Issuu on Google+

JUMAT 19 AGUSTUS

1

TAHUN 2011

Selamat Datang Merpati MA-60 Oleh: A. CHOLIQ BAYA

R ENCANANYA sepekan menjelang Idul Fitri akan ada pesawat reguler baru yang beroperasi di Bandara Rogojampi. Pesawat baru itu bukan milik Sky Aviation, satu-satunya operator penerbangan yang selama ini melayani penerbangan dari Banyuwangi ke Surabaya dan sebaliknya, melainkan milik maskapai Merpati Nusantara Airlines. Kabarnya, tipe pesawat yang akan dioperasikan Merpati di Banyuwangi adalah MA-60 ber-

kapasitas 52 penumpang. Kalau tidak ada kendala, pesawat buatan Cina itu akan melakukan uji coba di Bandara Rogojampi hari ini dengan membawa rombongan tim Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Kalau secara teknis tidak ada masalah, akan terbang perdana melayani penumpang pada 24 Agustus mendatang dengan rute Banyuwangi–Surabaya–Semarang– Bandung.

Pesawat MA-60 akan mengisi kekosongan waktu yang tidak bisa dipenuhi pesawat Fokker 50 milik Sky Aviation. Selama ini, Sky Aviation melayani penumpang dari Banyuwangi–Surabaya dan Banyuwangi–Denpasar atau sebaliknya empat kali dalam seminggu. Tetapi, dengan alasan rugi, sejak 18 Juli lalu jalur Banyuwangi–Denpasar untuk sementara dihentikan. Jalur Banyuwangi–Surabaya atau sebaliknya yang semula dilayani empat kali

dalam seminggu dipangkas menjadi tiga kali. Tiga kali itu adalah pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Untuk empat hari lain yang selama ini kosong bakal dipenuhi pesawat MA-60. Kehadiran operator penerbangan Merpati di Bandara Rogojampi tersebut tentu akan disambut antusias semua kalangan, khususnya para pengguna jasa penerbangan ■  Baca Selamat...Hal 7

SIDANG ROSAN

BARANG BUKTI: Wapolres Kompol Heru Prasetyo menunjukkan sejumlah barang bukti hasil operasi pekat Semeru 2011 di Mapolres Banyuwangi kemarin (18/8). Salah satu jenis barang bukti berupa minuman keras.

GALIH COKRO/RaBa

MEMBANTAH: Andi Aziz menyimak kesaksian anggota polisi di pengadilan kemarin (18/8).

Dua Polisi Bersaksi BANYUWANGI - Dua anggota polisi bersaksi dalam sidang kasus pembunuhan keluarga Rosan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (18/8). Kemarin (18/8), giliran Indrawan Wahyu Hidayat dan Suprapto, anggota Polri yang dihadapkan kepada majelis hakim. Dalam kesaksiannya, Indrawan mengaku mendapat kabar kejadian itu dari Polres Banyuwangi. Waktu itu dikabarkan bahwa ada mobil berisi tiga mayat dibakar. Berdasarkan beberapa bukti, Indrawan meluncur ke rumah korban untuk mengecek bersama anggota Polsek Sempu ■  Baca Dua...Hal 7

AYAM MATI

Positif Flu Burung KABAT - Investigasi yang dilakukan Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan, dan Peternakan Banyuwangi terhadap kematian ratusan ayam di Dusun Kertosari, Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, membuahkan hasil. Kepala Bidang Peternakan, drh. Bambang, menyatakan bahwa fenomena tersebut adalah positif karena virus flu burung. Kepada RaBa kemarin (18/8), Bambang menerangkan hal itu diketahui setelah pihaknya melakukan investigasi bersama tim laboratorium kesehatan hewan Provinsi Jawa Timur yang berpusat di Malang. Tim dari provinsi itu secara khusus didatangkan untuk meneliti ayam yang mati mendadak di Dusun Kertosari. Dari tanda-tanda klinis yang didapatkan, bisa disimpulkan bahwa ayam-ayam itu mati karena positif flu burung. “Untuk hari ini (kemarin, Red) mati tiga ekor,” timpal drh. Iswayudi, ketua tim pengendali flu burung Jawa Timur, kemarin ■  Baca Positif...Hal 7

AGUSTUSAN

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

Jaring 244 Kasus Pidana B ANYUWANGI - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2011 berhasil menjaring 244 kasus pidana. Razia itu digeber Polres Banyuwangi sejak 1 hingga 10 Agustus 2011. Dalam ekspose di mapolres kemarin (18/8) diketahui bahwa dari 244 kasus pidana, yang mendominasi adalah kasus

minuman keras (miras). Ada 118 kasus dengan 143 tersangka. Kasus premanisme juga banyak, yang terdata 46 kasus dengan 62 tersangka. Perjudian sebanyak 24 kasus dengan 34 tersangka. Pornografi sebanyak 16 kasus dengan 36 tersangka. Sementara itu, tindak pidana lain (TPL) tercatat 40 kasus dengan 43

Hasil Operasi Pekat Kejahatan

Sumber Polres Banyuwangi

1. 2. 3. 4. 5.

Miras Premanisme Perjudian Pornografi TPL

Kasus

Tersangka

118 46 24 16 40

143 62 34 36 43

tersangka. TPL meliputi petasan, makanan-minuman kedaluwarsa, pencurian, pencabulan, dan satwa lindung. Dalam operasi itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB), di antaranya uang tunai Rp 5,5 juta, 700 botol miras, dan seperangkat beberan (alas, Red) untuk bermain judi ■  Baca Jaring...Hal 7

Belanja Daerah Naik Rp 1,6 Triliun

ABDUL AZIZ/RaBa

HANGUS: Puing-puing rumah toko yang terbakar tampak sudah tak memiliki atap lagi.

Korban Kebakaran Sudah Pulang KALIBARU - Setelah sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kalibaru, Sugiarto, 31, kemarin (18/ 8) diperbolehkan pulang. Kondisi korban kebakaran asal Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, itu dinilai sudah membaik. Kepala Desa Kalibaru Manis, Matsari, mengakui bahwa luka Sugiarto tidak

parah. Bahkan, kemarin sudah boleh pulang. “Sekarang sudah berada di rumah saudaranya,” ungkapnya kepada RaBa kemarin sore. Matsari menuturkan, kebakaran rumah toko (ruko) milik Hj. Jumilah tersebut murni karena korek api yang berada di saku Sugiarto terjatuh ke lantai dan meledak ■  Baca Korban...Hal 7

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas nekat mengajukan perubahan anggaran keuangan (PAK) pada APBD 2011. Meski tingkat penyerapan hingga semester pertama akhir Juni 2011 lalu baru 12,46 persen, Bupati Anas tetap menyerahkan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perubahan APBD 2011 kepada DPRD kemarin pagi (18/8). Dalam sidang paripurna di gedung DPRD kemarin, Anas menyampaikan nota penjelasan diajukannya perubahan APBD 2011. Dalam perubahan APBD itu, bupati dengan bangga menyebutkan kemampuan belanja daerah naik Rp 214,665 miliar atau meningkat 15,41 persen. Sebelumnya, kemampuan belanja hanya Rp 1,3 tri-

Perubahan APBD 2011 1. Peningkatan Belanja Daerah ■ Kemampuan belanja sebelumnya Rp 1,3 triliun ■ Naik Rp 214,665 m atau 15,41% ■ Kemampuan belanja menjadi Rp 1.607.897.518.692. 2. Peningkatan Pendapatan Daerah ■ Pendapatan sebelumnya Rp 1.211.463.764.985 ■ Target naik Rp 174.665.868.969 atau 14,42% ■ Ditargetkan menjadi Rp 1.386.129.633.954. SUMBER PEMKAB BANYUWANGI

liun. Tetapi, setelah perubahan itu naik menjadi Rp 1.607.897.518.692.18. Belanja daerah sebesar itu, papar bupati dalam penjelasannya, akan digunakan untuk belanja tidak langsung Rp 1.056.936.891.886 ■  Baca Belanja...Hal 7

Ponadi, 51 Tahun Membantu Polisi di Pos Pantai Boom

Upah Rp 160 Ribu, Loyalitas Tetap Tinggi GALIH COKRO/RaBa

HORMAT GRAK!: Anak-anak Smart Learning Center ketika berada di Mapolres Banyuwangi.

Anak-Anak SLC Kunjungi Polres BANYUWANGI - Makna kemerdekaan juga diajarkan kepada anak-anak usia dini. Seperti yang dilakukan anak-anak Smart Learning Center (SLC) Banyuwangi kemarin. Puluhan anak-anak Smart Kids Club itu diajak berkunjung ke Mapolres Banyuwangi. Di markas kepolisian itu, anak-anak diterima Kapolres AKBP Rastra Gunawan dan Kasat Binmas AKP Mahmud. Guru pendamping SLC, Pipit, menuturkan bahwa kegiatan ini untuk menumbuhkan keberanian anak didik agar tidak takut kepada polisi. Selain itu, juga untuk memeringati Kemerdekaan RI ke-66. “Akhir kegiatan ini, anakanak menyerahkan bunga kepada Bapak Kapolres,’’ ujar Pipit. (aif)

Sosok Ponadi memang sudah tidak muda lagi. Di usianya yang sudah senja, pria asal Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, itu tetap enjoy dengan tugasnya. Beban tugas yang berat tak membuat semangatnya kendur. NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi

USIANYA terbilang sudah lanjut. Pipinya kempot, rambutnya memutih, dan kulitnya keriput. Giginya yang sebagian besar tanggal menjadi gambaran sosok pria yang satu ini. Mengenakan seragam cokelat khas polri menjadi ciri khasnya sehari-hari. Busana itulah yang dike-

nakannya saat melaksanakan dinas sehari-hari sebagai pembantu polisi (banpol) di Pos Polisi Sub Sektor Pantai Boom, Banyuwangi. Selama 12 jam penuh, pria yang akrab disapa Ponadi itu mengabdikan diri menjaga keamanan pelabuhan rakyat yang persis berada di pinggir jantung Kota Banyuwangi itu. Pos jaga yang berada di pintu masuk Pelabuhan Boom menjadi ruang dinas pria renta itu tiap hari. Sebuah televisi berukuran 14 inch menjadi teman setia suami Suminah tersebut. Bersama anggota Polsek Blambangan, dia turut membantu menjaga keamanan di pelabuhan tersebut. Ponadi sudah tidak ingat lagi kapan kali pertama

dia bekerja sebagai banpol di pos yang menjadi markasnya itu. Yang diingat, d i a mulai menjalankan

tugas sebagai petugas keamanan pelabuhan sejak penyeberangan Jawa-Bali masih dilayani dari Pelabuhan Boom. “Kalau tidak salah, itu sekitar tahun 1960-an,” sebutnya sembari mengerutkan dahi seolah mengingat memori masa lalunya. Jika perkiraannya tepat, maka Ponadi sudah mengabdikan diri selama kurang-lebih 51 tahun. Di rentang waktu tersebut banyak suka-duka yang dia alami, tidak terkecuali hawa dingin dan terpaan angin laut yang kencang tiaph hari ■

Belanja daerah naik Rp 1,6 triliun

Korupsinya diprediksi juga bakal naik!

