Issuu on Google+

CMYK

T E RU J I T E P E R C AYA

www.lampost.co

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

No. 12877

I TAHUN XXXIX

Rp3.000

 Lampung yakin produksi padi tahun ini melebihi target...Hlm.9

Lorenzo menghadapi perjuangan berat di MotoGP Indianapolis...Hlm.12  MI

 LAMPUNG POST.DOK

 ANTARA/PRASETYO UTOMO

PENGUKUHAN PASKIBRAKA. Anggota Paskibraka, Gusti Elvira Ramadhanti, mencium bendera merah putih ketika pengukuhan Paskibraka di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15-8). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengukuhkan 66 anggota Paskibraka, termasuk dari Provinsi Lampung, yang bertugas pada rangkaian upacara peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, besok (17-8).

DEMOKRASI

Hal.

TAJUK Ridho Ficardo Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

40

Pilgub Mundur Desember 2013 BANDAR LAMPUNG (Lampost): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung akhirnya menunda jadwal Pemilihan Gubernur dari 2 Oktober 2013 menjadi Desember 2013. Penundaan tersebut diputus kan dalam rapat pleno KPU Lampung, Kamis (15-8). Rapat dihadiri Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono serta tiga anggotanya, Edwin Hanibal, Firman Seponada, dan Sholihin, sedangkan anggota lainnya, Handy Mulyaningsih, tidak hadir. Rapat menghasilkan tiga keputusan. Pertama, menunda pilgub sampai Desember 2013 tanpa menetapkan kepastian tanggalnya. Kedua, pilgub tetap 2013. Ketiga, jadwal perinci pilgub akan ditetapkan setelah ada kepastian anggaran dari Pemprov Lampung. “Tanggalnya belum ditetapkan, tapi Desember,” kata Nanang Trenggono, usai rapat. Terkait anggaran, hasil revisi terakhir KPU bersama Bawaslu dan Polda Lampung, KPU membutuhkan biaya sekitar Rp184,490 miliar atau turun dari sebelumnya Rp195 miliar. “Ini anggaran yang dibutuhkan KPU, belum termasuk untuk Bawaslu dan Polda,” kata dia. Nanang menegaskan tahapan yang belum berjalan tetap akan dilanjutkan meskipun terpaksa diundur. Ia mencontohkan penetapan pasangan calon yang seharusnya pada hari ini diundur sampai Desember. “Tahapannya kan tinggal penetapan dan nomor urut calon, kemudian daftar pemilih tetap dan logistik,” ujarnya. Secara terpisah, Kapuspen Kementerian Dalam Negeri Restu Ardy Daud mewanti-wanti agar alokasi dana Pilgub Lampung tidak meminjam dari Bank Lampung karena masih banyak alternatif lain. “Dana pilgub hanya bisa dari APBD. Sebab itu, kedatangan Kemendagri pekan depan untuk mengetahui kesiapan anggaran pemerintah provinsi,” kata dia. Tim yang akan bertandang ke Lampung nantinya terdiri dari Dirjen Otda, Dirjen Keuangan Daerah, dan staf Kemendagri. Menurut Restu, Kemendagri tetap mendorong pilgub dilaksanakan di 2013 agar tidak mengganggu Pemilu 2014 dan pilpres. “Supaya tidak ada pemilihan lain di 2014 nanti,” ujarnya. (CR11/R4)

Lampung Menggapai Kemakmuran BANDAR LAMPUNG (Lampost): Peringatan ulang tahun kemerdekaan ke-68 Indonesia menjadi momentum penting bagi segenap masyarakat Lampung untuk menggapai kemakmuran yang berkeadilan. Berbagai program pembangunan dan proyek besar yang bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat Lampung terus bergulir. “Beberapa program telah berjalan sesuai dengan rencana. Sebagian lagi program bersama pemerintah daerah, pusat, dan swasta yang memerlukan waktu panjang untuk merealisasikannya,” kata Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. di sela-sela halalbihalal Pemprov Lampung dan kepala daerah se-Lampung di kantor Gubernur Lampung, dua hari lalu. Untuk mengejar realisasi program, Pemprov mempercepat penyelesaian sejumlah proyek, antara lain pembangunan Kota Baru Bandar Negara yang terintegrasi dengan pembangunan Institut Teknologi Sumatera (Itera). Kemudian, pengembangan terminal agrobisnis, pembangunan jalan tol, serta pengembangan Bandara Internasional Radin Inten II yang embrionya telah dimulai sebagai embarkasi haji antara. Proyek lain, pembangunan jaringan kereta api, pengembangan kawasan pendidikan unggulan di Lampung Tengah, dan jembatan Selat Sunda

(JSS). “Pekerjaan besar ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemprov, tetapi juga seluruh kabupaten/kota. Saya yakin seluruh program pembangunan dapat terwujud jika semua pihak ikut mendukung,” kata mantan Deputi Operasional Kapolri itu.

P

ekerjaan besar ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemprov, tetapi juga seluruh kabupaten/kota.

Gubernur berharap infrastruktur Lampung menjadi prioritas pembangunan nasional, termasuk satu usulan baru, yakni pembangunan jembatan Wiralaga di Mesuji. Jembatan itu akan menjadi pintu masuk tambahan ke Lampung dari Bengkulu, Martapura, maupun Ogan Komering Ilir. Pembangunan jembatan Wiralaga akan menguntungkan petani, baik dari Lampung maupun dari daerah lain dan menghemat waktu empat jam.

Revisi MP3EI Masih terkait dengan infrastruktur, Pemprov Lampung mengajukan delapan usulan proyek untuk menindaklanjuti hasil rakor gubernur se-Sumatera, Maret 2013. Delapan usulan itu disampaikan ke Pemerintah Pusat sebagai bahan revisi Perpres No. 32/2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). D e l a p a n p roye k i t u m e l i p u t i pengembangan Bandara Radin Inten II oleh Kementerian Perhubungan. Kedua, jalur KA Mesuji—Terbanggibesar (Kementerian Perhubungan). Ketiga, kawasan industri maritim Batubalai (Pertamina dan Kementerian Perhubungan). Keempat, pengembangan kawasan industri Lampung sebagai kawasan ekonomi khusus (PTPN 7). Kelima, pembangunan jalan by pass feeder lintas tengah dan timur Mesuji— Blambangan Umpu (Kementerian Pekerjaan Umum). Keenam, jalur KA Bakauheni—Rejosari (Kementerian Perhubungan). Ketujuh, pengembangan terminal agrobisnis (Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Menko Perekonomian). Terakhir, jalur KA shortcut Rejosari—Tarahan mulai 2015—2017. (VER/R4)

Menganyam Kesejahteraan PADA mulanya adalah cita-cita. Cita-cita itu mengenai kemerdekaan yang dianyam di atas janji suci menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Setelah 68 tahun melangkah, inilah saat terindah masuk ruang senyap sejenak untuk melakukan refleksi dan introspeksi. Refleksi untuk menyegarkan kembali ingatan tentang tujuan berbangsa dan bernegara. Introspeksi untuk mengevaluasi apakah tujuan mendirikan Republik Indonesia sudah tercapai. Tujuan berbangsa dan bernegara yang terpatri dalam konstitusi ialah untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Merajut kesejahteraan rakyat harus menggunakan instrumen demokrasi, penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan antidiskriminasi. Itulah instrumen yang mengantarkan langkah Indonesia dalam derap negara beradab. Kesejahteraan bagi seluruh rakyat masih menjadi perjuangan. Perjuangan baru henti berdenyut kala hayat tidak lagi dikandung badan. Artinya, pemerintah bekerja lebih keras lagi untuk memakmurkan rakyat. Harus jujur diakui belum sepenuhnya tujuan berbangsa dan bernegara itu tercapai. Namun, dengan jiwa besar pula mesti dikatakan sudah banyak upaya, dari yang biasa-biasa saja hingga yang tidak biasa, telah dilakukan untuk mewujudkan tujuan kemerdekaan. Pemerintah Provinsi Lampung sudah berikrar janji setia memakmurkan rakyat dalam visinya, yaitu membangun dan mengoptimalkan potensi perekonomian daerah dengan berbasis agrobisnis dan ekonomi kerakyatan yang tangguh, unggul, dan berdaya saing. Perekonomian daerah berbasis agrobisnis sudah mengukir prestasi yang melambungkan nama Lampung hingga ke mancanegara. Hasil pertanian dan perkebunan Lampung, misalnya, telah menjadi penopang perekonomian nasional. Lampung masuk 10 provinsi penghasil beras tertinggi. Sai Bumi Ruwa Jurai hingga kini masih menjadi sentra penghasil ubi kayu terbesar di Tanah Air. Produksinya per tahun rata-rata mencapai 9 juta ton. Total luas lahan singkong di Lampung mencapai 366.830 hektare. Luas lahan singkong ini kini nyaris menyamai lahan padi yang mencapai 447.374 hektare. Lampung juga mengharumkan nama negeri ini sebagai produsen kopi robusta terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam. Sedikitnya, terdapat 161 ribu hektare areal perkebunan kopi di Lampung dengan nilai produksi 145 ribu ton per tahun. Keberhasilan Pemerintah Provinsi mengelola perekonomian daerah berbasis agrobisnis patut diacungi jempol. Meski demikian, tantangan terbesar ialah apakah keberhasilan itu dinikmati seluruh petani atau hanya petani berdasi? Fakta yang dicatat Badan Pusat Statistik Lampung mununjukkan pada tahun lalu tingkat kemiskinan daerah ini mencapai 16,18% atau masih di atas rata-rata tingkat kemiskinan nasional yang mencapai 11,96%. Penduduk miskin mayoritas berada di perdesaan dan bekerja sebagai petani, tentu saja bukan petani berdasi. Pada akhirnya, tugas pemerintah ialah menganyam kembali cita-cita kemerdekaan untuk mewujudkan kemakmuran rakyat. 

PENGUMUMAN SEHUBUNGAN dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-68 RI yang ditetapkan pemerintah sebagai hari libur nasional, Lampung Post tidak terbit pada Sabtu (17-8). Harian ini akan terbit kembali pada Minggu (18-8). Pembaca masih dapat mengikuti berita-berita aktual melalui Lampost.co. Kepada pembaca dan relasi harap maklum.  PENERBIT

OAS IS

ASI Sembuhkan Gagap Anak AIR susu ibu (ASI) memiliki sejuta manfaat. Menurut penelitian terbaru di Amerika Serikat, ASI bisa menyembuhkan anak yang berbicara gagap atau kerap mengulang suku kata atau bunyi saat bicara. Studi yang melibatkan 47 anak dan telah diterbitkan di Journal of Communication Disorders, Senin (5-7), itu menemukan anak-anak diberi ASI saat bayi lebih mungkin untuk sembuh dari gagap dan mampu kembali berbicara dengan lancar. “Studi kami menunjukkan ASI dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan syaraf anak,” kata peneliti Jamie Mahurin-Smith dari University of Illinois. (MI/R4)

ANALISIS

HUT Ke-68 RI dan Stabilitas Nasional TEMA HUT ke-68 RI tahun ini yang ditetapkan oleh pemerintah (Istana Negara) yaitu Mari kita jaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi kita guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kata stabilitas menjadi sangat penting di sini dan dapat diartikan bahwa pemerintah ingin mengajak rakyat Indonesia untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi menuju pada kesejahteraan. Bagi Indonesia, membicarakan kata stabilitas nasional seperti membawa pada pemikiran kembali kepada langkah-langkah represif, padahal tidak. Pemahaman kata stabilitas bisa berorientasi menyeluruh untuk mencapai tujuan bernegara dan untuk kebahagiaan rakyat.

CMYK

 LAMPUNG POST.DOK

Penulis: Siti Nurbaya B. Pakar Otonomi Daerah

Untuk stabilitas nasional Indonesia, hal yang menjadi acuan dasar ialah tujuan bernegara kita sebagaimana

tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Senada dengan itu dan dapat menjadi perbandingan, stabilitas juga bisa dicirikan dengan kondisi dan lingkungan yang aman (safe and secure environment), didasari penegakan hukum (rule of law), tata berpemerintahan yang mantap (stable governance), ekonomi yang berkesinambungan dan dapat menjamin (sustainable economy), serta kesejahteraan sosial (social well being) (menurut US Institution for Peace). Stabilitas naisonal juga bisa berarti keteraturan dan ketertiban, pertahanan, kesejahteraan umum serta kebebasan dan keadilan (Bruce Giley, 2009). BERSAMBUNG KE Hlm... 28


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

CMYK

PARIWARA 2

CMYK


 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

 

CMYK

Lampung Makmur

3

 

Lampung Kaya Potensi jagung, coklat, singkong, dan cengkih. Namun, calon anggota legislatif DPR dari daerah pemilihan Lampung I menilai Lampung kurang promosi. Akibatnya, potensi Lampung belum diketahui masyarakat nasional. Padahal, sambungnya, Lampung memiliki SDA hasil tambang seperti marmer, tambang emas di Suwoh Lampung Barat, batu bara, tambang pasir di Lampung Timur, dan minyak bumi. Di sisi lain, komoditas terkenal di bidang kuliner, menurutnya, Lampung tidak kalah dengan daerah lain. “Kami punya keripik pisang dan ini sudah dikenal masyarakat di luar daerah Lampung. Orang Jakarta kalau ke Lampung yang diminta kan oleh-oleh keripik pisang. Nah, ini harus diperhatikan agar terus berkembang dan dapat dipasarkan hingga ke luar Lampung,” katanya. Plt. Ketua DPC Partai Demokrat Bandar Lampung ini mengatakan semua ini bergantung pada intesitas komunikasi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. “Bagaimana kami memperbaiki yang belum teralisasi dan fokus. Kalau kami fokus dengan semua potensi ini, Lampung akan menjadi provinsi percontohan,” kata dia. Anggota MPR-RI/DPR-RI Komisi IX, Fraksi Demokrat DAPIL Lampung 1 Menurut anggota Dewan yang membidangi kesehatan ini, dirinya kini fokus memperjuangkan agar Lampung memiliki rumah sakit dengan fasilitas berkelas Nama: H. Heriyanto, S.E., M.M. Alamat: Jalan Dempo No. 17, Labuhanratu, Bandar Lampung setara dengan rumah sakit di kota besar Lahir: Tanjungkarang, 23 Juli 1964 lainnya. Tentunya dengan pelayanan yang Pendidikan: Magister Manajemen Universitas Jayabaya, Jakarta optimal. Selain juga, dia tengah menguIstri: Sri Budiyantini payakan pembangunan rumah sakit di Anak: Delapan orang (enam putri dan dua putra) beberapa kabupaten baru, seperti Mesuji, Partai politik: Partai Demokrat Pesisir Barat, dan Pringsewu. Organisasi: Ketua Departemen Perencanaan Pembangunan DPP Partai “APBN untuk Lampung khusus untuk Demokrat, Koordinator Wilayah Lampung Partai Demokrat, Plt. Ketua Partai Demokrat Kota Bandar Lampung kesehatan itu bervariasi. Saya sudah beberapa kali menyampaikan pada PROVINSI Lampung kaya potensi sumber daya alam kawan-kawan di Kementerian Kesehatan (SDA) yang dapat diberdayakan untuk kesejahteraan agar melakukan percepatan pembangunan rumah penduduknya. Saat ini diperlukan perhatian serius sakit di Pesisir Barat dan kabupaten/kota lain yang dari pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat merupakan daerah otonom baru,” katanya. maupun juga promosi kontinu untuk menarik investor Perjuangan Ketua Departemen Perencanaan Pemmenanamkan modalnya di Sai Bumi Ruwai Jurai. bangunan DPP Partai Demokrat untuk konstituenAnggota Komisi IX DPR asal Lampung, Heriyanto, nya di Lampung pantas diapresiasi. Selain menduoptimistis Lampung dapat menjadi provinsi per- kung peningkatan kualitas kesehatan, dirinya juga contohan bagi daerah lain. Koordinator Wilayah peduli dan tanggap atas derita masyarakat yang Partai Demokrat untuk Lampung ini mengatakan terkena musibah. Bahkan, saat momen mudik Idkekayaan berupa hasil pertanian dan perkebunan ulfitri 1434 H, ia memfasilitasi warga asal Lampung serta keindahan alamnya bisa menjadi aset terbesar yang tinggal di Jakarta untuk mudik gratis. untuk meningkatkan perekonomian warga. Sebanyak 16 bus mengangkut warga ke Pringsewu, “Semua orang bilang kopi Lampung nikmat, pa- Tanggamus, Pesisir Barat, Kotabumi, dan Bandar dahal penghasil kopi bukan hanya Lampung, tetapi Lampung. “Program dari partai saya fasilitasi mudik orang selalu sebut kopi Lampung. Terlebih, produksi gratis sebanyak 16 bus dari Jakarta ke Lampung. Sekopi kita juga sangat luar biasa. Ini bisa menjadi ko- banyak 6 bus menuju Prinsewu, 4 bus ke Tanggamus, moditas andalan,” ujar Heriyanto, Rabu (14-8). 2 bus ke Pesisir Barat, 2 bus ke Kotabumi, dan 2 bus Selain itu, masih banyak hasil pertanian seperti ke Bandar Lampung,” ujarnya. (U10)

H. Heriyanto, S.E., M.M.

Heriyanto kunjungan kerja di Tanjung Dalem, Pagelaran, Pringsewu.

BIODATA

Heriyanto melepas peserta Mudik gratis dari Jakarta ke Lampung.

Heriyanto kunjungan ke Posyandu Kenanga, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Heriyanto memberiakan bantuan untuk masyarakat korban kebakaran di Pekon Way Petay, Sumber Jaya, Lampung Barat.

Heriyanto memberikan bingkisan lebaran, di Kalianda.

Tips Laptop Tidak Kepanasan Seperti cacing kepanasan, Anda pernah dengar peribahasa ini kan? Tetapi bagaimana jika laptop Anda yang kepanasan? Tentu akan merusak beberapa komponen di dalamnya. Meskipun produsen laptop telah mendesain komponen-komponen ini kuat dalam suhu tertentu, akan tetapi laptop yang panas performanya akan turun. Buktikan saja laptop Anda tidak akan awet dan sangat mudah hang! Tentu Anda tidak menginginkannya kan?

Inilah 6 Tips komputer jitu agar laptop tidak kepanasan: 1. Jangan menyalakan laptop ditempat dengan permukaan empuk atau lembut seperti di atas kasur atau di pangkuan Anda. Hal ini akan menyebabkan sirkulasi udara tidak lancar sehingga udara keluar masuk terhambat dan akhirnya laptop Anda panas. 2. Jika Anda gamer mania, aturlah lama waktu bermain game Anda. Sebab terlalu lama menggunakan laptop dapat menyebabkan laptop cepat panas. Cara ini dapat melindungi LCD Anda sebab, LCD adalah salah satu bagian laptop yang rentan panas. 3. Hindari ruangan yang tertutup atau ruangan yang sirkulasi udaranya tidak baik. Sebainya, gunakanlah laptop anda di ruangan ber-AC atau di tempat terbuka (jangan langsung dibawah matahari lo hehehe) 4. Sebaiknya tidak melakukan overclock dengan perangkat lunak dari luar karena dapat menyebabkan komponen-komponen laptop bekerja secara berlebihan sehingga menyebabkan laptop menjadi mudah panas 5. Gunakanlah cooling pad. Harganya terjangkau. 6. Bersihkanlah lubang sirkulasi udara pada laptop dari debu agar sirkulasi udara lancar. Anda bisa menggunakan mini vacuum cleaner. 

CMYK


CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

Anas Anshori (Kadis Pendidikan Tanggamus)

DAERAH LAMPUNG POST

CMYK

BOS diharapkan mampu membantu memenuhi biaya operasional sekolah dan memberikan layanan pendidikan yang terjangkau serta bermutu, terutama bagi siswa miskin.

4

2 Penyuluh dan 1 P4S Asal Lamsel Diundang ke Istana

KALIANDA (Lampost): Dua penyuluh dan satu Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) asal Lampung Selatan diundang ke Istana Negara, Jakarta, untuk menerima penghargaan tingkat nasional pada HUT ke-68 RI, Sabtu (17-8).

 DOK. PEMKAB WAY KANAN

DILANTIK. Sebanyak 204 pejabat struktural dan 5 kepala sekolah dilantik Bupati Way Kanan Bustami Zainudin di GSG Way Kanan, Kamis (15-8).

DANA BOS SMA

Hal ini diungkapkan Sekretaris Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP4K) Lampung Selatan Noviar Akmal, Kamis (15-8), ketika ditemui di ruang kerjanya. Menurut dia, kedua penyuluh yakni Laila Yulia meraih penghargaan sebagai Penyuluh Pertanian Teladan Tingkat Nasional dan Mulyanah meraih penghargaan Penyuluh Kehutanan Teladan Tingkat Nasional. Sementara itu, P4S yang meraih penghargaan tingkat nasional ialah P4S Dahlia yang diketuai Nurlaila. “Dua penyuluh dan P4S Lampung Selatan yang meraih penghargaan tingkat nasional itu merupakan hasil seleksi di Provinsi Lampung yang dilakukan Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat pada

2012 sebagai kandidat yang diajukan Lamsel. Berdasar pada Surat Kementerian Pertanian Badan Penyuluh dan Pengembang Sumber Daya Manusia Pertanian No. 6207/ KP.450/J/07/2013 tertanggal 25 Juli 2013 tentang Pemberian Penghargaan Tingkat Nasional, mereka diundang ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-68 RI mulai Kamis—Senin (15—19 Agustus),” ujar dia, kemarin. Noviar Akmal menjelaskan terpilihnya Laila Yulia yang memiliki wilayah binaan di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, setelah berhasil mengantarkan 13 kelompok tani binaan meraih penghargaan tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional, seperti ternak itik,

padi sawah, gapoktan, P2KP, dan tata air mikro. S e b e l u m nya , p e ny u l u h berprestasi tingkat Provinsi Lampung tahun 2003 itu meraih penghargaan dari gubernur Lampung atas prestasi dan perannya dalam pembangunan pertanian tahun 2008. Lalu, sebagai pendamping program pemberdayaan pertanian (SLPPT dan peternakan) dan mening katkan produksi padi sawah dari 5,5 ton menjadi 8 ton gabah kering panen (GKP). Sementara Mulyanah merupakan penyuluh kehutanan teladan peraih juara II pada 2003. Dia juga berperan dalam pelestarian tanaman hutan rakyat pada lahan pertanian, pendamping kegiatan kehutanan yaitu hasil hutan nonkayu, kebun bibit rakyat sebanyak 350 ribu batang tanaman kayu, dan berperan dalam kelestarian hutan mangrove seluas 100 hektare. Sementara itu, P4S Dahlia yang diketuai Nurlaila yang

berada di Desa Sukajaya, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, dibentuk atas kesepakatan tujuh kelompok tani, lahan yang dikelola seluas 3 hektare, memiliki green house sebanyak 2 unit, serta tanaman yang diusahakan hortikultura, seperti cabai, tomat, dan melon. Untuk sayuran berupa sawi dan selada. Teknologi yang dipergunakan dengan hidroponik dan sistem irigasi tetes. Lalu, pelatihan yang telah dilakukan untuk anak TK, SD, SMA, mahasiswa, dan petani. “P4S Dahlia yang mempergunakan sistem hidroponik dan sistem irigasi tetes berhasil mengajarkan para petani tidak boros air. Sebab, harga air sangat mahal kini. Teknologi yang dipergunakan P4S Dahlia inilah yang bisa mengantarkan Nurlaila, ketua P4S Dahlia, menuju ke Istana Negara, Jakarta, untuk mendapatkan penghargaan,” kata dia. (TOR/D3)

Siswa di Tanggamus Dapat Rp1 Juta/Tahun

KOTAAGUNG (Lampost): Mulai tahun ajaran baru, Juli lalu, siswa SMA sederajat di Tanggamus mendapatkan program bantuan operasional sekolah (BOS) Rp1 juta/tahun. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi siswa lulusan SMP sederajat di kabupaten itu untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Johansyah, mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus Anas Anshori, mengatakan program BOS tingkat SMA ini merupakan program utama dalam rangka pelaksanaan program pendidikan menengah universal (PMU). “Diharapkan, dengan adanya BOS mampu

membantu memenuhi biaya operasional sekolah dan memberikan layanan pendidikan yang terjangkau serta bermutu, terutama bagi siswa miskin,” ujar dia, Kamis (15-8). Petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) program BOS tingkat SMA sederajat sudah diterima dan akan dicairkan mulai tahun ajaran baru 2013 atau sejak Juli lalu. Sementara mekanisme pencairan program BOS ini yaitu dikirimkan dari pusat melalui rekening sekolah penerima dengan dua tahap pencairan. “Semua persyaratan bagi seluruh SMA atau sederajat di Tanggamus sudah diserahkan ke pusat, tinggal menunggu

pencairannya. Pada tahap pertama untuk Juli—Desember sebesar Rp500 ribu, sedangkan sisanya pada tahap kedua, yaitu Januari—Juli,” ujar Johansyah. Ada 10 item peruntukan dana BOS tersebut, di antaranya pembelian atau penggandaan buku, pembelian alat tulis sekolah, serta penggandaan soal dan lembar jawaban siswa. Selain itu, juga bisa digunakan untuk pembelian peralatan pendidikan, pembelian bahan habis pakai dan pemeliharaan, serta perbaikan ringan sarana dan prasarana sekolah. “Semoga melalui program BOS SMA sederajat ini dapat membantu mengurangi angka siswa putus sekolah,” kata dia. (CK2/D3)

CMYK

CMYK


CMYK

RUWA

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

JURAI

CMYK Niken (Direktur RS Mitra Husada) Pasien akibat kecelakaan lalu lintas selama musim mudik dan balik bisa mengklaim ke asuransi Jasa Raharja.

5

LAMPUNG POST

GEDONGTATAAN (10.00 WIB)

PRINGSEWU (09.00 WIB)

RS Mitra Husada Tangani Pasien Arus Mudik Lebaran SELAMA arus mudik dan arus balik Lebaran 2013, Rumah Sakit Mitra Husada (RSMH) Pringsewu menangani 34 pasien rawat inap. Dari jumlah tersebut, 23 di antaranya mengalami cedera kepala dari ringan sampai berat akibat kecelakaan lalu lintas. Direktur RSM Husada Niken mengatakan pihaknya bekerja sama dengan asuransi Jasa Raharja dalam menangani pasien kecelakaan selama arus mudik Lebaran. Jadi, kata dia, pasien akibat kecelakaan lalu lintas selama musim mudik dan balik bisa mengklaim ke asuransi Jasa Raharja. Dia menjelaskan selama

merawat pasien kecelakaan, untuk tahun ini tidak ada yang meninggal dunia. “Kami bersyukur pasien akibat kecelakaan bisa ditangani secara maksimal dan tidak ada yang meninggal,” ujarnya. Menurutnya, setiap pasien bisa tertangani dengan baik dan rumah sakit memang menyiapkan dokter spesialis: spesialis bedah umum, spesialis bedah saraf, dan dokter spesialis lainnya. Menurut Niken, tahun ini pasien akibat kecelakaan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu pasien kecelakaan hanya 15 orang rawat inap dan 15 rawat jalan. (WID/D1)

SELAGAILINGGA (10.00 WIB)

Lahan Kakao bakal Berkurang

SEJUMLAH petani kakao di Kotabatu, Selagailingga, berencana mengganti tanamannya dengan jenis tanaman lain atau beralih usaha lain di lahan yang sama. Hal ini karena harga kakao yang tidak stabil dan membuat para petani merugi. Irwan (55), pemilik 2 hektare (ha) kebun kakao di Kotabatu mengatakan harga kakao tidak stabil dan cenderung menurun. Menurut dia, pun jika naik lagi, hasil kakao tidak akan mampu mengejar dan mencukupi kebutuhan hidup yang harganya makin tinggi. “Kalau dihitung-hitung kami hanya balik modal atau malah

kadang-kadang merugi,” kata Irwan. Menurut dia, harga kakao dari kebunnya saat ini laku antara Rp10 ribu—Rp13.500/ kg. Padahal, dengan harga yang pernah mencapai Rp15 ribu—Rp20 ribu saja belum tentu untung karena hasil panennya juga sudah tidak menentu. “Harga tinggi saja belum tentu menguntungkan, apalagi harga sekarang.” Hal senada disampaikan Rahmat (27) dan Radi (45). Kedua petani itu juga memiliki luasan kebun dalam jumlah yang sama, sekitar 2 ha. (WAH/D1)

Pemkab Gelar Halalbihalal

 LAMPUNG POST/CK6

GIAT BERLATIH. Meski diguyur hujan, pasukan pengibar bendera (paskibra) Kabupaten Mesuji giat berlatih di lapangan Nusaindah, Kecamatan Tanjungraya, Kamis (15-8), dipimpin Danramil Mesuji Kapten Susmanto. Latihan bertujan agar pada upacara peringatan HUT ke-68 RI, Sabtu (17-8), baik penaikan maupun penurunan bendera berjalan sukses.

BPP Batanghari-PKSM Way Bungur Wakili Lampung SEKAMPUNG—Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Batanghari dan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat Kecamatan Way Bungur mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional untuk lomba BP3K berprestasi, penghijauan dan konservasi alam. BPP Kecamatan Batanghari melesat mewakili Provinsi Lampung setelah berhasil menyabet gelar pemenang lomba BP3K berprestasi tingkat provinsi. Sementara itu, penyuluh kehutanan swadaya masyarakat (PKSM) dari Way Bungur berhak mewakili Provinsi Lampung setelah berhasil tampil sebagai pemenang lomba penghijauan dan konservasi alam juga di tingkat provinsi.

