Page 1

± ±

± ±

CMYK CMYK

Terbit Sejak 1974 Sirkulasi: (0721) 788999 Layanan Umum: (0721) 783693 Iklan: (0721) 774111 SMS: 0815 4098 5000 Redaksi (0721) 773888 SMS: 0812 7200 999

www.lampungpostncom

Minggu, 9 oktober 2011

± ±

± ±

CMYK CMYK

l No. 12224 l TAHUN XXXVII

Maria Selena gantikan Nadine sebagai putri indonesia 2011. HAL 7

BURAS

H. BAMBANG EKA WIJAYA

HARGA ECERAN : Rp3.000

DINAMIKA MASYARAKAT LAMPUNG Inggris masuk putaran final Piala Eropa 2012.

Mengintip komunitas film Lampung di Pahawang.

Batik Sebagi merentas dunia mode Indonesia.

HAL 8

HAL 19

HAL 20

±±

Kasus Pulsa Bisa ‘Class Action’ BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pengguna kartu prabayar dan pascabayar bisa menempuh gugatan perwakilan

Demam ‘Reshuffle’ pun Didramatisasi!

± ±

kelompok (class action) kepada operator dan provider atas kerugian pencurian pulsa. Gugatan juga bisa

“RILIS Lembaga Survei Indonesia (LSI, 18-9) atas hasil survei yang menyebutkan kepuasan publik pada kabinet SBYBoediono tinggal 37,7%, disusul Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) melapor rapor merah merata di semua kementerian Kabinet Indonesia Bersatu II (detikNews, 28-9), Presiden SBY pun menegaskan reshuffle kabinet dilakukan sebelum 20 Oktober, genap dua tahun masa kerja KIB II!” ujar Umar. “Demam reshuffle tak terhindarkan, karena prosesnya didramatisasi; digarap di Cikeas, dengan simulasi segala!” “Dramatisasi rekrutmen menteri sudah dilakukan sejak penyusunan KIB II yang akan dibongkar-pasang lagi!” sambut Amir. “Mulai fit and proper test dengan memanggil setiap calon menteri ke Cikeas, lalu pemeriksaan kesehatan komplet di RSPAD, bahkan ada yang dipanggil dibatalkan! Semua itu memberi kesan rekrutmen menteri bukan sembarangan! Sayang, hasilnya justru menurunkan secara drastis kepuasan rakyat pada pemerintahan SBY hingga tinggal 37,7% dan rapor merah merata di semua kementerian!” “Tapi kenapa dramatisasi perekrutan menteri diulang, bahkan ditambah episode simulasi, padahal hasil rekrutmen dengan cara demikian sebelumnya mengecewakan?” tukas Umar. “Mungkin kegagalan KIB II karena dramatisasi rekrutmennya belum pakai tahapan simulasi!” tegas Amir. “Diharapkan de­ngan tambahan proses simulasi dalam rekrutmennya, KIB II jilid dua yang sedang disusun bisa lebih berhasil! Paling tidak, me­ning­ katkan kembali kepuasan rakyat yang memang diusahakan pengatrolannya lewat dramatisasi proses rekrutmennya!” “Jadi dramatisasi itu untuk menaikkan tingkat kepuasan rakyat pada pemerintah?” kejar Umar. “Karena angka kepuasan rakyat itu cend erung selalu tinggi sebelum kabinet bekerja!” tegas Amir. “Justru setelah kabinet bekerja, perlahan tingkat kepuasan rakyat merosot!” “Kenapa bisa begitu?” tanya Umar. “Mungkin karena rakyat kita dari barat sampai ke timur umum­nya suka kesenian drama, sandiwara dan sejenisnya, maka dramatisasi bisa diandalkan untuk membuat kepuasan rakyat memuncak!” jawab Amir. “Sayangnya tingkat kepuasan rakyat yang tinggi hasil dramatisasi itu tak berhasil diperta­ hankan oleh kinerja nyata para menteri! Sebaliknya, gaya para menteri cepat memuakkan rakyat sehingga baru jalan dua tahun kepuasan merosot lebih dari separuh! Untuk itu rakyat cuma bisa berdoa agar dramatisasi kali ini menghasilkan menteri yang berkualitas!” ***

ditujukan ke pemerintah karena lalai mengawasi.

n LAMPUNG POST/MG3

± ±

OASis

LEPAS JEMAAH HAJI. Seorang jemaah calon haji menangis saat berpisah dengan keluarga yang mengantar ke Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu (8-10). Hari ini sebanyak 450 jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) 11 asal Lampung embarkasi Jakarta diberangkatkan ke Tanah Suci.

Cegah Flu dengan Pijat

IBADAH HAJI

SEBUAH penelitian yang dipublikasikan The Journal of Complimentary and Alternative Medicine melaporkan pijat bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mengatasi stres. Dalam studi ini, peneliti membagi peserta dalam dua kelompok. Satu kelompok mendapatkan pijat tradisional, kelompok lainnya hanya mendapat sentuhan ri­ ngan yang tidak mencakup teknik terapi pijat. Setelah 45 menit, sampel darah kedua kelompok diambil, lalu dibandingkan. Hasilnya, kelompok yang mendapatkan pijat tradisional, jumlah limfosit (sel darah putih) meningkat signifikan. Limfosit berperan besar melindungi tubuh terhadap serangan penyakit dan menurunkan kadar hormon stres yang dimiliki. “Kami menemukan perubahan biologis terjadi ketika se­ seorang mendapatkan pemijatan. Perubahan ini memberikan manfaat terhadap kesehatan tubuh,” kata Mark Hyman Rapaport, ketua Departemen Psikiatri dan Ilmu Saraf Perilaku di Cedars-Sinai Medical Center, seperti dikutip dari Menshealth. com, Sabtu (8-10). (U-1)

Jemaah Diminta Waspadai Cuaca Jadwal

Kloter

Berangkat 9 Oktober 10 Oktober 14 11 Oktober 17 13 Oktober 18 14 Oktober 20 15 Oktober 22 16 Oktober 25 18 Oktober 27 19 Oktober 28 20 Oktober 30 21 Oktober 32 22 Oktober 34 23 Oktober 36 24 Oktober

Keberangkatan 11 12 Jemaah Lampung

Asal Bandar Lampung Lampung Utara Bandar Lampung Lampung Barat Bandar Lampung Tulangbawang Bandar Lampung Lampung Tengah Lampung Tengah Lampung Tengah Lampung Timur Bandar Lampung Way Kanan Lampung Timur Bandar Lampung Lampung Selatan Pesawaran Bandar Lampung Metro Metro Bandar Lampung Tanggamus Tanggamus Bandar Lampung Bandar Lampung

Jumlah 450 orang 344 orang 106 orang 328 orang 122 orang 256 orang 187 orang 7 orang 450 orang 450 orang 360 orang 90 orang 156 orang 283 orang 11 orang 302 orang 42 orang 106 orang 450 orang 50 orang 400 orang 450 orang 264 orang 186 orang 450 orang

Sumber: Kanwil Kementerian Agama Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Sebanyak 6.230 jemaah calon haji (calhaj) didampingi 112 petugas siap berangkat ke Tanah Suci. Jemaah diminta mewaspadai cuaca ekstrem di Mekah, Madinah, dan Jeddah. Jemaah Lampung berkurang dari jumlah yang melunasi biaya perjalanan ibadah haji, yakni 6.343, karena ada 113 orang batal berangkat dengan alasan meninggal dunia, sakit, dan menunda keberangkat­ an. Sore ini, 450 calhaj yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama atau kloter 11 DKI Jakarta bertolak ke Tanah Suci. Rencananya Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. melepas

± ±

CMYK CMYK

kloter pertama ini di Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.00. Jemaah dijadwalkan berangkat ke Mekah pada pukul 16.00, menuju Madinah untuk melaksanakan salat arbain. Seluruh jemaah diminta mewaspadai cuaca ekstrem di tiga kota tujuan, yaitu Jeddah, Madinah, dan Mekah. Cuaca panas masih menyelimuti Madinah dengan suhu 30 0—40 0 Celsius dengan kelembapan rendah 13%—16% saat malam hari. Rendahnya kelembapan Madinah membuat bibir kering dan pecah serta darah kering bisa muncul di hidung. “Kondisi ini bisa diantisipasi dengan ba­ nyak makan buah segar, minum air, memakai krim pelembap,

± ±

dan membasahi masker,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Abdurrahman, Sabtu (8-10). Sementara itu, suhu Jeddah berada pada kisaran 36 0 Celsius, lebih tinggai 30 Celsius dari Lampung. Titik terendah cuaca berada pada 290 Celsius. Kelembapan di Jeddah 59% pada siang hari, sedangkan pada malam hari mencapai 76%. Sebagai perbandingan, kelembapan Lampung berada pada 60%—73%. Menurut Kasubbag Humas Kanwil Kementerian Agama Lampung Istutiningsih, jemaah haji tinggal di hotel yang tidak jauh dari Masjid Nabawi, Madinah. Sedangkan di Mekah jemaah langsung tinggal di pemondokan yang berjarak 1.500 meter—2.500 meter sehingga tak jauh dari Masjidil Haram. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, seluruh jemaah, menurut Kepala Bidang Haji, Zakat, dan Wakaf Seraden Nihan, melewati berbagai prosedur pemeriksaan. Setelah masuk asrama haji, ke­ sehatan jemaah diperiksa, me­ nerima biaya hidup (living cost), mengambil gelang, paspor, dan pemeriksaan barang. Usai mengikuti semua prosedur, jemaah masuk asrama haji untuk beristirahat semalam dan bertolak ke Jakarta pukul 10.00. Proses pemberangkatan berlangsung hingga 24 Oktober. Jemaah haji Lampung kembali ke Tanah Air mulai 19 November dan kloter terakhir dijadwalkan tiba pada 3 Desember 2011. (LIN/UNI/U-1)

Menurut Direktur Eksekutif Pusat Studi dan Strategi Kebijakan (Pussbik) Aryanto, dalam kasus pencurian biasanya memakai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) karena kerugian diderita masing-masing orang. Namun dalam kasus ini, UU Perlindungan Konsumen bisa dipakai untuk menggugat. “Lembaga yang bisa mewakili class action itu YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) karena disebut dalam undang-undang. Gugatan bisa juga dikuasakan ke lembaga yang dipercaya,” kata Aryanto, Sabtu (8-10). Menurut Aryanto, materi gugat­ an bisa ganti rugi jika bisa dihitung, perbaikan kinerja, dan tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama. “Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Informasi dan Komunikasi, bisa juga digugat karena lalai mengawasi operator sehingga terjadi kerugian dan keresahan massal,” kata Aryanto. Menurut penelurusan Lampung Post potensi kerugian akibat pencurian pulsa mencapai Rp13,4 miliar/hari. Penghitungannya berdasar penjualan kartu perdana dari 10 operator tersebut. Lima di antaranya memiliki penjualan kartu terbesar yakni 6,7 juta. Jika diasumsikan kerugian minimal Rp2.000/program/pelanggan/ hari, total kerugian mencapai Rp13,4 miliar/hari. Nilai Rp2.000/program/pelanggan/hari didebet dari satu kali tarif pulsa oleh content provider (CP) selama satu hari. Namun, kenyataannya pelanggan bisa didebet

lebih dari satu kali atau lebih dari Rp2.000. (Lampung Post, 8-10). Mengena i pengadua n ma­ s ya ra kat, Ket ua Y LK I L a mpung Subadra Yani mengatakan pihaknya memang diamanatkan undang-undang untuk mewakili konsumen. “Kami siap class action, jika masyarakat menginginkan. Untuk mencari bukti, bisa meminta terlebih dahulu print out pemakai­ an. Jika berlangganan atau lewat nomor kontrol pulsa seperti *888# milik Telkomsel. Jika menemukan pencurian pulsa, laporkan ke YLKI,” kata Subadra Yani. Tidak Meniadakan Kasus

Meskipun belum ada bukti laporan masyarakat, pihak berwajib tidak bisa meniadakan kasus ini dengan dalih tidak ada yang melapor. “Masalah ini menjadi isu nasional dan meresahkan masyarakat, sahingga tidak boleh ditiadakan. Asas kepatutan harus dipertimbangkan, termasuk perbuatan tidak menyenangkan,” kata guru besar hukum perdata Universitas Lampung I Gede Wiranata kemarin. Mengenai kerugian, harus ada hukum yang dilanggar melalui pembuktian. “Kita hanya dapat menduga dan tidak dapat menghitung nilai kerugian secara hukum tanpa bukti. Namun bukan karena tidak ada bukti kasus ini dibiarkan begitu saja, karena ada asas kepatutan. Kalau dikatakan menduga dapat saja diduga masalah pencurian pulsa ini sebagai perang bisnis. Negara perlu menjaga kenyamanan masyarakat yang tidak senang karena perbuatan pencurian pulsa marak terjadi,” kata dia. (MG6/LIN/U-1)

±±

n LAMPUNG POST/MG3

JELASKAN KARTU PERDANA. Seorang pekerja konter ponsel dan kartu perdana di Mal kartini, Bandar Lampung, menjelaskan cara mengaktifkan kartu perdana, Sabtu (8-10).

PARIWISATA

Menjual Lampung di TIME BANDAR LAMPUNG—Boleh jadi gemuruh Gunung Anak Krakatau (GAK) yang naik hingga ribuan kali sejak dua pekan terakhir, menjadi berkah bagi Festival Krakatau 2011. Terlebih, di ajang tahunan pariwisata Lampung ini untuk pertama kali digelar Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) 2011, di Hotel Novotel, Bandar Lampung, 12 Oktober—14 Oktober mendatang. Panitia mengaku mengantongi 82 pembeli paket wisata dan 28 negara dipastikan hadir, yakni Bahrain, India, Ceko, Jerman, Hongaria, Italia, Jepang, Korea, Lithuania, Malaysia, Meksiko, Polandia, Filipina, Romania, Arab Saudi, Singapura, Slovakia, Slovenia, Afrika Selatan, Spanyol, Thailand, Belanda, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung Gatot Hudi Utomo menilai banyaknya buyers pada TIME ini dijadikan momentum promosi menarik wisatawan Nusan-

tara dan mancanegara ke Lampung. “Kami dan biro perjalanan akan meyakinkan wisatawan mancanegara Lampung kaya potensi wisata,” kata Gatot, Sabtu (8-10). Menjual Lampung seharusnya tidak sulit. Selain dekat Jakarta, ada sembilan biro perjalanan di Lampung, yakni Arie Tour and Travel, LFT, Puspa Tour, Cakrawala, Tebu Raya, Helendra, Aryo Tour and Travel, Fajar Wisata, dan Raka Tour. Mereka rutin menjual paket tur ke Gunung Anak Krakatau, Teluk Kiluan, Way Kambas, dan Tanjung Setia. Awalnya, Festival Krakatau deigelar setiap 27 Agustus untuk memperingati bencana letusan Gunung Krakatau. Namun, tahun ini digelar bersamaan TIME 2011. Rangkaian aca­ra dimulai Rabu (12-10), dilanjutkan 13 Oktober berisi parade budaya Nusantara berupa pawai tarian, karnaval tapis, dan topeng. Kemudian pada 15 Oktober berisi acara Krakatau Night dan Tapis Carnival. (LIN/U-1)

CMYK CMYK

± ±

±±


± ±

VIDEO PENGANIAYAAN

Tiga Siswi Dijadikan Tersangka BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Kepolisian Sektor Te­ lukbetung Utara meme­riksa dua dari tiga siswi yang di­ duga terlibat penganiayaan terhadap teman sekolahnya. Ketiganya dijadikan ter­ sangka. Meskipun demikian, tidak dilakukan penahanan terhadap para siswi itu, de­ ngan pertimbangan masih di bawah umur dan bersekolah. “Kami masih mencari buk­ ti-bukti lainnya terkait tindak kekerasan yang dilakukan siswi SMPN 16 Bandar Lam­ pung terhadap temannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Telukbetung Utara Aiptu Khamosoki, Sabtu (8-10). Khamasoki menjelaskan seorang siswi lainnya yang diduga terlibat dan dijadikan tersangka masih dilakukan pemangilan. Menurut dia, pe­ kan depan pemeriksaan kasus itu diperkirakan selesai. Kepa la SMPN 16 Ban­ dar Lampung Sukarti me­ nyayangkan pemberitaan beberapa media massa yang tidak sesuai fakta. Dia men­ gakui ada penganiayaan terh­ adap EN (siswi SMPN 16 Ban­ dar Lampung) yang diduga dilakukan DM, teman satu sekolah EN. Selain itu, ada

siswi dari sekolah lain yang diduga ikut menganiaya, yaitu ES, siswi SMAN 16, dan ED, siswi MTs Hasanudin. Penganiayaan terjadi di luar sekolah, tepatnya di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, tak jauh dari Gang Melati, Telukbetung Utara, Senin (12-9), sekitar pukul 15.00. Saat EN dianiaya, ada siswi yang mengambil gambar itu menggunakan ponsel milik DM. Setelah gambar video itu beredar, baru pihak sekolah tahu terjadi peng­ aniayaan terhadap siswi­ nya. Menyikapi kejadian itu, pihak sekolah, kata Sukarti, langsung mendatangi rumah korban dan berupaya mere­ dam orang tua korban agar persoalan tidak bertambah runyam. Namun, kasus itu tetap dilaporkan ke pihak ke­ polisian karena merupakan tindak kriminal. Menurut Sukarti, siswi yang diduga terlibat dalam kasus itu kini tidak lagi ber­ sekolah di SMPN 16. “Atas permintaan orang tuanya siswi itu pindah ke sekolah lain,” kata Sukarti usai rapat musyawarah kegiatan sekolah se-Bandar Lampung di SMPN 16, Sabtu (8-10). (MG6/K-3)

PROMOSI WISATA

28 Negara Dipastikan Menghadiri TIME ± ±

± ±

BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Sebanyak 82 pembeli paket wisata (buyers) dari 28 negara dipastikan hadir pada acara Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) 2011 di Hotel Novotel, Bandar Lam­ pung, 12—14 Oktober 2011 mendatang. Negara-negara itu, antara lain Australia, Bahrain, India, Rep. Ceko, Jerman, Hongaria, Italia, Jepang, Korea, Lituania, Malaysia, Meksiko, Polandia, Filipina, Romania, Arab Sau­ di, Singapura, Slovakia, Slove­ nia, Afrika Selatan, Spanyol, Thailand, Belanda, uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Se­ rikat, dan Vietnam. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung Gatot Hudi Uto­ mo, banyaknya buyers yang datang ke Lampung pada acara TIME ini akan dijadi­ kan momentum promosi untuk menarik wisatawan baik lokal maupun interna­ sional ke Lampung. “Pada kegiatan ini kami dan op­ erator tur di Lampung akan meyakinkan para buyers wisata mancanegara bahwa Lampung sangat kaya akan potensi wisata. Dengan de­ mikian, mereka bisa menjual paket wisata Lampung saat mereka kembali negaranya masing-masing,” kata Gatot melalui ponselnya, Sabtu (8-10). Gatot menjelaskan ada sembilan operator tur di Lampung, yakni Arie Tour a nd Tr avel, LF T, P u spa Tour, Cakrawala, Tebu Raya, Helendra, Aryo Tour and

± ±

Travel, Fajar Wisata, dan Raka Tour yang akan menjual paket dan tur wisata seperti ke Gunung Anak Krakatau, Teluk Kiluan, Way Kambas, dan Tanjung Setia. Selain itu, restoran dan maskapai penerbangan di Lampung juga tentunya tidak mau kalah dalam ajang TIME. Mereka akan ambil bagian dengan promosi melalui stan masing-masing.

CMYK

Bandar Lampung

minggu, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

± ±

± ±

CMYK

I2

CUACA

Membahayakan Pengendara

Lampung Mulai Diguyur Hujan

n LAMPUNG POST/MG3

Lubang besar di Jalan Jenderal Sudirman, Pahoman, Bandar Lampung, yang hanya ditutupi keranjang sampah dan diberi tanda plastik merah sangat membahayakan para pengendara, terutama saat malam hari, karena tidak diberi lampu. Sejumlah kendaraan melintas perlahan untuk menghindari lubang di tengah jalan ini.

Disnaker Harus Kawal Pemenuhan Hak Karyawan begitu api selesai dipadamkan. Disnaker harus terus mengawal (Disnaker) Kota Bandar Lampung harus terus mengawasi perjuangan pekerja hingga peru­ upaya manajemen PT Hanjung yang berjanji memenuhi sahaan benar-benar memenuhi kewajibannya,” kata Narda. kewajiban mengasuransikan karyawannya. Narda menerangkan selain PT JkJ yang memiliki 320 karyawan, terdapat beberapa anak perusahaan Demikian harapan karyawan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). PT Jea In Karya (JkJ), Narda, di­ Terkait hal penting itu, Narda PT Hanjung lainnya yang belum sampaikan kepada Lampung Post, yang mewakili pekerja lainnya mengasuransikan karyawannya. Sabtu (8-10). Dengan diasuransi­ meminta Pemerintah Kota Ban­ Antara lain CV Cipta, PT Arta kannya para pekerja perusahaan dar Lampung melalui Disnaker Tehnik Abadi, dan CV Kencana. industri dan konstruksi tersebut, terus mengawal PT Hanjung, Karyawan yang bekerja di peru­ karyawan bisa bekerja nyaman hingga perusahaan yang terletak sahaan tersebut adalah karyawan untuk kemajuan perusahaan. di Jalan Soekarno-Hatta Km 11,5 kontrak waktu tertentu. “Karyawan perusahaan lain Karyawan kontrak salah satu Srengsem, Panjang, Bandar Lam­ anak perusahaan PT Hanjung ini pung, itu memenuhi kewajibannya seperti CV Cipta, PT Arta Tehnik sangat mengharapkan kepedu­ terkait Jamsostek sesuai Undang- Abadi, dan CV Kencana juga be­ lum didaftarkan asuransi. Bahkan lian perusahaan terhadap hak-hak Undang No. 3 Tahun 1992. “Jangan seperti pemadam ke­ di PT Hanjung sendiri hanya staf pekerja. Khususnya mengasuransi­ bakaran yang langsung pulang tertentu saja yang mendapatkan kan pekerja menjadi peserta Jaminan

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Dinas Tenaga Kerja

haknya secara penuh,” ujarnya. Sementara Jauhari, ketua Serikat Pekerja Konstruksi Lampung, mengatakan Disnaker Kota Bandar Lampung harus menunjukkan upaya aktif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Menu­ rut dia, sejauh ini masih banyak perusahaan yang menerapkan pola perekrutan karyawan tanpa memperhatikan peraturan dan UU Ketenagakerjaan. Akhirnya perusa­ haan menindas hak-hak pekerja. “Seperti untuk aturan kontrak karyawan, PT Hanjung tentu sudah menyalahi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Begitu juga dengan Kepmen No­ mor 100, seharusnya tidak ada itu kontrak satu, dua, tiga ataupun lima bulan itu,” kata Jauhari. (VER/K-3)

n LAMPUNG POST/MG4

PAGUYUBAN

Mahasiswa Minang Gelar Halalbihalal

CMYK

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Sebagian besar wilayah Lampung diprediksi diguyur hujan hingga dua hari mendatang. Masyarakat diminta waspada karena hujan pada masa pancaroba akan disertai petir dan angin kencang. Berdasarkan data yang Lampung Post himpun dari situs Badan Me­ teorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung, dua hari ke depan hujan diprediksi turun merata di seluruh kabupaten. Bahkan di beberapa daerah, seperti Mesuji, Lampung Timur, Lampung Ten­ gah, Tulangbawang, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, dan Lam­ pung Selatan, hujan diprediksi turun dua kali dalam sehari. “Karakteristik musim pancaroba ya memang seperti ini. Hujan bisa disertai petir, angin kencang, bah­ kan angin puting beliung. Jadi saat hujan turun, masyara kat harus hati-hati dan diupayakan tidak be­ raktivitas di daerah terbuka,” kata Kepala BMKG Lampung Bambang Nova Setyanto melalui ponselnya, Sabtu (8-10). Dia menjela ska n huja n ya ng turun akhir pekan ini tidak be­ rarti menandakan seluruh wlayah L a mpu ng suda h ma su k mu si m hujan. Menurut Bambang, daerah Lampung bagian barat baru akan masuk musim hujan pada akhir Oktober. Sementara sebagian be­ sar lainnya pada awal November. “Beberapa hari ke depan masih ber­ potensi untuk panas lagi, meskipun suda h tida k terla lu pa na s. Jad i jangan langsung beranggapan saat ini sudah masuk musim hujan,” ujarnya. BMKG sendiri, menurut dia, sudah mengekspos kapan musim hujan terjadi. Untuk itu, masyarakat harus mewaspadai dampak yang mungkin timbul baik dari segi kesehatan mau­ pun lingkungan. (LIN/K-3)

± ±

Senin, PWI Gelar Konfercab

Sejumlah petugas dari kantor Imigrasi Bandar Lampung membagikan paspor kepada jemaah calon haji di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu (8-10).

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Mahasiswa Minang se-Lampung yang tergabung dalam wadah Imami menggelar halalbihalal di kampus Universitas Lampung, Minggu (9-10), sekitar pukul 09.30. Pertemuan itu diharapkan mampu mempersatukan mahasiswa yang berasal dari Minang dan makin mem­

± ±

PEMILIHAN KETUA

Petugas Imigrasi Bagikan Paspor

Festival Krakatau

Gatot menjelaskan pada keg iat a n T I M E i n i pa r a buyers akan diberi infor­ masi tenta ng pela ksa na­ an Festival Krakatau 2011 ya ng pu nc a k nya d igela r pada 15—16 Oktober 2011. Puncak Festival Krakatau digelar mulai Sabtu (15-10) dengan parade budaya, dan Minggu (16-10) dilanjut­ kan dengan Tur Krakatau. “TIME memang berakhir pada 14 Oktober 2011. Tapi mereka kan ada jadwal post tour keesokan harinya. Nah, kami upayakan agar pada kegiatan ini para buyers mau mel i hat pa rade bu­ daya dan ikut kunjungan ke Gunung Anak Krakatau. Jika mereka sudah melihat sendiri, mereka bisa men­ jual paket ini di negaranya,” kata Gatot. Mantan Kepala Biro Or­ ganisasi Sekprov Lampung ini menjelaskan persiapan pelaksanaan Festival kraka­ tau sudah hampir 100%. Ada 20 duta besar yang dijadwal­ kan hadir pada event tahunan ini. (LIN/K-3)

± ±

pererat tali persaudaraan. Hal itu diungkapkan Ketua Imami Lampung Yuda saat berkunjung ke kantor Lampung Post di Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Rajabasa, Sabtu (8-10) petang. Menurut Yuda, pertemuan yang mengambil tema Rekonstruksi Imami dengan semangat mambankik batang taradam, yang artinya membangkitkan

± ±

yang sudah lama hilang itu diharapkan bisa menyerap dan menampung aspirasi mahasiswa berdarah Minang. Menurut panitia pelaksana Imami, dalam pertemuan tersebut akan banyak tergali hal terkait dengan peningkatan persaudaraan yang tidak lepas dari moto: Ini adalah organisasi kita, ini forum kita, dan di sini keluarga kita. (MG6/K-3)

BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Kon feren si Caba ng (Konfercab) IX PWI Lampung akan dihelat di Graha Parahita, Hotel Marcopolo, Bandar Lam­ pung, Senin (10-10). Pemilihan ketua PWI Lampung periode 2012—2016, formatur, dan penyusun­a n program kerja menjadi agenda konfercab. Hal itu dipastikan ketua panitia Konfercab, Junaidi Djo­ han, seusai rapat persiapan terakhir kegiatan, Sabtu (8-10). Menurut Junaidi, pihaknya telah siap menggelar kegiatan yang beragenda utama pemi­ lihan ketua PWI masa bakti 2012—2016. Menurut rencana kegiatan dibuka oleh Guber­ nur Lampung Sjachroedin Z.P. Dihadiri pula oleh bupati dan wali kota se-Lampung. Selain juga dihadiri oleh Ketua PWI Pusat Margiono, Wakil Ketua Bidang Daerah PWI Pusat Atal S. Depari, dan Anggota Dewan Pers Wina Armada. Junaidi menuturkan hingga Sabtu (8-10) pihaknya belum menerima berkas pendaftaran calon Ketua PWI. Hal itu di­

maklumi oleh dia mengingat kesempatan untuk mendaftar masih terbuka lebar hingga rapat pleno di konfercab mendatang. Pada rapat pleno mendatang akan diajukan syarat pendaftaran calon yang telah disepakati oleh panitia konfercab, yakni mengantongi 20% dukungan peserta. “Kemungkinan untuk syarat dukungan 20% masih dapat diubah. Sebab, jika persyaratan tersebut masih akan diaju­ kan ke pleno, kami berharap syarat dukungan itu dapat di­ sepakati agar calon benar-benar berkualitas dan dekat dengan keluarga besar PWI Lampung,” kata Junaidi. Junaidi yang ditemui di Balai Wartawan Solfian Ahmad, Ban­ dar Lampung, kemarin men­ gungkapkan syarat dukung­a n 20% akan menyeleksi calon yang sungguh-sungguh men­ calonkan diri. Sebab dengan hal itu, maka dapat diketahui calon yang benar-benar melakukan komunikasi intensif dengan anggota PWI. Selain tentunya, calon diutamakan pengurus PWI Lampung. (VER/K-3)

CMYK

± ±

± ±


± ±

± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

Ruwai Jurai

minggu, 9 Oktober 2011 lampung post

I3

Ikon Provinsi Lampung

LINTAS Tinjau Pembangunan UGD

± ±

PRINGSEWU—Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi bersama jajaran meninjau langsung lokasi pembangunan unit gawat darurat (UGD) calon Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu di Pekon Banjaragung, Pringsewu, Kamis (6-10). Dalam kunjungan tersebut, Pj. Bupati didampingi Asisten II Sekkab Gatot Susilo, Kepala Dinas PU Pringsewu Widijatno, Kepala Dinas Pendapatan Pringsewu Desmaniar Romas, Kepala Bappeda Pringsewu Alwi Siregar, serta Kepala Dinas Perhubungan Dirmansyah. Menurut Sudarno Eddi, anggaran pembangunan UGD tahun 2011 Rp1,5 miliar menggunakan DAK Dinas Kesehatan dari pusat. Pembangunan RSUD Pringsewu akan dilaksanakan bertahap dan untuk tahun 2012, Pemkab Pringsewu sudah mengajukan bantuan ke Kementerian Kesehatan. “Permohonan daerah otonomi baru (DOB) biasanya diperhatikan.” Bupati menambahkan estimasi biaya yang dikeluarkan untuk menyelesaikan pembangunan RSUD di lahan seluas 5 ha ditaksir mencapai Rp75 miliar. “Pemerintah tidak bisa membatasi kapan RSUD harus selesai karena anggarannya sangat terbatas. Jadi setiap tahun akan ada upaya melengkapi bangunan rumah sakit.” (WID/D-3)

±±

Lambar Gelar Festival Teluk Stabas

LIWA—Kabupaten Lampung Barat akan menggelar Festival Teluk Stabas XIV, 24—27 Oktober 2011. “Ajang tahunan dan menjadi kegiatan budaya terbesar di Lampung Barat ini akan banyak menampilkan aktraksi budaya dan dikemas semenarik mungkin,” kata Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Lampung Barat Arif Nugroho, di Liwa, Sabtu (8-10). Arif menjelaskan persiapan kegiatan budaya tersebut telah mencapai 70%. Festival Teluk Stabas akan melibatkan masyarakat yang berasal dari seluruh wilayah di daerah tersebut. “Pelaksanaan ajang tahunan tersebut sebagai langkah pemerintah daerah menggenjot jumlah kunjungan wisatawan asing ke Lampung Barat, sekaligus memamerkan kekayaan budaya di daerah ini,” kata dia. Arif menyebutkan festival itu akan diminati wisatawan asing yang berkunjung di Lampung Barat. Dia memperkirakan kegiatan budaya tersebut juga akan menyedot ribuan pengunjung yang berasal dari dalam negeri. “Acara yang dikemas unik dan menarik ini akan mampu meningkatkan citra Lampung Barat sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional. Selain itu, ajang tersebut mampu memperkenalkan kebudayaan asli kepada pendatang.” (ANT/D-3)

Tingkatkan Pelatihan Keterampilan

± ±

Hujan Guyur Lamteng-Metro GUNUNGSUGIH (Lampost): Sejak Jumat (7-10) petang hingga Sabtu (8-10), sekitar pukul 13.00, bumi Lampung Tengah dan Metro disiram hujan. Meskipun tidak deras, hujan kali ini sangat lama dan merata. Masyarakat pun menyambut gembira dan berharap musim hujan segera tiba.

