Page 1

31 JULI

1

TAHUN 2011

DOK. RaBa

Trubus Ditahan TEGALDLIMO - Diduga terlibat aksi pengeroyokan dan pembacokan, striker Persewangi Trubus Gunawan, 20, warga Dusun Asembagus, Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, kemarin lusa ditangkap anggota Polsek Tegaldlimo. Sambil menjalani pemeriksaan, Trubus dimasukkan tahanan polsek selama sehari. Selanjutnya, pemain sepak bola andalan The Lasblang pada laga Divisi I musim lalu itu dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. “Trubus langsung kita titipkan ke Lapas,” cetus Kanitreskrim Polsek Tegaldlimo Aiptu Karyadi saat ditemui wartawan koran ini di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi Jumat kemarin (29/7) ■

Nyanyikan Kerispatih BANYUWANGI - Malam Tembang Kenangan sebagai acara resepsi hari ulang tahun ke-12 Radar Banyuwangi (RaBa) berlangsung meriah di hall Pondok Wina Jumat malam kemarin. Dalam acara tersebut, RaBa menyerahkan award kepada kolega iklan, agen terbaik, pembaca setia, dan karyawan teladan, tahun ini. Acara tersebut menjadi ajang unjuk kebolehan para undangan. Sekkab Banyuwangi, Sukandi, terang-terangan mengaku tidak pandai menyanyi. Meski begitu, dia tetap tampil di awal acara dengan didampingi Asisten Sekkab Bidang administrasi Hari Utomo. Sukandi mengatakan salut terhadap eksistensi RaBa sebagai media terbesar di Banyuwangi ■  Baca Nyanyikan...Hal 5

■ Foto Lainnya Lihat Hal 38

 Baca Trubus...Hal 5

GALIH COKRO/RaBa

ADA APA LAGI

SUARA EMAS: Wakil Bupati Situbondo Rachmad dan istri tampil di Malam Tembang Kenangan yang digelar RaBa di hall Pondok Wina, Banyuwangi, Jumat malam kemarin (29/7).

Brimob Tembak 2 Penambang Situasi Kampung 56 Kembali Memanas GERDA SUKARNO/RaBa

NYEKAR: Suasana pemakaman umum Bendo, Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi, kemarin.

Marak Penjual Bunga Tabur BANYUWANGI – Menjelang bulan Ramadan, warga ramai-ramai berziarah ke makam leluhur. Tradisi nyekar atau nyadran itu ditangkap sebagai peluang bagus oleh para pedagang bunga. Jumlah penjual bunga dadakan di pasar Banyuwangi meningkat. Mereka menjemput bola dengan cara menjajakan bunga tabur di tepi jalan kemarin (30/7). Haryati, seorang pedagang bunga tabur mengatakan, bunga tersebut didatangkan dari Bali. Bunga tersebut dijual seharga Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per bungkus ■  Baca Marak...Hal 5

SUE GER POJOK

..

Tak Pernah Absen Membaca Koran

“KARYA jurnalistik sangat layak untuk disimak, dinikmati, dan dijadikan santapan sehari-hari. Sebab, dengan begitu, kita tidak akan ketinggalan informasi terkini di lingkungan sekitar kita maupun segala sesuatu yang terjadi di lingkup global,”. Begitu kata Dewi Anna Hesti Pertiwi. Untuk itu, gadis 21 tahun yang beralamat di Jalan Hasanudin 86, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ini mengaku, meski sibuk bekerja, setiap pagi selalu menyempatkan diri membaca koran. “Sebelum berangkat kerja, saya selalu membaca Jawa Pos-Radar Banyuwangi,” ujarnya. Lewat membaca koran, lanjut putri pasangan Gatot Hadi Sutrisno dan Sumariyah itu, dirinya juga dapat menambah wawasan tentang dunia wanita. “Kan di Jawa Pos juga ada rubrik For Her. Di sana beritanya cewek banget,” kata alumnus SMA Muhammadiyah 2 Genteng itu. (sgt/ bay) GALIH/RaBa

http://www.radarbanyuwangi.co.id

PESANGGARAN - Situasi di lokasi penambangan emas ilegak di Petak 78 dan 79, Blok Kampung 56, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, semakin memanas. Anggota Brimob Polda Jatim menembak dua penambang emas di kawasan tersebut Jumat malam kemarin (29/7). Dua penambang emas yang ditembak adalah Hermawan, asal Depok, Jawa Barat; dan Suroto, warga Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Malam itu keduanya

sedang melakukan aktivitas di areal penambangan ilegal tersebut. Akibat tembakan petugas tersebut, Hermawan mengalami luka di lengan tangan kanan. Sementara itu, Suroto mengalami luka tembak di pantat. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan koran ini dari berbagai sumber, bahwa warga yang sore hari sempat melakukan aksi unjuk rasa di Kampung 56 melakukan pertemuan di rumah salah seorang warga di Desa Pesanggaran. Dalam pertemuan tersebut, warga termasuk para koordinator, membahas seputar aksi unjuk rasa pada sore hari tersebut ■  Baca Brimob...Hal 5

TEGANG: Suasana Kampung 56, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, siang kemarin.

ABDUL AZIZ/RaBa

Segel Seluruh Lokalisasi Oknum Polisi Ikut Terlibat BANYUWANGI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menutup seluruh lokalisasi di Banyuwangi kemarin (30/7). Penutupan tempat prostitusi tersebut dilakukan demi menyambut bulan Ramadan. Penutupan lokalisasi itu dipimpin Kepala Satpol PP Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto. Tim tersebut berkeliling sejak pagi ke 17 lokalisasi di Bumi Blambangan. Sasaran yang dituju tersebar dari Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, di sisi utara Kota Gandrung. Lokalisasi yang paling selatan berada di Kecamatan Bangorejo. Dari 17 lokalisasi, sepuluh tempat menjadi prioritas utama petugas ■  Baca Segel...Hal 5

GALIH COKRO/RaBa

SUDAH SEPI: Petugas Satpol PP melenggang di Lokalisasi Pakem, Kecamatan Banyuwangi, siang kemarin.

S EMENTARA itu, satu dari empat orang yang ditangkap di lokasi tambang liar di lereng Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, ternyata oknum aparat penegak hukum. Oknum tersebut tercatat sebagai anggota Satuan Intelkam Polres Banyuwangi. Terkait masalah tersebut, Wakapolres Banyuwangi Kompol Heru Prasetyo menyatakan tidak akan tebang pilih dalam masalah hukum. ‘’Bagi siapa pun yang terlibat dalam penambangan liar, akan kami tindak sesuai prosedur tetap,’’ tegasnya. Briptu S alias HNT adalah oknum polisi yang ditahan Polres Banyuwangi ■  Baca Oknum...Hal 5

Yang Ditangkap di Tambang Ilegal Tumpang Pitu Briptu S alias HNT (anggota Polres Banyuwangi). H.Rohmat, 40, warga Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Sampurna, 30, warga Kabupaten Tuban. Achmad Sobari alias Ubay, 28, warga Kampung Ciketug, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Penambang yang Ditembak Brimob Hermawan, asal Depok, Jawa Barat. (buron) Suroto, warga Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Ketika Anak dan Cucu Maestro Lukis Affandi Hadir di Asembagus

Pamerkan Karya, Banyak Pengunjung Heran Lomba melukis dan mewarnai yang digelar Pabrik Gula (PG) Asembagus kemarin pagi (30/ 7) berlangsung istimewa. Acara itu dihadiri anak dan cucu maestro lukis Indonesia, Affandi. EDY SUPRIYONO, Asembagus

ANAK Affandi yang kemarin hadir dalam acara PG Asembagus adalah Agung Kusuma Affandi. Dia membawa dua anaknya yang juga menekuni dunia lukis, yakni Alfidayana dan Dias Hidayana Affandi. Mereka memamerkan sejumlah karya lukis yang beraliran ekspresionis. “Lukisan Bapak (Affandi) dan kakak saya, Rukmini Affandi, juga kita bawa ke sini untuk dipamerkan,”

terang Agung kepada RaBa seraya menunjuk lukisan yang dimaksud. Lukisan karya Affandi yang dipajang adalah “Potret Diri”, sedangkan lukisan Rukmini berjudul “Masjid Puncak”. Karya-karya keluarga Affandi yang beraliran ekspresionis bagi sebagian besar masyarakat memang terkesan tak lazim. Utamanya masyarakat Situbondo, yang masih mengidentikan lukisan sebatas aliran natural dan realis. Tak heran, jika kemarin banyak pengunjung, termasuk para pejabat, yang terheran-heran. “Kok seperti benang kusut gitu ya gaya melukisnya. Kenapa harus seperti itu?” tanya seorang pengunjung dengan nada heran saat mengamati lukisan “Potret Diri” Affandi dan lukisan “Masjid Puncak” karya Rukmini ■  Baca Pamerkan...Hal 5

Brimob tembak dua penambang ilegal

Pakai saja perisai emas, dijamin kebal tembakan

Satpol segel seluruh lokalisasi

Puasa, hawa nafsu harus disegel juga

Edy Supriyono/RaBa

SEKKAB MELUKIS: Anak dan cucu maestro lukis Indonesia, Affandi (berdiri), di aula PG Asembagus kemarin (30/7).

