Issuu on Google+

RABU 29 JUNI

1

TAHUN 2011

Longsor Hantam Dua Rumah Setelah Dua Hari Hujan Deras SONGGON - Akibat diterpa hujan selama dua hari, dua unit rumah di Dusun Sumber Asih, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, rusak berat. Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Senin pukul 14.00 kemarin (27/6). Akibat peristiwa ini, ruas jalan yang menghubungkan Dusu n Sumber Asih dan Dusu n Mangaran, Desa Sumber Arum, terputus. Untuk membuka kembali jalan yang tertimbun longsoran, puluhan warga melakukan kerja bakti. Mereka bahu-membahu membersihkan sekitar lokasi longsor. Aksi spontanitas puluhan warga tersebut baru bisa dilakukan sehari setelah bencana tersebut terjadi ■

ALI NURFATONI/RaBa

PINDAH: Keluarga Muhammad Hasanudin menempati Poskamling kemarin.

Mengungsi di Poskamling

 Baca Longsor...Hal 5

Longsor Songgon  Lokasi: Dsn. Sumber Asih, Desa Sumber Arum, Kec.Songgon.  Hari/Tanggal: Senin, 27 Juni 2011  Pukul : 14.00  Rumah rusak: 2 unit  Kerugian: Rp 40 juta

ALI NURFATONI/RaBa

MIRIP SUNGAI: Warga membersihkan jalan yang tertimbun longsor di Dusun Sumber Asih, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kemarin.

SEMENTARA itu, longsor di Songgon membuat keluarga korban terpaksa mengungsi di lokasi yang aman. Keluarga Saniman, 80, dan Muhammad Hasanudin terpaksa menempati poskamling tak jauh dari rumah mereka. Sebenarnya, perangkat desa meminta para korban menempati rumah yang lebih layak daripada poskamling. Namun, kedua korban menolak tawaran tersebut. Penolakan itu memang didasari karena korban sudah menyatakan menerima kenyataan itu. ‘’Biar Pak, kami tetap di sini (poskamling, Red). Di tempat ini sudah cukup enak,’’ ujar Muhammad Hasanudin. Padahal, poskamling tersebut hanya dilindungi terpal seadanya. Di sekeliling pos tersebut tampak perabotan rumah ditumpuk begitu saja. Tak pelak, kondisi itu membuat sebagian warga prihatin. ‘’Kasihan ya, mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah,’’ ujar seorang perempuan saat melihat poskamling pengungsi itu ■  Baca Mengungsi...Hal 5

Bidik Bando Yos Sudarso Gara-Gara KTP, Kades Dipolisikan

SUE GER POJOK

..

Empati kepada Pembantu P EKERJAAN sebagai pembantu rumah tangga (PRT) mungkin masih dianggap sebelah mata oleh sebagian orang. Namun, anggapan itu tidak berlaku bagi Mustika Widyawati. Dara yang mendiami Perum GPH Blok H-8, Gentengan, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, itu justru menaruh apresiasi terhadap penggelut pekerjaan di lingkup domestik rumah tangga itu. Siswi SMAN 1 Giri yang akrab disapa Tika itu menganggap, pembantu rumah tangga adalah profesi yang mulia. Keberadaannya menjadikan tugas yang semestinya menjadi kewajiban seseorang beralih kepadanya. Ironisnya, beban kerja yang dipikul PRT terkadang tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima. Apalagi, terkadang pelaku profesi ini sering menjadi korban kekerasan. Tidak hanya di luar negeri, kasus kekerasan terhadap pembantu juga kerap terjadi di dalam negeri. Inilah yang membuat dara kelahiran 18 Januari 1994 ini merasa trenyuh. “Kok ada bangsa sendiri yang kejam terhadap sesama,” katanya. Inilah yang membuat Tika berharap pelaku kekerasan terhadap pembantu dihukum berat. (nic/bay)

BANYUWANGI - Beberapa pemilik bando reklame yang sudah habis masa izinnya ternyata sudah menyatakan siap membongkar sendiri papan reklame miliknya. Mereka sudah mendatangi Kantor Pelayanan Perizinan (KPP) Banyuwangi. Mereka juga berjanji akan membongkar sendiri reklame miliknya. Dari tujuh bando yang sudah habis masa izinnya, ternyata tersisa satu bando yang tidak ada konfirmasi ke KPP. Pemilik bando yang

mokong itu adalah PT. Persada Prima Arta. Perusahaan tersebut memiliki bando di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro. “Bando tersebut kita rekomendasikan ke Satpol PP untuk dibongkar paksa,” ujar Kepala KPP Banyuwangi, Abdul Kadir. Menurut Kadir, bando di dekat SPBU Sukowidi itu nanti nasibnya sama dengan bando milik PT. DNR di depan DPRD di Jalan Adi Sucipto, Banyuwangi. Bando di

depan DPRD itu sudah dibongkar paksa petugas Satpol PP karena pemiliknya tidak pernah mengurus perizinan sejak setahun lalu. “Semua bando akan kita tertibkan,” tegas Kadir. Sementara itu, bando di Jalan Yos Sudarso itu rencananya akan dibongkar sekitar 15 hari lagi. Menurut Kadir, penetapan waktu pembongkaran paksa bando itu sesuai surat pemberitahuan yang disampaikan KPP kepada pemilik ■  Baca Bidik...Hal 5

TERANCAM DIBONGKAR: Bando reklame di Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi, dipotret tadi malam.

GALIH COKRO/RaBa

BANYUWANGI - Kepala Desa ibu tirinya. Saat dia masih ke(Kades) Pakistaji, Kecamatan cil, ayahnya yang bernama Kabat, Hj. Anisatul Manadli- Hoesnan bin H. Samsul pernah roh, harus berurusan dengan menikah dengan Hudaifatun. aparat kepolisian. Kades yang “Namun, dalam KTP dan KK, juga istri Ketua DPC Partai status Hudaifatun masih peraDemokrat Banyuwangi, H. Adil wan,” jelasnya. Achmadiyono, Dengan status itu dilaporkan perawan dalam warganya yang KTP dan KK terbernama Ansebut, Hudaifawari, 60. tun berhasil meAnwari tidak nguasai tanah terima dan meseluas 3.559 menuding kades ter persegi di telah memalsuDusun Krajan, kan identitas Desa Pakistaji, dalam pembuKecamatan Kaatan kartu bat. “Hudaifatun tanda pendumemiliki bukti duk (KTP) dan telah membeli kartu keluarga tanah tersebut. GALIH COKRO/RaBa (KK) atas nama Masak istri Anwari Hudaifatun. membeli tanah “Gara-gara ada KTP dan KK kepada suaminya,” katanya. palsu itu kami sangat dirugiTanah warisan orang tuanya kan,” ujar Anwari saat melapor itu, kata Anwari, kini telah dike Polres Banyuwangi Senin jual Sulastri, anak angkat kemarin (27/6). Hudaifatun. Anwari mengaku Menurut Anwari, dugaan pe- tidak pernah diberi tahu atas malsuan identitas itu terjadi penjualan tanah tersebut ■  Baca Gara-Gara...Hal 5 pada KTP dan KK Hudaifatun,

Mengunjungi Wisata Pendukung di Sekitar Gunung Ijen (1)

Sebelum Mendaki, Siapkan Stamina di Lembah Blawan Daya tarik pariwisata Gunung Ijen bukan hanya terletak pada kawahnya. Ternyata ada banyak wisata pendukung di sekitarnya, baik panorama alam, pemandian air panas, wisata agro, maupun penginapan yang nyaman. E. IRWAN SURYANTO, Ijen

KEINDAHAN panorama kawah Gunung Ijen di Kecamatan Licin, Banyuwangi, sudah tidak diragukan

lagi. Siapa saja yang melihat secara langsung eksotisnya alam di gunung aktif tersebut, pasti akan berdecak kagum. Sekali berkunjung, pasti berniat ingin kembali lagi suatu saat nanti. Demi menjadi saksi dari pemandangan langka yang sulit ditemukan di belahan dunia lain itu, turis asing rela datang bersusah payah dari Eropa. Kebanyakan pengunjung Gunung Ijen adalah turis Eropa yang didominasi warga negara Perancis. Untuk menjangkau gunung dengan ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut itu tidaklah mudah. Sebab, harus melalui jalan terjal dan berkelokkelok yang beberapa bagian aspal jalannya mengelupas. Kerusakan jalan itu tak hanya ditemui di jalur Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi ■  Baca Sebelum...Hal 5

Gara-gara KTP, kades dipolisikan

Jangankan kades, presiden saja gerah gara-gara kerbau

Pimpinan DPRD desak PAW Masykuri

Kritisi kunker, kasus sendiri mencuat lagi

E. IRWAN SURYANTO/RaBa

KUNO: Catimor Homestay dibangun pada tahun 1894.