LIWA—Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat meningkatkan pelatihan keterampilan masyarakat guna memberikan peluang usaha dan menekan angka pengangguran di daerah tersebut. “Keterampilan yang diberikan kepada masyarakat sebagai langkah Pemkab membekali masyarakat untuk menciptakan peluang kerja dan mewujudkan masyarakat mandiri,” kata Kepala Dinas Sosial Lampung Barat Edi Yusuf, di Liwa, Kamis (6-10). Edi menjelaskan Pemkab berupaya terus menekan angka pengang­ guran di daerah tersebut. Menurut dia, potensi alam yang mendukung dapat menjadi peluang masyarakat mengolahnya menjadi bidang usaha yang menguntungkan. “Keterampilan yang diberikan berupa menjahit, perbengkelan, industri kecil, dan berbagai kete­ rampilan lain yang dapat menciptakan produk maupun bidang jasa yang dapat menghasilkan pendapatan.” Sejauh ini masyarakat menyambut baik arahan yang disampaikan bahkan ada peserta didik yang telah mendirikan usaha dengan keterampilan didapat. Edi mengatakan Pemkab berkomitmen mendampingi masyarakat dalam pencapaian taraf hidup yang layak sesuai dengan kemampuan yang ada. (ANT/D-3)

Pemantauan Lampung Post, hujan pertama turun di kawasan Seputihjaya, Gunungsugih, dan sekitarnya. Sebagian pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, memilih berteduh ketimbang melanjutkan perjalanan. Sebab, hujan yang semula hanya rintikrintik makin lama makin deras. Namun, hujan tersebut tidak berlangsung lama, hanya sekitar 30 menit. Pada waktu yang sama, di bilangan Terbanggibesar, Punggur, Seputihraman, dan Rumbia, hujan belum turun. Di sejumlah kecamatan itu hanya terlihat gumpalan mendung yang menghiasi langit dan sesekali berhembus angin yang disertai titik-titik air. Kondisi cuaca seperti itu hanya berlangsung hingga sekitar pukul 18.00.

BUMD

Ikan Air Tawar

Pemkab Benahi PDAM Way Bumi

± ±

n LAMPUNG POST/MG3

Menara Siger tampak menjulang dilihat dari atas feri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, beberapa waktu lalu. Menara yang berdiri di atas Bukit Gamping, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, itu menjadi ciri khas Provinsi Lampung.

KOTABUMI (Lampost): Pemkab La mpu ng Uta ra a ka n melakukan upaya penyehatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Bumi yang terancam pailit. Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Azwar Yazid di ruang kerjanya, Jumat (7-10), mengatakan upaya yang dilakukan pihaknya kini berupa melakukan inventarisasi masalah sebagai bahan evaluasi sekaligus laporan yang akan disampaikan ke Bupati. “Kami akan melakukan inventarisasi masalah di tubuh PDAM secara kelembagaan. Baru bisa menentukan langkah yang akan diambil,” kata Azwar, yang kini ditunjuk Pemkab Lampura menjadi plt. dirut PDAM Way Bumi. Selain itu, kata Azwar, dalam waktu dekat pihaknya juga segera melakukan inventarisasi kepemilikan aset PDAM.

Dengan harapan, aset tersebut dapat diberdayakan kembali secara optimal untuk menggerakkan perusahaan milik negara tersebut. “Salah satu upaya pembenah­ an di tubuh PDAM Way Bumi yang sempat terhenti aktivitasnya karena diterpa berbagai permasalahan yang cukup kompleks melalui pemberdayaan aset yang dimiliki,” kata Azwar. Terkait dengan gaji puluhan karyawan PDAM yang belum terbayar, pihaknya akan mencari solusi penyelesaian masalah tersebut secepatnya. Sebelumnya, pihaknya akan mengambil langkah rasionalisasi PDAM melalui penetapan jumlah pegawai, biaya tidak tetap, biaya operasional, dan komposisi personalia. “Selain rasionalisasi, pihaknya akan melakukan survei langsung ke pelanggan dan keluhan mere­ ka tentang pelayanan PDAM,” ujar Azwar. (YUD/D-3)

Hujan kembali turun sekitar pukul 19.30. Kali ini hujan turun secara pasang surut; sesekali turun dan sesekali gerimis. Meskipun curah hujan tidak meninggi, gerimis terus berlangsung tanpa henti. Sebagian pengendara sepeda motor memilih memakai jas hujan, tapi kebanyakan memberanikan diri berkendara menembus gerimis tanpa tanpa pelindung apa pun. Curah hujan mulai deras pada Sabtu (8-10), sekitar pukul 03.00. “Alhamdulillah, hujan benar-benar turun. Mudah-mudahan ini benar-benar pertanda berakhirnya musim kemarau,” ujar Purwanto, warga Rumbia yang menghubungi Lampung Post pagi itu. Sedangkan Budi, warga Bangunrejo, mengatakan hujan di kampungnya berlangsung hingga pagi. Sejumlah murid SD pun

terlambat datang ke sekolah karena tidak punya jas hujan maupun payung. Sampai pukul 13.00. gerimis masih turun di hampir seluruh wilayah Metro dan Lampung Tengah. Sejumlah pedagang di bilangan Pasar Punggur, Kotagajah, Ter-

‘‘

Turunnya hujan yang cukup lama ini disambut gembira masyarakat dan berharap musim hujan segera tiba.

banggibesar, dan Metro, memilih datang agak siang untuk berdagang. “Ngapain Mas, datang pagi-pagi kan masih hujan. Palingpaling juga belum pada datang karena masih menikmati hujan,” ujar Yanto, pedagang kelontongan di Pasar Bandarjaya. Sebelumnya, Jumat (1-10), hujan deras mengguyur sebagian wilayah Kecamatan

Punggur, Kotagajah, Gunungsugih, Seputihraman, dan Metro Utara. Curahan air dari langit itu mulai turun sekitar pukul 17.00 dan berakhir sekitar pukul 21.00. Namun, hujan yang turun kali ini tidak merata. Hujan paling deras terjadi di bilangan Punggur, khususnya di Kampung Totokaton dan Nunggalrejo. Pengendara sepeda motor dari arah Metro, Kotagajah, dan Gunungsugih banyak yang terkejut karena daerah lain tidak ada hujan. Sekitar dua pekan sebelumnya, hujan juga turun tidak merata di bilangan Terbanggibesar, Gunungsugih, Punggur, Kotagajah, Seputihraman, dan sebagian besar Metro. Curah hujan cukup tinggi dan penduduk pun mengira kemarau segera berlalu. Namun, hujan susulan ternyata tidak segera turun dan mereka pun pesimistis kemarau segera berakhir. Tidak hanya di Metro dan Lampung Te­ ngah, hujan juga turun di Lampung Selatan dan Bandar Lampung mulai Jumat hingga Sabtu. Sejumlah petani di Kabupaten Lampung Selatan menyambut gembira turunnya hujan pertama selama musim kemarau ini. (NUD/ANT/D-3)

KASUS NARKOBA

LPW Soroti Penglepasan Lima Tersangka TERBANGGI BESAR (Lampost): Tindakan Polsek Terbanggibesar melepaskan lima tersangka penya­ lahgunaan narkoba jenis sabu-sabu mendapat sorotan tajam Lampung Police Watch (LPW). Polisi beralasan penglepasan kelima tersangka— seorang di antaranya kepala Kampung Gunungtapa, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, karena tidak cukup unsur untuk menjeratnya dengan UU No.35/2009 tentang Narkotika. Ketua LPW M.D. Rizani mempertanyakan alasan tidak cukup unsur yang dimaksud Kapolsek Terbanggibesar AKP Adi Sumirat. Padahal, hasil tes urine kelima tersangka di RS Demang Sepulau Raya menyatakan positif menggunakan sabu-sabu. Selain itu, dalam mobil yang ditumpangi kelimanya

saat ditangkap didapati alat pengisap sabu-sabu (bong). Menurut Rizani, polisi tinggal mengorek keterangan kelimanya untuk mencari tahu asal barang haram tersebut dan tidak sertamerta dilepaskan begitu saja. “Saya curiga ada permainan hingga kelimanya bisa dilepaskan meskipun harus menjalani wajib lapor.” Bisa jadi kelimanya bukan hanya pemakai, melainkan pengedar. Rizani mengatakan seorang dinya­ takan pemakai atau pecandu narkoba dan bukan pengedar ha­ rus dibuktikan dengan keterang­an dokter yang merawatnya. Pihaknya meminta petinggi Polri meninjau kembali tindakan Kapolsek Terbanggi yang melepaskan tersangka narkoba dengan alasan yang tidak masuk akal itu. “Jika memang

tes urine tidak bisa dijadikan bukti, buat apa ada tes yang memakan biaya besar. Sedang­kan bong itu alat untuk mengisap sabu-sabu dan dalam kendaraan yang ditangkap itu terdapat barang tersebut,” kata Rizani. Hal itu menunjukkan ketidakseriusan jajaran Polsek Terbanggibesar mengungkap jaringan pengguna dan pengedar narkoba. “Saya sudah banyak catatan mengenai tindakan jajaran Polsek Terbanggibesar,” ujarnya. LPW pun bertekad terus menga­ wasi perkembangan penanganan kasus ini. Sebab, untuk membarantas narkoba dibutuhkan keseriusan dan tidak menutup kemungkinan ada oknum anggota yang ikut bermain dalam bisnis haram ini. (LUT/D-3)

n LAMPUNG POST/USDIMAN GENTY

Turunnya harga ikan air tawar disambut gembira konsumen. Biasanya harga ikan air tawar lebih tinggi dibanding dengan ikan laut. Foto dibidik di salah satu pasar di Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (6-10).

KAMPANYE CAMPAK-POLIO

Pemkab Tuba Barat Gelar Imunisasi Serempak PANARAGAN (Lampost): Pemkab Tulangbawang Barat akan memberikan imunisasi campak dan polio bagi bayi usia 0—59 bulan dan balita usia 0—59 bulan mulai 18 Oktober hingga 18 November 2011. Pemberian imunisasi program kampanye campak dan polio itu dilakukan serentak di seluruh Lampung dengan sasaran 25.946 bayi dan 30.305 balita dengan target 95% lebih

± ±

jumlah sasaran bayi dan balita di Kabupaten Tulangbawang Barat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat Herwan Sahri, didampingi Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan kabupaten setempat, Moh. Ali Mamora, mengatakan kegiatan pada kampanye campak berupa pemberian imunisasi tambahan. Tujuannya melengkapi tingkat imunitas pada sasaran yang belum

CMYK CMYK

terbentuk kekebalannya. Selain itu, menjangkau anak yang belum mendapatkan imunisasi pada layanan rutin serta memastikan tingkat imunitas pada populasi tinggi. Mamora mengatakan kampanye campak akan sukses jika seluruh pihak terkait dapat menggerakkan masyarakat yang memiliki bayi dan balita agar datang ke pos pelayanan imunisasi. Sejumlah pihak itu meliputi bidan desa, penge­lola

±±

PAUD, aparat kecamatan, aparat kampung, tim penggerak PKK kabupaten hingga tingkat RT, kader-kader posyandu, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. “Dengan mengikuti program imunisasi tambahan ini, semua bayi dan balita yang ada di Tulangbawang Barat diharapkan dapat memiliki kekebalan terhadap penyakit campak dan polio,” ujar Mamora. (MER/D-3)

± ±

CMYK CMYK

± ±

±±


CMYK

±

CMYK

±

Reporter Cilik

mINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

±

I4

±

±

Reporter cilik mewawancarai Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Abdurahman tentang persiapan pemberangkatan jemaah calon haji Lampung, Sabtu (8-10), di Islamic Center, Bandar Lampung.

Anak-anak Belum Boleh Naik Haji HALO semuanya, bertemu lagi di rubrik reporter cilik Lampung Post. Siapa yang orang tuanya naik haji tahun ini? Hmmm, pasti kalian sekarang lagi bersedih, soalnya harus berpisah sementara dengan orang tua. Soalnya, anak-anak seusia kita kan tidak boleh naik haji. Kenapa ya? “Anak-anak seusia kalian belum bisa naik haji, soalnya peserta haji itu syaratnya, pertama harus Islam, kedua balig. Balig itu sudah berusia 17 tahun. Nah, adik-adik ini kan usianya belum 17 tahun kan?,” kata Kepala Kementerian Agama Wilayah Lampung Abdurrahman kepada kami; Nabila Andrea, Azzahra Zatil Irfani, dan Mar’atussholihah (SDN 1 Jatimulyo, Lampung Selatan), di Islamic Center, Bandar Lampung, Sabtu (8-10). Wah, kami baru tahu juga nih teman-teman, ternyata anak-anak tidak boleh lo naik haji. Oh ya, teman-teman juga ingin tahu kan informasi haji tahun ini? Nah, kemarin, kami mewawancarai Pak Rahman sambil berkeliling melihat persiapan para jemaah haji di Islamic Center. Berikut ini hasil wawancaranya:

±

Pak, berapa jumlah peserta haji Lam­ pung tahun ini? Jumlah yang mendaftar itu sebanyak 6.343 orang. Tapi tidak semuanya berangkat, ada 130 orang yang tidak jadi berangkat haji. Selain peserta haji itu, ada juga 70 petugas haji yang ikut dalam rombongan haji Lampung. Kalau biaya haji untuk satu orang berapa, Pak? Biayanya disesuaikan dengan nilai dolar saat orang itu membayar. Kalau saat ini sekitar Rp30,6 juta per orang. Biaya itu untuk apa saja Pak? Untuk semuanya. Mulai dari ongkos pesawat dari Lampung ke Jakarta, terus dari Jakarta ke Mekkah. Biaya hotel selama melaksanakan kegiatan haji. Biaya makan katering selama di Madinah, Arafah, Musdalifah, dan Mina. Biaya obat-obatan. Serta living cost 1.500 real. Living cost itu untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya, lagi malas makan nasi,

± Kasubbag Hukum dan Masyarakat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Istutiningsih mengantarkan reporter cilik berkeliling sambil menjelaskan tahap-tahap yang dilalui para jemaah calon haji di Islamic Center.

maunya bubur ayam atau pecel lele, bisa beli pakai uang itu. Kalau dirupiahkan, 1.500 real itu sekitar Rp4 jutaan. Kapan para jemaah haji ini mulai di­ berangkatkan? Ya, tadi pagi mulai pukul 08.00, para jemaah haji ini masuk asrama haji, di Islamic Center ini. Mereka mengurus semua perlengkapan. Pertama kali masuk, koper peserta diperiksa semua, takut nanti ada yang bawa makanan yang tidak sehat. Soalnya kan makanannya juga harus diperhatikan, kalau makanan tidak sehat, nanti jemaah hajinya sakit, jadi keberangkatannya harus ditunda. Terus, tidak boleh membawa benda tajam. Setelah pemeriksaan koper, mereka juga diperiksa lagi kesehatannya. Setelah itu mengambil living cost tadi yang 1.500 real, dan diberi paspor serta nomor kamar untuk menginap di asrama haji. Selanjutnya, para jemaah harus beristirahat. Besoknya, Minggu (9-10), pukul 10.00,

para jemaah haji ini berangkat ke Bandara Radin Inten, naik pesawat menuju Jakarta. Dari Jakarta akan dilepas oleh Gubernur untuk menuju Mekkah pada pukul 16.00. Kegiatan haji itu apa saja Pak? Ada rukun haji, wajib haji, dan sunah haji. Rukun haji itu terdiri dari ihram, yaitu dimulai dari mengerjakan ibadah haji dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji di mikat. Selanjutnya wukuf di Arafah, yaitu berdiam diri dan berdoa di Arafah pada 9 Zulhijah. Dilanjutkan tawaf ifadah, yaitu mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali, dilakukan setelah melempar jamrah aqabah pada 10 Zulhijah. Dilanjutkan dengan sai, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali. Tahalul, yaitu bercukur atau menggunting rambut. Semua rukun haji itu harus dilaksanakan sesuai urutannya dan tidak boleh ada yang tertinggal. Berapa lama waktu yang dibutuhkan

untuk melaksanakan haji? Cukup lama, 8 hari untuk arbain di Medinah, setelah itu 23 hari di Mekkah, 5 hari di Arafah, Musdalifah, dan Mina. Lalu, pulang. Jadi, sekitar 36 hari. Bagaimana dengan jemaah haji yang sudah tua, apakah mereka kuat melak­ sanakan semua itu, Pak? Insya Allah kuat. Kalau jemaah yang sudah tua dan tidak bisa jalan diberi kursi roda, akan didampingi oleh petugas haji. Ada juga yang didampingi oleh pihak keluarga, misalnya oleh anak atau cucunya. Terus, kalau ada jemaah yang mening­ gal ketika melaksanakan haji di Mekkah bagaimana Pak? Dikubur di sana? Iya, jemaah yang meninggal saat melaksanakan haji langsung dikubur di sana. Kalau dia meninggal di Mekkah, dikubur di Mekkah, kalau di Madinah, dikubur di Madinah. Tidak boleh dibawa pulang.

Terus keluarganya bagaimana Pak? Ya, keluarganya mendoakan saja. Anak-anak seusia kami boleh ikut naik haji enggak, Pak? Belum bisa. Soalnya syarat haji itu adalah Islam, balig, dan punya uang. Balig itu artinya umurnya sudah 17 tahun ke atas. Sudah punya KTP. Terus, punya uang, kalau tidak punya uang, bagaimana mau naik haji, iya kan, hahaha. Hehehe, iya dong Pak, berarti ka­ lau mau na ik haji menabu ng du lu ya Pak. Bapak, terima kasih banyak atas wawancaranya. Kami jadi tahu banyak tentang pelaksanaan ibadah haji. Bapak juga terima kasih, kalian sudah datang ke sini. Ayo, keliling dulu melihat proses pemberangkatan haji ditemani Ibu Istuti­ ningsih (Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Provinsi Lampung). (M-2)

Ibu Maimunah Naik Haji Pakai Kursi Roda ±

LIPUTAN kami ke Islamic Center sangat berkesan. Wuih, Asrama Haji Bandar Lampung itu penuh sesak dengan orang-orang yang mengantarkan keluarganya naik haji. Awalnya, kami deg-deg juga teman-teman, soal yang boleh masuk ke dalam asrama haji itu hanya jemaah calon haji saja. Sedangkan keluarga yang mengantarkan hanya boleh sampai di luar gerbang. Jadi, dua pintu gerbang depan asrama haji itu dijaga petugas. Untungnya, saat Kakak Rinda (asisten redaktur Minggu Lampung Post) dan Kak Ikhsan (fotografer Lampung Post) meminta izin dan mengatakan tim reporter cilik akan mewawancarai Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Bapak Abdurrahman, baru deh kami diizinkan masuk. Alhamdulillah, kami akhirnya mewawancarai Pak Abdurrahman sambil melihat proses pemberangkatan para jemaah calon haji itu. Kami sempat bertanya kepada Pak Abdurrahman tentang jemaah haji yang sudah tua dan cacat. Apakah mereka bisa melaksanakan ibadah haji? Menurut Pak Rahman, semua orang, baik yang sudah lanjut usia ataupun cacat tetap bisa melaksanakan haji. Karena syarat naik haji itu hanya ada 3, pertama beragama Islam, balig, dan melunasi pembayaran biaya haji. Bagi peserta haji

±

±

Reporter cilik mewawancarai salah satu jemaah calon haji yang lanjut usia, Ibu Maimunah. Walaupun harus naik kursi roda melaksanakan ibadah haji, Ibu Maimunah tetap bersemangat. Semoga menjadi haji yang mabrur ya, Bu.

yang sudah tua atau cacat akan diberi alat bantu dan dipandu oleh para petugas haji atau keluarga yang mendampingi. Nah, kami sengaja mencari jemaah calon haji yang sudah lanjut usia untuk menggali lebih dalam tentang kesiapan mereka. Kami mewawancarai Ibu Maimunah, warga Tanjungagung, Bandar

CMYK

Lampung. Ibu Maimunah berumur 73 tahun. Dia naik haji menggunakan kursi roda yang didorong oleh anak laki-lakinya bernama Amir Aswan. Ibu Maimunah juga mengikuti semua proses persiapan pemberangkatan haji, mulai dari pemeriksaan koper, pemeriksaan kesehatan, pemberian biaya living cost, paspor, dan visa.

±

Anaknya, Amir Aswan, dengan sabar mendorong kursi roda Ibunya, dan menunggu setiap proses yang dilalui sang Ibu. Tahu tidak teman-teman, Ibu Maimunah ini sudah 2 tahun lo menunggu agar bisa naik haji. Dan, baru tahun ini niat naik haji itu kesampaian. “Rasanya senang, gembira, haru.

Senang sekali akhirnya bisa naik haji,” kata Ibu Maimunah. Semoga menjadi haji yang mabrur ya Bu! Amin. (M-2) Pewawancara : Nabila, Zahra, Sholihah Foto : Ikhsan Dwi Nur Satrio

CMYK

±


CMYK

±

CMYK

±

Dunia Anak

mINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

CERNAK

±

Dulu Suka Telur, Sekarang Suka Ayam

Oleh: Shabrina ws.

Felis punya rahasia! Dan hari ini dia tak mau lagi menyimpan rahasia itu. “Hari ini ulangan IPA kan, Fel?” Tiba-tiba Efna sudah berada di sampingnya. Felis menghentikan langkahnya dan menatap Efna dengan ragu. “Kenapa kau melihatku begitu, Fel? Kau tidak menjawab pertanyaanku?” Ya Tuhan, inikah saatnya? Batin Felis ragu. Berhari-hari dia memikirkan hal ini dan tadi malam dia telah memutuskan untuk mengakhiri semuanya. “Ikut aku, Ef.” Felis menarik tangan Efna. “E..ee..eh…ke mana sih?” tanya Efna, yang mau tidak mau harus mengikuti langkah Felis yang menarik tangannya. Mereka menyusuri lorong kelas, belok kanan melewati kamar mandi, lalu belok kiri. “Ngapain kita ke gudang ini?” Efna semakin heran ketika Felis mengajaknya masuk ke dalam gudang. “Efna,” Felis menarik napas panjang, lalu menghembuskan pelan. “kita harus mengakhiri semunya.” Kata Felis setengah berbisik. “Mengakhiri semuanya? Maksud kamu apa?!” Efna berkata juga dengan berbisik sambil menatap mata Felis. “Aku sudah tidak kuat lagi menyimpan rahasia kita. Aku capek, Ef.” “Eeeh? Maksudmu? Kau akan membuka rahasia kita? Kau tahu kan apa akibatnya?” Efna memegang tangan Felis dengan kuat. “Ya,” Felis mengangguk, “Aku tahu. Dan aku siap menanggung akibatnya.” Jawab Felis. “Hei, kamu serius?” “Aku serius, Ef.” “Tapi, Fel, kenapa kamu tiba-tiba begini? Heii..kau tidak takut?” “Tidak, Ef.” Felis menggeleng. “Kemarinkemarin aku memang takut. Kau membenciku, kau menjauhiku. Tapi berhari-hari aku sudah memikirkan hal ini. Kita sudah kelas lima, sebentar lagi kelas enam. Aku ingin lulus dengan nilai yang baik dan diterima di SMP yang kuinginkan.” Tiba-tiba bel masuk berbunyi. “Sudah masuk. Yuk!” kata Felis sambil melangkah ke luar gudang. “Fel, tunggu, Fel!” Efna menarik tangan Felis. “Fel, tapi jangan hari ini ya? Besok saja. Hari ini aku tidak siap.” “Maaf, Ef. Semua harus diakhiri mulai hari ini.” “Fel, tolonglah aku, sekali ini saja, pliiss..

I5

SAHABAT KITA

Katakan, ‘Tidak!’ ±

±

n FERIAL

ya?!” kata Efna memohon. “Ef. Selama ini aku selalu takut sama kamu. Kamu selalu mengancamku tidak akan menjadikan aku teman jika aku tak memberimu contekan. Dan aku selalu nurut sama kamu. Kamu juga selalu marahmarah sama aku jika nilaiku lebih tinggi dari kamu. Dan kamu tahu, Ef? Aku kadang sengaja menjawab salah, padahal aku tahu jawabannya. Itu kulakukan agar kamu tidak membenciku.” Felis menatap Efna. “Tapi, sebentar lagi kita naik ke kelas enam Ef. Aku punya cita-cita, aku ingin masuk SMP favoritku. Aku harus lulus dengan nilai yang bagus agar diterima di sana.” “Tapi, Fel. Itu kan masih lama, masih satu tahun lagi.” “Tidak, Ef, selama ini aku belajar setiap malam tapi nilai raportku selalu di bawahmu. Padahal kamu selalu nyontek aku. Ulangan kamu nyontek aku, PR kamu nyontek aku. Aku enggak mau lagi,” kata Felis. “Kamu tidak takut aku membuka ra-

hasimu Fel?” “Tidak,” Felis menggeleng. “Kaum tidak takut kalau aku mengatakan kepada semua anak-anak kelas lima kalau ibumu hanyalah pembantu dan tukang masak di rumahku? Bukankah itu sangat memalukan?” kata Efna lagi. “Ya, kemarin-kemarin aku memang takut dan malu. Tapi kupikir-pikir kenapa aku harus malu. Ibuku bekerja di rumahmu dari pagi sampai sore kan demi aku dan kakakku. Dan aku tak perlu malu karena pekerjaan ibu baik dan halal. Aku yakin teman-teman tidak akan membenciku dan menjauhiku hanya karena aku anak seorang pembantu di rumahmu.” “Fel?” Efna memandang Felis tidak percaya. Biasanya Felis selalu menurut dengan Efna dan tidak menolak kalau dimintai contekan PR ataupun ulangan. “Ayo, bel sudah berbunyi dari tadi.” Felis mulai melangkah. “Tunggu, Fel!” “Apa lagi?” kini mereka berhenti di depan kamar mandi. “Tolonglah aku, untuk hari ini saja.

Ulangan IPA, aku nyontek kamu ya? Semalam aku tidak belajar. Mama pasti akan marah-marah sama aku kalau nilaiku jelek. Aku bisa dihukum sama mama dan enggak dikasih uang saku.” “Tidak, Ef. Mulai hari ini, kamu harus mengerjakan sendiri soal-soal ulanganmu. Aku yakin, kalau kamu belajar dengan rajin kamu pun bisa mengerjakan. Aku juga bukan anak terpandai di kelas. Tapi kakakku selalu menyemangatiku untuk terus belajar.” “Fel…aku takut.” Mata Efna berkacakaca. “Apa kamu juga akan melaporkan ke guru-guru kalau selama ini aku nyontek kamu?” “Tidak, Ef. Tapi kamu jangan mengulanginya lagi.” Kata Felis. Lalu dia berlari masuk kelas. Efna mengikuti dari belakang dengan langkah gemetaran. Sesampainya di kelas. Bu Haya sudah menulis soal ulangan di papan tulis. Felis mengerjakan dengan tenang. Kali ini dia tak perlu lagi takut mengerjakan soal-soal itu. Dia tak perlu menulis jawaban yang salah untuk dirinya dan memberitahu jawaban yang benar untuk Efna. Sementara Efna mengerjakan dengan tangan gemetar dan keringat membasahi tubuhnya. Dari sepuluh soal, hanya satu soal yang bisa dia kerjakan. Berkali-kali dia melirik Felis, menyenggol sikutnya Felis bahkan menginjak sepatu Felis. Tapi Felis membalas dengan gelengan kepala. Dan saat hasil ulangan dibagikan, “Efna? Kau kenapa? Sakit? Tak biasanya kau mendapat nilai seperti ini?” tanya Bu Haya sambil memberikan buku Efna. Mata Efna berkacakaca melihat angka satu tertera di sana, bukan juara satu tapi nilainya hanya dapat satu. “Maaf, Bu. Saya...mmm…” “Oh, wajahmu pucat sekali. Sebaiknya kau ke UKS setelah ini ya?” Felis memandang nilai sepuluh di bukunya. Ini sangat membahagiakan, tapi dia juga kasihan melihat Efna. Sesungguhnya dia tidak tega melakukan hal ini. Tapi bagaimanapun juga dia harus melakukannya. Sejak kelas tiga Felis sebangku dengan Efna dan Efna selalu mencontek. Kini, Felis lega, tidak ada lagi rahasia yang harus dia simpan. Dan yang lebih membuatnya lega adalah, ketika dia berani berkata “Tidak” ketika Efna minta contekan. “Kita masih bisa belajar bersama, Efna. Aku yakin kalau kau belajar dengan rajin kamu pasti bisa.” Bisik Felis pada Efna yang terduduk lemas di bangkunya. ***

HAI teman-teman, namaku Bernike Putri Tornauli Simamora, biasa dipanggil Nike. Sekarang aku sekolah di SD Fransiskus 1 Tanjungkarang kelas V SD. Aku termasuk siswa yang pintar lo teman-teman. Selama ini aku selalu masuk peringkat tiga besar di kelasku. Itu karena aku rajin belajar dan

mengerjakan tugas yang diberikan guruku. Selain itu, Papa Dippos Simamora dan Mama Eva Silaen mendaftarkanku les bahasa Inggris. Aku mengikuti les bahasa Inggris karena bahasa Inggris itu sangat penting, setuju kan teman-teman? Nike lahir pada 13 Januari 2001. Dulu waktu masih kecil, makanan favoritku adalah telur dadar, tapi setelah aku besar, seleraku berubah. Aku sangat menyukai daging ayam karena daging ayam itu menurutku sangat lezat. Jika teman-teman ingin bersahabat denganku, silakan datang ke rumahku di Jalan Z.A. Pagaralam No. 55 Gedungmeneng, Bandar Lampung. (KAK DELIMA/M-2)

±

Ambil Mengkudu Yuk ITU adalah kata-kata yang selalu aku ucapkan teman-teman, apa maksudnya ya? Begini lo, sahabat kita yang satu ini bernama Fernando Tores Nasution, nama panggilannya Tores. Tores ini memiliki nenek yang memelihara ayam. Nenek Tores selalu mencampur dedak makanan ayam itu dengan buah mengkudu yang dicincang. Hal itu supaya ayam-ayam nenek sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Nah, setiap hari Tores menemani nenek mencari mengkudu. Jika suatu hari nenek lupa mencari mengkudu di sekitar rumah, Tores akan mengingatkan,

“Ambil mengkudu yuk..”. Papa L. Nasution dan Mama Ritonga sering mengajakku jalan-jalan. Aku paling senang kalau sudah naik sepeda motor, brum..brum… brum… Alamat rumahku di Jalan Padat Karya, Sukamaju, Natar, Lampung Selatan. (KAK DELIMA/M-2)

Nyam... Nyam... Sayur Bayam Enak!

