Page 1

CMYK

SENIN 27 JUNI

29

TAHUN 2011

Bom Waktu Tumpang Pitu Oleh: SAMSUDIN ADLAWI

BERITA seputar tambang emas Tumpang Pitu menjadi salah satu favorit saya. Seperti ada magnit yang daya tarikannya kuat sekali dan terasa sulit sekali lepas dari tarikan itu. Sampai sekarang saya belum menemukan jawaban kenapa bisa seperti itu. Entah kenapa, setiap kali baca berita soal tambang emas Tumpang Pitu, saya selalu geli. Bahkan, belakangan, mendengarnya saja saraf tertawa langsung terangsang. Kegelian itu kian men-

jadi-jadi ketika ada berita operasi gabungan mengatasi penambangan liar. Saat tim gabungan polisi hutan (polhut) Perhutani Banyuwangi Selatan dan kepolisian tiba di lokasi, tak satupun penambang ditemui. Tapi alat-alat untuk menambang ada. Jejaknya juga. Gubuknya juga ada. Ada dua kemungkinan hal itu terjadi. Pertama, para penambang yang dicap liar itu terdiri dari orang-orang sakti. Penciumannya sangat tajam

melebihi anjing pelacak, sehingga bisa mengendus aura negatif semacam rencana operasi gabungan. Kedua, aparatnya yang sakti. Membocorkan rencana operasi gabungan butuh kesaktian tersendiri, lo.... Hanya aparat yang sakti yang berani bertindak di luar ketentuan korpsnya. Kalau tidak punya kesaktian jangan coba-coba. Sebab, sanksi berat sudah menanti di depan mata. Tapi, pertanyaannya, masihkah ada sanksi dan tindakan te-

Jadwal Penerbangan Berubah BANYUWANGI–Jadwal penerbangan pesawat Fokker-50 milik maskapai Sky Aviation kembali mengalami perbuahan. Perubahan jadwal itu berlaku bagi rute dari Banyuwangi menuju Denpasar dan Surabaya, mulai hari ini, 27 Juni hingga 1 Juli 2011. Informasi tentang perubahan jadwal penerbangan itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Banyuwangi Arif Setiawan, kemarin (26/6). Diterangkan bahwa penerbangan pada hari Senin (27/6) dan Rabu (29/6) dialihkan. “Harinya diubah menjadi Selasa (28/6) dan Kamis (30/6),” ungkapnya kepada RaBa. Penerbangan rute tertentu juga mengalami perubahan ■  Baca Jadwal...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

JALANI MAINTENANCE:Pesawat Fokker-50 hendak mendarat di Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

gas korps itu. Kalau ada, kenapa operasi gabungan bisa bocor. Kenapa pula bocornya berulang-ulang. Aneh sekali ya! Mana yang lebih sakti tidak penting. Pastinya, aparat juga manusia. Manusia yang punya perut. Perutnya mudah sekali lapar. Aparat punya keluarga. Harus menghidupi istri dan anak ■  Baca Bom Waktu...Hal 39

Deadline Hari Ini B ANYUWANG I -D eadline Kantor Pelayanan Perizinan (KPP) Banyuwangi kepada para pemilik bando reklame yang habis masa izinnya, belum sepenuhnya dipatuhi. Terbukti, belum semua pemilik bando melakukan konfirmasi akan membongkar sendiri papan iklan yang habis masa izinnya tersebut. Padahal, batas waktu terakhirnya hari ini (27/6). Dari tujuh bando yang dinyatakan KPP telah habis masa izinnya, baru dua CV yang merespons deadline itu. Hanya CV Kreasi Ena Warna (TOC) dan CV Match, yang telah menghubungi KPP dan menyatakan siap membongkar bandonya sendiri. “Bando milik CV Match juga sudah habis, tapi pemiliknya sudah menghubungi kita (KPP) dan akan membongkar sendiri,” ungkap Kepala KPP Abdul Kadir kepada RaBa, kemarin (26/6). Menurut Kadir, kedua CV itu masing-masing memiliki dua bando, yang semua izinnya

Kesediaan membongkar sendiri bando iklan diberi toleransi hingga Senin” Abdul Kadir Kepala KPP

telah mati. Bando CV TOC berlokasi di Jalan Ahmad Yani, depan kantor PCNU Banyuwangi, dan jalan raya Genteng ■

 Baca Deadline...Hal 39

Gowes Sepeda di Hari Bhayangkara

SUE GER POJOK

..

GALIH COKRO/RaBa

SEMANGAT: Peserta menggenjot sepeda dengan ceria.

BANYUWANGI–Rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke-65 diperingati dengan menggenjot sepeda bersama, kemarin pagi (26/6). Tidak hanya kalangan anggota Polres Banyuwangi, yang turut serta dalam kegiatan olahraga itu. Anggota TNI, masyarakat umum, dan paguyuban penggemar sepeda juga berpartisipasi dalam acara yang dipusatkan di lapangan Taman Blambangan itu. Start dimulai pukul 06.00. Peserta menyusuri rute Jalan dr Soetomo, Sudirman, Susuit Tubun, Basuki Rahmat, Argopuro, Brawijaya, dan Ahmad Yani. Wakapolres Banyuwangi Kompol Heru Prasetyo mengatakan, kegiatan bersama itu bisa menjadi media olahraga bersama. “Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi jembatan bagi Polri dan masyarakat untuk lebih dekat lagi,” harap perwira asal Semarang, Jawa Tengah itu. (nic/irw)

Mengunjungi Gumuk Agung Wilis di Desa Watukebo, Rogojampi

Warga Percaya Ada Gua Menuju Alas Purwo

GALIH COKRO/RaBa

Waspadai Pengintip, Sisir Lokasi Dulu CLOSED circuit television (CCTV) bukan sekadar kamera biasa. Keberadaannya saat ini bisa menjadi salah satu bagian dari sistem keamanan. Pentingnya alat itu dipasang di sejumlah titik fasilitas umum menuai dukungan dari Reyza F. Aninda ■  Baca Waspadai...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Sebagian warga percaya bahwa perbukitan yang dikenal dengan Gumuk Agung Wilis di Dusun Gumukagung, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi adalah tempat keramat. Warga sekitar yang akan punya hajatan, biasanya datang ke makam Agung Wilis yang ada di puncak gumuk tersebut. Mereka berdoa bersama dan minta keselamatan. AGUS BAIHAQI, Rogojampi

GUMUK Agung Wilis berada di tengah persawahan. Lokasinya menjadi pembatas antara Dusun Gu-

mukagung, Desa Gintangan dengan Dusun Gumukagung, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi. Letaknya berada di tepi jalan tanah yang menjorok sekitar 450 meter dari jalan beraspal di Desa Watukebo. Untuk mencari lokasi Gumuk Agung Wilis tidak terlalu sulit. Bagi warga di Desa Gintangan dan Watukebo, perbukitan yang di puncaknya ada makam itu sangat populer. “Dulu kuburannya ada dua, kini sudah dijadikan satu,” terang Giman, 50, warga yang tinggal di lereng Gumuk Agung Wilis yang ditemui RaBa, kemarin (26/6). Tanah di Gumuk Agung Wilis itu sebenarnya milik warga pribadi. Pemiliknya bernama Paderi, yang tinggal di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi. Meski lahan milik pribadi, tetapi perbukitan itu sering dipakai warga untuk nyekar (tabur bunga) dan nyepi

Ada PNS merangkap anggota LSM

Begitulah kalau gajinya kurang, bingung cari obyekan!

Dermaga lama Panarukan tinggal kenangan

Tak ada lagi pemandangan nelayan kencing di dermaga. AGUS BAIHAQI/RaBa

KERAMAT : Makam Agung Wilis di puncak gumuk di Dusun Gumukagung, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi.

(meditasi di tempat sepi) dengan berbagai tujuan. “Kalau malam Jumat Legi (Kamis malam, Red),

warga yang datang banyak sekali,” ungkapnya ■  Baca Warga...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Senin 27 Juni 2011

Tampilkan Nuansa Romawi

CERMIN DIRI

Kesungguhan Tertibkan Bando Reklame HARI ini (27/6), Kantor Pelayanan Perizinan (KPP) Banyuwangi memberikan deadline kepada para pemilik bando reklame yang habis masa izinnya, untuk konfirmasi kesediaan membongkar sendiri. Namun, belum semua pemilik bando bodong itu melakukan konfirmasi kepada petugas KPP. Dari tujuh bando yang dinyatakan KPP telah habis masa berlaku izinnya, baru dua CV yang melapor, yakni CV Kreasi Ena Warna (TOC) dan CV Match. Kedua telah menghubungi KPP dan siap membongkar bandonya sendiri. Bando CV TOC berlokasi di Jalan Ahmad Yani, depan kantor PCNU Banyuwangi, dan jalan raya Genteng. Sedangkan, CV Match berada di Ketapang, Kecamatan Kalipuro; dan jalan raya PB. Sudirman, depan Toko Florida Banyuwangi. KPP masih memberi toleransi kepada pemilik bando reklame yang habis masa izinnya, tetapi belum konfirmasi kesediaan membongkar sendiri. Batas waktu toleransi diberikan hingga hari ini. Bila sampai Senin sore, para pemilik bando tetap tidak melakukan konfirmasi, maka KPP akan menyerahkan masalah itu kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Setelah itu, bando bodong itu akan menjadi tanggung jawab Satpol PP untuk membongkar paksa. KPP sudah siap membongkar paksa satu bando, yang izinnya sudah habis lama. Bando tersebut berada di ujung Jalan Adi Sucipto, depan kantor DPRD Banyuwangi. Izin bando tersebut sudah habis masa berlakunya setahun lalu. Semoga apa yang disampaikan KPP itu bukan gertak sambal belaka. Bukan psywar dari kepalanya yang baru saja menjabat. Tetapi benar-benar sikap tegas untuk menegakkan aturan yang berlaku. Jangan sampai koar-koar di media massa, hanya dijadikan alat meningkatkan bargaining power. Ujung-ujungnya terjadi kompromi. Tidak ada pembongkaran paksa, bahkan bisa memperpanjang izin, asalkan dengan amplop lebih tebal. Masyarakat punya harapan besar bahwa apapun kebijakan pemerintah selalu dilandasi aturan. Bukan kepentingan pribadi, politik, apalagi kepentingan ekonomi oknum pejabat. Media massa juga tak ingin menjadi kendaraan untuk mencapai tujuan tertentu dari oknum elit penguasa. Setelah ditulis, eh ternyata tidak dibongkar total. Hanya tebang pilih. Satu dibongkar, yang lain diampuni dengan kompensasi selangit. Semoga ini hanya kekhawatiran. Semoga gebrakan KPP benar-benar idealisme!

