikologi secara internasional. Namun, luar biasanya ketika pola-pola tulisan dan gambar kita ubah, ternyata mampu mengubah pola pikir seseorang. Kali ini saya akan jelaskan pola-pola dasar yang sangat berkaitan dengan karakter dasar yang memengaruhi kesuksesan seseorang. Karakter dasar itu berupa kepemimpinan, kedisiplinan, antusiasme, komunikasi, konsistensi, kestabilan emosi, kemampuan menentukan prioritas, dan berpikir sistematis. Seseorang yang sukses harus memiliki karakter yang kuat, berani, dan memiliki pandangan jauh ke depan. Pola kepemimpinan ini dapat dibentuk dengan menggambar garis-garis yang kuat, batang pohon yang kokoh, dan penggunaan area gambar yang proporsional. Tujuan-tujuan besar baik spiritual maupun materi hanya bisa dicapai dengan disiplin yang sangat tinggi. Dan, itu juga merupakan tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Kedisiplinan sudah diajarkan di sekolah de­ ngan mewarnai yang tidak boleh keluar dari area gambar yang sudah ditentukan. Kedisiplinan juga diajarkan lewat menulis dengan latihan tulisan halus-kasar. Antusiasme berhubungan dengan kombinasi antara ketebalan goresan dan besarnya gambar atau tulisan yang proporsional. Komunikasi dapat dibentuk dengan latihan menggambar pola-pola spiral (squiriguling) dan menghindarkan pola-pola gambar yang berujung runcing. Konsistensi dapat dibentuk dengan menggambar pola-pola yang sama, perulangan garis yang sama. Kestabilan emosi dapat diperbaiki dengan goresan yang seimbang. Semakin tebal tulisan, maka semakin emosional. Hindarkan anak menggambar hal-hal yang mengerikan seperti membawa pedang, apalagi disertai dengan kaki yang terentang karena akan memunculkan kepribadian yang agresif. Kemampuan menentukan prioritas bisa diasah dengan panduan waktu dan kesinambungan gambar. Hindarkan anak menghapus gambar atau tulisannya secara berlebihan karena akan memunculkan efek perfectionist. Berpikir sistmentis harus dimiliki oleh kepribadian yang sukses. Pola ini bisa diajarkan dengan menggambar secara berurutan dan lengkap. Ini sebuah terapi sederhana yang murah untuk mengasah kecerdasan anak. Satu lagi, hindarkan anak menggambar pemandangan dengan sawah, gunung, jalan, petani, awan, dan matahari. Walaupun terlihat indah ini akan memunculkan jiwa yang tidak memiliki keberanian, tidak percaya diri. Sehingga, anak sebenarnya cerdas, tetapi tidak mampu menggunakan kecerdasannya. Terima kasih. Rubrik konsultasi ini bekerja sama dengan

±

Jalan Urip Sumoharjo Nomor 89B. Telp. (0721) 709887. Bandar Lampung

±

±

leher panjang, melainkan bebek jenis entok, bebek besar berleher pendek. Bebek ini dipilih karena dagingnya banyak bebek petelur. Aryani mengolah sendiri daging bebek mentah sampai siap saji. Daging yang diolah menjadi lembut dengan bumbu yang meresap.

Aroma cabai yang pekat sangat terasa meledak-ledak. Anda tidak perlu terlalu repot memisahkan daging dari tulang. Daging bebek begitu mudah lepas dari tulang saat disantap. Bahkan, kelembutannya tidak kalah dengan daging ayam. ­Aryani sukses menghasilkan daging bebek yang lezat, lepas dari kesan amis dan bau. “Mengolah daging bebek berbeda dengan ayam. Ada cara sendiri agar bebek tidak amis dan dagingnya lembut. Banyak yang suka dengan bebek setelah makan di sini,” ujar dia. Menurut Aryani, saking pedasnya bebek gila, konsumen yang sudah selesai makan dapat dipastikan tidak akan langsung pulang karena membutuhkan waktu untuk menghilang­ kan rasa pedas yang menye­ ngat di mulut. Konsumen akan duduk mengo­ brol sambil menikmati teh panas untuk menetrali­ sasi rasa pedas. “Enggak ada ceritanya makan di sini langsung pulang. Waktu makan bilang ‘Gila Tante pedesnya!’. Se­t elah pulang kembali ceria dan sudah tidak kepedasan lagi,” kata dia. Menu yang cukup unik adalah ranting bebek, berisi tulang belulang dan jeroan. Semua menu bebek disajikan bersama lalapan, seperti terong, buncis, kol, adas, salad, dan jengkol.

Untuk ukurannya, menu bebek dibagi menjadi tiga, yaitu kecil, sedang, dan jumbo. Ukuran jumbo bisa dinikmati tiga sampai empat orang. Sedangkan harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp28 ribu sampai Rp35 ribu. Rumah makan di dekat RSUD Abdul Moeloek, di jalan H. Rivai ini buka sejak pukul 09.00 sampai 24.00. Sebagai orang Lampung asli, ibu dua anak ini menunjukkan budaya daerah dalam rumah makan miliknya. Ornamen kain-kain Lampung

dipajang mengelilingi dinding. Para konsumen juga dimanjakan dengan untaian musik Lampung yang selalu diputar menggunakan kaset. Hm, pasti tidak hanya lidah Anda yang akan bergoyang, tapi juga badan Anda. (MG2/M-2)

n LAMPUNG POST/IKHSAN

±

Si Anak Tengah Kurang Kasih Sayang APAKAH Anda tengah berencana memulai sebuah keluarga? Disarankan, sebaiknya Anda merencakanan memiliki anak sebanyak dua, empat, atau lebih, tapi jangan tiga, mengapa? Psikolog keluarga Sally-Anne McCormack mengatakan sebaik­ nya Anda berpikir dua kali jika berencana memiliki tiga anak, sebab ada kemungkinan besar anak nomor dua atau si tengah akan merasa diabaikan dan kurang kasih sayang. “Memang agak berat dalam menangani tiga anak,” katanya seperti dikutip dari Times of India, Kamis (29-9). “Sebaiknya, Anda memiliki

CMYK

ma dan tak memiliki sifat manja seperti anak bungsu.

n babybook.ch

dua, empat, bahkan lebih saja untuk menghindari adanya

±

anak tengah. Pastikan juga Anda menghabiskan waktu yang

sama dengan setiap anak.” Ia pun menambahkan, “Urutan kelahiran pasti memiliki dampak pada setiap anak. Anak pertama cenderung memikul beban lebih besar daripada adik-adiknya, sedangkan si bungsu memang cenderung menjadi sedikit manja. Dan anak tengah kerap dibiarkan tanpa perhatian,” ujar dia. Adapun psikolog remaja, Dr. Darryl Salib, mengatakan si sulung cenderung berakhir dalam tanggung jawab untuk membantu. Namun, peran itu kerap digantikan oleh orang tua. “Untuk anak tengah, karakter mereka memang agak sulit diidentifikasi,” katanya. Akan tetapi, ada keuntungan menjadi seorang anak tengah, yakni tidak mempunyai tekanan atau beban seperti anak perta-

Berikan Cinta Kalaupun akhirnya Anda dan suami dikaruniai tiga atau lima anak, pastikan Anda memberi kasih sayang secara adil kepada anak-anak Anda. Setiap orang tua pasti mencintai anak-anaknya. Sayangnya, seringkali orang tua tidak mampu menunjukkan cinta dan perhatiannya yang besar itu kepada setiap anaknya. Akibatnya, ketika orang tua dekat dengan salah satu anaknya, tudingan pilih kasih pun muncul dan anak lainnya akan merasa tersisihkan. Jadi, cobalah lebih tunjukkan cinta dan perhatian Anda kepada anak-anak. Mengajak anak melakukan hobinya, mendampinginya saat anak butuh bantuan, memperhatikan halhal kecil yang seringkali luput dari perhatian, akan membuat anak merasa dicintai dan diperhatikan ayah-ibunya. Individu atau anak yang merasa dicintai, dihargai, dan diakui oleh orang tuanya biasanya tidak akan merasa begitu terganggu, sekalipun dia bukanlah anak kesayangan di keluarganya. “Ibu dan kakak perempuanku lengket banget. Kayak pot dan bunganya. Jelas bahwa ibu lebih suka dia. Tapi aku tahu ibu sa­ngat mencintaiku juga, jadi buatku tidak masalah kok,” kata seorang anak tentang ibunya. (DBS/M-1)

CMYK

±

±


Minggu I 2 Oktober 2011

Lampung Post I 11

Pariwara

TIPS

Sukses Memiliki Profesi Ganda Saat ini tingkat keterbukaan dan kebijakan perusahaan dalam me­ nangani karyawannya yang memi­ liki profesi ganda mulai muncul. Pengerti­an profesi ganda di sini adalah ketika karyawan tidak hanya menggan­ tungkan hidup dari pendapatan rutin

dari sebuah perusaha­ an, tapi juga memiliki usaha sampingan. Entah itu berjualan makanan, bekerja sebagai perenca­ na­ pesta pernikahan atau wedding organizer, berprofesi sebagai penyi­ ar ­­radio atau bahkan memiliki usaha kecil-kecilan antar jemput anak sekolah. Tentunya dilakukan di luar jam kerja. Tidak sedikit perusahaan yang bersikap terbuka pada kary­ awannya menyoal 2 profesi ini. Ada yang terang-terangan mem­ bolehkan karyawannya bekerja di perusahaan lain setelah jam kantor selesai, ada pula yang membole­ hkan tapi dengan syarat tertentu, misalnya tidak bekerja pada bidang industri yang sama. Ada banyak faktor penyebabnya, diantaranya adalah karena kurangnya jumlah penghasilan yang diberikan oleh perusahaan, ketidaksesuaian jenis pekerjaan yang dilakukan di kan­ tor dengan minat karyawan (ingin mendapatkan penghasilan tam­ bahan), ketidakpuasan (sakit hati) karyawan terhadap kebijakan mana­ jemen dan sebagainya. Bila Anda ingin melakukannya, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini tipsanda.com akan menguraikan tips sukses memiliki profesi ganda:

1. Teliti Sebelum Membeli. Sebelum memutuskan untuk berpro­ fesi ganda, telitilah segala hal yang

berhubungan dengan kontrak kerja Anda, peraturan perusahaan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, apakah ada hukum yang mengikat dan jangan lupa mengkonsultasikan dengan pihak Human Reseource di perusahaan tempat Anda bekerja. Jika Anda saat ini bekerja di perusahaan yang secara tidak jelas tidak melarang karyawannya berprofesi ganda, maka tunggu apa lagi…go for it!

2. Tahu Diri. Tahan diri untuk tidak banyak mengumbar omongan tentang peker­ jaan ‘lain’ itu, betapa pun Anda antusias menjalaninya. Ingat, pada jam kantor Anda se­ tiap hari, Anda digaji untuk bekerja dengan baik, komit dan bertanggung jawab pada tugas-tugas yang harus Anda tangani. Sebagai professional, Anda harus mengetahui dengan pasti,kapan saatnya untuk bekerja den­ gan sepenuh hati di perusahaan Anda sekarang, kapan harus membicarakan profesi Anda yang lainnya lagi. Jangan sampai profesi Anda di tempat lain se­ lain perusahaan Anda sekarang, pada akhirnya justru memusnahkan karir Anda di temapt Anda bekerja saat ini.

3. Utamakan Pekerjaan. Memiliki profesi lebih dari satu bakal menguras energi dan pikiran. Karena itu ada baiknya memilih profesi lain yang tidak terlalu banyak menyita tenaga dan waktu Anda. Mengurus pekerjaan di kantor saja sudah pus­ ing dan sangat melelahkan, apalagi sesudah jam kantor selesai, masih harus melakukan pekerjaan lainnya lagi. Aturlah waktu Anda sedemikian rupa. Buatlah jadwal yang ketat, halhal apa saja yang mesti Anda laku­

kan satu demi satu, dengan tetap mengedepankan pekerjaan utama saat ini. Dengan memiliki profesi ganda, Anda harus siap risiko membagi waktu yang hanya 24 jam.

4. Harmonisasi. Biasanya bia Anda menjalani suatu hal baru dalam kehidupan ini, tidak jarang waktu dihabiskan untuk beker­ja dan bekerja. Padahal, sebagai manusia Anda juga membutuhkan beristira­ hat, berinteraksi dengan kehidupan pribadi. Setelah jam kantor Anda selesai, masih ada pekerjaan lain yang menunggu di tempat lain. Sehingga waktu berputar terasa sangat cepat bah­ kan sang­at pendek. Bila salah satu pincang atau tidak seim­ bang, maka seluruh usa­

ha keras Anda tidak berarti, bukan? Anda juga tak perlu memforsir diri Anda secara terus menerus tak kenal lelah bak pejuang di medan perang. Take a break, berolahraga dan istira­ hatlah. Lakukan hal-hal yang rileks dan menyenangkan. Karena selain baik untuk tubuh dan batin, baik juga untuk membuat kepala segar. Bila otak Anda segar, ide-ide akan meng­alir lebih leluasa dan akan berguna bagi perkembangan kinerja.

5. Fly Me To The Moon. BIla usaha Anda perlahan-lahan telah menunjukkan hasil yang baik, bahkan lebih baik dari pekerja­an­utama, jangan terburu-buru meng­ambil tindakan untuk hengkang dari kantor pertama. Berjalanlah dalam garis perencanaan yang matang, yang telah disusun se­ jak awal. Bila memungkinkan, usaha yang Anda kerjakan dan geluti sebagai profesi tambahan ini, dapat berjalan sendiri, cukup kendalikan dari jauh. Atau dengan kata lain, berjalan tanpa perlu kehadiran Anda secara fisik di lokasi. Tentunya ini akan sangat meringankan, bukan? Jadi, tetaplah pada pekerjaan saat ini, hingga Anda telah bener-benar menemu­ kan momentum untuk menentukan pilihan atau hanya kembali pada satu profesi saja.


