Issuu on Google+

±

±

CMYK

± facebook.com/lampungpost @lampostonline @buraslampost

24 Hal. MInggu, 13 OkTObeR 2013

T E R U J I T E PERC AYA

www.lampost.co

No. 12934

i TAHUN XXXIX

terbit sejak 1974

Rp.3000

±

± Ridho Ficardo Ketua DPD Partai Demokrat Lampung n Lampung post.DoK

Wawancara dengan Abdurrahman membahas tentang zakat untuk kesejahteraan umat... Hlm. 10

Whela Zetira Veronica menggunakan pashmina berbahan sifon dengan ciput ninja dan dress pich...Hlm. 17

n Lampung post.DoK

n Lampung post/IKHsan

garuda Muda

Pastikan Langkah

ke Myanmar Kemenangan Indonesia atas juara bertahan Korea Selatan membuka peluang untuk menjuarai Piala Asia U-19 2014. Posisi Indonesia di puncak klasemen Grup G merupakan tiket langsung ke putaran final Piala Asia U-19. Soni Elwina

T

IM Garuda Muda Indonesia sukses me naklukkan Korea Selatan 3-2 pada pertandingan terakhir Grup G babak kualifikasi Piala Asia U-19 yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (12/10). Penampilan luar biasa yang ditunjukkan Evan Dimas dkk. membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 tahun depan. Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sama-sama menampilkan permainan cepat dan saling menekan. Namun, serangan-serangan dari sektor sayap yang dilancarkan Indonesia lebih efektif dan membuat bola tiga kali bersarang ke gawang Korsel, pengoleksi 12 titel juara Piala Asia U-19. Evan Dimas menjadi bintang kemenangan Indonesia berkat tiga gol yang disarangkannya ke gawang lawan. Evan Dimas membuka skor pada menit 30, sebelum disamakan Korea lewat tendangan penalti. Meski pertandingan sempat dihentikan karena guyuran hujan deras, tidak membuat tim Garuda Muda kehilangan semangat untuk menambah gol. Memasuki babak kedua, sang kapten Evan Dimas kembali menambah kemenangan bagi Indonesia menjadi

±

n REutRs

evan Dimas

±

2-1. Pada menit ke-85, Indonesia memperlebar kemenangan lewat serangan balik cepat. Dari umpan silan Ilham Udin Armiyn, Evan Dimas dengan kaki kirinya melepaskan tembakan dari depan kotak penalti dan bola meluncur ke pojok kanan gawang Korsel. Pemain Korsel tidak mau begitu saja merelakan Indonesia melaju ke final dan berusaha keras memperkecil kekalahan. Korsel memperkecil kedudukan pada menit ke-88 melalui sundulan Shu Meonghwon. Namun, hingga peluit babak kedua ditiup, Indonesia tetap memimpin 3-2 atas Korsel. Kemenangan Indonesia menjadi sukses besar bagi tim asuhan pelatih Indra Sjafri setelah tiga pekan lalu menjuarai Piala AFF U-19. Di kualifikasi Grup G ini, Indonesia pun finis sebagai pemuncak klasemen dan otomatis lolos ke putaran final Piala Asia U-19 tahun depan di Myanmar. Ini menjadi ke-16 kalinya Indonesia akan tampil di turnamen U-19 tersebut dari 38 edisi. Terakhir kali pasukan Merah Putih mengikutinya sudah cukup lama, yaitu pada 2004. Saat pertandingan pamungkas Grup G babak kualifikasi Piala Asia U-19 kemarin, sekitar 50 ribu suporter memberikan dukungan kepada Garuda Jaya. (MTVN/ANT/U1)

elwina@lampungpost.co.id

6.000 Jemaah Lampung Berangkat ke Arafah Puncak Haji 194 ribu orang : 6.282 orang

Jemaah haji Indonesia : Asal Lampung

240 jemaah disafariwukufkan karena sakit dan usia lanjut. Ada 14 ambulans siaga, di luar ambulans dari Pemerintah Arab Saudi yang mengangkut jemaah safari wukuf.

Pelaksanaan Armina:

Wukuf di Arafah — jarak Mekah—Arafah 21 km Mabit di Musdalifah — Arafah—Musdalifah 9 km Jamarat di Mina — Musdalifah—Mina 3,5 km Jarak Mekah ke Mina 6,5 km

Berangkat ke Arafah dari Mekah pada Minggu (13/10) sebelum zuhur Transportasi Perusahaan Bus Taradudi Fasilitas di Arafah Tenda, toilet, musala, dan makan katering

Pemberangkatan dengan tiga gelombang Gelombang I pukul 09.00—pukul 12.00 Gelombang II Pukul 12.00—pukul 18.00 Gelombang III Pukul 18.00—selesai.

48 maktab dengan 400 tenda bagi jemaah haji Indonesia di Arafah. Kapasitas masing-masing maktab 3.200 orang. Data Diolah Lampung Post, Grafis FAHMI

JEMAAH haji menapaki puncak haji sebagai realisasi rukun Islam kelima. Mereka bersiap melaksanakan proses armina—Arafah, Musdalifah, Mina—untuk menggapai haji mabrur. Hari ini (13/10) sebelum zuhur atau sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi (WAS), 6.000 jemaah haji asal Lampung bersama 190 ribu jemaah lainnya asal Indonesia berangkat menuju Padang Arafah. Lokasi wukuf itu berjarak sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Mekah. Mereka akan diantar bus-bus dari perusahaan Taradudi selama prosesi armina. “Untuk salat zuhur, ya dilihat dulu besok waktu keberangkatannya. Kalau masih sempat ya salat dulu, kalau tidak ya diniatkan salat jamak zuhur dan asar,” kata salah seorang jemaah asal Lampung yang tergabung dalam kloter 7/JKG, Nufus, kemarin. Menurutnya, ada satu jemaah asal kloter itu yang disafariwukufkan karena sakit. Namun, sebagian besar jemaah dalam kondisi siap untuk berangkat. “Memang sejak dua hari belakangan pembimbing meminta kami untuk tidak terlalu banyak beraktivitas,” katanya. Untuk diketahui, total jemaah asal Indonesia yang disafariwukufkan mencapai 240 orang. Pemerintah Arab Saudi telah menyediakan

ambulans untuk mengantar mereka selama proses armina. Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI) juga telah mencadangkan 7 ambulans jika sewaktu-waktu diperlukan. Kemarin situasi jalanan di Mekah padat dan banyak jemaah yang berjalan kaki. Pemerintah Arab Saudi menutup sejumlah akses dan menghentikan operasi busbus transportasi kota untuk persiapan proses puncak haji armina. “Sudah jangan umrahumrah sunat dulu. Sekarang lebih baik lakukan ibadah di kamar atau masjid yang dekat,” kata Kepala Seksi Pengamanan PPIH Daerah Kerja Mekah, Asep Abdullah Masduki, kemarin. PPIH juga semakin sibuk berkoordinasi—baik di antara sesama maupun dengan pihak muasasah yang bertanggung jawab di armina. Salah satu hal yang paling krusial adalah robohnya beberapa tenda jemaah haji Indonesia akibat hujan disertai angin pada Rabu (9/10) lalu di Arafah. Ketua Muasasah Wilayah Asia Tenggara Zuhair bin Abdul Hamid Sedayu menegaskan pihaknya telah menegakkan kembali tendatenda yang roboh itu dalam kurun waktu 48 jam. “Sore ini akan siap 90%,” kata Zuhair kemarin. (U1)

±

OASI S

Minum Air Langsingkan Tubuh PERNAH mendengar metode diet dengan selalu meminum air putih terlebih dahulu sebelum makan? Nyatanya, cara itu dinilai efektif, mudah, dan aman secara medis. “Orang akan merasa kenyang kalau perutnya teregang. Dengan kita minum, jadi sudah ada air di lambung sehingga bisa lebih mengendalikan nafsu makan,” kata spesialis gizi, Inge Permadhi, pada suatu kesempatan. Pada orang obesitas saja, Inge sering memberi saran minum lebih banyak agar perutnya teregang sehingga merasa cepat kenyang dan porsi makan otomatis berkurang. Lebih jauh, minum air memang harus rutin setiap jam. Apalagi air memang cepat untuk dicerna dan dibutuhkan tubuh minimal 2 liter per hari. “Bukan dari air dengan pewarna dan perasa seperti kopi dan teh, tapi air putih asli supaya tidak menambah berat badan,” ujarnya. (MTVN/U1)

±

±

era Digital, Akhir Cerita Foto Amatir TOKO foto di Jalan Raden Intan, Tanjungkarang, itu masih memajang etalase. Merek Indah Foto masih tertempel, meskipun warnanya agak memudar. Perubahan warna itu tampaknya seiring pudarnya bisnis fotografi konvensional yang ditekuni Kiansa Gunawan sejak 1977 itu. Perubahan zaman dan teknologi dari fotografi konvensional ke era digital menjadi pukulan telak usaha Gunawan. Indah Foto yang pada era 1980-an adalah raja studio foto di Bandar Lampung, tampaknya tak kuat menghadapi perubahan. Foto konvensional yang menggunakan kamera analog dengan penyimpan gambar berupa serat seluloid meredup seiring mun-

CMYK

culnya kamera dan penyimpanan data digital. Sifatnya yang lambat dalam proses, harus melewati beberapa tahapan berlapis, dan biaya mahal fotografi konvensional, kalah telak dengan teknologi digital. “Sekarang semua orang pegang kamera digital, setiap rumah punya printer kualitas foto. Ya, bisnis cetak foto lumpuh lah,” kata dia, pekan lalu. Indah Foto memang mengambil pangsa pasar menengah ke bawah dan lebih banyak produksi massal. Pada masa jayanya, puluhan fotografer amatir atau tukang foto keliling memangkal di sini untuk mencetak foto dan membeli material fotografi. Tempat ini juga menjadi pusat

±

informasi antarfotografer tentang teknik, tentang alat, tentang kerusakan, dan lainnya. Jika Indah Foto terpaksa mengganti usaha menjadi bisnis kurir atau jasa antarbarang, tidak demikian dengan studio

Foto Jumbo milik Agus Sugianto di Pasar Natar. Usaha dengan investasi yang tidak terlalu besar ini ikut mengalir saja saat era berganti. Agus Sugianto mengaku memulai usaha jasa foto sejak

1990. Pada 2006, ia beralih ke foto digital karena tren berubah drastis. Namun, kata dia, pelanggannya jadi berkurang. “Sekarang orang menyimpan foto di handphone dan komputer. Semua orang juga punya kamera sendiri. Jadi, ya jalani hidup saja apa adanya. Tetapi, rezeki tetap ada saja,” kata dia. Meskipun zaman sudah berganti, ternyata masih ada tempat bagi sesuatu yang saat ini dianggap kuno. Saris, warga Jalan Sukadamai, Natar, Lampung Selatan, yang menjadi juru foto keliling sejak 1987 itu kadang masih mendapat pesanan foto memakai klise. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

FOkuS... Hlm. 14

±


CMYK

±

minggu, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

±

CMYK

±

±

BANDAR LAMPUNG 2

Bypass Terhambat

Pencairan Dana Proses tagihan pinjaman (loan) dari Bank Dunia memerlukan waktu 3—4 minggu. selain dana, persoalan lahan di sekitar bypass juga menghambat pelebaran jalan. Wandi Barboy

BURAS

Arafah, Nuansa Padang Mahsyar! “WUKUF di Arafah 9 Zulhijah, 14 Oktober 2013, merupakan inti ibadah haji. Tak ada haji tanpa Arafah!” ujar Umar. “Untuk itu, lebih tiga juta jemaah haji dari seluruh dunia hari ini menuju Arafah memakai ihram, kain putih tak dijahit—sejenis kain kafan! Arafah memang gambaran Padang Mahsyar, tempat semua manusia kelak dikumpulkan, lalu dinilai amal baik-buruknya untuk ditentukan masuk surga atau neraka!” “Arafah bernuansa akhirat, jemaah selayak di Mahsyar, agar merenungi dan siap menghadapi hal sama nanti!” timpal Amir.

“Pikiran jemaah fokus memuja Kemahabesaran Allah dengan asmaul husna-Nya, membentang semua dosa di hadapan-Nya untuk pasrah diri dan mohon ampunanNya! Pengakuan jujur dan ikhlas tanpa sombong dan takabur di hadapan Allah saat wukuf, menjadi puncak amalan haji!” “Saat itu di langit Arafah Allah swt. memanggil para malaikat, membanggakan umat-Nya yang wukuf!” tegas Umar. “Pada sebuah hadis qudsi disebutkan Allah berfirman, ‘Lihatlah hamba-Ku di Arafah yang lesu dan berdebu. Mereka datang dari segala penjuru

H. Bambang Eka Wijaya dunia memohon rahmatKu sekalipun mereka tak melihat-Ku! Mereka minta perlindungan dari azab-Ku, sekalipun mereka tidak melihat Aku!” “Allah amat memuliakan hari wukuf di Arafah!” timpal Amir. “Nabi saw. bersabda, ‘Ia (Allah) mendekat pada orang-orang yang di Arafah. Dengan bangga menanya para malaikat, Apa yang di-

inginkan orang-orang yang sedang wukuf itu?’ Pada hari itu Allah senang jika mereka berdoa kepada-Nya! Ia kabulkan semua doa mereka. Kata Rasul saw., ‘Dari berbagai jenis dosa, ada dosa yang tidak akan tertebus kecuali dengan melakukan wukuf di Arafah!” “Bahkan Al Khatib dalam kitab Al-Muttafaq wal Mutfaraq (Wikipedia) menulis, Allah murka ketika manusia tidak yakin dosanya diampuni di Arafah!” tegas Umar. “Rasul saw. bersabda, ‘Yang paling besar dosanya

di antara manusia adalah seseorang yang berwukuf di Arafah lalu berprasangka Allah tidak memberinya ampun! Allah tanya para malaikat, apa balasan (bagi) hamba-Ku ini, ia bertasbih pada-Ku, ia bertahlil padaKu, ia bertakbir pada-Ku, ia mengenali-Ku, ia memujiKu, ia berselawat pada nabiKu! Wahai para malaikatKu, saksikanlah Aku telah mengampuninya! Aku beri safaat padanya! Jika hambaKu meminta tentu akan Kuberikan untuk semua yang wukuf di Arafah ini!” ***

Add on: facebook.com/buraslampost

±

Follow on: @buraslampost

P

ERBAIKAN Jalan Soekarno-Hatta (bypass) dari Rajabasa sampai Panjang sempat terhenti karena terkendala pencairan dana dari Bank Dunia. Menurut Hendro Tjahjono, koordinator teknik PT Conbloc Infratecno (CI), kontraktor bypass, dana pembangunan jalan sepanjang 18,1 kilometer ini mencapai Rp230 miliar. Sekitar 70% di antaranya bersumber dari Bank Dunia dan 30% dari APBN. Beberapa waktu lalu, ujar dia, kontraktor belum dapat melanjutkan perbaikan karena dana belum cair. Proses tagihan pinjaman (loan) dari Bank Dunia, ujar dia, memerlukan waktu 3—4 minggu. Rentang waktu itu bisa bertambah panjang jika ada revisi-revisi terhadap proposal pencairannya. “Jadi ini sempat menjadi kendala. Tapi sekarang sudah tidak ada masalah,” kata Hendro di kantin pul bus Puspa Jaya, Rajabasa, Sabtu (12/10). Hendro memastikan pelebaran dan pembuatan jalan dua jalur, khususnya di ruas yang menjadi wewenang PT CI, yakni dari Bundaran Rajabasa sampai simpang Jalan Pangeran Antasari, kini sudah dilanjutkan kembali.

Lahan Jadi Kendala

±

±

Selain persoalan dana, pembangunan jalan elak juga terkendala persoalan lahan. Banyak warga yang mengklaim sebagai pemilik laaat ini PT CI fokus han di sisi kiri dan kanan jala itu. Di antaranya di pada pengaspalan, daerah Rajabasa, di perempemasangan rigid beton, patan Jalan Komarudin, dan pembuatan pembatas dan beberapa titik lainnya. tengah jalan. Lebar bypass Masyarakat yang mengyang tadinya hanya 7 meter klaim ini ada yang memiliki sertifikat dan ada juga akan ditambah menjadi yang tidak. 15,5 meter. Sementara PT CI, ujar Hendro, tetap berpatokan dengan peta besar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 1980 dan 1987. Dalam peta itu ditegaskan bahwa 16 meter ke kiri dan ke kanan dari batas as jalan itu milik PU. “Jadi kami tetap melanjutkan pembangunan ini,” kata dia. Hendro menjelaskan saat ini PT CI fokus pada pengaspalan, pemasangan rigid beton, dan pembuatan pembatas tengah jalan. Lebar bypass yang tadinya hanya 7 meter akan ditambah menjadi 15,5 meter. Ia memastikan pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi agar ruas jalan ini tidak banjir saat musim hujan. Di antaranya dengan membangun saluran air di kanan dan kiri jalan. “Saat ini pengerjaan saluran itu sudah selesai 90 persen. Saluran itu nantinya akan mengarah ke sungai sehingga hujan tidak menjadi kendala,” ujarnya. Dengan melihat kondisi bypass saat ini, Hendro optimistis pembangunan bypass bisa selesai di masa akhir perjanjian, yakni Desember 2013. Dia juga berharap masyarakat yang masih bertahan di sisi kiri dan kanan bypass bisa bekerja sama dengan baik tanpa ada keributan sehingga pembangunan bisa segera diselesaikan. Berdasarkan pemantauan Lampung Post kemarin, PT CI mulai mengaspal jalan di seberang kantor Lampung Post hingga depan kantor Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Sementara di daerah Way Halim hingga ke Balai Pertemuan Bagas Raya sudah dipasang pembatas tengah jalan. (K3)

s

wandibarboy@lampungpost.co.id

±

CMYK

± n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

SEMRAWUT. Belasan kendaraan terjebak macet di pertigaan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pagaralam, Kemiling, Bandar Lampung, sabtu (12/10). Pertigaan yang tidak ada lampu lalu lintas ini kerap menjadi sumber kemacetan hingga 1 kilometer dari setiap arah.

2 Pemuda Curi Motor di Warnet DUA pemuda asal Lampung Utara mencuri sepeda motor di depan warung internet (warnet) di Jalan Pangeran Diponegoro, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Sabtu (12/10) dini hari. Keduanya, yakni Novan Dewantara (23) dan Irwandi (22), ditangkap petugas Unit Tangkal Sabhara Polresta Bandar Lampung di depan makam pahlawan Jalan Teuku Umar, Kedaton, sekitar pukul 04.00. Informasi yang dihimpun Lampung Post

menyebutkan dua pemuda itu mengambil sepeda motor milik Revo A-4369-GH milik Riski Hidayat (24) di depan warnet menggunakan kunci leter T. Tak ada yang mengetahui aksi dua pelaku. Peristiwa ini baru disadari korban ketika keluar dari warnet dan sepeda motornya tidak ada di parkiran. Korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Polresta dan petugas langsung melakukan pengejaran dan penyisiran.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Dwi Irianto mengatakan dua pencuri ini merupakan kelompok pencuri kendaraan bermotor asal Lampung Utara. “Tersangka kini sudah dibawa ke Polresta. Mereka itu merupakan kelompok curanmor asal Lampung Utara. Kasus ini masih kami kembangkan,” ujarnya. Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (CR1/K3)

Kesuksesan Berawal dari Keyakinan TEPUK tangan bergemuruh saat motivator Mario Teguh berdiri dan bersiap menyampaikan materi pada talkshow bertema Masa depan sukses adalah pilihanku di Graha Bintang Univeritas Malahayati, Sabtu (12/10). Dengan sedikit merentangkan tangan, dia menyapa 700-an peserta talkshow sambil mengucapkan salam khasnya, “Salam super.” Selama hampir dua jam Mario Teguh bak menghipnosis seluruh peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pengusaha, dan masyarakat umum, dengan kata-kata bijaknya. Sesekali para peserta tersenyum, tertawa, dan kembali bertepuk tangan kala sang motivator memberikan wejangan. Dalam materinya, pria bernama asli Sis Maryono Teguh itu mengajak seluruh peserta memiliki keyakinan untuk meraih kesuksesan. Menurut dia, setiap orang memiliki kemampuan yang telah Tuhan anugerahkan untuk mengantarkannya pada kesuksesan. Menurut Mario, kesuksesan bukanlah takdir, melainkan pilihan. “Salah jika kita berpikir kesuksesan itu takdir dari Tuhan. Setiap orang bisa meraih kesuksesan melalui mimpi, cita-cita, dan usaha,” kata Mario yang disambut tepuk tangan peserta. Namun, yang terjadi saat ini, ujar dia, orang-orang lebih cenderung fokus pada segala kekurangan yang dimiliki. Mereka selalu memikirkan dirinya yang miskin dan serbakekurangan, hingga menjadi tidak

±

±

n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

SEMINAR MOTIVASI. Motivator Mario teguh memberikan motivasi kepada 700 peserta talkshow dan seminar motivasi di Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung, sabtu (12/10). Acara tersebut mengambil tema Masa depan sukses adalah pilihanku. berdaya dan hanya bisa membandingkan kelemahannya dengan kelebihan orang lain. “Ingat, Tuhan hanya memberi masalah pada orang yang memang mampu keluar dari masalah itu,” kata Mario. Tidak hanya memberi motivasi, Mario juga membagi kisah dan pengalaman hidupnya hingga mencapai kesuksesan seperti saat ini. Saat SMA, keluarga Mario hidup pas-pasan. Saat dia berangkat sekolah menggunakan

motor butut ayahnya, ada beberapa temannya yang kaya mengejeknya. “Saya sampai disenggol pakai mobil hingga terjatuh ke sawah,” kenang Mario. Hinaan dan ejekan itu tak mematahkan semangatnya, justru menjadi motivasi meraih kesuksesan. “Hingga suatu hari saya bertemu dengannya lagi dan situasi berbalik. Inilah hidup. Kita harus berbaik sangka pada Tuhan dan jangan pernah menyerah,” kata Mario. (K3) n Delima Napitupulu/*

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

DAERAH minggu, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

3

Longsor dan Banjir di Tanggamus

±

Warga berharap pemerintah dapat membuat talut pada tebing bukit-bukit yang rawan longsor dan dilintasi jalan. Sayuti Rusdi

n LAMPUNG POST/SAYUTI RUSDI

BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR. Warga Pekon Talangrejo, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, tengah membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di ruas Kampungbaru—Kotaagung, Pekon Talangrejo, Sabtu (12/10). Hujan yang mengguyur sejak Jumat (11/10) hingga Sabtu (12/10) dini hari mengakibatkan longsor di dua titik di ruas jalur alternatif Kampungbaru—Kotaagung itu.

LintAS

Bantu Korban Kebakaran

Tiga Kelurahan Dapat Proyek P4IP

ASISTEN Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesrak) Lam­ pung Selatan Eddyar Saleh mengimbau warga Kelurahan Bumiagung, Kecamatan Kalianda, tidak membangun rumah di lokasi yang sulit dilalui kendaraan. Alasannya, jika terjadi kebakaran, mobil pemadam kebakaran sulit mengakses lokasi. Dia menyampaikan hal itu saat menyerahkan bantuan Pemkab Lamsel kepada korban yang rumahnya habis ter­ bakar. Bantuan diterima Syahroni, kepala Dusun Sukajadi, RT 18, Kelurahan Bumiagung, Kecamatan Kalianda, yang disaksikan Camat Kalianda Burhanuddin, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lamsel Zubaidi, Staf Ahli Bupati Hasan Afriansyah, dan Kepala Bidang Jaminan Pemberdayaan dan Pengembangan Sosial Dinsosnakertrans Ahmad Gustus. “Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza selalu mengin­ gatkan aparatur di tingkat kecamatan dan desa mengim­ bau para warganya agar berhati­hati terhadap api. Sebab, pada kemarau ini, sering terjadi peristiwa kebakaran. Begitu pun sebaliknya, pada musim hujan bencana banjir harus diwaspadai,” kata dia. (TOR/D3)

TIGA kelurahan di Kabupaten Tulangbawang Barat menda­ pat kucuran Proyek percepatan dan Perluasan Pembangu­ nan Infrastruktur Permukiman (P4IP). Dalam kegiatan ini disiapkan dana Rp250 juta/kelurahan. Kegiatan akan diserahkan kepada kelompok pengguna manfaat (KPM) yang berada di tiga kelurahan penerima proyek dengan prioritas pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jem­ batan, serta sarana dan prasana air bersih. Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum setempat, Baharu­ din, mengatakan kegiatan P4IP tersebut merupakan kegiatan perdana yang masuk wilayah setempat. Kegiatan tersebut mer­ upakan kegiatan yang dikelola Dinas PU Pengairan Provinsi. “Ada tiga kelurahan yang dapat dana P4IP. Kegiatan ini seperti kegiatan PNPM RIS yang dikelola langsung masyarakat,” kata dia, mendampingi Kadis PU Robinsyah, saat sosialisasi kegiatan tersebut, Kamis (10/10). Baharudin mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Oktober ini. Kini, pihak kelurahan sedang memfasilitasi masyarakat agar mempersiapkan kegiatan yang dilakukan. “Ini kegiatan yang masuk APBD Perubahan 2013 dan ditargetkan selesai pada Desember nanti,” kata dia. (MER/D3)

T

INGGINYA intensitas hujan di wilayah Kabu­ paten Tanggamus sejak Jumat (11/10) sore menyebab­ kan tebing setinggi 30 meter di ruas jalan Kampungbaru— Kotaagung di Pekon Talangrejo, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, longsor dan menutupi badan jalan. Aki­ batnya, arus lalu lintas macet selama sepuluh jam karena lumpur pekat bercampur batu menutupi ruas jalan. Sedikitnya ada dua titik long­ soran di ruas jalur alternatif Kampungbaru—Kotaagung ini. Pertama di sekitar tebing dengan ketinggian 30 meter yang ada di sekitar jembatan Way Sumpuk, Pekon Talangrejo, Kecamatan Ko­ taagung Timur, dengan panjang longsoran sekitar 30 meter dan ketinggian longsoran 2 meter. Longsoran kedua berada seki­ tar 100 meter dari lokasi long­ sor pertama, tepatnya di Pekon Tanjunganom, dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi 2 meter. Akibat tingginya inten­ sitas curah hujan yang terjadi sejak Jumat (11/10) sore hingga

Sabtu (12/10) dini hari, tanah dari atas perbukitan itu longsor dan sempat menutup ruas jalan Kampungbaru—Kotaagung. Hal itu membuat arus lalu lin­ tas yang melalui jalur alternatif terdekat yang menghubungkan pusat pemerintahan Pemkab Tanggamus dengan Kotaagung ini terputus total selama kurang lebih 10 jam. Jalur ini baru kembali nor­ mal setelah tumpukan lumpur bercampur batu dibersihkan warga yang bergotong royong sejak pukul 06.00, Sabtu (12/10). Beruntung kejadian ini terjadi saat hari libur kantor karena biasanya jalur ini padat oleh arus lalu lintas pegawai dan PNS Pemkab Tanggamus. Meski telah dibersihkan, kondisi jalan masih cukup membahayakan pengendara kendaraan. Selain berada di tikungan, banyaknya genang­ an air dan lumpur membuat kondisi jalan licin. Sebagian besar kendaraan yang melin­ tas di lokasi longsor langsung mengurangi kecepatan karena khawatir terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang basah dan licin di tikungan tajam.