Untuk lomba tingkat nasional nanti, BPP Batanghati diwakili Azhari S.P. dan untuk PKSM Way Bungur diwakili Yulianto. Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (BP4K) Lamtim, Khairul Amri, Kamis (15-8), menjelaskan kedua perwakilan dari Lamtim tersebut akan membawa atau mewakili nama Provinsi Lampung ke lomba serupa di tingkat nasional. Sebelumnya, dalam pro-

ses lomba-lomba BP3K berprestasi tingkat provinsi, BPP Batanghari dinilai layak menjadi yang terbaik di Lampung. Adapun materi penilaian BP3K berprestasi tersebut terkait program dan data kegiatan, lahan pertanian, kandang ternak, dan saranaprasarana penyuluh. “BPP Batanghari berhasil menyabet gelar terbaik karena dinilai memang layak, apalagi BPP tersebut memang memiliki sarana dan prasarana terbaik di Lamtim,” kata Khairul Amri. Sementara itu, selaku wakil dari kelompok tani kelembagaan kehutanan, Yulianto juga bukan lagi orang baru dalam organisasi itu, karena dia memang sudah

KRUI (17.16 WIB)

Pemkab Respons Tingginya Harga Premium dan Elpiji MENANGGAPI tingginya harga premium di tingkat pedagang eceran saat ini yang berkisar Rp8.500— Rp9.000/liter dan elpiji 3 kg mencapai Rp25 ribu/ tabung, Pemkab Pesisir Barat melalui Dinas Koperasi UKM Industri dan Perdagangan segera me ninjau agen- agen distributor dan pedagang gas elpiji di pasar-pasar. Untuk premium, pihaknya akan turun ke lokasi, SPBU Krui, guna mencari akar permasalahan penyebab kenaikan harga kedua jenis sumber energi tersebut. “Kami akan melakukan pengecekan di lapangan. Jika kenaikan harga sudah seperti itu, memang sangat meresahkan masyarakat dan untuk dua jenis kebutuhan tersebut kami akan mencari akar permasalahannya karena selama ini

CMYK

yang kami tahu. Seperti di SPBU Pesisir Selatan, harga dan distribusi BBM stabil serta pasokan elpiji 3 kg juga normal,” ujar Kepala Dinas Koperasi UKM Industri dan Perdagangan Kabupaten Pesisir Barat Marzuki, Kamis (15-8). Dia menambahkan untuk masalah kelangkaan elpiji itu diyakini segera teratasi karena kekurangan jumlah pasokan elpiji ukuran 3 kg menjelang Idulfitri membuat para pengecer semaunya menaikkan harga. “Sementara untuk BBM jenis premium, petugas kami akan ke lokasi SPBU untuk mencari akar permasalahan dan solusinya. Apakah karena keterbatasan pasokan dari pertaminan atau ada hal lainnya yang menyebabkan tingginya harga bensin di pengecer,” kata dia. (CK3/D3)

cukup lama mengabdikan diri di bidang kehutanan. Apalagi, selama ini yang bersangkutan memang berdomisili atau tinggal berbatasan langsung dengan areal Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Oleh sebab itu, yang bersangkutan bukan hanya ikut andil, melainkan juga memiliki peran strategis dalam mengamankan kawasan hutan taman nasional tersebut. “Yang bersangkutan sudah cukup lama mengabdi, bahkan dia juga sudah melakukan pembibitan pohon plus sekaligus berperan dalam mengamankan daerah sekitar dari gangguan binatang buas TNWK,” kata Khairul. (JON/D3)

BUPATI Pesawaran Aries Sandi Dharma Putra melaksanakan halalbihalal Idulfitri 1434 Hijriah di halaman kantor Bupati setempat, Kamis (15-8). Kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pesawaran. Halalbihalal yang menghadirkan Ustazah Laili Fauziah, pemenang juara III Akademi Sahur Indonesia di Jakarta, ini juga dihadiri Forkopimda dan seluruh jajaran Pemkab Pesawaran. Bupati Pesawaran Aries Sandi mengatakan melalui halalbihalal ini diharapkan dapat menguatkan kembali ikatan silaturahmi dan ikatan persaudaraan yang mengendur akibat menjalankan tugas dan kewajiban di satuan kerja masing-masing. “Kami awali penguatan tali silaturahmi itu dengan saling mengikhlaskan untuk saling memaafkan kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukan selama ini,” kata Aries. Dia mengatakan tidak ada ruginya untuk mengulang kembali berikrar untuk saling memaafkan semua dosa dan mungkin kekhilafan yang pernah dilakukan kepada sesama teman. Selanjutnya, jadikan Syawal ini sebagai langkah awal untuk memperbaiki sikap dan perilaku masing-masing dalam menjalani kehidupan seharihari. (IAN/D1)

KOTABUMI (16.11 WIB)

Tokoh-Ulama Apresiasi Polres Lampura TOKOH masyarakat dan ulama Lampung Utara (Lampura) memberikan apresiasi kepada polres setempat yang dinilai berhasil menciptakan keamanan atas aksi kriminalitas, terutama pembegalan, di sepanjang jalur mudik Lebaran jalan lintas tengah (Jalinteng) selama H-10 hingga H+10 Idulfitri 2013. ”Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah, khususnya Polres Lampung Utara, yang dinilai dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya para pemudik yang melintasi jalur mudik (Jalinteng) wilayah Lampung Utara dari tindak kriminalitas aksi pembegalan selama bulan puasa hingga kini,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Utara Muhgofir, Kamis (15-8). Muhgofir mendukung tugastugas yang dilakukan aparat Pol-

res Lampung Utara dengan bertindak tegas kepada para pelaku tindak kriminalitas, khususnya pelaku begal, yang pada Ramadan tahun lalu sempat membuat resah bagi pemudik, khususnya masyarakat Lampung Utara. “Menjelang bulan puasa hingga Lebaran, telah banyak pemudik maupun masyarakat yang telah menjadi korban aksi pembegalan,” kata dia. Dia juga menambahkan untuk tahun ini angka tindak kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas khususnya di jalur mudik (Jalinteng) Lampung Utara cukup turun dan kondisi wilayah pun kondusif. ”Atas situasi yang dinilai kondusif, saya memberikan apresiasi kepada Kapolres Lampung Utara dan anggotanya yang telah berkerja keras menciptakan rasa aman di Lampung Utara selama menjelang puasa hingga kini.” (HAR/D3)

CMYK


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

CMYK

PARIWARA 6

CMYK


–

–

CMYK

PILGUB

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

Namun, kalau hanya bagi-bagi sembako, itu sama saja tidak memberikan pendidikan politik,

7

Pilgub Ajang Adu Visi-Misi

SUARA PUBLIK

–

Perlu Terobosan Pilar Pembangunan

„ LAMPUNG POST/DOK

Benny Kisworo Gubernur Lampung periode berikutnya tetap memprioritaskan empat pilar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi kerakyatan. Ketua DPP Partai NasDem Bidang Ekonomi dan Moneter Benny Kisworo mengatakan khusus di bidang kesehatan hampir seperempat APBD Lampung sudah dikucurkan untuk sektor pendidikan. Perlu dipertimbangkan untuk menambah tenaga pendidiknya atau meningkatkan kesejahteraannya. Perlu ada tambahan penghargaan terhadap pelajar berprestasi. Misalnya, bantuan beasiswa bagi siswa yang punya indeks prestasi tertentu atau ada jaminan masuk menjadi pegawai negeri. Pemerintah daerah, kata dia, juga bekerja sama dengan dengan pihak swasta untuk mengutamakan mahasiswa atau pelajar berprestasi. Pada sektor kesehatan, gubernur

–

Arizka Warganegara (Akademisi FISIP Universitas Lampung)

LAMPUNG LAMPUNG POST

CMYK

Lampung harus memprioritaskan program berobat gratis bagi warga tidak mampu. Pemerintah perlu meningkatkan sektor ini mulai dari tenaga medis, fisik gedung, hingga peralatan. “Setelah itu, baru ditambah penunjang pelayanan yang prima, ramah, cepat, dan tangkas,” kata dia. Benny menilai di Lampung sudah bisa berdiri pusat layanan kesehatan yang lebih spesialis, seperti klinik khusus jantung atau klinik kesehatan mata. Gubernur berikutnya perlu memperhatikan soal obat-obatan. Walaupun biaya pengobatan saat ini sudah gratis, persoalan obat-obatan bagi pasien masih menjadi momok. Salah satu yang perlu dilakukan adalah dengan menambah stok obat. Gubernur perlu memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi. Dalam penganggaran APBD, sudah seharusnya apabila infrastruktur mendapat porsi terbesar. Tidak ada lagi potongan fee proyek. Dia menambahkan pembangunan jalan poros baru yang menghubungkan antarkabupaten perlu diperhatikan. Infrastruktur yang bagus akan mem permudah distribusi komoditas dan meningkatkan pembangunan ekonomi. Pemerintah daerah jangan ter la lu terkotak-kotak dengan mengategorikan jalan negara, provinsi, atau kabupaten. (CR11/U3)

–

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pemilihan Gubernur Lampung harus menjadi ajang adu visi dan misi kandidat, bukan sekadar bagi-bagi materi dan praktik politik uang.

„ LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

RAPAT PLENO. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung menggelar rapat pleno tertutup membahas jadwal dan anggaran Pilgub Lampung, di ruang Ketua KPU Nanang Trenggono, Kamis (14-8). Dalam rapat hadir empat komisioner KPU Lampung

DPS

4 Juta Pemilih Terunggah ke Sidalih BANDAR LAMPUNG (Lampost): Jumlah pemilih sementara yang sudah diunggah ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) mencapai 4.005.949 orang per 15 Agustus. Hanya Kabupaten Way Kanan dan Tulangbawang Barat yang sudah selesai 100% mengunggah data pemilih ke Sidalih. Komisioner KPU Lampung Firman Seponada, Kamis (15-8), mengatakan KPU akan menetapkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) pada Jumat (16-8). Setelah ditetapkan, DPSHP akan diumumkan selama sepekan, 17—23 Agustus, ke tingkat RT dan RW di semua

kelurahan guna menyerap keluhan masyarakat. Menjelang penetapan, masih ada lima kabupaten proses pengunggahan data pemilih ke Sidalih yang masih di bawah 35%. Di Kabupaten Way Kanan ada sebanyak 311.426 pemilih yang dibagi dalam 836 TPS, sedangkan di Kabupaten Tuba Barat ada 197.604 pemilih yang tersebar di 553 TPS. Semua data pemilih sementara itu sudah diunggah ke Sidalih. Kabupaten yang proses pengunggahan data ke Sidalih di bawah 35% yakni Tulangbawang (34%), Lampung Utara (28%), Lampung Barat (20%), dan Lampung Tengah (14%).

Menurut Firman, lambatnya proses pengunggahan data karena koneksi internet yang belum terlalu memadai di daerah. Selain itu, ada kendala sumber daya manusia yang kurang memahami teknologi informasi. “Masalahnya, enggak semua PPK punya jaringan internet yang bagus dan menguasai teknologi informasi,” kata komisioner yang membidangi pemutakhiran data pemilih ini. Dia menambahkan ada penambahan DPSHP dari Kabupaten Tulangbawang Barat, awalnya hanya 185.402 pemilih kemudian bertambah menjadi 197.604 orang. (CR11/U3)

Hal itu diungkapkan akademisi FISIP Universitas Lampung, Arizka Warganegara, saat dimintai komentar, Kamis (15-8), terkait sosialiasi para kandidat gubernur dan wakil gubernur yang lebih banyak membagi-bagikan materi. “Elite politik harus memulainya sehingga tidak terjadi mis-understanding bahwa pemilukada itu hanya ajang bagi-bagi duit. Jadi, semua calon gubernur punya peran untuk melakukan pendidikan politik,” kata dia. Arizka menilai akan lebih menarik jika Pilgub Lampung bisa menjadi kontes persaingan untuk mencari pemimpin yang punya visi dan kapasitas yang paling baik di antara yang baik. Sosialisasi cagub dan cawagub dengan lebih menyampaikan visi-misi serta strategi membangun Lampung akan meningkatkan kepercayaan pemilih rasional dan menjadi magnet tersendiri dalam menentukan pilihan. “Namun, kalau hanya bagi-bagi sembako, itu sama saja tidak memberikan pendidikan politik,” ujar dia. Arizka menerangkan ber-

dasar survei yang dilakukan timnya di Laboratorium Otonomi Daerah FISIP Unila di Tulangbawang beberapa waktu lalu, dampak politik uang tidak terlalu signikan, terutama bagi pemilih rasional di perkotaan yang pendidikannya baik. Sosialisasi dengan membagikan hadiah dan materi akan sia-sia jika dilakukan para kandidat. Sosialisasi cagub, kata dia, harus lebih banyak penyampaian visi-misi serta mendengar permasalahan masyarakat. Cagub dan cawagub juga memberikan pemahaman dan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat. Hal itu lebih baik daripada sekadar melakukan praktik politik uang. Badan Pengawas Pemilu Lampung menemukan praktik politik uang yang dilakukan beberapa tim pemenangan cagub. Bawaslu juga sudah mengumpulkan buktibukti tersebut. Ketua Bawaslu Nazaruddin Togakratu mengatakan belum bisa memberikan sanksi karena para kandidat belum ditetapkan sebagai calon oleh Komisi Pemilihan Umum. (CR11/U3)

–

–

–

–

–

CMYK

–

CMYK

–


 

 

CMYK CMYK CMYK

Terbit Sejak 1974

RAGAM JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

Sirkulasi: (0721) 788999 Layanan Umum: (0721) 783693 Iklan: (0721) 774111 SMS: 0815 4098 5000 Redaksi (0721) 773888 SMS: 0812 7200 999

8

SIAPA MENGAPA

 

CMYK

BURAS

   Gaya Santai

Mesir di Ambang Perang Saudara!

GAYA seseorang berbeda-beda, bergantung pada prinsip dan karakter orang itu. Seperti Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Kolonel Inf. Irwan Sihar Marpaung yang suka gaya apa adanya. “Saya ini tidak suka yang terlalu formal. Kadang saya lupa kalau  LAMPUNG POST/ZAINUDDIN saya ini danrem,” kata pria kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, itu beberapa waktu lalu. Menurut Danrem, sebagai tentara dirinya tidak pernah cuti selama masa Lebaran. Dia juga mengaku tidak pernah melaksanakan tarawih saking padatnya jadwal sebagai komandan satuan teritorial. “Ini saja salat tarawih pertama dan terakhir yang saya bisa,” kata dia sambil tertawa semringah. Dengan gaya apa adanya dan tutur yang nyeplok itu, Danrem pun menceritakan dia sangat hobi berbelanja ke pasar dengan celana pendek dan kaus biasa. (CR4/U1)

“SERBUAN rezim militer Mesir menewaskan 278 orang (angka pemerintah), menurut Ikhwanul Muslimin (Al Ikhwan) lebih 2.200 orang tewas dan lebih dari 10 ribu terluka, Rabu (14-8), di Masjid Rabaa Al Adawiya, Kairo,” ujar Umar. “Ratusan ribu massa Al Ikhwan telah berada di Rabaa Al Adawiya sejak kudeta militer 3 Juli, menuntut dikembalikannya kekuasaan Presiden Mursi!” “Serbuan untuk membubarkan massa itu dilakukan brutal, menaburkan peluru ke segala arah sehingga menewaskan dua wartawan asing—wartawan Inggris dari

Sky-TV dan wartawan Gulf News!” timpal Amir. “Menilai tindakan militer tak beradab, wakil presiden yang diangkat pemerintahan bentukan militer, Mohammed El Baradey, mengundurkan diri!” “El Baradey menyatakan, ‘Saya tak bisa terus menanggung beban atas keputusan yang tidak saya setujui dan takuti konsekuensinya! Saya tak bisa bertanggung jawab atas setiap tetes darah!” kutip Umar. “Meskipun demikian, pemerintah interim bertindak makin jauh, mengumumkan keadaan darurat nasional dengan jam malam berlaku mulai pukul 17.00.”

warga Mesir merespons seruan pimpinan militer!” tukas Amir. “Sejak itu gerakan perlawanan massa Al Ikhwan cepat membesar di seantero negeri! Hal itu jelas membuat rezim militer merasa sukar untuk mengendalikan situasi sehingga berusaha membubarkan kumpulan besar massa di Kairo dan provinsi-provinsi lain!” “Perlawanan Al Ikhwan terhadap rezim militer dipimpin enam tokoh Al Ikhwan yang lolos ke Gaza saat kudeta terhadap Mursi, dikomandoi Prof.

H. Bambang Eka Wijaya “Perang saudara sulit dicegah oleh imbauan negara-negara sahabat maupun kecaman Barat terhadap kudeta dan tindakan kejam rezim militer, karena majelis ulama Sunni Mesir di bawah pimpinan tokoh berpengaruh Sheik Yusuf Al-Qandawi telah mengeluarkan fatwa (25-7) melarang

Dr. Mahmud Izzat Ibrahim, tokoh urutan keempat di hierarki kepemimpinan Mohammad Badi! (Debka File/Salam Online, 11-8)” timpal Umar. “Di Gaza, front perlawanan ini bekerja sama dengan Hamas dan kelompok Bedouin Salafi dari Sinai mendirikan pusat komunikasi di Hotel Gaza Beach—menyiapkan revolusi lewat lembah Sinai! Kalau di Suriah perlawanan oleh banyak kelompok terpisah saja hancur-hancuran, apalagi di Mesir perlawanan rapi terorganisasi di dalam dan luar negeri!” ***

Add on: facebook.com/buraslampost

 

Follow on: @buraslampost

Pemerintah Serius Garap Pramuka JAKARTA (Lampost): Pemerintah mulai serius menggarap kepanduan yang dulu sempat menjadi andalan pendidikan kepemimpinan tetapi kini pudar. Terbukti, kini pemerintah bakal menyediakan dua guru pramuka di setiap sekolah.

  

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pemerintah akan menyediakan setidaknya dua guru di setiap sekolah. Menurut dia, guru yang diambil dari masing-masing sekolah itu akan mengajar dan melatih pramuka. Mereka kemudian akan mendapatkan pelatihan dari kwartir nasional atau kwartir daerah yang berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian Republik Indonesia. Pelatihan akan dilakukan secara berjenjang dan melalui daerah masing-masing. Disediakannya dua guru khusus pramuka adalah untuk menyikapi dimasukkannya pramuka ke ekstrakurikuler wajib di sekolah pada kurikulum baru ini. “Kami berharap anak-anak tidak hanya berpenampilan seperti pramuka, tetapi bersikap juga seperti pramuka.” Menko Kesra mengatakan program revitalisasi terhadap pramuka yang telah dijalankan selama tujuh tahun terakhir harus terus dilakukan. Revitalisasi

gerakan pramuka, kata dia, harus menjadikan pramuka berperan lebih besar dalam menghasilkan generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang kuat. Revitalisasi pramuka terus diarahkan pada pemantapan pembinaan karakter bangsa dan untuk memantapkan komitmen generasi muda terhadap empat konsensus dasar bangsa, yaitu yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ibnu Hamad mengatakan kegiatan pramuka masuk ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah pada kurikulum baru. Pramuka dipilih menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib karena pramuka memiliki nilai universalisme. Di tingkat nasional, pramuka juga mempererat ikatan nasionalisme. Dengan ini, diharapkan semangat kemandirian dan cinta Tanah Air dapat dimulai sedini mungkin. (MI/U1)

 ANTARA/YUSRAN UCCANG

PASUKAN PERBATASAN. Prajurit Yonif-412/Raider Kostrad Kodam VII/Wirabuana usai mengikuti upacara penglepasan pasukan penjaga perbatasan di Markas Lantamal IV Makassar, Sulsel, Kamis (15-8). Selama enam bulan mereka akan menjaga gangguan atas kedaulatan bangsa.

Petani Lambar Terima Penghargaan di Istana pemenang Lomba Wana Lestari itu adalah Ketua Tani Bina Wana Pekon Tribudi Syukur, Kebuntebu, Engkos Kasosih, dan Ketua Gapoktan Agungjaya Pekon Bumiagung, Belalau, Cecep Rusdiono. Kepastian kedua peserta sebagai pemenang lomba itu sesuai surat dari Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan Kementerian Kehutanan No. S.448/Luh-2/2013 pada 1 Agustus 2013. Kemudian, Surat Kepala Sekretariat Badan Kooordinasi Penyuluh-

  

 

CMYK CMYK CMYK

HAJI 2013

WANA LESTARI

LIWA (Lampost): Kabupaten Lampung Barat kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini dua peserta Lomba Wana Lestari 2013 asal Lampung Barat berhasil menjadi pemenang di tingkat nasional. Penghargaan diterima yang bersangkutan di Istana Negara bersamaan puncak acara HUT ke-68 RI besok. Penghargaan diberikan karena keduanya dapat menunjukkan bukti tentang jasanya untuk mendukung upaya konservasi dan rehabilitasi lahan hutan. Kedua peserta

 

an Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Provinsi Lampung No. 800/637/C/IV.01/2013 pada 30 Juli 2013 tentang Penerima Penghargaan Tingkat Nasional 2013 yang akan dilaksanakan di Istana Negara Jakarta bersamaan dengan puncak HUT RI besok. “Para penerima penghargaan ini tentunya telah membawa nama baik Kabupaten Lampung Barat di ajang nasional. Ini tentu bukan suatu hal yang mudah dilakukan karena tidak semua orang atau kelompok mendapatkan

 

prestasi semacam ini,” ujar Kabid Pelayanan Informasi dan Pengembangan pada Badan Pengembangan SDM Kehutanan Kementerian Kehutanan, Sunjati, kemarin (15-8). Prestasi yang diraih kedua peserta itu, kata dia, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku-pelaku yang sama di Lampung Barat. Lomba Wana Lestari dilaksanakan untuk meningkatkan prestasi aparat pemerintah maupun masyarakat dalam pembangunan kehutanan. (ELI/U1)

Separuh Visa Jemaah Selesai JAKARTA (Lampost): Dirjen Haji Anggito Abimanyu menyatakan tidak ada masalah pengeluaran visa bagi jemaah haji Indonesia. Hingga kini sudah separuh visa dikeluarkan Kedutaan Besar Arab Saudi bagi jemaah haji Indonesia. “Saya tidak tahu angka pastinya, tetapi sudah hampir separuh dan terus dikeluarkan untuk seluruh pengisi kuota jemaah haji Indonesia yang akan berangkat September nanti. Saya juga tidak mendengar ada yang bermasalah visanya ditolak dan lain sebagainya bagi jemaah haji yang masuk kuota,” kata Anggito, Kamis (15-8). Direktur Penyelenggaraan Haji Sri Ilham Lubis kemarin menyatakan paling tidak sudah 70 ribuan visa jemaah haji Indonesia yang sudah dikeluarkan. Jumlah tersebut, menurutnya, terus bertambah hingga semua jemaah haji dalam kuota tahun ini mendapatkan visa. “Total jemaah haji yang berangkat tahun ini kan 168.800 orang, visa yang sudah keluar sekitar 70 ribu dan akan terus bertambah,” ujar Sri. Meskipun kurang dari separuh, Anggito optimistis visa para jemaah haji Indonesia bisa keluar tepat pada waktunya. “Masih ada waktu cukup sampai waktu pemberangkatan, jadi tidak masalah,” kata Anggito. Sementara itu, terkait ancaman penyakit saat penyelenggaraan haji, Anggito menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai penyuluhan agar calon jemaah dapat menghindari penularan penyakit. (CR1/U1)

CMYK

 

 


CMYK

EKO NOM I

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

Sudin (Anggota Komisi IV DPR Asal Lampung)

BISNIS

“Potensi Lampung di sektor pertanian sangat luar biasa, terutama sebagai penghasil padi. Bahkan, tahun lalu produksi padi Lampung surplus dan berada di peringkat ketujuh nasional.”

9

PROMOSI

HUT RI, Hotel Emersia Beri Diskon 17% BANDAR LAMPUNG (Lampost): Menyambut Hari Kemerdekaan ke-68 Republik Indonesia, Hotel Emersia memberikan penawaran istimewa berupa promosi potongan harga (diskon) sebesar 17% untuk food and beverage (F&B). Sementara untuk harga kamar diberikan dengan tarif spesial. Sales and Marketing Manager Hotel Emersia Wahid Heri Wahyudi mengatakan penawaran tersebut hanya diberikan kepada pengunjung hotel yang datang pada 17 Agustus 2013. “Momen istimewa ini hanya diberikan kepada pengunjung Hotel Emersia pada 17 Agustus 2013. Promosi ini sebagai bentuk syukur kami menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia,” kata Wahid, melalui siaran pers, Kamis (15-8). Menurut dia, potongan harga sebesar 17% ini hanya berlaku untuk F&B di Shappire Restaurant dan Rubby Coffe Shop, sedangkan untuk tarif kamar bakal diberikan dengan harga spesial. Wahid menjelaskan harga kamar di Hotel Emersia pada 17 Agustus 2013 yakni mulai Rp617 ribu/malam untuk tipe kamar deluxe, Rp717 ribu/malam (executive city), Rp817 ribu/malam (executive pool), dan Rp917 ribu/malam untuk kamar

tipe executive ocean. “Paket kemerdekaan ini secara khusus kami berikan kepada pengunjung sebagai bentuk partisipasi manajemen Hotel Emersia dalam menyambut HUT RI.” Dengan adanya paket kemerdekaan tersebut, kata Wahid, pihaknya menargetkan bakal ada peningkatan kunjungan tamu hingga 70%. Menurut dia, tingkat hunian Hotel Emersia pada Lebaran tahun ini meningkat signifikan. Hotel Emersia yang berada di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, merupakan hotel bintang empat yang berada di lokasi strategis dan memiliki pemandangan indah menghadap Teluk Lampung. Menurutnya, Hotel Emersia mengusung konsep unggulan desain interior modern dan minimalis serta view hill like home ini bisa menjadi tempat tinggal sementara bagi para pebisnis atau para turis dari luar kota dan mancanegara. Hotel Emersia mengusung 120 kamar dengan lima tipe kamar, yakni deluxe room, executive room, family room, ocean suite, dan president suite. Yang membedakan tipe kamar ini adalah view-nya yang menghadap perairan Teluk Lampung. (YAR/E2)

 LAMPUNG POST/HENDRIVAN GUMAY

TANAM PADI Petani di Jatiagung, Lampung Selatan, mulai menanam padi di areal sawah tadah hujan, akhir pekan kemarin. Tanaman padi merupakan salah satu hasil pertanian unggulan di Provinsi Lampung, selain jagung dan ubi kayu.

Lampung Surplus Beras Nasional BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung Lana Rekyanti optimistis produksi padi Lampung tahun ini dapat melebihi target yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Menurut Lana, padi merupakan salah satu hasil pertanian yang diunggulkan di Provinsi Lampung selain jagung dan ubi kayu. Ia menjelaskan berdasarkan angka ramalan I 2013 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, produksi gabah kering giling (padi) telah mencapai 3,15 juta ton, sedangkan target yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian yakni 3,2 juta ton. “Kami optimistis Lampung bisa surplus dari target nasional,” ujar Lana, saat

ditemui di sela halalbihalal, di kantor Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung, Kamis (15-8). Ia menjelaskan Lampung selalu konsisten menjadi penyumbang produksi beras nasional. Tahun lalu, kata Lana, produksi padi Lampung mencapai 3,1 juta ton atau meningkat sebesar 5,46% dibandingkan produksi pada 2011 yang hanya 2,94 juta ton. “Lampung ini selalu surplus. Sebab itu, Lampung selalu diperhitungkan di tingkat

nasional,” kata dia. Kondisi produksi padi Lampung yang surplus dari target nasional, kata Lana, otomatis juga melebihi kebutuhan beras di daerah sendiri. Tahun lalu, ujar Lana, produksi padi surplus sebanyak 800 ribu ton dengan perbandingan tingkat konsumsi beras masyarakat rata-rata 90,4 kg per kapita/tahun. Tingginya tingkat produksi padi di Lampung, menurut Lana, bakal memberikan kontribusi maksimal terhadap program Pemerintah Pusat, yakni surplus beras 10 juta ton pada 2014. Jagung dan Ubi Kayu Selain padi, kata Lana, Lampung juga terkenal sebagai sentra

komoditas ubi kayu dan jagung. Berdasarkan angka tetap 2012, produksi jagung Lampung mencapai 1,76 juta ton, sedangkan pada angka ramalan I 2013 tercatat sebanyak 1,94 juta ton. Kemudian, produksi ubi kayu berdasarkan angka tetap 2012, yakni sebanyak 8,4 juta ton, sedangkan berdasarkan angka ramalan I 2013 tercatat 9,14 juta ton. Sementara itu, anggota Komisi IV DPR asal Lampung, Sudin, menilai Lampung merupakan sentra berbagai hasil pertanian karena hampir 60% masyarakatnya bergerak di sektor tersebut. Selain itu, kata Sudin, hasil produksi padi Lampung juga menempati peringkat ketujuh nasional dalam hal penghasil be-

ras terbesar. “Potensi Lampung di sektor pertanian sangat luar biasa, terutama sebagai penghasil padi. Bahkan, tahun lalu produksi padi Lampung surplus beras nasional,” kata Sudin. Menurut dia, produksi pertanian Lampung memiliki peluang besar untuk terus meng alami peningkatan setiap tahun. Ia menambahkan pihaknya juga bakal meminta Pemerintah Pusat untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan sektor pertanian di Lampung, termasuk masalah infrastruktur dan anggaran. “Harus dan pasti kami akan meminta pusat untuk prioritaskan Lampung,” ujar Sudin. (YAR/E2)

CMYK

CMYK


CMYK

HUMANIORA JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

da

CMYK

Tauhidi (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung) Pemprov akan terus berupaya memberikan bantuan bagi mahasiswa Itera asal Lampung yang benarbenar membutuhkan biaya pendidikan.

10

Pemprov Dukung Penuh Pendidikan Mahasiswa Itera BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen penuh mendukung mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) asal Lampung dengan memberikan subsidi bagi mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. B e s a r a n s u b s i d i ya n g diberikan pada angkatan pertama ma hasiswa Itera asal Lampung ini bervariasi, bergantung pada kemampuan ekonominya. Sub sidi tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat menikmati pendidikan tinggi di kampus yang setara dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu. Memasuki angkatan kedua tahun ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tauhidi mengatakan Pemprov akan terus berupaya memberikan bantuan bagi mahasiswa Itera asal Lampung yang benar-benar membutuhkan biaya pendidikan. “Saya belum bisa memutuskan bentuk bantuannya, apakah beasiswa atau subsidi, tapi sepertinya lebih efektif memberi subsidi,” kata Tauhidi, kepada

Lampung Post, Rabu (14-8). Pihaknya akan mengusulkan anggaran untuk subsidi bagi mahasiswa Itera angkatan kedua kepada badan anggaran daerah. “Saya tidak yakin jika mengandalkan APBDP, yang lebih berpeluang adalah tahun depan,” kata dia. Bagi peserta ujian yang dinyatakan lulus dan telah melakukan pendaftaran awal secara online dan pendaftaran mahasiswa baru (PMB), akan diterima secara resmi sebagai mahasiswa tim pendirian Institut Teknologi Sumatera (Itera) pada 20 Agustus 2013. Perkuliahan mahasiswa Itera dilaksanakan di Kampus ITB Jatinangor mulai Senin, 26 Agustus 2013. Perkuliahan tahun pertama (dalam dua semester) merupakan paket tahap pertama bersama ber-

jumlah 36 SKS. Sebanyak 167 orang dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru Itera angkatan kedua. “Tapi, saat ini masih ada beberapa mahasiswa lainnya yang akan diseleksi oleh panitia untuk dipertimbangkan kemungkinannya masuk ke Itera,” ujar Tauhidi. Penggunaan Gedung Sebelumnya, pembangunan tahap pertama Kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang dimulai awal Juli direncanakan rampung akhir November 2013 dan digunakan pada 2014. Wa k i l D i r e k t u r D i r e ktorat Pengembangan Institut Teknologi Bandung (ITB) Dewi Larasati, pada precontruction meeting and survey pekerjaan pembangunan gedung Itera, di Ruang Pubian, Balai Keratun, Pemprov Lampung, beberapa waktu lalu, mengatakan pembangunan ini menyerap dana kurang lebih Rp28 miliar. “Untuk desain pembangunan tahap satu sudah dilakukan tahun lalu dan pengerjaan kon-

struksinya akan dilakukan Juli. Bersamaan dengan ini, desain pembangunan tahap dua juga mulai dilakukan, sedangkan untuk konstruksinya dilakukan tahun depan,” kata dia. Dia juga menjelaskan ada harapan dari Pemprov Lampung pada Desember tahun ini Presiden dapat meresmikan kampus Itera sebelum dioperasikan pada Januari mendatang. “Untuk sampai ke arah ini, kami memerlukan kerja sama semua pihak, baik dari Pemerintah Pusat, provinsi, maupun ITB selaku wakil Dikti dan Kemendikbud,” ujar dia. Dewi juga menjelaskan tahap awal ini meliputi pembangunan jalan utama, fasilitas kelistrikan dan penerangan, drainase dan pengairan, serta pembangunan gedung utama perkantoran dan administrasi. “Beberapa venue dan ruang akademik berupa kelas dan laboratorium,” kata dia. Dia berharap pembangunan ini akan selesai tepat waktu sehingga pada Januari 2014 kampus Itera dapat dioperasionalkan. (IMA/AGO/S2)

 ANTARA/WIDODO S. JUSUF

HIV/AIDS JAYAWIJAYA. Pelajar berfoto bersama di dekat mural tentang pendidikan dan pencegahan HIV dan AIDS di Kota Wamena, Papua, Rabu (14-8). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, tercatat sekitar 3.004 kasus HIV dan AIDS di Jayawijaya hingga 31 Maret 2013.

CMYK

CMYK


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

CMYK

PARIWARA 11

CMYK


CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

CMYK

OLAHRAGA

LAMPUNG POST

12

VARIA SPORT Doni Ikuti Kejuaraan Karate di Finlandia

JAKARTA—Atlet pelatnas SEA Games 2013 Myanmar cabang karate, Doni Darmawan, ingin memanfaatkan ajang kejuaraan karate internasional Finladia Terbuka akhir Agustus ini sebagai ajang uji coba. “Finladia Terbuka cukup menantang karena bakal diikuti para karateka top Eropa. Saya harus bisa memanfaatkan ini sebagai uji coba sebelum saya bertanding di ISG (Islamic Solidarity Games, red) dan SEA Games di Myanmar,” kata atlet peraih perunggu di kelas 60 kg putra pada Asian Games 2010, di Guangzhou, China itu, ketika dihubungi, Kamis (15-8). Pemerintah telah menetapkan ISG akan diselenggarakan di Palembang pada September 2013, setelah Riau dicabut sebagai tuan rumah ISG melalui keputusan presiden (keppres). Doni mengatakan saat ini dirinya melakukan porsi latihan yang standar menyusul telah usainya puasa dan Lebaran karena pada bulan puasa porsi latihan dikurangi. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, Indonesia menjadi juara umum di cabang karate setelah merebut 10 emas dari 17 emas yang diperebutkan. (ANT/O2)

Luis Gustavo Bergabung ke Wolfsburg

 REUTERS/GIAMPIERO SPOSITO

CETAK GOL. Pemain Argentina Gonzalo Higuain (kiri) mengekspresikan kegembiraannya setelah mencetak gol pada laga persahabatan melawan Italia, di Stadion Olimpico, Roma (14-8).

Tim Tango Bungkam Italia 2-1 ROMA (Ant/Lampost): Meski tidak diperkuat megabintang Lionel Messi, Tim Tango Argetina tetap mampu menggoyang Stadion Olimpico dengan skor 2-1 atas Italia.

Pada pertandingan yang berlangsung Kamis dini hari (15-8), Argentina lebih memberikan tekanan ketimbang tuan rumah. Berstatus sebagai tim tamu, Argentina tampil berani. Argentina mendominasi tekanan sejak menit awal. Menit 21, Argentina, melalui Gonzalo Higuain, mengubah papan skor Stadion Olimpico menjadi 1-0. Bomber anyar Napoli itu memanfaatkan umpan Ángel di María untuk kemudian melayangkan tembakan keras yang tak mampu dibendung kapten Gianluigi Buffon. Memasuki babak kedua, Albiceleste

menambah keunggulan menjadi 2-0 tatkala babak kedua baru berumur empat menit. Pemain pengganti, Éver Banega, menaklukkan Buffon via serangan balik cepat untuk kemudian menembak bola deras ke sudut gawang tuan rumah. Kubu Italia sedikit demi sedikit bangkit di pertengahan babak kedua hingga klimaksnya gol untuk memperkecil keadaan pun tiba pada menit ke-75. Lorenzo Insigne melepaskan tendangan akurat dari jarak 25 yard. Skor berubah, 1-2, Italia masih tertinggal. Tim tamu mendapat peluang emas

di ujung laga. Menginjak menit ke-90, tendangan Maxi Rodríguez masih mampu diblok dengan gemilang oleh Federico Marchetti, yang menggantikan Buffon. Argentina tetap unggul 2-1 hingga laga bubaran.

B

omber anyar Napoli itu memanfaatkan umpan Ángel di María untuk kemudian melayangkan tembakan keras yang tak mampu dibendung kapten Gianluigi Buffon.

