Issuu on Google+

SENIN 20 JUNI

1

TAHUN 2011

Ra Cholil Sudah Memulai, Siapa Menyusul… Oleh: SAMSUDIN ADLAWI

MEMERIKSA koran. Terutama Radar Banyuwangi (RaBa) dan Radar Jember (RJ). Senin sampai Kamis saya periksa RaBa di kereta. Sedangkan RJ di kantor Jember. Jumat dan Sabtu keduanya biasanya saya baca di kantor Banyuwangi. Itulah pekerjaan rutin saya setiap pagi selama seminggu. Biasanya saya hanya memeriksa judul dan foto. Sebab, dua hal itu menjadi kekuatan sebuah koran. Judul harus ‘’menjual’’ tapi tidak bombastis.

Adapun foto harus yang ‘’bicara’’. Dengan hanya melihat foto, pembaca sudah bisa menyimpulkan seperti apa isi beritanya. Kegiatan rutin itu membuat heran beberapa orang. ‘’Jeruk kok minum jeruk,’’ celethuk beberapa orang yang sering sekereta dengan saya. Spontan ingatan saya terbang ke pengalaman beberapa waktu silam. Saat itu, di pagi yang masih buta, saya bersama Pak Dahlan Iskan baru turun

dari pesawat jet pribadi milik seorang pengusaha Jakarta di Bandar udara Juanda. Tak lama setelah melewati pintu keluar, seorang asongan menawarkan koran Jawa Pos. ‘’Masak yang punya koran kamu suruh beli koran,’’ seru asongan lain yang rupa-rupanya mengenali wajah Pak Dahlan. Saking seringnya memeriksa koran, saya pun tidak membutuhkan banyak waktu lagi untuk me-

melototinya. Kecuali ada yang benar-benar beda dari hari-hari biasanya. Contohnya edisi Senin (13/6) pekan lalu. Tepatnya di halaman 40 (Radar Situbondo). Dalam berita advertorial berjudul Bangkitkan Nilai Kebangsaan, Nyanyikan Indonesia Raya tampak foto yang unik –setidaknya menurut saya. Itu momen yang langka. Jarang terjadi. Bahkan, belum pernah terjadi sebelumnya n  Baca Ra Cholil...Hal 7

Sehari 65 Orang Pasang Susuk HUKUM

ABDUL AZIZ/RaBa

PEDULI: Relawan mengumpulkan koin peduli untuk Saminah di Desa Sumbergondo, Glenmore, kemarin.

Jagung Dibabat, Warga Galang Koin GLENMORE - Kasus pembabatan tanaman jagung milik Saminah, warga Dusun Gunungsri, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore menuai simpati sejumlah kalangan. Kemarin (19/6), sejumlah relawan menggelar aksi sosial untuk Saminah di jalan kampung perbatasan Desa Sumbergondo dan Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore. Sambil memainkan musik, para relawan muda tersebut juga menyebar ke beberapa sudut jalan dengan membawa kardus. Mereka menggalang koin bagi Saminah. Ketua penggalangan koin untuk Saminah, Nanang Edy mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai wujud kepedulian terhadap nasib wong cilik n  Baca Jagung...Hal 7

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

PENERUS: Siswa SMK PGRI Pesanggaran tampil dalam Festival Dalang Muda dan Karawitan Pelajar 2011 di Balai Desa Yosomulyo kemarin.

Tuna Rungu Main Gamelan GAMBIRAN – Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) YLKI Banyuwangi unjuk kebolehan. Mereka tampil dalam acara Festival Dalang Muda dan Karawitan pelajar di Balai Desa Yosomulyo Sabtu kemarin (18/6). Penampilan mereka cukup mengetuk hati para penonton. Meski memiliki kekurangan fisik, ternyata mereka memiliki kelebihan dalam bermain musik tradisional. ‘’Penampilan mereka (peserta dari SLB) yang sangat bagus, membuat para penonton dan bahkan juri meneteskan air mata. Bayangkan saja, dia tidak bisa mendengar, tetapi bisa memainkan karawitan dengan luar biasa. Saya juga salut kepada pelatihnya,’’ jelas Ketua Panitia festival tersebut, Punjul Ismuwardoyo kemarin (19/6). Sementara itu, acara yang dimulai sejak hari Sabtu lalu itu berlangsung meriah. Sesuai agenda, pada Minggu tadi malam digelar pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan menampilkan tiga dalang yakni Ki Goib Siswoyo, Ki Danang Supriyono, dan Ki Prasetyo Anom Carito. (ton/bay)

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Dengar Denyut Lewat Speaker

T EGALDLIMO – Sambutan warga dalam bakti sosial dalam rangka peringatan 12 tahun ultah Radar Banyuwangi memang luar biasa. Ratusan warga mengikuti kegiatan pengobatan gratis dan khitanan masal yang didukung RSNU dan IBI Banyuwangi di SMA Favorit NU Tegaldlimo kemarin (19/6). Yang cukup membanggakan, sebanyak 65 warga dengan sukarela mengikuti program keluarga berencana (KB) dengan memasang alat kontrasepsi jenis implant (susuk). Pemasangan susuk untuk kontrasepsi tersebut memang tidak berlangsung di SMA Favorit NU n  Baca Sehari...Hal 7

Peserta Pengobatan Gratis HUT RaBa n KB Implan

:

65 pasien

n KB IUD

:

15 pasien

n Poli Dalam

:

98 pasien

n Poli Bedah

:

8 pasien

n Khitan

:

4 pasien

n Poli Saraf

:

3 pasien

n Poli Andrologi :

7 pasien

n Kandungan

:

6 pasien

n Poli Anak

:

13 pasien

 Jumlah Total : 215 pasien

GALIH COKRO/RaBa

CANGGIH: Dokter Taufiq Hidayat memeriksa tekanan darah penis seorang pasien dalam acara pengobatan gratis 12 tahun Ultah Radar Banyuwangi di SMA Favorit NU Kecamatan Tegaldlimo siang kemarin.

S EMENTARA itu, ada yang spesial dalam bakti sosial (baksos) di SMA Favorit NU, Kecamatan Tegaldlimo, kemarin (19/6). Sebanyak tujuh warga mendapatkan kesempatan langka yakni menjalani pemeriksaan tensi penis secara gratis. Direktur RSNU dr. H. Taufiq Hidayat, SpAnd, MKes memeriksa mereka dengan alat canggih. Piranti khusus untuk tensi penis itu memang baru saja didatangkan dari Jepang. ‘’Cukup ditempelkan sensornya, sudah diketahui hasilnya. Jadi kita tak perlu memompa,’’ jelasnya n  Baca Dengar...Hal 7

Datang Langsung Sumbang Rp 50 Juta Nenek Hilang saat Naik Bus T EGALSARI - Menteri Negara Percepatan Daerah Tertinggal (Meneg PDT), Helmi Faisal Zaini berkunjung ke pondok pesantren (ponpes) Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari kemarin (19/6). Didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas, Meneg DPT Helmi Faisal meresmikan gedung pendidikan unit VI di ponpes tersebut. Tokoh tersebut disambut oleh pengasuh Ponpes Darussalam KH Ahmad Hisyam Syafaat untuk meninjau gedung pendidikan berlantai tiga tersebut. Fasilitas gedung baru itu dibangun dengan dana sebesar Rp 4 miliar. “Untuk pengembangan gedung pendidikan ini, saya menyumbang Rp 50 juta n  Baca Datang...Hal 7

AGUS BAIHAQI/RaBa

PERESMIAN: KH Hisyam Syafaat, Menteri Negara Percepatan Daerah Tertinggal, Helmi Faisal Zaini, dan Bupati Abdullah Azwar Anas di Ponpes Darussalam Blokagung kemarin.

WONGSOREJO –Munati, 78, warga Dusun Krajan, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi menghilang sejak Kamis lalu (9/6). Terakhir kali, nenek tersebut diketahui naik bus jurusan Situbondo-Banyuwangi. Anak kedua Munati, Achmad Zaini mengatakan, ibunya berangkat dari Madura dengan menumpang bus umum sekitar pukul 17.00 Rabu lalu (8/6). Saat itu, ibu-

nya tak sendirian naik bus tersebut. Dalam perjalanan itu, Munati ditemani Muntoha yang juga tinggal di Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi. Mereka awalnya menumpang bus Damri hingga di Probolinggo. Nah, ketika sampai terminal Probolinggo, mereka melanjutkan perjalanan dengan naik bus Akas jurusan Situbondo-Banyuwangi n  Baca Nenek...Hal 7

Zainal Arifin Salam, Anggota DPRD Banyuwangi yang Berkopiah Tinggi

Dulu Dipanggil Sasa, Kini Dijuluki Panglima Polim Siapa pun pasti akan mudah mengingat sosok Zainal Arifin Salam. Anggota DPRD Banyuwangi itu dikenal dengan penampilan khasnya yakni selalu memakai kopiah tinggi menjulang. ALI NURFATONI, Gambiran

KOPIAH hitam tinggi itu sudah dikenakan Zainal Arifin Salam sejak lama. Pria berusia 45 tahun yang tinggal di depan kantor PLN Jajag, Kecamatan Gambiran itu mengaku sudah rutin memakai songkok setinggi 14 cm itu sejak muda. Dia mengaku sudah memakainya sejak bangku kuliah sekitar 25 tahun lalu. Pada awalnya, memang tidak ada

tanda–tanda khusus, kenapa dia harus memakai songkok unik itu. Namun karena sudah menjadi kebiasaan memakai kopiah tinggi, dia merasa ada kesan berbeda apabila tidak memakai dengan ukuran yang biasanya. ‘’Namanya sudah terbiasa. Kalau tidak memakai, ada yang beda rasanya,’’ ujar lelaki yang akrab disapa Cak Ipin itu di selasela acara bakti sosial di SMA Favorit NU Kecamatan Tegaldlimo kemarin (19/6). Cak Ipin mengaku akan terus melestarikan kebiasaan mengenakan songkok tinggi tersebut hingga sekarang. Awalnya, songkok tinggi mulai rutin dipakai semasa kuliah di Institut Agama Islam Negeri Wali Songo di Semarang tahun 1986 silam. Sejak saat itu, dia sudah kadung terbiasa memakai songkok tinggi. Entah karena apa, belum jelas, mulai saat tu pula dirinya sering di-

Hanura rapatkan barisan di Pasir Putih Beringin: Waspadalah... waspadalah!