±

“Longsoran di dua titik di Ta­ langrejo dan Tanjunganom ini selalu terjadi setiap hujan. Kami bo­ san memberihkan longsoran terus, kami berharap tebing bukit ini ditalut,” kata Helmi, kepala Pekon Talangrejo, di lokasi longsor. Banjir Selain longsor di ruas jalan Kampungbaru—Kotaagung, hujan yang cukup lama meng­ guyur wilayah Tanggamus juga mengakibatkan sejumlah ka­ wasan banjir. Di Kecamatan Kotaagung Timur, banjir me­ rendam sejumlah rumah di Pekon Talangrejo dan Dusun Ta­ langaman (Pekon Umbulbuah), dan menghanyutkan ribuan ikan di kolam milik warga. “Hujan membuat rumah kami terendam air. Air masuk rumah, seumur­umur tinggal di sini, baru kali ini rumah kami teren­ dam air. Rumah tetangga juga terendam air. Bahkan ribuan ikan di kolam saya habis ter­ bawa banjir,” kata Susi, warga Pekon Talangrejo. Banjir juga menggenangi per­ mukiman di Pekon Sinarsau­ dara dan Way Liwok, Kecamat­ an Wonosobo. Zaman, warga Pasar Wonosobo, mengatakan air datang dan menggenangi ru­ mah warga sekitar pukul 00.00, Sabtu (12/10) dini hari. (D3)

sayutirusdi@lampungpost.co.id

±

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


minggu, 13 OKTOber 2013

PARIWARA

LAMPUNG POST

4

LOWONGAN

PARIWARA AC Service AC...AC...AC...perbaikan penjualan, rental AC, Mysticool, segala jenis hub. Anugrah Teknik Mandiri 7199155,087899310100 Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470

AIRLINES TIKET TIKET MURAh Garuda, Sriwijaya, Merpati, Lion, Air Asia, Sky Aviation tiket diantar hub.GEMA TNT (0721) 486100, 7467967 SMS booking 081274777959

AhLI GIGI RAMA DENTAL ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. JL. Urip S. Smpng Tiga Pejajaran hub.087899516746, 0812.7945122

AKI home Accu, menjual berbagai aki br & second, tukar tmbh, membeli aki bekas, siap antar Jl.Pulau Legundi No.318 Sukarame BDL HP: 085379238828 Pin BB: 267C6F5E

BIRO JASA KURSUS STIR MOBIL Belajar mobil ADILA diantar jemput 360rb/paket, drop Bandara 95rb. Hub.07219369661, 081379640519

BIRO PERJALANAN TOUR & TRAVLE Revanda Tour & Travel mlyni tiket pesawat,Kereta Api,umroh&haji plus,paket tour, Jl.Panglima Polim No.1 (ruko perempatan PU) TKB, HP.0899.2252037 Pin BB: 33079092

BUS WISATA Sewa bus wisata DARMADUTA seat 32 Keselamatan penumpang tujuan kami, please call me 08154019822 www.busdarmaduta.com

ELEKTRONIK DIGITAL PARABOLA Digital Parabola system distribusi sales dan service sedia indovision, top TV, dll. Hub. 475331, 0811722855

ES CREAM Agung Jaya Es Cream trm pesanan es cream, aneka rasa duren, nangka, alpukat, strowberry, susu, dll hrg terjangkau siap antar di tmpt hub.081379740205.

fOTO COPY LAMPUNG fC, jilid hard cover/soft cover, spiral kawat, Jl. Wr. Monginsidi 23 B T.Karang, Bandar Lampung telp.0721256053, 08127272602, email: lampung_fotocopy@yahoo.co.id

fURNITURE Minimalis Produksi, interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern, Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166

GORDYN RN JAYA GORDYN trm pesanan grordyn,vitrace,vertical blind, horizontal blind, harga terjangkau Jl.Panglima Polim 15/22 HP. 085381123726 AzIzAh GORDYN trm pesanan,aneka model gordyn,vertical & horizontal blind,dll. u/ rmh & perkantoran Jl.Ki Maja dpn Gg.Al-Ikhlas(Gg.kedua) Way Halim. Hub.0813.7950.1632. SUPRI GORDYN terima pesanan gordyn vitrase import & lokal, kasa nyamuk, vertikal blind,herizontal blind dll , harga bersaing. Hub.0858.5142. 7293

INDEKOST Terima Kost NURUL fasilitas lengkap, Jl. Perintis Kemerdekaan No.18/24 Tanjung Gading hub. 0721-253967 Kost karyawan/ti, fas. Lengkap,parkir luas,lok. Enggal Hub : 0811791229 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590

INTERIOR SAfIRA INTERIOR, Spesial membuat kitchen set, pantry, lemari pnjg, kmr set, minibar, d.partisi, meja kantor, hub.0721-7164443,081379337474 NADIA INTERIOR, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 0811792863

KEhILANGAN STNK BE 7518 JN, Noka. MH32560027K312012, Nosin. 256311934, An. Suparni STNK BE 4178 EB, Noka. MH1JF 5128CK704806, Nosin. JF51E2702788, An. Siti Sundari STNK BE 4423 DQ, Noka. MH31KP001CK202682, Nosin. 1KP-203029, An. Komang Megawati STNK BE 5506 RI, Noka. MH1JFB116DK718517, Nosin. JFB1E1674545, An. Burhanudin STNK BE 4953 EL, Noka. MH1JF5132CK221921, Nosin. JF51E3194240, an. Ilmi Makrufah.

KESEhATAN Grosir/eceran herbal termurah, psn antar, xamton propolis dll. Hub. 0852.69728466

OBAT TELAT BULAN anda telat bln & lncr haid..?? kini ada solusi cpt & tpt ckp 1xpakai dlm wkt 3 jam d’jamin lgsg lncr 100% tuntas aman tnp efek smpg, OBAT BERGARANSI smpai tuntas hp.082169071222 IIN MASSAGE & lulur siap panggil. Hubungi. 0812.7990.1117, 0853.7726.6697, 0858.3279.9928, 0813.6991.1105 PIJAT TRADISIONAL PIJAT PANGGIL : keseleo, deeptisue, hernia, capek, swedis, wilayah Bandar Lampung ALI 085381567837 NISA MASSAGE Urat, terapi pengobatan, perawatan, bias dipgl hub.082181823301

KOLAM RENANG Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, ob at-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

KURSUS TEhNISI hP NVU ponsel service & kursus hp Jln. ZA Pagar Alam No.2 gdg meneng, bk kls mahir psti bs smua merk hp grnsi uang kembali Hub.0856.6977.7966

LABORATORIUM Animo Chemical & Lab: menjual bahan kimia industri & laboratorium, harga terjangkau Jl.Pemuda 126 dpn Chandra, HP.0812.7289997.

LAUNDRY Avica Laundry, cuci brsh 2 hr jd menerima, pakaian, badcover, gordyn & ambal, aman rapi higienis Cuma R p.4.000 antar jemput hub.085768120396

MESIN -MESIN MESIN CETAK Dua mesin cetak offset TOKO 910 & computer langsung Lincah Store Jl.Pemuda No.94 Tj Karang seberang Ramayana.

MESIN fOTO COPY PT Buana Citra Abadi copy machie sales/rental/service mesin foto copy dan prlkpn, jual Toner digital Cuma 70.000/kg.hb. 0721-7144481, 085269405389 CV. Mitra Abadi jual, sewa, perbaikan, suku cdg, tinta, foto copy, msn Analog & Digital. Hub. 7505050, 0812. 7909898

MUSIK Sinarta Musik Ent sedia musik tradisional Tapanuli u/ Resepsi nikah,ultah,b. taon srtua. Hub. 085216105475 E. Sinurat, M.Kes, Jl.RA.Basyid,Jl.Kapt. Subh No.21 Lb Dlm Bdl.

PERALATAN MUSIK ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

PERCETAKAN REIhAN JAPUNG CREATION trm cetak & foto copy, undangan pernikahan, Yasin,banner,brosur,nota, memo, kop surat/amplop,krt nama, piagam, sampul rapor/ijazah,dll,hrg terjangkau. Hb. 0852.6963.7951.

PhOTO STUDIO Asmoro Color Photo Studio & Shooting. Trm cetak foto, panggilan resepsi pernikahan, wisudawan, khitanan,ultah dll jual alat listrik & sembako Jl.Untung Suropati 67 Lb Ratu HP.085357260870

PELATIhAN hIPNOTIS PELATIHAN & PRIVAT HIPNOTIS. G A R A N S I B I M B I N G A N MA H I R . HUB.0857.68627777

PENDIDIKAN PRIVAT Guru krmh smw Pljrn SD,SMP,SMA, Ngaji SMPOA 7503131, 081369152541 Privat Al-Ghani semua pelajaran SD, SMP, SMA & mengaji. Guru datang ke rumah. Hub. 0853.80402139 Privat Sahabat Edukasi : guru dtg kerumah semua pljrn TK, SD, SMP, SMA, Umum & mengaji 5 org gratis 1 hub.0721-7511559, 081279199569 Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:07217481330, 0857-68003557 Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji, guru dtg ke rmh, professional & sabar, siap UN, semester. hub. 07213667558, 0813 69 277 269 

PELUANG USAhA Anda memiliki perusahaan namun belum memiliki website, segera hub. Enggo: 085766755571 kami akan melayani anda dengan baik.

DANA TUNAI Dana pasti cair*,jmnan SHM, Instrumen Bank,No.BI Checking, semua jenis usaha, Prgrm kmtraan usha tnp jmnn, Prses cpt slrh Indonesia, trm agen. Hub. 082113082186, 081318883604 Dana Tunai 1M-300M,Pryk perke bunan,Pertambangan,Prperty,Jm n SHM,NO BI check,Bunga 0,8%,No Provisi, AdB Elly 081283794934,Vian 08561138743,Yesi 081290006187, Vina 081212690325

PROPERTI ALUMINIUM Maju Makmur jual canopi, besi, stenlis, kusen, folding gate, krey Jl.P.Morotai No.69. Hb. 7471238, 773500 Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

CANOPY SPESIALIS Canopi, pagar, tralis dll, bergaransi,

KIOS DIKONTRAKAN Dikontrakan Kios ada kamar mandi, Jl. Tupai/Bhakti 21 Kedaton, istimewa. Hub. 0721-786891

RUMAh DIJUAL Jual cepat rumah di Tanjung Agung,

pung (tp) hub. 087885821828

pung (tp) hub. 087885821828 Dijual 2unit rmh @T/B=128/80M, SHM,3KT,2KM,parkir 2 bml,Jl. Aster

CV Aneka Marmer Dist marmer

No. 5 Rawa Laut Enggal 100% baru

& granit lokal import. Trm pasang

Hp: 082372194569

Hb.0812.72224222

PAGAR PANEL BETON CV.SAMPOERNA KARYA (Bentuk Pagar Sistem Join nat/Laki,Perempuan hub.08117216900, 085369958999

KEBUN DIJUAL Kebun luas ± 9437 M (SHM), Subang Lamsel seharga 20 rb/m, nego 20/m nego hub.0721-7465323

Rmh JL.Basuki Rahmat No.45/45 smpg apotik nova/fas lgkp, tlp, pam, lstrk, (bs u/ dagang) hb.484266,481196, 08127953091,08127913140

kota, 12 Lt, 4KT, 2KM, carford. Hub.

Bintara, Kel. Sukarame, Bandar Lam-

Ruko P. Antasari 153 i dpn Giant.

081369341616, 081996836226

Tanjungkarang Timur, Bandar Lam-

Jual cepat rumah di Sukarame I, Jl.

lantai, dinding, meja, tangga dll.

Enggal Bdl, 4KT, 2KT, listk, air Jetpam,

Rmh dikontrakan, akses pusat

0853.78008111.

MARMER

Rmh dikntrkn Jl. Mawar No. 52

Jl. Gajah Mada & Jl. hayam wuruk,

harga bersaing. Hub. 0852.08332414,

BAhAN BANGUNAN

DIKONTRAKKAN

Rmh SHM,T/B 136/80, 3KT, 2KM,

0821.81050309 Ali Lahadar.

RUKO DIJUAL Dijual Ruko Jl. Tengku Umar / Kedaton Tanjung Karang (depan Korem) Hub : 08127984788

DIKONTRAKAN Dikontrakan RUKO 2 lantai, berikut rumah tempat tinggal dibelakangnya,

List 900 w, S.bor, RM,RT, RK, RS,

JL. P. M Noor No. 28B, fas list, telp,

DP, Jl.P. Singkep, Sukabumi BDL

pam. Hub. 0721848266/481196,

hb.082373964443,085381560039 hrg

08127953091/08127915140

180 jt ng Jual rmh LT 1530 m2, LB 425 m2, Jl. St. Badarudin dpn SMPN 7 Gdg Air Bdl, hrg 2 M. Hub. 0812.7202460. Dijual rumah SHm LT/LB 110/110 m2, 5KT, Jl. WR. Supratman dekat Polda Lpg. Hub. 0812.7272.8422

TANAh DIJUAL Tanah & bangunan rmh tinggal luas 267 m2 LT 1110 M2, Jl. Stadion Tejosari metro timur metro, nego hub.0725-41419 Dijual sebidang tnh darat pinggir jln Lintas Sumatera, 10452 m2 smpg

pom bensin dpn RM tahu sumedang Terbanggi Besar Lamteng hrg 200 rb/m ng hub.rahmat 081382858980 Tnh 4500m: 2,1 Ha;2,2 Ha;1,1 Ha,semua tepi Jl. Ry Trans Sumatra Kalianda, cocok u/ SPBU Hub: 085369480372 Tnh 740 M2,ShM, Jl Bandar Agung (Jl.A. Salim atas dkt Villa Lamban Gunung) Kaliawi Jl Aspal 4m Rp.150 Jt Hp.085367053258 Dijual tanah, SHM, luas ± 1.7 HA, di Jl.Bhayangkara Kel. R.Basa Raya B.Lampung tanpa perantara hrg Rp.350.000/m2 hub.082176423976, 081369777035 Tnh ls 720m2 lb muka 22m,shm,pgr jln, Jl.Sisingamangaraja Bdl. Hb.Asep 0721-9350726-Desy 087899161691

TANAh DIJUAL/DIKONTRAKAN Tnh + bngnan diatasnya,SHM, Luas 388 m2, fas lgkp listk,pam,tlp, Jl.MS. Batubara No. 137 (dpn Macan Putih) Kupang Teba BDL. Hub. (0721) 484266/481196, 08127953091, 08127915140

TANAh KAVLING Dijual cepat Kav. Komplek Perumahan cck u/ villa atau hunian, view laut, di Tanjung Karang Timur Ls 1000 m2. Minat. 0813.17733669, 0817.6692.277

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 85 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PARKIR LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888

PENGOBATAN Sakit kulit & kelamin, gatal-2, herver, go, kutil, lemah syahwat, kanker dll. Hub.0878.23006200.

RUPA - RUPA ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rembes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Limbah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. hELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

ATASI MAMPET Ahli Atasi Mampet Saluran Air, WC, Westafel dll, tanpa bongkar garansi hub. 082178790789 SEDOT WC & atasi MAMPET stndby 24 jam hub.0721-7971-222, 08217992-4000 Spesialis Atasi Mampet Sal. Air, Wastafel, WC dll, tanpa bongkar garansi, bisa kuras sumur. Hub. 082180803233.

SEDOT WC SEDOT TINJA/WC pakai mbl tangki & atasi mampet slrn tnp bkr, dlm & luar kota, bs sewa toilet portable. 07217400060, 085377528233

STEAM STEAM MOTOR ELfITARA trm steam mtr hidrolik,cpt brsh,wangi,mngkilap spti baru,hrg trjngkau, Jl. Untung Suropati 74 Lb Ratu, 0812.71647979

STIKER N2 CUTTING STICKER trm grosir & eceran,pemasangan,pemesanan sticker khs motor & mbl, psg kaca film dll Jl.Imam Bonjol 123 Hub.0823.72272728

SANGGAR BUNGA LYDIA fLORIST menerima pesana bunga papan sewa/lepas u/ pernikahan, sukses, duka cita dll. Dpn SMU Arjuna Enggal. Hub. 0821.81684111.

SALON SALON hELDEN’S 1 & 2, perawatan rambut, kecantikan, kuku, badan dll Jl.P.Legundi No.235 C + Jl.Diponegoro Gg.Langgar TB, HP.0813.66426959

INTAN SALON. Pootong rambut, bonding, spa, lulur dll, Jl. P. Senopati Blok 2. Hub. 0897.1034343

PT Planet Natar & Kedaton membthkn tenaga penjual, pramuniaga pddkn & target, tdk dibatasi hub.Ritian,SE 08127966834,082375289378

Dibthkn SALES OLI yg brpnglmn minimal 2 thn diutamakan yg byk relasi bs kerja partime, gaji+bonus penjualan hub.081540888370, 0721483963

JAYA MUDA terima sambung rambut mulai 150rb perkepala dll, Jl. Narada Jgbaya I hub.085267962200

Wanted Drafter, Wanita, min. D3/STM Cert & 2 yrs exp AutoCAD, Sketchip & Adobe Skills req. Email: buanaciptajaya@gmail.com.

Dibthkan lls SMU/sdrjt u/ diddk & dijdkan guru TK/Paud Hub: Mitra husada Jl. P. Antasari 45 Telp.07217389481,085768322244

CARIER/ShIPCREW DI KPL PESIAR 085717376376, Jobrccl@gmail. com, www.rccl.com

Dbthkn PR&KS, P&W Mx 25th, pdkn SMA maintanance, pria mx 25th

SERVICE Irwan Jaya Teknik trm service msn cuci,tv,genset,pompa air,kipas angin & trm servis panggilan, bisa tkr tmbh dll Jl.Samratulangi 77 Hub.085669964499. DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin, strika dll (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812 “CENTRAL SERVICE” kompor gas semua merk,garansi 1 th. Hb.0823.7511.8477

SUMUR BOR Kheisya pembuatan sumur bor, mesin, servis pompa air, jual zetpump/ pompa submarsibel 0858.4099950/ 0853.78524554. Untung Sumur Bor, menerima jasa pembuatan sumur bor pakai mesin utk slrh Lampung hrg nego hub.082178224555, 085769957841

TAILOR Berlian Tailor trm pesanan jahitan pria & wnt, seragam kantor,lapang an,jas,safari,busana muslim,sedia bahan halus & kasar Jl.Imam Bonjol 169 HP.0853.7775007 Penjahit DUKIN trm pesanan jas, psr, psh, pdh/seragam kantor, Jl.Sukardi Hamdani Palapa 5 Lb Ratu No.05 HP.0853.66776222 MAWAR TAILOR trm pesanan jas pengantn, beskap psr, psh,pdh & seragam kantor Jl.Hayam Wuruk Kedamaian No.154. hub.0812.7224546, 0721-7353838

WARUNG MAKAN Warung makan khas Nusantara trm psnn nasi kotak/bungkus,catering, hrg terjangkau Jl.Bumi Manti 29 KP Baru HP.082131321112, PIN BB 32E18095

PESISIR BARAT hOTEL hOTEL KRUI SYARIh Kab. Pesisir Barat blkamg SD Psr Krui, bersih, > 3 hr/romb. disc. Hub. 0813.8009.9255, 0728.51632.

PUSAT hERBAL “hENDRA” (Aman & Terbukti) Menjual Suplemen : ~ Tambah Tinggi ~ Tambah Gemuk ~ Langsing Sertifikasi : BPOM, RI, DEPKES, MUI, dll.

Hub : 081977901801

(Pin : 24C79770) *terbuka u/ agent

PROMO DISKON 10%

pdkn SMK all jur Helper pria mx 25 th pdkn SMK-SMA lmrn lgkp dtg lgsg Jl.Tembesu No 8 Campang Raya BDL Dibutuhkan segera : Tehnisi Listrik yg berpengalaman & waitres antar lgs ke Tanaka Karaoke Jl. Yos Sudarso No. 272 – telp. 0721482304 Bth cpt PRT, baby sitter, pegawai toko, dan restoran u/ jkt batam, gj 1 jt s/d 3 jt, lsg kerja hub.081225085900


minggu, 13 OKTOber 2013

LAMPUNG POST

PARIWARA 5

otomotif AC mobil bengAwAn AC: trm serviec AC Bis & mobil, pasang baru & seken, bergaransi, Jl. Soekarno Hatta No.007, HP.0852.69012323.

bAUT empu Jaya baut jual anekajenis baut berbagai ukuran, Jl. Raya Hajimena No. 17 Lamsel. Hub. 0812.78.883440

oli oli Chevoil tekhnologi Amerika kwalitas terjamin beli 1 dus bns 40 point, jenis hylux sintetic bns 80 point dpt 200 point bns HP Cross, 2600 point bns blackberry curve 9230, 4000 point sepeda sport/TV LCD 32, 13.600 Point motor honda vario off the road, 156.000 point mobil new avanza 1.3 EM/T off the Road hub.Distributor chevoil lampung Jl. Yos Sudarso 130 telp.483963, 081540888370

mobil DisewAKAn APRi RenT CAR, sewakan sedan pengantin, innova, avanza, xenia, hub. 081379897400, 081279456659, 082375292647

AlvAn Rent Car menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan. Hub. 0853.66908998, 0852.67268999. Joni niAgA RenT CAR: Inova, Kijang Capsul, Avanza, Xenia, APV, Altis, ALphard. Hub. 7403700, 7692086, 0812.7264905 ****** oonK RenTAl CAR ****** Sewakan Sedan Pengantin, Innova, Avanza, Xenia. Hub: 0721-7471813, 0811.799813

n

mobil DiJUAl DAiHATsU espass Pu’04, hitam, 33 jt nego hub.081379766664 XeniA 1.0 DlX li Family vvti 2007 & 2008, hitam met hub. 0858.8530.4345, 0857.1085.9313 XeniA 1,3 DlX Xi Family vvti 2008, hitam met hub. 0858.8530.4345, 0857.1085.9313

HonDA Honda City, merah, 2001, BE 1574 AP, 85 jt ng, hub. 085366628888, 08127245632 CRv 05 AT/2.0,jok klt,TV,Var,Ex Dox,BE Kdy,KM 69 rb,mls,Hub. 081369040485 TP.

CRv 2.0 AT Th.2006. Silver Stone. BE (Kodya). Harga 165 (nego). Hub. 081271119803 (SMS & telepon). Honda City iDsi Th’2004 Manual, Gold Met, Plat B, mobil bagus & terawat. Hub. 0812.7221250.

isUzU Panther new Hi grede, wrn hijau’2000, 87 jt, hub. 0852.7980.5927. Panther new Hi grade th’98 kodya, pajak panjang juni, Ban baru semua, radial, central lock ac double blower hrg 87 jt ng, hub.085269794627

miTsUbisHi mit.Truck’10,3 Unit @ Rp.385 JT, tangki 6x2’06 Rp. 375 Jt, Hub. 0811720573

nissAn

0819698979.

nissAn mARCH ’20011 AT, pjk pjg, terawat sekali, pakai sendiri, harga nego. Hubungi 0811.722709

innova type v, euro 2008, solar, hitam, sangat terawat, tidak kecewa, Hp. 0811799188, 082179177333

nissan X-Trail, warna silver, 2004, hrg nego, hub. 0813.7949.2222.

Kijang PU TH 2002 plat B, hitam, orsl 70 jt nego hub.082185390876

nissan march’2011, hitam, pjk panjang,terawat, pakai sendiri harga nego hub.0811722709

innova type g ’07, Silver, pajak panjang, full variasi. Hub. HP.0813.79671991

sUzUKi Futura Realvan’04, biru, 50 jt nego hub.081379766664 suzuki Jimni th 2002 BE Kodya & suzuki siera th 1983 BE Kodya Hub : 0812-72244455

TimoR TimoR DoHC, wrn hijau’97, over kredit 25 jt hub. 0852.7980.5927.

lancer eX 2.0, th 2010, hitam, barang bagus & mls, ex wanita. hb. 0813.6955.5520.

TimoR’98 SOHC, Pribadi, B, AC, CL, RT, remote, PS, Hitam, Rp 37 Jt . Hub. 0821.11469913.

Kuda super exced’01, solar, merah, ACDB, PS ,PR, RT, Be Kodya, Orisinil 78 jt nego hub.0821.8539.0876

Camry glX 01,bln 9,htm, BE, mls, tgn 1, Ors, H 89 Jt/Ng 9900088,

ToYoTA

Kijang pick up’96, hitam, siap bekerja, 50 jt nego hub.081379766664 Rush s’08 A/T, plat B, pjk pjg, silver met, mbil bgs & terawat hub. 08127221250 vios limo’08 silver, orisinil, siap pakai, hrg nego hub.081379766664 s g X’97 hijau met 90 jt nego hub.081379766664 Hilux DC Type g’10 akhir, tgn 1 dr baru, KF V-Cool, servis rutin toyota, bbm irit, acc.toyota(turbo timer, spion kcl,tnduk dpn), 260Jt. Hb.081379264444 Kijang inova tipe g, full orisinil TV, tangan I ban baru 0821.8539.1999


CMYK

±

NASIONAL

INTERNASIONAL minggu, 13 OktOber 2013 LAMPUNG POST

±

CMYK

±

Ferry Kurnia Rizkiyansyah Kami hanya menunggu keputusan rekapitulasi di tingkat provinsi. Kalau nanti ada satu dua yang belum menetapkan kami akan informasikan juga.

