Issuu on Google+

±

±

CMYK

T E RU J I T E P E R C AYA

www.lampost.co

±

24 Hal.

minggu, 21 juli 2013 No. 12856 i TAHUN XXXVIII Rp3.000

±

JADWAL IMSAKIAH 13 Ramadan 1434 H/22 Juli 2013

Hijab turban dipadukan dengan dress cocok dipakai saat Lebaran nanti. Hlm. 19

Ridho Ficardo Ketua DPD Partai Demokrat Lampung n Lampung Post.DOK

Herman H.N. Wali Kota Bandar Lampung

n Lampung Post.DOK

n Lampung Post.DOK

Toleransi untuk Mencapai Rahmat Ilahi

BERSAMBUNG Ke Hlm. 8

OASI S

Tidur dan Kehamilan

±

KUALITAS dan kuantitas tidur yang buruk se­ lama masa kehamilan dapat meng­ ganggu pro­ n DP. RAHARJO ses kekebal­ an tubuh normal dan berpotensi tinggi melahirkan anak dengan berat badan rendah. Demikian temuan peneliti Universi­ ty of Pittsburg School of Medicine yang dipublikasikan dalam jurnal Psychosomatic Medicine. Diungkapkan juga perempuan den­ gan persoalan depresi lebih rentan mengalami gangguan tidur dan sistem kekebalan tubuh sehingga memper­ buruk hasil kehamilan. Studi tersebut meneliti hampir 170 perempuan, baik yang depresi dan tidak depresi, pada 20 minggu masa kehamilan dan di­ analisis pola tidur mereka. “Dari hasil temuan ini kami me­ nyoroti pentingnya mengidentifikasi masalah tidur pada awal kehamilan, terutama pada perempuan dengan masalah depresi, karena tidur meru­ pakan sebuah perilaku yang dimodi­ fikasi,” ujar Michele Okun, salah satu peneliti. Okun berharap pentingnya temuan ini bisa memacu para dokter dan ahli kesehatan cepat mencari jalan keluar atau solusi bagi wanita hamil yang memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang buruk. (MI/U1)

±

Zuhur 12.07 Isya 19.16

sampai Jauh LEBARAN sebentar lagi. Hiruk pikuk Ramadan kerap terkotori oleh aktivitas oknum-oknum melakukan pungutan liar berdalih THR. Maka, berbagai instansi dan toko kerap memilih menutup diri.

n MI/DOK.

Kemudian Allah menjelaskan, “Jika­ lau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat.” (Q.S. 11:118). Perbedaan itu Allah ciptakan sebagai suatu keniscayaan supaya manusia bisa mengembangkan toleransi alih-alih perpecahan. Nah, inilah pilihan kita sebagai manusia, mau perpecahan atau toleransi yang meneteramkan. Dalam perincian agama Tuhan tidak bertanya 5 + 5 itu berapa, tapi 10 itu berapa tambah berapa? Artinya, jawab­ nya bisa berbeda-beda karena untuk menempuh jalan Allah bisa banyak cara yang mestinya bisa dimaknai manusia sebagai sarana untuk bertoleransi. Ka­ lau semua orang kaya, siapa lagi yang bisa diberi zakat; kalau semua orang pintar, siapa lagi yang bisa diberi penga­ jaran; dan se­terusnya. n

Subuh 04.50 Magrib 18.04

THR

EDISI kali ini masih melanjutkan pembahasan Surah Hud. Dikatakan Allah mempunyai kebiasaan dalam menghadapi umat manusia. Yang pertama, Allah meruntuhkan suatu masyarakat itu biasanya bila telah begitu tenggelam dalam kemewahan duniawi dan gaya hidup berfoya-foya. Kebiasaan Allah tersebut disiratkan ayat selanjutnya yang berbunyi: “Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan mem­ binasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Q.S. 11:117).

±

Imsak 04.40 Asar 15.30

Proposal

TAFSIR AL MISBAH

KH. M. Quraish Shihab

±

n ANTARA/ISMAR PATRIZKI

LIVERPOOL UNGGUL. Setelah memberikan perlawanan keras, akhirnya Timnas Indonesia XI harus mengakui kehebatan Liverpool dengan skor 0-2. Pemain Indonesia Vendri Movu dan pemain Liverpool, Jose Enrique, saat berjibaku pada laga persahabatan Indonesia XI kontra Liverpool di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (20-7).

SEPAK BOLA

Indonesia XI Akui Keunggulan Liverpool JAKARTA (Lampost): Indonesia XI harus mengakui keunggulan Liverpool 0-2, setelah bertarung keras pada laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Uta­ ma Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20-7) malam. Dua gol yang diciptakan Liverpool disumbang oleh Philippe Coutinho dan Raheem Sterling. Pada babak pertama, menit ke-9, gawang Indo­ nesia XI sudah bergetar. Namun, saat itu pemain Liverpool telah lebih dulu terjebak offside sehingga kedudukan masih 0-0. Satu menit berselang, serangan yang dibangun dari sayap kiri dimanfaatkan Coutinho yang mengawali kemenangan Liver­ pool lewat golnya. The Reds hampir menambah ke­

unggulan pada menit ke-27, berun­ tung Kurnia Meiga melakukan penyelamatan bagus dari usaha Stewart Downing. Tiga menit berse­ lang, sebuah sepakan dari Luis Al­ berto membuat bola menghantam mistar gawang Indonesia XI. Peluang terbaik Indonesia lahir pada menit ke-31. Sergio van Dijk melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti meskipun Simon Mignolet masih bisa me­ nepisnya. Sejumlah pergantian dilakukan di awal maupun sepanjang babak kedua. Liverpool pun menambah gol lewat deretan aksi pemain yang baru masuk. Gol tersebut lahir pada menit ke-88 lewat serang­an balik cepat dari Liverpool. Ibe dan Assaidi bekerja sama

dengan baik sebelum akhirnya Sterling menjebol gawang Indone­ sia XI untuk membuat skor menjadi 2-0. Sebelum gol itu, Sterling memi­ liki dua kesempatan emas lain. Bola hasil sepakannya pada menit ke-73 membentur mistar gawang. Sedangkan menit ke-82 Sterling cuma bisa mengirim bola ke tepi luar gawang mistar Indonesia XI meski tinggal ber­ hadapan dengan kiper. Meski Liverpool mengalahkan Indonesia XI tanpa balas, pemainpemain Indonesia XI relatif mampu meladeni permainan Liverpool. Bahkan, serangan pemain timnas cukup merepotkan pertahanan The Reds. Sayangnya, beberapa pe­ luang tidak mampu dimanfaatkan ­dengan baik. (MTVN/O2)

Kertas dua rangkap berkop surat nama satu organisasi profesi ini me­ nyebar rata di seluruh satuan kerja di salah satu kabupaten di Lampung. Pada lembar pertama tertulis sangat jelas permintaan tunjangan hari raya (THR). Di lembar kedua berisi daftar nama-nama anggota yang ter­ gabung dalam organisasi ini. Jumlah anggotanya 40 orang! Ini bukan lagi permohonan bantuan yang sifatnya sukarela, melainkan lebih kepada pemberi­ tahuan kepada satker penerima proposal itu bahwa anggota organ­ isasinya banyak sehingga harus dipikirkan tunjangannya. Kertas itu memang sakti. Isinya pun tak ada basa-basi. Di dalam surat bahkan tertulis proposal tersebut dibuat berdasarkan hasil rapat organisasi itu agar terkesan legal. Termasuk dibuat panitia khusus, mulai dari yang membagi­ kan proposal sampai yang bertugas menarik uang-uang THR. Nyaris tak ada satu kantor pun yang luput dari sasaran “permo­ honan THR” ini. Proposal bahkan menyasar hingga rumah kepala desa di daerah terpencil. Salah seorang kepala desa di Kecamatan Punduhpidada, Pe­ sawaran, yang notabene berada di daerah paling mencil bahkan mengaku rumahnya pernah di­ tongkrongi oleh dua aktivis organi­ sasi itu hanya agar ada kepastian kapan THR diberikan. “Dari pagi sampai sore enggak mau pulang-pulang, cuma nungguin saya. Istri saya sampai risi,” ujarnya.

Kelompok Tani hingga Pejabat Parahnya lagi, setahun lalu pro­ posal THR bahkan menyasar hing­ ga ke kelompok tani Karya Makmur di Padangcermin. Salahudin, salah seorang pengurus kelompok tani, bahkan sempat ditakut-takuti oleh tiga orang yang mengaku sebagai wartawan yang tergabung di salah satu organisasi profesi ini.

“Sudah dikasih tahu berkali-kali bahwa kami ini cuma kelompok tani yang operasionalnya saja didapat dari iuran anggota. Tetapi mereka masih tetap tak peduli dan terus minta THR. Alasannya mereka memperoleh informasi kalau kelompok tani kami ini dapat bantuan,” kata Salahudin. Mereka baru pergi setelah Salahu­ din menyelipkan amplop berisi uang Rp20 ribu untuk ketiga orang ini. “Kalau tidak diberi, mereka mulai tanya-tanya pertanggungjawaban dari bantuan dan menuding ban­ tuan itu disalahgunakan. Daripada bikin masalah dan tak mau pergi terpaksa kami mengalah saja.” Momen Lebaran kini justru jadi momok buat sebagian orang, khususnya para pejabat. Mereka mengaku harus menyiapkan dana ekstra saat Lebaran menjelang. Angkanya bisa puluhan juta ru­ piah. Berburu THR bahkan dijadikan semacam tradisi. Wartawan, LSM, anggota ormas, hingga anggota Dewan road show ke seluruh dinas/ instansi. Modusnya mulai dari menabur proposal bantuan THR sampai meminta langsung. Itu belum termasuk untuk jatah THR atasan si pejabat yang nilainya tak kecil. “Kami dilarang memberi parsel, tapi THR,” ujar salah se­ orang pejabat. Menghadapi ormas, wartawan, LSM hingga anggota Dewan ini, mere­ka juga dihadapkan dengan posisi yang serbasulit. Jika tak diberi THR, alamat masalah baru akan muncul. “Kalau enggak dikasih THR, tunggu saja, abis Lebaran pasti ada berita miring di dinas kami muncul di koran,” kata dia. Dengan posisi yang sangat tawar ini, “kelompok penekan” ini bah­ kan berani menolak jika THR yang diberikan angkanya tak sesuai. Pe­ nolakan ini seolah menjadi isyarat khusus bagi para pejabat untuk tidak macam-macam. (SWA/M1)

±

± PENERTIBAN PERAMBAH

Situasi Register 45 Memanas MESUJI (Lampost): Situasi Register 45 Sungaibuaya, Kabupaten Mesuji, me­ manas. Pemantauan Lampung Post, Sabtu (20-7), sekitar pukul 12.30, ratusan perambah memblokade tiap jalan masuk kawasan itu. Massa yang berkumpul di tiap mu­ lut jalan ke kawasan bersenjatakan golok, tombak, bambu runcing, dan senjata api rakitan laras panjang (locok). Tujuan mereka menghadang tim penertiban yang terdiri dari aparat ke­ polisian, polisi kehutanan, dibantu TNI Angkatan Darat yang akan melakukan sosialisasi kepada perambah. Para perambah menyatakan tidak akan keluar dari kawasan dan siap mempertahankan penduduk­ an lahan dengan risiko apa pun.

CMYK

Salah seorang koordinator lapang­ an perambah di kawasan hutan Re­ gister 45 Sungaibuaya, Trubus, sempat mendatangi pos jaga tim sosialisasi penertiban kemarin. Dia bersama lima rekannya mempertanyakan ­banyaknya anggota Brimob bersenja­ ta lengkap bersiaga di Mesuji. Bahkan, Trubus mengaku telah menelepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mayjen (Purn.) Saurip Kadi, dan Menko Polhukam untuk memastikan tidak ada agenda penertiban. “SBY minta foto-foto situasi terki­ ni. Kini timbul keresahan pada diri masyarakat (perambah). Informasi­ nya mau ada penggusuran, kalau memang mau sosialisasi saja kok bawa anggota sebegitu banyaknya.

±

Cukup aja bawa dua mobil, ini kok pasukan lengkap. Warga kan jadi curiga, takutnya terjadi seperti yang dulu lagi,” kata Trubus yang dihubungi via telepon kemarin. Akibat aksi para perambah itu, tim terpadu penertiban perambah batal menggelar sosialisasi pada hari pertama kemarin, dan menun­ danya hingga Senin (22-7). Penundaan sosialisasi penertiban perambah itu dikatakan Ketua Tim Terpadu yang juga Kepala Dinas Ke­ hutanan Provinsi Lampung Saipul Bahri saat dihubungi Lampung Post via telepon, kemarin. Dia mengata­ kan mundurnya jadwal sosialisasi karena kondisi di Register 45. Namun, menurut Saipul, yang

n LAMPUNG POST/CK6

APEL DI PEMKAB. Sekitar 400 anggota tim terpadu penertiban perambah yang ada di kawasan hutan Register 45, terdiri dari TNI, Polri, Pol. PP, dan Damkar, telah berkumpul di Kabupaten Mesuji, Sabtu (20-7). terpenting kini sosialisasi bisa di­ jalankan secara maksimal selama 18 hari ke depan. “Soal jadwal sosialisasi, kami menyesuaikan kondisi di lapangan. Kami meli­ hat kondisi si pemberi sosialisasi

juga kondisi si penerima sosiali­ sasi. Di lapangan, ada tim yang meng­analisis dan yang terpenting sosialisasi bisa dijalankan secara maksimal dalam 18 hari yang dijadwalkan.” (UAN/CK6/D3)

±


CMYK

±

BANDAR

MINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

±

D ±

Pemerintah di Lampung, kata dia, lebih suka memuat foto-foto kepala daerah dalam ukuran yang besar di website, baliho atau billboard, dan di media massa yang menghabiskan dana besar. Seharus­nya foto kepala daerah di berbagai media itu diganti dengan publikasi soal anggaran dan program pemba­ngunan. Hal ini sudah dilakukan beberapa pemda, seperti Gorontalo, Solok, Jakarta, dan Lebak. Pemerintah Solok sudah memunculkan semua APBD di website dan masyarakat bisa langsung melihatnya tanpa ha­rus meminta. “Mereka tidak takut pub-

“Pemerintah daerah di Lampung masih cenderung mencurigai partisipasi masyarakat yang ingin mengetahui anggaran pembangunan.”

2

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Lampung dinilai belum berani terbuka soal anggaran pembangunan.

engan bersikap transparan, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam mengawasi pengelolaan anggaran.

±

Juniardi (Ketua Komisi Informasi Lampung)

LAMPUNG

Pemda Belum Berani Terbuka soal Anggaran Menurut Ketua Komisi Informasi Lampung Juniardi, pemerintah daerah (pemda) masih cenderung mencurigai partisipasi masyarakat yang ingin mengetahui anggaran pemerintah. Hal ini terlihat dari semua website pemda seLampung yang tidak memuat soal APBD. Pemda juga tidak menempel APBD di papan-papan pengumuman. “Bagaimana masyarakat bisa mengetahui apa saja yang dibangun pemerin­tah kalau tidak diumumkan,” kata Juniardi pada diskusi bertema Mencari buku perda APBD Lampung yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung di Aula Kantor PKBI, Sabtu (20-7).

CMYK

±

likasi anggaran tersebut akan disalahgunakan oleh pihakpihak tertentu,” kata dia. Juniardi mengatakan de­ ngan bersikap transparan, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam mengawasi pengelolaan anggaran. Transparansi akan membuat pembanguan lebih meningkat karena anggaran bisa dipantau dengan baik.

BURAS Kisah Bangkrutnya Kota Detroit! “DETROIT, kota besar sentra in­d ustri baja dan otomotif di AS, Kamis (18-7), lewat tim Negara Bagian Michigan me­minta hakim memvonis mereka pailit alias bangkrut!” ujar Umar. “Kata manajer tim itu, Kevyn Orr, utang Kota Detroit 15 miliar dolar atau sekitar Rp151 triliun! Bulan depan mereka tak mampu lagi memenuhi kewajibannya! Vonis bangkrut mengizinkannya melikuidasi aset kota untuk membayar kreditur dan pensiunan!” (Kompas.com, 19-7) “Kota Detroit 1950 berpendu­duk 1.850.000 jiwa,

2010 tinggal 710.000 jiwa. Rumah, toko, kantor, dan pabrik ditinggalkan mangkrak, jadi sarang gangster kriminal, bandar narkoba yang merusak moral warganya—Detroit jadi kota paling tinggi tingkat kriminalitasnya di AS!” “ D e t r o i t ko t a i n d u s t r i tempat perusahaan besar, seperti Packard, Hudson, dan Studebaker bermarkas, dengan ratusan perusahaan lebih kecil, termasuk ribuan bisnis menengah dan kecil yang makmur usai Perang Dunia Ii sampai medio awal 1950-an!” tutur Umar. “Detroit yang berkilau menjadi

H. Bambang Eka Wijaya kumuh secara umum akibat deindustrialisasi! Proses­nya sejak paruh kedua 1950-an, menurut ekonom Walter E. Williams yang dikutip Wikipedia, dipicu oleh kebijakan kota berbasis ras yang berakibat warga kulit putih kabur meninggalkan kota, menurunkan pendapatan berbagai pajak, mempersempit kesempatan kerja, melemahkan daya beli

konsumen dalam kota!” “Sejak 1958 pabrik-pabrik besar ditutup diikuti pabrik lebih kecil, toko dan usaha warga kulit putih ditinggal kabur, ekonomi Detroit praktis lumpuh!” tukas Amir. “Kesulitan ekonomi itu meletus jadi kerusuhan besar 1967, warga Afro-American menjarah dan membakar rumah dan toko! Dalam kerusuhan lima hari itu 43 orang tewas—33 kulit hitam dan 10 kulit putih! Lebih 200 polisi, pasukan garda nasional dan militer, luka-luka! Sejak itu Detroit dikuasai berbagai kelompok

Add on: facebook.com/buraslampost

Follow on: @buraslampost

Hak Anak Harus Dipenuhi

n LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

JALAN RUSAK. Truk melintas di Jalan Ir. Sutami, Bandar Lampung, Jumat (19-7). Ruas jalan tersebut rusak parah dan lubangnya hanya ditimbun dengan tanah dan batu. Saat hujan, masyarakat harus berhati-hati karena ruas jalan menjadi sangat licin.

ARUS MUDIK

Polresta Siagakan 600 Personel BANDAR LAMPUNG (Lampost): Po­l resta Bandar Lampung menyiagakan 600 personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1434 H melalui Operasi Ketupat 2013. Operasi ini akan digelar mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri 2013. Menurut Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol Eko Mei, dari 600 personel itu, sebanyak 310 di antaranya akan ditempatkan di enam titik pos pengamanan (pospam), yaitu lapangan Baruna Panjang, Tugu Raden Intan Rajabasa, Ramayana, Terminal Rajabasa, Bambu Kuning, dan Kota Karang.

Sementara personel sisanya ha­ r­­us siaga di polsek masing-masing untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya. “Secara umum titik yang dianggap rawan tindak kriminal itu merata, seperti di Ramayana, Bambu Kuning, dan Terminal Rajabasa. Jadi kami akan meningkatkan pengamanan,” kata Eko di ruang kerjanya, Jumat (19-7). Meskipun pengamanan diperketat, Eko mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap peluang kejahatan dan gangguan keamanan. Ia menambahkan pospam juga akan dilengkapi mobil

derek dan ambulans. Mobil derek disiagakan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mobil macet di tengah jalan atau kecelakaan yang bisa menghambat kelancaran lalu lintas. Ambulans disiapkan jika ada pemudik yang butuh pertolongan medis dan harus segera dibawa ke rumah sakit. “Dalam waktu dekat ini kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan kota maupun provinsi serta Dinas Kesehatan untuk bersama-sama mengaman­ kan arus mudik dan arus balik,” ujarnya. (CR1/K3)

TANJUNGKARANG (Lampost): Orang tua dan pemerintah daerah harus memenuhi hak anak. Menurut Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P., orang tua wajib memenuhi hak anak, seperti memberikan sandang dan pangan yang cukup, memberi pendidikan agama, dan membebaskan anak memilih keinginannya selama masih positif. Sementara pemerintah wajib memberikan hak anak, khususnya di bidang pendidikan, seperti memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang layak. “Kita para orang tua harus mengasuh anak dengan baik dan memenuhi hakhaknya,” kata Gubernur saat nonton bareng Coboy Junior The Movie dalam rangka Hari Anak Nasional di Plaza Central, Sabtu (20-7). Gubernur juga berharap orang tua bisa mendidik anak mulai dari hal-hal kecil, seperti mengajari gosok gigi sebelum tidur, mengajarkan anak membaca doa, dan membisikkan azan ketika ia lahir bagi umat muslim. “Saya harap Hari Anak ini jangan hanya diperingati seremonial­ nya saja. Harus bisa menggugah orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya,” ujar Gubernur. Asisten III Bidang Kesra Sekprov Lampung Elya Muchtar mengatakan kegiatan yang dilakukan serentak di 20 kota besar di Indonesia itu diikuti 510 anak dari berbagai tingkat sekolah, anak jalanan, anak yatim, dan anak-anak binaan Dinas Sosial dari 15 kabupaten/kota se-Lampung. “Dari film itu kita ambil hikmah bahwa anak bisa memilih untuk tumbuh kembangnya. Anak memang mempunyai kewajiban, tapi haknya terutama untuk menentukan sesuatu yang harusnya bisa ia pilih tidak boleh dilanggar,” kata Elya. (CR7/K3)

Kombes Zulkifli.

±

±

±

±

Minim Tempat Rehabilitasi Anang mengaku prihatin dengan minimnya pusat rehabilitasi, baik medis maupun sosial, untuk pengguna narkoba di Tanah Air. Menurut dia, jumlah tempat rehabilitasi yang ada sangat sedikit dibandingkan terus meningkatnya jumlah penya­ lahguna narkoba di Indonesia. Saat ini BNN memperkirakan 2,2 persen penduduk atau sekitar lebih dari 4 juta penduduk Indonesia menjadi korban penyalahgunaan narkotika. Dari 4 juta penyalahguna narkoba itu, ujar dia, hanya sekitar 18 ribu orang yang men­dapatkan layanan terapi me­dis dan sosial. Sementara si­ sanya, masih dianggap sebagai pelaku tindak kriminal murni dan tidak mendapatkan rehabilitasi, tetapi diberi hukuman penjara. “Hukuman itu memang pen­ ting. Tapi bagi penyalahguna narkoba, rehabilitasi lebih pen­ ting,” ujarnya. Pada kunjungan kemarin, Anang juga mengapresiasi ki-

±

‘NONTON’ BARENG

DPRD Juga Kesulitan Kesulitan mendapatkan data soal anggaran ini tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga DPRD. Wakil Ketua DPRD Lampung Hantoni Hasan mengkritik eksekutif yang sulit dimintai data, misalnya data kendaraan dan penerimaan pajak kendaraan. “Berapa kali DPRD meminta, tapi selalu saja mengelak untuk memberi. Padahal sudah jelas itu ada datanya,” kata politisi PKS itu. Hantoni sepakat dengan transparansi anggaran yang harus dilakukan semua instansi pemerintah, termasuk DPRD. “Untuk itu kami juga terbuka dengan publik yang ingin meminta data-data. Kami harapkan pemerintah daerah bisa lebih terbuka kepada masyarakat soal pengelolaan anggaran,” kata dia. Untuk mendukung transpa­ ransi informasi, kata Hantoni, DPRD sedang menyusun rancangan perda tentang transpa­ ransi. Perda ini sudah dibahas bersama Komisi Informasi dan satuan kerja terkait lainnya dan akan segera disahkan. “Semoga dengan pengesahan perda ini, pemerintah daerah bisa lebih transparan karena hal itu juga merupakan salah satu wujud tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Hantoni. (PAD/K3)

gangster terkenal!” “Pada 1994, politisi Coleman Young terpilih jadi wali kota pertama kulit hitam! Perlahan Detroit dibenahi, tapi tanpa pendapatan dari dunia usaha, pelayanan dilakukan dengan anggaran defisit!” timpal Umar. “Hikmahnya, anggaran defisit tanpa menumbuhkan bisnis feedback pendapatan asli daerah, pemerintah lokal bisa bangkrut—kriterianya, ketika tak mampu lagi memenuhi kewajibannya, terutama melayani rakyat seperti memperbaiki jalan!” ***

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

LAMPUNG POST

“Saya berharap masyarakat Lampung Utara dapat menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan dengan baik dan tidak melakukan perjudian.”