Lampung Post I 12

Minggu I 2 Oktober 2011

SASTRA Cerpen Dahlia Rasyad

tangisan ibumu sampai kau bisa berkata seperti itu? Kau plin-plan dan labil. Kau tidak sejati sepertiku.” “Biarkan aku kembali bersama keluargaku. Dan tenang saja, aku tidak akan menyingkirkanmu terlalu jauh dari diriku. Kau akan berguna pada saat-saat tertentu.” “Apa maksudmu? Itu tetap saja membuatku mati. Aku tidak mau!” dengus sang artis memalingkan muka. Merasa diperalat. Gadis itu menghela napas berat. Ia bingung harus melakukan apa selain membicarakan keindahan. Keindahan satu-satunya cara untuk kembali pada sanak keluarga dan orang-orang yang dikasihi. Hanya keindahan yang mungkin bisa menyelamatkannya dari ketidakbergairahan hidup dan ketiadaan harapan. Cuma dengan membicarakan keindahan dan menikmati jerat godanya sajalah ia bisa terlepas dari segala kemurungan. Keindahan yang meski mungkin adalah kutukan, tetapi juga adalah berkah. Dan hanya kutukan yang busuk itulah yang bisa menyelamatkan dirinya dari angkara murka sang artis. Apa boleh buat, ia mulai membayangkan bagaimana manisnya memberi kasih sayang dan perhatian pada orang-orang yang sakit dan miskin di dunia ini. Ia mulai membayangkan bagaimana pilunya hati seorang ibu yang berjuang mati-matian melahirkan anaknya ke dunia. Ia membayangkan seorang kekasih yang mengharapkan cintanya. Ia jadi ingin punya cinta dan berkasih mesra dengan penuh ketulusan dengan orang-orang. Ingin melihat tawa anak-anak polos dan manja yang melukiskan pensyukuran atas keberadaan diri yang sia-sia di penjara kelam ini, di kehidupan kosong tak berujung ini. Tawa anak-anak yang meski terasa pilu tapi begitu haru. Tawa yang merupakan pertanda jiwa besar dari seorang yang lemah dan kalah seorang makhluk ciptaan. Dan untuk memuaskan keinginan itu hanyalah dengan hidup dan berjuang. “Cuih! Kau pikir dengan membayangkan kenikmatan dunia, aku akan musnah? Kau salah! Justru karena itu aku bersemangat untuk hidup dan berjuang mengalahkan semangatmu yang tolol itu,” dengus Nova. “Kiamat itu terjadi setiap hari. Maka hidup atau pun mati sama saja, tak ada awal dan tak ada akhirnya. Tapi hati nurani tak pernah ada kiamatnya. Ia kekal. Dan sejauh ini aku baru mengerti bahwa mengidolakanmu sama saja dengan membunuh hati nuraniku.” Sang artis sontak terkejut, menyorot tajam fans lemah di hadapannya. “Aku adalah maut bagi gadis yang tak punya rasa kasih sayang sepertimu! Maut bagi gadis yang amarahnya mudah meletup-letup. Bukankah kau masih sulit memaafkan orang lain?” ketusnya dengan pandangan tajam. Tak lama, Nova artis itu mulai komat-kamit membaca mantra seakan mencoba menyihir dan menghipnosis sang fans sampai daya pikirnya tadi hilang dalam sekejap, berganti pikiran-pikiran dingin yang sarat dan begitu dalam. Pikiran yang akan sangat sulit untuk ditolak dan disingkirkan. Gadis itu perlahan mundur. Rasa takut membuat mentalnya ciut. Ia terlalu lemah untuk mengusir artis itu jauh-jauh. Terlalu lemah untuk membuat dirinya keluar dari ruangan itu hidup-hidup. Mantra yang diucapkan Nova menjeratnya penuh dalam ketidakberdayaan pikiran. Pikiran sebagaimana mantra yang diucapkan Nova, pelan-pelan membuat gadis itu menjadi dingin dan mengerikan. Gadis itu pun tak kuasa lagi. Ia tak bisa lagi mempertahankan pikirannya. Ia tak sanggup lagi berdiri tegap melawan sang artis. Ia pun keluar dari ruangan itu tanpa daya. Ia keluar menuju sebuah kamar di mana tubuhnya terbaring lemah dengan botol-botol infus dan mesin pengatur kestabilan jantung yang mewah. Sejenak terdengar sayup-sayup orang memanggil-manggil namanya, tak henti menghibanya untuk kembali. Samarsamar ia lihat wajah sang ibu yang mendekapnya erat, meletakan wajah di dadanya dengan leleran air mata. Sesaat kemudian terdengar mesin pendeteksi denyut nadi berbunyi datar. Tangis pun pecah di sela jerit pilu ibu yang memanggil anaknya. “Nova!!!” n

al

mana berhembus angin dan kau cuma debu, di mana ada waktu dan kau akan musnah. Kau benci ketidakabadian. Dan itulah kekalahan sesungguhnya.” “Jangan menceramahiku! Kalau kau lebih kuat dariku kenapa kau hanya bisa terbaring lemah di kasur rumah sakit itu berbulan-bulan dengan infus melilit dan otak yang semakin hari semakin membusuk?! Andai saja kau bisa mendengar lirih tangis sanak keluargamu dan melihat teman-teman membawakan karangan bunga untukmu. Heh, bukankah kehilangan semangat tapi tidak kritis juga suatu kelemahan? Kelemahan yang sangat bobrok dan tolol.” Gadis itu terdiam, semakin lama semakin lemah. Musti dengan apa lagi ia mengalahkan perempuan getir dan keras hati di hada-

ri

Nova menyentuh tangan fans-nya. “Ada apa?” Gadis itu terkejut. Semburat dingin dari jemari mungil sang artis seketika membuatnya merinding. Tak kalah dingin dari ruangan itu. “Aku sudah terbiasa. Bahkan aku tahu betul apa yang membuat ruangan ini begitu dingin,” katanya. Hangat tubuh gadis yang menjadi fansnya itu sama sekali tak mampu melunturkan hawa dingin di ruangan itu. “Kau belum sedingin aku. Karena itulah kita bertemu.” Gadis itu bingung mengapa ia selalu saja ingin bertemu dengan sang artis, mencari-cari keberadaannya, mengidolakannya seolah Nova tak mau lekang dari ingatan dan jiwanya. Seolah menyatu, menjadi diri yang terbelah, yang tersembunyi jauh. Idola yang tak pernah ia duga bakal ia kagumi. Wajah sang artis Nova terasa begitu akrab di matanya tapi diri Nova sendiri seakan asing baginya. Tak ada hasrat untuk mencintai artis itu tapi pula tak bisa ia lepaskan begitu saja kedekatan dirinya. Dari mana artis ini, siapa dia, apa maunya, dan mengapa ia selalu membuat gadis itu kagum? Selalu membuat gadis itu mencari-cari di mana keberadaannya selama ini, selalu menempatkannya dalam pencarian yang tak kunjung usai. Sebuah pertemuan seperti yang diinginkan keduanya, sebuah pertemuan yang akan mengakhiri segalanya. “Aku tak pernah mati, Sayang. Tak bisa mati,” kata Nova dengan gelengan kepala yang lamban tapi mengancam. “Setelah sekian lama aku mendekam dalam dirimu dan merapat pada kehidupanmu, akhirnya kita bisa bertemu. Akulah Nova yang sebenarnya dan kau cuma fans,” lanjutnya. “Di mana kau selama ini?” “Masih di sekelilingmu. Tersembunyi di suatu tempat yang sangat dalam dan gelap,” jawabnya dengan sungging senyum. “Apa yang akan kau lakukan padaku setelah semua ini? Kau telah merampas hidup dan tawa ceriaku.” “Aku menawarkan Kebenaran yang akan membuatmu hidup berabad-abad, tahu!” mata dinginnya mencorong tajam. “Dan kau pikir itu cahaya?” Nova mendelik. Diam sejenak. “Kau tahu, kau adalah jiwa yang digariskan untuk setan. Kau diri yang sesat. Kau menawarkanku Kebenaran yang hanya sesaat, yang kau anggap sebagai yang terkuat,” lanjut gadis itu lugas. “Justru aku yang telah memberimu kebahagiaan, memberitahumu bahwa dunia itu adalah kesedihan. Orang-orang yang tertawa dan menjalani hari-harinya dengan ceria cuma satir yang menggelikan! Tapi kau tidak, Sayang. Kau kokoh dan abadi. Kau kesayanganku.” Gadis itu tertegun, mencoba mengerti perkataan sang artis. Seketika ia tahu. “Kau mengagungkan akal dengan menyingkirkan perasaan. Kau cuma artis redup yang kalah,” katanya lemah dalam sisa-sisa keberanian yang tinggal sejengkal. “Aku tidak kalah!” “Kau kalah artisku. Kau telah kecewa pada dunia di

Fe

TERTEGUN di depan krematorium anjing dan membaca selebaran lotre yang melekat di samping etalase, seorang gadis mencoba mengingat urutan digit angka di selebaran itu sambil merogoh saku. Secarik kupon undian bertuliskan “One way ticket to the Nova” terselip lusuh. Ia mendapati sederet angka yang persis dengan angka di selebaran itu. Ia mulai meraba namanya, mencoba memperpendek jarak dan mempersempit waktu, menemukan seorang artis yang selama ini ia cari-cari. Seorang artis yang menjadi idolanya selama ini, yang tak lain tak bukan adalah musuh terbesarnya sendiri. Ia sendiri belum mengenal sang artis yang terasa cukup tematik untuk sebuah karnaval megah di bumi yang serbacanggih dan meriah ini. Ia tidak mengerti apa yang diharapkannya dari kontestasi periodik yang banyak dipandang orang-orang sebuah masa agung yang tak ternilai. Baginya, itu hanyalah kesedihan yang tak pernah terbebaskan sekaligus tak terhindarkan. Tapi ia tidak ingin menyia-nyiakan tiketnya, bukan untuk menjadi, tapi merasa jadi. Ingin semuanya selesai, secepatnya. Ia masuki krematorium itu dan menemui seorang karyawan yang bertugas memandikan anjing, menanyakan perihal kupon itu, meminta untuk dicek dan diproses sebagaimana mestinya. Lalu lelaki itu memberinya stempel cap dan segaris paraf. Ia lalu menerima sebuah kartu ucapan selamat setelah lebih dulu ucapan terima kasih. Pengenalan dari tematik yang terkontestasi itu adalah kesempatannya bertemu sang idola dalam tajuk Chitchat & Dinner with The Nova. Sejenak lelaki itu menatapnya sebagai torso orangorang tak terduga. Durasi tatapan yang sangat berarti dari seorang manusia di peradaban ini. *** GADIS itu pun berkemas. Dengan beberapa aksesori terbuat dari flat emas dan sebuah tas clutch dari kombinasi soft leather dan brown suede berbentuk saku kemeja di tangan kiri, ia tiba tepat di depan pintu sang artis. Entah mengapa tiba-tiba saja ia cemas luar biasa, membuat dirinya semakin tak teridentifikasi. Sebenarnya ia ingin segera mengakhiri, tapi sang artis sudah telanjur berada di hadapannya, mencekalnya untuk beberapa saat. Tak terbayangkan olehnya. Sehari sebelumnya ia berada di depan rumah krematorium hewan dan sekarang seperti ada dalam akuarium non-CFC yang tersublimasi di bawah titik beku, menciptakan hexagonal-hexagonal es. Ruangan itu tiba-tiba seperti kerangga kulkas yang membekukan bola-bola air menjadi bongkah-bongkah salju sebelum sempat pecah ke lantai dan menjalar dingin ke seluruh ruangan. Jauh dari balik jendela yang bening, guntur menggaduh, membuat retak-retak awan kumulonimbus nyaris seperti cerabut akar yang membelah umbi. Menembus bumi. “Masuklah. Tak perlu sungkan,” katanya sambil menggurat alis dan bulu mata di sepetak kaca antik. Sekelebat cahaya resolusi spektra cecar ke ruangan dan menjadikan gempa. Nova tersenyum. Gadis itu tertegun. Senyum itu, yang untuk pertama kalinya hanya dipantulkan secara spekular dari sebuah ornamen bening dua dimensi dengan daya serap tinggi. Wajah yang untuk pertama kalinya tercitra dari bayang-bayang polaroid semu namun tanpa rintangan. Selain cermin dan jarum dalam jam analog polyalloy di pergelangan tangan Nova, tidak ada yang bisa dimaknainya dengan keabadian. “Tidak usah bersusah payah menerka semua yang ada di sini, Sayang. Kaulah yang harus dideskripsikan,” katanya masih membelakangi si tamu dari muka cermin. “Aku?” “Iya kamu, karena akulah yang menemukanmu melalui tiket itu. Bukan kau.” Wajah sang artis berkilauan seperti pancaran kristal yang terpantul kilat elektrik, menciptakan magnetik memukau. Tidak ada citra yang berhasil melukiskan dirinya. Ia lalu beranjak dan berpaling dari cerminnya 360 derajat. Mereka pun saling berhadap. Gadis itu semakin tertegun melihat paras Nova, aksesorinya, gerak, cara bicara, dan mimik muka, semuanya sama. Hanya ada satu yang lain, yang membuat mereka berbeda satu sama lain. Wajah sang artis itu tampak tirus dan pucat. Lingkar matanya hitam, dalam seperti lubang sumur yang mati. Tak ada binar-binar kehidupan sama sekali.

n

Cermin

pannya itu. Apakah d e n g a n membayangkan perhiasan mahal, rumah megah, mobil mewah, laki-laki tampan yang penuh cinta, anak-anak yang cerdas dan bersahaja? Apakah dengan membayangkan punya perusahaan di seluruh dunia dan membeli sebuah pulau peristirahatan yang maha indah? Apakah dengan membayangkan betapa nikmatnya menyantap masakan laut setiap hari? Apakah dengan membayangkan bagaimana terbang tanpa parasut dan mengitari belahan dunia kapan saja? Andaikan semua itu sudah terwujud lalu apa setelahnya, apa lagi, bagaimana lagi. Tapi kemengertiannya tentang orang-orang dan dunia lebih dalam dari hanya sebuah berandai-andai. Lebih mudah paham daripada menunggu suatu khayalan cepat sampai. Pengertian yang sama sekali tak bisa ia tepis mengapa semakin merajai dirinya. Dan dunia ini sendiri seakan mengesahkan kebenarannya hingga akhirnya ia terkulai lemas tak berdaya. Ia tak mau makan jika hanya untuk kembali lapar, tak mau dilahirkan jika hanya untuk menunggu kematian. Tak mau melakukan apa-apa jika hasilnya bukan apa-apa, tak mau bernapas jika hanya membuat semuanya semakin panjang dan tak selesai.“Aku hanya perlu menerima apa yang sudah digariskan dan menikmatinya. Baik aku maupun kau sama-sama kalah dan tak bisa apa-apa. Tapi bedanya, kau tidak mampu menjadikan kekalahan itu sesuatu yang nikmat dan berharga.” “Heh, apa karena telingamu sudah bisa mendengar

Yogyakarta, 2011

n SAJAK-SAJAK Agus Kindi

Pemanggil Embun rupanya embun masih sudi menyuntingku pagi hari, bukan sebagai kelopak yang baru

Sabda Mata mimpi berkejaran bagai pengantin, sepinya ombak mata hampa yang dulu pernah menjadi kunang kunang. mata yang menympan rusuk

dalam malam tanpa nama kucantumkan pengenal

mimpi masa depan setelah jadi keranjang jadi bedil

sang pemimpi yang mencari telur colombus

mata yang kutenteng setiap malam mengucurkan kisah sunyi beterbitan dalam malam tanpa nama tak ada yang kukenal

tumbuh bukan untuk tubuh yang baru bergegas berpacu.

selain tubuh yang susut karena purnama

sebab kabut masih menyimpan baik detak waktu dan hujan sesekali datang pada tubir jendela

mata syahdu yang pernah menjadi kunang~kunang. mata mimpi yang menjadi bulan

mungkin entah ada batasnya saat kusampaikan beningnya dengan air mata yang mengisak

mata yang menjadi ceruk sepi dalam sabda panjang tentang kisah yang putus kembli dari

dalam malam suyi sendiri saat terjaga

pengembaraan sepasang mata

malam tak berujung menggulung, panah tanya berlonctan

dan kantukku jadi bunga-bunga semesta yang bernyanyi lirih dan diam jadi dengkur.

menyisakan abu dari mimpimu yang terbakar

sementara diri dan baying-bayang tak lagi mengenal

September 2011

September 2011

harus dengan apa kupanggil embun karena hidup tak lagi berdaya melempar caci maki dan sakit cerita yang suram mejelma bayang-bayang ketika langit mulai tinggi ketika nasibku diundi kemudian haruskah kau sebut aku sebagai lelaki pemanggil embun sebab jiwa tak lagi punya kesejukan cuaca, sebab tangis menumpahkannya sesering aku mampu

Malam tanpa Nama

kukabarkan pada matahari untuk segala kesakitan yang melambung jadi uap dan cerita terbuka tirai untuk bersandiwara dalam episode kehidupan,

malam mengirim kereta tanpa nama

fana yang niscaya, aku bunga tak bernama berserah jadi sajadah di ujung doa

datang sebagai pencuri, menyusup dalam kemah

September 2011

sementara tangan tak henti menulis memo serta tanggal

Agus Kindi, lahir di Tanjungkarang, Lampung, 14 Agustus 1985. Saat ini tercatat sebagai

perjalanan yang berpatahan

anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Lampung.