6

KPU Buat Ambang Batas DPT

L i n ta s Korut Desak as setop Latihan Militer KOREA Utara mengeluarkan satu peringatan baru mengenai perang besar dan mendesak Amerika Serikat menghentikan pelatihan militer. Komisi Pertahanan Nasional Korut (NDC), yang dipimpin Kim Jong­Un, mengatakan pemerintah AS harus mencabut sikap permusuhannya dengan Korut jika meng­ inginkan perdamaian di Semenanjung Korea dan daratan AS. “Amerika Serikat harus mengingatkan kembali bahwa aksi­ aksi provokatif yang sembrono akan menghadapi serangan­ serangan balasan dan menimbulkan perang total keadilan bagi satu bentrokan akhir dengan Amerika Serikat,” kata pernyataan seorang juru bicara NDC yang dikutip kantor berita Korut KCNA. (ANT/U1)

Obama Puji nominator nobel Pakistan PRESIDEN Amerika Serikat Barack Obama dan istrinya, Mi­ chelle, menerima pegiat sekolah Pakistan, Malala Yousafzai, di Ruang Oval Gedung Putih, Jumat (11/10). Pada hari kega­ galannya memperoleh penghargaan Nobel Perdamaian, kelu­ arga Obama memuji Malala (16) atas inspirasi dalam bekerja atas nama anak perempuan di Pakistan. “Amerika Serikat bergabung dengan rakyat Pakistan dan banyak yang lain di seluruh dunia untuk merayakan kebera­ nian Malala dan tekadnya untuk memajukan hak seluruh perempuan untuk bersekolah dan mewujudkan impian mereka,” kata pernyataan Gedung Putih. Anak perempuan yang berusia 16 tahun itu dan ditembak Taliban karena memperjuangkan hak perempuan untuk mem­ peroleh pendidikan, gagal memperoleh hadiah Nobel. Komite Nobel Perdamaian memilih Organisasi Pelarangan Senjata Kimia sebagai pemenang nobel tahun ini. (ANT/U1)

Kapal imigran tenggelam 33 tewas

±

KAPAL pengangkut 250 imigran asal Afrika terbalik dan tenggelam di perairan antara Malta dan Italia. Sedikitnya 33 orang dilaporkan tewas dan sebagian orang belum ditemukan dalam insiden pada Jumat (11/10) waktu setempat. Satu pekan sebelumnya kecelakaan kapal menewaskan lebih dari 300 orang di dekat pantai Italia, kata laporan media setempat. Menurut stasiun televisi Rai, 33 mayat termasuk beberapa perempuan dan anak kecil sejauh ini telah ditemu­ kan, setelah kapal yang dipenuhi penumpang terbalik saat para pendatang itu berusaha menarik perha­ tian satu pesawat militer yang terbang di atas wilayah itu. Menurut laporan awal, sebanyak 50 orang telah meninggal setelah kapal itu terbalik. Satu kapal patroli Angkatan Bersen­ jata Malta (AFM) menjadi yang pertama bergegas ke tempat itu, lalu diikuti oleh dua kapal Angkatan Laut Italia yang menerima tanda bahaya dari Pemerintah Malta. Beberapa helikopter melemparkan jaket pelampung dan rakit ke laut. (ANT/U1)

n ANTARA/SATYA BATY

PERinGatan BOM BaLi. Salah seorang relawan Bom Bali I, Bambang, bersama sejumlah pengunjung menggelar doa saat peringatan ke-11 Bom Bali I di Monumen Kemanusiaan Ground Zero di kawasan Legian, Denpasar, Sabtu (12/10).

aDVERtORiaL

Program Prioritas Ridho Perbaikan Infrastruktur ±

SALAH satu daya dorong pem­ bangunan daerah adalah in­ frastruktur. Sebab, infrastruk­ tur yang baik membuat lancar pembangunan di segala bi­ dang. Untuk itu, calon guber­ nur dan calon wakil gubernur Lampung, Ridho Ficardo­ Bachtiar Basri, memprioritas­ kan perbaikan infrastruktur di awal pemerintahannya saat terpilih nanti. Hal itu dikatakan Ridho di hadapan warga pada berba­ gai kesempatan pertemuan. Salah satunya saat pertunjukan wayang kulit di Purworejo, Kecamatan Negerikaton, Pe­ sawaran. Pertunjukan wayang kult semalam suntuk itu meng­ hadirkan dalang Ki Enthus Sus­ mono yang menampilkan lakon Jumenengan Parikesit. “Dengan begitu ke depan Lampung akan menjadi provinsi terdepan dalam segala bidang,” kata Ridho yang disambut teriakan dukungan dari warga. Menurutnya, saat ini Lam­ pung menjadi salah satu

±

±

provinsi termiskin di negeri ini. Memang sudah akan per­ baikan di sana­sini, tetapi belum juga memnuhi harapan masyarakat. “Jika saya dan Pak Bachtiar Basri terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, Lampung harus bisa maju dan terdepan khususnya di Suma­ tera,” katanya. Pada kesempatan itu, calon yang bernama lengkap Mu­ hammad Ridho Ficardo itu juga menyampaikan apresia­ si terhadap sambutan warga atas pertunjukan itu. “Saya berterima kasih kepada selu­ ruh warga masyarakat yang telah hadir dan menyambut baik acara ini. Malam ini adalah kegiatan wayangan pertama yang diadakan di Kabupaten Pesawaran, dan memang khusus untuk war­ ga,” kata Ketua DPDP Partai Dmeokrat Lampung itu yang langsung disambut tepuk tangan dan ucapan “Rid­ hooo... Ridhooo... Ridhooo... Yesss” oleh warga. (U10)

CMYK

n MI/ROMMY PUJIANTO

DisKUsi Dinasti atUt. Para pembicara (kiri ke kanan) Juru Bicara Ratu Atut Chosiyah, Fitron Nur Ikhsan, Ketua Balitbang DPP Golkar Indra J. Piliang, moderator Jaka Lelana, pengamat politik Heri Budianto, dan Ketua DPP PDI Perjuangan Arief Wibowo dalam diskusi bertema Dinasti Atut cenat-cenut yang digelar di Jakarta, kemarin (12/10).

ada Hakim Lain Bersama akil Pada suap Pemilukada Gunungmas sebesar Rp3 miliar itu akan diambil semuanya oleh Akil atau akan disalurkan Akil kepada hakim lainnya. Mustaan Basran KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Ketua nonaktif Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar karena diduga me nerima suap sengketa Pemi­ lukada Kabupaten Gunungmas dan Lebak. Dalam sengketa pemilukada di MK, ada tiga hakim konstitusi yang terlibat dalam sidang panel. Sedan­ gkan putusan harus melibatkan sembilan hakim dan setiap hakim memiliki hak untuk memberikan pendapat. Menurut pengamat hukum pi­ dana Universitas Indonesia, Gan­ jar Laksmana Bonaparta, besar kemungkinan adanya dugaan ket­ erlibatan hakim lain dalam kasus itu. “Kemungkinan ada keterlibatan hakim lain, tapi harus dibuktikan. Tidak mudah, kecuali melihat aliran uang suap itu,” kata Ganjar saat dihubungi, Minggu (12/10). Berdasarkan kronologi kasus yang diungkap KPK , menurut Ganjar, suap diberikan kepada Akil Mochtar pada Pemilukada

Gunungmas Rp3 miliar meru­ pakan keseluruhan. Sehingga apakah uang itu akan diambil semuanya oleh Akil atau akan disalurkan oleh Akil kepada ha­ kim lainnya. “Kalau semua diterima Akil, apa­ kah semua dia ambil atau dia seba­

K

alau dari Akil tidak mengetahui suap itu, apalagi keterlibatan hakim lain. Silakan dibongkar untuk meluruskan persoalan.

gai penyalur. Makanya KPK harus telusuri aliran uangnya. Itu bisa mengungkap keterlibatan pihak lain atau tidak sehingga hakim lain perlu diperiksa juga,” kata dia. Dalam sengketa pemilukada, selain Akil, ada dua hakim yang terlibat dalam sidang panel, yaitu Anwar Usman dan Maria Farida Indrati. Menurut kuasa hukum Akil, Otto Hasibuan, kliennya tetap tidak

mengakui menerima suap karena tidak terjadi proses serah terima sehingga tidak mungkin ada hakim lain yang terlibat. Jika ada indikasi seperti itu, Otto meminta agar segera dibongkar. “Kalau dari Akil tidak mengetahui suap itu, apalagi keterlibatan hakim lain. Silakan dibongkar untuk melu­ ruskan persoalan,” ujarnya. Otto menilai KPK telah melakukan kesalahan fatal dengan melakukan pemblokiran dan menyita aset­aset milik Akil dan keluarganya yang tidak berhubungan dengan dugaan suap itu. “Saya melihat ada kekeliruan, pasal yang disangkakan 12c dan Pasal 6, yaitu tentang suap karena tangkap tangan KPK suap. Uang pun sudah di tangan KPK. Jadi yang dicuci apa? Kalau ada aliran dana mencurigakan, sangkakan dulu pencucian uangnya, lalu ungkap aliran uang mana? KPK telah melakukan kesalahan fatal,” kata dia. Menurut Otto, KPK sudah mem­ blokir seluruh rekening milik Akil dan istrinya Ratu Rita Akil. Bahkan rekening gaji dan harta yang sudah dilaporkan ke KPK dalam LHKPN pun disita. “Apa kaitannya dengan suap?” ujar Otto. (MI/D2)

mustaan@lampungpost.co.id

±

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) membuat ambang batas tole ransi penetapan daftar pemilih tetap (DPT) kabupaten/kota. Jika data bermasalah di bawah seribu orang, DPT boleh ditetap ­ kan. Staf Ahli Tim Teknis KPU Partono Samino mengatakan menjelang penetapan DPT kabupaten/kota ini, selu ­ ruh komisioner KPU akan merancang sebuah rambu­ rambu. “Kalau partai punya threshold (nilai ambang), kami juga. Hari ini atau seka­ rang, KPU masih akan mera­ patkan. Jadi, kalau datanya bermasalah di bawah 1.000 orang per kabupaten, boleh menetapkan. Tapi itu hanya usulan,” katanya, kemarin (12/10). Ia mencontohkan misal­ nya Kabupaten Tulungagung memiliki data 153 dari 856 p e m i l i h ya n g m a s i h b e r ­ masalah dan Kabupaten Jembrana terdapat 94 dari 253 pemilih yang masih ber­ masalah. Adapun permasala­ hannya, salah satunya karena NIK yang nihil. “Kurang dari lima unsur itu saja sudah kami anggap bermasalah un­ tuk memastikan betul keaku­ ratan data kami,” kata dia. Kemudian, sambung dia, dari pemantauan kabupaten/ kota yang bermasalah terse­ but, KPU akan membuat keputus an, bagi daerah yang tidak punya masalah agar segera menetapkan DPT. “Sementara bagi daerah yang masih punya masalah di bawah 1.000 per kabupaten/ kota boleh menetapkan DPT­ nya, sedangkan yang di atas 1.000 per kabupaten jangan dulu. Tapi ini baru usulan, bisa saja 1.000 per kabupaten atau 3.000 per kabupaten atau 5.000 per kabupaten. Keputusannya tetap ada di komisioner KPU,” kata Partono. Terkait penetapan DPT itu, komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan hingga kini pihaknya tinggal menunggu penetapan DPT di tingkat kabupaten/kota. Sete­ lah itu baru ditentukan apakah harus diketuk palu penetapan DPT­nya besok atau diberi per­ panjangan waktu. “Ini kan ranah penetapan­ nya di kabupaten/kota, kami hanya menunggu keputus­ an rekapitulasi di tingkat provinsi. Kalau nanti ada satu dua yang belum mene­ tapkan kami akan informasi­ kan juga,” ujar Ferry saat dihubungi kemarin. (MI/U1)

Lawan Kecurangan Dam dengan Bank Islam SEORANG pria Arab Saudi mendorong kambing gunung dengan mengangkat dua kaki belakangnya saat wartawan masuk ke pasar hewan kurban di Distrik Ka’kiyah, Mekah. Berbagai jenis hewan ternak untuk kurban dijajakan peda­ gang di sana. Kambing gunung, domba afrika, bahkan unta berada di dalam kandang­kandang yang dibuat seadanya dengan pagar­ pagar kayu. Calon pembeli bisa membawa hewan itu ke tem­ patnya atau langsung dipotong di tempat yang memang telah disediakan di pasar. Tidak hanya warga setem­ pat, banyak pula jemaah haji dari negara lain datang ke pasar berjarak sekitar 13 km dari pusat Kota Mekah itu. Di antara mereka, terlihat pula rombongan­rombongan

n ANTARA

DaM. Sejumlah petugas pemotongan hewan menunggu konsumen di kawasana Ka’kiyah, Mekah, beberapa waktu lalu. Hampir seluruh jemaah calon haji Indonesia membayar denda (dam) dengan minimal seekor kambing/domba karena melaksanakan haji tamatuk. jemaah asal Indonesia ber­ bondong­bondong ke pasar itu. Mereka umumnya hen­ dak membayar dam (denda) karena telah melakukan haji tamatuk.

±

Seperti Sobari, salah satu anggota rombongan jemaah haji asal kloter 33 embarkasi Solo, mengatakan dia dan kelompoknya dibawa seorang pria yang mengaku akan mem­

±

±

bantu mencarikan hewan ke pasar itu. “Kami dilihatkan kamb ­ ing yang mau dipotong,” ujar Sobari kepada Direktur Jen­ deral Penyelenggara Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, di depan tempat pemotongan pasar hewan Ka’kiyah. Pria yang dimaksud So ­ bari—yang diketahui ber­ inisial FH—itu akhirnya dige­ landang petugas keamanan pasar. Anggito menjelaskan modus penipuan terhadap jemaah haji biasanya dengan mempermainkan harga, tidak membelikan hewan titipan semua jemaah dan banyak lagi lainnya. Padahal potensi dana dam jemaah haji asal Indonesia setiap tahun sa­ ngat besar, mencapai Rp250 miliar. Berkaca pada pengalaman

untuk menghindarkan ke­ mungkinan penipuan atau permainan yang merugikan jemaah haji tersebut, Anggito mengatakan ingin bekerja sama dengan Islamic Deve­ lopment Bank (IDB) untuk mengelola pembayaran dam. Sehingga daging hewan itu, lanjutnya, diharapkan juga bisa dikirim ke Indonesia u nt u k d i d i s t r i b u s i k a n d i Tanah Air. “Semua proses yang kami lakukan transparan, terjamin, dan telah dilakukan serti­ fikasi,” kata Kepala Bidang Komunikasi IDB Khaled Naser kepada Anggito dan rombon­ gan wartawan Indonesia saat berkunjung ke rumah pemo­ tongan unta dan sapi yang dikelola pihaknya di kawasan Moisseim, Mekah. (MI/U1) n Iskandar Zulkarnain

CMYK

±


CMYK

±

minggu, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

CMYK

±

±

OLAHRAGA 7

VARIA SPORT Subhan Tolak Lempar Handuk

±

±

NASIB sial menghampiri pereli juara nasional, Subhan Aksa. Pembalap yang mengusung bendera Firna Bosowa Rally Team (FBRT) itu tidak bisa menuntaskan balapan pada hari pertama Indonesia Rally Championships putaran II di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (12/10). Pereli yang akrab disapa Ubank itu mengalami kecelakaan pada SS 2 di daerah Pasar Listrik karena mobilnya jatuh menukik setelah jumping. Akibatnya, dek mobilnya copot dan oil cooler-nya rusak. Kejadian ini tentu disayangkan Subhan. Apalagi sebelumnya, di SS 1, dia mencatat waktu tercepat dan unggul 2,1 detik dari pembalap tercepat kedua. “Tadi waktu kami melewati jalan sedikit di luar perhitungan. Dan mobil jatuh menukik,” kata Subhan. Akibat tidak melanjutkan SS 2 ini, Subhan pun kehilangan waktu 5 detik dan ia total kehilangan waktu 20 detik untuk ajang Kejurnas. (MTVN/O2)

Indonesia Pastikan Satu Gelar INDONESIA memastikan meraih satu gelar dari tunggal putra kejuaraan bulu tangkis Blibli.com Flypower Asia Youth Under 17 dan U-15 Championships 2013 setelah terjadi final sesama pemain Indonesia. Kedua pemain yang melangkah di babak final tunggal putra U-17 tahun, yakni Enzi Shafira dan Firman Abdul Kholik, setelah mereka menyingkirkan lawannya di babak semifinal, Sabtu (12/10). Enzi yang menempati unggulan keenam menyingkirkan rekannya, Andri Wijaya, dengan 21-15 dan 21-14. “Saya sudah bertemu Andri dua kali dan selalu kalah. Akan tetapi, kali ini saya berhasil menang, meskipun saya sempat tegang,” ujar Enzi. Enzi meneruskan kemenangannya, setelah pada babak perempat final sebelumnya pada Jumat (11/10) menundukkan rekannya, Panji Ahmad Maulana, dengan 18-21, 24-22 dan 25-23. (ANT/O2)

Marquez Fokus Ladeni Bradley JUAN Manuel Marquez sudah tak lagi muda, usianya sudah kepala empat (40 tahun). Meski demikian, petinju asal Meksiko ini belum punya bayangan kapan akan gantung sarung tinju. Petinju berjuluk El Dinamita itu masih belum tahu, apakah setelah pertarungan melawan Timothy Bradley akan jadi pertarungan terakhir dalam 21 tahun karier profesionalnya selama ini. “Saya tidak tahu, saya benar-benar belum tahu. Mungkin sudah waktunya untuk pergi (pensiun). Tapi kita lihat saja nanti,” tutur Marquez, sebagaimana diwartakan ReviewJournal, Sabtu (12/10). Marquez tengah mengincar gelar kelas welter versi WBO yang saat ini masih melingkar di pinggang Bradley. Dini hari tadi, Marquez berencana merebutnya. (MTVN/O2)

±

Pembalap Redbull Tercepat di Suzuka

±

PEMBALAP Redbull Renault, Mark Webber, menorehkan catatan waktu tercepat di sesi kualifikasi Grand Prix di Sirkuit Suzuka, Sabtu (12/10). Posisi kedua sesi ini dikunci rekan satu tim Webber, Sebastian Vettel. Bagi Webber, ini merupakan pertama kalinya dia meraih pole pada 2013. Keberhasilannya ini juga merupakan yang kedua belas kalinya selama karier pembalap asal Australia itu di Formula 1. We b b e r m e n o r e h k a n catat an waktu tercepat 1 menit 30,915 detik, unggul 0,174 detik atas Vettel yang menorehkan catatan waktu tercepat 1 menit 31,089 detik. Sebelumnya, Vettel selalu menempati posisi pole berturut-turut dalam tiga balapan, yaitu GP Italia, GP Singapura, dan GP Korea Selatan. Kali ini Vettel harus menyerahkan posisi pole kepada rekan satu timnya. Pasalnya, ia mengalami masalah dengan

±

KERS di Q3. Sebelumnya, ia juga mengalami masalah serupa saat sesi latihan bebas ketiga di Suzuka. Meski kerusakan KERS dapat diperbaiki, Vettel yang start di posisi pertama tetap kesulitan mengejar kecepatan Webber. Mengenai hal itu, Vettel mengatakan tetap senang dengan posisi keduanya. “Saya bukan penggemar keluhan dan protes. Saya tetap saya dengan atau tanpa itu. Mobil ini tetap fenomenal. Saya menikmati babak kualifikasi ini dan senang berada di posisi kedua,” ujarnya seperti dilansir The Guardian. Posisi ketiga diraih pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, dengan selisih waktu 0,338 detik di belakang Vettel. Posisi keempat dan kelima ditempati pembalap Lotus, Romain Grosjean, dan pembalap Ferrari, Felipe Massa. Fernando Alonso hanya menduduki posisi kedelapan dengan catatan waktu 1 menit 31,665 detik. (MTVN/O2)

CMYK

n AP/NG HAN GUAN

SHANGHAI MASTERS. Petenis Serbia, Novak Djokovic, memprotes wasit saat bertanding dengan petenis Prancis, Jo-Wilfried Tsonga, pada semifinal tunggal putra turnamen tenis Shanghai Masters di Qizhong Forest Sports City Tennis Center, Shanghai, China, Sabtu (12/10).

Djokovic Melaju ke Final Djokovic berpeluang mempertahankan gelarnya tahun ini. Bergesernya posisi juara dunia tenis ke tangan Rafael Nadal, membuat Djokovic berupaya keras mengembalikan kejayaannya. Soni Elwina

S

UKSES mengalahkan Jo-Wilfred Tsonga, Sabtu (12/10), dalam waktu 1 jam 33 menit, Novak Djokovic akan berhadapan dengan Juan Martin del Potro yang memupuskan harapan Rafael Nadal di final Shanghai Masters. Pada pertandingan yang berlangsung di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Djokovic menaklukkan Tsonga dengan skor 6-2 dan 7-5. Dia pun berpeluang mempertahankan gelarnya di turnamen ini. Djokovic mendominasi set pertama, kendati Tsonga sempat memperkecil skor menjadi 3-2. Namun, performa Tsonga menurun dan dia pun kalah di tiga game berikutnya. Tsonga bangkit di set kedua. Meski demikian, dia tidak bisa membendung Djokovic yang akhirnya memastikan kemenangan lewat match point keduanya. “Saya mencoba untuk membuka ruang, membuatnya bergerak ke mana-mana. Saya tahu dia suka untuk membidik target dan melakukan permainan dari sudut backhand.

Jadi, saya mencoba untuk me nariknya keluar dari zona nyamannya,” ujar Djokovic di Sky Sports. Di semifinal lain, Del Potro mengakhiri perlawanan Nadal dalam dua set langsung. Dia menang 6-2 dan 6-4 dalam waktu 1 jam 46 menit. Del Potro mengawali set pertama dengan sangat baik. Petenis Argentina itu dua kali mematahkan servis Nadal dan memimpin 4-0. Setelah itu, dia memaksimalkan servisnya sendiri untuk merebut set ini. Memasuki set kedua, Del Potro mampu sekali mematahkan servis Nadal, yaitu pada game ketiga. Break tersebut terbukti krusial karena setelah itu kedua petenis sama-sama berhasil memaksimalkan servisnya. Del Potro menang 6-4. Sementara itu, Samantha Stosur belum terbendung di WTA Osaka tahun ini. Unggulan ketiga itu sukses melaju ke semifinal dengan mengempaskan petenis tuan rumah, Misaki Doi, lewat permainan tiga set, 6-1, 3-6, dan 6-3. Di semifinal, Stosur akan meladeni petenis muda Amerika Serikat,

Madison Keys, yang sebelumnya menang mudah 6-3 dan 6-1 dari petenis China, Zheng Jie. Adapun di semifinal lain akan diisi Eugenie Bouchard dan petenis tuan rumah lainnya, Kurumi Nara. Bouchard juga butuh tiga set, 2-6, 6-4, dan 6-1, untuk mengakhiri perlawanan Barbora Zalhavova Strycova. Sementara Nara dipaksa main rubber set, 7-6, 2-6, dan 6-1 dari Polona Hercog. Beralih ke WTA Linz, empat spot semifinal sudah resmi diisi Stefanie Vogele, Ana Ivanovic, Carla Suarez, dan Angelique Kerber. Vogele tampil mengejutkan dengan mengandaskan Sloane Stephens lewat tiga set, 6-7, 6-4, dan 7-5. Selanjutnya ia akan menantang Ivanovic sebelum bisa terus melaju ke final. Ivanovic juga memijak babak empat besar dengan memulangkan Dominika Cibulkova, 6-2 dan 6-4. Sementara Angelique Kerber, juga menang dua set, 6-3 dan 6-1, atas Patricia Mayr-Achleitner. Di semifinal kedua, Kerber akan menghadapi Suarez yang di perempat final tampil mengejutkan dengan menumbangkan salah satu unggulan asal Belgia, Kirsten Flipkens. Suarez tampil nyaris sempurna dengan kemenangan 6-1 dan 6-3. (MTVN/ANT/U1)

elwina@lampungpost.co.id

Marquez Rebut Posisi Start Pertama di Sepang DANI Pedrosa gagal mendominasi sesi latihan pada penentuan posisi start. Pole position justru dipegang Marc Marquez. Pada sesi yang berlangsung Sabtu (12/10) di Sirkuit Sepang, Marquez menjadi yang tercepat pada menit terakhir, dengan menorehkan waktu 2 menit 00,11 detik. Catatan waktu ini menjadi rekor lap Mraquez. Kemenangan Marquez itu sekaligus menutup jalan buat Valentino Rossi memenangi sesi kualifikasi untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. The Doctor harus rela start nomor dua pada balapan besok (13/10). Tempat ketiga diduduki Cal Crutchlow, sedangkan posisi keempat diisi Jorge Lorenzo. Dani Pedrosa yang memenangi tiga sesi latihan bebas, mengalami antiklimaks dan hanya berada di peringkat kelima. Pada sesi terakhir latihan sebelumnya, Pedrosa menjadi yang tercepat di latihan bebas MotoGP Malaysia. Sayang, performa Pedrosa ini tidak diteruskan pada sesi penentuan start. Pembalap Honda itu membukukan waktu 2 menit 0,887 detik di sesi latihan terakhir. Catatan itu lebih lambat dari torehannya di latihan bebas II, tapi lebih cepat dibanding sesi pembuka, Jumat (11/10). Pedrosa juga memenangi latihan pamungkas ini di detik-detik terakhir. Pembalap Spanyol itu sekaligus menggagalkan duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, yang nyaris mengisi tempat 1-2. Sementara itu, Marc Marquez tidak dalam performa yang bagus di latihan terakhir ini dan hanya berada di tempat ketujuh. Ia juga kalah cepat dari Stefan Bradl, Cal Crutchlow, dan Alvaro Bautista, yang masing-masing menempati urutan keempat, lima, dan enam. (MTVN/O2)

±

220 Atlet Ramaikan Kejurdo Kempo SEBANYAK 220 atlet kempo dari 20 dojo se-Lampung meramaikan Kejuaraan Antar-Dojo (Kejurdo) 2013 di GOR Saburai, Bandar Lampung. Kejuaraan yang berlangsung 12—13 Oktober 2013 ini digelar dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Lampung Selatan, 15—22 Desember mendatang. Sekretaris Umum Pengprov Persaudaraan Kempo Indonesia (Perkemi) Lampung Donny Irawan mengatakan Kejurdo tahun ini mempertandingkan 27 nomor. Kejurdo tersebut dihelat dalam upaya menjaga dan mengembangkan kemampuan kenshi (sebutan atlet kempo). “Untuk mendukung pengembangan atlet agar kemampuannya dapat semakin baik sehingga diharapkan bisa meraih prestasi nasional maupun internasional,” kata Donny, saat memberikan sambutan pada

n LAMPUNG POST/IYAR JARKASIH

PEMBUKAAN KEJURDO. Dua kenshi junior melakukan atraksi pada pembukaan Kejuaraan Antar-Dojo (Kejurdo) Kempo 2013 di GOR Saburai, Bandar Lampung, Sabtu (12/10). acara pembukaan Kejurdo 2013, Sabtu (12/10). Hadir pada pembukaan Kejurdo, di antaranya Sekretaris Umum KONI Lampung Margono Tarmudji dan Kadispora

±

Lampung Hannibal. Menurut Donny, melalui event ini diharapkan mampu melahirkan kenshi berbakat dan berprestasi. Sebab itu, ia meminta seluruh kenshi dapat

fokus dan serius menunjukkan kemampuan terbaik. Donny menuturkan kaderisasi atlet kempo di Lampung berjalan lambat akibat keterbatasan kenshi. Untuk men-

gatasi kendala itu, pihaknya bakal secara intens menggelar event-event kejuaraan kempo di Lampung secara berkesinambungan. Sementara itu, Dispora Lampung Hannibal memberi apresiasi yang tinggi kepada Pengprov Perkemi Lampung karena concern melakukan pembinaan dan pengembangan atlet kempo. Hannibal berharap melalui Kejurdo ini bisa tercipta bibit atlet potensial yang nantinya bisa mewakili nama Lampung di event nasional dan dunia. Apalagi, prestasi kempo Lampung cukup baik karena telah berhasil membawa harum nama baik daerah di berbagai ajang. Ketua Forki Lampung ini mengingatkan para atlet untuk serius mengasah kemampuan agar bisa berprestasi maksimal. “Bangsa itu dihormati salah satunya melalui prestasi olahraga,” kata Hannibal. (YAR/02)

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

SEPAK BOLA minggu, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

8

Argentina Pastikan Jadi Juara Grup ±

±

ARGENTINA memantapkan posisi teratas di klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2014 sekaligus menyegel status juara grup zona CONMEBOL, usai mengalahkan Peru dengan skor 3-1. Pada laga yang dihelat di Monumental Stadium, Sabtu (12/10), Argentina tampil dominan atas lawannya Peru. Meski demikian, Peru sebagai tim tamu mampu unggul lebih dulu pada menit 21 ketika Claudio Pizarro melepaskan tembakan jarak jauh yang tak bisa dihadang Sergio Romero. Keunggulan Peru cuma bertahan dua menit usai Ezequiel Lavezzi menyamakan skor. Lavezzi mendapatkan bola di kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa dijangkau Diego Penny. Argentina berbalik unggul 2-1 pada menit 35 dan kembali Lavezzi mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan Rodrigo Palacio lewat tembakan jarak dekat. Ketika babak kedua berjalan dua menit, Palacio menambah keunggulan Argentina menjadi 3-1. Marco Rojo melepaskan umpan tarik dan Palacio mengonversinya jadi gol. Kedudukan itu bertahan hingga laga usai dan membuat Albiceleste kokoh di posisi puncak dengan 32 poin dari 15 laga. Dengan keunggulan lima poin atas Kolombia di posisi kedua, tim asuhan Alejandro Sabella akan menuntaskan sesi kualifikasi sebagai juara grup, meski masih tersisa satu laga lagi. Sementara Peru tertahan di posisi ketujuh dengan 14 poin. (MTVN/O2)

Belanda

Pesta Gol

n AP /VICTOR R. CAIVANO

Ezequiel Lavezzi

Kemenangan Belanda atas Hungaria memastikan langkah tim Oranye ke Piala Dunia 2014. Hasil itu mengokohkan posisi Belanda yang belum terkalahkan di pucuk klasemen Grup D.

