Issuu on Google+

±

±

CMYK

T E RU J I T E P E R C AYA

www.lampost.co

±

24 Hal.

minggu, 14 juli 2013 No. 12849 i TAHUN XXXVIII Rp3.000

±

JADWAL IMSAKIAH 4 Ramadan 1434 H/15 Juli 2013

Wawancara dengan penulis cerita anak tentang anak percaya diri. Hlm. 9

Ridho Ficardo Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Herman H.N. Wali Kota Bandar Lampung

n Lampung Post.DOK

FOKUS

Masih Berharap dari Togel

n Lampung Post.DOK

ARSENAL

INDONESIA

tak ada matinya. Meski riwayat panjang togel di Indonesia telah terkubur, judi tebak angka ini masih subur. Termasuk di Lampung. kar), Ricardo Salampessy Angka-angka itu bertaburan di selembar gbonefo (Arema Indonesia), kertas. Tanda-tanda panah terus menurun dari g), Ruben empat Sanadiangka (Persipura utama menurun terus hingga muncul angka 68 sebagai angka “jadi”. Empat angka main yang sudah diutak-atik, dimistik— istilah mengolah angka dalam togel—sana ura Jayapura), Vendri Mofu sini. Digabung dengan mimpi-mimpi “aneh” ra (Barito Putra), Firdaus Ramamenjadi urusan ribet saat ngecak togel. Stefano Lilipaly City) Butuh(Almere waktu berjam-jam untuk urusan ngecak togel ini. Mulai dari bertanya ke sanakemari angka main, kode mimpi yang paling ng), Ian Louis Kabes (Persipura mungkin bisa dicak sebagai nomor togel sudah menjadi ritual rutin para pemasang togel. Tak dibutuhkan hitung-hitungan matematika yang ruwet. Apalagi sampai rumusan matematika yang rumit untuk ngecak togel. RTH) Tetapi memang tak semua orang bisa ngecak ) togel hingga ditemukan angka yang benarbenar layak untuk dipasang. Judi togel kini masih menjadi mesin uang el Arteta, Kieran Gibbs, Olivier yang sangat hebat. Omzetnya yang mencapai miliaran rupiah memang tak sebanding ­dengan aktivitasnya yang terkesan sembunyi-sembunyi. berlain, Lukas Podolski, Aaron Semua kalangan mulai dari buruh bangunan Gnabry, Kriss Olssom, Chuba sampai pejabat, atau tukang becak sampai aparat sudah mahfum dengan angka-angka berhadiah ini. Nilai pasangannya juga bukan murah, bahkan ada seorang penggila togel yang setiap “bukaan” bisa menghabiskan uang hingga ratusan ribu. Salah satunya adalah Fahri, warga Sukarame. Ia adalah pemasang togel sejati. Urusan ngecak nomor togel sudah menjadi pekerjaan sehari-hari buatnya. Pegawai negeri di salah satu dinas ini nyaris tak pernah lupa memasang togel setiap bukaan. Untuk urusan judi ini, entah kenapa aparat kepolisian selalu beralasan kewalahan untuk membongkar sindikat judi togel ini. Seorang aparat mengaku kesulitan untuk menguak siapa bandar besar togel. “ Pasal 303 (pasal perjudian dalam KUHP, red) ini memang susah. Paling mentok cuma di bandar kecil. Tiap bandar kecil ini ditanya siapa bandarnya, jawabannya cuma kerja sendiri,” ujar salah seorang aparat. Tapi, kesulitan aparat mengungkap siapa bandar besar di balik bisnis judi beromzet miliaran rupiah ini justru dicibir warga. Mereka mengaku mustahil jika petugas tak bisa mengungkap bandar besar judi togel ini. “Tukang becak saja tahu, masak iya petugas enggak tahu.” (TIM/M1)

Jacksen F. Tiago

Arsene Wenger

Arsenal (4-4-2)

Indonesia (4-4-2) Kiper Kurnia Meiga

Kiper Szczesny

Belakang M Roby, Victor Igbonefo, Yustinus Pae, Ahmad Jufriyanto

Belakang Mestesacker, Laurent Koscielny, Bacary Sagna, Kieran Gibbs dipasang bek kiri

Tengah Imanuel Wanggai, Toni Sucipto, Vendri Mofu, Maitimo

Tengah Mikel Arteta, Jack Wilshere, Aaron Ramsey, Tomas Rosicky

Depan Van Dijk, Boaz Solossa.

Depan Theo Walcott, Lukas Podolski gsung

Sergio van Dijk � ANT

Jack Wilshere � AP

lan Siaran CTI, R

7) u (14Mingg 30 WIB . 20 Pukul

±

OASI S

Perceraian dan Kesehatan Anak ±

ANAK-ANAK yang kedua orang tuanya bercerai berisiko terancam permasalahan kesehatan buruk di masa depan. Selain risiko sakit jantung dan peradangan, juga dipengaruhi minimnya pendidikan maupun tingkat ekonomi. Hal tersebut berdasarkan kesimpulan p e n e l i t i University College London, Inggris, yang diterbitkan dalam jurnal Psychoneuroendocrinology. Tim peneliti yang dipimpin Rebecca Lacey menganalisis data perkembangan 7.462 sampel anak-anak yang dikumpulkan secara longitudinal nasional mulai 1958. Lacey dkk. menemukan bahwa anakanak yang orang tuanya bercerai sebelum ia berusia 16 tahun cenderung mengalami tingkat protein C-reactive lebih tinggi. Hal itu dipercaya terkait besarnya risiko sakit jantung dan diabetes tipe 2. “Pengamatan kami menunjukkan bahwa perceraian atau perpisahan orang tua yang meningkatkan risiko terjadinya peradangan,” tulis Lacey yang juga tidak melupakan ancaman minimnya pendidikan dan tingkat ekonomi sebagai faktor risiko kesehatan tersebut. (MI/R5)

±

Grafis, FAHMI

SEPAK BOLA

Striker Dream Team Siap Hadapi Arsenal JAKARTA (Lampost): Tiga penye­ rang Timnas Indonesia menjadi andalan Indonesia Dream Team menghadapi Arsenal pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14-7). Para striker itu, yakni Titus Bonai, Sergio van Dijk, dan Yustinus Pae. Sergio van Dijk sengaja diplot sebagai penyerang inti tunggal karena Boaz Solossa masih menjalani perawatan. Meng­ hadapi Arsenal, ketiga pemain akan mendapatkan suplai bola dari gelandang serang maupun gelandang bertahan yang dimotori Ahmad Jupriyanto. Pelatih Indonesia Dream Team, Jacksen F. Tiago, mengatakan selain memberikan porsi lebih kepada tiga pemain

tersebut, juga memberikan kesempatan pemain dari lini tengah untuk banyak melakukan tendangan langsung ke arah gawang. Indonesia Dream Team yang akan menggunakan kostum putih merah akan bermain terbuka dengan menyerang saat menghadapi anak asuh Arsene Wenger itu. “Kami akan ber­ usaha bermain keluar. Saya kira pemain yang ada sudah cukup dan pas untuk skema permainan yang kami siapkan,” kata Jacksen F. Tiago usai memimpin latihan kemarin. Selain itu, para pemain juga akan memanfaatkan setiap peluang menguasai bola ­dengan memaksimalkan umpan-umpan pendek serta permainan

Imsak 04.39 Asar 15.29

Subuh 04.49 Magrib 18.03

Zuhur 12.07 Isya 19.16

SBY

‘Semprot’

TOTO gelap (togel), lotere yang mengadu

ya), I Madeperuntungan Wirawan (Persib dengan tebakan angka mujur

kaki ke kaki. Menurut Jacksen, pertan­ dingan melawan The Gunners adalah salah satu media untuk mencari pemain yang tepat guna menghadapi Cina pada Pra-Piala Asia. Indonesia Dream Team yang merupakan nama lain dari Timnas Indonesia diperkuat 24 pemain, termasuk penjaga gawang Rivky Mokodompit. Pemain Sriwijaya FC ini merupakan pemain ter­ akhir yang masuk pelatihan. Pada latihan perdana ini, Rivky Mokodompit langsung mendapatkan materi tambahan sebelum akhirnya bermain ­dengan pemain yang lain, sedangkan Boaz Solossa hanya latihan ringan bersama fisioterapis Matias Ibo. (O2)

Dua Menteri

JAKARTA (Lampost): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kesal kepada bawahannya yang dianggap tidak bisa menjaga stabilitas harga daging sapi. Ia makin kesal karena para bawahannya justru saling lempar kesalahan satu sama lain, bukan mencari solusi. SBY pun “menyemprot” dua menterinya, yakni Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, kare­na belum berhasil menstabilkan harga daging sapi yang berputar di masalah perizinan. “Saya melihat urusan daging sapi ini masih berputar. Saya ­tanya Menteri Perdagangan, katanya di sini-di sini (kesalahannya). Loh ini ada di negara kita kok, bukan di New York (urusannya), tidak boleh saling lempar, (pakai alasan) birokrasilah,” kata SBY ketika membuka rapat terbatas di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13-7). Rapat dihadiri Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Keuangan Chatib Basri, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Kepala Bulog Sutarto Alimoeso, dan Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono. Seperti diketahui, harga daging sapi menjelang Ramadan me­ rangkak naik, dari semula Rp50 ribu per kilogram kini sudah melambung hingga Rp70 ribu— Rp100 ribu per kilogram. Bahkan di Lampung, harga daging sapi menjelang Lebaran diprediksi tembus di atas Rp100 ribu/kg. Lebih lanjut SBY menerangkan urusan kenaikan harga daging sapi bukan karena faktor seasonal. Ia berharap para pengusaha tidak mementingkan urusannya semata. “Soal daging ini bukan seasonal, sudah lama kita teriak-teriak dan membahasnya. Saya dilapori Mendag, Menperin, bicara dengan pengusaha besar. Ajaklah untuk tidak berorientasi di kepentingan sendiri, jangan pula pebisnis besar main mata, entah dengan peme­ rintah atau siapa pun yang bikin susah,” kata SBY.

Tiga ‘Sense’ SBY menekankan seorang menteri harus memiliki rasa perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap krisis, keadaan darurat, dan pertanggungjawab­ an. Ia menilai instruksinya selama ini sudah jelas, tetapi tidak berjalan di tataran bawah. “Untuk daging sapi, instruksi saya sudah jelas, Wapres dan Menko Perekonomian juga sudah jelas, tapi implementasinya lama. Saudara lihat pasar tidak. Pemimpin harus punya tiga sense, Mentan, Kabulog, Mendag, sense of crysis, sense of urgency, dan sense of responsibility,” kata SBY. Menindaklanjuti rapat terbatas tersebut, Menteri Pertanian Suswono akan menggelar rapat evalua­ si di Kementerian Koordinator Perekonomian pekan depan. Suswono mengakui perlu penyederhanaan perizinan impor agar proses impor tak berbelit dan kebutuhan domestik bisa segera dipenuhi saat produksi lokal tak mencukupi. Suswono mengatakan dari hasil evaluasi di rapat Menko Perekonomian, baru akan ditindaklanjuti apakah perbaikan dilakukan dengan revisi Peraturan Menteri Pertanian, Peraturan Menteri Perdagangan, atau di tingkat yang lebih tinggi. Sedangkan Menteri BUMN Dahlan Iskan menuding keterlambatan realisasi impor daging sapi karena sulitnya perizinan yang diberikan pemerintah. Sebelumnya, Perum Badan Urus­ an Logistik (Bulog) akan memasok sebanyak 800 ton daging sapi beku asal Australia dengan menggunakan angkutan udara supaya bisa masuk ke pasar. Daging sapi beku sebanyak 800 ton tersebut merupakan bagian dari total alokasi kuota untuk Bulog sebanyak 3.000 ton daging sapi beku yang importasinya dikhususkan untuk operasi pasar demi menciptakan stabilitas harga daging sapi. (MI/R5)

TAFSIR AL MISBAH

Allah Adil dalam Rahmat dan Ampunan PADA pembahasan Tafsir Al Misbah sebelumnya (Q.S. Hud: 40—52) didapat pelajaran bahwa istigfar sebagai upaya penebusan dosa dengan pertolongan Allah dan memperbaiki diri. Permohonan ampunan Allah ini juga bisa memudahkan datangnya rezeki. Tafsir Al Misbah kali ini melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai kaum yang ingkar dan diajak Nabi Hud untuk menyembah Allah seperti pada ayat 53—54. Dalam ayat 53 dikatakan kaum tersebut tidak memercayai seruan Hud untuk meninggalkan penyembahan

CMYK

KH. M. Quraish Shihab

n MI/DOK.

Tuhan mereka. Setelah lama bersanggah-sanggahan dengan kaum yang ingkar tersebut, Nabi Hud akhirnya menjawab: “Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa

±

±

sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.” (QS 11:54) Jawaban Nabi Hud ini sematamata cermin tanggung jawabnya sebagai seorang pembawa wahyu Allah, yang telah sering menyampaikan kebaikan, tetapi tetap tidak mendapat respons dan hanya keingkaran semata. Menurut cerita tersebut, Nabi Hud tidak malu mengakui kegagalannya di mata Allah, dengan mengharapkan Allah sebagai saksinya. Karena itu, Nabi Hud telah melepaskan tanggung jawabnya kembali kepada Allah. n

BERSAMBUNG Ke Hlm. 8

n ANTARA/WIDODO S. JUSUF

RAPAT KABINET TERBATAS. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wapres Boediono memimpin rapat kabinet terbatas bidang hukum dan ekonomi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13-7). Rapat membicarakan soal penanganan insiden kerusuhan di LP Tanjung Gusta, Medan, Sumut, dan melonjaknya harga daging sapi.

±

±

±


CMYK

±

BANDAR

MINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

±

“Jumlah tempat rehabilitasi sangat sedikit dibandingkan terus meningkatnya jumlah penyalahguna narkoba di Indonesia.”

2

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai penjara sebagai salah satu tempat yang menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Pemerintah diminta mengatasi hal ini dengan menambah tempat rehabilitasi.

±

±

Anang Iskandar (Kepala Badan Narkotika Nasional)

LAMPUNG

Penjara Sasaran Peredaran Narkoba Kepala Badan Narkotika Na­ sional (BNN) Anang Iskandar me­ngatakan sebagian besar pengadilan tidak hanya mem­ beri hukuman penjara kepada pengedar, tetapi juga peng­ guna narkoba. Hal ini mem­ buat penjara menjadi tempat berkumpulnya pengedar dan pengguna narkoba. Jumlah penyalahguna narkoba juga tidak berkurang karena tidak ada rehabilitasi. “Kalau sudah begitu kan otomatis penjara menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Ada pengedarnya, ada penggunanya. Ya sangat gampang mengedarkannya,” kata Anang pada kunjungan kerja ke Mapolda Lampung, Sabtu (13-7). Untuk itu, Anang memin­ ta pemerintah daerah bisa berkoor­d inasi dengan BNN dan kepolisian untuk mem­ bangun pusat rehabilitasi di daerah masing-masing. De­ ngan demikian, pengguna bisa disembuhkan dan dilepaskan dari ketergantungan obatobatan terlarang. “Dalam waktu dekat ini mudah-mudahan dibangun tempat rehabilitasi di Lam­ pung. Kami akan berkoor­ dinasi lebih lanjut dengan Pemprov,” ujarnya di depan pejabat Forkopimda Lampung, di antaranya Sekprov Berlian Ti­hang, Danlanal Lampung Ko­ lonel Laut (E) Fery Sidjaja, dan

CMYK

±

BURAS Mohammed Assaf, Idola Baru Arab! “MOHAMMED Assaf, 23. Pe­nyanyi acara hajatan di barak pengungsi Palestina Khan Younis, Jalur Gaza, ak­ hir Juni 2013 menang kontes Arab Idol TV Lebanon MBC di Beirut!” ujar Umar. “Di fi­ nal acara prestisius itu Assaf menaklukkan Ahmed Jamal dari Mesir dan Farah Yousef dari Suriah lewat penilaian juri dan SMS, utamanya dari Jalur Gaza dan Tepi Barat yang dikerahkan oleh Presi­ den Palestina Mahmoud Abbas!” “Assaf jadi realitas ceritacerita fiksi sejenis film India Slumdog Milionaire—anak

daerah kumuh menang kon­ tes acara televisi populer!” timpal Amir. “Assaf ikut per­ saingan bergengsi di dunia Arab—meliputi Asia Barat dan Afrika Utara! Puluhan ribu orang mengelukannya sebagai pahlawan Palestina saat ia kembali ke Jalur Gaza 25 Juni! Badan PBB untuk pengungsi (UNRWA) pun mendaulat Assaf sebagai Duta Perdamaian—ambassa­ dor for peace!” “Kemenangannya dapat liputan luas media dunia, hingga pimpinan Hamas yang kurang pas dengan musik pop pun, menurut

H. Bambang Eka Wijaya BBC, juga hadir menyambut ia kembali ke Jalur Gaza!” tukas Umar. “Assaf bahkan menjadi pemersatu Palestina baik antara pengikut Hamas dan Al Fatah, maupun Jalur Gaza dan Tepi Barat! Presiden Mahmoud Abbas akan mem­ prakarsai show Assaf di Jalur Gaza dan Tepi Barat, dan menyiapkan gelar ‘diplomat’ buat Assaf!” “Keberhasilan Assaf men­

jadi idola baru Arab memang berkat perjuangan yang se­ lama ini cuma ada dalam opera sabun!” tutur Amir. “Saat mau keluar Jalur Gaza mengikuti audisi Arab Idol di Mesir, di gerbang Rafah ia dua hari ditahan imigrasi Mesir! Saat ia sampai hotel tempat audisi, pendaftaran peserta sudah tutup! Tu­ lis Wikipedia, ia memanjat tembok, tapi cuma sampai tempat peserta menunggu gi­ liran! Ia terhenyak putus asa, lalu bernyanyi untuk para kontestan yang menunggu giliran. Seorang kontestan

Add on: facebook.com/buraslampost

Kepala BNN Lampung Kombes Zulkifli.

RALAT Pada berita Kejati segera Tahan Wirman, terbit Sabtu (13-7) hlm. 18, tertulis tersangka Wirman, kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Seharusnya kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. Demikian kesalahan ini kami perbaiki. Kepada pihak-pihak terkait, kami mohon maaf. Terima kasih.

±

Follow on: @buraslampost

TRANSPORTASI

PT KAI Tak Layani Pembelian di Stasiun

Minim Tempat Rehabilitasi Anang mengaku prihatin dengan minimnya pusat reha­ bilitasi, baik medis maupun so­ sial, untuk pengguna narkoba di Tanah Air. Menurut dia, jumlah tempat rehabilitasi yang ada sangat sedikit dibandingkan terus meningkatnya jumlah penya­ lahguna narkoba di Indonesia. Saat ini BNN memperkirakan 2,2 persen penduduk atau seki­ tar lebih dari 4 juta penduduk Indonesia menjadi korban pe­ nyalahgunaan narkotika. Dari 4 juta penyalahguna narkoba itu, ujar dia, hanya sekitar 18 ribu orang yang men­dapatkan layanan terapi me­dis dan sosial. Sementara si­ sanya, masih dianggap sebagai pelaku tindak kriminal murni dan tidak mendapatkan reha­ bilitasi, tetapi diberi hukuman penjara. “Hukuman itu memang pen­ ting. Tapi bagi penyalahguna narkoba, rehabilitasi lebih pen­ ting,” ujarnya. Pada kunjungan kemarin, Anang juga mengapresiasi ki­ nerja jajaran Polda Lampung, khu­susnya Kepolisian Sektor Ka­wasan Pelabuhan (KSKP) di Pelabuhan Bakauheni, yang sudah berkali-kali menggagal­ kan pengiriman narkoba ke Pulau Jawa. (CR5/K3)

asal Palestina yang sedang menunggu audisi, Ramadan Abu Nahel, yang mende­ ngarnya memberikan nomor audisinya pada Assaf sambil berkata, “Aku tahu takkan lolos ke final, tapi kau mung­ kin!” “Orang seperti Ramadan Abu Nahel itu yang langka di Indonesia!” potong Umar. “Terutama di jalur politik, nyata-nyata dirinya tak pu­ nya kemampuan pun ngotot ikut kontes, lalu tak bisa ber­ buat apa-apa untuk rakyat, cuma numpang nikmat gengsi tongkrongannya!” ***

n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

MARAK PENGEMIS. Seorang pengemis meminta sedekah dari pengunjung pasar takjil di lapangan Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (13-8). Meskipun dilarang, pengemis banyak bermunculan saat Ramadan, khususnya di pusat-pusat keramaian.

INFRASTRUKTUR

Jalan Tirtayasa Tak Tertangani TELUKBETUNG UTARA (Lampost): Ke­rusakan di Jalan Tirtayasa hingga kini belum tertangani. Baik Pem­ prov Lampung maupun Pemkot Bandar Lampung tidak ada yang mau memperbaiki jalan tersebut ka­rena merasa tidak bertanggung jawab. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Lampung I Komang Koheri, DP­ RD menerima banyak keluhan masyarakat soal kerusakan yang se­ makin parah di ruas jalan tersebut. Kerusakan itu sudah disampaikan ke Dinas Bina Marga Lampung. Namun, Dinas Bina Marga me­ negaskan tidak bisa memperbaiki ruas jalan tersebut karena sudah

diserahkan pengelolaannya kepada Pemkot. Sementara itu, Pemkot tidak bersedia mengambil alih pengelolaan ruas jalan tersebut jika belum diperbaiki oleh Pemprov. “Tidak ada yang mau bertang­ gung jawab. Kami sangat berharap Pemprov bisa berkoordinasi dengan Pemkot agar jalan tersebut bisa diperbaiki lah. Kasihan masyarakat­ nya,” kata Komang di Bandar Lam­ pung, Jumat (12-7). Komisi IV juga, menurut dia, segera memanggil Dinas Bina Marga dan Dinas Pekerjaan Umum Pemkot untuk membahas persoalan ini sehing­ga perbaikan cepat dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Her­

man H.N. mengaku belum tahu dan belum menyepakati penyerahan pengelolaan Jalan Tirtayasa kepada Pemkot. Kalaupun mau diserahkan ke Pemkot, kata Herman, ruas jalan itu harus lebih dulu diperbaiki sehingga ke depan Pemkot tinggal me­l akukan pemeliharaan rutin. Apa­l agi, kebutuhan dana untuk memperbaiki ruas jalan tersebut cu­ kup besar, yakni antara Rp30 miliar dan Rp40 miliar. “Barang rusak kok langsung dise­ rahin ke Pemkot. Harus bagus dulu dong, baru diserahkan. Kalau kami yang memperbaiki ya tidak sanggup karena anggarannya besar,” kata Herman. (VER/RIC/K3)

TANJUNGKARANG PUSAT (Lampost): PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Sub­ divre III.2 Tanjungkarang tidak lagi melayani pembelian tiket kereta di loket stasiun. Menurut Manajer Humas PT KAI Tanjungkarang Muhaimin, ma­s ya­ rakat bisa mendapatkan tiket ke­reta api di mitra PT KAI, seperti Indomaret, Alfamart, Kantor Pos, dan agen pem­ berangkatan lainnya. Kemudian tanda pembelian tiket di mitra baru ditukarkan di loket di sta­siun. “Mitra kami sudah banyak ter­sebar. Apalagi dengan menggandeng dua ritel besar serta Kantor Pos, masyarakat di mana pun jadi le­bih mudah mendapat­ kan tiket,” kata Muhaimin di Bandar Lampung, Sabtu (13-7). Namun, ujar dia, jika menjelang ke­ berangkatan tidak semua tiket terjual di mitra atau agen, petugas akan melayani pembelian di loket stasiun. “Jadi kami li­ hat dulu sisa dari mitra. Ka­lau memang masih ada tempat du­duk yang kosong, ya akan dijual,” ujar­nya. Untuk itu, dia berharap masyarakat bisa memanfaatkan mitra dan agen pen­jualan tiket kereta api. Apalagi di tempat tersebut masyarakat bisa mem­beli tiket sejak 90 hari sebelum ke­berangkatan. Sementara itu, untuk menganti­ sipasi lonjakan pemudik pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2013, PT KAI menyiagakan satu gerbong tambahan ke­las eksekutif, satu ger­ bong tambahan kelas bisnis, dan dua gerbong kelas ekonomi. (CR4/K3)

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

LAMPUNG POST

“Saya berharap ini menjadikan masyarakat umum bisa menikmati penerbangan melalui rute tersebut.”

3 INFRASTRUKTUR

IDULFITRI

±

Tampilkan Hasil Kerajinan di Dekranasda KALIANDA (Lampost): Peme­ rintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengimbau kepada para camat se-Ka­ bupaten Lamsel untuk da­pat menampilkan hasil ke­rajinan yang dimiliki daerahnya men­ jelang Idulfitri 1434 Hi­jriah di Dewan Kerajinan Na­sional Daerah (Dekranas­da) setem­ pat. Hal ini diungkapkan Sekre­ taris Kabupaten Lampung Se­latan Sutono, Jumat (12-7) la­lu, ketika rapat dengan pa­ ra camat di Aula Rajabasa. Menurut Sutono, hal ini di­ lakukan agar setiap pegawai di lingkup Pemkab Lampung Se­latan yang hendak mencari oleh-oleh bagi keluarganya di kampung pada musim mudik Lebaran 2013 bisa membeli di Dekranasda Lamsel. “Apa salah, pegawai kita dulu yang beli hasil kerajin­an

yang ditampilkan atau dijaja­ kan oleh tiap kecamatan di Kabupaten Lampung Selat­an sebagai oleh-oleh bagi keluarg­ anya yang berada di kampung halamannya,” ujar dia. Dengan menampilkan ha­ sil kerajinan daerah dari tiap kecamatan, kata Sutono, menjadi ajang promosi hasil ke­rajinan daerah sendiri se­ hing­ga kerajinan yang dimili­ ki tiap kecamatan dapat lebih dikenal masyarakat luas. “Bahkan, pemudik yang melintas di jalan lintas Su­ matera (Jalinsum) pun bisa tertarik untuk membelinya, apabila hasil kerajinan tiap kecamatan dijajakan di Dekra­ nasda Lamsel. Ini yang men­ jadi harapan kita bersama sehingga hasil kerajinan asal daerah kita bisa laku terjual pada musim mudik Lebaran 2013 ini,” kata dia.(TOR/D1)

Jalan Diperbaiki, Lalu Lintas Macet

n LAMPUNG POST/CK3

PENDARATAN PERDANA. Pesawat Susi Air yang membawa 12 penumpang dari Jakarta mendarat perdana di Bandara Serai, Krui, Pesisir Barat, Sabtu (13-7). Pilot Mark sedang berbincang-bincang dengan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Pesisir Barat Edy Mukthar.