Lampung Post I 13

Minggu I 2 Oktober 2011

APRESIASI KRonik G.M. Sudarta Luncurkan Buku Cerpen

YOGYAKARTA—Kartunis Indonesia Geradus Mayela Sudarta meluncurkan kumpulan cerita pendek tentang tragedi 1965 di kantor Aliansi Jurnalis Independen Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (29-9). G.M. Sudarta mengatakan kumpulan cerpen perdana bertajuk Bunga Tabur Terakhir itu mencoba menuturkan sejarah kelabu peristiwa 1965 atau dikenal dengan G30S melalui pengamatan, pengalaman, dan investigasi terhadap para korban kekerasan peristiwa 1965 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (ANT/U-2)

Teater Koma Pentaskan ‘Antigoneo’

JAKARTA—Teater Koma akan mementaskan Antigoneo di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada 7—16 Oktober mendatang. Produksi ke-124 kelompok teater ini menjadi karya penyutradaraan perdana bagi Rangga Riantiarno, putra salah satu pendiri Teater Koma, Nano Riantiarno. “Antigoneo adalah sebuah naskah saduran dari lakon Antigone Now karya Evald Flisar, yang merupakan versi modern dari naskah Antigone karya Sophocles, pujangga Yunani kuno,” ujar Rangga. (ANT/U-2)

Museum Nasional Pamerkan Stempel Tiongkok

JAKARTA—Museum Nasional Indonesia akan menyelenggarakan pameran seni ukir stempel dan kaligrafi karya Li Lanqing pada 7—21 Oktober, sebagai kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dalam bentuk pertukaran kebudayaan, seni, dan pendidikan. Selain diselenggarakan Museum Nasional Indonesia, pameran ini juga diprakarsai Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia dan Balai Seni Rupa Tiongkok. (ANT/U-2)

Sosialisasi Pilar Bangsa melalui Wayang Kulit

DENPASAR—Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, menggunakan wayang kulit sebagai media komunikasinya. Sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara tersebut terselenggara atas kerja sama MPR RI dengan Pemerintah Daerah Provinsi Bali dan dilakukan di Lapangan Puputan, Badung Denpasar, Bali, Jumat (30-9) malam. (ANT/U-2)

Angklung Hamburg Orchestra Tampil di Rotenburg

LONDON—Konser musik Angklung Hamburg Orchestra (AHO) yang menampilkan soundtrack Mission Impossible menghibur para undangan yang hadir pada Malam Budaya Indonesia di Aula Gedung Theodor Heuss Schule, Rotenburg, Jerman. KJRI Hamburg dalam keterangan persnya, Rabu (28-9), menyebutkan Malam Budaya Indonesia, Groser Indonesicher Kulturabend, yang bertema Bhinneka Tunggal Ika itu diadakan KJRI Hamburg bekerja sama dengan Volkshochschule Rotenburg. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Rotenburg, Detlef Eichinger, sejumlah pengusaha, akademisi, dan sekitar 150 masyarakat setempat. (ANT/U-2)

galeri Syukur Tiada Akhir St Sularto Penerbit Buku Kompas (PBK), 2011 328 hlm. PERJALANAN harian Kompas — yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh P.K. Ojong (1920—1980) dan Jakob Oetama—tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan. Pertama, keputusan Jakob Oetama siap memikul tanggung jawab menandatangani surat permintaan maaf, dini hari 5 Februari 1978. Kedua, keputusan Jakob Oetama memilih profesi jurnalistik sebagai panggilan hidup. Ketiga, kepergian P.K. Ojong yang mendadak tanggal 31 Mei 1980. Karena sosok Jakob Oetama, Kompas pun bersosok. Begitu pula sebaliknya. Deus, gratias agimus tibi. Tuhan, kami bersyukur pada-Mu!

Leviathan Thomas E. Sniegoski Pustaka Mizan, 2011 viii + 344 hlm. ADA apa dengan kota ini? Apakah ini yang disebut aerie, kota persembunyian para malaikat terbuang? Hati Aaron berdesir. Sementara itu, di sudut-sudut gelap kota, sesosok makhluk menatapnya penuh hasrat. Makhluk berusia ribuan tahun, berbau laut, dan di tubuhnya tertera cap dari neraka. Aaron sudah berjalan sejauh itu. Meninggalkan kehidupan lamanya yang nyaman, gadis pujaannya, kehilangan keluarga: semua demi menempuh perjalanan takdir. Haruskah dia mundur, atau terus maju, merasai semua ujian menyakitkan demi membuka tabir besar rahasia asalmuasal dirinya?

Memoar Seorang Eks-Digulis, Totalitas Sebuah Perjuangan Mohamad Bondan Penerbit Buku Kompas, 2011 258 hlm. PAHLAWAN yang terlupakan. Itulah Mohamad Bondan, sang perintis kemerdekaan. Meskipun namanya tersembunyi di bawah bayang-bayang para pemimpin utama pergerakan kebangsaan, termaksud Sukarno, Moh. Hatta, dan Sutan Sjahrir, andil dan pengorbanan Bondan tak bisa dibilang kecil. Bondan secara total telah memberi jiwa dan raganya bagi perjuangan menegakkan nasionalisme dan meraih cita-cita Indonesia merdeka.

Puisi yang Terus Ditulis Mengapa puisi terus ditulis dalam zaman yang penuh dengan media digital, yang lebih menawarkan imaji sensasional yang mengasyikkan? Kenapa para penyair harus repot-repot menulis puisi dengan kadar menyampaikan makna secara tidak langsung, yang justru membuat banyak orang merasa bingung untuk menemukan maknanya dengan susunan kata-kata yang rumit? JUGA, mengapa puisi harus multiinterpretable yang akan menjadi perdebatan banyak orang, yang mungkin dapat memicu terjadinya perselisihan? Padahal, di satu sisi puisi terus ditulis dengan variasi atas kekuatan gaya, bentuk, dan isi sebagai pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca, untuk dipahami maksudnya, bahkan untuk diinterpretasikan. Pertanyaan semacam itu akan muncul dan menjadi hantu yang terus melayang di din­ ding selama pikiran kita adalah semiotika pasif yang melihat keberadaan kata-kata tidak lain sebagai komunikasi, de­ ngan posisi puisi sebagai media representasional. Jhon Fiske (1990) menekankan pada kita untuk melakukan pemaknaan secara aktif dengan tugas utama yang harus dilakukan adalah melihat hubungan dalam kebudayaan sosial kita tentang alasan menjadi begitu, yakni menjadi ada dan hadir. Pasti ada jejak dari puisi itu tercipta, yang akan mendorong menembus batas yang telah digariskan leh konvensi sebagaimana tandatanda mengungkapkan kembali realitas itu menjadi teks. Bersabarlah karena konvensi bukan hanya berarti aturan, juga dapat berarti kebiasaan ataupun kesepakatan dalam suatu masyarakat, maka apa pun dapat saja menjadi mungkin terjadi dan penyair selalu memiliki cara tersendiri untuk menyatakan pesan. Itulah uniknya puisi yang selalu berkembang dan berubah sesuai dengan kadar ideologinya. Kita bisa melihat, misalnya, pada pesan langsung atau semacam seruan dalam ceramah, seminar, maupun sekolah-sekolah yang justru setelah selesai banyak dilupakan oleh audiens atau dalam buku-buku teori yang setelah membaca sampai selesai, ternyata kita lupa isinya. Justru setelah mem-

baca puisi, dalam aktivitas tak sadar sering menggunakan diksi-diksinya, teringat dan terkenang, itu karena ada pertautan perasaan melalui bahasa sehingga serasa mengalami peristiwa yang ada dalam teks puisi. Tentunya, puisi itu diciptakan dengan masuk pada unsur normatif dan kode penandaan sebagai koordinasi ideologis, yang nantinya akan diterima sebagai kebenaran, sedangkan bahasa sebagai tubuhnya. Maka, yang terpenting pada sebuah ideologi yang disampaikan dengan tidak langsung justru memberi daya sugestif untuk praktek pembentukan diri pembaca, pembenaran, juga kesadaran akan realita yang kini menjadi teks. Perlulah tahu bahwa dalam pembicaraan sehari-hari betapa pentingnya susunan kata-kata yang indah untuk menenteramkan pembicaraan. Tentunya, penglihatan atas puisi tidak hanya tertuju pada kerumitan kata-kata, tapi pada bagaimana kehidupan itu mesti diekspresikan lewat puisi karena bahasa mengalami keterbatasan untuk mendeskripsikan atau mendefinisikan realitas. Oleh sebab itu, butuh bahasa representatif semacam puisi untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan. Penulisan puisi dengan simbol, tanda, metafora, metonimi, atau mungkin paradoks dan ironi bukan dalam rangka mempersulit posisi makna untuk dipahami pembaca. Puisi bukanlah permainan kata-kata untuk menemu arti, melainkan susunan sistaksis kehidupan yang memberi pengetahuan bagi kita untuk terus memahami dan mencermati pengetahuan dari Tuhan. Pada hemat penulis, adanya metafora dalam puisi justru akan membuka emosi pembaca dengan tergugahnya perasaan melalui citra bahasa yang in-

n ANTARA/ZEYNITA GIBBONS

SENI KONTEMPORER INDONESIA. Seorang pengunjung berada di sisi karya seniman Jompet Kuswidananto (35) dari Yogyakarta, yang menampilkan karya kontemporer berupa sepatu sepasukan serdadu dengan senapan dan topi yang biasa digunakan pasukan keraton pada pameran Indonesian Eye: Fantasies & Realities di Saatchi Gallery London, Inggris, beberapa waktu lalu. Indonesia Eye: Fantasies & Realities merupakan pameran terbesar karya seni rupa kontemporer Indonesia yang pertama.

dah. Misalnya, di pipimu mekar mawar merah. Teks itu memang membingungkan, tetapi membuat orang yang mendengar akan tergugah perasaanya dan sekaligus merasakan senang karena tersanjung oleh citra bahasa, bahkan ada kemungkinan lain yang dapat ditemukan pendengar. Dalam keadaan itu, pendengar juga pembaca akan menemukan berbagai makna dari sebuah puisi, pada akhirnya teks tidak hanya terbatas dalam satu peristiwa, tetapi melampaui ruang dan waktu. Di sini kita seharusnya secara jernih menyikapi puisi bukan sebatas ideologi komunikatif yang melihatnya dalam kerangka universal dan pragamatis secara kaku, yakni hubungan teks dan pembaca saja. Kita perlu untuk melihat ideologi puisi sebagai upaya transformasi bahasa dengan realitas antara ada dan tiada. Sebab itu, gaya bahasa di dalam suatu teks sebenarnya untuk meningkatkan komunikasi, dengan menjadikan adanya kesan-kesan lebih mendalam. Hal itu disatukan dengan daya horizon baca berdasarkan latar belakang sosial budaya yang pembaca miliki. Adapun kerja dari imajinasi

penyair dalam rangka menyimulasikan realitas melalui bahasa ia gunakan untuk menjelaskan. Bahasa itu bukan cerminan, melainkan perwakilan yang dapat kita tandai dalam susunan alam dan budayanya. Pernyataan “hanya ada satu kata: lawan!” akan membawa kita pada kondisi ketertekanan dan penindasan sehingga perlu adanya perlawanan. Teks tersebut puisi dengan nada tuturan. Itu akan merujuk pada konteks. Kita lihat lagi misalnya, “Kalian: pun” merupakan wacana untuk menyajikan pandangan antitesis, sekaligus juga sebagai refleksi. Untuk menciptakan teks-teks yang padat dan singkat semacam itu membutuhkan daya imajinasi agar bisa menyiratkan. Fenomena-fenomena sosial yang secara esensinya sudah puisi, yang pada akhirnya dipahami penyair sebagai ide yang bergerak. Lantas, ketika dalam masa kontemporer teks-teks puisi menjadi seperti untaian-untaian kalimat filsafat, itu semua karena memang keadaan sosial kita yang mulai kehilangan rasa setelah kebebasan pada masa reformasi membuat hidup dalam gelamor. Karena pada masa sekarang

ini setiap pembaca dapat dan berhak menjadi kritikus untuk melakukan interpretasi berdasarkan horizon pembacaannya sehingga teks puisi tidak lagi dalam kategori baik dan buruk, tapi menghadirkan kebenaran atas rekonstruksi realitas, berdasarkan pembacaan yang cermat dan kritis. Di situ kita justru makin butuh puisi untuk membaca batin, diri, rasa, dan jiwa, sekaligus untuk mendapatkan kembali nilainilai yang hilang. Fenomena teralienasi dan eksistensialisme juga pewacanaan nilainilai lokal yang memuat mitos dan pembentuk budaya menjadi penting sebagai identitas, yang kerap kali dimunculkan para penyair. Dan puisilah yang mampu menyampaikan dengan bahasa yang lembut, halus, indah, perbandingan, dan polisemik, dengan masuk pada daya imajinasi dan keterharuan bagi pembaca. Sementara itu, zaman digital hanya dipenuhi dengan imaji yang membawa pada kehampaan dan keterasingan. Arif Hidayat Mahasiswa Pascasarjana Kajian Budaya UNS Solo, tinggal di Purbalingga.