Kunjungi Ponpes Darussalam, Meneg PDT sumbang Rp 50 juta Sumbangan berbau politis!

GALIH COKRO/RaBa

KHAS: Zainal Arifin Salam di rumah orang tuanya di Tegaldlimo.

sebut dan dikenal di kalangan para mahasiswa. ‘’Teman-teman waktu kuliah dulu memanggil saya de-

ngan sebutan Sasa. Itu adalah nama merek penyedap masakan n  Baca Dulu...Hal 7

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


2

Senin 20 Juni 2011

Beli Mio Kreditan Dikurung 3,5 Bulan

CERMIN DIRI

Antisipasi Protes Kelulusan Unas SD

Penjualnya Divonis 1,3 Tahun Penjara

HARI ini hasil ujian nasional (unas) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) diumumkan serentak. Seberapa jauh tingkat kelulusan tahun ini, bisa dilihat hari ini. Termasuk sekolah mana yang meraih nilai tertinggi dan terendah unas bisa dilihat di masing-masing UPTD hari ini. Yang pasti kemeriahan kelulusan unas hari ini tidak dibarengi konvoi ataupun corat-coret seragam sekolah. Tidak seperti seniornya (unas SMA) yang tiap tahunnya selalu identik dengan konvoi dan corat-coret seragam. Yang patut diacungi jempoil, anak SD tak mau terkontaminasi dengan hura-hura kelulusan. Pengumuman kelulusan hari ini diprediksi bakal menimbulkan keruwetan. Betapa tidak. Sejumlah sekolah dalam menyusun nilai unas mengundang protes dari kalangan wali murid. Protes wali murid ini bisa mengembang ke sekolah lain. Ini yang perlu diantisipasi oleh Dinas Pendidikan. Kadang, protes yang berlebihan bisa memunculkan stigma negatif akan kejujuran hasil unas. Bila dicermati secara mendalam, kinerja Dispendik dalam menangani unas ini sudah cukup bagus. Tahun ini, nilai unas itu tercantum dalam daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN). Dokumen itu sudah diterimakan kepada Kepala UPTD. Sehingga dengan adanya DKHUN, Kepala sekolah lebih mudah menentukan jumlah nilai rata-rata siswa yang dijadikan dasar dalam menentukan kelulusan siswa. (*)

TOHA/RaBa

VONIS: Wahyudi (kiri) dan Gatot Subandi saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi beberapa waktu lalu.

BANYUWANGI – Ini peringatan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membeli sepeda motor. Seperti yang dialami Wahyudi, warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Gara-gara membeli sepeda motor bodong, Wahyudi harus menerima ganjaran 3,5 bulan dari majelis hakim PN Banyuwangi. Sepeda motor merek Yamaha Mio itu dibeli dari Gatot. Vonis yang diterima Wahyudi lebih ringan dibanding Gatot. Sebelumnya Gatot diganjar hukuman 1,3 tahun. Kasus ini bermula saat Gatot menjual motor Mio yang masih dalam proses kredit di PT Federal International Finance (FIF) Banyuwangi. Motor itupun dibeli senilai Rp 1,5 juta. Padahal dalam proses kredit, konsumen dilarang memindah tangankan motor ke pihak lain tanpa sepengetahuan FIF. Perbuatan pria Warga Dusun Gunung Sari RT 02/RW01 Desa Sumbergondo Kecamatan Glenmore ini

akhirnya tercium oleh FIF saat proses angsuran kredit tidak kunjung terbayar. Akhirnya diketahui jika motor tersebut sudah dijual ke Wahyudi. Pihak FIF Banyuwangi melalui Akhmad Murozikin mengharapkan, agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di masyarakat. Di samping itu, pihak FIF terus mengajak konsumennya untuk selalu membayar angsuran tepat waktu. Kalau memang tidak sanggup lagi membayar, agar hal ini segera diberitahukan kepada FIF untuk dicarikan jalan keluarnya. “Jangan mengambil keputusan konyol seperti ini, sebab hukumannya adalah pidana,” kata pria yang akrab dipanggil Jack itu. Jack menjelaskan, jika konsumen didatangi petugas FIF atau mengaku kenal dekat FIF maka disarankan untuk mengecek ke kantor Cabang Banyuwangi. Sebab petugas FIF memiliki tanda bahwa dia adalah benar-benar petugas leasing FIF. “Maka dari itu berhati-hatilah, jangan langsung percaya, datang ke kantor FIF Jalan A Yani Banyuwangi lalu tanyakan permasalahannya. Kami akan selalu membantu konsumen,” tegasnya. (aif) ADVERTORIAL

Usaha Pemkab Kembangkan Industri Kecil Hasil Tembakau

Pelaku Industri Tembakau Dilatih Teknik Pengemasan Rokok SITUBONDO – Kabupaten Situbondo mempunyai potensi yang sangat luar biasa untuk pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM). Termasuk di dalamnya industri hasil tembakau (rokok). Mereka perlu mendapat perhatian dari pemerintah agar bisa terus tumbuh dan berkembang. Nah, untuk kepentingan itulah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Situbondo merasa perlu membuat kegiatan untuk memacu semangat demi pengembangan pendapatan mereka. Sebab, dari sanalah produktivitas perekonomian masyarakat akan bermula. Baru-baru ini, Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang beralamat di Jalan Mawar tersebut mengumpulkan para pelaku industri hasil tembakau untuk mengikuti pelatihan tekhnis pengemasan rokok. Kegiatan yang diikuti 30 peserta ini ditempatkan di Hotel Rosali. “Mereka terdiri dari para pengusaha maupun pekerja industri kecil rokok di sejumlah tempat di Kabupaten Situbondo. Kegiatan sejenis ini sudah beberapa kali kita gelar,” ujar Kepala Disperindag, Taufiq Hidayat. Dengan pelatihan teknis pengemasan rokok, diharapkan akan menjadi salah satu pilar dalam ikut mendorong berkembangnya industri rokok legal di Kota Santri. Sehingga, ke

ISTIMEWA

PELATIHAN: Kepala Disperindag Situbondo Taufiq Hidayat (dua dari kiri) memberikan pengarahan kepada peserta pelatihan (foto kanan).

depan industri tembakau bisa menjadi salah satu sektor yang diandalkan untuk menunjang perekonomian masyarakat maupun menopang perolehan pendapatan asli daerah (PAD). “Jika sejak saat ini industri rokok bisa berkembang dengan baik, maka bisa dipastikan akan membawa dampak positif. Utamanya, memberikan lapangan kerja kepada masyarakat yang berdomisili di sekitarnya,” terang Taufiq. Dengan keadaan itu, akan berdampak terhadap sektor lain. Misalnya saja terhadap sektor pertanian. Bahan baku tembakau lokal akan lebih dibutuhkan karena dapat diolah menjadi produk industri (rokok). Sehingga harganya akan lebih terdongkrak karena memiliki nilai

tambah dan jaminan harga jual yang lebih baik. “Ujung-ujungnya tentu kesejahteraan masyarakat yang kita inginkan,” papar pejabat berkacamata itu. Diungkapkan, kemasan rokok menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam menentukan diterima tidaknya di pasaran. Sebab itulah, harus benar-benar diperhatikan oleh para pengusaha maupun pekerja industri kecil rokok. “Setelah kita perhatikan, banyak hal yang harus ditingkatkan dalam masalah pengemasan rokok oleh para pelaku industri rokok,” terangnya. Kebanyakan kemasan yang dimiliki pelaku usaha rokok di Situbondo belum bisa men-

arik minat konsumen. “Kita tekankan kepada mereka tanpa kemasan yang baik dan menarik, suatu produk akan luput dari perhatian konsumen,” imbuh mantan Kepala Kantor Lingkungan Hidup itu. Dia berharap pelatihan teknis pengemasan industri hasil tembakau dapat memberikan pengetahuan tentang cara pembuatan kemasan yang baik. Sehingga nantinya rokok produksi Situbondo dapat terkemas dengan baik dan menarik. “Tentunya juga dilengkapi syarat-syarat kemasan yang baik dan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Taufiq. Usai mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan juga sudah bisa merancang atau

mendesain kemasan rokok yang yang bisa menarik perhatian konsumen. Selanjutnya peserta juga bisa menjalin komunikasi dengan Disperindag. Sehingga, tujuan untuk mengembangkan dan meningkatkatkan usaha industri hasil tembakau diwujudkan bersama-sama. Direncanakan September mendatang, pelatihan pengemasan rokok akan dilanjutkan dengan kegiatan bagaimana secara tehnis membuat rokok. “Mulai dari campuran, pembelian bahan bakunya, cara penambahan bumbu sampai dengan pembuatan rokok hingga pengemasannya,” terang Taufiq. (pri/adv)

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Muhammad Isnaeni Wardhan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Merak nomor 92 Situbondo, Telp : (0338) 677058. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


Senin, 20 Juni 2011

BAKSOS HUT RADAR BANYUWANGI 3 Peduli Sesama

RANGKAIAN kegiatan bakti sosial dalam rangka memeriahkan 12 tahun Ultah Radar Banyuwangi digelar di Kecamatan Tegaldlimo kemarin. Ada bermacam kegiatan yang didukung RS NU Rogojampi dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banyuwangi itu. Berikut pernik pengobatan gratis dan khitanan masal yang telah terekam Lensa Radar. (*)

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

KONTRASEPSI: Para bidan memasang susuk ke lengan atas Ika Apriyani, 21, warga kampung Persen, Dusun Kaliwaru, Desa Kedungasri di Puskesmas Kedungwungu kemarin.

RAMAI: Petugas melayani obat gratis di halaman SMA Favorit NU Tegaldlimo kemarin.

TAKUT: Azka meringis saat dikhitan kemarin.

SANGU: Pemred RaBa Elly Irwan Suryanto menyerahkan bingkisan kepada peserta khitanan masal. SUSUK: Alat kontrasepsi implant.

CEK: Petugas mengukur tekanan darah Redaktur RaBa, Syafuddin Mahmud.