GALIH COKRO/RaBa

http://www.radarbanyuwangi.co.id

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


2

Rabu 29 Juni 2011

CERMIN DIRI

Menunggu PAW Masykuri

Keberatan Biaya Tambahan Tebang

ANGGOTA DPRD Situbondo, Masykuri Ismail, kembali digoyang. Posisinya sebagai wakil rakyat kini tengah dipersoalkan oleh kolega-koleganya di DPRD. Desakan paling kuat disuarakan Ketua Komisi I DPRD, Syaiful Bahri. Anggota DPRD dari PKNU mendesak pimpinan DPRD untuk segera mem-PAW (pergantian antarwaktu) Masykuri Ismail. Sebab, di mata masyarakat, Masykuri sudah divonis bersalah dalam perkara korupsi dana sepak bola (PSSS). Dalam kasus PSSS ini, Mahkamah Agung (MA) telah menerbitkan putusan kasasi setahun penjara. Putusan ini sama dengan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. Anehnya, kendati putusan kasasi sudah turun, keberadaan Masykuri sebagai anggota DPRD tetap –aman aman saja. Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu masih belum tersentuh PAW. Hingga kini, belum ada langkah konkret dari pimpinan DPRD untuk mengganti Masykuri. Padahal sejak Januari 2011, Masykuri sudah tidak menerima gaji sebagai anggota dewan. Untuk membersihkan citra DPRD dari tudingan miring masyarakat, seyogyanya pimpinan DPRD memang harus cepat melangkah. Dengan mengganti Masykuri, DPRD tak lagi dinilai dituding lamban memproses PAW. Kalau persoalan PAW terus diolor-olor, nantinya bisa menjadi preseden buruk bagi lembaga wakil rakyat yang terhormat. Jangan ada kesan pimpinan DPRD melindungi Masykuri. Siapapun yang bersalah harus diproses sesuai peraturan yang ada. Kami mendukung langkah pimpinan DPRD yang telah mengirim surat kapada gubernur Jawa Timur (Jatim) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait kasus Masykuri ini. Mudah-mudahan langkah pimpinan DPRD bisa berjalan mulus sesuai rencana. (*)

EDY SUPRIYONO/RaBa

KERJA BERAT: Sejumlah pekerja tebang mengangkut tebu ke atas truk.

SITUBONDO - Petani tebu di Kota Santri resah. Itu menyusul kebijakan pabrik gula (PG) yang meminta tambahan biaya tebang-angkut. Padahal, rendemen tebu petani tetap jeblok. Jika dipaksakan, kebijakan itu akan sangat merugikan petani. Besarnya uang tambahan untuk biaya tebang-angkut tak sama di satu PG dan PG lain. Yang terbesar adalah PG Olean. Di PG di Kecamatan Situbondo itu, kenaikan ongkos tebang-angkut yang diminta kepada petani mencapai Rp 1.000 per kuintal. “Padahal di PG lain, hanya Rp 200 sampai Rp 300 per kuintal,” terang H. Ahmad Zuhri, petani tebu di Desa Alas Malang, Panarukan. Zuhri mengaku tidak tahu pasti apa penyebab perbedaan tambahan ongkos tebangangkut itu. Dia hanya mengakui bahwa kebijakan itu diambil setelah para tukang tebang tebu mengaku mengalami kesulitan menebang tebu. Penabang mengaku rugi dengan tarif yang telah ditetapkan, sehingga perlu ada biaya tambahan. “Yang meresahkan, PG mengancam tak mau menebang jika petani tak mau menambah ongkos tebang-angkut. Kalau sudah tak mau menebang dan tak mau mengangkut, tebu petani ini untuk apa. Apa untuk kayu bakar,” beber Zuhri. Menurut dia, biaya tebangangkut tebu petani ditanggung petani sendiri. Hanya saja, dalam sistem pelaksanaan selama ini, pekerjaan itu diborongkan kepada PG. Dalam memorandum of understanding

(MoU) yang disepakatai kedua belah pihak, biaya tebangangkut Rp 5.325 per kuintal. Jika tambahan ongkos tebang-angkut tebu sampai Rp 1.000 per kg, maka itu sangat membebani petani. Sebab, rendemen tebu petani hanya berada di kisaran 5,5 hingga 6,5. “Tebu yang paling bagus hanya memiliki rendemen 6. Ini sangat tidak fair,” terang pengurus DPC Gerindra Situbondo tersebut. Sementara itu, sinder tebangan PG Olean Haris mengungkapkan, penambahan ongkos tebang-angkut tidak diberlakukan kepada semua petani. Namun, hanya diberlakukan kepada petani yang tanaman tebunya sulit ditebang. Yang dimaksud sulit tebang, jelas Haris, adalah tebunya kotor. Sehingga, penebang masih perlu membersihkan kulit-kulit kering tebu. Selain itu, tebu yang roboh dan saling-silang juga merepotkan penebangan. “Kalau yang tidak masuk katagori itu, ya tidak dikenai biaya tambahan tebang-angkut. PG minta kepada petani karena para penebang keberatan dengan harga yang telah ditetapkan. Penebang mengeluh ke mandor PG,” ungkap pria berkacamata itu. Dalam menentukan besaran tambahan biaya tebang-angkut, jelas Haris, PG juga tidak sembarangan. Tetapi, melalui musyawarah bersama petani yang juga melibatkan sopir kendaraan. “Jadi, kita berusaha mengakomodasi kepentingan petani dan penebang,” tandas Haris. (pri/aif)

Bangun Kebersamaan Lewat Diskusi Kebangsaan BANYUWANGI – Indonesia memiliki beragam budaya etnis. Hal ini tercermin dalam lambang negara Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tapi tetap satu jua. Menerima perbedaan keanekaragaman itu berat karena setiap orang disosialisasikan sedemikian rupa oleh agama, keluarga, lingkungan sosial, media massa, dan sebagainya. Meski berbeda etnis dan aga-

ma, setiap anggota masyarakat Indonesia bertekad membangun suatu masyarakat yang bersatu. Itulah yang tercermin dalam dialog ”Wawasan Kebangsaan di Tengah Kebhinekaan” yang berlangsung di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan Istiqlah Banyuwangi, Selasa kemarin (27/6). Tiga narasumber dihadirkan dalam dialog yang dimulai pukul 17.00. Dari Konghucu

diwakili Indrana Tjahya, dari Islam diwakili Zaenal dari Nganjuk, dan dari Kristen diwakili Pendeta Suwignyo. Mereka membahas pentingnya penguatan wawasan kebangsaan, kerukunan antarumat beragama serta etika berbangsa. “Perbedaan agama jangan dijadikan perpecahan. Sebab, di dalam tubuh pun ada perbedaan,” kata Zaenal, perwakilan dari Islam. (aif)

GALIH COKRO/RaBa

GAYENG: Nara sumber menyampaikan paparan dalam diskusi ”Wawasan Kebangsaan di Tengah Kebhinekaan” di GKJW Banyuwangi, Selasa (27/6) kemarin.

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Merak nomor 92 Situbondo, Telp : (0338) 677058. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


3

Rabu 29 Juni 2011

Massa Bakar Tambang Emas Kalah Jumlah, Polisi Turun Bukit

ISTIMEWA

TINGGAL PUING: Lokasi pengeboran tambang emas usai dibakar massa kemarin siang (28/6). ADVERTORIAL

Besok, Sirkus Mulai Show BANYUWANGI–Persiapan pertunjukan sirkus paling fenomenal di tahun 2011 tidak sedikit lagi rampung. Berbagai peralatan berat yang didatangkan langsung ditata, puluhan pekerja dengan sigap menata satu per satu kelengkapannya. Tenda raksasa khusus yang diimpor dari Italia sebentar lagi akan berdiri kokoh. Beberapa hewan yang akan dipertontonkan, seperti gajah, juga telah tiba di lapangan barat Stadion Diponegoro, Banyuwangi, yang menjadi lokasi pertunjukan sirkus. Sebagai entertainer sejati, Oriental Circus Taman Safari Indonesia selalu menampilkan aksiaksi yang menawan. Belum lagi pertunjukan melayang-layang di udara, yang bakal memacu jantung untuk berdegup kencang. Aksi menakutkan, tapi lucu pun akan ditampilkan oleh beberapa hewan buas, namun jinak itu. Penanggung jawab sirkus Budiharjo mengatakan, kehadiran Oriental Circus Taman Safari Indonesia itu merupakan obat bagi masyarakat Banyuwangi, setelah hampir lima tahun tidak menghibur di Kota Gandrung. Rencananya, Oriental Circus Taman Safari Indonesia tampil di lapangan barat Stadion Diponegoro, sejak 30 Juni hingga 17 Juli 2011. Dalam pertunjukan nanti, hiburan spektakuler bakal disuguhkan. Penampilannya didu-