Peluang Tuan Rumah Meski harus kalah 1-2, tim tuan rumah Italia memikiki banyak kes-

empatan untuk menang. Peluang pertama yang dimiliki Italia terjadi pada menit ke-14 melalui Claudio Marchisio dari sudut sempit. Sayang, peluang ini bisa diblok oleh Javier Mascherano. Peluang kedua Gli Azzurri baru mu n c u l l a g i p a d a m e n i t ke - 1 8 m e l a l u i te n d a n g a n b e b a s d a r i jarak 30 yard. Namun, eksekusi Antonio Candreva masih melamb u n g d i at a s m i s t a r g awa n g . Beberapa menit sebelum babak pertama berakhir, pemain Italia m a s i h b e r u p aya m e n ya m a k a n kedudukan. Tepatnya menit ke-39, Candreva yang mengirim umpan mendatar nyaris berbuah gol andai saja Pablo Osvaldo mampu menggapai bola dengan kakinya. (O2)

FORMULA 3

Sean Gelael Mantap di Seri F3 di Nurburgring JAKARTA (Lampost): Sean Gelael semakin menatap balapan di Sirkuit Nurburgring Jerman. Setelah berlomba dalam dua balapan Kejuaraan Formula 3 Internasional Inggris, Sean Gelael langsung turun lagi pada perlombaan FIA F3 Eropa pada 16—18 Agustus. Perlombaan itu merupakan laga ketiga pada tiap akhir minggu secara berurutan bagi pemuda berusia 16 tahun itu. Kali ini dia akan menimba pengalaman internasional di antara para bintang F3 Eropa di Nurburgring, Jerman,

demikian pernyataan Sean dalam surat elektroniknya yang diterima di Jakarta, Kamis (15-8). Sean Gelael untuk musim lomba 2013 ini berlaga dalam 10 putaran Kejuaraan FIA F3 Eropa, kemudian empat putaran F3 Internasional Inggris, satu Kejuaraan Master F3 di Belanda, dan satu kejuaraan lagi di Macao pada akhir tahun. Sirkuit Nurburgring sendiri memiliki panjang 22 km, tempat Niki Lauda nyaris tewas akibat mengalami kecelakaan berat pada 1976.

Sirkuit ini merupakan trek ultra-modern sehingga F1 tampil lagi di trek itu pada 1984. Lintasan ini akan dilewati Sean bersama 30 pesaingnya pada akhir minggu ini. Sirkuit ini lebih aman dan menjadi tuan rumah bersama Jerman GP bersama Hockenheim, tetapi para pembalap dan mekanik selalu melaju mengendarai mobil umum di lintasan itu, yang dikelilingi perbukitan dan hutan. Naiknya Sean ke podium di Spa min-

BERLIN—Pemain tengah Bayern Munich, Luiz Gustavo, asal Brasil hengkang dari klub tersebut dan memilih bergabung dengan klub saingannya di Liga Utama Jerman (Bundesliga), VfL Wolfsburg, demikian berita media massa Jerman, Rabu (14-6). Pemain berusia 26 tahun itu masih dalam kontrak dengan juara Eropa itu hingga 2015, tapi Wolfsburg, juara Bundesliga 2009, dilaporkan telah menawarkan transfer sebesar 20 juta euro (26,5 juta dolar AS) untuk mengganti kontraknya itu. Majalah olahraga Jerman, Kicker, serta harian Die Welt memberitakan perundingan untuk memperoleh Gustavo itu memasuki tahap akhir dengan bakal dikeluarkannya pengumuman pada Kamis (15-8). Klub-klub besar seperti Arsenal, Dynamo Moscow, Napoli, bahkan klub raksasa Barcelona semua dilaporkan mengincar untuk mengontrak Luiz Gustavo. Luiz Gustavo tidak main dalam pertandingan perdana Bayern pada laga pembuka musim Bundesliga Jumat lalu akibat cedera saat juara bertahan Bayern menang 3-1 di kandang atas Borussia Moenchengladbach. (MTVN/O2)

Marion Bartoli Pensiun dari Tenis OHIO—Juara Wimbledon Marion Bartoli mengeluarkan pernyataan mengejutkan, Rabu (14-8), saat mengumumkan mundur dari dunia tenis, beberapa saat setelah kalah pada putaran kedua turnamen tenis Cincinnati Masters, saat berhadapan dengan Simona Halep dari Romania. Petenis Prancis itu, yang menang di Wimbledon enam minggu lalu, mengeluarkan pernyataan yang tidak didugaduga itu setelah kalah di tangan Simona dengan angka, 3-6, 6-4, dan 6-1. “Kini sudah waktunya bagi saya untuk pensiun dari karier tenis saya. Saya merasa kini saatnya untuk mundur,” kata petenis berusia 28 tahun itu. “Fisik saya sudah tidak mendukung lagi.” Bartoli, unggulan kedelapan di turnamen Cincinnati, melakukan kesalahan ganda sampai tujuh kali saat berhadapan dengan Halep. Pernyataan pensiun itu keluar dua minggu sebelum dimulai turnamen Amerika Serikat Terbuka di New York. Bartoli, peringkat tujuh dunia, selama ini berjuang keras mengatasi cedera dalam beberapa tahun ini. (MTVN/O2)

ggu lalu menebalkan semangatnya untuk tampil lagi pada kompetisi otomotif sebagai jenjang menuju Formula Satu itu, bersama tim Double R Racing. Anthony “Boyo” Hieatt, pemilik tim Double R Racing dan juga sebagai engineer Sean, mengatakan, “Sean sudah semakin berpengalaman, setelah berlaga dalam kejuaraan F3 Inggris di Spa dan Brands Hatch, yang tekanan lingkungan lombanya lebih rendah. Hasilnya, ia berbuat lebih baik pada perlombaan itu.” (MTVN/O2)

Marion Bartoli

Jorge Lorenzo

MOTOGP

Lorenzo Hadapi Perjuangan Berat di Indianapolis

 REUTERS/PAUL VREEKER

CMYK

INDIANAPOLIS (Lampost): Jorge Lorenzo menghadapi perjuangan berat pada kejuaraan MotoGp Indianapolis, Minggu (18-8) mendatang. Meskipun sudah istirahat selama satu bulan selepas MotoGP Amerika Serikat pada Juli lalu, belum cukup membuat pembalap tim Yamaha ini kembali ke kondisi terbaiknya. Ia menyatakan lomba di Indianapolis serta MotoGP Ceko dan Inggris akan menjadi tantangan yang sangat berat. Setelah tampil di Laguna Seca, Lorenzo sempat istirahat selama beberapa hari sebelum melakukan tes di Brno. “Saya merasa sedikit lelah. Setelah mengalami kecelakaan di Assen dan Sachsenring, saya

belum sepenuhnya pulih. Kini saya harus mengatur irama menghadapi tiga lomba mendatang yang akan berlangsung dalam tiga pekan,” ujar pembalap Spanyol tersebut. Patah tulang selangka akibat terjatuh di babak kualifikasi MotoGP Belanda di Sirkuit Assen akhir Juni lalu diakui Lorenzo belum sepenuhnya sembuh. Sementara itu, Dani Pedrosa dari Repsol Honda menegaskan istirahat panjang di tengah musim balapan membuat dirinya siap kembali ke lintasan. Proses penyembuhan patah tulang selangka setelah terjatuh di Sachsenring ditegaskan Pedrosa tidak akan mengganggu penampi-

lannya di Indianapolis akhir pekan ini. “Secara fisik saya merasa lebih kuat,” ujar Pedrosa, seperti dikutip Autosport. Ia mengatakan istirahat selama empat pekan merupakan keuntungan besar baginya dalam proses pemulihan kondisi. Masa istirahat dimanfaatkan Pedrosa untuk memaksimalkan proses penyembuhan patah tulang yang dialami. “Dalam pemeriksaan terakhir yang dilakukan beberapa hari lalu, tulang selangka saya yang patah makin kuat. Saya memang butuh beberapa pekan lagi untuk sepenuhnya pulih. Namun, saat ini kondisi saya lebih baik dibanding saat tampil di Laguna Seca,” kata dia. (MTVN/O2)

CMYK


CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

13

 KELURAHAN MEMBANGUN

CMYK

Lampung Makmur

Beringinjaya

Ibu Kota Kecamatan Kemiling BERINGINJAYA sebagai ibu kota Kecamatan Kemiling merupakan hasil pemekaran Kelurahan Beringinraya. Kelurahan ini hanya terdiri dari dua lingkungan yang terbagi atas 27 rukun tetangga (RT). Lingkungan I merupakan permukiman warga dan Lingkungan II Perumahan Wana Asri. Di sini juga terdapat sekolah polisi negara (SPN). Menurut Lurah Beringinjaya Dara P. Sari, mayoritas penduduk kelurahan ini bekerja sebagai pegawai swasta dan buruh dengan rata-rata beretnisJawa. Kelurahan ini dikenal sebagai daerah penghijauan. Di sana terdapat sumur bor peninggalan zaman Belanda yang terdapat di RT 09 Lk. I. Bahkan, lapangan di kelurahan ini bernama Kalpataru Masyarakat. Dalam program Pemerintah Kota Bandar Lampung, partisipasi masyarakat Beringinjaya cukup baik, terutama para pamongnya. Setiap Jumat dan Minggu, penduduk bergotong royong membersihkan lingkungan. Kelurahan memiliki fasilitas empat gerobak sokli dan satu sepeda motor sokli, sedangkan tempat pembuangan sampah terdapat di belakang kantor. Pada bidang kesehatan, kelurahan ini terdapat satu poskeskel, satu puskesmas pembantu (pustu), tiga posyandu, dan satu posyandu lansia. Kegiatan di bidang kesehatan juga berjalanbaik, kecamatan melalui puskesmas selalu memberikan bantuan penyemprotan (fogging) nyamuk penyebab demam berdarah ke rumah-rumah penduduk. Selain itu, pembuatan kartu Jamkesda oleh kelurahan untuk masyarakat tidak mampu juga selalu didukung dengan kemudahan surat keterangan tidak mampu (SKTM). “Bagi masyarakat yang tidak dapat Jamkesmas bisa buat Jamkesdanya dengan membawa SKTM,” ujar dia. Keamanan Kondusif Dalam bidang pendidikan, Beringinjaya memiliki dua SD, satu SMP, satu SMA, dua PAUD, dan tiga TK. Program bina lingkungan untuk siswa, kata Dara, berjalan baik. Data terbaru terdapat 85 pelajar pada 2013 dari berbagai tingkatan SD, SMP, SMA membuat SKTM berdasarkan surat pengantar dari RT untuk mengikuti

LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

POTENSI KELURAHAN. Pekerja menyusun keripik di salah satu usaha rumah tangga di Kelurahan Beringinjaya, Kemiling, Bandar Lampung. Keripik merupakan salah satu potensi yang ada di kelurahan tersebut. program siswa bina lingkungan. “Kelurahan mengirim stafnya untuk memantau orangorang yang memang layak mendapatkan haknya,” ujarnya. Terkait penjagaan keamanan penduduk, kelurahan melakukan siskamling, ada 17 pos ronda di Beringinjaya. Bahkan, di lingkungan I warganya aktif ronda bersama, sedangkan di ling-

kungan II ada sebagian warga yang membayar iuran kepada RT. Kelurahan Beringinjaya selama ini kondusif, tingkat pengamanan yang kondusif itu terjadi berkat koordinasi antara kelurahan dan babinsa dan babinkamtibmas. Menurut Dara, dengan adanya Polisi Subsektor Kemiling yang letaknya tidak jauh dari kantor kelurahan, pengamanan di Beringinjaya pun semakin kondusif. Untuk fasilitas keagamaan, di Beringinjaya terdapat sembilan masjid, tiga musala, dan satu gereja. Sementara target PBB 2013, di

Kelurahan Beringinjaya golongan buku 1, 2, dan 3 Rp324.048.742 dengan SPPT 2.894 lembar, sedangkan golongan buku 4 dan 5 dengan 8 lembar SPPT ketetapannya Rp556.713.376. Hingga April 2013, PBB yang telah dibayar warga senilai Rp3.307.376. Lurah mengimbau masyarakat yang sudah membayar PBB bisa membawa tanda bukti ke Dispenda Kota Bandar Lampung. “Dengan membawa surat tanda terima setoran dan KTP, warga bisa mengambil PBB-nya yang sudah terbayar karena kebijakan wali kota yang menurunkan tarif PBB sampai 20%,” kata dia. (CR4/K1)

Usaha Keripik dan Bolu Beromzet Rp15 Juta/Bulan SELAIN terdapat usaha batik Lampung yang telah dikenal luas di tingkat nasional, yakni Gabovira, di Kelurahan Be ringinjaya juga terdapat usaha industri rumah tangga aneka keripik. Adalah usaha milik Suparji. Usaha yang dijalankan berskala rumah tangga ini dimulai dari niat tidak ingin bergantung pada orang lain. Semula, Suparji merupakan pengumpul barang industri rumah tangga. Selama 10 tahun dia menekuni usaha yang dijalankannya seorang diri. “Ke mana-mana saya sendiri, tetapi saya menikmati saja,” kata dia, beberapa waktu lalu. Pada 2003, Suparji mendirikan C V A n u g r a h M a n d i r i ya n g mengolah aneka keripik. Tiga tahun kemudian hak patennya dibuat. Dia membuat haknya dengan nama MS. Usahanya pun berkembang, tidak hanya aneka keripik , Suparji pun memproduksi kue bolu. Setiap hari dia menghasilkan 1.000 bungkus kue bolu dengan merek Bintang. Setidaknya, dia menghabiskan 1.500 butir telur dan 2 ton terigu tiap bulan. Ke depan,

kata dia, usahanya akan berpindah lokasi ke Kedaung. Mesin pengolah makanannya pun sudah dipersiapkan. Ada bolu, keripik singkong, keripik pisang, dan lainnya. Produk Suparji sudah dipasarkan ke seluruh Lampung. Setiap agen langsung memb e l i b a r a n g ke r u m a h nya . Namun, ada pula tenaga freelance yang memasarkan ke seluruh kota dan kabupaten. Ada empat karyawan pemasar an yang sehari-hari bertugas berkeliling. Sementara karyawan tetapnya ada enam orang dengan gaji Rp1,5 juta/bulan. Selain itu, ada 12 karyawan harian yang bertugas di bagian produksi. Omzetnya mencapai Rp10 juta—Rp15 juta/ bulan. “Gaji karyawan tetap sesuai standar. Bahkan, ada yang lebih dari standar,” kata alumnus Universitas Muhammadiyah Lampung itu. Usaha yang dijalani Suparji, menurut pe ngakuannya, merupakan binaan dari Daihatsu secara cuma- cuma. Sementara pe merintah hingga saat ini belum pernah memberikan bantuan terhadap usahanya. (CR4/K1)


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

CMYK

CMYK

PARIWARA 14

CMYK

CMYK


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

CMYK

PARIWARA 15

CMYK


CMYK

CMYK

PARIWARA JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

16

CMYK

CMYK


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

17

CMYK

Lampung Makmur

 

Bandar Lampung Menuju Pusat Jasa dan Perdagangan BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus meningkatkan pembangunan di segala bidang untuk menjadikan kota ini sebagai pusat perdagangan dan jasa di Provinsi Lampung.

P

embangunan ini juga diharapkan berdampak positif bagi pemerintah dan penduduknya untuk menuju kota metropolitan. Banyak pembangunan yang sudah, sedang, dan akan dilakukan Pemkot Bandar Lampung, baik dari segi infrastruktur, perhotelan, industri, serta di bidang pendidikan maupun kesehatan. Salah satu visi Kota Tapis Berseri ini ialah mengembangkan Bandar Lampung sebagai pusat jasa dan perdagangan yang berbasis ekonomi kerakyatan. Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Bandar Lampung mendirikan dua flyover (jalan layang) yang sudah dioperasionalkan, serta tengah membangunan satu jalan layang lagi yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Pembangunan dua jalan layang ini, yakni di Jalan Sultan Agung—Jalan Ryacudu dan Jalan P. Antasari—Jalan Tirtayasa yang dikerjakan sejak tahun lalu itu menggunakan dana APBD 2012 dan 2013. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung Ibrahim mengatakan jalan layang Jalan Sultan Agung—Ryacudu sepanjang 350 meter dan lebar 12 meter memakan anggaran sebesar Rp31,5 miliar, jalan layang Jalan P. Antasari—Tirtayasa sepanjang 450 meter dan lebar 14 meter menggunakan anggaran Rp33,6 miliar, sementara jalan layang Gajah Mada—Ir. Juanda yang kini dalam pengerjaan dan akan memiliki panjang 450 meter dan lebar 9 meter menelan biaya Rp92 miliar.

Tambah Jalan Layang Wali Kota Bandar Lampung Herman H.N. mengatakan pembangunan jalan layang tersebut dilakukan mengingat bertambahnya jumlah kendaraan dan perkembangan Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi yang kian maju pesat. Wali Kota menambahkan salah satu alternatif solusi yang dinilai layak untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas, terutama di titiktitik rawan kemacetan, yakni dengan pembangunan jalan layang serta peningkatan pembangunan pelebaran jalan. “Semoga pembangunan flyover ini bisa mengurai kemacetan. Apabila anggaran mencukupi, Pemkot berencana kembali membangun flyover di beberapa titik,” kata Herman. (RIC/K10)

HERMAN. HN

CMYK

FLYOVER SULTAN AGUNG FOTO: LAMPUNG POST/ZAINUDDIN


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

Lampung Makmur

18

 

Register 45

Sinergi Pusat dan Daerah

dari Masa ke Masa

Sosialisasi di Tuguroda, Satubangsa, Airmati, Pelitajaya. KEPALA Dinas Kehutanan Lampung Syaiful Bachri menerangkan kegiatan yang dilakukan kemarin memang masih dalam tahap sosialisasi saja, bahwa keberadaan mereka menyalahi aturan, dengan harapan memberikan penyadaran sebagai warga negara yang taat hukum mereka sebagai perambah harus keluar. Namun, kenyataannya tidak, walaupun ada beberapa pendapat bahwa ada yang mau kooperatif dengan pemerintah dan ada yang tidak. Tindakan selanjutnya nanti akan ada evaluasi Senin depan dengan Kemenpolhukam. Menurutnya, masalah ini tidak bisa diserahkan di daerah. Kalau ingin penanganan, harus betul–betul terintegrasi dengan satu tim, mulai dari tingkat pusat baik Kemenpolhukam, Mabes Polri, hingga TNI Kehutanan. “Sedangkan kami di daerah ada beberapa hal yang bergantung kewenangan terdapat di pusat, seperti pemberian izin untuk HTI adalah Kementerian Kehutanan, sedangkan satu pihak masyarakat ingin mendapatkan akses untuk mendapatkan hasil hutan itu juga. Kewenangan yang memberikan ini pusat, bukan kami memanfaatkan hasil hutan. Kalau dalam tim itu ada unsur pusat, kami sudah ada solusi,” kata Syaiful. Ia menambahkan selama ini bukan berarti tidak ada koordinasi antara daerah dan pusat. Namun, koordinasi yang terjadi bersifat terpisah. Pusat hanya memberikan arahan ketika rapat, tetapi saat bertemu masalah, daerah harus balik lagi melapor ke pusat. Menurutnya, bila akses hutan ada kebijakan diberikan ke masyarakat harus sudah jelas kepada masyarakat mana yang bisa diberikan akses, berapa luasnya dan di mana. Bila perambah tidak kooperatif dan masih bersikeras tetap bertahan di sana, karena ini negara hukum, tindakan tegas akan dilakukan. “Oleh karena itu, sebelum dilakukan operasi penertiban selanjutnya, perlu dipastikan terlebih dulu luasan dan lokasi yang akan dialokasikan pemanfaatannya untuk masyarakat,” kata dia. Menurutnya, lokasi tersebut disarankan berada di wilayah Moro-moro atau sekitar Talanggunung dan sepanjang batas luar maupun pinggir jalan utama seluas sekitar 20% dari luas KHP Register 45 Sungaibuaya. Kemudian, operasi penanganan perambah selanjutnya harus dilakukan secara terintegrasi dan komprehensif, baik tahapan pelaksanaan maupun pendanaannya. Untuk itu, ujar Syaiful, perlu ditentukan strategi penanganan yang dapat memberikan solusi permanen, baik bagi masyarakat maupun bagi pemegang izin IUPHHKHTI. Selain itu, harus dilakukan dalam satu-kesatuan yang melibatkan unsur daerah (Pemerintah Daerah, Polda, dan TNI) dan unsur Pemerintah Pusat (Kemenko Polhukam, Kementerian Kehutanan, dan Mabes Polri). “Ini yang akan kami rekomendasikan ke pusat. Kesimpulan dari pusat saya juga belum tahu, tunggu info selanjutnya,” ujar Syaiful. (KARLINA APRYMSITA/E10)

RAJABASA (Lampost): Kawasan hutan produksi (KHP) Register 45 Sungaibuaya merupakan kawasan hutan produksi yang berada di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Penataan batas KHP Register 45 Sungaibuaya telah dilakukan pada 1985—1986 dan dikukuhkan pada 1993 dengan luas 43.100 hektare (ha). Penglepasan tim oleh wakil Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, dan Forkopimda Lampung.

P

enetapan KHP Register 45 Sungaibuaya awalnya ditetapkan pada 1940 sebagai kawasan hutan produksi melalui Besluit Residen Lampung Districk No. 249 tanggal 12 April 1940. Kemudian, pada 12 Juli 1980 rencana tata guna hutan kesepakatan (RTGHK) Provinsi Lampung disetujui gubernur Lampung. Atas dasar tersebut, Ketua Bappeda Lampung membuat Rekomendasi Tata Batas atau Pengukuhan Hutan No. EK.000/279/Bappeda/II/1985 pada 13 Juni 1985 tentang Reg. 42, 44, 45, dan 46 dan berita acara pengukuran tata batas KHP Register 45 Sungaibuaya dan ditandatangani Panitia Tata Batas Kabupaten Lampung Utara pada Februari 1987 dan disahkan menteri kehutanan pada 20 November 1993. Selanjutnya, pada 31 Januari 1991 menteri kehutanan membuat Kepmen No. 67/Kpts-II/1991 tentang Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) Provinsi Dati I Lampung dan 22 November 1993 dikeluarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 785/Kpts-II/1993

tentang Penetapan KHP Register 45 Sungaibuaya seluas 43.100 ha di Kabupaten Lampung Utara dan Provinsi Lampung. Pada 15 Juni 1999, keluar Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 416/Kpts-II/1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Provinsi Lampung serta Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 256/Kpts-II/2000 tanggal 23 Agustus 2000 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Provinsi Lampung hingga akhirnya keluarlah Peraturan Daerah Provinsi Lampung No. 1 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Lampung. Kondisi KHP Register 45 Sungaibuaya kini masih menyisakan permasalahan. Kegiatan perambahan liar yang disertai kegiatan pembakaran tanaman, penebangan pohon, serta pendirian gubuk dan tenda oleh para perambah tersebar di beberapa titik. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani masalah perambahan di Register 45 Sungaibuaya, di antaranya melalui sejumlah keputusan seperti terbitnya SK Menkopolhukam No. Kep-1/ Menkopolhukam/1/2013 tertanggal 11 Januari 2013

Operasi Gabungan Penertiban Register 45

BENTUK kegiatan operasi penertiban ini berupa operasi sosialisasi yang dilakukan 28 personel dan dikawal tim pengaman sebanyak 300 personel, terdiri dari 200 personel Polda dan polres, 30 personel TNI, 50 personel Polisi Kehutanan, 20 personel Pol. PP Mesuji. Sementara operasi intelijen dilaksanakan 50 personel dan operasi penegak hukum yang dilaksanakan 37 personel, tim logistik 8 personel, tim sekretariat 8 personel, dan tim kodal 30 personel. Secara keseluruhan, personel yang terlibat dalam kegiatan operasi ini berjumlah 461 persRapat koordinasi dan rapat persiapan pelaksanaan operasi. onel gabungan unsur Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Mesuji, Polda Lampung, TNI, dan Kejaksaan Tinggi Lampung selama 18 hari, mulai 19 Juli—5 Agustus 2013, dengan sasaran kegiatan adalah aparat pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Mesuji, masyarakat perambah kelompok Moro-moro, serta masyarakat perambah yang berasal dari KaFOTO-FOTO: DOK. DINAS KEHUTANAN LAMPUNG Pasukan pengamanan di Brabasan, Kabupaten Mesuji. bupaten Mesuji

CMYK

tentang Tim Terpadu Tindak Lanjut dan Monitoring Penanganan Kasus Mesuji 2013; SK Menteri Kehutanan RI No. SK.338/Menhut-IV/2012 tanggal 12 Juli 2012 tentang Pembentukan Tim Operasi Gabungan Penertiban Kawasan Hutan Register 45 Sungaibuaya Kabupaten Mesuji; dan SK Gubernur Lampung No. G/432/III.16/2013 tanggal 23 April 2013 tentang Pembentukan Tim Kerja Perlindungan Hutan Provinsi Lampung. Tindak lanjut dari SK Gubernur Lampung ini dilaksanakan operasi penertiban kawasan hutan di Register 45 Sungaibuaya yang bertujuan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat yang saat ini merambah Register 45 Sungaibuaya agar segera meninggalkan kawasan tersebut. Selain itu, menindaklanjuti rencana aksi hasil temuan tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang dibentuk presiden RI tentang penanganan kasus Mesuji di Provinsi Lampung dalam bentuk operasi sosialisasi guna menjaga kelestarian hutan dari kerusakan yang dilakukan para perambah hutan sehingga diharapkan masyarakat perambah dapat sadar dengan sendirinya keluar dari Kawasan Register 45 Sungaibuaya. (KARLINA APRYMSITA/E10)

dan luar Kabupaten Mesuji. Biaya yang ditimbulkan sepe n u h n ya d i b e b a n k a n p a d a DIPA BA 29 Tahun 2013 Direktorat Penyidikan dan Pengamanan Hutan Ditjen PHKA Kementerian Kehutanan sebesar Rp2.169.680.000, terealisasi sebesar Rp1.983.680.000 atau sebesar 91,43%. Operasi Gabungan Penertiban KHP Register 45 merupakan operasi simpatik dan dititikberatkan pada upaya persuasif melalui sosialisasi kepada para perambah untuk penyadartahuan para perambah bahwa menduduki kawasan hutan tanpa izin merupakan tindakan yang melanggar hukum. Hal tersebut terdapat tiga bidang, yaitu bidang sosialisasi dengan melaksanakan pengumpulan data dan informasi untuk penyuluhan kepada para perambah untuk mengerti dan paham akan pentingnya kawasan hutan. Berdasarkan kesepakatan dengan perambah, tim sosialisasi bisa masuk kalau tidak diikuti oleh tim keamanan. Tim keamanan bersiap dan berjaga di lokasi dalam kondisi on call, artinya siap setiap saat apabila diperlukan oleh tim untuk melakukan pengamanan terhadap tim sosialisasi. Pada 5 Agustus 2013, atau sampai kegiatan sosialisasi berakhir, tidak ada kejadian yang

memerlukan tindakan di lokasi perambahan sehingga pasukan pengamanan bisa kembali ke satuan tugas masing-masing. Selain itu, bidang intelijen berlangsung setiap hari memberi laporan harian ke posko. Hasil analisis dan evaluasi (ANEV) dari tim intelijen diberikan pada tim sosialisasi dan memberikan rekomendasi lokasi-lokasi yang kondusif untuk dilakukan sosialisasi. Terakhir, bidang penegakan hukum. Dalam pelaksanaan tugas bidang penegakan hukum telah dilakukan pengumpulan saksi-saksi dan alat bukti yang sah terhadap tersangka Wayan Trimo alias Wayan Ana bin Made Mindre sejak Maret 2013 dan pada 23—24 Juli 2013 telah dilakukan penangkapan berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor SP.KAP/25/VII/2013/UBDIT IV/Dit Reskrimsus dan telah dilakukan penahanan dengan Surat Perintah Penahanan No. SP.Han/15/ VII/2013/Subdit IV/Dit Reskrimsus tanggal 24 Juli 2013 selama 20 hari. Sementara masyarakat perambah yang berasal dari Kabupaten Mesuji berjanji akan keluar dari kawasan hutan apabila mereka yang berasal dari luar Kabupaten Mesuji keluar terlebih dulu, sehingga sebagian perambah menyatakan akan tetap bertahan di lokasi meskipun dilakukan tindakan represif oleh petugas. (KARLINA APRYMSITA/E10)


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

19

CMYK

Lampung Makmur

 

 METRO

Metro, Kota Berkarakter Pendidikan METRO (Lampost): Metro merupakan satusatunya kota di Provinsi Lampung yang memiliki karakter. Karakter yang telah terbentuk dengan arah yang jelas, yakni karakter sebagai kota pendidikan.

“D

engan visi pembangunan sebagai kota pendidikan, hal itu menjadi karakter Kota Metro yang tidak dimiliki daerah lain,” kata pakar pendidikan, Marzuki Noor, Rabu (14-8) lalu. Ia menilai warga Metro juga sudah relatif mengetahui arah pembangunan tersebut meskipun dengan penafsiran yang beragam. “Coba kalau kita tanya kepada warga, saya yakin minimal 1 dari 10 warga tahu Metro itu kota pendidikan. Coba kalau tanya warga di kabupaten atau kota lain, apa visi pembangunan daerahnya? Saya yakin tingkat pengetahuan mereka tidak sebaik warga Metro dalam mengenal daerahnya sendiri,” ujar guru besar Universitas Muhammadiyah Metro (UMM) itu. Ia menegaskan karakter Metro sebagai kota pendidikan harus dipertahankan. Dalam peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang Kota Metro periode 2005—2025, telah dicantumkan visi jangka panjang, yaitu menjadi kota pendidikan yang maju dan sejahtera. Menurut Marzuki, karakter kota pendidikan sangat tepat untuk Metro mengingat keunggulan komparatif dan kompetitif Metro ada pada faktor manusia atau warganya. Indeks pembangunan manusia (IPM) Metro setiap tahun selalu tertinggi di Provinsi Lampung. “Karena itulah, pendidikan menjadi modal pertama dan utama warga Metro untuk mewujudkan visi pembangunan tersebut,” kata mantan Rektor UMM itu. Potensi Unggulan Selain sebagai kota pendidikan, Metro memiliki berbagai potensi ekonomi rakyat yang men-

jadi unggulan. Pada sektor pertanian, Metro dikenal sebagai sentra penghasil lele, mulai dari hulu, pembenihan, sampai pengolahannya menjadi aneka jenis kuliner.