Brasil Taklukkan Korsel

±

±

SETELAH dua laga persahabatan sebelumnya kontra Australia dan Portugal, giliran Korea Selatan (Korsel) dibekuk Brasil dua gol tanpa balas, Sabtu (12/10). Di awal babak pertama, Brasil mencoba membangun serangan, tetapi selalu kandas di lini tengah Korea Selatan. Memasuki menit ke-24, Oscar Junior mendapat ruang tembak cukup bebas dari dekat kotak penalti. Namun, arah bola gelandang yang bernaung bersama Chelsea itu masih melayang di atas mistar gawang. Tuan rumah mendapat peluang pertamanya pada menit ke-34, dengan memanfaatkan blunder Marcelo Vieira. Neymar akhirnya mampu memecah kebuntuan sebelum turun minum. Tepatnya menit ke-44, pilar anyar Barcelona itu membuka gol via tendangan bebas menukik yang mengarah ke pojok bawah gawang Korsel yang dijaga SungRyong. Kedudukan 1-0 bertahan hingga akhir bab a k pertama. Memasuki babak kedua, Brasil mulai lebih agresif di awal babak kedua ketimbang di babak pertama. Malah, tim besutan Luiz Felipe Scolari itu mampu memperlebar kedudukan saat interval kedua baru berjalan lima menit lewat Oscar. Diawali operan pendek Paulinho, Oscar membawa bola hingga ke hadapan Sung-

Ryong. Sesaat usai mengelabui kiper Korsel itu, Oscar mengonversi gol yang terbilang cantik untuk mengubah kedudukan 2-0 untuk tuan rumah Piala Dunia edisi ke-20 tahun depan itu. Sampai memasuki akhir-akhir babak kedua, kedua tim mulai mengendurkan serangan. Brasil berkonsentrasi dari lini tengah ke belakang. Sementara tim asuhan Hong Myung-Bo kesulitan menembus tembok pertahanan Brasil. Hingga laga bubar, Brasil tetap unggul dua gol tanpa balas atas Korsel. (MTVN/O2)

n REUTERS/MICHEL KOOREN

Robin Van Persie

Soni Elwina

B

ELANDA yang sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2014 berpesta gol ketika menjamu Hungaria 8-1. Pada partai kualifikasi Piala Dunia di Amsterdam Arena, Sabtu (12/10) Robin van Persie mengemas tiga gol. Van Persie mengawali kemenangan Belanda melalui golnya pada menit ke-16 usai sundulannya melewati hadangan Adam Bogdan. Sembilan menit kemudian giliran Kevin Strootman yang menjebol gawang Hungaria. Jeremain Lens yang terlibat di gol pertama kembali berkontribusi dengan kiriman umpan silang ke Strootman. Lens kemudian mencetak gol ketiga Belanda pada menit ke-38, sebelum Van Persie menambah golnya dalam pertandingan ini satu menit menjelang turun minum. Di awal babak kedua, tepatnya menit ke-47, Hungaria memperkecil kekalahan melalui tendangan penalti dari Balazs Dzsudzsak. Akan tetapi, setelah itu Belanda kembali menambah gol melalui hattrick van Persie menit ke-53 dan gol bunuh diri dari Szilard Devecseri 12 menit berselang. Lima menit sebelum babak kedua berakhir, Van der Vaart menambah gol bagi tuan rumah. Sebelum akhirnya Arjen Robben memeriahkan pesta gol Belanda dan menutup pertandingan dengan kemenangan 8-1, lewat golnya di menit-menit akhir. Di laga lain Grup D, Rumania berhasil menggulung

n AP/LEE JIN-MAN

Oscar Junior

tuan rumah Andora dengan kemenangan 4-0. Sedangkan Turki yang melawat ke Estonia menang 2-0. Hasil-hasil itu mengokohkan posisi Belanda, yang belum terkalahkan, di pucuk klasemen Grup D dengan 25 poin hasil dari delapan kemenangan dan satu hasil imbang. Sedangkan posisi runner-up grup masih diperebutkan Turki (16 poin), Rumania (16 poin), dan Hungaria (14 poin).

H

asil-hasil itu mengokohkan posisi Belanda, yang belum terkalahkan, di pucuk klasemen Grup D dengan 25 poin Zona CONCACAF Sementara itu, Amerika Serikat kokoh di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2014 zona CONCACAF setelah menaklukkan Jamaika 2-0. Sedang Honduras mendekat ke putaran final Piala Dunia usai menang 1-0 atas Kosta Rika. Bermain di Stadion Kansas City, Sabtu (12/10) pagi WIB, AS menang lewat gol-gol yang diciptakan Graham Zusi pada menit ke-77 dan Jozy Altidore pada menit ke-81. AS, yang sudah memastikan satu tiket ke putaran final, mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan 19 dari poin sembilan pertandingan. AS dipastikan tidak tergeser dari posisinya tersebut. (MTVN/U1)

elwina@lampungpost.co.id

OFFSIDE Pekerjaan Timnas Inggris Belum Tuntas

Neymar Lebih Baik dari Bale

MANAJER Timnas Inggris Roy Hodgson menyambut gembira kemenangan timnya atas Montenegro. Meski demikian, ia mewantiwanti misi untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2014 belum tercapai. Menjamu Montenegro di Wembley, Sabtu (12/10), Inggris memetik kemenangan 4-1. Tim Tiga Singa kini memuncaki Grup H dengan 19 poin dan dipastikan minimal finis di posisi dua, alias aman dari kemungkinan tereliminasi. Di grup ini Ukraina yang menempati posisi dua dengan 18 poin juga masih berkesempatan meraih tiket lolos langsung. Sedangkan Montegro yang duduk di posisi tiga dengan 15 poin dipastikan cuma akan bisa mengejar posisi runner-up. “Baru separuh pekerjaan yang tuntas, tapi menyenangkan untuk tahu apa pun yang terjadi kami takkan out,” kata Hodgson kepada BBC. (MTVN/O2)

NEYMAR dan Gareth Bale menjadi dua bintang baru di La Liga musim ini. Namun, Neymar dinilai lebih baik dari Bale. Ia sudah jadi pilihan utama di lini depan Barcelona dan perlahan tetapi pasti mulai menemukan sentuhan di depan gawang. Dar i 11 per tand i ngan, Ney mar memang baru bikin tiga gol, tapi sudah mendonasi enam assist. Sementara Bale baru tampil tiga kali dan menciptakan satu gol. Inilah yang jadi dasar bagi rekan setim Neymar di Barcelona, Adriano, terkait komparasi kedua pemain itu. “Neymar lebih baik daripada Bale, terkait apa yang dilakukannya di sepak bola, untuk Timnas Brasil, dan apa yang sudah ditampilkan bersama Barca,” ujar Adriano seperti dikutip Soccernet. Meski demikian, ada catatan juga bahwa Bale belum bisa bersinar karena datang ke Madrid dengan kondisi cedera. (MTVN/O2)

±

n REUTERS

CMYK

±

±

Osvaldo Merasa Hidup Kembali GOL yang diciptakan ke gawang Denmark, saat Ital ia mem bawa pu lang satu poin dari Kopenhagen dan kepindahannya ke Inggris, diakui Osvaldo membuatnya hidup lagi. Dalam tulisan yang pernah dirilis oleh James Horncastle di Soccernet, Osvado mengasosiasikan dirinya layaknya seorang bajak laut, seorang perompak. Ini seperti menjelaskan bagaimana dirinya “berlabuh” dari satu klub ke klub lain; mulai dari Huracan, Atalanta, Lecce, Fiorentina, Bologna, Espanyol di Spanyol, lalu AS Roma. Pengasosiasian dengan sosok perompak itu makin pas ketika dirinya berlabuh di kota pelabuhan bernama Southampton— tempat dirinya kini bermain untuk tim kota itu, Southampton FC. (MTVN/O2)

n AP

CMYK

n REUTERS

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

HIBURAN minggu, 13 OktOber 2013 LAMPUNG POST

9

Rilis Album Perdana November

±

JUARA X Factor Indonesia, Fatin Shidqia Lubis, rupanya sudah siap “bertarung” di industri musik Indonesia. Dia pun tengah menyiapkan album perdananya, setelah sebelumnya sukses lewat singgel Aku Memilih Setia. Para Fatinistik dan pencinta musik tentu penasaran dan sudah tidak sabar mendengar lagulagu yang terdapat dalam album gadis berjilbab tersebut. Sepertinya, rasa penasaran tersebut baru akan terjawab November mendatang. “Albumnya rilis kira-kira November,” ujar Kiki Amelia, PR Sony Music Entertainment, label yang menaungi Fatin, kemarin.

±

Proses album perdana Fatin boleh dibilang sudah setengah jadi. Menurut sang manajer, Miing, proses produksi sudah 90 persen. Meski sudah sampai tahap 90 persen, baik dari pihak manajemen ataupun label tampaknya masih belum mau membocorkan tentang detail isi album Fatin yang kini berusia 17 tahun. “Saya masih belum tahu, masih di tim produksi,” ujarnya Miing. Hal senada diutarakan Kiki. Pihak label enggan memberikan bocoran sebelum benar-benar pasti. “Bocorannya nanti saja ya, biar surprise,” kata Kiki. (S2)

Whulandari Herman

Harus Naikkan Berat Badan M

ENJELANG keberangk at a n nya ke a j a n g Miss Universe 2013, Whulandari Herman ternyata masih dianggap terlalu kurus. Putri Indonesia 2013 itu pun harus menaikkan berat badannya. “Karena basic dari seorang mode, Whulan sudah punya badan yang bagus, tapi sangat kurus. Pada saat dia dinobatkan menjadi Putri Indonesia, Whulan harus bisa menaikkan berat badan. Require-nya beda untuk bisa memenuhi kriteria Miss Universe,” ujar Ketua Dewan Pembina Yayasan Putri Indonesia, Putri K. Wardhani, di Taman Sari Royal Haritage Spa, Jakarta Pusat, Jumat (11/10). Awalnya, dengan tinggi badan 175 cm, Whulanddari hanya memiliki bobot 49 kg. Berkat kegigihan dan keseriusannya mengikuti ajang Miss Universe 2013, Whulan berhasil membuat tubuhnya lebih berisi. “Awal 49 kg terus dibilang kurus banget. Akhirnya sekarang 52 kg. Terasa dari semua baju-bajunya. Mulai dari makanan dan aku juga serius latihan boxing-nya,” ujar Whulandari. Ia pun mengaku sangat gugup saat ini. Untuk menyiapkan mental, dia sudah mulai mencari informasi soal peserta Miss Universe lainnya melalui media sosial. “Semua peserta punya karakter beda-beda. Sekarang fotonya (di media sosial) sudah cetar. Jadi kompetitor terberat, China, Puerto Rico, dan Miss USA,” kata Whulan. “Di sana nanti Whulan akan ‘menjual’ kekayaan Indonesia. Whulan akan bawa aksesori kecil-kecil, miniatur komodo, miniatur jam gadang, lonceng, miniatur pakaian adat Padang,” kata dia. Whulan akan menjadi perwakilan Indonesia di ajang Miss Universe 2013 yang berlangsung di Crocus City Hall, Moskwa, Rusia. Ia akan bertolak ke Rusia pada 20 Oktober hingga dengan 11 November 2013. (S2)

±

±

Fatin Shidqia Lubis

± n MI

Diego Pulang, Nikita Menangis HUBUNGAN jarak jauh yang d i j a l a n i n ya d e n g a n D i e g o Michiels sering menyisakan kesedihan bagi Nikita Willy. Jarang bisa bertemu membuat artis yang terjun ke dunia akting sejak usia 8 tahun itu dilanda rindu. Belum lama ini, misalnya, Nikita Willy mengaku sempat menangis kala ditinggal Diego. “Dia mau pulang ke Palembang, di bandara aku nangis. Sedih gitu dia mau pergi,” kata Niki. Perempuan bernama asli Nikita Purnama Willy ini menuturkan sepanjang perjalanan menuju bandara ia berurai air mata. Alhasil, ia dan Diego pun kerap saling mengunjungi bila ingin bertemu. “Kadang aku pergi ke Palembang juga sama Papa, Mama,” ujarnya. (S2)

±

n MI

±

CMYK

n MI

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

wawancara mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

10

refleksi

±

±

DJADJAT SUDRADJAT

Pelajaran TAK ada pelajaran di sini. Marie Antoinette yang loba dan suaminya yang lemah dan peragu, Louis XVI, telah mati di bawah pisau jagal Guillotine. Rakyat Prancis marah. Mereka menjebol monarki absolut yang menancap kuat di negeri itu berabad-abad. Mereka menggantinya dengan prinsip-prinsip baru; liberte, egalite, fraternite (kebebasan, persamaan, dan persaudaraan). Revolusi Perancis (1789–1799) membuat monarkimonarki serupa di Eropa belajar. Mereka belajar dari kekuatan rakyat yang mengejutkan itu: dalam bernegara rakyat tak bisa selamanya ditempatkan dalam “gerbong belakang”. Inspirasi Revolusi Prancis menyebar ke banyak negeri. Di abad 20 demokrasi bersemi. Juga di Asia Tenggara. Filipina jadi motor penggeraknya. Kita tahu demokrasi bukan lampu Aladin. Ia jalanan batu cadas yang mendaki, turunan terjal, dan tikungan tajam. Ia bukan untuk “pembalap” biasa serupa Ferdinand Marcos. Watak Marie Antoinette seolah berinkarnasi pada Imelda, istri Marcos. Marcos-Imelda jadi pasangan yang padu-padan dalam mengeruk uang negara. “Kerajaan” Marcos tumbang oleh kekuatan rakyat pada 1986. Ia mati di pengasingan. Di Indonesia, Soeharto yang kuat dengan ilmu kebatinannya, tak belajar dari sahabatnya itu, Marcos. Ia justru mengembangkan pemerintahan dengan kroniisme yang kental. Ia seolah “menantang” kehendak zaman. Jenderal besar itu amat percaya pada postulat ini: “Aku berkuasa, maka aku ada.” Tapi reformasi (1998) mengubah segalanya, kecuali watak koruptifnya. Kekuasaan memang “hidangan” paling lezat di dunia. Ia menggoda siapa saja untuk melahap sekenyang-kenyangnya. Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, salah satu yang amat lahap menyantap “hidangan” itu. Ia mungkin lupa, atau justru karena amat percaya pada dalil ini: “Ketika berkuasa sejarah ada di tangannya.” Ia menjadi kepala daerah yang membangun “dinasti kekuasaan” amat fantastis. Lebih dari 20 posisi jabatan publik berada di genggaman keluarga Atut: suami, ibu tiri, adik, paman, ipar, anak, menantu, dan seterusnya. Sejak lama ia jadi buah bibir para penggiat antikorupsi. Tapi, suara-suara itu selama ini tak tak punya vibrasi. Ia teriakan yang membentur tembok. Kini dinasti Atut agaknya mulai goyah. Penangkapan sang adik, Tubagus Chaeri Wardana, dengan dugaan suap dalam sengketa Pemilukada Kabupaten Lebak, terindikasi melibatkan Atut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah pula mencekal perempuan yang menyebut diri “Ibu” pada lawan bicaranya itu. Komisi memegang rekaman suara Atut, Akil Mochtar (bekas Ketua Mahkamah Konstitusi yang kini ditahan KPK), dan Tubagus, ihwal pengaturan suap pada Akil. Tak hanya itu, keluarga Atut diduga juga menguasai berbagai proyek besar. Tertangkapnya Akil dan Tubagus—juga beberapa nama lain—adalah pintu masuk untuk membongkar berbagai dugaan korupsi keluarga Atut. Gubernur perempuan pertama di Indonesia itu kini menunggu hari-harinya yang berat. Ketika diperiksa KPK sebagai saksi, ia memang masih bisa tersenyum. Tapi, ekspresi wajahnya tampak menyimpan berbagai perasaan yang berkelindan. Lampung tak saja teramat dekat secara geografis dengan Banten, tetapi juga secara sosio-kultural. Lampung jangan tak mengambil pelajaran apa pun dari Atut. Politik dinasti yang dibangun Atut kini tengah menuai badai. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie boleh saja mengatakan, “Semua itu dalam batas kewajaran karena itu hasil pemilihan. Aspirasi rakyat.” Tapi kita juga tahu ada banyak fakta pemilihan yang dikotori politik uang. Politik dinasti Atut harus jadi pelajaran berharga bagi para pemimpin publik, juga di Lampung. Sebab, watak kekuasaan, kata Lord Acton, memang jahat, terlebih lagi kekuasaan yang “dibagi beramai-ramai” dalam keluarga. Ia menjadi “sempurna” dalam menjalankan aksinya. Dan, Atut bukan tidak tahu risiko apa yang ia dan keluarganya lakukan. Ia mesti tahu ia Ratu yang tak memimpin kerajaan. Kini pintu itu kini sudah terkuak lebar. Kita menunggu apa saja isi “rumah besar” sang gubernur. Yang pasti, agak sulit bagi Atut untuk menutup kembali dan mencegah agar seluruh isi rumah tak diketahui publik. ***

Member of Media Group Direktur Utama: Raphael Udik Yunianto Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Gaudensius Suhardi. Wakil Pemimpin Redaksi: Iskandar Zulkarnain Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryopratomo, Toeti Adhitama, Usman Kansong. Redaktur Pelaksana: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Asisten Redaktur Pelaksana: D. Widodo, Umar Bakti

±

Redaktur: Hesma Eryani, Lukman Hakim, Muharam Chandra Lugina, Musta’an Basran, Nova Lidarni, Sri Agustina, Sudarmono, Trihadi Joko, Wiwik Hastuti, Zulkarnain Zubairi. Asisten Redaktur: Abdul Gofur, Aris Susanto, Isnovan Djamaludin, Iyar Jarkasih, Fadli Ramdan, Rinda Mulyani, Rizki Elinda Sary, Sri Wahyuni, Sony Elwina Asrap, Susilowati, Vera Aglisa. Liputan Bandar Lampung: Agus Hermanto, Ahmad Amri, Delima Napitupulu, Fathul Mu’in, Ricky P. Marly, Meza Swastika, Karlina April Sita, Surya Bakara, Wandi Barboy. LAMPOST.CO Redaktur: Kristianto Asisten Redaktur: Adian Saputra, Sulaiman. COnTenT enRIChMenT Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Kurniawan, Aldianta. Foto: Hendrivan Gumay (Asisten Redaktur), Ikhsan Dwi Satrio, Zainuddin. Dokumentasi dan Perpustakaan: Syaifulloh (Asisten Redaktur), Yuli Apriyanti. Desain Grafis Redaktur: DP. Raharjo, Dedi Kuspendi. Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Sumaryono. Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah, Buchairi Aidi, Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto. Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. Lutfi, M. Wahyuning Pamungkas, Sudirman, Suprayogi. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata.

±

Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Sayuti (Kabiro), Abu Umarly, Erlian, Mif Sulaiman, Widodo, Heru Zulkarnain. Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Kepala Departemen Marcomm: Amiruddin Sormin Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim). Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Gedung PWI: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. DALAM MeLAKSAnAKAn TUGAS JURnALISTIK, WARTAWAn LAMPUnG POST DILenGKAPI KARTU PeRS DAn TIDAK DIPeRKenAnKAn MeneRIMA ATAU MeMInTA IMBALAn DenGAn ALASAn APA PUn.

CMYK

Zakat

±

sejahterakan

Umat

Zakat merupakan salah satu rukun Islam. Esensi utamanya adalah keikhlasan berbagi kepada sesama yang lemah. Dengan potensinya yang besar, seharusnya zakat bisa menyejahterakan umat.

Abdurrahman

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung

S

ebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia sangat besar. Demikian juga di Lampung, potensi zakat mal (zakat harta), zakat fitrah, dan infak atau sedekah diperkirakan mencapai Rp2,6 triliun lebih. Seperti apa hitung-hitungan dan pengelolaan zakat di Lampung? Berikut petikan wawancara Sri Wahyuni dari Lampung Post dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Abdurrahman, pekan lalu.

Beberapa hari lalu, Kementerian Agama merilis potensi zakat di Lampung lebih dari Rp2,6 triliun. Bagaimana munculnya angka itu? BPS Provinsi Lampung saat ini mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 6,48 persen. Ini indikator bahwa Lampung cukup baik dibanding provinsi lain. Dengan jumlah penduduk 7,38 juta jiwa, sesuai data sensus penduduk 2010, 91,83 persen atau 6,78 juta jiwa beragama Islam. Sebagai muslim, mereka umumnya pasti membayar zakat fitrah. Jika harga beras sebagai bahan makanan pokok saat ini Rp10 ribu, dikali 2,5 kg adalah Rp25 ribu. Jadi, dari zakat fitrah saja sudah ada potensi zakat Rp25 ribu x 6,78 juta jiwa, sama dengan kira-kira Rp169 miliar per tahun.

Yang terbesar dari zakat apa? Ya, potensi zakat terbesar dari zakat harta. Asumsi hitungannya, ada 3,4 juta orang muslim yang produktif atau bekerja di Lampung. Jika mereka membayar zakat malnya Rp50 ribu sebulan, dalam setahun Rp600 ribu. Jika dikalikan dengan jumlah angkatan kerja itu, bisa terkumpul zakat harta Rp2 triliun lebih. Lalu, dari infak dan sedekah. Hitungannya, kalau saja separuh saja umat Islam Lampung berinfak Rp10 ribu sebulan atau Rp120 ribu setahun, hasilnya ada Rp416 miliar setahun. Secara keseluruhan, dari zakat fitrah, zakat mal, dan infak/sedekah, muncullah

angka Rp2,6 triliun. Itu asumsi-asumsi hitungan potensi zakat kita saat ini.

Itu angka yang luar biasa. Tetapi mengapa zakat belum menjadi solusi ekonomi umat? Ini yang menarik. Secara angka, itu fakta. Tetapi, untuk diketahui, zakat ini urusan ibadah kepada Allah swt., bukan urusan bisnis keduniaan. Meskipun maksud Tuhan mewajibkan umatnya membayar zakat itu adalah bagian dari ibadah sosial untuk sesama. Makanya, potensi yang besar itu pelaksanaan dan pengelolaannya tetap berada pada pribadi masing-masing. Semua umat muslim wajib membayar zakat, tetapi jika tidak membayar juga tidak ada petugas penagihnya. Demikian juga mengelolanya, tidak harus diserahkan kepada amil atau lembaga tertentu, bisa dan boleh dikelola sendiri. Sebab, zakat itu pertanggungjawabannya hanya kita dan Allah saja yang tahu. Meskipun demikian, kami mengimbau agar umat menunaikan kewajibannya membayar zakat dan menyalurkan kepada lembaga amil yang sudah dibentuk. Sebab, melalui lembaga resmi, zakat akan lebih berdaya guna dan tidak sekadar untuk konsumtif.

Penyaluran zakat ini adalah soal kepercayaan. Di mana yang zakatnya sudah dikelola baik? Potensi zakat di hampir semua kabupaten/kota belum tergali optimal. Ini tantangan sekaligus peluang kinerja Baznas di daerah dan Seksi Pemberdayaan Zakat di semua tingkatan. Mereka harus lebih giat sosialisasi dan edukasi agar secara bertahap bisa membentuk Unit Pelayanan Zakat (UPZ). Benar, lembaga zakat harus dapat dipercaya. Maka, semua manajemen zakat sudah menggunakan manajemen modern sehingga pengelolaannya profesional, akuntabel, dan transparan. Itu harus. Sebab, ini bukan sekadar hitung-hitungan bisnis, melainkan urusan hitung-hitungan ibadah.

Umat menyalurkan zakat sendiri, pasti ada sebabnya. Antara lain, kurang percaya ke-

pada lembaga zakat. Bagaimana Kemenag mengatasi? Kami mendekatkan kepengurusan Baznas itu dengan umat. Caranya, kepengurusan diserahkan kepada masyarakat berbasis masjid. Sebab, masjid adalah rumah bersama umat untuk berinteraksi semua urusan tanpa sekat. Jemaah bisa komunikasi langsung dengan pengurus atau tokoh tanpa batas. Ini membangun kepercayaan. Ini berkaitan erat juga dengan distribusinya. Pengurus masjid pasti sangat tahu kondisi ekonomi jemaahnya. Dengan pengetahuan yang cukup, apa yang paling dibutuhkan akan lebih pas. Lebih dari itu, zakat harus berdaya, bukan sekadar untuk melepas lapar dan dahaga hari ini. Kami dari Kemenag terus memberikan pelatihan untuk penguatan pengelolaan zakat ini ke semua lini dan lapisan masyarakat.

±

Zakat yang berdaya untuk kesejahteraan umat. Seperti apa itu? Kementerian Agama saat ini terus memfasilitasi pembentukan 1.000 unit pengumpul zakat (UPZ) berbasis masjid. Juga membentuk 1.000 kelompok mustahik binaan UPZ dan instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, serta kelompok kelompok tani. Nah, UPZ ini akan mengelola dana zakat yang terkumpul, bukan sekadar dibagi uang atau beras, melainkan membantu permodalan usaha kecil, menciptakan lapangan kerja, melatih keterampilan usaha, dan lainnya.

Bagaimana Kemenag Lampung mendorong kesadaran berzakat? Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung terus sosialisasi pembinaan zakat. Kami berupaya mengubah paradigma dari zakat sebagai sumbangan sosial menjadi kewajiban ibadah umat. Dari zakat dibayar tahunan menjadi berkala setiap gajian atau panen. Dari zakat untuk guru mengaji menjadi zakat untuk delapan golongan asnaf. Dari zakat langsung ke mustahik menjadi lewat badan amil. Dan masih banyak lagi. n

±

Zakat Menambah dan Memberkahi Harta LIMA rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim adalah syahadat, salat, puasa, dan membayar zakat. Satu lagi berhaji. Namun, untuk melaksanakan ibadah haji, Allah swt. mensyaratkan hanya kepada orang yang sudah mampu. Dari lima kewajiban itu, zakat merupakan kewajiban dari Tuhan yang imbasnya kepada sesama. Membayar zakat adalah ibadah sosial yang wajib dijalankan oleh setiap muslim. Membincangkan soal zakat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Abdurrahman menyampaikan paradigma rukun Islam keempat ini. Menurutnya, dalam masyarakat yang pemahaman terhadap agamanya masih belum mapan, pemikiran tentang zakat kadang masih minor. Selaras dengan strategi mem-

bangun umat sadar zakat yang Choirani ini. digulirkan Kementerian Agama, ia Ketiga, zakat bukan untuk kiai menyampaikan 10 paradigma baru atau tuan guru mengaji. Tetapi zakat soal zakat. Pertama, kata dia, zakat adalah untuk delapan asnaf, atau bukan filantropi atau kegiatan sosial delapan golongan orang yang berbelas kasihan orang kaya kepada hak menerima seperti yang ditulis fakir miskin. Zakat adalah perintah Alquran. Allah dan hukumnya wajib untuk dilaksanakan. Ke d u a , ke b i Nama : Drs. H. Abdurrahman, M.Ag. Kelahiran : Palembang, 28 November 1962 asaan umat saat ini Ayah : Drs. H. Harun Alrasyid hanya membayar Ibu : Hj. Siti Maryam zakat saat bulan Istri : Hj. Ummie Choiranie puasa atau menjeAnak : Arninda Rahman lang Lebaran. Padahal, zakat bisa dibayarkan dengan cara cicilan atau Keempat, jika selama ini banyak kredit. “Waktunya bisa disesuaikan umat yang menyalurkan zakat dengan hasil ekonomi yang didapat. secara langsung ke orang-orang, Kalau petani panen dua kali setahun, kini saatnya zakat diberdayakan. ya setiap enam bulan. Kalau pegawai, Dengan disalurkan melalui Badan ya setiap bulan,” kata suami Ummie Amil Zakat (BAZ), Lembaga Amil

B I O D ATA

±

Zakat (LAZ), atau kepada kumpulan orang (sistem kelompok), fungsi zakat bisa lebih luas. Kelima, oleh BAZ, zakat bisa dibagi secara prioritas sesuai kebutuhan yang paling mendesak. Keenam, zakat harus dikelola secara produktif. Ketujuh, zakat harus bermanfaat ganda dan bersifat jangka panjang. Kedelapan, zakat harus mendidik masyarakat keluar dari kemiskinan yang menyelimutinya. Kesembilan, yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah semua perolehan dan penghasilan yang baik-baik. “Dan yang ke-10, pikiran bahwa zakat dianggap mengurangi kekayaan, kini pemikirannya harus dibalik. Yakni, zakat justru menambah dan memberkahi kekayaan si muzaki. (M1) n Sri Wahyuni

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

komunitas mINGGU, 13 oktober 2013

LAMPUNG POST

11

bersepatu roda

±

±

Bersama Wheeling Lampung

MALAM Minggu di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Sekumpulan anak-anak muda terlihat berjingkrakan dan meluncur deras di pelataran paving block. Terkesan kurang kerjaan, tetapi mereka sesungguhnya sedang menempa diri untuk menjadi yang terbaik di bidang olahraga sepatu roda.