BERDATANGAN: Empat gajah Sumatera sudah berada di Stadion Diponegoro Banyuwangi. Pembukaan sirkus mulai 30 Juni 2011. TOHA/RaBa

kung sarana dan prasarana bertaraf internasional. Bahkan, tenda raksasa yang diimpor khusus dari Italia akan mampu menampung 1.500 penonton. Tidak hanya itu, tenda tersebut juga dilengkapi water proof, fire proof, AC, sound system berfrekuensi canggih, serta permainan lampu yang gemerlap. Semua fasilitas wah itu bakal menjadikan suasana terlihat spektakuler. Budiharjo mengatakan, Oriental Circus Indonesia tak kalah bagus dari sirkus luar negeri. Apalagi, satwa Taman Safari Indonesia turut meramaikan even akbar itu. Harimau Sumatera, gajah Sumatera, simpanse Afrika, anjing pudel London, burung kakak tua dan burung mako, akan menjadi bagian atraksi sirkus yang mendebarkan. Tidak hanya itu, hiburan lain yang tak kalah mendebarkan adalah flaying trapeze. Kelinca-

han dan kelenturan gadis-gadis karet yang memukau penonton. Ada juga show satu sepeda dinaiki 12 orang dan balet di udara. “Melengkapi hiburan anda sekeluarga, lawak ala Moscow Circus, yang kocak, akan membawa keceriaan bagi orang tua dan anak,” ungkap pria asal Sidoarjo itu. Budiharjo menjelaskan, jam pertunjukan sirkus dibagi dua. Pada hari Senin hingga Sabtu dimulai pukul 18.00 dan pukul 20.00. Sedangkan hari Minggu atau libur dimulai pukul 13.00, 18.00, dan 20.00. Tarif tiket masuk sangat terjangkau. Kelas ekonomi hanya Rp 20 ribu, utama Rp 35 ribu, VIP Rp 50 ribu, dan VVIP Rp 75 ribu. “Tiket pertunjukan ini sangat ekonomis. Bulan lalu kami ke Bali, tiket ekonomi berkisar Rp 50 ribu, sedangkan VVIP Rp 200 ribu. Khusus untuk warga Banyuwangi dan sekitarnya, tiket kami turunkan,” katanya.(ikl)

PESANGGARAN - Massa yang kabarnya berasal dari beberapa desa di Kecamatan Pesanggaran melakukan aksi anarkis di Petak 79, Kampung 56, Dusun Wringinagung, Desa/Kecamatan Pesanggaran, kemarin pagi (28/6). Ratusan orang itu membakar alat pengeboran dan salah satu basecamp milik PT. Indo Multi Niaga (IMN). Informasi yang dihimpun wartawan koran ini dari berbagai sumber menyebutkan, massa bergerak dari berbagai jalan di kawasan tersebut. Sebagian warga berdatangan dari Pantai Lampon, Pulau Merah, dan sebagian lagi dari Dusun Wringinagung. Beberapa jalan lain menuju areal hutan milik Perhutani Banyuwangi Selatan juga dilalui. Pada pukul 08.00, sekitar seratus warga tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa menit kemudian, Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi dan 16 anggotanya juga tiba di lokasi kejadian. Awalnya, ketika jumlah massa masih sekitar seratus orang, Kapolsek Supriyadi mengaku

bisa meredam agar tidak terjadi aksi anarkis di rig pengeboran emas yang dieksplorasi IMN tersebut. Namun, tambah lama jumlah massa semakin banyak. Kontan saja, polisi kewalahan meredamnya karena kalah jumlah. Apalagi sebagian massa mulai emosi dan melempari alat pengeboran serta basecamp IMN dengan batu. Merasa kewalahan, kapolsek dan anggotanya memilih turun dari bukit. Mereka pun meminta bantuan pasukan ke Polres Banyuwangi. Namun, kendala medan berat membuat permintaan bantuan pasukan tak bisa berjalan cepat. Jalur perbukitan itu hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki dan kendaraan roda dua. Ditambah lagi sinyal handphone (HP) sering hilang, sehingga komunikasi terhambat. Usai minta bantuan, Kapolsek Supriyadi naik lagi ke atas bukit. Namun, dia hanya menemukan rig yang sudah dibakar massa. “Kami akui, kami benar-benar kewalahan menghadapi banyaknya massa. Perjalanan dari atas bukit ke perkampungan memakan waktu satu jam, sehingga ketika bantuan dari polres tiba, massa sudah hilang,” terang Kapolsek Supriyadi dengan nafas masih

ABDUL AZIZ/RaBa

WAWANCARA: Kapolsek Pesanggaran Supriyadi memberikan keterangan kepada wartawan.

agak terengah-engah, karena baru turun dari TKP kemarin siang. Mantan Kapolsek Kalibaru itu menuturkan, aksi yang dilakukan massa kemarin memang spontan. Tak pelak, polisi tidak sempat melakukan antisipasi sebelum kejadian. Sehari sebelumnya, kata Supriyadi, memang sempat ada isu akan ada aksi pembakaran oleh massa. “Ada desas-desus mau ada aksi, tapi sampai tadi malam (Senin

malam, Red) kita lakukan penyelidikan, desas-desus itu belum terdeteksi,” ungkap perwira polisi yang tampak masih kelelahan itu. Sampai kemarin siang, polisi belum bisa mendeteksi siapa dalang dan motif di balik aksi perusakan tersebut. “Belum, kita masih lidik dulu,” jawabnya ketika ditanya siapa pelaku perusakan itu n Baca Massa...Hal 3

Nelayan Muncar Kunjungi IMN Buktikan Ikan Sepi Bukan Karena Tambang Emas SEMENTARA itu, belasan nelayan Muncar berkunjung ke kantor PT. IMN di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, kemarin siang (28/6). Mereka didampingi dua tokoh muda, yakni Mustoli asal Muncar, dan Ketua Kaukus Muda Banyuwangi (KMB) Fajar Isnaini. Kedatangan para nelayan itu untuk mengetahui lebih jauh tentang penambangan emas dan dampaknya bagi kawasan pesisir. Kunjungan belasan nelayan itu disambut baik Pramono Triwahyudi, Manager Community and Relationship Development PT. IMN. Dalam pertemuan tersebut, para nelayan menanyakan langsung tentang aktivitas yang dilakukan IMN selama ini. Sebelumnya, nelayan Muncar menduga bahwa sepinya tangkapan ikan di perairan Muncar itu akibat pengaruh aktivitas eksplorasi tambang yang dilakukan IMN. Suparman, salah satu nelayan Muncar mengakui, kedatangannya ke kantor IMN untuk mengetahui langsung kondisi sekitar perairan Pancer. Termasuk, apa saja aktivitas yang selama ini dilakukan IMN. “Kami ingin tahu apa yang telah dilakukan IMN selama ini dan apakah limbah tambang emas bisa berdampak kepada sepinya ikan di laut?” tanya Suparman. Dugaan aktivitas IMN bisa menyebabkan ikan sepi di perairan Muncar langsung

ABDUL AZIZ/RaBa

KUNJUNGAN: Belasan nelayan Muncar menyaksikan langsung penambangan emas IMN di Pulau Merah kemarin siang (28/6).

ditanggapi pihak IMN. Para nelayan diajak ke tepi Pantai Pancer, sehingga bisa melihat secara langsung kondisi perairan di sekitar tempat aktivitas penambangan IMN. “Kami justru heran, kok sejak beberapa bulan lalu dan hingga saat ini, nelayan Pancer justru panen ikan,” tutur Suparman. Setelah menerima penjelasan dan diajak melihat kondisi perairan di laut Pancer, belasan nelayan Muncar itu semakin yakin bahwa aktivitas IMN bukan

penyebab sepinya ikan. “Sekarang, kami sudah datang langsung ke sini dan melihat kondisi yang sebenarnya. Jadi, kami sudah yakin bahwa sepinya ikan bukan karena aktivitas IMN,” tegas Suparman. Usai melakukan kunjungan tersebut, Suparman akan menindaklanjutinya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat nelayan di Muncar. “Kami akan sampaikan apa saja yang sudah kami lihat dan saksikan langsung di sini,” janjinya. (azi/irw)


4

Rabu 29 Maret 2011

Cabor Mulai Menjerit Dana TC Belum Turun dari KONI

GALIH COKRO/RaBa

RUTIN: Para pemain putri di bawah naungan Perbasi Banyuwangi berlatih di GOR Sahabat beberapa waktu lalu.