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id


2

KOMUNIKASI BISNIS

Minggu 31 Juli 2011

Hi-Tech Mall ’Android Fair’

Bonus Untung Sekarung SEGERA revisi daftar belanjaan anda mengingat beberapa produk unggulan menurunkan harga. Axioo HNM P012, Dual Core, memori 1 GB DDR3, 320 GB HDD misalnya, turun dari harga Rp 3,499 juta jadi Rp 3,299 juta. Setelah sebelumnya dipatok Rp 3 juta, kini Samsung NC 108 juga turun jadi Rp 2,85 juta. Dan turun hampir 400 ribu, Dell Inspiron 14R, core i3 2310 M, memori 4 GB DDR3, 500 GB HDD, AMD Radeon HD 6470 (1 GB) hari ini ditawarkan dengan Rp 5,669 juta setelah sebelumnya dipatok Rp 6 juta. Dipersenjatai memori 1 GB DDR2 dan 160 GB HDD Zyrex Sky NB 1201 dibandrol seharga Rp 1,9 juta. Di sisi lain, harga heboh diberikan Lenovo S103 N550 dengan harga Rp 2,290 juta. Dapatkan pula screen protector berdiskon 50 persen, backpack mulai Rp.100 ribuan dan produk printer canggih mulai Rp.200 ribuan. Bonus untung sekarung bahkan diberikan vendor-vendor papan atas. Acer Aspire 4750Z-B942G32Mn dengan Rp 3,675 juta

memberi bonus modem 3G + XL dan internet unlimited selama tiga bulan. Toshiba L635-1038X, core i3, memori 2 GB, 500 GB HDD dipatok Rp 6,025 juta. Ada pula Fujitsu LH series P6200 yang sekarang ditawarkan dengan Rp 3,299 juta. Produk dan paket internet hemat diberikan vendor paling teruji seperti Flexinet, Telkomsel, SmartFren, XL, AHA, dan Quicknet. Ditawarkan mulai Rp.100 ribuan dan free internet unlimited hingga Rp.90 ribu, pastikan jika hobby anda berinternet ria tak terkendala dengan biaya mahal. Jangan lewatkan konsultasi gratis tentang Android dari pakar dan komunitas Android. Hi-Tech Mall belum kehabisan stok bonus untuk anda para pengujung setia berupa mouse, headset, speaker, hingga printer diberikan secara gratis selama berbelanja di pameran. Jaminan kualitas nomor satu dan tak pernah absen bagi-bagi bonus. Dimana lagi kalau tidak di Hi-Tech Mall. Ingat IT, Ingat Hi-Tech Mall dong. (*)

Produk Android Hebat, Harga Hemat TEKNOLOGI seharusnya memang tak hanya memudahkan semua pekerjaan tapi juga memudahkan isi kantong. Inilah yang selalu dianut Hi-Tech Mall. Produk aman terpercaya, kualitas jempolan dan tentu saja ramah bagi kantong siapa saja. Hadirnya teknologi baru berbasis Android pun digelar lewat pameran ‘Android Fair’ hingga 7 Agustus 2011. Diawali modem 3G dan internet gratis selama tiga bulan diberikan Vandroid. Produk anyar disempurnakan dengan layar 5", 3G+Wi-Fi dan memori 4 GB dibandrol dengan Rp 1,899 juta. Segudang bonus lain berupa micro SD 16 GB, screen protector dan leather pouch dijamin akan melegakan kantong. Paket gratis tiga

bulan internet juga diberikan lewat pembelian Olive Pad layar 7", 3G+Wi-Fi yang dipatok Rp 2,888 juta. Menyusul Vendor inovatif ZTE yang mengeluarkan Light Tab berlayar 7", 3G+Wi-Fi. Hanya dengan Rp 2,5 juta, bonus micro SD 4 GB dan perdana Simpati plus internetan gratis enam bulan yang bisa anda bawa

langsung. Memanfaatkan layar mungil 7", Anote CPad CP-703 plus 3G+wi-fi dibandrol Rp 2,699 juta. Bonus micro SD 16 GB gratis dihadiahkan khusus Zyrex OnePad untuk anda. berlayar 10", NVidia Tegra2, Wi-Fi produk ini bisa didapat dengan harga Rp 2,999 juta. Axioo PicoPad berlayar 7", 3G+Wi-Fi seharga Rp 3,499 juta pun memberi bonus micro SD 16 GB, leather case, dan screen protector. Anda juga bisa menemui kecanggihan NVidia Tegra2, memori 32 GB, wi-fi yang ditanam dalam produk Acer Iconia Tab A500. Cukup dengan Rp 4,85 juta, notepad berlayar 10.1" ini bisa anda bawa pulang. LG Optimus Pad juga memberikan bonus seru sebuah leather pouch gratis. Dilengkapi layar 8.9", NVidia Tegra2 bawa pulang produknya dengan harga Rp 6,5 juta. (*)

Sambut Ramadan, Jalan Sehat

LOMBA KITAB

B ANYUWANGI -Dalam rangka menyambut bulan suci yang penuh barokah, SDN Model Banyuwangi menggelar gebyar jalan sehat Ramadan 1432 H, kemarin (30/ 7). Seluruh siswa SDN Model Banyuwangi mengikuti pawai yang dimulai dari depan sekolah tersebut. Barisan terdepan diisi oleh Drum Band The Usinger. Tidak lupa para siswa membawa tulisan yang berpesan, supaya menjalankan ibadah puasa dengan baik. “Kegiatan ini untuk melatih anak-anak, agar menghormati dan menjalankan puasa,’’ kata Mujtahid ketua panitia, kemarin. Kepala Sekolah SDN Model Banyuwangi Dra. Hj Suhernik mengatakan, bulan Ramadan perlu diisi kegiatan yang positif dan bermanfaat.Termasuk melatih anak usia dini untuk menjalankan ibadah puasa, mengaji, salat tarawih dan sebagainya. “Untuk kelas I bisa puasa setengah hari, tapi bila kuat bisa puasa sehari penuh,’’ pesan Suhernik sebelum melepas pawai. (adv/irw)

ISTIEWA

JUARA: Afiatul Maulidiyah memegang medali sesaat setelah memenangkan lomba di Lombok, NTB.

Santri Darussalam Juara Nasional TEGALSARI-Banyuwangi telah mengharumkan nama Jawa Timur dalam ajang lomba Mufakat (Musabaqoh Fahmil Kutub At-Turost) tingkat nasional. Lomba tersebut diadakan di Pondok Pesantren Nahdhotul Wathon, Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu delegasi Jawa Timur dari Banyuwangi berhasil menjuarai salah satu lomba dalam ajang tersebut. Yaitu, juara tiga kitab balaghoh marhalah wustho. Dengan andil tersebut, Jawa Timur bisa menggondol juara umum di ajang Mufakat, yang dihelat pada 16-24 Juli 2011 lalu ■

IWAN SETIONO/RaBa

SAMBUT PUASA : Siswa SDN Model Banyuwangi berpawai menyambut Ramadan 1432 H, kemarin (30/7).