ANTRE: Warga menunggu giliran pemasangan implant di Puskesmas Kedungwungu. ADVERTORIAL

Kalisari Gelar Lomba Mewarnai GENTENG - Lomba mewarnai dan menggambar yang digelar Kalisari Dept Store Genteng, berlangsung meriah kemarin (19/6). Lomba yang diikuti 175 peserta dari berbagai Banyuwangi dan Jember. Para peserta yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) dan SD itu terlihat serius dalam mengikuti lomba yang digelar di tengah pusat perbelanjaan tersebut. “Dalam lomba ini, kita sediakan crayon,” ujar panitia pelaksana, Hendra Feryanto. Menurut putra sulung owner Kalisari Dept Store Feryanto ini, lomba mewarnai dan menggambar ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. “Kita juga rutin menggelar lomba fashion dan lainnya,” ujarnya. Sejumlah lomba yang rutin digelar ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian Kalisari Dept Store

Genteng dalam peningkatan kreativitas anak bangsa. Dengan mengikuti lomba ini, jelas dia, bakat dan minat dari para pelajar, terutama yang ada di tingkat TK dan SD bisa tersalurkan. “Untuk lomba ini, dalam penilaian dijamin objektif karena jurinya dari luar,” katanya. Hendra mengaku bersyukur, setiap lomba yang dilaksanakan oleh Kalisari Dept Store, pesertanya selalu membeludak. Malahan, sering kali jumlah peserta dibatasi karena terlalu banyak peminatnya. “Ini menunjukkan perhatian masyarakat cukup tinggi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Kalisari Dept Store,” tuturnya. Dalam lomba mewarnai dan menggambar ini, Firda Rahmawati dari Jember berhasil menjadi juara pertama menggambar. Untuk lomba mewarnai, juara pertama diraih oleh Recesya dari Ketapang, Kecamatan Kalipuro. (abi)

AGUS BAIHAQI/RaBa

RAMAI: Suasana lomba mewarnai dan menggambar di Kalisari Dept Store Genteng kemarin.


3

Senin 20 Juni 2011

BPPKB Sukses Gelar Operasi MOW FOTO-FOTO: IWAN SETIONO/RaBa

PENGHARGAAN: Bupati Abdullah Azwar Anas memberikan piagam kepada siswa berprestasi (kanan). Penampilan siswa SDN Kepatihan dengan tema Barong Carok (atas).

K3S Lepas Siswa Kelas VI se-Kecamatan Kota BANYUWANGI - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Banyuwangi menggelar gebyar penghargaan dan perpisahan akbar siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta se-Kecamatan Kota, Banyuwangi. Perpisahan akbar tersebut dipusatkan di Gesibu Banyuwangi setelah

sebelumnya dilakukan kirab keliling kota Banyuwangi. Berbagai macam hiburan ditampilkan oleh siswa-siswa dari Sekolah Dasar yang ada di Banyuwangi. Di antaranya paduan suara dari SDN 4 Penganjuran, Tari Jejer Gandrung dari SDN Lateng, hip hop break dance, dan theater dari SDN Kepatihan,

serta hiburan yang lainnya. ’’Setiap sekolah bisa menampilkan bakat dan kreasinya dalam perpisahan akbar ini,’’ kata Sudiraharjo, ketua K3S Banyuwangi. Bupati Abullah Azwar Anas yang hadir dalam perpisakan akbar tersebut sangat mendukung kegiatan ini. Anas berharap, perpisahan akbar ini tidak

hanya khusus pelajar SD saja, tapi juga bisa pelajar SMP dan SMA. Apalagi, dalam perpisahan akbar ini juga memberikan penghargaan untuk siswa yang berprestasi di bidang akademik dan non akademik. ”Saya salut dengan kegiatan ini dan berharap menjadi agenda rutin tahunan,’’pungkasnya. (adv)

Kirim Duta Seni ke Probolinggo BANYUWANGI - Duta Seni Banyuwangi secara resmi kemarin dilepas. Pelepasan duta seni yang akan berlaga dalam Pekan Seni Pelajar Jawa Timur di Probolinggo tersebut dilakukan oleh Kabib PLS Drs Achmad Khoirullah didampingi Camat Banyuwangi Muhammad LuQman S.Sos dan juga koordinator lomba Sabar Hariyanto. Dalam kesempatan tersebut, Achmad Khoirullah mengatakan tujuan mengikuti Pekan Seni Pelajar ini untuk meningkatkan kemampuan keterampilan siswa di bidang seni sekaligus sebagai evaluasi pembinaan seni di sekolah untuk berkompetisi di tingkat regional. ’’Semoga kontingen Banyuwangi menggapai prestasi

yang maksimal di bidang seni pada tingkat Jawa Timur,’’ harap Khoirullah. Sementara itu, koordinator lomba Drs Sabar Hariyanto mengatakan, jumlah kontingen Banyuwangi semua ada 224 orang. Mereka terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA sejumlah 150 orang, Yogo 20 orang, perias 6 orang, ofisial, pelatih dan pembina berjumlah 24 orang, perlengkapan 9 orang dan panitia pendamping IWAN SETIONO/RaBa sejumlah 15 orang. LUWES: Penampilan Duta Seni Banyuwangi di Aula Dinas Pendidikan. Sabar mengatakan, kontingen Banyuwangi dalam baca puisi dan juga paduan suara. Pekan Seni Pelajar ini mengi- ’’Banyuwangi siap meraih prestasi kuti lomba. Di antaranya seni tari, dan bersaing dengan daerah yang tetembangan, teater, seni rupa, lain,’’ pungkasnya. (adv)

SDN 4 Penganjuran Jaring Bakat Siswa BANYUWANGI - Dalam rangka persiapan liburan siswa sekolah dasar, SDN 4 Penganjuran menggelar penjaringan bakat siswa. Penjaringan bakat tersebut meliputi lomba mewarnai, lomba fashion, lomba baca puisi, lomba menyanyi, dan lomba reading story. Penjaringan bakat dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti ratusan anak TK yang berasal dari Kecamatan Banyuwangi, Giri, Glagah dan juga Kabat. Mereka dengan semangat menampilkan bakat dan kreasinya di ajang penjaringan bakat tersebut. ”Semua kegiatan ini tidak mengisi kegiatan sebelum liburan,’’ kata Dra Emmy Tri Astutik, Kasek SDN 4 Penganjuran. (adv)

IWAN SETIONO/RaBa

ANTUSIAS: Para peserta saat mengikuti lomba mewarnai kemarin.

BANYUWANGI – Korpri dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Banyuwangi menggelar pelayanan MOW TMAL (Medis Operasi Wanita melalui Tubektomi Minilaparoscopy Anestesi Lokal) atau lazim dikenal dengan istilah steril bius lokal di RSUD Blambangan pada Sabtu (18/6) lalu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan MOW sebelumnya yang digelar di RSUD Genteng pada 21 Mei 2011. Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Drs. Ec. Sukandi, MM mengatakan pelayanan operasi gratis MOW ini merupakan wujud kepedulian Korpri untuk masyarakat Banyuwangi. Selain itu, kata Sukandi, program MOW ini merupakan aplikasi dari salah satu program unggulan Pem kab Banyuwangi guna menekan angka kelahiran. “Program ini gratis dan diperuntukkan bagi ibu dari kalangan gakin,” kata Ketua Korpri Banyuwangi itu. Sementara itu, Kepala Kantor BPPKB Banyuwangi, Drs H Mohammad Pua Jiwa, M.Si mengatakan kegiatan ini diusung sebagai media bakti sosial rangkaian HUT Korpri ke 40. Sasaran kegiatan kali ini adalah keluarga miskin di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Dengan disentuhnya keluarga kurang mampu tersebut, upaya untuk menekan pertambahan jumlah penduduk karena ketidaktahuan cara ber-KB yang benar

TOHA/RaBa

UNTUK MASYARAKAT BANYUWANGI: Mohammad Pua Jiwa (dua dari kanan) di dampingi Bambang Sudjarwo saat melihat pasien hasil MOW Sabtu (18/6) di RSUD Blambangan.

bisa teratasi. Adapun pelaksanaannya dengan menggratiskan akseptor KB baru. “ Pe n a n g a n a n M O W i n i mendatangkan tim medis dari Rumah Sakit Soetomo Surabaya. Target sasaran kami dari kegiatan ini sekitar 180 akseptor KB dari keluarga tidak mampu. Dan, hingga saat ini sudah berjalan 83 persen terlaksana,” terang pria asal NTT itu. Jiwa berharap, dengan digelarnya bakti sosial ini, ke depan ada peningkatan jumlah akseptor KB. Sebab, saat digelarnya MOW ini tanggapan

masyarakat cukup baik. Hal ini mengingat metode MOW dinilai masyarakat sangat praktis selain tidak dipungut biaya. “Keberhasilan menggerakkan peserta KB MOW gratis ini tak lepas dari kerja keras para penyuluh di lapangan. Dengan keterbatasan, mereka memiliki motivasi yang kuat dalam menjaring akseptor KB tersebut. Saya sampaikan terima kasih kepada RSUD Blambangan dan Genteng, SKKPD serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini,” pungkas Jiwa. (ikl/*)


BALJEBOL

Senin 20 Juni 2011

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

5

LUMAJANG

Dispendik Larang Tambah Kelas di Kecamatan Kota Bondowoso banyak diserbu siswa baru. Dengan adanya kuota atau pagu kelas dan larangan menambah kelas baru, diharapkan peserta didik baru merata di semua

sekolah negeri,” jelasnya. Kabid Pendidikan Menengah Putut Rijiiatmoko mengatakan, untuk mengantisipasi agar sekolah negeri tidak menambah kelas baru, dispendik akan

memperketat pengawasan PPDB tahun ini. Yakni melakukan pengawasan langsung di lapangan dan data kuota siswa baru pada semua sekolah negeri. (ido/wah/jpnn)

uang palsu diwilayah Mlokorejo. “Nggak banyak. Hanya melayani pembeli kecil-kecilan,” kata tersangka. Tersangka juga mengakui kalau uang tersebut didapat dari Hery, temannya. Ketika butuh uang palsu, biasanya cukup menghubungi temannya Hery di terminal Tawang Alun, Kecamatan Rambipuji. “Rumahnya saya tidak tahu,. Pokoknya saya butuh, ya telepon dia” katanya memelas. Saat ini, tersangka mengaku menyewa rumah bersama keluarganya di Dusun Gumukbanji, Desa/Kecamatan Kencong. Dengan tertangkapnya tersangka yang mengedar upal ini, polisi berharap bisa mengungkap pelaku lainnya. (jum/fid/wnp/jpnn)