BUKU

Berfilsafat dengan Lelucon FILSAFAT selalu menjadi tema besar yang tak pernah selesai dibicarakan. Ia hadir di tengah-tengah manusia sebagai entitas yang begitu rumit, sulit, bahkan menakutkan. Rasionalitas telah mengantarkan filsafat pada level di mana tak semua orang mampu memahaminya dengan mudah. Ciri khas filsafat yang melekat hingga kini adalah tuntutan keseriusan berpikir dalam kesepelean hal-hal kecil. Banyak yang suka terhadap filsafat sebagaimana juga tak sedikit yang membencinya. Kebencian mereka didasarkan pada kondisi filsafat yang sangat sulit dipahami. Ludwig Wittgenstein sendiri menyadari bahwa persoalan-persoalan filosofis klasik begitu memusingkan hanya karena dirumuskan dengan bahasa yang kacau dan membingungkan. Para filsuf seharusnya menyadari bahwa tugas mereka sebenarnya adalah mengurai kemacetan-kemacetan linguistik, merumuskan kembali kerangka teoritis dalam filsafat agar dapat dipahami tidak oleh sebagian orang saja (hal, 132). Sisi lain yang menyebabkan filsafat sulit dimengerti karena objek materialnya memang cenderung abstrak dan spekulatif. Kajian utama filsafat sedari awal tak pernah lepas dari apa tujuan hidup, seperti apa kebenaran, bagaimana eksistensi Tu-

han, dan pertanyaan-pertanyaan senada Plato Ngafé Bareng Singa Laut ini beyang tak kalah mendasar. Filsafat tak gitu renyah dan menarik untuk dicerna. henti-hentinya mempertanyakan sesuatu Stigma filsafat yang menakutkan diamdi balik-realitas. diam berubah menTema serupa juga jadi penghibur yang banyak ditemukan damenyenangkan. Milam buku ini, tapi dentos filsafat yang rumit gan diksi-diksi yang pun runtuh. kocak. Meskipun berAsumsi yang nuansa humor, bukan dibangun penulis tak berarti aspek-aspek jauh beda dengan mendasar luput dari Wittgenstein. Filsafat pembahasan. Justru di harus dipoles ke dasini kita akan mendalam bentuk yang tak pati kelenturan ba(lagi) menakutkan. Menyajikan filsafat hasa dalam merekam dengan nuansa huaspek-aspek filsafat mor atau anekdot— yang penuh canda tanpa mengubah tawa. Tak hanya itu, substansi—terlihat kita juga akan menlebih elegan daripada emukan kritik-kritik hanya berpusing-pumendasar tapi mengsing memecahkan gelitik. satu teori dalam Hadirnya buku polesan ilmiah. ini tak lain meruJudul buku : Plato Ngafe Bareng Singa Laut: Thomas Cathpakan jawaban bagi Berfilsafat dengan Anekdot cart dan Daniel mereka yang kePenulis : Thomas Cathcart & Daniel M. Klein M. Klein, penusulitan atau bahkan lis buku ini berbenci filsafat lanPenerbit : Kanisius, Yogyakarta keyakinan bahwa taran bahasa-bahaTebal : xii + 212 hlm. penggunaan basa yang amat sulit. Cetakan : 2011 hasa yang tepat Filsafat dalam buku

sangat vital dalam menunjang pemahaman seseorang terhadap sesuatu. Kecerobohan dalam memilih diksi bahasa bisa berpengaruh fatal bagi pemahaman secara komprehensif. Buktinya, sepasang suami-istri pindah ke sebuah apartemen yang baru dan memutuskan untuk mengganti kertas tembok di ruang makan. Mereka memanggil tetangga yang mempunyai ruang makan dengan ukuran yang sama dan bertanya, “Berapa gulung kertas tembok yang Anda beli ketika Anda memasangnya di ruang makan?”“Tujuh,” katanya. Maka pasangan itu membeli tujuh gulung kertas mahal, dan mereka mulai memasang. Ketika mereka hampir menghabiskan gulungan yang keempat, ruang makan sudah selesai. Merasa terganggu, mereka kembali ke tetangga itu dan berkata, “Kami mengikuti nasihat Anda, tetapi ada kelebihan tiga gulung!”“Jadi?”katanya.“Itu juga terjadi padamu?”Ampun! (hal. 133). Filsafat terasa enteng ketika disajikan dalam bentuk cerita-cerita yang menghibur. Semua itu akan kita jumpai dalam buku setebal 212 halaman ini. Sejumlah anekdot-anekdot kocak tentang filsafat terangkum secara padat dan rapi. Naufil Istikhari Kr. Pencinta buku


Minggu 2 Oktober 2011

AC

FURNITURE

AC spesialis AKIRA 0.5PK 1,5Jt. HITACHI 1PK 2Jt (Trade in), SHARP, LG, AUX,service dll. Hub. INDOCOOL LAMPUNG, 0721-3581133, 9381199.

Minimalis Produksi,interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern,Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166 „

Anda butuh AC baru/second, cuci AC/rental. Hub.ANUGERAHAC,9799797, 9900540, 9900530.

“Neo Classic ” trm pemesanan/ pemasangan hordeng, vitrage, spiral, vertikal/horizontal blind dll,hsl memuaskan, hrg variatif. Hub. 081369342793,081977972187.

Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470 AC bergaransi 3 th, tunai/ kredit, Panasonic, LG, Sharp, Crystal, Hub LINTAS SURYA Tlp. 0721 241101, 7490054 WINDA AC jual AC/Secd, serv/cuci AC, kulkas, dispenser, PS ms cuci dll, 257556, 7403726 08127921648 & 0721-7174866.Minggu Buka

AGEN DICARI PENERBIT LKS Mencari Agen/sales Freelanc pglmn utk memasarkan buku LKS SD per Bid Studi. Dilengkapi pegangan Guru. Srius hub: Widodo 0217431418 / 081281813069.

AHLI GIGI RAMA DENTAL ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. 0812.7945122, 0721268544 Jl.HOS Cokroaminoto 18 Kebon Jahe.

ALAT- ALAT CV. TANRUA GILIRAYA Pengadaan / pengisian PEMADAM KEBAKARAN. Hub. Jl. Imam Bonjol 423-B. Lk-Pura Tlp.0721-260626, 260320

BADUT Tama Ent. Mulai 150rb. Badut, dekor, balon dll. Hub.0812.79742313, 07217426047

BUS PARIWISATA Bus Pariwisata Merce.32 Seat, Kselmtn pnmpng Prioritas Prsh Klik www.Darmadutawisata.com Hb: 0815 4019822

CUCI SPRINGBED Cuci springbed, karpet, sofa, ACS antar jemput bersih hygenis, harum. Hub. 0721-3644254

HANDPHONE SERVER ASLI LPG, trm pendaftaran AGEN Telksl 5:5450, 10:10400,20:20250, Indst 5k:5050, 10k:10050, 25k: 24900 XL 5:5300,10:10300 Flx 5, 15/9.95/19.5 Esia 5,20/10.15. Minami_Cel,085269555333, 0819.779.81001

HORDENG

INDEKOST Kost karywn/ti fas lkp nayaman parkir luas lok Enggal. Hub. 0811.791229 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590 Kost executive Penginapan dan Perkantoran DIVKA Residen Faslt AC,TV,Laundry dll Jl.P.Antasari No.114, Telp.07212697631, 085669961111

INTERIOR NADIA INTERIOR, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 470206, 0811792863 SAFIRA Interior: membuat kichen set, kmr set, lemari pajangan, bar, meja kantor, counter bank, partisi. Showroom: 0813.79129108, 7164443

KEHILANGAN STNK BE 5753 CN, Noka: MH34D70016J175581, Nosin : 4D71755576, An. Nurjen STNK BE 5435 YE, Noka : MH328D20029K577523, Nosin : 28D580100, An. Linda Wati STNK BE 5546 CG, Noka : MH35TP0085K742945, Nosin : 5TP-260583, An. Paryanto

Lampung Post 14

KOLAM RENANG Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, obat-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

KOMPUTER Pusat transaksilaptop second, membeli Laptop bekas sgl kondisi merk & spek, service& sparepart. H r g & k u a l i t a s t e r j a m i n . H b. 081319900982, 9010982

KURSUS MENJAHIT Bisa cpt cari uang disk 20%-50%, bisa disalurkan kerja. Cpt2 ikut kursus menjahit &mode JULIANA JAYA.T.Umar Gg.Kiwi 5.Cp 701677-081540816997

KEYBORD DIJUAL KEYBOARD ROLAND E-96 Hrg 6,5 jt Nego Hub: 0857-69907252

MEJA BILLIARD Sokasi selalu sedia meja billiard 9’’/7 feet Second 95%/ bru + mcm aksesoris Jl. Ridwan Rais No.9 TKT Telp. 081272385555, 07217501705, 085789889853

MESIN-MESIN CV. Mitra Abadi jual, sewa, perbaikan, suku cdg, tinta, foto copy, msn Analog & Digital. Hub. 7505050, 0812. 7909898

MUSIK ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

CUCI GUDANG Paket alat music band Rp.15jt dijual

STNK BE 6358 FN,NK:MH1JF5112A K027935,NS:JF51E1026348,An:Ra ya Marisa

KESEHATAN Iin massage+lulur. Hub. 0813690 77114, 0721-3610197, 082183333471, 085840811170 MIRACLE WATER Air murni Alkali dr.ust Yusuf Mansur.Air terapi pengobatan:diabetes,Asam urat,Al ergi,Asma,Stroke,Jantung,dll Dicari Agen!! Info: 085769891888/www. e-miracle.com

PIJAT KEBUGARAN Pijat Tradisional P/W lulur Facial Hub: Perum Griya Sejahtera Blok B/1 (PU) 085768537118, 085228856973, 082184703889

seharga Rp.10jt saja (New) Sound System Tasso T3 ±6000w Rp.48jt (second, new Rp.100jt) OBRAL alat band & soundsystem berbagai merk terkenal, disc s/d 40% Yamaha,JBL,Mackie,Alle n&Heath,AXL,Sonor,Tama,RMV,Iban ez, Artrock,Cort,Best,Rhyme,Gallien Krger,dll Rama Swara telp.(0721) 251652-0811792034

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 80 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PAR KER LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333

PENDIDIKAN Olah Data & Konsul Statistik, Skripsi, Tesis dll. Hub:0858-40766756

KURSUS Kursus Singkat Pelatihan Guru TK, Dibantu Penempatan Mangajar Sgr Daftrkn diri anda Hub: 085788822699, 081369657073

PRIVAT NINTH ELEVEN,Privat Semua Mapel SD,SMP,SMU, Call : 0721-7356817,B. Lampung Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD,SMP,SMA Umum,mengaji,guru datang ke rumah. Prfsional & sabar. Hb.3667558, 081369277269 Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:07217481330/0857-68003557 Privat Gemilang smw pljrn TK/ SD – SMA, ngaji 0721-9006960, 085379862017

PENGOBATAN Sedia obat herbal batuk, tifus, kencing manis, asam urat, alergi, anak & dewasa. Hub. Bashir 087899296123. Ekstrak ikan gabus sari mina, asli, dpt naikan kdr albumin, prs penyembuhan stroke, kanker. Hub. Evi 081377752488

PERALATAN PESTA SULTHAN TENDA SEWAKAN PERALATAN PESTA, TENDA, KURSI, PANGGUNG, KATERING, dll, tlp. 7392111, 0812. 79436222.

RUPA - RUPA PINTU KACA alumunium 2mx4m,BU 3,7 jt Seken Mulus.Metro Hub: 0811796969 Regu Operator Excavator Proyek HTI Jepang di Pontianak Kalbar Hub:0821-54812009 IM2 berhadiah motor. Daftarkan IM2 kamu sgera. Kunjungi toko komputer terdkt. Hub. 085658919293 (Joko) „

ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rem-bes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Lim-bah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. HELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

PAKAN TERNAK Terima bongkol jagung giling kering. Hub. 0812.82108888, 083170111010 (trm drh Bandung).

SALSA/ YOGA/DANSA Membentuk badan jadi padat & berisi, mengobati stress. Hub. 0721473097

SANGGAR BUNGA Sanggar Bunga Fanny, menerima pesanan bunga papan medan (sewa) & bunga segar Jl.jend.Sudirman No.110 tlp.0721-9928989, 3666219. Lampung Florist menerima psnan U/ smua ucpn Bunga ppn medan (sewa) disk 25% & bunga ppn beli Jl. I. Bonjol No.169 Lebak Budi bdl telp 3664588, 085279714488 (24jam)

SERVICE Tunggal Jaya Teknik, sevice, bongkar pasang, cuci AC, m.cuci, kulkas, Hb. 0721-7571104, 081272111559 RIZKY Service kulkas, p. air, mesin cuci, AC, Dispenser, water heater, k.gas, tbg elpiji, k. angin, m.com, J.beli AC baru&cuci AC. Hb. 7506931, 082185021331. GRANSI 6 BLN DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin, strika dll (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812 SERVICE PANGGIL AC, Kulkas, Frezer, M. Cuci, W. Heater, dll. Hub. „ 081272590428

SUMUR BOR

KANTOR & GEDUNG

OA S E A r s i t e k t u r b e r p n g l a man merancang bangunan rmh tinggal,ktr,bangunan.hb:081272634488/0721-7410369:

Dijual/disewakan kntr 9x12m & Gdg 12x15m dgn tnh 1336m,SHM,IMB,Jl Tirtayasa Gg.Suharto min 10 th, Hub: 0811722018

Doughlas Arsitektur, rancang bangun rumah, ruko, kantor + Renovasi bangunan + pelaksanaan + pengawasan Hub : 081279448120, 0721 7502831.

Dijl cpt gudang u/ transit brg, mess krywn (3KT+dpr),1km,LT/LB 158/112 m2 Pkrgn luas. Prm Bumi Asri Jl.Palm V Blok G/83 Kedamaian 081279529999,7522277

BAHAN BANGUNAN ALUMINIUM Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

ASPAL Aspal Pertamina Cilacap, 60/70 Shell Esso Hrg Besaing Dswakan Wall 810ton Ph 0811722075/07217474171

FOLDING GATE BINTANG FOLDING GATE khusus terima Pesanan Pintu Folding Gate. Hubung segera Jl.Raya Natar Km 16 No.8 A Srimulyo 1, Pemanggilan Natar

RUMAH DIJUAL Rmh LT/LB 250/185, 4KT, s.bor, grs, bngunn baru, 295 Jt di blk UBL. Hb. 0813.69084747 Rmh LT/LB + 490m2/200 m2, 4KT, SHM, full keramik, garasi 2 mobil, sumur bor, sisa tanah belakang luas Jl.P.Antasari Gg.Sadar 1 No.55, hrg nego. Hub.0721-7622572, 082184050773 Jual rumah di Perumahan Bukit Kencana, 3KT/1KM. Hub. 081540007988 Dijual rmh LT/LB 117/70 m2, SHM, 3KT, 1KM, 1,5LT di Perum Bukit Sukabumi Indah Jl.Berlian 2 D8 No.9. Hub. 0812.72471155

GEDUNG DIJUAL Dijual gedung cocok untk Hotel, Kampus/sekolah, kantor, LT 2850 m2, LB 2750 m2, stretegis, jalur Antasari. Hub. Indoe Jaya Pro 0821-8340909, 242374

KOLAM DIJUAL Kolam ikan cck utk lobster, Kp Baru Unila, SHM, 1400 m2, 750 jt/nego. Hub. 0812.72738989, 771704, 081379789456

Dijual cpt rmh Perum Bumi Asri JL.Palem V Blok G,No.59 LT 180,LB 120,Hub:0813-14131407

Rmh Lb 300 m2 bangunan full, SHM, 3KT, 3KT, 3KM,r.krj, msolh, gdg, grasi, List 2200 Perum Korpri. Hb. 0816.402728

C V AGIL jn mnrm pbuatn,s.bor. panel box, srvce,pompa, submarsible jet, pump dll.085383566111, 087899088935, 08976141011

WALET Buana Walet Jaya Jl.Kartini 98 (sbrg BNI) tlp.262686 jual prlkp wallet, telur dll.