 Baca Santri...Hal 5

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). MENDORONG PERUBAHAN DAN PAMBARUAN Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


3

Minggu 31 Juli 2011

Dipicu Cemburu, Cerai Meningkat

Tower Waralaba Ambruk KALIPURO - Diduga tidak kuat menahan terjangan angin, tower milik Indomaret di Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, ambruk kemarin siang (30/7). Untungnya, tidak ada korban jiwa. Namun, tower yang ambruk itu menyebabkan jaringan listrik di sekitar kawasan Sukowidi padam total. Sebab, tower yang konstruksinya terbuat dari besi berukuran kecil itu ambruk menimpa kabel listrik bertegangan tinggi di tepi jalan. “Ada suara kemerosok cukup keras, lalu listrik mati,” tutur warga yang tinggal di samping Indomaret. Tower milik toko waralaba itu roboh sekitar pukul 11.30. Saat kejadian, angin memang cukup kencang. Namun, tidak ada yang tahu saat pemancar tersebut ambruk. Saat kejadian, para karyawan sedang berada di dalam toko. “Ada karyawan yang sedang menyapu di halaman,” ungkap seorang karyawan Indomaret, Catur Oktavianto. Karyawan yang sedang menyapu itu mendengar suara aneh dari atas. Saat dilihat, ternyata tower di atas bangunan Indomaret itu sudah ambruk. “Tidak terdengar suara ledakan, tapi listrik langsung padam,” ungkapnya. Saat ambruk, tutur dia, tower menimpa kabel listrik bertegangan tinggi. Selanjutnya, ada konstruksi yang patah dan jatuh ke pelataran Indomaret. “Untungnya tidak ada warga di depan Indomaret,” ujar Catur. (abi/irw)

SITUBONDO - Angka perceraian di Sitbondo terus mengalami lonjakan setiap tahun. Selain faktor ketidakharmonisan, tidak sedikit pula gugatan cerai yang diajukan salah satu pihak dilatarbelakangi alasan ekonomi. Ironisnya, banyak perceraian yang hanya disebabkan cemburu buta. Sejak awal Januari hingga akhir Juni 2011, gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) yang diajukan warga Situbondo mencapai 1.208 perkara. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sekretaris Panitera PA Situbondo Sajat mengungkapkan, gugatan cerai yang masuk meja PA didominasi ketidakharmonisan. Namun, gugatan cerai yang hanya berlandaskan cemburu juga banyak. “Gugatan cerai akibat cemburu mencapai 32 perkara,” sebutnya Jumat (29/7) lalu. Usut punya usut, jumlah gugatan cerai karena faktor cemburu lebih besar dibanding faktor ekonomi. Sebab, sampai akhir semester pertama tahun 2011, gugatan cerai karena faktor ekonomi tercatat hanya 31 perkara. Sementara itu, perkawinan paksa tampak-

SIGIT HARIYADI/RaBa

NAIK: Sajat membacakan data angka perceraian di Situbondo.

nya masih berlaku di sebagian kalangan di Situbondo. Buktinya, ada enam warga yang mengajukan gugatan cerai ke PA karena mengaku perkawinannya karena paksaan atau dijodohkan orang tua. (sgt/irw)

Dijubeli Domba SITUBONDO - Coba perhatikan gambar di atas, lalu hitung berapa jumlah domba yang diangkut becak ini. Hampir dipastikan Anda akan pusing menghitungnya. Sebab, domba-domba itu bertumpuk tidak beraturan di atas becak yang melaju di Jalan Raya PB. Sudirman, Situbondo, kemarin pagi (30/7). Bahkan, saking penuhnya muatan becak, tampak kepala seekor domba menjulur ke bawah hingga hampir menyentuh aspal. Bayangkan, betapa lebih pusingnya domba itu dibanding Anda yang mencoba menghitung teman-temannya. (sgt/irw)

AGUS BAIHAQI/RaBa

RUSAK: Tower yang dipasang di atas bangunan Indomaret Sukowidi ambruk tersapu angin.

SIGIT HARIYADI/RaBa

INFO KULINER

SITUBONDO

Pembeli Disambut Ramah MUNCAR–Selain keunggulan dari nilai rasa yang nikmat, ternyata ada sisi lain yang membuat pelanggan ketagihan. Karena bentuk pelayanan yang berbeda, pembeli pun memutuskan kembali untuk menikmati Bakso Sehat. Sikap ramah dan santun yang diperlihatkan karyawan bisa diamati langsung oleh pembeli. Hal itu sudah terlihat sejak kali pertama buka stan baru di selatan pasar sapi Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Jumat (29/7) lalu. Pembeli merasa nyaman saat menikmati bakso hieginis tersebut. Tentu sikap ramah sekaligus sopan, yang menjadi motto para karyawan, itu membuat pembeli merasa dihargai. Dengan begitu, seperti kata pepatah pembeli adalah raja harus dijadikan pedoman bagi karyawan. “Kami mengutamakan kualitas sekaligus sikap ramah dengan senyuman kepada pembeli,’’ ungkap Hj. Wijianto, pemilik Bakso Sehat, kemarin (30/7). Istri dr Sugeng Purnomo itu menambahkan, pelayanan super prima tersebut menjadi kebiasaannya selama ini. Sebagai contoh, ketika ada pembeli yang tidak sesuai pesanan, maka hidangan akan diganti. “Kalau ada hidangan pembeli yang tidak sesuai pesanan, kami akan ganti sesuai keinginannya,’’ tuturnya. Ada juga bonus yang saat ini diberlakukan. Setiap yang membeli satu porsi bakso akan mendapatkan gratis satu minuman teh botol. Itu juga berlaku bagi pembeli yang ingin membawa pulang bakso. “Satu botol teh boleh dibawa pulang kalau pembeli ingin baksonya dibungkus,’’ kata Ny. Wijianto. Bonus sebotol teh itu hanya bisa dinikmati hingga hari ini. “Besok (hari ini, Red) satu mangkuk gratis satu minuman teh botol masih ada,’’ pungkasnya.(ton/adv/irw)

SITUBONDO

JEMBER

•RUMAH KOS-KOSAN•

•TANAH DIJUAL•

•GENTENG BETON•

•SALESMAN•

•WWW.ZHIBOND.COM•

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

PERUSBumi Indah Jl Semeru No 111 Stbd Telp. (0338) 671950 JUAL MURAH

DCR! 10Salesman Consumer Good& 3Spv Modern Market/Grosir. Sgr Krm CV Lkp Ke Jl Yos Sudarso No 40 Wirolegi Jbr

TELAH HADIR Jasa Pembuatan Website & Toko Online Professional Murah Berkualitas Hub Sekarang Juga 081336237001

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•DIJUAL CEPAT•

SENYUM : Hj. Wijianto berada di stan Bakso Sehat di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.

SITUBONDO

DJL Cpt BU, Dbwh Hrg Psar! Rmh Kos-2an 11Kmr, LT 374M2, Lb 196M2, SHM, Jl Brnts 45 Dkt UNEJ H 475Jt Hub: 081336237001

JEMBER

ALI NURFATONI/RaBa

BANYUWANGI

DIJUAL cpt Rmh di Jember tepi Jl Raya,Jl Pangsud, SHM Lt5x22m,LB 100m2. Rp175jt. Hub 0811367338

•JUAL/KONTRAK• DJL /Kontrak Rmh BTN Mastrip DD/17 Jember Ada Garansi 5Kt +1Km Dkt UNEJ Hub 08155209191 Tanpa Perantara

BANYUWANGI •PROPERTY•

•SAWAH•

•COUNTER HP•

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

GEBYAR Hadiah Bulanan DAMAI MMC Dapatkan Hadiah Menarik Setiap Pembelian HP & Accesoris Yg Diundi Tiap Bln.

•TANAH L 250M2• JUALTnh L 250M2 Lok Karetan Purwoharjo L 3730M2 Lok Tegalsari L 195M, Lok Karetan Purwoharjo Hub: Moh Saidi 082140677155

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 03338930348.