HALO teman-teman, perkenalkan sahabat kita yang satu ini, namanya Alif Imam Qastani. Sahabat kita yang satu ini punya hobi menggambar lo. Walaupun umurnya baru 2,5 tahun, ia sudah bisa menggambar dan mewarnai. Papa Ahmed Sumardi dan Mama Ana selalu mengajariku menggambar dan mewarnai. Cita-cita

Alif adalah menjadi dokter. Nanti kalau sudah menjadi dokter, ia akan dipanggil dokter Alif, wah keren ya teman-teman, hihihi. Makanya sahabat kita ini sangat suka sosis dan sayur bayam. Hebat kan teman-teman? Kalau biasanya anak kecil tidak suka sayur, Alif justru sangat suka sayur bayam yang juga disukai Popeye ini. Alif suka makan sayur bayam supaya pintar dan sehat. Kalau sudah pintar dan sehat, pasti Alif bisa meraih citacitanya menjadi dokter. Alamat rumah Alif di Jalan Abdi Negara Bawah RT 17, Golak Galik, Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Hayo siapa yang mau bermain ke rumahku? (KAK DELIMA/M-2

±

MEWARNAI

FAUNA

Ditemukan Katak Bertaring

n wordpress.com

±

ADIK-ADIK pastinya sudah sering melihat katak? Katak itu ada taringnya enggak? Yups, benar, selama ini kita mengetahui katak itu tidak memiliki taring. Tapi, ada katak unik lo yang ditemukan di Pulau Sulawesi: katak bertaring. Katak ini ditemukan oleh Ben Evans, ahli zoologi dari McMaster Universit y, Ha­ milton, Ontario. Dia meneliti berbagai jenis katak di Sulawesi dengan dibantu oleh temantemannya dari Indoensia dan Amerika. Ternyata, jenis katak bertaring ini tidak hanya satu, tetapi ada 13 jenis atau spesies yang ditemukan di Sulawesi. Temuan ini lebih banyak dari yang pernah ditemukan di Filipina sebelumnya. Wah, keanekaragaman hayati di Indonesia memang luar biasa! Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal The American Na­ turalist, edisi Agustus, seperti dikutip CBCnews. Adik-adik, katak bertaring ini termasuk dalam genus Limnonectes. Taring yang tumbuh di rahang bawah katak ini sejatinya bukanlah gigi. Sebab, tidak memiliki akar dan ciri-ciri gigi. Sampai saat ini, pene­ liti belum bisa memastikan

±

taring itu digunakan untuk apa oleh sang katak. Evans menduga taring itu digunakan sebagai senjata untuk memperebutkan wilayah atau menangkap mangsa seperti ikan, berudu, serangga dan katak lain. Mungkin juga dipergunakan untuk mempertahankan diri dari serangan predator. “Tapi, kami belum pernah melihat katak-katak itu menggigit siapa pun,” kata Evans. Nah, berarti taringnya itu buat apa ya? Hehehe, masih harus diteliti terus tuh! Tahu tidak adik-adik, para peneliti ini menghabiskan waktu bertahun-tahun menyusuri sungai di hutan Sulawesi di malam hari. Mereka menghadapi risiko bertemu dengan ular berbisa dan ular kobra demi menangkap katak unik ini dengan tangan. Secara keseluruhan, mereka menangkap 683 katak yang kemudian dianalisis. Benar-benar hebat! (M-2)

±

KETENTUAN: - Masukkan gambar kalian ke sehelai amplop yang sudah ditempeli kupon Mari Mewarnai Lampung Post. - Sertakan juga data diri secara lengkap (nama, alamat, sekolah, tanggal lahir, dan nomor telepon) termasuk foto ukuran 3R terbaru. - Kirim ke bagian promosi Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Bandar Lampung paling lambat 4 hari dari tanggal terbit - Disediakan bingkisan cantik untuk tiga ­pemenang. n wordpress.com

CMYK

±

CMYK

±


MINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

I6

Nana : 0813 6934 2793 Arum : 0857 6999 6141 Jimmi : 0819 9758 8874


± ±

miNGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

Nasional & Internasional

Jepang Kandangkan Pesawat F-15

WASHINGTON—Duta Besar Amerika Serikat untuk Filipina Harry Thomas, Sabtu (8-10), meminta maaf setelah mengatakan 40% wisatawan pria datang ke Filipina karena seks. Pernyataan yang disampaikan dalam satu seminar bulan lalu itu membuat rakyat Filipina marah. Komentar tersebut dikeluarkan ketika Filipina tengah ber­ upaya menggairahkan pariwisata, yang dianggap kalah maju dibandingkan beberapa negara di Asia Tenggara. Para pejabat Filipina kecewa karena negara mereka digambarkan sebagai surga seks. Keduataan AS di Manila mengatakan duta besar menyesal mengeluarkan pernyataan tersebut. Melalui pesan pendek yang dikirim ke Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario, Dubes Thomas mengatakan tidak semestinya dia menyampaikan pernyataan tersebut tanpa didukung data. (BBC/U-1)

Kota Khadafi Terus Digempur

TRIPOLI—Pasukan pemerintah sementara di Libya (NTC), Sabtu (8-10), kembali melancarkan serangan ke pusat kota Sirte, salah satu kubu terakhir kelompok pendukung mantan pemimpin Libya Khadafi. Para komandan NTC mengatakan kawasan yang direbut hari Jumat bisa dipertahankan. Mereka menunggu kiriman bantuan tank dan senjata untuk merebut wilayahwilayah yang masih dikuasai kelompok Khadafi. Mereka mengatakan begitu distrik tersebut bisa direbut, pasukan NTC akan bergerak maju. Wartawan BBC di Sirte Jonathan Head mengatakan pasukan NTC seperinya kesulitan untuk menguasai sepenuhnya kota ini. Beberapa unit pasukan terpaksa mundur dari posisi-posisi mereka tadi malam karena menghadapi perlawanan sengit dari para pendukung Khadafi yang memiliki persenjataan lengkap. (BBC/U-1)

buron terkait dengan kasus bom bunuh diri di Barat. Mereka adalah Upik Lawanga, Nanang Irawan alias Nang Ndut alias Gendut alias Ndut, dan Yadi al Hasan alias Abu Fatikh alias Vijay alias Yadi.

n ANTARA

PUTRI INDONESIA. Maria Selena berjalan bersama Miss Universe 2011 Leila Lopes usai dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2011 terpilih pada malam final Pemilihan Putri Indonesia 2011 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (7-10) malam.

PUTRI INDONESIA

Maria Selena Gantikan Nadine JAKARTA (Lampost): Wakil asal Jawa Tengah Maria Selena berhak memakai mahkota Putri Indonesia setelah terpilih dalam ajang Pemilih­an Putri Indonesia 2011 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (7-10) malam. Perempuan kelahiran Palembang, 24 September 1990 ini, akan mengemban tugas keputrian menggantikan Nadine Alessandra Dewi Ames. “Saya senang banget dan bangga terpilih menjadi Putri Indonesia. Cita-cita saya dari kecil untuk ikut kompetisi akhirnya terwujud,” ujarnya kepada Media Indonesia (Grup Lampung Post) di Jakarta, Sabtu (8-10). Ia mengaku sejak kecil termotivasi untuk mengikuti pemilihan tersebut karena sering menon-

tonnya di layar kaca. Meskipun demikian, dia sempat ragu ikut dalam kontes kecantikan tersebut. Setelah mengikuti karantina selama 10 hari bersama 37 peserta lainnya dari 33 provinsi, kepercayaan dirinya meningkat hingga berhasil menjadi pemenang. “Rencana saya setelah ini adalah mengemban tugas sebagai Putri Indonesia. Meskipun baru dua hari, saya akan menjalani program yang sudah disediakan Yayasan Putri Indonesia. Pastinya saya akan memberi kontribusi,” kata dia. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung ini menambahkan dia memiliki bidang yang ingin ditekuni lebih serius. Selain melaksanakan program YPI, dia ingin lebih banyak

DEN HAAG (Lampost): Tak la ma lag i, keda i kopi penjua l ganja di Belanda akan menghadapi peraturan baru yang lebih ketat. Pemerintah Belanda mengklasifikasikan ganja dengan tingkat tinggi masuk dalam kategori obatobatan keras. Da lam peraturan itu di­ sebutkan jumlah kimia aktif di dalam ganja, THC, semakin meningkat, membuatnya jauh lebih keras dari beberapa tahun sebelumnya. Ini berarti kedai kopi dipaksa untuk mengeluarkan ganja varietas tinggi, yang dijual bebas dan populer dari laci mereka. Kantor berita BBC, Sabtu (8-10), melaporkan politisi Belanda mengata kan ganja

It’s TIME for Lam-

Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Su-

dipilih panitia

lawesi Tenggara, Sulawesi Utara,

penyelenggara Tourism Indone-

dan Sumatera Utara juga dipastikan

sia Mart & Expo (TIME) 2011 itu

hadir di Lampung untuk mengikuti

memang sangat tepat. Penyeleng-

kegiatan itu.

garaan event tahunan yang kali

“Ini memang kesempatan yang luar

ini digelar di bumi Ruwa Jurai, 12

biasa bagi Lampung yang harus

Oktober 2011--14 Oktober 2011

dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk

mendatang itu menjadi kesem-

mempromosikan lokasi wisata, serta

patan berharga untuk mempro-

sarana penunjangnya seperti hotel,

mosikan seluruh potensi wisata di

restoran, pusat perbelanjaan, pusat

Lampung.

oleh-oleh, dan lainnya,” kata Kepala

Pasalnya, pada pasar wisata yang

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

digelar di Hotel Novotel itu akan

Lampung Gatot Hudi Utomo di

berkumpul 82 pembeli paket wisata

Bandar Lampung, Sabtu (8-11).

(buyers) dari 28 negara seperti

Untuk memaksimalkan promosi itu,

Australia, Bakrain, India, Ceko, Jer-

sebanyak 9 tour operator di Lam-

man, Hongaria, Italia, Jepang, Korea,

pung yakni Arie Tour and Travel, LFT,

Lituania, Malaysia, Meksiko, Polan-

Puspa Tour, Cakrawala, Tebu Raya,

“Jadi kami upayakan agar peserta

masih sangat perawan dan tidak

dia, Filipina, Romania, Arab Saudi,

Helendra, Aryo Tour and Travel, Fa-

TIME bisa langsung mengikuti

terlalu ramai justru menjadi daya

Singapore, Slovakia, Slovenia, Afrika

jar Wisata, dan Raka Tour akan ikut

Festival Krakatau. Dengan demikian

tarik sendiri. Setidaknya itu diakui

Selatan, Spanyol, Thailand, Belanda,

dalam kegiatan TIME 2011.

setiap tahunnya kami harapkan

Ketua Masyarakat Pariwisata Indo-

Mereka akan menawarkan pa-

tour operator bisa menjual kegia-

nesia (MPI) Meity Robot.

ket wisata yang menggabungkan

tan Festival krakatau di negaranya

Demikian juga dengan atraksi

seller pari-

berbagai lokasi wisata andalan

masing-masing,” jelasnya.

lumba-lumba di Teluk Kiluan yang

asal Bali,

Lampung diantaranya City Tour

Untuk diketahui saat ini setiap ta-

sangat alami dan belum mendapat

tung,

di Bandar Lampung, Atraksi Gajah

hunnya ada sekitar 2 juta wisatawan

rekayasa pendidikan para pelatih.

Ja-

Way Kambas di Lampung Timur,

yang berkunjung ke Lampung.

Warga dan para pelancong local

karta, Jawa

Gunung Anak Krakatau di Selat

Dari angka tersebut, masih sangat

sering menyaksika keindahan tarian

Barat, Jawa

Sunda, Atraksi Lumba-Lumba Teluk

kecil jumlah wisatawan asing yang

lumba-lumba dalam irama sangat

T e n g ­a h ­,

Kiluan di Tanggamus, serta ekso-

datang ke Lampung yakni hanya

teratur mengikuti gerakan ombak.

tisme pantai alami Tanjung Setia

35 ribu. Sedangkan sisanya adalah

Sungguh mempesona.

wisatawan domestik.

Dengan melihat langsung ke-

Selain itu, restoran dan

Gatot berharap, setelah gelaran

beradaan Tanjungsetia dan Teluk

maskapai penerbangan di

TIME ini usai, kunjungan wisatawan

Kiluan, misalnya, para buyers ini

Lampung juga tentunya

ke Lampung bisa terus meningkat,

diharapkan dapat menjualnya men-

tidak mau kalah dalam ajang

dan sektor pariwisata bisa menjadi

jadi paket wisata sangat menarik di

TIME. Mereka akan ambil

salah satu pendongkrak perekono-

negaranya masing-masing.

bagian dengan promosi

mian Lampung di masa yang akan

Jika pelancong makin banyak men-

melalui stan masing-masing.

datang.

datangi kawasan ini, melalui para

Para pelaku wisata ini juga

Apalagi potensi wisata Lampung

buyers--mau tak mau stakeholders

akan langsung diajak membeli

tak kalah hebatdengan dengan

dan pemerintah setempat akan

paket wisata pada ajang Post Tour

negara dan daerah-daerah lain.

termotivasi untuk membangun

pada Sabtu (15-10) mendatang

Pantai tanjungsetia, misalnya. Om-

berbagai fasilitas pendukung. Jadi,

dengan tiga pilihan tujuan yaitu

bak pantai yang dengan pasir putih

TIME 2011 adalah sebuah momen-

Teluk Kiluan, Way Kambas, dan

yang sangat lembut ini termasuk

tum berharga, khususnya bagi Lam-

Parade Budaya Festival Krakatau

tertinggi di dunia. Para peselancar

pung, untuk menjaring wisatawan

yang dilanjutkan dengan Tour

asing setiap tahun mendatangi

dengan cara sangat efektif dan

Krakatau keesokan harinya.

kawasan ini. Keberadaanya yang

efisien.

uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam.

Bangka BeliYog­yakarta,

di Krui Lampung Barat.

Gatot Hudi Utomo

± ±

Dibaiat Baasyir

Menurut Anton, Beni Asri mengaku pernah dibaiat (di­ sumpah) oleh Abu Bakar Ba’asyir saat masuk menjadi anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pada 2008. Beni bersama pelaku bom Cirebon, M. Syarif, juga disebut pernah mengikuti demonstrasi anti-Ahmadiyah di Kuningan, Jawa Barat. Kemudian, Beni pernah me­ nerima titipan dua rangkaian bom dari tersangka kasus bom Cirebon bernama Mushola. Penitipan terjadi seminggu setelah bom Cirebon yang terjadi 15 April 2011. Meski­ pun Mushola kemudian meminta bom dibuang, Beni tetap menyimpannya. “Kemudian bersamasama Komarudin, Beni membuat bom itu,” kata Anton. (U-1)

CMYK

± ±

Ganja Dilarang di Belanda

pung. Tema yang

wisata lokal

berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan, terutama remaja putri. Menurut penyuka basket, piano, dan memasak ini, pengembangan kreati­ vitas dan seni menjadi saluran terbaik untuk mengembangkan kemampuan remaja putri. “Saya ingin membawa inspirasi kreativitas bagi remaja putri sehingga mereka lebih bisa mengembangkan bakatnya,” kata dia. Sebagaimana diketahui penyematan mahkota emas putih berlapis batuan alam dan mutiara kepada Selena dilakukan Nadine didampingi Miss Universe 2011 asal Angola, Leila Lopes. Selena menang setelah me­ngalahkan Liza Elly Purnama dari Jawa Timur, dan Andri Tentri Gusti Hanum Natasha dari Sulawesi Selatan. (U-1)

kap dua lelaki berinisial B dan Y beserta istri-istri mereka. Pria berinisial B diduga sering berkomunikasi Heru Komarudin. Menurut Anton, Polri memiliki waktu 7 x 24 jam jika B dan Y serta istri-istri mereka terbukti terkait dengan terorisme yang dilakukan kelompok Heru di Cirebon. “Kalau ini berkaitan dengan teroris, kami punya waktu 1 minggu sampai di mana keterlibatan saudara Y dan B. Tapi untuk saudara Heru Komarudin jelas yang bersangkutan DPO kami yang berkaitan dengan kasus peledakan bom Cirebon,” kata Anton.

Mereka diduga masih membawa tujuh bom rakitan yang dapat dirangkai menjadi satu bom. “DPO (daftar pencarian orang) untuk Cirebon sudah tertangkap tiga. Kemudian masih ada lagi dua, tambah satu lagi, Upik Lawanga,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (8-10). Sebelumnya, polisi menangkap seorang DPO bom Cirebon, yaitu Beni Asri pada Jumat (30-9) saat naik sepeda motor di Jalan Ujung Kampung, Desa Kubang, Kecamatan Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Sabtu (8-10) subuh, juga menangkap buron bom Cirebon bernama Heru Komarudin alias Haekal alias Udin di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Selain terkait dengan bom Cirebon, kawanan itu diduga terlibat pada perusakan minimarket Alfamart di kota yang sama. Dugaan lainnya, mereka terlibat aksi bom bunuh diri yang dilakukan Pino Damayanto alias Ahmad Yusefa Hayat alias Ahmad Urip alias Hayat di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Selain Heru, Densus 88 kemarin menggerebek sebuah rumah kontrakan di Pondok Cipta Blok E No 167, Bintara, Bekasi Barat, Jawa Barat, dan menang-

PSIKOTROPIKA

ADVERTORIAL

Selain itu, 77

± ±

Masjid Adz Dzikra di Mapolresta Cirebon, Jawa

It’s TIME for Lampung

± ±

I7

JAKARTA (Lampost): Polri masih memburu tiga

TOKYO—Pemerintah Jepang berencana meremajakan armada udaranya dengan anggaran lebih dari 8 miliar dolar AS. Lebih dari 200 pesawat tempur F-15 akan dikandangkan setelah salah satu pesawat tempur itu mengalami kerusakan. Dalam sebuah misi latihan, tangki bahan bakar salah satu pesawat tempur tersebut terlepas dan jatuh. Api menjalar di bawah sayap dan tangki yang jatuh di sekitar kawasan barat Kota Komatsu. “Kami menangani kecelakaan ini dengan serius,” kata Jenderal Shigeru Iwasaki, Kepala Angkatan Udara Jepang, dalam sebuah keterangan pers, Sabtu (8-10). Insiden copotnya tangki bahan bakar F-15 ini adalah yang kedua dalam tiga bulan terakhir. Juli silam, armada udara juga dikandangkan setelah sebuah pesawat jatuh di Laut China Selatan. (BBC/U-1)

AS Sebut Filipina Surga Seks

± ±

± ±

CMYK

Tiga Buron Bom Cirebon Diburu

LINTAS

± ±

± ±

CMYK

varietas tinggi yang dikenal bernama sk unk sekarang lebih bahaya dari sebelumny a . D i m a s a mend at a n g , apa pun yang mengandung lebi h da r i 15% T HC a k a n diperlakukan sama dengan obat kera s, seper t i koka i n dan ekstasi. “Mereka ingin mela r a ng semua hobi k i r i it u, s ep er t i meng g u na ka n ganja,” kata Marc Josemans, pengelola kedai kopi. Kebijakan ini merupakan pukulan keras bagi kedai kopi karena mereka harus mengganti sekitar 80% persediaan skunk mereka dengan varietas yang lebih rendah. Marc Josemans, yang mengelola kedai kopi di Maastricht, mengatakan dia meyakini pendekatan

baru yang keras ini didorong oleh pengaruh politisi sayap kanan Belanda yang kini semakin meningkat. “Anda bisa merasakan perbedaannya. Semua yang dianggap tidak biasa bagi mereka yang mereka sebut hobi kiri dan di bawah pengaruh mereka. Mereka ingin melarang semua hobi kiri itu, seperti mengg u na ka n ga nja,” kata Marc kepada BBC. Kebijakan ini juga berarti toleransi tradisional Belanda terkait penggunaan narkoba menjadi cerita masa lalu. Larang­an bagi ganja varietas tinggi skunk diperkirakan akan berlaku tahun depan, ketika polisi mulai melakukan razia acak di sejumlah kedai kopi. (U-1)

± ±

n LIN/HES

± ±

CMYK

± ±


± ±

± ±

CMYK

Olahraga

MINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

± ±

CMYK

I8

Tiga Tim Masuk Putaran Final PRAHA AFP/Dtc/Lampost): Tiga tim memastikan

Uji Coba Sepak Takraw

± ±

± ±

lolos ke putaran final lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2012. Jerman lolos setelah mengalahkan Turki, Spanyol mengalahkan Ceko dan Inggris bermain imbang 2-2 dengan Montenegro.

Varia sport

Mourinho Hidupkan Karier Kaka

JAKARTA—Setelah dihantam cedera panjang musim lalu, Kaka perlahan mulai kembali menunjukkan performa terbaiknya. Atas kebangkitan tersebut, mantan pemain terbaik dunia itu berterima kasih pada Jose Mourinho. Sejak dibeli dengan mahal dari AC Milan di tahun 2009, Kaka lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan Santiago Bernabeu. Sempat absen panjang pascaoperasi plus beberapa cedera ringan yang didapat membuat dia jarang mendapat jatah bermain dari Mourinho. Awal musim 2011—2012 menjadi semacam kebangkitan kembali gelandang asal Brasil itu. Beberapa kali dimainkan, Kaka memberi kontribusi besar buat El Real. Keberhasilan untuk kembali bangkit usai musim menjalani musim yang berat disebut Kaka banyak terbantu Mourinho. “Mourinho bisa saja mendepak saya, tapi dia melakukan yang sebaliknya, dia mendukung dan menolong saya,” kata Kaka di TheSun. (DTC/O-1)

Lorenzo Datang Lagi ke Bali

± ±

JIMBARAN—Pebalap motor GP dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo, kembali menyapa para penggemarnya di Bali, Sabtu (8-10). Sebelumnya, pebalap asal Spanyol itu pernah melakukan kegiatan serupa di Bali Safari & Marine Park di Kabupaten Gianyar pada Januari 2011. Kali ini kehadiran pebalap asal Spanyol itu untuk memenuhi rasa kerinduan ratusan penggemarnya yang berkumpul di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Kabupaten Badung. Saat sang juara MotoGP 2010 itu memasuki lokasi acara, para penggemarnya tampak histeris dan terus berteriak memanggilmanggil nama Lorenzo sambil berebut di deretan terdepan agar bisa mengabadikan momen langka itu. T idak hany a p ar a penggemar, para wisatawan domestik yang tengah menikmati keindahan objek wisata itu tidak ingin menyianyiakan kesempatan bertemu dengan salah seorang pebalap m o t o r kelas dunia. (ANT/O-1)

SRdI 2011

Matnur Selamatkan Wajah Indonesia

± ±

PACITAN (Ant/Dtc/Lampost): Dominasi pembalap Indonesia yang tergabung dalam Polygon Sweet Nice (PSN) di turnamen Speedy Tour d’Indonesia sedikit tercoreng. Dalam balapan Etape VI yang berlangsung dari Solo menuju Pacitan, kemarin, me­ reka gagal menempatkan satu pun pembalapnya di 10 besar. Padahal di etape sebelumnya, tim asal Surabaya itu tampak begitu perkasa dengan menampatkan dua pembalap mereka di urutan teratas. Beruntung PSN masih memiliki Matnur. Pem b a l a p k aw a k a n it u setidaknya berhasil menyelamatkan muka pembalap lokal dari puasa gelar di etape berjarak 123.2 km tersebut. Ia sukses naik podium untuk pertama kalinya dalam balapn tahun ini sebagai raja tanjakan (king of mountain) di Km 80,3 Wonogiri, Pacitan, Jawa Timur. Gelar ini sekaligus membuat PSN menjadi satu-satunya tim yang semua pembalapnya pernah naik podium dalam balapan kali ini. Empat pembalap PSN lainnya yang pernah naik podium sebelumnya ialah Jimmy Pranata, Bambang Suryadi, Dani Lesmana, dan Nandra Eko Wahyudi. “Keberhasilan saya sebagai raja tanjakan ini saya persemba h ka n u nt u k memba nt u mempertahankan posisi tim dan Bambang (Sur yadi) di klasemen,” kata Matnur selepas balapan. Untuk rompi polkadot sen­ diri masih dipegang Bambang (PSN) dengan 19 poin. Di posisi

± ±

kedua, Dani Lesmana (PSN) 15 angka, disusul pembalap tim Hong Kong-China Ying Hon Yeung dengan poin 11. Dalam sesi balapan dengan karakteristik lintasan sempit dan menanjak kemarin, Botman Wim dari Global Cycling Team berhasil finis terdepan dengan total waktu 2 jam 59 menit 37 detik. Di posisi berikutnya masing-masing ditempati Ying Hon Yeung (Team Hong Kong-China) dan Scholz Timo (Colossi) dengan catatan waktu sama 3.00.13, sedangkan mantan pemakai yellow jersey Shinichi Fukushima finis keempat dengan 3.00.18. “Tanjakan memang bukan keahlian saya, tapi saya memaksimalkan diri di turunan karena lintasan seperti itu yang menjadi favorit saya,” kata Wim.

n ANTARA/Nila Fu’adi

Pemain timnas Indonesia putra A menendang bola takraw saat melawan timnas putra B pada uji coba arena sepak takraw di Sriwijaya Promotion Center, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (8-10). Uji coba venue SEA Games tersebut diikuti tim putra-putri Indonesia, Sumatera Selatan, dan Jawa Tengah.

POPNAS XI

Prestasi Lampung Melampaui Target BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kontingen Pekan Olahraga Nasional (Popnas) XI tiba di Lampung kemarin (8-10), sekitar pukul 10.15. Sebanyak 62 kontingen dari 10 cabang olahraga itu usai berlaga di Pekanbaru, Riau, tiba di Sang Bumi Ruwa Jurai. “Target awal masuk 10 besar. Namun hasilnya justru Lampung menduduki peringkat ketujuh nasional dan peringkat kedua terbaik se-Sumatera. Lampung meraih 8 emas, 3 perak dan 6 perunggu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung Sugiarto saat menyambut kedatangan para duta olahraga Lampung tersebut. Rombongan kontingen Lampung tersebut berasal dari 10

cabang olahraga, yakni panahan, atletik, gulat, taekwondo, pencak silat, sepak takraw, bulu tangkis, tenis lapangan, senam, dan renang. Sedangkan cabang lainnya, seperti angkat besi, judo, dan voli pasir telah pulang lebih awal. Sugiarto mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada kontingen Lampung yang sudah berjuang untuk mengharumkan nama Lampung di ajang Popnas XI. “Kami dari Pemprov Lampung memberikan apresiasi yang tinggi dan bangga atas prestasi yang sudah diraih. Hasil ini sangat di luar dugaan, dari target 10 besar tapi bisa menembus masuk 7 besar nasional,” kata Sugiarto.

Ia menjelaskan ke depan Dispora Lampung akan melakukan evaluasi terkait hasil prestasi setiap cabang olahraga di Popnas XI Pekanbaru, 29 September—8 Oktober lalu. Evaluasi yang akan dilakukan untuk mengetahui secara detail kendala yang dihadapi setiap cabang olahraga dalam upaya meraih prestasi terbaik di ajang dua tahunan itu. Menurut Sugiarto, cabang olahraga yang belum menorehkan prestasi akan dievaluasi secara lebih spesifik terkait masalah yang dihadapi, apakah terlepas karena minimnya peralatan, pembiayaan, keterbatasan kemampuan pelatih atau frekuensi latihan yang belum maksimal. (YAR/K-1)

Sambut Kontingen

n LAMPUNG POST/IYAR JARKASIH

Pertahankan Posisi

Meskipun Bambang Suryadi (PSN) tidak berhasil finis di 10 besar, pembalap berusia 21 tahun itu tetap berhak memakai yellow jersey. Total waktu secara keseluruhannya kini 19.09.36 atau hanya terpaut 17 detik dari runner-up sementara Eric Sheppard (Plan B Racing Team Australia) yang juga tak mampu menembus 10 besar kali ini. Sementara itu, Christoph Springer mengintai di posisi tiga sementara dengan total waktu 19.10.03. Bambang sendiri mengakui lintasan yang naik-turun membuat dirinya kesulitan menerapkan strategi dan kecolongan beberapa kali. (O-1)

CMYK

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung Sugiarto menyambut kedatangan kontingen Lampung usai berlaga di Popnas XI di GOR Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (8-10) siang.