BONDOWOSO - Dispendik memberlakukan aturan ketat dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) sekolah negeri baik SMP maupun SMA/SMK. Salah satunya, melarang sekolah negeri di Bondowoso menambah kelas baru yang sudah ditetapkan. Kepala Dispendik Endang Hardiyanti menegaskan, Dispendik sudah menetapkan jumlah rombongan belajar kelas VII SMP negeri dan rombongan belajar kelas X SMA/ SMK negeri pada PPDB tahun ini. ” Sehingga, SMP negeri dan SMA/SMK negeri di Bondowoso dilarang menambah kelas baru pada PPDB tahun ajaran 2011-2012 ini,” tegasnya. Mengingat, tambah Endang, penambahan kelas baru akan menambah beban baru bagi sekolah negeri bersangkutan. Karena, selain harus menyiapkan ruang kelas tambahan dan perlengkapannya, juga memaksa sekolah negeri menyiapkan tenaga pendidik. ”Oleh karena, itu saya menyarankan agar sekolah negeri baik SMP maupun SMA/SMK agar menerima siswa baru berdasarkan kuota efektif setiap kelas yang sudah ditetapkan dispendik,” imbuhnya. Larangan sekolah negeri menambah kelas baru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Bondowoso. Selain itu, untuk memberi kesempatan lebih luas bagi sekolah negeri luar Kecamatan Kota Bondowoso dan sekolah swasta menerima peserta didik pada tahun ajaran 2011-2012. ”Selama, ini sekolah negeri baik SMP maupun SMA/SMK

BANYUWANGI

SITUBONDO

SITUBONDO

BANYUWANGI

BANYUWANGI

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DIPERIKSA: Hadi Siswoyo, pengedar upal menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Mapolsek Puger.

Pengedar Upal Diringkus JEMBER – Maksud hati punya banyak uang dengan cara cepat, malah berujung penahanan yang dilakukan polisi. Inipula yang dialami Hadi Siswoyo, 30, warga Desa/Kecamatan Jelbuk yang diringkus Satreskrim Polsek Puger karena nekat mengedarkan uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang kertas pecahan ratusan ribu sebanyak 16 lembar atau dengan total nominal Rp 1,6 juta. Selain mengamankan uang palsu, polisi juga menyita uang asli dari tangan tersangka sebesar Rp 300 ribu. Diduga uang tersebut didapat dari hasil transaksi uang palsu yang di-

lakukannya. Uang palsu ini didapat tersangka dari temannya yang tinggal di luar kota. Sayangnya, saat diperiksa polisi, tersangka belum mau membeber alamat teman dari luar kota yang dimaksud. Tersangka hanya mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari Herry Terungkapnya pengedaran uang palsu ini setelah petugas menerima laporan dari warga Desa Mlokorejo jika ada lakilaki menerima penukaran uang palsu pecahan Rp 100 ribu dengan jumlah penukaran 1 banding 3 atau Rp 100 ribu asli dapat Rp 300 ribu uang palsu. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika tersangka mengaku baru sebulan ini mengedarkan

Lalai, Kompor Meledak LUMAJANG – Gara-gara lalai tidak mematikan kompor, sebuah gerobak penjual batagor di depan SDN Citrodiwangsan I, Jalan Panjaitan no 57, kota Lumajang hangus. ledakan tersebut sempAt menggegerkan penghuni sekolah yang sedang merayakan kelulusan wisuda murid kelas enam sekolah tersebut. Kejadian bermula saat Iyan, 19, warga Ditotrunan Kecamatan/Kabupaten Kota Lumajang yang biasa mangkal di sekolah tersebut. ”Saya masih beberapa minggu disini,” kata Iyan. Oleh karena itu, iyan yang pendatang tersebtu sempat bingung saat ditanyakan rumah tinggalnya. Seperti biasa, seusai melayani pembeli yang rata-rata murid SD tersebut, dirinya pun bersantai di sekitar gerobaknya. “Saya duduk disini,” jelasnya menunjukkan lokasi duduknya yang tak jauh dari lokasi gerobak. Tiba-tiba, bunyi ledakan dari gerobak tersebut, Duarr...!!. Iyan yang kaget pun menoleh ke gerobak api yang menimbulkan ledakan tersebut. Namun, saat menoleh ke arah sumber ledakan tersebut, api yang cukup besar sudah terlanjur muncul dari gerobak miliknya. Beruntung, api tersebut tidak sampai membakar sang penjual batagor. Hanya saja,

api sempat membakar rambut Iyan. Sementara itu, para pedagang yang ada di sekitar Iyan pun semburat saat mengetahui kebakaran. Begitu juga dengan wali murid SDN Citrodiwangsan 1 yang menunggui anaknya sedang ikut dalam acara perpisahan kaget saat ada bunyi ledakan itu. Mereka kemudian mematikan api di gerobak yang terus membesar. Mereka langsung mengambil alat seadanya dan menyiram gerobak dengan air got. Dalam sekejap, warga serta penghuni SD Citrodiwangsang 1 pun mengerubuti lokasi kejadian hingga membuat arus lalu lintas di Jl. Pandjaitan terganggu. “Untung warga yang langsung teriak untuk disiram air,” ucapnya. Jika tidak, pasti gerobak milik Iyan tidak akan bisa terselamatkan. (ram/wah/jpnn)

•THE LAGON•

•TRUK DIJUAL•

•RMH KOS-KOSAN•

•PELATIHAN HIPNOTIS•

•PELATIHAN WIRAUSAHA•

RUKO 2 Lt, Strategis Jl Yos Sudarso Lb 110/Lt 80 SHM Hrg 375Jt Hub: 081331354660

DJL Tnp Perantara Truk PS100 Th 1995, 75Jt Mulus Hub: 081357301066/08123255611

DJL Cpt RmhKos2an, 9Kt, 1Dpr, 2Km Fas; PLN, PDAM, Jl Gn Arjuno Dkt Skolah, Kntr, Hrg 170Jt Nego H. 08113509792

**PELATIHAN Hipnotis Masal & Sulap** Kuasai Hipnotis Ala Uya Kuya, Biaya Hanya 300rb, Privat Hy 1Jutaan. Bns Pengobatan Di Hotel Berlian Abadi. Tgl 10/07/2011 Hub: 087880990910 (SANDY) Daftar Hotel Berlian 10.00-14.00 WIB

IKUTI Pel. Wirausaha 3bln yg Membantu mulai dr Memilih Jenis Usaha smpe mndpt mdl&pangsa pasar.Hub 03337742121

•KONTRAK• DKONTRKN Ruko 2 Lt, 12 x 7 M . PLN 2200 PDAM. Toilet Atas + Bwh D/a: Kmplek Ruko Jl. Kepiting 5 A Sobo Bwi Telp 0333-422950

•KONTRAK/SEWA• DIKONTRAKKAN/Disewakan Rumah Ruko , di Jl. Letjen Sutoyo No. 42 Tukang Kayu Hub. 08123487638

BANYUWANGI •TYS MOBIL•

•KETAPANG•

MOBIL All New Civic'06, Crv'03, Avanza G'09, Xenia Li'07, Inova'04, 05 Solar, LSx'97 solar , Lgx'02 Bensin, Lgx1.8 '03 solar, kijang P. Up'00, Kijang Box'00 Taft GT4x4 '96, L300'05,09 cash/kredit bunga ringan Hub. 0333-845442/081234851769

DJL Rmh Bersertifikat L320M2 Letak Strategis, Dpn Pintu Masuk ASDP Ketapang Tnp Prntra Hub: 081-358436164

•DIJUAL•

BANYUWANGI

DIJUAL Segera, Timor Th 01/02, Feroza 04, Panther 96. Mazda E-2000 98/99, L 300 PU 06, Soluna 00 Harga Murah Hub: Teguh(081399241391),Tedy(087857335027)

•LAND 5915M2•

•PROMO DAIHATSU•

FOR Sale, Land – 5915 m2, Perfect for Manufacturing Factory.Jl. Argopuro No. 76 Kalipuro BWI Cntct nmbr: 0811356109

MILIKIXenia VVT-i UM10Jt, Terios UM 17Jt, Gran Max UM 7Jt, Luxio Disc 15Jt. Sirion Bng 0%. Bs Kredit 5Th + Hadiah Menarik. Hub Sgr HADI 0333.7728.456/ 0815.5970.5555/081.233.432.555

•TANAH L 5915M2• DJL Tnh 5915 m2, Cck U/ Tmpt Ush /pabrik Lok dikwsnindustriArgopuro, Jl Argopuro No.76 Kalipuro HUB 0811352122/0333411017

•TANAH L 425M2• DIJUAL TANAH luas 425 m2, bentuk bagus (nganthong), SHM, lokasi Karangrejo Banyuwangi, Harga 100jt Nego, Hub 081 755 1017, 081 35358 1017. BU Cpt!!! Tanpa Perantara

•TANAH L 600M2 • DJL Tanah Cepat Jl Raya Kembiritan Genteng Seluas 600M2 (SHM) 250Jt 082143223366

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

BANYUWANGI

•GARDENIA ESTATE• DJL Rmh Jl S. Parman Gardenia Estate Banyuwangi Lt 160 Lb 175 Kt 4 Km 4, PLN 3500 Hub: 08123453635. Bisa Kredit

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg Bs Dtingkat. Lsg Bs Ditempati Hrg Nego TP.Hub 081-803-587-755

•MENDUT REGENCY• DIJUAL Rumah di Mendut Regency Blok L 25 Letak Pojok Jl. Kembar harga nego Hub. 081331335868/7758898

•MENDUT REGENCY•

•PRIMA MOBIL• CRV’09, Avanza 05,07, Xenia 05,07, Kjg Lgx 97,02, Inova 05 (Solar Bensin) Panther 99,00,03 Taruna 02,04, Adventura 97, Pu Zebra 05,06 PU T120SS 09, PU L300 09, PU Futura 09. Cash/Kredit DP 10% Bunga Murah Hub: 085258665239/0333-411655