SGR Dibangun 4Unit Ruk 2Lt (Dijual) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub ANugerah Fotocopy Tlp.081233669969

•DIJUAL CEPAT•

BANYUWANGI •PIA GLENMORE• CAB Bwi Jl A. Yani 98 Telp. (0333) 421496 JBR Jl PB Sudirman 4 Telp. (0331) 427313

•KULINER• BEBEK Presto Glenmore (samping BRI) Hub: 08123451923 Ada Ayam Kampung, Gurami, Udang Dll. Maknyus Buka 08.00-23.00

•PT MAS WANGI• PAGI 07.00&sore19.00,LMJG-JBR-BWIDPS &Paket.Dpn SPBU Mangir. T:03337700661www.balitugroup.com

BANYUWANGI

•KAYU & SENG•

RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

•READY STOCK•

•RUMAH 800M2•

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

DIJUAL Kayu Bekas, Kayu Kalimantan Uk 15x60m & Seng Kondisi Masih Bagus Hub: 081-336656064

DJL Rmh 800M2+ Internet, 8 Kompt + Servr, Dkt Sekolah, Strategis, Omset Bagus Hub: 081999406655/0333-636785

•RUMAH TIPE 45• DJLRmh Murah Tipe 45 L 127M2 Perum Pakis Jalio Blok H-3 Jl Sutawijaya Bwi Hub: 081332260776 (Yuning)

•RUMAH JL RONGGOWUNI• DJLRmh L200M2,Lok Jl Ronggowuni 36 Kebalenan SMP2 Tanpa Perantara Hub: 085-236396077

•TUKANG KAYU• RUMAH Dijual K Tdr 4+1, Kmndi 2, L 210M2, Jl Kopral Talab.28 Kel Tkgkayu Sertifikat Hak Milik Hub: 08176339007, 0818946848

•TADIKA PURI• DBIMBING Slm 4Bln Jd Guru Paud Proff, Job Trning. Dftr100rb Lgs Msk. Hub Jl MH Thmrin 48Bwi T.085236095152,10-14WIB

•DRIVER/KURIR• DRIVER/Kurir Mbil, pria 21-35th,SLTA,SIM A/B1,Bs Bkrj Dbwh Tekanan.Kirim ke PT ESL Express Jl Basuki Rahmat No. 163 Bwi

•SOPIR• DCR Sopir Trvel&Pariwst,PglmTdkDiut.Sopan Sabar & Tgjwb Krm CV Jl PB Sudirman 17 Bwi

•BUTUH SEGERA• DBTHKN Sgr;1) Tng Ftovopy, P, SMU Sdrjt Mess. 2) Tng Jhit & Ptong Knvksi,Pglm. 3) Tng Sablon.4) Pramuniaga, L/P,SMU Sdrjt. Hub: FC Anugerah Jl Agus Salim (Sltn Untag) Bwi Telp. 0333-427190

•SALESMAN• DCR Salesman py Kendaraan Gaji Pokok, Sewa Kendaraan, Insentif, Uang Makan. Jl Cendrawasih 9A Pakis Bwi

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU•

•SEGERA SMU/SMK/S1•

GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, Sirion 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: Sakti AI 08121732210/ 081216299993/03337728434

ADA job training/beasiswa/kursus gratis. Hub Desy education Jl Hayam Wuruk 75 Giri Tlp. 0333424476, 085258036777, 085232768999.

•HONDA• JUAL Honda Jazz 06 Idsi 05 VTi Mtic, Taruna CSX 06 Oxy, Escudo 01 20.i L 300 07 Cash/Kredit Tukar Tambah Hub: 0821421941111, 081335897888

•RUMAH L160/65• DJL Rmh Jl Adi Sucipto Lt/Lb 160/65 2Kt 2Km, Mushola, 2200W, Telp, Pompa Air Keramik Full. H 325Jt Nego TP Hub EKO 08882721945

•BUTUH THR• ANDABth THR? Sgr Sekrtaris, ADM, Gudang, Lam Diantar Lgsg Ke CV BGC Jl Dr Sutomo Ruko Mutiara Blambangan

BANYUWANGI •STNK• HLG STNK Nopol P 5723 YB an Drs Afrida Hanum Sp,Kk Dsn Lidah Rt 03/03 Gmbiran

BANYUWANGI •PELUANG BISNIS•

SITUBONDO • RUKO L 490M2• DIJUAL Toko + Rmh L +490M2 Lok Strategis Jl A Yani 106A Situbondo

BANYUWANGI •RUKO STENDO• DISEWAKAN Ruko Stendo Jl Kol Sugiyono No3 Kel Tukangkayu Bwi Hub: (0333) 413996 -081934820314

WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

•PELUANG BISNIS• PART Time Dengan Income 800rb Perminggu Bs Online/Dilakukan Di Rmh Hub: 085749352335/087755594711

BANYUWANGI

•PELUANG USAHA•

•KULKAS TOSHIBA•

USAHA Smpgn 1-9Jt/Bln, Cck Utk PNS/ Swasta, Salon, Ibu RT, Medis, Mhsw Hub 087862292646 / 081805454504

JUAL Kulkas Toshiba Impor Bks 90%baru. Tp Hybrid Guard Intrg Tch Infred 2Pnt Hrg 50% Baru Hub 081233255678 Edy

WASPADALAH!! PENIPUAN VIA SMS

>MAZDA< PAKET RAMADHAN DP 20JUTA-AN BS BW PLG MAZDA-2 BONUS TV MOBIL PROSES CEPAT HUB: 08983344966, 031-70981431 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

(26/07-02/08)

(26/07-02/08)

(26/07-02/08)

(29/07-12/08)

(28/07-04/08)

> BWI: DIJUAL Mts T120ss pu 1.5 FD (pickup) th 2009 hitam KNZI hrg 72,5jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Suzuki Grn Vitara JLX MT (jeep) th 2008 abu-abu mtl hrg 187,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Hyundai trajet G8 MT th 2004 abu-abu mtl hrg 95 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: ISUZU Panther LS, Lebaran Ready Stock Dp Mulai 120%, Bunga Murah Proses Cepat Tanpa Survey Hubungi Sekarang Jga. Fahmi 081 336345678 Dijamin Murah & Puas

> BWI: DJL Honda Jazz RS Th 2010 Manual KM Sedikit Pajak 1 Th, Lebih, Bisa Tukar Tambah Cash/Kredit Hub: 082142194111, 08133589788

Ingin Pasang Iklan? Hubungi: 0333-41224

(26/07-02/08)

(26/07-02/08)

(26/07-02/08)

(26/07-02/08)

> BWI: DIJUAL Toyota kijang KF 82 super th 2001 biru mtl hrg 120 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Sedan Peugeot 405 STI AT th 1995 hitam mtl hrg 35 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DJL Kijang LSX 2003 Hijau Metalik, kond 90 %. Hrg 125 Juta Nego. Hub: 087853208768 atau 081336648888

> BWI: DJL BMW 95 Biru Metalik. Audio, Hrg 70 Juta Nego. Hub: 087853208768 atau 081336648888


4

BUDAYA

Tuhan bila ingat padamu izinkan aku mengumandangkan asmamu mengesakan dzatmu tuhan bila lupa kepadamu jangan engkau peringatkanku dengan ujian di luar kemampuan jiwa raga sehingga aku jatuh tersungkur

Marhaban Ya Ramadhan Ya Ramadhan… Bulan penuh berkah Bulan penuh ampunan Bulan penuh pahala Bulan suci yang istimewa Bulan penuh keriangan umat islam

Tuhan bila tubuh ini kotor lalu kubasuh dengan telaga istighfar bersihkanlah noda-noda di hati dengan kuasamu bila aku menggelepar, terpukul, jatuh bangkitkanlah dengan selendang kuasa di balik keridhoanmu

Jika sahur tiba, mata sayu dipaksa untuk bangun Jika buka telah tiba, senyum terkembang di bibir para insan Menandakan 1 hari puasa tlah dijalani Jika malam telah tiba, Senandung nyanyian Allah Bergema dimana – mana

Tuhan bila engkau menganggap diriku bersih izinkan aku memohon kebaikan dunia akhirat dengan ketidakberdayaan

Lelah, lapar, dan dahaga tak jadi perkara Asal hati sabar dan ikhlas Menjalankan perintah dariNya Agar mendapat ridhoNya dan mencapai hari yang suci Hari nan fitri…

ISMAIL MARZUQI. Penulis puisi dan cerpen.

TANPA NAMA. Musafir sastra.