Kadispendik akui salah soal penghitungan gaji PNS

Yang pasti bukan disengaja atau salah ketik.

 Baca Upah... Hal 7

Ponadi GALIH COKRO/RaBa

http://www.radarbanyuwangi.co.id

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


2

Jumat 19 Agustus 2011

Mengenal Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro

Galakkan Pariwisata Berbasis Ekonomi KETAPANG - Desa Ketapang, Keca- wisatawan dalam dan luar negeri,” tammatan Kalipuro, Banyuwangi memang bah kades yang lahir pada 28 September layak disebut sebagai desa wisata. Betapa 1972 itu. Sayangnya, meski banyak lokasi wisata tidak, di daerah ini banyak ditemukan di Desa Ketapang, namun aneka macam wisata alam semuanya masih belum teryang menarik untuk dikelola dengan baik. Obyekkunjungi wisatawan. Selain obyek wisata tersebut masih Watududol yang memang dibiarkan tetap alami. Andai sudah kesohor, di desa ini mendapat sentuhan dari juga terdapat Air Terjun tangan-tangan terampil, Jambe Rowo, Sumber Mata tentu akan lebih menarik Air Penawar I dan II, dan minat wisatawan. Sebab, Sumber Mata Air Paliran. Desa Ketapang merupakan Selain itu, wisata alam lain pintu gerbang menuju Bali. yang bisa dinikmati di desa Apalagi, semua pelancong ini adalah Sumber Mata Air dari Bali yang menuju ke Gunung Remuk, Pancoran ISTIMEWA Pulau Jawa, semuanya harus Tracking Bike, dan menikSlamet Utomo melewati Desa Ketapang. mati eksotisme Selat Bali. Pengembangan kawasan “Kami memang sedang mengembangkan pariwisata di desa ini,” wisata ini berbanding lurus dengan ujar Slamet Utomo, Kades Ketapang. Menu- upaya peningkatan taraf hidup ekonomi rutnya, potensi Ketapang yang kaya akan masyarakat Ketapang. Sebab, di desa ini sumber daya alam patut mendapat perha- banyak bertebaran perusahaan swasta tian lebih. Tidak hanya oleh pemerintahan dan milik negera yang justru menjadi desa, tetapi juga hendaknya diperhatikan kebutuhan seluruh masyarakat di Pulau Jawa. Adanya pelabuhan penyeberangan oleh pemerintah daerah. “Harapannya, kawasan wisata alam yang Ketapang, pelabuhan bongkar muat Tanada di Desa Ketapang mampu mendatang- jung Wangi, stasiun kereta api, gudang kan investor. Sehingga, ke depannya semen, hingga Pertamina. Diharapkan, wisata di sini mampu menarik minat keberadaan perusahaan tersebut dapat

ISTIMEWA

KOKOH: Lokasi wisata Watudodol ditandai batu besar yang terletak di tengah jalan raya penghubung Banyuwangi-Situbondo.

meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. “Pengembangan ekonomi tidak harus dari sisi industri. Tetapi juga sumber daya alam yang dimiliki,” tambah Slamet. Karena itu, pemerintahan Desa Ketapang amat welcome terhadap segala bentuk investasi yang masuk ke desanya. Tak heran, di desa ini terdapat juga dua perbankan, yakni sebuah BPR dan Koperasi

Unit Desa (KUD). Keberadaan lembaga keuangan tersebut selama ini amat membantu masyarakat dalam pengembangan usaha mereka. “Lewat pinjaman atau kredit, masyarakat amat terbantuk dengan keberadaan BPR dan KUD tersebut,” ujar bapak lima anak hasil perkawinannya dengan Halimatus Suhro itu. (als)

JEMBER

BANYUWANGI

SITUBONDO

SITUBONDO

DJL /Kontrak Rmh BTN Mastrip DD/17 Jember Ada Garansi 5Kt +1Km Dkt UNEJ Hub 08155209191 Tanpa Perantara

DJL Sawah L 8500m2 SHM lok bts kota Ds Bakungan tp Jln aspal. 450Jt. 081234535857

DJL Charade Cx 87,Wrn Silver Kond Bgs (DK) Hub 085232120359 Hrg 23Jt NEGO

•TANAH 8000M2•

•READY STOCK•

DJL Tanah SHM L 271M2 Jl Melati VI/9, 90Jt/Rmh+Toko GPM A14, Panther 91, 43Jt, Trm Carter Avanza;08123463642

BANYUWANGI

DIJUAL Tanah 8.000m2 Di Olehsari, SHM, Tepi Jalan Aspal, Hrg 400Jt NEGO. Hub: 087755723445

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

PERUSBumi Indah Jl Semeru No 111 Stbd Telp. (0338) 671950 JUAL MURAH

BANYUWANGI

BANYUWANGI DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

•JUAL/KONTRAK•

•PERUM PURI BRAWIJAYA• DJL Cepat Rmh Siap Huni DiPerum Puri Brawijaya Blok B No1. Sertifikat Hak Milik Hub: 081231130245

•OPER KONTRAK•

EDY SUPRIYONO/RaBa

SYUKURI KEMERDEKAAN: Umat Khatolik Situbondo melakukan misa syukur kemerdekaan di Gereja Maria Bintang Samudera (GMBS), Rabu malam (17/08), kemarin.

Persembahkan Hasil Bumi Dalam Perahu SITUBONDO – Umat Khatolik Situbondo punya cara sendiri untuk memperingati hari Kemerdekaan RI ke-66. Mereka memilih melakukan misa syukur kemerdekaan di Gereja Maria Bintang Samudera (GMBS), Rabu malam (17/8), kemarin. Misa dipimpin Romo Anton dan Adi Prasetyo. Banyak yang menarik dalam prosesi acara tersebut. Selain penuh simbol dan makna, misa syukur kemerdekaan juga diisi adanya persembahan hasil bumi umat Khatolik kepada tuhan yang di

wadahi dalam sebuah perahu. Perahu itu diusung oleh umat dengan menggunakan pakaian khas Jawa, Madura dan China. Itu sebagai simbol penggabungan budaya dominan umat Khatolik Situbondo. Petugas-petugas prosesinya melibatkan tiga generasi. Yakni anak-anak, pemuda dan orang tua. Ini melambangkan adanya kesinmbungan perjuangan mengisi kemerdekaan. Dalam acara sakral itu, umat Khatolik tidak hanya menyanyikan lagu-lagu pujian. Mereka juga menyanyikan lagu kebangsaan semacam Indone-

sia Raya dan Syukur. Jamaah juga menggunakan pakaian bernuansa merah putih. “Jadi misa ini untuk berterima kasih kepada tuhan atas anugerah kemerdekaan. Kita wujudkan dalam bentuk peringatan rohani, misa sykur kemerdekaan,” terang Sekretaris Dewan Paroki GMBS, Rudi Afiyanto kepada RaBa. Kata dia, tema misa kali ini, umat khatolik dipanggil allah untuk mengisi kemerdekaan. Yakni dengan meningkatkan pelayanan terhadap sesama dan berdasarkan cinta kasih. (pri/aif)

GALIH COKRO/RaBa

ANDALAN: Wisatawan sedang menikmati panorama Pantai Watudodol dari atas perahu milik warga.

•SAWAH TEPI JALAN•

•SAWAH• DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

•DAIHATSU•

•GRAND EXTRA 92•

RU M A H 3 K m t d r, 3 K m M n d , Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

•TANAH DIJUAL•

DJL Kjg Grn Ext 92 akh abu2 met ist bd seng t-pki Bwi 70Jt Nego 087857405353

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

•L300•

•PROPERTY•

•SAWAH•

PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

DIJUAL L300 Th 2000, warna abu-abu metalik.Original,Kondisi baik. Hrg Rp 65jt Nego. Hub 081934884336

•PROPERTY•

•TANAH L 250M2•

DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

JUALTnh L 250M2 Lok Karetan Purwoharjo L 3730M2 Lok Tegalsari L 195M, Lok Karetan Purwoharjo Hub: Moh Saidi 082140677155

•DIJUAL CEPAT•

•TANAH KAPLING•

RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

•RUMAH 800M2• DJL Rmh 800M2+ Internet, 8 Kompt + Servr, Dkt Sekolah, Strategis, Omset Bagus Hub: 081999406655/0333-636785

•RUMAH TIPE 45• DJLRmh Murah Tipe 45 L 127M2 Perum Pakis Jalio Blok H-3 Jl Sutawijaya Bwi Hub: 081332260776 (Yuning)

BANYUWANGI

•TOYOTA• DIJUAL Kijang Inova E Bensin ‘06 Silver Plat DK Hub. 085648819475

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU• GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

•TANAH - MOBIL•

•GENTENG BETON•

•STAR BOX•

•KULINER• TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

•PIA GLENMORE• CAB Bwi Jl A. Yani 98 Telp. (0333) 421496 JBR Jl PB Sudirman 4 Telp. (0331) 427313

•KULINER•

•PRIMA MOBIL•

BEBEK Presto Glenmore (samping BRI) Hub: 08123451923 Ada Ayam Kampung, Gurami, Udang Dll. Maknyus Buka 08.00-23.00

RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07. Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Pa n t h e r 9 9 , 0 0 , 0 3 . C RV 0 9 . Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300’09, PUFUT’09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

JUAL Rengginang Rasa Udang, Bawang, Terasi & Gula Merah Hub: Jl Gajah Mada Gg Mojoasri 19 Telp. 0333416375

•PELUANG BISNIS•

•PRIMA MOBIL•

WWW. program5milyar. com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

•JIMNY• DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

•MAKANAN RINGAN•

SITUBONDO • RUKO L 490M2•

DIJUAL Toko + Rmh L +490M2 Lok Strategis Jl A Yani 106A Situbondo

SITUBONDO

BANYUWANGI

•STNK•

•ARSITEK•

HLG STNK Nopol P 4201 ER an Cung Kusnanto & Sim Kilen Selatan Panarukan

PODOMORO Grup Melayani Jasa Arsitek Untuk Rumah Kantor Gudang Gbr IMb Dll Hub: 082141840559.Murah Berkualitas

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Muhammad Isnaeni Wardhan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


3

Jumat 19 Agustus 2011

Transaksi Pegadaian Melonjak GENTENG - Menjelang Lebaran, jumlah warga yang menebus perhiasan di Kantor Pegadaian Genteng meningkat dibanding bulan sebelumnya. Bila pada hari biasa di bulan sebelum Ramadan, jumlah warga yang menggadaikan dan menebus barang berharga relatif berimbang. Nah, kini di bulan Puasa berbanding antara 30 dan 70 persen. “Yang menggadaikan 30 persen dan yang menebus perhiasan

mencapai 70 persen,” sebut Arifin, pimpinan cabang Pegadaian Genteng, kepada RaBa kemarin. Arifin menuturkan, pada hari biasa jumlah orang yang menggadaikan barang berimbang dengan yang menebus. Kalaupun ada selisih, persentasenya relatif kecil. “Paling-paling perbandingannya hanya 55 dan 45 persen, dan itu kadang sering bergantian antara yang menebus dan yang menggadaikan,” cetusnya.