3

LINTAS

±

PEMBEGALAN

Pelaku Tembak Punggung Korban

Mantan Napi Terjerat Kasus Narkoba GUNUNGSUGIH—Satnarkoba Polres Lamteng menangkap tersangka Amri Putra Unyi (23) di Rumah Makan Nyerupa, kompleks perkantoran Pemkab Lampung Tengah, Jumat (19-7), sekitar pukul 10.30, karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Kasubbag Humas Polres Lamteng AKP Indriyanto mengatakan dari tangan tersangka warga Kampung Gunungsugih, Kecamatan Gunungsugih, itu petugas menyita dua plastik kecil sabu-sabu seberat 0,44 gram. “Tersangka ditangkap dengan cara undercover buy,” kata Indriyanto. Informasi yang dihimpun dari Polres, tersangka sebelumnya pernah divonis melanggar Pasal 368 KUHP dan dihukum selama 1 tahun di LP Metro. Penangkapan tersangka ini membuktikan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Lampung Tengah mulai marak. Sebelumnya pada 3 Juni lalu Satnarkoba Polres Lampung Te­ ngah mengungkap kasus serupa yang melibatkan seorang calon anggota legislatif di kamar nomor 209 Hotel Wisata, Kelurahan Bandarjaya Timur. Tersangka Pansyuri Yusuf (34), warga jalan lintas Sumatera, Kampung Bumiratu Nuban, ditangkap karena kedapatan memiliki satu paket sabu-sabu senilai Rp400 ribu berikut alat pengisap (bong). (WAH/D3)

Warga Keluhkan Tagihan Listrik BLAMBANGAN UMPU—Masyarakat Kampung Umpubakhti, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, mengeluhkan tagihan listrik yang melonjak hampir 100 persen. Hal itu disampaikan Sugiono, warga Umpubakhti, Sabtu (20-7). Dia mengatakan tagihan listriknya untuk pemakaian Juni mencapai Rp370 ribu. Jumlah itu melonjak kurang lebih 100 persen dari tagihan bulan sebelumnya yang hanya Rp140 ribu. “Saya membayar listrik tidak pernah telat dan selalu tepat waktu. Ini sudah di luar akal sehat,” ujarnya. Kini warga hanya meminta PLN bisa menjelaskan terjadinya lonjakan tagihan itu. Dia pun meminta petugas pencatat meteran bisa rutin datang untuk memeriksa meteran listrik sehingga PLN tidak dianggap asal tebak dalam menentukan tagihan listrik. Petugas pecatat meteran listrik, Daut, saat dikonfirmasi melalui ponsel mengatakan petugas pencatat meteran listrik sudah dibekali alat pencatat. Dia menduga lonjakan tagihan kemungkinan karena terkena stan tumpuk. “Lonjakan tagihan itu kemungkinan karen terkena stan tumpuk,” kata dia. (CK4/D3)

Populasi Anjing di Katibung Meningkat

±

±

AKBP Helmi Santika (Kapolres Lampung Utara)

DAERAH MINGGU, 21 juli 2013

CMYK

±

KATIBUNG—Dalam dua tahun terakhir populasi anjing di Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, meningkat. Ironisnya, hewan tersebut kebanyakan dilepasliarkan para pemiliknya. Beberapa warga mengatakan kini anjing-anjing tersebut berkeliaran bebas di perdesaan secara berkelompok. Mereka sering bergerombol di teras rumah yang tidak ada penghuni­ nya atau pada bangunan tertentu. “Jumlahnya akhir-akhir ini cukup banyak dan berkeliaran di kampung-kampung,” ujar Rusman, warga setempat. Keberadaan hewan yang bisa menularkan penyakit rabies itu membuat warga waswas. Sebab, anjing-anjing itu sering memangsa hewan warga, terutama ayam, bebek, dan itik. “Sudah sering ayam, bebek, dan itik terutama yang masih kecil dimangsa anjing-anjing tersebut,” ujar Maryono yang mempunyai puluhan ayam di ladangnya dan kerap dimangsa anjing tersebut. (USD/D3)

n LAMPUNG POST/CK3

SUDAH DIBERSIHKAN. Jalan Liwa—Krui, tepatnya di Pal 8, Pekon Labuhanmandi, Kecamatan Way Krui, Pesisir Barat, yang beberapa waktu lalu sempat tertutup longsoran tanah kini sudah bisa dilewati setelah sisa longsoran di badan jalan dibersihkan. Longsor itu menyebabkan satu gubuk warga roboh, meski tidak ada korban jiwa. Foto dibidik Kamis (18-7).

Tim Gabungan Bekuk 5 Penjudi KOTABUMI (Lampost): Tim gabungan Polres Lampung Utara dan Polsek Bukitkemuning membekuk lima penjudi dan seorang pemilik rumah yang dijadikan tempat berjudi, Sabtu (20-7), sekitar pukul 01.30. Para penjudi yang dibekuk terdiri dari seorang oknum polisi, wartawan, pegawai negeri sipil (PNS), dan dua warga. Para tersangka tersebut, yak­ni Bripol HS (30), anggota Polres Way Kanan; FS (46), oknum wartawan salah satu tabloid mingguan dari Bandar Lampung; JH (36), oknum PNS di salah satu kecamatan di Way Kanan. Sedangkan tiga warga yang turut ditangkap semuanya warga Kelurahan Bukitkemuning, Lampung Utara, yaitu Amrin Lukman (35), Herman (45), dan Syahmin (44), pemilik rumah yang dijadikan tempat perjudian. Selain menangkap para tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa uang

tunai Rp230 ribu dan dua set kartu remi serta satu buah tikar yang digunakan untuk alas berjudi. Kini para tersangka kini masih menjalani pemeriksaan petugas. Kapolres Lampung Utara AKBP Helmi Santika, didampingi Kapolsek Bukitkemuning Kompol Edy Santoso, ketika dimintai keterangan membenarkan adanya penangkapan para penjudi kartu remi yang melibatkan beberapa oknum. “Mereka kini masih menjalani pemeriksaan dan kami tidak membeda-bedakan dalam penanganan proses hukumnya,” ujarnya kemarin.

Kapolres juga menjelaskan terungkapnya perjudian itu setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di rumah kontrakan tersangka Syamin diketahui kerap dijadikan tempat judi kartu yang dilakukan sejumlah oknum, baik kepolisian dan wartawan serta PNS. “Mendapatkan informasi itu, Kapolres langsung membentuk tim gabungan dan melakukan penggerebekan ke lokasi yang dijadikan tempat perjudian.” Dalam penggerebekan itu, anggotanya memergoki sejumlah orang sedang berjudi di ruangan tamu dalam rumah. Saat pemeriksaan awal ternyata diketahui di antara para penjudi itu terdapat oknum polisi, wartawan, dan PNS. “Atas perbuatan itu mereka kini telah kami amankan dan ditahan di sel Polres Lampung

Utara guna proses penyidikan lebih lanjut atas kasus tersebut,” kata Kapolres. Dia mengimbau kepada masyarakat, pihaknya akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum, salah satunya penyakit masyarakat seperti perjudian. “Saya berharap masyarakat Lampung Utara dapat menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan dengan baik dan tidak melakukan perbuatan yang menyimpang, seperti bermain judi,” kata dia. Sementara itu, para tersangka membantah mereka kerap bermain judi di rumah Syahmin. “Kami bermain judi hanya iseng-iseng,” kata JH, yang diamini para tersangka lainnya. Dia juga mengakui bermain judi mulai pukul 22.00 dan rencananya hingga pagi hari, tapi keburu ditangkap petugas. (HAR/D3)

±

LABUHANRATU (Lampost): Pencurian dan pembegalan sepeda motor semakin merajalela di Lampung Timur. Bahkan, pelaku tidak segan-segan melukai korban menggunakan senjata api (senpi). Seperti yang dialami Mujani (39), warga Desa Labuhanratu Induk, Kecamatan Labuhanratu, Lamtim, yang menderita luka tembak di punggung kanan. Mujani menga­takan awalnya dia hendak mengantarkan rekannya ke Way Jepara, Jumat (19-7) malam, dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra BE7409-NY. Tiba di tempat sepi di Dusun Kampungsawah, Desa Labuhanratu VII, korban dihadang dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Tanpa basa-basi, seorang pelaku menodongkan senpi ke punggung korban. Karena korban tidak menghentikan sepeda motornya, sejurus kemudian pelaku yang belum diketahui identitasnya menembak punggung korban. “Kejadiannya pukul 21.30. Setelah saya ditembak, sambil terus menahan sakit, saya terus mengendarai sepeda motor. Kini motor saya dijadikan barang bukti di Polsek Labuhanratu,” kata dia, saat ditemui Lampung Post di Puskesmas Way Jepara, Jumat malam. Menurut Mujani, pelaku tidak jadi merampas sepeda motor korban karena warga berdatangan setelah men­ dengar letusan senpi. Melihat warga mulai berdatangan, kedua pelaku langsung kabur dan batal mengejar korban. Karena luka tembak yang dialami korban cukup serius dan terus mengeluarkan darah, pihak Puskesmas Way Jepara merujuknya ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro. (GUS/D3)

±

n LAMPUNG POST/JUWANTORO

DIBONGKAR LAGI. Pembangunan lapangan Raden Intan, Kalianda, Lampung Selatan, diduga tidak memiliki masterplan apik. Pasalnya, tempat duduk di tepi jalan yang belum lama jadi, kini sudah dibongkar lagi dalam sepekan ini. Bahkan, pohon peneduh di tepi lapangan itu pun ditebangi pekerja proyek. Foto dibidik Sabtu (20-7).

±

±

CMYK

±

±

CMYK

±


PARIWARA

MINGGU, 21 JUli 2013

4

LAMPUNG POST

PARIWARA AC Winda AC jual AC/Secd, serv/cuci AC, kulkas, dispenser, PS ms cuci dll, 257556, 085279542465, 08127921648 & 0721-7174866. Minggu Buka ********* MURAH ********* JUAL SPARE PART & AC RUMAH MERK PANASONIC, SHARP, LG, TERIMA : SERVICE (MINGGU BK), HUB.7505900, 085769683444, 087899331919 AJ Armina Jaya spesialis AC, rental AC floorstanding AC Comfortable,service AC, steam ac, perawatan ac. Hb. 082184488809

BENGKEL LAS Bengkel las Podomoro Welding, spesialis kanopi,teralis,pagar,railing,t angga besi,tower,minimalis & stailess. Hb. 081379896280, 0721-7518048

BIRO JASA CAHAYA IBU, PRT/BB Sitter khusus daerah lampung & tenaga infal khusus hari raya min 10 hari alamat: Jln.Soekarno Hatta No.13 Rajabasa Hub.087884136418, 085279162372

KURSUS STIR MOBIL Belajar mobil ADILA diantar jemput

Service AC..AC.. AC.. perbaikan penjualan, service rental segala jenis. Hub. Anugrah Tehnik Mandiri 7199155, 087899310100.

360rb/paket, drop bandar 95rb. Hub.

Dens Tehnik service AC suci/steam ac, bongkar pasang dll bergarsni. Hub. 082180464777, 0721-9796798

Sewa Bus Wisata Darmaduta seat 32 keselamatan penumpang tujuan kami, please call me 08154019822

Mustika Teknik jual beli/tukar tambah AC baru/bekas segala merk, service cuci,bongkar pasang baru. Hub. Toko Jl.Ratu Dibalau No.28 T.Senang 7317516, 7141047, 0853.8209.1065 Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470

AIRLINES TIKET Tiket murah garuda, sriwijaya, merpati, lion, air asia, sky aviation tiket diantar hub.GEMA TNT (0721) 486100, 7467967 SMS booking 081274777959

ahli gigi Rama Dental ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. JL. Urip Sumoharjo Simpang Tiga Pejajaran hub.087899516746

ATRIBUT PILKADA Pabrik baju pilkada trmrh Rp45rb bndra2500 umbl”5rb spndk5rb stkr100rb krtunm25rb. Hub. Raja Cetak 0812.79242024

072193969661, 081379640519

BUS PARIWISATA

ELEKTRONIK DIGITAL PARABOLA Digital parabola system distribusi sales dan service sedia indovision, top TV, dll. Hub. 475331, 0811722855

FURNITURE Minimalis Produksi, interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern, Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166

foto copy LAMPUNG FC, jilid hard cover/soft cover, spiral kawat, Jl. Wr. Monginsidi 23 B T.Karang, Bandar Lampung telp.0721256053, 08127272602, email: lampung_fotocopy@yahoo.co.id

indekost Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590 Wisma Rahmayani trm kost di kampung baru unila & rmh kontrakan di Way Halim & Way Halim Permai hub. 0852.7963.4666, 0812.7204.966, 0896.3680.0800

Interior Nadia Interior, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 0811792863 Safira interior mbt kitchen, kmr set, lmr pjgn, bar, partisi, meja ktr, vntr bank, hub.7164443, 0813.7933.7474

KAIN KEBAYA CARI Kain KEBAYA KELUARGA, BELI di Toko Textile SENTAUSA JAYA Batu Sangkar Bambu Kuning telp.263523

kehilangan STNK B E 4 9 9 2 E E , Noka. MH1JBE312CK158939, Nosin. JBE3E1156686, An. M.Saleh KTP, SIM A & SIM C, STNK BE 2500 DM, Nk. MHFE2CJ2J9K010594, Ns. DBF9794, An. Iskandar, S.E. STNK BE 4058 DZ, Noka. MHLNK71LY7J007713, Nosin. B007713, An. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. STNK BE 4610 EF, Noka. MH33C1005CK1005CK843294, Nosin. 3C1-842995, An. Iskandar, SE. STNK BE 5099 DX, Noka. MH1HB711X8K610088, Nosin. HB71E1604021, An. Suparno. STNK BE 7956 EU, Noka. MH1HB321X7K100748, Nosin. HB32E1078060, An. Mendiyanto STNK BE 9374 DQ, Noka. MHML0PU39BK064847, Nosin. 4D56C642244, An. Muhamad Yani. STNK BE 4963 DB, Noka. MH35D9203BJ161352, Nosin. 5D9-1161332, An. Suparji. STNK BE 6418 DC, Noka. MH1JB81 13JK083290, Nosin. JB81E-1080254, An. Maryadi

KESEHATAN Naik/turun berat badan dg es krim cair 3 rasa(berry, coklat, vanila) bergaransi dan dibimbing sampai berhasil !! hub.085377513318 BB:26567432

PIJAT TRADISIONAL

privat

Shinta Urut Repleksi secara tradisional hub. 0721-7543674, 0813.6937.2811 siap panggil 24 jam Iin Massage & lulur siap panggil. Hubungi. 0812.7990.1117, 0853.7726.6697. Nisa massage urat trpi pgbtn, pr wtn, bs dipanggil hb. 082181823301

kolam renang Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, ob at-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

MESIN -mesin MESIN CETAK Dua mesin cetak offset toko 910 & computer langsung Lincah Store Jl.Pemuda No.94 Tj Karang seberang Ramayana.

FOTO COPY CV. Mitra Abadi jual, sewa, perbaikan, suku cdg, tinta, foto copy, msn Analog & Digital. Hub. 7505050, 0812. 7909898

musik peralatan musik ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

PEMPEK PALEMBANG Hi.M.Rusdan mnrma psanan untuk lebaran prnhan dll cab, sltn agung, dpn polres, kdamaian, R.Basa hub.254626,

Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:07217481330, 0857-68003557 Privat Sahabat Edukasi : guru dtg kerumah semua pljrn TK, SD, SMP, SMA, Umum & mengaji 5 org gratis 1 hub.0721-7511559, 081279199569 Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji, guru dtg ke rmh, professional & sabar, siap UN, semester. hub. 07213667558, 0813 69 277 269 

PELUANG USAHA “Tira-Tira Elektrik” Dist Voc fisik PLN agen u/ kab kota selampung hub.081272288887, 085380913454, 081366822214. Anda memiliki perusahaan namun belum memiliki website, segera hub. Enggo: 085766755571 kami akan melayani anda dengan baik. C uci gudang !! Ban dalam, filter bensin dan kabel-2 sepeda motor, stok terbatas. Minat hub. 0878.7967.2627.

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 85 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PARKIR LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888 PONDOK INAP ANTASARI/ Penginapan & Homestay & kost: harian / mingguan / bulanan, Fas : AC/TV, KM didlm, parkir luas, aman Hub: 07213651116 & 082183437171 Jl. Antasari 171 Bdl hrg mulai 75 rb/hari

pengobatan GURAH Gurah perut membantu mengeluarkan kolon diusus bsr dll gurah hidung agar nafas longgar. Hb. 082184078429

082181323516

PENDIDIKAN Kuliah cepat D3, S1, S2, akta IV.resmi & legal, wisuda Agustus-Sept hub. 081272432244 (no sms)

RESEP MARTABAK Jual Resep Martabak Bangka, rasa bersaing dan jual resep ES Cappoccino hub. 081279781220

LOWONGAN RUPA - RUPA

08526863.3950, 7181842.

ATASI MAMPET

Service panggil AC, kulkas, mesin cuci, water heater hub. 085789973400

Ahli Atasi Mampet Saluran Air, WC, Westafel dll, tanpa bongkar garansi hub. 082178790789 Petugas WC Mampet, Sal.air, wstfl, krs tower dll, tnp bgkr, grnsi tlp 0721-7905006 Spesialis Atas Mampet Sal. Air, Wastafel, WC dll, tanpa bongkar garansi, bisa kuras sumur. Hub. 082180803233. ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rembes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Limbah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. HELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

TOKO JATI Toko Jati 4 Sekawan, menjual aneka meubel jati ukir Jepara, Jl. Cut Nyak Dien No 64 C Palapa. Tlp.0852.74288949, 0813.79530554. Sedot wc Sedot tinja/wc pakai mbl tangki & atasi mampet slrn tnp bkr, dlm & luar kota, bs sewa toilet portable. 07217400060, 085377528233

SANGGAR BUNGA Lydia Florist. Sanggar Bunga & Parcel menerima pesanan bunga papan & parcel u/ lebaran sesuai butged dpn SMU Arjuna Enggal. Hub. 0821.81684111

SERVICE Wahyu Elektronik. Servis berbagai merk TV, kulkas, m.cuci, kpr gas, genset, P. Air, dll. Hub. 0812.72302983. Artha Teknik, trm srv AC sentral, split, flur, oper, hul & servs m.cuci & kulkas dll. Hub. 0857.888.22997,

PROPERTI ALUMINIUM Maju Makmur jual canopi, besi, stenlis, kusen, folding gate, krey Jl.P.Morotai No.69. Hb. 7471238, 773500 Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

bahan bangunan MARMER CV Aneka Marmer Dist marmer & granit lokal import. Trm pasang lantai, dinding, meja, tangga dll. Ruko P. Antasari 153 i dpn Giant. Hb.0812.72224222

PAGAR PANEL BETON CV.SAMPOERNA KARYA (Bentuk Pagar Sistem Join nat/Laki,Perempuan hub.08117216900, 085369958999

RumaH dijual Jual rmh LT 1530 m2, LB 425 m2, Jl. St. Badarudin dpn SMPN 7 Gdg Air Bdl, hrg 2 M. Hub. 0812.7202460.

Dijl Rmh tpt strtgs, Jl. Way Ketibung No. 5 Pahoman Bdl, PLN 2200 W,PDAM, S.Bor Hp. 08567812550, 08127202460 Rumah Perum Karunia Indah Blok F3 no.12, KT 3, KM 2, keramik, sertifikat & IMB hub.08127494545 Rmh,strtgs, Lt.104 m2, LB.70 m2, KT.3, KM.2, KT.Pemb.1+km, Tlp, Jetpump, Perum Griya Imam Bonjol Hub.0812.7342.3131 Dijual, 2 unit rmh @ T/B= 128M/80M, SHM, 3KT, 2KM, parkir 2 mbl,Jl. Aster No. 5 Rawa Laut Enggal 100% baru Hp: 0823.72.1945.69 dijual cpt 2 rumah,LT/LB 361/108 & LT/LB 213/216, Jl. W. Monginsidi Gg.Murai 26 T.Betung,garasi luas,SHM. Hub:0821-81050309,0721-273348 Dijual rmh Klapa 3 Asri Gd Air type 38/90, 2 KT, 1 KM Nego hub. 0813.1688.3134 Rmh Jl. Khiril Anwar, SHM, 4KT, LT 178 M2, hrg 140 Jt. Hub. 0823.77183311, 0721-9317118.

Butik, resto, pemancingan LB.400 m2, SHM, jl.Raya Sidomulyo – Lamsel 800 jt HP. 081541252436 Sidomulyo.

dikontrakkan Bgnan LS 873 m2, ex.kantor di JL.P.Emir M. Noor no.28 pengajaran T.Betung bdl, Fas:Pam,tlp,lstrk,prkir luas 0721.484266,481196, 08127913140, 08127953091 Rumah baru renov di villa citra 2 , 3KT+3AC 1 KP 3KM-Water Heater hub.08154061111 Terima sewa bedeng/rumah. Hubungi. 0821.8502006, 0721-7171006

RUKO dijual Dijual segera ruko 1 unit 2 pintu (plong), 2.5 lantai, Jl. Imam Bonjol dkt Jl.darusalam, tnh luas + 1000 m2, lok. 70 mtr dr jln pangeran antasari hub.081318877820

DIKONTRAKAN Ruko 2 Lantai, brkt rmh, tmpt tggl dblkg JL.Emir M.Noor no.28(B), f a s : l s t k , p a m , t l p h b. ( 0 7 2 1 ) 484266, 481196, 08127953091, 08127913140 Rmh LS: 800 m, 7 KT, 4 KM, di lantai dua ada 2 KT, garasi bs msk 5 mbl & taman yg luas, fas 2 kmr PK, AC, di blkg Giant Antasari Sukarame hub.08785351313,082111052991 Hj.Kori.

TanaH dijual Dijual Tanah di Jl.R.Gunawan (Jl. Baru) luas 1,5 Ha,harga 300 rb/m Hub : 081284415143 Dijual tnh di Jln. Bhayangkara Kel. Rajabasa Raya Kedaton BDL, LT ± 2,5 Ha, SHM, TP hub. 082176423976. Dijl Tnh LT.700 M2,LB.225 M2, toko 60 M2,Gdg 60 M2, lokasi Ganjar Agung Metro Hub. 081379000750 jual dibawah harga pasar tanah kosong 22X74M, SHM, Buluk KartoPesawaran, hub. 081931835247

Ruko 3 lt di A.Yani samping Candra Supermarket Pringsewu strategis harga 700 jt, net, bu, siapa cepat siapa dapat hub.082183410909

Tnh 4500m;2,1 Ha;2,2 Ha;1,1 Ha, semua tepi Jl. Ry Trans Sumatera Kalianda, cocok u/ SPBU Hub: 085369480372.

Dikontrakan

KEBUN DIJUAL

Ruko

Dijual kebun SHM 2,1 Ha berisi jati 8 th 370 btg, coklat 6th 133 btg, pinang 7th 120 btg, kelapa 10 th 35 btg, ada deposit silika harga 75 rb/m, lokasi dekat kebun PTP Bergen Pal Putih Simpang 2,5 km dari Ir. Sutami.

Jl. Raden Intan 4 x 16, 3 Lt, ex zam-2, fasilitas listrik & air. Hub.0815.4056000

Hub. 0811.722018

Tanah luas 392 M2, Bersertifikat di JL.Nunyai Raja Basa berminat hub. HP.0812.7264.905, 0721.7403700 Tnh 750m2,SHM,Jl. Kebersihan (dkt Villa Lamban Gunung) Kel. Kelapa 3 Kaliawi, blkg bts kali 250 rb/m 085367053258. Tnh Jl. Sisingamangaraja B.Lpg LT 720 m2, lebar muka 22 m, serius hub.Desy 087899161691, Asep 07219350726 Tanah 6000 m2, Lok. Jl.Sultan Haji Kota Sepang pagar keliling pgr jln, cck u/ tempat usaha. Hub. 0811.799979 Kebun sawit L.2 Ha, SHM, Sidomulyo. ada phn medang 200 btg, pggr jln, hrg 300 jt, HP.081541252436 Jual tnh, SHM, 2000M2+bangunan diatasnya 322 m2, lstrk PLN, air pompa, Jl.Lintas Sumatra km 52 G.Royong G.Sugih 08197901059, 081928061029

TANAH KAVLING Kavlingan Rmh & pst pertokoan dkt ktr gubernur baru-kota baru LPG, cash/ kredit tnpa DP CV.Patokmas hub. 082373356888, 081379193637

dijual segera Tanah datar sertifikat / SHM, Luas : 318 m2, Depan Pool Damri Raja Basa Gang Masjid Jl = 4 m

hub.0721.265817 Hp. 082181703821

DIJUAL/DIKONTRAKAN Sbdg tnh SHM, brkt bgnan diatasny seluas 388 m2, fas lgkp: lstk,pam,tlp JL.MS.Batubara no.137 (dpn mcn putih) kupang teba bdl hb.(0721) 484266,481196,08127953091,081 27913140

DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin, strika, Mesin Cuci (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812 “CENTRAL SERVICE” kompor gas semua merk,garansi 1 th. Hb.0823.7511.8477

SUMUR BOR RR Bor. Menerima pembuatan sumur bor mesin, servis pompa air bergaransi. Hub. 0812.71445154, 0813.79383983 Sumber Rezeki Bor spesialis buat sumur bor mesin atau manual service pompa air marsible dll. Hb.081379423655, 081957154620 Saleh Bor pembuatan sumur bor mesin service pompa air sibel. Hub. 0821.85393762 “RIZKY BOR“Menerima Pembuatan Sumur Bor Mesin,Service Pompa air,Gulung Dinamo,Instalasi dll Hub:085367519001, 081379136574

LAMPUNG BARAT HOTEL Hotel Krui, Kab Pess Brt, baru, lks blkg SD Pasar Krui, bersih, syariah, discromb, “menginap sambil beramal” hub.0728-51632, 0813.8009.9255

Dbthkn PRAMU&KASIR P&W Mx 25 th pndkn SMU, maintance Pria Mx 25 th, pndkn SMK lstrk/TKJ, sopir Mx 30 th, SIM B1, lmrn lgkp dtg lgsg Jl.Tembesu Campang Raya Bdl Mencari pria maupun wanita yg ingin mendapatkan penghasilan tambahan 3-5 jt/bln, bisa part time & full time alamat Jl.Urip Sumoharjo no.46 smpg pangkas rambut kurnia jaya hp.0721-709613, 082183139471 Dbthkn staf ADM,wnt,min SMK,jam kerja 11.30-20.30 Hb:Mall Kartini lt dsr blok E 24 telp.07217482006 Dibthkn 2 org karyawati, jurusan Adm & Akuntansi kmpter, brpglman min D1/ SMA diutamakan domisili BDL hub.0721.480307, 485013.