ATASI MAMPET Sedot WC penuh, pipa-2 & westafel mampet hilangkan bau tnp bongkar paling mrh garansi. Hub.7400060 Pangeran Mampet mengatasi WC mampet, saluran air wastafel dll, tp bgkr. Hub:0852-79230782

Tnh+rmh+ 2 ruko LT/LB 900 m2/10 x 11 Jl. Sisingamangaraja Gedong Air, SHM, hrg 2 M. Hub. 082183699903, 085669662388. Rmh dijual 5 Kmr Tdr,3 Kmr Mandi. Metro Kibang dan Tanah ukuran 25x50 Sertifikat.Berminat Hub:08127963211/0815880603 Rmh Jl P. Bangka Perum Karunia Indah Blok H/26 Sukabumi LT/LB:100/180 M2 3 KT 2KM grs Nego Hub: 081369148560 & 081270276312

DIKONTRAKKAN Rmh dikontrakan Jl.Sisingamangaraja Perum Kelapa Tiga Asri Blok G No.4 dkt pst kota Bdl. 081957326687

DIJUAL- DIKONTRAKAN Sgr dikontrakan/jual rmh Jl. Way Abung 34, LT 480, LB 12x17. Hub. 021-5303026, 08128052777, 082880010587 Rmh 3KM, KM pembantu, perabotan, LT 220M, LB150M.Perum T.Damai lestari Hub: 08161128712,0816412824

OVER KREDIT Rmh Perum Griya Kereta Api Be-

Djl cpt rmh hook SHM, 1,5 Lt, 4KT, 2KM, 2grs, LT/LB 209/190m2, Bm Asri Jl.Palm V Blk.G/83 Kedamaian 081279529999,0721-7522277 (100%renov).

ringin (over kredit) tipe 36 L 10x10,5

Rmh di Jual 2Lt, 4KT, s.bor, grasi, Jl.Kopi Selatan 3 No. 95 Perumnas Way. Hub. 085378708734

Ruko 3Lt dpn Apotik Sentosa Pahoman JL.Gajah Mada No.17F, LB 4.5M X 20M. Hub:0852-69350088

m,sumur, list 1300w, hrg 55Jt. Hb. 08562543131

RUKO DIJUAL

TANAH Jual cpt tanah Ls 1135m2+bngunan 88m2, SHM, cck u/ kos2an, jl. Cinde No 60. (gg. PU). 650jt. Hub. 081379681188 Dijual tanah L7500m//4670m/ 3500m Hk Mlk Gd Hrapn Jati Agng LamSel 081379724026. Tnh kebun 2,1 Ha,SHM,ada Jati,Coklat,Kelapa,Pin ang,Durian,deposit silika putih.Di Palputih Simpang dkt kebun PTPN 7 Bergen. Hub 0811722018 Dijual tanah Jl. Pagar Alam (PU) Ls 600 m2 (15x40) SHM pondasi kllg. Hb. 701741, 0812.79224055. Tnh 3 bdg pgr jl aspal pds kll cck u/ rmh tgl/kost Jl Swah baru (blk unila) SHM 675 M 250 jt, Jl senen ( blk poltek unila) AJB 970 M 150 jt senen AJB 530 M sdh timbun ( S. Bangun ) 110 jt Hb. 082180464343 ( NO SMS)

KAVLING Tanah kavling siap bangun (KSB) secara kredit,pembeli mendapat Sertifikat (Pemecahan dari Sertifikat Induk), lokasi sangat strstegis di Jl.Rajawali Candimas Natar, jumlah kavling terbatas 50% sudah terjual. Hub: 081369126608

BANDAR JAYA Rmh LT/LB 677/164, 4KT, 3KM, bangunan baru, garasi luas, 2200 watt, SHM, Bandar Jaya Pusat Kota. Hub.082181050309

Anda Telat? Produk Import untuk telat 5-7 Jam pasti Lancar aman & bergaransi. Hub : Apotek Sinar Farma Jl. Ampera 88-B Tanggerang Hp. 081272115788 GARANSI LUAR KOTA Obat dipakai baru dilunasi.

LOWONGAN Dibthk sgr min. lls SMU/sdrjt, u/ diddk & dijdkan Guru PG/TK. Hub, Mitra Persada Jl. P. Antasari 129 A telp. 7389481. Dibthkn sgr Guru Bimbel SD, SMP, SMA SMU smua pljrn trtm Mtk & English. Lmr antr lsg kr TEKNOS Jl. MH.Thamrin 35 Gt Royong tlp.0721-264484. Dicari tentor:MTK,FIS,KIM,AKT,ING Hub:NINTH ELEVEN Jl.Turi Raya 88 T.Seneng,BL.Tlp 0721-7356817 Bth cpt PRT, Baby Sitter, peg.toko & resto u/ Jkt & Batam, Gaji 1-2 Jt tdk ditmpg (lsg terbang lsg kerja). Hb.081225085900. Virgin Salon, mencari tenaga ahli Wanita siap kerja utk reflexi, creambath facila, body massage, menipedi. Hub. 0812.7934546, 0819.28236666 Plaza Lotus H2.

PERCETAKAN MEDIA TANJUNG KARANG Terima OC OLIVER 58 : 2 Mesin Jl. Duku Pasir Gintung Telp. 0721-256169 Percetakan & Reklame Media Jl. Z.A. Pagar Alam Labuhan Ratu depan Jl. Sukardi Hamdani/Palapa Terima Pesanan: „ Undangan „ Brosur „ Stamp Warna „ Stamp Kristal „ Plank Merk „ Buku Nota

Yayasan Baby Sitter, Jakarta, perawat, prt, mencari sponsor fee tinggi. Kami berikan gaji tinggi. Hb. Nanang 0819868155.

Dibthk sgr min. lls SMU/sdrjt, u/ diddk & dijdkan Guru PG/TK. Hub, Mitra Persada Jl. P. Antasari 129 A telp. 7389481.

Dibthkn Salesman berpengalaman utk jalan keluar kota, single, pengalaman kerja min 1 thn berminat Hub : 085658803451.

Ingin berkesempatan bekerja ke luar

Tenaga TEKNIK SIPIL S1,D3 TEKNIK GIODESI,TENAGA ADM S1,D3. Lamaran dikirim ke Jl Ratu Dibalau no.32 Way Kandis B.Lampung Hub:081271664414

malaysia gratis gaji ± 2 jt, wanita untuk

LOWONGAN

negeri yang aman & terjamin hanya di PT MMG bth pria/wanita, usia 18 s/d 35 th, Pria : job pabrik, konstruksi untuk didi singapura uang saku 7 jt bersih + gaji ± 2,8 jt Jl. Pagar alam ( PU) Gg cendana no. 95 B kedaton. Tlp 0721 782227, 081272376199, 081541032777

LOWONGAN Dicari

STAF PERKEBUNAN Dibutuhkan Segera 1. Hospital Marketing Executive (HME) 2. Customer Service Officer (CSO) 3. Staf Administrasi (SDM) Syarat: - Pria/Wanita (1,3) - Wanita (2) - Berpengalaman dibidangnya - Pendidikan minimal D3 (1,2,3 semua jurusan) - Siap bekerja dalam team (1) Lamaran diterima 1 minggu setelah iklan ini dimuat. Lamaran dikirim ke:

BP. MAHMUDI

PT.Bunda Medika Mandiri / RS.Harapan Bunda Jl. Lintas Sumatera-Seputih Jaya-

0815.4054.469 0812.7948.2321 0721-755.3961

Gunung Sugih-Lampung Tengah Telp (0725)26766

TELP. 0721-782 937 Konsultasi :

Win Jaya Bor terima buat sumur bor & servis, pakai mesin manual. Hub. 081272471119, 085369644488.

PROPERTI ARSITEK

OBAT TELAT BULAN

Syarat : ~ Pengalaman Min 3 thn disawit (TBM & TM) ~ Berpengalaman dipembukaan lahan lebih diutamakan ~ Bersedia ditempatkan di Sumatra Selatan ~ D3/S1 Pertanian / pengalaman ~ Jujur & Tanggung Jawab Kirim CV ke: PO BOX 1224 Bandar Lampung 35000

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan karyawan/ti untuk posisi : ~ International trading ( pria/wanita) ~ Sekretaris (wanita) ~ Accounting / Keuangan ( wanita ) ~ Pembantu rumah tangga siap tinggal dalam kantor Persyaratan : - Minimal tamat SMA atau sederajat. - Pengalaman minimal 2 tahun. - Fasih berbahasa Inggris, utamanya Sekretaris. - Belum pernah menikah, untuk Sekretaris dan Accounting. - Untuk pembantu tanpa ijasah datang langsung ke kantor. Silahkan kirim/bawa langsung lamaran lengkap ke : PT PROWELA MINING Jl. Pulau Buton No.1 Morotai, Kelurahan Gunung Sulah Bandar Lampung 0721- 772702, 085242723121


Minggu 2 Oktober 2011

Lampung Post 15

OTOMOTIF BOX & BAK MOBIL PERKASA MOTOR: Jual-Beli, TT bak baru, boks Kabin. Hub. 705054, 7570889, 08154043056

MOBIL PENGANTIN Butuh Mobil Pengantin? Hubungi: 0821-78751411 Disewakan MOBIL PENGANTIN Mercy New Eyes Warna Silver. Berminat hub. 0721-7361700-0811728117

MOBIL DISEWAKAN ****** OONK RENTAL CAR ****** Sewakan Sedan Pengantin, Innova, Avanza, Xenia. Hub: 0721-7471813, 0811.799813. „ **** ARLENDI RENT CAR **** Menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan Pengantin. Hubungi. 0857.68362979, 081279085447 „ ****** ALFAN RENT CAR ****** Menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan Pengantin. Hubungi. 07217525657 – 0813.69705657. „ JONI NIAGA RENT CAR: Inoova, Kijang Capsul, Avanza, Xenia, APV, Altis, ALphard. Hub. 7403700, 7692086, 0812.7264905 Trlkp & mewah, alphard, camri, pejero sport, double cabin fortuner, mercy, BMW, Inova, Terios, avanza, Hub : 081369695051, 3588881, Ready driver hafal jakarta & jawa, siap antar jemput Bandara. CV. SAMANIA. Cary/Futura 125 – 175 rb Bmdra 100 PU/Kda 150-200, Avz/ Xen/Apv/Kjg 200-250, Inv 300-350. Hub. 0721-7344447, 9901230 ******** OTO RENT CAR ******* ******** XENIA / AVANZA ******* ***** 200 rb/hari – 4Jt/ bln ******* ***** syarat mudah - harga murah *** Call 241241, 7301153, 081279773313 MINANGA OKU CAR , sedia : INNOVA, AVANZA, XENIA, APV, Hub: 0721 7165600, 0812 72056000 Disewakan mbl TOYOTA ALPHARD/ FORTUNER. Hub. 0721-7349118.

MOBIL DIJUAL BMW BMW 318i Th’01 Silver Met, matic, 120 Jt nego. Hub. 0813.69438886.

DAIHATSU Promo Pkt Daihatsu Xenia DP18,2Jt ans 3,5jt Terios DP 22,5Jt angss 4,3Jtan Terios DP22,5jtan angs 4,3jtan GrandMax PU DP8,6jtan angs 2,5jtan GrandMax MB DP 12,1jtan angs 3,5jtan Luxio 9,6jtan angs 4,8jtan Sirion otr 141,7 DP 22Jtan angs 3,9jt Melayani drh Liwa, W.Kanan, Ktbum i,Tbawang,Tanggamus,Kalianda,Metro,La m Tim & TjKarang ready stock proses mdh & cpt tlp segera. Angga 081369538676, (0721)3661581

Xenia Li 1.0 vvti 2010 BE Hitam ac.rt,pw,ps,ct Mobil Bagus dan Terawat Hub: 0812-7221250

CHEVROLET ZAFIRA Th’2003 MT, Warna Gold, istimewa, Plat BE. Hub. 082178751411

HONDA City 07 pajak baru warna abu2 BE Kodya istm Km 43000 siip Hub: 081802152000/7472037 JAZZ’2004 Biru Met, matic, BE Kodya, tgn pertama, lkp, TV, AC, ori, 113 juta nego. Hub. 0813.69302454 TP JAZZ’06, Biru met, klengkap, BE Kdy, 130Jt ng. Hb. 0812.72800365

HYUNDAI Hyundai Accent th 2000 Warna Hitam Harga Nego yang berminat Hub:0812-72451244

MITSUBISHI Bth kndrn Mitsubishi pkt dsyt CIT 120 PU tdp 7Jt aja angs 2,6Jt x 47 bln/3,2Jt x35bln. Hb. Tedi Santoso (0721) 7550721, 0813.77688508.

NISSAN Nissan Grand Livina 1,8 XV AT’ 07 Jok kulit/sound system abu2 met mls seperti baru 082183519993

SUZUKI GRAND VITARA JLX’06 Matic, B, Silver, mulus, cash/kredit, nego. Hub. 0721-7412228 Baleno’2008, kondis i m u l u s , a c h i d u p, S i l v e r, pajak hidup, hrg nego. Hub. 0812 7966 7002. ESCUDO 2.0 Th’2003 Manual, Hitam Met, Plat B, mobil bagus dan terawat. Hub. 0812.7221250.

TIMOR SOCH’2000, B, AC, VR, BR, RT, CL, harga 46,5 jt nego. Hub: 0852.79728864. TIMOR’97 SOHC mulus, Biru Met, full sound system, AC, Miror, BE Kodya, hrg 25 Jt. Minat hub. 0812.72345190

TOYOTA Yaris J 08 matic Silver BE pajak panjang istimewa, harga 137,5 Jt/Ng. Hub : 081808700808 Kijang Krista’04, Silver, AT, bensin, istimewa, orisinil, cash/kredit, 130 jt/ nego. Hub. 0721-7474188. Innova Diesel Th’2005, Tipe V, Light Green, B, ass all risk 3 th, 185 jt nego. Hub. 0812.7907860

MOTOR Satria FU Hitam’10 bln 12, hrg 16,5 Jt, Ninja RR’11 bln 8, Hijau, 32,5Jt. 0721-7362005, 085766649330


Lampung Post I 16

Minggu I 2 Oktober 2011

INSPIRASI

Nada dan Dakwah Femmy, Ilham, dan Shihaf AULA Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Selasa (27-9) siang, itu riuh dengan puluhan siswa SD yang sedang ikut pelatihan reporter cilik Lampung Post. Namun, saat sesi rehat, diisi “relawan” yang bersedia menunjukkan bakatbakatnya. Sesi ini bertabur decak ketika trio peserta dari Kecamatan Tanjungsari, Lampung Selatan, beraksi. Rupanya, calon reporter cilik ini adalah grup dai cilik yang disiapkan untuk mengikuti berbagai lomba. Tak masalah, sebab profesi reporter juga tak jauh berbeda dengan dai yang menyampaikan kearifan Tuhan. Femy, daiah berumur 9 tahun itu mengangkasakan bait-bait syair tentang kemuliaan seorang ibu. Sementara, M. Ilham Fu’adi menjadi arranger pada keyboard Casio 7000 hadiah dari Bupati Rycko Menoza dengan nadanada instrumentalia. Lalu, M. Syihaf, siswa kelas III SDN 5 Kertosari itu menyodok dengan lagu religi hitnya Ungu. Suasana makin bergetar saat memasuki refrain dan seluruh calon reporter cilik berdiri dan ikut bernyanyi. “Allahuakbar, Allah Mahabesar. Kumemuja-Mu di setiap waktu. Hanyalah pada-Mu, tempat kuberteduh. Memohon rido dan ampunan-Mu......” Trio Femmy (kelas III SD Negeri 1 Kertosari), M. Ilham Fu’adi (kelas VI SD Negeri 2 Kertosari), dan M. Shihaf (kelas III SD Negeri 5 Kertosari) ini menjadi bintang hari itu. Bocah-bocah binaanYayasan Baitussalam yang dimotori Tamyis ini seolah menghipnosis orang-orang seisi aula. Bahkan, belasan guru pendamping dan pegawai Dinas Pendidikan Lampung Selatan melaron menuju ruang serbaguna itu karena penasaran. Tak sedikit bulir-bulir luh meleleh dari netra-netra yang tak berkedip karena mata hatinya tersentuh.

n LAMPUNG POST/ dok.