Dalam laga Grup A yang dilangsungkan di Turk Telekom Arena, Istanbul, Sabtu (8-10) dini hari, Jerman menundukkan Turki dengan skor 3-1. Kemenangan ini menjaga kesempurnaan Jerman yang sepanjang babak kualifikasi meraih hasil 100% kemenangan, yang membuat mereka kini mengumpulkan 27 poin dari sembilan laga yang sudah dilalui. Sementara itu, buat Turki, kekalahan ini mengancam kelolosan mereka karena kini turun ke urutan tiga klasemen dengan poin 14. Posisi runner up mereka diambil Belgia (15 poin) yang pada pertandingan lain menang telak 3-0 saat menjamu Khazakstan. Baik Turki dan Khazakstan masih punya satu pertandingan tersisa. Mario Gomez membuka keunggulan Jerman saat laga masuk menit 35. Skor kemudian berubah menjadi 2-0 se­ telah Thomas Muller menjebol gawang tuan rumah untuk kali kedua di menit 66. Hakan Balta sempat memperkecil kedudukan dengan golnya di menit 79. Namun, eksekusi penalti Bastian Schweinsteiger hanya satu menit sebelum pertandingan tuntas memasikan skuad besutan Joachim Loew pulang dengan kemenangan 3-1. Spanyol juga meneruskan catatan 100% kemenangan usai menundukkan Republik Ceko dengan 2-0. Kemenangan ini membuat Tim Matador, yang sudah memastikan lolos, me­ ngumpulkan 21 poin dari tujuh pertandingan. Meskipun kalah, Republik Ceko masih bertahan di posisi dua klasemen dengan 10 angka dimiliki. Namun, posisi mereka bisa disalip Skotlandia (poin 8) yang baru akan bertandang ke Liechtenstein pada Minggu (9-10) dini hari. Sementara itu, Inggris yang hanya bermain imbang 2-2 saat

dijamu tuan rumah Montenegro di partai terakhir kualifikasi Piala Eropa 2012, juga masuk ke putaran final. Dalam pertandingan di Stadion Pod Goricom, Sabtu (8-10) dini hari tersebut, The Three Lions lebih dulu unggul 2-0. Dua gol tim tamu dibuat oleh Ashley Young dan Darrent Bent. Inggris memimpin pada menit ke-11. Sebuah umpan silang Theo Walcott dari sisi kanan ditanduk dengan sempurna oleh Young untuk menggetarkan gawang tuan rumah. Pada menit ke-31, giliran Young yang membukukan assist.

‘‘

Inggris yang bermain imbang 2-2 lawan Montenegro di partai terakhir kualifikasi Piala Eropa 2012, masuk ke putaran final. Umpan matangnya diselesaikan dengan baik oleh Bent dan membawa Inggris unggul 2-0. Montenegro memperkecil ketertinggalan pada menit ke45. Tembakan Elsad Zverotic dari dalam kotak penalti menjebol gawang Joe Hart. Nasib sial dialami Wayne Rooney. Dia menerima kartu merah langsung pada menit ke72 setelah mengasari Miodrag Dzudovic. Ung g u l ju m la h pema i n membuat Montenegro lebih leluasa menekan. Mereka pun akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-90 kala umpan Milorad Pekovic ditanduk Andrija Delibasic dan memaksa Hart memungut bola dari dalam gawangnya. (O-1)

PIALA DUNIA 2014

Argentina Menang Telak atas Cile BUENOS AIRES (AFP/Dtc/ Lampost): Argentina mengawali laga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan dengan gemilang. Diwarnai hattrick Gonzalo Higuain, tim Tango menang telak 4-1 atas Cile. Dalam pertandingan di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, Sabtu (8-10) pagi WIB, Argentina langsung memimpin pada menit kedelapan. Usai me­ nerima umpan lambung Angel di Maria, Higuain merobek gawang Cile lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti. Lionel Messi menggandakan keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-26. Diawali um­ pan terobosan Higuain, sontekan pemain Barcelona ini bersarang di pojok gawang Cile. Enam menit selepas jeda,

kombinasi Di Maria-Higuain kembali membuahkan gol. Kali ini, umpan silang Di Maria dari sayap kiri berhasil dituntaskan Higuain. Cile sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-59. Dalam sebuah kemelut di kotak penalti Argentina, Matias Fernandez menjebol gawang Mariano Andujar. B e r s e l a n g t i g a m e n it , Higuain mencetak gol keti­ ganya. Berawal dari kesalahan kiper Claudio Bravo, Higuain memainkan umpan satu-dua dengan Messi sebelum me­ ngirim bola ke dalam gawang. Dengan kemenangan ini, Argentina memimpin klasemen sementara dengan tiga poin. Cile ada di posisi buncit dengan poin nol. (O-1)

FORMULA 1 JEPANG

Sebastian Vettel Buktikan Sesumbarnya SUZUKA (Dtc/MI/Lampost): Untuk ke12 kalinya musim ini, Seba st ia n Vettel berhasil meraih pole position. Meskipun demikian, ia mengakui pole kali ini sedikit sulit untuknya. Ini artinya, pembalap Red Bull Racing ini telah membuktikan sesumbarnya untuk tetap tampil ngotot pada balapan Grand Prix Formula Satu (F1) Jepang yang berlangsung hari ini. Itu

bisa dilihat dari hasil sesi kualifikasi. Dalam balapan yang berlangsung Sirkuit Suzuka tersebut, Vettel berhasil merebut posisi start terdepan. Dengan posisi itu, peluang Vettel untuk memastikan gelar juara dunia lebih awal pun kian membentang lebar. Pasalnya, pembalap asal Jerman itu memang hanya butuh tambahan satu poin lagi untuk memperta­ hankan gelarnya. Alhasil, Vettel pun kian mendekati sejarah sebagai pembalap termuda yang mampu

± ±

menjuarai F1 sebanyak dua kali. “Terus terang, saya memang tidak menyangka bisa merebut pole position. Sebab sepanjang sesi latihan bebas mobil kami memang tidak cukup cepat. Karena itu saya hanya berusaha melakukan yang terbaik. Terima kasih saya tentu untuk tim yang melakukan tugas mereka dengan luar biasa. Karena tanpa dukungan mereka mustahil saya bisa merebut posisi pole,” kata Vettel. Sejak awal, Vettel memang me-

± ±

negaskan untuk tidak terlalu memikirkan poin. Baginya yang utama adalah membalap dan membalap. “Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu memikirkan poin. Saya sudah belajar dari pengalaman di sesi latihan (pertama). Karena tidak fokus 100%, saya mengalami kecelakaan,” kata Vettel. Saat ini, pembalap berjuluk The Babby Schumacher itu bertengger di posisi puncak klasemen F1 de­ ngan 309 poin, unggul 124 poin atas

pembalap McLaren, Jenson Button, yang berada di posisi kedua. Button sendiri yang mencatat waktu tercepat di tiga kali sesi latihan bebas harus mengawali balapan dari posisi kedua. Sementara posisi ketiga ditempati pembalap McLaren lainnya Lewis Hamilton. Ia akan didam­ pingi pembalap Ferrari, Felipe Massa. Adapun rekan setim Massa, Fernando Alonso, akan mengawali balapan dari posisi kelima. (O-1)

CMYK

± ±

± ±


±

CMYK

±

Wawancara

mINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

DJADJAT SUDRADJAT

Mala PERISTIWA, juga sebuah kota, bagi saya kerap mengundang asosiasi tertentu. Sebelum saya menjejakkan kaki di Jakarta, misalnya, kota ini menghidupkan fantasi saya tentang sebuah hutan yang baru saja terbakar dengan pokok-pokok pohon besar yang masih menyisakan nya­ la api. Sementara asap tebal memenuhi udara. Mungkin karena ketika kanakkanak saya pernah mendengar cerita Jakarta yang membara dalam Peristiwa 15 Januari (1974). Jakarta membangun identifikasi waktu siang hari, panas terik, dan menyesakkan. Adapun Bandung, ia membentuk asosiasi sebuah lukisan Mooi Indie, sebuah corak seni rupa gaya kolonial yang mendatangkan rasa nyaman dan tertib. Lukisan alam dengan pohon-pohon merimbun dan kontur tanah bergelombang. Air mengucur lewat tanah berbukit dan petak sawah berundak menimbulkan asosiasi bunyi gemercik. Langit bersih. Buat saya, Bandung mendatangkan asosiasi waktu pagi. Tak ada waktu yang bergegas di situ. Ini juga karena saya pernah mendapat cerita Parist van Jawa dari seorang guru di sekolah dasar. Asosiasi atau identifikasi seperti itu juga adalah aktivitas otak dalam memberi tanda pada sebuah tempat dan peristiwa. Makna asosiatif memang membuat kita jadi asyik. Sebab, imajinasi kita jadi bisa mengembara. Dalam benak kita peristiwa dan kota jadi tak mati begitu saja. Semiotik memang “menghidupkan” kata. Ia tak terkungkung dalam deretan kata yang hanya punya makna tunggal. Inilah jasa Ferdinand de Saussure untuk kita dalam “memaknai” kata. Kata tak hanya hidup dalam teks, tapi juga berdenyut dalam konteks. Sekalipun “konteks” itu bisa amat subjektif sifatnya, seperti subjektivitas saya tentang Bandung dan Jakarta.. Begitulah juga tentang Indonesia hari ini. Dalam pemaknaan subjektif saya, Indonesia tak sekadar sebuah negeri kepulauan yang luas, kaya sumber daya alam, kaya budaya, tetapi juga sebuah entitas politik yang hiruk pikuk. Inilah musim (polisik) yang gaduh. Kondisi ketika di mana-mana orang bicara nyaring, marah-marah, dan memburu (kuasa). Bagi saya, (maaf) politik seperti ini mendatangkan asosiasi gerombolan serigala yang terus berlari memburu, dengan mata yang mengeluarkan lidah api. Momo homini lupus seperti mendapatkan realitasnya yang

±

±

±

I9

Pilkada Langsung Lebih Baik

refleksi

±

CMYK

paling konkret. Politik di tangan mereka yang labil (mengutip Syafi’i Ma’arif) seperti tengah dikembangkan untuk terus membuat mala. Ia mendatangkan rasa sakit sekujur tubuh. Ia serupa komplikasi akut yang merusak saraf otak, dan mengganggu mekanisme kerja tubuh dalam mendistribusian tugas. Karena itu antara yang dipikirakan dan yang dilakukan jadi tak sama; yang direncanakan dan yang diucapkan jadi tak padan. Simak saja janji-janji kampanye para politisi. Ia serupa bunyi ujaran yang riuh, memekakkan telinga dan memusingkan kepala. Fakta-fakta seperti ini membangun suasana batin yang tak nyaman. “Tanda” seperti ini terekam dalam bawah sadar saya. Karenanya jadi amat menganggu. Indonesia dalam fantasi saya serupa pasar yang chaos karena ulah para jawara dan durjana. Benar Benedict Hanggu, homo homini lupus dalam geliat manusia modern justru kian menjadi-jadi. Karena manusia modern selalu dalam kompetisi yang ketat. Ia akan melakukan segala cara untuk meraih sebanyak-banyaknya. Kompetisi yang kelewatan akhirnya memunculkan manipulasi: penuh tipuan, licik, dan pasti tidak adil. Kebenaran dibangun hanya dari perspektif diri sendiri, tidak diuji dan disepakati lewat ruang bersama yang objektif. Dalam logika manipulasi, objektivitas memang dinegasi. Ditendang jauh-jauh. *** IKLIM politik yang keruh di seantero negeri pastilah tak lepas dari inspirasi dari politisi Senayan yang gaduh itu. Para politisi, khususnya yang di DPR, sekarang ini benar-benar mabuk kuasa. Mereka seperti tengah mengekspresikan dendam karena kompleksitas masa silam. Mereka ingin membuktikan Dewan kini tak hanya tukang stempel seperti di masa Orba. Dewan hari ini adalah Dewan yang nyaring bicara dan berani menantang siapa saja. Dewan yang berani! Sudah pasti libido kuasa yang amat besar di tangan orang-orang yang punya kompleksitas-psikologis seperti itu, membuat negara jadi gaduh. Betapa tidak, selain hak pengawasan, anggaran, dan membuat undang-undang, ia menentukan pimpinan KPK, Panglima TNI, Kapolri, Hakim Mahkamah Konstitusi, Gubernur BI... Ia bisa kapan saja memanggil mereka setelah “menjadi” dan memaki suka-suka hati kalau dianggap “berani”. Etika, kesopanan, ketertiban bukan untuk dirinya, tapi untuk orang lain. Dewan yang amat berkuasa atas suprastruktur negara, jelas menciptakan kultur “patron-klien” yang berbahaya. Di tengah kultur birokrasi negara yang masih amat paternalistik, ia menjadi rawan manipulasi. Sebab, akan menciptakan suasana batin balas budi. Bahkan, bisa jadi alat transaksi bagi sang “patron”. Penjarahan uang rakyat di Badan Anggaran DPR dan korupsi di beberapa kementerian, terutama yang menterinya dari partai, adalah bukti tak terbantahkan. Betapa politik tak berujung pada kesejahteraan rakyat, tetapi untuk kepentingan diri sendiri dan kelompoknya. Ini hanya salah satu bukti yang hadir ke ruang publik. Mungkin masih banyak praktek korupsi yang masih terselubung kabut. Wajarlah ketika KPK memanggil para Ketua Badan Anggaran, mereka menyalak. Mereka marah. Mereka menuduh lembaga pemberantasan korupsi serupa teroris. Bahkan, ada yang punya kehendak membubarkannya. Ia memaki-maki: “Dalam demokrasi tak boleh ada lembaga superbody,” Mereka marah karena biasa memanggil kini dipanggil. Mereka marah karena DPR yang “melahirkan” KPK kini “melawannya”. Saya tak menganggap KPK serupa malaikat. Tidak! Ia juga lahir dari masyarakat yang sakit ini. Mereka yang terbaik di antara yang terjelek. Tapi, KPK masih dipersepsikan baik oleh publik, sementara DPR serupa sarang penyamun. Lihat saja berbagai jajak pendapat. Karena ulahnya, DPR kini benar-benar telah kehilangan kepercayaan publik. Dan, trust bukan tak bisa direkayasa. Ia autentik belaka. Politik hari ini memang telah jadi mala. Bukan lagi karunia. Para elite telah mengampu politik dengan salah, yang menurut Rocky Gerung, menjadikan negeri ini sebagai Republic of Fear. Harapan kita kini tinggal pada rakyat yang tanpa pamrih itu. Inilah yang menyemburatkan rasa optimistis kita akan Indonesia. Inilah Republic of Hope. ***

±

Syafarudin

Kepala Laboratorium Politik Lokal dan Otonomi Daerah FISIP Universitas Lampung

PEMILIHAN kepala daerah di tiga kabupaten baru di Lampung (Mesuji, Pringsewu, Tuba Barat) baru saja selesai. Seperti biasa, buntut masalah proses politik itu masih ada. Hampir tidak proses politik pilkada yang berjalan mulus. Setiap kali pesta demokrasi yang ada di tangan rakyat itu digelar, tradisi saling gugat hampir pasti terjadi. Sementara itu, pihak menyatakan itu sebagai dinamika politik. Dan itu indikator bahwa proses politik yang terjadi sudah pada relnya. Namun, pihak lain juga menyayangkan pilkada langsung yang justru mendidik masyarakat menjadi pragmatis dan merusak hubungan antarwarga akibat perbedaan pilihan. Soal plus-minus pilkada langsung, berikut pandangan Syafarudin, kepala Laboratorium Politik Lokal dan Otonomi Daerah FISIP Unila, yang disampaikan kepada Sudarmono dari Lampung Post, Sabtu (8-10). Pilkada di Pringsewu, Mesuji, dan Tuba Barat baru selesai. Apa evaluasi Anda? Sampai pleno KPUD kemarin, meskipun ada riak-riak dan kejutan, secara umum proses pilkada di Pringsewu, Tulangbawang Barat, dan Mesuji berjalan lancar. Kalaupun ada ketidakpuasan yang kalah, semua itu kan bisa diselesaikan secara terhormat di persidangan MK. Meskipun demikian, proses pilkada tersebut belum berjalan ideal. Proses pilkada masih menyisakan catatan penting yang perlu diperbaiki untuk pilkada mendatang. Tahun 2012 akan ada pilkada di Tulangbawang, Lampung Barat, dan Tanggamus. Catatan untuk pilkada mendatang? Pertama mengenai hak pilih warga, khususnya kasus dua ribuan warga Moromoro, Mesuji, yang tidak bisa memilih. Kalau didata secara de jure, mereka tidak akan masuk dalam daftar pemilih. Tidak punya KTP karena tidak punya lahan sah. Tapi secara de facto, mereka warga negara Indonesia yang dijamin dalam konstitusi memiliki hak-hak politik dan hukum yang setara dengan warga negara Indonesia lain. Pilkada yang meminggirkan kehadiran mereka berarti pilkada meminggirkan pula keberadaan konstitusi sebagai sumber hukum tertinggi kita. Pilkada berarti telah meminggirkan makna kedaulatan tertinggi di tangan rakyat. Soal mereka adalah perambah liar itu adalah soal lain yang mesti juga diselesaikan, tapi bukan berarti meminggirkan hak-hak politik mereka. Catatan pada pelaksanaan? Kampanye dialogis berupa debat kandidat tiga putaran banyak tidak dihadiri para kandidat dan tidak ada sanksi. Kandidat cuek, lebih suka menyambangi kantong suara. Saya kira mendatang agar hemat dan efisien ini cukup satu putaran saja, disiarkan langsung radio dan televisi, dan lengkap dihadiri pasangan. Bila tidak hadir tanpa alasan jelas, pasangan kandidat dikenakan sanksi, misalnya denda ratusan juta atau jalan keliling lapangan bola sepuluh kali sambil bergendongan. Atau apalah, yang penting ada sanksi. Kandidat yang kalah masih banyak yang mau menggugat, apa alasannya? Memang beragam pelanggaran yang mengemuka. Mulai dari black campaign, beredar foto syur istri kandidat, gesekan fisik antarpendukung, ada kapolres yang offside sehingga ditegur kapolda, mobil dinas dipakai kampanye, dan birokrasi terseret arus politik. Selain itu, hari tenang setelah kampanye masih diwarnai pelanggaran mobilisasi warga, kampanye terselubung, dan bagi-bagi amplop. Yang juga aneh saat pencoblosan, banyak kandidat yang tidak memilih karena tidak berdomisili dan memiliki KTP setempat. Usai pencoblosan muncul perang pembentukan opini melalui perang iklan quick count vs real-count, perang iklan ucapan selamat. Dan yang mengejutkan muncul putusan PTUN menyatakan tidak sah pasangan Khamamik yang saat itu memperoleh dukungan suara terbanyak di Mesuji. Pendeknya, banyak hal yang harus kita be-

nahi bersama mendatang, termasuk penga­ wasan yang melempem, wasit yang berpihak, hingga dana pilkada yang turun terlambat. Bagaimana posisi Khamamik sekarang? Semua ini masih berproses secara paralel dari aspek politik, hukum, dan administrasi. Proses ini memerlukan waktu karena saling kait mengait. Bisa cepat, bisa lambat. Tapi hal ini akan runyam manakala KPU tidak mau melakukan banding hasil PTUN. Bisa jadi yang dilantik yang lain. Ini kembali ke soal garis tangan. Kalau Tuhan sudah me­ netapkan kun fa ya kun (jadilah maka jadilah), siapa manusia yang bisa mengubahnya. Dengan catatan-catatan itu, apa komentar Anda tentang pilkada langsung ini? Proses pilkada langsung biayanya mahal. Pasangan yang menang, mengutip riset Eef Saefulah Fattah, berlomba-lomba menerapkan jurus Wiro Sableng 2-1-2. Dua tahun bayar utang dan mengembalikan modal, satu tahun bekerja untuk rakyat, dan dua tahun mengumpulkan modal untuk kontestasi berikutnya. APBD menjadi sumber bancakan yang terdekat. Oleh sebab itu, untuk menghemat biaya penyelenggaraan, cukup disederhanakan saja pemilu di Indonesia, yakni pemilu legislatif dan pemilu eksekutif. Pilkada ikut bersama pemilu eksekutif dan dilaksanakan serentak. Dengan catatan itu, Anda setuju dengan cara yang dulu lagi? Pilkada, khususnya pemilihan gubernur, kembali melalui DPRD merupakan solusi yang saat ini dirancang Kemendagri dalam RUU Pilkada. Bahkan, Pusat juga ingin ada saham suara dalam pilgub agar gubernur lebih tunduk kepada presiden, bukan hanya kepada ketua partai. Sedang­ kan pemilihan bupati dan wali kota tetap langsung dengan alasan titik berat otonomi di kabupaten/kota. Saya termasuk yang tidak setuju dengan pilgub via DPRD atau pusat.

tegak. Yang di atas elite dan kelas menengah terdidik, ekonomi mapan, dan konsumsi informasi tinggi. Mereka ini sedikit jumlahnya dan celakanya malas memilih. Padahal mereka ini cenderung rasional dan masih memiliki gengsi bila suaranya ditukar hanya dengan amplop berisi Rp100 ribu—Rp200 ribu. Mengapa Anda tidak setuju? Nah, yang pragmatis sebetulnya pemilih Ada empat alasan. Pertama, penerapan pilkada langsung sejak 2005 merupakan lapisan bawah, yang banyak jumlahnya, antitesis dari pilkada via DPRD yang saat yang lemah secara ekonomi dan pendidikan. itu sarat money politics sebatas elite. Bila Mereka cenderung berpikir pendek karena kembali lagi ke DPRD, langkah itu setback. lapar dan sehari-hari susah. Bagi mereka Transisi dan konsolidas demokrasi memang kalau bisa setiap minggu ada pilkada. Ini memang tumembutuhkan keBiodata gas berat kita bersabaran. : H. Syafarudin, S.Sos., M.A. sama memutar Kedua, kepala Nama piramida tegak daerah kelak setiap Kelahiran : Kotabumi, 13 Juli 1972 Istri : Hj. Thina Andrianti, S.T.P. menjadi piramida tahun menjadi obAnak : 1. Salsabila Nadien (13) terbalik. Memjek perahan Dewan 2. Adam D. Nadien (9) buat rakyat lebih saat menyampai- 3. M. Kaffa Robani Nadien (5) banyak sejahtera kan laporan per- Alamat : Jalan Raya Candimas Gang Way Tuba dan terdidik agar tanggungjawaban. 13, Natar, Lampung Selatan mereka menjadi Rapor biru bisa Pendidikan pemilih rasional. dinilai merah dan - S-2 FISIP UGM Saya menjadi berujung ancaman - S-1 FISIP Unila - SMAN 2 Bandar Lampung teringat kata Bopemakzulan. ediono, wapres Ketiga, kepala - SMPN 2 Kotabumi RI sekarang, daerah akan lebih - SDN 4 Kotabumi Pekerjaan da la m pidato c o ndo n g m e mDosen FISIP Unila (2004-sekarang) fasilitasi atau mep e n g u ­k u h a n Tenaga Ahli Pemprov Lampung (2009-sekarang) manjakan Dewan Kontributor Tim Pencitraan DPD RI (2011) g u r u be­s a rnya serta Pusat ketim- Staf BBS Unilanet (2002-2004) ta hu n 20 07 d i b a n g m e l a y a n i Kontraktor, Konsultan, dan Surveyor (1999-2002) UGM. Dia perrakyat. Dan keem- LSM, Penerbit Buku, dan Editor (1998-2000) nah me­lontarkan pat, format politik Staf PT Astra Internasional-TSO (1996-1998) tesisnya bahwa lokal akan kembali demokrasi kita elitis dan meminggirkan esensi kedaulatan akan aman, normal, dan berjalan on the rakyat. track tatkala pendapatan per kapita kita sudah mencapai 6.600 dolar AS. Sementara Ada yang menilai pilkada langsung itu, penghasilan per kapita Indonesia tahun menyebabkan rakyat menjadi prag- 2006 baru mencapai 4.000 dolar AS. matis. Ada uang, saya pilih. Gejala apa Jadi, kalau hari-hari ini pilkada kita ini? tampak luar demokratis padahal isinya cai Pemilih kita itu bentuknya bak piramida bu cai, penuh dengan dagelan, dan sarat

±

n dok. Lampung post

money politics, itu sebetulnya cermin rakyat kita masih banyak yang miskin, bodoh, dan lemah moralnya. Ada poltitik dinasti. Gubernur atau bupati memasang anaknya untuk jadi bupati juga. Apa komentar Anda? Saya kira politik dinasti sah-sah saja sepanjang dia menempuh cara-cara yang benar, sesuai dengan kaidah hukum dan aturan yang berlaku. Politik dinasti akan lebih sehat apabila dimaknai sebagai motivasi membangun. Misalnya kita berkomitme harus lebih baik dan lebih berprestasi dibandingkan capaian bapak kita. Politik dinasti menyebabkan demokrasi menjadi sakit tatkala nilai-nilai monarki mewarnai pengambilan keputus­ an. Politik dinasti semacam ini tentu tidak akan laku dan bertahan lama karena rakyat tidak semuanya bodoh. Politik dinasti perlu sentuh­an politik yang modern dan rasional. Terakhir, apa harapan Anda usai pilkada ini? Saya berharap pasangan yang kalah dan menang marilah bersatu, bersikap sportif, saling koreksi diri, saling memaafkan, ja­ ngan menengok ke belakang. Buka lembaran baru, dan fokus bahwa perjuangan kita bersama adalah untuk kesejahteraan rakyat. Pasangan terpilih hendaknya meluruskan kembali niat dan jangan mengikuti jejak Wiro Sableng yang akan berujung pada jeruji besi. Sudah ada contohnya di sekitar kita. Mulailah menata langkah agar tetap dalam koridor, melaksanakan janji, menunaikan amanah, dan bekerja untuk kemakmuran rakyat. Rakyat sudah rindu menanti kerja keras dan kerja cerdas pemimpin. Pemimpin yang bisa membuat jalan jadi beraspal, gedung sekolah reot menjadi layak, puskesmas mudah dikunjungi, pertanian bergelora, pasar hidup, berdiri pabrik-pabrik yang menyerap banyak tenaga kerja, dan tidak lupa kepada rakyat yang sudah memilih. (M-1)

Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Wakil Pemimpin Umum: Djadjat Sudradjat. Pemimpin Redaksi: Sabam Sinaga. Wakil Pemimpin Redaksi: Heri Wardoyo. Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Dewan Redaksi Media Group: Elman Saragih (Ketua), Ana Widjaya, Andy F. Noya, Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Djafar H. Assegaff, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Saur M. Hutabarat. Sugeng Suparwoto, Suryopratomo, Toeti Adhitama. Redaktur Pelaksana: Iskandar Zulkarnain, Iskak Susanto. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Redaktur: Alhuda Muhajirin, Sri Agustina, Amiruddin Sormin, Wiwik Hastuti, Heru Zulkarnain, Zulkarnain Zubairi, Hesma Eryani, Sudarmono, Trihadi Joko, Umar Bakti, D. Widodo. Asisten Redaktur: Aris Susanto, Muharam Chandra Lugina, Musta’an, Kristianto, Nova Lidarni, Syaifulloh, Lukman Hakim. Liputan Bandar Lampung: Juniardi, Sri Wahyuni, Rinda Mulyani, Vera Aglisa, Sony Elwina Asrap, Zainuddin. Biro Lampung Utara: Buchairi Aidi (Kabiro), Ruhiman, Hari Supriyono. Lampung Barat: Henri Rosadi (Plt. Kabiro), Eliyah. Way Kanan: Yoel Lukasim (Kabiro), Warseno, Mat Saleh. Lampung Tengah: Ikhwanuddin (Kabiro), Andika Suhendra (Wakabiro), M. Lutfi, Agus Hermanto. Metro/Lampung Timur: Sudirman (Kabiro), Djoni Hartawan Jaya (Wakabiro), Chairuddin (Wakabiro), Agus Chandra, Eddy Ribut Herwanto, Suprayogi. Tulangbawang: Muhammad Guntur Taruna (Kabiro), Juan Santoso Situmeang. Tanggamus: Mif Sulaiman (Kabiro), Sudiono, Sayuti, Widodo. Lampung Selatan: Herwansyah (Plt. Kabiro), Aan Kridolaksono, Usdiman Genti. Pesawaran: Meza Swastika. Desain Grafis: DP. Raharjo, Sugeng Riyadi, Sumaryono, Sugito, Malianingsih, Ridwansyah, David Jackson, Djadi Satmiko, Ferial, Nanang B, Dede Darmawan, Nurul Fahmi. Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim). Account Executive Iklan: Oki Haray, Merry Destaria, Shiera Maqhruf. Manajer Keuangan dan Akunting: Rosmawati Harahap. Manajer Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id redaksilampost@yahoo.com. Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113. Kalianda: Jl. Sanggar Pramuka No. 9, Kalianda Telp/Fax: (0727) 322724. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Imam Bonjol No.1, Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan

±

CMYK

±

CMYK

±

±


± ±

± ±

CMYK CMYK

Keluarga

minggu, 9 Oktober 2011 lampung post

Konsultasi Keluarga

± ±

Bisakah Anak Saya Menjadi Pemberani? Pertanyaan:

Selamat pagi Pak Bekti. Saya adalah seorang ibu rumah tangga. Saya memiliki beberapa anak. Saya ingin kelak anak saya menjadi seorang pemberani dan memiliki keteguhan jiwa. Saya khawatir, anak saya akan meniru sikap saya yang pengecut. Ketika menghadapi masalah, sesungguhnya saya mengerti keputusan apa yang harus diambil, tapi saya tidak berani dengan risiko yang harus dihadapi. Bisakah anak saya kelak menjadi seorang pemberani? Apa yang harus saya lakukan agar anak saya memiliki kualitas keberanian dalam dirinya. Mohon jawabannya Pak Bekti. Sebelumnya terima kasih. (Bandar Lampung, 08576840xxx)

Jawaban:

± ±

Dear Ibu, dari lahir seseorang hanya takut dengan dua hal: suara keras dan ketinggian, sisanya tentu terbentuk oleh lingkungan. Artinya, anak Ibu bisa menjadi seorang pemberani, jika Ibu mendidiknya menjadi seorang pemberani. Begitu banyak orang mengalami masalah yang sama bertahuntahun karena ketidakberaniannya mengambil keputusan untuk Bekti Maxima keluar dari lingkaran masalahnya. Padahal, keberanian merupakan kualitas pertama yang menjadi tolok ukur bagi kualitas-kualitas lainnya. Sehebat apa pun pengetahuan seseorang, tidak akan ada artinya sebelum dia memiliki kualitas keberanian di dalam dirinya. Bangsa ini didirikan oleh pejuang-pejuang yang gagah berani. Pemimpin-pemimpin harus memutuskan perkara yang rumit yang memerlukan keberanian untuk menanggung risiko. Dear Ibu, mungkin akan tiba saatnya anak-anak kita menghadapi kesulitan di luar kemampuannya untuk menghadapinya. Sebesar apa pun usaha kita untuk melindunginya, menjaganya, apakah selalu bisa berada di sampingnya? Apakah kita selalu meneriakkan kata-kata.. you can do it! It’s easy! You are amazing! Musibah, kesulitan, dan masalah-masalah akan menjadi rangkaian perjalanan hidup putra-putri tercinta kita, ia harus berani memutuskan sesuatu yang tepat pada saat yang tepat. Ia harus berani berkata tidak ketika kelak sahabatnya membujuknya untuk menggunakan narkoba. Ia harus berani menolak ketika dilecehkan secara seksual. Ia harus berani mengatakan kebenaran ketika yang lain hanya bisa diam. Ia harus tergetar hatinya ketika melihat ketidakadilan di sekitarnya. Keberanian seorang anak bisa dibentuk ketika di telinga­nya senantiasa didengungkan cerita-cerita patriotik orang-orang besar yang mengukir sejarah. Keberanian akan muncul ketika seseorang mengerti yang mana benar dan salah. Keberanian hanya dimiliki oleh seseorang yang memiliki gambaran besar kehidupan. Keberanian bisa dibentuk dengan menghargai perbedaan-perbedaan yang ada pada anak kita. Keberanian bisa ditanamkan kepada anak dengan melatihnya untuk tidur sendiri. Saat di usia emasnyalah saat terbaik untuk melatihnya menjadi berani. Terima kasih. n Rubrik konsultasi ini bekerja sama dengan