Bth cpt PRT, Baby Sitter, pegawai toko dan restoran u/ Jkt & Batam gj 1 jt s/d 3 jt lsg kerja hub.0812.2508.5900 Dbthkn cpt guru b.ing D3/S1 lncr b.ing & bs mengajar calistung, lmrn antar lsg ke WINDA ENGLISH SCHOOL Jl.W.Speutih No.4 Pahoman 0721254184,085769799897, 081379383494. LOWONGAN PEKERJAAN BANK PERKREDITAN RAKYAT yang sedang berkembang membutuhkan : 1. DIREKSI 2. ACCOUNT OFFICER Dengan persyaratan sebagai berikut : ~ Memiliki pengalaman dibidang perbankan min. 3 tahun (1) ~ Pendidikan minimal S1(1) Dan D3(2) ~ Memiliki ijazah sertifikat perbankan (1) ~ Memiliki loyalitas, komitmen dan tanggung jawab ~ Foto kopi KTP yang masih berlaku ~ Foto 4x6 (berwarna) 2 lembar Kirim surat lamaran & CV anda ke:

PO BOX 1029


MINGGU, 21 JUli 2013

LAMPUNG POST

PARIWARA 5

otomotif ISTANA MOTOR Istana motor ahli power steering, AC Mobil, semua jenis mobil hub.0721-7512104

mobil DIsewaKAN Alvan Rent Car menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan. Hub. 0853.66908998, 0852.67268999. JONI NIAGA RENT CAR: Inova, Kijang Capsul, Avanza, Xenia, APV, Altis, ALphard. Hub. 7403700, 7692086, 0812.7264905 APRI RENT CAR, sewakan sedan pengantin, innova, avanza, xenia, hub. 081379897400, 081279456659, 082375292647 ****** OONK RENTAL CAR ****** Sewakan Sedan Pengantin, Innova, Avanza, Xenia. Hub: 0721-7471813, 0811.799813 n

mobil dijual Ghayyas Motor. Jual beli mobil secon/baru Toyota,Daihatsu,Mitsu bishi,Honda, Nissan,Isuzu, Suzuki dll.Hb.Bang Ferry 082180467613, 081369012003.

DAIHATSU PAKET KREDIT SUPER RINGAN Xenia 1.0 M Dp 39 jtan, angs 2,1 jtan

Xenia 1.0 M Dp 27 jtan, angs 4,1 jtan Xenia 1.3 R Dp 44 jtan, angs 2,3 jtan G. Max PU Dp 10 jtan, angs 2,3 jtan G. Max PU MB Dp 22 jtan, angs 3 jtan Proses cpt syrt mudah, bantu jual mobil secount, anda untung Dp. Pen Sgr lebaran bentar lagi. hub.Mas ANTO Astra Mobil 0811.7215.78, 0721.7333.100 XENIA Xi’2004, 1300, BE Kotamdya, Coklat Metalik, 97 jt nego. Hub. 0819.5706.6660 PROMO DAIHATSU LEBARAN SALE

Xenia 1.0 Xenia 1.3 Terios TS Ekstra Terios TX G.Max PU 1.3 G.Max 1.5 AC, PS Sirion 1.3 D

DP 34 jt ang 2,8 jt/4th DP 38,5 jt ang 3,1 jt/4th DP 39 jt ang 3,6 jt/4th DP 45 jt ang 3,9 jt/4th DP 20 jt ang 2,3 jt/3th DP 23,8 jt ang 2,6 jt/3th DP 30 jt ang 2,9 jt/4th

Hub. ERIC Daihatsu, 0823.7262.9000

Xenia’2007 Li Famili, tv, sound komplit tangan pertama hub.0821.8539.1999.

HONDA CRV 05 AT/2.0,jok klt,TV,Var,Ex Dox,BE Kdy,KM 69 rb,mls,Hub. Hp. 081369040485 TP. Civic Century’2001, Silver, mulus, VR 16, sound system, BE Kotamadya, 103 Jt nego. Hub. 085266969653 Honda CRV 2.0 AT Th.2006. Silver Stone. BE (Kodya). Harga 165 (nego). Peminat Hub. 081271119803 (SMS & telepon).

Honda City IDSI Th’2004 Manual, Gold Met, Plat B, mobil bagus & terawat. Hub. 0812.7221250.

isuzu Panther LS’04,silver,D,solar,nego,H ub:085380945043. Panther New Hi Grede, wrn hijau’2000, 87 jt, hub. 0852.7980.5927.

Mitsubishi Kuda Super Exced’01, solar, merah, ACDB, PS ,PR, RT, Be Kodya, Orisinil 78 jt nego hub.0821.8539.0876 Mitshubisi Lancer Evo 3 GLXi, wrn hijau’96, over kredit 20 jt, hub. 0852.7980.5927. TRUCK COLD DIESEL CANTER 2008. Dinding plat, lantai kayu, siap kerja, nego. Hub. 08127930001 / O81379895088.

NISSAN

SUZUKI Suzuki Neo Baleno thn 2008 warna hitam, mulus, tangan ke 1 hub.085380948630, 085366812108 Katana 02,biru,BE kodya, PS, AC, CD, kompt, pjk baru,orsnl, Nego Hp.081369044800 Grand Vitara’2008, Hitam, mulus, orisinil, BE Kotamadya, 153 Jt nego. Hub. 085789886660 Jimny Katana’89 akhir, Hijau, AC, RT, Velg std, 28,5 Juta nego. 085266969653 Suzuki Jimni th 2002 BE Kodya & Suzuki Siera th 1983 BE Kodya Hub : 0812-72244455

TIMOR

Dijl Kijang LGX 03, biru tua, BE kodya, jok mls,ACDB,hrg 130 Jt/Ng Hub : 081272363090 Dijual cpt Kijang Rover th’90, be kodya, hijau lumut, msn kering, s; pakai, htg 36jt. Hub. 0812.7908.7218 Lelang terbuka : Toyota Kijang Super minibus’90, coklat metalik, be, pajak hidup, hrg limit 36 jt, penawaran dlm amplop tertutup ke jl. Yos sudarso no 257 teluk betung tlp.082880091136, (0721) 486046 Toyota Avanza 1,5 S, th’09 manual, plat B, aqua blue, ACDB, CD, R/T, PW, PS CL, foot step, km rendah mbl bgs & terawat hub. 08127221250

MOTOR

Timor Dohc, wrn hijau’97, over kredit 25 jt hub. 0852.7980.5927.

Dijual cpt motor Yamaha Mio Soul GT’12, hrg 10,5 jt nego, putih, mulus hub.082380423594, 081977211775.

TIMOR’98 SOHC, Pribadi, B, AC, CL, RT, remote, PS, Hitam, Rp 37 Jt . Hub. 0821.11469913.

Yamaha Mio Soul’10 BE, LamSel, An. Sdri hrg 8 Jt/Ng Hp. 085369853516.

TOYOTA

Satria FU’10, Merah, Plat BE, pjk hidup, surat-2 lkp, 12,7Jt ng, Minat hub.085377142003, 08976046875

NISSAN MARCH ’20011 AT, pjk pjg, terawat sekali, pakai sendiri, harga nego. Hubungi. 0811.722709

Inova’2005 TV, tipe G, mobil bagus hub.0821.8539.1999

Nissan X-Trail, warna silver, 2004, hrg nego, hub. 0813.7949.2222.

Dijual VIOS’05,BE kodya, htm, TV,siap pakai, Nego, Hub : 07217445161.

JUPITER Z’03, pajak hidup, BE kodya, VR, 5,5 jt/ng. Hub. 081930102020

Nissan March’2011, hitam, pjk panjang,terawat, pakai sendiri harga nego hub.0811722709

AVANZA 1,3 G’2008, Pajak panjang, metalik, Nopol B, 125 Jt. Hub. 0823.71848500

Honda Absolut Revo’10, BE Kodya, pjk hdp, srt-2 lkp,7,5Jt ng. Minat hub.085377142003, 08976046875


CMYK

±

minggu, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

±

±

6

KPU Verifikasi 189,5 Juta Pemilih

LINTAS

± RUU Pilkada Belum Disepakati JAKARTA—Belum ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR terkait RUU Pilkada terkait dua hal, yaitu proses pemilihan kepala daerah dan penentuan wakil kepala daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Kerja Rancangan UndangUndang Pemilihan Kepala Daerah Abdul Hakam Naja. Menurutnya, pemerintah sangat mengharapkan DPR ber­ sepakat dalam dua hal itu. Pemerintah menginginkan ha­ nya pemilihan gubernur yang langsung dipilih masyarakat, sementara untuk bupati/wali kota dipilih DPRD. “Sementara mayoritas fraksi di DPR menginginkan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota dipilih lang­ sung,” kata Hakam yang merupakan politikus PAN ini. Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri Bidang Politik Hu­ kum dan Hubungan Antarlembaga, Reydonyzar Moenek, menuturkan pemilukada secara langsung lebih banyak segi negatifnya daripada positifnya. “Bagaimana mahal­ nya biaya pemilukada dan banyaknya kepala daerah yang terlibat kasus. Jadi sudahlah, toh pemilihan kepala daerah melalui DPRD tetap demokrasi, walaupun secara tidak langsung,” ujar Donny. (MI/U1)

JAKARTA (Lampost): KPU berkukuh dengan waktu verifikasi dua bulan dan tidak membutuhkan waktu tambahan. Kini sudah terkumpul daftar pemilih sementara (DPS) dari 33 provinsi dan luar negeri dengan total pemilih 189,5 juta.

Khofifah PTUN-kan KPU Jawa Timur SURABAYA—Khofifah Indar Parawansa menggugat Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Pasalnya, penetapan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur menurutnya penuh kecurangan. Berkas gugatan didaftarkan tim kuasa hukum Khofifah, Jumat (19-7) siang. Menurut Khofifah, penetapan pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur, selain dinilai penuh ke­ curangan juga tidak independen. Kuasa hukum Khofifah berharap PTUN mengoreksi kembali putusan penetapan tersebut. Kuasa hukum Khofifah juga me­ minta jadwal pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Timur ditunda sampai keluar hasil keputusan dari PTUN. Sebelumnya, KPU Jawa Timur tidak meloloskan pasangan Khohfifah-Herman Suryadi sebagai cagub dan cawagub Jawa Timur karena dukungan salah satu partai pendukung Khofifah dinyatakan tidak sah. (MTVN/U1)

Demokrat Tuding Survei Tak Objektif

±

JA K A RTA—Hasi l sur vei yang mengecewakan Par tai Demokrat dituding tidak objektif. Namun, partai yang didirikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap akan terus mengevaluasi program dan kebijakannya. Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro alias Ibas menga­ takan hal itu di sela safari Ramadan didampingi pamannya, Pramono Edhie Wibowo, di Jakarta Selatan, Jumat (19-7) malam. “Itu tidak objektif,” kata Ibas. Dalam rangkaian safari Ramadan tersebut, Demokrat membagikan paket sembako ke masyarakat sekitar. Acara juga dihadiri jajaran petinggi partai, seperti Ketua DPD Demokrat Jakarta Nachrowi Ramli dan Wasekjen DPP Demokrat Andi Nurpati. (MTVN/U1)

n LAMPUNG POST/VERA AGLISA

TAHLIL. Calon wakil gubernur Lampung, Mukhlis Basri, menggelar buka bersama sekaligus tahlilan dan peringatan 40 hari wafatnya Ketua MPR Taufiq Kiemas di kediamannya, Perum Korpri, Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu (20-7).

n DOKUMENTASI TIM PEMENANGAN RIDHO BERBAKTI

BERSAMA DALANG. Calon gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, pose bersama Ki Dalang Enthus Susmono Ortega sesaat sebelum dimulai pergelaran wayang kulit di Desa Banjarasri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (19-7) malam.

SOSIALISASI CAGUB

Ridho Ficardo Menonton Wayang Kulit di Natar NATAR (Lampost): Setelah Pringsewu, calon gubernur, Muhammad Ridho Ficardo, dan segenap tim pemenangan kembali menonton pementasan wayang kulit bersama warga di Banjarasri, Natar, Lampung Selatan, Jumat (19-7) malam. Lima ribuan warga tumpah ruah menjejali lapangan Ban­ jarasri untuk menonton. Hadir pula pada kesempatan itu Bupati Tulangbawang Hanan A. Rozak, Wakil Bupati Tulangbawang Heri Wardoyo, Wakil Bupati Lampung Selatan Eki Setyanto, Wakil Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, dan tokohtokoh warga Banjarasri. Masyarakat begitu antusias

menonton pertunjukan tidak hanya karena nilai-nilai bu­ daya dalam pergelaran wayang kulit tersebut, tetapi juga tema dakwah islami yang diselipkan dalam cerita lakon pewayang­ an yang dimainkan dalang kondang Ki Enthus Susmono Ortega (Orang Tegal Asli). Tema cerita yang diusung ada­ lah Gatot kaca nyantri. Selain pe­ san-pesan dakwah dan guyonan khas wayang, kehadiran sinden bule dari Los Angeles, Amerika Serikat, turut pula menghan­ gatkan suasana. Suaranya yang memukau dalam membawakan tembang-tembang Jawa dengan sangat fasih. Di pengujung acara, dipim­

Kiemas yang Pluralisme, Kokoh, dan Konsisten BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Wafatnya Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menjadi tanda bahwa bangsa ini telah kehilang­an tokoh pluralisme yang konsisten. Politikus PDIP itu juga telah mencip­ takan banyak gebrakan baru untuk membangkitkan jiwa nasionalisme anak bangsa. Hal itu dikatakan Ketua DPC PDIP Lampung Barat Mukhlis Basri pada acara buka bersama dan peringat­ an 40 hari wafatnya Taufiq Kiemas di kediaman Mukhlis, Sabtu (20-7). Menurut calon wakil gu­ bernur Lampung yang ber­ pasangan dengan Berlian Tihang itu, dirinya meng­ agumi sosok Taufiq Kiemas. Sosok pria pejuang Pancasila itu, lanjutnya, telah mem­ buahkan konsep empat pilar kebangsaan. “Sebagai tokoh pluralis­

±

me, TK (Taufik Kiemas, red) merupakan tokoh yang te­ lah menciptakan banyak gebrak­an baru, khususnya untuk membangkitkan jiwa na­sionalisme. Sebagai kader saya hanya bisa mendoakan dan meneruskan perjuangan­ nya,” ujar Mukhlis usai doa bersama untuk menge­nang 40 hari wafatnya Taufik ­Kiemas. Untuk itu sebagai kader, dia berupaya untuk member­ ikan doa terbaik untuk suami Ketua DPP PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut. Bersama kader dan sim­ patisan PDIP Lampung dan masyarakat Lampung, Mukh­ lis menggelar doa dan tahlil­ an di kediamannya di Perum Korpri, Bandar Lampung. Selain juga digelar buka pua­ sa bersama, salat tarawih, dan pembagian sembako se­ banyak 3.000 paket. (VER/U1)

CMYK

pin Ridho dilakukan pengun­ dian kepada masyarakat yang beruntung untuk mendapat­ kan suvenir serta beberapa ekor kambing dan sapi. Ridho sebagai putra Lampung yang berdarah Tulungagung ber­ pesan agar masyarakat dapat terhibur dan menangkap nilainilai dakwah dalam cerita tersebut sekaligus melestari­ kan budaya leluhur. “ S e h i n g g a t i d a k h a n ya hiburan yang didapatkan malam ini, juga sesuai dengan Ramadan di mana umat mus­ lim diharapkan memperkaya batinnya dengan hal-hal yang bermanfaat untuk ibadah,” kata Ridho. (RO/U10)

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah me­ nyatakan telah menerima salinan DPS dari 33 provinsi dengan data 187,2 juta pemi­ lih dan pemilih luar negeri mencapai 2,3 juta. “KPU siap melakukan kompi­ lasi dan verifikasi, hingga ditetap­ kan menjadi DPT, September mendatang,” kata Ferry. Dia mengatakan saat ini proses pemutakhiran DPS memasuki tahapan peneri­ maan laporan masyarakat. Menurutnya, KPU siap untuk menerima data pembanding masyarakat jika ada pemilih ganda ataupun pemilih yang tak seharusnya tercantum. “Saat ini momen tanggap­ an masyarakat. Silakan LSM, masyarakat untuk laporkan ke KPU, kami buat unggah perkembangan DPS secara real time melalui laman KPU,” ujarnya. Ferry mengatakan DPS yang ada saat ini ditetap­ kan pada tingkat panitia pemungut­an suara (PPS) di level kelurahan/desa. KPU hanya merekap sampai leng­ kap dari seluruh wilayah. Menurut dia, dari data-data tersebut, tentu ada yang gan­ da. Ia menegaskan kegandaan itu tidaklah permanen. “Se­ cara bertahap akan kami bersihkan dari sistem ber­ sama masukan masyarakat. Hasilnya menjadi DPSHP (DPS hasil perbaikan).” Sebelumnya, Sekretaris Pemenangan Pemilu Partai

±

Hanura, Ahmad Rofiq, me­ nyatakan banyak pihak yang mengatakan DPS berpotensi amburadul seperti sebe ­ lumnya. Hal itu menunjuk­ kan akuntabilitas DPS yang disampaikan KPU belum terjamin. Rofiq meminta KPU mem­ pertimbangkan kualitas data pemilih demi proses demokrasi di Indonesia. Dia tidak menolak jika nanti penetapan DPT diundur demi perbaikan data pemilih. “Demi masa depan demokra­ si, KPU jangan memaksakan diri untuk menetapkan data yang tidak pasti,” kata dia.

Belum Akurat DPS yang dirilis KPU masih jauh dari kata akurat dan akuntabel. Walaupun DPS kali ini sudah berbasis kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, sejumlah pemi­ lih ganda masih ditemukan. Misalkan, KPU Bali mencoret 203.333 orang dengan alasan sudah meninggal, merupa­ kan pemilih ganda, anggota TNI Polri, belum berusia 17 tahun, pindah domisili, dan sebagainya. Ferry menegaskan KPU akan memastikan DPS bersih dari kegandaan. Berdasar jadwal yang ada, masukan dan tanggapan masyarakat apabila nama mereka belum masuk DPS maupun ada temuan pemilih ganda bisa disampaikan hingga 1 Agus­ tus 2013. (MI/U1)

±

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA

KPU Koordinasikan Pemutakhiran Data KUPANG (Lampost): Komi­ si Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur terus melakukan koordinasi dengan 21 KPU kabupaten/kota di wilayah kepulauan itu untuk mengawal pemutakhiran data pemilih Pemilu 2014. “Koordinasi dilakukan langsung maupun tidak lang­ sung untuk merespons tang­ gapan masyarakat terhadap pengumuman daftar pemilih sementara (DPS) yang kini diumumkan di setiap kantor desa/kelurahan,” kata Ketua KPU NTT Johanes Depa di Kupang, Sabtu (20-7). Dia mengakui hingga me­ masuki pekan kedua pengu­ muman DPS pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD di setiap kantor desa/kelurahan, be­ lum ada tanggapan balik dari masyarakat. Terutama yang namanya belum atau tidak tertera dalam DPS. “Sejak 11—24 Juli 2013 merupakan masa bagi warga yang sudah mencapai usia memilih dalam Pemilu 2014 untuk mencermati yang telah diumumkan pada setiap kan­ tor desa/kelurahan setempat

TOKOH POLITIK

±

±

sehingga masyarakat diharap­ kan proaktif untuk melakukan pengecekan,” katanya. Menurut Johanes, koordi­ nasi yang intensif dilakukan dengan asumsi keberhasilan penyelenggaraan Pemilu 2014 di NTT sangat tergan­ tung pada proses dan output kerja penyelenggara pemilu di kabupaten/kota. “Dalam rakor terjadi pro­ses saling sharing kepentingan pencerahan dan perluasan wawasan yang berhubungan dengan prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan pemilu ang­ gota DPR, DPD, dan DPRD,” katanya. Koordinasi ini juga penting untuk meningkatkan kemam­ puan dan wawasan dalam mengelolah tahapan pelaksa­ naan, khususnya pendataan pemilih secara profesional. Dengan ditetapkan dan diberlakukan Undang-Undang 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, kata dia, ter­ jadi berberapa perubah­an men­ dasar terhadap KPU sebagai satu-satu lembaga yang diberi kewenangan melaksanakan pemilihan umum. (ANT/U1)

±

±


CMYK CMYK

± ±

minggu, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

CMYK CMYK

± ±

OLAHRAGA 7

PELATIH KLUB

VARIA SPORT

Vilanova Mundur sebagai Pelatih ‘Barca’

Vettel Tampil Tercepat, Wolff Menggebrak

±

LONDON—Juara dunia Sebastian Vettel tampil tercepat pada latihan hari terakhir Formula Satu di Silverstone, Jumat (19-7). Bintang balap Red Bull itu menyelesaikan latihan sebanyak 78 putaran (lap) dengan waktu terbaik 1 menit 32,894 detik. Sedangkan Adrian Sutil membuat waktu terbaik pada sesi latihan pagi untuk tim Force India, tapi tetap lebih lambat dari Vettel. Nicolas Prost di urutan ketiga di atas Lotus dan Carlos Sainz Jr. di tangga keempat dan amat menjanjikan bagi tim Red Bull. Sementara itu, pembalap wanita Susie Wolff yang mempersembahkan hasilnya bagi tim Williams berada di urutan sembilan tercepat pada tes pertamanya kemarin. Pembalap berusia 30 tahun dari Skotlandia itu sebelumnya hanya sebagai pembalap tes putri bagi tim itu pada musim 2012 dan tes aerodinamik kendaraan pada Februari 2013. “Anggota tim melakukan pekerjaan luar biasa bagi saya hari ini dan saya dapat melakoninya selangkah demi selangkah,” kata Wolff. (ANT/O2)

Newcastle Datangkan Bafetimbi Gomis LONDON—Manajer Newcastle Alan Pardew kemarin menyatakan dirinya sangat ingin mendatangkan penyerang Lyon, Bafetimbi Gomis. Pardew menginginkan kehadiran penyerang baru setelah Demba Ba hengkang ke Chelse pada Januari silam dan melanjutkan spekulasi bahwa pemain internasional Senegal Papiss Cisse ingin keluar dari St. James’ Park. Gomis, yang masih menyisakan masa kontrak satu tahun lagi bersama Lyon, dilaporkan juga ingin meninggalkan klub Ligue 1. Pardew tengah menyiapkan tawaran untuk pemain internasional Prancis tersebut. “Kami telah menyatakan minat kepada Gomis,” ujar Pardew kepada The Times. Gomis telah membukukan lebih dari 100 gol di kompetisi Ligue 1 bersama St. Etienne, Troyes, dan Lyon, serta menyumbangkan tiga gol dari 12 penampilannya untuk Timnas Prancis. (ANT/O2)

Reina Dipinjam Napoli

±

LONDON—Penjaga gawang Liverpool, Pepe Reina, dipinjamkan ke klub Liga Utama Italia (Serie A) Napoli pada musim mendatang. Di tempat ini Reina akan bertemu mantan pelatih The Reds, Rafael Benitez, demikian diberitakan Liverpool Echo pada Jumat (19-7). Pemain berusia 30 tahun asal Spanyol itu sudah menghabiskan waktu selama delapan tahun di Anfield, tetapi dengan kedatangan Simon Mignolet dari Sunderland berarti Reina kehilangan statusnya sebagai kiper pilihan pertama. Reina sebelumnya telah dijadwalkan dengan skuat Liverpool yang tengah menjalani rangkaian kedua tur pramusim mereka. Namun, sebagai gantinya, dia diperkirakan akan bertolak ke Italia untuk menjalani pemeriksaan medis dan merampungkan urusannya dengan klub runner-up Serie A tersebut. Reina tiba di Anfield dari Villarreal pada 2005 dan membantu Liverpool meraih gelar juara Piala Super UEFA dan Piala FA di musim perdananya bersama Liverpool. (MTVN/O2)

n AP/DAVID DAVIES

PEMBALAP WANITA. Susie Wolff, pembalap wanita tim Williams, menyelesaikan 89 lap pada latihan Formula Satu di Silverstone, Inggris, Jumat (19-7). Wolff mencatat waktu tercepat 1 menit 35,093 detik.

±

± ±

n AP/SBJORN LARSSON ROSVALL

MELAJU KE FINAL. Petenis nomor satu dunia, Serena Williams, meluapkan keberhasilannya setelah memenangkan pertandingan semifinal tunggal wanita melawan Klara Zakopalova dari Republik Ceko pada turnamen Swedia Terbuka di Bastad, Swedia, Sabtu (20-7).