Tamyis, guru SMP Negeri Kertosari yang mendalangi bocah-bocah itu, mengaku tertarik untuk mendidik anak-anak usia lebih dini. Maka, melalui Yayasan Baitussalam, ia fokus untuk memberi bekal ilmu agama agar anak-anak mempunyai akhlak yang baik. Kemudian, ilmu dan akhlak itu wajib dikembangkan untuk lingkungannya. “Anak yang sudah SMP juga bisa, tetapi kalau sudah dididik sejak usia lebih dini lagi akan lebih mudah. Selain berguna bagi anak, mereka juga harus bermanfaat bagi orang lain,” kata dia. Oleh karena itu, kata sarjana pendidikan Islam ini, kepada anak-anak binaannya ia memberikan cara berbagi ilmu. Yakni, dengan mendidik anak untuk berdakwah, menyampaikan pendapat, berpidato, dan retorika. Dalam menyampaikan pesan dak-

wah, kata Tamyis, anak-anak dibimbing untuk menguasai berbagai media. Selain berdakwah konvensional, anak-anak juga dibekali beretorikan dan berpidato dalam bahasa asing, yakni bahasa Arab dan bahasa Inggris. “Media lainnya, yaitu kami memadukan materi dakwah dengan seni. Jadi, nada dan dakwah,” kata dia. Penampilan Femmy, Ilham, dan Shihaf memang sudah padu padan. Ketiga anak ini, kata Tamyis, sudah akrab dengan penguasaan panggung. Pengunjung dan massa di berbagai panggung besar dengan level provinsi dan kabupaten sudah mereka taklukkan dengan kalimat-kalimat dakwah mereka. Beberapa pembesar pemerintahan, termasuk Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza, sudah sempat “disi-

Sabar, Ujian Terakhir Eddy Kusnaedy

S

ETIAP orang sukses biasanya meninggalkan cerita masa lalu yang berliku. Ada yang sekadar berat, tetapi ada yang kelam. Semua adalah ujian untuk kesabaran.

Itu juga yang dialami Prof. Dr. Eddy Kusnedy. Guru besar bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan pada Sekolah Tinggi Agama Negeri Islam (STAIN) Jurai Siwo Metro itu mengatakan ujian terberat dalam setiap cobaan adalah sabar. Ia mengisahkan proses “terdamparnya” keluarga Abdul Hadi, ayahnya, ke Lampung. Yakni, karena kehidupan sebagai petani kecil yang dikombinasi dengan menangkap ikan di di Danau Ranau, Sumatera Selatan, itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-istrinya. “Kami pindah ke Lampung pada 1971. Saya masih SD. Karena miskin, kami yang tinggal di

Kotabaru, Tanjungkarang Timur, harus kerja keras. Saya ikut dagang roti dan empek-empek keliling kampung,” kata dia, Kamis (29-9), di Metro. Belum menemukan jalan terbaik untuk perkembangan ekonomi, Abdul Hadi menjual tanah dan seluruh aset yang ada di kampungnya. Uang yang tidak seberapa dari hasil penjualan itu dibelikan angkutan kota bekas. “Jadi, saya sekolah SMA sambil menjadi kernet. Pas kuliah di FKIP Unila, baru nyopir angkot jurusan Tanjungkarang— Pahoman kalau malam,” kisah dia. Belum selesai kuliah, Eddy yang sudah ngebet pacaran akhirnya memutuskan menikahi wanita idamannya. Perempuan itu adalah seorang guru di SMPN 3 Batanghari, Lampung Timur. Pada fase perkawinan muda, Eddy terus berjuang untuk berusaha mendiri untuk mencari nafkah bagi keluarga barunya. Selesai kuliah, ia mendaftar menjadi guru honorer di SMK Yupiter Tanjungagung, Tanjungkarang Ti m u r,

selama kurang lebih dua tahun. Tahun 1989, pengalaman mengajar Eddy menggiring dia untuk aktif menjadi pengajar sehingga suatu ketika ia mendengar dan mengikuti tes calon dosen di IAIN Raden Intar Bandar Lampung. Saat itu memang nasib baik sedang berpihak ke Eddy. Ia diterima sebagai calon dosen dan ditempatkan di Fakultas Tarbiyah Cabang IAIN Raden Intan di Kota Metro. Tak lama berselang, ia di angkat menjadi dosen tetap IAIN dan ditempatkan di Fakultas Tarbiyah Cabang IAIN Raden Intan. Prestasi gemilang Eddy terus bersinar. Ia mendapat kesempatan mengikuti jenjang pendidikan strata dua, dan berlanjut ke strata tiga hingga berakhir digelar tertinggi akademis menjadi guru besar di STAIN Jurai Siwo Metro pada 2010. Pengalaman hidup itu menguatkan kesimpulan Eddy tentang sukses. Menurut dia, kemiskinan bukan alasan atau alasan pembenar untuk berprestasi. Ia ingat pesan orang tua, bahwa ia diminta agar selalu menjadikan pengalaman hidup menjadi ilmu pengetahuan yang berharga. Perjalanan hidup dan semua persoalan hidup ia jadikan ilmu pengetahuan dan Eddy kembangkan menjadi sebuah wawasan untuk membuka cakrawala berpikirnya. Kini, prestasi puncak akademis sudah dicapai, dan memiliki harta yang terbesar berupa tiga anak, yakni Esti Apridasari, Ferti Pendrian, dan Andre Destrian dari buah cintanya dengan Zuriati. (EDDY RIBUT HARWANTO/M-1)

hir” oleh olah kata dan retorikanya. Bahkan, pada banyak kesempatan pengunjung ikut berdendang dengan lagu-lagu hit nasional yang dinyanyikannya. Daya jelajah mereka juga sudah cukup luas. Beberapa kegiatan tablig akbar di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, dan Kota Bandar Lampung sudah cukup mereka akrabi. Secara umum,Yayasan Baitussalam telah melahirkan banyak kader dakwah. Mereka cukup dominan untuk prestasi di tingkat Kabupaten Lampung Selatan. Dalam berbagai lomba, mereka meraih juara I dan II Lomba Daiyah Remaja Tingkat Provinsi Lampung, juara III Pidato Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Lampung. Lalu, juara II Syarhil Quran Tingkat Kabupaten Lampung Selatan,

TTS 2 Oktober 2011

juara I Dacil Kamtibmas Kabupaten Lampung Selatan, juara I Dacil kecamatan, dan masih banyak prestasi lainnya. “Kami memang melatih anak-anak untuk mengikuti berbagai lomba dengan tema dakwah. Tetapi yang lebih penting lagi, kami menyiapkan mereka untuk kemudian melakukan dakwah yang sesungguhnya, bukan sekadar lomba. Dan alhamdulillah, anak-anak sudah mulai praktek dakwah di masyarakat sesuai potensinya,” kata dia. Selain trio nada dan dakwah itu, beberapa nama dai asal Baitussalam sudah dikenal cukup luas. Antara lain, daiah Reren Selawati (kelas IX SMPN 1 Tanjungsari). Juga Imam Mukhlasin, Wahyu, Isma, Tari, dan Linda yang sudah sering diminta mengisi ceramah di berbagai acara. (JUWANTORO/M-1)

Pertanyaan Mendatar 1. Kisah 3. Sekolah tinggi ilmu tarbiah 5. Selain asam 6. EEE 7. Bahan bakar 8. Lumbung informasi rakyat 10. Pinjaman 11. Sultan di Maluku 12. Sarjana teknik 14. Kata tanya 16. Kereta api 17. Peristiwa yang terjadi pada 30 september 1965 20. Ampunan dari hukuman 21. Langka jika musim kemarau 22. Maskapai penerbangan nasional (singkat) 24. Giliran 26. Usaha kecil menengah 27. Rancangan undang-undang 28. Kayu yang menjadi simbol di Lampung Utara 30. Salah satu nama salat wajib 31. Yang tumbuh di kulit 32. Nama nabi Menurun 1. Rumah hampir ambruk 2. Gagang 4. Untuk mendengar 5. Nama negara di Eropa 7. Uang 9. Bakteri 13. .... boat (kapal pemandu) 15. Adonan setengah liat 18. Konversi tiga ons 19. Jenis susu olahan 21. Anjing 23. Penumbuk padi 25. Term of reference 28. Akademi Administrasi negara 29. jenis obat batuk


Lampung Post I 17

Minggu I 2 Oktober 2011

KESEHATAN

Melahirkan Terlalu Dekat Merusak Tulang BANYAK ibu muda yang tidak menyadari penyebab kaku pada jemarinya, ataupun keropos pada gigi. Seperti yang dialami Upik (28). Dia memiliki gigi yang hitam dan mudah patah. Sehingga, ibu tiga anak ini kerap malu karena banyak yang menyangka dia seorang perokok berat. Padahal, Upik tidak pernah merokok sama sekali. Apa penyebab rapuh dan rusaknya gigi Upik? Ahli rehabilitasi medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (FKUI-RSCM) Siti Annissa Nuhonni mengatakan hal itu disebabkan oleh jarak melahirkan yang terlalu dekat. Menurut Siti, fekuensi kehamilan dan melahirkan bisa berdampak besar terhadap kesehatan, termasuk pada tulang dan gigi. Perempuan yang sering melahirkan dan dalam jarak yang berdekatan berisiko tinggi mengalami penurunan kepadatan tulang. Dia menjelaskan pada masa kehamilan janin memerlukan banyak kalsium untuk pembentukan tulangnya, dan kebutuhan tersebut dipenuhi oleh cadangan kalsium dalam tubuh ibunya. “Selain kehamilan, setelah melahirkan para ibu juga akan menyusui sehingga lebih banyak kalsium ibu yang diberikan kepada anaknya,” ujar staf pengajar di FKUI-RSCM ini. Ia menambahkan kehamilan dan persalin­ an yang terjadi dalam waktu berdekatan juga bisa menyebabkan keseimbangan estrogen terganggu. Padahal, estrogen diperlukan memasukkan kalsium dalam

tulang normal

tulang. “Karenanya mereka lebih berisiko osteoporosis,” katanya. Kunci Kekuatan Tulang Kalsium merupakan mineral yang memiliki peran penting dalam tubuh. Begitu pentingnya kalsium sehingga jika tidak dikonsumsi dalam dosis yang cukup, fungsi tubuh bisa terganggu. Selain fungsi utamanya untuk membangun dan mempertahankan kekuatan tulang dan gigi, kalsium juga berguna membantu mengatur detak jantung, pertumbuhan otot, membantu transmisi impuls, serta mempertahankan penyerapan zat-zat gizi ke tulang dan gigi. Menurut dr. Elida Ilyas, kebutuhan kalsium orang dewasa setidaknya 1.000 mg/hari. Kebutuhan kalsium makin me­ ningkat pada wanita hamil dan menyusui dan orang lanjut usia, yakni sebesar 1.200 mg/hari. Berdasarkan hasil penelitian di Indonesia, dari berbagai macam makanan yang dikonsumsi kecukupan kalsiumnya, baru terpenuhi sebanyak 250 mg. Untuk menu-

n INT

tupi kekurangannya, disarankan untuk mengonsumsi susu. Kalsium juga bisa diperoleh dari makan­ an yang dikonsumsi sehari-hari. Misalnya pada ikan teri, keju, susu, kedelai, yoghurt, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli. Salah satu cara alami dalam mening-

Dampak Teknologi terhadap Kesehatan DENGAN semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mengembangkan cara-cara baru dan inovatif untuk mengurangi tenaga kerja manual dan membuat hidup lebih mudah. Namun, sayangnya sangat sedikit perhatian yang diberikan bahwa inovasi berdampak kepada kesehatan kita. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik dan peningkatan tingkat emisi gas rumah kaca dapat menyebabkan kondisi yang melemahkan, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Kenyataannya, sebagian besar produk yang kita gunakan seharihari dapat berdampak negatif ter­ hadap tingkat kebugaran dan menekan sistem kekebalan tubuh. Mari kita lihat beberapa bahaya kesehatan dari kenyamanan modern dan bagaimana mengatasinya.

Ponsel Kebutuhan akan komunikasi dan interaksi instan membuat ponsel menjadi bagian integral dari kehidupan kita. Namun, apakah Anda m e n g e t a h u i b a h wa p o n s e l d a n menaranya memancarkan sejumlah besar elektromagnetik (EMFs). Menurut penelitian terakhir, EMFs telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan, termasuk keguguran, cacat lahir, dan kanker payudara. Frekuensi ini disebut-sebut memengaruhi hormon tubuh melatonin yang melindungi sistem kekebalan tubuh dan bertindak sebagai antioksidan kuat.

tulang keropos

‘Microwave’ Ini merupakan sebuah cara po­ puler dalam mempersiapkan dan menghangatkan kembali makanan. Ada banyak spekulasi mengenai penggunaan gelombang mikro. Memasak makanan dalam microwave dalam jangka waktu lama dapat mempercepat degradasi struktural yang mengarah kepada penurunan gizi makanan. Bioavailabilitas mengurangi nutrisi seperti vitamin C, E, B kompleks, mineral penting, dan nucleoproteins. Jadi, ketika menggunakan microwave, disarankan untuk menggunakannya sebentar saja. Plastik Ini sering dianggap sebagai kemudahan modern revolusioner. Nyatanya, plastik kerap dikaitkan de­n gan

sejumlah kondisi kesehatan yang berbahaya. Produk plastik seperti polyvinyl clorida, pthalates, dan polistirena se­ ring dikaitkan dengan efek merugikan kesehatan, seperti kanker, mag, iritasi mata, infertilitas, dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, disarankan untuk

tidak berlebihan menggunakan produk plastik dan memilih menggunakan bahan alternatif bila memungkinkan. Alat Masak ‘Teflon’ Jutaan orang di seluruh dunia menggunakan peralatan masak antilengket teflon untuk memasak yang bersih dan menyenangkan. Namun, mereka tidak mengetahui bahwa teflon memiliki lapisan sintetis dapat menyebabkan masalah kesehat­ an yang parah seperti cacat lahir. Produk ini juga dianggap sebagai karsinogen dan tidak memiliki sifat biodegrading. (MI/M-2)

katkan asupan kalsium adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15 menit. Sinar matahari ini akan mengaktifkan provitamin D di bawah kulit agar menjadi vitamin D yang sangat penting bagi kesehatan tulang. Namun, Elida menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan kalsium agar tidak

berlebihan. “Karena kalsium itu sebelum dibawa ke tulang lewat ginjal dulu, lalu diserap oleh ginjal, baru dibawa ke tulang, tapi ginjal juga punya batasannya. Jadi kalau sudah melebihi tidak bisa diabsorbsi lalu ditinggalkan diginjal, akhirnya jadi batu ginjal,” kata dia. (DBS/M-2)

INFO SEHAT

Tidak Bisa Lepas dari Ponsel Pertanda Gangguan Mental Ringan MENGGUNAKAN ponsel memang sudah menjadi kebutuhan ba­nyak orang, terlebih pada zaman mo­ dern sekarang ini. Namun, orang yang tidak bisa melepaskan diri dari ponsel, bahkan saat mengemudi, bisa dikatakan meng­alami gejala gangguan mental tipe OCD. Berdasarkan studi, orang yang memiliki kebutuhan konstan untuk selalu memegang ponsel di saat apa pun, bahkan saat mengemudi, menandakan bahwa dia memiliki peningkatan kecemasan yang merupakan salah satu gejala gangguan mental. Ilmuwan dari University of Arkansas percaya bahwa orang yang

menggunakan ponsel di jalan bahkan saat mengemudi menderita gangguan obsesif kompulsif (obsessive compulsive disorder [OCD]), bukan lagi sekadar kecanduan ponsel, seperti dilansir GeniusBeauty. Dalam studi yang dilakukan para ahli dari Sam M. Valton College of Business dengan mempelajari perilaku 451 sukarelawan. Peneliti akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa keinginan untuk menggunakan ponsel setiap saat ini disebabkan respons terhadap tingginya tingkat stres dan kecemasan. Dalam kasus gangguan OCD, pasien menderita pikiran ketakut­ an obsesif yang disebut obsesi.