±

M

ereka adalah anggota klub sepatu roda yang tergabung dalam Wheeling Lampung. Di bawah binaan para profesional dan pencinta olahraga meluncur dengan sepatu beroda, anak-anak itu menguatkan bakatnya. W heel i ng Lampu ng berdiri pada 19 Januari 2013 dan resmi sebagai bagian dari induk orga n i sasi ola hraga sepatu roda Indone s i a , Pe r s e r o s i . Pendirinya ada tiga orang, yaitu Febri, Razi Athobar i , da n Suc i Aprodity. Fe b r i m e n g a takan pertama k a l i mem bent u k k lu b W heel i ng L a mpu n g k e t i k a ber temu penghobi ber ma i n se pat u roda. Saat it u terl i ntas u ntu k mem bentu k sebuah organisasi. “Selai n kam i past i masih banyak lagi di luar sana yang hobi tapi mereka bingung harus belajar dan sharing ke mana tentang sepatu roda. Maka, di sinilah akhirnya kami memutuskan untuk membentuk sebuah organisasi di komunitas,” kata Febri, Kamis pekan lalu. Menurut Febri, secara u mu m W he e l i n g L a m pung menaungi dua genre, yakni spesifikasi speed dan f reest yle. Na mu n , pada dasarnya mereka senang dalam semua cabang itu, apakah dalam kecepatan (speed ) atau kel incahan pergerakan (freestyle). Wheeling Lampung kini

±

±

CMYK

±

mempunyai 100 anggota pada umur usia produktif (6—15 tahun), remaja, hingga orang tua. Bibit baru ini akhirnya menelurkan bibit–bibit berprestasi dari kancah nasional hingga internasional. Tercatat dari event yang diselenggarakan, Wheeling Lampung selalu masuk 10 besar. “Ini adalah suatu kebanggaan yang luar biasa karena umur Wheeling masih belum lama dibentuk,” kata Febri. Teknik S aat ber m a i n s epat u roda harus membutuhkan keseimbangan dan konsentrasi yang kuat. Konsentrasi berantakan akan membuat pemain kesulitan menggerakkan ayunan sepatu roda. Karena dalam bermain sepatu roda harus ada teknik-teknik khusus untuk dapat mengayuhkan sepatu roda. Dalam cabang freestyle, kata Febri, ada empat katagori. Yakni, clasic slalom (melakukan gerakan sepertinya halnya menari di atas cones hampir sama denga n ice skating. Be -

Pada Desember 2012 mengikuti event di tingkat nasional di Semarang, membawa 4 piala sekaligus dalam cabang freestyle. Piala itu perolehan dari Suci Aprodty dan Razi Athobary di kategori speed slalom dan sliding. P restasi merek a, d i antaranya juara I speed slalom dan juara III clasik slalom female oleh Suci Aprodity, juara II speed slalom, juara II clasic slalom, juara III X-cros, dan juara 2 sliding male dimainkan oleh Razi Athobary. Kemudian, di Jakarta pada April 2013 merai h hasi l yang sempurna dalam kategori clasik slalom juara III. Pada Apr i l 2013, Razi ditunjuk untuk mewaki l i Indonesia ke ti ngkat i nter nasiona l yang d iselenggarakan d i Si ngapu ra. A l hasi l , da la m katagori sliding masuk 10 besar. Pada cabang speed yang d iada k an d i Se rang, Wheeling Lampung menurunkan 6 atlet (usia 6 – -10 ta hu n). Hasi l nya, Wheeling Lampung menjuari juara 1 pada jarak 100 meter dan 50 meter.

±

±

danya, clasik slalom dimainkan di area semen yang halus). Kedua, speed slalom (hampir sama dengan clasic slalom, hanya bedanya speed slalom mengandalkan kecepatan untuk melewati cones). Berikutnya ada sliding. Yaitu mengeremkan sepatu roda dengan banyak teknik. Lalu, X-cros, yaitu balapan melewati rintangan yang ada di lintasan. Cabang speed (kecepatan) yang sudah familiar sejak lama. K lub sepatu roda Wheeling Lampung sudah menorehkan beberapa prestasi tingkat nasional bahkan internasional.

Para atlet itu antara lain Yoga, juara I dan III cabang speed 100 dan 50 meter; Katrin, juara 1 cabang speed 100 dan 50 meter; Audry, juara II dan III cabang speed 100 dan 50 meter; dan Cania, juara I dan dan III cabang speed 100 dan 50 meter. “ I n i s uat u peroleha n yang sangat tidak terduga karena saingannya hampir semua provinsi menurunkan atlet terbaiknya,” kata Febri semangat. Pada kejuaraan d i Bandung, 10—13 Oktober, Wheeling Lampung menurunkan 20 atlet. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

CMYK

±


CMYK CMYK

± ±

± ±

CMYK CMYK

± ±

DUNIA mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

ANAK 12

n Cerita anak

±

±

Tempat Paling Damai

Penulis: Nur Hadi

“APA kau belum tahu? Sebentar lagi badai salju akan tiba di hutan ini. Kita harus segera mengungsi sebelum semuanya terlambat,” ujar Browny si tupai bulu cokelat. “Benarkah? Tapi ibuku tak pernah cerita apa-apa,” sahut Redy si bulu kemerahan. “Seluruh keluargaku bahkan sudah berkemas. Bukan hanya bangsa tupai, bahkan semua penghuni hutan ini segera mengungsi. Sebentar lagi tempat ini akan menjadi tempat terburuk yang pernah kau lihat,” sambung Browny. Keesokan paginya, Redy benar-benar melihat keluarga Browny yang berangkat mengungsi. Dan bukan hanya mereka, bangsa kera, beruang, menjangan, kucing hutan, burung-burung, dan hampir seluruh penghuni hutan itu terlihat berduyun-duyun bergerak ke arah utara, tempat yang diperkirakan aman. Redy jadi cemas. “Kenapa kita tak juga mengungsi, Bu? Apa Ibu sengaja membiarkan kita mati di sini?” tanya Redy dengan penuh kecemasan. “Siapa bilang kita akan mati?” Ibu Redy balik bertanya. “Ibu pasti sudah tahu kan bahwa hutan ini akan diserang badai? Ibu juga sudah melihat bahwa semua telah pergi mengungsi kan?” “Ooh, itu. Iya, Ibu sudah tahu. Kalau begitu, ayo bantu Ibu agar semua lekas selesai,” jawab Ibu Redy dengan tenang. Sambil memasukkan satu per satu buah kenari yang ia kumpulkan ke dalam sebuah lubang pada pokok pohon yang sebelumnya telah tumbang. “Apa Ibu tak percaya dengan kabar itu? Tempat ini akan menjadi tempat yang paling mengerikan,” cerocos Redy tak henti-henti. “Ibu sudah menemukan tempat aman. Nanti setelah semua beres, kita segera ke sana. Makanya ayo cepat bantu Ibu,” Ibu Redy terus saja bekerja seolah tak mendengar kekhawatiran Redy. *** Akhirnya Redy dan ibunya sampai juga di tempat itu. Sebuah lubang yang letaknya tak jauh dari pokok pohon yang telah diisi penuh oleh Ibu Redy dengan buah kenari. Belakangan Redy baru tahu bahwa lubang itu tembus ke

±

sana. Buah-buah kenari itu bisa diambil dari lubang tersebut. “Ibu sudah mengamati, tak ada sarang ular di sekitar sini,” ujar Ibu Redy. “Tapi, Bu…,” Redy masih ragu. “Percayalah kepada Ibu. Ini adalah tempat aman. Jangan khawatir dengan badai itu.” Redy pun akhirnya menurut saja. Juga ketika ia disuruh merapat ke dalam dekapan ibunya setelah tupai perempuan itu menutup pintu lubang dengan dedaunan. “Jika kau butuh sesuatu, bilang saja ya,” ujar Ibu Redi kemudian. Selanjutnya Redy hanya merasakan hangat, tenang, dan damai, meski semuanya terlihat gelap. *** Redy merasa takjub ketika akhirnya keluar dari dalam lubang pengap itu. Ia melihat salju yang mulai meleleh di sana sini, juga pohonpohon meranggas yang mulai bersemi. Ia sama sekali tak melihat badai mengerikan yang diceritakan Browny. “Badainya sudah lewat, Nak. Tanpa terasa, kita sudah tiga bulan lebih tinggal di dalam lubang itu,” ujar Ibu Redy. Beliau juga cerita bahwa ia mendapatkan ide bersembunyi itu ketika melihat kaum tikus tanah yang mendadak rajin mengumpulkan jerami dan makanan. “Benarkah?” Ibu Redy mengangguk. Redy semakin percaya ketika beberapa hari kemudian ia melihat ribuan penduduk hutan yang mulai berdatangan lagi ke hutan itu. Ia pun bertemu Browny kembali. “Aku tidak mengungsi ke mana-mana. Aku bersembunyi di sebuah tempat yang paling aman dan paling damai di hutan ini. Aku bahkan sampai tidak tahu dan tidak mendengar kedatangan badai itu,” Redy bercerita. “Benarkah?” Browny tak percaya. “Di manakah tempatnya?” “Di dalam pelukan ibuku,” jawab Redy sambil tersenyum gembira. n

±

n ferial

n sahabat kita

Sederet Prestasi Dinda

S

AHABAT kita yang satu ini namanya Adinda Dealova Putri Omara. Panjang juga ya. Tetapi, untuk lebih mudah, teman-teman bisa memanggil Dinda. Dinda banyak prestasinya lo, teman-teman. Siswa kelas II Madrasah Ibtidaiah Negeri (MIN) Way Halim ini menjuarai lomba mewarnai dan juara III Lomba Tari Kreasi 2013. Bahkan, pada 2012 Dinda menjadi juara I pada Tari Kreasi Piala Ibu Gubernur Lampung. Pada lomba yang digelar salah satu produsen susu pada 2012, Dinda juga menjadi juara I Lomba Hafalan Doa. Pada 2011, juara I Busana Kartini. Selanjutnya pada 2009 Dinda juga menjadi juara favorit Batita Bergaya dan juara model berprestasi. Waktu masih sekolah di PAUD Melati Way Halim, Dinda mendapat ranking pertama lo. Di kelas satu MIN Way Halim juga Dinda berhasil mendapat peringkat kedua. Prestasinya itu memang selalu diasah oleh Dinda. Selain latihan di rumah dan di sekolah, Dinda juga ikut Sanggar Tari Sasana Budaya asuhan Kak Andi dan Mbak Indah. Anak pasangan Novi Dhiya Handayani dan Budi Omara ini aktif di TPA Jamiul Ikhlas Way Halim Permai. Anak pertama dari dua bersaudara ini punya hobi menari dan mewarnai. Dinda nanti ingin menjadi seorang dokter. Bagi teman-teman yang mau tahu Dinda lebih dekat lagi bisa mengujungi rumahnya di Jalan Urip Sumoharjo No. 196, Bandar Lampung. (M1) n Dian Wahyu

±

± ±

CMYK CMYK

±

KETENTUAN: - Masukkan gambar kalian ke sehelai amplop yang sudah ditempeli kupon Mari Mewarnai Lampung Post. - Sertakan juga data diri secara lengkap (nama, alamat, sekolah, tanggal lahir, dan nomor telepon) termasuk foto ukuran 3R terbaru. - Kirim ke bagian promosi Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Bandar Lampung paling lambat 4 hari dari tanggal terbit - Disediakan bingkisan untuk tiga pemenang berupa : a. Orikids b. Komik Kreative c. Kotak pensil creative d. Oil Pastel Pascola (Standard).

± ±

CMYK CMYK

± ±


CMYK

±

±

CMYK

±

REPORTER

mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

±

CILIK 13

Sekolah di Metro Bersih-Bersih Ada 24 sekolah di Lampung yang mendapat piala Adiwiyata. Sebanyak 18 sekolah di antaranya dari Metro.

K

ELILING di Kota Metro memang asyik, teman-teman. Selain kotanya yang datar dan tidak terlalu sibuk, suasananya juga damai. Dan waktu paling terasa ramai adalah saat bubaran sekolah. Tak heran, jika Metro disebut sebagai kota pelajar. Eh, kok sudah banyak cerita. Padahal belum kenalan. Kenalkan, ya teman-teman. Kami bertiga adalah reporter cilik Lampung Post dari SD Muhammadiyah Metro. Nama kami Amartya Esa Kaniyasari, Al Aina Mahfudhoh, dan Nailul Fauziah. Kami semua kelas VI. Rabu lalu, kami mendapat tugas mewawancarai Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kota Metro. Namanya Bapak Masnuni. Beliau memberitahu kami tentang pendidikan di Metro. Salah satunya tentang adiwiyata, yaitu penghargaan sekolah yang berwawasan lingkungan. Selain itu, beliau juga cerita perjuangan masa kecil hingga cukup sukses saat ini. Katanya, karena tidak punya biaya, dia merantau ke Lampung dan terpaksa menginap di masjid menjadi marbut supaya tidak membayar uang indekos. Hebatnya, prestasinya luar biasa. Dia punya empat ijazah setingkat SD, SMP cukup dua tahun, SMA juga cuma dua tahun. Ingin tahu isi wawancara kami? Baca tulisan ini, ya. Pak, maaf. Sebagai kepala dinas, pasti Bapak punya visi dan misi. Apa visi misinya? Iya, terima kasih. Visi-misi itu tentu selaras dengan program pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro. Dalam hal ini, yang merumuskan adalah Pak Wali Kota. Jadi, saya sebagai pembantu Pak Wali Kota, hanya melaksanakan dengan baik. Tentu, harus menjabarkan arahan dari Pak Wali Kota dengan kreativitas sendiri. Intinya, visi misi pendidikan Kota Metro adalah ingin mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, dan bertakwa kepada Allah swt.

±

Apa prestasi yang sudah diraih saat ini? Alhamdulillah, di Kota Metro ini cukup banyak anak-anak yang berprestasi. Yang tingkat dunia, ada. Kalian anak-anak Metro pasti pernah dengar ada siswa SMKN 3 Metro bernama Muhammad Bukhori yang menjadi juara IV bidang pertukangan tingkat internasional di Jerman. Artinya dia peringkat ke empat dunia. Di Asia dia nomor satu, di Indonesia dia juga juara satu. Ada lagi namanya David Naista. Dia juara ke

±

tujuh dalam lomba web desain tingkat dunia. Sama dengan Muhammad Bukhori, di Asia dia juara dan di Indonesia dia juga nomor satu. Prestasi lainnya sangat banyak. Baik tingkat nasional maupun provinsi. Untuk anak-anakku pahami, ya. Sekarang, Muhammad Buchori dan David Naista itu sudah enak dengan prestasinya. Beberapa perguruan tinggi ternama di Amerika, Jerman, dan beberapa negara lain sudah menawari beasiswa kuliah sampai lulus S-3. Hebat, kan? Kalian harus mencontoh kakak-kakamu itu, ya. Oh, iya. Kami dengar soal piala Adiwiyata untuk Kota Metro. Itu apa, Pak? Adiwiyata itu adalah penghargaan terhadap sekolah yang menjaga lingkungan sekolahnya dengan berwawasan lingkungan. Maksudnya, sekolah itu menjaga kebersihan, menanam pohon rindang sehingga suasana menjadi sejuk hijau, dan berperilaku hidup sehat, bahkan sampai mengelola sampahnya dengan ramah. Tujuannya, agar sekolah benar-benar nyaman untuk belajar. Dengan belajar nyaman, ilmu yang diserap juga lebih banyak. Dengan ilmu yang banyak, anak-anak menjadi cerdas. Kalau anak-anak cerdas, mereka akan peduli dan taat peraturan. Kalau taat peraturan, artinya dia tahu mana yang hak, mana yang bukan. Dia juga akan menjalankan perintah agama sehingga menjadi manusia takwa. Nah, untuk anak-anakku ketahui, di Lampung ini ada 24 sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah Pusat. Dari 24 itu, yang 18 adalah sekolah di Kota Metro. Itu kami syukuri. Tahun depan, kami targetkan 50 sekolah berwawasan lingkungan.

Reporter cilik Lampung Post:

Amartya Esa Kaniyasari, Al Aina Mahfudhoh, dan Nailul Fauziah.

Wah, kalau begitu Metro ini sekolahnya bagus-bagus, ya Pak? Kondisi sekolahnya biasa saja, sama dengan sekolah-sekolah di tempat lain. Tetapi, yang mendapat Adiwiyata itu bisa menjaga kebersihan dan hijau.

±

Pak, katanya Metro akan dijadikan sebagai kota pendidikan. Apa sudah tercapai? Kalau membandingkan dengan kota lain yang sudah maju pendidikannya, tentu belum. Tetapi kalau dari keinginan masyarakat untuk sekolah di Metro, saya kira kita sedang menuju menjadi kota pendidikan. Sebab, kalau kota pendidikan itu fasilitasnya harus lengkap. Kalau sebutan kota pelajar, saya kira sudah, ya. Sebagai gambaran, sekarang jumlah pelajar dan mahasiswa yang datang dan sekolah di sini ini 70 persen dari luar Metro. Bahkan, mereka datang dari delapan provinsi. Dari Jawa juga banyak. Nah, itu menggambarkan Metro sudah menjadi tujuan sekolah dari luar daerah.

Pak Masnuni Pernah Jadi Marbut TEMAN-TEMAN, di sela-sela wawancara Pak Masnuni beberapa kali menyelipkan kisah pengalaman pribadinya mengejar cita-cita. Wah, ceritanya sungguh mengharukan lo dan sangat baik untuk diteladani. Kepada kami, dia bercerita tentang masa kecilnya. Dia lahir di Desa Banyuwangi, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Serang, Banten. Karena orang tuanya petani miskin dan tidak lulus SD, dia pergi merantau ke Lampung. Di Lampung, dia tidak punya kerabat atau saudara. Padahal tujuan dia merantau adalah agar bisa tetap sekolah. Maka, dia mendatangi masjid untuk salat sekaligus mau menumpang hidup dan mengabdi sebagai penjaga masjid atau marbut. Bertahun-tahun menjadi tukang bersihbersih masjid, dia manfaatkan sambil belajar agama dan beribadah. Setiap masuk waktu salat, ia kumandangkan azan. Dan pada pagi harinya, ia sekolah. “Saya merantau ke Lampung bertekad untuk mengubah hidup. Saya harus lebih baik dari bapak saya. Maka, bukan bermaksud sombong, saya sangat rajin belajar. Saya suka sekali ujian. SMP baru dua tahun, saya mendaftar ujian dan lulus. Di SMA juga begitu,” kata dia. Pak Musnani meyakinkan kami agar rajin belajar dan rajin beribadah. Dia menceritakan hikmah dari kedekatan kepada Allah swt. mendatangkan banyak hal positif yang tak terduga-duga. Salah satu kisahnya adalah saat ia mengumpulkan uang dari mengajar mengaji

±

±

CMYK

±

anak-anak di masjid dan privat untuk membeli sepeda ontel. Dia mengaku sangat gembira bisa membeli sepeda sehingga pergi sekolah dan mengajar privat mengaji bisa lebih cepat. Namun, suatu saat dia membawa sepeda itu ke pasar dan diparkir. Nah, saat dia akan pulang, ternyata sepedanya sudah tidak ada atau dicuri orang. Sedih banget, kan? Tetapi, tahu enggak doa Pak Masnuni. “Ya, Allah. Jika yang mengambil sepeda itu memang tukang maling, jadikan sepeda saya itu sebagai barang terakhir yang dia curi. Tetapi jika pencurinya adalah orang yang membutuhkan untuk dijual lalu membeli beras untuk anak-anaknya, saya ikhlas,” doa dia. Tahu enggak, teman-teman balasan Tuhan. Seminggu dari itu, seorang dermawan bernama Rosmaniar datang ke masjid. Ibu ketua pengajian itu mengantarkan satu unit sepeda motor Yamaha L2S, menyerahkan kunci kontak, STNK, dan BPKB-nya. Katanya, itu hadiah dari ibu-ibu pengajian atas jasa-jasa Pak Masnuni yang selama ini menjadi guru atau ustaz di masjid itu. Wah, luar biasa, kan? Kepada kami, Pak Masnuni berpesan agar terus belajar, belajar, dan belajar. Jika ilmu kita banyak dan dapat dipercaya, kata dia, banyak orang senang dengan kita. Jika orang senang dengan kita, rezeki dengan sendirinya akan datang. Wah, terima kasih banyak atas cerita dan nasihatnya, ya Pak. (M1) n Amartya/Aina/Nana

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

fokus mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

14

Tenggelamnya Era Foto dengan Film D

Order pas foto untuk ijazah di sekolah dan foto KTP kolektif adalah masa panen tukang foto keliling.

i salah satu toko kamera Jalan Kartini, Tanjungkarang, Sukoyo memilih-milih lampu kilat. Beberapa tipe dan bentuk ia tunjuk. Lalu, pramuniaga mengeluarkan seraya menyerahkan kepada lelaki asal Pringsewu itu disertai penjelasan spesifikasinya. Sukoyo mengamati, mengotak-atik, melipat naik-turun, dan membaca huruf-huruf manualnya. Tidak langsung deal. Sebab, meskipun barang-barang di etalase itu sudah tertera angka-angka harga, tampaknya toko ini tetap memainkan seni jual-beli. Yakni, ada selisih harga yang masih bisa digoyang. Sukoyo menawar terhadap barang yang dibanderol Rp850 ribu itu. Kesempatan tawar-menawar itu kadang menjadi ajang saling goda antara calon pembeli dan pramuniaga. Namun, tukang foto itu akhirnya berhenti setelah pramuniaga menyebut satu kalimat; “Rp800 ribu, net!” Hari itu, Kamis pekan lalu, Sukoyo sedang mencari tambahan peralatan fotografinya. Lamanya memilih-milih sesungguhnya bukan karena bingung untuk menentukan pilihannya, melainkan memenuhi seni belanjanya. Sebab, flash atau lampu kamera untuk tambahan pencahayaan yang dicari sudah final. Yakni, tipe YN 560 II. “Saya sudah jadi tukang foto sejak 1987. Jadi, ke sini ini sudah sangat sering. Barang-barang yang dijual di sini juga saya banyak tahu. Sebab, perkembangan dunia fotografi saya ikuti dari toko ini. Sudah langganan sejak pakai kamera biasa dengan film atau klise,” kata dia. Sukoyo mengaku awal-awal kiprahnya menjadi fotografer keliling lebih fokus kepada pasfoto untuk ijazah di sekolah dan foto pengantin. Saat itu, kata dia, tukang foto adalah profesi yang cukup menarik dan tidak banyak yang punya kemampuan dan juga alat. Tak heran jika Sukoyo dan para tukang foto keliling bisa menggantungkan hidup dan kebutuhannya dari profesi ini. Sukoyo mengaku berkeliling ke sekolah-

sekolah untuk menawarkan jasa pasfoto bagi siswa untuk berbagai keperluan. Setiap akan ujian, setiap siswa butuh foto untuk ditempel di kartu ujian. Juga untuk ijazah, kartu pelajar, dan rapor. Dengan kamera SLR standar, ia mengolah foto dari bahan klise hitam putih dan dicetak dengan kertas foto hitam putih. “Klien atau langganan saya banyak. Ada sekitar 30 sekolah yang biasa pakai saya. Dari SD, SMP, SMA, ada. Dari Bandar Lampung, Pringsewu, Kotaagung, Pulaupanggung, sampai pelosok Lampung Tengah ada,” kata dia. Kini, alat-alat fotografi berupa kamera, kamar gelap, alat cuci cetak foto hitam putih, dan alat pendukung lainnya sudah menjadi rongsokan. “Sudah dipretelin semua. Ada tiga kamera lama yang pakai klise di rumah, nganggur jadi barang antik. Padahal, kisah cerita perjuangan untuk beli kamera itu, wah jatuh bangun saya,” kata Sukoyo. Hal yang mirip dilakukan oleh Saris, fotografer amatir yang tinggal di Natar, Lampung Selatan. Ditemui di studionya yang masih bertahan di Natar, ia menceritakan suka dukanya menjadi tukang foto. Bermodal kamera SLR analog dengan material film seluloid, Saris menjadi pengelana sampai ke penjuru daerah. Ia juga menjadi lelaki panggilan untuk mengabadikan momen-momen spesial warga yang sedang bahagia. “Kebanyakan motret acara perkawinan dan khitanan. Kalau pasfoto, kebanyakan di sekolah dan kantor camat kalau musim bikin KTP massal,” kata dia. Meskipun demikian, kerja sama dengan sekolah-sekolah membuat pasfoto untuk keperluan dokumen seperti ijazah, rapor, atau lainnya adalah yang paling menarik. Menurut Saris, keuntungan membuat pasfoto, apalagi yang hitam putih, itu cukup besar. “Kalau pasfoto hitam putih itu biaya dan bahannya murah. Bahkan, saya bisa proses sendiri enggak usah dibawa ke studio. Filmnya jauh lebih murah, kertasnya juga

murah, terus prosesnya juga bisa manual. Saya sempat punya alatnya,” kata Saris. Pengalaman Wahyudi yang saat ini berusaha bertahan dengan tetap membuka studio fotonya di bilangan Ratulangi, Gedongair, Bandar Lampung, juga sama. Namun, Wahyudi segera mengubah haluan saat generasi kamera analog demikian cepat berganti dengan digital. Semula, gerai foto kecil yang berada di depan Kantor Sosial itu bernama Meteor Foto Studio. Ketika zaman perubahan, Yudi mengganti nama lahan rezekinya itu dengan Meteor Analog dna Digital Foto Studio. Saat teknologi analog hampir tidak punya tempat lagi di masyarakat, lapaknya dia ganti merek dengan New Meteor Digital Image Service. Lelaki 36 tahun ini benar-benar meninggalkan fotografi analog sejak 2006. Ia mengubah dan mengganti perangkat fotonya dari kamera SLR F2 yang dia beli bekas seharga Rp2 juta pada 2004 menjadi kamera digital. Dia juga mengolah foto dengan komputer dengan program Photoshop

yang dia pelajari sendiri secara autodidak. Era analog sudah selesai. Kini, ia menjaring remah-remah rezeki dari masyarakat yang butuh bantuan mengolah data gambar dan mencetaknya ke berbagai media. Bermodal kamera Nikon D-3000 DSLR yang dia beli seharga Rp4,8 juta, ia berkreasi untuk meyakinkan konsumen bahwa olahan gambarnya punya nilai lebih dari olahan rumahan. Meskipun demikian, Wahyuni mengakui kualitas foto yang menggunakan klise hasilnya lebih bagus. “Kalau menggunakan klise, hasilnya natural, benar-benar skill dari fotografer. Kalau kamera digital juga bagus, tapi perlu diedit,” kata dia. Dari hasil jasa cetak foto itu, Wahyudi bisa menghidupi istrinya, Susilowati, dan anaknya, Marisa Wahyu Susilo. Bermodalkan printer cetak foto, komputer tabung 17 inci, ia berusaha mengejar zaman. “Tetapi kadang masih ada yang minta foto pakai klise. Tapi, saya sudah enggak pakai lagi,” kata dia. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

Foto dengan Film Lebih Mendebarkan

ZAMAN boleh berpindah, teknologi boleh berganti. Namun, nostalgia akan masa lalu akan terus hidup. Itu yang saat ini dijalani Rifat Attamimi dengan dunia fotografi yang menjadi hobinya. Di rumahnya di bilangan Telukbetung, Bandar Lampung, lelaki yang menekuni dunia perniagaan itu masih menyimpan aneka rupa alat untuk mengabadikan gambar. Kamera, terutama. Kamera-kamera zaman baheula dengan bangun kotak, berlensa lebar, bahkan doble, dengan pemutar film manual, hingga yang digital dia masih mengoleksi. Demikian juga dengan lensa, aneka ukuran dan jangkauan yang memengaruhi peruntukan spesifiknya masih dia punya. Ditemui di bilangan Pahoman, Kamis (9/10), Rifat antusias menjelaskan tentang fotografi. Meskipun memiliki banyak koleksi lama dan terlihat sangat runtut membicarakan fotografi, ternyata hobi Rifat ini baru dirasakan lima tahun lalu. “Tahun 2008 saya beli kamera digital Nikon D-40. Terus, saya pakai untuk memotret berbagai objek seperti bunga, kucing, pemandangan, dan lainnya. Nah, mulai saat itulah saya merasa pengin mendalami dan tertarik dengan fo-

±

tografi,” kata dia. Kecintaannya makin bertambah ketika melihat hasil jepretan fotografer asal Jepang yang kemudian menginspirasi dan menjadi idolanya. Sejak itu ia mulai mempelajari bahasa Jepang secara autodidak. Ia juga mempraktikkan jepretan yang dilihatnya di internet. “Saya berterima kasih dengan internet. Lewat internet saya banyak belajar. Tahun lalu saat berlibur ke Jepang dan ia berkenalan dengan seorang pria Jepang di sana. Tak lama setelah pulang, orang Jepang itu menawari saya memotret,” kenang dia. Rifat mengatakan di Jepang, negeri asal pembuat kamera merek terkenal itu, masih banyak fotografer yang memakai kamera analog. Bahkan, alat untuk mencetaknya juga sangat bagus. Bisa mencetak hingga ukuran besar. Fakta ini, kata Rifat, meneguhkan bahwa teknologi lama, yakni kamera analog dan penggunaan film sebagai media penyimpan gambar, tak kalah canggih. Sebab, bukti di Jepang itu menunjukkan penggunaan film justru untuk mendapatkan gambar dan mutu yang lebih berkualitas.