Serena Bertemu Larsson di Final SWEDIA (Ant/Lampost): Petenis nomor satu dunia, Serena Williams, melaju ke final turnamen Swedia Terbuka setelah mengalahkan petenis asal Ceko, Klara Zakopalova, 6-0 dan 6-4, Sabtu (20-7). Selain Serena, petenis Swedia, Johanna Larsson, juga menyusul ke final setelah menaklukkan petenis Italia, Flavia Pennetta, 2-6, 6-3, dan 6-4. Kedua petenis ini siap membidik gelar juara dalam rangkaian WTA Tour ini. Pada semifinal, petenis Amerika juara grand slam 16 kali itu mengalahkan unggulan ketiga, Klara Zakopalova, dengan mudah. Tanpa mengalami masalah besar, Serena mematikan servis lawannya tiga kali pada setiap set untuk maju ke final. “Saya semakin terbiasa bermain di lapangan tanah liat. Saya merasa lebih baik sekarang. Saya masih harus memainkan laga penting dan harus menang pada hari terakhir. Tapi lawan-

lawan saya amat kuat,” kata dia. Serena memimpin pertemuan dengan Zakopalova 3-1, tapi kendati ia memenangi dua laga sebelumnya pada musim 2003, mereka bermain 1-1 pada dua laga terakhir sepanjang 2009 di lapangan tanah

S

aya semakin terbiasa bermain di lapangan tanah liat. Saya merasa lebih baik sekarang. liat. Zakopalova memenangi putaran pertama di Marbella dan Serena menang pada putaran pertama di Prancis Terbuka. Sedangkan pertandingan semifinal

kedua antara petenis favorit tuan rumah Johanna Larsson berhadapan dengan Flavia Pennetta, berhasil dimenangkan Larsson. Meski harus bermain tiga set, akhirnya Larsson menguasai permainan. Petenis berusia 24 tahun itu, yang sedang mengincar gelar pertama tunggal putri turnamen WTA, kecolongan hanya tiga game sebelum akhirnya menang 2-6, 6-3, dan 6-4. Pada pertandingan sebelumnya, Pennetta maju ke putaran keempat di Wimbledon dengan mengu­ kir kemenangan mudah 6-1 dan 6-3 atas petenis veteran Virginie Razzano. Petenis berusia 31 tahun dari Brindisi juara ganda di Swedia bersama Gisela Dulko pada 2009 dan 2010 dan kini mengincar gelar pertama di partai tunggal di Bastad dan ke-10 dalam Tur WTA. Pennetta dan Dulko juga berduet ketika memenangi gelar ganda di Australia Terbuka pada 2011. (O2)

BARCELONA (Lampost): Tito Vilanova mundur sebagai pelatih Barcelona karena sakit berkepanjangan. Mundurnya Vilanova akan mengganggu persiapan Barcelona menuju kompetisi mendatang. Dalam temu pers mendadak yang dihadiri para anggota tim inti, termasuk pemain terbaik tahun ini Lionel Messi, Presiden Barca Sandro Rosell menyatakan Vilanova harus mendapatkan perawatan lebih khusus, dan itu berarti ia tidak dapat menjalankan perannya sebagai pelatih. “Kami berada di sini untuk memberi kabar menyedihkan kepada Anda bahwa Vilanova tidak lagi bersama kami,” kata Rosell terbata-bata, dengan menambahkan klub memutuskan membatalkan pertanding­ an persahabatan pada Sabtu (20-7) melawan klub Polandia, Lechia Gdansk. Setelah pelatih itu menyatakan mundur, spekulasi mulai muncul. Salah satu media Barcelona, Sport, melaporkan Joan Francesc Ferrer, dikenal dengan julukan Rubi, kemungkinan akan menggantikan Vilanova. Ferrer membawa Girona ke babak playoff divisi dua musim lalu dan dipilih sebagai asisten Vilanova untuk menolong menganalisis secara teknis tentang klub saingan Barca. Sementara itu, dukungan kepada Tito Vilanova agar segera mendapatkan kesembuh­a n terus mengalir. Tak hanya datang dari dalam klub Barcelona, dukungan juga datang dari berbagai pihak. Dukungan untuk Vilanova pun lantas mengalir deras. Beberapa di antaranya berasal dari mantan anak buahnya. “Yang kuat Tito. Kamu luar biasa. Selalu ada di sampingmu. Satu pelukan erat untukmu,” tulis Eric Abidal di akun Twitter pribadinya. Penggawa Real Madrid, Alvaro Morata, pun juga ikut memberikan dukungan buat Vilanova. Berapa pemain asal Spanyol yang bermain di Premier League juga tak mau ketinggalan memberikan dukungan untuk pelatih 44 tahun itu. (MTVN/O2)

SEPAK BOLA

LAGA PERSAHABATAN

Asiop Apacinti U-14 ke Final

MU Tundukkan A-League All Stars 5-1

JAKARTA (Ant/Lampost): Tim sepak bola muda Indonesia Asiop Apacinti U-14 sukses melangkah ke final Gothia Cup 2013 di Gothenberg, Swedia. Tim asal Jakarta ini lolos ke final setelah di babak sebelumnya mengalahkan tim asal Amerika Serikat, Dallas Texans, dengan skor tipis 1-0. Hasil yang sama diraih Asiop saat menang atas tim asal Swedia, Spanga IS FK, di babak perempat final. Selanjutnya di babak final tim Asiop Apacinti akan menghadapi wakil Slovenia, NK KRSKO. NK KRSKO lolos ke final usai menyisihkan Orgryte IS dengan skor 2-0. Adapun pertandingan final akan digelar di Kota Gothenberg hari ini. Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengaku bangga dengan pencapaian tim sepak bola muda Asiop Apacinti U-14. Prestasi yang diraih oleh tim yang turun di kelompok umur 14 tahun ini dinilai sebagai pencapaian terbaik seiring dengan kondisi persepakbolaan nasional yang belum mampu bangkit

±

dari keterpurukan. “Kami ucapkan selamat atas pencapaian mereka masuk ke babak final. Kami sangat bangga dengan prestasi mereka,” kata Menpora Roy Suryo saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (20-7) dini hari. Asiop U-14 bukan satusatunya tim asal Indonesia yang turun di Ghotia Cup 2013 di Swedia. Ada empat tim lainnya. Namun, yang lolos hingga ke babak final hanya Asiop U-14. Selain Asiop Apacinti, tim asal Indonesia yang bertarung di Ghotia Cup adalah Kreasia Indonesia yang turun di kelompok umur 12 tahun. Kreasi Indonesia terhenti di babak delapan besar. Sedangkan di kelompok usia 16 tahun, tim Garuda Keadilan harus terhenti di babak 16 besar. Tim yang diasuh oleh Taufik Jursal ini gagal melangkah ke babak berikutnya setelah kalah dalam adu pinalti 4-5 dari FK Bromma setelah sebelumnya bermain im­ bang tanpa gol di waktu normal. (O2)

CMYK

n AP/JENS MEYER

SIAP MEMBALAP. Pembalap Spanyol Dani Perdrosa (kiri) dan pembalap Yamaha Jorge Lorenzo saat menyatakan kesiapannya mengikuti Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jumat (19-7).

MOTOGP

Lorenzo dan Pedrosa Siap Tampil LAGUNA SECA (Lampost): Juara dunia MotoGP Jorge Lorenzo dan saingannya Dani Pedrosa dinyatakan sehat untuk tampil dalam perlombaan AS Grand Prix di Laguna Seca, setelah sebelumnya mengalami kecelakaan di Jerman. Dalam laman resmi MotoGP dilansir kedua pembalap dari Spanyol itu dinyatakan tim medis prima untuk berlaga di sirkuit di California. Sedangkan Lorenzo mengatakan ia tetap tenang dan akan melihat

bagaimana aksi para pembalap dalam latihan Jumat (19-7). Hasil di Sachsenring lalu membuat Lorenzo, sang juara bertahan, kini turun ke posisi tiga klasemen di bawah dua pembalap Repsol Honda, yakni Dani Pedrosa dan Marc Marquez, yang sedang memimpin klasemen. Sementara itu, di MotoGP AS akhir pekan ini, Pedrosa sempat absen di sesi latihan bebas pertama. Namun, di sesi berikutnya, rider Honda itu turun ke lintasan dan menempati urutan ke-11.

±

Untuk sesi balapan, Minggu (21-7) waktu setempat, Pedrosa tak memasang target yang muluk-muluk. Dia menilai akan sangat sulit baginya untuk meraih podium atau bahkan jadi juara. “Hal terpenting jangan sampai terjadi lagi kecelakaan. Saya harus finis perlombaan ini dan mendapatkan kemungkinan poin minimum,” kata pembalap Yamaha Pedrosa, serta juara dunia yang kini memimpin klasemen, Marc Marquez. (MTVN/O2)

SYDNEY (Ant/Lampost): Manchester United meraih kemenangan pertamanya di laga pramusim saat menghadapi A-League All Stars. Setan Me­ rah menang dengan skor 5-1 dalam pertandingan di ANZ Stadium, Sydney, Australia, Sabtu (20-7) malam WIB. Kemenangan ini adalah kemenangan pertama David Moyes sebagai manajer MU. Di pertandingan pertama melawan Singha All Star di Bangkok pekan lalu, MU menelan kekalahan 0-1. Menghadapi A League All Stars, Moyes melakukan perubahan dengan menurunkan Wilfried Zaha untuk pertama kalinya sebagai starter. MU membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui umpan Ryan Giggs diselesaikan dengan sepakan kaki kanan oleh pemain muda MU, Jesse Lingard. Menit ke-33, MU kembali menggandakan kemenangan lewat kaki Danny Welbeck. Lolos dari jebakan offside, striker 22 tahun itu menyelesaikan

kerja sama yang dibangun oleh Giggs dan Lingard. Enam menit usai turun minum, A-League All Stars memperkecil ketertinggalannya. Tembakan Besart Berisha melewati Anders Lindegaard dan skor berubah menjadi 2-1, masih untuk keunggulan MU. Lingard mencetak gol ke­ duanya di laga ini tiga menit setelahnya. Tembakan kencangnya mengarah ke pojok atas gawang A-League All Stars dan memberi MU keunggulan 3-1. Pada menit ke-69, giliran Welbeck yang mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Sundulannya menyambut sepak pojok Robin van Persie memberi gol keempat MU di laga ini. Van Persie menutup kemenangan MU lewat golnya empat menit jelang laga usai. Meski tembakannya sempat diblok, tetapi striker asal Belanda itu menjebol gawang A-League All Stars pada ­upa­ya­nya yang kedua. (O2)

CMYK

±

±

±

±


CMYK CMYK CMYK

± ±±

CMYK

± ±± Mutiara Hadis

RAGAM MINGGU, 21 JULI 2013

LAMPUNG POST

± ±±

Barang siapa berhaji untuk kedua orang tuanya atau melunasi utangutangnya, maka dia akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dari golongan orang-orang yang mengamalkan kebajikan. (HR Ath-Thabrani dan Ad-Daar Quthni)

8

± ± ±

± ±

BANTUAN PESANTREN. Wakil Pemimpin Umum Lampung Post Djadjat Sudradjat menyalami Ustaz Sukmaja (kanan) di Ponpes Hidayatul Islamiyah, Kemiling, Bandar Lampung, Kamis (18-7). Kunjungan dalam rangka HUT ke39 itu, Lampung Post memberikan bingkisan dan menyerahkan zakat mal.

SERBA-SERBI

Ramadan Biasakan Manusia Beribadah TELUKBETUNG—Ramadan mengajarkan manusia untuk selalu memiliki nilai ibadah. Karena itu, hendaknya setiap insan meningkatkan amat perbuatan baiknya karena semua bernilai ibadah dan mendapat berkah pada Ramadan ini. Demikian disampaikan Ustaz Mumuy Abdul Mukti pada kegiatan ceramah rutin yang digelar Pemprov Lampung di Gedung Pusiban, Jumat (19-7). Menurut Ustaz Mumuy, segala sesuatu yang baik dilakukan saat Ramadan dapat dijadikan ibadah. Bulan ini mengajarkan manusia terbiasa hidup dalam ibadah. Dia berpesan agar tidak menyianyiakan waktu pada bulan penuh berkah ini. Dalam ceramah yang diikuti PNS lingkungan Pemprov Lampung ini juga dihadiri Sekretaris Provinsi Lampung Berlian Tihang. (CR7/K1)

UKPM ‘Teknokra’ Sambung Silaturahmi GEDONGMENENG—Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Unila mengadakan buka puasa bersama di Gedung Graha Mahasiswa kampus setempat, Jumat (19-7). Acara bertema Indahnya Ramadan dengan silaturahmi itu diisi ceramah agama oleh Ustaz Iwan Anshori. Ketua pelaksana kegiatan, Khorik Istiana, menjelaskan acara tersebut sebagai ajang silaturahmi antaraliansi pers mahasiswa (APM), UKPM, dan alumnus Teknokra. “Sesuai dengan tema, kami ingin para pengurus dan magang yang sekarang bisa kenal dengan alumni. Acara ini juga sebagai ajang silaturahmi antar-APM se-Lampung,” ujar Khorik di sela-sela waktu buka puasa. Peserta yang hadir merupakan pengurus dan magang UKPM Teknokra, perwakilan dari 25 UKM di Unila, APM se-Lampung, serta para alumni Teknokra. (*/K1)

M E NU

± ± ±

n

LAMPUNG POST/HENDRIVAN

GUMAY

Tiga Kunci Gapai Kebahagiaan TANJUNGKARANG—Terdapat tiga kunci untuk mencapai kebahagiaan hidup, yakni mengerti hidup itu untuk siapa, hidup untuk ada, dan setelah mati akan ke mana. Hal ini menjadi pesan utama yang di­sampaikan trainer ESQ, Aldyn, sa­a t mengisi training Peduli 300 Se­nyum Ramadan di aula Sekolah Star Kids Lampung, Sabtu (20-7). Ke­g iatan ini melibatkan ratusan anak-anak yatim piatu dari berbagai pan­ti asuhan di Bandar Lampung dan Pesawaran. Selain memaparkan tiga kunci kebahagiaan hidup itu, Aldyn meng­ ajak peserta pelatihan untuk mengamalkan tujuh budi utama ESQ, yakni ju­jur tanggung jawab, disiplin, kerja

sama, peduli, adil, dan visioner. beruntung tidak lagi memiliki orang Menurut dia, seseorang akan tua. Namun, Aldyn menekankan dihargai di lingkungannya bukan ketidakberadaan ayah dan ibu harus karena hartanya. Sebab, harta tidak menjadikan mereka tetap semangat bisa bertahan lama. Begitu juga tam- menjalani hidup. Sebab, Allah selalu pang fisik tidak menjadikan orang ada dalam hati umatnya. serta-merta mendapat penghargaan “Selalu ikuti suara hati, karena sudari sekitarnya. ara hati bersumber elalu ikuti suara hati, Tampang fisik pada asmaul husp u n l a m a - ke l a na. Dan janganlah karena suara hati maan akan memuterjebak pada bebersumber pada asmaul dar seiring usia. lenggu diri, seper­ Namun, karakter husna dan janganlah ti prasangka budiri yang baik bisa terjebak pada belenggu diri. ruk, prinsip hidup, membuat manupengalaman yang sia dihargai dalam kurang baik, sudut hidupnya. pandang subjektif, kepentingan, pemIkuti Suara Hati banding yang tidak relevan, serta Dalam kegiatan pelatihan yang literatur tertentu saja,” kata dia. digelar dua hari hingga hari ini Dia menambahkan untuk menga(21-7) itu, Aldyn juga menyema­ sah semangat hidup itu diperlukan ngati para peserta yang kurang la­tihan terus-menerus dengan tetap

S

mengikuti suara hati serta tidak terpancing emosi. Salah satu cara latihan tersebut dengan mengikuti pelatihan ESQ dengan melakukan inner journey. Pelatihan ESQ peduli tersebut digelar serentak di berbagai kota di seluruh Indonesia dengan mengangkat tema Ramadan berbagi. Ketua Pelaksana Riyan Arif Wibowo menjelaskan nantinya Forum Silaturahmi Mahasiswa (Fosma) Lampung ESQ 165 juga akan membagikan santunan kepada anak yatim tersebut pada hari terakhir pelatihan. Santunan berupa uang saku dan sembako kepada masing-masing yayasan. “Selain berbagi dan peduli, semoga ilmu setelah training dapat dimanfaatkan dan berguna. Ini juga sebagai ajang silaturahmi para alum­ni ESQ dari semua kalangan,” kata Riyan. (CR7/K1)

± ±

SAMBUNGAN TAFSIR

Toleransi untuk Capai Rahmat Ilahi Kue Lumpur Pandan Suji

Bahan: 150 gr kentang kukus haluskan 120 gr tepung terigu 120 gr gula pasir 200 ml santan kental 200 ml air pandan suji 2 butir telur 1/2 sdt garam 3 lembar daun jeruk purut kismis untuk taburan

Cara membuat: 1. Campur santan dan air pandan suji, aduk rata sisihkan. 2. Kocok telur dan gula hingga mengembang, masukkan kentang halus, aduk rata. Tuangi air santan hijau secara bertahap sambil diaduk rata. 3. Panaskan cetakan kue lumpur, tuang adonan ¾ penuh. Tutup. Biarkan setengah matang, taburi dengan kismis. 4. Tutup lagi masak sampai matang. Angkat.

± ± ±

Warna hijau yang didapat dari sari daun suji yang dicampur daun pandan membuat kue lumpur ini wangi menggoda selera. Anda juga bisa berkreasi dengan menambahkan irisan kelapa muda saat kue lumpur dicetak. (K1)

±± ±

CMYK CMYK CMYK

KEMUDIAN Allah meneruskan pada ayat selanjutnya, “Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Un­t uk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: Sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.” (Q.S. 11:119). Ayat ini menyatakan orangorang yang bisa memaknai perbedaan dengan toleransi dan harmonisasi merupakan orangorang yang diberi rahmat oleh Allah. Untuk memberi rahmat itulah Allah menciptakan manusia berbeda-beda. Manusia yang sebaliknya selalu menginginkan perpecahan akan memenuhi neraka jahanam. Allah kemudian menutup Su­rah Hud ini dengan ayatayat berikut, “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami

ce­r itakan kepadamu ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang ber­ iman.” (Q.S. 11:120). “Katakanlah kepada orangorang yang tidak beriman, ‘Berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya Kami pun berbuat (pula).’” (Q.S. 11:121). “Dan tunggulah (akibat perbuatanmu), sesungguhnya Kami pun menunggu (pula).” (Q.S. 11:122). “Dan kepunyaan Allah-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya. Maka, sembah­ lah Dia dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. 11:123)”. (MI/K1)

±± ±

± ±

CMYK

±± ±


CMYK

±

mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

refleksi

±

±

DJADJAT SUDRADJAT

Perlawatan

9

“SULTAN Jawa (Samudra), Al-Malik az-Zahir adalah penguasa yang paling hebat dan terbuka, juga pecinta ulama. Meskipun baginda tidak henti-hentinya berperang dan merayah demi agama, ia adalah seorang yang rendah hati, yang selalu berjalan kaki ke masjid untuk salat jumat... Sewaktu ia meninggalkan masjid, gajah dan kuda telah menanti di pintu gerbang. Adat kebiasaan mereka ialah kalau Sultan naik gajah, maka para pendampingnya naik kuda atau sebaliknya.” Itulah nukilan dari naskah Rihla (rihlah= perlawatan) pengelana dunia muslim terbesar pramodern, Ibnu Battuta, tentang Kesultanan Samudra Pasai ketika ia singgah di Sumatera pada 1345. Nukilan itu diambil dari buku Ibnu Battuta in Asia and Africa, 1325-1354, 1936 karya H.A.R. Gibb. Sejarawan Taufik Abdullah mengutipnya untuk pengantar buku Petualangan Ibnu Battuta (2011), yang diterjemahkan dari buku Ross E. Dunn, The Adventures of Ibnu Battuta, A Muslim Traveler of the 14th Century. Ibnu Battuta (3004—3077) lahir di Tangier, Maroko, dari keluarga terpelajar. Setelah mempelajari ilmu hukum, ia berhaji ke Mekah pada usia 21 tahun. Ia kemudian selama hampir 30 tahun berkelana ke berbagai belahan dunia: melayari ganasnya lautan dan menaklukan daratan sejauh 72 ribu mil, atau luasnya setara dengan 44 negara. Sejarawan George Sarton mengakui ini perlawatan yang luar biasa, melebihi Marco Polo dan penjelajah mana pun sebelum datangnya teknologi mesin uap. Kenapa Marco Polo lebih ternama? Kata Ross E. Dunn, karena kaya Marco Polo lebih ilmiah dan menjangkau banyak hal. Sementara tulisan Battuta lebih banyak berkisah tentang kehidupan dan keberhasilan misi suci para alim ulama dan sufi. Dari sisi kepentingan, tentu ini bisa dipahami. Battuta lebih banyak melakukan syiar Islam daripada aktivitas lain. Rihla ditulis untuk kalangan cendekiawan muslim abad 14. Soal vista, pandangan, memang inilah bedanya antara Barat dan Timur. Antara yang manusiawi dan yang akali. Sama seperti peristiwa besar meletusnya Gunung Krakatau pada 1883. Ribuan artikel ilmiah dibuat oleh para sarjana dan peneliti Barat, tetapi seorang sastrawan timur (yang ditengarai dari Lampung, Muhammad Saleh), menulis peristiwa besar itu dalam bentuk syair: Syair Lampung Karam. Karya ini juga disebut sebagai “syair kewartawanan”. Ia lebih manusiawi. (Baca: Suryadi, Syair Lampung Karam, 2011). Tetapi, memang, setelah abad 13 tradisi keilmuan dan publikasi hampir sepenuhnya dipegang Barat. Sementara Barat umumnya tak tahu tentang dunia timur. Wajarlah kalau buku-buku tentang pengelana muslim terbesar itu tak terdengar ceritanya sebelum abad 19. Artinya, beratus tahun sebelumnya, perjalanan nan hebat Battuta seperti jejak sunyi. Naskah RihIa hanya beredar dalam bentuk salinan di kalangan Islam terpelajar. Barulah (atau beruntunglah) pada 1800-an, dua sarjana Jerman secara terpisah menerbitkan terjemahkan Rihla. Orientalis Inggris dan Prancis juga punya jasa menyelamatkannya. Di Aljazair, lima buah Rihla ditemukan, segera naskah Battuta yang disunting Ibnu Juzayy itu, dikirim ke Paris. Dengan lima naskah ini, dua sarjana Prancis, C. Defremere dan B.R. Sanguinetti, pada 1853 dan 1858, menerbitkan naskah Arab yang disertai terjemahan bahasa Prancis. Berdasarkan naskah dua sarjana itulah Rihla diterbitkan dalam bahasa Spanyol, Italia, Jerman, Rusia, Hongaria, Parsi, dan Jepang. Tetapi, menurut Taufik Abdullah, Battuta versi Dunn inilah yang terbaik. Kini akan dimaknai sebagai apakah Battuta? Pada Ramadan ini, dengan syiar Islam yang semarak dengan “warna-warni aksesori” --yang kadang menjauh dari substansi—perlawatan Battuta sebagai peneliti yang gagah berani, pengelana yang berkarisma, dan geograf yang mahir menaklukkan ganasnya alam, mestinya nenjadi inspirasi keilmuan yang tak pernah berhenti bagi dunia Islam. Mestinya!***

Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Wakil Pemimpin Umum: Djadjat Sudradjat. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Gaudensius Suhardi. Wakil Pemimpin Redaksi: Iskandar Zulkarnain Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryopratomo, Toeti Adhitama, Usman Kansong. Redaktur Pelaksana: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Asisten Redaktur Pelaksana: D. Widodo, Umar Bakti Redaktur: Hesma Eryani, Muharam Chandra Lugina, Nova Lidarni, Sri Agustina, Sudarmono, Trihadi Joko, Wiwik Hastuti, Zulkarnain Zubairi. Asisten Redaktur: Aris Susanto, Isnovan Djamaludin, Lukman Hakim, Musta’an Basran, Rinda Mulyani, Rizki Elinda Sary, Sri Wahyuni, Vera Aglisa. Liputan Bandar Lampung: Agus Hermanto, Delima Napitupulu, Iyar Jarkasih, Meza Swastika, Ricky P Marly, Sony Elwina Asrap. LAMPOST.CO Redaktur: Kristianto, Asisten Redaktur: Adian Saputra, Sulaiman. Content enrichment Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Susilowati. Foto: Hendrivan Gumay (Asisten Redaktur), Ikhsan Dwi Satrio, Zainuddin. Dokumentasi dan Perpustakaan: Syaifulloh (Asisten Redaktur), Nani Hasnia. Desain Grafis redaktur: DP. Raharjo, Dedi Kuspendi. Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Sumaryono. Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah, Buchairi Aidi, Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto. Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. Lutfi, M. Wahyuning Pamungkas, Sudirman, Suprayogi. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata.

±

±

wawancara Pilgub 2014 dalam

Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Sayuti (Kabiro), Abu Umarly, Erlian, Heru Zulkarnain, Mif Sulaiman, Sudiono, Widodo. Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim). Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Gedung PWI: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, ­WARTAWAN LAMPUNG POST DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU M ­ EMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN.

CMYK

±

Skenario

KEMENTERIAN Dalam Negeri mengambil opsi memfasilitasi Pilgub Lampung berbarengan dengan Pemilu Legislatif 9 April 2014. Ini selaras dengan sikap gubernur yang memang tidak sepakat pilgub pada 2013. Rapat membahas solusi pendanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung di Kementerian Dalam Negeri, Kamis (18-7), antiklimaks. Secara sepihak , pertemuan yang dipimpin Dirjen Otonomi Daerah Djohermansyah Johan itu memilih alternatif terakhir; pilgub bareng Pemilu Legislatif 2014. Rapat yang akan membuat keputusan sesungguhnya kewenangan KPU Lampung itu agak aneh. Sebab, Kemendagri justru tidak mengundang komisioner KPU Lampung. Perwakilan KPU Lampung hanya sekretaris. Demikian juga, tidak ada unsur DPRD Lampung pada rapat itu. Kemendagri justru memilih mengundang komisioner dari KPU Pusat. Keputusan rapat itu, meskipun disebut belum final, sudah menggambarkan bahwa Pilgub Lampung tidak mungkin digelar pada 2013. Meskipun seluruh elemen tersengat dan KPU Lampung terus melawan dengan menempuh jalur hukum, opsi 2014 lebih menguat. Bagaimana tinjauan akademis soal proses tarik ulur Pilgub Lampung ini? Berikut petikan wawancara Sudarmono, Zulkarnain Zubairi, dan Kristianto dari Lampung Post dengan Dedy Hermawan, pengamat politik dan kebijakan publik dari Unila, Jumat (19-7).

Ada rapat membahas Pilgub Lampung di Kemendagri Kamis (18-7) yang menguatkan bahwa pilgub ditunda hingga 2014. Apa analisis Anda? Ya, saya dapat informasi itu dari media. Proses dana tahapan dalam penyelenggaraan Pilgub Lampung ini memang selalu simpang siur sejak awal. Dan saya pikir, keputusan rapat di Kemendagri kemarin ini adalah antiklimaks dari simpang siurnya penyelenggaraan Pilgub Lampung. Saya pikir, opsi itu adalah yang paling rasional dengan pertimbangan berbagai aspek.

Jadi, menurut Anda, Pilgub Lampung pasti pada 2014?

Member of Media Group

±

CMYK

±

Saya perkirakan begitu. Sebab, satu aspek yang paling krusial, yakni soal pendanaan tidak clear. Dan kalau kita membaca karakter pemerintah daerah, itu tidak menguntungkan untuk diselenggarakan pada 2013.

Maksud Anda karakter Sjachroedin Z.P. sebagai gubernur? Ya, saya kira begitu. Dan itu sangat gamblang dari setiap statement-nya di berbagai kesempatan. Tetapi Gubernur sempat melunak dan beberapa kali duduk satu meja dengan KPU Lampung? Ya, itu adalah sikap tubuh, bukan kebijakan. Sementara waktu terus berjalan dan tahapan harus maju. Artinya, kondisi saat ini adalah sesuai dengan skenario Sjachroedin yang sejak awal menolak Pilgub 2013? Saya pikir, iya begitu. Apa tidak ada opsi lain yang bisa dimainkan untuk pembiayaan? Saya pikir sudah terlambat, ya. Sebab, kebijakan penganggaran itu bukan proses yang bisa selesai dalam tempo cepat dan bisa didesak dengan pertimbangan yang sebenarnya bisa direncanakan sejak awal. Makanya, Pemprov punya alasan yang cukup bisa dimengerti jika memilih opsi 2014. B a g a i m a n a d e n g a n A P B D P at au pinjaman? APBD Perubahan belum dibahas. Kalaupun dibahas, September baru disahkan. Setelah disahkan, akan dievaluasi Kemendagri dan itu butuh waktu juga.