Ditambahkan Arifin, tren menjelang Lebaran tersebut terjadi hampir merata di semua unit pegadaian cabang Genteng, seperti di Unit Glenmore, Kalibaru, Sempu, Purwoharjo, Jajag (Kecamatan Gambiran), Cluring, Srono, dan Muncar. Khusus Muncar, beber dia, meski sedang sepi tangkapan ikan, tapi jumlah penebus perhiasan tetap meningkat. “Kalaupun tidak ditebus, biasanya diganti barang lain selain perhiasan,” jelasnya.

Tren peningkatan jumlah warga yang menebus perhiasan tersebut diperkirakan akan terus terjadi

sampai mendekati Lebaran. “Biasanya akan mencapai 75 sampai 80 persen,” imbuhnya. (azi/irw)

TRANSAKSI MENINGKAT: Dua warga sedang menghitung uang setelah menggadaikan perhiasan di Pegadaian cabang Genteng.

ABDUL AZIZ/RaBa

ADVERTORIAL AGUSTUSAN

Syukuri Kemerdekaan, Bupati Anas Ajak Perangi Kemiskinan

BERLANGSUNG SUKSES: Pengibaran bendera merah putih dalam peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus 2011 di Taman Blambangan Banyuwangi.

TERIMA KASIH, YA: Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko memberikan penghargaan kepada Paskibraka atas suksesnya penyelenggaraan upacara bendera.

MERAKYAT: Selamatan sebagai bentuk upaya syukur atas Kemerdekaan Republik Indonesia ke 66 digelar di Pendapa Swagata Blambangan.

BANYUWANGI - Sukses besar peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945 di Banyuwangi tidak lepas dari peran pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka). Pengibaran bendera merah putih berjalan lancar setelah 22 hari digembleng secara khusus. Tahun ini, 75 anggota Paskibra mendapat perlakuan istimewa dari Pemkab Banyuwangi. Pada peringatan 17 Agustus tahun ini, anggaran Paskibraka meningkat tajam dari tahun sebelumnya. Tahun 2010 lalu, anggaran untuk Paskibra hanya Rp Rp 282 juta. Tahun ini, anggarannya meningkat drastis menjadi Rp 558 juta atau naik 100 persen. “Sejak awal bupati minta agar anggaran Paskibraka dicukupi agar peringatan 17 Agustus berjalan lancar,” ungkap Kepala Kesbanglinmaspol, Abdullah. Kenaikan anggaran itu terjadi pada anggaran peningkatan gizi anggota Paskibraka selama pelatihan. Sebelumnya, anggaran makan hanya Rp 15 ribu perorang. Tahun ini naik menjadi Rp 30 ribu. Tahun lalu, makanan yang diberikan kepada mereka selama latihan berupa nasi kotak. Sedangkan tahunan ini, makan peserta Paskibraka disediakan prasmanan. ”Anggaran untuk makan saja mencapai Rp 224 juta,” ungkap Abdullah. Selain peningkatan gizi, Pemkab Banyuwangi juga meningkatan kualitas seragam peserta. Tahun lalu, anggaran pengadaan seragam untuk setiap anggota tim hanya Rp 200 ribu. Tahun ini naik menjadi Rp 350 ribu. Anggaran itu untuk pengadaan baju dan celana serta ongkos jahitnya. Tidak hanya itu, Pemkab Banyuwangi juga menaikkan uang saku anggota tim Paskibraka. Sebelumnya, uang saku mereka hanya Rp 20 ribu perhari.

PENYEMATAN: Bupati Anas mengukuhkan Paskibraka malam sebelum detik-detik upacara Kemerdekaan RI ke 66 di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

Tahun ini dinaikkan menjadi Rp 25 ribu perhari untuk setiap anggota. Sehingga, selama 22 hari berlatih hingga pelaksanaan upacara peringatan detikdetik proklamasi kemerdekaan mereka menerima Rp 550 ribu. Naik dari sebelumnya yang hanya Rp 450 ribu. Sebelum tampil dalam upacara, 75 anggota Paskibra terlebih dahulu dikukuhkan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas bersamaan dengan syukuran HUT RI ke 66 di Pendapa Shaba Swagata Blambanga. Pembubaran tim Paskibraka dilakukan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko kemarin. Peningkatan anggaran itu tampaknya tidak sia-sia. Mereka berhasil menjalankan tugas dengan baik. Upacara detik-detik peringatan 17 Agustus 1945 berjalan khidmat dan lancar hingga penurunan bendera selesai dilakukan. Rangkaian peringatan 17 Agustus 1945 tahun 2011 diawali dengan

BAKTI PEJUANG: Pejuang kemerdekaan mendapat bantuan dari Pemerintah Banyuwangi melalui Bupati Abdullah Azwar Anas.

syukuran bersama elemen masyarakat. Selain itu, digelar renungan suci dan tabur bunga di makam pahlawan. Rangkaian peringatan 17 Agustus diakhiri dengan acara resepsi di Pendapa Shaba Swagata Blambangan. Sejumlah pejuang yang masih hidup ikut hadir dan menerima bingkisan dari pemerintah daerah yang disampaikan Bupati Anas. Pelaksanaan malam resepsi yang berlangsung meriah tersebut diisi oleh berbagai penampilan pelajar mulai tingkat SD, SMP dan SMU. Salah satu tarian dibawakan secara apik dan megah oleh Sanggar Sayu Grinsing yang menjadi pemenang favorit tarian Islami pada Lomba MTQ ke 24 di Madiun. Bupati Anas mengungkapkan, resepsi digelar sebagai wujud rasa syukur anak bangsa kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia. “Dulu, para

KREATIF: Bupati Anas ditemani Kalapas dan Kepala Kejaksaan meninjau Lapas Banyuwangi. Mereka menyempatkan melihat hasil kerajinan yang dbuat penduduk tahanan Lapas.

pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata. Sekarang waktunya kita berjuang dengan kemampuan berpikir dan bertanggung jawab penuh untuk melanjutkan cita-cita yang telah dirintis oleh para pendahulu kita,” ungkapnya Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anas meneguhkan tekadnya serta mengajak semua elemen masyarakat untuk memerangi kemiskinan di Banyuwangi. “Ini adalah pekerjaan   besar kita yang harus dituntaskan bersama dalam mengisi kemerdekaan,” ajak mantan anggota DPR RI tersebut. Selain itu, Bupati juga berkesempatan menyerahkan tali asih kepada legiun veteran Banyuwangi. Tidak ketinggalan, juga diserahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang diadakan oleh Pemkab Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT RI KE-66. (afi/adv/als)

DI MAKAM PAHLAWAN: Kapolres Banyuwangi AKBP Rastra Gunawan membaca teks janji setia meneruskan perjuangan para pejuang kemerdekaan.

ADVERTORIAL BISNIS

Hi-Tech Mall ’Android Festival’

Harga Murah Bertabur Hadiah Mewah VOUCHER belanja ratusan ribu, puluhan aksesori tanpa diundi, internet gratis hingga 90 hari plus notebook gratis tiap hari? Semua hanya ada di Hi-Tech Mall Android Festival. Tak hanya murah, hadiahnya langsung dan bonusnya dijamin bikin Anda sumringah. Penawaran menarik berupa bonus langsung micro SD 16 GB, leather case, dan screen protector gratis dari Axioo PicoPad. Berlayar 7” dan 3G-Wi-Fi seharga Rp 3,499 juta. Leather pouch dan kabel HDMI juga bisa Anda miliki secara gratis untuk pembelian LG Optimus Pad yang dipatok Rp 6,399 juta dilengkapi layar 8,9” dan NVidia Tegra2. Acer Iconia Tab A500. Dipatok Rp 4,099 juta, produk ini sudah ditanamkan NVidia Tegra2,

memori 32 GB, Wi-Fi dan berlayar 10,1” plus free aksesori voucher Rp 300 ribu. Zyrex OnePad 10”, NVidia Tegra2, dan wi-fi memberi tambahan micro SD 16 GB gratis hanya Rp 2,999 juta. Anote CPad CP-701 berteknologi 3G dan wi-fi ditawarkan hanya Rp 1,899 juta. Huawei yang dipatok Rp 3,35 juta memberikan internet unlimited XL selama 90 hari gratis. Lewat paket internet gratis 90 hari, Olive Pad layar 7”, 3G+wi-fi sekarang dibanderol Rp 2,85 juta. Tak ingin ketinggalan, Vandroid pun menghadiahi paket free internet selama 90 hari cukup Rp 2,2 juta. Bonus micro SD 16 GB, screen protector dan leather pouch plus modem 3G gratis jika Anda memilih teknologi berlayar 5”, 3G+Wi-Fi

dan memori 4 GB ini. Selain itu, AHA Pad yang dibanderol Rp 3,25 juta akan memanjakan Anda dengan free internet unlimited 60 hari. ZTE memperkenalkan Light Tab berlayar 7” dan 3G+wi-fi Rp 2,5 juta plus bonus micro SD 4 GB dan free internet unlimited selama 60 hari. Masing-masing paket perdana MU 3 selama 30 hari dari Samsung Galaxy Tab. Mengusung layar 7” hari ini bisa Anda bawa dengan Rp 4,5 juta, Nexian Genius A7500 dengan Rp 2,9 juta, Motorola Defy MB 525 seharga Rp 3,5 juta, dan Rp 5,85 juta untuk HTC Flyer. Aksi turun harga produk notebook dilakukan Acer Aspire 4253 Linux dari Rp 3,75 juta jadi Rp 3,599 juta plus bonus antivirus, extended warranty, dan modem