•PRIMA MOBIL• R-STOCK(NewCar) T-Avanza, Inova, Yaris Daihatsu Xenia, Terios,Luxio,Honda(All New) Jazz, Crv Freed, Mits PU L300, PUT120ss, Suzuki APV Arena, APVLuxury, Swift, Nissan G-Livina, March. Cash/Kredit Hadiah Lgs Tv/ Lemari Es Hub: 085258665239/0333411655

•DIJUAL SEGERA• L 300 Stesen Adiputro, Abu-abu Metalik, Original Th 2000, Kondisi Baik. Harga 70Jt Nego. Hub: 081934884336

DJL Rumah Bekas Berkualitas Di Perumahan Mendut Regency Banyuwangi. Hub 081-934876969

•SUKOWIDI• DJL Cepat Rumah, SHM Lt 148,LB135,Jl Yos Sudarso 144 Sukowidi Bwi.Hrg Rp 250juta Nego. Hub Ihsan 081575072177

•JL KEPITING• DJLRmh & Tnh L 825M2, SHM. Baik Utk Toko & Bengkel. Jl Kepiting Dekat Jembatan Menghadap Ketimur Hub 087865173063

•DS KAPURAN•

•KESEHATAN• CENTRALCosmetik, Vitality & Accesories w w w. a l i e f s h o p. bl o g s p o t . c o m Hp.081999247557/082144998838

•DISTRIBUTOR BUTUH•

•KERJASAMA• SY ada ruko&bisnis yg sdh jln, saat ini mau mengembangkan, bth pthner krjasama serius mdl 50jt profit 24%/thn.H 085738511018

SPV; Pria Pglm, SIm B1, Bs Komp. Acct; Pria Bs Komp, Sales;Pria Py Sim B1 Lam Ke CV KresnoWijoyo Jl Teratai 15 T.424088

•DIBUTUHKAN SGR WANITA• MIN Lls SLTA Utk BkarirDiBidPddkPAUD,Ada Training.HubJlMHThamrin48Bwi085236095152

•TOUR & TRAVEL• PT. MAS WANGI, rute LMJG-JMBR-BWIDPS & Paket.Nymn, AC. Dpn SPBU Mangir. Ph: 0333 7700661 www.baliratugroup.com

•RESTORAN TEPI PANTAI• DIKONTRAKKAN Restoran tepi pantai lok di Ds Ketapang Bwi. L 300m2 kaps 15 meja. Hub 08179678080

•CHECHER & ADMIN• DCR Checker Gudang Wanita berpglmn Min SMU dan ADMIN Penjualan berpglmn bs komputer. Kirim lmrn ke Jl.Yos Sudarso No 40 Bwi. (Gudang Semen 3 Roda Indocement)

•RUMAH KHITAN• H. BAMBANG S. Ahli Sunat Laser utk Sgl umur dr Bayi hg Dws,D/a: Complek ruko Jl. Kepiting 5 A sobo Bwi Telp. 0333-422950.

•TERIMA KOST PUTRI• LOKASI Jl Brawijaya Gang Garuda No 38 Banyuwangi. Belakang dr. Didit Specialis Jantung. Hubungi 085691143558

•PERTOKOAN•

SURABAYA •TOKO KIMIA• TOKO KIMIA,DISTRIBUTOR: Bahan Fiber Glass, Pasta Sablon,Semir Ban, Lycal, DLL. Jl.Ngagel Jy Sltn 95, SBY. 03160317007

DIJUAL Pertokoan 2 Stand Di Yos Cafe, SHM, Pinggir Jl Raya Yosomulyo, Jajag. Hub: 082132761858

DIJUALRumah Luas Tanah 400M2, Luas Bangunan 160M2. Alamat Jl Raya Situbondo Gang Tomang Ds Kapuran Hub: Hp 081390751953

JEMBER

BANYUWANGI

BANYUWANGI BANYUWANGI

•STNK•

•KALIWATES•

•SPEAKER•

HLG STNK Nopol P 5254YV an Painten Dsn Pempursari Rt 3/13 Sembulung Cluring

DIKONT/ Dijual Rmh Besar 6+1KM, Kolam Renang Jl Nusantara Kaliwates Jbr. Hub: 081234854234 Tanpa Perantara

JUAL Speaker JBL Wharfedale.BMB. Semua asli. Power 3canel 800 watt.Cocok utk hall karaoke R.Meeting .Hub03337722222

HLG STNK Nopol P4767 X an Hadi Kurniawan Brawijaya Rt 001/002 Bwi

(12-1706)

> BWI: DIJUAL Cepat! Rumah Siap Huni Full Renovasi, SHM Harga 125Jt Bs Nego Perum Puri Brawijaya Blok B-1 Hub: 081231130245

(15-26/03)

(04-2306)

(09-1606)

(09-1606)

(09-1606)

(09-1606)

(09-1606)

> BWI: DIJUAL Rumah, LT 261M2, LB 7x29M. Rampung 60% Lok Ds Balak Kec Songgon Jl Utama. Butuh Uang Cepat!! Harga NEGO! Bisa TT Mobil, Hub: 081353148822 / 081999211001

> BWI: DIJUAL Opel Blazer Tahun 1996, Silver, Siap Pakai. Pajak Panjang. Harga nego. Hub: 081336504436

> BWI: DI JUAL Honda Civic SRY GM th 1992 hijau tua mtl hrg 62,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL MTS Kuda VB 5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 82,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Daihatsu Gren Max (pickup) S40RP TMREJJ HL biru mtl 70 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Isuzu panther TBR 541 LV25 th 2000 biru tua mtl 95 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Suzuki S50 Futura th 2003 abu-abu mtl hrg 65 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148


6

Senin 20 Juni 2011

Pembalap Lokal Kawal Tour d’ISSI

DOK.RaBa

PINTU GERBANG: Penambahan tribun selatan Stadion Diponegoro hampir pasti tidak akan mengubah bentuk pintu utama sisi selatan.

Rp 1,1 Miliar hanya Cukup Tribun Siku BANYUWANGI – Bayang-bayang Persewangi bakal bermain di luar kandang dalam kompetisi Divisi Utama mendatang mendekati kenyataan. Kondisi ini setidaknya didukung dengan keadaan kandang tim berjuluk Laskar Blambangan itu sangat mungkin mendapat sinyal merah dari PT Liga Indonesia. Sebab, sarana dan prasarana home base Persewangi, Stadion Diponegoro, masih jauh dari harapan. Meski mendapat suntikan pembangunan dana dari pemerintah daerah sebesar Rp 1,1 miliar untuk pembangunan tribun di sisi selatan, besar kemungkinan langkah tersebut tidak dapat menolong Persewangi untuk dapat menggelar laga kandang Divisi Utama musim depan. Usut punya usut,

penambahan tribun sisi selatan tersebut dipastikan tidak akan mengubah kelayakan stadion menuju standar nasional. Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan harapan penggila bola di Banyuwangi melihat penambahan tribun di sisi selatan seolah harus terhenti sejenak. Dana yang tersedia rupanya hanya cukup untuk membangun dua tribun siku yang menghubungkan pintu gerbang dengan tribun sisi barat dan utara stadion. Tak ayal, kondisi Stadion Diponegoro yang mendapat suntikan dana dipastikan tidak banyak berubah. Tribun selatan yang sedianya juga digunakan untuk ruko dan bangunan lainnya masih harus menunggu kucuran dana berikutnya.

Total untuk pembangunan tribun secara komprehesif dibutuhkan anggaran lebih kurang Rp 5 M. Menyikapi minimnya anggaran tersebut, ketua DPRD Hermanto berharap, agar stadion mendapatkan gerojokan dana dari APBD. Bila tidak bisa di tahap ini, politisi asal PDIP ini meminta agar ada anggaran lanjutan untuk pembangunan stadion lewat perubahan angggaran keuangan (PAK) nanti. Mantan manajer Persewangi ini menyebut, keberadaan stadion menjadi simbol utama bagi kegiatan dan prestasi olahraga di suatu daerah. “Bila perlu tidak hanya tribun, lampu stadion juga harus mulai dipikirkan,” katanya. (nic/als)

BANYUWANGI - Dijadikannya Banyuwangi sebagai salah satu bagian dari rute tour d’ISSI disambut hangat pembalap sepeda yang bernaung di bawah Pengkab ISSI Banyuwangi. Tidak ingin melewatkan momen kompetisi kejuaraan sepeda balap tingkat internasional itu, sejumlah pembalap berkeinginan turut berpartisipasi sebagai pengiring dalam rombongan tour d’ISSI tersebut. Apalagi, even yang rencananya dihelat pada 11 Oktober mendatang itu, Banyuwangi akan bertindak sebagai tuan rumah etape IX tour d’ISSI. Tak ayal, sejumlah pembalap mulai mempersiapkan diri mengawal para pembalap internasional yang akan berlaga dalam even tersebut. Hal tersebut dikemukakan salah satu pentolan pembalap sepeda Banyuwangi, Toni Lukman. Menurut pembalap asal Desa Mangir itu, keberadaan tour d’ISSI membawa semangat tersendiri bagi atlet balap sepeda lokal. Apalagi, tahun lalu iring-iringan kegiatan itu tidak singgah di Banyuwangi. Namun, tahun ini kondisinya jauh berbeda. Kepastian PB ISSI menunjuk Banyuwangi kembali sebagai tuan rumah memberikan spirit bagi dirinya dan pembalap lain. Menyikapi hal tersebut, pembalap di bawah bendera ISSI Banyuwangi mulai mempersiapkan diri dengan berlatih serius.

GALIH COKRO/RaBa

EVEN INTERNASIONAL: Peserta tour d’ISSI saat melintas di Pelabuhan Ketapang tahun lalu.