Merancang Pengembangan Zona Integritas

SDM Modal Dasar Pembangunan PADA hakikatnya manusia menjadi subjek pembangunan, karena itulah semua gerak langkah pembangunan harus berbasis pada manusia. Untuk mencapai tujuan tersebut, pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi perhatian utama, baik menyangkut karakternya maupun penguasaan pengetahuan dan teknologi. “Dalam bidang apa pun, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, maupun politik, kalau diisi oleh orang-orang yang punya karakter unggul, kita pasti yakin h a s i l n ya p u n akan unggul,” kata Wali Kota Metro Lukman Hakim. Hal itu pula ya n g m e m b u at tekad Pemkot Metro makin mantap untuk mencanangkan visi sebagai kota pendidikan. Tantangannya adalah membangun se- mangat untuk selalu belajar. Semangat untuk mewujudkan hari ini agar lebih baik daripada kemarin dan hari esok harus lebih baik daripada sekarang. Dengan semangat belajar tersebut, diharapkan segala aktivitas sosial dan perekonomian rakyat akan menjadi kokoh dan unggul. Pada gilirannya, tentu akan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. “Kita perlu menggeser paradigma dari sekadar memahami potensi sebagai faktor eksternal. Metro kalau dilihat dari alam-

Kegiatan di sektor ini telah menyerap ribuan tenaga kerja. Ada juga sapi perah, susu kambing, kerajinan makanan, bidang jasa perbengkelan serta pertukangan, di antaranya kegiatan

ekonomi riil masyarakat. “Namun, apa pun aktivitas perekonomian rakyat itu hendaknya dibangun di atas landasan yang kuat, yaitu disiplin dan etos kerja yang tinggi. Dengan demikian, masyarakat menjadi siap bersaing, siap menjadi unggul dan siap menjadi contoh bagi saudaranya yang lain. Mental unggul ini yang terus kami bangun sehingga Metro bisa menjadi rujukan dan tempat belajar dalam segala bidang,” kata Wali Kota Metro Lukman Hakim. Jadi, inilah yang menjadi semangat visi kota pendidikan. Tidak sekadar menjadi tempat sekolahan, tetapi menjadi tempat aktivitas dan kehidupan masyarakatnya ditampilkan dengan karakter yang unggul. Menyangkut kemampuan fiskal, kondisi Metro memang terbatas. Penggalian pendapatan asli daerah (PAD) juga tidak seagresif daerah lain yang memiliki kawasan industri. Orientasi peningkatan PAD dilakukan tanpa harus membebani, apalagi mengganggu aktivitas warga. “PAD itu linier dengan perekonomian rakyat. Perekonomian rakyat itu linier dengan suasana dan iklim daerah yang kondusif. Karena itu, strategi pertama kami tentu berupaya menjadikan Metro menjadi wilayah yang kondusif bagi segala aktivitas sosial-ekonomi warganya. Ini kembali pada seberapa keras upaya kita dalam membangun karakter manusia, baik yang ada dalam pemerintahan maupun masyarakat secara luas,” ujar Lukman. Upaya tersebut dilakukan secara sinergis. Pembenahan internal pemerintahan dilakukan bersama penguatan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan kapasitas perekonomian rakyat. Lembaga keuangan dan perbankan difasilitasi peran intermediasinya untuk mengatasi masalah permodalan warga, termasuk pembenahan infrastruktur kota. Masyarakat dan sektor swasta diperankan optimal untuk lebih peduli terhadap lingkungannya. “Juga semua upaya dilakukan secara sinergis,” kata dia. (CAN/R10)

nya tidak kaya, dari luas wilayah relatif kecil, tapi saya selalu sampaikan, kita jangan menganggap minimnya potensi eksternal tersebut menjadi alasan untuk tidak maju. Lebih penting adalah sifat dan karakter warganya. Ini yang dibangun Kota Metro dengan visi sebagai kota pendidikan,” ujar Lukman. Ia menambahkan pentingnya menanamkan semangat belajar warga dalam segala bidang, baik yang bersifat formal di sekolah maupun yang nonformal. Pendidikan sebagai sebuah karakter dan budaya masyarakat, bukan sekadar pendidikan di sekolah formal. “Dengan budaya belajar itu, kita ingin warga Metro menjadi unggul dalam bidangnya masing-masing. Itulah esensi bahwa manusia adalah modal utama pembangunan,” kata dia. Ia menjelaskan tantangan terbesar untuk mewujudkan visi kota pendidikan adalah membangun sifat dan karakter warganya yang mau dan siap untuk menjadi unggul. Hal itu mencakup lingkungan pendidikan yang dituntut mampu membangun karakter dan sifat unggul warganya. Selain itu, juga corak ekonomi yang mampu melahirkan karakter pedagang yang unggul, termasuk sistem pertanian yang melahirkan petanipetani yang mandiri dan berdaya saing. “Inilah tantangan membangun kota

LUKMAN HAKIM

S

EMANGAT mewujudkan visi sebagai kota pendidikan mendorong Pemkot Metro terus berbenah dalam pelayanan publik. Fasilitas publik, seperti infrastruktur jalan, pasar, drainase, ruang terbuka hijau, dan ruang publik menjadi prioritas pembangunan, termasuk juga kualitas pelayanan publik oleh aparatur. Kualitas pelayanan publik di daerah memang dipengaruhi banyak faktor. Kinerja aparatur pemberi layanan sebagai ujung tombak merupakan problem hilir dari masalah birokrasi yang kompleks. Ekspektasi dan sikap masyarakat terhadap layanan publik juga menjadi faktor yang memengaruhi integritas layanan. Pemkot Metro telah mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi sejak 4 Juni 2012 lalu. “Ini sebagai pernyataan sikap dan komitmen kita bersama untuk melawan segala

bentuk korupsi, serta dalam rangka reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Lukman Hakim. Ia menambahkan komitmen saja memang tidak cukup dan perlu dinyatakan, lebih penting lagi komitmen harus diwujudkan. “Pencanangan zona integritas menjadi penyadaran bagi kita bahwa persoalan korupsi adalah masalah bersama. Di situ ada hukum sebab-akibat, ada hukum tarik-menarik, dan banyak faktor di dalamnya,” ujarnya. Karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi harus melibatkan semua pihak. Harus dengan komitmen dan konsistensi untuk menolak dan melawannya. Integritas harus menjadi ideologi bagi seluruh aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. “Langkah nyata sudah kami lakukan, mulai dari penataan birokrasi, perbaikan dan penyederhanaan sistem pelayanan, penyediaan sarana pelayanan yang lebih baik, serta pembinaan aparatur. Kami juga melakukan edukasi serta sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat,” kata Wali Kota Metro Lukman Hakim. Ia berharap lembaga dan kementerian pada tingkat pusat selain memberikan panduan, juga harus memunculkan keteladanan. “Perlu memberikan petunjuk teknis yang disertai dengan contoh moral,” ujarnya. Dalam upaya mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi, Pemkot Metro mewajibkan seluruh pejabat dan aparaturnya untuk menandatangani pakta integritas. (CAN/R10)

FOTO: LAMPUNG POST/DOK.

CMYK


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

PARIWARA

LAMPUNG POST

20

PARIWARA BIRO JASA

AC Service AC...AC...AC...perbaikan penjualan, rental AC, Mysticool, segala jenis hub. Anugrah Teknik Mandiri 7199155,087899310100 WINDA AC jual AC/Secd, serv/cuci AC, kulkas, dispenser, PS ms cuci dll, 257556, 085279542465, 08127921648 & 0721-7174866. Minggu Buka ********* MURAH ********* JUAL SPARE PART & AC RUMAH MERK PANASONIC, SHARP, LG, TERIMA : SERVICE (MINGGU BK), HUB.7505900, 085769683444, 087899331919 AJ Armina Jaya spesialis AC, rental AC floorstanding AC Comfortable,service AC, steam AC, perawatan ac. Hb. 082184488809 Dens Tehnik service AC suci/steam ac, bongkar pasang dll bergarsni. Hub. 082180464777, 0721-9796798 Mustika Teknik jual beli/tukar tambah AC baru/bekas segala merk, service cuci,bongkar pasang baru. Hub. Toko Jl.Ratu Dibalau No.28 T.Senang 7317516, 7141047, 0853.8209.1065 Agen AC RESMI PABRIK LANGSUNG. TERMURAH !!! Jika lebih mahal diganti selisihnya. Panasonic, LG, Sharp. Terima cuci, repair(Agen resmi) TIMMY ELECTRINDO Tlp 242222, 7444470

AIRLINES TIKET TIKET MURAH Garuda, Sriwijaya, Merpati, Lion, Air Asia, Sky Aviation tiket diantar hub.GEMA TNT (0721) 486100, 7467967 SMS booking 081274777959

CAHAYA IBU, PRT/BB Sitter khusus daerah lampung & tenaga infal khusus hari raya min 10 hari alamat: Jln.Soekarno Hatta No.13 Rajabasa Hub.087884136418, 085279162372

KURSUS STIR MOBIL Belajar mobil ADILA diantar jemput 360rb/paket, drop bandar 95rb. Hub. 072193969661, 081379640519

BUS PARIWISATA Sewa Bus Wisata Darmaduta seat 32 keselamatan penumpang tujuan kami, please call me 08154019822, www.busdarmaduta.com ELEKTRONIK DIGITAL PARABOLA Digital Parabola system distribusi sales dan service sedia indovision, top TV, dll. Hub. 475331, 0811722855

FILTER AIR Filter RO siap minum, untuk rumah & kantor, promo lebaran, 1 hari 8 galon hrg 3,5jt, hub.0813.4937.9466, 0721-488976

FURNITURE Minimalis Produksi, interior + furnitur,spesialis furnitur minimalis modern, Jl.Flamboyan Raya No.14 Tjg Seneng 0721-9085166

FOTO COPY LAMPUNG FC, jilid hard cover/soft cover, spiral kawat, Jl. Wr. Monginsidi 23 B T.Karang, Bandar Lampung telp.0721256053, 08127272602, email: lampung_fotocopy@yahoo.co.id

INDEKOST

AHLI GIGI RAMA DENTAL ahli bikin gigi, psng behel gigi Jl P. Antasari 18/dpn bioskop Sinar Bdl. JL. Urip Sumoharjo Simpang Tiga Pejajaran hub.087899516746

ATRIBUT PILKADA Pabrik baju pilkada trmrh Rp45rb bndra2500 umbl”5rb spndk5rb stkr100rb krtunm25rb. Hub. Raja Cetak 0812.79242024

Trm kos PEL,MHS,Umum, 2 ½ jt/th & 250.000/bln hb.085383564512 Wisma Rahmayani trm kost di kampung baru unila & rmh kontrakan di Way Halim & Way Halim Permai hub. 0852.7963.4666, 0812.7204.966, 0896.3680.0800 Trima Kost Mggn, Blnn, Jl Griya Fantasi 2C/8 WHP Hub. 702498, 0812.727.7590

INTERIOR SAFIRA INTERIOR, membuat kitchen set, pantry, lemari pnjg, kmr set, minibar, d.partisi, meja kantor, counter bank, hub.07217164443,081379337474 NADIA INTERIOR, Mendesain/ Membuat kitchen set, kmr set, lemari pajangan, counter, bar, counter bank, meja kantor, r. karaoke. Phone 0811792863

KEHILANGAN STNK BE 3813 EY, Noka. MH1JF5 125BK062379, Nosin. JF51E2057326, an. Peni Indriyati. STNK BE 3921 EB, Noka. MH328D20CAJ938380, Nosin. 28D-1938602, an. Fazrul Fallah STNK BE 4178 EL, Noka. MH31HP001JKCK017979, Nosin. 1KP017205, an. Suryani Wulan Dari STNK B E 4 7 4 3 D G , Noka. MF3VR10BBBL024418, Nosin. YX150FMG11023926, an. Sukardi STNK BE 6657 DJ, Noka. MH1HB62128K471471, Nosin. HB62E1471768, an. Ari Robby Cahyadi.

STNK BE 4119 DJ, Noka. MH314D204BK232972, Nosin. 14D-1233116, An. Sepriadi Puja Kesuma STNK BE 7821 VU, Noka. MH1HB61107K219220, Nosin. HB61E1219494, An. Mafud STNK BE 7144 CS, Noka. MH1HB41137K876145, Nosin. HB41E1873664, An. Hendra STNK BE 3851 DU, Noka. MH328D20BAJ708249, Nosin. 28D-1707793, An. Mardiansyah. STNK BE 4443 DD, Noka. MH35D9203BJ160783, Nosin. 5D9-1160856, An. Gita Ripai. STNK BE 7966 FE, Noka. MH8FD125X5J-448108, Nosin. F403ID-448510, An. Supriyanto.

KESEHATAN OBAT TELAT BULAN anda telat bln & lncr haid..?? kini ada solusi cpt & tpt ckp 1xpakai dlm wkt 3 jam d’jamin lgsg lncr 100% tuntas aman tnp efek smpg, OBAT BERGARANSI smpai tuntas hp.082169071222 PIJAT TRADISIONAL

STNK B E 8 0 4 3 E W , Noka. MH1HB32107K134827, Nosin. HB32E1127180, an. Samroni

IIN MASSAGE & lulur siap panggil. Hubungi. 0812.7990.1117, 0853.7726.6697, 0858.3279.9928, 0813.6991.1105

STNK BE 8666 NJ, Noka. MH32P20038K704735, Nosin. 2P2-880563, an. Putut Aditya Paramarta

NISA MASSAGE URAT trpi pgbtn, pr wtn, bs dipanggil hb. 082181823301

Hilang Nota Pengesahan Pajak Kendaraan mobil box Daihatsu Grandmax BE 9638 DQ, Nk.MHK P3BA1JDK054074, Ns. MB03002, An.Darlan STNK BE 3418 DA, Noka. MH1JBC1189K300176, Nosin. JBC1E1300846, An. Romli Casmita STNK BE 4846 EJ, Noka. MH354P00BCJ18006, Nosin. 54P-180241, An. Supriono. STNK BE 3291 YA, Noka. MH328D0028K122888, Nosin. 28D-122811, an. Drs. Rosidi. STNK BE 3447 Q, Noka. MH33C10029K137353, Nosin. 3C1-138309, An. Kusuma Wardani. STNK BE 9153 TC, Noka. MHYESL4158J-1238804, Nosin. G15A1D728269, An. Samiran.

KOLAM RENANG

MESIN FOTO COPY PT Buana Citra Abadi copy machie sales/rental/service mesin foto copy dan prlkpn, jual Toner digital Cuma 57.500/kg.hb. 0721-7144481, 085269405389

MUSIK PERALATAN MUSIK ADI Musik: jl/tkr tmb: i5(4) i4(5) i3(5,5) Pa50(7) Pa80 Pa500, PSR900, KN1400, 2400,2600,X50,CORA,Blazer,Beta 3 ,PV16ch,8ch,CS800,AD3600,Behr. 20 ch, a/esis,DOD, AXL. Ph.268983, 081369139529.

PENDIDIKAN PRIVAT Privat Sahabat Edukasi : guru dtg kerumah semua pljrn TK, SD, SMP, SMA, Umum & mengaji 5 org gratis 1 hub.0721-7511559, 081279199569 Privat Siklus Guru dtg kermh semua pelajaran SD,SMP,SMA Hub:07217481330, 0857-68003557 Privat Bintang Education smua pljrn TK, SD, SMP, SMA, umum, mengaji, guru dtg ke rmh, professional & sabar, siap UN, semester. hub. 07213667558, 0813 69 277 269 

PALET PLASTIK Jual palet plastik (bekas) u/ keperluan industri dgn brbgai ukrn hb.0821.1311.5073

PELUANG USAHA

Dunia Kolam Renang: Pembtn, prwtn, perbaikan, ob at-2 an, peralatan Jl. Hayam Wuruk 198 E Kedamaian tlp. 0721- 7444567

KURSUS TEHNISI HP NVU ponsel service & kursus hp Jln. ZA Pagar Alam No.2 gdg meneng, bk kls mahir psti bs smua merk hp grnsi uang kembali Hub.0856.6977.7966

MESIN -MESIN

Anda memiliki perusahaan namun belum memiliki website, segera hub. Enggo: 085766755571 kami akan melayani anda dengan baik.

DANA TUNAI Dana 1M-500M,proyek,krjsama,take o ve r, s y r t m d h , p r s c p t, N o B I c k n g, t r m a g e n . 0 8 1 3 1 8 1 2 7 2 85,082113082182,08211308218 4, 081288680807,082113082185, 082113082184

PENGINAPAN

MESIN CETAK Dua mesin cetak offset TOKO 910 & computer langsung Lincah Store Jl.Pemuda No.94 Tj Karang seberang Ramayana.

PONDOK PALAPA, HARGA MULAI DARI 85 RBU, DI PUSAT KOTA, FAS : AC, TV, KM PRIBADI, BREAKFAST, PARKIR LUAS, JL. P.E.M NUR 7623158, 7188333, 087899764477, 085380151888

LOWONGAN RUPA - RUPA ATASI MAMPET Ahli Atasi Mampet Saluran Air, WC, Westafel dll, tanpa bongkar garansi hub. 082178790789 Petugas WC Mampet, Sal.air, wstfl, krs tower dll, tnp bgkr, grnsi tlp 0721-7905006 Spesialis Atas Mampet Sal. Air, Wastafel, WC dll, tanpa bongkar garansi, bisa kuras sumur. Hub. 082180803233. ATASI KEBOCORAN MENGATASI KEBOCORAN, Rembes, Retak/Pecah pd bangn Anda, sprti: K.Mandi, Dak, Talang, Karpus, Basement, Terowongan, Bak Limbah, dpt kami atasi dg Grouting/Injeksi Beton, Couting, Waterpro-ning, Renov bangnn. Specialis Pengctn Crant Container/Tower Telkom, Gypsum, Polis Marmer. HELDINA 0813.79918592, 0721-7520154

SUMUR BOR WINJAYA BOR menerima pengeboran baru & service S.Bor, u/ jetpump & submersible, bergaransi hub.081272471119, 085369644488 RR Bor. Menerima pembuatan sumur bor mesin, servis pompa air bergaransi. Hub. 0812.71445154, 0813.79383983 “RIZKY BOR“Menerima Pembuatan Sumur Bor Mesin,Service Pompa air,Gulung Dinamo,Instalasi dll Hub:085367519001, 081379136574

INTAN GROUP. DIB UTUHK AN TENAGA APOTEKER DITEMPATKAN DI KOTABUMI HUBUNGI : 0811179214. Dbthkn PRAMU&KASIR P&W Mx 25 th pndkn SMU, MAINTANCE Pria Mx 25 th, pndkn SMK Lstrk/TKJ, SOPIR Mx 30 th, SIM B1, Lmrn lgkp dtg lgsg Jl.Tembesu Campang Raya Bdl Mencari pria maupun wanita yg ingin mendapatkan penghasilan tambahan 3-5 jt/bln, bisa part time & full time alamat Jl.Urip Sumoharjo no.46 smpg pangkas rambut kurnia jaya hp.0721-709613, 082183139471

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan segera : SALES KANVASER (Dalam / Luar Kota) Syarat : Pria / Wanita, min SMA/sederajad, Usia max 35 thn, Siap ditempatkan di Metro/ Bandar Lampung. SUPIR KANVASER (Dalam / Luar Kota) Syarat : - Pria, min SMA/sederajad, Usia max 35 thn, SIM B1 , Siap ditempatkan di Metro/ Bandar lampung. GUDANG Syarat: Pria / Wanita, min SMA/sederajad, Usia max 30 thn, Siap ditempatkan di Bandar lampung. Lamaran kirim langsung ke:

CV. Sumber Makmur

Jl.Nuban No.22A,Ganjar Asri, Metro LPG

LAMPUNG BARAT HOTEL Hotel Krui, Kab Pess Brt, baru, lks blkg SD Pasar Krui, bersih, syariah, discromb, “menginap sambil beramal” hub.0728-51632, 0813.8009.9255

TOKO JATI Toko Jati 4 Sekawan, menjual aneka meubel jati ukir Jepara, Jl. Cut Nyak Dien No 64 C Palapa. Tlp.0852.74288949, 0813.79530554. SEDOT WC Sedot tinja/wc pakai mbl tangki & atasi mampet slrn tnp bkr, dlm & luar kota, bs sewa toilet portable. 07217400060, 085377528233

SANGGAR BUNGA Lydia Florist. Sanggar Bunga & Parcel menerima pesanan bunga papan sesuai butged dpn SMU Arjuna Enggal. Hub. 0821.81684111

SERVICE “CENTRAL SERVICE” kompor gas semua merk,garansi 1 th. Hb.0823.7511.8477 SERVICE PANGGIL AC, kulkas, mesin cuci, water heater hub. 085789973400 Artha Teknik, trm srv AC sentral, split, flur, oper, hul & servs m.cuci & kulkas dll. Hub. 0857.888.22997, 08526863.3950, 7181842. DARMIN Elktrnik trm srvice pnggil TV, VCD, DVD, speakr active, k.angin, strika, Mesin Cuci (bs tukr tmbh). Hub. 082184364724, 087899506812

PROPERTI ALUMINIUM Maju Makmur jual canopi, besi,

PAGAR PANEL BETON CV.SAMPOERNA KARYA (Bentuk

stenlis, kusen, folding gate, krey

Pagar Sistem Join nat/Laki,Perempuan

Jl.P.Morotai No.69. Hb. 7471238,

hub.08117216900, 085369958999

773500

DIJUAL/DIKONTRAKAN

Spesialis kusen, jndla, partisi, pntu almnium, folding gate, rolling door, rak alm dll, mrh ber garansi. Hub. Toko MITRA Jl. Samratulangi 33 A tlp.7477282, 081379200333

BAHAN BANGUNAN

Dijual/dikontrakan usaha penginapan apel green 30 kamar+1 toko, fasilitas lgkp sprt hotel, shm, nego hub.0721262897, 081379781091

PABRIK DIJUAL

MARMER CV Aneka Marmer Dist marmer & granit lokal import. Trm pasang lantai, dinding, meja, tangga dll. Ruko P. Antasari 153 i dpn Giant. Hb.0812.72224222

Jual pabrik pupuk organik terdiri dari pan granul diameter 3 mtr 3 unit, conveyer 4 mtr 1 unit, drier 12 mtr 1 unit, bunner 1 unit dan ayakan 3 mtr 1 unit lok.sebelah LIPI Jl. Sutami hub.0811722018

RUMAH DIJUAL Dijual rumah dijalan Pulau Legundi Gg.Bahuga no. 22A memiliki fasilitas 5 KT, 4 KM, garasi mobil, sumur bor, hub.085357870171 RMH MEWAH : LT.1400 mtr, LB.430 mtr, KT 6, KM 7 16:42:11 Granit , rk baja, genteng, keramik, pemanas air, AC, Garasi 4 mbl, pos satpam, hrg 2,7 M, hp.085208451555 Jual rmh LT 1530 m2, LB 425 m2, Jl. St. Badarudin dpn SMPN 7 Gdg Air Bdl, hrg 2 M. Hub. 0812.7202460. Dijual, 2 unit rmh @ T/B= 128M/80M, SHM, 3KT, 2KM, parkir 2 mbl,Jl. Aster No. 5 Rawa Laut Enggal 100% baru Hp: 0823.72.1945.69 Dijual cpt 2 Rumah,LT/LB 361/108 & LT/LB 213/216, Jl. W. Monginsidi Gg.Murai 26 T.Betung,garasi luas,SHM. Hub:0821-81050309,0721-273348

DIKONTRAKKAN Rumah baru renov di VILLA CITRA 2 , 3KT + 3AC 1 KP 3KM-Water Heater hub.08154061111 Terima sewa bedeng /rumah. Hubungi. 0821.8502006, 0721-7171006

RUKO DIKONTRAKAN Rmh LS: 800 m, 7 KT, 4 KM, di lantai dua ada 2 KT, garasi bs msk 5 mbl & taman yg luas, fas 2 kmr PK, AC, di blkg Giant Antasari Sukarame hub.08785351313, 082111052991 Hj.Kori.

TANAH DIJUAL Jual tnh, SHM, 2000M2+bangunan diatasnya 322 m2, lstrk PLN, air pompa, Jl.Lintas Sumatra km 52 G.Royong G.Sugih 08197901059, 081928061029

Dijual tnh luas 674 m2, di Jl. Purnawirawan, labuhan ratu dekat arraihan hrg nego hub.082180471152, 07217560481 Dijual tnh di Jl. Perum Polri Gg. Hanoman Rajabasa Ls 1400 m2, SHM, an.sendiri,ng. Hub. Sumarsono, 0721-7325504 Tnh Jl. Sisingamangaraja B.Lpg LT 720 m2, lebar muka 22 m, serius hub.Desy 087899161691, Asep 07219350726 Dijual tanah 1500 m2, Jl.Mawar Indah No.20 Labuhan Dalam BDL hubungi : 0813.6992.7343. Dijual tnh di Jln. Bhayangkara Kel. Rajabasa Raya Kedaton BDL, LT ± 2,5 Ha, SHM, TP hub. 082176423976. Dijl Tnh LT.700 M2,LB.225 M2, toko 60 M2,Gdg 60 M2, lokasi Ganjar Agung Metro Hub. 081379000750 jual dibawah harga pasar tanah kosong 22X74M, SHM, Buluk KartoPesawaran, hub. 081931835247

Tanah luas 392 M2, Bersertifikat di JL.Nunyai Raja Basa berminat hub. HP.0812.7264.905, 0721.7403700

KEBUN DIJUAL Dijual kebun SHM 2,1 Ha berisi jati 8 th 370 btg, coklat 6th 133 btg, pinang 7th 120 btg, kelapa 10 th 35 btg, ada deposit silika harga 75 rb/m, lokasi dekat kebun PTP Bergen Pal Putih Simpang 2,5 km dari Ir. Sutami.

Kebun sawit L.2 Ha, SHM, Sidomulyo. ada phn medang 200 btg, pggr jln, hrg 300 jt, HP.081541252436

Hub. 0811.722018

TANAH KAVLING Kavlingan Rmh & pst pertokoan dkt ktr gubernur baru-kota baru LPG, cash/ kredit tnpa DP CV.Patokmas hub. 082373356888, 081379193637

KOTABUMI DIJUAL rmh LT 375 M2, LB 200 M2, KT 3 km, 2 KT pemb 1 dan ruang makan sertifikat IMB, JL.Bangau 5 Kotabumi smpg insan robany hub. 081369763234

TANAH DIJUAL/DIKONTRAKAN DIJUAL/DIKONTRAKAN Tnh 2.150 m2, SHM, Jl.Lintas Sumatera dkt Taruko I Kembang Tanjung, Lampung Utara, telp/sms: 082371334425

Tips Membeli Hewan Kurban Tidak ada jaminan hewan yang dibeli adalah hewan yang sehat, karena banyak sekali penyaki hewan yang tidak bisa dilihat dari penampakan luar hewan. Akan lebih aman jika anda didampingi oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan.

Tak lama lagi umat islam akan merayakan Iduladha. Mungkin ada di antara Anda yang akan melaksanakan ibadah kurban. Untuk di Indonesia sendiri biasanya hewan yang dikurbankan (digunakan untuk melakukan ibadah kurban) adalah sapi, kambing, atau domba. Seperti apa seharusnya hewan yang baik untuk dikurbankan? Sebenarnya dalam ajaran agama Islam sudah dijelaskan secara perinci bagaimana kriteria hewan kurban yang baik. Umur Hewan Ketentuan umur hewan yang digunakan sebagai hewan kurban juga sudah diatur. Untuk sapi umur hewan yang digunakan sebagai hewan kurban adalah dua tahun, untuk domba enam bulan sampai satu tahun, dan untuk kambing satu tahun. Untuk menentukan umur hewan kurban terdapat benyak metode. Namun, yang paling lazim digunakan adalah metode melihat gigi hewan. Gigi yang dilihat adalah gigi seri. Untuk Anda ketahui bahwa hewan ruminansia seperti kambing, domba, dan sapi tidak memiliki gigi seri atas. Penentuan umur bisa dilihat dari jumlah gigi yang sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap. Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam membedakan antara gigi susu dan gigi tetap karena keduanya sangat berbeda. Dari segi ukuran gigi tetap lebih besar dibandingkan gigi susu. Dari segi warna gigi susu berwarna putih, sedangkan gigi tetap biasanya berwarna kekuningan. Ini terkait dengan lapisan yang berbeda pada kedua gigi tersebut.

Pada sapi apabila satu pasang gigi seri sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap, berarti umur sapi tersebut sekitar dua tahun. Pada kambing, apabila satu pasang gigi seri sudah berganti, umur kambing tersebut sekitar satu tahun. Sementara pada domba, pergantian satu pasang gigi seri dapat mempunyai arti bahwa umur domba tersebut sekitar satu tahun.

kurban tidak mengalami cacat.

Hewan Tidak Cacat Pastikan hewan yang anda gunakan sebagai hewan

Nafsu Makan Hewan yang sehat akan menunjukkan nafsu makan yang baik. Apabila hewan terlihat tidak nafsu makan, ada kemungkinan hewan tersebut mengalami gangguan kesehatan.

Tingkah Laku Hewan Hewan yang sehat akan memperlihatkan tingkah laku yang energik. Sebaiknya Anda menghindari membeli hewan yang terliat lesu dan tidak bersemangat. Selain itu, juga hindari hewan yang menyendiri.

Keadaan Mata, Hidung, dan Anus Perhatikan mata hewan yang akan Anda beli. Usahakan membeli hewan yang matanya bersih. Bagian dalam kelopak mata hewan yang sehat berwarna merah muda. Hindari membeli hewan yang bagian dalam kelopaknya pucat atau berwarna kuning. Hidung hewan yang sehat sedikit basah tetapi tidak becek. Jika menemui hewan yang

terlihat sperti pilek, keluar cairan dari hidungnya secara berlebihan, dan bersin-bersin, kemungkinan hewan tersebut tidak dalam kondisi yang prima. Apabila nada melihat darah pada lubang hidung atau mulut, sebaiknya menghubungi petugas dokter hewan atau petugas yang petugas kesehatan hewan. Terkahir yang perlu diperhatikan adalah keadaan anus hewan. Apabila di sekitar anus hewan terlihat kotor, berarti ada indikasi hewan tersebut mengalami diare. Untuk memastikan hal ini, bisa melihat kotoran hewan yang ada di sekitar hewan tersebut. Jika terlihat ada kotoran yang encer, hewan tersebut mengalami diare. Sebaiknya, Anda menghindari hal tersebut. Tips yang saya berikan ini bisa Anda praktikkan sendiri. Meskipun demikian, tidak ada jaminan hewan yang dibeli adalah hewan yang sehat, karena banyak sekali penyaki hewan yang tidak bisa dilihat dari penampakan luar hewan. Akan lebih aman jika anda didampingi oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan. Demikian pula hewan yang mempunyai tandatanda yang saya sebutkan di atas belum tentu tidak bisa digunakan sebagai hewan qurban. Biasanya untuk kasus diare dan demam ditunggu sampai hewan tersebut kembali sehat baru digunakan sebagai hewan kurban. Sekali lagi saya sampaikan bahwa kurban adalah salah satu bentuk ibadah. Alangkah baiknya jika anda bersungguh-sungguh memilih hewan yang terbaik untuk berkurban.(u2)


CMYK

CMYK

22

CMYK

CMYK


CMYK

CMYK

22

CMYK

CMYK


 JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

CMYK

23

CMYK

CMYK


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

Lampung Makmur

24

 

 PESAWARAN

ARIES SANDI DHARMA PUTRA BUPATI PESAWARAN

MUSIRAN WAKIL BUPATI PESAWARAN

Potensi Pesawaran Sangat Menjanjikan PESAWARAN merupakan kabupaten baru pecahan dari Kabupaten Lampung Selatan. Meskipun disebut daerah otonomi baru, kabupaten yang berjuluk Andan Jejama ini tidak kalah dengan kabupaten/kota lainnya di Lampung yang masing-masing memiliki banyak potensi yang berhasil di berbagai sektor.

K

abupaten Pesawaran di sektor pertambangan memiliki potensi sumber daya mineral dan energi yang cukup besar yang hingga kini belum dapat dimanfaatkan maksimal. “Untuk itu, perlu upaya yang sinergis antara pemerintah, pengusaha, maupun masyarakat dalam penggalian dan pemanfaatan potensi agar berjalan dengan baik,” kata Aries Sandi, melalui Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pesawaran Sofian Agani, kemarin. Dia menjelaskan potensi di Pesawaran masih banyak yang belum digarap, salah satunya potensi pertambangan batu bara, mangan, bijih besi, dan potensi pertambangan kristal kuarsa (silika). “Kalau potensi pertambangan banyak, tinggal menunggu insvestor saja yang ingin menanamkan modalnya di Pesawaran.” Kemudian, Kabupaten Pesawaran juga memiliki potensi panas bumi yang terdapat di Kecamatan Padangcermin. Potensi panas bumi ini direncanakan menjadi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang diprediksi bisa menghasilkan tegangan 105 megawatt yang bisa menghidupkan satu kabupaten. Bahkan, masih mengalami kelebihan daya sehingga bisa dijual ke pihak PLN. “Saat ini masih menunggu.

Proses lelang sesuai dengan peraturan perundang-undangan panas bumi yang terbaru. Kalau peraturannya sudah resmi, prosesnya dilanjutkan,” kata dia. Dari 23 pertambangan, saat ini yang masih berjalan dan aktif sebanyak delapan pertambangan, enam pertambangan emas masih melakukan eksplorasi ulang, dan sembilan pertambangan dinyatakan tidak aktif lagi. Kendalanya, untuk saat ini belum bisa menerbitkan perizinan untuk pertambangan baru, karena wilayah pertambangan (WP) hingga kini belum disahkan oleh Pemerintah Pusat. Piagam P2BN Sementara itu, sektor pertanian, menurut dia, sebagai salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Pesawaran. Program-program utama sektor pertanian ditujukan guna meningkatkan produksi tanaman pangan. Hasil panen produksi padi sebanyak 183.796 ton dengan lahan pertanian seluas 34.666 hektare (ha). Hasil panen padi di Pesawaran setiap tahunnya mengalami surplus beras. Bahkan, selama dua tahun berturutturut 2011—2012, Kabupaten Pesawaran berhasil meraih piagam P2BN dari Presiden RI melalui Menteri Pertanian. “Ini merupakan suatu kebanggaan kita semua,” kata dia.

PANEN RAYA. Bupati Pesawaran Aries Sandi Dharma Putra, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Lukmansyah (ketiga dari kiri), melakukan panen raya. Untuk sektor perkebunan, produksi dan luas tanaman perkebunan di Pesawaran terbesar ada pada komoditas kakao sebanyak 9.538 ton dengan lahan seluas 15.062 ha, sedangkan produktivitas terbesar pada komoditas kelapa sawit yakni 5.364 kg/ha. Selain itu, produksi budi daya kolam ikan di Kabupaten Pesawaran sebanyak 796 ton dengan jumlah pemanfaatan lahan seluas 197 ha. Sementara budi daya mina padi adalah 7 ton dengan luas lahan 13 ha. Produksi rumput laut pada tahun 2012 lalu sebanyak 2.150 ton dengan penggunaan lahan seluas 60 ha. Produksi budi daya mutiara 263 ton dengan lahan seluas 2,6 ha. Untuk budi daya tambak dengan lahan keseluruhan seluas 359 ha

itu hasil produksinya sebanyak 15 ribu ton lebih, sedangkan budi daya laut kerapu 1.058 ton dengan lahan seluas 77 ha. “Keberhasilan segala potensi itu bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Pesawaran,” kata dia. Kemudian, setiap tahunnya pengunjung pantai tempat hiburan di Kabupaten Pesawaran mengalami peningkatan, terutama Pantai Mutun, yang merupakan tempat hiburan yang paling banyak dikunjungi wisatawan dari dalam maupun luar Lampung. Pesawaran memiliki banyak potensi pantai dan pulau. Pulau di Kabupaten Pesawaran cukup banyak dan berpotensi seperti Pantai Ringgung yang disebut sebagai surga para pemancing. Kemudian Pulau Tegal untuk snorkeling dan diving.