Tak Bernyawa Bukanlah Mati Seperempat abad dalam himpitan waktu manakala pijak pada tanah merekah melebihi hentakan di atas sajadah Cinta terkadang nyali terkekang antara siang malam lalu mengikis nafas bersama tersendatnya urat-urat pun bukan melaju bersama hembusan angin “aku bosan dengan hidup” terngiangngiang pekat melintasi ruang-ruang lalu bersandar pada rasa hingga langkahku adalah kematian, aku rasa tak bernyawa adalah mati tapi tidak, tak bernyawa adalah kehidupan abadi entah kehidupan abadi di mana. seberapa jauh kita melintasi kaki langit untuk menuju muara Cinta

Minggu 31 Juli 2011

Nirwana Gemersik pelan daun-daun kering Dibawah kuku kaki ku Kepakan sayap burung merpati

PENGUMUMAN Selama Ramadhan, redaksi budaya mengundang para pembaca mengirim sajak, cerpen, dan gambar, bertema Ramadhan. Kirim ke email budayaradar@gmail.com

Di atas kepalaku Menerobos lautan biru tanpa batuan Membuat aku serasa terbang

KOLEGA RABA

di balik awan Menjangkau nirwana sang khalik Membuka pintu gerbang nirwana Menduduki singgasana sangkar emas Dan melupakan Kehidupan nyata MUSTAFIDATUZ ZUHRO. Siswa SMA Darussalam, Blokagung.

masihkah berkata bosan hidup padahal bara pun telah menanti kita

RAMADA KUSUMA/RaBa

UCAPAN SELAMAT: Dwi Wulandari (kiri), Humas Untag menyerahkan kue tart kepada Maya, staf Radar Banyuwangi disaksikan Rektor Untag Sugihartoyo dan Wayan Mertha, Wakil Rektor I kemarin pagi.

GASIM BAHARUN. Perintis Kelompok Jakarta Sastra (KEJAR).

Ulang Tahun Heboh Malam Tembang Kenangan HEBOH, seru, lucu, dan memukau. Itulah kesan yang terbaca dari kemeriahan acara Malam Tembang Kenangan HUT ke-12 Radar Banyuwangi, Jumat malam (29/7). Penyanyi dari berbagai kalangan dan usia tampil penuh percaya diri. Aksi panggung mereka disaksikan undangan dari kalangan pimpinan pemerintah dari Banyuwangi dan Situbondo, forum pimpinan daerah, para kolega iklan, serta pengusaha. Dibuka dengan performance apik dan ditutup dengan gaya mantap, itulah yang ditemukan dari acara yang cukup menghibur tersebut.(*) FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

PENGHARGAAN: Para kolega pemasang iklan Radar Banyuwangi terima awards.

BERUNTUNG: Suhailik dapat kompor gas.

CERIA: Ridha dan Inne Soeherman (baju hitam).

PERCAYA DIRI: Acien menyanyi penuh gaya.

DOOR PRIZE: Danang dapat dispenser.

PENUH PENGHAYATAN: Ekspresi penyanyi gaek Elnasta.

AWARDS: Agen terbaik, pembaca setia, dan karyawan teladan.

DARI KIRI: Sukandi, Ketua Kadin Soegihono, GM RaBa A. Choliq Baya, Wabub Rachmad dan istri Ny. Dian.

NYANYI BARENG: Sukandi, Hari Utomo, dan Umi Kulsum.

MEMUKAU: Penampilan Wina Band menghibur.

DUET: Ridha Januarti ajak nyanyi Taufik Ardi Nugroho, manajer Temprina Jember.


Minggu 31 Juli 2011

5

BERITA UTAMA HALAMAN SAMBUNGAN

Belasan Jam Tertimbun Dalam Lubang ■ BRIMOB... Sambungan dari Hal 1

Sebab, aksi tersebut belum membuahkan kesepakatan apa pun. Nah, di tengah rapat tersebut tiba-tiba datang Hermawan yang merintih kesakitan dengan luka tembak di tangan kanan. ‘’Ketika datang, Hermawan berdarah-darah dan mengaku baru saja ditembak brimob,” kata sumber yang mewanti-wanti identitasnya dirahasiakan. Mengetahui rekannya mengalami luka tembak, warga langsung membawa Hermawan ke sebuah klinik di Keca-

matan Pesanggaran. Namun, karena lukanya parah, dia dirujuk ke RS Al-Huda di Kecamatan Gambiran. Selang beberapa menit kemudian, warga dikejutkan dengan kabar yang menyebutkan bahwa seorang rekan mereka bernama Suroto juga ditembak brimob di Kampung 56. Bukan hanya itu, enam orang lain juga ditangkap brimob. Mereka adalah mantan Kades Sasongko, Ali, Rohmad, Sampurna, dan seorang anggota Polres Banyuwangi berinisial Briptu HNT. Menyusul kemudian, polisi juga mengamankan Ahmad Sobari alias Ubay, warga Bogor.

Mendengar kejadian tersebut, warga yang berjumlah sekitar 600 orang itu langsung mencari dan menghadang para anggota brimob yang menangkap rekan mereka. Begitu berhasil menemukan rekan mereka yang ditangkap, mereka mendesak agar brimob melepaskan mereka. ‘’Akhirnya orang-orang lokal Pesanggaran dilepaskan, termasuk Pak Sasongko,” sebut sumber tadi. Sementara itu, empat yang lain, yaitu Rohmad asal Muncar, Sampurna asal Kabupaten Tuban, Ubay asal Bogor, dan Briptu HNT, dibawa ke Mapolres Banyuwangi. ‘’Jadi yang sekarang diamankan empat

orang, dan dua yang lain dilepas,” ujar sumber tadi. Sementara itu, Kapolsek Pesanggaran, AKP Supriyadi, menolak berkomentar atas kasus tersebut. ‘’Mohon maaf, kasusnya yang menangani langsung polres. Saya tidak berani berkomentar apa-apa,” ujarnya saat dikonfirmasi via ponsel sore kemarin. Situasi Kampung 56 masih memanas sejak malam penembakan hingga siang hari. Sebab, salah seorang rekan mereka yang bernama Piko masih belum diketahui keberadaannya. Malam itu ratusan warga sudah mencari Piko di Kampung 56.

Hermawan Kabur dari Rumah Sakit ■ OKNUM... Sambungan dari Hal 1

Selain itu, operasi gabungan bersama Brimob dan satuan Reserse Kriminal Polres Banyuwangi tersebut juga menciduk dua tersangka lain, yakni H. Rohmat, 40, Warga Kecamatan Muncar, dan Sampurna, 30, Warga Tuban, Jawa tengah. ‘’Mereka berketiga kami tangkap saat mengambil material tanah di lokasi,’’ sebut perwira asal Semarang itu. Polisi juga mengamankan seorang tersangka warga Kampung Ciketug, RT 92, RW 011, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Tersangka bernama Achmad Sobari alias Ubay, 28. ‘’Untuk tersangka ini kami tangkap di lokasi lain dan Semua tersangka sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,’’ ungkap Kompol Heru. Sebenarnya, selain ketiga tersangka yang sudah diamankan

tersebut, ada tiga tersangka lain yang hampir terjaring. Mereka adalah Hermawan, 32, tercatat sebagai warga Bandung, Jawa Barat. Dua pelaku lain adalah warga Dusun Ringin Agung, Desa/Kecamatan Pesanggaran, yakni Suroto, 30, dan Ali Mustofa, 35. Ketiga pelaku berhasil lolos di lokasi kejadian. Meski demikian, tubuh ketiga pelaku terluka. Pasalnya, sebelumnya, ketiga pelaku tertembus timah panas oleh polisi. Tindakan tegas tersebut merupakan serangkaian proses yang dilalui polisi di lokasi. Namun, saat tembakan peringatan polisi tidak diindahkan, polisi dipaksa mengeluarkan peluru tersebut hingga melukai sejumlah pelaku. Namun sayang, ketiga pelaku masih bisa lolos dari kejaran personel polisi gabungan. Sejurus kemudian, Polres Banyuwangi mendapat informasi bahwa ketiga orang yang melarikan diri tersebut sedang menjalani perawatan di Ruang

Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Al-Huda, Genteng. Tidak menunggu waktu lama, Wakapolres Banyuwangi menginstruksikan anak buahnya untuk merapat ke lokasi singgah ketiga pelaku tersebut. Namun, saat tiba di rumah sakit swasta tersebut, ketiga pelaku sudah melarikan diri. ‘’Kami selidiki mereka berobat ke rumah sakit itu. Tapi saat kami datang, mereka sudah kabur,’’ sesal Kompol Heru. Diakuinya, larinya sejumlah penambang ilegal di RS tersebut karena diduga sudah ada orang yang mengingatkan bahwa polisi akan datang. Dengan begitu, para pelaku segera keluar dan cari lokasi lain yang dinilai lebih aman. ‘’Saat kami akan menggerebek, mereka sudah tak ada. Memang ada yang membocorkan,’’ jelasnya. Sementara itu, Hermawan saat melarikan diri dari rumah sakit tersebut mengalami luka tembak di lengan kanan. In-

formasi yang diperoleh polisi, selama ini dia berdomisili di Desa Ringin Agung, Kecamatan Pesanggaran. Di desa tersebut, sementara dia menginap di rumah saudara Junaidi. Selain itu, berdasarkan ciri-ciri yang lain, polisi bisa mengungkapkan bahwa Hermawan saat melarikan diri memiliki ciriciri fisik bertinggi badan sekitar 165 centimeter, berambut lurus, dan postur tubuh sedang. Baju yang dikenakan adalah jumper dan kaus dalam lengan panjang berwarna abu-abu. Ada lagi, pelaku tersebut mengenakan celana jins warna biru dongker. Dengan demikian, kata wakapolres, pihaknya akan terus mencari keberadaan para pelaku yang sempat melarikan diri tersebut. Pihaknya berharap agar para pelaku segera menyerahkan diri kepada petugas. ‘’Kami masih memburu pelaku lain yang melarikan diri dan tentu kami berharap mereka menyerahkan diri,’’ tutupnya. (ton/bay)

Penghuni Padang Pasir Warga Lokal ■ SEGEL... Sambungan dari Hal 1

Selain lokalisasi, petugas juga mewajibkan semua tempat hiburan, seperti karaoke, untuk tutup selama bulan Puasa. “Kalau kafe yang tidak ada aktivitas seperti karaoke tidak apa-apa,” ujar Ustadi. Sementara itu, beberapa lokalisasi yang didatangi petugas ternyata sudah sepi. Seperti yang tampak di lokalisasi Pakem, Kelurahan Kertosari, Banyuwangi. Seluruh pekerja seks di lokalisasi tersebut sudah kembali ke daerah masing-masing. Menurut Ketua RT Pakem,

Hari Wasito, kebanyakan pekerja seks di sana berasal dari Kabupaten Lumajang, Situbondo, Bondowoso. Selain itu, pihak lokalisasi akan mematuhi pemerintah untuk menutup tempat tersebut. “Jika ada yang masuk kita tolak,” ujarnya. Kondisi yang sama juga tampak di lokalisasi terbesar di Banyuwangi, yakni kompleks prostitusi Sumberloh, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh. Menurut Ketua RT Sumberloh, Margono, seluruh penghuni lokalisasi sudah pulang ke daerah asal masing-masing. Dari 79 wisma yang ada di Sumberloh, jumlah pekerja

seks yang beroperasi sekitar seratus orang. Mereka kebanyakan berasal dari Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Lumajang. “Sebelum ada penutupan resmi, kita sudah tutup sejak seminggu lalu,” ujarnya. Hal yang sama juga terjadi di lokalisasi Padang Pasir, Pancoran, Kecamatan Rogojampi. Warga Padang Pasir, Untung, mengatakan tempat itu sudah tidak beroperasi sejak dua hari lalu. Di lokalisasi Padang Pasir terdapat 34 wisma dengan 20 pekerja seks. Para wanita kupu-kupu malam itu, seluruhnya warga asli Banyuwangi. “Di sini tidak ada yang berasal dari luar Banyuwangi,” ujar

Untung. Sementara itu, Kasatpol PP Ustadi mengatakan, penutupan lokalisasi itu dilakukan berdasarkan hasil rapat forum pimpinan daerah. Yang isinya menonaktifkan segala kegiatan yang dianggap tidak menghormati bulan Ramadan. “Ketika puasa kita akan adakan sidak terhadap beberapa lokalisasi itu,” imbuhnya. Ustadi menegaskan, jika ada pekerja seks yang nekat beroperasi akan dipulangkan kembali ke daerah asalnya. Jika penghuni lokalisasi adalah warga asli Banyuwangi, maka akan mendapat pelatihan keterampilan. (mg-1/bay)

Mengakui Ikut Mengeroyok ■ TRUBUS... Sambungan dari Hal 1

Menurut Aiptu Karyadi, pengeroyokan dan pembacokan yang melibatkan Trubus itu terjadi di sekitar Pasar Tegalsari Lor, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, pekan lalu. Dalam kejadian itu, yang menjadi korban adalah Didit Prasetyo, 28, warga Dusun Sumbermulyo, Desa/Kecamatan Tegaldlimo; dan Anton, 19,

asal Dusun Tegalsari Lor, Desa Purwoagung. Akibat pengeroyokan itu, Didit mengalami luka bacok di pinggang. Sementara itu, Anton menderita luka sabetan benda tajam di leher dan tangan. “Korban dikeroyok beberapa orang, termasuk Trubus. Para pelaku membawa senjata tajam (sajam),” terang kanitreskrim. Setelah penganiayaan itu, polisi langsung memproses para

pelaku. Dua tersangka yang diduga sebagai pembacok korban langsung ditangkap. Mereka adalah Trio Deni Mardika alias Kepet, 23, warga Dusun Asembagus, Desa Purwoasri; dan Singgih Setiawan, 19, asal Dusun Kaliwungu, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo. Saat kedua tersangka ditangkap, jelas dia, Trubus sempat dimintai keterangan di polsek. Kepada polisi, tersangka me-

nyatakan tidak ikut dalam pengeroyokan tersebut. “Trubus memang sempat kita lepas karena keterlibatannya kecil,” terangnya. Tetapi, polisi bersikap lain setelah memeriksa ulang Trubus. Dalam pemeriksaan kali ini, tersangka dipertemukan dengan kedua korban yang sempat dikeroyok. “Saat kita pertemukan, Trubus mengaku ikut mengeroyok, sehingga kita amankan,” bebernya. (abi/bay)

Mempelajari Kitab Sastra ■ SANTRI... Sambungan dari Hal 2

Dalam lomba tersebut, Jawa Timur diwakili santri Pondok Pesantren Putri Darussalam Blokagung, Afiatul Maulidiyah, mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Darusslam (STAIDA) jurusan matematika. Untuk sampai ke ajang Mufakat, yang dulunya disebut

MQK (Musabaqoh Qiroatil Kutub) tingkat nasional, putri dari Multazam itu mengaku, harus berjuang keras. Karena ada beberapa seleksi ketat, yang harus dia lewati. Mulai seleksi tingkat pondok pesantren, kabupaten hingga provinsi. Lewat MQK tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan di Probolinggo pada Mei itu, dia bisa mengikuti Mufakat untuk kali kedua.

Tetapi, menurut pengakuan dara kelahiran Demak 20 tahun silam itu, pada lomba kali ini, tingkat kesulitan kitabnya bertambah. “Kalau dilihat dari isi dan kandungan kitab balaghoh ini lumayan sulit, karena berisi tentang sastra. Jadi, belajarnya perlu cermat dan teliti,” tuturnya. Atas jerih payahnya, pantaslah jika dia mendapatkan tabu-

ngan pendidikan senilai Rp 6 juta dari panitia lomba. Santri yang pada lomba MQK 2009 mendapatkan juara satu lomba kitab imrithi itu menyampaikan pesan kepada para sahabat dan adik kelasnya. “Belajarlah dengan sungguhsungguh, karena semuanya itu pasti akan dibalas sesuai usahanya masing-masing,” pesannya. (azi/adv/irw)

Sekkab Hadi Coret Kanvas ■ PAMERKAN... Sambungan dari Hal 1

Sepintas dua lukisan itu memang terlihat asal-asalan. Kesannya tidak ada warna khusus yang membentuk tema lukisan. Namun, jika diamati dengan seksama, goresan-goresan kuas cat minyak tersebut membentuk wajah orang tua, yang sedang memegang pipa rokok. Itulah salah satu keistimewaan lukisan Affandi. Agung mengakui, lukisan yang beraliran ekspresionis berbeda dengan aliran naturalis atau realias. Dari segi proses pembuatan, misalnya. Lukisan aliran ekspresionis, kata dia, prosesnya cukup cepat. Sebab, mengedepankan ekspresi pelukis.