Meski bukan sebagai peserta, rencananya para pembalap Banyuwangi akan turut mengiringi rombongan dari start di Probolinggo hingga finish

di Banyuwangi. “Persiapan terus dilakukan agar kegiatan itu berjalan sukses, baik sebagai penyelenggara maupun peserta,” pintanya. (nic/als)


Senin 20 Juni 2011

7

BERITA UTAMA HALAMAN SAMBUNGAN

Peserta Berasal dari Beberapa Kecamatan ... n SEHARI... Sambungan dari Hal 1

Koordinator tim medis, dr Taufiq Hidayat SpAnd Mkes mengakui, semua kegiatan pengobatan gratis tersebut berlangsung di SMA Favorit NU. Namun, khusus layanan pemasangan alat kontrasepsi implant dan IUD (spiral) berlangsung di Puskesmas Kedungwungu dan Puskesmas Tegaldlimo. ‘’Karena khusus implant

dan IUD ini pelayanannya memang harus di ruang kesehatan,” kata ujar lelaki yang juga Direktur RSNU Rogojampi itu. Besarnya respons warga atas layanan KB gratis itu mendapat acungan jempol Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Banyuwangi, M. Pua Jiwa. ‘’Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dipelopori Radar Banyuwangi ini. Kami akan terus mendukung inisiatif

gerakan masyarakat yang dimotori Radar Banyuwangi,’’ ujarnya saat meninjau langsung kegiatan layanan pemasangan alat kontrasepsi gratis implant dan IUD di Puskesmas Kedungwungu kemarin. Sementara itu, ratusan warga sudah berduyun-duyun di SMA Favorit NU Tegaldlimo. Mereka mengikuti kegiatan khitanan masal dan pengobatan gratis hasil kerja sama Radar Banyuwangi, RSNU Banyuwangi, dan

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banyuwangi tersebut. Para warga yang datang berobat ternyata bukan hanya masyarakat sekitar SMA Favorit NU Tegaldlimo. Beberapa peserta pengobatan gratis itu ternyata juga datang dari kecamatan lain seperti Kecamatan Srono, Kecamatan Muncar, Kecamatan Purwoharjo, dan Kecamatan Siliragung. Mereka datang menempuh perjalanan puluhan ki,ometer

Gelorakan Kembali Nilai Kebangsaan ... n RA CHOLIL... Sambungan dari Hal 1

Tampak dalam foto itu KH Cholil As’ad Syamsul Arifin bersama warga Desa Telogosari, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo. Ada juga Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan wakilnya Rachmad serta Sekda Hadi Wijono. Mereka tampak kompak dan bersemangat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lagu kebangsaan itu makin merdu dalam iringan grup hadrah dari Ponpes Walisongo asuhan Ra Cholil (panggilan karib KH Cholil As’ad Syamsul Arifin). Momen langka itu terjadi dalam acara Nyabbe Dhisa (sambung desa) di desa Telogosari. Meski sudah membaca isi beritanya, saya masih belum yakin apa yang dilakukan oleh Ra Cholil. Saya pun langsung minta konfirmasi kepada wartawan RaBa, Edi Supriono, yang meliput acara tersebut. Dia menjawab dengan mantap. ‘’Iya Pak, Kiai Cholil memang yang mengajak warga menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum acara utama dimulai,’’ katanya. Kali ini saya baru benar-benar yakin. Kekaguman saya kepada ulama muda nan kharismatik itu pun spontan bertambah berlipat-lipat. Di saat kondisi bangsa seperti sekarang –di mana nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan NKRI makin terancam—memang sudah waktunya para kiai dan ulama turun gunung. Turun tangan langsung merajut kembali nilai-nilai kebangsaan yang tercampakkan. Bisa dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya

atau menanamkan nilai-nilai kebangsaan di sela-sela materi ceramahnya di hadapan masyarakat dalam setiap acara yang diisinya. Acara pengajian atau apa pun namanya. Sebuah pekerjaan yang sangat tidak asing bagi kalangan kiai dan ulama, khususnya kiai-ulama NU. Kalau membaca sejarah awal-awal berdirinya bangsa ini, kita akan tahu betapa besar peran para kiai-ulama dalam membangun semangat kebangsaan. Itu bisa dilihat dari salah satu di antara tiga ukhuwah (persaudaraan) yang dipedomani NU. Yakni, ukhuwah wathaniyah. Hubungan persaudaraan berdasarkan kesamaan tanah tumpah darah. Sebagai organisasi kemasyarakatan, NU menjadi bagian tak terpisahkan dari keseluruhan bangsa Indonesia serta senantiasa menyatukan diri dengan perjuangan nasional. Itulah penegasan naskah Khittah NU butir 8 alinea 1, 2, dan 3. Siapa pun pasti tahu, khittah NU itu dirumuskan dalam Muktamar NU ke-27 di ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Asembagus, Situbondo. Muktamar yang digelar pada 1984 itu juga menghasilkan keputusan tentang hubungan Pancasila dengan Islam. Salah satu tokoh yang memiliki peran penting terhadap rumusan itu adalah almarhum KH As’ad Syamsul Arifin, pengasuh dan pemangku ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Kiai kharismatik itu berfatwa: Wajib hukumnya bagi umat Islam Indonesia, terutama alim ulama, menerima ideologi negara Pancasila.

Memang benar, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Kiai As’ad tak lain adalah ayahanda Ra Cholil. Bisa dimafhumi jika semangat kejuangan dan kebangsaan Kiai As’ad juga mengalir dalam darah Ra Cholil. Wajar pula jika ketika sekarang nilai-nilai kebangsaan mulai terancam, Ra Cholil langsung turun tangan. Itu pula yang dilakukan oleh Kiai As’ad dulu. Ketika negara ini dalam cengkeraman penjajah, beliau memelopori perjuangan melawan penjajah. Ketika umat Islam Indonesia resah sekitar tahun 1982 gara-gara naskah dalam buku PMP (Pendidikan Moral Pancasila), Kiai As’ad langsung turun tangan. Naskah di buku PMP yang diajarkan di sekolah itu berbunyi: Bahwa semua agama pada hakikatnya sama baiknya atau sama benarnya. Tanpa banyak bicara, sebagaimana diceritakan dalam buku Kharisma Kiai As’ad di Mata Umat, Kiai As’ad langsung mendatangi Presiden Soeharto. Selain menyampaikan keresahan umat Islam, kiai yang menguasai bukan hanya ilmu-ilmu keagamaan itu juga menegaskan buku PMP tersebut bisa merusak akidah umat Islam. Beberapa waktu kemudian, buku tersebut akhirnya mengalami revisi dengan redaksi sebagai berikut: Bahwa semua agama pada hakikatnya sama baiknya menurut keyakinan pemeluk agama masing-masing. Tunggu apalagi, mari gelorakan kembali semangat dan nilai-nilai kebangsaan sebelum negara ini ambruk. Mau…. (udi@jawapos.co.id)

Sudah Terkumpul Rp 250 Ribu ... n JAGUNG... Sambungan dari Hal 1

Meskipun Saminah gigih memperjuangkan nasibnya, namun dia bisa berbuat banyak. ‘’Sebab kondisi perekonomian Saminah adalah orang lemah, sementara yang dihadapi adalah perangkat desa

yang sakti mandraguna, apalagi didampingi pengacara,” tulisnya dalam selebaran yang dibagikan kepada warga. Hariyanto, bendahara kegiatan tersebut menambahkan, aksi yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 itu berhasil mengumpulkan uang Rp 250 ribu. Rencananya, kegiatan serupa akan digelar

setiap hari Minggu pagi sampai selesai. ‘’Kita akan terus kumpulkan koin, demi membantu Bu Saminah dalam menghadapi masalah yang dihadapi,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, polisi sudah memeriksa sebelas saksi terkait laporan dugaan perusakan tanaman jagung milik Saminah. Para

saksi tersebut sebagian besar adalah perangkat desa setempat. Sebelumnya, lahan tersebut dipersoalkan warga karena dianggap sebagai tanah kas desa Bumiharjo. Di tengah proses hukum terhadap sengketa lahan tersebut, warga melakukan kerja bakti membabat pohon jagung yang ditanam Saminah. (azi/bay)

untuk memanfaatkan bermacam layanan kesehatan gratis. Ada layanan pemasangan alat kontrasepsi gratis berupa inplant dan IUD. Ada pula layanan spesialis penyakit dalam,

... n DENGAR... Sambungan dari Hal 1

Data yang muncul antara lain denyut nadi, denyut jantung, denyut di sekitar aliran penis, serta beberapa data lainnya. Semua data tersebut langsung terekam dengan baik. ‘’Alat ini

n DATANG... Sambungan dari Hal 1

Nanti kekurangannya biar ditambah Bapak Bupati Anas,” ujar menteri dari PKB ini. Kedatangan Meneg PDT itu juga dalam rangka menghadiri haul yang ke 21 pendiri Ponpes Darussalam, Almarhum KH Mukhtar Syafaat Abdul Gofur. Selain Meneg PDT, tampak hadir anggota DPR RI, Ahmad Syafi’i, Muspida Banyuwangi,

... n NENEK... Sambungan dari Hal 1

Perjalanan Munati dan Muntoha naik bus akhirnya sampai di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Muntoha mengajak Munati untuk turun di Desa Alasbuluh. Namun Munati menolak dan akan melanjutkan sisa perjalanan beberapa kilometer. ‘’Ibu menolak dan akan turun sendiri di

dan ribuan alumni ponpes tersebut. “Pesantren itu memiliki peran sangat besar pada bangsa,” kata Meneg PDT, Faisal Helmi Zaini. Dalam haul itu, Menteri yang juga alumnus Pesantren Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur itu mengatakan, sejak zaman perjuangan masa penjajah hingga sekarang, pesantren masih tetap memiliki peran yang sangat besar. “Kalau tidak ada pesantren, bangsa ini sudah

rusak sejak dulu,” cetusnya. Pesantren yang mampu mengawal bangsa ini, kata dia, karena memiliki tiga pedoman ukhuwah (persaudaraan) yang selalu digalakkan. Ketiga ukhuwah itu adalah ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah basyariah (Persaudaraan kemanusiaan), dan ukhuwah wathoniyah (persaudaraan tanah air). “Ini yang dapat memperkuat dan memperkokoh bangsa,” jelasnya.(abi/bay)

depan pondok pesantren Miftahul Ulum di Desa Bengkak,’’ ujar Zaini. Namun hingga kini, ternyata Munati belum juga kembali ke rumahnya. Padahal seharusnya, dia kembali ke rumah sekitar pukul sekitar pukul delapan lewat beberapa menit. Sebab, Muntaha sudah sampai rumahnya sekitar pukul 08.00. ‘’Ibu saya seharusnya bisa sampai rumah, karena bus biasanya

sampai di Terminal Sritanjung sekitar pukul 09.00,’’ ujarnya. Karena tidak kunjung pulang, Zaini dan keluarganya berusaha untuk mencari tahu informasi keberadaan Munati. Mereka sudah melakukan pencarian ke beberapa daerah, namun hasilnya masih nihil. ‘’Saya dan keluarga saya sudah mencari ke manamana. Mulai dari Situbondo, Probolinggo, dan Jember. Tetapi tidak ada,’’ jelasnya. (ton/bay)

Jadi Landasan untuk Besarkan Partai Untuk bisa menjadi caleg, tak harus jadi pengurus. Dari masyarakat umum juga bisa yang penting sanggup membesarkan Partai Hanura,” katanya kepada RaBa. Ketua DPD Partai Hanura Jawa

Jadi mereka mengibaratkan saya seperti koki atau juru masak yang memakai topi tinggi,’’ ujar alumnus jurusan Komunikasi Fakultas Dakwah itu. Akhirnya, kebiasaan mengenakan kopiah tinggi itu terus berlangsung hingga seperempat abad lamanya. Ke mana pun perginya, pria asal Kecamatan Tegaldlimo itu tetap memakai kopiah tinggi. Walhasil, hingga saat ini dia sudah dua periode

‘’Alatnya canggih, kita bisa mendengar denyutnya karena langsung disambungkan ke loudspeaker,’’ ujar pasien tersebut. Menurut Taufiq, alat tersebut belum pernah dicoba sejak tiba dari Jepang. Di Jawa Timur, baru ada dua orang pemilik alat canggih tersebut. (azi/bay)

Belum Sampai ke Rumah

n DULU...