Kemudian Pulau Tegal itu memiliki terumbu karang yang indah dan memiliki kedalaman yang pas untuk para penyelam. “Pulau cukup banyak, salah satunya Pulau Tangkil yang akan dikembangkan oleh investor paraceling dan flying fish yang ada di Tanjung Benoa, Bali. Jadi wisatawan tidak perlu mengunjungi Bali lagi, cukup di Lampung saja,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran Isroni Mihradi. Ada beberapa pulau yang berpotensi segera dikembangkan menjadi objek wisata Pesawaran. “Sekarang ini masih melakukan pelatihan untuk pendamping yang menangani peralatan. Mudah-mudahan tidak lama pulau yang berpotensi itu segera dioperasikan sebagai tempat wisata,” kata dia. (IAN/D10)

Terus Membangun di Segala Bidang

TEBAR BIBIT. Bupati Pesawaran Aries Sandi Dharma Putra, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Lukmansyah, menebar bibit jagung unggulan.

CMYK

KABUPATEN Pesawaran merupakan pecahan dari Kabupaten Lampung Selatan. Berdasar UU No. 33 Tahun 2007 pada 10 Agustus 2007 Kabupaten Pesawaran terbentuk. Kabupaten Pesawaran yang memiliki banyak potensi di beberapa sektor itu diresmikan menjadi kabupaten daerah otonomi baru (DOB) pada 2 November 2007. Awal kepemimpinan Pesawaran dipimpin oleh Penjabat Bupati Haris Fadilah. Kemudian, tahun berikutnya dijabat Djunaidi Jaya. Pada 2010, menjelang pemilihan kepala daerah definitif, Pj. Bupati Pesawaran dijabat Untung Subroto. Hasil pemilukada terpilih Aries Sandi Dharma Putra-Musiran sebagai bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesawaran periode 2010— 2015. Selama enam tahun Kabupaten Pesawaran, dengan silih berganti pemimpin, proses pembangunan di segala bidang dan sarana infrastruktur terus dilakukan untuk menuju Pesawaran lebih maju dan berkembang seperti kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung. “Saya menyampaikan penghargaan, apresiasi, dan ucapan terima kasih kepada Bapak Haris Fadilah, Djunaidi Jaya, dan Untung Subroto, karena telah menjalankan landasan rencana pembangunan di Pe-

sawaran,” Kata Aries Sandi Dharma Putra, saat memperingati hari jadi Kabupaten Pesawaran. Aries Sandi menyatakan memasuki usia ke-6 ini kegiatan fisik ataupun nonfisik dilakukan perlahan tetapi pasti. Pada 2013, Bupati akan mengalokasikan dana di bidang pendidikan hingga mencapai 20% dari APBD yang sesuai dengan peraturan pemerintah (PP). Dana 20% dari APBD itu akan dialokasikan untuk perbaikan SD, SMP, dan SMA, kegiatan itu merata di sembilan kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama. “Alhamdulillah, dari tahun ke tahun dewan guru secara kuantitatif yang mendapatkan sertifikasi bertambah,” kata Aries. Sementara di bidang perhubungan yang

menjadi tanggung jawab Kabupaten Pesawaran adalah jalan ruas kabupaten. Dari tahun ke tahun secara bertahap pembangunan telah dilaksanakan dan hasilnya diakui dan dirasakan oleh masyarakat. Sebelumnya, Pesawaran hanya memiliki lima kecamatan, tetapi saat ini telah memiliki sembilan kecamatan dan 144 kampung. Kabupaten Pesawaran s a at i n i te lah memiliki kantor baru dan beberapa FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/DOK. kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pada satu lokasi. “Tahun ini ada beberapa kantor satker sedang dibangun. Mudah-mudahan 2015 semua kantor pemerintahan selesai,” kata dia. (IAN/D10)


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

Lampung Makmur

25

 

 ENERGI TERBARUKAN

Panas Bumi

Energi yang Ramah Lingkungan

KALIANDA (Lampost): Panas bumi sebagai energi terbarukan potensinya sangat besar di Indonesia, sedangkan energi listrik dengan bahan baku batu bara lambat laun pasti akan habis karena berbahan baku fosil. Selain itu, energi panas bumi relatif lebih bersih dan ramah lingkungan.

H

al ini diungkapkan Presiden Komisaris dan pendiri PT Supreme Energy Rajabasa (PT SERB) Supramu Santosa, belum lama ini, di Jakarta. Menanggapi isu sebagian warga Lampung Selatan bahwa PT SERB akan melakukan perusakan hutan dan air, Supramu Santosa membantahnya. Menurutnya, dalam proses pengeboran nanti, pihak PT SERB tidak akan memakai air dari Gunung Rajabasa dan tetap menjaga daya dukung lingkungan. Selain itu, kata Supramu, untuk memberikan kenyamanan dan tidak mengganggu masyarakat sekitar, untuk mengangkut material seperti pipa dan peralatan yang ukurannya besar dan bebannya cukup berat, tidak akan melalui jalan darat sekitar permukiman. Namun, PT SERB akan membangun dermaga sebagai pelabuhan sarana mengangkut material dan peralatan. Nantinya, peralatan dan pipa akan didatangkan lewat laut. “Jadi, saya sendiri tidak tahu mengapa hingga kini sebagian warga Lampung Selatan menolak pembangunan panas bumi yang dilakukan PT SERB,” ujar dia. Dalam kesempatan itu, Supramu Santosa, yang didampingi Presiden & CEO PT SERB Triharyo Indrawan Soesilo dan VP Relations dan SHE Priyandaru Effendi, menjelaskan PT SERB juga selama ini sangat concern dengan kondisi pemahaman masyarakat setempat. Sosialisasi akan terus dilakukan sampai masyarakat paham dan mengerti betul bagaimana sebenarnya pembangunan panas bumi tersebut (geotermal, red). “Kami akan berupaya semaksimal mungkin mengurangi dampak yang ditimbulkan dalam pembangunan panas bumi tersebut. Debu yang ditimbulkan dari proses konstruksi sipil dan aktivitas eksplorasi pun akan diupayakan untuk dikurangi dampaknya. Kami akan mematuhi dan melaksanakan semua upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan selama berjalannya aktivitas kami sesuai dokumen lingkungan yang sudah kami dapatkan dan disahkan pihak yang berwenang,” ujarnya. “Jadi, kami tidak habis pikir kalau ada warga

 LAMPUNG POST/ JUWANTORO

Karyawan Pertamina Geotermal Energy (PGE) Kamojang, Jawa Barat, sedang memberikan pengetahuan tentang energi panas bumi kepada masyarakat Lampung.

 LAMPUNG POST/JUWANTORO

Para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para kepala desa dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Rajabasa dan Penengahan, Lampung Selatan, diberikan pengetahuan tentang panas bumi oleh pihak Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kamojang, Jawa Barat, dalam kegiatan studi banding. yang menolak pembangunan panas bumi yang akan dilaksanakan PT SERB. Terlebih, sebelum menghasilkan keuntungan saja, kami sudah melaksanakan program corporate social responsibility (CSR) bagi masyarakat,” kata Supramu. Ia menambahkan nantinya tenaga kerja berasal dari daerah setempat akan dipekerjakan oleh PT SERB sesuai kebutuhan perusahaan dan kualifikasinya. “Oleh sebab itu, kami akan merekrut tenaga kerja dari daerah sekitar proyek pembangunan panas bumi Gunung Rajabasa yang akan disesuaikan kebutuhan perusahaan,” ujarnya. Panas bumi, kata Supramu, juga bukan hal yang baru, karena di Lampung sudah ada proyek panas bumi seperti di Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Sebab itu, masyarakat sekitar pembangunan panas bumi hendaknya berpikir objektif. Jika pembangunan panas bumi menimbulkan dampak yang negatif, tentunya organisasi lingkungan dunia seperti Greenpeace yang keras pun tidak akan menerimanya. Namun, nyatanya organisasi tersebut bisa menerimanya, justru mendukung penuh pengembangan panas bumi ini. Selain itu, badan organisasi perubahan iklim dunia, UNFCCC, pun memasukkan panas bumi sebagai salah satu proyek mekanisme pembangunan bersih (CDM). Proyek panas bumi Gunung Rajabasa juga sudah terdaftar di UNFCCC sebagai proyek CDM. “Apabila pembangunan panas bumi berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat sekitar, panas bumi di Garut, Jawa Barat, tidak akan bertahan lama. Sekarang bisa dilihat sendiri bagaimana pembangunan panas bumi di Pulau Jawa, apakah ada dampak negatifnya? Silakan saudara-saudara wartawan lihat sendiri kenyataannya,” ujarnya. Pada 19—20 Juni 2013, sejumlah perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala desa, dan tokoh adat dari tiga kecamatan, yaitu Penengahan, Kalianda, dan Rajabasa, mengikuti studi banding ke PLTP Kamojang, Jawa Barat. Studi banding ini bertujuan melihat langsung usaha pengembangan

panas bumi yang ramah lingkungan dan dapat berdampingan dengan aktivitas masyarakat sekitar. Setelah studi banding dilakukan, esok harinya, 21 Juni 2013, dilaksanakan dialog antara Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan, peserta studi banding, dan PT SERB di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Pada pertemuan ini, perwakilan tokoh masyarakat menyerahkan surat pernyataan dukungan terhadap proyek PT SERB kepada Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo, didampingi direktur planologi yang mewakili menteri kehutanan, direktur jenderal energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE), dan direktur panas bumi EBTKE. Ditemui setelah studi banding, perwakilan masyarakat, Iriyanto, yang didaulat menjadi juru bicara masyarakat sekaligus ketua dalam rombongan studi banding, mengatakan, “Setelah kami melihat langsung ke PLTP Kamojang, Jawa Barat, ternyata energi panas bumi banyak memberikan kemaslahatan. Untuk itu, kami mendukung dan berharap Menhut segera memberikan izin pinjam pakai lahan hutan lindung yang diperlukan oleh pengembang.” Awalnya, kata Iriyanto, para tokoh masyarakat, adat, dan pemuda memang dihantui banyak pertanyaan mengenai rencana megaproyek PLTP Rajabasa 2 x 110 megawatt (mw) yang dilaksanakan PT SERB. Namun, setelah mengikuti kegiatan tinjauan langsung, mengamati, dan mencermati kegiatan PLTP Kamojang yang dilaksanakan PT Pertamina Geotermal Energy (PGE), ternyata banyak dampak positif yang bisa dirasakan masyarakat. Apalagi, selama 30 tahun lebih PLTP Kamojang beroperasi hampir tidak ada gangguan terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar. “Untuk itu, kami atas nama masyarakat mendukung pelaksanaan pembangunan PLTP Rajabasa. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan lancar dan masyarakat bisa menikmati banyak manfaatnya,” kata Iriyanto. (JUWANTORO/E10)

Panas Bumi Bisa Menjadi Daya Tarik Pariwisata PEMBANGUNAN panas bumi seperti di negara asing dapat menjadi daya tarik wisatawan, contohnya di Islandia dan Selandia Baru. “Bahkan, air panas yang dihasilkan dari pembangunan geotermal bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal yang dapat bermanfaat bagi masyarakat melalui program direct use. Kombinasi tata kelola pembangkit listrik panas bumi, tersedianya listrik yang andal, dan keindahan pantai serta Gunung Rajabasa tentu bisa menarik para wisatawan berkunjung ke Kabupaten Lampung Selatan, sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dengan sendirinya,” kata Presiden Komisaris dan pendiri PT Supreme Energy Rajabasa (PT SERB) Supramu Santosa. Sekilas tentang Panas Bumi Analogi pemanfaatan panas bumi seperti ketika kita memasak air, sumber panasnya adalah kompor, sedangkan di panas bumi sumber panasnya berasal dari magma. Uap dihasilkan dari pemanasan air yang berada dalam ketel tersebut. Di panas bumi yang menjadi ketelnya adalah batuan reservoir yang berada jauh di bawah tanah. Karena dipanaskan, fluida tersebut berubah menjadi uap. Daya dukung lingkungan berupa kelestarian hutan, air, serta daya dukung lingkungan lainnya sangat

CMYK

 LAMPUNG POST/JUWANTORO

Seorang tokoh masyarakat Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, melakukan sesi tanya-jawab dengan pihak PGE Kamojang, Jawa Barat, dalam kegiatan studi banding. diperlukan dalam pemanfaatan panas bumi ini agar pasokan uap tetap terjaga dan energi panas bumi yang tersimpan tetap berkelanjutan. Pembangkit listrik tenaga panas bumi menghasilkan energi yang lebih bersih, rendah emisi, dan andal jika dibandingkan sumber energi terbarukan lainnya. Tahapan proyek panas bumi dari awal hingga

menjadi energi listrik secara berurutan, yaitu survei pendahuluan, tahap eksplorasi, studi kelayakan, tahap eksploitasi, tahap konstruksi pembangkit, tahap pembangunan transmisi PLN, dan pada akhirnya tahap produksi. Berikut rangkaian proses mulai dari fluida dari sumur produksi sampai menghasilkan listrik.

1. Sumur produksi akan menghasilkan steam dan brine, yang kemudian steam-nya dipisahkan dari brine melalui steam separator. 2. Steam mengalir ke scrubber yang berfungsi menyaring steam dari pengotor sehingga steam betul-betul bersih dan tidak merusak turbin. Adapun brine akan dialirkan ke sumur injeksi dan seterusnya akan dimasukkan ke reservoir melalui sumur injeksi. 3. Setelah steam memutar turbin, sisa steam akan dikondensasi/didinginkan di dalam kondenser menjadi air panas. Kemudian, air panas tersebut akan dialirkan ke cooling tower untuk dilakukan proses pendinginan air oleh udara yang dialirkan oleh kipas yang terpasang di atas cooling tower tersebut. Air yang sudah dingin akan kembali mengalir ke kondenser untuk melakukan proses pendinginan air panas lagi. 4. Kelebihan air hasil proses kondensasi di kolam cooling tower akan dialirkan ke sumur injeksi. Turbin yang sudah berputar akan memutar generator melalui poros (shaft) turbin. Hasil perputaran poros generator tersebut pada akhirnya akan menghasilkan listrik yang kemudian akan dialirkan ke gardu induk pembangkit dan jaringan transmisi PLN. (JUWANTORO/E10)


 

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

26

CMYK CMYK

 

CMYK

Lampung Makmur

CMYK

 


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

27

CMYK

Lampung Makmur

 

 LAMPUNG BARAT

Pemkab Lampung Barat Kedepankan Program Kerakyatan

 LAMPUNG POST/DOK.

SEKOLAH GRATIS. Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri berjalan bersama siswa-siswi pelajar setempat, beberapa waktu lalu. Dibawah kepemimpinan bupati yang berasal dari keluarga petani ini berupaya mewujudkan program wajib belajar 12 tahun gratis.

KEMISKINAN merupakan persoalan multidimensi sehingga tidak ada instrumen kebijakan tunggal yang dapat menanggulanginya.

K

arena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berupaya merumuskan strategi dan kebijakan pembangunan dengan memanfaatkan secara optimal dan proporsional seluruh potensi sumber daya yang dimiliki, melalui program kebijakan publik prorakyat. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah walau dengan keterbatasan sumber daya dan anggaran. Di bawah kepemimpinan Bupati Mukhlis Basri, Pemkab Lambar memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, dan peningkatan taraf hidup melalui pengelolaan berbagai potensi

yang ada. Sebagai salah satu wilayah yang masuk kategori daerah tertinggal, Kabupaten Lampung Barat yang pada 2012 lalu memiliki jumlah penduduk 311.755. Dengan jumlah rumah tangga miskin sebanyak 18.901 jiwa tersebar di 15 kecamatan dengan 131 pekon dan lima kelurahan, hingga kini terdapat sebanyak 81 pekon (desa) masih tertinggal. Di samping itu, sebanyak 61,50% dari total luas wilayah di kabupaten konservasi tersebut merupakan kawasan hutan lindung sehingga lahan yang bisa dimanfaatkan untuk dikelola dan ditempati warga sangat minim. Dengan segala keterbatasan tersebut, Lampung Barat masih mampu menjadi salah satu daerah yang menjadi percontohan di kabupaten lainnya di Provinsi Lampung. Misalnya, sektor pendidikan Lampung Barat sejak 2009 telah menggulirkan program rintisan sekolah gratis untuk tingkat SMA/

SMK negeri sederajat. Bahkan, pada 2013, telah diprogramkan sekolah gratis secara menyeluruh. Begitu juga program kesehatan. Sejak 2010, seluruh warga yang berdomisili di Lampung Barat menikmati program kesehatan gratis di seluruh pusekemas dan rumah sakit daerah setempat. Di sektor pertanian, kabupaten yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani itu juga mampu meingkatkan produktivitas padi nasional, sehingga dalam kurun empat tahun berturut Lampung Barat memperoleh penghargaan dari Pemerintah Pusat dalam hal peningkatan produktivitas beras nasional (P2BN) yang diperoleh atas keberhasilan meningkatkan produksi beras di atas 5% dari target nasional. Begitu juga dalam bidang keamanan, Lampung Barat menjadi salah satu daerah yang paling aman dan kondusif di bandingkan dengan kabupaten lainnya di Lampung. (CK1/L10)

Semua Anak Lampung Barat Sekolah Gratis PENDIDIKAN merupakan kebutuhan dasar bagi seluruh generasi muda. Karena itu, pemerintah Kabupaten Lampung Barat berupaya mewujudkan program wajib belajar 12 tahun. Melalui bantuan dana penyelenggaran pendidikan (BDPP) yang dialokasikan dari APBD Lampung Barat, Pemkab merealisasikan program rintisan sekolah gratis untuk SMA/SMK sederajat. Program ini berjalan sejak 2009. Setiap pelajar SMA disubsidi Rp687.500/tahun, sedangkan pelajar SMK disubsidi Rp1.093.000/tahunnya. Subsidi tersebut terbukti meringankan beban orang tua siswa. Beban biaya sekolah yang ditanggung orang tua hanya sekitar Rp500 ribu per tahun. Bahkan, pada 2013 ini seluruh pelajar hingga tingkat SMA dan SMK negeri di wilayah tersebut menikmati pendidikan gratis. Digulirkan program sekolah gratis tingkat SMA dan SMK negeri sederajat tersebut menurut Mukhlis Basri, mengacu pada tingginya angka putus sekolah karena keterbatasan biaya dari orang tua. Menurut Mukhlis, pada kelulusan siswa SMP sederajat di Lampung Barat tahun ajaran 2007—2008, dari total kelulusan 4668 siswa, yang melanjutkan pendidikan ke SMA dan

CMYK

SMK sederajat di Lampung Barat pada tahun ajaran 2008—2009 hanya tercatat sebanyak 3.307 siswa atau sekitar 71%. Alokasi dana subsidi pendidikan dari APBD kabupaten melalui program BDPP pada awal 2009 tersebut ternyata membuahkan hasil. Pada kelulusan siswa SMP sederajat 2008—2009, jumlah keseluruhan siswa mencapai 4946 orang. Dari jumlah itu, total siswa SMP

yang mendaptar ke SMA dan SMK di Lampung Barat pada tahun ajaran baru 2009—2010 mencapai 4.197 siswa atau mencapai 85%. Kemudian pada kelulusan siswa SMP sederajat di Lampung Barat tahun ajaran 2009—2010 dari total 4.988, tercatat 4.536 siswa yang mendaftar ke SMA dan SMK pada tahun ajaran baru 2010—2011 atau kembali meningkat menjadi 91%. (CK1/L10)

Bupati Mukhlis Basri, Inspirasi Anak Petani PEMERINTAH Kabupaten Lampung Barat saat ini dipimpin Bupati Mukhlis Basri. Sosok Mukhlis adalah sosok sederhana, anak keluarga petani kopi, dan tinggal di daerah terpencil. Sebagai anak petani, sosok Mukhlis Basri bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi berikutnya dalam menggapai cita-cita. Mukhlis yang dilahirkan pada 24 Februari 1964, sejak 2007 dipercaya masyarakat menjadi bupati Lampung Barat hingga kini. Hal itu membuktikan menjadi pemimpin tidak selamanya harus berlatar “darah biru”. Semua orang punya peluang sama, termasuk dari anak petani. Mukhlis adalah putra keempat dari sembilan bersaudara, dari pasangan Basri Tohir dan Asna. Sifatnya yang pantang menyerah, gigih dalam berusaha, ramah, dan dekat dengan warga serta taat beribadah merupakan kunci keberhasilan dalam setiap langkah menggapai tujuan.

Bagi ayah tiga putri ini, tidak pernah terbayangkan menjadi bupati, apalagi sampai dua periode, karena dalam keluarganya tidak ada trah pembesar. Dari ayah hingga kakeknya hanyalah seorang petani kopi harus berjuang banting tulang untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. “Saya ini anak petani, karena bapak, ibu, kakek, dan saudara-saudara saya juga petani, tapi saya yakin dengan doa dan usaha yang sungguhsungguh, anak petani juga bisa jadi bupati. Itu selalu saya sampaikan ketika bertemu pemuda, pelajar, dan mahasiswa,” kata Mukhlis saat berdialog dengan mahasiswa Universitas Lampung belum lama ini. Bahkan, di hadapan para mahasiswa yang tengah mengerjakan tugas belajar di masyarakat itu, Mukhlis mengaku kondisinya dulu lebih memprihatinkan, ia merasakan menempuh pendidikan dengan segala keterbatasan biaya dan sarana. (CK1/L10)


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

 OPINI

Member of Media Group Pemimpin Umum: Bambang Eka Wijaya. Wakil Pemimpin Umum: Djadjat Sudradjat. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Gaudensius Suhardi. Wakil Pemimpin Redaksi: Iskandar Zulkarnain Pemimpin Perusahaan: Prianto A. Suryono. Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryopratomo, Toeti Adhitama, Usman Kansong. Redaktur Pelaksana: Iskak Susanto. Kepala Divisi Percetakan: Kresna Murti. Sekretaris Redaksi: M. Natsir. Asisten Redaktur Pelaksana: D. Widodo, Umar Bakti

Biro Wilayah Barat (Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran): Sayuti (Kabiro), Abu Umarly, Erlian, Mif Sulaiman, Widodo, Heru Zulkarnain, Sudiono. Biro Wilayah Selatan (Lampung Selatan): Herwansyah (Kabiro), Aan Kridolaksono, Juwantoro, Usdiman Genti. Kepala Departemen Marcomm: Amiruddin Sormin Senior Account Manager Jakarta: Pinta R Damanik. Senior Account Manager Lampung: Syarifudin Account Manager Lampung: Edy Haryanto. Manager Sirkulasi: Indra Sutaryoto. Manager Keuangan & Akunting: Rosmawati Harahap. Harga: Eceran per eksemplar Rp3.000 Langganan per bulan Rp75.000 (luar kota + ongkos kirim).

Redaktur: Hesma Eryani, Lukman Hakim, Muharam Chandra Lugina, Musta’an Basran, Nova Lidarni, Sri Agustina, Sudarmono, Trihadi Joko, Wiwik Hastuti, Zulkarnain Zubairi.

Alamat Redaksi dan Pemasaran: Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Telp: (0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi). Faks: (0721) 783578 (redaksi), 783598 (usaha). http://www.lampungpost.com e-mail: redaksi@lampungpost.co.id, redaksilampost@yahoo.com.

Asisten Redaktur: Abdul Gofur, Aris Susanto, Isnovan Djamaludin, Iyar Jarkasih, Fadli Ramdan, Rinda Mulyani, Rizki Elinda Sary, Sri Wahyuni, Sony Elwina Asrap, Susilowati, Vera Aglisa.

Kantor Pembantu Sirkulasi dan Iklan: Gedung PWI: Jl. A.Yani No.7 Bandar Lampung, Telp: (0721) 255149, 264074. Jakarta: Gedung Media Indonesia, Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp: (021) 5812088 (hunting), 5812107, Faks: (021) 5812113.

Liputan Bandar Lampung: Agus Hermanto, Ahmad Amri, Delima Napitupulu, Fathul Mu’in, Ricky P. Marly, Meza Swastika, Karlina April Sita, Surya Bakara, Wandi Barboy. LAMPOST.CO Redaktur: Kristianto Asisten Redaktur: Adian Saputra, Sulaiman.

Kalianda: Jl. Soekarno-Hatta No. 31, Kalianda, Telp/Fax: (0727) 323130. Pringsewu: Jl. Ki Hajar Dewantara No.1093, Telp/Fax: (0729) 22900. Kotaagung: Jl. Ir. H. Juanda, Telp/Fax: (0722) 21708. Metro: Jl. Diponegoro No. 22 Telp/Fax: (0725) 47275. Menggala: Jl. Gunung Sakti No.271 Telp/Fax: (0726) 21305. Kotabumi: Jl. Pemasyarakatan Telp/Fax: (0724) 26290. Liwa: Jl. Raden Intan No. 69. Telp/Fax: (0728) 21281.

CONTENT ENRICHMENT Bahasa: Wiji Sukamto (Asisten Redaktur), Chairil, Kurniawan, Aldianta. Foto: Hendrivan Gumay (Asisten Redaktur), Ikhsan Dwi Satrio, Zainuddin. Dokumentasi dan Perpustakaan: Syaifulloh (Asisten Redaktur), Yuli Apriyanti. Desain Grafis Redaktur: DP. Raharjo, Dedi Kuspendi. Asisten Redaktur: Sugeng Riyadi, Sumaryono. Biro Wilayah Utara (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat): Mat Saleh (Kabiro), Aripsah, Buchairi Aidi, Eliyah, Hari Supriyono, Hendri Rosadi, Yudhi Hardiyanto. Biro Wilayah Tengah (Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur): Chairuddin (Kabiro), Agus Chandra, Agus Susanto, Andika Suhendra, Djoni Hartawan Jaya, Ikhwanuddin, M. Lutfi, M. Wahyuning Pamungkas, Sudirman, Suprayogi. Biro Wilayah Timur (Tulangbawang, Mesuji, Tulangbawang Barat): Juan Santoso Situmeang (Kabiro), Merwan, M. Guntur Taruna, Rian Pranata.

Penerbit: PT Masa Kini Mandiri. SIUPP: SK Menpen RI No.150/Menpen/ SIUPP/A.7/1986 15 April 1986. Percetakan: PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno - Hatta No. 108, Rajabasa, Bandar Lampung Isi di Luar Tanggung Jawab Percetakan. DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WARTAWAN LAMPUNG POST DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU MEMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN.

NUANSA Lebaran Plus Tujuh Belasan

MUDIK ke kampung di Belitang, Sumatera Selatan, pada Lebaran ketiga, saya mendapati surprise saat mulai masuk kampung. Suasana Lebaran memang selalu lebih berasa. Iring-iringan sepeda motor yang dikendarai lelaki berkopiah dan berbaju koko mendominasi. Untuk sementara, polisi libur dulu untuk menilang pelanggar peraturan berhelm. Toh, yakin mereka hanya melintas antardesa yang jaraknya tidak jauh dan  LAMPOST/HENDRIVAN kondisi jalan yang tak mungkin bisa ngebut. Sudarmono Penumpangnya rata-rata dua orang. Satu Wartawan Lampung Post perempuan berkerudung di boncengan belakang, satu lagi bocah kecil berbaju baru di depan. Setiap kali mereka bertemu orang-orang yang saling kenal, dua kelompok pengendara itu berhenti, saling sapa, saling salaman sambil berucap, “(Maaf) Lahir batin”. Tak jarang, pertemuan mereka di tengah jalan membuat pengendara lain terhalang lintasannya. Hebatnya, mereka sabar menunggu. Suasana seperti itu sangat umum. Tetapi, Lebaran tahun ini terasa lebih istimewa. Selain harmoni silaturahmi, gerbanggerbang masuk kampung terlihat dihias cantik dengan ornamen merah putih. Memasuki jalan-jalan kampung, ribuan umbul-umbul warna-warni terpasang sepanjang kampung. Di depan setiap rumah terpasang bendera merah putih. Patok-patok bambu setinggi 50 senti warna putih juga terpancang setiap tiga meter di kanan-kiri jalan. Beberapa masjid kami lewati. Rumbai-rumbai janur kuning yang dironce masih dengan tangkainya terlihat menghiasi gapura masjid. Namun, ada satu budaya yang berbeda pada perayaan Lebaran di kampungku yang mayoritas nenek moyangnya dari seputaran Blitar, Jawa Timur. Tak ada sajian ketupat pada awal Lebaran. Ketupat yang dalam bahasa Jawa disebut kupat, singkatan dari ngaku lepat (mengaku salah), baru dibuat dan disajikan pada hari ketujuh Lebaran. Entah apa maksudnya. Yang pasti, Lebaran di kampungku tahun ini lebih berwarna dan lebih terasa gayeng. Pantasan, orang menyebut suatu keramaian yang amat sangat dengan istilah ramene koyo Lebaran campur agustusan. Padahal, ada jeda 10 hari antara Lebaran dan HUT ke-68 RI 17 Agustus 2013. Harmoni antara budaya religi dan kemeriahan nasionalisme. 

Setelah lebaran, Indonesia merayakan pesta kemerdekaan, Pak De.

Kita berharap kemenangan beruntun ini menjadi energi positif bagi bangsa ke depan, Pak Ho.

 FERIAL

POJOK Penjualan bendera merah putih meningkat. Nasionalismenya meningkat juga kan?

 Lampung usung kemilau Sai Bumi Ruai Jurai. Semoga tanah lada semakin berkilau.

Merdeka, Nasionalisme, dan Globalisasi Arizka Warganegara Dosen FISIP Universitas Lampung

K

ATA dan teriakan “Merdeka!” membahana manakala Proklamator Bangsa Ir. Soekarno, didampingi Bung Hatta, membacakan pidato kemerdekaan RI tepat tanggal 17 Agustus 1945. Bulan ini setelah 68 tahun bangsa kita merdeka teriakan itu seolah tidak nyaring lagi, apalagi teriakan di kalangan anak-anak muda yang terlena dengan perilaku budaya bangsa. Ada di mana Indonesia? Bagaimana dengan nasionalisme kita hari ini? Jika pertanyaan itu diajukan, jawaban yang melekat adalah ketidakpastian dan ketidakpedulian, sentimen kebangsaan kita sempat naik, simbol “garuda di dadaku” sempat membahana manakala pertandingan final sepak bola Piala AFF di Jakarta beberapa tahun lalu dan sentimen kebangsaan itu juga sempat terbesut kembali manakala artis papan atas Justine Bieber dalam sebuah wawancara mengatakan Indonesia adalah random country atau negeri yang lokasinya antahberantah. Nasionalisme dan Globalisasi Ada gejala bangsa ini sentimen nasionalisme dan kebangsaan itu hanya sebatas simbol dan sesaat. Sebagai contoh, manakala Piala AFF 2010 lalu muncul sentimen nasionalisme dan kebangsaan yang tinggi karena sebelum episode AFF tersebut, ada beberapa peristiwa pemantik, seperti isu pencaplokan wilayah dan budaya Malaysia terhadap Indonesia. Sebab itu, tidak heran ketika pertandingan sepak bola berlangsung banyak simbol sentimen muncul di Senayan, seperti “ganyang Malaysia” dan sebagainya. Peristiwa kedua adalah soal penyebutan Indonesia sebagai random country yang sempat dilontarkan penyanyi tenar Justin Bieber, saya masih

CMYK

ingat ketika itu media sosial ramai memperbincangkan, termasuk juga menghujat polah sang bintang tersebut walaupun kemudian ada klarifikasi resmi dari pihak Bieber soal itu. Dua peristiwa di atas menggambarkan ada sisi yang sentimentil sebenarnya dalam memahami makna nasionalisme di aras kemerdekaan bangsa ini. Beberapa tahun lalu, saya mendengarkan ceramah Profesor Anthony Reid soal nasionalisme. Professor Reid, ahli sejarah Indonesia, dalam sesi perbincangan, mengatakan sentimen nasionalisme akan dikalahkan sentimen etno-nasionalisme, terutama di era transisi demokrasi. Menurut saya, ada pesan jelas dari Professor Reid bahwa masalah mendasar di Indonesia adalah bagaimana kemunculan etno-nasionalisme itu dapat diimbangi dengan nasionalisme terhadap negara. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana menjaga keseimbangan antara etnonasionalisme dan nasionalisme tersebut? Apalagi di saat yang bersamaan nilai dasar Pancasila sebagai ideologi negara semakin ditinggalkan anak-anak muda seiring serbuan globalisasi, meminjam istilah artis Syahrini, yang semakin membahana. Saya berpandangan masa depan nasionalisme Indonesia akan mengalami tantangan yang hebat. Pada sisi lain globalisasi dan gaya hidup instan ditengarai juga menjadi pencetus semakin mengikisnya sentimen nasionalisme di kalangan anak-anak bangsa. Secara teoritik, globalisasi identik dengan konsep pengurangan kedaulatan sebuah negara, penghilangan batas wilayah sebuah negara, kecanggihan teknologi, penyempitan ruang dunia,

dan pengembangan transaksi perdagangan berdasarkan kepada pemikiran perdagangan bebas. Dalam pandangan Kenichi Ohmae, misalnya, globalisasi bukan saja membawa ideologi yang bersifat global, dalam hal ini demokrasi liberal di kalangan penduduk dunia, melainkan juga turut mengancam proses pembentukan negara bangsa karena globalisasi pada intinya ingin mewujudkan negara tanpa batas (borderless). Faktanya, sekarang kebanyakan orang hanya melihat bahwa globalisasi adalah dunia tanpa batas (borderless) dibandingkan konsep lainnya. Lebih dari itu, globalisasi tidak hanya bisa diartikan sampai tahap itu, globalisasi adalah sebuah fenomena multidimensi yang me SUMARYONO liputi ekonomi, politik, budaya, dan ideologi. Mulitidimensi Dimensi ekonomi, adanya sebuah kondisi pasar terbuka (open market) yang memperkenankan sebuah persaingan bebas antara kuasa-kuasa ekonomi, telah mengekalkan sistem neoliberal yang sangat bertentangan dengan konsep keynesian mengenai welfare state. Dimensi budaya, timbulnya semangat budaya pop, kosmopolitan, serta gejala hidup konsumerisme mulai menekan tradisi-tradisi konservatif tradisionalmoderat. Dimensi ideologi, sebagian ahli berpendapat bahwa globalisasi mempergunakan neoliberalisme sebagai patron ideologinya. Titik fokus dari ideologi ini adalah menciptakan keadaan bagi meminimalkan negara dalam pasar sehingga kuasa-kuasa kapitalis dapat survive untuk terus melakukan akumulasi modal. Dimensi politik, adanya gejala den-

gan demokratisasi (demokrasi liberal) menjadi isu politik utama bagi negaranegara kapital, untuk disebarkan paksa terhadap negara-negara dunia ketiga/ miskin. Pada satu sisi menjadi sangat penting untuk memberikan respons terhadap globalisasi secara proporsional. Secara teoritik, ada tiga hal yang bisa dilakukan dalam merespons globalisasi. Pertama, apakah bangsa ini akan menjadi hyperglobalizer (pengikut globalisasi), atau ingin menjadi rejectionist (menolak globalisasi sema sekali), atau yang moderat menjadi transformationalist (beradaptasi dengan pengaruh globalisasi). Secara umum, negara berkembang berada pada matrik hyperglobalizer, ketidakmampuan negara berkembang bersaing dalam pusaran pasar bebas, serta yang paling krusial gaya hidup masyarakat negara berkembang yang terhegemoni budaya luar negara juga ditengarai menjadi pemicu negaranegara tersebut semakin terhempas dalam pusaran globalisasi, serta semakin memudarnya sentimen nasionalisme. Gejala semakin memudarnya nasionalisme akibat jabaran globalisasi itu sudah semakin terlihat di negara yang kita cintai ini. Dalam konteks Indonesia, kelemahan dari sisi daya saing sumber daya manusia dan ekonomi ditambah lagi gaya hidup anak-anak bangsa yang terhipnosis dengan produk asing (impor dominan dibandingkan ekspor) semakin menjadikan bangsa ini seolah kehilangan arah. Akhirnya, saya sangat meyakini kemerdekaan ini mesti diisi dengan membangun sumber daya manusia melalui pendidikan. Sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing menjadi kunci sebenarnya untuk bisa survive di era globalisasi dan hal ini juga menjadi kunci keberhasilan untuk tetap menjaga sentimen nasionalisme kebangsaan di era pasar bebas. 