Susi Air Layani Rute Krui KRUI (Lampost): Penerbangan perdana Susi Air dengan rute Bengkulu—Krui—Bandar Lampung, Sabtu (13-7), berjalan sukses. Pesawat milik PT Asi Pudjiastuti Aviation, selaku pemilik izin penerbangan untuk melayani rute tersebut, mendarat mulus di Bandara Serai, Krui.

n LAMPUNG POST/CK1

SAWAH TERENDAM. Hujan deras yang terjadi di Pekon Ciptawaras, Gedungsurian, Lampung Barat, merendam 15 hektare sawah petani yang baru ditanam. Foto dibidik Sabtu (13-7).

±

HUJAN DERAS

Sawah di Tiga Pekon Terendam Banjir

±

SUMBERJAYA (Lampost): Hu­ jan deras yang mengguyur wilayah Sumberjaya dan sekitarnya sejak Jumat (12-7) sore menyebabkan terendam­ nya areal persawahan di tiga pekon di Kecamata­n Gedung­ surian, Lampung Barat. Camat Gedungsurian Da­ nang Harisuseno, Sabtu (13-7), mengatakan tiga pe­kon yang areal persawahannya men­ galami banjir akibat luapan air hujan, antara lain Pekon Puramekar, Pekon Me­karjaya, dan Pekon Ciptawaras. “Banjir mulai naik ke areal pesawahan dan jalan raya Jumat, sekitar pukul 22.00,” kata Danang . Luapan air menyebabkan terendamnya areal persawah­ an seluas sekitar 15 hektare di Pekon Ciptawaras. Kemu­ dian, wilayah Pe­mangku Air Ringkih, Pe­kon Puramekar, terendamnya sawah sekitar 6 ha dan ko­lam ikan 1 ha.

±

±

Syafrudin (Kepala Bandara Serai)

DAERAH MINGGU, 14 juli 2013

CMYK

±

Di wilayah Bungin Satu, sawah yang terendam se­ luas 3 hektare lebih, berikut kolam dan tiga rumah ikut terendam. “Dalam musibah ter­sebut, dua unit sepeda mo­tor milik warga hanyut,” ujar Dadang. Akibat luapan banjir terse­ but, kerugian ditaksir menca­ pai puluhan juta rupiah. Ke­banyakan padi yang baru di­taman hanyut terbawa lua­ pan air, dan ikan milik warga yang dipelihara di kolam ju­ ga terbawa hanyut. “Menurut warga, banjir besar ini tiap lima tahun se­kali terjadi. Dan penyebab­ nya adalah Sungai Besai dan Sungai Air Ringkih yang me­ luap,” ujar Danang. Hingga kemarin sore, air masih merendam areal persa­wahan karena hujan belum juga berhenti. “Sam­ pai sore ini air masih tinggi,” kata dia. (CK1/D1)

CMYK

Pesawat pertama yang men­darat dengan pilot An­ drea, warga negara Inggris, dan kopilot Roman, warga ne­g ara Prancis, membawa 9 penumpang dari Bandara Fatma­w ati Bengkulu pada pukul 11.00. Setelah tran­ sit beberapa saat, pesawat melanjut­k an perjalanan menuju Bandara Radin Inten, Branti, Lampung Selatan. Sekitar 20 menit kemudian, pesawat yang dikemudikan Mark, warga negara Aus­ tralia, dan kopilot Yolandi, warga negara Afrika Selatan, dari Jakarta mendarat mulus di landasan pacu Bandara Se­rai dengan membawa 12

penumpang dari perusahaan penerbangan Susi Air. Kepala Bandara Serai Sya­ frudin, didampingi Humas Marsusi, Sabtu (13-7), menga­ takan pesawat Susi Air res­ mi beroperasi dengan mela­ yani rute Krui—Bengkulu, Krui—Bandar Lampung dan sebaliknya, dengan jadwal pe­nerbangan tiga kali dalam se­pekan, yaitu Selasa, Rabu, dan Sabtu. Syafrudin berharap ini menjadikan masyarakat umum bisa menikmati pener­ bangan melalui rute tersebut. “Kalau tarifnya Krui—Bandar Lampung dan sebaliknya Rp357 ribu per orang de­

kunjungan wisatawan asing ke Krui. “Saat ini, Bandara Serai satu-satunya bandara di Lam­ pung yang menjangkau luar provinsi. Selain itu perjalanan udara lebih singkat, dibanding perjalanan darat seperti dari Krui ke Bandar Lampung yang membutuhkan waktu 5—6 jam perjalanan,” kata dia. Selain itu, sesuai dengan maksud awal dibangunnya Bandara Serai untuk tem­ pat evakuasi dan mitigasi bencana, meskipun saat ini panjang landasan pacu baru 1.100 meter dengan lebar 23 meter. Namun, bandara itu su­ dah bisa digunakan untuk mendarat pesawat Hercules C Cassa 130, pesawat angkutan barang, penumpang, dan obatobatan, seandainya terjadi bencana alam di Kabupaten pesisir barat, yang memang merupakan kabupaten rawan bencana alam. (CK3/D1)

WAY TUBA (Lampost): Jalan lin­tas tengah (Jalinteng) Blam­ bangan Umpu, Way Kanan, se­dang diperbaiki. Sejumlah alat berat berlalu lalang hingga membuat kemacetan arus lalu lintas. Sementara polisi yang se­harusnya mengaturkan lalu lin­tas di tempat itu tidak ada. Pemantauan Lampung Post, ke­marin, sekitar pukul 09.00, Ja­linteng sepanjang kecamatan se­tempat mengalami kemace­ tan cukup parah. Tidak ada pe­tugas yang mengaturnya. Kemacetan lalu lintas terpa­ rah terjadi di Kampung Tan­ jungraja Sakti, Kecamatan Blam­bangan, tepat di tikungan tajam. Semakin siang kemace­ tan mencapai 1 km dari kedua arah. Para sopir pun berebut saling mendahului sehingga membuat kesemrawutan dan ke­macetan semakin jadi. Sementara itu, di Jembatan Way Tahmi, Kampung Gunung Sangkaran, para pekerja pro­ yek perbaikan jembatan ma­ sih berkutat dengan pekerja­ annya. Jalan pun dibuat satu arah dengan cara bergantian satu-sama lainnya. Di tempat ini Lampung Post juga tidak menemukan aparat berjaga mengatur arus lalu lintas. Antrean tidak terhindarkan lagi, pekerja dibantu warga sekitar untuk mengatur laju pengendara agar tidak terjadi kecelakaan. Pengerjaan jembatan terse­ but belum sampai 25%. Para pekerja masih sibuk member­ sihkan puing-puing aspal yang rusak, belum sampai penge­ coran. Jika pada arus mudik nanti belum juga selesai, ham­ pir dipastikan akan menjadi salah satu titik kemacetan lalu lintas di wilayah ini. Namun, arus lalu lintas be­ rangsur normal karena volu­ me kendaraan yang melintas juga berkurang. (CK5/D1)

±

OPERASI PEKAT

KKN FKIP UNILA

Warga Lampung Barat Antusias Bimbel Gratis LIWA (Lampost): Mahasiswa FKIP Universitas Lampung (Unila) yang melakukan pro­ g ra m K K N Ke p e n d i d i k a n Terin­tegrasi di Liwa, Lampung Barat, membuka bimbingan be­l ajar (bimbel) gratis bagi anak di lingkungan sekitar. Bimbingan belajar cuma-cu­ ma ini dilakukan di 44 desa di seluruh Lampung Barat, antara lain di Kecamatan Batubarak, Se­kincau, Sukau, Way Tenong, Sumberjaya, dan Kebontebu. Masyarakat antusias dengan program ini, terutama anakanak usia sekolah dasar. Para orang tua juga senang anak mereka mendapat bimbingan belajar secara cuma-cuma. Koordinator KKN di Lam­ pung Barat, M. Akbar, menga­ takan bimbingan ini dibuat de­mi mendarmabaktikan ilmu se­lama perkuliahan. Dengan de­mikian, masyarakat bisa me­ manfaatkan ilmu para maha­ siswa yang sedang KKN. Ia menjelaskan program yang ditaja tiga kali dalam se­ pekan itu membantu siswa se­ kolah dasar untuk semua mata pelajaran. Dengan bimbel ini, ia berharap anak-anak bisa terbantu meningkatkan mutu pendidikannya. Akbar menjelaskan semua m a ­h a s i s w a m e m b e r i k a n

ngan waktu penerbangannya sekitar 40 menit, dan Krui— Bengkulu, sebaliknya Rp353 ribu per orang dengan waktu tempuh sekitar 50 menit,” kata Syafrudin. Ia menjelaskan seluruh pengaturan rute dan jadwal penerbangan diatur oleh pihak Bandara Fatmawati Bengkulu, selaku penyelenggara lelang perusahaan pener­b angan yang melayani rute Bengku­ lu—Krui—Bandar Lampung. “Kami hanya pelaksana, se­ muanya diatur oleh pihak Ban­ dara Fatmawati di Bengkulu, kecuali ada subsidi pemerin­ tah daerah dan hasil evaluasi ternyata memang banyak pen­ umpangnya, bisa saja jadwal penerbangan ditambah. Kalau sekarang kami hanya melak­ sanakan hasil kesepakatan bersama,” ujar Syafrudin. Syafrudin optimistis ru­ te penerbangan itu akan berkembang pesat, salah satunya dengan banyaknya

±

kontri­businya dalam program ini. Hampir tidak ada peserta KKN yang tidak memberikan kon­tribusinya. Semua membe­ rikan pelajaran sesuai dengan kompetensi masing-masing. “Alhamdulillah, respons me­r eka sangat bagus. Para orang tua juga memberikan du­kungannya dan berharap pro­gram ini bisa berlanjut,” ka­ta Akbar kepada Lampung Post, Jumat (12-7). Sementara itu, koordinator di Kecamatan Sukau, Welly Is­ma Yudi, mengatakan anak-anak di lingkup kerjanya sa­ngat antu­ sias mengikuti kegiat­an bimbel itu. Apalagi dalam bu­lan puasa, anak-anak senang ka­rena sam­ bil menunggu azan ma­grib. Menurut Welly, program ini menjadi kegiatan andalan pa­ra mahasiswa yang sedang me­ lakukan KKN di Lampung Ba­ rat. Dengan demikian, manfaat KKN untuk masyarakat sekitar bisa dirasakan dengan baik. “Semoga ini terus berjalan. Setidaknya mereka yang akan KKN tahun depan bisa me­ neruskan program ini karena memang mengena dan dibu­ tuhkan warga,” kata Welly. Dari Tulangbawang Barat, mahasiswa yang ber-KKN ju­ga meluncurkan banyak program yang bermanfaat. (ASP/D1)

±

Polisi Sita Miras dan Petasan KRUI (Lampost): Jajaran Pol­ sek Pesisir Tengah menyita minuman keras jenis Mansion sebanyak 43 botol, Virgo 24 botol besar dan 5 botol kecil, dan Anggur Merah 30 botol, serta petasan ukuran besar kecil 239 pak. Barang tersebut disita dari para pedagang di Pelabuhan Kualastabas dan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (13-7). Kanit Reskrim Polsek Pesi­ sir Tengah Ipda Khairil An­ war mengatakan razia digelar

dalam rangka Operasi Pekat II, yaitu pemberantasan mi­ numan keras, judi, petasan, dan premanisme. “Kami tidak mengamank­ an atau memberikan san­ ski kepada para pedagang yang menjual minuman dan petasan. Kami hanya menyita barangnya. Dan ini dilakukan dalam upaya pembinaan. Pedagang diingatkan agar tidak kembali berjualan ba­ rang minuman keras dan petasan,” kata Khairil. Operasi yang melibatkan

10 anggota polsek tersebut dimulai sejak pagi hingga siang. Operasi bertujuan memberikan ketenangan dan keamanan saat Ramadan. “Jadi ketika orang muslim melaksanakan ibadah puasa dan memperbanyak ibadah, jangan sampai terganggu oleh bisingnya suara petasan dan acara mabuk-mabukan den­ gan minum-minuman keras yang kadang berakhir dengan hal negatif, seperti perkela­ hian atau hal lain yang tidak diinginkan,” ujarnya. (CK3/D1)

n LAMPUNG POST/AAN KRIDOLAKSONO

PROTES BLSM. Seorang tunanetra yang tidak mendapatkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) mendatangi Balai Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mempertanyakan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang tidak ia terima, Sabtu (13-7). Akibat protes warga yang menganggap BLSM tidak tepat sasaran, pembayaran BLSM untuk 197 warga Desa Palaspasemah yang diterima kemarin ditunda hingga Senin (15-7).

CMYK

±

±


PARIWARA

MINGGU, 14 JUli 2013

4

LAMPUNG POST

PARIWARA AC ********* MURAH ********* JUAL SPARE PART & AC RUMAH MERK PANASONIC, SHARP, LG, TERIMA : SERVICE (MINGGU BK), HUB.7505900, 085769683444, 087899331919 AJ Armina Jaya spesialis AC, rental AC floorstanding AC Comfortable,service AC, steam ac, perawatan ac. Hb. 082184488809 Service AC..AC.. AC.. perbaikan penjualan, service rental segala jenis. Hub. Anugrah Tehnik Mandiri 7199155, 087899310100. Dens Tehnik service AC suci/steam ac, bongkar pasang dll bergarsni. Hub. 082180464777, 0721-9796798 Mustika Teknik jual beli/tukar tambah AC baru/bekas segala merk, service cuci,bongkar pasang baru. Hub. Toko Jl.Ratu Dibalau No.28 T.Senang 7317516, 71111047, 085382091065 Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470

AIRLINES TIKET Tiket murah garuda, sriwijaya, merpati, lion, air asia, sky aviation tiket diantar hub.GEMA TNT (0721) 486100, 7467967 SMS booking 081274777959

ahli gigi Rama Dental ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. JL. Urip Sumoharjo Simpang Tiga Pejajaran hub.087899516746

ATRIBUT PILKADA Pabrik baju pilkada trmrh Rp45rb bndra2500 umbl”5rb spndk5rb stkr100rb krtunm25rb. Hub. Raja Cetak 0812.79242024

BENGKEL LAS Bengkel las Podomoro Welding, spesialis kanopi,teralis,pagar,railing,t angga besi,tower,minimalis & stailess.

Hb. 081379896280, 0721-7518048

BIRO JASA KURSUS STIR MOBIL Belajar mobil ADILA diantar jemput 360rb/paket, drop bandar 95rb. Hub. 072193969661, 081379640519

ELEKTRONIK DIGITAL PARABOLA Digital parabola system distribusi sales dan service sedia indovision, top TV, dll. Hub. 475331, 0811722855

FURNITURE Minimalis Produksi, interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern, Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166

foto copy LAMPUNG FC, jilid hard cover/skripsi, spiral kawat, Jl. Wr. Monginsidi 23 B Tanjung Karang, Bandar Lampung telp.0721-256053, 08127272602, email: lampung_fotocopy@yahoo.co.id

indekost Trm kos PEL,MHS,Umum, 2 ½ jt/th & 250.000/bln hb.085383564512 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590 Wisma Rahmayani trm kost di kampung baru unila & rmh kontrakan di Way Halim & Way Halim Permai hub. 0852.7963.4666, 0812.7204.966, 0896.3680.0800 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590

Interior Nadia Interior, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 0811792863 Safira interior mbt kitchen, kmr set, lmr pjgn, bar, partisi, meja ktr, vntr bank, hub.7164443, 0813.7933.7474

KAIN KEBAYA CARI Kain KEBAYA KELUARGA, BELI di Toko Textile SENTAUSA JAYA Batu Sangkar Bambu Kuning telp.263523

kehilangan STNK BE 4855 DG, Noka. MH1J B9123BK538986, Nosin. JB91E2522783, An. Misyani STNK BE. 7452 PP, Noka. MH88E4OTAAJ, Nosin. E470-1D-191392, An. Danu. STNK BE. 4494 NV, Noka. MHIJB9133CK121488, Nosin. JB91E-3109414, An. Evan Andriyansyah.

KESEHATAN Vivi urut tradisional, refeleksi dll. Terima panggilan. Hb.085267904681, 081933591789 Naik/turun berat badan dg es krim cair 3 rasa(berry, coklat, vanila) bergaransi dan dibimbing sampai berhasil !! hub.085377513318 BB:26567432 PIJAT TRADISIONAL Iin Massage & lulur siap panggil. Hubungi. 0812.7990.1117, 0853.7726.6697. Nisa massage urat trpi pgbtn, pr wtn, bs dipanggil hb. 082181823301

kolam renang Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, ob at-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

MESIN -mesin MESIN CETAK Dua mesin cetak offset toko 910 & computer langsung Lincah Store Jl.Pemuda No.94 Tj Karang seberang Ramayana.

FOTO COPY CV. Mitra Abadi jual, sewa, perbaikan, suku cdg, tinta, foto copy, msn Analog & Digital. Hub. 7505050, 0812. 7909898

musik

LOWONGAN Cp.085208670101, 081379097117, 089657898415

peralatan musik ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

PEMPEK PALEMBANG Hi.M.Rusdan mnrma psanan untuk lebaran prnhan dll cab, sltn agung, dpn polres, kdamaian, R.Basa hub.254626, 082181323516

PENDIDIKAN Kuliah cepat D3, S1, S2, akta IV.resmi & legal, wisuda Agustus-Sept hub. 081272432244 (no sms)

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 85 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PARKIR LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888 PONDOK INAP ANTASARI/ Penginapan & Homestay & kost: harian / mingguan / bulanan, Fas : AC/TV, KM didlm, parkir luas, aman Hub: 07213651116 & 082183437171 Jl. Antasari 171 Bdl hrg mulai 75 rb/hari

pengobatan GURAH Gurah perut membantu mengeluarkan kolon diusus bsr dll gurah hidung agar nafas longgar. Hb. 082184078429

RESEP MARTABAK

privat Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:07217481330, 0857-68003557 Privat Sahabat Edukasi : guru dtg kerumah semua pljrn TK, SD, SMP, SMA, Umum & mengaji 5 org gratis 1 hub.0721-7511559, 081279199569 Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji, guru dtg ke rmh, professional & sabar, siap UN, semester. hub. 07213667558, 0813 69 277 269 

PELUANG USAHA “Tira-Tira Elektrik” Dist Voc fisik PLN agen u/ kab kota selampung hub.081272288887, 085380913454, 081366822214. Anda memiliki perusahaan namun belum memiliki website, segera hub. Enggo: 085766755571 kami akan melayani anda dengan baik. C uci gudang !! Ban dalam, filter bensin dan kabel-2 sepeda motor, stok terbatas. Minat hub. 0878.7967.2627. Anda ingin memiliki sawah pertanian dg sistem bagi hasil ? Hub. PT Mitra Amanah Tani tlp.0721-704585

Jual Resep Martabak Bangka, rasa bersaing dan jual resep ES Cappoccino hub. 081279781220

RUPA - RUPA ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rembes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Limbah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. HELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

ATASI MAMPET Ahli Atasi Mampet Saluran Air, WC, Westafel dll, tanpa bongkar garansi hub. 082178790789

TOKO JATI Toko Jati 4 Sekawan, menjual aneka meubel jati ukir Jepara, Jl. Cut Nyak Dien No 64 C Palapa. Tlp.0852.74288949, 0813.79530554. Sedot wc Sedot tinja/wc pakai mbl tangki & atasi mampet slrn tnp bkr, dlm & luar kota, bs sewa toilet portable. 07217400060, 085377528233

SANGGAR BUNGA Lydia Florist. Sanggar Bunga & Parcel menerima pesanan bunga papan & parcel u/ lebaran sesuai butged dpn SMU Arjuna Enggal. Hub. 0821.81684111

SERVICE Wahyu Elektronik. Servis berbagai merk TV, kulkas, m.cuci, kpr gas, genset, P. Air, dll. Hub. 0812.72302983. Artha Teknik, trm srv AC sentral, split, flur, oper, hul & servs m.cuci & kulkas dll. Hub. 0857.888.22997, 08526863.3950, 7181842. Service panggil AC, kulkas, mesin cuci, water heater hub. 085789973400 DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin, strika, Mesin Cuci (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812 “CENTRAL SERVICE” kompor gas semua merk,garansi 1 th. Hb.0823.7511.8477

SUMUR BOR RR Bor. Menerima pembuatan sumur bor mesin, servis pompa air bergaransi. Hub. 0812.71445154, 0813.79383983 Sumber Rezeki Bor spesialis buat sumur bor mesin atau manual service pompa air marsible dll. Hb.081379423655, 081957154620 Saleh Bor pembuatan sumur bor mesin service pompa air sibel. Hub. 0821.85393762 “RIZKY BOR“Menerima Pembuatan Sumur Bor Mesin,Service Pompa air,Gulung Dinamo,Instalasi dll Hub:085367519001, 081379136574

LAMPUNG BARAT HOTEL Hotel Krui, Kab Pess Brt, baru, lks blkg SD Pasar Krui, bersih, syariah, discromb, “menginap sambil beramal” hub.0728-51632, 0813.8009.9255

PROPERTI ALUMINIUM Maju Makmur jual canopi, besi, stenlis, kusen, folding gate, krey Jl.P.Morotai No.69. Hb. 7471238, 773500 Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

bahan bangunan MARMER CV Aneka Marmer Dist marmer & granit lokal import. Trm pasang lantai, dinding, meja, tangga dll. Ruko P. Antasari 153 i dpn Giant. Hb.0812.72224222

PAGAR PANEL BETON CV.SAMPOERNA KARYA (Bentuk Pagar Sistem Join nat/Laki,Perempuan hub.08117216900, 085369958999

Rmh dijual Jl.Dr.Ciptomangunkusumo 84 Komp.PU TB Bdl, LT 181 m2, 4KT,1KM, 1 ruang cuci. Lt krmk,smr jet pump,grs mbl,list.300jtng. Hb.Asnah 082183117095. Rmh,strtgs, Lt.104 m2, LB.70 m2, KT.3, KM.2, KT.Pemb.1+km, Tlp, Jetpump, Perum Griya Imam Bonjol Hub.0812.7342.3131 Dijual, 2 unit rmh @ T/B= 128M/80M,SHM,3KT,2KM,parkir 2 mbl,Jl. Aster No. 5 Rawa Laut Enggal 100% baru Hp: 0816403586. dijual cpt 2 rumah,LT/LB 361/108 & LT/LB 213/216, Jl. W. Monginsidi Gg.Murai 26 T.Betung,garasi luas,SHM. Hub:0821-81050309,0721-273348 Dijual rmh Klapa 3 Asri Gd Air type 38/90, 2 KT, 1 KM Nego hub. 0813.1688.3134

Butik, resto, pemancingan LB.400 m2, SHM, jl.Raya Sidomulyo – Lamsel 800 jt HP. 081541252436 Sidomulyo.

dikontrakkan Bgnan LS 873 m2, ex.kantor di JL.P.Emir M. Noor no.28 pengajaran T.Betung bdl, Fas:Pam,tlp,lstrk,prkir luas 0721.484266,481196, 08127913140, 08127953091 Rumah baru renov di villa citra 2 , 3KT+3AC 1 KP 3KM-Water Heater hub.08154061111 Terima sewa bedeng/rumah. Hubungi. 0821.8502006, 0721-7171006

RUKO dijual Dijual segera ruko 1 unit 2 pintu (plong), 2.5 lantai, Jl. Imam Bonjol dkt Jl.darusalam, tnh luas + 1000 m2, lok. 70 mtr dr jln pangeran antasari hub.081318877820

484266, 481196, 08127953091, 08127913140 Rmh LS: 800 m, 7 KT, 4 KM, di lantai dua ada 2 KT, garasi bs msk 5 mbl & taman yg luas, fas 2 kmr PK, AC, di blkg Giant Antasari Sukarame hub.08785351313,082111052991 Hj.Kori.

TanaH dijual Dijual tnh, SHM, LS ± 1000 m2, dkt tepi jln sebelum Permata Biru hub.0812.3258.667. Dijual tnh di Jl.Perum Polri Gg. Sanoman Rajabasa, Ls: 1400 m2, SHM, an.sendiri hub. Sumarsono 0721.7325504 nego TP

Tnh 4500m;2,1 Ha;2,2 Ha;1,1 Ha, semua tepi Jl. Ry Trans Sumatera Kalianda, cocok u/ SPBU Hub: 085369480372. Tanah luas 392 M2, Bersertifikat di JL.Nunyai Raja Basa berminat hub. HP.0812.7264.905, 0721.7403700 Tnh 750m2,SHM,Jl. Kebersihan (dkt Villa Lamban Gunung) Kel. Kelapa 3 Kaliawi, blkg bts kali 250 rb/m 085367053258. Tnh Jl. Sisingamangaraja B.Lpg LT 720 m2, lebar muka 22 m, serius hub.Desy 087899161691, Asep 07219350726

Dijual tnh didesa H. Pemanggilan luas 1700 m, akses bs dumptruck! Dekat jalinsum hub.0811729592

Tanah 6000 m2, Lok. Jl.Sultan Haji Kota Sepang pagar keliling pgr jln, cck u/ tempat usaha. Hub. 0811.799979

Dijual tanah di PERUM KORPRI E1 luas 300 meter, hubungi: 0811729592.

Tnh SHM, LS 599 m (15x40), di Jl. P.Tirtayasa msk 300 m dr jln, sebelum toko surya, nego, hub.0811722018

Dijl Tnh LT.700 M2,LB.225 M2, toko 60 M2,Gdg 60 M2, lokasi Ganjar Agung Metro Hub. 081379000750

Kebun sawit L.2 Ha, SHM, Sidomulyo. ada phn medang 200 btg, pggr jln, hrg 300 jt, HP.081541252436

Rumah Perum Karunia Indah Blok F3 no.12, KT 3, KM 2, keramik, sertifikat & IMB hub.08127494545

Rmh mewah : LT.1400 mtr, LB.430 mtr, KT 6, KM 7 16:42:11 Granit , rk baja, genteng, keramik, pemanas air, AC, Garasi 4 mbl, pos satpam, hrg 2,7 M, hp.085208451555

Ruko 3 lt di A.Yani samping Candra Supermarket Pringsewu strategis harga 700 jt, net, bu, siapa cepat siapa dapat hub.082183410909

Jual rmh LT 1530 m2, LB 425 m2, Jl. St. Badarudin dpn SMPN 7 Gdg Air Bdl, hrg 2 M. Hub. 0812.7202460.

Rmh Jl. Khiril Anwar, SHM, 4KT, LT 178 M2, hrg 140 Jt. Hub. 0823.77183311, 0721-9317118.