CMYK

Ia mengatakan memang menjadi terlalu ribet kalau menggunakan kamera analog saat ini. Ada beberapa tahapan dan proses panjang untuk mendapatkan gambar, bahkan hanya untuk sekadar mengecek saja. Meskipun demikian, Rifat mengaku kadangkadang masih menggunakan kamera analog dan film untuk keperluan pribadinya. “Kulkas di rumah saya penuhi dengan roll film. Jumlahnya ada 80 kotak. Saya stok biar enggak nyari-nyari lagi. Saya simpen di kulkas supaya tidak cepat kedaluwarsa.” Analog Vs Digital Beberapa hal ia sampaikan tentang pembeda kamera analog dan digital. Di kamera analog, katanya, tidak mengenal megapiksel atau kerapatan titik untuk membentuk gambar. Yang ada adalah ASA. Ini, kata dia, memiliki keunggulan. Sebab, mau dicetak untuk ukuran yang besar pun, relatif lebih baik. Menggunakan kamera analog, kata Rifat, butuh kerja sama antara fotografer dan petugas laboratorium pencetak foto. Sebab, citarasa warna petugas laboratorium umumnya hanya mencip-

±

takan agar foto terlihat terang. Sedangkan selera seni seseorang berbeda. Di era hampir semua orang memakai kamera digital, Rifat mengaku lebih tertantang jika menggunakan kamera biasa. “Saya lebih merasakan sesuatu kalau pakai analog karena hasilnya tidak langsung diketahui. Nah, momen-momen menunggu itu yang mendebarkan dan memainkan perasaan. Kadang merasa foto kita jelek, ternyata saat dicetak bagus. Pernah juga ngerasa foto yang dijepret bagus, tapi waktu dicetak hasilnya jelek. Banyak kejutan dan tantangannya,” kata dia. Meskipun zaman telah berubah, Rifat masih mengoleksi 10 kamera analog hasil buruannya. Ia sempat waswas ketika rumahnya kemalingan. “Untung saja kamera dan hasil foto klise enggak hilang,” kata pengagum fotografer Oscar Motulloh dan Roni Zakaria ini. Dalam menekuni hobi fotografinya ini, Rifat telah menerbitkan beberapa buku fotografi. Antara lain Shibuya Cross People dan So Many People. Juga buku Jurnalistik Street Fotografi. Hasil jepretannya juga bisa dilihat di Rifatattamimi.com. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

CMYK

±


±

minggu, 13 OKTOber 2013

LAMPUNG POST

CMYK

±

±

PARIWARA 15

±

±

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

lentera mINGGU, 13 oktoBER 2013 LAMPUNG POST

16

Inspirasi Bunga

±

±

Joko Sutopo GURU kelas V di SD Sejahtera, Kedaton, Bandar Lampung, itu tersenyum manis saat seorang siswanya, Joko, menyerahkan satu pot berisi pohon mawar dengan bunga warna-warni.

S

aat itu, seperti biasa, sekolah meminta siswa untuk menyum­ bangkan sebatang bunga dalam pot untuk hiasan sekolah. Joko Sutopo, bocah itu, menghadiahkan bunga mawar hasil persilang­ an yang ia lakukan sendiri di halaman rumah. “Saya masih ingat, warna bunga merah, pink, dan putih. Guru saya senang sekali. Saya memang sejak kecil suka tanaman. Waktu masih di kampung, saya senang melihat hamparan sawah. Terus, melihat orang mengawinkan pohon bunga, saya ikut­ikutan,” kenang dia, Kamis pekan lalu. Rabu (9/10) lalu, lelaki bernama lengkap Joko Sutopo Sugeng Har­ tono mendapat amanat untuk memimpin Politeknik Negeri Lampung (Polinela) sebagai direktur. Ia dilantik oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Jumat (4/10). Kecintaannya kepada tanaman sejak kecil tampaknya korelatif dengan kariernya saat ini. Polinela adalah entitas pendidikan yang konsentrasi utamanya sejak awal ada­ lah di bidang pertanian. Menelusuri kisah hidupnya, Joko masuk kategori sederhana. Orang tuanya pegawai sipil harus membagi penghasilannya untuk menghidu­ pi istri, empat anak, dan dua mertuanya. Rumah di Jalan Teuku Umar, Gang Pensiun, Kedaton, Bandar Lampung, menjadi saksinya. “Pada waktu itu harus ngirit banget,” kata dia mengisahkan masa kecilnya. Saat SMA, ia mengaku harus berjuang keras menembus subuh un­ tuk menuju sekolahnya di SMAN 2 Bandar Lampung. Sebab, ongkos yang diberikan orang tuanya hanya untuk sekali jalan. “Kalau berang­ katnya jalan kaki pagi­pagi pukul 05.30 sudah berangkat. Pulangnya baru naik angkot. Jaraknya lumayan dari Kedaton ke Gotongroyong. Kalau 5 kilometer sepertinya lebih,” kata dia. Banyak potongan kisah kecil yang menginspirasinya untuk sukses. Ki­ sah sepatu tentara, misalnya. Alas kaki yang menemani setiap hari me­ nelusuri jalan itu adalah sepatu ABRI warisan orang tuanya yang mutasi dari TNI. “Karena setiap hari kegesek aspal, haknya aus dan miring. Terus, saya potongin karet ban bekas mobil, saya tambal di situ. Jadi awet betul.” Sejak kecil Joko memang punya prestasi. Saat sekolah di SD dan SMP, ia menjadi juara umum di sekolahnya. Di saat penglepasan kelu­ lusan SMP, kepala sekolah berpesan kepadanya untuk memilih seko­ lah favorit di Bandar Lampung. Saat di SMAN 2, ia juga mendapat lima besar di sekolahnya. Ada beberapa tilas yang ia torehkan saat di SMAN 2 Tanjung­ karang. Bersama temannya Indra Kusuma, Januari Jaya, Taufan, Ganes, dan

±

Ponani, dia mendirikan organisasi Pelajar Pe­ cinta Alam (Pepala) di SMAN 2 Tanjungkarang pada 1978. Tarikan garis Joko saat menulis juga menda­ pat penghargaan tersendiri. Tulisannya yang rapi mengantarkan Joko diminta menjadi penu­ lis ijazah. “Dulu kan nama pada ijazah itu ditulis tangan. Kalau sekarang sudah pakai komputer, jadi saya enggak laku lagi,” kata dia terkekeh. Garis hidup Joko tampaknya tak jauh dari bun­ ga. Di masa SMA ia mulai bekerja menjadi kar­ yawan toko karangan bunga sebagai tenaga perangkai dan penulis. Tulisannya yang bagus dan bisa merangkai bunga men­ jadi bekalnya. Sejak itu uang jajan dan peralatan sekolah ia tak meminta lagi de­ ngan orang tuanya. Setelah lulus SMA, ia memilih budi daya pertanian menjadi jurusannya di Univer­ sitas Lampung. Joko urutan keempat dalam daftar mahasiswa yang masuk di jurusannya. “Dulu fakultas perta­ nian paling favorit,” kata bapak satu anak ini. Saat kuliah ia juga mendirikan Ma­ hasiswa Pecinta Alam (Watala) bersa­ ma teman­temannya. Bukan itu saja, Joko aktif di pembinaan pramuka. Ia dan teman kuliahnya, Wan Abbas Zakaria, Suarno Sadar, Sri Sulastuti, Budi Kustoro, dan Supomo mendi­ rikan Gugus Depan Pramuka Unila 525­526 pada 1981. Bahkan hingga ia menjadi direktur sekarang ini, masih aktif di pramuka. Kini, ia menjadi “sopir” bagi lem­ baga pendidikan yang mapan di Lampung. Lima tahun ke depan, Joko menginginkan visi Polinela 2020 untuk mejadi lima besar ter­ baik di Indonesia. Menurut Joko, banyak dosen di Polinela yang memiliki penelitian bagus untuk mesyarakat, tapi banyak yang kurang mengapresiasinya. “Itu sisi yang ingin kami tingkatkan,” kata Joko. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

±

n LAMPUNG POST/IKHSAN

Sulistyowati,

‘Dosen’ Taman Kanak-kanak KECINTAAN Sulistyowati kepada dunia anak­anak mengantarkannya menjadi pengajar taman kanak­kanak (TK). Pada­ hal, sebelumnya dan kompetensi pendidik­ annya, ia adalah seorang pengajar di per­ guruan tinggi. Jalan ceritanya memang dipicu oleh ke­ prihatinan Sulistyowati atas pengajaran seorang guru TK tempat anaknya mulai mengenal pendidikan. Saat itu, seorang guru berperangai buruk, baik dari ucap­ an maupun perlakuannya kepada sang buah hati. “Terus terang, saat itu saya kecewa. Lalu, saya niat mendirikan sekolah dan home schooling yang nyaman,” kata dia. Menyerahkan pendidikan anak, terutama pendidikan usia dini kepada guru yang tidak tepat, menurut Sulis, adalah bahaya besar. Sebab, masa anak­anak adalah saat­ nya memori otak diisi dengan sesuatu yang sangat mendasar. “Alhamdulillah akhirnya saya mendidik anak saya sendiri di rumah dengan konsep home schooling. Hasilnya alhamdulillah baik akhlak, kepribadian, dan prestasinya,” kata ibu dari M. Azumashafa Ahsananditya, M. Hirza Ihsananditya, dan Izza Arzhavita Tyanandra ini. Soal fase pendidikan ini, Sulis sangat ter­ inspirasi pernyataan seorang psikolog asal Yogyakarta. Psikolog itu membuat pernyataan, “Kalau saja waktu bisa diulang anak­anak saya akan saya home schooling­kan.” Untuk menjawab kebutuhan mengajar anak dengan mandiri (home schooling), Sulis rajin mengikuti berbagai pelatihan. Setelah merasa cukup, di ruko dua lantai di

±

±

CMYK

n LAMPUNG POST/IKHSAN

Jalan Perintis Kemerdekaan, Kotabaru, Bandar Lampung, itu menjadi prefiks­ nya. “Lantai dua jadi rumah, lantai bawah ia jadikan ruang belajar home schooling Smart Qurrota A’yun (SMP). Saya ingin membuktikan home schooling bukan hanya untuk orang kaya saja,” kata wanita asal Jawa Tengah itu. Sulis mengawali perjalanan di dunia anak­anak dengan pernah menjadi seorang dosen selama dua tahun di Universitas Ah­ mad Yani, Banjarmasin. Saat habis kontrak, ia menjadi seorang guru TK. “Justru banyak

dapat ilmu saat mengajar di taman kanak­ kanak,” kata ibu tiga anak ini. Ia dan warga Banjarmasin mendirikan sekolah dasar Islam terpadu (SDIT). Saat suaminya harus pindah tugas ke Bandar Lampung pada Januari 2011, ia pun ikut dengan suaminya. Sulis juga membentuk sekolah yang sama. Yayasan Insantama dibentuknya pada 3 Maret 2011 dibantu dengan 10 orang temannya. Yasayan itu membuat SDIT Insantama pada tahun ajaran baru 2011. “Awalnya SDIT hanya ada 17 orang, sekarang sudah dua ta­

±

hun berdiri sudah ada 68 siswa,” kata Kepala SDIT Insantama Bandar Lampung ini. “Pendidikan Islam, akidah yang kuat dan lurus harus diutamakan, pelajaran lain hanya tambahan,” kata alumnus Jurus­ an Manajemen Universitas Islam Indone­ sia (UII) Yogyakarta ini. Wanita yang juga sering menjadi pemateri parenting kepada wali murid di sekolah itu mengatakan bahwa anak itu amanah dan ba­ gaimana cara orang tua untuk menyayang­ inya. “Anak jangan dikasarkan, tapi ada juga anak yang dilembutin tapi ngelunjak, ada penyakit di dalam keluarga misalnya pe­ ngaruh dari game dan televisi. Harus sabar menghadapi anak, bukan pasrah kalau anak salah.” ”Apa pun akan saya korbankan untuk anak­anak untuk umat,” kata wanita yang sedang hamil muda ini. Ia prihatin dengan materi yang sangat banyak di sekolah, anak­anak akan merasa setengah­setengah dalam belajar, kurang mahir komputer, menjahit dan pelajaran lain. Sedangkan tidak semua pelajaran itu penting. “Bukan dipaksakan dalam belajar, kalau senang anak akan mudah hafal dan mengerti,” kata Sulis. Menurut Sulis, home schooling sudah mendapat izin dan diakui Diknas, tapi masuk di pendidikan luar sekolah. Siswanya masih bisa mengikuti ujian nasional yang di­ adakan pemerintah. Ia dan suami juga mendirikan Izzata Insti­ tut agar kehidupan dan peradaban anak di masa depan yang lebih baik, lebih bernilai, lebih berkualitas dan diridai Allah swt. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

HIJAB mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

17

Memadukan Warna-Warna Gelap

±

±

INEZ menunjukkan baju pesta berwarna gelap miliknya. Alasannya sederhana, ia tidak begitu menyukai warna-warna cerah.

B

aju i n i mer upakan long dress berbahan jersey dengan paduan beludru untuk bagian tangannya. Long dress i n i d ipenu h i man i k-man i k d i bagian dada dan beberapa tempat sebagai aksesori bawaan. Mahasiswi Universitas Lampung ini mengg unakan ji l bab sem it u rba n berba ha n cer ut i. Ceruti merupakan satu spesies dengan sifon, tapi kualitas paling atas. Cocok untuk menyambut Lebaran. Lengan bermodel lonceng alias

bercut bra i dengan uju ng me nyempit padu untuk membangun kesan tubuh tetap terlihat rampi ng. Dress mem bent u k wide, tidak gombroh, tapi lebar. Bahanbahan jenis ini, ditambah dengan komposisi warna cenderung gelap akan membawa suasana adem. Ia membeli baju ini di Butik Aisyah, salah satu toko baju di bilangan Way Halim. Selain menyukai warna-warna gelap, Inez membeli baju tersebut karena terlihat santai dan cocok buat pesta. (M1)

foto-foto: laMpung post/ikhsan

±

±

Kreasi

Pashmina dan Ciput Ninja

MEMBOLAK-BALIK model jilbab yang cocok untuk pergi kuliah ataupun santai beberapa kali dilakukan Whela Zetira Veronica. Gadis manis yang kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati itu kerap menghabiskan banyak waktu di depan cermin. Maka, salah satu cara melipat hijab itu ia tunjukkan kepada Lampung Post, Jumat pekan lalu. Whela kali ini menggunakan pash­ mina berbahan sifon. Didasari dengan ciput ninja dan dress bahan spandek warna pich. Di luar ciput, selendang panjang itu ia pasangi penjepit di sisi kanan wajah, lalu diputar ke depan dan bertemu ujung di pundak kiri. Ornamen berupa bros bunga dapat digunakan sebagai penjepit agar pashmina tidak ke mana-mana. Dengan hijab ini, wajah tirus Whela yang putih terlihat lebih anggun. Senyumnya yang menampakkan behel menunjukkan kepribadian Whela

±

yang ceria. Whela mengaku keterampilannya memodifikasi jilbab ini hanya coba-coba dan mengandalkan feel­ ing. Awalnya melihat-lihat di socmed model-model hijab. Ketika dia mencobanya tanpa melihat tutorial, hasilnya bagus, bahkan dipakai terus sampai sekarang. Karena hanya iseng, terkadang ia sering lupa cara memakainya kembali. Dan itu yang membuat dia memilih bergabung dengan Hijabers Lampung untuk menyambungkan hasrat untuk mengutak-atik hijab. Whela menggunakan bros bunga sebagai aksesori. (M1)

±

foto-foto: laMpung post/ikhsan

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

KEluarga mINGGU, 13 oktoBER 2013 LAMPUNG POST

18

±

±

Kapan Saat Memutuskan Menikah? “Jangan pernah lagi ada kata putus, dari situ kita mulai percaya diri.”

S

ATU unit rumah di Jalan Wolter Monginsidi, Gang Hasan, Telukbetung Utara, itu lebih ramai dari hari biasa, Rabu (9/10) malam. Beberapa remaja dan orang tua berkerumun dan memilah-milah undangan. Maklum, salah satu anggota keluarga akan menikah akhir bulan ini.

Mutia Kameswara tak kalah sibuk di ruang yang sama, tetapi beda sisi. Calon pengantin ini bersama kerabatnya menyiapkan suvenir yang akan dibagikan kepada tetamu nanti. Tanggal 25 Oktober serasa tinggal sebentar lagi. Sebab, hari itu dia akan dinikahi sang kekasih, Win Badri Zaki.

±

Sedangkan resepsinya akan digelar sehari setelahnya. “Undangannya nanti dibagikan seminggu sebelum pesta,” kata Mutia, panggilan akrabnya. Kisah pertemuan mereka terjadi saat kerja kelompok di sekolah Pascasarjana Manajemen UBL. Dari situ mereka menjalin keakraban hingga keduanya berkomitmen untuk menikah. “Mas Zaki bisa mengajari saya apa yang tidak bisa orang lain lakukan kepada saya. Bisa mendewasakan saya, saya diajarkan banyak hal,” kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Lampung ini. Mutia tak menyangka prosesnya sangat cepat. Bahkan, ia mengaku sebelumnya pernah berpacaran dengan lelaki lain sebelum Zaki selama 7 tahun. Zaki juga sudah hampir menikah dengan wanita lain. “Tapi yang namanya jodoh enggak ada yang tahu,” kata wanita 24 tahun ini. Datangnya hari paling membahagiakan itu tentu mereka syukuri. Karena mengundang banyak tamu dan orang-orang istimewa, keluarga ini pun membuat persiapan yang sempurna mungkin. Zaki dan Mutia juga mengecek kesehatan hanya di KUA. “Saya enggak mau memberatkan pasangan. Maskawin terserah Mas Zaki semampu dia saja, saya akan terima. Nanti juga setelah menikah, dia jadi anak orang tua saya,” kata Mutia. Kemantapan Hati Mutia yakin tambatan hatinya itu calon imamnya. “Saya yakin dia akan jadi suami yang baik.” Mutia yang bersuku Lampung dan Zaki bersuku Palembang ini nantinya akan memakai pakaian adat Palembang dan Lampung pada acara resepsi di Graha Wangsa. “Enggak pake gaun nasional. Kalau saya tidak melestarikan adat, ya kapan lagi,” kata wanita anggota Hijabers Lampung ini. Juni lalu, Mutia dan Zaki sudah bertukar cincin, mengikat keduanya untuk melangsungkan pernikahan. Zaki mengatakan satu tahun lebih mereka bersama-sama. “Kalau bicara hati, kita enggak pernah yakin mana yang benar. Karena dalam hidup kita yang konkret baru percaya, tapi ini abstrak dan harus percaya. Baru bisa percaya setelah memantapkan pasangan kita,” kata lelaki 29 tahun ini. Saat dua bulan setelah pacaran, mereka sudah memantapkan untuk menikah. Memang banyak masalah yang terjadi saat bersama-sama. Bahkan cenderung banyak konflik. Mereka mengaku saling mengkritik satu sama lain. Hingga di saat puncak mereka berkomitmen untuk memutuskan hubungan atau menikah. Finalnya, Zaki dan Mutia memutuskan untuk menikah apa pun yang

±

±

CMYK

±

akan terjadi nantinya. “Jangan pernah lagi ada kata putus, dari situ kami mulai percaya diri,” kata Zaki. Zaki mengaku kepribadiannya serius. Ia menilai bahwa Mutia memiliki gaya gaul dan hedon. “Saya membutuhkan Mutia yang gembira, ceria, banyak senyum dan saya bisa ketawa lepas saat bersama Mutia. Yang jelas saya merasa aman dan nyaman. Kami saling membutuhkan dan saling melengkapi.” Zaki mengatakan tak ada kata sama. Orang itu wajib berbeda, dan dipersatukan dengan pernikahan. Keluarga Zaki dan Mutia sudah saling mereka perkenalkan. “Kerabat banyak yang datang nanti saja saya sudah senang. Belum tentu di hari Lebaran bisa berkumpul seperti ini,” kata Zaki. Zaki mengatakan saat umrah pada awal Maret 2012 ia berdoa untuk mendapatkan pasangan hidup. Begitu juga dengan Mutia dengan doa yang sama. “Sepulang umrah, kami dipertemukan, seminggu setelah umrah di Magister Manajemen UBL,” kata lelaki yang bekerja sebagai legal officer di Tarahan ini. Muti dan Zaki sudah mempersiapkan sebuah rumah di Perumahan Pagar Alam Residence, bilangan Gunungterang, Bandar Lampung, untuk dijadikan rumahku surgaku.

±

Persiapan Soal persiapan menjelang pernikahan, psikolog dari Universitas Muhammadiyah Lampung, Any Nurhayaty, mengatakan perencanaan keluarga pada saat menikah yang terpenting adalah kesiapan mental (kematangan emosi dan kesiapan finansial). “Keduanya itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” kata Any. Keduanya harus punya komitmen untuk menikah. “Orang yang sudah menikah, kata ‘aku’ akan menjadi ‘kami’,” kata wanita 42 tahun ini. Menurut Any, harus ada kesamaan tujuan dan pandangan untuk berumah tangga. Di Indonesia, keluarga besar juga berpengaruh dengan proses menuju pernikahan. Bukan hanya kedua calon mempelai, melainkan keluarga besar juga, apalagi tinggal di satu kota yang sama. Indonesia adalah negara kolektif ketimuran. “Keduanya harus saling menyesuaikan diri, untuk menikah menjadi lebih sulit kalau tidak mengenal keluarga besar,” kata alumnus Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada ini. Cek kesehatan, fisik juga perlu dilakukan. Untuk memasuk gerbang rumah tangga penyakit bawaan, misalnya diabetes dan kesehatan reproduksi, perlu diketahui. Terkadang kesehatan fisik bisa diabaikan karena rasa cinta. Mengenai harta gana-gini juga ada yang merasa penting, tetapi ketika melihat ke agama, harta gana-gini sebenarnya harta yang diperoleh dari penghasilan mereka berdua. (M1)

±

n Dian Wahyu Kusuma

CMYK

±


CMYK

±

minggu, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

±

CMYK

±

±

BANDAR LAMPUNG 2

Bypass Terhambat

Pencairan Dana Proses tagihan pinjaman (loan) dari Bank Dunia memerlukan waktu 3—4 minggu. selain dana, persoalan lahan di sekitar bypass juga menghambat pelebaran jalan. Wandi Barboy

BURAS

Arafah, Nuansa Padang Mahsyar! “WUKUF di Arafah 9 Zulhijah, 14 Oktober 2013, merupakan inti ibadah haji. Tak ada haji tanpa Arafah!” ujar Umar. “Untuk itu, lebih tiga juta jemaah haji dari seluruh dunia hari ini menuju Arafah memakai ihram, kain putih tak dijahit—sejenis kain kafan! Arafah memang gambaran Padang Mahsyar, tempat semua manusia kelak dikumpulkan, lalu dinilai amal baik-buruknya untuk ditentukan masuk surga atau neraka!” “Arafah bernuansa akhirat, jemaah selayak di Mahsyar, agar merenungi dan siap menghadapi hal sama nanti!” timpal Amir.

“Pikiran jemaah fokus memuja Kemahabesaran Allah dengan asmaul husna-Nya, membentang semua dosa di hadapan-Nya untuk pasrah diri dan mohon ampunanNya! Pengakuan jujur dan ikhlas tanpa sombong dan takabur di hadapan Allah saat wukuf, menjadi puncak amalan haji!” “Saat itu di langit Arafah Allah swt. memanggil para malaikat, membanggakan umat-Nya yang wukuf!” tegas Umar. “Pada sebuah hadis qudsi disebutkan Allah berfirman, ‘Lihatlah hamba-Ku di Arafah yang lesu dan berdebu. Mereka datang dari segala penjuru

H. Bambang Eka Wijaya dunia memohon rahmatKu sekalipun mereka tak melihat-Ku! Mereka minta perlindungan dari azab-Ku, sekalipun mereka tidak melihat Aku!” “Allah amat memuliakan hari wukuf di Arafah!” timpal Amir. “Nabi saw. bersabda, ‘Ia (Allah) mendekat pada orang-orang yang di Arafah. Dengan bangga menanya para malaikat, Apa yang di-

inginkan orang-orang yang sedang wukuf itu?’ Pada hari itu Allah senang jika mereka berdoa kepada-Nya! Ia kabulkan semua doa mereka. Kata Rasul saw., ‘Dari berbagai jenis dosa, ada dosa yang tidak akan tertebus kecuali dengan melakukan wukuf di Arafah!” “Bahkan Al Khatib dalam kitab Al-Muttafaq wal Mutfaraq (Wikipedia) menulis, Allah murka ketika manusia tidak yakin dosanya diampuni di Arafah!” tegas Umar. “Rasul saw. bersabda, ‘Yang paling besar dosanya

di antara manusia adalah seseorang yang berwukuf di Arafah lalu berprasangka Allah tidak memberinya ampun! Allah tanya para malaikat, apa balasan (bagi) hamba-Ku ini, ia bertasbih pada-Ku, ia bertahlil padaKu, ia bertakbir pada-Ku, ia mengenali-Ku, ia memujiKu, ia berselawat pada nabiKu! Wahai para malaikatKu, saksikanlah Aku telah mengampuninya! Aku beri safaat padanya! Jika hambaKu meminta tentu akan Kuberikan untuk semua yang wukuf di Arafah ini!” ***

Add on: facebook.com/buraslampost

±

Follow on: @buraslampost

P

ERBAIKAN Jalan Soekarno-Hatta (bypass) dari Rajabasa sampai Panjang sempat terhenti karena terkendala pencairan dana dari Bank Dunia. Menurut Hendro Tjahjono, koordinator teknik PT Conbloc Infratecno (CI), kontraktor bypass, dana pembangunan jalan sepanjang 18,1 kilometer ini mencapai Rp230 miliar. Sekitar 70% di antaranya bersumber dari Bank Dunia dan 30% dari APBN. Beberapa waktu lalu, ujar dia, kontraktor belum dapat melanjutkan perbaikan karena dana belum cair. Proses tagihan pinjaman (loan) dari Bank Dunia, ujar dia, memerlukan waktu 3—4 minggu. Rentang waktu itu bisa bertambah panjang jika ada revisi-revisi terhadap proposal pencairannya. “Jadi ini sempat menjadi kendala. Tapi sekarang sudah tidak ada masalah,” kata Hendro di kantin pul bus Puspa Jaya, Rajabasa, Sabtu (12/10). Hendro memastikan pelebaran dan pembuatan jalan dua jalur, khususnya di ruas yang menjadi wewenang PT CI, yakni dari Bundaran Rajabasa sampai simpang Jalan Pangeran Antasari, kini sudah dilanjutkan kembali.