KONFERCAB ANSOR

Optimistis Raup 50 % Suara PAC CLURING – Deadlock-nya Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pimpinan Cabang (PC) Banyuwangi Minggu (25/6) membuat sejumlah kader organisasi sayap NU ikut bicara. Salah satunya disampaikan H. Rahman Mulyadi. Warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring itu menilai, Konfercab sebenarnya tidak perlu diundur untuk kedua kalinya. Dia juga menyayangkan dan merasa prihatin atas peristiwa tersebut. Menurutnya, lokasi yang katanya kurang representatif tersebut sebenarnya bukan menjadi alasan utama. ‘’Dimana pun lokasi itu, entah di masjid, tempat lesehan, tidak menjadi masalah. Organisasi ini dimanapun berada tetap bisa dilaksanakan,’’ jelas Rahman. Diakuinya, dalam ajang empat tahunan tersebut memang ada pihakpihak yang khawatir saat pemilihan tidak terpilih mejadi nahkoda baru. Menurutnya, dalam sebuah kompetisi tentu sudah jelas ada kalah dan ALI NURFATONI/RaBa menang. Kalau pemikiran tersebut Rahman Mulyadi tetap menghantui, maka sikap ikhlas masih belum ada dalam benak kader organisasi. Memang perlu komitmen dan kesadaran dalam membangun untuk kemajuan warga Nahdliyin. ‘’Memang ada pihak lain yang takut kalah dan tidak mau legawa,’’ sebutnya. Meski begitu, dia sebagai kader yang pernah merintis menjadi pengurus mulai ranting sampai cabang, perjuangan GP Ansor tetap menjadi prioritas utama. Dia menegaskan bahwa perjuangan organisasi sayap NU akan terus dilaksanakan. ‘’Prinsip saya adalah terus perjuangkan GP Ansor untuk NU dan warga nahdliyin,’’ ungkapnya. Dia juga berani menyebut dalam pemilihan nanti, lebih dari 50 persen dari 24 Pengurus Anak Cabang (PAC) akan memilih dirinya. Meski begitu dia tetap menunggu kapan Konfercab akan dilaksanakan. Namun, dia tetap berharap Konfercab akan segera dilaksanakan. Mengingat, masih banyak pekerjaan rumah yang membutuhkan organisasi tersebut. ‘’Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, yang penting organisasi ini punya andil besar dalam pembangunan,’’ terangnya. (ton/aif)

GALIH COKRO/RaBa

FASHION FOTOGRAFI: Seorang model dari Kadek Modelling School menjadi sasaran bidik para fotografer.

BANYUWANGI – Dunia fotografi di Banyuwangi terus menemukan gairahnya. Itu setidaknya tercermin dari kegiatan bersama yang digagas pecinta kamera di Banyuwangi bertajuk Fashion Fotografi Fantasi Kontemporer, kemarin. Kegiatan yang berlangsung di SMA 1 Giri dan SMK PGRI 1 Giri itu diikuti puluhan fotografer. Obyek bidikan para fotografer adalah model dari Kadek Modelling School Banyuwangi. Ada 10 model lengkap wardrobe dan tata rias lengkap yang beradu pose di hadapan puluhan pasang lensa kamera. Tak pelak, even yang menjadi hunting bersama dari Banyuwangi Photography Community (BPC) itu terasa begitu hidup. Kegiatan ini pun dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dengan memilih lokasi di SMUN 1 GIR. Di tempat itu, model memeragakan epos singkat cerita Romawi. Kemudian sesi ke dua mengambil tempat di SMK PGRI 1 Giri. (nic/aif)

Pencarian Nelayan Dihentikan PESANGGARAN- Setelah enam hari belum membuahkan hasil, pencarian Lek Min, seorang nelayan di Pantai Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, yang tenggelam diterjang ombak, akhirnya dihentikan. Penghentian pencarian tersebut, setelah pihak Polair Pancer dibantu keluarga korban dan para nelayan, terus bekerja keras mencari keberadaan Lek Min. Kanit Polairud Pancer Gede Eka mengatakan, kemarin malam adalah

terakhir kali melakukan pencarian Lek Min. ‘’Tiga perahu kita kerahkan untuk melakukan pencarian,” katanya. Tiga perahu tersebut menyebar kea rah barat, timur dan ke tengah. Namun sampai siang kemarin, belum juga membuahkan hasil. Sebaliknya, tim pencari tersebut harus berhadapan dengan ombak dan angin kencang di tengah lautan. ‘’Jadi cuaca benar-benar tidak mendukung,” tandasnya. Karena tetap tak membuahkan hasil

dan cuaca semakin kurang kompromi, pihak keluarga dan tim pencari untuk sementara memilih menghentikan pencarian tersebut. ‘’Sambil menunggu perkembangan selanjutnya, barangkali suatu saat ada nelayan yang menemukan,” tandasnya. Gde Eka menduga ubuh Lek Min dibawa arus ombak ke tengah. ‘’Sebab saat ini arusnya mengarahnya ke tenggara, jadi kemungkinan besar korban terbawa ke tengah arah Aus-

tralia,” tandasnya. Seperti diberitakan, ombak besar disertai angin kencang yang melanda perairan Pancer mulai memakan korban. Perahu Lek Min, 43, seorang nelayan setempat yang sedang melaut bersama anaknya, Ardi, 23, diterjang ombak ketika sedang menebar jaring di tengah laut. Saking besarnya terjangan ombak tersebut, perahu yang mereka tumpangi terbalik. Akibatnya, Lek Min dan Ardi terjatuh ke laut. (azi/aif)

Seragam Jukir Ganti Batik GAMBIRAN - Penampilan para juru parkir (jukir) di Kabupaten Banyuwangi, kini berbeda. Bila sebelumnya, seragam para jukir ini berupa baju dan rompi lengkap dengan tulisan juru parkir di bagian belakang, kini seragamnya dirubah dengan baju batik yang di bagian punggung tetap bertuliskan juru parkir. Launching seragam baru untuk para jukir ini, dilakukan dengan sederhana di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran. Sekitar pukul 06.30, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Kadishubkominfo) Banyuwangi Agus Siswanto menyerahkan seragam pada 20 jukir yang biasa bertugas di Kota Jajag. “Ternyata lebih ganteng dengan batik,” cetus Agus Siswanto. Seragam batik untuk jukir ini, sengaja dipilih untuk menyo-

sialisasikan batik pada masyarakat. Selain itu, juga menjadi identitas bagi para jukir di Kota Gandrung ini. “Jukir dengan seragam batik, kayaknya hanya ada di Kabupaten Banyuwangi,” kata Agus. Dalam penyerahan seragam baru untuk para jukir ini, mantan Kabag Pemerintahan Pemkab Banyuwangi itu minta pada para jukir untuk bisa menjadi penggerak kebersihan di daerah tugasnya. Di samping itu, juga mengampanye-

kan penghijauan. “Ini untuk melaksanakan program pemerintah melalui gerakan Green dan Clean,” tandasnya. Agus merasa yakin, jukir yang diminta menjadi penggerak kebersihan dan penghijauan ini bisa efektif. Sebab, anak buahnya ini dalam bekerja bersinggungan langsung dengan masyarakat. “Kalau ada warga yang membuang sampah sembarangan di jalan, jukir harus berani mengingatkan,” pintanya. (abi/aif)

AGUS BAIHAQI/RaBa

SERAGAM ANYAR: Agus Siswanto menyerahkan pakaian batik kepada jukir, kemarin.

Ingin Pasang Iklan? Hubungi: 0333-41224

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Merak nomor 92 Situbondo, Telp : (0338) 677058. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


cmyk

31

Senin 27 Juni 2011

Tidak Ada Protes Saat Pendaftaran Calon Siswa Miskin Diberi Keringanan GENTENG-Kritik terhadap besarnya beban biaya calon siswa baru rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) SMPN, yang dilontarkan Nanang, seorang calon wali murid mendapat respons dari pihak sekolah. Kemarin, Ketua Panitia Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) RSBI SMPN 1 Genteng Sugiarto angkat bicara. Dia mengaku, semua proses terkait pendaftaran calon siswa baru, termasuk pertemuan dan wawancara face to face dengan calon wali murid sudah dilalui. Saat itu, tidak ada yang memprotes besarnya biaya pendaftaran siswa. “Saat dilakukan pertemuan maupun wawancara dengan calon wali murid, sama tidak sekali tidak ada protes. Makanya kami kaget ketika belakangan ada yang protes,” ungkapnya saat ditemui koran ini di ruang kerjanya. Sugiarto menuturkan, proses pertemuan dan wawancara empat mata dengan wali murid tersebut adalah bagian untuk menge-

tahui kondisi perekonomian keluarga calon siswa. Hasilnya, saat ini tercatat 110 calon siswa baru yang ABDUL AZIZ/RaBa mengajukan Sugiarto permohonan keringanan dan bebas biaya ke RSBI SMPN 1 Genteng. “Sekarang ini, 110 calon siswa tersebut masih proses survei lokasi oleh tim komite sekolah,” terangnya. Sugiarto menambahkan, hasil survei lokasi tersebut, nantinya akan menjadi acuan bentuk keringanan yang diberikan sekolah. “Bentuknya apa mau bayar setengah atau semampunya, atau bahkan bebas biaya, nanti akan dilihat dari hasil survei tersebut,” jelasnya. Saat diwawancarai RaBa, Sugiarto juga mengajak Abdul Manan, calon wali murid asal Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Singojuruh. Manan mengaku, awal ketika mendaftarkan anaknya, dia menyatakan kesanggupan membayar biaya seragam Rp 150 ribu dan SPP Rp

10 ribu. “Namun setelah disurvei, saya dibebaskan biaya apapun. Katanya komite, saya tergolong orang yang sangat tidak mampu,” tuturnya kepada RaBa. Meski sudah diberi kebebasan tidak membayar, namun Manan mengaku tetap akan membayar uang seragam Rp 150 ribu dan SPP Rp 10 ribu per bulan. “Saya nggak enak juga kalau nggak bayar,” tegasnya. Seperti diberitakan, tingginya biaya daftar ulang di SMPN 1 Genteng, yang mencapai Rp 2.760.000, menuai protes dari calon wali murid. Nanang, calon wali murid menilai, rincian biaya tersebut tidak realistis. Terutama pengembangan sekolah yang mencapai Rp 1.660.000 lebih dan dan seragam Rp 400 ribu. Ada juga biaya matrikulasi Rp 425 ribu dan SPP per bulan Rp 150 ribu, orientasi siswa Rp 20 ribu, dan tes IQ bakat-minat Rp 30 ribu. Selain itu, buku panduan, kartu pelajar, foto, dan kartu perpustakaan senilai Rp 75 ribu. Menurut Nanang, tingginya biaya akan menutup kesempatan bagi calon siswa miskin masuk SMPN 1 Genteng. (azi/irw) ADVERTORIAL POLITIK