Genteng. Setiap tahun, dia mengaku menghabiskan tiga buah peci spesial dengan tinggi yang sama. ‘’Setiap tahun saya pesan songkok tiga buah di Pak Haji Zakarya Genteng,’’ terang lelaki yang kerap dijuluki sebagai Panglima Polim oleh para koleganya itu. Ketika sudah tidak dipakai, kopiah yang lama tidak dibuang begitu saja. Menurut Cak Ipin, kadang-kadang ada saja orang yang meminta kopiah tinggi koleksinya untuk dipakai lagi. ‘’Kadang memang ada orang yang minta untuk dipakai lagi. Kata mereka, biar ada kesan yang berbeda,’’ pungkasnya. (bay)

bisa membantu mendiagnosis alat vital laki-laki. Sehingga selain bisa diketahui apa gangguannya, selanjutnya juga bisa mengetahui jenis pengobatan yang harus dilakukan,” jelas. Sementara itu, salah satu pasien mengaku beruntung bisa menjajal alat tensi penis itu.

Operasikan Gedung Senilai Rp 4 Miliar

n HANURA...

menduduki kursi empuk menjadi anggota legislatif di DPRD Banyuwangi. Apa kopiah tinggi itu jadi jurus jitu untuk menarik konstituen? Cak Ipin hanya menjawab dengan senyum. ‘’Yang penting, saya bisa bermasyarakat dan menyapa masyarakat dengan biasa dan kapan saja. Jangan tiba-tiba berbuat baik kalau ada maunya, saya pikir hanya itu saja,’’ jelas politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Menurut Cak Ipin, selama seperempat abad tersebut, dirinya rutin memesan kopiah ke pedagang langganannya di Kecamatan

faatkan layanan gratis tersebut. Sementara itu, kegiatan tersebut juga didukung oleh Pelangi Jaya Rogojampi dan Muncar, Honda, Indokain, SMA Favorit NU, Radio Vis FM. (azi/bay)

Cukup Ditempel, Ketahuan Hasilnya

Setahun Habiskan Tiga Kopiah Sambungan dari Hal 1

poli bedah, poli saraf, spesialis andrologi, poli kandungan, poli anak, serta khitanan masal. Sampai batas akhir kegiatan yang selesai pukul 12.30, tercatat ada 215 warga yang meman-

Sambungan dari Hal 8

Timur, Kuswanto menegaskan, semangat tinggi merupakan modal awal yang harus dimiliki untuk membangun Partai Hanura. “Rakordapil ini untuk menyamakan irama kita di masing-masing kabuapten agar memantapkan hati kita untuk melangkah sebagaimana yang digariskan aturan partai,” terangnya.

Partai Hanura, kata dia, menghendaki pemahaman yang menyeluruh nagi kaderkadernya di segala lini. Sebab, kebiasaan selama ini, yang mengerti terhadap permasalahan partai biasanya hanya ketua atau pengurus tertentu saja. “Ini jangan sampai terjadi lagi,” pungkasnya. (pri/aif)

KADAR GULA DARAH NORMAL, FAUZAN SIAP TOURING KEMANAPUN

H. Ahmad Fauzan Sigit Raharjo kini tahu bagaimana mengatasi diabetes yang 2 tahun ini mengganggu kenyamanan hidupnya, “Setelah minum Gentong Mas secara rutin selama 2 bulan, kini saya sehat, penglihatan jadi normal, kadar gula darah turun menjadi 176 mg/ dL, vitalitas normal dan sekarang saya siap touring kemana pun.” Terang pria berusia 46 tahun tersebut dengan gembira. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal.

“Dulu... Kadar gula darah saya di atas 370 mg/ dL. Kalau sudah tinggi, saya jadi mudah mengantuk, badan lemas tidak bergairah, penglihatan menjadi kabur, vitalitas menurun dan sering kencing ketika malam.” Jelas ayah 4 orang anak tersebut. Sebenarnya, banyak bahanbahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, namun masyarakat kita yang pada umumnya memiliki ketergantungan tinggi pada obat kimia untuk menyembuhkan penyakitnya, banyak yang belum mengetahui manfaat dari obat alami tersebut. Padahal, obat alami itu tanpa efek samping. Itulah yang dirasakan oleh wirausahawan tersebut yang kini mempercayakan kesehatannya pada pengobatan yang alami, “Dulu saya tergantung dengan obat kimia dan selalu ke dokter tapi sekarang tidak lagi! Apalagi Gentong Mas itu terbuat dari bahan-bahan yang alami dan memiliki indeks glisemiks yang rendah, membuat saya makin percaya.” Ungkap pria yang berdomisili di Kebaman, Srono, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes.

Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan silahkan hubungi: 085 234 39 8441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


8

Jawa Pos-nya Kota Santri

Senin 20 Juni 2011

NILAI UNAS / DANEM TERENDAH DAN TERTINGGI TIAP KECAMATAN NO

KEC.

BHS. INDONESIA Tinggi Keterangan

Rendah

Keterangan

MATEMATIKA

IPA

Tinggi

Keterangan

Rendah

Keterangan

Tinggi

Keterangan

JUMLAH DANEM

Rendah Keterangan

Tinggi

Keterangan

Rendah

Keterangan

1

Panji

10.00

SD I Curah Jeru SDN 3 Mimbaan SDN 1 Panji Lor SDN 2 Panji Lor SD Nurul Ansor MI AL-Hariyah

3,2

MI Nurul Fatah

9,75

SDN 3 Mimbaan SDN 8 Mimbaan SDN 2 Tenggir SD Islam Muh SD Nurul Anshar MIN Curah Jeru