Ruko 2 Lantai, brkt rmh, tmpt tggl dblkg JL.Emir M.Noor no.28(B), f a s : l s t k , p a m , t l p h b. ( 0 7 2 1 )

jual dibawah harga pasar tanah kosong 22X74M, SHM, Buluk KartoPesawaran, hub. 081931835247

Jual tnh, SHM, 2000M2+bangunan diatasnya 322 m2, lstrk PLN, air pompa, Jl.Lintas Sumatra km 52

Dikontrakan

KEBUN DIJUAL

dijual segera

Ruko

Dijual kebun SHM 2,1 Ha berisi jati 8 th 370 btg, coklat 6th 133 btg, pinang 7th 120 btg, kelapa 10 th 35 btg, ada deposit silika harga 75 rb/m, lokasi dekat kebun PTP Bergen Pal Putih Simpang 2,5 km dari Ir. Sutami.

RumaH dijual

DIKONTRAKAN

Jl. Raden Intan 4 x 16, 3 Lt, ex zam-2, fasilitas listrik & air. Hub.0815.4056000

Hub. 0811.722018

Tanah datar sertifikat / SHM, Luas : 318 m2, Depan Pool Damri Raja Basa Gang Masjid Jl = 4 m

hub.0721.265817 Hp. 082181703821

G.Royong G.Sugih 08197901059, 081928061029 BU. Dijual cepat tnh kosong Ls.537 m2 Jl. KH. Anwar (Palapa) Bdl, hrg 1 Jt/M, 2 unit Ruko gandeng di Ps. Tugu. Hub. 0878.9980.7218 (tdk sms)

DIJUAL / DIKONTRAKAN Sbdg tnh SHM, brkt bgnan diatasny seluas 388 m2, fas lgkp: lstk,pam,tlp JL.MS.Batubara no.137 (dpn mcn putih) kupang teba bdl hb.(0721) 484266,481196,08127953091,081 27913140

tanah kavling Kavlingan Rmh & pst pertokoan dkt ktr gubernur baru-kota baru LPG, cash/kredit tnpa DP CV.Patokmas hub.082373356888,081379193637

LOWONGAN KERJA

Sebuah perusahaan BUMN yg bergerak dibidang perdagangan membutuhkan beberapa tenaga pegawai untuk posisi sebagai :

1. Salesman 2. Pengemudi 3. Helper dengan syarat sbb : ~ Pria, usia Maks 27 Tahun ~ Pendidikan D-3 (1), SLTA (2&3) ~ Mempunyai SIM C (1) SIM B-1 (2) ~ Leadhership, Komunikatif, target oriented ~ Sehat jasmani dan rohani Lamaran dan Curiculum Vitae ditulis lengkap ditujukan ke alamat: Jl. Jendral Sudirman No. 22 Bandar Lampung Lamaran ditutup 1 minggu setelah iklan terbit Bagi pelamar yang memenuhi syarat akan dihubungi via telephone

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan :

SALES Syarat : - Berpengalaman dibidang Pemasaran - Memiliki kendaraan bermotor - Berpenampilan menarik. Lamaran kirim ke:

PT Prabu Artha Developer

Jl. Imam Bonjol Ruko VI Sukajawa Tanjung Karang Barat. Hub. Ria 0721-260598, 081273055582

Mencari pria maupun wanita yg ingin mendapatkan penghasilan tambahan 3-5 jt/bln, bisa part time & full time alamat Jl.Urip Sumoharjo no.46 smpg pangkas rambut kurnia jaya hp.0721-709613, 082183139471 Dibutuhkan wanita max 27 th, berjilbab, min D3 Hub.081927805069 Dibthkn 2 org karyawati, jurusan Adm & Akuntansi kmpter, brpglman min D1/ SMA diutamakan domisili BDL hub.0721.480307, 485013. Butuh karyawan buat Toko Pakaian JL.Sibolga 42-43 Pasar Tengah Tj.Karang B.Lampung Dibthkan lls SMU/sdrjt u/ diddk & dijdkan guru TK/Paud Hub: Mitra Husada Jl. P. Antasari 45 Telp.07217389481,085768322244 Dbthkn staf ADM,wnt,min SMK,jam kerja 11.30-20.30 Hb:Mall Kartini lt dsr blok E 24 telp.07217482006

Low Wanita di Jkt: B. Sitter/Jompo gj 2-4 Jt, Infal 200-300rb/hr pembntu infal/ serep lbrn 2Jt. 0818810126, 081385875116 resmi & aman, dpt ganti ongkos. Bth cpt PRT, Baby Sitter, pegawai toko dan restoran u/ Jkt & Batam gj 1 jt s/d 3 jt lsg kerja hub.0812.2508.5900 BTHKN WAREHOUSE p & w MX 25 TH Pdk SMU, Maintenance Pria mx 25 th pdk SMK Listrik/TKJ, Sopir mx 30 th, SIM B1. Lmr lkp dtg lsg Jl. Tembesu 8 Campang Raya Bdl. Dibutuhkan Guru Bahasa Inggris S1/D3 B.Inggris, LPK CEC, Jl.Imam Bonjol No.168 Cp.08975705489 (sitta) Dbthkn cpt guru b.ing D3/S1 lncr b.ing & bs mengajar calistung, lmrn antar lsg ke WINDA ENGLISH SCHOOL Jl.W.Speutih No.4 Pahoman 0721254184,085769799897, 081379383494.

Madu Berfungsi Seperti Suntikan Alergi Sebuah studi terkini terhadap para penderita alergi menemukan, simptom turun sampai 75% sesudah minum 2 sendok teh madu setiap hari selama 6 minggu. Hal ini disebabkan madu mengandung serbuk sari tumbuhan, yang jika dimakan membantu mengurangi reaksi sistem imun sama seperti suntikan alergi. Untuk khasiat terbaik, konsumsi madu lokal yang melindungi Anda dari allergen dan serbuk sari di area Anda.*


PARIWARA

MINGGU, 14 JUli 2013

5

LAMPUNG POST

otomotif ISTANA MOTOR Istana motor ahli power steering, AC Mobil, semua jenis mobil hub.0721-7512104

mobil DIsewaKAN Alvan Rent Car menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan. Hub. 0853.66908998, 0852.67268999. JONI NIAGA RENT CAR: Inova, Kijang Capsul, Avanza, Xenia, APV, Altis, ALphard. Hub. 7403700, 7692086, 0812.7264905 APRI RENT CAR, sewakan sedan pengantin, innova, avanza, xenia, hub. 081379897400, 081279456659, 082375292647 ****** OONK RENTAL CAR ****** Sewakan Sedan Pengantin, Innova, Avanza, Xenia. Hub: 0721-7471813, 0811.799813 n

mobil dijual Ghayyas Motor. Jual beli mobil secon/baru Toyota,Daihatsu,Mitsu bishi,Honda, Nissan,Isuzu, Suzuki dll.Hb.Bang Ferry 082180467613, 081369012003.

DAIHATSU PROMO DAIHATSU LEBARAN SALE Xenia 1.0 DP 34 jt ang 2,8 jt/4th Xenia 1.3 DP 38,5 jt ang 3,1 jt/4th Terios TS Ekstra DP 39 jt ang 3,6 jt/4th Terios TX DP 45 jt ang 3,9 jt/4th Gran Max PU 1.3 DP 20 jt ang 2,3 jt/3th Grabd Max 1.5 AC, PS DP 23,8 jt ang 2,6 jt/3th Sirion 1.3 D DP 30 jt ang 2,9 jt/3th

Hub. ERIC Daihatsu, 0823.7262.9000

Xenia’2007 Li Famili, tv, sound komplit tangan pertama hub.0821.8539.1999.

HONDA Honda CRV’04,matic,abu2 met, B, istmw, pajak panjang 081369622245 Civic Century’2001, Silver, mulus, VR 16, sound system, BE Kotamadya, 103 Jt nego. Hub. 085266969653 Honda CRV 2.0 AT Th.2006. Silver Stone. BE (Kodya). Harga 165 (nego). Peminat Hub. 081271119803 (SMS & telepon). Honda CRV’04, AT, plat B, abu2 met, pjk panjang, kndsi istimewa, hub.0813.6962.2245, 0812.7401.4112. Honda City IDSI Th’2004 Manual, Gold Met, Plat B, mobil bagus & terawat. Hub. 0812.7221250.

isuzu Dijual cepat Panther Total Assy mulus, TH 1993 hub. 0721.708147, 08197951445, 0821.8312.0353 Panther New Hi Grede, wrn hijau’2000, 87 jt, hub. 0852.7980.5927.

Mitsubishi Mitshubisi Lancer Evo 3 GLXi, wrn hijau’96, over kredit 20 jt, hub. 0852.7980.5927.

Nissan X-Trail, warna silver, 2004, hrg nego, hub. 0813.7949.2222. Nissan March’2011, hitam, pjk panjang,terawat, pakai sendiri harga nego hub.0811722709

SUZUKI Grand Vitara’2008, Hitam, mulus, orisinil, BE Kotamadya, 153 Jt nego. Hub. 085789886660 Jimny Katana’89 akhir, Hijau, AC, RT, Velg std, 28,5 Juta nego. 085266969653

TRUCK COLD DIESEL CANTER 2008. Dinding plat, lantai kayu, siap kerja, nego. Hub. 08127930001 / O81379895088.

Suzuki Jimni th 2002 BE Kodya & Suzuki Siera th 1983 BE Kodya Hub : 0812-72244455

Mitshubisi TS Pick Up, wrn biru, 2010, hrg nego, hub. 0813.7949.2222.

Over kredit APV 2012 Pik Up, kembali DP 30 Jt/Ng, BE Tuba,htm, sisa angsrn 40x2,5 Jt/bln, 085222708476

Mitsubishi Cold TS Pick Up, WRN HITAM, 2001/2005/2001/2012 hrg nego hub. 0823.7923.4447 Mitsubishi L300 PU, wrn hitam, 2010, hrg nego, hub.0811.722.000.

NISSAN NISSAN MARCH ’20011 AT, pjk pjg, terawat sekali, pakai sendiri, harga nego. Hubungi. 0811.722709

OVER KREDIT

TIMOR Timor Dohc, wrn hijau’97, over kredit 25 jt hub. 0852.7980.5927. TIMOR’98 SOHC, Pribadi, B, AC, CL, RT, remote, PS, Hitam, Rp 37 Jt . Hub. 0821.11469913.

TOYOTA Avanza G’09,silver met,BE,Velg 17,Audio,Orsnl, 0812274014112

Dijual cpt Kijang Rover th’90, be kodya, hijau lumut, msn kering, s; pakai, htg 36jt. Hub. 0812.7908.7218 Lelang terbuka : Toyota Kijang Super minibus’90, coklat metalik, be, pajak hidup, hrg limit 36 jt, penawaran dlm amplop tertutup ke jl. Yos sudarso no 257 teluk betung tlp.082880091136, (0721) 486046 Innova E M/T, bensin ’05, hitam, BE Kodya, pajak baru 125 jt, hubungi (0721) 7542000, 0811722000 Toyota Avanza 1,5 S, th’09 manual, plat B, aqua blue, ACDB, CD, R/T, PW, PS CL, foot step, km rendah mbl bgs & terawat hub. 08127221250

MOTOR Yamaha Mio Soul’10 BE, LamSel, An. Sdri hrg 8 Jt/Ng Hp. 085369853516. Satria FU’10, Merah, Plat BE, pjk hidup, surat-2 lkp, 12,7Jt ng, Minat hub.085377142003, 08976046875 JUPITER Z’03, pajak hidup, BE kodya, VR, 5,5 jt/ng. Hub. 081930102020 Honda Absolut Revo’10, BE Kodya, pjk hdp, srt-2 lkp,7,5Jt ng. Minat hub.085377142003, 08976046875


CMYK

±

±

NASIONAL

minggu, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

INTERNASIONAL

± Presiden Susilo Bambang Yudhoyono “LP, kami sudah anggarkan Rp1 triliun untuk tingkatkan kapasitas, terutama yang overload, tujuan saya agar tidak terjadi seperti di Medan ini. Saya tunggu laporannya sudah digunakan untuk apa.”

6

LINTAS

±

±

Rusli Harus segera Dinonaktifkan JAKARTA—Rusli Zainal harus segera dinonaktifkan dari jabatannya sebagai gubernur Riau setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka. Rusli ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2010 tentang Penambahan Biaya Arena Menembak PON Riau. Menurut pakar hukum tata negara, Asep Yusuf Warlan, seharusnya ketika KPK menetapkan Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai tersangka, secara bersamaan jabatannya menjadi nonaktif. Alasannya, jika masih menjabat sebagai penyelenggara negara maupun pejabat negara akan menganggu jalannya pemerintahan atau tugas publik yang diembannya. Selain itu, kekuasaan dalam jabatannya harus diputus karena dapat mengganggu proses penyidikan dengan mengintervensi barang bukti dan para saksi yang memiliki kaitan dengan kasusnya. “Harusnya, ketika ditersangkakan, tidak perlu menunggu penahanan, harus juga dinonaktifkan. Lalu wakil gubernur menjadi pelaksana tugas sehingga tidak perlu repot melaporkan hasil kerjaan,” kata Asep saat dihubungi Media Indonesia (grup Lampung Post), sabtu (13-7). Asep menambahkan KPK tidak memiliki kewenangan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) sehingga status tersangka maupun terdakwa memiliki kedudukan hukum yang sama di KPK. (MI/U2)

n ANTARA/IRSAN MULYADI

PERBAIKAN LP TANJUNG GUSTA Personel TNI bersama petugas LP mengangkat puing-puing barang, pascakerusuhan yang terjadi di LP Tanjung Gusta, Medan, Sumut, Sabtu (13-7). Dua hari pascakerusuhan, perbaikan sarana di LP itu mulai dilakukan.

KPK Optimistis BM Masuk Sidang pada 2013 JAKARTA—Ketua KPK Abraham Samad optimistis untuk segera membawa kasus bailout Rp6,7 triliun Bank Century ke meja hijau. Untuk proses sidang, Samad optimistis tersangka Budi Mulia (BM) akan menjadi orang pertama yang diadili. “Kalau untuk tersangka BM kami usahakan tahun ini masuk sidang,” kata Samad, saat dihubungi, Jumat (12-7) malam. Selain itu, dirinya memastikan tidak menutup kemungkin­ an akan keluar nama-nama baru yang akan menjadi tersangka. Namun, penetapan tersangka lain, menunggu temuan dari fakta dan data yang didapat KPK dalam pemeriksaan. “Masih terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru kalau sudah didapatkan fakta dan data,” ujarnya. Saat ditanya bagaimana hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan penggeledahan di Gedung Bank Indonesia (BI), Samad mengaku masih terus dikembangkan karena nantinya penetapan tersangka berdasarkan pada hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti. “KPK terus mengembangkan kasus Century berdasarkan pemeriksaan saksi dan hasil penyitaan dokumen di BI.” (MI/U2)

Tidak Ada Hukuman Ganda JAKARTA (Lampost): Setidaknya 85 narapidana LP Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, telah diamankan pascakerusuhan Kamis (11-7) malam. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin memastikan tak akan memberikan hukuman ganda kepada narapidana yang lari saat kerusuhan. Kepala Bidang Penerangan Satuan Divisi Humas Polri Komisaris Besar Rani S. Permana, di Mabes Polri, Sabtu (13-7), menerangkan jumlah tahanan yang lari sebanyak 212 orang. Sehingga, saat ini total masih terdapat 127 napi yang buron. Empat narapidana dari jumlah buron merupakan tahanan kasus terorisme. Hingga Sabtu (13-7), polisi dan Densus 88 masih melakukan pengejaran terhadap mereka. Keempat napi itu adalah Fadli Sadama yang mendapat hukum­ an 11 tahun dan baru bebas pada 11 Desember 2021; terpidana 6 tahun Agus Sunyoto serta Nibras alias Arab akan bebas 26 September 2016; Abdul Gani Siregar yang diganjar hukuman 10 tahun, bebas 8 Oktober 2020. Sementara buron yang telah tertangkap, 74 di antaranya tertangkap oleh jajaran Polri di lintas Sumatera. Napi yang

±

tertangkap oleh Polresta Medan 24 orang, Polres Labuhan Belawan 41 orang, Polres Langkat 5 orang, Polres Siantar dan Aceh Timur masing-masing 1 orang. Setelah situasi kondusif dan ada koordinasi dengan pihak LP, mereka akan dikembalikan. Selain itu, empat orang napi telah ditangkap petugas LP dan sembilan orang menye­ rahkan diri. Polri mengimbau 127 napi yang masih dalam pelarian menyerahkan diri untuk kebaikannya sendiri. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengaku tak akan memberikan hukuman ganda kepada narapidana yang lari usai kerusuhan di LP Tanjung Gusta. Sebaliknya, Amir mengaku akan meminimalisasi penyebab kerusuhan di setiap LP. Salah satu caranya dengan menyediakan informasi bagi narapidana. “Tidak ada alas­an

menghukum dua kali,” kata Menkumham, Sabtu (13-7).

Anggaran Kurang Overkapasitas dinilai menjadi salah satu penyebab rusuh narapidana di LP Kelas I Tanjung Gusta. Padahal, Kementerian Hukum dan HAM sudah dianggarkan lebih dari Rp1 triliun untuk membangun LP. Presiden Susilo Bambang Yudho­yono mempertanyakan penggunaan anggaran yang ada di Kemenkumham untuk penataan LP. Kepala Negara mengingat­kan narapidana juga berhak mendapat hak dasar, terlebih saat ini sedang bulan puasa. “LP, kami sudah anggarkan Rp1 triliun untuk tingkatkan kapasitas, terutama yang overload, tujuan saya agar tidak terjadi seperti di Medan ini. Saya tunggu laporannya sudah digunakan untuk apa,” kata SBY. Menanggapi itu, Amir Syamsuddin menilai anggaran itu masih kurang karena overkapasitas hampir terjadi di seluruh LP. “Sangat (kurang), saya kira kalau seluruh Indonesia bisa Anda bayangkan. Kalau dari overkapasitas yang ratarata 100 persen jelas kurang,” kata Amir. (MI/U2)

KONFLIK MESIR

Hubungan Saudara pun Terputus KAIRO (Lampost): Perban di lutut dan bekas luka tembakan yang terlihat di bahu tidak dapat mengalahkan dilema yang dialami Islam Ibrahim (24). Ibrahim adalah pendukung Ikhwanul Muslimin yang menolak Muhammad Mursi diturunkan dari kursi kepresidenan Mesir. Di sisi lain, sang kakak, Nasim, adalah anggota militer Mesir yang mungkin menjadi salah satu tentara yang bersiaga mencegah demonstran pro-Mursi mendekati markas militer, Garda Republik. “Saya tidak tahu dia ada di sana bersama mereka (tentara penjaga) atau tidak. Saya telah meneleponnya (Nasim) berulang-ulang, tapi dia tidak menjawab,” kata Ibrahim di kemah unjuk rasa Ikhwanul Muslimin yang berada di kawasan Masjid Rabbiya Adda­ wiya, dekat kantor Garda Republik. Kedekatan Ibrahim-Nasim sebagai saudara kandung tergerus oleh perpecahan politik. Krisis politik di Mesir telah memisahkan dua kakak beradik yang berasal dari

sebuah desa dekat terusan Suez tersebut. Padahal, dua bersaudara itu selalu bersama sejak pindah ke Kairo dan terus dekat sampai pekan lalu. Ketika militer mencopot Mursi, 3 Juli 2013, komunikasi di antara Ibrahim-Nasim pun terputus. Sampai hari ini, kata Ibrahim, dirinya masih tetap tidak percaya bahwa Nasim merupakan bagian dari pihak yang menjatuhkan sang presiden. “Dia (Nasim) harus meninggalkan militer sekarang. Tidak mungkin lagi untuk mendukung Mesir dan mendukung militer. Dua hal yang bertentangan,” ujar Ibrahim yang kini harus berjalan menggunakan bantuan tongkat. Dua hari setelah militer mencopot dan mengurung Mursi, Ibrahim menjadi salah satu pendukung Ikhwanul Muslimin yang berada dalam kemah unjuk rasa. Ibrahim yang kini kesulitan berdiri mengatakan telah mengajak sang kakak untuk ikut demonstrasi pro-Mursi. Namun, jawaban sebaliknya diterima dari Nasim. (RTR/U2)

±

OBITUARIUM

Aktor Kawakan Herman Ngantuk Berpulang JAKARTA (Lampost): Jagat perfilman Tanah Air kembali berduka dengan meninggalnya aktor kawakan Herman Ngantuk di kediamannya, Ciapus, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13-7). Penggemar film layar lebar dan serial sinetron di era 1980an pastinya sudah tak asing lagi dengan aktor yang satu ini. Sosoknya yang selalu bersema­ ngat, berkebalikan dengan mata sayunya yang khas. Sebab itu, Soeherman lebih dikenal ­dengan nama Herman Ngantuk. Sederet judul film pernah dibintangi pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 5 Februa­ri 1951 ini. Di antara­ nya Sembilan (1967), Kutukan Dewata (1970), Penunggang Kuda dari Tjimande (1971), Benyamin Brengsek (1973), Bercanda dalam Duka (1981), Si Jagur (1982), Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi (1982), Tertembaknya Seorang Residivis (1985), Pertunangan (1985), dan Untuk Sebuah Nama (1985). Selain bakat dari dalam

±

±

CMYK

±

dirinya, kepiawaian Herman mengolah seni berakting juga ia dapatkan melalui pendidik­ an jurusan teater di LPKJ/ IKJ. Beberapa judul sinetron yang pernah dibintanginya, yakni Kisah Serumpun Bambu (1979), Sengsara Membawa Nikmat (1991), Nasib (1992), Warisan (1994), Jalur Putuh (1994), Cerpen Metropolitan (1994), Liku-Liku Perempuan (1994), Misteri Pewaris (1994), dan Oh... Mey Lan (1996). Kabar duka tersebut dibenarkan oleh aktor Deddy Mizwar, rekan di dunia seni peran. “Iya memang benar meninggal. Saya dapat kabar dari Didi Setiadi, meninggalnya jam enam pagi tadi” kata Deddy Mizwar. Sejumlah sejawat turut menyumbang perawatan Herman Ngantuk selama di rumah sakit, seperti sutradara Dedi Setiadi dan Ismail Sofyan Sani, serta aktor Dwi Yan, Sigit Hardadi, serta Edi Riwanto. (MI/U2)

±

±


CMYK CMYK CMYK

± ±±

CMYK

± ±±

± ±±

RAGAM MINGGU, 14 JULI 2013

8

LAMPUNG POST

± ± ±

± ±

SERBA-SERBI

FLP Pererat Silaturahmi lewat Buka Bersama BANDAR LAMPUNG—Forum Lingkar Pena (FLP) Lampung mengadakan buka puasa bersama sekaligus evaluasi program Lampung Menulis, Jumat (12-7), di sekretariat di bilangan Gedongmeneng, Bandar Lampung. Ketua FLP Lampung Naqiyyah Syam mengatakan buka bersama ini untuk mengeratkan silaturahmi sekaligus ajang peningkatan mutu kepenulisan. Sebab, saban pertemuan, anggota FLP selalu dievaluasi kuantitas dan kualitas menulisnya. Ramadan, kata Naqiyyah, adalah saat yang tepat untuk meng­ evaluasi. Sebab, umumnya anggota FLP memiliki target menulis sendiri saat Ramadan. “Jika tidak dievaluasi, teman-teman dikhawatirkan anjlok semangat menulisnya. Maka itu, meski puasa, menulis harus terus dilakoni,” kata dia. (ASP/K1)

IBI Darmajaya Gelar Bazar BANDAR LAMPUNG—Dalam mengisi Ramadan 1434 H, Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung menggelar Bazar Ramadan bertema Darmajaya Entrepreneur Community Sambut Bulan SuciRamadan Penuh Berkah. Wakil Rektor III IBI Darmajaya Novita Sari, didampingi Kepala Pusat Pelatihan dan Bisnis Wahyu Kuntarti, Jumat (12-7), mengatakan Bazar Ramadan itu mulai digelar pada 16—27 Juli 2013 pukul 08.00—19.00, dipusatkan di pelataran parkir depan lapangan basket, halaman depan masjid, serta lapangan basket Kampus Darmajaya, Labuhanratu. Menurut Novita Sari, melalui bazar ini selain sebagai aktivitas dakwah dan sosial, juga mengangkat tema kewirausahaan sebagai wahana pendidikan dan pelatihan bisnis bagi mahasiswa Darmajaya. (ANT/K1)

M E NU

± ± ±

Es Cappucino

Cincau

Bahan cincau: 1 bungkus jeli serbuk instan rasa cincau 700 ml air 200 gr gula pasir

Bahan cappucino: 750 ml santan encer (50 ml santan kental instan + 700 ml air) 1 bungkus Cappuccino instan 50 gr gula merah 50 gr gula pasir ½ lembar daun pandan ¼ sdt vanilli bubuk ¼ sdt garam

± ± ±

Ramadan Momentum Temukan Amalan Andalan NATAR—Momentum Ramadan adalah saat yang tepat untuk menentukan amal andalan manusia sebagai modal beribadah. Dengan memiliki amal andalan, seorang muslim akan memiliki kepercayaan diri mengumpulkan pundi-pundi pahala. Demikian benang merah tausiah R a mad a n y a n g d i s a mpa i k a n Wakil Ketua Umum DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Lampung Antoni Prawiranegara di Masjid Da’watul Ihsan, Hajimena, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (13-7). A ntoni mengatakan pi l i han amal andalan ini sangat banyak. Dimulai dengan memperbanyak puasa, meningkatkan salat duha, merutinkan salat malam, bersedekah, umrah, dan sebagainya.

Momentum Ramadan menjadi merutinkan membaca Alquran tepat karena umat muslim secara bisa menjadi amal andalan. Apa­ umum meningkatkan kuantitas lagi kalau bisa mengkhatamkan ibadahnya. kitab suci satu kali dalam sebuJika setiap muslim memanfaat- lan. kan Ramadan dengan baik, 11 bulan ke depan ia akan memiliki Konsisten amal andalan. Demikian pula kaum muslimin Penceramah di RRI Tanjung- yang gemar salat duha, itu bisa karang ini menud ijad i kan ama l turkan memiliki andalan. Dengan etelah meniatkan amal andalan ini beg it u, set iap memiliki amal andalan pent i ng karena mu ­s l i m me m i poten s i i bad a h di Ramadan, tugas li k i kek hasan setiap orang ber- berikutnya ialah menjaga ya ng mer upabeda. Mereka kan keunggulan konsistensi amal itu 11 yang d i beri kan kompet it i f nya kelapangan reze- bulan berikutnya. d i band i ngkan k i , s e me s t i ny a orang lain. punya semangat Antoni mengabersedekah lebih tinggi ketim- takan kunci utama amal andalan bang yang biasa saja. Maka, untuk ini ialah konsistensi dalam beraorang jenis ini, ia bisa memiliki mal. Sebab, jika hanya sesekali, amal andalan dengan merutin­ amal andalan itu kurang membakan sedekah. wa dampak di kehidupan. Apalagi Sedangkan buat kaum muslim kalau semangat ibadahnya hanya yang pandai membaca Alquran, saat Ramadan.