XL. Samsung NC 108 seharga Rp 2,95 juta hari ini hanya Rp 2,85 juta. Byon M8341 G/L P6200 Dual Core, memory 1 GB DDR3, 320 HDD free Kaspersky kini juga hanya Rp 2,915 juta setelah sebelumnya dibanderol Rp 2,975 juta. Lenovo S100-4757, Intel Atom N570, memory 1 GB DDR3, 320 GB HDD seharga Rp 2,95 juta. Teknologi core i3 Toshiba L745-1077UB bahkan dipatok hanya Rp 5,35 juta. Fujitsu LH 530 Intel Pentium Dual Core P6200, memory 2 GB, 320 GB HDD di ajang tersebut hanya Rp 3,648 juta. Bagi-bagi produk murah dan paket seru, Flexinet, Telkomsel, SmartFren, XL, AHA, Quicknet, dan Three (3) dengan harga mulai Rp 100 ribuan dan free

internet unlimited hingga 90 hari. Foto Anda bisa dicetak di mug eksklusif plus hadiah langsung mulai mouse, flashdisk, printer, hingga notebook setiap hari bakal mengejutkan belanja Anda. Untuk

setiap pembelanjaan produk berstiker Hi-Tech Mall minimal Rp 2 juta dan pembelian minimum pembelanjaan Rp 500 ribu, Anda berhak memiliki mug eksklusif itu. Ingat TI, ingat Hi-Tech Mall dong. (*)


OPINI

4

Jumat 19 Agustus 2011

Wajib Malu kepada Para Pejuang (17-24/08)

(16-2308)

> BWI: DJL Kijang LGX Solar Th 2000 Akhir. Silver, Velg Racing, Full Variasi, Kondisi Terawat, Brg Istimewa. Hub: 081 217 322 10 / 081216299993

> BWI: “CHEVROLET DI GIANT BWI 15-25 AGT” CAPTIVA SUV 2,0 L MT/AT TANGGUH, ELEGANT, 7 SEAT, Diese/ Bensin, Kredit Murah, Stock Ready HUB

(13-20/08)

(13-20/08)

> BWI: DIJUAL Daihatsu Gren Max (pickup) S40IRP TMREJJ HC biru mtl th 2008 hrg 72,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL mts kuda VB5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 83,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

(13-20/08)

(16-2308)

> BWI: DIJUAL Suzuki Carry Th 2000 biru mtl hrg 48,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: “CHEVROLET DI GIANT BWI 15-24 AGT “ NEW SPARK CITY CAR 1.2 L, 4 Cyl Sporty, Mewah, BBM IRIT, Kredit Murah, STOCK READY HUB : 081.332.620.369

PROKLAMASI Kemerdekaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia dari belenggu penjajahan asing sudah 66 tahun lalu. Pekik kemerdekaan itu terus terngiang dalam ingatan kita hingga hari ini meski mungkin di antara kita tidak ikut menyaksikan saat-saat bersejarah tersebut karena masih kecil atau bahkan belum lahir. Tetapi, upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI, tanggal 17 Agustus setiap tahun dan napak tilas peristiwa bersejarah itu melalui pemberitaan berbagai media massa serta pemutaran kembali film-film dokumenter perjalanan sejarah kemerdekaan RI, memberi pelajaran berharga kepada kita betapa besarnya semangat dan kerja keras semua elemen masyarakat dalam suasana kebersamaan demi membebaskan diri dari penjajahan bangsa lain. Kini setelah 66 (enam puluh enam) tahun merdeka, kita dihadapkan pada berbagai problema kebangsaan, seperti tingginya angka kemiskinan, pengangguran, kebodohan, korupsi, dan ketertinggalan dibanding negaranegara lain yang bahkan usianya relatif lebih muda daripada kita. Sebagai bangsa, semestinya kita pantas merasa malu kepada para pejuang dan proklamator kemerdekaan. Kita juga wajib malu kepada negara-

O l e h

MAS SOEROSO, SE * negara lain yang usianya lebih muda daripada kita tapi lebih maju disegala aspek pembangunan. Kita pun harus malu kepada para pejuang dan juga kepada negara lain atas tingginya indeks korupsi yang terjadi di negeri ini yang mengakibatkan banyak masyarakat miskin, pengangguran, kebodohan dan keterbelakangan karena uang negara yang sedianya dialokasikan untuk pembangunan guna mensejahterakan rakyat dan bisa menyerap tenaga kerja malah dikorupsi segelintir oknum penguasa/pejabat/pengusaha, baik di pusat maupun di daerah. Kendati semua masyarakat bangsa ini sadar bahwa korupsi merupakan penyakit yang paling besar pengaruhnya dalam menjadikan bangsa miskin dan tertinggal, tapi faktanya belum ada good will pemerintah untuk mendeklarasikan budaya malu korupsi melalui suatu launching acara yang melibatkan masyarakat secara luas. Namun, yang terjadi sekarang adalah ketidaktegasan pemerintah. Hal tersebut justru memberi andil bagi tumbuh-suburnya praktik korup-

si di negeri ini yang semakin memperlebar jurang pemisah strata ekonomi oknum yang korup dan mayoritas masyarakat yang tidak memiliki akses dan kekuasaan untuk berbuat korup. Dalam konteks lokal di Kabupaten Banyuwangi, seremonial Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-66 dilaksanakan secara hikmat dan meriah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara tersebut diakhiri ramahtamah kenegaraan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Melalui pidatonya, bupati juga mengatakan bahwa angka kemiskinan di daerah ini masih tinggi, pengangguran juga banyak, maka hentikan perang polemik di media dan jangan saling menyalahkan. Selain itu, bupati juga mengatakan, “Saya tidak akan tanda tangan surat apa pun sebelum ada kesepakatan golden share berupa saham 10% dengan Perusahaan Pertambangan Emas, baik PT. IMN maupun investor lain.” Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran merupakan realitas sosial di daerah ini yang memerlukan perhatian dan penanganan segera oleh pemerintah, antara lain melalui kebijakan yang membuka akses seluasluasnya kepada para investor untuk berinvestasi guna menyerap tenaga kerja yang bisa mengurangi angka pengangguran sekaligus mengu-

rangi kemiskinan. Sangat ironis ketika angka pengangguran dan kemiskinan tinggi, tapi bupati malah mengatakan tidak akan tanda tangan surat-surat untuk kepentingan investasi. Apalagi, hal itu dikemukakan saat memperingati hari raya kemerdekaan RI. Lantas pertanyaannya, apa makna kemerdekaan bagi para pencari kerja yang sekarang masih menganggur? Pernyataan bupati seperti itu tampak kontra produktif dan memantik polemik baru yang semestinya tidak pantas diucapkan di tengah Peringatan HUT RI. Sebab, yang perlu ditekankan dalam kesempatan tersebut adalah optimisme kita untuk lebih maju dan sejahtera dengan mengandalkan segenap potensi yang dimiliki agar bebas dari kemiskinan, pengangguran, dan ketertinggalan, sebagaimana optimisme yang pernah dibuktikan para pejuang kemerdekaan tempo dulu sehingga mampu membebaskan bangsa ini dari penjajahan. Oleh karena itu, peringatan HUT RI mesti dijadikan momentum untuk menggalang kebersamaan senasib seperjuangan pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah, bukan malah menghadirkan kebijakan yang tidak jelas arah dan tujuan. *) Ketua LSM Format Banyuwangi.

Penjual Parsel Kedaluwarsa Bisa Diproses Hukum (13-20/08)

(13-20/08)

> BWI: DIJUAL Toyota Avanza 1.3G F60IRM GMMF JJ th 2010 hitam mtl hrg 147,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Toyota kijang Innova diesel th 2006 silver gren hrg 152,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

SITUBONDO - Besarnya potensi makanan dan minuman (mamin) kedaluwarsa yang dijual oknum tidak bertanggung jawab demi meraih keuntungan berlipat disadari betul oleh beberapa instansi terkait. Untuk meminimalisasi kemungkinan itu, kemarin petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Lembaga Penjamin Konsumen Nasional (LPKN) menggelar inspeksi mendadak di sejumlah toko yang menjual parsel di Situbondo. Selain melakukan pengecekan dari luar, petugas juga mengambil beberapa sampel parsel untuk dibu-

ka dan diteliti isinya. Selain melakukan pengecekan batas waktu kedaluwarsa, petugas juga meneliti kemasan mamin yang dibingkis menarik dalam parsel tersebut. Dalam sidak kali ini, petugas mendapatkan kenyataan yang cukup menggembirakan. Sebab, tidak ada satu pun mamin tidak layak konsumsi yang mereka temukan di sejumlah toko yang didatangi. Yasir, salah seorang petugas Dinkes Situbondo mengatakan, razia parsel dikakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, parsel memang sangat berpotensi dimasuki mamin tidak layak konsumsi, seperti mamin yang telah kedaluwarsa, mamin

yang kemasannya rusak, dan lain sebagainya. “Sebab, parsel dijual sudah dalam bentuk paket, sehingga bisa saja isinya adalah mimin yang tidak layak konsumsi,” ujarnya. Menurut Yasir, untuk menjaga keselamatan konsumen, pihaknya telah berkoordinasi dengan polres setempat untuk menindak penjual parsel yang berisi mamin tidak layak konsumsi. “Kami bekerja sama dengan polres, khususnya satuan reserse kriminal (satreskrim) untuk menindaklanjuti jika ada temuan yang bisa membahayakan keselamatan warga. Jadi, para penjual yang bersalah akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (sgt/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

DITELITI: Untuk menjaga keselamatan konsumen, petugas gabungan melakukan inspeksi parsel kemarin (18/8). ADVERTORIAL