Jumatan Berjamaah, Dekati Konstituen Anggota FPD Jadi Khotib dan Imam GLENMORE-Anggota Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi dari unsur Fraksi Demokrat (FPD) H. Abdurrahman, punya cara tersendiri untuk mendekatkan diri dengan konstituen. Salah satunya, dengan menjadi khotib (orang yang berkhotbah) sekaligus imam salat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Jumat (24/6) lalu. Tidak hanya itu. Dalam kesempatan tersebut, Abdurrahman juga memberikan sejumlah bantuan uang untuk masjid tersebut. Dia juga menyempatkan diri melakukan dialog ringan dengan jamaah salat Jumat. “Kegiatan ini adalah bagian dari kita untuk dekat dengan konstituen,” katanya kepada RaBa. Tokoh asal Kecamatan Cluring itu mengatakan, kegiatan salat Jumat bersama tersebut

ABDUL AZIZ/RaBa

RELIGIUS: Anggota FPD H. Abdurrahman (jas hitam) foto bersama jamaah usai salat Jumat (24/6).

akan terus dia lakukan secara rutin di setiap daerah pemilihan (dapil). Hal itu sebagai wujud komitemannya untuk terus menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan konstituen. “Melalui kegiatan seperti ini, kita mendengar langsung aspirasi masyarakat, dan hubungan kekeluargaan juga semakin terjalin,” tuturnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Abdurrahman mengajak jamaah untuk selalu menjalankan perintah dan menjauhi larang Allah SWT. Dia juga mengajak jamaah optimistis menjalani hidup. “Hidup ini adalah harapan. Marilah kita semua tetap bertakwa kepada Allah SW T,” pesannya. (azi/adv/irw)

Adu Kicau Burung

ALI NURFATONI/RaBa

MERDU: Puluhan orang menikmati suara kicau burung dalam latihan lomba di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin (26/6).

GAMBIRAN–Perhatian sejumlah warga tertuju di arena ajang perlombaan kicau burung di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin (26/6). Suara kicauan burung tersebut membuat ajang lomba Jajag Bird Club, itu menarik perhatian sejumlah pengunjung. Dalam lomba tersebut, tiga orang juri mendengarkan dengan seksama di bawah sangkar puluhan burung yang sedang adu tarik suara. Ketiganya menilai ocehan satu per satu burung tersebut. Salah satu juri, Aris, 35, mengatakan, ada sejumlah kriteria penilaian lomba. “Mulai dari ocehan dan cara mengoceh,” sebutnya. Sementara itu, perlombaan tersebut berlangsung menarik. Puluhan orang berkumpul dalam acara tersebut. Jenis burung yang dilombakan meliputi burung pendet, kutilang, dan cucak hijau.(ton/irw)


32

Senin 27 Juni 2011

Oshin Datang, Hama Menghilang GAMBIRAN - Ini kabar gembira bagi para petani padi yang tanamannya belakangan sering diserang hama sundep dan wereng. Sebab, di Kota Banyuwangi, kini telah hadir insektisida Oshin yang bisa membasmi hama tersebut. Sabtu malam (25/6) lalu, Oshin yang merupakan salah satu produk DuPont ini diluncurkan di Aula Hotel Surya, Jajag, Kecamatan Gambiran. Acara tersebut, dihadiri oleh Agung Prabowo, National Sales Manajer, dan Iwan Putro Nugroho, Distrik Sales Manajer Jatim, Bali, NTB dan NTT, serta dihadiri sejumlah

petinggi Oshin. Hadir juga para distributor se-Eks Karedinenan Besuki, Lumajang, dan Probolingo serta sejumlah kota lain di Jatim. Agung menuturkan, keunggulan Oshin adalah spectrum pengendalian luas, efektif terhadap hemiptera, dan efektif juga terhadap hama yang sudah resisten terhadap insektisida golongan neonikotinoid generasi sebelumnya. Selain itu, Oshin juga relatif aman terhadap sebagian besar musuh alami hama wereng, mudah larut dalam air, efek knock down yang cepat terhadap hama sasaran diband-

ingkan insektisida lain dari golongan neonikotonid, dan yang terakhir ketahanan terhadap pencucian oleh air hujan. ‘’Pokoknya, Oshin datang, hama langsung hilang,” kata Agung Prabowo, National Sales Manajer Oshin, ditemui di sela-sela acara. Sementara itu, Iwan Putro Nugroho Distrik Sales Manajer Jatim, Bali, NTB dan NTT mengatakan, peluncuran produk Oshin di Banyuwangi merupakan yang keempat kalinya di Jatim. Sebelumnya, peluncuran serupa dilakukan di Kediri, Bojonegoro, dan Pasuruan.

‘’Banyuwangi kami pilih menjadi lokasi peluncuran karena di sini sedang endemik hama wereng dan sundep. Kami berharap, kehadiran Oshin bisa membantu para petani di Banyuwangi,” harapnya. Angka Jaya, salah satu distributor Oshin asal Kecamatan Srono menambahkan, kehadiran Oashin juga diharapkan mampu mengambalikan kejayaan Banyuwangi sebagai lumbung padi. ‘’Kami ingin menjadi pendukung pemerintah dalam rangka pengadaan pangan nasional,” tambahnya. (azi/adv)

ABDUL AZIZ/RaBa

KOMPAK: Agung dan Iwan (pegang produk Oshin), dalam peluncuran di Hotel Surya, Jajag, lusa kemarin malam.

PT. PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG UNIT PENGANTONGAN PUPUK

PENGUMUMAN PELELANGAN

MENENG – BANYUWANGI

No. U-0141/UPP.Mng/VI/2011

PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang Unit Pengantongan Pupuk Meneng akan melaksanakan Pelelangan Pengadaan Barang & Jasa Pekerjaan Pengecetan Rangka Baja Bulk Storage dan Penggantian Atap Bag Storage di Unit Pengantongan Pupuk ( UPP ) Meneng sebagai berikut : No. 1.

Kualifikasi

Nama Proyek Pekerjaan Pengecetan rangka baja Bulk Storage dan penggantian atap Bag Storage UPP PT. Pusri Palembang di Meneng Banyuwangi

G–4

Bidang Usaha/Sub Bidang Bidang : ArsitekturSub Bidang :1. Bangunan – Bangunan Non Perumahan lainnya termasuk perawatannya

Kode 21005

Persyaratan mengikuti pelelangan sbb : 1. Calon penyedia jasa/rekanan mengisi formulir, ditandatangani dan distempel diatas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dengan melampirkan dokumen yang tertera pada blangko formulir. 2. Pemasukan persyaratan Administrasi dan seleksi dokumen/administrasi tanggal 30 Juni 2011 s/d 01 Juli 2011. 3. Peserta yang dinyatakan dokumennya lengkap akan diundang untuk mengikuti Aanwijzing dan jadwal atau tanggal effektifnya akan diinfokan kemudian. Banyuwangi, 22 Juni 2011 Tim Lelang PT. Pusri Palembang

(25-3006)

(17-2406)

(04-2306)

(14-30/03)

> BWI: Dijual Honda Genio Tahun 1993, warna biru met, full audio/ac.cd/velg.R 17 (barang istimewa) Harga Negp. Hub. 081358234555

> BWI: DIJUAL Mts colt FE 111 EZRY MB/Light Truck th 1980 kuning muda hrg 39,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Opel Blazer Tahun 1996, Silver, Siap Pakai. Pajak Panjang. Harga nego. Hub: 081336504436

> BWI: DIJUAL Rumah, LT 261M2, LB 7x29M. Rampung 60% Lok Ds Balak Kec Songgon Jl Utama. Butuh Uang Cepat!! Harga NEGO! Bisa TT Mobil, Hub: 081353148822 / 081999211001

(17-2406)

(17-2406)

(17-2406)

(17-2406)

> BWI: DIJUAL Honda Jazz idsi M / T th 2004 hitam hrg 116 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Mts T120ss pu 1.5 FDK (pick-up) th 2010 hitam hrg 74,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Daihatsu Gren Max (pick-up) S40RP TMREJJ HL biru mtl 70 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL T kijang Krista lf 82 spr grand th 2002 cokelat mtl hrg 124,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148


CMYK

38

Senin 27 Juni 2011

Banyuwangi di Ujung Tanduk Dibekuk Tuan Rumah 3-2

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

PERTANDINGAN MENARIK: Spike Samola menerobos blokir dua pemain Banyuwangi. Tuan rumah akhirnya unggul 3-2.

Berangkat Berkat Utang Kontingen Banyuwangi di Ajang Porprov III BANYUWANGI – Alhamdulillah. Kata itulah yang kini banyak diungkapkan pengurus KONI dan kontingen Banyuwangi yang bersiap menatap Porprov III di Kediri pertengahan bulan depan. Rasa syukur itu pantas diungkapkan lantaran kontingen Banyuwangi dibayangi kekhawatiran gagal berpartisipasi dalam even dua tahunan tersebut. Ini menyusul belum dibayarkannya biaya akomodasi kepada KONI Jawa Timur. Na-

Karateka Gojukai Masuk Seleknas BANYUWANGI – Perguruan Karate-do Gojukai Banyuwangi menatap asa dalam kejuaraan nasional (kejurnas) di Bali. Even tersebut digelar di Pulau Dewata mulai 25 hingga 26 Juni kemarin. Menyertakan 20 karateka terbaiknya, momen kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang seleksi bagi karateka Banyuwangi untuk masuk skuad nasional. Dan, harapan itu pun kini mulai muncul. Lima karateka Gojukai sudah masuk dalam penjaringan kelas kata I. Ketua Dojo Gojukai Banyuwangi Wayan Redita mengatakan, kejurnas kali ini diikuti seluruh perguruan Gojukai yang ada di Indonesia. Persaingan menuju target prestasi yang dibebankan pun tidak mudah. Lima karateka Gojukai Banyuwangi masuk dalam penjaringan kelas kata I. Ini menjadi bukti bagi Gojukai, bahwa perjuangan dan kerja keras selama ini yang dilakukan tidak sia-sia. “Kita salut atas kerja kera anak-anak. Ini bukti bahwa kita bisa berprestasi,” tegas anggota PJR Banyuwangi itu. (nic/als)

mun rasa was-was itu kini bahwa Banyuwangi dipassirna. Kontingen Banyuwangi tikan berpartisipasi dalam yang berjumlah 235 orang, ajang multi even yang digelar dipastikan bakal di Kediri. “Banyuberangkat ke Kewangi sudah pasti diri. Kepastian itu ikut Porprov,” diperoleh setelah katanya. rampungnya proAgung menamses pembayaran bahkan, proses biaya akomodasi pembayaran biaya yang menjadi tanda akomodasi sudah jadi keikutsertaan dilakukan Jumat Banyuwangi di a(24/6) lalu. SebaDOK/RaBa jang PON-nya Jawa gai bukti pembaMandiri W. Agung Timur itu. yaran slip dan karKepastian betu id card kontirangkatnya kontingen Banyu- ngen yang menjadi senjata wangi disampaikan bendahara KONI Jatim sudah berada di KONI Mandiri Warang Agung tangan panitia Banyuwangi. kemarin. Agung menegaskan Alhasil kini persiapan tinggal

menuju finishing menjelang pelaksanaan. Namun, soal dari mana dana tersebtu diperoleh, Agung enggan menyebutkan. Padahal, dana dari APBD untuk alokasi pelaksanaan Porprov belum bisa dicairkan hingga kini. Sementara tahapan Porprov terus berjalan. Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, dana yang dibayarkan KONI tersebut berasal dari dana talangan pengusaha terkemuka Bumi Blambangan. Sayang, KONI tidak mau menyebut siapa donatur yang telah berbaik hati meminjamkan dana tersebut. (nic/als)