S

“Ramadan ini menjadi momentum perubahan saja. Setelah meniatkan memiliki amal andalan di Ramadan, tugas berikutnya ialah menjaga konsistensi amal itu 11 bulan berikutnya. Kalau dalam 11 bulan berikutnya amal andalan itu tidak jalan, berarti kita tidak konsisten. Allah itu menyukai ibadah hamba yang rutin. Duha dua rakaat tidak apa-apa, asal setiap hari. Baca Alquran satu halaman satu hari tidak apaapa, asal konsisten,” ujarnya. Antoni menambahkan banyak sahabat Rasulullah yang memiliki amal andalan berbeda-beda. Bilal, kata Antoni, memiliki amal andalan menjaga wudu dan salat sunat wudu. Saking istimewanya, suara terompah Bilal sudah terdengar oleh Nabi. “Padahal Bilal masih hidup, tapi Nabi sudah mendengar langkah kaki Bilal di surga. Inilah fadilah atau keutamaan orang yang menjaga amal andalannya.” (ASP/K1)

± ±

SAMBUNGAN TAFSIR

Allah Adil dalam Rahmat dan Ampunan

Cara Membuat: 1. Campur bubuk jeli dengan gula, aduk rata. Kemudian tambahkan air, aduk rata lagi. Masak sampai mendidih lalu angkat dan tuang ke cetakan/ wadah. Tunggu sampai jeli dingin dan mengeras dan dipotong dadu. 2. Campur semua bahan cappucino, kecuali cappuccino instan. Masak sampai mendidih sambil terus diaduk. Tambahkan cappuccino instan, aduk sampai kopi larut. Cicipi rasa. Matikan api. Saring campuran cappuccino, agar bersih dari sisa-sisa gula merah.

±± ±

n LAMPUNG POST/CR4

MASJID TERTUA. Masjid Jami Al Anwar di Jalan Laksamana Malahayati, Telukbetung, merupakan masjid tertua di Bandar Lampung. Pada Ramadan ini banyak warga yang meningkatkan kegiatan keagamaannya di masjid tersebut.

CMYK CMYK CMYK

DALAM ayat 54—57, Nabi Hud kem­bali mengingatkan kaum ‘Ad perihal azab yang mungkin dijatuhkan Allah kepada mereka. Nabi Hud menjelaskan tidak ada isi semesta di luar jangkauan Allah. Tetapi bukan dengan ke­ kuasaan tersebut, maka Allah menjadi sewenang-wenang,

jus­t ru sebaliknya Allah se­ nantiasa berlaku adil. Kalau Dia jatuhkan siksa, maka itu buah dari perbuatan manusia itu sendiri. Bukti Allah berlaku adil dijelaskan pada ayat selanjutnya yang berbunyi: “Dan tat­kala da­ tang azab Kami, Kami selamatkan Hud dan orang-orang yang

±± ±

beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami; dan Kami selamatkan (pula) mereka (di akhirat) dari azab yang berat.” (QS 11:58). Dalam ayat ini kata selamatkan muncul hingga dua kali. Para ulama berpendapat sesungguhnya Allah lebih ba­ nyak memberikan rahmat dan keselamatan di muka bumi

ketimbang azab. Ayat 59 dan 60 dijelaskan kaum ‘Ad dimusnahkan Allah dan diganti dengan kaum yang baru. Begitulah kutukan bagi kaum yang ingkar. Pelajaran paling utama yang kita petik dari cerita Alquran di atas, yakni bagaimana Allah bisa berlaku adil dalam meme-

lihara mahkluknya di dunia, termasuk dalam memberikan rahmat dan ampunan. Selain itu, Nabi Hud juga mem ber i suat u pelajara n berharga bahwa sebagai manusia memiliki keterbatasan dan ketidakmampuan. Dan jangan malu untuk mengakui keterbatasan tersebut. (MI/K1)

CMYK

±± ±

± ±


CMYK

±

mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

refleksi

±

±

DJADJAT SUDRADJAT

Identitas

9

KITA lahir tanpa syarat menjadi suku tertentu. Kita tak mem­ inta menjadi Lampung, Jawa, Sunda, Bugis, Batak, Bali, Minang, Madura, Manado, Semendo, Tionghoa, dan sete­ rusnya. Ia diberikan. Ditakdirkan. Dita­ kdirkan untuk hadir dalam keragaman itu. Bersuku-suku dan berbangsa-bang­ sa untuk saling bekerja sama. Kita adalah pewaris “garis lurus” darah dari para orang tua kita. Agama para tetua kita memang bisa menurunk­ an “garis lurus” bagi anak-anaknya. Tapi, ini bisa berubah dalam perjalanan kemudian. Namun, darah sebuah etnis tak bisa dihapus, meski ia berupaya me­ lepaskannya. Tentu banyak yang punya aneka jalinan darah. Identitas kul­ tural padanya, sering ditentukan di mana ia lahir, besar, meski juga bisa tergantung pilihan yang bersangkutan. “Aku orang Indonesia!” “Aku warga dunia.” Demikian kira-kira ia men­ jawabnya jika ditanya soal identitas kultural bagi mereka yang lahir dari banyak persilangan darah. Tapi, darah tertentu, pada momen tertentu, jadi sangat pent­ ing. Kita masih ingat menjelang Pemilihan Presiden 1999 se­ cara mengejutkan B.J. Habibie mengumumkan siapa ibunya. Ia sebut ibunya dari Jawa, bahkan masih berdarah ningrat dengan gelar Raden Ayu. Ia sebarkan pula foto-foto ketika ia berbusana Jawa. Habibie tentu sedang mengatakan ia bukan sepenuhnya orang Sulawesi sebagaimana diketahui publik. Mendekat dengan Jawa juga dilakukan Aburizal Bakrie. Ket­ ua Umum Partai Golkar yang juga calon presiden ini menabur iklan betapa ia amat menghargai dan amat dekat dengan bu­ daya Jawa. Kenapa ia tak menonjolkan Lampung sebagai darah yang diwariskan orang tuanya? Jawa sebagai etnis mayoritas, wajar memang dipersepsikan menjadi pusat yang mampu “melegitimasi” siapa pun seorang pemimpin. Pendekatan identitas seperti ini wajar saja dalam politik. Siapa pun memang mesti mendekat pada “sumber kekuatan”. Di Lampung ada dua nama yang kini tengah meneguhkan kembali identitas etnisnya. Lukman Hakim dan Muhammad Ridho Ficardo. Lukman sebagai calon wakil gubernur yang di­ usung Golkar dan Hanura, Ridho calon gubernur yang diusung Partai Demokrat, PKS, dll. Lukman yang sepenuhnya Jawa, tapi namanya kurang Jawa, segera melekatkan identitas sapaan kekerabatan, “Mas” di depan namanya. Jadilah “Mas Lukman”. Di poster-poster di angkutan umum, gambarnya memakai blangkon. Lengkaplah identitas Jawa bagi Lukman. Terlebih lagi bahasa Jawa, Lukman juga masih terpelihara dengan baik. Wajar, Alzier yang Lampung, memilih Lukman sebagai wakil. Inilah politik berimbangan. Ridho yang berayah orang Jawa, juga tengah memopulerkan sapaan Mas Ridho. Di poster dan iklan-iklan namanya yang terdiri dari tiga kata itu, ditonjolkan nama tengahnya. Karena nama tengah inilah yang terdengar paling berasosiasi Jawa. Contoh B.J. Habibie dan Aburizal, meski sama-sama mencari basis kekuatan, ada nuansa yang berbeda. Contoh pertama ber­ nuansa pengakuan terhadap Jawa yang besar, contoh yang ked­ ua ada nuansa maklumat: bahwa pemimpin yang menjadi rep­ resentasi Jawa sebagai suku mayoritas, tidak banyak. Agaknya ini sejalan dengan pikiran Cressida Heyes, bahwa politik identi­ tas muncul karena pengalaman ketidakadilan yang dirasakan kelompok tertentu dalam situasi sosial tertentu. Politik identitas seperti itu bisa efektif bisa tidak, bergantung pada kualitas calon dan kerja politiknya. Tapi, yang menarik, dalam kehidupan nyata, pelekatan variabel identitas etnis ses­ ungguhnya kian memudar. Tetapi dalam politik, identitas etnis, justru amat dibutuhkan. Politik memang selalu bekerja mencari simpul-simpul ter­ dekat. Tetapi, simpul terdekat plus kualitas dan kapasitas sang calon pemimpin, mestinya harus menjadi paket terbaik. ***

Member of Media Group

Redaktur: Heru Zulkarnain, Hesma Eryani, Muharam Chandra Lugina, Nova Lidarni, Sri Agustina, Sudarmono, Trihadi Joko, Wiwik Hastuti, Zulkarnain Zubairi. Asisten Redaktur: Aris Susanto, Isnovan Djamaludin, Kristianto, Lukman Hakim, Musta’an Basran, Rinda Mulyani, Rizki Elinda Sary, Sri Wahyuni, Vera Aglisa. Liputan Bandar Lampung: Agus Hermanto, Delima Napitupulu, Iyar Jarkasih, Ricky P Marly, Sony Elwina Asrap. LAMPOST.CO Redaktur: Amirudin Sormin. Asisten Redaktur: Adian Saputra, Sulaiman. Content enrichment Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Susilowati. Foto: Hendrivan Gumay (Asisten Redaktur), Ikhsan Dwi Satrio, Zainuddin. Dokumentasi dan Perpustakaan: Syaifulloh (Asisten Redaktur), Nani Hasnia. Desain Grafis redaktur: DP. Raharjo, Dedi Kuspendi. Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Sumaryono. Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah, Buchairi Aidi, Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto. Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. Lutfi, M. Wahyuning Pamungkas, Sudirman, Suprayogi. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata.

±

±

wawancara Bacaan Membuat Anak Percaya Diri

Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Wakil Pemimpin Umum: Djadjat Sudradjat. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Gaudensius Suhardi. Wakil Pemimpin Redaksi: Iskandar Zulkarnain Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Djafar H. Assegaff, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryopratomo, Toeti Adhitama, Usman Kansong. Redaktur Pelaksana: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Asisten Redaktur Pelaksana: D. Widodo, Umar Bakti

±

CMYK

±

Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Sayuti (Kabiro), Abu Umarly, Erlian, Meza Swastika, Mif Sulaiman, Sudiono, Widodo. Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim). Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Gedung PWI: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, ­WARTAWAN LAMPUNG POST DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU M ­ EMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN.

CMYK

±

LITERATUR berupa cerita anak dalam sepuluh tahun terakhir berkembang pesat. Ini dibuktikan dengan maraknya fiksi cerita anak, berupa kumpulan cerita maupun novel anak yang dijual di toko buku. Dunia pendidikan anak menjadi perhatian dan mendapat porsi besar akhir-akhir ini. Bukan cuma bahan bacaan, media massa pun menyediakan rubrik khusus untuk itu. Bagaimana perkembangan literasi di genre ini dan peluang ke depannya, ikuti wawancara wartawan Lampung Post Adian Saputra dengan penulis cerita anak Ali Muakhir, Minggu (30-6), di kampus Umitra Bandar Lampung. Ali dianugerahi Penulis Cerita Anak Paling Produktif Se-Indonesia oleh Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri). Beri­ kut petikan wawancaranya.

Ringkasnya? Begini. Cerita anak itu butuh alasan logis men­ gapa sesuatu itu terjadi. Meski fiksi dan untuk anak-anak, cerita untuk mereka mesti dibangun dengan kelogisan, masuk akal. Meskipun gen­ renya misteri, futuristik, atau humor, kita mesti siap menyajikannya dalam narasi yang logis. Ada penjelasan mengapa ini-itu sampai ter­ jadi. Jika itu gagal diketengahkan, cerita itu tak masuk dalam logika anak. Tegasnya, apa pun jenis cerita atau bacaan anak, bangunlah dengan alasan yang logis agar mereka bisa menerimanya dengan baik.

Anda melihat prospek di bacaan fiksi anak pada masa sekarang?

Bagaimana dengan soal bahasa?

Perkembangannya sangat cerah. Pasar yang terbuka lebar merupakan medium transaksi antara orang tua, anak, dan para penulis. Hadirnya beragam buku dan fiksi anak membuat edukasi di bidang kepenulisan ini makin meriah. Beberapa penerbit besar juga punya lini tersend­ iri khusus anak. Saya pernah menginisiasi di DAR Mizan! Sebuah lini anak yang disebut “Kecil-Kecil Punya Karya”. Alhamdulillah lini ini bergerak dengan pesat. Ada banyak karya yang dihasilkan anak-anak kita yang mendapat respons bagus di pasar buku. Yang mung­ kin cukup dikenal masa itu ialah nama Abdurah­ man Faiz. Dia ini anak dari pengarang kenamaan Indonesia, Helvy Tiana Rosa. Karya-karya mereka cukup bagus. Ide yang mereka sampaikan dalam bentuk cerita anak dan puisi mendapat sambutan baik di kalangan pembaca.

Cerita atau bacaan untuk anak mem­ butuhkan bahasa yang mudah dan formal. Bukan sekadar baku. Karena formal, sedapat mungkin dihindari diksi “gue”, “lu”, dan sebagainya. Menga­ pa formal dipertahankan? Ini untuk mengedukasi anak-anak dalam soal tata bahasa. Walaupun formal, bukan berarti kelenturan dalam berbahasa itu tidak tampak sama sekali. Kita tentu menginginkan bahasa dalam bacaan anak ini tetap enak dibaca dan dimaknai. Kalimat “Adik, apakah kamu akan makan hari ini?” tentu kurang sedap didengar. Dengan mempertahankan ba­ hasa formal, kita masih bisa membuatnya enak dibaca. Misalnya: “Hari ini kamu mau makan, Dik?”.

Apa urgensi literasi ini untuk anak?

Bisa Anda jelaskan peluang mendapat penghasilan dari bidang ini?

Yang utama tentu saja mengembangkan cara ber­ pikir mereka ke arah yang lebih baik. Cerita akan membuat anak kaya dengan ragam pemikiran. Dengan cerita, anak dilatih mengembangkan imajinasi mereka ke arah yang positif. Kita butuh karya itu agar anak terangsang untuk membaca. Dengan banyak membaca, khususnya cerita anak yang bermutu, mereka bisa mengambil sendiri pelajaran dalam naskah yang mereka baca. Anak-anak itu makhluk yang cerdas. Mereka su­ dah mampu menyimpulkan makna sebuah naskah yang dibaca. Kadang, tanpa perlu mendedahkan­ nya dengan lebih gamblang, mereka mampu mengambil hikmah dari sebuah cerita.

Mengapa yang banyak terbit adalah cerpen atau novel dewasa? Dunia anak itu dunia imajinasi. Dunia keriangan. Dunia yang menyenangkan. Maka itu, seorang penulis cerita anak memang mesti memahami psikologi anak terlebih dahulu. Feel-nya harus dapat dahulu. Tanpa itu, memang sulit melahirkan karya yang menarik. Kita bisa mengklasifikasikan karya untuk anak. Karya untuk anak di bawah 3 tahun, tentu berbeda dengan anak usia 4—5 tahun atau usia kelas I—III sekolah dasar. Balita membutuhkan cerita yang ringkas dengan ilustrasi gambar yang banyak. Sedangkan anak kelas I—III sekolah dasar membu­ tuhkan naskah yang lebih banyak dengan ilustrasi yang secukupnya.

Pangsa pasar bacaan anak ini terbuka luas. Apalagi segmentasinya banyak. Anak batita lebih butuh buku yang bisa menjadi teman mereka bermain di kamar, tempat tidur, bahkan saat mereka mandi. Ma­ kanya sekarang ada model buku bantal atau buku plastik yang bisa dibawa main sambil mandi. Anak balita mulai membutuhkan bacaan yang sarat dengan gambar dengan sedikit naskah. Anak SD kelas I—III juga makin berbeda kebutuhannya. Demikian pula den­ gan anak SD kelas IV—VI. Dengan adanya segmentasi ini, calon penulis cerita anak bisa membidik, segmen mana yang mau disasar. Kalau itu sudah ditentukan, ia akan fokus dalam berkarya. Bacaan anak ini sebetul­ nya mesti matang dalam konsep. Sebelum naskah­ nya jadi, konsepnya dibuat dahulu. Dengan konsep Ali Muakhir yang baik itulah, kita bisa Penulis Cerita Anak menawarkan kepada penerbit. Semakin detail konsep yang kita bikin, kans diterimanya lebih besar. Jangan malu dan sungkan untuk memerinci konsep buku dan bacaan anak untuk penerbit. Ya memang kalau dibanding-bandingkan dengan naskah untuk umum, bacaan anak ini mungkin

Apa kunci agar cerita anak itu menjadi karya yang mengedukasi?

BIODATA

Anak-anak membutuhkan karya yang bisa mem­ buat mereka percaya diri. Sebuah naskah yang ba­ gus harus memberi wawasan kepada pembacanya. Untuk itulah, seorang penulis cerita anak ditantang untuk bisa mengemukakan ide dalam tulisannya dengan baik. Kita juga mesti hati-hati dalam membuat karya jenis ini. Sebab, rekaman anak-anak itu sangat kuat. Ada satu diksi yang salah saja, itu pengaruh­ nya akan kuat. Misalnya, ada cerita anak dengan judul “Si Pincang”. Mungkin ini masih bisa di­ terima oleh anak-anak pada masa lalu. Tapi seka­ rang, itu menjadi tidak relevan. Penggambaran yang semacam itu malah kurang mendidik anak. Penyebutan yang demikian, sedapat mungkin dihindari. Anak-anak juga tidak membutuhkan bacaan yang terlalu menggurui dengan sangat detail. Umumnya penulis ingin menggambarkan sebuah peristiwa dengan detail sekali. Padahal, dengan sedikit saja diksi yang tepat, kita bisa mengantarkan kesimpulan kepada pembaca. Cerita anak yang cengeng, yang menguras kes­ edihan secara berlebihan, juga berpotensi menjadi karya yang buruk. Anak-anak tak mesti selalu di­ sodorkan pada naskah yang terlalu deskriptif. Hal ini membuat unsur kejutan dalam cerita menjadi berkurang sehingga unsur surprise-nya kurang. Pa­ dahal, kejutan di akhir cerita ini menjadi kulminasi cerita anak yang kita bangun.

Nama : Ali Muakhir Kelahiran : Tegal, 21 Januari Status : Menikah dan punya 3 anak Alamat : Kompleks Bandung Indah Raya Blok C XI/No. 5 Bandung, Jawa Barat, 40286 Pendidikan : Pesantren Al Hikmah Brebes Pesantren Salaf Al Falah Kediri Madrasah Aliah Tegal Universitas Islam Nusantara, Bandung Pengalaman kerja: Editor Mizan Bunaya Kreativa Expert Advisor Syamil Cipta Media Expert Advisor Penerbit Salammadani Pengelola Rumah Kreasi Line Production Pengelola Winner Class Karya: Buku serial remaja novel-komik Si Olin Buku serial cerita balita (DAR! Mizan) Buku serial Princess Jihan (Tigaserangkai) Penghargaan: Juara Lomba Cipta Cerpen Remaja Majalah Anita (1996) Juara Sayembara Menulis Cerita Futuristik Anak Majalah Bobo (1999) Juara Lomba Menulis Cerita Misteri Anak Majalah Bobo (2000) Juara Lomba Menulis Cerita Anak Majalah Ayahbunda (2004) Anugerah Adikarya Ikapi kategori Penulis Buku Anak Terbaik (2007) Piagam Muri sebagai Pengarang Buku Terbanyak (2009) Penulis buku agama terbanyak (2010)

±

±

agak rumit. Sebab, kita mesti menghadirkan nuansa anak di dalam pikiran kita. Tapi ini bisa kita lakoni. Mempelajari psikologi anak misalnya. Dari situ kita bisa memahami dunia anak secara komprehensif. Dunia anak memang lain dari dunia orang dewasa. Inilah tantangan­ nya. Kita yang dewasa mencoba masuk ke pikiran kanak-kanak dan melahirkan karya untuk mereka. Soal kerumitan ini saya kira berbanding lurus dengan penghargaan yang diterima penulis dalam artian honor atau royalti. Semakin cerdas seorang penulis bacaan anak menghasilkan karya, semakin besar pula royalti atau honor yang ia terima. Selain itu, ini kan bentuk kontribusi kita buat edukasi bangsa. Jika sejak dini anak-anak mem­ biasakan membaca, mereka akan tumbuh dengan pikiran yang positif. Mereka juga terbiasa men­ gayakan khazanah berpikirnya dengan bacaan mendidik. Saya di rumah selalu menekankan soal membaca ini. Anak-anak kami di rumah jika ingin hadiah selalu saya syaratkan membaca buku. Misalnya mereka meminta uang Rp5.000, saya mensyaratkan mereka membaca minimal 24 halaman. Awalnya mungkin keterpaksaan. Tapi jika terus-menerus dilakukan, itu akan menjadi budaya dan mereka ikhlas menjalaninya.

±

Terakhir, bagaimana kiat menjaga konsistensi menulis? Saya menyarankan siapa saja yang mau menjadi penulis untuk membiasakan diri menulis selama 25 hari, di jam yang sama, dan durasi waktu yang sama. Misalnya menulis pukul 22.00 sampai 23.00. Satu jam saja. Tapi harus konsisten 25 hari. Nanti itu akan menjadi kebiasaan. Alam bawah sadar kita akan menset cara berpikir kita bahwa di jam itu kita wajib menulis. Apa saja bahannya. Terserah kontennya. Jika sudah 25 hari membiasakan ini, insya Allah bisa menjadi penulis yang baik dan produktif. Sebab, kita sudah dihip­ nosis diri sendiri agar menjaga kultur menulis itu pada jam-jam tertentu. n

CMYK

±


±

±

CMYK

CMYK

±

KELUARGA mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

±

10

±

Puasa Melatih Berpikir Positif INTI berpuasa adalah pengendalian diri. Bagaimana cara mengendalikan diri? Belajarlah berpikir positif! Berpikir positif berarti berpikir yang baik-baik terhadap semua hal. Maka, ia bisa berupa rasa syukur atau harapan. n INT

±

“S

elalulah latih pikiran untuk berpikir positif karena pikiran secara otomatis akan memengaruhi perilaku,” kata psikolog Any Nurhayati, dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung. Ramadan bisa menjadi momen untuk melatih ini. Menurut Ani, berpikir positif perlu model. Model terpenting dalam keluarga adalah orang tua.  Maka, mulailah dari orang tua untuk berpikir positif dan bertindak positif sehingga menjadi contoh bagi anak-anak di rumah. Contoh sederhana, jika selama ini ibu-ibu punya kebiasaan bergosip ke tetangga sebelah. Maka, pada Ramadan ini mulai berlatih untuk berdiskusi tentang agama, atau membangun jaringan bisnis. Kumpul-kumpul dengan ibu-ibu tetangga itu tidak salah, tapi gunakan acara kumpul-kumpul itu untuk menggali ilmu, mengkaji hal-hal ringan tentang keseharian, boleh juga berbagi pengalaman yang solutif. Ini salah satu bentuk pengendalian diri untuk tidak membicarakan keburukan orang lain. Banyak momen yang bisa dimanfaatkan untuk membangun sikap positif dalam rumah. Mulai dari subuh, saat sahur, salat berjemaah, atau pada waktu berbuka. Ibu dan Ayah bisa bekerja sama menyediakan makanan untuk sahur bersama. Bangunkan juga anak ketika makanan sudah hampir matang. Kebersamaan ini akan menjadi sebuah contoh baik bagi anak ke depan. Renyep Proborini, psikolog dari Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung, menjelaskan berpikir positif akan mengantarkan seseorang pada keikhlasan. Seseorang hanya bisa bersikap ikhlas jika dia mampu men-

erima kondisi saat ini dan memiliki harapan untuk masa depannya. Rini mencontohkan seseorang yang mendapatkan rezeki sedikit hari ini akan berkata, “Enggak apa-apa rezeki hari ini memang segini, tapi masih ada hari esok. Semoga besok dapat rezeki yang lebih baik lagi.” Itu perkataan orang yang berpikir positif. Berbeda dengan orang yang suka berpikir negatif. Ketika mendapat rezeki sedikit, dia akan mengeluh, “Waduh, hari ini aja dapatnya cuma segini, apalagi besok, pusing saya.” Berpikir positif, ujar Rini, tidak hanya mengantarkan seseorang untuk ikhlas, tapi juga membangun sikap optimistis dalam dirinya. Semangat dan sikap optimistis inilah yang dibutuhkan untuk seseorang survive, terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik. Bagaimana pikiran positif ini menjadi pengendalian diri bagi seseorang? Bayangkan, jika seseorang merasa sulit mencari rezeki yang halal dan baik, dan dia pesimistis bisa mengubah masa depannya. Maka, ia akan sulit mengendalikan diri untuk tidak mengambil hak-hak orang lain, baik lewat mencuri, merampok, ataupun korupsi. Nah, puasa melatih manusia untuk mengendalikan diri, dimulai dari hal yang sederhana, yaitu tidak makan dan minum pada siang hari. Sampai kepada pengendalian yang utama, untuk tidak mencuri hak-hak orang lain, termasuk tidak mencuri hak Allah dengan tidak menduakan-Nya. Puasa menyediakan banyak momen untuk membangun sikapsikap positif ini. Gunakanlah semua momen itu, dan mulai dengan berpikir positif terhadap semua hal agar kita mampu bersyukur dan selalu memiliki harapan. (DIAN WAHYU

±

KUSUMA/M2)

n INT

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

KELUARGA mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

11

Anak Mencontoh Sikap Positif Orang Tuanya

±

M

ENGAJARK AN anak-anak untuk bereaksi posit i f dalam masa tum bu h kembangnya bukanlah hal yang mudah. Memarahi atau memukul anak Anda untuk setiap kesalahan kecil yang mereka lakukan hanya akan membuat mereka lebih memberontak. Tugas mendisiplinkan anak juga perlu ditangani dengan hati-hati dan lebih banyak cinta. Seperti dilansir dari female.kompas.com, berikut ini beberapa kebiasaan positif yang bisa orang tua tularkan kepada anak:

±

Berperilaku baik Berikan contoh baik bagi mereka untuk diikuti. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tuanya. Jika Anda ingin mereka untuk berperilaku sesuai dengan keinginan Anda, Anda harus mencontohkannya. Misalnya, membuang sampah di tempat sampah atau makan mengunyah dengan perlahan. Anak Anda secara otomatis akan belajar dan mengikuti kebiasaan tersebut.