Perbasi Siapkan Tiga Pemain Baru BANYUWANGI – Persiapan tim bola basket putri tampil di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sedikit terganggu. Ini menyusul dilarangnya pemain tim Pra PON Jawa Timur untuk memperkuat tim kabupaten/kota dalam even Porprov tersebut. Nah, regulasi ini tentu saja sedikit memecah persiapan tim. Tim putri Banyuwangi dipastikan kehilangan tiga pemain pilarnya. Satu pemain dipastikan ab-

sen lantaran sakit. Sementara itu, dua pemain Banyuwangi lainnya, hingga kini masih dalam tahap pemantauan tim Pra PON Jatim. Mereka adalah Elita Perwira Putri dan Balmar Morangelita Noah. Sedangkan pemain yang sakit adalah Yuni Prasetyaning. Tak ayal, bila Elita dan Morangelita masuk dalam skuad Pra PON Jatim, Perbasi pun harus mempersiapkan

penggantinya. Tidak hanya dua, satu lagi tempat harus segera dicarikan penggantinya untuk Yuni yang kini sedang diserang penyakit. “Langkah antisipasi sudah kita siapkan,” beber Joko Triyadni, ketua kontingen Banyuwangi. Antisipasi yang dilakukan itu di antaranya dengan mempersiapkan berkas pergantian administrasi ketiga pemain basket tersebut.

Apalagi waktu yang tersisa tidak banyak, seluruh berkas atlet yang tampil di Porprov harus rampung paling lambat besok (30/6). Kondisi ini rupanya juga mulai diantisipasi Perbasi Banyuwangi. Mereka kabarnya sudah mempersiapkan pemain pengganti. Jadi bila Elita dan Morangelita tidak bisa tampil di Porprov, tiga pemain sekaligus siap menjadi pengganti pemain yang absen berlaga di porprov tahun ini. (nic/bay)

BANYUWANGI – Belitan masalah seakan tidak pernah berhenti mendera persiapan kontingen Banyuwangi tampil di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III pada Juli mendatang. Setelah persoalan pembayaran akomodasi peserta yang diselesaikan dengan dana utang. Kini masalah baru muncul, yakni belum turunnya dana kompensasi untuk cabang olahraga (cabor) dalam melaksanakan pemusatan latihan. Tidak heran, belum adanya kucuran ini membuat beberapa cabor yang akan tampil mulai menjerit. Mereka mengeluh membengkaknya dana pribadi yang dikeluarkan untuk menalangi kegiatan latihan. Malah, beberapa cabor khawatir bila ini dibiarkan tahapan latihan akan terhenti di tengah jalan. Padahal Porprov III hanya tinggal menunggu hitungan jari. Bila itu sampai terjadi, bisa saja keberangkatan kontingen Banyuwangi ke Kediri mendatang merupakan parade wisata semata. Persiapan menggondol prestasi

boleh jadi hanya isapan jempol belaka. Sebab dikhawatirkan mandeknya pemusatan latihan akan berpengaruh banyak terhadap persiapan atlet. Suara kekhawatiran itu salah satunya diungkapkan cabang bulutangkis. Sekretaris PBSI Banyuwangi, Janu Murjoko mengatakan, dana latihan selama ini diambil dari swadaya pengurus. Dengan latihan yang sudah dilaksanakan selama tiga bulan terakhir ini, otomatis dana yang dikeluarkan terus membengkak. Dana dari KONI yang dijanjikan sebagai pengganti TC hingga kini belum jelas. Malah sempat terdengar uang yang nilainya per atlet dan ofisial mencapai Rp 1 juta tersebut akan cair Senin (27/6) kemarin. Nyatanya hingga kemarin suara kepastian pencairannya nyaris tidak terdengar. Inilah yang membuat cabor mulai berpikir untuk menyetop pelaksanaan latihan. Sebab dengan tiga kali seminggu latihan dengan venue Genteng – Banyuwangi. PBSI sudah kewalahan nomboki uang latihan atlet dan ofisial. “Kita sudah keluar dana banyak, tapi dari KONI belum juga turun,” keluhnya. (nic/bay)

BANYUWANGI

SITUBONDO

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•PROMO DAIHATSU•

•PRIMA MOBIL•

BANYUWANGI

•MIRANTA ARSITEK•

•RMH KOS-KOSAN•

•SAWAH•

•HONDA•

JUALSHM, Ds Pendarungan Ls 6920M2, Lok Bagus Pinggir Jl Aspal, Hasil Bagus Hub: 081559501444/082143540008 Bwi

JUAL Maestro 90 Putih Siap Pakai Hub: 08123353502

MILIKIXenia VVT-i UM10Jt, Terios UM 17Jt, Gran Max UM 7Jt, Luxio Disc 15Jt. Sirion Bng 0%. Bs Kredit 5Th + Hadiah Menarik. Hub Sgr HADI 0333.7728.456/ 0815.5970.5555/081.233.432.555

R-STOCK(NewCar) T-Avanza, Inova, Yaris Daihatsu Xenia, Terios,Luxio,Honda(All New) Jazz, Crv Freed, Mits PU L300, P U T 1 2 0 s s, S u z u k i A P V A r e n a , APVLuxury, Swift, Nissan G-Livina, March. Cash/Kredit Hadiah Lgs Tv/Lemari Es Hub: 085258665239/0333411655

DIBUTUHKAN Karyawan Utk ADM. Syrt: Bisa Komputer, Pembukuan,Pglm dibidangnya. kirim ke Kantor Pemasaran Djati Khayangan Jl Raden Wijaya Giri-Bwi

MIRANTA Arsitek Jasa Gbr Bangunan 3D Wrn,Mrh Inves Tnh Dkt ITN Mlg Cck Utk KosanRokoclustr 082140136614

•PELATIHAN HIPNOTIS• **PELATIHAN Hipnotis Masal & Sulap** Kuasai Hipnotis Ala Uya Kuya, Biaya Hanya 300rb, Privat Hy 1Jutaan. Bns Pengobatan Di Hotel Berlian Abadi. Tgl 10/07/2011 Hub: 087880990910 (SANDY) Daftar Hotel Berlian 10.0014.00 WIB

•KESEHATAN• CENTRALCosmetik, Vitality & Accesories www.aliefshop.blogspot. com Hp.081999247557/082144998838

•KERJASAMA• SY ada ruko&bisnis yg sdh jln, saat ini mau mengembangkan, bth pthner krjasama serius mdl 50jt profit 24%/ thn.H 085738511018

•TOUR & TRAVEL• PT. MAS WANGI, rute LMJG-JMBR-BWIDPS & Paket.Nymn, AC. Dpn SPBU Mangir. Ph: 0333 7700661 www.baliratugroup.com

DJL Cpt RmhKos2an, 9Kt, 1Dpr, 2Km Fas; PLN, PDAM, Jl Gn Arjuno Dkt Skolah, Kntr, Hrg 170Jt Nego H. 08113509792

BANYUWANGI •KETAPANG• DJL Rmh Bersertifikat L320M2 Letak Strategis, Dpn Pintu Masuk ASDP Ketapang Tnp Prntra Hub: 081-358436164

•GARDENIA ESTATE• DJL Rmh Jl S. Parman Gardenia Estate Banyuwangi Lt 160 Lb 175 Kt 4 Km 4, PLN 3500 Hub: 08123453635. Bisa Kredit

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg Bs Dtingkat. Lsg Bs Ditempati Hrg Nego TP. Hub 081-803-587-755

•MENDUT REGENCY• DIJUAL Rumah di Mendut Regency Blok L 25 Letak Pojok Jl. Kembar harga nego Hub. 081331335868/7758898

•ROGOJAMPI• JUAL Tnh Murah Lok Jl Ry Lngkr Barat Rgjp SHM/Pgr Batubata/Slop /Aci/386M2/100Jt/Cck Usaha Hub: 08123866288 / 082145500709

•LAND 5915M2• FOR Sale, Land – 5915 m2, Perfect for Manufacturing Factory.Jl. Argopuro No. 76 Kalipuro BWI Cntct nmbr: 0811356109

•TANAH L 5915M2• DJL Tnh 5915 m2, Cck U/ TmptUsh /pabrik Lok dikwsnindustriArgopuro, Jl Argopuro No.76 Kalipuro HUB 0811352122/0333411017

•TANAH L 425M2• DIJUAL TANAH luas 425 m2, bentuk bagus (nganthong), SHM, lokasi Karangrejo Banyuwangi, Harga 100jt Nego, Hub 081 755 1017, 081 35358 1017. BU Cpt!!! Tanpa Perantara

•MENDUT REGENCY•

•TANAH KAPLING•

DJL Rumah Bekas Berkualitas Di Pe r u m a h a n M e n d u t R e g e n c y Banyuwangi. Hub 081-934876969

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

BANYUWANGI •DINA LAUNDRY• DINA LAUNDRY K i l o a n P k t M l i 50Rb Unlimited 300rb Bergaransi A t r - J p t M e m b e r H ra n D i s c 1 0 % 7733509/085749262307

•ARYA JEWELLRY• SEDIA Cincin Pernikahan Aneka Model Dari Emas&Perak.Hrg mulai Rp650rb.H 081336659258

SITUBONDO •MEI-LAN COLLECTION• GROSIR & Eceran Aneka Merk Sprei, Baju Baby, Fashion, Bantal, Guling, Bantal Cinta, Baby Doll, Hub:081336761176

•GENTENG BETON• PERUSAHAAN Bumi Indah Jl Semeru No III Stbd Telp. 0338-671950. JUAL MURAH