“Beda dengan lukisan natural yang prosesnya bisa berhari-hari. Kalau lukisan ekspresionis, sekali garap sudah jadi,” papar pria yang kemarin mengenakan T-shirt bergambar karikatur Affandi tersebut. Dia mengaku tertarik datang ke acara yang ditempatkan di aula PG Asembagus tersebut karena salah satu agendanya adalah lomba mewarnai dan melukis, termasuk menyantuni anak yatim dan piatu. “Kita sangat senang bisa ikut memeriahkan acara ini. Apalagi, saya masih keluarga Administratur PG Asembagus,” ungkapnya. Agung berharap, kehadirannya mampu memotivasi para peserta lukis untuk terus berkarya. Sebab, peranan motivator sangat penting untuk mengantarkan kesuk-

sesan seorang anak. “Anak-anak saya senang melukis sejak umur lima tahun, ya kita arahkan agar (karya-karyanya) bisa lebih baik,” katanya. Diakuinya, karyanya dan sang kakak hampir sama dengan gaya Affandi. “Mungkin karena anaknya, jadi coretannya sedikit banyak berpengaruh terhadap coretan ayah,” cetus Agung. Untuk anak dan cucu Affandi, kemarin sudah disiapkan peralatan lukisan untuk demo. Termasuk, dua kanvas yang di atasnya sudah ada coretan Sekkab Situbondo Hadi Wijono. Coretan itu menjadi pertanda dibukanya acara. Coretan itu akan dilanjutkan menjadi sebuah lukisan utuh. (irw)

Tetapi, sampai pagi Piko tidak ditemukan. Upaya pencarian kembali dilakukan keesokan paginya. Kali ini, pencarian Piko dilakukan bersama aparat kepolisian dan masyarakat. Sekitar pukul 12.00 kemarin, warga dan petugas gabungan Polsek se-Banyuwangi dan Polres Banyuwangi menemukan topi di atas sebuah galian lubang tambang. Melihat topi tersebut, warga curiga Piko berada di dalam lubang tersebut. ‘’Sebab, warga tahu topi itu milik Piko,” kata sumber wartawan koran ini.

Lantaran curiga, warga menggali timbunan material di lubang tersebut. Sekitar dua meter kemudian, mereka menemukan tubuh Piko dalam kondisi lemas di dalam galian tersebut. ‘’Jadi, mulai pukul 19.00 malam sampai 12.00 siang, Piko berada di dalam lubang. Nggak tahu sebenarnya dia sengaja dipendam dengan material sedalam dua meter ataukah memang terpendam kami tidak tahu,” tandas sumber tadi. Sementara itu, Hermawan yang sebelumnya disebutkan

dirawat di RS AL-Huda ternyata belum diketahui keberadaannya hingga sore kemarin. Sumber wartawan koran ini menyebutkan, Hermawan diduga melarikan diri dari rumah sakit sesaat setelah menjalani perawatan. “Kalau Suroto sudah bisa pulang, sekarang dia sepertinya sudah di rumah,’’ ujar sumber tersebut. Humas RS Al-Huda, Gambiran, Sugeng, belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Wartawan koran ini mencoba menghubungi nomor ponsel Sugeng kemarin, tapi tidak diangkat. (azi/bay)

Sekkab Sukandi Mengaku Salut ■ NYANYIKAN... Sambungan dari Hal 1

“Saya bangga dengan RaBa. Apalagi, saya bertugas di Banyuwangi ini sudah 12 tahun, hampir bersamaan dengan usia Radar Banyuwangi,” jelasnya. Tidak ketinggalan, Wakil Bupati Situbondo, Rachmad, juga hadir dalam acara tersebut. Rachmad dan istri langsung berduet menyumbangkan suara emasnya. Malam itu dia

menyanyikan lagu yang dipopulerkan Kerispatih. “Selamat ulang tahun RaBa, semoga tetap jaya,” ucapnya. Sementara itu, peraih award untuk kolega iklan dipilih berdasarkan loyalitas mereka dalam menampilkan iklan di RaBa. Mereka yang terpilih adalah PT. Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Honda, PT. Roda Sakti Surya Raya (Yamaha), dan PT. Dian Pratama Mandiri Group (Suzuki World

Motorcycle). Untuk kolega iklan selain pabrikan kendaraan adalah PT. Telkomsel. Tidak ketinggalan, penghargaan juga diberikan kepada Humas Pemkab Banyuwangi. Untuk agen koran terbaik diraih Famous Agency, Situbondo. Pembaca setia RaBa dianugerahkan kepada Rudi. Sementara itu, Kabiro RaBa di Situbondo, Edy Supriyono, dinobatkan sebagai karyawan terbaik tahun ini. (mg-1/bay)

Ziarah Makam Leluhur ■ MARAK... Sambungan dari Hal 1

Yang membedakan kedua harga tersebut adalah jumlah bunga kenanga. “Kalau beli Rp 2.000, kenanganya lebih

banyak,” ujarnya. Para pedagang itu bukan pedagang dadakan. Mereka adalah pedagang bunga yang biasa mangkal di dalam Pasar Banyuwangi. “Saya jualan di sini karena mau puasa,” ujar Haryati.

Bunga yang mereka jual digunakan masyarakat untuk nyekar. Sebab, sudah menjadi tradisi di masyarakat, menjelang bulan Puasa, setiap anggota keluarga menziarahi makam leluhur. (mg-1/bay)

Berharap Lebih Baik Lagi ■ CATATAN... Sambungan dari Hal 6

Porprov II yang dilaksanakan di Malang tahun 2009 silam menjadi catatan paling buruk bagi KONI Banyuwangi. Mengirimkan dua ratus lebih atlet, Banyuwangi hanya mampu membawa pulang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Banyuwangi pun harus rela melorot drastis dari posisi lima besar ke posisi 25 di klasemen akhir. Seolah tidak ingin menuai

hasil buruk di Porprov III yang dilaksanakan di Kediri, kontingen Banyuwangi menapakkan kaki dengan semangat baru meski dengan persiapan serba mepet dan anggaran yang sempat tersendat. KONI yang berada di bawah komando baru Yusuf Widyatmoko, mengemban dua misi penting dalam porprov kali ini. Pertama adalah sukses penyelenggaraan dan kedua adalah perbaikan peringkat (prestasi). Dukungan cabang olahraga

(cabor) yang luar biasa membuat atlet yang berlaga di even itu seolah memiliki semangat berlipat. Alhasil, Banyuwangi dapat mengumpulkan sumbangan 6 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Sejauh ini, hasil tersebut merupakan capaian terbaik bagi kontingen Banyuwangi di ajang serupa. “Semoga di porprov mendatang Banyuwangi bisa meraih prestasi lebih baik lagi,” ujar Yusuf Widyatmoko. (nic/bay)

Disokong Kabupaten Tetangga ■ AMBISI... Sambungan dari Hal 6

Meski diakui ada beberapa keterbatasan terkait sejumlah cabor yang akan dipertandingkan nanti, tapi itu tidak mengurangi antusiasme menjadi tuan rumah. Bisa saja be-

berapa cabor yang tidak bisa dimainkan di Banyuwangi dapat dimainkan di kota tetangga. Itu merujuk Porprov III lalu yang disokong empat kabupaten sebagai penyelenggara. “Meski belum jelas siapa yang akan ditunjuk. Banyuwangi secara prinsip siap menjadi tuan rumah,” tegasnya. (nic/bay)

Taekwondo Bikin Surprise ■ ADA... Sambungan dari Hal 6

Berikutnya adalah cabang bola voli. Terjadi kejutan luar biasa saat tim putra tampil sebagai jawara. Tidak ada yang memperhitungkan tim putra Banyuwangi tersebut akan menjadi jawara. Bahkan, tim

putri yang digadang-gadang mempertahankan medali emas justru keok di tengah jalan. Sejumlah cabor lain juga menunjukkan grafik peningkatan. Cabang senam, misalnya, dalam Porprov II lalu menyumbangkan 3 medali perunggu. Kini cabang senam menyumbang satu emas dan satu perak bagi Banyuwangi.