Problem Urbanisasi Pasca-Lebaran Paulus Mujiran Pengamat sosial, alumnus Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang

S

ALAH satu problem kronis yang menyertai arus balik Lebaran adalah fenomena urba nisasi. Saat balik, para pemudik membawa serta keluarga, saudara, kawan, dan kenalan untuk bersama-sama mengais mimpi di kota. Kota menjadi tempat tujuan paling favorit. Padahal, mimpi itu tak seindah kenyataan. Secara statistik, urbanisasi dikategorikan dua macam. Pertama, mereka yang berasal dari kalangan pendidikan lemah SD, SMP, dan SMA. Kedua, kalangan berpendidikan lebih tinggi, yakni pendidikan sarjana yang tidak meraih pekerjaan di desa.

Michael Lipton (1977) mengatakan orang berurbanisasi merupakan refleksi dari kemandekan ekonomi di desa dengan ciri sulitnya mencari lowongan pekerjaan. Urbanisasi juga cermin fragmentasi lahan (sebagai aspek pendorong) serta daya tarik kota dengan penghasilan tinggi (sebagai faktor penarik). Dengan begitu, faktor pendorong (push factors) dan faktor penarik (pull factors) sama-sama menjadi determinan penting dalam proses urbanisasi. Dapat dibayangkan sekasar apa pun pekerjaan pendatang di kota, seperti menjadi pemulung, tukang semir sepatu, tukang parkir, pengumpul barang bekas, dan (maaf ) pengemis, pendapatan tetap dua tiga kali lipat dibandingkan menjadi petani atau

buruh tani di desa. Dengan adanya kecenderungan seperti itu, logika ekonomi berlaku, urbanisasi menjadi pilihan paling rasional di tengah sulitnya mencari penghasilan di desa. Yang penting untuk dicatat, urbanisasi menjadi pilihan bebas dan rasional pendatang tetapi menjadi problem kompleks bagi pembangunan perkotaan. Proses perpindahan penduduk yang mendadak dalam sekejap dan tidak terkendali akhirnya membawa preseden buruk bagi pembangunan perkotaan. Minim Kualitas Hidup Urbanisasi berakibat kualitas hidup pendatang menjadi minim. Sebagian besar dari mereka akhirnya hidup secara subsistem. Kondisi ini pada gilirannya hanya memindahkan

persoalan kemiskinan dari desa ke kota. Peralihan tenaga kerja yang pindah dari desa ke kota tidak mampu ditampung di dalam sektor formal yang mengakibatkan deformasi atau menurunnya kualitas dan bentuk pendapatan. Kondisi ini bukan karena lonjakan permintaan akan jasa di sektor industri, melainkan disebabkan ketidakmampuan sektor industri menyerap tenaga kerja. Masalah sosial pun kemudian mengemuka. Masalah sosial, seperti anak jalanan, gelandangan, pengemis, pekerja seks komersial, dan terciptanya kantong-kantong kemiskinan di kota menjadi dampaknya. Menjamurnya permukiman kumuh perkotaan dengan sanitasi yang buruk dan kesehatan berkualitas rendah

justru menjadi malapetaka bagi pendatang. Karena lapangan pekerjaan di kota tidak semudah yang dibayangkan, akhirnya orang memilih cara instan dan tidak halal dalam memperoleh penghidupan. Dari sebab itu, tidak usah bermimpi hidup di kota kalau memang tidak punya pendidikan dan keterampilan yang memadai. Pembangunan yang hanya bertumpu dan terpusat di kota harus diarahkan ke desa agar penduduk desa tidak terdorong melakukan urbanisasi. Ketertinggalan desa 180 derajat dari kota justru menghasilkan pembangunan yang timpang. Harus ada solusi bagaimana agar setiap arus balik tidak berbondong-bondong penduduk desa membanjir ke kota dan menjadi beban kompleks perkotaan. 

HUT Ke-68 RI dan Stabilitas Nasional Sambungan dari halaman 1

PAK DE PAK HO

CMYK

Lampung Makmur

28

LAMPUNG POST

CMYK

D

ari gambaran itu sangat jelas ajakan negara (c.q. pemerintah) kepada masyarakat sangatlah luas cakupannya, bukan hanya soal stabilitas politik menjelang Pemilu 2014 atau khusus untuk Lampung bukan hanya terkait pilgub dan pemilu. Menjadi kewajiban pemimpin (negara atau daerah) untuk selalu menjelaskan pada rakyat apa yang akan dicapai bangsa ini atau progres dari waktu ke waktu. Itu nanti akan disampaikan pada pidato kenegaraan Presiden RI (semacam the state of the union address) di hadapan sidang paripurna bersama DPR-DPD pada 16 Agustus 2013, yang secara tradisi juga akan diikuti para wakil rakyat di seluruh Indonesia melalui sidang paripurna istimewa DPRD provinsi/kabupaten/ kota mengikuti sidang bersama pidato kenegaraan Presiden RI tersebut. Pesan stabilitas politik dan ekonomi

untuk kesejahteraan rakyat menjadi sangat penting saat sekarang ini, menjelang Pemilu 2014 dan menjelang Pilgub Lampung. Alasan utamanya, bagaimanapun peristiwa pemilu atau pemilukada tetap akan berpengaruh dan berpotensi memecah belah di tengah masyarakat yang harus diwaspadai. Namun, stabilitas itu jangan diartikan hanya pragmatis menjelang pemilu atau pilgub, tapi harus dalam arti luas. Stabilitas politik harus dalam orientasi menjaga persatuan dan kesatuan, penghargaan akan kemajemukan, berkompetisi secara harmoni, hapuskan kekerasan, serta atasi ganguan dari luar. Catatan khusus bagi partai politik ialah agar membangun komunikasi politik yang harmoni, bukan menghasut. Sebab, pada dasarnya partai politik akan berlomba-lomba memengaruhi rakyat, yang rakyat sesungguhnya punya banyak pilihan di antara 12 parpol organisasi peserta pemilu OPP. Pesan stabilitas ekonomi bisa kita

lihat juga alasannya karena kita baru saja didera naiknya harga-harga kebutuhan masyarakat yang semakin melemahkan daya beli masyarakat, dan di sisi yang lain juga terpaan kesenjangan ekonomi yang semakin lebar ditunjukkan angka gini ratio 0,41 (2010 masih 0,38), meskipun dalam pertumbuhan ekonomi 6,3%—6,4% (yang termasuk cukup tinggi dibandingkan dengan negara-negara di dunia). Jelas stabilitas politik maupun ekonomi bukan hal yang terbatas dan begitu sederhana. Mari kita menjaga dan mendorong pemerintah (daerah) menciptakan stabilitas politik dan ekonomi (sesuai fungsi pemerintah bagi rakyat). Mari kita jaga stabilitas politik dan ekonomi bagi kesejahteraan rakyat dengan memperhatikan dan berbuat menurut kapasitas kita sebagai rakyat, yaitu dalam ketertiban umum, berbudaya taat hukum, menjaga kemajemukan, hindari kekerasan, partisipasi poli-

 tik dan saling memberdayakan sesama anggota masyarakat, membangun kreativitas untuk lapangan kerja melalui budaya produktif, kepedulian sosial, dan membangun lingkungan sosial dalam kerangka kepentingan umum. Adapun peran pemerintah dan peran masyarakat dalam upaya itu juga sangat penting dan memilki arti tersendiri. Sebagai masyarakat kita perlu semakin membangun semangat untuk pengaturan pada diri sendiri, datang dari masyarakat sendiri (self-regulatory), yang menandai bahwa di dalam masyarakat sendiri ada rasa saling percaya, begitu juga tanda bahwa rakyat percaya kepada pemerintah dan negara. Dalam era demokrasi, peran pemerintah lebih sebagai simpul yang menyatukan berbagai kepentingan menjadi kepentingan umum, yang dibicarakan bersama oleh masyarakat (shared values) untuk tujuan masyarakat yang berdaulat, bersatu, adil, makmur, dan sejahtera. Dirgahayu RI. 

CMYK


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

29

LAMPUNG POST

Lampung Makmur

 INTERAKTIF

SMS

Rayakan Hari Kemerdekaan

Kepada seluruh sahabat dan handai tolan di kampung dan di kota, ibarat kata, kita sudah dapat rezeki, ditambah lagi. Belum usai merayakan Idulfitri, hari kemerdekaan menjelang pula. Jarang-jarang kita mendapati momen seperti ini. Semoga menjadi berkah bagi Indonesia dan memberikan kemakmuran bagi rakyatnya. 081369207xxx

Masuk Sekolah Lagi Lebaran usai sudah, liburan habis pula, saatnya kita kemasi seragam dan buku-buku untuk kembali ke sekolah. Jangan punya keinginan untuk menambah libur atau keenakan di kampung halaman. Mari singsingkan lengan baju untuk menuntut ilmu. 085378899XXX

Apresiasi untuk Guru Daerah Terpencil Saya salut dengan teman saya yang mendapat tugas mengajar di tempat yang sangat terpencil, di daerah Kelumbayan. Meskipun keluarganya di Lampung Selatan, dia dengan gigih tetap menempuh jarak berpuluh-puluh kilometer demi menemui anak didiknya. Meskipun sampai sekarang dia tidak mendapatkan tunjangan dari negara untuk kerja kerasnya, Sitta, begitu nama teman saya, tetap ikhlas mendidik anak-anaknya. Sebenarnya, dia ingin sekali bisa dipindah dan dekat dengan keluarga, tetapi karena hingga kini belum dipindah juga, dia tetap menjalankan aktivitasnya sebagai pendidik. Semoga amal ibadahnya diterima Allah swt. 089631550xxx

Mencari Sahabat Lama Saya alumnus FKIP Unila, Jurusan Sejarah, angkatan ‘96. Semasa kuliah saya punya

teman yang bernama Ahmad Yan Muharis. Dulu kami satu organisasi di intra dan ekstrakampus, tetapi setelah lulus kami kehilangan kontak. Bagi teman-teman seangkatan di mana pun berada yang tahu alamat Yan Muharis, mohon bantuannya untuk menginformasikan. Terima kasih Lampung Post. 085381084XXX

Kenapa Banyak Iklan Rokok? Di kawasan pendidikan Kota Metro kenapa banyak sekali dipasang iklan rokok. Bukannya pendidikan, gitu ya? Tolong ditanggapi Bapak, lebih jelasnya dicopot lalu diganti iklan yang lebih bermanfaat bagi pendidikan. 085840877xxx

Bangga dengan Anak Penghafal Alquran Sebagai seorang ibu, siapa yang tidak senang mempunyai anak yang hafal Alquran. Tapi bagaimanakah cara mendidik anak kita supaya mudah dan mau menghafal Alquran? Sementara sekarang banyak tontonan yang kurang mendidik bisa diakses dengan mudah oleh anak-anak. Kepada para pembaca yang punya pengalaman mendidik anak hingga mencintai Alquran, saya mohon untuk bisa berbagi pengalaman di rubrik ini. 081379207xxx

Meningkatkan Minat Baca Kita sudah cukup malu karena negara kita termasuk punya minat baca yang rendah. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kalau pemerintah banyak melakukan terobosan untuk menumbuhkan minat baca. Perpustakaan Provinsi Lampung memang sudah melakukan banyak upaya. Semoga masyarakat bisa menyambut dengan baik dan pemerintah pun semakin perhatian dengan program menumbuhkan minat baca. 081906181xxx

SURAT

PEMBACA

Budaya Intelek di Tulangbawang

SEBAGAI seorang pendidik di pelosok Kabupaten Tulangbawang, saya merasa mendapat angin segar ketika mendengar Wakil Bupati Tulangbawang Pak Heri Wardoyo meluncurkan buku. Meskipun saya tidak diundang, menurut kabar dari koran, judul bukunya Acropolis, Kerajaan Nalar. Menurut saya, ini luar biasa. Sebab, pada umumnya pejabat seperti bupati kurang dekat dengan dunia tulis-menulis. Namun, itu wajar karena Pak Heri sebelumnya adalah seorang wartawan. Karena itu, saya menganggap peluncuran buku Pak Wakil Bupati adalah langkah intelek yang seharusnya segera menular kepada rakyatnya. Biasanya seorang pejabat hanya sibuk dengan urusan birokrasi pemerintahan, mengurus proyek, dan melakukan kerja-kerja rutin yang lebih banyak seremonial. Bahkan, jika turun ke lapangan dan bertemu masyarakat, lebih banyak bersifat memperbaiki citra supaya terlihat peduli dengan masyarakat. Dekat dengan masyarakat memang sangat penting, tetapi kedekatannya harus memberi ilmu dan pembelajaran yang membekas. Memberi bantuan sembako, misalnya, memang penting karena rakyat kita memang masih banyak yang kekurangan, tetapi menularkan pengetahuan adalah hal yang bisa membekas dan memperbaiki keadaan. Oleh karena itu, saat Pak Wakil Bupati Tulangbawang yang baru beberapa bulan dilantik lalu meluncurkan buku di Tulangbawang adalah hal luar biasa. Ia terlihat ingin menularkan budaya atau tradisi akademik dan intelektual. Sebab, buku adalah jendela ilmu pengetahuan yang utama. Gebrakan penularan budaya intelektual di Tulangbawang, menurut saya, sangat penting. Di tengah masyarakat yang cenderung materialistik dan budaya menonton yang tak bisa dibendung, anak-anak kita, juga para orang tua, bahkan para pendidik atau guru tidak lagi hirau dengan buku. Budaya membaca kita amat kurang dan malas. Akibat hilangnya budaya baca, ilmu pengetahuan tidak mampu diserap dengan penuh. Pengetahuan yang didapat dari televisi dan surat kabar biasanya hanya sepotong-sepotong yang mengakibatkan pemahamannya tidak lengkap, bahkan menyesatkan dan ini sangat berbahaya. Saya curiga berbagai kerawanan yang terjadi di Lampung, termasuk di wilayah Tulangbawang adalah karena budaya intelektualnya yang sangat kurang. Sebab, umumnya orang yang sudah mengenyam pendidikan tinggi atau mempunyai pengalaman yang banyak, mereka akan

berpikir panjang dan menimbang setiap langkah yang akan diambil, terutama jika akan melakukan tindakan yang merugikan orang lain dan juga yang bisa terkena pidana. Pendapat saya tentang tingkat pendidikan dalam hubungannya dengan perilaku jahat mungkin terbantahkan pada kasus orang-orang di pemerintahan. Di pemerintahan memang berisi orang-orang berpendidikan tinggi, tetapi saya yakin pendidikan mereka bukan tinggi karena menguasai ilmu pengetahuan. Mereka hanya lulus dan bisa melewati masa studi tanpa memahami arti pendidikan yang sesungguhnya. Sebab itu, banyak oknum terlibat korupsi dan perilaku buruk lainnya. Terakhir, saya berharap Wakil Bupati Tulangbawang Heri Wardoyo bisa meneruskan dan menularkan budaya intelektual itu kepada birokrasi, pejabat, dan masyarakat luas. Bentuknya bisa apa saja yang bukan upacara-upacara seremonial. Bisa berbentuk seminar, diskusi, pelatihan, atau apa pun. Syukursyukur memberi pelajaran kepada kami untuk bisa menulis buku juga. Bravo Pak Heri Wardoyo. Saya yakin jika tingkat pendidikan masyarakat Tulangbawang lebih baik dan budaya musyawarah dengan mengedepankan intelektualitas, kabupaten ini akan maju secara permanen. Pembangunan yang hanya membangun fisik berupa gedung megah, rumah mewah, dan tugu-tugu monumen memang baik, tetapi belum saatnya bagi Kabupaten Tulangbawang. Yakinlah, jika warganya sudah cerdas otak dan hatinya, kemajuan itu akan datang dengan sendirinya. Supriyanto Rawajitu Selatan, Tulangbawang

Kangen Memanen Lada Sebagai masyarakat Lampung yang telah lama hidup di Bandar Lampung, tentu kadang merasa bosan dengan rutinitas yang membuat lelah. Sering ingin memutus rutinitas kebosanan dengan pulang kampung untuk sekadar mandi di sungai atau silaturahmi dengan sanak famili. Lebaran ini, karena kesibukan menjalankan tugas sebagai pembantu pelayanan publik, saya tidak bisa mudik. Mendengar berita dari kampung halaman, tepatnya di Liwa, Lampung Barat, yang sedang panen lada, rasanya saya ingin pulang untuk mengambil keranjang dan berjalan di ladang untuk turut memetik lada. Namun, kerinduan tinggal kerinduan, kiranya SMS ini bisa mengurangi beban rindu saya. Laila Sari Kedaton, Bandar Lampung

Makmurkan Mesuji dengan Padi MESUJI (Lampost): Sektor pertanian dan perkebunan merupakan nadi pembangunan di Mesuji. Kabupaten ini menggagas menjadi lumbung padi untuk wilayah Lampung di masa depan. Visi ini tentu tidak berlebihan jika melihat potensi yang ada di Mesuji, di antaranya luas wilayahnya yang mencapai 2.184 km persegi. Kini kabupaten ini pun memiliki luas hamparan sawah 30,522 ha. Dari luas tersebut, peningkatan produksi catatan panen pada Juni 2013 rata-rata 5,5 ton/ h a / e mp at bulan. Ke depan

masih ada luasan lahan ribuan hektare yang bisa dijadikan lahan cetak sawah baru. Sebuah obsesi gemilang yang ditunjang dengan potensi tentu akan menjadi cita-cita realistis yang sangat mungkin terlaksana. Berbagai terobosan pun terus dilakukan untuk pencapaian maksimal panen, mulai dengan mencoba beberapa jenis bibit padi yang cocok hingga penanganan hama dan penyakit dengan serius. Akhirnya, satu langkah maju berhasil dilakukan pemda setempat dengan pencapaian panen tembus hingga 12 ton/ha untuk bibit varietas hibrida. Dengan hasil itu, Pemkab setempat terus melakukan uji coba. “Kami akan coba tanam kembali varietas yang sama, tapi nanti akan kami lihat apa hasilnya akan sama. Jika benar, akan diteliti juga tanahnya. Kalau sudah, semua informasi mengenai panen padi mencapai 12 ton itu, kami akan coba tanam di semua lahan yang kita miliki atau mungkin hanya di lokasi tertentu dengan kondisi tanah yang lebih spesifik,” ujar Bupati Mesuji Khamamik. Untuk wilayah paling produktif di Mesuji, Kecamatan Rawajitu Utara menjadi yang paling utama yang hampir keseluruhan wilayahnya adalah rawa. Dari keseluruhan luas sawah di Mesuji dapat menghasilkan 167.871 ton per musim tanam. Dalam s a t u

 LAMPUNG POST/JUAN SANTOSO SITUMEANG

TINJAU BANGUNAN. Bupati Mesuji Khamamik beserta jajaran memeriksa kembali bangunan kantor bupati di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji. tahun, Mesuji bisa dua kali menikmati panen. Dari pencapaian itu, dikalikan dengan jumlah penduduk di Mesuji yang mencapai 215.063 dengan konsumsi rata-rata keluarga satu hari 1 kg beras, bisa dipastikan jika kebutuhan pangan Mesuji sudah bisa dipenuhi tanpa harus impor dari luar daerah. Bahkan, jika produksi bisa terus meningkat, bisa dipastikan jika Mesuji bisa ikut berkontribusi mememenuhi pangan nasional. Produktivitas Perkebunan Di sektor perkebunan, dua komoditas unggulan yakni karet dan sawit juga berkontribusi bagi geliat ekonomi Mesuji. Pada catatan tahun 2012 dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Huthun) Mesuji, luas kebun karet di Mesuji ada 18.479,3 ha dengan produksi

hingga 144.686,47 ton. Sementara kebun sawit luasnya mencapai 13.163,08 ha dengan hasil produksi 446.049,504 ton. Luas perkebunan sawit maupun karet sama-sama mengalami penambahan luas, hal itu tentu diikuti pula dengan kenaikan hasil produksi. Dari catatan Dinas Hutbun Mesuji, setiap tahunnya produksi karet mengalami kenaikan hingga 9%, sedangkan komoditas sawit mengalami kenaikan hingga 169%/tahun. “Diperkirakan, terjadi penambahan luas tanam sawit dan karet dipengaruhi oleh animo masyarakat yang tinggi. Itu didukung dengan prospek yang cukup naik,” kata Kepala Dinas Hutbun Mesuji Murni. Mendukung semua langkah bagi nilai okonomi bagi komoditas yang ada, baik padi, karet, dan sawit, Bupati Khamamik melaku-

kan terobosan dengan memaksimalkan ruas jalan di seluruh wilayah Mesuji. Upaya pelebaran dan pembangunan badan jalan terus dilakukan Khamamik di seluruh wilayah Kabupaten Mesuji. Hingga kini, sudah 81,450 km ruas jalan yang sudah dilebarkan serta dibangun. “Pelebaran jalan sudah dilakukan selama satu tahun ke belakang. Perlu menjadi catatan bahwa tanah masyarakat yang terkena pelebaran jalan sama sekali tidak dikenakan biaya ganti rugi. Upaya pendekatan yang dilakukan Bupati dengan masyarakat membuat masyarakat mendukung upaya Bupati. Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mendukung pembangunan,” kata Sekertaris Dinas Pembangunan Umun (PU) Budiman Jaya. (CK6/P10)


 

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

 

CMYK CMYK

30

CMYK

Lampung Makmur

 

 TANGGAMUS

Sekilas tentang Kabupaten Tanggamus S TANGGAMUS adalah kabupaten di Provinsi Lampung yang beribu kota di Kotaagung Pusat. Nama kabupaten yang diresmikan berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 1997, tanggal 21 Maret 1997, ini diambil dari nama sebuah gunung, yakni Gunung Tanggamus, yang terletak di jantung kabupaten.

ecara geografis, Kabupaten Tanggamus terletak di 104°18’—105°12’ bujur timur dan 5°05’—5°56’ lintang selatan. Satu dari dua teluk besar yang ada di Provinsi Lampung terdapat di Kabupaten Tanggamus, di antaranya Teluk Semaka dengan panjang daerah pantai 200 km dan sebagai tempat bermuaranya dua sungai besar, yaitu Way Sekampung dan Way Semaka. Iklim Kabupaten Tanggamus dipengaruhi oleh udara tropikal pantai dan daratan pegunungan dengan temperatur udara yang sejuk, rata-rata 28 derajat Celsius. Tanggamus Kaya Potensi Alam TANGGAMUS (Lampost): Kabupaten Tanggamus yang dikenal sebagai Bumi Begawi Jejama merupakan wilayah yang kaya potensi sumber daya alam, laut, bahan tambang seperti emas, mangan, bijih besi, batu bara, dan lain-lain, serta memiliki potensi geotermal (panas bumi) terbesar di Asia Tenggara dan potensi listrik tenaga mikrohidro (air). Potensi yang tak kalah menakjubkan adalah potensi wisata, seperti Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), wisata bahari, dan wisata pegunungan. Salah satu potensi wisata yang sudah mendunia ialah Teluk Kiluan. Wisata alam Pulau/Teluk Kiluan di Pekon (Desa) Kiluannegeri, Kecamatan Ke-

lumbayan, cocok bagi wisatawan yang gemar berpetualang. Topografinya yang berbukit dan berlembah menarik untuk dijelajahi. Perjalanan menuju Teluk Kiluan sudah merupakan tantangan tersendiri bagi wisatawan. Jalan darat di Pesisir Barat Sumatera itu belum terlalu mulus sehingga perlu keterampilan dalam mengemudikan kendaraan bermotor untuk melewatinya. Pantai Teluk Kiluan cocok dijadikan getaway destination. Di Pantai terdapat gubuk atau rumah panggung yang bisa dijadikan tempat menginap para pelancong. Teluk Kiluan, yang terletak di Teluk Semaka dan sebagian besar luas wilayahnya merupakan bagian dari Kabupaten Tanggamus, memiliki daerah pesisir pantai yang panjang dan perbukitan. Bagi beberapa orang, teluk ini sudah menjadi tujuan yang terkenal karena lumba-lumba yang begitu banyak di daerah ini. Daerah ini merupakan daerah penangkapan ikan, yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai wisata perikanan. Terlebih, ada perlindungan penyu laut yang menjadi dasar dari beberapa pembiakan penyu langka seperti penyu sisik. Harmonisasi Budaya Selain keragaman alami, Teluk Kiluan juga memiliki keragaman budaya yang terdiri dari beberapa suku seperti Sunda, Bali, Bugis, dan Lampung, sehingga menimbulkan berbagai bahasa, budaya, dan agama. Sebagian besar penduduknya adalah imigran dan hanya sejumlah kecil masyarakat adat yang telah tinggal di sana dengan keturunan mereka dari waktu lama. Mereka hidup berdampingan dengan damai dan harmonis. Teluk Kiluan memiliki beberapa tempat/ residen utama wisata, salah satunya adalah Dusun Bandungjaya. Populasi Dusun Bandungjaya bervariasi dan sangat mencolok. Orang-orang yang tinggal di desa dusun Bandungjaya yaitu masyarakat dari Jawa, Banten, Bali, Sunda, Bugis, dan Lampung. Pekerjaan utama mereka adalah nelayan sehingga mereka benar-benar bergantung pada sumber daya yang melimpah di laut. Para nelayan desa hanya menggunakan

sampan kecil dan peralatan nelayan tradisional. Selain sebagai tujuan ekowisata, keberadaan lumba-lumba dan spot potensial penangkapan ikan, secara geografis Teluk Kiluan juga memiliki garis pantai dan pemandangan alam perbukitan yang indah. Sementara itu, tanah Dusun Bandungjaya yang banyak menghasilkan tanaman, yang merupakan habitat bagi serangga, seperti semut, kupu-kupu, dan berbagai jamur. Wilayah pesisir, yang memiliki komposisi batu dan pasir, hutan mangrove, dan hutan pantai, memberikan keindahan sendiri. Ada lebih dari empat jenis vegetasi yang membangun hutan mangrove di sekitar Dusun Bandungjaya, seperti bakau, api-api, nipah, dan deruju. Rata-rata hutan mangrove di sekitar Dusun Bandungjaya dirawat dengan baik. Selain hutan mangrove, Dusun Bandungjaya juga memiliki komposisi hutan pantai yang tumbuh pada daerah yang berbatu dan berpasir. Ada lebih dari tiga jenis tanaman yang tumbuh di sekitar garis pantai Dusun Bandungjaya, antara lain yaitu waru laut (Hibiscus Sp.), ketapang (Terminalia Sp.), dan beringin laut (Ficus Sp.). Ada berbagai jenis potensi, tak heran jika Teluk Kiluan menjadi pangkalan objek pariwisata ekologi (ekoturisme). Jika dikelola

dengan baik, akan mungkin bagi Kiluan menjadi lokasi potensial dari dalam dan luar negeri, kemudian ekonomi masyarakat lokal akan meningkat. Keberadaan daerah ini akan memengaruhi masalah pendidikan. Kesadaran akan pendidikan dan keterampilan akan berkembang dengan baik. Perlu adanya kerja sama yang baik antara masyarakat dan para pemegang saham untuk bekerja sama dalam mendukung Visit Indonesia. Fasilitas Wisata Menurut Sekretaris Kabupaten Tanggamus Gunawan Tarwin Wiyatna, atraksi lumba-lumba di Teluk Kiluan merupakan salah satu kekayaan alam dengan nilai jual wisata. Lumba-lumba di Teluk Kiluan tersebar di beberapa lokasi, antara lain Lengkalit, Teluk Bera, Pulau Legundi, Pulau Rakata, Pulau Tabuan, dan Pulau Hiu. Kendati demikian, Gunawan mengakui fasilitas penginapan di Teluk Kiluan sangat terbatas. Di Pulau Kiluan hanya terdapat 14 rumah panggung yang terdiri dari empat kamar dan 15 pondok penginapan yang digunakan sebagai homestay. Harga sewa semalam Rp150 ribu/kamar, yang bisa diisi lima sampai enam orang. Fasilitas amat sangat minim, listrik yang digunakan adalah generator sederhana yang menerangi sangat terbatas (110 V). (UTI/L10)

Lumba-lumba Kiluan Sudah banyak orang yang mengetahui Teluk Kiluan memiliki kehidupan laut yang luas, terutama lumba-lumba. Jika Anda melakukan perjalanan laut di Teluk Kiluan, dekat dengan Samudera Hindia dan Selat Sunda, Anda bisa mendapatkan pengalaman yang sangat menarik karena kita dapat melihat beberapa akrobat lumba-lumba di sekitarnya. Kita bisa menemukan mereka jika kita menggunakan perahu tradisional masyarakat sekitar yang disebut jukung. perahu ini memiliki bentuk yang unik untuk adaptasi dengan karakter laut yang memiliki gelombang besar dan perairan dalam. Menurut masyarakat sekitar, hanya menggunakan jukunglah kita dapat menikmati keindahan akrobat para lumba-lumba karena lumba-lumba takut terhadap kapal-kapal besar yang memburu mereka untuk dijadikan umpan besar untuk menangkap beberapa hiu yang dapat ditemukan di sekitar di kawasan Teluk Kiluan (daerah Pulau Hiu). Terdapat dua spesies utama lumbalumba yang dapat

diidentifikasi. Ada lumba-lumba hidung botol (Turciops truncatus) yang lebih besar daripada yang lain. Lumba-lumba hidung botol berwarna abu-abu gelap dengan garis-garis berwarna abu-abu pada bagian dada sampai ke perut. Kemudian, mereka punya kebiasaan unik yaitu tenang, b e r enang dengan

lembut, dan ramah. Spesies lain itu yaitu lumba-lumba hidung panjang (Stenella longirostris), yang berwarna cokelat gelap dan lebih kecil daripada spesies lainnya. Lumba-lumba hidung panjang memiliki kebiasaan b e rl awa n a n d e n g a n lumba-lumba hidung botol. Spesies ini mencintai gerakan akrobatik, lincah, dan terampil berenang. Lumba-lumba hidup ber-

FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/DOK.

CMYK

simbiosis mutualisme dengan masyarakat Teluk Kiluan, mereka saling membantu. Ketika nelayan Teluk Kiluan ingin mendapatkan ikan pelagis, lumba-lumba menjadi panduan. Lumba-lumba pun dilindungi oleh masyarakat sekitar dari tangantangan jahat yang mau membunuh para lumba-lumba. Jadi, mereka tinggal bersama dalam harmoni sampai sekarang. Selain itu, Anda juga bisa keliling pulau dengan perahu katir sambil menikmati pemandangan yang indah. Sore hari, Anda bisa melihat primata berbulu hitam dan bersuara nyaring saling bersahutan. Ya, siamang (Symphalangus syndactylus), simpai (Presbythis melalops), serta kukang

(Nycticebus coucang). Hewan-hewan itu kerap sekali terlihat meloncat dari satu pohon ke pohon lain. Kicauan burung pun terdengar hampir di setiap pagi dan sore yang mampu menyejukkan pikiran. Jika beruntung, wisatawan juga bisa menyaksikan penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricate). Belum lagi jika Anda ke Kiluan saat bulan Purnama. Keindahan sang purnama bakal menimbulkan rasa takjub kepada Sang Maha Pencipta. Cahaya bulan jatuh di atas permukaan air laut hingga membuat terang benderang. Keindahan alam ini bakal menjadi kenangan yang tak mudah dilupakan begitu saja. (UTI/L10)


 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

 

 

CMYK

Lampung Makmur

31

 WAY KANAN

Way Kanan Selaraskan Pembangunan Bumi Petani KABUPATEN Way Kanan memiliki slogan “bumi petani”. Slogan ini bukanlah basabasi Pemerintah Kabupaten setempat, tetapi diwujudkan dalam konsep pembangunan yang mengedepankan sektor pertanian. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang 80% adalah petani.