SURABAYA •TOKO KIMIA• TOKO KIMIA,DISTRIBUTOR: Bahan Fiber Glass, Pasta Sablon,Semir Ban, Lycal, DLL. Jl.Ngagel Jy Sltn 95, SBY. 03160317007

BANYUWANGI •SPEAKER• JUAL Speaker JBL Wharfedale.BMB. Semua asli. Power 3canel 800 watt. Cocok utk hall karaoke R.Meeting .Hub03337722222

BANYUWANGI •STNK• HLG STNKNopol P6702 XB an Kriswitono Kalirejo Rt 01/03 Blok N16 Kalirejo HLG STNK Nopol P2742 WJ an Moh Lutvi Krajan Rw 03/03 Tegalharjo

BANYUWANGI

HLG STNK Nopol P3050 YX an Hikma Krajan Timur Rt 01/01 Singonjuruh

•THE LAGON•

HLG STNKNopol P3130 ZB an Kriswiyono Kalirejo Permai 1/3 Kalirejo Kabat

RUKO 2 Lt, Strategis Jl Yos Sudarso Lb 110/Lt 80 SHM Hrg 375Jt Hub: 081331354660

HLG STNK Nopol P2320 VN an Subur Harijono Tulungrejo Rt 6/2 Tulungrejo

•KONTRAK•

HLG STNK Nopol P3990 WH an Junaidi Krajan Barat Rt 4/11 Singonjuruh

DKONTRKN Ruko 2 Lt, 12 x 7 M . PLN 2200 PDAM. Toilet Atas + Bwh D/a: Kmplek Ruko Jl. Kepiting 5 A Sobo Bwi Telp 0333-422950

HLG STNK Nopol P4885 UY anKiswati Jl KH Agus Salim Rt 02/04 Banyuwangi

•KONTRAK/SEWA• DIKONTRAKKAN/Disewakan Rumah Ruko , di Jl. Letjen Sutoyo No. 42 Tukang Kayu Hub. 08123487638

(25-3006)

(28/06-07/07)

(14-30/03)

> BWI: Dijual Honda Genio Tahun 1993, warna biru met, full audio/ac.cd/velg.R 17 (barang istimewa) Harga Negp. Hub. 081358234555

> BWI: BARU! Isuzu Elf 125ps Makin Dissuka Paket DO 10Jt-an, Angs 6,1Jt Proses Cepat, Mudah & Pasti Untung Hubungi FAHMI 081-336345678

> BWI: DIJUAL Rumah, LT 261M2, LB 7x29M. Rampung 60% Lok Ds Balak Kec Songgon Jl Utama. Butuh Uang Cepat!! Harga NEGO! Bisa TT Mobil, Hub: 081353148822 / 081999211001

(28/06-07/07)

(28/06-04/07)

> BWI: DIJUAL YAMAHA Th 66, Wrn Merah Kondisi Siap Pakai Harga NEGO. Hubungi 081559662431/0333-7750401

> BWI: DIJUAL Bemo Roda 3, Antik, Kondisi Baik, Ada BPKB Th 67. Harga 35Jt Hubungi 081-330500081 (OPIE)

•TYS MOBIL• ALL New Civic ‘06, CRV’03, Avanza G’09, Xenia Li’07, Innova’04,05 solar, LSX’97 solar, LGX’02 bensin, LGX 1.8 ‘03 solar, Kijang P.Up’00, Kijang box ‘00, Taft GT 4x4’96 L300’05,09 cash/kredit bunga ringan Hub: 0333-845442/081234851769.

•PRIMA MOBIL• CRV’09, Avanza 05,07, Xenia 05,07, Kjg Lgx 97,02, Inova 05 (Solar Bensin) Panther 99,00,03 Taruna 02,04, Adventura 97, Pu Zebra 05,06 PU T120SS 09, PU L300 09, PU Futura 09. Cash/Kredit DP 10% Bunga Murah Hub: 085258665239/0333-411655

•ADM•

BANYUWANGI •PELATIHAN WIRAUSAHA• IKUTI Pel. Wirausaha 3bln yg Membantu mulai dr Memilih Jenis Usaha smpe mndpt mdl&pangsa pasar.Hub 03337742121


Rabu 29 Juni 2011

5

BERITA UTAMA HALAMAN SAMBUNGAN

Takut Terjadi Longsor Susulan ... ■ LONGSOR... Sambungan dari Hal 1

Sebab, pada saat longsor terjadi, hujan terus mengguyur kawasan tersebut. Akhirnya, masyarakat memutuskan memulai kerja bakti keesokan harinya. Kebetulan, kemarin (28/6) cuaca mendukung. “Kami terpaksa melakukan evakuasi dan kerja bakti pagi ini (kemarin, Red),’’ ujar Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Songgon, H. Adi

Soeyono, saat berada di lokasi bencana kemarin. Selain puluhan warga, puluhan petugas Polsek Songgon, Polsek Sempu, dan Polsek Singojuruh, juga terlibat dalam aksi tersebut. Tampak pula sejumlah anggota Muspika Songgon berbaur bersama warga. Sejumlah anggota Koramil Songgon, Kesatuan Bangsa Politik Dan Masyarakat dari Kecamatan Songgon dan perangkat desa setempat, juga bekerja sama

menangani evakuasi. Beruntung bencana alam tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun, dua rumah milik Saniman, 80, dan Muhammad Hasanudin, 35, mengalami rusak. Akibat bencana alam tersebut, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Saniman ditaksir rugi sekitar Rp 35 juta, dan Muhammad Hasanudin yang notabene anak kandung Saniman rugi sekitar Rp 5 juta. Kerugian tersebut

karena dapur Saniman hancur dihantam tanah dan pepohonan yang ambruk. Hasanudin mengisahkan, longsor yang menghantam sebagian rumahnya itu diawali angin dan hujan deras. Saat itu, curah hujan terus meningkat selama dua jam. Dirinya langsung memutuskan keluar dan mengungsi ke tempat lain. ‘’Saya melihat keadaan seperti itu, saya langsung pindah ke gubuk,’’ ujarnya.

Bersih dari Bando Desember 2011 ... ■ BIDIK... Sambungan dari Hal 1

Dalam surat tersebut, KPP menyatakan bahwa bila dalam waktu 2 X 24 jam pemilik bando tidak memberi konfirmasi, maka bando itu dianggap illegal dan akan dibongkar paksa.

“Dalam surat itu juga disampaikan, pembongkaran dilakukan 15 hari setelah masa peringatan 2 X 24 jam,” jelasnya. Kadir menambahkan, untuk bando yang pemiliknya telah melakukan konfirmasi, ada yang menyatakan siap membongkar sendiri dalam waktu

dekat. Tetapi, ada pula yang tidak bisa dibongkar dalam waktu dekat dengan alasan masa pajak kliennya (sponsor) belum habis. “Kita beri kebijaksanaan menunggu masa pajaknya habis,” katanya. Setelah habis masa izin tempat reklame dan pajak, kata

Kadir, tidak akan ada lagi masa perpanjangan. Dengan begitu, semua papan reklame di Banyuwangi harus dibongkar total. “Akhir Desember 2011 mendatang, papan reklame di Banyuwangi sudah harus bersih semua,” katanya. (abi/bay)

Pengunjung Didominasi Wisman Perancis ... ■ SEBELUM...