Bersabar Jika anak-anak nakal di tempat umum, bersabar dan coba kenali penalaran mereka terlebih dahulu. Jika mereka masih tidak memedulikan ucapan Anda, jangan sampai Anda mengeluarkan kata-kata kasar. Beri penjelasan kepada anak dengan suara lembut tapi dengan sikap yang tegas. Ingat, jangan pernah menaikkan suara apalagi melakukan kekerasan fisik, seperti menampar.

Menghormati

±

Anak-anak juga ingin dihormati dan dianggap penting oleh orang tua mereka. Puji mereka atas tugas yang mereka lakukan dengan baik. Libatkan anak dalam membuat keputusan, terutama terkait keperluan mereka, seperti dalam memilih pakaian, sepatu atau warna cat kamar mereka.

Tidak mudah marah Cobalah untuk tidak memarahi anak Anda. Jika Anda kehilangan kesabaran, tetap tenang menghadapi anak Anda. Tetap tunjukkan sikap bahwa Anda sedang berusaha untuk mengajar anak Anda. Misalnya, mengatakan “tolong” atau “maaf” agar anak Anda tetap tahu apa yang sedang Anda coba ajarkan padanya.

±

Tidak berteriak Jika anak Anda bertingkah di depan tamu, jangan berteriak pada mereka. Tunggu sampai tamu pergi dan kemudian jelaskan secara tegas perilaku semacam itu tadi benar-benar tidak dapat diterima jika dilakukan di depan orang lain. Juga, peringatkan mereka untuk tidak mengulangi perilaku itu lagi. Anda harus mengambil tindakan tegas pada mereka.

Murah hati Selalu pastikan setiap Anda mengajarkan anak berperilaku baik harus diikuti dengan kemurahan hati dan kebaikan. Dengan bersikap murah hati, anak akan menyadari bahwa setegas apa pun orang tuanya, cinta untuknya tidak akan berkurang. Dengan begitu, justru anak lebih mudah memahami sikap apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan karen­a orang tuanya tak menyukainya. (M2)

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


± ±

± ±

CMYK CMYK

CMYK CMYK

± ±

DUNIA

ANAK

mINGGU, 14 juli 2013

12

LAMPUNG POST

n Cerita Anak

±

±

Oleh Indra K.S.

Tio dan Monster Permen

T

IO adalah anak yang gemar sekali memakan permen. Segala macam permen ia suka, terutama yang rasanya manis dan berwarna-warni. Kalau ke sekolah atau bermain, saku Tio penuh dengan permen. Teman-teman memanggilnya Si Raja Permen. Kalau jam istirahat atau sedang di rumah, Tio tidak ada hentinya mengemut permen, sampai lidahnya berwarnawarni. Berkali-kali ibunya menegur agar Tio tidak makan permen terus, tetapi ia tidak pernah menghiraukannya. “Tio jangan makan permen terus nanti gigi kamu geripis!” tegur ibunya. “Iya Bu tanggung nih tinggal sedikit,” jawab Tio mengeles. Sementara permen di mulutnya habis, dengan sembunyi-sembunyi Tio mengambil permen di sakunya dan mengemutnya kembali dengan gembira. Begitu seterusnya yang dilakukan Tio. Kalau diberi uang saku, Tio hanya menjajakan uangnya untuk membeli permen. Tidak seperti teman-temannya yang selalu menyisihkan uang untuk ditabung. Seperti yang dianjurkan Bu Guru di sekolah untuk selalu rajin menabung. Suatu kali Tio mengemut permen dari pagi sampai malam. Kebetulan hari itu hari libur, jadi Tio dapat memakan permen sepuasnya. Tentu saja ibunya geram karena sampai malam Tio tidak ada hentinya mengemut permen. “Tio cepat gosok gigi, buang permennya. Setelah itu tidur, jangan makan permen terus. Kalau membantah nanti semua permenmu ibu ambil,” bentak ibunya. “Iya Bu.” Tio pura-pura membuang permennya. Setelah ibunya keluar, bukannya gosok gigi ia malah mengemut permen lagi. Ketika ibunya kembali datang mengecek ke kamar, Tio pura-pura tidur di bawah selimut tebalnya. Begitu ibunya keluar kamar, Tio kembali asyik mengemut permen. Tetapi tak berapa lama Tio mulai mengantuk dan tidur ditemani permen di mulutnya. Baru saja Tio tertidur, ia diban-

±

gunkan oleh suara aneh seperti suara harimau. Sekeliling tempat tidurnya juga menjadi gelap gulita. Dengan rasa ketakutan Tio menyalakan lampu kamarnya. Setelah lampu kamar menyala, suara aneh itu hilang. Tetapi Tio sangat terkejut, setelah membuka matanya lebar-lebar di sekelilingnya menumpuk permen warna-warni. Ada warna merah, hijau, ungu, dan masih banyak lagi. Betapa gembira hati Tio, ia langsung tiduran di atas permen yang begitu banyak. Tetapi permen-permen itu tiba-tiba berubah menjadi monstermonster yang begitu menakutkan. Matanya bulat, bertaring, dan kukunya juga panjang-panjang. Monster itu semuanya meraung seperti suara harimau yang tadi didengar Tio. “Tolong...tolong...ada monster,” Tio menjerit ketakutan. “hahaha...hahaha..hahaha...”. Monster-monster itu malah menertawakan Tio. “Kami dengar kamu adalah anak yang bandel, setiap hari kerjaanmu hanya memakan permen. Padahal ibumu telah menasihatimu, jadi kamu harus dihukum.” “Ampun monster jangan hukum aku.” Tiba-tiba monster-monster itu berubah menjadi kecil dan terbang satu per satu masuk ke mulut Tio. Tio tak dapat meminta tolong lagi karena mulutnya penuh dengan monster-monster. Monster-monster itu dengan asyiknya menggigiti gigi Tio sampai habis. Setelah giginya habis monster-monster itu keluar satu per satu. “Itu hukuman bagi anak yang tak kenal waktu memakan permen, sekarang gigimu habis kami makan,” seru monster yang paling mengerikan. “Maafkan aku, aku janji tidak akan memakan permen setiap hari.” Tio pun menangis dan berteriak-teriak karena tidak punya gigi lagi. Mendengar Tio berteriak ibunya datang dan membangunkannya. Tio terperanjat melihat Ibunya sudah di sampingnya. Monster-monster itu telah pergi dan

n ferial

±

gigi Tio juga masih utuh. “Ternyata semua itu hanya mimpi, aku mimpi mengerikan. Tio kapok Bu, Tio tidak akan sering-sering memakan permen lagi,” kata Tio menyesal. Tio menceritakan semua mimpi itu kepada ibunya. “Makanya, ibu kan sudah bilang.

Jangan keseringan makan permen karena permen juga dapat membuat gigi Tio geripis. Apa Tio ingin kalau tidak punya gigi seperti dalam mimpi tadi?” nasihat ibunya sambil tersenyum melihat muka Tio yang masih ketakutan. “Iya Bu, Tio benar-benar kapok,” kata Tio menyesal. n

n TAHUKAH KAMU

Plastik Diolah Jadi BBM

±

±

WAH hebat ya kakak pelajar SMP yang satu ini. Namanya Dhiki Andhika Putra, siswa SMP Negeri 3 Pengasih, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia berhasil menemukan teknologi yang dapat mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) berupa minyak tanah, solar, dan premium. Menurut Dhiki, ide membuat teknologi itu dimulai ketika ia berdiskusi dengan teman-temannya di jejaring sosial. Dia kemudian merakit beberapa komponen yang diperlukan. “Cara kerja alat pengolah sampah

± ±

ini sangat mudah. Sampah plastik dimasukan ke reaktor, kemudian dipanaskan dengan suhu 200 derajat Celsius. Nanti lelehan plastik akan mengelompokkan berdasarkan jenis bahannya,” kata Dhiki di Kulonprogo, Rabu (10-7). Mesin pengolah sampah itu dibuat dari tong yang berfungsi sebagai wadah memasak alat sampah plastik yang dipanaskan dengan kayu bakar. Selanjutnya, uap hasil pembakaran masuk atau mengalir ke tiga unit kondensor sehingga meneteslah minyak setara premium, solar, dan minyak

CMYK CMYK

tanah. Untuk sekali masak dibutuhkan waktu sekitar empat jam. Bahan bakarnya masih menggunakan kayu bakar. Setiap 2 kilogram sampah plastik mampu menghasilkan 1 liter BBM berupa minyak tanah, solar, dan bensin. Setiap kilogram sampah plastik dari gelas atau botol air mineral dapat menghasilkan 0,8 liter BBM. “Saya beli sampah 1 kilogram Rp500. Untuk biaya operasional cukup. Untuk sementara ini, saya mengolah sampah menjadi BBM, kalau hanya ada pesanan saja,” kata dia. (ANT/M2)

KETENTUAN: - Masukkan gambar kalian ke sehelai amplop yang sudah ditempeli kupon Mari Mewarnai Lampung Post. - Sertakan juga data diri secara lengkap (nama, alamat, sekolah, tanggal lahir, dan nomor telepon) termasuk foto ukuran 3R terbaru. - Kirim ke bagian promosi Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Bandar Lampung paling lambat 4 hari dari tanggal terbit - Disediakan bingkisan untuk tiga p­ emenang berupa : a. Orikids b. Komik Kreative c. Kotak pensil creative d. Oil Pastel Pascola (Standard).

± ±

CMYK CMYK

± ±


±

CMYK

±

CMYK

±

REPORTER

mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

±

CILIK 13

Meriahnya Ramadan di Pesantren Ushuluddin S elain berpuasa, rajin mengaji, rajin ke masjid, dan tetap rajin belajar serta bekerja. Karena, belajar dan bekerja itu juga ibadah. Nah, kalian semua ingin tahu bagaimana santri Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin Kalianda, Lampung Selatan, memeriahkan Ramadan? Yuk simak wawancara kami dengan Pimpinan Pesantren Ushuluddin Bapak K.H. Ahmad Rafiq Udin, Jumat (5-7):

MARHABAN ya Ramadan! Selamat datang hai bulan suci Ramadan! Alhamdulillah, yuk kita meriahkan Ramadan tahun ini. Ups, memeriahkan Ramadan itu bukan berarti ramai-ramai pawai lo, hehehe. Memeriahkan Ramadan itu adalah dengan melakukan kegiatan ibadah sebanyak-banyaknya.

Foto Ilustrasi: Dokum

entasi MI

Reporter cilik Lampung Post: Amalia Ramadhani, Asti Zavlera Putri, Salwa Maharani, Pandun Harum, Anju Doli Vernando Samosir, dan M. Hafidz Annazly. Foto: lampung post/ikhsan

Reporter cilik mewawancarai Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin Kalianda, Lampung Selatan, K.H. Ahmad Rafiq Udin.

Apa saja nih Pak kegiatan santrisantri di pondok pesantren ini selama Ramadan? Wah, kegiatannya banyak sekali. Tentunya buka puasa bersama, salat tarawih bersama, tadarusan bersama, pendalaman kitab kuning (kitab salafi). Terus, pada bulan puasa ini para santri juga memperbanyak hafalan Alquran (tahfizul Quran). Nah, untuk hafalan Alquran ini, ustaz memberi motivasi. Kalau bisa hafal 1 juz akan diberi uang Rp500 ribu, dua juz Rp1 juta. Begitu seterusnya setiap tambah satu juz ditambah Rp500 ribu. Jadi, kalau ada yang sudah hafal 20 juz, berapa itu uangnya? Dua puluh dikali Rp500 ribu, jadinya Rp10 juta, ditambah diumrahkan. Kalau bisa hafal sampai 30 juz dapat uang Rp15 juta dan dinaikkan haji. Alhamdulillah, sekarang sudah ada guru yang hafal 10 juz. Padat juga kegiatannya ya, Pak? Masih ada lagi kegiatan lain, sorenya kegiatan pengembangan bahasa dan keterampilan. Misalnya yang suka kesenian bisa ikut kasidahan atau seni baca Alquran juga boleh. Kalau yang suka olahraga, semua lengkap di sini, mau bulu tangkis ada, futsal, voli, ada semua. Yang suka menulis dan gambar bisa ikut seni kaligrafi. Menjelang magrib ada pengajian tafsir dan fikih. Tengah malamnya ada salat malam dan muhasabah. Muhasabah itu perenungan diri.

±

Hehehe, enggak ada waktu untuk menonton televisi dong Pak? Oh iya, di sini memang tidak boleh menonton televisi selain pada hari Minggu. Kalau hari Minggu disediakan layar lebar di sini untuk menonton televisi bersama-sama. Oh iya, pondok pesantren ini ada kegiatan Ramadan untuk masyarakat umum tidak? Ada, terutama pengajian ya. Mulai dari pengajian tafsir sampai pengajian umum. Terus ada kegiatan buka bersama dengan anak-anak yatim. Kami juga menyebarkan anak-anak santri yang sudah terbiasa pidato ke masyarakat untuk memberikan ceramah agama. Nama kegiatan ini safari dakwah Ramadan. Ini mereka disebar ke beberapa masjid di sekitar Kalianda ini.

±

Wah, santrinya pintar-pintar dong!

±

CMYK

±

±

Sejak kapan sih Pak pondok pesantren ini didirikan? Sejak 2001, hari ulang tahunnya 25 September. Dua tahun lalu ulang tahunnya dihadiri Haji Rhoma Irama, tahun kemarin Band Wali. Nah, tahun ini rencananya mengundang Uje’ (Alm. Ustaz Jefri), tapi Uje sudah duluan dipanggil Allah. Nanti kami pikirkan lagi.

Apa sih Pak keunggulan pesantren ini dibandingkan dengan yang lain? Pertama keunggulan bahasa. Pesantren ini juara tafsir bahasa Arab, bahasa Inggris, dan Indonesia. All the student has to speak English and Arabic, because English and Arabic are crown the boarding school (Semua siswa harus berbicara bahasa Inggris dan Arab karena bahasa Inggris dan Arab adalah mahkota pesantren). Keunggulan lain kami mengggabung sistem salafi dan modern serta memadukan sistem sekolah dan pesantren. Jadi, lulusan Pesantren Ushuluddin ini nanti punya dua ijazah, yaitu ijazah negara dan ijazah pesantren. Oh begitu. Kalau prestasinya Pak, apa saja yang sudah pernah diraih? Banyak prestasinya. Ada ratusan piala yang dipajang di ruang sana, hehehe. Dari semua itu, ada beberapa yang berkesan. Pertama, ketika kami terpilih menjadi pesantren teladan. Itu luar biasa. Penghargaannya dapat uang dari Kanwil Rp100 juta, dari Pemkab Lampung Selatan diumrahkan 2 orang,

±

dan dari Kementerian Agama, ustaz diberangkatkan ke Jepang dengan 10 pimpinan pesantren berprestasi dari seluruh Indonesia. Kedua, debat bahasa Arab kami juara I seprovinsi. Debat bahasa Inggrisnya juara II. Untuk pidato bahasa Inggris juara I dan menjadi wakil Lampung ke nasional. Nah, prestasi yang berkesan lagi adalah lulusan kami mendapat beasiswa kuliah ke Mesir, namanya Indra Setiawan, gratis semua diayai. Dan, ada juga santri putri yang dapat beasiswa ke Maroko, namanya Dwi Rizki Setia Putri. Wah, ternyata pesantren ini banyak sekali prestasinya. Terakhir nih Pak, apa pesan-pesan Bapak untuk anakanak Lampung? Kalau mau sukses, ada 6B, yaitu bersungguh-sungguh, bersyukur, beriman, bertakwa, berdoa, dan bertawakal (berserah diri kepada Allah). Kalau mau sukses, itu kuncinya. Kalau kita sudah berusaha, berdoalah di tengah malam. Yakin seyakin-yakinnya, Allah akan menolong kita. Bisa sukses! (M2)

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

fokus mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

14

Togel, Judi Modal Kepercayaan TINDAK maksiat judi toto gelap (togel) tak lagi dihuni oleh para begundal penipu. Kejaran aparat yang berupaya membekap setiap langkah perjudian membuat mereka menemukan celah untuk berkelit dari alat bukti. Kini, modal saling percaya cukuplah untuk menjalankan permainan haram yang sistematis ini. Setiap petang ada kebiasaan baru bagi Bahril. Kini ia lebih melek teknologi. Ponsel buatan Cina yang berbasis Android miliknya kini hampir setiap petang—kecuali Selasa dan Jumat—selalu dipakai untuk berselancar di dunia maya. Tetapi, jangan mengira ia sedang mencari informasi atau berita-berita terkini untuk mengecas pengetahuan otaknya. Rutinitas kesenangannya menjelajah di mesin pencari Google adalah untuk mencari informasi lotere nomor togel yang keluar hari itu. Judi togel kini memang telah bermetamorfosis, berinovasi, dan dikelola secara serius memanfaatkan teknologi informasi tingkat tinggi. Pemasang togel tak perlu lagi harus repot bertanya ke sana-kemari untuk mendapat informasi nomor togel yang keluar. Namun, cukup dengan mengaktifkan koneksi internet, bahkan melalui ponsel murahan pun nomor yang keluar sudah bisa diketahui. “Dekat-dekat magrib biasanya sudah ada infonya. Enggak kayak dulu, kita mesti nyari-nyari dan tanya-tanya lagi,” ujarnya. Bukan cuma siaran nomor yang keluar. Cara pemasarannya juga sudah sangat rapi dan tertutup. Para penjual atau bandar, juga kaki tangannya, kini pun tak lagi repot berkeliling ke sana-kemari menawarkan dan mencari pemasang togel. Togel kini bahkan bisa dipasang cukup dengan mengirim pesan singkat melalui ponsel ke bandarnya. Cukup dengan mengetik angka-angka, misalnya; 43 x 5; 943 x 5, bandar sudah mengetahui maksud si pemasang. Yakni, nomor 43 sebanyak lima lembar masing-masing senilai Rp1.000; angka 943 sebanyak lima lembar seharga Rp1.000. Seorang bandar kecil yang punya wilayah edar di daerah Tanjungsenang, Way Kandis, mengaku sudah hafal betul isi-isi SMS seperti itu. “Kalau ada tanda dikali seperti itu berarti jumlah pasangannya berapa lembar. Nilai per lembarnya seribu,” kata dia.

Bandar Proaktif Bayarnya pun bisa dilakukan besok hari saat pasangan berikutnya atau bahkan bisa berutang. Asalkan bandar dan pemasang sudah saling mengenal, komitmen via pesan singkat itu pun sudah cukup. “Kadang baru dipotong utang pasangan setelah nomor pasangannya keluar. Walaupun belum dibayar, kalau nomornya

keluar, tetap dibayar,” kata dia. Satu pemasang yang mengirim angka pasangan melalui SMS biasanya mewakili paling banyak lima pemasang lain yang menitip nomor pasangannya. “Kadang ada yang nakal, nomor titipannya enggak dipasangin sama temannya. Waktu angkanya keluar disuruh minta sama bandar, padahal di rekapan kami enggak ada nomor pasangan itu. Padahal uang pasangannya sudah dikasih.” Kalau sudah seperti ini, bandar menolak membayar. “SMS pemasang jadi buktinya. Makanya sebelum nomor togel keluar, isi SMS enggak pernah kami hapus, untuk bukti.” Entah sejak kapan, praktik togel melalui SMS ini berkembang. Namun, cara seperti ini dirasakan efektif untuk menghindar dari aparat daripada metode-metode konvensional seperti menggunakan buku khusus atau kertas kupon khusus yang dianggap sudah kuno. Rekapan nomor-nomor togel yang dipasang pun tak lagi ditulis di kertas-kertas rekapan khusus yang bisa dijadikan barang bukti jika bandar ditangkap. Rekapan angka dan nilai pasangan cukup diketik di ponsel, total jumlah pasangan itu yang disetor ke bandar. Klaim jika nomor togelnya tembus pun cukup dengan pesan singkat yang telah dikirimkan ke bandar. Terkadang bahkan bandar yang langsung menghubungi pemasang jika nomor pasangannya keluar. Cara baru ini dirasakan cukup simpel, rapi, dan tentu saja tak bisa diendus oleh aparat. Istilah-istilah seperti “am” (angka main, red), colok bebas maupun colok macau pun menjadi kode-kode yang hanya dimengerti oleh bandar dan pemasang saja. Demikian halnya nomor ponsel bandar pun tak sembarang orang tahu dan punya akses untuk memasang sendiri. Pemasang baru hanya bisa menitip nomor pasangannya kepada temannya yang sudah memiliki akses ke bandar. “Nomor hapenya sudah dikenal. Kalau enggak dikenal enggak kami ladeni, ngeri, takutnya polisi.” (TIM/M1) Foto-foto : dokumen

Meza

Lotere, dari Masa ke Masa SEJATINYA, perjudian dengan kupon undian sudah berlangsung sejak lama di Indonesia, termasuk di Lampung. Dengan menggunakan embel-embel sumbangan sampai untuk pendanaan olahraga, judi jenis ini berkembang pesat mulai dari jenis sampai caranya hingga kini. Di mulai dari Bandung pada 1960-an, pemerintah setempat membuat undian lotere yang diberi nama toto raga. Toto raga dipakai untuk mengumpulkan biaya agar bisa mengikuti pacuan kuda. Belakangan judi sejenis juga berkembang di Jakarta, Nasional Lotere atau yang dikenal dengan Nalo. Kota Surabaya tak mau ketinggalan dengan membuat undian Lotto atau lotre totalisator. Alasannya, untuk menghimpun dana untuk penyelenggaraan PON VII di Surabaya pada 1969. Melihat animo masyarakat yang tinggi, pemerintah justru membuat semacam legalisasi. Satu jenis undian kupon berhadiah yang disebut forecast atau dikenal dengan porkas muncul versi resmi pemerintah. Pada 28 Desember 1985, kupon berhadiah porkas sepak bola resmi keberadaannya, bahkan dipayungi oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1954 tentang Undian. Berisi tentang tebakan menang, seri dan kalah, porkas terus berevolusi dan berubah menjadi kupon sumbangan olahraga berhadiah. Lalu, berubah lagi menjadi sumbangan dermawan sosial berhadiah (SDSB) yang terdapat dua jenis kupon; kupon A dan kupon B. Untuk kupon A nilai pasangannya adalah Rp5.000 dengan hadiah Rp1 miliar. Sedangkan kupon B dengan nilai pasangan Rp1.000 akan mendapat hadiah Rp3,6 juta. Tetapi, sembilan tahun kemudian, tepatnya 25 November 1993, pemerintah mencabut legalisasi SDSB dan dilarang beredar setelah aksi demonstrasi mahasiswa. Sejak itu, segala macam undian pun terhenti. Namun, perjudian berkedok kupon berhadiah tak pernah berhenti meskipun bergerak secara sembunyisembunyi, peminatnya tak pernah sepi.

±

CMYK

±

Togel Siaran Tinju Pada pengujung 1990, bandar berinovasi. Mereka memanfaatkan gelar tinju profesional di stasiun televisi swasta nasional ketika itu. “Dulu saya ingat setiap habis pertandingan tinju ada pengundian nomor. Lalu, bandar togelnya ngutip angka-angka yang keluar itu sebagai angka keluar diambil dari empat angka dari belakang, tiga angka dari belakang dan dua angka dari belakang,” ujar Yamin, salah seorang warga Sukarame. Judi itu, menjadi ramai peminatnya. Setiap Jumat malam, pemasang selalu waswas menunggu pengundian nomor dari hasil pertandingan tinju yang rutin digelar stasiun televisi swasta nasional itu. Bandar-bandar besar judi itu tak kehilangan akal. Ada yang menyebut para bandar itu bahkan bisa melobi program tinju itu agar mengeluarkan nomor undian yang jumlah pemasangnya sedikit atau nomor yang tidak ada pemasang sama sekali. Tak hanya bandar, para pemasang pun ikut-ikutan melobi pemilik program tinju itu agar mengeluarkan nomor pasangannya agar tembus. Tak lama, karena merebaknya kecurangan itu, judi togel itu pun tutup dengan sendirinya. Banyak bandar yang bangkrut tapi ada juga yang sebaliknya. Di sisi lain, penggila judi mulai kelimpungan menyalurkan hasrat judinya. Dan, akhirnya togel pun muncul. Kupon-kupon putih dua rangkap bertulis angka-angka yang direkap dengan kertas karbon menjadi tanda bukti pemasang. Pemerintah melalui kepolisian terus merazia perjudian dengan tebakan angka-angka itu. Setiap hari, berita di televisi dan koran terus memberitakan pedagang togel yang ditangkap berikut barang bukti berupa kupon-kupon, buku rekapan, dan sejumlah uang. Meskipun terus ditangkapi, perjudian itu tidak surut. Para pemain memutar otak untuk bisa berkelit dari kejaran polisi. Kini, judi bisa mereka lakukan menggunakan jaringan informasi dunia maya dengan modal saling percaya. (TIM/DBS/M1)

CMYK

±


±

MINGGU, 14 JUli 2013

LAMPUNG POST

CMYK

±

±

PARIWARA 15

±

±

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


±

MINGGU, 14 JUli 2013

LAMPUNG POST

CMYK

±

±

PARIWARA 15

±

±

±

±

±

±

±

CMYK

±

±


±

±

CMYK

CMYK

±

lentera mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

16

Sudaryanto, Dalang Juara dari Lamteng

±

±

GEDUNG pertunjukan Museum Wayang Fatahillah, Jakarta, 22 Juni 2013. Satu pertunjukan berseri dengan tajuk Festival Dalang Muda Nasional 2013 digelar. Ratusan penikmat wayang, tiga juri, dan satu set gamelan lengkap dengan wayangnya saling mengisi.