JEMBER – Laga menarik tersaji di pertandingan kedua Volleyball Competition 2011 yang digelar Radar JemberRadar Banyuwangi di AlunAlun Jember Jumat malam (24/ 6). Tuan rumah Pemkab Jember harus berjuang keras untuk mengalahkan seteru utamanya, tim Pemkab Banyuwangi. Lewat pertarungan yang sangat ketat, tuan rumah akhirnya berhasil unggul tipis 3-2 (27-25, 25–21, 14–25, 25-15, dan 17–15). Dari semua pertandingan yang telah berlangsung, inilah partai yang paling keras dan paling heboh. Bukan hanya skor yang ketat kejar mengejar, namun juga adu prestise antara pemain dan wilayah. Di laga tersebut Pemkab Jember turun full team. Tak hanya pemain asal PT Perhutani saja yang diambil. Namun

hampir semua pemain terbaik se Jember diambil Adi Purnomo, sang pelatih Jember, untuk mempersolid tim. Namanama tersebut adalah Samola, Edy Maryanto, dan Linda. Dengan munculnya pemain senior seperti Samola, membuat Pemkab Jember selalu unggul di angka-angka kritis. Padahal, jika melihat materi pemain, kekuatan Banyuwangi sebenarnya sangat menakutkan. Tim asal Bumi Blambangan ini diperkuat oleh Koko, spiker murni yang mempunyai smes bak geledek. Dengan postur jangkungnya, smes Koko kerap kali berada di atas blokir lawan.

”Target awal kami tercapai, yakni memenangkan pertandingan. Ini laga yang sangat sulit bagi kami,” aku Adi Purnomo, head coach Pemkab Jember, usai pertandingan. Diakuinya, dukungan ribuan penonton yang memadati lapangan voli alunalun Jember menjadi modal berharga bagi timnya. Kemenangan itu untuk sementara melambungkan posisi tuan rumah di puncak klasemen rayon I. Jember memperoleh 4 poin, dari dua kali kemenangan yakni saat menang WO lawan Lumajang dan menang 3-2 lawan Banyuwangi. Sementara bagi Banyuwangi, kekalahan beruntun tersebut menipiskan peluang lolos ke grand final. Anak asuh pelatih Bambang Hermanto ini masih berpeluang menjadi runner up terbaik. Asal mereka harus memenangkan dua kali laga sisa. Yakni saat melawan Lumajang dan melawan Situbondo. (hdi/jpnn)


BALJEBOL

Senin 27 Juni 2011

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

GALIH COKRO/RaBa

KOORDINASI: Panitia lomba senam aerobic melakukan rapat persiapan di Seblang Room Radar Banyuwangi Sabtu (25/6) lalu.

Bahas Persiapan Lomba Senam BANYUWANGI - Pelaksanaan lomba senam aerobic dalam rangka ulang tahun Radar Banyuwangi ke-12 memasuki pemantapan akhir. Bertempat di Seblang Room Radar Banyuwangi, Sabtu (25/6) lalu, panitia menggelar rapat koordinasi. Selain dihadiri seluruh panitia, rapat tersebut juga dihadiri Ibu Asmai Hadi dan Rifa dari Persani Banyuwangi. Hadir juga ketua AISBI Titik Handayani. ”Kita membahas persiapan lomba senam menjelang hari H,’’ kata ketua panitia, Iwan Setiono. Menurut Iwan, berbagai persiapan dilakukan panitia agar selama berlangsungnya lomba senam nanti berlangsung lancar. Dalam rapat tersebut, panitia membahas instruktur, juri, dan MC. Dalam lomba yang dilaksanakan di Aula Kampus Uniba, Bumi Kertosarim, Banyuwangi di Jalan Ikan Tongkol 22 Banyuwangi itu akan mempertandingkan senam massal bersama, mix impact 35 tahun ke atas, mix impact 35 tahun ke bawah, dangdut aksesoris, dan senam beregu antarsanggar. Lomba senam aerobic itu bisa diikuti pesenam pemula. ”Ayo, segera daftarkan diri Anda dan raihlah prestasi,’’ pungkas Iwan. (even)

JEMBER

RADAR JEMBER/JPNN

COCOK PEMULA: Anton Bareta mencoba melakukan surfing di pantai Pajangan, Ambulu, Jember.

Yuk, Surfing di Payangan SIAPA yang tidak kenal pantai G Land di Grajagan, Banyuwangi? Bagi para peselancar profesional, G Land merupakan pantai yang sangat menantang untuk olahraga selancar (surfing). Namun, kini Jember juga punya potensi pantai yang bagus untuk selancar. Yakni, Pantai Seruni, Payangan, Ambulu. Kemarin (23/6) ada tiga orang peselancar yang tengah bercengkerama dengan ombak Pantai Seruni. Anton Bareta, salah seorang peselancar di Payangan, mengungkapkan bahwa meluncur di Pantai Seruni relatif lebih mudah. ”Ombaknya tak terlalu besar, tapi juga enak buat maen (surfing),” katanya. Karakteristik ombak bersahabat itu, menurut dia, membuat Pantai Seruni layak dikembangkan menjadi pantai untuk selancar. ”Kalau bisa yang datang agar lebih banyak dan main selancar di sini, pasti lebih asyik,” ujarnya. Jasiman, seorang juru parkir mengatakan, Pantai Seruni memang acap dipakai selancar oleh beberapa orang. Namun, jumlahnya tidak banyak. Sebab, harga papan selancar cukup mahal. ”Papannya pun kadang harus dipakai bergantian,” katanya Pantai Payangan memang belum dikomersialkan. Pantai yang terletak dekat Watu Ulo dan Papuma itu ramai dikunjungi setiap Ahad. Payangan memang tidak terlalu terkenal karena lokasinya agak tersembunyi. Namun, sejak beberapa bulan terakhir pantai di selatan Jember ini mulai menggeliat. Hal ini terlihat mulai banyaknya jasa parkir di sekitar Pantai Seruni. Jasiman menambahkan, warga ramai berdatangan setiap Minggu. ”Parkiran itu bisa penuh dengan 200-300 motor,” katanya. (mg-7/c1/har/jpnn)

BANYUWANGI

SITUBONDO

Jumai/RADAR JEMBER/JPNN

LIMA MASIH BURON: Tiga pelaku perampokan yang menyatroni rumah juragan onderdil bekas setelah ditangkap lalu dibawa ke Mapolres Jember oleh tim resmob khusus.

Tiga Perampok Dibekuk JEMBER - Berkat kerja keras jajaran Satreskrim Unit Buru Sergap Tim Khusus Polres Jember dan jajaran Polsek Puger, tiga dari delapan perampok yang menyatroni rumah Hadi Supeno, warga Desa Jambearum, Kecamatan Puger akhirnya berhasil ditangkap. Dari rumah korban, perampok sempat menggasak perhiasan sebesar 2 kilogram, uang Rp 40 juta, serta beberapa surat penting lainnya. Bahkan, perampok sempat menyekap 6 anggota keluarga korban dan mengancam akan membunuh jika berani melawan. Ketiga perampok yang berhasil diringkus masing-masing berinisial Thr, 50 dan Brl, 20, keduanya warga Dusun Sonokeling, Desa Wringintelu, Kecamatan Puger. Keduanya merupakan pelaku utama dalam aksi perampokan

tersebut. Satu pelaku lagi berinisial Brh, 45, warga Desa Jamberaum, Kecamatan Puger yang notabene masih bertetangga dengan korban. Tersangka Brh ini ditangkap belakangan setelah dua pelaku lainnya ditangkap terlebih dahulu. Dari keterangan dua perampok itulah, akhirnya Brh berhasil dibekuk oleh tim khusus Satreskrim Polres Jember yang dipimpin langsung AKP Alit Alarino, Kasatreskrim Polres Jember. Tersangka diringkus di jalan Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas sekitar pukul 21.00. Memang, malam itu tersangka utama Thr sudah disanggong petugas di sekitar rumahnya. Dari tangan tersangka Thr, polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa 9 celurit ukuran besar, perhiasan emas,

1 handphone, serta sarung. ”Semua barang bukti tersebut disita dari rumah tersangka utama Thr,” kata Samudi SIK, Kapolres Jember. Dijelaskan, tersangka Thr inilah yang sempat menyekap 6 anggota keluarga Hadi Supeno. Dengan tertangkapnya tiga pelaku tesebut, kata Samudi, ada harapan 5 perampok lainnya yang sudah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) segera tertangkap. Untuk itulah, dia berharap agar lima pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri. Terlebih, kelima nama perampok sudah diketahui polisi dan tinggal dilakukan penangkapan saja. Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan kelima pelaku, pihaknya juga berharap segera memberitahukan kepada polisi. Menurut Samudi, pelaku

utama Thr yang berhasil dibekuk diketahui sempat merampok di wilayah Kencong, Puger, dan Gumukmas. Kini, pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut. ”Bisa jadi, pelaku utama ini juga merampok di Desa Balung Lor dan yang membobol show room di Wuluhan,” paparnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kawanan perampok bercadar beraksi di Puger, Jember, Jumat (10/6) silam. Dengan bersenjata celurit, kawanan perampok beraksi di rumah keluarga Hadi Supeno, 60, warga Desa Jambearum, Puger. Akibat aksi perampokan ini, korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. Bagaimana tidak, perhiasan emas seberat 2 kg dan uang tunai Rp 40 juta milik korban disikat kawanan bandit tersebut. (jum/wnp/jpnn)