sumber air panas Damar Wulan. Paket wisata lain tentu saja tur ke kawah Gunung Ijen. Jalur dari Tapen, Bondowoso, Wisata agro di Perkebunan menuju Kecamatan Sempol di Blawan yang menjadi pekaki Gunung Ijen sisi barat juga nyangga wisata kawah Gunung rusak di sana-sini. Jadi, tidak Ijen cukup dikenal di Eropa. ada jalan mudah menuju Terbukti, angka kunjungan wikawasan wisata tersebut. Bagi satawan mancanegara (wisturis muda, medan berat itu man) ke lembah itu cukup menambah tantangan wisata tinggi. Bahkan, jauh lebih petualangan mereka. Tak sebanyak dibanding wisatawan dikit, mereka sengaja menyewa domestik. Pada tahun 2010, ojek sepeda motor untuk mekunjungan wisman di Blawan naklukkan tanjakan jalan di mencapai 9250 orang. MayoriKecamatan Licin menuju Paltutas turis dari Eropa dan didoding, pos pertama Gunung Ijen. minasi wisman asal Perancis, Berbeda bagi turis yang beyang mencapai 3027 orang. rusia tua, perjalanan berat itu Wisatawan domestik hanya bisa menyebabkan sakit ping4974 orang. gang. Namun, apa pun siksaan Angka kunjungan wisman itu yang dirasakan di jalan itu selalu meningkat setiap tahun. akan sirna begitu menyaksikan Data kunjungan wisman hingga panorama alam di pegunubulan Mei 2011 sudah mencangan Ijen. Apalagi, setelah bepai 2540 orang, sedangkan wirendam di sumber air panas di satawan domestik baru 566 Blawan, Kecamatan Sempol, orang. “Ada tren kenaikan tak jauh dari Gunung Ijen. Tupengunjung meski kondisi jalan buh akan terasa bugar lagi. dari Bondowoso dan BanyuwaSekitar 15 kilometer dari Palngi rusak. Bukan tidak mungkin tuding, Perkebunan Blawan akan lebih meningkat lagi kalau PTPN XII menyediakan homejalan sudah diperbaiki,” kata stay yang nyaman dan artistik. Agus Supriadi, staf bidang wiLokasinya berada di lembah sata agro PTPN XII. E. IRWAN SURYANTO/RaBa sebelah barat Pegunungan MENGANDUNG BELERANG: Wartawan Radar Surabaya yang Yang menarik, kunjungan wisIjen. Dari pertigaan lapangan mengikuti journalist tour PTPN XII hendak memotret air terjun di man melalui jalur Banyuwangi ke Sempol, wisatawan dari arah Perkebunan Blawan. Blawan cukup banyak. Hal itu Ijen harus belok ke kanan diakui Erfan, sopir mobil antarmenyusuri jalan aspal, yang berganti jalan mandi dan pemanas air. Maklum, suhu di jemput wisatawan milik Perkebunan Blawan. tanah begitu memasuki areal perkebunan. daerah itu sangat dingin. Saat musim Dia mengaku sering menjemput tamu asing Bangunannya berarsitektur Belanda kemarau sepert ini, suhu di pagi hari bisa di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi. Rute tempo doeloe. Maklum, gedung bernama mencapai 6 derajat celcius. Pada musim yang dilalui mobil Isuzu Panther yang Catimor Homestay itu dibangun pada tertentu, suhunya bisa mencapai 0 derajat dikemudikannya adalah menuruni dan tahun 1894. celcius, bahkan di bawah nol. Namun, pada menaiki jalan Gunung Ijen lewat Kecamatan Konstruksinya merupakan gabungan ba- musim hujan atau musim lain, hawanya Licin. Menurutnya, tidak ada kendala yang ngunan tembok permanen dengan din- tidak begitu dingin. “Habis turun hujan berarti dalam perjalanan, meski menyusuri ding bambu dan kayu. Bagian bawahnya malah tidak terlalu dingin,” kata Supandri. medan berat dengan mobil station yang disangga beton permanen dengan bentuk Meski suhu pagi hari mencapai 6 derajat hanya berpenggerak dua roda. berlubang-lubang mirip gedung Inggrisan celcius, aktivitas pekerja kebun memanen Hanya saja, dia tidak berani lewat jalur di depan Taman Blambangan, Banyuwa- buah kopi tidak terganggu. Pada pukul Licin-Paltuding saat hujan turun deras. ngi. Konon, konstruksi yang sudah beru- 06.00, semua pekerja telah berada di atas Sebab, roda mobil sering selip ketika jalan mur 117 tahun itu cocok untuk hunian di bak truk menuju afdeling masing-masing. yang rusak berat itu dibanjiri air. Tak pelak, daerah berhawa dingin. Sebab, dinding Tidak tampak ekspresi kedinginan seperti bila saat menjemput wisman di Banyuwadari kayu dan anyaman bambu membuat yang dirasakan para wisatawan yang me- ngi hujan turun, Erfan terpaksa balik ke suhu di dalam ruangan lebih terasa ha- nginap. Maklum, hawa dingin menusuk Blawan melalui jalur Gunung Kumitir, ngat. Berbeda dengan dinding tembok kulit itu sudah menjadi menu sarapan se- Kalibaru, yang jaraknya lebih jauh. yang terbuat dari semen, batu, dan pasir, tiap pagi bagi warga perkebunan. “Setiap Untuk meningkatkan pendapatan dari duyang cenderung menghantarkan hawa di- Subuh, saya biasa mandi air dingin, biar tu- nia pariwisata, saat ini PTPN XII memberingin dari luar gedung. “Semua dinding buh segar dan lebih hangat dari udara luar,” kan perhatian penuh terhadap pengemdari bambu dan kayu ini masih asli. Meski tutur Mahawi, pekerja yang sejak pagi buta bangan wisata agro. Hal itu diakui Sekretaris telah berumur 117 tahun, tapi belum per- sudah bertugas mengurus homestay. Perusahaan PTPN XII Hery Purwanto. Selnah diganti,” tutur Supandri, Manajer PerPemandangan pekerja memetik biji kopi ain mengembangkan hortikultura, kata pria kebunan Blawan. juga menjadi salah satu objek wisata agro asal Glenmore, Banyuwangi itu, PTPN XII Meski bangunannya kuno, homestay itu di Perkebunan Blawan. Terkait wisata agro juga tengah mengembangkan pariwisata. juga dilengkapi kolam renang. Namun, produksi kopi, ada dua tur yang ditawar- Bahkan, ke depan akan dibangun hotel dan ukurannya tidak terlalu luas. Ada juga ko- kan kepada wisatawan. Pertama, tur me- resort di wilayah perkebunan lain. “Saat ini, lam kecil berair hangat yang bisa untuk ngunjungi kebun, dan kedua menyaksikan wisata agro andalan PTPN XII ada tiga bersantai sambil berendam. proses pengolahan kopi di pabrik. Komo- tempat. Selain Blawan, juga ada wisata agro Total kamar di bangunan induk ditambah ditas pertanian yang bisa dilihat di kebun Kalisat-Jampit, Bondowoso di barat Ijen, dan bangunan permanen di belakangnya ber- Blawan bukan hanya kopi, tapi juga ma- Wonosari, Lawang, Malang,” terangnya saat jumlah 30 unit. Ada beberapa kelas dengan kadamia, stroberi, kentang, dan jeruk. Di paparan kepada sejumlah wartawan media fasilitas berbeda. Tarif sewanya bervariasi kawasan perkebunan juga terdapat objek cetak dan televisi yang mengikuti journalist antara Rp 135 ribu sampai Rp 270 ribu per wisata alam, seperti pemandian air panas, tour di Catimor Homestay Jumat malam (24/ malam. Setiap kamar dilengkapi kamar air terjun yang mengandung belerang, dan 6) lalu. (bersambung) Sambungan dari Hal 1

Dia menambahkan, sebelum longsor terjadi, hujan yang terus mengguyur itu membuat dirinya waswas. Apalagi, saat itu jalan-jalan sudah tergenang air. Dia pun menduga akan terjadi sesuatu. Ternyata prediksi Hasanudin itu benar. Sesaat setelah dia dan keluarganya mengungsi, tiba-tiba tanah di atas rumahnya sedikit demi sedikit ambrol. ‘’Saya memang sudah prediksi akan terjadi sesuatu,’’ imbuhnya. Hujan yang terus mengguyur tersebut berlangsung selama dua jam. Hujan mulai deras sejak pukul 13.30 sampai pukul

laporan warga itu, kita langsung mendatangi rumahnya dan menggerebek,” katanya. Saat rumahnya didatangi polisi, tersangka tidak bisa berkutik. Selain ditemukan BB, tersangka juga tidak bisa bergerak bebas karena kaki dan tangan kanannya lemas setelah menderita stroke sejak 13 tahun lalu. “Tersangka dan BB langsung kita bawa ke polsek,” terang kapolsek. Dalam keterangannya pada polisi, Samsudin mengaku sudah menjual togel ini sejak empat bulan lalu. Pekerjaan itu terpaksa dilakoni karena dia sudah tidak punya pekerjaan lagi. “Saya mau jadi buruh bangunan sudah tidak bisa, tangan dan kaki kayak seperti ini,” katanya. (abi/bay)

AGUS BAIHAQI/RaBa

LEMAH: Samsudin diamankan di Polsek Kabat kemarin.

meninjau sekaligus membantu proses evakuasi,’’ terangnya. Sementara itu, pada saat proses evakuasi berlangsung mulai pagi hingga siang, puluhan warga tampak menebang sejumlah pohon kelapa di tepi jalan. Penebangan itu sengaja dilakukan karena warga khawatir akan terjadi longsor susulan. Sebab, apabila itu terjadi, beberapa pohon kelapa tersebut ditakutkan akan menimpa kabel listrik. ‘’Kalau tidak ditebang, khawatir akan mengenai listrik,’’ kata Sekretaris Desa (Sekdes) Sumber Arum, Ahmad Busairi. (ton/bay)

Utamakan Bersihkan Akses Jalan ... ■ MENGUNGSI... Sambungan dari Hal 1

Meski menerima musibah tersebut, Hasanudin tetap berharap pemerintah dan pihak lain yang mempunyai kelebihan rezeki membantu beban mereka. ‘’Kami tetap menerima bencana ini karena memang sudah terjadi. Kalau ada yang ingin membantu saya, saya sangat berterima kasih,’’ harapnya.

