Page 1

PRODUK Produk Farmasetik LAH 

WSP  Antibiotik : Bernoquin, Colisid, Lamoxi Primazol  Non Antibiotik :  Vitamin : Avitrol,Bernovit  Growth Promotor : Brotigan  Antipiretik Analgesik :Flogistan  Antikoksi : Ameria CAIR :  Injeksi :  Biotocin (hormon)  Bernomec (antiparasit)  Dimedryl (antihistamin)  Ferodex (Antianemia)  Heksaplex (Vit B complex)  Novaldon (Analgesik antipiretik)  Oxytral (Antibiotik)  Kanamex (antibiotik)  Oral : Bercox  Disinfektan: Mikrosid

Antibiotik Kegunaan antibiotik : Pencegahan/pengobatan Berdasarkan Golongan  Beta Laktam: Penisilin, Ampisilin, Amoksisilin, Cephalosporin  Aminoglikosida: Streptomycin, Neomycin, Gentamycin, Kanamycin, Apramycin  Makrolida: Tylosin, Spiramycin, Erytromycin, Tilmicosin, Klindamisin  Tetrasiklin: Oksitetrasiklin, Klortetrasiklin, Doksisiklin  Quinolone: Enrofloksasin, Norfloksasin, Ofloksasin, Danofloksasin  Sulphonamid: Sulfadimidin, Sulfadimetoksin, Sulfamonometoksin

Berdasarkan Sifat  Bakterisidal (Grup I) / membunuh bakteri yang sedang tumbuh: Quinolone, Sulphonamide, Beta laktam, Aminoglikosida  Bakteriostatik (Grup II) atau menghambat pertumbuhan bakteri: Makrolida, Tetrasiklin, Polimiksin Berdasarkan Spektrum

Berdasarkan Cara Kerja  Merusak dinding sel: Beta laktam, Bacitrasin, Vancomycin  Merusak membran sitoplasma: Polymixin, Amphotericin, Nystatin  Merusak ribosom : Tetracyclin, Aminoglikosida, Makrolida, Linkosamid, Klorampenikol  Merusak inti sel: Quinolone, Griseofulvin, Novobiocin  Menghambat pembentukan asam folat: Sulphonamide Berdasarkan Penyerapan  Diserap dari usus – sistemik: Beta laktam, Makrolida, Tetrasiklin, Quinolone  Tidak diserap dari saluran pencernaan: Aminoglikosida, Polimiksin


Kombinasi_Antibakteri  Kombinasi grup I biasanya sinergis, tidak pada grup II  Jika m.o telah berhasil dibasmi oleh grup I, pemberian grup II malah antagonis  Jika m.o telah resisten pada grup I, penambahan grup II bisa menjadi sinergis  Kombinasi grup I dan II tidak baik. Jika m.o telah dihambat pertumbuhannya (grup II) maka grup I tidak ada artinya Kombinasi Pengobatan adalah pemakaian/penggabungan 2 atau lebih obat yang diberikan secara bersamaan Syarat Pengobatan Kombinasi :  Tidak saling melemahkan (noninterferensi)  Rasional (masuk akal) Contoh Pengobatan Kombinasi Bahan aktif berlainan efek  Obat A untuk bakteri staph  Obat B untuk bakteri strep  (A+B) > B untuk bakteri strep  (A+B) > A untuk bakteri staph Bahan aktif sama efek  Obat A untuk meningkatkan BB  Obat B untuk meningkatkan BB  (A+B) > untuk meningkatkan BB  (A+B) > untuk meningkatkan BB  Obat A untuk bakteri staph dan strep

  

Obat B untuk bakteri staph dan strep (A+B) > A untuk bakteri staph dan strep (A+B) > B untuk bakteri staph dan strep

Kunci Keberhasilan Pengobatan Antibakteri  Diagnosa tepat  Pemilihan antibakteri tepat  Dosis dan aplikasi yang benar  Management baik Penyebab Kegagalan Pengobatan Antibakteri  Diagnosa tidak tepat  Dosis tidak tepat  Organisme tidak peka  Antibakteri tak cukup untuk mengatasi banyak pathogen  Resitensi  Reinfeksi  Hambatan penetrasi ke tempat infeksi  Penurunan daya tahan tubuh  Kesalahan aplikasi  Interaksi dengan zat lain  Manajemen peternakan buruk  Nutrisi buruk  Stres

MIC adalah kemampuan minimal antibakteri untuk menghambat efektifitas bakteri. Makin kecil MIC, makin efektif antibakteri tersebut.

Produk Lahhers  

info sekilas tentang produk dan antibiotik

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you