Cikal Bakal International Carnival Institute JEMBER – Even spektakuler Jember Fashion Carnival (JFC) yang akan diselenggarakan 27 hari mendatang menyimpan catatan khusus. Gelaran tahun ini ada beberapa politeknik dan universitas nasional yang melakukan kerjasama dan bergabung dengan JFC. “Kami bekerjasama dengan Politeknik Jember, Unesa, dan juga Politeknik Jakarta,” ujar Suyanto, Vice President JFC. Kerjasama ini, menurut Suyanto, sebagai bentuk komitmen dan sumbangsih JFC bagi dunia fashion di tanah air. Selain menjadi ajang pengembangan pendidikan fashion, kerjasama ini diharapkan dapat menjadi cilak bakal lahirnya International Carnival Institute (ICI). “ICI sebenarnya proyek besar JFC yang dikembangkan sejak

lama,” kata Suyanto. Selain itu, dengan berdirinya ICI yang kemungkinan dilakukan tahun ini, Jember akan menjadi tuan rumah sebuah institusi pendidikan pertama yang bergerak dalam bidang karnaval. JFC yang sudah menjadi inspirator bagi berbagai karnaval serupa di tanah air memang telah banyak mendapatkan tawaran mendirikan sekolah. “Kami selalu menahan diri karena belum ada infrastruktur dan peralatan yang memadai,” ungkap Suyanto. Namun seiring berjalannya waktu, JFC yang memasuki satu dekade merupakan momen terbaik bagi JFC untuk mendirikan sebuah sekolah karnaval. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dan show di berbagai negara, JFC bisa menjadi salah satu yang terbaik di

bidangnya. “Kami sudah membicarakan hal ini dengan beberapa stake holder. Semoga saja jika lancar, kami akan luncurkan sebagai yang pertama di Indonesia,” ujarnya bangga. Tentu bila hal ini bisa terealisasi, akan menjadi kabar baik karena Jember akan menjadi salah satu ikon fashion dan karnaval dunia. Tak heran berbagai persiapan demi suksesnya JFC yang digelar 24 Juli mendatang, terus dilakukan. Terlihat anakanak kecil juga sedang berlatih dengan giat. Mereka adalah JFC Kids yang dirancang sejak dua tahun terakhir sebagai pentuk pembinaan JFC terhadap minat fashion di Jember. Dengan merekrut dan menanamkan pengetahuan fashion sejak dini, diharapkan di masa-masa mendatang, Jember bisa memiliki desainer baik. (mg-7/jpnn)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

PERGIAT LATIHAN: Persiapan terus dilakukan para talent JFC agar penampilan mereka 24 Juli mendatang bisa maksimal.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•MIRANTA ARSITEK•

•RMH KOS-KOSAN•

•SAWAH•

•HONDA•

•PELATIHAN WIRAUSAHA•

•ARYA JEWELLRY•

•THE LAGON•

MIRANTA Arsitek Jasa Gbr Bangunan 3D Wrn,Mrh Inves Tnh Dkt ITN Mlg Cck Utk KosanRokoclustr 082140136614

DJL Cpt RmhKos2an, 9Kt, 1Dpr, 2Km Fas; PLN, PDAM, Jl Gn Arjuno Dkt Skolah, Kntr, Hrg 170Jt Nego H. 08113509792

JUALSHM, Ds Pendarungan Ls 6920M2, Lok Bagus Pinggir Jl Aspal, Hasil Bagus Hub: 081559501444/082143540008 Bwi

JUAL Maestro 90 Putih Siap Pakai Hub: 08123353502

IKUTI Pel. Wirausaha 3bln yg Membantu mulai dr Memilih Jenis Usaha smpe mndpt mdl&pangsa pasar.Hub 03337742121

SEDIA Cincin Pernikahan Aneka Model Dari Emas&Perak.Hrg mulai Rp650rb.H 081336659258

RUKO 2 Lt, Strategis Jl Yos Sudarso Lb 110/Lt 80 SHM Hrg 375Jt Hub: 081331354660

•PELATIHAN HIPNOTIS•

BANYUWANGI

•ROGOJAMPI•

•DINA LAUNDRY•

SITUBONDO

•KONTRAK•

•KETAPANG•

JUAL Tnh Murah Lok Jl Ry Lngkr Barat Rgjp SHM/Pgr Batubata/Slop /Aci/386M2/100Jt/ Cck UsahaHub:08123866288/082145500709

•MEI-LAN COLLECTION•

DKONTRKN Ruko 2 Lt, 12 x 7 M . PLN 2200 PDAM. Toilet Atas + Bwh D/a: Kmplek Ruko Jl. Kepiting 5 A Sobo Bwi Telp 0333-422950

**PELATIHAN Hipnotis Masal & Sulap** Kuasai Hipnotis Ala Uya Kuya, Biaya Hanya 300rb, Privat Hy 1Jutaan. Bns Pengobatan Di Hotel Berlian Abadi. Tgl 10/07/2011 Hub: 087880990910 (SANDY) Daftar Hotel Berlian 10.00-14.00 WIB

•KESEHATAN• CENTRALCosmetik, Vitality & Accesories w w w. a l i e f s h o p. bl o g s p o t . c o m Hp.081999247557/082144998838

•KERJASAMA• SY ada ruko&bisnis yg sdh jln, saat ini mau mengembangkan, bth pthner krjasama serius mdl 50jt profit 24%/thn.H 085738511018

•TOUR & TRAVEL• PT. MAS WANGI, rute LMJG-JMBR-BWIDPS & Paket.Nymn, AC. Dpn SPBU Mangir. Ph: 0333 7700661 www.baliratugroup.com

DJL Rmh Bersertifikat L320M2 Letak Strategis, Dpn Pintu Masuk ASDP Ketapang Tnp Prntra Hub: 081-358436164

•GARDENIA ESTATE• DJL Rmh Jl S. Parman Gardenia Estate Banyuwangi Lt 160 Lb 175 Kt 4 Km 4, PLN 3500 Hub: 08123453635. Bisa Kredit

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg Bs Dtingkat. Lsg Bs Ditempati Hrg NegoTP.Hub 081-803-587-755

•MENDUT REGENCY• DIJUAL Rumah di Mendut Regency Blok L 25 Letak Pojok Jl. Kembar harga nego Hub. 081331335868/7758898

•MENDUT REGENCY• DJL Rumah Bekas Berkualitas Di Perumahan Mendut Regency Banyuwangi. Hub 081-934876969

•LAND 5915M2• FOR Sale, Land – 5915 m2, Perfect for Manufacturing Factory.Jl. Argopuro No. 76 Kalipuro BWI Cntct nmbr: 0811356109

•TANAH L 5915M2• DJL Tnh 5915 m2, Cck U/ Tmpt Ush /pabrik Lok dikwsnindustriArgopuro, Jl Argopuro No.76 Kalipuro HUB 0811352122/0333411017

•TANAH L 425M2• DIJUAL TANAH luas 425 m2, bentuk bagus (nganthong), SHM, lokasi Karangrejo Banyuwangi, Harga 100jt Nego, Hub 081 755 1017, 081 35358 1017. BU Cpt!!! Tanpa Perantara

•SPEAKER• JUAL Speaker JBL Wharfedale.BMB. Semua asli. Power 3canel 800 watt.Cocok utk hall karaoke R.Meeting .Hub03337722222

BANYUWANGI •STNK• HLG STNK Nopol P4952 WA an Tita Bangorejo Banyuwangi

GROSIR & Eceran Aneka Merk Sprei, Baju Baby, Fashion, Bantal, Guling, Bantal Cinta, Baby Doll, Hub:081336761176

•PROMO DAIHATSU•

•GENTENG BETON• PERUSAHAAN Bumi Indah Jl Semeru No III Stbd Telp. 0338-671950. JUAL MURAH

•PRIMA MOBIL• CRV’09, Avanza 05,07, Xenia 05,07, Kjg Lgx 97,02, Inova 05 (Solar Bensin) Panther 99,00,03 Taruna 02,04, Adventura 97, Pu Zebra 05,06 PU T120SS 09, PU L300 09, PU Futura 09. Cash/Kredit DP 10% Bunga Murah Hub: 085258665239/0333-411655

•PRIMA MOBIL•

DJL Tanah Cepat Jl Raya Kembiritan Genteng Seluas 600M2 (SHM) 250Jt 082143223366

R-STOCK(NewCar) T-Avanza, Inova, Yaris Daihatsu Xenia, Terios,Luxio,Honda(All New) Jazz, Crv Freed, Mits PU L300, PUT120ss, Suzuki APV Arena, APVLuxury, Swift, Nissan G-Livina, March. Cash/Kredit Hadiah Lgs Tv/ Lemari Es Hub: 085258665239/0333411655

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 03338930348.

DINA LAUNDRY Kiloan pkt mli 50rb-unlimited 300rb bergaransi antar-jemput Member harian disc 10% 7733509/085749262307

MILIKIXenia VVT-i UM10Jt, Terios UM 17Jt, Gran Max UM 7Jt, Luxio Disc 15Jt. Sirion Bng 0%. Bs Kredit 5Th + Hadiah Menarik. Hub Sgr HADI 0333.7728.456/ 0815.5970.5555/081.233.432.555

•TANAH L 600M2 •

•TANAH KAPLING•

BANYUWANGI

•TYS MOBIL• ALL New Civic '06, CRV'03, Avanza G'09, Xenia Li'07, Innova'04,05 solar, LSX'97 solar, LGX'02 bensin, LGX 1.8 '03 solar, Kijang P.Up'00, Kijang box '00, Taft GT 4x4'96 L300'05,09 cash/kredit bunga ringan Hub: 0333-845442/081234851769.

•DIJUAL SEGERA• L 300 Stesen Adiputro, Abu-abu Metalik, Original Th 2000, Kondisi Baik. Harga 70Jt Nego. Hub: 081934884336

BANYUWANGI

SURABAYA

•ADM• DIBUTUHKAN Karyawan Utk ADM. Syrt: Bisa Komputer, Pembukuan,Pglm dibidangnya. kirim ke Kantor Pemasaran Djati Khayangan Jl Raden Wijaya Giri-Bwi

•TOKO KIMIA• TOKO KIMIA,DISTRIBUTOR: Bahan Fiber Glass, Pasta Sablon,Semir Ban, Lycal, DLL. Jl.Ngagel Jy Sltn 95, SBY. 03160317007

>TRUCK< DIJUAL CEPAT TRUK PS 100 TH 87 KUNING, P 7197 W, HRG 45 JT, BISA NEGO, TANPA PERANTARA, HUB: 085236296509 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

•KONTRAK/SEWA• DIKONTRAKKAN/Disewakan Rumah Ruko , di Jl. Letjen Sutoyo No. 42 Tukang Kayu Hub. 08123487638


Senin 27 Juni 2011

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Satu Bando Iklan Dibongkar Paksa ... ■ DEADLINE... Sambungan dari Hal 29

Sedangkan, CV Match berada di Ketapang, Kalipuro; dan jalan raya PB. Sudirman, depan Toko Florida Banyuwangi. “Baru empat bando ini yang akan dibongkar sendiri oleh pemiliknya,” ungkap mantan wakil bupati itu.