Supono Resmi Pimpin Aksinas Banyuwangi Santuni 100 Anak Yatim dan Berikan Sembako untuk 50 Abang Becak GAMBIRAN – Pelantikan dan Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Konstruksi Nasional (Aksinas) Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah kemarin (18/8). Acara yang digelar di Hotel Baru Indah, Jajag, Kecamatan Gambiran itu Supono secara resmi dilantik menjadi ketua AKSINAS Banyuwangi Periode 2011-2016. Usai acara pelantikan, Supono memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu. Tidak ketinggalan, sedikitnya 50 abang becak mendapatkan bingkisan berupa sembako. Dalam sambutannya, Supono menuturkan siap bekerja sama dengan pemerintah. Dengan begitu, akan membawa perubahan pembangunan di Banyuwangi ke depan lebih baik. ’’Kami siap bergandengan tangan dengan pemerintah daerah untuk kemajuan Banyuwangi ke arah lebih baik,’’ janji Supono yang mendapatkan tepuk tangan dari puluhan tamu undangan yang hadir. Meski begitu, asosiasi yang baru dia pimpin tersebut, perlu ada kesolidan antar semua pihak. Tidak

hanya itu, dirinya secara pribadi maupun institusi tetap membutuhkan saran dan kritik yang membangun. Sebab, dengan dorongan akan menjadikan pihaknya menjadi lebih baik. ’’Jangan segan-segan memberikan saran kepada kami demi kemajuan insfrastruktur Banyuwangi yang berkualitas dan berkelanjutan,’’ pintanya. Supono juga siap membantu dan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam mengawal proses pembangunan jangka pendek dan menengah. Juga akan terus bersinergi dengan asosiasi jasa kontruksi lain yang lebih dahulu eksis di daerah. ’’Aksinas adalah wadah para pengusaha kontraktor untuk bidang arsitektural, sipil, mekanikal, dan tata lingkungan,’’ jelasnya. ’’Berbisnis dalam bidang konstruksi tidak sesulit seperti yang kita bayangkan. Jadi, bagi Anda yang tertarik dalam bisnis ini silakan bergabung dan jangan ragu untuk mencoba menjadi pengusaha,” imbuh Supono yang juga dikenal mantan aktivis GMNI itu. Sementara itu, kegiatan pelantikan pengurus DPD Aksinas Banyuwangi yang sekaligus acara Musyawarah Daerah I (Musda I) dihadiri oleh Ketua DPD Jawa Timur (Jatim) H. Fadhilah Budiono. Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf

FOTO-FOTO: ALI NURFATONI/RaBa

MUSPIDA: Wabub Yusuf Widyatmoko diapit oleh Ketua DPD Aksinas Jatim H.Fadhilah Budiono dan Supono.

Widyatmoko juga tampak hadir. Tidak ketinggalan, jajaran Muspika Kecamatan Gambiran ikut bersanding memberikan siport kepada para pengurus. Mewakili Bupati Banyuwangi Abdullah Azar Anas, Wabub Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Aksinas Banyuwangi yang baru itu. Mengingat, Banyuwangi membutuhkan mitra yang baik semua pihak termasuk Aksinas. ‘’Kami mem-

butuhkan jalinan kerjasama, kami menyambut positif adanya Aksinas demi kesejahteraan masyarakat Banyuwangi,’’ sanjung Wabub. Hal serupa disampaikan oleh ketua DPD Aksinas Jatim H.Fadhilah sebelum acara pelantikan. Mantan Bupati Sampang, Madura, itu sangat bangga dengan Aksinas Banyuwangi. Menurutnya, pontensi yang dimiliki oleh Banyuwangi memiliki kelebihan, beda dengan daerah

lain. Dengan demikian, pihaknya akan terus mendorong pembangun Banyuwangi lebih baik di masa mendatang. ’’Sesuai dengan misi kami ikut memajukan kesejahteraan Umum,’’ ujar lelaki yang dilahirkan di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, itu. Sementara itu, dalam SK yang dikukuhkan oleh ketua DPD Aksinas Jatim itu. Supono didampingi Wahyudi Prasetyo dan Eko Hariyanto

di posisi sebagai Wakil Ketua. Untuk sekretaris diisi oleh Dwi Wahyulianto yang didampingi Eka Yudhibalhamdi, sebagai wakil sekretaris. Selain itu, ada nama Heli Eksandi ditunjuk sebagai bendahara Aksinas. Dia dibantu dengan Ahmad Mustain sebagai wakil bendahara. Ada juga sejumlah nama yang masuk dalam enam biro. Masing-masing ketua Organisasi dan Pembinaan Anggota diisi oleh Mujiono, Regulasi Abitrase dan Hukum dipercayakan oleh Gunawan. H.Ihwan sebagai ketua UKM dan Koperasi. Sedangkan Untuk ketua Pengembangan Usaha Dan pengawasan Pebri Nur Hidayat. Keteknikan dan Standarisasi diisi oleh Abu Sofyan dan Doan August.P sebagai Kemitraan Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan. Momentum Bulan Suci Ramadan yang penuh rahmat dan maghfiroh ini menjadi berkah dari Tuhan YME atas awal berjalannya roda Aksinas menggelinding untuk berkontribusi membangun kabupaten Banyuwangi, khususnya. Serta Provinsi Jawa Timur dan Indonesia umumnya. Sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta, jajaran Aksinas terut memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan abang becak serta mengajak buka puasa bersama. (ton/adv/als)

POSE BARENG: Jajaran pengurus foto bareng usai resmi dikukuhkan kemarin.

SAMBUTAN: H. Fadhilah Budiono memberikan sambutan dalam acara.

BUKA ACARA: Wabub Yusuf Widyatmoko saat memberikan sambutan di acara kemarin.

SIMBOLIS: H. Fadhilah Budiono memberikan tanda bendera Aksinas kepada ketua DPD Aksinas Banyuwangi Supono usai dilantik kemarin.

BERI SANTUNAN: Ketua DPD AKSINAS Banyuwangi Supono memberikan santunan kepada anak yatim.


5

AGUSTUSAN

Jumat 19 Agustus 2011

Koramil Siliragung Tampilkan Drama SILIRAGUNG - Koramil 0825/24 Siliragung tak mau ketinggalan dalam memeriahkan HUT RI ke-66. Mereka juga turut ambil bagian dengan menampilkan drama kolosal dalam peringatan kemerdekaan di Lapangan Sepak Bola Siliragung, Rabu (17/8) lalu. Drama kolosal yang mengambil judul Perjuangan Rakyat Kademangan Siliragung itu disutradarai Kepala SMK Muhammadiyah 08 Siliragung, Imam Basori SPdI. Sedang para pemerannya sekitar 100 orang. Mereka berasal dari unsur TNI sebanyak dua orang, Persit tiga orang, Wanra lima orang, tokoh agama tiga orang, dan tokoh masyarakat empat orang. Ada juga dari kalangan santri lima orang, FKPPI delapan orang, purnawirawan tiga orang, pelajar SMK Muhammadiyah 08 Siliragung 50 orang. Danramil 0825/24 Siliragung Peltu SMANPUR For RaBa

DRAMA: Salah satu adegan dalam drama pejuang dianiaya penjajah Belanda hingga penuh darah.

SMAN 1 Purwoharjo

Semangat Lawan Penjajah PURWOHARJO - Peringatan detik-detik kemerdekaan RI ke-66 untuk wilayah Kecamatan Purwoharjo sedikit tampil beda. Dalam acara yang dipusatkan di Stadion Desa/Kecamatan Purwoharjo itu digelar drama kolosal dengan tema perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda. Drama kolosal perlawanan pada penjajah ini dimainkan oleh para siswa SMAN 1 Purwoharjo, anggota Koramil Purwoharjo dan Polsek Purwoharjo. “Siswa SMAN 1 Purwoharjo sudah biasa tampil dalam peringatan hari nasional. Tahun ini tampil dalam drama kolosal,” cetus kepala sekolah (Kasek) SMAN 1 Purwoharjo Nurhadi Sutjipto. Pada drama kolosal ini, jelas dia, pemain yang terlibat berjumlah 31 orang. Dari jumlah itu, 24 pemain berasal dari siswa SMAN 1 Purwoharjo. Sedang empat pemain dari anggota Makoramil, dan tiga pemain lainnya anggota dari Polsek Purwoharjo. “Ceritanya perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda,” terangnya. Dalam cerita yang disajikan dalam drama perjuangan ini, masih kata dia, perjuangan rakyat yang membara setelah mendapat dukungan penuh dari kalangan ulama. “Dalam

perjuangan bangsa, ulama memiliki peran yang sangat besar, dan ini yang kita angkat ceritanya,” cetusnya. Ditambahkan oleh wakil kepala sekolah (wakasek) bidang kesiswaan Dwi Haryono, drama kolosal yang dimainkan oleh siswanya bersama anggota dari koramil dan polsek ini termasuk mendadak. Sebelum tampil dengan durasi 20 menit, hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk latihan. “Latihan ini hanya tiga hari,” sebutnya. Meski latihannya cukup singkat, Dwi mengaku cukup bangga dengan aksi yang ditunjukkan oleh siswa-siswinya. Para siswa, terlihat sangat menjiwai dalam perannya hingga perjalanan cerita tampak sempurna. Bahkan, tidak sedikit dari peserta upacara dan undangan sampai meneteskan air mata. “Kisahnya memang sedih. Tapi juga heroik,” ungkapnya. Selain tampil dalam drama kolosal ini, masih kata dia, dalam upacara hari peringatan kemerdekaan di kecamatannya, regu drum band dari SMAN 1 Purwoharjo juga ikut ambil bagian. “Drum band SMAN 1 Purwoharjo tidak pernah absen dalam kegiatan hari nasional dan keagamaan,” bebernya. (abi/adv/als)

IWAN SETIONO/RaBa

AGAMIS: Siswa SMPN 4 Banyuwangi mengikuti Pondok Ramadan.

Pondok Ramadan di SMPN 4 Banyuwangi

Latih Siswa Mandiri BANYUWANGI - SMPN 4 Banyuwangi menggelar Pondok Ramadan kemarin. Seluruh siswa mengikuti rangkaian Pondok Ramadan, mulai dari siraman rohani, buka bersama, dan salat tarawih. ’’Pondok Ramadan ini untuk melatih para siswa agar dapat melaksanakan ibadah dengan baik,’’ kata Wiwik Susilo M.Pd Kasek SMPN 4 Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, tidak lupa Wiwik mengucapkan puji syukur dengan prestasi yang diraih dalam bulan Ramadan ini. Yakni menjadi juara I karnaval pelajar tingkat SMP. ”Semoga SMPN 4 Banyuwangi mampu berprestasi di bidang akademik dan non akademik,’’ pungkasnya. (adv)

PRESTASI: SMPN 4 Banyuwangi juara karnaval tingkat SMP.

>MITSUBISHI< DIJUAL PU L300 TH 2004 PJK KIR BARU, HARGA 75JT CEPAT DAPAT. HUB 08179678080

>TOYOTA< KIJANG INOVA G TAHUN 2007 BENSIN, LIGHT GREEN BRG ISTW HARGA NEGO HUB. 08179622454 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

KORAMIL SILIRAGUNG FOR RaBa

KOLOSAL: Penampilan kru drama kolosal perjuangan Koramil Siliragung saat tampil di HUT ke 66 RI Rabu (17/8).