±

Dedy Hermawan

Pengamat politik dan kebijakan publik, dosen FISIP Unila

BIODATA Nama : Dr. Dedy Hermawan, M.Si Kelahiran: Tanjung Karang, 20 Juli 1975 Istri : Erwinda Rismayasari, S.Pd. Anak : Rafi Dhiaulhaq Islam Ariq Fikri Rabbani Alamat : Jalan Amir Hamzah No. 4 Bandar Lampung Pekerjaan : Dosen FISIP Unila Pendidikan : SD Negeri 1 Telukbetung Utara 1988 SMP Negeri 4 Bandar Lampung 1991 SMA Negeri 3 Bandar Lampung 1994 S-1 Universitas Lampung 1999 S-2 Universitas Gadjah Mada 2003 S-3 Universitas Brawijaya, Malang 2010 Sementara 2 Oktober jadwal pilgubnya. Saya kira sulit. Kalau dari pinjaman, saya tidak yakin. Opsi patungan setiap kabupaten kota Rp5 miliar juga repot. Apalagi yang mau menggalang dana dari aksi koin masyarakat. J i k a u nt u k u r u s a n ke m a n u s i a a n , rakyat masih empatilah. Tetapi kalau untuk pilgub, siapa peduli?

Kenapa Anda meremehkan partisipasi masyarakat? Ini fenomena demokrasi yang sesungguhnya kurang baik, ya. Memang agak khas di Lampung. Mungkin karena kita sudah beberapa kali mengalami gegar demokrasi politik yang cukup heboh. Ada syahwat kekuasaan yang sangat kuat dimainkan oleh elite-elite politik. Dan itu membuat rakyat kurang respek dengan dinamika politik. D e m o k r a s i i t u n o r m a l nya a d a l a h partisipasi rakyat yang sangat aktif dan antusias. Tetapi, sekarang justru sebaliknya, elite yang menggebu-gebu, rakyatnya apatis dan pragmatis. Hampir tidak ada pengerahan massa murni digerakkan oleh militansi. Hampir semua kerumunan massa dalam politik didasari pragmatisme, uang atau fasilitas. Jadi, mana mungkin kita bisa berharap dari dana bantingan rakyat.

Tinjauan legalitas. Apa komentar Anda soal rapat di Kemendagri itu? Sejak awal, polemik soal legalitas ini saling punya argumentasi. Diawali d e n g a n K P U ya n g d e n g a n i n i s i a t i f sendiri merancang tahapan pilgub, padahal DPRD belum mengirim surat pemberi tahuan tentang berakhirnya masa bakti gubernur. Sementara, KPU tidak punya garis struktural dalam penyusunan anggaran untuk biaya pilgub dengan eksekutif. Yang punya hak kan DPRD. Nah, itu sudah menjadi pemicu ketegangan. Proses berlanjut dengan lobi-lobi dan kesepakatan-kesepakatan sporadis antara komisioner KPU dan eksekutif. Sayangnya, kesepakatan-kesepakatan itu ternyata tidak mengikat secara hukum. Sifatnya hanya komitmen. Makanya, terutama pihak eksekutif, tidak terlalu concern dengan itu. Sementara KPU begitu yakin, semua proses bisa berjalan sesuai rencana dan menjalankan tahapan sampai seperti sekarang ini. Soal keputusan rapat di Kemendagri,

saya sepakat dengan beberapa pendapat bahwa kewenangan membatalkan atau menunda itu ada pada KPU Lampung. Namun, seperti celotehan gubernur tentang biaya pilgub sangat jelas mengisyaratkan, gerak KPU tidak mungkin berlanjut jika tak didukung dana. Nah, dana kan yang punya gubernur. Be berapa kali gubernur bilang, silakan dilaksanakan. Tapi, kalau dananya enggak ada, apa bisa? Artinya, KPU punya wewenang, tetapi harus tetap melibatkan Pemprov.

Pada posisi sekarang ini, apa yang elegan dilakukan? Saya tidak mengatakan KPU sudah tidak punya opsi lagi untuk melawan, tetapi harapannya sangat kecil. Upaya hukum bisa dilakukan, tetapi saya kira tidak bisa memaksa eksekutif menyediakan dana dalam waktu dekat untuk membiayai Pilgub 2013. Yang elegan, saya pikir KPU terus saja melanjutkan tahapan-tahapan yang sudah dilaksanakan. Sebab, produk dari proses ini sudah legal. Akan sangat bijak jika tahapan verifikasi calon dan pendukungnya ini dilanjutkan sampai penetapan calon dan pengundian nomor urut. Setelah itu, menunggu perkembangan.

±

Maksudnya vakum, begitu? Ya, kalau faktanya Pilgub 2014!

Sementara masa tugas KPU sekarang sudah hampir habis. Bagaimana ini? Seperti saya katakan, proses yang sekarang ini legal. Jadi, nanti KPU baru bisa melanjutkan tahapan berikutnya.

Dengan penundaan ini, siapa yang diuntungkan? Saya kira, para kandidat yang selama ini rating-nya belum maksimal. Mereka punya waktu yang lebih panjang untuk memperbaiki citra dan rating-nya. Saya pikir, Berlian Tihang lebih diuntungkan. Sebab, dia bisa lebih leluasa bergerak ke seluruh Lampung dengan jabatannya sebagai sekprov. Calon lain juga diuntungkan dengan tenggat yang lebih luas. Tetapi, me nyangkut amunisi, semua juga dirugikan. Jika sudah jorjoran sejak awal, sampai 2014 itu masih jauh dan bisa lemas sampai waktunya.

±

Soal calon. Dari lima pasang ini, siapa yang paling ideal? T i d a k e t i s s aya m e n y e b u t n a m a . Tetapi, saya berpendapat gubernur Lampung mendatang harus memberi ruang yang cukup kepada para pembantunya untuk berprestasi secara baik . Pola memaksakan kehendak untuk menggulirkan suatu program, kurang mempertimbangkan aspek lain. J u g a s o a l s u m b e r d aya m a n u s i a . Kepala dinas, misalnya, mana bisa bekerja dengan baik jika tidak membuat r e n c a n a s t r ate g i s b e r j a n g k a c u k u p panjang. Itu terjadi karena tidak ada jaminan ia masih menjabat atau tidak besok pagi, bahkan. Akhirnya, orientasi kerjanya sporadis; apa yang bisa dikerjakan sekarang, kerjakan. Ini tidak baik untuk suatu organisasi besar dan jangka panjang. n

CMYK

±


CMYK

±

±

CMYK

±

KELUARGA mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

10

Pahami Pria lewat Tiga Hal ini

±

P

EREMPUAN sering menganggap pr i a sebaga i sosok ya ng su l it dimengerti, cuek, tidak sensitif, da n la i n sebaga i nya. Perbe daan sifat dan asumsi yang berlebihan tentang pria terkadang membuat Anda

±

jadi cenderung menyamaratakan sifat semua pria. Tak aneh kalau akhirnya pertengkaran ser i ng ter jad i saat berhu bu nga n. Padahal, poin pentingnya bukan terletak pad a perbed aa n si fat d asa r l a k i-l a k i

dan perempuan, melainkan pada cara mereka memandang hidup. Ja n ga n me lu lu menu nt ut u nt u k d imengerti, tapi cobalah untuk mengerti apa yang pria pik irkan dan juga sifatsi fatnya. Perempuan seri ng salah men i la i pr ia da la m t i ga ha l i n i , seper t i yang d i kut ip dari female.kompas.com.

Pria Bukan Pribadi yang Rumit Anda mungkin sudah tahu tentang hal ini, tapi kadang “lapisan” yang dibuat pria mengesankan bahwa mereka sosok yang rumit. Ibaratnya, apa yang terlihat dari tampilan mereka, itulah yang ada di pikiran Anda. Justru sebaliknya, pria adalah sosok y a n g t e g a s , to t h e p o i n t , d a n p u ny a pi k i r a n y a n g s i mp e l . R ob er t M a n n i , penulis buku The Guys’ Guy’s Guide To Love, mengungkapkan pria berani bicara langsung dan menyelesaikan masalah. “ Pr ia it u sederhana dan pi k i rannya bi sa d ipred i k si. Ji k a suda h co cok , k a m i bi sa memu la i perca k ap a n d i s u at u te mp at de n g a n mu d a h d a n t i d a k ja g a i m a ge,” k a t a M a n n i .

Pria Bukan Pemerhati yang Detail Sebagai perempuan, Anda mengharapkan si dia memperhatikan hal-hal atau per u ba ha n kec i l denga n cara A nda ber penampi lan. Misalnya, menangkap perubahan pada gaya rambut Anda, atau mengembalikan barang-barang Anda tepat di tempatnya. Sayangnya, pria bukan tipe pemerhati yang sangat detail. Pasti gemas rasanya kalau si dia salah kasih bunga untuk Anda, karena hal ini

±

±

CMYK

±

±

menunjukkan kalau si dia tidak memperhatikan Anda. Sukanya bunga aster kok malah dikasih bunga mawar? T i nd a k a n kec i l A nd a i n i bi sa menjadi masalah besar untuk mereka. Bagi pr ia, mem ber i bu nga kepada A nda sudah menjad i sebuah t i ndakan yang mencer m i n k a n perhat ia n nya pada A nda. Kalau tidak suka bunganya, kenapa tidak diterima dulu pemberiannya sembari mengungkapkan bahwa A nda sebenarnya menyukai bunga yang lain?

±

Pria Tidak Bisa Membaca Pikiran Anda B a ny a k p er e mpu a n y a n g b erh a r ap pasangan nya bi sa menger t i apa yang d i a m au . K a l au t i d a k me nd ap at ap a yang d i mau dari si d ia, si perempuan langsung ngambek dan melakukan aksi t ut up mu lut. Ma n n i meng u ng k apk a n pria bukanlah peramal yang bisa membaca apa yang Anda mau sebelum Anda mengungkapkannya. T idak seper t i perempuan yang pandai menahan perasaan, pria tidak bisa melakukan hal ini. Hal terbaik yang bisa dilakukan pria adalah memperhatikan kebutuhan pasangan mereka. Meski demikian, Anda tidak bisa diam saja dan mengharapkan si dia tahu apa yang Anda mau dan segera mendapatkannya. M a k a M a n n i me n g u n g k ap k a n a d a baiknya perempuan juga bersikap transparan dan tidak sok rahasia tentang keinginannya. Sampaikan saja keinginan Anda pada si dia, dan beritahu jika ada yang kurang pas dengan pemberiannya. Pasa ng ta mpa ng cem ber ut saja t ida k akan membuatnya mengerti. (M2)

CMYK

±

±


CMYK

±

±

CMYK

±

KELUARGA mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

11

Hati-Hati Memuji

±

±

Kecantikan Anak Perempuan

A ±

DA sebuah kisah menarik yang dituangkan Lisa Bloom, pengarang Think: Straight Talk for Women to Stay Smart in a Dumbed-Down World. Menurutnya, anak perempuan sekarang bertumbuh dengan keinginan besar untuk tampil cantik, daripada tampil pintar. Mereka lebih khawatir kalau mereka tampak gemuk dan jelek. Dalam bukunya, ia menunjukkan ba hwa 15 -18 persen ana k perempuan d i bawa h 12 ta hu n saat i n i sudah memakai maskara, eyeliner, dan lipstik. Kepercayaan diri anak perempuan menur u n ka lau t idak merasa canti k. Hampir 25 persen remaja perempu a n a k a n mera s a bangga menang America’s Next Top Model daripada memikirkan untuk memenangi Nobel. Karena itu, memuji anak perempuan bahwa dia cantik akan membuatnya makin merasa betapa penampilan menjadi penting. Bayangkan nanti anak sudah diet di usia 5 tahun, memakai bedak di usia 11 tahun, botoks dan operasi payudara di usia 20-an tahun. Apa yang hilang? Mereka akan kehilangan makna hidup. Kehilangan kemampuan meng u ngkap sebuah gagasan, dan kehilangan waktu membaca buku untuk mengembangkan pemikiran dan pencapaiannya.

Bloom berkisah, suatu kali ia pernah bertemu dengan anak perempuan temannya berusia 5 tahun yang cantik bernama Maya. Rambutnya terurai, matanya indah, dan gaun warna pink yang manis. Seketika ia ingin sekali teriak, “Maya, kamu cantik sekali, coba lihat dan berputar.” Namun, ia urungkan dan ia tahan niatan itu. Meskipun itu adalah hal yang biasa untuk memuji seorang anak perempuan, sekaligus mencairkan suasana, dia punya alasan lain. Lalu, bagaimana baiknya? Lisa lalu mengajak Maya untuk bicara hal lain daripada sekadar memuji. “Hai Maya, senang bertemu denganmu,” sembari menatap mata Maya. “Senang bertemu dengan mu juga,” ujar nya dengan kalem seperti orang dewasa. “Apakah kamu suka membaca?” ujarnya lagi. Maya diam sebentar. “Aku menyukai buku, apakah kamu juga suka buku,” lanjutnya. “Ya. dan aku bisa membacakannya untukmu,” jawab Maya akhirnya. Maya lalu benar-benar membacakan buku pilihannya dengan lantang. Kisah tentang seorang tokoh perempuan yang meny u kai war na pink melawan sekelompok anak jahat yang kerap memakai warna hitam. Tidakkah buku ini juga mengajarkannya betapa sosok perempuan dilihat dari

penampilan daripada karakternya. Maya juga kerap membandingkan mana yang lebih cantik, tubuhnya lebi h rampi ng, dan pakaian yang paling bagus. Lisa lalu mengajak Maya untuk di kemudian hari memilih buku yang lain jika nanti mereka bertemu lagi. Dari sini diketahui betapa susahnya nant i mend id i k ana k perempuan untuk mengajarkan mereka betapa penampilan mestinya tidaklah hal yang utama. Namun, di tengah kepungan industri kecantikan, produk perawatan, kompetisi perempuan cantik sejagat dan budaya selebritas lainnya, usaha mengajari mereka harus dua kali lipat lebih besar. Setidaknya jika suatu saat nanti Anda bertemu seorang anak perempuan, termasuk anak Anda sendiri, usahakan jangan buru-buru memuji penampilannya. Akan lebih baik mengajak mereka untu k ber pi k ir dan bertanya sesuatu tentang apa yang ia baca. Apakah ia menyukai buku itu atau tidak, dan mengapa? Dari sini pembicaraan akan berkembang sekaligus mengembangkan pola pikir dan inteligensia mereka. Sehingga bisa mengubah cara berpikir a na k perempua n ba hwa menjad i pintar lebih penting daripada sekadar cantik. (FEMALEKOMPAS/M2)

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±

± ±

DUNIA mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

ANAK 12

n Cerita Anak

±

Oleh: Izzah Annisa “ANDAI aku adalah sebuah mobil sedan...” gumam Tian, si mobil pikap yang bekerja sebagai pengangkut barang di pasar. Akhir-akhir ini, Tian memang sangat ingin jadi mobil sedan. Menurutnya, jadi sedan itu sangat menyenangkan. Tinggal di tempat mewah dan tidak perlu susah-susah mengangkut barang di pasar sepertinya. Roda-roda Tian menggelinding dengan kecepatan sedang menuju Pasar Minggu. Para pelang-

±

Keinginan Tian gan telah menunggunya untuk mengangkut barang-barang mereka. Ketika sampai, Tian melihat seorang bapak bertopi caping melambai ke arahnya. “Halo, Paman Bhai! Paman sudah lama menungg uku?” sapa Tian. Ia memang terkenal ramah pada semua pelanggannya. Karena itulah, para pedagang pasar selalu senang dengan kehadiran Tian. Paman Bhai tersenyum.

±

“Tentu saja tidak, Tian. Kau selalu disiplin soal waktu,” ujar Paman Bhai sambil menaikan tiga karung beras ke tubuh Tian. “Tolong antarkan beras-beras ini ke tempat biasa, ya.” “Baiklah!” sahut Tian. Ia pun melaju perlahan menuju alamat yang dimaksud Paman Bhai. Selesai mengantarkan karung-karung beras, Tian kembali ke pasar. Pelanggan selanjutnya, Nyonya Baid ha, sudah menungg unya d i sana. Nyonya Baidha membeli banyak barang untuk mengisi warungnya. “Terima kasih, Tian. Aku akan memanggilmu lagi jika aku butuh bantuan,” kata Nyonya Baidha, setelah Tian mengantarkannya ke rumah. “Sama-sama, Nyonya Baidha. Aku senang bisa mem bantu mu,” sahut Tian. Setelah menyelesaikan semua pekerjaannya, Tian memarkir dirinya di bawah sebuah pohon rindang. Di jalan, mobilmobi l berlalu lalang. Tian memperhatikan mobi l-mobi l itu satu per satu. Matanya berbinar melihat sebuah sedan merah yang lewat di depannya dan sebuah ide cemerlang melintas di kepalanya. “Aku tahu apa yang harus kulakukan untuk menjadi sebuah mobil sedan!” Keeseokan pag i nya, Tian melaju menuju ke sebuah bengkel mobil. “Tuan Ang, bisa kau ubah a k u menjad i sebua h mobil sedan?” tanya T ian pada T uan A n g. T u a n A n g ada la h seora ng montir serbabisa. Ia tak hanya sekadar memperbaik i mobil, tapi juga mengubahnya menjadi bentuk lain yang menakjubkan. “Apa kau yakin?” Tuan Ang menatap Tian heran. Tian

n ferial

mengangguk dengan bersemangat. “Ya, aku ingin jadi mobil sedan. Itu ide yang hebat, bukan?” ujarnya. “Baiklah. Sekarang, tutup matamu dan bersantai lah.” Tian menutup matanya. Tuan Ang lalu memulai pekerjaannya. Dia mengelas tubuh Tian di sana dan di sini. Wow! Aku pasti akan terlihat keren, batin Tian. “Nah, Tian, sudah selesai,” kata Tuan Ang. Tian membuka matanya. Dan ia sungguh takjub! Ia hampir tidak bisa mengenali bayangan tubuhnya di cermin yang dipegang Tuan Ang. “Bagaimana, apa kau senang?” “Luar biasa! Aku senang sekali. Terima kasih, Tuan Ang!” Tian berseru riang. Ia melaju cepat menuju pasar. Ia berpikir para pelanggannya pasti senang dengan perubahan dirinya. “Halo, Paman Bhai! Butuh tumpangan?” Tian mengedipkan matanya pada Paman Bhai yang telah menunggunya di pasar. “Aku? Oh, maaf, ya, aku sedang menunggu Tian. Di mana dia? Apa dia sakit? “Paman, aku...”. “Maaf kan aku, sedan manis. Tapi aku butuh sebuah mobil pikap. Bukan sedan. Pintumu terlalu kecil untuk karung-karung berasku. Ah, sepertinya aku harus mencari pikap lain. Aku sangat terburu-buru.” Paman Bhai melambaikan tangan pada sebuah pikap yang parkir tak jauh dari sana. Tian memandangi Paman Bhai dengan sedih. Tapi itu tidak lama karena kemudian ia melihat Nyonya Baidha. “Hai, Nyonya Baidha. Kau pasti sedang menungguku,” Tian tersenyum semanis mungkin. “Oh, kau mobil sedan yang sangat cantik!” puji Nyonya Baidha. Tian senang mendengarnya. Tapi... “Sayangnya, aku lebih membutuhkan mobil pikap sekarang,” ujar Nyonya Baidha. Ia lalu meninggalkan Tian yang termenung sendiri. “Kupikir, menjadi sedan adalah hal yang menyenangkan. Tapi ternyata, menjadi diri sendiri itu jauh lebih menyenangkan,” gumam Tian. Kini, ia telah menyadarai bahwa mobil diciptakan berbeda bentuk sesuai tugasnya. Dan Tian tahu apa yang harus ia lakukan sekarang. Ya, Tian akan menemui Tuan Ang. Ia ingin kembali menjadi dirinya. Sebuah mobil pikap pengangkut barang yang menyenangkan banyak orang. n

±

n sahabat

Ibuku, Idolaku TEMAN, namaku K a n ay a S h i f a Mu j iono. A k u ad a l a h putri ketiga dari papaku yang bernama Mujiono dan i bu ku Ni n i n g Nu rh ay at i . Teman, ak u sangat mengidolakan ibuku, dia adalah seorang guru. Aku selalu bangga dengan ibuku. Meski hanya seorang guru honor e r, i a s e l a lu rajin mengajar. Ibu memberikan banyak waktunya untuk mendidik murid-muridnya agar menjadi anak yang pintar. Kalau besar nanti aku juga mau menjadi seperti ibu, menjadi seorang guru. Amin. (KAK MEZA/M2)

±

Ingin seperti Coboy Junior

MELIH AT Coboy Jun ior ber nyany i dan berjoget adalah kesukaanku teman-teman. Oh iya, perkenalkan namaku Dianyra AzZahra, aku tinggal di P e r u m Wa y H a l i m Permai. A k u sa ngat su k a sek a l i mel i hat pe nampi lan Coboy Junior, terutama Iqbal, aksinya sungg uh keren. A k u pu nya cita- cita menjad i seperti mereka, jago

KETENTUAN: - Masukkan gambar kalian ke sehelai amplop yang sudah ditempeli kupon Mari Mewarnai Lampung Post. - Sertakan juga data diri secara lengkap (nama, alamat, sekolah, tanggal lahir, dan nomor telepon) termasuk foto ukuran 3R terbaru. - Kirim ke bagian promosi Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Bandar Lampung paling lambat 4 hari dari tanggal terbit - Disediakan bingkisan untuk tiga p­ emenang berupa : a. Orikids b. Komik Kreative c. Kotak pensil creative d. Oil Pastel Pascola (Standard).

± ±

CMYK CMYK

nyanyi dan dansa. (K AK MEZA /M2)

± ±

CMYK CMYK

± ±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

REPORTER

mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

CILIK 13

±

±

Daerah Kami Aman Kok! K

AMI sering membaca berita kalau beberapa tempat di daerah kami, Kabupaten Lampung Timur, sering terjadi kejahatan, terutama begal dan perampokan. Apakah benar begitu? Agar lebih jelas, kami langsung menanyakan hal ini kepada Kepala Polres Lampung Timur AKBP Abrar Tuntalanai. Saat mewawancarai Pak Abrar, dia ditemani oleh Wakapolres Kompol Dwi Muliyanto, Kabag Operasional Kompol Ruzwan, Kabag Sumber Daya Manusia Kompol Maryanto, dan Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Suhardo. Berikut ini penjelasan Pak Abrar tentang keamanan di daerah kami:

±

Pak, katanya di daerah kita ini banyak penjahatnya, benar tidak itu, Pak? Tidak. Di sini tidak banyak penjahatnya. Dalam sebulan itu paling kami hanya menangkap 5—10 orang saja. Situasi di sini kondusif (aman). Penduduknya ramah. Saya ingin menghilangkan image yang katanya ada beberapa kecamatan rawan, sering terjadi pembegalan, padahal selama saya di sini cenderung aman kok.

Di daerah mana yang paling banyak terjadi kejahatan? Ya, semakin ramai masyarakatnya, maka akan semakin tinggi risiko terjadinya kejahatan. Misalnya di daerah Pekalongan, Sribgawono, Labuhanmaringgai. Ya, itulah, semakin banyak penduduknya banyak juga kejahatanya, macam-macam, ada perampok,

maling, jambret.

Apa sih Pak, kejahatan terbanyak yang terjadi di daerah kita ini? Pencurian kendaraan bermotor, itu yang paling banyak. Bisa jadi karena pengguna kendaraan lalai, teledor, parkir sembarangan dan tidak menggunakan kunci ganda. Kedua, pencurian hewan ternak. Masyarakat sini kan banyak yang beternak, seperti sapi. Pencurian sapi juga banyak.

Apa yang dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kejadian kejahatan ini? Ya, jumlah polisi kita di sini ada 871 orang. Mereka disebar ke 20 polsek yang ada di kabupaten ini. Jadi, di setiap kecamatan itu ada polseknya dan ada anggota polisi yang bertugas menjaga keamanan daerah itu. Polisi melakukan kegiatan patroli, berbaur dengan masyarakat, sehingga kalau ada tanda-tanda yang mencurigakan masyarakat tidak sungkansungkan lagi melapor ke polisi.

Berapa jumlah polisi yang akan ditugaskan untuk keamanan Lebaran itu? Total anggota polisi, terutama polisi lalu lintas, sekitar 200 personel.

Wah, sudah dipersiapkan dari sekarang dong Pak. Oh iya, sudah berapa lama Bapak menjadi Kapolres di sini? Iya. Bapak mulai bertugas sejak Maret 2012. Jadi sampai sekarang sudah 1 tahun 4 bulan ya.

Senang tidak Pak jadi Kapolres di sini? Senang. Situasi di sini kondusif (aman). Penduduknya baik-baik. Bapak senang jadi Kapolres di sini.

Nah, apa pesan-pesan Bapak untuk kami?

Pesan-pesan saya untuk Adik-adik semua terus tingkatkan kemampuan belajar, seperti menjadi reporter cilik ini. Menggali ilmu itu tidak hanya di sekolah lo. Seperti wawancara dengan saya, Adik-adik mendapat pengetahuan tentang kepolisian, tahu kejahatan apa yang paling banyak terjadi sehingga bisa memberitahu masyarakat agar berhati-hati dan selalu waspada. Ini kan ilmu. Dan, saya mohon kepada para reporter cilik agar ilmu ini disampaikan kepada teman-teman yang lain yang tidak ikut ke sini. Itu saja pesan saya. Terima kasih sudah datang ke sini. (M2)

±

Reporter cilik Lampung Post: Rochima Suci Rainada dan Risma Ramadian Nur (SDN 5 Sukadana Pasar), serta Salwa Fadilah dan Rama Juliansyah (SDN 2 Sukadana Pasar).