Pemilik bando reklame yang habis masa izinnya, tetapi belum konfirmasi pada KPP mengenai kesediaan membongkar sendiri, imbuh Kadir, masih diberi toleransi hingga Senin, hari ini. “Kalau Minggu, kantor kan tutup. Jadi, kita batasi untuk konfirmasi sampai Senin besok (hari ini, Red),” imbuhnya. Bila sampai Senin sore, para

pemilik bando tetap tidak melakukan konfirmasi, lanjut dia, pihaknya akan langsung menyerahkan masalah itu kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi. Sehingga, petugas Satpol PP akan melakukan penertiban dengan cara pembongkaran paksa. “Semua bando yang habis izinnya akan kita tertibkan,” ancamnya.

Diungkapkan bahwa ada satu bando yang akan segera dibongkar paksa, karena izinnya sudah habis cukup lama. Bando tersebut berada di ujung Jalan Adi Sucipto, depan kantor DPRD Banyuwangi. “Izinnya sudah habis setahun lalu, hingga kini belum diperpanjang. Bando ini akan kita bongkar,” tegasnya. (abi/irw)

Sampai Kapan Penambang Liar Dioperasi? ■ BOM WAKTU... ... Sambungan dari Hal 29

Belum lagi kalau istri-anaknya tergolong borju. Mana cukup gaji sebagai aparat dengan pangkat rendahan untuk mengimbangi gaya hidup seperti itu. “Main mata” dengan penambang liar dengan imbalan secuil emas atau uang kutipan pastilah menggiurkan. ‘’Solusi’’ terbaik. Toh, hal itu sulit dilacak. Mana ada pimpinan zaman sekarang yang mau turun lapangan. Apalagi tempatnya di pinggir hutan. Pimpinan cukup duduk manis di kantor lalu terima laporan dari bawahan —dan seringkali laporan itu “asal bapak senang”, hehe.... Kemudian si pimpinan cuap-cuap di media “tidak mungkin ada anak buah kami yang membocorkan, kalau ada akan kami tidak tegas”. Pernyataan yang normatif, bukan. Sampai kapan operasi terhadap penambang liar dilakukan? Ya sampai penambang liar habis. Memang sudah berapa kali digelar operasi gabungan? Kok penambangnya masih ada. Bahkan, bukannya habis tapi sebaliknya, bertambah banyak. Padahal, sudah banyak dari kelompok mereka yang ditangkap, digelandang ke mapolres, bahkan ditahan. Kelompok mereka memang hilang satu tumbuh seribu. Entah sudah berapa banyak pohon di hutan Pesanggaran yang mereka tebang. Entah sudah berapa banyak lahan di sekitar gunung Tumpang Pitu mereka gali. Entah sudah seberapa parah lingkungan di sana akibat perbuatannya. Yang jelas, sampai sekarang perhutani sebagai pemilik lahan tidak mampu mengatasinya! Jalan kekerasan dengan dibantu polisi menangkapi para penambang sudah dilakukan. Tapi, cara itu ternyata tidak cukup ampuh untuk menghentikan aksi para penambang. Kini, dibutuhkan solusi cerdas. Secara administratif hutang Pesanggaran memang masuk kekuasaan Perhutani Banyuwangi Selatan. Oleh karenanya, segala yang terjadi di sana sepenuhnya menjadi kewenangan

pihak Perhutani. Itu urusan rumah tangga perhutani. Tapi, Pemkab Banyuwangi tidak boleh berpangku tangan. Sebab, bagaimanapaun secara geografis hutan Pesanggaran masuk wilayah Kabupaten Banyuwangi. Apalagi, sebagian besar penambang yang dicap liar itu notabene warga Bumi Blambangan. Masak rakyatnya dicat liar, ditangkapi, dan ditahan pemerintahnya diam saja. Tidak tersinggung. Waladalah. Sudah saatnya pemkab bertindak. Duduk bareng sama perhutani. Memang, tindakan penambang itu tidak sesuai aturan. Menambang emas di tempat orang (perhutani) adalah melanggar. Setiap pelanggaran hukum harus ditindak tegas. Kita semua sepakat. Tapi, menindak dengan kekerasan bukan solusi yang baik. Mungkin saja pihak perhutani sudah melakukan langkah persuasif dengan para penambang itu. Dan, mungkin juga langkah itu menabrak jalan buntu. Kalau memang langkah itu sudah dilakukan dan hasilnya seperti demikian, maka kini giliran pemkab yang masuk sebagai penengah. Cari solusi bagaimana supaya penambang itu bisa tetap menambang, tapi tidak sampai merusak hutan. Pendek kata, bagaimana supaya aktivitas penambangan tradisional itu bisa dilegalkan –sebagaimana di beberapa daerah penambangan emas. Namun, wilayahnya ditentukan dan diawasi ketat oleh perhutani. Sebut saja wilayah itu sebagai buffer zone. Batas penyanggah sebagaimana lazim kita kenal di sekitar hutan lindung. Mungkinkah solusi itu dilakukan? Kalau pertanyaan ini diajukan kepada para penambang liar maka mereka akan menjawab spontan: kenapa PT IMN boleh menambang, sementara kita tidak boleh. Kenapa IMN diberi izin sedangkan kita tidak diberi izin. Apa bedanya menambang di bawah dengan di atas sana! Kalau memang dilegalkan harus dengan catatan. Penambang yang boleh menambang harus orang asli Banyuwangi. Wa bi al-khusus, warga sekitar hutan Pesanggaran. Soal model kerja samanya bisa dibuat

beberapa alternatif. Misal, penambang harus menyewa lahan yang ditambang. Per petak harganya sekian puluh juta selama setahun, misalnya. Atau, mereka tidak perlu menyewa. Semua hasil menambangnya disetor ke perhutani lalu mereka diberi bagian sekian persen. Atau, buatkan PT sendiri, pekerjanya para penambang. PT itulah yang meneken kontrak kerjasama dengan perhutani. Masih banyak solusilah. Kuncinya, duduk satu meja dulu antara pemkab dengan perhutani. Lebih bagus lagi kalau DPRD juga ikut di situ. Khusus pemkab dan DPRD, materi diskusi bisa dikembangkan ke kemungkinan pemkab dapat sharing dari PT IMN. Sharing itu bisa berupa sebagian pendapatan langsung atau dalam bentuk saham. Memang, pemerintah sudah pasti akan dapat pemasukan dari pajak, nonpajak, dan royalti. Tapi, daerah menerimakah? Memang, PT IMN selama ini sudah mengeluarkan dana CSR-nya untuk warga sekitar tambang emas Tumpang Pitu. Tapi, itu kan sebuah kewajiban yang harus dikeluarkan oleh perusahaan sesuai aturan perundang-undangan. Pemkab dapat apa? Adakah sumbangan untuk PAD (pendapatan asli daerah)? Berangkat dari pertanyaan-pertanyaan itu, beberapa waktu lalu Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) menolak permintaan menteri keuangan untuk mencicil 1,75 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) selama 13 tahun. Pemprov NTB ngotot pemerintah pusat menghibahkan saham tersebut ke pemprov sebagai pemilik wilayah. Wa ba’du. Bagaimana pun persoalan penambangan liar di sekitar Tumpang Pitu harus segera diselesaikan. Jika tidak, akan menjadi bom waktu. Jika salah menyelesaikannya akan mengakibatkan ledakan persoalan sosial yang cukup serius. Ingat, tambang emas di manapun tempatnya selalu diikuti dua hal: persoalan sosial (penambang trandisional) dan isu pencemaran. Wallahu a’lam… (udi@jawapos.co.id)

Perkaya Khazanah Pengetahuan Pajak ■ SELESAI... Sambungan dari Hal 40

Ini terpaksa dilakukan untuk menghemat biaya. “Inginnya sih lux. Tapi, yang lebih terpenting adalah bagaimana buku ini kaya makna, peran dan fungsi,” ujarnya. Buku ‘Kompilasi Peraturan Perpajakan Dalam Pelaksanaan Penatausahaan Keuangan Pemerintah’ disusun Yudi dalam waktu empat bulan. Cukup lamanya waktu yang dibutuhkan karena banyaknya peraturan perpajakan yang perlu dijadikan referensi. Padahal, peraturan-peraturan itu kerap me-

ngalami perubahan. Sehingga, Yudi harus terus mengikuti perkembangan peraturan yang terbaru sebagai referensinya. Dalam hal penafsiran pasal demi pasal, dia juga mengonsultasikan dengan para pakar perpajakan. Mulai dari Waskon di Kantor Pajak Pratama maupun di forum diskusi perpajakan yang tergabung dalam “ortax”. Itu sengaja dilakukan untuk menghindari kekeliruan dalam menafsirkan yang berakibat pada kesalahan dalam penerapannya. Penyusunan contoh contoh yang ada dalam buku juga didasarkan pada kejadian-kejadian

yang sering terjadi dalam pelaksanaan penatausahaan keuangan. “Buku ini akan terus dilakukan revisi sejalan dengan diterbitkannya peraturan – peraturan terbaru tentang perpajakan yang berhubungan penatausahaan keuangan pemerintah,” kata pria yang berdinas di Kecamatan Kapongan itu. Buku ini terdiri dari 40 halaman dengan dikatapengantari dirinya sendiri. Sebagai lisensi bahwa buku ini sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenaran isinya, Yudi meminta persetujuan dari Waskon Wilayah Panji Kantor Pajak Pratama Situbondo, Ngadi, SH.