Jalan Urip Sumoharjo Nomor 89B. Telp. (0721) 709887. Bandar Lampung

± ±

± ±

CMYK CMYK

± ±

CMYK CMYK

I 10

Kuliner

Mencicipi Aneka Sambal

±±

SAMBAL memang hanya pembangkit selera makan. Namun, ibarat makan sayur tanpa garam, pasti rasanya hambar. Maka, makan nasi tanpa

sambal juga tidak lengkap. Walaupun rasa semua sambal sama, yaitu pedas, selera orang terhadap sambal bisa berbeda-beda. Biar Anda tidak bingung-bingung mencari sambal khas daerah Anda, coba bertandang ke warung tenda Oerip Raja Sambal di Jalan Teuku Umar, dekat Pasar Koga. Di sini, tersedia 12 jenis sambal yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Pemiliki warung tenda Oerip Raja Sambal, Mulyadi, mengatakan menu multisambal ini merupakan ide rekannya yang menjadi mitra bisnis dalam membuka warung makan. Menurut dia, masyarakat Lampung terdiri dari berbagai etnis dan memiliki sambal khas daerah masingmasing. “Ya, sudah kami siapkan saja menu dengan banyak jenis sambal,” kata Mulyadi yang sepakat dengan usulan rekannya itu. Dua belas jenis sambal di warung tenda ini berasal dari beberapa daerah, yaitu sambal terasi, sambal

n LAMPUNG POST/Ikhsan

mangga, dan tempoyak adalah sambal asli Lampung. Sambal ini diracik asli sesuai dengan resep masyarakat Lampung asli. “Sambal terasi di sini lebih istimewa, karena selain terasinya lebih terasa, pedasnya juga sangat terasa,” ujarnya. Jika Anda bukan penyuka terasi, Anda bisa memesan sambal mangga atau tempoyak. Sambal mangga dibuat dari cabai merah dan diberi irisan mangga kueni. Sedangkan sambal tempoyak dibuat dari cabai merah yang dicampur dengan tempoyak berupa daging durian yang diasamkan. Di sini juga ada sambal terong, sam-

bal tahu tempe, sambal bawang, dan sambal tomat yang identik dengan sambalnya masyarakat Jawa. Tentu saja rasanya dominan manis. Jika Anda ingin merasakan sambal padang, Anda bisa memesan sambal petai dan sambal udang yang merupakan ciri khas sambal Padang. Namun, sambal olahan tangan pria keturunan Lampung-Bandung ini tidak kasar seperti sambal Padang umumnya. Cabai dan tomat yang diolah menyatu lembut dan tidak tampak tekstur bahan awal. “Biasanya sambal Padang itu kan diolah kasar, masih kelihatan cabai atau bawangnya. Kalau olahan saya tidak. Semuanya nyampur,” kata dia. Selain sambal Nusantara itu, Mulyadi juga mencoba jenis sambal lain, seperti sambal cumi, sambal kecap, dan sambal hati ampela yang merupakan kombinasi sambal Padang dengan Jawa. Menurut dia, 12 jenis sambal ini

tidak dihidangkan sekaligus. Konsumen bisa memesan beberapa jenis sambal sesuai dengan selera. “Kami siapkan yang memang dipesan saja,” Kata dia. Dari semua jenis sambal itu, sambal terasi memang paling pedas. Kenikmatan sambal terasi ini biasanya dipadu dengan bebek atau ayam goreng serta makanan seafood, seperti cumi dan udang. Sajian makan dengan banyak pilihan sambal ini ternyata diminati konsumen. Walaupun baru dibuka tiga bulan ini, warung tenda Oerip Raja Sambal tidak sepi dari pelanggan. Warung tenda yang buka mulai pukul 10.00 hingga 23.00 ini juga menyajikan jus timun. “Kami berani tampilkan jus timun kare­ na memang kaya khasiat, seperti mengo­bati darah tinggi,” kata dia. Harga makanan yang disajikan cukup murah. Mulai dari Rp8.000 hingga Rp18 ribu. (MG2/M-2)

±±

Biaya Membesarkan Anak Tembus 12 Miliar BAGI para calon orang tua, coba Anda hitung berapakah kira-kira

biaya untuk membesarkan anak kita hingga ia berusia 18 tahun? Menurut data Amerika Seri­ kat, diperkirakan mencapai 226.920 dolar AS atau sekitar Rp12 miliar! Memang rasanya kurang pantas menghitung biaya untuk anak sendiri, tapi nyatanya hal itu memang mesti kita perhitungkan agar anak bisa senantiasa sehat dan bahagia sebelum kita mengirimnya ke dunia ini. Angka tersebut diketahui naik 40 dari dekade terakhir. Saat itu, terhitung membesarkan anak hingga 18 tahun memerlukan biaya hanya 60 ribu dolar AS atau sekitar Rp500 juta. Beban utama untuk kebanyak­an keluarga adalah rumah, tetapi biaya untuk keper­ luan lainnya pun mening­kat, seperti bahan makanan, pakai­ an, transportasi, serta perawatan, dan pendidikan anak.

± ±

n INT

Belum lagi bila berbicara soal biaya kuliah, pesta ulang tahun yang berlebihan, atau gadget terbaru yang harus dimiliki. Itu semua tentu tidaklah murah.

Tercatat pula, biaya kesehatan telah meroket hampir 60% dan harga pangan meningkat sebesar 4% untuk tahun ini saja. Sekarang, hanya satu tahun bersama anak,

Anda sudah harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit apalagi bila mereka beranjak besar. Salah satu alasannya anak-anak akan makan lebih banyak. Mereka juga memiliki jadwal sendiri yang berarti mereka perlu kendaraan atau bahkan meminta kendaraan untuk mereka sendiri. Makanan dan biaya transportasi diketahui tertinggi untuk keluarga dengan anak-anak usia 15 sampai 17 tahun. Untuk anak-anak di bawah 6 tahun, jasa penitipan anak tentu memotong tabungan keluarga. Meskipun data ini berasal dari sensus di AS, setidaknya bisa membuat kita lebih bersiap diri sebelum mampu untuk membesarkan anak. Tentu saja kita tidak bisa memberi harga pada cinta. Tapi jangan sampai nanti Anda malah mengeluh tentang berapa banyak biaya yang telah dihabiskan untuk anak ketika mereka dewasa. (MI/M-2)

CMYK CMYK

± ±

±±


Pariwara

minggu, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

TIPS

I 11

Jangan Sembarang Pakai Antibiotik MEMANG penyembuhan penyakit dengan antibiotik sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan antibiotik di pasaran. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah mengobati dirinya sendiri dengan membeli antibiotik.

Antibiotik adalah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama jamur, yang dapat menghambat atau dapat membasmi mikroba jenis lain. Banyak antibiotik saat ini dibuat secara semisintetik atau sintetik penuh. Menurut dr. Fajar Rudy Qimindra dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), antibiotik yang ditemukan pada 1928 oleh Alexander Fleming ini sekarang menghadapi masalah baru berupa kekebalan (resistansi). Karena penggunaannya yang bebas dan tidak sesuai dengan indikasi sehingga efek dari resistansi ini adalah dikhawatirkan obat tersebut sudah tidak lagi efektif saat terjadi infeksi yang membutuhkan antibiotik. Ia mengatakan selain bahaya kekebalan, efek lain yang bisa terjadi adalah timbulnya reaksi alergi. Alergi adakah mekanisme pertahanan tubuh yang terlalu sensitif. Ia bersifat individual (perseorangan) dan dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti debu, udang, telur, maupun obat-obatan sendiri. Alergi obat ini tidak tergantung pada dosisnya. Misalnya masyarakat menganggap yang mengandung 500 mg termasuk dosis tinggi dan dapat menimbulkan alergi dibanding 200 mg. Padahal setiap jenis antibiotik mempunyai dosis tersendiri yang spesifik. Reaksi alergi yag timbul bisa bersifat

ringan ataupun berat yang sampai mengancam jiwa. Yang ringan seperti gatal, mual, muntah, pusing dan sebagainya. Sedang reaksi yang berat disebut reaksi anafilaksis. Reaksi anafilaksis ini adalah timbulnya kondisi syok pada pasien, yaitu dalam hitungan detik pasien bisa langsung tidak sadar, tetapi begitu mendapat suntikan antinya ia akan sadar kembali. Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang baik antara pasien dan dokter. Seorang dokter akan menanyakan riwayat adanya alergi obat atau tidak, dan pasien wajib mencatat dan mengingat ada riwayat alergi apa saja. Pencegahan reaksi alergi yang lain, biasanya akan dilakukan tes kulit (skin test) untuk antibiotik yang berbentuk suntikan/ injeksi. Cara sejumlah kecil dosis obat diencerkan kemudian disuntikkan di bawah kulit. “Jika setelah dilakukan skin test si pasien mengidap alergi, timbul akan bentol-bentol di sekitar tempat suntikan. Jika sudah demikian, pemberian antibiotik tersebut tidak akan diberikan. Dengan kata lain, jika antibiotik tersebut tidak cocok pada tubuh pasien, si pasien harus mendapatkan obat lain sebagai penggantinya,� ujar Qimi. Qimi lebih lanjut mengatakan efek samping antibiotik dari penggunaan jangka panjang yang dipikirkan ada-

lah pada organ tubuh yang memecah/ mengeluarkan racunnya, yaitu ginjal. Perlu kewaspadaan apabila pada pasien tersebut sudah ada gejala kerusakan ginjal maka harus dipilih antibiotik yang sesuai. Adapun jangka waktu penggunaan antibiotik ini sangat bervariasi, tergantung pada berat ringannya pe-

nyakit yang diderita. “Untuk infeksi kuman yang ringan, penggunaan selama lima hari saja biasanya sudah cukup,� kata pria yang sehari-hari tugas di rumah sakit di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Selatan ini. Sebenarnya, ungkap Qimi, penggunaan antibiotik secara benar dan rasional memang harus diberikan. Rasional di sini maksudnya adalah harus

sesuai dengan indikasi penyakitnya, sesuai dosisnya, sesuai cara pemberiannya, dan tetap memperhatikan efek samp-

ingnya. Sehingga diharapkan masyarakat menjadi rasional dan tidak berlebihan dalam menggunakan antibiotik sesuai apa yang dikampanyekan oleh Badan kesehatan dunia WHO. Beberapa hal yang bisa dianjurkan dalam mengonsumsi antibiotik, antara lain sebaiknya jangan semba-

rangan m i n u m anti­biotik yang dibeli sendiri di apotek atau toko obat; untuk pertolongan awal gejala demam, batuk, flu boleh saja minum obat penangkalnya, tetapi jangan mengandalkan antibiotik; selalu berkonsultasi dengan dokter untuk setiap penggunaan antibiotik, dan tanyakan ke dokter tentang cara minum, lama minum, dan lain-lain sehingga ada kejelasan. (*)


±

±

CMYK

Sastra

Minggu, 9 OKTOBER 2011 lampung post

±

CMYK

I 12

Cerpen Budi Saputra

±

Cerita Lama dari Kami LENGANG, dan tak banyak yang dapat kami perbuat di sini. Sebuah rumah tua dengan arsitektur dan ornamen lama. Lukisan hitam putih para petani, dan patung harimau Sumatera yang setia menemani lenguh birahi kami di kamar pengap miskin cahaya. Di luar itu, hanyalah hamparan kesepian dan barisan makhluk hijau yang menatap kami setiap harinya. Bahwa selalu ada yang kami rasa datang menyusup di kala malam merayap. Dari kedalaman hutan rumbia yang lebat, selain kabar seorang gadis belia yang pernah diperkosa dan dibakar, juga bunyi-bunyi aneh yang kerap kami dengar dan merangkak menuju rumah kami di tengah malamnya. Ya, selama bertahun-tahun memang seperti itulah. Sebuah masa yang berlari dari nyala lilin, dari sinar petromaks yang hanya menyala di kala malam. Usia yang terkungkung, terisolasi dari lalu lalang kemanusiaan. Anjing betina dan jantan yang kerap kami saksikan kawin pun, hanyalah percakapan konyol kami pada benda-benda yang tak bisa memberikan sesuatu yang menguntungkan selain untuk berjaga-jaga. Kalau pun ada tetangga yang bertandang ke rumah kami di malam harinya, itu pun hanya sesekali. Bercakap tentang rencana nonton organ tunggal atau doa selamatan di rumah tetangga lain yang jaraknya lumayan jauh dari sini. Dan mengenai keadaan ekonomi kami. Apalah yang bisa kami perbuat saat itu. Hanya ladang ubi dan jagung yang bisa kami gantungkan untuk menyambung hidup. Pasar kecamatan yang juga jauh kami tempuh untuk menjual hasil ladang saat musim panen tiba. *** Mana lagi cerita orang lama yang belum kami dengar. Tak ada. Semuanya akan kami ceritakan bila ada yang minta diceritakan. Tentang bigau, hantu suluh, hantu karung, palasik tudung, orang bunian, hingga tentang dewa yang kawin dan hidup dengan tukang bendi selagi ada paku menancap di kepalanya. Di zaman Belanda dulu, konon ada seorang tukang bendi yang menaikkan seorang perempuan di tengah malam. Ia tahu bahwa perempuan itu adalah dewa yang menjelma. Maka, ditanamkanlah paku di kepalanya. Mereka kawin dan akhirnya punya anak. Di suatu hari, ketika si anak mencari kutu di kepala ibunya, maka terkejutlah si anak. “Apa ini, Bu?” Si anak bertanya pada ibunya saat meraba kepala paku di ujung telunjuknya. Namun, belum sempat ibunya menjawab, secara tiba-tiba si anak mencabut paku itu di kepala ibunya. Sungguh aneh, dalam detik itu jua si ibu menghilang. Menghilang dan kembali ke alamnya yang entah berantah. Sebuah peristiwa yang membuat si tukang bendi hanya bisa menyesali kehilangan perempuan cantik yang semerbak harum itu. Hahaha.... zaman ketumbarlah namanya (bahasa lain dari istilah jadul). Saat itu memang masih lengang. Belum seperti yang sekarang, rumah-rumah penduduk yang kian bertumbuhan dan segalanya telah digerakkan dengan listrik. Lihatlah pohon kapuk ini, berapakah usianya? Cukup tua sekali. Tak jarang, dulu anak-anak didikan subuh selalu lewat bergerombol jika melawati pohon ini. Mereka tak berani sendirian. Jika pun ada yang berani, maka larilah pontang-panting sambil mengucap doa-doa pengusir setan. Memang, soal perkara cerita lama, kami sudah kenyang dibuatnya. Siapa pula yang tak kenal dengan Sibuih pemaling besar saat itu. Pemaling yang

±

sering menyantroni rumah dan menguras harta penduduk. Ia kebal peluru, walaupun ditembak dari dekat oleh polisi. Konon, kabarnya ia punya ilmu hitam. Ada sesuatu benda keramat yang ditanam di betisnya dan dihuni hantu balau. *** Begitulah hidup kami, melalui perubahan demi perubahan. Dari memelihara anjing, kemudian berkembang memelihara ayam dan kambing.

±

jalan atau semenjak daerah ini mulai membangun, tingkahnya, dan salaknya yang bergetar hanya membuat kami terkadang malu oleh orang yang melintas di depan rumah kami. Kadang kami sempatkan jua minta maaf jika kebetulan tengah berada di halaman. Walaupun di sini rumah tidak rapat-rapat, tetap saja anjing kami seolah paling berkuasa menguasai daerah ini. Pernah kejadian yang membuat

n Ferial

Dari zaman lampu petromaks, kemudian kami mendapat suntikan listrik untuk menerangi kamar buram kami. Ya, semuanya perlahan berubah. Satu demi satu orang telah mulai membangun rumah dan bersawah. Jalan menuju pasar kecamatan pun telah bisa memanjakan roda kendaraan dengan aspalnya yang hitam legam dan mulus. Sungguh, kemajuan zaman yang membuat segala aktivitas menjadi mudah. Mana ada dulu mobil mewah seperti saat ini? Mana ada mesin bajak yang menggantikan peran si kerbau kubang? Hingga akhirnya, hanyalah perubahan itu yang kami cecap dan kami saksikan saat ini. Anjing. Ya, anjing. Hewan peliharaan yang satu ini memang setia menemani kami selama bertahun-tahun. Kami beranak pinak, mereka juga beranak pinak hingga kami pun lupa jumlah generasinya. Anjing yang semenjak perbaikan

kami geram saat itu. Anjing kami mati. Mati karena dikasih tuba oleh orang yang tentunya tak senang dengan keberadaan anjing kami. Hmmm.. Kasus pertama. Kasus yang membuat kami mulai sensitif terhadap orang-orang baru. Hanya karena sering disalak dan digertak saat melintas di depan rumah kami, mereka dengan entengnya membunuh anjing kesayangan kami. Jelas, jelas kami merasa sedikit dikucilkan. Semakin banyak pertumbuhan rumah di sini, semakin membuat kami berpikir-pikir untuk berhenti memelihara anjing. Pernah kami dengar dari Haji Kapeh, jika memelihara anjing, malaikat tak akan masuk ke rumah. Rahmat jauh dan rezki dari Tuhan pun jauh. Maka dari nasihat Haji Kapeh dan atas desakan anak tertua kami-lah, akhirnya semenjak tiga tahun yang lalu kami telah berhenti memelihara

anjing. Hanya janin-janin manusia yang terus berlahiran di sini. Lalu lalang anak-anak sekolah di pagi dan petangnya dari petak-petak mewah yang mengilap sekitar empat ratus meter menuju rumah kami. *** Semenjak bekas ladang tebu itu kian subur ditumbuhi perumahan warga, maka semenjak itulah keganjilan-keganjilan sering menghampiri kami. Apakah ini bentuk kesumat atau barangkali disebabkan rumah kami agak terpencil letaknya (tetangga terdekat berjarak sekitar 30 meter dari rumah kami). Dengan kondisi di sini temaram pada malam harinya, dikelilingi sawah warga, pun pohon kapuk yang bertubuh besar ini, rasanya tak akan cocok untuk tempat keberlangsungan anak kucing, maupun anak anjing. Bukan. Bukan kami menghendaki kehadiran anjing yang banyak berkeliaran di sekitaran rumah kami, anak dan induk kucing, atau bahkan janin aborsi yang pernah kami temukan di suatu pagi. Tapi begitulah yang kami alami di sini. Halaman rumah kami jadi sasaran tempat pembuangan. Membuang yang dianggap aib, yang dianggap merusak pandangan mata. Kami memang sering kecolongan. Kami tak tahu siapa yang membuang makhluk-makhluk itu (kebanyakan anak kucing dan anak anjing). Mungkin pelakunya beraksi di tengah malam saat kami tengah terlelap tidur. Yang jelas, kami begitu kesal. Kesal dengan si pembuang dan hewan buangan yang kerap masuk ke dalam rumah kami. Tapi pernah suatu malam kami menyaksikan dua orang lelaki tengah membuang anak kucing dari dalam karung. Di halaman rumah kami ini, mereka mengendap-ngendap di bawah pohon kapuk. Merasa tak ada orang yang tengah memperhatikan mereka. Sengaja. Ya, sengaja kami ta k menghardiknya. Kami biarkan mereka berlalu dengan motor menuju perumahan mewah. Sialan! Barangkali dari sanalah para pembuang beraksi di malam hari. “Mungkin karena di sini lengang, jadi mereka tak takut kelihatan oleh orang,” begitulah keluhan kami pada tetangga terdekat tukang sate, Opeang. Jika mereka bisa membuang, maka kami pun bisa membuang. Buang apa saja yang buruk-buruk pada mereka. Seperti dalam sebuah gurauan kami dengan Opeang. “Untuk membalas mereka, bagaimana kalau kita sate saja daging anjing dan kucing yang mereka buang itu. Kemudian kita jual pada mereka. Biar mereka rasain enaknya!” Dan sejurus kemudian, kami pun tertawa terbahak-bahak bersama.

±

Padang, 2011

n SAJAK-SAJAK

1. Lelaki berkacamata malam dan berambut rimbun abu awan itu memandang lukisan laut di ruang pamer di tengah kota New York itu—tak ada tepi pada laut ini. Aku akan menambahkannya. Memberinya garis kemerahan di tiga perempat atasnya. Dan akan kutambahkan warna biru sedikit. Biar harapan sekaligus ketakutanku kepada manusia bisa kaulihat. Tanpa sepengetahuan satpam ia menurunkan lukisan itu dan menggoreskan tak hanya garis, tapi juga camar dan uap-uap air yang bergerak ke langit diangkut panas. Semua yang berasal dari bawah akan kembali ke atas, katanya. Kau tak mengerti maksudnya. Semua yang menghindari langit akan kembali ke langit, katanya. Kau mengerti maksudnya. Lalu kau buka kacamata lelaki itu. Di matanya malam telah pergi.

dalam benakmu. Tapi jalan kecil yang menurun ke kelokan di ujung daun terakhir itu jelas mengarah ke pelabuhan kecil, tempat ia menantimu. Ikan-ikan salmon yang segar dan kerang-kerang kecil berwarna pandan berkerumun di keranjang sambil menatapmu. Seperti menantikan kekasih masa kecil yang telah puluhan tahun berkelana ke lain benua. Padang rumput dan pelabuhan mungkin jauh dari senandung pujian ke tuhan atau puisi tentang luka para pahlawan. Tapi, derak kayu karena diimpit paku dan kelepak sobek layar kaulihat umpama sepasang pengantin yang terlalu muda. Aku memang inginkan warna biru yang utuh di setiap perabot, tapi kau juga tak hendak lupa betapa cuaca adalah raja dan kau hanya hamba. Lalu, kapan kau ingin berniaga ke kota? Nanti, setelah kau menjadi betul-betul yakin bahwa mimpi tentang dinding rumah kayu, pelabuhan ikan dan kerang, dan genit teriakan lampu pertokoan telah berciuman di dalam satu lukisan. Dan sudah pasti— kau akan mengecat semua hal itu dengan warna biru.

2. Tempat yang berulang kau datangi dalam mimpi itu sesungguhnya nyata adanya. Memang padang rumputnya, dinding kayu rumahnya, serta sepeda kecil yang bersandar di pohon cemara tua itu tak sebiru seperti

3. Rumah yang perabotannya berantakan dan sekarang merasa sedang amat lapar itu telah lama bermimpi—ia rindu percakapan sehabis magrib di meja makan di bagian belakang. Ia rindu resah nafsu dan geliat

Ari Pahala Hutabarat

±

Bob Dylan

±

CMYK

tertahan-tahan dari pinggul yang hampir meledak di peraduan. Ia rindu becek sepatu petualang yang telah lelah berjalan sepanjang padang karena mencari bintang. Rumah berantakan yang begitu lapar. Siapa yang bisa memberikan kasih sayang untuk sesuatu yang sesungguhnya tak pernah ada; seperti sekuntum mawar, sehampar ladang jagung, dan pagar kandang yang lapuk karena hujan. Sesungguhnya apa yang dinanti saat purnama, ketika kau membuka sekilas tirai di jendela rumah—matamu tak berkedip (dan mata hijau itu begitu nyalang). Kau menunggu. Tetapi apa. Seperti menanti langkah sepatu yang mndekat. Tapi tidakkah kau hanya mendengar degup jantungmu sendiri, dan derak dahan aksia diterpa kemarau, dan ricik sungai kecil di belakang yang kedinginan. Tanpa sadar kau dan rumah itu sama berantakannya. Jika rumah itu berlubang, sungguh, jantungmu pun turut berlubang. Sama hitam dan dalamnya. Seperti lorong panjang di bawah jembatan—yang bergetar saat kereta batu bara lewat di atasnya. Kereta itu kau sangka mengangkut batu-batu hitam yang bisa saja kau pakai untuk menghangatkan ruangan dalam. Tidak. Ia bisa kau pakai untuk membakar rumah, ketika kau mulai melangkah ke pekarangan dan membiarkan nyala api berkerumun kehausan.

±

Setelah rumah tiada, kau melamun melihat ke padang rumput yang ada di depan. Tak ada jejak kuda. Tak ada lekuk bekas sepatu di lumpur kecokelatan. Kau cuma mendengar kelepak elang di balik deretan akasia. Langit begitu biru. Dan kau tak tahu—apakah harus berjalan atau menunggu. 4. Di persimpangan, antara ladang gandum dan kerumunan bukit-bukit pasir, panas matahari jam 12 siang mengejek matamu. Ada semak-semak bulat yang berlarian. Ada selarik melodi tentang tuhan dan perang yang entah muncul dari mana dan kini tibatiba meniup kupingmu. “Aku tak menuju rumah. Dan tak kuhendak memastikan arah,” ujarmu. 2010-2011

yang aman untuk mencinta. 2010-2011

±

Nuh Ada yang aneh dari mimpiku semalam— hujan akan menghujam kota tujuh hari tujuh malam. Pesta akan tenggelam. Dan rumahrumah, ladang, kecipak ikan hasil tangkapan di sungai cuma meninggalkan bahana, tanpa pengeras suara. Dan di hari ketujuh upacara keramat itu, aku dan berpasang hewan, serta sedikit anggota keluargaku melenggang meninggalkan genangan. Seharusnya aku berbahagia, karena telah selamat, bukan sekadar dari murka, tapi terlebih lagi dari keragu-raguan untuk tetap setia. Seharusnya aku berbahagia…. 2010-2011

Ibrahim Di puncak Moria ini, aku kembali akan menebas kepala berhala, seperti dahulu aku menebas kepala berhala bikinan bapakku. Maafkan aku, anakku, rupanya Dia juga menganggap kau adalah berhala bikinanku. Di puncak Moria ini, aku jadi tahu, ternyata hati bukanlah tempat

Ari Pahala Hutabarat, alumnus Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung. Sekarang giat berteater di Komunitas Berkat Yakin (KoBER) dan Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian (DKL) Lampung.

CMYK

±


±

Minggu, 9 OKTOBER 2011 lampung post

KRonik Yogyakarta-Australia Pentaskan ‘Wedhus Gembel’

±

YOGYAKARTA—Seniman asal Yogyakarta dan kelompok teater boneka Melbourne, Australia, akan menggelar pertunjukan lintas budaya di Jatinegara, Jakarta Timur, pada 9 Oktober. Produser Eksekutif Snuff Puppets Simeon Moran melalui siaran persnya di Yogyakarta, Jumat, mengatakan pertunjukan visual boneka raksasa dan teater fisik itu mengambil tema Wedhus gembel. (ANT/U-2)

Anak Korban Perahu Tenggelam ‘Metatah’ Massal

NUSA PENIDA—Anak-anak korban perahu Sri Murah Rejeki yang tenggelam pada 21 September, melakukan upacara metatah massal atau potong gigi massal yang merupakan rangkaian dari upacara ngaben orang tua mereka yang menjadi korban kecelakaan. “Upacara metatah itu diikuti sembilan orang, empat laki-laki dan lima perempuan,” kata I Wayan Guna, seorang keluarga korban perahu tenggelam, di Nusa Penida, Bali, Jumat (7-10). (ANT/U-2)

Lamba Tancap Merah Putih di Kampoeng Pahlawan

SURABAYA—Kegiatan Kampoeng Pahlawan akan dimeriahkan oleh lomba tancap Merah Putih yang akan digelar di “Jatim Expo Internasional” pada 10—20 November 2011. “Lomba tancap Merah Putih ini baru pertama kali digelar di Indonesia dan kegiatan Kampoeng Pahlawan yang mengawalinya,” ujar Ketua Panitia Kampoeng Pahlawan, Rio Setiawan, di Surabaya, Kamis (6-10). (ANT/U-2)

ISI Denpasar Tampil di Australia

DENPASAR—Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar kembali menampilkan seni budaya Bali saat mengadakan kunjungan ke University of Western Australia (UWA) di Perth, Australia, selama sepekan, akhir September lalu. “Rombongan ISI Denpasar dalam lawatan ke Australia itu beranggotakan 25 orang, terdiri dari dosen dan mahasiswa,” kata Rektor ISI Denpasar I Wayan Rai di Denpasar, Rabu (5-10). (ANT/U-2)

Upacara Adat ‘Tunggul Wulung’ Sleman

SLEMAN—Masyarakat Dusun Tengahan, Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali akan menggelar upacara adat tunggul wulung, Jumat 7 Oktober 2011. “Prosesi upacara adat tunggul wulung diawali pada pukul 14.30 dengan kirab prajurit dan pusaka dari Balai Desa Sendangagung, Minggir, menuju rumah juru kunci Makam Ki Ageng Tunggul Wulung sejauh kurang lebih 2 km,” kata Kepala Seksi Dokumentasi dan Informasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Wasita, Selasa (4-10). (ANT/U-2)

Indonesia-Belanda Kerja Sama Teater

JAKARTA—Yayasan Kelola (Indonesia) bekerja sama dengan Theatre Embassy (Belanda) mengadakan program Teater Untuk Pemberdayaan yang akan menggelar pertunjukan teater Bunga di Comberan terkait dengan hak-hak pekerja rumah tangga. Program Teater untuk Pemberdayaan berupaya mengangkat masalah sosial yang aktual di Indonesia. (ANT/U-2)

±

galeri Pusparatri: Gairah Tarian Perempuan Kembang Nurul Ibad, Ms. LKIS, Juni 2011 230 hlm.

RUKH telah ditakdirkan sebagai kekasih Tuhan, sebagai pencerah kegelapan lembah kemaksiatan, penggali mutiara kehidupan yang terpendam, dan pembimbing barisan penempuh jalan ketuhanan. Pemandu umat manusia menuju surga. Sebagai mesias hitam putih. Sementara Pusparatri hanyalah perempuan kembang, pengharum malam ketika purnama merekah di Bukit Ambulu. Haruskah atas nama cinta dan kekasih impian, ribuan hati yang terluka dipertaruhkan? Dan barisan pencari surga menghentikan nyanyiannya?