Menjelang Lebaran nanti Pak, kan banyak pemudik yang lewat daerah kita ini. Apa yang dilakukan agar mereka terhindari dari kejahatan? Iya, kita membantu menjaga keamanan para pemudik. Itu Operasi Ketupat namanya. Kami akan mendirikan 6 pos, terdiri dari 2 pos pelayanan, 4 pos pengaduan. Ini tersebar di beberapa tempat, terutama tempat-tempat yang berisiko tinggi terjadi kejahatan, mulai dari Pekalongan, Labuanratu, Jepara, Sribhawono, dan Pasirsakti.

±

± Reporter cilik mewawancarai Kapolres Lampung Timur AKBP Abrar Tuntalanai, Jumat (19-7).

foto-foto: ikshan dwi nur satrio

±

CMYK

±

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Timur AKP Suhardo mengajak reporter cilik melihat Taman Lalu Lintas yang ada di belakang kantor Polres.

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

fokus mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

14

Pejabat Berkelit dari Proposal PERTENGAHAN puasa, para pejabat mulai lebih banyak tamu. Berbagai elemen yang mengaku sebagai ormas, LSM, wartawan, dan organisasi lainnya berusaha mengakses untuk mendapatkan THR. Nomor ponsel yang telah lama tersimpan dengan nama seorang pejabat Pemprov itu mengirim pesan singkat kepada Lampung Post. Isinya; “Mas, kalau nomor saya ini tidak bisa dihubungi, bisa kontak nomor ini 0823790xxxx. Tapi jangan kasih ke orang lain ya. Tq.” Benar saja. Beberapa saat setelah pesan ini sampai, nomor yang baru saja dipakai untuk mengirim pesan tidak aktif lagi. SMS itu bukan pesan singkat biasa. Sang pejabat memberi isyarat bahwa nomor ponsel yang selama ini berkembang di khalayak harus dinonaktifkan untuk sementara waktu. Momennya; menjelang Lebaran. Sekira 20 hari menjelang Lebaran, suasana kantor pemerintah, baik di provinsi maupun kabupaten hingga kantor lurah, juga kantor DPRD cenderung ramai. Namun, keramaian itu tidak disertai oleh pejabat-pejabatnya. Sebab, banyak orang yang mengaku sebagai anggota ormas, LSM, wartawan, dan lainnya mulai menyambangi untuk mencari uang tambahan. Istilah populernya adalah tunjangan hari raya (THR). Persembunyian via dunia maya tidak cukup. Selain nomor ponsel yang dimatikan sementara, para pejabat juga mulai dimaklumi jika tidak masuk kantor. Bahkan, saat pekerjaan penting menunggu sekalipun. Ini bisa dibuktikan saat telepon baru sang pejabat dihubungi. Dengan ramah dia mengatakan kalau ingin bertemu di gedung .... (dia menyebut gedung pemerintah yang merupakan UPTD instansinya). “Ya, biasalah. Kalau sudah musim begini, repot kami ngelayaninya. Lebih baik menghindar dulu,” kata dia. Musim menghilang ini bukan hanya menjelang Lebaran. Saat musim proyek mulai dilelang, keadaan serupa akan menghantui para kepala satuan kerja. Mereka menghindar dari kejaran para kontraktor yang biasa melobi dengan caracara premanisme. Saat masa genting sudah lewat, nomor lama hidup kembali. Alasan yang umum dipakai adalah ponsel hilang atau kartu rusak dan baru bisa mengurus menghidupkan kembali kepada operator seluler setelah Lebaran.

Aksi Menekan Rabu (17-7) di halaman sebuah sekolah dasar negeri di bilangan Sukarame, Bandar Lampung. Tiga orang pria terlihat berbincang. Seorang di antaranya dengan santai mengisap rokok. Sesekali mereka tertawa sembari menoleh ke

arah ruang kepala sekolah tepat di depan mereka sedang berdiri. Sedikit agak gusar karena telah menunggu terlalu lama, seorang diantaranya yang berperawakan agak kecil mendatangi ruang guru sembari menenteng sebuah map. Berbincang sebentar kemudian berkumpul lagi bersama temannya. “Mereka wartawan mau bertemu kepala sekolah, mau ngasih proposal untuk THR katanya,” ujar salah seorang guru. Beberapa guru mengaku jengah dengan sikap mereka. “Puasa-puasa merokok. Di lingkungan sekolah lagi,” ketus salah seorang guru. Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah wartawan intens mendatangi sekolah ini untuk bertemu dengan kepala sekolah. “Ini buku tamu dua hari ini penuh dengan wartawan yang mau menghadap untuk meminta THR. Biasanya proposal itu ditinggal nanti minggu depan datang lagi untuk diambil.”

Pemandangan itu kini menjadi biasa setiap mendekati Lebaran. Mereka banyak yang mengaku sebagai wartawan hanya bermodal kartu pers untuk sekadar “silaturahmi” kemudian meminta THR. Untuk kesekian kalinya pula kasus-kasus pembagian THR menimbulkan masalah. Banyak pejabat yang ditodong dan tiba-tiba saja banyak orang yang tiba-tiba bersalin rupa menjadi wartawan. Salah seorang kepala UPT Pendidikan di Bandar Lampung bahkan mengaku kewalahan. Ia mengaku terpaksa menyiapkan amplop-amplop khusus untuk menghadapinya. Setiap amplop diisi dengan uang Rp15 ribu. Tak hanya wartawan, sekelompok orang yang mengaku-aku sebagai anggota LSM yang berada di bawah pembinaan langsung salah satu institusi hukum bahkan melakukan berbagai cara agar mendapat tunjangan hari raya. Mereka tak ragu untuk memeras. Ulah mereka ini tak hanya menyasar di-

nas instansi, pihak swasta pun ikut menjadi sasaran mereka. Sukarno, salah seorang karyawan perusahaan asuransi, pun mengakui hal itu. Tahun lalu, kantornya didatangi sejumlah orang yang mengaku wartawan dan menyampaikan proposal THR dengan mengatasnamakan sebuah organisasi profesi. “Sekarang sudah kami antisipasi. Kalau ada wartawan datang, kami minta satpam yang menemuinya.” Menurutnya, permintaan THR tak hanya dari kelompok-kelompok itu saja. Posisi kantornya yang berada di pusat kota membuat beberapa preman pun sudah mewanti-wanti perusahaan asuransi ini untuk mengalokasikan jatah THR buat mereka. “Kalau dipikir-pikir, enak benar mereka. Cuma modal kartu pers atau cuma modal mental sudah keliling ke mana-mana minta THR. Kami yang pontang-panting kerja setiap hari belum tentu dapat THR sebesar itu.” (SWA/M1)

Lebaran, Momen Menjaring Tunjangan USIANYA sudah tak lagi muda, 64 tahun, tapi Zubir yang mengaku wartawan sebuah tabloid mingguan ini bisa ada di mana saja. Sekali waktu ia bisa berada di kantor Pemkab Pringsewu, di lain waktu lagi ia bisa berada di kompleks perkantoran Pemkab Pesawaran. Wilayah kerjanya di mana saja yang menghasilkan. Jika menakar dari usianya, jelas mustahil buat Zubir mampu menempuh jarak yang cukup jauh dari rumahnya di Telukbetung. Dia hampir setiap hari menuju ke Pesawaran atau ke Pringsewu hanya dengan sepeda motor. Tetapi demi duit, segala risiko menjadi urusan nomor sekian buatnya. Semua pejabat mulai dari kabid hingga kadis di dua daerah ini hampir dipastikan mengenal betul Zubir. Tetapi bukan karena tulisan-tulisannya, melainkan malas jika harus meladeninya berlama-lama. “Ngomong ini-itu intinya cuma minta duit. Ngapain lama-lama ngobrol,” ujar salah seorang sekretaris sebuah dinas. Pria itu berwajah keras dengan perut besar dan uban yang sudah hampir memenuhi seluruh rambutnya. Sebentuk tato yang gambarnya sudah mulai tak jelas di tangan kanannya memasuki pertengahan puasa ini mulai intens berkeliling ke mana-mana. Jam kerjanya pun diakuinya bertambah. “Sekarang pulang malam terus.” Meski Lebaran masih beberapa pekan lagi, Zubir sudah mulai mewanti-wanti para “narasumbernya” untuk tak lupa dengan jatah THR untuknya. Ia mengaku tak ingin sampai kehilangan momentum Lebaran kali ini, apalagi ia harus berkeliling di dua kabupaten. Biasanya ia akan menyasar daerah yang lumayan jauh

±

CMYK

±

dari jangkauan terlebih dahulu untuk mencari THR. Pejabat-pejabat, mulai dari camat, kepala UPT Pendidikan, kepala desa sampai tokoh masyarakat adalah sasarannya. Ia tak peduli kenal atau tidak. “Siapa aja yang bisa jadi duit.” Caranya pun beragam. Ia kadang santun tapi juga pernah membentak dan semuanya selalu berhasil. Ia selalu pulang dengan kantong penuh dengan amplop-amplop THR. Ia bahkan pernah baru benar-benar berhenti mencari THR hingga Lebaran hari kedua. Untuk pejabat yang tak berhasil ditemui di kantor, akan ia kejar hingga ke rumah. Jika susah ditemui, momen open house saat Lebaran di rumah pejabat itu akan dimanfaatkannya untuk meminta THR. Lebaran tahun lalu ia mengaku bisa mengumpulkan uang hingga Rp10 juta lebih dari hasil menjaring THR di dua kabupaten itu. Angka itu pun belum ditambah dari jatah THR dari organisasi profesi di dua kabupaten tempatnya bernaung. “Lumayan lah buat Lebaran,” katanya. Saat mencari THR, Zubir tak pernah mematok angka. Ia mengaku pernah mendapat uang Rp15 ribu, padahal jarak tempuhnya lumayan jauh. Sembari mencari THR atas nama pribadi, ia juga mengedarkan proposal THR atas nama organisasinya. Dari ikut membantu mengedarkan proposal organisasinya ia mendapat jatah 30 persen dari realisasi proposal itu. Mantan caleg ini juga pantang mencari THR bersama rekan-rekannya. Ia lebih memilih jalan sendiri. Alasannya sepele. “Biasanya cuma dikasih satu amplop, artinya harus dibagi dua.” (SWA/M1)

CMYK

±


±

MINGGU, 21 JUli 2013

LAMPUNG POST

CMYK

±

±

PARIWARA 15

±

±

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

lentera mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

16

Catur, Mengantar Farhan Berkelana

±

COLLEGE of International Management, Ritsumeikan Asia Pasific University (APU), Japan, September 2011. Di kampus itulah Farhan Kurnia Mayendri mengemban pendidikannya.  Diantar oleh pelayan menuju penginapan, ia bersama 21 mahasiswa Indonesia lainnya memakai jubah hitam, bak sekumpulan raja-raja. Mereka diberi kesempatan untuk belajar manajemen internasional di perguruan tinggi ternama negara dengan teknologi tinggi itu.  Beasiswa 80 persen di universitas tersebut ia akui didapatkan dengan jerih payah. Namun, itu hanya bertahan selama empat pekan saja. Ia memutuskan untuk mengundurkan diri. “Karena ingin membesarkan nama di negeri sendiri,” kata mahasiswa yang sewaktu SMA mengikuti program percepatan— akselerasi ini.  Pascalepas dari APU, beberapa beasiswa di perguruan tinggi lain sebenarnya juga ia peroleh. Sayangnya, semua sudah kedaluwarsa. Cerita tentang beasiswa studi di Jepang itu memang tidak mendapat restu ibunya. Sejak awal, ia mendaftar sendiri tanpa sepengetahuan orang tuanya. Saat lamarannya diterima, ibunya tak mengizinkan berangkat. Namun, ayahnya mengiyakan karena melihat semangat anaknya yang terlihat sangat kuat.  Kini ia terdaftar sebagai mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unila.  

Semuanya karena Catur Sejak umur 6 tahun, Mayendri, sang

ayah, sudah mengenalkan Farhan dengan permainan catur. Permainan demi permainan yang dilakukan ternyata mengundang respons ketertarikan bocah itu. Lebih dari sekadar bermain, Farhan menunjukkan prestasi dan terus giat berlatih. Hingga usai taman sekolah dasar, ia menjadi atlet catur di tempat kelahirannya, Padang, Sumatera Barat. Berkat catur ia bisa keliling Indonesia hingga ke mancanegara. Dengan memusatkan catur menjadi bagian hidupnya, Farhan mendapat uang untuk biaya studi dan juga kebutuhannya.  Menggenggam piala emas, perak, hingga perunggu sudah sering ia dapat.  Uang yang disabetnya usai pertandingan ia tabung, dengan niat untuk memberangkatkan haji kedua orang tuanya.  Namun, niatnya itu luput, ketika gempa bumi yang mengguncang Padang 2009 silam.  Uang hasil pertandingan catur ia gunakan untuk membantu orang tuanya merombak rumah yang retak-retak.

Gemar Bahasa Inggris Sejak kelas III SD Farhan mulai belajar bahasa Inggris. Meski ibunya, Nini Meidila, seorang guru bahasa Inggris di Yayasan Igasar Semen Padang, Farhan justru belajar bahasa Inggris secara autodidak. “Enggak pernah les bahasa

±

Inggris,” kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.  Dengan bekal bahasa Inggris, saat sekolah di SMA Farhan berani dan menawarkan diri menjadi pemandu wisata—guide ke turis mancanegara yang singgah di Padang untuk pelesir. “Di Padang banyak turis berdatangan. Lumayan buat tambah uang jajan dan melatih bahasa Inggris,” kata pengumpul uang logam dari berbagai negara ini.  Soal bahasa tampaknya menjadi bidang yang ia sukai dan mudah dikuasai. Kini Farhan menguasai bahasa Jerman, Jepang, Inggris, Minang, Indonesia, dan Arab. Sejak kecil ia sering pergi ke surau mengaji Alquran.  Tak heran, ia menjadi juara di lomba MTQ nasional. “Jadi penghafal Alquran juz 28, 29, dan 30,” katanya.  Kecerdasan Farhan memang cukup lumayan. Pemilik tingkat kecerdasan (IQ) 135 ini pernah menjadi peserta pertukaran mahasiswa di China. Ia juga menjadi peserta terbaik pada JanuariFebruari lalu dan berhasil mewujudkan mimpinya untuk singgah ke Great Wall (Tembok Besar) di China.   “Saya masih belum puas, 17 mimpinya sudah terwujud, masih ada 33 lagi,” kata dia. Tulisan Farhan pernah dimuat di media nasional Kompas pada 2011 dengan judul Perlunya Nasionalisasi Perusahaan Asing di Indonesia. Lelaki multitalenta ini kelak ingin menjadi presiden, melalui prosesnya yang ia lakukan saat ini. (DIAN WAHYU/M1)

±

±

Menjaga Laut Versi Chandra Wiguna

±

BERMULA dari sekadar hobi menyelam bersama kelompoknya, Chandra Wiguna perlahan tapi pasti mengubah pola pikir masyarakat pesisir. Dari yang semula tak peduli dengan ekosistem laut dan kelangsungannya, kini mulai ikut merasakan prihatin. Memang belum banyak daerah pesisir yang bisa mengubah pola pikirnya 180 derajat seperti itu. Bahkan di daerah Ketapang, Padangcermin, pun demikian halnya. Tak semua masyarakat mulai sadar lingkungan. Tetapi pencerahan terus dilakukan hanya dengan sekadar mengobrol ringan yang disusupi dengan masa depan laut jika perilaku nelayan yang merusak tetap dilakukan. “Pelan-pelan kami ubah cara mereka memanfaatkan laut. Dari yang tadinya suka mencari ikan dengan bom, kami beri pemahaman, bahwa itu salah. Untungnya hanya sesaat, sementara ruginya selamanya,” kata Chandra. Pegawai asuransi ini kini setiap pekan selalu menyempatkan waktu liburnya itu untuk mengunjungi kawasan-kawasan pesisir, mempelajari karakteristik masyarakat setempat, dan melakukan penelitian sederhana dengan menyelam untuk melihat keadaan dasar laut di sekitar kawasan pesisir itu. “Kami akui hampir sebagian besar kawasan Teluk Lampung sudah rusak, tetapi jangan semakin dirusak. Bila perlu terumbu-terumbu karang yang sudah rusak itu direhabilitasi,” kata dia. Ia ingin proses rehabilitasi itu tak se-

±

mata dilakukan oleh kelompoknya saja, tapi juga ada partisipasi langsung dari masyarakat. “Ini sekaligus agar mereka sadar bahwa selama ini yang mereka lakukan adalah salah.” Selain di Ketapang, beberapa tempat lain termasuk di Tanjungputus pun sudah dijelajahinya. Kadang untuk di satu daerah mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mengubah pola pikir nelayannya. Tak jarang apa yang mereka sampaikan tak ditanggapi oleh masyarakat sekitarnya. “Ini kaitannya lebih kepada budaya. Jika mereka sudah terbiasa mencari ikan dengan cara merusak, seperti menggunakan bom ikan atau dengan pukat, tentu akan sulit bagi mereka untuk meninggalkan cara-cara itu yang bahkan dari segi penghasilan sangat menggiurkan,” kata Chandra. Semuanya dimulai dengan strategi membuat masyarakat penasaran dengan aktivitas kelompok ini. “Dimulai dari penasaran, tertarik untuk mengetahui sampai akhirnya kami ajak untuk berpartisipasi langsung menjaga lautnya sendiri, tempat mereka mencari makan termasuk tempat anak-anak mereka mencari makan nantinya.” Ia mengaku miris dengan kondisi perairan di Teluk Lampung yang sangat eksotis tapi di eksploitasi dengan cara yang sadis. Ia juga tak sepenuhnya menyalahkan masyarakat yang dianggapnya tak memiliki pengetahuan yang memadai untuk menjaga laut.

CMYK

Minimnya peran pemerintah terhadap fungsi-fungsi sosialisasi, pembinaan, dan keberpihakan tak hanya kepada nelayan, tetapi juga sikap konsisten untuk menjaga laut membuat nelayan merasa mereka hidup sendiri. “Akhirnya nelayan menganggap laut sebagai pemberian dari Tuhan karena mereka merasa sendiri apa yang mereka lakukan jauh dari keberpihakan pemerintah.” Kini, dengan dana seadanya yang terkadang berasal dari hasil urunan anggota kelompoknya, Chandra bersama teman-temannya memulai proyek mimpi itu. Mereka membuat dan merehabilitasi terumbu-terumbu karang dengan caracara sederhana. Kepada anak-anak pesisir pun mereka melakukan pendidikan sejak dini dan menanamkan nilai bahwa laut juga layak dan harus dijaga kelangsungannya. “Untuk mencari ikan tak perlu pakai bom, cukup dengan pancing saja ikan sudah bisa didapat asal laut terpelihara,” kata dia. Membuat semacam rumpon sebagai habitat ikan-ikan konsumsi agar nelayan tak menyasar dan merusak laut ke manamana di sekitar perairan yang tak jauh dari permukiman nelayan. “Setiap bulan kami lakukan evaluasi, terhadap indikator kemajuan. Dari yang terkecil saja, masyarakat yang tinggal di pinggiran pantai tak lagi membuang sampah ke laut. Ini sudah kami anggap sebagai suatu keberhasilan walau prosesnya masih sangat panjang,” ujarnya. (MEZA SWASTIKA/M1)

±

±

CMYK

±


CMYK

±

±

CMYK

±

fashion mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

±

17

Busana Muslim Berkelas dan Modern P

RIA kerap bingung memilih busana muslim untuk Lebaran. Busana Lebaran pria selalu identik dengan baju koko. Padahal, ada ragam pilihan busana muslim pria mulai dari kemeja, jubah, jas hingga model yang paling kasual. Semua ini muncul dari ide perancang senior, Samuel Wattimena, yang mengolah kain tradisional menjadi busana muslim pria berkelas dan modern. Kain tradisional itu berupa sulaman, bordir, batik, tenun ikat, lurik, dan tenun. Kain-kain nusantara itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya NTT, Bali, Jawa, dan Sumatera Barat. Koleksi busana pria itu diperagakan pada hari kedua kegiatan Jakarta Islamic Fashion Week 2013 di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center, bulan lalu. Bentuk motif-motif klasik tetap dipertahankan, begitu pula komposisi warnanya. Warna oranye yang menjadi tren warna 2013 juga ditampilkan dalam peragaan busana tersebut. Rangkaian busana pria yang berjumlah 48 koleksi itu bertema Faith, Hope & Love. Samuel mengangkat tema tersebut karena melihat sebuah keyakinan bahwa I ndonesi a dapat

memberikan ciri tersendiri di dunia fashion. Kain tradisional yang bermotif ditampilkan sebagai fokus dari rancangannya baik pada bagian dada maupun bagian lengan. Bahkan Sammy, panggilan akrab Samuel Wattimena, yang sudah lama membina penenun itu juga memadukan dua motif kain tradisional dalam satu busana. Lalu pakaian pria yang dibuat dengan teknik tailor berupa jas yang leher tertutup atau leher kemeja. Panjangnya sedikit pendek dari ukuran standar dan ada pula yang seperti coat yang panjangnya sampai lutut. Jas itu dirancang ramping pada bagian pinggang sehingga tampil modern. Ada berbagi jenis penampilan kasual yang terkesan santai, dengan penggunaan atasan dan celana longgar. Ada pula jas yang dipadukan dengan sarung atau celana panjang klasik berwarna senada. Koleksi busana Sammy ini sangat cocok untuk pria yang suka tampil unik, modern, memiliki sentuhan tradisional, tetapi tetap terkesan maskulin. Harga koleksi busana ini berkisar Rp750 ribu—Rp3 juta per potong. (JAKARTAISLAMICFASHIONWEEK/M2)

±

n INT

±

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

±

CMYK

±

kesehatan mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

18

Manfaat Kurma untuk Ibu Melahirkan

±

K U R M A (Phoeni x dact ylifera) ba nya k k ita temukan selama bulan puasa ini. Ternyata, buah ini mengandung banyak manfaat bagi i bu yang habis melahirkan lo. Di antaranya, seperti dikutip dari female.kompas.com. Mengecilkan rahim. Di dalam kurma terdapat semacam hormon ( pot uch sin) ya ng berk has i at mengec i l k a n pembuluh darah dalam rahim sehingga bisa membantu mengecilkan rahim usai persalinan sekaligus mencegah perdarahan rahim. Memperlancar produksi ASI. Kandungan zat besi dan kalsium yang terdapat dalam kurma adalah pembentuk ASI y a n g s a n gat ba i k . K a ren a it u , i bu menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi ku r ma supaya produ k si ASI-nya lancar. Memulihkan tenaga setelah proses persalinan. Di dalam sebutir kurma terdapat protein 1,8—2 persen, serat 2—4 persen, glukosa 50—57 persen. Buah ini sangat bermanfaat dikonsumsi usai proses persalinan karena bisa mengembali-

±

kan tenaga i bu dalam waktu singkat. Kandungan gula yang terdapat dalam kurma adalah jenis glukosa yang mudah d i serap t ubuh sehingga aman untuk penderita diabetes. Melancarkan BAB. Setelah persalinan normal, i bu d i sarankan tidak mengedan saat BAB supaya jahitannya tidak robek. Untuk itu kandungan vitamin A, tiamin, riboflavin, niasin, kalium, dan serat dalam jumlah yang dapat andal dalam kurma membantu mempermudah BAB. (M2)

±

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

HIJAB mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

±

19

‘Turban’ Bunga nan Mewah

±

MUTE, salah satu anggota hijabers Lampung, menunjukkan karya hijab turban berbentuk bunga. Model yang baru saja dia buat ini sangat mudah tapi mewah. Dipadukan dengan dress berwarna merah muda dan biru, cocok dipakai saat Lebaran nanti. Ada yang unik dari dress ini, mempunyai sayap di bagian belakang sehingga bisa menyembunyikan tangan. Mute menggunakan kain berbahan licin yang sering dipakai untuk syal. Tidak perlu lagi aksesori untuk jilbab karena corak jilbab cukup ramai dan didominasi bentuk bunga.