“Persetujuan itu tidak didapat sekaligus. Buku saya masih dikoreksi, baru setelah itu, beliau (Ngadi) bersedia memberikan persetujuan dengan cara membubuhkan tanda tangannya. Saya juga mengumpulkan sendiri daftar pustaka sebanyak sebelas sumber,” ungkap suami Heni Emelia Handayani ini. Yudi berharap, keberadaan bukunya tersebut dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang perpajakan. Sehingga, dapat mempersamakan persepsi tentang tarif dan ketentuan pengenaan pajak secara benar. (aif)

Didatangi Warga Sebelum Hajatan ... ■ WARGA... Sambungan dari Hal 29

Warga yang datang biasanya punya keinginan tertentu. Mereka kadang nyekar semalaman dan baru pulang pagi harinya. “Warga yang akan punya hajatan, juga datang ke Gumuk Agung Wilis ini untuk berdoa dan selamatan,” tuturnya. Sebagian warga percaya bahwa harus datang ke Gumuk Agung Wilis lebih dulu sebelum menggelar hajatan. Jika tidak, maka acara hajatannya akan terganggu. “Acaranya bisa rusak. Kalau tidak turun hujan, akan ada gangguan lainnya. Ini sering terjadi,” beber Giman. Warga lereng Gumuk Agung Wilis itu mengaku, tidak tahu sejarah gumuk tersebut. Dia juga tidak mengerti kalau Agung Wilis yang makamnya berada di puncak gumuk itu adalah nama pejuang Banyuwangi, yang cukup populer. “Tidak ada yang tahu tentang sejarah makam, tapi itu makam-

nya Agung Wilis,” tukasnya. Dengan nada serius, pria yang bekerja sebagai penderes kelapa itu menuturkan bahwa Gumuk Agung Wilis menyimpan banyak misteri. Di bawah gumuk itu, konon ada gua yang tembus hingga Alas Purwo di Kecamatan Tegaldlimo. “Sekarang guanya tertutup tanah, dulu saya pernah lihat,” ceritanya. Kisah Giman, pada akhir tahun 1950-an pernah terjadi keanehan di kampungnya. Semua tanah berubah menjadi gembur dan labil. Akibatnya, warga kesulitan memasak, karena tanah yang dipijaknya bergoyang-goyang. Sementara itu, gua yang ada di Gumuk Agung Wilis itu mengeluarkan air dan banyak ikan hingga tumpah ruah ke jalanan dan kebun milik warga. “Itu baru berhenti setelah warga memanggil orang pintar asal Kediri,” kenangnya. Gumuk Agung Wilis itu dipercaya masyarakat sekitar memiliki ikatan dengan pohon kelapa cabang sembilan, yang ber-

jarak sekitar 400 meter ke arah timur. “Biasanya orang yang nyadran (tradisi ziarah makam di bulan tertentu), sebelum atau setelah ke Gumuk Agung melanjutkan ke pohon kelapa cabang sembilan,” tuturnya. Hubungan keterkaitan Gumuk Agung Wilis dengan pohon kelapa cabang sembilan juga diceritakan oleh Paiman, 56, warga Dusun Gumukagung, Desa Watukebo lainnya. “Setelah ke pohon kelapa cabang sembilan, biasanya orang yang nyadran melanjutkan ke Gumuk Agung Wilis,” ceritanya. Sementara itu, cerita yang berkembang di masyarakat menyebutkan, ada warga yang melihat seekor harimau berjalan dari arah Gumuk Agung Wilis. Harimau itu berhenti dan menghilang di sekitar pohon kelapa cabang sembilan. “Pada malam tertentu, sering ada ndaru (semacam sinar, Red) dari arah Gumuk AGung Wilis ke arah pohon kelapa cabang sembilan. Ini yang tahu banyak,” ungkap Paiman. (irw)

Pesawat Jalani Perawatan ... ■ JADWAL... Sambungan dari Hal 29

Misalnya, rute Banyuwangi– Denpasar. Dalam kurun waktu tersebut, penerbangan dari dan menuju Pulau Dewata dibatalkan. Sedangkan rute Banyuwangi–Surabaya tetap ber-

operasi seperti biasanya. Arif menegaskan bahwa, rute Surabaya– Banyuwangi hanya mengalami perubahan jam. Jika biasanya penerbangan dari Kota Pahlawan dilayani siang hari, maka jadwal diubah menjadi pukul 08.00. “Dari Banyuwangi akan

dilayani mulai pukul 09.10,” sebutnya. Arif menandaskan bahwa perubahan jadwal itu hanya berlaku sementara. Pasalnya, pesawat harus menjalani perawatan rutin. “Pesawat sedang menjalani maintenance,” bebernya. (nic/irw)

Khawatir CCTV di Kamar Ganti ... ■ WASPADAI... Sambungan dari Hal 29

Dara yang tinggal di Jalan Kutai No. 5B Banyuwangi itu mengakui, ada banyak manfaat dari pemasangan kamera CCTV. Beberapa kasus kejahatan hingga teroris, terbantu pengungkapannya lewat kamera pengintai itu. Alasan itulah yang membuatnya enjoy saja, saat menemukan kamera tersebut di beberapa sudut pusat keramaian. Meski gerak-geriknya tere-

kam kamera, gadis yang akrab disapa Icha itu mengaku merasa tak terganggu dengan keberadaan alat perekam gambar tersebut. “Sejauh ini masih lumrah dan biasa saja,” ujarnya kepada RaBa, kemarin (26/6). Hanya saja, Icha mengaku agak ketar-ketir dengan kamera yang satu itu. Dia tak ingin kamera mini itu dipasang di ruang privasi yang disediakan di tempat keramaian, seperti ruang ganti baju. Banyaknya kasus kamera pengintip yang

merekam adegan di ruang privasi itu memaksa Icha meningkatkan kewaspadaan. Saat akan memasuki ruang ganti pakaian, Icha biasa melakukan penyisiran lokasi lebih dahulu. Setelah dipastikan aman, barulah mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Airlangga itu merasa tenang untuk beraktivitas di dalam ruang ganti. “Harus pastikan dulu aman, baru lanjut,” ujar dara yang pernah menyandang salah satu gelar putri lingkungan hidup itu. (nic/irw)

Pemenangnya Rekanan Berasal dari Surabaya ■ DERMAGA... Sambungan dari Hal 40

Saat ini kelanjutan pembangunan pelabuhan yang diproyeksikan menjadi pelabuhan internasional itu sedang dikerjakan. Supriyono, salah satu tokoh masyarakat Panarukan meng-

ungkapkan, awalnya warga Pesisir menyoal pembongkaran dermaga lama Panarukan. Sebab, mereka mengira itu dilakukan dengan seenaknya. “Kita khawatir pembongkaran asetaset yang ada di dermaga lama pelabuhan Panarukan ini hasilnya masuk ke kantong-kan-

tong pribadi,” jelas Supriono. Namun, setelah ditindaklanjuti ke pengelola dermaga pelabuhan Panarukan, pemusnahan aset-aset tersebut sudah melalui prosedur sebagaimana mestinya. “Katanya, sudah dilelang. Pemenangnya rekanan di Surabaya,” imbuh Supriyono. (pri/aif)

Bagikan 150 Paket Sembako ■ WABUP... Sambungan dari Hal 40

Yaitu Tri Satya dan Dasa Darma dengan sasaran meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Yang tak kalah pentingnya, terbinanya tali persaudaraan dan ikut serta membangun jati diri bangsa. “Meningkatkan pengembangan mental, fisik, pengetahuan, jiwa kepemimpinan dan kepercayaan diri dan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara serta bertambahnya pengalaman dan keterampilan,” papar Wakil Bupati Situbondo itu. Dia juga berpesan agar para peserta yang akan diberangkatkan pada 28 Juni nanti menjaga kondisi kesehatan dan kekompakan antara teman. Sebab, ini ini merupakan amanah. “Jangan mengatasnamakan pribadi, peserta yang diutus ini atas nama Kabupaten Situbondo. Jaga nama baik kabupaten tercinta ini,” pintanya.

Sebelumnya, Kwarcab Situbondo melaksanakan kegiatan aksi Pramuka peduli yang dilaksanakan pada 17-18 Juni 2011. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk perkemahan bertempat di Desa Curah Suri, Kecamatan Jatibanteng. Kegiatan tersebut berbeda dengan perkemahan-perkemahan sebelumnya. Sebab, yang jadi peserta perkemahan adalah pengurus Kwarcab Situbondo, Dewan Kerja Cabang, anggota Brigade penolong pengurus Kwarran Jatibanteng, Muspika, perangkat Desa Curah Suri. Kegiatan ini juga didukung adik-adik penggalang dari SDN 1, 2 dan 3 Curah Suri. Masingmasing satu regu putera dan puteri. Tak ketinggalan pula kak Rachmad dan kak Dian Rachmad yang bermalam di perkemahan bersama peserta lain. Kepala Desa Curah Suri, mengungkapkan banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini. Sebab, masyarakat banyak dibantu. Kwarcab Pramuka Situbondo banyak memberikan kepedulian terhadap

masyarakat yang tidak mampu di Desa Curah Suri. Ada bantuan pemberian 150 paket sembako, khitanan masal 50 anak, pemberian 250 paket alat tulis siswa, penghijauan 500 bibit gamelina, potong rambut gratis dan bersih-bersih lingkungan serta di pemakaman umum. Dalam kesempatan itu, juga dilaksanakan pelantikan Dewan Kerja Penegak Pandega Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Situbondo 2010-2015. Hadir Wakil Bupati Situbondo selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka dan Dandim 0823 selaku anggota majelis pembimbing cabang gerakan Pramuka. Ada juga camat di wilayah barat selaku Mabiran, Kepala Desa se -Kecamatan Jatibanteng. Dalam kesempatan itu, Ketua Kwarcab berharap kegiatan aksi Pramuka peduli akan diupayakan secara berkesinambungan. Sehingga, merata di masing-masing kwartir ranting (kecamatan). “Dengan cara seperti ini, Pramuka bisa kian mendekatkan kepada masyarakat,” terangnya. (pri/adv/aif)

Suguhkan Event Spektakuler ■ RABA GELAR... Sambungan dari Hal 40

Ini untuk menciptakan suguhan event yang benar-benar spektakuler. Kata dia, kegiatan sengaja diberi nama ”Semarak Damai

Sejuta Aksi”. Ini karena kegiatan yang disuguhkan di dalamnya benar-benar banyak dipenuhi kreatifitas. “Nanti juga akan ada acara-acara tambahan seperti festival keroncong dan gambus,” imbuh Sasha.