Suharto mengatakan, tema besar drama kolosal tersebut adalah Merebut Kemerdekaan dengan Perlawanan Rakyat dan Ulama Terhadap Belan-

da. Dia menegaskan, dengan penampilan drama kolosal yang dilakukan 30 menit sebelum acara upacara HUT ke 66 RI tersebut diharapkan mampu

menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi penerus khususnya para pelajar. Selain itu, pihaknya berharap penampilan drama kolosal tersebut juga mampu menumbuhkan rasa cinta para generasi penerus terhadap pelajaran atau nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa. ‘’Selama ini banyak generasi penerus yang lebih kenal film-film di luar perjuangan, dengan adanya drama kolosal perjuangan ini, kita berharap mereka bisa kembali cinta terhadap sejarah perjuangan bangsa,” harapnya. Peltu Suharto mengaku bangga karena penampilan drama kolosal yang mengisahkan perjuangan tersebut akhirnya bisa sukses digelar tanpa ada hambatan. ‘’Sukses kegiatan ini tentu tak lepas dari dukuangan dan kerjasama dari Muspika Siliragung,” pungkasnya. (azi/adv/als)


Jumat 19 Agustus 2011

7

BERITA UTAMA HALAMAN SAMBUNGAN

APBD Baru Terserap 12,46 Persen ... ■ BELANJA... Sambungan dari Hal 1

Selain itu, juga belanja langsung Rp 550.960.626.806. “Peningkatan belanja dalam peru-

bahan APBD ini untuk peningkatan target kinerja pada beberapa program. Terutama, mendukung pengentasan kemiskinan,” beber Anas. Peningkatan kemampuan

belanja daerah itu, lanjut bupati, diperoleh dari penerimaan pembiayaan daerah Rp 222.255.627.297. Dana itu berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun

lalu, yaitu sebesar Rp 220.755.627.297. Selain itu, penerimaan kembali pemberian pinjaman Rp 1,3 miliar, dan penerimaan piutang daerah Rp 200 juta. “Juga ada pengeluaran

Banyak Warga Mudik Naik Pesawat ■ SELAMAT... Sambungan dari Hal 1

Lebih-lebih menjelang Lebaran seperti saat ini, pasti akan banyak warga Banyuwangi yang mudik memanfaatkan pesawat karena bisa menghemat waktu dan tenaga. Khususnya, mereka yang pulang ke kampung halaman dengan membawa banyak uang. Jadi, ini merupakan momen bisnis yang tepat bagi operator penerbangan untuk memulai usaha. Apalagi, dalam beberapa kali kesempatan, pesawat milik Sky Aviation tidak bisa beroperasi dengan alasan tengah diperbaiki. Juga berberapa kali pesawat milik Sky Aviation mengalami delay (tertunda) keberangkatan dan kedatangan, baik karena alasan cuaca maupun alasan lain. Sebab, Fokker 50 milik Sky Aviation itu tidak hanya melayani penerbangan Banyuwangi-Surabaya, tapi juga dari Surabaya ke Solo dan Bandung. Kalau di salah satu kota, keberangkatan dan kedatangannya tertunda, maka secara otomatis juga menyebabkan delay di kota lain. Tak hanya itu, beberapa hari lalu pesawat milik Sky Aviation juga tidak beroperasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Konon, pesawatnya sedang ada yang men-carter. Padahal, pesawat untuk penerbangan reguler yang sudah terjadwal waktunya seharusnya tidak di-carter-kan, apalagi tidak ada pesawat pengganti. Kondisi yang serba tidak jelas ini tentu sangat mengecewakan para penumpang yang sudah membeli tiket atau menjadwal kepergiannya dengan menumpang pesawat. Sudah barang tentu hal itu akan mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kelangsungan dan keberadaan penerbangan di Banyuwangi. Dengan hadirnya operator penerbangan baru yang bakal menjadi pendamping Sky Aviation diharapkan bisa mengurangi kekecewaan masyarakat yang biasa menggunakan jasa penerbangan. Tak hanya itu, adanya penambahan pesawat dan jadwal

penerbangan di Bandara Rogojampi nanti juga diharapkan bisa mendatangkan multiplier effect di sektor lain. Terutama, bisa mendatangkan wisatawan mancanegara dan para investor yang ingin mengembangkan segenap potensi di Bumi Blambangan. Kalau Merpati sudah beroperasi, berarti jalur udara Banyuwangi-Surabaya dan sebaliknya akan terlayani setiap hari. Tinggal jam terbangnya yang masih disusun. Itu berarti, warga yang ingin memanfaatkan jasa penerbangan tidak harus bertanyatanya lagi, hari ini ada jadwal penerbangan ke Surabaya tidak ya? Atau yang sudah tahu jadwalnya masih memendam pertanyaan, pesawatnya hari ini beroperasi tidak ya? Atau, ada delay tidak ya? Dan kekhawatiran-kekhawatiran lain akibat seringnya pesawat tidak beroperasi secara mendadak. Harapan kita semua, kehadiran Merpati bisa menepis keraguan dan kekhawatiran yang selama ini sering menghantui para penumpang pesawat dari maupun ke Bandara Rogojampi. Jangan sampai kehadirannya justru memperparah kekecewaan para penumpang karena pelayanan terus merosot. Kalau itu yang terjadi, maka bisa jadi muncul pemeo baru di masyarakat ‘’merpati selalu ingkar janji’’. Semoga hal itu tidak terjadi. Agar dua pesawat dari dua maskapai penerbangan tersebut tetap eksis dan menguntungkan Banyuwangi, maka dibutuhkan komitmen pemerintah dan elemen pendukung untuk membantu. Misalnya, Bupati Banyuwangi yang dulu pernah mengimbau aparat pemerintah menggunakan jasa transportasi udara bila ada tugas ke Surabaya realisasinya harus ditunjukkan. Sebab, imbauan lisan saja tidak cukup, jadi harus ditunjukkan dengan komitmen tertulis. Kalau perlu ada keputusan legal-formal. Demikian pula dengan elemen pendukung lain, seperti perhotelan, pengelola obyek wisata, agen wisata, dan lain sebagainya, harus mengarahkan para

tamu menggunakan jasa transportasi udara. Semua itu dimaksudkan agar arus penerbangan di Bandara Rogojampi semakin ramai, dikenal, dan dimanfaatkan banyak orang. Kalau penumpang terus bertambah dan fasilitas di bandara terus diperbaiki, selain akan meningkatkan kelas bandara juga akan semakin banyak menguntungkan berbagai pihak. Selain itu, pemerintah juga harus mengupayakan transportasi pendukung dari dan ke Bandara Rogojampi untuk memudahkan dan memperlancar akses para penumpang pesawat. Apalagi, jarak bandara dengan Kota Banyuwangi dan hotel cukup jauh. Oleh karena itu, diperlukan angkutan yang memadai dan mendukung. Saat ini, sebenarnya sudah ada lima taksi baru milik Ramayana Travel yang sudah siap melayani, tapi masih belum bisa dioperasikan karena beberapa izin belum turun. Padahal, taksi itu sudah nongol di bandara sejak dua bulan lalu. Seharusnya pengusaha angkutan dan pemerintah saling mendukung, agar semua bisa cepat beroperasi dan mendukung keberadaan Bandara Rogojampi. Sehingga, tidak lagi ada pengusaha yang sudah berupaya mendukung dengan menginvestasikan uangnya tapi bisnisnya tidak kunjung jalan. Kenyataan-kenyataan pilu yang dihadapi pengusaha atau investor seperti inilah yang akhirnya membuat mereka kapok tak mau lagi berbisnis di Banyuwangi. Sebab, ruwet-nya birokrasi di pemerintahan seringkali tak disadari pemerintah bahwa itu bakal menghambat arus investasi yang akan masuk. Termasuk, adanya personel birokrat yang mencoba bermain dengan tujuan mengeruk keuntungan pribadi dari pengusaha yang akan berinvestasi. Kalau bisa tidak ruwet, kenapa harus dibikin ruwet? Gitu aja kok repot he.. he.. he…. Akhirnya, selamat datang Merpati MA-60 semoga kehadiranmu di Bulan Ramadan ini akan membawa berkah bagi warga Banyuwangi dan dijauhkan dari segala macam musibah. Amin. (cho@jawapos.co.id)

Dipicu Korek Api Meledak ■ KORBAN... Sambungan dari Hal 1

Kemudian, api menjalar ke bensin di dekatnya. “‘Penyebab lain kayaknya nggak ada, dan itu dibenarkan keluarga,” tandasnya. Bagaimana dengan Jumilah? Untuk sementara, wanita itu harus tinggal di rumah anaknya. “Kebetulan rumah anak-

nya berada di dekat rumah Bu Jumilah,” tutur Matsari. Seperti diberitakan kemarin, ruko sembako milik Jumilah, warga Dusun Krajan, RT 01 RW 05, Desa Kalibaru Manis, terbakar Rabu malam (17/8). Akibat kejadian sekitar pukul 19.00 tersebut, hampir semua barang dagangan milik perempuan 65 tahun itu ludes. Atap bangunan juga habis dilalap si

jago merah. Kebakaran bermula ketika anak Jumilah, Sugiarto, memindah bensin dari jeriken ke botol. Salah satu botol pecah dan bensin berceceran di lantai. Sugiarto mencoba membersihkan dengan posisi jongkok. Mendadak korek api gas di saku baju Sugiarto jatuh ke lantai. Tak disangka, korek api berbahan plastik itu

meledak, lalu mengeluarkan asap dan api. Api dari korek tersebut langsung menyambar bensin di dalam botol dan jeriken. Tak pelak, api langsung membesar dan melalap bangunan rumah. Sugiarto yang berusaha memadamkan api dengan pentungan kayu justru menjadi korban. Kaki dan tangannya hangus terbakar. (azi/irw)

pembiayaan daerah setelah perubahan sebesar Rp 487.742.560 yang digunakan untuk membayar piutang pada pihak ketiga,” ungkapnya. Ironisnya, meski saat ini kondisi perekonomian rakyat masih belum membaik, ditambah gagal panen, Anas masih menargetkan peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp 174.665.868.969 atau 14,42 persen. Pendapatan sebelumnya yang hanya Rp 1.211.463.764.985 ditargetkan naik menjadi Rp 1.386.129.633.954. Kenaikan pendapatan daerah itu diyakini akan bisa dicapai dengan adanya kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 16,23 persen. Selain itu, ada kenaikan dana perimbangan sebesar 1,5 persen dan pendapatan daerah lain yang sah. Dalam nota penjelasan itu, bupati seolah menjawab sikap nekatnya mengajukan perubahan APBD meski tingkat penyerapan hingga semester pertama sangat rendah. “Ranca-