±

±

foto: lampung post/ikhsan

K O M U N I TA S

Bukan ‘Dance’ Biasa BREAKDANCE bukan lagi sekadar dance jalanan. Breakdance telah menjadi tarian yang diakui dan diperlombakan dalam ajang resmi. Tidak hanya di luar negeri, kemampuan ngedance juga dijaring di Indonesia. Ingat ajang mencari bakat? Bicara breakdance, siapa lagi jagoan cilik yang jago ngedance kalau bukan Brandon. Ia tampil di televisi dengan membuat penonton kagum. Di Lampung send i ri, breakdance bukan olah fisik baru. Namun, belum banyak komunitas dance di Bumi Ruwa Jurai ini. Dede Rejeki Saputra dengan tiga temannya membentuk klub dance last2kill, kepanjangannya Lampung style to kill. Kegiatan kelompok pencinta olah fisik dengan lantunan musik ini sudah dibentuk pada 2010 lalu dengan Reza Falevi, Rendi Apriana, dan Ade Ramdhani. Anggotanya baru empat orang. Berminat bergabung, follow Twitter mereka di @Last2kill. Kini Dede dan teman-temanya berbagi ilmu dance ke sekolah-sekolah yang ada di Bandar Lampung. Seperti SMPN 9 Bandar Lampung, SMAN 4 Bandar Lampung, SMAN 1 Bandar Lampung, dan SMAN 10 Bandar Lampung. Tapi, saat ini tinggal SMAN 10 yang masih ia latih untuk program ekstrakurikuler sekolah. Jadwal latihan barengnya setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu di tempat salah satu gym fitness di Pahoman, Bandar Lampung, setelah magrib. Namun, untuk Ramadan ini mereka biasa latihan pukul 16.00. Sebelumnya ia dan teman-

±

±

CMYK

±

nya berlatih di halaman Pasar Seni Enggal dan Taman Dipangga, tetapi terkendala dengan arus listik untuk menyalakan tape. “Awalnya penasaran, cobalah, eh sekarang malah keasyikan,” kata alumnus SMA Al Azhar Bandar Lampung ini. Gerakannya seluruh tubuh mulai dari kepala, tangan, hingga kaki. Bahkan atraksi yang menegangkan mereka pacu di tempat latihan dan ajang perlombaan. “Semua bagian tubuh aktif,” kata lelaki yang sejak kelas XII SMA suka dance ini. Bukan hanya berlatih, ia dan teman pencinta dance ini mendapat job dari salah satu perusahaan rokok yang sedang mempromosikan ke daerahdaerah. “Lumayan, 40 titik seluruh kabupaten di Lampung dikasih Rp12 juta, bisa keliling daerah,” katanya. Menurut Dede, di Lampung baru ada atraksi dance, untuk perlombaan dance sangat jarang yang mengadakan. Ia dan temannya sering ke luar daerah untuk aksi lomba dance dan sering mendapat juara di berbagai perlombaan di Bandung, Palembang, dan Jakarta. Keg iatan terak h i r k lu b i n i menjadi partisipan di ajang Break Invation Bandung pada April 2013 dan Participant Battle of The Year pada Juni 2013. Banyak pretasi yang sudah mereka raih, di antaranya juara pertama 3 on 3 B-Boy Battle, juara pertama 1 on 1 B-Boy Battle, runner-up LA Street Ball Palembang 2011, dan runner-up On Beat II Cikarang 2012, Floridina Dance Competition 2013 Grand Indonesia Jakarta.(DIAN WAHYU KUSUMA/M2)

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

apresiasi mINGGU, 21 JUli 2013 LAMPUNG POST

20

k r o ni k a J.K Rowling Marah Nama Samarannya Bocor LONDON—Penulis J.K Rowling merasa sangat marah setelah mengetahui nama samaran yang digunakan untuk menulis novel The Cuckoo’s Calling, Robert Galbraith, dibocorkan oleh firma hukum yang ia percaya. Rowling menemukan nama samarannya itu dibocorkan oleh firma hukum Russells, yang menurutnya dapat dipercaya. “Saya merasa sangat marah karena kepercayaan saya disalahgunakan,” katanya, melalui pernyataan, seperti yang diberitakan BBC. (ANT/P2)

Hamlet akan Tur Keliling Dunia LONDON—Teater Globe Shakespeare akan mementaskan Hamlet di setiap negara di dunia guna memperkenalkan karya sastra Inggris itu kepada para penonton dunia, bahkan di lokasi yang paling terpencil, kata teater itu, Selasa. Tur itu akan dimulai di Teater Globe London pada 23 April tahun depan untuk merayakan ulang tahun ke-450 Shakespeare dan pementasan terakhir juga akan digelar di Globe pada 23 April 2016 guna merayakan 400 tahun kematian penyair besar tersebut. (ANT/P2)

Tim Tari Indonesia Juara Dua Euro Folk 2013 JAKARTA—Grup tari Gita Gantari Khatulistiwa (GGK) pimpinan musisi muda berbakat, Leo Mokodompit, meraih juara umum kedua Silver Grand Prix Orpheus Trophy pada malam final Open European Championship of Folklore Euro Folk 2013 di Nessebar, Bulgaria. Pada kejuaraan yang dimulai sejak 5 Juli lalu, grup GGK juga mendapatkan emas dan delapan penghargaan untuk kategori tarian tradisional, kata Fungsi Pensosbud KBRI Sofia Dina Martina kepada Antara, Senin. (ANT/P2)

Dekranasda DKI Gelar Jakarta Suvenir Award JAKARTA—Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Suvenir Design Award (JSDA) 2013. Pergelaran yang telah diadakan empat kali tersebut bertujuan menemukan kreasi desain suvenir terbaik ciri khas Jakarta. Dalam siaran pers yang diterima Antara News di Jakarta, Jumat. (ANT/P2)

Manuskrip Pertama Samuel Beckett Dilelang LONDON—Manuskrip dari novel pertama Samuel Beckett, Murphy, terjual 962.500 poundsterling di rumah lelang Sotheby’s. Manuskrip itu dibeli oleh University of Reading untuk menambah koleksi 500 manuskrip dan draf mereka. James Knowlson dari universitas tersebut menyatakan peninggalan dari Beckett itu sebagai “hiasan di atas kue”. (ANT/P2)

Mahasiswa UNY Lestarikan Kaligrafi Aksara Jawa YOGYAKARTA—Kelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta melestarikan kaligrafi aksara Jawa sebagai warisan budaya nenek moyang melalui kerajinan lukisan relief. “Kaligrafi aksara Jawa merupakan kebudayaan Jawa warisan nenek moyang. Tidak seperti batik yang kini sudah lestari, kaligrafi aksara Jawa bisa dikatakan terancam punah,” kata koordinator kelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Feni Tri Utami, di Yogyakarta, Rabu. (ANT/P2)

g a l e ri Belajar dari Para Nabi & Rasul 4 Abu Azka Ibn Abbas Titian Ilmu Juli-2013 Belajar dari Para Nabi & Rasul 4 (Nabi Harun a.s., Nabi Daud a.s., Nabi Sulaiman a.s., Nabi llyas a.s., Nabi Ilyasa a.s.) Masing-masing nabi dan rasul memiliki keistimewaan tersendiri. Sifat dan sikap mereka yang baik menunjukkan kemuliaan dan ketangguhan mereka sebagai utusan Allah. Keluarga muslim harus mengenal para nabi dan rasul Allah yang berjasa mensyiarkan agama Allah dan menegakkan kebenaran dari masa ke masa. Agar kita bisa mengenal mereka lebih dekat, alangkah baiknya kita simak kisah dan riwayat hidup singkat mereka sebagaimana dituturkan dalam Alquran. Buku Belajar dari Para Nabi dan Rasul: Seri Sirah Nabawiyah untuk Pelajar ini menggambarkan hebatnya perjuangan para nabi dan rasul dalam membimbing umat agar beriman kepada Allah.

Antara Zakat, Infak, dan Sedekah Abu Arkan Kamil Ataya Penerbit Angkasa Juli-2013 A nta ra Za kat, I n fa k , da n Sedekah Rasulul lah saw. adalah orang yang dermawan. Perilaku beliau ditiru oleh para sahabat yang gemar menaf kahkan hartanya di jalan A llah. Tentu saja, pengorbananpengorbanan seperti itu hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang meyakini bahwa yang paling indah adalah cinta kasih terhadap sesama dan mendapatkan keberkahan dari Allah. Kecintaan kita pada harta yang merupakan kesenangan duniawi bisa membuat diri kita menjadi sangat egois dan serakah serta tidak mau berkorban di jalan Allah. Alhasil, hidup menjadi letih dan sengsara karena diperbudak dunia, menjadi si pelit hina yang selalu merasa kurang dan takut miskin, hati yang keras membatu, dan yang paling menyedihkan adalah menjadi makhluk yang jauh dari rahmat dan kecintaan Allah. Na’udzubillahi min dzalik. Buku ini akan memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar zakat, infak, dan sedekah. Pengenalan mengenai zakat, infak, dan sedekah kiranya perlu ditanamkan sejak dini guna menumbuhkan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah.

±

CMYK

Emanasi dan Rok Mini Yang awal itu bukan eksistensi roh suci, bukan Allah swt. atau malaikat, melainkan si Iblis—dan lewat tampilan Dajjal merembes menjadi para lelaki konkret pemuja syahwat.

POSTER Forum Keadilan Perempuan, dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2012 (Kamis, 8-3), yang berlangsung depan Istana Negara, Jakarta, amat memikat. Foto besar tampilan pusar dan paha perempuan yang cuma ditutup rok mini denim. Menantang tapi dinetralkan teks berbunyi: Bukan Salah Rokku yang Mini Tapi Otakmu yang ”Mini”. Tampaknya itu reaksi atas pendekatan patriarkat yang selalu menganggap perempuan itu objek yang harus ditaklukkan serta dikuasai lelaki, dan pada saat itu, terutamanya ketua DPR RI era 2008—2013, Marzuki Alie, yang menginginkan supaya si anggota DPR wanita tak memakai rok mini ke Senayan. Kontra wacana yang asyik dan sengaja dimobilisasi secara ekstrem oleh perwakilan kaum wanita Indonesia. Sekaligus, entah bagaimana (mendadak) saya jadi teringat pada rasionalitas sok kontekstualistik, yang membenarkan kehadiran cewek berbikini di dalam beberapa film Warkop dekade 1980-an, dengan menyatakan bila penampilan perempuan seksi itu sesuai tuntutan cerita yang ber-setting pantai. Maksudnya, kalau mau bekerja ya berpakaian resmi si orang mau bekerja. Sekaligus, karena mereka itu anggota DPR, harus siap dengan argumentasi dan data supaya tuntas-mengakar memusyawaratkan rancangan UU atau menerapkan fungsi pengawasan dan kontrol ke pihak legislatif. Harus mempertimbangan situasi, kondisi, serta tempat. Tapi idea ”etisprofesional” simbolik dari Marzuki Alie itu dibaca secara lain, dibaca sebagai satu teks ”penghinaan dan pelecehan seksual atas wanita anggota DPR”—selain wacana ”apa tak ada yang lebih penting dari menyejahterakan rakyat, dengan tak usil mengurus rok mini”. Rasanya, apa yang dikatakan si orang yang tidak disenangi selalu dibaca secara negatif dengan semakin menggarisbawahi sikap opositif, sebanding pemeo ”sekali lancung ke uji seumur orang tak percaya”. Penentangan lebih diutamakan dari sikap objektif-apresiatif saat menyimak kemungkinan ada hal positif.

n ANTARA/NYOMAN BUDHIANA

PENARI KESURUPAN. Dua seniman membawakan kesenian bumbang dalam pergelaran kesenian rekonstruksi di Pesta Kesenian Bali ke-35, Taman Budaya Denpasar, Jumat (12-7). Seni tari Bali yang diiringi gamelan berbahan bambu itu direkonstruksi pementasannya di Pesta Kesenian Bali karena merupakan kesenian yang hampir punah. * ADA indikasi sikap (psikologis) opositif, suatu insting temperamental tidak pernah ingin memahami sesuatu secara objektif, bahkan cenderung kreatif me-mlintir-nya demi mengekspresi ketidaksukaan. Hal itu yang bangkit ketika menyimak teks ”Bukan Salah Rokku yang Mini Tapi Otakmu yang ‘Mini’”. Setidaknya ketika melihat berita potret itu (Kompas, 9-3, hlm. 5) saya teringat akan konsepsi emanasi dalam filsafat, keyakinan bila segala sesuatu di dunia ini berasal-mula dari Yang Utama, Sang Causa Prima, yang pelan merembes menembus lapisan keberadaan tanpa ciri khas spesifik dari substansi, sebelum riil materialstik menggejala sebagai fakta. Berdasar konsep Neo Platon i s itu kita memaknai teks itu dalam suatu pengandaian, bahwa ekses perkosaan atau cap cabul itu bukan karena perempuan berpakaian rok mini, melainkan karena otak (lelaki) yang mini cuma berkutat dengan syahwat. Sehingga semua klem ”perempuan menggoda lelaki dengan rok mini” terkait dengan keinginan mesirendahkan, menghina, ser ta mesi leceh kan perempuan. Ya—di titik itu semua asumsi benar. Kenapa? Karena asumsi itu bias. Sebab yang diandaikan sebagai si Yang Awal dari fakta (muara) emanasi itu bukan sesuatu yang punya sipat baik serta yang berkeinginan hadir sebagai kebaikan, melainkan cenderung

sebagai keburukan dan menggejala sebagai laku jahat—si yang terpancing kehadiran rangsangan. Yang awal itu bukan eksistensi roh suci, bukan Allah swt. atau malaikat, tapi si iblis—dan lewat tampilan Dajjal merembes menjadi para lelaki konkret pemuja syahwat. Sementara seorang Marzuki Alie bertolak dari keyakinan yang yang awal itu roh suci, Allah swt., yang merembes dan beremanasi jadi si yang berkecenderungan pada hal baik dan kehadiran yang baik—sekaligus menghindari kehadiran hal buruk dan memancing ke arah perbuatan tercela. Sesuai konsep etis yang cenderung menjauhi kenikmatan duniawi, merujuk tindakan mistik-sufistik yang mendorong seseorang bergerak naik, dan menjadi ujud murni yang dekat yang awal— bahkan tersilarutkan. *** ADA penyimpangan saat beberapa pihak berusaha membenarkan rok mini sebagai sesuatu yang pantas, dengan mengatakan apresiasi negatif atas laku berok mini itu keliru. Dengan rujukan konsep emanasi bilang, kalau instink purbani lelaki itu ingin menguasai perempuan secara seksual, dan itu bermula dari iblis, sumber kejahatan. Tapi pengadaian degradatif yang utama menjadi iblis itu menyakitkan, terlebih saat semua titisan iblis itu lelaki—setelah melulu hanya perempuan, yang cenderung menggoda lelaki seperti si iblis membisiki Hawa agar meminta Adam memetik buah

terlarang itu. Asumsi (perembesan) emanasi membuat kehadiran si yang kualitas kesucian terdegradasi membuat si yang riil ada jadi eksistensi terdampar. Si terkutuk yang melulu ada di pembuangan dunia bawah. Alhasil—terutama bila tak sanggup—, jadi tidak perlu berusaha naik ke kemuliaan di awal ada, dengan menyusuri balik jejak emanasi dan berkumpul lagi dengan Sang Causa Prima. Bahkan daya emanasi itu mendamparkan manusia dan semua ke level yang makin rendah—atau tidak beranjak sementara kualitas keberadaan telah terdegradasi keserakahan manusia. Si jahat yang i nst i n kt i f mengal irkan rentetan keburukan berikjut, si yang melulu dirangsang buat mengekspresikan keburukan. Sehingga objek yang merangsang lahirnya ekspresi keburukan itu yang mutlak bersalah, sebab eksistensi subjek yang penampung semua rembesan keburukan itu dan merealisasinya pun ikut bersalah. Itu awal asumsi idiom ”wanita penggoda” yang melarang wanita berpakaian seksi, dan idiom ”otak mini” yang mencemooh sipat kebelet syahwatiah lelaki. Tapi di titik ini, entah bagaimana, saya ingat sebuah anekdot Sunda di setengah abad lalu, di mana deviasi seksual di-posting permisif dengan diabstraksi sebagai kebetulan, dengan teks oral ”itu bukan salahku, Ua kencing kerbau mundur, jadi ya dilurusin aja …” Gila!*** Beni Setia, pengarang

buku

Jalan Sunyi Seorang (Calon) Penulis “Kalau engkau ingin menjadi penulis, ada dua hal yang harus kau lakukan: banyak membaca dan menulis. Setahuku, tidak ada jalan lain selain dua hal itu, dan tidak ada jalan pintas” (Stephen King) MEMILIH jalan menjadi seorang penulis bukanlah perkara mudah. Proses yang dilalui sungguh panjang dan berliku. Kegagalan demi kegagalan kerap menjadi batu sandungan. Mengabdikan hidup di belantara kata-kata, karena itu, membutuhkan daya tahan mumpuni agar tetap bisa bertahan di tengah derasnya sapuan gelombang. Ketiadaan daya tahan tersebut memang tak jarang membuat seorang calon penulis begitu cepat menyatakan diri “pensiun dini” dari dunia kepenulisan. Lantaran buah karya yang dikirimkannya ke media massa tak kunjung dimuat, misalnya. Sikap pesimistis pun sering datang menyergap. Frustrasi sekaligus depresi juga akhirnya menghampiri seraya berkeluh-kesah bahwa dunia tulismenulis bukanlah bakatnya. *** Melalui untaian kisah lika-liku perjalanan kepenulisan yang dituangkan dalam buku berjudul Tidur Berbantalkan Koran ini, sikap pesimistis seperti itu jelas tak berlaku bagi seorang N. Mursidi. Karena itu, karya penulis jebolan UIN Sunan Kalijaga ini barangkali bisa kita tempatkan sebagai

autobiografi penulisnya: perjuangan seorang penjaja koran yang akhirnya berhasil menjadi seorang penulis. Sebagai seseorang yang bercita-cita menjadi penulis, Mursidi paham betul dan mengamalkan sepenuh hati petuah Stephen King yang dikutip di awal tulisan ini. Tidak mustahil, petuah Stephen King itu juga memikat siapa pun untuk segera menjelajahi lembaran demi lembaran buku ini. Tepatnya, membaca lika-liku proses perjalanan Mursidi menjadi seorang penulis produktif di pelbagai media massa yang dituangkannya dalam buku yang disebutnya sebagai novel berdasarkan kisah nyata (true story) ini. Kisah dimulai ketika Mursidi memutuskan meninggalkan kampung halamannya u ntu k mener uskan pendidikan di perguruan tinggi. Sebelumnya, kedua orang tuanya sempat tak memberi izin. Sebab, selain karena keterbatasan materi, Mursidi juga dianggap bukanlah anak yang pintar. Rekam jejak akademiknya bisa d i katakan bur u k. Dan, ramalan orang tuanya tersebut terjawab: belum genap dua semester menjalani kuliah di Jurusan Ekonomi, Universitas Sarjanawiyata, Mursidi terpaksa harus drop out lantaran keterbatasan materi. Ia pun harus rela terlempar ke jalanan sembari berjualan koran demi mempertahankan kelangsungan­ hidupnya. Namun, kerasnya jalanan malah menjad i kampus tersend i ri bag i Mursidi. Tiap hari ia berkumpul dan

±

bergumul naik-turun bus bersama para pengamen, pengasong, preman, hingga pencopet. Setumpuk koran yang senantiasa ia jajakan dijadikan pengganti buku-buku perkuliahan. Bagi Mursidi, jalanan laksana kurikulum kehidupan yang mendewasakan dirinya. Bahkan, selain mampu menopang kebutuhan hidupnya, berawal dari koranlah inspirasi menjadi penulis mengalir dalam tubuhnya. Di tengah kegalauan itu, ia berhenti sejenak dari aktivitas berpetualang di belantara aksara. Ia beralih menjajaki aktivitas baru: fotografi. Hasil jempretan kamera itu kembali dikirimkan ke salah satu media massa dan ternyata dimuat. Dan, momen inilah yang justru menjadi titik balik bagi Mursidi dan tertantang untuk kembali menulis. Berbeda dengan bentuk tulisan sebelumnya, Mursidi kini mencoba meresensi buku. Berkat semangat yang tak pernah padam, akhirnya tulisan yang telah lama dinanti-nantikan penerbitannya itu dimuat juga di media massa dan menghantarkanya meraih mimpi menjadi seorang penulis. Selain mampu menghantarkan Mursidi meraih gelar sarjana, semangat hidup dan kerja keras yang tak kenal lelah itu juga telah berjasa membawanya memperoleh pekerjaan di kantor redaksi sebuah majalah berkat investasinya berupa setumpuk tulisan-tulisanya itu. Suatu hal yang sebelumnya tak pernah terbayangkan di benaknya.

Data Buku Tidur Berbantal Koran: Kisah Inspiratif Seorang Penjual Koran Menjadi Wartawan N. Mursidi Elek Media Komputindo, Jakarta, 2013 243 hlm.

*** A k hirnya, kehad iran bu ku i ni jelas layak disambut oleh para calon penulis, penulis pemula, atau teman seprofesi dengannya. Kehadirannya makin berharga karena bisa dijadikan sumber inspirasi bagi siapa pun yang berkeinginan memilih penulis sebagai jalan hidupnya. Juga bisa ditempatkan sebagai cermin, bahwa menjadi seorang penulis menuntut proses panjang, tidak instan. Aan Arizandy, Pegiat Kelompok Kajian Mimbar Bandar Lampung

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

sastra mINGGU, 21 jUli 2013 LAMPUNG POST

21

Cerpen a zk a e . a a bhipr aya

Sup Jempol Kaki Ustaz

±

S

±

ETIAP malam orang-orang berbondong-bondong mendatangi kedai ‘Sup Jempol Kaki Ustaz’ yang ada di samping rumah Pemuda. Bapak Pemuda tersenyum melihat anaknya yang sedang melayani para pelanggan. Sesekali ia melihat kedua jempol kakinya yang sudah lenyap. *** Awalnya orang-orang jijik menyantap makanan ini. Sampai ada yang merem memakannya. Ada yang setengah-setengah ragu. Ada pula yang tak pikir panjang lagi untuk memakannya. Tapi, itu dulu. Seiring waktu berjalan, mereka memakannya seperti biasa. Seperti makan nasi campur telur. Seperti makan mi campur bakso. Mereka melupakan semua kejijikan itu. Apa yang terhidang, mereka santap. Terpenting mereka bisa pintar. Konon, masyarakat Kontang memercayainya. Hal ini ramai semenjak setahun yang lalu. Semenjak seorang ustaz tak dikenal datang ke kampung tersebut. Menempati surau yang sudah agak reyot. Ustaz itu berperawakan aneh. Tubuhnya besar. Tinggi. Seperti orang-orang Eropa. Matanya ada tiga—seperti Dajjal, tapi ia bukan Dajjal. Berpakaian serbaputih. Dengan selendangnya yang tak pernah tertinggal melingkari kedua bahunya. Dan selalu membawa kitab kuning di tangannya. Setiap malam ia selalu berzikir di surau yang amat sepi dengan jemaah itu. Mulutnya komat-kamit seperti mbah dukun baca mantra. Sembari memejamkan mata, ia tetap khusyuk melakukannya dari waktu salat ke waktu salat berikutnya. Ia benar-benar tampak begitu serius walaupun kadangkadang orang-orang memerhatikannya dengan aneh. Ia tak menghiraukan. Warga memang agak khawatir bila ada orang baru yang masuk ke kampung. Apalagi berawakan aneh. Orang-orang tidak mau kejadian beberapa waktu silam itu terulang kembali, ketika ada seseorang yang membawa aliran agama sesat. Dan membikin sebagian warga kampung murtad. “Ustaz, saya mau tanya, bo.. bo.. boleh?” tanya Pemuda suatu malam. Tangan dan bibirnya gemetar. “Mau tanya apa anak muda?” Ustaz bertanya balik dengan nada suaranya yang besar. Menggema. Seperti ada dua suara yang mengikuti suara aslinya. “Ustaz ini siapa, yah? Semenjak seminggu lalu saya perhatikan, ada aura yang tak biasa dari diri Ustaz. Ada sesuatu yang aneh. Dan membuat saya memberanikan diri untuk menghampiri dan bertanya langsung pada Ustaz.” “Saya datang dari langit,” jawabnya singkat. “Dari langit?” wajah Pemuda bingung. “Maksud Ustaz?” lanjutnya. “Saya turun dari langit untuk menyampaikan pesan kepada engkau.” “Kepada saya?” wajah Pemuda tampak semakin bingung, sambil mengernyitkan dahi. “Ya, Kau. Kau adalah orang pertama yang menyapa saya di dunia ini. Tuhan menyuruh saya untuk memberikan pesan ini kepada orang yang pertama kali menyapa saya. Kaulah orang itu, wahai, Pemuda!” Pemuda membetulkan topinya yang sedari tadi miring ke kanan menjadi lurus ke

depan. Ujung topinya hampir saja mengenai wajah Ustaz—topi panjang yang aneh. Ia agak mundur sedikit. Kembali wajahnya serius menatap Ustaz. Ia melanjutkan pertanyaannya. “Kenapa harus saya? Saya bukan orang beriman. Saya hanyalah preman, ya, Ustaz.” “Justru itu yang Tuhan inginkan. Pesan ini harus sampai pada orang yang belum memiliki banyak ilmu. “ “Dari mana Ustaz tahu otak saya memang kosong.” “Pertanyaan engkau sudah menunjukkan jika kau kurang berilmu. Berapa umur engkau?” “Dua puluh.” “Bagus. Tolong sampaikan pesan ini kepada kawan-kawan yang otaknya tak jauh dari engkau. Setelah itu sampaikan kepada warga sekampung. Kampung ini kampung kotor. Perlu disucikan.” “Baiklah, amanat apakah itu Ustaz?” tanya Pemuda tak sabar. Seusai isya hingga menjelang subuh mereka berdialog. Mata Pemuda sudah terlihat lelah. Sesekali ia tertidur, tapi Ustaz itu sesekali menepuk bahunya. Ia pun sadar kembali dengan mata yang semakin segar bugar. Sentuhan Ustaz seperti setruman listrik baginya. Semenjak pesan itu disampaikan kepada si Pemuda. Ustaz aneh tak pernah terlihat lagi. Pemuda itu beberapa kali berkeliling mengitari surau. Siapa tahu makhluk aneh—menurut Pemuda itu—ada di bilikbilik belakang surau. Atau di atas genting. Pemuda pasrah, dan kembali memikirkan pesan Ustaz yang membikin ia kebingungan bukan kepalang untuk melakukannnya. “Wah, amanat yang aneh,” ujar kawan Pemuda di pos ronda. “Iya, gue sebenarnya ragu harus mengamanatkan ini kepada kalian. Apakah kita bisa mencuri jempol kaki para ustaz untuk kita santap?” tanya Pemuda. “Loe harus yakin dengan amanat dia. Utusan Tuhan lo. Wah, kalau begini gue juga yang kena! Baiklah, demi kemajuan warga kampung kita. Demi kemajuan otak gue juga, biar tambah pintar. Haha…” “Oke. Mari kita mulai menyebarkan amanat ini!” seru Pemuda. Satu orang, dua orang, tiga orang, sudah menyebarkan pesan itu. Warga kampung sedikit demi sedikit mulai geger dengan isu ini. Ada yang menerima. Ada pula yang resah. Takut kejadian pemurtadan itu datang lagi. Namun, Pemuda memercayai seratus persen apa yang memang dikatakan Ustaz aneh itu. Tangan-tangan para ustaz memang memiliki wasiat. Dulu waktu ia di pesantren, ia dan para santri lainnya selalu menunggu air kobokan usai ustaz pesantren makan. Ternyata bukan hanya saat bersalaman saja yang para santri tunggu, melainkan juga air kobokan pun mereka tunggu. Ketika ustaz pesantren sudah meninggalkan tempat makan, para santri berebut untuk meminum air kobokan bekas makan ustaz pesantren itu.