Orang akan mencoba menyingkirkan kecemasan yang disebabkan oleh pikiran-pikiran tersebut dengan cara melakukan tindakan menonjol dan melelahkan, yang dikenal sebagai kompulsif atau dorongan. Ciri orang yang mengalami OCD adalah selalu mengulang-ulang atau mengecek berkali-kali untuk meyakini dirinya sendiri bahwa yang dilakukannya sudah benar. OCD adalah gangguan mental yang menimbulkan kecemasan bagi orang yang menderitanya. Penyebab OCD ini hingga kini belum diketahui pasti, tapi pemicunya bisa karena stres atau mengalami tekanan berat. (DTC/M-2)

Perubahan-Perubahan Setelah Memiliki Anak MEMILIKI anak memang membawa kebahagiaan tersendiri bagi pasangan orang tua. Namun, anak juga bisa membawa beberapa perubahan dalam diri orang tua. Perubahan apa saja yang terjadi saat memiliki anak? Tak hanya membuat rumah ramai, kehadiran anak ternyata juga memiliki manfaat kesehatan seperti menurunkan tekanan darah, membuat tubuh tetap aktif bergerak, menjadi lebih bahagia, membuat otak tetap waras, dan lebih banyak pengetahuan. Meskipun demikian, ada beberapa perubahan yang terjadi ketika sudah memiliki anak, seperti dikutip dari The Sun, Kamis (29-9), antara lain sebagai berikut.

Waktu Tidur Malam yang Berkurang Sudah menjadi rahasia umum bahwa waktu tidur orang tua akan berkurang ketika ia baru memiliki anak. Namun, agar tidak kekurangan waktu istirahat, pintar-pintarlah membagi waktu. Usahakan ikut tidur ketika si

kecil tidur siang serta memberi jadwal piket pada malam hari agar pasangan tetap bisa ber­ istirahat.

Memiliki Sedikit Waktu untuk Diri Sendiri Memiliki bayi yang baru lahir akan membuat seseorang sulit berkumpul dengan teman-teman karena harus menjaga bayinya 24 jam. Untuk mengatasinya, cobalah mencari cara menyenangkan diri sendiri sambil tetap menjaga bayi, atau meminta bantuan orang lain untuk menjaga bayi dan gunakan waktu untuk memanjakan diri sendiri.

Khawatir dengan Keuangan Umumnya bayi memiliki keperluan yang tidak sedikit sehingga memengaruhi jumlah pengeluaran keluarga. Buatlah daftar apa saja pengeluaran bayi dan pendapat­ an yang diterima, sehingga bisa membuat daftar prioritas.

Perubahan Suasana Hati Kelelahan dalam menjaga bayi

dan adanya fluktuasi hormon yang belum stabil membuat seseorang memiliki suasana hati yang mudah berubah-ubah. Cobalah bermeditasi selama beberapa menit setiap harinya untuk menenangkan diri dan hindari konsumsi kafein.

Pasangan yang Cemburu Perempuan biasanya akan memberi perhatian yang lebih kepada buah hatinya, kondisi ini tak jarang menimbulkan kecemburuan tersendiri bagi pasangan. Jika muncul gejala seperti itu, cobalah bicarakan dengan pasangan dan berilah pujian atau perhatian kecil padanya.

Berbagi Tugas dengan Pasangan Mengurus bayi bukan hanya tugas ibu, melainkan juga ayah. Karena itu, cobalah berbagi tugas dengan pasangan, seperti tugas belanja keperluan bayi, serta ajarkan cara mengurus bayi kepada pasangan sehingga bisa berbagi tugas de­ ngan baik. (DTC/M-2)


Lampung Post I 18

Minggu I 2 Oktober 2011

FOKUS

Impor Beras ke Lumbung Gabah Bulog mengimpor beras Vietnam ke Lampung. Padahal, Lampung adalah salah satu lumbung beras nasional dengan produksi 1,76 juta ton atau setara 3 juta ton gabah. Truk disel bermuatan jerami penuh itu merayap lambat menyu­ suri jalan raya Gadingrejo, Pring­ sewu, ke arah Bandar Lampung. Kabin pengemudi hanya berisi tiga penumpang. Padahal, tim tukang ngarit (pencari rumput untuk ternak) asal Lampung Timur itu ada tujuh orang. Kemana yang lain? “Itu, naik di bak belakang. Kita buat susuh (ruang kosong yang tak terlihat dari luar) agar polisi tidak melihat. Perjuangan para pemburu rumput itu menjadi potret musim kemarau di Lampung. Mutasi tukang ngarit itu menandakan tidak ada panen di wilayah mereka, bahkan di kabupaten lain yang berdekatan. Artinya, musim paceklik kini melanda Lampung. Meskipun paceklik, nyatanya petani di bilangan Pringsewu masih ada yang panen. Berita di koran dan televisi lokal juga masih memberita­ kan bupati mengikuti panen raya di beberapa tempat. Oleh sebab itu, tak heran jika ada statemen beberapa pejabat terkait dengan soal kondisi ketahanan pan­ gan Lampung yang aman. Bahkan, masih banyak yang meneguhkan bahwa posisi Lampung sebagai lum­ bung beras nasional belum bubar. Polemik cukup panjang sempat terjadi saat beberapa waktu lalu Bu­ log Lampung mengimpor beras asal Vietnam untuk didistribusikan di Lampung. Padahal, produksi gabah kering giling (GKG) Lampung men­ capai 3 juta ton, atau setara dengan 1,76 juta ton. Terlebih, angka konsumsi beras masyarakat Lampung tidak ter­ lampau tinggi, yakni hanya 103,20

kg/kapita/tahun, atau total 785.187 ton setahun. Artinya, ada surplus 917.598 ton beras di Lampung. Lalu mengapa harus impor? Beberapa waktu lalu Wakil Guber­ nur Lampung M.S. Joko Umar Said mengatakan impor beras itu meru­ pakan strategi nasional menjaga stok beras. Stok beras ini berada di tiga tempat, yakni di pedagang atau di pasar, di rumah masyarakat, dan di gudang Bulog. Stok yang disebut terakhir itu mut­ lak harus dipenuhi agar penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) tidak terganggu. “Kasihan kalau raskin terlambat. Mereka jadi harus membeli beras dengan harga yang mahal di pasar,” kata Joko. Sementara Kepala Bulog Lam­ pung Bakri mengakui produksi beras di Lampung memang cukup besar dan melebihi angka konsumsi masyarakat. Namun, kondisi ini tidak membuat Bulog mudah membeli be­ ras petani untuk menyalurkan raskin karena harganya yang tinggi. Kebanyakan petani memilih men­ jual beras mereka ke pasar umum, bahkan melemparnya ke luar Lam­ pung, karena masih tingginya harga beras. Sementara Bulog hanya mam­ pu menyerap beras dengan harga maksimal Rp6.100/kg atau Rp4.100/ kg untuk gabah kering. “Kalau harga beras petani bisa dihargai tinggi oleh pasar umum, ya itu sangat baik untuk kesejahteraan petani. Sementara Bulog tidak bisa membeli jika harga tinggi,” ujarnya. Mahalnya harga beras di tingkat petani menyebabkan penyerapan beras petani oleh Bulog semakin rendah.

n LAMPUNG POST/IHKSAN DWI NUR SATRYO

Pekerja sedang menurunkan beras dari kapal di Pelabuhan Panjang, bandar Lampung beberapa waktu lalu. Beras milik Bulog ini diimpor dari Vietnam. Padahal, Lampung masih surplus beras.

Stok beras di gudang Bulog hingga akhir Agustus hanya tersisa 23.415 ton atau hanya untuk penyaluran 2,1 bulan. Namun, karena penya­ luran raskin September dimulai sejak akhir bulan Agustus, alokasi Oktober mendatang akan disalurkan pada September. Dengan demikian, akhir Sep­ tember mendatang stok di gudang Bulog hanya tersisa 3.000 ton. Sementara penyaluran beras di Lampung setiap bulannya mencapai 11 ribu ton. Stok yang hanya 3 ribu ton itu juga disebut rawan karena stok ideal di gudang Bulog mencapai tiga bulan penyaluran atau 33 ribu ton. Pasalnya, selain untuk raskin, stok harus tersedia untuk cadangan beras pemerintah yang bisa langsung digu­ nakan jika terjadi bencana alam. Stok beras itu juga harus ada untuk perse­ diaan operasi pasar saat harga beras di pasar melambung tinggi. Operasi pasar dilakukan agar harga kembali stabil. “Stok yang hanya 3.000 ton itu kan sangat riskan. Kalau terjadi bencana atau harus melakukan operasi pasar tapi berasnya tidak ada bagaimana? Siapa yang mau bertangung jawab?

Penyerapan beras Bulog juga kan sangat minim,” kata Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekprov Arinal Djunaidi. Berbagai pertimbangan itulah yang membuat Pemprov menyetu­ jui impor beras oleh Bulog. Impor tahap pertama telah dilakukan 13 September 2011 sebanyak 13.100 ton. Beras impor tahap dua dari Vietnam segera masuk dalam beberapa hari mendatang sebanyak 21 ribu ton. Impor ini masih akan terus dilaku­ kan hingga Februari 2012 dengan total 60 ribu ton. Pemprov juga menjamin beras im­ por ini tidak akan tercecer di pasar umum dan tidak merugikan petani Lampung karena hanya digunakan untuk raskin, cadangan beras pe­ merintah, dan operasi pasar. Meskipun demikian, Ketua Komi­ si II DPRD Lampung Ahmad Junaidi Auly tetap menyayangkan sikap Pemprov yang mendukung kebi­ jakan impor beras. Namun, karena itu kebijakan nasional, bukan ke­ wenangan DPRD Provinsi Lampung untuk berkomentar. Akan tetapi, kata dia, di sisi lain,

masuknya beras impor melalui Lam­ pung ada persoalan lain yang harus disikapi Pemda setempat. “Ekse­ kutif sendiri yang memberikan data perkiraan surplus beras di Lampung, tetapi eksekutif juga yang mendukung masuknya beras impor,” katanya. Menurut Junaidi, ada perkiraan sur­ plus hingga 125 ribu ton pada Septem­ ber 2011, perkiraan minus sekitar 30 ribu ton pada Oktober dan November, kemudian surplus lagi di Desember. Menurut dia, minus beras di dua bulan itu masih dapat ditutupi dengan sur­ plus pada bulan sebelumnya. Kemarau, menurut Junaidi, tidak menimbulkan kerawanan pangan. Dia mengatakan belum ada laporan yang masuk ke Komisi II mengenai persentase perkiraan surplus yang meleset atau gagal panen di daerahdaerah tertentu. “Belum ada data yang kami terima soal daerah-daerah yang gagal panen karena kemarau. Keluhan dari para petani juga belum ada. Adanya mi­ nus produksi, sepanjang masih dapat ditutupi surplus bulan sebelumnya, Lampung tidak akan rawan pangan,” ujar dia. (LIN/WAH/M-1)

Kamarau dan Puso Tak Ganggu Pangan

n LAMPUNG POST/IHKSAN DWI NUR SATRYO

Seorang petani sedang membabat tanaman padi umur dua bulan untuk makan ternak. Tanaman padi ini puso akibat kekeringan. Namun, ancaman puso akibat kemarau ini diyakini tidak mengganggu ketahanan pangan di Lampung.