2,25

SDN 5 Mimbaan

10.00

SDN 1 Curah Jeru

3,75

SDN 7 Mimbaan SDN 1 Kayuputih

29,50

SDN 1 curah Jeru

10,85

SDN 5 Mimbaan

2

Suboh

9.80

SDN 2 Buduan

3.40

SDN 3 Buduan

9,25

SDN 3Ketak

3.00

SDN 3 Buduan

9.50

SDN 1 Gunung Mlg SDN 3 Ketak

2,75

SDN 1 Cemara

27.70

SDN 3 Ketak

12.30

SDN 1 Cemara

3

Mlandingan 9.80

SDN 2 Mland.Kulon

2.40

SDN 1 Selomukti

9.75

SDN 2 Tribungan

1.00

SDN 4 Mland.Kulon

9.50

SDN 2 Mland.Kulon

2.50

SDN 3 Sbr Pinang

27.80

SDN 2 Mland.Kulon 7.90

SDN 3 Sbr Pinang

4

Kendit

10.00

SDN 4 Kendit SDN 1 Balung

1.60

SDN 5 Tambak Ukir 9.50

SDN 3 Kendit SDN 4 Kendit

1,75

SDN 4 Balung

9,75

SDN 2 Kendit

1,75

SDN 5 Tmbk Ukir

28.80

SDN 1 Balung

7.20

SDN 4 Balung

5

Arjasa

10.00

SDN 1 Arjasa SDN 5 Arjasa

4.20

SDN 3 Ketowan

9,75

SDN 1 Bayeman

2,25

SDN 4 Arjasa SDN 2 Lamongan

10.00

SDN 1 Lamongan

3,25

SDN 2 Lamongan

28,05

SDN 1 Arjasa

10.10

SDN 2 Lamongan

6

Jangkar

9.80

SDN 4 Jangkar

2.60

SDN 7 Sopet

9.50

SDN 4 Jangkar

1.50

SDN 5 Jangkar SDN 3 Agel

9.50

SDN 4 Jangkar

2,75

MI Alfalah

28,55

SDN 4 Jangkar

7.80

SDN 5 Jangkar

7

Kapongan

9.80

SDN 1 Kapongan SDN 2 Kapongan

3.00

SDN 2 Peleyan

9.50

SDN 2 Kesambirampak

3.75

SDN 1 Pokaan SDN 1 Peleyan

9,75

SDN 2 Pokaan

3,25

SDN 2 Peleyan

28.60

SDN 2 Pokaan

10.75

SDN 2 Peleyan

8

Panarukan

10.00

SDN 1 Kilensari SDN 2 Sumberkolah SDN 2 W. anom

2.60

SDN 5 Kilensari

9,75

SDN 1 Kilensari

3,75

SDN 5 Kilensari SDN 1 W. Anom SDN 1 Duwet

10.00

SDN 8 Kilensari SDN 1 Paowan SDN 2 Sbr Kolak

3,75

SDN 4 W. Anom

28.90

SDN 8 Kilensari

13.80

SDN 5 Kilensari

9

Bungatan

9.80

SDN 2 bungatan

2.00

SDN 1 Mland Wetan 9,75

SDN 2 Selowogo 1.50 SDN 2 Sbr tengah

SDN 1 Mland Wetan SDN 2 Mland Wetan

9.50

SDN 1 Mland Wetan 1.50

SDN 1 Mland Wetan 27.90

SDN 3 Tlogosari

11.50

SDN 3 Mland Wetan

10.00

SDN 1 Sbr Waru

2.20

MI Sunan giri

10.00

SDN 2 Sbr Waru

MI Sunan Giri

9.50

SDN 1 Sbr Waru SDN V Sbr Rejo MI Nurul huda

2,75

SDN IV Wonorejo

29.50

SDN 1 Sbr Waru

13.40

SDN 3 Sbr Anyar

11 Banyuglugur 10.00

SDN 1 Kalianget

3.60

SDN Tepos

9,75

SDN 1 Banyuglugur 2,75 SDN 5 kalianget

SDN 1 Kalianget

9,75

SDN 5 Kalianget SDN 1 Banyuglugur

3,25

SDN 1 Kalianget

28.00

SDN 3 Kalianget

12,85

SDN Tepos

12 Situbondo

10.00

SDN 1 Dawuan SDN 2 Dawuan SDN 3 Patokan SD Imanuel

1.80

SDN 3 Kotakan

10.00

SDN 5 Patokan

1,75

MI Taksanul Ahlak

10.00

SDN 1 Dawuan SDN 2 Dawuan SDN 3 patokan SDN 4 Patokan SD Katolik

1,25

SDN 3 Kotakan

29.50

SDN 1 Dawuan

5.80

SDN 3 Kotakan

13 Sbr Malang

9.60

SDN 1 Kalirejo

2.60

SDN 1 Palangan

9.00

SDN 3 Tlogosari

2.50

SDN 4 Tlogosari

9.50

SDN 3 Tlogosari

5.00

SDN 4 Tlogosari

27.90

SDN 3 Tlogosari

13.60

SDN 1 Tlogosari

14 Mangaran

9.80

SDN 2 Tribungan SDN 1 Semiring SDN 1 Mangaran

3.20

SDN 5 tj. Kamal

9.50

SDN 1 Mangaran

1.75

SDN 1 Tj. Kamal

9,75

SDN 1 Mangaran MI Fathus MI Salah MI Al Khariyah MI Al Kausar MI Raudhatus

3,25

SDN 1 semiring

28.60

SDN 1 Mangaran

9.20

SDN 5 tj. Kamal

15 Jati banteng 10.00

SDN 1 Jati Banteng

2.80

SDN 1 Patemon

9.75

SDN 1 Jatibanteng 1.00

SDN 2 Curah sari

9.00

SDN 1 Jatibanteng

1,29

SDN 1 Jatibanteng

28,35

SDN 1 Jatibanteng

8.20

SDN 1 Patemon

16 Besuki

SDN 1 Besuki SDN 3 Besuki SDN 1 Kalimas

1.60

SDN 3 Blimbing

9,75

SDN 1 Besuki SDN 3 Besuki SDN 4 Besuki SDN 1 Kalimas

1,25

SDN 2 Besuki

10.00

SDN 3 Besuki

2,25

SDN 6 pesisir

29.00

SDN 3 Besuki

7.10

SDN 3 Blimbing

SDN 1 Asembagus SDN 2 Asembagus SDN 1 Triganco SDN 2 Triganco SDN 1 Awar-2 SDN 1 Gudang

1.40

SDN 5 Mogosari

9,75

SDN 2 Triganco SDN 1 Gudang

1.00

MI Al-Hidayah

10.00

SDN Gudang 1

1.50

SDN 5 Gedunglo

29.50

SDN 1 Gudang

7,05

SDN 5 Gedunglo

10 Banyuputih

10.00

17 Asembagus 10.00

1,75

RAKORDAPIL: (Ki-ka) Ketua DPC Hanura Situbondo, Pudjiantoro; Ketua DPD Hanura Jatim, Kuswanto dan Sekretaris DPD Hanura Jatim Budi, dalam acara kemarin di Gedung Serba Guna Pasir Putih. EDY SUPRIYONO/RaBa

Hanura Rapatkan Barisan Tiga DPD Menggelar Rakordapil di Pasir Putih BUNGATAN – Pengurus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang ada di daerah pemilihan (dapil) tiga Jatim (Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi) kemarin menggelar rapat koordinasi Daerah pemilihan (Rakordapil) III. Kegiatan yang ditempatkan di gedung Serba Guna, Pasir Putih, Bungatan ini dihadiri Ketua DPD Hanura Jawa Timur, Kuswanto. DPD Hanura Jawa Timur tampaknya benar-benar memberikan perhatian khusus terhadap Rakorcab Dapil III ini. Buktinya, Kuswanto mengusung formasi lengkap kepengurusan Partai Hanura Jawa Timur mulai dari jajaran wakil ketua, sekretaris hingga benda-

hara untuk wakil ke acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 itu. Acara tersebut diikuti ratusan peserta. Mereka adalah pengurus Partai Hanura yang ada di tingkat DPD dan PAC yang ada di Kabupaten Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso. Tiga Ketua DPD Partai Hanura di masing-masing Kabupaten itu hadir. Mereka adalah Pudjiantoro, Basuki Rachmad, dan Hendro. “Ini merupakan bukti kesemangatan kita dalam membangun ikatan emosional untuk membesarkan Partai Hanura ke depan, khususnya yang ada di dapil tiga,” ujar Pujiantoro, Ketua DPD Partai Hanura Situbondo dalam sambutannya. Dalam sidang rakordapil, para ketua DPC Partai Hanura di tiga kabupaten kemarin memaparkan perkembangan partainya. Dilanjutkan dengan pro-

gram strategis partai dalam pemenangan pemilu 2014 yang dilakukan pengurus DPD Hanura Jatim. Anggota DPR RI dan DPRD Jatim juga tak ketinggalan memberikan materi. Yakni, peran dan fungsi anggota DPR RI dalam rangka mengawal APBN untuk kesejahteraan rakyat dan pengaruh anggota DPRD Jatim dalam pengambilan keputusan kebijakan daerah. Rakordapil ditutup dengan sesi dialog dengan para kader Partai Hanura. “Kegiatan ini memang kita harapkan bisa menyerap pemaparan maupun dialog-dialog yang dilakukan,” terang Pudjiantoro. Apa yang dicapai di rakordapil, akan menjadi landasan untuk menyusun dan melaksanakan kegiatan yang berorientasi membesarkan Partai Hanura. “Partai Hanura terbuka n  Baca Hanura...Hal 7

Polisi Masih Periksa Dua Saksi Kebakaran Toko Sumber Palawija Murni Kecelakaan ARJASA – Polisi masih terus menyelidiki penyebab kebakaran dua toko Sumber Palawija milik Yoyok Putera, 48, warga jalan raya Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo yang terjadi Sabtu (18/6), kemarin. Dari sejumlah saksi yang dimintai keterangan, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang ada di bagian atap bangunan. Kapolsek Arjasa, AKP Didik Rudianto menjelaskan, sampai saat ini polisi sudah memeriksa dua orang saksi. Mereka adalah warga yang kali pertama melihat kobaran api di rumah Yoyok. “Api pertama kali terlihat di bagian atas toko,” ungkap Kapolsek kepada RaBa, kemarin. Di lokasi itu memang ada sejumlah pemasangan kabel listrik yang diduga sebagai pemicu hubungan arus pendek. Polisi belum menemukan adanya unsur-unsur kesengajaan yang menginginkan terjadinya ke-

TINGGAL PUING: Kondisi toko Sumber Palawija di Desa Lamongan, Arjasa setelah dilalap si jago merah Sabtu kemarin (18/6). EDY S/RaBa

bakaran. “Kebakaran murni karena kecelakaan,” imbuhnya. Menurut dia, polisi masih belum bisa meminta keterangan korban kebakaran. Sebab, Yoyok hingga kini masih dalam kondisi shock akibat kebakaran yang mengakibatkan dirinya harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah. Diberitakan kemarin, dua toko di jalan raya Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo terbakar. Besarnya kobaran api yang melalap toko berisi ba-

han bangunan, sembako dan spare part kendaraan tersebut membuat api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Meski demikian, hampir seluruh dagangan ludes terbakar. Atau kalaupun tidak terbakar kondisinya sudah tak lagi baik. Bahkan, brangkas berisi uang jutaan rupiah juga dikabarkan ikut terbakar. Yoyok Putera, 48, pemilik dua toko tersebut diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. (pri/aif)

Kelulusan Unas SD Diumumkan Hari Ini SITUBONDO – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Situbondo hari ini akan mengumumkan kelulusan siswa sekolah dasar negeri (SDN), sekolah dasar swasta (SDS), madrasah ibtidaiyah negeri (MIN), serta madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) secara serentak. Sebelumnya, sebanyak 9.737 siswa SD/MI se-Situbondo sudah mengikuti pelaksanaan ujian nasional (unas). Tahun ini, kepala sekolah (kasek) tak perlu lagi capek-capek menghitung nilai rata-rata siswa. Pasalnya, sudah tercantum dalam daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN). Dokumen itu sudah diterimakan kepada Kepala UPTD se-Kabupaten Situbondo pukul 01.30, Sabtu (18/6), kemarin. Pengumuman selengkapnya hasil unas tertinggi dan terendah serta nilai danem tertingggi dan terendah di 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo bisa dilihat di tabel. “Jadi dengan adanya DKHUN itu para kepala sekolah benar-benar terbantu. Mereka lebih mudah menentukan jumlah nilai ratarata siswa yang dijadikan salah satu dasar menentukan kelulusan siswa,” ungkap Kepala Dispendik Fathurachman melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Syamsul Arifin. Untuk surat keterangan hasil unas, kata Syamsul, masih akan diberikan menyusul. Namun paling lambat harus sudah diberikan 27 Juni 2011 mendatang. “Sedangkan blangko ijazah diberikan Senin besok (hari ini, 20/6) di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo,” imbuh Syamsul. Jumlah peserta unas 2011, papar dia, berjumlah 9.737 orang. Rinciannya, untuk SDN 8.306 siswa, SDS 319 siswa, MIN 68 siswa dan MIS 1.044 siswa. Siswa yang tidak hadir pada pelaksanan unas sebanyak 66 siswa. Dari SDN dan SDS 52 siswa dan MI dan MIS 14 siswa. (pri/aif)


Radar Banyuwangi 20 Juni 2011