Lahan Jadi Kendala

±

±

Selain persoalan dana, pembangunan jalan elak juga terkendala persoalan lahan. Banyak warga yang mengklaim sebagai pemilik laaat ini PT CI fokus han di sisi kiri dan kanan jala itu. Di antaranya di pada pengaspalan, daerah Rajabasa, di perempemasangan rigid beton, patan Jalan Komarudin, dan pembuatan pembatas dan beberapa titik lainnya. tengah jalan. Lebar bypass Masyarakat yang mengyang tadinya hanya 7 meter klaim ini ada yang memiliki sertifikat dan ada juga akan ditambah menjadi yang tidak. 15,5 meter. Sementara PT CI, ujar Hendro, tetap berpatokan dengan peta besar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 1980 dan 1987. Dalam peta itu ditegaskan bahwa 16 meter ke kiri dan ke kanan dari batas as jalan itu milik PU. “Jadi kami tetap melanjutkan pembangunan ini,” kata dia. Hendro menjelaskan saat ini PT CI fokus pada pengaspalan, pemasangan rigid beton, dan pembuatan pembatas tengah jalan. Lebar bypass yang tadinya hanya 7 meter akan ditambah menjadi 15,5 meter. Ia memastikan pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi agar ruas jalan ini tidak banjir saat musim hujan. Di antaranya dengan membangun saluran air di kanan dan kiri jalan. “Saat ini pengerjaan saluran itu sudah selesai 90 persen. Saluran itu nantinya akan mengarah ke sungai sehingga hujan tidak menjadi kendala,” ujarnya. Dengan melihat kondisi bypass saat ini, Hendro optimistis pembangunan bypass bisa selesai di masa akhir perjanjian, yakni Desember 2013. Dia juga berharap masyarakat yang masih bertahan di sisi kiri dan kanan bypass bisa bekerja sama dengan baik tanpa ada keributan sehingga pembangunan bisa segera diselesaikan. Berdasarkan pemantauan Lampung Post kemarin, PT CI mulai mengaspal jalan di seberang kantor Lampung Post hingga depan kantor Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Sementara di daerah Way Halim hingga ke Balai Pertemuan Bagas Raya sudah dipasang pembatas tengah jalan. (K3)

s

wandibarboy@lampungpost.co.id

±

CMYK

± n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

SEMRAWUT. Belasan kendaraan terjebak macet di pertigaan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pagaralam, Kemiling, Bandar Lampung, sabtu (12/10). Pertigaan yang tidak ada lampu lalu lintas ini kerap menjadi sumber kemacetan hingga 1 kilometer dari setiap arah.

2 Pemuda Curi Motor di Warnet DUA pemuda asal Lampung Utara mencuri sepeda motor di depan warung internet (warnet) di Jalan Pangeran Diponegoro, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Sabtu (12/10) dini hari. Keduanya, yakni Novan Dewantara (23) dan Irwandi (22), ditangkap petugas Unit Tangkal Sabhara Polresta Bandar Lampung di depan makam pahlawan Jalan Teuku Umar, Kedaton, sekitar pukul 04.00. Informasi yang dihimpun Lampung Post

menyebutkan dua pemuda itu mengambil sepeda motor milik Revo A-4369-GH milik Riski Hidayat (24) di depan warnet menggunakan kunci leter T. Tak ada yang mengetahui aksi dua pelaku. Peristiwa ini baru disadari korban ketika keluar dari warnet dan sepeda motornya tidak ada di parkiran. Korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Polresta dan petugas langsung melakukan pengejaran dan penyisiran.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Dwi Irianto mengatakan dua pencuri ini merupakan kelompok pencuri kendaraan bermotor asal Lampung Utara. “Tersangka kini sudah dibawa ke Polresta. Mereka itu merupakan kelompok curanmor asal Lampung Utara. Kasus ini masih kami kembangkan,” ujarnya. Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (CR1/K3)

Kesuksesan Berawal dari Keyakinan TEPUK tangan bergemuruh saat motivator Mario Teguh berdiri dan bersiap menyampaikan materi pada talkshow bertema Masa depan sukses adalah pilihanku di Graha Bintang Univeritas Malahayati, Sabtu (12/10). Dengan sedikit merentangkan tangan, dia menyapa 700-an peserta talkshow sambil mengucapkan salam khasnya, “Salam super.” Selama hampir dua jam Mario Teguh bak menghipnosis seluruh peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pengusaha, dan masyarakat umum, dengan kata-kata bijaknya. Sesekali para peserta tersenyum, tertawa, dan kembali bertepuk tangan kala sang motivator memberikan wejangan. Dalam materinya, pria bernama asli Sis Maryono Teguh itu mengajak seluruh peserta memiliki keyakinan untuk meraih kesuksesan. Menurut dia, setiap orang memiliki kemampuan yang telah Tuhan anugerahkan untuk mengantarkannya pada kesuksesan. Menurut Mario, kesuksesan bukanlah takdir, melainkan pilihan. “Salah jika kita berpikir kesuksesan itu takdir dari Tuhan. Setiap orang bisa meraih kesuksesan melalui mimpi, cita-cita, dan usaha,” kata Mario yang disambut tepuk tangan peserta. Namun, yang terjadi saat ini, ujar dia, orang-orang lebih cenderung fokus pada segala kekurangan yang dimiliki. Mereka selalu memikirkan dirinya yang miskin dan serbakekurangan, hingga menjadi tidak

±

±

n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

SEMINAR MOTIVASI. Motivator Mario teguh memberikan motivasi kepada 700 peserta talkshow dan seminar motivasi di Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung, sabtu (12/10). Acara tersebut mengambil tema Masa depan sukses adalah pilihanku. berdaya dan hanya bisa membandingkan kelemahannya dengan kelebihan orang lain. “Ingat, Tuhan hanya memberi masalah pada orang yang memang mampu keluar dari masalah itu,” kata Mario. Tidak hanya memberi motivasi, Mario juga membagi kisah dan pengalaman hidupnya hingga mencapai kesuksesan seperti saat ini. Saat SMA, keluarga Mario hidup pas-pasan. Saat dia berangkat sekolah menggunakan

motor butut ayahnya, ada beberapa temannya yang kaya mengejeknya. “Saya sampai disenggol pakai mobil hingga terjatuh ke sawah,” kenang Mario. Hinaan dan ejekan itu tak mematahkan semangatnya, justru menjadi motivasi meraih kesuksesan. “Hingga suatu hari saya bertemu dengannya lagi dan situasi berbalik. Inilah hidup. Kita harus berbaik sangka pada Tuhan dan jangan pernah menyerah,” kata Mario. (K3) n Delima Napitupulu/*

CMYK

±


CMYK

±

±

CMYK

±

FOTO mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

19

±

±

Siap Berkurban

±

B

ULAN Zulhijah telah datang. Jutaan umat muslim yang beruntung melaksanakan puncak tertinggi ibadahnya di Tanah Suci; berhaji. Sementara umat muslim di seluruh dunia mengamini dengan mengimani ajaran Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tentang makna pengorbanan. Setiap tanggal 10 Zulhijah yang dikenal sebagai Hari Raya Iduladha, atau untuk tahun ini bertepatan dengan 15 Oktober 2013, umat bersiap melaksanakan kurban. Satu ekor kambing atau domba atas nama satu jiwa manusia. Atau satu ekor sapi/kerbau/unta untuk

berjemaah tujuh jiwa manusia dikurbankan. Inti dari ajaran ini adalah kerelaan mengorbankan sesuatu yang cukup berharga untuk memberi rasa nikmat kepada sesama yang miskin. Daging domba atau sapi adalah simbol kenikmatan hidangan yang tak setiap hari bisa dinikmati oleh si miskin. Di Lampung, tanda-tanda keimanan terhadap ibadah kurban ini semakin tahun semakin tinggi. Jumlah umat muslim yang berkurban bertambah banyak. Kualitas kurbannya juga semakin baik . Dan, pedagang hewan kurban juga mendapat berkah

±

rezeki. Lampung Post memantau di beberapa lapak pedagang hewan kurban laris bertransaksi. Harganya juga semakin naik. Pilihan ukurannya juga semakin besar. Tetapi bukan itu saja, kesehatan hewannya juga mendapat perhatian. Petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menurunkan tim untuk memantau dan memeriksa setiap hewan kurban yang dijualbelikan. Ini untuk memastikan bahwa Lampung siap berkurban. Selamat berkurban, semoga Allah swt. memberi pahala terbaik. Amin.

Teks dan foTo: LaMPUnG PosT/Iksan dWI nUR saTRIo

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

mINGGU, 13 oktoBER 2013

LAMPUNG POST

±

apresiasi Sebuah kesepakatan atas Nama Simbol 20

Simbol secara langsung memperkokoh kedigdayaan puisi itu sendiri, seperti kian melegitimasikan bahwa pembaca puisi ialah makhluk cerdas lantaran ketersedian kemampuan (hak otonomi) mengisi ruang interpretasi. Saat kegelisahan melanda bahkan mengancam si penyair, simbol pun menjadi penengah hebat di antara penyair dan pembaca. F. Moses

P

ada 15 April 1865, tepat usia ke-54, Lincoln terbunuh. Kematian Presiden Amerika Serikat ke-16 tersebut membuat rakyatnya larut dalam duka. Bukan hanya Amerika Serikat, melainkan keseluruhan Amerika. Tapi, beberapa waktu setelah kejadian itu, penyair While Whitman (1819—1892) pun “terganggu”— imajinasinya seperti tengah diserang puluhan tujahan; ia lantas membuat puisi atas kedukaannya terhadap Lincoln. Maka terbitlah sepuisi berjudul When Lilacs last in the Dooryard Bloom’d. Puisi Whitman menyoal tanaman lilac yang sedang berbunga pada musim semi, kala saat itu Presiden Lincoln terbunuh. Tambah Whitman, kedukaan memang tak lagi melanda keseluruhan Amerika, tapi juga termasuk alam dan binatang yang ada di sana. Bahkan, burung hermit thrush pun bak mewakili duka orang-orang dengan menyanyikan lagu yang amat sedih. Setidaknya, ada tiga usaha simbol dalam puisi ini, yaitu lilac, star, dan burung hermit thrush. Ketiga simbol tersebut mengacu pada Abraham Lincoln. Lilac mengacu pada karakter Abraham Lincoln yang baik. Lilac merupakan simbol cinta, sama seperti Lincoln yang memiliki cinta dan dicintai oleh rakyatnya, termasuk Whitman. Star mengacu pada Lincoln sebagai pemimpin dan kepribadian yang hebat dan indah. Ia memimpin Amerika saat perang saudara antara Amerika bagian utara dan selatan, mengakhiri perbudakan, dan berusaha agar negara-negara di Amerika dapat tetap bersatu. Syahdan, burung hermit thrush mengacu pada perjuangan Lincoln untuk mengakhiri perbudakan dan mempertahankan kesatuan negara-negara Amerika. Atas catatan tersebut, simbol secara langsung memperkokoh kedigdayaan puisi itu sendiri, seperti kian melegitimasikan bahwa pembaca puisi ialah makhluk cerdas lantaran ketersedian kemampuan (hak otonomi) mengisi ruang interpretasi. Saat keg-

elisahan melanda bahkan mengancam si penyair, simbol pun menjadi penengah hebat di antara penyair dan pembaca. Simbol dengan terang juga mengacu pada katakata bermakna ganda (konotatif), sehingga untuk memahaminya seseorang harus “kaya bertafsir” dengan melihat bagaimana hubungan makna kata tersebut dengan makna kata lainnya, sekaligus berusaha menemukan figur konkretnya, mengembalikan kata ataupun bentuk larik (kalimat) ke dalam bentuk yang lebih sederhana lewat parafrase.

Kekuatan Simbol Sebagaimana Renne Wellek dan Austin Warren menyoal simbol, bahwa simbol juga merupakan suatu istilah dalam logika, matematika, semantik, semiotik, dan epistemologi; karena itu simbol memiliki sejarah panjang di dunia teotologi; simbol tak lain adalah bak sebuah sinonim dari “kepercayaan”. Simbol semacam perwakilan dari sesuatu yang lain. Simbol dalam puisi juga dapat berupa kata tugas, kata dasar, maupun kata bentukan—yang selanjutnya simbol dapat dibedakan antara (1) blank symbol, yakni bila simbol itu, meskipun acuan maknanya bersifat konotatif, pembaca tidak perlu menafsirkannya karena acuan maknanya sudah bersifat umum, misalnya “tangan panjang”, “lembah duka”, “mata keranjang”, (2) natural symbol, yakni bila simbol menggunakan realitas alam, misalnya “cemara pun gugur daun”, “ganggang menari”, “hutan kelabu dalam hujan”, dan (3) private symbol, yakni bila simbol itu secara khusus diciptakan dan digunakan penyairnya, misalnya “aku ini binatang jalang”, “mengabut nyanyian”, “lembar bumi yang fana”. Namun, batas antara private symbol dan natural symbol dalam hal ini sering kali kabur. Bentuk pengaburan dimaksud lantaran terlalu dekatnya penyair dengan alam (semesta) itu sendiri. Meski demikian, tetaplah dapat dikenal antara yang natural dan privat. Kita dapat mengendeus dari puisi Celana I karya Joko Pinurbo, ia kerap bermain dalam ranah privat: seperti “kebersihan diri”, “keaslian diri”. Selain itu, pada puisi Tukang Cukur atas peleksikalan “di kepalaku” bermakna kepala bumi itu sendiri. Bagaimana dengan Lampung? Saya berani bilang, “simbol liris dan imajis” sangat “merasuk baik” para penyairnya—barangkali kelirisan dan keelokan alamnyalah yang paling bertanggung jawab. Sebut saja Iswadi Pratama dengan kekhasannya bermain dengan sebuah kenangan bernama Tanjungkarang. Isbedy Stiawan Z.S. yang kerap seperti terganggu oleh momen puitika laut Telukbetung dan sekitar, Ari Pahala yang pernah dirundung oleh kedalaman sumur; hingga ia pernah menghadirkan puisi

n ANTARA/IGGOY EL FITRA

LAKON ‘INTEROGASI’. Pelakon dari Kelompok Studi Sastra dan Teater (KSST) Noktah memainkan naskah Arifin C. Noer, Interogasi, di Gedung Utama Teater Taman Budaya Sumbar di Padang, Rabu (9/10) malam. Naskah Interogasi disutradarai Syuhendri itu bercerita tentang Descartes yang menjadi pahlawan ilmu pengetahuan dan Malin Kundang jadi pendurhaka bagi tanah asalnya. Sumur Bapak, Udo Z. Karzi memberikan tawaran estetika baru (usaha tindakan penyelamatan ucap lokal menjadi estetika ingatan sebuah sejarah atau tradisi lisan dalam wahana puisi). Selain itu, Inggit Putria Marga yang menghadirkan “estetika agraris” ke dalam mantra puisi, Agit Yogi Subandi dengan kelirisan taman/tangkai/ kumbang, daun, serta embun pagi hari suasana pedalaman Lampung. Kemudian ada juga Fitri Yani yang sepengamatan saya, ia terganggu oleh gagasan dari sebuah dermaga. Kira-kira demikian sepenggal catatan ingatan saya. Seturut dikatakan Barthes, bahwa simbol juga

merupakan lapangan dari tema, secara tegas simbol menguatkan makna itu sendiri. Simbol membawa rangkaian puisi ke arah tujuan paling estetis, mengomunikasikan makna, dan penyampaian segala bentuk gagasan. Maka, bermain simbol, secara langsung juga siap bermain dalam ranah “perwakilan makna”. Seyogianya, simbol pun mesti kian menerangkan tubuh puisi; bukan menggelapkan, apalagi menyesatkan pembacanya. Masih sempatkah kita untuk senantiasa menawarkan simbol dalam wahana puisi? n

F. Moses Sastrawan

buku

galerI

Membaca ruang Khusus anak Gaul

Indonesia X Files Abdul Mun’im Idries Noura Books, Juni 2013 359 hlm. “KAMU gila. Ngelawan arus. Pulang tinggal nama entar.” Begitu yang terlontar dari kolega dr. Abdul Mun’im Idries, ketika akhir 1993, dokter forensik ini berani menjadi saksi ahli kasus pembunuhan Marsinah. Kala itu, santer diyakini pejuang buruh ini dihabisi oknum militer—ketika militer paling ditakuti dengan penculikan senyapnya. Tapi berani-beraninya Mun’im mengusik tentara. Lalu, apa yang dihadapi Mun’im dan fakta apa yang ia temukan ketika harus terjun pada detik-detik mencekam Tragedi Trisakti dan Tragedi Semanggi? Bagaimana analisis forensiknya terkait pembunuhan Munir, Tragedi Tanjung Priuk, Tragedi Beutong Ateuh, dan sebagainya? Mun’im dalam buku ini membongkar arsip, membeberkan fakta-fakta mengejutkan, mengungkap sejumlah nama tabu, di samping berbagi kisah dan cara ilmiah (kedokteran) forensik dalam membongkar kriminalitas dan kejahatan di negeri ini. n

Tears in Heaven Angelia Caroline Gagas Media, 2013 352 hlm. AKU akan merindukanmu. Ta k sedet i k pu n hat i k u luput dari denyut perih karena kehilanganmu. Kau t i nggal terlalu sebentar, pergi terlalu cepat. Seperti rahasia ilahi lainnya yang tak benarbenar kumengerti, terkadang aku bertanya-tanya mengapa Tuhan hanya memberi waktu sedikit untuk kita. Tapi aku tidak menyesalinya. Karena sejak awal pun aku tak pernah berusaha menghindari kebersamaan kita. Aku akan merindukanmu. Dan aku tahu, mulai hari ini, perasaan ini akan senantiasa menyiksaku. Tapi tak apa, sungguh tak apa. Sakitnya masih tak seberapa... ketimbang harus melupakanmu. n

±

CMYK

±

CMYK

DEM A M k u mpu la n cer pen denga n berbagai genre mulai mewabah. Tentu, munculnya kumpulan cerpen dengan berbagai genre dengan kover yang didesain heboh agar menarik perhatian pembeli. Satu di antara sekian banyak genre kumpulan cerpen yang mejeng di toko buku adalah FLU, Fallin‘ Love with U yang diterbitkan penerbit Andi, Yogyakarta. Sekumpulan cerita pendek bergenre remaja yang ditulis Adnan Buchori, penulis asal Surabaya, ini berjumlah 13 judul. Sebagian besar sudah dipublikasi di majalah remaja. Dari judulnya saja sudah terasa cerita yang ditulis Abe demikian Adnan biasa dipanggil, menggambarkan kisah remaja yang selalu beraroma cinta dan kegokilan anak remaja masa kini. Jika melihat kovernya, yang gambar seorang (anak) perempuan sedang meler, memberi kesan buku kumpulan cerita pendek ini adalah sekumpulan cerita untuk anak-anak, bukan untuk para remaja. Bukankah kover sebuah buku seharusnya menggambarkan isi buku tersebut? Atau penerbitnya memang sengaja? Setidaknya untuk memancing rasa penasaran pembaca? FLU bukan sakit flu biasa sebagaimana yang dipikirkan banyak orang. FLU justru cerita yang sangat beraroma cinta yang disebabkan karena virus, bersin, dan bakteri lain yang membuat kumpulan cerita pendek ini menjadi menarik dan bikin penasaran. Cara Abe meramu k isah-k isah cinta ala remaja dalam

±

Data buku FLU, Fallin’ Love with U Adnan Buchori Andi Publisher, 2013 188 hlm.

kumpulan cerita ini tentu akan membuat gemas para remaja, terutama yang sedang dilanda kasmaran. Kasmaran dengan Suju sampai tokoh Vivie tega melakukan apa saja agar keinginannya terpenuhi, sungguh sesuatu yang tidak boleh ditularkan pada remaja. Namun, Abe punya cara juga bagaimana menu m bu h k a n si mpat i denga n berempati pada anak pembantunya yang sudah lama menginginkan sebuah boneka barbie seperti milik Vivie. Baca deh ada sisi baik yang bisa ditiru oleh para remaja.

Mengalir dan Enak Dibaca Sebenarnya, apa yang diinginkan remaja k ita keti ka membaca buku? Jawabannya sederhana. Ceritanya simpel, bahasanya remaja, dengan kata lain menggunakan kalimat dengan gaya bahasa lisan dan kalau dibaca tidak bikin kening berkerut dan kepala nyut-nyut.

Nah, dalam kumpu lan cer pen ini hampir semua cerita Abe menjawab keinginan para pembaca remaja yang cenderung nggak suka bacaan berat dan kalimat yang menggunakan gaya bahasa indah, tetapi kadang sulit dicerna maknanya, seperti gaya bahasa dalam karya sastra. Bahkan, membaca cerpen Abe kita seperti dibawa penulisnya ke dalam sebuah ruang khusus anak gaul yang dalam keseharian menggunakan bahasa lisan yang supergaul, tidak memedulikan tatanan dan kaidah bahasa Indonesia. Yang pasti bisa dibilang bacaan ringan yang bisa dibaca dalam waktu semalam. Kendati begitu, bukan berarti buku semacam ini tidak banyak dibeli. Justru buku-buku semacam ini bisa menjadi bacaan alernatif yang cukup menghibur. Konon, buku Abe sebelumnya, Paperlane of Love, sudah cetak ulang beberapa kali.

Cinta Selalu Menarik Perhatian Kisah yang paling abadi dan nyaris tidak pernah turun harganya di pasaran adalah k isah tentang cinta dan cinta. Dari 13 judul cerita pendek dalam buku ini, sebagian besar menyuguhkan tentang kisah cinta anak remaja, tentu dengan keunikan dan ramuan yang berbeda. Memang kisah cinta yang paling bisa dijadikan magnet agar buku bisa laku dan laris manis. Enggak percaya? Baca, deh! n

Tita Tjindarbumi Cerpenis

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

sastra mINGGU, 13 oktoBER 2013 LAMPUNG POST

20

CERPEN bENNy ARNAS

±

A

±

Kami Tusuk Mata Kami

NAK pertama kami lahir. Jenis kelaminnya perempuan. Saya dan istri senang sekali. Kami menamainya Dinda Sahasika. Sebenarnya kami ingin menamainya Sahasika saja. Memang kami tidak terlalu paham artinya. Kami lebih menyukai bunyi ketika nama itu disebut. Terdengar unik. Namun, karena ibu saya yang begitu bahagia dikaruniai cucu perempuan meminta pendapatnya didengarkan, kami pun menambahkan “Dinda” sebagai nama depannya. Perihal nama, bagi kami masih dapat dikompromikan selama itu masih enak didengar. Lagi pula, bagi kami, arti sebuah nama tak banyak berpengaruh terhadap sifat dan masa depan seseorang. Lihatlah, begitu banyak orang yang memiliki nama dengan arti yang luar biasa bagusnya, tetapi berperangai kurang ajar dan hidup tak berjuntrungan. Ah, sudahlah, kami tak mau membincangkan ini lebih jauh. Kami takut malah menyinggung perasaan orang lain. O ya, setelah kami pikir-pikir, nama anak kami yang sekarang juga terdengar indah. Ah, hal ini tidak lepas dari rona kebahagiaan yang kami tangkap dari wajah perempuan yang melahirkan saya itu (ya, istri saya adalah seorang yatim piatu). Walau Dinda Sahasika bukan cucu pertamanya, sejauh ini Dinda adalah cucu perempuan satu-satunya. Cucu pertamanya yang berjenis kelamin laki-laki lahir dari rahim adik ipar saya (adik saya lebih dahulu menikah daripada saya). Fakta lain yang mendukung adalah saya dan tiga saudara kandung saya semuanya laki-laki. Dengan kenyataan itu, kami memaklumi kebahagiaan Ibu yang meletup-letup. Tentu kami tidak mau mencederai perasaannya hanya karena usulan namanya kami tolak. Ibu bahkan sempat melompat kegirangan beberapa detik setelah memastikan bahwa istri saya melahirkan bayi perempuan. Dua perawat yang membantu proses melahirkan pun tampak sedikit terkejut dengan kegirangan Ibu. Mereka sempat berpandangan sesaat sebelum sigap membereskan jahitan di selangkangan istri saya. * ORANG-ORANG menyebut kami sangat beruntung. Bukan hanya karena kami memiliki buah hati, tapi juga karena istri saya melahirkan pada tanggal 14 Februari. Melahirkan di Hari Valentine sungguh diimpikan banyak pasangan, begitulah kurang lebih inti ungkapan mereka yang dilontarkan dengan nada penuh ketakjuban. Kami hanya tersenyum. Jujur saja, kami tidak peduli tanggal berapa dan bertepatan dengan hari atau perayaan apa bayi kami dilahirkan. Bagi kami setiap hari adalah hari kasih sayang. Bayi kami lahir dalam keadaan sehat, anggota badannya lengkap, dan tinggi serta berat badannya normal, bagi kami sudah lebih dari cukup. Ternyata, memiliki bayi mungil itu memang meruahkan kegembiraan. Sepanjang hari kami bermain-main dengan Dinda (begitu akhirnya anak kami dipanggil) dengan penuh keceriaan seolah-olah ia adalah muara semua kebahagiaan kami. Saking asyiknya bermain, kami sering lupa waktu. Kami sering tak menyadari kalau matahari sudah lari, kalau malam sudah tinggi, kalau subuh sudah kembali. Kami berdoa siang dan malam, memohon agar Dinda selalu diberi kesehatan dan kebaikan. Kalau dipikir-pikir, memiliki anak telah membuat kami seperti orang gila. Ya,