Roro Jonggrang: Kembalinya Pewaris Takhta Kraton Boko Arie Sudibyo Galang Press, September 2011 460 hlm. TIDAK! Tidak ada yang mengutuk Jonggrang menjadi arca. Ia pergi atas kemauannya sendiri. Jonggrang memilih merasuki patung Durga Mahisasuramardini. Ia memutuskan pergi dari Boko, rumah yang telah melukai hatinya, membunuh Arya Kumitir, pemuda yang dicintainya. Dan siapalah Bandung, ia tidak mungkin melawan kekuatan Mahisasuramardini, istri Syiwa. Namun, berapa abad pun waktu yang terlewat, Jonggrang harus kembali ke Boko saat purnama emas, untuk memenuhi janjinya. Jonggrang harus kembali bangkit untuk Boko.

±

Amazing Baitullah, Benarkah Baitullah Hanya Ada di Mekah? Agus Haryo Sudarmojo Mizania, Oktober 2011 240 hlm.

MENGAPA setiap salat kita harus menghadap ke arah kiblat? Mengapa dalam ibadah haji kita harus mengelilingi Kakbah? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu sering kali muncul di benak kita dan tidak mendapatkan jawaban yang memadai. Buku ini akan menuntun kita ke pemahaman lahir maupun batin tentang Baitullah. Kita akan diajak untuk melihat betapa segala aspek fisik Baitullah sangatlah luar biasa. Mulai dari letak geografis hingga efek beribadah di Baitullah. Kita juga diajak untuk melihat kembali tujuan mendasar dari ibadah kita. Salat, haji, dan ibadah-ibadah lainnya adalah demi mendekatkan diri kepada Allah Swt. Banyak yang terlupa bahwa kedatangan kita ke Baitullah adalah untuk bertemu dengan pemiliknya. Lalu, di manakah Baitullah sesungguhnya? n

±

±

CMYK

CMYK

±

CMYK

Apresiasi I Saya Melukis ‘Sesuatu’

13

±

Tidak Berdiri di Atas Satu Kaki Saya pikir, mengarang adalah melukis. Kata-kata adalah catnya. Kemampuan melukis diawali dari kecakapan dasar, yaitu menggambar. Saya masih ingat. Ketika masih duduk di bangku SD, kesenian adalah pelajaran yang saya tunggu-tunggu. SEBENARNYA, tidak semua jenis (ke)seni(an) saya sukai. Tapi, guru kesenian kami sering memberikan pelajaran menggambar. Sering menyuruh menggambar, lebih tepatnya. Menggambar apa saja. Saya sangat suka menggambar pemandangan. Di benak saya, pemandangan adalah dua buah gunung, beberapa petak sawah di lerengnya, beberapa pohon kelapa di sisi kanan atau kiri gunung tersebut, beberapa burung elang yang terbang di atas gunung, langit yang polos, awan keriting, dan sebuah matahari dengan sinar menyerupai jarum-jarum yang mengelilingi sebuah lingkaran (setelah mendapatkan ponten dari guru, dalam matahari yang bundar tersebut, saya menambahkan dua bulatan kecil dan sebuah lengkung di bawahnya, seolah matahari tidak pernah membuat bumi terik). Bila mengingat itu, atau bila secara tak sengaja menemukan buku gambar SD, saya sering nyengir sendiri. Namun, saya cukup bahagia ketika memaknai-ulang gambar-gambar tersebut. Saya melihatnya sebagai kembaran proses kreatif mengarang saya. Ketika kecil, saya akan mendeskripsikan apa-apa yang dilihat dan diingat ke atas kertas semampu saya. Ketika masih kecil, saya belum sering bepergian, belum mendatangi—sekaligus mengingat—banyak tempat, apalagi memahami bahwa beberapa daerah memiliki rumah adat ya ng k has, topog ra f i ya ng unik, atau kelok jalan yang tak dapat ditebak. Nah, sekarang saya bukan anakanak lagi. Saya sudah melihat cukup banyak, termasuk mengunjungi beberapa daerah, melihat tempattempat yang berbeda—bahkan halhal tertentu dari daerah dan tempat tersebut. Anggaplah, saya mengingat cukup banyak. Saya pun akan mulai menggambarnya. Setelah itu saya akan melukisnya, hingga kata-kata yang saya pilih dalam memaparkan daerah dan tempat (atau bahkan detailnya) dapat menjadikan karangan saya

n ANTARA/Agus Bebeng

PUISI TEATRIKAL. Artis Olivia Zalianty membacakan puisi karya Radhar Panca Dahana dalam acara Baca Puisi Teatrikal Lalu Aku, bekerja sama dengan Teater Kosong di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, Jumat (30-9) malam. Pembacaan puisi teatrikal Lalu Aku karya Radhar Panca Dahana dilakukan dengan pendekatan seni teater dan musikalisasi puisi.

berkarib dengan pembaca, mengundang mereka untuk bermain-main ke daerah dan tempat yang saya lukiskan. Datanglah ke sini, begitu seolah-olah karangan saya merayu. Jadi, saya melukis daerah dan tempat, bukan lagi menggambarkanya. Begini, saya ingin pembaca karangan saya tahu (atau sekadar merasa tahu) bahwa sungai bukan hanya tentang aliran air dalam volume yang besar, tapi juga tentang ikan-ikan yang berenang di dalamnya. Saya ingin mereka berpikir bahwa di dalam sebuah gubuk, bukan hanya ada bangku dan meja, tapi ada bangku dan meja yang membuat pembaca seolah-olah tahu posisinya atau keadaan kayunya (masih baguskah, atau sudah rapuh dan berlubang di sana-sini?). Saya ingin mereka tahu bahwa bukan hanya ada seonggok bukit, tapi bukit tersebut menyumbangkan efek yang penting dalam menciptakan pemandangan yang indah di sebuah kampung. Maka, menurut saya (menurut saya, sekali lagi), membangun setting yang baik bukan tentang mendeskripsikan tempat, tapi deskripsi yang memiliki nilai ajakan. Ajakan di sini adalah efek, bukan mengajak dengan sengaja. Dan dalam dunia fiksi—atau sastra (?), ajakan ini bukan sekadar efek, melainkan akan menjadi kesan. Maka, dalam karya cerita, bagi saya, deskripsi yang baik adalah deskripsi yang dibangun oleh diksi yang tepat letak dan tepat guna. Deskripsi yang baik adalah deskripsi yang dibangun oleh kalimat yang mengalir tapi tetap

menimbulkan kesan, baik itu karena makna, rima, maupun ungkapan yang terkandung di dalamnya. Dan, tentu saja, “rumusan” ini pun berlaku dalam rangka membangun setting. O ya, bagi saya, (deskripsi) setting yang baik adalah sia-sia bila tidak ditunjang oleh kualitas unsur-unsur cerita yang lain. Alur, narasi, dialog, dan lain-lain. Unsur-unsur tersebut akan membuat deskripsi memiliki arah dan kekuatan yang impresif. Ya, bila saya telah mahir menggambar, saya inginnya juga bisa melukis. Bila sudah melukis, saya (idealnya) ingin berada dalam tingkat mahir melukis. Bila sebuah lukisan menceritakan tentang pemandangan mewajibkan keberadaan dua buah gunung, beberapa petak sawah di lerengnya, beberapa pohon kelapa di sisi kanan atau kiri gunung tersebut, beberapa burung elang yang terbang di atas gunung, langit yang polos, awan keriting, dan sebuah matahari ..., tentu saya sebaiknya memberikan informasi lain kepada penikmat lukisan tersebut bahwa, saya tidak hanya menyuguhkan pemandangan apa adanya: Saya memberi ruang tafsir yang logis tentang hal-hal yang akan membuat karya tersebut hidup, membuat karya tersebut berkesan. Ya, alangkah baiknya apabila pemandangan tersebut seolah berbincang kepada penikmatnya, bahwa itu adalah pemandangan di pagi hari. Nah, seperti apa awan langit dan awan di pagi hari, seperti apa matahari di pagi hari, apakah gunung-gunung

akan berkabut atau tidak, dan seterusnya, dan seterusnya. Pun dengan petak-petak sawah yang telah saya lukis. Alangkah lebih baiknya apabila saya memberitahu kepada penikmat lukisan saya bahwa sawah tersebut dipetaki oleh pematang-pematang yang tidak beraturan, bahwa di pematang ternyata tumbuh beberapa pohon pisang, dan seterusnya, dan seterusnya. Ups! Saya berprasangka sangat baik bahwa mereka yang tengah memelototi serangkaian kalimat ini cukup cerdas untuk tidak memaknai bahwa saya dengan sengaja memberi pelajaran melukis abal-abal. Ya, saya memang sangat suka melukis, tapi saya bukan pelukis. Maka, alangkah narsisnya saya bila dengan “lancangnya” memberikan pelajaran melukis. Ya, saya ingin menutup tulisan ini dengan baik. Saya ingin tulisan sederhana ini menjadi “sesuatu”. “Sesuatu” yang sederhana, juga tak apa. Saya hanya berharap semoga berfaidah. Sekali lagi, saya memang bukan pelukis. Namun, karena saya gemar melukis, dengan percaya dirinya saya bilang bahwa saya tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat lukisan saya menjadi lebih baik. Paling tidak menurut saya. Pendapat saya. Saya saja. Sungguh. n

±

Benny Arnas Lahir dan berdomisili di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Mengarang, melukis, mengajar, dan menggubah lagu adalah aktivitasnya sehari-hari.

BUKU

Mengembalikan Diri pada Hakikat Kemanusiaan LALU aku, lalu kau, lalu aku kau adalah tiga bab kehidupan kita yang diterjemahkan, dituliskan, dan ditangkap Radhar Panca Dahana dalam buku puisinya ini. Aku, kau, dan kita adalah bagian dari kehidupan ini, bagian dari hakikat kosmos yang tak mungkin terpisahkan dalam kehidupan kita. Ketika aku terlepas dari kau, ketika kata aku terlepas dari kau dan kita maka aku adalah sosok yang hilang, sosok yang tak punya nyawa. Pesan itulah yang ingin disampaikan dalam sekumpulan puisi ini. Manusia diciptakan untuk berhubungan dengan orang lain, dengan alam, dan dengan imajinasinya. Ketika manusia tidak lagi mempunyai rasa sensibilitas, tidak memiliki rasa sensitivitas dengan alam, manusia lainnya, maka tidak jauh berbeda dengan cyborg. Sebagaimana Lyotard pernah berujar tentang makhluk mekanik. Herbert Marcuse menyebut manusia yang seperti ini dengan sebutan one dimensional of men (manusia satu dimensi). Manusia yang seperti itulah manusia yang mereka menyentuh, mereka mendengar, mereka melihat tapi tidak tersentuh, tidak mendengar, dan tidak merasakan. Akhirnya manusia yang seperti inilah yang tentu tidak sama-sama kita inginkan. Sastra adalah bagian dari kemanusiaan itu. Puisi adalah bagian dari sastra. Mencintai puisi, adalah mencintai sastra, dan mencintai kemanusiaan.Lewat kata-kata

mahan, kegembiraan, kekaguman, dan juga refleksi diri yang sangat wajar dihadapi oleh manusia. Menulis puisi adalah memerkarakan hidup dan kehidupan. Puisi bagi Radhar adalah upaya mengembalikan kita sebagai manusia. “Susunlah kata-kata hingga ia menjadi hidup yang berwaktu dan bercinta. Susunlah ia jadi puisi sehingga ia memanusiakan kamu, sebagaimana sejarah waktu ada padamu, sejarah cinta membentukmu”. Radhar meletakkan kata aku dengan lihai, aku menjelma menjadi alam, aku menjelma menjadi anak, dan metafora yang asyik dan membawa kita pada dunia imajinasi yang luar biasa. Ini yang kita baca dari sajak Ragukan Aku tanpa Ragu: laut dimana semua tetesnya/adalah cinta, untukmu semata./Tapi, sekali lagi ragukan aku/bila tetap tersedu,tetap jadi aku./Ragukan semua/tanpa ragu. Dalam puisi ini pula kita akan menemukan rasa kekaguman, perasaan yang biasa kita alami sebagai sosok manusia yang mengagumi seseorang. Radhar menuliskan ini dengan indah dengan judul Lenggakmu, Lenggok Waktuku; Ratih sanggarwati. Dalam puisi ini kita akan menemukan peristiwa yang intim : Lalu Aku antara penulis puisi dan Ratih : Radhar Panca Dahana Sanggarwati, yang mengalami : Gramedia Pustaka Utama, Juli 2011 satu peristiwa yang sama, ke: 124 hlm. nyataan yang sama, yang berjalan

itulah kita berperan, dengan kata-kata kita bersuara, dan dengan kata-kata kita mengumpulkan dan menciptakan, serta dengan kata-kata kita berpihak. Maka tak khayal bila Pramudya pernah mengatakan: orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak mencintai sastra ia ibarat anjing yang bodoh. Dalam puisi Radhar Panca Dahana, kita akan menemukan keterasingan, kele-

Judul buku Penulis

Penerbit Tebal

±

beriringan antara mereka berdua. Dalam puisi ini kita diajak berpikir, merenung, dan mengagumi sosok Ratih Sanggarwati. Begitu pun dalam puisi sejenis berjudul Pisau Kecil Pingkan Mambo. Radhar menggambarkan cinta yang ada hanyalah sepintas lalu, yang biasa saja dan penuh dengan kesederhanaan. Kata kesederhanaan seperti tak terlepas dari biografi Radhar yang memulai kisahnya dengan segenap kesederhanaan yang akrab dengan kemiskinan. Namun, Radhar mencintai dan mempunyai jalan seni yang awal dianggap tidak sesuai dengan keluarganya. Puisi cinta yang lain bisa ditemukan dalam Ibu yang Baik, Seindah Itukah Kamu, Dari Cinta yang Sederhana. Puisi-puisi Radhar adalah puisi yang halus, pelan, lirih tapi terkadang menusuk ulu hati. Yang biasa, wajar dan kadang penuh dengan ketegangan. Lewat puisipuisinya kita kembali diajak untuk bertamasya tentang manusia, manusianya, kehidupan, kehidupannya, dan kehidupan kita. Sebagaimana kita manusia, kita pun akan menemukan rasa dalam kata-katanya. Itulah yang diharapkan dengan hadirnya puisi ini. Lalu aku, lalu aku kau, lalu kita, dan semua ini akan berlalu. n Arif Saifudin Yudistira mahasiswa UMS, Presidium Kawah Institute Indonesia

CMYK

±

±


I 14

MINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST AC AC spesialis AKIRA 0.5PK 1,5Jt. HITACHI 1PK 2Jt (Trade in), SHARP, LG, AUX,service dll. Hub. INDOCOOL LAMPUNG, 0721-3581133, 9381199. Anda butuh AC baru/second, cuci AC/rental. Hub.AnugerahAC,9799797, 9900540, 9900530. Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470 AC bergaransi 3 th, tunai/ kredit, panasonic, LG, Sharp, Crystal, Hub LINTAS SURYA Tlp. 0721 241101, 7490054 Winda AC jual AC/Secd, serv/cuci AC, kulkas, dispenser, PS ms cuci dll, 257556, 7403726 08127921648 & 0721-7174866.Minggu Buka

AGEN DICARI PENERBIT LKS Mencari Agen/sales Freelanc pglmn utk memasarkan buku LKS SD per Bid Studi. Dilengkapi pegangan Guru. Srius hub: Widodo 0217431418 / 081281813069.

ahli gigi Rama Dental ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. 0812.7945122, 0721268544 Jl.HOS Cokroaminoto 18 Kebon Jahe.

Alat- Alat CV. TANRUA GILIRAYA Pengadaan / pengisian pemadam kebakaran. Hub. Jl. Imam Bonjol 423-B. Lk-Pura Tlp.0721-260626, 260320

BADUT Tama Ent. Mulai 150rb. Badut, dekor, balon dll. Hub.0812.79742313, 07217426047

BUS PARIWISATA Sedia Bus untuk Wisata Rohani,Darma Wisata Acara Pernikahan,Keselamatan Penumpang Prioritas kami.Klik WWW. Darmadutawisata.com

Cuci springbed Cuci springbed, karpet, sofa, ACS antar jemput bersih hygenis, harum. Hub. 0721-3644254

HANDPHONE Server Asli Lpg, trm pendaftaran Agen Telksl 5:5450, 10:10400,20:20250, Indst 5k:5050, 10k:10050, 25k: 24900 XL 5:5300,10:10300 Flx 5, 15/9.95/19.5 Esia 5,20/10.15. Minami_Cel,085269555333, 0819.779.81001

FURNITURE Minimalis Produksi,interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern,Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166 

hordenG “Neo Classic ” trm pemesanan/ pemasangan hordeng, vitrage, spiral, vertikal/horizontal blind dll,hsl memuaskan, hrg variatif. Hub. 081369342793,081977972187.

indekost Terima Kost P/W sebelah simpur center Hub : 082180468133 Kost karywn/ti fas lkp nayaman parkir luas lok Enggal. Hub. 0811.791229 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590 Kost executive Penginapan dan Perkantoran DIVKA Residen Faslt AC,TV,Laundry dll Jl.P.Antasari No.114, Telp.07212697631, 085669961111

INTERIOR Nadia Interior, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 470206, 0811792863 Safira Interior: membuat kichen set, kmr set, lemari pajangan, bar, meja kantor, counter bank, partisi. Showroom: 0813.79129108, 7164443

kehilangan STNK BE 3141 EE, Noka : MH1JF6118A K423545, Nosin : JF51E-1425407, An. Ade Rustama STNK BE 5806 EO, Noka : MH328D00A9J519662, Nosin : 28D-517947, An. Samiyati STNK BE 8670 EN, Noka : MH8FD110C5J502834, Nosin. E405-ID-502502, An. Ahmad Santoni STNK BE 8530 DW,NK:MH1NFGF13 3K306111,NS:NFGFE1305286,An: Suyatno STNK BE 5796 YM,NK:MH1314D003A K807425,NS:14D807568, An:Wayan Lisnawati

KESEHATAN Iin massage+lulur. Hub. 0813690 77114, 0721-3610197, 082183333471, 085840811170 MIRACLE WATER Air murni Alkali dr.ust Yusuf Mansur.Air terapi pengobatan:diabetes,Asam urat,Al ergi,Asma,Stroke,Jantung,dll Dicari Agen!! Info: 085769891888/www. e-miracle.com

PIJAT KEBUGARAN Pijat Tradisional P/W lulur Facial Hub: Perum Griya Sejahtera Blok B/1 (PU) 085768537118, 085228856973, 082184703889

PIJAT TRADISIONAL Edy urut/lulur tradisonal. 085379653224, 085216996467, 9764390 siap panggil.

kolam renang Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, obat-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

KOMPUTER Jual Laptop murah, merk HP Compaq, branded USA, knds 90% mls, DVD/CDRW, harga hanya 1.9 jt. Hub. 081319900982, 9010982

KURSUs menjahit Bisa cpt cari uang disk 20%-50%, bisa disalurkan kerja. Cpt2 ikut kursus menjahit &mode JULIANA JAYA.T.Umar Gg.Kiwi 5.Cp 701677-081540816997

PELUANG USAHA

CUCI GUDANG Paket alat music band Rp.15jt dijual seharga Rp.10jt saja (New) Sound System Tasso T3 ±6000w Rp.48jt (second, new Rp.100jt) OBRAL alat band & soundsystem berbagai merk terkenal, disc s/d 40% Yamaha,JBL,Mackie,Alle n&Heath,AXL,Sonor,Tama,RMV,Iban ez, Artrock,Cort,Best,Rhyme,Gallien Krger,dll Rama Swara telp.(0721) 251652-0811792034

PRIVAT MUSIC Mari......... Privat Saxophone.....tenor, alto, baby sax dan soprano, Hub : yidlaf 081379885544, 0721 – 240361

PENGINAPAN PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 80 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PAR KER LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333

PENDIDIKAN KURSUS Kursus Singkat Pelatihan Guru TK, Dibantu Penempatan Mangajar Sgr Daftrkn diri anda Hub: 085788822699,

B’gabunglah b’sama kami TWIN TULIP WARE, ada banyak keuntungan yg akan anda raih. Hub. Elizabeth 7500308, 081279090979

MEJA BILLIARD Sokasi selalu sedia meja billiard 9’’/7 feet Second 95%/ bru + mcm aksesoris Jl. Ridwan Rais No.9 TKT Telp. 081272385555, 07217501705, 085789889853

mesin-mesin CV. Mitra Abadi jual, sewa, perbaikan, suku cdg, tinta, foto copy, msn Analog & Digital. Hub. 7505050, 0812. 7909898

musik Korg PA50, PA500, PA800 Yamaha s550,s710,s910,Casio ctk 5000,6000, 7000, EW, Dbx,DOD, PV, sundcraf,allen & heath, marvel, Cora,Yamaha, Sonor,Tama, Peal,Twister, DW, Effect, Alesis, lexicon,carter,RCH & karaoke 30 rb lagu & kmptr system, hrg mrh hny d GM MUSIC Jl Gajah Mada No 76 C , 267915 / 081310415106 Disc 30 % khusus Gitar. ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

081369657073

PRIVAT NINTH ELEVEN,Privat Semua Mapel SD,SMP,SMU, Call : 0721-7356817,B. Lampung Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD,SMP,SMA Umum,mengaji,guru

RUPA - RUPA Pintu kaca alumunium 2mx4m,BU 3,7 jt Seken Mulus.metro Hub: 0811796969 Regu Operator Excavator Proyek HTI Jepang di Pontianak Kalbar Hub:0821-54812009 IM2 berhadiah motor. Daftarkan IM2 kamu sgera. Kunjungi toko komputer terdkt. Hub. 085658919293 (Joko) n

ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rem-bes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Lim-bah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. HELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

ATASI MAMPET

Sedot WC penuh, pipa-2 & westafel mampet hilangkan bau tnp bongkar paling mrh garansi. Hub.7400060 Pangeran Mampet mengatasi WC mampet, saluran air wa stafel dll, tp bgkr. Hub:085279230782,07219060282 PAKAN TERNAK Terima bongkol jagung giling kering. Hub. 0812.82108888, 083170111010 (trm drh Bandung).

SALSA/ YOGA/DANSA Membentuk badan jadi padat & berisi, mengobati stress. Hub. 0721473097

Lampung Florist menerima psnan U/ smua ucpn Bunga ppn medan (sewa) disk 25% & bunga ppn beli Jl. I. Bonjol No.169 Lebak Budi bdl telp 3664588, 085279714488 (24jam)

Kesempatan berkarir : anda SPG handal dlm penjualan siap dtmptkn di jakarta & kota2 bsr ind, usia 18-26 th kirim lamran lsg ke Toko Buku GRAMEDIA Jl. Rd.Intan 63 T.karang B Lampung 3158 cantumkan kode RBY di amplop lamran paling lambat 1 minggu setelah iklan ini

Leasing bth Cush Serv min D3 penglmn & bs komputer Open Ofc. Dtg P. Antasari No. 130 smpg BCA

Tunggal Jaya Teknik, sevice, bongkar pasang, cuci AC, m.cuci, kulkas, Hb. 0721-7571104, 081272111559

Dbtkn sgr karyawan laki-2 u/ gudang, pdk SMA, max 25 th. Lmr krm ke Jl.Cut Nyak Dien Gg.Abdul Hamid No.10 tlp.3699124.

Dibthk sgr min. lls SMU/sdrjt, u/ diddk & dijdkan Guru PG/TK. Hub, Mitra Persada Jl. P. Antasari 129 A telp. 7389481.

RIZKY Service kulkas, p. air, mesin cuci, AC, Dispenser, water heater, k.gas, tbg elpiji, k. angin, m.com, J.beli AC baru&cuci AC. Hb. 7506931, 082185021331. Gransi 6 Bln

Bth Admin Wnt S1, max 26 thn & Driver Sim A Pria, max 35 thn u/ RT. Kirim ke Villa Citra I Blok L8P.

Dibthkn sgr Guru Bimbel SD, SMP, SMA SMU smua pljrn trtm Mtk & English. Lmr antr lsg kr TEKNOS Jl. MH.Thamrin 35 Gt Royong tlp.0721-264484.

SERVICE

DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin, strika dll (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812 service pANGGIL AC, Kulkas, Frezer, M. Cuci, W. Heater, dll. Hub. 081272590428 

SUMUR BOR Win jaya bor terima buat sumur bor & servis, pakai mesin manual. Hub. 081272471119, 085369644488. C V Agil jn mnrm pbuatn,s.bor. panel box, srvce,pompa, submarsible jet, pump dll.085383566111, 087899088935, 08976141011

WALET Buana Jaya Walet Jl.Kartini 98 (sbrg BNI) tlp.262686 jual alat-2 Walet, telur, sound sytem, Twiter dll.

Pirnando ARCH Bangunan Komersil, Kantor,Rumah dll.2D,3D, Animasi, Market, Rab. Hub: 082181433450/07219792303 OA S E A r s i t e k t u r b e r p n g l a man merancang bangunan rmh tinggal,ktr,bangunan.hb:081272634488/0721-7410369

JASA ARSITEK SS 02 ARSITEK, menerima jasa desain bangunan komersil, kantor, rumah tinggal, dll, hub 085381080666

BAHAN BANGUNAN Aluminium Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

ASPAL Aspal Pertamina Cilacap, 60/70 Shell Esso Hrg Besaing Dswakan Wall 810ton Ph 0811722075/07217474171

FOLDING GATE

KOLAM dijual Kolam ikan cck utk lobster, Kp Baru Unila, SHM, 1400 m2, 750 jt/nego. Hub. 0812.72738989, 771704, 081379789456

KANTOR & GEDUNG Dijual/disewakan kntr 9x12m & Gdg 12x15m dgn tnh 1336m,SHM,IMB,Jl Tirtayasa Gg.Suharto min 10 th, Hub: 0811722018 Dijl cpt gudang u/ transit brg, mess krywn (3KT+dpr),1km,LT/LB 158/112 m2 Pkrgn luas. Prm Bumi Asri Jl.Palm V Blok G/83 Kedamaian 081279529999,7522277

RumaH dijual Jual Rmh Lt 240m,Jl.Purnawirawan No.47 LK II Gdg Meneng ke Rajabasa, Bdl, Hrg Ng, Hub: 081379954060 Jual Rumah Lt 595m, Jl.Griya Fantasi Way Halim Permai.Harga Nego, Hub:0813-79954060 Dijual rmh mewah penampilan menawan LT 296m2, LB 300m2,2Lt, atap bton, rngk baja lt granit,kusen pitu ky merbau,air pam,pemanas

Hb.3667558, 081369277269 Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:0721-

Privat Gemilang smw pljrn TK/ SD – SMA, ngaji 0721-9006960, 085379862017

Percetakan & Reklame Media Jl. Z.A. Pagar Alam Labuhan Ratu depan Jl. Sukardi Hamdani/Palapa Terima Pesanan: n Undangan n Brosur n Stamp Warna n Stamp Kristal n Plank Merk n Buku Nota

peralatan pesta

Telp. 0721-782 937

Sulthan Tenda sewakan peralatan pesta, tenda, kursi, panggung, Katering, dll, tlp. 7392111, 0812. 79436222.

Dijual cpt rmh Perum Bumi Asri JL.Palem V Blok G,No.59 LT 180,LB 120,Hub:0813-14131407 Djl cpt rmh hook SHM, 1,5 Lt, 4KT, 2KM, 2grs, LT/LB 209/190m2, Bm Asri Jl.Palm V Blk.G/83Kedamaian081279529999,07217522277 (100%renov). Rmh Lb 300 m2 bangunan full, SHM, 3KT, 3KT, 3KM,r.krj, msolh, gdg, grasi, List 2200 Perum Korpri. Hb. 0816.402728 Tnh+rmh+ 2 ruko LT/LB 900 m2/10 x 11 Jl. Sisingamangaraja Gedong Air, SHM, hrg 2 M. Hub. 082183699903, 085669662388.

Ruko 3Lt dpn Apotik Sentosa Pahoman JL.Gajah Mada No.17F, LB 4.5M X 20M. Hub:0852-69350088

TanaH Dijual tanah & bangunan cucian mobil kali balok Jl. P. Antasari No. 156 LS. 2367 M, SHM, tanpa perantara 081905820777 Tnh LS 6000 M, SHM, Hg 250/m, Jl. Soekarno Hatta bypass blkng Kt.camat kedaton Hb. 081540885590 Dijual tnh 482 M, lok Jl. Pagar Alam Gg. Haji Toha, kavling BRI ( dekat SMA9/ alfamart ) 10 M dr Jl raya, SHM, hrg 225 Jt Hub. 0816539112 Tanah Ls + 1 Hektar, harga nego, lokasi belakang STM 2 Mei Kampung Baru (UNILA). Hub. 0813.69948488

Dijual Cepat Rmh,LT 810 M2,LB 70 M2. Jl.A.Muis No.37 Gedong Meneng. Harga Nego, Hub:0721-709244/082880630145

Rmh Jl P. Bangka Perum Karunia Indah Blok H/26 Sukabumi LT/LB:100/180 M2, 3KT, 2KM, grs. Nego Hub: 081369148560 & 081270276312

Dijual tanah 730 m2, cck u kos’an, SHM, Jl. ZA Pagar Alam Gg. H. Johar, 30 m dr jl raya, ada pohon jati 250 Jt. 0812.87346703

Perum Bukit Kencana. Hb. Loksui

Hubung segera Jl.Raya Natar Km

Dijual gedung cocok untk Hotel, Kampus/sekolah, kantor, LT 2850 m2, LB 2750 m2, stretegis, jalur Antasari. Hub. Indoe Jaya Pro 0821-8340909, 242374

Dijual rmh LT/LB 117/70 m2, SHM, 3KT, 1KM, 1,5LT di Perum Bukit Sukabumi Indah Jl.Berlian 2 D8 No.9. Hub. 0812.72471155

Ruko 2,5 lnt, 4 X 28 M, SHM, lnt atas walet, 500 Jt, Jl. Ikan Tenggiri 64 (Petojo Es). Hub : 08127977773.

081379450678

terima Pesanan Pintu Folding Gate.

GEDUNG DIJUAL

Jual rumah di Perumahan Bukit Kencana, 3KT/1KM. Hub. 081540007988

ruko dijual

Tanah Ls 1400 m2, SHM, Jl.Pulau Singkep Sukarame, nego. Hub. 085769779391, 085268205857

air,grasi 2mbl,smpg tman pasum

Natar

Rmh Perum Permata Asri H2 No.11 type 36 Jatimulyo Karang Anyar, nego. 085218550097, 08197997353

tari Hub: 08161128712,0816412824

Rumah dijual cpt 2 rumah, LT /LB 361/108 & LT/LB 213/216, di pusat Kota Bdl, garasi luas, SHM. Hub. 0821-81050309, 0721-273348.

dikontrakan Rumah dikontrakan jl. H. Said LT/LT 200/150m2, 4KT, 3 KM, 1KP, strategis. Hub. 07219304950, 085381005610

LKP ‘CIPTO JOYO”

Terima OC OLIVER 58 : 2 Mesin Jl. Duku Pasir Gintung Telp. 0721-256169

Ekstrak ikan gabus sari mina, asli, dpt naikan kdr albumin, prs penyembuhan stroke, kanker. Hub. Evi 081377752488

220M, LB150M.Perum T.Damai les-

DRIVER ~ Pria, usia 20 – 35 tahun ~ Min SMP ~ Min memiliki SIM BI U/BII U ~ Berbadan sehat Lamaran, CV harap dikirimkan ke: HRD CV. PACIFIC PLASTINDO Jl. KH. Agus Anang No.999 TBS, Bandar Lampung (Paling lambat 1 minggu setelah iklan)

Tanjung Karang

Sedia obat herbal batuk, tifus, kencing manis, asam urat, alergi, anak & dewasa. Hub. Bashir 087899296123.