S

±

n lampung post/dok.

uasana festival yang penuh persaingan, tiba-tiba menjadi hening. Rebab, musik gesek yang menyayat memainkan nada rendah ditimpali getar-getar menggema setuhan gambang yang lembut membuat suasana bertambah murung. Suluk Sudaryanto yang mengisahkan aksi dramatis Sukrosono yang mengorbankan diri untuk kemuliaan kakaknya seperti melibatkan metafisik. Dalang muda asal Sidoluhur, Bangunrejo, Lampung Tengah, itu mengurung ratusan penonton dengan bahasa ratapan yang pas, menaikturunkan intonasi dengan syahdu, dan membangun suasana dukacita di ruang cerita. Psikologi audiens sukses diajak meresapi lakon yang memang dramatis dan heroik. Sudaryanto (25) adalah satu dari 16 peserta adu performa dalam memainkan wayang kulit tingkat nasional itu. Memainkan lakon Sumantri Ngeger, anak ke tujuh dari delapan keluarga Ki Sunyoto ini menjadi penampil terbaik kedua. Satu prestasi luar biasa untuk kemampuan mendalang yang notabene adalah kesenian asli Jawa. “Yang juara satu dari Jawa Timur. Alhamdulillah, saya nomor dua. Bagi saya, ini menjadi istimewa karena saya mewakili Lampung. Padahal, gudangnya dalang kan di Jawa, terutama Solo dan Yogya,” kata Daryanto, Kamis (11-7) didampingi Darmadi, ketua I Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Lampung. Soal keberhasilan ini, Darmadi yang mendampingi, menyatakan tidak berlebihan jika anak dalang Ki Kodrat ini meraihnya. Pengamatan guru SMA Fransiskus bandar Lampung itu, tiga unsur yang menjadi tolok ukur penilaian mendapat nilai amat baik. “Pertama wiromo atau vokal dan pen-

guasaan cerita. Kedua wirogo atau teknik memainkan wayang atau biasa disebut sabet. Ketiga, wiroso, yakni unsur tertinggi dalam menguasai penikmat melalui mengolah rasa. Apakah cerita dan penampilan itu bisa membawa pemirsa larut dalam cerita atau tidak. Nah, ketiganya dia kuasai,” kata dia. Dari sisi suara dan penguasaan cerita, Daryanto dinilai cukup mampu menghadirkan suasana panggung. Dari teknik, sabetan Daryanto taktis dan bersih dari kesalahan gerak. Sedangkan dari sisi rasa, alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Solo ini bisa mengatur jarak psikis dengan penonton. “Saya melihat sendiri waktu Daryanto memainkan klimaks dari lakon Sumantri Ngenger itu, begitu banyak penonton yang meneteskan air mata. Termasuk juri, juga saya. Itu tolok ukurnya,” kata Darmadi. Daryanto mengaku mendapat momen yang tepat saat memainkan lakon Sumantri Ngenger. Unsur cerita dan penguasaan psikologi massa menjadi kunci keberhasilan deorang dalang menahan penonton agar tetap di tempat. Cerita Sumantri Ngenger, katanya, mengisahkan pengorbanan hidup Sukrosono untuk kembarannya, Sumantri. Sukrosono yang berwujud buto cilik (raksasa kecil) rela mati setelah membantu Sumantri yang tampan agar mendapat kemuliaan. “Lakon itu memang mengharukan. Padahal, saya hanya diiringi oleh tujuh pengrawit (penabuh gamelan),” kata dia. Tukang Tata Wayang Di tengah kelimun penoton yang takzim memelototi aksi Ki Sunyoto yang memainkan wayang di kelir, bocah ceking itu justru terlihat sibuk. Duduk di be-

lakang sang dalang, Sudaryanto, anak itu, kadang kerepotan menangkap wayang yang dilemparkan ayahnya untuk ditata atau disimpan sama sekali. Ya, Ki Sunyoto atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ki Kodrat adalah ayahnya. “Sejak kecil, kira-kira sejak kelas tiga SD, saya selalu diajak Bapak kalau ndalang. Saya selalu duduk di belakang Bapak sambil noto atau menata wayang-wayang yang baru dimainkan dan menyiapkan yang akan dimainkan,” kata Sudaryanto mengenang masa kecilnya. Lahir dengan nasab dalang, Daryanto mengaku tertarik dengan kesenian wayang sejak kecil. Selain bapaknya, kakek dan neneknya dari bapak juga berprofesi sebagai dalang. “Nenek saya dulu dalang perempuan di Klaten. Buyut saya juga dalang semua,” kata bujang yang setamat SMP di Bangunrejo melanjutkan Sekolah Menengah Karawita (SMK) di Solo, Jawa Tengah, itu. Daryanto menolak jika kiprahnya menjadi dalang hanya untuk melanjutkan profesi orang tuanya karena dari delapan anaknya, hanya dia yang tertarik. Sebab, kesenian wayang memang sudah sangat interes dengan kesenian ini. “Sejak kecil, kalau nonton wayang saya tidak pernah absen. Bukan cuma ramairamai, tetapi memperhatikan. Bahkan, sejak SD saya sudah banyak hafal lakon, nama-nama tokoh, dan bentuk wajahnya,” kata dia. Selain selalu ikut ke mana pun bapaknya ngejob, acara pertunjukan wayang kulit di stasiun televisi Indosiar setiap malam Minggu menjadi pemupuk bakatnya. Meskipun hanya sendirian, ia tetap menantikan dan mengikuti pergelaran wayang di televisi itu. (SUDARMONO/M2)

±

Evi Ghozaly: Semua Anak adalah Bintang NAMANYA Evi Ghozaly. Meskipun berjilbab, perempuan 41 tahun yang berprofesi sebagai konsultan pendidikan ini cukup lincah  dan energik. Jadwal kegiatannya padat, semuanya terkait dengan bidang pendidikan. “Mungkin karena saya lahir dan dibesarkan di lingkungan pendidikan ya,” kata Umi Evi, sapaan akrabnya. Wajah penuh senyum ini tiba-tiba berubah serius ketika menceritakan tentang orang tua dan semua saudara kandungnya yang menjadi pendidik. Amanah orang tuanya menjadi alasan terbesar Evi Ghozaly menyeburkan diri di bidang pendidikan.  “Apa pun profesi kalian kelak, jangan tinggalkan tugas mengajar. Begitu kata almarhum Abah kami,” kenang Evi. Pada 2003—2006, saat anaknya mulai sekolah TK, Evi hampir tiap hari menunggu di sekolah bersama beberapa ibu lain.  Ketika itulah terpikir olehnya untuk membuat kegiatan positif daripada sekadar menunggu anak pulang seko-

±

±

lah.  Maka terbentuklah forum pengajian yang kadang diisi dengan sharing pengetahuan dan keterampilan secara bergantian.   Dari forum ini, bersama beberapa ibu muncul ide mendirikan yayasan yang salah satu kegiatannya bergerak dalam pembiayaan anak asuh. Salah satu teman sesama pengurus yayasan ini kemudian mengajak Evi bergabung untuk mengelola sebuah SD swasta di wilayah Gunungterang.  Sekarang Evi sudah tidak aktif lagi di sekolah yang awalnya hanya memiliki puluhan siswa dan kini menjadi ratusan siswa itu. Dari situlah awal kiprahnya di dunia pendidikan. ”Bagaimanapun, itu jadi bagian dari sejarah hidup saya,” ujarnya. Merasa kurang ilmu, Evi melanjutkan  pendidikan S-2 Program Studi Teknologi Pendidikan di Universitas Lampung.  Saat itu mulai bermunculan lembaga pendidikan nonformal dan sekolah swasta baru dengan konsep nasional plus maupun berwawasan internasional yang memercayakan konsep akademik padanya.

CMYK

Hingga saat ini, Evi menjadi konsultan sekolah swasta mulai tingkat TK sampai SMA. “Alhamdulillah,  masih dipercaya untuk berbagi secuil ilmu dengan beberapa lembaga,” kata alumnus Jurusan Bahasa Arab UIN Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur ini. Melalui Telaga Gading Education Consultant, Evi mengabdikan diri untuk memberikan masukan soal pendidikan. Selain itu, ia juga mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Fatah, Bandar Lampung. Ibu dua anak lelaki ini juga telah menemukan “rumah kedua”. Yakni, sebagai Direktur Penjamin Mutu pada Sekolah Global Madani, Bandar Lampung. Jadwalnya juga padat untuk memberi materi pelatihan untuk para pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru tersertifikasi dalam sebuah program bimtek di Provinsi Lampung. Aktivitas lain adalah memberi materi pelatihan tentang strategi pembelajaran untuk para guru dan seminar parenting di berbagai tempat, termasuk Jakarta dan Malang. (DIAN WAHYU/M1)

±

±

n lampung post/dok.

CMYK

±


±

CMYK

±

CMYK

±

desain mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

17

±

±

n INT

Sofa Cantik Menyambut Hari yang Fitri

M

EMILIKI rumah minimalis bukan berarti tidak bisa mewah. Kehadiran sofa minimalis di ruang tamu Anda akan menyemarakkan suasana Idulfitri nanti. Tentunya, untuk ini Anda tidak perlu mengeluarkan bujet besar-besar. Sofa minimalis tersedia dalam berbagai model, bahan, dan harga yang cukup terjangkau. Yang penting, bagaimana menata sofa minimalis di rumah mungil Anda agar tidak menjadi sumpek atau malah norak. Ukur ruangan tamu Anda dan cari model sofa yang sesuai dengan selera dan tema ruang tamu yang Anda inginkan. Waktu membeli, pilih bahan sofa dan seleksi kualitas sofa. Pertama, perhatikan kualitas busa yang digunakan. Busa yang bagus dapat bertahan lebih dari 5 tahun bahkan mencapai 10 tahun tidak kempis. Kedua, perhatikan kerapian jahitannya. Jahitan yang rapi tidak hanya indah dilihat, tapi juga menjaga bagian dalam sofa tidak mudah rusak. Ketiga, perhatikan rangka yang digunakan, penggunaan kayu oven akan memperpanjang umur sofa karena tahan terhadap rayap. Nah, kunci keindahan sofa terletak pada upholstery atau kover yang digunakan. Cermatlah dalam memilih bahan upholstery. Bahan dari kain banyak alternatif sehingga akan terlihat lebih indah. Sedangkan bahan dari Oscar atau kulit sintetis lebih cocok untuk pemakaian formal. Untuk keceriaan suasana Idulfitri nanti, sebaiknya pilih sofa kain dengan warna-warna cerah. Bagaimana menata sofa di ruang tamu? Pertama, tentukan tema ruang tamu Anda. Temanya modern kah? Minimalis? Rustic? Atau natural? Tema sangat penting agar suasana yang Anda inginkan bisa tercipta. Itu nantinya tentu akan sangat berpengaruh pada pilihan model sofa, bahan sofa dan warna sofa, karena sofa harus senapas dengan furnitur lainnya yang ada di ruang itu. Misalnya warna harus disesuaikan de­ ngan warna tembok, tirai, karpet, dan aneka lukisan atau pajangan foto di ruangan itu. Jika ruangan Anda cukup luas, sofa dengan tiga dudukan merupakan pilihan terbaik. Untuk ruangan kecil sebaiknya pilih sofa dua dudukan. Atur posisi sofa sehingga tidak memberi kesan sumpek atau bahkan susah keluar dan masuk ruangan. Jika ruang yang luas sofa bisa di posisikan di tengah. Namun, jika ruangan tidak begitu luas, posisi sofa di pojok bisa sedikit memberi ruang. Selamat berkreasi! (M2)

±

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


±

CMYK

±

CMYK

±

kesehatan mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

±

18

Puasa Jadi Gaya Hidup,

Obesitas Takluk

KELEBIHAN berat badan atau obesitas telah menjadi “PR” penting bagi negara-negara maju dan berkembang. Gaya hidup dan pola makan yang salah menjadi pemicu utama.

S

±

atu-satunya cara mengendalikan obesitas ini adalah dengan mengubah gaya hidup dan pola makan menjadi lebih baik. Puasa bisa menjadi gaya hidup sehat yang membantu mengendalikan obesitas. Aberta Karolina, dokter umum di RSUD Abdul Moeloek, mengatakan dalam dunia medis puasa memang dianjurkan untuk pasien diabetes, kolesterol tinggi, kegemukan, dan darah tinggi. Namun, semua harus di bawah pengawasan dan kontrol dokter agar tidak terjadi kondisi hipoglikemia (keadaan saat kadar gula darah atau glukosa secara abnormal rendah). Bagi orang yang bertubuh gemuk, lanjutnya, berpuasa bisa menjadi alternatif cara untuk menurunkan berat badan. Pengendalian berat badan agar tetap proporsional dan ideal sangat penting. Tidak hanya untuk keindahan, terutama untuk kesehatan. Melalui puasa, akan terjadi  pengurangan berat badan yang pada akhirnya akan memberikan perbaikan kesehatan, kadar gula darah akan berkurang dan kolesterol turun. Namun, kata Aberta, pasien obesitas atau diabetes yang memiliki risiko tinggi, seperti diabetes melitus tipe I, ibu hamil, riwayat hipo-hiperglikemia yang tak terkontrol, dan lanjut usia, harus berhati-hati selama men-

jalani puasa. Sebaiknya pasien harus tetap mengikuti saran aturan pengobatan yang telah ditentukan oleh dokter, yaitu meminum obat antidiabetes secara teratur dan menghindari makanan yang terlalu manis dan berlemak. Pasien juga harus menguji kadar gula darah setidaknya dua kali sehari sebelum berbuka puasa, terutama sekitar pukul 16.00. Jika kadar gula darah di bawah 70 mg/dl, mereka harus segera berbuka puasa untuk menghindari hipoglikemia. Diet yang seimbang untuk pengurangan kalori, latihan dan modifikasi kebiasaan merupakan pendekatan yang lazim dalam penanganan obesitas. Puasa yang mengandung komponen pengurangan energi dan modifikasi perilaku diduga merupakan pendekatan yang aman untuk mencegah dan mengobati obesitas. Telah dilakukan penelitian pengaruh puasa terhadap asupan makanan, berat badan, dan kimia darah pada 10 orang sehat. Didapatkan hasil adanya pengurangan energi harian (asupan makanan) berkisar dari 200—1.500 Kkal dengan rata-rata 410—857 Kkal. Selama satu bulan berpuasa kehilangan berat badan berkisar dari 0,5—6,0 kg dengan rata-rata 1,7 kg—3,2 kg. Tidak ada perbedaan bermakna dalam kadar glukosa darah, protein, dan kolesterol darah dalam sebelum, selama dan sesudah puasa. “Data penelitian tersebut menunjukkan puasa aman dan dapat digunakan sebagai strategi untuk mencegah dan mengendalikan obesitas,” kata dokter lulusan Yarsi Jakarta ini. (DIAN WAHYU KUSUMA/M2)

Tak Hanya Segar, Ini Dia Manfaat Blewah! BIKIN sirop blewah memang praktis untuk minuman berbuka puasa. Tinggal kupas kulitnya, korek daging buahnya, dan campur dengan susu plus siram air es. Segar dan kaya manfaat. Ini salah satu buah yang dianjurkan untuk berbuka puasa. Apa saja manfaatnya? Blewah memiliki banyak kandungan gizi mineral dan vitamin serta serat makanan yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Blewah mengandung kadar vitamin A yang tinggi, yaitu 3382IU per 100 gram buah sehingga mampu mencukupi hingga 68% kebutuhan harian vitamin A. Kandungan vitamin C juga cukup tinggi, yaitu 36,7 mg per 100 gram buah hingga mampu mencukupi 61% kebutuhan harian vitamin C. Blewah juga kaya akan mineral kalium sebesar 267 mg per 100 gram buah (mencukupi 8% kebutuhan harian kalium). Selain itu, blewah juga mengandung nutrisi folat sebanyak 21 mcg per 100 gram buah (mencukupi 5% kebutuhan harian akan folat). Berikut beberapa manfaat blewah bagi kesehatan tubuh Anda, seperti yang dikutip dari yahoo.com. Meningkatkan kekebalan tubuh Vitamin A dan C dalam blewah bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Kandungan betakaroten juga menjadi antioksidan yang mampu mencegah berbagai penyakit. Menyehatkan mata Karena kandungan vitamin A yang tinggi, konsumsi blewah mampu me-

±

nyehatkan indera penglihatan kita. Menjaga kesehatan gusi Karena vitamin C yang tinggi, blewah berkhasiat menjaga kesehatan mulut dan gusi. Memelihara kesehatan kulit Vitamin A juga berguna untuk memelihara kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. Sementara vitamin C bermanfaat untuk membantu sintesis kolagen. Menurunkan kolesterol Tingginya vitamin C dalam blewah mampu menurunkan kolesterol buruk (LDL) dalam darah sehingga menjaga kesehatan kardiovaskular. Vitamin C juga bermanfaat mencegah pembekuan darah dan memperkuat dinding kapiler. Membantu pencernaan Konsumsi blewah juga membantu pencernaan dan menjaga kesehatan saluran urine, termasuk mencegah infeksi pada saluran kemih. Manfaat ini didapat dari kandungan vitamin A dan serat makanan dalam blewah. Menurunkan tekanan darah Kandungan vitamin C dan kalium pada blewah juga mampu menjaga tekanan darah. Penangkal insomnia

Sifat sedatif (obat tidur) juga dimiliki oleh buah blewah. Mencegah kanker rahim Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung gizi, seperti betakaroten, vitamin C, dan asam folat dapat berisiko terkenan kanker rahim. Namun, dalam buah blewah kebutuhan Anda akan tiga nutrisi tersebut sudah bisa terpenuhi. Baik bagi wanita hamil dan janin Kandungan folat yang tinggi pada buah blewah membantu untuk menjaga dan memproduksi sel-sel baru, yang penting bagi wanita hamil demi kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Aman bagi penderita diabetes Blewah ternyata juga memiliki indeks glikemik rendah (GI), fruktosa, dan glukosa yang terdapat pada buah blewah adalah gula alami sederhana sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes dan obesitas. Blewah juga dapat mengurangi asam urat. (M2)

±

±

±

±

CMYK

±

CMYK

±


±

±

CMYK

±

CMYK

HIJAB mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

19

Kesan Glamor dari ‘Turban’ Kepang

±

±

B

INGUNG gaya hijab apa yang pas untuk Lebaran nanti? Tidak usah pusing, dalam satu bulan ini, rubrik hijab Lampung Post akan menyajikan pilihan-pilihan hijab gaya di Hari Raya. Para pemakai jilbab sudah akrab dengan istilah turban atau sukit. Nah, model kali ini, Mutia Kameswara (24), merancang jilbab segi empat menjadi turban kepang yang manis dan cantik. Dipadupadakan dengan baju terusan dengan tambahan kain di bagian dada, menjadikan turban ini menjadi pakaian yang syari. Warna cerah busana dan hijab sangat cocok dikenakan saat Lebaran nanti. Agar tidak terlalu polos, Mutia menggunakan kalung dan jam tangan warna emas. Tentu saja, warna ini untuk menambah kesan mewah di suasana Hari Raya. Hijab yang simpel, tapi memberi kesan glamor. (IKHSAN DWI NUR SATRIO/M2)

±

±

foto: lampung post/ikhsan

K O M U N I TA S

Menciptakan Rumah Baru untuk Hewan-Hewan Laut TERUMBU-TERUMBU karang mati, padang lamun hilang, dan hewan-hewan laut pergi. Ini pertanda ekosistem laut rusak parah. Lalu, siapa yang bersedia mencipta terumbu-terumbu karang untuk rumah baru hewan-hewan laut? Komunitas ini terkesan jauh dari hiruk-pikuk kota, aktivitas mereka fokus di daerah pesisir dan bawah laut. Tak banyak yang tahu keberadaan mereka, bergerak di jejaring-jejaring sosial, melakukan penyadaran sederhana tentang pentingnya laut, sampai berkunjung ke dasar-dasar pantai. Mereka ingin memastikan apakah dasar laut ini membutuhkan terumbuterumbu karang baru? Berawal dari sekadar hobi snorkling dan diving, Komunitas Anak Pantai beranjak menjadi sukarelawan konservasi terumbu karang. Sudah banyak pantai dan dasar laut

±

±

CMYK

yang mereka jajaki, dari sekadar menyelam, snorkling, atau mencari ikan dengan cara-cara tradisional, ditombak. Dari sekian banyak tempat yang dijelajahi, ternyata pesisir pantai dan dasar laut di Teluk Lampung sudah rusak parah. Banyak terumbu karang yang hancur akibat illegal fishing sampai eksploitasi terumbu karang untuk akuarium-akuarium air laut. Chandra, anggota Komunitas Anak Pantai, mengaku komunitas ini belum lama terbentuk, bahkan beberapa anggota komunitasnya belum terlalu pandai menyelam. “Kegiatan seperti snorkling memang masih dominan kami lakukan mengingat masih banyak anggota yang belum mahir menyelam,” ujarnya, tiga hari lalu. Pantai-pantai seperti Pulau Tegal, Pulau Tangkil, dan Tanjung Putus adalah pantai-pantai yang biasa mereka da-

±

tangi. Semula mereka saling menyesuaikan waktu libur karena sebagian besar anggotanya terdiri dari karyawan, pegawai swasta, dan mahasiswa. Akhirnya, aktivitas ini dijadikan agenda rutin. “Setiap akhir pekan, kami sempatkan untuk mendatangi pantai yang memang layak untuk aktivitas snorkling,” ujar Boy. Terkadang mereka miris saat sedang snorkling mereka melihat dasar pantai yang sudah rusak parah dan tak berwujud lagi. “Bahkan, ada pantai yang dasarnya sudah berubah jadi lumpur, tak ada lagi terumbu karang apalagi ikan-ikan laut karena habitat hidupnya sudah tidak ada,” tutur Chandra. Saat itulah, dengan biaya ala kadarnya yang berasal dari patungan para anggota, mereka membantu melakukan rehabilitasi dengan membuat terumbuterumbu karang buatan untuk ditanam di dasar-dasar pantai yang telah rusak. Terumbu-terumbu karang ini diharapkan menjadi rumah baru bagi tumbuhan dan hewan-hewan laut. “Apa yang kami lakukan memang belum signifikan, tetapi setidaknya ada upaya yang telah kami buat untuk kelangsungan ekosistem laut.” Terkadang untuk daerah pesisir yang masih banyak ditinggali oleh nelayan, anggota komunitas ini memberikan penyadaran tentang cara yang benar menangkap ikan agar penghasilan nelayan

foto: lampung post/dok.

tetap stabil jika kelangsungan ekosistem tetap dijaga. “Kami menyampaikan metode penangkapan ikan yang baik seperti tidak menggunakan pukat harimau, tidak menggunakan bom ikan, apalagi sampai merusak terumbu karang yang menjadi habitasi ikan. Kalau habitat ikannya sudah rusak, jangan harap hasil tangkapan ikan nelayan akan maksimal.” Ia menyebut antara pada ‘80 hingga ‘90-an akhir, perairan pantai di Teluk Lampung masih relatif baik. Nelayan tak perlu mencari ikan hingga keluar Teluk Lampung, tapi cukup dengan menjala di tepian pantai hasil tangkapannya sudah mampu memenuhi kebutuhan nelayan. Namun, sejak aktivitas pertambakan udang dan illegal fishing yang terus terjadi, lambat laun kejayaan laut itu mulai hilang. “Kami tak sekadar bicara tentang kerusakan ekosistem laut, tapi juga berupaya memperbaikinya dari hal yang terkecil, menjaga, dan menyadarkan,” ujar dia. (MEZA SWASTIKA/M2)

CMYK

±

±


CMYK

±

CMYK

±

±

apresiasi Manakala Keadilan Bercabang

mINGGU, 14 JUli 2013

20

LAMPUNG POST

kronika

Pesumo Jepang Kenakan Batik di Indonesia

KYOTO—Batik akan dipakai para pesumo terkenal dari Jepang, yang merencanakan datang ke Jakarta pada 24-25 Agustus 2013. “Para pesumo papan atas itu akan mengenakan yukata (sejenis kimono) batik yang dibuat di Solo,” kata Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang (PPIJ) Rachmat Gobel di Kyoto, Jepang, Rabu (10-7). Batik tersebut, lanjut dia, didesain khusus untuk para pesumo yang datang dalam rangkaian kegiatan perayaan hubungan Indonesia-Jepang ke-55 tahun. (ANT/P2)

Manusia Batu Ramaikan Monas Fair JAKARTA—Monas Fair 2013 tidak hanya dipenuhi 260 tenda berisi jajanan kuliner atau fashion. Sekumpulan manusia berkostum ala pejuang berwarna-warni. Ada pejuang yang seluruh tubuhnya dicat emas, hijau, kuning, dan hitam. Ada yang menyerupai Bung Tomo, ada pula yang mirip patung Tugu Tani. Selama beberapa detik mereka membatu seperti patung. Terkadang mereka bergerak perlahan dengan kaku seperti robot. Tingkah polah ditambah penampilan mereka yang mencolok membuat para pengunjung mengantre demi berfoto bersama.(ANT/P2)

Duta Seni Indonesia Tampil di Madrid JAKARTA—Kontingen Duta Seni Indonesia yang terdiri atas 21 penari, tiga pemusik, dan lima ofisial dari SMA Al Azhar BSD tampil di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid dan Lloret de Mar Folklore Festival pada akhir Juni. Kegiatan di KBRI Madrid merupakan acara Indonesian Bazaar yang memperkenalkan budaya kuliner Indonesia kepada masyarakat di kota itu dan para diplomat dari berbagai negara, menurut siaran pers kontingen itu yang diterima di Jakarta, Selasa (9-7). (ANT/P2)

Museum Oriente Lisabon Gelar Pameran Wayang LONDON—Museum Oriente Lisabon menggelar pameran wayang bertajuk Shadows of Asia dengan menampilkan koleksi wayang kulit dan properti pedalangan dari tujuh negara Asia, yakni Indonesia, India, China, Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Turki. Pensosbud KBRI Lisabon Tri Wahyuni kepada Antara di London, Senin (8-7), mengatakan tujuan pameran itu adalah untuk mempromosikan keberagaman tradisi wayang Asia di Portugal, mulai dari yang tradisional hingga wayang modern berbasis teknologi informasi. (ANT/P2)

Hatta Rajasa Biasanya Kunjungi Museum Gedung Kesenian JAKARTA—Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa memiliki kebiasaan yang diketahui sebagian banyak masyarakat, yakni mengunjungi museum, gedung kesenian, dan perpustakaan dalam lawatannya ke suatu daerah atau negara. “Setiap datang ke suatu negara, ada tiga tempat yang menjadi prioritas untuk didatangi,” kata Hatta dalam keterangan pers pada peresmian acara Art Jog di Yogyakarta, baru baru ini. (ANT/P2)

galeri Misteri Melody yang Terinterupsi S. Mara Gd Gramedia Pustaka Utama Juli 2013 816 hlm. DANNY Lesmana tidak mengerti mengapa istrinya, Nicole, direnggut begitu saja dari sisinya pada usianya yang masi h muda. Untunglah kedua anaknya selamat dari kecelakaan itu. Dia tak pernah menyangka 12 tahun kemudian, anak sulungnya juga akan terenggut darinya secara tiba-tiba. Satu-satunya orang yang punya kesempatan dan motif untuk melakukannya adalah menantunya, laki-laki yang dipilihnya sendiri untuk menjadi suami anaknya. Kapten Polisi Kosasih pun dipusingkan oleh kasus ini. Apalagi tiga hari kemudian jatuh korban yang kedua. n

ChickLit: Malam Pengantin Sophie Kinsella Gramedia Pustaka Utama Juli 2013 LOTTIE sudah lelah dengan pacarnya yang tidak segera mengajukan lamaran. Suatu hari, Ben, mantan pacarnya semasa remaja, muncul kembali dan mengingatkan Lottie pada janji yang pernah mereka buat belasan tahun lalu: bila mereka sama-sama masih lajang pada usia 30, mereka akan menikah. Lottie menyambar kesempatan itu, dengan syarat: Tidak usah pakai masa pacaran, acara kencan, atau pertunangan—langsung saja ke altar! Dan terbanglah mereka untuk berbulan madu di pulau kecil Yunani tempat mereka pertama kali bertemu. Namun, rupanya tidak semua senang dengan keputusan mereka yang terburu-buru—teman dan keluarga berusaha menghalanghalangi. Akankah Lottie dan Ben mendapatkan malam pengantin impian mereka? Ataukah ini akan berubah menjadi malapetaka? n

±

CMYK

SENI sudah semestinya mampu menjadi ruang untuk menampung kritik sosial. Ruang-ruang di dalamnya memiliki kemampuan menghilangkan kesat-kesat yang acap membentang di kehidupan nyata. Dalam pementasan teater Death and The Maiden yang dipentaskan Teater Satu Lampung, Sabtu, 6 Juli pekan lalu, kritik sosial tentang ketimpangan keadilan disajikan dengan cerdas sekaligus ironis. Naskah karya Ariel Dorfman yang disutradarai Iswadi Pratama itu seperti mencoba mempertanyakan tentang keadilan yang buta dalam arti sebenarnya. Ya, justice is blind. Dan dalam kebutaannya, orang yang terlibat mungkin berubah peran. Pelaku menjadi korban dan korban menjadi hakim. Death and The Maiden berkisah tentang seorang aktivis perempuan bernama Paulina (diperankan Desi Susan) yang diculik dan diperkosa di masa rezim Pinochet di Cile. Selama 15 tahun di masa transisi menuju demokrasi, Paulina yang bungkam (dibungkam) mengalami trauma psikis berat. Lalu ia memutuskan untuk menuntut keadilan melalui Geri (diperankan Budi Laksana), suaminya yang juga seorang anggota komisi penyelidik yang ditunjuk presiden. Namun, komisi itu hanya menangani kasus yang berakhir dengan kematian. Sedangkan Paulina masih hidup. Selain itu, tidak ada bukti kuat yang bisa diajukan ke pengadilan selain ingatan Paulina tentang peristiwa penculikan dan pemerkosaannya. Cerita lalu berkembang keti ka bertemunya Geri dengan dr. Miranda (diperankan Iswadi Pratama). Paulina yang begitu trauma atas penculikan yang pernah menimpanya merasa dr. Miranda-lah yang dulu menyiksa dan menginterogasinya. Meski tak pernah

PENTAS TEATER. Salah satu adegan Death and The Maiden yang dipentaskan Teater Satu Lampung, Sabtu (6-7), di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung.

melihat Miranda, suara, tekanan nada bicara, cara tertawa menjadi referensi fakta bagi Paulina untuk merasa yakin. Keadilan lalu menjadi benar-benar buta tatkala terbentur batasanbatasan. Paulina mengulangi penyiksaan terhadap Miranda agar mengaku. Musik klasik gubahan Schubbert, tangan diikat, kening ditodong pistol, mulut dilakban. Di bawah tekanan dan ancaman, Miranda mengakui bahwa ialah yang menyiksa dan menginterogasi Paulina dengan dalih eksperimen kejiwaan. Semua disampaikannya dengan wajah tenang dan tanpa penyesalan. Pentas diakhiri dengan perginya Pau l i na meni nggal kan Geri dan Miranda dan sepucuk pistol. Keadilan lalu bercabang bagi Geri. Membunuh Miranda adalah keadilan bagi Paulina atau membiarkannya hidup dan menjadi keadilan untuk keyakinannya. “Di negeri ini, sebenarnya ada orang-orang yang tidak layak untuk

hidup,” ujar Paulina.