K

onsep pembangunan pertanian yang digagas yakni mengembangkan perkebunan rakyat, terutama untuk tanaman yang punya nilai ekspor seperti sawit dan karet. Bupati Way Kanan Bustami Zainudin mengatakan konsep dan program pembangunan itu haruslah selaras dengan potensi sumber daya yang ada. “Karena itu, kami menitikberatkan konsep pembangunan di Way Kanan ini sebagai bumi para petani,” katanya. Konsep itu merupakan korelasi untuk mencapai sebuah kesejahteraan. Rumusan tersebut yang dapat menyelesaikan persoalan pengangguran serta kemiskinan di kabupaten berpenduduk mayoritas petani. Kesejahteraan masyarakat yang terletak di perbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan tersebut dalam tiga tahun terakhir mulai meretas ke jalur kemajuan. Bustami meyebutkan dalam umur yang masih belia, arah pembangunan Way Kanan harus betul-betul dijaga, dengan merumuskan prioritas pembangunan agar tidak menyimpang. Konsep Way Kanan Bumi Petani didasari lebih dari 80% masyarakat yang tersebar di 14 wilayah kecamatan bergantung pada hasil perkebunan dan pertanian. Latar belakang kondisi daerah ini miskin dan banyak penganggur, bahkan puluhan tahun mendapat predikat salah satu kabupaten tertinggal di Indonesia. Penyebabnya, masyarakat petani tidak memiliki ilmu pengetahuan di bidang pertanian dan perkebunan. Mereka mengolah lahan yang dimiliki hanya berbekal pengetahuan turun-temurun, jauh tertinggal dari perkembangan ilmu dan teknologi. Selain itu, kata Bupati, konsep bumi petani juga mengubah komoditas pertanian sebelumnya, yakni tanaman kopi dan lada, dengan tanaman karet dan sawit. Tujuannya, agar masyarakat mendapat penghasilan setiap hari, bukan mengandalkan pendapatan hasil tahunan. Bahkan, jika dihitung, hasil kebun yang didapat lebih sejahtera dibanding dari hasil tahunan. Menurut Bustami, ada tiga persoalan dalam dunia perkebunan dan pertanian harus ditangani dan diselesaikan, yakni pengolahan, produksi, dan pasar. Dalam konsep bumi petani, merangkum bagaimana membekali masyarakat cara bertani dengan iptek melalui para petugas penyuluh perkebunan dan pertanian, sehingga hasil pengolahan kebun yang dikelola dapat berlipat dan memuaskan.

 LAMPUNG POST/DOK.

KOMODITAS ANDALAN. Bupati Way Kanan Bustami Zainudin melihat hasil panen komoditas andalan tanaman sawit bersama Reporter Cilik Lampung Post, beberapa waktu lalu. puluhan pengusaha telah mendirikan sejumlah usaha di kabupaten setempat, yakni membangun pabrik-pabrik untuk menampung hasil perkebunan para petani. Pabrik tersebut sudah tersebar di seluruh penjuru wilayah kabupaten setempat, mulai dari pabrik sawit, karet, singkong, dan pabrik tebu. Selain memudahkan petani menjual hasil kebun mereka, berdirinya puluhan pabrik tersebut dapat membantu menyerap tenaga kerja untuk masyarakat sekitar. Efek lain dengan berdirinya sejumlah pabrik di antaranya pergerakan perekonomian masyarakat yang terus berkembang seiring meningkatnya nilai jual hasil petani Way Kanan. Konsep bumi petani ini sekaligus dapat menyelesaikan persoalan penganguran dan kemiskinan di Way Kanan. Seluruh masyarakat mengolah dan bekerja di kebunnya dan mendapatkan hasil yang dapat meningkatkan kesejaheteraan. “Jika pemerintah dan investor mendirikan pabrik industri, belum tentu dapat menampung seluruh tenaga kerja di Way Kanan,” kata Bustami. Saat ini, kata Bustami, hampir seluruh masyarakat telah menikmati hasil kebun milik mereka, baik dari hasil karet maupun sawit. Bahkan, dengan meningkatnya hasil para petani, harga lahan mereka kian lama kian meningkat. Lahan kebun yang tadinya semak belukar perlahan mulai dimanfaatkan menjadi kebun karet maupun sawit. Kini, kesejahteran masyarakat Kabupaten Way Kanan bukan lagi tergolong kabupaten tertinggal dan miskin. Para petani mulai merasakan peningkatan kesejahteran dengan berhasilnya perkebunan dan pertanian mereka. Program pembangunan lintas sektoral juga tidak berjalan parsial, tetapi tetap saling mendukung dan terus maju. (LEH/L10)

Way Kanan Pionir Pendidikan Gratis BLAMBANGAN UMPU (Lampost): Kabupaten Way Kanan telah menerapkan program wajib belajar 12 tahun. Namun, dua tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menerapkan program belajar 15 tahun. Anak-anak tidak mampu yang lulus SMA diberi beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Keterbatasan APBD, jika dibanding kabupaten lain di Provinsi Lampung, tidak menjadi halangan. Selama dua tahun ini, puluhan anak telah dibiayai belajar di Universitas Lampung (Unila). Se-

Sarjana Pertanian Menjawab kebutuhan ilmu dan teknologi tersebut, Pemkab Way Kanan merumuskan program satu sarjana untuk satu kampung. Pada tahun ajaran 2012-2013, angkatan pertama sebanyak 70 mahasiwa dari keluarga petani miskin diberikan beasiswa untuk menjalani pendidikan sarjana pertanian, yakni D-3 Perkebunan di Universitas Lampung (Unila). Untuk tahun ajaran 2013—2014, angkatan kedua sebanyak 70 putra-putri Way Kanan kembali direkrut untuk melanjutkan pendidikan tinggi di D-3 Perkebunan. “Program beasiswa pendidikan perguruan tinggi bagi keluarga miskin akan terus berjalan tiap tahunnya,” kata Bupati. Terkait hasil produksi, tugas pemerintah selanjutnya ialah menciptakan pasar petani, bukan membangun pasar yang berbentuk mal, dengan bergerak bersama para investor membangun pabrik-pabrik sawit, karet, singkong. Pabrik itu ialah pasar petani untuk mengurangi ongkos angkut dan harga jual. Dengan memberikan kemudahan perizinan bagi para investor oleh Pemkab Way Kanan,

CMYK

banyak 70 mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dibiayai menyelesaikan kuliah di D-3 Perkebunan. Tidak hanya biaya kuliah yang ditanggung oleh Pemkab setempat, setiap mahasiswa juga diberikan susbsidi untuk biaya asrama, biaya hidup, serta biaya akomodasi lainnya selama menyelesaikan pendidikan. Terobosan rintisan beasiswa D-3 Perkebunan bagi mahasiswa yang berasal keluarga miskin dalam setiap tahun itu untuk mendukung program Way Kanan Bumi Petani, sekaligus menjawab ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidang perkebunan. “Lebih dari 80% masyarakat Way Kanan menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian dan perkebunan. Tugas pemerintah menyiapkan SDM-nya,” kata Bupati Way Kanan Bustami Zainudin. Program menggratiskan pendidikan hingga perguruan tinggi tersebut merupakan kebijakan yang cerdas. Hal itu juga merupakan modal investasi pendidikan jangka panjang bagi Pemkab setempat. Sebab, nantinya para mahasiswa yang lulus diharuskan mengabdi di kabupaten setempat sehingga tercipta satu desa-satu sarjana bidang perkebunan. Bustami menjelaskan pembiayaan beasiswa bagi mahasiswa D-3 Perkebunan itu murni dibebankan pada APBD kabupaten setiap tahunnya. Tak tanggung, Pemkab Way Kanan mengucurkan beasiswa Rp18 juta/anak/tahun.

Untuk menyelesaiakan pendidikan tersebut, setiap mahasiswa akan menghabiskan anggaran tidak kurang dari Rp56 juta. Di sisi lain, dalam program beasiswa itu, masing-masing satuan kerja para kepala dinas dan instansi Pemkab Way Kanan wajib mengangkat anak asuh dari masingmasing seluruh mahasiswa. “Inilah generasi penerus masa depan Way Kanan. Kita harapkan generasi anak kita nantinya dapat mengolah dunia perkebunan dan pertanian di Way Kanan ini,” kata Bupati. IPK Sangat Memuaskan Sementara itu, di angkatan pertama D-3 Perkebunan Unila tersebut, keseluruhan mahasiswanya mendapat nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata di atas 3. Bahkan, nilai tertingi dari D-3 Perkebunan itu diraih tiga mahasiswa asal Way Kanan: Dedi Maulana dengan IPK 3,89, Erli Wijiyanti dengan IPK 3,66, dan Juan Gunawan Situmeang dengan IPK 3,65. Dengan hasil nilai tertinggi itu, kata Bustami, Pemerintah Way Kanan tidak sia-sia membiayai perkuliahan mereka. Pemerintah sangat bangga melihat prestasi yang dicapai anak didik yang dibiayai pemerintah. “Bayangkan jika para putra-putri Way Kanan itu diberikan beasiswa jurusan kedokteran atau insiyur. Dipastikan, setelah mereka lulus, tidak akan kembali (mulang tiuh) ke kampungnya,” kata dia. (LEH/L10)


 

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

32

CMYK CMYK

 

CMYK

Lampung Makmur

CMYK

 


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

Lampung Makmur

33

 

 TULANGBAWANG

Kain ‘Maduaro’ Warisan Budaya Tulangbawang HASIL kebudayaan Lampung ternyata banyak ragam dan rupa. Selain sulaman usus dan tapis yang kini sudah mendunia, di Kabupaten Tulangbawang ada juga kain tradisional yang nyaris dilupakan orang, yaitu maduaro.

S

aat ini maduaro telah dijadikan ikon Tulangbawang, dengan siap menjadi sentra perajin terbesar maduaro yang dipusatkan di Kecamatan Banjaragung. Ketua Dekranasda Tulangbawang Erna Suud menjelaskan maduaro sebenarnya sudah lama ada. Kain ini sempat terkenal pada masa Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang dipimpin Santori Hasan. Waktu itu, saat otonomi daerah (otda) dikembangkan di Lampung, tak terkecuali Tulangbawang, maduaro sudah diperkenalkan kembali oleh Ibu Santori Hasan, selain sulaman usus. “Namun, setelah masa pemerintahan beliau (Santori Hasan) berakhir, maduaro kurang dipromosikan kembali sehingga perajinnya pun satu persatu mulai meninggalkan menyulam kain maduaro,” kata Erna Suud, saat ditemui Ekraf di Restoran Rumah Kayu, pekan lalu. Kini, saat Tulangbawang dipimpin Hanan Rozak-Heri Wardoyo, maduaro kembali diangkat ke permukaan, bahkan sekitar 30 perajin maduaro yang dulu sempat terhenti mulai digiatkan kembali. “Semua sudah kami kumpulkan. Namun, memang dalam pembinaan perajin dan pengembangan kain maduaro, kami butuh biaya yang cukup besar dan itu sudah mulai kami lakukan,” ujar Erna. Maduaro, ujar Erna, saat ini sudah menjadi ikon Kabupaten Tulangbawang. Apalagi, Dinas Koperindag Tuba dan Dekranasda setempat telah bekerja sama membangkitkan kembali gairah maduaro. “Kami bersama Koperindag Tuba sudah menggelar pelatihan pembuatan kain maduaro dengan mengumpulkan warga putus sekolah untuk menjadi perajin andal,” kata ibu empat anak itu.

Ketua Tim Penggerak PKK Tulangbawang itu juga menjelaskan saat ini maduaro mulai dipamerkan di event-event provinsi maupun nasional. Kini pula sudah banyak peminat maduaro dari dalam maupun luar negeri. “Alhamdullilah, perajin di Tulangbawang aktif. Saat ini kami sedang mengembangkan maduaro melati kuncup,” ujar dia. Erna, yang didampingi Kepala Kope rindag Tulangbawang Supriyanti, juga menjelaskan saat ini maduaro sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk desain dan modelnya. Hal itu mengingat maduaro juga memiliki kaitan erat dengan sejarah Tulangbawang sebagai kabupaten. “Kami melakukan hak paten juga agar desain dan model kain maduaro tidak diakui oleh negara lain,” kata dia. Saat ditanya apakah maduaro hanya terfokus dibuat fashion, Erna menjelaskan kain tradisional itu sudah dibuat motifnya pada kopiah, selendang, gamis, serta baju koko corak maduaro. Sulaman maduaro juga sudah dibuat kaligrafi seperti nama Allah dan Muhammad. “Kami ingin kain maduaro juga seperti tapis dan sulaman usus yang memang sebenarnya juga banyak perajinnya di Tulangbawang, sehingga maduaro bisa go international dan warga asing banyak yang menggunakannya,” ujar dia. (KIM/S10)

Erna Suud Hanan Rozak

Dekranasda Tulangbawang Giat Promosikan ‘Maduaro’

Erna Suud/Zaidirina HRW. FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/DOK.

CMYK

KABUPATEN Tulangbawang melalui Dekranasda setempat sedang giat mempromosikan kain maduaro yang kini menjadi ikon daerah setempat. Saat ini upaya yang dilakukan Dekranasda Tulangbawang adalah mengumpulkan kembali perajin yang sudah mati suri akibat kurangnya peran Pemkab setempat dalam pengembangannya. “Saat ini kami bangunkan kembali perajin yang sudah vakum. Kain maduaro adalah kain khas Tulangbawang. Memang sudah seharusnya kami dari Dekranasda mengembangkan warisan budaya ini,” kata Ketua Dekranasda Tulangbawang Erna Suud, kepada Ekraf, Minggu (7-7). Pada pemerintahan Hanan Rozak-Heri Wardoyo, kata Erna, Pemkab setempat sangat peduli dengan warisan budaya yang sejak ratusan tahun lalu ada. Apalagi, perajin maduaro memang asli dari Tulang-

bawang, selain sulaman usus yang sudah dimodifikasi dalam berbagai bentuk busana. Sementara Ruslan Ali, dari bidang program pengembangan dan promosi Dekranasda Tulangbawang, menjelaskan pada 2003, saat Kabupaten Tulangbawang berdiri, sebenarnya sudah ada 65 perajin maduaro. Setelah dilakukan pelatihan sebanyak tiga kali, jumlah perajin meningkat menjadi 85 orang. Namun, pada 2010, akibat otonomi daerah, dengan Tulangbawang dipecah menjadi tiga kabupaten (Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji), perajin yang aktif hanya tinggal lima orang. “Waktu itu pusat perajin terbanyak di Desa Banjaragung, Unit II. Karena memang waktu itu tidak ada peran dari Dekranasda, perajin mati suri. Selain kurang modal, juga tidak ada jalur pemasaran hasil kerajinan yang mereka ker-

jakan,” kata dia. Saat ini, seiring pergantian pemimpin di Kabupaten Tulangbawang dengan Ketua Dekranasda Erna Suud, geliat perajin maduaro kembali bersemangat. Dia juga mengatakan kini pengembangan maduaro dipusatkan di Sanggar Besapen II, sementara Sanggar Besapen I adalah perajin sulaman usus. Sementara Kepala Dinas Koperindag Tulangbawang Supriyanti menjelaskan setelah dilakukan kerja sama antara pihaknya dan Dekranasda, saat ini sudah ada puluhan perajin yang dilatih dalam pengembangan kain maduaro. “Sudah kami awali pengembangannya dengan melakukan pelatihan-pelatihan bagi perajin muda dari perajin senior. Nantinya hasil dari pembuatan kain maduaro akan kami tampung dan siap kami pasarkan ke beberapa event lokal di Lampung maupun event nasional dan internasional,”

kata dia. Dia juga mengatakan maduaro bukan hanya dijadikan sebagai pakaian adat asal Tulangbawang, melainkan siap dijadikan be berapa produk unggulan lainnya, di antaranya pakaian, jilbab, selendang, dan berbagai model hiasan dinding. “Kami akan perkenalkan secara perlahan tapi pasti kerajinan asal Tulangbawang. Kami berharap seluruh kecamatan ada perajin kain maduaro yang sudah menjadi warisan nenek moyang kami dulu,” ujarnya. Maduaro merupakan kain sulam asal Lampung berupa selendang yang biasa dijadikan sebagai penutup kepala bagi kaum perempuan. Kain ini biasanya digunakan dalam acara sakral, misalnya dalam upacara adat Menggala. Dalam ajang Lampung Fair 2013, Pemkab Tulangbawang mengemas serta memamerkan maduaro dalam berbagai bentuk kerajinan. (KIM/S10)


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

34

 

CMYK

Lampung Makmur

 LAMPUNG TENGAH

Kekayaan Alam untuk Kemajuan Lampung Tengah

GUNUNGSUGIH (Lampost): Lampung Tengah menyimpan potensi berbagai jenis bahan tambang dalam jumlah besar. Namun, semua kekayaan itu belum seluruhnya digarap maksimal.

B

eberapa potensi yang bisa disebutkan di antaranya marmer, pasir kuarsa, gamping, granit, dan batu bara. Letak Lampung Tengah yang strategis memungkinkan eksplorasi barang tambang tersebut karena diapit jalur transportasi dari dan ke berbagai daerah. Kabupaten Lampung Tengah meliputi areal seluas 4.789,82 kilometer persegi yang terletak pada bagian tengah Provinsi Lampung, berbatasan dengan Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Lampung Utara di sebelah utara. Kemudian dengan Pesawaran di selatan, Lampung Timur dan Metro di sebelah timur, sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Tanggamus dan Lampung Barat. Secara geografis, Lampung Tengah terletak pada 104°35’ sampai dengan 105°50’ bujur timur dan 4°30’ sampai dengan 4°15’ lintang selatan. Letak Lampung Tengah cukup strategis dalam konteks pengembangan wilayah. Sebab, selain dilintasi jalur lintas regional, baik yang menghubungkan antarprovinsi maupun antarkabupaten/kota di Provinsi Lampung, juga persimpangan antara jalur Sumatera Selatan via Menggala dan jalur Sumatera Selatan serta Bengkulu via Kotabumi. Bagian selatan jalur menuju Bandar Lampung, bagian timur menuju jalan

ASEAN, Lampung Timur, dan Metro. Sementara bagian barat jalur menuju Lampung Utara dan Tanggamus serta jalur lintas kereta api jurusan Bandar Lampung—Palembang. Selain letaknya yang strategis, Lampung Tengah juga memiliki kekayaan alam yang patut diperhitungkan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Dari 28 kecamatan se-Lampung Tengah, setidaknya 20-an kecamatan memiliki daerah yang kaya bahan tambang. Sebut saja Bangunrejo dan Sendangagung yang memiliki marmer jutaan meter kubik, yang belum dieksplorasi secara optimal. Kekayaan alam di Kecamatan Bangunrejo dan Sendangagung akan bahan tambang yang berupa marmer diperkirakan mencapai 36.254.500 meter kubik, tersebar di 224 hektare area tambang yang belum digali maksimal. Selain itu, terdapat 417.650.000 meter persegi batu granit di area seluas 10.660 yang termasuk kecamatan Selagailingga, Pubian, Sendangagung, Kalirejo, dan Bekri. Kekayaan itu juga belum tereksplorasi. Selanjutnya, kekayaan Lampung Tengah yang lain adalah andesit. Dari 50 juta meter kubik yang diperkirakan terdapat di Kecamatan Padangratu, pada area seluas 167 ha, baru sekitar 11.900 meter

kubik yang sudah tereksplorasi. Di Kecamatan yang sama juga terdapat felspart yang mencapai 11 juta meter kubik pada area seluas 289 ha dan baru tereksplorasi sekitar 72 ribu meter kubik. Kemudian bahan tambang berupa pasir yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Padangratu, Seputihmataram, Seputihraman, Gunungsugih, Terbanggibesar dan Seputihbanyak. Jumlahnya diperkirakan lebih dari 2,29 juta meter kubik, tetapi baru dimanfaatkan sekitar 100 ribu meter kubik. Bahan-bahan tambang lain yang dimiliki Lampung Tengah adalah pasir kuarsa yang diperkirakan mencapai 100 juta meter kubik di area seluas 1.000 ha di Seputihsurabaya, Rumbia, dan Gunungsugih. Batu bara mencapai 2,02 juta meter kubik di area seluas 200 ha di Padangratu dan Selagailingga dan bijih besi sebanyak 850.652,50 meter kubik di area seluas 50 ha di Anaktuha. B e r i k u t n ya , g a m p i n g s e b a n ya k 152.888.759 meter kubik di area seluas 433 ha di Selagailingga dan silika sebanyak 67.178,52 meter kubik di Pubian dan Sendangagung. Dari semua bahan tambang itu, yang belum digarap maksimal meliputi marmer, granit, pasir, pasir kuarsa, batu bara, dan gamping. (WAH/R10)

 LAMPUNG POST/DOK.

JENGUK PASIEN. Bupati Lampung Tengah A. Pairin menjenguk warganya yang terbaring sakit, beberapa waktu lalu.

CMYK

Pemasok Daging untuk Lampung dan Sekitarnya GUNUNGSUGIH (Lampost): Seluruh sektor di Lampung Tengah terus berkembang sejak berpisah dari Metro beberapa tahun yang lalu. Tak hanya mampu mandiri di bidang pertanian, Lampung Tengah terus berupaya mandiri di bidang lain, termasuk peternakan. Adanya tiga perusahaan penggemukan ternak sapi dan puluhan bahkan ratusan kandang ayam pedaging di Lampung Tengah ikut memberikan nilai tambah bagi kemajuan Lampung Tengah, tetapi yang tak boleh dilupakan adalah dukungan seluruh masyarakat, terutama petani, yang terus memelihara ternak di rumah-rumah mereka. Tak heran, Lampung Tengah tak pernah kekurangan daging sapi, kambing, maupun ayam. Populasi ternak seperti sapi, kerbau, kambing, ayam ras pedaging maupun itik di Lampung Tengah tak pernah berkurang dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan tingkat kesiapan Lampung Tengah untuk swasembada daging. Data menunjukkan peningkatan populasi ternak sapi pada 2011, yang hanya 202.290 ekor menjadi 239.269 ekor.

Tentu peningkatan ini sesuatu yang sangat mungkin mengingat hampir setiap petani di perdesaan Lampung Tengah memelihara sapi yang terus berkembang biak setiap tahun. Belum lagi adanya tiga perusahaan penggemukan sapi pedaging di Lampung Tengah. Selain sapi, jumlah kerbau juga meningkat dari 7.201 ekor menjadi 7.526 ekor, kambing dari 131.336 menjadi 246.804 ekor, babi 10.157 ekor menjadi 13.721 ekor, ayam pedaging dari 1.008.168 menjadi 1.125.544 ekor, dan itik dari 64.605 menjadi 74.874 ekor. Dalam data yang bersumber dari Dinas Peternakan dan Perikanan Lampung Tengah tersebut memang tidak dicantumkan persentase peningkatan yang mampu dicapai dari 2011 ke 2012 dan asumsi peningkatan pada 2013. Namun, data tersebut cukup membuktikan prospek perkembangan yang mampu dicapai Lampung tengah dalam bidang peternakan dan kesiapan Lampung Tengah untuk menjadi salah satu daerah penghasil daging terbesar di Lampung, bahkan Sumatera. (WAH/R4)

 LAMPUNG POST/DOK.

KUNJUNGI PASAR. Wakil Bupati Lampung Tengah Mustafa berdialog dengan pedagang sayuran di pasar setempat, baru-baru ini.

Daerah Potensial Lumbung Pangan GUNUNGSUGIH (Lampost): Pembangunan bidang pertanian di Lampung Tengah dari waktu ke waktu terus menunjukkan kemajuannya. Sebagai salah satu lumbung pangan di Lampung, peningkatan produksi padi di Lampung Tengah sangat menggembirakan. Selama 2011, tercatat luas tanaman padi di Lampung Tengah hanya mencapai 144.187 hektare (ha). Jumlah itu meningkat menjadi 147.563 ha pada 2012. Sementara data 2013 belum dapat dibandingkan karena belum sampai akhir tahun. Peningkatan luas tanam tentu diikuti dengan peningkatan luas panen dari 140.004 ha pada 2011 menjadi 141.970 ha pada 2012. Tingginya angka panen juga dipengaruhi naiknya produktivitas dari 50,07 kuintal/ha menjadi 50,71 kuintal/ha. Peningkatan itu diikuti dengan kenaikan jumlah produksi pangan, terutama padi dari 700.943 ton pada 2011 menjadi 719.872 ton pada 2012. Selain salah satu lumbung padi di Lampung, Lampung Tengah juga mampu menunjukkan eksistensinya sebagai daerah penghasil ubi kayu yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terbukti dengan peningkatan luas tanam ubi kayu yang meningkat dari 115.428 ha pada 2011 menjadi 126.932 ha pada 2012. Tidak heran di Lampung Tengah banyak terdapat pabrik-pabrik pembuatan tepung tapioka yang mampu menyerap banyak tenaga kerja. Kemampuan dalam hal peningkatan luas tanam komoditas ubi kayu juga diikuti peningkatan luas panen dari 129.094 ha menjadi 130.660 ha. Dengan produktivitas yang meningkat dari 12,00 kuintal menjadi 12,12 kuintal/ha, produksi ubi kayu bisa digenjot dari 3.183.153 ton menjadi 3.252.830 ton. Tidak hanya padi dan ubi kayu, produksi kacang tanah dan kacang hijau di Lampung Tengah juga terus meningkat signifikan. (WAH/R10)


JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

CMYK

35

CMYK

Lampung Makmur

 DESTINASI

Teluk Kiluan Tak Cuma Lumba-lumba

KILUAN Dolphin Bay. Itu nama yang tertera di Google Maps tentang Teluk Kiluan di Kelumbayan, Tanggamus, Lampung. Memang, lumba-lumba atau dolfin identik dengan Kiluan. Tetapi, pesonanya lebih dari itu.

T

eluk Kiluan adalah sebuah teluk kecil di antara tiga teluk besar, di pesisir selatan Provinsi Lampung. Teluk Kiluan sangat kecil dibandingkan Teluk Lampung, Teluk Ratai, atapun Teluk Semaka. Di mulut Teluk Kiluan terdapat sebuah pulau. Warga menyebutnya Pulau Kelapa. Pulau ini sering juga disebut Pulau Kiluan. Keberadaan Pulau Kelapa membuat Teluk Kiluan terlindung dari ganasnya ombak Samudera Hindia. Pulau Kelapa seakan-akan jadi pemecah ombak yang khusus diciptakan Tuhan untuk melindungi Teluk Kiluan. Walaupun kecil, Teluk Kiluan memiliki keindahan alam luar biasa. Bukit dan gunung yang tampak hijau oleh rimbunnya pepohonan. Air laut yang biru bersih. Pantainya yang berpasir putih dan lembut. Deburan ombak yang memecah batu karang menimbulkan buih putih. Flora dan fauna laut yang bisa dilihat secara kasatmata. Perahu jukung beraneka warna. Karena itu, tak heran beberapa penulis menyebut Teluk Kiluan adalah bagian dari surga yang ada di bumi. Rasa waswas selama perjalanan tiga jam dari Telukbetung sirna begitu kami, rombongan dari Blazer Lampung Club (BLC), menjejakkan kaki di Pekon (Desa) Kiluannegeri, Sabtu (29-6), pukul 13.00. Pesona Teluk Kiluan menyihir kami, rombongan yang dipimpin Ketua BLC Suba’i Syarief dan terdiri dari 12 mobil

yang juga membawa serta keluarga dan anak-anak. Kami menginap di rumah penduduk yang memang telah menyediakannya untuk disewa wisatawan. Sebenarnya, ada juga dua cottage sederhana yang cukup besar. Namun, kami tidak kebagian. Sewa cottage atau sewa rumah penduduk harganya sama: Rp300 ribu per malam, belum termasuk makan. Satu cottage yang terbuat dari papan dan anyaman bambu ini cukup untuk 15—20 orang. Untuk biaya makan Rp20 ribu per orang sekali makan. Selama di Teluk Kiluan, akomodasi kami disiapkan Pak Sholihin, warga setempat yang dulu adalah nelayan tetapi kini menjadi pengelola wisata. Warga Pekon Kiluannegeri hampir seluruhnya sudah sadar wisata. Mereka mengelola Teluk Kiluan sebagai wisata alam (ecotourism).

Wisata Keluarga Hari itu, agenda kami adalah bebas. Cuaca mendung, membuat gelombang laut di Samudera Hindia menjadi besar. Suara deburan ombak yang memecah batu karang terdengar jelas di telinga kami. Meski demikian, di Teluk Kiluan gelombang tidak terlalu besar. Anak-anak langsung bermain dan mandi di pantai. Sementara ibu-ibu memilih duduk lesehan santai di dermaga. Beberapa pria dari rombongan kami memilih me-

mancing. Keluarga Oka, memilih untuk snorkeling. Tak lama kemudian, sebuah kapal kayu merapat. Isinya rombongan wisatawan dari Jakarta. Mereka ke Teluk Kiluan melalui jalur laut. Menurut para awak kapal, mereka berangkat dari Pelabuhan Canti, Kalianda, Lampung Selatan. Rombongan wisatawan ini pun menginap di Teluk Kiluan. Selain kami dan rombongan naik kapal, saya melihat beberapa rombongan lain yang berwisata ke Teluk Kiluan. Ada kelompok yang naik sepeda motor. Ada juga beberapa yang naik mobil pribadi. Teluk Kiluan pada akhir pekan penuh dengan wisatawan.

Pulau Kelapa Semula tujuan kami ke Teluk Kiluan untuk melihat lumba-lumba. Konon, Teluk Kiluan adalah habitat lumba-lumba terbesar di Asia. Ratusan lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris) hidup di kawasan ini. Namun, karena saat itu gelombangnya besar, saya khawatir anak-anak bakal mabuk laut jika naik perahu jukung. Apalagi, satu rombongan pemancing kembali lagi karena tidak tahan dengan

gelombang laut yang mencapai 2 meter. Akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Pulau Kelapa saja. Sebagai catatan, untuk melihat kawanan lumba-lumba, kita menyewa perahu Rp250 ribu. Perahu akan berlayar selama satu jam dengan tiga atau empat penumpang. Kawanan lumbalumba biasanya muncul pada pagi atau sore hari. Habitat lumba-lumba ini sudah masuk ke kawasan Samudera Hindia. Perjalanan ke Pulau Kelapa ditempuh dalam waktu 10 menit menggunakan perahu jukung. Ongkosnya Rp15 ribu untuk antar-jemput. Untuk keselamatan, kami masing-masing memakai pelampung yang juga kami sewa Rp15 ribu per pelampung. Untuk biaya lain, kami membayar Rp5.000 untuk biaya kebersihan di Pulau Kelapa. Kami tiba di Pulau Kelapa pada Minggu (30-6), pukul 08.00. Pasir putih dan air laut yang bersih membuat anak-anak tidak sabar untuk segera menceburkan diri. Seorang pria datang dan menghampiri kami. “Kalau mandi, di sebelah sini (sambil menunjuk bagian Pulau Kelapa yang mengarah ke Teluk Kiluan). Jangan mandi di sebelah sana (sambil menunjuk bagian yang menghadap Samudera Hindia),” katanya.

Waktu empat jam di Pulau Kelapa tidak terasa telah kami habiskan untuk mandi, bermain pasir, memotret, memandang alam, mendengarkan suara deburan ombak. Dari Pulau Kelapa kita bisa melihat punggung dan puncak Gunung Tanggang yang bentuknya unik. Gunung setinggi 1.162 meter itu puncaknya menyerupai puting.