Rmh 3KM, KM pembantu, perabotan, LT

LOWONGAN Kami Distributor bahan bangunan di Teluk Betung Selatan. Membutuhkan karyawan untuk MARKETING & DRIVER berpengalaman dengan kriteria: MARKETING ~ Pria, usia 20 – 35 tahun ~ Min SMA ~ Min. Memiliki SIM A/C ~ Berbadan sehat

PERCETAKAN MEDIA

pengobatan

DIJUAL- DIKONTRAKAN

Dicari Staft Produksi ,Supervisor, Supir,Montir. Hub:0812-13746503

Hub. Bp. HARSONO Jl. H. Komarudin No. 9 Rajabasa Raya, HP. 0821.84078429

7481330/0857-68003557

Rmh dijual 5 Kmr Tdr,3 Kmr Mandi. Metro Kibang dan Tanah ukuran 25x50 Sertifikat.Berminat Hub:08127963211, 0815880603

BINTANG FOLDING GATE khusus

16 No.8 A Srimulyo 1, Pemanggilan

Dijual rumah & pekarangan di Jl. Urip Sumoharjo No.226, 100 m sebelum by pass, luas +1.390 m2. Hub. 0813.79026593, 0721-9784164

Dicari cpt Asisten Guru B.Inggris, llsn D3/S1, lancar berbahasa Inggris. Krm lsg ke Widna English School Jl.Way Seputih No.4 Pahoman telp.254184, 3543871, 081379388494 (No SMS).

Buka Pelatihan Tekhnisi Mesin Foto Kopi Selama 3 bulan dijamin bisa Satu-satunya di Indonesia

datang ke rumah. Prfsional & sabar.

Konsultasi :

Bp. Mahmudi 0815.4054.469 0812.7948.2321 0721-755.3961

properti ARSITEK

LOWONGAN

SANGGAR BUNGA

Dijual tanah L7500m//4670m/ 3500m Hk Mlk Gd Hrapn Jati Agng Lam-Sel 081379724026 Jual cpt tanah Ls 1135m2+bngunan 88m2, SHM, cck u/ kos2an, jl. Cinde No 60. (gg. PU). 650jt. Hub. 081379681188 Dijual tanah L7500m//4670m/ 3500m Hk Mlk Gd Hrapn Jati Agng LamSel 081379724026. Tnh kebun 2,1 Ha,SHM,ada Jati,Coklat,Kelapa,Pin ang,Durian,deposit silika putih.Di Palputih Simpang dkt kebun PTPN 7 Bergen. Hub 0811722018 Dijual tanah Jl. Pagar Alam (PU) Ls 600 m2 (15x40) SHM pondasi kllg. Hb. 701741, 0812.79224055. Tnh 3 bdg pgr jl aspal pds kll cck u/ rmh tgl/kost Jl Swah baru (blk unila) SHM 675 M 250 jt, Jl senen ( blk poltek unila) AJB 970 M 150 jt senen AJB 530 M sdh timbun ( S. Bangun ) 110 jt Hb. 082180464343 ( NO SMS)

kavling Tanah kavling siap bangun (KSB) secara kredit,pembeli mendapat Sertifikat (Pemecahan dari Sertifikat Induk), lokasi sangat strstegis di Jl.Rajawali Candimas Natar, jumlah kavling terbatas 50% sudah terjual. Hub: 081369126608

KEBUN DIJUAL Dijual kebun jati ± pohon karet di negeri katon LT 3,5 Ha, SHM, Hub, 081281080508

TANAH DICARI Dicari : Tanah utk usaha di Jl. By Pass Soekarno-Hatta arah ke Tj. Karang 1-1,5 Ha **Jalan Utama**SHM** Pemilik lsg sms ke 085811237539 (T.P).

TEMPAT USAHA OVER KONTRAK Tmpt usaha uk 3 x 4 strategis Jl.Sukardi Hamdani/UBL Palapa dkt Bakso Tik Tak. Hub.081210625582 nego. OVER USAHA toko roti Jl. P. Diponegoro no.16>Peminat serius hub. 081540869628/7342402

METRO Disewakan rmh Jl.Tawes No.7, 21 A Yosodadi, 5KT, 2KM, AC, List, telp, sanyo, garasi, pgr kllg, nego. Hub.072542419, 081369035344.

Dijual tnth + 5000 m2di Jl. H. Komarudin (arah Batara Nila) depan Pasar Tempel Rajabasa. Hub. 07219784164

OBAT TELAT BULAN Anda Telat? Produk Import untuk telat 5-7 Jam pasti Lancar aman & bergaransi. Hub : Apotek Sinar Farma Jl. Ampera 88-B Tanggerang Hp. 081272115788 garansi luar Kota obat dipakai baru dilunasi.

Ada kerja di Jepang pabrik otomotif & 9J 20 Jt proses cepat max 40 th ptg gaji terbatas. 085321595190, 08155170358.

Tenaga teknik sipil S1,D3 Teknik giodesi,tenaga adm S1,D3. Lamaran dikirim ke Jl Ratu Dibalau no.32 way kandis B.Lampung Hub:081271664414

Bth cpt PRT, Baby Sitter, peg.toko & resto u/ Jkt & Batam, Gaji 1-2 Jt tdk ditmpg (lsg terbang lsg kerja). Hb.081225085900. Virgin salon, mencari tenaga ahli Wanita siap kerja utk reflexi, creambath facila, body massage, menipedi. Hub. 0812.7934546, 0819.28236666 Plaza Lotus H2. Yayasan Baby Sitter, Jakarta, perawat, prt, mencari sponsor fee tinggi. Kami berikan gaji tinggi. Hb. Nanang 0819868155. Ingin berkesempatan bekerja ke luar negeri yang aman & terjamin hanya di PT MMG bth pria/wanita, usia 18 s/d 35 th, Pria : job pabrik, konstruksi untuk dimalaysia gratis gaji ± 2 jt, wanita untuk di singapura uang saku 7 jt bersih + gaji ± 2,8 jt Jl. Pagar alam ( PU) Gg cendana no. 95 B kedaton. Tlp 0721 782227, 081272376199, 081541032777

Perusahaan kami bergerak dibidang Recruitment, Training, dan Human Resources Management membuka kesempatan untuk anda bergabung di perusahaan Telekomunikasi, Asuransi dan Perbankan Asing dan Nasional. 1.Frontliner & ADM

2. Funding Officer

SYARAT & KUALIFIKASI : A. Pria/Wanita Pend. Min. D3 / S1 Semua Jurusan (1,2) B. Ipk Min. 2,75 (1,2) C. Pria/Wanita Pendidikan Min. Sma, Pengalaman Marketing/Kolektor Diutamakan (2-4) D. Single, Usia Max. 25 Tahun (1) E. Single/Menikah Usia Max. 30 Tahun (2,3)

3. Sales Person Consumer

4. Field Collector

F. Single/Menikah Usia Max. 35 Tahun (4) G. Tinggi Min. Pria 165 Cm, Wanita 155 Cm (1-3) H. Memiliki Sim C (2-4) I. Komunikatif (1-4) J. Berpenampilan Menarik (1-4) K. Mampu Bekerja Dengan Target (2-4) L. Domisili Bandar Lampung (1-3)

Lamaran langsung diantar ke:

PT. Intrias Mandiri Sejati Branch Lampung Jl. Gatot Subroto No. 161 Gedung Sucofindo Lt. 1 Garuntang, Lampung Tlp. (0721)474949 / 085380338935 (Lamaran diterima paling lambat tanggal 11 Oktober 2011)

LOWONGAN

Perusahaan Mechanical Electrical Supplier membutuhkkan:

STAF ADMINISTRASI Persyaratan: ~ Wanita umur 20 – 27 tahun ~ Pendidikan min. D3/S1 ~ Dapat berbahasa Inggris ~ Berinisiatif & mampu mencapai target Lamaran & CV dikirim ke alamat: Jl. Nusa Indah 58 Rawa Laut Bdr. Lampung, Telp. (0721) 269479


I 15

MINGGU, 9 OKTOBER 2011 LAMPUNG POST

OTOMOTIF BOX & BAK MOBIL PERKASA MOTOR: Jual-Beli, TT bak baru, boks Kabin. Hub. 705054, 7570889, 08154043056

MOBIL PENGANTIN Butuh Mobil Pengantin? Hubungi: 0821-78751411 Disewakan mobil Pengantin Mercy New Eyes Warna Silver. Berminat hub. 0721-7361700-0811728117

mobil DIsewaKAN ****** OONK RENTAL CAR ****** Sewakan Sedan Pengantin, Innova, Avanza, Xenia. Hub: 0721-7471813, 0811.799813. n **** ARLENDI RENT CAR **** Menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan Pengantin. Hubungi. 0857.68362979, 081279085447 n ****** ALFAN RENT CAR ****** Menyewakan Avanza, Xenia, Innova, Sedan Pengantin. Hubungi. 07217525657 – 0813.69705657. n JONI NIAGA RENT CAR: Inoova, Kijang Capsul, Avanza, Xenia, APV, Altis, ALphard. Hub. 7403700, 7692086, 0812.7264905 Trlkp & mewah, alphard, camri, pejero sport, double cabin fortuner, mercy, BMW, Inova, Terios, avanza, Hub : 081369695051, 3588881, Ready driver hafal jakarta & jawa, siap antar jemput bandara. CV. Samania. Cary/Futura 125 – 175 rb Bmdra 100 PU/Kda 150-200, Avz/ Xen/Apv/Kjg 200-250, Inv 300-350. Hub. 0721-7344447, 9901230 ******** OTO RENT CAR ******* ******** XENIA / AVANZA ******* ***** 200 rb/hari – 4Jt/ bln ******* ***** syarat mudah - harga murah *** Call 241241, 7301153, 081279773313 MINANGA OKU CAR , sedia : INNOVA, AVANZA, XENIA, APV, Hub: 0721 7165600, 0812 72056000 Disewakan mbl TOYOTA ALPHARD/ FORTUNER. Hub. 0721-7349118.

mobil dijual DAIHATSU Zebra ZL MB’’06 BE,AC,VR,BR, Hitam,58Jt. Hb.3624000 Jl.Ridwan Rais 68 kedamaian. Promo Pkt Daihatsu Xenia DP18,2Jt ans 3,5jt Terios DP 22,5Jt angss 4,3Jtan Terios DP22,5jtan angs 4,3jtan GrandMax PU DP8,6jtan angs 2,5jtan GrandMax MB DP 12,1jtan angs 3,5jtan Luxio 9,6jtan angs 4,8jtan Sirion otr 141,7 DP 22Jtan angs 3,9jt Melayani drh Liwa, W.Kanan, Ktbum i,Tbawang,Tanggamus,Kalianda,Metro,La m Tim & TjKarang ready stock proses mdh & cpt tlp segera. Angga 081369538676, (0721)3661581 Xenia Li 1.0 vvti 2010 BE Hitam ac.rt,pw,ps,ct Mobil Bagus dan Terawat Hub: 0812-7221250

CHEVROLET ZAFIRA Th’2003 MT, Warna Gold, istimewa, Plat BE. Hub. 082178751411

HONDA City Matic IDSI’06 BE,AC,VR,BR, Hitam, 132Jt. Hb.3624000 Jl.Ridwan Rais 68 kedamaian.

City IDSI’04 BE,AC,VR,BR, Silver,119Jt. Hb.3624000 Jl.Ridwan Rais 68 kedamaian. JAZZ’2004 Biru Met, matic, BE Kodya, tgn pertama, lkp, TV, AC, ori, 113 juta nego. Hub. 0813.69302454 TP

Hyundai Hyundai Accent th 2000 Warna Hitam Harga Nego yang berminat Hub:0812-72451244

isuzu Penter HI Grade th 95 Biru Met, BE,PS, PW, VR,TR,AC Dobl dingin, CL,Remot,Variasi, Istimewa, Nego. Hub:0857-69229614 PANTHER ROYAL’97, BE Kodya, Biru, harga nego. Hubungi: 082184719990.

mitsubishi Truk Engkel Box’93, 4 ban,Kuning, 65 Jt. Hb.3624000 Jl.Ridwan Rais 68 kedamaian. L300 Pick up th 2006 BE,Km rendah jarang pakai Hrg Nego.Hub:081928291177 Bth kndrn Mitsubishi pkt dsyt CIT 120 PU tdp 7Jt aja angs 2,6Jt x 47 bln/3,2Jt x35bln. Hb. Tedi Santoso (0721) 7550721, 0813.77688508.

NISSAN Nissan Grand Livina 1,8 XV AT’ 07 Jok kulit/sound system abu2 met mls seperti baru 082183519993

SUZUKI Suzuki Baleno tahun 2002, silver, mulus, hrg 82,5 jt. Hub. 07219304950, 085381005610 Escudo’95, Hijau Met, pjk baru, mls, Ass. All Risk, msn oke, s.pakai, tape, AC, VR, jual cpt, 70jt nego. 085269929998 ESCUDO 2.0 Th’2003 Manual, Hitam Met, Plat B, mobil bagus dan terawat. Hub. 0812.7221250. Jimny Katana’89 akhir, BE Kdy, mls L/D, s.pakai, AC,VR,BR,RT RPM,h.nego. -08127937256, 0721-7553110 GRAND VITARA JLX’06 Matic, B, Silver, mulus, cash/kredit, nego. Hub. 0721-7412228

TIMOR SOCH’2000, B, AC, VR, BR, RT, CL, harga 46,5 jt nego. Hub: 0852.79728864. TIMOR’97 SOHC mulus, Biru Met, full sound system, AC, Miror, BE Kodya, Over kredit 25 Jt. Minat hub. 0812.72345190

TOYOTA Avanza type S’tahun 2010, abu2 met, asuransi all risk hub. 07219304950, 085381005610 Kijang PU’88, Merah, BE, body mulus, 0813.79986809 Yaris J 08 matic Silver BE pajak panjang istimewa, harga 137,5 Jt/Ng. Hub : 081808700808 Kijang Krista’04, Silver, AT, bensin, istimewa, orisinil, cash/kredit, 130 jt/ nego. Hub. 0721-7474188.

METRO Dijual Vario’ 08 biru, BE, mulus harga 9,8 jt nego hub. 081541402777, 072547351


±

±

CMYK

Inspirasi

Minggu, 9 OKTOBER 2011 lampung post

±

±

CMYK

I 16

Rini Kampanye Pemanasan Global dari Halaman Rumah

±

MEMENUHI kebutuhan sayuran ternyata tidak harus membeli. Dengan memanfaatkan halaman rumah yang sempit, Rini berhasil menerapkan pertanian vertikultur untuk memenuhi kebutuhan rumah tanggga akan sayuran yang sehat. Bahkan, saat ini beberapa tetangga membeli sayuran di halaman Rini. Vertikultur merupakan sistem menanam yang memanfaatkan media tanah yang sedikit. Tananam diletakkan di media seperti ember, paralon, dan plastik yang dibuat bertingkat-tingkat. Bahkan ada media tanam yang ditempelkan di tembok. Vertikultur adalah sistem tanam di dalam pot yang disusun/dirakit horizontal dan vertikal atau bertingkat. Cara tanam ini cocok diusahakan pada lahan terbatas atau halaman rumah. Halaman milik ibu yang bertugas sebagai ketua RT ini tidak sampai 16 meter persegi. Namun, dengan keinginannya, ia menerapkan pola tanam vertikultur. Berbagai jenis sayuran dan buahbuahan ditanamnya. Mulai dari sawi, terong, adas, tomat, cabai, hingga stroberi. Sayuran di halamannya berjajar rapi. Rumahnya kini lebih hijau dengan banyaknya sayuran yang ditanam. Pupuk yang digunakan adalah kompos yang berasal dari sampah rumah tangga. Sisa makanan dan sayuran dikumpulkan dan diolah menjadi kompos. Rini membuat sendiri bahan campuran kompos yang disebut mol atau starter. Mol ini berguna untuk mempercepat pembusukan sampah agar cepat menjadi kompos. Pembuatan kompos pun menggunakan limbah rumah tangga yang ada di rumah Rini seperti cucian beras. Kemudian dicampur dengan terasi, gula merah, dan tapai singkong. Awalnya, wanita kelahiran 24 Februari 1964 ini sempat mendapat cibiran dari beberapa tetangga yang melihat aktivitasnya mengumpulkan sampah dan mengelolanya menjadi kompos. “Wah pagi-pagi kok sudah maenin sampah,” katanya menirukan ucapan tetangga. Namun, Rini tetap bergerak sendiri menaman sayuran dengan kompos olahannya sendiri. Kini jerih payahnya sudah berhasil. Para tetangga tidak lagi mencibir, bahkan sudah banyak yang meminta sayuran. “Malah ada yang memberi uang setiap kali meminta sayuran. Karena mungkin malu kalau minta terus tiap hari. Saya enggak jual sayuran. Tapi kalau ada yang beli saya terima,” kata dia. Kini beberapa tetangga Rini juga sudah mulai mau bercocok tanam secara vertikultur dengan meng-

±

n dok. lampung post

gunakan kompos. “Saya tidak mengajak mereka. Agak susah kalau mengajak. Saya lakukan saja apa yang bisa biar nanti tetangga melihat,” kata dia. Penggunaan kompos dan vertikultur bermula saat ada pengarahan dari LSM Mitra Bentala tentang dampak pemanasan lobal terhadap perubahan iklim, tahun lalu. Salah satu hal yang bisa menyebabkan perubahan iklim adalah masalah sampah. Pengelolan sampah yang baik dapat membantu mengurangi dampak pemanasan global. “Sekarang memang sudah sangat kita rasakan dampak pemanasan global,” kata dia. Ia pun mencoba menerapkan pengelolaan sampah menjadi kompos dengan harapan bisa membantu mengurangi dampak pemanasan global. “Walaupun hal kecil, bisa membantu pemerintah untuk kurangi dampak perubahan iklim,” kata dia. Sejak saat itu, Rini tidak lagi membung sampah organik. Semua sampah organik, sisa makanan, ia kumpulkan dalam drum besar untuk kemudian diolah menjadi kompos. Butuh 20 hari untuk membuat sampah jadi kompos. Agar kompos yang dihasilkan bermanfaat, digunakan untuk memupuk tanaman sayur di halaman rumah. Bagi Rini, ada kebahagiaan tersendiri dengan menanam sayuran. Sebelumnya ia memang sudah

hobi menanam tanaman hias. Namun, tanaman hias cenderung bosan karena ada masa-masanya. “Kalau sayur tidak pernah bosan. Tiap haru selalu bisa dinimkati. Sekarang, kalau mau masak tinggal ambil sayuran di halaman,” kata dia.Sayuran milik Rini sangat sehat karena menggunakan pupuk organik dari kompos. Sayuran tidak dipupuk dengan bahan kimia. Secara tidak langsung, kata Rini, kehidupan yang ia jalani sudah menerapkan pola yang sehat dengan mengonsumsi sayur organik. “Kesehatan berasal dari asupan yang kita makan. Dengan makan sayuran organik, tubuh tentu lebih sehat,” kata dia. Ia memiliki harapan agar petani di Bandar Lampung bisa menggunakan pupuk organik sehingga hasil tanaman bisa lebih sehat dan masyarakat yang mengonsumsinya juga sehat. Rini ingin bisa menyediakan pupuk kompos bagi petani dan pihak lain yang mau bertanam secara organik. Namun, keinginan itu masih belum terwujud karena pembuatan kompos yang ia lakulan masih sangat sederhana. Pencacahan sampah dilakukan secara manual dengan menggunakan golok. Seharurnya pemerintah bisa menyediakan alat penghancur sampah skala kecil untuk tingat RT atau lingkungan. Menurut dia, dengan adanya alat cacah sampah,

masyarakat bisa mengelola sampah sendiri untuk dijadikan kompos dan hasilnya bisa dijual. Hal tersebut membuat sampah memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Perempuan lulusan SMA ini bersama Mitra Bentala ingin mewujudkan lingkungan hijau di RT 03. Lingkungan hijau di mana masyarakat bisa mengelola sampah sendiri dan menggunakan kompos untuk pertanian vertikultur yang dilakukan di halaman rumah masing-masing. “Di sini akan menjadi contoh lingkungan hijau bagi warga lain,” katanya. Beberapa waktu lalu, ada peneliti dari Jepang dan Bangladesh yang datang ke rumah Rini untuk melihat pola vertikultur yang ada di rumahnya. Rini dan beberapa orang asing ini bertukar ilmu tentang kompos dan vertikultur. Kini Rini yang bukan sarjana pertanian ini sesekali memberikan materi tentang vertikultur dan kompos kepada warga di kelurahan lain. Bersama Mitra Bentala, ia mengampanyekan pengelolaan sampah dan pola hidup sehat dengan menanam sayuran di halaman sendiri. Kampanye hijau dan pengurangan global warming dimulai dari halaman rumah. Semoga berhasil. (PADLI/M-1)

±

Memodifikasi Nasib Cara Hery Aryo BENGKEL Aryo yang mengkhususkan diri pada modifikasi mobil terus berkembang pesat seiring semakin banyaknya penggemar mobil modifikasi tanpa batas harga. Kini ia memiliki dua bengkel yang bisa mengubah nasibnya. Rahasia sukses adalah kerja keras dan sabar. Hal itulah yang menjadi kunci keberhasilan Hery Aryo dalam mengembangkan usaha bengkel mobil hingga menjadi besar saat ini. Kini ia memiliki dua bengkel, pertama di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Perintis Kemerdekaan. Ia memulai bisnis modifikasi betul-betul dari nol. “Saya berangkat dari betul-betul tidak punya sampai bisa seperti sekarang,” ujarnya. Sejak kecil ia memang sudah hobi memodifikasi. Aryo belajar secara autodidak bagaimana membuat modifikasi yang hebat. Pria kelahiran Su rabaya i n i pada awa l mu la nya membu ka bengkel kecil di rumah. Saat itu sama sekali belum ada montir yang membantu karena memang tidak mencukupi untuk menggaji pekerja. Ia dibantu istri dan seorang anaknya. “Dulu pada pake sarung saat memodifikasi mobil. Saya dibantu istri dan anak. Mereka yang bantu masangi alat-alat. Motong-motong alat masih pake gergaji Mas, belum punya alat-alat canggih,” kata dia. Per t a ma ka l i membu ka b eng kel, belum banyak konsumen yang datang. Orang belum percaya akan hasil modifikasi pria kelahiran 38 tahun ini. Untuk memopolerka n beng kel mod i f i ka sinya, Aryo memberanikan diri untuk mengikuti kontes modifikasi di Jakarta. Pertama kali Aryo mengikuti kontes modifikasi pada tahun 2000. Ia nekat mengikuti kontes meskipun dengan mobil seadanya.

±

±

CMYK

±

Bapak tiga anak ini mengubah mobil seharga Rp30 juta ditambah dengan biaya modifikasi Rp35 juta. Saat kontes di Jakarta, mobilnya mendapat juara dan mengalahkan mobil yang dimodifikasi dengan biaya ratusan juta. Setelah Aryo menjuarai kontes di Jakarta inilah modifikasi mobilnya makin diminati. Bahkan bukan hanya orang Lampung, orang dari Jakarta dan Palembang pun meminta jasa modifikasi dari Aryo. Bagi Aryo, salah satu cara untuk memopulerkan modifikasi adalah dengan mengikut kontes. Dalam kontes, hasil modifikasi akan dilihat banyak orang. “Apalagi kalau menang, orang akan percaya bahwa hasil modifikasi yang kita buat sangat bagus,” kata dia. Seja k memenangkan beberapa kontes, bengkel miliknya menjadi sa lah satu tempat modifikasi mobil yang laris. Modifikasi bukan untuk kebut u ha n pr ibad i. B eng kel i n i juga mela k ukan modif ikasi mobil untu k keperluan lomba. Di Lampung, Aryo cukup terkenal untuk urusan modifikasi. Beberapa orang penting di Lampung menggunakan sentuhan tangannya untuk mengubah tampilan mobil menjadi lebih mewah dan mentereng. Ia menyebut beberapa anggota DPRD dan para bupati serta keluarga pejabat yang menggunakan sentuhannya untuk mengubah tampilan mobil. Bahkan ada pejabat dari kepolisan yang juga meminta jasa Aryo mendesain wajah mobil. Aryo menyebut beberapa pejabat yang mobilnya ia modifikasi, antara lain anggota DPRD Nurhasanah dan Azwar Yacub, Wendy Melfa (mantan bupati Lampung Selatan), Aries Sandi (bupati Pesawaran), Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri, Andy Achmad, dan beberapa pejabat teras di Lampung lainnya. Kini ia tidak hanya menerima order modifikasi seharga puluhan juta. Ia sudah sanggup menerima order yang mencapai Rp250 juta. “Saya pernah dapat order modifikasi dengan

harga Rp250 juta sampai empat bulan,” kata dia. Baginya, untuk membuat modifikasi yang hebat dan memenangkan kontes diperlukan keberanian untuk bereksplorasi. Jenis mobil yang dimodifikasi tidak harus mahal. Mobil murah pun bisa bagus jika dimodifikasi. Bahkan tidak jarang justru mobil yang murah bisa menang saat ikut kontes modifikasi. “Kehebatan orang yang memodifikasinya yang penting,” kata Aryo. Hasil modifikasi orang Lampung bisa bersaing dengan karya-karya dari kota besar lain. Beberapa modifikasi dari Lampung yang dibawa ke Jawa selalu mendapat juara. Bahkan pada saat kontes tahun 2002 di Bandung, satu mobil modifikasi dari Lampung merebut empat trofi. “Saya yakin dengan hasil modifikasi yang saya buat. Modifikasi anak Lampung bisa ngalahin Jakarta dan Bandung. Saya berani ngacak-ngacak modifikasi dari kota-kota besar lain,” kata dia. Kehebatan Aryo dalam memodifikasi memang sudah tidak diragukan. Berbagai trofi sudah diraih. Mulai dari kegiatan lokal sampai kontes nasional pernah ia menangkan. Beberapa piala ia pajang di bengkel. Masih ada beberapa piala yang diambil teman dan diletakkan di rumah.Setidaknya sudah ratusan kontes dan kompetisi yang diikuti pria berumur 38 tahun ini. Aryo juga pernah dikontrak untuk mendesain mobil Djarum Black untuk beberapa tahun. Ia juga mengajari anak buahnya yang bekerja di bengkel untuk tahu dan mengerti cara memodifikasi yang baik. Para pekerjanya pun ada yang sudah berani membuat modifikasi mobil untuk dilombakan. “Anak buah saya ajarin dari nol. Ada anak yang enggak bisa baca tapi terus saya ajari. Sekarang dia sudah jago dan pernah menang kontes modifikasi,” kata Aryo. Selain alasan untuk mempromosikan lewat kontes, ada sebuah kebanggaan jika hasil modifikasi mendapat juara. “Apalagi kalau kontesnya membawa nama daerah. Bangga rasanya,” kata dia. (PADLI/M-1)

CMYK

±

±


±

±

CMYK

Kesehatan

Minggu, 9 OKTOBER 2011 lampung post

±

±

CMYK

I 17

2 Juta Orang Meninggal karena Polusi SETIAP tahunnya, polusi udara merenggut nyawa 2 juta orang di seluruh dunia. Menurut catatan World Health Organization (WHO), hampir 1.082 kota di 91 negara, terdapat kadar tinggi polusi partikel halus yang bisa menyebabkan penyakit jantung, kanker paruparu, asma, dan infeksi pernapasan akut.

±

n b-green

Data WHO menunjukkan Iran, Mongolia, dan Botswana me­nempati ranking teratas buruknya polusi udara, sedangkan Kanada dan Amerika Se­ rikat memiliki kota-kota dengan tingkat polutan terendah. WHO juga me­ masukkan 5 kota besar di Indonesia dalam pe­ mantauan tingkat polusi udara tersebut. Hasilnya, polusi udara di Kota Me­ dan tercatat yang paling tinggi melampaui Sura­ baya, Bandung, Jakarta, dan Pekanbaru. Tingkat polusi udara diukur dari kadar partikel dalam udara yang disebut PM10. Partikel ini ber­ diameter 10 mikrometer atau kurang yang bergerak di udara. Batas maksimal PM10 yang direko­

±

Berapa Peluang Hidup Pasien Kanker Pankreas? SALAH satu pendiri dari Apple Inc, Steve Jobs meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker pankreas sejak tahun 2004. Sebenarnya berapa besar harapan hidup dari seorang pasien kanker pankreas? “Peluang hidupnya kecil banget, karena biasanya ditemukan setelah kanker tersebut dalam stadium lanjut sehingga kesempatan hidupnya kecil,” ujar Drajat Ryanto Suardi, Kamis (6-10). Drajat menuturkan hal ini karena letak pankreas yang berada di organ dalam perut sehingga sulit untuk melakukan early detection (deteksi dini). Kalau kanker masih dalam sta­ dium awal, tidak akan muncul gejala, tapi jika kanker tersebut sudah besar dan menekan saluran getah pankreas, baru timbul rasa nyeri. “Tapi kadang-kadang rasa nyeri yang timbul sering dianggap sebagai nyeri lambung karena letaknya yang dekat, jadi orang sering mengira itu maag atau gastritis,” ujar dokter yang menjabat sebagai ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia. Sampai saat ini penyebab dari kan­ ker pankreas belum diketahui dengan pasti dan masih dalam tahap dugaan.