Menanggapi bencana alam yang tidak pernah diduga sebelumnya itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Songgon, H. Adi Soeyono, mewakili camat yang berhalangan hadir karena tidak enak badan, mengatakan bahwa pihaknya sementara melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi dan jalan. Sebab, untuk saat ini yang paling utama adalah membersihkan jalan agar para pengguna jalan bisa melintas dengan mudah.

‘’Agar perekonomian masyarakat kembali normal,’’ ujarnya. Sekcam Adi menambahkan, pihaknya memang masih belum bisa memberikan keterangan pasti mengenai bantuan yang akan diberikan kepada korban. Sementara itu, Kapolsek Songgon AKP Ali Ashari merespons dengan tanggap kejadian tersebut. ‘’Yang jelas ada bantuan bencana kepada korban,’’ ujanya. (ton/bay)

Menunggu Mobil Patroli ■ MASSA... Sambungan dari Hal 3

Hal serupa juga disampaikan Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan Mobil Perhutani Banyuwangi Selatan Sugito. Dia mengaku tidak mendengar sama sekali akan adanya gerakan massa tersebut. Sugito baru tahu ada aksi pembakaran oleh massa sekitar pukul 13.00. “Saya dikabari Pak Man-

tri, katanya ada aksi anarkis. Dan baru tiba di sini karena masih harus menunggu mobil patroli datang,” tuturnya saat ketemu RaBa di lereng Kampung 56 pukul 15.00 kemarin. Sementara itu, Manager Community Development and Relationship PT. IMN Pramono Tri Wahyudi mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait kejadian tersebut. Hanya saja, dia menjelaskan bahwa

pengeboran yang dilakukan IMN di lokasi tersebut sudah berlangsung sekitar 21 hari. “Selama ini tidak ada masalah, karena lokasi itu memang masuk wilayah eksplorasi IMN,” ungkapnya kepada RaBa. Apakah karena lokasinya dekat areal penambangan emas liar? Pramono mengaku belum berani berspekulasi. “Lokasinya justru masuk areal eksplorasi IMN,” tandasnya. (azi/irw)

Anisah Bantah Buat KTP Palsu ... ■ GARA-GARA... Sambungan dari Hal 1

“Saya lima tahun disekap Sulastri di dalam kamar, pintu kamar dikunci dari luar,” ujarnya. Anwari mengaku tidak kuasa menghadapi siksaan itu, karena kondisinya tengah sakit.

Ironisnya, di saat sakit tersebut dia tidak pernah diobati, justru pernah diberi minuman yang diduga mengandung racun. “Minuman itu saat diminum tikus langsung mati, berarti ada racunnya,” jelasnya. Kades Pakistaji, Hj. Anisah Manadliroh, saat dikon-

firmasi melalui ponselnya menyatakan, kasus tersebut sebenarnya sudah lama. Selain itu, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. “Saya tidak pernah membuat KTP dan kartu keluarga palsu,” bantahnya. (abi/bay)

Sudah Terima Surat dari Gubernur ■ PIMPINAN... Sambungan dari Hal 8

Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menambahkan, konsultasi hukum kepada gubernur dan Mendagri dilakukan karena DPRD bukanlah lembaga hukum melainkan lembaga politik. Jadi, DPRD Situbondo membutuhkan kajian politik sebelum menentukan sikap terhadap kasus yang melibatkan salah satu anggotanya. Narwiyoto melanjutkan, surat balasan dari gubernur memang telah diterima. Surat yang ditandatangani kepala bagian (kabag) Pemerintahan Provinsi

Jatim itu memerintahkan pimpinan DPRD segera melakukan PAW terhadap Masykuri. “Namun, untuk melakukan PAW, kami masih harus menunggu surat jawaban dari Mendagri. Sampai saat ini (kemarin), surat jawaban dari Mendagri belum kami terima,” kata dia. Namun demikian, secara pribadi, Narwiyoto akan mende-

sak ketua dewan untuk segera mengambil sikap terkait PAW Masykuri jika sampai akhir Juni surat balasan dari Mendagri tidak kunjung diterima. “Jika sampai akhir Juni atau tiga bulan setelah surat dikirim tetap tidak ada balasan, secara pribadi saya akan mendesak ketua dewan menentukan sikap,” pungkasnya. (sgt/aif)

PEMBERITAHUAN Diskusi Forum Kemisan yang sedianya bakal dilaksanakan pada hari Kamis 30 Juni 2011, ditunda. Diskusi yang bekerja sama dengan Untag 1945 itu bakal digelar lagi bulan Juli 2011. Atas penundaan ini panitia minta maaf. Koordinator Forum Kemisan

MARI ATASI ASAM URAT DENGAN HERBAL

Kena Stroke Nekat Jualan Togel KABAT – Karena menjual kupon judi toto gelap (togel), Samsudin, 42, warga Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi ditangkap polisi kemarin (28/6). Selain mengamankan tersangka, dari tangannya polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa uang Rp 215 ribu, sebuah buku seribu tafsir mimpi, selembar kertas rekap togel, dan selembar kertas bertuliskan nomor judi. “Semua BB ini ikut kita amankan di polsek,” ujar Kapolsek Kabat, AKP Bakin. Terungkapnya penjual togel ini berawal dari informasi yang diberikan warga. Pada polisi, warga menyampaikan kalau tersangka sedang menjual kupon togel di rumahnya. “Dari

16.00. ‘’Kalau saya dan orang tua saya tidak cepat-cepat (mengungsi, Red), gak tahu apa yang akan terjadi. Bapak saya memang tidak tahu apa-apa, karena sudah tidak terlalu tanggap. Maklum bapak saya sudah tua,’’ papar Hasanudin. Sementara itu, Kapolsek Songgon AKP Ali Ashari mengakui, longsor tersebut terjadi karena faktor alam. Oleh karena itu, tidak perlu buangbuang waktu, pihaknya langsung mengerahkan puluhan anggota untuk membantu proses evakuasi. ‘’Pagi pukul 07.00 kami langsung ke TKP untuk

“Kalau asam urat kambuh, saya sering kesemutan. Kondisi itu sudah berlangsung selama 2 tahun,” ujar Soewondo, yang berprofesi sebagai seorang Purnawirawan TNI Angkatan Laut. Karena aktifitasnya sering terganggu akibat asam urat, upaya pun telah dilakukan oleh ayah 5 orang anak itu. Sampai akhirnya, sekitar 4 bulan yang lalu, pria yang juga dikenal sebagai pengajar tersebut mulai tertarik untuk mencoba Gentong Mas. “Teman saya menyarankan untuk mencoba Gentong Mas. Baru mengkonsumsi 2 minggu, manfaatnya sudah terasa. Kini sudah 4 bulan saya minum Gentong Mas. Alhamdulillah sekarang badan terasa sehat dan segar, asam urat sudah tidak ada. Gentong Mas memang solusi yang

tepat untuk mengatasi keluhan saya.” Terang pria berusia 75 tahun tersebut penuh syukur. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Dengan tubuh yang sehat, pria yang berdomisili di Jombang, Jawa Timur tersebut kini dapat menjalani aktifitasnya dengan prima.Ia pun tidak segan-segan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Harap Soewondo. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki ba-

nyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas tak hanya memiliki rasa yang manis dan lezat, juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi seperti makanan yang mengandung banyak purin (diet rendah purin), mengurangi makanan kacang-kacangan dan beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge, serta banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Kini, seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi : 085234398441. Banyuwangi: 085234398441. Situbondo : 082143391646 D e p k e s : P IRT.812.3205.01.114


6

Jawa Pos-nya Kota Santri

MAK NYUS

Mirip Mita The Virgin MELIHAT wajahnya pasti kaget. Tidak sedikit yang mengira dia adalah Mita The Virgin. Itulah sosok Tiara Andrian Dini Darmawan, pendatang baru di belantika musik Kota Santri. Cewek yang akrab dipanggil Kaka itu tak terlalu keberatan diidentikkan dengan Mita The Virgin. Padahal, penampilannya yang tomboi itu sudah melekat dalam dirinya jauh sebelum Mita The Virgin ngetop. “Saya besar di jalan (pengamen jalanan). (berpenampilan) seperti ini sudah sejak 2004. Mita The Virgin kalau tidak salah baru dikenal pada 2009 setelah lagu “Cinta Terlarang” booming,” terang cewek kelahiran Bondowoso 1991 itu. Kaka sendiri marasa tak terlalu mirip dengan he Virgin. Namun, keMita The an orang mengatakan banyakan gat mirip dengan mudia sangat ng tergabung dalam sisi yang men Republik Cinta manajemen Ahmad Dhani itu. “Kadang sampai minta foto,” ungkapmbil tersenyum. nya sambil ripan Kaka Kemiripan n Mita The dengan Virgin membuat ercaya dia dipercaya etuai mengetuai Virginity, komunitas fans rgin. The Virgin. Awalnya hanya di Kabupaten Bond o woso, tapi kini juga dipercaya menj a d i ketua Virember. ginity Jember. uinya, diriDiakuinya, emang senya memang adir setiap lalu hadir he Virgin kali The r. “Walaukonser. ngan bonpun dengan at. Sampai do nekat. dung pun di Bandung adir,” ungsaya hadir,” a. (pri/aif) kapnya.