±

seperti, bukan sebenar gila. Kami berbicara kepada Dinda seolah ia sudah mengerti arti semua kata-kata. Kami menganggap semua gerakan badan Dinda sebagai reaksi atas yang kami ucapkan, padahal kami sadar benar kalau bayi belum tahu apa-apa. Dan bagian ini yang kami pikir sangat lucu: ketika Dinda tertidur, kami selalu menggodanya agar kami dapat segera mencumbuinya. Namun, kalau ia terjaga sepanjang hari, kami tak henti meninabobokkannya agar kami dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang lain. Ah, ternyata kehadiran buah hati bukan hanya menggelombangkan membahagiakan, namun juga melimbungkan pendirian. Kami kerap tertawa menyadari kekonyolan ini. Benar! Dinda benar-benar mampu membuat kami melupakan kedewasaan yang seharusnya sudah melekat pada usia kami. Kami seolah sama dengannya. Ia seolah sama dengan kami. Kami larut dalam dunia yang baru. Dunia baru yang menyenangkan. Dunia baru yang tidak menguar aroma keasingan. Dunia baru yang cepat dikaribi. Dunia baru yang penuh candu. Dunia baru yang benar-benar di luar dugaan. Ya, kami memang sering mendengar bahwa memiliki anak seolah menggenapkan kebahagiaan dalam kehidupan. Kami percaya itu. Namun kami tak pernah menyangka kalau kebahagiaan itu akan menjadi sebegininya. Terlalu sukar digambarkan. Terlalu manis dibayangkan, tetapi sangat sayang bila raib dari ingatan. * KALAU Dinda menangis, istri saya akan langsung meraihnya. Hebatnya, istri saya seolah tidak pernah merasa kelelahan walaupun lebih setengah hari Dinda berada dalam buaian tangannya. Saya baru akan membuainya kalau perasaan bersalah membiarkan istri saya seharian bersama Dinda, mengerubungi saya. Ah, saya benarbenar suami yang tidak sensitif, rupanya. Sekali-kali, kami juga membaringkan Dinda di dalam buaian yang kami buat di dekat dapur. Kami mengayun buaian itu dengan ketukan dan kecepatan tertentu. Kadang agak cepat, kadang sangat pelan. Kami tak pernah mengayunnya dengan cepat atau sangat cepat karena kami tahu Dinda pasti merasa tak nyaman. Kami selalu bahagia kalau mendapatinya tidur dengan lelap. Wajah bayi memang berlumur ketenangan. Kami benar-benar percaya, kalau bayi terlahir tanpa dosa. Termasuk bayi kami, tentunya. Makin hari, kami makin menyayangi Dinda. Namun kami juga harus menerima keadaan bahwa sejatinya kami tidak bisa menemani Dinda sepanjang hari. Istri saya adalah seorang guru. Sementara saya adalah seolah pengarang. Ketika masa cuti melahirkan istri saya sudah habis, mau tidak mau ia harus kembali pada rutinitas di sebuah SMP di pedalaman kabupaten. Saya pun tak kalah sibuknya. Ya, saya benar-benar tidak mengerti bagaimana saya bisa serta-merta menerima tawaran seorang editor sebuah penerbitan untuk menulis sebuah novel dalam waktu kurang dari satu bulan. Apakah ini yang disebut berkah lahirnya seorang anak? Mungkin saja. Dan saya pikir, patutlah saya mensyukurinya. Namun begitu, tak dapat dinafikan, sebagaimana istri saya, waktu saya untuk mencumbui sang anak pun makin berkurang. Awalnya ibu saya sering datang ke ru-

mah sehingga kami merasa Dinda tidak akan terlalu merasa kesepian kalau kami tinggalkan. Namun, Ibu pun tidak bisa selama-lamanya begitu. Selain karena ia masih memiliki suami dan dua adik saya yang harus diurus, rumahnya pun tak bisa dibilang dekat dari rumah kami. Apalagi Ibu tidak memiliki pembantu untuk mengurusi rumahnya. Kami pun maklum kalau Ibu tidak bisa selalu menggantikan peran kami. Maka, kami membayar seorang pengasuh bayi. Karena banyaknya pekerjaan rumah yang terbengkalai, kami meminta pengasuh bayi kami mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya seperti memasak, mencuci, dan membersihkan rumah. Tentu saja, bayarannya kami tambah. Memang, hal itu membuat ia tidak mampu sepenuhnya mengurus Dinda sehingga anak kami lebih banyak berada dalam buaian. Saya sering mendapati Dinda terlelap di sana. Kasihan juga sebenarnya, tapi apa hendak dikata, kesibukan yang kami jabani, bukan hanya untuk kami. Semua untuk Dinda. Untuk memenuhi semua kebutuhannya kelak. Kami memang tengah mempersiapkan dana yang cukup besar agar Dinda dapat bermain di taman kanak-kanak yang berkelas dan belajar di sekolah yang berkualitas. Ah, senangnya apabila semua itu terwujud nantinya. Anakku, anak kami, tidurlah nyenyak

±

orang tua yang begitu peduli pada masa depan anaknya, orang tua yang begitu menyayangi anaknya Ya, tentu Tuhan memaklumi kesibukan kami yang bejibun. Kami melakukan semua ini demi anak kami. Tentu bila tumbuh sehat dan cerdas, Dinda akan menjadi bagian dari generasi penerus yang tidak hanya membanggakan kami, tapi juga bangsa dan negara. Syukur-syukur ia bisa jadi negarawan perempuan yang disegani dan dihormati. Ya, kami sungguh tidak mengerti, sebagai orang tua yang seharusnya bijak, Ibu justru lebih banyak menyalahkan kami perihal jatuhnya Dinda dari buaian. Kami bekerja, Bu, dalih saya. Kami mohon maaf kalau Ibu merasa direpotkan, timpal istri saya sembari menimang Dinda yang diantar Ibu lepas magrib tadi. Ibu justru mencak-mencak. Ia mengatakan kalau kami tidak bisa memilah mana yang lebih penting. Jujur, saya tersinggung. Sebenarnya saya berharap Ibu dapat membantu kami sebagaimana ia dahulu dengan telaten mengasuh anak adik ipar saya. Saya merasa Ibu belum cukup tua untuk memberikan perhatian yang serupa. Saya merasa sudah pilih kasih. Saya pun meluapkan unek-unek saya. Saya membandingkan perlakuan yang Ibu berikan kepada anak kami dan anak adik ipar saya. Ibu menganggap saya terlalu perasa dan berlebihan. Tapi saya pikir justru Ibu yang keliru. Saya benarbenar kecewa kepada Ibu. Saya marah besar. Saya sadar kalau saya sudah termakan amarah. Beberapa kali istri saya mencoba menenangkan dan meminta saya mengontrol diri, tapi saya tidak memedulikannya. Saya pikir saya harus menunjukkan wibawa saya sebagai seorang anak tua, apalagi saya sudah memiliki keluarga sendiri. Istri saya pun tak dapat berbuat banyak. Saya bahkan membentaknya ketika ia hendak merangkul Ibu yang meneteskan air mata. Kini, ia berdiri tidak jauh dari saya sambil menahan tangis. Malam itu, Ibu pergi tanpa sepatah kata. Saya menyesal, sebenarnya. Tapi n FERIAL saya pikir, apa yang saya lakukan sudah benar. Istri saya lebih banyak diam di buaian, ya. Kami akan selalu mendoamalam itu. Ia membuatkan kopi jagung kan dan membesarkanmu dengan cinta. kesukaan saya selepas kami salat isya berSetumpuk pekerjaan dan kesibukan takjamaah. Sungguh, saya tidak suka keadaan kan mampu mengurangi perhatian dan seperti ini. Saya merasa istri saya sebekasih sayang kami. Percayalah, Dinda, narnya tidak menyukai apa yang baru saja walaupun orang tuamu jarang lagi mensaya lakukan kepada Ibu, tapi dia tidak begajakmu bermain, hati dan cinta kami rani mengutarakannya. takkan pernah beralih darimu. Termasuk Tiba-tiba, pengasuh bayi kami berlari ketika pengasuh bayi mengabarkan kalau tergopoh-gopoh dari arah dapur. Badan kau terjatuh dari buaian pagi tadi. Saat Dinda panas sekali. Saya tak ingat lagi kataitu, ayahmu ini sedang berada di perpuskata selanjutnya. Kami bergegas menuju takaan, mencari data demi sebuah novel dapur. Tak lama, istri saya meraung. Saya yang tenggatnya tinggal menghitung hari. gegas menuju garasi sembari melarang Cepat bawa Dinda ke dokter, nanti saya pengasuh bayi menelepon Ibu. Kami hartelepon Ibu untuk nyusul ke sana! Seru us mandiri, pikir saya. Kami segera ke rusaya kepada pengasuh bayi itu di ujung mah sakit. Saya menyetir dengan tangan telepon. Istri saya yang sedang rapat kuriyang menggigil. Syukurlah kami sampai di kulum di sekolah juga sepakat begitu. Tak tujuan dengan selamat. lama kami sudah beroleh kabar kalau Ibu Kami yakin Tuhan sebenarnya sangat sudah berada di tempat praktik dokter sayang kepada kami hingga Ia menulangganan kami. Alhamdulillah. Saya dan runkan cabaran ini. Kami sangat sayang istri lega sekali. Saya dapat merampunganak kami. Ia pasti tahu itu! Kami sudah kan dua bab terakhir novel saya dan istri berusaha mempersiapkan semuanya saya dapat mengikuti rapat dengan tenuntuk Dinda, terutama persiapan maang. teri yang sangat dibutuhkan di zaman Ah, Tuhan memang menyayangi kami, sekarang kami. Ya, kami yakin Tuhan kedua orang tua yang tak kenal waktu akan menyembuhkan anak kami, seuntuk menghidupi anaknya. Ya, kami tak bagaimana Ia sangat menyayangi para ingin Dinda tidak bisa minum susu hanorang tua yang begitu menyanyangi ya karena kami tak mampu membelinya buah hatinya. (walaupun harga BBM batal naik, tapi sepSeperti kami, termasuk kami, tentu ertinya itu hanya untuk sementara—Ah, saja.n itu alasan yang tidak penting). Yang paling Lubuklinggau, 2012—2013 nyata adalah Tuhan selalu menyayangi

SAjAk-SAjAk

±

MohAMAd bAihAqi ALkAwy

Surat Lalat tubuhku jengat, mengisap sari-sari segala yang busuk semisal bangkai ucapanmu kibaskan tanganmu, maka aku akan terbang ke arah tak dikenal. sebab aku paling lihai berkelit atas setiap jebakan maupun umpatan yang sejatinya telah tercium dari jauh. apakah kau murka bilamana ujung lidahku menggerayangi kesibukanmu menjalankan rencana. sebab kesibukanmu adalah kebusukan bagiku. tunggulah sayapku akan terpanggil oleh angin ke arah segala yang lamat-lamat.

Ahad

Pendaki

hari ini bukan suasana jumat, melainkan ahad sebab tak ada aroma tuhan merasuk ke ujung hidung hanya saja terpatri si buah hati menari di ujung jari.

sematkanlah sifat binatang jika kau menemukanku telentang membayangkan keinginan di puncak keresahan, tersulam oleh beberapa lembar kabar bahwa kita telah mengkhatam abjad bintang dan segala yang kita temukan di antara butir perasangka kacang ketika ia memendam biji dalam cangkang.

di pancuran, sepagi ini rambutmu basah-merekah menenangkan desir air jatuh di wadah berukuran dua kulah yang hanya membasahi tubuhmu saja. tubuh tenang hari ahad menutup sederet nama tuhan di gelombang dada yang gemetar menyebut si buah hati berulang-ulang, melebihi getar alunan nama Tuhan di setiap hari-hariku sayang. air biru telah membasuh hijau matamu di depanku gemericik aliran air seperti zikir para pertapa menunggu wangsit dari langit.

tapi kau terlampau tak percaya bahwa keruh tubuh yang selalu tumbuh melepuh adalah muasal dari yang terasa. tak nyata.

hari ini, sekali lagi bukanlah jumat, melainkan ahad. dan segalanya tumpah bersama namamu yang kudaras setelah salat.

begitu pula halnya tubuh yang legam ini memintamu sejenak kembali pada diri.

2013

atau bilamana kau menemukanku memangu ke arah masa lalu ke setiap simpang yang semakin merenggang tak sepurwarupa namun apatah aku ini jika kesekian kalinya kau temukanku patah dan latah menimbang bimbang yang terlampau datang, barangkali hanya sekedar lewat untuk meyakinkan keinginan yang tak berketetapan dan melekat kiamat. jadi pernak berhias diri supaya tampil percaya diri. sematkanlah aku sifat binatang bilamana kau menemukanku pergi, tapi bukan sebagai pendaki lagi. 2013

Mohamad Baihaqi Alkawy, lahir di Toro Penujak, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 9 Mei 1991. Menulis puisi dan artikel di berbagai media dan antologi bersama. Bukunya, Tuan Guru Menulis, Masyarakat Membaca (dalam proses terbit).

2013

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

ILMU mINGGU, 13 oktoBER 2013

LAMPUNG POST

TEKNOLOGI 22

Granulator untuk Beras Siger

±

DESEMBER 2012 lalu, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan beras Siger. Beras “palsu” atau beras buatan yang terbuat dari tepung singkong dan menjadi alternatif pemenuhan pangan.

±

±

±

CMYK

±

O

rang dulu menyebutnya tiwul, bentuknya masih belum beraturan. Biasanya lebih enak dimakan menggunakan kelapa parut. Tapi dengan menggunakan alat yang di buat Warji, bentuk beras dari tepung singkong ini bisa dibuat dengan rapi, beraturan, dan dalam waktu singkat bisa menjadi bulir beras. Hanya warnanya yang agak kuning dan tentu rasanya berbeda dengan beras padi. Di beberapa r u ma h ma k a n d i Lampung sudah menyajikan menu dengan beras Siger menjadi makanan pokok pengganti beras padi. Sebut saja di Negerikaton (Pesawaran), Rumbia, Mesuji, dan Tulangbawang. Di rumah makan pinggir jalan lintas sudah menyediakan beras analog Siger sebagai menu utama. Tetapi merek dagangnya bukan disebut beras, melainkan tetap tiwul. “Lebih enak disajikaan dengan ikan gabus sayur. Ini menjadi makanan favorit. Ini juga bagus untuk penderita diabetes,” kata Warji saat ditemui, Kamis (9/10), di Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung. Nama Siger yang disematkan kepada makanan olahan ubi kayu ini cuma simbol saja. Siger adalah nama mahkota yang biasa dipakai oleh pengantin Lampung dan menjadi simbol utama kebudayaan Lampung. Munculnya ide beras Siger, kata Warji, adalah dalam upaya pemerintah melakukan diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional. Sebab, jika beras tidak pernah dicoba untuk digantikan dengan bahan baku lokal lain, ketergantungan negara akan terlalu berat. Warji sudah meneliti alat pembuat beras analog atau disebut pengganti beras sejak 2009 lalu. Ia membuat alat bernama granulator. Alat ini digunakan untuk membuat butiran. Dulu orang lebih memakai tampah, dan yang dihasilkan juga terbatas. Awa l nya i a menel it i beras Siger yang terbuat dari tepung singkong. Kemudian berlanjut ke tepung jagung dan tepung pisang kepok. “Ko-

±

moditas jagung, singkong, dan pisang kepok di Lampung masih banyak diproduksi.” Warji meneliti alat itu di Bengkel Mekanisasi Pertanian, Jurusan Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Unila. Peralatan yang digunakan adalah mesin pemotong besi, las listrik, las karbit, bor listrik, gerinda, ragum, martil, penggaris besi, dll. Desain masing-masing bagian paket teknologi menggunakan seperangkat komputer yang dilengkapi dengan software Auto CAD. Sementara bahan yang dipergunakan untuk perancangan adalah besi siku, plat besi, besi strip, besi poros, stainles steel, mur baut, elektroda dan lain-lain. Bahan utama untuk uji coba adalah singkong, potongan singkong kering, tepung, dan tiwul instan. “Kita bisa tahan pangan dengan tidak lagi bergantung dari beras padi. Dengan alat ini nantinya bisa dikembangkan menjadi alat rumah tangga,” kata lelaki kelahiran Sragen, 2 Januari 1978 ini. Warji menyimpulkan dalam penelitiannya, kapasitas kerja mesin sebesar 268 kg/jam dengan efektivitas penepungan sebesar 98,98%. Mesin perajang singkong mampu merajang singkong dengan kapasitas 206 kg/ jam serta mesin pembuat butiran tiwul mampu menghasilkan tiwul dengan keseragaman 3—5 mm.

SPESIFIKASI Nama : Mesi n pem buat butiran beras imitasi Panjang : 140 cm Lebar : 104 cm Tinggi : 150 cm Sumber tenaga : Motor listrik Daya : ½ HP ( Puatan mesin : 28 RPM Kapasitas kerja : 20 kg/jam

±

Bidang Granulator Terbuat dari besi pelat ketebalan 2 mm Diameter : 120 cm Tinggi cincin : 15 cm Diameter poros : 32 mm Panjang poros : 60 cm

Rangka Atas Terbuat dari besi siku Ukuran : 5 x 5 cm Panjang : 140 cm Tinggi : 100 cm Lebar : 70 cm

Rangka Bawah Terbuat dari besi siku Ukuran : 3 x 3 cm Panjang : 140 cm Lebar : 40 cm Tinggi : 20 cm

Sistem Transmisi Putaran motor listrik 1.400 RPM Puli motor listrik : 1 inci Puli gear box : 1 inci Rasio gear box : 1:50 Diameter cople : 3 inci Berdasarkan rasio putaran, maka besarnya putaran mesin/poros bidang granulator adalah 28 RPM. (M1) n Dian Wahyu Kusuma

±

CMYK

±


CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±

± ±

PERJALANAN mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

± ±

23

Kupang, Indahnya Kota Batu Karang

± ±

terlihat begitu banyaknya warga Kupang, khususnya wanita yang mengenakan jilbab, di pantai eksotis ini. Pantai Lasiana begitu memikat setiap wisatawan yang berkunjung ke pantai ini. Banyak juga penjual makanan. Pisang cokelat goreng, buah kelapa, dan buah lontar banyak dijajakan di sini. Satu buah kelapa dihargai Rp5.000.

Banyak tempat wisata di Nusa Tenggara Timur yang wajib Anda kunjungi jika singgah di Kota Kupang.

M

EMASUKI Kota Kupang kita akan disuguhi pemandangan batu karang yang hampir memenuhi setiap jengkal tanahnya. Namun, pantai serta objek wisata alam lain yang asri amat memesona. Sujarwo, ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Lampung, sempat mengunjungi beberapa tempat menarik saat singgah di berjuluk Kota Kasih ini. Air Terjun Oe Nesu Pagi buta, selepas salat subuh, perburuan panorama mata untuk membangun kesan di hati diawali menuju Air Terjun Oe Nesu. Tempatnya di Kecamatan Batakte, Kupang Barat. Sepanjang perjalanan, pemandangan batu karang tampak mendominasi lahan. Pemandangan khas Nusa Tenggara Timur di Kupang Barat adalah deretan rumahrumah sederhana, pohon-pohon yang kering menua, serta batu karang yang tersembul dari berbagai sudut. Meski terkesan tandus, angin kencang musim kemarau yang menerabas setiap benda membangun hawa dingin. Sekitar pukul 06.00 WITA, Air Terjun Oe Nesu sudah di depan. Penjaga loket tiket belum datang, itu artinya siapa pun bisa masuk secara gratis di objek wisata ini. Menuruni anak tangga yang sudah dibuat permanen menggunakan batu-bata, suasana leisure sudah terasa. Tampak ada jembatan yang menghubungkan antara sisi kanan dan kiri sungai yang dilalui Air Terjun Oe Nesu. Oe dalam bahasa Timor berarti air. Sedangkan nesu adalah nama daerah tersebut. Air terjunnya bertingkat-tingkat. Ada sekitar tiga tingkatan di tiga sisi gundukan besar. Airnya bersih dan jernih sekali. Kawasan hutan di Air Terjun Oe Nesu masih begitu asri dan alami. Pepohonan hijau saling berimpitan memayungi air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 300 meter ini. Sayang, tempat ini kurang terawat. Begitu juga dengan fasilitas kamar mandi yang kurang memadai. Daundaun kering juga bertebaran saat kita memasuki gerbang air terjun cantik ini.

± ±

± ±

Hutan Lontar di Pantai Lasiana Salah satu objek wisata yang wajib Anda kunjungi saat singgah ke Kota Kupang adalah Pantai Lasiana. Pantai Lasiana sangatlah populer bagi warga Kupang. Pantai ini berbeda dengan pantai lainnya di Indonesia ataupun di Kota Kupang khususnya. Pantai Lasiana banyak ditumbuhi pohon lontar. Wisatawan banyak yang berteduh di bawah pohon lontar. Pantai Lasiana berpasir putih nan lembut. Deburan ombaknya begitu tenang. Kita bisa berenang atau pun berjemur di kawasan pantai ini. Konon, buaya putih pernah muncul di pantai ini. Pantai Lasiana juga bisa dijadikan sebagai tujuan wisata bersama keluarga. Banyak juga keluarga muslim yang mengunjungi pantai ini. Hal ini

± ±

CMYK CMYK

± ±

Pantai Kelapa Lima dan Pantai Pasir Panjang Pantai Kelapa Lima dan Pantai Pasir Panjang hanya dipisahkan oleh Subasuka Resto. Menyusuri sepanjang Pantai Pasir Panjang yang berpasir putih ini membuat betah. Beberapa warga setempat juga memanfaatkan pantai ini untuk mencari tanaman laut sejenis rumput laut. Memancing adalah salah satu aktivitas yang bisa kita lakukan di pantai ini. Anak-anak asyik berenang menikmati suasana sore hari. Pantai ini tidak begitu landai. Ada tembok besar dan memanjang yang memisahkan antara daratan dan bibir pantai. Jadi, untuk Anda yang ingin menyusuri pantai ini harus turun dulu di bagian sisi kiri. Pantai ini dekat dengan jalan raya. Jadi, sangatlah strategis sekali. Anda pun tak perlu membayar tiket untuk memasuki pantai ini. Puas menyusuri Pantai Pasir Panjang lanjutkan perjalanan ke Pantai Kelapa Lima. Pantai Kelapa Lima begitu eksotis pada sore hari. Pasir putih mengitari pantai yang terletak di samping Subasuka ini. Sejauh mata memandang air laut biru seolah bersinar akibat pantulan sinar matahari. Pantai ini tak jauh berbeda dengan Pantai Pasir Panjang. Sisa alga berserakan di sepanjang bibir pantai. Tetapi, pantai ini tetap eksotis. Ada semacam undakan tangga di bagian atas. Biasanya undakan tangga ini digunakan untuk duduk-duduk santai. Restoran Subasuka tampak anggun berdiri di antara tepian batu karang, di antara Pantai Pasir Panjang dan Pantai Kelapa Lima.

Gong Perdamaian Nusantara Warga sekitar menyebut kawasan Gong Perdamaian Nusantara dengan sebutan Taman Nostalgia. Taman ini sangat luas. Ada semacam arena pertunjukan dengan Gong Perdamaian sebagai sentralnya. Sementara itu, di sisi kanan taman ini dipenuhi dengan deretan penjual aneka makanan dan minuman. Selain menikmati indahnya taman ini, Anda juga akan dipuaskan dengan wisata kulinernya. Anda tak perlu khawatir karena sebagian besar penjual di sini adalah muslim. Gong Perdamaian ini ditopang dengan empat tiang penyangga berwarna putih. Gong berada di tengah-tengah di antara empat pilar tadi. Gong ini berisi lambang kabupaten dan provinsi se-Indonesia. Gong perdamaian semacam ini juga ada di Kota Ambon. Tugu Sasando Tugu Sasando berdiri dengan gagahnya di pertigaan jalur menuju Pantai Kelapa Lima. Sasando merupakan alat musik khas Rote, NTT. Pilihan mengunjungi Goa Monyet ini untuk memudahkan karena letaknya berdekatan dengan objek wisata lainnya. Bahkan kita bisa berjalan kaki menuju Pantai Kelapa Lima selepas berkunjung dari Goa Monyet. Selain Goa Monyet di kawasan ini juga ada Goa Jepang. Goanya rapi dan begitu eksotis. Halaman goa tampak seperti taman. Daundaun tampak berserakan di kawasan ini. Dulunya Goa Jepang ini digunakan sebagai alat untuk menyimpan senjata. Lokasinya berdekatan dengan kantor Timor Ekspres, koran terbesar di daratan Pulau Timor. (M1)

CMYK CMYK

± ±

± ±

± ±


CMYK

±

CMYK

±

±

fashion mINGGU, 13 oktober 2013 LAMPUNG POST

24

±

±

Pelaminan Adat Palembang

±

Dekorasi pelaminan adat Palembang ada beberapa jenis konsep. Antara lain Kerajaan Sriwijaya dan klasik minimalis modern.

B

ULAN haji telah tiba. Orang Jawa me­ nyebut bulan 12 pada penanggalan Arab dan Jawa ini sebagai bulan besar. Kepercayaan bahwa bulan besar ini waktu yang tepat untuk hajatan, terutama pernikah­ an, tetap melekat. Bahkan, orang suku lain juga cukup banyak yang menggunakan bulan ini sebagai bulan baik. Jika Anda akan punya hajat pada bulan ini, tentu sudah merancang dan merencanakan acara dengan baik. Salah satu aspek yang bu­ tuh rancangan spesial adalah pelaminan atau sering juga orang menyebut puadai. Mengapa pelaminan? Karena itu adalah takhta tertinggi di mana raja dan ratu sehari akan menerima ucapan selamat dari tetamu. Salah satu pelaminan yang tergolong megah di Lampung adalah puadai suku Palembang. Lampung Post sempat mengintip persiapan acara resepsi calon pasangan pengantin Win Badri Zaki (29) dengan Mutia Kameswara (24). Mereka akan melangsungkan resepsi pernikah­ annya di Graha Wangsa, Sabtu (26/10) malam. Mereka yang berasal dari dua suku berbeda tampaknya telah sepakat berbagi pakaian adat. Mutia yang dari Lampung Menggala akan mendapat kehormatan dari pengantin pria yang dari Palembang dengan mengena­ kan pakaian adat Lampung saat akad nikah. Sedangkan pada resepsi akan mengenakan

±

±

pakaian adat Palembang. Ciri dari pelaminan adat Palembang me­ mang terlihat gemerlapnya. Ornamen dengan warna dasar merah dipadu dengan motif ukir warna emas akan membangun kesan glamor dan berwibawa. Pasangan ini akan menggunakan gedung yang menyediakan panggung pelaminan sepanjang 14 meter. Desainer tata pelaminan akan memenuhi panggung ini dengan sketsel­ sketsel untuk membangun satu kesatuan takhta raja yang jembar. Warna­warna emas dari ukiran maupun benang emas pada kain­kain yang dipakai akan dihidupkan oleh tata lampu (lighting) dengan warna natural dari bola lampu pijar. Sorot sinar lampu ini akan menampilkan detail bangun dan membangkitkan warna yang cemerlang. Puadai adat Palembang mirip dengan adat Lampung. Keduanya dibangun dengan mahkota berbentuk siger di bagian atas. Bedanya, siger pada puadai Palembang tidak terlalu dominan. Pada bagian takhta atau tempat duduk raja­ratu, satu bentuk yang dirancang agar menyerupai bilik dibangun. Sementara dua sisi kanan­kiri yang akan diduduki orang tua pengantin pria dan pengantin wanita juga dikesankan berada di depan bilik. Set sofa pada pelaminan ini terdiri dari sepa­ sang untuk pengantin dan empat unit untuk bapak­ibu dua pihak. Umumnya menggunakan sofa ukir dengan motif Palembang yang juga diwarnai dengan cat emas. Menurut Zaki, puadai yang akan digunakan resepsi nanti akan bernuansa Kerajaan Sri­ wijaya. Rifani Akta, seorang praktisi dekorasi pesta, mengatakan dekorasi pelaminan adat Palembang ada beberapa jenis konsep. Antara lain Kerajaan Sriwijaya dan klasik minimalis modern. Ifan, panggilannya, mengatakan yang berbeda dari puadai adat palembang ada pada lemari yang terletak pada kanan dan kiri pelaminan. “Istilahnya rek­rekan,” kata lelaki pemilik Ifan Dekorasi ini. Menurut Ifan, umumnya panjang pelamin­ an bisa mencapai 14—20 meter tergantung gedungnya. Tetapi standarnya berukuran 12 meter. Gedung Bagas Raya di Jalan Soekarno­ Hatta, misalnya, ukuran pelaminan bisa men­ capai 18 meter, dan di Gedung Graha wangsa bisa mencapai 14 meter. Untuk merancang dekorasi suatu pesta yang cukup megah, Ifan membutuhkan waktu sekira dua minggu hingga satu bulan. Bahan puadai terbuat dari sterofoam yang diukir dengan motif songket Palembang. (M1)

±

n Dian Wahyu Kusuma

±

CMYK

±

CMYK

±


Lampungpost edisi 13 oktober 2013