Kritik Sosial Kritikus seni, Georgi Plekhanov, dalam bukunya Seni dan Kritik Sosial mengatakan seni seharusnya tak melepaskan realitas sosial dalam setiap bentuknya. Seni merupakan pantulan dari realitas sosial tempat seniman hidup dan menjadi bagian dari lapisan sosialnya (G.V. Plekhanov, 1957). Lakon Death and The Maiden sedikit banyak menjadi representasi dengan apa yang pernah terjadi di Indonesia. Marsinah, Munir, ataupun aktivisaktivis era ‘98 untuk menyebut salah satunya. Kasus mereka terbengkalai dan teronggok begitu saja. Bahkan mulai menjadi nyanyian sunyi di pojok ruang komisi. Pada lakon itu, kasus penculikan aktivis menguap begitu saja karena bukti hanya berdasarkan ingatan dan kenangan pahit para korban yang masih hidup. Bahkan, status hubungan antara Paulina den-

gan Geri yang menjadi anggota komisi pun tidak bisa lagi diandalkan meski dibujuk sedemikian rupa. “Di negeri ini orang semakin ramah jika kita dekat dengan kekuasaan,” kata Paulina. Kesenian mempunyai ruang yang sangat tidak terbatas jika digunakan sebagai salah satu tempat menumpahkan kritik. Kenyinyiran, sorotan, dan penjabaran dapat terdedah begitu terbuka. Kesalahan demi kesalahan dikupas hingga kulit-kulitnya. Dan, pada akhirnya, peristiwa yang direkonstruksi pada suatu pentas kesenian dapat memetik kesadaran kita. Bukankah sebuah kesalahan dilakukan agar manusia bisa mengambil pelajaran dari sana? Dan, tidakkah dapat tersadarkan oleh kesalahan tersebut. Bahkan orang buat pun tidak akan jatuh pada lubang yang sama. Tri Purna Jaya, penikmat kopi dan puisi, berdomisili di Bandar Lampung.

buku

Penguasa dan Kekuasaan PENGUASA sering mengalami traged i. La kon kek uasaa n memuat peristiwa-peristiwa heboh: perang, suksesi, pembunuhan, pengkhianatan. Membaca biografi penguasapenguasa di masa silam ibarat membaca halaman-halaman berdarah, sejarah dengan luka dan dendam. Misi jadi penguasa cuma sekejap, memuat puncak-puncak keag ungan dan jurang-jurang kehinaan. Penguasa ibarat pengisah tragisme, tokoh di pusaran ilusi dan sesalan. Kisah itu terjadi pada abad XVIII. Mahdi bimbang untuk mewariskan kekuasaan, memilih tokoh penerus kek hal i fahan: Had i atau Har un. Kematian Mahdi menandai pilihan berkonsekuensi suksesi dan pertumpahan darah. Harun memilih diam, menanti putusan takdir. Kekuasaan memang beralih ke Hadi, penerus lakon kekuasaan di Bagdad. Para ahli sejarah mencatat Hadi adalah “bocah besar berperanga i bu r u k”, peng uasa ber wata k keras, kasar, congkak. Kekuasaan Hadi sering di labeli memalukan alias tak bermartabat. Hadi membuat keput usan-keput usan fata l untuk menepikan Harun, beralasan agar Harun tak menjadi penerus kekhalifahan. Mereka bersaudara tapi berseberangan atas nama kekuasaan. Ambisi dan arogansi itu berakhir secara misterius. Hadi mengalami sakit perut saat perjalanan ke Mosul. Sakit perut tak terobati, kematian datang dengan keganjilan. Kematian penguasa selalu rawan pengkhianatan dan konflik. Harun mengatasi situasi tanpa gejolak. Ia pun menjadi penguasa. Sejarah mencatat peristiwa-peristiwa mengesankan tentang kekuasaan di Bagdad: kematian Hadi, penobatan Harun sebagai khalifah dan penguasa, kelahiran putra dari selir Harun. Kisah tiga khalifah bermula dan

berakhir di malam kesedihan dan keagungan. Para ahli sejarah sering menganggap malam itu sebagai “malam takdir”. Harun pada usia 23 tahun resmi menjadi penguasa, 15 September 786. Alam memberi tanda: langit cerah dan terang, sejuta bintang di malam bergelimang berkah. Pembaca Kisah Seribu Satu Malam bakal memiliki imajinasi tentang Harun Ar-Rasyid sebagai penguasa tenar. Sejara h perada ba n Isla m dan dunia turut dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan Harun. Para pengisah sejarah menganggap Harun adalah tokoh intelektual, agung, bijak. Harun sebagai khalifah menampilkan diri sebagai penguasa dengan hak i lahiah, membentuk zaman baru demi kemakmuran dan keadilan. Cerita-cerita mencengangkan sering menjadikan Harun sebagai manusia mengurusi kekuasaan mengacu ke iman. Harun diceritakan sering berderma seribu dirham setiap pagi, menunaikan salat seratus rakaat setiap hari. Harun juga sering menunaikan ibadah haji ke Mekah, 7 kali menggunakan unta dan haji terakhir dilakoni dengan berjalan kaki. Harun sanggup membuat Bagdad sebagai pusat peradaban. Urusan perdagangan, politik, ilmu pengetahuan, pendidikan berkembang gemi lang di naungan kekuasaan Harun. Ahli sejarah terus mengingat bahwa Bagdad memberi-menularkan inspirasi-inspirasi perubahan ke pelbagai negeri, bersebaran ke dunia. Bagdad adalah kota cerita, kota bertaburan keajaiban dan keagungan dari pagi sampai malam. Bagdad pun mengilhami Kisah Seribu Satu Malam. Kebijakan-kebijakan Harun menjadikan Bagdad sebagai kota literasi. Bagdad tumbuh sebagai kota buku. Industri kertas mengubah wajah Bagdad. Pendidikan dan situasi in-

±

telektual bertumbuh secara pesat dan menakjubkan. Harun menghendaki arus peradaban merujuk ke tulisan. Agenda keilmuan dan administrasi pemerintahan mulai menggunakan kertas. Sistem perdagangan juga berlangsung melalui pencatatanpencatatan di kertas. Harun menggerakkan kekuasaan dan peradaban dengan literasi. Kebijakan Harun mengakbibatkan gairah intelektual bersebaran dari Baghdad. Kaum terpelajar mengg u nakan bu ku dan kertas untuk sebaran ilmu. Kebija kan it u d iter uskan oleh Ma’mun. pendirian Baitul Hikmah membuktikan penghormatan atas etos keilmuan. Pelbagai sarjana menekuni ilmu meski berbeda agama. Ma’mun menganggap literasi adalah basis peradaban, menuntun manusia mendapati terang dunia tanpa kehilangan iman. Harmonisasi ilmu dan iman memengaruhi laju peradaban Islam. Bagdad sebagai pusat ilmu dan literasi lekas berpengaruh ke dunia, meni mbu l kan pesona sepanjang masa. Kalangan sarjana, dari zaman ke zaman, selalu mengingat Bagdad sebagai kota ilmu, kota buku, kota literasi, kota sarjana, kota iman. Sejarah kekuasaan memang sering berdarah mesk i ada bab-bab keagungan, kesucian, keindahan. Harun diingat sebagai penguasa agung, khalifah besar dalam membentuk peradaban Islam. Peran itu tak luput dari tragedi. Harun mengakhiri hidup dengan kesedihan, kesendirian, kesepian, derita, putus asa: 23 Maret 809. Pewar isan kek uasaan men i mbulkan resah. Harun menghendaki Ma’mun, tapi Amin terlalu ingin jadi penguasa. Ma’mun dan Amin bersaudara, tapi ada dilema kekuasaan saat memutuskan penerus kekhalifahan. Amin memang tampil sebagai penguasa, sekejap tanpa kebesaran. Ma’mun

Data Buku Kejayaan Sang Khalifah Harun Ar-Rasyid: Kemajuan Peradaban Dunia pada Zaman Keemasan Islam Benson Bobrick Indi Aunullah Pustaka Alvabet 2013 416 hlm. meneruskan kekuasaan meski diawali air mata kesedihan tanpa dendam untuk Amin. Ma’mun tampil sebagai penguasa agung, mewarisi intelektualitas dan kebajikan Harun. Pengisahan Harun memberi ingatan bagi pembaca tentang arus kekuasaan di masa silam. Penguasa adalah manusia tragis. Keagungan sering digenapi oleh luka, air mata, darah. Benson Bobrick melalui pengisahan Harun Ar-Rasyid memberi ingataningatan impresif. Kekuasaan berdalil iman memang bakal memberi terang kehidupan meski manusia tak luput dari godaan-godaan duniawi. Sejarah penguasa dan kekuasaan dari abad XVII menjadi referensi untuk mengerti tragedi dalam kekuasaan. Tragedi itu belum berakhir saat para penguasa pada abad XXI tampil sebagai manusia bergelimang pamrihpamrih picisan. Begitu.

Bandung Mawardi Pengelola Jagat Abjad Solo

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

±

sastra mINGGU, 14 jUli 2013 LAMPUNG POST

21

Cerpen t ita tjinda rbu mi

±

L

±

±

Perempuan Biru Bergaun Kesumba

angit semak in hitam. Bulan bersembunyi entah di mana. Tak satu pun terlihat bintang yang biasanya tak lelah berkedip-kedip. Gedung itu masih berdiri tegak seperti berpuluh tahun yang lalu. Tak banyak yang berubah. Secara fisik gedung itu tetap terlihat kokoh dan arogan. Di beberapa bagian gedung tua yang masih kokoh itu, cat tembok gedung itu telah terlihat kusam. Warna catnya memudar terkikis waktu. Semak dan ilalang yang tubuh subur, tingginya nyaris menutupi pintu masuk rumah itu. Jika bukan karena kerinduan pada neneknya, Damian tak akan mau menginjakan kaki ke gedung itu. Dari kejauhan saja ia sudah merasakan aura lain yang membuat bulu kuduknya berdiri. Lamat–lamat terdengar suara langkah terseok. Sesekali telinganya seperti mendengar suara napas terengah. Semakin dekat ke pintu kamar. Damian merasa seperti sedang terjebak di sebuah kota tanpa penghuni. Hanya suara sirine mobil patrol milik satu-satunya polisi di kota mati itu. Imajinasinya kacau. Apalagi rasa takut kian menyergapnya. Ia merasa tubuhnya mendadak dingin. Bulu kuduknya tak hanya berdiri. Tetapi tubuhnya juga seperti tak bertulang. “Tak ada yang perlu kau takutkan,” Damian seperti mendengar suara bisikan. Ah, suara siapa itu? Ia tak pernah mendengar suara sehalus itu. Lagi pula kabar yang ia dengar gedung tua itu sudah hampir sepuluh tahun tak berpenghuni. Satu persatu penghuni rumah itu pergi meninggalkan rumah peninggalan neneknya. Pertikaian keluarga tak bisa dihindari. Beberapa ahli waris bertengkar memperebutkan rumah yang dibangun neneknya dengan susah payah. Ahli waris perempuan yang kebanyakan sudah menjadi orang kaya ingin rumah itu dijual saja. “Kami ingin menikmati warisan sebelum mati,” ujar Rum, anak perempuan nenek yang nomor tiga. Ia bahkan ngotot mengatakan jika belum laku dijual, yang menempati rumah itu harus membayar uang sewa sehingga semua ahli waris bisa menikmati uang sewa rumah warisan itu. “Betul, Tante Rum, kami juga sebagai ahli waris mama sepakat,” tukas Nana, anak tertua dari anak perempuan nenek yang paling tua dan telah meninggal. Da m i a n men g goy a n g- goy a n g k a n kepalanya. Ingin memastikan apakah ia sedang bermimpi atau hanya berhalusinasi? Lalu mengapa ia seperti melihat rumah itu? Rumah tua yang terasa sekali banyak penghuninya. Makhluk asing yang tak bisa dilihat, tetapi mengapa ia bisa merasakan dan melihat mereka dengan jelas? Wajah-wajah asing yang lalu lalang seperti tak peduli padanya. Wajah-wajah yang sibuk dengan urusan masing-masing dan tak menoleh padanya. Damian menepuk pipinya kuat-kuat. Terasa sakit. Ia tidak sedang bermimpi. Tetapi Damian sadar sepenuhnya ia sedang berada di kamarnya, tidak di rumah tua itu. Bukankah rumah tua itu cukup jauh jaraknya? Bahkan untuk mencapai rumah itu ia harus menempuh

perjalanan sehari semalam. Su ny i sema k i n men i k a m ma la m. Damian menarik selimut tebal semakin ke atas. Nyaris menutup separuh wajahnya. Semakin ke atas. Menahan napas. Uff... gigil menyerang tubuh Damian. Ditahannya napas lalu menghembuskan perlahan. Dadanya masih sesak dan aroma anyir berbaur dengan lembab menyeruak semakin dekat ke penciumannya. Ini bukan halusinasi... Damian memaksa matanya agar bisa tidur. Dipejamkan matanya berharap setelah itu ia terlelap dan tidak lagi berada antara tidur dan terjaga. Bayangan rumah tua dan wajah-wajah asing itu masih saja menari-nari di pelupuk matanya. Lalu suara halus itu... suara siapa? Da m ia n mencoba meng i ngat-i ngat. Sulit baginya menggali sisa kenangan tentang rumah itu. Memorinya telah penuh dengan potongan-potongan peristiwa yang terjadi. Hanya sebagian kisah masa kecil dan tentang rumah itu yang ia ingat. Yang paling Damian ingat adalah semua cucu ahli waris rumah itu dipaksa keluar dari rumah itu hanya karena sebua h ker tas penjanjian usang yang ditandatangani bapaknya dan saudara-saudaranya. Padahal, bapaknya sudah lama meninggal. Seharunya ia sebagai ahli waris bapak punya hak atas rumah itu. Tetapi, ia juga menjadi korban pengusiran. Bukan tak berani melawan keangkuhan mereka, tetapi Damian tahu, mengalah adalah satu-satunya sikap yang bisa membuat hubungan keluarga terjaga. Meski pada akhirnya, sulit mempertahankan keharmonisan. Tiba-tiba suara itu datang lagi. Sayup-sayup dan nyaris hanya seperti bisikan. Jauh sekali suara itu, tetapi telinga Damian bisa menangkap getarannya. Damian mengerahkan kemampuan kerja telinganya bekerja ekstra. Sementara suhu tubuhnya mulai naik. Ruangan kamarnya yang dingin tak mampu menahan cairan yang mulai merembes dari pori tubuhnya. Damian berharap dapat mendengar suara dan kalimat yang diucapkan. Apa yang diucapkan? Suara siapa itu? Damian tak berhasil mengembalikan memori masa lalu. Dia juga tak berhasil mengingat pemilik suara itu. Padahal, sepertinya ia cukup akrab dengan suara itu. Lalu suara siapa? Ini halusinasi. Tak mungkin ada suara orang berbisik di tengah malam menjelang dini hari? Perasaan takut tiba-tiba mengurungnya. Ia harus membuang rasa takut itu. Ia tak mau dikuasi oleh makhluk-makhluk jahat yang bisa saja jin atau setan yang sedang mengganggunya. “Meeeoooooong!” Teriakan kucing yang biasa tidur di sofa depan kamar Damian nyaris membuat jantung Damia melompat. Gubraak! Suara kotak sampah di depan kamarnya seper ti d itendang dengan kekuatan dasyat. Bulu kuduknya langsung berdiri. Ya, Tuhan, ini bukan halusinasi. Damian

melempar selimutnya begitu saja lalu bangun dan duduk sambil bersandar di bantal yang ditumpuk. Antara takut dan penasaran datang silih berganti. Ini bukan yang pertama kali ia mengalami malam-malam yang ganjil. Suara lolong anjing yang panjang. Langkah yang mem bu nt ut i d i r i nya di sepanjang pintu masuk rumah kos hingga ke lantai atas dan berhenti persis saat ia membuka kamar yang selalu didahului dengan mengucapkan salam sebagaimana seorang muslim. Bahkan, tergelincirnya dirinya dari anak tangga beberapa saat lalu membuat kecurigaan Damian semakin kuat. Coba bayangkan keganjilannya, bagaimana mungkin ia bisa tergelincir sementara ia berjalan dengan hati-hati saat menapaki anak tangga satu demi satu. Untunglah dengan si kap tangannya memegang kayu yang membingkai tangga. Dua menit. Di biarkannya kuci ngkucing itu mengeong semakin keras dengan suara menyayat. Duh...

L a l u denga n cepat Da m i a n mengambil Ipod yang berada di balik bantalnya. Lalu ditekannya tombol play. Beberapa detik kemudian terdengar suara seorang membaca Al Fatihah dengan keras. Sengaja dibesarkan volumenya. Bibir Damian sibuk komat-kamit mengikuti ayat demi ayat yang kusambung dengan membaca ayat kursi. Tiba-tiba ponsel Damian berdering. Dengan cepat diambilnya ponsel yang berada di sebelah kanan bantalnya. Lampu ponsel yang berked ip -ked ip member cahaya di kamar Damian yang gelap. Ia tak bisa tidur dalam keadaan lampu menyala. Yoi, tulisan itu muncul di layar ponselnya. Nama guru spiritual temannya. Damian tidak percaya urusan perdukunan. Ia memilih diam setiap kali temantemannya si buk membahas tentang dunia supranatural. Damian juga tak

mau mengumbar cerita bahwa ia bisa merasakan adanya “makhluk asing” di tempat yang baru ia datangi. “A ssa lamua lai k u m,” ujar Dam ian dengan suara pelan setelah menekan tombol yes. Sari seberang kudengar suara Abah Yoi menjawab salamnya. “Ada apa?” tanya Abah Yoi dengan suara penuh kekhawatiran. Damian menggerakan bibirnya, meringis. Ia ingin bersikap wajar. Badannya masih dingin. Tubuhnya menggigil. Anehnya keringat terus mengalir sampai kaus Damian basah. Damian berusaha bicara sewajarnya untuk menutupi ketegangan dan ketakutan. “Enggak ada apa-apa.” “Benar? Tidak ada apa-apa?” Suara Abah Yoi terdengar ragu. Tak percaya. Tetapi ia tak ingin memaksa. Abah Yoi tahu Damian sedang ketakutan. Damian mengangguk. Sedetik kemudian ia tersenyum menyadari ketololannya. Bagaimana A bah Yoi bisa melihat anggukannya? Dia berada di seberang laut sana. “Cuma sedang tidak bisa tidur. Penyakit lama, Bah.” “ Ya n g beg it u-beg it u bi s a d i lawa n denga n mem baca Al Fatihah dan ayat kursi,” katanya seakan paham yang sedang terjadi. Lagi-lagi Damian mengangguk. Walah kenapa jadi bloon? *** Malam itu mata Damian tak bisa dipejamkan. Masih aja telinganya terngiang–ngiang seolah masih mendenga r sua ra a neh. Percakapan lamatlamat. Ada suara tawa. Tak lama berganti dengan suara musik. Padahal, malam tadi setelah merasa agak tenang Ip o d d i m at i k a n da n Daia l r e f n mian beranjak ke meja kerjanya. Menengok ke l aptopnya ya ng masih dalam keadaan online. Membuka halaman sosial media dan membuka halaman Word. Malam ini sebetulnya ia sedang menulis kisah seorang perempuan. Damian membayangkan perempuan itu begitu cantik dengan bodi yang nyaris sempurna tanpa kekurangan di sana-sini. Matanya yang biru membuat Damian menjulukinya sebagai perempuan biru. Gaun merah yang sering dipakainya membuatnya menambahkan dengan sebutan perempuan bergaun kesumba. Saat sedang asyik dengan imaji yang semakin meliar tiba-tiba saja jemarinya berhenti. Suara langkah itu membuatnya berhenti menulis. Ada apa? Perempuan itu... Ya... Damian bergidik. Suara itu memang suara perempuan yang sedang berbisik. Langkahnya yang menyeret itu seperti langkah perempuan yang sangat hati-hati, khawatir gaun berwarna kes-

±

umbanya yang bak gaun pengantin itu terjurai panjang menempel di lantai, entah berapa panjang ekor gaun itu, terinjak karena nyerimpetin langkahnya. Bayangan perempuan itu serupa lukisan hidup di benaknya. Siapa perempuan itu? Mengapa ia seperti ingin menarik Damian masuk ke dalam rumah tua itu. Rumah warisan neneknya yang lama kosong dan sangat menakutkan dalam bayangan Damian. Sepuluh tahun lebih ia tak pernah ke sana. Tak ada keinginannya masuk ke dalam rumah yang merobek tali silahturahmi dengan keluarga besarnya. Tidak! Damian tidak akan mengikuti suara itu meski sebenarnya ia mulai tergelitik ingin tahu siapa perempuan bergaun kesumba itu. Damian penasaran ingin melihat wajah perempuan itu. Siapakah dia? Penunggu rumah itu? Setahu Damian tidak ada hantu perempuan yang menunggu rumah itu. Beberapa yang pernah Damian lihat ketika masa kanak-kanak tetapi tak pernah ada perempuan dengan gaun kesumba yang gaunnya sudah usang meski bekas-bekas kemewahan masih terlihat. Lalu apa maunya dia? Mengapa ia muncul di antara alam setengah sadarnya? Korban pembunuhan? Damian mencoba mengingat beberapa kejadian di rumah itu. Tak pernah ada cerita soal kematian yang mencurigakan. Meski terjadi perselisihan keluarga, tak sampai terjadi pertumpahan darah. Otak Damian lelah. Ia tak menemukan jawabannya. Ia tak pernah melihat perempuan itu. Akhirnya Damian menarik selimutnya. *** Esok nya Dam ian terbang u n mendengar suara azan subuh. Benaknya masih digelayuti bayangan perempuan bergaun kesumba itu. Di luar kamarnya masih gelap. Damian beranjak dari tempat tidur menuju pintu kamar. Memutar kunci lalu membuka pintu. Keranjang sampah yang berada di depan kamarnya berpindah ke depan pintu kamar lain. Isinya berhamburan di mana-mana. Lalu Damian berjalan ke luar kamar. Memeriksa pintu yang menuju balkon, letaknya tak jauh dari kamarnya. Bulubulu kucing berserakan di atas sofa, sebagian di lantai. Jantung Damian seperti berhenti sekian detik. Jadi kejadian semalam bukan halusinasi. Suara kucing yang mengeong ketakutan, suara bak sampah ditendang, dan lolong anjing yang panjang. Dam ian mem ba l i k kan badan nya, berjalan ke arah kamarnya. Lalu ia masuk ke kamar mandi dan berwudu. Pagi ini salat subuhnya lebih lama dari biasanya. Damian tahu ke mana dan kepada siapa ia meminta pertolongan dan perlindungan. Selesai salat Damian mematikan AC, lalu membuka tirai jendela kamarnya. Membuka jendela kamarnya. Matanya berhenti ketika melihat kalender di dinding tak jauh dari jendela kamarnya. Ada lingkaran merah di angka 16 yang ternyata jatuh pada hari Kamis. Tak jauh dari jendela Damian menemukan beberapa helai rontokan rambut berwana hitam berkilau dan panjang. Juga sobekan kain berwarna merah. Tubuh Damian seperti dipaku. n

sajak-sajak F. MOSES Beringharjo*

tepat di bawah awan putih berlangit biru “Langit seperti permukaan agar-agar,” kelak kubilang padamu

aku menunggumu di pasar Beringharjo bersama nostalgia tak lekang masih kuingat dan kukenang dalam sehisap kretek tepat di pelipiran “bangjo” penyair gelisah sejumlah orang bercakap tentang kemahsyuran dan penyinyiran sebuah kota musisi jalanan yang belum malas beraksi juga beberapa pasang kekasih muda yang merencanakan gaun pengantin dan bertukar buku dan kaset lama aku menunggumu di Beringharjo berkhayal dirimu menggenggam sejumput cerita tentang kabut kaliurang dan pendaman magma kesetiaan merapi aku menunggumu di Beringharjo kelak kita jimpit dan menyimpannya rapi-tepat di saku ingatan aku menunggumu di Beringharjo

±

aku menunggumu di Beringharjo sebentar kita memilih atau sekadar melihat pakaian serta beberapa pernik untuk membuat makin malas berpulang

jalanan ini,” tambahmu lagi, “dan kelak bila kerinduan memanggil, kita pun makin memahami tentang kesembuhan dari menanggung sebuah kenangan dan kita pun tahu, segala tempuh kita bersama, selagi kau di sampingku; segala ngarai pun tubir, bukanlah labirin perjalanan ini. Kecuali ingatan, ia adalah kita yang tak akan pernah sanggup untuk saling melupakan.”