Keluhan warga desa dengan kegagalan panen, kurangnya air, susahnya men­ cari pakan ternak, dan gejala mulainya warga mencari diversifikasi pangan belum terlihat birokrat. Belum ada lapor­an serius tentang kesulitan pan­ gan atau warga yang mulai mengon­ sumsi tiwul untuk menyambung nutrisi hingga panen tahun depan. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pan­ gan, dan Hortikultura Lampung Bihikmi Sofyan mengatakan jumlah lahan pertani­ an padi yang puso atau gagal panen pada musim kemarau tahun ini terlapor 3.400 ha. Puso terjadi di Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, Pringsewu, Tu­ langbawang, dan Lampung Timur. “Puso paling luas terjadi di Lampung Selatan mencapai 2.988 ha,” kata dia, Jumat (30-9). Menurut hitungannya, per hektare la­ han menghasilkan sekitar 4,8 ton padi. Namun, Bihikmi memastikan tidak akan terjadi kekurangan beras dan tidak akan memengaruhi stok pangan Lam­ pung. Lampung masih surplus beras. Ia menambahkan tidak akan terjadi lagi puso meskipun kemarau masih berlangsung hingga akhir Oktober seperti perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Pemprov Lampung, kata dia, sedang mengusulkan ke Pemerintah Pusat un­

tuk meminta bantuan bagi petani yang lahannya mengalami gagal panen. Namun, sampai kini belum ada kepas­ tian apakah ada bantuan yang akan diberikan kepada petani. “Bentuk bantuan bukan ganti rugi, melainkan hanyabantuanbagipetaniagardapatmelan­ jutkan penanaman kembali,” kata dia. Tim dari Dinas Pertanian se­dang me­m­ve­rifi­kasi lahan-lahan pertani­ an yang memang mengalami puso. Tim me­­ngecek langsung kebenaran la­por­­an-laporan dari daerah yang me­nye­butkan beberapa lahan gagal panen. Ia menambahkan pada tahun lalu Pemprov telah memberi bantuan pompa air kepada petani untuk membantu pengairan lahan pada saat musim kemarau. Pompa ini bisa untuk menarik air dari sungai-sungai untuk mengairi sawah yang mengalami kekeringan. Dosen Fakultas Pertanian Unila Muham­ mad Kamal mengatakan ribuan hektare lahan padi yang gagal panen tentu me­ mengaruhi stok padi di Lampung. Gagal panen dalam jumlah be­ sar juga bisa memicu kenaik­a n ­harga beras di Lampung. Me­nurut dia, kemarau yang terjadi hingga ­September ini, selain membuat be­ berapa lahan puso, juga mengakibat­

kan hasil padi menurun dan tidak maksimal. “Meskipun ada yang panen, tentu hasilnya tidak maksimal,” kata dia. Kemarau, kata dia, akan memenga­ ruhi masa tanam padi. Seharunya petani sudah memulai persiapan la­ han  pada oktober ini. Namun, tidak tersedianya air membuat masa tanam harus ditunda dan mengkibatkan masa panen lebih lama dari biasan­ ya. Petani harus menunggu dalam waktu yang lebih lama untuk menda­ pat beras di musim panen mendatang. Petani saat ini, kata dia, memiliki ken­ cenderungan untuk menjual padinya dibandingkan disimpan dalam lum­ bung di rumah. Hal ini membuat stok padi petani menurun dan mengalami kekurang cadangan pangan. “Anda lihat ke pelosok-pelosok, patani lebih suka menjual langsung padinya di sawah dibandingkan disimpan untuk cangan pangan,” kata dia. Kondisi ini makin diperparah de­n gan tertundanya masa tanam karena kemarau. Akhirnya tidak ada stok beras sama sekali. Hasil panen Se­ptember sudah dijual, sedangkan masa panen musim depan masih lama. Petani kehilangan cadangan pangan sendiri. Ia menilai orientasi petani

kini berbeda dengan zaman dahulu. Petani saat ini menanam padi agar mendapatkan uang yang banyak karena berorientasi komersil. Hal ini, kata dia, tidak dianti­ sipasi pemerintah. Seharusnya pe­ merintah sudah menyosialisasikan kepada petani bahwa akan terjadi musim kemarau yang cukup panjang. Petani diminta untuk tidak menjual semua hasil panennya dan menyisakan untuk stok pangan sendiri karena masa taman tertunda. Dengan pemberitahuan seperti ini petani bisa mempersiapakan stok beras agar tidak dijual semua. Padi yang sudah dijual dan menjadi uang akan sulit untuk dibelikan beras karena harganya sudah lebih mahal. “Harusnya kepala daerah dan dinas terkait berkoor­ dinasi untuk mengantisipasi stok beras kepada petani,” kata dia. Guru besar Agronomi ini meng­ung­ kap­kan kekurangan stok beras tidak ha­nya terjadi di Lampung, tapi juga di daerah lain. Hal ini yang meng­aki­ batkan pemerintah mengantisipasi­ nya dengan impor beras dari Vietnam. Do­s en Sosial Ekonomi Pertanian Unila Ro­biatul Adawiyah mengata­ kan Lampung sering surplus beras. Namun, pada saat surplus harga ju­ga cukup tinggi. (PADLI RAMDAN/M-1)


±

±

CMYK

CMYK

± Lampung Post I 19

Minggu I 2 Oktober 2011

PERJALANAN ±

Membayangkan Kedahsyatan Merapi dari Remah-Remah Lintasannya

±

SLEMAN—Lebaran lalu, wartawan Lampung Post Wiwik Hastuti yang mudik ke Klaten singgah ke Desa Argomulyo, Sleman, Yogyakarta. Ia ingin melihat sisa-sisa kedahsyatan letusan Gunung Merapi akhir 2010 silam.

±

±

Pada 26 Oktober 2010, Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta meletus dan mengeluarkan awan panas (wedus gembel). Letusan ini meluluhlantakkan beberapa desa yang berada di sekitar Gunung Merapi. Salah satu desa yang mengalami kerusakan parah adalah Dusun Guling, Kelurahan Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Erupsi itu menelan puluhan jiwa dan harta yang sulit dinilai. Kedahsyatannya juga tak terbayang. Unsur kata tak terbayangkan itu pula yang membuat banyak orang ingin melihat sisa-sisa lintasan lahar dan material vulkanis lainnya. Tak heran kawasan seputarnya kini menjadi lokasi wisata. Di tempat ini pengunjung dapat melihat puing-puing bangunan yang remuk dan tebing curam yang menjadi jalan mengalirnya lahar. Berjarak 10 km dari Puncak Merapi, Dusun Guling, Argomulyo, merupakan korban kedua setelah Desa Kinahrejo yang terkena terjangan langsung lahar dan awan panas Gunung Merapi pada erupsi pertama, 26 Oktober. Untuk menuju ke lokasi erupsi di Dusun Guling, kita harus melewati jalan sempit sepanjang sekitar 1 km dan rumah-rumah penduduk permanen yang kini masih porak poranda dan ditinggalkan oleh penghuninya. Batu-batu besar dan gundukan pasir masih banyak yang teronggok di halaman rumah penduduk. Warna abu-abu dari abu vulkanis Gunung Merapi masih mendominasi. Desa-desa yang dilewati tak ubahnya seperti kampung mati karena ditinggalkan para penghuninya untuk mengungsi. Selu-

Seorang pengunjung melihat lokasi lintasan lahar panas di kaki Gunung Merapi.

dan puing-puing kayu yang berserakan. Rumah yang rata dengan tanah, tetapi ada juga beberapa yang masih terlihat atapnya. Suasana makin mencekam, karena di lokasi ini masih banyak ditemukan tulangbelulang yang berserakan. Entah itu tulang manusia ataupun ternak seperti kambing dan sapi. Di lokasi ini nyaris tidak ada kehidupan. Tak satu pun binatang ataupun tanaman yang tumbuh di tempat ini. “Ma, kalau lihat begini kita jadi tobat, ya!” ujar Clara, putri bungsuku yang saat itu berusia 8 tahun. Ajaibnya, kendati rumah-rumah hancur dan pohon-pohon tumbang, Masjid Muhtadin di Dusun Guling, Kelurahan Argomulyo, masih tetap kokoh berdiri, tak terkena terjangan awan panas dan muntahan material vulkanis Merapi. Di tempat ibadah inilah banyak pengunjung yang beristirahat dan salat. “Subhanallah, kok bisa ya masjid ini tetap berdiri kokoh, padahal masjid Penulis berfoto dengan latar belakang rumah permanen yang tertimbun material vulkanis di Dusun Guling, Argomulyo. di daerah lain Foto: Dokumentasi keluarga tadi banyak yang hancur,” ujar Sri Sunarsih, PNS dari ruh atap dan pelataran rumah terlihat kotor Kabupaten Blora, Jawa Tengah, saat meseperti ditumpahi cairan semen abu-abu nyaksikan. dalam jumlah yang banyak. Walaupun sudah setahun pascaerupsi, Setelah melewati jalanan tersebut, baruDusun Guling masih porak poranda. Nyaris lah kita sampai di lokasi yang benar-benar tak terbayangkan bagaimana kehidupan membuat ngeri membayangkannya. Di harus dimulai lagi di tempat itu. Wajar sana-sini yang terlihat hanya padang pasir

±

CMYK

apabila penduduk yang kehilangan rumah dan segala harta benda pun merasa gamang bagaimana harus menata hidupnya kembali. Mereka terimpit antara ketakutan erupsi Merapi dan keinginan tidak tercerabut dari kampung halaman. “Saya ingin kembali ke desa. Ba gaimanapun, saya orang ndeso. Di sana paling tidak saya bisa cari makan dari kambing, sapi, dan kebun. Di tempat lain, saya mungkin tidak tahu harus bagaimana cari makan,” kata Wiyono (55), warga Dusun Guling yang kini tinggal di selter (rumah hunian sementara) di Desa Argomulyo. Ia menuturkan Dusun Guling dulunya hijau dan riuh dengan kehidupan. Tapi kini tidak menyisakan apa pun, kecuali puing rumah dan gundukan material vulkanis segersang gurun. Selain berkebun dan memelihara kambing dan sapi, penduduk juga membuat kerajinan criping telo atau keripik ubi jalar, slondok, camilan yang juga berbahan ketela pohon, serta keripik tempe. Mereka juga membuat gula jawa. Pemanis alami dari bunga kelapa yang dicetak dalam batok kelapa ini cukup terkenal di Kota Yogyakarta. Penduduk ini juga banyak yang menjadi perajin rengginang, camilan yang terbuat dari olahan beras ketan. Selain makanan, masyarakat di sini banyak yang membuat kerajinan anyaman bambu seperti kepang dan ragam anyaman bambu lainnya. Ragam kerajinan yang terbuat dari batu juga dapat ditemui di desa ini. Hal itu memungkinkan karena Kelurahan Argomulyo dialiri dua kali yang semua berhulu dari kaki Gunung Merapi. Kedua kali itu adalah Kali Opak dan Kali Gendol. Namun, Kali Gendol saja yang memungkinkan untuk menghasilkan kerajinan batu ini. Kerajinan batu yang dibuat di Desa Argomulyo untuk pembuatan rumah seperti

±

batu kerikil, krakal, dan ragam kerajinan batu lainnya seperti batu nisan, cobek, dan munthu. Namun, ujar Wiyono, pascaerupsi di dusun ini seperti tak ada tanda-tanda kehidupan lagi. “Ibu bisa melihat sendiri bagaimana kami harus memulai kehidupan yang baru jika di sana-sini yang ada hanya gurun pasir,” ujar Wiyono yang kehilangan rumah dan semua ternak sapi perahnya. Ia berharap pemerintah dapat membantu untuk memulihkan kembali desanya. Salah satunya dengan melakukan penghijauan kembali. Ia mengakui kehancuran yang demikian berat di desanya tak menyurutkan untuk kembali menempati lokasi rumahnya. Jadi Ikon Wisata Baru Di balik musibah selalu ada hikmah. Hal ini dialami daerah di wilayah Sleman, Yogyakarta, yang terkena dampak erupsi Gunung Merapi. Daerah itu kini menjadi ikon baru wisata Yogyakarta. Geliat pariwisata Yogyakarta telah mengembalikan minat wisatawan un-

tuk mengunjungi daerah yang terkena dampak erupsi gunung Merapi. Mereka ingin mengetahui kondisi di sekitar area terdampak pascaerupsi dahsyat Merapi. Namun, kendalanya masih rusaknya akses jalan untuk menuju lokasi. “Pemerintah seharusnya secepatnya memperbaiki jalan dan sarana penunjang menuju objek wisata, pengerukan sungai dan pemindahan material lumpur dan pasir, upaya penghijauan dan penanaman kembali guna memulihkan kondisi seperti semula,” kata Sri Rahardjo, ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Ngaren, Klaten, Jawa Tengah, saat berkunjung ke lokasi. Ia menuturkan untuk membantu warga yang terkena erupsi Merapi, pihaknya mengoordinasi warga secara rutin setiap bulan melakukan pembersihan dan penghijauan di lokasi pascaerupsi. Melalui kegiatan tersebut diharapkan secara berangsur-angsur lokasi tersebut kembali pulih. Masyarakat di sini katanya harus memulai mengolah lahan di lereng Merapi. Namun, kesulitan untuk membeli bibit sayuran. (M-1)

±

Dua pengunjung berfoto dengan latar belakang batu besar yang terbawa arus lahar.

CMYK

±

±


±

CMYK

±

±

CMYK

Lampung Post I 20

Minggu I 2 Oktober 2011

desain ‘Urban Garden’

±

±

Manfaatkan Balkon dan Atap untuk Taman

n INT

RUMAH tinggal di daerah perkotaan cenderung berukuran kecil, sehingga konsep rumah tidak lagi dikembangkan secara horizontal, tapi secara vertikal. Sebab, konsep taman atau kebun juga mengikuti bidang vertikal bangunan, termasuk atap dan balkon paralel, yang selama ini jarang dimanfaatkan untuk penghijauan. Konsep ini dikenal dengan urban garden. Urban garden berhubungan de­ ngan penggunaan lahan secara bijak untuk taman atau kebun yang berfungsi menjaga keindah­ an, kesegaran, dan mendekatkan bahan pangan dengan rumah Anda. Artinya, urban garden ini tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk kesejukan dan penghijauan, tapi juga untuk menanam berba­ gai jenis sayuran untuk masakan sehari-hari. Anda tidak hanya bisa meman­ faatkan halaman depan yang ter­ sisa sebagai ruang hijau di rumah Anda, tapi Anda juga bisa me­ manfaatkan bidang vertikal muka bangunan pada atap balkon atau di atas atap bangunan paviliun. Konsep living wall juga bisa dit­ erapkan di taman belakang. Atau jika rumah Anda berlantai dua, manfaakan juga bidang dinding di lantai dua yang berfungsi sebagai pembatas kaveling. Jika Anda memiliki rumah yang kecil dan lahan yang sempit tapi Anda ingin di setiap ruang ber­ orientasi ke arah taman, hal itu bisa diwujudkan dengan meng­ gunakan konsep living wall dan roof garden. Untuk living wall, Anda bisa menggunakan fabricated modul yang dipasang pada kerangka besi L yang ditempelkan pada struktur dinding. Setiap modul berukuran 40 cm x 40 cm dan berisi beberapa titik lubang untuk penanaman serta

±

±

±

CMYK

±

media tumbuh menggunakan sistem konvensional. Penyiraman dilakukan dengan sistem irigasi semiotomatis. Dengan kondisi tidak mendapat cahaya matahari langsung, pilihlah jenis tanaman yang tahan teduh seperti jenis Philodendron scindapsus dengan aksen warna dari beberapa jenis Bromeliaceae. Pada roof garden untuk balkon, digunakan fabricated modular yang khusus digunakan untuk struktur drainase. Keunggulan dari material ini yaitu mudah diaplikasikan dengan interlocking system, mem­ punyai daya tahan yang kuat dan beban ringan, sehingga tidak menambah beban atap. Lapisan tanah yang di­ gunakan pada lapisan atap hanya setebal 20 cm, tapi beberapa tanaman yang berpotensi tumbuh besar, seperti palem dan kamboja, disiasati dengan meninggikan permukaan­ nya se­hingga terlihat ber­ gradasi. Roof garden juga ber­ fungsi menurunkan ting­ kat panas yang meresap ke bangunan dan dipantulkan atmosfer. Sepintas pembuatan roof garden terlihat mudah, tapi ada beberapa parameter yang wajib diperhatikan, antara lain sebagai berikut. Jalur Sirkulasi Air Buatlah jalur saluran air resapan meng­arah ke saluran utama air di bagian dasar roof garden. Hal ini penting untuk mencegah air me­ resap ke dinding, yang menyebab­ kan dinding menjadi becek.

Struktur Penopang ‘Roof Garden’ Pastikan struktur mampu me­ nahan beban lebih akibat massa tanah pelapis roof garden. Biasanya roof garden membutuhkan semacam bak sedalam 20 cm—-30 cm untuk lapisan tanah dan pendukungnya.

±

Perawatan Lakukan perawatan berkala atas tanah dan tanaman yang berada pada roof garden. Perawatan itu untuk menghindari kerusakan tanaman, serangan rayap, atau rembesan pada struktur beton. Selamat berkebun! (DBS/M-2)

CMYK

±

±


Lampung Post Edisi Minggu, 2 Oktober 2011