Rabu 29 Juni 2011

Pimpinan Didesak PAW Masykuri Kasus PSSS Sudah Miliki Kekuatan Hukum Tetap SITUBONDO - Lambannya proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota dewan asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Masykuri Ismail, mulai memantik reaksi internal DPRD Situbondo. Unsur pimpinan dianggap terlalu lambat menentukan sikap terhadap pria yang telah divonis bersa bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi (tipikor) tersebut. Seba Sebagaimana diketahui, Masykuri terjerat kasus korupsi uang pembinaan pemain Persatuan Sepakbola Seluruh Situbondo (PSSS) yang menyerap Anggaran Pendapatan dan Belan Belanja Daerah (APBD) Situbondo tahun

2008. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Situbondo dan Mahkamah Agung (MA) memutuskan Masykuri divonis kurungan setahun. Namun, hingga saat ini status keanggotaan Masykuri di DPRD masih belum jelas. Padahal, informasi yang diterima Radar Banyuwangi (RaBa) menyebutkan, per Januari 2011 politisi senior itu sudah tidak menerima gaji sebagai anggota dewan. Oleh karena itu, desakan untuk segera melakukan PAW terhadap Masykuri mulai mencuat ke permukaan. Salah satunya berasal dari Ketua Komisi I, Syaiful Bahri. Menurutnya, kasus yang menyeret Masykuri sudah memiliki kekuatan hukum tetap dari MA. “Untuk itu, kami meminta pimpinan DPRD segera melakukan PAW sesuai amanat undang-undang,” kata Syaiful kemarin. Dia menambahkan, lambannya proses PAW dapat memengaruhi kredibilitas seluruh

Untuk itu, kami meminta pimpinan DPRD segera melakukan PAW sesuai amanat undang-undang” Syaiful Bahri Ketua Komisi I DPRD

PANARUKAN - Ini peringatan bagi sopir truk agar tak PAN mem memuat barang melebihi bak kendaraan. Akibatnya, orang lain bisa menjadi korban. Seperti yang dialami, Riko, 29, warga Lingkungan Karangasem, Situbondo. Pria itu hampir saja kehilangan nyawa saat sebuah pohon bulici b (kismis) di pinggir jalan Desa Peleyan tiba-tiba robo roboh. Pohon besar yang sudah tua itu tumbang dan me menimpa bagian depan sepeda motor Riko. U Usut punya usut, pohon bulici itu roboh setelah salah sat satu dahannya terbawa truk bermuatan penuh jagung. Seh Sehingga, pohon itu roboh. Kebetulan, Riko berada di be belakang truk tersebut. W Warga hampir saja marah dengan sopir truk. Beruntun tung mereka bisa tenang setelah sang sopir truk me menyatakan sanggup menanggung semua kerugian. “W “Warga menahan STNK dan SIM-nya. Nanti setelah sem diganti akan dikembalikan,” ungkap Tarman, semua warg setempat. (pri/aif) warga

TERSANGKUT TRUK: Kondisi motor milik Riko saat tertimpa pohon bulici kemarin. EDY SUPRIYONO/RaBa

Peserta Boleh Tampilkan Lagu Andalan lagu andalannya tersebut. Damai Rock Festival memp e reb u t k a n p i a l a R a d a r Banyuwangi dan Damai MMC. Juaranya akan mendapatkan tropi dan uang pembinaan. Selain itu ada pemilihan musisi terbaik. Itu terdiri dari the best gitar, vokal, bass gitar dan the best keyboard. (pri/aif) ISTIMEWA

SERIUS: Belasan peserta Damai Rock Festival mengikuti technical meeting di Cafe FM, kemarin.

phone di Jawa Timur itu. “Peserta harus siap 15 menit sebelum tampil di panggung. Ini karena membeludaknya peserta,” jelas Salman Alfarudy. Pertemuan itu berlangsung hidup karena banyak peserta

yang aktif bertanya menanyakan seputar pelaksanaan festival rock. Misalnya, peserta dari Besuki m e nawa rk a n b i s a tampil membawakan lagu andalan mereka sendiri atau tidak. “Dengan cara sep-

erti ini kita bisa lebih tampil maksimal,” kata Alfarudy. Biar tidak mengecewakan peserta, panitia akhirnya mengabulkan usulan tersebut. Meski demikian, itu tidak termasuk dalam poin penilaian. Syaratnya, sebelum tampil H-1, harus menunjukkan rekaman

Pedagang Protes Retribusi Ruko DPRD Serap Aspirasi di Pasar Mimbaan PANJI - Sebelum mengesahkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) retribusi sewa stan pasar, kemarin (28/6) Komisi I DPRD Situbondo blusukan ke Pasar Baru Mimbaan, Kecamatan Panji. Itu dilakukan dalam rangka serap aspirasi untuk mengetahui tanggapan para pedagang terkait besarnya tarif sewa stan yang diajukan eksekutif. Sekadar diketahui, Pemkab Situbondo mengajukan tarif sewa stan rumah toko (ruko) di Pasar Baru Mimbaan antara Rp 230 ribu sampai Rp 550 ribu per meter persegi per tahun. Saat mengadakan kunjungan kemarin, Komisi I menawarkan tarif terendah yang diajukan pemkab kepada para

 Baca Pimpinan...Hal 5

Sepeda Motor Tertimpa Pohon

EDY SUPRIYONO/RaBa

SITUBONDO – Para peserta ‘Damai Rock Festival’ dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Radar Banyuwangi ke12 kemarin menghadiri acara technical meeting. Kegiatan yang ditempatkan di Cafe FM Jalan PB Sudirman ini dihadiri belasan group band dan rock dari Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan dari wilayah Besuki. Hadir dalam kesempatan ini Kepala Biro Radar Banyuwangi di Situbondo, Edy Supriyono; operasional Manager Alfa Production, Salman Alfarudy; dan Direktur Cafe FM, Januaris Sunandar. Para peserta diberi pengarahan seputar aturan main festival rock yang di-support penuh oleh Damai Multi Media Center selaku master diler hand-

anggota DPRD di mata masyarakat. “Karenanya kami meminta pimpinan dewan agar transparan menyikapi kasus korupsi yang melibatkan salah satu anggota lembaga terhormat ini,” pinta politisi asal Desa Tenggir, Kecamatan Panji, itu. Wakil Ketua DPRD Narwiyoto membantah dituding lambat dalam menangani masalah internal dewan tersebut. Menurutnya, tudingan itu tidak benar. Sebab, sejak putusan MA yang memvonis Masykuri satu tahun penjara keluar, kami langsung mengirim surat kapada gubernur Jawa Timur (Jatim) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). ‘’Surat itu tertanggal 19 Maret 2011. Selain itu, pada tanggal 21 atau 22 Maret 2011 kami juga telah beraudiensi langsung dengan bagian hukum dan otonomi daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagrai),” tukasnya n

pedagang, yakni Rp 230 ribu. Ironisnya, para pedagang menganggap tarif itu masih terlalu mahal. Bahkan, para pedagang menganggap rencana penerapan retribusi sewa ruko itu tidak ubahnya sistem kontrak. Padahal, mereka telah mengantongi akta jual-beli sebelum menempati ruko di Pasar Baru Mimbaan tersebut. “Saat membeli ruko, kami tidak mengetahui bahwa dalam tempo 20 tahun, bangunan ini akan ditarik menjadi aset pemkab. Tahu begitu, kami tidak akan membelinya,” ujar Tommy Alexander Prayogo, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Baru Mimbaan. Menurut Tommy, pemerintah boleh memberlakukan tarif sewa sebesar Rp 230 ribu per meter persegi per tahun. Syaratnya, seluruh bangunan ruko dibongkar total, kemu-

dian dibangun gedung baru. “Jika demikian kami mau mengontrak. Jangankan Rp 25 juta per tahun, Rp 40 juta pun kami mau, karena gedungnya baru,” tandasnya. Tommy merasa sangat keberatan dengan rencana adanya retribusi sewa ruko tersebut. “Pemerintah jangan bersikap sewenang-wenang, dong,” pintanya. Sementara itu, dikonfirmasi

usai melakukan inspeksi di Pasar Baru Mimbaan, Ketua Komisi I, Syaiful Bahri mengatakan, pekan depan pihaknya akan memanggil seluruh pihak terkait, mulai paguyuban pedagang, pengelola pasar, hingga eksekutif. “Tujuannya agar setelah raperda disahkan menjadi perda, tidak ada pihak-pihak yang dirugikan,” tukasnya. (sgt/aif)


Radar Banyuwangi 29 Juni 2011