Aneka Satwa Perahu yang mengantar kami telah datang untuk menjemput. Kami pun kembali naik perahu. Saat dalam perjalanan pulang, tampak seekor elang bondol (Haliastur indus) tengah berburu ikan. Sayang, kamera saya saat itu terpasang lensa lebar. Mau mengganti lensa tidak memungkinkan karena bisa mengganggu keseimbangan perahu. Momen itu pun hanya bisa saya abadikan dengan lensa lebar. Teluk Kiluan memang terkenal sebagai habitat lumba-lumba. Namun, banyak juga terlihat satwa langka lainnya. Primata berbulu hitam dan bersuara nyaring, siamang (Symphalangus syndactylus), kera, serta kukang (Nytibcebubs coucang) sering tampak bergelayut di pepohonan. Hal itu wajar karena Teluk Kiluan berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Jika beruntung, kita juga bisa menyaksikan penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricate) yang pada waktu tertentu menepi ke pantai. Setibanya di penginapan, kami langsung membersihkan diri dan bersiap-siap untuk pulang. Makan siang telah tersedia. Kami pun makan siang dengan menu yang telah disiapkan Pak Sholihin dan warga setempat. Setelah selesai semuanya, kami pun berpamitan. “Jangan kapok untuk datang lagi,” kata Pak Sholihin. Kami tertawa dengan ucapan Pak Sholihin. Karena jelas kami bakal kembali lagi ke Teluk Kiluan untuk bisa mandi di Laguna yang saat ini belum bisa kami sambangi. Kami juga akan melihat kembali lumba-lumba di laut lepas di Teluk Kiluan. (KRISTIANTO/M1)

FOTO - FOTO : LAMPUNG POST/KRISTIANTO


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

36

CMYK

 

Lampung

Lampung Wajib Jadi Prior

Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi BANDAR LAMPUNG (Lampost): Menteri Perekonomian Hatta Rajasa meminta kepala daerah pada Rapat Koordinasi Gubernur Se-Sumatera untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi 2013. Hatta memaparkan tahun lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,23%. Tingkat kemiskinan turun menjadi 17,9%, sementara pengangguran 6,14% dari jumlah penduduk. “Tahun ini kami diprediksi bisa tumbuh hingga 6,8%,” ujar Menteri di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (20-3). Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun 2012 ditopang oleh pendapatan domestik bruto (PDB) untuk wilayah Sumatera mencapai 23,6% dari total PDB nasional. Sementara Pulau Jawa yang beberapa tahun lalu menyumbang hingga 60% kini mengalami tren penurunan di kisaran 50%. “Untuk mencapai target pertumbuhan hingga 6,8%, kita perlu menjaga stabilitas ekonomi, baik dari pengaruh eksternal maupun dari pengaruh internal kita sendiri. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam mengawal stabilitas pertumbuhan ekonomi ini,” ujar Hatta. Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang terus positif, Hatta meminta kepada segenap kepala daerah yang hadir untuk menciptakan kebijakan fiskal yang sustainable, menjaga tingkat konsumsi masyarakat, dan bijak dalam hal penggunaan anggaran terutama dari sisi pengeluaran. “Beberapa waktu terakhir kita dikejutkan dengan harga bawang putih yang menyumbang tingkat inflasi hingga 0,12%. Hal ini merupakan kondisi yang benar-benar di luar dugaan kita. Untuk itulah menjaga inflasi dengan cara menjaga tingkat konsumsi

CMYK

masyarakat perlu kita lakukan karena dengan naiknya harga, daya beli masyarakat kita akan berkurang,” kata dia. Selain mewaspadai pembengkakan belanja subsidi, kita harus menjaga defisit anggaran serta bijak dalam hal pengeluaran. Hatta juga meningatkan akan pentingnya menjaga pertumbuhan sektor rill. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan, menurutnya, adalah biaya distribusi di Indonesia yang rara-ratanya mencapai 14,06%. “Artinya, biaya transportasi kita masing cukup tinggi.” Terkait hal ini, Hatta menekankan pentingnya mengintegrasikan daerahdaerah potensial yang dapat menopang percepatan pertumbuhan ekonomi melalui konektivitas yang memadai. Itu sebabnya Pemerintah Pusat sudah mencanangkan pembangunan jalan tol wilayah Sumatera pada 52 ruas jalan dari Lampung hingga Aceh. “Terkait hal ini sudah disetujui presiden dan ditandatangani keputusannya,” ujarnya. Transportasi Pada bagian lain, Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan mengatakan moda kereta api akan menjadi ikon transportasi di Pulau Sumatera. Pembangunan dilakukan bertahap sambung-menyambung di sejumlah provinsi pulau ini. “Pemerintah Pusat akan mengembangkan jalur kereta api sebagai akses transportasi yang menghubungkan seluruh provinsi di Sumatera,” kata Menhub saat menghadiri Rakor Gubernur Se-Sumatera yang bersamaan dengan Rakor Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekono-

mi (MP3EI) Koridor Sumatera di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu. Ia mengatakan selain untuk memperlancar mobilisasi produk unggulan, juga agar tidak memperparah kerusakan jalan negara yang ada di provinsiprovinsi itu. Kini rel kereta api yang ada di Pulau Sumatera sepanjang 1.873 kilometer, namun yang berfungsi hanya 1.390 kilometer dan yang tidak berfungsi sepanjang 483 kilometer. Untuk pelayaran penyeberangan Bakauheni, pihaknya akan membanguan penangkis arus untuk memperlancar pelayaran juka terjadi cuaca buruk seperti gelombang tinggi atau arus bawah laut di perairan Selat Sunda. “Kami juga akan menambah kapal besar dengan ukuran 5.000 grosston untuk pelayaran Merak Bakauheni,” kata Mangindaan. Kemudian, pihaknya juga akan mengembangkan sejumlah pelabuhan lain di Pulau Sumatera termasuk penambahan kapal perintis sebagai angkutan, seperti di Kepulauan Riau (Kepri), sesuai dengan permintaan meskipun beberapa kali telah meminta dan sudah direalisasikan karena selalu kekurangan. Untuk bandara, lanjut Menhub, Pemerintah Pusat akan mengembangkan 13 lokasi termasuk di Kepulauan Mentawai karena merupakan daerah paling rawan gempa dan tsunami. Ia juga mengatakan pengembangan Bandara Radin Intan II juga akan dilakukan agar pesawat ukuran lebih besar dapat mendarat di bandara itu. “Saya tadi mendarat di Radin Intan, namun terasa masih goyang sehingga perlu penambahan ketebalan lapisan landasan pacu,” katannya. (MG1/U-1)


 

 

CMYK CMYK

g Makmur

CMYK

37

 

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013

LAMPUNG POST

ritas Pembangunan TELUKBETUNG SELATAN— Lampung yang menjadi sentra perlintasan Sumatera—Jawa harus menjadi prioritas pembangunan nasional. Kemajuan pembangunan Lampung menjadi tonggak keberhasilan pembangunan seluruh provinsi di Pulau Sumatera.

G

ubernur Lampung Sjachroedin Z.P. menjelaskan Lampung memiliki posisi strategis dalam alur lintas dari Pulau Sumatera menuju Jawa, dan sebaliknya. Paling tidak, 30 ribu ton batu bara dikirim ke Suryalaya. Rata-rata 4.900 kendaraan per hari menyeberang melalui Bakauheni dan 1.400 ton komoditas pertanian dan perkebunan kebutuhan Jawa keluar dari Lampung. Sebagai daerah agraris, lanjutnya, lebih dari 50% penduduk Lampung hidup dari sektor pertanian dalam arti luas. Sektor ini menyumbang 36% PDRB Lampung. “Tidak berlebihan jika Lampung cukup berperan penting dalam menyumbang produksi nasional,” kata dia. Penyumbang itu untuk beberapa komoditas unggulan, antara lain padi, jagung, ubi kayu, gula, kopi robusta, nanas kaleng, dan pisang. Kemudian dalam statistik, produksi gula Lampung merupakan pemasok 37% produksi nasional, kopi robusta 22,63% produksi nasional, lada hitam berkontribusi 27,58% produksi nasional, serta nanas kaleng yang merupakan pemasok 26% kebutuhan dunia. “Semua pasti lewat Lampung, karena itu Lampung mesti mendapatkan prioritas. Bukannya tidak fair karena tidak memikirkan daerah lain, tapi ini (pembangunan) memang harus dimulai dari Lampung,” kata dia pada pembukaan Rapat Koordinasi Gubernur Se-Sumatera, Rabu (20-3).

Gubernur yang ditemui di Novotel Lampung mengatakan sebagai daerah perlintasan, pada “musim” lalu lintas padat terjadi kemacetan yang cukup serius. Bahkan, tingkat kecelakaan sangat tingi dengan menelan korban yang tidak sedikit. Dalam kurun waktu 2005—2011, telah meninggal dunia 4.319 jiwa dan luka berat 3.884 jiwa. Kondisi itu semakin parah karena kondisi infrastruktur jalan yang tidak mendukung. Apalagi rata-rata kendaraan yang lewat membawa muatan melebihi kemampuan kelas jalan. Hal itu yang menjadi dasar pemikiran akan pentingnya pembangunan ruas jalan tol di Lampung dengan segmen Bakauheni—Terbanggibesar dan Terbanggibesar—Pematang Panggang (Sumatera Selatan) sepanjang 300 km. Untuk itu, kata Sjachroedin, pihaknya berharap Presiden RI dapat merealisasikan pembangunan menyeluruh bagi infrastruktur jalan di Lampung. Melalui Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Gubernur Lampung berharap Pemerintah Pusat segera mengabulkan permintaan agar Lampung menjadi prioritas pembangunan. Tidak hanya persoalan jalan, Gubernur juga menguraikan mengenai status Bandara Radin Inten II yang baru melayanai rute penerbangan domestik. Status itu dinilai Sjachro-

edin tidak lagi layak. Pasalnya jumlah penduduk Lampung saat ini telah mencapai 9,5 juta jiwa, terbanyak kedua setelah Sumatera Utara. Berdasarkan jumlah penduduk tersebut, jemaah haji yang berangkat setiap tahun mencapai 6.282 orang dengan waiting list 63 ribu orang, belum lagi yang menunaikan ibadah umrah rata-rata 7.000 orang per tahun. Sementara itu, jumlah penerbangan telah mencapai 18 per hari, dengan jumlah penumpang pada 2012 telah mencapai hampir 1,2 juta orang. Apresiasi Menanggapi hal itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengapresiasi positif semangat Gubernur Lampung untuk membangun daerah setempat. Hatta mengakui Sumatera kini telah menjadi bahasan utama Pemerintah Pusat. Pihak pemerintah pusat berkomitmen kuat mewujudkan konektivitas antardaerah di Sumatera. Termasuk juga meningkatkan kualitas infrastruktur di Lampung. Satu bukti ialah, kata Hatta, pembangunan JSS akan dilaksanakan 2013. “Jembatan itu tidak akan goyang, karena keppresnya sudah ada dan pengerjaannya tidak melalui APBN justru melibatkan swasta. Saya optimistis Sumatera akan terakselerasi,” kata dia. (VER/U-1)

JSS

Siap Dibangun Tahun Ini JAKARTA—Megaproyek jembatan Selat Sunda (JSS) siap dibangun. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengatakan pembahasan pembangunan jembatan Selat Sunda tinggal menunggu opini dari Menkeu Chatib Basri. “Tinggal menunggu satu kali rapat dengan meminta Menkeu memberikan opini, sehingga nanti Tim 7 secara komplet mengutarakan pendapatnya,” kata M.S. Hidayat usai halalbihalal Kementerian Perindustrian di Jakarta, Rabu (14-8). Hidayat mengatakan opini Menteri Keuangan akan dapat memengaruhi pembahasan JSS. Dia mengaku telah berbicara dengan Menkeu terkait hal tersebut. Menurutnya, pembahasan nantinya menentukan pemrakarsa dan BUMN yang akan

menggarap studi kelayakan, termasuk pendanaan JSS atau yang belakangan ditetapkan akan menjadi kawasan strategis infrastruktur Selat Sunda (KSISS). “Saya kira rapatnya pekan depan,” ujar M.S. Hidayat. Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa telah menyampaikan pembangunan KSISS sejauh ini layak baik dari segi kegempaan, vulkanologi, hingga dampak tsunami. “Untuk KSISS sudah dilakukan studi dengan mengundang berbagai expert dari luar negeri dan layak untuk dibangun,” kata Hatta. Pembahasan JSS dilakukan oleh Tim 7 yang terdiri dari menteri koordinator perekonomian, menteri keuangan, menteri hukum dan HAM, menteri pekerjaan umum, menteri perindustrian, Bappenas, dan sekretaris kabinet. Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengaku sudah sangat siap untuk menggarap megaproyek JSS. Pihaknya sudah mempersiapkan perusahaan-perusahaan pelat merah terbaik yang bergerak di bidang konstruksi. Dahlan, yang ditemui seusai halalbihalal di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (13-8), mengaku masih harus menunggu undangan dari Tim 7 untuk bersaing membangun megaproyek sekitar senilai Rp200 triliun itu. “Persiapan sih sudah dan kami sudah sangat siap. Hanya menunggu undangan dari Tim 7 saja,” ujar dia. Menurutnya, perusahaan pelat merah yang sudah disiapkan itu sudah melaku-

kan feasibility study atau uji kelayakan. Bahkan, Dahlan juga sudah siap jika diperbole hkan menggarap jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera itu. Saat ini ada dua BUMN yang benar-benar sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan siap mengerjakan megaproyek ini. Dahlan menyebut dua BUMN tersebut telah mempresentasikan tidak hanya konsep studi kelayakan, tetapi juga konstruksi JSS. Namun, Dahlan enggan membeberkan nama perusahaan pelat merah itu. “Sudah ada dua BUMN yang mempresentasikan ke saya, mulai dari pembangunannya, teknis pemancangan tiang, besarnya tiang berapa, dan kedalaman tiang berapa, dan mereka siap semua,” kata dia. Seperti yang diketahui, Tim 7 merupakan kelompok kerja antarmenteri yang membahas pengkajian rencana studi kelayakan kawasan strategis dan infrastruktur Selat Sunda (KSISS), termasuk JSS di dalamnya. (U10)

FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/DOK.

CMYK


CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

38

 INSPIRASI

CMYK

Lampung Makmur UNTUNG SAPARUDIN

Mengembalikan Kejayaan Lada di Lampura

Penemu MOL dari Kekayaan Alam

BERANGKAT dari keinginannya untuk berbagi, Untung Saparudin tidak segan menyampaikan ilmu yang didapat. Dengan berbekal pengalaman bercocok tanam, dia sering dipanggil kelompok tani untuk mengajarkan cara budi daya tanaman pertanian maupun perkebunan seperti lada. Dia juga melatih cara pembuatan pupuk organik padat maupun cair bagi mereka yang ingin belajar. Dengan ini, dia hanya berharap ilmu yang diperoleh dapat memberi manfaat bagi petani di sekitarnya. Karena aktivitasnya sebagai penyuluh, pada 2009 Untung masuk sebagai penyuluh swadaya di Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian dan Kehutanan (BP4K) Lampung Utara. Sebagai penyuluh swadaya ini, Untung memiliki harapan besar mengembalikan kejayaan lada yang dari tahun ke tahun luas arealnya terus tergerus oleh budi daya tanaman lain. Baginya, pengembalian kejayaan lada yang menjadi simbol Provinsi Lampung mesti dilakukan. Bila tidak, tanaman lada yang pernah mengangkat nama Lampung Utara tinggal kenangan. Dia beranggapan selain keseriusan peran pihak pemerintah dalam mendorong peremajaan dan budi daya lada, petani juga harus menguasai tata cara budi daya lada yang benar, salah satunya pemanfaatan limbah pertanian yang banyak tersedia di sekitar areal perkebunan, seperti rumput maupun kotoran ternak, sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik. Sebab, pemakaian pupuk organik pada tanaman lada telah terbukti mampu meningkatkan daya tahan tanaman pada penyakit busuk pangkal batang yang selama ini banyak ditakuti para petani. (YUDI HARDIYANTO/S2)

MENGINJAK usia sepuluh tahun pada 1965, putra kedua dari empat bersaudara pasangan Parjo dan Wasiyem, warga Dusun Umbaran, Kecamatan Susunan, Salatiga, Jawa Tengah, itu harus mengubur mimpinya melanjutkan sekolah.

K

eterbatasan ekonomi keluarga memaksa kedua orang tua Untung Saparudin memboyong anak-anaknya ke Lampung, tepatnya di Kabupaten Lampung Utara. Saat itu Untung masih duduk di bangku kelas II SD. Di tempat tinggalnya yang baru, Desa Ulakrengas, Kecamatan Abungtinggi, mereka sekeluarga menyambung hidup sebagai petani. Kesehariannya, Untung kecil hanya diisi dengan kesibukan bercocok tanam dan bekerja layaknya petani pada umumnya. Keterbatasan pendidikan tidak menjadikan Untung saat itu patah semangat. Dia tetap belajar dengan membaca buku apa saja dan mengamati alam di sekelilingnya. Pada 1998, saat krisis ekonomi melanda Indonesia, semua harga barang melonjak tajam, termasuk harga pupuk yang merupakan kebutuhan vital bagi petani. Kondisi ini memaksa Untung berpikir memanfaatkan limbah pertanian yang banyak tersedia di desanya, seperti kotoran kambing, kulit kopi, serbuk gergaji, karbon (bubuk arang), dan rerumputan. Rencananya, dari limbah pertanian itu akan dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik guna memenuhi kebutuhan pupuk di ladangnya dan hal itu mesti dia lakukan. Sebab, bila tanaman yang diusahakannya tidak segera dipupuk tepat waktu, hasil panen ke depan dapat dipastikan akan anjlok. Permasalahan lain timbul saat memanfaatkan limbah pertanian karena bahan-bahan organik tersebut tidak mudah terurai dalam waktu cepat. Padahal, kebutuhan pupuk tepat waktu dan cukup jumlah bagi tanam-

an mendesak dilakukan. Kondisi ini memaksa Untung kembali berpikir. Melalui pengamatan di alam dan logika berdasar referensi yang didapat, dia membayangkan penggunaan campuran bahan lain guna mempercepat penguraian limbah pertanian ini. Salah satu bahan pengurai yang terbayang saat itu adalah buah nanas dengan logikanya ya n g s e d e r h a n a . Nanas yang mampu meluruhkan janin ya n g d i k a n d u n g berarti memiliki zat yang mampu meluruhkan atau melarutkan bahan organik pada tanaman. Kedua, tetes tebu dan air nira. Sebab, kedua tanaman itu mengandung zat yang memberi tenaga bagi orang yang mengonsumsinya. Ketiga, air kelapa sebagai bahan perangsang alami guna mempercepat pertumbuhan akar pada tanaman. Terakhir, air cucian beras yang mengandung sari pati tepung sebagai zat tenaga. Keempat bahan itu yang dicampur semua dalam satu wadah dan diendapkan sekitar sebulan. Ternyata, air dari hasil percobaannya setelah disiramkan pada limbah pertanian menjadikan proses fermentasi bahan organik menjadi lebih cepat sekitar dua bulan jika dibanding pembuatan pupuk organik secara manual melalui penumpukan atau penimbunan dengan tanah yang memakan waktu rata-rata sekitar tiga bulan.

Hasil temuannya ini sempat menarik kalangan akademisi di bidang pertanian bertandang ke kediamannya untuk belajar. Akhirnya, campuran dari empat bahan hasil percobaannya yang mampu mempercepat penguraian limbah pertanian menjadi pupuk organik dalam rentan waktu sebulan ini dikenal masyarakat luas dengan nama mikroorganisme lokal (MOL). Ilmu terapan sederhana pembuatan MOL menyebar luas. Bahkan, saat ini telah bermunculan beberapa turunan pembuatan MOL dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan organik yang lain. Baginya, itu berkah, sebab dengan pendidikan terbatas, dia hanya berprinsip. “Ilmu yang didapat dari alam mesti kembali ke masyarakat,” kata dia. (YUDI HARDIYANTO/S3)

BIODATA Nama : Untung Saparudin Lahir : Salatiga, Jawa Tengah, 27 November 1955 Alamat : Dusun IV, Desa Ulakrengas, Kecamatan Abungtinggi, Lampung Utara Pendidikan : Kelas II SD Pekerjaan : Tani Istri : Suripah Anak : - Handayani - Murtiah - Muslimah - Evi Rahman - Parti Penghargaan : - Juara II lomba teknologi tepat guna (TTG) tentang pembuatan pupuk organik, MOL, dan pupuk organik cair (POC) tingkat kabupaten (2010) - Juara I lomba teknologi tepat guna (TTG) tentang pembuatan pupuk organik, MOL, dan pupuk organik cair (POC) tingkat kabupaten (2011) - Juara II penghargaan tingkat nasional wirausaha mikrodaerah tertinggal kategori nonpertanian pembuatan pupuk organik dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) (2011) - Juara I teknologi tepat guna (TTG) pembuatan pupuk organik, MOL, dan pupuk organik cair (POC) tingkat kabupaten (2012)

Pupuk Organik Mengharumkan Nama Daerah

FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/YUDI HARDIYANTO

PEMANFAATAN mikro-organisme lokal (MOL) yang dia ciptakan untuk mempercepat proses produksi pupuk organik dalam jumlah lebih banyak dan waktu yang relatif lebih cepat tidak serta-merta menjadikan pupuk buatannya ini langsung diterima masyarakat setempat. Saat itu ada anggapan pemakaian pupuk organik, khususnya yang berasal dari kotoran hewan ternak, akan merusak tanaman sehingga masyarakat enggan menggunakannya. Mereka masih sangat percaya pemakaian pupuk kimia lebih baik untuk menyuburkan tanaman miliknya. Peristiwa yang dialami pada 1998 ini tidak lantas membuat Untung Saparudin patah semangat. Dia tetap memproduksi pupuk organik walaupun sebatas digunakan untuk memupuk tanaman yang dia usahakan sendiri, khususnya tanaman lada. Karena kecintaannya di dunia pertanian, pada 2003 Untung menggabungkan diri menjadi anggota Kelompok Tani Seganti untuk mengikuti Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) yang diselenggarakan instansi setempat. Sekitar 2006, dia keluar dari keanggotaan kelompok tani itu dan bergabung dalam anggota Kelompok Tani Sarirejo yang ada di desanya. Prestasinya yang menonjol di bidang pertanian ialah pada 2007 dia dipercaya menjadi ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sejahtera yang membawahi 10 kelompok tani: Sarirejo I, Sarirejo II, Sidorukun, Binarukun, Sepakat, Karya Bersama, Tani Seganti, Karyamulya, Sekundang, dan Al-Barokah. Selama rentan waktu 2007 itu, Untung aktif mengikuti berbagai kegiatan pertanian yang diselenggarakan instansi setem-

pat, seperti pameran Pekan Pembangunan Nasional di Musi Banyuasin, Palembang, serta pameran yang sama di Kabupaten Pekatar, Sulawesi, dan Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Pada tahun yang sama, dia juga mengikuti Jambore Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) di Doroyudan, Boyolali, Jawa Tengah, dilanjutkan Jambore Nasional di Metro, Lampung. Pada 2008, dia masuk nominasi petani berprestasi di Provinsi Lampung dan mendapat piagam penghargaan dari Dinas Pertanian Lampung. Pada 2010, Untung mengikuti lomba teknologi tepat guna (TTG) tingkat Kabupaten Lampung Utara dengan menampilkan produk unggulan pembuatan pupuk organik, MOL, pupuk organik cair (POC). Saat itu dia berhasil meraih juara II. Pada 2011, Untung kembali mengikuti lomba TTG tingkat kabupaten dengan menampilkan produk yang sama dan menyabet juara I. Pada tahun yang sama, Untung

terpilih menjadi salah satu wakil Lampung di ajang lomba nasional yang diselenggarakan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT). Saat itu, Untung menampilkan produk pupuk organik buatan kelompok taninya. Produknya yang ditampilkannya ini berhasil menarik minat juri lomba dan dia mendapat juara II penghargaan wirausaha mikrodaerah tertinggal dengan kategori lomba produk nonpertanian. Dari sini, Untung menjadi salah satu wakil Lampung untuk dikirim mengikuti Pekan Teknologi Nasional di Kepulauan Batam yang diselenggarakan KPDT. Berbagai prestasi yang ditorehkan ini telah membuktikan bahwa bekal pendidikan akademis yang kurang bukanlah penghalang untuk maju. Dengan karya nyata, Untung menjadi sosok inspirasi petani sukses di wilayahnya dan telah mengharumkan nama Kabupaten Lampung Utara di tingkat nasional. (YUDI HARDIYANTO/S2)


 

 

CMYK CMYK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

39

CMYK

Lampung Makmur

 

Potensi Perkebunan Terus Dikembangkan

 LAMPUNG SELATAN

H. RYCKO MENOZA SZP, S.H., M.B.A. BUPATI

H. EKY SETYANTO, S.E. WAKIL BUPATI

Indahnya Tempat Wisata di Lampung Selatan LAMPUNG Selatan merupakan kabupaten di Provinsi Lampung yang secara geografis sangat potensial dan startegis. Di ujung selatan terdapat Pelabuhan Bakauheni dan di Kecamatan Natar terdapat Bandara Radin Inten II.

K

ondisi ini membuat Kabupaten Lampung Selatan sebagai pintu gerbang menuju Pulau Sumatera dan sebaliknya ke Pulau Jawa, sehingga tidak berlebihan jika sebutan Serambi Sumatera disematkan pada kabupaten ini. Jarak antara Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, dan Pelabuhan Merak, Banten, kurang lebih 30 km dengan waktu tempuh kapal penyeberangan sekitar 1,5 jam. Dengan demikian, akan menjadi daya tarik alternatif destinasi wisata bagi masyarakat Pulau Jawa dalam berwisata, khususnya dari wilayah Banten dan Jakarta.

Kabupaten Lampung Selatan memiliki daerah daratan kurang lebih 2.109,74 km persegi dengan kantor pusat pemerintahan di Kota Kalianda. Di kabupaten ini terdapat beragam destinasi wisata mulai dari wisata bahari, petualangan, pemandian air panas, air terjun, dan yang sangat spektakuler ialah Gunung Anak Krakatau. Selain itu, Lampung Selatan mempunyai wisata budaya yang sangat direkomodasikan ialah pertunjukan tari tuping. Hingga kini tarian tersebut digunakan untuk mengiringi upacara adat atau pesta pernikahan warga Lampung. “Dengan berbagai keindahan alam dan budayanya, Lampung Selatan pantas dimasukkan kalender wisata Anda dan keluarga. Kami akan sambut kedatangan Anda dengan keramahan khas warga Lamsel,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya setempat Yansen Mulia. Menurut Yansen Mulia, Lampung Selatan memiliki 38 tempat wisata, antara lain di wilayah Kecamatan Bakauheni terdapat Menara Siger. Di wilayah Kecamatan Penengahan terdapat tempat wisata makam Radin Inten II, air terjun Way Kalam, dan makam Ratu Darah Putih. Di wilayah Kecamatan Palas terdapat wisata Prasasti Batu Bertulis. Di wilayah Kecamatan Ketapang terdapat wisata Pantai Alami dan Pantai Onaria. Di wilayah Kecamatan Rajabasa terdapat wisata Way Guyuran, Pantai Canti, Pantai Banding Resort, Pantai Wartawan, Pantai Kunjir, Pantai Kahai, Pantai Suak, Pulau Sebuku, Pulau Sebesi, dan Pulau Krakatau. Lalu, di Kecamatan Kalianda terdapat tempat wisata Pantai Guci Batu Kapal, pemandian Way Belerang Simpur, Pantai Bagus, Pantai Embe, Pantai Tanjung Beo, Pantai Sapenan, Pantai Kalianda Resort (Grand Elty), wisata kuliner, pantai air panas, dan pemandian Way Belerang. Sementara di Kecamatan Natar terdapat tempat wisata, yakni wisata Tabek Indah dan sentra tapis. Kemudian, di Kecamatan Katibung terdapat Pantai Pasir Putih, Pantai Selaki, dan Pantai Sebalang. Kawasan Wisata Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, berpotensi

menjadi kawasan pariwisata. Pasalnya, Kecamatan Rajabasa merupakan kawasan pesisir yang memiliki pantai yang indah. Bahkan, tidak kalah dengan pantai wisata Bali. Selain itu, potensi wisata di Kecamatan Rajabasa memiliki keunikan tersendiri. Di kecamatan ini terdapat wisata budaya, alam, pulau, dan pegunungan. Sayang, pantai wisata di wilayah Kecamatan Rajabasa masih belum dikelola dengan baik. Hingga kini banyak wisata pantai masih digarap perorangan. Untuk itu, pembangunan dan pengembangan wisata di Kecamatan Rajabasa perlu mendapatkan dukungan pemerintah, instansi terkait, masyarakat dan investor, agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan maksimal. Camat Rajabasa Setiawan mengatakan wilayah kecamatannya memiliki potensi unggulan, yakni wisata pantai. Sebab, Kecamatan Rajabasa banyak memiliki wisata pantai yang indah tidak kalah dengan wisata pantai di daerah lain. Namun, secara teknis pengelolaan wisata pantai berada pada instansi terkait misalnya Dinas Pariwisata. “Saya sebagai kepala wilayah Kecamatan Rajabasa dan masyarakat hanya memberikan dukungan dan memfasilitasi. Sebab, kebetulan wilayah Kecamatan Rajabasa

banyak memiliki tempat wisata pantai yang nantinya bisa memberikan manfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” katanya. Terkait pengelolaan wisata pantai di daerah pesisir Kecamatan Rajabasa kini masih dikelola perorangan, Setiawan menjelaskan hal itu tidak menjadi masalah bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan. Sebab, semua teknis dan kebijakan berada pada instansi terkait tentang cara pengelolaan pantai wisata bahari.

“Yang terpenting, faktor keamanan dan kenyamanan di sekitar wilayah wisata pantai di Kecamatan Rajabasa bagi para pengunjung bisa terjaga dengan baik, sehingga wisatawan baik lokal maupun mancanegara dapat merasa nyaman dan aman ketika melakukan kunjungan. Oleh sebab itu, semua lintas sektoral dapat diberdayakan,” ujarnya. Kaya Wisata Pantai Kabupaten Lampung Selatan kaya akan potensi wisata pantai bahari, berbagai panorama wisata pantai lengkap dengan pegunungan sangat banyak. Bahkan, para pengunjung bisa menikmati aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Pantai Banding Resort yang berada di wilayah Kecamatan Rajabasa, Lamsel, sembari menikmati bantaran pemecah ombak yang terpasang berjejer di tepi pantai tersebut. Wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati bantaran pemecah ombak di Kabupaten Lampung Selatan tidak akan sulit mencari keberadaan Pantai Banding Resort itu. Sebab, letaknya persis berada di tepi jalan pesisir pantai Kecamatan Rajabasa. Jarak tempuh menuju ke sana hanya memakan waktu 15 menit menggunakan kendaraan roda empat dari tepi Jalinsum Kabupaten Lampung Selatan dengan kondisi jalan aspal cukup bagus, sedangkan jarak dari ibu kota kabupaten Kalianda ke Pantai Banding Resort kurang lebih 15 km. Begitu tiba di Pantai Banding Resort, pengujung atau wisatawan bisa menikmati pesisir pantai. Sebab, jalan beraspal menuju ke sana pada tepian bagian kanan merupakan bentangan samudera yang dapat langsung terlihat dari dalam kendaraan. Selain dapat menikmati pemandangan pegunungan dan bantaran pemecah ombak, para pengunjung pun bisa menikmati hamparan pasir yang cukup luas di Pantai Banding Resort. Apalagi, pantai ini cukup teduh karena pohon-pohon kelapa memang sengaja ditanam sebagai pelindung bagi para pengunjung dari sengatan matahari. Hamparan pasir putih dan tanaman kelapa yang berjejer rapi menambah kesejukan alami Pantai Banding Resort sehingga cocok sebagai tempat istirahat. Pantai Banding Resort kerap digunakan sebagai tempat kegiatan perlombaan pada acara ulang tahun Pemkab Lamsel. Memang pada hari-hari biasa pantai tersebut sepi kegiatan, tapi kepadatan pengunjung akan tampak saat Lebaran dan perayaan menyambut Tahun Baru. (JUWANTORO/D3)

SECARA geografis, kondisi iklim, dan tanah (agroekologi), Kabupaten Lampung Selatan sangat mendukung untuk mengembangkan komoditas perkebunan, seperti kelapa, kakao, sawit, kopi robusta, dan cengkih. Tahun 2012, luas perkebunan di kabupaten ini mencapai 68.825,55 hektare dengan laju pertumbuhan 1,63%. Produksi yang dicapai pada 2012 sebesar 101.433,36 ton dengan laju pertumbuhan sebesar 1,18% dan menyerap tenaga kerja (petani, red) kurang lebih 91.880 kepala keluarga (KK). Kendati demikian, dari luas areal dan produksi komoditas unggulan di Kabupaten Lampung Selatan tiap tahun berkurang. Pada 2012, luas areal perkebunan tinggal 34.402,5 hektare (ha), sedangkan pada tahun sebelumnya luas areal mencapai 34.772 ha. Hal ini tentunya berimbas pada produksi komoditas tersebut, sebab banyak pohon kelapa ditebangi warga untuk dijadikan material bangunan. “Oleh sebab itu, pada 2014 akan diberikan bantuan tanaman kelapa kopyor (puan, red) sebanyak 2.000 batang. Kami berharap begitu pembangunan agrobisnis dan jembatan Selat Sunda (JSS) telah ada, kelapa kopyor yang kami tanam sudah mulai produksi,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Lamsel Zailani Bura. Zailani Bura menambahkan untuk program unggulan Dinas Perkebunan (Disbun) Lampung Selatan adalah kakao dan kepala sawit. Untuk tanaman kakao berada di wilayah Kecamatan Katibung dan Merbaumataram, sedangkan kepala sawit berada di Kecamatan Candipuro. “Kami berharap ending dari tiap program yang diluncurkan Dinas Perkebunan Lampung Selatan betul-betul bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Apalagi, kita mulai mempersiapkan diri dari dampak perkembangan terminal agrobisnis di Kecamatan Penengahan dan JSS yang menghubungkan Kabupaten Lamsel dan Pulau Jawa,” kata dia. Lebih lanjut, Zailaini Bura menjelaskan upaya untuk memudahkan petani di Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan hasil panennya, pada 2013 Dinas Perkebunan (Disbun) Lamsel membangun jalan produksi sepanjang 10.200 meter di 17 kecamatan. Selain itu, pada tahun ini juga kabupaten ini mendapatkan jalan produksi sepanjang 2 km melalui dana tugas pembantuan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung. (JUWANTORO/D3)

FOTO-FOTO: LAMPUNG POST/JUWANTORO

CMYK


 

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 LAMPUNG POST

40

CMYK CMYK

 

CMYK

Lampung Makmur

CMYK

 


:: LAMPUNG POST :: Jumat, 16 Agustus 2013