Sementara itu, cabang taekwondo tidak menampilkan kejutan. Satu medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu, menjadi pelepas dahaga keringnya prestasi cabang tersebut. Selanjutnya, cabang catur dengan satu medali emas menggenapi cerita sukses Banyuwangi di porprov kemarin. (nic/bay)

AKIBAT SESAK NAFAS, ABDUL SEMPAT DI OPNAME “Sejak tahun 2004, saya menderita sesak nafas,” cerita Abdul Rohim saat ditemui di kediamannya di Jambewangi, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur. Karena penyakitnya itu, aktifitasnya sebagai seorang guru otomatis menjadi terganggu, “Kalau sedang kambuh, nafas terasa sesak, bahkan saya pernah sampai di opname.” Lanjut-Dur-panggilan akrabnya. Tak ingin aktifitasnya terus terganggu, ayah 3 orang anak ini selalu berusaha mengobati sakitnya itu, namun sekian lama berobat, keluhannya masih terus kambuh. Penyakit sesak nafas atau asma adalah salah satu penyakit yang sangat familiar dengan rakyat Indonesia. Pada saat asma, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, misalnya debu, asap atau bulu binatang yang menyebabkan peradangan. Hal ini akan sangat mengganggu penderita sebab sekarang sangat sulit menemukan udara yang betulbetul bersih. Tapi kini, ia merasa lega karena telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya itu, “Sudah 1 tahun saya rutin minum Gentong Mas, baru minum 2 kotak manfaatnya sudah terasa, badan lebih segar, berstamina, hangat, enteng, vitalitas bertambah dan nafas jadi plong.” Tutur pria berusia 57 tahun tersebut. Dengan tubuh yang sehat, sekarang ia dapat menjadi aktifitasnya dengan lancar tanpa gangguan sesak nafas. Kini, ia ingin sekali membagi pengalamannya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa

(Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda berperan sebagai anti histamin. Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, yang berdampak positif terhadap penderita asma bronchial. Selain itu, Habbatussauda mengandung 15 macam asam amino penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga penderita asma tidak mudah terkena serangan. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sementara sifat kimia dari Kayu Manis ialah hangat, pedas, wangi, dan sedikit manis sangat baik untuk mengatasi asma. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil yang baik, dianjurkan untuk berolahraga terutama renang dan jangan terlalu lama berada dalam lingkungan yang banyak zat polutif (debu, tungau, asap rokok dan asap motor). Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


MINGGU ● 31 JULI 2011 ● HALAMAN 6

TARGET

KONI BANYUWANGI FOR RaBa

SERIUS: Pemain basket mendengarkan instruksi pelatih.

Ada yang Meleset, Ada yang Buat Kejutan AJANG Porprov III memang menghadirkan sejumlah kejutan, tidak terkecuali bagi kontingen Banyuwangi. Banyak cerita suka dan duka yang menyelimuti caborcabor dalam even dua tahunan tersebut. Melesetnya sejumlah cabor yang diharapkan menjadi lumbung medali bagi kontingen Banyuwangi adalah cerita duka. Salah satunya adalah cabor pencak silat. Dalam dua porprov sebelumnya, cabang pencak silat mengemas dua medali emas. Di porprov ketiga ini, IPSI Banyuwangi harus puas dengan kalungan dua medali perak. Hilangnya Dinda Maulidya sebagai suksesor perburuan medali emas di dua porprov sebelumnya, belum bisa digantikan juniornya. Bahkan, Umi Lailliyah yang diharapkan menjadi penganti Dinda Maulidya malah kandas di fase awal ■ Baca ADA...Hal 39

PERNIK

KONI BANYUWANGI FOR RaBa

KARATE: Pengalungan medali untuk kontingen Banyuwangi.

Lima Cabor Dewa Penyelamat SEJAK porprov pertama hingga porprov ketiga yang baru usai 22 Juli lalu, selalu meninggalkan cerita tersendiri bagi kontingen Banyuwangi. Selalu ada cabang olahraga (cabor) yang dianggap sebagai “dewa penyelamat” dalam even dua tahunan itu. Dianggap penyelamat, karena capaian yang dipersembahkan menjadi pengatrol posisi Banyuwangi dalam daftar klasemen pengumpul medali. Di porprov pertama, cabang bola voli, catur, dan pencak silat, menjadi penyelamat bagi Banyuwangi. Torehan medali emas membuat posisi Banyuwangi terkatrol ke posisi lima besar. Sementara itu, di Poprov II yang dilaksanakan di Malang, cabor bola voli dan pencak silat benar-benar menjadi “dewa penyelamat” bagi kontingen Banyuwangi. Raihan satu emas dan perak setidaknya menahan posisi Banyuwangi agar tidak terjun bebas ke daftar klasemen yang lebih ancur. Lalu, bagaimana dengan Porprov III? Dibandingkan dua edisi porprov sebelumnya, cabor yang bertindak sebagai “dewa penyelamat” lebih banyak, yaitu senam, catur, atletik, taekwondo, dan bola voli. Atletik menyumbang dua medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Cabor senam menyumbang 1 medali emas dan 1 perak. Disusul cabang catur dengan 1 medali emas. Ada cabang taekwondo dengan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Cabang bola voli yang turut menyumbangkan medali emas. Selain kelima cabor tersebut, masih ada beberapa cabor lain yang juga turut meramaikan medali, di antaranya cabang tinju. Meski baru pertama kali dipertandingkan, tinju sudah menyumbangkan satu perunggu bagi Banyuwangi. Juga ada karate yang menyumbang 1 perak dan 1 perunggu. Terakhir adalah pencak silat yang menyumbang 2 medali perak dalam even dua tahunan yang berakhir Jumat (22/7) kemarin tersebut. (nic/bay)

KONI BANYUWANGI FOR RaBa

BIKIN KEJUTAN: Atlet Banyuwangi dari cabang atletik berfoto bersama maskot Porprov III di Kediri pekan lalu. Mereka berhasil menyumbangkan beberapa medali.

Catatan Paling Sukses Dalam Tiga Periode Porprov PEKAN Olahraga Provinsi (Porprov) memang sudah hampir sepekan berlalu. Namun, gaung even dua tahunan yang baru saja digelar di Kediri itu masih terasa. Apalagi, bagi kontingen Banyuwangi yang turut berpartisipasi dalam agenda kejuaraan multi even tersebut. Mengirimkan 235 atlet dan ofisial yang terbagi dalam 21 cabang olahraga, kontingen Banyuwangi mengemas 6 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Capaian itu menempatkan Banyuwangi finish di posisi 15 dari 38 kabupaten dan kota yang turut ambil bagian dalam porprov tahun ini. Mungkin capaian tersebut merupakan hasil terbaik yang pernah dicatatkan Banyuwangi dalam tiga kali ikut serta porprov. Tolok ukurnya tentu saja jelas, produktivitas perolehan medali yang berhasil diraih Lare-Lare Banyuwangi. Di Porprov pertama yang di-

gelar di Surabaya tahun 2007, Banyuwangi mendulang tiga medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Catatan itu menempatkan Banyuwangi masuk jajaran lima besar dalam daftar perolehan medali ■ Baca Catatan...Hal 5

KONI BANYUWANGI FOR RaBa

POSE: Kontingen Banyuwangi mengikuti upacara pembukaan Porprov III di Kediri.

Ambisi Tuan Rumah 2013 PORPROV III di Kediri sudah berakhir. Segudang cerita dan pengalaman di ajang dua tahunan itu memberi kesan mendalam bagi Banyuwangi. Inspirasi pun lahir dari pelaksanaan even yang akan kembali digelar tahun 2013 itu. Salah satunya, Banyuwangi ingin menjadi tuan rumah Porprov 2013. Didukung sejumlah sarana yang layak, KONI Banyuwangi memandang Kabupaten

TINGGI: Atlet panjat tebing Banyuwangi berlaga di Porprov III.

KONI BANYUWANGI FOR RaBa

Banyuwangi pantas menjadi venue akbar even dua tahunan di Jawa Timur tersebut. Bendahara KONI, Mandiri Ratu Warang Agung, mengatakan bahwa Banyuwangi siap bila ditunjuk KONI Jawa Timur sebagai tuan rumah Porprov IV. Alasannya, sejumlah infrastruktur pendukung kegiatan itu, mulai sarana olahraga hingga penginapan atlet cukup memadai ■ Baca Ambisi...Hal 5

Radar Banyuwangi 31 Juli 2011  

Radar Banyuwangi

Advertisement