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

SERIUS: Para anggota DPRD Banyuwangi menyimak nota penjelasan raperda perubahan APBD 2011 kemarin.

ngan perubahan APBD pada tahun anggaran 2011 ini sangat fundamental dalam tatanan Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi,” tandas Anas. Dengan ditetapkan Perda No. 6/2011 tentang organisasi pemerintah daerah (OPD), jelas Anas, maka rancangan PAK tersebut akan banyak mengalami

perubahan dibanding format tahun-tahun sebelumnya. Perubahan itu, antara lain perubahan kode urusan pemerintahan, kode organisasi, program, dan kegiatan, serta alokasi anggaran. “Akan ada SKPD (satuan kerja perangkat daerah) baru, juga ada program baru,” imbuhnya. (abi/irw)

Semua BB Akan Dimusnahkan ■ JARING... Sambungan dari Hal 1

“Operasi ini dilakukan polres, semua polsek, KPPP, dan Airud,” sebut Kepala Analisis Evaluasi Operasi Pekat Semeru 2011 AKP Dewa Putu Eka Darmawan kemarin. Menurut Dewa, para tersangka yang terjaring dalam Operasi Pekat Semeru 2011 tidak semua diproses hukum. Tetapi, ada yang hanya diberi pembinaan. “Operasi ini digelar da-

lam rangka cipta kondisi selama Ramadan. Sasarannya adalah semua penyakit masyarakat,” terang Kasatreskrim Polres Banyuwangi itu. Dalam operasi selama sepuluh hari itu, jajaran polres Banyuwangi paling banyak mengungkap kasus pidana, yakni 31 kasus. Rinciannya, kasus judi 8 kasus, miras 17 kasus, TPL 6 kasus. “Anggota polres paling banyak mengungkap kasus,” puji Dewa. Yang paling sedikit mengung-

kap kasus selama operasi adalah Polsek Srono. Polsek di bawah komando AKP Jodana Gunadi itu hanya mengungkap dua kasus, yakni satu kasus judi dan satu kasus miras. Kasatreskrim mengatakan, semua BB yang disita dalam Operasi Pekat Semeru itu akan dimusnahkan. Kasus yang masih dalam proses, lanjut dia, pemusnahan akan dilakukan sambil menunggu putusan hukum yang kuat. “Semua BB akan kita musnahkan,” tegasnya. (abi/irw)

Motifnya Utang-Piutang ■ DUA... Sambungan dari Hal 1

“Ketika sampai di rumah korban, gembok pagar tidak terkunci,” ungkap anggota polres tersebut. Kemudian, lanjut Indrawan, beberapa sumber menyebutkan bahwa seorang pria yang biasa disapa Habib sering mengunjungi rumah tersebut. Akhirnya, Habib dibawa ke Polsek Sempu untuk dimintai keterangan. Setelah Habib berada di mapolsek, Indrawan berpamitan pulang. “Setelah saya ke kantor polres, Habib sudah tidak ada di sana (mapolsek, Red). Katanya berpamitan keluar,” tuturnya.

Selanjutnya, Indrawan berhasil menangkap Haidori di Desa Sukomaju, Kecamatan Srono. Menurutnya, sebelumnya Tim Buser menyisir rumah saudara Haidori yang diduga menjadi tempat persembunyian. “Di Desa Sukomaju ada rumah saudara Haidori,” bebernya. Ketika ditangkap, lanjut Indrawan, Haidori meminta agar jangan hanya dirinya yang ditangkap. Haidori mengaku hanya mengangkat jenazah korban. Selain itu, dia juga hanya bertugas mengambil berkasberkas di lemari korban. “Dari tangan tersangka berhasil diamankan sebuah handphone,” ungkapnya. Saksi lain, Suprapto, anggota

Resmob Polres Banyuwangi, membeberkan bahwa motif pembunuhan tersebut adalah masalah utang-piutang. Tersangka memiliki banyak utang kepada korban. “Kesaksian saya berdasarkan BAP (berita acara pemeriksaan),” tegasnya. Menurut Suprapto, terdakwa lain, Andi Aziz, sudah mengetahui akan diajak melakukan pembunuhan. Namun, kesaksian Suprapto tersebut dibantah Aziz. “Saya kira disuruh ngecat, karena banyak cat di sana,” dalih Aziz. Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Made Sutrisna dan jaksa penuntut umum Djoko Susanto itu akan dilanjutkan Senin pekan depan. (mg-1/irw)

Sediakan Vaksin 100 Ribu Ayam Diwarnai Temuan Mencengangkan ... ■ POSITIF... Sambungan dari Hal 1

Data dinas menyebutkan bahwa ada 250 ekor ayam warga yang mati. Menurut Bambang, gejala flu burung itu sudah mulai terlihat tiga bulan sebelum bulan Puasa. Tetapi, jumlahnya hanya sedikit karena kematian ayam tidak sporadis seperti sekarang. “Mulai Mei gejala itu sudah ada,” ungkapnya. Untuk menindaklanjuti hal

itu, dinas peternakan telah melakukan koordinasi dengan aparat terkait. Selanjutnya, akan dilakukan ring vaksinasi pada Senin pekan depan. Dinas peternakan telah menyiapkan 200 botol vaksin dan 250 liter desinfektan. “Vaksin tersebut cukup untuk 100 ribu ekor ayam,” terang Bambang. Bambang mengharapkan partisipasi masyarakat untuk memberantas flu burung. Dipastikan, virus tersebut tidak akan

menyebar ke dusun lain, dengan syarat semua unggas diisolasi. Dari lima dusun yang ada, jamin dia, hanya Dusun Kertosari yang terjangkit. Untuk itu, masyarakat diimbau tidak panik. “Tindakan mengubur ayam yang mati dan membakar kandang sudah cukup untuk menghindari penularan flu burung. Setelah menyentuh hewan, harus segera dibersihkan.” pesannya. Selain itu perlu diingat, tidak dibenarkan memakan daging

ayam yang sudah sakit meski telah disembelih. Sebab, itu sangat berbahaya dan bisa mematikan. Oleh karena itu, pihak pemerintah desa harus melarang keras warga supaya tidak memakan daging ayam yang sakit. Sebab, wartawan koran ini juga menemukan beberapa warga yang menyimpan daging ayang tersebut di kulkas untuk persiapan Lebaran. “Dilarang dikonsumsi,” pungkas Bambang. (mg-1/irw)

Melibatkan 1.157 Peserta ■ KIAI... Sambungan dari Hal 8

Memalui pentas drama kolosal tersebut, TNI ingin menggugah kembali daya ingat masyarakat terhadap para pahla-

wan yang telah merelakan segenap jiwanya untuk merebut kemerdekaan. Sehingga, akan menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme. Terutama, di kalangan generasi muda sebagai penerus bangsa.

Sedikitnya 1.157 orang terlibat di dalam drama kolosal tersebut, rinciannya 55 tokoh agama; 90 tokoh masyarakat; 167 pengurus ormas; 387 pelajar; 100 santri; dan 196 warga umum. Sebanyak 85 anggota

TNI dan 77 instansi terkait terlibat di dalamnya. “Semua kita pentaskan secara serentak, yakni usai upacara 17 Agustus dan menjelang upacara penurunan Sang Saka Merah Putih,” ungkap Dandim. (pri/aif)

Usir Dingin dengan Rokok dan Kopi ■ UPAH... Sambungan dari Hal 1

Bagi orang seumurannya, udara dingin dan terpaan angin laut bisa mengancam kesehatan. Paling ringan, serangan masuk angin bisa menjadi keluhan orang kebanyakan. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Ponadi yang tetap bersemangat dengan kondisi tersebut. Di usia yang memasuki 66 tahun, bapak satu anak itu tampak sehat dan segar bugar. Bekerja dengan terpaan angin laut dan udara dingin tidak membuatnya sakit-sakitan. Rahasia yang dia miliki pun sederhana. “Merokok dan kopi sudah cukup untuk mengusir udara dingin,” ungkapnya. Kebalnya Ponadi dari udara dingin dan terpaan angin laut bukan tanpa alasan. Selain didukung menu favoritnya berupa kopi dan rokok, keberadaan rumahnya yang tidak terlalu jauh dari bibir pantai juga membuat sistem kekebalan tubuhnya terhadap udara dingin sangat tinggi. Kondisi tubuh yang sehat cukup mem-

bantu menambah spirit dalam bekerja. Dua belas jam kerja sehari dia jalani dengan beberapa kegiatan, di antaranya mengontrol kapal yang sandar di pelabuhan, kendaraan yang masuk, mengecek keamanan gudang, dan menjaga keamanan rumah dinas pelabuhan. Semua tugas itu dia lakukan dengan cekatan. Saat ada insiden di pelabuhan, Ponadi turut bertindak. Yang masih membekas di benaknya adalah tragedi tenggelamnya puluhan karateka Inkai di Pantai Boom pada 30 Januari 1982. Panggilan kemanusiaan membuatnya terjun langsung bersama tim search and rescue (SAR) mencari korban yang hilang. Masih banyak lagi kenangan yang membekas di benak mantan anggota Organisasi Pertahanan Rakyat (OPR) dan Penjaga Keamanan Desa (PKD) hingga Pertahanan Sipil (Hansip) itu. Yang selalu dia ingat adalah pembangunan Pantai Boom dari masa ke masa. “Kalau sekarang sudah lumayan. Dulu gelap dan pas purnama pasti ramai orang ke pelabuhan. Sekarang

sudah ada lampu dan kerusakan muara yang terjadi sejak 1960-an sudah mulai diperbaiki,” bebernya. Sembari mengayuh sepeda onthel, Ponadi berkeliling pelabuhan untuk menjalankan tugasnya menjaga keamanan. Tugas yang tidak mudah. Apalagi, jika mengingat upah yang diterimanya, seakan tidak setimpal dengan beban berat yang dipikul oleh jebolan kelas dua sekolah rakyat (SR) itu. “Sebulan saya terima upah Rp 160 ribu,” akunya. Cukupkah? Ponadi hanya menjawab dengan tawa. Baginya, besar-kecil upah yang diterima bukan persoalan. Sikap nerimo (menerima, Red) yang dia miliki membuatnya mampu menyekolahkan anak semata wayangnya, Lusiana, hingga bangku sekolah menengah atas. Bagi Ponadi, bantuan dan perhatian anggota Polsek Blambangan selama ini dirasakan sudah cukup. Beberapa petugas ada yang suka rela memberikan seragam bekas kepadanya. “Lumayan, meski bekas tapi masih bisa dipakai bertugas,” ujarnya. (irw)

■ KADISPENDIK...