Rangkaian kegiatan akan digelar mulai 5-11 Juli 2011. Bagi yang ingin Fashion News Paper Competetion dan Dance Islami bisa mendaftar langsung di Kantor Biro Radar Situbondo, Jalan Merak 92 Situbondo. Telepon 0338-677058. (pri/aif)

AKIBAT SESAK NAFAS, ABDUL SEMPAT DI OPNAME “Sejak tahun 2004, saya menderita sesak nafas,” cerita Abdul Rohim saat ditemui di kediamannya di Jambewangi, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur. Karena penyakitnya itu, aktifitasnya sebagai seorang guru otomatis menjadi terganggu, “Kalau sedang kambuh, nafas terasa sesak, bahkan saya pernah sampai di opname.” Lanjut-Dur-panggilan akrabnya. Tak ingin aktifitasnya terus terganggu, ayah 3 orang anak ini selalu berusaha mengobati sakitnya itu, namun sekian lama berobat, keluhannya masih terus kambuh. Penyakit sesak nafas atau asma adalah salah satu penyakit yang sangat familiar dengan rakyat Indonesia. Pada saat asma, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, misalnya debu, asap atau bulu binatang yang menyebabkan peradangan. Hal ini akan sangat mengganggu penderita sebab sekarang sangat sulit menemukan udara yang betul-betul bersih. Tapi kini, ia merasa lega karena telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya itu, “Sudah 1 tahun saya rutin minum Gentong Mas, baru minum 2 kotak manfaatnya sudah terasa, badan lebih segar, berstamina, hangat, enteng, vitalitas bertambah dan nafas jadi plong.” Tutur pria berusia 57 tahun tersebut. Dengan tubuh yang sehat, sekarang ia dapat menjadi aktifitasnya dengan lancar tanpa gangguan sesak nafas. Kini, ia ingin sekali membagi pengalamannya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan

bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda berperan sebagai anti histamin. Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, yang berdampak positif terhadap penderita asma bronchial. Selain itu, Habbatussauda mengandung 15 macam asam amino penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga penderita asma tidak mudah terkena serangan. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sementara sifat kimia dari Kayu Manis ialah hangat, pedas, wangi, dan sedikit manis sangat baik untuk mengatasi asma. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil yang baik, dianjurkan untuk berolahraga terutama renang dan jangan terlalu lama berada dalam lingkungan yang banyak zat polutif (debu, tungau, asap rokok dan asap motor). Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


CMYK

40

Jawa Pos-nya Kota Santri

Senin 27 Juni 2011

PNS Merangkap Anggota LSM Kata dia, apa yang dilakukan para PNS yang merangkap jadi anggota LSM itu sebenarnya sudah menjadi sorotan sejumlah pihak. Bahkan ada yang SITUBONDO – Bupati Dadang Wi- mengaku resah dengan ulah mereka. giarto diminta bersikap tegas terhadap Sebab, seperti kebal terhadap sanksipara Pegawai Negeri Sipil sanksi. Menurut Jainur, Kes(PNS) di lingkungan Pemkab bangpolinmas sebenarnya Situbondo yang seringkali mebisa ikut membantu untuk ninggalkan tugas utamanya menyukseskan usulannya saat masih dalam jam dinas. tersebut. Yakni dengan cara Terutama mereka yang menmenginventarisasi LSM-LSM jadi anggota Lembaga Swayang beranggotakan PNS daya Masyarakat (LSM). di lingkungan Pemkab SiKetua LSM Satu Kedaulatan tubondo dan menyerahkan Rakyat (Sakera) Jainur Ridho kepada Bupati dan Badan mengungkapkan, selama Kepegawaian Daerah (BKD). ini para PNS yang menjadi DOK/RaBa Khusus BKD, lanjut Jainur, anggota LSM terkesan keJainur Ridho adalah mengawasi kinerja bal sanksi. Bahkan, SKPD para PNS yang tergabung yang menjadi tempat mereka bekerja dalam LSM. Jika mereka seringkali seringkali tak berkutik meski para PNS melakukan pelanggaran, maka jangan itu melakukan pelanggaran. segan-segan untuk memberikan sanksi “Saya kira ini merupakan fenomena tegas. “Karena itu memang yang menjadi yang tak bisa dibiarkan dan harus segera masalah, kalau punya LSM namun tidak disikapi oleh Bupati atau Wakil Bupati sering melanggar tentu tak masalah. Naagar kejadian semacam ini tak berlarut- mun jangan sampai LSM dijadikan kedok larut dan tidak kian menjadi-jadi,” ung- untuk meninggalkan tugas utama sebagai kap Jainur kepada RaBa, kemarin. seorang PNS,” pungkasnya. (pri/aif)

Bupati Diminta Tegas Jatuhkan Sanksi

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIBONGKAR: Sejumlah pekerja mengangkut besi-besi tiang penyangga dermaga lama pelabuhan Panarukan.

Dermaga Lama Panarukan Tinggal Kenangan PANARUKAN – Dermaga lama pelabuhan Panarukan akan segera tinggal kenangan. Salah satu sarana penting dalam proses pelayaran itu kini mulai dirombak. Tiang-tiang pancangnya mulai dirobohkan untuk diangkut ke darat. Sudah sepekan ini pekerjaan membongkar dermaga dilaksanakan. Puluhan pekerja dilibatkan untuk menyukseskan pekerjaan berat tersebut. Ada yang membuka dan mengangkut kayu alas dermaga dan besi tiang penyangga melalui laut. Pekerjaan paling berat adalah mengangkut besi tiang penyangga. Untuk memudahkan pengangkutan, pekerja membawa besi yang sudah dibongkar dengan drum-drum kosong yang digunakan sebagai alas pengangkut. Drum itu lalu ditarik menuju ke pinggir pantai. Dengan dibongkarnya dermaga lama pelabuhan Panarukan diharapkan segala aktivitas pelayaran nantinya akan terkonsentrasi di dermaga baru Pelabuhan Panarukan n  Baca Dermaga...Hal 39

Wabup Lepas Peserta Jamnas Kwarcab Gelar Aksi Peduli

EDY SUPRIYONO/RaBa

DICABUT: Pekerja mengangkat kayu dermaga lama pelabuhan Panarukan.

RaBa Gelar Semarak Damai Sejuta Aksi SITUBONDO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Radar Banyuwangi (RaBa) ke-12 di Situbondo, tahun ini berbeda dengan tahuntahun sebelumnya. Biro Situbondo yang menggandeng Alfa Production sudah menyiapkan seabrek acara yang dirangkum dalam tajuk ”Semarak Damai Sejuta Aksi”. Setidaknya ada delapan acara yang akan disuguhkan dalam

kegiatan yang disupport Pemkab Situbondo dan Damai Multi Media Centre selaku master diler hand phone di Jawa Timur ini. Yakni, pameran produk unggulan, bursa handphone murah, atraksi body painting dan pameran fotografi, serta game berhadiah. “Kita juga membuat sejumlah

festival yang melibatkan masyarakat umum. Ada Damai Rock Festival, Dance Islami Festival, Fashion News Paper Competition. Ada juga hiburan yang digemari masyarakat Situbondo, Akbar Musik,” ungkap Ketua Panitia, Dimas Dewi Fintari. Peringatan HUT RaBa ke12 sengaja dikemas istimewa dengan

banyak rangkaian acara di dalamnya. “Insyaallah baru kali ini ada acara yang dipenuhi banyak rangkaian kegiatan non stop dari pagi hingga malam hari,” terangnya. Sementara itu, Community and Manager, Sasha Natasya mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan acara tersebut jauh hari sebelumnya n  Baca RaBa Gelar...Hal 39

Yudi Sugeng H, PNS Penulis Buku Kompilasi Peraturan Perpajakan

Selesai 4 Bulan, Cover dan Isi Dicetak Pakai Printer Tak banyak barangkali pegawai negeri sipil (PNS) yang kreatif seperti Yudi Sugeng Hariyanto. Banyaknya perbedaan pendapat dalam penerapan tarif dan ketentuan pajak membuat dia memilih menyusun sebuah buku tentang kompilasi peraturan perpajakan.

DISUSUN SENDIRI: Yudi Sugeng dengan buku kompilasi peraturan perpajakan. Buku setebal 40 halaman ini tidak diperdagangkan.

EDY SUPRIYONO, Situbondo TAK semua penulis buku berorientasi materialistis. Tidak sedikit mereka yang tergerak meluangkan waktu, memeras otak hingga mengeluarkan isi kocek untuk menyusun buku, lebih dikarenakan sebagai respons terhadap permasalahanpermasalahan lingkungan sosialnya. Seperti yang dilakukan Yudi Sugeng. Dia menyusun buku berjudul ‘Kompilasi Peraturan Perpajakan Dalam Pelaksanaan Penatausahaan Keuangan Pemerintah’ karena melihat banyaknya perbedaan pendapat dalam penerapan tarif dan ketentuan pajak. “Saya merasa bersalah kalau hanya diam melihat kenyataan itu, sayapun tergerak untuk mencari referensinya di berbagai literature. Tapi saya berkomitmen untuk tidak menjual buku ini,” ungkapnya kepada RaBa, kemarin. Referensi utamanya adalah literatur yang berhubungan dengan penatausahaan

EDY SUPRIYONO/RaBa

keuangan pemerintah yang sering dijumpai dalam pelaksanaan belanja modal serta barang dan jasa pemerintah di tingkat SKPD. Demikian juga yang ada di tingkat desa dalam melaksanakan Alokasi Dana Desa (ADD). “Saya menjumpai beberapa kesalahan dalam penafsiran tarif dan pengenaan pajak yang dapat berimbas pada kesalahan dalam pemungutan dan penyetoran pajak. Bahkan, seringkali terjadi transaksi yang seharusnya dipungut pajaknya tetapi tidak dipungut. Atau, sebaliknya. Transaksi yang seharusnya tidak dipungut malah dipungut,” papar bapak dua anak itu. Padahal, lanjut dia, untuk mengembalikan atau menarik lagi uang yang sudah terlanjur disetor, tidaklah mudah. “Bisa sih memang ditarik lagi. Hanya

saja tidak mudah, njelimet prosesnya. Makanya memang jangan sampai terjadi kesalahan,” ungkap Yudi. Bentuk maupun perwajahan buku yang disusun Yudi jangan

dibayangkan seperti yang ada di took-toko buku besar. Sebab, buku itu dicetak sendiri dengan printer mulai dari cover hingga isinya n  Baca Selesai...Hal 39

SITUBONDO – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Situbondo, Rachmad, melepas 36 peserta dan pendamping Jambore Nasional (Jamnas) IX 2011 di pendapa kabupaten, kemarin. Mereka terdiri dari 15 Pramuka penggalang putra dan 15 orang pengSYAMSURI/ RaBa galang putri. Ada juga enam orang pembina yang bertu- SIMBOLIS: Ketua Kwarcab Rachmad melepas peserta Jamnas IX 2011 di pendapa kabupaten kemarin. gas sebagai pendamping. Jamnas IX akan berlangsung selama delapan hari. Yakni, sejak tas keimanan dan ketaqwaan, kemam2 hingga 9 Juli 2011. Event yang digelar puan ilmu pengetahuan dan teknologi, di bumi perkemahan Teluk Gelam, Ka- serta berjiwa pancasila,” terang Rachmad bupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera dalam sambutannya. Jamnas IX bertujuan meningkatkan Selatan ini diikuti sekitar 20 ribu Pramuka penggalang dari seluruh wilayah kemandirian, kepemimpinan, ketIndonesia, Pramuka dari Kawasan Asia erampilan, persatuan dan kesatuan pramuka penggalang. Selain itu, juga Pasifik dan Gugusdam KBRI. “Ajang ini merupakan momentum untuk untuk memiliki komitmen terhadap meningkattkan rasa kebangsaan yang ber- penghayatan dan pengamalan kode Bhineka Tunggal Ika serta mewujudkan kehormatan Pramuka, n  Baca Wabup...Hal 39 manusia Indonesia yang memiliki kuali-

Radar Banyuwangi 27 Juni 2011  

Radar Banyuwangi