“Ane dulu.” “Ane dulu.” “Eh, ane dulu. Biar ane pinter. Ente belakangan!” Para santri berebut tak keruan. Kadang air kobokan yang hanya sedikit itu—seukuran gelas teh—tumpah karena ulah para santri. Hingga pada suatu hari, ketua santri berinisiatif membikin jadwal harian untuk bergantian meminum air kobokan ustaz pesantren itu. Ustaz yang sehari

bisa makan lima kali. Lima kali makan = lima kali air kobokan untuk santri. Sayangnya, Pemuda keluar dari pesantren karena ketahuan merokok berkali-kali. Ia terbawa oleh kawannya yang teramat nakal di pesantren itu. Ayahnya pasrah mendengar hal ini. “Dari tangannya saja sudah bikir geger para santri. Bagaimana jempol kakinya, yang kebanyakan orang-orang tidak tahu khasiatnya. Selain pintar, juga bisa bikin masuk surga, seperti apa yang dikatakan Ustaz di surau itu,” pikirannya sudah melayang terlalu jauh. “Andai saja gue masih di pesantren itu, mungkin gue enggak sebodoh ini,” lanjutnya. “Kapan kita mulai untuk korban pertama?” tanya kawan Pemuda. “Ustaz aneh itu bilang, kita harus punya minimal sepuluh orang yang bisa kita ajak untuk melakukan hal ini.” “Kira-kira sudah cukuplah, mulai dari kawan-kawan kita saja dulu yang sudah jelas mau. Gue, Elu, Asep, Firman, Mang Icha, Sunaryo, Budi, Akbar, Atip, Rahmat.” “Oke.” Malam itu di pos ronda tanpa atap itu mereka berdiskusi. Pos ronda yang selalu sepi. Pos ronda yang sudah lama ditinggalkan warga. Pos ronda yang sudah menjadi base camp para preman. Para pemuda sudah ada yang bersiap-siap bawa golok, celurit, kapak kecil, pisau, silet, dan senjata tajam lainnya. Padahal, belum ada instruksi memulai dari Pemuda. Sembari ditemani suara burung-burung

hantu dan tokek-tokek di pepohonan, suasana malam menjadi semakin tak keruan menggoyang-goyangkan bulu-bulu roma mereka. Sebagian hanya mengenakan celana pendek dan singlet. Sebagian lagi mengenakan sarung yang membungkus tubuh mereka. Hanya kepala saja yang tampak. Mirip bebongkong. Dingin semakin merambat, menusuk tulang-tulang mereka. Pemuda memimpin rapat. Suasana semakin tegang ketika mereka mulai menyebut satu per satu siapa saja ustaz yang akan menjadi korban. Mereka mencari korban dari para ustaz kampung sebelah yang namanya sudah tenar di telinga. Para pemuda yang sebagian preman ini sangatlah mudah mencari namanama ustaz itu. Wajar saja, mereka punya banyak teman yang hanya tinggal dihubungi saja melalui telepon genggam, siapa nama-nama ustaz yang tenar di kampung itu. “Ustaz Mahmud, korban pertama!” “Ustaz Damyati, korban kedua!” “Ustaz Rusdi, korban ketiga!” “Ustaz Kubil, korban keempat! “Ustaz Komeng, korban kelima!” “Hey, itu kan ayahku!” ujar Pemuda kaget. “Wah, gimana, bokap loe ustaz. Ya, harus dibasmi juga.” ia l “Wah, enggak bisa. Kasin fer han!” “Berarti loe enggak konsisten dengan amanat loe dong!” ujar kawan Pemuda lainnya. Pemuda skeptis. Ia bingung setengah mati. Ia sendiri lupa jika bapaknya adalah seorang ustaz. Hanya tinggal satu-satunya ustaz yang ada di kampung tempat tinggalnya, yang lainnya sudah entah-berantah pergi ke mana. Merantau ke seluruh pelosok negeri. Mungkin dari mereka sudah membuat pondok pesantren di tempat masing-masing. Suasana malam itu menjadi semakin tegang. Kawan-kawan Pemuda memojokkan Pemuda untuk konsisten dengan apa yang ia katakan. Pemuda hanya diam. Ia tak mampu berbicara sepatah kata pun. “Tapi, bapak gue bukan ustaz pintar. Ia hanya ustaz kecil-kecilan. Ustaz undangan sunatan. Kalau ia pintar pasti gue juga enggak bakal seperti ini. Tangannya masih kotor. Suka menampar gue. Apalagi pas tahu kalau gue dikeluarkan dari pesantren. Jika tangannya kotor, gimana jempol kakinya.” “Ah, itu hanya alasanmu saja. Tetap saja bokapmu itu ustaz!” ujar kawan Pemuda lain. “Ya, sudah, kita jangan membicarakan bapak gue dulu. Nanti saja, lihat situasi dan kondisi. Simpan di urutan terakhir saja. Ingat, intinya sekarang ‘surga ada di jempol kaki ustaz’!” tegas Pemuda. Malam sudah beringsut. Suara kokok ayam dari berbagai sudut kandang rumah warga mulai berkumandang. Pemuda dan

± kawan-kawannya membubarkan diri. Besok malam mereka harus sudah bersiap-siap untuk melakukan aksi, memotong jempol kaki ustaz untuk korban yang pertama. Sepanjang jalan pulang, Pemuda masih memikirkan apa yang tadi dibicarakan di pos ronda bersama kawan-kawannya itu. Bagaimana dengan nasib bapak? Apakah harus menjadi korban juga? Kasihan juga, pikirnya. Sesampainya di rumah, wajahnya kusut. Ia tak kuasa menatap wajah bapaknya yang harus menjadi salah satu korban dirinya. Mau bagaimana lagi, amanat Ustaz aneh itu bakal selalu terngiang di kepalanya bila hal ini tidak ia lakukan. “Dari mana kamu?” bapak Pemuda yang usai menutup bacaan Alquran memanggil. Pemuda yang sudah sampai depan pintu kamarnya itu menoleh ke belakang. “Habis dari rumah teman,” jawabnya dengan nada setengah lesu. “Pasti pesta rokok lagi, dasar anak tak tahu diri! Bisanya apa sih kamu!” Pemuda tak meladeni perkataan bapaknya. Ia masuk ke kamar. Lantas memikirkan kembali apa yang sudah semalaman ia dan kawan-kawannya bicarakan. Dalam benaknya, meski ia agak jengkel dengan perkataan bapaknya itu dari dulu, dalam hatinya ia tetap menyayanginya. Siapa lagi yang mengurusi ia semenjak ibunya pergi karena kanker otak itu kalau bukan bapaknya. “Rasanya tak tega bila harus memotong jempol kaki bapak. Sungguh, betapa sakitnya hal itu.” Matanya sudah lebam, lantas ia pun tertidur. Pemuda bertemu kembali dengan Ustaz dari langit itu. Ia menyampaikan apa yang menjadi kegelisahannya saat ini, meskipun misi pembataian jempol kaki para ustaz itu belum dimulai. “Apa yang harus saya lakukan, wahai, Ustaz? ” “Lakukan, meskipun itu bapakmu!” “Saya tak tega, Ustaz.” “Demi umat!” tegas Ustaz dari langit. “Saya sebenarnya masih bingung dengan amanat Ustaz.” “Apa yang masih membuat engkau bingung, wahai, Pemuda?” “Kenapa harus para ustaz yang menjadi korban?” “Sudah saya katakan sebelumnya, semua ini demi umat. Terlebih kampungmu ini. Para ustaz sudah tak ada lagi. Surau selalu sepi. Pos ronda juga selalu sepi. Semoga dengan adanya jempol kaki para ustaz, bisa menggantikan keberadaan para ustaz yang sudah banyak hilang itu. Bisa meramaikan kampung ini kembali. Tubuh para ustaz itu suci. Apalah artinya jempol kaki mereka bila demi kemaslahatan umat. Saya yakin, ketika mereka tahu untuk apa sebenarnya engkau melakukan ini, mereka akan senang. Namun, tetap engkau harus melakukannya dengan sembunyi. Dengan mencurinya. Biarkan mereka mencari tahu sendiri ke mana jempol kaki mereka hilang.” Keringat di kening Pemuda bercucuran. Ia gelisah. Lantas ia pun terbangun dari tidurnya. Matanya melotot ke mana-mana. “Astagfirullah…!” Pemuda mengusap cucuran keringatnya. Serang, 28—30 Juli 2012 (11.40 AM)

sajak-sajak abdul wachid B.s.

±

Menjelang Subuh itu

Mengalirlah menjadi Kali Bening Betapa bahwa orang-orang yang suka bertapa itu Terkesima menyaksikanmu tanpa ragu Bertapa pula di pertapaan Sang Dorna yang

terakhir dia tersujud mencium akar terhadir dia kembali kepada sumber tidak lagi dari sumur dia bersuci tetapi menapaki pelangi dia mendaki

Manusia datang manusia mati Tetapi bagi Batu Kiblatmu semua arah berserah Manusia datang manusia mati Hanyalah menjawab tanya gelisah

pada akhirnya di akar kelapa itu kembali ke dalam tanah berumah di dalam tanah

Sujudkanlah di Batu Pasujudan itu Seperti Sunan Giri dan Sunan Kalijaga yang Juga mendoakanmu setelah sujud-sujudmu yang lalu Seperti orang-orang yang meniru lelaku, sayang

sampai mengerti arti lemah justru dia melangkahi tanggatangga dunia dengan gagah menuju khotbah sejatinya Jumat, 26 April 2013

Bertandang ke Kali Bening

Banyumas lama

Aku terkagum dengan tanah yang meninggi Tempat bersemayam Pendeta Dorna Tetapi justru itu Syekh ar-Rumi bersemedi

±

± Sehingga batu-batu mengucurkan mata air cinta

- Ustaz Jefri al-Buchory

±

Tidak sampai kepada arti apalagi makna cinta Belum lagi aku merasai kehadiran Tersengat hidungku oleh bauan dupa Terkaget aku oleh doa-doa yang bercampur Jawa Dan ketika kuturuti tangga-tangga Ada cahaya api seperti dilemparkan dari udara Dan aku tahu ada senjata bermata dua Satu memberi terang kemana kiblat berhikmat doa

CMYK

Satunya semoga tidak menjadi senjata makan tuan! Amin. Purwokerto, 17 Oktober 2011

Seorang Anak Terlahir dari Rahim Doa seorang anak terlahir dari rahim doa matanya satu pejam yang lain membuka tanpa tangis ketika terbuka mata dunia lidah kelu sepertinya tidak akan menjadi kata seorang anak terlahir dari rahim doa kakeknya menggosok lidahnya dengan cincin mantra, di setiap adzan menggema disentuhlah kedua matanya, disalaminya marhaban bi habibiy wa qurati ‘ainiy Muhammadan ‘abduhuu wa rasuluhu maka, perlahan-lahan dunia membuka lahan-lahan yang semula tidak sedia kata pelan-pelan tumbuhlah bahasa menjadi puisi tanah-tanah mendaki hingga

±

rumah cahaya apalah yang dicongkak dengan dagu mendongak bila bahasa dan pandang mata menegak semata-mata karena dinapasi oleh doa sehingga di dalam mimpi dia terbang tinggi, dunia bisa dipandang ke mana arah hendak dikepakkan sayap-sayap yang turun naiknya ketinggian sampai berserah jarak mampu dilipat hanya dengan, Hyang di dalam hati ada energi yang tidak henti-henti memompa menjadi gema menjadi sampai, kepada tanah kehidupan yang nyata lebih baik dari hari kemarin amin Yogyakarta, 26 Juni 2013

Abdul Wachid B.S., lahir 7 Oktober 1966 di Bluluk, Lamongan, Jawa Timur. Achid alumnus Sastra Indonesia Pascasarjana UGM (Magister Humaniora), jadi dosen negeri di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto.

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

ILMU mINGGU, 21 juli 2013 LAMPUNG POST

TEKNOLOGI 22

Bagaimana Mengolah Cincau Jadi Yoghurt?

±

±

CINCAU kaya serat dan memiliki banyak manfaat. Namun, saat ini olahan cincau hanya untuk bahan cendol dan es saja. Dosen Teknologi Hasil Pertanian Universitas Lampung, Samsu Rizal, berhasil mengolah cincau menjadi yoghurt. Hmmm, seperti apa ya rasanya?

Samsu Rizal mengolah cincau menjadi minuman probiotik dengan mengambil ekstrak daun cincau dan mencampurnya dengan ekstrak buah (jeruk, nanas, jambu biji), dan difermentasi menggunakan inokulum kultur murni bakteri asam laktat Lactobacillus casei. “Rasa yoghurt cincau dengan penambahan sari buah lebih baik karena meningkatkan kandungan antioksidan. Antioksidan ini bisa menangkap radikal bebas yang menjadi pemicu kanker,” kata alumnus Magister Pertanian Institut Pertanian Bogor ini. Selain itu, yoghurt cincau juga menyehatkan pencernaan dan mampu menekan pertumbuhan bakteri jahat.  Samsu Rizal mengajak mahasiswanya dalam tim penelitian ini. Angelia Putri, mahasiswa yang ikut dalam pelitian ini, mengatakan bahan-bahan yang digunakan untuk yoghurt cincau ini adalah daun cincau hijau (Premna oblongifolia Merr.), jeruk manis (jeruk madu), glukosa, susu skim bubuk, dan inokulum kultur murni bakteri asam laktat Lactobacillus casei.  Peneliti juga menggunakan tambahan bahan kimia yang aman untuk ma-

±

kanan, seperti asam sitrat, MRS Broth, MRS agar, nutrient broth merek Merck, nutrient agar merek Oxoid, air suling, NaCl 0,85%, alkohol, NaOH 0,1 N, indikator phenolphtalein, DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil), etanol 96%, dan bahan analisis lainnya.  Menurut Angelia, yoghurt cincau yang dicampur jus jambu biji memiliki antioksidan yang tinggi jika dibandingkan dengan jus buah lainnya. Karena, cincau sudah mengandung antioksidan ditambah dengan kandungan anti oksidan buah-buahan. Teknik Pengolahan Daun cincau yang digunakan adalah daun cincau yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, yaitu 5 sampai 10 ruas dari pucuk dan diusahakan tingkat ketebalan daun cincau yang digunakan sama.  Daun cincau dicuci dengan air hingga bersih dan tangkainya dibuang. Selanjutnya dipotong dengan ukuran 3 cm x 1,5 cm. Daun tersebut dikeringkan pada oven  suhu 500 Celsius selama kurang lebih 24 jam.   Daun dianggap kering bila daun terasa renyah bila dire-

mas.   Daun cincau yang telah kering kemudian dihancurkan dengan blender hingga menjadi bubuk. Kemudian 25 gram bubuk daun cincau hijau dicampurkan dengan air panas (suhu ± 1000 C) sebanyak 500 ml.  Air yang digunakan sebelumnya ditambahkan asam sitrat 0,1% (b/v).  Kemudian dilakukan pencampuran menggunakan stirrer dengan kecepatan penuh selama 15 menit untuk membantu proses ekstraksi.  Campuran tersebut disaring menggunakan kain saring sambil dilakukan peremasan hingga diperoleh cairan kental ekstrak daun cincau.   Cairan ekstrak daun cincau kembali dikeringkan dalam oven pada suhu 500 C selama 48 jam.   Hasil pengeringan tersebut kemudian dihancurkan dengan menggunakan blender hingga tingkat kehalusan tertentu. Ekstrak cincau inilah yang kemudian dicampurkan dengan ekstrak buahbuahan yang diinginkan sesuai selera. Setelah melewati proses fermentasi dan pasteurisasi, jadilah yoghurt cincau rasa buah yang menyegarkan dan menyehatkan. (DIAN WAHYU KUSUMA/M2)

±

Alat ini Mengisi Penuh Baterai Ponsel dalam 20 Detik

±

PENGISIAN baterai telepon seluler (ponsel) yang memakan waktu berjam-jam merupakan masalah besar. Ponsel yang dipakai untuk berbagai tujuan membuat baterai lebih cepat habis. Sayangnya, untuk mengembalikan ke kondisi terisi penuh membutuhkan waktu paling tidak dua hingga tiga jam, bahkan lebih. Sebetulnya sudah ada solusi, seperti power bank. Namun, sebagian pengguna ponsel tidak suka menggunakan power bank. Sementara cara dengan membeli baterai cadangan membutuhkan uang yang tidak sedikit jika baterainya asli. K i n i masalah itu mu lai ter jawab. Seorang remaja bernama Eesha Khare, 18 tahun, asal California, Amerika Serikat, menemukan cara baru yang bisa memangkas waktu proses pengisian baterai ponsel. Khare membuat terobosan dengan menciptakan supercapacitor kecil yang dapat dimasukkan ke baterai ponsel. Cara it u memu ngk i n kan t ransfer

±

±

listrik ultracepat dan penyimpanan sehingga memberikan pengisian baterai penuh dalam waktu 20—30 detik. Ya, hanya 20—30 detik, bukan berjam-jam seperti selama ini dialami banyak pengguna ponsel. Tentu ini sebuah kemajuan yang banyak ditunggu pengguna ponsel. Dengan kemampuan pengisian baterai ponsel hanya 20—30 detik akan sangat bermanfaat untuk menghapus waktu pengisian baterai yang berjam-jam. Dengan waktu pengisian hanya 20—30 detik dan kemudian ponsel sudah dapat digunakan kembali, tentu akan membuat pengguna ponsel tidak perlu khawatir lagi kehabisan baterai. Penemuan ini membuat Eesha Khare memenangkan hadiah 50 ribu dolar AS dalam ajang Intel Foundation Young Scientist Award. Rasanya sangat pantas Eesha Khare memenangkan hadiah tersebut. Sebab, penemuan itu memungkinkan masalah besar jutaan pengguna ponsel dapat teratasi. (INTERNETSEHAT.COM/M2)

CMYK

±

CMYK

±


CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±

± ±

PERJALANAN mINGGU, 21 JUli 2013 LAMPUNG POST

23

± ±

± ±

n Lampung post/ikshan dwi nur satrio

Enggal, Bukan Cuma Pasar Takjil RAMADAN tiba. Saatnya kawasan GOR Saburai, Enggal, Bandar Lampung, menjadi pasar takjil. Tidak hanya penganan, tetapi ada aneka barang lain, juga aksi musik cetik asongan.

± ±

Merapat ke kawasan Pasar Seni Enggal sore hari, suara musik agak aneh sudah menyambut. Aneka lagu populer, baik berirama pop, jazz, blues, dangdut, bahkan rock dimainkan. Bedanya, dentang-dentang alat musik yang menggema terasa khas. Ada petikan gitar listrik, rhythm, dan memandu irama dari keyboard, ada drum, tapi ada suara cetik dan rebana. Semua mengalun khas dan indah sebagai live music di pelataran pasar takjil Enggal sejak Ramadan bergulir. Para pemusik yang menggelar lapak di tengah lapangan hijau itu menjadi daya tarik tersendiri pasar takjil Enggal tahun ini. Tak heran, saat matahari mulai condong ke barat, lokasi yang pada hari biasa dipakai untuk olahraga warga itu berubah menjadi pasar sore. Lapangan hijau Enggal memang selalu menarik perhatian warga saat sore Ramadan. Sejak lama, pasar makanan menu berbuka puasa itu telah hadir di kawasan ini. Namun, semula berawal dari sepotong halaman lahan parkir bioskop Enggal di ujung Jalan Raden Intan. Seiring kepadatan lalu lintas, pemerintah kota mengarahkan dan memindahkan pasar takjil ini ke lapangan Saburai. Hingga kini, lokasi itu masih tetap menjadi rujukan orangorang untuk berbelanja makanan siap saji untuk berbuka puasa. Sebab, selain sekadar

± ±

n adolf/fb

makanan, di sini juga dapat mengusir rasa lapar dengan aneka hiburan dan melepas kepenatan.

Aneka Makanan Sejak pukul 14.30, suasana lapangan Enggal ramai penuh dengan jajanan pasar takjil. Tak ada tiket masuk bagi pengunjung. Cuma ada biaya tarif parkir. Aneka jenis makanan hampir tersedia di tempat ini. Mulai dari minuman manis hingga sayur dan lauknya. Ada es jeli, serabi bandung, satai padang, kerak telur, kue kering, dan kue basah. A d a a ne k a m a k a n a n yang diolah dengan direbus, goreng, panggang,

n Lampung post/ikshan dwi nur satrio

± ±

CMYK CMYK

dan bakar. Ada juga gorengan, aneka sayur, ikan, siomay, semuanya bertumpah ruah di bawah tenda tarup yang biasa digunakan orang kondangan.  Satu tenda ukuran 5 x 4 meter itu berisi empat meja. Tiap mejanya pedagang menyewa ke pengelola pasar takjil Rp250 ribu untuk selama Ramadan.  Beberapa pedagang sibuk menjajakan makanan

d a r i kotak ditaruh ke atas meja. Ibu-ibu rumah tangga yang tak mau repot memasak biasa membelinya di sini. Atau hanya sekadar jalan-jalan sore atau ngabuburit mengunjungi pasar  membawa anak-anak mereka. Pedagang balon dan mainan anak-anak tak ketinggalan mengisi momen keramaian ini. Pedagang menyapa calon pembeli berharap bisa mampir ke meja dan membeli dagangannya. Sambi l menungg u pembel i, pedagang sayur asyik memainkan batangan lidi yang ada lilitan tali plastik untuk menggusah lalat yang mencoba mencuri peruntungan. Pedagang mainan tak henti meneriakkan salah

± ±

satu dagangannya untuk menarik pembeli. Pedagang aneka makanan olahan dengan cara dipanggang mengumbar asap dengan aroma menyengat ke udara agar setiap hidung merasa tersanjung. Dan hampir semua pedagang memamerkan tempilan kue dan penganan supaya menggoda selera. Pedagang musiman ini bukan semuanya dari latar pedagang makanan. Banyak dari mereka dari berbagai profesi, dari ibu rumah tangga hingga pegawai. Mereka mencari peluang dari banyaknya kebutuhan yang harus mereka cukupi dari datangnya Ramadan dan Lebaran. Bahkan, pengeluaran pada musim Ramadan akan terasa lebih besar dibanding pengeluaran bulan lain.  Ada juga mereka yang tak kebagian lapak, berdagang dengan modal bagasi belakang mobilnya. Menjajakan pakaian muslim pria dan wanita. Rasa ingin makan saat berbuka yang tinggi membuat kita tertarik dengan dagangan yang disajikan pedagang kreatif itu.  Lisa Amalia, misalnya, membawa 24 gelas berisi es jeli dengan tambahan sirop, gula, Nata De Coco, selasih, potongan agar untuk dijajakan di pasar ini.  Dengan banderol Rp6.000 per gelas, PNS di Kota Bandar Lampung ini mengaku mengisi waktu dengan produktif. Bukan hanya es, dia juga menjajakan pempek lenggang, kue kering dalam toples, dan burgo. “Biasanya abis terus Mas,” kata dia. Yuliana, salah satu pengunjung, mengaku pilihan makanan di pasar Enggal banyak. Sore itu, ia membeli sayur, es jeli, dan kerupuk Palembang. Maya Sodiana, warga Kotabaru, Bandar Lampung, tidak sekadar beli sayur. Ia mengajak suaminya dan anak-anaknya untuk membeli takjil sambil nyore.  “Tempatnya enak, strategis. Dua hari sekali kami ke sini,” kata dia. Sore itu Maya membeli ikan gurame, martabak telur, jajanan pasar kue-kue, pempek, dan burgo. “Saya suka karena orang Palembang, hee.”  Utami Dewi juga tak ketinggalan. Ia dengan tiga temannya menjajakan masakan sayur. Harganya satu porsi Rp10 ribu untuk ukuran plastik setengah kilo, dan Rp5.000 untuk sayur di plastik ukuran seperempat kilo. “Ibu yang masak,” ujar wanita warga Rajabasa ini. Ia dan pedagang lain memberikan uang kebersihan tiap harinya Rp2.000 ke petugas kebersihan. Dewi mengaku sudah 10 kali atau sepuluh tahun ikut partisipasi di pasar takjil Enggal ini. Penganan yang dijajakan antara lain bubur sumsum, serikaya, kolak biji salak, sayur, dan aneka gorengan. “Alhamdulillah mudahmudahan habis dagangannya, kalo tidak habis saya sedekah ke masjid.” (DIAN WAHYU/M1)

CMYK CMYK

± ±

± ±

± ±


CMYK

±

±

CMYK

±

FOTO mINGGU, 21 JUli 2013 LAMPUNG POST

±

24

Sekolah Hari Pertama!

±

S

ENIN (15-7) pagi, suasana jalanan Kota Bandar Lampung terasa lebih semarak. Hari itu, anak-anak dengan seragam sekolah mulai muncul lagi setelah sekira dua pekan lengang dari jalanan. Suasana sekolah lebih berbeda lagi, terutama di tingkat SD. Sebab, hari itu adalah hari pertama siswa kelas I atau murid baru masuk sekolah. Terasa heboh karena yang masuk sekolah bukan hanya muridnya yang baru lepas balita, melainkan juga ibuibu orang tuanya ikut merangsek. Tak pelak, hiruk-pikuk menandai hari pertama masuk sekolah kelas I SD. Aneka perilaku terlihat saat para orang tua siswa membaur dan kadang ikut mengatur kelas. Maklum, hari pertama ini adalah masa pengenalan siswa yang masih rentan dengan tangis dan aleman. Puluhan ibu-ibu rumah tangga kembali ikut belajar-mengajar sambil menggendong buah hatinya yang masih belita. Mereka ikut memberikan arahan kepada anaknya yang baru masuk sekolah untuk mengerjakan tugas dari ibu guru. Mereka andil menenangkan putra-putrinya agar tidak menangis saat mengerjakan tugas. Ibu guru pun maklum. Meski agenda pertama hanya memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk memperkenalkan diri dan asal sekolah TK di depan kelas, suasana ini sudah heboh. Ibu guru dituntut mengondisikan agar anak-anak betah mengikuti pelajaran.

±

±

±

±

TEKS DAN FOTO: LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

±

CMYK

±

CMYK

±


Lampungpost edisi 21 juli 2013