±

±

Namun, ada teori-teori yang menga­ takan bahwa faktor genetik berperan meskipun bukan faktor yang utama, serta adanya ketidakseimbangan faktor pertumbuhan sel. Kanker pan­ kreas ini biasanya dimulai di jaringan pankreas yang terletak horizontal di bagian belakang bawah perut. Organ ini berfungsi mengeluarkan enzim yang membantu proses pencernaan serta hormon insulin untuk mengatur metabolisme gula. Kanker ini bisa menyebar dengan cepat dan jarang sekali terdeteksi pada tahap awal, sehingga kerap menjadi penyebab kematian utama kanker. Se­ lain itu, tanda dan gejala dari kanker ini kemungkinan besar tidak muncul sampai kanker tersebut cukup besar dan operasi untuk pengangkatannya juga sudah sulit. “Kalau sering mengalami gejala maag yang hilang timbul, sering kita mengarah ke sana. Untuk mendiag­ nosisnya biasanya dilakukan peme­ riksaan USG dan juga endoskopi,” ujar dokter yang juga menjabat se­ bagai Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia. Sedangkan untuk pengobatan ter­ gantung pada stadium, lokasi kanker, usia dan kesehat­ an pasien secara menyeluruh. Jika memu ng k in ka n peng­obatan kanker pankreas melalui operasi pembe­ dahan. Tapi jika tida k memu ng­ kinkan, pengobatan dilakukan untuk mencegah kanker pankreas tetap tum­ buh serta menye­ bar ke daerah lain. “Pencegahannya sulit, tapi yang ter­ penting melakukan pola hidup sehat, itu yang utama sama seperti pencegahan untuk jenis kanker yang lainnya,” ujar Drajat. (DTC/M-2)

CMYK

mendasikan WHO adalah kurang dari 20 mikrogram/m3. Pada angka tersebut, polutan di udara dapat menyebabkan penyakit pernapasan yang serius bagi manusia. Beberapa kota tercatat memiliki tingkat par­ tikel polusi (PM10) 15 kali lebih tinggi daripada pedoman WHO. Medan tercatat memiliki polutan tertinggi dengan kadar PM10 sebe­ sar 111 mikrogram/m3. Berikutnya Surabaya dengan kadar PM10 69 mikrogram/m3, dan Jakarta memi­ liki kadar PM10 sebesar 43 mikro­ gram/m3. Kota terakhir di Indonesia yang disurvei WHO adalah Pekanbaru dengan kadar PM10 sebesar 11 mikrogram/m3, atau sama de­ ngan beberapa kota di Kanada dan Amerika Serikat, seperti Ed­ monton, Honolulu, Quebec. Kon­ disi udara di Pekan baru jauh lebih baik dibandingkan Sydney yang

memiliki kadar PM10 sebesar 12 mikrogram/m3. Pada negara maju dan berkem­ bang, kontributor terbesar polusi udara perkotaan di luar ruangan, termasuk motor, pabrik, dan industri, pembakaran biomassa dan batubara, serta batu bara pembangkit listrik.

1.000 ibu selama enam tahun, yaitu antara tahun 2000 dan 2006. Berdasar penelitian itu, mereka menemukan bahwa bayi baru lahir yang berat optimalnya dapat men­ capai 3,5 kg, ternyata banyak yang lahir dengan berat 58 gram lebih ringan. Dibandingkan efeknya pada ibu hamil yang merokok, ibu yang terpapar asap kendaraan bermo­ tor memiliki efek setengahnya. Pereira mengatakan hasil ini cukup mengejutkan karena penelitiannya ini mengamati efek udara yang telah memenuhi pedoman standar kualitas nasional. Menurut dia, pesan yang bisa di­ ambil dari hasil penelitian ini adalah kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga tingkat emisi tetap rendah. Kurangi berkendaraan, gunakan alat transportasi umum, perbanyak bersepeda dan berjalan kaki. (M-2)

Hambat Pertumbuhan Janin

Polusi udara tidak hanya merusak kesehatan orang dewasa, tapi juga berdampak buruk terhadap pertum­ buhan janin. Hasil penelitian yang dipimpin Asisten Profesor Gavin Pereira, ilmuwan dari University of Western Australia, menyatakan asap kendaraan bermotor menghambat pertumbuhan janin. Mereka memantau tingkat emisi lalu lintas di wilayah dengan ke­ giatan industri yang relatif rendah kemudian membandingkannya dengan catatan kelahiran lebih dari

±

INFO SEHAT

Ratusan Virus Baru Ditemukan di Selokan SELAIN menjadi muara bagi saluran pembuangan limbah rumah tang­ ga, selokan juga ditinggali beraneka makhluk hidup. Tak heran jika tempat ini punya jenis kuman paling beragam, termasuk ratusan virus yang belum pernah diketahui sebelumnya. Seba­ nyak 234 virus baru ditemukan saat para ilmuwan dari University of Pittsburg meneliti sejumlah sampel dari berba­ gai selokan di seluruh Amerika Utara, Eropa, dan Afrika. Dari sampel-sampel itu, para peneliti melakukan isolasi virus untuk diidentifikasi. “Yang mengejutkan dalam penelitian ini, sebagian besar virus yang kami temukan belum pernah kami temukan maupun teridentifikasi sebelumnya,” kata salah seorang peneliti, Roger Hendrix, seperti dikutip dari Science­ daily, Jumat (7-10). Selain virus-virus baru, para ilmuwan juga menemukan 17 virus umum yang diketahui sering menginfeksi manusia. Di antaranya beberapa jenis adenovirus, norwalk

virus penyebab flu perut), dan human papiloma virus (penyebab kutil dan kanker serviks). Namun, dari sekian banyak jenis kuman di selokan, hampir 90% adalah virus yang berasal dari tumbuhan. Sebagian kecil sisanya berasal dari makhluk hidup lain, termasuk bacteriophage, yakni virus yang menginfeksi kuman lain, khususnya bakteri. Berdasar temuan ini, para ilmuwan menyebutkan selokan merupakan tempat dengan jenis ku­ man paling beragam, khususnya berba­ gai jenis virus. Sejauh ini, total ada 3.000 jenis virus yang telah teridentifikasi dari berbagai ekosistem dan ratusan di antaranya ada di selokan. Awalnya para ilmuwan memilih selo­ kan sebagai lokasi penelitian karena tempat ini dinilai paling mewakili ke­ ragaman ekosistem. Selain menjadi tempat penyaluran limbah rumah tangga oleh manusia, tempat ini juga ditinggali binatang dan sering dikotori tumbuhan. (DTC/M-2)

Inggris Luncurkan Obat Tumor Otak Anak OBAT yang dapat mengecilkan tumor otak hingga 50% pada anak dengan penyakit itu telah diluncurkan di Inggris. Nantinya, dokter akan dapat mengajukan permohon­ an dana dari perwalian kesehatan untuk mendapatkan Votubia (everolimus). Obat itu ditujukan bagi anak-anak dengan pertumbuhan tumor otak nonganas yang berhubungan dengan kondisi yang disebut tuberous sclerosis complex (TSC). Pil yang diminum sekali sehari ini me­ nawarkan alternatif untuk operasi dan d i p e r k i r a k a n d a p a t m e ny e l a m a t k a n hingga 1.600 anak muda penderita tumor di Inggris. Obat yang telah diberikan status obat untuk penyakit langka ini telah terbukti mampu mengecilkan sel tumor raksasa astrocytoma subependymal (SEGA) yang terkait dengan TSC. Seper ti dikutip dari Press Association Selasa (27/9), TSC adalah kelainan genetik yang mengarah ke nontumor ganas yang terbentuk di organ, terutama di otak dan ginjal. Tumor otak terjadi pada sekitar 20% pasien dengan TSC ini menyebabkan cacat fisik dan mental. Kepala Penelitian Tub erous Sclerosis Association Chris Kingswood menga­ takan, “Sejak lama telah ada kebutuhan ak an p erawatan b erlisensi yang b er­

±

±

guna sebagai alternatif untuk operasi otak invasif. Everolimus adalah produk berlisensi pertama yang dapat ditawar­ k an kep a da p asien untuk m en gat asi p enyebab kondisi yang melemahk an mereka. Obat ini akan bekerja dengan menghalangi protein yang ber tindak sebagai regulator penting dari pertum­ buhan sel tumor.” Finbar O’Callaghan, konsultan neurologi pediatrik di Universit y of Bristol, me ­

ngatakan: “SEGA merupakan komplikasi serius di TSC, akuntansi untuk sebagian besar kematian meningkat dilihat dalam kondisi ini. “Sampai sekarang, operasi otak telah menjadi satu-satunya pilihan untuk peng­ obatan. Ketersediaan terapi farmakologis ini tentu mejadi tonggak utama dan menyediakan pilihan pengobatan dalam kasus-kasus di mana operasi sulit dilaku­ kan.” (MI/M-2)

CMYK

±


±

±

CMYK

Fokus

minggu, 9 Oktober 2011 lampung post

±

±

CMYK

I 18

TNBBS segera Bersih Perambah

±

SEKITAR 650 personel di bawah kendali Polda Lampung “menyerbu” kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung

barat, 3—7 Oktober 2011. Ratusan hunian para perambah “selesai”. Persoalan perambahan di Hutan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) wilayah Kabupaten Lampung Barat sangat kompleks. Tidak hanya soal kerusakan hutan, satwa, tetapi ratusan kepala keluarga (KK) yang telah mengandalkan hidup dengan menjarah kawasan itu. Mereka tidak punya pencarian lain sehingga tetap nekat meskipun harus berhadapan dengan undang-undang. Dari sekitar 20 ribu hektare areal TNBBS di Resort Pugung Tampak, sekitar 8.030 hektare atau lebih dari 40% kondisi­nya rusak parah. Sejauh mata memandang tidak terlihat lagi adanya pohon besar. Kawasan itu telah berubah fungsi menjadi areal perkebun­ an produktif, seperti kopi, lada, kakao, dan tanaman pertanian lainnya. Pada Juni 2011, ketika dilangsungkan operasi penurunan perambah, wartawan Lampung Post sempat mewawancarai tokoh masyarakat Pekon (Desa) Rata­ agung, Kecamatan Lemong, Syahri. Ia pernah menjabat sebagai peratin (kepala desa) pada era 1990-an. Ia mengatakan awal mula terjadinya aktivitas perambahan hutan di kawasan TNBBS Resort Pugung Tampak terjadi pada 1993. Saat itu, belasan kepala keluarga dari beberapa kecamatan di Pesisir dan wilayah Liwa sekitarnya secara bertahap masuk dalam hutan kawasan dan melakukan pembabatan hutan untuk disulap menjadi areal perkebunan produktif. Bertambahnya perambah dalam kawasan dan terus berlanjut, apalagi yang telah merambah dan menghasilkan, secara bertahap mengajak sanak keluarga untuk ikut berkebun kedalam hutan. Alhasil, semakin tahun jumlahnya terus bertambah. Bahkan sejak tahun 2000, pembabatan hutan kawasan yang dilindungi negara tersebut juga dilakukan oleh perambah yang berasal dari kabupaten dan provinsi lainnya. Ada dari Lampung Selatan, Tanggamus, OKU Selatan (Sumsel) hingga yang dari Kaur, Bengkulu. Suandi (31), seorang perambah asal Kabupaten OKU Selatan, mengaku keluar dari kawasan pada malam hari bersama sekitar 75 KK pada operasi terpadu bulan Juli 2011 lalu. Bapak beranak satu itu mengaku telah mendiami lokasi kawasan sejak tahun 2006, untuk mencari kehidupan dalam memenuhi kebutuhan

±

n LAMPUNG POST/HENDRI ROSADI

Gambar dalam foto ini adalah kawasan TNBBS yang sudah digunduli perambah dan ditanami kopi, kakao, dan lainnya lengkap dengan gubuknya. Lokasi ini yang menjadi sasaran tim untuk dimusnahkan.

hidup sehari-hari karena tidak memiliki pekerjaan dan lahan di luar kawasan. Awalnya ia bersama istrinya hanya bekerja sebagai kuli harian yang membantu mengoret dan memetik buah kopi dan lada milik perambah lain. Karena merasa tidak cukup untuk bertahan hidup, ia pun kemudian nekat membuka lahan sendiri yang masih hutan belantara menjadikannya perkebunan kopi. Operasi penyisiran perambah oleh petugas memang menjadi momok. Setiap kali ada petugas yang masuk mereka semua pasrah dan berusaha kucing-kucingan. Se­ telah diketahui petugas telah keluar, mere­ ka kembali beraktivitas seperti biasa. ”Mau diapakan saja saya sudah pasrah, karena kami tidak punya pilihan lain. Mau pulang ke kampung juga tidak ada usaha. Daripada jadi maling lebih baik kami mencari hidup dalam kawasan,” kata dia. Menurut keterangan Kepala Bidang Pengelolaan TNBBS Wilayah II Edy Susanto, sebelum operasi penurunan perambah sejak 3—7 Oktober 2011 tersebut adalah kali ketiga. Pada Oktober 2010 dan Juni 2011 juga pernah telah dilakukan operasi penurunan perambah,

dan upaya pemusnahan tanam tumbuh yang ada di kawasan TNBBS Resort Pugung Tampak. Sebelum dilakukan operasi, terang Edy, pihak TNBBS bersama aparat kepolisian dan unsur pemerintah daerah telah rutin mengumpulkan pe­ramabah untuk menyosialisasikan agar mere­ka meninggalkan hutan kawasan yang dilindungi negara itu. Mereka mene­ rangkan mulai dari dasar hukum, tujuan pelarangan hingga dampak dari kerusak­ an taman nasional. Namun upaya tersebut, kata Edy, tidak membuat perambah yang berada di dalam kawasan untuk meninggalkannya. Sementara berbagai elemen, baik pemerintah maupun nonpemerintah hingga organisasi pemerhati lingkungan tingkat dunia, terus menyoroti kerusakan TNBBS. Upaya untuk memulihkan fungsi TNBBS sebagai hutan konservasi dan penyangga kehidupan juga didukung oleh pemerintah kabupaten melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat No:B/211/KPTS/II.11/2010. tertanggal 7 Juli 2010 tetang tim terpadu penanganan perambah hutan Lampung Barat. Keputusan Bupati Lambar terse-

but, kata Edy, ditindaklanjuti dengan pembentukan tim terpadu operasi penurunan perambah yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari TNBBS, Polres, Kodim, Dinas kehutanan, dan beberapa instansi terkait lainnya di lingkup Pemkab Lambar. Yang melakukan penurunan perambah pada Oktober 2010, saat berlangsungnya operasi, petugas melakukan pembakaran pondokan dan menangkap tiga orang warga yang kedapatan berada dalam kawasan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun karena hanya diikuti oleh puluhan petugas, operasi tersebut tidak membuahkan hasil maksimal, dan pascaoperasi perambah kembali masuk ke dalam kawasan. Pada Juni 2011, tim terpadu operasi penurunan perambah kembali beroperasi dengan jumlah personel mencapai 170 orang. Petugas terdiri dari unsur petugas BBTNBBS, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Polres Lambar, Dinas Kehutanan Lambar, Satuan Polisi Pamong Praja. Juga Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Liwa, Kodim, Rhino Protection Unit (RPU), Yayasan Badak Indonesia (YABI), Satuan Polhut

Reaksi Cepat (Sport) Taman Nasional Way Kambas, dan Worldlife Conservation Society (WCS). Mereka melakukan pengosongan di 15 titik yang ada Kecamatan Lemong. Lagi-lagi usaha tersebut juga tidak menyurutkan niat perambah untuk kembali ke dalam kawasan. Karena operasi yang hanya berlangsung selama tiga hari tersebut masih menyisakan ratusan gubuk dan ratusan hektare areal perkebunan yang tidak sempat dimusnahkan. Pada 3—7 Oktober 2011, tim terpadu kembali melakukan operasi di bawah komando Jajaran Polda Lampung dengan menerjunkan setidaknya 650 personel dari berbagai kesatuan yang tergabung dalam terpadu operasi penurunan permambah. Tim tersebut ditugaskan untu k melakukan pengosongan lahan di 15 lokasi. Antara lain Talang Km 72 hingga Keramat Manula, Talang Km 65-Km 72. Talang Way Penaga, Way Selelayang, dan Durianbalak. Selanjutnnya Talang Way Manula, Simpang PDI, Kubu Mutung, Talang Kekup, Pematang Balak, Way Lemong, Simpang Kandis, Way Nungkah, Simpang Lunik, dan Talang Atar Lintik. (HENDRI ROSADI/M-1)

±

Lampung Barat sebagai Kabupaten Konservasi

±

n LAMPUNG POST/HENDRI ROSADI

Petugas sedang mengoleskan cairan kimia ke tunggak pohon kopi yang baru ditebang agar tidak tumbuh lagi.

±

CMYK

Teriakan histeris dan hujan air mata memang sempat terjadi saat operasi perambah hutan TNBBS meluluhlantakkan hunian sederhana dan pohon berbagai komoditas, awal Oktober lalu. Namun, untuk kepentingan yang lebih besar dan panjang, langkah tegas itu harus dilakukan. Menanggapi itu, Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri menga­ ku prihatin dengan permasalahan ini. Meskipun demikian, kata dia, pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemprov melalui petugas yang tergabung dalam tim terpadu penurunan perambah untu k mengembalikan fungsi hutan TNBBS. Sebab, kawasan itu adalah hutan penyangga seiring dengan ditetapkannya Kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten koservasi. ”Antara Pemerintah Pusat, Pemprov, dan kabupaten harus sejalan. Jadi, kami mendukung sepenuhnnya,” kata dia. Dia meminta bagi perambah yang berasal dari luar Lampung Barat untuk dikembalikan ke dae­ rah asalnnya. Karena berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Pemkab Lampung Barat, peramabah asal Lambar semuannya bersedia keluar dan memiliki lahan di luar kawasan. “Namun, jika memang ada peram­bah asal Lambar yang benar-benar tidak memiliki lahan

dan tempat tinggal di luar hutan kawasan, akan diupayakan untuk dilibatkan dalam menempati lahan hutan tanaman rakyat (HTR) yang masih kosong,” kata dia Lebih lanjut, Mukhlis berharap Pemerintah Pusat dan Pemprov untuk dapat menfasilitasi, se­ hingga beberapa kabupaten lainnya di hilir yang juga ikut merasakan manfaat dari penghijauan tersebut supaya ikut berpartisipasi. ”Karena jika hutan di Lambar yang menjadi hulu terjaga, kabupaten yang ada di hilir juga merasakan manfaatnya. Begitu juga jika hutan rusak, dampaknnya juga dirasakan. Jadi, seharusnya semua ikut berpartisipasi,” kata dia. Kabid Pengelolaan TNBBS wilayah II Edy Susanto mengatakan pada operasi-operasi sebelumnnya petugas hanya membakar pondokan dan memusnahkan sebagian tanaman. Kali ini petugas kembali menghanguskan pondokan dan memusnahkan tanaman produktif menggunakan gergaji mesin serta memoleskan cairan kimia sehingga tanaman yang telah dimusnakan tidak tumbuh lagi. Serangkaian operasi tersebut, kata Edy, untuk mengosongkan kawasan TNBBS yang rusak parah, dan mengembalikan fungsinnya sebagai hutan penyangga kehidup­ an, dan kelestarian hutan kawasan sangat memengaruhi siklus dan ekosistem kehidupan. TNBBS menjadi juga menjadi

±

±

n LAMPUNG POST/HENDRI ROSADI

Seorang petugas sedang membabat tanaman kopi dengan latar belakang gubuk perambah yang dibakar. Tindakan ini dilakukan agar perambah tidak kembali ke kawasan konservasi.

hulu bagi daerah aliran sungai (DAS) dan wilayah serapan air bagi delapan kabupaten di Provinsi Lampung, di antaranya Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, dan Tenggamus, Lampung Tengah, Bandar Lampung, dan lainnya. Sehingga jika kerusakan tidak dicegah sejak dini, di masa yang akan datang kabupaten tersebut terancam kekurangan pasokan air bersih, serta mudah terancam banjir ketika musim hujan. Selain itu, kata Edy, dampak kerusakan hutan kawasan, me-

nyebabkan sering terjadinnya konflik antara manusia dengan binatang satwa, seperti gajah, macan, dan lain-lain yang sewaktuwaktu memasuki permukiman warga karena lahan bagi binatangbinatang tersebut untuk mencari makan tidak tersedia lagi. ”Kalau hutan rusak, akan sering terjadi konflik antara manusia dan binatang karena tidak ada lagi tempat mencari makan,” kata Edy. Yang lebih parah, kata Edy, terputusnnya mata rantai ekosistem kehidupan yang dapat menyebab-

kan mewabahnnya hama, seperti tikus, ulat, belalang, dan lain-lain, yang pada akhirnnya akan merugikan manusia itu sendiri. Lebih jauh, Edy menegaskan setelah pengosongan dan pemusnahan di dalam kawasan TNBBS, Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan TNI AD akan melakukan kegiatan reboisasi melalui program penanaman 3,2 juta pohon pada areal kawasan TNBBS di Resor Pugung Tampak dan beberapa wilayah lainnya di Lampung Barat. (HENDRI ROSADI/M-1)

CMYK

±


± ±

CMYK CMYK

± ±

Perjalanan Mengintip Komunitas Film Lampung di Pahawang

I 19

Minggu, 9 OKTOBER 2011 lampung post

± ±

± ±

CMYK CMYK

±±

Komite Film Dewan Kesenian Lampung (DKL) membuat program Film Masuk Desa di Pulau Pahawang, Punduhpidada, Pesawaran, 2—5 Oktober 2011. Agenda utamanya adalah produksi film dokumenter dan pemutaran film bersama masyarakat. Memutar tubuh di atas ketinggian bukit di atas Pulau Pahawang sambil melepas pandang di siang hari, seolah berada di dunia lain. Angin yang bertiup sepoi lembut meraba tubuh sehingga pori-pori terisi partikel yang menyegarkan. Pulau yang berada di Kecamatan Punduhpidada, Kabupaten Pesawaran, ini seperti sepotong surga yang turun ke bumi. Tumbuhtumbuhan hijau lestasi, air laut membiru bening, dan lekuk-liku bangun pulau yang dibordir pasir putih, seperti gambaran dalam dunia khayal. Pulau Pahawang memang sudah cukup dikenal sebagai pulau lestari. Bukan hanya alamnya, masyarakatnya juga relatif masih murni dari pengaruh keserakahan duniawi. Tak heran jika banyak komunitas ingin hadir, menikmati, dan mengabadikan setiap detail pulau ini. Itu juga yang membuat ketertarikan Komite Film Dewan Kesenian Lampung (DKL). Para seniman gambar bergerak ini menfasilitasi beberapa komunita film mengeksplorasi gumuk besar yang amat subur itu, 2—5 Oktober 2011 lalu. Kegiatan ini bertajuk Film masuk desa.

± ±

: DO FOTO

K UM

ENTA

SI D K

Rombongan “Film Masuk Desa” memasuki dermaga di Pulau Pahawang. Keindahan dan kelestarian alam pulau ini menjadi daya pikat utama komunitas film DKL untuk berproduksi di sini.

Kegiatannya, antara lain produksi film dokumenter dan pemutaran film bersama masyarakat setempat. Produksi film dilakukan tiga komunitas film Lampung yang memang sudah memiliki prestasi di tingkat lokal maupun nasional, yaitu SMK Negeri 5 Bandar Lampung, SMK Bhakti Utama, dan Komunitas Escord. Tiga komunitas tersebut hasil dari seleksi yang dilakukan Komite Film Dewan Kesenian Lampung. “Ini adalah salah satu agenda Komite Film DKL. Tujuannya supaya komunitas film melakukan kreativitasnya da la m berka r ya, ser ta mampu berinteraksi de­ ngan masyarakat setempat dalam melakukan proses hunting lokasi, riset, dan shooting,” kata Dede S. Wijaya, ketua Komite Film DKL. Meskipun diberi

kebebasan berekspresi dan kreativitas, kata Dede, pembuatan film ini juga diberi tema, yakni Mengembangkan potensi lokal melalui media film. Dari tema itu, masing-masing komunitas bisa mengembangkan ide setelah melihat kondisi lapangan. Komunitas Film SMKN 5 Bandar Lampung mengambil subtema tentang pendidikan dan kesehatan. Komunitas Film Bha kti Utama, yang memang perna h menjuarai Festival Film Dharmajaya 2011, membuat subtema tentang mangrove dan lingkungan hidup. Dan Komunitas Escord subtemanya tentang pariwisata, sosial, dan budaya. Selama proses produksi berlangsung, para filmmaker berdecak kagum, karena banyak hal yang dapat diangkat secara sinematik. Pertama, keindahan alam di Pahawang, keragaman suku yang ada di pulau tersebut, dan kelestarian mangrove tumbuh secara alamiah dengan berbagai macam jenis. Film-film dokmenter yang mereka buat diharapkan mampu berbagi informasi tentang potensi, arah pengembangan, dan

± ±

Selain produksi film, malam harinya seluruh komunitas film berbaur bersama masyarakat setempat dengan memberikan hiburan nonton film bareng. Ini sebagai apresiasi masyarakat dalam membantu terhadap kegiatan komunitas film selama produksi berlangsung. (REL/M-1)

±±

L

Seorang peserta berdiri di bukit sambil menyandang kamera untuk menikmati indahnya alam Pulau Pahawang.

± ±

rencana penataan desa Pulau Pahawang. Film ini juga memberikan gambarkan kodisi existing Desa Pulau Pahawang. “Dengan film yang berkualitas dari segi artistik dan konten, kami bisa ikutkan ke kancah festival film nasional dan internasional, kata Firdaus Rusmil, ketua panitia kegiatan ini.

CMYK CMYK

± ±

Aktifitas warga nelayan di dermaga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para sinematik.

CMYK CMYK

±±

± ±


± ±

CMYK CMYK

Minggu, 9 OKTOBER 2011 lampung post

± ±

± ±

± ±

CMYK CMYK

Fashion Batik Sebagi Merentas ‘Fashion’ Indonesia

I 20 ±±

LAMPUNG memiliki batik sebagi sebagai warisan budaya daerah. Batik sebagi yang dominan dengan corak siger, tapis, gajah, dan kapal itu hanya dikenal oleh masyarakat Lampung. Desainer Lampung, Aan Ibrahim, mencoba memperkenalkan batik sebagi ke dunia fashion Indonesia dengan inovasi corak kembang.

FOTO: IKH SA

N

± ±

± ±

± ±

gendongan masyarakat Lampung zaman dulu. “Batik sudah lebih dahulu muncul di Jawa, sedangkan batik Lampung baru muncul sehingga cukup sulit bersaing dengan produksi Jawa yang sudah lebih dahulu dikenal,” kata Aan Ibarahim. Agar batik Lampung bisa bersaing de­ ngan batik dari Jawa, maka harus dilakukan inovasi motif yang bisa diterima secara nasional. Selain menampilkan batik sebagi dengan motif kembang, Aan juga mendesain motif tapis klasik. Berbeda dengan tapis modern, tapis klasik menampilkan desain yang abstrak. Model tapis abstrak berwarna hitam dengan lengan panjang. Motif ini cocok untuk para orang tua yang menumbuhkan kesan dewasa dan tegas. (MG2/M-2)

Harajuku Mini dari Gwen Stefani

Percaya Diri dengan Kaus Tumpahan Kopi APA yang Anda khawa­ tirkan ketika sedang me­ nyeruput kopi panas? Jangan sampai kopi itu menumpahi kaus atau baju yang Anda pakai. Nah, ide tumpahan kopi itu malah diman­ faatkan oleh desainer berba kat pemena ng CFDA/Vogue Fashion Fund Alexander Wang ke dalam desain kaus untuk Sturbuck demi merayakan ulang tahun ke-40 gerai kopi terse­ but. Selain Wang, dua desainer berbakat lainnya yang juga pe­ menang CFDA terlibat dalam desain kaus yang diproduksi dalam jumlah terbatas ini, yaitu Sophie Theallet dan Billy Reid. Masing-masing mendesain sebuah kaus edisi terbatas berdasarkan pengalaman mereka sendiri dengan Starbucks. Wang menuangkan kegelisahan terhadap kafeina pada kaus rancangannya. “Hal pertama yang kami pikirkan adalah apa yang dicoba dihindari oleh setiap orang, yakni menumpah­ kan kopi ke kausnya. Ide ini berubah menjadi desain, kami berharap orang bersenang-senang dengannya,” kata Wang seperti dikutip situs elle.com. Sementara itu, Sophie Theallet mendapatkan inspirasi dari masyarakat global dan semua koneksi yang melibatkan secangkir kopi Star­

Batik sudah diakui dunia sebagai warisan budaya Indonesia. Hampir semua daerah memiliki ciri khas batik. Kekhasan itu bisa dari metode pembuatannya maupun co­ raknya yang menunjukkan simbol-simbol adat dan budaya masing-masing daerah. Jika batik jawa kerap menggunakan corak wayang sebagai ciri khas daerah, batik lam­ pung menggunakan siger, tapis, gajah, dan kapal sebagai motifnya. Batik ini dikenal dengan batik sebagi. Namun, menurut Aan Ibrahim, corakcorak itu hanya dikenal oleh masyarakat Lampung. Padahal, sebenarnya, corak batik Lampung tidak hanya dari simbol-simbol formal tersebut. Sejak dulu, sudah ada corak kembang seperti kembang melur, kembang manggis, dan kembang china atau cheno yang terdapat pada kain basahan dan kain

KEDUA putra Gwen Stefani selama ini dikenal sebagai bocah-bocah berpakaian terbaik di Hollywood. Kini, mantan vokalis grup band No Doubt yang beralih profesi menjadi desainer itu meluncurkan lini busana untuk anak-anak. Ikon mode yang menjadi ibu dari Kingston dan Zuma tersebut menciptakan koleksi Harajuku Mini untuk Target. Peritel pakaian itu baru saha merilis sebuah foto Stefani yang berpose bersama seorang bocah perempuan dalam balutan busana menawan. “Harajuku mini adalah impian yang menjadi ke­ nyataan. Aku selalu ingin membuat sebuah lini fashion keren untuk anak-anak yang terinspirasi dari busana anak-anak super­ imut yang kau temukan di Jepang,” ujar desainer berusia 41 tahun itu seperti di­ kutip situs usmagazine.com. Koleksi yang mulai dijual pada 13 November 2011 tersebut dibuat untuk anak usia enam bulan sampai 16 tahun. Harganya berkisar dari 4 dolar AS sampai 30 dolar AS. “Target memberikanku kebebasan kreatif untuk mendesain pakaian anak-anak yang berbeda daripada

yang biasa Anda lihat di luar sana dengan kualitas ba­ gus, perhatian terhadap detail, dan yang paling utama, tersedia dalam harga yang menakjubkan,” kata Stefani. Istri penyanyi rock Gavin Rossdale itu sendiri telah memiliki dua merek busana sukses, L.A.M.B. dan Hara­ juku Lovers. (MI/M-2)

bucks. Billy Reid, di sisi lain, memilih mem­ buka-buka arsip untuk ide desainnya. “Kami terinspirasi dengan gambar-gambar ikonik dan kisah sukses Starbucks selama 40 tahun terakhir. Kami menginginkan kualitas broken-in yang tampak hebat dipakai bolak-balok, sedikit antik dalam hal semangat, dan siap dipakai segera,” ujarnya. Kaus edisi terbatas tersebut diluncurkan sejak 19 September lalu, dan dijual seharga 85 dolar AS di StarbucksStore.com dan lokasi-lokasi Nordstrom tertentu. (MI/M-2)

CMYK CMYK

±±

±±

n justnodoubt

± ±

CMYK CMYK

± ±

Lampung Post Edisi Minggu, 09 Oktober 2011  

lampungpost edisi 09 oktober 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you