Jelma

turun kata-katamu rintik-rintik kamu bilang titik aku bilang koma orang tuamu tanda seru hati kita tanda kutip tanpa pernah titik dua di luar masih tanda tanya semoga hujan mendinginkan iman puitika kita amin Bandung 2013

segala puisi bagi kemuliaan sebagaimana kau dan aku pernah tahu : kita adalah puisi yang menjadi daging segala frasa di benakmu ialah kalimat menjelmaku : “puisi gembira memang obat paling mujarab tapi semangat patah mengeringkan tulang Bandung, 2013

F. Moses, kelahiran Jakarta, 8 Februari 1979. Menulis puisi dan cerpen. Kadang bikin penelitian sastra. Sedang menyelesaikan cerita anak Karma Si Gunam, adaptasi Kutai-Tenggarong untuk diterbitkan. Anggota Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung. Di antara dua kota: Lampung dan Jakarta.

Jakarta-Yogya, 190413

*)Pasar tua di Yogyakarta sejak tahun 1758 Yogya 210413

Di Sebuah Bordes akhirnya kita pun menunggu sinyal kedatangan kereta Bogowonto “rencana besok kita tiba di suatu kota, di mana ingatan bersiap mengoyak-merajam kenangan penuh seluruh,” katamu Harusnya kau di sampingku, bersaksi bagi derit dan sinyal yang terus memusar-melaju derap waktu “Kelak kita tak akan pernah mampu melupakan per-

CMYK

Hujan di Teras Rumahmu

±

CMYK

±

±

±


±

±

CMYK

CMYK

±

ILMU mINGGU, 14 juli 2013 LAMPUNG POST

±

TEKNOLOGI 22

±

Injeksi Beton Sempurna Menutupi Retakan S RUMAH dua tingkat milik Bambang di Perumahan Permata Asri, Desa Karanganyar, Jatiagung, itu kini sudah nyaman. Pegawai salah satu bank nasional itu tak lagi khawatir jika musim hujan datang. Retakan pada dak beton langit-langit rumahnya sudah tertutup dengan sempurna.

±

foto: lampung post/dok.

ebelumnya, pada musim hujan dapur rumahnya penuh dengan tetesan air hujan yang merembes di dak beton selebar 4 x 4 meter. Selain itu, sisa-sisa semen dan pasir yang menutupi dak itu mulai rontok. Rangkaian besi-besi behel yang menjadi tulang dak beton pun mulai terlihat karena plasteran dan acian semennya sudah terkelupas akibat rembesan air yang merusak dak. “Saya sampai khawatir, apalagi lokasi perumahan ini berada di atas tanah bekas sawah yang diuruk sehingga struktur tanahnya terlalu labil ditambah hasil cor-coran daknya tidak terlalu bagus. Saya takut tibatiba coran ini ambruk,” ujarnya. Padahal, rencananya dak beton itu akan dibuatkan sebuah kamar tambahan, tapi karena kondisinya mulai mengkhawatirkan, akhirnya Bambang menunda rencana itu. Semula ia sempat kebingungan mengatasi rembesan air tersebut, meskipun ia sudah menambal ulang di beberapa titik dak beton yang rembes tersebut tapi tak bisa bertahan lama, demikian halnya ketika dilapisi dengan water proof pun hasilnya tak maksimal. Ia sampai kehilangan akal untuk mengatasi kebocoran pada dak beton itu, tukang bangunan hanya memberi solusi melapis ulang lantai dak itu dengan adukan semen dan pasir dengan komposisi semen yang lebih banyak 1:4. “Diplester ulang memang jadi pilihannya, tapi biayanya besar karena akan banyak makan semen.” Solusi baru datang ketika secara tak sengaja ia membaca iklan baris di sebuah koran tentang teknik injeksi beton yang mampu mengatasi kebocoran atau rembesan pada dak beton, termasuk mengatasi dak beton yang keropos atau mengalami keretakan. Beton yang retak dan keropos akibat air hujan memang menjadi permasalahan utama rumah-rumah bertingkat, kualitas bangunan yang tak sesuai membuat hasil lantai dak beton menjadi gampang retak sehingga mampu mengurangi ketahanan dari bangunan beton itu sendiri. Penyebabnya pun terkadang sepele, lantai dak beton yang baru saja kering tak disiram dengan air sehingga lapisan semen, pasir, dan batu split tak mengikat sempurna. Hal itu mengakibatkan keretakan awal yang berpotensi memicu keretakan yang lebih

luas. Terlebih pada area dak yang terbuka akan mudah sekali keropos karena terusmenerus terkena air hujan. Menurut Rudi Kisworo dari Maju Makmur Teknik, proses injeksi beton pada lantai beton yang retak maupun keropos tak bisa dilakukan sembarangan. “Tukang bangunan memang bisa menyuntik beton sendiri dengan semen biasa, tapi hasilnya bisa tak maksimal. Apalagi kalau retakan beton karena rembesan hujan atau struktur bangunan yang tak kuat,” katanya. Injeksi beton berguna untuk memperbaiki struktur beton karena beton yang retak atau keropos dapat direkatkan kembali tanpa mengurangi kekuatannya serta mampu bertahan lama. Kebocoran dak atau lantai beton yang kerap terjadi biasanya di bak penampungan air, kolam renang atau basemen. Proses perbaikannya juga harus diteliti dulu karena kerusakan dak atau lantai beton akibat kebocoran atau rembesan air justru akan berpindah ke titik lain, apalagi jika saat dibuat struktur beton itu tidak memakai pelapis kedap air. “Pelapis kedap airnya pun harus yang khusus yang menggunakan membran agar campuran menjadi lebih liat dengan menekan kadar air hingga 20 persen sehingga meningkatkan kekuatan dari campuran tersebut,” kata Rudi Kisworo. Selain itu, pelapis kedap air ini juga akan menyebarkan gelembung yang akan menutup lapisan sehingga bisa menekan titik baru pada beton yang berpotensi terjadinya rembes. Tahapan pengerjaan aplikasi injeksi beton, lanjutnya, dilakukan dengan pembersihan permukaan beton atau dak, kemudian dilakukan pembobokan beton yang sudah retak. Setelah itu, material injeksi dibuat dengan metode grouting menggunakan pipa berdiameter 20 mm. Selanjutnya, campuran injeksi dimasukkan ke tabung injeksi dan didistribusikan ke semua titik injeksi. Penutupan retakan beton dilakukan mulai dari retakan besar hingga ke retakan kecil untuk mengisi rongga pada struktur beton yang retak. “Dalam pencampuran material tidak boleh menggunakan pasir, termasuk pasir halus karena akan membuat kekuatannya menjadi berkurang,” ujar Rudi. (MEZA SWASTIKA/M2)

±

China Buat Kamera 100 Megapiksel

±

SEBUAH institut di China sukses mengembangkan sebuah kamera dengan cip CCD (charge-coupled device) 100 megapiksel. Itu merupakan kamera berpiksel tertinggi China saat ini, kata Chinese Academy of Sciences (CAS), dalam pernyataannya seperti dikutip kantor berita Xinhua, Rabu. Kamera itu, IOE3-Kanban, dikembangkan oleh Institute of Optics and Electronics di bawah CAS dan bisa memproduksi gambar dalam 10.240 x 10.240 piksel. Bentuknya kecil dan ringan, dengan bagian terpanjang berukuran hanya 19,3 cm, kata CAS yang menambahkan perangkat itu bisa digunakan dalam temperatur dingin minus 20 derajat Celsius maupun cuaca panas bersuhu 55 derajat Celsius.

±

CMYK

±

Berfitur high sentivity and high dinamic range (HDR), yang artinya bisa digunakan untuk pencintraan resolusi tinggi di bidang pemetaan dari udara, perencanaan kota, pemantauan bencana, dan sistem transportasi cerdas. IOE3-Kanban dilengkapi sistem optik canggih, sistem kontrol kamera, dan sistem pencatatan data kapasitas tinggi, juga telah dibuktikan kemampuannya dalam percobaan terakhir sebagai bagian sistem remote-pengindraan udara nasional. Selain perangkat itu, CAS juga mengembangkan kamera 81 megapiksel selama periode ke-10 five year plan (2001—2005), dan pencapaian terakhir memerlukan waktu dua tahun bagi peneliti untuk membuatnya. (ANTARA/M2)

±

CMYK

±


± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±

PERJALANAN mINGGU, 14 JUli 2013 LAMPUNG POST

23

Mengenang Kali Akar

± ±

± ±

Selasa pekan lalu, Kali Akar di bilangan Telukbetung Utara menjadi ajang prosesi belangiran. Meski kejernihan dan kesejukannya sudah berkurang, prosesi itu patut digelar untuk mengenang.

W

ay Kuripan. Sungai dengan nama beken Kali Akar ini adalah kanal alamiah yang dibangun Tuhan dengan gerusan air yang terkumpul dari akar tetumbuhan di Gunung Betung. Akumulasi embun dan endapan air hujan membanjir, menggelontor, dan membentuk paritparit tak beraturan. Di hilir, kemudian menjadi sebentuk kali. Sejarah mencatatkan perilaku warga yang tinggal di seputaran Telukbetung Utara itu dalam memenuhi kebutuhan hidup akan air. Jernihnya tirta yang telah melalui berbagai filter alami mengundang orang untuk menghirup kesegarannya. Lalu, mereka membasuh diri, berendam untuk mendapat sensasi dingin, dan menikmati suasananya dengan bermain-main. Itu menjadi awal Kali Akar kemudian menjadi tempat yang kondang sebagai pemandian. Air gunung yang sejuk dan tak pernah kering mengalir di sungai ini menjadi undangan paling menarik. Hadirnya para kaum hawa untuk menyelesaikan hajat kerjanya, yakni mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari, mencuci pakaian, dan mandi di kali menambah daya tarik lagi. Tak kalah cepat, para lelaki ikut menikmati air sembari mencuci badan sekaligus mata. Sejarah Kali Akar dengan sebutan Sumurputeri tak jauh dari cerita tentang banyaknya gadis-gadis cantik mencuci badan di sini. Lalu, berkembang searah tradisi mandi menjelang bulan puasa, Kali Akar dijadikan bidikan utama para muli keramas. Dan, belangiran menjadi tradisi yang berusaha dibangkitkan kembali.

± ±

‘Belangiran’ Selasa (2-7) siang, pada seruas lahan di Kali Akar seolah menjadi magnit warga Bandar Lampung. Namun, undangannya bukan lagi gemericik air gunung nan jernih dengan debit yang besar untuk menyegarkan badan, melainkan prosesi adat belangiran. Tradisi mandi menyambut Ramadan. Sekali lagi, daya tariknya bukan lagi bermain kecipak air segar di sela-sela batu-batu hitam besar halus berbentuk oval, melainkan aneka hadiah. Ada ribuan ekor ikan, ratusan ayam dan bebek, ada sembako, dan lainnya. Juga ada pohon pinang berbuah aneka hadiah (pucang). Dari sarung hingga sepada. Maka, kemeriahan belangiran versi modern ini tak terkalahkan sejak zaman dikenalnya mandi di Kali Akar. Siang hari, Martaliana (23), warga Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat, sudah berjaga di Kali Akar. Ia sengaja membawa rombongan keluarganya.  “Mau nonton. Ada 20 orang keluarga saya ajak ke sini semua. Kalau-kalau dapat hadiah,” kata wanita itu sambil menggendong anaknya. Seribuan orang datang dengan maksud yang hampir mirip. Prosesi belangiran sore itu bukan sekadar mandi. Tetabuhan kulintang khas gamelan Lampung bertalu-talu mengiringi tiga pasangan muda-mudi (muli-mekhanai) yang turun ke sungai membawa seperangkat properti ritual.

± ±

Yakni, mangkuk-mangkuk besar berisi jeruk nipis, kembang tujuh rupa, air suci yang diambil dari tujuh mata air di kaki Gunung Betung dan merang padi yang telah mengering di dalam kendi. Mereka memakai pakaian putih, ikat kepala putih, dan sarung. Sejurus kemudian, si gadis meracik aneka piranti mandi sebadan atau keramas itu. Jeruk nipis diperas dan dicampur dengan aroma bunga mawar, melati, kenanga hingga sedap malam bersama air. Aroma irisan pandan pun semerbak di sekitar Kali Akar.   Muli mekhanai itu mulai membasuh muka dengan campuran abu merang, perasan jeruk nipis dan bunga. Air itu disiramkan pada kepala, bahu, dan tangan kanan, tangan kiri, dilanjutkan ke seluruh badan. Sekali lagi, air ditumpahkan ke kepala lalu ke seluruh badan, dan terakhir air di tumpahkan ke kali. Kgs. M. Ditra, salah satu mekhanai Lampung yang mengikuti ritual ini, mengaku batinnya merasa fresh kembali setelah mengikuti belangiran. Acara berlanjut pada canda tawa pasangan muda-mudi itu saling siram di sungai. Semuanya basah. Aksi saling siram itu diikuti ratusan warga yang tumpah ruah di Kali Akar yang mengalir jernih. Mereka bersukacita bermain di dalam air. Kali Akar, Kelurahan Sumurputri, Kecamatan Telukbe tung Utara, siang itu tak seperti biasanya. Ribuan warga Bandar Lampung berkumpul di pinggiran Kali Akar. Mulai dari anakanak, hingga dewasa menjeburkan dirinya ke kali. Bukan cuma ikut ritual mandi menjelang puasa, melainkan juga berburu ikan, bebek,dan ayam yang akan dilepaslemparkan oleh sejumlah pejabat. Momen awal Ramadan itu memang ditunggutunggu penduduk di sekitar Kali Akar.  belangiran, acara tahunan diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung itu menjadi ajang promosi daerah akan keragaman budaya. Warga juga berhak atas berbagai hadiah, tetapi syaratnya masyarakat harus mandi blangir—menyucikan diri. Ketua pelaksana acara belangiran, Elya Muhktar,  mengatakan melalui mandi belangiran tumbuh kecintaan masyarakat Lampung ter-

± ±

hadap budayanya.  Selain itu, unsur keceriaan menjadi hal lain. “Semua warga di dalam Kali Akar tertawa.  Anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu bercampur di kali yang tak begitu jernih.  Semua pakaian mereka basah. Ada yang menggunakan jala dan plastik untuk mengambil ikan.” Sumber Air Alami Kali Akar, kini hanya cerita yang dibesar-besarkan untuk acara belangiran. Pada hari biasa, di beberapa ruas, ada warga membunuh waktu dengan memancing ikan. Memang tak ada yang menjanjikan bisa mendapat ikan untuk lauk, apalagi dijual. Sebab, Kali Akar saat ini adalah aliran air yang tak sejernih dulu lagi. Namun, tetes-tetes air dari akar-akar pohon yang tumbuh di pegunungan Gunung Betung dan sekitarnya masih memberi harapan kepada beberapa perusahaan untuk mengambil untung. PDAM Way Rilau, misalnya, masih menyuling air dari kali ini sebagai bahan baku air baku yang disalurkan untuk pelanggannya. Sungai Akar merupakan satu-satunya sungai di Kota Bandar Lampung masih terjaga kelestariannya. Hulu sungai berada di lereng Gunung Betung dan berhilir di Teluk Lampung. Di dekat sungai itu terdapat sebuah sumber mata air bernama Sumurputri yang tidak pernah kering. “Sungai dulu dan sekarang berbeda, sekarang ada sentuhan budaya yang dapat dijadikan daya tarik, di Lampung kembangkan belangiran,” kata Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. pada acara belangiran itu. (DIAN WAHYU/M-1)

± ±

foto: lampung post/dok.

± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±


± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±

PERJALANAN mINGGU, 14 JUli 2013 LAMPUNG POST

23

Mengenang Kali Akar

± ±

± ±

Selasa pekan lalu, Kali Akar di bilangan Telukbetung Utara menjadi ajang prosesi belangiran. Meski kejernihan dan kesejukannya sudah berkurang, prosesi itu patut digelar untuk mengenang.

W

ay Kuripan. Sungai dengan nama beken Kali Akar ini adalah kanal alamiah yang dibangun Tuhan dengan gerusan air yang terkumpul dari akar tetumbuhan di Gunung Betung. Akumulasi embun dan endapan air hujan membanjir, menggelontor, dan membentuk paritparit tak beraturan. Di hilir, kemudian menjadi sebentuk kali. Sejarah mencatatkan perilaku warga yang tinggal di seputaran Telukbetung Utara itu dalam memenuhi kebutuhan hidup akan air. Jernihnya tirta yang telah melalui berbagai filter alami mengundang orang untuk menghirup kesegarannya. Lalu, mereka membasuh diri, berendam untuk mendapat sensasi dingin, dan menikmati suasananya dengan bermain-main. Itu menjadi awal Kali Akar kemudian menjadi tempat yang kondang sebagai pemandian. Air gunung yang sejuk dan tak pernah kering mengalir di sungai ini menjadi undangan paling menarik. Hadirnya para kaum hawa untuk menyelesaikan hajat kerjanya, yakni mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari, mencuci pakaian, dan mandi di kali menambah daya tarik lagi. Tak kalah cepat, para lelaki ikut menikmati air sembari mencuci badan sekaligus mata. Sejarah Kali Akar dengan sebutan Sumurputeri tak jauh dari cerita tentang banyaknya gadis-gadis cantik mencuci badan di sini. Lalu, berkembang searah tradisi mandi menjelang bulan puasa, Kali Akar dijadikan bidikan utama para muli keramas. Dan, belangiran menjadi tradisi yang berusaha dibangkitkan kembali.

± ±

‘Belangiran’ Selasa (2-7) siang, pada seruas lahan di Kali Akar seolah menjadi magnit warga Bandar Lampung. Namun, undangannya bukan lagi gemericik air gunung nan jernih dengan debit yang besar untuk menyegarkan badan, melainkan prosesi adat belangiran. Tradisi mandi menyambut Ramadan. Sekali lagi, daya tariknya bukan lagi bermain kecipak air segar di sela-sela batu-batu hitam besar halus berbentuk oval, melainkan aneka hadiah. Ada ribuan ekor ikan, ratusan ayam dan bebek, ada sembako, dan lainnya. Juga ada pohon pinang berbuah aneka hadiah (pucang). Dari sarung hingga sepada. Maka, kemeriahan belangiran versi modern ini tak terkalahkan sejak zaman dikenalnya mandi di Kali Akar. Siang hari, Martaliana (23), warga Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat, sudah berjaga di Kali Akar. Ia sengaja membawa rombongan keluarganya.  “Mau nonton. Ada 20 orang keluarga saya ajak ke sini semua. Kalau-kalau dapat hadiah,” kata wanita itu sambil menggendong anaknya. Seribuan orang datang dengan maksud yang hampir mirip. Prosesi belangiran sore itu bukan sekadar mandi. Tetabuhan kulintang khas gamelan Lampung bertalu-talu mengiringi tiga pasangan muda-mudi (muli-mekhanai) yang turun ke sungai membawa seperangkat properti ritual.

± ±

Yakni, mangkuk-mangkuk besar berisi jeruk nipis, kembang tujuh rupa, air suci yang diambil dari tujuh mata air di kaki Gunung Betung dan merang padi yang telah mengering di dalam kendi. Mereka memakai pakaian putih, ikat kepala putih, dan sarung. Sejurus kemudian, si gadis meracik aneka piranti mandi sebadan atau keramas itu. Jeruk nipis diperas dan dicampur dengan aroma bunga mawar, melati, kenanga hingga sedap malam bersama air. Aroma irisan pandan pun semerbak di sekitar Kali Akar.   Muli mekhanai itu mulai membasuh muka dengan campuran abu merang, perasan jeruk nipis dan bunga. Air itu disiramkan pada kepala, bahu, dan tangan kanan, tangan kiri, dilanjutkan ke seluruh badan. Sekali lagi, air ditumpahkan ke kepala lalu ke seluruh badan, dan terakhir air di tumpahkan ke kali. Kgs. M. Ditra, salah satu mekhanai Lampung yang mengikuti ritual ini, mengaku batinnya merasa fresh kembali setelah mengikuti belangiran. Acara berlanjut pada canda tawa pasangan muda-mudi itu saling siram di sungai. Semuanya basah. Aksi saling siram itu diikuti ratusan warga yang tumpah ruah di Kali Akar yang mengalir jernih. Mereka bersukacita bermain di dalam air. Kali Akar, Kelurahan Sumurputri, Kecamatan Telukbe tung Utara, siang itu tak seperti biasanya. Ribuan warga Bandar Lampung berkumpul di pinggiran Kali Akar. Mulai dari anakanak, hingga dewasa menjeburkan dirinya ke kali. Bukan cuma ikut ritual mandi menjelang puasa, melainkan juga berburu ikan, bebek,dan ayam yang akan dilepaslemparkan oleh sejumlah pejabat. Momen awal Ramadan itu memang ditunggutunggu penduduk di sekitar Kali Akar.  belangiran, acara tahunan diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung itu menjadi ajang promosi daerah akan keragaman budaya. Warga juga berhak atas berbagai hadiah, tetapi syaratnya masyarakat harus mandi blangir—menyucikan diri. Ketua pelaksana acara belangiran, Elya Muhktar,  mengatakan melalui mandi belangiran tumbuh kecintaan masyarakat Lampung ter-

± ±

hadap budayanya.  Selain itu, unsur keceriaan menjadi hal lain. “Semua warga di dalam Kali Akar tertawa.  Anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu bercampur di kali yang tak begitu jernih.  Semua pakaian mereka basah. Ada yang menggunakan jala dan plastik untuk mengambil ikan.” Sumber Air Alami Kali Akar, kini hanya cerita yang dibesar-besarkan untuk acara belangiran. Pada hari biasa, di beberapa ruas, ada warga membunuh waktu dengan memancing ikan. Memang tak ada yang menjanjikan bisa mendapat ikan untuk lauk, apalagi dijual. Sebab, Kali Akar saat ini adalah aliran air yang tak sejernih dulu lagi. Namun, tetes-tetes air dari akar-akar pohon yang tumbuh di pegunungan Gunung Betung dan sekitarnya masih memberi harapan kepada beberapa perusahaan untuk mengambil untung. PDAM Way Rilau, misalnya, masih menyuling air dari kali ini sebagai bahan baku air baku yang disalurkan untuk pelanggannya. Sungai Akar merupakan satu-satunya sungai di Kota Bandar Lampung masih terjaga kelestariannya. Hulu sungai berada di lereng Gunung Betung dan berhilir di Teluk Lampung. Di dekat sungai itu terdapat sebuah sumber mata air bernama Sumurputri yang tidak pernah kering. “Sungai dulu dan sekarang berbeda, sekarang ada sentuhan budaya yang dapat dijadikan daya tarik, di Lampung kembangkan belangiran,” kata Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. pada acara belangiran itu. (DIAN WAHYU/M-1)

± ±

foto: lampung post/dok.

± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

± ±


±

CMYK

±

CMYK

±

FOTO mINGGU, 14 JUli 2013 LAMPUNG POST

24

Marhaban

±

±

Ya Ramadan

P

emerintah menetapkan Rabu (10-7) sebagai awal Ramadan 1434 Hijriah. Bulan yang paling agung dalam kamus umat Islam itu memang dimaknai amat tinggi oleh masyarakat Indonesia. Sebab, negara di lintasan khatulistiwa ini mayoritas penduduknya berkeyakinan Islam. Tak heran jika gerak warga meningkahi datangnya bulan penuh berkah ini amat antusias. Itu karena kurun 30 hari latihan mengendalikan hawa nafsu itu adalah momen amat penting karena banyak keutamaannya. Banyak ajaran yang menganjurkan umat menyambut Ramadan ini dengan aneka ritual. Sebelum melaksanakan amalah Ramadan, sebaiknya setiap muslim saling memaafkan. Ajaran itu untuk meyakinkan ibadah Ramadan kita bisa diterima Allah swt. Ajaran itu yang melatari setiap menjelang Ramadan, ucapan “selamat Ramadan, mohon maaf lahir batin” bertubi-tubi hadir. Baik secara langsung seraya berjabat tangan, atau mengirimkan dengan sms. Itu juga mungkin yang memobilisasi umat muslim untuk hadir di pekuburan orang tua atau orang-orang dekatnya. Momen menjelang Ramadan adalah saat terbaik untuk mendoakan para leluhur yang telah lebih dahulu menghadap Allah swt. Suasana permakaman di Bandar Lampung juga menjadi ramai. Keramaian itu menjadi berkah bagi berbagai orang. Ada penjual kembang setaman yang lazimnya dipakai sebagai pemanis peziarah mengunjungi makam orang-orang yang dikasihi. Ada juga tukang parkir dadakan yang mendapat tugas mengatur dan mengamankan kendaraan. Juga para juru kunci kuburan yang makin sibuk. Tak kalah sibuk, pemerintah juga menggelar rukyatul hilal, yakni mengintip kemunculan bulan muda sebagai tanda masuknya bulan Ramadan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat fatwa bahwa yang berhak untuk menentukan awal puasa, Idulfitri, dan Iduladha adalah pemerintah melalui sidang isbat. Memasuki Ramadan, umat muslim tampak benar-benar bergembira. Ribuan masjid dan musala di seluruh negeri ingar-bingar oleh umat yang beribadah fardu yang dilanjutkan dengan ibadah sunat. Ada tarawih, tadarus, ada berbuka puasa bersama, dan aneka kajian ilmu agama. Selamat menjalankan ibadah Ramadan 1434 Hijriah. Yakin, ibadah kita diterima Allah swt. n

±

±

±

±

Teks dan Foto : LAMPUNG POST/HENDRIVAN GUMAY

±

CMYK

±

CMYK

±


Lampungpost edisi 13 juli 2013