Sambungan dari Hal 8

Diberitakan sebelumnya, pengesahan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Perencanaan Anggaran Sementara (KUAPPAS), Rencana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun 2011, diwarnai temuan yang cukup mencengangkan. Betapa tidak, Dinas Pendidikan (Dispendik) Situbondo sa-

lah menghitung kenaikan gaji guru selama semester pertama 2011. Akibatnya, instansi tersebut mengalami kekurangan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Hasanah Tahir. Dikonfirmasi wartawan koran ini, Hasanah menuturkan bahwa kekeliruan penghitungan kenaikan gaji guru sebesar sepuluh persen itu merupakan keteledoran tenaga yang menyusun perenca-

naan di Dispendik. “Saya sebagai ketua Komisi IV yang sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD sebenarnya tidak mau jika anggarananggaran tersebut di-kepras. Namun, karena kekurangan anggaran itu tidak bisa diganti dengan pengalihan anggaran pada dinas lain, maka pemotongan anggaran belanja-langsung di Dispendik tersebut adalah suatu keniscayaan,” sesalnya. (sgt/aif)

DERITA MAAG HILANG, MAKAN PUN JADI ENAK Sakit maag selalu diindetikkan dengan telat makan. Itu jugalah yang dialami oleh Rusiyati, seorang ibu rumah tangga yang telah 5 tahun menderita keluhan tersebut. Penyakit yang bisa menyerang anak-anak sampai orang dewasa ini memang bukan hal yang baru di masyarakat kita, “Kalau sakit maag saya kambuh, kepala sering terasa pusing dan lambung pun jadi terasa perih,” ujar wanita berusia 49 tahun itu menceritakan keluhan yang dirasakannya. Ia selalu berupaya untuk mengatasi keluhannya itu, namun belum menunjukkan perkembangan yang berarti, sampai akhirnya… Ia mengetahui tentang Gentong Mas, minuman herbal dengan bahan utamanya yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang salah satu manfaatnya dapat mengatasi maag, “Sudah 2 bulan ini saya minum Gentong Mas secara rutin. Baru 2 kotak keluhan akibat sakit maag yang saya derita sudah hilang, kini saya dapat makan dengan enak.” Terang ibu 4 orang anak tersebut dengan gembira. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/ peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Beberapa bentuk Gastritis kronis dapat meningkatkan risiko kanker lambung dan jika dibiarkan tidak terawat dapat menyebabkan peptic

ulcers dan pendarahan pada lambung. Pengalaman mengatasi maag dengan Gentong Mas yang dirasakannya, membuat warga Desa Krajan, Srono, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut tergerak untuk membagi pengalamannya dengan orang lain. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646. Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


8

Jawa Pos-nya Kota Santri

Jumat 19 Agustus 2011

Kadispendik Akui Salah Terkait Penghitungan Gaji Minus Rp 4 Miliar

EDY SUPRIYONO/RaBa

KOLOSAL: Salah satu adegan drama perjuangan merebut kemerdekaan yang digelar jajaran koramil, Kodim 0823, Situbondo.

TNI-Kiai Usir Penjajah

SITUBONDO - Dinas Pendidikan (Dispendik) buka suara terkait kesalahan estimasi kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS). Kepala Dispendik Situbondo Fathorrachman tidak menampik kesalahan estimasi tersebut mengakibatkan anggaran untuk gaji PNS minus Rp 4 miliar. Kesalahan estimasi itu disebabkan penyusunan kebutuhan anggaran tahun 2011 ini disusun pada November 2010 menggunakan sistem persentase. Ru-

mus kenaikannya adalah PNS. Komponen yang dihi10 persen ditambah 2,5 tung dalam sistem tabel persen akres. Perhitungan meliputi, tunjangan pokok, dilakukan secara global. tunjangan keluarga, tunPadahal, lanjut Fathor, pejangan beras, tunjangan nyusunan anggaran gaji gaji berkala, pembulatan, guru pada tahun 2011 sehaasuransi, dan beberapa rusnya menggunakan sistem komponen lain,” jelasnya. tabel, seperti yang tertuang Dengan sistem tabel, estipada Peraturan Menteri masi kebutuhan anggaran Keuangan (Permenkeu) Noakan mendekati kebutuhan SIGIT HARIYADI/RaBa mor 11 Tahun 2011. Tetapi yang sebenarnya. “PerencaFathorrachman nyatanya, penyusunan rennaan kebutuhan kenaikan cana anggaran tersebut dilakukan sebe- gaji guru tahun 2012 akan menggunakan lum Permenkeu itu turun. sistem tabel,” kata Fathor. “Penghitungan dilakukan untuk setiap Pihaknya tidak menampik instansi yang

dia pimpin terpaksa memangkas beberapa pos anggaran belanja-langsung agar ribuan PNS di lingkungan Dispendik bisa menerima gaji pada semester kedua tahun ini. Beberapa pos anggaran yang terpaksa di-kepras, antara lain bantuan siswa miskin bagi siswa tingkat SMA/SMK dan bantuan madrasah diniyah; anggaran peningkatan mutu guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP); anggaran untuk meningkatkan mutu kepala sekolah; dan beberapa pos anggaran lain. “Kami terpaksa harus menunda beberapa kegiatan yang ada di Dispendik,” pungkasnya n  Baca Kadispendik...Hal 7

Drama Kolosal Rebut Kemerdekaan SITUBONDO - Ada yang berbeda dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-66. Jajaran Koramil se-Situbondo menggelar drama kolosal. Disebut kolosal karena drama tersebut melibatkan peserta dalam jumlah sangat banyak. Seribu orang lebih terlibat dalam kegiatan tersebut. Kegiatan agustusan ini bertujuan menanamkan jiwa nasionalisme dan menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Drama kolosal tentang perjuangan merebut kemerdekaan itu mampu menciptakan suasana baru dalam HUT RI kemarin. Bahkan, sejumlah warga yang menyaksikan sempat bertanya-tanya karena pertunjukan yang disuguhkan sangat memukau. Drama tersebut menyiratkan bagaimana pentingnya persatuan dan kesatuan merebut kemerdekaan. TNI bersama elemen masyarakat, khususnya para kiai bahu-membahu mengusir penjajah. Pemeran drama ada yang berdandan ala Pangeran Diponegoro lengkap keris di tangan. Untuk menyukseskan kegiatan ini, koramil menggandeng berbagai elemen di tingkat kecamatan, mulai tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, santri, ormas, hingga masyarakat umum. Mereka sangat menjiwai saat memerankan peran masing-masing. Dandim 0823 Situbondo Letkol (Arm) Syaiful Rahman mengungkapkan, kegiatan itu sebagai tindak lanjut telegram Pangdam V Brawijaya dan Danrem 083 Bhaladika Jaya. Telegram tersebut berisi perintah melaksanakan pentas seni sosiodrama. “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial,” terangnya n  Baca Kiai...Hal 43 ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

Pasar Murah Gratis Diserbu Warga Dibuka Gubernur, Pemprov Jatim Distribusikan 5.000 Paket Sembako

ANTUSIAS: Ribuan warga berkumpul di Alun-Alun Situbondo untuk mendapatkan sembako gratis.

TURBA: Pakde Karwo dan Gus Ipul serta Wabup Rachmad membagikan sembako gratis kepada warga.

SITUBONDO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar pasar murah Ramadan di Alun-Alun Kota Situbondo, kemarin. Kegiatan yang dihadiri Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf ini mendapat respons positif dari masyarakat kurang mampu. Ribuan warga langsung menyerbu arena pasar Ramadan tersebut. Sembako ini tidak dijual, tapi dibagikan secara gratis. Satu paket sembako di pasar murah Ramadan itu sebenarnya senilai Rp 100 ribu. Namun kemudian Pakde Karwo –panggilan Gubernur Soekarwo--_mensubsidi Rp 85 ribu. Masyarakat cukup membayar Rp 15 ribu. Namun ternyata, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto tertarik juga melakukan subsidi terhadap sisanya. Sehingga, masyarakat tak perlu lagi mengeluarkan dana untuk membelinya. Pemprov mendistribuskan 5.000 paket sembako. Jumlah sebanyak itu, 1.500 paket didistribusikan ke lima Kecamatan. Yakni, Kecamatan Situbondo, Panji, Panarukan Kendit dan Mangaran. Selebihnya didistribusikan ke 12 kecamatan. Tiap paket berisi 5 kg beras, 2 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, kecap manis serta sejumlah makanan un-

tuk kebutuhan hari raya. Pasar Murah Ramadan dibuka langsung Gubernur. Sejumlah pejabat Pemprov hadir pada acara tersebut. Termasuk jajaran muspida serta Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Situbondo. Mereka menyambut Gubernurdan Rombongan dan ikut memeriahkan acara tersebut. Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengucapkan terima kasih. Apalagi, Gubernur dan Wakil Gubernur juga membantu masyarakat. Sehingga kedatangan dua pejabat teras Jatim itu bisa meringankan beban warga. Bupati berharap, ke depannya Gubernur dan Wagub sering berkunjung ke Situbondo. Tentunya, dengan membawa banyak program untuk kemajuan daerah. Di depan ribuan warga, Pakde Karwo mengungkapkan, harga beras, gula, minyak goreng , serta kebutuhan pokok lainnya sudah mulai menurun hingga tiga hari menjelang Lebaran. Ini karena tak lepas bantuan subsidi transport Rp 12,5 miliar. Pemprov akan terus berupaya membantu masyarakat agar tidak terjadi kenaikan harga pokok, khususnya menjelang hari raya Idul Fitri. Usai membuka pasar gratis, Gubernur, Wagub, Bupati, Wabup dan Sekretaris Daerah Hadi Wiyono menuju pos khusus untuk membagikan langsung satu persatu paket sembako gratis kepada masyarakat. Pejabat Provinsi lainnya juga membagikan paket sembako gratis di pospos yang lain. (pri/adv/aif)

AKRAB: Gubernur Jatim Soekarwo didampingi Wagub Saifullah Yusuf, dan Wabup Rachmad menyapa warga yang memadati alun-alun Situbondo.

SUBSIDI: Gubernur Soekarwo didampingi Wagub Saifullah Yusuf memberikan sambutan sebelum mendistribusikan sembako gratis.


Radar Banyuwangi 19 Agustus 2011